Skip to main content

Edisi 30 April 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 82 tahun IV Jumat, 30 April 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Belanja Negara Dinaikan

Tidak Picu Inflasi

Komisi VI Tolak Dirut KAI

BADAN Anggaran DPR RI menyetujui kenaikan belanja negara dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2010 menjadi Rp 1.123 triliun. Ketua Banggar DPR RI, Harry...hal. 1

KEPALA Badan Pusat Statistik (BPS), Rusman Heriawan mengatakan, sejak beberapa tahun ini, inflasi tidak lagi responsif terhadap kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) dan TNI/Polri.“Ini keberhasilan ...hal. 2

KOMISI VI (bidang investasi) menolak kehadiran Direkur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ignasius Johan dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin. Penolakan itu ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Polisi Tolak

Lepas Misbakhun

Kamal Sofyan Masih Jabat Jampidum JAKARTA - Kejagung menyatakan, Kamal Sofyan Nasution masih tetap menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) meski mendapatkan sanksi ringan terkait penanganan perkara pegawai Direktorat Jenderal Pajak, Gayus Halomoan Pertahanan Tambunan (30). ‘’Belum ada informasi, belum ada rencana penggantian,” kata Wakil Jaksa Agung Darmono di Jakarta, kemarin. Darmono menyatakan, sanksi ringan atau teguran tertulis itu merupakan tanggung jawab moral. ‘’Mudahmudahan adanya sanksi itu tidak mengganggu kinerja,” katanya. Secara terpisah, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang mengatakan, Mabes Polri meyakini jika jaksa yang menangani kasus Gayus Tambunan terlibat dalam praktik makelar kasus penanganan perkara itu. Keyakinan itu, kata Edward, berlandaskan pada fakta bahwa praktik makelar kasus Gayus merupakan sebuah sindikasi mafia hukum. ‘’Kalau sudah dikatakan sindikasi, pelaku itu seperti itu. Ada kelompok penyidik, ada kelompok

penuntut umum, ada kelompok hakim, ada kelompok pemain-pemain (markus),’” ujar Edward. Edward mengatakan, bukan hanya Polri yang mensinyalir adanya keterlibatan jaksa. ‘’Kan Bapak Jaksa Agung pun mengatakan baunya (keterlibatan) ada. Tapi ya itu, mungkin saja itu sebagai indikasi (saja), tapi bisa saja itu nanti hasilnya berbeda,” katanya. Dari keyakinan akan adanya indikasi keterlibatan jaksa itulah, penyidik tim independen kemudian memintai keterangan para jaksa peneliti kasus Gayus Tambunan. Saat dikonfirmasi pernyataan bahwa Kapuspenkum Kejaksaan Agung Didiek Darmanto mengatakan belum ada aliran dana ke jaksa, Edward enggan mengomentarinya. Edward hanya memastikan bahwa penyidik hingga kini belum berhenti untuk menemukan keterlibatan jaksa dalam kasus Gayus. ‘’Sumber informasi dan keterangan itu kan bisa didapat dari berbagai keterangan saksi. Bisa saja berbeda dengan yang dikatakan Kapuspenkum. Kan penyelidikan kasus ini belum selesai, dan masih terus berjalan,” katanya. (son)

Suluh Indonesia/sep

PAJAK - Mantan Dirjen Pajak Hadi Poernomo (kanan) berjabatan tangan dengan ketua Panja Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil Komisi III DPR RI Azis Syamsudin (kiri) sebelum rapat membahas masalah pajak di MPR/DPR Jakarta, kemarin.

JAKARTA - Mabes Polri belum akan memberikan penangguhan penahanan kepada tersangka letter of credit (L/C) Bank Century, Mukhamad Misbakhun. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Edward Aritonang di Jakarta, kemarin mengatakan, penyidik masih membutuhkan Misbakhun untuk memperlancar proses penyidikan. ‘’Kami telah mengevaluasi permohonan penangguhan penahanan. Untuk kepentingan penyidikan, sampai saat ini belum memungkinan untuk memenuhi permintaan penangguhan penahanan tersebut,” katanya. Namun, jika proses penyidikan telah selesai, kata dia, penyidik akan mempertimbangkan penangguhan penahanan anggota DPR ini. Sebelumnya, untuk memberikan dukungan penangguhan penahanan, sebanyak 33 anggota DPR dari berbagai fraksi telah membubuhkan tanda tangan untuk ikut menjamin penangguhan penahanan. Misbakhun anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ditahan Polri karena diduga terlibat pemalsuan dokumen saat mengajukan L/C ke Bank Century 22,5 juta dolar Amerika. Dalam kasus ini, penyidik Polri telah menahan Dirut PT Selalang Prima Internasional Frenky Ongko sebagai tersangka dalam kasus yang sama. (ant)

KPK Dinilai

Lukai Rasa Keadilan Rakyat JAKARTA - Perlakuan khusus terhadap mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden dan Menteri Keuangan dalam pemeriksaan kasus Bank Century dinilai telah melukai rasa keadilan. ‘’Jelas melukai rasa keadilan kita, karena pemeriksaan yang seperti itu menunjukkan adanya perlakuan khusus,” kata Wakil Ketua DPR Anis Matta menanggapi pemeriksaan dua pejabat negara tersebut di kantornya masingmasing di Jakarta, kemarin. Politisi PKS ini mempertanyakan perlakuan yang berbeda terhadap anggota DPR, beberapa menteri, dan mantan ment-

eri yang sebelumnya mendatangi KPK untuk menjalani serangkaian pemeriksaan. ‘’Kenapa ada keistimewaan seperti ini. Jadi, saya nilai bahwa KPK sekarang sudah tidak punya gigi lagi dalam menangani Century,” sindirnya. Sebagai bentuk protes, anggota Badan Kehormatan DPR Nudirman Munir mengatakan BK akan mengusulkan kepada pimpinan dewan agar mengirimkan permintaan resmi ke KPK agar pemeriksaan seluruh anggota DPR bisa dilakukan di Gedung DPR. ‘’Kami, di BK akan mengusulkan ke Ketua DPR supaya ada permintaan resmi dewan sehingga setiap ada pemanggilan anggota

tidak perlu ke KPK, tapi cukup dilakukan di Gedung DPR,” kata Nudirman. Sementara anggota Komisi III DPR Syarifuddin Sudding mempertanyakan hal yang sama. Ia menilai, KPK tidak punya keberanian untuk memeriksa Boediono dan Sri Mulyani. ‘’Selain itu, juga ada intervensi kekuasaan terhadap KPK, karena pemeriksaan Boediono dilakukan di Wisma Negara. Ini merupakan bentuk intervensi kepada lembaga yang independen,” katanya seraya menegaskan, Boediono bukan simbol negara, sebab yang maksud dengan simbol negara adalah Bendera Merah putih, Burung Garuda. (har)

Satgas Terima 1.366 Pengaduan JAKARTA - Sekretaris Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum Denny Indrayana mengatakan, satuan tugas itu menerima 1.366 kasus pengaduan dan telah mengkaji sekitar 506 kasus. ‘’Sampai hari ini, kasus yang masuk sekitar 1.366 dan yang sudah dikaji, sudah dibaca dan dipelajari 506 kasus...kita mulai kebanjiran pengaduan,” katanya di Kantor Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Jakarta, kemarin. Ia menjelaskan, hingga periode April 2010 kasus sengketa tanah merupakan pengaduan terbanyak yang diterima Satgas, yaitu sekitar 151 pengaduan dari 506 pengaduan, disusul dengan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme sekitar 87 kasus. ‘’Yang ketiga terbanyak adalah kasus penipuan dan penggelapan sekitar 36 kasus, sisanya lain-lain,” katanya. Masih menurut data yang dimiliki Satgas, instansi yang paling banyak diadukan adalah pengadilan, mulai dari tingkat Mahkamah Agung, Pengadilan Tinggi dan Pengadilan

Negeri. ‘’Instansi yang paling banyak diadukan belum tentu disitu paling banyak mafia hukumnya,” jelas Denny. Denny mengatakan, Satgas menerima 221 pengaduan terkait pengadilan, 182 pengaduan terkait instansi Kepolisian yang menjadi nomor dua terbanyak dan 117 pengaduan terkait Kejaksaan dri berbagai daerah. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum pada Rabu, 30 Desember 2009. Keppres tersebut mengatur ruang lingkup tugas Satgas sekaligus menunjuk personil yang mengisi Satgas tersebut. Sebagai Ketua Satgas Pemberantasan Mafia Hukum adalah Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pengendalian dan Pengawasan Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto, Sekretaris Satgas Denny Indrayana, dan anggota Darmono, Herman Effendi, Mas Achmad Santosa, dan Yunus Hussein. (har)

Boediono Puji

KPK Profesional JAKARTA - Wapres Boediono mengaku KPK telah melaksanakan tugasnya secara profesional saat meminta keterangan terhadap dirinya mengenai persoalan pengucuran dana talangan (bailout) kepada Bank Century. ‘’KPK sangat profesional, mereka sangat tahu persis duduk perkaranya secara detail. KPK tidak bertanya pada hal-hal yang mendasar tetapi sudah menukik ke pokok persoalan, suasananya cukup nyaman,” kata Juru Bicara Wapres, Yopie Hidayat di Istana Wapres Jakarta, kemarin. Menurut Yopie, Wapres Boediono telah berikan semua keterangan kepada empat orang petugas KPK. Pemeriksaan, tambah Yopie dilakukan di salah satu ruangan di Wisma Negara. ‘’Soal tempat pemeriksaan tidak usah dipolitisir, toh sebenarnya bisa diperiksa di Istana Wapres, tetapi setelah dirundingkan supaya lebih cepat dari pada balik maka langsung dilakukan di Wisma Negara,” kata Yopie. Yopie mengatakan, pemeriksaan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB namun terpotong beberapa waktu untuk istirahat melaksanakan sholat dan makan malam. Sementara secara keseluruhan pros-

es pemeriksaan selesai pukul 19.45 WIB. ‘’Kemudian Wapres Boediono kembali ke kediaman,” kata Yopie. Yopie berulang kali menegaskan bahwa yang terjadi hanya tanya jawab karena statusnya baru melakukan pemeriksaan untuk mencari keterangan. Ketika ditanyakan apakah ada rencana untuk dilakukan pemeriksaan lagi, Yopie mengatakan tidak ada pembicaraan mengenai persoalan tersebut. Ia menegaskan bahwa Wapres Boediono telah memberikan keterangan sejelas-jelasnya tanpa ditutup tutupi mengenai apa yang diketahuinya terhadap kasus bailout Bank Century. ‘’Sejauh ini belum ada hal-hal yang baru, karena semua yang dijelas kan Wapres Boediono hampir semuanya sudah disampaikan di rapat pansus. Tetapi tentu saja secara detail banyak hal yang dikembangkan oleh petugas KPK,” kata Yopie. Secara terpisah, Tim penyelidik KPK akan melanjutkan pemeriksaan terhadap Sri Mulyani pekan depan. ‘’Berdasarkan kesepakatan antara Bu Menteri Keuangan dan tim penyelidik, kemungkinan pemeriksaan dilanjutkan Selasa,” kata Wakil Ketua KPK, M. Jasin. (har)

Memaknai E-voting Dalam Pemilu KEMAJUAN teknologi bisa membuat efektifitas dan efisiensi berbagai kegiatan seperti penyelenggaraan Pemilu. Namun hal itu tidak serta merta bisa diterapkan di Indonesia. Kenapa ? Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary menilai bahwa putusan MK mengenai diperbolehkannya menggunakan hak pilih di pemilu maupun pemilukada melalui sistem Electronic Voting (e-voting) tidak bisa serta merta bisa dilakukan. Penggunaan e-voting belum bisa diterapkan karena undang-undangnya harus dibuat secara rinci. ‘’Daerah yang menerapkan

metode e-voting harus sudah siap dari sisi teknologi, pembiayaan, sumber daya manusia, perangkat lunak, serta kesiapan masyarakat di daerah bersangkutan,” kata Hafiz dalam di Komisi II DPR di Gedung MPR/DPR Jakarta, kemarin. Hafiz mengatakan penerapan e-voting dalam pemilu maupun pemilukada tidak cukup hanya berbekal putusan

Abdul Hafiz Anshary

MK. Apalagi dalam amanatnya, MK hanya menyatakan men-

coblos itu juga bisa diartikan dengan e-voting. Hafiz mencontohkan, pemilukada di Jembrana, Bali yang semula dikatakan siap dengan mengunakan e-voting, nyatanya belum siap. ‘’E-Voting, tidak segampang yang dibayangkan,” ingatnya. Banyak kendala yang dihadapi jika harus menggunakan e-voting sebelum ada aturan perundang-undangannya secara rinci. Misalnya adalah rawan terjadinya penyelahgunaan dalam data yang terekam di server. Sehingga kerahasiaannya tidak dapat terjamin. Selain

itu juga, dari sisi anggarannya juga harus dipersiapkan terlebih dahulu. Hal ini terkait dengan pengadaan mesin e-voting tersebut di setiap daerah pemilihan. “Menurut informasi yang didapat, satu alat itu 15 juta rupiah, bayang kalau kita punya TPS sebanyak 520 ribu, berapa triliun kita harus keluarkan dana untuk itu, siap ga pemerintah untuk dana sebesar itu,” ujarnya. Oleh karena itu, Hafiz tidak akan menganjurkan KPUD untuk menjalankan apa yang disampaikan MK terkait penggunaan e-voting itu. (son)


K ta

Suluh Indonesia, Jumat 30 April 2010

K ilas

KPI Baru Didominasi Tokoh Muda

802 Wisudawan Univ Pancasila UNIVERSITAS Pancasila (UP) melepas sebanyak 802 wisudawan magister, sarjana maupun diploma yang telah menyelesaikan studinya di kampus yang terletak di Lenteng Agung, Jakarta Selatan itu. Rektor Universitas Pancasila, Edie Toet Hendratno, di Jakarta, Kamis, mengatakan, uapaya menjadikan UP menjadi universitas berkelas dunia akan berjalan bersama dengan usaha memenangkan persaiangan antarperguruan tinggi di Indonesia. Para wisudawan tersebut berasal dari magister manajemen 19 orang, ilmu hukum (9), farmasi (3), teknik mesin (8), akuntansi (12). Fakultas ekonomi program sarjana sebanyak 258 orang, diploma 143 orang. Fakultas hukum (143), sarjana farmasi (123), diploma farmasi (4), apoteker (110) dan sarjana teknik (106). Edie Toet mengatakan dalam enam bulan terakhir sejumlah perkembangan kemajuan UP yaitu program studi Ilmu Hukum terakreditasi A, Teknik Industri terkareditasi B, dan magister Ilmu Hukum terakreditasi B. Sedangkan Program studi yang lain terakreditasi A sebanyak lima program studi, dan terakreditasi B sebanyak 10 program studi. (ant)

Polri Sita Senjata Jackmania POLDA Metro Jaya menyita 104 berbagai jenis senjata yang dibawa pendukung kesebelasan Persija. Traffic Management Center (TMC) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya di Jakarta, Kamis, menyatakan, senjata itu disita menjelang pertandingan Persija melawan PSM di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Jenis senjata yang akan disita antara lain 104 sabuk berkepala besi, empat gear sepeda motor, puluhan batu, belasan gunting, belasan potongan bambu, dan satu tongkat besi. Senjata ini disita dalam razia di berbagai ruas jalan yang menuju Senayan. Sejumlah suporter Persija dimintai keterangan terkait senjata itu. Polisi juga menilang puluhan kendaraan yang dipakai untuk mengangkut suporter karena melanggar lalu lintas dan tidak membawa surat kendaraan. Dalam razia itu, polisi menilang 192 kendaraan dengan perincian tidak membawa SIM berjumlah 124 dan STNK berjumlah 68. (ant)

Hewan Dilarang “Ikut” Unjuk Rasa KEPALA Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan, segala jenis hewan dilarang untuk dibawa saat unjuk rasa menyambut Hari Huruh, 1 Mei 2010 nanti. “Ada Perda yang melarang hewan berkeliaran di jalan raya. Aturan ini harus dipatuhi para pengunjuk rasa karena Perda kan aturan juga,” katanya di Jakarta, Kamis. Aritonang juga meminta agar setiap eleman masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa untuk memberitahukan kepada kepolisian sebelumnya. Pemberitahuan ini harus dilakukan untuk menjamin unjuk rasa berlangsung tertib, lancar dan tidak melanggar hukum. Polri juga meminta agar para pengunjuk rasa untuk membawa spanduk, poster dan alat peraga lain yang isinya tidak melanggar hukum. Untuk menyambut Hari Buruh itu, ujarnya, Polri telah mempersiapkan pengamanan secara maksimal yang semuanya disesuaikan dengan kondisi wilayah. “Polri menyiapkan personil untuk diperbantukan ke Polda jika dibutuhkan,” ujarnya. (ant)

Suluh indonesia/ade

DEMO CENTURY - Sejumlah demonstran berunjuk rasa di depan Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, kemarin. Mereka mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk berani menjemput paksa Wapres Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk diperiksa KPK terkait kasus pengucuran dana talangan ke Bank Century.

ICW Laporkan Korupsi Dana Pendidikan ke KPK JAKARTA - Indonesia Corruption Watch melaporkan dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus sektor pendidikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Dalam laporannya yang disampaikan kepada bagian Pengaduan Masyarakat KPK di Jakarta, Kamis, ICW menyatakan telah terjadi korupsi DAK pendidikan sejak 2006 sampai 2009. “Korupsi dana pendidi-

kan harus benar-benar diusut karena berkaitan dengan masa depan anak bangsa,” kata Koordinator Divisi Monitoring ICW, Ade Irawan. Berdasar data ICW, pemerintah telah mengalokasikan DAK pendidikan sebesar Rp2,6 triliun pada 2006, Rp5,2 triliun pada 2007, Rp7,02 triliun pada 2008, dan Rp9,3 triliun pada 2009. Berdasar ketentuan, DAK

bidang pendidikan hanya boleh digunakan untuk membiayai rehabilitasi gedung Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah. Namun pada kenyataannya, alokasi dana tersebut tidak sesuai ketentuan. “Bahkan ada daerah yang tergolong kaya justru menerima DAK. Ini kan mengherankan,” kata Ade. Selain itu, ICW mendeteksi beberapa modus lain dalam

Sementara itu dari TMC POlda Metro menyebutkan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dalam Operasi Simpatik 2010 telah menjaring 47.756 pelanggaran lalu lintas selama tiga pekan. Kepala Posko Operasi Simpatik Kompol Nurul Megawati menyebutkan, pelanggaran itu didominasi kalangan karyawan swasta yakni 26.978 kasus. Pengemudi angkutan umum menduduki urutan kedua dengan 14.895 kasus, 5.449 oleh mahasiswa dan pelajar sedangkan sisanya oleh PNS. Pelanggaran yang paling sering dilakukan adalah rambu-rambu, marka, dan pemakaian helm tidak berstandar. Selama tiga pekan operasi, Polda Metro Jaya mencatat adanya 343 kasus kecelakaan lalu lintas.“Korban meninggal 55 orang, luka berat 106 orang, dan luka ringan 267 orang dengan total kerugian materi Rp513 juta ,” kata Kompol Nurul. Dari jumlah tersebut, karyawan swasta menjadi korban kecelakaan paling banyak yakni 234 orang, lalu mahasiswa 38 orang, PNS tiga orang, Polri tiga orang dan enam orang berasal dari berbagai profesi. (ant)

DPRD Kritik Guru JAKARTA - Permintaan Forum Musyawarah Guru Jakarta untuk kenaikan tunjangan kinerja daerah (TKD) sesuai dengan golongan mereka dinilai tidak tepat waktu mengingat angka kelulusan siswa SMA/SMK DKI saat ini melorot dan menjadi sorotan berbagai pihak. “Kami (DPRD) tetap akan memfasilitasi tuntutan mereka. Namun saat ini tidak tepat karena kualitas pendidikan Jakarta saat ini menjadi sorotan karena angka kelulusan yang menurun dari tahun sebelumnya,” kata Anggota Komisi E DPRD DKI Iman Satria di Jakarta, kemarin. Angka kelulusan merupakan salah satu tolak ukur dari kualitas pendidikan termasuk kinerja guru sehingga aksi demonstrasi yang digelar para guru untuk meminta kenaikan tunjangan itu tidak seharusnya dilakukan saat para siswa yang tidak lulus Ujian Nasional (UN) tengah bersiap-siap untuk menghadapi ujian ulang. “Jika nantinya tuntutan mereka (para guru) direalisasikan oleh Pemprov DKI maka

Suluh Indonesia/ade

NARKOBA - Petugas Bea Cukai menunjukkan pelaku dan barang bukti kasus penyelundupan ketamin (bahan pembuat sabu) di Kantor Pos Pusat Pasar Baru, Jakarta Pusat, kemarin. BC mengamankan 32kg ketamin yang diselundupkan dari India melalui 6 koli paket pos dan menangkap seorang tersangka warga negara India.

Pemprov DKI

Sinergikan Penanganan Bencana Antarinstansi PEMPROV DKI akan menyinergikan penanganan bencana antarinstansi untuk memperoleh hasil yang lebih cepat, tepat serta akurat, kata Deputi Gubernur DKI Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, Achmad Haryadi. “Penanggulangan bencana di DKI, misalnya, digabungkan semua ke Dinas Pemadam Kebakaran karena petugas dinas itu selalu siap bertugas selama 24 jam,” kata Achmad Harjadi pada acara Ekspos Bersama Program Adaptasi Perubahan Iklim Perkotaan di Indonesia, Jakarta, Kamis. Selain itu, Pemprov DKI juga berencana menggabung-

kan penggunaan Ambulans Gawat Darurat (AGD) menjadi satu ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana. Selama ini, penggunaan ambulans ada di bawah koordinasi Dinas Kesehatan, padahal di lapangan ambulans juga dibutuhkan dalam berbagai peristiwa yang ditangani Dinas Kebakaran. “Ini baru fase

korupsi DAK pendidikan. Modus-modus tersebut antara lain pemotongan anggaran, penggelembungan biaya rehabilitasi gedung, proyek fiktif, dan pungutan biaya. Dalam laporannya, ICW menyebutkan dugaan korupsi di sejumlah daerah, antara lain Tasikmalaya dengan kerugian negara Rp1,7 miliar, Garut (Rp4,5 miliar), dan Simalungun (Rp18 miliar). (ant)

JAKARTA - Komisi I DPR telah menyelesaikan proses seleksi pemilihan anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat periode 2010-2013 dalam rapat tertutup di Gedung MPR/ DPR Jakarta, Kamis (29/4) semalam. Sembilan anggota KPI yang telah terpilih didominasi wajah baru dari tokoh muda. Mereka adalah Mochamad Riyanto (42 suara), Ezki Tri Rezeki Widianti (42 suara), Dadang Rahmat Hidayat (36 suara). Azimah (31 suara), Nina Mutmainnah (30 suara), Idy Muzayyad (25 suara), Iswandi Syahputra (25 suara), Judhariksawan (23 suara), terakhir Yazirwan Uyun (22 suara). Dari sembilan anggota baru itu, hanya satu pejabat lama KPI yang kembai terpilih yaitu Yazirwan Uyun dengan skor terendah. Sedangkan calon incumbent yang harus gigit jari seperti Fetty Fadjriati tidak mendapatkan poin, sekalipun hanya untuk anggota cadangan. Kegagalan juga dialami tokoh-tokoh senior pers seperti Sabam Leo Batubara, Inke Maris, Nunuk Parwati, Bahrul Alam, dan Abdullah Alamudi. Mereka tidak lolos dalam proses uji kepatutan dan kelayakan calon anggota KPI Pusat periode 2010-2013. Komisi I juga memilih tiga nama untuk cadangan anggota KPI. Mereka adalah tiga nama yang berada di urutan 10 hingga 13 yaitu Inke Maris, Romy Fibri Hardiyanto dan Bunga C Kejora. Ketua Komisi I DPR, Kemal Azis Stamboel mengatakan sembilan anggota KPI Pusat terpilih ini, selanjutnya akan segera disahkan di rapat paripurna DPR. Wakil Ketua Komisi I TB Hasanuddin mengatakan proses pemilihan berlangsung transparan dan tidak ada posisi bargaining antara anggota dengan calon. (har)

Permintaan Tunjangan

Tewas Tertabrak KRL JAKARTA - Satu orang tewas karena tertabrak kereta rel listrik tepatnya di perlintasan kereta di belakang kawasan Mangga Dua Square, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis, kemarin. Menurut informasi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya di Jakarta, Kamis, korban tewas tersebut diketahui bernama Zaenudin (19). Berdasarkan kartu identitas yang ditemukan petugas, Zaenudin merupakan warga Brebes, Jawa Tengah. Petugas kepolisian dari Polsek Metro Sawah Besar masih menyelidiki dan bertanya kepada sejumlah saksi mata. Untuk informasi awal, telah diketahui bahwa peristiwa nahas tersebut terjadi pada sekitar pukul 09.45 WIB. Akibat kejadian itu, banyak warga yang berkerumun dan pengemudi yang melambatkan laju kendaraannya sehingga mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Raya Mangga Dua menjadi tersendat. Hal tersebut juga berimbas kepada kemacetan antara lain di Jalan Gunung Sahari. Sementara itu, jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di daerah Salemba, Jakarta Pusat.

2

awal. Tapi usulan ini merupakan hasil pembelajaran yang kita lihat dari aturan-aturan dan pengalaman yang ada,” kata Haryadi. Penanganan bencana selain yang telah dituangkan dalam regulasi oleh pemerintah pusat juga menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk membuat perda yang sesuai. Haryadi mengatakan, beberapa peningkatan penanganan bencana yang telah dilakukan DKI antara lain membuat unit informasi untuk mempercepat respon terhadap bencana hingga ke level kelurahan, memperkuat sistem peringatan dini, dan membentuk tim advokasi untuk mem-

buat regulasi penanggulangan bencana yang baik. Anggaran di tingkat kelurahan itu diharapkan dapat membuat para lurah dengan cepat dan tanggap membantu warga di wilayahnya yang terkena bencana. “Karena yang tahu kebutuhan warganya ya para lurah itu,” kata Haryadi. Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Sarimun Hadisaputra menegaskan pentingnya daerah perkotaan melakukan upaya pencegahan bencana akibat perubahan iklim. “Sebab kota menghasilkan sekitar dua per tiga emisi CO2,

dan diperkirakan masih akan terus bertambah akibat pertumbuhan industri, transportasi, dan migrasi penduduk,” katanya. Menurut dia, banyak yang bisa dilakukan pemerintah kota untuk mencegah banjir, ketidaktersediaan air bersih, serta peningkatan suhu udara. “Misalnya, pengurangan emisi karbon dari bidang transportasi, penghijauan, pembuatan peraturan daerah kawasan hijau, perda pengelolaan sampah, dan mengedukasi siswa sekolah akan pentingnya kesadaran lingkungan,” kata Sarimun. (ant)

para guru harus dapat memberikan jaminan pendidikan yang berkualitas,” kata Iman. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo juga “menyambut dingin” permintaan para guru mengenai dugaan ketidakadilan dalam pemberian TKD mereka. “Tanya sama mereka, kira-kita pantas nggak (dinaikkan)?” kata Gubernur ketika ditemui seusai melantik pengurus HIPMI Jaya di Lt.22 Blok G Balaikota Jakarta, Kamis sore. Meskipun demikian, Fauzi tidak menutup kemungkinan adanya revisi tunjangan para guru tersebut namun harus menunggu agar dilakukan evaluasi terlebih dahulu. “Biarkanlah ini berproses evaluasinya. Baru kita nilai bersamasama,” katanya. Sebelumnya, Forum Musyawarah Guru Jakarta menuntut revisi pemberian TKD terhadap guru karena TKD yang diberikan adalah yang paling rendah dan tidak dibedakan berdasarkan golongannya. Ketua Forum Retno Listyarti mengatakan TKD yang diberikan kepada para guru adalah Rp2,9 juta atau setara TKD bagi pegawai negeri sipil golongan I. (ant)

Satgas Dorong

Kasus Raymond Segera Tuntas JAKARTA - Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum terus mendorong kepolisian dan kejaksaan untuk menuntaskan penanganan kasus penyelenggara judi di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, dengan tersangka Raymond Teddy. “Kita akan terus mendorong agar kasus Raymond segera dituntaskan,” kata anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum yang juga menjabat sebagai Wakil Jaksa Agung, Darmono, di Jakarta, Kamis. Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menyatakan Polri tidak melengkapi petunjuk yang diberikan oleh jaksa peneliti kasus penyelenggara judi di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, dengan tersangka Raymond Teddy. Kejati DKI Jakarta pertama menerima berkas perkara

Raymond sejak Nopember 2008. Kemudian, kejaksaan mengembalikan berkas untuk dilengkapi pada 1 Desember 2008. Berkas tersebut bolak-balik dari kepolisian ke kejaksaan atau sebaliknya. Kejaksaan meminta kepada kepolisian untuk saksi yang bisa menyatakan jika Raymond ikut serta sebagai penyelenggara perjudian di Hotel Sultan. Raymond juga mengajukan gugatan perdata dan pidana terhadap sejumlah media cetak dan elektronik karena dianggap telah melakukan pencemaran nama baik terkait kasus judi tersebut. Darmono menyatakan satgas melihat kasus Raymond tersebut dari aspek teknis dan aspek yuridis. “Dari informasi, aspek teknisnya memang belum dilengkapi (berkas dari kepolisian ke kejaksaan, red.),” katanya. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Jumat 30 April 2010

3

Perlu Atur Mekanisme

Gabung Daerah

Suluh Indonesia/ant

BUKU - Penulis buku sekaligus putri Amien Rais, Hanum Salsabiela Rais (tengah) didampingi kedua orangtua saat peluncuran bukunya berjudul ‘Menapak Jejak Amien Rais’ di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, kemarin. Buku setebal 300 halaman mengupas sisi humanis mantan Ketua MPR itu baik sebagai politikus, suami, ayah, dan teman diskusi.

Adaptasi Perubahan Iklim Perkotaan, mengatakan, perubahan iklim global mempercepat penurunan ketersediaan air, degradasi kualitas air dan udara, serta peningkatan kejadian ekstrim terkait iklim. Perubahan iklim, kata dia, juga meningkatkan frekuensi bencana di wilayah perkotaan, seperti banjir, kejadian luar biasa penyakit dan kekeringan yang menyebabkan krisis air bersih di perkotaan. Pada sisi lain, menurut Asisten Deputi Urusan Pengendalian Dampak Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup Sulistyowati, kawasan perkotaan juga memberikan sumbangan besar pada pe-

rubahan iklim dengan tingkat polusi, emisi karbon, dan penggunaan energi tinggi. Oleh karena itu, menurut dia, pemerintah kota harus menyiapkan strategi dan kebijakan terkait mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim. Sugeng mengatakan, pemerintah kota perlu mengambil langkah konkret dalam upaya pengurangan risiko bencana dan memasukkan agenda perubahan iklim dalam manajemen perkotaan dan perencanaan spasial. ‘’Pemerintah kota harus melibatkan diri dalam mengidentifikasi potensi kerentanan akibat perubahan iklim spesifik di daerah masing-

Kedudukan Gubernur

Harus Diatur Secara Tegas JAKARTA - Peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Siti Zuhro mengatakan pengaturan kedudukan gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dan kepala daerah harus dipisahkan dengan tegas. Menurut dia di Jakarta, kemarin, jika pengaturan kedudukan gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dan kepala daerah belum jelas, maka fungsi ganda gubernur tersebut belum dapat berjalan dengan baik karena struktur kelembagaan dan anggaran belum dapat memberi dukungan yang kuat terhadap pelaksanaan dua fungsi tersebut. Akibat fungsi ganda itu tidak optimal, maka pelaksanaan pembinaan dan pengawasan oleh gubernur kepada bupati dan wali kota belum dapat berjalan dengan baik. Untuk itu, kata Siti Zuhro, perlu pengaturan lebih jelas guna memperkuat peran guber-

nur dalam melakukan pembinaan, pengawasan, koordinasi, dan penyelarasan kegiatan pembangunan di daerah agar ketegangan yang selama ini

Siti Zuhro

terjadi antara bupati/wali kota dengan gubernur dapat dikurangi. Menanggapi tentang keberadaan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2010 tentang

Tata Cara Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Serta Kedudukan Keuangan Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah di Wilayah Provinsi, Siti Zuhro menyangsikan aturan tersebut mampu memperkuat peran gubernur sebagai wakil pemerintah pusat. ‘’Saya sangsi, itu belum menjamin adanya penguatan peran,” katanya dalam seminar yang diselenggarakan Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI tentang desentralisasi dan otonomi daerah. Untuk itu, penegasan peran ganda gubernur ini perlu diatur lebih jelas dalam penyempurnaan UU 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, baik sebagai kepala daerah maupun wakil pemerintah pusat. ‘’Ketidakjelasan pengaturan tentang peran gubernur seringkali menimbulkan kerancuan peran dan tugas gubernur dalam melakukan pemantauan,’’ katanya. (ant)

dalam Pasal 6 ayat (1) UndangUU 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, daerah dapat dihapus atau digabungkan dengan daerah lain, apabila tidak mampu menyelenggarakan otonomi daerah. Penghapusan atau penggabungan daerah otonom dilakukan melalui proses evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. Daerah yang hasil penilaiannya rendah akan diberikan pembinaan. Jika dalam tiga tahun berturut-turut setelah diberikan pembinaan, daerah otonom tetap menunjukkan kinerja yang rendah maka akan dipertimbangkan untuk penghapusan atau penggabungan dengan daerah induk. Namun, dia melihat tidak ada upaya dari pemerintah untuk merumuskan lebih detil mengenai penghapusan atau penggabungan daerah otonom. ‘’Kami tidak melihat ada

‘political will’ untuk penggabungan,” katanya. Mengenai evaluasi pemekaran, Agung menilai, tidak semua pemekaran mencapai tujuan yang seharusnya, yakni meningkatkan kesejateraan rakyat. Indikasi kecenderungan kegagalan daerah otonom baru lebih mendominasi dibandingkan keberhasilannya. ‘’Memang ada yang berhasil tetapi ada juga yang tidak,” katanya. Kegagalan tersebut, katanya, disebabkan proses pembentukan daerah otonom baru yang banyak melanggar ketentuan perundang-undangan. Pembentukan daerah otonom baru lebih didasari pertimbangan politik dibandingkan untuk kepentingan masyarakat. Sementara itu, Pembantu Rektor I IPDN Sadu Wasistiono mengatakan, daerah otonom baru tidak seluruhnya memperlihatkan kemajuan yang berarti sesuai tujuannya. (ant)

Pengawasan Dana Kampanye

Kota Harus Siapkan JAKARTA - Pemerintah kota harus menyiapkan strategi mitigasi dan adaptasi untuk menekan peningkatan risiko bencana akibat perubahan iklim, kata Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sugeng Triutomo. ‘’Sebab penduduk dengan jumlah besar di kota-kota memberi tekanan besar pada lingkungan dan sumber daya yang sudah terbatas. Kondisi itu makin parah dengan adanya perubahan iklim,” Sugeng Triutomo di Jakarta, kemarin. Sugeng, yang berbicara pada acara peluncuran program Adaptasi Perubahan Iklim

JAKARTA - Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Agung Pambudhi mengatakan, pemerintah perlu mengatur lebih lanjut mekanisme penggabungan atau penghapusan daerah otonom baru yang kinerjanya buruk. ‘’Sampai sekarang belum ada panduan yang memadai untuk penghapusan atau penggabungan daerah. Sepertinya pemerintah ingin tidak ada penggabungan,” katanya dalam seminar yang diselenggarakan Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI tentang desentralisasi dan otda di Jakarta, kemarin. Menurut Agung, pemerintah seharusnya konsisten untuk melakukan evaluasi terhadap daerah otonom dan melakukan penggabungan atau penghapusan, apabila daerah terus menerus tidak bekerja dengan baik. Sesuai dengan ketentuan

masing dan selanjutnya belajar mengurangi kerentanan akibat perubahan iklim,” katanya. Upaya pengurangan kerentanan terhadap dampak perubahan iklim, menurut dia, antara lain bisa dilakukan melalui peningkatan kapasitas aparat pemerintah dan penduduk. ‘’Sangat penting meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa mereka ikut bertanggungjawab dan berperan dalam penghematan energi, pengurangan emisi gas rumah kaca sebagai upaya mitigasi dampak perubahan iklim,” katanya. (ant)

Perlu Sinergi Antarinstansi JAKARTA - Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW Ibrahim Fahmi Badoh mengatakan perlu ada sinergi dari beberapa instansi untuk mengawasi dana kampanye Pilkada 2010. ‘’Perlu ada dukungan dari PPATK dan KPK untuk mengawasi dana kampanye. Sudah ada tanggapan positif dari kedua lembaga ini,” katanya di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, pada pemilu 2009, PPATK telah mendukung Bawaslu untuk mengawasi dana kampanye berkaitan dengan kewajaran dan kebenaran sumbernya. Namun, kata Fahmi, dukungan tersebut tidak dapat ditindaklanjuti dengan maksimal. ‘’Banyak laporan

PPATK ke Bawaslu tapi tidak bisa ditindaklanjuti karena berbagai masalah. Laporan PPATK harus dikonfirmasi, harus dibuktikan, namun pemahaman pengawas terhadap konteks laporan PPATK yang menjadi masalah,” katanya. Fahmi menuturkan, sejumlah lembaga pemantau termasuk ICW siap untuk mendukung lembaga pengawas guna menindaklanjuti laporan PPATK. Sementara itu, kerja sama dengan KPK juga membantu untuk mendorong integritas keuangan pilkada terutama berkaitan dengan laporan harta kekayaan. Selain dukungan dari sejumlah instansi, Fahmi menuturkan

pengawas juga membutuhkan partisipasi masyarakat untuk ikut mengawasi dana kampanye. ‘’Partisipasi masyarakat penting untuk membantu lembaga pengawasan resmi. Penerimaan dana yang dicatatkan bakal calon, penelusuran penyumbang itu bisa dipantau masyarakat,” katanya. Dana kampanye ini menjadi salah satu fokus pengawasan dalam Pilkada. Titik rawan pelanggaran dana kampanye ini meliputi rekening khusus dana kampanye, pembukuan dan pencatatan dana kampanye, penyampaian laporan penerimaan, penggunaan dana kampanye, audit, dan penerapan sanksi. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Jumat 30 April 2010

4

S osok Hj.Ir. Erna Hernawati

Jangan Remehkan Wanita SOSOK wanita yang satu ini boleh jadi salah satu dari sekian ribu Kartini-kartini di Indonesia. Sebagai seorang single parent, Hj. Erna Hernawati terlihat begitu tegar dan mandiri, dalam menyelesaikan persoalan rumah tangga yang ia hadapi, khusunya dalam mendidik dan membesarkan buah hatinya. Tak hanya itu, dia juga sangat ahli dalam menangani dan menyelesaikan persoalan tugas dan tangungjawabnya sebagai Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Kota Bogor. “Hidup ini akan terasa semakin berat, kalau kita selalu berpikir yang berat-berat. Kuncinya dibawa enjoy aja,” ujar wanita paroh baya yang tampak selalu awat muda ini. Menjadi seorang pejabat, tentu bukan hal yang mudah dan dapat dilakukan oleh semua orang. Mungkin karena sikap enjoy dan selalu berpikir positif dalam diri Hj. Erna ini, membuat ia dengan mudah bersosialisasi dan mampu menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik. “Bagi kami yang terpenting adalah hasil akhir dari apa yang kita lalukan,” tegasnya.(bas)

Investor Tanam Modal Puluhan Miliar di Depok DEPOK - Pemerintah Kota Depok berhasil menggaet investor kakap untuk menanamkan modalnya di bilangan Cinere, Depok. Total investasi yang ditanam bernilai Rp 85 miliar dengan menyerap tenaga kerja asal Depok hingga 650 tenaga kerja baru. Hal ini secara langsung memberikan dampak positif bagi Depok. “Ini dapat menyerap tenaga kerja baru hingga 650 orang. Artinya, pengangguran Depok dapat berkurang dengan adanya pembukaan sektor usaha ini,” kata Walikota Depok, Nurmahmudi Ismail usai peresmian Ramayana Cinere di Cinere Square, Depok, kemarin. Dibukanya pusat perbelanjaan Cinere Square diterapkan sesuai dengan konsep pemekaran kecamatan. Sebagaimana diketahui, letak Cinere Square berada di Jalan Raya Raya Cinere, Kecamatan Cinere yang merupakan kecamatan hasil pemekaran pada 2009 lalu.

Mengenai dampak lain yang nantinya ditimbulkan, Nur menghimbau kepada pengelola untuk berkordinasi dengan dinas terkait agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. “Jangan sampai ada sampah dan banjir. Kita juga menghimbau melakukan penghijauan agar suasananya terasa asri. Untuk masalah parkir kendaraan, pengelola juga harus menyediakan celukan yang diperuntukkan agar angkot dapat menaik-turunkan penumpangnya. Tapi jangan sampai celukan tersebut dijadikan lokasi angkot untuk parkir seenaknya (ngetem,red),” ujar walikota mengingatkan. Direktur Jakarta Intiland, Ugik Kurnadi menilai, Cinere adalah lokasi yang strategis dijadikan sentra usaha. Beberapa faktor yang ada di bilangan Cinere, dianggap sebagai tolak ukur manajemen sehingga bersedia menanamkan modalnya. (rin)

Polisi Periksa 14 Saksi Rusuh Cisarua BOGOR - Aparat Polres Bogor sudah memeriksa 14 orang warga sebagai saksi atas aksi penyerangan proyek pembangunan wisma Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur di Cisarua. Kapolres Bogor, AKP Tomex Korniawan, di Bogor, Kamis, mengatakan, jumlah saksi akan terus bertambah, seiring proses penyelidikan yang dilakukan secara maraton untuk mengetahui ada tidaknya unsur provokasi. “Sudah 14 orang saksi yang kita periksa, mereka sebagian besar dari warga dan sisanya pihak PT Tata,” ujarnya. Tomex menyebutkan, pemeriksaan terhadap 14 saksi di fokuskan kepada kronologis terjadinya aksi anarkis massa yang membakar 2 mobil, 1 jenset, 1 mesin foto copy, travo, berkas penting serta peralatan kantor tersebut. “Pemeriksaan untuk mengetahui sejauh mana ada indikasi keterlibatan provokator dalam kerusuhan tersebut,” ungkapnya.

Pemeriksaan dilakukan secara silang, untuk mengetahui apakah saksi tersebut hanya sekedar melihat, diajak atau terlibat. Proses pemeriksaan dilakukan di Mapolres Bogor. Tomex menegaskan, dari hasil pemeriksaan jika terbukti ada unsur provokasi akan dilakukan proses hukum. Hingga kini pasukannya masih disiagakan di lokasi, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan mengamankan aset yang masih tersedia. Warga yang mengatas namakan dirinya Komunitas Muslim Jalur Puncak, melakukan penyerangan, pengrusakan dan pembakaran proyek pembangunan wisma BPK Penabur yang terletak kampung Kongsi RT 2/7, Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (27/4) lalu. Warga menolak pembangunan karena disinyalir bangunan akan digunakan untuk tempat peribadatan dan diklat. (ant)

Suluh Indonesia/ant

TUNTUT PEMBAYARAN- Puluhan ahli waris dari Natigor Penjaitan mendirikan tenda di bahu Tol Jakarta - Serpong di KM 3,8, Ciputat,Tangerang Selatan, menuntut Jasa Marga membayar tanah saat pembebasan lahan tol dengan estimasi harga 2,9 Miliar.

Pelajar Pemakai Narkoba Meningkat BEKASI - Jumlah pelajar di Kota Bekasi yang menjadi pengguna narkoba dan tertangkap tangan saat ada razia ataupun penggerebekan terus meningkat dari 60 orang pada 2008 menjadi 72 orang pada 2009. Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Narkotika Kota Bekasi Encu Hermana di sela kegiatan sosialisasi pencegahan narkoba bagi siswa dan mahasiswa kemarin mengatakan, pen-

Kayumanis Dijadikan Lautan Sampah BOGOR – Pemerintah Kota Bogor mengaku telah menganggarkan dana sebesar Rp 32 miliar untuk membangun Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPAS) di Kapung Munjul, Kelurahan Kayu Manis,Kecamatan Tanah Sareal,Kota Bogor. TPAS Kayumanis, dibangun sebagai alternatif TPA Galuga yang kondisinya sudah over kapasitas, sehingga beberapa kali mengalami longsor dan merusak puluhan hektar areal sawah warga. “Masalah sampah ini tidak hanya menjadi persoalan bagi Kota Bogor saja, tapi juga dialami oleh

ditekan. “Idealnya pemerintah harus memperjuangkan upah buruh bisa memenuhi kebutuhan hidup minimum dan kebutuhan fisik minimum. Kalau sekarang dengan upah minimum Rp 1,2 juta per bulan dan bahkan masih banyak yang belum menerapkan kehidupan buruh masih sangat memprihatinkan,” ujarnya. Pengurus Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI) Kota dan Kabu-

kota-kota besar lainnya,” kata Sekertaris Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang, Kota Bogor, Ir. Hj. Erna Hernawati, di kantornya, kemarin. TPAS Kayumanis sesuai rencana akan dibangun Pemkot Bogor di atas lahan milik warga yang saat ini prosesnya sudah tahap pembebasan lahan dengan luas total 12 hektar di Kampung Munjul, Keluarahan Kayumanis. “Dana sebanyak itu tentu saja tidak hanya untuk pembebasan lahan 10 hektar untuk TPAnya saja, tapi juga untuk membangun sarana dan prasarana penunjang lainnya

seperti akses jalan masuk yang mencapai dua hektar, DED dan Amdalnya,” jelasnya. Terkait pengoprasian TPAS Kayumanis yang diharapkan sudah bisa digunakan pada 2011 nanti, nampaknya masih jauh dari harapan. Melihat fakta dan kondisi di lapangan saat ini, ternyata belum semua warga di Kayumanis yang sudah mengetahui rencana tersebut. Untuk itu, jika Pemkot Bogor memaksakan dengan target atau keinginannya, dikhawatirkan akan kembali terjadi benturan dengan warga sekitar, seperti di TPST Bojong berapa waktu lalu. (bas)

Suluh Indonesia/rin

PELANTIKAN - Sekretaris KPU Kota Depok Solihin Yusuf saat diambil sumpah oleh Sekretaris KPU Jawa Barat Heri Suherman di Aula Balaikota Depok, kemarin. SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI NASIONAL INDONESIA

Keberpihakan Pemerintah

Pemerintah berencana menetapkan Hari Buruh pada 1 Mei sebagai hari libur nasional mulai 2011. Rencana tersebut disambut positif oleh organisasi buruh di Kota Bekasi. Ia menyatakan, sudah saatnya upah buruh tidak lagi dijadikan slogan dalam menarik investor datang ke Indonesia. Bila buruh dibayar layak kinerjanya juga akan meningkat sehingga biaya produksi tetap bisa

Jenis narkoba yang banyak digunakan oleh siswa berupa ganja sementara jenis lain seperti ekstasi, sabu dan heroin sangat sedikit. Dalam menekan penggunaan narkoba dan menumbuhkan kesadaran akan bahaya narkoba, pihaknya pada 2010 lebih menekankan pada pencegahan dengan melakukan sosialisasi ke sekolahsekolah. Kegiatan sosialisasi itu dilaksanakan bahkan mulai tingkat sekolah dasar den-

Pemkot Bogor, Siapkan Dana Rp 32 M

Buruh Dambakan

KETUA Serikat Pekerja Seluruh Indonesia wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi, Abdullah mengatakan, buruh di Indonesia mengharapkan keberpihakan dan perlindungan Pemerintah, bukan hanya sekadar meliburkan mereka saat peringatan Hari Buruh. “Yang kita butuhkan adalah kemauan politik pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan buruh,” ujar Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota dan Kabupaten Bekasi, Abdullah di Bekasi, kemarin.

ingkatan tersebut mengindikasikan telah terjadi peningkatan penggunaan narkoba pada siswa SMU dan SMK. Kasus narkoba secara umum pada 2008 sebanyak 417 kasus dengan tersangka 461 orang dan 2009 menjadi 560 kasus dengan 645 tersangka. Sedangkan barang bukti yang dimusnahkan mencapai ribuan kilogram ganja, puluhan ribu pil ekstasi, ratusan bong sabu-sabu, serta beberapa gram heroin.

paten Bekasi, Wira mengatakan penetapan Hari Buruh sebagai libur nasional merupakan sebuah pengakuan tapi yang lebih penting hal itu diikuti dengan perbaikan regulasi yang memungkinkan buruh bisa hidup lebih sejahtera. Ia mencontohkan sistem jaminan sosial nasional yang telah diundangkan pada 2004 dalam UU no 40/2004 yang mengamanatkan dalam lima tahun setelah diundangkan pemerintah wajib menyesuaikan diri dengan UU tersebut, ternyata hingga kini belum lagi diberlakukan. “Untuk 2010, kita harapkan pemerintah dan DPR-RI bisa merespon tuntutan dari buruh sebagai bentuk kepedulian akan perbaikan nasib mereka,” ujarnya. (ant)

STIENI-Kampus B

STTI “ PASTI BISA” Menerima Mahasiswa/i baru, Program S1, Kls Reguler / Non Reguler, SMU Sederajat / Alih Kredit & Putus Kuliah

Jurusan : - Manajemen - Akuntansi

Status : Disamakan / Akreditasi B

Informasi : Tlp/Fax. 021-80870781 98290259

Konsentrasi : Manajemen Keuangan & Perbankan Kampus A : Jl. Matraman No. 3-5-7, Jakarta Kampus B : Jl. Dewi Sartika No. 317, Cawang, Jakarta

LP-MIDICON Menerima Siswa untuk Program : s Komputer Akuntansi & Bahasa Inggris s PKBM Kejar Paket A, B & C Segera daftar !!!, Hub. 021-80870781, 98290259 Gd. Miradz Graha Lt.2, Jl. Dewi Sartika No.317, Cawang, Jakarta Timur C.003377-Pend

gan pertimbangan mereka telah dijadikan target melalui permen mengandung narkoba. “Dari sosialisasi itu siswa jadi tahu bahaya menggunakan narkoba begitu juga modus yang dilakukan pengedar dalam membujuk siswa mengkonsumsi narkoba. Narkoba telah diingatkan nikmatnya sesaat dan sejenak sementara akibatnya sangat luar biasa dan bahkan kematian,” ujarnya. Dalam kegiatan road show

ke sekolah-sekolah terlihat tumbuhnya kesadaran untuk menghindari dari penggunaan narkoba serta kesadaran mengisi waktu luang dengan kegiatan positif seperti berolahraga ataupun kegiatan lain yang bermanfaat. Kepala Seksi Penindakan BNK Kota Bekasi Agustin menyatakan setiap tiga bulan sekali diadakan razia di sekolah-sekolah untuk mencegah dan menangkap pengguna narkoba. (ant)

Depok Jadi Acuan Pemilukada DEPOK - Staf Bidang Monitoring Kementrian Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemdagri), Robert Simbolon mengatakan, Depok merupakan daerah yang dijadikan barometer dalam pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (pemilukada). Pasalnya, Depok memiliki tingkat keberagaman yang tinggi yang termasuk wilayah rawan konflik. “Tidak dapat dipungkiri karena Depok merupakan bagian dari kota metropolitan, bahkan megapolitan. Keragaman ada di Depok karena memiliki karakteristik yang unik,” kata Robert usai acara sarasehan pendidikan politik bagi masyarakat yang digelar oleh Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia di Aula Kecamatan Limo, Depok, kemarin. Dalam pemilukada Depok Okrober mendatang, Robert menghimbau agar tercipta suasana kondusif. Di tempat yang sama, Kasie Bidang Monitoring Kesbangpol Kemdagri, Bahtiar Baharudin menutur-

kan, pihaknya hanyalah sebagai fasilisator. Jika Depok mengalami kekurangan sarana dan prasarana, maka tugasnyalah untuk memfalitasi antara pemerintah daerah dengan pusat. Disinggung mengenai netralitas PNS, Bahtiar mengaku telah berkordinasi dengan induk Koprs Pegawai Negeri Sipil (Korpri). “Netralitas tidak hanya sebatas saat pemilihan saja. Tetapi juga termasuk sejak awal tahapan hingga pelakasanaan pemilihan,” pungkas Bahtiar. Sementara itu, kemarin juga digelar pelantikan Sekretaris KPU Depok Solihin Yusuf menggantikan Ade Salam. “Landasan hukumnya adalah UU NO. 22 tahun 2007 tentang penyelenggaraan pemilu. Tugas yang harus dilaksanakan adalah mensukseskan pemilukada dengan baik,” kata Sekretaris KPU Jawa Barat Heri Suherman di Aula Balaikota Depok, kemarin. Sekretaris KPU Kota Depok, adalah pegawai pemerintah yang pembinaannya adalah dari walikota. Tanggungjawabnya tetap sama. Hanya saja, kata Heri, posisi ini memiliki kewenangan untuk mengelola kesekretariatan secara penuh. (rin)


pini F OKUS Menegaskan Tekad untuk Memberantas Korupsi ALAM beberapa hari mendatang, jagat komunikasi-informasi Indonesia dipastikan akan bertambah meriah. Wakil Presiden, Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dimintai keterangan oleh KPK menyangkut dana talangan yang diberikan kepada Bank Century sebesar 6,7 triliun. Hari Kamis kemarin merupakan hari pertama lembaga tersebut meminta keterangan kepada kedua pejabat Indonesia ini. Sesungguhnya kita harus gembira melihat fenomena ini. Di negara yang hukumnya masih carut marut dan banyak dipertanyakan outputnya, keterangan yang diberikan wakil presiden dan menteri keuangan itu telah memberikan pesan kepada masyarakat bahwa tidak ada pihak yang kebal terhadap hukum. Meski langkah KPK ini baru meminta keterangan, namun tujuan tersebut adalah demi menegakkan keadilan. Dalam sejarah republik Indonesia, pernah pejabat-pejabat negara dan pemerintahan itu kebal kepada hukum. Selalu ada cara untuk berkelit, dan mau tidak mau hal demikian menjadi cikal bakal buruknya praktik hukum di Indonesia. Di zaman Orde Baru, sangat jarang, bahkan tidak ada pejabat yang mau memberi keterangan seperti itu. Karena itulah, kita tetap menghargai langkah KPK dan kesediaan pejabat negara dan pemerintahan untuk memberi keterangan tersebut. Terhadap pejabat negara selevel wakil presiden yang dimintai keterangan oleh aparat pemberantas korupsi, adalah hal yang baru. Esensi kebaruan ini juga memberikan pesan tersendiri kepada masyarakat. Meski Boediono dimintai keterangan untuk kasus yang terjadi di saat ia masih menjadi gubernur Bank Indonesia, tetapi posisinya saat ini adalah sebagai wakil presiden aktif. Mau tidak mau simbol negara tersebut juga terkena imbas. Langkah KPK untuk mendatangi kantor wakil presiden dalam meminta keterangan, kita lihat dari kacamata demikian. Jadi, sepanjang mempunyai tujuan tetap untuk mengklirkan masalah Bank Centutry, maka sebaiknya kita tidak usah mempersoalkan prosedur demikian. Ada esensi kepentingan yang jauh lebih besar. Pemberantasan korupsi di Indonesia sungguh-sungguh kompleks dan rumit. Bahwa korupsi itu telah membudaya, memang benar adanya. Korupsi tidak hanya dilakukan oleh golongan orang kaya, juga dilakukan oleh mereka yang miskin. Meski pola dan perilakunya berbeda, tetap yang namanya korupsi merupakan tindakan melanggar hukum. Wakil Presiden adalah jabatan tinggi pada struktur kenegaraan Indonesia. Karena praktik korupsi di Indonesia cenderung mencontoh atasan, maka kesediaaan Boediono untuk dimintai keterangan oleh KPK diharapkan akan mampu memberikan kesadaran kepada pejabat-pejabat lainnya di Indonesia untuk juga bersedia memberi keterangan. Yang kita harapkan jelas keterangan yang jujur, bukan hasil rekayasa. Dengan begitu, pola hubungan Boediono-KPK akhir-akhir ini sesungguhnya merupakan salah satu metode untuk menekan adanya korupsi. Metode pemberantasan korupsi ini sempat diperdebatkan di Indonesia. Tetapi selalu saja gagal menghasilkan solusi. Pernah misalnya tersangka korupsi ditayangkan wajahnya di televisi dan media massa cetak. Lalu tersangka korupsi diberi baju jingga sebagai simbol tahanan. Tetapi selalu saja muncul koruptor baru. Bahkan koruptor tersebut juga berasal dari kalangan legislatif, baik di tingkat pusat maupun daerah. Metode paling mutakhir yang pernah diusulkan adalah menghukum mati koruptor kakap. Ini mencontoh metode yang diterapkan di Cina. Tetapi metode ini masih kontroversial. Sangat tidak masuk akal misalnya di negara yang menganut paham kemanusiaan yang adil dan beradab, justru hukuman mati diperluas eskalasinya. Ini akan mengganggu nilai-nilai kemanusiaan di Indonesia, dan malah mendapat kecaman internasional. Kini negara-negara luar telah ramai-ramai menghapus hukuman mati, di Indonesia justru sebaliknya. Karena itu kita harapkan ‘masuknya’ wakil presiden ke ranah KPK dan memberikan keterangan yang jujur akan bisa memperbaiki metode dalam memberantas korupsi. Kita harus menegaskan tekad untuk memberantas korupsi. ***

D

Bang D

el

Wapres Boediono puji KPK bekerja profesional

Suluh Indonesia, Jumat 30 April 2010

5

Pertaruhan untuk Legitimasi Sosial KPK DIMINTAINYA keterangan Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam hubungan dengan kasus pemberian dana talangan kepada Bank Century, membuat beberapa orang ribut. Yang dipermasalahkan adalah lokasi pemeriksaan. Seperti diketahui, dua pejabat Indonesia tersebut akan didatangi KPK ke tempat kerjanya untuk dimintai keterangan. Dalam pandangan beberapa anggota DPR, cara KPK itu menyalahi ketentuan yang menyamakan seluruh warga negara di hadapan hukum. Tetapi, aturan bahwa mereka yang diperiksa oleh KPK harus mendatangi lembaga tersebut memang lemah dan dimungkinkan bagi lembaga ini untuk mendatangi objek yang diinginkan. Beberapa orang sebelumnya yang pernah diperiksa lembaga ini, misalnya pegawai Bank Century, juga diperiksa di luar kantor KPK. Dalam pendekatan strukturalfungsional, peran dan posisi seseorang memang harus mendapatkan perlakuan yang berbeda dengan rakyat kebanyakan. Hal ini penting untuk menghormati prestasi, usaha dan pencapaian seseorang. Tidak semua orang mampu bekerja keras sehingga mencapai kedudukan tertentu. Hasil kerja keras tersebut (betapapun kualitas objektifnya sangat bervariasi), menempati posisi tersendiri dalam indeks prestasi seseorang, yang dalam jangka panjang mampu memberi inspirasi kepada banyak orang. Pemuatan pemberitaan itu sendiri, secara langsung maupun tidak langsung akan mendorong penelusuran sosial tentang latar belakang dari orang yang bersangkutan. Jabatan Boediono sebagai wakil presiden dan Sri Mulyani sebagai menteri keuangan mempunyai posisi tersendiri dalam struktur masyarakat maupun kelembagaan negara Indonesia. Mencapai peran dan posisi seperti itu tidak mudah. Hanya beberapa gelintir orang yang mampu mencapai kedudukan tersebut. Karena itu, pencapaian itu harus dihormati untuk menghargai prestasi seseorang. Wakil presiden dan departemen adalah simbol struktur negara dan pemerintahan, yang juga mesti dihormati. Penghargaan Sosial Penghormatan terhadap kedudukan dan peran seseorang, penghormatan terhadap simbol-simbol negara dan pemerintahan, sesungguhnya ada di dalam ranah penghargaan sosial. Penghargaan itu dalam konteks ini menyangkut universum simbolis (tentang apa yang dipandang umum patut dilakukan, dilaksanakan dan dihormati). Maka apabila KPK memutuskan untuk me-

Oleh : GPB Suka Arjawa Langkah KPK ini juga mempunyai sisi politik yang signifikan. Bagaimanapun Boediono dan Sri Mulyani adalah ‘anak buah’ Susilo Bambang Yudhoyono. Pada sisi lain, kebijakan makro politik dari Susilo Bambang Yudhoyono adalah pemberantasan korupsi. Pemeriksaan terhadap dua pejabat negara itu, sesungguhnya telah mengusik kredibilitas politik sang presiden. Jika kedua pejabat tersebut terlibat kesalahan dalam memberikan dana talangan kepada Bank Century, maka kredibilitas ini pasti terganggu dan tentu akan terjadi sebaliknya apabila kedua pejabat itu ternyata tidak bersalah

meriksa kedua pejabat itu di luar lembaga KPK, harus dipandang dalam konteks penghargaan terhadap peran, posisi, etik dan tidak menghalangi tujuan dari pemeriksaan semula. Tujuan pokok dari permintaan keterangan kepada Boediono dan Sri Mulyani adalah mengklirkan masalah Bank Century.

Langkah KPK untuk meminta keterangan kepada pejabat negara (Boediono) dan pejabat pemerintah (Sri Mulyani) ini mempunyai nilai sangat penting, baik dari sisi legitimasi sosial maupun politis. Dalam konteks legitimasi sosial (kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut), langkah KPK akan mampu memperkuat

√ Tujuan pokok dari permintaan keterangan kepada Boediono dan Sri Mulyani adalah mengklirkan masalah Bank Century.

√ Langkah KPK untuk meminta keterangan kepada pejabat negara (Boediono) dan pejabat pemerintah (Sri Mulyani) ini mempunyai nilai sangat penting, baik dari sisi legitimasi sosial maupun politis.

√ Langkah KPK akan mampu memperkuat lagi wibawa KPK setelah dua pejabatnya dulu, Bibit S. Riyanto dan dan Chandra M. Hamzah dipermasalahkan oleh pihak kepolisian Indonesia.

lagi wibawa KPK setelah dua pejabatnya dulu, Bibit S. Riyanto dan dan Chandra M. Hamzah dipermasalahkan oleh pihak kepolisian Indonesia. Meski pada waktu itu sebagian masyarakat membela Bibit-Chandra (dan kemudian ‘dibela’ presiden), tetapi urusan mereka dengan polisi telah membuat kredibilitas dari lembaga ini dipertanyakan. Psikologi sosial masyarakat Indonesia terhadap KPK adalah bahwa lembaga ini harus diisi oleh orangorang yang tidak bermasalah. Dengan demikian, langkah KPK untuk meminta keterangan kepada Boediono adalah elemen kunci awal sebelum kemudian menuju elemen kunci kedua, yang paling krusial, yaitu menuntaskan persoalan Bank Century. Masalah ini merupakan acara yang sangat menarik dalam kerangka pembersihan korupsi di Indonesia. Mengorek keterangan seseorang yang mempunyai kedudukan sebagai wakil presiden dan seseorang yang mempunyai reputasi internasional seperti Sri Mulyani untuk menuntaskan kasus seperti Bank Century, merupakan langkah besar yang mempertaruhkan nama lembaga dan personal. Langkah KPK ini juga mempunyai sisi politik yang signifikan. Bagaimanapun Boediono dan Sri Mulyani adalah ‘anak buah’ Susilo Bambang Yudhoyono. Pada sisi lain, kebijakan makro politik dari Susilo Bambang Yudhoyono adalah pemberantasan korupsi. Pemeriksaan terhadap dua pejabat negara itu, sesungguhnya telah mengusik kredibilitas politik sang presiden. Jika kedua pejabat tersebut terlibat kesalahan dalam memberikan dana talangan kepada Bank Century, maka kredibilitas ini pasti terganggu dan tentu akan terjadi sebaliknya apabila kedua pejabat itu ternyata tidak bersalah. Harus juga disadari sikap diam presiden ketika Boediono dan Sri Mulyani dimintai keterangan oleh KPK. Sebab, KPK juga pernah ‘diselamatkan’ presiden. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

Cari selamat ...

SURAT A NDA Tertibkan, Penumpang Atap Gerbong PENUMPANG kereta api yang memadati atap kereta api berangsur marak lagi. Memang frekuensinya tidak seperti dulu, tetapi satu-dua masih terlihat. Padahal sebelumnya, setelah beberapa kasus menimpa, akibat ulah mereka aksi berbahaya ini sebenarnya sempat hilang. Itu pun bukan karena kesadaran tetapi lebih karena tindakan represif dari aparat. Salah satunya disemprot dengan cat berwarna. Setelah berjalan beberapa lama, kembali aksi naik gerbong diulangi. Kelihatannya penumpang ini memang harus diberi tindakan represif yang lebih keras. Jelasjelas tindakan mereka tidak saja membahayakan dirinya

sendiri tetapi juga orang lain. Karena itu, saya berharap aparat bisa lebih aktif lagi dan mencari cara lebih keras agar penumpang kapok untuk naik gerbong yang jelas-jelas melanggar aturan itu. Kalau memang dengan ancaman denda atau semprot cat tidak diindahkan lagi,barangkali mulai dipikirkan untuk memberikan semacam kejutan listrik beraliran rendah di sekitar tepi gerbong. Sehingga, ketika mereka akan coba menaikinya, sudah dihadang sengatan listrik. Tentu saja saya ingatkan bahwa listrik yang dialiri ke pinggiran atap gerbong itu untuk tegangan rendah saja sehingga sifatnya terapi

kejut. Dengan ini diharapkan mereka mengurungkan niatnya naik ke atap gerbong. Bukan saatnya lagi kita menolelir hal-hal yang membahayakan, meski itu untuk dirinya sendiri terlebih untuk orang lain. Semoga

kasus-kasus kecelakaan kereta api, terutama yang berkaitan penumpang di atap gerbong benarbenar bisa dikurangi Firman Aditya Lenteng Agung

Tanah Abang Masih Macet MESKI arus sudah dialihkan, kondisi tanah Abang tetap macet. Khususnya di Jalan Kebon Kacang, ruas jalan yang kecil plus sembarangannya kendaraan yang parkir di pinggir jalan menjadi jalan dua arah itu tak pernah lepas dari kemacetan. Belum lagi areal trotoar yang sudah dipenuhi barang-barang dagangan, menambah semrawutnya kondisi jalan tersebut. Kesemrawutan

juga makin diperparah oleh sopirsopir angkutan kota dan bajaj yang seenaknya ngetem. Pemandangan seperti ini memang sudah menjadi pemandangan keseharian di lokasi ini. Kapan kemacetan dan kesemwarutan ini bisa terurai? Hanya waktu yang bisa menjawabnya. Suharta Kampung Bali, Jakarta

Akrobatik Jalanan Pendukung Persija SETIAP Persija Jakarta berlaga di kandang, jalanan di Ibu kota berubah menjadi semarak. Sejak beberapa jam sebelum pertandingan digelar, para supporter berbaju orange, dengan menggunakan berbagai jenis kendaraan, menyemut menuju stadion. (bisa di Lebak Bulus atau di Senayan) Sebaliknya, ketika pertandingan usai, puluhan ribu jackmania, sebutan supoter Persija, bergegas meningalkan stadion. Arak –arakan para supporter baik sebelum maupun sesudah pertandingn itulah yang membuat jalanan Jakarta menjadi semarak, meriah. Yang sering tampak di jalan-

jalan , para pendukung Persija menumpang bus atau minibus. Menariknya sebagian besar dari mereka tidak duduk di bangku di dalam, tapi pada nongkrong di atap dan sebagian lagi bergelantungan di pintu atau di bagian belakang kendaraan. Mungkin perlu dipikirkan bagaimana para pendukung Persija tetap bisa beraktobtik di jalanan tapi tidak sampai memakan korban. Keselamatan para pengguna jalan dan supporter harus diutamakan. Radinal Vila Pamulang Mas Tangsel

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga Gol Bambang Angkat Persija ke Lima Besar JAKARTA - Berkat dua gol yang dicetak striker Persija, Bambang Pamungkas, klub Macan Kemayoran ini naik ke posisi lima besar klasemen sementara Djarum Indonesia Super League (ISL) 2009/2010. “Kepada Bambang Pamungkas, saya acungi jempol telah melewati masa-masa sulitnya dalam mencetak gol,” kata pelatih Persija, Maman Suryaman usai timnya mengalahkan PSM 2-0 di Stadion Utama GBK, kemarin sore. Dua gol Persija itu merupakan sontekan kaki Bambang Pamungkas di menit ke-29 dan menit 65. Dengan hasil ini, Persija mengoleksi 43 poin sementara PSM bertahan juga dengan 43 poin namun kalah dalam selisih gol. Maman berharap, Bambang dapat terus mencetak gol di laga-laga berikutnnya.

BP sapaan akrab Bambang Pamungkas, terakhir kali mampu menyumbangkan gol saat melumat Bontang FC (27/1), 3-0. Setelah itu, golnya pun mandek di raihan angka sembilan. Maman mengatakan, penampilan timnya secara keseluruhan sebenarnya tidak dalam posisi sebaik partai sebelumnya saat melumat Persiba Balikpapan, 3-0, (25/4). Hal tersebut tergambar jelas, permainan Persija mulai kendor di babak kedua. “Kami sadari permainan kami jauh dari kata sempurna. Mungkin pada pertandingan terdahulu, Persija lebih baik dari ini. Berbagai pilihan pola permainan juga menjadi kunci kemenangan kami. Formasi dua striker bisa berubah menjadi tiga penyerang dengan adanya Emalue Serge,” katanya.

Sementara itu, PSM mengaku kalau timnya tidaklah kalah dari sisi permainan dengan Persija. Berbagai peluang yang dimiliki PSM, nyatanyatanya masih belum membuat sesuatu yang berarti. “Kami sebenarnya tidak kalah dari Persija, tim kami hanya kurang beruntung saja dalam laga ini. Beberapa peluang yang sebenarnya bisa kami manfaatkan, mentah begitu saja. Persija memiliki keberuntungan yang lebih dari kami, selamat untuk Persija mereka bisa meraih kemenangan,” ujar Tony Ho, asisten pelatih PSM. Selain faktor keberuntungan yang jauh dari PSM, adanya beberapa pemain yang terserang diare sebelum laga dimulai, juga menjadi masalah yang sangat menggangu tim berjuluk, Juku Eja, tersebut. (ant)

Suluh Indonesia/ant

BAMBANG CETAK GOL - Bola hasil tendangan penyerang Persija Jakarta Bambang Pamungkas melesak ke dalam gawang PSM Makasar saat pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, kemarin.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 30 April 2010

7

Kekalahan Termanis Mourinho

Jose Mourinho

BARCELONA - Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho selalu kecewa dengan kekalahan, tetapi tidak untuk laga kedua babak semifinal Liga Champions dengan Barcelona, Kamis kemarin. Ia menyebut hasil 0-1 di Nou Camp sebagai kekalahan terindah dalam hidupnya karena Inter tetap lolos ke babak final. Tim juara Seri A Liga Italia itu selamat dari gempuran Barca meski bermain dengan sepuluh orang selama lebih dari satu jam. Mereka hanya kebobolan gol dari Gerard Pique untuk mencapai babak final dengan keunggulan agregat 3-2. “Hari ini benar-benar menegangkan. Melawan tim sekelas Barcelona dengan 10 orang adalah hal yang bersejarah, seperti do-

ngeng,” seru Mourinho. “Ini kekalahan termanis dalam hidup saya, namun para pemain tidak layak kalah. Kami sempurna dalam taktik dan pertahanan. Kami menunjukkan disiplin tinggi. Kami bekerja sangat keras untuk tidak memberikan mereka ruang,” lanjutnya. Mourinho sungguh emosional kemarin. Sejak menit pertama ia tidak bisa diam di pinggir lapangan. The Special One bereaksi atas setiap keputusan wasit, termasuk menertawakan kartu merah yang diterima Thiago Motta. Ia bahkan sempat keluar dari area teknis pelatih untuk memberikan instruksi pada Cristian Chivu yang membuat babak kedua dihentikan sesaat. Begitu peluit akhir dibunyi-

kan, Mourinho berlari ke arah pemainnya di tengah lapangan. Ia menghadap ke tribun dimana suporter Inter berkumpul dengan mengangkat tangannya. Pria asal Portugal ini sempat bersitegang dengan kiper Barca, Victor Valdes sebelum dipisahkan oleh petugas keamanan. “Saya kira tim yang sudah memenangkan semuanya tidak mengetahui bagaimana rasanya kalah. Mereka pecundang dan saya juga. Valdes berpikir saya memprovokasi fans tuan rumah. Padahal saya ingin merayakan dengan fans saya. Itu hak saya,” koar Mourinho. Meskipun tidak begitu menyukai Barca, Mourinho tak menolak melatih klub ini suatu saat nanti. Apalagi ia pernah bekerja di Nou Camp sebagai asisten pelatih Bobby Robson dan Louis van Gaal yang menangani Munich saat ini. “Seorang pelatih akan bodoh bila mengatakan tidak pada Barcelona. Namun sulit mengubah benci menjadi suka,” katanya merujuk perlakuan buruk yang diterimanya dari suporter tuan rumah. Untuk partai final bulan depan, Mourinho sangat menghormati Bayern Munich, khususnya Van Gaal. “Bayern adalah tim besar dengan pelatih hebat. Mereka contoh bagi banyak klub. Mereka bertahan bersama Van Gaal ketika mereka menjalani awal buruk dan sekarang mereka di final,” puji mantan arsitek Chelsea ini. (kmb)

Matinya Sepakbola Indah BARCELONA - Keberhasilan Inter Milan menyingkirkan juara bertahan Barcelona di babak semifinal Liga Champions tak hanya menuai pujian, tapi juga kecaman. Kemenangan pasukan Jose Mourinho ini dianggap menghancurkan roh dari permainan sepakbola indah. Kritik pedas datang dari gelandang Barcelona, Yaya Toure. “Inter diam di belakang dan bertahan. Hasil ini menyedihkan bagi fans dan tim,” ujar Toure. “Kami tidak dapat melakukan apapun dengan cara bermain lawan yang seperti itu, apalagi wasit tidak membantu kami. Kami tahu apa yang ingin kami lakukan, tapi keberuntungan tidak bersama kami,” keluhnya. Kritik Toure tak berlebihan. Nerazzurri memang bermain bertahan di sepanjang pertan-

dingan. Seorang Lionel Messi pun tak sanggup membongkar ketatnya pertahanan Inter yang dikawal Walter Samuel, Lucio, Maicon, dan Javier Zanetti. Pelatih Pep Guardiola juga dibuat frustasi meskipun ia sudah menurunkan formasi menyerang. “Ketika tim bertahan seperti Inter, kita harus membuka lapangan dan mencoba memanfaatkan keuntungan di tengah, namun kami tidak mampu bekerjasama dengan baik dan duel satu lawan satu selalu menimbulkan pelanggaran,” ungkapnya. “Ketika sembilan pemain bertahan, itu sulit untuk diatasi. Diego Milito dan Samuel Eto’o juga hampir bermain seperti bek. Tapi siapa pun yang menang selalu memiliki alasan dan kita harus memberikan kesempatan itu pada mereka,”

tandas Guardiola. Mourinho memiliki jawaban khusus atas taktiknya itu. Pelatih Portugal itu terpaksa merubah strategi bermainnya sejak menit pertama karena penyerang Goran Pandev yang biasa dimainkan bersama Milito dan Eto’o cedera selama pemanasan. Sebagai gantinya Mourinho menurunkan Cristian Chivu sehingga formasinya lebih defensif. Perubahan lebih mencolok terlihat setelah gelandang Thiago Motta dikeluarkan menit ke-28. “Selalu sulit bermain dengan sepuluh orang, apalagi melawan Barcelona. Itu hampir mustahil. Saya tidak menghendaki penguasaan bola. Di laga pertama kami bermain lebih dekat ke area mereka dan disini kami hanya ingin bertahan,” kilahnya. (akmb)

Bordeaux Terancam Gagal ke Liga Champions PARIS - Keinginan Girondins Bordeaux bermain di Liga Champions musim depan mendapatkan hambatan serius, Kamis kemarin. Mereka kalah 0-2 dari tim papan tengah klasemen Liga 1 Prancis, Valenciennes. Kekalahan kelima Bordeaux dalam enam pertandingan di liga ini, membuat mereka terlempar ke urutan keenam dengan 57 poin. Bordeaux terpaut empat poin di belakang peringkat ketiga Lille yang menempati posisi playoff Liga Champions. Kompetisi musim ini tinggal menyisakan empat pertandingan. “Saya tidak tahu bagaimana menjelaskan ini. Tahun lalu segala hal baik-baik saja buat kami dan semuanya seketika tidak berfungsi lagi,” ujar striker David Bellion kepada TV Prancis, Foot+. “Barangkali

kekalahan di final Piala Liga dan tersingkir dari Liga Champions turut berperan,” imbuh Bellion. Bordeaux masih memimpin klasemen tujuh pekan lalu sebelum kalah di final Piala Liga dari Olympique Marseille dan tersingkir di perempatfinal Liga Champions oleh Olympique Lyon. Tim juara bertahan yang ditangani pelatih Laurent Blanc itu tanpa pengatur serangan Yoann Gourcuff sehingga kurang inspirasi di lini tengah. Pertahanan mereka juga rapuh. Bek kiri Benoit Tremoulinas dengan mudah dikalahkan dalam duel udara oleh Gregory Pujol yang menyundul umpan Ulrich Rame setelah 12 menit. Performa Bordeaux jauh dari ketika mereka mengalahkan Bayern Munich dua kali di pe-

nyisihan grup Liga Champions awal musim ini. Mereka gagal mengancam pertahanan Valenciennes yang dikawal dengan sempurna oleh Dianbobo Balde. Bek kanan Fahid Ben Khalfallah menjadi kreator serangan balik yang dilancarkan Foued Kadir di menit ke-72. Kadir menyelesaikannya dengan mengeksekusi bola dari jarak dekat untuk menciptakan gol kedua bagi tuan rumah. Blanc yang disebut-sebuat sebagai kandidat pengganti pelatih Prancis, Raymond Domenech usai Piala Dunia 2010, nampak terkejut di bench, sama seperti presiden klub JeanLouis Triaud yang berada di tribun. Bordeaux akan memainkan laga berikutnya di kandang dengan menjamu Toulouse Minggu lusa. (kmb)

Jakarta BNI Siap Pertahankan Momentum JAKARTA - Tim bola voli putra-putri BNI siap mempertahankan momentum kemenangan mereka pada seri I babak final four (empat besar Sampoerna Hijau Voli (SHV) Proliga 2010 yang dimulai hari ini sampai Minggu lusa di Hall Basket Senayan Jakarta. Pada putaran kedua di Bandung, pekan lalu, kejutan diberikan tim putra dan putri Jakarta BNI 46 yang menyapu bersih gelar juara seri reguler. Padahal di Proliga 2009 lalu, Loudry Maspaitella dkk menempati peringkat terbawah. Hasil serupa juga dilakukan tim putri yang terus menebar ancamannya

dengan memenangkan seluruh pertandingannya di putaran dua. Manajer tim Jakarta BNI 46 Dasuki Amsir mengakui persiapan timnya sudah maksimal dan kini mereka siap tempur umtuk menjuarai SHV Proliga tahun ini. ‘’Persiapan kami adalah meningkatkan kualitas permainan individu dan kerja sama tim. Kami juga memberi motivasi ekstra untuk meningkatkan mental pemain. Semua kami lakukan demi melewati tahap Final Four dengan gelar juara,” papar Dasuki Namun Dasuki mengakui tim-tim lain juga tidak bisa di-

anggap remeh. Selain putra dan putri Jakarta BNI 46, peserta Final Four lain adalah Palembang Bank Sumsel Babel, Surabaya Samator dan Jakarta Sananta di bagian putra. Untuk putri ada Gresik Petrokimia, Jakarta Electric PLN serta Jakarta TNI AU. Hari ini, tim putra dan putri Jakarta BNI turun bertanding menghadapi Jakarta Sananta dan Jakarta TNI-A. Besok, putra melawan Surabaya Samator, tim putri jumpa Jakarta Electrik PLN. Kemudian di hari terakhir, Minggu lusa, putra dijajal Palembang Bank Sumsel dan tim putrinya menghadapi Gresik Petrokimia. (oli)

Suluh Indonesia/ap

KE FINAL - Para pemain Inter Milan merayakan keberhasilan mereka merebut tiket final Liga Champion di samping pemain Barcelona, Pedro Rodriques, seusai laga leg kedua Semifinal yang berlangsung di Camp Nou, Spanyol dinihari kemarin.

Inter Jumpa Munich di Bernabeu BARCELONA - Final kejutan tercipta di Liga Champions musim ini. Inter Milan yang di awal musim kurang difavoritkan akan bertemu tim kejutan lainnya, Bayern Munich pada partai puncak di Santiago Bernabeu, Madrid, 22 Mei mendatang. Inter lolos ke final dengan menyingkirkan juara bertahan Barcelona, Kamis kemarin. Inter kalah 0-1 pada laga kedua babak semifinal di Nou Camp kemarin dari gol tunggal Gerard Pique di menit ke-84. Tapi mereka unggul agregat 3-2 setelah menang 3-1 pada pertemuan pertama di San Siro. Sepakbola indah khas Barca tak berdaya menghadapi gaya bertahan Inter yang begitu solid meskipun bermain dengan 10 orang sejak pertengahan babak pertama. Hal ini sungguh ironis mengingat statisik akhir pertandingan menunjukkan penguasaan bola Barca mencapai 76 persen berbanding 24 persen. Inter akan bermain pada final Liga Champions pertama-

nya sejak 1972. Mereka mengincar gelar ketiganya setelah juara pada 1964 dan 1965. “Sudah 38 tahun sejak Inter bermain di final. Ini bukan tim muda yang bisa menunggu 15 tahun untuk lolos ke final. Mereka tidak akan mendapatkan sepuluh kesempatan lainnya,” ujar pelatih Jose Mourinho. Inter berhasil mengatasi serangan bergelombang dari Barcelona dan juga tekanan bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-28. Gelandang Thiago Motta diusir secara kontroversial oleh wasit Franck de Bleeckere karena menampar Sergio Busquets. Praktis Inter hanya bermain defensif. Untungnya hingga akhir pertandingan Lionel Messi, Xavi dan Bojan Krkic tak dapat menyumbangkan gol kedua yang diperlukan Barca untuk mengubah agregat menjadi 3-3. Bila mampu Barca akan lolos dengan aturan gol tandang. Bojan memang sempat menjebol ga-

wang Julio Cesar di menit ke-3 tambahan waktu, namun dianulir karena lebih dulu terjadi pelanggaran. Gelandang Inter, Wesley Sneijder memberikan penghargaan pada strategi Mourinho. “Pelatih bertarik di ruang ganti, sangat emosional. Kami bertahan dengan sepuluh orang untuk waktu lama. Kami solid, bertarung untuk setiap meter lapangan dan mengerahkan seluruh kemampuan. Mourinho selalu menerapkan taktik yang tepat untuk menghancurkan lawan,” ungkapnya. Kapten Javier Zanetti menambahkan, Inter menunjukkan karakter hebat dalammengatasi atmosfer yang penuh intimidasi di Nou Camp. “Hasil ini ditentukan oleh spirit yang kami miliki. Kami bekerja keras untuk mengatasi sambutan buruk yang kami terima dan kami bisa. Sekarang kami di final dan kami akan berkonsentrasi,” urai pemain Argentina ini.

Sebelum bertemu Munich di Bernabeu, Inter harus kembali fokus ke Seri A Liga Italia dengan menghadapi Lazio Minggu lusa. Nerazzurri memimpin dengan keunggulan dua poin di puncak klasemen. Rabu pekan depan mereka harus bentrok dengan AS Roma di final Piala Italia. Inter berpeluang mengakhiri musim dengan tiga gelar. Adapun Barcelona kini hanya tinggal berharap di La Liga Spanyol. Azulgrana hanya unggul satu poin atas peringkat kedua Real Madrid. Presiden Joan Laporta menyerukan agar penggemar tetap memberikan dukungan penuh untuk melewati masa tersulit ini. “Sekarang kami harus memulihkan moral kami untuk La Liga. Kami harus mendukung tim ini lebih dari sebelumnya. Saya sudah menduga Inter akan bermain defensif. Mereka sangat menyulitkan kami,” terang Guardiola. (kmb)

Nuggets Masih Berpeluang DENVER - Denver Nuggets menjaga peluang di babak playoff Wilayah Barat NBA dengan mengalahkan Utah Jazz 116-102 pada pertandingan kelima, Kamis kemarin. Mereka untuk sementara terhindar dari tersingkir dini di putaran pertama. Carmelo Anthony mendonasikan 26 poin dan 11 rebound, JR Smith membuat empat tembakan tiga angka krusial dan Chauncey Billups menghasilkan 21 poin untuk Nuggets. Mereka berhasil mengatasi cedera lutut kiri yang dialami pemain tengah Nene di paruh pertama. “Kami melakukannya sebagai tim,” cetus Anthony. “Kami bisa mengumpan bola malam ini. Kami mampu bermain, kami membantu satu

sama lain jadi lebih baik malam ini dan kami menang.” Nuggets mencoba menjadi tim pertama dalam empat tahun yang membalikkan defisit 1-3 di playoff. Meskipun Nuggets kini menipiskan skor dalam sistem best-of-seven ini menjadi 2-3, Jazz masih memiliki kesempatan untuk menyelesaikan persaingan pada laga keenam di kandang, Jumat dini hari. Pemain-pemain Nuggets berhasil mengatasi ketegangan yang muncul diantara mereka setelah kalah pada dua laga pertama di Salt Lake City. Smith ketika itu dianggap terlalu egois, sementara Anthony mengakui tidak bisa memenangkan seri ini hanya dengan dirinya sendiri. “Di saat seperti ini kita be-

lajar banyak mengenai tim. Kami tertinggal 1-3 dan menghadapi tim yang sangat bagus. Beberapa orang akan menggantung kepala mereka dengan mengatakan mereka menghabisi kami,” ujar Billups. “Kami tidak memiliki satu orang yang melakukan hal itu. Setiap orang sangat fokus hari ini, memasuki pertandingan dengan sangat fokus dalam mencoba memperpanjang seri,” jelasnya. Nene menjadi satu-satunya starter yang tidak mencetak poin dua digit, padahal pemain-pemain cadangan Nuggets mengkontribusikan 37 poin. “Itu mimpi setiap pelatih. Setiap pelatih menginginkan skor berimbang,” kata pelatih Adrian Dantley. Kerja keras tim membantu

Nuggets meredam penampilan bintang Jazz, Deron Williams. Setelah Williams rata-rata menciptakan 27,6 poin dan 12 rebound dalam empat pertandingan pertama, Nuggets memasang Billups untuk mengawalnya bukan Aaron Afflalo. Williams mengatakan perubahan pemain yang menjaganya tidak menjadi masalah buatnya dan ia membuktikan dengan menghasilkan 34 poin plus 10 assist. 25 poin lainnya didapat dari Carlos Boozer yang melengkapi penampilannya dengan 16 rebound. Namun Kyrylo Fesenko yang bermain solid sebagai pelapis absennya Andrei Kirilinko dan Mehmet Okur, hanya finis dengan tiga poin dan enam rebound. (kmb)

Menpora Dukung Sepakbola Usia Dini JAKARTA - Menpora Andi Alfian Malarangeng menyambut baik sekaligus mendukung kompetisi sepakbola usia dini seperti yang dilakukan oleh Aqua Danone Nations Cup (AQUA-DNC) Indonesia 2010. Menurut Andi, kompetisi sepakbola usia anak-anak ini adalah pilar atau pondasi dasar untuk mendapatkan calon pemain berbakat, potensial dengan kemampuan tinggi. ‘’Saya kira jika semua cabang olahraga melakukan pembinaan usia dini, prestasi olahraga kita tak akan seburuk sekarang ini,” kata Andi seusai membuka secara resmi kompetisi sepakbola anak usia 10-12 tahun di Mega Kuningan, kemarin. AQUA-DNC adalah ko-

mpetisi sepakbola anak usia 1012 tahun terbesar di dunia. Bahkan, event tahunan yang sudah dilaksanakan sejak 2000 lalu ini dinobatkan sebagai Piala Dunia sepakbola anak-anak. Tercatat tiga juta anak dari 40 negara akan berpartisipasi dalam DNC tahun ini. Kompetisi AQUA-DNC Indonesia 2010 digelar di 12 kota yakni Banda Aceh, Medan, Padang, Jakarta, Banten, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, Banjarmasin, dan Papua. Juara tingkat nasional akan melaju ke putaran Final Dunia DNC, yang akan dilangsungkan di Afrika Selatan (Afsel), mulai 29 September-3 Oktober 2010 mendatang. “Merupakan

bagian dari tanggung jawab sosial Danone Aqua untuk membangun masyarakat Indonesia yang sehat, bukan saja melalui produk-produk kami tapi juga melalui kegiatan sosial, dan AQUA-DNC merupakan salah satu perwujudan komitmen kami terhadap bangsa dan Negara Indonesia,” ujar Bernard Ducros, Presiden Direktur PT Tirta Investama (Danone Aqua), mewakili pimpinan Danone di Indonesia. Bernard menambahkan, program yang dimulai Groupe Danone sepuluh tahun lalu ini bertujuan mempromosikan gaya hidup sehat melalui olahraga sekaligus menanamkan nilai-nilai universal sejak dini, seperti semangat keterbukaan,

kegembiraan, keikutsertaan, sportivitas dan persahabatan generasi muda. “Saya selalu bahagia jika setiap cabang olahraga memberi perhatian pada para junior. Tidak ada timnas manapun yang pemain bagusnya tiba-tiba turun dari langit. Bakat alam pun harus diasah. Maka, saya memberikan apresiasi atas apa yang dilakukan Danone, tidak hanya di Indonesia bahkan hingga tingkat dunia,” tutur Menpora lagi. Di Indonesia, pendaftaran sudah dibuka sejak pertengahan bulan ini dan berakhir pada pertengahan Mei mendatang. Babak kualifikasi dan final di setiap kota akan dimulai 22 Mei hingga 20 Juni mendatang. (oli)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 30 April 2010

Buruh Kesurupan Massal SUKABUMI - Ratusan buruh pabrik PT. Young Jin yang memproduksi pakaian jadi di Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalami kesurupan massal. Informasi yang dihimpun ANTARA, Kamis, menyebutkan, peristiwa kesurupan massal yang menimpa ratusan buruh tersebut sudah terjadi sejak Rabu (28/4) lalu dan kejadian sama terulang pada Kamis (29/ 4). “Semula hanya satu orang yang mengalami kesurupan,

tetapi kian lama kesurupan menjalar ke ratusan buruh lain yang sedang bekerja. Peristiwa tersebut berlangsung sampai satu jam lebih,” kata salah seorang buruh, Emi Mulyani (35). Menurut dia, kejadian seperti itu bukan pertama kali terjadi karena sebelumnya kesurupan juga pernah terjadi, tetapi tidak sebanyak ini. Untuk mengantisipasi bertambahnya buruh yang kesurupan, pihak manajemen PT Young Jin terpaksa menghentikan aktiv-

itas bekerja para buruh dan memulangkan buruh yang sedang bekerja. “Hingga kini jumlah buruh yang kesurupan mencapai ratusan orang dan mendapatkan bantuan seadanya dari pihak keamanan. Buruh lainnya juga membantu membacakan doa,” kata Emi. Kapolsek Cicurug, AKP Musimin, mengatakan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka pihaknya meminta kepada manajemen pabrik untuk menghentikan sementara kegiatan produksi. (ant)

8

Polisi Tahan Dua Warga TIMIKA - Aparat kepolisian di Timika, Papua, Kamis petang menahan dua warga kelompok atas (Jalan Mambruk II) Kwamki Lama atas nama ET Murib (25) dan Yamison Alom (30) karena berusaha menyerang warga kelompok bawah (Tuni Kama) dengan senjata tajam berupa panah. Murib dan Alom selanjutnya digelandang ke Polsek Mimika Baru untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Pada Kamis petang dua kelompok warga yang bertikai di Kwamki Lama kembali bersitegang di sekitar Kios Panjang Kwamki Lama. Bahkan sejumlah warga kelompok atas sempat

berusaha menyerang warga kelompok bawah melalui hutan di sekitar permukiman warga. Namun, usaha mereka segera dihalau aparat kepolisian gabungan dari Polres Mimika dan Brimob Detazemen B Polda Papua yang terus bersiaga di Kios Panjang Kwamki Lama dengan memberi tembakan peringatan ke udara. Mendengar bunyi tembakan peringatan yang dilepaskan polisi, warga ke dua kubu langsung membubarkan diri. Pertemuan Gagal Sementara itu pertemuan wakil dari dua kubu yang bertikai di Kwamki Lama yang difasilitasi

Polres Mimika, Kamis siang, gagal menghasilkan kata sepakat. Pertemuan yang dipimpin Waka Polres Mimika, Kompol Erick Kadir Sully itu dihadiri Lurah Harapan Kwamki Lama, Yansen Magai, Kapolsek Mimika Baru AKP Lang Gia, dan Kabag Bina Mitra Kompol Naomi Giyay. Hadir juga dalam pertemuan itu perwakilan kelompok atas yaitu Kariminus Kinal, Elemina Kinal dan Thomas Magai. Sedangkan perwakilan dari kelompok bawah yaitu Isak Murib, Yonas Murib, Jhon Murib, Beni Murib, dan Yan Jolemal. Kariminus Kinal meminta waktu pada kepolisian untuk melakukan “per-

ang” dengan kelompok bawah. Sedangkan Isak Murib mengatakan kelompoknya menghendaki kasus pertikaian antarwarga Kwamki Lama segera diselesaikan dan tidak berkepanjangan. Waka Polres Mimika, Erick Sully mengimbau kedua belah pihak yang bertikai agar segera berdamai. Ia menegaskan, polisi tidak akan mengizinkan warga untuk bentrok lagi karena hanya akan mengakibatkan bertambahnya korban jiwa dan harta benda. Pertemuan dua kelompok yang bertikai di Kwamki Lama ditunda hingga Sabtu (31/4) dengan menghadirkan lebih banyak perwakilan dari kedua belah pihak. (ant)

Akibat Terhimpit Ekonomi

Warga Dumai Gantung Diri DUMAI - Andi Saputra Kaban (26), seorang pria warga jalan Salam, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Riau, nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena terhimpit beban ekonomi. Kepala Polisi Resort Kota (Kapolresta) Dumai AKBP Hersadwi Rusdiono, melalui Kapolsek Dumai Barat AKP Jusli, mengatakan, korban pertama kali ditemukan tergantung

di ruangan tamu rumahnya oleh tetangga korban, Adi (30) dan sang istri Juliana (30) pada pukul 17.00 WIB. Jusli menjelaskan, sebelum penemuan itu, tetangga korban Adi mencurigai rumah korban yang sudah tertutup semenjak sora Selasa (26/4). “Hingga ke esokan harinya rumah korban tidak juga dibuka dan saksi memanggil korban tidak ada jawaban saksi menelpon istri korban Juliana (30) yang sedang berjualan di

pasar senggol,” terang Jusli. Sesampainya istri korban dirumah, terang Jusli, tetangga korban beserta istri membuka rumah yang terkunci tersebut dengan terlebih dahulu mencongkel jendela rumah korban yang berada di Jalan Salam, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Barat. “Melihat peristiwa itu tetangga korban melaporkan hal tersebut ke Polsek Dumai Barat. Personil yang menerima laporan terse-

but lantas meluncur ke TKP untuk melakukan olah TKP,” terang Jusli. Setelah itu, tutur Jusli, korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai (RSUD) Dumai untuk dilakukan visum guna penyelidikan lebih lanjut. “Dugaan sementara korban melakukan bunuh diri namun kita pihak kepolisian tetap akan melakukan penyidikan lebih lanjut guna mencari kemungkinan lainnya,” tegas Jusli. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook