Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 60 tahun IV Selasa, 30 Maret 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Target Cukai Naik
Tiga Calon Bersaing Ketat
Industri Domestik Sulit
PEMERINTAH menaikkan target penerimaan cukai selama 2010 sebesar Rp 1 triliun menyusul kenaikan tarif cukai minuman mengandung ethyl alkohol atau minuman keras (miras) yang mencapai sekitar 200 ...hal. 1
PEJABAT Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI), Darmin Nasution melihat bahwa ketiga calon Deputi Gubernur BI memiliki integritas, kapasitas, dan kualitas yang sama. “Kalau tutup mata dan ...hal. 2
KETUA Umum Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Dave Laksono mengatakan, penguasaan asing di sektor-sektor strategis membuat daya saing industri Indonesia sulit berkembang, bahkan ...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Direktur PLN Divonis 6 Tahun
Terkait Miranda F-PG Terima Rp 7,3 M JAKARTA - Mantan anggota DPR Paskah Suzetta menerima sejumlah lembaran cek senilai Rp 600 juta yang diduga suap terkait pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2004 dari mantan anggota DPR Hamka Yandhu. ‘’Saya serahkan langsung kepada Pak Paskah di sekitar hotel Mulia,” kata Hamka Yandhu ketika bersaksi di Pengadilan Tipikor dengan terdakwa politisi PDI Perjuangan, Dudhie Makmun Murod di Jakarta, kemarin. Saat itu, Hamka adalah anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Golkar. Hamka mengaku menyusul ke hotel tersebut setelah sejumlah anggota DPR mengatakan, Ketua Poksi Partai Golkar di Komisi IX itu berada di hotel tersebut. ‘’Cek itu diserahkan di mobil,” kata Hamka. Menurut Hamka, Paskah yang juga mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas itu tidak menghitung cek yang dia terima. ‘’Amplop tidak dibuka,” katanya. Tim penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Ko-
rupsi (KPK) menguraikan, Fraksi Golkar mendapat alokasi cek senilai Rp 7,3 miliar dari pengusaha wanita bernama Nunun Nurbaeti yang disampaikan melalui anak buahnya, Ahmad Hakim Safari MJ alias Arie Malangjudo. Cek itu diambil langsung oleh Hanka Yandhu di ruang kerja Arie di sebuah kantor di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Serah terima cek itu dilakukan setelah pemilihan Deputi Gubernur Senior BI pada 8 Juni 2004 yang dimenangkan oleh Miranda S Goeltom. Kemudian cek dibagi-bagikan yaitu yaitu TM. Nurlif (Rp 550 juta), Baharuddin Aritonang (Rp 350 juta), Antoni Zeidra Abidin (Rp 600 juta), Akhmad Hafiz Zawawi (Rp 600 juta), Bobby Suhardiman (Rp 500 juta), Reza Kanarullah (Rp 500 juta). Paskah Suzetta (Rp 600 juta), Hengky Baramuli (Rp 500 juta), Asep Rokhimat Sudjana (Rp 150 juta), Azhar Mukhlis (Rp 500 juta), dan Martin Bria Seran (Rp 250 juta). Sementara itu, Hamka Yandhu menerima Rp 2,25 miliar. (nas)
Suluh Indonesia/ap
TERORIS - Petugas dari Kementerian Darurat Rusia dan petugas pemadam kebakaran membawa korban ledakan di Stasiun Metro Lubyanka, Moskow, kemarin. Dua ledakan aksi teroris menyerang System kereta bawah tanah Moskow, Rusia.
JAKARTA - Direktur PLN Luar Jawa-Bali nonaktif Hariadi Sadono divonis enam tahun penjara. Terdakwa diniyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi saat menjabat General Manager PLN Distribusi Jawa Timur dan Bali . Vonis in dijatuhkan majelis hakim yang diketuai Tjokorda Rai Suamba di Pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin. Selain hukuman penjara, majelis hakim juga memerintahkan Hariadi membayar denda sebesar Rp 300 juta subsider tiga bulan kururungan. Ia juga diharuskan mengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp 2,32 miliar. Jika tidak dipenuhinya, harta terdakwa akan disita dan dilelang untuk membayar kewajibannya itu. Kalau tidak mencukupinya, harus diganti dengan pidana badan selama dua tahun. Atas putusan tersebut, terdakwa Hariadi menyatakan pikir-pikir. Ia menyatakan keberatan atas putusan ini. Sikap serupa juga disampaikan JPU Rudi Margono. Vonis tersebut dianggapnya lebih ringan dari tuntutan sebelumnya. Terdakwa sempat dituntut 10 tahun penjara serta denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan dan mengganti kerugia negara Rp 6,5 miliar. Dalam pertimbangan putusannya, majelis hakim menyebutkan, terdakwa Hariadi Sadono terbukti melakukan korupsi dalam proyek Customers Management System (CMS) dengan basis teknologi. (nas)
Moskow Diserang Teroris MOSKOW - Dua ledakan yang melanda sistem transportasi bawah tanah di Moskow kemarin menewaskan sedikitnya 40 orang saat fasilitas itu dipenuhi para penumpang. Juru bicara Kementerian Darurat Irina Andrianova mengatakan, 15 penumpang dan 11 orang yang menunggu di stasiun Lubyanka di Moskow Pusat tewas dalam ledakan pertama. ‘’Stasiun itu berada di bawah kantor-kantor utama Dinas Keamanan Federal,’’ kata sumber-sumber dari dinas itu yang dulu bernama KGB. Ledakan kedua terjadi di stasiun Park Kultury sekitar 45 menit kemudian. Menurut juru bicara Kepolisian Daerah Moskow, Viktor Biryukov, sedi-
kitnya 14 orang tewas dalam ledakan tersebut. Pihak berwenang Rusia mengatakan mereka menduga kelompok teroris bertanggung jawab dan mereka segera mengusut aksi tu. Tidak ada kelompok mengaku bertanggung jawab atas ledakan-ledakan itu tetapi diduga perbuatan itu dilakukan kelompok-kelompok dari Kaukasus Utara Rusia, tempat Moskow memerangi satu aksi perlawanan kelompok garis Islam yang meningkat. Ledakan pertama menghantam gerbong kedua dari dari satu rangkaian kereta yang berada di stasiun metro Lubyanka, dekat markas besar badan keamanan domestik utama Rusia (FSB) pukul 07.56 waktu
setempat (10.56 WIB) menewaskan 22 orang . Satu ledakan lain terjadi di gerbong kedua dari satu rangkaian kereta yang menunggu di stasiun metro Park Kultury pukul 08.37 waktu setempat (11.37 WIB). ‘’Ledakan itu menghantam gerbong kedua dari sebuah kereta api metro yang berhenti di Lubyanka pukul 07.56 waktu setempat (03:56 WIB),” kata Irina Andrianova. Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen mengutuk serangan bunuh diri itu serta berikrar akan bersama Rusia menghadapi terorisme. ‘’Atas nama NATO, saya mengecam keras serangan terorisme itu,’’ tegas Ramussen. (ant)
Kongres di Bali
PDIP Tak Undang SBY JAKARTA - PDIPdipastikan tidak mengundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kongres di Bali, 6-9 April mendatang. Ketua Organizing Committee Tjahjo Kumolo beralasan partainya tidak ingin mengesankan ada intervensi dari pemerintah terhadap proses demokrasi yang ada di internal partainya. Diakui Tjahjo, SBY merupakan tokoh nasional, juga pernah menjadi menteri di Kabinet Gotong Royong yang pernah dipimpin Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, namun saat ini SBY juga Presiden yang menjadi kepala pemerintahan dan kepala negara. ‘’Kami ingin mandiri, tidak mengundang pemerintah untuk membuka dan menutup kongres mendatang,” katanya di Jakarta, kemarin. Tjahjo menepis anggapan bahwa tidak diudangnya SBY pada kongres mendatang karena sikap Megawati yang masih tidak ingin bertemu SBY. ‘’Bukan, bukan karena itu. PAN kemarin saja tidak mengundang SBY, Golkar juga.
Jadi ini bukan hal yang istimewa,” katanya. Pada Kongres PDIP kali ini, Tjahjo mengatakan sejumlah tokoh nasional di tingkat pusat akan diundang antara lain pimpinan MPR, pimpinan DPR dan pimpinan DPD, Gubernur DKI, mantan-mantan wapres misalkan Hamzah Haz dan Jusuf Kalla. Selain itu juga diundang Sultan Hamengku Buwono X, tokoh agama seperti Ketua Umum PBNU yang baru Said Aqil Siraj, mantan petinggi TNI baik Panglima TNI dan mantan Kepala Staf dan sejumlah Duta Besar. Tjahjo yang juga Ketua Bidang Politik dan Pemenangan Pemilu DPP PDIP memastikan, menteri-menteri yang sekarang menjabat di pemerintah pusat tidak diundang, kecuali Menhan Purnomo Yusgiantoro yang pernah menjadi menteri di Kabinet Gotong Royong. Yang diundang hanya mantan menteri kabinet di pemerintahan Megawati. Untuk pejabat pemerintahan, Tjahjo mengatakan pemerintah cukup diwakili oleh Pemda Bali. (har)
Sindikat Pajak Segera Terbongkar JAKARTA - Satgas Pemberantasan Mafia Hukum menyatakan, pihaknya segera membongkar sindikat pajak terkait kasus pegawai Ditjen Pajak, Gayus HP Tambunan. ‘’Sindikasi ini yang dalam waktu dekat, Insya Allah akan terbongkar,” kata Sekretaris Satgas Denny Indrayana di Jakarta, kemarin. Denny mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Polri dan Kejagung dan tujuannya tidak lain untuk menjelaskan kemungkinan adanya satu sindikasi praktik mafia hukum yang melibatkan kepolisian, kejaksaan, kehakiman, sipil dan pajak. ‘’Doakan dalam waktu yang tidak telalu lama akan ada sesuatu yang lebih jelas lebih terang bagaimana sindikasi ini bergerak dan akan kita bongkar semuanya,” katanya. Ia menyatakan, satgas sudah memiliki bukti-bukti adanya permainan mafia pajak, seperti dari keterangan PPATK, dan keterangan Gayus melalui satgas, bukti-bukti dari polisi, keterangan Andi Kosasih, dan pengembangan pendalaman oleh tim. ‘’Keterangan Gayus ke satgas sudah di BAP,” katanya. Menjawab mengenai apakah satgas sudah mengantongi nama yang terlibat dalam kasus Gayus, Denny
menyatakan pada saatnya info tersebut akan disampaikan ke publik. ‘’Pada saatnya info-info ini akan sampai ke publik,” katanya. Istri Gayus Diburu
Sementara itu, Bareskrim Mabes Polri tengah memburu istri Gayus Tambunan, Milana Anggraeni, terkait dengan dugaan menerima sejumlah dana dari suaminya. ‘’Akan kita cari (Milana) dan akan dijadikan tersangka kalau ikut menerima (uang),” kata Wakil Kepala Bareskrim Polri, Inspektur Jenderal Dikdik Mulyana. Hingga saat ini, kata Dikdikk, penyidik Mabes Polri masih mencari beberapa bukti yang dapat menunjukkan Milana menerima sejumlah uang dari suaminya, dari rekening mencurigakan sebesar Rp 24,6 miliar. Sebelumnya, Penasihat Ahli Kepala Polri, Kastorius Sinaga menyebutkan, pihaknya menerima informasi dari penyidik adanya transfer dana mencurigakan ke rekening Milana. Milana diduga menerima transferan dana sebesar Rp 3,6 miliar dari Gayus dengan rincian transfer pertama senilai Rp 900 juta dan transfer kedua mencapai Rp 2,6 miliar. ‘’Kita telusuri rekening Milana,’’ katanya. (son)
Menyadarkan Para Perokok KESADARAN warga Jakarta tentang larangan merokok di daerah-daerah tertentu masih sangat kurang, karena masih ditemukan kadar nikotin tinggi di kawasan dilarang merokok (KDM). Bagaimana menyadarkan para perokok ? Direktur Eksekutif Swisscontact Indonesia, Dollaris Riauaty mengungkapkan bahwa dari 34 gedung sekolah yang diukur, ditemukan kadar nikotin dan partikel sangat halus berukuran 2,5 mikrometer tinggi di 32 persen lokasi. Sementara di rumah sakit, dari pengukuran yang dilaku-
kan, sebanyak 68 persen lokasi yang positif terdeteksi nikotin. ‘’Penemuan itu sangat aneh. Karena, sekolah dan Rumah Sakit adalah kawasan dilarang merokok (KDM) total. Artinya, tidak diperbolehkan sama sekali kegiatan merokok,” katanya di Jakarta, kemarin. Pemerintah disebut Dollaris
harus lebih giat untuk mensosialisasikan aturan larangan merokok yang terdapat dalam Peraturan Daerah (Perda) No 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran udara dan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No 75 Tahun 2005. Lebih lanjut, Dollaris menyebut kondisi memprihatinkan itu juga dapat dilihat bahwa masih ada 27 sekolah yang tidak mengikuti aturan larangan merokok tersebut namun ia menolak mengungkapkan nama-nama sekolah itu. ‘’Dan khusus di restoran, par-
tikel sagat halusnya sudah mencapai 2000 mikron permeter kubik. Padahal, normalnya maksimal 25 mikron permeter kubik3 saja,” katanya. Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok (LM3) juga menyoroti penegakan aturan larangan merokok yang masih lemah hingga saat ini dibandingkan dengan negara lain yang menerapkan aturan yang sama. ‘’Ada 168 negara yang sudah menerapkan larangan merokok. Indonesia? Perhatian dari pemerintahnya masih sangat lemah,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Penegakan Hukum Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jakarta Ridwan Panjaitan mengaku bahwa tidak ditegakkannya larangan merokok tersebut adalah karena payung hukumnya yang masih lemah. ‘’Perbaikan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Gubernur (Pergub) harus dilakukan, karena belum efektif untuk diberlakukan. Kalau diterapkan seperti sekarang, hasilnya akan tetap sama. Tidak efektif,” katanya. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Selasa 30 Maret 2010
Mendiknas
K ilas
Sidak UN di SMPN 19
Disita 75.000 VCD Porno Bajakan KEPOLISIAN Daerah (Polda) Metro Jaya menyita 75.000 keping VCD porno bajakan dari distributor saat bongkar muat di parkiran Taman Glodok Plaza, Jakarta Barat, Sabtu (27/3). Direktur Reserse. Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Agus Sutisna di Jakarta, kemarin, mengatakan, polisi juga menangkap dua pelaku yang menjual VCD porno itu, OES dan JA. Agus menuturkan penangkapan pengedaran VCD porno bajakan itu lebih besar dibanding tangkapan selama tahun 2009 yang mencapai 50 ribu keping. “Tangkapan ini terbesar karena hasil penyitaan kasus serupa selama tahun 2009 saja mencapai 50 ribu keping,” kata Agus. Perwira menengah polisi itu menyebutkan anggotanya sudah berhasil menyita sekitar 200 ribu keping VCD porno bajakan selama Januari hingga Maret 2010. Agus menjelaskan penangkapan itu berawal ketika polisi mencurigai muatan pada sebuah mobil boks bernomor polisi B-9825-VJ. Kemudian anggota mendekati dan memeriksa muatan kendaraan itu saat para pelaku melakukan bongkar muat di parkiran Taman Glodok Plaza, ternyata kardus di dalam mobil itu berisi VCD porno bajakan. Sebelum sampai di parkiran Taman Glodok Plaza, pengendara kendaraan boks itu sempat bertukar supir di SPBU daerah Tambak, Serang, Banten, dengan tujuan untuk memutus mata rantai peredaran VCD porno bajakan itu, kata Agus. (ant)
Kisah Isteri Adang Daradjatun MANTAN pegawai PT Wahana Esa Sejati, Arie Malangjudo mengatakan Presiden Komisaris (Preskom) perusahaan tersebut, Nunun Nurbaeti Darajatun menemui Miranda Goeltom setelah distribusi ratusan cek kepada sejumlah anggota DPR RI pada 2004. “Saya diajak oleh Bu Nunun untuk menemui Bu Miranda,” kata Arie ketika bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (KPK), Jakarta, kemarin, dalam kasus dugaan suap yang diduga terkait dengan pemilihan Deputi Gubernur Senior BI pada 2004 yang dimenangkan oleh Miranda Goeltom. Arie mengatakan, pertemuan itu terjadi sekira bulan Agustus 2004 di kantor Miranda, atau dua bulan setelah pemilihan Miranda sebagai Deputi Gubernur Senior. Sejumlah saksi di pengadilan menjelaskan, Nunun adalah orang yang mengetahui dan berperan dalam distribusi cek kepada sejumlah anggota DPR. Dalam kesaksiannya, Arie mengatakan, Nunun dan Miranda saling mengenal. Bahkan, Miranda meminta Nunun untuk menjadi sekretaris perkumpulan penggemar permainan “bridge”. “Bu Miranda adalah ketua asosiasi tersebut, Bu Nunun diminta menjadi sekretaris,” kata Arie. Namun, karena faktor kesibukan, Nunun tidak bersedia dan meminta Arie untuk menggantikannya. Dalam pertemuan itu nampak kedekatan antara Nunun dan Miranda. Arie mengaku disuruh oleh Nunun untuk membagikan bungkusan kepada beberapa anggota DPR. Pada akhirnya, Arie mengetahui bungkusan itu berisi ratusan lembar cek. (ant)
Dirut Pasar Jaya Siap Dicopot JAKARTA - Direktur Utama PD Pasar Jaya Djangga Lubis mengatakan jabatan bukanlah hak tetapi kepercayaan dari pimpinan sehingga kapan saja ditarik akan siap. “Jabatan bukan hak, tapi kepercayaan dari pimpinan. Jadi kapan saja pimpinan menarik kepercayaannya, saya siap,” kata Djangga di Jakarta, Senin, terkait aksi demo yang meminta agar dirinya dicopot. Senin (29/3) siang, puluhan pedagang Pasar Senen didampingi oleh Jaringan Mahasiswa Penggerak (Jumper) melakukan aksi demo di depan gedung Balaikota DKI menuntut pencopotan Dirut PD Pasar Jaya karena dinilai tidak sanggup memajukan pasar tradisional. Koordinator aksi Dani Sustiawan mengatakan bahwa ada kesalahan dalam PD Pasar Jaya selaku pengelola pasar tradisional sehingga kurang “greget” dalam memajukan pasar tradisional antara lain belum adanya desain besar (grand design) untuk perbaikan pasar di keseluruhan Jakarta yang bisa meningkatkan daya saing. “Kami menuntut dilakukan restruktru-
risasi dalam tubuh PD Pasar Jaya. Kami minta Gubernur segera melakukan perubahan di PD Pasar Jaya. Supaya terjadi gebrakan,” kata Dani. Menanggapi tuduhan itu, Djangga menyebut dalam 10 bulan kepemimpinannya, ia telah melakukan pembenahan manajemen PD Pasar Jaya sesuai dengan SK Gubernur no.2/2010 tentang Organisasi PD Pasar Jaya. Selain itu, ia juga mengaku telah melakukan pembenahan pengelolaan pasar dimana pasar yang ditempati tanpa izin dilakukan penyegelan serta pengaturan pedagang kaki lima (PKL). “Kita akan terus melakukan pembenahan ini. Ada “benalu-benalu” (oknum) yang mengganggu pasar, kita tutup kiosnya,” kata Djangga. Kedepannya, aturan akan ditegakkan dimana pasar baru tidak diizinkan membuat kios yang tidak pada tempatnya seperti di gang atau depan toilet. “Nggak boleh karena ini fasilitas umum. Parkir dijadikan gudang juga tidak boleh,” katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ade
UN TUNANETRA - Para siswa Tunanetra mengikuti Ujian Nasional (UN) dengan lembar Braille di Sekolah Luar Biasa (SLB) A Pembina A Nasional di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, kemarin. meski dengan keterbasan menyelesaikan materi soal Bahasa Inggris para siswa tuna netra ini diwajibkan untuk mengikuti UN.
Anand Krishna Tersangka JAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya akan memanggil ahli spiritual, Anand Krishna, sebagai tersangka pelecehan seksual terhadap mantan muridnya, Tara Pradipta Laksmi. “Ya, (Anand,red.) akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Selasa besok,” kata Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Komisaris Pol. Murnila saat dikonfirmasi melalui telepon selular di
Jakarta, kemarin. Murnila menuturkan Anand Krishna akan menjalani pemeriksaan pada hari Selasa (30/3) mulai pukul 10.00 WIB. Namun, Murnila enggan menyebutkan materi pemeriksaan terhadap Anand Krishna. Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol. Idham Azis membenarkan rencana pemanggilan Anand Krishna itu meski enggan menjawab pertanyaan status guru spiritual itu. Sementara itu pengacara
Anand, Darwin Aritonang, mengatakan bahwa tim kuasa hukum berusaha mendiskusikan perubahan status kliennya itu. Sebelumnya, mantan Koordinator Pemuda dan Pemudi Yayasan Anand Ashram, Tara Pradipta Laksmi melaporkan ketua yayasan, Anand Krishna, kepada Polda Metro Jaya terkait tuduhan pelecehan seksual. Bahkan pengacara Tara membentuk posko pengaduan yang menjadi korban pelecehan seksual Anand Krishna. (ant)
Mantan Dirut Bank JAKARTA - Mantan Dirut PT Bank Jabar-Banten Umar Sjarifuddin dituntut hukuman enam tahun penjara. Terdakwa dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan Negara hingga mencapai Rp 28,9 miliar. Demikian tuntutan yang disampaikan JPU Agus Salim dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin. Selain itu, JPU juga meminta majelis hakim yang diketuai Hendra Agustin untuk menghukum terdakwa Umar Sjarifudin membayar denda Rp 200 juta subisider enam bulan kurungan. Terdakwa juga diharuskan untuk membayar uang pengganti korupsi Rp 19,83 miliar atau menggantinya dengan pidana badan selama lima tahun. Atas tuntutan tersebut, terdakwa Umuar Sjarifuddin menyatakan keberatan. Menurutnya, banyak fakta yang tersungkap dalam persidangan yang tidak dijadikan pertimbangan JPU. Ia pun melalui tim penasihat hukumnya akan men-
Umar Sjarifuddin
gajukan pembelaan (pledoi) pada persidangan mendatang. Dalam pertimbangan tuntutannya, JPU Agus Salim menyatakan, terdakwa Umar Sjarifuddin melakukan korupsi dengan cara memperkaya diri sendiri maupun orang lain melalui penambahan modal dari setoran dana kantor cabang bank tersebut. Dia telah memerintahkan pimpinan cabang Bank Jabar untuk menyetorkan sejumlah dana ke Bank Jabar pusat dalam rangka penambahan modal selama
KEMENTERIAN Riset dan Teknologi (KRT) akan membentuk Sistem Inovasi Nasional untuk menjembatani pemasok teknologi dengan pengguna agar riset menjadi bermanfaat bagi kemajuan bangsa. Nasional yang menjembatani pemasok dan pemakai teknologi. Ia mengingatkan, kekuatan paling besar dari perubahan di abad 21 adalah teknologi, yaitu penambahan faktor produksi hanya mengungkit pertumbuhan ekonomi 15 persen, sedangkan sisanya 85 persen adalah faktor inovasi teknologi. “Pemerintah bertugas mengembangkan kebijakan dan instrumen yang mendorong pengembangan riset, Pemda mendukung ketersediaan bahan baku, swasta dan masyarakat memproses bahan baku jadi hasil produksi, sedangkan komunitas ilmuwan mengembangkan
MENTERI Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pelaksanaan ujian nasional (UN) SMP/Madrasah Tsanawiyah (MTs)/SMP Luar Biasa (LB), di SMPN 19 Jakarta, kemarin. Mendiknas menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh panitia, pengawas, dan petugas baik dari kampus dan dinas pendidikan. “Ini semua menunjukkan betapa tingginya dedikasi dari ibu dan bapak sekalian, para guru, dan para staf,” katanya. Pengawasan terhadap naskah-naskah UN diperketat. Namun demikian, kata Mendiknas, kalau ada laporan dari masyarakat yang menunjukkan adanya indikasi kecurangan dapat melaporkan ke nomor yang telah diberikan baik melalui email, telepon, faksimili, maupun layanan pesan singkat (SMS). (ant)
Tak Ada Kecurangan JAKARTA - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), SMP Luar Biasa (SMPLB) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di wilayah DKI Jakarta dinilai berjalan dengan lancar. Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto menilai, pelaksanaan UN berjalan dengan lancar dan pengamanan yang ketat juga membuatnya yakin tidak ada kebocoran, kata Wagub ketika melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan UN di beberapa sekolah, Senin. “Melihat pengamanannya, bisa dipastikan UN SMP telah berjalan dengan baik. Semua soal ujian di ‘drop’ di rayon dengan penjagaan ketat memang benar. Tidak ada kebocoran soal atau
kecurangan,” katanya lagi. Prijanto melakukan peninjauan keempat sekolah di kawasan Jakarta Selatan yaitu SMPN 98, MTs Negeri 4, SMPLB Bagian A Tunanetra dan SMPN Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) 19 dengan didampingi Walikota Jakarta Selatan Syahrul Effendi dan Kepala Dinas Pendidikan DKI Taufik Yudi Mulyanto. UN tingkat SMP, SMP LB dan MTs dimulai serentak di seluruh Indonesia pada Senin (29/3) pagi dan untuk wilayah DKI, Taufik menyebut distribusi soal ujian sudah dilakukan pada Minggu (28/3) untuk 22 rayon dengan rincian 15 rayon SMP swasta dan negeri, enam rayon MTs dan satu rayon di Kepulauan Seribu. (ant)
Andi Kosasih Bantu
Dituntut Enam Tahun Penjara Ungkap Kasus Gayus
2002-2005 dan untuk dibagikan kepada pemda sebagai pemegang saham bank yang bersangkutan. Dana lainnya juga mengalir ke beberapa pihak, termasuk Umar sendiri. Umar memperoleh Rp 28,9 miliar, sedangkan mantan Direktur Operasional Bank Jabar-Banten Uce Suganda (Rp 7,1 miliar), mantan Direktur Pemasaran Abas Somantri (Rp 5,4 miliar), mantan Gubernur Jaabr Danny Setiawan (Rp 7 miliar) dan Kepala Satgassus Bank Jabar-Banten Bambang Purnama (Rp 1,2 miliar). (nas)
Perlu Dibentuk Sistem Inovasi Nasional “Sekarang ini sedang memetakan kondisi aktual sistem tersebut dan potensi daerah,” kata Menristek Suharna Surapranata di sela Workshop “Sistem Inovasi Nasional, Sistem Inovasi Daerah, dan Manajemen Inovasi” di Jakarta, kemarin. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada silaturahmi dengan masyarakat ilmiah pada 20 Januari di Serpong menegaskan perlunya dikembangkan sistem inovasi itu. Karena itu, berbagai program pembangunan iptek 2010-2014, lanjut dia, harus mulai diarahkan untuk mewujudkan suatu Sistem Inovasi
2
Suharna Surapranata
teknologi dari hulu ke hilir,” katanya. Ia menambahkan, selain Sistem Inovasi Nasional berskala nasional, Sistem Inovasi Daerah juga perlu didorong. “Kita ingin menghidupkan kembali Balitbang Daerah dan memfasilitasi iptek di daerah
sehingga memunculkan pusatpusat riset semacam ‘technopark’ di daerah-daerah, juga program-program insentif yang manfaatnya mencapai ke pelosok,” katanya. Sistem itu, ujar Suharna, akan mensinergikan berbagai pusat inovasi lainnya seperti
Pusat Inovasi (PI) UMKM yang ada di BPPT, pusat inovasi LIPI, dan lain-lain sehingga saling dukung dan tidak saling tumpang tindih. Sedangkan Komite sistem inovasi nasional yang disebut-sebut akan dibentuk dan bertangung jawab langsung ke Presiden menurut dia, belum dibicarakan lagi, namun kemungkinan komite tersebut beranggotakan dari berbagai kementerian dan lembaga terkait iptek. Sementara itu mantan Menristek Zuhal mengatakan, sistem inovasi nasional menuntut riset dan rekayasa yang berorientasi pasar, yaitu yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan dunia industri. “Dengan demikian hasil riset akan memiliki daya saing yang tinggi sekaligus membuat bangsa bisa menjadi bangsa mandiri,” katanya. (ant)
JAKARTA - Wakil Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Pol Sulistyo Iskak mengatakan, keterangan pengusaha Andi Kosasih dapat membantu Polri dalam mengungkap kasus rekening mencurigakan Rp25 miliar milik staf Ditjen Pajak, Gayus Tambunan. “Tim independen saat ini sedang mendalami keterangan AK (Andi Kosasih). Nanti, kami akan menginformasikan perkembangan kasus ini,” katanya di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, Polri tetap akan membongkar adanya makelar kasus dalam kasus Gayus. Selain itu, Polri juga sedang menyelidiki sejumlah kejanggalan dalam penyidikan kasus Gayus yakni tidak ada penahanan bagi Gayus dan adanya tersangka bernama RS yang tidak dibuatkan berkas padahal telah menjadi ter-
sangka bersama Gayus. “Penyelidikan dan penyidikan Polri diharapkan akan membuka adanya makelar kasus,” ujarnya. Penyidik Polri telah menahan Andi dengan tiga sangkaan yakni melanggar Undang Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), UU Nomor 15 Tahun 2002 tentang Pencucian Uang dan Pasal 55 juncto 266 KUHP tentang Pemberian Keterangan Palsu. Andi menyerahkan diri ke Mabes Polri, Jumat (26/3) kemarin, setelah sebelumnya dinyatakan sebagai buron. Untuk memburu Andi, Polri telah mendatangi sejumlah tempat di Jakarta dan di Batam, namun tidak ditemukan, sehingga pengusaha yang mengaku punya bisnis di Batam ini dinyatakan sebagai buronan. (ant)
Sidang Pemulung Kembali Ditunda JAKARTA - Sidang kasus Chairul Saleh Nasution (38), pemulung yang diduga menjadi korban rekayasa aparat dalam kasus kepemilikan ganja, kembali ditunda karena lagi-lagi Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengaku masih belum siap menyampaikan tuntutan. “Yang Mulia Hakim, tuntutan masih belum siap,” kata Jaksa Roland dalam sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin. Menurut Roland, pihaknya masih membutuhkan tambahan waktu agar bisa menyempurnakan tuntutan. Majelis hakim kemudian menunda persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan hingga 5 April. Kuasa hukum Chairul, Raja Nasution, sangat merasa kecewa dengan penundaan yang berkali-kali ini. “Penundaan ini tidak memberikan kepastian hukum dan melanggar HAM klien saya,” katanya.
Sedangkan Jaksa Roland sesudah persidangan bergegas keluar ruang persidangan dan tidak mau berhenti untuk menjawab pertanyaan para wartawan. Padahal pada persidangan sebelumnya pada 22 April, JPU juga mengaku masih belum siap dalam menyampaikan tuntutan dalam kasus Chairul. Saat itu, jaksa bernama Suroyo mengaku, ketidaksiapan ini karena jaksa yang selama ini ditugaskan dalam kasus ini telah dimutasikan ke Kejaksaan Negeri Tangerang. Suroyo juga memaparkan, dirinya baru memeriksa terdakwa dalam kasus ini sejak persidangan sebelumnya. Kasus terkait rekayasa ini dimulai ketika Chairul Saleh dituduh memiliki ganja seberat 1,6 gram dan ditangkap pada 3 September 2009. Chairul menolak dengan tegas tuduhan tersebut. Dalam persidangan, para saksi penyidik yang dihadirkan juga dinilai mengajukan kesaksian yang berbelit-belit terkait dengan pemberkasan atau berita acara pemeriksaan (BAP) kasus tersebut. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Selasa 30 Maret 2010
3
Disiapkan Bantuan Tunai
Buat Anak Jalanan
Suluh Indonesia/sep
DEKLARASI - Ketua DPR RI Marzuki Alie didampingi mantan Ketua Umum Partai Demokrat Subur Budi Santoso dan para pendukungnya, mengacungkan jempol usai deklarasi sebagai kandidat calon ketua umum Partai Demokrat di Ancol, Jakarta, kemarin.
Oposisi Adalah Harga Mati Abang Eddy AZ di Jakarta, kemarin untuk menyikapi keinginan sejumlah elite PDIP yang ingin bergabung dengan koalisi pemerintahan. Dia berharap, para kader di berbagai daerah bisa juga mengajak seluruh kalangan grassroot pada PAC di propinsi lain untuk bersikap sama. Perwakilan PAC dari Kecamatan Duren Sawit Sugiri mempertegas, oposisi adalah amanat partai dan juga amanat rakyat. ‘’Kami sedang melaksanakan tugas partai, bahwa oposisi merupakan perjuangan rakyat, bila kami tidak menyuarakan merupakan sebuah pengkhianatan,” kata Sugiri.
Menurut Ketua PAC Kecamatan Kebayoran Baru Hendro Purnomo, seluruh PAC Jakarta Selatan menolak koalisi dan bersikukuh mempertahankan oposisi. Ia juga menjelaskan bahwa PAC tidak bisa ikut serta dalam kongres, karena menurut aturan partai hanya Dewan Pengurus Cabang (DPC) yang mewakili kabupaten atau kota dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) yang mewakili propinsi yang bisa mengikuti kongres. Salah satu yang akan menjadi pokok pembahasan dalam kongres ketiga PDIP ini adalah posisi partai sebagai koalisi atau oposisi pemerintah. Elite politik dalam partai PDIP
Mahfud :
Awasi Pengadilan Pajak JAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Moh Mahfud MD mengatakan, pengawasan internal terhadap pengadilan pajak harus diperkuat agar tidak ada lagi praktik mafia hukum dalam pengadilan pajak. ‘’Pengawasan internal merupakan titik lemah pengadilan pajak,” kata Mahfud di Jakarta, kemarin. Untuk itu, ia menginginkan agar terdapat model pengaturan pengawasan internal yang kuat baik itu dari pihak Kementerian Keuangan atau dari Mahkamah Agung (MA). Sedangkan pengawasan dari pihak eksternal, kata dia, diperankan oleh berbagai lembaga penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan. Bahkan, lanjutnya, media massa juga bisa berperan sebagai pihak yang mengawasi kinerja dari peradilan pajak. Mahfud juga menginginkan adanya pengkajian mendalam
agar bisa tercipta suatu sistem mekanisme yang benar-benar efektif dalam mengawasi pengadilan pajak.
Mahfud MD
Sebab, menurut dia, lemahnya pengawasan akan berpotensi menjadikan pengadilan pajak diisi oleh sejumlah orang yang melakukan sejumlah praktik mafia hukum. Sebelumnya, Ketua MA Harifin A Tumpa mempertanya-
kan sistem pengawasan hakim pengadilan pajak oleh pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu). ‘’Peradilan pajak memang secara teknis di MA, tapi administrasinya ada di Kemenkeu,” katanya. Harifin menjelaskan, pihak Kemenkeu mengusulkan kepada MA soal penunjukkan hakim, kemudian pihak MA yang akan mengesahkannya. Ia memaparkan, pengawasan yang dilakukan oleh MA tidak bisa dilakukan pada pengadilan pajak mengingat dalam UUD 1945 sudah menyebutkan hanya ada empat jenis peradilan, yakni, umum, tata usaha negara (TUN), militer dan agama. Sedangkan lembaga pengadilan yang ingin masuk dalam pengawasan MA, katanya, harus masuk pula ke dalam lingkungan dari empat jenis peradilan tersebut. Karena itu, harus ada regulasi terkait pengadilan pajak. (ant)
sis keluarga untuk anak jalanan, kata Harry, meliputi sepuluh provinsi termasuk di antaranya DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Lampung, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan. ‘’Wilayah tambahan dan anak jalanan calon penerima bantuan masih diidentifikasi. Lembaga kesejahteraan sosial anak yang akan menjadi pendamping sudah ada 15 organisasi, mereka sebelumnya sudah bermitra dengan pemerintah untuk pendampingan anak jalanan. Kita akan tambah 20 lagi,” paparnya. Ia menjelaskan, pemberian bantuan tunai bersyarat dilakukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar anak jalanan serta meningkatkan akses mereka ke sarana pelayanan sosial dasar seperti fasilitas pendidikan dan kesehatan. Di samping itu, lanjut Harry, bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pe-
nguatan kapasitas keluarga dan lembaga kesejahteraan sosial anak dalam memberikan perlindungan dan memenuhi hak-hak dasar anak. Lebih lanjut Harry menjelaskan, lembaga kesejahteraan sosial anak yang ditunjuk pemerintah untuk mendampingi pemanfaatan bantuan tunai bersyarat bagi anak jalanan harus menjalankan tugas pendampingan yang diberikan pemerintah. Organisasi-organisasi sosial itu, kata dia, harus bisa mengarahkan pemanfaatan bantuan untuk mengalihkan kegiatan anak-anak dari jalanan ke rumah atau sarana pendidikan resmi. ‘’Mereka harus bisa mendorong anak-anak jalan beralih tempat aktivitas dan profesi. Juga harus mampu meningkatkan tanggung jawab keluarga untuk melindungi dan memberikan hak-hak anak,” tuturnya. (ant)
Media Bisa Ikut Bela Negara
PAC PDIP Jakarta : JAKARTA - Sejumlah Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mewakili seluruh kecamatan di DKI Jakarta menegaskan pendapat mereka untuk bertahan sebagai oposisi pemerintah dalam Kongres PDIP di Bali, April mendatang. ‘’Kami ingin menjawab maksud dari PAC dan Pengurus Ranting yang merupakan ujung tombak partai, inilah sikap kami yang sesungguhnya. Kami akan mendesak dan mempertahankan secara keseluruhan sepakat untuk oposisi sebagai harga mati bagi kami,” ujar Wakil Ketua PAC Kecamatan Tanah
JAKARTA - Kementerian Sosial berencana memberikan bantuan tunai bersyarat dalam bentuk tabungan kepada sekitar 6.000 anak jalanan di 10 provinsi dengan beban masalah anak jalanan tinggi. ‘’Jumlahnya berkisar antara Rp 900 ribu sampai Rp 1,8 juta atau kalau dirata-rata Rp 1,2 juta per anak jalanan per tahun. Tergantung hasil penilaian pekerja sosial terhadap kebutuhan anak jalanan yang bersangkutan,” kata Direktur Pelayanan Sosial Anak Kementerian Sosial Raden Harry Hikmat di Jakarta, kemarin. Ia menuturkan, bantuan tunai bersyarat rencananya mulai disalurkan kepada anak jalanan melalui lembaga kesejahteraan sosial anak yang ditunjuk pemerintah bulan Juni mendatang. Wilayah yang akan menjadi sasaran program pemberian bantuan tunai bersyarat berba-
yang pro koalisi antara lain Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDIP Taufik Kiemas, sedangkan yang pro-oposisi adalah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Pernyataan Sikap Sementara itu, pertanyaan sikap PAC di DKI Jakarta disampaikan oleh Ketua PAC Wakil Sekretaris Kecamatan Senen Slamet Riyadi. Pertama, meminta Ketua Umum Partai Megawati Soekarnoputri untuk menyingkirkan orang-orang yang menjadi pengurus DPP periode 2010-2015 yang terlibat politik pragmatis. (ant)
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro mengatakan, media massa dapat terlibat dalam bela negara, apalagi ancaman nirmiliter (nonmiliter) makin meningkat dibandingkan ancaman militer. ‘’Media massa bisa membantu kita menumbuhkan efek tangkal apabila ada pihak yang mau menggangu kita, terutama ancaman nonmiliter. Kita ingin menumbuhkan semangat bela negara. Yang menangkal itu tidak hanya TNI, tapi kita semua. Kita ingin itu disosialisasikan,” katanya ketika membuka Lokakarya Membangun Citra Pertahanan di Jakarta, kemarin. Bela negara, menurut Purnomo, berbeda dengan militerisme. Bela negara diamanatkan
untuk semua elemen masyarakat, sipil ataupun militer. Media massa bisa ikut berperan tanpa harus angkat senjata, tapi bersikap mencintai negara dengan memberikan informasi terkait kelemahan lawan yang mau mengganggu negara. ‘’Kami tidak ingin mereka berpihak pada kita, tapi kita ingin media massa itu seimbang. Biasanya kalau wawancara kan nadanya negatif, tapi setelah itu harus ada nada positif. Objektif menyampaikan posisi pandangan mata, tanpa dikurangi atau dilebihkan. Berita itu juga harus faktual, terkini. Pemberitaan memasukkan kondisi terkini kalau gambarnya sudah berubah. Terakhir, akurat,” tutur Menhan. Ia mengatakan, media mas-
sa kini berada dalam era industrialisasi. ‘’Sebagai industri, tentu saja ada aturan ekonomi yang berlaku. Ia tak ingin jika industri media massa hanya dikuasai segelintir pihak sehingga akhirnya terjadi monopoli. Anda sendiri tidak suka dengan neolib. Anda sendiri ingin ada kebebasan. Maka itu, jangan sampai media tidak dikuasai oleh salah satu pihak saja,” ujar Purnomo. Menhan berharap media massa menghormati informasi pertahanan yang tidak bisa diakses sangat terbuka, karena risikonya tinggi terhadap posisi negara, sesuai UU Kebebasan Informasi Publik. ‘’Kita lihat betapa strategisnya pertahanan ini. Kita punya posisi strategis,’’ katanya. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Selasa 30 Maret 2010
Pabrik Bunga Plastik
S osok
Hangus Terbakar
Drs. Setiabudi. M.Pd
Optimalkan Waktu dengan Kerja Cerdas MENANGANI dua sekolah unggulan, sekaligus sebagai kepala keluarga, tentu saja memerlukan kemampuan dan strategi khusus dalam berbagi waktu. “Sebagai kepala rumah tangga dan sekarang saya dipercaya memegang dua sekolah sekaligus, tentu kalau dibilang sibuk tidak juga, tapi kalau dibilang santai juga tidak. Buktinya, saya masih gampang tuh ditemui oleh siapa saja dan kapan saja,” kata Drs. Setiabudi M.Pd, Kepala Sekolah SMPN 7 dan SMPN 3, Kota Bogor ini. Dalam melaksanakan tugas dan tangungjawabnya, pria kelahiran kota Sumedang, 19 Februari 1959 ini mengaku harus bisa berbagi waktu dengan cara kerja keras dan kerja cerdas. “Kerja keras dan cerdas yang saya maksud di sini adalah bagaimana kita dapat meminit waktu seoptimal mungkin dengan cara mengedepankan sekala prioritas dan kebutuhan,” ujar bapak yang mengaku telah dikaruniai empat orang anak ini. Untuk urusan peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di sekolah yang ia pimpin, Setiabudi mengaku selain memiliki berbagai program unggulan untuk anak didiknya, ternyata dalam menjaga harminitas di lingkungan sekolahnya, ia selalu mengutamakan asas kebersaan dan keterbukaan dengan para staf dan guru sekolah. “Saya seleku kepala sekolah selalu meberi masukan pada para murid dan guru. Tapi saya juga tidak ‘alergi’ untuk menerima masukan dari siapa saja, asalkan itu demi kemajuan sekolah,” tegas mantan Kepala SMPN 12, Kota Bogor ini. (bas)
Diperlukan Pengawasan Melekat
Dalam Jajaran Birokrat DEPOK - Mantan Menteri Keuangan era orde baru, JB Soemarlin mengatakan secara mutlak diperlukan pengawasan melekat di jajaran birokrat. Termasuk dalam jajaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak sehingga tidak ada satupun pegawainya yang mengemplang pajak seperti yang dilakukan Gayus Tambunan. Dengan adanya pengawasan yang melekat maka setiap kegiatan di jajaran tersebut diketahui secara pasti dan rinci. “Dalam jajaran birokrat ada pengawasan melekat sehingga setiap atasan bertanggungjwab terhadap bawahannya masingmasing,” kata Soemarlin usai kuliah umum di Ruang Soeria Atmaja Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI), Depok kemarin. Diungkapkan Soemarlin, setiap atasan lazimnya mengawasai bawahannya secara langsung. Sehingga apapun yang dikerjakan selalu diketahui atasan yang bersangkutan. “Seperti dalam kasus Gayus, siapa atasan yang bersangkutan? Seharusnya dia mengetahui apa yang dikerjakan Gayus,” tandasnya. Dalam sistem birokrat, ter-
dapat system one step down. Artinya, setiap atasan dalam tiap bagian harus bertanggungjawab terhadap kinerja yang berada dalam kewenangannya. “Misalkan saja, seroang atasan seharusnya mengawasi satu atau dua level di bawahnya. Secara umum, dia harus mengetahui secara keseluruhan pekerjaan bawahannya,” papar Soemarlin. Menanggapi kasus yang menimpan Gayus, diperlukan penyelidikan lebih lanjut. Apa yang dilakukan Gayus, lanjutnya bias terjadi karena longgarnya pengawasan yang dilakukan atasan Gayus. Atau, katanya, kemungkinan ada kevakuman pengendalian sehingga dengan leluasa Gayus melakukan perbuatan tersebut. “Faktor kelalaian bisa menjadi pemicunya. Seharusnya, yang tahu kerjaan dia ya atasannya secara langsung. Siapa atas dia?” tanya Seomarlin. Mengenai isu pemecatan Gayus, itu dapat dilakukan bila yang bersangkutan terbukti melakukan kesalahan. Hal tersebut merujuk pada PP No 30 tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawan Negeri Sipil (PNS). (rin)
Nasib 22 CPNS Guru Masih Terkatung-katung DEPOK - Hingga kini nasib 22 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) masih terkatung-katung. Seluruh CPNS tersebut adalah CPNS yang menempati posisi sebagai guru dan belum juga menerima Surat Keputusan (SK) Walikota Depok. Menanggapi hal tersebut, Walikot Depok Nur Mahmudi Ismail mengatakan, pihaknya akan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengikuti kembali seleksi CPNS pada kesempatan selanjutnya. “Mereka diberi kesempatan untuk ikit seleksi CPNS namun tidak masuk dalam kuota yang sebelumnya,” kata Nurmahmudi kepada wartawan usai rapat paripurna DPRD Kota Depok di Kota Kembang, Depok, kemarin. Diungkapkan Nur, pihaknya telah memperjuangkan nasib 22 CPNS tersebut hingga tingkat Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan). Hasilnya, Kemenpan tetap tak dapat mengeluarkan SK 22 CPNS tersebut dengan alasan 22 CPNS tersebut dinilai tak sesuai dengan kualifikasi yang diminta. “Dari hasil pertemuan, mereka tetap tak dapat masuk karena kualifikasi keinginan para guru itu tak bisa dipenuhi. Cara pandang definisi pendidik berbeda, di Depok Akta Empat, sedangkan di Kemen-
4
pan S1 PGSD,” tandasnya. Hal tersebut, sudah diberitahukan kepada 22 CPNS tersebut. Sebagai solusi, 22 CPNS tersebut disarankan mengikuti kembali seleksi CPNS. “Kami akan perjuangkan mereka ikut seleksi lagi, tapi harus sesuai dengan kualifikasi formasi yang ditawarkan,” imbuhnya. Sementara itu, Komisi A DPRD Kota Depok tetap akan memperjuangkan nasib 22 CPNS tersebut. Komisi A bersama Bagian Kepegawaian Pemkot Depok dan perwakilan 22 guru berencana menemui Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan) Taufik Effendi. Komisi A menilai, tak disetujuinya 22 guru tersebut lantaran adanya kesalahan panitia penerimaan CPNS Kota Depok 2009 dalam proses seleksi. “Seharusnya panitia memilih peserta yang berijazah S1 PGSD untuk mengikuti tes CPNS dan tidak meloloskan peserta yang hanya melampirkan akta empat (sertifikasi mengajar). Guruguru yang memiliki sertifikasi Akta Empat itu ada yang di bidang kimia dan fisika dan ini tidak sesuai dengan kualifikasi yang ditetapkan Kemenpan dan pertanyaannya ini kenapa bisa terjadi,” kata Ketua Komisi A DPRD Kota Depok, Qurtifa Wijaya. (rin)
Suluh Indonesia/ant
GUDANG TERBAKAR - Sejumlah petugas Pemadam kebakaran kota Tangerang dan DKI Jakarta berusaha memadamkan sumber api yang melalap gudang kain dan 2 rumah milik warga, di Jl. KH.Wahid Hasyim Rt.02/08 no.3 Cipadu, Larangan, Tangerang, Banten, Minggu kemarin.
BEKASI - Sebuah pabrik pembuat asesori bunga dari bahan plastik, PT Dokonesia di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, hangus dilalap api, Senin. “Kebakaran terjadi sejak pukul 12.30 WIB berasal dari sebuah gudang yang menyimpan berbagai bahan mudah terbakar seperti polyester dan lem,” ujar salah seorang karyawan bagian pengawas pabrik, Sri Mulyani (37) kemarin. Pabrik tersebut berlokasi di Jalan Kemuning Raya, Kampung Cipendawa Dalam, RT 01 RW 05, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Sri mengaku, sempat mendengar suara ledakan keras dari arah gudang sesaat sebelum gudang tersebut terbakar. “Suaranya mirip bom. Saya dan 50 karyawan lainnya sempat kaget saat sedang makan siang dan langsung berhamburan keluar pabrik untuk menyelamatkan diri,” katanya. Kepala Seksi (Kasi) Operasional Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Duddy Fasimi mengatakan, api diduga timbul akibat adanya hubungan pendek arus listrik di gudang pabrik. “Dugaan sementara api akibat arus pendek. Namun, kami masih mendalami lebih lanjut kejadian ini,” ujar Duddy. Aktivitas pemadaman api mengalami kendala akibat jauhnya lokasi untuk pengambilan sumber air. Petugas Damkar harus mengambil air di Danau Setu Kabupaten Bekasi yang berjarak sekitar 40 kilometer dari lokasi kebakaran. “Jumlah mobil pemadam yang dikerahkan untuk memadamkan api sebanyak 11 unit, delapan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, dan tiga unit bantuan dari Kabupaten Bekasi,” kata Dudy. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian yang diderita pemilik pabrik asal Korea bernama Sang Bin Kim Seng ditaksir mencapai miliaran rupiah. (ant)
Korban Mutilasi Diduga Perempuan BEKASI - Kepolisian Resor Metropolitan (Polrestro) Bekasi, Jawa Barat, menduga potongan tubuh yang ditemukan di pintu air belakang stasiun RT 07 RW 07, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, pada Senin pagi berjenis kelamin perempuan. “Potongan yang ditemukan terdiri dari, dua kaki kanan dan kiri yang dipotong sampai bagian bawah lutut, dan satu
paha kanan. Potongan kaki itu sedang kami cocokkan dengan potongan badan yang ditemukan di Kalimalang, Halim, Jakarta Timur,” ujar Kepala Reserse Kriminal Polrestro Bekasi, Komisaris Budi Sartono, di Bekasi, kemarin. Sebelumnya pada pukul 06.30 warga menemukan potongan tubuh wanita di pintu air Kalimalang. Budi mengatakan, dari potongan kaki itu ditemukan tanda berupa tato kupu-
kupu berwarna hitam berukuran kecil di atas mata kaki kanan. “Berdasarkan ciri fisik, kemungkinan usianya masih relatif muda,” kata Budi. Potongan kaki itu ditemukan kali pertama oleh warga setempat bernama Rido, sekitar pukul 08.30 WIB dengan kondisi terbungkus plastik hitam yang mengambang di aliran Kali Bekasi. “Potongan kaki itu diperkirakan telah sepekan dibuang karena kulitnya mulai
Pengawasan UN Ekstra Ketat DEPOK - Tim Pemantau Independen (TPI) melakukan pengawasan ekstra ketat terhadap 15.553 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Depok pada hari pertama Ujian Nasional (UN). Ruangan kelas yang digunakan pun steril sebelum dinyatakan resmi digunakan. Bahkan sebelum UN dilaksanakan, para siswa terlebih dahulu harus menitipkan seluruh alat komunikasi yang dimiliki. Selain itu, tim juga memeriksa kantung seragam siswa sebelum masuk ruang ujian. Tak tanggung-tanggung, tim bahkan memeriksa kamar kecil saat ujian berlangsung. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi adanya kecurangan dalam pelaksanaan UN. Hanya saja, tim tidak diperkenankan memasuki ruang ujian. Demikian dikatakan Ketua TPI tingkat provinsi Yayuk Sri Rahayu Puji
Astuti kepada wartawan saat ditemui di SMPN 3 Depok. “Memang ada perbedaan antara pelaksaan UN tingkat SMA dan SMP. Kali ini tim hanya diperbolehkan memantau di luar ruang ujian saja,” katanya di sela-sela pelaksanaan UN, kemarin. Tim, juga bertugas mengawal siswa yang hendak ke kamar mandi. Hal tersebut dilakukan agar tak terjadi komunikasi antara siswa dari kelas satu dan kelas lainnya di kamar mandi yang disinyalir bisa saling bertukar jawaban soal. Jika ditemukan kecurigaan, maka tim akan mencatat dan membuat laporan tertulis. Para siswa juga tidak diperbolehkan ke kamar mandi lebih dari satu kali. “Kalau pun ada sisw yang hendak ke kamar mandi akan diantar hingga pintu kamar mandi,” imbuh Yayuk. Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Dasar
Dinas Pendidikan Kota Depok, Ade Sarda mengatakan, sesuai dengan prosedur yang ditetapkan BSNP, setiap pengawas ruang ujian berhak menindak siswa yang dicurigai melakukan kecurangan. Diungkapkan Ade, pihak pengawas harus sejeli mungkin melihat gelagat siswa yang hendak melakukan kecurangan dalam pelaksanaan UN. “Biasanya siswa membawa papan sebagai alas melingkari Lembar Jawaban Kegiatan (LJK) computer. Bisa jadi siswa membawa contekan dibawah papan, atau diselipkan di tempat pensil ataupun di kartu ujian,” ujarnya. Sebelum pelaksanaan UN, soal Ujian Nasional didistribusikan kepada sub rayon dari gudang penyimpanan soal di SMPN 3 Depok II. Soal-soal tersebut kemudian didistribusikan ke 153 sekolah penyelenggara dengan pengawalan ketat polisi. (rin)
Karyawan dan Pelajar
Wajib Pakai Batik Asli Bogor BOGOR - Penggunaan batik “Tradisiku” yang merupakan batik asli Kota Bogor, akan segera direalisasikan bagi seluruh pegawai dan karyawan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Tak hanya itu, kebijakan pamakaian seragam batik ini juga berlaku bagi seluruh pelajar dan guru di Kota Bogor. “Untuk lebih memasyarakatkan batik, karyawan Pemkot Bogor akan kita wajibkan mengenakan batik khas Bogor ini setiap hari Kamis. Sedangkan untuk seragam bagi pelajar dan guru, waktunya akan kita sesuaikan, tapi minimal dalam satu minggu harus satu kali mereka menganakan seragam batik khas Bogor ini,” ujar Walikota Bogor, Diani Budiarto, ketika menerima kunjungan Ketua Yayasan Batik Jawa Barat, Ny Sendy Dede Yusuf di kantor Balaikota Bogor, kemarin. Kebijakan pengenaan pakaian batik khas Bogor ini rencananya juga diatur dalam Perwali
(Peraturan Walikota) tentang seragam pakaian Karyawan Pemda. “Sebetulnya perwali untuk seragam Pemkot sudah ada, hanya saja sekarang ditambah dengan penggunaan batik, sehingga perwali yang ada perlu diganti,” jelasn Diani. Begitu pula, untuk seragam sekolah juga akan diberlakukan mulai tahun ajaran 2010 ini. “ Tentunya, batik yang akan digunakan untuk seragam sekolah harganya yang terjangkau, yang tidak memberatkan orang tua siswa,” kata dia. Pemakaian batik “Tradisiku” ini bertujuan lebih mempopulerkan batik asli Bogor kepada masyarakat luas. Motif batik asli Bogor sendiri cukup beragam, seperti bermotif hujan gerimis, kujang dan kijang yang merupakan hasil kerajinan asli rakyat Kota Bogor. “Kami Pemkot Bogor ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa Bogor juga punya batik,” tegas walikota. (bas)
terkelupas,” kata Budi. Selanjutnya, Rido menceritakan temuannya ke warga setempat, sehingga dalam waktu singkat kabar itu sampai kepada pihak kepolisian dan langsung dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tiga potongan kaki itu telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan otopsi dan mencocokkannya dengan potongan tubuh yang ditemukan di Halim
pagi sebelumnya. Penyidikan terhadap kasus mutilasi cukup rumit dan memakan waktu lama karena polisi harus lebih dulu mencari tahu identitas korban dan keluarga, kemudian menelusuri identitas pelaku. “Saya kira Bekasi hanya jadi lokasi pembuangan potongan tubuh. Karena berada pada perbatasan wilayah dan memiliki lokasi yang sepi sehingga aman bagi pelaku,” katanya. (ant)
Peserta UN Kesurupan
Saat Mengerjakan Soal CIKARANG – Sejumlah siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Yapidnuh Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengalami kesurupan saat pelaksanaan hari pertama ujian nasional (UN), kemarin. Siswa yang kesurupan berjumlah tujuh orang semuanya perempuan. Mereka ada yang berteriak histeris dan sebagian menangis. Wakil Kepala SMP Yapidnuh Muaragembong, Habib Budholi HS, kemarin mengatakan, tiga siswa diantaranya yakni Nurhayati (15), Fitriyani (15), dan Nirma (15), mengalami kesurupan saat mengerjakan soal UN di lokasi pengungsian gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda, Desa Jaya Sakti, Kecamatan Muaragembong, sekitar pukul 09.00 WIB. Sementara empat siswa lainnya mengalami kesurupan pada hari Minggu (28/3) selama sembilan jam mulai pukul 18.00 WIB hingga 03.00 WIB. “Masing-masing bernama Fitriyana Dewi (15), Nenti (15), Nurul Fatihah (15), dan Maesaroh (15). Mereka kesurupan saat menginap di lokasi pengungsian,” ujarnya. Para siswa tersebut, bertingkah laku aneh dengan mengeluarkan suara yang menggumam dan berteriak secara kasar. “Ada yang meminta seluruh siswa ke luar ruangan sambil berteriak histeris, ada yang menangis, dan ada yang diam saja sambil menatap wajah penghuni ruangan. Kejadian ini menyebabkan sebanyak 36
siswa lainnya dari sekolah kami menjadi ketakutan,” katanya. Kendati demikian, siswa yang kesurupan saat menjalani UN dapat menyelesaikan soal ujian hingga batas waktu yang ditentukan. “Mereka hanya kesurupan selama 10 menit saja, lalu mengaku sanggup meneruskan ujian dan selesai hingga batas waktu yang ditentukan,” kata Habib. Guna mengobati siswanya, pengelola lokasi penampungan meminta bantuan seorang paranormal dari Kecamatan Tambun, dan sejumlah dokter dari Puskesmas setempat dengan cara memberi suplemen makanan untuk daya tahan tubuh, dan memberikan doa-doa guna keselamatan siswa. Sementara itu Nurhayati, korban kesurupan mengaku tidak sadarkan diri saat kejadian tersebut berlangsung. Namun, Nurhayati bersama dengan sejumlah rekannya masih mengaku takut kejadian tersebut akan kembali terulang. “Terus terang saya sangat takut dengan kejadian ini. Mudah-mudahan besok dan seterusnya peristiwa ini tidak terulang lagi,” katanya. Secara terpisah, Kabid Pelayanan Kesehatan RSUD Bekasi, Yasni Rumaidah, mengatakan peristiwa kesurupan yang dialami para siswa lebih dikarenakan faktor ketidaksiapan mental dalam menghadapi UN sehingga mengganggu kejiwaan peserta. (ant)
326 Siswa Muaragembong Ikuti UN di Pengungsian SEKITAR 326 siswa dari tiga sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengikuti ujian nasional (UN) di lokasi pengungsian akibat banjir. Dari angka itu, sebanyak 250 siswa dari SMPN 1 Muaragembong, MTs Yapinu sebanyak 36 siswa, dan MTs Assadatul Abadiah sebanyak 40 siswa. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi, Dr Rusdi Biomet mengatakan, lokasi ujian siswa SMPN 1 dipindah ke gedung SMPN 2 Muaragembong dan SDN 04 Muaragembong, Desa Jaya
Sakti. Sementara siswa MTs Yapidnu dan MTs Assadatul Abadiah ke gedung SDN 01 Jaya Sakti. “Jarak masing-masing gedung sekolah kurang lebih tujuh kilometer,” katanya. Meski banjir di masing-mas-
ing wilayah sudah mulai surut, pihaknya tetap menginstruksikan seluruh siswa melaksanakan UN di lokasi pengungsian hingga selesai pelaksanaan. “Mereka kami imbau untuk bermalam di lokasi pengungsian hingga UN selesai pada hari Kamis (1/4) mendatang khususnya bagi siswa yang tempat tinggalnya jauh dari lokasi pengungsian,” katanya. Secara terpisah, Kepala SMPN 1 Muaragembong, Su-
handi Noor mengatakan jumlah peserta UN di sekolah tersebut sebanyak 162 orang. Sedangkan sisanya merupakan peserta dari SMP terbuka sebanyak 88 orang. “Sehingga totalnya mencapai 250 siswa,” katanya. Pelaksanaan UN di lokasi pengungsian, , berjalan lancar. Seluruh peserta menempati delapan ruangan. Masing-masing empat ruangan di SMPN 2, dan empat ruangan di SDN 04 Desa Jaya Sakti. “Alhamdulillah,
pada hari pertama tidak terjadi gangguan apa pun dalam pelaksanaannya. Siswa menjalani ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia,” katanya. Siswa di lokasi pengungsian, bermalam di mushola untuk siswa perempuan, sementara laki-laki akan menempati ruangan perpustakaan. Seluruh keperluan konsumsi siswa selama bermalam akan ditanggung oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Selasa 30 Maret 2010
F OKUS Tingginya Bunga Kredit Hambat Sektor Riil I INDONESIA kita tidak hanya mengenal dua musim yakni musim hujan dan musim kemarau. Belakangn ini muncul satu musim lagi yakni ‘’musim bunga’’. Bagi mereka yang berduit merupakan saat untuk mengambil untung banyak dari bunga ini. Bank-bank papan atas yang kepemilikannya didominasi oleh asing masih sulit menurunkan bunga kredit, meski Sertifikat Bank Indonesia (SBI) sekitar 6,5 persen. Masih tingginya bunga kredit ini dikeluhkan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Erwin Aksa, (Bali Post, Jumat 26/3). Besarnya bunga kredit ini dampaknya sektor riil yang banyak digeluti UMKM dan UKM akan gulung tikar. Di sisi lain, keuntungan dari usaha bank yang didominasi asing akan dibawa lari ke luar negeri. Saat ini dan ke depan stabilitas makro ekonomi di Bali (Indonesia) masih memiliki potensi untuk berfluktuasi secara tajam. Salah satu sumber fluktuasi yang dikhawatirkan adalah dominasi kepemilikan bank oleh asing, sehingga mereka dengan mudah ‘’mengatur’’ pasar uang di Indonesia. Di sinilah perlunya BI mengawasi suku bunga kredit di lapangan. BI yang kini menjadi sorotan publik tidak hanya menjaga suku bunga acuan yang moderat yakni 6,5 persen seperti saat ini, tetapi juga perlu tahu bagaimana realitas di lapangan. Tingginya suku bunga kredit yang kini mencapai 18 - 30 persen per tahun akan menjadi salah satu penghambat kegiatan investasi dan sektor riil di Bali. Pemerintah dan Bank Indonesia harus mendorong adanya rezim bunga rendah, setara dengan negara lain. Kita melihat iklim investasi yang sudah buruk akibat minimnya infrastruktur, lambannya birokrasi, dan rendahnya kepastian hukum makin tidak kondusif akibat terlampau tingginya suku bunga kredit dari perbankan. Saat ini BI rate berada di level 6,5 persen. Meskipun ini merupakan level terendah sepanjang sejarah, level ini masih jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Thailand yang 1,75 persen, Malaysia 2 persen, dan India 6 persen. Negara yang hampir mirip level inflasi dan suku bunga acuannya dengan Indonesia, yakni Brazil, tercatat lebih progresif menurunkan suku bunga. Selama periode 2000-2009, Brazil bisa menurunkan suku bunga acuan dari 19 persen menjadi 8,6 persen. BI hanya bisa menurunkan suku bunga acuan dari 11,5 persen menjadi 6,5 persen. Kantor BI yang ada di Bali kita harapkan lebih fokus menumbuhkan kredit demi memacu pertumbuhan ekonomi karena rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (LDR) masih rendah, yaitu di bawah 55 persen. Tingginya suku bunga di Indonesia karena pemerintah dan BI lebih mementingkan sektor keuangan ketimbang sektor riil. Padahal, hanya sektor riil yang bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi berkualitas, yang bisa menampung ribuan angkatan kerja. Problem tingginya suku bunga sebenarnya bisa diselesaikan jika ada keberpihakan terhadap sektor riil. Keluhan Ketua Hipmi seharusnya didengar pemerintah. Merekalah yang mengetahui bagaimana kondisi usaha di lapangan. Suasana batin antara pemerintah dan pengusaha harusnya terjaga dengan komunikasi yang baik. Dengan cara demikian fondasi ekonomi yang masih amat labil dapat diantisipasi. Pengalaman membuktikan negara-negara yang memiliki fundamental ekonomi bagus sehingga menjadi tangguh adalah negara yang membangun dan memelihara sinergi yang kuat antara pemerintah dan pengusaha. Di Bali UMKM dan UKM saat krisis telah mampu membuktikan dirinya tak terpangaruh krisis ekonomi. Meski demikian, bukan berarti tanpa hambatan dalam menjalankan usaha. Suku bunga kredit yang tinggi masih menjadi persoalan yang perlu segera dicari solusinya. Apa yang disampaikan Ketua Hipmi adalah suara orang-orang yang mengerti situasi dan memahami perekonomian dalam praktik. Karena itu, sewajarnya didengar dan dilaksanakan. Kita memiliki alasan optimistis menghadapi krisis. Tetapi butir-butir rekomendasi, baik oleh pemerintah maupun pengusaha, membutuhkan tindak nyata yang operasional. Salah satu ketertinggalan kita dari negara lain adalah jurang yang besar antara konsep dan praktik. ***
D
Bang D
el
Kongres PDIP di Bali tak mengudang SBY
5
Mahalnya Biaya ‘Penyembuhan’ Birokrasi MEMPERHATIKAN semaraknya berita akhir-akhir ini yang mana secara lugas disinyalir adanya permainan yang tidak cantik menyangkut masalah korupsi, makelar kasus maupun laporan fiktif yang menyangkut penerimaan negara pada tingkat penguasa suatu lembaga pada level yang tertinggi. Hal ini mungkin sudah disadari oleh sebagian masyarakat, namun secara kasat mata baru terungkap walaupun masih pada batas-batas penyidikan, penyelidikan serta investigasi lainnya. Kalau kemarin-kemarin banyak disuguhkan oleh pelaku tidak etis pada level penguasa menengah ke bawah, sekarang dilengkapi lagi pada level tingkat tertinggi, maka lengkaplah bagaimana sepak terjang penyelenggara negara di Republik tercinta ini. Seandainya saja Gus Dur masih hidup, mungkin statemennya dulu yang ingin mendatangkan atau mengimpor hakim dan jaksa profesional dari luar negeri untuk menangani berbagai kasus secara adil dan transparan, bisa jadi akan merupakan wacana yang hangat untuk diperbincangkan kembali. Terlalu banyak energi yang dihabiskan oleh negara untuk mengungkap kasus-kasus yang merugikan negara. Akan tetapi hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan biaya yang dikeluarkan dan harapan masyarakat. Terlalu banyak serta njelimetnya piranti untuk memvonis kesalahan dan kebohongan membuat permasalahan menjadi berlarut-larut. Banyak adagium, aksioma sampai asumsi diketengahkan dan dibeberkan dengan kemampuan argumentasi seperti tanpa cela sehingga seakan semuanya merasa benar menurut versinya masing-masing. Pada akhirnya uang yang banyak dihabiskan untuk membahas kasuskasus tersebut, sebagai implikasinya akan dibebankan kepada masyarakat dengan memeras ketidakberdayaan masyarakat melalui kenaikan pajak, kenaikan tarif dasar listrik, kenaikan gas dan premium serta berbagai macam kenaikan lainnya. Apa yang dapat dilakukan oleh masyarakat dengan berbagai kebijakan penyesuaian harga tersebut? Masyarakat tidak memiliki bargaining untuk menolak ketidakadilan itu dan hanya bisa menerima walaupun dengan senantiasa mengurut dada sehingga dadanya makin tipis. Birokrasi negeri ini sudah dari zaman dulu ‘terluka’, dan sampai saat ini belum juga menampakkan tanda-tanda kesembuhannya. Sebenarnya kasus Bank Century dan testimoni Susno Duadji merupakan tonggak sejarah yang diharapkan akan mampu membawa perbaikan sekaligus dapat menyembuhkan kebobrokan birokrasi. Apabila sinyalemen kecurangan tersebut diapresiasi dengan jiwa besar melalui pengakuan secara tulus terhadap kebohongan-kebohongan yang dilakukan selama ini, maka setitik sinar terang masih tersisa untuk memperbaiki negara ini ke arah yang lebih baik. Jika sebaliknya semua sinyalemen itu dimentahkan lewat kepentingan dan kekuasaan, maka dapat ditebak
Oleh : Made Kembar Sri Budhi* Berapa kali telah terjadi pergantian pemerintahan, berapa kali telah terjadi pergantian legislatif? Setiap periode pergantian pejabat, calon pemburu jabatan baru selalu mengusung kecemerlangan visi dan misinya dengan produk utamanya memberantas korupsi dan perbaikan nasib rakyat. Tapi kenyataannya selalu saja berulang dan korupsi selalu menjadi menu keseharian, sehingga di masyarakat senantiasa terdengar keluh kesah tentang kemiskinan, pengangguran, beban hidup yang menghimpit, biaya pendidikan tidak terjangkau dan sederet cerita duka jika mau disebutkan satu per satu. predikat negara terkorup, birokrasi berbelit-belit dan nepotisme koncoisme tidak akan pernah beranjak dari bumi persada ini. Masyarakat cuma bisa melihat dan menanti, akankah peluang emas ke arah clean goverment dan good governance dimanfaatkan sebaik-baiknya. Atau akan berlalu menyisakan borok-borok yang sangat sulit disembuhkan karena sudah terjadi komplikasi dengan tingginya kadar gula. Korupsi, Menu Keseharian Berapa kali telah terjadi pergantian pemerintahan, berapa kali telah terjadi pergantian legislatif? Setiap periode pergantian pejabat, calon pemburu jabatan baru selalu mengusung kecemerlangan visi dan misinya dengan produk utamanya memberantas korupsi dan perbaikan nasib rakyat. Tapi kenyataannya selalu saja berulang dan korupsi selalu menjadi menu keseharian, sehingga di masyarakat senantiasa terdengar keluh kesah tentang kemiskinan, pengangguran, beban hidup yang menghimpit, biaya pendidikan tidak terjangkau dan sederet cerita duka jika mau disebutkan satu per satu. Lantas di mana visi dan misi calon pejabat dulu diimplementasikan setelah menjadi pejabat? Seharusnya mereka tidak mengingkari makna birokrasi yang diembannya. Birokrat sebagai abdi negara semestinya adalah pelay-
an masyarakat, memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat baik menyangkut informasi yang dibutuhkan, maupun dalam proses pemecahan masalah yang dihadapi. Birokrat seharusnya berdaulat kepada rakyat, bukan berdaulat kepada atasan atau materi. Yang lebih mencengangkan lagi tidak sedikit oknum birokrat berperilaku seolah kekuasaan yang dimiliki runtuh ke pangkuannya dari langit, lupa dan pura-pura lupa akan amanat rakyat yang ditumpukan kepadanya. Birokrat yang sedang memangku jabatan sering lupa akan dirinya, merasa paling hebat, paling benar dan merasa paling berharga sehingga penghargaan terhadap orang lain berkurang. Jika sudah seperti ini adalah mustahil bisa menjadi pelayan masyarakat dengan baik. Justru dengan bersembunyi di balik kedok kekuasaan sering melakukan tindakan yang bersifat menghambat. Sebenarnya secara tidak langsung mereka itu telah merendahkan dirinya sendiri. Roda zaman telah ber-
putar ke eranya, paradoks pemikiran masa lalu yang picik dan konvensional semestinya sudah ditinggalkan. Jika masyarakat diberikan mengekspresikan suara hatinya secara jujur tanpa ada rekayasa dan intimidasi, maka mungkin sebagian akan kaget mendengarkan bagaimana kondisi mereka yang sebenarnya. Pemerintah sebagai pengambil kebijakan terlalu asyik dengan kamuflase permainan angka-angka, terlalu terbius dan dinina bobokan oleh target-target semu. Akhirnya permasalahan mendasar yang perlu dituntaskan dengan sederhana menjadi terabaikan oleh perhitungan matematis dan statistik yang kaku hanya untuk menjaga citra institusi yang semu pula. Hal yang paling jauh dari diri setiap orang adalah masa lalu. Masa lalu tidak pernah akan dapat digapai dan diperbaiki kembali. Haruskah masa lalu kelabu berulang dan bersambung seperti cerita sinetron yang pada akhirnya tidak memiliki kebanggaan untuk menuturkan dan menceritakan kepada anak cucu dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Para birokrat, calon birokrat seharusnya mulai berpikir dan melaksakan dengan mengisi waktu saat ini, jangan sampai menjadi masa lalu yang tidak enak untuk dikenang. Masa lalu yang telanjur kelabu boleh diingat tetapi tidak untuk diulang. Jadi berlomba-lombalah untuk memperbaiki kehidupan masyarakat. Tunjukkan pada dunia bahwa Indonesia dengan berbagai potensi yang dimilikinya sangat berhak akan masa depan yang cemerlang. *Penulis, warga Desa Tajun
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
Islah batal ...
SURAT A NDA Jalan Jati Mulya Rusak Parah KAMI Warga Kelurahan Jati Mulya, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mendesak pemerintah segera memperbaiki kerusakan jalan sepanjang 1,5 kilometer di wilayah setempat yang telah terjadi selama 10 tahun. Jalan Jati Mulya rusak akibat lintasan kendaraan bertonase berat dan genangan air. Sebagian besar aspal telah mengelupas dan hanya tersisa tanah merah, sehingga bila hujan turun rawan terjadi kecelakaan, sementara bila musim panas ba-
nyak debu yang beterbangan dan menempel di rumah-rumah warga. Warga selama ini berinisiatif secara swadaya memperbaiki Jalan Jati Mulya, namun sifatnya hanya sementara. Warga di sini patungan membeli pasir sendiri, untuk menutup bagian jalan yang berlubang. Tapi upaya itu hanya bertahan selama tiga bulan saja. Abdul Gani RT05 RW02, Desa Jati Mulya
Berharap Banyak Kepada KSN KONGRES sepak bola nasional (KSN) hari ini mulai digelar di Malang. Melihat carut marutnya presta-
si Timnas Indonesia belakangan ini, tentu tak salah jika penulis berharap banyak KSN bisa memberikan kon-
tribusi yang besar terhadap peningkatan kualitas sepak bola Indonesia. Penulis yakin seluruh masyarakat pecinta sepak bola di Indonesia tentu berharap kualitas Timnas akan makin terangkat dengan digelarnya KSN. Terkait rekomendasi yang dihasilkan nanti, apapun itu, tentunya tetap kita harus menyerahkan kepada pengurus PSSI. Semuanya tentu berharap pengurus dengan legowo melak-
sanakan rekomendasi itu, tapi tentu saja kita tak bisa memaksa jika yang bersangkutan enggan melakukannya. Semoga harapan itu yang juga harapan seluruh masyarakat yang ingin melihat Timnasnya tampil di ajang Piala Dunia, bisa terwujud dengan pergelaran KSN tersebut. Amin. Adhi Natih Kemandoran I, Jak-Sel
Kasus Gayus dan Gerakan Boikot Bayar Pajak PRIA paling popupler di tanah air dalam pekan ini barangkali Gayus Haloman Tambunan. Pegawai pajak golongan IIIA yang baru berumur 30 tahun itu
mengejutkan khalayak karena di rekeningnya terparkir dana sebesar hampir 25 miliar rupiah. Pria yang diduga kuat sebagai makelar kasus pajak itu kini telah
terbang ke negeri tetangga, Singapura. Ada banyak komentar atas kaburnya Gayus, diantaranya ia sengaja di suruh melrikan diri oleh pihak-pihak yang diduga ikut ‘bermain’ sebagai makelar kasus. Ada yang menduga Gayus, yang memegang jabatan sebagai Penelaah Keberatan Direktorat Jenderal Pajak, cuma pemain di level bawah . Artinya ia bermain tidak sendirian, melibatkan orang lain termasuk yang pangkat dan jabatanya lebih tinggi. Gayus juga ditengarai sebagai pengumpul (kolektor) dana. Uang yang terkumpul dimakan ramai-ramai. Jadi ada dugaan kuat uang diparkir di rekening Gayus itu tak dinikmatinya sendiri. Mencuatnya kasus Gayus seperti menjadi penegas dugaan banyak orang selama ini bahwa
direktorat jenderal pajak adalah wilayah yang kotor. Maka rasanya bisa diterima jika ada banyak orang yang kecewa lalu nimbrung dalam ‘Gerakan 1000 000 Rakyat Boikot Bayar Pajak’ di jejaring sosial di dunia maya. Menurut saya, pemerintah tak bisa mengganggap sepele gerakan itu. Jika tak direspon dengan baik, gerakan itu bisa menggelinding bagai bola salju, yang semakin lama semakin membesar, dan menerjang apa saja di depannya. Singkat kata, direktorat jenderal pajak harus ‘dibersihkan.’ Kalau Gayus-Gayus lain terus dibiarkan beredar di sana, apa kata dunia? Yuli Jatinegara - Jakarta Timur
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Selasa 30 Maret 2010
Peserta KSN Mulai Berdatangan MALANG - Para peserta Kongres Sepak Bola Nasional (KSN) mulai berdatangan dari berbagai wilayah Tanah Air ke kota Malang, Jatim, kemarin, untuk bertemu dalam rangka memajukan prestasi sepak bola Indonesia yang terus terpuruk itu. KSN yang akan berlangsung pada 30-31 Maret ini, dijadwalkan dibuka oleh Presi-
den Susilo Bambang Yudhoyono di GOR Ken Arok Malang. Peserta yang akan ambil bagian lebih kurang 500 orang dari berbagai unsur yaitu Kemenpora, PSSI, KONI, PWI, tokoh masyarakat, pengamat olah raga serta mantan pemain timnas Indonesia. Panitia lokal menempatkan para peserta di sejumlah hotel di Kota Malang yakni di Hotel
Santika, Hotel Regent Park dan Hotel Trio Indah 1. KSN yang ide awalnya dari Presiden SBY ini akan berlangsung dua hari dengan sejumlah agenda, di antaranya pidato SBY dan pelaksanaan kongres di hotel Santika serta adanya pertandingan Arema melawan Persitara di Stadion Kanjuruan, Kepanjen, Kabupaten Malang. (ant)
Persiapan Pementasan Chris John Terganggu SEMARANG - Promotor Chris John, Zaenal Thayeb, mengakui, upaya untuk mementaskan pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, terganggu akibat belum ada kejelasan soal lawannya. “Terus terang ini sangat mengganggu sekali bagi saya dan tim untuk mementaskan perebutan gelar juara di Bali, 22 Mei 2010,” kata pemilik Sasana Mirah Silver Boxing Camp itu kemarin. Menurut dia, saat membuat prposal untuk pencarian dana tentunya harus disebutkan partai utamanya, yaitu Chris John melawan siapa, tetapi sampai kini Chris John Manajemen belum memberikan nama petinju yang akan menjadi calon namanya.
“Kalau untuk partai tambahan yang lima itu, saya sudah siap bahkan saya sudah mengirimkan dua petinjunya untuk berlatih di Australia. Saya tinggal menunggu nama calon lawan untuk Chris John,” katanya. Ia berharap Chris John Manajemen secepatnya memberikan nama calon lawan Chris John supaya dirinya bisa bekerja untuk membuat proposal bagi pencarian dana karena untuk mementaskan tinju dunia itu memerlukan dana antara Rp 4 miliar hingga Rp 5 miliar. “Saya berharap paling lama empat hari mendatang Chris John Manajemen sudah memberikan nama calon lawan Chris John, tetapi kalau sampai molor dua minggu, saya nggak tahu apa jadinya,” katanya menegaskan. Ketika ditanya apakah deng-
an lambannya Chris John Manajemen menyodorkan nama calon lawan itu, dirinya tetap merasa optimistis pertarungan perebutan gelar bisa dilaksanakan sesuai jadwal, dia mengatakan, kalau dirinya cepat dapat sponsor tentunya bisa dilaksanakan sesuai jadwal. “Tetapi kalau kita tidak cepat dapat sponsor, tentunya pertarungan Chris John bisa ditunda,” katanya menegaskan. Menyinggung apakah sekarang ini sudah mendapat sponsor untuk mementaskan Chris John, dia mengatakan, kalau untuk siaran langsung sudah tidak masalah karena sudah ada televisi swasta nasional yang akan menyiarkan secara langsung. (ant)
Pemerintah Diharapkan Alokasikan Anggaran Merata MAKASSAR - Pebulutangkis Nasional Taufik Hidayat mengharapkan pemerintah mengalokasikan anggaran yang merata bagi seluruh cabang olahraga Harapan tersebut diungkapkan oleh Taufik pada pembukaan “Milo School Competition” (MSC) di Makassar, kemarin. “Saya sedikit iri dengan sepak bola karena anggarannya ada di APBD. Padahal, sementara ini bulu tangkis yang pernah menyumbangkan emas di Olimpiade,” ujar pemenang medali emas Olympiade 2004. Ia mengusulkan agar pemerintah untuk menghentikan sementara alokasi anggaran untuk sepak bola guna membuat
fasilitas olahraga yang lengkap untuk semua cabang olahraga. “Fasilitas olahraga yang merata dapat mendorong prestasi lebih maju lagi,” ujarnya. Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel A. Muallim, mengatakan, pemerintah provinsi Sulsel setiap tahun menyiapkan anggaran untuk semua cabang olah raga. “Sepak bola memang banyak tapi kita tidak diskriminatif. Paling tidak ada 60 permohonan bantuan untuk olahraga yang selalu kita berikan,” ujarnya. (ant)
Taufik Hidayat
6
KSN Harus Sesuai Dengan Tujuan Awal MALANG - Ketua Komisi A yang membidangi masalah keorganisasian Kongres Sepak Bola Nasional (KSN) Hendardji Sooepandji mengatakan kongres di Malang harus sesuai dengan tujuan awal yaitu ingin memperbaiki sepak bola Indonesia. “Tujuan sudah jelas. Jadi jangan berandai-andai dulu, biar KSN berjalan sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan sebelumnya,” katanya saat dikonfirmasi di Malang, kemarin. Sebagaimana diketahui sebelumnya KSN yang diprakarsai oleh Kemenpora, PSSI, KONI dan PWI Pusat. Sementara PWI Jawa Timur terlebih dahulu menggelar Rembuk
Sepak Bola Nasional (RSN) di Surabaya telah menetapkan 12 rekomendasi untuk memajukan sepak bola Indonesia. Salah satu rekomendasi itu adalah meminta pemerintah berupaya optimal melakukan pembinaan sepak bola secara menyeluruh dengan anggaran yang berkecukupan dan berlanjutan. Selain itu adalah menolak cara-cara tidak sportif dalam internal organisasi dan bersikap santun dalam menyampaikan kontrol sosial atau kritik yang konstruktif. Menurut dia, pada KSN di Malang harus mendapatkan rekomendasi terbaik terutama dalam pengembangan dan pem-
binaan prestasi sepak bola Indonesia sehingga mampu bersaing dengan kompetitor lain. Selain itu, kata dia, harus ada perubahan mendasar pada tubuh PSSI itu sendiri maupun perubahan secara keseluruhan pada sepak bola Indonesia. “Mau diperbaiki kok susah. Yang jelas KSN harus tetap berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan. Jadi jangan berwacana dulu,” katanya menambahkan. Pendapatan tentang perubahan ditubuh PSSI juga diungkapkan oleh mantan pemain timnas Sinyo Aliandoe. Pada KSN harus ada perubahan yang diharapkan membawa sepak bola Indonesia lebih baik.
“Bagaimanapun besok, (Selasa - red)) harus ada perubahan. Kalaupun Ketua Umum PSSI tidak turun maka KONI harus membekukan PSSI,” katanya saat dikonfirmasi. Menurut dia, pada KSN akan berbicara dihadapan peserta agar perubahan ditubuh PSSI segera terjadi. Pemerintah juga harus mengambil sikap tegas demi prestasi sepak bola Indonesia. “Jika rekomendasi tidak direspon oleh PSSI maka pemerintah harus secepatnya menentukan sikap,” kata mantan pelatih Arema Malang yang juga tergabung dalam Perhimpunan Pemain Sepak Bola Nasional (PPSN) itu. (ant)
Panpel Persib Dipanggil Komdis PSSI BANDUNG - Panpel pertandingan Persib “Maung Bandung” dipanggil Komdis PSSI terkait melubernya penonton pada saat pertandingan tuan rumah melawan Arema Malang. “Panpel diminta keterangannya atas luberan penonton hingga ke pinggir lapangan pada pertandingan lawan Arema. Panggilan itu sebatas untuk memberikan keterangan,” kata Sekretaris Panpel Persib Bandung, Budi Bram di Bandung, kemarin. Pemanggilan itu, merupakan pemanggilan ketiga bagi Panpel Persib Bandung pada musim kompetisi Liga Super 20092010 ini. Sebelumnya, Panpel Persib yang dikelola oleh PT Persib Bandung Bermartabat itu juga pernah dipanggil terkait ‘memasukan’ supporter Bonek yang saat itu masih dalam status ‘hukuman’ tidak boleh memberikan dukungan bagi Persibaya di luar Surabaya. Sedangkan pemanggilan kedua yakni terkait rasisme yang dilakukan suporter Bandung. Namun dari kedua pemanggilan itupun Persib Bandung tidak mendapatkan hukumana tau sanksi apapun. “Mudah-mudahan saja pemanggilan kali inipun tidak berimplikasi sanksi, pasalnya penonton Bandung memang sangat besar dan sulit dibendung. Apa boleh buat demi bobotoh kami siap memerikan keterangan kondisi yang seadaanya,” katanya.
Ia menyebutkan, pihaknya telah melakukan upaya-upaya untuk mencegah penonton agar tidak sampai meluber hingga ‘seatle ban’ lapangan seperti saat lawan Arema Malang. Di lain pihak pihaknyapun tidak bisa melakukan langkah represif di lapangan terhadap penonton yang melanggar itu. “Kami berupaya maksimal mencegah mereka, namun bila itu terjadi fokus kami mengamankan pertandingan hingga usai, termasuk mencegah kerusuhan yang melibatkan penonton,” kata Bram. Ia menyebutkan, bludakan penonton hanya terjadi pada pertandingan-pertandingan tertentu, saat melawan tim-tim yang mendapat perhatian publik seperti lawan Persebaya, Arema, Persija dan beberapa pertandingan lainnya. “Pada saat pertandingan tim-tim yang mendapat perhatian lebih dari bobotoh, jumlah mereka pasti lebih banyak dari pertandingan biasanya,” kata Bram. Padahal kapasitas Stadion Si Jalak Harupat bisa menampung hingga 36 ribu penonton, namun dalam dua tahun terakhir animo bobotoh untuk menyaksikan pertandingan Persib cukup besar, sehingga stadion sebesar itupun seakan kewalahan menampung bobotoh. Terkait rasisme, kata Budi Bram sudah mulai bisa dicegah dan ditekan. Panpel juga menyiagakan tim pemantau penonton yang bertugas untuk mengamati perilaku supporter di tribun. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Selasa 30 Maret 2010
7
Melawan Manchester United
Bayern Dalam Kesulitan BERLIN - Tidak ada waktu yang lebih buruk bagi Bayern Munich musim ini untuk menghadapi tim raksasa Manchester United dalam pertandingan pertama perempatfinal Liga Champions, dinihar nati. Tim Bavarian, yang telah menikmati keberhasilan dalam tiga kompetisi menyusul istirahat musim dingin, mengalami stagnasi setelah kekalahan kedua berturut-turut dalam Bundesliga, 1-2 dari VfB Stuttgart, Sabtu lalu. Mereka juga mungkin menghadapi United, 11 tahun setelah kalah 1-2 pada final Liga Champions 1999, ketika tim asal Inggris itu mencetak dua gol pada menit-menit terakhir, tanpa pemain terbaik mereka musim ini. Pemain sayap asal Belanda Arjen Robben menderita cedera betis saat melawan Stuttgart dan diragukan dapat tampil dalam pertandingan tersebut sementara pemain tengah Bastian Schweinsteiger sedang kena skorsing. “Mungkin yang terjadi tidak seburuk itu tetapi tampaknya sulit untuk pertandingan melawan Manchester,” kata pelatih Bayern Louis van Gaal kepada wartawan. Robben juga tampil luar biasa pada pertengahan pekan, mencetak gol kemenangan pada perpanjangan waktu melawan Schalke 04 yang membawa Bayern ke final Piala Jerman.
“Akan sangat pahit jika ia absen dalam pertandingan sebesar itu,” kata pemain belakang Bayern Philipp Lahm. Akan tetapi Van Gaal, sudah mendapatkan “playmaker” Franck Ribery kembali fit begitu pula pertahanan tengah Martin Demichelis, yang cedera wajahnya dalam pertandingan persahabatan Argentina melawan Jerman bulan ini. Striker Mario Gomez juga tampaknya sudah pulih dari cedera otot, meskipun ia kurang latihan pertandingan. Menang beruntun Tidak ada kekhawatiran cedera baru bagi United karena pencetak gol terbanyak Wayne Rooney serta pemain belakang Rio Ferdinand tampaknya akan fit setelah diistirahatkan dari pertandingan Sabtu yang berakhir dengan kemenangan 4-0 atas Bolton Wanderers, kemenangan ketujuh mereka berturut-turut dalam semua kompetisi. Dengan adanya pertandingan besar dalam Liga Premier melawan Chelsea Sabtu depan, bukan kejutan jika Alex Ferguson memilih mengistirahatkan keduanya. Dia mengatakan, Rooney, yang telah mencetak 33 gol musim ini, tidak diturunkan karena memar pada kakinya sementara Ferdinand berjuang menghadapi masalah pung-
gung dan kunci pahanya menegang saat latihan. “Mereka hanya sedikit peka,” kata Ferguson kepada MUTV. “Wayne mengalami memar pada kakinya. Jika ia dimainkan dan mendapat pukulan pada itu, maka ia akan diragukan bisa tampil Selasa. “Kami menghadapi pekan besar. Kami harus memanfaatkan tim kami dalam situasi seperti ini. Saya tidak cemas mengenai itu sama sekali. Mereka telah menjalankan pekerjaan mereka dengan baik dan saya akan punya Rooney dan Ferdinand siap untuk pertandingan Selasa.” Ferguson, sedang berusaha membawa United mencapai final Liga Champions untuk ketigakalinya berturut-turut, juga akan dibuat senang oleh penampilan Dimitar Berbatov. Striker Bulgaria, yang belum meyakinkan fans United mengenai kualitasnya, mencetak gol duakali saat melawan Bolton dan tampaknya akan senang dalam tanggung jawab memimpin barisan sendiri. Pemain sayap asal Portugal Nani, yang menikmati musim terbaiknya, adalah pemain lain yang sedang dalam performa puncak dan Bayern harus bekerja keras untuk menghindarkan dia dan Antonio Valencia dari memberi umpan silang yang di tangan Rooney, khususnya, tumbuh subur. (ant)
Lyon Vs Bordeaux
Laga Eropa Rasa Prancis LYON - Masyarakat pecinta sepakbola Prancis harus menerima kenyataan bahwa salah satu dari wakil mereka, yaitu Olympique Lyon dan Girondins Bordeaux harus saling “bunuh” ketika bertemu di perempat-final Liga Champions, dinihari nanti. Meski pertandingan tersebut merupakan pentas Eropa, tapi aroma persaingan yang ditampilkan kedua klub tersebut tidak ubahnya bagaikan kompetisi domestik. Lyon, yang akan menjadi tuan rumah pada pertandingan pertama, menyatakan siap melangkah ke babak empat besar di turnamen antar klub Eropa itu untuk pertama kalinya. “Kami tidak bertanding menghadapi Bordeaux, tapi melawan diri sendiri,” ujar kiper Lyon Hugo Lloris mengomentar pertandingan menghadapi Bordeaux. Lloris berjasa besar ketika tampil mengesankan ketika Lyon membuat kejutan besar dengan menyingkirkan raksasa Eropa, Real Madrid di babak 16 besar. “Kami harus mencetak satu atau dua gol dan tidak kebobolan. Kami harus bisa untuk lolos ke babak berikutnya,” kata Lloris. Bertemu dua klub membuat
membuat Perancis sudah memastikan satu wakil yang tampil di babak empat besar. Meski sama-sama mewakili Perancis, Lyon dan Bordeaux akan tampil dengan seluruh kemampuan mereka, terutama Lyon yang ingin memanfaatkan peluang untuk membuktikan bahwa mereka adalah tim terbaik di negerinya. Setelah merebut tujuh gelar liga domestik secara beruntun sebelum dihentikan Bordeaux tahun lalu, Lyon siap untuk mengembalikan reputasi mereka. Sementara Bordeaux, yang mendapat perlawanan sengit dari beberapa tim di liga domestik, termasuk Lyon, juga dalam kondisi percaya diri untuk membuktikan bahwa mereka mamang pantas melangkah lebih jauh di kompetisi Eropa. Namun akibat persiapan mereka yang lebih terfokus menghadapi Lyon di Liga Champions, Bordeaux harus membayar mahal dengan kekalahan 1-3 dari Olympique Marseille di final Piala Liga, Sabtu lalu. “Bermain di final saat mempersiapkan diri menghadapi Lyon membuat pertandingan final menjadi tidak mudah,” kata Laurent Blanc, pelatih Bordeaux usai pertandingan
menghadapi Marseille. “Kami cukup beruntung karena bermain lebih awal, Selasa, jadi kami bisa cepat-cepat melupakan kekecewaan untuk bangkit kembali,” katanya. Menghadapi Bordeaux, Lyon yang dilatih Claude Puel akan tampil dengan kekuatan penuh, kecuali pemain belakang Francois Clerc dan Cleber Anderson yang sudah lama cedera. Pelatih Puel tetap harus waspada karena pemain tengah Alou Diarra masih menjadi skorsing karena mendapat kartu merah pada pertandingan sebelumnya saat menghadapi Olympiakos, sementara pemain belakang Marc Planus masih mengalami cedera lutut. Pada pertandingan final menghadapi Marseille tersebut, Blanc kemudian menarik dua pemain terbaiknya, yaitu playmaker tim nasional Perancis Yoann Gourcuff dan penyerang asal Maroko Marouane Chamakh, agar mereka bisa tampil lebih segar menghadapi Lyon di Liga Champions. Peluang Bordeaux untuk melangkah lebih jauh dipastikan akan sangat tergantung kepada dua pemain tersebut pada pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Gerland, kandang Lyon tersebut. (ant)
Hadapi CSKA Moscow
Inter Harus Percaya Diri MILAN - Inter Milan sepertinya dihadapkan pada situasi memanfaatkan pertandingan pertama perempatfinal Liga Champion melawan CSKA Moscow, dinihari nanti, untuk bisa meningkatkan kembali kepercayaan diri mereka yang mengendor pada kompetisi domestik. Juara Italia itu memang berhasil menyingkirkan Chelsea pada 16 besar Liga Champions melalui kemenangan 1-0 di London, namun penampilan mereka di Serie A belakang ini begitu buruk. Keunggulan mereka di puncak klasemen itu berkurang dari sembilan poin pada pertengahan Februari lalu menjadi hanya satu poin menyusul kekalahan 1-2 di AS Roma. Itu semua sangat berbeda dengan tiga tahun terakhir saat mereka begitu perkasa di Italia, namun susah payah dalam kompetisi Eropa. “Bermain setiap tiga hari tidak mudah tapi semangat untuk menang lebih kuat daripada kelelahan,” kata pencetak gol terbanyak di liga utama Italia Diego Milito menjelang pertarungan di San Siro. “Setiap pertandingan sulit dan kami tidak boleh meremehkan siapapun, kami harus berfikir tentang kami sendiri,” tam-
bulan lalu setelah berselisih dengan pelatih Jose Mourinho.
Suluh Indonesia/dok
Diego Milito
bahnya. Inter, yang tidak mencapai semifinal sejak 2003 dan punya rekor tak terkalahkan di kandang saat ini, tidak akan diperkuat oleh pemain belakang asal Brazil Lucio dan rekan senegaranya pemain tengah Thiago Motta yang sedang menjalani hukuman larangan bertanding. Bek kiri Davide Santon juga cedera dan striker muda Mario Balotelli menganggur selama
Kekuatan penuh Sementara itu CSKA tidak khawatir tentang kelelahan menghadapi pertandingan perempatfinal Piala Eropa pertama mereka dalam 17 tahun. Mereka sepertinya akan tampil dengan kekuatan penuh dengan pemain sayap asal Cile Mark Gonzales tampak bisa mengatasi kejang otot, yang memaksa dia tidak bermain pada pertandingan liga Jumat. CSKA meraih kemenangan sulit melalui gol yang dicetak oleh pemain tengah asal Jepang Keisuke Honda dan striker asal Ceko Tomas Necid untuk berbagi pimpinan di puncak klasemen liga setelah tiga pertandingan musim ini. “Inter mungkin sangat senang setelah dalam undian akan menghadapi kami,” kata pemain asal Rusia Vasily Berezutsky. “Saya pikir mereka sudah memimpikan satu tempat di semifinal. Hal itu seharusnya membuat kami baik-baik saja. Sevilla sebelumnya juga terlihat sangat percaya diri sebelum pertandingan kami, tapi buktinya di mana mereka sekarang,” katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ap
HADANGAN LAWAN - Pemain Real Madrid asal Argentina, Gonzalo Higuain (kiri) berusaha melewati hadangan pemain Atletico de Madrid dari Uruguay, Diego Forlan, dalam pertandingan lanjutan Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, kemarin.
Real Kembali ke Puncak MADRID - Real Madrid kembali berada di atas Barcelona di puncak klasemen Liga Utama Spanyol (La Liga) ketika gol dari mantan pemain Liverpool Xabi Alonso dan Alvaro Arbeloa membantu mereka meraih kemenangan 3-2 atas Atletico Madrid, kemarin. Kemenangan 1-0 bagi Barca di kandang tim urutan keempat Real Mallorca pada Sabtu menempatkan tim juara bertahan itu unggul tiga poin tetapi Real menanggapinya dengan menyamakan poin menjadi 74 poin dengan saingan berat mereka itu dan merebut kembali posisi teratas melalui selisih gol. Atletico, yang belum pernah memenangi derbi Madrid dalam lebih dari 10 tahun, memimpin 1-0 saat turun minum berkat usaha mantan pemain Real Jose Antonio Reyes, sebelum Alonso, Arbeloa dan Gonzalo Higuain menyarangkan bola untuk membuat tim tuan rumah memimpin 3-1. Diego Forlan membalaskan satu gol lagi dari titik penalti saat waktu pertandingan tersisa 20 menit setelah Alonso menyentuh bola dengan tangannya tetapi Real dengan mudah merebut ketiga poin. Dengan sembilan pertandingan tersisa, dua tim teratas itu unggul 21 poin di atas tim urutan ketiga Valencia dan Real menjamu Barca dalam pertandi-
ngan yang berpotensi menjadi penentu “Clasico” dalam dua pekan ke depan. Fans tuan rumah membentangkan spanduk besar sebelum pertandingan dimulai di Bernabeu menunjukkan sekumpulan “hantu” Real berdiri mengancam suporter mudah Atletico yang meringkuk di tempat tidur dengan slogan dalam huruf besar-besar: “Mimpi terburukmu”. Pertandingan itu awalnya tampak seperti akan menjadi mimpi buruk bagi tim ruan rumah berkat Reyes, yang membantu Real memenangi gelar dengan dua gol pada hari terakhir musim 2006/07 saat dipinjam dari Arsenal. Tembakan halus Pemain tengah asal Portugal Tiago menggiring bola menuju area penalti dan mengumpan Sergio Aguero, yang mengarahkan bola ke Reyes untuk melakukan tembakan halus yang melewati Iker Casillas ke sudut dalam jaring. Peluang terbaik pada babak pertama bagi Real untuk menyamakan kedudukan jatuh pada Cristiano Ronaldo. Alonso melayangkan umpan silang ke area penalti dan pemain depan Portugal yang tanpa pengawalan itu, biasanya sangat efektif di udara, kali ini gagal menyarangkan sundulannya meskipun hanya kiper
David De Gea yang harus ia perdaya. Real melanjutkan tekanan usai turun minum dan Alonso menyamakan kedudukan pada menit ke-49 melalui sundulan jarak dekat. Umpan menyilang lapangan dari pemain tengah itu mengirim Arbeloa terbuka untuk menempatkan Real memimpin enam menit kemudian dan kesalahan pertahanan membuat Higuain menyarangkan gol ketiga pada menit ke-62, yang menjadi gol pemain depan Argentina itu yang ke-23 musim ini. Usaha Tiago menjauhkan bola mengenai rekan setimnya Paulo Assuncao dan Higuain menembakkan bola melewati De Gea sehingga membuat pengumpulan golnya selisih dua dari pencetak gol terbanyak Lionel Messi. Tendangan penalti Forlan pada menit ke-68 membuat Casillas tidak punya peluang, menambah gol bagi tim tamu. Real sekarang telah memenangi seluruh 15 dari pertandingan kandang mereka musim ini dan itu merupakan kemenangan ke-11 berturut-turut mereka dalam liga. Musim bermasalah Musim yang penuh masalah bagi Sevilla semakin buruk ketika mereka mengalami kekalahan 0-3 di kandang Villarreal di bawah asuhan pelatih baru
Antonio Alvarez dalam tugas pertamanya. Manolo Jimenez dipecat setelah bermain imbang dengan tim terbawah xeres pada Selasa dan Sevilla sekarang telah gagal memenangi delapan pertandingan dalam semua kompetisi, membuat target mereka untuk lolos ke Liga Champions musim mendatang dalam bahaya. Tim Andalusia, yang berada di urutan kelima dengan 45 poin dari 29 pertandingan, dua poin di bawah tim urutan keempat Mallorca itu, tidak bergigi dalam serangan dan compang-camping dalam pertahanan sehingga tertinggal saat pertandingan baru lima menit di Madrigal. Nilmar melaju terbuka di sisi kiri dan Giuseppe Rossi lepas dari penjagaan dan menyapu umpan silang dari strker Brazil itu melewati kiper Andres Palop menuju jaring. Nilmar kembali membantu terciptanya gol berikutnya, 13 menit kemudian, mengirim umpan dari kanan yang disarangkan Joseba Llorente dari sudut sulit. Sevilla, yang melawan Atletico Madrid dalam final Piala Raja, Mei mendatang, lebih gigih pada babak kedua tetapi gagal mencetak gol dan pemain cadangana Robert Pires menyarangkan gol ketiga bagi tim tuan rumah dalam tambahan waktu. (ant)
Eriksson Akan Melatih Pantai Gading DAKAR - Federasi Sepakbola Pantai Gading (FIF), kemarin mengumumkan bahwa mantan pelatih tim nasional Inggris Sven-Goran Eriksson sudah ditetapkan sebagai pelatih menghadapi putaran final Piala Dunia 2010. Dalam pernyataan yang dikutip situs resmi www.fif. com, dari beberapa kandidat, Eriksson akhirnya dipilih untuk menggantikan pelatih asal Bosnia Vahid Halilhodzic yang dipecat sejak Februari lalu karena gagal mengantar Pantai Gading ke semifinal Piala Afrika beberapa waktu lalu. “Komite eksekutif telah
menganalisis beberapa calon sebelum memilih Sven-Goran Eriksson. Ia akan bertugas selama putaran final Piala DUnia 2010 dan ia mendapatkan gaji yang sangat pantas karena pasti sulit di kompetisi yang diikuti 32 tim terbaik,” kata FIF dalam pernyataan tersebut. Pada Piala Dunia yang berlangsung 11 Juni sampai 11 Juli mendatang, Pantai Gading berada di Grup G bersama Brazil, Portugal dan Korea Utara. Eriksson, pelatih berusia 62 tahun itu sebelumnya memiliki pengalaman sebagai pelatih berbagai klub di negara asalnya Swedia, sebelum kemudi-
an berkelana sebagai pelatih tim nasional Portugal, Italia dan Inggris. Ia juga pernah bergabung dengan Manchester City pada 2007. Tapi ia gagal saat menjadi pelatih nasional Meksiko pada 2008-2009. Tahun lalu, ia dipercaya sebagai direktur sepakbola klub divisi empat Inggris Notts County, tapi mengundurkan diri sejak Februari lalu. Dibawah Eriksson, tim nasional Inggris tersingkir di perempat-final di tiga turnamen penting secara beruntun, yaitu Piala Dunia 2002, Euro 2004 dan Piala Dunia 2006. (ant)
Suluh Indonesia/dok
Sven-Goran Eriksson
Nadal Dipersulit Nalbandian MIAMI - Peluang Rafa Nadal untuk mengakhiri paceklik gelar selama 11 bulan masih terbuka dengan menundukkan petenis ulet asal Argentina David Nalbandian 6-7 6-2 6-2 pada putaran ketiga Sony Ericsson Open, Minggu wakru setempat. Unggulan keempat Nadal, yang memenangi gelar terakhirnya pada Roma Masters, Mei 2009, dipersulit oleh Nalbandian selama hampir dua setengah jam sebelum ia akhirnya memastikan kemenangan kedua dalam empat pertemuan melawan petenis Amerika Selatan itu. “Saya duakali kalah dari dia dalam pertandingan penting sebelumnya maka permainan dia tidak mengejutkan saya,” kata Nadal. “Ia lawan yang berat bagi siapapun.” Nadal dipersulit sepanjang set pertama oleh petenis deng-
Suluh Indonesia/dok
Rafa Nadal (kiri) dan David Nalbandian (kanan).
an “wildcard” peringkat 161 dunia, yang sedang kembali beraksi setelah menjalani operasi pinggul 10 bulan lalu. Dua petenis yang bermain dari “baseline” itu saling mematahkan servis pada set tersebut sebelum membuat kagum penonton dengan pukulan-pukulan memesona pada “tiebreak”.
Setelah kehilangan satu set point pada kedudukan 8-7, Nadal membiarkan Nalbandian merebut set tersebut setelah dengan gigih memperebutkan poin terakhir. Nadal meningkatkan langkah pada dua set terakhir dan membuat frustrasi lawannya dengan melesakkan sejumlah
pukulan brutal yang membantunya memenangi enam gelar grand slam. “Saya agak kurang beruntung pada set pertama,” kata Nadal kepada wartawan. “Saya merasa baik-baik saja secara fisik dan saya kira dia agak lelah pada akhirnya.” Juara AS Terbuka Kim Clijsters tidak menghadapi banyak perlawanan dari Shahar Peer saat ia mengalahkan petenis Israel tersebut 6-0 6-1. Unggulan 14 itu tidak pernah menghadapi “break point” dan memimpin 6-0 3-0 sebelum Peer mempertahankan servisnya yang hanya sekali terjadi dalam pertandingan tersebut. “Saya merasakan bagaimana otak dan tangan saling berhubungan,” kata Clijsters, menjelaskan permainannya yang fokus. “Itu perasaan yang menyenangkan.” (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Selasa 30 Maret 2010
8
Harta Karun Senilai Rp 47 M Diamankan Lanal
Suluh Indonesia/ant
LUMPUR SIDOARJO - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, melihat pusat semburan lumpur dengan menggunakan teropong khusus, didampingi Ketua Bapel Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), Mayjen TNI Soenaryo (kanan), saat kunjungan kerja di penampungan luberan lumpur panas di titik 25, Porong Sidoarjo, kemarin. Presiden SBY mengingatkan pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) untuk mencegah meluasnya daerah terendam lumpur, yang disebabkan hujan deras.
Ribuan Lembar Jawaban UN Tak Bisa Dibaca JAMBI - Sejak dilakukan proses ‘scaning’ atau pemindaian terhadap lembaran jawaban Ujian Nasional (UN) tingkat SMU dan Madrasah Aliyah (MA), terdapat ribuan lembaran yang sulit dibaca oleh peralatan. Hal ini dikatakan oleh kordinator penanggungjawab labeling Universitas Jambi (Unja), Yun Alwi, saat ditemui di Mess Unja Telanai, kemarin. Menurut dia, sejak proses ‘scaning? lembaran UN tingkat SMU lalu, banyak ditemukan lembaran yang tidak bisa dibaca dengan alat yang dimilikinya. Bahkan, setiap sekolah pasti ditemukan adanya lemba-
ran yang sulit untuk dibaca. “Itu menjadi salah satu kendala, karena setiap sekolah pasti ada. Namun, alhamdulillah, bisa diselesaikan juga. Tapi kan menggunakan waktu yang lama,” kata Yun Alwi. Yun belum mengetahui secara pasti apa penyebab lembar jawaban tidak bisa terbaca oleh scanner. Sekolah tingkat SMU maupun Aliah yang ada di Provinsi Jambi sebanyak 342 tersebar di 11 Kabupaten dan kota dengan total peserta 24.512 peserta. Sedangkan jumlah mata pelajaran yang diujikan sebanyak 6 mata pelajaran. Dalam melakukan ‘scanning’, dikerjakan oleh 12 orang
personil dalam mengelola setiap mata pelajaran yang diujikan pada sekolah SMU dan Aliah. Sementara untuk tingkat SMK tidak. “Karena SMK ada mata pelajaran yang berbeda seperti mata pelajaran praktikum,” jelasnya. Para petugas dalam melakukan pengerjaan ‘scaning’, tidak dikawal atau dijaga oleh aparat kepolisian, melainkan hanya para petugas ‘scanning’. Kapan diketahui hasil UN, Yun Alwi belum bisa memastikannya. Untuk menentukan hasilnya akan diketahui oleh pusat, “Jadi, kita tidak berwenang dalam memutuskan hasilnya,” jelasnya lagi. (ant)
460 Siswa SLTP di Medan Bolos MEDAN - Sebanyak 460 siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) sederajat di Medan tidak ikut dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di hari pertama. Kepala Bidang Pra Sekolah dan Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Medan, Masrul Badri, di Medan, Senin, mengatakan, tahun ini di Medan siswa SMP yang ikut UN sebanyak 41.605 orang. Dari jumlah itu sebanyak 460 orang tidak ikut UN atau absen dihari pertama. Mereka yang tidak hadir itu masing-masing dari SMP sebanyak 399 orang dan 61 orang dari siswa MTs. “Ini hasil hasil informasi yang diterima dari laporan masing-masing sekolah
yang mengirimkan data pelaksanaan UN ke Posko UN di Disdik Medan. Tapi kita belum tahu apa alasan mereka absen dihari pertama itu,” katanya. Ia mengatakan, bagi siswa peserta UN yang tidak hadir di hari pertama itu masih diperbolehkan mengikuti ujian hari berikutnya. Mereka juga diberi kesempatan untuk mengikuti ujian ulangan yang akan dilaksanakan 17-20 Mei 2010. Siswa yang mengikuti ujian ulangan tersebut hanya dibebankan pada mata pelajaran dimana dia absen tersebut. Misalnya siswa tersebut absen pada mata pelajaran bahasa Indonesia maka dia akan mengulang mata pelajaran
bahasa Indonesia juga. “Artinya, hanya di hari pertama saja dia absen dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia maka pada ujian ulangan yang diuji juga mata pelajaran itu,” katanya. Plt Sekretaris Daerah Kota Medan, M Fitriyus, dalam kunjungannya ke berbagai sekolah pelaksanan UN tingkat SMP itu mengatakan, hari pertama pelaksanaan UN didaerah itu berlangsung kondusif. “Alhamdulillah, hari pertama UN berjalan kondusif, para siswa telah siap menghadapi UN ini, termasuk juga penyelenggara dan pengawas. Kita berharap UN ini berjalan dengan baik tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” katanya. (ant)
Belasan Ribu Hektare
Lahan Sawit di Aceh Ilegal BANDA ACEH - Sedikitnya 15 ribu hektare perkebunan sawit di Provinsi Aceh dinyatakan ilegal karena ditanam di wilayah hutan negara maupun di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL). “Ada sekitar 15 ribu hektare lahan sawit ilegal, 5.000 ha di antaranya sudah kami kuasai dan segera ditebang dalam waktu dekat ini tanpa kompensasi,” kata Kepala Badan Pengelola Kawasan Ekosistem Leuser (BPKEL), Fauzan Azima, di Banda Aceh, kemarin.
Didampingi staf Konservasi, Rudi Putra, Fauzan mengatakan, belasan ribu kebun sawit ilegal itu berada di sejumlah kabupaten/kota di Aceh yang wilayahnya masuk dalam KEL. Namun, yang terbanyak berada di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Menurut dia, setelah belasan ribu kebun sawit ilegal itu dieksekusi, pihaknya akan melakukan konservasi lahan untuk mengembalikan fungsinya sebagai hutan, sehingga tak ada lagi wilayah KEL dijadikan lahan sawit. Ia menyebutkan, selain dimil-
iki secara individu, ada juga kebun sawit tersebut milik perusahaan yang mengantongi hak guna usaha (HGU), namun perusahaan tersebut menanam sawitnya di luar izin yang telah diberikan. Kendati sudah mendatanya, namun ia tidak menyebutkan siapa saja yang memiliki kebun sawit tak berizin tersebut. “Detailnya saya tidak ingat, tapi yang jelas ada beberapa perusahaan pemegang HGU membuka lahan sawit di luar izin yang diberikan,” kata dia. (ant)
Murid SD Korban Lapindo
Sambut Kedatangan Presiden SIDOARJO - Sedikitnya 135 murid SD Negeri Pejarakan, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, yang selama ini terdampak semburan lumpur panas PT Lapindo Brantas menyambut kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Mereka tiba di pusat semburan titik 35 yang berjarak sekitar 200 meter dari sekolah mereka, Senin siang sekitar pukul 10.00 WIB atau tepat dua jam sebelum Presiden dan istri serta para menteri anggota Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II mendatangi lokasi semburan. Murid yang sebagian besar
rumahnya tergenang lumpur panas itu berkumpul di titik 35 dengan membawa bendera Merah-Putih yang terbuat dari kertas minyak. “Saya ingin menyampaikan salam Bapak saya kepada Presiden,” kata Bakti, murid kelas III SD Negeri Pejarakan, yang tempat tinggalnya di Desa/Kecamatan Jabon tergenang lumpur Lapindo. Sayangnya, keinginan menyampaikan salam dari orang tuanya yang bekerja di sebuah agen penjualan gas elpiji itu tidak kesampaian karena ketatnya pengamanan terhadap Presiden dan rombongan. Dari dalam mobil sedan ber-
bendera Indonesia, Presiden dan Ny. Ani Yudhoyono membalas sambutan para murid SD Negeri Pejarakan yang didampingi gurunya itu dengan lambaian tangan saat sedang melintas menuju pintu masuk titik 35. Selanjutnya Presiden memantau semburan lumpur Lapindo dari titik 25 di Desa Jatirejo, Kecamatan Porong yang berjarak sekitar 1 kilometer dari pintu masuk titik 35 di Desa Pejarakan, Kecamatan Jabon. Menurut Darmudji, guru SD Negeri Pejarakan, pengerahan siswanya itu atas instrusksi dari Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Jabon. (ant)
CIREBON - Sebanyak 2.366 benda bersejarah berupa mangkok dan piring yang ditaksir bernilai Rp47 miliar ditemukan secara ilegal di dasar laut perairan Cirebon diamankan petugas Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cirebon. Komandan Lanal (Danlanal) Cirebon, Letkol (P) Deny Septiana mengatakan harta karun yang ditemukan dari dua kapal tanpa awak yaitu KLM Alini Jaya dan KLM Asli pada bulan Juli tahun lalu tersebut rencananya akan diserahkan ke Panitia Nasional Barang Muatan Kapal Tenggelam (Pannas BMKT) besok. “Jumlahnya sebanyak 2.366 item dan akan kami serahkan ke Pannas BMKT besok (selasa, (30/ 3),” kata Deny di Mako Lanal Cirebon, kemarin. Dari jumlah tersebut, lanjut Deny, pihaknya akan melakukan pemilahan barang-barang yang akan dijadikan sebagai barang bukti dan untuk disimpan serta kelestarian. Selain itu untuk kasus pengambilan barang kuno secara ilegal tersebut katanya
akan ditangani langsung oleh pihak Bareskrim Polri. Disebutkan Deny, nilai satu buah mangkok yang ternyata merupakan peninggalan dari Dinasti Ming tersebut bisa mencapai harga Rp20 juta sehingga dengan jumlahnya mencapai 2.366 item maka bisa ditaksir nilai totalnya mencapai Rp47,3 miliar. “Ada seorang kolektor yang berani membeli satu item barang kuno tersebut seharga Rp20 juta. Jika dikalikan jumlah semuanya bisa mencapai Rp47,3 miliar,” katanya. Pada bulan Juli 2009 petugas patroli TNI AL mencurigai kapal tanpa awak yang mengapung di perairan sekitar Ciasem Blanakan Kabupaten Subang Jawa Barat. Dari dalam kapal tersebut petugas menemukan ribuan benda kuno berupa mangkok dan piring peninggalan Dinasti Ming. Mengenai kemungkinan harta karun lain yang terpendam di sekitar perairan Cirebon, Deny meyakini hal tersebut bisa terjadi. (ant)
Ribuan Warga NTT Terancam Kelaparan KUPANG - Penduduk Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan di ambang kelaparan, karena curah hujan rendah mengakibatkan para petani mengalami gagal tanam dan gagal panen tahun ini. Penjabat Bupati Sabu Raijua Thobi Uly di Kupang, Senin mengakui ancaman kelaparan yang dihadapi kabupaten bungsu di NTT berpenduduk 91.000 jiwa itu. “Sabu Raijua dipastikan mengalami rawan pangan tahun ini akibat gagal panen,”kata Thobias Uly.
Dia megatakan, tanaman jagung dan kacang-kacangan gagal panen, karena curah hujan rendah dan tidak merata. Dalam bulan ini saja, hujan hanya empat kali mengguyur kabupaten terpencil, yang terletak di “jantung” Laut Sawu tersebut, mengakibatkan sebagian besar tanaman gagal tumbuh dan gagal panen. Masyarakat yang sebagian besar adalah petani lahan kering, katanya, tidak memiliki harapan untuk bisa panen, karena sebagian besar tanaman
mati atau ada yang bisa berbuah, namun dengan produktivitas yang sangat rendah. Kekeringan lanjut dia, terjadi merata di enam kecamatan di kabupaten tersebut. “Tanaman yang berhasil (berbuah) tidak mencapai 10 hektare. Itu pun hasilnya sangat minim,” katanya. Dia menyerukan kepada masyarakat di Sabu untuk lebih hemat memanfaatkan pangan yang ada, melakukan efisiensi besar-besaran untuk urusan pesta yang tidak terlalu penting dan
meminta upacara adat yang menelan biaya besar bisa ditunda, agar semua kekuatan dan sumber daya bisa diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pangan. Pemerintah, tambah dia, menyiapkan beras sebanyak 200 ton untuk masyarakat miskin dan akan disalurkan pada April mendatang. “Beras untuk keluarga miskin akan kita salurkan mulai April ini,”katanya dan menambahkan, pihaknya juga telah meminta bantuan beras 100 ton kepada pemerintah provinsi. (ant)