Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No.164 tahun IV Jumat, 27 Agustus 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Target RAPBN 2011 Pesimistis
Bank BUMN Juga Tolak Fee OJK
Tender BBM PLN Diminta
DIREKTUR Eksekutif Megawati Institute Arief Budimanta mengatakan, target Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2011 yang diajukan pemerintah pesimistis. “Ini seperti trik ...hal. 1
EMPAT bank BUMN yang mayoritas sahamnya dimiliki Pemerintah menolak adanya pengenaan biaya pengawasan (fee) jika Otoritas Jasa Keuangan (OJK) didirikan. Juru bicara Himpunan ...hal. 2
KOMISI VII DPR meminta PT PLN (Persero) melaksanakan proses tender bahan bakar minyak jenis solar secara transparan. “Jangan ada keberpihakan kepada pihakpihak tertentu,” kata Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi ...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Pemerintah Harus Lebih
Keras Pada Malaysia
Suluh Indonesia/ant
BANJIR - Warga berusaha berjalan di antara banjir di Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta, kemarin. Banjir kiriman mencapai ketinggian 1, 5 meter tersebut menggenangi ratusan rumah di daerah tersebut.
RUU TPPU
Beraroma Suap JAKARTA - Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein belum yakin ada dugaan suap Rp 5 miliar dalam membahas Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang. ‘’Saya belum yakin hal itu terjadi (suap),” katanya di Jakarta, kemarin. Bahkan Ketua PPATK itu menyatakan baru mendengar kabar tersebut dan justru menanyakan isu suap tersebut muncul dari mana. Yunus hanya menginformasikan kelanjutan pembahasan RUU TPPU gagal karena banyak anggota yang masuk jadi Tim Perumus (Timus) RUU TPPU ini tidak datang sehingga terjadi penundaan. ‘’Kemarin rapat Ti-
mus gagal karena tidak kuorum,’’ katanya. Dalam beberapa pemberitaan muncul isu yang menerpa Panitia Kerja (Panja) RUU TPPU menerima suap Rp5 miliar ke beberapa oknum anggota DPR yang membidangi RUU tersebut. Suap tersebut untuk menghambat agar KPK tidak memiliki kewenangan mengusut pidana pencucian uang. Isu tersebut muncul setelah beberapa fraksi menghambat kewenangan KPK dalam menangani tindak pidana pencucian uang. Di tingkat Panitia Kerja, perwakilan pemerintah dan DPR telah menyepakati enam lembaga yang bisa menyelidiki laporan hasil analisis PPATK.
Lembaga itu adalah kepolisian, kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi, Badan Narkotika Nasional, Direktorat Jenderal Pajak, serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Tetapi perkembangan terakhir, sejumlah perwakilan fraksi di Tim Perumus menginginkan agar kewenangan menyelidik perkara pencucian hanya ada di kepolisian, seperti yang berlaku saat ini. Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI Saan Mustopa mengatakan, pihaknya tetap memasukkan KPK dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan untuk melakukan penyelidikan terhadap Laporan Hasil Akhir PPATK. (ant)
Buktikan Ada Suap JAKARTA - Anggota Tim Perumus RUU Tindak Pidana Pencucian Uang DPR RI Bambang Soesatyo meminta pihak-pihak tertentu yang menuduh tim telah menerima suap Rp 5 miliar, untuk membuktikan tuduhannya. ‘’Tuduhan suap itu ‘ngawur. Kita akan tuntut. Yang benar saja, memangnya siapa yang menyuap dan siapa yang disuap, tolong dijelaskan dan buktikan!. Saya lihat ada agenda kepentingan yang luar biasa untuk menyudutkan tim perumus RUU TPPU,” kata Bambang di Jakarta, kemarin Menurut Bambang, saat ini ia sedang mempelajari tudingan-tudingan yang diarahkan kepadanya termasuk tim perumus, sebelum mengambil langkah-langkah hukum. Bambang menjelaskan, kehadirannya dalam tim bukan kehendak pribadi tapi penugasan dari fraksi dan partainya, sehingga pertanggungjawabannya pun kepada pimpinan fraksi dan pimpinan partai. ‘’Jadi, kalau dirinya disuap untuk lakukan hal-hal tertentu dalam pembahasan RUU TPPU, misalnya, maka penyuapan itu per-
cuma, karena bisa dimentahkan oleh fraksi dan partai,” kata Bambang. Ia menegaskan, tim perumus tidak mengubah apa yang telah disepakati fraksi-fraksi di panitia kerja. Tetapi, tambahnya, kalaupun ada perubahan perumusan di tim perumus, tidak ada masalah asal seluruh fraksi menyepakatinya dengan masukan dari pemerintah. Bambang juga membantah, kalau tim perumus telah mengamputasi kewenangan KPK. ‘’Kita tidak mengubah UU KPK, yang kita bahas adalah UU Pencucian Uang PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan). Jadi, ini pembelokan untuk menyudutkan tim perumus,” katanya. Bambang mengakui, tim perumus memang sengaja tidak memberikan kewenangan yang berlebihan kepada Ketua PPATK Yunus Husein, karena takut atau khawatir disalahgunakan. Karena selaku Ketua PPATK, dia tidak menghormati UU tentang lembaga yang dipimpinnya. (ant)
Kompolnas Usulkan
Tiga Nama Calon Kapolri JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional sudah menyerahkan beberapa nama calon Kapolri kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk diteliti lebih lanjut. ‘’Sekitar tiga minggu yang lalu,” kata Ketua Kompolnas Djoko Suyanto di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin. Djoko yang juga Menko Polhukam ini tidak bersedia menyatakan jumlah nama perwiwa tinggi Polri yang diserahkan kepada Presiden. ‘’Saya tidak (mau-red) kasih tahu lah. Ada beberapa,” katanya.
Djoko tidak membantah ataupun membenarkan ketika ditanya apakah nama calon Kapolri yang diserahkan kepada Presiden berjumlah tiga orang, yaitu Komjen Pol. Nanan Soekarna, Irjen Pol. Timur Pradopo, dan Irjen Pol. Imam Sudjarwo. Menurut Djoko, Kompolnas hanya diberi mandat untuk memberikan pertimbangan tentang calon Kapolri. Pertimbangan itu didasarkan pada beberapa hal normatif, antara lain kapabilitas, integritas, kepangkatan, dan jenjang karier yang bersangutan.
Untuk mempertajam pertimbangan, Kompolnas juga meminta catatan dari KPK, PPAT, serta Komnas HAM. Hal itu dilakukan Kompolnas untuk menelusuri apakah calon Kapolri terkait dengan tindak pidana korupsi, memiliki rekening mencurigakan, atau terkait kejahatan HAM. Sebelumnya, Komisi Kepolisian Nasional telah menerima delapan nama calon Kapolri pengganti Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri yang akan mengakhiri masa tugas pada Oktober 2010. (ant)
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Pramono Anung mendesak pemerintah Indonesia bisa bersikap lebih keras dan tegas kepada Malaysia karena selama ini dinilainya telah banyak merugikan. ‘’Sudah waktunya pemerintah ambil langkah-langkah tegas. Kalau Malaysia mengeluarkan travel advisory, Indonesia harus lebih keras,” katanya di Jakarta, kemarin. Menurut Pramono, Malaysia telah berulang kali melakukan hal-hal yang mengusik rasa kebangsaan Indonesia. Ia mencontohkan, klaim Malaysia terhadap Batik, Reog Ponorogo, Angklung dan sebagainya telah mengusik hubungan kedua negara. Ia mengatakan, apa yang dilakukan Malaysia selama ini telah menunjukkan sudah tidak sebagai negara serumpun. ‘’Kalau Malaysia mengeluarkan travel advisory, pemerintah harus berbuat lebih tegas dari itu,” tegas Pramono. Menurut Pramono, pemerintah khususnya Menlu Marty Natalegawa bisa bertindak lebih tegas. ‘’Menlu jangan selalu menggunakan diplomasi lembut. Yang penting kita harus buat langkah yang tegas bahwa RI tak bisa diremehkan. Kalau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersedia (memimpin langsung-red) ini lebih elok,” kata Pramono. Ketika ditanyakan apakah perlu dilakukan penarikan Dubes RI di Malaysia, Pramono mengatakan tidak perlu sampai melakukan hal itu. ‘’Kalau sampai penarikan dubes RI itu tak perlu, itu terlalu emosional,” katanya. Namun, tambah Pramono, dalam konteks diplomatik sekarang ini, pemerintah Indonesia harus bertindak lebih tegas. ‘’Yang penting kita harus buat langkah yang tegas bahwa RI tak bisa diremehkan oleh Malaysia,” kata Pramono. Secara terpisah, Wakil Ketua Komisi I DPR Hayono Isman meminta pemerintah Indonesia agar mendesak Malaysia segera meminta maaf atas berbagai pelanggaran yang mereka lakukan. ‘’Kita mendesak pemerintah Indonesia agar Malaysia segera minta maaf karena Malaysia telah melakukan tiga pelanggaran di wilayah Indonesia,” katanya. Kalau Malaysia tidak mau minta maaf, kata Hayono, itu sama artinya dengan negara tersebut tidak menghargai atau beritikad baik terhadap Indonesia. ‘’Tapi saya yakin Malaysia akan meminta maaf kepada rakyat Indonesia,” kata Hayono. Bila Malaysia tidak segera meminta maaf, kata Hayono, maka Malaysia justru akan merugi karena kemajuan Malaysia sangat bergantung pada Indonesia, terutama di sektor ekonomi. ‘’Akan rugi Malaysia kalau tidak menghargai Indonesia. Investasinya akan hancur,’’ ujar Hayono. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Jumat 27 Agustus 2010
2
Polisi Buru
K ilas
Pemasok Sabu Ibra
Gayus Mengaku Ditipu GAYUS HP Tambunan, terdakwa dugaan mafia pajak, mengaku selama ini merasa telah ditipu oleh pengacaranya, Haposan Hutagalung. Usai menjadi saksi dalam persidangan Syahril Djohan di PN Jaksel, kemarin, Gayus mengatakan, Haposan itu selalu jual nama dan pihak-pihak yang disebut belakangan membantah. Gayus mengaku memberikan uang untuk sejumlah pejabat tinggi di Mabes Polri agar perkaranya tidak berlanjut serta pemblokiran uangnya dicabut. Gayus memberikan uang itu melalui pengacaranya, Haposan Hutagalung. Gayus menambahkan fakta di lapangan ternyata atasan polisi itu, mengaku tidak menerima uang miliknya melalui Haposan. Sementara itu, terdakwa dugaan mafia pajak, Kompol Arafat, menyebutkan usulan penghilangan pasal pidana khusus berkas Gayus, berasal dari Jaksa Cirus Sinaga, Fadil Regan dan Poltak Manullang. Jaksa Fadil maunya dijerat pidana umum, padahal seharusnya dikenakan pasal korupsi. (ant)
Penjahat Akan Dilumpuhkan KAPOLDA Metro Jaya Irjen Pol Timur Pradopo memerintahkan anggotanya untuk segera melumpuhkan penjahat yang memegang senjata api. Jenderal polisi bintang dua itu juga menambahkan polisi harus mengambil tindakan tegas terhadap penjahat, termasuk menembak di tempat, apabila penjahat membahayakan masyarakat maupun aparat. Sebelumnya, para penjahat bersenjata api merampok tiga toko emas di Pasar Bukit Duri Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (6/8). Sindikat perampokan berjumlah 12 orang menyatroni tiga toko emas saat masyarakat menjalani shalat Jumat. Polda Metro Jaya telah menangkap 11 sindikat perampokan toko emas itu, termasuk pelaku utama, pelaku pembantu dan penadah. Sedangkan barang bukti yang disita polisi berupa 8,5 kilogram emas batangan hasil perampokan dari penadah dan tujuh pucuk senjata api. Polisi juga menyita 17 senpi lainnya. (ant)
Edmon Ilyas Batal Bersaksi BRIGJEN Pol Edmon Ilyas, mantan Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Polri tidak hadir di persidangan Kompol M Arafat untuk menjadi saksi perkara kasus mafia pajak. Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan terdakwa dugaan mafia pajak, Kompol M Arafat di PN Jaksel, kemarin. Penuntut umum dalam persidangan itu, hanya bisa menghadirkan enam dari tujuh saksi yang semula hendak dihadirkan. Jaksa Yuni Daru mengatakan, keenam saksi itu yakni, Kombes Pol Pambudi Pamungkas, Kombes Pol Wahyu Indra Pramugari, AKBP Mardiani, AKP Sri Sumartini, Kombes Pol Eko Budi Sampurna,dan Andre Maulindra (dari Hotel Sultan). Sementara itu, dalam kesaksian AKP Sri Sumartini, menyebutkan adanya peranan Jaksa Cirus Sinaga dan Fadil Regan dalam menangani kasus Gayus HP Tambunan, dan Sri mengatakan, kasus Gayus itu seharusnya masuk pidana khusus. (ant)
Suluh Indonesia/ant
TERORIS - Sejumlah terdakwa terorisme yang terkait dengan jaringan Aceh berbincang dengan penasehat hukum saat sidang dengan terdakwa Abu Rimba Cs di PN Jakbar, kemarin. Sebanyak 23 orang tersangka jaringan teroris Aceh mulai disidangkan secara terpisah.
