Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 123 tahun IV Rabu, 30 Juni 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Kredit Bank Terus Melesat
Kualitas Listrik Terjaga
Kenaikan TDL Untuk IKM
BANK Indonesia mencatat jumlah kredit perbankan pada minggu keempat Juni naik Rp 8,82 triliun menjadi Rp 1.545,45 triliun atau meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 18,73 persen atau ...hal. 1
KEPUTUSAN pemerintah dan DPR menaikkan tarif dasar listrik rata-rata 10 persen mulai Juli nanti diyakini tidak akan berdampak langsung pada perbaikan kualitas kelistrikan nasional. Termasuk ...hal. 2
HIMPUNAN Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dengan tegas menolak kenaikkan tarif dasar listrik untuk industri kecil menengah (IKM) dan usaha kecil menengah (UKM). “Kenaikkan ini akan sangat memukul ...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Presiden Yudhoyono :
Langkah Ekonomi Indonesia Tepat
Polri Klarifikasi 800 Rekening Mencurigakan JAKARTA - Badan Reserse Kriminal Polri telah mengklarifikasi sebanyak 800 rekening mencurigakan yang dilaporkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK). Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Jakarta, kemarin mengatakan, hasil klarifikasi rekening itu telah disampaikan ke Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK). ‘’Sejak 2005 hingga 2010, ada 1.100 laporan transaksi mencurigakan dari PPATK. Dari Jumlah itu, 800 rekening telah selesai klarifikasi sedangkan sisanya masih belum selesai,” katanya. Namun, Aritonang menolak menyebutkan hasil klarifikasi sebab hasil analisa keuangan itu bersifat rahasia yang dilindungi UU. Dia menyebutkan, laporan PPATK juga menyebut adanya 20 rekening perwira polisi yang mencurigakan. ‘’Dari 20 rekening itu, sebagian besar sudah selesai diklarifikasi sedangkan sebagian belum selesai. Hasilnya sudah dilaporkan lagi ke PPATK,” katanya. Ia menyebutkan, dari sejumlah kasus rekening mencurigakan itu, kasus Gayus merupakan kasus yang paling
menarik perhatian publik. ‘’Jangan lupa lho, kasus Gayus itu juga berawal dari laporan PPATK juga. Siapa bilang, Polri tidak serius mengusut kasus rekening. Hanya saja, ada UU yang mengatur bahwa laporan dari PATK itu bersifat rahasia,’’ tegasnya. Di antara perwira Polri yang memiliki rekening mencurigakan itu adalah BG. Namun, beberapa waktu yang lalu, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Ito Sumardi mengatakan, rekening berisi uang Rp 95 miliar milik salah satu perwira tinggi (Pati) Polri bernama BG diperoleh secara legal. Polri, katanya, telah melakukan klarifikasi terhadap isi rekening dan menemukan bukti bahwa uang itu merupakan hasil usaha. ‘’Dia (BG) tidak ada masalah. Ada bukti-buktinya. Apa semua orang tidak boleh punya usaha. Kalau keluarganya punya bukti usaha dan bisa dibuktikan maka hal itu tidak masalah,” katanya. ICW bersama Koalisi Masyarakat Untuk Reformasi Polri telah melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi ke Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum. (ant)
Suluh Indonesia/ap
BEREBUT - Pemain Japang Yuki Abe berebut bola dengan pemain Paraguay Paulo Da Silva saat kemelut di depan gawang pada perdelapan final Piala Dunia 2010 di Stadion Loftus Versfeld, Pretoria, Afsel, kemarin.
Samurai Patah PRETORIA - Mengusung semangat Asia, Jepang bermain luar biasa pada babak pertama saat menghadapi Paraguay di Stadion Loftus Versfeld, Pretoria, kemarin. Beberapa menit setelah wasit Frank de Bleeckere meniup peluit kick-off, Samurai Biru langsung memberikan tekanan. Terus mendapat tekanan, Paraguay melakukan serangan balasan. Guaraníes nyaris mencetak gol di menit ke-20, lewat aksi Lucas Barrios yang berhasil menerobos dua pemain belakang Jepang. Tetapi, sontekannya berhasil dihalau kiper Eiji Kawashima, sebelum bola ditendang jauh Yuji Nakazawa. Jepang langsung merespon-
snya. Satu menit berselang, satu-satunya wakil Asia yang tersisa ini pun hampir saja menjebol gawang Paraguay, seandainya mistar gawang tak menolong. Bola tendangan keras Daisuke Matsui dari luar kotak penalti menghantam palang atas gawang itu, padahal kiper Justo Villar sudah tak mampu menjangkaunya. Sepanjang 45 menit pertama ini, Jepang menunjukkan semangat tarung yang luar biasa. Tim besutan Takeshi Okada tersebut lebih banyak menguasai jalannya pertandingan. Sayang, peluang yang dihasilkan tidak berujung gol, termasuk tendangan keras Keisuke Honda dari luar kotak penalti
jelang akhir babak pertama. Pada babak kedua, gantian Paraguay yang mendominasi sejak awal. La Albirroja terus menggempur tembok pertahanan Jepang, dan nyaris membuahkan gol pada menit ke-55. Edgar Benitez berhasil menembus kotak penalti setelah menerima umpan terobosan. Tetapi, tembakan kaki kirinya bisa diblok Yuji Nakazawa, yang meluncur untuk menghalau. Meski mendominasi pertandingan dan terus mengurung pertahanan Paraguay, hingga akhir pertandingan kedudukan tetap 0-0. Pertandinganpun dilanjutkan dengan extra time dan adu finalti. Paraguay akhirnya menang 5-3. (son)
DPD Usulkan
Dana Aspirasi Rp 70 Triliun JAKARTA - DPD mengusulkan dana aspirasi untuk percepatan pembangunan desa sekitar Rp 70 triliun dengan rincian Rp 1 miliar per desa. ‘’DPD sedang mematangkan konsepnya, kemudian akan menyampaikannnya ke DPR dan pemerintah sebagai bahan pertimbangan,” kata Wakil Ketua DPD La Ode Ida di Jakarta, kemarin. La Ode menjelaskan, usulan dana aspirasi tersebut diberi judul Program Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Daerah (P4D). Menurut La Ode, konsep P4D itu semangatnya untuk percepatan pembangunan daerah yang berbasis desa. ‘’Selama ini banyak aspirasi masyarakat di daerah yang telah disampaikan melalui Musrenbang secara berjenjang, tapi realitasnya banyak usulan tersebut yang tidak diakomodasi dan diganti dengan program berbasis nasional,” katanya. Menurut dia, masyarakat daerah mengeluhkan aspirasinya yang tidak terakomodasi kepa-
da anggota DPR dan DPD yang sedang berkunjung ke daerah. Ketua Komisi IV DPD John Pieris mengatakan, pihaknya sedang membahas pematangan konsep P4D sejak dua bulan terakhir. Ia berharap pemerintah bisa memasukkan usulan DPD tersebut pada RAPBN 2011 yang akan dibahas bersama DPR mulai Agustus mendatang. Konsep sementara P4D yang sedang dimatangkan DPD, yakni mengalokasikan sekitar 30 persen dana alokasi khusus (DAK) dan dana dekonsentrasi (Dekons) sebagai dana negosiasi untuk percepatan pembangunan di daerah berbasis desa melalui kementerian terkait. ‘’Konsep yang lebih memerinci dan lebih teknis masih dalam pembahasan,” katanya. Anggota DPD asal Maluku ini menambahkan, usulan DPD ini hanya sebatas bahan pertimbangan bagi DPR dan pemerintah yang akan melakukan pembahasan RAPBN 2011. (har)
Hari Ini, Andi Nurpati Divonis JAKARTA - DK KPU akan membacakan putusan terkait kasus dugaan pelanggaran kode etik oleh anggota KPU nonaktif Andi Nurpati, hari ini. ‘’Pada hari Rabu kami sepakat untuk membacakan putusan,” kata Ketua DK KPU Jimly Asshiddiqie saat menutup di Gedung KPU Jakarta, kemarin. Jimly menjelaskan, pembacaan putusan tidak dilakukan dalam format Sidang Dewan Kehormatan, tetapi dalam format keterangan kepada masyarakat melalui media massa. ‘’Putusan akan didasarkan pada semua fakta yang muncul dalam sidang,’’ kata Jimly. Setelah membacakan putu-
san, Dewan Kehormatan akan menyerahkan putusan itu kepada KPU. KPU kemudian akan menggelar rapat pleno. Setelah itu, KPU akan membuat keputusan pleno dan mengirimkan surat tentang keputusan itu kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. ‘’Kemudian, presiden akan membuat surat keputusan presiden tentang kasus saudara Andi Nurpati,” kata Jimly. Sidang Dewan Kehormatan KPU untuk kasus Andi Nurpati berlangsung hampir dua jam. Ketua Bawaslu Hidayat Nur Sardini menguraikan dua kasus yang diduga melibatkan Andi, yaitu berkaitan dengan
pilkada Tolitoli dan keterlibatan Andi dalam partai politik sebagai pengurus. Soal Pilkada Tolitoli, Andi diduga melakukan pelanggaran kode etik dan bertanggung jawab terhadap keluarnya surat KPU Nomor 320 pada 26 Mei sebagai respon kondisi di Tolitoli karena adanya pasangan calon wakil bupati yang meninggal dunia yakni Amiruddin Nua, yang berpasangan dengan calon bupati Aziz Bestari. Andi juga disidang diduga melanggar UU 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu yang mengatur bahwa tidak menjadi anggota parpol. (har)
ANKARA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan sejauh ini langkah ekonomi yang diambil oleh Indonesia untuk mengatasi krisis keuangan global 2008 dan mencegah krisis lainnya sudah tepat. ‘’Indonesia meski selama 2009-2010 memberi stimulus fiskal tetap dilakukan secara hati-hati. Akibat paduan itu maka keadaan ekonomi baik, tidak terjadi ledakan pengangguran, inflasi terjaga dan demikian indkator ekonomi lainnya,” kata Presiden dalam keterangan pers kepada wartawan di Ankara, Turki, kemarin. Penjelasan Presiden tersebut terkait dengan hasil KTT G-20 di Toronto, Kanada yang menyatakan bahwa setiap negara G20 berkomitmen untuk mencegah dan mengatasi krisis ekonomi melalui berbagai cara yang diserahkan kepada masing-masing negara karena kondisi setiap negara berbeda. ‘’Nampak dalam pembahasan para pemimpin dunia bahwa semangat yang ada adalah benar-benar menuntaskan proses pemulihan ekonomi pasca krisis. Karena itu yang seolah-olah akan terjadi dua kubu seperti yang diberitakan, tidak terjadi,” katanya. Dua kubu yang dimaksud Presiden adalah adanya kemungkinan negara-negara yang mengatasi krisis dengan melakukan pemotongan anggaran untuk mencegah defisit anggaran yang tajam seperti yang dilakukan Inggris dan beberapa negara Eropa lainnya. Sementara kubu yang lain adalah negara-negara yang tetap memberikan stimulus ekonomi melalui anggarannya meski berisiko anggarannya mencapai defisit yang cukup tinggi atau diatas 2,5 persen dari total anggaran. ‘’Tidak adanya kubu itu karena kita sepakat agar pemulihan ekonomi tuntas dan sukses maka bagi negara masih melakukan stimulus fiskal dengan tujuan agar lapangan pekerjaan tercipta kemudian demand (permintaan-red) terjaga bisa dibenarkan,” katanya seraya mengatakan, demikian pula negara yang melakukan defisit cut tidak disalahkan, karena bila belanjut sangat tidak sehat. (ant)
Taufiq Kiemas Sakit JAKARTA - Ketua MPR Taufiq Kiemas kembali mengalami gangguan kesehatan. Saat ini, politisi senior PDIP itu dirawat di RS Metropolitan Medical Center (MMC) Jakarta. ‘’Sebenarnya bukan sakit seperti yang dikabarkan, serangan jantung. Mas Taufiq hanya kelelahan karena habis perjalanan panjang,” kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung usai menjenguk di RS MMC Jakarta, kemarin. Taufiq Kiemas Lawatan panjang, Kiemas menurut Pramono, membuat suami Ketua Umum PDIP itu kelelahan. Kiemas melakukan lawatan ke Jepang, dilanjutkan ke Palembang dan Medan sebelum kembali ke Jakarta. Selain itu, faktor lain yang membuat Taufiq kelelahan adalah karena pengaruh demam Piala Dunia. Taufiq kerap nonton pertandingan sepak bola Piala Dunia hingga larut malam yang membuat waktu istirahatnya tersita. ‘’Itu salah satunya kenapa di sini. Beliau kan hobi bola. Beliau sering nonton bola, apalagi Piala Dunia,” kata mantan Sekjen PDIP ini. Laga terakhir yang ditonton Taufiq adalah saat Inggris ditekuk Jerman, 4-1. ‘’Itu pertandingan terakhir yang ditontonnya,” imbuhnya. Selain sejumlah politisi PDIP, Wapres Boediono juga menjadi penjenguk. Boediono berada di RS sekitar 20 menit yang datang sekitar pukul 11.55 WIB. Boediono memastikan kondisi kesehatan Taufik Kiemas baik-baik saja. ‘’Beliau hanya kelelahan. Sekarang dalam keadaan istirahat dan terlihat tenang. Insya Allah semakin baik,” kata Boediono. Mantan Menkeu era Presiden Megawati ini mengatakan tidak ada pembicaraan serius antar keduanya. Kehadirannya karena kedekatan dengan Taufik maupun Megawati. (har)
K ta K ilas
Lima Tahun Penjara
Sidang Anggodo Ditunda SIDANG kasus percobaan suap terhadap pimpinan KPK dengan terdakwa pengusaha Anggodo Widjojo ditunda karena terdapat dua hakim anggota berhalangan hadir. “Sidang ditunda karena dua hakim berhalangan,” kata Ketua Majelis Hakim Tjokorda Rae Suamba dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, kemarin. Tjokorda memaparkan seorang hakim anggota pada saat ini menderita sakit tifus dan sedang menjalani perawatan rawat inap di rumah sakit. Seorang hakim anggota lainnya tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian gelar doktoral di sebuah universitas. Dengan demikian, dari lima orang dalam majelis hakim yang seharusnya hadir, hanya terdapat tiga orang hakim yang hadir sehingga sidang diputuskan untuk ditunda. Sidang akan kembali dilanjutkan pada pekan depan atau Senin mendatang, 6 Juli 2010. Agenda sidang Anggodo pada saat ini adalah dalam tahap mendengarkan keterangan saksi, yaitu penyidik KPK Rony Samtana dan kuasa hukum Ari Muladi, Sugeng Teguh Santoso. Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra Marta Hamzah awalnya diduga menerima Rp5,1 miliar dari Anggoro Widjojo, tersangka kasus korupsi di KPK. Uang itu diserahkan melalui perantaraan Anggodo Widjojo, adik Anggoro, dan seorang bernama Ari Muladi. Ari awalnya mengaku menyerahkan uang itu kepada Bibit, Chandra, dan pejabat KPK yang lain. Namun, Ari kemudian menyangkal dan menyatakan bahwa uang itu diserahkan kepada seseorang yang bernama Yulianto yang mengaku mengenal pejabat KPK. (ant)
Cari Korban Penculikan KEPOLISIAN Resor Metro Jakarta Timur mencari remaja yang diduga menjadi korban penculikan bernama Sahrul Banin alias Bano (16) saat hendak membeli susu di dekat rumahnya, Jalan Batu Ampar VII Nomor 21, Condet, Jakarta Timur. “Laporan sudah kita terima, saat ini kami sedang melakukan pengejaran terhadap penculik,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur, Komisaris Polisi Nicolas A. Lilipaly di Jakarta, Senin (28/6) malam. Sebelumnya, pihak keluarga korban mengaku kehilangan seorang anak perempuan, Bano di sekitar rumahnya, Senin sekitar pukul 17.30 WIB. Kemudian keluarga melaporkan kepada pihak kepolisian terkait dengan dugaan penculikan terhadap siswi kelas II pada salah satu sekolah menengah atas di Jakarta itu. Kasus penculikan itu menyebar melalui pesan singkat telepon selular dan jejaring sosial yang menginformasikan korban merupakan adik dari karyawan salah satu televisi swasta nasional bagian penyiaran. Pihak keluarga menerima informasi korban dibawa kabur oleh pelaku penculikan dengan menggunakan mobil warna merah merk “Honda Jazz” bernomor polisi F-3665. Bahkan korban sempat mengirim pesan singkat melalui telepon selular kepada keluarga yang berisi dirinya diculik pelaku dengan menggunakan kendaraan berwarna merah, sekitar pukul 19.00 WIB, namun saat ini, telepon selular Bano tidak aktif. (ant)
Ali Amran Akui
Adanya Kerjasama Soal Sisminbakum JAKARTA - Mantan Ketua Ketua Koperasi Pengayoman Pegawai Departemen Kehakiman, Ali Amran Jannah, mengakui adanya kerjasama antara PT Sarana Rekatama Dinamika dan Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM. Kerjasama itu terkait dengan proyek Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) Ditjen AHU Kementerian Hukum dan HAM. “Saya tahu adanya penandatanganan itu,” katanya seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (29/6) malam. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus Sisminbakum itu terkait kerjasama antara Ditjen AHU melalui koperasi pengayoman dengan PT SRD selaku provider penyediaan jasa teknologi informasi untuk notaris yang mendaftarkan pendirian badan usaha. Di dalam Sisminbakum diterapkan biaya akses ‘fee’ sebesar Rp1,35 juta/ pemohon dan biaya Pendapatan Negara Bukan Pajak sebesar Rp950 ribu/pemohon. Namun biaya akses ‘fee’ itu yang seharusnya disetorkan ke negara, bukan ke rekening PT SRD. Penerapan Sisminbakum yang tidak prosedural itu telah
memperkaya korporasi yakni PT SRD, hingga menimbulkan kerugian negara Rp420 miliar. Kejaksaan Agung sendiri akhirnya menetapkan Hartono Tanoesudibyo (mantan Kuasa Pemegang Saham PT Sarana Rekatama Dinamika) dan Yusril Ihza Mahendra (mantan Menteri Hukum dan HAM) sebagai tersangka. Ali Amran Jannah tidak mau menjawab soal biaya akses ‘fee’ yang menjadi permasalahan dalam kasus Sisminbakum tersebut. Sementara itu, kuasa hukum Ali Amran Jannah, menyatakan, kliennya diperiksa oleh Kejagung sejak Selasa (29/6) pagi dengan dicecar sebanyak 30 pertanyaan. “Memang benar dia (Ali Amran Jannah) menandatangani kerjasama itu,” katanya. Saat ditanya inisiatif siapa penandatanganan itu, ia enggan menjawabnya. “Itu sudah masuk materi, tanya jaksanya saja,” katanya. Ali Amrah Jannah sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun sampai sekarang berkasnya belum dilimpahkan ke pengadilan, karena dirinya menderita sakit jantung kronis. (ant)
Suluh Indonesia/ade
VONIS JIBRIL - Muhammad Jibril, terdakwa kasus terorisme divonis lima tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (29/6) kemarin. Jibril telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana memberikan bantuan, dengan menyembunyikan informasi tindak pidana terorisme dan tindak pidana penggunaan paspor palsu.
Usut Korupsi ESDM JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi masih melakukan pengusutan terhadap dugaan korupsi di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. “Yang jelas indikasinya iya (ada dugaan tindak pidana korupsi),” kata Wakil Ketua KPK M Jasin ketika ditemui di sela-sela seminar tentang tindak pidana kehutanan di Jakarta, kemarin. Namun demikian, Jasin tidak bersedia menjelaskan kasus tersebut secara rinci. Dia hanya menyebutkan bahwa korupsi di kementerian itu diduga terjadi dalam kurun waktu tiga tahun. “2007, 2008, 2009,” kata Jasin menegaskan.
Jasin kembali menolak memberi penjelasan ketika ditanya tentang tersangka dan perkiraan kerugian negara dalam kasus tersebut. “Nanti Johan Budi (Juru Bicara KPK) yang akan umumkan, dalam waktu dekat,” kata Jasin menambahkan. Pada kesempatan itu, Jasin juga menegaskan bahwa kasus di Kementerian ESDM itu berbeda dengan kasus Innospec yang sedang ditelusuri oleh KPK. Kasus Innospec adalah kasus dugaan suap kepada beberapa penyelenggara negara terkait penggunaan bensin bertimbal di Indonesia. Dalam kasus itu, KPK mela-
lui Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM, mencegah enam orang karena diduga terkait dengan dugaan suap dari perusahaan asal Inggris, Innospec Ltd. Keenam orang itu adalah Rachmat Sudibyo, Suroso Atmomartoyo, Mustiko Saleh, Willy Sebastian, Muhammad Syakir, dan Herwanto Wibowo. Nama Rachmat Sudibyo dan Suroso Atmomartoyo disebut dalam laporan 37 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Publish What You Pay (PWYP) Indonesia ke KPK. PWYP Indonesia menyata-
Mantan Direktur Gas Negara
Divonis 2,5 Tahun Penjara
Suluh Indonesia/ade
Djoko Pramono
JAKARTA - Mantan Direktur Keuangan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Djoko Pramono dijatuhi vonis penjara selama 2,5 tahun. Terdakwa dinyatakan secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah, karena menyuap anggota DPR untuk memperoleh izin go public untuk PT PGN pada 2003.
Demikian putusan yang disampaikan majelis hakim yang diketuai Herdi Agusten dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin. Selain vonis penjara, terdakwa Djoko Pramono juga harus membayar denda sebesar Rp 50 juta subsider tiga bulan kurun-
gan. Putusan ini lebih rendah dari tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut hukuman tiga tahun penjara serta membayar denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan. Tetapi atas Vonis tersebut, Djoko menyatakan pikir-pikir selama satu minggu untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Begitu juga dengan JPU Sarjono Turin. Dalam putusannya tersebut, majelis hakim menyebutkan, terdakwa Djoko telah melakukan pengumpulan dana secara ilegal dari rekanan proyek pembangunan Jaringan Pipa Distribusi Gas Tahun 2003. Perintah mengumpulkan dana berasal dari mantan Dirut PT PGN Washington Mampe Parulian Simanjuntak. Dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 2,5 miliar. Dana tersebut dipergunakan sebagai dana taktis operasional yang dikelola oleh Djoko Pramono. Sebagian dana itulah yang digunakan Djoko untuk menyuap mantan anggota DPR 1999-2004 terkait Initial Public Offering (penawaran saham perdana) PT PGN. Perbuatan itu terbukti melanggar Pasal 13 UU 31/ 1999 jo UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo KUHP. (nas)
Tabung Gas Perlu Uji Tak Rusak TABUNG gas dan pelengkapnya seperti selang, regulator dan kompor gas tidak cukup hanya berstandar nasional Indonesia tetapi perlu juga dilakukan uji tak rusak untuk meningkatkan keamanannya dari kebocoran dan keselamatan dalam pengoperasian. “Dengan teknik ini keretakan sekecil apapun pada bagian dalam tabung akan terdeteksi,” kata Ketua Asosiasi Uji Tak Rusak Indonesia (AUTRI) Soeripto Soedarminto di Jakarta, kemarin. Dalam proses produksi massal tabung di pabrik pasti ada saja beberapa yang mutu lasnya tidak baik yang jika tak langsung terdeteksi dapat menjadi sumber kebocoran tabung yang fatal di kemudian hari, katanya.
Cacat-cacat yang sangat kecil itu hanya bisa diketahui bila dilakukan dengan uji tak rusak (UTR) antara lain dengan metode radiografi, dan bukan dengan melakukan uji tekanan dan kebocoran saja seperti yang biasa dilakukan selama ini. UTR atau NDT (Non Destructive Testing) adalah suatu teknik analisis yang digunakan dalam industri untuk mengevaluasi sifat-sifat material, ko-
2
Suluh Indonesia, Rabu 30 Juni 2010
mponen atau sistem tanpa menyebabkan terjadinya kerusakan objek yang diuji, misalnya dengan teknik radiografi, ultrasonik, magnetic particle, georadar, Computed Tomography (CT)-Scan, laser, thermal
dan teknik Infra Red. Sementara itu, Direktur Komersial PT Sucofindo, Ganis Ramadhani mengatakan, sudah lebih dari empat juta tabung gas ukuran 3kg yang beredar di masyarakat, namun baru satu
juta tabung yang dilakukan UTR, sisanya belum diuji tak rusak, padahal target peredaran tabung gas 3kg sampai 30 juta tabung. “Sucofindo baru menguji dengan UTR 500 tabung dan 500 tabung lagi oleh PT Surveyor Indonesia. Sulit bagi kami melakukan UTR dengan ongkos uji hanya Rp1.000 per tabung, atau Rp500 juta untuk 500 ribu tabung, padahal untuk satu tabung ada delapan poin yang harus diperiksa,” katanya. (ant)
kan, Rachmat Sudibyo adalah mantan Dirjen Migas Kementerian ESDM dan Suroso Atmomartoyo adalah mantan Direktur Pengolahan PT Pertamina. Sedangkan Mustiko Saleh adalah mantan Wakil Direktur Utama Pertamina. Keduanya diduga menerima suap hingga mencapai 8 juta dolar AS atau sekira Rp80 miliar dari perusahaan asal Inggris, Innospec Ltd, untuk meloloskan penggunaan bensin bertimbal di Indonesia. PWYP Indonesia menduga, penyuapan itu dilakukan melalui PT Soegih Interjaya, agen Innospec di Indonesia. (ant)
JAKARTA - Muhamad Jibril alias Ricky Ardan divonis hukuman lima tahun penjara. Terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, karena terlibat kasus terorisme. Putusan ini disampaikan majelis hakim yang diketuai Haryanto di PN Jakarta Selatan, kemarin. Pemilik situs berita Arrahmah.com ini, dinilai majleis hakim, memiliki hubungan dekat dengan tersangka kasus terorisme asal Malaysia Noordin M Top. Jibril juga diyakini terlibat pengeboman dua hotel di Mega Kuningan, Jakarta, 17 Juli 2009 dengan menyembunyikan pelaku terorisme serta menutupi informasi aksi terorisme. Selain itu, Jibril juga diketahui melanggar UU Keimigrasian dengan melakukan pemalsuan dokumen paspor. Dokumen itu digunakan Jibril saat akan berangkat ke Mekkah, Arab saudi. Keberangkatan Jibril ke Mekkah itu untuk bertemu dengan Noordin M Top. Perkenalan Jibril dan gembong teroris Noordin M Top terjadi pada 1998. Jibril merupakan murid Noordin M Top sewaktu belajar di Pondok Pesantren Lukmanul Hakim, Johor Bahru, Malaysia. Namun, setelah itu Jibril melanjutkan studi ke Universitas Karachi, Pakistan sebelum akhirnya kembali ke Indonesia pada 2005 dan membangun Ahrahmah Network. Sementara terdakwa kasus terorisme, Putri Munawaroh tetap tegar meski dituntut delapan tahun penjara oleh penuntut umum karena dituduh menyembunyikan buronan terorisme, Noordin M Top. Hal tersebut terungkap dalam persidangan Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang dipimpin majelis hakim Ida Bagus Dwiyantara, Selasa. Dalam sidang itu, Putri serius mendengarkan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dipimpin Teguh Suhendro. (nas)
Borong Majalah JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Edward Aritonang membantah bahwa Polri memborong majalah Tempo edisi 28 Juni-4 Juli 2010 yang memuat laporan utama berjudul “Rekening Gendut Perwira Polisi”. “Gak ada yang borong majalah. Dari mana polisi punya duit untuk memborong majalah sebanyak itu,” katanya di Jakarta, kemarin. Aritonang justru mengatakan bahwa tuduhan Polri yang memborong majalah itu hanya merupakan strategi pemasaran agar majalah itu dicari masyarakat. Menurut dia, jika benar ada pihak yang memborong majalah itu, maka itu bagian dari upaya untuk menutup keterbukaan informasi kepada masyarakat. “Nah, Polri tetap konsisten mendukung keterbukaan informasi,” katanya. Dalam edisi itu, Tempo menyebutkan adanya enam jenderal polisi dan beberapa perwira menengah yang me-
miliki rekening bank berisi puluhan miliar bahkan hingga Rp54 miliar, padahal gajinya tidak sampai Rp10 juta per bulan. Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo, membantah bahwa salah satu anak buahnya, yakni Kapolwiltabes Semarang Kombes Pol. Edward Syah Pernong memiliki rekening yang jumlahnya mencurigakan. “Sebagai atasan, saya sudah menanyakan langsung kepada Kombes Edward dan yang bersangkutan mengatakan bahwa berita tersebut tidak benar,” kata Kapolda di sela kunjungan bersama jajaran Polda Jateng ke sejumlah pasar tradisonal di Semarang, kemarin. Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Wahyu Muryadi menyesalkan adanya upaya menghilangkan majalah Tempo di pasaran dengan cara memborong habis. “Secara ekonomi, kami untung tapi itu tidak penting karena hal itu berarti menghilangkan hak masyarakat untuk tahu,” ujarnya. (ant)
KPK Tetapkan Dirjen LPE
Sebagai Tersangka JAKARTA - KPK makin intensif melakukan menyidik kasus dugaan korupsi yang terjadi pada Ditjen Listrik dan Pemanfaatan Energi (LPE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Hal ini diperlihatkan dengan menetapkan Dirjen LPE Jakobus Purnomo dan pejabat pembuat komitmen Kosasih sebagai tersangka proyek pengadaan dan pemasangan program solar home system (SHS) di direktorat tersebut pada 2007-2008. Menurut Karo Humas KPK Johan kepada pers di Jakarta, Selasa (29/6) kemarin, kasus tersebut bermula saat penyidik KPK melakukan penyelidikan terhadap pengadaan dan pemasangan program SHS di Ditjen LPE untuk tahun anggaran 20072008. Kedua pejabat tersebut diduga mengatur pemenang tender dan menerima hadiah (gratifikasi) dari perusahaan yang dimenangkan tersebut. Diungkapkan Johan, dalam proses penyelidikan kasus tersebut juga ditemu-
kan adanya penggelembungan harga proyek dimaksud. Pada tahap penyelidikan kasus ini, penyidik KPK menemukan bahwa penerimaan itu dilakukan secara bertahap dan dimasukkan dalam catatan keuangan yang mereka sebut dengan dana taktis dari rekanan proyek pengadaan tersebut hingga mencapai Rp 4,6 miliar 2007-2008. “Akibat tindakan dua tersangka itu, negara diduga mengalami kerugian sekira Rp 119 miliar,” tegasnya. (nas)
KEHILANGAN
30
U.003464-Peng
Metr politan
Suluh Indonesia, Rabu 30 Juni 2010
3
Kepercayaan Terhadap Polri
Semakin Terkikis
Suluh Indonesia/ant
SIDANG - Ketua DK KPU Jimly Asshiddiqie berjabat tangan dengan anggota KPU nonaktif Andi Nurpati sesaat sebelum sidang DK KPU di Kantor KPU Pusat Jakarta, kemarin. Sidang digelar terkait adanya dugaan pelangaran kode etik Andi Nurpati dalam kasus Pilkada Toli Toli.
Berupaya Cegah HIV Dari Pekerja Kemenkes melaporkan, 11-50 persen dari kasus HIV meninggal karena TB. Fonny mengatakan, di Indonesia kasus TB menduduki peringkat ketiga tertinggi setelah India dan China. Pada 2006, jumlah pasien TB di Indonesia mencapai 7,3 persen dari total jumlah pasien dunia. ‘’Setiap tahun terdapat 528.000 kasus TB dengan tingkat kematian 91.000 orang per tahun. Kami memperkirakan 390.000 orang hidup dengan HIV di Indonesia,” tegasnya. Officer Incharge International Labour Organization (ILO) Peter Van Rooij dalam kesempatan yang sama menga-
takan, lebih dari 80 persen yang terjangkit merupakan usia produktif. ‘’Hasil survei yang kami lakukan, di antara perusahaan-perusahaan di Indonesia didapatkan bahwa kurang dari 10 persen perusahaan yang memiliki program penanggulangan TB/HIV di tempat kerja,” tegasnya. Ia mengatakan, persoalaan ini merupakan tanggung jawab bersama antara KPAN, ILO, dan pemerintah terkait dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi maupun Kementerian Kesehatan. Fonny mengatakan, dalam usaha pemerintah untuk mencapai tujuan pembangunan
Bawaslu Rekomendasikan Andi Nurpati
Diberhentikan Tidak Hormat JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu merekomendasikan pemberhentian anggota KPU nonaktif, Andi Nurpati, secara tidak hormat karena diduga melakukan sejumlah pelanggaran kode etik. ‘’Merekomendasikan pemberhentian saudara Andi Nurpati secara tidak hormat,” kata Ketua Bawaslu Hidayat Nur Sardini saat membacakan uraian dugaan pelanggaran kode etik tersebut dalam sidang Dewan Kehormatan KPU di Jakarta, kemarin. Hidayat menjelaskan, dua kasus yang melibatkan Andi Nurpati yaitu berkaitan dengan Pilkada Tolitoli dan keterlibatan Andi dalam partai politik sebagai pengurus. Soal Pilkada Tolitoli, Andi diduga melakukan pelanggaran kode etik dan bertanggung jawab terhadap keluarnya surat KPU Nomor 320 pada 26 Mei sebagai respon kondisi di Tolitoli karena adanya pasangan
calon wakil bupati yang meninggal dunia yakni Amiruddin Nua, yang berpasangan den-
Hidayat Nur Sardini
gan calon bupati Aziz Bestari. Dalam surat tersebut, KPU menyatakan calon yang pasangannya meninggal dunia tetap maju dalam Pilkada. Isi surat ini bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerin-
tah Daerah. Pasal 63 ayat 2 UU 32/2004 menyebutkan bahwa dalam hal salah satu atau pasangan calon meninggal dunia pada saat dimulainya kampanye sampai hari pemungutan suara dan masih terdapat dua pasangan calon atau lebih, maka tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah dilanjutkan dan pasangan calon yang meninggal dunia tidak dapat diganti serta dinyatakan gugur. Tidak lama kemudian, KPU mengeluarkan surat Nomor 324 tertanggal 29 Mei, yang menyatakan mencabut surat KPU Nomor 320. Sementara terkait dengan masuknya Andi sebagai pengurus Partai Demokrat, Andi diduga melanggar ketentuan dalam UU 22/2007 tentang Penyelenggara Pemilu. UU 22/ 2007 mengatur syarat sebagai anggota KPU yaitu tidak menjadi anggota partai politik. (har)
buat Susno seolah-olah menjadi lawan dari Polri karena keberanian Susno dalam mengungkapkan informasi skandal mafia peradilan termasuk menyangkut sejumlah orang di tubuh Polri. ‘’Penetapan Susno Duadji sebagai tersangka untuk dugaan mafia peradilan juga tidak berhasil menyakinkan kepercayaan publik dan justru membenarkan dugaan motif ‘balas dendam’ oleh Polri,” katanya. Selain itu, menurut Indria, peristiwa tersebut juga dapat mengindikasikan terseretnya Polri ke dalam ranah politik. Kontras juga berpendapat bahwa hal yang menonjol secara negatif dalam setahun ini adalah dominannya Polri dalam pemberitaan media terkait dugaan praktik korupsi, rekayasa kasus, dan mafia peradilan. Pemberitaan itu, ujar dia, jelas akan berimbas pada pen-
capaian pembentukan kepercayaan publik. Namun, LSM itu juga mengapresiasi berbagai hal penting dalam reformasi Polri seperti berupaya mendorong akuntabilitas publik dengan membetnuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi, serta memperbaiki institusi dan personel melalui pendidikan dan pelatihan HAM yang melibatkan pihak luar Polri. Selain itu, Kontras juga menyatakan bahwa kemajuan yang berarti setahun ini adalah keberhasilan Polri dalam mengejar salah satu buruan kasus terorisme yang paling berbahaya, Noordin M Top. ‘’Paling tidak ini menunjukkan bagaimana tindak terorisme masih bisa dibendung lewat proses penegakan hukum, tanpa memerlukan mobilisasi aktor keamanan lain, khususnya TNI,” katanya. (ant)
TNI Akan Gelar
KPAN-ILO JAKARTA - Komisi Penanggulangan AIDS Nasional dan International Labour Organization melakukan kerja sama untuk mencegah pekerja terjangkit Tuberculosis dan HIV di perusahaan. ‘’Fenomena kurangnya perlindungan sosial dan kesehatan buat pekerja mendorong kami untuk mencegah pekerja terkena Tuberculosis (TB)/HIV,” kata Deputi Bidang Program Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) Fonny Silvanus di Jakarta, kemarin. Menurut dia, TB merupakan penyebab utama penyakit dan kematian orang yang hidup dengan HIV. Pada tahun 2008
JAKARTA - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menyatakan, tingkat kepercayaan publik terhadap kepolisian semakin terkikis antara lain karena keterkaitan Polri dengan sejumlah kasus kontroversial di masyarakat. ‘’Terkikisnya kepercayaan publik tampak jelas dalam setahun ini dalam kontroversi ‘cicak versus buaya’ yang mengundang gelombang ketidakpuasan publik terhadap Polri yang begitu masif,” kata Wakil Koordinator Kontras, Indria Fernida di Jakarta, kemarin. Selain itu, ujar Fernida, dampak kontroversial itu terus berlanjut ketika mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji ditahan oleh institusinya sendiri. Menurut dia, hal itu mem-
milenium (MDG’s) yang meliputi peningkatan pertumbuhan ekonomi dan perlindungan sosial, maka perlindungan pekerja dari TB/HIV harus diperhatikan. ‘’Pemerintah sebenarnya sudah berinisiatif mengatasi hal ini melalui Instruksi Presiden (Inpres) No.3 Tahun 2010 tentang program pembangunan yang berkeadilan, ada tiga sasaran utama. Salah satunya adalah layanan sosial bagi kelompok miskin dan marginal termasuk akses pada layanan penanggulangan HIV. Maka harus kita kawal bersamasama,” tutupnya. (ant)
Latops Insurjensi Perkotaan JAKARTA - Kasad Jenderal TNI George Toisutta mengatakan, dalam dua-tiga bulan mendatang, pihaknya akan menggelar latihan operasi insurjensi di perkotaan atau permukiman untuk mengantisipasi gangguan dan ancaman pemberontakan bersenjata. ‘’Ancaman insurjensi (pemberontakan bersenjata) di wilayah pemukiman atau perkotaan ada kecenderungan mulai terlihat. Karena itu ,dalam beberapa bulan ke depan kami akan adakan latihan operasi insurjensi di pemukiman atau perkotaan,” katanya di Jakarta, kemarin. Usai memimpin serah terima jabatan Panglima Kodam Jaya dari Mayjen TNI Darpito Pud-
yastungkoro kepada penggantinya, Mayjen TNI Marciano Norman, Kasad menambahkan, latihan operasi insurjensi itu akan dilaksanakan oleh satuansatuan khusus TNI AD termasuk Satuan 81 penanggulangan teror Kopassus dan Raiders. ‘’Ini bukan latihan antiteror tetapi meski skalanya kecil, memiliki dampak yang besar,” kata Kasad. George mengatakan, latihan operasi insurjensi di wilayah permukiman atau perkotaan akan dilakukan di seluruh wilayah Indonesia secara serentak. Kasad menegaskan, penanganan pemberontakan bersenjata menjadi kewenangan TNI, berbeda dengan teroris-
me yang masih menjadi kewenangan Polri. ‘’Namun jika Polri meminta bantuan TNI untuk penjanganan terorisme, kita siap bantu sesuai UU No 34/ 2004 tentang TNI,” katanya. George menekankan, terorisme masih menjadi ancaman serius bagi seluruh komponen bangsa sehingga perlu kerja sama dan koordinasi dari semua elemen masyarakat terutama TNI dan Polri. Ia juga mengungkapkan rencana TNI-AD akan terus mengkaji peningkatan kewilayahan mulai dari tingkat satuan terkecil hingga kodam, untuk memantapkan sistem pertahanan semesta dalam menjaga kedaulatan NKRI. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Rabu 30 Juni 2010
4
K ilas Calon Nasabah Rampok Agen AGEN asuransi Prudential menjadi korban perampokan oleh beberapa pelaku dengan cara menyetrum hingga lemas di Kampung Dua RT 4 RW 2 dekat pintu tol II Kali Malang. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Kota Bekasi Kompol Ade Ary Syam Indradi menyatakan, peristiwa itu terjadi Selasa sekitar pukul 12.30 WIB dengan motif berpura-pura ingin menjadi nasabah asuransi tersebut. Kedua korban adalah Erlita yang disetrum dengan alat penyetrum dan rekannya Erin. Pelaku membawa kabur mobil Toyota Avanza plat nomor B 1970 SY, uang tunai sebesar Rp7 Juta serta sejumlah surat berharga termasuk kartu ATM. Kronologis kejadian diawali dengan keinginan pelaku untuk ikut program asuransi yang ditawarkan korban. Janji pertemuan dibuat dan setelah itu mereka sepakat bertemu disebuah lokasi dekat pintu gerbang 2 Tol Kalimalang. “Ketika bertemu, pelaku menyetrum korban, merampok dan meninggalkan kedua korban di kampung dua dan selanjutnya setelah mempereteli uang korban, mereka langsung kabur,” ujarnya. (ant)
Polisi Selidiki Agen Tabung Gas MARAKNYA kasus ledakan tabung gas dan melukai banyak orang membuat sejumlah pihak bergerak mengantisipasi aksi serupa terjadi lagi. Kasat Reskrim Polresta Bogor, AKP Indra Gunawan menyebutkan sebagai pihak yang berwenang akan terus melakukan penyelidikan terhadap agen-agen tabung gas. “Di bidang reserse, sudah menjadi tugas kita untuk menyelidiki. Kita telah menurunkan intel-intel untuk malakukan penyelidikan. Mengawasi dan memantau agen-agen yang menyalahgunakan aturan, jika kedapatan kita akan menindaknya,” katanya saat dihubungi, Selasa. Indra mengatakan, belum lama ini aparat kepolisian Kota Bogor berhasil mengamankan distributor penyuntik gas elpiji yang terletak di Kampung Ciluar, Keluruhan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Ribuan tabung gas milik Agen Okie Gas diamankan, tabungtabung yang diamankan tersebut yakni tabung berat 3 kg sebanyak 6.160 tabung, tabung isi 12 kg sebanyak 500 tabung dan isi 50 kg sebanyak 50 tabung. (ant)
Kantor Dinsosnakertrans
Dilempari Telur Busuk BOGOR - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI Kota Bogor melemparkan telur busuk ke Kantor Dinsosnakertrans yang terletak di Jalan Veteran, Bogor, Selasa, sebagai ungkapan kekecewaan mahasiswa terhadap kinerja dinas sosial yang tidak berjalan efektif. Sebelumnya, para pengunjuk rasa menggelar orasi di depan Kantor Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) karena menilai dinas sosial gagal menyelesaikan persoalan sosial yang terjadi di Kota Bogor. Para mahasiswa menyoroti persoalan sosial seperti, kemiskinan, gelandangan, pengamen dan anak jalan masih menghiasi wajah-wajah kota, dinas sosial memiliki kewajiban untuk menuntaskan persoalan tersebut. “Kenyataan saat ini, kemiskinan masih terjadi, gelandangan dimana-mana, pengamen menumpuk dan anak jalanan simpang siur di pinggir jalan. Dinas sosial tidak bertindak efektif, mereka hanya menggelar razia, penertiban tapi tidak ada solusi, masalah sosial masih terus terjadi,” kata Ketua HMI Cabang Kota Bogor,Bambang Pria Kusuma di Bogor, Selasa. Menurut Bambang, upaya-
upaya yang dilakukan oleh Dinsosnakertrans dengan menertibkan para gelandangan, anak jalanan dan pengemis bukanlah solusi terbaik. Hendaknya Dinsosnakertrans melakukan pembinaan bagi para gelandangan, anjal dan pengemis dengan keterampilan. “Agar lebih optimal, mereka yang sudah dibina ini disalurkan ke tempat-tempat bekerja, agar setelah ditertibkan mereka tidak lagi turun ke jalan,” tegas Bambang. Bambang mengatakan, permasalahan kemiskinan, gelandangan, pengemis dan anak jalanan diatur dalam Perda nomor 8 tahun 2009 disebutkan bahwa pemerintah kota berupaya untuk mengurangi jumlahnya. Namun kenyataan di lapangan, permasalahan tersebut makin marak. Aksi unjuk rasa ini dilakukan, sebagai bentuk kekecewaan HMI cabang Kota Bogor, terhadap ketidak pedulian Dinsosnakertrans dalam menyikapi permasalahan sosial. Bambang mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melayangakan surat untuk menggelar audiensi dengan Dinsosnakertrans membahas permasalahan sosial, tapi hingga batas waktu yang dijanjikan tidak ada tanggapan. (ant)
Suluh Indonesia/rin
SIDANG TIPIRING - Dua orang pelanggar peraturan daerah sedang menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Aula Balaikota Depok, Jalan Margoda Raya, kemarin.
Pemilukada Depok
Gusti Randa Tidak Lolos DEPOK - Pasangan Rudi Samin-Gusti Randa dipastikan tidak lolos dalam bursa pencalonan pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Depok. Pasalnya, pasangan tersebut tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan. Sebagai pasangan yang maju melalui jalur independen, Rudi-Gusti harus menyerahkan berkas dukungan sebanyak 45.139 berupa fotokopi KTP warga Depok. Dukungan tersebut harus tersebar hampir di separuh kecamatan di Depok. Kenyataan berbeda terjadi pada pasangan Gagah Sunu Sumantri-Derry Drajat. Pasangan ini dipastikan lolos karena telah menyerahkan
berkas dukungan seperti yang ditentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok. Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Kota Depok Muhammad Hasan menuturkan, untuk pasangan jalur independen melewati dua tahapan. Pertama, tahap verifikasi administratif. Kedua, verifikasi faktual yang bertujuan mencocokkan dukungan tersebut sesuai dengan di lapangan. Verifikasi dilakukan selama 14 hari terhitung sejak 30 Juni-17 Juli 2010. “Baru lolos verifikasi administrasi, pasangan Gagah – Derry masih harus menunggu verifikasi faktual, kalau Rudi-Gusti berarti sudah tak usah menunggu proses itu,” kata
Hasan saat dikonfirmasi wartawan di kantornya, kemarin. Menurut Penanggungjawab Pokja Pencalonan KPU Kota Depok Udi H Muslih mengungkapkan, pihaknya telah melakukan verifikasi terhadap pasangan Gagah-Derry dan Rudi-Gusti Randa. Hasilnya, kata Udih, pasangan Gagah-Dery diketahui mengumpulkan 52.079 foto kopi KTP, sedangkan RudiGusti Randa hanya mengumpulkan 14.200 berkas saja. “Pasangan yang tidak lolos verifikasi administrasi maka berkas persyaratannya tidak akan dilanjutkan dalam proses verifikasi faktual. Bila dalam verifikasi faktual itu tidak memenuhi persyaratan, maka
Kiai dan Ulama
Ultimatum Bupati Bogor BOGOR- Ratusan ulama dan kiyai yang tergabung dalam Forum Silaturrahmi dan Pengajian Kabupaten Bogor (FSPKB) memberikan ultimatum kepada Bupati Bogor Rachmat Yasin agar menepati janjinya untuk memperhatikan pondok pesantren dan memajukan lembaga pendidikan Islam di Kabupaten Bogor. Sebab, setelah menjabat sebagai bupati, janji tersebut ternyata tidak ditepati bahkan perhatian terhadap pondok pesantren makin minim. “Kami tidak menuntut yang macam-macam, kami
hanya menagih janji Bupati Bogor untuk ditepati,” tegas Ketua FSPKB, K.H. Nu’man Istikhori yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Darut Tafsir, Kab Bogor, kemarin. Disampaikan Kiyai Nu’man, selama ini para ulama memberikan dukungan penuh kepada Bupati Rachmat Yasin. Termasuk pada saat pemilihan kepala daerah dua tahun lalu. “Namun, setelah menjabat sebagai bupati, banyak para ulama mengeluh, karena apa yang dijanjikan tidak terwujud,” sesalnya. Janji yang disampaikan Bupati Rachmat Yasin pada wak-
tu itu yakni akan memberikan perhatian besar terhadap pondok pesantren. “Itu janji yang disampaikan langsung oleh bupati. Tapi setelah menjabat, ternyata bantuan untuk pesantren berbanding jauh jika disandingkan dengan bantuan untuk kegiatan olahraga dan lainnya,” ujar Kiyai Nu’man. Hal senada disampaikan Kiyai Abdul Muis. Banyak ulama di Kab. Bogor menyampaikan tentang sikap bupati yang tidak menepati janji. Bahkan, jika dibandingkan dengan bupati sebelumnya, Rachmat saat ini jauh. (bas)
Bekasi Targetkan
Peningkatan APBD BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi menginginkan peningkatan APBD 2011 dalam jumlah signifikan untuk mendanai berbagai kegiatan terkait pembangunan, peningkatan pelayanan serta belanja aparat. Wakil Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, di Bekasi, Selasa, mengatakan pada 2010 total APBD Kota Bekasi mencapai Rp1,7 triliun yang bersumber dari dana bantuan pusat melalui APBN, bagi hasil, dana perimbangan serta pendapatan asli daerah. “Kita harapkan peningkatannya mampu mengakomodir berbagai kegiatan pembangunan serta tidak lagi terjadi defisit anggaran,” ujarnya. Pihaknya telah membentuk tim dalam menyusun indikator APBD pada 2011 untuk menghitung nilai serta memetakan potensi asal dana itu. “Tim sudah bekerja dalam menghitung potensi pemasukan termasuk PAD Kota Bekasi. Hasil ini selanjutnya dibahas sebelum ditetapkan sebagai target 2011,” ujarnya. Potensi pemasukan pada APBD 2011 diantaranya PAD lebih dari Rp300 miliar, dana alokasi umum dan khusus, dana perimbangan, bantuan provinsi dan pendapatan lain-lain. Untuk 2010, APBD Kota Bekasi dari Rp1,7 triliun lebih yang disetujui sempat dikoreksi hingga sebesar Rp237 miliar
hingga berdampak pada perubahan usulan dari masingmasing satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Setelah dilakukan perbaikan, APBD 2010 tersebut kini telah disetujui hingga kegiatan pembangunan dan program-program pemerintah bisa terlaksana dengan baik. Ketua DPD Golkar Kota Bekasi itu menyatakan, yang lebih dioptimalkan adalah dana pembangunan dari pusat untuk Kota Bekasi, pemasukan PAD dari pajak kendaraan bermotor, IMB, pajak hotel dan restoran maupun pajak bumi dan bangunan. “Untuk PAD kita akan usahakan yang berkaitan langsung dengan masyarakat tidak akan dinaikkan biayanya seperti pembuatan KTP dan bahkan ada beberapa sektor yang digratiskan seperti kesehatan dan pendidikan,” ujarnya. Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Sutriyono menyatakan eksekutif harus cermat menyusun indikator APBD 2011 dan berorientasi kepada publik berupa pembangunan infrastruktur serta jasa pelayanan tanpa bayar. Ia mengatakan, APBD Kota Bekasi terus mengalami kenaikan setiap tahun dan kenaikan itu harusnya lebih tecermin dalam bentuk makin meningkatnya kesejahteraan masyarakat. (ant)
Suluh Indonesia/bas
FESTIVAL DZIKIR – Sejumlah santri unjuk kebolehan dalam ajang Festival Dzikir Maulud, di Pondok pesantren Darut Tafsir, Cibanteng, Kabupaten Bogor, kemarin.
pasangan Gagah-Dery juga tidak lolos. Untuk pasangan Rudi-Gusti kami segera memberikan surat tertulis bahwa mereka tidak lolos verifikasi administrasi,” ungkap Udih. Ketua Divisi Teknik KPU Kota Depok Imphi Kani Bajuri menjelaskan, pihaknya memberikan tambahan waktu bagi pasangan yang berkasnya dinyatakan kurang atau gugur. Waktu yang diberikan hanya tiga hari. “Waktunya diberikan selama tiga hari,” katanya. Sementara itu, Gusti Randa mengaku tidak masalah dengan kegagalan yang dialaminya. Bahkan, Gusti mengaku tidak mengetahui mengenai berkas dukungan tersebut. Pasalnya,
seluruh persyaratan diselesaikan oleh Rudi Samin selaku pasangannya. ”Saya bahkan belum tahu, soal dukungan KTP yang tahu Rudi Samin, gak jadi nyalon gak masalah buat saya,” tandas Gusti. Sedangkan Rudi Samin akan membawa ke ranah hukum. Pasalnya, dia sangat yakin berkas dukungan yang diserahkan telah sesuai ketentuan. “Saya yakin telah mengumpulkan 51.200 foto kopi KTP. Jadi tidak mungkin kurang. Kami belum gagal, karena itu kami akan membawa masalah ini ke ranah hukum. Kami akan membawa masalah ini ke Pengadilan Negeri Tata Usaha Negeri Jawa Barat,” ungkapnya. (rin)
Indonesia Negara Demokrasi Terbaik DEPOK - Di mata Wakil Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Dato’ Haji Muhyiddin Haji Mohd Yassin, Indonesia merupakan termasuk negara demokrasi yang baik. Hal tersebut diungkap Tan Sri Dato Muhyiddin saat kuliah umum ‘Demokrasi dan Pertanggungjawaban Sosial di Asia yang digelar di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok. “Bahkan Indonesia merupakan negara dengan sistem demokrasi terbaik di Asia,” katanya, kemarin. Muhyidin menilai Indonesia muncul sebagai contoh terbaik sebuah negara demokratis dan dinamis. Hal tersebut terlihat dari beragamnya suku dan agama yang ada di Indonesia. Namun, kata Muhyidin, proses demokrasi di Indonesia berjalan relatif lebih tertib dan aman. Terlebih, ujarnya, Indonesia juga didukung dengan keberadaan pers yang bebas dan bertanggungjawab. “Kepelbagaian (keberagaman) anda dengan masyarakat sipil yang dinamis dan media yang bertanggungjawab adalah sumber kekuatan di Indo-
nesia,” paparnya. Demikian halnya yang terjadi di Malaysia, kata Muhyidin. Dengan adanya keanekaragaman tersebut, dinilai Muhyidin sebagai tantangan pembangunan dalam proses demokrasi di Malaysia. “Di satu sisi, kami harus mengatasi ketidakseimbangan sosio ekonomi dengan mengangkat taraf ekonomi masyarakat majoriti (mayoritas) pribumi. Disisi lain hakhak dan kepentingan kaum minoriti (minoritas, non pribumi) juga perlu dilindungi. Cabaran (tantangan) ini bukanla suatu yang mudah untuk dihadapi,” bebernya. Ditemui di tempat yang sama, Wakil Rektor UI, M Anis mengatakan pertukaran informasi antara kedua belah negara tetap berjalan. Mengingat antara Malaysia dan Indonesia memiliki banyak kesamaan. Untuk itu harus saling berbagi demi kemajuan bersama. “Forum ini sangat strategis, untuk kedua Negara. Malaysia dan Indonesia sama sama punya sumber daya manusia yang tinggi dan kemajemukan bangsanya,” ujar Anis. (rin)
Puluhan Orang Jalani Sidang Tipiring SEBANYAK 23 orang pelanggar peraturan daerah (perda) Kota Depok terpaksa mengikuti sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Aula Balaikota, Jalan Margonda Raya 14, Depok. Mereka didakwa karena melanggar Perda No 14 tahun 2001 tentang ketertiban umum dan Perda No. 3 tahun 2006 tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB). “Untuk menegakan perda, maka kita lakukan tipiring dnegan tujuan agar mereka sadar akan hukum,” kata Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok Sariyo Sabani di sela-sela siding, kemarin. Dia mengatakan, sebelum dilakukan tipiring, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan peringatan bagi pemilik bangunan. “ Surat peringatan sudah dikirim hingga tiga kali,” tandasnya. Dituturkan Sariyo, pelanggar IMB berjumlah 2
orang, izin gangguan (HO) sebanyak 1 orang serta 19 orang pelanggar ketertiban umum. “Yang tidak memiliki IMB dan HO adalah hasil pemberkasan dua minggu lalu. Karena mereka tidak mengurus izin maka dikenakan tipiring hari ini. Sedangkan pelanggar tibum adalah mereka yang berjualan di atas tanah Negara, di atas sepadan jalan atau sungai dan trotoar,” kata Sariyo. Ditemui di tempat yang sama, Ketua Pengadilan Negeri Kota Depok Dwiarso Budi San-
tiarto menuturkan, ini adalah tahap awal yang tujuannya untuk memberikan pembelajaran agar pelanggar sadar bahwa dirinya salah. Tipiring ini, lanjutnya memang dikategorikan sebagai tindak pelanggaran ringan. Namun, dia mengingatkan pelanggar jangan meremehkan hal tersebut. “Kalau mereka tetap melanggar maka bisa dikategorikan sebagai residivis sehingga hukumannya bisa lebih berat lagi untuk yang berikutnya. Untuk itu saya berharap setelah membayar denda, maka mereka tidak akan melakukan pelanggaran lagi,” ujar Budi mengingatkan. Dia mengatakan, denda yang dikenakan kepada pelanggar sebesar Rp 20ribu ditambah Rp 1.000 untuk biaya perkara. Untuk pelanggar IMB
dan HO dikenakan denda sebesar Rp 250 ribu dan untuk pelanggar bangunan liar antara Rp 100-150 ribu. “Sanksinya berupa denda yang ditetapkan sesuai dengan jenis pelanggaran. Kalau mereka tidak membayar denda maka bisa dikenakan kurungan,” tandas Budi. Walikota Depok Nurmahmudi Ismail yang meninjau jalannya tipiring menemukan tiga jenis pelanggaran. Pertama, Perda No 3 tahun 2006 tentang IMB. Kedua, Perda No 18 tahun 2003 tentang garis sepadan sungai dan jalan. Ketiga, Perda No. 14 tahun 2001 tentang ketertiban umum. “Tertinggi adalah pelanggar ketertiban umum. Mereka yang berjualan di pinggir jalan. Tujuan tipiring untuk melaksanakan program penyadaran hukum terhadap perda yang ber-
laku.,” ungkap Nur. Dia berharap dengan adanya tindak seperti ini, warga Depok dapat tambah sadar untuk melaksanakan ketertiban. “Saya tidak mau ada warga Depok yang menjadi tahanan karena melanggar perda,” imbuhnya. Sementara itu, Muhisin, salah satu peserta sidang mengaku tidak mengetahui kesalahan yang dilakukan. Pasalnya, saat berjualan di depan ITC Depok, tiba-tiba saja dirinya didatangi petugas Satpol PP. “Nggak dikasih tau apa salah saya. Langsung dibawa ke sini,” tutur Muhisin. Muhisin merasa dirinya tidak melanggar peraturan karena warung nasi miliknya berada di belakang garis sepadan jalan. “Saya sudah 10 tahun berjualan, tapi baru kali ini di sidang,” kata Muhisin. (rin)
pini
Suluh Indonesia, Rabu 30 Juni 2010
F OKUS Sosialisasi Standar Tabung Elpiji ASUS tabung gas elpiji meledak menjadi bahan gunjingan tak sedap belakangan ini. Kasus semacam ini bukan sekali dua kali terjadi di sejumlah tempat di negara kita. Kasus serupa pun dialami sementara warga penggunanya di Bali. Kasus ledakan tabungan elpiji sempat dialami seorang warga Sesetan, Denpasar Selatan, belum lama ini. Rumah keluarga bernasib naas ini rusak berat. Tiga orang menjadi korban ledakan tersebut, termasuk pemilik rumah. Beragam spekulasi biasanya muncul menyertai kasus semacam itu. Misalnya, ada pihak yang menduga ledakan disebabkan gegabahnya konsumen saat memungsikan tabung elpiji tersebut. Ada pihak lain yang menebak kemungkinan penyebabnya berasal dari keteledoran konsumen mengecek kelayakan perangkat yang menghubungkan tabung elpiji dengan kompornya. Tabung elpiji meledak sudah berulang kali terjadi. Langkah kongkret untuk mencegah potensi ledakan tabung tadi terkesan belum menyentuh akar masalahnya. Padahal, ada sederet wacana ahli yang mencoba mengingatkan sejumlah hal yang diduga keras bisa menjadi sumber ledakan tersebut. Wacana dimaksud menyinggung akar masalah ledakan tadi yang bersifat teknis maupun manajemen distribusi dan pengawasan produknya ke tangan masyarakat konsumen. Ada dugaan kuat salah satu sumber utama ledakannya disebabkan teknis pengerjaan produk yang tidak beres. Konsekuensinya, hasil proses produksi tabung elpiji maupun kompor bisa jadi tidak sesuai ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI). Produk yang dihasilkan otomatis tidak digaransi kualitas yang aman untuk digunakan konsumen. Masalah manajemen distribusi dan pengawasan produk diduga menjadi sumber penyebab lain di balik ledakan tabung gas tersebut. Ini terutama berkaitan dengan sosialisasi teknis pemilihan produk yang berkualitas disertai teknis penggunaannya. Pemerintah melalui Pertamina seyogianya terus melakukan sosialisasi keamanan produk sebelum dibeli masyarakat konsumennya. Sosialisasi ini menyangkut kehati-hatian membeli produk, termasuk teknis penggunaannya yang benar. Ini dilakukan secara terus-menerus agar masyarakat tidak lengah maupun terjebak menggunakan produk yang berbahaya bagi keamanan mereka. Manajemen pengawasan produk yang beredar di pasar perdagangan juga harus memperoleh perhatian serius pemerintah. Selama ini pengawasan rutin untuk mengecek kualitas produk berstandar SNI terkesan belum berjalan optimal. Ini terbukti dari adanya keluhan sementara masyarakat konsumen setelah membeli tabung elpiji. Keluhan masyarakat konsumen tersebut bisa beragam isinya. Selain selang karet yang ketahuan bocor setelah produk dibeli, juga regulator yang tidak berfungsi. Tetapi, masyarakat konsumen juga kerap tidak selalu waspada dalam penggunaan maupun perawatan tabung maupun kompor elpiji. Ini terbukti kerap mencuatnya motif cerobohnya konsumen di balik kasus ledakan tabung elpiji, seperti tidak memeriksa selang sebelum menghidupkan kompor, membuka safety valve lantaran tidak mengerti fungsinya, meletakkan tabung dalam ruangan berhawa panas yang sebetulnya rentan menyumbu ledakan. Risiko rendahnya keamanan produk saat digunakan masyarakat konsumen tentu harus mengundang perhatian sungguh-sungguh semua pihak, bukan hanya pemerintah, tetapi masyarakat pun mesti ikut menyadarinya. Namun, tugas pemerintah untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar memperhatikan keamanan produk di pasar konsumen harus makin ditingkatkan. Tindakan penertiban terhadap produsen maupun pedagang tabung dan kompor gas yang tidak sesuai kualifikasi SNI pun harus diintensifkan. Ini semua dimaksudkan untuk menjernihkan lagi derajat kepercayaan masyarakat konsumen atas produk tabung elpiji, termasuk memulihkan keyakinan masyarakat atas kebijakan konversi minyak tanah ke penggunaan tabung dan kompor elpiji yang digelindingkan pemerintah tiga tahun silam itu. ***
K
Bang D
el
Polri klarifikasi 800 rekening mencurigakan
5
Gas Elpiji yang Penuh Tragedi AKHIR-AKHIR ini, kita seolah telah dipaksakan untuk melihat tontonan yang membuat hati dan perasaan menjadi pilu. Bagaimana tidak, konversi bahan bakar dari minyak tanah ke tabung elpiji berubah menjadi menakutkan. Dalam sepekan terakhir, bisa disaksikan beberapa korban jiwa, baik yang meninggal maupun yang luka-luka akibat ledakan tabung elpiji. Belum lagi, ledakan elpiji juga banyak mengakibatkan kebakaran hebat yang memakan korban rumah dan pabrik. Jika dihitunghitung secara meterial kerugian yang diakibatkan kasus-kasus ledakan elpiji sangatlah besar. Dalam sepekan ini saja sedikitnya terjadi empat ledakan. Jumat (25/6) lalu, tabung gas isi 12 kg meledak dan mengakibatkan dapur Rumah Makan Lapo Amelia di Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, rusak berat. Dua karyawan mengalami luka bakar cukup parah. Sehari sebelumnya terjadi dua ledakan akibat bocornya tabung gas isi 3 kg di Kelurahan Bungur, Senen, Jakarta, dan di Sempur, Kota Bogor. Lima rumah terbakar dan tiga orang terluka. Pekan lalu (Jumat, 18/6), ledakan tabung gas menewaskan dua orang dan menghancurkan tiga rumah di Cilandak, Jakarta Selatan. Dengan demikian, dari Januari hingga Juni 2010 telah terjadi sedikitnya 19 kasus ledakan tabung elpiji yang menewaskan 15 orang, melukai 39 orang, dan merusakkan 55 rumah. Tabung elpiji sudah menjelma menjadi mesin pembunuh masyarakat. Ini karena inspeksi tidak pernah dilakukan. Pemerintah harus menghentikan itu segera. Sudah selayaknya pemerintah mulai berpikir jernih demi mencarikan solusi terbaik terhadap persoalan yang sebenarnya sangat kompleks ini. Benarkah Keteledoran? Ledakan akibat bocornya tabung elpiji sepertinya bagai bom waktu yang setiap saat bisa menjadi musibah. Tanpa diduga dan tanpa dinyana, fenomena tabung elpiji telah menjelma menjadi makhluk yang bernama tragedi. Sesungguhnya, petaka apa lagi yang harus diganjar oleh konversi minyak tanah ke elpiji ini? Salahkah jika menggunakan elpiji? Atau mungkinkah ini keteledoran pihak Pertamina yang mengabaikan kualitas dan standardisasi penggunaan elpiji? Dalam hal ini sangat kurang bijak jika pemerintah melulu berdebat mencari siapa yang salah dan siapa yang harus bertanggung-jawab. Pasalnya perdebatan dari masing-masing individu sejatinya hanya mengedepankan apologinya, dan sesuai konteks ini, belum tentu perdebatan itu akan mampu menyelesaikan masalah. Sebaliknya, justru keruwetan kasus tragedi ledakan tabung elpiji akan makin rumit dan membingungkan. Lantas akankah pemerintah hanya mampu berbuat diam seribu bahasa, ketika hari demi hari tragedi memilu-
Oleh : M. Romandhon MK*
√ Pertamina perlu melakukan sema-
cam koreksi internal. Secara etika-moral mau tak mau pihak Pertamina harus mau bertanggung jawab.
√ Sudah menjadi kewajiban jika pe-
merintah bekerja sama dengan Bareskrim Polri harus menyisir komponen tabung elpiji 3 kilogram yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).
√ Sangat naif jika publik mengabaikan sebuah kausalitas fenomena ledakan tabung gas.
Sangat kurang bijak jika pemerintah melulu berdebat mencari siapa yang salah dan siapa yang harus bertanggung jawab. Pasalnya perdebatan dari masing-masing individu sejatinya hanya mengedepankan apologinya, dan sesuai konteks ini, belum tentu perdebatan itu akan mampu menyelesaikan masalah. Sebaliknya, justru keruwetan kasus tragedi ledakan tabung elpiji akan makin rumit dan membingungkan. Memang, tak bisa disangkal dan dimungkiri bahwasanya keterkaitan serta keterlibatan pihak Pertamina akan maraknya ledakan tabung gas sebenarnya memiliki andil yang cukup besar. Karena dalam ranah ini, penyedian bahan bakar elpiji sepenuhnya yang menyuplai adalah pihak Pertamina.
kan ledakan tabung elpiji kian memperbanyak tumbal? Inilah yang sekiranya perlu kita refleksikan bersama. Di mana melalui momen perefleksian kali ini, pemerintah harus mencoba menguraikan satu per satu dari rentetan peristiwa naas ini. Memang, tak bisa disangkal dan dimungkiri bahwasanya keterkaitan serta keterlibatan pihak Pertamina akan maraknya ledakan tabung gas sebe-
narnya memiliki andil yang cukup besar. Karena dalam ranah ini, penyedian bahan bakar elpiji sepenuhnya yang menyuplai adalah pihak Pertamina. Jadi masuk akal kalau Pertamina di sini perlu melakukan semacam koreksi internal. Secara etika-moral mau tak mau pihak Pertamina harus mau bertanggung jawab. Setidaknya ini sebagai bentuk respek yang harus ditunjukkan
oleh Pertamina. Akan tetapi bukan lantas pemerintah dan Pertamina menyepelekan dan meremehkan tragedi ledakan tabung elpiji. Ini artinya, sikap serta langkah dari pihak yang memiliki kewenangan tersebut semata tidak hanya memburu batasan legal formal. Lebih dari itu, tanggung jawab secara psikologis dan moral harus benarbenar berangkat dari kesungguhan akan penuntasan masalah. Terlepas dari mana ledakan itu muncul, sangat naif jika publik mengabaikan sebuah kausalitas fenomena ledakan tabung gas. Mengacu pada analisis temporal, banyak kemungkinan yang mengindikasikan hal itu. Misalkan, bisa saja ledakan berasal dari bocornya karet penutup selang tabung, atau bisa juga karena suhu ruangan yang terlalu panas, dan mungkin pula karena sudah tak layak pakainya tabung gas tersebut. Berbagai kemungkinan itulah yang sepantasnya layak dijadikan sebagai landasan atau acuan pemerintah dalam menguak tragedi berdarah ledakan elpiji. Terkait dengan itu, sudah menjadi kewajiban jika pemerintah bekerja sama dengan Bareskrim Polri harus menyisir komponen tabung elpiji 3 kilogram yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Pemerintah juga harus memperhatikan peningkatan sosialisasi penggunaan elpiji kepada masyarakat. Hal ini juga tak lepas dari kian meningkatnya cap SNI palsu di tabung elpiji yang beredar. Pertanyaannya, mengapa semuanya itu bisa terjadi, bahkan menjamur dengan subur? Beredarnya segel palsu yang diimpor dari Cina lalu dicap SNI di Indonesia merupakan sebuah ironi yang berujung pada tragedi. Cap SNI palsu juga digunakan untuk mengecap regulator dan selang. Lantas, benarkah ini murni keteledoran? *Penulis, pemerhati sosial dan aktivis Lembah Kajian Peradaban Bangsa (LKPB), Yogyakarta
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
Jeruk makan jeruk ...
SURAT A NDA Kapan Bunga Turun? BANK Indonesia (BI) secara berturut-turut terus menaikkan bunga acuannya. BI Rate yang telah menjadi acuan bunga bagi bank akibatnya sulit untuk diturunkan. Ini tentu sebuah sinyal tidak baik bagi masyarakat karena beban kredit dengan beragam keperluannya menjadi sulit terbayarkan. Tentu saja saya berharap agar berbagai cicilan bisa terbayar jika bunga bisa diturunkan. Sayangnya, berapa bank bisa menyesuaikan bunganya itu menjadi pertanyaan. Sebagai debitur kecil saya sangat berharap betul bank segera menurunkan bunganya. Jika tidak tentu akan memberatkan karena harga BBM justru akan dinaikkan, menyusul kenaikan harga PLN dan juga tarif air. Jelas hal ini akan memicu berbagai kebutuhan lain akan disesuaikan dan menjadi lebih mahal. Pemerintah juga ten-
tu berharap agar bank bisa bergerak cepat dan memberikan stimulus agar rakyat tidak makin kesulitan. Pemerintah sendiri mestinya juga memberikan ‘intervensi’ agar bank bersedia menurunkan bunganya. Misalnya, dengan menaikkan jaminan simpanan masyarakat. Tingginya bunga jelas sangat mencerminkan risiko yang ditanggung. Kalau simpanan masyarakat menipis tentu tidak ada dana yang bisa diputar dan akhirnya bank akan membebankan bunga kredit yang tinggi. semoga ada solusi yang tepat dan cepat. Yang lebih penting, bagaimana agar inflasi yang menjadi pemicu kredit tinggi itu bisa diredam. Setyo Nugroho Bojong Kulur, Bogor
Tak Cukup Hanya Niat Baik UPAYA Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk menampung keluhan warga melalui surat elektronik (e-mail) yang dialamatkan ke e-mail Bagian Informasi dan Komunikasi (Infokom) Kota Depok dengan alamat humas_depok@depok.go.id sejak Maret 2008 layak, layak diacungi jempol. Lewat alamat e-mail ini, warga kota yang berbatasan dengan ibukota Jakarta ini dapat menyampaikan berbagai keluhan, pengaduan dan kritik mengenai pembangunan dan layanan umum di Kota Depok dengan bebas, dengan syarat mencantumkan identitas pribadinya. Setiap keluhan di alamat itu, biasanya lansung diteruskan ke dinas terkait. Keluhan warga dan jawaban dari dinas terkait atas keluhan warga itu kemudian di-
pasang di situs resmi Pemkot Depok yang beralamat di www.depok.go.id. Namun jika boleh mengusulkan, sebaiknya pihak Pemkot Depok juga membuka saluran atau media lain yang dapat digunakan warga untuk menyampaikan keluhan, kritik, saran atupun pengaduan. Langkah itu menurut saya harus ditempuh, karena pengguna internet hingga kini boleh dibilang belum terlalu banyak, sehingga niat baik pemkot untuk memperbaiki pelayanan dapat lebih tercapai. Pemkot juga sebaiknya lebih gencar menyosialisasikan program bagian Infokom itu, sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang sadar bahwa mereka dapat menyampaikan seluruh unek-uneknya kepada Pemkot Depok dan pihak
Pemkot Depok pun akan lebih banyak mendapatkan masukan untuk meningkatkan pelayanan mereka kepada masyarakat
Kota Depok. Devi Pancoran Mas, Depok
Angkutan Umum Perlu Perbaikan SERING saya melihat Metromini atau KOPAJA kebut-kebutan saling mendahului berebut penumpang bahkan tak jarang terjadi kecelakaan karena masalah ini. Masalah menyangkut soal perut memang sulit untuk diajak kompromi. Para sopir angkutan umum harus tega mengorbankan keselamatan penumpang. Jalanan Jakarta yang macet yang salah satu pemicunya adalah Angkutan umum yang berhenti semaunya demi menunggu penumpang. Mereka sering melanggar rambu-ramu yang ada. Keadaan ini sangat membat kota
Jakarta kian kacau. Keamanan dan fasilitas standar sebagai angkutan Umum terbengkalai, hal ini terlihat dari tempat duduk yang reot, pintu yang tidak tertutup, para sopir yang selalu memaksakan penumpang hingga penuh melebihi kapasitas, pencopet yang terkoordinasi, pelecehan seksual, lampu di alam kendaraan yang mati, dan masih banyak lagi hal-hal yang memprihatinkan. Semoga Pemerintah bisa mengatasi persoalan ini. Agus Yusuf Kramat Jati
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 30 Juni 2010
6
Indonesia Kalah Kelas dari Jepang GRESIK - Tuan rumah Indonesia kalah kelas dibandingkan dengan JT Marvelous Jepang dan menyerah dengan angka sangat telak 0-3 pada lanjutan babak penyisihan Kejuaraan Bola Voli Antarklub Putri Asia 2010 di Gresik, Jawa Timur, semalam. Indonesia yang diwakili tim Petrokimia Gresik kalah segala-galanya dari Jepang, baik kualitas individu pemain, teknik, maupun strategi permainan. Selain itu, Maya Puspita dan kawan-kawan juga tampil sangat buruk dan tidak seperti dua laga sebelumnya. Pengembalian servis, pertahanan, dan serangan tidak berkembang sehingga membuat Jepang lebih mudah mendikte permain-
an. “Indonesia sebenarnya tim bagus, tapi mereka masih membutuhkan pengalaman tanding internasional lebih banyak,” kata Pelatih Jepang, Ishihara Akihisa, kepada wartawan usai pertandingan. Kekalahan atas Jepang 0-3 (5-25, 10-25, 8-25) merupakan yang terburuk dialami Indonesia dibandingkan dengan dua hasil serupa di laga sebelumnya lawan Zobahan Iran dan Taiwan. Saat kalah dari Iran dan Taiwan juga dengan skor 0-3, Indonesia masih mampu memberi perlawanan dan kalah dengan selisih angka tidak terlalu jauh seperti lawan Jepang. Dengan kekalahan ini, kesempatan Indonesia untuk bisa menembus babak delapan be-
sar akan tergantung pada laga terakhir melawan wakil Korea Utara, So Baek Su, Rabu (30/ 6). Jika kembali menelan kekalahan, tuan rumah Indonesia akan gagal lolos delapan besar dan harus menempati posisi juru kunci di klasemen akhir Grup A. “Permainan kami memang tidak sebagus sebelumnya dan menurun drastis. Kami sudah berusaha mengimbangi, tapi Jepang memang tampil lebih baik dari kami,” kata Kapten Tim Indonesia, Maya Puspita. Ia juga mengakui minimnya pengalaman bertanding di level internasional dan persiapan yang sangat minim menjadi faktor sulitnya tim Indonesia bersaing di kejuaraan Asia ini. (ant)
Chris John Datangkan Sparring Partner dari Australia JAKARTA - Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, bakal mendatangkan sparring partner dari Australia untuk persiapan menghadapi penantangnya, Fernando David Saucedo (Argentina), di Jakarta, 26 Juli 2010. Petinju dengan rekor bertarung 43 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri tersebut mengatakan, petinju Australia tersebut direncanakan datang ke Indonesia pekan depan. Chris John dan pelatih sekaligus manajernya, Craig Christian, tiba di Indonesia, Minggu kemarin setelah berlatih di Sasana Herry’s Gym di Perth, Australia, sekitar satu bulan. Persiapan petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jateng, untuk menghadapi El Vasco (panggilan Fernando David Saucedo) dilanjutkan di Jakarta, hingga pertarungan
mendatang. Ayah dua orang putri (Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani) ini mulai berlatih di bawah asuhan Craig Christian, kemarin di Senayan, Jakarta. Chris John berharap bisa menang KO atas penantangnya, Fernando David Saucedo (Argentina). “Target saya tentunya meraih hasil yang terbaik pada pertarungan mendatang dengan memanfaatkan segala peluang untuk memukul KO lawan,” katanya. Petinju yang terakhir kali mempertahankan gelarnya setelah menang dengan angka mutlak atas petinju tuan rumah, Rocky Juarez, di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, 19 September 2009, tersebut tidak memasang target pada ronde ke berapa yang bersangkutan bisa memukul KO lawannya. “Kita akan memanfaatkan setiap peluang untuk memukul
KO lawan,” kata petinju yang sudah 12 kali mempertahankan gelar juara dunia setelah merebutnya dari tangan petinju Kolombia, Oscar Leon, di Bali 2003. Ketika ditanya gaya bertarung El Vasco, dia mengatakan, dia (Fernando) merupakan petinju dengan gaya bertarung counter boxer. Ia menjelaskan, petinju dengan gaya bertarung seperti itu akan mengandalkan pukulan balik saat yang bersangkutan mendapat tekanan atau serangan dari lawannya. Untuk mengatasi petinju dengan gaya bertarung counter boxer tersebut, dirinya akan mendorong lawan bertarung di sudut ring sehingga tidak memiliki kesempatan untuk bergerak atau melancarkan pukulan. “Saya akan mengurung dia di sudut ring dengan terus melancarkan pukulan ke arah lawan,” katanya. (ant)
Pertina Siap Biayai Pelatnas AG JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Nasional (PP Pertina) siap membiayai pelatnas Asian Games XVI/2010 sekaligus pengiriman petinju ke pesta olahraga empat tahunan se Asia yang berlangsung Nopember mendatang di Guangzhou, Cina. Karena itu, meski tak tercantum dalam 17 Cabang olahraga yang dikirim ke Asian Games Guangzhou, PP Pertina tetap melangsungkan Seleksi Nasional. Demikian penjelasan Sekjen PP Pertina, Pulo Pardede kepada wartawan di Jakarta, kemarin. ‘’PP Pertina masih sangat berharap KONI mengirim cabang tinju ke Asian Games Guangzhou ini meski kami sendiri yang menanggung biayanya,” kata Pulo yang didampingi manajer pelatnas, Hengky Silatang itu. Seleksi Nasional cabang
tinju digelar selama dua hari mulai Senin, (28/6) lalu sampai kemarin diikuti 14 petinju (7 putra dan 7 putri) di Kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. PP Pertina, dalam waktu dekat ini akan memaparkan persiapan mereka dihadapan Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo dan para petinggi PRIMA (Program Indonesia Emas). Pulo yang juga mantan wasit tinju internasional (AIBA) ini menambahkan, catatan sejarah menjadi dasar tekad kuat mereka untuk mewujudkan semua ini. Fakta memang berbicara geliat tinju Tanah Air memang pernah berjaya di level Asia. “Pada Asian Games 1990 tinju merebut emas melalui Pino Bahari dan di Bangkok 1998 lalu dua perak melalui Willem Papilaya dan Hermensen Ballo. Jadi ini yang menjadi dasar kami me-
ngusulkan tinju ikut Asian Games,” ujar Pulo yang diamini Hengky Silatang. Bahkan pada era 1970-an, tinju Indonesia pernah disegani di kawasan Asia. Sejumlah petinju hebat lahir diantaranya Syamsul Anwar Harahap, Wiem Gomes dan Ferry Moniaga. Dikatakan, PP Pertina sejak Januari lalu sudah melakukan seleksi dan hasilnya sebanyak 34 petinju diuji melalui seleksi untuk Asian Games Guangzhou ini. Dari jumlah tersebut akan dijaring sebanyak 17 petinju. “Dari Jumlah itu kami akan seleksi lagi dan harapannya tiga petinju bisa ikut ke Asian Games,” paparnya. KONI memang hanya memprioritaskan cabang olahraga yang berpotensi meraih medali. Menanggapi hal ini Pardede berani terima tantangan tapi tak bisa menjamin emas. (oli)
Dwi Batank Tercepat di Bandung JAKARTA - Dragbiker Dwi Batank dari tim Gardenia Racing Wor-Wor ARS Semarang Jateng tampil yang tercepat di kelas Matic s/d 350 cc FFA dalam lomba Day Battle Mitra 2000 Trendy Dragbike Championship 2010 Seri Keempat yang berlangsung di Lanud Sulaeman, Kopo, Margahayu, Bandung, Jabar, Minggu pekan lalu. Pembalap berusia 25 tahun ini mencatatkan waktu terbaik 7.676 detik. Sementara di posisi kedua ditempati pembalap Ayip Rosidi dari Yong Motor Karawang dengan catatan waktu 7,897 detik. Posisi ketiga, diraih
Wandita Ucil Chupenk dari Harmony Monster Skutik Solo dengan catatan waktu 7,911 detik, sementara Riky dan Galang dari RSZ dan Yong Kodok Racing harus puas di posisi keempat dan kelima dengan catatan waktu masing-masing 7,924 detik dan 7,932 detik. Untuk kelas Matic s/d 200 cc Frame Alumunium posisi juara diraih Genti dari Harriot FT Keyspeed Bandung dengan catatan waktu terbaik 08,088 detik kemudian diikuti Ardiansyah di posisi kedua dengan catatan waktu 08,146 detik. Pembalap muda, Mega
dari Harriot ft Keyspeed Bandung dengan catatan waktu 08,192 menempati posisi keempat serta kelima diraih M Chabix dari 35 Work Shop dengan catatan waktu 08,309 dan 08, 325 detik. Kelas FFA 2 Tak s/d 250 cc (Non Matic), dikuasai Revendi dari Kei 85 Digas dengan catatan waktu terbaik 07, 905 detik. Posisi kedua diraih Ayip Rosidi dari Comsell Racing Indramayu dengan catatan waktu 0.057 detik. Posisi ketiga diraih Widi Child dari Citgo Yong Motor dengan catatan waktu 08,071 detik. (oli)
Sriwijaya FC Bersyukur Bertemu Persebaya JAKARTA - Manajer klub Sriwijaya FC Hendry Zainuddin mengaku bersyukur timnya bisa bertemu Persebaya Surabaya pada babak delapan besar Piala Indonesia 2010. “Jelas, kami sangat bersyukur dengan hasil drawing tadi. Ini akan menjadi salah satu keuntungan bagi Sriwijaya FC,” katanya kemarin. Keuntungan yang diperoleh Sriwijaya bukan calon lawan yang ringan melainkan letak geografis Surabaya yang lebih mudah dijangkau dari Palembang. Untuk kondisi calon la-
wannya, ia menilai cukup berat. Persebaya selain didukung pemain-pemain yang tak diragukan lagi kualitasnya juga mempunyai suporter yang fanatik. “Untuk ke Surabaya jelas lebih hemat secara finansial dibandingkan ke Jayapura. Namun untuk Persebaya adalah salah satu tim kuat,” katanya menambahkan. Ditanya pemain yang memasuki masa akhir kontrak, Hendry mengaku semuanya tak ada masalah. Sementara itu, asisten pelatih Persebaya Machrus Afif me-
ngaku pihaknya sudah siap bertanding di babak delapan besar Piala Indonesia 2010. “Ini adalah peluang Persebaya untuk berprestasi. Selama ini kami terseok-seok di Liga Super. Piala Indonesia adalah harapan kami untuk menjadi yang terbaik,” katanya saat dikonfirmasi. Selain Sriwijaya FC melawan Persebaya, enam tim yang berlaga di babak delapan besar adalah Persija Jakarta akan berhadapan dengan Persik Kediri, Pelita Jaya melawan Persipura dan Arema melawan Persib Bandung. (ant)
Suluh Indonesia/ant
BLOK - Sejumlah pemain club VTV Binh Dien (tengah), memblok bola smes saat mengalahkan KT&G Ariels Korea 3-0 pada penyisihan Asian Women’s Club Volleyball Championship 2010 di GOR Tridharma Gresik, Jawa Timur, kemarin. Sehari sebelumnya Petrokimia Gresik Indonesia dipaksa menyerah dari klub Taiwan 0-3.
Arema Tantang Persib di Delapan Besar PI JAKARTA - Arema Indonesia akan menantang Persib Bandung pada babak delapan besar Piala Indonesia (PI) 2010 berdasarkan pengundian yang dilakukan di PT Liga Indonesia Jakarta, kemarin. “Siapapun lawannya kami tidak masalah. Yang jelas dukungan dari suporter (Aremania.red) akan menjadi salah satu motivasi untuk menjadi yang terbaik,” kata pelatih Arema Indonesia Robert Albert usai pengundian. Menurut dia, Arema Indonesia saat ini konsentrasinya terpecah. Selain bertanding di Piala Indonesia juga konsentrasi untuk bertanding di Liga Champions Asia musim depan. Se-
mentara itu, Humas Persib Bandung Irfan Suryadireja mengaku berat untuk menghadapi juara ISL 2010 itu. Namun demikian pihaknya optimistis mampu memberikan yang terbaik. “Berdasarkan statistik kami lebih unggul dibandingkan dengan Arema,” katanya dengan singkat. Enam tim lain yang akan bertanding di babak delapan besar adalah Persija Jakarta berhadapan dengan Persik Kediri, Pelita Jaya melawan Persipura dan Sriwijaya akan menghadapi Persebaya Surabaya. “Drawing (pengundian) telah dilakukan dan dihadiri oleh perwakilan masing-masing klub,” kata
CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono saat dikonfirmasi. Menurut dia, pengundian itu menggunakan sistem unggulan (seeded) sehingga juara masing-masing grup tidak akan bertemu dengan tim yang menjadi runner-up masing-masing grup. Dengan kondisi itu, kata dia, pertandingan akan lebih seru karena tim-tim yang masuk pada babak delapan besar Piala Indonesia merupak tim-tim terbaik di Indonesia. “Pada babak delapan besar ini bisa dipastikan semua big macth. Kami yakin pertandingan akan berjalan lancar karena sudah tidak ada kendala lagi,” katanya. Sesuai dengan jadwal, per-
tandingan akan dimulai 15-22 Juli. Untuk jadwal tim mana yang akan bertanding lebih dulu masih akan dilakukan koordinasi dengan pihak televisi. Babak delapan besar Piala Indonesia 2010 menggunakan format yang berbeda dengan Piala Indonesia sebelumnya. Saat ini babak delapan besar akan menggunakan sistem home-away (kandang dan tandang). Waktu pertandingan semifinal masih dalam pembahasan. Sesuai waktu yang ada, kemungkinan semifinal digelar tanggal 27 atau 28 Juli. Sedangkan final dilakukan di Gelora Bung Karno Jakarta 1 Agustus mendatang. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 30 Juni 2010
7
Penentuan Rekor Brazil Vs Belanda JAKARTA - Pada Piala Dunia sebelumnya, Brazil dan Belanda sudah tiga kali bertemu dengan hasil sama-sama sekali menang dan sekali imbang, sehingga pertemuan mendatang akan jadi penentu amat sengit bagi kedua tim. Mereka akan bertanding pada perempat final 2 Juli mendatang di Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth, setelah pada laga perdelapan final Senin malam dan Selasa dinihari sama-sama mengalahkan lawan mereka. Brazil dengan meyakinkan meraih kemenangan 3-0 atas Chile di Stadion Ellis Park, Johannesburg, Selasa dinihari sedangkan Belanda menggulung Slovakia 2-1. Gol pada babak pertama dari bek tengah Juan dan pemain penyerang Luis Fabiano membuat tim asuhan pelatih Dunga itu unggul 2-0 sebelum Robinho memastikan tempat perempat final mereka dengan gol ketiga setelah pertandingan berlangsung satu jam. Kemenangan ini merupakan yang ke-47 dari 66 pertandingan melawan Chile, yang hanya tujuh kali menang dan merupakan pertemuan mereka yang ketiga di Piala Dunia setelah 1962 dan 1998. “Kami berada di jalan yang tepat dan kami bermain bagus, tapi kami masih harus mengatasi beberapa hal kecil,” kata Robinho setelah pertandingan usai. Brazil dan Belanda sebenarnya secara keseluruhan sudah bertemu sebanyak sembilan kali dan Brasil unggul satu pertandingan. Sejak pertama kali bertemu seperti tercantum dalam laman resmi FIFA, pada 2 Mei 1963 di Amsterdam dalam laga uji coba, hingga saat ini Brasil meraih tiga kemenangan, sedangkan Belanda dua kali menang dan empat kali imbang. Tapi di tingkat Piala Dunia, kedudukan mereka imbang, dari tiga pertemuan, mereka berbagi angka sekali menang dan sekali
imbang, sehingga harus dimainkan adu penalti. Pertandingan pertama mereka terjadi pada Piala Dunia 1974, ketika Belanda mendobrak Brasil 2-0 lewat gol Johan Neeskens dan Johan Cruyff pada putaran kedua dan Belanda melaju ke final tapi kalah atas Jerman Barat. Setelah itu, giliran pasukan Brazil yang menghalau Belanda dengan skor 3-2 di perempat final Piala Dunia 1994. Ketika itu, Branco yang jadi penentu kesuksesan Brasil lewat golnya pada menit ke-81. Sebelumnya, Brasil memimpin 2-0 lewat gol Romario dan Bebeto, tetapi Belanda membalas berkat gol indah Dennis Bergkamp dan Aron Winter. Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada semi final Piala Dunia 1998. Ronaldo sempat membawa Brasil unggul terlebih dahulu pada menit ke-46, tetapi Patrick Kluivert membalasnya saat pertandingan tersisa tiga menit. Alhasil, duel terpaksa dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu, tetapi tak ada gol tambahan sehingga harus diakhiri dengan adu tendangan penalti. Dalam drama yang menegangkan ini, Brasil menjadi pemenang. Empat penendangnya (Ronaldo, Rivaldo, Emerson, Dunga, yang sekarang jadi pelatihnya) sukses menjalankan tugas mereka karena berhasil menjebol gawang Edwin van der Sar. Belanda hanya berhasil menyarangkan dua gol ke gawang Taffarel, melalui Frank de Boer dan Bergkamp. Dua lainnya, Phillip Cocu dan Ronald de Boer, tendangannya digagalkan sang penjaga gawang. Brasil akhirnya maju ke final dan kalah 0-3 dari tuan rumah Perancis. Dengan demikian, pertemuan Brazil dan Belanda pada Kamis malam merupakan laga penentu rekor mereka di Piala Dunia dan yang pasti permainan kedua tim ini pasti cantik. (ant)
Dunga Gusar Atas Kartu Kuning Kaka JOHANNESBURG - Pesepak bola Brazil Kaka, yang diusir dari lapangan setelah mendapat kartu kuning kedua pada pertandingan sebelumnya di Piala Dunia, kembali mendapat kartu kuning saat timnya menang 3-0 atas Chile, Senin, yang membuat pelatih Dunga mengeluh bahwa wasit salah sasaran dalam menjatuhkan hukuman. Setelah mendapat kartu merah ketiganya sepanjang karir saat melawan Pantai Gading, Kaka yang biasanya tenang, dianggap sebagai panutan di Brazil, kembali mendapat kartu kuning karena menjegal Arturo Vidal pada babak pertama pertandingan putaran kedua, Senin. “Ini masalah, saya tidak ingin Kaka kembali mendapat larangan main,” kata Dunga kapada wartawan. “Pemain yang berbakat secara teknis itu mendapat hukuman dan pemain yang menendang dan terlibat pelanggaran dibiarkan. “Kami
Blatter Minta Maaf JOHANNESBURG - Presiden Organisasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Sepp Blatter di Johannesburg, kemarin, akhirnya secara terbuka menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan yang dilakukan wasit selama berlangsungnya Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Blatter juga berjanji akan mengkaji kembali kemungkinan penggunaan teknologi untuk memastikan terjadinya gol. “Setelah pengalaman sejauh ini di Piala Dunia 2010, bukan hal yang tidak mungkin untuk mempergunakan bantuan teknologi dalam menentukan sah atau tidaknya gol,” kata Blatter di
Stadion Soccer City. “Saya telah menyampaikan permintaan maaf dan menyesalkan terjadinya kesalahan yang dilakukan oleh wasit,” katanya. Kecaman terhadap wasit yang sering membuat kesalahan akhirnya memuncak setelah terjadinya dua kesalahan oleh wasit saat memimpin dua dua pertandingan penting di babak 16 besar. Dua kesalahan kontroversial tersebut adalah saat tendangan keras Frank Lampard membentur tiang dan bola memantul di bagian dalam garis gawang saat Inggris akhirnya menyerah 1-4 kepada Jerman.
Tinggalkan Barcelona dari gajinya di tahun finansial mendatang.” Henry, (32), merupakan salah satu pemain bergaji tertinggi di skuad asuhan Pep Guardiola dan kontraknya tinggal setahun lagi. Ia telah dikaitkan dengan kepindahan ke the New York Red Bulls di Amerika Serikat. Barcelona juga sedang berunding dengan Manchester City atas masa depan Toure, yang seperti halnya Henry, telah minta ditransfer. “Keputusan berada di tangan pemain itu dan perwakilannya,” kata Oliver. (ant)
Jika wasit jeli melihat apa yang terjadi, maka seharusnya Inggris bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Pada pertandingan sebelumnya, gol Carloz Tevez yang jelas-jelas sudah berdiri dalam posisi off-side disahkan oleh wasit Roberto Rosetti, sehingga Meksiko pun menjadi korban setelah dikalahkan Argentina 1-3. Tayangan lambat di layar lebar di stadion berkalikali memperlihatkan dan menjadi bukti bahwa wasit memang telah melakukan kekeliruan karena Tevez benar-benar berada dalam posisi offside. “Saya telah menyampaikan per-
mintaan maaf kepada delegasi Inggris dan Meksiko. Tim mengatakan “terima kasih” dan menerima kekalahan. Meksiko juga juga telah menerima keputusan itut,” kata Blatter, pria asal Swiss tersebut. Pertemuan untuk membahas rencana penerapan teknologi, seperti yang juga dilakukan pada pertandingan tenis, akan dilangsungkan di Cardiff, Inggris, 21-22 Juli mendatang. Blatter mengatakan bahwa hanya teknologi yang bisa membantu untuk melihat proses terjadi gol di garis gawang. Teknologi juga bisa menghindari proses gol
seperti yang terjadi saat Thierry Henry mencetak gol dengan bantuan tangan pada pertandingan krusial antara Perancis dan Irlandia di kualifikasi Piala Dunia 2010, November lalu. “Pada prinsipnya, kita akan membahas penggunaan teknologi garis gawang pada pertemuan nanti,” katanya. Sebelumnya, Blatter bersikeras untuk tidak menggunakan bantuan teknologi untuk membantu keputusan wasit dengan alasan untuk menjaga “unsur kemurnian sepak bola dan unsur kemanusiaan” dalam permainan. (ant)
Slovakia Pulang Sebagai Pahlawan
punya tiga pemain dengan cedera dan kami tidak bisa kehilangan mereka pada babak ini.” Dunga menambahkan bahwa Brazil masih harus meningkat lagi kendati sejauh ini telah memberikan penampilan terbaiknya dalam kompetisi tersebut untuk mencapai perempat final. “Kami harus meningkat dalam semua area permainan kami,” katanya. “Itu pertandingan yang sangat baik dan Chile bermain luar biasa bagus dengan banyak menguasai bola, mereka mengumpan bola dengan baik, tetapi Brazil mampu menjaga keseimbangan dan tetap dalam kendali. “Dalam pertandingan Piala Dunia ini kami harus maju dan memainkan sepak bola terbuka, itulah yang semua orang ingin saksikan.” Ia juga membantah bahwa taktik Brazil kaku. “Saya selalu mengatakan bahwa para pemain saya mendapat kebebasan untuk bermain.” (ant)
Henry dan Toure MADRID - Barcelona telah setuju menjual Thierry Henry dan gelandang asal Pantai Gading Yaya Toure. Henry, yang kembali dari Piala Dunia pekan lalu setelah Prancis secara mengejutkan tersingkir di babak awal, menyetujui kepindahan sebelum menuju Afrika Selatan. “Kini tergantung padanya untuk merampungkannya,” kata Direktur Barca Joan Oliver di laman klub tersebut (www.fcbarcelona.com) setelah pertemuan terakhir dewan di bawah pimpinan presiden Joan Laporta. “Ini akan memungkinkan Barca menghemat uang
Suluh Indonesia/ap
KONTROVERSIAL - Presiden FIFA Sepp Blatter minta maaf atas kejadian kontroversial yang menimpa Inggris dan Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2010 di Afsel, kemarin.
Suluh Indonesia/ap
TERBAIK – Para pemain Slovakia pulang dengan kepala tegak setelah memberikan kemampuan terbaiknya saat kalah tipis 1-2 dari Belanda di babak 16 besar Piala Dunia 2010.
DURBAN - Slovakia telah meraih sukses besar dengan lolos kualifikasi menuju final Piala Dunia yang pertama untuk mereka, dan sekarang tim berjuluk The Fighting Jondas ini pulang dengan bonus sukses menendang keluar juara dunia, mencapai 16 besar, dan menambah pengalaman untuk turnamen selanjutnya. Pelatih Vladimir Weiss telah mengasuh pemain-pemain yang bekerja solid sebagai tim, memiliki kekuatan di sayap dan lini depan yang mematikan. Mereka mempertontonkan permainan terbaiknya pekan lalu saat mengalahkan Italia 3-2 meski kemudian harus bertekuk lutut pada Belanda dengan kekalahan 2-1 pada laga Senin. “Sudah bagus bisa masuk sini, lainnya adalah bonus,” kata gelandang Vladimir Weiss yang juga anak lelaki sang pelatih. “Kami berharap bisa kembali ke Piala Dunia selanjutnya.” Slovakia memetik pelajaran berharga pada laga Grup F melawan Selandia Baru saat mereka ditahan imbang hing-
ga perpanjangan waktu, sementara dalam laga melawan Paraguay, tim ini sama sekali bukan kelasnya dengan serangan yang kering. The Fighting Jondas belajar dari kesalahan di dua laga itu dan meraih apa yang sebelumnya terlihat tidak mungkin — kemenangan atas Italia serta raihan posisi di babak knockout. Mereka mencoba pendekatan yang sama saat melawan Belanda, namun akhirnya tercabik-cabik oleh pemain sayap Arjen Robben, yang oleh Weiss disebut sebagai seorang jenius, dan merugi karena menyia-nyiakan kesempatan. “Jika pun kami kalah, saya pikir itu karena kurang pengalaman,” kata gelandang Miroslav Stoch. “Ini pengalaman pertama kami berada di Piala Dunia. Kami mengalahkan Italia, kami adalah pahlawan. Sungguh fantastis, saya harap lain waktu kami bisa lebih bagus lagi.” Setelah mencicipi panggung akbar sepak bola dunia, sepertinya para pemain makin
bersemangat untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik. Banyaknya pemain berusia 20-an akan menjadi tulang punggung bagi tim yang baik untuk beberapa tahun ke depan. “Para pemain kami menunjukkan keberaniannya dan mempertontonkan permainan sepak bola yang indah,” kata pelatih. Kesuksesan tim Slovakia merebut simpati para fans di negara yang terkenal dengan olah raga hockey tersebut. Para pemain mengaku mereka membawa nafas baru dalam industri olah raga di Slovakia. “Kami sama sekali tidak mengecewakan para fans,” kata kapten Marek Hamsik yang menjadi satu-satunya pemain, selain bek Martin Skrtel, yang sudah cukup terkenal sebelum turnamen ini. Sekarang tim Slovakia bisa memamerkan talenta pencetak gol Robert Vittek, kecepatan Stoch, dan kesuksesan untuk bertahan lebih lama dibandingkan Italia dan Prancis di Afrika Selatan. (ant)
Reyes Tak Setuju Penggunaan Goal Line Technology JAKARTA - Kepemimpinan wasit di Piala Dunia 2010, Afsel dinilai banyak pihak penuh dengan keputusan kontroversial. Sebut saja keputusan wasit yang mengesahkan gol pemain Argentina Carlos Tevez ke gawang Meksiko yang berbau off side. Protes para pemain Meksiko tak diindahkan wasit asal Italia Roberto Rosetti. Hasilnya, mental “El Tri” hancur dan terpaksa kalah 1-3 dari Argentina. Di pertandingan perdelapan
final sebelumnya, keputusan kontroversial wasit Uruguay Jorge Lorrionda yang menilai gol Frank Lampard pada menit ke-38 tidak sah menyayat hati para pendukung Inggris. Kubu Inggris pun kemudian mendesak FIFA untuk memberlakukan “Goal-line technology!,” sebagai ungkapan kekecewaan mereka. Teknologi membaca gol itu diyakini bisa mengeliminir keputusan yang kontroversial.
Namun mantan pemain timnas Spanyol di Piala Dunia 2006, Jose Antonio Reyes tak setuju dengan usulan agar FIFA memberlakukan teknologi membaca gol itu. “Saya kira, teknologi membaca gol itu bukan solusi terbaik karena itu sama saja mempreteli kewibawaan dan kewenangan wasit di lapangan,” kata Reyes dalam siaran pers yang dirilis panpel nonton bareng Piala Dunia Gudang Garam Inter
Sport Sokkerland di Yogyakarta, Senin, kemarin. Menurut dia, justru ini menjadi tantangan bagi FIFA agar bagaimana kualitas para wasit yang memimpin di Piala Dunia ini ditingkatkan. Salah satu perusahaan alat-alat olahraga, lanjut Reyes, setelah tragedi itu, merekomendasikan teknologi temuannya bernama Cairos Chip-Ball. Mekanisme teknologi ini adalah sebuah microchip diletakkan di dalam bola. Sin-
yal dari dalam microchip yang diterima wasit akan menjadi tanda apakah bola gol atau tidak. “Dan FIFA tidak menyetujui penerapan teknologi ini karena dinilai kurang sempurna. FIFA sudah menguji coba teknologi ini di Piala Dunia U-17 di Peru. Hasilnya, teknologi ini belum sempurna dan memutuskan tidak akan menerapkannya,” ujar mantan pemain Arsenal yang kini membela Atletico Madrid ini. (oli)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Rabu 30 Juni 2010
8
KA Masuk Jurang Enam Tewas
Suluh Indonesia/ant
KECELAKAAN KERETA - Petugas mengevakuasi jenasah korban kecelakaan KA Logawa di Saradan, Madiun, Jawa Timur, kemarin. Satu gerbong dari 11 KA Logawa jurusan Purwokerto - Jember jatuh ke dalam jurang sementara dua gerbong lainnya terseret keluar jalur sejauh10 meter. Enam korban tewas dan 73 mengalami luka-luka dalam kecelakaan tersebut.
Polisi Gerebek Tempat Pengisian Gas Ilegal TANJUNGPINANG - Jajaran Polresta Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, melakukan penggerebekan secara serentak di beberapa tempat yang diduga melakukan pengisian gas secara ilegal di di Tanjungpinang, kemarin. Dari 12 tempat yang disisir, polisi berhasil menemukan pengisian gas dari tabung 50 kg ke tabung gas 12 kg milik Pertamina di tiga tempat. Pemilik tempat pengisian gas yang diduga ilegal tersebut tidak bisa berbuat banyak dan mengakui usaha yang dijalankannya tidak memiliki izin dari Pertamina.
Bahkan polisi juga mendapati pemilik tempat pengisian gas yang diduga ilegal tersebut sedang mengisi tabung 12 kg merek Esso, Mobil dan Shell dari Singapura dari tabung 50 kg milik Pertamina. “Kami melakukan pemindahan isi gas dari tabung gas 50 kg ke tabung gas 12 kg milik Pertamina maupun Singapura untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata salah seorang pemilik tempat pengisian gas yang diduga ilegal tersebut, Bukim. Bukim mengakui tidak memiliki izin dari Pertamina untuk melakukan pengisian gas tersebut dari tabung gas 50 kg
ke tabung 12 kg milik Pertamina maupun ke tabung asal Singapura. “Kami hanya mencari untung sedikit,” ujar pemilik usaha Surya Indah Gas tersebut. Menurut dia dari tabung 50 kg milik Pertamina yang diperuntukkan bagi restoran tersebut bisa menjadi lima tabung setelah dipindahkan ke tabung 12 kg. Sementara salah seorang pemilik usaha pengisian gas yang diduga ilegal tersebut mengakui mendapat izin dari Pemerintah Kota Tanjungpinang, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Kami mendapat-
Depo Pertamina Sampit Lalai SAMPIT - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Tengah menilai, terbakarnya tumpahan minyak di Sungai Mentaya Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur ada unsur pelanggaran pasal kelalaian. “Akibat kelalian yang dilakukan pihak Depo Pertamina Sampit tersebut mengakibatkan tewasnya dua bocah dan terbakarnya puluhan jamban terapung serta keramba ikan milik masyarakat yang berada di bantaran Sungai Mentaya Sampit,” kata Kapolda Kal-
teng, Brigjen Pol Drs Damianus Jackie, di Sampit, kemarin. Dikatakannya, insiden terbakarnya tumpahan minyak di Sungai Sampit, saat ini masih dalam tahap penyidikan dan pendalaman kasus. Menurut Jackie, penyidikan dan pendalaman kasus tersebut dimaksudkan untuk menentukan siapa sebenarnya yang bersalah dan siapa saja yang harus bertanggung jawab atas kejadian itu. Karena kasusnya ada di wilayah hukum Polres Kotawaringin Timur, katanya,
maka penyidikan kasusnya di serahkan sepenuhnya ke pihak Polres setempat. “Kasusnya sekarang masih dalam tahap penyidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi sehingga belum bisa ditetapkan siapa tersangka dalam insiden ini,” katanya. Pemeriksaan saksi dilakukan tentunya kepada mereka yang terkait atas kejadian itu dan penyidikan dilakukan secara menyeluruh termasuk mulai dari pemindahan (BBM) dari kapal Tanker menuju ke tangki penampungan darat. (ant)
Delapan WN Iran
Divonis Seumur Hidup DENPASAR - Delapan warga negara Iran pada persidangan terpisah di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa, dijatuhi hukuman pidana penjara seumur hidup karena terlibat penyelundupan shabu. Majelis hakim menyatakan bahwa mereka bersalah menyelundupkan shabu melalui Bandara Ngurah Rai, Bali, pada 7 Desember 2009. Kedelapan terdakwa itu yakni Daryoush Omid Ali, Alireza Safarkhanloo, Bahman Mirzadi, Mehdi Alinejad Golestani, Mohsen Muhammad Argasi, Saeid Soltan Nabizahdeh dan Masoud Soltani Nabi-
zadeh dam Shahbazi Saeid. Hukuman tersebut lebih berat ketimbang tuntutan oleh jaksa penuntut umum sebelumnya menuntut hukuman 18 tahun penjara untuk para terdakwa. Majelis hakim yang diketuai Djumain mengungkapkan bahwa dari delapan terdakwa, Daryoush Omid Ali diyakini sebagai otak pelaku kejahatan narkotika. Majelis hakim menyatakan terdakwa atau para terdakwa terbukti melanggar Pasal 113 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Majelis hakim menyatakan
perbuatan para berdampak buruk pada masa depan generasi muda Indonesia. “Bisa dibayangkan, kalau aksi kejahatan mereka sampai lolos, berapa banyak generasi muda kita yang akan rusak oleh pengaruh shabu itu. Oleh karena itu tidak ada pertimbangan yang meringankan,” tegas Djumain. Mendengar putusan hukuman itu, para terdakwa lainnya umumnya menunjukkan kekecewaan. Setelah berunding dengan tim kuasa hukum yang diketuai Muhamad Husein, Daryoush dan beberapa terdakwa lainnya langsung menyatakan banding. (ant)
kan izin dari Pemerintah Kota Tanjungpinang empat tahun yang lalu, saat pertemuan dengan pihak Pertamina dan kepolisian untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang sudah memiliki tabung gas dari Singapura, agar masyarakat tidak terbebani lagi membeli gas dari Pertamina,” ujar pengelola Hagana Gas yang enggan menyebutkan namanya. Salah satu tempat pengisian gas yang diduga ilegal yang digerebek polisi tersebut merupakan milik Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto. (ant)
MADIUN - Kereta Api Logawa jurusan PurwokertoJember terguling di Kabupaten Madiun, kemarin. Humas Daerah Operasi (Daop) IX Jember, Burhani Sulthon, di Jember, mengatakan KA Logawa Jurusan Purwokerto-Jember terguling di Desa Nampu, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, kemarin sekitar pukul 14.30 WIB, sehingga menyebabkan enam penumpang tewas di lokasi kejadian. “Saya hanya mendapatkan informasi yang meninggal dunia sebanyak enam orang penumpang, namun identitas masih belum jelas,” ujarnya. KA Logawa yang terguling di Madiun memiliki 11 gerbong, enam gerbong masih dievakuasi oleh petugas, sedangkan lima gerbong tetap melanjutkan perjalanan-
nya menuju ke stasiun Jember. Lima dari enam korban tewas telah teridentifikasi. Informasi dari petugas di ruang jenazah RSUD Panti Waluya, Caruban, menyebutkan kelima korban tewas adalah Rahmat Bayu Rianto (15), warga Jalan Manggala Mulya Nomor 7 Kelurahan Rejomulyo, Kota Madiun. Selain itu, ada juga nama Hariadi M Noor Khoiri (38), warga Jalan Hasyim Asyari Nomor 14 Malang; Sholeh (58), warga Jalan Kalimantan RT 6 RW 2 Kartoharjo, Madiun; dan Kuatno (29), warga Sibalung, Kelurahan Kemranjen, Banyumas dan Ibnu Malik. “Untuk dua korban tewas lainnya masih dalam proses identifikasi,” ujar petugas kamar jenazah RSUD Panti Waluya, Caruban, Edy. Korban luka-luka, baik luka ringan maupun berat, masih
menjalani perawatan di RSUD Panti Waluya, Caruban. Tiga gerbong mulai deretan gerbong keempat yang terguling ke jurang dengan kedalaman hingga belasan meter itu, sampai kini masih berada di lokasi kejadian di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Belum diketahui pasti penyebab tergulingnya kereta. Hingga kini, petugas masih menyelidiki penyebab tergulingnya kereta nahas tersebut. Dialihkan Sejumlah perjalanan kereta api dari arah timur menuju wilayah barat yang biasa melalui jalur selatan terpaksa dialihkan ke jalur utara, menyusul kecelakaan KA Logawa Jurusan PurwokertoJember di Desa Nampu, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, kemarin. (ant)
Terseret Arus Pantai Kuta
Tiga Pelajar Hilang KUTA - Tiga siswa SMPN I Karangdewo, Klaten, Jawa Tengah, hilang terseret arus saat berenang di daerah bibir Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Ketiga siswa, yakni Dany (14), Agus (14) dan Angga (14) terseret arus gelombang cukup besar yang muncul pada Senin sore (28/6) itu, hingga Selasa siang masih dalam upaya pencarian tim SAR setempat. Petugas SAR dari Badan Penyelamatan Wisata Tirta (Balawista) Badung, menyebutkan, sebanyak lima siswa asal Klaten, sore itu asyik berenang di kawasan bibir Pantai Kuta.
Awalnya kondisi ombak berlangsung normal, namun tibatiba menjadi besar dan menyeret lima pelajar SMPN yang sedang berenang itu. Petugas Balawista yang siaga, berusaha mengambil tindakan, namun hanya berhasil menyelamatkan dua orang dari mereka. Sedangkan tiga lainnya langsung diseret dan “ditelan” ombak yang bergulung-gulung dalam ukuran cukup besar. “Dua orang berhasil kami selamatkan, tiga siswa lainnya belum ditemukan. Tim SAR masih terus melakukan penyisiran, baik melalui di jalur laut maupun darat,” kata Sekretaris Balawista Kabupaten Badung, I Ketut Ipel, di
sela-sela upaya pencarian. Ia menyebutkan, sejumlah siswa yang sore itu turun dari mobil yang mengantar berwisata di Kuta, langsung berlari ke pantai untuk mandi. Padahal, kata dia, di lokasi tersebut sangat dilarang untuk aktivitas berenang. “Buktinya, saat mereka asik mandi di daerah pinggir pantai, langsung diseret ombak ke tengah laut,” ucapnya. Melihat kejadian itu, puluhan rekan korban yang berada dalam satu rombongan, berteriak histeris minta tolong, dan petugas Balawista yang langsung bergerak hanya bisa menyelamatkan dua dari lima siswa yang terseret ombak tersebut. (ant)