Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 61 tahun IV Rabu, 31 Maret 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Reformasi Birokrasi Gagal
28 Daerah Krisis Listrik
Tak Potong Pasokan Gas
PENGAMAT ekonomi Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada (UGM) Ichsanuddin Noorsy mengatakan reformasi birokrasi yang diklaim sukses hanyalah isapan jempol terbukti dengan masih maraknya ...hal. 1
SEBANYAK 28 sistem kelistrikan daerah di tanah air dimasukkan sebagai daerah krisis . Pemetaan daerah krisis listrik itu ditetapkan dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 89-12/20/600 tentang ...hal. 2
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk berjanji mengupayakan tidak ada pemotongan pasokan gas keindustri dalam jangka pendek. “Kami berharap pelanggan mau menggunakan gas ...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
50 % Aparat Pajak Rawan
10 Atasan Gayus Dinonaktifkan JAKARTA - Kemenkeu menonaktifkan sementara 10 orang atasan Gayus Tambunan di Direktorat Keberatan dan Banding Ditjen Pajak berkenaan masalah penggelapanan dan makelar kasus perpajakan. Hal itu dilakukan untuk memudahkahkan proses pemeriksaan. Dirjen Pajak Kemenkeu Mochammad Tjiptardjo kepada wartawan di Jakarta, kemarin menyatakan, langkah itu dilakukan karena ada indikasi atasan Gayus terlibat atas kasus ini.Kalaupun tak terlibat pelanggaran pidananya, paling tidak atasan Gayus musti bertanggung jawab secara administratif. ‘’Kalau indikasi kan tidak mungkin kalau tidak (terlibat), karena dia (atasan Gayus) yang bertanggung jawab. Indikasi itu kan pekerjaan supervisi dari atasan kan bisa ditegur kalau (Gayus) salah. Tapi harus dibuktikan dengan pemeriksaan,” tegasnya Hanya saja, Tjiptardjo masih enggan mengungkapkan identitas 10 atasan Gayus Tambunan itu. ‘’Wah saya juga lupa siapa namanya. Insial saja ya. Kalau direkturnya itu BI. Terus subdirekturnya ada M, ada yang A,” kata Tjip-
tardjo. Namun, dalam keterangan pers sebelumnya, Tjiptardjo menyebut nama Bambang Heru, selaku Direktur Direktorat Keberatan dan Banding Ditjen Pajak. Kemudian empat orang Kepala Sub Direktorat dan lima pejabat eselon IV. ‘’Ini bertahap. Kalau rekan Gayus belakangan. karena yang paling berat atasanatasan dulu,” katanya. Menurut Gayus, penonaktifan dilakukan untuk mempermudah proses pemeriksaan yang dilakukan Direktorat Kepatutan Internal Transformasi Sumber Daya Aparatur (KITSDA) . Menurut Tjiptardjo, penonaktifan akan dilakukan selama dua pekan. ‘’Bila masih dibutuhkan ya kita perpanjang non aktifnya. Pokoknya sepanjang pemeriksaan,” tukas Tjiptardjo. Selain menonatifkan pejabat di Direktorat Keberatan dan Banding, Tjiptardjo melanjutkan, kini KITSDA juga sedang membuka seluruh berkas kasus keberatan dan banding yang pernah ditangani Gayus. Lewat pemeriksaan tersebut, diharapkan bisa diketahui kasus apa saja yang ketika ditangani Gayus dimenangkan Pengadilan. (ind)
Suluh Indonesia/ant
PERLINDUNGAN - Mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol. Susno Duadji melambaikan tangan usai bertemu dengan sejumlah anggota DPR di Jakarta, kemarin. Susno hadir untuk meminta perlindungan hukum terhadap kasus yang dihadapinya.
JAKARTA - Dirjen Pajak Kemenkeu Mochammad Tjiptardjo mengakui, sekitar 15 ribu atau hampir 50 persen aparat di lingkungan Ditjen Pajak di seluruh Indonesia yang mencapai 32 ribu aparat rawan penyelewengan . Mereka adalah aparat pajak yang bekerja pada bidang pemeriksaan, account representative, juru sita, dan penelaah keberatan. ‘’Di bidang pemeriksaan ada 4.500 orang, account representative 5.000, juru sita, penelaah semua bisa 15 ribu,” ungkapnya di Jakarta, kemarin. Kendati posisi aparatnya berpotensi menyeleweng, Tjiptardjo yakin, masih banyak yang baik dan sudah merasa cukup dengan remunerasi yang diterimanya. ‘’Itu namanya rakus (seperti Gayus), sampai sekarang (renumerasi) masih tetap. Saya rasa dari 32 ribu pegawai pajak, yang baik-baik masih banyak, hidupnya biasa-biasa banyak juga, kalau nakal-nakal kita bersihkan,”tegasnya. Secara terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan, penyidik Polri memblokir semua rekening yang terkait dengan uang Rp 28 miliar yang berada di rekening Gayus Tambunan, staf Ditjen Pajak. Menurut Aritonang, jumlah rekening Gayus ternyata bertambah Rp 3 miliar selama diblokir penyidik sehingga menjadi Rp 28 miliar. (ind)
Saat Menerima Uang Suap
Oknum Hakim Ditangkap JAKARTA - KPK menangkap seorang hakim, Ibrahim yang diduga menerima suap Rp 300 juta dari seorang pengacara Adner S. ‘’Sekitar pukul 10.30 WIB KPK menangkap seorang hakim IB dan pengacara IS,” kata Jubir KPK Johan Budi di Jakarta, kemarin. Johan menjelaskan, keduanya ditangkap ketika mereka berdua berada dalam satu kendaraan di kawasan Cempaka Putih. Tim KPK membuntuti keduanya sejak di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara di Cikini, Jakarta Pusat. Ketika keduanya tiba di kawasan Cempaka Putih, IB dan AS keluar dari mobil masingmasing dan di sana terjadi penyerahan sekantong plastik.
‘’Sesaat setelah itu, keduanya ditangkap,” kata Johan. Setelah diperiksa, plastik itu berisi dua kertas berwarna coklat. Kedua kertas itu berisi uang sebanyak Rp 300 juta. Johan menjelaskan, suap itu diduga terkait penanganan kasus yang ditangani oleh pengacara AS. ‘’Suap diduga supaya kasus yang ditangani AS menang,” kata Johan. Johan tidak bersedia menjelaskan perkara tersebut secara rinci. Menurut informasi, suap itu terkait kasus pertanahan. Kasus itu diduga melibatkan sebuah perusahaan PT S yang dulu bernama PT T. Perusahaan itu pernah tersangkut sengketa tanah kehutanan. Sementara itu, MA member-
hentikan sementara hakim PTUN DKI Jakarta, Ibrahim. ‘’Hari ini (kemarin-red) Dirjen Pengadilan Militer dan TUN, mengeluarkan pemberhentian sementara terhadap hakim itu,” kata Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Nurhadi. Nurhadi menyatakan putusan pemberhentian sementara itu, dari hasil MA yang dipimpin Wakil Ketua MA Non Yudisial, Ahmad Kamil. ‘’MA menyerahkan sepenuhnya kepada KPK untuk menyidik kasus itu,” katanya. Ia menambahkan, MA juga sudah memerintahkan Badan Pengawasan MA dan Kepala Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta, untuk berkoordinasi dengan KPK. (nas/son)
DPR Segera Kaji
Pelaksanaan Remunerasi JAKARTA - DPR akan mengkaji ulang pelaksanaan remunerasi birokrasi substantif di lingkungan Kementerian Keuangan apakah bisa menghilangkan budaya korupsi atau tidak. ‘’Jika dari hasil kajian DPR ternyata pelaksanaan remunerasi birokrasi di Kementerian Keuangan tak memiliki dampak menghilangkan budaya korupsi maka akan diusulkan untuk dicabut saja,” kata Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin. Menurut Priyo, Kementerian Keuangan merupakan proyek percontohan pelaksanaan remunerasi birokrasi yakni DPR menyetujui peningkatan anggaran berlipat ganda termasuk untuk kenaikan gaji pegawai yang sasarannya untuk menghilangkan budaya korupsi. Pada rencana awal yang disetujui DPR periode 2004-2009, kata dia, jika proyek percontohan remunerasi birokirasi ini berhasil maka akan dilanjutkan kepada kementerian dan instansi pemerintah lainnya. ‘’Semangatnya dengan re-
menurasi atau gaji bonus bagi pegawai bisa menghilangkan budaya korupsi,” kata mantan Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI ini. Namun, munculnya kasus Gayus Tambunan yang diduga menjadi makelar kasus adalah pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang menjadi proyek percontohan remunerasi birokrasi. Dari sisi pengungkapan adanya praktek makelar kasus di Dijen Pajak, katanya, hal ini positif guna membangun pemerintahan yang bersih dan transparan. Namun dari sisi perilaku pegawai Ditjen Pajak yang diberlakukan remunerasi birokrasi, katanya, kenyataan ini sangat mengecewakan. ‘’Saya minta pimpinan dewan dan pimpinan Komisi terkait untuk mengkaji ulang, apakah benar asumsi yang diajukan oleh pemerintah kepada legislatif bahwa remunerasi birokrasi itu praktis dan bisa menghilangkan budaya korupsi. Kalau ternyata tidak bisa, maka akan kita minta dicabut,” kata Priyo. (har)
Terakit Kasus Gayus
Pengacara dan Pamen Polri Ditahan JAKARTA - Mabes Polri menahan seorang pengacara Haposan Hutagalung dan seorang perwira yang menjadi penyidik Kompol Arafat Enanie sebagai tersangka kasus Gayus. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Jakarta, kemarin mengatakan, kedua tersangka mulai ditahan sejak Senin (29/3) malam. Namun Aritonang belum bersedia menyebutkan perkara apa yang dilakukan oleh Hutagalung dan Arafat hingga menjadi tahanan Polri. Aritonang mengatakan, Hutagalung pernah menjadi pengacara Gayus Tambunan pada 8 Juni hingga 1 September 2009. ‘’Namun, perbuatan yang dilakukan dia bukan dalam kapasitas sebagai pengacara Gayus tapi di luar tugasnya sebagai pengacara,” kata Aritonang. Ia menegaskan, perbuatan yang dilakukan Hutagalung dilakukan di luar kurun waktu sebagai pengacara Gayus yakni 8 Juni hingga 1 September 2009. ‘’Penyidik menemukan bukti bahwa dia melakukan perbuatan melawan hukum. Nanti, kami akan menjelaskan secara lebih lengkap. Proses masih berjalan,” katanya. Selain itu, penyidik Polri
juga menahan Kompol Arafat sebagai tersangka karena diduga menyalahgunakan wewenang sebagai penyidik saat mengusut kasus Gayus. Namun, Aritonang belum menjelaskan perbuatan apa yang dilakukan perwira ini. Sebelum menjadi penyidik di Bareskrim Polri, Kompol Arafat pernah bertugas di Divisi Pembinaan Hukum Polri serta Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK). Aritonang mengatakan, pemeriksaan terhadap perwira itu tidak menutup kemungkinan mengarah kepada penyidik lain atau pimpinan di Bareskrim Polri. Ia menegaskan, penyidik akan terus mengusut kasus ini secara profesional. Kasus Gayus bermula ketika polisi menetapkan Gayus Tambunan, karyawan Ditjen Pajak, sebagai tersangka kasus rekening mencurigakan Rp25 miliar. Dalam perkembangan, Polri menemukan kejanggalan dalam penyidikan kasus Gayus ini sehingga Polri membuat tim penyidik Polri. Mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duadji adalah orang pertama kali yang menyebut adanya pelanggaran itu. (ant)
Menuju Kota Sehat, Warga Sehat KOTA-kota besar di seluruh dunia, tak terkecuali Jakarta dihadapkan berbagai persoalan. Diantaranya masalah urbanisasi dan kesehatan. Apa yang harus dilakukan pemerintah menyelesaikan persoalan global ini ? HARI Kesehatan Sedunia (HKS) yang diperingati setiap tanggal 7 April akan bertemakan “Urbanisasi dan Kesehatan” , karena urbanisasi sangat besar pengaruhnya baik terhadap kesehatan global maupun kesehatan individu. Siaran pers Pusat Komuni-
kasi Publik Sekjen Kementerian Kesehatan di Jakarta, kemarin menyebutkan, di Indonesia tema ini akan disubtemakan menjadi Kota Sehat, Warga Sehat dengan slogan 1000 Kota, 1000 Kehidupan. Subtema Kota Sehat, Warga Sehat dipilih karena kebija-
kan kota sehat telah berjalan di Indonesia, tetapi masih ditemukan kendala yaitu penyediaan air minum dan sanitasi lingkungan. Untuk mengatasinya, diperlukan komitmen semua pemangku kepentingan dan komponen masyarakat untuk mewujudkan kota sehat yang sekaligus berdampak pada peningkatan kesehatan warganya. Slogan 1000 Kota mempunyai makna suatu ajakan atau motivasi agar lebih dari 1000 kota berikut pimpinan/penentu kebijakan berpartisipasi
dalam kegiatan peringatan HKS ke-62. Sedangkan 1000 Kehidupan mempunyai makna adanya penggerak/ pahlawan yang melakukan aktivitas meningkatkan kesehatan di lingkungan kehidupannya. Di Indonesia, pada tahun 2009, lebih dari 43 persen penduduk tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60 persen. Peringatan HKS ke-62 di Indonesia di tingkat nasional, acara puncaknya akan dise-
lenggarakan di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, yang akan dihadiri antara lain oleh para menteri dan perwakilan WHO. Sementara di tingkat provinsi, kabupaten/ kota peringatan HKS ke-62 diperingati dengan berbagai kegiatan, misalnya pemberlakuan Hari Tanpa Kendaraan Bermotor di jalan-jalan utama, perluasan Kawasan Tanpa Rokok di sekolah, pelayanan kesehatan, tempat kerja dan tempat umum lainnya seperti restoran dan tempat ibadah. (ant)
K ta
2
Suluh Indonesia, Rabu 31 Maret 2010
Polda Tangani
K ilas
Kasus Mutilasi
Pembacaan Tuntutan Aan Ditunda PEMBACAAN tuntutan terhadap terdakwa kepemilikan narkoba jenis ekstasi, Susandhi bin Sukatma alias Aan, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu ditunda sampai Kamis (1/4). Penundaan itu diputuskan setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan belum siap untuk pembacaan tuntutan. Kuasa hukum Aan, Edwin Partogi, menyatakan, majelis hakim yang dipimpin Artha Theresia, sempat mempertanyakan JPU yang belum siap pembacaan tuntutan. “JPU kok belum siap, apa saya bebaskan saja terdakwa Aan,” katanya mengutip pernyataan hakim Artha Theresia. Seperti diketahui, perkara Aan menjadi perhatian publik karena proses penahanan dan penetapan tersangkanya diduga penuh rekayasa. Rekayasa itu antara lain pemeriksaannya dilakukan di lantai delapan Gedung Artha Graha, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan oleh satuan Polda Maluku. Dalam pemeriksaan Aan mendapatkan kekerasan. Dalam dakwaan terungkap pemeriksaan yang dilakukan oleh Polda Maluku bertujuan untuk membongkar kasus kepemilikan senjata api ilegal di Tual, Maluku. Namun janggalnya, Aan dikenakan tuduhan kepemilikan narkoba jenis ekstasi yang dirinya tidak mengetahui kepunyaan siapa barang haram itu. Edwin menyatakan seharusnya kliennya dibebaskan jika melihat dari fakta-fakta di persidangan. “Dari fakta di persidangan, tidak terbukti adanya tuduhan penyimpanan narkoba,” katanya. (ant)
Rekening Terkait Gayus Diblokir KEPALA Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan, penyidik Polri memblokir semua rekening yang terkait dengan uang Rp28 miliar yang berada di rekening Gayus Tambunan, staf Ditjen Pajak. Menurut dia di Jakarta, kemarin, rekening akan diblokir jika menerima aliran dana dari rekening Gayus. Ia mengatakan, Polri bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana dan jumlah dana yang akan diblokir. Ia mengakui bahwa rekening milik Gayus sudah berkurang isinya dan sebagian besar ditransfer ke rekening lain lewat bank. Polri mencurigai adanya upaya pencucian uang dalam kasus ini sehingga semua rekening penerima dana dari Gayus akan diblokir. Menurut Aritonang, jumlah rekening Gayus ternyata bertambah Rp3 miliar selama diblokir penyidik tahun 2009 lalu sehingga menjadi Rp28 miliar karena ada pengiriman uang saat diblokir. “Rekening yang diblokir memang tidak bisa dicairkan tetapi bisa menerima uang yang masuk. Nah, selama diblokir ada transaksi Rp3 miliar yang masuk sehingga jumlahnya jadi Rp28 miliar,” katanya. Kasus ini bermula ketika Gayus menjadi tersangka suap, pencucian uang dan penggelapan dalam kasus rekening Rp25 miliar. Setelah divonis enam bulan dengan masa percobaan satu tahun, Gayus pun berangkat ke luar negeri karena Polri kembali menjerat Gayus dengan kasus pidana baru. Kasus ini terbongkar setelah mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Susno Duadji menyebutkan adanya penyimpangan penyidikan kasus itu. (ant)
MA Putuskan
Suluh Indonesia/ade
DIRUT PLN - Dirut PLN Dahlan Iskan usai bertemu dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin. Pertemuan tersebut untuk melakukan koordinasi dengan KPK terkait proyek-proyek pengadaan PLN yang seluruh pengadaan barang di internal PLN akan diawasi KPK.
Penyelewengan Dana BOS Target Inspektorat Mundur JAKARTA - Inspektorat DKI menyatakan masih membutuhkan tambahan waktu untuk memeriksa dugaan penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), di beberapa Tempat Kegiatan Belajar Mandiri (TKBM) tahun 2007-2008. Awalnya, pemeriksaan ditargetkan selesai pada akhir Maret namun karena Inspektorat harus mengembangkan penyelidikan kasus tersebut sehingga tenggat waktu pemeriksaan diperpanjang. “Memang pe-
meriksaan belum selesai, meski kami bilang waktu itu insya Allah akan selesai dalam satu bulan ini. Kami harus mengembangkan data, bukti dan informasi baru,” kata Inspektur Pembantu Bidang Pemerintahan dan Khusus Inspektorat Provinsi DKI Agus Sutrisna di Jakarta, kemarin. Selain mengembangkan data baru, Agus mengatakan Inspektorat belum merampungkan pemeriksaan terhadap beberapa TKBM karena banyaknya pihak yang harus dimintai keterangan.
Pemunduran waktu penyerahan rekomendasi bagi Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo itu menurut Agus dibutuhkan karena Inspektorat DKI ingin merampungkan pemeriksaan dengan teliti, rinci, detail dan transparan tanpa ada yang ditutupi. Dengan perkembangan baru itu, Agus mengaku tidak bisa menentukan tenggat waktu pemeriksaan yang baru. “Saya tidak mau berjanji apa-apa. Yang pasti sesuai arahan Kepala Inspektorat Provinsi, pemeriksaan kasus ini harus diselesaikan secepatnya,” katanya.
Aktivis Dipersilakan
Tak Ada Suap Kasus Gayus Uji Materi Pasal “Kanker Demokrasi” JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) menyimpulkan tidak menemukan adanya indikasi suap yang dilakukan hakim Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Banten yang memutus bebas pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Gayus HP Tambunan. “Kesimpulannya, tidak ada bukti indikasi penyuapan dalam putusan Gayus,” kata Kepala Biro (Kabiro) Hukum dan Humas MA, Nurhadi, di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, majelis hakim PN Tangerang memvonis bebas Gayus HP Tambunan terkait dugaan penggelapan uang pajak sebesar Rp370 juta yang disangkakan kepada pegawai ditjen pajak itu yang saat ini dalam status buron. Bebasnya Gayus HP Tambunan tersebut menimbulkan reaksi publik, karena Gayus juga diduga tersangkut dalam kasus tindak pidana korupsi, pencucian uang dan penggelapan sebesar Rp24,6 miliar. Namun jaksa melimpahkan kasus itu ke pengadilan dalam kasus
yang berbeda yakni penggelapan uang Rp370 juta, karena menganggap berkas uang Rp24,6 miliar yang dari BAP polisi dinyatakan tidak terbukti. Nurhadi menyatakan putusan tersebut merupakan hasil Rapat Pimpinan (Rapim) MA yang dihadiri oleh Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial, Ahmad Kamil. “Kesimpulan itu diperoleh dari hasil kerja Badan Pengawasan Internal MA yang bekerja pada Senin (29/3) dan Selasa (30/3) dengan memeriksa majelis hakim yang menangani perkara tersebut,” katanya. Ia menambahkan putusan itu murni merupakan putusan yuridis dan pertimbangannya bisa dipertanggungjawabkan. Kendati demikian, ia menyatakan MA tetap membuka peluang bagi Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pemeriksaan terhadap majelis hakimnya. (ant)
JAKARTA - Aktivis LSM yang tergabung dalam “Koalisi Melawan Kanker Demokrasi” dipersilakan mengujimaterikan pasal-pasal KUHP yang mereka sebut sebagai “kanker demokrasi” seperti pasal pencemaran nama baik dan penghinaan. “Silakan diajukan bila ada pasal-pasal yang dinilai membungkam dan memberangus hak sipil warga negara,” kata Hakim Konstitusi M Akil Mochtar ketika beraudiensi dengan aktivis “Koalisi Melawan Kanker Demokrasi” di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta, kemarin. Menurut dia, suatu pasal yang pernah diujimaterikan di MK seperti pencemaran nama baik bisa saja kembali diujimaterikan di MK dengan sejumlah syarat. Akil memaparkan, sejumlah syarat tersebut antara lain tidak lagi diujikan oleh orang atau pihak yang sama dan ada alasan konstitusional yang baru. MK pada 15 Agustus 2008
pernah menolak uji materi UU KUHP dalam pasal yang mengatur pidana penjara karena pencemaran nama baik. Putusan MK tersebut dikeluarkan dengan berdasarkan alasan antara lain bahwa kebebasan hak asasi manusia yang diatur dalam UUD 1945 juga tetap dibatasi. Pasal 28J ayat (2) UUD 1945 berbunyi, “dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain...” Sedangkan uji materi pasal pencemaran nama baik dalam UU KUHP pada saat itu diajukan antara lain oleh Bersihar Lubis, wartawan yang divonis 1 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Depok karena dianggap mencemarkan nama Kejaksaan Agung setelah menulis artikel di surat kabar
pada Maret 2007. Mendengar penjelasan Akil, Juru Bicara Koalisi Febri Diansyah mengatakan, pihaknya akan berembuk terlebih dahulu untuk menentukan langkahlangkah selanjutnya. “Kami akan berbicara terlebih dahulu sebelum melangkah lebih jauh, apakah ingin mengajukan uji materi atau mengambil langkah advokasi hukum yang lain,” katanya. Febri yang juga peneliti ICW ini menegaskan, pasal pencemaran nama baik dan penghinaan adalah “musuh kita bersama” karena bisa menjerat tidak hanya aktivis antikorupsi, tetapi juga para wartawan dan masyarakat biasa seperti Prita Mulyasari. “Koalisi Melawan Kanker Demokrasi” terdiri antara lain dari Neta S Pane (Indonesian Police Watch/IPW), Muji Kartika Rahayu (Konsorsium Reformasi Hukum Nasional/ KRHN), dan Nurcholish (LBH Jakarta). (ant)
Aksi Earth Hour, Jakarta Hemat Listrik 120 MW AKSI pemadaman listrik selama satu jam atau “Earth Hour” pada Sabtu (27/3) malam lalu berhasil menghemat listrik sebesar 120 megawatt (MW) di wilayah Jakarta. “Angka ini naik dari aksi serupa tahun lalu yang menghemat 50MW. Saya bersyukur atas hal ini karena semakin banyak warga Jakarta yang sadar terhadap kelangsungan hidup bumi lebih dari tahun lalu. Dengan begitu bumi bisa beristirahat selama satu jam,” kata Direktur Progran Iklim dan Energi World Wildlife Fund (WWF) Indonesia Fitrian Ardiansyah di Jakarta, kemarin. Total penghematan yang dilakukan dalam aksi yang digelar di banyak negara itu adalah sebesar 811 MW dari seluruh pulau Jawa dan Bali. Aksi Earth Hour berlangsung selama satu jam mulai pukul 20.30-21.30 itu dimaksudkan untuk mengurangi laju perubahan iklim akibat pemanasan global. Di Jakarta, aksi tersebut terutama difokuskan di kawasan
bisnis Sudirman-ThamrinKuningan- Gatot Subroto dimana lebih dari 170 gedung termasuk jaringan hotel dan kafe turut mematikan lampunya selama satu jam. Dukungan juga diberikan oleh masyarakat lewat jejaring sosial “Facebook” yaitu lebih dari 200 ribu masyarakat menyatakan mendukung Earth Hour. Meskipun meningkat pesat dari tahun lalu, namun Fitrian mengaku bahwa tahun ini penghematan yang dilakukan masih belum mencapai target yakni 300 MW. “Hal ini disadari WWF Indonesia dengan belum tercapainya target kami, artinya belum ada 10 persen dari penduduk DKI Jakarta yang turut dalam aksi ini,” ujarnya. Berdasar perhitungan, penduduk Jakarta saat ini mencapai 9,2 juta orang sehingga 10 pers-
Agus juga menolak menerangkan perkembangan kasus tersebut namun hanya menyebut bahwa Inspektorat terus berusaha memenuhi permintaan Koalisi Anti Korupsi Pendidikan (KAKP) yang menginginkan Inspektorat memeriksa sekolah-sekolah yang diduga mengorupsi dana BOS/ BOP. “Saya tidak bisa memberi gambaran sejauh mana pemeriksaan Inspektorat saat ini berjalan. Tunggu sampai selesai dulu. Dan biar gubernur yang bicara, karena dia yang berhak,” tegas Agus. (ant)
JAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya mengambil alih penanganan kasus penemuan potongan tubuh berupa kaki di Kalimalang, Cipinang, Jakarta Timur dan Bekasi, Jawa Barat. “Karena tempat kejadiannya di dua lokasi maka kasusnya ditangani Polda Metro Jaya,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Idham Aziz di Jakarta, kemarin. Penanganan kasus korban mutilasi itu merupakan tim gabungan dari Polda Metro Jaya Satuan Kejahatan dan Kekerasan (Sat. Jatanras), Polres Metro Jakarta Timur dan Polres Metro Kota Bekasi. Idham meminta agar masyarakat segera melaporkan apabila merasa kehilangan salah satu keluarganya dengan ciri khusus terdapat tato bergambar kupu-kupu dengan sayap warna merah dan badan berwarna biru tepat di atas mata kaki kanan bagian luar. Apabila ada masyarakat yang mengenali tanda khusus potongan kaki kanan itu bisa menghubungi nomor telepon selular atau kantor polisi : 0816851777, 081387263399 dan 021-5234230. Sebelumnya, seorang warga menemukan bagian tubuh berupa paha kaki sebelah kiri dan potongan mulai dari pusar hingga pundak tanpa kedua tangan, leher dan kepala di Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (29/3) pukul 06.30 WIB. Selain itu, potongan tubuh lainnya berupa kaki kiri mulai lutut hingga tapak kaki dan paha kaki kanan ditemukan di Kampung Pintu Air RT 07/RW07 Kelurahan Harapan Mulia Kecamatan Medan Satria Bekasi, Senin (29/3) pukul 08.00 WIB. (ant)
Alasan Sakit
Anand Mangkir
Anand Krishna
JAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya batal memeriksa ahli spiritual, Anand Krishna yang terkait tuduhan pelecehan seksual terhadap mantan pengikutnya dengan alasan sakit. “Kami mengantarkan surat (keterangan) beliau sakit,” kata salah satu pengacara Anand Krishna, Astor Pegirsa di Markas Polda Metro Jaya, kemarin. Astro menuturkan surat dokter itu menyarankan Anand Krishna beristirahat karena kondisi badannya tidak memungkinkan untuk menjalani pemeriksaan. Pengacara itu tidak mengetahui Anand Krishna menderita sakit apa, namun tim kuasa hukum sudah menyerahkan surat keterangan sakit dari dokter kepada penyidik. Tim kuasa hukum meminta kliennya bisa mendapatkan istirahat selama satu minggu. Terkait dengan batalnya pemeriksaan Anand Krishna sebagai tersangka pelecehan seksual, Astro menuturkan hal itu merupakan hak azasi manusia dan penyidik
akan mempertimbangkan hal itu karena pemeriksaan tidak berjalan baik jika kondisi Anand sedang sakit. Astro mengungkapkan tim pengacara akan menunggu rencana pemanggilan kedua dari penyidik terhadap Anand Krishna. Astro membantah Anand menderita sakit karena statusnya menjadi tersangka terkait dugaan pelecehan seksual terhadap mantan pengikutnya. Namun demikian, pihak Anand merasa kaget dengan penetapan status Ketua Yayasan Anand Ashram itu menjadi tersangka. Sebelumnya, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya menjadwalkan pemanggilan terhadap Anand Krishna sebagai tersangka terkait tuduhan pelecehan seksual terhadap mantan muridnya, Tara Pradipta Laksmi, Selasa (30/3) pukul 10.00 WIB. Sementara itu, Pengacara Maya Safira Muchtar, Astro P. Girsang mengatakan kliennya akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Anand Krishna. “Ya (Maya) akan diperiksa sebagai saksi, Rabu (31/3) besok,” kata Astro saat dikonfirmasi melalui telepon selular di Jakarta, kemarin. Astro menjelaskan pihaknya belum mengetahui materi pemeriksaan yang akan ditanyakan kepada Maya karena penyidik yang mengetahuinya. “Penyidik yang tahu, kita hanya memenuhi panggilan saja,” ujar Astro. Pada 24 Februari 2010, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Remaja Anak dan Wanita Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pernah meminta keterangan Maya. (ant)
PENGUMUMAN Ilustrasi
en diantaranya atau 920 ribu orang seharusnya dapat menghemat listrik hingga 300 MW. Namun kenyataanya hanya 200 ribu atau sekitar 2,1 persen dari total penduduk Jakarta yang ikut dalam aksi tersebut. Kota Jakarta menjadi bagian dari 4.000 kota di 125 negara di dunia yang berpartisipasi dalam
peringatan Earth Hour 2010. Acara simbolis pemadaman di lima ikon DKI Jakarta itu dipusatkan di Taman Air Mancur Pesona Monas dan dipimpin langsung Wakil Gubernur DKI Prijanto. Selama prosesi pemadaman lampu Monas diisi dengan hiburan bernuansa hemat listrik.
Sebanyak 1.274 ikon kota dari seluruh dunia juga mematikan lampu mereka seperti di Piramid dan Patung Sphinx di Giza, Kota Terlarang di Beijing, Menara Eiffel dan Arc de Triomphe di Prancis, Empire State Building di New York, Istana Buckingham dan Big Ben di London. (ant)
B a h w a k a m i D i r e k s i P T. Tr u s t C o n s u l t i n g G r o u p , b e r k e dudukan di Jakarta Barat, memberitahukan bahwa Dedy H, Florentina K.T, Yasier A.U, Riza,Yunni I,W, telah me lakukan pengambilalihan atas seluruh saham milik Rusdi Rustam dan Edwan sebanyak 1.875 ( seribu delapan ratus tujuh puluh lima ) saham di dalam PT. Trust Consulting Group Berdasarkan Pasal 133 ayat (2) Undang-Undang No.40 Ta h u n 2 0 0 7 t e n t a n g P e r s e r o a n Te r b a t a s , P e n g u m u m a n dimaksudkan agar pihak ketiga yang berkepentingan me ngetahui bahwa telah dilakukan pengambilalihan Jakarta, 31 Maret 2010 Direksi PT. Trust Consulting Group U.003323-Peng
Metr politan
Suluh Indonesia, Rabu 31 Maret 2010
3
Daerah Diminta Naikkan
Anggaran Kesra
Suluh Indonesia/sep
PERTEMUAN - Ketua Forum Rektor Indonesia Chairil Effendy (kiri) yang juga Rektor Universitas Tanjungpura berjabat tangan dengan Ketua MPR Taufiq Kiemas usai menyampaikan pemikirannya mengenai sosialisasi empat pilar kehidupan bernegara di MPR/DPR Jakarta, kemarin.
Posisi PDIP Tetap Sama salah memposisikan diri nanti kita malu pada UUD,” katanya. Ditegaskannya, kongres PDI Perjuangan di Bali, 5-9 April belum membicarakan akan berkoalisi atau tidak tapi menegaskan kesamaan ideologi. Menurut dia, jika partai-partai memiliki ideologi yang sama, misalnya sama-sama mengakui empat pilar kebangsaan dan lahirnya Pancasila pada 1 Juni, maka akan terasa indah. Menurut Taufiq, persiapan kongres seluruhnya sudah selesai sehingga tinggal menunggu hari pelaksanaan saja. Menjelang kongres PDIP, isu yang lebih ramai adalah posisi wakil ketua umum, posi-
si sekjen, serta posisi politik PDIP ke depan apakah tetap oposisi atau berkoalisi. Sedangkan posisi ketua umum hampir dipastikan tetap diduduki Megawati Soekarnoputri. Jaga Soliditas Sementara Ketua DPP PDIP Tjahjo Kumolo menyatakan, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri berhasil menjaga soliditas partai sehingga tidak ada kubu-kubuan dalam partai sebagaimana dilansir sejumlah media. ‘’Sejumlah isu menghadapi Kongres ke-3 PDIP di Bali seperti terbentur pada masalah tentang komposisi struktur dan beda pendapat
ICW Minta :
KPK Awasi Pilkada 2010 JAKARTA - Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW) Ibrahim Fahmi Badoh mengatakan KPK harus mengawasi tahapan dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) karena potensi korupsi yang tinggi. ‘’KPK perlu memberikan peringatan pada peserta pemilu mengenai masalah ini. Ini sudah masuk bagian dari korupsi,” katanya ketika ditemui di Gedung Badang Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta, kemarin. Menurut Fahmi, potensi korupsi yang dimaksud seperti penggunaan sumber daya publik di daerah misalnya anggaran daerah (APBD) untuk kepentingan kampanye dengan berkedok pemberian bantuan sosial bagi masyarakat. Fahmi mengatakan, KPK seharusnya tidak tinggal diam, demikian pula dengan Bawaslu dan panitia pengawas pemilu di daerah. Selama Pilkada,
APBD rawan digunakan untuk kepentingan kampanye secara terselubung, khususnya di daerah yang kepala daerahnya
Ibrahim Fahmi Badoh
maju kembali sebagai peserta pilkada (incumbent). Lebih lanjut Fahmi menjelaskan modus penggunaan dana APBD untuk kampanye seperti pemberian bantuan untuk desa-desa yang mengatasnamakan pemerintah. Kegiatan
ini, katanya, sangat efektif untuk mempengaruhi pemilih. ‘’Ada potensi incumbent menggunakan sumber daya publik di daerah baik itu APBD maupun kekuatan birokrasi untuk kampanye,” katanya. Selain meminta KPK mengawasi pelaksanaan Pilkada, ICW juga mendesak Kementerian Dalam Negeri untuk membuat aturan penundaan pelaksanaan program-program populis selama Pilkada berlangsung untuk menghindari penyalahgunaan manfaat. ‘’Penundaan ini tentunya yang tidak menghambat pembangunan di daerah,” katanya. Selain itu, pemerintah juga harus memberikan ketegasan tentang sanksi bagi penggunaan APBD maupun pelibatan unsur pemerintahan untuk kepentingan Pilkada, sebagaimana diatur dalam UU 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. (ant)
sampai Rp 45 miliar per tahun. ‘’Total dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan untuk daerah Itu hampir separuh dari seluruh anggaran Kemensos dalam setahun,” katanya. Meski tidak bisa menyebutkan rata-rata besarannya namun dia mengatakan bahwa selama ini alokasi anggaran untuk penanganan masalah kesejahteraan sosial di sebagian besar daerah masih rendah. Anggota DPRD Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, Rahmat Kartolo, juga mengatakan, dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk penanganan masalah sosial di daerahnya masih minim. ‘’Tidak banyak, hanya sekitar Rp 3 miliar per tahun untuk semua program, itu pun masih harus dipotong karena defisit,” katanya tanpa menyebutkan program-program penanganan masalah di daerahnya.
Sementara di Kabupaten Sleman, menurut anggota DPRD Kabupaten Sleman Kuswanto, pemerintah daerah sudah memprioritaskan penanganan masalah sosial dengan mengalokasikan anggaran dan menjalankan program spesifik. ‘’Anggarannya tidak besar, tapi lumayan. Di Sleman program kesejahteraan sosial dibagi menjadi tiga klaster, di dalamnya ada banyak program termasuk diantaranya untuk panti asuhan dan jompo, anak terlantar, pelayanan rehabilitasi sosial dan pemberian susu untuk siswa SD dan Madrasah Ibtidaiyah,” jelasnya. Chazali berharap selanjutnya pemerintah daerah memberikan perhatian lebih pada upaya penanganan masalah sosial dengan menyediakan anggaran memadai dan membuat kebijakan spesifik untuk mengatasi masalah sosial di wilayahnya. (ant)
E-voting Pemilu Dibolehkan
Taufiq Kiemas : JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDIP Taufiq Kiemas mengatakan posisi politik PDI Perjuangan ke depan tetap seperti saat ini, bukan sebagai partai oposisi juga tidak berkoalisi. ‘’Silakan baca UUD 1945 di Indonesia tidak ada partai oposisi di Indonesia,” katanya di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin. Taufiq mengatakan berdasarkan UUD 1945 itu, maka tidak dikenal oposisi dalam sistem kepartaian. Yang ada adalah mitra kritis pemerintah. Dalam konteks ini, katanya, jika kebijakan pemerintah tidak populer dan tidak prorakyat maka akan dikritisi. ‘’Kalau kita
JAKARTA - Kementerian Sosial meminta pemerintah daerah mendukung upaya penanganan masalah sosial dengan meningkatkan alokasi anggaran untuk program-program kesejahteraan sosial. ‘’Untuk itu kami berharap paling tidak pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar dana dekonsentrasi dari pemerintah pusat ke daerah untuk penanganan masalah kesejahteraan sosial. Anggaran pemerintah pusat untuk penanganan masalah sosial terbatas,’’ kata Sekjen Kementerian Sosial Chazali H Situmorang di sela pertemuan dengan DPRD sekawasan barat di Jakarta, kemarin. Menurut dia, alokasi dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan untuk program kesejahteraan sosial yang diberikan pemerintah pusat ke pemerintah provinsi selama ini berkisar antara Rp 15 miliar
antara para kader (ideologis versus pragmatis), semuanya cuma isu. Buktinya kami tetap solid di bawah ibu Mega,” tandasnya. Ia dengan tegas menampik isu perpecahan pikiran di lingkup elite partai berlambang kepala banteng moncong putih itu seperti opsi oposisi yang didukung mayoritas basis partainya dan opsi bergabung dalam koalisi pemerintahan. ‘’Tidak ada itu. Sebagai partai, kami tetap solid dan taat kepada keputusan partai serta instruksi Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri,” ujar Tjahjo. (har/son)
JAKARTA - MK dalam putusan sidang uji materi UU 32/ 2004 tentang Pemda membolehkan pemilu dengan metode e-voting atau pemungutan suara menggunakan teknologi informasi dengan beberapa syarat. ‘’Atas dasar asas manfaat, Mahkamah menilai bahwa Pasal 88 UU 32/2004 adalah konstitusional sepanjang diartikan dapat menggunakan metode e-voting dengan syarat secara kumulatif,” kata Ketua Majelis Hakim Moh Mahfud MD di Jakarta, kemarin. Isi dari Pasal 88 UU32/2004 menyatakan bahwa, “Pemberian suara untuk pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah dilakukan dengan mencoblos salah satu pasangan calon dalam surat suara.”
Menurut Mahkamah, para pemohon yang menginginkan pemilu dengan memakai metode e-voting beralasan menurut hukum. Akan tetapi, MK berpandangan jika Pasal 88 UU No 32/2004 dibatalkan sesuai permohonan pemohon, maka tidak ada lagi landasan hukum tentang tata cara pemberian suara untuk Pilkada sehingga dapat menimbulkan kekosongan hukum. Untuk itu, sambil menunggu pembentuk UU mengakomodasi cara-cara di luar pencoblosan dan pencentangan, maka MK memutuskan memberi penafsiran yang lebih luas atas Pasal 88 UU No 32/3004. MK menilai, pasal tersebut dapat menjadi landasan bagi daerah yang menggunakan
metode e-voting asalkan memenuhi sejumlah syarat secara kumulatif. Sejumlah syarat tersebut antara lain tidak melanggar asas luber dan jurdil, serta daerah yang menetapkan metode e-voting sudah siap baik dari sisi teknologi, pembiayaan, sumber daya manusia, perangkat lunaknya, dan kesiapan masyarakat. Permohonan uji materi ini diajukan oleh Bupati Jembrana, I Gede Winasa, dan 20 kepala dusun di Kabupaten Jembarana, yang telah mempraktikkan cara pemilu dengan menggunakan sistem electronic voting (e-voting) berdasarkan KTP ber-chip atau KTP SIAK (Kartu Tanda Penduduk Sistem Informasi Administrasi Kependudukan). (nas)
Megap litan
Suluh Indonesia, Rabu 31 Maret 2010
4
Walikota Himbau
S osok
Warga Depok Bayar Pajak
Eddy Rusjadi
Dengan Senyum, Hidup Kian Indah SOSOK yang satu ini, bagi kalangan wartawan yang sehari-hari bertugas (meliput) kegiatan di kantor Balaikota Bogor , tentu sudah tidak asing lagi. Pasalnya, bapak beranak tiga ini, selain dikenal karena posisi jabatannya selaku Kasubag.Humas dan Protokol Pemkot.Bogor, mantan Lurah Gunung Batu ini juga gampang dikenali karena keramahannya dan tentunya kumis tebalnya. “Bagi saya seyum adalah ibadah, bahkan dengan seyuman segalanya akan terasa lebih mudah dan indah,” kata pria kelahiran Subang, 19 Juni 1956 ini. Suami Ny . Ermalia ini mengaku, kunci sukses baginya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang PNS, adalah dengan senantisa siap menerima tugas dan tangung jawabnya secara tulus dan iklas. “Di manapun kita ditempatkan dan pada posisi apa pun kuncinya hanyalah komunikasi, tulus mengabdi serta dibarengi dengan rasa iklas melaksankan tugas dan tangungjawab yang diamanahkan pimpinan,” tuturnya. Mantan Kasi Hartib, Kantor Pengelola Pasar ini punya prinsip, bahwa jika diri kita ingin diahargai oleh orang lain, maka kita juga harus bisa menghargai orang lain. “Kalau istilah kami dalam protokoler biar kantong lagi tipis, penampilan harus tetap necis,” candanya. (bas)
Suluh Indonesia/rin
MASUKKAN SPT - Walikota (tengah) saat memasukkan SPT di drop box di Kantor KPP Pratama Depok didampingi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Imam Budi Hartono (kanan) dan Kepalan KPP Pratama Depok, Arwi Lisan.
DEPOK - Ratusan warga Depok penuhi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Depok di Jalan Pemuda, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Depok. Para wajib pajak (WP) terlihat memenuhi kantor KPP Pratama Depok sejak pagi hari di hari terakhir batas penyerahan Surat Pajak Tahunan (SPT) yang jatuh pada Rabu ini. Tak kalah semangat, Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail juga terlihat menyerahkan SPT ke drop box di KPP Pratama Depok, kemarin. “Ini sebagai bentuk himbauan kepada para WP agar dengan sadar mengambil sendiri SPT mereka dan membayar pajak yang sudah ditentukan,” kata walikota di KPP Pratama Depok, kemarin. Sebagai WP dirinya juga telah melunasi kewajiban yang harus dibayarkan sebesar Rp 6 juta. Jumlah tersebut, adalah kekurangan yang harus dibayarkan dari total seluruhnya yang mencapai Rp 10.894.000. Tiap individu yang memiliki penghasilan minimal Rp 15 juta per tahun, wajib membayar pajak penghasilan. Nur menekankan bagi WP yang mengalami kesulitan dalam pengisian SPT, dapat mendatangi konsultan di KPP Pratama Depok untuk dibimbing dalam pengisian. “Ada pelayanan accounting representative yang akan membantu dalam pengisian SPT. Jadi jangan takut repot. Konsultasi pengisian tidak dikenakan biaya. KPP Pratama menyeiapkan konsultan secara gratis,” paparnya. Dari data yang dikutip dari KPP Pratama Depok, jumlah WP di Depok mencapai 262 ribu NPWP. Sedangkan untuk PBB sekitar 445 ribu bidang obyek dan 30 ribu badan perusahaan yang terdatat di KPP Pratama Depok. (rin)
KaSatpol PP
Ancam Petugas yang Pungli DEPOK - Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan 75 pedagang kali lima (PKL) di sepanjang Jalan Proklamasi, Sukmajaya. Puluhan PKL tersebut dinilai telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) No. 14 tahun 2001 tentang Ketertiban Umum dan Perda No. 18 tanun 2003 tentang Garis Sepadan Jalan. Penertiban di Jalan Proklamasi sudah dua kali dilakukan. Penertiban pertama dilakukan pada 2009. Namun, mereka tetap nekad berdagang kembali sehingga dilakukan penertiban untuk kedua kalinya. “Sebelumnya mereka sudah pernah ditertibkan. Tetapi karena tidak ada pengawasan maka mereka berjualan kembali di bahu jalan yang seharusnya berfungsi sebagai taman,” kata Ketua Satpol PP, Sariyo Sabani ditemui saat penertiban di Jalan Prokmalasi, kemarin. Sebelum penertiban dilakukan, pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada 75 pedagang tersebut untuk membongkar bangunannya. Namun, himbauan tersebut seolah tidak diindahkan sehingga Satpol PP terpaksa membongkar bangunan semi permanen yang terbuat dari triplek dan terpal. “ Surat pemberitahuan sudah dilayangkan sebanyak tiga kali, terhitung Februari-April,” tegasnya. Dalam penertiban kemarin tak terjadi kericuhan antara petugas dengan pedagang. Pasalnya, mereka menyadari kesalahan
yang dilakukan. Selanjutnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP di tingkat kecamatan untuk melakukan pengawasan. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Pasar dan UKM serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk bekerjasama dalam menanggulangi PKL di pinggir jalan. “Mereka berjualan di depan Pasar Agung. Ini kan menjadi pertanyaan, mengapa mereka tidak berjualan di dalam pasar? Ini adalah tanggungjawab dinas terkait untuk mencari jalan keluar,” ujarnya. Dinas terkait diharapkan memperhatikan keberadaan mereka. Artinya, harus dicari penyebab mengapa para pedagang tersebut lebih senang berjualan di luar pasar. Mengenai kemungkinan adanya oknum yang melakukan pungutan liar kepada para pedagang, dengan tegas Sariyo membantahnya. “Kalau memang benar ada segera laporkan kepada saya siapa orangnya. Tidak ada petugas kami yang melakukan pungli kepada pedagang,” tegasnya. Jika memang diketahui ada petugasnya melakukan pungli, pihaknya akan memberikan sanksi terberat. “Sanksinya adalah pecat,” ujarnya menekankan. Belum lama ini, empat orang petugasnya telah dipecat lantaran melanggar kedisiplinan. “Tapi mereka tidak terkait pungli,’’ tandas Sariyo. (rin)
Dituding Mencuri
Empat Bocah Dihajar Oknum TNI DEPOK - Empat anak di bawah umur dihajar sejumlah oknum TNI AD lantaran dituduh mencuri sebuah sepeda di Asrama Kompi Bengkel (Kibeng) Cilodong, Jalan Abdul Gani RT 007 RW 004, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Depok. Kejadian berawal saat keempat bocah tersebut melintas di komplek militer pada Sabtu (27/3). Saat melintas, Yono (12), Yusuf Maulana (11), Sulaiman alias Encok (10), dan Taufik (14) diteriaki oleh dua orang anggota TNI. “Hei..kamu yang kemarin mencuri sepeda bersama sepuluh orang teman
kamu itu ya,” kata Kafi, paman Yusuf menirukan ucapan yang dituduhkan kepada Yusuf. Pengakuan serupa diungkapkan Encok yang mengaku kepalanya diadu dengan tiga kepala anak lainnya hingga memar. Padahal dirinya tak pernah mencuri seperti yang dituduhkan. “Pas lewat komplek kami memang baru pulang main play station,” aku Encok kepada wartawan di rumahnya. Tak tahan dengan perlakuan oknum tersebut, akhirnya bocahbocah tersebut terpaksa mengaku demi keselamatan. “Padahal kami tidak mencuri,” ujarn-
ya. Encok bersama tiga orang temannya bahkan sempat digiring ke Polsek Sukmajaya. Namun keempatnya diperbolehkan pulang lantaran tak ditemukan barang bukti apapun. Tak terima dengan perlakuan tersebut, Syamsiah, ibu Taufik melapor ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). Syamsiah pun sangat geram terhadap perlakuan oknum anggota militer yang menganiaya anaknya. “Kami orangtua hanya bisa menangis melihat anak-anak kami dipukuli, hingga dibawa ke Polsek Sukmajaya, kami tidak bisa berbuat apa-apa,”
Naik 6,02 Persen
Dirombak Total Karya dan Tata Ruang, dipecah menjadi Dinas Pengawasan Pengendalian Bangunan dan Permukiman serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah juga akan dipecah menjadi dua yakni Dinas Pendapatan Daerah serta Badan Keuangan dan Aset Daerah. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika dipecah dua menjadi Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Kantor Komunikasi dan Informatika. “Untuk Kantor Lingkungan Hidup akan naik eselonering menjadi Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Kantor Kesatuan Bangsa dan Linmas berubah nomenklaturnya (aturan) menjadi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, Badan Pelayanan Perijinan Terpadu berubah nomenklaturnya menjadi Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal, Dinas Bina Marga dan Pengairan berubah nomenklaturnya menjadi Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air. Satuan Polisi Pamong Praja, naik eselonering dan terdapat penambahan lingkup urusan yang ditangani, yaitu urusan perlindungan masyarakat sedangkan untuk penambahan perangkat daerah yaitu Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI,” sebut walikota. (bas)
erangan Komando Strategi Angkatan Darat (KOSTRAD) Letkol Infanteri Husni mengatakan, pemukulan tersebut, bisa saja dilakukan keluarga militer. Mengenai sejumlah oknum yang diduga melakukan penganiayaan, Husni mengatakan tengah memproses kasus tersebut. “Kami juga menyesalkan perbuatan tersebut. Seharusnya anggota TNI memiliki jiwa Sapta Marga ataupun tata cara pergaulan yang sudah diterapkan. Semua biaya pengobatan akan ditanggung Kostrad, kami siap membantu keluarga korban,” ujarnya. (rin)
Perekonomian Kota Bogor
Perangkat Daerah Pemkot Bogor BOGOR - Pemerintah Kota Bogor berencana merombak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mulai dari Dinas, Badan dan Kantor. Perubahan meliputi sekitar 10 organisasi perangkat daerah mencakup ruang lingkup tugas dan wewenangnya masing-masing. Perubahan tersebut tertuang dalam Rancangan Peraturan Daerah Kota Bogor tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Berdasarkan PP No. 41 tahun 2007 tentang OPD, dijelaskan bahwa perubahan besaran organisasi dapat diakukan setelah organisasi perangkat daerah ditetapkan dan dilaksanakan sekurang-kurangnya satu tahun. “Dengan ketentuan tersebut, selanjutnya Pemerintah Kota Bogor memandang perlu dilakukan perubahan Perda No. 13 tahun 2008 tentang OPD. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan efektivitas, rasionalitas, dan proporsionalitas organisasi perangkat daerah Kota Bogor, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan daerah,” kata Walikota Bogor, Diani Budiarto, kemarin. Dalam usulan rencana perubahan perangkat daerah itu, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga akan dipecah menjadi dua dinas yaitu Dinas Pendidikan serta Dinas Pemuda dan Olahraga. Dinas Cipta
katanya sambil terisak. Hingga kemarin sore keempat bocah tersebut masih menjalani proses pemeriksaan di unit Pelayanan Perempuan DAN Anak (PPA) Polres Metro Depok, didampingi Sekjen Komisi Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait. Aris menegaskan, perbuatan tersebut merupakan pelanggaran HAM berat. Terlebih, pelakunya mengenakan pakaian dinas. “Kami akan laporkan kasus ini ke kantor polisi. Ini adalah pelanggaran HAM berat,” tegasnya ditemui di Polres Depok. Sementara itu, dihubungi secara terpisah Kepala Pen-
Suluh Indonesia/bas
PARIPURNA – Walikota Bogor, Diani Budiarto saat menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2009, kepada DPRD Kota Bogor, kemarin.
BOGOR - Perekonomian Kota Bogor pada 2009 mengalami kenaikan signifikan. Hal ini tercermin dari sejumlah indikator makro pembangunan ekonomi dalam setahun terakhir. Mulai dari laju inflasi yang terjun ke angka 6 persen. Penurunan dirasa sangat signifikan dari tahun 2008 yang melonjak hingga 14, 20 persen. Sedangkan laju pertumbuhan ekonomi menurut perkiraan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor telah mencapai 6,02 persen. Atau lebih baik dari laju pertumbuhan ekonomi di tahun 2008 yang hanya 5,98 persen. “Kenaikan juga terjadi pada pertumbuhan angka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku, yang di tahun 2009 telah mencapai Rp 12,294 triliun. Angka ini meningkat dari capaian tahun 2008, ketika PDRB Kota Bogor mencapai Rp 10,191 triliun,” kata Walikota Bogor, Diani Budiarto, saat menyerahkan Laporan Keterangan Per-
tanggungjawaban (LKPJ) tahun 2009, kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, kemarin. LKPJ itu diserahkan walikota langsung dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Jajat Sudrajat, di Ruang Rapat, Gedung DPRD, di Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor. Diani menjelaskan, indikator makro pembangunan lain yang juga meningkat adalah investasi yang di tahun 2009 mampu mencapai Rp 869,51 miliar atau naik sebesar Rp 1,09 miliar dari investasi di tahun 2008 yang mencapai Rp 868,42 miliar. Sayangnya menguatnya indikatorindikator makro pembangunan tersebut, belum diikuti penurunan angka pengangguran. Sebab sampai akhir tahun 2009, angka pengangguran di Kota Bogor masih berada di kisaran 15 persen atau naik sekitar 1,36 persen dari tahun 2008 yang mencapai 13,6 persen. (bas)
Imel Cari Dana Untuk Operasi Atresia Bilier TUBUH Kuning Melati, akrab dipanggil Imel (4,7) tengah berjuang melawan penyakit atresia bilier. Dana Rp 1 miliar dibutuhkan untuk biaya operasinya. Menurut Meirika (32) orangtua Imel, dirinya tengah mencari donatur dari berbagai pihak yang peduli menyumbangkan sedikit penghasilannya untuk membantu anaknya. Imel diketahu menderita Attresia Billier, suatu penyakit yang disebabkan penyumbatan sel empedu hingga berdampak pada lever sejak berumur dua bulan. Gerakan penggalangan dana untuk Melati (Imel) pun telah dibuat melalui Facebook, dengan memusatkan posko peduli Imel di Bogor. Posko yang berpusat di Jalan Tanjung 2 Blok 0/IX Nomor 14 Taman Cimanggu, Kecamatan Bogor Utara, telah pernah didatangi sejumlah donatur termasuk artis seperti D’masiv dan Charly ST 12 telah menjenguk Imel.
Minimnya dukungan, hingga kini Imel putri bungsu pasangan Meirika (32) dan Yuli Afrizal (39) asal Kabupaten Belawan, Medan masih berjuang melawan penyakitnya tanpa ada perawatan medis. Hingga usia Imel dua tahun penyakit itu makin menyerang pertumbuhannya, terjadi pembekakan dilututnya sehingga menyebabkan Imel kecil tak bisa berjalan. Kelainan lever yang menyebabkan hati tak dapat berfungsi sebagaimana mestinya hingga membuat perut Imel kecil membuncit. Saat ini sekujur tubuh mungil bocah itu gatal dan matanya
menguning. Meski kondisi fisiknya sangat miris, namun kedua bola matanya yang berwana kuning memancarkan harapan untuk sembuh, demikian pula harapan kedua orangtuanya. Meirika mencoba berkisah saat Imel lahir, kondisi bayi perempuan itu sehat dan tidak mengalami gangguan kesehatan lain, dan gejala penyakit itu terlihat saat dirinya mengadakan selapanan (tambal nama) untuk Imel. “Pada malam harinya badan Imel tiba-tiba panas dan demam. keesokan harinya tubuhnya menguning termasuk matanya, kotorannya berwarna putih dan air seninya berwarna kuning tua seperti teh,” ujar ibu dua anak ini menceritakan. Keesokan harinya Imel diperiksakan ke dokter spesialis anak dan dokter tersebut menyarankan agar imel di opname di rumah sakit di Surabaya un-
tuk pemeriksaan lebih lengkapnya. Selama empat hari diopname, Imel tiap hari diperiksa darah, air seni dan kotorannya. Bahkan dokter memasukkan sebuah selang ke dalam usus halusnya dan dari situ diketahui ada penyumbatan di dalam hati. Saat umur dua tahun lebih, Imel bisa berdiri walaupun kakinya tidak bisa lurus. Awal Februari 2009, keluarga inipun pindah ke Semarang. Melalui ibu kos kenalan mereka, Imel selanjutnya dibawa ke dokter di Semarang yang sudah pernah melakukan operasi transplantasi hati atau cangkok hati. “Pertama kaget, sedih, bingung dan perasaan ini bercampur aduk sewaktu dikatakan dokter bahwa penyakit Imel ini tidak ada obatnya dan jalan satu-satunya adalah harus dioperasi,” ujarnya lirih. Setelah diberi penjelasan
oleh dokter, lanjut Meirika, mereka mulai bersemangat untuk tetap sabar dan fokus ke proses operasi. “Kami juga sudah bertemu dengan tim dokter rumah sakit di Semarang dan tim dokter dari Singapore. Mereka tidak bisa langsung mengoperasi Imel disebabkan Imel tidak bisa jalan atau berdiri lagi lataran lutut mengalami pembengkakkan dan sakit,” katanya sembari menambahkan Imel hanya bisa duduk dan kalau sudah capek dia berbaring tidur. Namun hingga kini dukungan dana masih minim, sehingga Imel belum dapat melakukan perawatan medis. Imel belum bisa menjalani perawatan karena terganjal biaya operasi yang menelan dana sebesar Rp 1 miliar. Dengan akun Facebook peduli Melati (Imel), Meirika berharap dukungan masyarakat untuk kesembuhan Imel dapat dilakukan. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Rabu 31 Maret 2010
F OKUS Negara Modern Perlu Birokrasi Modern Pula I dalam negara modern, seharusnya tidak hanya politik yang bersifat modern. Artinya tidak hanya pintar berkoar-kaor tentang demokrasi, pemilihan umum langsung dan meminta dukungan politik, tetapi birokrasi juga harus modern. Kita mencoba mengungkap hal ini karena terasa ada ketimpangan dalam kehidupan bernegara di Indonesia. Sering disalahartikan, modernisasi birokrasi hanya sebatas gedung-gedung baru atau pakaian seragam atau bahkan potongan rambut yang seragam. Birokrasi, yang kita lihat pada struktur jaringan pada pelayanan masyarakat yang dikendalikan negara, sering mengecewakan kita. Misalnya, kalau kita mengurus surat keterangan sakit, harus berbelit-belit dan berlama-lama. Tentu ini sangat mengesalkan. Ini hanya salah satu contoh saja. Modernisasi birokrasi seharusnya mempunyai perjenjangan, yang paling sederhana bisa dilihat dari disiplin aparatnya. Pegawai pemerintah yang disiplin akan mampu memuaskan konsumen. Jika pegawai disiplin dan bertanggung jawab, meski peralatan yang dipergunakan tidak modern, pasti pelayanan akan lebih cepat. Pada tataran inilah kita sering kesal dan menyesal dengan perilaku pegawai pemerintah. Pada jam tertentu, ternyata mereka tidak ada di kantor. Urusan yang telah seharusnya selesai hari ini, tiba-tiba harus diulang lagi esok hari. Ini bukan persoalan sepele, tetapi pemborosan. Operasionalisasi alat-alat modern pada jajaran birokrasi, misalnya komputerisasi, sangat tidak ada artinya apabila disiplin tersebut tidak dipunyai. Kalau kita boleh lebih mengungkap kekecewaan lagi, apa artinya jejeran komputer di ruangan apabila ternyata pegawai yang mengoperasikannya tidak ada? Di sinilah kita berupaya untuk menyentil masalah utama birokrasi tersebut, yakni sumber daya manusianya. Disiplin tidak hanya menyangkut kehadiran rutinitas sehari-hari itu. Perilaku koruptif adalah sebuah tindakan yang bisa kita golongkan ketidakdisiplinan. Awalnya mungkin hanya sebuah pelanggaran kecil, tetapi jika kemudian merasa keenakan dengan tindakan tersebut, korupsi akan menjadi kebiasaan. Seperti bola salju, lama-lama akan membesar dan mengerogoti negara. Jika hari-hari sekarang kita mendengar adanya korupsi pajak yang demikian besar, atau makelar kasus di kepolisian seperti yang disebutsebut oleh Jenderal Susno Duadji, cikal-bakalnya adalah disiplin yang longgar. Dalam kasus demikian, negaralah yang dirugikan. Kalau negara yang telah dirugikan dengan dana sampai miliaran rupiah tersebut, mau tidak mau akhirnya rakyat yang akan membayar kerugian tersebut. Mungkin harga akan menjadi mahal, atau pajak semakin tinggi dan berbagai kebijakan lain yang memberatkan kantong rakyat. Kalau kita lihat perkembangan tenaga kerja akhir-akhir ini, seharusnya pemerintah mampu secara perlahan-lahan memperbaiki kualitas sumber daya manusia dari birokrasi kita. Yang paling mendapat perhatian adalah kejujuran dan melakukan rekrutmen pegawai negeri. Banyak tenaga terdidik negara kita yang tidak mendapatkan tempat pada posisi yang layak dalam jajaran birokrasi ini. Meski sudah dibantah, meski sudah dijaga, tetapi selalu saja ada kejanggalan-kejanggalan dalam rekrutmen ini. Ada selentingan, uang ratusan juta rupiah untuk ‘diendapkan’ pada seseorang agar bisa lolos menjadi pegawai negeri. Juga pengangkatan besar-besaran secara langsung pada pegawai honorer harus diperhatikan kepantasannya. Cara demikian sepertinya kurang mendukung munculnya birokrasi modern di Indonesia. Pengangkatan secara langsung tanpa prosedur yang ketat, justru akan membuat birokrasi semakin gemuk dengan kualitas yang tidak sesuai. Bagaimana pun, politik yang modern, demokrasi modern akan tenggelam dalam konteks kenegaraan apabila birokrasi ternyata bermental bobrok. Mari kita usahakan membuat pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. ***
D
Bang D
el
50 persen aparat pajak rawan penyelewengan
5
GCG dan Masalah Vital Perbankan BANK, sebagaimana kita ketahui, merupakan lembaga yang berfungsi sebagai Financial Intermediary yaitu perantara keuangan dari dua pihak yakni pihak yang berkelebihan dana dan pihak yang kekurangan dana. Usaha pokok bank adalah memberikan kredit di samping fee base income dari jasa-jasa lalu lintas pembayaran juga menerima simpanan masyarakat dalam bentuk giro tabungan dan deposito. Sebagai badan usaha pada umumnya tujuan akhir bank adalah profit/laba.
Krisis moneter tahun 1997 telah menyeret perbankan pada kondisi yang sangat kritis. Jumlah kerugian bank melebihi modalnya karena negative spread dimana biaya bunga lebih tinggi dari pendapatan bunga di samping ketidakmampuan debitur di dalam membayar cicilan utang-utangnya. Satu sumber menyatakan bahwa pada tahun 2000 saja obligasi yang diterbitkan guna merekapitalisasi Bank Umum mencapai 430,4 triliun. Oleh sebab itu program kebijakan yang ditempuh Pemerintah dalam pemulihan intermediasi adalah penyehatan lembaga perbankan melalui restrukturisasi kredit, rekapitalisasi, serta penjaminan pemerintah bagi Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat. Sejalan dengan itu Bank Indonesia juga berupaya meningkatkan sistem perbankan dengan melakukan penyempurnaan pengawasan serta mutu pengolahan perbankan melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) tentang Tata Kelola Perusahaan yang baik, yang dikenal dengan Good Corporate Governance (GCG) PBI no. 8/4/PBI/2006 termasuk PBI no 1/6/1999 tentang penugasan Direktur Kepatuhan yang ditunjuk dari salah seorang Direksi Bank. Dalam situasi yang cepat berubah seorang bankir dituntut untuk lebih peka terhadap perubahan lingkungan karena untuk meningkatkan fungsi intermediasi bank seperti yang diharapkan tidaklah mudah. Di satu sisi dalam menghimpun dana masyarakat bankir dihadapkan pada persaingan bukan hanya sesama bank tetapi juga pilihan investasi yang menarik bagi pemilik dana sehingga diperlukan inovasi dalam menghimpun dana pihak ketiga. Termasuk pengamanan dana masyarakat dalam memitigasi risiko akibat kejahatan perbankan karena teknologi yang semakin canggih. Sedang dari sisi penyaluran dana juga tidak kalah peliknya karena dihadapkan pada rambu-rambu yang semakin ketat seperti Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) besarnya Non Performing Loans (NPL) dan minimal Capitar Adequasi Ratio (CAR) yang harus dipenuhi serta maksimal Posisi Devisa Netto (PDN) yang boleh dikelola bank.
Oleh : I.B. Ratu Sanca* Dalam situasi yang cepat berubah seorang bankir dituntut untuk lebih peka terhadap perubahan lingkungan karena untuk meningkatkan fungsi intermediasi bank seperti yang diharapkan tidaklah mudah. Di satu sisi dalam menghimpun dana masyarakat bankir dihadapkan pada persaingan bukan hanya sesama bank tetapi juga pilihan investasi yang menarik bagi pemilik dana sehingga diperlukan inovasi dalam menghimpun dana pihak ketiga. Pukulan berat kembali menimpa kalangan perbankan yang dipicu oleh terjadinya krisis global tahun 2008. Munculnya beberapa bank bermasalah bahkan ada yang sampai harus ditutup. Masalah aktual yang muncul terakhir ke permukaan adalah kasus Bank Century. Diawali karena faktor kesulitan likuiditas akibat pengaruh krisis global sampai dengan bantuan dana bail out dari Pemerintah sejumlah 6,7 triliun disusul dengan aliran dana yang tidak jelas menyebabkan bank tersebut tidak bisa beroperasi sebagaimana diharapkan. Masalah ini telah meluas sampai melibatkan pejabat negara serta menyibukkan para wakil rakyat di pusat. Tentunya tidak bisa dimungkiri bahwa hal ini dapat menyebabkan terhambatnya pelaksanaan pembangunan nasional. Kondisi seperti ini tentunya membawa dampak kerugian yang pada ujungnya harus dipikul oleh rakyat mengingat uang yang dikelola Pemerintah adalah berasal dari rakyat. Pada umumnya masalah bank muncul dari dua pihak yaitu pihak eksternal dan internal. Dari eksternal adalah masalah un controlable bank. Seperti halnya krisis global, kebijakan pemerintah, bencana alam, serta perubahan perilaku dan budaya masyarakat. Terjadinya kerugian yang disebabkan oleh masalah ini lumrah dan merupakan risiko bisnis akibat kelemahan di bidang profesional. Sedangkan dari internal adalah masalah vital yang controlable
muncul dari internal bank itu sendiri berupa kerugian karena adanya fraud/kecurangan yang terjadi, baik karena human eror orang dalam, dan atau karena disengaja dilakukan oleh pihak terafiliasi atas dasar kepentingan masing-masing. Terhadap masalah eksternal maupun internal sesungguhnya Bank Indonesia sudah menetapkan kebijakan melalui PBI yang selalu disempurnakan sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi. Di samping itu bank juga harus tunduk dengan perundang-undangan seperti halnya UU Perbankan, UU Bank Indonesia, UU Tindak Pidana Korupsi dan lain sebagainya. Operasional bank adalah full regulated mengingat bank adalah pengelola dana masyarakat yang hanya minimal 8% bersumber dari pemiliknya.
yang keluar dari hati nurani paling dalam. Komitmen adalah kesepakatan tentang value (nilai) moral, agama, susila dan seterusnya dari para pihak terafiliasi yaitu pihak top management, Komisaris, otoritas dan Pemeritah. Sudahkah para pihak melaksanakan prinsip dasar GCG: 1. transparansi/keterbukaan, 2. akuntabilitas/pemisahan fungsi secara tegas, 3. responsibility/ tanggung jawab, 4. independensi/bebas dari kepentingan pribadi dan 5. fairness yaitu keadilan, kejujuran? Jawabnya adalah seberapa luas permasalahan yang muncul. Semakin berat masalahnya berarti semakin jauh pelaksanaan GCG di bank itu, demikian sebaliknya. Yang jelas bila terjadi masalah berarti ada pihak yang belum berGCG. Bila prinsip ini tetap diabaikan niscaya cepat atau lambat bank akan dihadapkan pada loss/ kerugian bukannya profit sebagai tujuan pokok. Di saat-saat bangsa kita mencari pola yang lebih akurat dalam mewujudkan cita-citanya menuju masyarakat adil dan makmur tiada henti-hentinya dalam perjalanan dihadang oleh berbagai masalah. Kapan bangsa kita terbebas dari belenggu permasalahan ialah saat mana ada kesesuaian antara perkataan dan perbuatan. Contoh gampang, orang Bali bilang adanya kesesuaian antara tarian dan gamelan, bukannya tari oleg diiringi oleh baleganjur. *Penulis, mantan pengurus bank
Tidak Patuh Yang menjadi pertanyaan, mengapa dengan full regulasi tersebut masih juga bank mengalami masalah berat sampai merugi yang pada akhirnya akan menjadi beban masyarakat luas? Jawabnya adalah karena bank dalam operasionalnya tidak patuh dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku berlandaskan GCG sebagai komitmen
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
Rawan atau sudah ... ?
SURAT A NDA Traffic Light tak Dianggap PEREMPATAN Karang Tengah, Jakarta Selatan, yang menghubungkan Komples Adhyaksa, Jalan Lebak Bulus Raya, Bona Indah dan Karang Tengah (Cinere) merupakan kawasan yang cukup ramai dan tak pernah henti dilintasi kendaraan. Kemacetan pun kerap terjadi di perempatan yang terletak tak jauh dari Supermarket Giant itu, apalagi pada jam-jam sibuk. Namun, kemacetan yang terjadi di lokasi itu, seringkali terjadi bukan karena tingginya volume kendaraan yang melintas, melainkan justru kerap terjadi karena rendahnya disiplin para pengendara yang melintas di jalan itu. Lampu lalu lintas (traffic light) yang berada di perempatan itu, yang fungsinya adalah sebagai pengatur lalu lintas kendaraan, kerap hanya dianggap patung tak bermakna. Para pengendara (baik mobil ataupun motor), kerap tak
mengindahkan lampu itu. Mereka tetap melajukan kendaraannya, meski saat itu lampu berwarna kuning atau bahkan merah telah menyala. Tindakan para pengguna jalan yang ‘seenak udelnya’ ini tentu saja sangat membahayakan, tidak hanya bagi diri mereka saja, tetapi juga bagi pengguna jalan lain. Saya kerap melihat, sikap ugalugalan para pengguna jalan di perempatan itu kerap melahirkan perang mulut antar pengendara, atau bahkan menyebabkan kecelakaan. Kami berharap, pihak berwenang segera menertibkan situasi kacau ini. Jika tidak, cabut saja traffic light di perempatan itu, karena justru akan membahayakan pengguna jalan, karena selalu dilanggar oleh para pengendara kendaraan bermotor. Terima kasih. Yoyok Cinere, Depok
Pasar Tradisonal Tersisih KASUS kebakaran pasar di beberapa tempat dan juga rencana perbaikan pasar tradisional sebaiknya tidak mengabaikan hak pedagang kecil. Selama ini terlihat para pedagang yang akan menempati kiosnya yang sudah terbakar dan direnovasi atau pemugaran kesulitan untuk mendapatkan kembali kiosnya. Bukan karena dilarang, tetapi lebih karena harga jual dan sewa yang ditetapkan kelewat tinggi. Kita tentu setuju bahwa keberadaan pasar tradisional sudah makin terpinggir, terutama karena kondisinya yang memang buruk. Selain becek, pasar tradisional juga sumpek bau serta seringkali kualitas yang meragukan karena mungkin lebih diakibatkan oleh kondisi yang tak segar lagi. Rehabilitasi pasar memang sudah mendesak untuk dilaku-
kan demi menjaga pasar tradisional agar tidak makin ‘dijajah’ pasar modern yang lambat laun dikuasai asing. Namun, keterbatasan anggaran memang menjadi kendala tersendiri sehingga pasar tradisional begitu sulit berkembang. Melibatkan swasta mungkin bisa, tapi itu tadi pasti harganya akan jauh lebih mahal ketika dilepas ke para pedagang. Pemerintah mestinya bisa turun langsung mengatasi keterbatasan anggaran ini. Itu kalau memang pemerintah serius ingin mempertahankan pasar tradisional. Selama ini pasar modern seperti minimarket sudah begitu menjamur dan masuk hingga pelosok kampung. Sementara warung-warung makin tersisih. Jam operasional juga lebih jauh, bahkan saat ini mulai banyak yang beroperasi 24 jam.
Apakah ini tidak makin menyingkirkan pedagang kecil. Rasanya, pemerintah harus se-
gera bertindak. Karnoto Kranji, Bekasi
Oh, Prestasi Sepak Bola Kita SEDIH melihat duta Indonesia di Liga Champions Asia, Persipura Jayapura, dikalhakan 1- 3 kub asal Jepang, Kashima Antlers, di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa petang kemarin. Bukan soal skor itu semata yang membut saya sedih, tetapi juga kaualitas permainan Persipura yang masih jauh di bawah tim tamu. Padahal, Persipura adalah jawara Liga Super tahun lalu, sehingga ia berhak mewakili Indonesia di Liga Champions Asia. Sebelumnya Persipura juga kalah 1-4 saat menjamu Jeonbuk Motors (Korea) , 0-9 oleh tuan rumah Changchun Yatai(China) dan 0-5 oleh tuan rumah Kashima Antlers.(Jepang)
Melihat hasil itu rasanya tak salah jika disimpulkan bahwa kualitas sepak bola Indonesia masih tertingal jauh dari negara-negara lain di kawasan Asia. Bahkan Timnas kita belakangan ini begitu terpuruknya sampais a m pa i ta k b e r k u t i k d i A s i a Tenggara Jadi saya mendukung penuh rencana pemerintah yang tak akan mengirim tin sepak bola ke Asian Games di Guangzhou Cina. Kita mesti tahu diri, di Sea Games saja tim sepak bola kita tersisih di babak awal, lantas untuk apa repot-repot ambil bagian di Asian Games yang persainganya lebih ganas? Agung Pamulang, Tangsel
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga Piala Presiden Digelar Tahunan MALANG - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan, untuk meningkatkan prestasi sepak bola nasional, dirinya berniat menggelar Piala Presiden dan dijadikan sebagai ajang tahunan. “Selain liga yang sudah ada, saya ingin menyelenggarakan Piala Presiden agar persepakbolaan di tanah air ini prestasinya bisa meningkat dan saya juga ingin menyaksikan setiap final Piala Presiden tersebut,” tegas Presiden dalam sambutan pembukaan Kongres Sepak Bola Nasional (KSN) di GOR Ken Arok Malang, kemarin. Menurut Kepala Negara, Piala Presiden itu nantinya harus dikemas lebih menarik agar gaungnya tidak kalah dengan liga-liga yang sudah berlangsung lama seperti Liga Super atau pertandingan sepak bola antarklub lainnya. Menurut Presiden, Indonesia memiliki talenta dengan jumlah penduduk sangat besar sehingga tidak ada alasan sama sekali Indonesia tidak menjadi pemain dan tim yang kuat. “Kita sudah memiliki modal yang bagus, suporter dan se-
mangat yang kuat. Modal bagus ini jangan disia-siakan, sebab tidak mustahil ke depan kita akan menjadi ‘Macan Asia’,” tegasnya. Dengan modal semangat dan talenta yang bagus tersebut, Presiden yakin persepakbolaan nasional bisa bangkit dan akan berjaya kembali di pentas Asia dan dunia. Menyinggung KSN yang digelar selama dua hari, Presiden SBY berharap ada rekomendasi-rekomendasi dan pemerintah akan merespon dengan baik. Macan Asia Dalam pembukaan konggres itu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima hadiah berupa kaos tim nasional (Timnas) Indonesia bernomor punggung 9. Cenderamata berupa kaos ini diserahkan oleh perwakilan dari Perhimpunan Pemain Sepak Bola Nasional (PPSN) Sarman Panggabean dan Andjas Asmara. Dalam sambutannya Presiden juga menyampaikan keinginannya agar Indonesia kembali tampil sebagai Macan Asia Teng-
gara, Asia bahkan Dunia. “Lima tahun lagi sepak bola kembali berjaya di Asia Tenggara dan 10 tahun lagi jadi Macan Asia,” kata Presiden. Presiden juga berharap agar KSN yang melibatkan berbagai stakeholder sepak bola tidak memicu pertengkaran sehingga bisa memajukan sepak bola nasional. Usai pembukaan, para peserta KSN melaksanakan sidang pleno I dengan mendengarkan pemaparan dari Ketua Umum PSSI, Ketua Umum KONI-KOI, Ketua Umum PWI dan pandangan peserta khusus dari mantan pemain dan anggota DPR RI. Sementara itu Ketua Umum KSN Agum Gumelar mengatakan, KSN yang diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai latar belakang itu diharapkan mampu mengidentifikasi permasalahan pokok persepakbolaan nasional. “Setelah penyelenggaraan KSN ini diharapkan prestasi sepak bola nasional yang dalam beberapa tahun terakhir ini terus menurun bisa dipulihkan kembali, bahkan lebih baik lagi dari prestasi yang pernah diraih sebelumnya,” katanya. (ant)
Arema Indonesia Amankan Posisi Puncak MALANG - Arema Indonesia mengamankan posisi tahta klasemen sementara Liga Super setelah menundukkan tim tamunya Persitara Jakarta Utara 2-0 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, kemarin petang. Dua gol Arema Indonesia yang mengoyak jala gawang Persitara yang dikawal Hisanori Takada itu dilesakkan oleh Muhammad Ridhuan pada menit ke-32 dan Dandy Santoso pada menit ke-70. Dominasi permaianan yang diperagakan para pemain Arema Indonesia belum mampu membombardir gawang Hisanori Takada. Kondisi lapangan yang basah dan becek akibat guyuran hujan sepanjang pertandingan, juga menghambat laju bola sehingga seringkali lepas. Gol pembuka Arema Indonesia yang mengoyak gawang Persitara berawal dari umpan panjang Achmad Bustomi pada Mu-
hammad Ridhuan yang lepas dari pengawalan dengan mudah menerobos pertahanan Persitara, sehingga pemain asal Singapura itu dengan mudah melesakkan bola ke gawang Takada. Arema Indonesia baru bisa m e n g a n g g a d a k a n kemenangannya pada menit ke70 melalui kaki Dandy Santoso yang memperoleh umpan dari Roman Chamelo. Baik Roman maupun Dandy juga lepas dari pengawalan para pemain belakang Persitara. Sebenarnya peluang emas yang dimiliki Arema Indonesia untuk menambah pundi-pundi golnya cukup banyak, namun penyelesaian akhir yang lemah membuat tim Singo Edan harus puas dengan skor akhir 2-0. Sementara Persitara Jakarta Utara juga memiliki peluang yang tak kalah banyak dengan tim tuan rumah, namun para pemain Persitara pun juga masih belum dinaungi “dewi fortuna”, sehingga peluang
demi peluang yang tercipta tak satu pun yang mampu menjebol gawang Kurnia Meiga. Bermain di bawah guyuran hujan yang menguras stamina pemain juga mempertinggi suhu permainan, sehingga wasit Oki Dwi Putra harus mengeluarkan lima kartu kuning selama 90 menit pertandingan berlangsung yang disaksikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kelima kartu kuning itu empat di antaranya diborong oleh pemain Persitara, yakni Firdaus Ramadhan, Tantan, Suwita Patta, dan Oktovianus Maniani. Sedangkan satu kartu lainnya diberikan pemain Arema Indonesia, Zulkifly Syukur. Dengan kemenangan yang ditorehkan saat meladeni Persitara Jakarta Utara, Arema mengoleksi 54 poin dari 26 kali bertanding. Sedangkan Persitara Jakarta Utara tetap sebagai juru kunci klasemen sementara dengan perolehan poin 20 dari 26 kali bertanding. (ant)
Presiden Salami Pemain Arema dan Persitara MALANG - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turun ke lapangan yang basah akibat hujan deras selama lebih kurang dua jam untuk menyalami para pemain Arema Indonesia dan Persitara. Sikap Presiden itu disambut gegap gempita oleh para pendukung klub Arema Indonesia yang memadati stadion Kanjuruhan, Malang, kemarin sore. Pada kesempatan itu Kepala Negara didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Gubernur Jatim Soekarwo, dan Ketua PSSI Nurdin Halid. Tak cukup hanya menyaksikan duel Arema vs Persitara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga membeli sendiri tiket pertandingan itu. Laiknya suporter sepak bola yang” baik”, Presiden Yudhoyono juga mengenakan kaos sepak bola berkerah dengan warna merah putih ketika membeli selembar tiket VVIP seharga Rp 150 ribu.
Kehadiran Presiden untuk menyaksikan duel dua tim pemegang tahta dan juru kunci klasemen itu dinilai sebagai bentuk dukunngan pada kebangkitan sepak bola Indonesia. Kedua tim, baik yang berjuluk “Singo Edan” untuk Arema maupun Si Pitung untuk Persitara, mengaku kehadiran Kepala Negara memberikan suntikan moral untuk menampilkan permainan yang terbaik dan mengoyak gawang lawan. Sementara itu sejak tengah hari ratusan pendukung Arema telah berbondong-bondong mendatangi stadion dengan berbagai atribut biru, yang identik dengan Arema. Mereka bertahan sekalipun hujan deras beserta angin kencang sempat mengguyur kawasan stadion. Ketika rombongan Presiden memasuki stadion, para penonton menyambutnya dengan yel-yel dan lagu kebangsaan Arema. (ant)
Persipura Menyerah 1-3 Atas Kashima JAKARTA - Persipura Jayapura gagal memenuhi janji untuk merebut poin setelah menyerah 1-3 kepada klub asal Jepang Kashima Antlers pada penyisihan Grup F kompetisi sepakbola Liga Champions Asia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin petang. Dengan kekalahan tersebut, juara Indonesia 2009 itu semakin terpuruk di dasar klasemen karena belum meraih satu pun nilai dari empat pertandingan yang telah dimainkan. Bagi klub asuhan pelatih Jacksen Tiago tersebut, ke-
kalahan itu adalah untuk keempat secara beruntun setelah sebelumnya juga menyerah dengan skor telak 1-4 saat menjamu Jeonbuk Motors, 09 oleh tuan rumah Changchun Yatai dan terakhir 0-5 oleh tuan rumah Kashima Antlers.
Pada dua pertandingan terakhir Grup F, Persipura akan bertandang ke markas Eonbuk Motors (Korea Selatan) pada 14 April, sebelum menjamu Changcun Yatai (China) pada 28 April di Stadion Gelora Bung Karno. (ant)
Klasemen sementara Grup F : (main, menang, seri, kalah, memasukkan, kemasukan, nilai) : Kashima Antlers (Jepang) Eonbuk Motors (Korsel) Changcun Yatai (China) Persipura (Indonesia)
4 3 3 4
4 2 1 0
0 0 0 0
0 11 2 1 7 4 2 10 3 4 2 21
12 6 3 0
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 31 Maret 2010
7
Arsenal Vs Barcelona
Perayaan Permainan Indah LONDON - Perempatfinal Liga Champions menyajikan partai impian antara Barcelona dengan Arsenal, dini hari nanti. Laga ini semakin menarik karena striker Barca, Thierry Henry akan menjalani comeback emosionalnya ke Stadion Emirates. Namun kehadiran Henry berpeluang ditenggelamkan oleh Lionel Messi. Sejak Barca diketahui bertemu dengan Arsenal dalam undian pertengahan bulan ini, banyak pihak yang membicarakan partai ini. Kedua klub samasama menampilkan sepakbola indah. Ditambah lagi Barca pernah mengalahkan Arsenal 2-1 di final Liga Champions 2006. “Sejak saya menjabat, permainan kami selalu ditandai dengan kecerdasan, sepakbola menyerang. Terkadang kami begitu percaya diri, kami bermain dengan berani. Itulah filosofi sepakbola. Menang atau kalah, saya ingin kami menunjukkan siapa diri kami dan sepakbola macam apa yang kami yakini,” ungkap pelatih Barca, Pep Guardiola. Permainan Arsenal, di bawah racikan pelatih Arsene Wenger juga tak kalah menghibur. “Ada banyak kesamaan dalam cara kami bermain, cara kami mendidik pemain-pemain muda, cara kami mengandalkan pemain-pemain muda dan dari segi rasa memiliki terhadap
klub,” papar pria Prancis itu. Henry yang bergabung dari Arsenal ke Barca pada 2007, akan menjadi satu dari sederet bintang yang mencuri perhatian di Emirates. Ia memenangkan dua gelar Liga Utama Inggris bersama The Gunners, tiga Piala FA, dan mencetak 226 gol dari 369 laga. Sayangnya penyerang Prancis ini tak dipastikan turun sebagai starter karena lebih sering dicadangkan. “Saya sangat emosional, tetapi juga tetap tenang. Itu akan terasa berbeda karena saya menghabiskan tujuh tahun di Highbury dan satu tahun di Emirates. Melihat penggemar dan pekerja-pekerja lain di klub itu, akan terasa sangat aneh,” papar Henry. Seperti David Beckham yang sulit memberikan pengaruhnya ketika bereuni dengan Manchester United bersama AC Milan, Henry terancam mengalami hal serupa. Perannya akan terpinggirkan bila Messi melanjutkan performanya yang mengagumkan. Anak ajaib asal Argentina ini telah memborong 34 gol musim ini. Messi mengatakan, gaya permainan terbuka dari Arsenal akan memberinya lebih banyak ruang untuk bergerak. “Kami cocok bermain dengan tim seperti Arsenal yang membiarkan pemainnya bebas bermain tanpa batasan. Saya berharap mereka tidak akan
mengubah hal itu dan menerapkan taktik berbeda untuk menghadapi kami,” urai Messi. Keseimbangan lini tengah Barca sedikit terganggu dengan cedera hamstring yang dialami Andres Iniesta sewaktu menang 1-0 atas Real Mallorca. Namun untuk lini belakang, Barca tak bermasalah bahkan mendapat tambahan kekuatan dengan pulihnya Gerard Pique dari cedera lutut. Adapun Arsenal tak dipastikan bisa menurunkan kapten Cesc Fabregas yang cedera lutut saat ditahan 1-1 oleh Birmingham. (adn/afp)
Prakiraan Pemain : Arsenal : 1-Manuel Almunia; 3-Bacary Sagna, 31-Sol Campbell, 5-Thomas Vermaelen, 22-Gael Clichy; 8-Samir Nasri, 4-Cesc Fabregas, 2-Abou Diaby, 7-Tomas Rosicky; 23-Andrei Arshavin, 52-Nicklas Bendtner. Barcelona : 1-Victor Valdes; 2-Daniel Alves, 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 19-Maxwell; 6-Xavi, 15-Seydou Keita, 24-Yaya Toure; 10-Lionel Messi, 9-Zlatan Ibrahimovic, 17-Pedro.
Inter Milan Vs CSKA Moscow
Ajang Pembuktian Mourinho MILAN - Ancaman kelelahan menghantui Inter Milan saat menjamu CSKA Moscow dalam laga pertama babak perempatfinal Liga Champions di San Siro, dini hari nanti. Gejala itu sudah ditunjukkan Nerazzurri ketika kalah dari AS Roma di Seri A Liga Italia Sabtu lalu. Inter merupakan satu-satunya wakil Italia yang tersisa di kompetisi Eropa. Mereka terlibat dalam tiga kompetisi sekaligus. Selain masih memimpin di Seri A, anak asuh pelatih Jose Mourinho itu lolos ke semifinal Piala Italia. Pencapaian ini membuat Inter melakoni jadwal yang padat. Dalam satu setengah bulan terakhir, performa Inter merosot drastis di Seri A. Hanya menang dua kali dari sembilan pertandingan membuat keunggulan atas Roma yang semula 14 poin berkurang menjadi satu poin. Dua kemenangan atas Chelsea di babak 16 besar Liga Champions tak juga mampu menutupi kenyataan mereka sedang krisis. Namun anggapan itu dibantah oleh penyerang Diego Milito. Kelelahan tidak akan menghentikan timnya. “Apakah kami kelelahan? Memang tidak mudah bermain di tiga kompetisi, tetapi kami akan terus berusaha dan mencoa melakukan yang terbaik. Keinginan kami menang lebih kuat daripada kelelahan yang kami rasakan,” terang Milito, kemarin.
Tekad Inter untuk berjaya di Liga Champions lebih kuat daripada di kejuaraan domestik. Mereka telah berhasil mengakhiri rekor buruk tak pernah melewati babak 16 besar dan kini mengincar semifinal pertamanya sejak kalah dari rival sekotanya, AC Milan pada 2003. Keberadaan Mourinho dapat menjadi penentu. Ia memiliki rekor impresif di Liga Champions dengan juara bersama Porto pada 2004 dan meraih semifinal dengan Chelsea. Tahun lalu ia masih diberi kesempatan walaupun disingkirkan Manchester United di perdelapanfinal. Inter memiliki sejarah yang menguntungkan dari pertemuan dengan CSKA di penyisihan grup dua tahun lalu. Mereka merebut dua kemenangan atas wakil Rusia itu meskipun dengan cara yang tidak mudah. Keduanya diperoleh dengan tertinggal lebih dulu, 0-1 di Moskow dan 0-2 di Milan. Bila Inter dilanda keletihan, CSKA dalam kondisi bertolak belakang karena baru memasuki tiga pertandingan dalam musim baru Liga Rusia. Namun pemenang Piala UEFA 2005 ini tidak lagi klub yang sama seperti empat tahun lalu. Mereka sudah tidak pernah memenangkan Liga Rusia sejak 2006 dan hanya finis kelima musim lalu. CSKA sekaligus kehilangan tiket ke kompetisi Eropa musim depan.
Harapan CSKA untuk menjadi tim Rusia pertama yang mencapai semifinal sejak setelah Spartak pada 1991 sangatlah tipis. Meski begitu bukan berarti mereka dapat langsung dicoret. Di fase grup lalu, Igor Akinfeyev dan kawan-kawan menahan imbang United 3-3 di Old Trafford serta menang di kandang Besiktas dan Sevilla. Apa pun hasil yang didapat dini hari nanti, kedua tim tidak memiliki banyak waktu untuk berbenah karena laga kedua digelar enam hari berikutnya. (adn/afp)
Prakiraan Pemain : Inter Milan : 12-Julio Cesar; 13-Maicon, 2-Ivan Cordoba, 25-Walter Samuel, 26-Cristian Chivu; 4-Javier Zanetti, 19-Esteban Cambiasso, 5-Dejan Stankovic; 10-Wesley Sneijder; 9-Samuel Eto’o, 22-Diego Milito. CSKA Moscow : 35-Igor Akinfeyev; 24-Vasily Berezutsky, 4-Sergei Ignashevich, 6-Alexei Berezutsky, 42-Georgy Shchennikov; 2-Deividas Semberas, 22-Yevgeny Aldonin, 18-Keisuke Honda, 13Mark Gonzalez, 17-Milos Krasic; 89-Tomas Necid.
Bilbao Dekati Posisi Liga Champions MADRID - Fernando Llorente memimpin Athletic Bilbao mengalahkan Racing Santander 4-3 di La Liga Spanyol, kemarin. Kemenangan itu mendekatkan Bilbao dengan selisih dua poin dari posisi Liga Champions. Striker yang tidak memiliki peluang memperkuat timnas Spanyol asuhan pelatih Vicente del Bosque di Piala Dunia tahun ini tersebut, menciptakan gol pertama, menjadi kreator gol kedua dan menambahkan gol ketiga dari titik penalti di San Mames. Pemain 25 tahun itu melesakkan sundulan melewati Fabio Coltorti dari sebuah sepak pojok menit ke-13, menipu pemain yang mengawalnya dalam memberikan umpan buat gol kedua Gaizka Toquero, dan hampir menjadikan skor 3-0 dengan sontekan tumitnya. Mohamed Tchite menipiskan ketertinggalan untuk klub rival dari wilayah bagian utara itu sesaat sebelum jeda, tetapi Llorente menuntaskan hadiah penalti menit ke-78 untuk menambah keunggulan timnya. Pemain pengganti Ivan Bolado menyumbangkan gol de-
ngan tendangan salto spektakuler untuk Santander 10 menit dari akhir laga. Tak berselang lama mereka kehilangan bek Oriol Lozano yang dikartu merah karena menyikut Llorente. Markel Susaeta membongkar pertahanan Santander guna merampungkan kemenangan bagi tuan rumah menit ke-87, sebelum Bolado mendapatkan gol keduanya di tambahan waktu dari umpan indah Sergio Canales. Bilbao memperkokoh posisi-
nya di peringkat keenam dengan sama-sama mengoleksi 45 poin bersama posisi kelima Sevilla setelah melalui 29 pertandingan. Sevilla, peringkat keempat Real Mallorca (47) dan peringkat ketiga Valencia (53), seluruhnya kalah akhir pekan lalu. Real Madrid memuncaki klasemen dengan 74 poin setelah menang 3-2 atas Atletico Madrid dalam laga derby di Santiago Bernabeu. Barca di peringkat kedua dengan kalah jumlah gol usai menundukkan Mallorca 1-0. (adn/rtr)
Suluh Indonesia/dok
Fernando Llorente
Suluh Indonesia/ap
AKSI TEVES - Bintang Manchester City, Carlos Tevez, dibayangi pemain Wigan, Titus Bramble, dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris, di Manchester, Inggris, kemarin. Teves membrorong tiga gol mengantar timnya unggul 3-0.
“Hattrick” Tevez Belum Puaskan Mancini MANCHESTER - Roberto Mancini mengharapkan Manchester City membenahi penampilannya untuk bisa merebut posisi keempat di Liga Utama Inggris. Pelatih asal Italia itu kembali melihat timnya bermain tak meyakinkan walaupun menang 3-0 atas Wigan di Liga Utama Inggris, kemarin. City harus menunggu sampai pemain Wigan, Gary Caldwell dikeluarkan untuk bisa memecah kebuntuan melalui Carlos Tevez. Penyerang Argentina ini mencetak hat-trick gol dalam 13 menit untuk menambah koleksi golnya musim ini menjadi 25. The Citizens naik ke urutan kelima, terpaut dua poin dari peringkat keempat Tottenham Hotspur. Mereka akan bertandang ke Burnley dan menjamu Birmingham sebelum secara berurutan menghadapi
Manchester United, Arsenal, Aston Villa, Tottenham, serta menutup musim di kandang West Ham. Mancini berpendapat, City harus meningkatkan penampilannya dalam tujuh pertandingan terakhirnya. “Kami sadar memiliki peluang yang bagus untuk meraih posisi keempat dan kami sadar harus bermain dengan baik serta bertarung dengan Tottenham dan Liverpool,” kata Mancini. “Penting bagi kami untuk memenangkan pertandingan selanjutnya dan pertandinganpertandingan lain. Akan sulit bagi kami melawan Liverpool dan Tottenham, tetapi kami siap bertarung.” Tevez mencetak 21 gol dalam 19 laga pamungkasnya. Oleh Mancini, mantan pemain Manchester United itu diyakini akan terus menanjak. City selalu
memenangkan pertandingannya di liga setiap kali Tevez mencetak gol. “Untuk hal ini, saya harap Carlos mencetak banyak gol di tujuh laga berikutnya. Sekarang ia telah menciptakan banyak gol, tetapi Tevez memang selalu menjadi pemain yang bagus ketika bermain di Manchester United,” puji Mancini seolah menyindir keputusan rival sekotanya itu menjual Tevez. Pelatih Wigan, Roberto Martinez berniat mengajukan banding atas keputusan wasit Stuart Attwell mengusir Caldwell. Caldwell tampak memenangkan bola menggunakan satu kakinya, sebelum kakinya yang lain menghalangi Tevez seolah ia melakukan tekel dengan dua kaki. Dikeluarkannya pemain belakang itu terbukti krusial dan
Martinez menentang keputusan ofisial lapangan. “Kita semua manusia dan kita semua membuat kesalahan, tetapi memberikan keputusan terhadap sesuatu yang tidak anda lihat, itu kebohongan, anda membuat-buat dan itu sulit diterima,” protes Martinez. Di sisi lain, Martinez yakin mereka akan bertahan di Liga Utama walaupun saat ini hanya unggul empat poin dari zona degradasi. “Kami tidak memiliki banyak keberuntungan dan kami harus bekerja sangat keras. Kami hanya perlu terus menunjukkan standar yang telah kami tunjukkan,” tegasnya. Martinez mengharapkan kiper utama Chris Kirkland yang melewatkan duel di Eastlands karena virus, dapat bermain kembali untuk lawatan ke kandang Fulham Minggu nanti. (adn/afp)
Wenger Yakin Fabregas Bugar LONDON - Arsene Wenger optimis gelandang Cesc Fabregas akan siap dimainkan untuk menghadapi mantan klubnya, Barcelona pada pertemuan pertama perempatfinal Liga Champions, dini hari nanti. Sang kapten sedang cedera lutut hasil dari duel dengan Birmingham Sabtu lalu dan tidak turut serta dalam sesi latihan, kemarin. Keyakinan Wenger didasarkan oleh kondisi Fabregas yang tidak begitu serius. Tak ada kerusakan parah pada lututnya. Kehadiran pemain 22 tahun itu berarti penting untuk The Gunners karena selain sebagai jenderal lapangan tengah, ia juga produktif menghasilkan gol. Sudah 18 gol disumbang Fabregas di semua ajang musim ini. Tiga gol lagi ia akan melewati raihan total golnya selama tiga musim terakhir. Kontribusi itu, menurut Wenger merupakan hasil dari kedewasaannya yang telah berkembang sebagai pemain.
Suluh Indonesia/dok
Cesc Fabregas
“Ia juga lebih kuat dari segi fisik. Anda dapat melihat daya tahannya yang lebih besar dan ia lebih bertenaga saat berlari. Dua hal itu membuat perbedaan besar. Saya juga yakin perubahan informasi memberikan pengaruh. Ia lebih bebas saat ini,” papar Wenger.
Pelatih Prancis itu pertama kali terpikat dengan Fabregas saat melihat umpan-umpannya di Piala Dunia U-17 bersama Spanyol pada 2003. Hanya 12 hari setelah Spanyol kalah dari Brazil di final, Fabregas yang saat itu belajar di tim muda Barcelona, sudah menjadi pemain
baru Arsenal. “Anda dapat langsung melihat visi permainannya sungguh luar biasa. Ia sedikit lemah dari segi fisik saat itu, tetapi ia mampu mencetak gol,” jelas Wenger mengenang keberhasilannya merekrut talenta hebat itu. (adn/afp)
Monaco Jegal Langkah Auxerre PARIS - Harapan Auxerre untuk naik ke puncak klasemen Liga 1 Prancis gagal terwujud setelah bermain 0-0 dengan Monaco di Stadion Louis II, kemarin. Auxerre tak beranjak dari posisi ketiga di belakang dua tim teratas, Girondins Bordeaux dan Montpellier. Auxerre mengantongi mengantongi 56 poin, sama seperti Bordeaux dan Montpellier. Namun mereka harus bercokol di urutan ketiga karena kalah perbedaan gol dan juga memainkan dua pertandingan lebih banyak daripada Bordeaux, sama halnya dengan Montpellier. Sementara bagi Monaco, ini pertandingan keempat berturut-turut tanpa mencetak gol dan mereka masih terpuruk di peringkat kesembilan. Pelatih Auxerre, Jean Fernandez seperti sama sekali tak
terganggu dengan hasil ini. Penampilan yang ditunjukkan pemainnya dalam menghadapi salah satu klub raksasa Prancis itu sudah memuaskan. “Kami sangat bagus dalam pertahan malam ini,” terang Fernandez. “Itulah kekuatan kami. Musim kami telah sukses apa pun yang terjadi saat ini. Kami hanya kalah enam pertandingan, termasuk di tiga laga pertama. Jadi kami tidak mudah untuk dilawan. Kami sangat senang dengan posisi kami yang begitu tinggi di klasemen dan kami mulai menggerogoti tim-tim besar dalam perebutan gelar.” Guy Lacombe di pihak Monaco mengatakan, pemainnya masih terpengaruh dengan energi berlebih yang dihabiskan ketika mengalahkan Sochaux 4-3 lewat perpanjangan waktu di perempatfinal Piala Prancis
pekan lalu. Ejekan dari 2.500 penonton di akhir laga juga membuatnya terganggu. “Mereka (penonton) harus lebih mengerti dan membantu kami. Kami memiliki jumlah poin sama dengan saat kami finis musim lalu. Terkadang memang seperti itu. Namun tipe pertandingan seperti ini memang dapat membuat kami lebih banyak merugi,” papar mantan arsitek Rennes, Sochaux dan Paris Saint Germain. Meskipun Monaco mendominasi penguasaan bola di seperempat jam pertama, mereka gagal menyulitkan kiper sekaligus kapten Auxerre, Olivier Sorin. Tim tamu yang memperoleh peluang sesungguhnya lebih dulu di menit ke-20. Sundulan bek tengah Adama Coulibaly memanfaatkan tendangan penjuru tidak menemui sasaran meskipun kiper Monaco, Stephane Ruffier telah di-
taklukkan. Auxerre juga memiliki peluang terbaik di awal babak kedua saat striker Polandia, Jelen Ireneusz terlibat duel satu lawan satu dengan Ruffier menit ke-50, namun sentuhan pertamanya mengecewakan dan Ruffier dengan mudah menangkap bola. Tim tamu beruntung salah satu pemainnya tidak dikeluarkan di sisa 20 menit sewaktu Dennis Oliech menyikut bek tengah Monaco, Djimi Traore. Wasit Lionel Jaffredo yang sebelumnya telah memberikan kartu kuning buat Oliech sudah tidak melihat insiden itu. Auxerre memecah kebuntuan menit ke-81 melalui striker Daniel Niculae. Pemain Rumania itu seolah memperoleh hasil dari kerja kerasnya sepanjang malam, tetapi Jaffredo menganulir gol itu karena offside. (adn/afp)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Rabu 31 Maret 2010
8
Banjir Bandang Landa Bojonegoro
Suluh Indonesia/ant
MASALAH PERKOTAAN - Sebuah mobil bergerak membelah air, saat banjir karena hujan dikawasan Banyu Urip Surabaya, kemarin. Beberapa kawasan diperkotaan, hingga kini masih tergenang air banjir jika hujan turun.
Kecelakaan “Speedboat”
Tewaskan Lima WNI di Malaysia SAMARINDA - Lima warga Negara Indonesia (WNI) dikabarkan tewas pada kecelakaan “speedboat” (perahu motor cepat) di Tawau, Negara Bagian Sabah, Malaysia, Selasa pagi. “‘Speedboat’ itu mengangkut 31 WNI dari Nunukan menuju ke Tawau, Malaysia. Ketika para penumpang akan turun di Pelabuhan Tawau, tiba-tiba ‘speedboat’ terbalik dan tenggelam,” kata Kapolres Nunukan, Kalimantan Timur (Kaltim) AKBP Besar Rhinto Prastowo saat dihubungi dari Samarinda, kemarin. Kecelakaan yang dialami Tenaga Keja Indonesia (TKI) di Tawau, Malaysia itu berlangsung di Pelabuhan Tawau pada Selasa pagi, pukul 09. 00 waktu setempat. “Dari 31 penumpang
speedboat itu, lima meningal dunia, tiga di antaranya anakanak dan dua korban orang dewasa. Sementara 17 penumpang lainnya dalam perawatan intensif di ‘Tawau Hospital’,” kata Kapolres Nunukan. Ke-31 penumpang tersebut, kata Rhinto Prastowo, merupakan TKI yang telah menghabiskan masa liburannya untuk mengunjungi keluarganya di Indonesia. “Mereka merupakan pekerja ladang di Malaysia dan akan kembali ke sana (Tawau) setelah menghabiskan waktu liburannya di kampung halaman masing masing. TKI tersebut umumnya berasal dari Parepare, Sulawesi Selatan,” katanya. Pihak kepolisian, katanya, masih terus berkoordinasi dengan
perwira penghubung Polri (LO) di Malaysia, untuk membantu pemulangan kelima jenazah WNI tersebut. “Kami masih terus berkoordinasi dengan LO Polri yang ada di Malaysia untuk membantu ptoses pemulangan kelima jenaza, WNI korban ‘speedboat’ itu. Kami (Polres Nunukan) juga belum mengetahui kondisi terakhir WNI lainnya yang berhasil selamat tersebut,” katanya. Pihaknya juga telah meminta LO Polri di Malaysia untuk memulangkan seluruh WNI yang selamat tersebut. “Kami mendapat informasi bahwa WNI tersebut tidak menggunakan dokumen resmi dan hanya surat cuti dari perusahaan sehingga kami meminta LO agar berkoordinasi dengan pihak Konsulat Jenderal
Tiga Orang Terluka Akibat Ledakan Gas MAKASSAR - Sebanyak tiga orang terluka masingmasing Nurhayati (39), Ilham (5) dan Rosmalah (22) akibat ledakan gas di sebuah rumah kos Pondok Assalam, Jalan Monumen Emmy Saelan VII No 34 Makassar, Sulsel. “Petugas kami sudah mendeteksi. Ledakan yang terjadi di rumah kos itu akibat ledakan gas,” kata Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Hery Subiansauri di Makassar, kemarin. Kombes Hery Subiansauri mengatakan ledakan gas yang terdengar hingga radius 300 meter itu terjadi sekitar pukul 06.23 Wita. Sementara warga
setempat melihat asap putih mengepul dari rumah kos itu. Beberapa saat setelah kejadian, tim Gegana dari Brimob Polda Sulselbar, Polwiltabes Makassar, Polresta Makassar Timur dan Polsek Rappocini berdatangan untuk mendeteksi penyebab ledakan yang mengakibatkan empat kamar jebol dan sembilan kaca jendela pecah di tempat kos tersebut. Sementara korban yang merupakan penghuni kos, dilarikan ke rumah sakit terdekat yakni Rumah Sakit Islam Faisal untuk mendapatkan perawatan intensif. Menurut salah seorang penghuni kos Afil, rumah
kos yang memiliki 12 kamar itu pada saat kejadian masih bermalas-malasan di kamar masing-masing. Tiba-tiba terdengar suara ledakan keras yang bersumber dari kamar Nurhayati, berikut suara pecahan kaca yang berhamburan. Spontan anak-anak kos keluar dan melihat kondisi Nurhayati bersama anaknya yakni Ilham yang terbakar akibat ledakan gas itu. Sedang Rosmalah yang bersebelahan langsung dengan kamar Nurhayati, tertimpa dinding tembok yang runtuh. Akhirnya ketiga korban lukaluka itu dilarikan ke rumah sakit terdekat. (ant)
Sampul dan Soal Ujian Berbeda DENPASAR - Puluhan siswa di dua ruang ujian SMP 7 Denpasar, Bali, terpaksa menunggu sekitar sepuluh menit, sehubungan antara sampul dan soal ujian nasional (UN) yang terdapat dalam amplop berbeda, sehingga panitia harus memfotokopi soal-soal ujian. Memasuki hari kedua, Selasa, persoalan UN untuk tingkat SMP dialami SMP 7 Denpasar yang berlokasi di Jalan Gunung Rinjani, Monang Maning, Denpasar Barat. “Panitia terpaksa memfotokopi soal-soal, sehingga pelaksanaan ujian terlambat sekitar sepuluh menit,” kata Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Denpasar, Ida Bagus Alit, di sela-sela kegiatan itu. Dikatakan Alit, sesuai jadwal, UN dimulai pukul 08.00 WITA, namun ketika panitia
membuka sampul ujian hari kedua untuk mata pelajaran bahasa Inggris, sempat dikagetkan setelah melihat isi soalnya berbeda. “Di sampul tertulis mata pelajaran bahasa Inggris, namun isi soal ternyata mata pelajaran bahasa Indonesia,” ujar Alit. Seketika itu, panitia menarik kembali soal-soal yang sebagian sudah dibagikan kepada siswa peserta UN. Setelah temuan itu disampaikan kepada pengawas, pemantau dan dikoordinasikan dengan sub rayon, akhirnya panitia memfotokopi naskah soal-soal bahasa Inggris yang diujikan hari itu. Sementara, para siswa diminta menunggu sekitar 10 menit sampai fotokopi soal tersebut dapat dibagikan. “Semua itu sudah bisa diselesaikan,
dan tidak sampai mengganggu pelaksanaan UN secara umum,” tutur Alit, menambahkan. Atas kesalahan teknis seperti itu, kata dia, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, karena hal tersebut semata kesalahan dari pihak percetakan. “Kalau kami sifatnya menunggu saja. Sama sekali tidak boleh melakukan pencegahan untuk mengantisipasi kesalahan seperti itu, sebab soal-soal ujian kan rahasia dan disegel, tidak boleh dibuka oleh siapapun,” ucapnya. Selain kesalahan sampul yang berbeda dengan naskah soal, juga terjadi kesalahan teknis lain seperti yang dialami SMP PGRI I Denpasar. Saat panitia membagikan naskah soal ujian bahasa Inggris, ternyata sampul soalnya bertuliskan naskah matematika. (ant)
(Konjen) RI di Malaysia memulangkan mereka, jika perlu dengan cara deportasi,” kata Kapolres Nunukan. (ant)
BOJONEGORO - Banjir bandang melanda Desa Dander, Kecamatan Dander, Bojonegoro, Jawa Timur, kemarin sekitar pukul 15.00 WIB, mengakibatkan puluhan rumah tergenang air bercampur lumpur. “Tidak ada korban jiwa, hanya satu ton gabah milik warga yang dijemur hanyut dibawa air banjir,” kata Kapolsek Dander, AKP Pasuyanto, kemarin. Kali Dander di dekat pemandian Dander, tiba-tiba meluap dan merendam sedikitnya 40 rumah warga di Dusun Ledokan, Desa Dander. Banjir juga “menggilas” puluhan hektare padi yang baru ditanam. Di samping itu, air banjir bandang juga menggenangi jalan desa setempat dengan ketinggian berkisar 0,50 meter. “Warga tidak mengungsi meski pemukiman mereka kemasukkan air banjir bercampur lumpur,” ujar Kapolsek Pasuyanto. Menurut dia, ketika terjadi banjir bandang, di desa setempat tidak turun hujan lebat, melainkan hanya gerimis. Namun, di kawasan
hutan di wilayah Kecamatan Bubulan yang berada di bagian atas wilayah perkampungan, terjadi hujan cukup deras. Diperkirakan, air yang berasal dari Kecamatan Bubulan tersebut turun masuk Kali Dander hingga aliran sungai itu kemudian meluap, terlebih kawasan hutan di Kecamatan Bubulan kini sudah rusak. “Di daerah setempat sering terjadi banjir bandang, yakni setiap hujan deras turun di kawasan yang lebih tinggi,” katanya menjelaskan. Pagaralam Banjir Sementara itu Banjir bandang di Dusun Pematangbange, Kelurahan Curup Jare, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa, mengakibatkan irigasi jebol sepanjang 20 meter dengan tinggi 2,5 meter. Pengamatan di lokasi, kerusakan dinding irigasi setebal 70 sentimeter, selain pondasi hanya 50 cm dan kondisi sekitar bangunan itu juga rawan longsor. Kerusakan bangunan irigasi ini, juga membuat sejumlah tanggul ikut
jebol dan kolam ikan kering termasuk merusakkan jaringan air bersih. “Irigasi rusak pada saat terjadi hujan deras tadi malam sekitar pukul 03.00 WIB, dengan air yang mengalir cukup deras sedangkan saluran irigasi juga sangat terbatas, sehingga menumpuk dan membuat irigasi roboh,” ujar Pian, warga setempat. Ia menyatakan, bangunan irigasi ini selesai dikerjakan sekitar sepuluh bulan lalu, namun akibat kondisi pondasi kurang kuat dan lokasi bangunan merupakan daerah yang rawan longsor. “Memang saat kejadian hujan mengguyur daerah ini cukup deras, sehingga terjadi banjir bandang yang membuat dinding irigasi jebol,” ujar dia lagi. Pian menambahkan, posisi irigasi bukan hanya di tepi saluran sungai dan berada di bawah tebing serta sekitar kolam milik warga sekitar daerah itu, sehingga saat bajir dan arus terlalu deras mudah sekali jebol. “Bukan hanya saluran irigasi saja rusak, termasuk bangunan pipa air bersih juga ikut rusak.” (ant)