Polda Metro Jaya Bekuk Pelaku
Hipnotis Asal Turki JAKARTA - Polda Metro Jaya membekuk dua pelaku hipnotis asal Turki yang menguras uang kasir salah satu waralaba di Lampung. ‘’Tersangka menggunakan kekuatan supranatural untuk membuat korban tidak sadarkan diri,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol. Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin. Kedua pelaku kebangsaan Turki itu bernama Yaman Alper alias Saeed Heidarriad beralamat di Istambul/Aksarray Joubisit Turki 11020 dan Meh-
met Sahin alamat Erzurum Merkez 603 Turki. Boy menuturkan kedua tersangka pelaku hipnotis diciduk di Hotel NAM Center Kemayoran, Jakpus, Kamis (26/8) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB. Tersangka melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan cara menghipnotis karyawan dan kasir minimarket Indomart di Jalan Soekarno-Hatta Kali Balo Kencana Sukabumi, Bandar Lampung, 11 Agustus 2010. Boy menjelaskan kedua ter-
sangka bersama dua perempuan lainnya yang masih buron menguras uang kasir Indomart senilai Rp1,6 juta setelah menghipnotis dengan cara menepuk bahu karyawan minimarket itu. ‘’Komplotan pelaku menyamar jadi pembeli dan menepuk bahu kasir hingga tidak sadar bahkan menuruti perintah tersangka,” ujar Boy. Polisi dapat membekuk pelaku hipnotis itu setelah mendapatkan laporan dari pemilik sewa kendaraan yang melihat tayangan televisi tentang be-
rita pelaku hipnotis. Para tersangka menyewa kendaraan untuk operasional melakukan tindakan pencurian melalui hipnotis, namun mobil sewaan itu tidak dikembalikan kepada pemiliknya. Boy menambahkan tersangka juga pernah terlibat pencurian uang di salah satu kafe di Hotel Oasis, Jakarta. ‘’Mereka biasa beroperasi di daerah Lampung, Jakarta dan Bandung sejak Februari 2010,” ucap Boy. (ant)
JAKARTA - Polisi hingga sekarang masih memburu pemasok sabu-sabu kepada Ibrahim Salahuddin alias Ibra Azhari (39), saudara kandung artis Ayu Azhari dan Sarah Azhari. ‘’Hingga saat ini, pemasok sabu-sabu Ibra masih kami buru. Dan, kami sudah mengidentifikasi dan mengantongi identitas pelaku,” kata Wakil Kepala Polres Jakbar AKBP Aan Suhanan di Mapolres Jakbar, kemarin. Aan Suhanan menjelaskan pemasok W yang mengirim sabu-sabu dari Jakarta kepada Ibra di Bali. ‘’Jaringannya Jakarta-Bali,” katanya. Ibra dibekuk anggota Satuan Narkoba Polres Jakbar di Seminyak, Kuta, Bali, bersama istrinya berinisial MA (39). Ibra membawa satu paket sabu-sabu 5 gram senilai Rp 9 juta. Paket barang terlarang itu dikirim melalui jasa titipan kilat dari Jakarta. Paket disembunyikan dalam buku tulis yang dilubangi sebesar 5x8 sentimeter. Paket ditujukan kepada Luthfie Amir, namun yang mengambil Ibra dan MA. Menurut Aan Suhanan, penangkapan Ibra berbeda dengan Revaldo, artis lain yang ditangkap Mapolres Jakbar beberapa waktu lalu terkait dengan kasus sabu-sabu. Polisi memang sudah lama mengintai Revaldo. Kalau Ibra, polisi tidak mengintainya. ‘’Kami tidak menyangka itu Ibra karena alamat dan nama tujuan pengiriman tidak atas nama dia,” kata Aan Suhanan. Ibra berstatus bebas bersyarat sejak 2009. Pada 2000, dia ditangkap dalam kasus narkoba. Tak lama setelah bebas bersyarat, pada 2003 dia dicokok lagi. Sekitar dua tahun kemudian, Ibra kedapatan mengonsumsi sabu di dalam sel. (ant)
Polda Tangani Kasus
Dandim Jakut Ajak
Pelecehan Paskibraka
Ormas Jaga Persatuan
JAKARTA - Polda Metro Jaya) menangani laporan Paskibraka yang diduga menjadi korban pelecehan seksual. ‘’Polisi sudah menerima laporannya, rencananya pekan akan memeriksa saksinya,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol. Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin. Boy menuturkan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menerima laporan dari salah satu orang tua anggota Paskibraka yang menjadi korban pelecehan seksual tersebut. Rencananya, penyidik akan memeriksa orang tua korban dan sejumlah saksi lainnya terkait dengan laporan dugaan pelanggaran Pasal 335 Kitab Undang-undang Hukum Pi-
dana (KUHP) tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan, Selasa (31/8). Sebelumnya, Kepala Unit PPA Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Murnila menyebutkan pihaknya sempat meminta klarifikasi terhadap sejumlah korban dan orang tua korban pelecehan seksual. Murnila menyebutkan jumlah korban dugaan pelecahan seksual mencapai 14 orang yang tercatat sebagai pelajar SMA yang berbeda. ‘’Tapi belum semuanya (korban) dimintai keterangan,” tuturnya. Informasi pelecehan seksual itu beredar setelah para anggota putri Paskibraka diduga mendapatkan tindak kekerasan dan pelecehan seksual dari seniornya saat di penampungan. (ant)
Polda Metro Jaya
Perlu Tambah Kamera JAKARTA - Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat mengatakan Direktorat Lalulintas Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya masih kekurangan kamera tersembunyi untuk memantau arus lalulintas. ‘’Hasilnya memuaskan tapi perlu penambahan untuk kamera pemantau lalulintasnya,” kata Ketua Komisi V DPR RI Yasti Soepredjo Mokoagow saat mengunjungi “Traffic Management Center’ (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya di Jakarta, kemarin. Yasti menjelaskan anggota perwakilan rakyat itu mendatangi TMC Ditlantas Polda Metro Jaya guna meninjau kesiapan polisi menghadapi arus mudik dan balik lebaran. Rombongan anggota DPR RI Bidang Perhubungan itu meninjau kapasitas dan fasilitas pendukung lainnya yang dimiliki polisi untuk mengamankan arus mudik dan balik lebaran. Yasti menyatakan pihaknya belum mendapatkan data lokasi pemasangan kamera tersembunyi itu. Namun, Polda Metro Jaya menginformasikan telah memasang 160 unit closed circuit television (CCTV) di DKI
Jakarta. ‘’Penambahan kameranya pada titik kemacetan dan ruas jalan rawan kecelakaan,” ujar Yasti. Penambahan kamera tersembunyi atau CCTV diperlukan di sepanjang jalur Panturadan Pantai Selatan terutama untuk keselamatan para pemudik. Yasti menambahkan wilayah Jakarta merupakan salah satu wilayah paling vital dalam kegiatan arus mudik, karena presentase pemudik ibukota merupakan yang tertinggi. Pos Pengawasan Sementara itu, Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan 10 pos pengawasan (check point) pada jalur mudik. ‘’Pos pengawasan itu untuk tempat kontrol ketertiban lalulintas bagi pemudik,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Condro Kirono. Pos pengawasan itu tersebar di wilayah hukum DKI Jakarta, meliputi Bekasi, Tangerang dan Depok atau seluruh kepolisian resor (polres). Selain itu, juga didirikan 90 pos pengamanan (pospam) mudik. (ant)
Suluh Indonesia/ant
BERAS GRATIS - Warga Kwitang mengantre untuk mendapatkan beras gratis yang dibagikan sebuah Toko Buku di Kwitang, Jakarta, kemarin. Sekitar 400 paket beras didistribusikan untuk warga kurang mampu.
JAKARTA - Komandan Distrik Militer (Kodim) 0502, Jakut Letkol Arm, Irman Jaya meminta segenap organisasi masyarakat dan kepemudaan yang tergabung dengan wadah KNPI Jakrta Utara, menjaga kesatuan dan persatuan. ‘’Saya berharap kepada kaum muda untuk menjaga persatuan dan kesatuan,” ujarnya usai buka puasa bersama dengan Ormas Kepemudaan dan para veteran di Jakut, kemarin. Dandim 0502, mengatakan, dengan kegiatan buka bersama adalah sebagai perwujudan kedekatan TNI dengan rakyat yang merupakan cerminan kemanunggalan kekuatan bangsa. Untuk itu, perlu adanya peran serta kepemudaan dan organisasi kemasyarakatan dalam menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). ‘’TNI saat ini selalu siap membantu masyarakat dalam setiap kondisi apapun untuk menjaga keamanan dan kenyamanan. Dan keberadaan pemuda serta masyarakat sangat berperan
dalam ikut bersama-sama menjaga kestabilan keamanan,” ujar Irman Jaya. Ia juga menambahkan, dalam momen bulan puasa ini mengajak seluruh jajarannya dan masyarakat untuk terus meningkatkan ketakwaan dan amal ibadah. ‘’Di bulan yang penuh rahmat ini mari kita harus terus meningkatkan amal dan ibadah guna memperkuat iman yang tentunya akan menjadi benteng dalam menjalankan tugas di tengah-tengah masyarakat,” katanya. Irman Jaya pun mengajak peran kepemudaan dalam menjaga terotorial dengan menggalakan potensi pemuda. “Saya minta kepemudaan di Jakarta Utara, yang tidak sepaham dengan pemerintah, jangan menekan dengan aksi. Namun harus dengan duduk bersama dengan pemerintah untuk mencari solusi,” tegasnya. Pada kesempatan itu juga diberikan bantuan berupa sembako dan uang tunai yang diberikan kepada 29 Warakauri, 11 anak yatim dan 4 orang anak cacat. ‘’Diharapkan bantuan ini bisa mengurai beban hidup mereka dalam momen bulan puasa ini,” katanya. (ant)
Polres Nyatakan
Ledakan Gas Oksigen Murni Kecelakaan PERISTIWA ledakan tabung gas oksigen yang terjadi di Jalan Raya Mindi Blok Y, No. 27, RT 13/8, Lagoa, Koja, Jakarta Utara, dinyatakan murni karena kecelakaan. Kasat Reskrim Polres Metro Jakut Kompol Susatyo Chondro Purnomo mengatakan, terlebih lagi satu jenazah yang belum terindentifikasi ternyata sang pemilik usaha pengisian gas Alwynsyah Gas, Abdul Rochim (28), yang dikenali melalui potongan kaki, kepala, dan kulit oleh keluarganya. Untuk itu, Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara minta agar pemerintah setempat seperti lurah dan camat melakukan pengawasan ketat terhadap usaha yang sama terlebih di lingkungan padat penduduk. Peristiwa ledakan di Koja
murni kecelakaan, apalagi, pemilik usaha tersebut juga tewas dalam insiden itu dan kini keluarganya sedang mengambil jenazah di RS Polri. ‘’Karena itu, kami mengimbau kepada warga untuk melaporkan pada instansi terkait jika ada usaha serupa di tempat tinggalnya. Begitu juga aparat kelurahan dan kecamatan untuk lebih melakukan pengawasan ketat jangan sampai ada korban lagi,” katanya. Ia menyatakan, sebelumnya Rabu (25/8) malam, petugas kembali menemukan dua potongan kaki yang ternyata dike-
nali istri dan kakak kembar Abdul Rochman, karena memiliki jempol besar merupakan ciri fisik Abdul Rochim. ‘’Setelah kejadian tersebut, sang pemilik usaha pengisian gas oxygen itu menghilang. Ternyata Abdul Rochim juga menjadi korban bersama karyawannya yang lebih dahulu dikenali bernama Andriansyah (21) asal Cilimus, Kuningan,’’ jelasnya. Korban Andriansyah ditemukan dalam kondisi hanya separuh badan yaitu tubuh bagian dari pinggang ke atas masih utuh. “Jenazanya juga dikenali oleh Abdul Rochman melalui rambut dan wajah korban,” terang Susatyo. Saat ini, sambungnya, polisi sudah memeriksa 10 saksi di lokasi kejadian dimana ketika itu, kedua korban sedang menu-
runkan 28 tabung gas oxygen untuk diisi ulang dan menyimpannya. Namun, tak disangka akibat kekuranghati-hatian regulator salah satu tabung rusak sehingga menimbulkan ledakan. ‘’Tiga tabung gas oxygen yang pecah sudah dibawa ke Puslabfor Polri untuk penyeledikan lebih lanjut,” katanya. Sementara keluarga korban juga sedang mengurus pengambilan jenazah Abdul Rochim dan Andriansyah dari RS Polri. Dan karena pemilik usaha distributor gas oxygen itu juga menjadi korban maka insiden itu murni kecelakaan. ‘’Tersangkanya juga samasama tewas di lokasi. Jadi ini murni kecelakaan,” tandasnya. Namun demikian, masih kata Susatyo, meminta lurah mau-
pun camat proaktif melakukan pengawasan terhadap usaha serupa khususnya di kawasan pemukiman padat karena berisiko besar. ‘’Kini, kami sedang berkordinasi dengan pemerintah setempat agar lebih ketat lagi melakukan pengawasan terhadap usaha ini, jangan sampai ada korban lagi,” tambahnya. Usaha tabung gas milik Rochim diketahui melayani penjualan dan pengisian Argon Acetyline, Elpiji Nitrogen, Freon dan Karbon Dioksida, yang sudah beroperasi sejak setahun lalu. Camat Koja, M. Fiskal, mengaku, sudah memerintahkan seluruh jajaran lurah di wilayahnya untuk melakukan pendataan terhadap usaha serupa di kawasannya. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Jumat 27 Agustus 2010
3
Perhatian Daerah Perbatasan
Belum Maksimal
Suluh Indonesia/ant
ANTI MALAYSIA - Pendemo yang berasal dari Forum Kebangsaan Indonesia membakar bendera malaysia saat melakukan aksi demo di depan halaman Kedubes Malaysia di Kuningan, Jakarta, kemarin.
PBB-Kemenkes Khawatir
Kasus HIV/AIDS Naik JAKARTA - Kementerian Kesehatan dan PBB serta Komisi Penanggulangan AIDS Nasional mengadakan pertemuan untuk membahas peningkatan kasus HIV/AIDS di Indonesia HIV/AIDS pada 30 Agustus 2010 di Jakarta. Kasus HIV/AIDS di Indonesia harus ditanggapi secara serius, karena jumlah penderita terus meningkat dari tahun ke tahun. Data Kementerian Kesehatan per Juni 2010 menunjukkan jumlah penderita HIV/ AIDS mencapai 21.770 orang meningkat dibanding 2.000 hanya sekitar 607 orang.
Berdasarkan jenis transmisi penularan sebanyak 10.722 kasus melalui heteroseksual, 718 kasus melalui homobiseksual, 8.786 kasus melalui penasun (pengguna narkoba suntik), 20 kasus melalui transmisi darah, 587 kasus transisi perinatal dan 937 kasus tidak diketahui. Program Harm Reduction menjadi salah satu kebijakan yang dipilih oleh pemerintah untuk mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan epidemi HIV/AIDS di kalangan masyarakat. Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Aziz di Jakarta,
Kamis mengatakan, peran sosial dan ekonomi seringkali menjadi penyebab utama munculnya kasus AIDS di Indonesia. ‘’Rendahnya kemampuan perekonomian masyarakat pedesaan dan ketimpangan gender menyebabkan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat dan berujung pada keterbatasan terhadap akses informasi publik,” katanya. Oleh karena itu, lanjut Harry Azhar, anggaran negara terutama dibidang kesehatan harus digunakan seoptimal mungkin terutama dalam sosialisasi mengenai AIDS. (ant)
BOS Disalurkan Lewat APBD JAKARTA - Pemerintah mulai tahun depan akan menyalurkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk tingkat SD/MI dan SMP/MTs langsung masuk ke dalam APBD masing-masing kabupaten/ kota sebagai Dana Transfer Daerah. Dengan demikian tidak lagi melalui dana dekonsentrasi seperti yang selama ini dilakukan. ‘’Penyaluran langsung dana BOS ke rekening kabupaten/kota bertujuan untuk memangkas jalur birokrasi sehingga pencairan dana ke sekolah dapat dilakukan lebih cepat,” kata Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendiknas Didik Suhardi Jakarta, kemarin. Pemerintah, katanya, men-
coba membuat aturan agar minimal hingga paling lambat pada hari ketujuh pada triwulan pertama dana itu sudah bisa dicairkan sekolah. Selama ini, penyaluran dana BOS oleh Kementerian Keuangan dimasukan ke dalam rekening provinsi kemudian disalurkan ke rekening peme-
rintah kabupaten/kota, selanjutnya dicairkan ke sekolahsekolah yang dinilai menjadi salah satu penyebab terjadinya keterlambatan pencairan dana yang diterima sekolah. ‘’Dengan model transfer daerah ini uangnya langsung masuk dan proses penyalurannya dipercepat,’’ katanya. (son)
JAKARTA - DPD menyatakan, belum melihat upaya maksimal pemerintah untuk membangun daerah perbatasan serta menjadikan daerah tersebut sebagai halaman depan RI. ‘’Dalam kaitan dengan keadilan belum terdapat sistim alokasi dana dan alokasi perhatian terhadap daerah miskin, daerah terisolir, dan daerah perbatasan untuk memperoleh kesamaan derajat dan martabat dengan daerah lain di Indonesia,” kata Ketua Komite IV DPD John Pieris di Gedung DPD Jakarta, kemarin. Dana transfer ke daerah,
ujar wakil Maluku itu, hingga saat ini ternyata tidak mengalami kemajuan, baik dalam jumlah dan mutunya, maupun dengan efektivitas pelaksanaannya. Dana transfer ke daerah dinilai belum berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah, terutama di kawasan Timur Indonesia, daerah perbatasan, dan daerah-daerah miskin. Karena itu, DPD RI mendesak pemerintah untuk mengalokasikan anggaran khusus pembangunan perbatasan dan memaksimalkan peran dan fungsi Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dalam rangka mengurangi
ketimpangan kesejahteraan masyarakat perbatasan dengan masyarakat di daerah lain di Indonesia. Pada bagian lain, John Pieris mengatakan bahwa RUU APBN dan nota keuangan yang telah disampaikan Presiden kepada DPR dan DPD masih perlu penajaman kebijakan dan program pembangunan berikut pelaksanaannya, terutama yang menyangkut penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak dasar rakyat. ‘’Penajaman itu juga harus lebih terfokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat dan percepatan pembangunan di daerah, terutama di
daerah tertinggal di kawasan timur,” ujarnya. Lebih lanjut Pieris mengatakan, masalah kemiskinan belum dilihat sebagai kegagalan pemenuhan hak-hak dasar dan perbedaan perlakuan bagi seseorang atau sekelompok orang, laki-laki dan perempuan, dalam menjalani kehidupan secara bermartabat. Menurut dia, kemiskinan tidak dapat dilihat hanya dari tingkat pendapatan yang rendah, tetapi lebih banyak disebabkan oleh ketiadaan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan sumber penghidupan yang layak, termasuk layanan publik yang memadai. (ant)
Parameter Raih Adipura Ditambah JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup menambah dua parameter untuk perolehan penghargaan Adipura sehingga akan semakin kompetitif untuk 2011. ‘’Kita tambah dua parameter yaitu pengendalian pencemaran air dan pencemaran udara. Dengan penambahan ini harapan kita akan lebih kompetitif,” kata Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad
Hatta di Jakarta, kemarin. Penambahan parameter perolehan Adipura, menurut Gusti M Hatta untuk pencapaian CoBenefit pada 2015-2019 menuju Eco-city pada 2020. “Jadi sangat memungkinkan bahwa peraih penghargaan Adipura tidak sebanyak periode sebelumnya,” katanya. Sebelumnya, program Adipura fokus pada masalah kebersihan terutama pengelolaan sampah dan ruang terbuka
hijau namun ke depan mulai 2010-2014 direvitalisasi dengan mengukur pencemaran air dan udara. Untuk pengendalian pencemaran air dengan memantau kebersihan badan air dari sampah serta pemantauan kualitas air. Pengendalian kualitas air pada awalnya akan fokus pada gerakan yang dilakukan masyarakat untuk menjaga air di lingkungannya bersih dari pencemaran bukan pada
kualitatif. Sedangkan pengendalian pencemaran udara dengan mengetahui sejauh mana pemerintah daerah melakukan uji emisi kendaraan bermotor, penetapan Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK). Menurut Deputi KLH bidang Tata Lingkungan, Hermin Rosita, revitalisasi program Adipura juga akan mengikutsertakan peran masyarakat. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Jumat 27 Agustus 2010
4
Terminal
L intas
Uji Emisi
2.743 Mahasiswa UI Diwisuda UI mewisuda 2.743 mahasiswa yang dipimpin oleh Rektor UI Gumilar R Somantri di Gedung Balairung UI Depok, kemarin. Seluruh mahasiswa yang diwisuda terdiri atas 1.519 wisudawan program vokasi dan 1.224 wisudawan program sarjana ekstensi. “Kepala Kantor Komunikasi UI Vishnu Juwono IPK tertinggi untuk program sarjana ekstensi diraih oleh Abdul Musawir dari program sarjana ekstensi Ilmu Hukum dengan IPK 3,63. Sedangkan predikat lulusan termuda program vokasi diraih oleh Prita Raska dari program studi Administrasi Perkantoran dan Sekretaris. Mahasiswa baru UI yang diterima pada tahun akademik 2009/2010 adalah 1.224 orang untuk program sarjana ekstensi dan 1.519 mahasiswa program vokasi. Sedangkan pada semester genap, UI akan meluluskan 8.426 wisudawan terdiri dari 2.464 program sarjana reguler, 77 program sarjana kelas internasional, serta 842 program profesi, 217 program spesialis, 1.997 program magister dan 86 program doktor. Pada semester genap tahun ini, UI akan menyelenggarakan tiga kali penyelenggaraan upacara wisuda. (rin)
Omzet Pegadaian Naik OMZET Kantor Pegadaian Pasar Mawar, Kota Bogormeningkat hingga 10 persen selama Ramadhan 1431 Hijriah dibanding bulan biasa. Pemimpin Kantor Cabang Pegadaian Pasar Mawar Kota Bogor Eddy Martono di Bogor, kemarin mengatakan, omzet pegadaian pada Ramadhan selalu mengalami peningkatan dibandingkan bulan-bulan biasa. Menurut dia, omzet Pegadaian Cabang Pasar Mawar pada 1 hingga 26 Juli mencapai Rp 4,879 miliar. Edy menambahkan, mulai 1 hingga 26 Agustus omzet Pegadaian Cabang Pasar Mawar mencapai Rp 5,4 miliar. Total kenaikan omzet yaitu sekitar 10 persen. Peningkatan omzet Pegadaian Cabang Pasar Mawar sepanjang Ramadhan dipengaruhi oleh peningkatan kebutuhan masyarakat. Saat Ramadhan aktivitas pinjam meminjam dan transaksi mengalami lonjakan tajam dibandingkan bulan-bulan lainnya. Barang yang digadaikan bervariasi yaitu emas dan berbagai barang elektronik. Hingga lebaran nanti akan terjadi peningkatan.(ant)
Becakayu Dibangun 2012 DINAS Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi menegaskan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), kemungkinan baru akan dibangun pada 2012 terkait masalah pendanaan dan investor yang akan melanjutkan pembangunan ruas jalan tersebut. Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi, Agus Sofyan mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa dengan akan dilanjutkannya tol Becakayu tersebut termasuk rencana membuat jalur busway ke Bekasi di sisi selatan Kalimalang. Ia menyatakan, jalur tol tersebut akan sangat membantu mobilitas warga masyarakat Kota Bekasi ke berbagai tujuan di Jabodetabek namun pembangunan jalan yang sudah dirintis sejak 1995 itu tak kunjung diselesaikan. Agus menyatakan, berkeinginan memanfaatkan lahan pengairan di sisi selatan Kalimalang yang melewati jalan inspeksi, tapi tidak diizinkan sehubungan akan dilanjutkannya jalur tersebut. Jalur tol Becakayu yang melewati wilayah Bekasi panjangnya meliputi 10 Km mulai dari Sumber Arta, Caman hingga Kampung Cerewet. (ant)
140 Relawan
Alihkan Dukungan TANGERANG - Sebanyak 140 relawan pendukung calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan Achmad Suwandhi, Muhammad, dan Iskandar mengalihkan dukungannya kepada pasangan, Arsid dan Andre (AA). Ketua Tim Pemenangan Pasangan AA, Suryadi mengatakan di Tangerang, kemarin, pengalihan dukungan relawan sudah melalui hasil komunikasi dan pembahasan mendalam. ‘’Kami mengharapkan ke depannya tidak ada lagi kesalahpahaman mengenai program yang akan dijalankan,’’ kata Suryadi. Tak hanya itu saja, relawan Tiga Sekawan (Achmad Suwandi, Muhammad, dan Iskandar) juga akan berkolaborasi dengan relawan pasangan AA yang sudah terbentuk lebih awal sehingga saat pemilihan tanggal 13 November lebih siap. ‘’Semoga dengan adan-
ya tambahan relawan dari pasangan lainnya yang tidak maju dalam Pilkada Tangerang Selatan, kemenangan saat pemungutan suara nanti dapat diraih,” ujar dia lagi. Sementara itu, calon Wali Kota Tangerang Selatan, Arsid menuturkan, dukungan dari Relawan Tiga Sekawan tidak pernah diduga sebelumnya. Apalagi, basis masa dari ketiga calon sangat besar di masing-masing kecamatan. Sehingga, dengan bergabungnya relawan dari ketiga pasangan tersebut, diharapkan nantinya masyarakat Tangerang Selatan dapat memberikan suaranya dalam pemilihan untuk memanangkan pasangan AA dalam Pilkada Tangerang Selatan. ‘’Saya tidak menyangka dengan bergabungnya Relawan Tiga Sekawan ini. Karena, dukungan ini merupakan suara warga Tangsel,” ujarnya. (ant)
Suluh Indonesia/bas
LONGSOR - Tebing setinggi 25 meter di Kampung Sindangsari RT04/07 Kota Bogor, kemarin longsor. Tiga orang tewas dan satu orang kritis saat tanah longsor menimpa lima rumah di pemukiman padat penduduk saat hujan deras melanda Kota Bogor.
Tertimbun Longsor
Tiga Orang Tewas BOGOR - Hujan deras yang terjadi di Bogor mengakibatkan tebing setinggi 30 meter di Kampung Sindang Sari RT04/RW07, Kelurahan Kebon Kelapa, Kec.Bogor Tengah, Kota Bogor longsor. Dalam musibah ini tiga orang warga dalam satu keluarga tewas tertimbun longsor. Longsor tersebut juga mengakibatkan enam kepala keluarga di wilayah itu harus kehilangan tempat tinggal dan terpaksa diungsikan. Ketiga korban tewas masing masing diketahui bernama Anisa (4), Nano (37) dan
H. Mumuh (62). Ketiga korban, kemarin pagi telah dimakamkan di lokasi TPU Kebon Kelapa yang berjarak 500 Km dari lokasi longsor. Ny. Mimin (36), salah satu saksi mata yang juga korban selamat dalam musibah longsor tersebut menceritakan, musibah longsor yang menghancurkan rumahnya itu terjadi sekitar pukul 20.30WIB. Saat kejadian dirinya bersama sang suami sedang berada di dalam rumah. ‘’Waktu itu hujan gede dari Mahrib. Saya kebetulan lagi di dapur untuk mengambil air, tiba-tiba ada seuara gemu-
ruh seperti petir besar yang langsung menghantam rumah saya. Alhamdulillah saya berhasil selamat karena ditarik keluar oleh suami saya,” ujar Mimin, penuh sukur. Musibah longsor malam itu langsung mengemparkan warga. Dimana lokasi longsor itu sendiri merupakan daerah pemukiman padat penduduk, sehingga dikawatirkan banyak korban jiwa. “Sulitnya medan , dengan begitu minimnya peralatan yang bisa kami gunakan membuat proses efakuasi terhadap korban berjalan lambat,” kata Maman. (bas)
Korban Longsor Terlantar BOGOR - Harapan warga khsunya para korban untuk mendapatkan pertolongan medis secara cepat di rumah sakit Karya Bhakti Kota Bogor sempat kandas karena mereka harus menelan kenyataan pahit lantaran sempat diperlakukan kurang sepantasnya oleh petugas rumah sakit bersangkuitan. Menurut keluarga korban perlakukan kurang manusiawi itu terjadi pada saat petugas rumah sakit masih terus ngotot mempertanyakan soal uang dan jaminan bagi para korban yang akan mereka tangni. ‘’Kami kecewa dengan pelayanan rumah sakit Karya Bhakti terhadap orang
miskin. Bayangkan, kami ini korban bencana alam saja, mereka masih berani mempersoalkan prihal jaminan korban apalgi kalau orang miskin yang sakit bisa dan membutuhkan dokter. Di satu sisi kami melihat korban sendiri sedang sekarat, tapi mereka masih bisa cuek,” sesal Iwan, keluarga korban yang nekat mengadukan hal tersebut kepada Pemkot Bogor. Atas keberanian pihak keluarga yang berani melaporkan tindakan petugas rumah sakit itu akhirnya Camat dan lurah setempat harus turun langsung ke rumah sakit untuk menagani persoalan tersebut. “Nah setelah pak Camat dan
Lurah datang mereka baru mulai sibuk dan mau menangani korban,” sesal mereka. Terkait persoalan tersebut, Wakil Walikota Bogor, H. Ahmat Ru’yat menagku telah menginstruksikan agar semua jajaran terkait, untuk memberikan bantuan tangap darurat secara maksimal terkait musibah longsor ini. Jadi tidak ada alasan lagi bagi rumah sakit untuk tidak membantu para korban,” tegas Ru’yat. Sementara itu, Lurah Kebun Kelapa Deni Afriantara mengatakan, ada lima rumah warga yang terkena longsor, satu diantaranya rata dengan tanah, satu hancur bagian dapurnya. (bas)
Walikota Imbau
THR Segera Dibayar DEPOK - Sebanyak 490 perusahaan di Depok wajib membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan. Jika ketentuan tersebut dilanggar maka perusahaan akan dikenakan denda. Pembayaran dilakukan pada H-7 lebaran. ‘’Imbauan tersebut berdasarkan surat edaran Walikota Depok dengan acuan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No 4 tahun 1999. Perusahaan wajib membayar tunjangan karyawan mpada H-7 lebaran,” kata Kadis Tenaga Kerja dan Sosial kota Depok Abdul Harris di Depok, kemarin. Mengenai denda yang harus dibayar, kata Harris, perusahaan akan dikenakan sebesar lima persen dari jumlah THR yang dibayarkan. Ditambah lagi, ujar Harris, denda tersebut dihitung per hari dari jangka waktu ketentuan pembayaran. Artinya, jika telah dua hari, maka perusahaan harus membayar lima persen per harinya.
‘’Denda tersebut dibayarkan kepada karyawan yang bersangkutan ditambah dengan THR,” tandasnya. Mengenai ketentuan denda, ujar Harris, diatur dalam Permen Tenaga Kerja dan Transmigrasi No 4 tahun 1999. Jadi, lanjut Harris, perusahaan harus membayarkan THR dan dendanya kepada karyawan. ‘’Dendanya ya langsung dibayarkan ke karyawan,” imbuhnya. Harris menjelaskan, mengenai sosialisasi surat edaran tersebut telah disebarkan ke ratusan perusahaan di Depok. Kebanyakan perusahaan yang ada di Depok, ujarnya, didominasi oleh perusahaan yang bergerak di bidang jasa dan perdagangan. “Selain itu juga ada perusahaan garment yang ada di Depok,” imbuhnya. Ketentuan pembayaran THR, ujar Harris bertujuan agar karyawan Depok dapat merayakan hari raya lebaran bersama keluarganya. (rin)
Suluh Indonesiaade
MUDIK - Sejumlah anggota polisi melakukan aksi simpati dengan membagikan Peta Resmi Jalur Mudik Lebaran 2010 yang memuat peta rute jalur utama mudik di Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera.
CIKARANG - Kepala UPTD Terminal Cikarang, Kabupaten Bekasi Ramdani Aris mengatakan, pihaknya akan menggelar uji emisi armada pengangkut mudik Lebaran guna memastikan keselamatan penumpang. ‘’Untuk memberi kenyamanan dan keamanan selama arus mudik, Terminal Cikarang berencana melakukan uji emisi angkutan Lebaran,’’ katanya di Cikarang, kemarin. Menurut Ramdani, kegiatan tersebut akan melibatkan pihak terkait dari Dishub, Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda), dan Sekolah Teknik Transportasi Darat (STTD) Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut, kata Ramdani, termasuk uji kelayakan kendaraan mulai suku cadang, ban, rem hingga alat penerangan. Pihaknya tidak segan akan membatalkan pemberangkatran armada bila terbukti kendaraan tersebut belum laik jalan karena tidak memenuhi persyaratan. ‘’Jika teguran kita tidak dilaksanakan, kita akan lakukan tilang,’’ jelas Ramadani. (ant)
Sungai Meluap
Ribuan Buku Rusak BOGOR - Meluapnya Sungai Gardu di Bubulak, Kota Bogor, Jabar mengakibatkan ribuan buku milik Sekolah Islam Terpadu Aliya di Bubulak, termasuk bukubuku bantuan operasional sekolah (BOS) rusak dan sebagian pagar sekolah roboh. ‘’Buku-buku ini sudah rusak. Karena ini buku BOS, kami harus membuat laporan kepada Dinas Pendidikan bahwa buku-buku tersebut rusak karena banjir. Tidak ada penggantian, tapi setiap tahun kami harus membuat laporan penggunaan dana BOS,” kata Kepala Sekolah SIT Aliya, Dian Wulandari di Bogor, kemarin. Ia menjelaskan, arsip-arsip sekolah yang berada di ruang tata usaha, termasuk beberapa rapor siswa juga rusak terendam banjir. Kencangnya arus sungai juga membuat dua sepeda motor milik guru yang diparkir hanyut terbawa arus hingga sekitar 20 meter. Namun peralatan di ruang
kelas dan audio video tidak terganggu karena berada di lantai dua gedung sekolah. Peristiwa meluapnya sungai yang merupakan anak Sungai Cisadane tersebut terjadi pada Rabu (25/8) malam pukul 21.00 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah Kota Bogor. ‘’Air masuk sekitar pukul 21.00 WIB hingga setinggi leher orang dewasa dan surut dengan cepat pada pukul 23.00 WIB,” kata Ketua Yayasan, Trisiladi. Pada peristiwa tersebut, hanya gedung sekolah tersebut yang terendam, sementara rumah-rumah yang berlokasi di belakang sekolah selamat karena posisinya lebih tinggi. Hingga Kamis siang, karyawan dan guru-guru sekolah tersebut masih sibuk membersihkan lumpur dan menjemur buku-buku yang masih bisa diselamatkan. Sedangkan pagar yang roboh sudah terpasang kembali. (ant)
Ketua DPRD Jabar :
Awasi Aliran Bansos DEPOK - Kasus bantuan sosial (bansos) pemerintah provinsi Jabar ke pemerintah kota Depok mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Tak terkecuali oleh Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanegara. Untuk itu dirinya berjanji akan mengawasi secara ketat penyaluran bantuan sosial (bansos) ke Kota Depok tahun 2010. Pasalnya, Irfan tidak menginginkan penyaluran bansos menjadi tidak tepat sasaran. ‘’Apalagi sampai dipergunakan untuk kepentingan pemilihan umum kepala daerah (Pilkada),” kata Irfan saat melakukan reses II tahun 2010 di kantor Kecamatan Bojongsari Depok, kemarin. Irfan mengatakan, akan melakukan pengawasan penyaluran bansos 2010. ‘’Jangan sampai dana untuk kepentingan masyarakat dipergunakan untuk kepentingan pilkada,” tegasnya. Ia menuturkan, Depok mendapat bantuan dari provin-
si Jabar mencapai Rp 43 miliar. Bantuan tersebut dipergunakan untuk kebutuhan sosial, ekonomi, infrastruktur, dan kebutuhan lainnya. ‘’Hanya saja, untuk tahun ini besaran bantuan diploting dalam paketpaket kecil sebanyak Rp50 juta,” ujarnya. Irfan menjelaskan, penyelenggara pemerintahan tingkat kota harus lebih berhati-hati dalam menyalurkan dana bantuan provinsi tersebut. Dana tersebut, ujarnya digunakan untuk kepentingan warga Depok. ‘’Jangan sampai ada dana bantuan provinsi dipergunakan untuk kepentingan politis,” ujarnya mengingatkan. Sementara itu, Ketua DPRD Kota Depok Rintis Yanto mengatakan, pengawasan bansos tahun 2010 dilakukan secara ketat. Tujuannya agar tidak ada lagi dugaan penyelewengan dana bansos. ‘’Di kantor saya banyak proposal bansos. Namun, tidak semuanya kita setujui,’’ tegasnya. (rin)
Dompet Dhuafa Dorong Wajar di Bogor DOMPET Dhuafa bertekad membantu pengembangan pendidikan Kabupaten Bogor, Jabar. Pengembangan tersebut mencakup rehabilitasi bangunan sekolah, peningkatan mutu tenaga pendidik dan pemberian beasiswa kepada siswa berprestasi dari kalangan keluarga lemah ekonomi. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bogor, Yosef Hernawan di Cibinong, kemarin mengatakan, komitmen Dompet Dhuafa Republika dibubuhkan dalam bentuk penandatangan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor
di Cibinong. ‘’Pemkab Bogor dan Dompet Dhuafa Republika sepakat bekerjasama untuk meningkatkan pengembangan pendidikan di Kabupaten Bogor,” ujar Yosef. Pendatanganan kerjasama tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Karyawan Faturrach-
man mewakili Pemkab Bogor dan Ismail A Said dari Dompet Dhuafa Republika yang dilangsungkan di ruang kerja wakil bupati, perkantoran Pemkab Bogor, Cibinong. Wakil Bupati Karyawan Faturrachman mengatakan, pihaknya menyambut baik komitmen yang dibubuhkan oleh Yayasan Dompet Dhuafa Republika. ‘’Partisipasi yang ditunjukkan Yayasan Dompet Dhuafa Republika sebagai hal yang sangat positif bagi pengembangan pendidikan Kabupaten Bogor ke
depan,” ujar wakil bupati. Wajar Dikdas Menurutnya, kerjasama tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat gerakan yang tengah diupayakan Pemkab Bogor dalam mengembangkan pendidikan, yang ditandai dengan penggalakan wajib belajar pendidikan dasar (Wajar Dikdas) sembilan tahun. Wabup meyakini bila gerakan wajar dikdas sembilan tahun berjalan sukses, beban Pemkab Bogor dalam membenahi sekor pendidikan akan
semakin berkurang. Presiden Direktur Yayasan Dompet Dhuafa Republika Ismail A Said mengemukakan, pengembangan bidang pendidikan harus menjadi prioritas utama pembangunan Kabupaten Bogor. Apalagi saat ini masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan akses pendidikan dengan baik. Ismail berharap, kerjasama antara Dimpet Dhuafa Republika dengan Pemkab Bogor dapat mendorong pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan di Bogor. (ant)
pini F OKUS Gangguan Malaysia dan Pembangunan Dalam Negeri DA dugaan bahwa segala sengketa dan ketegangan antara Indonesia dengan Malaysia memang merupakan satu kebijaksanaan politik dari negara tersebut dengan tujuan ganda. Ke dalam, gangguan itu akan mampu meningkatkan citra negara di dalam negeri, bahwa Malaysia adalah negara pemberani dan tegas, tidak takut berhadapan dengan tetangganya yang demikian besar. Ke luar untuk mencari titik celah mengganggu konsentrasi pembangunan negara tetangga sehingga laju perkembangan Malaysia tidak terganggu. Jika dugaan ini benar, maka seharusnya Indonesia waspada dan tidak boleh terpancing dengan berbagai provokasi yang dilakukan. Cara pandang seperti ini perlu juga dilihat dari berbagai cara pandang yang ada. Sebelumnya, selalu disalahkan bahwa kelemahan angkatan laut Indonesialah yang membuat negara tetangga itu demikian berani. Meski hal ini mungkin saja menjadi salah satu pertimbangan, tetapi harus juga dilihat bagaimana arah kebijakan politik Malaysia. Sepanjang kita lihat, sejak keberhasilan negara itu memiliki Pulau Sipadan dan Ligitan tahun 2002, kepercayaan diri negara tersebut semakin menjadi-jadi dan gangguan yang dilakukannya semakin terpola. Setiap tahun selalu saja terjadi singgungan antara Malaysia dan Indonesia, entah perlakuan terhadap TKI, pelanggaran perbatasan atau penangkapan nelayan. Jika memang benar mereka melakukan tindakan demikian demi mengganggu konsentrasi pembangunan yang dilakukan Indonesia, maka ada alasan bagi Indonesia untuk tidak menyikapi persoalan-persoalan yang ditimbulkan itu secara besar-besaran. Konsentrasi pada pembangunan bisa dilakukan dengan memperkecil konsentrasi konflik internal yang ada. Selama ini, sektor yang paling banyak mengganggu pembangunan adalah korupsi, kolusi dan nepotisme. Dengan begitu, pemerintah harus konsentrasi terhadap pemberantasan korupsi. Untuk konsentrasi di bidang ini, aparat hukum harus diperkuat agar tidak terjadi tebang pilih dalam pemberantasan korupsi. Jalur kebijakan pemerintah untuk memberantas korupsi telah benar. Hanya mekanismenya yang perlu diperbaiki. Gangguan kedua yang juga bisa merusak konsentrasi pembangunan adalah terorisme. Pemerintah, sekali lagi telah berada di dalam jalur untuk pemberantasana teroris dengan keberhasilan-keberhasilannya dalam melakukan pengepungan. Tetapi yang perlu dicurigai adalah adanya aksi-aksi kekerasan seperti perampokan besar-besaran yang terjadi belakangan ini. Banyak yang menduga bahwa perampokan besar-besaran tersebut dilakukan oleh komplotan teroris untuk membiayai operasinya. Sekali lagi, pemerintah harus secara berani melakukan tindakan terhadap fenomena ini. Gangguan ketiga yang tidak bisa dilepaskan adalah konflik antar politisi. Sering kita lihat politisi kita gontok-gontokan, saling lempar isu yang kontroversial sehingga membuat kejutan-kejutan dalam kehidupan politik Indonesia. Bukan tidak mungkin guncangan politik itu juga akan mampu memberikan gangguan terhadap laju pembangunan kita. Maka para politisi kita harus berupaya meminimalkan konflik dan mengedepankan kepentingan nasional. Kita berharap, dengan keberhasilan menekan gangguan pembangunan di dalam negeri, segala gangguan dari luar, termasuk dari Malaysia akan mampu kita redam. Bukan berarti mendiamkan setiap gangguan tersebut. Kita harus mampu secara proporsional memberikan tanggung jawab untuk menangani gangguan ini. Tidak usah seluruh sektor bergerak untuk menangani gangguan dari negara tetangga. ***
A
Bang D
el
Buktikan pembahasan RUU TPPU ada suap
Angin hanya bisa dirasa ...
Suluh Indonesia, Jumat 27 Agustus 2010
5
Pengelolaan Dana BOS Dilimpahkan ke Daerah PRESIDEN SBY dalam pidato kenegaraan penyampaian RAPBN tahun 20011 beberapa waktu lalu menyatakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) termasuk dalam anggaran transfer daerah. Ini berarti, penyaluran dana BOS mulai tahun 2011 akan dilakukan langsung ke daerah kabupaten/ kota tanpa melalui Kementerian Pendidikan Nasional. Persoalan yang perlu diantisipasi oleh pemerintah kabupaten/kota adalah menyiapkan aparatur pemerintah yang mempunyai kapasitas dan kompeten dalam pengelolaan dana BOS, agar tidak terjadi keterlambatan dalam proses pencairan dan dana BOS dapat diterima tepat waktu oleh sekolah. Upaya pemerintah untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dilakukan melalui program Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Program yang digulirkan sejak 2005 bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu. Program BOS ke depan diharapkan berkontribusi besar dalam peningkatan mutu pendidikan dasar. Selama ini di masyarakat berkembang opini bahwa dengan adanya program BOS, segala biaya pendidikan menjadi gratis. Hal ini tidaklah benar semuanya, karena sesungguhnya selain biaya operasional sekolah masih ada biaya-biaya lain yang mesti dikeluarkan dalam rangka penyelenggaraan pendidikan. Sebagaimana tertuang dalam PP Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan, pendanaan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat. Kebijakan Dana BOS Mulai tahun 2011 pemerintah mengambil kebijakan strategis dalam rangka penyaluran dana BOS. Sebagaimana diungkapkan Presiden SBY dalam pidato kenegaraan penyampaian RAPBN tahun 20011 beberapa waktu lalu bahwa dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) termasuk dalam anggaran transfer daerah. Ini berarti, penyaluran dana BOS mulai tahun 2011 akan dilakukan langsung ke daerah kabupaten/kota tanpa melalui Kementerian Pendidikan Nasional. Selama ini, pos anggaran dana BOS berada di Kementerian Pendidikan Nasional. Namun, mulai tahun anggaran 2011, pos anggaran dana BOS tidak lagi berada di Kemendiknas, tetapi akan langsung berada di APBD Kabupaten/Kota dalam bentuk DAU/DAK. Kebijakan pemerintah pusat ini seyogianya dipandang sebagai upaya pemenuhan janji-janji pemerintah dalam rangka desentralisasi pendidikan. Di sisi lain keputusan pemerintah itu dinilai sangat dilematis jika hanya dikaitkan dengan otonomi daerah dan birokrasi. Permasalahan paling mendasar pada dana BOS adalah kecilnya jumlah dana yang disediakan pemerintah. Sesungguhnya dana BOS yang diterima masing-masing sekolah masih jauh dari kebutuhan minimal untuk terselenggaranya proses pendidikan yang bermutu. Pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota diminta untuk ikut bertang-
Oleh : I Made Suarta* gung jawab dalam hal pembiayaan pendidikan, apakah itu dalam bentuk BOSDA, BOP, BOPDA atau apapun namanya, yang penting harus disiapkan oleh pemerintah daerah sebagai dana pendamping BOS. Beberapa pemerintah kabupaten/kota memang sudah ada yang menganggarkan dana pendamping BOS, namun tidak sedikit juga yang belum sama sekali menganggarkan. Selama ini besaran dana BOS yang diterima oleh masing-masing sekolah dihitung berdasarkan jumlah siswa. Bagi sekolah-sekolah yang jumlah siswanya besar, tentu akan menerima dana BOS dalam jumlah banyak. Sementara untuk
adanya komponen biaya tetap dalam penyelenggaraan oprasional pendidikan.
sekolah yang jumlah siswanya sedikit, akan menerima dana BOS dalam jumlah yang sedikit juga. Beberapa sekolah, terutama sekolah dengan jumlah siswa sedikit memandang ini sebagai sebuah ketidakadilan. Karena, sesungguhnya ada biaya-biaya tetap yang mesti dipenuhi sekolah dalam rangka penyelenggaraan operasional pendidikan. Biaya-biaya tetap ini apabila dikonversi ke dalam satuan jumlah siswa, tentu jumlah dana BOS yang diterima sekolah masih sangat minim. Persoalan ini perlu dicermati oleh pemerintah kabupaten/kota dalam merancang besaran dana pendamping BOS. Besaran dana pendamping BOS agar tidak semata-mata dihitung berdasarkan jumlah siswa, tetapi juga mempertimbangkan aspek-aspek lain seperti
Maret, April-Juni, Juli-September dan Oktober-Desember. Penyaluran diharapkan dilakukan di bulan pertama setiap triwulan. Kenyataannya tidaklah berjalan sebagaimana direncanakan. Keterlambatan lebih sering terjadi ketika awal tahun anggaran serta awal tahun ajaran. Dan, persoalan keterlambatan ini menjadi persoalan klasik yang terjadi setiap tahun. Pengelolaan dana BOS di daerah perlu diantisipasi oleh pemerintah kabupaten/kota, agar persoalan-persoalan klasik di atas tidak terulang. Sedini mungkin pemerintah kabupaten/kota perlu menyiapkan aparatur pemerintah yang mempunyai kapasitas dan kompeten dalam pengelolaan dana BOS agar tidak terjadi keterlambatan dalam proses pencairan dan
Implikasi di Daerah Pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) mulai tahun 2011 yang akan langsung diserahkan ke setiap daerah dimaksudkan untuk memotong mata rantai birokrasi sehingga dana BOS tidak lagi terlambat diterima oleh sekolah. Selama ini sering muncul keluhan dari kepala SD/SMP bahwa dana BOS sering terlambat diterima oleh sekolah. Sesuai mekanisme yang ada, penyaluran dana BOS dilakukan setiap periode 3 bulanan, yaitu periode Januari-
dana BOS dapat diterima tepat waktu oleh sekolah. Sesuai dengan petunjuk teknis pengelolaan dana BOS, pengelolaan dana BOS di tingkat kabupaten/kota dikelola oleh suatu tim yang terdiri atas Tim Pengarah dan Tim Manajemen BOS Tingkat Kabupaten/Kota. Tim Pengarah terdiri atas Bupati/ Walikota dan Ketua Bapeda Kabupaten/Kota. Sementara Tim Manajemen BOS Tingkat Kabupaten/Kota terdiri atas Kepala Dinas Pendidikan sebagai penanggung jawab dan unsur tim pelaksana yang meliputi manajer, unit pendataan SD, unit pendataan SMP, unit monev dan penyelesaian masalah. Sementara di tingkat sekolah, tim manajemen BOS terdiri atas kepala sekolah selaku penanggung jawab, bendahara, dan unsur orangtua siswa di luar komite sekolah. Persoalan-persoalan administratisi keuangan sering menjadi pemicu keterlambatan dalam pencairan dana BOS. Apalagi begitu menjelimetnya administrasi keuangan negara, hal ini perlu diantisipasi sejak dini. Selain itu, adanya keterlambatan pihak sekolah dalam menyetorkan data jumlah siswa. Dua sisi manajemen pengelolaan dana BOS baik di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota maupun di sekolah perlu dibenahi sejak awal. Perlu dipersiapkan aparatur pemerintah yang mempunyai kapasitas dan kompetensi dalam pengelolaan dana BOS. Persoalan seperti keterlambatan pencairan dana pendaming BOS di salah satu kabupaten di Bali mestinya tidak perlu terjadi, kalau saja pemerintah kabupaten/kota sejak awal mengawal kebijakan ini dengan menyiapkan tim manajemen BOS yang mempunyai kapasitas dan kompeten di bidangnya. Selain itu, pemerintah kabupaten/kota tidak cukup hanya menggulirkan program dana BOS atau pendamping dana BOS, tetapi juga perlu diikuti dengan sumber daya yang lain seperti dana safeguarding. Dana BOS harus diterima secara utuh oleh sekolah, dikelola secara mandiri dengan melibatkan dewan guru dan komite sekolah. Sementara tim manajemen BOS sering kelimpungan karena tidak adanya dana safeguarding dalam menunjang operasional tim maupun untuk melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi. Partisipasi masyarakat dan orangtua siswa dalam program BOS sangat dibutuhkan dalam rangka transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana BOS. Partisipasi ini dapat dilakukan dalam perencanaan sekolah melalui Komite Sekolah, serta memberikan saran, masukan, pendapat, atau usulan kepada sekolah terkait pengelolaan dana BOS di sekolah. Partisipasi masyarakat ini sangat diperlukan agar dana BOS yang jumlahnya begitu besar tepat sasaran. *Penulis, kandidat Doktor Pendidikan Vokasi Univ. Negeri Yogyakarta, Dosen Politeknik Negeri Bali
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Kondisi Halte di Bekasi Memprihatinkan KONDISI belasan halte di beberapa tempat dalam Kota Bekasi memprihatinkan dan sudah mengalami kerusakan cukup parah akibat tidak adanya pemeliharaan selama bertahun-tahun. Halte seperti perhentian kereta api, trem, atau bus biasanya mempunyai ruang tunggu yang beratap, tapi lebih kecil daripada stasiun. Kerusakan halte makin dipercepat dengan kurangnya kesadaran warga memeliharanya
termasuk adanya aksi coret-coret menggunakan cat. Kerusakan halte banyak ditemui di seputar kawasan Jalan KH. Noer Ali Kali Malang, Jalan Cut Meutia, Jalan Ahmad Yani dan lainnya. Halte sangat diperlukan warga untuk tempat menunggu kendaraan, turun dari kendaraan, beristirahat dan bahkan pengendara kendaraan roda dua terkadang memanfaatkan termasuk saat hari hujan. Beberapa halte di Kota
Bekasi sudah dibangun sejak 15 tahun lalu. Tiang dan lempengan besi yang terus menerus terkena hujan dan panas akhirnya keropos dan mengalami korosi hingga menimbulkan kerusakan. Jumlah halte di Kota Bekasi menca-
pai 30 unit, beberapa diantaranya dibangun oleh pemerintah pusat terutama yang berada dijalan negara. Antara Bekasi
Jalan Seperti Kubangan Kerbau JALAN raya Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten, rusak parah dan ketika hujan turun seperti kubangan kerbau, sehingga pengendara harus hati-hati bila
melintas jika tidak terperosok kedalam lubang. Kami sudah bosan memberikan kabar kepada petugas Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Tangerang agar Jalan Ci-
soka diperbaiki karena sudah seperti kubangan kerbau. Kerusakan parah terjadi di dekat pertigaan Cisoka menuju Kecamatan Tigaraksa, maka pengemudi kendaraan jenis sedan harus memperlambat kecepatan bila melintas. Bahkan jalan di dekat pintu masuk Perumahan Taman Kirana Surya dan Taman Adiyasa terdapat banyak lubang besar dan dipenuhi lumpur. Meski sebagian jalan sudah diperbaiki menggunakan kontruksi semen cor, namun pada bagian lainnya lebih dominan yang rusak. Kerusakan jalan di Cisoka lebih diperparah akibat banyak truk angkutan tanah
bertonase besar yang melintas di kawasan tersebut. Sebelumnya, jalan raya yang menghubungkan Cadas hingga Kecamatan Rajeg, sepanjang 2,1 Km juga mengalami nasib serupa terutama di kawasan Teriti karena sudah beberapa tahun tidak diperbaiki. Akibat jalan rusak, maka para petani mengalami kendala membawa hasil panen karena pemilik penyewaan kendaraan meminta ongkos lebih mahal karena jalan tersebut hancur. Rais Madi Cisoka Tangerang
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Jumat 27 Agustus 2010
6
Chris John
Harus Tetap Naik Ring SEMARANG - Asisten Manajer Herry’s Gym, Toni Priatna, mengatakan, pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris JOhn, harus tetap naik ring untuk mempertahankan gelarnya pada 2010. “Kalau Chris John tidak naik ring tahun ini bisa kena denda dari WBA dari WBA karena pertarungan Chris John sudah ditunda dua kali selama 2010 melawan petinju Argentina, Fernando Saucedo,” kata Toni Priatna ketika dihubungi dari Semarang, kemarin. Ia mengakui, memang belum bisa memastikan waktu pertarungan bagi Chris John, tetapi yang jelas dalam empat bulan mendatang, yang bersangkutan harus naik ring untuk mempertahankan gelarnya. Ketika ditanya apakah lawannya tetap dengan Fernando Saucedo, dia mengatakan, itu pun belum bisa dipastikan karena pertarungan itu merupakan tarung pilihan atau choice sehingga Chris John bisa memilih lawan. “Saya belum bisa memastikan apakah lawannya tetap dengan Saicedo atau bukan karena pertarungan mendatang sifatnya pilihan. Hal ini berbeda kalau tarung wajib atau mandatory fight yang lawannya sudah ditentukan harus peringkat satu di kelasnya,” katanya. Jika lawan Chris John bukan dengan Saucedo, Manajemen Chris John akan memberikan ganti rugi kepada petinju berasal dari Argentina tersebut karena sudah dua kali gagal naik ring melawan Chris John. “Kami belum bisa memastikan lawannya, apalagi sekarang ini kami masih menunggu Chris John benarbenar sembuh dari cederanya,” katanya. Pertarungan Chris John melawan Fernando Saucedo sempat ditunda dua kali karena petinju dengan julukan The Dragon tersebut mengalami cedera saat latihan. Yang pertama adalah pertarungan yang sedian-
ya digelar di Bali, 22 Mei 2010. Ditunda karena Chris John mengalami cedera bahu kiri saat berlatih dengan petinju Australia, Williem Kickket. Kemudian yang kedua adalah pertarungan di Jakarta, 26 Juli 2010. Lagi-lagi Chris John mengalami cedera tulang rusuknya juga saat berlatih dengan juara kelas ringan Indonesia, Roy Tuamanihuruk. Ketika ditanya rencana awal September 2010 Chris John akan latihan di Sasana Herry’s Gym di Perth, Australia, dia mengatakan, dirinya sudah bertemu Chris John beberapa waktu lalu di Bali dan berbicara soal itu. “Saya katakan pada Chris John kalau memang masih cedera, tidak perlu dipaksakan terlebih dulu,” katanya. Sebelumnya Chris John menyatakan kesiapannya untuk bertarung pada November 2010, mengingat tulang iganya sudah mulai sembuh dari cedera. “Saya siap naik ring pada November mendatang sesuai yang diputuskan manajamen beberapa waktu lalu,” kata Chris John. Kondisi akibat cedera yang diderita ketika sparring partner di Jakarta sudah lebih baik dari sebelumnya. “Kalau dihitung dengan persen, rasa sakit yang diderita akibat cedera itu tinggal 20-10 persen saja, artinya sudah sembuh sekitar 80-90 persen,” kata Chris John yang sudah mempertahankan gelarnya sebanyak 12 kali sejak merebut dari tangan petinju Kolombia, Oscar Leon di Bali, Oktober 2003. Sambil menyembuhkan hingga 100 persen, dirinya merencanakan berlatih kembali di Sasana Herry’s Gym di Perth, Australia. “Saya masih menunggu program dari pelatih Craig Christian. Tetapi yang jelas awal September mendatang saya akan berlatih di Australia,” kata petinju yang memiliki rekor bertarung 34 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri tersebut. (ant)
Nova/Liliyana
Ke Perempat Final JAKARTA - Ganda campuran unggulan pertama Nova Widianto/Liliyana Natsir maju ke perempat final Kejuaraan Dunia 2010 setelah mengalahkan ganda Korea Selatan Yoo Yeon Seong/Kim Min Jung 2117, 13-21, 21-19. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Pierre de Coubertin, Paris, Prancis, Kamis, pasangan dua kali juara dunia itu berjuang selama satu jam untuk meraih kemenangan kelima mereka dari lima pertemuan dengan ganda Korea itu. Pasangan Korea beberapa kali menyamakan kedudukan pada game pertama hingga kedudukan 17-17 sebelum pasangan Indonesia menutupnya dengan empat poin beruntun. Namun pada game kedua, pasangan peringkat tiga dunia yang juga juara dunia 2005 dan 2007 itu tertinggal sejak awal dan kehilangan game tersebut sebelum memenangi game penentuan yang berjalan serupa dengan game pembuka. “Mereka kuat, mereka tidak mau terpancing bermain cepat. Akan tetapi, pada awal game ketiga mereka agak terpancing kami ajak bermain cepat. Setelah itu, mereka main lambat lagi,” jelas Nova mengenai kesulitan melawan Yoo/Kim.
Pada perempat final, pasangan peraih medali perak Olimpiade Beijing 2008 itu akan melawan pasangan China unggulan delapan Zheng Bo/Ma Jin yang menyisihkan unggulan 14 Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam dari Thailand dengan kemenangan 2119, 21-15. “Mereka (Zheng Bo/ Ma Jin) lawan paling berat,” ujar Nova yang bersama Liliyana selalu kalah dalam dua pertemuan mereka sebelumnya. Menurut Nova, sekalipun mereka cukup lama tidak berpasangan setelah Zheng Bo bermasalah dengan Asosiasi Bulu Tangkis China (CBA) karena melakukan pelanggaran menjelang putaran final Piala Thomas Mei lalu, pasangan tersebut tetap berbahaya. “Sekelas mereka walaupun lama tidak bertanding tetap berbahaya,” kata Nova yang ingin mundur dari tim nasional Indonesia akhir tahun ini. Selain Nova/Liliyana yang mengejar gelar juara dunia ketiga mereka, ganda campuran Indonesia lainnya yang akan bertanding pada babak 16 besar adalah unggulan keempat Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa melawan unggulan 10 Tao Jiaming/Zhang Yawen dari China. (ant)
Cabang Biliar
Hampir Pasti ke AG SEMARANG - Cabang olahraga biliar hampir pasti mewakili Indonesia tampil di Asian Games XVI di Guangzhou, China, November 2010, kata Ketua Umum PB POBSI, Tutuk Kurniawan. “Saya sudah mendapat pemberitahuan lisan dari Satuan Pelaksana Pelatnas Program Indonesia Emas soal rencana pengiriman cabang biliar tapi surat keputusan (SK) resminya belum kami terima,” kata Tutuk Kurniawan kemarin. Tutuk Kurniawan yang juga Ketua Umum Pengprov POBSI Jawa Tengah berharap tak ada perubahan soal rencana ini. Untuk persiapan ini, POBSI menyiapkan dua pebiliar, yaitu Ricky Yang (Jateng) dan Irza Nasution (Jabar). “Kedua pebiliar ini sudah beberapa waktu menjalani latihan di Semarang,” kata Tutuk Kurniawan. Dua pebiliar ini mewakili dua
atlet yang berbeda, yaitu Ricky Yang memiliki kemampuan yang bagus, sedangkan Irza Nasution memiliki mental yang bagus. “Kalau keduanya dipertandingkan, memang Irza belum pernah menang lawan Ricky tetapi saya melihat mental bertanding pebiliar kelahiran Riau (Irza Nasution) tersebut bagus,” katanya. Dalam suatu even amatir kualitas seorang pebiliar hampir 90 persen menjadi jaminan, sedangkan untuk turnamen nasional dengan perbandingan 65 persen kualitas dan 35 mental. Tapi, kalau sudah memasuki turnamen internasional atau multievent seperti Asian Games mendatang maka yang paling menentukan adalah mental dan dirinya melihat Irza bisa menunjukkan mental yang bagus saat bertarung pada Guinness World Series of Poo di Jakarta, Juli lalu. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PERSELA MENANG - Pemain Persela, Jimi Suparno (tengah), berusaha melewati penjagaan pemain GU Gresik, Khodori (kiri) dalam pertandingan Liga Jatim IX di Stadion Surajaya Lamongan, JawaTimur, Rabu kemarin malam. Persela menang 3-0 dan lolos ke babak 6 besar.
Manajer dan Pelatih Persib Damai BANDUNG - Manajer Persib Bandung, H Umuh Muhtar dan pelatih Darko Daniel Janakovic menyatakan berdamai dan tak lagi terlibat perang urat syaraf terkait seleksi pemain Persib untuk musim kompetisi mendatang. “Semuanya sudah beres, saya sudah ketemu dan berbicara dengan konsorsium dan pelatih terkait pembentukan tim dan seleksi pemain. Saya sudah bisa tidur nyenyak sekarang,” kata Manajer Persib Bandung H Umuh Muhtar di Bandung, kemarin. Sebelumnya manajer menganggap pelatih Persib, Darko Janakovic terlalu asyik sendiri dan tak mau mendengar masukan dari manajemen dalam men-
etapkan pemain pilihannya. Bahkan manajer sempat ketatketir saat beberapa pemain yang direkomendasikan manajemen tak satupun yang direkrut pelatih berkebangsaan Serbia itu. Hubungan manajemen dengan pelatih sempat menghangat dan puncaknya terjadi aksi unjuk rasa dari bobotoh terhadap pelatih Darko Janakovic yang berlangsung Selasa (24/ 8) lalu. Akhirnya, ketidakharmonisan di awal pembentukan tim Persib itu mampu diredam oleh Wagub Jabar yang juga Duta Persib, Dede Yusuf yang mengajak seluruh komponen Persib Bandung berbuka bersama dan berbicara langsung antara manajemen, konsorsium
dan pelatih Darko Janakovic. “Tidak ada lagi yang dipermasalahkan, pelatih sudah mengumumkan susunan pemain untuk tanding di Inter Island Championship 2010 di Palembang. Beberapa pemain sudah pasti direkrut, namun masih ada yang status seleksi,” kata H Umuh Muhtar. Ia berharap, perjalanan tim Persib Bandung ke depan semakin mulus dan kompak untuk meraih target yang dibebankan untuk musim kompetisi mendatang yakni mengakhiri paceklik gelar juara yang telah berlangsung 15 tahun. Terkait penandatanganan kontrak pemain, menurut Umuh Muhtar akan dilakukan setelah me-
ngikuti turnament di IIC 2010 di Palembang. “Sepulang dari turnamen itu, pemain akan langsung teken kontrak. Penampilan mereka di Palembang merupakan seleksi terakhir bagi pemain, meeka harus menampilkan permainan terbaik. Sedangkan semua pemain Timnas di Persib sudah jelas dikontrak,” kata Umuh Muhtar. Sementara itu pelatih Persib, Darko Janakovic menyatakan, hasil seleksi sementara sudah menunjukkan perkembangan berarti dan menetapkan beberapa pemain yang sudah direkrut. “Untuk posisi pertahanan sudah cukup, punya Nova dan Maman. Depan ada Gonzales, itu bagus. Kami butuh pemain
haus gol musim ini,” kata Darko Janakovic. Ia mengakui, beberapa pemain yang dibawa ke Palembang sudah pasti direkrut, namun ia akan menyeleksi beberapa pemain lainnya. Darko akhirnya mencoret nama pemain asing Vagner dari skuad Persib dan memilih Isnan Ali yang baru bergabung dari Sriwijaya FC. Isnan menurut Darko memiliki kecepatan dan pas untuk posisi wing back. Sementara itu tim Persib memboyong 20 pemainnya untuk berlaga di Turnamen IIC 2010 di Palembang, minus pemain Timnas PSSI yakni Maman Abdurahman, Nova Aryanto, Eka Ramdani dan Atep. (ant)
Octavianus Merapat ke Persija Jakarta JAKARTA - Mantan gelandang serang Sriwijaya FC Palembang, Octavianus, dipastikan merapat ke Persija Jakarta guna memperkuat tim pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. Asisten manajer Persija Ferry Indrasyarief di Jakarta, Kamis mengatakan, sesuai dengan rencana salah satu bintang Laskar Wong Kito musim kompetisi 2009/2010 itu tiba di Jakarta kemarin. “Memang beberapa waktu lalu Octavianus
masih ikut seleksi di Sriwijaya. Tapi kami juga melakukan komunikasi dan telah terjadi kesepakatan,” katanya saat dikonfirmasi. Menurut dia, dengan bergabungnya Octavianus ada delapan mantan pemain Sriwijaya FC yang memperkuat Tim Macan Kemayoran dibawah asuhan Rahmad Darmawan. Selain Octavianus yang telah bergabung sebelumnya adalah Hendro Kartiko, Andre Tani, Toni Sucipto, M. Nasu-
ha, Ngurah Wahyu, Ambrizal dan satu pemain asing yaitu Precious Emuerejaye. “Dengan bergabungnya mantan pemain Sriwijaya FC itu maka komposisi pemain Persija sudah mencapai 80 persen,” katanya menambahkan. Delapan mantan pemain Sriwijaya FC akan bergabung dengan 10 pemain Persija musim lalu yang dipertahankan manajemen diantaranya Bambang Pamungkas, M. Ilham, Aliyudin, Agus Indra dan
Roni Tri Prasnanto. Selain itu tim Macan Kemayoran juga telah diperkuat beberapa pemain asing yang telah mempunyai nama di Indonesia diantara adalah Greg Nwokolo dan Eric Arsene Bayemi Maemble. Ia menjelaskan, hingga saat ini jumlah pemain yang dipastikan memperkuat Persija musim 2010/2011 sebanyak 23 pemain dan sebagaian besar telah menerima uang pra kontrak. Khusus untuk pemain asing saat ini masih kekurangan
disektor gelandang serang. “Kuota pemain asing tinggal satu saja. Untuk empat yang lain sudah beres dan tinggal menjalani latihan saja. Yang jelas akhir bulan ini komposisi pemain sudah lengkap,” kata mantan petinggi Jak Mania itu. Untuk posisi pemain asing saat ini diperebutkan beberapa pemain diantaranya adalah Oliver Macort serta mantan pemain Persitara Jakarta Utara dan Persebaya John Tarkpor Songkaley. (ant)
lahraga Wozniacki Menang Mudah NEW YORK - Caroline Wozniacki mengawali usaha mempertahankan gelar New Haven Terbuka dan pemanasan terakhir menjelang AS Terbuka dengan mulus pada Rabu dengan kemenangan 6-4 6-1 pada putaran kedua atas petenis Slovakia Dominika Cibulkova. Wozniacki, yang akan menjadi unggulan teratas di Flushing Meadows sebagai pengganti peringkat satu dunia Serena Williams yang cedera, telah menghasilkan performa yang sangat baik. Kendati terpaksa memainkan semifinal dan final di turnamen Montreal yang terganggu hujan pada Senin, petenis Denmark berusia 20 tahun itu tampak segar dan hanya membutuhkan waktu 80 menit lebih sedikit untuk maju ke perempat final bertemu Flavia Pennetta. Unggulan ketujuh asal Italia itu juga maju dengan mudah, mengungguli Olga Govortsova dari Belarus 6-3 6-2. Unggulan keempat asal Rusia Elena Dementieva harus berjuang untuk lolos ke babak delapan besar dengan kemenangan sulit 7-6 6-7 6-4 atas petenis Ukraina Kateryna Bondarenko sementara unggulan keenam asal Prancis Marion Bartoli menyisihkan Anastasia Rodionova dari Australia 6-3 6-1. Pada bagian putra, unggulan teratas Marcos Baghdatis bangkit untuk meraih kemenangan 1-6 6-3 6-2 atas petenis Argentina Juan Ignacio Chela untuk mendapat satu tempat di perempat final. Baghdatis bermasalah dengan servisnya pada set pertama sehingga kehilangan ketiga servis game-nya, tetapi petenis Siprus itu bangkit untuk mematahkan servis Chela empat kali dalam dua set terakhir. Masalah James Blake berlanjut setelah petenis Amerika itu menyerah kepada unggulan ketujuh Alexandr Dolgopolov dari Ukraina 6-4 6-2. (ant)
Suluh Indonesia, Jumat 27 Agustus 2010
7
Crouch Antar Spurs ke Kualifikasi Grup Liga Champions LONDON - Tottenham Hotspur melaju ke babak penyisihan grup Liga Champions setelah hatrik Peter Crouch menginspirasi kemenangan besar 4-0 Spurs atas klub Swiss Young Boys di pertandingan kedua babak playoff di White Hart Lane, London, dini hari kemarin. Setelah pada pertemuan pertama di kandang lawan kalah 2-3, tim asuhan Harry Redknapp itu tidak tertahankan ketika tiga gol Crouch serta satu lagi gol kontroversial Jermain Defoe membuat Spurs secara keseluruhan unggul 6-3. Crouch membuka gol tuan rumah di awal pertandingan, sebelum Defoe menambah gol menjadi 2-0 meski dalam tayangan lambat terlihat jelas bahwa gol tersebut lahir berkat bantuan tangannya. Sundulan Crouch pada babak kedua memperbesar keunggulan Spurs menjadi 3-0. Gareth Bale, pemain yang berjasa memberikan umpan atas terjadi tiga gol sebelumnya, dijatuhkan oleh Senad Lulic di dalam kotak penalti dan Crouch pun berhasil mengeksekusi tendangan penalti untuk melengkap hatriknya. Berikutnya, Spurs harus menunggui hasil undian untuk mengetahui lawan-lawan yang akan dihadapi pada babak penyisihan grup. Tidak tertutup kemungkinan Spurs akan berada satu grup dengan raksasa Eropa seperti Real Madrid, Barcelona, dan juara bertahan Inter Milan. Usai pertandingan, pelatih Spurs Harry Redknapp mengakui bahwa kemenangan tersebut merupakan sebuah mimpi yang menjadi kenyataan karena akhirnya lolos ke babak utama Liga Champions untuk
Suluh Indonesia/ap
CETAK GOL - Peter Crouch saat mencetak gol ke gawang Young Boys dalam laga leg kedua babak playoff Liga Champions di White Hart Lane, London, dini hari kemarin.
pertama kalinya. “Rasanya sangat fantastis. Sudah lama Tottenham tidak pernah tampil di kompetisi besar di Eropa,” kata Redknapp. “Adalah sebuah impian bagi saya untuk mengantar tim ini ke kompetisi penting dan
babak kualifikasi grup. Kami ingin memperlihatkan penampilan terbaik kami. Kami melalui pertandingan yang sulit dan kami ingin terus melaju sejauh mungkin,” katanya. Pada penampilan pertama di kompetisi elit Eropa untuk
pertama kalinya sejak 1962 itu, peluang Spurs sebelumnya sempat meredup ketika mereka tertinggal jauh 0-3 pada pertandingan pertama di kandang Young Boys. Tapi dua gol balasan membuat mereka akhirnya berhasil memperkecil
kekalahan menjadi 2-3 dan hasil tersebut cukup penting bagi mereka karena di liga domestik, Spurs secara mengesankan mampu menempati peringkat empat besar pada musim lalu. Kemenangan Spurs tidak
lepas dari penampilan gemilang Crouch dan Defoe di barisan depan. Mereka mendapat bantuan dari Ledley King dan Aaron Lenno yang absen pada pertemuan pertama di lapangan rumput buatan Young Boys. (ant)
Villa Cetak Angka Pertama Untuk Barca Spanyol Panggil Torres dan Iniesta MADRID - David Villa mencetak angka pertama untuk Barcelona dalam laga persahabatan melawan AC Milan, Rabu, sedangkan di balik layar dua klub meneruskan negosiasi mereka tantang kepastian nasib striker Barca Zlatan Ibrahimovic. Barcelona menang 3-1 pada adu penalti pertandingan persahabatan itu setelah kedudukan normal berakhir imbang 1-1 ketika tendangan jarak dekat yang dilakukan Villa ditahan Filippo Inzaghi. Klub juara Spanyol itu mengawali laga mempertahankan gelar mereka dengan bertandang ke Racing Santander Minggu dan masih belum pasti apakah Ibrahimovic akan menjadi bagian dari pemain tim itu. Ketua Eksekutif Milan Adriano Galliani bertemu dengan ketua Barca Sandro Rosell dan agen Ibrahimovic pada pagi hari dan mereka akan melanjutkan pertemuan itu kemarin. “Negosiasi dilanjutkan besok,” kata Galliani seperti dilaporkan media lokal dalam wawancara dengan televisi, “Saya berjanji akan bertemu dengan kedua Barca. Ini amat kompleks, amat sukar dan amat bernilai tinggi. Saat ini, Barca ingin menjual (atau sewa) pemain itu. Ia ingin datang ke Milan tetapi kami lagi membirakan tentang segunung uang di tengah masa krisis ini,” katanya. Villa, dikontrak dari Valen-
Suluh Indonesia/ap
GOL PERTAMA – Pemain anyar Barcelona David Villa (tengah) yang diapit pemain AC Milan’s Massimo Ambrosini (kanan) dan Andrea Pirlo mencetak gol pertamanya dalam laga uji coba di Stadion Nou Camp kemarin.
cia sebelum penampilannya yang bersejarah ketika Spanyol memenangi Piala Dunia di Afrika Selatan. Ibrahimovic melakukan gol spektakular yang dianulir karena offside pada babak pertama dan digantikan pemain cadangan pada babak kedua.
Villa membuat kejutan awal ketika melakukan gebrakan dari rusuk kiri, bekerja sama dengan pamain yang baru datang, Adriano Correia. Inzaghi menyamakan kedudukan lewat tendangan datar pada menit ke-67, tidak lama setelah mantan pemain Barca Ronaldinho
digantikan kendati ia mendapat sambutan meriah dari penonton di Nou Camp. Penjaga gawang cadangan Jose Manuel Pinto yang pada akhir laga menjadi pahlawan Barcelona, menjinakkan tiga tendangan penalti dalam adu tendang ke gawang lawan itu. (ant)
MADRID - Juara dunia dan Eropa, Spanyol, memanggil kembali Andres Iniesta dan Fernando Torres untuk pertandingan kualifikasi Euro 2012 melawan Liechtenstein pada 3 September dan pertandingan persahabatan melawan Argentina empat hari kemudian. Gelandang Barcelona dan striker Liverpool itu absen ketika Spanyol imbang 1-1 dalam pertandingan persahabatan tandang ke Meksiko bulan ini karena kekhwatiran cedera tapi dimasukkan dalam daftar 21 pemain tim asuhan Vicente del Bosque itu Kamis, seperti juga penjaga gawang Liverpool Pepe Reina. Laporan-laporan bagus menyangkut Torres, dia berperan dalam dua pertandingan terakhir mereka dan kami tidak mendengar kabar apapun yang mengatakan kalau dua tidak baik,” kata Del Bosque dalam konferensi pers. Iniesta, yang mencetak gol penentu ke gawang Belanda pada final Piala Dunia di Afrika Selatan, sedang berada dalam kondisi yang prima bersama juara Spanyol itu dalam pertandingan pemanasan pramusim. Dalam daftar yang sedikit mengejutkan itu, pemain yang tidak dipanggil di antaranya pemain belakang Real Madrid yang sedang cedera Raul Albiol dan pemain sayap Valencia Juan Mata, dengan Del Bosque lebih memilih pemain Villarreal
Santi Cazorla di posisi dia. Pesan Del Bosque ke tim adalah agar tim tetap rendah hati saat mereka akan memulai upaya meraih sukses. “Kami tidak boleh mengangap remeh siapapun. Kami bermain jauh dari kandang dan semua tim ingin mengalahkan kami,” katanya. “Kami semua harus bekerja keras mempertahankan status
kami, dan menyadari bahwa kami mewakili negara yang kini adalah juara dunia.” Spanyol akan bermain pada pertandingan pertama Grup I melawan Liechtenstein di Vaduz pada 3 September dan bertandang ke Buenos Aires untuk pertandingan persahabatan melawan Argentina pada 7 September. (ant)
Fernando Torres
Hewitt Mencari Pelatih Baru SYDNEY - Petenis Australia mantan peringkat satu dunia Lleyton Hewitt mencari pelatih baru setelah berpisah dengan pelatih Nathan Healy, demikian menurut laporan, kemarin. Keduanya, yang bermain bersama dalam turnamen ganda tahun ini, berpisah setelah 12 bulan. Manajer Hewitt David Drysdale mengatakan, perpisahan itu adalah jalan damai dengan keinginan Healy untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama istri dan putrinya yang berusia dua tahun. Drysdale mengatakan,
Hewitt tidak akan terburu-buru mengisi posisi tersebut meskipun AS terbuka dimulai di Flushing Meadows, New York, Senin. “Kami akan duduk dan melihat-lihat dalam beberapa bulan ke depan. Kami mungkin tidak akan melakukan apapun sebelum akhir tahun,” kata Drysdale kepada The Australian. Keluarga dan anak-anak yang masih kecil juga menjadi alasan perpisahan dengan Darren Cahill pada 2001 dan kemudian Jason Stoltenberg pada 2003, tulis suratkabar tersebut. “Yang terbaru, Tony
Roche tidak ingin menghabiskan periode waktu yang panjang di luar negeri jauh dari istri, keluarga dan cucu,” katanya. “Ia berhenti bekerja sama dengan Hewitt tahun lalu, yang membawa pada penunjukkan Healy pada Agustus 2009.” Ketika Roger Rasheed, yang melatih Hewitt selama hampir empat tahun, berpisah dengan Hewitt pada Januari 2007, itu terjadi dua pekan menjelang Australia Terbuka. “Saya kira kedua orang itu berpikir seperti itu juga,” kata Drysdale kepada suratkabar
tersebut, ketika ditanya mengapa Hewitt dan Healy tidak bertahan hingga turnamen besar terakhir tahun ini berakhir. “Namun pada akhirnya, Nathan lah yang membuat keputusan bahwa ia tidak lagi menginginkan pekerjaan tersebut; mereka berpikir mungkin yang terbaik adalah langsung menyudahinya. Sehingga itu lah yang mereka lakukan,” katanya. Hewitt, yang memenangi AS Terbuka 2001, diunggulkan di posisi 32 atau unggulan terakhir dalam tunggal putra tahun ini. (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Jumat 27 Agustus 2010
8
Satu Keluarga di Cimahi
Tewas Dibantai
Suluh Indonesia/ant
HUKUMAN MATI - Warga Australia terpidana mati, Anthony Scott Rush (kiri) melihat ke arah majelis hakim ketika para wartawan memotret dirinya dalam sidang peninjauan kembali atas hukuman mati di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, kemarin.
Dewan Buat Pansus Lapindo sudah bangkrut dan perusahaan sudah tidak mempunyai uang. Pihaknya sendiri juga sudah berupaya memberi ganti rugi kepada warga yang rumahnya tenggelam akibat Lumpur Lapindo. Ia mengatakan, anggaran yang sudah dikeluarkan mencapai Rp 8 triliun. Ia tidak khawatir dengan pansus tersebut dirinya akan semakin tersudut, karena hingga kini masih terjadi masalah, khususnya mengenai pembayaran ganti rugi. ‘’Untuk anggaran kami sudah mengeluarkan sekitar Rp 8 triliun
dibagikan kepada warga,” kata Ical yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar ini. Tujuan Politis Dalam kesempatan kunjunganya ke PP Lirboyo tersebut, ia menampik jika kedatanganya untuk tujuan politis. Ia hanya ingin silaturrahmi dan mendengarkan suara rakyat terutama dari pondok pesantren. ‘’Di Jawa ini, pondok pesantren banyak pengikutnya. Dari situ, pengasuh bisa mengetahui langsung tentang suara rakyat dan membantu
Bandung
Miliki Jalur Khusus Sepeda BANDUNG - Mulai pertengahan September, para pengguna sepeda sudah bisa menggunakan jalur khusus, yang dibuat sepanjang 8 km di beberapa ruas jalan di Kota Bandung. ‘’Tahap pertama jalur sepeda sepanjang 8 kilometer, diselesaikan pada bulan September dan sisanya pada bulan Oktober mendatang, hanya saja kendala saat ini cuaca, yang sering turun hujan,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung, Iming Ahmad di Balai Kota Bandung, kemarin.
Menurutnya, saat ini Pemerintah Kota Bandung mulai mengerjakan jalur sepeda di ruas Jalan Wastukencana, Banda, Saparua, Jalan Aceh dengan lebar 1,2 meter, ditandai dengan cat warna hijau berbahan termoplastik yang tidak mudah luntur. Lanjut dia, jalur sepeda tersebut menghabiskan dana sebesar Rp2,2 miliar yang direncanakan dibuat di Jalan Diponegoro - Simpang DagoJalan Sulanjana - Jalan Ganesha-Jalan Dago- Jalan Siliwangi dan Balai Kota sampai Ge-
dung Sate. ‘’Untuk pengerjaan di jalan Dago, pengecatan akan dilakukan diatas trotoar berbagi dengan pejalan kali dan pengerjaannya akan dilakukan setelah perbaikan saluran drainase,” urai Iming. Iming menjelaskan, jalur sepeda tersebut akan mengunakan cat standar marka jalan Thermoplastik yang diperkirakan kekuatannya bisa mencapai 3 sampai 5 tahun. ‘’Saat ini pengerjaannya baru sekitar 25-30 persen, menunggu perbaikan saluran Drainase dan trotoar,” imbuhnya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
BINA LINGKUNGAN - Konjen AS di Surabaya Kristen F Bauer (tengah), mengikuti permainan berbasis lingkungan hidup bersama ratusan siswa di SDN Kandangan 3, Surabaya, kemarin.
Penyakit Surra
Serang Ternak di Sumba KUPANG - Penyakit surra menyerang ternak besar seperti kuda, sapi, dan kerbau di Pulau Sumba, salah satu pulau penghasil ternak di Provinsi NTT, sehingga pemerintah harus segera melakukan langkah penanggulangan. Sekretaris Komisi B DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) Gabriel Suku Kotan di Kupang, Kamis, mengatakan, sampai dengan Agustus, puluhan ternak kuda, sapi dan kerbau di Sumba Barat dan Sumba Barat Daya tertular penyakit itu. Ia merinci, di Sumba Barat,
kuda yang diketahui tertular penyakit surra mencapai 989 ekor, sapi 298 ekor, kerbau 2.555 ekor, sementara di Sumba Barat Daya kuda 7.236 ekor, sapi 3.357 ekor dan kerbau 14.489 ekor. Data itu belum termasuk Kabupaten Sumba Tengah dan Sumba Timur yang juga memiliki populasi ternak besar dalam jumlah banyak, sebagaimana di Sumba Barat dan Sumba Barat Daya. Untuk menanggulangi penyakit surra yang menyerang ternak, katanya, Dinas Peternakan NTT mengajukan dana Rp 500 juta untuk belanja obat-
bernama Toni dan Syarif, yang kini diamankan di Mapolresta Cimahi. Kedua pelaku ditangkap beserta barang bukti uang yang dijarah. Sementara itu, hasil otopsi mengungkapkan, ketiga korban perampokan dan pembunuhan itu dipastikan tewas karena cekikan di leher masingmasing korban. Kepala Bagian Forensik RSHS Bandung Noorman Herryadi mengatakan, ketiga korban yang tewas tersebut secara umum diakibatkan oleh adanya cekikan pelaku terhadap ketiga korban tersebut, namun untuk anak korban Rudi Unang ada beberapa bagian tubuh yang luka memar, diduga anak korban melakukan perlawanan saat akan dibunuh pelaku. ‘’Kalau anaknya ada tanda-tanda perlawanan, karena saat diautopsi di lengan kiri dan kanan, ada trauma tajam di dada dan bengkak di bagian rongga dada, serta di leher juga ada bekas tusukan benda
tajam,” ungkap Noorman. Autopsi yang dilakukan sejak pukul 07.00 WIB, baru berakhir sekitar pukul 13.00 WIB, ketiga korban tersebut meninggal akibat tersendatnya jalur pernapasan. ‘’Jadi kalau pada ibu dan bapak dapat dikatakan tidak ada kekerasan pada tubuh, keduanya ada kekerasan dileher, dan kemungkinan penyebabnya adalah terhambatnya jalan pernapasan, diduga pelaku menjerat leher dengan menggunakan tali,” terang Noorman. Pihak Polsek Cimahi membenarkan bahwa pelaku yang melakukan aksi perampokan disertai pembunuhan pada adalah dua orang mantan pegawai keluarga Karnadi Unang. Kasatreskrim Polresta Cimahi AKP Ahmad Zubair mengatakan, pihaknya berhasil membekuk dua pelaku, satu jam setelah kejadian berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB, dalam sebuah drama pengepungan di rumah korban. (ant)
Yulianto Diduga
Ical Persilakan
KEDIRI - Pemilik PT Lapindo Brantas, Aburizal Bakrie mempersilakan kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim membuat panitia khusus menyelidiki kasus Lapindo. ‘’Silakan saja dibuat pansus, kan tidak ada masalah. Yang berhak membuat keputusan adalah MA (Mahkamah Agung),” katanya saat berkunjung di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, kemarin. Aburizal yang akrab disapa dengan Ical tersebut mengatakan, kondisi perusahaan tersebut (PT Minarak Lapindo Jaya)
BANDUNG - Satu keluarga di Cimahi, Jabar tewas akibat dibantai perampok. Perampokan itu terjadi di sebuah rumah di Jalan Gandawijaya No 149, Kota Cimahi, yaitu rumah seorang pengusaha toko besi yang letaknya sekitar 100 meter dari Mapolresta Cimahi. Seluruh anggota keluarga di rumah itu, yang terdiri atas pasangan suami istri Karnadi Uang (59) dan Ham Ay Keng (57) serta seorang anak Rudi Unang (27), ditemukan tewas bersimbah darah di kamar tidurnya. Ketiga korban tewas dengan sejumlah luka tusukan dan sabetan golok, ujar seorang polisi saat dihubungi wartawan, Kamis siang. Polisi segera bergerak ke rumah itu setelah ada laporan dari dari warga setempat. Polisi bergerak cepat dengan mengepung rumah tersebut dan menutup seluruh akses jalan keluar agar pelaku tidak kabur. Polresta Cimahi berhasil membekuk dua pelaku yang
obatan, namun dana itu diambilkan dari pos tidak terduga. Penyakit surra pertama kali ditemukan di India pada 1880, yang merupakan penyakit menular bersifat akut dan kronis. Awalnya ditemukan pada kuda, namun meluas ke hampir semua hewan berdarah panas. Sementara manusia dan unggas kebal dari penyakit ini. ‘’Penyakit itu memiliki masa inkubasi 4-13 hari, dengan gejala panas mencapai 39 derajat, lesu, lemah, kadang-kadang kaki belakang pincang bahkan lumpuh,’’ katanya. (ant)
menyuarakanya,” tuturnya. Menyinggung dengan rencana persiapan dirinya menghadapi Pemilihan Presiden 2014, Ical mengaku sudah koordinasi langsung dengan seluruh jajaran pengurus. Untuk itu, mantan Menko mKesra itu sudah meminta kepada seluruh kader untuk dekat dan mendengarkan aspirasi mereka. Ia berharap, dengan agenda itu dapat menjadi bahan tersendiri untuk evaluasi yang nantinya dibawa ke dewan dan pemerintah. (ant)
Pelaku Pembunuhan Berantai SEMARANG - Kapolda Jateng Irjen Pol. Edward Aritonang mengungkapkan, korban pembunuhan berantai yang diduga dilakukan Yulianto (40), warga Desa Pucangan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, telah mencapai empat orang. ‘’Hari ini, polisi kembali menemukan satu jenazah korban,” katanya usai bersilaturahmi dengan Gubernur Bibit Walyo dan Ketua DPRD Jateng Murdoko di Semarang, kemarin. Menurut mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini, polisi akan terus menyelidiki kemungkinan bertambahnya korban melalui penelusuran motif pelaku dalam
menjalankan aksinya. Ia menuturkan, jika motif pelaku dalam menjalankan aksinya dapat diketahui, maka seluruh hasil perbuatan dari dugaan pembunuhan berantai ini akan terungkap. ‘’Kemungkinan jumlah korban tidak sampai di situ. Penanganan kasus ini membutuhkan kesabaran dan kejelian petugas untuk mengungkap motif pelaku,” katanya. Ia menjelaskan, pelaku cukup kooperatif dalam pemeriksaan, namun jika sudah tersedia data tentang korban yang ditemukan. ‘’Tetapi, kalau belum ada data, pelaku lebih ba-
nyak mengaku lupa,” katanya. Dari pemeriksaan awal yang dilakukan, kata dia, motif pelaku dalam melakukan aksinya yakni untuk memperkuat ilmu atau pesugihan. ‘’Kami belum percaya dengan motif tersebut, sehingga harus ditelusuri lebih lanjut,” katanya. Selain itu, untuk memudahkan penelusuran kasus ini, ia mengimbau kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor ke polisi. Hingga saat ini, lanjut dia, polisi sudah menerima laporan sebanyak enam orang hilang di sekitar wilayah kejadian. (ant)