Skip to main content

Edisi 29 April 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 81 tahun IV Kamis, 29 April 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Pajak Khusus Sektor Keuangan

2011, Utang RI Bengkak

Produksi Minyak Terus Naik

WAKIL Presiden Boediono mengusulkan adanya pengenaan pajak khusus untuk sektor keuangan untuk menghadapi krisis ekonomi. “Saat terjadi krisis bebannya kepada rakyat dan negara melalui APBN ...hal. 1

TAHUN depan, secara nominal utang Indonesia ditaksir melonjak Rp 287 triliun. Kendati, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) akan makin menyusut. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani ...hal. 2

PT Pertamina (Persero) optimistis produksi minyak mentah akan terus mengalami kenaikan ditengah pesimistis pencapaian produksi minyak nasional pada tahun 2010. Dirut Pertamina Karen ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Polisi Tangkap

Pegawai Imigrasi

Suluh Indonesia/ade

Hari ini Boediono Diperiksa JAKARTA - KPK menjadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono yang kini Wakil Presiden serta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada Kamis (29/4) hari ini. Wakil Ketua KPK Muhammad Jasin mengatakan, sesuai permintaan Boediono dan Sri Mulyani, KPK akan melakukan pemeriksaan di kantor mereka masing-masing. ‘’Dari surat yang dikirimkan oleh Sekretaris Wakil Presiden menyebutkan Wakil Presiden ada kesibukan dan meminta KPK melakukan pemeriksaan di kantor Wapres,” kata Muhammad Jasin di sela rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPR dan pimpinan KPK di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Menteri Keuangannya Sri Mulyani juga baru kembali dari luar negeri dan masih banyak kesibukan sehingga meminta diperiksa KPK di kantornya. Dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) KPK, katanya, membolehkan melakukan pemeriksaan di luar kantor KPK sehingga

pimpinan KPK memutuskan akan melakukan pemeriksaan di kantor kdua pejabat itu. Pertimbangan lainnya, kata Jasin, Boediono dan Sri Mulyani sebagai pejabat negara jadwal kerjanya sangat padat sehingga pimpinan KPK yang bersikap fleksibel dengan melakukan pemeriksaan keduanya. Menurut dia, pimpinan KPK sudah menjadwalkan akan melakukan pemeriksaan keduanya Kamis (29/4) ini, tetapi waktu dan tempatnya masih akan dikonfirmasikan. Ketika ditanya sejumlah anggota Komisi III DPR mengkhawatirkan akan terjadi perubahan kondisi psikologis jika pimpinan KPK melalukan pemeriksaan di kantor terperiksa, menurut Jasin, tidak ada pengaruhnya. Dikatakannya, sebelumnya pimpinan KPK juga pernah melakukan pemeriksaan terhadap Mensos Bachtiar Chamzah di kantornya. ‘’Bagi KPK yang penting, informasi, data, dan substansi yang dibutuhkan kita dapatkan. KPK lebih fleksibel yang penting terperiksa tidak tertekan,” kata Jasin. (son)

SATGAS - Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Ketua Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Kuntoro Mangkusubroto (kanan), dan Ketua Komisi Yudisial Busro Muqoddas (tengah) usai melakukan pertemuan di Kemenkeu Jakarta, kemarin.

JAKARTA - Polda Metro Jaya meringkus dua pegawai Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Lukman dan Herry Pranowo. ‘’Keduanya diduga terlibat dalam upaya meloloskan penyelundupan kethamin (serbuk bahan sabu) seberat 15,3 kilogram, 5 April 2010,’’ kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Anjan P. Pramuka di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, kedua pegawai pemerintah itu berperan mengawal barang bawaan berisi bahan narkoba agar lolos dari pemeriksaan petugas Bea Cukai. Anjan menjelaskan kronologis meloloskan serbuk narkoba itu berawal saat tersangka Narayanaramy Bhaskaran (NB) asal India, menyelundupkan kethamin senilai Rp 15 miliar melalui Bandara Soekarno-Hatta. Kemudian kedua pegawai Imigrasi itu membantu tersangka saat proses mengurus visa kedatangan dan membawa keluar barangnya tanpa melalui pemeriksaan Sinar-X (X-ray), sedangkan NB mengantri di konter Imigrasi. Anjan menuturkan petugas Bea Cukai sempat menanyakan pemilik koper yang dibawa keduanya, karena berisi barang berbahaya setelah koper tersebut diberi tanda silang (X). ‘’Saat tasnya dibuka ternyata terdapat kethamin sebanyak 15 bungkus,” ujar Anjan seraya menambahkan, saat itu juga kduanya ditangkap. (ant)

SBY Ingatkan Kepala Daerah

Tak Sibuk Memperkaya Diri JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan para kepala daerah untuk tidak asyik berpolitik sendiri sehingga lalai menjalankan tugas pemerintahan. Dalam pidato pada acara pembukaan Musrenbangnas 2010 di Jakarta, kemarin yang dihadiri oleh jajaran kepala daerah mulai dari gubernur hingga bupati/wali kota, Presiden Yudhoyono juga mengingatkan kepala daerah agar tidak sibuk memperkaya diri dan keluarga. ‘’Kita semua, termasuk saya, diharapkan tidak sibuk memperkaya diri dan keluarganya,” ujarnya. Kepala Negara mengingatkan para kepala daerah untuk

tidak asal-asalan bekerja sehingga tidak menunjukkan kegigihan membangun masingmasing wilayahnya. Presiden meminta kepala daerah untuk tidak terbiasa menyalahkan pihak lain dan sebaliknya tidak segera menyelesaikan masalah di daerahnya. ‘’Mari kita bebaskan diri kita dari ketidakbertanggungjawaban seperti itu,” ujarnya. Presiden mengingatkan gubernur dan bupati/wali kota tentang tujuan pembangunan yaitu untuk memenuhi kesejahteraan rakyat sesuai dengan amanat rakyat yang dibebankan kepada kepala daerah ketika berlangsung pemilihan langsung. ‘’Mari kita bangun

budaya malu. Jika negara, provinsi, dan kabupaten/kota tidak ada kemajuannya maka berarti rakyat salah memilih kita. Biasanya rakyat akan mengganjar pada saat Pemilu atau Pilkada jika rakyat merasa dikecewakan,” tuturnya. Presiden juga meminta kepala daerah untuk memimpin sendiri pembangunan di daerahnya dan tidak mendelegasikannya kepada bawahan. Kepala daerah juga dituntut rajin turun ke daerah dan tidak memimpin dari belakang meja. ‘’Kalau ada masalah, atasi, jangan menghindar atau bahkan lari. Itu namanya saudara menyimpan bom waktu,” demikian Presiden. (har)

Gaji PNS/TNI/Polri Naik JAKARTA - Pemerintah berjanji untuk terus memperhatikan kesejahteraan pegawai negeri sipil (PNS) dan TNI/POLRI di 2011 mendatang. Salah satunya adalah dengan menaikkan gaji pokok PNS dan TNI/POLRI sebesar 10 persen. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, prosentase kenaikan gaji pokok tersebut akan lebih besar dari inflasi, agar penerimaan riilnya lebih tinggi. Untuk memenuhi rencana 2011 tersebut, Pemerintah menganggarkan belanja pemerintah pusat sebesar Rp 81,3 triliun dalam RAPBN 2011. ‘’Pada 2011 akan ada kenaikan gaji sedikit lebih dibandingkan inflasi yang sebesar 5 persen. Naiknya sebesar 10 persen. Ini digunakan untuk kesejahteraan PNS,TNI, dan Polri,” ujar Menkeu dalam paparannya di Musrenbangnas 2010 di Jakarta, kemarin. Selain itu, Menkeu menyampaikan kabar gembira lainnya yaitu PNS, TNI, dan Polri tetap akan mendapatkan gaji ke-13 pada tahun depan dan juga berlaku bagi para pensiun PNS yang akan mendapat pensiun ke-13. Kebijakan tersebut

merupakan kelanjutan dari lima tahun terakhir. ‘’Gaji ke-13 tetap akan diberikan kepada PNS, TNI, dan Polri. Begitu juga pensiun tetap dapat pensiun ke-13,” tambahnya. Menkeu Sri Mulyani menyatakan, pemerintah berencana melakukan penambahan pegawai baru sebanyak 100 ribu orang. Bersamaan dengan itu, pemerintah tetap menyediakan anggaran untuk remunerasi kementerian/lembaga sebagai bentuk pelaksanaan program reformasi birokrasi pemerintah. ‘’Remunerasi tetap ada untuk reformasi birokrasi,” tandasnya. Sebagai upaya memenuhi hal tersebut, belanja pemerintah pusat yang diajukan pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2011 ditingkatkan hingga mencapai Rp 81,3 triliun. Selain itu, menurut Sri Mulyani, pemerintah juga akan melakukan pengetatan anggaran. ‘’Belanja-belanja barang yang kurang prioritas akan dilakukan pengetatan,” imbuh Sri Mulyani. (ind)

Terkait Pemenangan Miranda

KPK Didesak Tahan Semua yang Terlibat JAKARTA - Anggota Komisi III DPR mencecar KPK dalam perkara kasus suap Traveller Cheque (TC) pemilihan Deputi Gubernur Seniot Bank Indonesia (DGS BI) Miranda Swaray Goeltom. KPK dinilai diskriminatif, karena hingga saat ini belum juga menetapkan pemberi suap kasus tersebut sebgai tersangka apalagi ditahan. ‘’Kalau yang disuap sudah terbukti lalu siapa yang menyuapnya ?. Tidak mungkin kalau setan yang menyuapnya,” kata anggota Fraksi Demokrat Pieter Zulkifli saat rapat dengar pendapat (RDP) KPK dengan Komisi III DPR Jakarta, kemarin. Pieter meyakini ada bankir dan pengusaha bank yang mensponsori pemenangan Miranda. ‘’Para bankir dan pengusaha bank yang punya kepentingan terhadap Miranda. Siapapun dia harus diselidiki, Kuncinya ada di saudara Nunun (Nunun Nurbaeti),” kata Pieter. Pieter enggan menyebut siapa bankir dan pengusaha bank dimaksud. ‘’Saya punya namanya, tapi tidak bisa saya sampaikan. Ini adalah grand desain,” ujarnya. Hingga saat ini, KPK baru

menetapkan empat mantan anggota DPR sebagai tersangka yaitu Endin AJ Soefihara (F-PPP), Udju Djuhaeri (F TNI/Polri), Hamka Yandhu (F Golkar), dan Dudhie Makmun Murod (F-PDIP) sebagai tersangka. Empat mantan anggota Komisi Keuangan itu disebut sebagai koordinator penerima suap untuk fraksinya masing-masing. Anggota F-PPP Ahmad Yani mempertayakan mengapa KPK hanya menjadikan tersangka terhadap para mantan anggota DPR saja, sementara pemberi suapnya tidak. ‘’KPK jangan diskriminatif, sepertinya KPK hanya mau mengorbankan anggota dewan, apakah KPK takut menjerat pemberinya,” tanya Yani. Ketua Komisi III Benny K Harman juga turut bersuara. Menurut Benny, kalau si penerimanya sudah bisa ditetapkan tersangka, lalu bagaimana dengan yang menyerahkan. ‘’Kok belum ketemu-ketemu. Apakah yang memberikannya tuyul ,’’ kelakarnya. Sementara itu, Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah mengatakan kasus tersebut belum selesai. (har)

Menimbulkan Efek Jera Para Koruptor PRAKTIK korupsi makin hari kian menusuk rasa keadilan masyarakat. Berbagai upaya untuk menimbulkan efek jera kepada koruptor maupun calon koruptor diwacanakan, mulai dari penjara super maksimum hingga penjatuhan hukuman mati. Hukuman apa yang pantas bagi para koruptor ? Para koruptor atau orangorang yang terjerat kasus korupsi seharusnya ditempatkan di penjara dengan keamanan maksimum dengan melepaskan sejumlah hak-hak mereka agar bisa menimbulkan efek jera. ‘’Koruptor harus ditempatkan

dalam ‘maximum security prison’ (penjara dengan keamanan maksimum-red) seperti di Nusa Kambangan,” kata Hakim Konstitusi, M Akil Mochtar di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, kemarin. Menurut dia, aturan di

M Akil Mochtar

dalam penjara dengan sistem keamanan maksimum bagi ko-

ruptor itu antara lain tidak boleh ada televisi, tidak boleh ada fasilitas telekomunikasi apapun kecuali lisan, dan tidak boleh dikunjungi oleh siapapun. Hal tersebut adalah untuk menimbulkan efek jera bagi orang yang terlibat kasus korupsi. Terkait dengan pembangunan Rumah Tahanan Klas I Khusus Tindak Pidana Korupsi (Rutan Tipikor) yang baru pertama didirikan di Cipinang, Jakarta Timur, Akil tidak setuju dengan konsep tersebut. ‘’Menurut saya itu tidak tepat sasaran,” katanya. Ia mengemukakan, pemban-

gunan Rutan Tipikor juga tidak akan memecahkan masalah jumlah tahanan yang melebihi kapasitas di sejumlah tempat penahanan di Indonesia. Sebelumnya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Patrialis Akbar meresmikan Rumah Tahanan Klas I Khusus Tindak Pidana Korupsi pertama di Indonesia. Patrialis mengatakan, peresmian Rutan Khusus kasus korupsi itu menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kelebihan kapasitas lembaga pemasyarakatan (Lapas) atau Rutan di Indonesia. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Kamis 29 April 2010

K ilas

Empat Jaksa Gayus

Bandar Narkoba Berpistol Dibekuk ANGGOTA Satuan Psikotropika Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang pemuda pengedar narkoba yang memiliki pistol udara atau “air soft gun” bernama Nicky alias Alex (28). Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol Anjan P Putra di Jakarta, Rabu, mengatakan, petugas menyita satu pucuk senjata udara merk “KJ Works” buatan Taiwan beserta 10 butir pelurunya dari tangan tersangka. Selain itu, tersangka Nicky yang ditangkap di Hotel Permata Indah II, Penjaringan, Jakarta Utara, pada 18 April 2010 juga kedapatan memiliki narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,6 gram dan 14 butir ekstasi. Anjan mengungkapkan, penangkapan terhadap Nicky berawal ketika petugas mendapatkan informasi adanya tersangka pengedar narkoba. Selanjutnya, anggota Satuan Psikotropika menindaklanjuti informasi itu dan mengintai tersangka selama beberapa hari hingga tertangkap memiliki narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi di hotel. Tersangka pemilik senjata dan narkoba itu, dikenakan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api dan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara lebih dari 10 tahun. (ant)

2

Suluh Indonesia/sep

DEMO - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa UI dengan membawa spanduk dan poster bernada protes terhadap kegagalan pemerintah dalam melakukan Ujian Akhir Nasional, unjuk rasa berlangsung di depan Gedung Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, kemarin.

JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan, tim penyidik Polri masih mempelajari keterangan empat jaksa yang pernah menangani berkas kasus pencucian uang Rp25 miliar milik staf Ditjen Pajak Gayus Tambunan. “Penyidik kan sudah mendengar keterangan empat jaksa dalam pemeriksaan kemarin (27/4). Keterangan mereka masih dievaluasi,” katanya, kemarin. Ia menegaskan, status empat jaksa itu sebagai saksi dan belum ada tersangka dari kalangan jaksa. “Terkait kasus Gayus masih belum ada tersangka dan tetap delapan orang tersangka,” ujarnya. Empat jaksa yang menjadi peneliti dan penuntut kasus Gayus diperiksa oleh penyidik Polri karena diduga merekayasa kasus hingga Gayus dibebaskan. (ant)

May day, 15 Ribu Polisi Dikerahkan KEPOLISIAN Daerah (Polda) Metro Jaya akan mengerahkan 15.000 personil guna mengamankan aksi peringatan Hari Buruh (May Day), Sabtu (1/5) di wilayah DKI Jakarta. “Pengamanan itu dalam rangka memperingati Hari Buruh di seluruh wilayah Jakarta,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol. Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin. Boy menuturkan kepolisian mengidentifikasi ada beberapa lokasi dan obyek vital (obvit) yang akan menjadi sasaran para buruh untuk menyampaikan pendapatnya di depan umum. Lokasi obvit yang menjadi tempat berunjuk rasa, antara lain Istana Merdeka, Gedung DPR/MPR RI, Kantor Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), Gedung PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) dan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Kabid Humas Polda Metro Jaya menyatakan pihak kepolisian sudah menerima pemberitahuan dari sembilan kelompok massa yang akan berunjuk rasa dengan jumlah massa sekitar 5.000 orang. Polda Metro Jaya dan jajarannya mengerahkan seluruh satuannya, antara lain Samapta, Lalulintas, Reserse Kriminal, Intelkam dan Brigade Mobil. Boy mengimbau kepada para pengunjuk rasa agar menyampaikan pendapatnya secara tertib dan menggunakan kendaraan yang aman. “Kita akan menertibkan kendaraan pengunjuk rasa yang penumpangnya melebihi kapasitas karena bisa membahayakan keselamatan,” ujar Boy. Perwira menengah kepolisian itu menambahkan petugas juga akan meningkatkan pengawasan di lokasi industri dan pintu masuk DKI Jakarta. (ant)

TPF “Mbah Priok”

Polisi Segera Dimintai Keterangan JAKARTA - Tim Pencari Fakta (TPF) DPRD DKI akan meminta keterangan dari pihak kepolisian mengenai kerusuhan di area makam mbah Priok di Koja, Jakarta Utara, yang terjadi pada tanggal 14 April. “Dari hasil pemeriksaan terhadap Satpol PP DKI didapati ada miskoordinasi sehingga rencana operasi (ren-ops) berbeda dengan kenyataan di lapangan,” kata anggota TPF dari Fraksi Gerindra S. Andyka di Jakarta, kemarin. Menurut Andyka, keberadaan sekitar 640 petugas kepolisian di lokasi kejadian namun tidak berhasil memadamkan kerusuhan memang menimbulkan suatu tanda tanya sehingga muncul isu adanya pembiaran dari pihak kepolisian. “Berdasarkan peraturan penegakan Perda memang menjadi tanggung jawab dari Satpol PP namun begitu ada potensi konflik, polisi yang seharusnya didepan,” katanya. TPF DPRD DKI memanggil Satpol PP serta Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono dan Wakil Walikota Jakarta Utara Atma Sanjaya yang menjadi penanggungjawab lapangan saat kejadian untuk diminta keterangan seputar jalannya koordinasi penertiban bangunan-bangunan liar disekitar

area makam Mbah Priok. Pihak TPF menurut Andyka masih akan menunggu laporan tertulis dari pihakpihak tersebut mengenai rencana operasi yang ternyata tidak sejalan dengan kejadian di lapangan. Sementara itu, untuk penyelidikan lebih lanjut, TPF dari DPRD DKI, Komnas HAM serta tim investigasi yang diketuai PMI akan berangkat ke Palembang untuk meminta keterangan dari pihak ahli waris. “Kami akan berangkat besok bersama-sama untuk menanyakan ahli waris,” kata ketua TPF DPRD DKI Lulung Lunggana. Saat ini, TPF memegang data normatif dan administratif yang dikeluarkan Dinas Pemakaman bahwa di area tersebut sudah tidak ada makam karena telah dipindahkan ke TPU Semper sejak tahun 1997, namun penyelidikan silang akan dilakukan dengan para ahli waris yang bersikeras bahwa masih ada makam dari mbah Priok ditempat itu. “Dari Dinas Pemakaman sudah dipindahkan tahun 1997 dan ada foto udaranya, tapi ini masih akan dicek ulang termasuk dengan pihak yang kompeten seperti ahli sejarah,” kata Lulung. (ant)

Tingkat Kelulusan UN 10 Sekolah DKI Nol Persen PURWOKERTO - Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh menungkapkan di DKI JAkarta terdapat 10 sekolah yang seluruh siswanya tidak lulus. Ini mengagetkan. Berbicara di Purwokerto usai pelantikan rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, M Nuh heran mendengar seluruh siswa tidak lulus tersebut. Menurut dia, yang menjadi keanehan yakni adanya sekolah yang siswanya tak lulus seluruhnya. “Saya justru tertarik, ada apa sebenarnya kok bisa siswanya tidak lulus semua. Di DKI Jakarta saja, ada 10 sekolah, kurang apa DKI,” katanya.

Menurut dia, banyak analisis mengenai hal itu tetapi hingga saat ini pihaknya belum menerjunkan tim ke sekolahsekolah karena sedang persiapan ujian ulang. Jika ujian ulang itu selesai, kata dia, tim akan diterjunkan ke sekolah-sekolah yang siswanya tidak lulus semua. “Tim tersebut untuk mengetahui duduk perkaranya. Apakah karena fasilitas infrastrukturnya tidak jelas, apa karena bukubukunya tidak ada, atau sebab lainnya,” kata Mendiknas. Menurut dia, Kementerian Pendidikan Nasional akan melakukan intervensi kebijakan untuk meningkatkan kuali-

tas pendidikan ke depan. Dalam hal ini, kata dia, intervensi kebijakan tersebut dilakukan untuk mengetahui kekurangan-kekurangan yang ada. Optimis Sementara itu, dia mengaku optimistis tingkat kelulusan ujian nasional (UN) akan meningkat karena masih ada UN ulangan. “Insya Allah, menurut hitungan kasar, yang sekarang (tingkat kelulusan, red.) 89 persen, bisa mencapai 96-97 persen,” katanya kepada wartawan usai pelantikan Rektor , Rabu sore. Menurut dia, hal itu disebabkan dari sekitar 154 ribu anak

Polri Tolak Penangguhan Penahanan Misbakhun

Ito Sumardi

JAKARTA - Mabes Polri menolak penangguhan penahanan yang diajukan kuasa hukum anggota DPR Misbakhun, meskipun mendapat jaminan dari 33 anggota DPR. Polisi beralasan penahanan Muhammad Misbakhun diperlukan karena penyidikannya belum tuntas. “Penyidik pasti punya pertimbangan untuk saat ini belum bisa memberikan penangguhan penahanan karena ini belum tuntas. Jadi biarkan dulu Polri bekerja,” kata Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi usai diskusi Penanganan Illegal

Logging di Gedung MPR/DPR, Jakarta, kemarin. Ito mengatakan, sikap tegas Polri tersebut sekaligus menjawab tuntutan masyarakat terutama anggota DPR yang meminta keseriusan polisi menindaklanjuti kasus Bank Century sebagai rekomendasi pansus. Karena itu, menampik adanya diskriminasi yang dilakukan polisi. Polri, menurutnya akan bekerja profesional dan tidak ada kepentingan politik dalam penanganan perkara ini. “Bukan hanya Pak Misbakhun saja. Penyidik punya pertimbangan ka-

lau orang yang disidik itu mau diamankan. Kalau penangguhan itu tidak ada diskriminasi, bukan karena dia punya jabatan dia bisa diberikan keistimewaan,” kata Ito. Senada dengan Ito, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri mengatakan keputusan menolak atau menerima penangguhan penahanan ada di penyidik. Kapolri menegaskan tidak akan mempengaruhi kerja penyidik meski telah menerima permohonan penangguhan Misbakhun tersebut. “Biarkan otoritas ini penuh kepada penyidik. Kita serahkan sepenuhnya, ini kan proses yang sedang dilaksanakan dalam pengembangan penyidikan,” kata Kapolri. Kapolri mengatakan ada pertimbangan khusus dari penyidik atas penangguhan penahanan. Antara lain tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti, tidak melakukan perbuatannya lagi. Namun, jika penyidik merasa penahanan masih diperlukan, dirinya juga tidak bisa melakukan intervensi. “Tapi kalau nanti penyidik menilai bahwa masih ada hal-hal lain yang masih akan dikembangkan, itu kan kita belum tahu,” ujarnya. (har)

KPK Jangan Diskriminatif MANTAN Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RJ Suhandoyo mengatakan, Komisi Pemberantasan Korupsi jangan melakukan pembedaan (diskriminatif) dalam proses meminta keterangan kepada pejabat negara tertentu. “Meskipun ada payung hukum yang memperbolehkan dalam tingkat penyelidikan dapat dilakukan di tempat, tetapi akan menjadi preseden buruk bila perlakuan tersebut hanya diberikan kepada pejabat negara tertentu,” kata Suhandoyo, kepada ANTARA di Jakarta, kemarin. Pendapat Suhandoyo itu terkait dengan rencana pemeriksaan terhadap Wapres Boediono sebagai mantan Gubernur

Bank Indonesia di Istana Wapres pada Kamis (29/4) dan pemeriksaan terhadap Menkeu Sri Mulyani di Kantor Kementerian Keuangan terkait penyelidikan kasus Bank Century. Ia mencontohkan mantan Presiden Soeharto dengan ringan langkahnya hadir dalam pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Kejaksaan Agung. Bahkan menurut Suhandoyo dengan ramahnya Soe-

harto memberikan jawaban atas pertanyaan wartawan seusai pemeriksaan. “Jangan ciderai rasa keadilan masyarakat dengan dalih ada payung hukum. Kehadiran Wapres Boediono di KPK justru akan mengangkat citra pemimpin sejati yang mampu memberikan teladan bagi masyarakat atas kepatuhan hukum,” katanya. Sementara itu jajaran pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan, tidak ada kewajiban untuk memeriksa Wakil Presiden Boediono dalam penyelidikan kasus Bank Century di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Hal itu dijelaskan oleh pimpinan KPK dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III

DPR RI di gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Rabu. Pimpinan KPK menyebutkan bahwa hal tersebut juga berlaku bagi Menteri Keuangan Sri Mulyani yang bakal dimintai keterangan dalam kasus yang sama. Wakil Ketua KPK, M. Jasin menjelaskan, pasal 25 Undangundang KPK memberikan kewenangan kepada KPK untuk membentuk aturan internal. Hal itu diwujudkan dalam pembuatan prosedur operasi standar tentang penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi. “Prosedur itu antara lain menjelaskan pemeriksaan dalam tahap penyelidikan tidak harus dilakukan di KPK,” kata Jasin.

Jasin menjelaskan, penanganan kasus Bank Century masih dalam tahap penyelidikan. Tahap itu adalah tahap bagi KPK untuk mengetahui apakah ada perbuatan yang dikatagorikan tindak pidana korupsi dalam suatu kasus. Menurut Jasin, hal terpenting dalam tahap penyelidikan adalah terkumpulnya informasi, bukan tempat mendapatkan informasi itu. “Yang penting adalah substansi yang kita cari bisa didapat oleh penyelidik,” kata Jasin menambahkan. Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Chandra Martha Hamzah mengatakan, pemeriksaan di luar gedung KPK sudah sering dilakukan oleh tim penyelidik KPK. (ant)

yang tidak lulus UN, 90 ribu di antaranya hanya mengulang satu mata pelajaran saja. Dengan demikian, kata dia, anak tersebut memiliki potensi kelulusan yang sangat besar. “Lima mata pelajaran yang lain bisa, mengapa satu pelajaran saja tidak bisa,” katanya. Dengan adanya UN tersebut, kata dia, tingkat kelulusan diharapkan bisa mencapai 96-97 persen. Penurunan angka kelulusan hingga tujuh persen dibandingkan tahun 2009 lalu tak urung membuat Wakil Gubernur DKI Prijanto merasa prihatin terutama karena angka kelulusan siswa SMA dan sederajat di DKI di bawah Jawa Timur dan Jawa

Barat. “Kalau disebut malu ya malu kalau ini disebut pertandingan,” ujar Wagub Prijanto di Balaikota DKI Jakarta, Rabu. Wagub menyebut tahun ini dana yang dianggarkan pemerintah provinsi DKI sangat besar untuk mendanai sarana dan prasarana pendidikan.Statistik menunjukkan bahwa tingkat kelulusan di Jakarta tahun ini menurun drastis dengan rincian pada 2009 siswa SMA yang lulus sebanyak 95,8 persen, tahun ini hanya 90,67 persen. Untuk SMK angka kelulusan juga menurun dimana pada 2009 tingkat kelulusan mencapai 97,65 persen namun tahun ini yang lulus hanya 92,18 persen. (ant)

KPK Tetapkan

Iken Nasution Sebagai Tersangka JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan mantan Komisaris PT Atmadhira Karya, Iken Nasution, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek impor sapi di Kementerian Sosial pada 2004. “Terkait tindak pidana korupsi sapi impor di Kementerian Sosial (sebelumnya bernama Departemen Sosial.red) dengan tersangka Iken Nasution,” kata Wakil Ketua KPK, Chandra Martha Hamzah dalam Rapat Dengar Pendapat antara KPK dan Komisi III DPR RI di gedung MPR/DPR RI, Jakarta, kemarin. Chandra menyampaikan hal itu ketika membacakan jawaban tertulis atas pertanyaan anggota DPR tentang penanganan sejumlah kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani oleh KPK. Setelah membacakan jawa-

ban tersebut, Chandra tidak menjelaskan tentang penetapan Iken sebagai tersangka dengan lebih rinci. Saat ini, KPK sedang mengusut tiga kasus dugaan korupsi di Kementerian Sosial, yaitu kasus pengadaan sarung, mesin jahit, dan sapi impor. Untuk ketiga kasus itu, KPK telah menetapkan mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah sebagai tersangka. KPK juga telah menetapkan Direktur PT Dinar Semesta, Cep Ruhyat, sebagai tersangka untuk kasus pengadaan sarung pada 2006 sampai 2008. Direktur PT Ladang Sutera Indonesia (PT Lasindo), Musfar Aziz, juga ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus pengadaan mesin jahit pada 2004 hingga 2006. Khusus untuk kasus impor sapi, KPK mulai menyelidiki kasus itu sejak 2007 dan meningkatkannya ke tahap penyidikan pada awal 2009. (ant)

Satgas Kaget

Terbit SKPP Kasus Adik Ayin JAKARTA - Korban kasus penggelapan dan penipuan Direktur PT Bumiredjo, Budhi Yuwono mengatakan Satgas Pemberantasan mafia Hukum mengaku kaget dengan keluarnya Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP). SKPP keluar pada 8 April 2010 yang diterbitkan Kejati Lampung terhadap tersangka kakak dan adik kandung Arthalita Suryani alias Ayin, Simon Susilo dan Aman Susilo. “Tadi Satgas justru kaget kenapa ada pembangkangan dari surat perintah Satgas sebelumnya yang meminta Jaksa Agung untuk meneliti ulang kasus Simon dan Aman ini,” kata Direktur PT Bumiredjo, Budhi Yuwono usai melapor ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum di Jakarta, Rabu. Sebelumnya Budi Yuwono sudah pernah melaporkan kasus tersebut ke Satgas

Pemberantasan Mafia Hukum pada 3 Januari 2010. Kemudian, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum pada 16 Februari 2010 memerintahkan Jaksa Agung Hendarman Supanji segera melakukan pemeriksaan internal dan meminta penjelasan dari Jaksa Agung. Lebih lanjut Budi Yuwono menjelaskan pada kali ini dirinya diterima oleh Sekretaris dari Denny Indrayana yang bernama Harimudin. Menurut Budi Yuwono, selain satgas merasa kaget, dalam waktu dekat satgas menjanjikan akan segera melakukan rapat antar lembaga terkait untuk membicarakan masalah ini. “Satgas janjikan segera lakukan rapat antar lembaga untuk bicarakan kasus ini,” kata Budi Yuwono. Budi Yuwono merasakan adanya kejanggalan dari terbitnya SKPP tersebut. Budi menjelaskan dalam kasus penggelapan dan penipuan ini terdapat tiga tersangka. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Kamis 29 April 2010

3

Wapres Nilai

Kesra Membaik

Suluh Indonesia/sep

TIMWAS - Wakil ketua DPR RI Priyo Budi Santoso (kanan) saling berjabatan tangan dengan sejumlah anggota Tim Pengawas sebagai simbol solidnya kerjasama mereka dalam melakukan pengawasan kasus Bank Century usai rapat di DPR/MPR Jakarta, kemarin.

Atasi Persoalan Pilkada masalah disana,” katanya. Menurut Artha, KPU Flores Timur telah melakukan kesalahan karena menggugurkan pasangan Simon Hayon-Diaz Alfi sebagai calon bupati-wakil bupati tanpa alasan yang jelas. Putu menegaskan, berdasarkan kajian mendalam yang telah dilakukan KPU, pasangan Simon-Diaz telah memenuhi syarat. ‘’Bukan mustahil KPU provinsi akan mengambil alih tahapan pencalonan Pilkada Flores Timur, jika KPU Flores Timur membangkang,” katanya. Informasi terakhir menyebutkan KPU Flores Timur tetap melanjutkan tahapan pilkada

tanpa pasangan Simon-Diaz. KPU Flores Timur meminta pasangan Simon-Diaz yang diusung Koalisi Gewayang Tanah yang terdiri dari Partai Golkar, Gerindra dan PKPB untuk menempuh jalur hukum jika keputusan KPU Flores dinilai menyalahi aturan. Sebelumnya, KPU mengirimkan surat No.234/KPU/IV/ 2010 pada 23 April 2010 yang ditandatangani Ketua KPU Hafiz Anshary yang isinya menegaskan kepada KPU Flores Timur untuk mengakomodasi pasangan calon Simon-Diaz. Kota Medan Selain di Flores Timur, KPU

Kemendiknas Dorong

Pendidikan Karakter Bangsa JAKARTA - Kementerian Pendidikan Nasional dalam menyambut Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei mendatang, akan meluncurkan program pendidikan karakter untuk mendorong kesadaran akan pentingnya membangun keberadaban bangsa. ‘’Program tersebut direncanakan diluncurkan presiden,’’ kata Sekretaris Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Bambang Indriyanto di Jakarta, kemarin. Menurut Bambang, program itu dinilai sangat penting. Siswa dengan karakter yang kuat pada akhirnya akan meningkatkan mutu pendidikan nasional. Beberapa karakter yang ingin dibangun berkaitan dengan nilai-nilai yang umum diterima secara luas oleh masyarakat, antara lain, kejujuran, disiplin, dan kebersihan. Sementara karakter yang bersifat kearifan lokal tetap diakomoda-

si melalui pendidikan yang spesifik di tiap daerah. ‘’Karakter di sini adalah yang bersifat ‘common sense’. Tentu tetap

Bambang Indriyanto

dibingkai dengan karakter yang sifatnya merupakan kearifan lokal,” kata Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Media Kemendiknas, Sukemi yang juga hadir dalam jumpa

pers tersebut. Sukemi mengatakan, karakter tersebut bukan hal yang baru di masyarakat. Karena itu, Kemendiknas melihat program ini sebagai kesempatan untuk merevitalisasi pendidikan karakter. ‘’Tidak ada yang baru dengan karakter yang akan dibangun. Karena itu tahun ini kami akan melakukan revitalisasi karakter ini,” katanya. Menurut Sukemi, pembangunan karakter telah menjadi isu penting di berbagai Kementerian. Karena itu, Presiden akan mencanangkan program nasional pembangunan karakter bangsa sehingga pembangunan karakter dapat dilakukan secara serempak di berbagai sektor pemerintahan. Untuk diketahui, beberapa kementerian sudah menganggarkan dana untuk membangun karakter bangsa, seperti yang dilakukan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. (son)

1992 sebesar sembilan persen. Meksiko pada tahun 2004 persentase penduduk kurang gizi sebesar lima persen, Nigeria sembilan persen, China 12 persen dan India 20 persen. ‘’Diharapkan penduduk kurang gizi di Indonesia terus alami penurunan persentase, jangan sampai mendatar,” kata Wapres. Demikian pula indikator harapan hidup manusia, kata Boediono, pada tahun 2006 Indonesia sebesar 68,2 persen, Meksiko 74,5 persen, Nigeria 46,8 persen, dan China 72 persen. Menurut Wapres, rendahnya angka harapan hidup manusia di Nigeria dimungkinkan karena di negara itu banyak huru-hara bukan karena makanan tapi banyak peristiwa yang bisa membuat masyarakat mati mudah. ‘’Dan ini saya kira sebuah pelajaran bagi kita jangan sampai mencontoh seperti itu,” kata Wapres.

Jadi, kata Boediono, masih ada ruang bagi Indonesia untuk meningkatkan harapan hidup masyarakat. Contoh lain membaiknya indikator kesejahteraan masyarakat juga dilihat dari angka kematian bayi per 1000 kelahiran tahun 2006. Indonesia sebesar 26,4 bayi, Meksiko 29 bayi, Nigeria 98,6 bayi, serta China 20 bayi. Wapres mengatakan jika dilihat dari sejumlah indikator tersebut menunjukkan bahwa kesejahteraan Indonesia bisa dibandingkan dengan negara lain dan bisa diperbaiki. ‘’Angkaangka ini diriset oleh seorang warga Korea,” kata Wapres Boediono. Tema Musrenbangnas 2010 yang diselenggarakan pada 28 April - 1 Mei 2010 adalah Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berkeadilan Didukung Pemantapan Tata Kelola dan Sinergi Pusat-Daerah. (har)

Syarat Tidak Cacat Moral

KPU Propinsi Diminta JAKARTA - KPU provinsi diminta untuk turun tangan guna mengatasi sejumlah persoalan dalam pemilu kepala daerah (Pilkada) di tingkat kabupaten/kota. Anggota KPU I Gusti Putu Artha di Jakarta, kemarin mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat yang ditujukan pada sejumlah KPU provinsi untuk melakukan pengawasan terhadap pilkada di tingkat kabupaten/kota dan mengambil alih tahapan pilkada jika diperlukan. ‘’Untuk pilkada di Flores Timur, KPU sudah menyurati KPU Provinsi NTT untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk mengatasi

JAKARTA - Wapres Boediono menilai Indonesia telah mencapai sejumlah sasaran indikator kesejahteraan yang bisa dibandingkan dengan negara lain yang sebenarnya tidak terlalu buruk. ‘’Sasaran indikator kesejahteraan bisa dibandingkan dengan negara lain dan tidak terlalu buruk serta bisa diperbaiki,” kata Wapres di Jakarta, kemarin. Hal tersebut disampaikan Wapres saat memberikan pengarahan kepada para peserta Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2010 yang diikuti sejumlah menteri, gubernur, serta bupati yang dibuka Presiden Yudhoyono. Menurut Boediono beberapa indikator yang bisa dijadikan pijakan adalah persentase penduduk kurang gizi di Indonesia tahun 2004 sebesar enam persen, turun dibanding 1971 sebsar 47 persen dan tahun

juga meminta KPU Provinsi Sumatera Utara untuk melakukan supervisi terhadap KPU Kota Medan berkaitan dengan keputusan untuk menggugurkan pasangan calon wali kotawakil wali kota Rudolf Pardede-Afifuddin Lubis. ‘’Hasil pleno KPU memutuskan untuk mengakomodir pasangan Rudolf dan Afifuddin karena tidak terbukti ada penggunaan ijazah palsu,” katanya. Putu Artha mengatakan KPU kabupaten/kota harus berhati-hati dalam mengambil keputusan berkaitan dengan pencalonan. (ant)

Diperlukan Dalam Pilkada JAKARTA - Hakim Konstitusi M Akil Mochtar mengatakan, syarat tidak cacat moral bagi para calon kepala daerah yang akan mengikuti proses pemilihan umum kepala daerah diperlukan. ‘’Syarat itu perlu karena mereka adalah para pemimpin di daerah,” kata Akil di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta, kemarin. Menurut Akil, syarat cacat moral dinilai masih diperlukan karena seorang pemimpin daerah juga harus memiliki integritas. Selain itu, ujar dia, para pemimpin daerah juga dinilai harus bisa menjadi contoh dan panutan bagi para warga yang dipimpinnya. ‘’Bagaimana jadinya bila moralnya tidak baik,”

katanya. Senada dengan Akil, Guru Besar Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) Maswadi Rauf mengatakan, syarat tidak cacat moral bagi calon kepala daerah harus diterapkan. Menurut Maswadi, syarat tersebut tidak berlebihan karena seorang pemimpin seharusnya memiliki kualitas yang lebih dibandingkan dengan rakyat biasa. Ia menuturkan, pencalonan kepala daerah tidak bisa dilakukan secara liberal dengan hanya menerapkan syarat-syarat yang umum. Syarat bagi calon kepala daerah harus diperketat untuk menghasilkan calon yang berkualitas. ‘’Persyaratan di-

buat memang untuk membatasi, tetapi itu untuk memilih calon yang bagus. Memang harus ada kualifikasi,” katanya. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menginginkan masalah tidak cacat moral bagi para calon kepala daerah kembali diatur dalam undang-undang. Penyempurnaan persyaratan tersebut diajukan dalam revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Wacana tidak cacat moral ini muncul menyusul banyaknya figur atau artis yang selama ini dikenal ‘berani’ ikut dalam pencalonan bupati/wakil bupati sejumlah daerah. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Kamis 29 April 2010

4

Aksi Warga

S osok

Berdampak Kurang Baik Bagi Cisarua

Winny Peranginangin

Peduli Pendidikan TAK banyak perusahaan besar di negeri ini yang mau peduli dengan pendidikan. Tak demikian halnya dengan Vivere Group yang berada di bawah operasional PT Gema Graha Sarana Tbk. Sebuh program yang diberi nama Vivere for Education telah dikembangkan perusahaan ini. ‘’Kami telah bekerja sama dengan sejumlah universitas dan telah menandatangani kerja sama program beasiswa dengan Prasetiya Mulya Business School,” jelas Product General Manager, Winny Peranginangin. Program beasiswa ini akan diberikan kepada calon mahasiswa yang memiliki prestasi namun terhadang masalah biaya kuliah. ‘’Kami akan membiayai kuliah mahasiswa tersebut sampai selesai dengan target empat tahun,” imbuh Winny. Selain dengan Prasetiya Mulya Business School, Vivere juga telah menggandeng Universitas Indonesia, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Bina Nusantara, Universitas Gadjah Mada. ‘’Beberapa universitas lainnya masih dalam proses untuk kerja sama,” tandas Winny. (grd)

Pelaku UKM

Diberikan Sosialisasi Sertifikasi Halal BOGOR – Menjelang dicanangkannya Kota Bogor sebagai Kota Halal tahun 2011, kemarin sebanyak 70 pelaku UKM, diundang mengikuti penyuluhan yang dilakukan Dinas Prindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Bogor. Acara yang dilaksanakan di Wisma Warung Kondang itu, dilakukan untuk menjelaskan secara detail kepada para pelaku UKM di Bogor akan pentingnya sertifikasi produk halal yang dihasilkan para pengusaha industri kecil dan menengah (IKM) di Kota Bogor. Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Pemkot Bogor, Rafinus Sakri mengatakan, sampai akhir 2009 telah tercatat 3000 jenis produk IKM di Kota Bogor, termasuk di dalamnya usaha mikro. Dari angka tersebut, setengahnya bergerak di industri makanan dan minuman. Tapi sayangnya dari jumlah itu, belum semuanya memiliki sertifikasi halal dari lembaga terkait. “Yang menjadi permasalahan

terkadang pelaku industri kecil di Bogor ini belum semuanya memahami makna halal dari produk yang dihasilkan,” ungkap Rafinus. Kepala Bidang Perindustrian Disperindagkop, Dinar Dahlia menambahkan, sejak 2006, pihaknya telah berupaya memfasilitasi sejumlah IKM yang memerlukan dampingan untuk memperoleh sertifikasi halal dari pihak berwenang. Melalui usaha tersebut, sekitar 70 IKM telah mendapat legalitas untuk produknya. Di samping itu telah banyak pula IKM Kota Bogor yang secara mandiri telah memperoleh sertifikasi halal dari LPPOM-MUI. “Sosialisasi ini sebetulnya hanya merupakan tahap awal bagi Disperindagkop Kota Bogor agar langkah selanjutnya dalam menindaklanjuti proses pendampingan kepada sejumlah IKM dapat berjalan lebih terarah sebagai upaya menjelang dicanagkannya Bogor Kota Halal 2011 nanti,” pungkas Dinar. (bas)

Pansus Raperda Pendidikan Segera Dibentuk DEPOK - Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Depok Sri Rahayu Purwitaningsih mengatakan, akan membentuk rancangan peraturan daerah (raperda) pendidikan Kota Depok. Dengan adanya media tersebut diharapkan dapat memberikan masukan seputar pasal-pasal yang akan disahkan menjadi peraturan daerah (perda). “Nanti akan dibuat blog yang di dalamnya dimuat naskah reperda sehingga masyarakat dapat mengetahui draftnya. Mereka dapat memberikan masukan untuk dijadikan perda nantinya,” kata Sri Rahayu usai acara diskusi raperda pendidikan Kota Depok, kemarin. Sebelumnya, akan dibentuk panitia khusus (pansus) yang akan merumuskan pasal-pasal dalam raperda pendidikan. “Pansus akan dibentuk usai masa reses anggota dewan,” tandas Yayuk, sapaan akrabnya. Wanita berjilbab ini menuturkan, terdapat sejumlah pasalpasal krusial yang akan dirumus-

kan dalam raperda tersebut. Diantaranya, menyangkut visi dan misi, pembangunan sumber daya manusia (SDM), peningkatan kesejahteraan guru dan pembangunan infrastruktur yang menunjang pendidikan di Depok. Selain itu, dirumuskan pula pasal yang menyangkut dana Depok cerdas yang rencananya dianggarkan dari program tanggungjawab sosial perusahaan di Depok. “Program tersebut bertujuan mengedepankan pendidikan di Depok. Sebanyak 50 persen dana CSR dari industri dan swasta di Depok akan difokuskan untuk pendidikan. Tiga program yang akan menekan angka rawan drop out (DO), peningkatan kesejahteraan guru dan pengadaan sarana pendidikan,” ujar istri Tiffatul Sembiring ini. Ditemui di tempat yang sama, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Imam Budi Hartono memaparkan, draft raperda pendidikan Depok sudah dirancang sejak lama. (rin)

BOGOR - Aksi penyerbuan warga Desa Cibeureum ke proyek pembangunan wisma Badan Pendidikan Kristen Penambur, Selasa (27/4) berdampak kurang baik bagi Cisarua yang merupakan ikon kota wisata. Kapolres Bogor, AKBP Tomex Korniawan, mengatakan, penyerbuan ratusan warga ke lokasi yang tak jauh dari Taman Safari Indonesia (TSI) yang berlokasi di Kampung Kongsi Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor patut disayangkan. Aksi kekerasan, akan memberikan penilaian negatif terhadap Desa Cisarua yang selama ini terkenal dinamis, aman dan religius. Ia menilai perlu dilakukan upaya pemulihan imej dengan menjaga stabilitas keamanan agar tetap kondusif. Pihaknya telah menurunkan empat kompi personil untuk mengamankan lokasi pasca penyerangan bersama-sama aparat Korem 061/Suryakencana. “Kita akan lakukan sosialisasi kepada warga dan mendengarkan keluhan warga,” ujarnya. Sementara itu Camat Cisarua, Bambang Patmanegara mengatakan, kondisi ini belum pernah terjadi sebelumnya. Warga dinilai salah paham, menduga proyek yang peruntukan semula sebagai wisma belakangan akan digunakan untuk peribadatan, seperti modus rumah tinggal yang beralih fungsi menjadi gereja setelah melihat tidak adanya respon warga setempat. Pascapenyerangan tersebut, aktivitas di sekitar lokasi sudah kembali normal. Hingga saat ini polisi Suluh Indonesia/ant masih melakukan proses penyelidikan dan sudah KURANG BAIK – Aksi rusuh yang dilakukan warga Selasa kemarin dinilai berdampak kurang baik bagi citra Cisarua memeriksa enam saksi. (ant) sebagai ikon kota wisata.

Kinerja Bupati Bogor Dinilai Merah BOGOR – Kinerja Pemerintah Kabupaten Bogor, di bawah komando H. Rachmat Yasin selama 2009 kemarin, ternyata masih jauh dari harapan masyarakat alias mendapat nilai merah dari para wakil rakyat setempat. Demikian yang terungkap dalam Sidang Paripurna Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Bogor , di Gedung DPRD, Cibinong, kemarin. Penilaian buruk ini, menurut juru bicara Fraksi PKS,

Mayat Terikat CIPUTAT - Mayat berjenis kelamin laki-laki dengan kondisi tangan dan kakI terikat ditemukan di dalam mobil yang diparkir di Jl Palem, Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, dinihari kemarin. Pusat Komunikasi dan Informasi Polda Metro Jaya di Jakarta, kemarin menyatakan, mayat tanpa identitas itu ditemukan seorang satpam yang sedang melintas di lokasi penemuan. Satpam itu curiga dengan

Pemkab.Bogor mengaku membutuhkan dana sebesar Rp350 miliar. Dana itu bersumber dari APBD Kab.Bogor dan bantuan Pemerintah Pusat. “Saat ini Pemkab.Bogor telah membebaskan lahan kurang lebih 5 Km untuk akses jalan masuk dari pintu tol Gunung Putri ke lokasi TPST Nambo,” ungkapnya. TPST Nambo, akan mengunakan teknologi pengolahan sampah Saniterilenvil sehingga

mobil B 8567 JA karena parkir di pinggir jalan sehingga dia mengintip isi mobil dari balik kaca mobil. Dia kaget karena melihat sesosok tubuh meringkuk di dalam mobil dalam keadaan kedua tangan terikat. Satpam itu lalu melaporkan temuan itu ke Polsek Metro Ciputat. Beberapa polisi yang datang ke lokasi kejadian lalu membuka paksa pintu mobil dan menemukan mayat yang terikat tangan dan kaki dengan tangan terikat dengan tali plas-

tik warna kuning. Polisi tak menemukan kartu identitas atau petunjuk lain untuk mengetahui identitas korban. Mayat tak dikenal itu kini telah dikirim ke RSCM untuk diotopsi agar dapat dipastikan penyebab kematiannya. Sedangkan mobil B 8567 JA dibawa ke Mapolsek Metro Ciputat. Polisi telah mengambil keterangan dari beberapa orang di lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap kasus itu. (ant)

Suluh Indonesia/ant

KECELAKAAN TUNGGAL - Sebuah bus angkutan karyawan pemerintahan Bekasi tersangkut di portal pembatas jalan dua arah di Warung Jambu, Bogor, Jabar, kemarin. Akibat kecelakaan tersebut sopir bus yang membawa rombongan pengantin meninggal dunia sedangkan penumpang selamat. SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI NASIONAL INDONESIA

Ditarget Beroperasi 2012

“Mudah mudahan semua lancar sehingga pada 2012 nanti TPST Nambo sudah bisa kita operasikan,” kata Kepala Dinas Kebersiahan dan Pertamanan, Kab.Bogor, Ir H. Rosadi, MM, kemarin. TPST yang dibangun di atas lahan seluas 100 hektar, bekas eksplorasi tambang semen milik PT Indocement di kawasan bukit Nambo. Untuk merealisasikan pembangunan TPST itu

dengan indikasi pejabat di dinas pendidikan tak ada yang mengetahui persis tentang database persoalan pendidikan. Senada dengan Fraksi PKS, Fraksi Demokrat bahkan secara tegas menyorot dan minta bupati agar mem-blacklist kontraktor yang tak professional (nakal), mengingat pembangunan infrastruktur sangat amburadul di kab.Bogor selama ini. Melihat fakta dan kondisi amburadulnya pelaksanaan pembangunan di kabupaten

Ditemukan Dalam Mobil

TPST Regeonal Nambo

PEMKAB Bogor menargetkan pembangunan proyek besar Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Regeonal Nambo, di Kampung Lulud, Desa Nambo, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor harus terealisasi pada akhir 2012 mendatang. TPST Nambo dibangun sebagai alternatif pengganti TPST Bojong yang gagal dioperasikan oleh PT Wira Guna Sarana (WGS), karena ditolak warga beberapa tahun lalu.

Demokrat, Golkar, PDIP, Gerindra dan fraksi lainnya di DPRD Bogor, dapat dengan mudah dilihat pada sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, kemiskinan, pengangguran, pertanian dan masalah kesehatan bagi rakyat Kabupaten Bogor yang ternyata masih jalan di tempat. Buruknya sektor pendidikan ini menurut Juru Bicara Fraksi PKS, Eko Saifulrachman, selalu menjadi sorotan semua kalangan karena dinilai paling buruk,

sangat aman bagi lingkungan sekitar. “Saya berharap teman-teman pers juga harus ikut membantu pemerintah untuk mensosialisasikan teknologi ini kepada masyarakat agar pengalaman buruk di Kampung Bojong beberapa waktu lalu tidak terulang kembali di Nambo,” harapnya. Dengan dioperasikannya TPST Regeonal di Nambo ini diharapkan dapat menjadi solusi penanganan sampah yang selama ini dihadapi warga Kab.Bogor dan sekitarnya. “TPST Nambo akan menampung dan mengolah sampah sebanyak 350 ton/hari dari beberapa wilayah seperti Kota dan Kab.Bogor, Depok dan sebagain sampah dari DKI Jakarta,” pungkasnya. (bas)

STIENI-Kampus B

STTI “ PASTI BISA” Menerima Mahasiswa/i baru, Program S1, Kls Reguler / Non Reguler, SMU Sederajat / Alih Kredit & Putus Kuliah

Jurusan : - Manajemen - Akuntansi

Status : Disamakan / Akreditasi B

Informasi : Tlp/Fax. 021-80870781 98290259

Konsentrasi : Manajemen Keuangan & Perbankan Kampus A : Jl. Matraman No. 3-5-7, Jakarta Kampus B : Jl. Dewi Sartika No. 317, Cawang, Jakarta

LP-MIDICON Menerima Siswa untuk Program : s Komputer Akuntansi & Bahasa Inggris s PKBM Kejar Paket A, B & C Segera daftar !!!, Hub. 021-80870781, 98290259 Gd. Miradz Graha Lt.2, Jl. Dewi Sartika No.317, Cawang, Jakarta Timur C.003377-Pend

Bogor pada tahun 2009 kemarin maka, enam Fraksi di DPRD Bogor sepakat meminta bupati segera melakukan evaluasi terhadap pejabat di lingkungan kerjanya, yang tidak mampu bekerja untuk segera dimutasi. Menyikapi penilaian negatif itu, H. Rachmat Yasin, mengakui kinerja aparatur pemerintah yang ada di bawahnya memanag harus dievaluasi. Bahkan bupati sendiri juga mencium adanya gelagat indikasi korupsi dalam pelaksanaan

sejumlah proyek pembangunan kontruksi di Kab.Bogor. “Buruknya pembangunan di suatu wilayah seperti di Kab.Bogor ini tidak semata hanya kesalahan eksekutif, melainkan juga akibat kesalahan para konsultan dan kontraktor yang terkadang kong kalikong. Untuk itu jika terbukti ada unsur KKN dalam hal ini saya sendiri akan turun tangan untuk mem blacklist para kontraktor nakal di Bogor ,” tegas Rachmat Yasin. (bas)

Dishub Razia Ratusan Angkot Depok DEPOK - Dari hasil razia angkutan kota (angkot) yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Depok kemarin, terdapat ratusan kendaraan yang tidak layak beroperasi. Razia dilakukan di Jalan Tole Iskandar, Kecamatan Sukmajaya dengan sasaran angkot, bus, truk dan kendaraan lainnya yang melintas. Kendaraan yang melintas diperiksa kelangkapan suratsuratnya, antara lain dengan pengecekan batas waktu uji KIR, Surat Izin Pengusaha Angkutan (SIPA). “Dalam razia kemarin terjaring satu angkot 02 jurusan Terminal Depok-Depok II yang Kartu Izin Trayek (KIR) dan Surat Izin Pengusaha Angkutan (SIPA) atau trayek mati selama setahun,” kata Kepala Bidang Pengendalian Operasi Dinas Perhubungan Kota Depok Yusmanto, kemarin. Razia digelar untuk mengetahui kendaraan yang sudah tak layak beroperasi. “Operasi juga dilakukan untuk menghindari menjamurnya angkutan kota bodong dan menurunkan tingkat emisi yang seharusnya dilakukan uji KIR enam bulan sekali,” ungkap Yusmanto.

Angkot-angkot yang terjaring akan diamankan di Dinas Perhubungan. Sedangkan pengendaranya dipastikan tak dapat beroperasi kembali. “Sanksi ditentukan pada sidang di Pengadilan Negeri Depok 7 Mei mendatang,” ujar Yusmanto menjelaskan. Kepala UPTD Uji Kendaraan Bermotor Kusumo menuturkan, jumlah angkot yang terkena razia meningkat dua persen dari tahun lalu. Kebanyakan dari para pengendara tidak memperpanjang KIR dengan alasan berkurangnya penghasilan mereka. “Pemilik angkot yang tidak memperpanjang KIR dan SIPA meningkat. Meningkat itu artinya yang tahun lalu terjaring, tahun ini terjaring lagi dan ditambah dengan yang baru terjaring,” ungkapnya. Sementara itu, Atem (25) sopir angkot 02 mengaku tak mengetahui mobil yang dibawanya tak diperpanjang KIR lantaran dia hanya seorang sopir tembak. “Saya nggak tahu, saya kan cuma sopir tembak,” alasannya. (rin)


pini F OKUS Masalah Pendidikan Kita Masih Pelik dan Ruwet ALAU berbicara masalah pendidikan di negeri kita ini akhirakhir ini, yang lebih menonjol bukannya mutu pendidikan itu sendiri tetapi justru malah biaya pendidikan yang makin membubung. Masalahnya, biaya yang tinggi itu tidak berbanding lurus dengan mutu output, apalagi kalau dikaitkan dengan seberapa besar keluaran itu bisa diserap dunia kerja. Masalah pendidikan memang ruwet, tambah njelimet lagi karena banyak kebijakan mulai dari atas sampai ke bawah yang seringkali tidak bisa diterima kalangan pendidikan itu sendiri maupun masyarakat. Contoh besar, soal ujian nasional yang masih pro-kontra walau pemerintah berusaha meredam gejolak itu dengan mengatakan bahwa UN tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur kelulusan siswa. Contoh kecil adalah kewajiban bagi siswa terutama sekolah dasar sampai menengah atas untuk mengikuti les yang diberikan oleh sekolah maupun oleh para guru secara pribadi. Pertanyaannya adalah apakah pelajaran yang diberikan di sekolah itu tidak cukup sehingga harus les segala? Hal ini sangat terkait dengan kemampuan ekonomi orangtua siswa yang tidak sama. Hal ini akan menjadi makin pelik manakala ada oknum guru yang menjadikan lembaga les ini sebagai sebuah kewajiban sehingga bagi yang tidak ikut akan banyak menemui hambatan di sekolah. Ini tentu bukan isapan jempol semata. Ini kenyataan real di lapangan yang tidak bisa ditutupi. Tidak muncul ke permukaan karena para orangtua siswa merasa malu, tidak enak hati, atau takut kalau-kalau hal itu sampai menjadi masalah besar karena bisa berimbas negatif kepada anaknya. Dari contoh besar sampai kecil itu tentu ada beberapa masalah lagi dalam kisaran interval itu yang makin membuat para pelaku pendidikan pusing tujuh keliling. Tidak bisa dimungkiri, dunia pendidikan kita lebih banyak hura-huranya ketimbang bagaimana menghasilkan lulusan yang benar-benar berkualitas sehingga dapat bersaing dengan negara-negara berkembang lainnya di Asia Tenggara seperti Singapura, Vietnam maupun Thailand. Memang, bisa kita dengar, lihat serta baca di berbagai media massa bahwa beberapa wakil Indonesia berjaya di berbagai lomba olimpiade ilmu pengetahuan tingkat internasional. Kita bangga dan mesti bangga dengan prestasi mereka. Namun, di sisi lain rasionya sangatlah kecil dibandingkan dengan jumlah pelajar yang kita miliki. Namun tentu saja kita tidak boleh patah semangat. Memang sangat sulit membenahi pendidikan di negeri ini tanpa ada campur tangan berbagai pihak ke arah perbaikan. Mengandalkan pemerintah saja tentu tidak bisa. Jadi, semacam akal-akalan saja kalau ada yang mengatakan bahwa biaya pendidikan itu bisa gratis. Ini semacam kalimat serta janji yang ambigu dan sangat bertendensi kebohongan publik. Ini sangat sering diungkapkan para kandidat kepala daerah untuk lebih banyak menjaring pemilih. Biaya pendidikan itu tidak gratis. Mungkin SPP-nya, ya. Tetapi secara keseluruhan tidak ada yang gratis. Kalau melihat fakta di lapangan, bagi orangtua yang berpenghasilan pas-pasan, sangatlah sulit untuk membiayai kelangsungan pendidikan putraputrinya. Jangankan sampai pendidikan tinggi, mungkin pendidikan dasar sampai menengah pun harus ngos-ngosan. Inilah semacam dilema yang harus dipecahkan pemerintah bersama share holder lainnya. Namun tetap saja beban tanggung jawab utama berada di pundak pemerintah. Katanya, pendidikan adalah suatu hal yang sangat penting bagi kelanjutan sebuah bangsa. Namun, sayangnya di negeri kita tampaknya uang pendidikan yang lebih penting. ***

K

Bang D

el

SBY ingatkan kepala daerah tak sibuk memperkaya diri

Cuma cari uang pengganti ...

Suluh Indonesia, Kamis 29 April 2010

5

Merenungi (Kembali) Pendidikan Indonesia SEJARAH bangsa mencatat pendidikan menjadi bagian penting dalam perkembangan sebuah bangsa. Indonesia pun mengalaminya. Sayangnya, justru saat dunia sedang berkompetisi dengan pengembangan pendidikan, pengetahuan, dan ilmu teknologi, bangsa ini justru masih tetap berkutat mencari karakter pendidikan yang sesuai. Sesuatu yang justru melemahkan karakter bangsa secara keseluruhan. Harusnya, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei menjadi momentum penting untuk perenungan perjalanan pendidikan bangsa. Pendidikan memang penting. Bahkan, pepatah kuno mengatakan kejarlah ilmu hingga ke negeri Cina. Orangtua berlomba-lomba menyekolahkan anak-anak mereka hingga ke jenjang tertinggi. Berharap bahwa investasi jangka panjang tersebut akan membuahkan hasil beberapa tahun kelak. Kemampuan penguasaan informasi, pengetahuan, dan teknologi setidaknya membuka kesempatan bagi mereka untuk bersaing di kancah globalisasi sekarang ini. Sebuah tipikal pengharapan ideal masyarakat umum terhadap pendidikan di Indonesia. Harapan yang tentunya tidak muluk-muluk. Para orangtua belajar dari pengalaman masa lalu. Sejarah Indonesia telah mencatat bahwa hanya mereka yang terpelajar mampu mencerdaskan bangsa ini dan pada akhirnya mampu membawa bangsa ini ke gerbang kemerdekaan. Pencapaian yang memungkinkan bangsa ini berdiri pada kaki sendiri dan tidak lagi dalam kungkungan kolonialisasi penjajah. Sebuah cerminan yang sudah menjadi nyata bahwa orang-orang terpelajar memiliki peran penting. Mereka dengan bekal pendidikan dari sekolahsekolah Belanda atau berlatar pendidikan Jepang justru dapat menjadikan Indonesia lebih baik. Cerminan inilah yang justru memudar saat ini. Keteladanan tokoh-tokoh pendidikan pada masa lalu malah kian menghilang. Pendidikan Indonesia seperti kehilangan arah. Cengkeraman kapitalisme dan globalisasi yang begitu kencang menyebabkan pendidikan menjadi bagian yang juga terkena imbas. Pendidikan mahal dan pendidikan berkurikulum Barat menjadi hal yang mudah untuk ditemui saat ini. Sementara, sekolah-sekolah mulai berlombalomba memajang predikat menuju sekolah berstandar internasional. Masih banyak persoalan yang membelit pendidikan Indonesia. Mulai dari kualitas sumber daya manusia terutama pengajar. Kemampuan mengajar, kesejahteraan, latar belakang pendidikan, serta penyebarannya yang tidak merata masih menjadi persoalan klasik. Juga ditambah dengan fasilitas yang timpang antara sekolah di perkotaan dan pedesaan maupun pedalaman. Persoalan juga tidak usai sampai di sana. Problematika pembelajaran mulai dari pengadaan buku-buku yang silih berganti hingga pada evaluasi melalui Ujian Nasional (UN) masih terus membayangi dunia pendidikan Indonesia setiap tahunnya. Kini bahkan pendidikan tinggi dituding

Oleh : I Gusti Ngurah Parthama* Peristiwa-peristiwa yang berulang setiap tahun ajaran baru seharusnya menjadi titik tolak untuk perubahan. Tanpa ada perubahan maka pendidikan Indonesia masih jalan di tempat. Tertinggal jauh dari negara-negara lain yang lebih memperhatikan pendidikan bagi generasi-generasi penerus bangsa. Tanpa perubahan, generasi kita hanya akan menjadi ‘’penonton’’ kompetisi global di masa mendatang.

menjadi penyumbang pengangguran terdidik. Perguruan tinggi, diploma, hingga akademi dianggap tidak mampu menyesuaikan kurikulum mereka dengan perkembangan dunia kerja. Pemetaan Pendidikan Saat ini yang paling penting untuk dilakukan adalah pemetaan pendidikan Indonesia. Segala ketimpangan sudah sepantasnya tidak dibiarkan. Ketimpangan pada akhirnya menyebabkan kecemburuan pada masyarakat yang pada akhirnya mereka justru menyerbu sekolah atau universitas dengan predikat mapan. Meskipun hal itu harus dibayar mahal dengan berbagai macam pengeluaran. Pemetaaan paling tidak mampu memaparkan kekurangankekurangan dunia pendidikan yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Wilayah yang tergolong luas mulai dari Sabang hingga Merauke membutuhkan penanganan yang berbeda-beda. Masing-masing memiliki

karakteristik yang berbeda dan hal itu tentunya patut disyukuri. Perbedaan karakteristik erat kaitannya dengan keberagaman masyarakat sudah seharusnya menjadi keunggulan yang selanjutnya menjadi penyumbang kebhinneka-tunggalikaan di Indonesia. Pendidikan memang tidak dapat dipisahkan dari karakter masyarakatnya. Hal tersebut seharusnya sudah dilakukan sejak dulu oleh pemerintah. Sehingga tidak semata-mata hanya ‘’menasionalisasi’’ kurikulumkurikulum yang ada. Masyarakat perkotaan dengan perkembangan industri. Untuk itu pengetahuan dan teknologi tentu akan mudah beradaptasi jika mendapat fasilitas yang mendukung. Teknologi komputer, internet, dan lainnya menjadi hal mutlak untuk mendukung proses pembelajaran. Sedangkan mereka yang di pedesaan masih lekat dengan pertanian, perikanan, dan perkebunan. Sudah tentu kombinasi teknologi dan informasi akan memudahkan

mereka mengembangkan sektor tersebut. Tentu yang tidak kalah penting adalah menangani pendidikan di pedalaman. Prosesnya tidak akan jauh berbeda seperti misalnya mereka yang terbiasa hidup dengan alam baik di hutan ataupun di laut. Selama ini ikon pendidikan memang cenderung terpusat pada satu sisi saja. Misalnya lebih tersentralistik pada daerah perkotaan atau di Jawa saja. Berbagai universitas, diploma, hingga akademi dianggap lebih baik dari daerah lain. Kecenderungan orang tuamenganggap anak-anaknya akan mendapatkan pendidikan lebih baik dan lebih mapan. Padahal anggapan itu justru salah. Dalam kaitan itulah proses pemetaan menjadi penting. Selama ini barangkali baru pada tingkatan pendidikan tinggi yang begitu intens melakukan kegiatan semacam akreditasi. Masyarakat luas dapat mengetahui kekuatan sebuah universitas dengan universitas lainnya. Sedangkan jenjang pendidikan di bawah justru masih belum terlihat jelas. Predikat-predikat sekolah seperti sekolah unggulan, sekolah favorit, sekolah berstandar internasional malah lebih mudah terekat pada jenjang pendidikan pertama dan atas. Begitu banyaknya persoalan yang dialami pendidikan Indonesia sudah tentu memerlukan pemikiranpemikiran dengan visi jauh ke depan. Target-target selama ini memang sudah dipancangkan, namun realisasi menuju ke arah tersebut malah tidak terlihat. Universitas berlomba-lomba menggaungkan posisi sebagai world class university. Sekolah bekerja sendiri untuk meningkatkan status agar dicari peserta didik. Kondisi yang serba tidak jelas itu tentunya tidak menguntungkan para peserta didik. Setiap tahun ajaran baru kebingungan serupa pasti terulang. Calon siswa atau mahasiswa kelelahan mencari sekolah atau universitas yang sesuai. Padahal mereka juga telah lelah menempuh ujian akhir di jenjang pendidikan sebelumnya. Belum lagi jika proses pencarian itu melewati berbagai tes masuk yang tentunya tidak mudah. Sedangkan saat menamatkan pendidikan tinggi, mereka kembali didera kelelahan-kelelahan baru untuk mencari kerja yang juga tidak mudah. Saatnya memang untuk merenungi pendidikan Indonesia. Peristiwa-peristiwa yang berulang setiap tahun ajaran baru seharusnya menjadi titik tolak untuk perubahan. Tanpa ada perubahan maka pendidikan Indonesia masih jalan di tempat. Tertinggal jauh dari negara-negara lain yang lebih memperhatikan pendidikan bagi generasigenerasi penerus bangsa. Tanpa perubahan, generasi kita hanya akan menjadi ‘’penonton’’ kompetisi global di masa mendatang. *Penulis, dosen Fakultas Sastra Universitas Udayana

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Larangan Merokok Tak Efektif BEBERAPA waktu lalu, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengeluarkan himbauan larangan merokok di tempat-tempat umum. Bahkan tak lama kemudian, himbauan itu diubah menjadi larangan, yang ditungakan dalam Peraturan Walikota (Perwali). Dalam aturan tersebut, diatur tentang sanksi bagi warga, yang merokok di tempat larangan merokok. Beberapa tempat yang menjadi kawasan dilarang merokok menurut Perwali itu adalah tempat pelayanan umum, tempat kerja, sekolah, sarana pelayanan kesehatan, taman bermain, ru-

mah ibadah dan angkutan umum. Namun aturan itu menurut saya kini hanya menajdi macan ompong. Artinya, banyak terjadi pelanggaran terhadap aturan itu tanpa ada tindakan tegas dari pihak berwenang. Salah satu contohnya adalah yang terjadi di sebuah mal di kawasan Cinere. Sabtu (24/5) pekan lalu, saat saya berkunjung ke sana, saya masih melihat banyak orang yang merokok dengan bebasnya di tempat itu. Padahal, mal itu adalah mal tertutup yang dilengkapi dengan fasilitas pendingin udara (air conditioner).

Para perokok dapat merokok dengan bebasnya karena tidak ada tindakan apapun dari petugas satuan pengamanan (satpam) mal itu. Tanda larangan merokok pun tak saya lihat di dipasang di mal itu. Mohon kepada pihak Pemkot Depok untuk menertibkan ber-

bagai pelanggaran yang terjadi itu. Ingat, kami sebagai warga yang kebetulan tidak mengkonsumsi rokok, mmiliki hak untuk menghirup udara segar dan bebas penyakit. Althaf Cinere, Depok

Korban Jalan Semakin Banyak POLDA Metro Jaya melansir berita penting terkait angka kecelakaan lalu lintas di DKI Jakarta dan sekitarnya. Dalam sosialisasi keselamatan lalu lintas itu, Polda menyebut setiap hari sekitar 4 nyawa meninggal

sia-sia di jalanan. Angka ini sangat mengerikan. Setiap hari ada empat orang yang mati karena kecelakaan lalu lintas. Kebanyakan dari mereka adalah para pengendara sepeda motor. Kondisi jalan di Jakarta sudah

amat mengkhawatirkan. Perbaikannya tidak bisa ditunda lagi. Kondisi hujan lebat beberapa minggu lalu telah mengikis sebagian besar di jalan di Jakarta. Korban terus berjatuhan. Akankah, harus menunggu korban lebih banyak lagi agar perbaikan jalan di Jakarta disegerakan. Seharusnya UU Lalu Lintas segera disosialisasikan secara lebih intens dan ditegakkan semua sanksi dan aturannya. Ketegasan sanksi dan penegakan disiplin berlalu lintas diharapkan bisa mencegah tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Masyarakat mungkin bisa memaklumi anggaran terbatas. Tetapi tentu pengendara memiliki hak

untuk mendapatkan infrastruktur jalan yang memadai. Bukankah mereka tiap tahun mambayar pajak kendaraan? Kalau pembayaran telah dikenakan denda, bagaimana bila pemprov yang telat melakukan perbaikan jalan. Apakah hak dan kewajiban pengendara sudah seimbang? Karena itu, saya mengharapkan betul agar perbaikan jalan di seluruh Jakarta disegerakan. Jangan sampai lubang-lubang jalan itu menjadi ‘hantu’ baru di jalan raya. Apalagi, kerusakan jalan kini banyak dimanfaatkan untuk tindak kejahatan. Arifin Kebun Jeruk

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 29 April 2010

6

Mutasi Atlet Diperketat JAKARTA - Sidang Komisi Bidang Organisasi Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI kemarin di Menara Peninsula Jakarta merekomondasikan kepada KONI agar perpindahan atlet menjelang berlangsungnya Pekan Olahraga Nasional (PON) diperketat. Sidang Komisi Organisasi yang dipimpin Benny Siradjudin dari KONI Sulsel ini meminta kepada KONI Pusat untuk melakukan perubahan dalam pasal mutasi atlet. Peraturan yang disepakati menyebutkan perpindahan atlet dari satu propinsi ke propinsi lain selambatnya dilakukan dua tahun sebelum PON berlangsung. Peraturan ini mengubah peraturan sebelumnya yang memberi tenggang waktu satu setengah tahun sebelumnya. Wakil Ketua Bidang Hukum KONI Pusat, Faisal Abdullah SH, menjelaskan persoalan mutasi atlet ini memang selalu mengiringi setiap jelang pergelaran PON. Untuk itu KONI perlu membuat rambu-rambu yang harus ditaati oleh setiap atlet yang akan melakukan mutasi ke daerah lain. Dikatakan, dalam AD/ART KONI pasal 11 memberi batasan yang tegas tentang alasan mutasi atlet ke daerah lain yang terdiri dari lima alasan, masingmasing: karena mengikuti orang tua, mengikuti suami atau istri, pindah tugas/mutasi kepegawaian, mendapat pekerjaan di propinsi tujuan, atau diterima di sekolah atau perguruan tinggi di propinsi tujuan. “Yang pasti, keabsahan seorang atlet bisa membela suatu propinsi adalah berdasarkan domisili atlet yang bersangkutan dengan memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP_ yang sah,” ujar Faisal Abdul-

lah. Hasil keputusan sidang komisi bidang organisasi kemarin ini sebetulnya bisa lebih keras lagi sekiranya usulan dari KONI Propinsi Jatim disetujui, yakni mengusulkan mutasi seorang atlet dari satu propinsi ke propinsi lain hanya boleh dilakukan maksimal dua kali. Namun karena kalah dukungan, usulan itu pun tak bisa diterima.Begitu pula usulan waktu perpindahan atlet yang semula diusulkan tiga tahun jelang berlangsungnya PON. Usulan ini ditolak dengan alasan waktu penyelenggaraan PON XVIII Riau 2012 hanya tersisa dua tahun setengah lagi. Sehingga jika usulan ini disetujui akan banyak atlet yang tidak bisa bermutasi ke propinsi lain. Faisal Abdullah lebih jauh mengatakan, ketentuan tentang mutasi atlet ini memang perlu dibuat peraturan yang tegas dan jelas. “Karena yang memprihatinkan adalah nasib atlet yang bersangkutan setelah PON berakhir pada umumnya terlantar. Pasalnya, tenaga mereka hanya dibutuhkan saat berlangsungnya PON,” tegas Faisal. Kendati masalah mutasi atlet jelang PON telah dibuat oleh KONI tetap saja tidak mampu membendung laju perpindahan atlet dari satu provinsi ke provinsi lain. Bahkan, tak sedikit atlet yang selalu bermutasi setiap kali PON digelar dengan memperkuat propinsi tuan rumah PON. Contoh paling menonjol adalah pejudo nasional Kresna Bayu yang akan memperkuat Riau di PON 2012. Ini merupakan daerah yang kelima bagi Kresna Bayu di ajang pesta olahraga nasional empat tahunan itu. (oli)

Persipura Mulai Fokus Liga Super JAKARTA - Pelatih Persipura Jacksen F Tiago mulai fokus kepada kompetisi Liga Super setelah menang 2-0 atas Chanchun Yatai, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, kemrin sore. “Setelah pertandingan ini (LCA), kami akan kembali tampil di Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010. Hasil ini setidaknya membuat kami tidak berangkat ke Bandung dengan kekalahan,” kata Jacksen F Tiago, pelatih Persipura, usai pertandingan terakhir grup F LCA ini. Walaupun merebut kemenangan, Persipura harus puas di posisi buncit klasemen akhir Grup F LCA dengan mengoleksi satu kemenangan. klub berjuluk “Mutiara Hitam” ini kalah selisih gol dari Changchun Yatai yang berhak atas tempat ketiga. Sementara, menurut Jacksen, Persipura masih berpeluang besar untuk mengejar pimpinan klasemen sementara Arema Indonesia yang kini berjarak empat poin. Jacksen akan melakukan rotasi terhadap para pemainnya saat berhadapan dengan Changchun Yatai. Langkah ini dilakukan agar Mutiara Hitam mampu tampil maksimal saat bertandang ke markas Persib, 2 Mei mendatang.

Dalam pertandingan LCA ini, Jacksen mengaku puas dengan penampilan Tinus Pae dan kawan-kawan. Mantan pelatih Persitara menegaskan bahwa penampilan timnya hari ini merupakan yang terbaik selama tampil di LCA 2010. “Hari ini kami tampil dengan komposisi baru. Kami menyusunnya tadi pagi. Namun ternyata anak-anak mampu bermain cukup disiplin dan berhasil menjalankan instruksi dengan baik,” kata pelatih asal Brazil ini. “Anak-anak tampil begitu disiplin dalam menjaga posisi masing-masing. Hari ini kami juga mampu memanfaatkan panasnya cuaca. Penampilan terbaik anak-anak telah mampu memberikan hasil terbaik bagi Persipura di LCA musim ini,” katanya. Sementara itu, pelatih Chanchun Yatai, Shen Xiangfu menegaskan bahwa untuk pertandingan terakhir ini, timnya menurunkan banyak pemain muda. “Kami memiliki dua peluang penalti namun tak membuahkan gol,” katanya. Ia menyatakan, tidak masalah dengan para pemainnya, hanya sempat mengeluh cuaca panas Jakarta yang mempengaruhi penampilan anak asuhnya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PERSITARA TAKLUKKAN PERSIB - Dua Pemain Persitara Tantan (kanan) dan Kim Jong Yoeng (kiri) berebut bola dengan Pesepakbola Persib Wildansyah pada pertandingan Liga Super di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, kemarin. Persitara unggul 2-1.

Persitara Kalahkan Persib 2-1 JAKARTA - Kesebelasan Persitara berhasil mengalahkan tamunya Persib 2-1 dalam lanjutan kompetisi Liga Super di Stadion Gelanggang Remaja Soemantri Brojonegoro, Jakarta, kemarin. Tantan, pemain depan andalan Persitara menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol kemenangan atas tim Maung Bandung tersebut. “Meskipun menang peluang kami tetap tertutup,” ujar pelatih Persitara, Suimin Diharja, mengomentari soal peluangnya di kompetisi Liga Super ini. Pertandingan berjalan sangat menarik dimana Persib terlebih dahulu unggul pada menit sembilan, melalui Gilang Angga, pemain bernomor punggung 12. Namun keunggulan tidak berlangsung lama setelah Persitara mendapatkan hadiah penalti pada menit 21, akibat tekel keras yang dilakukan Nova Arianto kepada Tantan. Tantan sukses menyarangkan bola yang membuat skor menjadi imbang 1-1 yang bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Persib berusaha menambah daya serang dengan memasukkan pemain depan, Budi Sudarsono yang menggantikan Gilang Angga namun bukannya untung yang diraih, baru seperempat jam bermain ia harus diganjar kartu merah akibat menampar muka pemain Persitara Ledi Utomo setelah berjibaku merebut bola. Alhasil keunggulan jumlah

pemain membuat Persitara bermain percaya diri, di menit menjelang peluit panjang dibunyikan, Tantan berhasil menyarangkan bola untuk kedua kalinya melalui kemelut tendangan bebas. Pelatih Persib Robby Darwis beralasan bahwa kekalahan timnya disebabkan oleh faktor buruknya kualitas lapangan dan diusirnya Budi Sudarsono keluar lapangan. “Selain buruknya kualitas lapangan, keluarnya Budi membuat masalah bagi tim kami,” katanya. Meski menang, Persitara tetap tidak bergeming berada di posisi juru kunci dengan mengantongi 27 poin dari 31 laga yang telah dijalani. Persisam Tundukkan Persela Pada pertandingan lain Samarinda (Persisam) Putra menundukkan Persela Lamongan skor 2-0, di kandang. Dua gol yang mengantarkan kemenangan tuan rumah diciptakan oleh Ronal Fagundes pada menit ke-10 melalui tendangan penalti dan Irsyad Aras di menit ke-86. Di hadapan 10 ribu penonton, tim tuan rumah tampil kurang begitu greget, atau tidak seperi penampilannya pada pertandingan sebelumnya. Pada menit ke-10, Wasit Aeng Suherlan menghadiahi penalti untuk tuan rumah karena Danilo Fernando dijatukan oleh Tomo Aki Komura di kotak terlarang. Fagundes yang bertindak

sebagai algojo mampu menyelesaikan tugasnya dengan sempurna. Dengan tendangan kaki kirinya, Fagundes bisa menjebol gawang Persela yang dijaga Fauzal Mubaraq. Kedudukan 1-0 untuk tuan rumah ini bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, tuan rumah yang berusaha menggandakan keunggulanya mengalami kesulitan menembus benteng pertahanan Persela yang menerapkan pola bertahan. Namun, mendekati menit akhir, tuan rumah mampu menembus barisan belakang Persela. Dengan memanfaatkan umpan Ronal Fagundes, Irsyad Aras bisa memperbesar keunggulan tuan rumah menjadi 2-0. Kedudukan 2-0 untuk tuan rumah ini bertahan hingga usainya pertandingan. Joko Susilo, pelatih Persela, mengakui materi pemainya memang kalah dengan kualitas pemain tuan rumah. “Karena itulah saya sengaja menerapkan strategi bertahan untuk meredam aksi pemain tuan rumah yang puya skill bagus,” kata Joko Susilo. Sementara itu, Hedri Susilo, pelatih Persisam, mengatakan permaianan anak asuhannya tidak seperti biasa meski meraih hasil sempurna. “Dan, ini yang kami takutkan kemarin, antiklimaks pemain benar-benar terjadi. Untung saja kami bisa mengakhiri pertandingan dengan kemenangan,” kata Hendri. (ant)

Jabar Siap “Menabung” Anggaran PON Indonesia Unggul dari Denmark

BANDUNG - Jawa Barat siap menganggarkan biaya PON XIX/ 2016 ratusan juta rupiah yang disisihkan dari APBD Jabar hingga 2016. “Jabar siap menganggarkan PON XIX hingga ratusan juta rupiah. Pokoknya Jabar siap 100 persen untuk jadi tuan rumah,” kata Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan di Bandung, kemarin. Jawa Barat yang pernah tuan rumah PON III/ 1961, terpilih untuk menyelenggarakan PON XIX/ 2016 dalam rapat KONI Pusat di Jakarta, Senin lalu. Meski demikian, gubernur belum menyebutkan total anggaran yang dibutuhkan untuk menggelar PON XIX mendatang. Sementara dalam pleno KONI Pusat, Jawa Barat terpilih secara aklamasi menyi-

sihkan kandidat lainnya Provinsi Banten. Gubernur Heryawan menyebutkan, Jabar memiliki fasilitas olahraga yang memenuhi standar sarana pertandingan olahraga multi event itu. Selain itu juga akan merevitalisasi dan membangun fasilitas olahraga baru. Salah satunya pembangunan SOR Gedebage senilai Rp600 miliar serta SOR Arcamanik senilai Rp160 miliar. Pada PON XIX mendatang, Jabar akan menjadi tuan rumah untuk 49 cabang olahraga, sekaligus mengejar target menjadi Juara Umum. “Keberhasilan menjadi tuan rumah penyelenggara dan juara umum merupakan target PON XIX, dan Jabar akan meraihnya secara elegan,” kata Gubernur Heryawan menambahkan. (ant)

JAKARTA - Pemain ganda putri Indonesia Greysia Polii yakin tim Piala Uber Indonesia sedikit lebih unggul dibandingkan dengan Denmark yang akan mereka hadapi dalam babak grup. “Tim kita sedikit lebih unggul, tetapi tetap tidak boleh lengah,” ujar Greysia di Pelatnas Cipayung, kemarin. Dalam susunan pemain tim Piala Uber Denmark memasukkan juara All England Tine Rasmussen pada tunggal dan pasangan Camilla Rytter Juhl/ Lena Frier Kristiansen, runnerup Denmark Super Series 2009. “Tetapi Juhl sudah lama tidak berpasangan dengan Lena karena dia sekarang difokuskan ke ganda campuran,” ujar Greysia yang pernah bertemu dengan pasangan terse-

but tiga kali saat ia masih berduet dengan Nitya Krishinda. “Kami menang dua kali dan kalah sekali dari mereka,” kata Greysia yang belakangan ini dipasangkan dengan Meiliana Jauhari. Pada tunggal putri, selain pemain peringkat tujuh dunia Tine Rasmussen, Denmark memasukkan Camilla Sorensen (peringkat 51), Karina Jorgensen, dan Line Kruse. Melihat susunan pemain tersebut, tunggal putri Indonesia Maria Kristin mengatakan hanya Tine yang cukup berat untuk dihadapi. Pemain lainnya, Maria yang akan menjadi tunggal ketiga optimistis dirinya dan kawan-kawan mampu mengatasi mereka. Sementara itu, tunggal pertama tim Uber Indonesia Maria Febe Kusumastuti menga-

takan Tine Rasmussen yang kemungkinan akan menjadi lawannya pada pertandingan grup Piala Uber menilai juara Eropa dan All England itu adalah pemain yang sangat kuat tenaganya. “Dia kuat sekali,” kata Febe yang pernah bertemu Tine di Hong Kong Super Series 2008. Untuk mengatasinya, lanjut dia, pemain jangkung itu harus dibuat pontang panting di lapangan untuk mengurangi kekuatannya. Tim Uber Indonesia berada dalam Grup B bersama Denmark dan Australia. Pada pertandingan babak grup, tim Indonesia akan bertemu Australia terlebih dahulu pada hari pertama turnamen 9 Mei, dilanjutkan melawan Denmark pada hari ketiga 11 Mei. (ant)

Piala Indonesia

Persib Batal Jadi Tuan Rumah BANDUNG - Persib Bandung batal menjadi tuan rumah babak 16 besar Piala Indonesia yang akan berlangsung 7-13 Mei setelah panitia pelaksana kesebalasan asal Bandung itu tidak mendapat izin mengenai keamanan dari kepolisian. “Kepolisian tidak memberi izin keamanan, dan kita tidak bisa menjamin,” kata Sekretaris Panitia Pelaksana Persib Bandung Budi Bram, di Bandung, kemarin. Menurut Budi, pihaknya mendapatkan fax dari PT LI pada Selasa lalu bahwa Bandung ditunjuk menjadi salah satu tuan rumah penyelenggara babak 16 besar Piala Indonesia. Proses pengundian berlangsung kemarin pagi, yang menempatkan Persib satu grup dengan Persebaya Surabaya, Bontang FC, dan Persibo Bojonegoro. Budi menambahkan, kedatangan “bonek” selaku pen-

dukung Persebaya untuk menyaksikan tiga pertandingan tim kesayangannya menjadi salah satu pertimbangan keamanan bila babak 16 besar digelar di Bandung. “Jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, proses menggelar pertandingan ke depan akan jauh lebih sulit,” katanya. Menurut dia, Persib terlebih dahulu akan mengamankan laga kandang dalam lanjutan Liga Super. Terlebih, kata Budi, pertandingan pertama dalam rangkaian laga kandang Persib yang akan digelar di stadion Siliwangi pada Minggu, 2 Mei, melawan Persipura merupakan ujian dan penentuan bagi penyelenggaraan laga kandang selanjutnya. “Jika terjadi kerusuhan, Persib tidak akan diizinkan bermain di Bandung untuk pertandingan selanjutnya,” ungkap Budi. (ant)

Persipura Kalahkan Chanchun 2-0 JAKARTA - Persatuan Sepak Bola Indonesia Jayapura (Persipura) berhasil mengalahkan Chanchun Yatai 2-0 di laga terakhir Grup F Liga Champion Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin. Dua gol Persipura lewat Eduard Ivakdalam dan Tinus Pae, sementara dua tendangan penalti Chanchun mampu diamankan kiper Persipura, Jandry Pitoy. Pada menit ke-11, pemain Persipura, Hendra Ridwan, terpaksa mengganjal pemain Changchun Liu Weidong di kotak terlarang. Wasit Shamsuzzaman asal Bangladesh pun langsung menunjuk titik putih. Cao Tian Bao maju sebagai eksekutor. Namun, tendangannya masih mampu dijinakkan oleh kiper Persipura, Jandri Pitoy. Pada menit ke-19, Persipura nyaris menjebol gawang Changchun lewat Ian Kabes. Namun sayang tendangannya

dari luar kotak penalti lawan masih terbaca oleh kiper Changchun, Zong Lei. Baru menit ke-27, Persipura mencetak gol pertama lewat kaki Eduard Ivakdalam setelah mendapat umpan matang dari Erol Iba di sektor kiri. Persipura nyaris memperbesar gol di akhir babak pertama, namun tendangan Erol masih melebar. Pada menit ke-48, Erol menjegal pemain depan Chancun di kotak terlarang dan wasit kembali menunjuk titik penalti. Namun, tendangan penalti Liu Xiaodong dapat diamankan kiper Jandry. Ini usaha kedua Jandry mengamankan gawangnya. Persipura mampu memperbesar gol lewat kaki Tinus Pae di menit ke-65 setelah mendapat umpan Ian Kabes. Hingga babak kedua berakhir, Persipura tetap unggul dua gol. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 29 April 2010

7

Fulham Incar Final Impian LONDON - Fulham secara kontroversial mengistirahatkan pemain-pemain kuncinya di Liga Utama Inggris akhir pekan lalu sebagai persiapan menghadapi laga kedua babak semifinal Liga Eropa dengan Hamburg, dini hari nanti. Gelandang Zoltan Gera percaya masa istirahat itu dapat menjadi faktor menentukan untuk menggapai final impian. Pelatih The Cottagers, Roy Hodgson berani mengambil resiko di Liga Utama dengan menyimpan sembilan pemain utamanya. Mereka kalah 1-2 dari Everton, tapi akan segar dan bebas dari cedera untuk menghadapi laga kedua semifinal dengan Hamburg di Craven Cottage. West Ham mengadukan keluhannya kepada Liga Utama ketika Hogson mengambil kebijakan serupa saat kalah dari Hull sebelum perempatfinal dengan Wolfsburg. Hal itu disikapi secara berbeda oleh Gera. Keputusan Hodgson itu dinilai meningkatkan persiapan Fulham mencapai final kontra Liverpool atau Atletico Madrid. Mereka memetik hasil 0-0 pada pertemuan pertama di Jerman. “Saya akan berbohong bila mengatakan tidak suka dengan istirahat ini setelah melewati pekan yang sangat berat. Semua pertandingan sangat cepat dan saya memerlukan pemulihan selama akhir pekan, terutama setelah perjalanan lama,” beber Gera, kemarin. Kendati menempuh perjalanan selama 18 jam setelah jalur penerbangan di Eropa terganggu akibat abu vulkanik, tim asuhan Hodgson menampilkan permainan defensif kelas atas di Nordbank Arena. Mereka membungkam Hamburg walaupun tuan rumah mendominasi penguasaan bola. Gera berharap kegagalan mencetak gol tandang tidak akan berakibat buruk bagi timnya. Mereka harus menghindari hasil imbang di kandang. “Setelah imbang tanpa gol, kami

harus menang di kandang. Bila tidak menang, kami baru bisa lolos dengan penalti. Tentu saja saya menerimanya bila itu bisa meloloskan kami ke final,” jelas Gera. Hasil di Jerman adalah aksi heroik terakhir Fulham di kompetisi Eropa sejak akhir Juli tahun lalu. Sederet kemenangan diraih, termasuk atas juara bertahan Shakhtar Donetsk, raksasa Italia, Juventus dan juara Liga Jerman, Wolfsburg. Fulham yang tidak pernah memenangkan gelar utama di Inggris atau meraih final Eropa, kini di ambang mencapai prestasi terhebatnya dalam 131 tahun sejarah klub itu. Peluang Fulham untuk menorehkan kemenangan bersejarah akan tergantung pada pulihnya top skorer Bobby Zamora dari masalah achilles. Penampilan pencetak 19 gol ini mencuri perhatian, bahkan disebut-sebut akan dipanggil masuk skuad Inggris. Namun ia cedera di Jerman pekan lalu dan melewatkan duel dengan Everton. “Ia mendapatkan perawatan dan saya harap akan siap untuk Kamis ini, tapi saya tak yakin,” kata Hodgson. Hamburg memecat pelatih Bruno Labbadia setelah kalah 1-5 dari Hoffenheim akhir pekan lalu. Asisten pelatih Ricardo Moniz ditunjuk menggantikannya hingga akhir musim. Labbadia memang sudah menghadapi tekanan selama berpekan-pekan karena para pemain mengeluhkan gaya kepelatihannya. Hamburg hanya menang empat kali dari 15 pertandingan terakhir. Pemimpin klub, Bernd Hoffmann mengatakan, pemecatan ini diperlukan setelah pihaknya menganalisis situasi terkini. “Tidak ada alternatif. Kami perlu meningkatkan peluang kami untuk sukses Kamis ini. Ini momen terakhir bagi kami untuk bereaksi, untuk menjaga target kami di Liga Eropa,” tegas Hoffmann. (adn/afp)

Liverpool Harapkan Tuah Anfield LIVERPOOL - Pelatih Rafael Benitez berharap Liverpool akan kembali menunjukkan daya bangkit yang mengesankan di Anfield pada laga kedua semifinal Liga Eropa dengan Atletico Madrid, dini hari nanti. Tuah Anfield diharapkan dapat merontokkan mental bertanding klub Spanyol itu. Skuad arahan Benitez bermain di bawah performa terbaiknya sehingga kalah 0-1 di Vicente Calderon pekan lalu lewat gol Diego Forlan. Namun ia yakin mereka dapat membalikkan defisit satu gol di Anfield untuk bertemu dengan Fulham atau Hamburg di final. Pelatih asal Spanyol itu belajar dari sukses mengejar ketertinggalan dalam beberapa kesempatan di Liga Eropa musim ini. Di perempatfinal, mereka membalikkan kekalahan 1-2 dari Benfica di laga pertama menjadi kemenangan agregat 5-3. Sementra di babak 16 besar, mereka juga kalah 0-1 melawan Lille sebelum menang agregat 3-1. Benitez juga sadar tampilnya Liverpool di final Liga Champions 2005 dan 2007 dicapai berkat peran besar dari penggemarnya. Mereka sanggup mengubah Anfield menjadi kawah yang begitu gaduh sehingga The Reds bermain di atas kemampuannya, sementara tim lawan kehilangan ketenangannya. “Saya memiliki kepercayaan diri tinggi bermain di Anfield, pada pemain kami dan pada penggemar. Kami memiliki banyak penggemar yang mendukung tim dan itu sangat positif. Di Anfield mereka akan lebih banyak,” ungkap Benitez, Rabu (28/4) kemarin. Benitez berharap sukses Liverpool membalikkan keadaan di masa lalu akan kembali terulang. Skor 0-1 selalu berbahaya. “Kami telah melakukannya di masa lalu dan kami harus menghadapi pertandingan ini dengan percaya diri. Dengan demikian akan lebih mudah bagi kami untuk

bermain lebih baik dan mencetak lebih banyak gol,” terangnya. Sementara striker Spanyol, Fernando Torres belum bugar untuk menghadapi mantan klubnya, Benitez menginginkan penyerang Belanda, Dirk Kuyt sebagai starter. Kuyt masih menerima perawatan cedera betis yang diderita pada kemenangan 4-0 atas Burnley Minggu lalu dan bila ia tidak bisa bermain, David Ngog akan menjadi tumpuan serangan Liverpool kendati juga bermasalah dengan punggung. Sangat sedikit tim yang bertamu ke Anfield dalam kompetisi Eropa bisa pulang dengan kemenangan. Pemain sayap, Simao Sabrosa berniat membawa Atletico mengubah rekor itu. Atletico mengalahkan Tenerife 3-1 di La Liga Minggu lalu untuk kembali masuk 10 besar klasemen dan mengakhiri tiga kekalahan beruntun di kandang. Mereka juga lolos ke final Piala Spanyol melawan Sevilla bulan depan. “Akan fantastis bisa memainkan dua final karena tak seorang pun tahu kapan kami akan mendapatkan kesempatan ini lagi,” ujarnya. “Kami sangat senang, namun kami belum memikirkan dua gelar. Kami sadar final itu harus dimenangkan. Ini memang baru semifinal, tetapi bagi kami seperti final,” imbuhnya. Simao menganjurkan rekanrekannya untuk yakin dan fokus. Mereka tidak hanya unggul satu gol tapi juga memiliki pengalaman bermain di Afield pada penyisihan grup Liga Champions musim lalu. Ketika itu mereka berhasil menahan The Reds 1-1, sama seperti di Vicente Calderon. Bek Emiliano Insua akan absen dari skuad Liverpool. Adapun Atletico akan terdongkrak mentalnya dengan kembalinya Sergio Aguero. Penyerang Argentina ini sudah terbebas dari larangan bermain yang membuatnya absen di pertemuan pertama. (adn/afp)

Suluh Indonesia/ap

GOL KEDUA - Pemain Bayern Munich, Ivica Olic, (kiri) merayakan gol keduanya ke gawang Lyon dalam pertandingan leg kedua babak semifinal Liga Champions, dini hari kemarin. Lyon kalah 0-3 dan tersisih karena kalah agregat 0-4.

Bayern Munich Lolos ke Final LYON - Ivica Olic menciptakan hat-trick gol guna mengantarkan Bayern Munich unggul 3-0 atas Olympique Lyon pada laga kedua babak semifinal Liga Champions di Stade Gerland, kemarin. Munich lolos ke final untuk pertama kali sejak terakhir memenangkan kompetisi ini pada 2001. Striker Kroasia itu menambah keunggulan 1-0 Munich dari laga pertama pekan lalu dengan gol pembukanya di babak pertama. Ia membuat Lyon tak lagi mampu mengejar dengan dua gol lainnya di babak kedua. Munich melenggang ke final di Santiago Bernabeu, Madrid pada 22 Mei nanti dengan agregat 4-0. Ini merupakan kemenangan terbesar di semifinal Liga

Champions sejak Juventus mengalahkan Ajax 6-2 pada musim 1996-97. Olic yang menjadi pahlawan buat timnya mengaku terkejut bisa menciptakan tiga gol. “Rasanya mengagumkan bisa menang dengan skor seperti ini dan mencetak tiga gol. Ini barangkali pertandingan terbaik dalam hidup saya, namun yang terpenting adalah performa keseluruhan dari tim. Kami harus mengulanginya di final,” seru Olic. Pelatih Louis van Gaal memuji cara Olic menempatkan diri dan tekanan yang diberikannya pada pertahanan Lyon. Tapi ia menegaskan kemenangan ini adalah hasil kerja seluruh pemain. “Ia mencetak tiga gol, namun hanya

karena ia pemain terdekat ke gawang,” jelas Van Gaal. Margin kemenangan ini menunjukkan superioritas Munich dalam kedua laga meskipun tanpa Franck Ribery. Taktik Van Gaal berperan penting. Ia sudah mengantisipasi perubahan strategi yang akan diterapkan arsitek Lyon, Claude Puel. “Saya sudah menduga Lyon akan bermain dengan cara lain. Mereka tidak bermain begitu bagus di Munich, jadi wajar bila seorang pelatih akan mengubah timnya,” jelas pelatih asal Belanda ini. Les Gones memang tampil berbeda kemarin dengan memainkan formasi menyerang 4-2-3-1. Pemain sayap Michel Bastos dan Sidney Govou

Platini Favoritkan Inggris LONDON - Siapa tim favorit di Piala Dunia 2010? Presiden UEFA, Michel Platini memiliki pilihan tersendiri. Ia menunjuk Brazil, Inggris dan Spanyol yang akan berjaya pada turnamen di Afrika Selatan itu. Namun Platini mengesampingkan negaranya sendiri, Prancis. “Saya memiliki tiga favorit,” kata mantan kapten Prancis yang kalah di semifinal Piala Dunia 1982 dan 1986 itu kepada koran The Times, kemarin. “Biasanya saya memiliki empat favorit, tapi kali ini ada tiga: Brazil, Spanyol dan Inggris.” Favorit bagi Platini adalah mereka yang memiliki kualitas dan kemampuan untuk menang. Itulah tiga tim terbaik di dunia. “Namun bila anda bertanding dengan Prancis atau Jerman atau Italia, anda tidak pasti menang. Tiga tim itu adalah yang terbaik untuk menang dan di belakang mereka ada sepuluh tim yang akan sangat sulit dikalahkan,” papar Platini. Platini memilih Inggris sebagai salah satu favorit untuk Piala Dunia yang digelar 11

Michel Platini

Juni-11 Juli karena keberadaan pelatih Fabio Capello. Performa dari pemain kunci seperti John Terry, Frank Lampard, Steven Gerrard danWayne Rooney juga menentukan. “Kenapa Inggris? Karena mereka memiliki pemain-pemain bagus. Pemain-pemain bagus dan pelatih bagus. Sudah lama sekali sejak mereka memenangkan Piala Dunia dan saya kira mereka memiliki tim yang mum-

puni,” puji Platini. “Rooney sangat bagus. Ia pemain mengagumkan. Saya tidak perlu melihatnya beberapa bulan lalu untuk mengetahui ia pemain bagus. Lionel Messi hebat di usia 20, sekarang ia lebih baik di usia 22. Rooney sama. Gerrad juga. Saya menyukai Gerrard,” tegasnya. Platini kembali mengingatkan mengenai keputusan Liga Utama Inggris yang meniadakan jeda musim dingin. Menurutnya, pilihan itu membuat timnas seperti singa pada musim dingin dan seperti domba muda di musim panas. “Saya kira bukan persiapan terbaik bagi timnas untuk ke Piala Dunia tanpa jeda musim dingin. Saya tahu sepakbola Boxing Day sudah menjadi legenda di Inggris, tetapi mereka harus memutuskan,” katanya lagi. Platini kurang bersemangat mengenai prospek negaranya sendiri, Pancis di Piala Dunia. “Ada individu yang bagus dalam kelompok, tetapi mari jujur, tidak ada individu yang hebat,” kritiknya. (adn/afp)

Frank Ribery Absen di Final

Frank Ribery

ZURICH - Playmaker Bayern Munich Frank Ribery akan absen pada final Liga Champion setelah dia terkena larangan tiga pertandingan oleh UEFA, kemarin. Ribery sempat diusir keluar lapangan karena pelanggaran serius yang dia lakukan pada pertandingan pertama semifinal melawan Olympique Lyon, dan menurut aturan UEFA dia

dipastikan terkena larangan untuk tiga pertandingan. Ribery tidak ikut bertanding pada leg kedua semifinal di Lyon pada Selasa, dimana Bayern menang 3-0 dan sekaligus melengkapi kemenangan aggregat 4-0. Klub Jerman itu punya waktu tiga hari untuk melakukan banding terhadap keputusan tersebut. (ant)

diplot sebagai penopang striker tunggal Lisandro Lipes. Tapi hasilnya tidak jauh berbeda seperti di Munich. Lyon kalah lebih telak meskipun mendapatkan beberapa peluang emas mencetak gol. “Peluang yang kami buat terbuang karena kami ingin menyelesaikannya terburuburu. Kami seharusnya lebih tenang. Skor ini memalukan. Ini kekalahan besar yang lebih disebabkan oleh dikeluarkannya Cris,” urai Puel menyesali kekalahannya. Puel merasa wasit mengambil keputusan terlalu keras untuk timnya. Apalagi di laga pertama salah satu pemainnya, Jeremy Toulalan juga dikartu merah. “Dua pengusiran tidak jelas, di laga pekan lalu dan

malam ini. Saya rasa ofisial keempat mengisyaratkan tepuk tangan Cris kepada wasit. Itu terlalu keras,” protesnya. Bek sekaligus kapten Cris diusir karena bertepuk tangan secara sarkastik terhadap keputusan wasit saat laga berjalan satu jam. Ia menerima kartu kuning kedua hanya semenit setelah diganjar kartu kuning pertama akibat melanggar Olic. Saat itu Lyon sudah tertinggal 0-1 dari gol Olic di menit ke-26 babak pertama. Selang enam menit setelah Cris dikeluarkan, Olic menciptakan gol keduanya untuk Munich dengan menuntaskan umpan Hamit Altintop. Ia melengkapi hat-trick di menit ke-77 hasil umpan Philipp Lahm dari sisi kanan lapangan. (adn/afp)

Van Gaal Lebih Senang Jumpa Inter LYON - Bayern Munich menorehkan prestasi dengan lolos ke final Liga Champions, kemarin. Namun harapan mereka untuk merebut gelar juara tidak akan mudah dicapai karena harus berhadapan dengan Barcelona atau Inter Milan pada partai puncak nanti. Final kompetisi sepakbola paling elite di Eropa ini akan dihelat di kandang Real Madrid, Santiago Bernabeu pada 22 Mei. Bila boleh memilih, pelatih Louis van Gaal lebih senang bertemu dengan Inter. Ia merasa pasukannya lebih memiliki peluang kalau berhadapan dengan wakil Italia itu. “Sembilan dari 10 prediksi, Barcelona akan mengalahkan kami, meski kami masih memiliki kesempatan. Kami akan lebih senang bermain dengan Inter. Akan menyenangkan konferensi pers dengan teman saya, Jose Mourinho,” ungkap Van Gaal terkait pelatih Inter itu. Di final nanti, Munich mengejar gelar kelimanya di Liga Champions setelah juara terakhir kali pada 2001 dengan mengalahkan Valencia lewat adu penalti 5-4. Van Gaal ingin menjadi pelatih ketiga dalam sejarah yang membawa dua tim berbeda merebut gelar. Pada 1995 ia pernah berjaya bersama Ajax. Van Gaal juga memiliki peluang mengakhiri musim dengan treble winners alias tiga gelar. Selain masih memuncaki Bundesliga, mereka lolos ke Piala Jerman. “Semua orang senang dengan kelolosan kami dan kami

Louis van Gaal

masih bersaing di tiga kompetisi. Bila kami terus bermain seperti ini, kami akan sangat sulit dikalahkan,” sebutnya. Final di Madrid juga sangat dinantikan oleh sayap Arjen Robben. Bernabeu adalah tempat istimewa buatnya setelah sempat bermain disana selama dua musim. Robben merasa keputusan untuk meninggalkan Los Blancos Agustus tahun lalu terbukti tepat karena Munich lolos ke final, sementara Madrid bahkan sudah rontok di 16 besar. “Saya sangat senang kembali ke Madrid. Saya membuat keputusan yang sangat tepat dengan bergabung ke Bayern. Saya tahu itu bahkan sebelum kami ke final. Saya merasa sangat bahagia di klub ini. Kami menjalani musim yang sempurna dan akan menjadi prestasi besar bila kami memenangkan treble,” tandas Robben. (adn/afp)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 28 April 2010

Timika Kembali Perang Saudara TIMIKA - Aksi saling serang antara dua kelompok warga yang bertikai di Kwamki Lama, Timika, Papua, terus terjadi dan pada Rabu petang dua warga setempat terluka parah setelah diterjang anak panah. Dari Timika, aksi saling serang dengan menggunakan senjata tajam berupa panah, parang, tombak antara kelompok atas (Jalan Mambruk II) dan kelompok bawah (Tuni Kama) pecah sejak Rabu sekitar pukul 05.30 WIT. Setelah sempat mereda beberapa jam, pada Rabu petang sekitar pukul 16.00 WIT kedua kelompok yang bertikai di Kwamki Lama kembali terlibat aksi saling serang di areal hutan sekitar Kwamki Lama. Dalam insiden itu, dua warga dari kelompok bawah (Tuni

Kama) bernama Agus Murib dan Tekiman Murib terluka parah setelah diterjang anak panah. Agus mengalami luka pada dada kanannya, sedangkan Tekiman mengalami luka pada dahinya. Keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk mendapat perawatan medis. Salah satu tokoh masyarakat kelompok bawah (Tuni Kama), Yan Tinal mengatakan kelompoknya hanya menunggu keputusan kelompok atas (Jalan Mambruk II) apakah terus melanjutkan pertikaian atau berdamai. “Kami hanya menunggu keputusan mereka. Kalau mereka serang, kami akan balas. Tapi kalau mereka mau berdamai, kami juga siap berdamai,” ujar Tinal. Guna mencegah jatuhnya korban dari warga lain seperti

para tukang ojek dan sopir, semua kendaraan bermotor roda dua dan empat (terkecuali kendaraan aparat keamanan) dilarang melintas di kawasan kelompok bawah di Kwamki Lama. Hingga Rabu petang, puluhan aparat kepolisian dari Polres Mimika dibantu Brimob Detazemen B Polda Papua terus berjaga di sekitar Kios Panjang Kwamki Lama dengan senjata lengkap untuk mencegah bentrokan lanjutan antara kedua kelompok warga yang bertikai. Pertikaian antara kedua kelompok yang masih bersaudara di Kwamki Lama tersebut berlangsung sejak 4 Januari lalu. Hingga saat ini, pertikaian tersebut telah mengakibatkan empat warga meninggal dunia, satu korban pelajar SMP YPPGI Abdiel Tinal. (ant)

Banjir Bandang Landa Bojonegoro BOJONEGORO - Banjir bandang melanda sejumlah desa di Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengakibatkan lima rumah roboh, seratusan lebih rumah rusak berat, sejumlah sapi dan kambing milik warga hanyut. “Pendataan masih kami lakukan, belum ada data laporan korban jiwa pada kejadian itu,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jhony Nurhariyanto, Rabu. Kejadian banjir bandang akibat meluapnya sungai di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah tersebut, terjadi Selasa (27/4) malam sekitar pukul 21.00 WIB dan berlangsung beberapa jam. Dari data yang sudah masuk, banjir bandang melanda

Desa Tambakmerak, mengakibatkan 532 rumah yang dihuni 2.128 jiwa terendam air dengan ketinggian berkisar 0,50 hingga 1,5 meter. Di desa setempat, banjir mengakibatkan lima rumah yang dihuni 27 jiwa hanyut dan 115 rumah mengalami rusak berat, mulai dinding jebol dan bangunan rumah longsor. “Sejumlah sapi dan kambing milik warga banyut terbawa air banjir bandang,” ucapnya mengungkapkan. Sementara itu, banjir juga menerjang 400 rumah yang dihuni sekitar 2.000 jiwa di Desa Ngaglik. Akibatnya, warga yang menjadi korban banjir bandang, terpaksa mengungsi mencari tempat yang aman. Sedangkan di Desa Sidomukti, banjir bandang mener-

jang 192 rumah warga dan di Desa Batokan, banjir menerjang 590 rumah yang dihuni sekitar 2.000 jiwa. Menurut dia, penangan korban banjir bandang sekarang ini dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) bersama Muspika Kasiman. “Bersama warga melakukan gotong royong, untuk menyelamatkan warga yang menjadi korban banjir bandang, termasuk pasokan sembako ke wilayah lokasi bencana,” ujar Jhony menjelaskan. Berdasarkan laporan Camat Kedewan, Herry Kiswanto, akibat banjir bandang di wilayah setempat, akses jalan dari Kecamatan Kedewan ke arah Kecamatan Kasiman terputus akibat jembatan di Desa Jintel, Kecamatan Kasiman, tergerus air. (ant)

8


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 29 April 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu