Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
BI Diminta Tak Naikkan BI Rate
Picu Profit Taking Pada Rupiah
Telkom Diminta Benahi Struktur
ANGGOTA Komisi XI DPR, Kemal Stamboel, meminta Bank Indonesia tidak menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate karena kenaikan itu tidak tepat kalau untuk meredam inflasi yang bukan karena faktor ...hal. 1
MATA uang dalam negeri bergerak dalam area negatif sepanjang Jumat, salah satu faktor pemicunya adalah akhir pekan yang dimanfaatkan untuk profit taking (ambil untung). Kurs Rupiah terhadap ...hal. 2
KEMENTERIAN BUMN meminta manajemen PT Telkom Tbk melakukan evaluasi anak perusahaannya, PT Telkomsel terkait dengan penurunan kinerja perusahaan tahun 2010. “Saya meminta manajemen ...hal. 6
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin, 31 Januari 2011
No. 21 tahun V
Suluh Indonesia/ant
BANJIR - Seorang nenek dan cucunya, saat melintas genangan air di jalan Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, Gresik, Jatim, kemarin. Luapan Kali Lamong ini memutus sejumlah jalan antarkabupaten.
JK Minta Penerima TC
Berbicara Jujur JAKARTA - Mantan Wapres Jusuf Kalla meminta, 19 politisi yang ditahan terkait dugaan suap cek perjalanan pada pemilihan Miranda Goeltom sebagai Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia untuk bicara jujur terutama mengenai asal dana yang diduga mengalir ke anggota dewan. ‘’Yang bekas menteri, bekas apa, itu mungkin harus jujur juga membuka. Terima (dana suap) darimana, itu baru akan membuka persoalan,” katanya saat menghadiri seminar penutupan simposium Nasional Demokrat di Jakarta, kemarin. Jusuf Kalla menilai, penahanan 19 politis DPR oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah sesuai dengan
proses hukum. Terkait itu, ia meminta agar politisi DPR lainnya tidak berprasangka buruk terhadap KPK. ‘’Semua pihak diharapkan fair dalam memandang aksi KPK yang menahan 19 politisi itu. Artinya, kalau menyangkut orang lain kita minta KPK, tapi kalau kita kena, jangan KPK. Tentu kita juga minta KPK. Jangan berpikiran apalagi bertindak tebang pilih itu,” katanya. Jusuf Kalla mengingatkan, KPK juga jangan tebang pilih. Jadi dua-duanya harus fair. Tentang orang-orang yang belum ditahan, baik mereka yang diduga sebagai penyuap maupun mereka yang diduga ikut menikmati suap untuk memuluskan terpilihnya Miran-
da Goeltom sebagai Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia, menurut JK posisi mereka sangat penting. Wakil Ketua Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy mempertanyakan penahanan itu. ‘’Isu yang menjadi hangat saat ini adalah soal penahanan oleh KPK terhadap para tersangka penerima suap suksesi Deputi Gubernur BI, Miranda Goeltom. Seluruh anggota Komisi III, pasti akan mencecar KPK soal itu,” ujarnya. Hal penting yang akan dipersoalkan DPR, kata Tjatur adalah penanganan kasus ini oleh KPK yang terasa aneh. Sebab, KPK tidak menahan pihak yang memberi suap miliaran rupiah itu. (ant/har)
KPK Jangan Mundur JAKARTA - Pengamat politik Bonny Hargens meminta KPK tidak mundur dari upaya politisasi sejumlah pihak termasuk dari anggota DPR. ‘’KPK jangan takut jika DPR mempolitisasi langkah mereka menangkapi para politisi busuk. Jelas politisi atau partai yang mengganggu kerja KPK bukan politisi atau partai yang pro pemberantasan korupsi dan harus dicurigai ada apa dengan para politisi dan partai tersebut,” kata Bonny di Jakarta, kemarin. Penegasan tersebut disampaikan Bonny terkait dengan rencana Komisi III DPR yang akan menggelar rapat dengan KPK hari ini. Komisi III akan mempertanyakan penangkapan terkait dugaan suap pemilihan Miranda Swaray Goeltom sebagai Deputi Senior Gubernur BI. Anggota DPR maupun parpol yang kadernya ditangkapi, menurut Bonny, tentunya akan mengkritik KPK dengan berbagai alasan yang menyudutkan seperti KPK tebang pilih, tidak adil, mengapa yang disuap dulu yang ditangkap dan sebagainya. ‘’Masa kalau belum dapat yang
memberi suap, yang menerima suap kita biarkan walaupun buktinya sudah cukup. Ini kan analagi yang kacau, masyarakat jangan tertipu dengan langkah politisi pembela koruptor yang seperti ini dan jangan menerima alasan apapun dari parpol seperti itu,” imbuhnya. DPR dinilai, Bonny tidak berhak mencampuri urusan pemberantasan korupsi yang dijalankan KPK dan jika mereka tetap mempolitisi kasus ini, maka KPK diminta harus berani menghadapinya. KPK, kata dia, bisa saja melakukan penyelidikan khusus terhadap politisi DPR yang mengganggu kerja mereka. Tidak perlu gentar kata Benny menghadapi Komisi III DPR yang notabenenya merupakan pihak yang telah berjasa memilih anggota KPK saat melakukan uji kelayakan dan kepantasan anggota KPK sebelum terpilih. ‘’Kedurhakaan KPK terhadap DPR berada di jalur yang benar, sementara durhakanya anggota DPR terhadap rakyat yang telah memilihnya, berada di jalur yang salah,” kelakarnya. (har)
Kualitas Masyarakat Tak Banyak Berubah KETUA Umum Nasional Demokrat mengatakan, kualitas kehidupan masyarakat tidak banyak berubah meskipun era reformasi telah bergulir selama 13 tahun di Indonesia. “Indonesia tetap berada dalam kelompok negara miskin di dunia,” kata Surya Paloh saat membuka acara simposium nasional “Gerakan Perubahan untuk Restorasi Indonesia” di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, kemarin. Hadir pada acara tersebut, mantan Wakil Presiden Yusuf Kalla yang juga mantan Ketua
Umum Partai Golkar, Ketua Dewan Penasihat Nasional Demokrat Sri Sultan Hamengku Buwono X, Ketua Dewan Pakar Nasional Demokrat Siswono Yudho Husodo, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Menurut Surya Paloh, dalam menghadapi persaingan dengan negara-negara lain di du-
Surya Paloh
nia, Indonesia sering kalah dan ke depan akan semakin sering
kalah. Indonesia yang tetap sebagai negara miskin meskipun memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa, karena pengelola negara tidak mengelolanya secara efektif. Surya Paloh mencontohkan, aturan perundang-undangan di Indonesia sangat banyak, tapi implementasinya buruk, karena hukum sering dipraktikkan sebagai muslihat untuk menutupi kebenaran substansial. “Perlindungan hukum juga
tidak pernah ada wujudnya ketika berhadapan dengan lingkar kekuasaan,” katanya. Menurut dia, birokrasi yang merupakan perpanjangan tangan dari negara dalam pelayanan publik, juga tidak berubah banyak, tetap malas, bertele-bertele, dan berbiaya tinggi, meskipun era reformasi telah bergulir selama 13 tahun di Indonesia. Paradoks tersebut, kata Surya, menegaskan beberapa perkara fundamental dalam proses berbangsa dan bernegara di Indonesia saat ini. (ant)
Tragedi Laut Teduh
3 Mayat Ditemukan ANYER - Tim Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) kembali menemukan tiga mayat dalam Kapal Motor Penumpang (KMP) Laut Teduh II, yang terbakar pada Jumat (28/ 1) di perairan Selat Sunda. ‘’Selama seharian dilakukan pencarian kembali ditemukan tiga mayat di dalam kapal,” kata Kapolsek Anyer AKP Idrus Madaris di Anyer, kemarin. Ia menjelaskan, ketiga mayat yang ditemukan pukul 15.15 WIB itu, kondisinya sangat memprihatinkan, karena hanya tersisa tengkoraknya saja, sehingga sangat sulit untuk dilakukan identifikasi. ‘’Dua mayat ditemukan di dalam dek dalam kondisi hangus dan sulit dilakukan identifikasi,” ujarnya. Tiga mayat rencanannya akan dikirim ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) untuk kemudian diproses selanjutnya. ‘’Memang tadi tim berencana akan membawa mayat yang baru saja ditemukan itu ke RSKM, seperti korban-korban sebelumnya,” katanya menambahkan. Akibat kondisi mayat yang sudah menjadi abu, hanya tinggal tengkorak kepalanya saja, penyidik juga tidak mengetahui, apakah korban tersebut adalah wanita atau laki-laki Sementara itu, Direktorat Polisi Air Polda Banten, belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. ‘’Kami belum meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan, karena kami masih mengumpulan bukti dan keterangan dari awak kapal dan penumpang,” kata Kepala Dirpolair Polda Banten, AKBP Budhi Hermawan. Budhi mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap puluhan saksi baik dari penumpang maupun awak kapal, termasuk nahkoda. Pemeriksaan secara intensif terus dilakukan dari keterangan saksi-saksi dan belum menyimpulkan tersangka atas terbakarnya kapal tersebut. (ant)
RI-Swiss Bahas
Aset Bank Century DUBAI - Indonesia meminta Swiss untuk bekerja sama mengembalikan aset terkait kasus Bank Century yang diduga berada di negara itu. Dalam konferensi di Bandara Internasional Dubai, kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, ada sejumlah hal yang dibicarakan dengan otoritas Swiss terkait penuntasan dan pengembalian aset Bank Century. ‘’Yang pertama dalam pertemuan saya dengan Presiden Konfederasi Swiss di Davos saya angkat perlunya kerjasama antara Indonesia dan Swiss dalam pengembalian aset yang diduga sebagian berada di Swiss,” kata Presiden. Dijelaskannya, aset yang dimaksud adalah aset Bank century. Aset tersebut harus dikembalikan dan hal tersebut merupakan tugas semua pihak termasuk pemerintah. ‘’Laporan terakhir dari tim terpadu yang bekerja untuk kembalikan aset Bank Century itu kerja sama dengan hukum berjalan dengan baik tapi kerja sama dengan Swiss dikatakan kurang berjalan baik bahkan ada kesan kurang kooperatif,” kata Kepala Negara. Berangkat dari laporan itu, maka Presiden disela-sela kunjungan kerja dalam rangka Forum Ekonomi Dunia di Davos, kemudian bertemu dengan Presiden Konfederasi Swiss. ‘’Penjelasan Presiden Swiss sebenarnya mereka ingin kerja sama tetapi masih memerlukan dokumen penjelasan secara sisi legal agar semua itu bisa diproses. Karena itu saya telah sampaikan ke Presiden Swiss tim Indonesia akan datang lagi untuk melengkapi, diharapkan kerja sama baik dan juga sudah meminta bank dunia karena sudah ada kerja sama dalam rangkan stolen aset recovery,” katanya seraya menjelaskan, dengan langkah itu, diharapkan pemerintah Swiss dapat bekerjasama untuk mengembalikan aset Bank Century. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Senin 31 Januari 2011
2
K ilas Sedan Ditabrak Kereta BELUM hilang ingatan masyarakat dengan kecelakaan kereta di Banjar, Jabar yang memakan banyak korban beberapa waktu lalu, kini kecelakaan kereta kembali terjadi perlintasan Kampung Gaga, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakbar. Akibat kecelakaan tersebut, mobil sedan Honda Stream Nopol B 2356 JX yang dikemudikan Jumadi (27), hancur tertabrak KA Expres jurusan Kota-Tangerang. Beruntung korban hanya mengalami luka memar pada bagian badan dan kaki akibat terbentur body mobil. Sedangkan mobilnya yang ringsek langsung diderek ke ke kantor Lantas Polres Jakbar. Tidak hanya itu, kaca mobil korban yang hancur tampak berserakan ke jalan, sehingga memacetkan lalu lintas di kawasan tersebut. Madi (55) saksi mata mengatakan, peristiwa terjadi pukul 01.30. Saat itu korban yang mengemudikan mobil warna merah seorang diri melintas dari arah Jalan Gaga menuju Jalan Mandor Husen. (kmb)
Warga Minta JPO KURANGNYA fasilitas umum berupa jembatan penyeberangan orang (JPO) di wilayah Kampungmelayu, Jatinegara, Jakarta timur dikeluhkan warga. Mereka mengaku kesulitan menyeberangi Jalan Jatinegara Barat yang melintasi wilayah tersebut. Warga semakin resah, karena di lokasi itu kerap terjadi kecelakaan sebab mereka harus menyeberang saat kendaraan tengah melaju kencang. Bahkan, pada 2010 lalu tercatat ada tujuh warga tertabrak saat menyeberang. Lima diantaranya meninggal dunia. Sepanjang tahun 2010 saja telah terjadi kecelakaan sebanyak tujuh kali yang menimpa warga saat menyeberang. Dari jumlah itu, lima di antaranya tewas. Faisal, Ketua RW 03 Kampungmelayu mengatakan, wilayah lain yang juga kekurangan fasilitas JPO adalah Jatinegarakaum, Pulogadung. Warga di tempat ini kesulitan saat hendak menyeberang Jalan Raya Bekasi. Kasudin Perhubungan Jaktim Viktor Tampubolon berjanji akan meneruskan keluhan sekaligus permintaan warga ini. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
MENGISI HARI MINGGU - Bus Transjakarta berjalan lambat diantara warga yang memanfaatkan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) untuk berolah raga di kawasan Bundaran HI, Jakarta, kemarin. Bus Transjakarta yang tetap beroperasi saat HBKB dan banyaknya warga yang beraktifitas olahraga di kawasan Bundaran HI diperlukan pengaturan dari aparat.
Komisi E DPRD Setuju
Kelurahan Direlokasi KONDISI bangunan dan lahan kantor Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogolpetamburan, Jakarta Barat, yang hanya seluas 350 meter persegi, dinilai sudah tidak layak lagi dipertahankan. Kecilnya ruang staf dan ruang pelayanan membuat pegawai dan pengunjung seringkali merasa tidak nyaman. Terlebih, minimnya lahan parkir membuat kendaraan terpaksa diparkir di pinggir jalan sehingga menimbulkan kesemrawutan. Sejumlah pengurus RW meminta agar kantor kelurahan direlokasi ke tempat yang lebih luas agar pelayanan kepada warga menjadi lebih maksimal. Achmad Muhdi (50), Ketua RW 03, sudah belasan tahun keberadaan kantor kelurahan seperti ini. Terbatasnya lahan parkir membuat pengunjung dan pegawai terpaksa parkir di pinggir jalan. Akibatnya, kendaraan warga yang ingin melintas harus antre karena terhalang kendaraan tersebut. Muchdi yang mengaku mewakili 10 Ketua RW yang ada di wilayah kelurahan tersebut mengaku, dengan kondisi tersebut sudah seharusnya kantor Kelurahan Jelambar dipindah pada lahan baru yang lebih luas. (kmb)
Anggaran Rehab Sekolah JAKARTA - Setelah bersikeras lebih memprioritaskan meningkatkan kualitas pendidikan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta akhirnya menyetujui prihal rehabilitasi gedung sekolah dalam APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2011. Hal itu terungkap setelah Anggota Komisi E DPRD beserta Pemprov DKI Jakarta mengunjungi empat sekolah yang kondisi
gedungnya memprihatinkan serta membutuhkan rehablitasi. Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Jhonny Simanjuntak mengungkapkan, anggaran untuk rehabilitasi sekolah memang lebih diperlukan ketimbang pengadaan alat-alat pendukung kegiatan belajar mengajar yang dianggarkan dalam APBD DKI Jakarta 2011. “Sebelumnya memang tidak dike-
luarkan anggaran untuk rehabilitasi. Karena ada sekolah yang tidak dicantumkan dan ada juga sekolah yang tidak membutuhkan rehabilitasi skala besar. Namun, pemprov bisa mengajukan kembali anggaran untuk rehab ke dalam penyusunan APBD perubahan 2011,” ujar Jhonny di Jakarta, kemarin. Sebelumnya dikatakan Jhonny, DPRD DKI Jakarta lebih
memilih menggunakan anggaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan di DKI Jakarta. Salah satunya yakni dengan pengadaan alat-alat pendukung kegiatan belajar mengajar, seperti papan tulis elektrik, ensiklopedia, laboratorium berbasis teknologi informasi dan lain sebagainya. Sementara itu, menurut anggota dewan asal PDI Perjuangan ini, salah satu sekolah
yang tidak masuk dalam pengajuan rehabilitasi adalah SDN Malaka 06, Jakarta Timur. Namun, setelah melakukan kunjungan, Komisi E DPRD akhirnya menilai sekolah itu memang sangat membutuhkan rehabilitasi . “Kondisinya sangat memprihatinkan. Langit-langit di dua ruang kelas sudah jebol, bahkan anak didik pun terpaksa belajar di musholla,” paparnya. (kmb)
Gubernur Setujui DKI Targetkan
Jalur Khusus Sepeda
Pajak Rp 14,3 Triliun JAKARTA - Untuk keberlangsungan pembangunan di ibu kota, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pelayanan Pajak di tahun 2011 menargetkan penerimaan pajak senilai Rp 14,3 triliun. Guna mencapai target itu, berbagai langkah pun ditempuh. Salah satunya yakni dengan memperbaiki dan meningkatkan sistem layanan kepada wajib pajak dengan membangun kantor pajak drive thru serta mengoptimalkan penerapan sistem pajak online. ‘’Kami optimis dapat mencapainya. Sebab, tahun 2010 lalu saja, pencapaian pajak melebihi target yang ditentukan,” ujar Iwan Setiawandi, Kadis Pelayanan Pajak DKI Jakarta, kemarin. Saat ini, diakui Iwan, penerapan sistem pajak online masih belum diminati para wajib pajak. Tercatat, baru terdapat 242 wajib pajak dari target 800 wajib pajak yang telah menerapkan sistem ini. Salah satu kendalanya, karena tidak semua wajib pajak telah menggunakan sistem komputerisasi. Tahun lalu, dikatakan Iwan, target penerimaan pajak daerah sebesar Rp 10,083 triliun. Namun, pencapaiannya ternyata sebesar Rp 10,787 triliun atau melebihi 7 persen dari target
yang ditentukan semula. Nilai itu, dijelaskan Iwan, diperoleh dari 10 jenis pajak yakni, pajak kendaraan, pajak bea balik nama kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak air bawah tanah, pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, dan pajak parkir. Adapun perolehan pajak terbesar berasal dari pajak bea balik nama kendaraan bermotor yakni sebesar Rp 4,049 triliun. ‘’Pajak kendaraan bermotor berada di tempat kedua dengan perolehan sebesar Rp 3,118 triliun,’’ katanya. Sedangkan perolehan pajak terendah berasal dari reklame dan parkir. Pendapatan dari pajak reklame hanya sebesar Rp 251 miliar. Padahal, sesuai dari pajak itu ditergetkan sebesar Rp 275 miliar. ‘’Hal ini disebabkan karena ada beberapa papan reklame yang masih kosong (atau belum disewa). Reklame yang kosong itu ukurannya besar semua,” ujar Iwan seraya mengatakan, pajak parkir dari target Rp 150 Miliar, hanya memperoleh Rp 125 miliar. (kmb)
JAKARTA - Keinginan para pengguna sepeda di Jakarta untuk memiliki jalur khusus sepeda akhirnya terealisasi. Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo menyetujui dibuatnya jalur khusus sepeda di ibu kota. Untuk tahap awal, jalur khusus sepeda dibuat sederhana, yaitu berupa jalur pendek sepeda. Rencananya, jalur pendek sepeda dibuat dengan panjang 1,5 kilometer, mulai dari Taman Ayodya hingga Blok M, Jaksel. Ditargetkan, pertengahan 2011 mendatang jalur ini sudah bisa digunakan. ‘’Silahkan buat jalur pendek sepeda. Karena itu memungkinkan dalam batasan planing yang ada,” kata Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta, saat melantik Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jakarta Komite Sepeda Indonesia (KSI), di halaman Kantor Walikota Jakarta Selatan, kemarin. Fauzi menjelaskan, komunitas sepeda saat ini memang meningkat. Namun jumlah-
Kejagung Diminta Suluh Indonesia/ant
HARI GIZI - Sebanyak 10 ribu anak melakukan senam massal bertajuk 10 tanda umum anak bergizi baik’ di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, kemarin.
Reklamasi Selamatkan Jakarta dari Banjir KONDISI Jakarta yang berada di dataran rendah daerah pantai (coastal zone) dan dilalui 13 sungai yang mempunyai daerah tangkapan air luas, membuat Jakarta sangat rentan terjadi banjir. Apa yang harus dilakukan ? Berbagai upaya yang dilakukan seperti normalisasi kali, perluasan sungai hingga pembangunan kanal banjir barat (KBB) dan kanal banjir timur (KBT) terbukti telah mengurangi banjir di Jakarta. Namun, untuk mengantisipasi banjir hingga puluhan tahun kedepan, melakukan reklamasi dan membangun tanggul laut adalah suatu pilihan tepat untuk
mengatasi masalah tersebut. Deputy Representative Bos Witteveen, Sawarendro, mengatakan sangat mendukung rencana Pemprov DKI untuk melakukan reklamasi dan membangun tanggul laut. Sebagai salah satu perwakilan perusahaan konsultan yang bergerak di bidang pengelolaan air dan tanggul, Sawarendro menegaskan reklamasi dan tanggul
nya belum sebanding dengan penduduk Jakarta yang mencapai 9,6 juta jiwa. Diperkirakan, jumlah pesepeda di ibu kota saat ini baru sekitar 100 ribu orang. Sehingga, dengan dibuatnya jalur pendek sepeda ini diharapkan jumlah pengguna sepeda semakin meningkat. ‘’Semuanya harus proporsional, jika 100 ribu pesepeda dibandingkan dengan 9,6 juta penduduk Jakarta maka belum banyak,” ujarnya. Ia menambahkan untuk membangun jalur sepeda tidak dapat dilakukan tanpa perhitungan yang matang. Karena bukan cara yang baik jika melakukan perecanaan pembangunan terburu-buru di ibu kota. “Bukan cara yang baik jika pembangunan dilakukan dengan terburu-buru,” tambahnya. Walikota Jakarta Selatan, Syahrul Effendi menuturkan pihaknya telah melakukan survei di sepanjang Taman Ayodya-Blok M yang akan dijadikan jalur pendek sepeda. (kmb)
laut merupakan langkah untuk melindungi Kota Jakarta di masa depan. Pelaksanaan keduanya harus diarahkan sejalan dengan sistem tanah air yang sudah ada di DKI Jakarta. ‘’Untuk bisa melaksanakan proyek reklamasi secara benar dan tepat arah, memang perlu dilakukan perhitungan dan pertimbangan yang cermat. Baik hal ekonomi, lingkungan, sosial bahkan juga dari segi hukum. Sehingga dapat memperbaiki kondisi lingkungan,” katanya. Permukaan Amblas Pihaknya menilai, kondisi amblasnya permukaan tanah di
Jakarta, dan adanya pemanasan global telah mengakibatkan naiknya permukaan laut. Aspek-aspek tersebut, lanjutnya, perlu diantisipasi pula dalam hubungannya dengan siklus astronomi pasang tertinggi air laut yang berulang setiap 18,6 tahun sekali. “Jadi perjuangan untuk mengamankan wilayah rendah ini adalah perjuangan yang tidak ada henti-hentinya,” ujarnya. Menurutnya, dengan memperhatikan penurunan permukaan tanah dan kenaikan muka air laut, sistem polder akan terimplementasi secara efektif dengan membangun tanggul
laut di utara Jakarta. Ada empat pilihan yang memungkinkan diterapkan yakni tanggul laut diintegrasikan dengan reklamasi pantura, tanggul laut berada di luar wilayah reklamasi, tanggul laut berada diluar wilayah reklamasi kecuali Tanjungpriok dan tanggul laut yang menghubungkan antar pulau di Kepulauan Seribu. ‘’Dengan beberapa pertimbangan, terutama pembiayaan, pelaksanaan tanggul laut tersebut dapat dilakukan secara bertahap. Pilihan pertama merupakan pilihan yang paling mungkin dilaksanakan dalam 20 tahun ke depan. (kmb)
Sikapi Kasus Yusril JAKARTA - Mantan Kapuspenkum Kejagung Suhandoyo mengharapkan, Kejagung segera menyikapi kasus Yusril Ihza Mahendra terkait dugaan korupsi pada Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan HAM. ‘’Jika menundanunda kebijakan, maka akan menambah sederetan penilaian masyarakat bahwa kejaksaan itu tidak profesional,” katanya yang saat ini menjabat Juru Bicara Partai Hanura di Jakarta, kemarin. Yusril Ihza Mahendra, mantan Menteri Hukum dan HAM dan Hartono Tanoesudibyo, mantan Kuasa Pemegang Saham PT Sarana Rekatama Dinamika (SRD) ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tersebut. Saat ini berkas Yusril
sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Pidana Khusus Kejagung, sedangkan secara kelembagaan menunggu hasil kajian dari putusan Romli Atmasasmita dalam kasus Sisminbakum yang merugikan keuangan negara Rp 420 miliar itu. Ia juga mengharapkan Jaksa Agung segera memberdayakan fungsi intelijen dengan segera memerintahkan Jaksa Agung Muda Intelijen untuk melakukan telaahan, analisis dan perkiraan intelijen dalam kasus tersebut. ‘’Jamintel bekerja sama dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus),” katanya. Dikatakan, putusan bebas Romli Atmasasmita yang didakwa terkait kasus yang sama harus dijadikan pengalaman berharga bagi jaksa penyidik dan penuntut umum dalam menangani kasus Yusril. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Senin 31 Januari 2011
3
Mahfud MD :
Dua Imunitas Ancam Bangsa SURABAYA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud MD menilai dua imunitas sedang mengancam bangsa Indonesia saat ini yakni imunitas terhadap kasus korupsi dan kecelakaan atau musibah. ‘’Kalau imun terhadap penyakit cacar masih bagus, tapi bangsa Indonesia saat ini terancam imunisitas yang negatif,” katanya dalam pidato pada pelantikan DPW IKA-UII Jatim periode 2011-2016 di Surabaya, kemarin. Di hadapan 500-an alumni UII Yogyakarta dari berbagai daerah di Jatim, Mahfud MD yang juga Ketua Umum DPP
Suluh Indonesia/ant
TIBA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono disambut Wapres Boediono dan Ibu Herawati Boediono setibanya di Tanah Air setelah lawatan ke luar negeri beberapa saat setelah mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, kemarin.
PKB Dukung
DPRD Pilih Gubernur JAKARTA - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar berpendapat, sudah saatnya dilakukan penyederhanaan demokrasi terutama pada pemilihan gubernur agar dipilih oleh DPRD dan mendapat pengesahan dari presiden. ‘’PKB berpandangan bahwa gubernur sebaiknya dipilih DPRD dan disahkan oleh presiden.” ungkapnya usai membuka diskusi di Jakarta, kemarin. Pemikiran tersebut didasarkan atas kewenangan DPRD sebagai wakil pemerintah pusat yang ada didaerah dan pemilihan kepala daerah secara
langsung terlalu memakan biaya. Ketidak efektifannya pun perlu ditanyakan, karena sepanjang pemilihan kepala daerah banyak ditemui kejanggalan dalam prosesnya seperti, adanya money politik, 80 sampai 90 persen kepala daerah pasti menang lagi pada pemilihan berikutnya. ‘’Ini terjadi karena adanya pemanfaatan kekuasaan kepala daerah sepanjang masa jabatannya,’’ katanya. Secara jabatan fungsionalnya, Gubenur menurut Muhaimin adalah sebagai fasilitator pemerintah pusat yang untuk kemudian mendorong pe-
merintah daerah dapat mengorganisir, mengkonsolidasi dan menyatukan pemerintah kabupaten kota kepada masyarakat. Ini merupakan konsekuensi berlakunya otomomi daerah yang berada di kabupaten kota, yang pada dasarnya gubernur bukanlah pimpinan yang bersentuhan langsung dengan rakyat, kerena Gubernur dipossisikan sebagai media antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. ‘’Gubernur itu tidak bersentuhan langsung dengan rakyat, tapi Gubernur sebagai media antara pemerintah daerah dengan pemerintah
pusat, ini konsekuensi dari otonomi daerah berada di kabupaten kota.” ujar Muhaimin. Penyederhanan ini sudah menjadi tuntutan yang nyata di tengah masyarakat yang sudah terlalu disibukan dengan banyaknya pemilihan secara langsung seperti, pemilihan kepala daerah, pemilihan presiden, dan pemilihan legislatif. Oleh karena itulah, menurutnya perlu adanya penyederhanaan dalam proses demokrasi pemilihan Gubernur ini, namun harus tetap pada kewenangan dan manfaat yang dirasakan masyarakat. (oga)
IKA-UII itu menjelaskan bangsa Indonesia saat ini sudah tidak sensitif terhadap kedua kasus. ‘’Di masa lalu, korupsi dan kecelakaan itu merupakan kasus atau berita yang heboh, tapi masyarakat dan pemerintah sekarang sudah tidak kaget dengan kasus korupsi yang bernilai miliaran rupiah, karena adanya korupsi triliunan,” kata pria asli Madura ini. Padahal, kata mantan Menteri Pertahanan (Menhan) di era Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu, korupsi dalam jumlah jutaan pun harus menjadi kasus atau berita yang patut disikapi siapa pun. ‘’Ta-
hun 1990-an, korupsi yang hanya puluhan juta sudah mengagetkan masyarakat dan masyarakat sudah berteriak untuk melakukan tekanan kepada pemerintah supaya segera menyelesaikan,” katanya. Hal yang sama juga terjadi pada kasus kecelakaan yang sudah dianggap biasa. ‘’Sekarang, kalau ada kecelakaan dengan korban lima tewas atau musibah kereta api dengan korban kecil sudah dianggap biasa,” katanya. Padahal, katanya, kecelakaan dengan korban berapa pun sudah seharusnya menjadi kekagetan pemerintah. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Senin 31 Januari 2011
4
L intas Salurkan Buku KANTOR Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor, Jabar membagikan 33.000 eksemplar buku ke sejumlah perpustakaan desa yang terdapat di 33 desa dan kelurahan. Kepala kantor arsip dan perpustakaan daerah Kabupaten Bogor, Sonny Abusukur mengatakan, masing-masing desa mendapatkan 1.000 eksemplar buku yang nantinya akan dikelola oleh masing-masing perpustakaan. Sonny mengungkapkan, 1.000 eksemplar buku yang dibagikan masing-masing daerah dengan total 33.000 eksemplar itu terdiri dari 500 judul buku. Buku yang diserahkan ke seluruh pengelola perpusakaan desa terdiri dari buku-buku pendidikan umum, seperti tata cara bertani, beternak, budidaya ikan, teknologi dan buku kerajinan bagi ibu-ibu. Diharapkan dengan adanya buku-buku ini dapat menumbuhkan minat baca masyarakat dan menambah pengetahuan sehingga mampu meningkatkan taraf pendidikan dan perekonomian masyarakat. (ant)
Penampakan Kuntilanak WARGA Kampung Ciesek RT05/04, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung Puncak, Kabupaten Bogor, kemarin digemparkan oleh sesosok penampakan hantu perempuan berambut panjang (kuntilanak-Red) yang secara kebetulan tertangkap jepretan kamera handphone (hp) oleh dua orang anak bernama Vina dan Dila yang baru berusia 10 tahun. Dalam foto penamakan tersebut, terlihat jelas sesosok hantu berambut panjang tengah mencekik Dila yang saat itu tengah berfose bak seorang model di depan teras rumahnya. Foto di Hp itu diambil oleh Vina, teman Dila saat mereka bermain di depan teras rumah. Tapi usai berfoto-foto itu Dila langsung sakit panas dan anehnya lagi di bagian leher Dila juga terdapat ada bekas memar hitam yang membentuk seperti jari tangan bekas cekikan. Yati, keluarga korban warga sekitar semakin kaget saat melihat ada salah satu foto bidikan Vina dengan Hp itu ternyata juga ada penampakan aneh tersebut. (bas)
Suluh Indonesia/ant
PERANG LENGKONG - Mayjen TNI Marciano Norman di dampingi Letkol.Inf.Ontang Roma sesaat akan memimpin upacara peringatan perang Lengkong di TMP Taruna di Tangerang, Banten, kemarin. Dalam peristiwa perang Lengkong 1946 sejumlah siswa Siswa Militer Tangerang yang dipimpin Mayor Daan Mogot tewas di sergap oleh serdadu Jepang.
Korutor Masuk DPO KEJARI Depok, Jabar menetapkan tersangka kasus korupsi Unit Pengolahan Sampah (UPS), Suhendra sebagai buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Kajari Depok Zulkifli Siregar di Depok, kemarin mengatakan, pihaknya akan terus buru pelaku tersebut, untuk itu ditetapkan sebagai DPO. Menurut dia, syarat penetapan status sebagai DPO telah diterbitkan, dan diketahui oleh Kejati Jabar. Pihaknya, lanjut dia, sudah melakukan pencarian ke pihak keluarga, kantor maupun teman dekat tersangka, namun hasilnya hingga saat ini nihil. Ia mengatakan jika ada pihak-pihak yang mengetahui keberadaan tersangka bisa memberikan informasi kepada kejaksaan. Kalau memang sudah diketahui bisa langsung dijemput paksa. Namun ia mengharapkan tersangka menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, dan menyelesaikan dengan proses hukum yang berlaku. (ant)
Perlu Dibentuk
Rumah Pengaduan TANGERANG - Sejumlah kalangan masyarakat mendesak Panitia Pengawas Pemilu Kota Tangsel, Banten, membentuk rumah pengaduan pencoblosan ulang pada 27 Februari 2011. ‘’Rumah pengaduan diharapkan mampu menampung aspirasi dan keluhan masyarakat yang tidak tertampung oleh Panwaslu,” kata tokoh masyarakat Abdul Rozak pada acara diskusi mengenai persiapan pencoblosan ulang di Serpong, kemarin. Dijelaskannya, usulan untuk dibentuknya rumah pengaduan pelanggaran dengan alasan karena Panwaslu dinilainya sudah tidak netral dalam menjalankan tugasnya. Pasalnya, banyak laporan warga yang tidak tertampung Panwaslu, mulai dari tingkat Panwas kecamatan hingga Panwas kota. ‘’Harapan masyarakat untuk mendapat pemimpin yang bersih dari pelanggaran, masih belum bisa diwujudkan oleh Panwaslu sebagai penegak,” kata Rozak yang juga Sekjen MUI Kota Tangsel ini.
Menurut Abdul Rozak, MUI Tangsel meminta Panwaslu bisa bersikap netral, dan tidak mencederai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas itu. Sementara itu, Rashud Sakir, anggota Presedium pembentukan Kota Tangsel menambahkan, dirinya mengaku prihatin atas keputusan Panwaslu yang memutuskan Andre Taulany tidak bersalah. Karena berdasarkan bukti yang ada, sudah cukup kuat bahwa Andre bermain mata dengan pejabat teras di Kabupaten Tangerang. ‘’Peristiwa 29 Desember 2010, bukan suatu acara tanpa makna. Ingat, Tangsel itu tidak bisa dilepaskan dari Kabupaten Tangerang sebagai induk. Kecuali Andre mengadakan acara di Depok atau Bogor, yang tidak ada hubungan historis,” katanya. Menurut Rashud, PSU 27 Februari 2011, terancam kembali digugat akibat Panwaslu yang tidak mampu memainkan fungsi pengawasannya dengan baik. (ant)
28 Persen Tanah Warga Depok
Tak Miliki Status Hukum DEPOK - Sebanyak 28 persen tanah milik warga ataupun badan hukum di Depok, Jawa Barat, belum memiliki status hukum yang jelas dan terdaftar di Badan Pertanahan nasional (BPN) Kota Depok. ‘’Saat ini baru 72 persen yang memiliki status hukum resmi yang terdaftar di BPN,” kata Kepala Urusan Umum dan Kepegawaian Kantor BPN Kota Depok, Dedi Daskin di Depok, kemarin.
Menurut dia, dengan tidak terdaftarnya tanah yang ada akan mengurangi pemasukan kas daerah dan pembayaran nilai jual objek pajak (NJOP) tanah. ‘’Kalau sudah berstatus resmi maka menambah pemasukan kas daerah,” katanya. Untuk itu ia mengharapkan warga Depok mau mengurus penyelesaian status hukum tanah tersebut secepatnya. Namun ia mengingatkan bahwa setiap pendaftaran untuk
memperoleh sertifikat milik warga, instansi atau badan hukum, perlu disesuaikan dengan tata ruang yang ada. ‘’Penerbitan sertifikat tetap pada kebijakan dan peruntukan yang ada,” jelasnya. Ia mengatakan berdasarkan Peraturan Pemerintah No 11 tahun 2010 tentang penertiban dan pendayagunaan tanah terlantar, BPN diminta untuk melakukan penertiban asetaset dan penataan serta peng-
Mobilisasi Pembuatan KTP TANGERANG - Fatahillah, warga RT 01/04 Kelurahan Pamulang Barat Kecamatan Pamulang Kota Tangsel melaporkan indikasi mobilisasi pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), warga pendatang dengan tujuan agar bisa memberikan suara pada pencoblosan ulang pilkada di daerah itu. ‘’Hari ini, saya menyampaikan informasi mengenai masalah yang ditemukan di lapangan. Mengenai bukti-bukti akan kami penuhi dalam waktu dua hari ini,” katanya ditemui saat
menyampaikan laporannya ke Kantor Panwaslu Kota Tangsel, kemarin. Dijelaskannya, pembuatan KTP dilakukan oleh salah satu pihak agar warga pendatang yang tinggal di daerah setempat bisa ikut pencoblosan ulang pada 27 Februrari 2011. Peluang pendatang untuk masuk dalam daftar pemilih tetap dan memberikan suaranya pada pilkada cukup terbuka, karena Komisi Pemilihan Umum setempat melakukan pemutakhiran data pemilih. Kemudian, lanjut dia, seki-
tar 21 warga yang merupakan penduduk asli, tidak disertakan dalam DPT. Meski, dalam proses pemuktahiran data, sudah melakukan pemenuhan syaratnya. ‘’Warga yang memiliki KTP setelah bulan Maret 2010, masuk dalam DPT. Sebelumnya, KPU telah membuat regulasi bila melewati aturan tersebut tidak bisa,” katanya. Kasie Pemerintahan Kelurahan Pamulang Barat Agus Safari mengatakan, KPU dan Panwaslu harus mengambil tindakan tegas dalam mengatasi kasus pemuktahiran data. (ant)
Terminal Bojong Gede
Masih Minim Fasilitas BOGOR - Operasional Terminal Bojong Gede, Bogor, masih menghadapi beberapa kendala, terutama minimnya sarana dan prasarana penunjang pengoperasian terminal itu. ‘’Masih banyak kendala yang harus diperbaiki dan ditambah, agar terminal dapat beroperasi optimal,” kata Kadis Lalu Litas dan Angkutan Jalan, Kabupaten Bogor, Subiantoro di Bogor, kemarin. Subiantoro mengangkapkan, keberadaan terminal Bojong Gede masih belum optimal, namun uji coba yang kini memasuki hari ke empat itu menunjukkan bahwa perbaikan terus dilakukan hingga batas waktu satu minggu mendatang. Ia menyebutkan, kendala yang masih dihadapi pihaknya dalam pengoptimalan terminal yang dibangun dengan anggaran APBD sebesar Rp7,8 miliar tersebut, di antaranya masih akses pintu masuk terminal sempit, ruas jalan menuju terminal kecil dan kurangnya
Sumber daya manusia. ‘’Karena masih minimnya sarana dan prasarana ini, makanya penumpang enggan masuk terminal,” katanya. Ia menjelaskan, kendala terdapat di pintu masuk terminal karena sempit sehingga terjadi penumpukan kendaraan di pintu masuk. Akses jalan masuk menuju terminal juga kurang memadai. ‘’Diperlukan jalan tembus lain dan pelebaran badan jalan,” katanya. Selain itu, lanjut Subiantoro, kurangnya SDM di terminal juga menyulitkan pihaknya untuk mengelola terminal secara baik. ‘’SDM yang ada saat ini adalah pegawai dari terminal lain yang kita berbantukan, saat ini kita masih kekurangan SDM,” katanya. Subiantoro menyakinkan uji coba terminal Bojong Gede akan terus dilanjutkan, meski masih ada kendala yang mengganjal menurutnya adalah tantangan bagi pihaknya untuk memperbaiki diri. (ant)
Suluh Indonesia/bas
PENAMPAKAN - Sosok hantu perempuan berambut panjang tertangkap kamera HP di Cisarua, Puncak, Bogor.
gunaan tanah disesuaikan dengan tata ruang Pemkot Depok. Sementara itu, data dari BPN Kota Depok, 40 persen tanah fasum dan fasos milik Pemkot Depok belum memiliki sertifikat. Berdasar catatan BPN, sejak tahun 1960 sampai 2010, tanah fasum dan fasos yang sudah memiliki status legalitas terdaftar di BPN sebanyak 189 bidang dari 300 bidang. Tanah fasos dan fasus milik Pemkot Depok yang sudah ber-
sertifikat itu antara lain kantor dinas, kelurahan, kecamatan, puskesmas, sekolah, lapangan olahraga, dan TPU. Untuk itu, katanya, pihaknya menunggu usulan Pemkot Depok untuk segera mendaftarkan aset-asetnya yang belum memiliki legalitas sertifikat. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi A DPRD Kota Depok, Karno mengatakan seharusnya dilakukan inventarisasi fasos dan fasum. (ant)
DPDR Minta
Pemkot Depok Data Aset Daerah DEPOK - Sekretaris Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Kota Depok, Karno meminta kepada Pemerintah Kota Depok agar melakukan inventarisasi fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) seluruh perumahan di wilayah Depok. Pasalnya, hingga kini Pemkot Depok belum memiliki data pasti soal fasos dan fasum yang sudah diserahkan pihak pengembang perumahan. “Kami minta bagian aset melakukan inventarisasi fasos dan fasum di wilayah Depok. Kami mendengar banyak fasos-fasum beralih fungsi,” kata Karno, kemarin. Menurut dia, sejumlah fasos-fasum kini sudah beralih fungsi. Hal itu harus menjadi perhatian utama walikota. Padahal, seharsunya, tugas utama Pemkot Depok adalah menjaga, merawat, memeliharan, dan mengembangkan. ‘’Saya juga sering menerima masukan dari warga soal banyak aset beralih menjadi milik perseorangan seperti; kantor Kecamatan Sawangan, kantor Kelurahan Sukamaju Baru, lapangan olahraga di Taman Dahlia, dan beberapa sekolah negeri di Kota Depok,” bebernya. Anggota Fraksi Partai
Demokrat (FPD) itu menekankan kepada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) untuk berhati-hati dalam mengeluarkan izin. Sehingga tidak ada lahan fasos-fasum yang sudah diserahkan ke Pemkot Depok berpindah tangan menjadi milik pribadi. ‘’BPPT harus melakukan cek and ricek sebelum mengeluarkan izin. Jangan ada kesalahan fatal yang berakibat beralihnya tanah fasos-fasum menjadi milik perorangan,” tegansya. DPRD Kota Depok berencana mendorong pembuatan peraturan daerah (Perda) tentang Aset. Perda ini merupakan usulan DPRD Depok. Proses perda tersebut dinilai membutuhkan waktu yang panjang. Masih membutuhkan kajian akademik, rapat paripurna, dan pembuatan raperda. ‘’Yang pasti perda tersebut akan membantu bagian aset untuk bekerja,” kata Karno. Sementara itu, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Kadis Satpol PP) Sariyo Sabani mengaku peralihanfungsi fasos dan fasum bukah yang pertama kalinya didengar. Dirinya bahkan sudah mendapat pengaduan dari warga sejak lama. (rin)
Pentingnya Aparatur Ikut Siraman Rohani SEKRETARIS Kabupaten Bogor, Jabar Nurhayanti mengimbau aparatur pemerintah di lingkungan Setda, mulai dari pelaksana hingga pejabat struktural, untuk meluangkan waktu mengikuti kegiatan siraman rohani, yakni pengajian mingguan secara rutin. Tujuannya ? Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bogor Yosep Hernawan di Cibinong menjelaskan, Sekda menyatakan hal itu saat membuka secara resmi pengajian rutin mingguan bagi karyawan dan karyawati lingkup Setda Bogor 2011.
‘’Hal itu dimaksudkan guna meningkatkan silaturahmi dan memperkuat visinya masingmasing tentang kehidupan yang berkualitas, baik di dunia maupun akhirat,” katanya. Menurut Sekda, dengan mengasah hati melalui tausiyah (ceramah) pada setiap kegiatan
pengajian rutin, diharapkan aparatur menjadi individu yang tidak hanya baik secara pribadi, akan tetapi juga memiliki kesalihan sosial. ‘’Kiranya hal ini sangat penting untuk dipahami, mengingat kita dihadapkan pada banyak permasalahan yang dihadapi umat, seperti kemiskinan, keterbelakangan, dan masih lemahnya ukhuwah islamiyah yang memerlukan penanganan serius dari kita semua,” katanya. Menurut dia, kesalihan sosial dari pribadi aparatur pemerintah akan menjadi modal awal
yang sangat baik bagi penyelesaian beragam persoalan sosial yang dihadapi. ‘’Karena kesalihan sosial membantu kita untuk lebih peduli ketika melihat beragam persoalan yang berkembang di tengah masyarakat,” katanya. Dikemukakannya bahwa kesalihan sosial juga akan memperluas hati, mencerahkan keimanan, kesyukuran, kesabaran dan ketakwaan untuk terus menjalankan tugas dan kewajiban dalam melayani kepentingan masyarakat menuju masa depan yang lebih baik. ‘’Mela-
lui kegiatan pengajian rutin ini, kita juga diingatkan, disegarkan serta dicerahkan hati pikiran, bahwa menjadi aparatur pemerintah bukan untuk kepentingan pribadi, kepentingan kelompok, apalagi kepentingan-kepentingan yang jauh dari yang diinginkan rakyat, melainkan semata-mata karena Allah SWT dan juga untuk meningkatkan taraf hidup rakyat,” katanya. Pengajian rutin mingguan ini telah diselenggarakan selama bertahun-tahun itu oleh Pemkab Bogor. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Senin 31 Januari 2011
F OKUS Buku, Gerbong dan Lokomotif Politik IBUT-ribut soal buku yang “mengagung-agungkan” Presiden Susilo Bambang Yudoyono masih tetap bergulir. Buku ini menyebar untuk kalangan sekolah menengah dan konon masuk sebagai salah satu buku ajar di daerah Tegal, di Jawa Tengah. Dengan demikian, sudah pasti sasarannya adalah anak-anak yang sedang berada dalam perkembangan. Banyak tanggapan sinis yang muncul sebagai akibat beredarnya buku-buku tersebut. Penyebaran buku yang berisi tentang cara, filsafat hidup tentang seseorang, mempunyai resiko penafsiran bermacam-macam. Buku merupakan instrumen yang mampu memperkaya kasanah pengetahuan seseorang, sekaligus juga mengubah cara pandang. Jika dibuat oleh seorang filsuf atau intelektual, buku akan mampu menambah pengetahuan dan mempunyai probabilitas mencerahkan. Tetapi buku yang diterbitkan oleh seorang politisi, mempunyai resiko ditafsirkan sebagai upaya politis untuk menanamkan nilai. Di Indonesia sekarang menjadi mode bagi politisi untuk menerbitkan berbagai buku, baik berupa biografi maupun cara pandangnya terhadap kehidupan negara. Munculnya silang pendapat soal buku ini, sepertinya mempunyai korelasi dengan prakiraan politik tahun 2014. Sebagai sebuah wacana, tahun itu boleh dikatakan sebagai tahun target dari berbagai politisi Indonesia di masa sekarang. Sampai tahun 2011 ini masih belum kelihatan politisi-politisi muda yang diproyeksikan mampu sebagai presiden Indonesia di masa mendatang. Susilo Bambang Yudoyono jelas sudah tidak mungkin bisa dicalonkan lagi karena telah dua kali memegang jabatan presiden. Pada sisi lain, kharisma SBY sebagai masih relatif tinggi di mata masyarakat. Dengan kondisi demikian, bisa dikatakan bahwa secara politis munculnya fenomena buku-buku yang ”mengagung-agungkan” Susilo Bambang Yudoyono bisa ditafsirkan sebagai cermin beberapa kondisi politik di Indonesia. Penerbitan buku itu mencerminkan tingginya friksi (persaingan, ambisi, pertentangan) pada realitas politik di Indonesia kontemporer. Jika pada masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri, presidennya sering dituduh terlalu pendiam, maka pada jaman Susilo Bambang Yudoyono presidennya dipandang sebagai kurang tegas dan terlalu lambat dalam bertindak. Setiap kasus, mulai dari terorisme, Bank Century, bencana alam sampai dengan Gayus Tambunan, selalu dikaitkan dengan keterlambatan dari Susilo Bambang Yudoyono. Hampir seluruh diskusi mengaitkan persoalan ini dengan gaya kepemimpinan sang presiden. Bahkan ketika presiden ”keseleo” berbicara tentang kenaikan gaji, juga menjadi isu nasional yang meluas. ”Metode” menyalahkan seperti ini tentu saja tidak terlalu baik bagi politisi dalam kapasitas sebagai presiden. Sebab berbagai peristiwa yang terjadi, tidaklah selalu merupakan kekeliruan dari seorang presiden. Banyaknya kecaman yang dialamatkan kepada presiden, membuat kredibilitasnya menurun. Dalam konteks demikian, kemungkinan para Yudoyonist (pengikut Susilo Bambang Yudoyono) merasa gerah dan menciptakan gerakan buku untuk menangkal berbagai citra negatif tersebut dan mengembalikan citra ke posisi semula. Dengan demikian, buku-buku ini tidaklah dibuat langsung oleh trah Susilo Bamabang Yudoyono akan tetapi mungkin juga dibuat oleh para Yudoyonist ini. Politik jelas mempunai pengikut sebab politik akan bisa berkembang di dalam satu kelompok yang mempunyai nilai-nilai yang sama. Ini lumrah di dalam sistem politik manapun di dunia ini. Memakai buku sebagai penangkal citra tetap mempunyai sisi positif. Sebab ini merupakan cara konstruktif yang sangat berbeda misalnya jika upaya penangkalan citra itu dilakukan dengan gaya preman yang bersifat menghancurkan. Dengan buku, pesan yang hendak disampaikan bisa berlangsung lebih sistematis dan konstruktif. Membantah segala yang termuat di dalam buku, seharusnya juga dengan buku. Menghancurleburkan sarana publik sebagai cara untuk membalas citra, itu adalah perbuatan orang barbar. ***
R
Bang D
el
JK minta, 19 politisi yang ditangkap jujur
Biar dapat remisi ...
5
Angka Kemiskinan: Data dengan Sejuta Persepsi PEMERINTAH wajib menyampaikan kepada rakyatnya mengenai perkembangan program pembangunan terutama yang menyentuh kesejahteraan rakyat dan sebaliknya rakyat pun berhak mengkritisi kinerja pemerintah tersebut. Rakyat Indonesia berhak menyatakan pendapat mengenai kinerja pemerintah, termasuk program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Badan Pusat Statistik (BPS) yang merupakan lembaga resmi negara dalam mengurai data statistik tentang kinerja pembangunan setiap tahun membuat data statistik angka kemiskinan yang dihasilkan dari sensus dan survei. Ketika pemerintah menyampaikan kepada publik data dari BPS mengenai angka kemiskinan yang pada tahun ini sebesar 13,33 persen dari penduduk Indonesia atau 35 juta orang miskin dari jumlah penduduk sekitar 237 juta jiwa, sebagian publik menanggapi bahwa pemerintah berbohong. Pendataan BPS yang menggunakan metodologi berstandar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) “spontan” dipersepsi sebagian publik tanpa metodologi ilmiah yang ditempuh BPS. Adalah segelintir tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama yang menyatakan bahwa data yang disampaikan pemerintah itu bohong. Bahkan pada Senin (10/1) lalu sembilan tokoh lintas agama, Syafii Maarif, Andreas A Yewangoe, Din Syamsuddin, Pendeta D Situmorang, Bikkhu Pannyavaro, Shalahuddin Wahid, I Nyoman Udayana Sangging, Franz Magnis Suzeno, dan Romo Benny Susetyo, di kantor PP Muhammadiyah mengungkapkan tujuh butir pernyataan berjudul “Pernyataan Publik Tokoh Lintas Agama Pencanangan Tahun Perlawanan Terhadap Kebohongan” Butir pertama dari tujuh pernyataan itu berbunyi “Pemerintah mengklaim bahwa pengurangan kemiskinan mencapai 31,02 juta jiwa. Padahal, data penerimaan beras rakyat miskin pada 2010 mencapai 70 juta jiwa dan penerima layanan kesehatan bagi orang miskin (Jamkesmas) mencapai 76,4 juta jiwa”. Terlihat betapa data kuantitatif dari BPS dipersepsi secara kualitatif oleh mereka. “Perdebatan masalah kemiskinan bukan soal data melainkan soal interpretasi,” kata Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Prof Dr Firmanzah Ph.D. Pada Diskusi “Polemik Data Kemiskinan: Fakta atau Persepsi” di Jakarta, Jumat, Firmanzah mengatakan domainnya berbeda, data yang disampaikan pemerintah itu kuantitatif tetapi diinterpretasi sebagian publik secara kualitatif. Bukan hal aneh, ternyata, BPS sering mendapatkan berbagai komentar bahkan dianggap menyesatkan ketika data yang dikeluarkannya berbeda jauh dengan data yang dikeluarkan lembaga lain seperti Bank Dunia. padahal Bank Dunia justru menggunakannya sebagai acuan, kata Kepala Biro
Oleh : Budi Setiawanto Humas dan Hukum BPS Sairi Hasbullah. “Data dari BPS sering diperdebatkan khususnya data jumlah kemiskinan karena berbeda jauh dengan data kemiskinan yang dikeluarkan oleh Bank Dunia. Kami tidak bohong sebab staf ‘World Bank’ secara rutin menggunakan data kami,” katanya. Ia menegaskan pada dasarnya Bank Dunia menggunakan data BPS untuk mendapatkan data kemiskinan di Indonesia, karena Bank Dunia melakukan survei sendiri. “Tidak pernah ada Bank Dunia itu mengumpulkan data kemiskinan apapun. Bank Dunia menggunakan data BPS namun angka dan acuan yang digunakan adalah dolar AS,” katanya. Sebagai contoh, kemiskinan didefinisikan ketidakmampuan seseorang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk perhitungan terakhir BPS, standar kemiskinan itu ditetapkan sekitar Rp211 ribu per kapita per bulan. “Bank Dunia itu tetap saja menggunakan data BPS, namun standar kemiskinan yang diubah dengan menggunakan dua dolar AS per hari,” katanya. Oleh karena itu, Sairi meminta dalam memahami data kemiskinan ada kalanya perlu memperhatikan dan memahami varian spektrum di dalamnya yang multi dimensi dan sulit diukur. “Data kemiskinan bisa diinterpretasikan berbeda-beda namun pada dasarnya apa yang disampaikan BPS itu apa adanya” katanya. Sairi Hasbullah mengatakan BPS menggunakan metodologi survei statistik sesuai standar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menjadi acuan dunia dan merupakan data statistik resmi negara untuk mengukur kinerja pembangunan . “Data BPS yang lebih akurat karena kami langsung mengadakan survei. kalau tidak akurat bagaimana mungkin BPS sejak enam tahun terakhir menjadi lembaga acuan indikator kemiskinan di kawasan Asia Pasifik, dan kami memiliki training center-nya di Lenteng Agung Jakarta Selatan,” ujar Sairi Hasbullah. Sebelumnya, peneliti ekonomi Econit Hendri Saparini menyatakan adanya fakta bahwa kemiskinan makin meluas, sementara pemerintah mengatakan kemiskinan berkurang. Perbedaan ini akibat
paradigma yang berbeda, karena BPS tidak menyatakan seorang yang telah bekerja, adalah orang miskin, padahal pendapatan mereka tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan layak sehari-hari. “Mereka itu masih miskin dan banyak sekali yang seperti itu. Bahkan meluas. Perlu back up konstitusi agar mereka benar-benar diberdayakan agar meningkat taraf hidupnya. Jangan diaku kemiskinan berkurang lantaran banyak orang bekerja,” kata peneliti ekonomi Econit Hendri Saparini. “Ketika disampaikan data kemiskinan yang berkurang tidak bisa masyarakat yang melihat ada orang miskin di sekitarnya bertambah berarti kemiskinan bertambah, itu subyektif,” kata Sairi menimpali. Sasaran tercapai Sementara itu Deputi Seswapres Bidang Kesra dan Kemiskinan Bambang Widiyanto menyatakan sasaran untuk mengurangi tingkat kemiskinan tercapai yang ditunjukkan dengan penurunan garis kemiskinan dari tahun ke tahun. “Sasaran tingkat kemiskinan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010 sebesar 12 - 13,5 persen tercapai,” katanya. Bambang yang juga Sekretaris Eksekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) menunjukkan data penurunan garis kemiskinan per tahun sejak 2007 hingga 2010. Ia menyebutkan pada tahun 2007 menunjukkan data 16,58 persen penduduk Indonesia berada pada garis kemiskinan, lalu garis kemiskinan turun pada 2008 menjadi 15,42 persen, pada 2009 turun lagi menjadi 14,15 persen, dan turun kembali menjadi 13,33 persen pada 2010. Pada periode Maret 2009 - Maret 2010 sebanyak 1,5 juta orang berhasil keluar dari garis kemiskinan. Bambang optimistis proyeksi pada 2011 ini garis kemiskinan bakal kian menurun menjadi 11,512,5 persen. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak berbohong dalam mengentaskan kemiskinan sebagaimana yang dituduhkan sementara tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama baru-baru ini. Pemerintah sangat berkomitmen untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan dengan melakukan berb-
agai program yang langsung menyentuh sasaran. Sedangkan Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Sujana Ruchiyat menyebutkan bahwa dalam pengentasan kemiskinan, pemerintah menempuh melalui tiga program. Kelompok program pertama berupa bantuan sosial terpadu berbasis keluarga dengan anggaran pembiayaan sebesar Rp48 triliun dari APBN, kelompok program kedua berupa penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat sebesar Rp12 triliun, dan kelompok program ketiga berupa penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan usaha ekonomi mikro dan kecil sebesar Rp2 triliun. “Kalau pemerintah dianggap neolib, tak mungkin menyediakan anggaran Rp48 triliun berupa subsidi penuh ke masyarakat miskin,” katanya. Sujana menyampaikan data bahwa penurunan kemiskinan di Indonesia per tahun paling cepat dibandingkan dengan negara, yakni 0,8 persen sedangkan China 0,15 persen, Brazil 0,11, Filipina 0,01 persen, India bahkan -0,18 dan Meksiko -0,48 persen. Setelah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, pemerintah menyiapkan PNPM Peduli yang diperuntukkan bagi kalangan rentan yang diistilahkan sebagai “sampah masyarakat”. “Belum ada negara lain yang mempunyai program ini, Indonesia jadi pertama kali. Program ini akan diluncurkan 17 Februari mendatang,” katanya. Sujana pada diskusi tentang data kemiskinan menyebutkan kelompok masyarakat rentan antara lain pengemis, gelandangan, pekerja seks komersial, waria, anak jalanan, dan penderita HIV/AIDS. “Ada sekitar tiga juta orang yang terjebak dalam kelompok masyarakat rentan ini,” katanya. Ia menyatakan banyak donatur yang bersedia membantu program PNPM Peduli itu antara lain dari AS, Australia, dan Uni Eropa. Program PNPM Peduli itu merupakan bagian dari program pengentasan kemiskinan. Untuk mengentaskan kemiskinan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 15 Tahun 2010 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan sekaligus menunjuk Wakil Presiden sebagai ketua timnya. Perpres inipun sekaligus menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan. Isu kemiskinan dalam pemerintahan di belahan dunia manapun terlanjur menjadi komoditas politik sehingga data-data kemiskinan bisa mengundang sejuta persepsi. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Tak Ada Lagi Tempat Bermain SAAT melintas di jembatan layang dekat pasar Ciputat , Tangerang Selatan , Mingu petang lalu, saya melihat dua anak kecil sedang bermain sepeda. Saya bertanya dalam hati, dimana anak-anak itu tinggal? Apakah orang tua mereka mengetahui di mana anaknya bermain? Tidak ada orang yang peduli dengan keselamatan jiwa seorang anak bocah yang sedanng asik bersepeda di jalan raya berbahaya itu. Saya menduga, anak-anak itu tinggal tak jauh dari lokasi jembatan. Jadi, ya tak jauh-jauh amat dari pasar. Saya juga menerka orang tua mereka pasti tidak tahu anaknya sedang ‘menyrempet’ bahaya. Bocah kecil tadi melawan arus lalu lintas di sisi kiri jalan saat me-
ngendarai sepeda mini di jembatan layang. Hal itu tentu sangat berbahaya karena kebanyakan kendaraan yang lewat di jembatan itu melaju kencang. Yang saya lihat, dua anak itu sangat menikmati ‘permanannya’ tanpa memikirkan resikonya. Namanya juga anak-anak. Bagaimanapun saya terkesiap ketika melihat dua bocah mengayuh sepeda, melawan arus, di jembatan layang yang padat kendaraan. Sampai beberapa saat, ulah dua bocah itu terus mengganggu pikiran saya Seharusnya para orangtua jangan membolehkan anaknya melakukan hal beresiko itu. Ramdhani Vila Pamulang Mas
Tegas dan Keras Menindak Koruptor MENURUT berita di harian ini, kondisi ekonomi Indonesia masih belum stabil. Jika memang demikian, berarti dalam bulan-bulan ke depan kondisi makin tidak pasti. Lantas bagaimana dengan nasib rakyat kalau begitu. Bayangkan saja, rakyat harus menelan ludah meyaksikan aksi para pejabat yang terjerat kasus korupsi. Nilainya sangat spektakuler, yang mungkin saja bagi orang kecil sekeras apapaun mereka bekerja selama seumur hidupnya mustahil mendapatkan angka yang dikorupsi para pencuri kerah putih itu. Di lingkungan kita juga memandang orang semata karena materi. Ukuran keberhasilan hanya
dilihat dari seberapa materi yang bisa mereka kumpulkan. Ketika, seseorang tak sanggup memenuhi taraf hidup lingkungannya, yang bersangkutan menjadi minder. Tak sedikit dari kita justru menjauhinya. Maka, lingkungan yang seharunya menjadi tempat teraman justru menyiksanya. Pelaku para elit politik yang mencontohkan cara-cara kotor dengan suap, kolusi, korupsi yang merebak sangatlah mempengaruhi rakyat kita.Budaya korupsi menjadi salah satu akar perusak keutuhan bangsa. Saya berharap segera di berantas budaya korupsi secara nyata dan sangat tegas. Jindan Semali Kwitang, Jakarta Pusat
Perbaiki Tujuan Pendidikan MELIHAT banyaknya para orang berpendidikan di negeri ini namun masih melakukan hal-hal bodoh layaknya seperti orang yang tak bependidikan. Kita bisa lihat sendiri di televisi aksi para Mahasiswa yang kerap lebih menonjolkan aksi kekerasan fisik untuk berperang atau berkelahi melawan polisi sangatlah tak wajar. Seperti tak ada harapan bangsa ini entah akan menjadi apa di masa depan. Korupsi yang semakin canggih dan tak terdeteksi lagi, pelajar turun kejalan saling baku hantam dan melukai. Kekerasan tak layak dijadikan jalan keluar memecahkan masalah. Jika toh pelakunya para preman akan dapat dimaklumi tapi jika pelajar, Mahasiswa
maka akan terlihat lucu. Apakah ilmu yang mereka pelajari selama ini? Lebih baik kita koreksi lagi. Sepertinya selama ini anak bangsa ini terlalu dibebani dengan target-target materi yang sangat menggelisahkan. Nilai yang harus dicapai sekian point dan tugas-tugas latihan yang menumpuk tanpa pesan moral yang menyejukkan telah membuat para pelajar kita stres. Cobalah utamakan moral ketimbang nilai-nilai yang hanya sebatas point. Ada hal yang tak bisa tergantikan dengan angka, ialah moralitas dan rasa kasih sayang. Syubali Jembatan Lima, Jakarta
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Kontributor Bekasi : Muhajir, Nendi Kurniawan, Safa Aris Muzakar, Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Senin 31 Januari 2011
6
Semen Padang
Ditahan Bontang FC PADANG - Kesebelasan tuan rumah PS Semen Padang (SP) gagal memetik nilai penuh tiga pada pertandingan kompetisi Liga Super Indonesia, di Stadion H Agus Salim Padang, kemarin sore, setelah ditahan tamunya Bontang FC, 2-2 (1-1). Tuan rumah SP lebih menguasai permainan yang dipimpin wasit M Syafei itu sejak awal babak pertama dengan beberapa serangan. Tim tamu mencoba mengimbangi SP dengan serangan balik, namun hingga 30 menit pertandingan masih 0-0. Keasyikan menyerang, membuat pertahanan SP sedikit terbuka dan hal ini berhasil dimanfaatkan penyerangpenyerang Bontang. Pada menit ke 38, melalui serangan balik penyerang tim tamu Arifki berhasil melepaskan tendangan keras ke arah gawang SP. Bola melayang tersebut, awalnya dapat ditepis kiper SP, Jandia Eka Putra, namun bola muntah tersebut jatuh ke kaki penyerang Bontang lainnya, Eka Hera yang langsung menyontek bola dan bersarang di pojok kiri gawang. Tertinggal 0-1, pemain-pemain SP terus meningkatkan serangannya, namun beberapa
peluang menciptakan gol seperti diperoleh penyerang Edwar Wilson Junior, kapten tim, Elli Aiboy dan pemain tengah Yu Hyun Ko belum mampu menembus gawang Bontang yang dijaga Edi Kurnia. Memasuki injuri time, upaya keras pemain SP menyamakan kedudukan berhasil terwujud melalui pemain tengah Estaban Vizcara. Memasuki babak kedua, tuan rumah SP kembali mengambil inisiatif penyerangan dan lebih menguasai permainan. Bontang mulai mengimbangi SP pada pertengahan babak kedua, dan justru berhasil memanfaatkan satu peluang menjadi gol melalui Kenji pada menit ke 71. Kebobolan membuat pemain-pemain SP sempat frustasi dan mempengaruhi irama permainan tim berjulukan “Kabau Sirah” yang diasuh pelatih Niel Mizar ini. Dalam kondisi ini, Nil Maizar memasukan tenaga baru, Suheri Daud menggantikan Elli Aiboy. Suheri Daud akhirnya menjadi penyelamat SP, setelah pada menit ke 83 berhasil membobol gawang Bontang meneruskan assist dari rekannya Yu Hyun Ko. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 2-2 dan bertahan hingga pertandingan berakhir. (ant) Suluh Indonesia/ant
Persema Gagal
UMUMKAN PEMAIN – Riedl didampingi Wolfgang Pical berencana mengumumkan 18 pemain Timnas Pra Olimpiade seusai melakoni uji coba di Hongkong, Februari mendatang.
Gusur Persebaya 1927
Riedl Umumkan
MALANG - Persema Malang gagal menggusur Persebaya 1927 dari posisi puncak klasemen sementara Liga Primer Indonesia (LPI). Kegagalan Persema tersebut tak lepas dari gagalnya tim berjuluk Laskar Ken Arok itu meraih poin absolut dengan mengandaskan tim tamunya Batavia Union di Stadion Gajayana, kemarin. Persema harus rela berbagi angka 1-1 dengan tim tamunya setelah pertandingan berakhir dengan hasil imbang 1-1, padahal anak asuh Timo Schuenemann tersebut membidik tiga kemenangan beruntun (“hattrick”) di ajang LPI yang digagas pengusaha Arifin Panigoro. Kans Persema untuk menggeser Persema 1927 sebenarnya sudah terbuka lebar ketika Laskar Ken Arok itu mendapatkan hadiah penalti dari wasit Fiator Ambarita pada menit ke4. Namun, sang eksekutor, Ngon Mamoun gagal mengeksekusi tendangan penalti pada menit-menit awal babak pertama, sehingga peluang tersebut melayang begitu saja. Peluang tersebut terbuka kembali setelah Ngon Mamoun yang sebelumnya gagal
mengeksekusi tendangan penalti akhirnya mampu menjebol gawang Batavia Union yang dikawal Fauzi Toldo dua menit menjelang berakhirnya babak pertama. Hanya saja, keunggulan 1-0 itu tak mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir karena pada menit ke-75 Na Byung Yul mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hingga pertandingan usai. Meski bermain hanya 10 orang pemain, Persema tak menyurutkan serangannya, bahkan mampu menguasai lapangan dan unggul terlebih dahulu, sebelum akhirnya harus berakhir imbang 1-1. Hasil imbang tersebut memaksa Persema harus puas dengan raihan satu poin dan gagal menggusur posisi Persebaya 1927 yang sudah mengantongi 9 poin dari tiga kali bertanding. Sementara Persema hanya mengantongi 7 poin dari 3 kali bertanding. “Anak-anak sudah bermain sangat bagus, meski hanya bermain dengan 10 pemain ternyata anak-anak mampu mengimbangi Batavia Union, bahkan mampu meraih satu angka,” tegas pelatih Persema Timo Schuenemann. (ant)
18 Pemain Usai Uji Coba JAKARTA - Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia, Alfred Riedl, akan menetapkan 18 pemain Pra Olimpiade usai melaksanakan uji coba melawan Hongkong. “18 pemain menurut rencana akan ditetapkan pelatih Alfred Riedl sehabis melaksanakan uji coba melawan Hongkong,” kata asisten pelatih Timnas Wolfgang Pikal di Jakarta, kemarin. Menurut dia, pelaksanaan uji coba sendiri dijadwalkan sebelum turun di pertandingan resmi melawan Turkmenistan, 23 Ferbruari mendatang. Partai tandang sendiri pada 9 Maret di Turkmenistan. Sesuai dengan rencana, Dendy Santoso dan kawan-kawan akan menghadapi timnas Hongkong U-23 sebanyak dua kali yaitu 9 dan 12 Februari nanti di Hongkong. BTN sendiri sebelumnya telah menjadwalkan Timnas muda Indonesia ini ter-
bang ke Hongkong, 7 Februari nanti. Setelah istirahat satu hari timnas akan langsung menjalani pertandingan pertama 9 Februari dan pertandingan kedua 12 Februari. Hingga sesi latihan Minggu pagi, Latihan timnas diikuti 24 pemain minus Oktavianus Maniani yang kabur dari Timnas untuk memperkuat klubnya. Meski meninggalkan Training Camp (TC), Okto Maniani ternyata masih dipercaya masuk tim nasional Indonesia U23. Namanya tidak dicoret dan dipertahankan oleh pelatih Alfred Riedl. Alasannya karena Riedl masih ingin meminta keterangan dari Okto. Sebab, hingga saat ini Riedl mendapat keterangan yang berbeda soal kondisi pemain Sriwijaya FC itu. “Dia (Okto) tidak keluar (timnas) tapi kami perlu tahu alasannya dia pergi dan soal keadaannya. Hal ini penting buat saya untuk membuat keputusan apakah dia tetap di tim atau tidak,” kata Riedl.
Riedl juga memberi kesempatan pada Okto untuk memberi penjelasan kenapa dia meninggalkan TC pada Kamis 27 Januari lalu. Jika memang Okto ingin bertahan di timnas, maka Riedl akan memberinya kesempatan. “Sehabis pertemuan kemarin, (Ivan) Kolev (pelatih Sriwijaya) menelepon saya dan dia memberi keterangan yang jauh berbeda,” kata Riedl. “Pemain memberitahu saya kuning, pelatih memberi tahu saya biru. Jadi ada informasi yang berbeda. Ada yang salah dengan hal ini,” tambahnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Okto terancam dicoret dari timnas karena meninggalkan TC dan bergabung dengan klubnya. Badan Tim Nasional (BTN) juga sudah memberinya deadline kemarin untuk bergabung kembali dengan timnas. Okto sendiri kemarin masih berada di Jayapura untuk memperkuat Sriwijaya FC melawan Persipura di lanjutan Liga Super Indonesia. (ant)
Suluh Indonesia/ant
KETAT - Boaz Salossa (kiri) harus mendapat kawalan ketat dari para pemain Sriwijaya FC pada lanjutan Indonesia Super Liga di Stadion Mandala Jayapura, kemarin.
Rivai yang mengontrol bola dilanggar pemain belakang Sriwijaya sehingga wasit menunjuk titik putih tanda penalti. Boas Sollosa yang mengeksekusi penalti berhasil dengan sempurna mengecoh penjaga gawang Ferry Rotinsulu sehingga mengubah skor menjadi 1-0. Usai gol tercipta banyak peluang yang dibuat Persipura namun kurang maksimal dalam penyelesaian akhir.
Keasyikan menyerang, pendukung Persipura justru dibuat diam dengan gol balasan Sriwijaya FC lewat sundulan pemain asal Papuanya, Okto Maniani menit ke-41. Kedudukan imbang 1-1 menutup jalannya babak pertama. Memasuki babak kedua, Persipura yang memburu kemenangan tampak lebih banyak melakukan penyerangan. Pelatih Jaksen Tiago bahkan
mengganti Rahmat Rivai dengan Lukas Mandowen untuk menambah daya serang tim. Keasyikan menyerang, Justru gawang Persipura dibobol Rudi Widodo menit ke-64 lewat serangan balik cepat. Tertinggal satu gol, pelatih Jaksen Tiago kembali melakukan pergantian pemain dengan memasukan Tinus Pae dan Johanis Tjoe menggantikan Gerald Pangkali dan Imanuel Wanggai. Hasilnya kerjasama Lukas Mandowen dan Boas Sollosa berhasil menjadi gol setelah Tinus Pae yang berdiri bebas, sukses mengecoh Ferry Rotinsulu dimenit ke-84. Gol kemenangan tuan rumah Persipura terjadi tiga menit berikutnya, setelah pemain bertubuh mungil tuan rumah, Lukas Mandowen melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti yang gagal ditepis penjaga gawang. Kedudukan 3-2 bagi keunggulan Persipura bertahan hingga wasit meniup peluit tanda akhir pertandingan. (ant)
Tommy Seran Menang KO SURABAYA - Petinju Tommy Seran berhasil mempertahankan gelar juara kelas terbang junior WBO Asia Pasific, setelah menang “knock out” (KO) pada ronde ke-3 atas Mating Kilakil dari Filipina di Surabaya, Sabtu malam. Pertandingan ini merupakan ketiga kalinya bagi Tommy Seran untuk mempertahankan gelar WBO Aspac, sejak merebutnya dari Liempetch Sor Veerapol (Thailand) di Denpasar, Bali, pada 27 Januari 2010. Saat itu, petinju berusia
26 tahun asal Belu, Nusa Tenggara Timur itu, juga menang TKO atas Veerapol pada ronde ke-9. Menghadapi Mating Kilakil, Tommy Seran yang bernaung di Sasana Rokatenda Palue BC Sidoarjo, Jawa Timur itu, berupaya tampil agresif sejak ronde awal, kendati sejumlah pukulannya sering tidak menemui sasaran. Sebuah pukulan upper cut Tommy Seran yang menghantam rusuk kiri Mating Kilakil pada pertengahan ronde ketiga, mem-
buat lawannya asal Filipina itu tersungkur dan tidak bisa melanjutkan pertandingan hingga wasit menuntaskan 10 hitungan. Kemenangan ini memperpanjang rekor penampilan Tommy Seran yang belum terkalahkan selama 18 kali naik ring, sepuluh kemenangan di antaranya diraih dengan KO dan sekali bertanding imbang. “Sejak awal saya sudah optimis bisa menjatuhkan dia. Karena itu, saya langsung menekan sejak ronde awal,” kata Tom-
my Seran usai pertandingan di GOR Hayam Wuruk Surabaya. Ia mengatakan kemenangan ini dipersembahkan untuk promotornya Damianus Wera, pelatih Yani Malhendo dan Sasana Rokatenda yang berulang tahun pada akhir Januari ini. Sebelumnya, promotor Damianus Wera telah berencana mengorbitkan Tommy Seran ke ajang kejuaraan dunia kelas terbang junior, jika dia mampu meraih kemenangan KO atas Mating Kilakil. (ant)
Rampung Juni KARAWANG - Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia memastikan persiapan sarana dayung Danau Cipule, Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang menjadi arena dayung SEA Games selesai Juni atau Juli 2011. Wakil Ketua Umum PB PODSI, Hari Sidharta, Sabtu, mengatakan, antara Juni atau Juli nanti, pembangunan sarana dan prasarana di sekitar Danau Cipule harus selesai, karena pada bulan itu akan ditinjau kelayakannya oleh panitia SEA Games 2011. “Apakah Danau Cipule sudah memenuhi standar arena dayung inter-
nasional atau tidak, nanti akan dinilai saat peninjauan panitia pada Juni atau Juli nanti,” kata Hari, saat meninjau kondisi Danau Cipule, di Karawang. Ia mengaku sudah berkoordinasi kepada sejumlah kementrian dalam melakukan persiapan sarana dan prasarana Danau Cipule, sehingga nantinya danau tersebut benar-benar memenuhi kelayakan sebagai arena dayung internasional. Di antara koordinasi yang sudah dilakukan itu ialah kepada Kementrian Pekerjaan Umum, Kementrian Pemuda dan Olahraga, Komite Olahraga Nasional Indonesia pusat dan daerah, serta kepada kepala daerah terkait. (ant)
PICKUP POINT
SFC Kandas di Papua JAYAPURA - Tim Persipura Jayapura makin memantapkan posisinya di puncak klasemen sementara Liga Super Indonesia setelah dengan susah payah mengalahkan tamunya Sriwijaya FC (SFC) 3-2 di stadion Mandala Jayapura, kemarin. Gol bagi kemenangan Persipura masingmasing dicetak melalui tendangan penalti Boaz Solossa menit ke-19, Tinus Pae menit ke-84 dan Lukas Mandowen menit ke-87. Sementara gol bagi Sriwijaya FC diciptakan pemainnya Okto Maniani menit ke -41 dan Rudi Widodo menit ke-64. Pertandingan babak pertama yang dipimpin wasit Setiyono berlangsung sengit dan SFC dipaksa lebih banyak dibuat bertahan. Tak ingin malu di depan publiknya, Persipura yang kembali diperkuat kapten tim yang juga top skor sementara Liga Super Indonesia (LSI), Boas Sollosa di pasang di depan bersama Rahmat Rivai. Baru di menit ke-19, berawal dari umpan yang dilepaskan Boas Sollosa, Rahmat
Arena Dayung SEAG
Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini HOTEL TRANSJAKARTA -
Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor
1 2 3 4 5 6 7
: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan
SPBU SPBU PERTAMINA -
SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU
34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO 34.164.02, Margonda Raya, Depok
RESTORAN & CAFE -
Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor
-
Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel
Paninsula Ibis Santika Kartika Chandra Crown Century Park Sultan Mulia Le Meridien Sahid Grand Hyatt Millennium Arya Duta Nikko Saripan Pacifik Papaho Bogor
TRADE CENTER -
Blok M Plaza Mall Cilandak D’Best Fatmawati Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor
OFFICE BUILDING -
BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor
TEMPAT UMUM HOTEL -
Hotel Ambara Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan
-
RS. Dharmais, Jakarta Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor
lahraga
Suluh Indonesia, Senin 31 Januari 2011
Dua Gol Messi
Jepang Mempertegas Status Tim Papan Atas DOHA - Jepang mempertegas status mereka sebagai negara sepak bola papan atas dengan kemenangan pada Piala Asia dan pelatih Alberto Zaccheroni yakin masih ada yang lebih besar dan lebih baik akan datang. Pemain cadangan Tadanari Lee mencetak gol kemenangan pada perpanjangan waktu ketika timnya mengalahkan Australia 1-0 untuk memenangi final, Sabtu waktu setempat, dan menjadi tim paling sukses dalam sejarak kompetisi tersebut. Lee melepaskan tendangan voli kaki kirinya melewati Mark Schwarzer yang menjatuhkan diri pada menit ke-109 untuk memberi negaranya gelar keempat dalam turnamen kontinental tersebut, angka yang belum pernah dicapai tim lainnya.
Bawa Barcelona Unggul Tujuh Poin
Kemenangan tersebut, setelah keberhasilan mereka pada 1992, 2000 dan 2004, membawa bonus tambahan otomatis meraih tempat pada Piala Konfederasi 2013 di Brazil . “Ini kemenangan besar. Kami punya tim yang sungguh hebat. Mereka bersatu dan memenangi gelar menghadapi lawan yang kuat,” kata Zaccheroni, yang juga memuji Lee. Seperti saingan berat mereka Korea Selatan, yang mereka kalahkan pada babak empat besar melalui adu penalti, Jepang membawa tim muda ke Doha, tapi itu menunjukkan mereka mempunyai potensi besar. Kapten Makoto Hasebe, yang bermain di tim asal Jerman Wolfsburg, mengatakan itu menjadi pertanda baik untuk masa depan. (ant)
Nowitzki Pimpin Mavericks Atasi Hawks DALLAS - Bintang bola basket asal Jerman Dirk Nowitzki mencetak 19 angka untuk memimpin tujuh pencetak angka ganda dari Dallas, Sabtu, saat Mavericks mengatasi Atlanta 102-91 untuk meraih kemenangan kelima dalam enam pertandingan. Jason Terry menambahkan 18 angka dan 11 assist sementara Jason Kidd menyumbang 12 angka dan delapan rebound serta Tyson Chandler menambah 12 angka saat Mavericks meningkatkan rekor (menang-kalah) menjadi 31-15. Hawks, disumbang 27 poin dari Joe Johnson dan masingmasing 17 poin dari Josh Smith, rekornya turun menjadi 30-18.
Mereka telah memenangi 13 dari 17 pertandingan sebelumnya dan memimpin 78-77 saat memasuki kuarter keempat sebelum Mavericks menyerang. Dallas melaju dengan 14-1 saat mengawali kuarter keempat, mengelakkan Hawks pada tujuh dari delapan lemparan pertama mereka dari lapangan untuk mengawali periode tersebut. Hawks tampil tanpa diperkuat forward Marvin Williams, yang sedang menjalani larangan main yang pertama dari dua pertandingan yang dijatuhkan NBA setelah ia melayangkan tinjunya saat menang di New York, Jumat. (ant)
Suluh Indonesia/ap
DIHADANG - Dirk Nowitzki (41) dihadang dua pemain Atlanta Hawks Jordan Crawford (55) dan Mike Bibby (10) saat mencoba mencetak skor dalam lanjutan kompetisi NBA di Dallas, kemarin.
Suluh Indonesia/ap
LEWATI KIPER – Tendangan Arjen Robben melewati kiper Bremen Tim Wiese, dan Sebastian Proedl saat keduanya bertemu dalam lanjutan Bundesliga di Bremen, Jerman, kemarin.
Bayern Bangkit Kalahkan Bremen BERLIN - Juara bertahan Bayern Munich harus bangkit dari ketertinggalan untuk menang 3-1 di kandang Werder Bremen, Sabtu, sementara pemimpin klasemen Bundesliga Borussia Dortmund melanjutkan dominasi mereka dengan kemenangan 3-0 atas Wolfsburg. Pemain Bremen Per Mertesacker berubah kegembiraannya menjadi duka ketika gol pembukanya usai turun minum disamakan Arjen. “Bremen kuat pada 20 menit pertama, tetapi kami mengubah taktik kami dan menjadi lebih baik,” kata pelatih Bayern Louis van Gaal. “Setelah kemasukan satu gol pada awal babak kedua, tim saya menjadi lebih agresif dalam permainan mereka. “Pada akhirnya, kami pantas menang dan saya bangga dengan tim saya.” Kekalahan tersebut meninggalkan Bremen di urutan 15, di atas tiga tim terbawah dan berjuang menghindari degradasi.
Tim tuan rumah unggul lebih dulu ketika bek tengah Mertesacker menembakkan tendangannya ke gawang melewati tiga pertahanan Munich pada menit ke-47. Namun pemain sayap Bayern asal Belanda Robben, menyelamatkan Bayern dari rasa malu ketika ia menyarangkan hasil umpan silang Danijel Pranjic pada menit ke65 untuk mencetak golnya yang ke-18 dalam 27 pertandingan Bundesliga bagi Munich. Itu adalah pertandingan ketiga Robben sejak pulih dari cedera paha yang diperparah saat Piala Dunia. Mertesacker kemudian putus asa setelah ia menyarangkan tendangan penyerang Jerman Mario Gomez ke gawangnya sendiri pada menit ke-75. Bayern memastikan meraih ketiga poin pada menit ke-86 ketika Miroslav Klose mencetak golnya yang pertama bagi klub tersebut sejak April 2010 ketika ia dengan mudah memasukkan bola setelah kiper Bremen Tim Wiese keluar dari gawangnya. Keadaan semakin buruk
Bradley Menangi Unifikasi Kelas Welter Ringan PONTIAC - Tim Bradley berhasil menyatukan gelar kelas welter ringan versi WBO dan WBC Sabtu waktu setempat setelah menundukkan Devon Alexander dengan technical decision pada ronde ke-10 dalam sebuah laga yang terpaksa dihentikan karena terjadinya benturan kepala. Perhitungan angka dilakukan setelah kedua petinju terlibat benturan kepala tak disengaja pada ronde 10 yang mengakibatkan pendarahan pada pelipis mata kanan Alexander, sehingga hasil penilaian para juri hanya dihitung sampai ronde ke-10 itu, dimana Bradley ternyata unggul den-
gan skor 98-93, 97-93 dan 96-95. Dengan demikian Tim Bradley (27) berhasil memperbaiki catatan rekor tak terkalahkannya menjadi 27 kali, dan mempertahankan mahkota juara WBO-nya sekaligus merebut gelar WBC dari tangan Devon Alexander (23). “Saya mengalami kesulitan untuk melihat dengan jelas setelah benturan itu,” kata Alexander yang kini memiliki catatan rekor 21-1 (13 KO). “Tak pernah sebelumnya saya terlibat benturan kepala sekeras itu, ia (Bradley) memang keras kepala dalam arti sebenarnya,” kata Alexander lagi. Sebelumnya pada ronde ke-
7
tiga kedua petinju juga telah terlibat benturan kepala yang menyebabkan robekan pada bagian atas mata sebelah kanan Alexander. Meski pertarungan itu telah ditunggu-tunggu oleh penggemar tinju mengingat kedua petinju Amerika tersebut merupakan petinju tak terkalahkan sebelumnya, tetapi ternyata pertarungan mereka berjalan tak sesuai harapan. Alexander mencoba mengontrol pertarungan dengan menjaga jarak dan mengurung Bradley dengan jab-jab cepat serta pukulan-pukulan tangan kirinya. Bradley yang lebih pendek terus mendekat ke arah
lawan dan melancarkan pukulan-pukulan tangan kanannya yang keras ke arah kepala lawan. Sebuah pukulan tangan kanan keras Bradley sempat membuat limbung Alexander pada ronde ketiga. Beberapa pukulan yang sama juga sempat masuk dan menghajar Alexander pada ronde kesembilan, rentetan pukulan keras yang dihantamkan oleh Bradley itu memberinya keunggulan angka pada saat ronde kesepuluh dimulai. Akhirnya, kepala Bradley lah yang kemudian membuat Alexander tak berdaya pada ronde kesepuluh itu. (ant)
Suluh Indonesia/ap
PENDARAHAN – Pendarahan pada pelipis Devon Alexander (kanan) menyebabkan duel melawan Timothy Bradley dalam unifikasi WBC/WBO harus terhenti di ronde 10 dan ia dinyatakan kalah angka.
bagi Bremen ketika Wiese diusir dari lapangan beberapa saat kemudian karena melakukan pelanggaran terhadap pemain Bayern Thomas Mueller. Kemenangan tersebut membawa Bayern ke urutan ketiga, tetapi masih 14 poin di bawah pemimpin klasemen. Dortmund mempeketat cengkeramannya dalam Bundesliga dengan kemenangan ke-16 dari 20 kemenangan, melalui keberhasilan atas Wolfsburg yang memberi kekalahan berikutnya bagi mantan pelatih Inggris Steve McClaren. Tim asuhan McClaren hanya menang sekali dalam 11 pertandingan terakhir - kemenangan 1-0 pekan lalu di Mainz menjadi satusatunya kemenangan mereka dan Dortmund tidak ingin berbaik hati saat melanjutkan langkah menuju gelar Jerman pertama sejak 2002. Striker Paraguay Lucas Barrios mencetak gol pertama Dortmund hanya dua menit setelah pertandingan dimulai dan hampir mencetak gol kedua pada menit ke-40 ketika tendangan-
nya menyerbu, namun pemain tengah Turki Nuri Sahin yang menyarangkan gol kedua Borussia. Saat waktu bertanding tinggal sekitar 20 menit, McClaren memasukkan pendatang baru Dieumerci Mbokani, striker Congo yang dikontrak dari Monaco dengan status pinjam, namun pemain belakang Dortmund Mats Hummels menyundul masuk bola pada menit ke-71. Kemenangan tersebut membuat Borussia tetap unggul 11 poin di puncak klasemen dan itu adalah hari yang sempurna bagi tim asal Ruhr Valley itu karena saingan berat mereka Schalke kalah 0-l di kandang sendiri oleh Hoffenheim. Mainz naik ke urutan keempat pada Sabtu malam dengan kemenangan 1-0 atas Kaiserslautern setelah anggota tim Jerman Lewis Holtby mencetak gol kemenangan pada babak pertama. Nuremberg naik ke posisi 10 setelah kemenangan kandang 2-0 atas Hamburg sementara Cologne ditundukkan St Pauli 0-3. (ant)
MADRID - Lionel Messi mencetak dua gol untuk menambah pengumpulan golnya dalam liga menjadi 21 saat tim juara bertahan Barcelona mengalahkan Hercules 3-0 dan unggul tujuh poin atas Real Madrid, Sabtu. Pemain nasional Spanyol Pedro Rodriguez mencetak golnya yang ke-12 dalam liga musim ini untuk membuka skor pada menit ke43 sebelum pemenang Ballon d’Or Messi menyarangkan bola dua kali pada menitr ke-87 dan ke-89 saat Barcelona mencetak rekor 15 kemenangan beruntun dalam liga. Hercules adalah satu-satunya tim yang mengalahkan Barcelona dalam liga musim ini setelah menang 2-0 di Camp Nou, tetapi tim juara bertahan itu mempertahankan rekor tandang 100 persen dengan kemenangan ke-10. Kemenangan tersebut menambah tekanan bagi tim asuhah Jose Mourinho Real Madrid yang membutuhkan kemenangan atas Osasuna pada Minggu untuk mengurangi selisih angka kembali menjadi empat poin. Barcelona menyambut kembalinya bek kanan nasional Brazil Dani Alves dari cedera saat rekan senegaranya Adriano pergi. Pada menit ke-10 Messi melakukan tembakan yang melebar beberapa sentimeter, namun Hercules mendapat peluang emas pada menit ke-20. Pemain asal Paraguay Nelson Valdez, yang mencetak kedua gol saat menang 2-0 di Camp Nou, menjentikkan sundulan kearah sesama penyerang David Trezeguet namun tendangan pemain depan veteran asal Prancis tersebut berhasil diselamatkan Victor Valdes. Umpan Xavi memecah kebuntuan hanya dua menit menjelang turun minum. Umpan tepatnya diterima Pedro yang mengarahkan tembakan tak terbendun ke sudut kanan gawang. Pemain cadangan Francisco Farinos, yang berada di lapangan kurang dari 15 menit, diusir dari lapangan karena mendapat kartu kuning kedua lima menit menjelang pertandingan usai dan Messi menyarangkan bola dua menit kemudian. (ant)
Djokovic Benamkan Murray di Final MELBOURNE - Unggulan tiga Novak Djokovic mengalahkan Andy Murray dari Inggris 6-4 6-2 6-3 untuk menjuarai Grand Slam Australia Terbuka untuk yang kedua kalinya, Minggu, sekaligus memperpanjang 75 tahun penantian Inggris Raya akan seorang juara tunggal putra pada turnamen Grand Slam. Djokovic, yang pahlawan kemenangan Serbia di Piala Davis tahun lalu, mendominasi pertandingan atas petenis Skotlandia itu, yang kekalahannya kali ini berarti merupakan kegagalan ketiganya dalam final Grand Slam. Djokovic, yang satu-satunya gelar Grand Slam sebelumnya dia rebut di Melbourne tiga tahun lalu, memulai pertandingan dengan awal yang lamban seolaholah energinya terkuras oleh panasnya suhu kota Melbourne yang sepertinya lebih berpihak kepada Murray. Tapi tekanan yang tak henti-hentinya oleh Djokovic memaksa Murray melakukan kesalahan demi kesalahan, khususnya dalam “forehand”, sehingga membuat Djokovic berhasil merebut set pertama dari runner-up Australia Terbuka tahun lalu itu. Pada set kedua, Murray bermain seperti orang yang telah terkuras tenaganya sehingga pertandingan berlangsung tidak seimbang.
Suluh Indonesia/ap
TERTUNDUK - Andy Murray berjalan tertunduk meninggalkan lapangan setelah kalah di partai puncak Australia Terbuka di tangan Novak Djokovic, kemarin.
Set kedua dimenangi dengan mudah oleh Djokovic 6-2. Pada set ketiga Djokovic dapat mencuri poin dari servis lawan untuk unggul 3-1 dengan sebuah backhand yang jatuh tepat di garis lapangan tanpa dapat dikembalikan Murray. Murray langsung membalas mencuri poin, tapi Djokovic kemudian melepaskan forehand menyilang untuk unggul 5-3. Djokovic menyelesaikan pertandingan lagi-lagi dengan
sebuah pukulan forehand yang hanya dapat dikembalikan Murray tanpa bisa melewati net dalam pertandingan selama dua jam 39 menit. Djokovic merayakan kemenangan dengan melemparkan raket, kaus, dan sepatunya ke arah penonton yang langsung membuat gaduh penonton di Rod Laver Arena karena saling berebutan. (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Senin 31 Januari 2011
8
Bandara Buleleng Percepat
Kehancuran Bali
Suluh Indonesia/ant
TARI GOLEK - Sejumlah penari menari Tari Golek Asmorodono saat gala dinner bersama 38 Dubes bersama Sri Sultan Hamengkubuwono X pascaerupsi Merapi di Keraton Yogyakarta, kemarin.
DENPASAR - Tokoh masyarakat Bali Wayan Windia mengkhawatirkan pembangunan bandara internasional di Kabupaten Buleleng dan rencana transportasi kereta api keliling Bali akan mempercepat kehancuran Pulau Dewata. ‘’Saya tidak setuju pembangun bandara kedua di Bali itu maupun rencana pembuatan rel kereta api,” katanya di Denpasar, kemarin. Guru besar Fakultas Pertanian Unud itu menegaskan bahwa rencana pembangunan bandara dan rela kereta api itu secara tidak langsung akan mempercepat proses kehancuran Bali, baik dari segi fisik, sosial dan budaya. Menurut Ketua Dewan Harian 1945 Provinsi Bali itu, Kabupaten Buleleng yang berada di daerah pesisir utara Pulau Bali lebih tepat dikembangkan sektor pertanian dalam arti luas untuk memasok kebutuhan sektor pariwisata di Bali
selatan, yang meliputi Kota Denpasar, Kabupaten Badung dan Kabupaten Gianyar. Pembangunan bandara internasional itu akan mencaplok ribuan hektare lahan, disamping lahan pertanian akan beralih fungsi untuk pembangunan hotel maupun fasilitas pendukung lainnya sebagai efek dari bandara itu. Dengan demikian alih fungsi lahan pertanian akan menjadi semakin parah, yang selama ini di Bali tidak berhasil dikendalikan, karena setiap tahunnya penyusutan lahan pertanian untuk kepentingan pembangunan, termasuk sektor pariwisata mencapai 700 hektare. ‘’Oleh sebab itu jika pembangunan bandara internasional kedua di Bali itu terealisasi, maka ‘kehancuran’ Bali tidak bisa dihindari,” ujar Windia yang juga menjabat Kepala Badan Penjamin Mutu Universitas Udayana (BPMU). Ia mengingatkan, Bali jika bercermin dari hasil penelitian dan pengkajian SCETO,
konsultan pariwisata dari Prancis pada 1975, di daerah ini maksimal dibangun 24.000 kamar hotel berbintang untuk menjaga daya dukung Bali. Namun kenyataannya di Bali kini telah dibangun 55.000 kamar hotel berbintang atau dua kali lipat daya dukung Bali, sehingga Bali sudah saatnya melakukan moratorium terhadap pembangunan fisik terkait kepentingan pariwisata. Upaya tersebut perlu dilakukan untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan di Pulau Dewata guna mencegah timbulnya bencana alam. Oleh sebab itu perlu adanya langkah tegas pemerintah untuk menghentikan sementara pembangunan di sektor pariwisata dan lebih mengarahkan perhatian terhadap pembangunan bidang pertanian. Bali merencanakan pembangun fasilitas bandara internasional yang kedua setelah Bandara internasional Ngurah Rai, berlokasi di wilayah Kabupaten Buleleng. (kmb)
Di Sampang - Madura
Ratusan Truk
186 Rumah Warga Tak Layak Huni
Padati Pelabuhan Merak
SAMPANG - Sedikitnya 186.000 rumah di Kabupaten Sampang, Madura, Jatimtergolong tidak layak huni. Bupati Sampang Noer Tjahja, kemarin mengatakan, keberadaan rumah warga yang tidak layak huni itu, tersebar di hampir kecamatan dan desa yang ada di wilayah itu. ‘’Hampir semua desa di Sampang ini ada rumah yang tidak layak huni,” katanya. Noer Tjahja menyatakan, ke186.000 rumah warga yang ada di Kabupaten Sampang tersebut dinyatakan tidak layak huni karena tidak memenuhi
ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Negera Perumahan Rakyat. Menurut Noer Tjahja, dalam Peraturan Nomor: 22/PERMEN/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Perumahan Rakyat Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota dinyatakan, bahwa rumah layak huni harus memenuhi ketentuan. Antara lain, persyaratan keselamatan bangunan dan kecukupan minimum luas bangunan serta kesehatan penghuninya. ‘’Rumah tidak layak huni ini juga merupakan salah
satu dari 8 indikator rumah tangga miskin,” katanya. Berdasarkan Peraturan Menpera Nomor 22/PERMEN/ M/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Perumahan Rakyat Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota yang dimaksud dengan Rumah Layak Huni adalah Rumah yang memenuhi persyaratan keselamatan bangunan dan kecukupan minimum luas bangunan serta kesehatan penghuninya. Persyaratan keselamatan bangunan sebagaimana diatur dalam Permen itu meliputi,
struktur bawah/Pondasi, struktur tengah/Kolom dan Balak (Beam), dan struktur atas bangunan. ‘’Kalau yang dimaksud dengan menjamin kesehatan itu meliputi pencahayaan dan sanitasi, serta memenuhi kecukupan luas minum, yakni 7,2 meter persegi per orang sampai 12 meter per segi per orang,” katanya. Hanya saja, menurut Noer Tjahja, kriteria rumah layak huni dimaksud tidak menghilangkan penggunaan teknologi dan bahan bangunan daerah setempat sesuai kearifan lokal daerah. (ant)
MERAK - Ratusan truk pengangkut sembako memadati areal parkir Pelabuhan Penyeberangan Merak Kota Cilegon Provinsi Banten menunggu giliran untuk masuk ke kapal Roro yang akan mengangkutnya ke Bakauheni, Lampung. ‘’Kami sudah lima jam mengantre di Pelabuhan Merak dan belum bisa naik ke atas Kapal Roro,” kata Ajis Mangkulu, salah seorang sopir truk ketika ditemui di Pelabuhan Merak, kemarin. Dia menjelaskan, pihak PT Angkutan Sungai Danau
dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, tidak memberikan penjelasan atas keterlambatan dan tersendatnya angkutan barang. ‘’Ketika saya tanyakan kepada petugas yang mengatur kendaraan, dia tidak memberikan penjelasan yang pasti, petugas itu hanya bilang agar saya dan rekan-rekan yang kendaraannya belum bisa diseberangkan agar bersabar,” katanya menjelaskan. Ajis mengaku, mengendarai truk yang menganktu sejumlah kebutuhan bahan pokok seperti beras serta tepung, dan ren-
cananya akan dibawa ke Palembang, Sumsel. ‘’Kalau sudah antre seperti ini, saya harus mengeluarkan biaya operasional dua kali lipat,” katanya. Sartono, sopir truk lainnya juga mengaku kawalahan jika menghadapi akhir pekan atau awal pekan serta hari besar karena sering terjadi penumpukan kendaraan. ‘’Saya tidak tahu, kenapa penumpukan truk selalu terjadi dan terus terjadi. Seakan-akan tidak ada penyelesaiannya,” katanya. Mereka berharap, ASDP segera mencarikan solusi agar sopir tidak meregi. (ant)
Jalan Alternatif Magelang - Solo
Jembatan Darurat Mulai Difungsikan
Suluh Indonesia/ant
TERBUKA - Masyarakat desa menggunakan jasa transportasi bak terbuka menuju pusat keramaian akhir pekan di kota Lhokseumawe, Propinsi Aceh, kemarin.
SLEMAN - Jembatan darurat di Dusun Salam, Desa Wukirsari, Kecamatan Cang-kringan, Kabupaten Sleman, yang menghubungkan jalur alternatif Magelang-Solo, Sabtu mulai difungsikan untuk menggantikan sementara jembatan lama yang roboh akibat diterjang banjir lahar dingin di aliran Sungai Opak. ‘’Meski telah difungsikan, namun jembatan ini sifatnya darurat, sehingga kendaraan terbuka bermuatan dilarang untuk melintas,” kata petugas pengawas di jembatan, Feri Kurniawan. Menurut dia, operasional jembatan yang dibangun Dinas Pekerjaan Umum, Permukiman, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ini dikelola pemuda dusun Salam selama 24 jam. ‘’Di masing-masing ujung
jembatan dibuat pos penjagaan siang dan malam agar tidak ada kendaraan berat yang nekat melintas, sekaligus menjaga jembatan agar terhindar orang usil yang mencopot baut. Kalau tidak diawasi berbahaya,” paparnya. Ia mengatakan, jembatan darurat tersebut sangat membantu warga, khususnya untuk akses ekonomi dan sekolah para pelajar karena tidak tidak lagi harus memutar sampai lebih dari tujuh kilometer. ‘’Dengan berfungsinya jembatan darurat ini, warga Kecamatan Cangkringan dengan Pakem sudah bisa terhubung, meski kendaraan yang lewat terbatas,” tuturnya. Feri menuturkan, untuk pengendara yang melintas tidak dipungut biaya hanya petugas memberikan kotak sukarela.
Perekonomian Banten
Belum Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat ANGGOTA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten Kasmin Saelan mengatakan hingga kini perekonomian Banten belum meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk bidang ekonomi relatif kecil. Menurut Kasmin di Rangkasbitung, kemarin, saat ini bidang ekonomi hanya mendapatkan alokasi sekitar 5,6 persen dari total APBD sebesar Rp3,1 triliun. Kasmin mengatakan, pi-
haknya terus berjuang keras untuk meningkatkan anggaran bidang perekonomian sehingga diharapkan masyarakat dapat menikmati pembangunan dengan hidup sejahtera. Selama ini, kata dia, dirinya
merasa belum puas dengan alokasi APBD Provinsi sekitar 5,6 persen dari sebelumnya 4,7 persen. Sebab anggaran ekonomi untuk bidang pertanian, perkebunan, kelautan, koperasi pariwisata dan perdagangan masih relatif kecil. ‘’Dengan kecilnya anggaran itu tentu berdampak pula terhadap pembangunan ekonomi masyarakat,” katanya. Ia juga mengatakan, pihaknya yang kini duduk di Komisi II DPRD Banten menangani bidang ekonomi dan memiliki
tanggung jawab pengawasan terhadap delapan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Karena itu, pihaknya meminta ke delapan SKPD agar memaksimalkan anggaran tersebut untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat. Apabila ekonomi masyarakat sejahtera dipastikan angka kemiskinan juga akan turun. ‘’Saya akan menindak tegas jika penggunaan anggaran ekonomi itu tidak maksimal, karena saya sebagai wakil rakyat tentu memiliki tanggung
jawab terhadap masyarakat,” ujar Kasmin Saelan yang kini menjabat Ketua Wadah Musyawarah Masyarakat Badui (Wammby). Kasmin mengaku selama menjabat anggota DPRD Komisi II merasa tertekan bathin karena belum bisa memberikan kesejahteraan masyarakat, termasuk warga Badui yang tinggal di pedalaman Lebak. ‘’Saya akan berjuang terus untuk meningkatkan usaha ekonomi masyarakat bidang pertanian,’’ katanya. (ant)
“Uang tersebut digunakan untuk operasional warga yang berjaga,” ucapnya, menjelaskan. Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (DPUP) Kabupaten Sleman
juga akan membangun jembatan darurat model “bailey” di Dusun Panggung, Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan, yang putus akibat diterjang banjir lahar dingin Sungai Opak. (ant)