Skip to main content

Edisi 10 Agustus 2009 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 148 tahun III Senin, 10 Agustus 2009 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Distribusi Tertutup

PTPN Terancam Sanksi

Kembangkan Hunian Hijau

PEMERINTAH segera melakukan uji coba sistem distribusi tertutup untuk elpiji 3 kilogram. Uji coba akan berlangsung selama tiga bulan pada suatu wilayah tertentu, untuk mengetahui apakah sistem distribusi tertutup...hal. 1

PEMERINTAH c.q Kementerian BUMN mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada sejumlah pabrik gula PT Perkebunan Negara (PTPN) yang tidak mematuhi surat edaran Menteri Perdagangan...hal. 2

PT. Modernland Realty akan mengembangkan hunian hijau (ramah lingkungan), Modern Hill di kawasan Pondok Cabe Tangerang Selatan di atas lahan seluas 54 hektare. “Kawasan ini sebenarnya sudah kami...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

ICAAP Tak Terganggu Terorisme

Suluh Indonesia/ant

RUMAH TERORIS - Sejumlah warga menyaksikan rumah Muhzuri yang telah di tutup seng dan diberi garis polisi dari atas bukit sehari setelah penyergapan gembong teroris yang diduga kuat Noordin M. Top, di Temanggung.

NUSA DUA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan penghargaan kepada 3.000 lebih peserta Konferensi internasional IX tentang AIDS di Asia Pasifik (ICAAP), karena mereka tetap bersedia datang ke Indonesia meski terjadi serangan terorisme di Jakarta, Juli 2009. Dalam pidatonya pada pembukaan ICAAP ke-9 di Kompleks Garuda Wisnu Kencana, Nusa Dua, kemarin, Presiden menyatakan para peserta konferensi dari 51 negara Asia dan 14 negara Pasifik itu secara tidak langsung menunjukkan solidaritas kepada masyarakat Indonesia karena mereka tetap datang dan menghadiri acara tersebut di Bali. ‘’Dengan datang ke sini kalian menunjukkan solidaritas ke masyarakat Indonesia dan itu patut dihargai,” ujarnya. Presiden Yudhoyono menegaskan konferensi internasional semacam ICAAP di Bali harus tetap dilaksanakan sesuai jadwal meski pada 17 Juli 2009 terjadi serangan bom oleh kelompok teroris di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton, Jakarta. ‘’Meski terjadi serangan teroris di Jakarta bulan lalu, tetapi ini yang seharusnya terjadi. Tidak ada cara lain untuk menyampaikan pesan ke teroris daripada menunjukkan bahwa mereka tidak bisa mengganggu kita dari menjalani hidup secara bebas,” tuturnya. (kmb)

Noordin Masih Misterius JAKARTA - Keberadaan gembong teroris Noordin M Top yang sempat disebut-sebut tewas dalam penyergapan di sebuah rumah di Dusun Beji, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Sabtu (8/8), hingga kini masih misterius. Jasad pria yang ditemukan di rumah di Dusun Beji, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pascapenyerbuan anggota Tim Polisi Antiteror belum teridentifikasi. Dengan demikian, keberadaan buronan teroris Noordin M Top belum dapat dipastikan. Operasi polisi antiteror masih terus berlanjut. Meskipun spekulasi yang berkembang jenazah tersebut diduga sebagai Noordin M Top, Asludin Hatjani, pengacara dari Arina Rahmah, istri dari laki-laki yang mirip Noordin, menyebutkan, polisi belum meminta Arina atau pihak keluarganya untuk mengenali jenazah tersebut. Laman berita Australia, Sydney Morning Herald, edisi 9 Agustus 2009 memuat penda-

pat pakar teroris, Sidney Jones yang menyatakan, Noordin M Top belum tewas. Pendapat Jones berdasarkan foto pria yang tewas di Temanggung, yang beredar. Menurut dia, berdasarkan foto tersebut, itu bukan Noordin. ‘’Sepertinya dia belum mati. Legenda itu terus berlanjut,” kata Jones. Padahal, setelah enam tahun diburu, Noordin belum tersentuh. Penggrebekan di Temanggung memberi harapan Noordin yang licin bisa juga tertangkap. Sebaliknya, jika pria yang tewas itu bukan Noordin M Top, ataupun dia ternyata lolos dalam penggrebekan di Temanggung dan Jatiasih, itu makin menguatkan status dia sebagai ‘mujahid’ yang dilindungi kekuatan mistik. Bukan Noordin Moh. Top

Meski berita kematian Noordin terlanjur menyebar di Indonesia, kata Jones, itu bukan salah media. ‘’Bukan salah me-

dia, sebab beberapa sumber kepolisian memang mengkonfirmasi pria itu adalah Noordin,” katanya. Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri menolak memastikan teroris yang dibekuk di Beji adalah Noordin. Kepastian, kata dia, baru bisa dikeluarkan setelah ada hasil tes DNA. Melansir pendapat seorang ahli asal Singapura, kantor berita Qatar Aljazeera memberitakan kabar tewasnya pimpinan jaringan Al-Qaida Asia Timur tersebut kini diragukan. ‘’Dia (Noordin) belum tewas. Tes DNA membuktikan, jenazah itu bukan Noordin M Top,” ujar Kepala Pusat Terorisme dan Kekerasan, yang berbasis di Singapura, Rohan Gunaratna. Namun, Aljazeera tidak menerangkan darimana Rohan mendapatkan tes DNA tersebut. Namun demikian, lanjut Rohan, gembong teroris asal malaysia itu akan terus diburu hingga beberapa hari mendatang. (nas/son)

MK Anulir Putusan MA JAKARTA - Putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan pasal 205 ayat (4) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 telah sesuai dengan konstitusi memperkuat peraturan, keputusan, maupun ketetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang penghitungan kursi anggota DPR tahap kedua. ‘’Saya kira, (putusan MK) sudah pas dengan apa yang diputuskan KPU (soal kursi tahap kedua),” kata Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary di Gedung KPU Jakarta, kemarin. Ia mengaku lega dan bersyukur karena dengan putusan MK ini, permasalahan perbedaan interpretasi mengenai penerapan penghitungan dan penetapan kursi tahap kedua, dapat diselesaikan. Ditanya mengenai tindak lanjut dari putusan MK tersebut, Hafiz mengatakan rapat pleno akan memutuskan apakah perlu dilakukan perubahan peraturan KPU tentang penetapan perolehan kursi anggota DPR, atau tidak. ‘’Sepertinya tidak harus merevisi peraturan KPU 15/ 2009 (soal penetapan kursi). Tetapi kita lihat dulu, yang jelas putusan MK ini menjadi bahan utama untuk pembahasan lebih lanjut” katanya. Sebelumnya, MK mengabulkan sebagian permohonan uji Pasal 205 ayat(4) Undang-Undang (UU) Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilu Legislatif (Pileg). Pasal 205 ayat (4) itu memuat rumusan norma yang mengatur pembagian kur-

si tahap kedua. Bunyi pasal tersebut, yakni, ‘Dalam hal masih terdapat sisa kursi dilakukan penghitungan perolehan kursi tahap dua, dengan cara membagikan jumlah sisa kursi yang belum terbagi kepada partai politik peserta pemilu yang memperoleh suara sekurang-kurangnya 50 persen dari BPP DPR. Majelis hakim konstitusi menyatakan Pasal 205 ayat (4) adalah konstitusional bersyarat, artinya konstitusional sepanjang dimaknai bahwa penghitungan tahap kedua untuk penetapan perolehan kursi DPR bagi parpol peserta pemilu dilakukan dengan beberapa cara. Yakni, menentukan kesetaraan 50 persen suara sah dari angka BPP, yaitu 50 persen dari angka BPP di setiap daerah pemilihan anggota DPR. Pembagian sisa kursi itu, dengan ketentuan apabila suara sah atau sisa suara parpol peserta pemilu anggota DPR mencapai sekurangkurangnya 50 persen dari angka BPP, maka parpol tersebut memperoleh satu kursi. Apabila suara sah atau sisa suara parpol peserta pemilu DPR tidak mencapai angka sekurang-kurangnya 50 persen dari angka BPP dan masih terdapat kursi, maka suara sah parpol yang bersangkutan dikategorikan sebagai sisa suara sah yang diperhitungkan dalam penghitungan kursi tahap ketiga. (nas)

Pengamanan Presiden Ditingkatkan JAKARTA - TNI meningkatkan pengamanan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Upaya ini dilakukan setelah Polri berhasil membongkar rencana kelompok teroris untuk menjadikan kediaman presiden sebagai target pengeboman berikutnya. Hal ini dikatakan Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso di Jakarta, kemarin. Menurut dia, penambahan personel itu bagi pengamana kepala negara tidak bisa diseburkan jumlahnya. Tetapi tindaka ini merupakan keharusan sebagai antisipasi dari penyesuaian terhadap kondisi dan situasi yang berkembang pascapenyergapan tersangka teroris di Perumahan Nusapala, Jati Asih,

Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (8/8) lalu. ‘’Sudah pasti TNI harus melakukan penyesuaian-penyesuaian terhadap langkah-langkah pengamanan. Baik itu pengamanan untuk VVIP maupun pengamanan umum,” tutur mantan Kasad tersebut. Selain penambahan personel, lanjut Djoko Santoso, TNI juga menerapkan langkah pendeteksian dan pencegahan dalam menghadapi terorisme. Langkah ini diterapkan hingga ke tingkat masyarakat, agar kewaspadaan tetap terjaga. ‘’Pendeteksian itu melalui satuansatuan poter dan satuan intelijen. Kemudian pencegahannya dalam kegiatan-kegiatan bersama masyarakat,” tandasnya. (son)


K ta

Suluh Indonesia, Senin 10 Agustus 2009

2

MA Beri Sanksi 29 Hakim Nakal JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan sanksi terhadap 29 hakim. Mereka dikenai sanksi, karena melakukan berbagai pelanggaran. Mulai dari pelanggaran administratif hingga pelanggaran perilaku. Tetapi tidak satu pun dari para hakim agung itu dikenai sanksi pemecatan. “Tidak ada yang dipecat,” kata Ketua MA Harifin A Tumpa di Jakarta, kemarin. Dijelaskan, pemecatan bagi hakim itu tidak bisa dilakukan secara serampangan. Tetapi harus melalui prosedur serta mekanisme yang berlaku di MA. Mereka harus terlebih daulu diperiksa oleh Dewan Kehormatan gabungan dari tiga hakim agung dan empat anggota Komisi Yudisial (KY). Jika dalam pemeriksaan ditemukan pelanggaran berat, barulah hakim agung bersangkutan dapat dipecat. Pemecatan itu harus mendapat persetujuan dari MA dan dan Presiden. Ketika ditanya mengenai siapa saja dari hakim tersebut yang ditindak, Harifin enggan membeberkannya. Alasannya, hal ini untuk menghindari dampak dari sanksi tersebut. Dikhawatirkan anggota keluarga atau

kerabatnya yang tidak bersalah. Tetapi dari 29 hakim itu, 14 di antaranya dijatuhi hukuman berat mulai dari mutasi hinggal dinonpalukan alias tidau tertentu. “Kami suldah melaksanakan kewajiban. MA telah memeriksa dan meberikan sanksi tiap hakim yang melakukan perbuatan tercela,” tandasnya. Praktisi hukum Bambang Widjojanto meminta KY mempelajari laporan masyarakat tentang putusan hakim agung soal putusan peninjauan kembali (PK) yang belakangan menjadi kontroversi. Sikap tersebut harus diambil lembaga tersebut dalam rangka menjalankan fungsinya, berdasarkan UU dalam menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat serta perilaku hakim. Tiga langkah alternatif untuk menilai putusan hakim serta hakim agung. Putusan bisa dipersoalkan kalau ada bukti awal penyimpangan sikap atau perilaku hakim, kedua dilihat dari profesionalismenya. “dan ketiga hobi negatif seperti suka ke tempat prostitusi atau clubbing.” (nas)

Suluh Indonesia/ant

KELUARGA TERORIS - Agus Purwanto (tengah), orang tua tersangka teroris Air Setyawan pingsan dibopong oleh keluarganya usai mendatangi Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Agus Purwanto bersama keluarganya mendatangi Mabes Polri untuk memastikan status dan kejelasan Air Setiawan dan Eko Joko Sarjono yang ditembak oleh tim Densus 88 di Jatiasih Bekasi.

Tak Diizinkan Lihat Jenazah

Ayah Tersangka Teroris Pingsan

Pimpinan KPK Perlu Diawasi

JAKARTA - Agus Purwanto, ayah dari Air Setiawan alias Aher Setiawan tersangka kelompok teroris jaringan Noordin M Top yang tewas ditembak Densus 88 dalam penyergapan di Jati Asih, Bekasi pingsan di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (9/8) kemarin. Hal ini akibat dirinya tak diperbolehkan melihat untuk memastikan jenazah itu anak kandungnya. Agus Purwanto datang bersama Slamet Widodo, ayah tersangka teroris Eko Joko Sarjono alias Eko Peyang yang juga tewas dalam penyergapan itu. Kedua orang tua itu mendatangi Bareskrim Polri pukul 08.00 WIB, untuk meminta izin serta mengurus administrasi proses pemulangan jenazah tersebut. Mereka datang didampingi sejumlah penasihat

Antasari Azhar

JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta agar pengawasan internal KPK juga menyentuh pimpinan lembaga antikorupsi itu. Pasalnya, selama ini pengawasan internal hanya bisa menyentuh pegawai biasa saja. Padahal, pelanggaran kode etik yang dilakukan pimpinan KPK adalah yang paling bahaya. Demikian kata anggota Badan Pekerja ICW Adnan Topan Husodo di Jakarta, kemarin.Menurut dia, pengawasan internal untuk pimpinan yang selama ini pasif. Sudah waktunya segera dirumuskan kembali, agar bisa menyentuh pimpinan. KPK sepertinya telah kecolongan terkait kasus Antasari Azhar. Masyarakat selama ini selalu melihat KPK dari personality pimpinannya. Jadi, pengawasan ketat memang diperlukan. “Dia (Antasa-

ri) bisa bermain golf (bersama bos PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen). Antasari juga pernah terlihat nongkrong di hotel. Sudah jelas itu pelanggaran kode etik,” ujar Andan Topan. Sementara Emershon Yuntho menyatakan ada skenario melemahkan KPK. Kemungkinan Antasari terlibat dalam skenario ini. Kalau tidak disikapi secara profesional oleh Polri, ujungnya akan menyulitkan posisi Presiden SBY. Selama ini, Presiden selalu mengatakan komitmen terhadap agenda pemberantasan korupsi. Seandainya Presiden SBY, lanjut dia, mendiamkan proses pelemahan KPK ini berlangsung, SBY akan dianggap berada di balik skenario ini atau minimal ikut menikmati lemahnya KPK. (nas)

hukum yang dikoordinatori Hendro Sudarsono. Mereka baru keluar dari Bareskrim pukul 15.00 wib. Saat menuruni tangga lobi, mereka langsung dihujani dengan pertanyaan wartawan. Agus Purwanto terus terdiam. Ia hanya menitikkan air mata dan terus berjalan menuruni tangga. Namun, tanpa diduga-duga, tubuh Agus rubuh dan pingsan. Sejumlah kerabatnya langsung memegang dan menggotongnya ke kursi panjang dekat lobi. Setelah tersadar, Agus langsung diboyong ke dalam mobil yang langsung membawanya meninggalkan Mabes Polri. Menurut keterangan penasihat hukumnya, Hendro Sudarsono, Agus Purwanto kelelahan, karena sejak malam tidak bisa istirahat. Ia terus memikir-

kan nasib anaknya itu. Agus masih tidak percaya bahwa anaknya ini terlibat dalam jaringan teroris Noordin M Top. “Itu pikiran yang terus berkecamuk,” kata Hendro. Diungkapkan Hendro, hingga kini kepolisian belum mengizinkan pihak keluarga tersangka teroris untuk melihat dan mengenali jenazah. Padahal, kedua orang tua itu berniat membawa pulang jenazah itu untuk segera dimakamkan. Tetapi ketua satgas bom menyatakan bagian forensik Mabes Polri belum mengizinkan. Lamanya kedua orang tua tersangka berada di Mabes Polri, karena bagian identifikasi Densus 88 mengambil gambar (foto) serta mendokumentasikan data pribadi Air dan Eko yang dibawa pihak keluargan-

Rumah SBY akan Diledakkan JAKARTA - Kapolri Jend. Pol. Bambang Hendarso Danuri menyatakan rumah kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi sasaran teroris untuk diledakkan. “Sasaran memang rumah Presiden dan ini sebuah fakta yuridis. Mohon di pantau nanti di persidangan, silakan untuk diikuti,” kata Kapolri di Mabes Polri, Sabtu sore, dalam jumpa persnya. Ia mengatakan hal itu terkait dengan penemuan rumah di Pe-

rumahan Puri Nusapala, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, yang dijadikan tempat persembunyian jaringan teroris maupun tempat penyimpanan bahan peledak. Menurut dia, sasaran rumah Presiden itu diperoleh berdasarkan keterangan para tersangka yang ditangkap sebelumnya maupun bukti-bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. “Lokasi itu hanya 12 menit dari Cikeas dan rencananya aksi terorisme akan dilaksanakan dua minggu sejak tanggal 1 Agustus 2009,” katanya.

Seorang tersangka bernama Amir Ibrahim telah memberikan pengakuan secara yuridis tentang rencana itu. “Pengakuan itu bisa didengarkan nanti di persidangan Amir Ibrahim. Kapolri berpendapat pihaknya dapat menggagalkan rencana itu karena adanya upaya keras dari anggota yang bertugas di lapangan sehingga rencana itu tidak jadi dilaksanakan. “Sebagai bangsa yang besar tentunya hal itu tidak boleh terjadi, kita bisa mencegah dan menindaknya.” (ant)

Bomber JW Marriott

Remaja Labil dan Berasal dari Keluarga Berantakan Oleh Achmad Nasrudin TERUNGKAP sudah identitas dua pengebom hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Mereka adalah Dani Dwi Permana (18), hotel JW Marriott dan Nana (40-an), pengebom hotel Ritz Carlton. Tetangga serta teman-teman tidak menyangka anak baru gede (ABG) itu nekat melakukan bom bunuh diri. Bagaimana keseharian Dani dan mengapa ia mau melakukan bom bunuh diri? Berikut kumpulan informasi yang diperoleh Bali Post. Rumah tipe 36 dengan cat kuning dan berpagar bambu itu terlihat sederhana. Tidak ada yang menarik dari bangunannya. Tampak pula terlihat kurang bersih. Sampah serta guguran daun berserakan di sekitarnya, melengkapi suasana rumah yang sudah lama ditinggal. Makin lengkap saja rumah sepi ini tak berpenghuni, karena selalu terlihat gelap tiap malamnya. Bangunan sederhana itu berada dalam Perumahan Telaga Kahuripan, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Itulah rumah yang keseharian didiami Dani. Sejumlah penghuni komplek perumahan itu terkejut dan tak menyangka kalau tetangga mereka yang dikenal pendiam itu adalah bomber Hotel JW Marriott. Tetangga Dani, Hendra At-

madja mengakui sketsa pengebom yang disebarluaskan polisi itu mirip dengan Dani. Namun selama ini mereka tidak mengira Dani yang meledakkan bom bunuh diri. Tetapi istrinya sempat tercengang melihat foto itu mirip dengan Dani Dwi Permana yang rumahnya berhadapan dengan rumahnya. Pria paruh baya yang biasa dipanggil akrab Aat ini mengakui ada sejumlah kemiripan foto yang disebar polisi dengan Dani. Di antaranya bagian kelopak mata, mata dan pipi. Sedangkan yang berbeda hanya bagian mulutnya. “Beberapa hari lalu, ada anggota Densus 88 Antiteror mendatangi kami meminta kepastian gambar itu. Saya akui gambar itu mirip, tetapi bentuk mulutnya tidak. Polisi pun mengakui

salah taruh dengan Nana. Sejak saat itu polisi mengintai rumah tetanga kami ini,” kata Aat. Nana sendiri adalah warga Pandeglang yang menjadi bomber bom Ritz Carlton. Selang sehari kemudian, Jaka (20), kakak Dani diamankan Densus 88 untuk melakukan tes DNA. Hasilnya, DNA Jaka sama dengan pelaku bom bunuh diri JW Marriot. Sampai sekarang Jaka belum pulang. Praktis rumah itu kini kosong tak berpenghu-

ni. Tetapi jauh sebelum peledakan terjadi, Jaka terus mencari adiknya. Bahkan, sempat berencana ke RS Polri Dr. Soekanto untuk melihat jasad pelaku bom itu. “Tetapi niat itu diurungkan tanpa alasan jelas,” tutur Aat. Sementara tetangga Dani lainnya, Zukarnaen membenarkan keseharian Dani Dwi Permana dikenal supel dan pandai bergaul. Remaja yang baru saja lulus SMA Yadika, Bogor itu, bekerja sebagai penjaga wartel dan menyibukan diri sebagai pengurus Masjid AsSurur. Penghasilan sebagai penjaga hotel digunakannya untuk membiayai sekolahnya hingga lulus. Diceritakan, Dani harus hidup prihatin, sejak ayahnya masuk penjara. Ayahnya dikenakan tuduhan terlibat kasus perampokan di daerah

Bogor. Setelah sang ayah masuk penjara, ibunda Dani, Hartini dan ketiga adik Dani, terpaksa pulang kampung ke Kalimantan. Ekonomi keluarganya pun langsung berubah drastis. Untuk memenuhi hidup, Dani yang tinggal bersama Jaka. Sang kaka juga bekerja di Jakarta. Lalu, mengapa remaja ini rela melakukan bom bunuh diri? Usut punya usut, Zulkarnaen sedikit punya jawaban. Kemungkinan pikiran remaja yang masih labil itu dipengaruhi seorang ustad bernama Saefuddin. Ustad ini sering menjadi pemimpin salat di masjid As-Surur. Dakwah Saefuddin juga selalu keras dalam mengkritisi kehidupan masyarakat serta para elite yang sudah banyak melanggar ajaran Tuhan. Pemahaman itulah yang ditanamkan ke dalam pemikiran Dani yang baru beranjak remaja. Apalagi dengan kehidupan keluarganya yang berantakan itu. “Ustad Saefudin kerap mengajak para pemuda dan remaja di Perumahan Telaga Kahuripan ini untuk berjihad. Tetapi tidak banyak yang terpengaruh. Kemungkinan besar, Dani-lah yang berhasil dibujuk serta direkrut untuk menjadi pengebom bunuh diri,” cerita Zulkarnaen. nasrudin.jkt@balipost.com

ya. Status Air dan Eko hingga kini masih belum jelas. Tetapi keluarga akan menunggu hingga besok untuk bisa mengidentifikasi jenazah dan membawanya ke kampong halamannya untuk dikebumikan. “Karena jenazah masih baru, tidak perlu dilakukan tes DNA untuk memastikan identitas keduanya. Tetapi cukup diperlihatkan pihak keluarga untuk melihat dan mengenalinya. Proses identifikasi memakan waktu lama. Padahal, dalam ajaran agama (Islam), jenazah harus segera dikuburkan,” jelas pengacara tersebut. Ditambahkan, pihak keluarga dan tim pengacara akan kembali datang ke Mabes Polri, Senin (10/8) pagi untuk mendapatkan izin identifikasi dari polisi. Pasalnya, selama be-

lum mendapatkan izin tersebut, keluarga belum dapat melihat untk mengenali kedua jenazah tersebut. “Mudah-mudahan kami diberi izin,” tandasnya. Sementara Kepala Kedokteran dan Kesehatan Polri Brigjen Pol Edi Saparwoko menyatakan siapapun yang mengaku sebagai keluarga tersangka teroris, belum diperbolehkan melihat wajah jenazah. Mereka harus lebih dahulu mendapat persetujuan Densus 88 Antiteror. “Ada prosedurnya. Kami bisa memfasilitasi kalau sudah ada izin,” ujarnya. Tidak diperbolehkannya keluarga atau siapaun juga melihat jenazah, karena memang sesuai dengan prosedur dan ketentuan Kepolisian Internasional juga untuk memastikan keluarganya atau bukan. (nas)

Cegah Banyak Korban

Noordin Harus Ditangkap Mati JAKARTA - Upaya yang dlakukan polisi dalam mematikan langkah teroris nomor wahid di Indonesia patut mendapat pujian. Pasalnya, upaya itu merupakan buah dari kerja keras lebih dari lima tahun, sejak Bom Bali I meledak. Demikian penyataan pengamat intelijen Wawan H Purwanto dalam acara peluncuran bukunya berjudul “Teroris Undercover” di Jakarta, kemarin. Menurut dia, tidak berhasilnya polisi menangkap hidup-hidup Noordin, karena pertimbangan keamanan serta keselamatan. Hal ini tidak lepas dari informasi bahwa Noordin selalu membelitkan badannya dengan bom. Selain itu, di tempat pesembunyian tersebut, juga dikhawatirkan banyak bahan berbahaya yang memiliki daya ledak dahsyat. “Masyarakat tak perlu mempertanyakan soal polisi tidak berhasil menangkapnya hidup-hidup. Berbagai kemungkinan sudah diperhitungkan polisi, agar tidak sampai banyak menelan korban jiwa,” jelas staf ahli bidang intelijen

Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) ini. Diungkapkan pula, sebenarnya sejak dua minggu lalu, keberadaan Noordin M Top dan kawan-kawan sudah diketahui tim dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri. Mereka akan bergerak sangat cepat untuk menghindari sergapan polisi. Tetapi kini polisi bergerak lebih cepat dan berhasil mengendus keberadaan Noordin di Temanggung, Jawa Tengah. “Polisi sudah mengetahui akan terjadi ledakan. Tetapi Noordin cs. Sangat sulit ditangkap. Mereka menggunakan sistem lompat campar. Jadi jika yang satu ketahuan, maka yang lain akan menginformasikan anggota lainnya,” tutur Wawan. Selain itu, lanjut Wawan, ada orang yang melindungi Noordin karena pergerakannya sangat lincin. Noordin selalu merekrut orang-orang baru. Selama ini memang Noordin sebagai target operasi, namun anggota baru yang dibentuk jaringannya selalu berjalan sendiri-sendiri dalam melakukan aksinya. (nas)

Lowongan Menjadi Wartawan Kami memberikan kesempatan kepada Anda yang punya talenta dan berminat di bidang jurnalistik untuk menjadi Kontributor di wilayah Jabodetabek Kirimkan lamaran Anda ke :

PO. BOX 6233 JKBKG “Paling lambat seminggu setelah pengumuman ini” G.04-Low


Menuju Istana

Suluh Indonesia, Senin 10 Agustus 2009

3

Penghitungan Kursi Tahap Tiga

Dilakukan Sebelum Ramadhan JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Abdul Hafiz Anshary mengatakan, pihaknya mengupayakan untuk menyelesaikan penghitungan tahap III perolehan kursi DPR pada Agustus 2009 ini. “Kita usahakan sebelum Ramadhan (minggu ketiga Agustus),” katanya ketika ditemui di Gedung KPU, Jakarta, akhir pekan kemarin.

Suluh Indonesia/ant

LARI 10K - Lomba lari 10-K diikuti ribuan perserta dari TNI, Polri, pelajar dan umum tersebut untuk memperingati HUT TNI ke-64 digelar kemarin dengan start di Silang Monas.

Golkar Berada di Titik Kehancuran JAKARTA - Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI), Bima Arya Sugiarto menyebutkan pasca pelaksanaan Pemilu 2009 Partai Golkar berada dalam titik kehancuran karena kualitas dukungan dari masyarakat menurun. “Lima krisis yang melanda tubuh Partai Golkar adalah krisis elektoral, pragmatisme, regenerasi, jaringan politik dan krisis fraksionalisasi,” ungkap Arya dalam diskusi “Mengembalikan Peran Generasi Muda dalam Dinamika Partai Golkar”, di Bandung, Sabtu. Bermunculannya partai-partai

baru dapat menggerus dukungan terhadap partai lama, terlebih jika tidak berani menampilkan ‘platform’ dan perubahan yang menjanjikan bagi masyarakat. “Karena itu jika Partai Golkar masih ingin bertahan dan memperoleh dukungan besar dari masyarakat maka harus mengoptimalkan generasi mudanya seperti yang saat ini dilakukan partai pemenang Pemilu,” katanya. Jika tetap tidak melakukannya, maka akan muncul partai lain yang serupa dengan Partai Golkar. “Jangan sampai Partai Demokrat menjadi Partai Golkarnya di era

ini,” ujar Arya. “Golkar harus melakukan regenerasi karena jika tidak, maka pada 2014 diprediksi hanya akan memperoleh tidak lebih dari tiga persen dukungan dan partai akan rontok dengan sendirinya,” tegasnya. Lebih jauh, Arya menjelaskan, sifat pragmatis yang saat ini tumbuh di Golkar otomatis akan luntur jika melakukan regenerasi bagi kader muda. Mengenai keberanian Partai Golkar menjadi oposisi, Arya menegaskan seharusnya para elite harus siap. “Menurut saya tidak tepat kalau elite Golkar tidak mau

Hadapi Teroris

Perlunya UU Kamnas JAKARTA - Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso menyatakan, aturan pelibatan TNI dalam operasi militer selain perang, seperti penanganan terorisme, sangat diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih dengan tugas dan kewenangan pihak lain. “Ya perlu lah...dan sekarang sedang disusun,” katanya disela-sela acara lomba lari 5K dan 10K dalam rangka HUT ke-64 TNI di Silang Monas Jakarta, Minggu. Djoko mengatakan, meski belum ada payung hukum yang mengatur aturan pelibatan TNI dan Polri dalam operasi militer selain perang, namun pada tataran panglima kodam dan kepolisian daerah hingga jajarannya di bawah, telah terbangun kerja sama serta koordinasi yang baik. “Siapa melakukan apa, itu sudah berjalan aturan pelibatannya antara kodam dan polda hingga jajaran di bawah-

nya. Meski di tingkat Mabes TNI dan Polri belum ada payung hukumnya. RUU Keamanan Nasional-nya masih dibahas,” kata Panglima TNI. Ia mengatakan, kerja sama dan koordinasi antara TNI dan Polri terkait data dan analisa intelijen juga sudah dilaksanakan dengan baik, meski belum ada aturan pelibatan setingkat undang-undang. “Data dan analisa intelijen itu kita ‘share’ kita distribusikan sesuai kebutuhan...namun ada juga data dan analisa yang sifatnya tidak bisa dipublikasikan. Jadi, semua itu sudah berjalan,” kata Djoko. Sebelumnya Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono mengatakan, keberadaan Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional, yang diperkirakan akan diajukan proses legislasinya di pemerintahan dan masa kerja legislatif periode 20092014, tidak akan bertabrakan

dengan tiga produk undangundang terkait lain. Ketiga produk UU yang sudah ada, seperti UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI, UU Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, dan UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, justru akan memiliki payung hukum induk dalam Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional (RUU Kamnas) nanti. “Sekarang sedang kita susun UU payung atau induk dari tiga UU tadi. Setiap pasal yang tidak sinkron dalam tiga UU tadi akan disinkronkan dalam RUU Kamnas sehingga tidak perlu ada revisi lagi,” ujar Juwono. Juwono menambahkan, dalam RUU Kamnas nanti keberadaan dan peran Menteri Keuangan juga akan dimasukkan. Keberadaan Dewan Keamanan Nasional, seperti menjadi salah satu amanat dalam RUU Kamnas. (ant)

menjadi partai oposisi, karenanya harus ada ‘platform’ baru yang tegas,” katanya. Menggarisbawahi masalah pencitraan, Arya juga menyebutkan saat ini harus dibangun kembali citra partai yang baru, karena hal ini sangat penting untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat. “Jangan sampai masyarakat menilai Partai Golkar hanya baru di luar sedangkan di dalam tidak, artinya para elite harus segera dan berani mengambil langkah baru agar tidak menjadi partai yang dilupakan,” demikian Arya. (her/ant)

Hafiz menjelaskan, untuk menetapkan hasil pemilu anggota DPR, KPU masih harus menunggu pengesahan hasil pemungutan maupun penghitungan ulang suara di sejumlah daerah yaitu Nias Selatan (Sumatra Utara), Rokanhulu (Riau), Tulangbawang (Lampung), dan Kota Batam. “Hasil pemungutan dan penghitungan suara ulang pemilu anggota DPR itu harus

diserahkan ke Mahkamah Konstitusi,” katanya. Setelah hasil pemungutan dan penghitungan suara itu diputuskan oleh MK, maka KPU dapat menindaklanjutinya dengan menetapkan hasil pemilu dan menghitung perolehan kursi tahap ketiga secara keseluruhan, kemudian menetapkannya. “Ini supaya perubahan dilakukan sekaligus.” (her/ant)


Megap litan K ilas Tinjau Lokasi Penggerebekan WALIKOTA Bekasi, Mochtar Mohammad, Sabtu kemarin meninjau langsung lokasi penggerebekan pelaku terorisme di TKP di perumahaan Puri Nusapala, Jati Asih, Kota Bekasi. Dalam kunjungan itu Walikota Bekasi yang didampingi jajarannya meninjau ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Perumahan Puri Nusapala, tepatnya RT 04 RW 12 blok D nomor 12, Kelurahan Jatiluhur Kecamatan Jati Asih, Kota Bekasi. Walikota tak menyangka bahwa teroris bisa bersembunyi di wilayah ini. Sementara itu menurut pengurus RT (Sekretaris RT 04 RW 12) Perumahan Puri Nusapala, Imam, mereka yang digerebek sudah tinggal di rumah tersebut sekitar tiga pekan yang lalu. Kendati demikian, , tingkah lakunya sempat mengundang kecurigaan dari tetangga sekitar. Bila pada malam hari, tetangganya sering mendengar ada suara seperti orang yang sedang memukul sesuatu dengan menggunakan palu, selain itu mereka juga sering membakar sesuatu di halaman rumah mereka pada waktu yang sama. (ant)

Suluh Indonesia, Senin 10 Agustus 2009

4

Anggota Dewan Lama Harus Kembalikan Mobnas ANGGOTA DPRD lama (2004 - 2009) harus segera mengembalikan mobil dinas yang selama ini digunakannya, dengan tujuan untuk menginventarisir kembali mobil-mobil tersebut untuk anggota DPRD masa bhakti 2009 – 2014. Demikian permintaan Bupati Tangerang Ismet Iskandar Sabtu kemarin. “Karena masa jabatan mereka sudah habis dan ada dari mereka yang tidak lagi menjadi anggota dewan, maka kendaraan dinas para anggota dewan harus ditar-

ik,” kata Ismet di Tangerang, Banten, Sabtu. Ia menjelaskan, fasilitas kendaraan dinas tersebut akan dipergunakan oleh 50 anggota DPRD Kabupaten

Tangerang 2009-2014 yang dilantik pada Jum’at (7/8) lalu. “Pekan depan, anggota dewan yang dilantik sudah mulai bekerja dan mereka segera mempergunakan kendaraan dinas tersebut untuk melakukan tugasnya,” kata Ismet. Karena itu, dinas terkait dalam waktu dekat ini akan melayangkan surat kepada para anggota dewan, ketua DPRD dan wakil ketua DPRD periode

2004-2009 untuk segera mengembalikan kendaraan dinas yang masih dipergunakan. “Secepatnya kita akan membuat surat resmi untuk dikirimkan kepada anggota dewan yang bersangkutan, dan mereka pasti memahami kondisi tersebut,” kata Ismet. Ia mengungkapkan, dalam aturan dijelaskan kendaraan dinas ataupun fasilitas milik negara yang diberikan kepada ang-

gota dewan periode 2004-2009 merupakan bentuk pinjam pakai dan tak digunakan selamanya. “Kendaraan dinas hanya sementara waktu dipinjamkan karena ketika itu mereka memiliki hak sebagai anggota dewan untuk melaksanakan tugasnya. Namun setelah mereka tidak lagi menjadi anggota dewan kendaraan itu tidak boleh jadi hak milik sendiri untuk selamanya,” ujar Ismet. (ant)

Puluhan Rumah Disita DEPOK - Warga mengeluhkan developer perumahan PT Artene Ban Milire (PT ABM) yang dinilai ingkar janji. Pasalnya, pihak developer belum membayar tanah seluas 31.000m2 yang di atasnya berdiri puluhan rumah. Akibatnya, 31 rumah di Perumahan PGRI Sukmajaya, Depok terancam disita pengadilan. Hal tersebut dinilai sangat merugikan Fami Sethio selaku pemilik lahan. “Mereka menunda pembayaran karena rumahnya terancam disita. Akibatnya kami rugi,” aku Fahmi kemarin. Dirinya memaparkan kerugian yang diderita hingga miliaran rupiah. Kini pihaknya tengah melakukan negosiasi dengan PT ABM HHG. “Kerugian yang diderita sampai Rp 1,860 miliar,” ucap Fahmi. Melalui kuasa hukumnya, Sumantap Simorangkir 27 Pebruari 2007 lalu Fahmi telah menandatangai Surat Kesepakatan Bersama (SKB) dengan Direktur PT ABM HHG. “Penandatanganan disaksikan Camat Sukmajaya, Depok dan Lurah Kalibaru Sukmajaya,” ungkap Fahmi. Diceritakan Sumantap Simorangkir, PT ABM yang bergerak dibidang General Contractor & Developer telah mendirikan perumahan PGRI di atas tanah seluas 31.000 m2 di Kampung Cilodong RT 04/06 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. PT AMB kemudian menjual rumah perumahan tersebut kepada warga, khususnya para guru. Namun, hingga saat ini pihak PT ABM HHG belum menyelesaikan pembayaran kepada Fahmi. “Tanah tersebut bernilai miliaran rupiah,” kata Sumantap. Merasa geram dengan ulah PT ABM HHG, akhirnya Fahmi menggugat lewat Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur karena domisili PT ABM berada di Perumahan Taman Pulo Ondah Jalan Boulevard Utara Blok U-1 No 11 Kelurahan Penggilingan Jakarta Timur. Dalam surat gugatan No 377/Pdt.G/2008/ PN. Jakarta Timur tertanggal 23 Desember 2008 tentang perbuatan ingkar janji (Wanprestasi) meminta kepadaPengadilan Negeri Jakarta Timur meletakkan sita jaminan terhadap 31 unit rumah tipe 36/72 di Perumahan PGRI Sukmajaya Depok. “Rumah tersebut terletak di Blok D-1, E-2 dan E-3 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Sukmajaya,” ungkap Sumantap. Lenih lanjut, pihaknya juga mengajukan permohonan kepada walikota Depok agar memblokir ijin PT ABM HHG. Pasalnya, Sumantap khawatir ada banyak yang menjadi korban nantinya. “Hal itu demi untuk menyelamatkan para konsumen yang telah membeli atau ankat kredit atas rumah tersebut,” pungkasnya. (rin)

Tangerang Ancam

Pecat PNS Berpoligami TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, mengancam akan memecat sekitar 43 pegawai negeri sipil (PNS) di sejumlah dinas pemerintah daerah setempat yang berpoligami dan PNS perempuan yang menjadi menjadi istri kedua. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tangerang Didi Budiharta menyatakan, BKD, sejak 2008 hingga 2009, menemukan sekitar 43 PNS yang memiliki istri dua dan PNS perempuan yang menjadi istri kedua. “Banyak PNS laki-laki punya istri dua, adapun yang PNS perempuan menjadi istri kedua dan ketiga, ini sangat mencoreng kedinasan mereka sebagai abdi negara,” ujar Didi. Laporan yang masuk ke BKD sampai saat ini menunjukan peningkatan jumlah PNS yang memiliki istri dua maupun yang menjadi istri kedua. “Diperkirakan sudah 43 kasus lebih dan ini cukup mengagetkan. Para PNS itu menikah secara diam-diam tanpa melaporkan kepada pajabat Pemerintah Kabupaten Tangerang,” kata Didi. Dia mengatakan, seharusnya PNS tersebut mengetahui apa yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 10 tahun 1983 tentang izin perkawinan dan perceraian bagi PNS. Aturan itu menyebutkan PNS pria yang akan beristri lebih dari satu dan PNS perempuan yang menjadi istri kedua wajib memperoleh ijin dari pejabat yang berwenang. “Jadi PNS tidak asal menikah seenaknya, ijin tersebut harus tertulis seperti termaktub dalam pasal-pasal dalam PP tersebut,”ujar Didi. Pada 2008, BKD telah memutuskan 28 PNS dan pada 2009 tercatat 15 PNS yang melanggar PP No 10 tahun 1983. “Bagi mereka yang melanggar PP No 10 tahun 1983, dikenai sanksi penurunan pangkat, bahkan dipecat secara tidak terhormat,” katanya. Ia mengungkapkan, kasus PNS pria beristri lebih dari satu maupun PNS perempuan menjadi istri kedua bagi seorang pria, sukar diberantas karena ada upaya menutupi pegawainya yang indisipliner. (ant)

KTP Warga Perumahan Nusaphala Didata Ulang BEKASI - Petugas Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, mendata ulang identitas penghuni rumah kontrakan di lingkungan RT 04 Perumahan Nusaphala, pascapenyergapan teroris. Ketua RT 04, Sundoyo, kemarin mengatakan, pendataan dilakukan dengan pemeriksaan kartu tanda penduduk (KTP) warga pendatang. “Kami mengintensifkan pengamanan terhadap kemungkinan teroris yang kembali menyusup ke lingkungan kami. Apalagi saat ini banyak sekali warga dari luar wilayah yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP),” katanya. Menurut Sundoyo, jumlah rumah kontrakan di RT 04, Perumahan Puri Nusaphala, ada 10 rumah. “Semua KTP penghuni, kami ambil fotocopynya untuk diserahkan ke Walikota Bekasi, Mochtar Mohamad, untuk keperluan data base pemerintah daerah,” katanya. Selain itu, pengamanan terhadap pendatang juga dilakukan di sekitar area masuk perumahan tersebut, yang terletak sekira 15 menit perjalanan mobil/motor ke arah selatan dari pusat Kota Bekasi. “Kami lakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan pengunjung dan juga KTP yang mereka miliki, sebelum mereka masuk ke area TKP,” kata salah seorang petugas keamanan yang tidak ingin disebutkan identitasnya. Pantauan di lokasi, sebanyak tiga aparat keamanan dari Polsek setempat melakukan penggeledahan terhadap barang bawaan pengunjung. Satu anggota di antaranya dilengkapi alat detektor. (ant)

Suluh Indonesia/rin

TINJAU LOMBA - Faisal Jalan dan Johny Wahyuadi sedang memantau peserta lomba KJI ke-5 dan KBGI ke-1 di Politehnik UI, Depok Sabtu kemarin.

Pemkab Tangerang

Mahasiswa Indonesia

Protes Tangsel

Punya Daya Saing Tinggi

TANGERANG - Bupati Tangerang Ismet Iskandar menyurati Mendagri Mardiyanto berkaitan dengan hilangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 35 miliar, karena diambil Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). “Kita sudah menyurati Mendagri, sekarang tinggal menunggu balasan surat dari Mendagri terkait persoalan pungutan restribusi yang dilakukan Pemkot Tangsel,” kata Ismet di Tangerang, Banten, Sabtu kemarin. Pengiriman surat kepada Mendagri merupakan protes Pemkab Tangerang terhadap Pemkot Tangsel yang mulai Agustus ini melakukan pungutan baik penarikan pajak, retribusi dan penerbitan izin menggunakan Peraturan Walikota (Perwal). “Padahal dalam aturan itu menjelaskan Pemkot Tangsel dilarang melakukan pungutan

karena tak punya Perda, karena itu Pemkab Tangerang minta kepastian dari Mendagri terkait persoalan ini,” kata Ismet. Ia menjelaskan, dengan adanya pungutan restribusi pajak yang dilakukan Pemkot Tangsel mulai bulan ini, maka pemasukan PAD Pemkab Tangerang yang sebelumnya 100 persen akan berkurang Rp 35 miliar. “Pemkab Tangerang kehilangan 40 persen pemasukan PAD, padahal sebelumnya 100 persen PAD yang didapatkan dari pungutan pajak restribusi baik di Tangsel dan Kabupaten Tangerang,” kata Ismet. Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) II Pemkot Tangsel Ayi Ruhiyat mengatakan, pengambilan restribusi yang dilakukan Pemkot Tangsel tidak melawan aturan hukum manapun. Diuraikan Ayi, dalam clausul UU No.51 Tahun 2008

DEPOK - Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Faisal Djalal mengatakan sumber daya manusia di Indonesia dapat dikatakan kompeten dilihat dari hasil prestasi yang dimiliki mahasiswa Indonesia dalam berbagai ajang, baik tingkat nasional maupun internasional. Bahkan, tuturnya Indonesia dapat disejajarkan dengan negara lain yang memiliki segudang prestasi dalam dunia pendidikan. “Dalam setahun saja, kita berhasil meraih 137 medali emas di berbagai ajang,” katanya saat meninjau peserta lomba Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) ke -5 dan Kontes Bangunan Gedung Indonesia (KBG) ke-1 di Politehnik Negeri Jakarta Universitas Indonesia (PNJ UI), Sabtu kemarin. Menurutnya, Indonesia memiliki kehandalan luar biasa dalam melakukan penelitian. Penelitian yang dilakukan mahasiswa Indonesia dinilai Faisal lebih matang karena berdasarkan pada kenyataan yang ada. “Kita tidak bergantung pada teknologi. Kita (Indonesia,red) lebih pada real dan itu lebih matang,” ungkapnya. Saat peninjauan, Faisal sempat berkomunikasi dengan peserta KJI-5, bahkan dirinya juga memperhatikan ornamen apa yang digunakan dalam pembuatan jembatan. Faisal mengatakan, Indonesia sebagai Negara kepulauan memerlukan jembatan sebagai penghubung antar pulau. “Jembatan sangat diperlukan di Indonesia,” kata Faisal.

tentang Pembentukan Kota Tangsel dalam pasal 19 menegaskan peluang kewenangan termasuk didalamnya melakukan pungutan restribusi. “Perwal No. 40 Tahun 2009 sudah tepat, maka tidak perlu lagi dipersoalkan masalah hukumnya, Pemkot Tangsel berhak mengambil pungutan restribusi dan tidak harus dilarang,” kata Ayi belum lama ini. Seperti diberitakan, sejak bulan ini Pemkot Tangsel diberikan hak untuk mengendalikan dan mengontrol 75 pelayanan perizinan yang sebelumnya dikuasai Pemkab Tangerang. Hak mengendalikan pelayanan perizinan kepada Pemkot Tangsel dinyatakan dengan dikeluarkan tembusan surat nomor 061/267/5/ 2009 yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Depdagri Diah Anggraini tertanggal 17 Juli 2009. (ant)

Pengacara Prita Ajukan Kasasi TANGERANG - Tim pengacara Prita Mulyasari (32) Senin ini akan mengajukan kasasi ke Pengadilan Negeri (PN) karena dilanjutkannya persidangan Prita oleh Pengadilan Tinggi (PT) Banten. “Besok Senin (10/8) tim pengacara Prita akan menuju PN Tangerang untuk mengajukan kasasi,” ujar pengacara Prita, Slamet Yuwono di Tangerang, kemarin. Dia menjelaskan, pengajuan kasasi ke PN Tangerang dimaksudkan agar kasus Prita tak dilanjutkan kembali oleh PT Banten dan bila dilanjutkan harus ada keputusan dari Mahkamah Agung (MA). “Kita berharap kasus persidangan Prita tak dilanjutkan dengan kasasi yang kita ajukan. Jika kasasi yang kita ajukan ke PN Tangerang diterima

MA, apakah dilanjutkan atau tidak tergantung apa yang diputuskan MA,” kata Slamet. Slamet menuturkan, pada dasarnya kasus ini tidak perlu dipersoalkan kembali, mengingat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tidak terbukti menjerat Prita. “Perlawanan Jaksa Penuntut Umum (JPU) karena mereka menilai keputusan PN Tangerang salah tafsir padahal menurut kami sudah sesuai dengan koridornya,” tutur Slamet. Beberapa waktu lalu, PT Banten mengabulkan perlawanan JPU untuk membatalkan putusan sela PN Tangerang yang menghentikan kasus Prita. Sebelumnya, JPU mengajukan perlawanan kepada PT Banten karena tidak ter-

ima PN Tangerang membebaskan Prita dari segala jeratan hukum. Ujung pangkal dari kasus ini bermula disaat Prita dirawat RS Omni Internasional pada 7 Agustus 2008 karena diduga terserang demam berdarah. Tidak terima dengan buruknya pelayanan kesehatan di RS Omni, Prita menyebar luaskan buruknya pelayanan RS Omni lewat surat elektronik. Merasa citra buruknya disebarluaskan, RS Omni berbalik menggungat Prita. (ant)

Kompetisi seperti ini sudah lima kali diselenggarakan dan rencananya untuk tahun depan akan dilombakan juga di tingkat internasional. “Rencananya tahun depan akan dibawa ke tingkai regional ASEAN dulu,” tandasnya. Sementara itu, Direktur PNJ, Johny Wahyuadi mengatakan, jika memang memungkinkan ajang selanjutnya akan dibuka untuk tingkat regional ASEAN. Kendala selama ini terletak pada biaya angkut. “Bayangkan peserta dari luar Pulau Jawa harus membawa rangka bangunan jembatan menuju Jakarta. Tentu saja diperlukan biaya angkut yang besar. Jadi, jika memang memungkinkan tahun depan akan ada peserta dari negara lain,” paparnya. Johny bercerita, pada ajang kali ini diselenggarakan dua kegiatan sekaligus, yaitu KJI ke-5 dan KGBI ke-1. Mengusung tema ‘Membangun Jembatan Pemersatu Bangsa yang Berkeadilan dan Berkesejahteraan’ untuk KJI dan ‘Mewujudkan Pembangunan Gedung Berwawasan Lingkungan melalui Inovasi Teknologi Konstruksi yang Berkeadilan dan Berkesejahteraan’ untuk KGBI, Johny berharap muncul bibit unggul Indonesia. Dalam ajang bergengsi skala nasional ini, peserta KJI memperebutkan piala bergilir Reka Cipta Titian Indonesia dan piala perdana Warakarya Adisana untuk KGBI. “Semoga ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain agar lebih giat berkarya,” harap Johny. (rin)

SIUPL No.79/PDN-2/SIUPL/PP/12/2006

HADIRILAH PRESENTASI: V-NET Center BOGOR

Hub. 0251-2280018-328980 LENNY, SE Bintang 1 V-net 0813 116 244 52 0251.9469700

MEREKALAH BUKTI SUKSES V-NET PARADE BINTANG 1 V-NET CENTER BOGOR Kesimpulan: Jadi Member V-Net TAU UNTUNG !!!

Ms. Shiddiq. S. Ag. Msi Bintang 1 V-net 0818 079 123 89 0251. 277 00 66 GUNTUR 0813 1130 9199 ARIE SUDHARSONO 0813 8535 4951 NANY. N. YASYROH. S. Ag 0251. 9666 564 081111 8542

Ir. Edison Siregar. SE. Msi Bintang 1 V-net 0815 7407 9996 0813 1441 2472

ARMY SIDIK 0852 8234 4808 0857 1620 3143 JANIYEM 0817 9045 399 0812 1856 7259 MIMI BUDIWATI 0251 3977 203 0877 7034 4419

Syarat Menjadi Anggota V-NET:

Nurma Girsang Bintang 1 V-net 0813 8183 2742 0878 7007 1461 Ir. YANUAR LATIEF. MM 0812 9059 557 021 9929 9394 M. ALI SADIKIN A. JP 0818 0748 5365 021 9420 5577 ADE ROHAYATI 0818 4097 76 0812 0050 0834

1. Dapat Bonus Sponsor 1 ajak Teman: Rp. 33.000, / orang plus Rp. 50.000,- dari Bank Sinar Mas 2. Dapat Cash Back Rp. 500-Rp. 1000,- mulai dari transaksi yang ke-6 dst 3. Bisa isi ulang untuk diri sendiri / jualan pulsa / 24 jam semua operator 4. Bonus Target: Mencapai 31 Juta (setiap Penambahan Member) 5. Bonus Extra Sponsor: Mencapai 97 Juta/bln (dari member isi pulsa) 6. Bonus Bulanan: Mencapai 97 Juta/bln (dari member isi pulsa) 7. Bonus Penghargaan: HP, Komputer, Motor, ONH, Mobil, Rumah 8. Bonus Tour dg kapal pesiar ke Singapore & Malaysia 2010 9. Undiannya WOW LUAR BIASA

1. Biaya daftar VIP Rp. 170.000 (termasuk dep. Pulsa 30rb + Member Kit V-net + Brosur + VCD Presentasi + VCD Kiat & Rahasia Sukses + Sdh termasuk biaya kirim ke alamat Anda) 2. Transfer/Setor ke: BCA/Bank Mandiri/BNI/BRI 3. SMS data Anda: Nama, Alamat tinggal, No. HP, No. Rek 4. Jika Anda belum memiliki Rek Tabungan, buka rek di Bank Sinar Mas (tanpa Setoran Awal dan bisa dapat Bonus Rp. 50.000)

Suluh Indonesia/dok

Prita Mulyasari

WS!! HOT NE

1. Pakai Kartu Perdana V-Net - Esia GRATIS Call & SMS Kesesama Member V-Net 2. Bayar Tagihan PLN dan Telkom Lewat V-Net dapat Bonus C.002774-P.Bisnis3


pini

Suluh Indonesia, Senin 10 Agustus 2009

F OKUS Oposisi Juga Berkuasa I Indonesia, ada kesan tujuan berpolitik adalah berkuasa. Artinya menjadi tukang perintah, mempunyai aset untuk menentukan kebijaksanaan. Karena itulah calon-calon politisi berani membuang sejumlah besar uangnya hanya untuk duduk sebagai anggota DPR(D) atau untuk menjadi bupati (bahkan lurah sekalipun). Fenomena seperti ini mengandaikan pandangan demikian: uang yang dikeluarkan itu akan terbayar jika berhasil meraih kekuasaan. Dengan berkuasa maka akan mampu membuat, memengaruhi dan menentukan kebijakan politik. Jika kebijakan politik itu menyangkut proyek, apalagi misalnya untuk perluasan lapangan terbang, maka uang yang dikeluarkan berpotensi kembali. Diakui atau tidak, fenomena demikian terasa dan menggejala. Ini menjadi ciri khas politik Indonesia. Sematamata mengandalkan dan meraih kekuasaan untuk mengeksistensikan diri. Kalaupun memang menempatkan kekuasaan sebagai ‘’soko guru’’ dari politik, okelah. Akan tetapi mari kita tafsirkan lagi hakikat kekuasaan tersebut. Pertama, kekuasaan dalam politik bukanlah kuasa untuk memerintah. Ini yang harus diingat. Kekuasaan yang ada tersebut mempunyai landasan keadilan rakyat dan dengan demikian tanggung jawabnya juga untuk rakyat. Dengan begitu, kekuasaan tersebut sesungguhnya adalah tanggung jawab untuk melihat kebijakan politik dengan seadil-adilnya. Implementasinya dalam politik, tidak lain berupa perundang-undangan atau peraturan yang benar-benar sesuai dengan keperluan masyarakat. Kedua, kekuasaan itu hanya bisa dijalankan oleh orang yang peka dan kritis terhadap keadaan sosial masyarakat. Karena itu, sejak zaman Aristoteles, Plato dan semua penerusnya, tidak boleh ada orang sembarangan yang memegang kekuasaan. Mereka yang memegang kekuasaan adalah orang-orang yang terpilih, tidak sekadar pintar menggertak, apalagi berlatar belakang tukang kelahi belaka. Ia adalah orang yang karena seleksi ketat, bisa memegang kekuasaan. Ketiga, intisari dari kekuasaan seperti yang dicerminkan di atas, sesungguhnya adalah mengontrol. Mengapa dikatakan mengontrol? Karena jalannya kekuasaan tersebut dihinggapi oleh tanggung jawab kontrol sosial. Jadi esensi kekuasaan pun mempunyai tugas mengontrol. Dengan konteks itulah maka kaum oposisi, di mana pun di negara-negara demokrasi di dunia ini sangat dihormati. Titik penghormatannya ada pada kemampuannya untuk mengontrol segala kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Sesungguhnya bukan sekadar mengontrol kebijakan pemerintah tetapi ‘’memberi tahu’’ pemerintah jika misalnya penguasa negara ini lalai dalam melihat kondisi rakyatnya secara merata. Sangat mungkin pemerintah alfa, apalagi seperti juga yang dikatakan anak-anak muda sekarang, pemerintah juga terdiri atas manusia-manusia yang tidak lepas dari nafsu pribadi-pribadinya di samping kelemahan lain yang sifatnya manusiawi. Dalam konteks politik, oposisi juga bisa dipakai sebagai kesempatan untuk belajar memerintah. Artinya, banyak kalangan oposisi yang kemudian berhasil menjadi pemegang pemerintah yang sukses dan melebihi dari pemerintahan terdahulu. Terlalu banyak contoh dari hal ini. Cory Aquino memperlihatkan hal itu di Filipina, Kim Dae-Jung di Korea Selatan, dan berkali-kali diperlihatkan oleh politisi di Jepang. Maka, di Indonesia, tradisi oposisi yang telah dibangun oleh PDI Perjuangan jangan sampai ditinggalkan. Masyarakat dan pemerintah kita terlalu lama tidak mempunyai oposisi. Di zaman Orde Baru, tidak ada kaum oposisi yang berani muncul. Meninggalkan oposisi dalam sistem pemerintahan Indonesia, berarti membiarkan negara ini dalam bahaya. Untuk itulah, para politisi di tingkat atas, jika bisa disarankan, janganlah posisi kabinet melulu yang dilihat. Mari kita lihat jangkauan yang lebih jauh, kepada masyarakat Indonesia. Menjadi oposisi juga berkuasa, malah lebih berkuasa daripada penguasa. ***

D

S URAT ANDA Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/ SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Ingin Merdeka dari Kemiskinan BANGSA Indonesia tak lama lagi akan memasuki usia kemerdekaan ke-64. Usia yang terbilang tua untuk ukuran manusia, tetapi tidak terlalu tua untuk sebuah negara. Masih banyak yang harus dibenahi agar jalan menuju kesejahteraan bisa terwujud. Kita memasuki tahun ini dengan begitu berat. Krisis global yang menerpa dunia memaksa bangsa Indonesia bekerja keras, mengupayakan agar pertumbuhan tetap terjadi. Tak sedikit korban krisis ini yang berujung pemutusan hubungan kerja. Sementara, jutaan lainnya menunggu lapangan kerja baru. Belum lagi gangguan keamanan yang dilakukan oleh para teroris dengan aksi ledakannya di dua hotel Marriot dan Ritz-Carlton. Meski saat ini perburuan terus di-

lakukan, bukan berarti masalah selesai. Citra buruk terhadap Indonesia yang selama ini susah payah dibangun kembali terkoyak. Keamanan akan berhungan langsung dengan arus investasi yang aman dibutuhkan bangsa ini. Kita berharap aksi teroris itu tidak berimbas terlalu lama terharap ekonomi dan kembali meningkatkan kepercayaan masyarakat internasional terhadap Indonesia. Sudah lama rakyat mendambakan kehidupan yang lebih baik, pendapatan yang cukup untuk minimal hidup secara normal. Bisa membiayai anak-anak sekolah dan terjangkaunya biaya layanan kesehatan dan juga pendidikan. Soemitro Pondok Melati, Bekasi

S UARA ANDA KOLOM ini khusus untuk pembaca yang ingin menyampaikan, kritik, saran dan komentar singkat mengenai berbagai persoalan pada para pejabat Pemerintahan, mulai dari Lurah, Camat hingga Presiden. Kirim pesan singkat Anda secara padat dan jelas, tanpa menyinggung perasaan orang lain. Setiap pesan akan diedit. Cara pengiriman SMS dengan format: BJ <spasi> pesan, lalu kirim ke 3499. (biaya Rp2000/SMS). Contoh : BJ Jakarta harus cari gubernur yang mampu menanggulangi banjir.

Bang D

el

Pria yang terbunuh di Temanggung bukan Noordin M Top

5

Saatnya Pertumbuhan Ekonomi Tak Dijadikan Parameter Kesejahteraan SAMPAI saat ini, orang masih percaya kenaikan kesejahteraan dapat diukur dari seberapa besar pertumbuhan ekonomi nasional dicapai. Asumsi itu tampaknya sudah menjadi bagian dari keyakinan banyak pihak, termasuk didalmnya para birokrat, sehingga mewarnai penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Negara/RAPBN pada setiap tahunnya. Apakah sudah tiba saatnya, kini kita berani meninggalkan ukuran kenaikan kesejahteraan tidak melihat berapa besar pertumbuhan ekonominya. Ukuran keberhasilan yang baik, sejatinya harus terkait langsung dengan kesejahteraan rakyat. Sebut saja, berapa banyak tambahan penduduk yang bisa menikmati pembebasan biaya kesehatan, berapa banyak murid yang bisa menikmati pembebasan biaya pendidikan, berapa banyak tambahan sambungan rumah dari PD Air Minum, berapa banyak unit perumahan bertambah bagi golongan masyarakat berpenghasilan rendah. Basis untuk mengukur tingkat kesejahteran yang jelas dan mudah diukur disamping memudahkan kerja Pemerintah juga memudahkan masyarakat menilai dan memahami apa yang sedang terjadi secara nyata di sekelilingnya. Ukuran pertumbuhan ekonomi hanya dimengerti oleh sekelompok kecil intelektual, masyarakat umum hanya “percaya saja” oleh apa yang dikatakan oleh para intelektual tersebut. Contoh, “meskipun menghadapi krisis ekonomi global, kita harus tetap berupaya mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional pada angka relatif tinggi, setidaknya antara 4 - 4,5 persen. Jika angka itu dapat dicapai, ini adalah sebuah prestasi tersendiri ditengah-tengah resesi perekonomian global saat ini”. Ungkapan itu tentu tak semua rakyat dapat memahami, karena yang dirasakan hanyalah sulitnya dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Apakah menyangkut biaya sekolah untuk anaknya atau merawat kesehatan diri dan keluarganya. Akibatnya, ketidaksukaan atas apa yang terjadi dengan dirinya, diwujudkan dalam kecaman-kecaman seperti neolib dll, yang juga sulit didefinisikan. Ukuran pertumbuhan ekonomi tetap bisa digunakan, terutama untuk kepentingan dalam pergaulan dengan pihak internasional, namun harus dijelaskan juga asumsi yang mendasarinya.

Oleh : Dr Regina J Arsjah* Di Indonesia, ukuran pertumbuhan ekonomi tidak serta merta menunjukkan seberapa tinggi kesejahteraan rakyatnya, karena masih berkondisi ekonomi biaya tinggi. Tidak demikian halnya dinegara yang sudah maju, misalnya seperti Kanada, pertumbuhan ekonominya bisa menjadi sinyal tentang seberapa tinggi kesejahteraan rakyatnya secara umum. Oleh karena itu, yang paling penting untuk dilakukan adalah, pengukuran yang jelas (kalau bisa berbentuk prosentase peningkatan atau penurunan) bagi semua hal. Hal ini menuntut validitas data terutama yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik/ BPS agar apa yang dikutip oleh kepala negara (mana kala membacakan RAPBN) tidak menjadi bias atau polemik lantaran data itu kurang akurat. Kehandalan data merupakan hal penting, karena dengan adanya data yang andal maka segala perencanaan dapat dibuat lebih andal juga. Perencanaan yang handal, bisa memberikan arah kinerja yang lebih baik. Angka inflasi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, antar tahun hanya 2,71 persen. Jumlah itu merupakan inflasi terendah antar tahun sejak tahun 2000. Masalahnya, bagaimana angka inflasi “kumulatif” sejak 2000-2009 yang sampai kini masih berjalan? Angka inflasi kumulatif jauh lebih bermakna daripada angka tahunan saat ini, karena masyarakat pun sudah merasakan dampak inflasi multi- tahun itu. Masyarakat umum tidak paham bagaimana angka inflasi sekecil itu dalam kenyatannya harga tetaplah tinggi. Jika perhitungan dilakukan tiap tahun, maka kita seolah menutup mata, bahwa kejadian yang sudah terlewatkan, atau kejadian yang

akan terjadi pada dua - tiga tahun kedepan, tidak terpikirkan secara baik. Padahal dampak yang terjadi biasanya tidak dapat hanya dijelaskan dengan data antar tahun. Konsumsi paradok Pertumbuhan ekonomi di Indonesia, seharusnya dilihat dari tingkat permintaan atas adanya kenaikan pendapatan dan karena kebutuhan masyarakat. Konsumsi masyarakat, merupakan penyumbang atau kontributor dominan terhadap total pertumbuhan ekonomi. Semua ahli ekonomi sepakat dengan parameter itu. Masalahnya adalah konsumsi masyarakat bisa menjadi kontributor dominan terhadap total pertumbuhan ekonomi jika konsumsi dilakukan secara “alamiah” oleh masyarakat. Jadi sungguh-sungguh keluar dari kemampuan daya beli masyarakat, bukan konsumsi yang “dikondisikan”. Konsumsi yang dikondisikan seperti pemberian bantuan langsung tunai/BTL,

pemberian uang secara langsung, kemudian setelah itu baru disensus oleh Badan Pusat Statistik. Cara seperti itu dapat disebut sebagai konsumsi paradoks. Dengan demikian, konsumsi masyarakat seperti itu tidak dapat dijadikan parameter pertumbuhan ekonomi nasional yang sesunguhnya. Janganlah masyarakat diberi informasi salah dan seolah-olah mereka tidak mengerti. Betul secara statistik banyak yang kurang faham, tetapi nurani mereka akan merasakan bagaimana sulitnya menjalankan kehidupan tatkala harga naik, dan pendapatan tidak beranjak, sementara kebutuhan terus menuntun. Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan lebih bermakna jika dalam penyampaian RAPBN juga dengan tegas disampaikan bagaimana tiap departemen dan lembagalembaga negara kita akan diukur kinerjanya dalam tahun tersebut. Saat ini, semua pihak sudah banyak mengapreasiasi peran penting lembaga pemeriksa keuangan eksternal seperti BPK dan akuntan publik. Lembaga pemeriksa tersebut paling tidak dapat mendeteksi pengeluaran keuangan secara tepat guna. Oleh karena itu, dalam penyusunan RAPBN kedepan, seyogianya ada “tujuan” atau “target” yang jelas terukur bagi tiap departemen dan lembaga, sehingga di akhir tahun tidak ada “fitnah” bahwa suatu lembaga dianggap tidak berhasil karena ada kesenjangan (gap) harapan antara masyarakat dengan departemen dan lembaga tersebut. Adanya target yang jelas, maka ukuran kinerja menjadi lebih mudah ditentukan. Sehingga DPR tidak harus sibuk memanggil para menteri, dan CEO Badan Usaha Milik Negara/ BUMN tiap kali ada current issue yang digelembungkan oleh media massa (maaf). Dengan target dan tujuan yang jelas, tiap pemimpin departemen dan lembaga bisa membuat perencanaan strategisnya sesuai dengan apa yang dicanangkan presiden dalam laporan tahunannya. Perencanaan yang strategis dari tiap departemen dan lembaga adalah hal yang sangat ditunggutunggu oleh seluruh masyarakat Indoenesia. *Penulis, Direktur Bakrie Scool of Management

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

DEBAT P EMBACA

Mengejar Ketertinggalan EKONOMI dunia konon masih sulit ditebak kapan benarbenar bisa pulih. Beberapa indikasi memang bisa mengarahkan pada kesimpulan tentang kondisi terkini. Tetapi, dunia yang terus berkembang memaksa kita harus mengambil skenario terburuk. Banyak yang menyebut tahun 2010 masa akhir krisis dunia. Benarkah? Bisa saja kesimpulan itu benar. Karena memang ada sinyalsinyal positif yang memang menunjukan itu. Pertanyaan yang paling mendasar buat kita, sampai kapan arah baik itu bisa sampai ke Indonesia. Kita sadari diera globalisasi semua pengaruh bisa terjadi detik itu juga. Begitu pun ketika hembusan krisis mulai terasa di Amerika, Indonesia sudah mempersiapkan sejumlah langkah. Dan, meski tetap terimbas untungnya pondasi ekonomi Indonesia cukup kokoh sehingga ekonomi tidak terpuruk-puruk amat. Jumlah bank yang bermasalah, seperti yang terjadi di negara lain hanya dialami dua

bank. Bandingkan dengan ketika krisis moneter menimpa Indonesia tahun 1998 lalu. Rontoknya bank membawa konsekuensi serius terhadap kehancuran ekonomi sehingga sulit bangkit. Hingga kini pun Indonesia masih merasakan puingpuing kehancuran itu. Sekali lagi, soal pemulihan ekonomi dunia menjadi penting buat Indonesia. Tapi tertanyaan kuncinya sudah sejauhmana kesiapan kita dalam menghadapi pembalikan arah itu. Kesiapan tentu tidak harus dilakukan untuk hal yang akan menimpa buruk. Terhadap sesuatu yang baikpun kita harus siap. Ketika negara-negara lain mengalami pertumbuhan positif dan pemulihan, apakah Indonesia sudah memperisapkan diri untuk kembali bersaing. Mungkin saja proteksi yang kini terjadi dimana-mana untuk melindungi industri dalam negerinya, kelak akan dilepas. Apa saja yang telah kita persiapkan untuk menyongsong persaingan ketat itu.

Untuk menggenjot ekonomi ke arah enam persen mungkin bisa sedikit ditopang dari kegitan ekspor yang bisa memancing investasi di dalam maupun luar negeri. Jika ditambah dengan perepatan pembangunan infrastruktur tentu akan semakin dahsyat. Pemerintah telah menyiapkan dana stimulus infrastruktur di luar anggaran yang reguler. Kalau ini bisa benar-benar dijalankan apalagi dipercepat tentu dapat menopang pertumbuhan yang lebih hebat lagi. Rakyat tentu kini bertanya sekaligus berharap apakah mungkin bisa sesuai target sementara negara lain sudah siap kembali bersaing. Kita menyadari persoalan infrastruktur tak semata masalah pendanaan tetapi lebih bersifat struktural. Seperti, masalah pembebasan lahan yang sering kali terbentur di lapangan.tak jarang juga masalah yang muncul menyangkut kepastian hukum. Investor sangat mengutamakan kepastian dalam berusaha karena itu terkait dengan kalkulasi.

Kalau tidak bisa dipenuhi akan sulit mengalirkan invesasi lebih banyak lagi ke Indonesia. Kini motor ekonomi masih bisa mengandalakn konsumsi swasta/rumah tangga dan belanja pemerintah yang pada kuartal pertama bisa tumbuh 5,8 persen. Sehingga, pada triwulan I ekonomi masih mampu berada di level 4,4 persen. Kondisi ini tentu tak akan bisa bertahan lama jika tidak ada perbaikan ekonomi. Daya tahan masyarakat bisa melemah ketika stimulus tak kunjung ada. Ekspor saja sudah tercatat minus, meski jika dilihat dari neraca perdagangan masih positif karena impornya turun jauh lebih tajam. Tentu saja ini tak sehat dan mendesak dipulihkan. Kuncinya tentu saja daya saing. Daya saing itu hanya bisa didapat dari kita sendiri, dukungan pemerintah dan infrastrukur yang mendukung. Juga kepastian hukum yang bisa dijamin. Decky Firmansyah Pulo Gadung, Jaktim

Suluh Indonesia menerima tulisan Anda untuk dimuat di rubrik Debat Pembaca di halaman ini. Panjang tulisan maksimal 4.000 karakter. Tulisan akan diedit. Sertai dengan foto terbaru anda. Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com.

Polisi dendangkan lagu lama ...

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga Jateng dan Jabar Berbagi Gelar SOLO - Kontingen bola voli pantai putra Jawa Tengah dan kontingen bola voli pantai putri Jawa Barat membagi gelar juara dalam kejuaran nasional bola voli pantai usia 20 tahun “Menpora Cup 2009” di Lapangan Voli Pantai Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, kemarin. Tim Jateng 1 yang diperkuat Ardika Saputra dan Ribut Wahyudi menjadi juara di kategori putra setelah mengalahkan tim voli pantai Bali yang diperkuat I Gede Eka Agus dan I Putu Sunarta. Pada babak final kategori putra, Jateng mengalahkan Bali dalam tiga set, 21-11, 14-21, dan 15-12. Jateng mendominasi pada set pertama pertandingan babak final tersebut karena dua pemain Bali sering melakukan kesalahan dalam penempatan bola, terutama pada pukulan servis. Pada set kedua, kontingen Bali berhasil memperbaiki kondisi permainan mereka, kesalahan-kesalahan yang terlihat di set pertama hampir tidak terlihat di set kedua. Selain itu, tim Bali juga berhasil memblok “spike-spike” keras yang dilesakkan oleh pemain-pemain Jateng dan hal tersebut beberapa kali membuahkan poin sehingga Bali berhasil unggul pada set kedua dengan skor 21-14. Pertandingan semakin ketat pada set ketiga, kedua tim saling mengejar dalam peraihan poin dan sejak awal set terkahir selisih poin tidak pernah lebih dari satu hingga kedudukan 1312 untuk keunggulan Jateng. Setelah kedudukan tersebut, kesalahan penempatan bola malah terjadi pada pemain-pemain Bali sehingga Jateng memenangkan set terkahir tersebut dengan skor 15-12. Salah satu pemain Jawa Tengah, Ardika Saputra mengatakan, strategi yang disiapkan dalam menghadapi tim Bali kurang berjalan lancar, terutama pada set kedua. “Kami kehilangan konsentrasi pada set kedua pertandingan ini. Akan tetapi, kami berhasil memperbaiki hal tersebut pada set terakhir,” katanya yang terkahir menjuarai sebuah kejurnas voli pantai junior di Yogyakarta pada 2007. Kesalahan penempatan bola yang dilakukan pemain-pemain Bali di set terakhir, lanjutnya, menjadi keuntungan timnya dalam memenangkan pertandingan tersebut. Sebelum melaju ke babak final, tim Jateng 1 mengalahkan tim voli pantai putra Jatim 2 yang diperkuat Rafi dan Fatoni pada babak semifinal dengan skor, 21-16 dan 22-20. Sementara itu, tim voli pantai putri Jabar menjadi juara pada setelah mengalahkan tim Jateng 3 pada babak final. Jabar yang diperkuat Listiana Sukmawati dan Risca Andriani mengalahkan Jateng yang diperkuat Ria Mayasari dan Vita Indra Mustika dalam dua set, 21-17 dan 21-8. Pada set pertama, Jateng yang sempat unggul 6-0 masih dapat mengimbangi permainan Listiana Sukmawati dan Risca Andriani yang menjadi juara dalam Kejurnas Voli Pantai Junior 2009 di Bali pada Juli 2009. Akan tetapi, permainan Jateng yang terlihat melemah sejak pertengahan set pertama dapat dimanfaatkan Jabar sehingga skor set pertama berakhir 21-17 untuk keunggulan Jabar. Pada set kedua, Jabar semakin mendominasi pertandingan dengan sering meraih poin melalui “spike-spike” keras yang sulit dibendung pemain-pemain Jateng dan set kedua dimenangkan telak oleh Jabar dengan skor 21-8. (ant)

Suluh Indonesia, Senin 10 Agustus 2009

Tenis Solo Women Circuit

Lavinia Tananta Juara SOLO - Petenis Indonesia, Lavinia Tananta menjuarai turnamen tenis internasional “Solo Women Circuit” (SWC) 2009 setelah mengalahkan petenis Thailand, Varatchaya Wongteanchai di Lapangan Tenis Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, kemarin. Lavinia Tananta yang berperingkat 596 dunia tersebut mengalahan Varatchaya dalam tiga set, 6-1, 1-6, dan 6-3. Pertandingan yang mempertemukan dua petenis yang masuk dalam lima unggulan teratas pada turnamen tersebut berlangsung sangat ketat. Pada set pertama, Lavinia Tananta yang merupakan unggulan kelima mendominasi pertandingan dan set tersebut berakhir dengan kemenangan telak Lavinia dengan skor 6-1. Varatchaya Wongteanchai yang merupakan unggulan kedua sering mengalami kesulitan dalam membendung bola yang dipukul keras oleh Lavinia.

Suluh Indonesia/net

Rahmad Darmawan

PALEMBANG - Tim kesebelasan asal Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) Sriwijaya FC akan tetap menjalani latihan di

Pelatnas Siap Jawab Keraguan Pemain ganda campuran Nova Widianto, mengatakan peluangnya untuk kembali mempertahankan gelar juara yang direbut pada 2007 sangat terbuka, meskipun harus melalui perjuangan berat. “Kalau melihat hasil undian, jalan menuju final sangat terbuka. Tapi kami tetap tidak boleh lengah dengan kekuatan lawan,” kata Nova Widianto yang bersama Lilyana Natsir menempati unggulan kedua. Pasangan peringkat dua dunia ini, berada di paruh bawah undian dan terhindar dari pertemuan dengan lawanlawan berat yang semuanya berada di paruh atas. Nova/Natsir menjadi harapan Indonesia untuk merebut gelar, setelah ganda putra dan juara bertahan Markis Kido/ Hendra Setiawan batal be-

rangkat, akibat kesehatan Kido yang bermasalah. Di kelompok paruh bawah undian ganda putra, lawan terberat yang kemungkinan akan menghadang laju Nova/Natsir menuju final, adalah unggulan ke4 asal China, He Hanbin/Yu Yang. “Pokoknya tidak ada yang mudah. Meskipun lawan berada di peringkat lebih bawah, mereka tetap ancaman yang harus diwaspadai,” tambah Nova yang mengaku kondisinya sangat fit setelah menjalani latihan fisik berat sebelum berangkat ke India. Finalis kejuaraan dunia 2007, Soni Dwi Kuncoro yang sempat tidak akan diberangkatkan karena persiapannya yang kurang maksimal, juga menyatakan kesiapannya untuk bertemu lawanlawan berat, seperti Lee Chong Wei, dam Lin Dan. (ant)

Hari Ini PGSI Gelar Rakernas JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PB.PGSI) hari ini akan menggelar rapat kerja nasional (Rakernas), di .di Wisma Karsa Pemuda Senayan Jakarta Rakernas PGSI kali ini bukan sekedar seremonial tetapi lebih bermakna sehingga diberi tema “Percepatan Prestasi Gulat Indonesia Menuju Persaingan Global” Sekjen PB.PGSI, Dody Iswandi dalam jumpa wartawan di Jakarta, kemarin mengatakan Rakernas ini membahas program percepatan prestasi untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dari negara lain khususnya di kawasan Asia Tenggara. Gulat Indonesia, lanjut Dody, pernah menjadi raja di Asia yang ditandai dengan aksi sapu bersih 20 medali emas pada SEA Games XIV/1987 di Jakarta. Namun pasca panen emas itu, prestasi gulat Indonesia cendrung menurun. “Nah pada Rakernas ini kita harus bahas secara matang arah pembinaan gulat dengan membuat blue print secara nasional,” kata Dody. Rakernas juga akan membahas mengenai persiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Gulat Asia Kadet 2010, kejurnas junior ser-

ta senior 2010. Dody juga menjelaskan bahwa adanya upaya PB PGSI untuk menyediakan uang pembinaan kepada para juara kejur-

Varatchaya dapat memperbaiki permainannya pada set kedua dan berbalik mendominasi pertandingan. Kesulitan Varatchaya dalam membendung pukulan keras Lavinia Tananta tidak terlihat dalam set kedua tersebut. Kesalahan-kesalahan dalam penempatan bola malah terjadi pada Lavinia. Pada set kedua tersebut, Varatchaya yang berperingkat 466 dunia tersebut menang telak dengan skor 6-1. Pertandingan berlangsung semakin ketat pada set ketiga, Varatchaya yang berhasil memperbaiki permainannya di set kedua diimbangi Lavinia yang lebih berhati-hati dalam melakukan pukulan. Kejar-mengejar skor terjadi pada set ketiga tersebut. Lavinia yang sempat unggul dengan skor 3-1 berhasil dikejar Varatchaya dengan skor 3-3. Akan tetapi, setelah itu Lavinia terus mendominasi dengan melakukan pukulan-pu-

kulan yang sulit dibendung oleh petenis Thailand tersebut dan berhasil memenangi set ketiga tersebut dengan skor 6-3. Pada set kedua, lanjutnya, dia tidak menyangka Varatchaya dapat sering mengembalikan bola-bola yang dipukul keras oleh Lavinia. Sementara itu, Varatchaya Wongteanchai mengakui dia sering melakukan kesalahan, terutama dalam penempatan bola di set terakhir. “Kesalahan-kesalahan tersebut membuat saya sulit mengimbangi permainan Lavinia, terutama setelah akhir pertengahan set ketiga,” kata Varatchaya. Lavinia Tananta yang menjadi juara dalam SWC 2009 berhak mendapat uang hadiah sebesar 1.568 dollar, sedangkan Varatchaya yang menjadi juara kedua berhak mendapat uang hadiah sebesar 980 dollar. Pada akhir bulan ini Lavinia Tananta akan bertanding di Bangkok Women Circuit, Thailand. (ant)

Suluh Indonesia/net

Lavinia Tananta

Sriwijaya FC Tetap Latihan di Bulan Puasa

Kejuaraan Dunia HYDERABAD - Para pebulutangkis Pelatnas yang berlaga di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2009 di Hyderabad, India mulai hari ini hingga 16 Agustus mendatang, siap bersaing merebut gelar juara, sekaligus untuk menjawab keraguan dan pesimisme publik Tanah Air terhadap prestasi mereka. Penegasan itu disampaikan sejumlah pemain saat ditemui usai menjalani sesi latihan dan uji coba lapangan di Gachibowli Indoor Stadium Hyderabad, India, kemarin. Keraguan masyarakat Indonesia terhadap prestasi pemain Pelatnas di kejuaraan dunia kali ini, tidak lepas dari kegagalan Sony Dwi Kuncoro dan kawankawan meraih gelar di berbagai ajang turnamen super series sepanjang musim 2009, termasuk Indonesia Super Series.

6

nas junior dan senior. Tujuannya, untuk lebih merangsang daerah dalam melakukan pembinaan yang berjenjang dan berkesinambungan. (oli)

bulan Ramadhan mengingat terdapat beberapa pertandingan ujicoba dan turnamen prakompetisi Indonesia Super

League (ISL) 2009-2010 yang akan dihadapi. Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, mengungkapkan hal itu di Palembang, kemarin. “Persiapan memasuki kompetisi musim ini sedikit berbeda karena baru beberapa minggu latihan, kita sudah memasuki bulan puasa. Meskipun demikian, saya tidak memberikan libur ke pemain karena persiapan memasuki kompetisi ISL tinggal 1,5 bulan lagi,” kata RD, sapaannya. RD melanjutkan, selain itu SFC juga akan mengikuti turnamen antarpulau yang diselenggarakan PT Badan Liga Indonesia (BLI) dan bertepatan dengan bulan ramadhan. “Ini menjadi tantangan buat saya, bagaimana menyiapkan

suatu program latihan kepada pemain di saat bulan puasa. Keadaan ini berbeda dengan musim lalu, dimana saat bulan puasa kompetisi sedang libur dan keadaan ini tidak kita temui musim lalu,” kata mantan gelandang Persikota Tanggerang ini. Ia menambahkan, selain mengikuti turnamen tersebut, punggawa SFC juga kemungkinan akan mengikuti turnamen “Bang Poke” yang digelar di Jakarta, 1-12 September 2009. “Pertandingan ujicoba sebelum kompetisi dimulai adalah sangat penting bagi tim sebelum menyongsong kompetisi sebenarnya,” kata pelatih berusia 42 tahun ini. Hal ini diungkapkannya, berkaca pada kelalaian manaje-

men SFC musim lalu yang tidak memberikan partai ujicoba yang sesuai dengan SFC sehingga berujung pada lepasnya gelar “double winner” yang diperoleh pada musim sebelumnya. “Kita harus belajar pada kegagalan sebelumnya yang salah satunya karena kurang persiapan. Partai ujicoba menjadi bagian penting dalam program saya, jadi meskipun di bulan puasa tetap akan dilaksanakan,” kata dia. Ia menambahkan, sebelum memasuki bulan puasa, skuad “Laskar Wong Kito” akan menghadapi partai ujicoba dengan Perlis FA di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumsel, 18 Agustus mendatang. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 10 Agustus 2009

7

Kapten Espanyol Jarque Meninggal MADRID - Kapten sekaligus bek Espanyol Dani Jarque (26) meninggal dunia akibat serangan jantung saat tengah melakukan tur pra-musim Italia, demikian pengumuman klub Liga Utama Spanyol (Liga Primera) itu di laman mereka (www.rcdespanyol.com) pada Sabtu waktu setempat Jarque melakukan latihan seperti biasa pada pagi hari, dan kemudian pingsan di kamar hotelnya di Coverciano saat berbicara dengan kekasihnya di telepon pada malam harinya, demikian berita media massa Spanyol. “Pemain Espanyol itu meninggal dunia akibat serangan jantung ‘systolic’,” demikian pernyataan klub tersebut. “Dokter Cervera (dokter klub) berusaha melakukan CPR terhadapnya dan menggunakan alat ‘defibrillator’ namun mengatakan tidak mungkin untuk menyadarkannya kembali.” “Dalam waktu beberapa menit, mobil ambulans darurat pertama tiba dari Florence, dan berusaha memberi pertolongan dengan defibrillator mereka tetapi lagi-lagi hal itu tidak dapat membuatnya siuman kembali.” Para petugas medis terus berusaha untuk menyadarkan Jarque selama sejam sebelum mengumumkan bahwa pemain tersebut sudah meninggal dunia, demikian penjelasan klub itu. “Espanyol saat ini tengah berduka dan ingin melakukan pangaturan dan pengurusan jenazah secara lengkap dan sepenuhnya bagi keluarga kapten kami itu,” demikian pernyataan klub. Direktur klub itu, German de la Cruz, mengatakan di stasiun radio RAC1, “Kejadian ini sungguh belum dapat dijelaskan. Ini sangat mengerikan.” “Kami harus kembali ke Barcelona, tetapi kami tidak dapat pulang dengan peti jenazahnya karena mereka harus melakukan otopsi untuk mengkonfirmasi penyebab kematiannya.” “Para pemain yang lain merasa sangat terguncang. Semenit yang lalu ia masih berada di sana bersama mereka, dan di menit berikutnya ia sudah meninggal. Sungguh mengejutkan.” Klub itu telah dijadualkan melakukan pertandingan persahabatan melawan Bologna dan Livorno dalam beberapa hari mendatang, pada tur pra-musim ini. Jarque, yang sudah bermain di 36 pertandingan liga dan mencetak dua gol, masuk ke klub itu dari klub junior Espanyol untuk membantu mereka menjadi juara Piala Raja pada 2006 serta mencapai babak final Piala UEFA pada 2007, dan baru saja ditunjuk menjadi kapten klub itu menjelang musim baru ini. Kematian Jarque terjadi hampir dua tahun setelah pemain tengah Sevilla Antonio Puerta meninggla dunia pada 28 Agustus 2007, tida hari setelah pingsan pada pertandingan Liga Primera melawan Getafe Juara Eropa Barcelona, yang merupakan pesaing satu-kota Espanyol, memberikan ucapan belasungkawa mereka kepada keluarga Jarque dari pangkalan mereka selama tur ke Amerika di San Francisco. Kesedihan Mendalam Presiden Barca Joan Laporta mengatakan, “Kami menyampaikan kesedihan kami yang mendalam atas kejadian tragis ini dan malam ini kami berkabung.” “Atas nama Barcelona, kami ingin menyampaikan rasa simpati kami yang mendalam kepada Espanyol dan keluarganya atas kehilangan yang menyakitkan ini,’’ tambahnya. (ant)

Tur Polandia

Pembalap Italia Ballan Juara POLANDIA - Pembalap Italia Alessandro Ballan dari Tim Lampre, tampil sebagai pemenang balap sepeda Tur Polandia ke-66 yang berakhir Sabtu waktu setempat setelah menyelesaikan tahapan terakhir yang ketujuh. Tahapan terakhir sepanjang 136 kilometer dari Rabka ke Krakow, dimenangi pembalap dari Jerman Andre Greipel dari Tim Columbia. Suluh Indonesia/net Juara dunia Ballan belum Alessandro Ballan dipastikan akan tampil sebagai juara Sabtu, ketika pada lintasan dipegunungan terpaut 11 detik dari saingan beratnya Advald Boasson Hagen dari Norwegia, yang sudah memenangi dua tahapan sebelumnya. Namun pembalap Norwegia itu gagal melakukan hal mengesankan ketika berada dalam satu grup bersama pembalap lainnya, sehingga Ballan mampu menarik nafas panjang bersama Daniel Moreno Fernandez dari Spanyol, yang membuat jarak dengan Boasson Hagen dua detik overall, terpaut 10 detik di belakang. “Lintasan kelima di luar Krynica sebagai penentu. Saya memenanginya dan berhak atas jaket kuning,” kata Ballan. (ant)

Suluh Indonesia/ap

PIALA SUPER - Para pemain Lazio memegang Piala Super yang diraihnya dengan mengalahkan Inter Milan 2-1 di Stadion Sarang Burung, Beijing, China, Sabtu waktu setempat.

Lazio Rebut Piala Super di Beijing BEIJING - Juara Piala Italia, Lazio, mengejutkan juara Liga Utama Italia, Inter Milan, dengan mencetak dua gol dalam dua menit di awal babak kedua untuk meraih kemenangan 2-1 di Piala Super di stadion Sarang Burung di Beijing, Sabtu waktu setempat. Gelandang asal Brasil, Matuzalem, membuka gol di menit ke-61 dan sebelum Inter Milan bangkit dari keterkejutannya itu, kapten Lazio, Julio Cesar, menggandakan kemenangan timnya. Inter Milan kemudian terus memberikan tekanan terhadap lawan dan pendatang baru di klub Italia itu, Samuel Eto’o, memperkecil keklahan timnya 15 menit menjelang pertandingan usai. Lazio mempertahankan ke-

unggulannya hingga pertandingan usai untuk memenangi pertandingan tradisional pramusim untuk ketiga kalintya. “Mendapatkan hasil penting semacam itu melawan suatu tim penting seperti Inter sudah barang tentu membuat kami merasa sangat senang,” kata pelath baru Lazio, Davide Ballardini. “Inter barangkali lebih baik dibanding kami, tetapi kami memenangi pertandingan yang pantas kami dapatkan. Untuk mengalahkan Inter Anda harus bermain baik dan mendapatkan keberuntungan ... Saya kira kami pantas mendapatkannya karena kami benar-benar ingin menang.” Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, tidak sependapat.

“Saya benar-benar puas dengan cara tim kami bermain, bahkan meskipun saya kecewa dengan hasilnya,” kata Mourinho. “Hanya seorang munafik yang mengatakan Lazio pantas mendapatkan hasil itu,” tambahnya. Mourinho sejak awal pertandingan sudah menurunkan empat pemain barunya, dengan memasangkan Eto’o dan Diego Milito di barisan depan, sementara Thiago Motta sebagai pemain jangkar di tengah lapangan dan Lucio di barisan tengah pertahanan. Eto’o dan Milito tampak hidup dalam melancarkan serangan, tetapi pemain asal Brasil, Lucio lah yang hampir mencetak gol di babak pertama. Ia menyundul bola dari jarak de-

Tenis Los Angeles Championships

Stosur Melaju ke Final LOS ANGELES - Petenis Australia Samantha Stosur dengan melakukan pukulan servis keras akhirnya mengalahkan petenis remaja dari Romania Sorana Cirstea 6-3 6-2 pada pertandingan semi final turnamen tenis LA Championships, Sabtu. Ketika maju ke final untuk pertama kalinya tahun ini, Stosur membuat tujuh ace dan mengumpulkan angka dengan mendapatkan 85 persen dari servis awalnya. “Tidak mudah untuk mendapatkan angka demi angka

kendati kita dapat melancarkan servis dengan baik,” kata Stosur, yang mematikan bola lawannya pada servis game pertama. “Saya bermain baik dan mematikan bola kencang yang diarahkannya kepada saya,” kata Stosur. Cirstea mengalami cedera di kaki kanannya ketika berhadapan dengan Agnieszka Radwanska, Jumat, dan kelihatan ia kurang lincah bergerak dan melalukan 25 kesalahan. Stosur mematikan servis lawannya untuk mendapatkan angka 2-1 pada set kedua ke-

tika ia mengembalikan pukulan forehand kuat lawan dan tidak dapat dikembalikan Cirstea. Stosur berjuang keras mendapatkan dua poin berikutnya, kemudian mematikan lagi bola Cirstea untuk membuat angka 4-1 dan setelah itu ia tidak banyak menemui hambatan apalagi ketika lawannya dari Romania itu melakukan kesalahan. Stosur selanjutnya akan berhadapan dengan pemenang pertandingan antara juara grand slam tiga kali Maria Sharapova dan unggulan ke-10 Vlavia Pennetta dari Italia. (ant)

kat setelah mendapat umpan sepak pojok Esteban Cambiasso, tetapi bola sundulannya itu dapat ditepis oleh Fernando Muslera 10 menit menjelang babak pertama usai. Dejan Stankovic, Muntari, Eto’o, dan Milito semuanya mempunyai kesempatan emas untuk mencetak gol pada saat Inter Milan tampaknya menguasai pertandingan di awal babak kedua, tetapi justru Lazio lah yang unggul terlebih dhulu. Matuzalem mendapatkan dirinya berdiri bebas di daerah kotak penalti di menit ke-61 setelh Rocchi melepaskan tendangan bebas yang menembus tembok pertahanan lawan dan ia menjebloskan bola ke dalam gawang lawan dengan menggunakan dagunya setelah tendangan per-

tamanya diblok oleh Cesar. Perayaan mencetak gol itu baru saja selesai ketika kapten Rocchi menggandakan keungguan timnya dua menit kemudian. Inter Milan bangkit untuk mengejar ketertinggalannya dan menguasai setngah lapangan pertandingan dan akhirnya Eto’o mencetak gol pertama bagi klub barunya di menit ke-75. Pemain asal Argentina, Milito, mencetak gol 10 menit kemudian untuk menyamakan kedudukan, tetapi gol itu dianulir kerana ia dinyatakan offside terlebih dahulu oleh wasit. Kedudukan 2-1 untuk Lazio bertahan hingga pertandingan usai dan Lazio pun meraih kemenangan yang meningkatkan moral tersebut. (ant)

Kejuaraan Dunia Bulutangkis

Inggris Mundur HYDERABAD - Inggris mengundurkan diri dari Kejuaraan Dunia Bulutangkis di kota Hyderabad, India, karena mengkhawatirkan keselamatan timnya, kata pengurus bulutangkis Inggris, Minggu waktu setempat Adrian Christy, ketua eksekutif bulutangkis Inggris mengatakan, “Ini merupakan keputusan yang berat dan bukan hal yang kita putuskan kan begitu saja.” Setelah Olimpiade, kejuaraan ini adalah yang paling bergengsi di dunia, namun kami tidak siap untuk menanggung resiko keselamatan pemain, pelatih dan staf kami di lingkungan yang menurut kami bisa cepat berubah. Bulutangkis Inggris dalam pernyataannya menyebutkan bahwa keputusan itu menyusul “kekhawatiran atas potensi serangan teroris terhadap tim Inggris.” Christy menambahkan, federasi juga mempertimbangkan saran dari kedutaan besar Inggris di India. (ant)

Schalke Menang Berkat Dua Gol Kuranyi

Suluh Indonesia/net

Kevin Kuranyi

BERLIN - Striker Schalke 04 Kevin Kuranyi mencetak gol di babak pertama dan kedua untuk memastikan kemenangan 2-1 atas klub yang baru terpromosi, Nuremberg, dalam pertandingan mereka di awal musim 2009-2010 Liga Utama Jerman (Bundesliga) Sabtu waktu setempat. Kemenangan itu juga menandai debut sukses bagi pelatih Felix Magath, yang musim lalu memimpin VfL Wolfsburg hingga meraih gelar juara. Kuranyi, yang selama beberapa tahun terakhir di Schalke mengalami kesulitan dan dikabarkan akan keluar dari klub itu musim lalu, menembakkan bola dari jarak dekat pada menitke-36 setelah memanfaatkan umpan matang Jefferson Farfan. Striker itu, yang ingin memperoleh kembali posisi di tim Jerman, menambahkan dengan gol kedua saat babak kedua

baru berlangsung selama lima menit saat ia menembakkan umpan dari pemain asal Georgia, Levan Kenia. Nuremberg berhasil membalas dengan satu gol pada sisa waktu dua menit tetapi serangan striker Slowakia, Marek Mintal, itu sudah tidak dapat menyelamatkan klubnya tersebut. “Saya senang bisa menang dalam pertandingan ini tetapi saya terutama sekali sangat merasa bahagia,” ujar Magath. “Pertandingan kami kurang berlangsung baik. Setelah skor 1-0 dan kemudian 2-0 kami seharusnya bisa mengontrolnya dengan lebih baik.” Sementara itu, Bayern Munich, yang tampil tidak bersemangat karena kehilangan sejumlah pemain andalannya akibat cedera, harus bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Hoffenheim. Klub Bavarian itu tidak

diperkuat oleh pemain utama mereka seperti playmaker Franck Ribery, striker Miroslav Klose, Luca Toni serta bek Martin Demichelis. Eintracht Frankfurt berhasil mengalahkan tuan rumah Werder Bremen 3-2, dua gol dari Yannis Amanatidis membuatnya unggul dan dua gol yang dilesakkan pemain Bremen sebelum waktu turun minum membuatnya imbang 2-2. Tim tamu kemudian merebut tiga poin ketika striker Ceko Martin Fenin memanfaatkan kekosongan pada pertahanan Bremen untuk melesakkan tembakan jarak dekatnya di menit ke-71. Borussia Dortmund mengalahkan Cologne, yang kehilangan striker Lukas Podolski yang ceder dan telah bergabung kembali dengan klub terdahulunya, Bayern Munich, berkat gol bunuh diri Marvin Matip di menit ke-75. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Senin 10 Agustus 2009

8

Sengketa Lahan

Warga-Polisi Bentrok TAKALAR - Tujuh polisi dan tiga warga dilaporkan terluka dalam bentrokan yang terjadi di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, saat ratusan warga mencoba menghentikan aktivitas pekerja PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV, kemarin. Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) Kombes Pol Hery Subiansauri di Makassar, kemarin mengatakan, bentrokan terjadi dalam unjuk rasa yang digelar oleh ratusan warga Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut). Anggota polisi yang terluka yakni Kapolresta Takalar AKBP Andi Asdi yang terkena lemparan batu di kaki kananSuluh Indonesia/ant

BENTROK - Sejumlah warga melakukan aksi perlawan lempar batu terhadap polisi saat berunjuk rasa di perkebunan Pabrik Gula Takalar milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV di Takalar, kemarin.

Semeru Semburkan Material Vulkanik LUMAJANG - Gunung Semeru di Jawa Timur, mengeluarkan letusan cukup keras dan material vulkanik yang membumbung hingga ketinggian 1.000 meter dari puncak Semeru pada Sabtu lalu. “Suara letusan Gunung Semeru pada Sabtu (8/8) malam cukup keras dan materialnya diperkirakan menyembur hingga mencapai sekitar 1.000 meter,” kata tokoh masyarakat Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Hery Gunawan, kemarin. Menurut dia, hampir semua warga di lereng Semeru di Desa Sumbermujur warga Desa Sumbermujur keluar rumah rumah untuk melihat aktivitas Semeru, namun mereka tidak panik mendengar letusan itu. “Warga keluar rumah hanya untuk

memandang letusan itu dari depan rumah masing-masing. Warga sudah terbiasa dengan bunyi letusan itu,” katanya menerangkan. Namun diakui bunyi letusan yang terdengar pada Sabtu lalu, terdengar lebih keras dibandingkan beberapa bulan terakhir. Warga di lereng Semeru, kata dia, mendengar bunyi letusan yang cukup keras terakhir kali pada awal Februari lalu. “Warga justru senang mendengar letusan Semeru karena letusan itu menandakan Semeru tidak berbahaya,” katanya. Setelah letusan itu, kata dia, tidak ada tanda-tanda hujan abu atau lahar dingin yang turun sehingga warga lereng Semeru menjalankan aktivitasnya ssperti biasa. “Tidak ada hujan abu hingga Minggu ini se-

hingga warga bekerja di sawah dengan tenang,” katanya. Sementara petugas Pos Pantau Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur, Kabupaten Lumajang, Hery Kuswandarto membenarkan pernyataan Herry. “Letusan Semeru mencapai ketinggian 1.000 meter, namun hal itu adalah perilaku wajar Semeru,” katanya. Ia menjelaskan, letusan Semeru pada hari-hari normal mencapai ketinggian sekitar 500-600 meter dari puncak Semeru. Beberapa bulan terakhir, kata dia, Semeru hanya mengeluarkan letusan kurang dari 50 kali letusan setiap harinya sehingga statusnya masih waspada. “Data di PPGA Semeru tercatat jumlah letusan Semeru selama sehari ini mencapai 17 kali letusan,” katanya. (ant)

Kasus Terorisme

Enam DPO Poso Diminta Serahkan Diri PALU - Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Sulteng) mengimbau enam tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas keterlibatan mereka dalam berbagai kasus kekerasan dan teror di Kabupaten Poso, agar segera menyerahkan diri. “Kami mengimbau agar mereka menyerahkan diri, dan polisi tidak akan melukai sedikitpun para tersangka itu,” kata Kapolda Sulteng, Brigjen Suparni Parto, di Palu, kemarin. Enam DPO Poso yang masih tersisa dan masih dalam pengejaran aparat ini adalah, Taufik Bulaga alias Upik Lawanga, Iin alias Brur, Nanto alias Bojel, Iwan Asapa alias Ale, Enal alias Tao dan Hamdara Tamil alias Papa Yus. Kapolda Suparni menjamin keselamatan dan bahkan akan memberikan perlindungan kepada tersangka masuk dalam DPO bila mereka menyerahkan diri. “Dengan senang hati kita terima dengan baik jika mereka ingin menyerahkan diri ke polisi. Polisi menjamin tidak akan ada kekerasan yang dialami oleh para DPO Poso tersebut,” kata dia. Namun demikian, katanya, pihaknya tetap akan memproses hukum para tersangka sesuai tindak kriminal yang mereka lakukan.

Ia memperkirakan seluruh tersangka yang diduga kuat sebagai pelaku kerusuhan itu telah melarikan diri ke luar wilayah Sulteng. “Keberadaan mereka jelas tidak lagi di wilayah Sulteng. Kalau diketahui ada, pasti mereka sudah ditangkap,” katanya. Dia mengaku belum mengetahui pasti soal adanya keterlibatan para tersangka DPO Poso dengan jaringan teroris Noordin M Top. Namun keberadaan keenam DPO Poso ini kembali dicari aparat pascaledakan bom di dua hotel yaitu JW Marriott dan Ritz-Carlton di Mega Kuningan Jakarta yang menewaskan sembilan warga. Oleh karena itu, lanjut Kapolda Suparni, selain berkoordinasi dengan seluruh jajarannya, khususnya Polres Poso, pihaknya juga akan tetap membangun komunikasi bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk para ulama dalam upaya pencarian para tersangka itu. “Penyerahan diri para tersangka itu tentunya tak lepas dari bantuan tokoh masyarakat setempat. Jadi kami minta kepada warga siapapun mereka untuk dapat menginformasikan ke polisi jika mengetahui keberadaan para tersangka DPO tersebut,” tegas Suparni. (ant)

nya, Kapolsek Polongbangkeng Utara AKP Abdul Malik yang terkena lemparan batu di bagian mulut sehingga beberapa giginya rontok. Kepala Unit (Kanit) IDIK III Polres Takalar Inspektur Polisi Dua (Ipda) Idrus serta empat anggota satuan pengendalian massa (Dalmas) Polres Takalar. Mereka sudah mendapat perawatan tim medis. Sementara itu, tiga warga yang juga terluka adalah Aris Daeng Naba (30) yang terkena peluru karet di betis kirinya, Jufri Daeng Tona (32) terkena tembakan di pinggang sebelah kirinya serta seorang lagi yang belum diketahui identitasnya.

Kedua korban yang terkena tembakan peluru karet sudah dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Padjonga Daeng Ngalle sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara Makassar karena mengalami luka yang cukup serius serta seorang yang tidak memiliki identitas masih di RSU Takalar. “Bentrokan itu terjadi karena ada oknum-oknum yang mencoba menyusup kerumunan warga kemudian memicu terjadinya keributan sehingga akhirnya warga melempari polisi dengan batu,” ujarnya. Hery menambahkan, sebelum tembakan dilepaskan oleh anggota, ratusan warga yang melakukan pelemparan dihalau

dengan tembakan gas air mata, namun karena tindakan warga makin brutalnya, polisi melepaskan tembakan peluru karet yang melukai dua warga. Kejadian itu, kata Hery, sangat disesalkan oleh pihak kepolisian karena penanganan sengketa yang sudah lama terjadi ini harusnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah (Pemda) dan polisi hanya bertugas sebagai pengayom dan pengamanan masyarakat. “Kita sangat menyesalkan kejadian ini karena itu Pemda Takalar harus mengambil langkah-langkah agar sengketa ini bisa segera diselesaikan agar tidak ada bentrokan berikutnya,” katanya. (ant)

Napi LP Semarang Gantung Diri SEMARANG - Abi Mael Herwin Santoso (30), narapidana 14 tahun yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kedungpane, Semarang (Jawa Tengah), ditemukan tewas gantung diri dalam sel tahanan, pukul 09.00 WIB, kemarin. Korban yang ditahan karena kasus pembunuhan berencana ditemukan tewas oleh petugas LP Kedungpane saat akan memeriksa ruang tahanan. Saat ditemukan, korban meng-

gantung diri menggunakan kain yang dibentuk menjadi tali dan diikatkan di jeruji besi sel tahanan. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Mapolres Semarang Barat dan jenazah korban dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Kariadi Semarang untuk menjalani pemeriksaan. Penanggung jawab kamar mayat RSUP dr. Kariadi Semarang, dr. Gatot Suharto mengatakan, hasil pemeriksaan tubuh

korban tidak ditemukan lukaluka bekas kekerasan. “Korban meninggal dunia karena bunuh diri. Tubuh korban tidak ditemukan luka-luka bekas kekerasan, sedangkan tandatanda keracunan juga tidak ditemukan,” katanya. Abi Mael Herwin Santoso ditahan di LP Kedungpane Semarang dengan vonis 14 tahun karena terlibat kasus pembunuhan berencana terhadap seluruh anggota keluarga Ju-

mali, warga RT 1, RW 3, Wonosari, Ngalian, Semarang Barat, pada 6 Januari 2008. Herwin menembak kepala Jumali dengan menggunakan senapan angin hingga tewas. Tubuh Jumali kemudian dibakar Herwin. Anak Jumali, Rafael Hadinata, yang baru berusia tujuh bulan ikut terbakar. Dalam aksi pembunuhan tersebut, Herwin dibantu istrinya, Yuli Febi Purwanti dan adik iparnya, Adi Baskoro. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 10 Agustus 2009 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu