Skip to main content

Edisi 27 Mei 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 100 tahun IV Kamis, 27 Mei 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper Hati-hati Antisipasi Yunani

Kualitas Uji Dinaikkan

Tambah BUMN Go Public

PEMERINTAH diminta tetap berhati-hati dalam mengantisipasi kemungkinan krisis keuangan di Yunani berdampak terhadap perekonomian, dengan menyeimbangkan kebijakan fiskal dan moneter ...hal. 1

KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) meningkatan kualitas keselamatan penerbangan nasional. Hal itu untuk memenuhi standar internasional sehingga mampu bersaing secara global ...hal. 2

PEMERINTAH diminta menambah jumlah BUMN yang melakukan privatisasi melalui pola penawaran saham perdana ke publik atau go public, selain untuk transparansi pengelolaan juga meningkatkan ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

www.suluhindonesia.com

Jaksa Kasus Gayus

Dibidik Polisi

Suluh Indonesia/ade

TINGGALKAN - Mantan Menkeu Sri Mulyani melambaikan tangan saat meninggalkan kediamannya di Jalan Kertanegara 14 Jakarta Selatan, kemarin. Sri Mulyani bertolak ke AS untuk mengemban tugas sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.

JAKARTA - Kejagung mengaku telah menerima surat permohonan izin penindakan terhadap Jaksa Cirus Sinaga dan Poltak Manulang dari Mabes Polri terkait kasus pegawai Ditjen Pajak, Gayus HP Tambunan. ‘’Sudah kita terima suratnya, sekarang ini masih dikaji. Secepatnya akan kita tindaklanjuti,” kata Jampidsus Dr. Marwan Effendy di Jakarta, kemarin. Kendati demikian, Jampidsus mengakui bahwa isi surat permohonan izin dari Mabes Polri itu tidak dijelaskan tujuannya mengenai penanganan Jaksa Cirus Sinaga dan Poltak Manulang. ‘’Tindakan kepolisian yang dimintadi dalam surat itu, tidak dijelaskan apakah berupa permintaan keterangan, penangkapan atau penahanan,” kata jaksa asal Lubuk Linggau ini. Sebelumnya, Kejagung sudah menjatuhkan sanksi pencopotan terhadap Cirus Sinaga dan Poltak Manulang. Keduanya dinilai tidak cermat dalam penanganan berkas Gayus HP Tambunan, hingga akhirnya divonis bebas. Dalam kasus tersebut, sejumlah penyidik Mabes Polri dan salah satu hakim yang menangani perkara tersebut, sudah ditetapkan sebagai tersangka namun dari jaksa sampai sekarang belum ada yang ditetapkan menjadi tersangka. Para tersangka yakni Kompol Arafat dan AKP Sri Sumartini, dan Muhtadi Asnun. (son)

Pengaturan Kepegawaian

Tim Pengawas Kasus Century

Masih Tumpang Tindih JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi E.E. Mangindaan mengatakan, pengaturan tentang kepegawaian masih tumpang tindih antara satu dengan yang lain. Bahkan, ada aturan yang bertolak belakang dengan pengaturan manajemen secara nasional. ‘’Kondisi ini dapat menimbulkan kesulitan bagi para pengelola kepegawaian dalam mengurus dan melaksanakan kebijaksanaan manajemen PNS,” katanya pada rapat dengan Komisi II DPR di Jakarta, kemarin. Menurut dia, selain pengaturan aspek manajemen PNS yang diatur dalam UU 43/1999, terdapat beberapa pengaturan aspek kepegawaian dalam peraturan perundangan di sektor lain, sehingga terjadi tumpang tindih. Akibatnya, profesionalisme PNS dan fungsi PNS se-

bagai salah satu perekat NKRI semakin sulit untuk diwujudkan. ‘’Peraturan yang tumpang tindih harus ditata dan disinkronisasi dengan aturan perundang-undangan di bidang kepegawaian,’’ paparnya. Selain itu, Mangindaan mengatakan, pengaturan manajemen kepegawaian lebih ideal apabila mencakup pengaturan manajemen sumber daya manusia seluruh penyelenggara negara, yang melaksanakan tugas dan fungsi penyelenggaraan negara di berbagai lembaga negara. ‘’Apabila hanya mengatur manajemen PNS, UU yang ada sekarang masih memadai mengingat permasalahan yang timbul terhadap PNS lebih cenderung akibat tidak konsisten dalam pelaksanaan kebijakan atau aturan perundang-undangan yang ada,” katanya. (har)

TIDAK TERBIT Sehubungan dengan Hari Raya Waisak 2554, Suluh Indonesia/Bisnis Jakarta pada Jumat (28/5) tidak terbit. Suluh Indonesia/Bisnis Jakarta akan terbit seperti biasa pada Senin (31/5). Untuk itu, kepada pembaca dan pemasang iklan mohon maklum adanya. Redaksi

Ancam Lakukan Jalur Politik JAKARTA - Tim Pengawas DPR untuk kasus Bank Century mengancam akan menindaklanjuti kasus Bank Century melalui jalur politik jika lembaga hukum tidak menindaklanjutinya sesuai rekomendasi DPR. ‘’Kalau lembaga hukum tidak menindaklanjutinya karena menilai tidak menemukan kesalahan pada Bank Century, saya kira itu kesimpulan yang terlalu dini,” kata Ketua Tim Pengawas DPR untuk kasus Bank Century Priyo Budi Santoso disela rapat dengan Jaksa Agung Hendarman Supandji di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Menurut Priyo, jika tidak ada sinyal positif dari lembaga penegak hukum dalam men-

indaklanjuti rekomendasi DPR, maka DPR akan mengambil sikap politik. Dalam rekomendasi DPR, kata dia, mencantumkan sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi, dugaan tindak pidana perbankan, dan dugaan pencucian uang, yang seharusnya sudah dimintai keterangan oleh lembaga penegak hukum. Namun realitasnya, kata dia, nama-nama tersebut belum ada yang dimintai keterangan karena karena sudah menyimpulkan lebih dulu tidak menemukan dugaan pelanggaran. ‘’Seharusnya lembaga penegak hukum yakni Kejaksaan dan Kepolisian melakukan pemer-

iksaan lebih dari yang sudah dilakukan DPR terhadap namanama yang tercantum dalam rekomendasi DPR,” kata Wakil Ketua DPR ini. Anggota Tim Pengawas DPR untuk kasus Bank Century Bambang Soesatyo mengatakan, sejak terbitnya rekomendasi yang meminta lembaga penegak hukum menindaklanjuti dugaan pelanggaran hukum di Bank Century, hingga saat ini belum ada yang dimintai keterangan oleh Kejagunga. ‘’Apa yang dijelaskan Jaksa Agung dalam rapat dengan Tim Pengawas, sebenarnya sudah dilakukan Kejagung jauh sebelum terbitnya rekomendasi itu,’’ katanya. (har)

Susilo Bambang Yudhoyono

Masih Figur Sentral Demokrat JAKARTA - Anggota Tim Pemenangan Anas Urbaningrum, Benny K Harman mengatakan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono masih menjadi figur sentral atau pusat kekuatan partai meskipun Anas Urbaningrum terpilih sebagai ketua umum. ‘’Kalau sejumlah kalangan menilai kekuatan Partai Demokrat masih berada pada Ketua Dewan Pembina, itu tidak salah,” katanya di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Benny mengatakan, kalau sejumlah kalangan menilai Susilo Bambang Yudhoyono sebagai penentu siapa yang akan diusulkan Partai Demokrat sebagai calon Presiden pada 2014 mendatang, juga benar. Ditegaskannya, meskipun Susilo Bambang Yudhoyono masih merupakan figur sentral dan penentu di Partai Demokrat, tapi dia adalah figur demokratis sejati. ‘’Meskipun Pak Yudhoyono memiliki hak untuk menentukan siapa figur yang akan diusung sebagai calon Presiden pada 2014, tapi dia akan menyerahkannya pada ke-

hendak publik,” kata Benny. Menurut Benny, Yudhoyono tidak akan mengusulkan figur yang tidak sejalan dengan kehendak publik yang bisa diketahui melalui mekanisme survei. Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat ini juga menegaskan, meskipun Yudhoyono merupakan figur penentu dalam Partai Demokrat tapi dia akan menerapkan nilai-nilai demokratis dan tidak akan menjadikan Anas Urbaningrum sebagai boneka. ‘’Kader Partai Demokrat memilih Anas Urbaningrum karena menilai Anas bisa menerjemahkan gestur dan visi politik Pak Yudhoyono,” kata Benny. Sebelumnya, Anas Urbaningrum menjamin tidak akan ada dualisme kepemimpinan, dirinya dan Ketua Dewan pembina Susilo Bambang Yudhoyono, di partai itu, karena mereka memiliki wilayah kerja masing-masing. ‘’Ketua Umum memiliki otoritas tersendiri, begitupun dengan Ketua Dewan Pembina. Jadi jangan dibuat sebuah dikotomi,” kata Anas. (har)

Bail Out Belum Rugikan Negara JAKARTA - Jaksa Agung Hendarman Supandji mengakui, ada perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang dalam proses kebijakan bail out Rp 6,7 triliun untuk Bank Century. Namun, meski ada penyalahgunaan, menurut Hendarman, dikucurkannya dana triliunan bagi bank milik Robert Tantular itu belum merugikan keuangan negara sehingga belum memenuhi unsur tindak pidana korupsi. ‘’Kalau ada perbuatan penyalahgunaan wewenang ya. Tapi apakah merugikan keuangan negara, tidak disebutkan,” katanya dalam rapat dengan Panwas Kasus Bank Century di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Menurut Hendarman, pengucuran bail out itu akan dikembalikan dalam jangka waktu tiga tahun sejak diterima. ‘’Jadi bukan uang hilang. Kerugian negaranya di mana ? Wong itu untuk dikembalikan dalam waktu tiga tahun. Kalau tidak lunas, ditambah jangka waktunya satu tahun. Di mana kerugian negaranya,’’ tanya Hendarman. Kendati demikian, Hendarman sepakat bahwa uang yang digunakan untuk dana talangan merupakan keuangan negara. Pernyataan Jaksa Agung ini kontan memancing reak-

si dari sejumlah anggota Panwas yang sebagian besar mantan anggota Pansus Angket Kasus Bank Century. Anggota Panwas asal Fraksi PDIP, Gayus Lumbuun, menilai, pernyataan Hendarman konyol. ‘’Pandangan ini konyol. Bagaimana Bapak bisa memercayai suatu asumsi bahwa dalam waktu tiga tahun (uang) akan kembali. Pertanyaannya, bagaimana dengan uang yang dibawa lari Rafat dan Hisyam ? Ini sangat berbahaya,” katanya. Gayus menambahkan, pandangan kejaksaan ini bisa menjadi preseden diulanginya pengambilan kebijakan yang sama pada masamasa berikutnya. ‘’Uang kembali, bukan berarti menghapus tindak pidana korupsi,” ujarnya. Anggota Panwas, Bambang Susatyo mengatakan, kemampuan Bank Century yang saat ini bernama Bank Mutiara mengambalikan dana talangan dalam waktu tiga tahun sangat diragukan. Mengutip audit Lembaga Penjamin Simpanan pada tahun 2009, aset Bank Mutiara hanya di kisaran Rp 600 miliar. ‘’Katakan bank ini tumbuh sehat. Dalam tiga tahun paling tumbuh Rp 600-an miliar atau Rp 1 triliun,’’ kata Bambang. (har/son)

LPSK dan Eksistensinya TERBENTUKNYA Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sejatinya untuk memperjuangkan diakomodasinya hak-hak saksi dan korban dalam proses peradilan pidana. Mampukah lembaga ini mengakomodasi kepentingan Susno Duadji ? Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban menawarkan perlindungan kepada mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Komjen Pol Susno Duadji dalam sejumlah kasus hukum yang tengah dihadapinya. ‘’Pak Susno memenuhi syarat untuk

dilindungi sebagai saksi dan pelapor,” kata Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai di Jakarta, kemarin. Dengan demikian, LPSK menawarkan perlindungan kepada mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Ka-

Abdul Haris Semendawai

bareskrim) tersebut baik secara fisik, hukum, hingga pemenu-

han hak-hak Susno sebagai saksi. LPSK juga menjanjikan untuk memberikan perlindungan kepada pihak keluarga Susno. Susno dinilai layak dilindungi terkait dengan dua kasus yang menimpanya, yaitu kasus terkait dugaan pencucian uang yang melibatkan oknum petugas pajak GT dan kasus terkait dugaan suap PT SAL. Perlindungan terhadap Susno adalah didasari pada pemenuhan Susno sebagai saksi yang terbukti mendapatkan potensi sejumlah ancaman se-

bagaimana termaktub dalam Pasal 5 ayat (1) UU 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Sementara untuk sejumlah kasus lainnya seperti kasus pelanggaran kode etik Polri, Abdul Haris menyatakan bahwa hal tersebut bukanlah wewenang LPSK. Abdul Haris memaparkan, pihaknya kemudian akan menyampaikan tawaran perlindungan itu agar bisa benar-benar dipastikan apakah Susno mau menerima tawaran tersebut atau tidak. (ant)


K ta

Polda Metro Musnahkan

K ilas

Ratusan Kilo Narkotika

Polri Terbitkan SPDP Susno PENYIDIK Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan terhadap Komisaris Jenderal Polisi Susno Duadji terkait dugaan korupsi anggaran pengamanan Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat. “Beberapa hari lalu, Badan Reserse Kriminal sudah mengirim SPDP tentang dugaan korupsi pilkada di Polda Jabar,” kata Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol. Zaenuri Lubis di Jakarta, kemarin. Zaenuri mengatakan SPDP tersebut untuk pemeriksaan tersangka Susno Duadji yang saat itu menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jabar. Wakadiv Humas Mabes Polri menuturkan dugaan kasus korupsi pengamanan Pilkada Jabar itu ditangani Direktorat III Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri. Kendati demikian, Zaenuri mengungkapkan pihaknya akan koordinasi dengan pihak Bareskrim guna meminta penjelasan dan data pendukung terkait dengan kasus korupsi Pilkada Jabar. Zaenuri menyatakan ada kemungkinan ada orang membantu atau mengarahkan, serta sindikat terkait dengan dugaan kasus korupsi itu, karena Susno terindikasi tidak bekerja sendirian. Sebelumnya, penyidik Mabes Polri menetapkan Susno Duadji sebagai tersangka kasus korupsi dana pengamanan Pilkada Jabar. Polda Jawa Barat menerima dana sekitar Rp27 miliar untuk pengamanan Pilkada Jabar 2008. Saat itu, Susno menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat. Diduga sebagian dana itu tidak dipakai untuk pengamanan pilkada, tetapi digunakan untuk kepentingan yang lain. (ant)

Suluh Indonesiaant

BERI DUKUNGAN - Keluarga dari Bupati Boven Digoel, Yusak Yaluwo, diterima bagian humas Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, kemarin. Mereka datang dengan pakaian adat untuk memberi dukungan pada Yusak yang terjerat kasus dugaan penyalahgunaan APBD dan dana otonomi khusus yang merugikan negara Rp 49 miliar.

KPK Biayai Perjalanan Ismeth KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggung biaya perjalanan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ismeth Abdullah ke Kepulauan Riau untuk menggunakan hak pilih dalam pemilihan kepala daerah setempat. “Tiket pesawat dibayar oleh KPK,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi di Jakarta, kemarin. Ismeth sudah berstatus terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran di Otorita Batam. Saat ini, dia ditahan di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur. Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi telah mengizinkan Ismeth Abdullah meninggalkan rumah tahanan untuk menggukan hak pilih dalam pemilihan kepala daerah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Dalam penetapannya, hakim juga memerintahkan tim penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pengawalan dan pengawasan selama Ismeth berada di Kepulauan Riau. “Majelis juga memerintahkan agar tim penuntut umum segera membawa terdakwa kembali ke Rumah Tahanan Cipinang seusai pemilihan kepala daerah,” kata hakim Tjokorda Rae. Hakim hanya mengizinkan Ismeth selama sehari untuk meninggalkan rumah tahanan. Hakim juga meminta Ismeth untuk tidak menyalahgunakan izin yang diberikan. Johan Budi menjelaskan, KPK menerima penetapan hakim tersebut beberapa saat setelah dibacakan. (ant)

Anggota Komnas HAM

Jalani Pemeriksaan JAKARTA - Anggota Komnas HAM, Hesti Armi Wulan, diperiksa di Polda Metro Jaya berkaitan dengan dugaan penyerangan yang dilakukan oknum sebuah organisasi masyarakat terhadap komunitas waria. “Sebenarnya kita membuat laporan pada 4 Mei 2010, namun saat ini baru dimintai keterangan,” kata Hesti di Markas Polda Metro Jaya, kemarin. Hesti mengatakan pihak penyidik Polda Metro Jaya kelihatan ingin mendalami kasus dugaan penyerangan, karena polisi juga sudah mendapatkan informasi dari pihak lain terkait dengan insiden itu. Bahkan Hesti mengungkapkan pihak Polres Depok juga menyelidikinya, dan sudah memanggil pelapor dan oknum anggota organisasi masyarakat (ormas) yang terlibat penyerangan. Komisioner Bidang Sub-Komisi Pendidikan dan Penyuluhan itu menyebutkan pihaknya melaporkan dua tindakan pelanggaran hukum, yakni perbuatan tidak menyenangkan dan penyerangan. Hesti menyatakan Komnas HAM adalah panitia penyelenggara dan penanggung jawab pada acara pelatihan hak asasi manusia waria itu, sehingga

menjadi korban saat insiden penyerangan tersebut terjadi. “Ada dua korban terkait penyerangan itu, Komnas HAM dan waria,” ujar Hesti. Hesti menjelaskan pihaknya tidak mengenal oknum yang menyerang itu, namun panitia mengenal atribut dan simbol yang digunakannya. Saat pemeriksaan, penyidik meminta keterangan terhadap 10 saksi dan menyerahkan barang bukti foto, notulensi, serta video rekaman kejadian, termasuk ancaman. “Ancamannya adalah bubarkan acara dan ancaman lainnya yang tidak semestinya disampaikan,” ujar Hesti. Selain Hesti, perwakilan dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Zainal Abidin melaporkan insiden penyerangan kepada Polsek Depok, karena dirinya menjadi pembicara pada acara itu saat insiden itu terjadi. Sebelumnya, Komnas HAM mengadakan pelatihan HAM bagi waria di Depok, Jawa Barat, 29 April hingga 1 Mei 2010, namun sejumlah kelompok massa melakukan penyerangan terhadap para undangan acara itu pada 30 April 2010. (ant)

Makam Mbah Priok Rekayasa JAKARTA - Sejumlah saksi kunci menyatakan bahwa keberadaan makam Mbah Priok di Dobo, Jakarta Utara yang menjadi penyebab kerusuhan 14 April lalu hanyalah rekayasa dari beberapa oknum ahli waris yang bersangkutan. Kesaksian sejumlah saksi tersebut digelar oleh Wakil Gubernur DKI Prijanto di hadapan perwakilan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov DKI Jakarta di Balai Agung, Balaikota DKI, kemarin, agar para pegawai tersebut mengetahui keberadaan yang sebenarnya mengenai makam tersebut. “Siapapun boleh berdebat dengan saya, tapi dari bukti fisik, administrasi dan testimoni, makam itu kosong,” kata Wagub menyimpulkan setelah paparan. Beberapa saksi yang dihadirkan tersebut adalah mantan kuasa hukum Habib Al Haddad yakni Habib Abdullah, pencatat jenazah saat pemindahan ke TPU Semper Sukoco, anggota tim pengamanan pemin-

dahan makam Nahrowi dan mantan abdi dalem salah seorang ahli waris Habib Hasan Al Haddad bernama Syukur. Habib Abdullah bahkan mengaku dirinya termasuk salah satu pihak yang mengusulkan pembangunan kembali makam Mbah Priok tersebut. “Area makam Dobo itu dulunya kosong. Saya yang mengusulkan agar dibangun kembali setelah kerangka jenazah dipindah ke Semper,” ujarnya. Saat pembangunan kembali makam, Syukur memberikan kesaksian bahwa pernah terjadi perdebatan mengenai nama Mbah Priok karena ahli waris khawatir bahwa penggunaan nama itu akan menghilangkan nama asli almarhum alias Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad. Namun menurut Syukur, ada beberapa anggota keluarga ahli waris yang ngotot menggunakan nama Mbah Priok. “Gara-gara itu, Habib Hasan dipecat. Saya juga dipecat. Ada dua keponakannya yang tetap ngotot mem-

Prijanto

pertahankan nama Mbah Priok,” ujarnya memaparkan. Dalam kesempatan itu, Wagub juga memberikan penjelasan mengenai pemindahan kerangka seluruh makam di Dobo ke Semper tahun 1997, karena tanah tersebut terbukti secara hukum milik PT Pelindo II dan akan digunakan sebagai perluasan pelabuhan peti kemas. Dari surat pemindahan yang diterbitkan Dinas Pemakaman dan Pertamanan DKI saat itu, pemindahan makam dilakukan melalui tiga tahap. Tahap pertama pemindahan dilakukan

untuk 4.045 kerangka, tahap kedua 22.176 kerangka dan terakhir 21 kerangka, termasuk 12 makam Habib yang salah satunya Habib Hasan Al Hadad. “Dari saksi-saksi yang sampai saat ini masih hidup pun mengatakan bahwa makam di Dobo atau daerah Koja tersebut sudah tidak ada,” kata Wagub. Lebih lanjut, Prijanto menyebut tidak masuk akal jika oknum ahli waris ngotot ingin mempertahankan makam harus berada di atas tanah Pelindo II di Dobo, karena seluruh kerangka sudah dipindahkan ke Semper. “Seharusnya kalau mau ziarah ya ke TPU Semper. Ini sama saja misalnya ada pahlawan yang meninggal di gunung, kemudian kerangka atau jenazahnya dipindahkan ke Kalibata, kan kalau kita mau ziarah ya ke Kalibata kan, bukan ke gunung?,” kata Wagub, sinis. Selain memberikan testimoni secara lisan, para saksi tersebut kemudian menyerahkan kesaksian mereka secara tertulis kepa-

da Wagub Prijanto dan kepada pihak-pihak yang dianggap berkepentingan seperti Komnas HAM, PMI maupun DPRD DKI. “Harapan saya, seluruh masyarakat Jakarta dan luar Jakarta dapat memahami masalah sebenarnya. Silahkan saudara menilai sendiri, Mbah Priok di Dobo itu cerita atau sejarah?,” kata Wagub mempertanyakan. Begitu pula dengan rumah tinggal yang berubah menjadi tempat usaha harus masuk kelompok tarif yang lebih tinggi. Sementara untuk rumah tangga, akan dinaikkan menjadi golongan tarif 2A2 dimana untuk pemakaian air antara 0 10 meter kubik tarifnya Rp3.550 permeter kubik, pemakaian 1020 meter kubik tarifnya Rp4.500 permeter kubik dan lebih dari 20 meter kubik tarifnya Rp5.500 permeter kubik. Golongan tarif 2A1 nantinya hanya diberikan bagi bangunan yang bersifat sosial seperti rumah ibadah dan panti asuhan. (ant)

Juni Diberlakukan

Suporter Persija

Tarif PAM Naik Tiga Kali Lipat

Dipergoki Membawa Ganja

JAKARTA - Ribuan pelanggan PAM di Jakarta akan mengalami penyesuaian tarif air yang disebabkan oleh berubahnya kelompok tarif mereka mulai Juni mendatang. Presiden Direktur PT Aetra Air Jakarta, Syahril Japarin, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan survei terhadap rumah pelanggan yang akan menjadi dasar penetapan kelompok tarif baru tersebut. “Hasil survei, cukup banyak pelanggan yang dinilai layak untuk diubah kelompok tarifnya dengan melihat luas bangunan, struktur dan kualitas bangunan serta fungsi bangunan,” kata Syahril seusai rapat kerja dengan Komisi C DPRD DKI di Gedung DPRD, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, kemarin. Penyesuaian tarif itu dilakukan berdasarkan Pergub DKI No.11/ 2007 tentang Penyesuaian Tarif Otomatis Air Minum Semester I

Tahun 2007, dan untuk tahap awal Aetra telah melakukan survei di daerah Balai Pustaka, Jakarta Pusat dan kawasan Gudang Air, Jakarta Timur. Sebanyak 7.655 pelanggan telah disurvei, dan dari jumlah itu telah ditetapkan 3.079 pelanggan akan mengalami kenaikan kelompok tarif airnya dari tarif terendah 2A1 ke 2A2. Kenaikan kelompok tarif itu akan menyebabkan pelanggan harus membayar tarif PAM hingga tiga kali lipat dari biasanya, karena kelompok tarif 2A1 biaya yang harus dibayar adalah sebesar Rp1.050 per meter kubik, sementara kelompok tarif 2A2 sebesar Rp3.550 per meter kubik. Perubahan itu terjadi karena luas rumah, struktur dan fungsi bangunan rumah pelanggan tersebut telah berubah menjadi lebih besar dan baik sehingga tingkat konsumsi

airnya pun meningkat. Selanjutnya, hasil survei juga menetapkan sebanyak 75 pelanggan mengalami penurunan kelompok tarif. Aetra menyatakan pihaknya telah mengirimkan surat pemberitahuan kenaikan maupun penurunan kelompok tarif tersebut kepada para pelanggan sejak April lalu, di mana para pelanggan diberi waktu hingga satu bulan untuk mengajukan keberatan. “Bagi yang tidak mengajukan keberatan, mulai bulan Juni 2010 kenaikan kelompok tarif tersebut akan diberlakukan,” kata Syahril. Ketua Komisi C DPRD DKI, Ridho Kamaludin, mengatakan, dari hasil rapat kerja yang dilakukan secara tertutup, Komisi C telah menyetujui adanya penyesuaian kelompok tarif pelanggan, namun dengan catatan dilakukan di kawasan yang tekanan airnya sudah baik. (ant)

RENCANA pelarangan penggunaan BBM bersubsidi (premiun) bagi motor sangat tidak logis. Sebab, sepeda motor hanya mengonsumsi premium sebesar 5,76 juta KL per tahun dari total pemakaian premium bersubsidi sebesar 21 juta KL per tahun. Sementara mobil mencapai 15,24 juta KL pertahun. ngan penggunaan BBM bersubsidi bagi sepeda motor akan berdampak besar bagi rakyat kecil. Karena saat ini rakyat kecil lebih senang menggunakan motor sebagai salah satu alat transportasi. “Secara logika saja, mereka yang mempunyai mobil adalah kalangan ekonomi menengah ke atas. Konsumsi premium untuk mobil pun jauh lebih boros dibanding motor. Lalu kenapa pemilik mobil masih dibolehkan membeli premium bersubsidi?,” katanya. Karenanya, langkah yang le-

JAKARTA - Kepolisian Daerah Metro Jaya memusnahkan ratusan kilogram narkotika dari hasil penyitaan pabrik ekstasi di Perumahan Citra Garden II Extention BB/6, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. “Pemusnahan ini merupakan kegiatan rutin dari hasil penggerebekan,” kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol. Anjan P. Putra di Jakarta, kemarin. Anjan menyebutkan barang bukti yang dimusnahkan berupa 500 kilogram bahan sabu, 50 ribu butir ekstasi, serta ratusan kilogram bahan mentah ekstasi dari hasil penyitaan, serta alat produksinya. Anjan menambahkan pemusnahan dilakukan secara konvensional dengan cara pengadukan, pelarutan dan pembakaran, karena Direktorat Narkoba tidak memiliki oven khusus bersuhu tinggi untuk proses memusnahkan narkoba. Sebelumnya, anggota Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menggerebek pabrik pembuatan ekstasi dan shabu dengan barang bukti total bahan produksi senilai Rp160 miliar di Perumahan Citra Garden II Extention BB/6, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, 23 Maret 2010. (ant)

Wakil Gubernur Tegaskan

Pelarangan Penggunaan Premium untuk Motor Diprotes

“Jelas pelarangan ini tidak masuk akal. Konsumsi premium bersubsidi sepeda motor hanya 27% dari total pemakaian premium bersubsidi. Kalau memang penggunaan premium bersubsidi hendak dikurangi, lebih baik mobil pribadi dahulu yang dilarang menggunakan bensin bersubsidi,” ujar Humas Pengurus Pusat Dewan Nasional Yamaha Vixion Club Indonesia (YVCI), Dwi Nugroho, di Jakarta, Rabu (26/5) seperti rilis yang diterima Suluh Indonesia, kemarin. Dwi menegaskan, pelara-

2

Suluh Indonesia, Kamis 27 Mei 2010

bih bijak diambil pemerintah adalah membuat aturan pembatasan penggunaan premium bersubsidi bagi kendaraan roda empat (mobil). “Lebih bagus mobil dahulu yang dilarang menggunakan premium bersubsidi. Jelas dari kapasitas mesin (CC) mobil jauh lebih besar daripada motor. Arti-

nya, konsumsi bensinnya pun jauh lebih boros,” ujar Dwi. Selain itu, sarana transportasi umum juga harus diperbaiki oleh pemerintah. Sehingga, masyarakat mau menggunakan transportasi umum dan meninggalkan kendaraan pribadi untuk berpergian. “Saat ini transpor-

tasi umum kita masih kurang memadai. Sehingga masyarakat enggan menggunakan transportasi umum. Banyaklah kebijakan populis yang bisa diambil pemerintah sebelum benar-benar melarang penggunaan premium bersubsidi untuk sepeda motor,” imbuh Dwi. (her)

JAKARTA - Anggota Kepolisian Daerah Metro Jaya menciduk seorang suporter kesebelasan Persija, Wisnu (23) yang membawa narkoba jenis ganja sebanyak satu linting, kemarin. “Tersangka tertangkap tangan menyimpan ganja di dalam celana dalamnya,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol. Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin. Boy mengatakan tersangka tertangkap saat anggota gabungan Polda Metro Jaya merazia kendaraan suporter Persija yang melintasi Jalan Gatot Subroto hendak menuju Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Selatan. Anggota mencurigai Wisnu karena tersangka turun

dari Metromini yang ditumpanginya saat polisi menggiring kendaraan itu ke halaman Markas Polda Metro Jaya. Warga Jalan Randu 2 Blok B No. 182 RT 04/17, Margahayu Jaya, Bekasi Timur, Jawa Barat itu sempat digeledah, ternyata anggota menemukan satu linting ganja siap hisap pada bagian dalam celana dalamnya. “Kemudian tersangka dibawa ke Sentral Pelayanan Kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Boy. Selain mengamankan satu tersangka pembawa ganja, polisi juga menyita 10 butir pil lexotan, serta ratusan barang atau alat berbahaya, seperti ikat pinggang, kayu balok, silet, obeng, golok dan botol kosong. (ant)

Imigrasi Tangkap

19 Wanita Asing JAKARTA - Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM menangkap 19 wanita berkewarganegaraan asing yang bekerja di Spa V2 di kawasan Gajah Mada, Jakarta Pusat. “Kami menduga ada pelanggaran izin tinggal,” kata Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian, M. Husin Alaydrus beberapa saat setelah penangkapan di Jakarta, kemarinmalam. Ke-19 wanita itu berasal dari beberapa negara, yaitu China (lima orang), Thailand (empat orang), Filipina (satu orang), Vietnam (empat orang), dan Uzbezkishtan (lima orang). Menurut Husin, ketika dilakukan penangkapan, mereka tidak bisa menunjukkan kelengkapan dokumen keimigrasian, misalnya izin tinggal. Mereka diduga melanggar Undang-undang Nomor 9

Tahun 1992 tentang Keimigrasian, khususnya ketentuan mengenai pelanggaran izin tinggal. Husin menegaskan, petugas imigrasi akan memeriksa warga negara asing itu, sebelum memutuskan hukuman yang akan dijatuhkan. Pemeriksaan dilakukan di gedung Direktorat Jenderal Imigrasi lantai tiga. Pemeriksaan dilakukan oleh beberapa petugas imigrasi di beberapa ruangan. (ant) PENGUMUMAN Bahwa berdasarkan akta tertanggal 20 Mei 2010 nomor 56, yang dibuat dihadapan RUSNALDY, SH, Notaris / PPAT diJakarta, pemegang saham Perseroan PT. WANAKHATULISTIWA JAYA yang berkedudukan di Jakarta Timur, telah menyetujui Pembubaran Perseroan. Pihak-pihak memiliki tagihan dapat mengajukan kepada Ir. Bambang Sutejo Likuidator Perseroan dalam jangka waktu selambat-lambatnya 60 (enam puluh) hari dari tanggal pengumuman ini. Jakarta, 27 Mei 2010 Likuidator Direksi Perseroan U.003421-Peng


Metr politan

Suluh Indonesia, Kamis 27 Mei 2010

3

Pemerintah Siapkan Peraturan

UU Layanan Publik

Suluh Indonesia/sep

TIMWAS - Ketua Tim Pengawas Kasus Bank Century Priyo Budi Santoso mempersilakan Jaksa Agung Hendarman Supandji memasuki ruang rapat sebelum digelar rapat dengar pendapat dengan Tim Pengawas Kasus Bank Century di gedung DPR Jakarta, kemarin.

Konflik Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN)

Amelia Yani Dituding Palsukan Surat JAKARTA - Gugatan penonaktifan Amelia Yani sebagai Ketua Umum Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) sudah ditolak PN Jaktim dan sudah berkekuatan hukum tetap. Namun, Amelia tetap melakukan aktifitas politik mengatas namakan Ketua Umum PPRN, termasuk menerbitkan SK menonaktifkan Ketua DPW Palu, Sulteng, Irwan Alamsyah dan menunjuk kepengurusan pelaksana tugas (Plt) DPW Sulteng, yang belakangan diketahui surat palsu. Dalam surat penonaktifan, Amelia telah memalsukan tanda tangan Sekjen DPP PPRN HVTA Simandjuntak. Sekreta-

ris Amelia Yani sendiri, Agnes Nunung Nurhayati mengakui, tanda tangan Simandjuntak dipalsukan dengan cara discaning. Menurut Ricky, hingga saat ini DPP PPRN belum pernah mengeluarkan surat penonaktifan Irwan Alamsyah sebagai Ketua DPW Palu. ‘’Memang kebenaran itu akan terungkap juga. Sekretaris Amelia sendiri pada 19 Maret 2010 telah membuat pernyataan bahwa tanda tangan Sekjen PPRN dalam surat penonaktifan yang mereka buat ternyata di-scan. Ini sama dengan pemalsuan,” kata Plt Ketua Umum PPRN Ricky Sitorus. Terungkapnya fakta ini me-

nurut Ricky akan ditindaklanjuti secara hukum oleh DPP PPRN. Dalam hal ini pihaknya telah melakukan konsolidasi untuk melakukan gugatan lantaran tindakan pemalsuan ini telah menciderai demokrasi dan sangat merugikan PPRN. ‘’Secara pribadi, Pak Simandjuntak pun akan menyikapi secara hukum. Pasalnya dia pribadi sudah dirugikan dengan adanya peristiwa ini,” kata Ricky. Untuk diketahui, penonaktifan Amelia Yani bermula dari mosi tidak percaya oleh 24 DPW PPRN se-Indonesia, dan dikuatkan dalam keputusan Sidang Pleno DPP PPRN yang memutuskan menonaktikan

SKB 3 Menteri Segera Terbit

Distribusi Guru akan Merata JAKARTA - Guru dalam waktu dekat bisa pindah tugas dari satu wilayah ke wilayah lain. Ini terjadi lantaran pemerintah segera menerbitkan SKB tiga menteri yang akan mengatur tentang distribusi guru. ‘’Peraturan ini memungkinkan guru dapat berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain, sehingga disparitas distribusi guru akan berkurang,’’ ujar Mendiknas Mohammad Nuh di Jakarta, kemarin. Kemdiknas bersama-sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan membuat regulasi untuk memperbaiki distribusi guru. Mendiknas mengungkapkan, saat ini distribusi guru di Indonesia tidak merata. Dalam paparannya Mendiknas menyampaikan, sebanyak 68 persen sekolah terdapat di kota. Di sisi lain, lanjut dia, sebanyak

37 persen sekolah di desa dan 66 persen sekolah di daerah terpencil kekurangan guru. ‘’Di

Mohammad Nuh

sekolah-sekolah ada kelebihan guru, tetapi di sekolah pedesaan dan daerah terpencil justru kekurangan guru. Kami akan segera menyiapkan untuk merampungkan keputusan bersama Mendagri, Menpan, dan Mendiknas. Guru dimungkin-

kan berpindah antarkabupaten, antarkota, maupun antarprovinsi’’ kata Mendiknas. Mulai tahun pelajaran baru ini, kata Mendiknas, pemerintah juga akan menyiapkan guru-guru baru untuk dialihkan dan ditugaskan ke daerah yang kekurangan guru, yaitu di daerah yang terpencil. Guruguru itu akan diberikan insentif dalam bentuk finansial dan jenjang karier. ‘’Besarnya paling tidak satu kali gaji sesuai golongannya ditambah insentif lain yang harus kami berikan. Mudah-mudahan mulai tahun ajaran baru itu sudah dimungkinkan adanya mobilitas,’’ jelasnya. Penyiapan guru-guru baru ini, lanjut Mendiknas, terutama ditujukan untuk mengganti sebanyak 195.387 guru yang akan pensiun pada 2014 nanti. ‘’Sekalian kami alirkan ke daerahdaerah yang kekurangan guru tadi,’’ jelasnya. (son)

Amelia Yani sebagai Ketum DPP PPRN. Kemudian, Amelia Yani pada bulan November 2009, menggugat DPP PPRN di PN Jaktim, secara perdata dan pidana. Amelia Yani bahkan meminta ganti rugi materiil dan immaterial sebesar Rp 500 miliar kepada DL Sitorus. Konflik inipun, sempat dibawa ke Menkumham, dalam jawabanya tentang masalah PPRN, Menkumham berpendapat agar perselisihan kepengurusan Parpol harus diselesaikan dengan mengacu pada UU No 2 Tahun 2008 tentang partai politik. (nas)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sedang menyiapkan peraturan untuk menindaklanjuti UndangUndang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, E.E Mangindaan mengatakan peraturan tindak lanjut tersebut dalam bentuk rancangan peraturan pemerintah (PP) dan peraturan presiden (perpres). ‘’Rancangan peraturan pemerintah ini dalam tahap pembahasan intensif,” katanya dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR dengan Kementerian PAN dan RB di Jakarta, kemarin Sesuai amanat UU, sebelumnya telah ditetapkan lima rancangan peraturan pemerintah dan peraturan presiden mengenai mekanisme dan ketentuan pemberi ganti rugi.

Kelima rancangan PP tesebut yakni tentang ruang lingkup pelayanan publik, pedoman penyusunan standar pelayanan, peran serta masyarakat, sistem pelayanan terpadu, proporsi akses dan kategori kelompok masyarakat Tetapi berdasarkan rapat harmonisasi rancangan PP dengan Kementerian Hukum dan HAM serta instansi lainnya, Ia mengatakan, dicapai kesepakatan bahwa RPP tersebut akan diintegrasikan menjadi satu rancangan PP dan perpres. ‘’Rancangan PP ini berjudul Pelaksanaan UU tentang Pelayanan Publik dan rancangan perpres mengenai mekanisme dan ketentuan pemberian ganti rugi,” katanya. Mangindaan menjelaskan, sejalan dengan penyiapan rancangan PP dan perpres, maka juga disusun rancangan peraturan Menteri PAN dan RB tentang petunjuk teknis

penyusunan standar pelayanan. Peningkatan kualitas pelayanan publik ini merupakan muara atau awal dari reformasi birokrasi. Untuk itu, pemerintah berupaya mendorong perbaikan sistem pelayanan publik agar terwujud pelayanan yang prima oleh seluruh unit pelaksana teknis kementerian atau instansi baik di pusat maupun di daerah. Dalam rangka penyebarluasan informasi tentang UU ini, maka pemerintah telah melakukan sosialisasi pada beberapa instansi pusat dan daerah maupun sosialisasi melalui berbagai program seminar, lokakarya dan diskusi. Reformasi birokrasi merupakan amanat kontrak kinerja yang mengacu pada Permenpan No 15/2008. Tujuannya, ingin memberikan peningkatan pelayanan kepada publik secara lebih efisien dan efektif, transparan dan akuntabel. (ant)

Pemerintah Diminta

Perbaiki Layanan untuk Lansia JAKARTA - Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Kadir Karding meminta pemerintah meningkatkan alokasi dana dan memperbaiki program pelayanan bagi penduduk lanjut usia (lansia). ‘’Selama ini penanganannya masih parsial, kami mendorong penerapan kebijakan yang komprehensif,” katanya dalam acara diskusi menyongsong peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di gedung Kementerian Sosial, di Jakarta, kemarin. Menurut Kadir, sebaiknya pemerintah terlebih dulu mendata penduduk lansia dan memetakan permasalahan terkait penduduk lanjut usia serta pelayanan yang mereka butuh-

kan baru kemudian menyusun program yang komprehensif. ‘’Untuk lansia yang terlantar tetap program yang bersifat derma, lansia yang lain bisa diarahkan untuk mendukung kegiatan produktif. Mereka bisa diberdayakan untuk mengajar atau diminta melakukan kunjungan ke sekolah untuk berbagi pengalaman,” katanya. Ketua Komnas Lanjut Usia Toni Hartono mengatakan pemerintah harus meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan penduduk lanjut usia serta akses mereka terhadap fasilitas pelayanan umum. Kepedulian terhadap kesejahteraan penduduk lansia, menurut dia, tidak boleh hanya

dilakukan dengan memberikan bantuan uang bagi mereka yang tidak mampu namun juga melalui penyediaan fasilitas yang memberdayakan. ‘’Banyak lansia masih bisa produktif. Pemerintah seharusnya menyediakan fasilitas pelatihan dan usaha serta membantu pengembangan pusat kegiatan bagi lansia,” katanya. Menurut Pusat Data dan Informasi Kemensos, jumlah penduduk lansia pada 2010 sebanyak 18.575.000 orang dan diperkirakan meningkat menjadi 22.551.300 orang. Sementara jumlah penduduk yang terlantar, menurut data Kementerian Sosial, sampai akhir tahun 2009 sebanyak 2.994.330 orang. (ant)


Megap litan S osok H. Eddi Warsa, SH

Prihatin Generasi Muda Bogor PADA usianya yang sebentar lagi menginjak ke528 tahun, Kota Bogor sebagai salah telah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Namun seiring dengan usianya itu, ibarat sebuah mobil tua, berbagai masalah dan problem juga harus dihadapi Kota Bogor. Problem itu antara masalah kemiskinan, kebersihan,kesehatan, kemacetan lalulintas dan yang tak kalah mengkhawtirkan adalah mulai menipisnya rasa kecintaan masyarakat khusunya para generasi muda di Bogor dengan budaya dan bahasa daerahnya sendiri. “Terus terang saya sebagai putra asli daerah, sangat prihatin dengan kondisi masyarakat khusunya generasi muda di Kota Bogor saat ini. Banyangkan, saat ini semakin sedikit orang Bogor yang mampu mengusai bahasa Sunda dengan baik dan benar. Jangan-jangan suatu saat anak cucu kita, untuk belajar bahasa sunda mereka harus pergi jauh ke Negara Suriname atau Belanda,” ujar H. Eddi Warsa, Asisten Daerah (Asda II), Pemerintah Kota Bogor. Mantan Kepala Bapeda, Pemkot Bogor itu mengaku, untuk upaya menumbuhkan rasa cinta akan budaya local, sebetulnya pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya. Upaya tersebut antara lain dengan menggelar berbagai kegiatan dan lomba yang berkaitan dengan budaya sunda. “Kita juga akan desak dinas pendidikan, agar pendidikan bahasa sunda ini bisa masuk dalam kurikulum pendidikan bagi anak-anak SD dan SLTP, bahkan jika perlu hingga jenjang SMA di Bogor,” tegas lulusan Fakultas Hukum, Universitas Ibnu Kholdun (UIK), Kota Bogor ini. (bas)

Suluh Indonesia, Kamis 27 Mei 2010

4

Pelaku Curanmor Mati Didor BEKASI - Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor roda empat, Rustandi (42) alias Gendut alias Andi, warga Jakarta Pusat mati tertembak aparat Polres Metro Kota Bekasi saat berusaha kabur ketika diminta menunjukkan tempat persembunyian komplotannya. Pelaku curanmor yang tinggal di Jalan Kartini 9 dalam RT 5/6 itu saat diminta aparat menunjukkan tempat persembunyian ko-

mplotannya di Kampung Jati Batu Jawa Kabupaten Karawang berusaha kabur, kata Kasat Reskrim Polres Metro Kota Bekasi, Kompol Ade Ary Syam Indradi, kemarin. Pelaku tertangkap atas kasus pencurian di rumah milik Bayu Dwi (38) di Bumi Asih Jl. Raya Parpostel Jati Asih Kota Bekasi. Bersama temannya Juned, pelaku mencuri mobil Mazda 323 buatan tahun 1998 di rumah korban Bayu Dwi. Pelaku dibawa

dua petugas Bripka Nono Suhartono dan Bripka Amran Supriyanto untuk mengembangkan kasus pencurian kendaraan bermotor. Di perjalanan pelaku minta izin buang air kecil dan pelaku memanfaatkan untuk melarikan diri. Aparat mencoba memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali namun tak digubris. Aparat selanjutnya mengarahkan tembakan ke kaki pelaku dan bersarang di kaki kirinya. Pel-

aku masih berusaha kabur hingga dihadiahi dua timah panas yang mengenai punggungnya hingga tewas. Dalam peristiwa pencurian kendaraan bermotor tersebut aparat berhasil menangkap dua tersangka lain yaitu Kusned alias Juned yang juga tertembak dilutut serta Irham Kusroni. Ade menyatakan, telah mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Mazda 323 No Pol B 1593 ZB warna silver, satu unit mobil

Suzuki Karimun No Pol B 1719 BM yang dicuri tersangka dari Jakarta Timur, serta 12 kunci letter T, satu obeng dan satu buah saklar. “Pelaku telah melakukan perbuatan pencurian kendaraan bermotor sebanyak 15 kali, lima kali diantaranya diwilayah Kota Bekasi,” ujar Ade. Kedua pelaku lain, yaitu Kusned alias Juned dikenai sangkaan pelanggaran pasal 363 sementara Irham Kusroni pelanggaran pasal 481 tentang penadahan. (ant)

Brankas ATM BCA

Digondol Maling BOGOR – Sebuah Mesin Anjunan Tunai Mandiri (ATM) BCA, di Kompleks Ruko, Perumahan Bogor Baru, Blok A-3 RT 01/08, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara , Kota Bogor, kemarin dibobol kawanan rampok. Brankas ATM yang diduga berisi uang tunai ratusan juta rupiah itu berhasil ditemukan warga di Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Pembobolan mesin ATM milik BCA tersebut baru diketahui aparat kepolisian sekitar pukul 06.30 pagi. Kemudian satu jam kemudian polisi kembali mendapatkan informasi dari warga yang mengaku menemukan brankas ATM di lokasi tumpukan sampah, di Desa Pondok Udik. Tapi sayangnya saat brankas itu ditemukan sudah dalam konsisi kosong. Menurut salah seorang saksi di Perumahan Bogor Baru, Iman Santoso yang tidak lain adalah paranormal kondang KiGendeng Pamungkas, dirinya pertama kali mengetahui mesin ATM itu hilang sekitar pukul 05.00 WIB. Dirinya, pagi itu sebetulnya berniat akan mengambil uang tunai di mesin ATM tersebut. Namun dia mengaku kaget saat melihat mesin ATM sudah hilang. Merasa ada yang aneh dan

mulai curiga, pagi itu ki-Gendeng langsung menghubungi polisi. “Saya pada saat akan mengambil uang, melihat tempat mesin ATM itu dalam kondisi rusak,” ungkapnya. Polisi begitu menerima laporan itu, langsung bergerak kelokasi kejadian dan melihat mesin ATM sudah tidak ada di tempat. Diduga pelaku sebelum melakukan aksinya terlebih dahulu menutup kamera CCTV yang ada di ruangan ATM dengan lakban. Kemudian dengan menggunakan lingis meraka mencongkel dan berhasil membawa kabur mesin ATM. Bambang Sudaryono, salah satu petugas di bagian administrasi di Kantor BCA Bogor mengatakan, di dalam satu mesin ATM terdapat 5 catride tempat berisi uang. “Setiap katritnya biasanya berisi 230 juta rupiah,” ungkapnya. Kapolreta Bogor, AKBP Nugroho S. Wibowo, membenarkan bahwa pihaknya telah menemukan dan mengamankan mesin ATM BCA yang saat itu ditemukan warga di lokasi tumpukan sampah di derah Kemang. “Saat ditemukan mesin itu sudah kosong dan sekarang sudah kita amankan. Kita juga masih terus menyelidiki kasus ini,” terang Nugroho. (bas)

Anggota Polsek Sawangan

Suluh Indonesia/bas

RUBUH – Seorang petani markisa saat memperhatikan tanaman mereka yang rusak parah akibat diterjang angin putting belaiung, Sabtu petang, kemarin.

Putting Beliung Rusak BOGOR - Nasib belasan petani markisa di Kampung Kayumanis, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, kini memprihatinkan bahkan terancam gulung tikar. Pasalnya, tanaman markisa yang sudah siap panen dalam hitungan menit rubuh setelah diterjang angin puting beliung Sabtu (22/5) lalu. Untuk menutupi kerugian lebih besar, petani terpaksa memanen hasil tanaman mereka lebih awal meski dengan harga murah. “Kebun markisa ini rusak setelah terkena angin pada Sabtu sore lalu. Di deraah Kayumanis ini ada sekitar 15 petani dengan luas lahan secara keseluruhan sekitar 10 hektar,” kata Mulyadi, salah satu petani buah markisa yang juga Ketua RW setempat, kemarin.

Konsisi itu makin diperparah karena kondisi tiang bambu dan para-para untuk tanaman markiasa sebagian besar mulai lapuk akibat dimakan usia. “Agar tanaman markisa ini bisa berbuah dan produktif lagi, tentu menamang harus segara dibenahi. Tapi maklum, petani di sini kan belum memiliki biaya untuk itu,” ujarnya pasrah. Hal senada juga disampaikan Suhanda (38), salah satu petani binaan kelompok Posdaya di Kelurahan Kayumanis. “Saya sekarang untuk mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga terpaksa kerja srabutan di pasar,” ujarnya. Mulyadi, Suhanda dan belasan petani markisa lainnya di darerah tersebut mengaku mengalami kerugian yang cukup besar. “Jujur saja sebetulnya selama ini hasil dari menan-

am buah markisa ini sudah mulai bisa kami rasakan, karena selama ini hasil panen sudah ada perusahaan minuman yang menampungnya,” imbuh Anwar, petani lainnya. Aris Basuki sebagai salah satu Koordinator Kelompok Tani Markisah di Kampung Kayumanis mengakui, puting beliung telah membuat sekitar 25 anggotanya kehilangan penghasilan, akibat tak mampu memasok buah markisah untuk dijadikan sebagai bahan baku sirup maskisah Bogor. “Di wilayah Kayumanis kita memang memiliki petani binaan sebanyak 15 petani inti. Tapi dari sektor itu pula banyak tenaga kerja (plasma) yang telah memiliki ketergantungan dengan usaha pertanian dan UKM yang telah kami rintis sejak 2008 lalu,” jelasnya. (bas)

Walikota Himbau Pramuka

Jalani Sidang Disiplin Ciptakan Generasi Muda Positif DEPOK - Sebanyak 14 anggota Polsek Sawangan kemarin menjalani sidang disiplin terkait kasus kaburnya enam orang tahanan beberapa waktu lalu. Mereka adalah Iptu Sumitro, Bripka Sidik, Bripka Teguh Pujianto, Briptu Lukman, Briptu Syamsul Anwar, Aiptu Sudiri, Bripka Sugeng Widoyo, Brigadir Mulyadi, Brigadir Hendro Setiawan, Briptu Dwi Setiawan, Aiptu Ahmad, Brigadir DJ Sumardi, Briptu Haspan Siregar serta Brida Yayan Haryanto. Sidang yang dipimpin Wakapolres AKBP Ahmad Subarkah di Polres Depok kemarin diketahui 13 orang petugas terbukti lalai hingga menyebabkan tahanan kabur. Sedangkan satu orang lainnya dinyatakan tak bersalah karena malam itu sedang dalam kondisi sakit dan tak berjaga di Polsek. “Mereka terbukti lalai dalam menjalankan tugas. Atas tindakan tersebut, mereka terkena Pasal 14 Ayat 1 Huruf B Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PPRI) Nomor 1, Pasal 4 Huruf D PPRI Nomor 2, dan Pasal 5 Huruf A dan B Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2006 tentang perilaku merugikan dinas,” kata Wakapolres kepada war-

tawan, kemarin. Sedangkan satu orang yang dinyatakan bebas, lanjut Ahmad, karena yang bersangkutan memang dalam kondisi sakit. Demikian halnya dengan Kapolsek Sawangan, AKP Icang Suhendar yang dinyatakan telah menjalankan tugas sesuai aturan. “Dari hasil penyelidikan, Kapolsek tidak terbukti lalai dalam tugas karena telah menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku,” tandas Ahmad. Terungkap pula pada malam itu petugas SPK ratarata tak mengecek jumlah tahanan. Selain itu, kata Ahmad, satuan lain pun dianggap tak melaksanakan piket dengan baik. “Hukuman yang dijatuhkan pun sesuai dengan kesalahan dan fungsi masingmasing,” tandasnya. Sebagaimana diketahui, enam orang tahanan Polsek Sawangan kabur dengan menjebol pintu sel. Mereka menggergaji sel sepanjang 15 sentimeter yang di dapat dari istri salah satu tahanan. Mereka mengalihkan perhatian petugas piket malam itu dengan cara bernyanyi. Setelah pintu berhasil dijebol, keenam tahanan pun kabur melalui pintu depan tanpa diketahui petugas piket. (rin)

Polresta Bogor Bekuk

Puluhan Hektar Pertanian Markisa Pemilik 10 Kg Ganja

DEPOK - Walikota Depok Nurmahmudi Ismail melantik pengurus Kwartir Cabang (kwarcab) Pramuka Kota Depok periode 2010-2015 di Puri Agung, Jalan Pemuda, Kecamatan Pancoranmas, Depok. Sebanyak 33 orang pengurus Kwarcab Pramuka Kota Depok dan 18 orang pengurus Pusdiklat Kwarcab Pramuka Kota Depok kemarin resmi dilantik di hadapan Kepala Kwartir Daerah Provinsi Jawa Barat Dede Yusuf, Ketua Harian Majelis Pembimbing Cabang

(Mabicab) Kota Depok Yuyun Wira Saputra, Dandim 0508 Kota Depok Letkol Arh Suroso serta jajaran Pemerintah Kota Depok. Ketua Mabicab Kota Depok yang juga Walikota Depok Nurmahmudi Ismail menuturkan, dengan adanya gerakan Pramuka di Depok diharap dapat menghadapi masalah di Depok. Gerakan Pramuka, dapat melahirkan generasi muda yang positif sehingga dapat memimpin Depok nantinya. “Melalui pramuka diharapkan akan melahirkan pemuda-pemu-

di positif yang memiliki wawasan kepemudaan, memiliki wawasan kebangsaan,” pesan Nur usai pelantikan, kemarin. Ditemui di tempat yang sama, Kepala Kwarcab Kota Depok Sariyo Sabani yang baru dilantik berpesan seluruh anggotanya untuk menanamkan cinta sesama. “Dengan Gerakan Pramuka saya ingin menanamkan mental positif dengan mencintai sesama manusia. Jangan sedikit-sedikit terjadi perkelahian hanya karena rebut masalah kecil,” ujarnya berpesan. (rin)

BOGOR - Satuan Narkoba Kepolisian Resor Kota Bogor membekuk Ajis alias Gondrong (27) karena kedapatan memiliki ganja seberat 10 kilogram yang disimpan di rumah kosnya di Malabar Ujung RT 02/III Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. “Tersangka kita amankan, Kamis (20/5) sekitar pukul 16.00 WIB di tempat kosnya beserta barang bukti 10 kg ganja siap edar,” kata Kepala Satuan Narkoba, AKP Bambang Cipto Hadi, saat memberikan keterangan pers di Polresta Bogor, kemarin. Sebelum menangkap Ajis, polisi menggerebek rumah pemasok utama ganja bernama Tommy di Gang Alim Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah. Namun Tommy berhasil kabur. Di kediaman Tommy, petugas menemukan Dede (23), adik Tommy. Awalnya petugas mengira Dede adalah Tomi karena perawakannya mirip, apalagi di tempat tinggalnya ditemukan empat bungkus ganja senilai Rp 100.000 siap pakai. Dari keterangan Dede polisi mendapat informasi bahwa Tommy memiliki teman bernama Ajis. Polisi langsung memburu Ajis ke tempat kosnya. Setelah memastikan bahwa Ajis ada di dalam rumah, dengan berpura-pura hendak bertamu, polisi langsung mendatangi Ajis yang sedang dudukduduk di dalam rumah kon-

trakannya, lalu petugas langsung mencari keberadaan barang bukti. “Kita menemukan 10 kg ganja yang dibungkus seperti bata sebanyak 9 bungkus masing-masing seberat 1 kg, satu kantung kresek yang berisi potongan ganja serta satu buah timbangan warna oranye yang dipakai untuk menimbang ganja tersimpan di dalam karton yang diletakkan di dalam kamar,” terang Bambang. Pria asal Balikpapan, Kalimantan Timur, itu mengakui barang tersebut adalah milik Faisal yang dititipkan kepada tersangka melalui temannya yakni Tommy. Selain mengenal Faisal dari Tommy, Ajis mengaku diajak Tommy bekerja sebagai kurir ganja serta sudah dua kali menerima titipan dan mengirimnya. Pengiriman pertama seberat 5 kg sebulan lalu. “Satu kilonya saya diupah Rp 100.000, untuk kiriman kedua ini saya dapat Rp 1 juta,” katanya. Ajis tertarik menerima pekerjaan karena upah yang diberikan cukup menjanjikan dari penghasilannya sebagai tukang tato yang sebulan sekali dapat pelanggan. Ia dipersangkakan dengan pasal 114 ayat 2 Subsider Pasal 111 ayat 2 Undangundang nomor nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Maksimal hukuman mati, atau penjara seumur hidup,” tandas Kasat. (ant)

Panitia HJB Gelar Aksi Donor SEBANYAK 200 paket kantong darah berhasil diperoleh dalam aksi donor darah massal menyambut Hari Jadi Bogor (HJB) ke-528. Aksi donor darah ini digelar atas kerjasama PT Good Year Indonesia, Dinas Kesehatan, PMI Cabang dan Panitia Hari Jadi Bogor ke-528. Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Kota Bogor, Eddy S. Warsa selaku Ketua panitia HJB ke-528 mengungkapkan, pelaksanaan donor darah sejatinya menggambarkan semangat untuk terus mengimplementasikan tema “Bogor Berbakti” di setiap kegiatan yang ada. “Karena melalui aksi donor darah telah berupaya melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi sesama,” ujarnya. Dalam peringatan HJB ke-528 tahun ini, pihaknya telah memiliki

banyak kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan di Kota Bogor. “Kemarin kita mengelar gerak jalan sehat dan hari ini kita melakukan aksi donor darah ini. Sedangkan untuk

besok (hari ini-Red), panitia juga akan mengelar kegitan akbar tahunan yakni Kumbah Tugu Kujang atau mencuci Tugu Kujang di Jalan Pajajaran,” urainya. Tidak hanya itu, panitia juga akan melakukan kegiatan sunatan massal dan nikah massal bagi warga kurang mampu di Bogor. “Pada puncak HJB nanti yakni tanggal 03 Juni kita akan menggelar Rapat Paripurna Dewan, kemudian akan dilanjutkan dengan acara nyayi bareng lagu-lagu daerah kenagan bersama anggota dewan,” pungkasnya. (bas)

Suluh Indonesia/bas

DONOR DARAH - Salah satu PNS di Kota Bogor, saat mendonorkan darahnya yang merupakan rangkaian HUT Kota Bogor ke-528.


pini F OKUS Singkirkan Ego Mengeksploitasi Alam ERBAGAI persoalan alam, di antaranya bencana alam yang makin banyak muncul belakangan ini lebih banyak dilihat bukan sebagai siklus alam yang alami tetapi lebih banyak akibat ulah manusia. Dunia saat ini tengah mengalami perubahan iklim yang amat dahsyat. Anomali ini benar-benar menempatkam dalam kondisi yang sangat kritis. Namun sayangnya, manusia di dunia ini masih menerapkan prinsip ambiguitas ataupun standar ganda dalam menyikapi masalah tersebut. Bali Roadmap sebagai hasil Konferensi Pemanasan Global beberapa waktu lalu kini tidak jelas arahnya. Negara-negara besar yang notabene penghasil emisi gas buang terbesar seperti AS secara terangterangan tak mau menjalankan kesepakatan itu. Alhasil dunia kini dalam kondisi yang tidak pasti antara menyelamatkan di satu sisi dan di sisi yang lain membiarkan proses kehancuran itu terjadi. Sekarang mari kita tarik persoalan ini ke ranah lokal. Bagaimana sebenarnya pengambil kebijakan mengelola tanah Bali? Sebelum munculnya otonomi daerah, segala ekses pembangunan di pulau ini lebih banyak diartikan terlalu kerasnya tekanan pusat terhadap daerah sehingga daerah merasa di-fait accompli untuk melakukan hal tersebut. Kini setelah era otonomi daerah tudingan semacam itu tidak lagi terdengar kencang meskipun tidak hilang sama sekali. Kini lebih banyak munculnya ego pemimpin daerah kabupaten dalam mengeksploitasi daerahnya demi mendapatkan lebih banyak uang yang katanya untuk kesejahteraan rakyat. Sekian tahun berlalu, banyak proyek itu yang lebih banyak buntungnya ketimbang untung. Kalaupun untung sayangnya duit itu hanya dinikmati segelintir elite dan sebagian besar sisanya lari ke pusat. Kalau buntung? Masyarakat tak dapat uang, alam Bali juga ikut hancur. Kerugian bertubi-tubi bagi masyarakat Bali. Yang juga memunculkan fenomena awam saat ini adalah segelintir oknum ingin menciptakan konflik horizontal manakala sebuah proyek mendapat penentangan di masyarakat. Rakyat yang pro serta kontra coba diadu domba. Fenomena lain adalah munculnya perselingkuhan sistematis antara oknum pejabat, wakil rakyat, tokoh masyarakat dan bahkan tokoh agama dalam menggolkan sebuah proyek besar. Diciptakan sebuah opini publik dengan mencari-cari dasar budaya dan religi untuk nemuluskan proyeknya itu. Penegakan hukum terhadap para penghancur ekologi juga terbukti tidak memberi efek jera. Buktinya tindakan-tindakan yang merusak alam lingkungan terus terjadi, sehingga mengakibatkan rangkaian bencana yang harus dihadapi dan dijalani umat manusia. Vonis hakim seolah mengistimewakan pembalak hutan dan perusak lingkungan dengan putusan-putusan ringan sehingga merupakan vonis yang bercorak ‘membalak’ keberlangsungan hidup negeri ini. Beberapa tahun ke depan, barangkali makin tidak ada elemen negeri ini yang masih berani memberikan garansi kalau di musim hujan dengan zerro accident bencana alam yang sangat mengerikan. Pasalnya laju deforestasi atau kriminalisasi kawasan hutan yang semakin marak berisiko besar dalam mendorong seringnya terjadi bencana berskala besar. Hal-hal seperti inilah yang sangat berbahaya dan harus segera disikapi dan dihentikan oleh pejabat, wakil rakyat, tokoh adat dan agama serta pers yang masih punya komitmen serta integritas dalam menjaga kelestarian Bali sebagai sebuah entitas yang utuh. Jika tidak, bencana secara sistematis akan semakin menggerus pulau ini. Tentu kita tak mau semua hal ini terjadi. ***

B

Bang D

el

Timwas ancam tindaklanjuti kasus Century melalui jalur politik

Lanjutkan ... ?

Suluh Indonesia, Kamis 27 Mei 2010

5

‘Teroris Ekologi’ Versus Kriminalisasi Alam SIAPA yang seharusnya paling dipersalahkan, paling bertanggung jawab, atau dituntut akuntabilitas moral-yuridisnya, manakala negeri ini makin lama makin sering dan akrab dieksaminasi dan dieksekusi oleh berbagai bentuk bencana, yang berakar kriminogen pada kehancuran hutan? Pembalak hutan secara individual, berkelompok, atau korporatif memang harus ditempatkan sebagai pihak yang wajib dipersalahkan seiring dengan makin akseleratif kerusakan kawasan hutan di negeri ini. Harapan Indonesia menjadi negeri kaya yang bisa memakmurkan rakyat dan mengharmoniskannya makin sulit atau bahkan menjadi mission imposible akibat eksplosifnya kehancuran hutan. Kawasan hutan tidak lagi menjadi kawasan yang mendamaikan dan menyenangkan, melainkan sebagai kawasan mengerikan laksana tempat pembantaian. Pasalnya, begitu kita melewati atau membangun komunitas di kawasan hutan, kita sewaktu-waktu bisa diserang oleh — meminjam istilah Sirozi Ahmad (2009)— teroris ekologi. Dalam paradigma terosris ekologi itu, masyarakat dan negara menjadi subjek yang terancam dihancur-leburkan, yang bukan tidak mungkin suatu saat nanti tinggal menjadi tuyang-tuyang historis atau cerita yang dilegendakan akibat kedahsyatan gerakan penghancuran kekayaan berharganya (hutan) secara terorganisir. Masyarakat dan negara bergelar ‘untaian ratna mutu manikam’ tinggal menjadi mitos akibat kaum oportunis yang mengemas dirinya menjadi kriminalis ekologi. Stigma sebagai negara terkaya dari sisi sumberdaya alam tak lebih dari omong kosong, yang kesemuanya ini mempunyai relasi dengan gerakan penghancuran hutan yang terus berjaya menjajah atau menghegemoni negeri ini, yang mengakibatkan segala kekayaan atau potensi sumberdaya alam hancur. Sebagai bahan refleksi misalnya, Suswono (2008) menunjukkan data, bahwa sampai saat ini tidak kurang dari 35 persen wilayah daratan Indonesia sudah dialokasikan untuk operasi pertambangan yang meliputi pertambangan mineral, batubara, maupun pertambangan galian C. Dalam praktiknya, pertambangan di Indonesia menimbulkan berbagai dampak negatif. Pertama, menciptakan bencana lingkungan. Sebagian besar operasi pertambangan dilakukan secara terbuka (open pit) di mana ketika suatu wilayah sudah dibuka untuk pertambangan, maka kerusakan yang terjadi di wilayah tersebut tidak dapat dipulihkan kembali (irreversible damage). Hampir semua operasi pertambangan melakukan pembuangan limbah secara langsung ke sungai, lembah, dan laut.

Oleh : Moh. Faisol* Vonis hakim yang telah memanjakan atau mengistimewakan pembalak hutan merupakan vonis yang bercorak ‘membalak’ keberlangsungan hidup negeri ini. Beberapa tahun ke depan, barangkali makin tidak ada elemen negeri ini yang masih berani memberikan garansi kalau di musim hujan dengan zerro accident bencana alam yang sangat mengerikan.

Konsesi hutan yang diregulasi oleh pemerintah seluas 925 ribu ha untuk operasi 13 perusahaan tambang tentu akan menimbulkan efek malapraktik yang merupakan proses divestasi modal ekologi. Dari perhitungan Greenomics Indonesia, akibat proses divestasi fungsi ekologis itu, negara mengalami kerugian Rp 70 triliun per tahun, dilihat dari total penurunan produk domestik regional bruto (PDRB) dan pendapatan asli daerah (PAD) di 25 kabupaten/kota. Bila melihat pada hilangnya nilai jasa ekosistem hutan, keanekaragaman hayati, biaya lingkungan di sektor hulu, dan pemanfaatan hutan lindung secara berkelanjutan oleh masyarakat, kerugian yang ditanggung per tahun tidak kurang dari Rp 46,4 triliun. Perhitungan itu belum termasuk nilai kayu yang harus disingkirkan pada praktik tambang terbuka yang bernilai Rp 27,5 triliun. Sayangnya, meski kondisi negeri makin terancam lebur akibat sepak terjang sejumlah elemen strategis bangsa tersebut, tetap saja tidak tumbuh kesadaran nurani untuk berempati. Mereka terus menjadikan kawasan hutan layaknya kawasan yang bisa dijadikan obyek berkelanjutan untuk mengeruk keuntungan ekonomi. Mereka memperlakukan hutan sebagai kendaraan membenarkan kapitalisme individu, kroni, dan ko-

rporasinya. Keberanian sejumlah orang membangun kerajaan kriminalisasi ekologi itu tak lepas dari sikap atau sepak terjang elemen penegak hukum yang memberi ruang lebih liberal dan memanjakan. Vonis yang ditembakkan oleh hakim pada pelaku pembalakan hutan (illegal logging) masih berbentuk vonis yang menyenangkan atau memihak kriminal sumberdaya hutan. Presiden SBY misalnya, menginstruksikan kepada Satgas Pemberantasan Mafia Hukum untuk meneliti putusan-putusan pengadilan yang vonisnya ringan terhadap para pelaku pembakalan hutan. Dari 92 kasus pembalakan liar di Indonesia, 49 kasus pelakunya dinyatakan (divonis) bebas. Sedangkan 24 kasus, pelakunya dihukum sangat ringan atau hanya 2 tahun penjara. Bahkan 19 kasus lainnya, pelakunya hanya dihukum setahun penjara. Ungkapan SBY tersebut menunjukkan, bahwa hakim telah berdosa besar terhadap terjadinya kerusakan dan kehancuran negeri ini. Nestapa bencana alam yang mengakibatkan kehancuran rumah penduduk, ladang pertanian, maraknya krisis pangan dan gizi buruk, dan banyaknya penduduk yang tiba-tiba diserang kemiskinan massal, merupakan beberapa efek buruk yang secara tidak langsung

ditabur dan disuburkan oleh hakim. Risiko Besar Vonis hakim yang telah memanjakan atau mengistimewakan pembalak hutan merupakan vonis yang bercorak ‘membalak’ keberlangsungan hidup negeri ini. Beberapa tahun ke depan, barangkali makin tidak ada elemen negeri ini yang masih berani memberikan garansi kalau di musim hujan dengan zerro accident bencana alam yang sangat mengerikan. Pasalnya laju deforestasi atau kriminalisasi kawasan hutan yang makin marak berisiko besar dalam mendorong seringnya terjadi bencana berskala besar. Barangkali elemen penegak hukum (hakim) perlu belajar dari pepatah kuno yang berbunyi, sesuatu yang buruk itu disebabkan oleh hal-hal buruk pula’ (evil causis evil vallacy). Terjadinya berbagai bentuk peristiwa memilukan, petaka sosial atau tragedi ekologi yang menghentak kehidupan ini bersumber dari kondisi buruk yang dilakukan dan ditabur manusia. Peristiwa memilukan yang membuat bangsa ini terpuruk juga disebabkan oleh perbuatan manusia yang serba memalukan. Dari perbuatan memalukan telah melahirkan nestapa alam yang mengerikan, dan dari nestapa alam ini melahirkan nestapa kemanusiaan. Perbuatan memalukan ini bernama vonis yang melindungi dan memanjakan pembalak. Hakim seperti itu telah atau sedang terjerumus dalam perbuatan tidak beradab atau tidak manusiawi terhadap alam, yang bukan hanya mengakibatkan kemarahan alam dan Tuhan, tetapi juga menimbulkan kerugian besar terhadap keberlanjutan hidupnya sendiri. Dalam kondisi hakim terseret dalam opsi memilih tidak bersahabat dengan alam atau menjadikan alam sebatas jalan memenuhi dan melampiaskan keserakahankeserakahannya, maka perbuatan demikian potensial membuat alam gampang dijadikan obyek mainan atau lahan kriminalisasi oleh penjarah (pembalak) yang merasa dirinya telah berhasil membeli atau memutilasi norma yuridis dan memperlakukan aparat penegak hukum (hakim) sebagai pecundang. Hukum menjadi objek dagelan atau tertawaan publik, yang akibat utamanya terletak pada aparat penegak hukumnya yang tidak teguh menjaga kesakralan ide-ide besar (agung) norma hukum. Norma ini sejatinya merupakan kekuatan sakti yang bisa membuat pembalak hutan ketakutan setengah mati kalau saja normanya diberdayakan maksimal untuk menjaringnya. *Penulis, aktif di Yayasan Permata Hati

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA U-Turn di Margonda BAGI warga Kota Depok kawasan Margonda merupakan kawasan sentra perekonomian dan pendidikan. Di jalanan yang membentang antara kawasan Lenteng Agung hingga pusat kota Depok ini berdiri beragam perguruan tinggi, pasar dan mal, yang membuat kota satelit ibukota ini menjadi hidup siang-malam. Namun sayangnya, tingginya aktivitas ekonomi di wilayah ini tak didukung dengan keberadaan infrastruktur (jalan) yang mendukung. Bagaimana tidak, wilayah yang sangat padat dan dilintasi banyak kendaraan – apalagi di akhir pekan itu– hanya dilayani oleh Jalan Margonda Raya, yang merupakan salah satu jalan utama di Kota Depok.

Mungkin di awal pembangunannya, beban Jalan Margonda diperhitungkan tak sebesar sekarang. Namun kini dengan kian bertambahnya jumlah kendaraan ditambah kian padatnya jalan, jalan itu seakan tak mampu lagi menanggung beban. Kemacetan yang terjadi di Jalan Margonda Raya, kian bertambah, karena di jam-jam sibuk (khususnya di akhir pekan) beberapa putaran (U-turn) yang ada di jalan itu, justru ditutup.hingga kian menyulitkan para pengguna jalan. Saya yang tinggal di kawasan Kecamatan Limo kerapkali harus menempuh waktu hingga 1,5 jam, hanya untuk menuju ke pusat perbelanjaan Margo City

dari arah Jalan Dewi Sartika, hanya gara-gara saya harus memutar di fly-over di dekat gerbang Kampus Universitas Indonesia (UI), yang nota bene berjarak cukup jauh. Kami mohon kepada Pemerintah Kota Depok untuk memecahkan masalah ini, mungkin dengan

cara membuat beberapa jalan alternatif, sehingga wargaDepok yang akan menuju ke arah Pasar Minggu (dan sebaliknya), tak perlu harus melintasi Jalan Margonda Raya. Luthfi Limo, Depok

Perbaikan Jalan Belum Serius KERUSAKAN jalan di Jakarta sudah pada taraf mengancam, dan bukan lagi mengganggu. Lihat saja data yang menyebutkan puluhan jiwa melayang di jalan raya akibat jalan rusak. Kondisi jalan rusak seperti ini juga menimbulkan kemacetan luar biasa hingga ratusan menter hingga menyebabkan tekanan emosi

bagi para pengguna. Jakarta yang sudah macet dengan segala macam sebabnya itu, juga diperparah dengan banyaknya proyek galian jalan yang jelas-jelas mengganggu dan membahayakan pengguna jalan. Penambalan seringkali hanya asalasalan sehingga mudah rusak, seperti yang terjadi di sepanjang

jalan Pejompongan dari kuburan karet bivak hingga kearah flyover slipi arah Permata Hijau. Rakyat telah susah payah membayar pajak namun tak pernah mendapat perhatian serius dalam masalah keamanan terutama di jalan raya. Harapan rakyat sebenarnya sederhana jika pemerintah daerah mau sedikit berempati. Perbaikan jalan yang dijalankan pemerintah masih terbilang kurang maksimal disamping memakan biaya yang besar juga akan menambah parah keadaan jalan. Masyarakat semakin rawan menyaksikan hal yang janggal di Jakarta. Kota yang kian hari terlihat semakin kacau ini membuat warga frustrasi dan bertanyakan. Apa jadinya nasib masa depan kota Jakarta? Jalan-jalan yang ramai dilalui

pengendara di pinggiran jalan besar tak kalah pentingnya untuk di standarisasi agar layak untuk di lewati para pengendara yang tak dielakan lagi berhak mendapatkan fasilitas yang seharusnya. Keadaan jalan yang penuh lubang menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas. Masyarakat telah lama kecewa dengan langkah yang diambil Pemerintah setempat yang dinilai sangat lalai. Meskipun telah kita lihat bersama kinerjanya di lapangan seperti apa. Mohon kesigapan dan kepekaan dari Pemprov DKI untuk menyegerakan perbaikan jalan-jalan di Jakarta. Untuk daerah-daerah penyangga juga butuh perbaikan yang tak kalah seriusnya. Aries Kebon Jeruk

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 27 Mei 2010

6

Persisam Libas Persebaya 3-1 SAMARINDA - Tim Persisam Putra Samarinda Mengalahkan Persebaya Surabaya 3-1 pada lanjutan Liga Super di Stadion Segiri Samarinda, kemarin Tiga gol yang mengantarkan kemenangan Persisam di cetak oleh Ronald Fagundes pada menit ketiga, Pipat Tonkhanya (54), dan Danilo Fernando (59). Gol balasan Persebaya dicetak oleh Andik Firmansyah pada menit ke-64. Tuan rumah yang mendapatkan dukungan ribuan suporternya, tampil begitu agresif sejak babak pertama dimulai. Melalui serangan yang cepat tuan rumah menciptakan peluang melalui tendangan bebas. Tendangan bebas ini bermula dari aksi Fandi Mochtar menusuk jantung pertahanan Persebaya dijatuhkan oleh pemain Persebaya, beberapa meter di luar garis penalti. Ronald Fagudes sebagai algojo tendangan bebas mampu memanfaatkan kesempatan dan menciptakan gol pertama untuk tuan rumah. Memasuki babak kedua, tim tuan rumah berusaha menggandakan keunggulannya, meski tim tamu Persebaya juga berupaya menyamakan skor.

Kali ini giliran Pipat Tonkanya sebagai eksekutor, memanfaatkan umpan Ronal Fagundes pemain asal Thailand itu bisa memperbesar keunggulan tuan rumah pada menit 54. Berselang lima menit, giliran Danilo Fernando memaksa Sayfudin penjaga gawang Persebaya, memungut bola untuk ketiga kalinya. Tendangan keras Danilo dengan memutar badannya gagal di antisipasi oleh Syafudin. Ketinggalan tiga gol, tak membuat semangat pemain Persebaya luntur, Justru anak asuh Rudi W Keljes ini terus menaikkan tempo serangan. Melalui serangan balik yang cepat Andik Firmansyah berhasil memanfaatkan umpan silang Patricio Morales dan dengan tandukan yang terarah di sudut kiri mengecoh Mukti Ali Raja penjaga gawang Persisam Putra. Namun semangat tim Persebaya untuk mengejar ketinggalannya pupus oleh habisnya waktu pertandingan. Tambahan waktu dua menit tetap memaksa skor keunggulan 3-1 untuk tuan rumah Persisam. Rudi Wiliam Keljes, pelatih Persebaya mengevaluasi bah-

wa kekalahan timnya dikarenakan gol cepat tim tuan rumah. “Terus terang gol itu membuat pemain kami kehilangan motivasi dan tidak menampilkan sepak bola modern,” katanya. Persiba Tumbangkan Persib Pada pertandingan lain, Persiba mengalahkan tuan rumah Persib 2-1 di Stadion Siliwangi Kota Bandung. Persiba unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak striker muda Sultan Samma menit 18 dan Hendro Siswanto menit 62. Sedangkan gol Persib buah bunuh diri pemain belakang Persiba Edy Gunawan menit 48. Pemain bernomor punggung 16 itu gagal menghalau bola, tandukannya malah masuk ke gawang sendiri. Dengan kemenangan tersebut, kesebelasan asal Balikpapan itu sementara naik ke peringkat ketiga menyalip Persib dengan nilai 53. Sedangkan Persib tertahan di peringkat empat dengan nilai 50. Pertandingan tersebut merupakan duel menentukan untuk memastikan diri meraih peringkat ketiga. Sebelumnya Persib dan Persiba sama-sama mengumpulkan nilai 50, namun Persib unggul selisih gol. (ant)

Empat Semifinalis Divisi Utama Siap Tanding SOLO - Empat tim yaitu Persisam Raja Ampat Papua, Persibo Bojonegoro, Deltras Sidoharjo, dan Semen Padang yang masuk semifinalis Divisi Utama Liga Indonesia 2009/ 2010 menyatakan siap bertanding di Stadion Manahan Solo pada hri ini dan Sabtu besok.. Pelatih Persisam Raja Ampat Papua, Raja Isa, di Solo, Rabu, mengatakan tim yang diasuhnya diakui relatif baru dan di atas kertas berada di paling bawah, tetapi tidak takut menghadapi semua lawan meskipun mempunyai nama besar. Dia mengatakan, Persisam dalam pertandingan tersebut juga akan tetap tampil dengan cirinya yaitu bermain menyerang dan keras. “Untuk semua pemain sekarang ini kondisinya siap bertanding dan tidak ada yang bermasalah,” katanya di sela mencoba lapangan di Stadion Manahan, Solo. Menyinggung Persisam yang main pertama akan bertemu dengan Persibo Bojone-

goro, Raja Isa mengatakan tidak ada masalah baik main sore maupun malam. “Kami siap bertanding dan datang ke Solo target lolos ke Liga Super,” katanya. Sementara itu Pelatih Persibo Bojonegoro, Sartono Anwar, mengatakan timnya bermain di Stadion Manahan, Solo merasa nyaman karena jajaran kepolisian Jawa Tengah punya tradisi melakukan pengawasan terhadap jalannya kompetisi sepak bola dengan ketat. Kunci untuk bisa lolos ke Liga Super, katanya, harus bisa mengatasi pertandingan semifinal melawan Persisam Raja Ampat pada laga perdana hari ini. Untuk perebutan tiket ke Liga Super ini juga akan dilakukan oleh Deltras Sidoharjo melawan Semen Padang. Pelatih Semen Padang Arcan Uri mengatakan timnya dalam menghadapi lawannya Deltras Sidoharjo pada pertandingan pertama tidak akan diperkuat dua pemainnyai yaitu

Budi Kurniawan, karena mendapat kartu merah dan Marsio Saza yang juga absen terkena masalah. Ia mengatakan meskipun kedua pemain depan tersebut dalam mengawali pertandingan tersebut tidak bisa diturunkan tidak ada masalah karena telah dipersiapkan penggantinya. Menyinggung peluang lolos Liga Super dalam pertandinga tersebut, Arcan Uri mengatakan empat tim yang bertanding di Solo ini smua mempunyai peluang sama. Pelatih Deltras Sidoharjo Nus Yadera mengatakan, semua pemain tidak ada masalah terkecuali Aldafo, Sakida, dan Arif Basuki yang mengalami cedera dan selama pertandingan delapan besar tidak diturunkan. “Kami akan mencoba tiga pemain tersebut dalam latihan ini, kalau memang hasilnya bagus ya dalam pertandingan semifinal nanti bisa diturunkan,” katanya. (ant)

Pertarungan Seri III Dragbike Ketat JAKARTA - Promotor olahraga bermotor (otomotif), Helmy Sungkar menjamin persaingan Seri III IPMJ Enduro Racing Dragbike 201 M, 30 Mei mendatang di JI Expo Kemayoran Jakarta bakal ketat. Pasalnya, selain persiapan peserta sangat panjang juga jumlah peserta membludak. Semula even ini akan digelar 23 Mei lalu namun karena alasan non teknis diundur menjadi 30 Mei. “Pengunduran jadwal ini menguntungkan peserta karena mereka memiliki waktu persiapan panjang. Selain itu, jumlah peserta semakin banyak. Kami pun terpaksa membatasi jumlah peserta tak lebih dari 500 pembalap,” kata Helmy Sungkar, Ketua Panpel yang juga big bos Trendypromo Mandira ini di Jakarta, kemarin. Menurut dia, Trendypromo Mandira, dalam seri III ini menjalin kerja sama dengan Ikatan Penggemar Mobil Jakarta

(IPMJ) dan Pengprov IMI DKI Jakarta. Helmy Sungkar lebih jauh mengatakan, ketatnya persaingan ini sebenarnya sudah terlihat sejak Seri II lalu. Pembalap elit nasional harus berjuang keras untuk menjadi juara karena pembalap lokal pun mampu memberikan perlawanan. Satu hal lagi yang dilakukan panpel pada seri ini seperti dikatakan Helmy adalah panitia akan memberikan kemudahan bagi para calon peserta yang berdatangan dari berbagai kota di pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa. Salah satu kemudahan itu yakni panitia mengubah jarak pengereman ketika mencapai stop finish akan ditambah menjadi total keseluruhan track sepanjang 385 Meter (berarti ada kenaikan sekitar 25 hingga 30 Meter) dari lokasi yang pernah diselenggarakan pada pertengahan April lalu.

Khusus untuk penonton, direncanakan akan dibuat tribun khusus dengan ketinggian hampir 10 tingkat beserta tempat duduk yang baik dan menampung tambahan sekitar 1000 penonton dalam menikmati tontonan yang atraktif dan berskala Open Championship tersebut. Adapun kelas-kelas lomba yang dipertandingan dalam acara ini terdiri dari sepuluh kelas kategori Motor yaitu: Kelas FFA 4 Tak s/d 250 cc (Non Matic), Kelas Bebek 2 Tak Tune Up s/d 125 cc, Kelas Skutik s/d 200 cc, Kelas Bebek 4 Tak Tune Up s/d 125 cc, Kelas Sport 2 Tak Tune Up s/d 140 cc, Kelas Skutik 4 Tak s/d 350 cc, Kelas Sport 2 Tak Tune UP s/d 155 cc, Kelas FFA 2 Tak s/d 250 cc ( Non Metic), Kelas Bebek 4 Tak Tune Up s/d 115 cc, Kelas Skutik 4 Tak s/d 115 cc, dimana dengan biaya pendaftaran Rp. 385 ribu. (oli)

Kejurnas Karting

Andra Targetkan Juara JAKARTA - Pembalap putri Indonesia Alexandra “Andra” Asmasoebrata menargetkan juara pada Kejurnas Karting 2010 di Sirkut Sentul, Jawa Barat, 5-6 Juni. “Bermain di rumah sendiri apalagi kejurnas, targetnya jelas menang. Kami telah menyiapkan segala sesuatunya untuk kejuaraan nanti,” kata Andra saat dikonfirmasi di Jakarta, kemarin. Menurut dia, pada kejurnas seri III nanti dirinya beserta tim akan bermain dengan maksimal. Karena pada dua seri sebelumnya selalu gagal akibat beberapa hal seperti masalah teknis kendaraan. Hasil bagus di kejuaraan

dunia di Jepang beberapa waktu lalu, kata dia, akan dijadikan motivasi agar mampu kembali bersaing dengan pembalappembalap Indonesia lainnya. “Saya di Jepang mampu masuk 10 besar. Jadi saya tidak ingin gagal lagi dan harus mampu naik podium,” katanya. Ia menambahkan saat berlomba di Jepang banyak pelajaran yang diraih mulai dari skill saat membalap serta pemilihan ban untuk perlombaan. Pemilihan ban, kata dia, harus cermat. Jika salah memilih maka akan berpengaruh terhadap kinerja pembalap dalam setiap perlombaan. “Hasil di Jepang akan kami aplikasikan di kejurnas nanti.

Kami berharap semuanya berjalan dengan lancar,” kata gadis yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-22 itu. Sementara itu, manajer Andra, Alex Asmasoebrata mengaku puas dengan hasil di Jepang. Hasil itu diharapkan mampu menjadi cambuk untuk lebih berprestasi lagi. “Tahun ini memang konsentrasi di karting. Untuk tahun depan, kemungkinan besar Andra akan terjun lagi di Formula Renault,” katanya. Andra Asmasoebrata tahun ini selain terjun pada kejuaraan di Jepang dan Manila juga akan bertanding di Rotax Asia Zone Challenge di Malaka, Malaysia. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PERSIJA MENANG - Pesepakbola Persija M. Ilham (kiri) berusaha merebut bola dari Pesepakbola Persema Semme Piere Patrick saat pertandingan lanjutan Liga Super di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, kemarin Persija 1-0.

Persija Tekuk Persema JAKARTA - Gol tunggal TA Musafry pada menit ke-90 mengantar kemenangan Persija Jakarta atas tamunya Persema Malang dalam lanjutan kompetisi sepak bola Djarum Liga Super Indonesia di Gelora Bung Karno Jakarta, kemarin. Dengan kemenangan ini, Tim Macan Kemayoran itu menggemas 52 poin dari 33 pertandingan. Persija yang menargetkan kemenangan langsung menekan pertahanan Persema yang dikawal oleh Seme Pierre Patrick. Beberapa peluang terjadi lewat M. Ilham maupun Emalue Serge. Persema pun tidak mau ketinggalan. Lewat koordinasi yang bagus antar lini, Jaya Te-

guh Angga pada menit 21 nyaris membobol gawang Persija, namun tendangannya masih membentur gawang. Tertekan lawan Tim Macam Kemayoran mencoba bangkit. Lewat aksi individu Emalue Serge pada menit ke-30, gawang Persema giliran terancam. Berkat kesigapan Sukasto Effendy gawang Laskar Ken Arok tetap aman hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, anak asuh Benny Dolo kembali menekan Persema. Masuknya Aliyudin menggantikan Agus Indra mulai merubah pola permainan. Beberapa peluangpun terjadi. Namun penyelesaian akhir yang kurang akurat membuat peluang yang ada gagal mem-

buahkan gol. Peluang terbaik Persija terjadi pada menit ke-59. Lewat tendangan bola mati Firman Utina di sekitar kotak pinalti yang diteruskan sundulan Abanda Herman nyaris membobol gawang Persema. Namun bola mampu ditepis oleh Sukasto Effendy. Tidak ingin berbagi angka dengan tamunya, Persija terus menekan anak asuh Aji Santoso. Masuknya tenaga baru seperti Musafry membuat daya gedor meningkat. Namun beberapa peluang tetap gagal dimanfaatkan dengan baik. Petaka bagi Persema terjadi dimenit-menit akhir. Kemelut didepan gawang Sukasto dimanfaatkan dengan baik oleh Musa-

fry sehingga mengubah kedudukan menjadi 1-0 buat Persija meski gol tersebut berbau offside. Hingga wasit Armando Pribadi meniup peluit panjang kedudukan tetap 1-0 untuk Tim Macan Kemayoran. “Kami tidak akan mengomentari masalah gol. Yang jelas kami sudah menyiapkan dengan baik termasuk mental sebelum bertanding dengan Persija,” kata pelatih Persema Aji Santoso usai pertandingan. Menurut dia, secara umum anak asuhnya mampu membuat frustasi Persija meski yang diturunkan adalah pemain-pemain muda. Hal ini terlihat dengan gol yang baru tercipta menjelang pertandingan berakhir. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 27 Mei 2010

7

Pertahanan AS Lemah EAST HARTFORD - AS menderita kekalahan 2-4 dari Rep.Ceko dalam laga persahabatan terakhirnya, kemarin sebelum pelatih Bob Bradley mengumumkan daftar 23 pemain yang akan dibawa ke final Piala Dunia. Ceko mengambil keuntungan dari lini pertahanan AS yang begitu lemah. Tim berjuluk The Yanks ini memang tak bermain dengan kekuatan penuh. Bradley mengistirahatkan pemain regulernya, termasuk Landon Clint Dempsey dan Tim Howard. Ia ingin mengamati untuk terakhir kalinya pemain-pemain lain yang bisa dimasukkan ke dalam skuad final. Diantara pemain-pemain cadangan itu, Maurice Edu dan Herculez Gomez masing-masing menorehkan gol internasional pertamanya pada menit ke-17 dan 66. “Kami semua gugup. Tak sabar menunggu keputusan Bob,” kata Gomez mengenai susunan pemain akhir yang akan diumumkan sang pelatih. Gambaran yang diperoleh Bradley pun tak sepenuhnya mengesankan. Bek Oguchi Onyewu, Heath Pearce, Clarence

Goodson dan Steve Cherundolo kerap bermasalah di lini belakang. Kelemahan mereka membuat Ceko yang tidak lolos ke Piala Dunia mendapat ruang untuk melesakkan gol demi gol. Situasi berat yang dihadapi para pemainnya juga dirasakan oleh Bradley. “Mengeluarkan energi penuh secara bersamaan agak sedikit gila. Dalam proses terlalu ingin berusaha seperti itu, di saat bersamaan kami membiarkan diri sendiri terbuka,” keluh Bradley. Bradley dijadwalkan mengumumkan skuadnya kemarin malam waktu setempat atau dini hari tadi. Ke-23 pemain yang terpilih akan berkunjung Gedung Putih, Kamis hari ini. “Anda dapat membayangkan bagaimana ketika mereka keluar dari lapangan, betapa emosinya. Mereka tahu kami sekarang berada dalam tahap dimana beberapa keputusan sulit harus dibuat,” imbuh Bradley. Setelah Edu mencetak gol pembuka, Ceko menyamakan melalui Tomas Sivok sebelum turun minum. Jan Polak membuat skor menjadi 2-1 bagi tim

tamu di menit ke-58. Gomez yang masuk di babak kedua merespons dengan gol balasan, tetapi Martin Fenin mengamankan kemenangan buat Ceko di menit ke-77, disusul gol keempat dari Tomas Necid di tambahan waktu. Gomez, DaMarcus Beasley dan Stuart Holden sama-sama menunjukkan penampilan solid. Mereka sepertinya hampir pasti akan diboyong ke Afrika Selatan. Masalah muncul dari lini pertahanan. Onyewu yang bermain 65 menit pada pertandingan pertamanya sejak operasi lutut Oktober tahun lalu, memicu terjadinya gol dari Sivok karena ia lambat menghalau bola. Sementara Pearce bertanggungjawab atas gol kedua yang diciptakan Polak. Sabtu lusa, AS menjamu Turki di Philadelphia. Laga ini berlangsung sehari sebelum mereka berangkat ke Afrika Selatan. Begitu tiba disana, mereka akan memainkan satu partai persahabatan lagi melawan Australia pada 5 Juli atau satu pekan sebelum menghadapi Inggris di pertandingan pembuka Piala Dunia. (adn/afp)

Barry Ditunggu Sampai Menit Terakhir LONDON - Pelatih timnas Inggris, Fabio Capello siap menunggu sampai menit terakhir untuk memastikan kebugaran gelandang Gareth Barry. Capello masih berhasrat memasukkan pemain Aston Villa itu ke dalam skuadnya untuk final Piala Dunia. Barry sudah tidak bermain sejak awal Mei karena cedera engkel selama bertanding dengan Tottenham untuk Manchester City. Namun Capello masih menyertakan namanya dalam skuad sementara yang terdiri dari 30 orang. Barry diharapkan mengisi posisi gelandang bertahan di Afrika Selatan. Selasa lalu Barry menjalani pemeriksaan di London dan berkonsultasi dengan dokter timnas Inggris, Ian Beasley serta ahli kebugaran Gary Lewin. Ia sudah diperbolehkan tidak menggunakan sepatu pelindung, tetapi sejauh ini ia hanya baru bisa jogging di kolam renang dan belum dapat mengikuti latihan berat. Barry kembali ke Manchester untuk mendapatkan pe-

rawatan lebih lanjut bersama klubnya dan tidak bergabung ke pemusatan latihan Inggris di Austria. Itu berarti ia akan kekurangan waktu latih tanding untuk pertandingan pembuka Piala Dunia kontra AS pada 12 Juni. Kondisi itu tidak mengurangi tekad Capello. Arsitek Italia ini bersedia menunggu Barry sampai 1 Juni, saat ia mengumumkan skuad finalnya yang terdiri dari 23 pemain. Kehadiran Barry diperlukan setelah Capello melihat duet Michael Carrick dan James Milner kurang impresif sewaktu mengalahkan Meksiko 3-1 Selasa lalu. Carrick khususnya bermain mengecewakan sebagai gelandang bertahan, sementara alternatif lain, Scott Parker dan Tom Huddlestone, minim pengalaman internasional. Capello menegaskan Barry termasuk bagian vital dalam susunan pemain intinya. “Barry selalu bermain dengan saya. Ia salah satu pemain penting, sangat penting,” ucap Capello, Rabu kemarin. Sementara striker Wayne

Rooney menepis kekhawatiran terkait produktivitasnya mencetak gol yang menurun bersama Inggris. Dalam tujuh penampilan terakhir untuk The Three Lions, Rooney ini hanya memperoleh satu gol. Ia kembali mandul saat melawan Meksiko. Bomber Manchester United ini bermasalah dengan cedera selangkangan dan engkel selama sebulan terakhir dan juga cedera leher Selasa lalu. Namun ia melalui musim yang cemerlang untuk United dan percaya diri bisa kembali ke performa terbaiknya di Afrika Selatan. “Tentu saja saya ingin mencetak gol, tetapi inilah kondisinya. Bila itu tidak terjadi, saya tetap bahagia karena ini pertandingan persahabatan dan bukan di Piala Dunia. Semoga, saya menyimpannya untuk selanjutnya. Saya tidak merasakan tekanan, saya mencoba dan memberikan seluruh kemampuan saya,” jelas Rooney seraya menambahkan dirinya tidak lagi khawatir dengan cedera yang sempat membekapnya. (adn/afp)

Suluh Indonesia/ap

DIGANJAL LAWAN - Pemain Kamerun, s Jean-Patrick Abouna (kanan) menghindar dari ganjalan pemain Georgia, Tobnike Aphtsiavbl, dalam pertandingan persahabatan kemarin. Kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Kamerun Gagal Taklukkan Georgia WINA - Kamerun perlu menghasilkan penampilan yang lebih baik daripada yang mereka tunjukkan di Austria, kemarin bila ingin lolos ke babak 16 besar Piala Dunia. The Indomitable Lions adalah wakil Afrika yang paling difavoritkan meraih sesuatu di putaran final bulan depan. Berhadapan dengan tim yang tidak lolos ke piala Dunia, Georgia, Kamerun bahkan gagal mencetak satu gol. Mereka hanya meraih hasil kurang impresif 0-0 di depan 3.500 penonton yang memadati stadi-

on Lienz, Salzburg. Tanpa striker bintang Samuel Eto’o yang membantu Inter Milan menjuarai Liga Champions Sabtu lalu, Kamerun hanya melepaskan satu tembakan ke gawang melalui striker Rostard Dorge Kouemaha di babak pertama. Georgia bermain lebih baik di sepanjang pertandingan. Kamerun yang melakukan pemusatan latihan selama 10 hari di Austria, akan memainkan satu pertandingan persahabatan lainnya dengan tim sesama peserta Piala Dunia,

Slovakia di Klagenfurt Sabtu nanti. Mereka akan meninggalkan kamp latihan pada 30 Mei. Di Afrika Selatan, Belanda, Denmark dan Jepang menanti mereka dalam penyisihan Grup E. Penampilan tak meyakinkan juga ditunjukkan wakil Afrika lain, Nigeria. Melawan Arab Saudi yang bukan kontestan Piala Dunia, mereka hanya memetik hasil 0-0. Super Eagles gagal bermain mengesankan dalam debut pelatih baru asal Swedia, Lars Lagerback. Tim Afrika Barat ini terbang

ke Austria hanya untuk melakoni satu laga pemanasan. Nwanko Kanu dan kawan-kawan langsung kembali ke London yang menjadi tempat latihan mereka selama persiapan Piala Dunia. Minggu nanti mereka menghadapi Kolombia dalam laga persahabatan lainnya. Nigeria bertemu dengan juara dunia dua kali Argentina, semifinalis Piala Dunia 2002, Korea Selatan dan juara Piala Eropa 2004, Yunani pada babak penyisihan grup di Afrika Selatan. Turnamen dimulai 11 Juni sampai 11 Juli. (adn/afp)

Ashle Cole Akan Bercerai

Gareth Barry

Paraguay Kurang Bertaji DUBLIN - Tim kontestan Piala Dunia 2010, Paraguay menyerah 1-2 dari Republik Irlandia dalam laga persahabatan, Rabu (kemarin. Tim asal Amerika Selatan itu mendominasi penguasaan bola, tetapi kurang menggigit di depan gawang lawan. Irlandia yang gagal ke putaran final di Afrika Selatan karena kalah kontroversial dari Prancis di babak playoff, mencetak kedua golnya di babak pertama melalui Kevin Doyle dan Liam Lawrence. Paraguay mencuri gol dari pemain debutan kelahiran Argentina, Lucas Barrios. Pelatih Paraguay, Gerardo Martino memperingatkan, bila timnya melakukan kesalahan yang sama melawan juara bertahan Italia di penyisihan grup nanti, mereka akan mengalami kerugian besar. Bersama Italia, Paraguay tergabung di Grup F yang juga diisi Slovakia dan Selandia baru. “Kami akan bertanding

dengan juara Piala Dunia terakhir dan kami harus memastikan kami membuat kesalahan sedikit mungkin,” ujar Martino. “Kami membuat kesalahan malam ini, sangat sedikit, tetapi itu membuat kami merugi,” imbuhnya. “Bila kami membuat kesalahan seperti itu melawan Italia, mereka akan mengambil keuntungan dan itu bisa jadi fatal buat kami,” tegas pelatih 47 tahun asal Argentina yang menjabat sejak Februari 2007 ini. Irlandia yang bertindak sebagai tuan rumah pantas berterimakasih pada striker Paraguay, Roque Santa Cruz untuk gol pertama mereka di menit ke8. Bola sundulannya menghalau tendangan bebas Damien Duff mengenai mistar gawang timnya sendiri. Ia kemudian berusaha mencegah Doyle membuat gol, namun striker Wolves itu lebih cepat untuk menceploskan bola melewati garis gawang. Setelah gebrakan itu pun

Irlandia masih tak mampu mendominasi. Paraguay lebihunggul dengan umpan-umpan yang rapi. Sayangnya tim berjuluk La albirroja ini jarang bisa mengancam gawang Irlandia yang dikawal Keirin Westwood. Hanya tendangan jarak jauh Jonathan Santana yang mendekati sasaran. Justru Irlandia memperoleh gol tambahan dari Lawrence menjelang jeda. Tuan rumah nyaris membuat skoad 3-0 pada menit ke-51 saat tendangan Duff dimentahkan oleh kiper Paraguay, Aldo Bobadilla. Striker veteran striker Robbie Keane gagal menyambut bola muntah dengan sempurna. Tembakannya melambung tinggi. Ini menimbulkan gairah bagi tim tamu. Mereka membalas satu gol di menit ke-58 melalui kerjasama apik Santana dengan Claudio Morel. Serangan berujung pada Barrios yang tidak melakukan kesalahan dalam mengeksekusi bola dari dalam kotak penalti. (adn/afp)

LONDON - Bek kiri Chelsea dan timnas Inggris, Ashley Cole akan resmi bercerai dengan istrinya yang seorang bintang pop, Cheryl. Perceraian ini berselang tiga bulan setelah mereka mengumumkan berpisah. Cole dan Cheryl telah menikah selama tiga setengah tahun. Mereka adalah satu dari dereten pasangan selebritis paling ngetop di Inggris. “Saya dapat mengkonfirmasikan mereka akan bercerai,” ungkap juru bicara Supersonic PR yang mewakili keduanya, kemarin. Berbagai kisah tentang mereka dan tuduhan bahwa Cole tak setia menghiasi halaman surat kabar sebelum mereka mengumumkan telah berpisah Februari lalu. Kabar ini tentu bukan berita bagus bagi Cole yang tengah mempersiapkan diri ke Piala Dunia. Ia masuk dalam 30 daftar pemain sementara pilihan pelatih Fabio Capello dan hampir pasti akan dimasukkan dalam skuad final yang terdiri dari 23 pemain. Mantan bek kiri Arse-

Ashley Cole

nal ini termasuk pemain paling senior dalam skuad The Three Lions dengan 77 penampilan. Pada laga terakhirnya musim ini ia memenangkan Piala FA bersama Chelsea. Itu membuatnya memegang rekor juara Piala FA enam kali.

Cheryl adalah vokalis grup band Girls Aloud yang menembus 10 hits di Inggris lewat 20 singet pertama mereka. Band ini dibentuk pada 2002 melalui kontes pencarian bakat televisi. Program ini langganan menempati daftar acara paling di-

minati di Inggris. Album solo pertama Cheryl yang dirilis tahun lalu memuncaki tangga lagu Inggris, sama seperti single pertamanya, “Fight For This Love” yang diakui terinspirasi dari masalah pernikahannya. (adn/afp)

Korut Imbangi Yunani WINA - Mantan juara Eropa, Yunani ditahan 2-2 oleh rival sesama peserta Piala Dunia 2010, Korea Utara (Korut) dalam partai persahabatan di Altach, wilayah bagian barat Vorarlberg, Austria, kemarin. Yunani unggul lebih dulu setelah dua menit dari gol Kostas Katsouranis yang sejak awal berjanji akan memberikan penampilan bagus pada puta-

ran final di Afrika Selatan. Namun striker Korut yang merumput di Jepang, Jong Tae-Se menyamakan kedudukan di menit ke-24. Jong yang selama ini dikenal dengan julukan Rooneynya Asia, merujuk striker timnas Inggris Wayne Rooney, kembali memberikan kontribusi setelah Yunani berbalik unggul dari gol striker Angelos

Charisteas memasuki tiga menit babak kedua. Hanya empat menit kemudian striker dari klub Kawasaki Frontale itu membuat skor menjadi imbang 2-2. Ia menggagalkan pasukan pelatih Otto Rehhagel meraih kemenangan di depan sekitar 3.000 penonton. Korut yang hanya berperingkat 106 dunia dan tampil untuk pertama kali di putaran

final sejak 1966 tergabung di Grup G yang dianggap grup maut. Mereka dipertemukan dengan mantan juara dunia lima kali Brazil, semifinalis 2006, Portugal dan raksasa Afrika, Pantai Gading. Adapun Yunani menghadapi mantan juara dunia dua kali Argentina, tim besar Afrika, Nigeria dan semifinalis 2002, Korea Selatan di penyisihan Grup B. (adn/afp)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Kamis 27 Mei 2010

8

Mantan Kapolda Bali

Daftar Capim KPK JAKARTA - Meski tetap dihantui kriminalisasi, ternyata tak menyurutkan antusias masyarakat untuk menjadi calon pimpinan (capim) KPK. Sikap ini pun diperlihatkan mantan Kapolda Bali Irjen Pol. (Purn) Budi Setiawan. Ia merupakan satu dari 10 pendaftar pertama yang berminat mengisi jabatan pucuk pimpinan institusi pemberantasan korupsi yang paling disegani tersebut. Budi Setiawan juga merupakan dua orang yang sudah melengkapi berkas administrasi pencalonannya itu. Sedangkan delapan calon

masih ditunggu Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan KPK untuk melengkapi berkas selanjutnya. “Kami tidak menyangka begitu besar animo masyarakat untuk mendaftar sebagai pimpinan KPK,” kata Sekretarias Pansel Ahmad Ubbe di gedung Kemenkum dan HAM, Jakarta, kemarin. Satu lainnya yang telah melengkapi berkas, lanjut dia, Hertanto Cahyo Suryo yang berlatar belakang bankir. Pansel pun sangat optimis dengan latar belakang pengalaman yang cukup itu, para calon akan bersaing ketat dan berusaha keras

untuk terpilih. “Ssesuai UU, pengalaman harus 15 tahun di bidang hukum dan yang terkait masalah ekonomi yakni keuangan dan perbankan. Jadi agak sedikit limitatif,” jelasnya. Ditambahkan Ahmad Ubbe, dengan masa pendaftaran yang terbilang masih panjang yakni 25 Mei-14 Juni mendatang, diharapkan ada peningkatan jumlah pendaftarnya. Dengan banyaknya calon serta dari profesi yang bermacam-macam itu, berarti panitia bisa dengan mudah menyeleksinya untuk mendapatkan calon seperti yang diharapkan masyarakat. (nas)

Lombok Timur Krisis Air Bersih Suluh Indonesia/ant

BAWA JERIGEN - Sejumlah pelajar SD Inpres Tuapakas, Timor Tengah Selatan, NTT, kemarin, membawa jerigen kosong usai mengisi bak mandi sekolah mereka. Tuapakas merupakan salah satu desa termiskin di NTT yang hingga saat ini bermasalah dalam pendidikan, kesehatan masyarakat, dan sumber daya air.

Lagi, Empat Tewas Akibat Miras Oplosan KAYUAGUNG - Minuman keras oplosan mengakibatkan empat orang warga Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan tewas, menyusul beberapa hari sebelumnya dilaporkan tiga warga Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin tewas pula. Menurut informasi dari Polres OKI, di Kayuagung, kemarin, setelah mengkonsumi minuman keras oplosan, empat warga Kayuagung itu diketahui meninggal dunia. Keempatnya adalah Harsin dan Denin, warga Kelurahan Kedaton, serta Aziz (35), warga Kelurah-

an Mangunjaya, dan Yanto, warga Kelurahan Sidakersa. Sedangkan rekan mereka, Abdul Gopur, Agus Salim, dan Budi (35), warga Kelurahan Kedaton yang juga ikut minum dolaporkan dalam kondisi kritis. Empat korban yang meninggal dunia, telah dimakamkan masing-masing keluarga. Budi salah satu korban meminta aparat kepolisian mengusut sumber beredarnya minuman keras oplosan di Kayuagung itu. Menurut dia, minuman keras yang berujung kematian ini dilakukan mereka di rumah warga di Kelurahan Kedaton, Keca-

matan Kayuagung, Kabupaten OKI, Minggu (23/5) dini hari. Namun kejadian itu, baru terendus wartawan, karena warga dan keluarga memilih bungkam agar kejadian ini tertutupi. Dia menuturkan, sekitar pukul 02.00 WIB malam itu, mereka berkumpul dekat rumah warga yang sedang hajatan dan menggelar musik organ tunggal (OT). Usai minum beberapa botol yang dilakukan bersama, empat kawannya saat itu langsung kejangkejang, tangan dan jari membiru dan mata selalu terpejam. Selang beberapa menit, mereka berempat terkapar tak berdaya.

Kapolres OKI, AKBP Drs Cok Bagus Ary Yudayasa, didampingi Kasat Reskrim, AKP Doni Satria Sembiring SIk, membenarkan. Sementara itu di Bali, I Ketut Wedi (60), petani dari Banjar Sekar Mekar, Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, tewas setelah menenggak minuman keras jenis arak yang mengandung metanol. “Korban sempat menjalani perawatan setengah jam di rumah sakit, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan,” kata Kasubag Humas RSUP Sanglah I Gusti Ngurah Putra Wibawa. (ant)

MATARAM - Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu daerah di NTB yang sering mengalami kesulitan air bersih untuk kebutuhan konsumsi. “Kesulitan air bersih sangat dirasakan pada saat musim kemarau sehingga sangat dibutuhkan suplai air bersih melalui tangki air,” kata Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Cacatan Sipil NTB, Drs. Bachrudin di Mataram, kemarin. Di Lombok Timur terutama di Desa Pemongkong Keca-

matan Jeruwaru tercatat ada sembilan dusun mengalami ksulitan air bersih, demikian juga di Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Barat, sehingga setiap hari terpaksa dioperasikan dua unit mobil tangki air. Air yang berasal dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) itu ditampung di bak penampungan dan masingmasing warga dijatah paling banyak 50 liter per KK, agar seluruh warga yang mengalami kesulitan air itu bisa menikmati air bersih secara merata.

Kesulitan air bersih yang melanda sebagian wilayah Pulau Lombok bagian selatan setiap tahun relatif sulit diatasi, karena potensi air tanah tidak ada, sementara sumber air yang bisa dialirkan dengan sistem perpipaan juga relatif jauh, sehingga untuk pembangunannya memerlukan investasi besar. Pulau Lombok bagian selatan tidak meiliki potensi air tanah, berbeda dengan bagian utara yang potensinya cukup besar, sehingga tidak ada kesulitan untuk membangun pompa sumur bor. (ant)

Gerbang Sekolah Dikunci

Ratusan Siswa Telantar TASIKMALAYA - Ratusan siswa beserta guru di Madrasah Tsanawiyah (Mts) Negeri Cilendek, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jabar, Rabu pagi tidak dapat belajar karena gerbang sekolah dikunci gembok oleh pihak pemilik lingkungan sekolah. Akibat pintu utama gerbang sekolah di lingkungan pondok pesantren Raudlatul

Muta’alamin itu, para siswa tidak bisa mengikuti proses belajar mengajar hingga akhirnya menangis meminta kepada pihak pemilik kunci gerbang sekolah segera membukanya. Namun pintu gerbang sejak jam masuk sekolah pukul 07.00 WIB sampai sekitar pukul 09.00 oleh pemilik kunci pintu gerbang tetap tidak dibuka hingga para siswa dan guru terpaksa membubarkan diri kembali pulang ke

rumah. Salah seorang siswi MTsN Cilendek, Siti (14) mengaku kaget ketika hendak masuk sekolah pukul 07.00 WIB, pagar pintu gerbang sekolah dalam keadaan terkunci dengan penjagaan ketat oleh puluhan santri. Bahkan kata Siti siswa lainnya juga merasa kaget hingga terpaksa bertahan menunggu dan sebagian menangis berharap gerbang sekolah segera dibuka. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 27 Mei 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu