Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 147 tahun III Jumat, 7 Agustus 2009 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Elpiji Berpotensi Naik
Harus Diimbangi Sanksi
Hunian Murah makin Tak Layak
HARGA liquid petroleum gas (LPG) ukuran 12 kg pada tahun 2010 berpotensi meningkat apabila disparitas (perbedaan) harga dengan gas yang dipasok untuk sektor industri semakin melebar. “Potensi...hal. 1
PENETAPAN Rancangan Undang-undang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah(PDRD) harus diimbangi dengan sanksi. “Kalau Bisa, sanksi fiskal,” cetus Direktur Eksekutif Komite Pemantauan...hal. 2
RUMAH murah baik Rusunami maupun Rumah Sederhana Sehat makin tak layak dihuni seiring dengan makin mahalnya lahan-lahan yang diperuntukkan bagi perumahan. “Harus ada pola-pola sesuai dengan...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Direktur Niaga PLN
Diperiksa KPK
Suluh Indonesia/ant
DIDAMPINGI - Wakil Ketua KPK bidang pencegahan M Jasin (tengah) dan Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Bibit Samad Rianto (kanan) memberikan keterangan pers di Jakarta, kemarin terkait testimoni Antasari Azhar.
JAKARTA - KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Niaga dan Layanan Pelanggan PT PLN Sunggu Aritonang terkait dugaan korupsi proyek pengadaan peralatan teknologi informasi berbasis Customer Management System (CMS). ‘’Yang bersangkutan akan dimintai keterangan sebagai saksi,” kata Jubir KPK Johan Budi di Jakarta, kemarin. Menurut Johan, Sunggu diperiksa untuk melengkapi berkas perkara Direktur PLN Luar Jawa, Madura, dan Bali, Hariadi Sadono yang menjadi tersangka kasus itu. Saat ini, KPK sedang menyidik dugaan korupsi proyek pengadaan peralatan teknologi informasi berbasis CMS di PLN Jawa Timur. Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan Direktur PLN Luar Jawa, Madura, dan Bali Hariadi Sadono sebagai tersangka. Dia diduga terlibat dalam kasus itu ketika menjabat sebagai General Manager PLN Jawa Timur periode 2004 hingga 2008. Pada masa kepemimpinan Hariadi, diduga telah terjadi tindak pidana korupsi terkait pengadaan peralatan teknologi informasi yang menggunakan sistem CMS. Peralatan tersebut digunakan dalam area distribusi PLN yang terdapat di wilayah Jawa Timur. Kasus itu diduga merugikan negara hingga Rp 80 miliar. (nas)
‘Burung Merak’ Telah Terbang JAKARTA - Willibrordus Surendra Broto Rendra alias WS Rendra, budayawan dan penyair ternama yang kerap dijuluki sebagai Burung Merak, meninggal dunia dalam usia 74 tahun di RS Mitra Keluarga, Depok, Jabar, kemarin sekitar 22.00 WIB. Menurut sahabatnya, Edi Haryono, Rendra beberapa bulan terakhir memang sakit-sakitan, dan sempat pula keluar masuk rumah sakit. Rendra meninggalkan rumah sakit hanya beberapa saat setelah Mbah Surip meninggal dunia. Meski tidak sempat menghadiri pemakaman sahabatnya itu, Rendra mengizinkan pelantun ‘Tak Gendong’ itu dimakamkan di komplek pemakaman Bengkel Teater di Citayam, Depok. Penyair bersuara serak ini sempat dirawat di RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading akibat jantung koroner yang dideritanya. Jauh sebelumnya, Rendra juga sempat dirawat di RS Cinere, namun karena kondisinya tidak membaik, Rendra
lantas dirujuk ke RS Harapan Kita, dan kemudian dirujuk lagi ke RS Mitra Keluarga. Bakat sastra pria kelahiran Solo, 7 November 1935 sudah mulai terlihat ketika masih duduk di bangku SMP. Saat itu ia sudah mulai menunjukkan kemampuannya dengan menulis puisi, cerita pendek dan drama untuk berbagai kegiatan sekolahnya. Bukan hanya menulis, ternyata ia juga piawai di atas panggung. Ia mementaskan beberapa dramanya, dan terutama tampil sebagai pembaca puisi yang sangat berbakat. Kemudian, Rendra mendirikan Bengkel Teater di Yogyakarta. Rendra adalah putra pasangan R. Cyprianus Sugeng Brotoatmodjo dan Raden Ayu Catharina Ismadillah. Ayahnya adalah seorang guru Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa pada sekolah Katolik, Solo, di samping sebagai dramawan tradisional. Sedangkan ibunya adalah penari serimpi di keraton Surakarta, Jateng.
Ketika usianya baru 24 tahun, Rendra menemukan cinta pertama pada diri Sunarti Suwandi dan dikaruniai anak lima orang yaitu Teddy Satya Nugraha, Andreas Wahyu Wahyana, Daniel Seta, Samuel Musa, dan Clara Sinta. Belakangan Rendra menikahi Bendoro Raden Ayu Sitoresmi Prabuningrat, putri darah biru Keraton Yogyakarta, setelah masuk Islam. Dari Sitoresmi, Rendra mendapatkan empat anak yaitu Yonas Salya, Sarah Drupadi, Naomi Srikandi, dan Rachel Saraswati Sang Burung Merak kembali mengibaskan keindahan sayapnya dengan mempersunting Ken Zuraida, istri ketiga yang memberinya dua anak yaitu Isaias Sadewa dan Maryam Supraba. Tetapi pernikahan itu harus dibayar mahal karena tak lama sesudah kelahiran Maryam, Rendra menceraikan Sitoresmi pada 1979, dan Sunarti, 1981. Kini, Burung Merak itu Telah Terbang Jauh.... (son)
Terkait Testimoni Antasari
Ditemukan Dokumen Palsu JAKARTA - KPK menemukan dokumen palsu yang diduga terkait dengan kesaksian (testimoni) Ketua KPK non-aktif Antasari Azhar tentang dugaan suap terhadap dua pimpinan KPK. Pimpinan KPK M. Jasin, Chandra M. Hamzah, dan Bibit Samad Rianto menyampaikan hal itu dalam keterangan pers di gedung KPK Jakarta, kemarin. Jasin mengatakan, dokumen palsu tersebut adalah surat pencabutan pencegahan pengusaha Anggoro Wijoyo untuk pergi ke luar negeri. ‘’Dengan ini kami sampaikan, surat pencabutan larangan ke luar negeri atas nama Anggoro yang ada pada pihak kepolisian adalah palsu,” kata Jasin. Seperti diberitakan, Antasari diduga menulis kesaksian bahwa dua pimpinan KPK telah menerima suap dari Anggoro Wijoyo terkait kasus dugaan korupsi sistem komunikasi radio terpadu. Menurut Jasin, tuduhan suap itu diduga antara lain untuk mencabut status pencegahan Anggoro. Jasin menegaskan, KPK tidak pernah mencabut status pencegahan itu. Bahkan, KPK justru menetapkan Anggoro sebagai tersangka dan memasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena tidak pernah memenuhi panggilan. ‘’KPK tidak pernah mengeluarkan surat pencabutan pelarangan bepergian ke luar negeri atas nama saudara Ang-
goro Wijoyo dan kawan-kawan,” kata Jasin. Jasin mengatakan, status pencegahan terhadap Anggoro masih berlaku. Dalam surat pencabutan pencegahan palsu bernomor R-45/ 22/V/I/2009 tertanggal 5 Juni 2009 itu tertera nama dan tandatangan Chandra M. Hamzah. Chandra membantah mendandatangani surat pencabutan pencegahan Anggoro. ‘’Tanpa pemeriksaan ahli pun, bisa dilihat perbedaan tandatangannya,” kata Chandra sambil membandingkan format surat palsu itu dan surat asli format KPK. Selain itu, Chandra juga membeberkan berbagai kejanggalan dalam surat tersebut. Surat itu menggunakan format lambang burung garuda di pojok kiri atas. Padahal, KPK selalu menggunakan format kepala surat di tengah atas. Kemudian, kata Pemberantasan dalam frasa Komisi Pemberantasan Korupsi tercetak dengan tinta merah. Padahal, KPK selalu menggunakan tinta hitam untuk frasa tersebut. ‘’Kalau untuk singkatan KPK, huruf P nya merah,” katanya. Chandra menambahkan, KPK selalu menyebutkan nama dan nomor aturan hukum yang menjadi dasar pencegahan atau pencabutan pencegahan. Surat palsu itu tidak mencatumkan nomor dasar hukum. (nas/son)
courtesy-net
WS Rendra
K ta
2
Suluh Indonesia, Jumat 7 Agustus 2009
Pembelian Saham di KBN Dewan Belum Disetujui JAKARTA - Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk melakukan pembelian saham di PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) belum disetujui oleh DPRD DKI dalam rapat paripurna yang digelar di Jakarta, kemarin. Komisi A, Komisi B dan Komisi C dalam pandangan umumnya tidak menyetujui penanaman modal Pemprov DKI karena PT KBN dinilai belum siap. Beberapa hal yang menjadi bahan pertimbangan dewan adalah karena PT KBN belum melakukan penelitian mendalam terhadap lahan yang merupakan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) sehingga dikhawatirkan terjadi pembebasan tanah yang seharusnya merupakan fasos dan fasum. Selain itu, belum selesainya appraisal nilai saham PT KBN juga menjadi alasan penolakan dewan. “Belum selesai penilaian berarti belum dapat menentukan berapa lembar saham dan persentasenya apabila Pemprov DKI Jakarta menambahkan penyertaan modal sebesar Rp175 miliar,” kata juru bic-
ara Komisi A Marulloh Soleh. Belum adanya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dari pemegang saham mengenai rencana Pemprov menambahkan modalnya juga dianggap sebagai salah satu alasan bagi penolakan DPRD. “Sampai saat ini belum pernah dilakukan RUPS PT KBN untuk memberikan persetujuan kepada Pemprov DKI menjadi pemegang saham mayoritas, padahal RUPS merupakan otoritas tertinggi yang memberikan persetujuan mengenai rencana Pemprov DKI menjadi pemegang saham mayoritas,” ujar anggota Komisi B Nuraini Syaifullah. Pemprov DKI berniat untuk menjadi pemegang saham mayoritas di PT KBN dengan komposisi saham DKI sebesar 88,74 persen dan saham Pemerintah Pusat sebesar 17,26 persen. Pemprov DKI menganggarkan Rp175 miliar penyertaan modal ke PT KBN pada tahun anggaran 2009 dan Rp200 miliar pada tahun anggaran 2010. (ant)
Direkomendasi KY Dua Hakim Diberhentikan JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) merekomendasikan dua hakim untuk dihentikan dan sembilan hakim mendapatkan sanksi teguran tertulis serta pemberhentian sementara. Wakil Ketua KY, Thahir Saimima, di Jakarta, Kamis, menyatakan, KY sudah merekomendasikan kedua hakim itu untuk diberhentikan pada Juli 2009 kepada Mahkamah Agung (MA). “Tapi kedua hakim itu masih bisa melakukan pembelaan pada MKH (majelis kehormatan hakim),” katanya. Thahir menyatakan semula ada 12 laporan hasil pemeriksaan (LHP), namun setelah diperiksa kembali 11 LHP atau hakim layak mendapatkan sanksi. “Dari 11 hakim itu, dua diantaranya layak direkomendasikan untuk dihentikan,” katanya. Ketika ditanya kedua hakim itu berasal dari pengadilan
mana serta pelanggaran yang dilakukan, ia menyatakan KY tidak bisa memberikan nama asal kedua hakim dan bentuk pelanggarannya. “Untuk pelanggaran itu, belum bisa dikonsumsi publik,” katanya. Sementara itu, situs Mahkamah Agung (MA), menyebutkan selama periode April sampai Juni 2009 sebanyak 29 hakim mendapatkan sanksi. Dari 29 hakim yang mendapatkan sanksi tersebut, yakni, 14 hakim mendapatkan hukuman berat, satu hakim sedang, dan 14 hukuman ringan. Sementara itu, sembilan panitera/sekretaris, dua wakil sekretaris, satu wakil panitera, satu panitera muda, tiga pejabat struktural, tiga panitera pengganti, empat juru sita/juru sita pengganti, delapan pegawai negeri sipil (PNS), dijatuhi sanksi. (ant)
Suluh Indonesia/ade
AKSI KUBUR DIRI - Aktivis Bendera Benteng Demokrasi Rakyat Merah Putih melakukan aksi kubur diri di bekas Kantor PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, kemarin. Aksi yang mereka lakukan untuk menuntut Mahkamah Konstitusi agar berani memutuskan untuk melaksanakan pemilu ulang secara nasional dengan memastikan agar pemilu ulang itu menjadi pemilu Indonesia tanpa dicampuri oleh intervensi asing.
Awasi Hiburan Malam Jelang Ramadhan
Jakpus Bentuk Tim Khusus JAKARTA - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat (Pemkot) akan menerjunkan tim khusus untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan mengawasi 109 tempat hiburan malam di Kawasan Jakarta Pusat menjelang bulan Ramadhan 1430 H. Kepala Sudin Pariwisata Jakarta Pusat, Dewi Susanti mengatakan, tim khusus akan diterjunkan seminggu sebelum Ramadhan. “Tim khusus terdiri dari unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, dan Kepolisian Resort Jakarta Pusat,” ujarnya.
Sedangkan 109 tempat hiburan yang menjadi target pengawasan terdiri atas 42 bar, 12 karaoke, 10 bola sodok, 12 diskotek, dan 4 griya pijat dan 33 “live music”. Dewi Susanti mengatakan, pemilik tempat hiburan diharapkan dan diminta mematuhi ketentuan sebagaimana diatur Perda Nomor 10 tahun 2004 tentang Kepariwisataan. “Serta SK Gubernur DKI Jakarta Nomor 98 tahun 2004 tentang Waktu Penyelenggaraan Industri Pariwisata di Provinsi DKI Jakarta selama bulan Ramadhan,” katanya. Dalam ketentuan tersebut, lanjut Dewi Susanti, seluruh in-
dustri pariwisata yang bergerak dalam dunia hiburan harus mematuhi waktu penyelenggaraan jam buka dan tutup. Pada bulan Ramadhan, pemilik hiburan diminta mematuhi waktu penyelenggaraan. Dalam ketentuan itu, waktu buka tempat hiburan karaoke pukul 14:00 WIB hingga pukul 02:00 WIB, “live music” pukul 19:00 WIB hingga 01:00 WIB, diskotek pukul 19:00 WIB hingga pukul 02:00 WIB, dan bola sodok pukul 10:00 WIB hingga 24:00 WIB. “Langkah pertama, kita akan lakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Satpol PP, Asosiasi Industri Pari-
Polda Metro Jaya yang menyelidiki kasus itu lalu berhasil menemukan jejak lokasi tersangka yakni dari salah satu wilayah di Sumatera Selatan. Tersangka dijerat UU Nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Sebelumnya Polda Metro Jaya juga telah menangkap tiga orang yang disangka mengirimkan pesan singkat berisi ancaman bom. Seorang tersangka yang tertangkap di Medan masih berusia anak-anak namun telah mengirimkan puluhan pesan singkat berisi ancaman. Kendati mereka berdalih bahwa pesan singkat itu hanya iseng, hakim di pengadilan menjatuhkan vonis dua hingga empat tahun penjara karena perbuatan itu masuk katagori terorisme. (ant)
Diduga Korupsi Rp 3,4 M
Suluh Indonesia/ant
KEBAKARAN RUMAH - Sejumlah petugas pemadam kebakaran berusaha menjinakkan api yang melahap sebuah rumah di kelurahan Kuningan Timur, Jakarta, kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan pihak berwajib masih menyelidiki sebab kebakaran.
Stok Darah PMI Makin Menipis STOK darah PMI DKI Jakarta menjelang bulan suci Ramadhan mengalami penurunan, yaitu setiap hari menerima 1.300 kantung darah, turun hingga 70 persen. Wakil Ketua 4 Bidang Komunikasi dan SDM PMI DKI Jakarta, Muhammad Rawi mengatakan bahwa penurunan stok darah saat bulan puasa selalu terjadi. “Di bulan puasa banyak pendonor dari komunitas Muslim yang enggan mendonor. Pasalnya banyak masyarakat menganggap mendonor bisa membatalkan puasa,” kata Rawi kemarin. Anggapan itu, kata Rawi, disayangkan karena pada tahun
2000, MUI telah mengeluarkan fatwa bahwa mendonor darah tidak membatalkan puasa. Keadaan ini membuat stok darah berkurang, padahal permintaan darah di bulan puasa sama dengan bulan-bulan biasa. “Karena itu kami berharap komunitas Muslim tidak mengurungkan niatnya untuk mendonor. Selain itu, komunitas lain seperti dari perusahaan, pengelola mal, instansi dan organisasi masyarakat melakukan
langgar akan dikenakan teguran keras hingga pencabutan izin usaha. Menurut Dewi, hal itu didasarkan pada pasal 2 dan 4 Perda Nomor 10 Tahun 2004 tentang Kepariwisataan, namun penerapan sanksi tersebut tentunya harus dilakukan menurut prosedur yang telah ditetapkan. “Kalau melanggar akan dikenakan sanksi, yaitu ditutup atau dicabut izin untuk selamanya. Tentunya pengenaanya akan kita lakukan berdasarkan prosedur yang ada dan petugas di lapangan harus konsisten, sehingga pemilik tempat hiburan mematuhi aturan yang berlaku,” katanya. (ant)
MAKI Laporkan Pos Indonesia
Peneror Bom RSPP Ditangkap JAKARTA - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap tersangka kasus teror berupa ancaman bom yang ditujukan kepada Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 22 Juli 2009. Polisi dapat menangkap tersangka bernama NT (33) di Labuan Batu Selatan, Sumatera Utara pada Rabu (5/8), kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Chryshnanda Dwi Laksono di Jakarta, kemarin. Tersangka yang bekerja sebagai supir truk kelapa sawit ini mengirimkan pesan singkat (SMS) ke nomor 1717 milik Polda Metro Jaya yang menyatakan bahwa RSPP telah dipasangi bom yang siap meledak. NT mengirimkan pesan singkat melalui nomor 081919993XXX
wisata Jakarta dan Polres Jakarta Pusat. Nantinya kami akan membentuk tim khusus yang akan mengawasi sejumlah tempat hiburan malam selama Ramadhan,” kata Dewi Susanti. Selain untuk menegakkan peraturan, katanya, kegiatan itu juga bertujuan menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya adanya aksi penutupan paksa yang dilakukan oleh ormas tertentu. “Jika itu terjadi maka akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Maka dari itu, kita mengambil langkah antisipasi,” ujarnya. Mengenai sanksi, katanya, bagi tempat hiburan yang me-
kerja sama dengan kami dalam mengatasi minimnya stok darah saat puasa,” kata. Sementara itu, Kepala Unit Transfusi Darah PMI DKI Jakarta, dr. Ismet Sanusi menambahkan, setiap hari, pihaknya memperoleh pendonor sekitar 900 orang. Dengan pendonor sebanyak 900 orang, PMI DKI Jakarta memperoleh sekitar 1.300 kantung darah. Sedangkan permintaan darah setiap hari sebesar 900 hingga 1.200 kantung darah. “Setiap bulan puasa stok darah berkurang hingga 70 persen,” katanya. Ia mengatakan, untuk mencari tambahan stok darah, PMI DKI
Jakarta bekerjasama dengan komunitas, seperti organisasi sosial, universitas/sekolah, TNI/ Polri, dan perusahaan untuk menggelar donor darah. Ismet mengatakan, langkah ini pun hanya bisa menambah 20 persen stok darah. Dengan demikian PMI DKI Jakarta tetap harus memenuhi sekitar 50 persen dari stok darah setiap harinya. Oleh karena itu kekurangan stok darah bisa diselesaikan dengan meminta pasien rumah sakit yang membutuhkan darah datang bersama keluarga atau teman. Maksudnya kerabat pasien itu diharapkan bisa mendonorkan darah. Sehingga kebutu-
han darah si pasien bisa dipenuhi. “Kalau cara ini dilakukan, stok darah selama bulan puasa di PMI DKI Jakarta aman dan masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Ismet. Untuk semakin mengamankan stok darah saat puasa, kata Ismet, pihaknya mengimbau kepada umat Muslim untuk tetap bersedia mendonorkan darahnya. “Sebelum melakukan donor, kami selalu memeriksa tekanan darah dan fisik. Jika kondisi calon pendonor baik barulah kami melakukan proses pendonoran. Tetapi jika kondisi calon donor tidak baik, kami tidak mungkin melakukan pendonoran,” papar Ismet. (ant)
JAKARTA - LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melaporkan dugaan kasus korupsi PT Pos Indonesia sebesar Rp3,4 miliar ke Kejaksaan Agung (Kejagung). “Saya sudah melaporkan kasus dugaan korupsi itu dan diterima oleh petugas, dan berjanji akan menindaklanjutinya,” kata Koordinator LSM MAKI, Boyamin Saiman, kepada wartawan, kemarin. Boyamin Saiman menyatakan kasus itu terkait dengan Wakil Direktur (Wadirut) PT Pos Indonesia yang sempat menjabat sebagai Pjs Dirut PT Pos Indonesia, I Ketut Mardjana. “Dugaan korupsi di PT Pos Indonesia itu untuk tahun anggaran 2008-2009,” katanya. Seharusnya, kata dia, Pjs Dirut itu, terbatas tidak boleh mengambil kebijakan termasuk pengeluaran keuangan. Namun, ia menambahkan Pjs Dirut tersebut mencairkan beberapa dana yang jelas bukan kewenangannya, yakni, biaya renovasi rumah dinas Wadirut sebesar Rp970 juta. “Terlebih lagi,
setelah dicek sebenarnya dana renovasi tidak sampai sebesar itu. Berarti di sini ada dugaan mark up,” katanya. Kemudian, pengeluaran biaya untuk konsultan John More yang kantornya berada di Singapura sebesar Rp1,5 miliar. “Padahal dana konsultan itu bukan atas nama perusahaan melainkan perorangan,” katanya. Dana lainnya, yakni, biaya pembuatan buku sejarah sosial-politik-ekonomi sebesar Rp914 juta. Pembuatan buku itu, kata dia, hanya untuk outline-nya saja, belum termasuk pencetakan atau penerbit. “Pembuatan outline itu menggunakan Lembaga Studi dan Pengembangan Etika Usaha (LSPEU) yang notabene keberadaan lembaga itu tidak jelas,” katanya. “Karena itu, kami melaporkan kasus dugaan korupsi ini,” katanya. (ant)
PENGUMUMAN Untuk memenuhi ketentuan Pasal 127 ayat (2) Undang-undang No 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Direksi PT SEJAHTERARAYA ANUGRAHJAYA Tbk, berkedudukan di Kota Tangerang (SRAJ), mengumumkan bahwa SRAJ akan mengambil alih sebagian besar saham PT FAJAR KHARISMA NUSANTARA secara langsung. Jakarta, 7 Agustus 2009
Direksi SRAJ
U.002851-Peng
Lowongan Menjadi Wartawan Kami memberikan kesempatan kepada Anda yang punya talenta dan berminat di bidang jurnalistik untuk menjadi Kontributor di wilayah Jabodetabek Kirimkan lamaran Anda ke :
PO. BOX 6233 JKBKG “Paling lambat seminggu setelah pengumuman ini” G.04-Low
Menuju Istana
Suluh Indonesia, Jumat 7 Agustus 2009
Mega Tuding SBY Mabuk Utang JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengkritisi RAPBN 2010 dan Nota Keuangan yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa hari lalu. Megawati menyesalkan, program Pemerintah yang dinilainya terlalu takut melepas utang sebagai sumber pendapatan APBN. “Pada saat saya memerintah, saya coba menghentikan utang. Saya pikir kok nggak kiamat ya waktu itu. Coba tahanlah (berutang), kalau butuh betul barulah. Tapi sekarang kayanya kok
mabok ya,” kata Megawati dalam diskusi “Realistiskah RAPBN 2010”, di Megawati Institute, Jakarta, kemarin. Mega mengatakan sebenarnya masih banyak sektor-sektor potensial sebagai sumber pendapatan negara untuk digunakan daripada bertumpu pada utang luar negeri. Indonesia sekarang ini, seharusnya melihat dirinya bukan dengan teropong ke luar negeri, melainkan ke arah dalam negeri. “Sekarang ini saatnya kita melihat diri, bukan meneropong ke luar, tetapi meneropong ke dalam,” ujarnya.
Saat dirinya menjadi Presiden RI, Mega bernostalgia ketika itu APBN yang dianggarkan hanya sekitar Rp 200 trilyun. Tetapi, saat ini APBN yang dianggarkan mencapai Rp 1.000 trilyun. Tetapi, dengan anggaran yang lebih kecil itu, menurut Mega, banyak hal yang bisa dilakukan seperti pada sektor riil pertanian, perikanan dan kelautan. “Kalau terus seperti ini rakyatnya mau dibagaimanakan. Artinya ada indikasi yang tidak terbaca. Saya masih merasa riskan kalau nanti pada kuartal ke empat, apakah ekonomi akan
baik,” kata Mega. Meski terkesan prihatin, Megawati enggan memberi kesimpulan terhadap RAPBN 2010. “APBN pro rakyat atau tidak, jawab saja sendiri,” ketusnya. Pendapat Mega tersebut sangat berbeda dengan pedapat yang dikemukakan Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDIP Taufik Kiemas yang juga suaminya. Taufik justru menilai RAPBN bagus dan pro rakyat. Bahkan, Taufik mengatakan target yang diajukan pemerintah sangat realistis. (har)
KPU Disarankan Ajukan PK JAKARTA - Perhimpunan Advokat Indonesia Pengawas Konstitusi (PAIP-Konstitusi) menyarankan Komisi Pemilihan Umum agar menempuh upaya hukum peninjauan kembali putusan Mahkamah Agung (MA), meskipun KPU telah mengambil sikap atas putusan tersebut. PAIP-Konstitusi, di Jakarta, Kamis, yang diwakili oleh Petrus Selestinus berpendapat, untuk mengatasi masalah hukum yang ditimbulkan oleh putusan MA harus diselesaikan melalui upaya hukum juga. “Masalah hukum
harus diselesaikan melalui prosedur hukum, bukan dengan cara politis yang seringkali terjebak dengan ‘menyelesaikan masalah dengan masalah’,” katanya didampingi anggota dari PAIPKonstitusi saat bertemu dengan Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary di Gedung KPU. Petrus menjelaskan, putusan MA Nomor 15 P/HUM/ 2009 tanggal 18 Juni yang menyatakan antara lain, pasal 23 ayat (1) dan (3) Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2009 bertentangan dengan pasal 205 ayat
(4) UU 10/2008 tentang pemilu, dinilai janggal. Alasannya, MA memutuskan membatalkan pasal dari peraturan KPU yang telah diubah. Pasal 23 ayat (1) dan (3) peraturan KPU 15/2009 telah diubah dan ditambah pada peraturan KPU Nomor 26 Tahun 2009 tentang pedoman teknis tata cara penetapan perolehan kursi. Pasal tersebut mengatur tentang penghitungan kursi anggota DPR tahap kedua. Selain itu, Petrus juga mengatakan, kejanggalan yang lain dari
Munas Golkar Harus
Rombak Total Pengurus Partai JAKARTA - Forum Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar harus merombak total kepengurusan partai ini sebagai bagian dari koreksi secara menyeluruh terhadap kekalahan dalam menghadapi pemilu legislatif dan pemilihan presiden/wakil presiden (pilpres). Fungsionaris Partai Golkar, Musfihin Dahlan, yang juga anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR RI mengemukakan hal itu terkait persiapan Munas Partai Golkar. Munas Partai Golkar direncanakan Desember 2009. Namun dengan kekalahan Partai Golkar pada Pemilu Legislatif 9 April dan kekalahan Ketua Umum DPP partai Golkar Jusuf Kalla (JK) sebagai capres pada Pilpres 8 Juli 2009, muncul wacana dari internal Golkar agar
Munas dipercepat dari Desember menjadi Oktober 2009. Namun, waktu penyelenggaraan Munas sampai saat ini belum diputuskan. Tiga nama mulai disebut-sebut akan maju menjadi calon Ketua Umum Partai Golkar, yaitu Surya Paloh, Aburizal Bakrie (Ical) dan Yuddy Chrisnandi. Ketiganya sudah menggalang dukungan ke berbagai daerah. Selain itu, dua hari lalu, Anggota FPG Ferry Mursydan Baldan juga menyatakan kesiapannya untuk mencalonkan maupun dicalonkan sebagai ketua umum partai ini pada Munas mendatang. Pragmatis Menurut Musfihin, keterpurukan Golkar dalam dua pemilu berturut-turut, yaitu pemilu legislatif dan pilpres karena ban-
yak pengurus berorientasi pragmatis dan transaksional. “Sebagian pengurus merupakan orang yang tiba-tiba muncul dan menjadi pengurus partai, bukan pejuang partai,” katanya. Karena itu, kata dia, pengurus harus dirombak total. “Pengurus partai yang ada saat ini sudah gagal, bahkan dalam dua kali pemilu berturut-turut. Sebaiknya dicari lagi kader-kader yang sudah menunjukkan militansi hingga partai mampu menang pada Pemilu 2014,” katanya. Musfihin mengemukakan, kader yang memiliki militansi itu mampu membangun kembali keterpurukan partai pada periode 1998-2004. “Saya kira kalau Akbar Tandjung kembali diberi kesempatan akan menjadikan Golkar solid,” katanya. (ant)
putusan MA adalah putusan tersebut melanggar asas karena permohonan uji materi yang diajukan oleh subjek hukum dan objek hukum yang sama serta di pengadilan yang sama tingkatnya, seharusnya ditolak. Putusan MA Nomor 15 P/ HUM/2009 dan 12 P/HUM/ 2009 merupakan putusan yang diajukan oleh subyek yang sama yaitu calon anggota legislatif Hasto Krityanto. (ant)
3
Megap litan
Suluh Indonesia, Jumat 7 Agustus 2009
4
K ilas Padati Bursa Lowongan RIBUAN pencari kerja yang berdomisili di Kota Tangerang, Banten memadati bursa lowongan kerja yang digelar di sebuah pusat perbelanjaan di Cikokol, dan mereka berharap dapat ditampung pada perusahaan yang membutuhkan. Ribuan calon pekerja memadati bursa lowongan kerja, kebanyakan tamatan SMA dan SMK serta ada juga lulusan perguruan tinggi swasta dan negeri dari berbagai disiplin ilmu. Para calon pencari kerja itu berupaya membuat surat lamaran pekerjaan dan menyerahkan kepada petugas bursa swasta yang bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemkot Tangerang. Dalam bursa lowongan kerja itu tersedia bagi sekitar 6.500 calon tenaga kerja untuk ditempatkan pada berbagai perusahaan di Kota Tangerang. Bahkan bursa itu juga didatangi warga yang sudah bekerja dan mereka ingin mencari pekerjaan yang lebih cocok dan sesuai dengan bidang serta gaji yang lebih besar. Pada bursa lowongan kerja itu terdapat 40 perusahaan yang bergerak di bidang penerbangan, kesehatan, industri pakaian jadi, sepatu, super market mini, jasa keuangan dan pedagangan eceran. Wakil Wali Kota Tangerang, H. Arief R. Wismansyah mengatakan banyak pencari kerja yang terampil tapi ketika wawancara mengalami kendala sehingga gagal diterima di suatu perusahaan. (ant)
Polsek Sukmajaya
Sita Ratusan Botol Miras DEPOK - Polsek Sukmajaya menyita ratusan minuman beralkohol. Ratusan botol anggur kolesom dan anggur putih itu didapat dari hasil operasi razia menjelang bulan Ramadhan. Dari hasil razia kemarin, Polsek Sukmajaya berhasil menyita 61 dus anggur berkadar tujuh persen dari sebuah toko di Jalan Baru Juanda. Dari tiap kardus berisi 12 botol anggur masing-masing sebanyak 600 mililiter. Minuman beralkohol tersebut ditempatkan dalam botol plastik. “Kami menyita 650 botol anggur dari sebuah toko di Jalan Juanda. Kemudian kami juga meminta keterangan dari pemilik toko serta identitasnya,” kata Kapolsek Sukmajaya AKP Lilik Iryanto kepada wartawan, kemarin. Selain itu, dari hasil razia kemarin jajarannya juga berhasil menemukan mobil boks berisi anggur milik PT Pelita Utama Abadi yang berlokasi di Jatinegara, Jakarta Timur. Mobil boks B 9129 RI yang dikemudikan Tejo kebetulan melintas di Jalan Baru Juanda sekitar pukul 10.30 WIB. “Saat itu sedang ada razia di Jalan Baru Juanda. Saat diperiksa ternyata mobil boks tersebut berisi puluhan dus anggur. Sopir dan seorang sales kemudian dibawa ke Polsek untuk diminta keterangan,” tandas Lilik. Mobil yang dikendarai Tejo diketahui membawa 25 dus anggur kolesom dan anggur putih, tiap dus berisi 24 botol. Artinya, dalam mobil boks tersebut terdapat 600 botol anggur. Dalam waktu sehari saja, Polsek Sukmajaya menyita sekitar 1200 botol anggur. Dia mengatakan, pihaknya sudah lama menerima laporan warga sekitar yang mengaku resah dengan peredaran minuman keras di wilayah hukumnya. “Laporan warga sudah sering kami terima. Langkah konkrit menjawab semua ini adalah dengan melakukan razia miras dua kali sehari pada pagi dan sore hari,” tutur Lilik. Polsek Sukmajaya akan terus menggalakkan razia hingga menjelang puasa nanti. Hingga saat ini pihaknya masih memeriksa berkas-berkas milik PT Pelita Utama Abadi. “Kami masih memeriksa. Kalau memang surat-suratnya lengkap maka sopir dan salesnya akan dilepaskan,” ungkap Lilik. Sementara itu, Afdian, sales PT Pelita Utama Abadi mengatakan pihaknya mengantongi surat izin usaha minuman beralkohol (SIUP-MB) serta kelengkapan izin angkut lainnya. Saat razia, kebetulan Afdian dan Tejo sedang melintas di Jalan Baru Juanda karena hendak mengantar pesanan ke daerah Sawangan. Dia mengaku baru pertama kali mengantar ke Depok. “Makanya saya tidak paham medannya,” kata Afdian yang biasanya melayani pesanan hanya di wilayah Jakarta Timur saja. (rin)
Pemkot Bogor
Suluh Indonesia/ant
SUNGAI MENYUSUT - Seorang warga mengambil pasir di sekitar bendungan Katulampa yang mengalami penyusutan di Katulampa, Bogor, Jabar, kemarin. Bendungan katulampa yang menjadi salah satu indikator pengukur banjir di Jakarta mengalami penyusutan debit air sejak musim kemarau dalam beberapa minggu terakhir.
Margonda Residence Tahap Dua
Terancam Disegel DEPOK - Pembangunan Apartement Margonda Residence (AMR) tahap dua terancam disegel lantaran tak mengantongi surat izin mendirikan bangunan (IMB). Namun pembangunan tersebut masih terus dilakukan. Dari hasil pantauan, terdapat beberapa tiang pancang di area belakang kawasan AMR padahal belum ada IMB dari bangunan tersebut. Hal itu jelas menyalahi aturan yang ada. Demikian diungkapkan Kepala Satpol PP Sariyo Sabani. “Kami berencana mensegel bangunan Margonda Residence tahap dua karena belum mengantongi izin dari dinas terkait. Kami sebagai pelaksana perda hanya menjalankan tugas,” katanya kemarin. Pemkot Depok, lanjut Sariyo telah melayangkan surat peringatan penghentian pelaksanaan pembangunan (SP4) sebanyak tiga kali namun tak digubris. Surat pertama dilayangkan pada 9 Juli 2009 dengan nomor 648/737/DTRP/ 2009. Kemudian kedua berno-
mor 648/785/DTRP/2009 tertanggal 16 Juli 2009 kembali dilayangkan. Dan terakhir surat bernomor 648/839/DTRT/2009 teranggal 27 Juli 2009 namun tetap tidak direspon sedikitpun. “Semua surat tidak pernah digubris manajemen Margonda Residence,” ungkap Sariyo. Baru kemarin pagi, utusan dari AMR mendatangi Satpol PP untuk memohon penundaan penyegelan. Namun, Satpol PP tak dapat memenuhi permintaan pihak manajemen karena Dinas Satpol PP tak memiliki kewenangan tersebut. Kemudian pihaknya menyarankan agar pihak AMR membuat surat permohonan penundaan penyegelan secara tertulis di atas materai. “Hal itu dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman antardinas. Surat tersebut nantinya akan diberikan ke dinas terkait,” katanya. Dia menambahkan, pembangunan tahap dua ini tidak memiliki IMB. Namun, pihak AMR beralasan mengantongi IPR No 5932/410/IPR/DTB/
2008. Padahal, pembangunan apartemen tahap dua tidak termasuk dalam blueprint dan IMB tahap pertama. Artinya, untuk melakukan pembangunan apartamen tahap dua mesti dilakukan perubahan rancangan dan IMB. “Yang kita menjadi masalah adalah pembangunan tahap dua yang tanpa izin,” kata Sariyo. Sementara itu, tim legal AMR, Agung Hajanarto melalui pesan singkat (SMS) mengakui kekeliruan tersebut. Dalam pesan singkatnya, Agung mengatakan, pihaknya telah menyampaikan surat permohonan penundaan penyegelan ke Satpol PP dengan segala pertimbangannya. “Suratnya bisa langsung dilihat di Satpol PP,” ujarnya. Dalam suratnya yang ditandatangani Direktur Utama PT Cempaka Bersamamaju, Teddy Budianto, pihak Cempaka sebagai developer pembangunan tahap dua apartemen Margonda Residence memahami telah terjadi kekeliruan. (rin)
Puluhan Pelajar
Terlibat Tawuran DEPOK - Tawuran pelajar kembali terjadi antara siswa SMA Yapemri dan SMK 1 Perintis. Usai pulang sekolah sekitar pukul 12.20 WIB, puluhan pelajar terlihat baku hantam di depan Jalan Siliwangi, Kecamatan Pancoran Mas tepat di depan sekolah SMK 1 Perintis. Puluhan murid lari pontang-panting berseliweran di jalan raya. Padahal kendaraan berlalu-lalang saat itu. Aksi ini tak berlangsung lama karena langsung dilerai pihak keamanan RS Hermina dan warga sekitar. Tawuran ini sempat membuat macet jalan sekitar dan menjadi tontonan orang-orang yang kebetulan melintas. Para siswa pun bergegas pergi untuk menghindari terjadinya konflik lebih lanjut. Namun tawuran kembali terjadi di Komplek Adikarya, Jalan Tole Iskandar, Kecamatan Pancoran Mas. Salah satu saksi bernama Yuri (36) mengatakan, ada tiga orang naik kendaraan bermotor yang menyabet se-
orang murid di angkot D06 jurusan Depok-Simpangan. Aksi tersebut kemudian berlanjut menjadi pemukulan. Gerombolan murid SMA Yapemri langsung turun dari angkot dan mengejar tiga orang tersebut. Ketiganya tertangkap di Komplek Adikarya dan langsung menghajar ketiganya, diantaranya Indra (16), siswa SMK Kasih Pemuda dan Bayu (16), siswa SMK 1 Perintis. Tak dapat sasarannya, para murid pun mengamuk dengan menginjak-injak motor yang dikendarai Bayu. Pernyataan tersebut dibantah Indra (16) siswa kelas 2 SMA Kasih pemuda dan Bayu siswa kelas 2 SMK 1 Perintis. Mereka berkelit tawuran tersebut bukan mereka yang memulai lebih dulu. Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Sukmajaya AKP Lilik Iryanto mengatakan, jajarannya sudah berupaya menekan angka tawuran dengan menempatkan anggotanya di beberapa titik rawan tawuran. (rin)
Guru Sekolah Swasta Tolak Program PSB II
Tolak RSUD BOGOR – Meski telah banyak didesak berbagai kalangan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, tetap ‘kekeh’ (ngotot-red) dengan keputusannya tak membangun sebuah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kotanya. “Ngapain kita meski memaksakan diri membangun RSUD? Sebab di Kota Bogor ini kan sudah banyak rumah sakit swasta. Apalagi pemerintah daerah juga tak mungkin bersaing dengan rumah sakit yang ada,” kata Walikota Bogor, Diani Budiarto, ketika meresmikan ruang Paviliun Aviat, Prof Dr.Sujudi, sebagi salah satu ruang rawat inap eksekutif, di Rumah Sakit Umum (RSU) PMI, Kota Bogor, kemarin. Meski demikian, rumah sakit swasta yang di Kota Bogor harus mampu mengakomodir kepentingan warga warga Kota Bogor, khusunya bagi yang kurang mampu dalam mendapatkan perawatan. “Kita telah minta setiap rumah sakit yang ada di Kota Bogor untuk menyiapkan 25 persen tempat tidur rawat inap bagi pasien keluarga miskin (gakin). Jika tidak maka izin operasi rumah sakit itu akan kita cabut,” tegas Diani. Makanya, dengan tanpa adanya Rumah Sakit Daerah, sebetulnya kita bisa meregulasi atau mengatur pihak RS Suwasta yang ada ini dengan mewajibkan pelayanan bagi para gakin di Bogor. “Kalaupun kita punya RSUD belum tentu bisa menyiapkan fasilitas seperti di rumah sakit swasta. Sebab untuk membangun sebuah rumah sakit akan membutuhkan dana yang cukup besar,” ujar walikota. Selain itu, Pemkot Bogor juga telah mengatur keberadaan rumah sakit di Kota Bogor harus mengakomodir semua warga, tidak hanya warga Kota Bogor tapi juga warga dari luar Kota Bogor. Artinya, kalaupun menyiapkan RSUD, belum tentu semuanya warga Kota Bogor, karena tak mungkin kita menolak pasien dari luar Kota Bogor. “Pemerintah Kota Bogor sendiri dalam membantu biaya perawatan Gakin ini yang belum memiliki kartu Jaminan Kesehatan (Jamkesmas), telah menyiapkan anggaran dari APBD sebesar Rp 5 miliar pertahunnya. Jadi di Kota Bogor ini tidak ada alasan lagi bagi pihak rumah sakit untuk menolak gakin,” pungkas Diani. (bas)
SEKIRA 300 kepala sekolah, guru, dan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi, Jawa Barat, menggelar unjuk rasa menuntut dihapuskannya Penerimaan Siswa Baru (PSB) Tahap II dan susulan tahun 2009/2010. Ketua BMPS Kota Bekasi Ir Supardi, kemarin mengatakan program PSB tahap ke II yang diterapkan pemerintah setempat dinilai merugikan kalangan sekolah swasta. “Berdasarkan data BMPS, dalam prakteknya PSB tahap II bukan hanya mengisi bangku kosong, tetapi seluruh sekolah negeri menambah kuota siswa baru dari rata-rata tiap kelas 40 orang menjadi 44 sampai 54 siswa per kelas, bahkan ada penambahan kelas baru,” katanya. Menurut Supardi, sebagian besar calon siswa yang sudah terdaftar di swasta menjadi terserap ke sekolah negeri dengan adanya PSB tahap II. “Dengan dalih mengisi bangku kosong, Dinas Pendidikan Kota
Bekasi membuka kran PSB tahap II dan susulan yang dilaksanakan sangat tergesa-gesa dengan surat keputusan yang tidak jelas,” katanya. Berdasarkan pengumpulan data dari berbagai sumber sekolah swasta yang dilakukan BMPS, kata dia, pada tahun ini jumlah siswa yang mendaftar ke SMP negeri berjumlah 24.939 orang, sedangkan yang tertampung sebanyak 12.628 orang. “Sementara untuk SMA Negeri, jumlah pendaftar sebanyak 10.185, sedangkan daya tampung yang dimiliki
4.680 orang. Lalu selisih siswa yang gagal diterima di dua sekolah tersebut sekitar 8.000 siswa. Seharusnya itu bisa tertampung di sekolah swasta, tapi nyatanya jumlah yang diterima sekolah swasta saat ini sangat minim sekali,” katanya. Dicontohkan Supardi, praktik tersebut terjadi di SMPN 7 Kota Bekasi. Dari sebanyak 10 bangku kosong, pihak sekolah menambah jumlah siswa sebanyak 46 orang melalui program PSB tahap II. “Banyak siswa yang sudah mendaftar dan mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah swasta selama satu sampai dua minggu, tiba-tiba banyak yang eksodus dengan dalih pulang kampung, nyatanya mereka diterima di sekolah negeri lewat jalur PSB tahap II,” ujarnya. Pihaknya juga menganggap PSB tahap II merupakan pro-
SIUPL No.79/PDN-2/SIUPL/PP/12/2006
HADIRILAH PRESENTASI: V-NET Center BOGOR
Hub. 0251-2280018-328980 LENNY, SE Bintang 1 V-net 0813 116 244 52 0251.9469700
MEREKALAH BUKTI SUKSES V-NET PARADE BINTANG 1 V-NET CENTER BOGOR Kesimpulan: Jadi Member V-Net TAU UNTUNG !!!
Ms. Shiddiq. S. Ag. Msi Bintang 1 V-net 0818 079 123 89 0251. 277 00 66 GUNTUR 0813 1130 9199 ARIE SUDHARSONO 0813 8535 4951 NANY. N. YASYROH. S. Ag 0251. 9666 564 081111 8542
Ir. Edison Siregar. SE. Msi Bintang 1 V-net 0815 7407 9996 0813 1441 2472
ARMY SIDIK 0852 8234 4808 0857 1620 3143 JANIYEM 0817 9045 399 0812 1856 7259 MIMI BUDIWATI 0251 3977 203 0877 7034 4419
Syarat Menjadi Anggota V-NET:
Nurma Girsang Bintang 1 V-net 0813 8183 2742 0878 7007 1461 Ir. YANUAR LATIEF. MM 0812 9059 557 021 9929 9394 M. ALI SADIKIN A. JP 0818 0748 5365 021 9420 5577 ADE ROHAYATI 0818 4097 76 0812 0050 0834
1. Dapat Bonus Sponsor 1 ajak Teman: Rp. 33.000, / orang plus Rp. 50.000,- dari Bank Sinar Mas 2. Dapat Cash Back Rp. 500-Rp. 1000,- mulai dari transaksi yang ke-6 dst 3. Bisa isi ulang untuk diri sendiri / jualan pulsa / 24 jam semua operator 4. Bonus Target: Mencapai 31 Juta (setiap Penambahan Member) 5. Bonus Extra Sponsor: Mencapai 97 Juta/bln (dari member isi pulsa) 6. Bonus Bulanan: Mencapai 97 Juta/bln (dari member isi pulsa) 7. Bonus Penghargaan: HP, Komputer, Motor, ONH, Mobil, Rumah 8. Bonus Tour dg kapal pesiar ke Singapore & Malaysia 2010 9. Undiannya WOW LUAR BIASA
1. Biaya daftar VIP Rp. 170.000 (termasuk dep. Pulsa 30rb + Member Kit V-net + Brosur + VCD Presentasi + VCD Kiat & Rahasia Sukses + Sdh termasuk biaya kirim ke alamat Anda) 2. Transfer/Setor ke: BCA/Bank Mandiri/BNI/BRI 3. SMS data Anda: Nama, Alamat tinggal, No. HP, No. Rek 4. Jika Anda belum memiliki Rek Tabungan, buka rek di Bank Sinar Mas (tanpa Setoran Awal dan bisa dapat Bonus Rp. 50.000)
Suluh Indonesia/bas
PENINJAUAN - Walikota Bogor, Diani Budiarto, saat meninjau ruang inap khus Paviliun Aviat, Dr. Suyudi, di RS PMI Bogor, kemarin.
WS!! HOT NE
1. Pakai Kartu Perdana V-Net - Esia GRATIS Call & SMS Kesesama Member V-Net 2. Bayar Tagihan PLN dan Telkom Lewat V-Net dapat Bonus C.002774-P.Bisnis3
gram tidak sah menyusul tidak adanya dasar hukum melalui petunjuk teknis dalam pelaksanaan PSB Online. “Sebelumnya muncul Ketua DPRD Kota Bekasi Yusuf Naseh mengeluarkan surat rekomendasi penambahan kelas baru dengan nomor 42/1554/Setwan tertanggal 14 Juli 2009 yang diberikan kepada Wali Kota Bekasi Mochtar Mohammad,” katanya. Selanjutnya, Wali Kota
mengeluarkan perintah melalui memo kepada sekolah negeri setempat untuk melaksanakan permintaan tersebut. “Kegiatan program tersebut dilakukan pada hari libur. Pendaftaran pada hari Sabtu (18/7), dan seleksi tes tertulis dilakukan hari Minggu (19/7), dan pengumumannya pada hari Selasa (21/7) lalu. Jadi kami juga melihat bahwa program tersebut rawan terjadi siswa titipan,” katanya. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Jumat 7 Agustus 2009
F OKUS Selesaikan Kasus Korupsi dengan ‘Fair’ ENGAPA koruptor makin merajalela dan terkesan tidak kapokkapok? Banyak jawabannya. Namun barangkali jawaban ini yang mungkin paling pas. Karena pemerintah masih terkesan setengah hati, tebang pilih, dan beberapa oknumnya main mata, sehingga penegakan hukum terhadap koruptor di negeri ini masih lemah. Dalam konteks Bali, banyak penyalahgunaan kewenangan yang berbuntut kerugian keuangan negara yang perlu diusut tuntas. Oleh beberapa kalangan, beberapa penyelesaian kasus yang sampai ke meja hijau, dianggap tidak mencerminkan keadilan yang sesungguhnya. Aparat penegak hukum di daerah dipandang masih tebang pilih, masih ewuh pakewuh dan bukan tidak mungkin main mata dengan tersangka maupun terdakwa, sehingga penyelesaian kasus yang diharapkan benar-benar fair, sangat jauh panggang dari api. Manakala kemudian beberapa waktu lalu muncul wacana bahwa Komisi Pemberantaan Korupsi (KPK) akan melebarkan sayapnya ke daerah disambut hangat para pegiat keadilan serta hukum. Di satu sisi, tentu ini akan menjadi semacam shock therapy bagi para koruptor serta calon koruptor. Mereka tentu akan berpikir seribu kali menjalankan aksinya, sebab bagaimanapun kita berharap kehadiran KPK membuat semacam gertakan yang membuat efek jera. Sebegitu jauh, meskipun wacana ini belum terlaksana karena terbentur berbagai halangan, tiba-tiba diembuskan sebuah gerakan yang berusaha mengebiri peranan KPK. Memang terkadang orang iri dengan institusi yang pernah dipimpin Antasari yang kini tengah membaik, bisa dan terkadang tidak mau memisahkan antara mantan Ketua KPK Antasari dengan kasus yang tengah membelitnya sehingga masuk hotel prodeo. Gerakan-gerakan semacam ini harus diwaspadai sehingga tidak berkembang semakin jauh sehingga penegakan hukum yang dibangun dengan susah payah hancur berantakan. Kalau ini terjadi, para koruptor yang sebelumnya nyalinya ciut kini bersuka ria. Negeri ini sudah terlalu banyak digerogoti tikus-tikus koruptor. Memang sudah banyak yang dibui, namun uang negara yang tidak bisa diselamatkan jumlahnya demikian banyak. Kalau berandai-andai, kalau saja uang yang dikorup itu dipakai membiayai pendidikan tentu saja hasilnya lebih bagus, kalau saja uang itu dipakai membiayai kesehatan rakyat tentu saja juga baik sekali, andai saja, andai saja. Tentu, kita tidak boleh berandai-andai menghadapi koruptor. Baik yang ada di pusat maupun yang kini berkembang pesat di daerah, semuanya harus diberantas, diajukan ke pengadilan dan dipaksa harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Faktanya, kalau kita tidak boleh berandai-andai, tampaknya kita juga sebatas berharap kepada pemerintah serta para wakil rakyat terpilih 2009-2014. UU Tipikor yang membuat lutut para koruptor gemetaran harus segera disahkan. Jangan ada lagi tarik ulur politis untuk ‘’melindungi’’ kelompok tertentu. Tikus besar memang tidak selalu berada di pusat. Di daerah pun para tikus tidak kalah gemuknya. Mereka ini harus segera dibasmi. Kehadiran KPK di daerah, kinerja aparat penegak hukum seperti polisi, jaksa dan hakim agar ditingkatkan. Jangan ada lagi tebang pilih, main mata dan sebagainya. Sudah terlalu banyak uang negeri ini yang dimakan para koruptor itu. Sudah saatnya kita kumandangkan slogan ‘’Ganyang Koruptor’’. ***
M
S URAT ANDA Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/ SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Kejahatan Tak Pernah Sepi APA jadinya jika tingkat kekerasan terus meningkat. Jakarta tak pernah sepi dari tindak kejahatan. Tiap hari warga sering terteror aksi brutal yang sering tak memilih-milih korban. Tak memilih tempat dan korban mereka terus saja melakukan aksinya. Angkutan umum sering menjadi sasaran kerja mereka. Belum lama ini, aksi serupa terjadi di angkutan kota KR jurusan Kranggan-Kampung Rambutan. Pelakunya anakanak ABG yang berpenampilan gaya punk. Mereka seenaknya saja masuk angkot, belagak mengamen tetapi ujungnya meminta dengan paksa. Kelihatannya mereka sudah terpengaruh alkohol. Dengan gaya intimidasinya mereka sesumbar dan ngomong gak jelas. Jumlah mereka hanya sekitar tiga orang, dua masuk seorang lagi berdiri di luar Para penumpang pun panik dan meminta supir menghentikan ken-
daraan, tetapi kelihatnnya supir juga khawatir karena mereka memang sering melintas disitu. Beruntung, ada seorang laki-laki yang memiliki nyali beras dengan keras membentak mereka. Dengan wajah agak ketakutan, para ABG itu ngacir. Para ABG berdandan aneh ini memang sering sekali berkeliaran di sekitar pasar Pondok Gede. Saya awalnya masih berprasangka baik, bahwa orang yang bergaya punk itu hanya sebatas gaya pakaian dan gaya rambut dan dandanan. Tak pernah menyangka kalau mereka bisa berbuat kejahatan. Siang itu saya beruntung masih ada orang yang berani membentak. Jika tidak, aksi pemalakan akan terjadi. Entah bagaimana dengan kendaraan umum lain. Mohon agar mereka ditertibkan jika sudah mengganggu. Budihani Pinang Ranti, Jaktim
S UARA ANDA KOLOM ini khusus untuk pembaca yang ingin menyampaikan, kritik, saran dan komentar singkat mengenai berbagai persoalan pada para pejabat Pemerintahan, mulai dari Lurah, Camat hingga Presiden. Kirim pesan singkat Anda secara padat dan jelas, tanpa menyinggung perasaan orang lain. Setiap pesan akan diedit. Cara pengiriman SMS dengan format: BJ <spasi> pesan, lalu kirim ke 3499. (biaya Rp2000/SMS). Contoh : BJ Jakarta harus cari gubernur yang mampu menanggulangi banjir.
Bang D
el
Terkait testimoni Antasari, ditemukan dokumen palsu
5
Berburu Koruptor di Daerah PUBLIK terus-menerus disuguhi maraknya korupsi di daerah. Di antara skandal korupsi terbaru yang telah terungkap adalah korupsi yang dilakukan oleh Bupati Cilacap, Jawa Tengah, Probo Yulastoro. Probo telah menjadi tersangaka skandal korupsi penggunaan dana APBD sebesar Rp 21,8 miliar. Kemudian Hengky Samuel Daud, bos PT Istana Sarana Raya, dalam kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar). Ada indikasi bahwa kasusnya Hengky ini juga melibatkan banyak kepala daerah. Di antaranya yang sudah diperiksa oleh KPK adalah Gubernur Kepri Ismeth Abdullah, Gubernur Irian Jaya Barat Abraham Octavianus Atururi, Gubernur Sulawesi Utara Sinyo H. Sarundajang, mantan Gubernur Bali Dewa Made Beratha, dan mantan Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi. Skandal korupsi di daerah tersebut sebenarnya sudah berulang kali terjadi sejak tahun kemarin, baik di kalangan eksekutif maupun legislatif. Misalnya di Padang, Sumatera Barat, pernah kejadian polis asuransi yang diterima para anggota DPRD Sumatera Barat periode 1999-2004 nilainya bertaut 200 kali lipat dari upah buruh di provinsi tersebut. Saat itu setiap anggota dewan bisa mendapat Rp 100 juta hingga Rp 150 juta, untuk membayar polis asuransi yang seluruhnya diambil dari APBD Sumatera Barat. Kemudian kasus pembelian mesin pembangkit listrik tenaga solar senilai Rp 30 miliar, yang melibatkan mantan Gubernur Aceh Darussalam Abdullah Puteh dan juga korupsi dana APBD Rp 6,4 miliar yang melibatkan mantan Gubernur Sumatera Barat Zainal Bakar. Merebaknya korupsi di daerah itu menunjukkan bahwa kantong-kantong korupsi di Indonesia kini semakin meluas. Korupsi kini bukan lagi tumbuh dan berkembang di satu titik kekuasaan, melainkan berdioaspora di berbagai ranah kekuasaan. Kalau di Indonesia kini paling tidak ada 434 kota dan kabupaten dan di setiap kota atau kabupaten itu terdapat 35 anggota DPRD, maka pusat dan jejaring korupsi di Indonesia kini semakin banyak dan kompleks. Banyaknya pos atau pusat korupsi itu jelas membuat korupsi semakin sulit dikontrol dan dikendalikan. Penanganannya pun semakin ruwet. Sekarang pertanyaannya, mengapa daerah-daerah di Indonesia kini rawan korupsi? Penyelewengan Otonomi Salah satu faktor merebaknya korupsi di daerah adalah efek negatif dari otonomi daerah. Otonomi daerah kini sering diselewengkan oleh para pejabat lokal. Sehingga aktualisasi otonomi kini bukannya bernilai solusi, tetapi justru menimbulkan problematika sosial dan politik baru. Meruyaknya korupsi di daerah disebabkan oleh penyelewengan otonomi ini. Dalam proses penyelewengan ini, seperti
Oleh : Muhammad Muhibbuddin* yang dikatakan oleh M. Ryaas Rasyid dkk. (Otonomi Daerah Dalam Negara Kesatuan : 2002) ada kecenderungan dari kalangan pemerintah daerah untuk menginterpretasikan otonomi sesuai dengan kepentingan mereka. Kalau ada hal-hal yang menguntungkan, maka kemudian diklaim sebagai wewenangnya pemerintah daerah, sebaliknya kalau ada masalah kalangan pemerintah daerah tidak mau bertanggung jawab. Inti dari otonomi daerah sebenarnya adalah desentralisasi kekuasaan. Konsekuensi dari desentralisasi kekuasaan ini adalah munculnya desentralisasi keuangan. Desentralisasi keuangan merupakan komponen inti dari konsep desentralisasi kekuasaan tersebut yang salah satu wujud kongkretnya adalah terbukanya kewenangan untuk mengelola keuangan daerah (expenditure) secara mandiri. Spirit otonomi tersebut, dalam konsep desentralisasi, menekankan pada kewenangan pemerintah daerah untuk mengelola sumber daya yang dimiliki secara otonom untuk memenuhi permintaan layanan (services demand) dari masyarakat. Namun yang terjadi pada pelaksanaan otonomi melalui desentralisasi kekuasaan adalah justru pemberian kewenangan kepada pemerintah daerah secara mutlak untuk menyusun kebijakan (policy) dan pengelolaan (management) anggaran. Ini pada akhirnya menciptakan dominasi kekuasaan dan monopoli kewenangan oleh elite lokal. Monopoli kewenangan dan dominasi kekuasaan elite lokal
dalam penyusunan kebijakan dan pengelolaan anggaran tersebut membuat berbagai sumber (resources) dan akses-akses ekonomi-politik daerah sebagai zona yang rawan korupsi. Hal ini yang kemudian memunculkan masalah baru berupa desentralisasi korupsi. Begitulah akhir mata rantai desentralisasi sebagai imbas dari penyalahgunaan otonomi: desentralisasi kekuasaan memuncul-
kan desentralisasi keuangan kemudian berakibat terjadinya desentralisasi korupsi. Turun ke Daerah Melihat anomali proses terjadinya korupsi belakangan yang tidak lagi terpusat di satu titik, tetapi menyebar di berbagai titik kekuasaan tersebut, maka perlu adanya perubahan pola dan strategi pemberantasan korupsi. Termasuk zona yang hendak dijadikan sebagai target atau sasaran pemberantasan korupsi, sekarang harus dipetakan ulang. Saat ini jangan hanya Jakarta yang disisir, tetapi daerah juga harus mulai digerebek. Aparat pemberantas korupsi mulai dari Polri, Kejaksaan dan KPK, saatnya turun gunung untuk berburu koruptor di daerah. Kalau perburuan koruptor di daerah ini dilakukan lebih serius, maka jumlah koruptor yang terjaring bisa lebih banyak dari yang ada di pusat. Sebab, selama ini kasus korupsi di daerah jarang terekspos, sehingga menyebabkan para koruptor di daerah merasa nyaman dan leluasa bertindak korup. Di daerah sendiri secara struktural sebenarnya juga sudah ada lembaga kontrol. Tinggal bagaimana masyarakat dan pemerintah daerah mengoptimalisasikan lembaga-lembaga tersebut. Misalnya di daerah telah ada Badan Pengawas Daerah (Bawasda) yang dibentuk sebagai perangkat daerah untuk mewujudkan tata kepemerintahan yang baik dan pemerintahan yang bersih. Kalau memang dari pemerintah ada political will dalam pemberantasan korupsi, lembaga-lembaga kontrol semacam ini harus segera difungsikan secara maksimal untuk mempersempit ruang gerak para koruptor di daerah. Namun tak kalah pentingnya adalah aktifnya partisipasi masyarakat untuk turut serta mengawasi berjalannya sistem pemerintahan di daerah. Sebab, kalau sistem pengawasan ini hanya bertumpu dari lembaga-lembaga formal-struktural bentukan pemerintah tersebut, bisa jadi hasilnya kurang maksimal. Karena masih dimungkinkan adanya kolusi antarbirokrasi. Maka lebih efektifnya kalau lembaga pemerintah tersebut, secara ketat dikontrol oleh civil society, birokrasi diawasi oleh demokrasi. *Penulis, Koordiantor studi filsafat Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
DEBAT P EMBACA
Jangan Belokkan Agenda Reformasi HASIL penghitungan suara dari Pemilihan Presiden (Pilpres) menunjukkan kepastian bahwa pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono meraih suara lebih dari 60 persen. Kemenangan SBY-Boediono mendapat respon dari sejumlah pemimpin negara. Bahkan, Presiden Amerika Serkat (AS) Barack Hussein Obama telah mengucapkan selamat kepada SBY. Namun, tidak semudah itu pasangan itu bisa melenggang bebas naik ke kursi RI-1 dan RI2 untuk memimpin bangsa dan negara tercinta ini untuk periode 2009-2014. Mereka harus dapat melalui halangan yang terpasang di Mahkamah Konstitusi (MK) yang tengah memproses gugatan sengketa hasil Pilpres tersebut yang diajukan pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto dan Jusuf Kalla-Wiranto. Boleh jadi, kondisi itu nantinya bisa berubah. Mungkin saja bukti-bukti yang disodorkan dua pasangan yang menjadi seteru SBY-Boediono itu terbukti dalam persidangan di MK, posisinya
menjadi terbalik. Belum lagi dengan proses pemeriksaan yang masih berjalan di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terhadap kucuran dana yang tidak jelas asal-usulnya yang masuk kepada tiga pasangan capres-cawapres perserta Pilpres lalu. Berbagai kelemahan dalam penyelenggaraan pilpres, memang patut kita sesalkan. Pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2004 lalu, relatif berjalan fair dan damai. Tidak ada masalah dan gonjang-ganjing yang membuat suasana mencekam dan dapat memancing konflik horizontal sesama rakyat. Jika nanti pada akhirnya dalam persidangan di MK, pasangan SBY-Bodiono dikukuhkan lagi sebagai capres-cawapres terpilih, mereka harus dapat menjawab tuntutan masa depan. Misalnya, dalam pelaksanaan Pemilu 2014 harus dapat berjalan mulus, tidak boleh ada gonjang ganjing seperti sekarang ini. Begitu pula dengan masalah DPT (Daftar Pemilih Tetap). Terpilihnya kembali SBY sebagai Presiden RI ini telah mengokohkan posisinya sebagai
pemimpin bangsa dan negara ini yang setidaknya dapat mengimbangi sosok kepemimpinan pendahulunya, Bung Karno dan Pak Harto. Kalau sosok Bung Karno dan Pak Harto banyak disebut sebagai the strongest leader pada masanya, sebaiknya SBY pada masa kini memiliki potensi disebut sebagai the greatest leader. Pemahaman terhadap the strongest leader sering terkait dengan masalah power (kekuasaan). Bung Karno dan Pak Harto banyak disebut sebagai sosok pemimpin yang kuat dilihat dari berbagai hal, terutama dalam mengendalikan kekuasaannya. Bahkan, begitu kuatnya sosok kepemimpinan keduanya, membuat munculnya pandangan negatif yaitu cenderung mengarah pada sebutan otoriter, diktator dan lain sebagainya. Penyebutan the greatest leader, dapat dipahami sebagai pemimpin yang hebat dan besar. SBY merupakan satu-satunya Presiden RI yang mendapat dukungan rakyat lewat pemilihan umum secara langsung. Hal sangat berbeda dengan
Bung Karno dan Pak Harto. Apalagi mereka menjalani masa jabatannya cukup lama atau lebih dari 20 tahun. Kini, kita dapat menyebut sukses atau gagalnya reformasi, sangat ditentukan dalam periode kepemimpinan SBY untuk lima tahun ke depan. Masih ingatkah kita dengan agenda reformasi yang dicetuskan pada 10-11 tahun lalu? Inti dari agenda reformasi yang dulu dimotori para mahasiswa tersebut adalah penegakan supremasi hokum, pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Kemudian pengadilan mantan Presiden Soeharto dan kroninya, amandemen konstitusi, pencabutan dwifungsi TNI/Polri; pemulihan ekonomi serta pemberian otonomi daerah seluasluasnya. Semua agenda reformasi itu harus tetap terjaga dan terus berjalan sesuai dengan relnya. Harapan Indonesia akan bangkit dan maju, pastinya bisa terwujud. Semoga… Usman Yatim Pemerhati Masalah Sospol
Suluh Indonesia menerima tulisan Anda untuk dimuat di rubrik Debat Pembaca di halaman ini. Panjang tulisan maksimal 4.000 karakter. Tulisan akan diedit. Sertai dengan foto terbaru anda. Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com.
Komisi Penuh Kepalsuan ...
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga Seri III Motokros Jember
Digelar Malam Hari JAKARTA - Seri III ajang balapan motokros internasional 2009 akan berlangsung malam hari di Sirkuit Indoor Hadi Notonegoro, Jember Sabtu besok hingga lusa. “Ini balapan malam pertama kali di Indonesia. Kami ingin gebrakan ini bisa sukses sehingga ke depan balapan malam akan semakin menjamur,” kata promotor lomba dari Lightning Productions, A. Judiarto kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Menurut dia, beberapa pengprov pun sudah meminta untuk menjadi tuan rumah “night race’ ini, tapi sejauh ini baru Pengprov IMI Jatim yang memenuhi persyaratan secara kelengkapan sirkuit. Panitia sendiri telah menyiapkan lampu-lampu ribuan volt dan pengamanan untuk ajang yang merupakan kerja sama panitia dari Lightning Productions, IMI Jawa Timur, Bupati Jember, dan beberapa klub otomotif asal Jember. Disain sirkuit khusus balapan malam hari ini bertajuk “Axioo Indoor Motokros Indonesia Night Race 2009” dibuat oleh disainer khusus sirkuit yang didatangkan dari Australia, Adam Thomas Blackwell. Bupati Jember, H. MZ Jalal berperan penting memprakarsai balapan malam ini sekaligus untuk memeriahkan bulan berkunjung ke Jember pada Agustus ini. Sebelumnya, Ketua IMI Jatim, Anton Abdullah mengaku sangat bangga karena Pengprov Jatim yang mendapat kehormatan menggelar balapan malam pertama kali di Indonesia ini. “Ini mungkin percobaan yang nantinya akan menjadi rutin agar balapan bisa lebih berwarna bagi para kroser, ada balapan siang, juga balapan malam. Kami pun ikut tersanjung karena IMI Jatim yang terpilih untuk itu,” kata Anton yang baru saja terpilih kembali sebagai Ketua IMI Jatim untuk empat periode mendatang. Seluruh kroser sangat antusias dengan digelarnya “night race” ini. Kroser asing yang tercatat mendaftar adalah para kroser juara di negaranya seperti Kim Azkenazki dari Australia, Andrew Carter dan Robinson dari Selandia Baru, Watana Khanlaya dan Samat Kristanda dari Thailand, Robo dari Malaysia, dan Sejumlah kroser papan atas nasional seperti Aep Dadang, Hannu Malherbe, Denny Orlando, Farhan Hendro, Aldy Lazaroni, Febbi Aribowo, atau Yusuf Kurniawan. (oli)
Suluh Indonesia, Jumat 7 Agustus 2009
6
Langkah Sandy Gumulya Terhenti SOLO - Sandy Gumulya yang menjadi unggulan pertama turnamen internasional “Solo Women Circuit” (SWC) 2009, terhenti langkahnya setelah dikalahkan dua set langsung, 4-6 dan 2-6 oleh Grace Sari Ysidora pada perdelapan final turnamen ini, kemarin, Pada pertandingan yang berlangsung di Lapangan Tenis Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, Grace yang tidak masuk 10 besar unggulan dalam SWC 2009, mampu memanfaatkan kelemahan Sandy yang sedang dalam pemulihan cedera. Sandy Gumulya yang mengalami kesulitan berlari itu dibuat kewalahan oleh Grace yang berperingkat 905 dunia itu. Grace seusai memenangi partai itu mengatakan, tidak ada strategi khusus ketika melawan Sandy Gumulya yang berperingkat 336 dunia tersebut. Sementara itu, Sandy Gumulya mengakui dirinya bermain ragu-ragu dalam pertandingan tersebut. “Hal itu terjadi sejak pertengahan set pertama. Cedera yang saya alami sejak lima bulan lalu di sebuah turnamen di Selandia Baru menghambat saya dalam mengejar bola,” katanya.
Sandy Gumulya mengatakan, kekalahannya di turnamen ini akan segera dievaluasi, agar dapat memenuhi target juara pada turnamen “Women’s Circuit” di Thailand pada akhir Agustus 2009. Selain Sandy, petenis unggulan lainnya juga berguguran pada babak perdelapan final, yakni Jessy Rompies dan petenis Thailand, Nungnadda Wannasuk. Kejutan pertama terjadi pada pertandingan antara Jessy Rompies yang merupakan unggulan ketiga melawan petenis Indonesia lainnya, Lutfiana Aris Budiharto yang bukan merupakan unggulan pada turnamen berhadiah total 10.000 dollar AS. Lutfiana yang bermain lebih lepas dapat mengalahkan Jessy dalam dua set langsung, 6-3 dan 7-5. Pertandingan berlangsung ketat dalam dua set tersebut, tetapi Jessy sering melakukan kesalahan dalam penempatan bola. “Kesalahan-kesalahan Jessy menjadi keuntungan bagi saya dalam pertandingan ini. Menurut saya, Jessy kurang bermain maksimal,” kata Lutfiana Aris Budiarto. Sementara itu, Jessy Rompies mengakui tidak fokus dalam bermain sejak awal pertanding-
Suluh Indonesia/net
Sandy Gumulya
an. Menurutnya, hal tersebut diakibatkan faktor kelelahan yang dia derita karena padatnya jadwal pertandingan. “Setelah kekalahan ini, saya akan lebih fokus pada nomor ganda turnamen ini. Saya masih menargetkan juara pada nomor tersebut,” kata Jessy yang berpasangan dengan Beatrice Gu-
mulya di nomor ganda. Pada babak perempat final, Lutfiana Aris Budiharto akan melawan pemenang dari pertandingan antara petenis Indonesia, Beatrice Gumulya dan petenis Korea Selatan, Ji Young Kim. Petenis unggulan lainnya yang berasal dari Thailand, Nungnadda Wannasuk me-
ngalami kekalahan dari petenis bukan unggulan dari Malaysia, Jawairiah Noordin dalam dua set langsung, 6-7 dan 3-6. Jawairiah yang berperingkat 966 dunia tersebut akan melawan pemenang dari pertandingan antara petenis Indonesia, Lavinia Tananta dan petenis Thailand, Sophia Mulsap. (ant)
Kejuaraan Dunia Bulutangkis
Rian/Yonatan Tampil Lebih Dulu
Suluh Indonesia/net
Rian Sukmawan (kiri) dan Yonatan Suryatama (kanan).
JAKARTA - Ganda putra Rian Sukmawan/Yonatan Suryatama akan menjadi wakil Indonesia yang tampil lebih dulu dari rekanrekan senegaranya pada Kejuaraan Dunia yang dimulai Senin mendatang di Hyderabad, India. Menurut susunan pertandingan yang dikeluarkan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF), kemarin, Rian/Yonatan, debutan pada Kejuaraan Dunia yang menjadi unggulan 11 akan tampil pada hari pertama turnamen
Elly Idris Pelatih Persita TANGERANG - Pengurus Persita Tangerang, Banten, menetapkan Elly Idris sebagai pelatih dan menyingkirkan sejumlah kandidat lain yang berminat bergabung seperti Bambang Nurdiansyah maupun Zainal Abidin, untuk menanggani tim musim kompetisi 2009-2010. General Menejer Persita, Eka Wibayu, kemarin mengatakan bahwa pihaknya telah menetapkan Elly Idris sebagai pelatih kepala untuk menanggani pemain musim kompetisi mendatang. “Terpilihnya Elly diharapkan dapat mengubah peringkat tim lebih baik karena pengalamannya sudah cukup banyak dalam
membina tim lain,” katanya. Menurut dia, Elly Idris memang pernah sebagai asisten pelatih Benny Dollo musim kompetisi 2004-2006, namun akibat Dollo dipilih sebagai pelatih nasional, maka untuk sementara manajemen Persita mempercayakan kepada Zainal Abidin. Sedangkan manajamen berharap dengan terpilihnya Elly, maka peringkat Persita tidak akan melorot pada papan bawah klasemen. Selain itu, menejemn tim juga telah menetapkan Rully Zulfikar, pengusaha muda Tangerang sebagai menejer Persita menggantikan H. Andi Mulyadi.
Namun tugas Rully dianggap berat karena harus membenahi Stadion Benteng dan membangun sarana maupun prasarana penunjang untuk dapat menjadi markas Persita, karena selama ini dianggap tidak memenuhi syarat oleh Badan Liga Sepakbola Indonesia (BLI). Bahkan Rully juga harus memasang lampu penerangan Stadion Benteng agar tim berjuluk Pendekar Cisadane itu dapat bertanding malam hari ketika menjamu lawan. Namun begitu, Wibayu merasa yakin bahwa Rully dan Elly mampu membawa tim ke jenjang yang lebih baik. (ant)
PSSI Gelar Turnamen Sepak Bola Wanita JAKARTA - Komite Sepak Bola Wanita PSSI akan menggelar turnamen sepak bola wanita U-16 yang diikuti enam tim pada 10-15 Agustus mendatang di Jakarta. Keenam peserta adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Bangka Belitung, DIY, Papua dan Papua Barat. Anggota Komite Sepakbola Wanita PSSI, Eha Habibah di Jakarta, kemarin, mengatakan, penyelenggaraan turnamen itu merupakan cikal bakal untuk pembentukan tim nasional Indonesia yang akan diterjunkan ke Woman Football Championship AFF di Myanmar pada Oktober mendatang. Turnamen ini diikuti oleh daerah-daerah yang selama ini sudah sering menggelar kejuaraan daerah dan bukan semata-mata muncul seketika. Eha mengatakan, penyelenggaraan turnamen U-16 tersebut merupakan bagian dari program kompetisi beberapa kelompok usia, yakni U-16, U18, U-20 dan tim senior U-23 tahun. “Untuk peserta yang kita undang adalah sesuai dengan hasil pantauan selama ini di daerah-daerah yang sudah sering menggelar kejuaraan daerah sehingga turnamen ini tidak muncul begitu saja. Jadi mereka memang sudah ada Kejurdanya dan sudah ada setiap tahun,” kata Eha Habibah. Namun demikian PSSI belum bisa mengundang seluruh dae-
rah untuk dikompetisikan dalam sebuah Kejurnas, karena masih banyak daerah (Pengprov PSSI) yang belum aktif membina sepakbola wanita. Mengenai prestasi sepakbola wanita di kancah internasional, Eha mengatakan tim Indonesia pernah tampil sebagai juara III pada kejuaraan
Asia mini di Hong Kong barubaru ini. “Di peringkat dunia, sepakbola wanita kita berada di urutan ke-68, sedangkan di Asia peringkat ke-13. Tetapi sayang kita jarang diikutsertakan di SEA Games sehingga sulit untuk mengembangkan cabang ini,” ujarnya. (ant)
itu melawan pasangan China Chai Biao/Liu Xiaolong. Setelah Rian/Yonatan, menyusul pemain tunggal putra Sony Dwi Kuncoro, Maria Kristin, dan pasangan Devin Lahardi/Lita Nurlita yang juga akan bertanding pada hari pertama. Sony yang menjadi unggulan keenam, mengawali langkahnya untuk memperbaiki hasil dua tahun lalu saat berakhir sebagai runner-up dengan melawan pemain Austria Michael Lahnstein-
er pada Senin sore mendatang. Sedangkan unggulan 15 Maria Kristin yang menghadapi Sophia Hansson dari Swedia dan Devin/Lita yang bertemu pasangan Belgia Wouter Claes/Nathalie Descamps dijadwalkan bertanding pada petang dan malam hari. Sementara Adriyanti Firdasari, Taufik Hidayat, pasangan Nova Widianto/Liliyana Natsir, Shendy Puspa Irawati/ Meiliana Jauhari dan Simon
Santoso baru tampil pada hari kedua, Selasa mendatang. Dua wakil Indonesia lainnya, ganda putra unggulan ketujuh Bona Septano/Mohammad Ahsan dan unggulan 13 ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda belum tampil pada dua hari pertama karena mendapat bye pada putaran pertama. Para pemain Indonesia akan bertolak menuju India untuk mengikuti turnamen yang berlangsung hingga 16 Agustus
itu pada hari ini). Pada Kejuaraan Dunia 2007 Indonesia meraih dua gelar melalui ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan dan ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir yang juga menjadi juara pada 2005. Tahun lalu, Kejuaraan Dunia yang mulai diselenggarakan tiap tahun sejak 2006, tidak digelar karena bersamaan dengan penyelenggaraan Olimpiade. (ant)
lahraga Bent Pecahkan Rekor Transfer Sunderland SUNDERLAND - Sunderland akhirnya melengkapi rekor transfer klub seharga 10 juta pound dengan merekrut striker Darrent Bent dari Tottenham Hotspur, kemarin. Pemain 25 tahun itu sempat dibuat frutasi karena tuntutan harga tinggi dari Spurs memaksanya menunggu selama sepekan untuk merampungkan kepindahannya ke Stadium of Light. Bomber internasional Inggris ini bahkan mengkritik pimpinan The Lilywhite, Daniel Levy di situs Twitter sebelum meminta maaf atas komentarnya tersebut. Namun kemarin Bent dapat membubuhkan tanda-tangannya pada kontrak empat tahun dengan tim besutan pelatih Steve Bruce setelah detail keuangan terakhir disetujui oleh kedua klub. “Steve Bruce akhirnya memilikinya karena Sunderland memastikan perekrutan striker Spurs Darrent Bent seharga 10 juta pound,” bunyi pernyataan Sunderland. Bent menjadi pemain anyar keempat The Black Cats menyusul Fraizer Campbell, Lorik Cana dan Paulo Da Silva. Harga Bent melampaui transfer termahal Sunderland sebelumnya, 9 juta pound ketika mendatangkan kiper Skotlandia, Craig Gordon dari Hearts. Bent mencetak 55 gol dalam 141 penampilan untuk Ipswich sebelum bergabung ke Charlton, dimana ia menorehkan 37 gol dari 79 partai. Ia kemudian hijrah ke Spurs dengan transfer 16,5 juta pound. 25 gol berhasil dicetaknya dari 79 laga, namun tetap tidak mampu meyakinkan pelatih Harry Redknapp untuk memberinya jatah bermain reguler. Redknapp bahkan mengklaim istrinya, Sandra mampu mencetak gol dari peluang yang disia-siakannya ketika melawan Portsmouth musim lalu. Lain Redknapp, lain pula Bruce yang terlihat sangat senang dengan kedatangan Bent. “Hal baik datang pada mereka yang menunggu. Tidak banyak yang terjadi untuk Darren di Spurs. Tetapi ia mengoleksi 50 gol dari 100 penampilan sebagai starter di Liga Utama dan itu cukup menjelaskan kenapa kami memboyongnya ke klub ini,” papar Bruce. “Ia pernah berkompetisi dengan pemain seperti Dimitar Berbatov, Jermain Defoe dan Robbie Keane, namun ia masih bisa mencetak gol ketika diberi kesempatan bertanding. Ia sesuatu yang berbeda. Ia memiliki kecepatan, tenaga, ia muda, ia asli Inggris dan mampu mencetak gol,” pujinya. Bruce juga mengungkapkan telah memulai negosiasi dengan bek Australia, Lucas Neill yang bisa digaet dengan bebas transfer setelah kontraknya dengan West Ham United berakhir di penutup musim lalu. Selain karena bisa direkrut secara gratis, Bruce juga tertarik dengan pengalaman yang dimiliki Neill. “Saya telah mengatakan kami memerlukan empat atau lima muka baru dan kami sudah mendapatkan empat. Bila kami dapat menambahkan satu atau dua lainnya, kami akan melakukan itu,” pungkas Bruce. (adn/afp)
Suluh Indonesia, Jumat 7 Agustus 2009
7
Drogba Perpanjang Kontrak di Chelsea LONDON - Striker Didier Drogba menandatangani kontrak baru tiga tahun dengan Chelsea, kemarin. Penyerang 31 tahun ini setidaknya akan bertahan di Stamford Bridge hingga 2012. Pemain Pantai Gading ini nampak akan hengkang dari Stamford Bridge musim lalu setelah didepak oleh pelatih Luiz Felipe Scolari, namun ia memperbaiki penampilannya di bawah asuhan Guus Hiddink dan mencetak gol pada kemenangan Chelsea atas Everton di final Piala FA. Ia juga terlibat dalam cekcok kontroversial dengan wasit Tom Henning Ovrebo menyusul kekalahan Chelsea di semifinal Liga Champions dari Bar-
celona. Tindakan itu membuat mantan pemain Marseille ini diganjar skorsing tiga pertandingan level Eropa. Namun kesepakatan baru yang membuat gaji Drogba naik menjadi 100.000 pound per pekan ini merupakan modal besar bagi Chelsea untuk menghadapi musim depan. Apalagi AC Milan menolak menjual gelandang Italia, Andrea Pirlo yang merupakan target utama pelatih anyar The Blues, Carlo Ancelotti. “Saya memutuskan memperpanjang kontrak saya dengan Chelsea untuk tambahan dua tahun. Saya sangat senang dan bangga mengenakan seragam biru Chelsea sampai seterusnya. Saya mencintai klub, saya
merasa senang disini dan aya ingin terus memenangkan gelar bersama mereka,” ungkap Drogba di situs resmi Chelsea. “Saya tinggal karena saya ambisius untuk merebut lebih banyak tropi, memenangkan kembali Liga Utama Inggris, memenangkan piala. Untuk alasan ini saya memperpanjang waktu saya di Chelsea,” imbuhnya. “Namun tujuan nomor satu saya adalah memenangkan Liga Champions. Saya meyakinkan bahwa tahun ini kami bisa lolos sampai akhir dan akhirnya mengangkat tropi ini,” tandas pemain yang dikeluarkan pada kekalahan dari Manchester United di final Liga Champions 2008. (adn/afp)
Suluh Indonesia/net
Didier Drogba
Messi Menangkan Barcelona SEATTLE - Lionel Messi makin menegaskan peran besarnya bagi Barcelona. Penyerang Argentina ini mencetak dua gol pembuka Blaugrana untuk mengalahkan Seattle Sounders 4-0 dalam laga persahabatan di Seattle, kemarin. Barcelona yang tampil mendominasi hanya mengandalkan tenaga pemain-pemain bintangnya di setengah babak saja untuk mengalahkan klub Major League Soccer (MLS) AS itu dan memperpanjang rekor kemenangan selama pra-musim. Messi menundukkan kiper Seattle, Kasey Keller di menit ke-21 dengan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti. Mantan penjaga gawang Tottenham Hotspur itu tak mampu menghentikan tembakan tersebut dengan ujung jari tangannya sehingga bola meluncur ke gawang. Dua puluh menit kemudian, Messi meneruskan umpan sempurna Xabi dan hanya dalam satu gerakan ia mampu menempatkan bola diantara kaki Keller dengan tembakan kaki kiri. Kemenangan besar Barcelona dilengkapi oleh gol-gol dari skuad lapis kedua. Jeffren Suarez menambahkan gol ketiga di menit ke-75, sementara Pedro Rodriguez mencetak gol keempat di menit ke-89. Performa Messi selama pra-musim mengindikasikan ia akan kembali tampil gemilang seperti musim 2008/09 ketika mencetak 38 gol di semua kompetisi dan membawa Barcelona memenangkan tiga gelar sekaligus, Liga Champions, La Liga dan Copa del Rey. Sebagian besar dari 66.848 penonton yang menyaksikan laga tersebut sebetulnya ingin lebih lama melihat aksi Messi, Thierry Henry dan Xavi, namun mereka hanya mendapat kesempatan di babak pertama karena pelatih Pep Guardiola memanaskan skuadnya dengan hati-hati untuk persiapan menyambut musim baru. Barcelona mengalahkan Los Angeles Galaxy 2-1 Sabtu lalu dan akan merampungkan lawatan tiga laga pra-musim dengan menghadapi klub Meksiko, Guadalajara di San Francisco Minggu nanti. Kemenangan atas Seattle dibayangi oleh cedera yang menimpa bek tengah Rafael Marquez. Pemain timnas Meksiko ini bermasalah dengan otot betis kiri pada sesi latihan pagi hari dan akan absen 10 hingga 15 hari. Ia juga akan melewatkan laga kualifikasi Piala Dunia 2010 melawan AS pada 12 Agustus. (adn/ap)
Suluh Indonesia/ap
JANGKAU BOLA - Petenis Rusia, Dinara Safina, berusaha menjangkau bola dalam pertandingan melawan pemain Slovakia, Daniela Hantuchova, pada babak kedua LA Women’s Tennis Championships, di Los Angeles, kemarin.
Tenis WTA Los Angeles Championships
Safina Jumpa Zheng Jie LOS ANGELES - Petenis putri nomor satu dunia Dinara Safina dari Rusia maju ke putaran ketiga turnamen WTA Los Angeles Championships, yang berhadiah 700.000 dolar AS, kemarin, dengan kemenangan 6-2, 6-4 atas petenis Slovakia Daniela Hantuchova. Safina selanjutnya akan menghadapi petenis China Zheng Jie, yang menundukkan Elena Vesnina dari Rusia 6-4, 4-6, 6-0 pada pertandingan lain
putaran kedua dalam event lapangan keras pemanasan AS Terbuka yang akan berlangsung bulan ini. Petenis Polandia Urszula Radwanska menang atas unggulan ketujuh asal Slovakia Dominika Cibulkova 6-4, 6-7 (6/ 8), 6-4 dan akan bertemu salah satu di antara petenis China Li Na atau Alexandra Wozniak dari Kanada pada putaran ketiga. Unggulan lain yang menang adalah petenis Rusia unggulan
kelima Nadia Petrova, yang menyingkirkan Shahar Peer dari Israel 6-4, 2-6, 6-3, dan unggulan delapan asal Polandia Agnieszka Radwanska, yang menyisihkan Ai Sugiyama dari Jepang 6-2, 6-1. Petenis Australia Samantha Stosur akan bertanding melawan unggulan delapan asal Serbia Ana Ivanovic pada putaran ketiga setelah mengalahkan Maria Kirilenko dari Rusia 6-2, 6-4. 9. (ant)
ATP Washington Classic
Roddick Petik Kemenangan
Suluh Indonesia/net
Andy Roddick
Suluh Indonesia/net
Lionel Messi
WASHINGTON - Petenis AmerikaAndy Roddick meraih kemenangan dalam turnamen ATP Washington Classic, dengan menumbangkan petenis Jerman Benjamin Becker 6-3, 6-2. Ini kemenagan peratma sejak kekalahan menyakitkan pada final Wimbledon. Unggulan kelima Roddick menghasilkan delapan ace dan mengalahkan lawannya yang berperingkat 47 dunia dalam 55 menit untuk mencapai pertandingan putaran ketiga. Bintang asal Swiss Roger Federer mengalahkan Roddick dalam lima set di All-England Club bulan lalu untuk mencetak
rekor gelar Grand Slam ke-15. Namun itu terjadi sesudah Roddick memaksanya melewati set kelima terlama dalam sejarah Grand Slam. Roddick, tigakali juara di Washington, mematahkan servis Becker pada game kedua pertandingan tersebut dan hanya kehilangan tiga poin dalam servisnya pada set pembuka, yang berakhir dengan ace kelimanya. Roddick, yang memperoleh satu-satunya gelar Grand Slam pada AS Terbuka 2003, mematahkan servis Becker tanpa balas pada game kelima set kedua dan melaju setelah itu.
Sementara mantan peringkat satu dunia Juan Carlos Ferrero menyisihkan temannya dalam tim Piala Davis Spanyol dan unggulan ketujuh Tommy Robredo 6-3, 6-2. Ferrero, yang menyudahi lima tahun paceklik kemenangan pada April di Casablanca dan memenangi pertandingan penentu pada perempatfinal Piala Davis antara Spanyol melawan Jerman bulan lalu, maju untuk bertemu Tommy Haas dari Jerman dalam memperebutkan tempat di perempatfinal. “Saya agak terkejut. Saya memperkirakan pertandingan yang lebih sulit,” kata Ferrero. (ant)
Liverpool Kontrak Aquilani LIVERPOOL - Liverpool setuju untuk mengontrak pemain tengah Italia Alberto Aquilani dari Roma setelah sepaham tentang masalah transfer pemain dengan klub Seri A itu. Bos Anfield Rafa Benitez amat menginginkan Aquilani, yang akan datang ke Merseyside akhir minggu ini untuk menjalani pemeriksaan medis, setelah menjual pemain tengah Spanyol Xabi Alonso ke Real Madrid senilai 30 juta pound. LIverpool disebut-sebut sudah setuju dengan pembayaran sejumlah 20 juta pound (50,8 juta dolar) untuk Aquilani, yang menampik tawaran dari Chelsea dan Arsenal untuk bergabung dengan klub dambaannya di masa kecilnya, Roma, ketika ia berusia 16 tahun. Pemain yang kini berusia 25 tahun, bermain internasional sebanyak 11 kali dengan timnas Italia itu, kelihatannya harus bersabar untuk dapat tampil penuh dalam kompetisi Liga Utama Inggris, karena ia mengalami cedera sejak Maret lalu. Ia hanya tampil dalam 14 pertandingan liga musim lalu dan menjalani operasi pada pergelangan kaki kanannya, Mei. “Alberto merupakan pemain bagus dan saya gembira kami mencapai kesepahaman bersama Roma tentang transfernya,” kata Benitez, “Alberto memiliki mental juara dan memiliki pen-
galaman luas baik dalam kompetisi liga Seri A mau pun pada kompetisi Liga Champions.” “Ia sudah lama dikenal sebagai pemain kelas atas di Italia, menjadi kapten tim nasional negaranya baik dalam tim di bawah usia 19 tahun mau pun usia di bawah 21 tahun, sebelum tampil di tim senior,” kata pelatih itu. Benitez, sedang berada di Norwegia untuk menjalani pertandingan persahabatan Rabu melawan Lyn Oslo, bekerja untuk membatasi anggaran dan harus menunggu hingga ada kesepakatan dengan Alonso sebelum berusaha menarik Aquilani. Pemain lain yang dikontrak pelatih Spanyol itu menjelang musim kompetisi adalah bek kanan dari Inggris, Glen Johnson, yang bergabung dari Portsmouth dengan bayaran 17 juta pound. Benitez masih mengincar pemain bertahan lainnya setelah keberangkatan Sami Hyypia ke Bayer Leverkusen, Alvaro Arbeloa pindah ke Real Madrid serta cedera yang mendera Daniel Agger dan Martin Skrtel pada pra-musim kompetisi ini. Ia bisa jadi berusaha mengatasi celah pemain itu dengan mengambil pemain lainnya di Portsmouth, bek tengah dari Prancis, Sylvain Distin. (ant)
Cucu Owens Dapat Kehormatan INDIANAPOLIS - Marlene Dortch, cucu Jesse Owen, pahlawan kontingen AS di Olimpiade Berlin 1936, menyatakan gembira karena diikutsertakan dalam acara untuk menghormati kakeknya pada Kejuaraan Dunia Atletik di Berlin 1523 Agustus mendatang. Di hadapan Adolf Hitler, Owens berhasil membuktikan keperkasaan AS dengan memenangi nomor paling bergengsi lari 100m dan 200m, serta lompat jauh dan 4x100m. “Saya sangat gembira karena mendapat kesempatan melihat stadion tempat kakek saya berlomba. Menjadi bagian dari sebuah peristiwa besar ini adalah kehormatan bagi saya dan keluarga saya,” kata Dortch yang sekarang berusia 45 tahun. “Kakek saya adalah salah satu dari mereka yang akan menjadi bintang tamu. Di tempat umum, orang masih banyak yang mengenalinya dan ia dengan ramah melayani mereka yang minta tanda tangan. Ia adalah pribadi yang istimewa,” katanya. (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Jumat 7 Agustus 2009
8
Kabut Asap
Pesawat TNI Nyaris Celaka
Suluh Indonesia/ant
WASPADA FLU - Sejumlah pelajar SD Juara, Bandung, menggunakan masker dalam proses kegiatan belajar di sekolahnya, kemarin, untuk mengantisipasi menjangkitnya virus flu.
Korban Merpati Berhasil Dievakuasi JAYAPURA - Jenazah korban Twin Otter Merpati yang jatuh di Abmisibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua hari Minggu (2/8) lalu, akhirnya berhasil dievakusi. Jenazah para korban sebanyak 15 orang yang terdiri dari tiga awak dan 12 penumpang itu, diterbangkan dengan pesawat Dash-7 Pelita Air dari Oksibil, ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang menuju ke Bandara Sen-
tani, Jayapura. Keluarga para korban yang sejak Senin (3/8) lalu berada di Sentani menunggu kepastian nasib para awak dan penumpang, tampak sangat sedih. Isak tangis mewarnai saat jenazah diturunkan dari pesawat. Sementara itu, Koordinator Tim SAR Kolonel (Pnb) Suwandi Mihardja menuturkan, jumlah korban sebanyak 15 orang, bukannya 16 orang seperti laporan
pihak Merpati. “Ini terjadi karena ada nama ganda dalam manifes Merpati,” jelasnya. Pesawat Twin Otter Merpati jatuh pada titik koordinat 140.36’84'’ Bujur Timur dan 04.42’25 Lintang Selatan di atas ketinggian 9.300 kaki. Lokasi jatuhnya pesawat tersebut ada pada 3 nautikal mile dari arah Selatan Abmisibil sedangkan dari Oksibil berjarak 20 nautikal mile. (ant)
Kadis LH Pamekasan Diperiksa PAMEKASAN - Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kemarin memeriksa Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DKLH) Aminul, terkait keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi program listrik masuk desa (PLMD). Aminul diperiksa sebagai tersangka dalam kasus yang merugikan uang negara senilai Rp 8,3 miliar pada tahun anggaran 2005 hingga 2008 di 17 desa yang tersebar di 13 kecamatan di Pamekasan. Ia diperiksa bersama 3 orang mantan Manajer Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) PLN Pamekasan. “Tidak menutup kemungkinan ketiga mantan Manajer APJ Pamekasan ini nantinya juga ditetapkan sebagai tersangka,” kata Ketua Tim
Penyidik Kejari Pamekasan, Sapawi, kemarin. Menurut Sapawi, Kadis Lingkungan Hidup ini terlibat dalam kasus dugaan korupsi program listrik masuk desa, saat bertugas di Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Pemkab Pamekasan. Waktu itu yang bersangkutan menjabat sebagai pimpinan proyek. Aminul melakukan tender proyek secara fiktif. Ia membuat proposal sendiri dan semua kebijakan tentang proyek yang akan dilaksanakan maupun keuangannya, tanpa sepengetahuan staf dan pimpinan BPMD. “Jadi saudara Aminul ini tanpa melakukan koordinasi sama sekali dengan sekretaris Pimpro ataupun para staf yang lainnya,” terang jaksa Sapawi. (ant)
PONTIANAK - Pesawat tempur milik TNI-AU Pangkalan Udara Pontianak, Kalimantan Barat nyaris mendarat di Sungai Kapuas karena kabut asap. Untunglah, sebelum celaka, pilot segera menyadarinya dan segera mengalihkan pendaratannya. “Setelah tiga kali gagal berupaya mendarat di Pangkalan Udara Pontianak dan memutarmutar, pilot yang membawa pesawat tempur itu mengira Sungai Kapuas landasan TNI-AU Pontianak, tetapi alangkah kagetnya ternyata itu sungai dan baru diketahui dengan jarak 500 meter,” kata Kapten Heru S, saat pertemuan dengan Muspida Kalbar terkait bencana asap yang semakin pekat di provinsi itu, di Pontianak, kemarin.
Ia mengatakan, peristiwa yang terjadi pada Rabu (5/8) itu, setelah sebelumnya pihaknya memutuskan akan melakukan latihan terlebih dahulu melihat jarak pandang di sekitar Bandara Supadio Pontianak, yang terlihat masih normal. “Begitu pilot sudah mutar-mutar dan hendak menuju landasan TNIAU, jarak pandang hanya kurang dari 500 meter sehingga berbahaya dan tidak layak untuk mendarat,” jelas Heru. Akhirnya pilot memutuskan memutar sebanyak tiga kali sambil menunggu jarak pandang memungkinkan untuk mendarat. “Ternyata saat memutar pilot melihat ada landasan yang cukup untuk mendarat dan ia mengira itu landasan TNI-AU, berun-
tung dengan jarak 500 meter diketahui itu adalah sungai, pilot dengan sigap cepat-cepat naik kembali,” kata Heru. Heru menjelaskan, kalau untuk pesawat komersil atau pesawat penumpang dengan jarak tinggal 500 meter dari landasan sudah pasti tidak bisa lagi naik. Kepala Stasiun BMG Supadio Pontianak, Bambang mengatakan, sejak sepekan terakhir jarak pandang di sekitar Bandara Supadio Pontianak dan sekitarnya mulai pukul 06.00 hingga 07.00 WIB dibawah 500 meter, kemudian berangsur naik mulai pukul 07.30 WIB. “Jarak pandang baru mulai 1.000 meter sekitar pukul 08.00 WIB, jarak pandang 2.000-3.000 meter sekitar pukul 08.00-10.00 WIB,” katanya.
Masih seputar asap, Saliono (70) Kepala Dusun Banjarsari, Desa Rasau Jaya, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, sekitar pukul 14.00 WIB ditemukan tewas karena hendak memadamkan kebakaran lahan gambut miliknya. Kepala Kepolisian Sektor, Rasau Jaya, Ajun Komisaris (Pol) Pujinoto, ketika dihubungi, di Rasau Jaya, kemarin, membenarkan ada warga Rasau Jaya yang tewas karena berusaha memadamkan api yang telah membakar kebunnya sejak dua hari lalu. “Kami mendapat laporan dari salah seorang warga yang menemukan korban sudah gosong karena dimakan api dengan kaki bagian kanan luka,” katanya. (ant)
Pesta Sabu, Bintara Polisi Ditangkap SUNGAILIAT - Jajaran Polres Kabupaten Bangka, Bangka Balitung (Babel), meringkus oknum polisi berinisial Js (30) yang sedang pesta sabu-sabu di kawasan Sri Menanti, Sungailiat. “Kami menangkap tiga orang yang sedang pesta sabusabu di kawasan Sri Menanti yaitu Js, Rt, dan Ry. Js adalah oknum polisi yang berpangkat brigadir, Rt merupakan pensiunan polisi dan Ry adalah
oknum PNS,” kata Kapolres Bangka AKBP Norman Widjajadi, di Sungailiat, Kabupaten Bangka, kemarin. Ia mengatakan, Rt sendiri adalah mantan anggota Polres yang dinonaktifkan lantaran terjerat kasus serupa pada tahun 2008 lalu. “Penangkapan ketiga tersangka setelah mendapat laporan dari warga dan langsung diciduk oleh anggota saya,” katanya.
Setelah dipastikan dari ketiga pelaku sedang pesta sabusabu, polisi langsung melakukan penangkapan dan mengamankan barang bukti. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api jenis revolver beserta enam pelurunya, 14 pil ekstasi berwarna biru. “Ditambah dengan barang bukti lainnya berupa 3 butir ekstasi berwarna pink, 1
paket sabu-sabu, satu linting ganja, dua timbangan digital, satu buah bong (alat pengisap), satu gulung aluminium foil, dua pucuk pisau, enam unit handphone dan satu clurit,” ujarnya. Para tersangka dijerat pasal berlapis yaitu Undang-undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api dan pasal 62 KUHP tentang psikotropika. (ant)