Skip to main content

Edisi 29 Maret 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 59 tahun IV Senin, 29 Maret 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Ketahanan Bank Kuat

Bakrieland Buyback Saham

Daya Saing Industri Terancam

DIREKTUR Penelitian dan Pengaturan Perbankan (DPNP) Bank Indonesia (BI) Halim Alamsyah mengatakan ketahanan sistem perbankan nasional saat ini cukup kuat, walau terjadi ...hal. 1

PT Bakrieland Development Tbk (Elty) membeli kembali sahamnya dengan harga Rp 230 sampai Rp 250 dengan volume 120.750.000 saham. “Kami melakukan buyback karena harga saham Bakrieland saat ini ...hal. 2

RENCANA PTPGN (Persero) Tbk. dan PT PLN (Persero) menaikkan harga gas dan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 15 persen mengancam daya saing industri di Tanah Air. “Masalah kenaikan gas ini industri otomotif ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Jenson Button Juara di Austrlia

Edmond dan Radja Didesak Nonaktif JAKARTA - ICW mendesak Kepala Polri (Kapolri), Jenderal Bambang Hendarso Danuri menonaktifan mantan Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim, Brigjen Edmond Ilyas dan Wakil Kepala, Brigjen Radja Erizman. ‘’Kapolri harus menonaktifkan keduanya untuk mempermudah pemeriksaan dan penyidikan,” kata Wakil Koordinator Indonesian Corruption Watch (ICW), Emerson Juntho pada diskusi bertemakan Gurita Markus di Jakarta. Emerson mengatakan penonaktifan terhadap kedua perwira tinggi Polri itu untuk menghindari perasaan tidak enak saat tim independen melakukan penyidikan terkait kasus pencucian uang sebesar Rp 25 miliar. Emerson juga menyatakan penanganan kasus pencucian uang menjadi momentum untuk mereformasi pada tubuh institusi penegak hukum, termasuk Polri, Kejaksaan dan Hakim. Namun demikian, penanganan kasus itu harus mendapat respon dari para pimpinan lembaga penegak hukum itu untuk melakukan langkah extraordinary. Sementara itu, Wakil Kepa-

la Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Sulistyo Ishak menuturkan penonaktifan terhadap Edmond dan Radja tergantung hasil penyidikan dari tim independen Polri. ‘’Tentunya itu berangkat dari kejanggalan saat penyidikan dugaan kasus pencucian uang,” katanya. Sulistyo mengatakan dugaan adanya kejanggalan penanganan kasus pencucian uang itu sudah memasuki pemeriksaan terhadap tersangka Robertus, Andi Kosasih, serta kecurigaan keberadaan rekening sebesar Rp 24,6 miliar. Menurut Sulisto, pihaknya tetap memprioritaskan pengusutan makelar kasus seperti yang dilaporkan mantan Kabareskrim Komjen Pol. Susno Duadji. Meski sekarang ini perilaku Susno yang mengungkap kasus Gayus itu, mengarah kepada tiga masalah hukum yakni ada markus, pencemaran nama baik serta pelanggaran disiplin dan etika profesi. ‘’Kami akan memproses masalah ini secara simultan. Tapi akan mendahulukan kasus markus,” ujarnya seraya mengatakan pimpinan Polri akan menindak tegas yang terlibat dalam kasus tersebut. (son)

Suluh Indonesia/grd

DHARMA SANTI - Ribuan umat Hindu se-Jabar menghadiri Dharma Santi yang dipusatkan di Hall Basket GOR Kota Bekasi, kemarin. Turut hadir Walikota Bekasi H.Mochtar Mohamad dan Dirjen Bimas Hindu Kementrian Agama IBG Yuda Triguna.

MELBOURNE - Juara dunia Formula Satu Jenson Button merebut kemenangan pertama dia bagi tim McLarens dalam GP Australia, kemarin. Pembalap Inggris, yang menjadi juara di Melbourne saat bersama tim Brawn GP tahun lalu, meraih keunggulan saat pembalap Red Bull Sebastian Vettel, yang mengawali balapan dari posisi terdepan, harus masuk ke area pasir pada pertengahan balapan. ‘’Sangat senang rasanya, rekan-rekan, kerja yang mengagumkan, saya pikir kita melakukan pitstop itu dengan sangat sempurna,” kata Button melalui radio tim setelah mengalahkan pembalap Renault Robert Kubica dengan selisih 12,034 detik. ‘’Itu saat yang tepat, kerja yang luar biasa, ini cara hebat untuk mengawali tahun,’’ tambahnya. Dengan kondisi basah, Button menjadi pembalap pertama yang masuk pit untuk menganti ban yang semula seperti merupakan keputusan yang salah, saat ban tergelincir ke area pasir. Namun hanya perlu satu putaran bagi Button untuk membuktikan bahwa putusannya benar dan lintasan pun memang mengering. Juara dunia dua kali Alonso, yang memenangi balapan di Bahrain pekan lalu dalam debutnya di Ferrari, bertahan di puncak klasemen setelah dua balapan dengan 37 poin mengungguli Massa yang mengumpulkan 33 poin. (ant)

Modus Gayus Tambunan

Sudah Menjadi Tradisi JAKARTA - Kaburnya pegawai Ditjen Pajak Gayus Tambunan memunculkan spekulasi. Diduga kepergian sang buron itu difasilitasi pihak tertentu, agar bias terhindar dari jerat hukum. Satgas Pemberantasan Mafia Hukum pun tenah melakukan penelusuran terhadap dugaan adanya permainan untuk sengaja meloloskan Gayus ke luar negeri. Menurut anggota Satgas Mas Achmad Santosa di Jakarta , kemarin, kemungkinan itu bias saja benar. Pasalnya, dalam kasus Gayus Tambunan ini, bukan hanya oknum Polri yang diduga terlibat. Tetapi juga diduga ada keterlibatan oknum kejaksaan, pengadilan dan pengacara. Bahkan, boleh

jadi oknum Ditjen Pajak. ‘’Memang banyak kemungkinannya. Dugaan itu boleh jadi ada benarnya, soalnya banyak kepentingan yang bermain dan takut terkuak lebar masalah ini. Tetapi saya optimistis dalam waktu dekat, Gayus Tambunan akan menyerahkan diri,’’ kata pria yang biasa disapa Ota ini. Namun, jelas dia, kasus Gayus ini memang sangat pelik dan dugaan keterlibatan sejumlah oknum penegak hukum. Sebaiknya, memang Polri menggandeng KPK untuk mengungkap markus dalam pemeriksaan raibnya uang Rp 25 miliar tersebut. ‘’Penanganan kasus ini adalah momentum untuk membasmi mafia hukum. Idealnya, KPK memang harus ikut

dilibatkan,” ujarnya. Gayus kepada Satgas, kata Ota, sempat membeberkan modus kejahatan yang kerap dilakukan pegawai pajak. Mereka melakukan modus sejenis di Kantor Pajak itu lebih dari satu orang. Bahkan, pegawai pajak yang golongannya lebih tinggi, pendapatan dari markus pajak itu juga bisa lebih besar. ‘’Makin tinggi golongannya, makin tinggi pula upah yang didapat,’’ katanya. Mengutip pengakuan Gayus, Ota mengatakan, ia menjadi markus di perusahaan wajib pajak yang masih dalam ukuran kecil. Untuk perusahaan yang lebih besar, ditangani gologan yang lebih tinggi. (nas)

Kandidat Ketua Umum PD

Tak Perlu Restu Yudhoyono JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo menegaskan, kandidat Ketua Umum Partai Demokrat tidak perlu mengantongi restu dari Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri PD Susilo Bambang Yudhoyono. ‘’Di Partai Demokrat, tidak ada budaya seperti itu. Jadi silakan saja daftar. Toh nantikan dipilihnya di kongres yang akan dilaksanakan 21 - 23 April di Bandung,” katanya disela-sela Rakornas PD di Kemayoran, Jakarta, kemarin. Hingga saat ini, sudah ada tiga kandidat yang menyatakan siap maju, mereka antara lain Andi Mallarangeng, Marzuki Alie, dan Anas Urbaningrum. Hadi meyakini, kemungkinan besar jumlah kandidat akan bertambah. ‘’Saya melihat ada tanda-tanda ke arah sana. Kemungkinan besar ada. Kita lihat saja nanti,” ujarnya. Untuk memimpin PD, kata Hadi, ada beberapa syarat dan kriteria yang harus dipenuhi antara lain harus menjadi pribadi yang kuat dan memiliki kepemimpinan manajerial. ‘’Tentu harus

punya ilmu kepemimpinan yang mumpuni karena pemimpin itu bukan barang mati. Harus penuh dengan cipta, rasa, dan karya. Dia juga harus bisa menyatukan kekuatan supaya bisa meraih kemenangan,” ujarnya. Ia berharap, bisa mengakhiri jabatannya sebagai ketua umum dengan suasana yang baik. Selain itu, kepada penggantinya, ia mengharapkan dapat memperbaiki segala kekurangan yang pernah ia jalankan. Meski diakuinya, banyak kader Demokrat masih memintanya kembali memimpin, namun Hadi menolaknya. ‘’Saya tidak akan maju dalam Kongres, saya akan turun dalam suasana yang baik,’’ katanya Di tempat terpisah, Ketua DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng mendeklarasikan diri sebagai calon Ketua Umum Partai Demokrat. Deklarasi dihadiri pengurus Partai Demokrat antara lain Sekjen PD Amir Syamsuddin, putra kedua SBY Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, Bendahara Hartati Murdaya. (har)

Transaksi Gayus Lebih Rp 25 Miliar JAKARTA - Transaksi keuangan mencurigakan di rekening aparatur pajak Gayus H.P Tambunan ternyata total nominalnya melebihi Rp 25 miliar. Rekening mencurigakan tersebut kini tengah diteliti secara intensif . Irjen Kementerian Keuangan Hekinus Manao menyatakan, transaksi keuangan dalam jumlah besar di sejumlah rekening Gayus dalam beberapa tahun terakhir selain Rp 24,6 miliar .Data tersebut berdasarkan Pusat Pelaporan Analisa dan Transaksi Keuangan (PPATK) , sejumlah rekening tersebut patut dicurigai. ‘’Berdasarkan rekening yang sudah kita lihat tadi pagi, yang jelas transaksinya tidak hanya sekali. Selama beberapa tahun terakhir ada beberapa kali transaksi di luar yang Rp 25 miliar yang cukup menarik untuk dilihat,” ungkapnya. Atas hal itu, Kepala PPATK Yunus Husein mengaku, terdapat beberapa transaksi mencurigakan di rekening Gayus. Jadi tidak hanya adanya aliran transfer dari Andi Kosasih. Informasi yang diperolehnya, transaksi mencurigakan di rekening Gayus berasal dari beberapa wajib pajak. ‘’Gayus kan pernah menangangi kasus saat berada di direktorat Banding

dan Keberatan di direktorat Pajak. Aliran dana di rekeningnya ada yang berasal dari wajib pajak milik suatu perusahaan dari kasus yang pernah ditanganinya. Malah yang saya tahu, belakangan perusahaan tersebut justru sudah mati (bangkrutred),”urainya. Sementara, Dirjen Pajak Mohammad Tjiptardjo menyatakan, pihaknya tengah menyidik tiga orang setingkat direktur sehubungan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus pencucian uang senilai Rp 24,6 miliar. ‘’Sampai tingkat direktur sedang dalam proses diperiksa. Nggak tahu (siapa saja), yang diperiksa tiga,” ujar Tjiptardjo Namun dirinya enggan menjawab perihal identitas ketiga pejabat secara struktural di atas Gayus itu. Apabila ada bukti keterlibatan itu, akan segera dilaporkan ke KPK.’’Kalau pejabat tertentu kan sudah dilaporkan ke KPK. Nanti kalo ada informasi pengaduan, kita kerjasama dengan KPK. Pejabat itu bisa dituntut dari aspek korupsinya atau bisa dari aspek kriminal pajaknya,” pungkasnya. Gayus sendiri saat ini dikabarkan melarikan diri ke Singapura. (ind)

Dharma Santi Nyepi di Bekasi

Menjaga Kerukunan Antarumat Beragama PERAYAAN Nyepi melalui Dharma Santi seJawa Barat dipusatkan di Hall Basket GOR Kota Bekasi, kemarin. Inilah momentum penyadaran diri dan perekat persaudaraan untuk bersama memajukan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ribuan umat Hindu memenuhi stadion berkapasitas 3.000 orang itu. Mereka datang dari berbagai daerah di Jabar antara lain Bandung, Karawang, Cimahi, Kabupaten

dan Kota Bekasi. Turut hadir Walikota Bekasi H. Mochtar Mohamad. Pelaksanaan Dharma Santi dalam rangka perayaan Nyepi ini, menunjukkan adanya kema-

H. Mochtar Mohamad.

jemukan budaya di Kota Bekasi. ‘’Inilah yang harus kita pe-

lihara dan jaga untuk makin mempererat tali persaudaraan antarumat,” kata Mochtar. Ia menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini, karena ini menunjukkan rasa saling menghormati antar umat yang ada di Kota Bekasi, khususnya dan Jawa Barat umumnya. Pada tahun-tahun sebelumnya, di Kota Bekasi juga kerap digelar pawai ogoh-ogoh dalam rangka menyambut pergantian Tahun Saka. Mochtar berharap, kegiatan

serupa bisa secara rutin digelar sehingga nantinya tali persaudaraan antarumat beragama di Kota Bekasi bisa makin ditingkatkan. Ia mengatakan, melalui Dharma Santi merupakan wahana untuk mengembangkan ajaran Catur Guru Bhakti, yakni Bhakti kepada Tuhan, Bhakti kepada orangtua, Bhakti kepada guru, dan Bhakti kepada pemerintah. ‘’Kita harus bersatu serta hidup rukun dan damai,’’ katanya. (grd)


K ta

Suluh Indonesia, Senin 29 Maret 2010

2

K ilas Polri Tahan Andi Kosasih PENYIDIK Bareskrim Polri di Jakarta, Sabtu sore menahan Andi Kosasih karena diduga terlibat kasus rekening mencurigakan senilai Rp25 miliar milik staf Ditjen Pajak Gayus Tambunan. Kepala Bidang Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ketut Untung Yoga Ana mengatakan, surat penahanan Andi Kosasih telah dikeluarkan penyidik pada pukul 18.00 WIB tadi dan untuk selanjutnya menjalani penahanan di Rutan Mabes Polri. Ia menjelaskan, penyidik menjerat Andi Kosasih dengan tiga tuduhan, yakni pelanggaran Undang Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), UU Nomor 15 Tahun 2002 tentang Pencucian Uang dan Pasal 55 juncto 266 KUHP tentang Pemberian Keterangan Palsu. Andi Kosasih menyerahkan diri ke Mabes Polri, Jumat (26/3) kemarin, setelah sebelumnya dinyatakan sebagai buron. Untuk memburu Andi Kosasih, Polri telah mendatangani sejumlah tempat di Jakarta dan di Batam, namun tidak ditemukan, sehingga pengusaha yang mengaku punya bisnis di Batam ini dinyatakan sebagai buronan. Kasus yang melibatkan Andi Kosasih, bermula dari laporan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) yang mencurigai rekening milik Gayus Tambunan, sehingga dilaporkan ke Mabes Polri. Dalam proses penyidikan, Gayus Tambunan menjadi tersangka, sedangkan Andi Kosasih hanya sebagai saksi. (ant)

Selidiki Keterlibatan Pejabat Lain DIREKTUR Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, M Tjiptardjo, menyatakan, saat ini pihaknya sedang meneliti kemungkinan keterlibatan pejabat lain berkaitan dengan pengembangan kasus Gayus Tambunan. Hal itu diungkapkan Tjiptardjo usai bertemu dengan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum di Kantor Unit Kerja Presiden untuk Pengendalian dan Pengawasan Pembangunan (UKP4), Jakarta, Jumat. Namun, Tjiptardjo tidak bisa mengungkapkan berapa orang dan sampai level apa pejabat Ditjen Pajak yang diperiksa oleh bagian kepatutan internal tersebut. “Itu kan masih dalam proses pemeriksaan, masih didalami. Pemeriksaannya kan belum selesai,” ujarnya. Sementara untuk Gayus Tambunan, Tjiptardjo mengatakan, pemeriksaan sudah selesai dan segera diumumkan kepada media massa pada Jumat sore. “Sore ini kalau tidak salah ada keputusan dari Direktur Kepatutan Internal atau provost-nya pajak yang mengumumkan untuk melaporkan hasil pemeriksaannya apa,” ujarnya. Sanksi administratif paling berat yang mungkin diterima Gayus sebagai pegawai negeri, kata dia, adalah pemberhentian dengan tidak hormat. Namun, bila terkait kasus pidana, maka kasus itu tentu harus dilanjutkan ke penegak hukum. Tjiptardjo mengatakan Gayus Tambunan sudah menghilang dari kantornya selama dua hari sejak Rabu, 24 Maret 2010. Menurut anggota Satgas, Mas Ahmad Santosa, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Ditjen Keimigrasian Depkumham, Gayus sudah berangkat ke Singapura dengan menumpang pesawat Singapura Airlines pada Rabu malam, 24 Maret 2010. Keberangkatan Gayus ke Singapura itu setelah bertemu dengan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum yang diwakili oleh Ahmad Santosa dan Denny Indrayana. (ant) ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Razia Pengamanan Suporter JAKARTA - Polda Metro Jaya menyatakan razia akan menjadi standar untuk penanganan dan pengamanan suporter yang hendak menyaksikan pertandingan tim sepakbola kesayangannya. “Polisi menetapkan merazia kendaraan menjadi prosedur pengamanan terhadap suporter,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta, Jumat. Boy mengatakan penerapan prosedur pengamanan itu dengan cara memeriksa seluruh kendaraan yang membawa suporter sepakbola setiap ada pertandingan di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya itu menyatakan razia terhadap kendaraan suporter itu sebagai upaya untuk mencegah pendukung tim yang membawa senjata tajam maupun narkoba. Polisi juga akab memberikan pembinaan terhadap suporter yang membawa senjata tajam maupun benda berbahaya lainnya sebelum dilakukan pemeriksaan, kemudian polisi melepasnya. “Kami yakin melalui pengayoman seperti itu dapat memberikan ‘shock therapy’ bagi mereka agar tidak mengulangi perbua-

tannya,” ujarnya. Meski demikian, polisi tetap akan memberikan tindakan tegas terhadap suporter yang mengulangi lagi tindakannya, seperti membawa senjata tajam atau narkoba. Selain itu, Polda Metro Jaya juga menginstruksikan kepada seluruh Polres Metro dan Polsek Metro untuk memberikan perhatian terhadap lokasi yang menjadi tempat pemberangkatan para suporter tim sepakbola. Bahkan polisi juga akan berkoordinasi dengan kelompok suporter yang resmi agar pemberangkatan pendukung sepakbola itu mendapatkan pengawalan polisi setiap akan menyaksikan pertandingan di stadion. Sebelumnya, polisi merazia kendaraan supoter Persija saat melewati Jalan Gatot Subroto menuju Stadion Gelora Bung Karno di Polda Metro Jaya, Kamis (25/3). Pada razia itu, polisi mengamankan 15 orang suporter yang membawa senjata tajam dan menyita ratusan barang berbahaya lainnya, serta menilang 272 kendaraan, sedangkan 100 unit kendaraan lainnya mendapat teguran simpati. (ant)

Suluh Indonesia/ant

OLAHRAGA AIR DI SUNTER - Seorang atlet ski air berlatih di Danau Sunter, Jakarta, kemarin. Danau Sunter selain sebagai kawasan penampungan air juga dimanfaatkan sebagai sarana olahraga seperti ski air.

Jamin Soal Tak Bocor

Kunci Beredar Sebelum Ujian JAKARTA - Pendistribusian soal Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMP dan Madrasah Tsanawiyah serta SMP Luar Biasa yang akan dimulai hari Minggu (28/3) dijamin tidak akan mengalami kebocoran karena telah disiapkan pengamanan berlapis. Tapi berdasarkan penelusuran Suluh Indonesia UN SMU pekan lalu, sebelum siswa masuk kelas, seluruh siswa telah mengantongi kunci jawaban melalui SMS yang disebarkan oleh guru-gurunya. Kepala Dinas Pendidikan DKI Taufik Yudi Mulyanto menerangkan ujian nasional SMP/ MTs dilaksanakan hari ini. Soal ujian didisstribusikan serentak pada Minggu pagi pukul 06.00 WIB dari percetakan Balai Pustaka ke 22 rayon SMP di Jakarta. “Untuk sampai ke lokasi 22 rayon membutuhkan waktu sekitar satu hingga 1,5 jam. Jadi

soal ujian akan sampai di rayon paling lambat pada pukul 07.30. Untuk Kepulauan Seribu akan sampai ke rayon pukul 10.00,” kata Taufik. Selanjutnya, pihak rayon akan menyimpan soal ujian di ruang isolasi yang telah disiapkan dimana ruangan itu tertutup dan dipastikan aman dari bahaya banjir dan kebakaran serta dari oknum-oknum berupaya mencuri soal ujian. “Ruangan akan digembok rangkap dan disegel yang harus ada tanda tangan dari Ketua Rayon dan Tim Pengawas Independen,” kata Taufik. Pengamanan juga akan dibantu oleh pihak kepolisian untuk menjaga keamanan naskah soal ujian di ruang isolasi serta keamanan areal sekolah. Setelah disimpan di ruang isolasi di rayon, hari ini Senin (29/3) mulai pukul 05.00 WIB

utusan sekolah bersama tim pengawas independen akan datang ke rayon masing-masing untuk mengambil soal ujian. “Soal akan sampai di sekolah paling lambat pukul 07.00. Ruangan ujian di sekolah dibuka 20 menit sebelum mulai ujian pukul 08.00,” kata Taufik. Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto mengaku optimis pelaksanaan UN SMP tidak akan ada kecurangan atau kebocoran soal. “Saya yakin pelaksanaan UN SMP sama aman dan lancarnya seperti UN SMA,” kata Prijanto di Balaikota DKI. Wagub juga menilai kesiapan siswa di Jakarta dalam menghadapi UN lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya karena telah seringkali mengadakan “try out” atau latihan ujian minimal tiga kali. “Ada juga yang sampai enam kali karena ba-

“Kami ingin mencari kebenaran materil terhadap kematian anak saya,” kata Liem usai melaporkan kasus itu di Kantor Sentral Pelayanan Kepolisian (KSPK) Polda Metro Jaya, Jumat. Liem menjelaskan peristiwa itu berawal saat anaknya, Felice siswi kelas dua, mengikuti se-

buah kegiatan yang diadakan SD Pelangi Kasih selama tiga hari dua malam sejak Senin (22/ 3) hingga Rabu (24/3) di Vilapinus, Sukabumi, Jawa Barat. Felice berangkat Senin pagi dari sekolahnya menuju Sukabumi. Namun pada pukul 15.30 WIB orang tua siswi itu

mengikuti ujian sebanyak 135.923 siswa. Jumlah siswa SMP yang akan mengikuti UN SMP sebanyak total 121.049 siswa dengan sebaran di Jakarta Pusat sebanyak 13.072 siswa, Jakarta Utara sebanyak 17.735 siswa, Jakarta Barat sebanyak 25.141 siswa, Jakarta Selatan sebanyak 28.098 siswa, Jakarta Timur sebanyak 36.606 siswa dan Kepulauan Seribu sebanyak 397 siswa. Sementara total calon siswa MTs yang akan mengikuti UN SMP sebanyak 14.381 siswa, yaitu Jakarta Pusat sebanyak 293 siswa, Jakarta Utara 1.374 siswa, Jakarta Barat sebanyak 3.169 siswa, Jakarta Selatan sebanyak 4.830 siswa dan Jakarta Timur sebanyak 5.165 siswa. Untuk calon siswa SMPLB yang akan mengikuti UN di lima wilayah dan Kepulauan Seribu sebanyak 43 siswa. (ant)

Polri Prioritaskan Penanganan

Pabrik Ekstasi Serpong

Dugaan Markus Cuci Uang

Dikendalikan Dari Lapas Cipinang

JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memprioritaskan penanganan kasus adanya dugaan makelar kasus (markus) pencucian uang (money laundering) sebesar Rp24,6 miliar berdasarkan informasi dari Komnjen Polisi Susno Duadji. “Polri prioritaskan informasi Pak Susno terkait dugaan praktik markus di Polri. Namun tentunya tidak mengesampingkan pelanggaran disiplin dan kode etik,” kata Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol. Sulistyo Ishak pada diskusi bertemakan “Gurita Markus” di Jakarta, Sabtu. Sulistyo mengatakan Polri menemukan tiga ruang yang terindikasi terjadi pelanggaran terkait penyataan mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri, Komjen Susno Duadji itu.

Ketiga indikasi pelanggaran itu, yakni dugaan praktik markus di Polri, pencemaran nama baik, serta pelanggaran disiplin dan kode etik terhadap jenderal polisi bintang tiga itu. Sulistyo menuturkan meski pihaknya mengutamakan penanganan dugaan kasus markus pada institusi penegek hukum itu, Polri tetap akan menindaklanjuti indikasi pelanggaran disiplin dan kode etik yang dilakukan Susno Duadji. “Ketiga indikasi itu ditangani secara simultan,” ujar Sulistyo. Selain itu, Polri juga menemukan beberapa kejanggalan yang terjadi pada proses penyidikan kasus pencucian uang sekitar Rp400 juta dengan tersangka seorang pekerja Direktorat Pajak, Gayus Tambunan. Jenderal polisi bintang satu

itu menyebutkan kejanggalan itu, antara lain penyidik tidak melakukan penahanan terhadap Gayus Tambunan padahal pelaku pencucian uang (korupsi) harus menjalani penahanan, tidak ada pendalaman terhadap keberadaan dana rekening sebesar Rp24,6 miliar dan keterlibatan Andi Kosasih. Sementara itu, anggota Satuan Petugas (Satgas) Mafia Hukum, Mas Ahmad Santosa mengungkapkan pihaknya menyambut baik Kapolri, Jenderal Bambang Hendarso Danuri yang mengedepankan penanganan kasus markusnya. “Sangat positif karena Kapolri lebih memprioritaskan kasus markusnya,” kata mantan pelaksana tugas pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu. (ant)

Dipolisikan, Kematian Siswa SD Pelangi Kasih SEORANG orangtua murid, Liem Daikut melaporkan pihak Sekolah Dasar (SD) Pelangi Kasih, Kelapa Gading, Jakarta Utara karena diduga melakukan kelalaian sehingga menyebabkan anaknya meninggal dunia saat mengikuti kegiatan yang diadakan pihak sekolah.

nyak perguruan tinggi yang mengadakan latihan ujian untuk mereka. Semakin banyak mengikuti try out, siswa semakin khatam menghadapi soal ujian. Jadi rasa percaya diri mereka tinggi dan tidak mau berbuat curang,? ujarnya. UN SMP akan dilaksanakan pada tanggal 29 Maret hingga 1 Mei sedangkan ujian susulan dijadwalkan pada 6-8 April 2010 dan pengumuman hasil ujian pada 7 Mei 2010. Sedangkan pelaksanaan UN ulangan bagi siswa yang tidak lulu akan dilaksanakan pada 1720 mei 2010 dan pengumuman pada 21 Juni 2010. Jumlah sekolah yang menyelenggarakan UN tingkat SMP sebanyak 1.285 sekolah, terdiri atas 1.054 SMP, 223 MTs dan 8 SMPLB. Sedangkan total jumlah calon siswa SMP, MTs dan SMPLB yang akan

menerima kabar dari Kepala Sekolah Pelangi Kasih bahwa anaknya masuk Rumah Sakit (RS) Ciawi, Bogor, Jawa Barat. Liem menuturkan Kepala Sekolah Pelangi Kasih, Suki, menyampaikan kabar anaknya masuk rumah sakit akibat tenggelam di kolam renang di tempat acara kegiatan keagamaan itu. “Mr. Suki menuturkan pihak keluarga tenang saja karena anak saya hanya mengalami pingsan saja,” ujar Liem. Setelah menerima kabar itu, Liem menuju RS Ciawi untuk melihat kondisi anaknya, namun pria berusia 46 tahun itu

menerima kabar bahwa anaknya Felice sudah menghembuskan nafas terakhir. Liem menerima informasi dari petugas RS Ciawi bahwa anaknya sudah meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit itu. Liem mengungkapkan pihaknya menduga adanya kelalaian yang menyebabkan anaknya meninggal dunia di kolam renang karena tidak ada pengawasan dari pihak sekolah terhadap kegiatan muridnya. Liem membantah adanya informasi yang menyebutkan penyebab tewasnya Felice karena penyakit epilepsinya kambuh

dan pingsan saat bermain di kolam renang sebelum akhirnya meninggal dunia. “Anak saya sehat dan tidak mengalami gangguan epilepsi sesuai dengan rekaman pemeriksaan medisnya,” katanya seraya menambahkan informasi itu disampaikan salah satu guru sebelum pihak sekolah meralatnya. Pihak keluarga korban menyayangkan pihak sekolah yang tidak meminta hasil pemeriksaan dokter yang menunjukkan penyebab kematian Felice, namun justru sekolah hanya meminta surat keterangan kematian saja. (ant)

JAKARTA - Direktur IV Narkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri Brigjen Pol Armad Depari mengatakan, operasional pabrik ekstasi di Serpong selama ini dikendalikan seorang penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur. “Pelaku yang mengendalikan itu, Muhammad Yusuf alias Kebot yang kini mendekam di Lapas Cipinang,” kata Arman di Jakarta, Sabtu. Muhammad Yusuf merupakan terpidana kasus narkoba yang pada 2007 dijatuhi hukuman 13 tahun penjara. Armad menuturkan, Kebot terungkap mengendalikan operasional pabrik ekstasi rumahan itu melalui telepon selular. Bahkan Kebot juga diduga terlkait kasus penjualan barang bukti narkoba sebanyak 400 butir yang melibatkan jaksa Ester Thanak. Sebelumnya, anggota Direktorat IV Narkoba Bareskrim Mabes Polri menggerebek pabrik ekstasi di Perumahan Graya Raya Cluster Cendana Loka P1 No.31, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Jumat (26/3) lalu. Dalam penggerebekan itu polisi mengamankan enam tersangka, yakni AS (pria), AB alias PB alias AT (pria), DW alis OK alis VV alias AN (wanita), YD (pria) dan NH (wanita), serta seorang lainnya yang

diduga anggota TNI yang bertugas di Kodim Depok. Selain itu, polisi juga menyita 12 ribu pil ekstasi siap edar, lima kilogram bahan baku ekstasi berikut peralatannya dan satu unit senjata api jenis “FN”. Belakangan terungkap bahwa pabrik ekstasi tersebut “dikomandani” seorang terpidana yang menghuni Lapas Cipinang. Sementara itu seorang anggota TNI-AD ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba dan Kejahatan Terorganisasikan Badan Reserse Kriminal Polri karena diduga terlibat kasus pabrik shabu. Kepala Bidang Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ketut Untung Yoga Ana di Jakarta, Sabtu, mengatakan, prajurit yang bertugas di Kodim Depok itu merupakan salah satu dari enam tersangka pabrik narkoba di JL Graha Raya, Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan. Namun Yoga Ana tidak menyebutkan identitas dan pangkat anggota TNI itu. “Karena dia anggota TNI, maka diserahkan ke Polisi Militer Kodam Jaya,” katanya. Sedangkan lima tersangka dibawa ke Mabes Polri untuk diproses hukum. Di pabrik narkoba itu, polisi menyita barang bukti berupa 12 ribu butir ekstasi. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Senin 29 Maret 2010

3

Demokrat Sebagai

Partai Modern

Suluh Indonesia/ant

KECELAKAAN - Seorang anggota Polantas mengajak masyarakat menandatangani dukungan aksi keselamatan berlalulintas ketika berlangsungnya hari tanpa kendaraan bermotor (car free day) di sekitar Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, kemarin.

Loloskan Hak Menyatakan Pendapat takan belum dapat mengajukan hak menyatakan pendapat sebagai tindaklanjut dari keputusan rapat paripurna DPR yang memilih opsi C yaitu menyatakan bahwa keputusan bailout Century bersalah. Pasalnya, rencana pengajuan hak tersebut terganjal UU. Soal pengajuan hak itu, Taufiq mengatakan pimpinan MPR hanya menunggu sikap DPR. Kalau mayoritas DPR berpendapat bahwa kasus bailout dinilai serius dan perlu ditindaklanjuti dengan meminta MPR mengadakan sidang istimewa untuk mendesak Wapres Boediono mundur karena dinilai bersalah.

Wakil Ketua MPR Ahmad Farhan Hamid mengatakan dalam menjalankan proses ketatanegaraan, proses demokrasi yang dijalankan oleh seorang individu tidak hanya menyoal dari segi ketentuan hukum perundangan, tetapi juga perlu memperhatikan etika politik. ‘’MPR juga memandang bahwa etika politik mutlak diperlukan bagi perkembangan kehidupan politik. Oleh karena itu, MPR menetapkan Ketetapan MPR No.VI tahun 2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa,” ujarnya. Jika semua pihak mulai dari Presiden hingga pemimpin terkecil seperti Ketua RT dapat

JK Targetkan

UTD Berstandar Minimal JAKARTA - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mentargetkan dua tahun mendatang semua Unit Transfusi Darah (UTD) mempunyai standar minimal pengelolaan darah dengan sistem terpadu. ‘’Saat ini dari 211 UTD baru 12 saja yang mempunyai standar baik seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Denpasar, dan Solo, sementara sisanya masih standar minimal dan di bawah minimal,” katanya di Jakarta, kemarin. Ia menjelaskan, kalau dibuat skor maka ada yang bernilai 3 dan ada yang bernilai 9, namun tidak semua UTD akan ditingkatkan menjadi skor 9 karena disesuaikan dengan tingkat kebutuhan daerah masingmasing. ‘’Yang terpenting adalah sistem logistik yang berjalan baik, jadi satu UTD pembina bisa bersinergi dengan sejumlah UTD lain di sekitarnya. Ini karena biaya untuk mengo-

perasikan UTD bertandar baik sangat mahal,” katanya. UPTD berstandar baik antara lain mempunyai laboratorium dengan peralatan yang

Jusuf Kalla

memadai seperti uji darah dengan metode elisa, alat fraksinasi plasma darah (pemecah komponen darah) dan tempat penyimpanan darah yang memadai. Ia menjelaskan, ke depan akan dilakukan sinergi

antarunit transfusi di dalam propinsi dan antarunit transfusi berkatagori pembina di Indonesia. Menurut Kalla, kondisi UTD sangat tergantung pada kepedulian Pemda setempat dan kreatifitas pengurus PMI di daerah sehingga ia akan terus meminta perhatian Pemda untuk membantu fasilitas yang diperlukan UTD. Selain dua faktor itu, ada pula faktor lain yang menentukan yaitu SDM untuk pengelolaan UTD karena biasanya UTD di daerah yang mempunyai Fakultas Kedokteran mempunyai SDM yang lebih baik. Sebelumnya, JK didampingi sejumlah pengurus PB PMI mengunjungi UTD Badung, UTD Denpasar dan UTD Pembina Bali. Ia memuji sistem logistik terpadu yang diterapkan UTD Pembina Bali yang mampu bersinergi dengan UTD di delapan kabupaten dan satu kota. (ant)

pemerintah sampai 2014. Yudhoyono mengatakan, kader Partai Demokrat di seluruh Indonesia harus siap membantu para kepala daerah mulai dari gubernur, bupati, hingga wali kota, untuk menyukseskan program pembangunan. ‘’Saya mengharapkan Partai Demokrat ke depan ini terus fokus dan meningkatkan kontribusi kita dalam upaya menyukseskan program-program pembangunan. Dengan selesainya Pemilu 2009 dengan telah terbentuknya pemerintahan hasil pemilu kita Partai Demokrat tidak boleh berhenti dan terganggu untuk terus menyukseskan program-program pemerintah,” tuturnya. Dalam pidatonya, Yudhoyono menyebutkan beberapa program pemerintah akan dijalankan sampai 2014 dan harus didukung oleh kader Partai Demokrat, di antaranya adalah pembangunan infrastruktur,

ketahanan pangan dan energi, serta pengurangan kemiskinan dan pengangguran. Di hadapan kader Partai Demokrat dari seluruh tanah air itu, Yudhoyono juga kembali mengungkit fitnah dan serangan yang ia nilai terus menerus dilayangkan kepada partai pemenang Pemilu 2009 itu. ‘’Saudara juga ikuti semua hingar bingar politik dan demokrasi yang terjadi di tanah air. Sebutlah dari gugatan hasil pemilu yang kita hadapi sampai kepada fitnah yang dialamatkan kepada partai kita,” ujarnya. Yudhoyono menyatakan sampai saat ini tuduhan bahwa Partai Demokrat menerima dana dari aliran dana talangan Bank Century ternyata tidak terbukti. Justru, lanjut dia, yang terkuak saat ini adalah ditemukan penyimpangan penggunaan dana Bank Century oleh pihak tertentu yang harus diusut. (har)

Sikapi Pluralisme Secara Arif

DPR Bisa Ajukan Judicial Review BANDUNG - Ketua MPR Taufiq Kiemas mengaku tidak bisa berbuat banyak terhadap beratnya syarat 3/4 dari 560 anggota DPR untuk bisa mengajukan hak menyatakan pendapat kasus Bank Century sesuai ketentuan Pasal 77 UU No.27/2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3). Namun, selaku Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDIP, Taufiq Kiemas berencana mengusulkan kepada fraksinya untuk mengajukan judicial review atas pasal yang dinilai menghambat tersebut. Saat ini, sejumlah anggota DPR dan mantan anggota Pansus Angket Century menya-

JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat bidang Politik Anas Urbaningrum mengatakan partainya terus memantapkan diri menjadi partai modern. ‘’Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Dewan Pembina akan memberikan arahan yakni mengenai perspektif bagaimana pengembangan dan modernisasi partai ke depan. Dan hal itu menjadi bahan penting untuk dibahas dalam Kongres PD di Bandung, Mei nanti,” kata Anas di Jakarta, kemarin. Kongres PD itu sendiri, menurutnya, memiliki dua agenda strategis. ‘’Pertama, memilih ketua umum (Ketum) baru, dan kedua, menjadikan Partai Demokrat sebagai partai maju dan modern,” katanya. Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan seluruh kader Partai Demokrat untuk mengawal kesuksesan program-program

menjunjung tinggi nilai-nilai etika tersebut, dia meyakini maka keteladanan akan menjadi sebuah keniscayaan. ‘’Seperti di Jepang ada budaya harakiri yaitu lebih memilih mati daripada harus menanggung malu. Keteladanan memang diperlukan. Tetapi, keteladanan di Negara ini belum bisa tumbuh dengan baik,” katanya. Bicara etika berpolitik, katanya, maka harus diakui bahwa banyak elit cenderung berpolitik dengan melalaikan etika, tanpa rasionalitas, mengedepankan emosi dan kepentingan kelompok. (har)

JAKARTA - Pluralisme yang berupa keanekaragaman suku, agama, budaya, etnik dan golongan sudah menjadi realita sehari-hari di Indonesia. Untuk menjaga dan melestarikannya, diperlukan kearifan dalam menyikapi berbagai perbedaan tersebut, agar tidak mudah dipolitisasi untuk kepentingan tertentu. Demikian yang terangkum dalam simposiun bertajuk pluralisme yang berlangsung di gedung pertemuan UI Depok, kemarin. Salah satu pembicara yakni Haryatmoko mengatakan, pluralisme menumbuhkan kepedulian untuk mengupayakan, agar kelompok minoritas terintegrasi ke dalam masyarakat sehingga kekhasannya diakui. ‘’Indonesia yang plural, berarti seluruh

masyarakatnya harus menerima perbedaan yang ada. Penyampaian ekspresi juga harus diperhatikan dan dihargai,” kata guru besar Universitas Sanata Dharma ini. Diingatkan pula, kini perbedaan itu cenderung dipolitisasi. Hal ini dikhawatirkan menimbulkan tekanan yang akhirnya menimbulkan konflik horizontal. Jika semua ini sampai terjadi, dikhawatirkan bisa memunculkan perpecahan yang bisa mengancam kelangsungan bangsa dan negara Indonesia. ‘’Masyarakat harus bisa menerima perbedaan. Multikulturalisme harus dipandang sebagai pengayaan dan keterbukaan, bukan sebaliknya,” imbuh Haryatmoko. Sementara itu, staf pengajar

Ilmu Pengetahuan Budaya UI sekaligus Ketua Panitia Simposium, I Made Suparta mengatakan, multikulturalisme merupakan ideologyiyang harus terus diperjuangkan. Hal ini sangat diperlukan, agar demokrasi, HAM dan ksejahteraan hidup masyarakat dapat terwujud sesuai harapan seluruh bangsa Indonesia. Ditegaskan, politisasi terhadap pluralisme memang diperlukan, tetapi sebatas untuk kepetingan pembuatan UU. Pembentuan UU tersebut pun hanya untuk melindungi hakhak masyarakat Indonesia yang beranekaragam. Bukan sebaliknya, makin mempertajam jarak dari perbedaan yang selama ini tidak menjadi masalah dan diterima masyarakat. (nas)


Megap litan

Suluh Indonesia, Senin 29 Maret 2010

Ratusan Warga Antri

S osok

Pengobatan Gratis

Drs. Yosep Hernawan, MM

Gebrak Birokrasi Informasi DINAS Komunikasi dan Informasi, Kabupaten Bogor meski baru seumur jagung, di bawah komando Drs. H. Yosep Hernawan, MM saat ini mulai menunjukkan kiprahnya sebagai corong pemerintah daerah dalam upaya mendorong percepatan pembangunan bagi masyarakat Kabupaten Bogor. “Kalau ini dibilang gebrakan, memang itu yang diminta Pak Bupati kepada stafnya pada setiap kesempatan. Apalagi saya sebagai Kadis Kominfo, tentu berkewajiban memberikan informasi secara benar dan jelas kepada publik. Kalau kita benar kenapa mesti takut,” kata pria yang mengaku dalam mengatasi segala persoalan hidup dengan hati tenang dan berpasrah diri pada yang kuasa. Dalam hal keterbukaan informasi ini, Pemkab.Bogor memalaui Diskominfo di tahun 2010 ini telah memiliki berbagai program dan trobosan menyangkut teknologi dan informasi yang telah dan akan dikembangkan. Teknologi informasi itu salah satunya yakni dengan membuat majalah internal pemda dan website Kab.Bogor yang dapat diakses dan dibuka oleh masyarakat luas. “Insa allah kami dalam waktu dekat akan menjalin kerjasama dengan salah satu media harian nasional gratis Suluh Indonesia-Bisnis Jakarta yang rencananya akan kita jadikan sebagai salah satu media bahan bacaan untuk masyarakat Kab.Bogor hingga ke tingkat RT/RW. Mudahmudahan dengan itu semua kebutuhan masyarakat khusunya di daerah pedesaan akan informasi ini segera terpenuhi,” harap pria kelahiran Bandung , 13 April 1955 ini.(bas)

Disdik Kabupaten Bogor

Jamin Soal UN SMP/MTS Aman BOGOR – Sebanyak 998 dus berisi dokumen soal-soal ujian nasional (UN) untuk SMP dan MTS, mulai kemarin telah didistribusikan ke tingkat rayon di wilayah Kabupaten Bogor. Guna mencegah penyimpangan atau kebocoran soal UN, pendistribusin soal-soal ujian tersebut dijaga ketat petugas keamanan bersama tim independen. “Ini semua kita lakukan untuk mencegah terjadinya kebocoran soal ujian sebagaimana yang dikawatirkan bersama,” tegas Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Ukah, kemarin. Dijelaskan Ukah, sebanyak 998 dus berisi 65 ribu lebih soal UN untuk SMP/MTS itu, usai menjalani proses pengecekan akan distribusikan ke 19 rayon dan langsung diteruskan ke sekolah-sekolah penyelengara UN di wilayah Kab.Bogor. “UN tingkat SMP/ MTS tahun ini di Kabupaten Bogor diikuti sebanyak 65.636 siswa,” sebautnya.

Pihaknya bersama instansi terkait lain sebelumnya telah melakukan berbagai persiapan dan kesiapan pelaksaan UN. “Secara teknis, baik dari sisi pengawasan dan pengamanan UN ini telah kita sosialisasikan jauh hari baik ke sekolah maupun siswa. Kami juga telah melibatkan tim idependen untuk memantau dan mengawasi pelaksaaan UN di Kab.Bogor,” terangnya. Pendistribusian dokumen soal-soal ujian nasional tingkat SMP/MTS itu sendiri di Kabupaten sebetulnya mulai dilakukan sejak Sabtu lalu. Beberapa soal dan lembar jawab sesui mata pelajaran yang akan di ujikan di kemas di dalam kardus bersegel, usai menjalanu pengecekan kemudian dimasukkan ke dalam mobil bok dan dikirim ke rayon-rayon penyelangara UN. “Mudahmudahan semua lancar sehingga pelaksaan UN besok pagi (hari ini-Red) dapat berjalan sebagai mana yang dijadwalkan,” harapnya. (bas)

Pembantai Sales Minuman

DEPOK - Kodim 0508 Depok mengadakan acara bakti sosial di RT 001 RW 004 Desa Tajur Halang, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor Sabtu kemarin. Ratusan warga dengan antusias antri demi mendapatkan pengobatan gratis tersebut. Hadir dalam kemarin Dandim 0508 Depok Letkol Arh Suroso serta Danrem 051/Wijayakarta Kolonel Inf Sunindiyo, Kapolres Depok Kombes Saidal Mursalin, Kadis Kesehatan Kabupaten Bogor, Tri Wahyu, Kasiter Korem 051, Letkol Kav I Ketut Adhi dan para Danramil se-Kodim 0508 Depok. Letkol Arh Suroso mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian TNI terdahap masyarakat kurang mampu. Pasalnya, di desa tersebut banyak terdapat warga yang kurang mampu dan kesulitan untuk berobat. Pihaknya juga bekerjasama dengan Yayasan Kasih Peduli Masyarakat Indonesia dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. “Warga di Desa Tajur Halang umumnya bekerja sebagai petani dan pedagang kecil sehingga mereka kesulitan untuk berobat,” kata Dandim disela-sela acara. Kendati secara geografis Desa Tajur Halang masuk dalam wilayah Bogor, namun secara hukum dan militer wilayah tersebut masuk dalam teritorial Kodam Jaya. Dia berharap dengan adanya acara seperti ini dapat meningkatkan meningkatkan kualitas serta meringankan beban warga. “Selain pengobatan gratis, kami juga memberikan paket sembako kepada 1.000 warga tidak mampu,” ujarnya. Salah satu warga, Nimi (53) mengaku sangat terbantu dengan adanya acara seperti ini. Pasalnya, Nimi dapat berobat tanpa harus mengeluarkan biSuluh Indonesia/rin aya. “Alhamdulillah bisa periksa gratis, barangkali BHAKTI SOSIAL - Komandan Kodim 0508/Kota Depok meninjau kegiatan bhakti sosial berupa pengobatan gratis aja cocok,” ujar warga RT 00 RW 001 Kelurahan bagi 1000 warga di Desa Tajur Halang, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor. Kalisuren, Kecamatan Tajur Halang ini. (rin)

Residivis Narkoba Kembali Ditangkap DEPOK - Satuan Narkoba Polres Depok berhasil mengamankan tersangka yang diduga sebagai pengedar narkoba. Nm dibekuk di rumahnya di Jalan Raden Panj RT 007 RW 004, Bojonggede, Bogor Sabtu dinihari kemarin. Pengintaian terhadap tersangka sudah dilakukan sejak dua bulan sebelum penangkapan. Pasalnya, tetangga sekitar rumah tersangka merasa ada kejanggalan dengan aktivitas Nm dan istrinya W.

Kasat Narkoba Polres Depok, Kompol Rusmartono mengatakan, Dari hasil penyelidikan, pihaknya menemukan barang bukti berupa dua buah amplop berisi ganja kering. “Dia bukan pengedar seperti yang dituduhkan warga kepadanya. Dia hanya pemakai,” katanya kepada wartawan kemarin. Hingga saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan di Polres Depok. Mengenai dugaan tersangka terlibat dengan jarin-

gan internasional, Rusmartono belum dapat memberikan kepastian jawaban lantaran masih dalam pengembangan. “Masih terus diselidiki. Kalau dari rumah tersangka sendiri, kami menemukan dua amplop ganja,” ujarnya. Sementara itu, keterangan berbeda didapat dari salah seorang tetangga tersangka. Diungkapkan, dari hasil penggeledahan di rumah tersangka, polisi sempat mendapati sejumlah nominal mata

Oknum TNI

Terlibat Kasus Narkoba TANGERANG - Aparat kepolisian dari Mabes Polri mengamankan seorang oknum anggota TNI karena diduga terlibat kasus Narkoba. “Oknum anggota TNI itu sudah diserahkan ke Pomdam Jaya,” kata Direktur IV Narkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Brigjen Pol Arman Depari melalui layanan pesan singkat (SMS), di Tangerang, Banten, Jumat malam. Pada Jumat sekitar pukul 16.30 WIB aparat Direktorat IV Narkotika Bareskrim

Mabes Polri menggerebek pabrik ekstasi di Jalan Boulevard Graha Jaya Blok P-1 No. 31, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Selain menangkap seorang oknum anggota TNI, polisi juga menangkap lima tersangka lainnya yang diduga sebagai pelaku pembuatan barang terlarang itu. Polisi juga menyita barang bukti berupa 12.000 butir ekstasi siap konsumsi, bubuk (powder) dan adonan ekstasi yang sudah diracik siap cetak sebanyak lima kilogram. Sedangkan

bahan kimia pembuatan ekstasi yang ditemukan, seperti aceton, epidrin, hdx, methanol, amoniak, serta satu buah mesin cetak tablet otomatis, tiga unit mesin cetak manual, satu unit senjata api jenis FN dan satu senjata peluru karet. Hingga Sabtu pagi, polisi masih berada di lokasi pembuatan ekstasi itu dan menunggu petugas dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk melakukan pemeriksaan bahan material, serta ekstasi yang siap konsumsi. (ant)

Diancam Hukuman Mati SERANG - Jajaran kepolisian Serang berhasil menangkap dua pelaku pembantaian Toni (23) yang berprofesi salesman minuman di Kampung Pasir Juweut, Desa Seuat, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang. “Kedua pelaku Didi Bahri (20) dan Yayan Kurniawan (19), kini diamankan di Mapolres Serang,” kata Kapolres Serang AKBP M Indra Gautama, di Serang, kemarin. Saat ini tersangka Didi saat menjalani pemeriksaan di ruangan Reserse dan Kriminal Polres Serang. Kedua tersangka yang masih bertetangga dengan korban, ditangkap di rumah masing-masing di Kampung Seuat Masjid Desa Seuat. Kedua tersangka mengungkapkan motif di balik pembunuhan karena sakit hati lantaran korban tidak pernah mengajak jalan-jalan dengan sepeda motor barunya. “Sejak punya motor Toni (korban) mulai sombong. Jangankan ngajak jalan-jalan, disapapun dia tidak mau nyapa,” kata Didi. Kekesalan Didi diutarakan kepada Yayan Kurniawan yang juga teman bermain dan masih tetangga korban. Awalnya tersangka hanya ingin memberi pelajaran korban, namun Yayan membunuh dan merampas motor korban untuk biaya tujuh bulanan istri yang sedang mengandung anak pertama. Peristiwa pembunuhan terjadi Senin (15/3) pukul 19.00 WIB, di Desa Seuat motor korban Suzuki Satria A 5851 KH, dipepet motor Honda Supra Fit yang dikendarai

4

tersangka Yayan. Begitu motor korban terjatuh, korban langsung dibacok kepalanya berkali-kali oleh kedua tersangka. Korban mengalami luka cukup serius pada bagian perut dan kedua tangannya. Usai membunuh kedua pelaku langsung membawa kabur motor korban. Namun keduanya kesulitan menjual motor rampasan karena takut ketahuan dan pelaku mempreteli lalu dikubur di ruang dapur rumah tersangka Didi. Selesai mengubur motor, kedua sembunyi terpisah. Tersangka Didi sembunyi di pondok pesantren yang masih berada di kampungnya, sedangkan tersangka Yayan bersembunyi di rumah kakeknya yang pengrajin golok, di Desa Sukamenak, Kecamatan Baros, Serang. Kapolres Serang mengatakan, terungkapnya kasus pembunuhan dan perampasan motor berawal dari sarung golok milik pelaku yang ditemukan di lokasi pembantaian. Dari hasil penyelidikan didapat sarung golok itu adalah hasil kerajinan Abah Ja’i, warga Kampung Kademangan, Desa Sukamenak, Baros, yang tak lain adalah kakek Yayan. “Setelah dilakukan penyelidikan, kita akhirnya memperoleh identitas pelaku. Kedua tersangka kami tangkap di rumahnya masingmasing,” ujar Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Sofwan Hermanto. Keduanya dijerat Pasal 365 jo 340 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PENANGKARAN SATWA - Seorang ibu dan anak memberi makan pada sekelompok rusa di penangkaran rusa Bogor Nirwana Residence, Kota Bogor, Jabar, kemarin. Penangkaran rusa tersebut untuk mengenalkan satwa serta untuk edukasi bagi masyarakat yang berkunjung.

uang asing. “Dollar Amerika dan Nigeria,” kata salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya. Dibeberkan pria ini, dari keterangan seorang polisi kepada dirinya, jika disamakan dengan kurs rupiah totalnya sekitar Rp 12 juta. Selain itu, dia juga menyebutkan adanya tiket perjalanan ke luar negeri dalam rumah tersangka. “Dia memang pernah dipenjara dengan kasus yang sama,” ungkapnya.

Kecurigaan warga sebenarnya sudah sejak lama. Lantaran pasangan suami istri ini kerap berpola hidup mewah padahal keduanya tak bekerja. “Kami tentu curiga. Nggak kerja tapi gaya hidupnya seperti orang kaya,” akunya. Setelah diperiksa polisi, ternyata ada rekening dengan total Rp 400 juta atas nama tersangka. “Kami juga heran darimana mereka punya uang padahal tidak bekerja,” tandasnya. (rin)

Penyebar Jawaban UN Diamankan SERANG - Polisi mengamankan Akbar Maulana (23) salah seorang yang diduga sebagai pelaku penyebar jawaban UN palsu melalui SMS kepada para siswa di sejumlah SMA di Kota Serang, Selasa (23/3) lalu. Kasat Reskrim Polres Serang AKP Sofwan Hermanto di Serang, kemarin mengatakan, Akbar Maulana warga Kramatwatu Serang diamankan polisi Sabtu kemarin, karena yang bersangkutan diduga sebagai otak pelaku penyebar jawabn UN kepada para siswa SMA di Kota Serang dengan menerima imbalan sejumlah uang. “Kuat dugaan Akbar Maulana sebagai pelaku utama dan bisa kemungkinan dijadikan tersangka. Untuk sementara masih berstatus sebagai saksi,” kata Sofwan Hermanto. Dari tangan tersangka polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa tujuh buah telepon seluler berbagai merek dan uang sebesar Rp 2,5 juta. Polisi masih melakukan pengembangan kasus tersebut karena diduga merupakan jaringan dan melibatkan sejumlah anak sekolah SMA sebagai kordinatornya. “Kami masih melakukan pendalaman kasus ini yang akan melibatkan ahlinya, apakah jawaban yang disebarkan itu benar atau palsu,” kata Sofwan. Jika terbukti pelaku bersalah menyebarkan jawaban UN palsu dengan motif

mendapatkan uang, pelaku bisa dikenai pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Sementara itu, Akbar Maulana saat ditemui di Polres Serang mengaku tak bekerja sendiri karena ditemani dua siswa kelas 3 SMAN Kota Serang sebagai koordinatornya yakni berinisial LH dan KM. Akbar mengaku jawaban tersebut diperoleh dari para siswa bersangkutan kemudian disebarluaskan lagi melalui SMS kepada siswa lainnya yang telah menyerahkan nomor HP dan uang kepada para koordinator. Ia sudah menerima setoran uang dari para koordinator tersebut sebesar Rp 15 juta seminggu sebelum pelaksanaan UN. “Jawaban itu sebagian saya sebarkan sendiri, sebagian lainnya melalui teman saya. Saya hanya untuk meyakinkan saja bahwa jawaban itu adalah benar,” kata Akbar yang merupakan lulusan SMAN Kramatwatu Tahun 2006. Jajaran Polres Serang pada Selasa (23/3) lalu, mengamankan tujuh siswa SMAN 3 Kota Serang untuk dimintai keterangan, karena ke tujuh siswa tersebut diduga sebagai korban penipuan yang telah menerima jawaban soal UN melalui pesan singkat atau SMS. Namun, jawaban UN tersebut diduga tidak benar atau palsu karena sebagian besar jawabannya tidak benar. (ant)

Rakyat Miskin Tak Mampu Obati Anaknya SEORANG bocah sebut saja Febrian (4) terpaksa kehilangan masa bermainnya lantaran penyakit tumor yang diderita. Bocah malang ini mengidap tumor ganas di mata kirinya hingga tak dapat melihat lantaran kelopak matanya tertutup. Tumor ganas yang menggerogoti Febrian membuatnya tak dapat membuka matanya. Ironisnya, kedua orangtua Febrian tak mampu membawanya ke rumah sakit akibat tersendat biaya. Febrian menderita tumor ganas sejak berumur tiga tahun. Benjolan besar di kelopak mata kirinya terus membesar dari waktu ke waktu. Hingga kini, Febrian hampir tak dapat membuka matanya. Kedua orangtuan-

ya, Budi Triharyadi dan Rohati (26) hanya bisa pasrah menerima keadaan. Di rumah kecil di Jalan Dempo Rt 003 RW 010, Sukmajaya, Depok, Febrian sehari-hari diurus Rohati, ibunya. Akibat desakan ekonomi,

keluarga kecil ini pun tak sanggup membayar kontrakan sehingga terpaksa hidup menumpang di rumah Ruspandi, nenek Febrian. Rohati mengungkapkan, dirinya pernah membawa anak pertamanya berobat alternatif hingga ke Karanganyar, Jawa Tengah. Jalan tersebut dilakukan lantaran tak sanggup membiayai operasi Febrian sebesar Rp 4 juta. “Waktu saya diberitahu dokter saat itu biayanya Rp 4 juta,” kata Rohati di rumahnya kemarin. Rohati mengetahui anaknya

menderita tumor ganas dari hasil diagnose dokter spesialis mata dari sebuah klinik di sekitar rumahnya. Febrian sempat dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. “Dari dokter RSCM juga bilang kalau anak saya memang harus dioperasi. Tapi saya nggak punnya uang sebesar itu,” ucapnya. Dia pun memutuskan membawa anaknya menjalani pengobatan alternatif. Namun sayang, Rohati kembali tersandung biaya. Baru tiga bulan berjalan, dirinya terpaksa harus

menghentikan pengobatan. “Suami saya cuma kuli bangunan. Saya juga numpang di rumah orangtua,” tandasnya. Untuk itu dia sangat berharap ada yang mau peduli dan membantu meringankan beban anaknya. Saat ini, dia dan suaminya sedang berusaha meminta Surat Keterangan Tanda Miskin (SKTM) ke Dinas Kesehatan Kota Depok guna keperluan pengobatan anaknya. “Sementara ini saya hanya kasih obat penurun panas atau pusing kalau Febrian sedang kambuh,” imbuh Rohati. (rin)


pini

Suluh Indonesia, Senin 29 Maret 2010

F OKUS Markus Memang Rakus IDUP ini sudah susah, mengapa tidak dipermudah jika memang dapat dibuat mudah, meski ujung-ujungnya tidak selalu menjadi murah. Nampaknya statemen ini menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi tumbuh berkembangnya apa yang belakangan populer disebut markus alias makelar kasus. Antroplog Koentjaraningrat dalam bukunya ''Kebudayaan Mentalitet dan Pembangunan'' (1974) menguatkan pendapat ini, bahwa satu di antara sekian banyak kelemahan orang Indonesia adalah "mentalitet suka menerabas" yang didespkripsikan sebagai (1) sikap mental yang bernafsu untuk mencapai suatu tujuan secepat-cepatnya tanpa banyak kerelaan berusaha dari permulaan secara langkah demi selangkah, (2) menyikat keuntungan sebesar-besarnya mumpung ada kesempatan, atau (3) mentalitet mencari jalan gampang. Lahirnya sikap mental menerabas ini jika dicermati juga tidak lepas dari adanya perasaan saling membutuhkan antara seseorang yang mempunyai urusan dengan orang lain yang siap menguruskan sekaligus membereskan urusannya. Bagi pihak yang sedang berurusan dengan sesuatu (kepentingan, masalah, kasus atau perkara), sudah pasti ingin semua persoalannnya cepat diselesaikan. Kondisi ini rupanya dimanfaatkan sebagai peluang oleh pihak-pihak yang merasa mempunyai kedekatan emosi, pribadi, relasi, atau koneksi yang dapat dengan mudah menerobos sampai ke tingkat posisi pada level pengambil/penentu kebijakan atau keputusan. Tentu saja untuk semua usaha itu, dengan beranalogi bahwa gerak laju mobil bisa lancar karena dilicinkan mesinnya oleh pasokan BBM (bahan bakar minyak) seperti premium dan oli, maka untuk memuluskan penuntasan suatu urusan, apa pun bentuknya, jelas tak bisa lepas dari ketersediaan BBM (bahan bakar markus) berupa sejumlah fulus (dana) untuk memuluskan langkah markus mengurus berbagai urusan, sampai akhirnya dinyatakan "beres". Model sikap mental menerabas ini memang sudah menjadi rahasia umum bahwa di hampir semua urusan yang menghubungkan pihak satu dengan pihak-pihak lain akan selalu memerlukan "jembatan penyeberang" untuk menghubungkan sekaligus memperlancar suatu proses yang terkadang penuh liku, sehingga memerlukan jasa bantuan pihak lain. Contohnya, kalau mau jual-beli tanah, rumah atau mobil ada makelar, di terminal ada calo penumpang, di dunia pemandu wisata ada broker yang siap memasok kunjungan turis dengan hitungan fee per kepala. Atau di jalur three in one, ada joki penumpang, ada juga joki penjawab soal-soal tes saat seleksi penerimaan mahasiswa baru atau perekrutan pegawai negeri sipil, dll. Begitu juga di dunia penegakan hukum, yang ternyata tak kalah hebatnya muatan kepentingan terhadap kasus atau perkara-perkara tertentu yang sedang dialami dan atau dijalani seseorang. Tak kurang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri menengarai adanya mafia hukum di dunia peradilan, sehingga merasa perlu membentuk Satgas Anti Mafia Hukum. Artinya, praktik mafia hukum yang dilakoni para markus itu agaknya sudah dianggap menggurita hingga membelit aparat penegak hukum dari level pegawai rendahan sampai tingkat posisi pengambil/penentu kebijakan. Apalagi keberadaan para markus itu seringkali berasal dari "orang dalam" sendiri yang pada kenyataannya memang mempunyai akses langsung dan dapat bergerak secara terselubung, sehingga relatif lebih mudah untuk masuk ke dalam lingkaran kekuasaan. Paling tidak, para markus ini jauh lebih tahu tentang situasi, kondisi, atau berbagai informasi internal yang bisa menjadi bahan strategi dalam penyelesaian suatu perkara atau kasus. Apa yang dilakukan Komjen Pol. Susno Duadji melalui konferensi pers membeberkan dugaan adanya markus di tubuh Polri, meski dianggap "menepuk air di dulang", cukup menjadi petunjuk awal bahwa keberadaan markus itu memang ada dan terus eksis. Hanya sekarang, langkah berani mantan Kabareskrim Mabes Polri itu harus diimbangi dengan keberanian institusi Polri untuk mengambil langkah cepat bagi usaha-usaha penyelidikan dan kemudian meningkat ke tahap penyidikan, sehingga keberadaan markus itu bisa dengan cepat diberangus hingga mampus. ***

H

Bang D

el

Modus Gayus Tambunan sudah menjadi tradisi

5

Said Aqil, Pengkaderan, dan Kembali ke Pesantren SETELAH sepuluh tahun menanti, kesempatan Prof Dr KH Said Aqil Siradj untuk memimpin Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia, akhirnya datang juga. Pada Sabtu malam, setelah melalui dua tahap pemilihan, di Muktamar ke-32 NU di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Said Aqil terpilih sebagai ketua umum Pengurus Besar (PB) NU. Said memenangi pengumpulan suara dalam pemilihan yang dilakukan langsung. Ia mengumpulkan 294 suara dari pengurus wilayah dan atau pengurus cabang NU seIndonesia. Pesaingnya, Slamet Effendy Yusuf, mantan ketua umum Gerakan Pemuda Ansor selama dua periode, “hanya” mendapat 201 suara. Sebenarnya ada kandidat lain yaitu Salahuddin Wahid, Masdar Farid Masudi, Ali Maschan Moesa, Ahmad Bagdja, dan Ulil Abshar Abdalla. Tetapi, mereka kandas dalam upaya mendapat tiket sebagai calon ketua umum PBNU karena gagal mengumpulkan sedikitnya 99 suara yang merupakan syarat minimal yang ditetapkan muktamar. Keyakinan Said Aqil bahwa dukungan yang diperolehnya saat maju sebagai calon ketua umum di Muktamarke-30 NU di Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, tahun 1999, merupakan modal awal yang menguntungkan baginya. Dalam muktamar kala itu ia memang kalah tipis, hanya selisih 32 suara, dari KH Hasyim Muzadi yang saat itu didukung KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Namun, sisi positifnya, ia menjadi dikenal dan dikenang oleh pengurus NU se-Indonesia. “Di Lirboyo saya mendapat 135 suara. Setelah sepuluh tahun tentu jumlahnya beranak-pinak,” kelakarnya kepada wartawan di Makassar, Selasa (23/3). Meski gagal menjadi ketua umum, alumni Universitas Ummul Qura, Mekah, itu tetap masuk di kepengurusan PBNU dengan jabatan rais syuriah. Pada Muktamar ke-31 NU di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, tahun 2004, Said Aqil kembali mencoba maju sebagai calon ketua umum. Namun lagi-lagi ia gagal, bahkan perjuangan terhenti baru sebatas berstatus bakal calon. Meski demikian, kedalaman ilmu yang dimilikinya membuat alumni Pesantren Lirboyo dan Krapyak itu kembali menjadi pengurus PBNU sebagai salah satu ketua. Dosen Pascasarjana UIN Syarif

Oleh : Sigit Pinardi*

Hidayatullah dan UI Jakarta itu mengaku merindukan saat-saat NU dipimpin Gus Dur yang menurutnya sangat memperhatikan masalah pengkaderan. “Di masa kepemimpinan Gus Dur seluruh badan otonom dan lembaga di NU bergerak secara paralel

dalam kepemimpinannya. Di masa itu badan otonom dan lembaga di NU juga terus menghidupkan kegiatan pengkaderan,” katanya. Karena itu, khatib aam (sekretaris umum) syuriah di era kepemimpinan Gus Dur itu bertekad menjadikan pengkaderan

sebagai program prioritasnya sebagai ketua umum PBNU. Menurutnya, tantangan kader NU di masa depan tidak lagi berkutat pada persoalan konsep-konsep akidah, fikih, atau tasawuf, melainkan pada kemampuan aktualisasi konsep. “Pada tataran konsep kita sudah kaya, tinggal kemampuan merealisasikan konsep itu yang perlu kita tumbuh kembangkan. Pengaderan di NU jauh lebih penting daripada urusan politik,” katanya. Kembali ke pesantren Slogan Said Aqil dalam pencalonannya sebagai ketua umum PBNU kali ini adalah “Kembali ke Pesantren”. Menurutnya, perhatian NU yang selama ini terkuras ke dunia politik harus diarahkan kembali pada basisnya di pesantren. “Kembali ke pesantren bukan berarti kembali mondok, tapi kembali pada pola dan cara berpikir pesantren, cara hidup pesantren, cara pandang pesantren,” katanya. Sebab, kata Said Aqil, di pesantren ada hikmah, kebijaksanaan, kesederhanaan, dan kemandirian. Berkat pesantren pula NU dapat bertahan, bahkan menjadi organisasi muslim terbesar di dunia. “Tanpa pesantren, NU hanya akan tinggal nama,” kata kiai yang menamatkan pendidikan sarjana strata satu hingga doktoral di Arab Saudi itu. Pesantren, kata Said Aqil, berhasil menyinergikan antara agama dan budaya. Agama tidak akan kuat jika tidak ditopang oleh budaya. Untuk kembali ke pesantren, lanjutnya, mau tidak mau NU harus mengurangi aktivitas yang terkait persoalan politik, terutama politik praktis. “Pondok pesantren perlu didorong untuk maju dan berkembang, mengingat pesantren adalah benteng sekaligus pusat persemaian kader muslim di Indonesia,” katanya. Gerakan kembali ke pesantren, lanjut Said Aqil, adalah gerakan untuk menjadikan pesantren dan santrinya sebagai entitas yang siap menghadapi persaingan dunia yang semakin global. *Penulis berdomisili di Jakarta

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

Turun temurun ...

SURAT A NDA Walikota Hobi Nampang WALIKOTA Depok, Nurmahmudi Isma’il akhir-akhir ini tampaknya kian sering tampil alias ‘nampang’ di berbagai spanduk layanan umum yang ada di berbagai wilayah di Kota Depok. Tampaknya, tampilnya sang walikota ini berkaitan dengan bakal digelarnya pemilihan kepala daerah (pilkadsa) Kota Depok yang bakal berlangsung tak lama lagi. Berbagai spanduk yang memasang gambar walikota yang juga mantan presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini contohnya terlihat di pertigaan Jalan Juanda-Margonda Raya (yang berisi tentang buah belimbing sebagai maskota Kota Depok), pertigaan Jalan Juanda-Nusantara (pemekaran kecamatan) dan pertigaan Jalan Raya Kukusan-Bungur, yang memasang gambar sang walikota dengan seragam pemadam kebakaran dan entah berapa tempat lagi yang memasang gambar Nurmahmudi. Apa tujuan pemasangan gambar sang walikota –yang tentu saja

dengan biaya yang berasal dari pajak? Orang mungkin akan berspekulasi, pemasangan gambar itu ada hubungannya dengan rencana sang walikota yang ingin mencalonkan diri kembali sebagai orang nomor satu di Kota Depok untuk masa jabatan keduanya? Jika semua spanduk itu keluar dari koceknya pribadi, saya sebagai warga Depok tak merasa keberatan, meski tindakan itu tetap dapat digolongkan sebagai upaya mencuri start kampanye. Namun sebaiknya, Komisi Pemilihan umum Daerah (KPUD) Kota Depok segera menertibkan spanduk-spanduk bermasalah itu, meski saya tahu, KPUD kesulitan menindak, karena sang walikota belum mencalonkan diri secara resmi dalam pilkada mendatang, yang artinya, tindakan itu belum layak dikategorikan sebagai langkah mencuri start kampanye. Ramadhani Grogol-Depok

Waktunya untuk Rakyat INILAH saat yang tepat bagi kita untuk menghentikan sejenak berbagai polemik yang selama ini telah menyita perhatian kita selama berbulan-bulan. Kasus Century bagi saya sudah saatnya untuk diredam dalam arti kita percayakan sepenuhnya pada proses hukum. Kita boleh saja mengawasi perjalanan proses itu, dan memang sudah sehrusnya. Tetapi jangan sampai proses pengawasan itu kembali menyita perhatian kita lagi. Dan gejala ke arah sana nampaknya mulai kelihatan lagi. Padahal, ada pekerjaan yang jauh lebih penting dan membutuhkan energy kita semua. Saat ini muncul lagi ancaman PHK dari beberapa perusahaan. Dan, kebutuhan masyarakat juga jauh dari tercukupi. Pemerintah harus diberi kesempatan untuk bekerja secara maksimal dalam mengejar target-targetnya. Kala uterus-terusan diganggu kita khawatir rakyat makin marah. Dan, tentu saja yang dikhawatir-

kan gerakan-gerakan moral yang selama ini banyak menuntut bisa berbalik arah. Jangan sampai rakyat justru memusuhi langkah-langkah dari unsure masyarakat yang memaksakan kehendaknya sendiri. Kita harus peracaya pada proses hukum sambil tentu saja mengawasinya. Tapi sekali lagi, energy yang selama ini sudah terkuras bisa dihemat untuk hal-hal yang lebih produktif. Tapi memang yang harus diakui bahwa saat ini bola panas politik masih terus menggelinding. Disadari atau tidak berbagai perkembangan di sektor penegakan hokum telah membawa pemikiran masyarakat pda dendam politik tertentu, karena kalahnya suara di parlemen. Sementara, penanganan kasus Century terasa begitu lambat. INi harus segera dituntaskan jangan sampai berlarut-larut. Kasihan rakyat. Ahmad Priyanto Johar Baru, Jakpus

Cegah Kebocoran Soal UN ADA cara mudah tapi tak pernah dilakukan dalam melaksanakan ujan tanpa perlu takut bocor di tengah jalan: ujian nasional melalui jaringan handphone atau laptop. Gampang, mudah, murah, sederhana, tidak ruwet, tidak ada korupsi, tidak ada kecurangan, dll. Aneh benar negara ini. Kemajuan teknologi yang sudah dicapai justru tidak dipakai untuk mempermudah kegiatan. Entah salah makan apa menterinya. Lho, kan menterinya menggebu-gebu meggunakan IT dalam pendidikan, tetapi penggunaan jaringan internet yang sudah sedemikian masif ini tak dimanfaatan sama sekali dalam UN. Apa ada alasan tidak semua jaringan internet tersedia. Jika mau, bisa disediakan kok. Persoalannya justru terletak pada mau atau tidak mau. Mendiknas harus mulai mengubah cara konvensional itu dengan cara yang lebih bernas, tentu dengan memanfaatkan potensi kemajuan IT seperti yang berulang kali di-

gaungkannya. Di Pontianak, Wapres Boediono juga menegaskan pentingnya IT dalam dunia pendidikan. Ujian Nasional memang masih dipersoalkan banyak pihak. Tetapi, jika pemerintah tetap memaksakan pelaksanaannya, maka penggunaan IT dalam UN tidak bisa dikesampingkan lagi. Mendiknas sudah seharusnya mempersiapkan seluruh insfrastrukturnya mulai sekarang. sebab, UN dilaksanakan sebagai agenda tahunan. Anggaran UN bisa dipakai untuk mempersiapkan. Jika perlu melibatkanswasta. Ujian bisa dilaksanakan per provinsi. Bisa dilaksanakan serentak, bisa juga tidak. SEAMOLEC telah melakukan ujian coba ini. SEAMOLEC menyebut program ini sebagai LUNAS, Latihan Ujian Nasional. Sistenya sudah tersedia, tinggal kemauan politiknya. Arifin Kebun Jeruk

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia/ant

PERSEMA MENANG - Pemain Persijap Jepara, Evaldo Silva (kiri) berebut bola dengan pemain Persema Malang, Jairon Feliciano dalam pertandingan lanjutan Liga Super di stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, kemarin. Pesema ungul 3-1.

Persema Ungguli Persijap 3-1 MALANG - Persema Malang akhirnya mampu mengungguli tim tamunya Persijap Jepara 3-1 dalam lanjutan Liga Super di Stadion Gajayana, kemarin petang. Tiga gol Persema yang mampu mengoyak gawang M Syahbani masing-masing dilesakkan oleh Siswanto pada menit ke51, Jaya Teguh Angga pada menit ke-76 dan Brima Pepito Sanusi pada menit ke-89. Sementara satu-satunya gol balasan Persijap yang merobek gawang Sukasto Effendi dilesakkan Pablo Frances pada menit ke-88. Sepanjang 90 menit pertandingan yang dipimpin oleh wasit Jerry Elly itu tim Laskar Ken Arok terus mendominasi jalannya pertandingan. Namun upaya Persema un-

tuk menjebol gawang M Syahbani baru terjawab ketika Siswanto memanfaatkan umpan Seme Patrick yang mendapat umpan dari tendangan bebas Robby Gaspar pada babak kedua. Sebenarnya selama babak pertama anak asuh Subangkit itu tak kenal lelah melakukan penyerangan, namun serangan demi serangan itu selalu kandas di kaki para pemain belakang Persijap, bahkan tiga peluang emas mampu diselamatkan penjaga gawang Danang Wihatmoko sebelum digantikan M Syahbani karena mengalami cedera. Setelah unggul 1-0 pada menit ke-51, Persema baru menggandakan kemenangannya pada menit ke-76 melalui tendangan Jaya Teguh Angga

dan kedudukan menjadi 2-0. Hanya saja keunggulan 2-0 itu berubah menjadi 2-1 menjelang babak kedua berakhir setelah Pablo Frances bisa memanfaatkan celah lini belakang Persema yang tanpa pengawalan dan mamapu menjebol gawang Sukasto Effendi pada menit ke-88. Peluang emas pada detikdetik terakhir berakhirnya pertandingan babak kedua Persema kembali mengubah skor menjadi 3-1 melalui kaki Brima Pepito Sanusi yang menggantikan Jairon Feleciano. Pada pertandingan tersebut, wasit Jerry Elly mengeluarkan tiga kartu kuning yang masingmasing dihadiahkan pada Kasan soleh (Persema), Danan Puspito dan Kasiadi (Persijap Jepara). (ant)

Semen Padang Terbuka

Christoper Rungkat Juara JAKARTA - Petenis terbaik putra Indonesia Christoper Rungkat tampil sebagai juara tunggal putra turnamen tenis Semen Padang Terbuka setelah mengalahkan Sunu Wahyu Trijati 4-6, 6-4, 6-4 pada babak final di lapangan tenis PT Semen Padang, kemarin. Menurut siaran pers panitia, pertandingan berlangsung sengit menyita waktu 2 jam 5 menit ini disaksikan lebih 200 penonton itu berlangsung mendebarkan. Kedua pemain acap kali terlibat reli panjang. Keduanya menampilkan pukulan tajam dan hanya tipis-tipis di atas net membuat penonton sering kali harus menahan napas. Sunu lebih dulu unggul pada set pertama 6-4, sebelum kemudian Christo menyamakan kedudukan di set kedua 1-1. Set ketiga diwarnai dengan saling mematahkan servis. Christo lebih dulu mematahkan servis Sunu pada game kelima sehingga memimpin 3-2. Hal ini terjadi pada break point kedua saat pukulan backhand Sunu nyangkut di net setelah terjadi reli panjang. Sunu yang terlihat agak frustrasi langsung melempar raketnya ke depan net. Kedua pemain kembali beberapa kali terlibat reli sampai Christo memimpin 4-3. Pada game kedelapan Sunu mendapat break point dan dapat memanfaatkan kesempatan itu

dengan baik melalui backhand-nya yang rendah dan tajam. Christo sempat mencoba mengembalikan bola itu dengan pukulan forehand keras namun nyangkut di net sehingga kedudukam imbang 4-4. Meski sempat dipatahkan servisnya, Christo mampu menunjukkan kualitasnya sebagai pemain nomor satu Indonesia. Permainannya tetap konsisten dan kualitas pukulannya sama sekali tidak menurun. Bahkan satu pukulan forehand cross court Christo jatuh hanya sekitar satu meter di belakang net lapangan permainan Sunu sehingga mengundang tepuk tangan penonton. Sunu sendiri yang mencoba mengambil bola itu hingga raketnya terlepas dari genggaman tak dapat menyembunyikan kekagumannya pada kualitas pukulan Christo itu. Sunu dengan sportif memberikan tepuk tangan pada Christo. Christo kemudian dapat membalas mematahkan servis Sunu pada game kesembilan itu. Hal ini terjadi setelah pukulan backhand slice Sunu jatuh di belakang lapangan permainan Christo. Keberhasilan Christo membalas langsung mematahkan servis Sunu pada game kesembilan tersebut menambah kepercayaan dirinya. Hal ini terlihat pada servisnya, ter-

utama servis pertama, yang membaik. Perlawanan Sunu pada game kritis kesepuluh berakhir saat pukulan backhand down the line-nya melebar di bagian kanan lapangan permainan Christo. Christo kemudian menyambutnya dengan memukulkan kepalan tangannya ke udara dan berlari menuju net menyalami Sunu. Kemenangan Christo atas Sunu disambut tepuk tangan riuh penonton. Christo kemudian melemparkan pembalut pergelangan tangan penahan keringat miliknya ke penonton. Benda itu menjadi rebutan penonton yang kegirangan. Tak lama kemudian Christo melemparkan dua kaos yang telah basah oleh keringatnya. Kaos ini pun menjadi rebutan penonton. Sebagai juara Christo mendapat hadiah uang Rp 21,6 juta, sementara Sunu yang menjadi runner-up kebagian Rp 12,7 juta. “Dari awal saya yakin dapat mengalahkan Sunu. Meski saya sempat kesulitan dengan servis saya akibat penyenaran raket saya yang kurang bagus, saya terus mencoba menampilkan permainan terbaik,� kata Christo. Christo mengakui Sunu pada pertandingan babak final kali ini tampil luar biasa. Dia dengan terus-terang menyatakan tidak mudah mengalahkan Sunu kali ini. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 29 Maret 2010

7

Roma Tundukkan Inter ROMA - Satu gol penentu dari Luca Toni memberi AS Roma kemenangan kandang 2-1 atas Inter Milan kemarin. Dengan hasil ini membuat Roma hanya berselisih satu poin dengan pemimpin Liga Utama Italia (Serie A) itu dan tetap membuka lebar persaingan untuk memperebutkan gelar juara liga pada tiga tim teratas dengan semakin dekatnya tahap akhir musim ini. Pemain penyerang itu mengontrol tembakan meleset Rodrigo Taddei dan melepaskan tembakan untuk membobol gawang lawan di menit ke-72 saat tim tuan rumah itu melanjutkan pemulihan yang luar biasa atas performa mereka dari kondisi kacau balau di awal musim ini. Pemain Inter Diego Milito berhasil menyamakan kedudukan hanya enam menit sebelumnya lewat satu gol yang tampaknya seperti ‘offside’, setelah pemain Roma Daniele De Rossi membuka skor di menit ke-17 dengan memanfaatkan kesalahan yang dilakukan oleh kiper Julio Cesar. Peluang gol sang juara Inter membentur tiang gawang sebanyak tiga kali, dengan peluang terakhir disia-siakan Milito pada injury time.

AC Milan yang berada di tempat ketiga bisa menyamakan kedudukan dengan Roma yang memiliki 62 poin, jika mengalahkan Lazio. “Ini adalah malam yang luar biasa dan indah,” ujar Toni kepada televisi Sky. “Kami sudah mengejarnya selama ini.” “Sungguh penting untuk menang malam ini untuk berusaha mewujudkan suatu mimpi. Sekarang kami berselisih satu poin (dengan Inter) kami akan lihat apa yang terjadi.” Kesalahan Cesar Roma berada di atas angin sepanjang hampir seluruh babak pertama, dengan Mirko Vucinic dan John Arne Riise mendekat ke gawang setelah De Rossi menjentikkan bola ke gawang saat bola hasil tandukan Nicolas Burdisso terlepas dari tangan Cesar. Mantan pemain bertahan Roma Walter Samuel kemudian membangunkan semangat Inter ketika ia menandukkan bola namun mengenai mistar gawang di menit ke-42. Pemain depan asal Argentina Milito, yang baru bermain lagi setelah absen pada Rabu saat Inter menang 3-0 atas Livorno karena mengalami cedera otot lutut (hamstring),

juga bergerak lurus maju ke arah gawang sebelum mencetak gol yang mungkin seharusnya tidak diperbolehkan karena dianggap offside terhadap Goran Pandev yang bergerak terlebih dahulu. Toni tidak menyia-nyiakan kesempatan enam menit kemudian dengan menyerbu gawang Inter guna melesakkan gol penentu kemenangan itu. Kapten Roma Francesco Totti baru diturunkan dari bangku cadangan menjelang akhir pertandingan untuk bermain sebenatar setelah lama absen akibat cedera lutut. Inter, yang akan bertemu CSKA Moscow pada leg pertama babak perempat final Liga Champions pada Rabu mendatang, kemungkinan akan mengalami kelelahan karena jadwal pertandingan mereka yang padat, dengan hanya bisa menang dalam dua pertandingan dari sembilan pertandingan paling akhir mereka di liga. Sementara itu Palermo menempati posisi keempat klasemen, yang merupakan tempat berharga untuk memasuki babak penyisihan Liga Champions musim mendatang, dengan menang kandang 3-1 atas Bologna berkat hatrik Fabrizio Miccoli. (ant)

Bulls Atasi Nets CHICAGO - Jannero Pargo mencetak angka terbanyak musim ini, 27 angka, bagi Chicago Bulls saat mereka merebut kemenangan 106-83 atas New Jersey Nets, kemarin. Kemenangan tersebut merupakan yang ketiga dalam 14 pertandingan terakhir Bulls, yang masih bertahan dalam perburuan tempat terakhir “playoff” dari Wilayah Timur, meskipun rekor menang-kalah mereka 34-38. Mereka menguntit posisi kedelapan Toronto dengan satu setengah game. “JP seorang yang pro,” kata pelatih Bulls Vinny Del Negro pada para pewarta se-

telah Parto tampil mengejutkan sebagai pemain pertama menggantikan James Johnson yang cedera. “Dia mempersiapkan diri dengan baik dan memahami perannya. Para pemain lain menghargai pada yang dia lakukan,” kata Del Negro. Pargo, seorang “guard”, juga mencetak lima “assist” dan empat “rebound” dan mendapat pujian Del Negro karena pertahanannya yang padu. “Forward” Taj Gibson menambah 22 angka dan 13 rebound untuk mencetak “double-double” ketigakalinya secara beruntun. Dia mencetak

Suluh Indonesia/ap

BEREBUT BOLA - Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, (kiri) menyaksikan pemain tengah AS Roma, David Pizarro, sedang berebut bola dengan pemain Inter, Diego Milito, dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris, di Stadion Olympic, Roma, Italia, kemarin.

14 angka pada kuarter pertama, termasuk 10 dari 12 angka pertama Chicago. Pemain cadangan Joakim Noah menyumbang sembilan angka, membuat dua “dunk” dalam 13 penampilannya dalam pertandingan tersebut. New Jersey, tim terburuk NBA dengan rekor menangkalah 9-64, menelan kekalahan yang ke-33 dalam 37 pertandingan tandang mereka musim ini. Kemenangan kesembilan mereka terjadi pada hari Jumat lalu saat mereka mengalahkan Detroit Pistons 118-110 di kandang, yang merupakan kemenangan kedua mereka beruntun. (ant)

Barca Vs Arsenal

Cedera, Iniesta Absen

Setelah Menanti 17 Tahun

Marseille Menangi Piala Liga PARIS - Olympique Marseille mengakhiri penantian panjangnya selama 17 tahun untuk bisa mengangkat satu trofi dengan mengalahkan Girondins Bordeaux 3-1 dalam pertandingan final Piala Liga Prancis, kemarin. Marseille, yang tanpa menghasilkan satu pun trofi sejak kemenangan mereka di Liga Champions 1993, menaklukkan juga Liga Utama Prancis (Ligue 1) dengan tiga gol yang dicetak di babak kedua di Stade de France. Pemain bertahan Souleymane Diawara dan pemain pengganti Mathieu Valbuena membuat mereka unggul 2-0 sebelum pemain bertahan Bordeaux Mathieu Chalme menyimpangkan tendangan bebas Valbuena sehingga masuk ke gawangnya sendiri. Pemain bertahan lain Bor-

deaux, Ludovic Sane, kemudian menandukkan satu gol hiburan menjelang akhir pertandingan di menit ke-85. Tim Sane tersebut, yang berusaha untuk menang di Piala Liga bagi rekor keempat kalinya dan berharap bisa memperoleh dukungan sebelum mengunjungi Olympique Lyon di leg pertama babak perempat final Liga Champions mereka pada Selasa mendatang, berjuang dengan bermain tegang namun menggunakan taktik. Diawara membuka jalan kemenangan bagi Marseille ketika ia menandukkan tendangan pojok Lucho Gonzalez di menit ke-61. Pemain tengah Valbuena menambahkan gol bagi Marseille enam menit kemudian, dengan mengantisipasi umpan

matang pemain depan Hatem Ben Arfa untuk membobol gawang Bordeaux. Dengan timnya tertinggal 0-2, pelatih Bordeaux Laurent Blanc mengalihkan perhatiannya pada pertandingan dengan Lyon nanti dan mengganti dua pemain terbaiknya, playmaker Yoann Gourcuff asal Prancis dan penyerang Maroko Marouane Chamakh. Pertandingan itu berlangsung kasar dan dinodai dengan beberapa kejadian buruk, khususnya penjegalan yang kasar terhadap Lucho dari Sane yang kemudian mendapat kartu kuning. Pada 15 menit pertandingan, wasit Stephane Lannoy sudah mengeluarkan tiga kartu kuning. Dengan para pendukung Marseille yang banyak mem-

buat keributan dibanding suporter Bordeaux, Marseille meningkatkan serangannya di babak kedua, dengan menunjukkan lebih banyak inisiatif dan membuktikan kalau mereka adalah tim yang terbaik. Marseille hampir mengakhiri penantian mereka untuk memperoleh sebuah trofi ketika mereka kalah dalam final Piala Prancis tahun 2006 dan 2007 serta final Piala UEFA tahun 1999 dan 2004. Kemenangan Sabtu itu merupakan suatu persembahan bagi para pendukung setia mereka dan juga menjadi satu gambaran mengenai suatu pertandingan final Liga Utama Prancis (Ligue 1), dengan Marseille saat ini hanya selisih tiga poin di bawah Bordeaux. (ant)

Kalahkan Mallorca

Barca Pimpin Klasemen

Suluh Indonesia/dok

Andres Iniesta

MADRID - Pemain tengah Barcelona Andres Iniesta cedera otot paha pada, Sabtu, dan akan absen bertanding di Arsenal dalam perempatfinal Liga Champions pada Rabu, demikian dikatakan klub liga utama

Spanyol tersebut, Minggu. Pemain internasional Spanyol itu tergeletak pada babak kedua saat Barca menang 1-0 di Real Mallorca dan setidaknya butuh 10 hari untuk pemulihan. Saat ini Barca memiliki ke-

unggulan tiga poin dari Real Madrid dan berada di puncak klasemen liga utama Spanyol. Iniesta diperkirakan sudah pulih saat Barca bertanding di Bernabeu dua pecan mendatang. (ant)

MADRID - Zlatan Ibrahimovic mencetak gol pada pertandingan ketiga secara berturut-turut untuk membantu meraih kemenangan Barcelona 1-0 yang diperjuangkan dengan keras atas Real Mallorca Sabtu waktu setempat dan mengantar sang juara liga itu unggul tiga poin dari Real Madrid di puncak klasemen Liga Utama spanyol (La Liga). Striker asal Swedia itu menembakkan bola dengan keras hingga menyentuh atap gawang dari jarak dekat di menit ke-63 bagi gol kelimabelasnya di liga untuk mengakhiri perlawanan keras kepala Mallorca dan mengangkat klubnya itu meraih 74 poin dari 29 pertandingan. Barca mengandalkan banjir gol dari pencetak gol terbanyak liga Lionel Messi untuk tetap bisa mempertahankan usahanya merebut gelar juara liga namun pelatih Pep Guardiola memulai dengan pemain Argentina itu dan pemain tengah asal Spanyol Xavi yang baru pulih dengan ditempatkan di bangku cadangan. Mallorca, yang menang dalam semua kecuali satu pertandingan dari 13 pertandingan mereka di kandang, hampir mencengangkan tim tamu di

menit kedua ketika Aritzn Aduriz melepaskan tembakan yang mengenai tiang gawang dan Gonzalo Castro berjuang untuk menyelamatkan gawangnya dari serbuan Victor Valdes. Setelah menahan badai seragnan di awal pertandingan, Barca mulai melakukan kontrol yang biasa dilakukan dan kiper Mallorca Dudu Aouate bereaksi dengan baik untuk menghadang tandukan Gabriel Milito di menit ke-17. Kiper Israel itu dua kali menangkis tembakan Ibrahimovic, dan pemain depan Jeffren tidak berhasil mencetak gol sesaat menjelang berakhirnya babak pertama. Pemain tengah Mallorca Borja Valero memberi tim tamu itu kekhawatiran ketika ia melepaskan tendangan bebas yang melengkung namun membentur tiang gawang sesaat menjelang berakhirnya babak pertama. “Saya mencetak satu gol lagi tetapi hal terpenting adalah bisa menang,” ujar Ibrahimovic dalam suatu wawancara televisi. “Ini adalah pertandingan yang keras dan mereka adalah lawan yang sulit tetapi pada akhirnya kami mendapatkan tiga poin.” (ant)

Suluh Indonesia/dok

Zlatan Ibrahimovic

China Rebut Empat Gelar Kejuaraan Asia U-19

Suluh Indonesia/ap

Jenson Button tampil tercepat di balap Formula Satu Australia di Melbourne, kemarin.

JAKARTA - China merebut empat dari lima gelar yang diperebutkan dalam final Kejuaraan Asia U-19 (di bawah 19 tahun) di Kuala Lumpur, Malaysia, kemarin. Menurut hasil yang disiarkan laman resmi turnamen, kemrin, China hanya luput dari gelar ganda putra karena tidak meloloskan finalis pada nomor tersebut. Gelar ganda putra diraih

pasangan Korea unggulan kedua Kang Ji Wook/Choi Seung Il atas unggulan pertama asal Malaysia Yew Hong Kheng/Ow Yao Han 21-16, 21-14. Ganda campuran unggulan kedua Liu Cheng/Bao Yixin menyumbang gelar pertama bagi China setelah pasangan Malaysia unggulan pertama Ow Yao Han/Lai Pei Jing mundur sebelum bertanding.

Tunggal putri unggulan kedua Suo Di mempersembahkan gelar kedua dengan menumbangkan unggulan kedua asal Thailand Sapsiree Taerattanachai dengan kemenangan 21-13, 21-11. Gelar ketiga China diraih pemain tunggal putra unggulan 3/4 Huang Yuxiang yang mengungguli pemain Malaysia unggulan 5/8 Loh Wei Sheng 14-21, 21-17, 21-16.

Sedang gelar ganda putri dimenangi Xia Huang/Tang Jinhua yang mengalahkan sesama pasangan China Ou Dongni/Bao Yixin 21-17, 21-8. Tuan rumah Malaysia yang meloloskan tiga finalis tidak meraih satu gelar pun karena hanya China dan Korea yang berhasil memenangi final yang digelar di Bukit Kiara, Kuala Lumpur, Malaysia itu. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Senin 29 Maret 2010

8

Banjir Karawang Mulai Surut KARAWANG - Para korban banjir akibat meluapnya sungai Citarum di sejumlah daerah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu, mulai membereskan rumahnya masing-masing, karena banjir sudah mulai surut. “Alhamdulilah banjir sudah mulai surut, tetapi kondisi rumah saya cukup parah. Banyak sekali lumpur yang masuk ke rumah dan sangat bau,” kata Wahyu (34), seorang korban banjir di Perumnas Telukjambe Karawang, Minggu. Ia mengaku harus bekerja keras untuk membersihkan rumahnya, karena selain banyak

lumpur, juga banyak sampah yang masuk ke halaman rumah dan dalam rumahnya. Karena itu, katanya, perlu dibersihkan berkali-kali, karena banjir yang melanda daerahnya terjadi lebih dari sepekan, sejak Kamis (18/3). Berdasarkan pantauan ANTARA pada Minggu pagi, sejumlah daerah banjir yang sudah mulai surut ialah di sebagian wilayah Perumnas Telukjambe, Perumahan Karawang Indah, sebagian wilayah Tanjungpura, sebagian wilayah Tanjungmekar, sebagian Perumahan Bintang Alam, sebagian wilayah Perumahan Karawang Barat,

dan lain-lain. Para warga korban banjir terlihat membersihkan rumahnya masing-masing, menyusul mulai surutnya banjir di sejumlah daerah sekitar Karawang. Mereka juga menjemur sejumlah perabotan rumah tangganya, seperti kasur, sofa, dan lain-lain.Sementara itu, kondisi sungai Citarum pada Minggu pagi terlihat surut atau tidak terlihat adanya luapan. Genangan air di rumah-rumah yang berada di bantaran sungai Citarum di beberapa titik wilayah Karawang juga terlihat surut. (ant)

Empat Penyeberang Tewas SOLO - Empat orang penyeberang jalan tewas setelah tertabrak sedan bernomor polisi AB 1977 NA yang sedang melintas di Jl Adisucipto, tepatnya di depan Hotel Lor In, Colomadu, Karanganyar, pada Sabtu (27/3) malam. Kepala Satuan Lalu lintas Polres Karanganyar, AKP Andika Bayu Aditama, di Karanganyar, Minggu, menjelaskan, peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi Sabtu (27/3)

malam sekitar pukul 22.15 WIB. Kecelakaan tersebut menyebabkan dua korban penyeberang jalan meninggal di tempat kejadian dan dua lainnya meninggal di rumah sakit. Empat korban tewas yakni Sri Wahyuni (50), warga RT 02/RW IV Blulukan, Colomadu, dan Siti Wahyuni (50), warga RT 01/RW IV Blulukan, Colomadu, keduanya tewas lokasi kejadian. Sedangkan dua korban lain-

nya yang meninggal di rumah sakit adalah Suwarti (45), warga RT 03/RW IV Blulukan, Colomadu, dan Sumiyem (35), warga RT 02/RW III Blulukan, Colomadu. Empat korban karyawan PT Iskandartex itu awalnya turun dari bus di depan Hotel Lor In tiba-tiba dari arah Timur sedan Toyota Vios AB 1977 NA menabrak empat karyawan itu. (ant)

Suluh Indonesia/ant

ROKET MULTI LARAS - Canon Roket RM 70 Grad lepas dari mulut laras saat penembakan di pantai Banongan, Situbondo, kemarin. Dalam Lattapdu Korps Marinir tahun 2010, Roket RM 70 Grad melakkukan penembakan dari pantai Banongan dengan sasaran berada di Karangtekok dengan jarak 15 km.

Diduga Bocor

Geng Motor

Paket Soal UN SMP Rusak TEGAL - Sejumlah paket soal ujian nasional (UN) tingkat SLTP di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ditemukan rusak, seperti tali pengikat dus berisi soal ujian terlepas dan terbuka. Diduga soal tersebut telah dibuka dan dibocorkan kemudian ditutup kembali. Sekretaris Panitia Pelaksana UN SLTP Kabupaten Tegal, Khopsin di Tegal, Minggu, mengatakan, meskipun terjadi kerusakan, panitia menjamin soal

UN tidak terjadi kebocoran. “Saya kira tidak masalah tali pengikat dus soal UN lepas karena pembungkus soal ujian masih tertutup rapat,” katanya. Ia mengatakan, pendistribusian soal UN ke subrayon akan didampingi pengawas tim pemantau independen dan tidak perlu mendapat pengawalan dari petugas kepolisian. Soal UN tingkat SLTP tersebut, katanya, diterima Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dindikpora) Kabu-

paten Tegal, Sabtu (27/3), dan telah didistrubusikan ke subrayon pada Minggu. “Setelah masuk ke subrayon, soal UN akan dimasukkan dalam ruang tertutup dengan sistem tiga tahapan pengamanan untuk menghindari kecurangan,” katanya. Anggota tim pemantau independen, Ahmad Saefudin membenarkan jika pendistribusian soal UN tingkat SLTP tanpa pengawalan dari petugas kepolisian. “Saya memang tidak tahu jika

pendistribusian soal UN ke masing-masing subrayon harus ada pengawalan dari petugas kepolisian. Dalam petunjuk teknis hanya menyebutkan pengawasan menjadi tugas tim pemantau independen,” katanya. Selain ditemukan sejumlah paket soal UN rusak, panitia juga menemukan kekurangan soal ujian Bahasa Indonesia yang akan didistribusikan ke subrayon SLTP Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal. (ant)

Diminta Akui Curi Motor

Warga Disetrum Polisi SEORANG warga bernama Candra alias Eko (25), diduga dianiaya dengan cara disetrum anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (saat dimintai keterangan dugaan pencurian motor. Dugaan penganiayaan tersebut terungkap saat Candra dan abangnya melaporkan dugaan penganiayaan dengan cara disetrum tersebut ke unit Pelayanan Pengaduan dan Penegakan Disiplin (P3D) Polresta Tanjungpinang, Sabtu. “Saya disetrum oleh anggota Tim Buru dan Sergap(Buser) Sat Reskrim Polresta Tanjungpinang saat diinterogasi, agar mau mengakui kalau saya mengambil dan menyimpan sepeda motor curian dirumah, padahal saya tidak melakukan itu,” kata Candra sebelum melaporkan kasusnya ke unit P3D. Dia mengatakan ditangkap oleh lima orang yang mengaku anggota Buser Polresta Tanjungpinang dikediamannya di Batu 16 Tanjungpinang pada hari Kamis pagi (25/3), dan dibawa ke Polresta Tanjungpinang. “Saya dipaksa mengaku mencuri dua unit sepeda motor dengan cara disetrum oleh anggota

Satuan Reskrim Polresta Tanjungpinang disalah satu ruangan lantai dua kantor itu,” kata Candra sambil menunjuk kear-

ah ruangan tempat dia disetrum. Menurut dia, kabel listrik diikatkan ke lengan tangan kanan dan punggungnya

dengan kain basah serta tubuhnya diikat dengan tali rafia sebelum disetrum dalam posisi telungkup. (ant)

Rusak Mobil di Tasikmalaya TASIKMALAYA Kawanan pengguna sepeda motor yang diduga geng motor merusak kendaraan mobil dengan cara melempar batu di jalan raya Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu dini hari. Korban, yang juga pengendara mobil, Riki Yuda Prawira, melaporkan aksi geng motor yang telah merusak kaca depan dan belakang mobilnya itu ke Polisi Resort kota Tasikmalaya, Minggu siang. Riki, warga Cieunteng, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, menerangkan, peristiwa kebrutalan di jalanan tersebut berawal ketika dia hendak pulang dari Singaparna menuju rumahnya pada Minggu dini hari. Kendaraan mobil nopol T 120 SS yang dikemudikan-

nya sendirian melaju cukup kencang karena jalur lintas kawasan jalan Mangkubumi menjelang pagi tampak sepi. Tiba-tiba di pertengahan jalan muncul kawanan geng motor yang langsung melemparinya dengan batu. “Saya kaget, mereka sepertinya tidak

menghiraukan isyarat saya, mereka melempar dengan batu, seperti telah disiapkan,” kata Riki. Akibat peristiwa tersebut Riki mengalami kerugian sebesar Rp3.500.000, karena harus mengganti kaca mobilnya yang pecah. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook