Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Rabu, 26 Oktober 2011
No. 199 tahun V
Pengemban Pengamal Pancasila
Tukang Kebun
Bobol Paspampres Andi Soraya
Nikah Lagi Habis Lebaran Haji
Status Papua
Waspada Satu JAKARTA - Sehari pasca insiden penembakan yang dilakukan oleh kelompok tak dikenal terhadap AKP Dominggus Oktavianus Awes, Kapolsek Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, kelompok separatis bersenjata yang diduga Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali berulah melakukan penyerbuan terhadap Pos Komando Taktis Brimob di Mulia. Mengingat perkembangan situasi Papua yang terus memanas belakangan ini, Kadiv Humas Polri, Irjen. Pol. Anton Bachrul Alam mengatakan bahwa status Jayawijaya menjadi waspada satu. ‘’Semua lagi siaga di sana. Kita waspada,” ujarnya di Mabes Polri Jakarta, kemarin. Anton menjelaskan pada hari ini setidaknya terjadi dua kali kontak senjata antara aparat Polri dan kelompok yang ditengarai dilakukan oleh separatis pimpinan Goliath Tabuni di kota Mulia, Kabupaten Jaya Wijaya,Papua. Ia menerangkan, untuk kontak pertama terjadi sekitar pukul 06.00-07.00 WIT, pasca jenazah Dominggus diberangkatkan ke Jayapura. Selanjutnya ia menambahkan kontak senjata kembali terjadi di lokasi yang sama pukul 13.00-13.30 WIT. Dalam kontak senjata yang diawali penembakan oleh kelompok separatis dari atas gunung terhadap Pos Komando Taktis Brimob tersebut, mantan Kapolda Jatim tersebut memastikan, tidak ada korban jiwa. ‘’Tidak ada korban dan masih dikejar pelaku-pelakunya,” jelasnya. Terkait motif yang dilakukan oleh para kelompok separatis, Anton mengatakan, insiden penembakan yang lokasinya tak jauh dari Mapolres Puncak Jaya tersebut dilakukan oleh para kelompok separatis guna untuk mencari senjata. ‘’Motif untuk pelaku ini, saya kira mereka masih mencari senjata api. Karena disitu (Mulia) pun terjadi dua kali (penembakan) bulan Juni lalu. Ada anggota kita juga yang diambil senjatanya. Jadi ini motifnya ingin mencari senjata api,” katanya. (wnd)
Indonesia Tambah
LAMA tak terdengar kabarnya, Andi Soraya muncul membawa kejutan. Janda dua orang anak ini mengaku akan menikah lagi, tepatnya setelah Lebaran Idul Adha bulan depan. Andi menuturkan dirinya sudah siap mental untuk melepas status jandanya. ‘’Tanggal tepatnya masih dirahasiakan. Nggak mendadak. Aku kan pernah bilang, tahun ini melepas kesendirian,” kata Andi. Bekas teman Steve Emmanuel ini belum mau membocorkan lebih detail tentang hari bahagianya itu. Ia merasa saat ini bukanlah waktu yang tepat. Apalagi. sejauh ini dia masih sibuk mempersiapkan hari pernikahannya. ‘’Kalau bajunya, sudah oke semua. Tinggal menyebar undangan yang belum,” tuturnya. Sebelumnya, Andi pernah menikah dengan Ahmad Kurnia Wibawa. Namun pernikahan mereka berakhir dengan perceraian pada November 2001. Andi dicerai suami karena tidak suka kariernya di dunia hiburan. Setelah bercerai, Andi menjalin hubungan dengan Steve Emmanuel. Hubungan itu telah membuahkan seorang anak, Darren Sterling Emmanuel. (kmb)
Hukuman Koruptor
Minimal Lima Tahun MADIUN - Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, menyatakan hukuman minimal bagi para koruptor diusulkan paling singkat lima tahun penjara. ‘’Saya menilai hukuman terhadap pelaku korupsi kadang tidak setimpal dengan perbuatannya. Hal ini membuat rasa keadilan masyarakat Indonesia tersakiti,’’ katanya di sela-sela kunjungannya ke Lapas Kelas I Madiun dan Lapas Ponorogo, Jatim, kemarin. Menurut Amir, hukuman
minimal untuk para koruptor sebaiknya tetap ada dalam UU Tipikor nantinya. Bahkan, ia ingin hukuman minimal yang diusulkan hanya empat tahun penjara, lebih baik diperberat. ‘’Akan lebih baik hukuman diperberat hingga minimal lima tahun penjara. Hal ini dimaksudkan, supaya memiliki efek jera,” terangnya. Ia menjelaskan, hukuman yang diberikan memang harus melalui mekanisme peradilan yang benar. Kategori korupsi
dan beratnya kerugian negara serta dampak yang ditimbulkan haruslah jadi pertimbangan dalam menjatuhkan vonis kepada tersangka koruptor. Meski demikian, hukuman yang berat bagi tersangka yang terbukti bersalah haruslah membuat pelaku atau yang akan melakukan korupsi pikirpikir dulu. Hal ini, lanjutnya, menjadi salah satu bahasan oleh tim pengkaji RUU Tipikor bersama bahasan yang lain seperti mora-
24 Unit F-16 Bekas JAKARTA - Komisi I DPR akhirnya menyetujui hibah 24 unit pesawat tempur bekas jenis F-16 dari Amerika Serikat, untuk memperkuat jajaran TNI AU meskipun sebelumnya bersikukuh lebih baik membeli 6 unit pesawat tempur F-16 AS dalam kondisi baru. Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq mengatakan persetujuan DPR itu setelah ada pertemuan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Menteri Pertahahan AS Leon Panetta, di Bali. ‘’Komisi I memutuskan menyetujui hibah F-16 bekas AS ini bukan terpaksa. Karena sesungguhnya pembahasan soal hibah F-16 AS ini sudah berlangsung cukup lama. Dan baru diputuskan saat ini, kebetulan saja waktunya, Presiden SBY kemarin bertemu Menhan AS dan membahas soal peningkatan kerjasama pertahanan,” katanya usai raker tertutup dengan Menhan di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Sejak awal, kata dia, Komisi I telah memberikan syarat yang cukup ketat bagi pemerintah, jika memilih opsi menerima hibah F-16 bekas ketimbang membeli yang baru seperti pesawat harus diretrofit atau diupgrade ke blok 52. ‘’Sementara pemerintah dulu hanya mengusulkan ditingkatkan ke blok 32 saja. Jelas DPR tidak mau dengan tawaran pemerintah,” ujarnya. Sementara itu, Menhan Purnomo Yusgiantoro menyatakan, Komisi I DPR setuju untuk menerima hibah 24 unit F-16 bekas dari AS setelah pemerintah menerima syarat untuk meretrofit terlebih dahulu dari blok (seri) aslinya 15, menjadi blok 52, meskipun konsekuensinya memerlukan anggaran tambahan. Soal anggaran tambahan untuk kepentingan retrofit F-16 bekas AS ke blok 52 itu, akan dibahas tersendiri dalam raker berikutnya. Oleh karena itu, pemerintah RI akan segera menyampaikan secara resmi persetujuan DPR tersebut kepada pemerintah AS termasuk segera membayar uang muka untuk kepentingan retrofit F-16 itu sebesar 200 juta dollar AS awal tahun depan. (har)
DENPASAR - Acara pembukaan ASEAN Fair di kawasan Nusa Dua, Bali, kemarin diwarnai kejadian memalukan di depan para Menteri Pertahanan se-ASEAN, atas bobolnya pengamanan kepresidenan. Tiba-tiba saja seorang tukang kebun yang mengendarai sepeda onthel menembus barikade pengamanan hingga berada tepat di depan panggung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Acara pembukaan ASEAN Fair oleh Presiden SBY awalnya berjalan lancar. Namun, di tengah acara arak-arakan pawai budaya dan aksi akrobat pesawat udara, terjadilah peristiwa yang memalukan. Pengamanan ring satu Presiden bobol. Di saat semua tamu dan tim pengamanan yang menjaga ketat acara, termasuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), tertuju ke atas melihat jalannya akrobatik pesawat, tibatiba seorang bapak tua yang bekerja sebagai tukang kebun di Hotel Nusa Dua menembus berikade pengamanan hingga masuk tepat di depan panggung kehormatan Presiden. Disaksikan tamu undangan, tukang kebun itu langsung diamankan Paspampres dan ditarik keluar area. Juru Bicara Kepresiden Julian Aldrin Pasha mengatakan Presiden tidak marah, namun akan tetap memintai penjelasan tim pengamanannya. Semoga saja insiden memalukan di hadapan tamu undangan mancanegara tidak kembali terulang. Apalagi pertengahan November nanti akan digelar ASEAN Summit yang akan dihadiri sejumlah kepala negara, termasuk Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Sementara itu, Komandan Paspamres Mayjen TNI Agus Sutomo mengaku, anggotanya lalai sehingga seorang pengendara sepeda dapat memasuki acara ASEAN Fair itu. Agus mengatakan, anggotanya tidak konsisten melaksanakan tanggung jawab karena ikut menonton atraksi aerobatik udara dan akhirnya tidak melihat pengendara sepeda Made Minta yang menembus ring 3 dan baru diamankan oleh anggota di perbatasan antara ring 2 dan ring 1. ‘’Ada beberapa anggota yang ikut menyaksikan demo aerobatik, maka lalai dengan tugasnya. Meski sesaat, tetapi ancaman masuk walaupun ternyata terbukti itu ancaman pasif,” ujarnya. Menurut dia, seluruh anggota yang bertugas saat itu mulai dari ring 3 hingga ring 1 dinyatakan bersalah atas kejadian tersebut dan langsung diberikan sanksi. Namun, Agus menolak untuk menjelaskan sanksi yang diberikan kepada anggota tersebut. ‘’Itu internal kita,” ujarnya. (kmb/har)
torium remisi bagi para koruptor. ‘’Kami sedang membahas hal itu. Semua tidak bisa dilakukan sepihak atau sendiri, harus melibatkan pihak lainnya,” tambah Amir Syamsuddin. Pengkajian berbagai hal terkait tindakan korupsi ini menjadi salah satu agenda 100 hari masa kerjanya setelah bergabung dengan Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, menggantikan Patrialis Akbar. Dalam kunjungan pertamanya di Lapas Madiun, Amir
juga melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi di lapas setempat. Ia bahkan menyempatkan diri berdialog dengan salah seorang narapidana narkoba yang sedang mengikuti training community (TC). TC merupakan salah satu kegiatan pembelajaran bagi penghuni lapas di bidang religi dan sosial. Kegiatan ini mengasah kembali sisi religius dan sosial para narapidana sehingga dapat menjadi bekal untuk kembali ke masyarakat. (ant)
Dana Pemda
Dikuasai Kepala Daerah
Suluh Indonesia/ant
DITANGKAP - Dua petugas keamanan menggiring tukang kebun, I Nyoman Minta saat berlangsungnya atraksi Aerobatik Jupiter pada pembukaan ASEAN Fair 2011 di Nusa Dua, Bali, kemarin.
JAKARTA - Mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Hussein menyatakan PPATK menemukan banyak laporan tentang dana pemerintah daerah yang disimpan dalam rekening pribadi. Sebelum pelantikan Ketua PPATK periode 2011-2016 Muhammad Yusuf di Istana Negara, Jakarta, kemarin, Yunus mengatakan, laporan kepada PPATK terkait masalah itu mencapai lebih dari 2.000 kasus. ‘’Biasanya ditaruh di rekening pribadi, seharusnya tidak boleh menurut ketentuan,” ujarnya. Yunus mengatakan penyalahgunaan dana pemerintah daerah tersebut terjadi di banyak wilayah dan hampir meliputi seluruh daerah Indonesia. Laporan tersebut, lanjut dia, sudah ditindaklanjuti dan diserahkan kepada penegak hukum. Hanya, menurut dia, tindak lanjut dari laporan tersebut sepenuhnya berada pada penegak hukum karena PPATK hanya berwenang memberikan laporan. ‘’Tanya penegak hukum, kita kan cuma ngasih umpan saja,” ujarnya. Yunus menyatakan laporan tentang dana pemerintah daerah yang disimpan dalam rekening pribadi tersebut jumlahnya meningkat setiap tahun. Kepala PPATK periode 2011-2016 Muhammad Yusuf mengakui praktik penyimpanan uang negara dalam rekening pribadi adalah salah satu kasus terbanyak yang ditemukan oleh PPATK. Ke depan, ia berjanji untuk lebih efektif dan progresif dalam berkoordinasi dengan aparat hukum agar laporan PPATK bisa ditindaklanjuti. ‘’Kepada penegak hukum akan kita minta untuk koordinasi secara efektif dengan kita secara `regular meeting,” ujarnya. (har)
RTRW Jakarta Butuh Peran Pemerintah Pusat KEPALA Badan Perencanaan Pembangunan Daerah DKI Jakarta Sarwo Handhayani mengatakan, implementasi Rancangan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Raperda RTRW) ibukota membutuhkan peran pemerintah pusat. Handhayani mencontohkan, untuk mewujudkan ruang terbuka hijau sebesar 30 persen, pemerintah provinsi kesulitan karena untuk penambahan sebanyak 10 persen lahan dibutuhkan dana 120 triliun rupiah, karena masyarakat tidak mau melepaskan tanahnya berdasarkan harga nilai jual objek
pajak, tapi merujuk pada harga pasar. Ia mengatakan hal tersebut dalam seminar “Optimalisasi Pembangunan Jakarta Dalam Perspektif Geopolitik Indonesia Guna Memperkuat Sistem Keamanan Nasional” yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan dengan Universitas
Pertahanan Indonesia. Raperda RTRW Jakarta 2011-2030 yang baru disetujui oleh DPRD pada Agustus lalu, menurut Handhayani, sedang menunggu finalisasi dari Kementerian Dalam Negeri, sementara Dinas Tata Kota Pemprov Jakarta melanjutkan pembuatan rencana tersebut secara terperinci. ‘’Tidak ada prioritas wilayah atau sektor pelaksanaan karena semua adalah pedoman pelayanan publik sehingga harus dikerjakan secara berbarengan,” tambahnya. RTRW ibu kota Jakarta itu mengatur sektor transportasi,
penanggulangan banjir, ruang terbuka hijau, perubahan iklim, pendidikan, kesehatan, permukiman, investasi, ekonomi daerah, sumber daya manusia dan pertahanan keamanan. Masalah transportasi menjadi salah satu bidang yang disoroti karena pada 2010 tercatat jumlah kendaraan bermotor di DKI Jakarta sekitar 7,4 juta unit dengan kendaraan pribadi mencapai 98,55 persen dari jumlah tersebut sedangkan angkutan umum hanya 1,5 persen. Penambahan kendaraan setiap hari berjumlah 1.172 kendaraan yang terdiri dari 186 mobil dan
986 motor, padahal luas jalan hanya 40,1 kilometer persegi atau 6,2 persen dari luas wilayah Jakarta, akibatnya biaya kemacetan mencapai 46 triliun rupiah per tahun. ‘’Saat ini kami sedang mengupayakan agar angkutan umum massal menjadi tulang punggung transportasi Jakarta melalui fasilitas bus transjakarta dan ‘mass rapid transportation’ serta menambah jalinan jalan yang tersambung menjadi 10 persen dari yang tadinya hanya 7 persen,” ujar mantan Kepala Dinas Pertamanan DKI Jakarta tersebut. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Rabu 26 Oktober 2011
2
K ilas IRT Dianiaya Polisi SEORANG ibu rumah tangga, Rina melaporkan oknum anggota Intelijen dan Keamanan Polda Metro Jaya, Brigadir Satu (Briptu) JP yang diduga terkait pengeroyokan di rumah korban daerah Pondok Karya Blok I RT 10/04, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jaksel. ‘’Kasus kekerasan sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya,’’ kata Rina di Jakarta, kemarin. Rina melaporkan Briptu JS berdasarkan Laporan Polisi Nomor : TBL/3677/X/2011/ PMJ/ Ditreskrimum. Selain itu, salah satu korban lainnya, Indrawati (19) melaporkan Briptu JP berdasarkan Laporan Polisi Nomor : TBL/3682/X/2011/PMJ/Ditreskrimum. Para korban juga mengadukan dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum polisi tersebut, kepada petugas Bidang Profesi dan Keamanan (Bidpropam) Polda Metro Jaya berdasarkan Laporan Nomor : LP/91/X/ 2011/Yanduan. Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Baharudin Djafar menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan Briptu JP. (ant)
Cirus Divonis Lima Tahun MAJELIS Hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis Cirus Sinaga selama lima tahun penjara karena bersalah melakukan tindak pidana korupsi dengan menghilangkan salah satu pasal tuntutan untuk Gayus Tambunan. Majelis hakim Tipikor yang diketuai Albertina Ho di Jakarta, kemarin juga menghukum terdakwa dengan denda Rp150 juta subsider tiga bulan kurungan. Sebelumnya JPU menuntut Cirus bersalah dan melanggar pasal 21 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Jaksa juga menuntut mantan JPU kasus Antasari Ashar ini dengan hukuman enam tahun penjara, karena ada unsur kesengajaan menghilangkan pasal korupsi pada dakwaan kasus mafia pajak Gayus Halomoan Tambunan. Atas putusan tersebut, Cirus melalui kuasa hukumnya Palmer Situmorang, akan mengajukan banding. Menurut dia, dalam sidang dapat dilihat bahwa tidak ada motif pribadi yang kuat dari kliennya untuk melakukan apa yang didakwakan JPU. Keputusan untuk mengajukan banding, menurut dia, telah didiskusikan dengan keluarga kliennya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PLAFON AMBRUK - Wali siswa kelas 4 Faridah mengangkat puing atap plafon yang ambruk di ruang kelas 4 di SDN Utan Kayu Utara 01 Pagi, Matraman, Jaktim, kemarin.. Wali siswa kelas 4 Faridah mengatakan ambruknya sebagian atap plafon tersebut terjadi sekitar 06.30 WIB dan menyebabkan empat orang siswa luka ringan.
Kasus Sedot Pulsa
Diambilalih Mabes Polri
Kali Angke Dipenuhi Sampah PEMERINTAH Kota (Pemkot) Administrasi Jakbarsepertinya tidak mau kegagalan meraih piala Adipura tahun 2010 terulang kembali di tahun ini. Karena itu, pejabat Pemkot Jakbar belakangan ini rajin turun ke lapangan untuk mengecek sejumlah titik yang menjadi penilaian Adipura. Seperti yang dilakukan Wakil Walikota Jakarta Barat, Sukarno, kemarin. Orang nomor dua di Jakarta Barat melakukan sidak ke beberapa lokasi yang menjadi titik pantau Adipura. Namun, dia tampak geram begitu melihat kondisi Kali Angke yang masih dipenuhi sampah. Bagaimana mau meraih Adipura, jika kondisi kali dipenuhi sampah. Sukarno semakin geram begitu mendapati sebuah gubuk yang dijadikan tempat tinggal berdiri di kolong Jembatan Pesing. Intensifnya sidak yang dilakukan, kata Sukarno, selain untuk menciptakan wilayah Jakarta Barat tertib dan indah, juga dalam rangka menyambut penilaian tahap pertama piala Adipura akan berlangsung November 2011 mendatang. (ant)
JAKARTA - Penyidik Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menyerahkan penanganan kasus “sedot” pulsa kepada Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. ‘’Diserahkannya sejak Senin (24/ 10),” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Baharudin Djafar di Jakarta, kemarin. Baharudin mengatakan alasan penanganan kasus penari-
kan pulsa telepon selular tersebut, karena Mabes Polri menerima laporan dari beberapa daerah, mempercepat penyelidikan dan memudahkan koordinasi dengan kementerian maupun instansi terkait lainnya. Baharudin menuturkan penyidik Bareskrim Mabes Polri menindaklanjutkan proses penyidikan yang sudah berjalan di Polda Metro Jaya, termasuk memeriksa pelapor. Perwira menengah kepoli-
sian itu, menyatakan penyidik Polda Metro Jaya belum menemukan unsur tindak pidana terkait laporan dugaan penarikan pulsa ilegal tersebut. Baharudin menambahkan penyidik Polda Metro Jaya masih memungkinkan untuk terlibat menangani kasus penarikan pulsa telepon selular tersebut. Sejauh ini, penyidik Polda Metro telah memeriksa beberapa saksi dan berkoordinasi
Capai Rp 2,5 Miliar
Ganti Rugi di Kembangan
JAKARTA - Kebakaran di Jalan KH. Moh. Mansyur, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakbar menghanguskan 12 bangunan ruko, gudang dan percetakan dengan kerugian ditaksir R 2,5 miliar. Camat Tambora, Isnawa Aji mengatakan 12 bangunan yang musnah terbakar itu terdiri dari delapan ruko tiga lantai tempat menjual barangbarang plastik dan kelontong, dua gudang penyimpanan bahan plastik dan dua percetakan. ‘’Kerugian ditaksir mencapai Rp2,5 Milyar, selain menghanguskan 12 bangunan, lima warga luka bakar ringan akibat berusaha memadamkan api,” kata Isnawa Aji. Ia menambahkan, api berasal dari salah satu Ruko Sinar Asia milik Kim Yong (55) di Jalan KH. Moh. Mansyur No. 237 RT 05/RW 02, Jembatan Lima, Tambora. Diduga akibat korsleting lis-
Selesai Akhir Tahun lakukan dan terpaksa menutup jalan, sehingga arus lalu lintas termasuk Kopaja P16 trayek Tanah Abang-Ciledug harus memutar melalui Jalan Puri Kembangan. Sepanjang dua kilometer badan jalan mulai dibongkar, terutama jalan lama. Jalan tersebut akan dibuat selebar 22 meter dilengkapi saluran air yang memadai dan taman jalur pemisah. Jalan Kembangan Raya merupakan urat nadi yang menghubungkan pusat bisnis kawasan Sentra Primer Baru Barat (SPBB) di Kembangan dan Kantor Wali Kota Jakarta Barat ke Jalan Arteri Cengkareng atau ke Bandara Soetta melalui proyek JORR W-1. Di kawasan SPBB ini kemacetan hampir setiap hari terjadi, terutama jam masuk pulang karyawan dan anak sekolah. Diperkirakan kemacetan akan lebih parah lagi, jika pembangunan apartemen di sekitar lokasi itu selesai dibangun. (kmb)
trik. Dengan cepat api merambat ke bangunan di sekitarnya. ‘’Bangunan gudang dan percetakan yang terletak di belakang bangunan ruko itu pun turut terbakar,” lanjutnya. Isnawa Aji melanjutkan, Eko dan Triono karyawan bangunan ruko milik Kim Yong berupaya memadamkan kobaran api namun tak berdaya karena api cepat membesar hingga akhirnya kedua karyawan tersebut menderita luka bakar. Selain itu tiga warga masingmasing Dado, Irwan dan Mikel yang juga tutur memadamkan api menderita luka terkena pecahan kaca. ‘’Korban sempat dibawa dengan ambulan dari Sudin Pemadam Kebakaran dan PMI ke rumah sakit terdekat namun diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan,” ujarnya. Menurut Camat, kasus tersebut kini masih ditangani pihak Polsek Tambora. ‘’Dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa,’’ katanya. (kmb)
PKL Pasar Minggu Suluh Indonesia/ade
VONIS CIRUS - Jaksa non-aktif Cirus Sinaga menjalani sidang dengan agenda pembacaan vonis dalam kasus mafia hukum di Pengadilan Khusus Tipikor, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin.
Masalah di Jakarta
Perlu Diselesaikan Secara Nasional KEPALA Bagian Pengembangan Ketahanan Negara Direktorat Pertahanan dan Keamanan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Wisnu Utomo mengatakan, penyelesaian masalah di Jakarta harus ditinjau dari sudut pandang nasional. Di Jakarta terdapat pangkalan utama pertahanan dan keamanan, pusat industri dan hiburan, serta pusat diplomasi. Artinya Jakarta adalah simbol Indonesia tapi dikepung masalah kriminalitas, terorisme, tawuran maupun peredaran narkoba. ‘’Jadi sewajarnya masalah Jakarta adalah masalah rakyat Indonesia,” kata Wisnu di Jakarta, kemarin.
(IMOCA). Sebelumnya, beberapa konsumen, yakni Mochamad Feri Kuntoro, Hendry Kurniawan dan Daniel Kumendong melaporkan dugaan penarikan pulsa melalui modus pesan singkat berlangganan (registrasi) yang ditayangkan pada salah satu televisi swasta ke Polda Metro Jaya. Untuk diketahui, kasus sedot pulsa ini telah meresahkan masyarakat. (ant)
Kerugian Kebakaran Tambora
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○
JAKARTA - Tim Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Jakarta Barat menyatakan, Dinas PU DKI Jakarta akan membayar ganti rugi tanah bagi pelebaran di Jalan Kembangan Raya sebelum tahun 2012. ‘’Tim Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Jakarta Barat, sudah menerima surat perintah tugas dari Dinas PU pekan lalu, dengan surat tugas itu P2T sudah bisa membebaskan,” kata Wakil Ketua P2T Jakarta Barat, H Djunaidi, yang juga Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Jakbar di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, jumlah warga yang belum dibayarkan hanya 5 bidang, selain warga yang bersengketa sudah menempuh jalan damai (mediasi di pengadilan). ‘’Mudah-mudahan akhir tahun ini semua warga mendapatkan ganti rugi,” katanya. Djunaidi menambahkan, dari 116 bidang tanah, hanya tinggal 5 bidang tanah lagi. “Inikan relatif kecil. Sehingga kami berani untuk melaksanakan pembangunan fisik jalan,” katanya. Pelaksanaan fisik sudah di-
dengan ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) yang bersedia menyiapkan saksi ahli. Selain itu, kepolisian juga proaktif terlibat rapat koordinasi dengan pihak pemerintah, termasuk Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dan asosiasi telepon selular dan layanan konten atau “Indonesia Mobile and Content Provider Association”
Wisnu menyampaikan hal tersebut dalam seminar “Optimalisasi Pembangunan Jakarta dalam Perspektif Geopolitik Indonesia Guna Memperkuat Sistem Keamanan Nasional” yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan dan Universitas Pertahanan Indonesia. Menurut catatan Bappenas, kata Wisnu, jumlah pengguna narkoba di Jakarta sebanyak
150.000 jiwa atau 1,5 persen penduduk Jakarta, sedangkan persentase penduduk miskin Jakarta mencapai 3,48 persen dari total penduduk pada 2010. ‘’Artinya perlu strategi komprehensif yang mencakup dimensi sosial politik termasuk perbaikan sistem pengamanan logistik dan objek vital serta terminal pergerakan barang dan manusia,” tambah Wisnu. Pembicara lain dalam seminar itu, pengamat militer dan juga dosen Unhan Salim Said mengatakan bahwa kunci untuk mengatasi masalah ibu kota adalah pembangunan peradaban. ‘’Saya capai tinggal di Jakarta karena sulit bepergian ke mana-mana. Orang lain mu-
ngkin menganggap bahwa masalah utama di Jakarta adalah kemiskinan, tapi saya mengatakan bahwa persoalannya adalah peradaban yang rendah,” kata mantan Duta Besar Indonesia untuk Republik Ceko itu. Lebih jauh, Salim menilai bahwa pembentukan bangsa Indonesia masih belum selesai dan masih dalam pergulatan interpretasi, masalahnya ada sejumlah pihak yang memaksakan pemahamannya mengenai Indonesia. ‘’Masalah radikalisme misalnya, timbul sebagai bentuk ‘competing interpretation’ untuk menafsirkan Indonesia, jadi penindakan gerakan radikalisme adalah karena tin-
dakan itu melanggar hukum bukan karena pemikirannya yang radikal,” jelas Salim. Sedangkan untuk masalah terorisme di Indonesia, khususnya di Jakarta, menurut Salim seperti jin yang sudah keluar dari botol dan tidak bisa dikembalikan lagi. ‘’Teror adalah barang baru bagi bangsa Indonesia karena baru dikenal pascakejadian 9/11, terorisme di Indonesia tidak bisa diselesaikan secara lokal karena pelakunya bisa berasal dari luar negeri atau dilatih orang luar, lagi-lagi cara mengatasinya adalah pembangunan peradaban,” jelas mantan ketua Dewan Kesenian Jakarta tersebut. (ant)
Mulai Ditertibkan JAKARTA - Untuk mewujudkan kenyamanan dan keamanan para pengendara maupun pengguna jalan, ratusan aparat gabungan dari Satpol PP Jakarta Selatan, Sudin Perhubungan Jakarta Selatan dibantu personel TNI/Polri kembali menertibkan para pedagang kaki lima (PKL) yang kerap menggunakan bahu jalan Jl Raya Pasar Minggu sebagai lokasi berjualan. Alhasil, ratusan PKL itu akhirnya harus mengangkat lapak serta barang dagangannya agar tidak diangkut petugas. ‘’Para PKL yang kami tertibkan yakni PKL yang berjualan di bahu dan trotoar jalan. Sebab keadaan mereka sudah sangat mengganggu kenyamanan pengguna kendaraan maupun pejalan kaki. Terlebih, akibat mereka berjualan bukan pada tempatnya, kondisi di sini terlihat kumuh dan semrawut. Makanya
kami tertibkan,” ujar Erpawandi, Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Selatan di sela-sela penertiban. Para PKL yang kerap berjualan di jalan maupun trotoar Jl Raya Pasar Minggu ini, dikatakan Erpawandi, sebetulnya sudah sering diperingatkan. Sebab, keberadaan mereka menjadi salah satu pemicu terjadinya kemacetan di kawasan Jl Raya Pasar Minggu. Ratusan petugas langsung menghampiri para PKL dan mengarahkan mereka ke lokasi binaan (lokbin) yang berada tepat di belakang Pasar Tradisional Pasar Minggu. Tak mau barang dagangannya diangkut petugas, para PKL ini akhirnya menuruti kemauan petugas. Rendawati (35) salah seorang pedagang yang lapaknya ikut ditertibkan mengungkapkan, dirinya tidak setuju jika harus berjualan di lokbin tersebut karena lokasinya yanng dinilai kurang strategis. (kmb)
Metr politan
Suluh Indonesia, Rabu 26 Oktober 2011
3
Sishankamrata
Masih Relevan JAKARTA - Pemerintah dan militer Indonesia diharapkan untuk mengakomodasi sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata) untuk meningkatkan ketahanan nasional. ‘’Untuk menghadapi serangan militer, kita tidak boleh menitikberatkan kepada militer saja, tapi harus kita laksanakan pertahanan rakyat semesta,” kata Mantan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Sayidiman Suryohadiprojo dalam Praseminar Kesadaran Bela Negara, di Jakarta, kemarin. Menurut Sajidiman manusia menjadi semakin pintar dan berkembang sehingga faktor rakyat menjadi semakin berperan dalam mewujudkan ketahanan nasional. Sistem pertahanan rakyat semesta sudah dibuktikan oleh rakyat Vietnam, kata Sa-
jidiman Rakyat militer yang kekuatan militernya rendah pada waktu itu dapat bertahan dari kekuatan militer Amerika Serikat yang canggih. ‘’Akan tetapi, di Indonesia, ada orang-orang dan para tentara yang menganggap sistem pertahanan rakyat semesta itu ketinggalan jaman,” katanya. Selain itu, di lingkungan TNI saja masih kurang adanya pengertian tentang pertahanan rakyat semesta, kata mantan Duta Besar Indonesia untuk Jepang itu. Faktor non-militer tidak kalah pentingnya, harus ada kekuatan masyarakat yang memadai. masyarakat harus kuat karena pada akhirnya serangan non-militer itu menuju dan berdampak ke masyarakat. Dalam hal ini, kesejahteraan masyarakat sangat berpengaruh. (ant)
Waspadai
Pengibaran Bendera JAKARTA - Menko Polhukam Djoko Suyanto mengatakan pemerintah dalam hal ini aparat keamanan mewaspadai upaya pengibaran bendera organisasi Papua Merdeka (OPM) karena hal tersebut merupakan tindakan melawan hukum. ‘’Dengan dinamika seperti itu, pasti aparat TNI akan tingkatkan kewaspadaan. Dan kejahatan seperti itu masih ada. Itu yang harus balance,” kata Djoko di Istana Presiden Jakarta, kemarin. Ia mengaku merasa prihatin atas serangkaian tindakan kekerasan berupa penembahakan terhadap warga di Timika dan juga pembunuhan Kapolsek Mulia di kawasan Jaya. ‘’Saya kira kita menyesalkan penembakan terhadap Kapolsek Mulya, juga tiga orang warga kita di Timika. Jadi masyarakat publik harus tahu bahwa tindakan kekerasan juga dilakukan oleh
kelompok-kelompok itu terhadap masyarakat dan aparat. Jangan lalu beritanya isinya kekerasan aparat saja, itu riil, petugas diserang, masyarakat di bunuh. Kalau TNI/Polri melakukan pengejaran jangan dikaitkan dengan Hal lainnya,” katanya. Menko Polhukam mengatakan sejauh ini masih dilakukan penyelidikan dan belum ada informasi adanya dukungan pihak asing atas sejumlah insiden tersebut. Ia menambahkan tentu ada peningkatan kewaspadaan. Sementara itu ditempat yang sama, Kepala BIN Marciano Noorman mengatakan pihaknya terus bekerja keras untuk menyelesaikan dan mencegah kejadian serupa terulang. ‘’Masalah Papua kita sekarang sedang bekerja keras. Kita coba semaksimal mungkin untuk tidak terjadi lagi,’’ katanya. (ant)
Ambon Bisa
Suluh Indonesia/ant
SUMPAH JABATAN - Mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan( PPATK) Yunus Husein (kanan) memberikan ucapan selamat kepada Kepala PPATK yang baru Muhammad Yusuf (kiri) dan isteri Ny Muhammad Yusuf (tengah) seusai pengucapan sumpah jabatan di Istana Negara, Jakarta, kemarin.
KJRI Jeddah Pulangkan
4.550 TKI Bermasalah JAKARTA - Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Arab Saudi, sejak 19 September hingga 24 Oktober 2011 telah mengeluarkan surat perjalanan laksana paspor (SPLP) untuk memulangkan 4.550 tenaga kerja Indonesia bermasalah ke tanah air. Mereka yang dipulangkan mayoritas adalah TKI wanita yang bekerja pada sektor informal seperti pembantu rumah tangga dan TKI pria yang bekerja sebagai sopir, demiki-
an surat elektronik dari KJRI Jeddah di Jakarta, kemarin. Sebagian dari jumlah tersebut telah dipulangkan oleh pemerintah Arab Saudi dan sisanya sekitar 2000-an orang akan dipulangkan menggunakan pesawat Garuda dari Jeddah yang telah memberangkatkan jemaah haji dengan 10 penerbangan terakhir pada 30-31 Oktober 2011. Disebutkan, mereka yang akan dipulangkan pada 30-31
Oktober itu kini sementara tinggal di penampungan Madinatul Hujjaj (MH) Jeddah. Konjen RI Zakaria Anshar dan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu Tatang B Razak. yang memimpin berbagai persiapan untuk memastikan semua proses dan kondisi di lapangan dapat berjalan dengan lancar untuk pemulangan. Keberadaan Tatang B Razak di Jeddah ditugaskan secara
pascakerusuhan pada 11 September 2011 yang mengakibatkan sembilan nyawa melayang. Konflik yang memakan korban jiwa itu dipicu kabar simpang siur lewat layanan pesan singkat soal tewasnya seorang tukang ojek. Awal Oktober 2011, tercatat dua orang yang melempari rumah penduduk sambi mengendarai sepeda motor yang mengakibatkan reaksi dua kelompk massa berbeda. Akibatnya dua toko dan sebuah rumah hangus dibakar. Tiga orang luka-luka. Pada Kamis (20/10) pekan lalu tercatat dua orang melempar bom molotov ke kios bensin yang tertelak di trotoar. Tak ada korban jiwa. Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Anton Bachrul Alam mengatakan pihaknya masih terus melakukan pengejaran dan penyelidikan terhadap pelaku berbagai insiden. (ant)
Bahas Perbatasan
Suluh Indonesia/ant
NARKOBA - Kepala BNN Goris Mere (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian PTIK Irjen Pol Agus Wantoro (kanan) seusai menandatangani nota kesepahaman di Gedung BNN Jakarta.
Ketahanan Nasional
Dinilai Masih Rendah JAKARTA - Purnawirawan TNI Sajidiman mengatakan ketahanan nasional di Indonesia saat ini masih rendah dan jauh dari memadai karena masih banyak rakyat Indonesia yang berada dalam garis kemiskinan. ‘’Kata pemerintah ekonomi sedang mengalami kenaikan, tapi 27 juta rakyat masih miskin, artinya ketahanan nasional masih belum memadai,” kata Sajidiman dalam praseminar bertema Membangun Kesadaran Bela Negara di Kalangan Pemuda di Gedung Juang 45, Jakarta, kemarin. Purnawirawan berpangkat terakhir letnan jenderal itu memaparkan ketahanan bisa di katakan ada bila suatu negara memiliki kekuatan untuk mengatasi hambatan langsung atau tidak langsung, dari dalam atau luar negeri. Semua itu bisa terwujud bila ada ketangguhan dan keuletan dari semua masyarakat dan TNI untuk keamanan nasional.
berbagai alasan antara lain gaji tidak dibayar, sering diperlakukan kasar, pelecehan, dan tidak betah bekerja. Terdapat pula di antara mereka yang tidak siap untuk bekerja karena proses perekrutan di dalam negeri yang tidak sesuai ketentuan. Ada pula yang merasa terkungkung dan ingin bebas serta terpengaruh oleh TKI lainnya yang bekerja di luar secara ilegal. (ant)
Daerah Otonomi Baru
Ditunggangi Teroris JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai mengatakan konflik komunal di Ambon yang belakangan terjadi dapat ditunggangi teroris, jika tidak segera ditangani secara baik. ‘’Kalau nggak segera ditangani, bisa ditumpangi teroris masuk,” katanya, usai pembukaan latihan gabungan penanggulangan terorisme TNI-Polri Markas Komando Brimob Mabes Polri di Depok, Jawa Barat, kemarin. Menurut Ansyaad konflik komunal di Ambon dapat menjadi embrio atau pintu masuk bagi para teroris untuk melakukan aksinya. “Nah teroris itu paling gampang direkrut di wilayah konflik. Dan mencari alasan pembenaran atas perbuatannya, ya di konflik itu,” ucapnya. Situasi keamanan di Ambon kembali menghangat
khusus oleh Menteri Luar Negeri untuk turut mengawal upaya-upaya yang sedang dilakukan oleh Pemerintah RI terhadap WNI/TKI yang terancam hukuman mati. Zakaria dan Tatang berkunjung ke penampungan untuk memberikan bantuan makanan dan obat-obatan serta berdialog dengan para TKI bermasalah. Dari hasil dialog diketahui bahwa sebagian besar TKI kabur dari majikan karena
Sajidiman juga menilai un- kannya daya saing di setiap tuk mencapai ketahanan na- bidang, serta menjadikan Pansional selain dari keamanan casila dan Wawasan Nusantara nasional juga harus dibarengi sebagai kenyataan hidup. Dikatakannya, ketahanan kesejahteraan nasional. ‘’Di nasional persamping lu dibangun keamanan untuk mengnasional, hadapi seuntuk menrangan langcapai kesung atau mitahanan liter dan senasional rangan tidak harus ada langsung kesejahteratau nonmiaan naliter. sional,” teSajidiman gas manmenganggap tan peserangan j u a n g nonmiliter Angkatan lebih berba45 tersehaya daripabut. da serangan MenuSajidiman militer dan rut Sajidiman, beberapa hal lain yang bisa terjadi di Indonesia. ‘’Itu mendorong ketahanan nasio- bisa terjadi di Indonesia, lebih nal adalah pengembangan murah, lebih mudah, bisa meideologi politik, ekonomi, so- manfaatkan manusia di Indonesial, budaya, agama, ditumbuh- sia untuk meruntuhkan bang-
sanya sendiri,” katanya. Dia optimistis semua konsep tentang ketahanan nasional bisa terwujud apabila masyarakat mendapat kesejahteraan nasional. ‘’Untuk menghadapi serangan nonmiliter yang utama masyarakat harus kuat, kesejahteraan masyarakat berhubungan dengan kekuatan masyarakat. Bila hidup masyarakat sejahtera pasti akan punya rasa untuk membela negara,” katanya. Dalam acara yang sama, ketua penyelenggara, Dr Ir Parlaungan Adil Rangkuti Msi memaparkan konsep bela negara didasarkan pada pembangunan kembali karakter bangsa yang mulai pudar oleh globalisasi. Karakter bangsa tersebut yaitu nilai kebersamaan, kesejahteraan, kekeluargaan, kerakyatan, kenyamanan, kedamaian, kemandirian dan kejujuran. (ant)
JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI, Hermanto, berpendapat, pembahasan terkait daerah otonomi baru seharusnya mengutamakan kawasan otorita khusus wilayah-wilayah perbatasan yang rentan terjadi konflik, baik persoalan garis batas maupun ekonomi. Menurut Hermanto di Jakarta, kemarin, untuk daerah-daerah perbatasan seperti Tanjung Datu dan Camar Wulan sebaiknya segera saja dibentuk daerah otonomi baru yang wilayahnya meliputi sepanjang garis batas. ‘’Karena dengan demikian pembangunan pemerintah otorita tersebut dapat difokuskan sepenuhnya untuk membangun infrastruktur, perekonomian masyarakat dan juga sebagai etalase NKRI di mata internasional,” katanya. Hal ini, masih kata dia, menjadi penting karena akan ber-
kaitan dengan pembiayaan pemerintah pusat untuk mengalokasikan dana khusus bagi pembangunan daerah otoritas perbatasan. ‘’Wilayah perbatasan merupakan garda utama dalam menjaga kedaulatan wilayah NKRI. Dan juga wilayah perbatasan dari segi ekonomi sosial dan budaya merupakan lambang supremasi kesatuan NKRI, karena letaknya yang sangat strategis dan sangat rawan konflik dengan negara tetangga. Untuk itulah upaya penanganan dan pengelolaan daerah perbatasan harus menjadi perioritas utama pemerintah,” ujarnya. Polemik wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia kembali memanas setelah kasus Tanjung Datu dan Camar Wulan marak dibicarakan. Persoalan perbatasan penting bagi kedaulatan. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Rabu 26 Oktober 2011
4
L intas Mayat Misterius SOSOK mayat laki-laki misterius yang diperkirakan berumur 56 tahun, ditemukan warga di kali Citeko, Kampung Pasanggrahan, RT 01/01, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Puncak Bogor, kemarin. Petugas Polsek Cisarua yang menerima laporan tersebut langsung membawa jasat korban ke RS. Gunawan Partowidigdo, Cisarua untuk proses outopsi dan penyelidikan lebih lanjut. Kanit Reskirim Polsek Cisarua, AKP. Iwan mengtatakan, kalau dari hasil pemeriksaan di TKP dan melihat tidak ada bekas kekerasan pada tubuh korban, kemungkinan korban ini tewas akibat tenggelam. Kepala Desa Citeko Mamad Sukendar yang datang ke lokasi mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari beberapa warganya yang mengaku pernah melihat korban berada di sekitar Pasar Cisarua. Ada yang melihat korban sering berada di pasar Cisarua. Dia ini sedikit mengalami gangguan kejiwaan. Sukendar mengatakan, pihaknya saat ini juga telah menyampaikan pengumaan kepada warga sekitar yang mungkin merasa kehilangan anggota keluarga mereka, sebelum dikuburkan. (bas)
Gembong Rampok Tertangkap HENDRI alias Alai (49) tahun, buronan polisi dalam berbagai kasus perampokan antar pulau di wilayah Kepulauan Raiu berhasil diringkus di depan Polsek Parung, Kab.Bogor, kemarin. Warga Pekan Baru, Riau itu ditangkap tim Reskrim Polsek Senapelang, Riau saat bekerja menjadi sopir tembak di salah satu angkutan kota (angkot) trayek Parung-Ciputat. Guna proses lebih lajut tersangka langsung dibawa ke Mapolres Riau. Kanit Reskrim Polsek Senapelang, Iptu. Milson Jhoni mengatakan, tersangka merupakan buronan kelas kakap dengan spesialisasi perampokan dengan kekerasan. “Tersangka sudah lama menjadi TO kami. Dia terlibat dalam berbagai kasus perampokan di Kepulauan Riau,” jelasnya. Dalam melakukan operasinya pelaku bersama komplotannya tidak segan-segan melukai bahkan tega membunuh korbanya. Salah satu peristiwa terakhir, Hendri bersama komplotannya berhasil merampok toko mainan di Jalan Teratai, Pekanbaru, Riau. (bas)
Boraks Beredar Luas SETELAH berhasi menyita 2500 tahu kuning yang mengandung bahan pewarna tekstil dari hasil sidak yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor di Pasar Bogor beberapa waktu lalu, kini Desperindag kembali mengamankan dan menyita 91 kg Boraks yang digunakan sebagai pengawet dan pengenyal bahan makanan. Bahan-bahan kimia tersebut berupa bleng eceran, pijer dan 2 jerigen tahu berpewarna tekstil. Kepala Disperindag Kota Bogor, Eddy S Warsa mengatakan bahwa sidak kali ini dilakukan dalam rangka memberikan perlindungan kepada konsumen. Banyak para pedagang yang curang dengan menambahkan bahanbahan berbahaya yang merugikan konsumen. Dengan kata lain, peredaran bahan pengawet berbahaya ternyata masih marak di Kota Bogor. Menurut Eddy, belasan pedagang yang kedapatan menjual bahan-bahan berbahaya umumnya merupakan para pedagang baru yang memiliki pengetahuan rendah terhadap zat-zat berbahaya. (him) ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○
Madrasah di Tangsel
Sebagai Anak Tiri TANGSEL - Berdasarkan data Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kota Tangsel, sekolah swasta khususnya madrasah di Tangsel hanya 35 persen yang tergolong layak. Kondisi ini disinyalir karena pemerintah dianggap kerap menganaktirikan sekolah swasta. Akibatnya, banyak sekolah swasta yang tidak didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. ‘’Kelayakan ini dinilai dari tiga komponen, yaitu fasilitias gedung, SDM guru, dan kelengkapan peralatan belajar mengajar,” ungkap Ketua LP Ma’arif NU Tangsel Abdullah Mas’ud di Tangerang, kemarin. Abdullah Mas’ud mengatakan seharusnya pemerintah sekarang tidak hanya “dapat” membantu tapi “wajib” membantu sekolah swasta. Pasalnya, MK sendiri telah mengabulkan uji materi yang diajukan
perwakilan sekolah swasta terhadap Pasal 55 Ayat (4) Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003. Kata dapat dalam pasal tersebut dimaknai pemerintah pusat dan daerah bisa memberikan bantuan atau bisa tidak memberikan bantuan. Karena itu, timbullah diskriminasi terutama di pendidikan dasar swasta. ‘’Untuk itu, pemerintah harus proaktif untuk memberikan bantuan yang sama, seperti sekolah negeri,’’ tambah Mas’ud. Mas’ud menjelaskan, keputusan MK tersebut telah diketok sejak 29 September, tapi masih banyak yang tidak tahu. Karena itu, sekolah swasta harus pro aktif berkomunikasi dengan pemerintah kota Tangsel terkait dengan hal ini. “Ma’arif NU secara kelembagaan juga segera berkomunikasi,’’ katanya. (nov)
Suluh Indonesia/ant
PARADE - Seniman Jabar menampilkan tarian Genye dalam kegiatan para seni Kemilau Nusantara di Cibinong, Bogor, Jabar, Minggu. Kemilau Nusantara yang menampilan seni budaya dari 26 Kabupaten/Kota se-Jabar dan 13 propinsi dengan peserta sebanyak lebih dari 2000 orang tersebut merupakan salah satu event budaya tahunan.
Di Bogor
Angka Gizi Buruk Meningkat BOGOR – Penderita gizi buruk di Kota Bogor meningkat. Data terakhir yang didapatkan dari Pusat Teknologi Terapan Kesehatan dan Epidemiologi Klinik Kota Bogor terdapat 30 balita warga Bogor yang menderita gizi buruk. Sebelumnya pada bulan Mei 2011 lalu, Pusat Teknologi Terapan Kesehatan dan Epidemiologi mencatat sebanyak 14 balita warga Bogor yang positif menderita gizi buruk. Salah satu peneliti di Klin-
ik Gizi Ir. Arnelia, MSc menjelaskan bahwa peningkatan jumlah balita penderita gizi buruk di Bogor karena faktor jemput bola. ‘’Sebelumnya, para balita penderita gizi buruk datang langsung ke klinik karena sebagian besar mendapat rujukan dari puskesmasnya masing-masing. Tapi berhubung, Kami sedang melakukan penelitan terhadap gizi buruk maka Kami proaktif menjemput bola langsung dengan datang ke puskemaspuskesmas,”ungkap Arnel di
Bogor, kemarin. Menurut Arnel, selain 30 balita penderita gizi buruk yang ditangani di Pusat Teknologi Terapan Kesehatan dan Epidemiologi, ternyata terdapat 15 balita lainnya yang masuk dalam kategori gizi kurang. ‘’Tanda-tanda gizi buruk dapat dilihat secara kasat mata seperti seperti iga gambang, wajah seperti orang tua dan perut cekung, sedangkan untuk tanda-tanda gizi kurang ialah belum adanya tandatanda khusus yang dapat dili-
Cegah Kebocoran
Diikuti Ratusan Siswa Bogor, kemarin. Menurut David, lomba cerdas-cermat tersebut merupakan salah satu acara edukasi yang dimiliki oleh Mall BTM yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar anak. ‘’Ada banyak cara yang dilakukan untuk bisa meningkatkan motivasi belajar, salah satunya dengan mengadakan sebuah lomba pendidikan yang dilakukan oleh Mall BTM seperti lomba cerdas-cermas seperti ini,”katanya. Sementara itu, Koordinator Pengawas Drs. Sutisno, M.Pd mengatakan, pihaknya sangat senang bisa terlibat dalam acara ini. ‘’Kreatifitas yang dimiliki siswa dalam pembelajaran seperti sportifitas, kejujuran dan rasa kebersamaan harus terus dipupuk, yang salah satunya mengikuti perlombaan semacam ini. Dinas Pendidikan yang dilibatkan dalam kegiatan ini, membuat soal sesuai dengan standar kelulusan,” jelasnya. (him)
Tidak harus mahal, bisa juga diberikan makanan yang murah, asal kualitasnya baik,”,”ujar arnel. Masalah gizi buruk bukan tanggung jawab satu pihak saja, melainkan semua pihak untuk berkoordinasi dalam menyelesaikan kasus gizi buruk. ‘’Gizi buruk bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan saja, melainkan orang tua dan Pemerintah Pusat harus sama-sama berkoordinasi satu sama lain,” ujarnya. (him)
Komputerisasi
Cerdas Cermat se-Bogor BOGOR - Ratusan siswa Sekolah Dasar mengikuti babak penyisihan lomba cerdas cermat tingkat Kota Bogor. Pada babak penyisihan tersebut diikuti oleh 80 group dari berbagai perwakilan Sekolah Dasar se-Kota Bogor. Acara yang digagas oleh Mall BTM tersebut bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Bogor sebagai instansi yang paham betul akan dunia pendidikan. Business Development Manager Mall BTM David B. Hutauruk menuturkan, lomba cerdas-cermat merupakan ajang pembuktian kemampuan bagi para siswa Sekolah Dasar dalam meyelesaikan berbagai permasalahan dalam bentuk soal-soal. ‘’Kami sengaja bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Bogor karena mereka mempunyai kredibilitas dalam memberikan soal-soal setingkat SD dan juga yang paling penting mencegah kebocoran soal sebelum lomba dimulai,” kata David di BTM
hat dengan jelas. Hanya saja, berat badan si anak hanya mencapai 80 persen dari berat badan normal,” katanya. Sementara itu, Dr. Bona Simanungkalit, DHSM, M.Kes menjelaskan bahwa salah satu faktor penyebab balita menderita gizi buruk ialah asupan gizi terhadap balita tak mencukupi, hal tersebut karena kurangnya pengetahuan orang tua terutama ibu mengenai gizi. “Ibu harus dapat memberikan makanan yang kandungan gizinya cukup.
Suluh Indonesia/ant
KONTES ANJING - Salah satu peserta kontes anjing kategori ketangkasan beraksi, di hotel Aryaduta, Karawaci, Tangerang, Banten, kemarin. Sebanyak 200 peserta ikut serta dalam ajang kontes anjing ini.
TANGSEL - Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Tangsel melakukan perubahan system pelayanan izin KIR angkutan umum dari manual menjadi komputerisasi. Upaya ini berdampak signifikan terhadap perubahan perolehan pajak retribusi bagi kas daerah. Tak hanya itu Pemerintah Kota Tangsel menargetkan selama di tahun 2011 Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sector ini bisa mencapai hingga Rp 935 juta. ‘’Ditargetkan, di tahun 2012 retribusi system transportasi perizinan KIR dapat meningkat dengan menerapkan regulasi terbaru Dishubkominfo yakni dari manual menjadi komputerisasi” Ungkap Kepala Bidang angkutan Dishubkominfo Tangsel, Wijaya Kusuma. Wijaya menambahkan, dalam penerapan pelayanan pihaknya telah berencana meninggalkan sistem manual. Beralih ke sistem komput-
erisasi yang terintegrasi pada database dan validitas pelaporannya juga lebih cepat dan kapabilitas kebocorannya dapat ditekan. Dirinya menambahkan, sistem manual, memiliki resistensi kebocoran lebih tinggi dan metode tersebut dianggap sudah tak lagi layak ditengah keinginan pemerintah daerah dalam meningkatkan perolehan PAD dari sektor pelayanan sistem transportasi. Hingga September ini, target PAD dari perijinan angkutan sudah mencapai Rp 757 juta dari Rp 937 juta yang ditargetkan. Per hari terang Wijaya, sedikitnya terdapat 50 unit angkutan yang berdomisili di Kota Tangsel melakukan uji KIR. Baik armada mobil jenis angkutan umum, pick up, box, hingga truk berbagai ukuran muatan. ‘’Segala kemungkinan yang menyebabkan anggaran bocor harus ditekan. Salah staunya dengan komputerisasi,’’ katanya. (nov)
LSM Dinilai
Tak Aktif Berikan Laporan Kegiatan
ORGANISASI masyarakat (ormas), swadaya masyarakat (LSM), dan organisasi kepemudaan ( OKP) dinilai tak aktif berikan laporan kegiatan. Sehingga jumlah pasti keberadaan mereka tak diketahui detil. Dari 100 ribu yang terdaftar, hanya 729 yang aktif memberikan laporan kegiatan dan memperpanjang. Kepala Seksi (Kasie) Bimbingan dan Evaluasi Sub Bid Ormas Kementerian Dalam Negeri, Erni Yulianti Ningsih, dalam acara Diskusi Silaturahmi Kebangsaan
dengan tema Membangun Paradigma Baru bagi Mahasiswa, OKP, LSM, dalam Gerakan Konstruktif untuk Kemajuan Bangsa yang diadakan Forum Kajian Maklumat Band-
ung, kemarin mengatakan, pihaknya belum memilik data ormas, LSM, dan OKP secara pasti. Dalam aturannya, ormas, LSM, dan OKP diwajibkan memberikan laporan terkait keuangan dan kegiatan. Namun, pada praktiknya hanya 729 organisasi kemasyarakatan yang memberikan laporan secara berkala. ‘’Kami memperkirakan data ormas, LSM, dan OKP di Indonesia mencapai seratus ribu,” tutur Erni. Kini pihaknya tengah melaku-
kan pendataan terhadap seluruh organisasi kemasyarakatan tersebut. Ia meminta pihak pemerintah kota, pemerintah kabupaten, dan pemerintah provinsi memberikan data secara akurat. “Kedepan mereka juga harus memiliki data yang pasti,” ucapnya. Hanya saja, dia tidak dapat menjamin kapan pendataan yang dilakukan pihak Kementerian Dalam Negeri dapat selesai. Namun, ia mengatakan, program tersebut terus bergulir sampai seluruhnya selesai.
“Program pendataan organisasi kemasyarakatan sudah dimulai tahun ini,” tuturnya. Dosen tetap Pasca Sarjana Universitas Hasanudin, Mulyadi yang juga pembicara seminar mengatakan, pemerintah harus membuat lembaga yang memikirkan tentang bangsa. Sehingga, kata dia, tidak ada ormas, LSM, dan OKP yang menjadi kaki tangan barat. Artinya, lebih memperjuangkan agenda kepentingan dunia barat ketimbang kepentingan nasional. (rin)
pini
Suluh Indonesia, Rabu 26 Oktober 2011
F OKUS Indonesia Harus Tetap Bersatu ERJUANGAN untuk mengembalikan Papua (dulu Irian Jaya), telah dilakukan secara baik oleh Presiden Soekarno dulu. Masanya memang saat itu harus dilakukan dengan penggeloraan semangat yang tinggi. Bentuk perjuangan yang dipilih oleh Presiden Soekarno adalah bertempur, merebut dengan senjata. Dari situlah kemudian muncul Operasi Mandala yang memunculkan nama Letkol Soeharto. Perjuangan yang dilakukan pada dekade enampuluhan itu menemui momentumnya melalui pertempuran bersenjata. Jelas, Papua telah kembali ke pangkuan ibu pertiwi. Tidak terlalu ada masalah sesungguhnya secara politis, tetapi tidak bisa dikatakan seluruhnya aman. Sebab seperti kita tahu, berkali-kali telah terjadi konflik kekerasan di wilayah Papua yang telah menimbulkan korban jiwa. Berita terakhir yang kita lihat adalah tewasnya Kapolsek Sektor Mulia, Dominggus Otto Awes hari Senin yang lalu akibat penembakan. Bentrokan-bentrokan sebelumnya juga memakan korban tewas. Fenomena ini memperlihatkan bahwa di tanah Papua tetap ada persoalan sosial yang tidak bisa dianggap enteng. Apa yang mesti kita lihat dari peristiwa tersebut? Hematnya, secara sederhana mungkin bisa dipilah menjadi dua. Yang pertama adalah masalah hak tanah rakyat. Banyak yang menduga bahwa industri tembaga Freeport itu menimbulam persoalan bagi tanah rakyat. Dalam arti, ada tanah rakyat yang mungkin dirugikan oleh munculnya industri tersebut. Ketidakadilan inilah yang memicu konflik ketidakpuasan oleh rakyat. Bentuk konflik bisa bermacam-macam, apalagi jika ada aktor utamanya. Beberapa penembakan pernah terjadi terhadap karyawan di Freeport. Peristiwa seperti ini berkali-kali telah muncul. Jika memang benar ada persoalan antara rakyat dengan perusahan ini, maka haruslah ada langkah dan tindak lanjut untuk melindungi persoalanb tanah rakyat. Lingkungan merupakan habitat utama dari rakyat Papua. Yang kedua, mungkin masih ada sisa-sisa ketidakpuasan politis. Kita tahu bahwa masuknya Papua menjadi wilayah Indonesia tidaklah dilakukan secara mudah. Artinya masih harus ada pertempuran untuk menyatukan wilayah itu ke Indonesia. Dimungkinkan adanya kelompok-kelompok politis yang tetap enggan bergabung dengan Indonesia. Keberadaan Organisasi Papua Merdeka, dapat dipandang sebagai bukti adanya ketidakpuasan politik tersebut. Maka, jika ini memang masalah politis, perlu kiranya pendekatan politis yang dipakai untuk menyelesaikannya. Berunding merupakan salah satu alat perjuangan politis. Jika itu bisa dilakukan, pemerintah Indonesia harus mampu mengakomodasi hal ini. Dalam sejarah Indonesia modern, lepasnya Timor Timur dari Indonesia tetap menimbulkan kontroversi. Semua dikatakan bahwa lepasnya wilayah ini akan bisa mendinginkan pandangan masyarakat internasional terhadap Indonesia. Atau mendinginkan pandangan kritis di Indonesia bahwa wilayah itu memang tidak memberikan kontribusi yang banyak bagi Indonesia kecuali menuai kecaman dari luar negeri. Akan tetapi ternyata lepasnya Timor Timur banyak disesalkan oleh masyarakat Indonesia. Pemerintah Habibie pada saat itu dipandang lemah dan gagal dalam diplomasi luar negeri. Peristiwa lepas demikian, tidak mungkin akan terjadi pada tanah Papua. Akan tetapi, apa salahnya jika kita harus waspada terhadap berbagai kemungkinan. Konflik kecil apabila tidak diselesaikan, lama-lama akan menjadi besar. Apalagi apabila konflik itu merupakan penumpukan dari kasus-kasus dari berbagai masalah. Karena itulah, tidak boleh ada konflik yang bersifat laten di wilayah ini. Setiap masalah yang muncul, bagaimanapun kecilnya, harus segera mendapat penanganan dari pemerintah. Tujuan kita tetap satu, Indonesia harus bersatu. ***
P
Bang D
el
Hukuman koruptor minimal lima tahun
Ah, hanya teori ...
5
Waspada Terhadap Kemiripan Peristiwa di Timtim dan Papua TEWASNYA Kapolsek sektor Mulia, Dominggus Otto Awes di Bandara Mulia.Puncak Jaya hari Senin yang lalu, memberikan peringatan kepada Indonesia bahwa masalah Papua ini tidak boleh lepas dari perhatian. Kekerasan ini hanya merupakan rembetan dari peristiwa lain sebelumnya, seperti kerusuhan di Freeport serta penembakan terhadap anggota Penjaga Tanah Papua dalam Kongres Rakyat Papua. Seluruh bentrokan itu menimbulkan korban tewas. Dalam skala politik internasional, berbagai macam kasus kekerasan yang terjadi di Papua itu mempunyai potensi yang mirip dengan apa yang terjadi di Tomor Timur di masa lalu. Artinya segala peristiwa tersebut akan mempengaruhi citra politik kemanusiaan negara di luar negeri. Lepasnya Timor Timur dari Indonesia tidak bisa dilepaskan dari politik citra itu dalam konteks internasional. Politik pencitraan adalah upaya yang dilakukan oleh pihak manapun untuk saling menyerang maupun menarik keuntungan dengan memanfaatkan opini untuk mencari keuntungan. Bermain dengan politik citra dipengaruhi oleh keahlian untuk memainkan bahasa dan peristiwa. Penggabungan antara bahasa dan peristiwa yang sungguh-sungguh terjadi akan sangat mempengaruhi keberhasilan politik tersebut. Apapun kejadiannya, jika memang terjadi secara asli, murni dan tanpa rekayasa, akan sangat memperkuat pencitraan, yang hendak dibangun itu bersifat positif maupun negatif. Di jaman era komunikasi dan teknologi kemunikasi yang semaju sekarang, politik citra sangat dominan dalam permainan politik. Sebuah rentetan peristiwa akan menjadi modal dasar untuk membangun pencitraan politik. Rekaman peristiwa (apalagi terunut dengan baik) sangat mempengaruhi keberhasilannya. Timor Timur merupakan contoh menarik soal keberhasilan politik pencitraan ini, khususnya oleh pihak-pihak yang tidak menyukai Indonesia. Artinya mereka berupaya mengemas peristiwa-peristiwa kerusuhan yang terjadi di Timor Timur untuk disebarkan di berbagai tempat di luar negeri sehingga mampu mempengaruhi opini internasional untukmendukung lepasnya wilayah itu dari Indonesia. Keberhasilan mempengaruhi citra inilah yang kemudian memberikan pengaruh balik kepada masyarakat Timor Timur sehingga lebih memilih melepaskan diri dari Indonesia. Ketika diadakan jajak pendapat tahun 1999 di wilayah itu, hampir 90 persen menyatakan ingin berpisah dari Indonesia. Padahal sebelumnya, ketika diselenggarakan pemilihan umum, mayoritas rakyat memenangkan PDI Perjuangan. Ini menandakan bahwa pengaruh sikap negara luar, cukup terasa
Oleh : Saras Mahardika
dalam jejak pendapat tersebut. Buktinya masyarakat masih mau ikut pemilu sebelum dilangsungkan jajak pendapat, dan kemudian beralih sikap ketika jajak pendapat dilaksanakan. Dalam hubungan politik pencitraan, rekaman peristiwa kekerasan di Timor Timur menjadi alat ampuh untuk membangun politik pencitraan buruk Indonesia di luar negeri, yang berpuncak pada peristiwa Santra Cruz pada tahun 1992. Perisitiwa inilah yang menjadi buah bibir bagi masyarakat internasional yang mana tentara Indonesia dipandang melakukan pelanggarana terhadap hak asasi manusia di wilayah tersebut. Rekaman inilah dan rentetan peristiwa lain, seperti tertembaknya wartawan Australia yang dipakai sebagai legitimasi oleh pihak luar akan kekerasan-kekerasan yang dilakukan tentara Indonesia di wilayah itu. Pihak pejuang politik pencitraan Timor Timur
yang berupaya menjelek-jelekkan Indonesia berupaya keras untuk mewujudkan keaslian peristiwa tersebut dalam gambar. Waspadai Kemiripan Persoalan yang terjadi di Papua akhir-akhir ini, harus diwaspadai secara benar oleh pemerintah Indonesia sebab ada kemiripan nuansa dengan apa yang terjadi di Timor Timur. Dalam skala makro, yang paling kelihatan dari berbagai kasus di Papua adalah latennya dari konflik yang ada. Artinya konflik itu tetap ada tetapi tersembunyi, tidak selalu muncul ke permukaan. Bahwa berkali-kali terjadi konflik, dalam bentuk unjuk rasa, penembakan, rapat umum dan sebagainya, menjadi bukti bahwa konflik itu �terpelihara� secara tersembunyi. Konflik seperti ini hanya memerlukan peristiwa kecil saja untuk meletus menjadi terbuka. Senggolan di pinggir jalan akan
mampu membuat itu pecah menjadi konflik terbuka. Secara sosial ini memperlihatkan adanya potensi kerusuhan dan saling curiga di masyarakat. Kondisi di Timor Timur pun dulu memiliki kemiripan dengan hal seperti ini. Hal lain yang juga memperlihatkan adanya kesamaaan antara Timor Timur dengan Papua adalah perihal sejarah. Bagaimanapun, bergabungnya Papua ke Indonesia tidak berlangsung secara mulus. Indonesia masih menuntut pengembalian Papua ke wilayah Indonesia setelah tahun 1945. Artinya wilayah ini tidak berbarengan merdeka tahun 1945. Hal inilah yang memicu Tri Komando Rakyat yang dikobarkan oleh Presiden Soekarno. Seperti halnya Timor Timur, peperanganlah yang kemudian membuat rakyat Papua bergabung dengan Indonesia. Cara bergabung seperti ini tetap menimbulkan daya kohesivitas yang lebih rendah dibanding misalnya dengan penggabungan yang dilakukan secara langsung (tulus secara bulat). Munculnya pemberontakpemberontak semacam OPM (Organisasi Papua Merdeka), mirip dengan apa yang dilakukan oleh organisasi Freetelin Timor Timur di masa lalu. Mereka melakukana pemberontakan dari hutan secara sporadis. Berulangnya kejadian kekerasan yang dilakukan oleh OPM ini membuktikan bahwa pemerintah Indonesia masih belum mampu menghilangkan secara tuntas kekuatan mereka. Kemiripan lain dari dua wilayah ini, bahwa peristiwa-peristiwa kekerasan itu mampu memancing perhatian internasional. Di jaman sekarang rekaman-rekaman peristiwa tersebut pasti akan beredar di dunia maya yang bisa diakses di berbagai negara. Dengan kondisi-kondisi seperti itu, Indonesia harus waspada dengan kejadian yang pecah di Papua. Satu celah yang menjadi keuntungan bagi Indonesia adalah bahwa pejuang-pejuang pemisah diri dari Papua di luar negeri tidak ada yang sehebat apa yang dilakukan Timor Timur. Ketika Timor Timur bergolak, mereka mempunyai tokoh yang mengkhususkan diri dalam perjuangan diplomatik di luar negeri, yaitu Ramos Horta. Tidak bisa juga dilupakan reputasi Uskup Bello yang mendapatkan hadiah Nobel Perdamaian. Hadiah ini membuat dunia menoleh dan mencari peta Timor Timur dan mempelajari apa yang sesunguhnya terjadi. Jika perjuangan bersenjata tidak berhasil menghentikan gejolak di Papua, sudah saatnya perjuangan itu harus dilakukan dengan dialog. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Berharap Pada Pendidikan Sekolah SAATNYA guru mengubah cara hidupnya, dengan memperbanyak penglihatan yang baik, melakukan perbuatan yang mengarah pada upaya peningkatan mutu dan profesionalisme. Menjadi guru bermutu dan professional merupakan sebuah pilihan tetapi menjadi guru yang biasa-biasa saja merupakan sebuah deretan panjang yang tidak memberikan dampak apa-apa. Bangsa ini sedang mengalami krisis yang panjang. Tak hanya di bidang ekonomi, juga di bidang lainnya. Itu sebabnya, bangsa ini ingin bersandar pada pendidikan. Harapnnya kelak di kemudian hari bangsa ini tidak semakin terpuruk. Bangsa ini akan segera bangkit dari tidur dan tegak berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya. Harapan bangkitnya dunia pendidikan mau tidak mau akan disan-
darkan pada pundak guru. Jika guru bangkit maka sejatinya pendidikan ini telah bangkit. Guru yang bangkit dengan meningkatkan mutu dan profesionalismenya akan menentukan masa depan anak-anak didiknya dengan baik. Gawatnya keadaan mental pelajar jika terus mengandalkan kekerasan dalam menghadapi realita. Melihat aksi anarkis kaum pelajar menjadi cermin untuk kita semua sebagai orang yang mendidik anak-anak kita. Kita tak bisa menyalahkan salah satu pihak hanya pada guru saja. Semua itu juga menjadi tanggung jawab bersama yaitu, antara orang tua dan guru yang menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak generasi penerus. Melani Trias Lenteng Agung, Jak-Sel
Perlu Hukuman Berat TENTU masyarakat merasa senang melihat pemberitaan tentang digerebeknya pabrik-pabrik narkoba di berbagai wilayah. Yang memprihatinkan, jumlah yang ditemukan makin bayak. Kalau dulu kita dikejutkan dengan penemuan ratusan barang narkoba, kini jumlahnya mencapai ribuan. Dan, kita seolah menjadi biasa. Tidak lagi menjadi aneh. Ini sungguh memprihantinkan Yang membuat khawatir, dalam penggerebekan terkadang ditemukan bahan baku untuk membuat narkoba. Artinya, boleh jadi Indonesia bukan lagi menjadi target pasar atau tempat transit tetapi sudah menjadi produsen. Jika tidak segera diangkat sampai ke akar tentu generasi bangsa Indonesia menjadi ancamannya. Kejahatan narkoba sesungguhnya sama dengan pembunu-
han yang terencana Pertanyaannya mengapa statusnya justru meningkat. Bila sebelumnya hanya target pasar, kini sudah menjadi produsen. Jelas ada sesuatu yang salah sehingga status yang sama sekali tak membanggakan itu sampai naik. Ini mungkin terkait dengan lemahnya hukuman yang diterima pelaku kejahatan narkoba. Memang sudah banyak penjahat narkoba yang dibui dan dijatuhi hukuman cukup berat hingga maksimal hukuman mati. Tetapi sedikit sekali yang dilakukan eksekusi. Bagaimanapun keseriusan memberantas kejahatan narkoba tidak boleh melemah, tenggelam oleh kasus korupsi. Keduanya samasama begitu menyengsarakan rakyat. Deni Swara Pondok Gede, Bekasi
Jalan Berlubang, Tolong Dibenahi SEPERTI biasa, setiap musim hujan jalanan Ibu Kota penuh lubang. Di sejumlah jalan protokol lubang jahanam itu cukup dalam dan lebar. Jika tidak hati-hati, pemakai jalanan bisa nyungsep. Tahun lalu, ratusan pengendara motor jumpalitan di jalanan karena terperosok lubang. Jalan berlubang masih bisa dijumpai di Jalan Gatot Subroto hingga arah Cawang. Jalan Dewi Sartika juga beberapa dijumpai berlubang. Yang cukup memberi angin segar adalah jalan Mampang Prapatan. Sebelumnya jalanan di sini seperti kubangan kerbau. Lubang tidak hanya menganga tetapi nyaris seperti danau. Jika hujan tiba, kubangan air membuat pengguna jalan harus ekstra waspada. Jika lengah sedikit saja, nyawa taruhan-
nya. Pengaspalan saja tak cukup. Di Mampang, jalanan dicor beton. Pengaspalan hanya tambal sulam dan justru boros anggaran. Jika dicor, jalanan jadi awet. Lubang jahanam yang bisa membuat jantung mau copot sudah tertutup rapi. Di sejumlah tempat yang masih meyisakan lubang-lubang besar sebaiknya juga dicor. Selain itu, sebaiknya petugas DLLAJR memberi tanda berbahaya di sejumlah titik yang masih menyisakan lubang. Pengumuman itu penting agar pengguna jalan lebih ekstarhati-hati. Dengan begitu, kecelakaan dan nyawa manusia tidak mati sia-sia di jalanan. Tolong segera dibenahi ya Dinas PU. Arfan Rawa Belong, Jakbar
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 26 Oktober 2011
6
Renang Optimis Raih
Enam Medali Emas JAKARTA - Setelah melihat hasil ujicoba para atletnya selama ini, pelatih tim nasional renang, Albert C Susanto, mengaku optimis bisa meraih enam medali emas dalam kejuaraan SEA Games XXVI, walau lawan yang dihadapi sangat berat. Menurut Albert C Susanto, saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan akhir terhadap para atlet renang, setelah melakukan berbagai uji coba internasional beberapa waktu lalu. ‘’Kita sudah mempersiapkan tim ini sejak november 2010 lalu, dan saat ini sudah sampe hingga persiapan terkahir, karena para atlet sebelumnya telah melakukan pertandingam uji coba diberbagai kejuaraan, seperti di Singapura, China, Hongkong dan kejuaraan di Ina,” ucap Albert di Jakarta, kemarin. Untuk menghadapi SEA Games XXVI, PB PRSI telah mempersiapkan target untuk bisa meraih medali emas semaksimal mungkin. ”Tentunya persaingan diantara negara nanti sangat berat, tapi kami sendiri telah mengantisipasi dan mengamatinya para negara-negara tersebut ketika melakukan uji coba, jadi sejauh ini kami bisa menentukan tar-
get kami,” katanya. Albert bahkan mengaku optimis bisa meraih target enam medali emas dalam SEA Games XXVI, melihat dari hasil uji coba yang para atlet lakukan, seperti pada atlet renang Nicko Biondi Ricardo turun di nomor 50 m dan 100 m gaya dada, serta Enny Sulistiowat yang turun di nomor 50 meter dan 100m gaya bebas. ‘’ Nicko Biondi Ricardo baru sajameraih medali emas di kejuaraan ke 6 Singapore National Swimming Championship di Singapore, dan mengikuti ASEAN XV DI Chiang Mai, Thailand utk no 50M dan 100M. Dan perenang putri, Enny Sulistiowati yang pernah merebut 5 medali emas dan mencetak dua rekor nasional baru di nomor 50 meter dan 100m gaya bebas di Kejurnas Renang 2011,” tutur Albert. Menanggapi hal ini, bagi Nicko tentunya menjadi tantangan, walau sebelumnya dirinya telah meraih beberapa prestasi di kejuaraan saat uji coba. ‘’Saya pribadi siap untuk menghadapi SEA Games nanti, hanya tinggal melakukan uji coba kolam saja di Palembang nanti,” katanya. (pts)
PSSI Didesak Pastikan
Jadwal Kompetisi MADIUN - Salah satu tim Divisi Utama asal Jawa Timur, Madiun Putra FC, mendesak PSSI segera mengumumkan kepastian jadwal kompetisi, sehingga tim peserta bisa melakukan persiapan lebih maksimal. Pelatih Madiun Putra FC, Hanafi, di Madiun, kemarin mengatakan, belum jelasnya jadwal kompetisi berimbas pada persiapan tim, seperti proses rekrutmen pemain, program latihan dan anggaran. “Pelatih dan pemain hanya ingin kejelasan kapan kompetisi akan dimulai. Bukannya seperti sekarang, tidak jelas dan membingungkan,” ujarnya. Menurut Hanafi, pihaknya tak habis pikir dengan konflik yang terjadi di PSSI, karena akan berdampak terhadap semakin terpuruknya nasib persepakbolaan nasional. “Selain itu, ketidakjelasan yang terjadi saat ini dapat berdampak pada batalnya
pelaksanaan kompetisi sepak bola,” kata mantan pelatih Persibo Bojonegoro dan Persis Solo itu. Soal polemik seputar kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI), Hanafi berharap PSSI segera menuntaskannya sehingga bisa lebih fokus menyiapkan kompetisi divisi utama. “Saya kira tidak ada masalah jika IPL dan LSI berlangsung secara bersamasama, karena tim sepak bola di Indoesia juga cukup banyak,” tambahnya. Dengan adanya kompetisi LPI dan LSI, akan memberikan banyak pilihan kepada pelatih tim nasional untuk memilih pemain yang memiliki kualitas terbaik. Sejak beberapa bulan terakhir, tim Madiun Putra terus melakukan latihan tanpa mengetahui kejelasan jadwal kompetisi. Kondisi itu membuat sebagian besar pemain merasa jenuh, karena tidak kunjung bertanding. (ant)
Suluh Indonesia/ant
BEREBUT BOLA - Pesepakbola Indonesia U-23 Octovianus Maniani berebut bola dengan pesepakbola timnas U-23 Timor Leste pada laga ujicoba jelang SEA Games XXVI/2011 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, kemarin.
Kualitas Permainan
Timnas U-23 Menurun JAKARTA - Timnas U-23 yang diproyeksikan turun pada SEA Games 2011 menggelontor lima gol tanpa balas ke gawang Timor Leste pada pertandingan persahabatan di Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa. Gol kemenangan timnas dibuka oleh lewat Abdulrahman menit 5, Ferdinan Sinaga menit 7, Patrick Wanggai menit 17, Egi Melgiansyah menit 21 dan Samsir Alam menit 71. Anak asuh Rahmad Darmawan telihat dominan pada babak pertama terbukti empat gol tercipta meski dua diant-
aranya harus melalui titik putih. Meski demikian Timor Leste juga memberikan perlawanan. Perlawanan dari Timor Leste terlihat pada babak kedua. Anak asuh Antonio Viera terus memberikan tekanan ke pertahanan timnas bahkan beberapa kali mengancam gawang Andrithany Ardhiyasa. Bahkan dalam tempo waktu 20 menit pada babak kedua, timnas dari negara termuda di Asean itu mampu membuat frustasi skuad muda Indonesia. Kebuntuan timnas baru pecah setelah Samsir Alam mampu menje-
bol gawang pada menit 71. Setelah gol kelima tercipta hujan turun dengan lebatnya. Kondisi itu membuat permainan kedua kubu kurang berkembang. Terbukti tidak ada gol tercipta hingga wasit Mohd Yusof Bin Mat Karim meniup peluit panjang dan berakhirnya pertandingan. “Meski menang, timnas mengalami penurunan kualitas dibandingkan pertandingan uji coba sebelumnya. Kombinasi serangan dan kesabaran pemain sangat terlihat,” kata pelatih timnas Rahmad Darmawan. Menurut dia, saat mengh-
Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini
Banding Sanksi Irfan Bachdim
Irfan Bachdim
kedua belah pihak. Sanksi larangan bermain selama tiga bulan yang dijatuhkan kepada Irfan Bachdim cukup mem-
beratkan, karena bisa menghancurkan masa depan pemain. “Bachdim datang ke Indonesia memang untuk ber-
main bola, bahkan tekadnya ingin masuk timnas, sehingga sangat disayangkan bila dia dalam masa pertumbuhan dengan penuh dedikasi tapi harus terkena sanksi,” katanya. Karena itu, pihaknya berharap ada titik temu yang menguntungkan kedua belah pihak, baik PSSI, Bachdim maupun Persema. Apabila upaya pengajuan banding ditolak PSSI, manajemen tim akan terus berupaya maksimal dalam menyelesaikan kasus tersebut. “Kita juga akan berbicara dengan Irfan Bachdim, terutama berkaitan dengan masalah keuangan, sebab waktu tiga bulan itu merupakan waktu yang cukup lama juga,” tambahnya. Irfan Bachdim dijatuhi sanksi skorsing selama tiga bulan karena tidak memenuhi panggilan Pelatnas Timnas U23 yang disiapkan menghadapi SEA Games 2011. (ant)
Mahaka Pastikan LA Galaxy Hadir di Jakarta
JAKARTA - Mahaka Sport selaku promotor memastikan klub sepak bola asal Amerika Serikat, LA Galaxy, bersama dengan pemain bintangnya akan datang ke Indonesia 30 November nanti dalam rangkaian “LA Galaxy Herbalife Asia Pacific 2011”. Presiden Direktur Mahaka Sport Hasani Abdulgani di Jakarta, Selasa, mengatakan bintang LA Galaxy yang dipastikan datang adalah David Beckham, Landon Donovan dan Robbie Keane. “David Bechkam di LA Galaxy sampai Desember. Jadi dia akan datang ke Indonesia bersama dengan pemain lainnya,” katanya. Menurut dia, mendatangkan
salah satu klub besar di Amerika Serikat itu tidak mudah. Untuk merealisasinya juga melibatkan Dubes Indonesia Dino Patti Djalal sebagai pembuka komunikasi dengan manajemen LA Galaxy di Los Angeles. Selain itu, Indonesia telah menjadi map dunia sehingga sedikit mendapatkan kemudahan untuk mendatangkan klub-klub besar yang dihuni pemain terkenal. “Jika Bechkam tidak datang, pertandingan lawan LA Galaxy ya batal. Namun semuanya telah ada kejelasan,” tambahnya. Ia menjelaskan, kepastian itu diperoleh setelah perwakilan dari LA Galaxy, Rabu (26/
10) akan datang ke Jakarta guna melihat secara langsung persiapan panitia dalam menyiapkan stadion, hotel serta semua pendukungnya. Dengan adanya kepastian itu, Mahaka Sport selaku promotor langsung bergerak cepat salah satunya dengan menyiapkan tiket pertandingan yang akan digelar usai SEA Games 2011 di Gelora Bung Karno Jakarta itu. Sedikitnya 76 ribu lembar tiket akan dicetak dengan beberapa kategori yaitu VIP Barat Rp750 ribu, VIP Timur Rp500 ribu, kategori I Rp250 ribu, kategori II Rp150 ribu dan kategori III Rp75 ribu per lembar. Sementara itu, Wakil Sekjen
nanti tidak berada satu grup. “Hasil ini sangat bermanfaat bagi kami. Bahkan kami mampu memberikan perlawanan pada babak kedua,” katanya usai pertandingan. Dengan hasil ini pihaknya akan segera melakukan evaluasi pemainnya agar pada pertandingan resmi nanti bisa bermain jauh lebih baik. Setelah melawan Timor Leste, timnas U-23 masih punya satu lagi agenda ujicoba sebelum terjun ke SEA Games XXVI. Mereka akan menjajal Persikota Tangerang pada 28 Oktober mendatang di Cilegon. (ant)
PICKUP POINT
Persema Ajukan MALANG - Manajemen Persema Malang segera mengajukan banding ke Komite Banding PSSI terkait sanksi larangan bermain selama tiga bulan yang dijatuhkan Komisi Disiplin kepada salah satu pemainnya Irfan Bachdim. CEO Persema Didied Poernawan Affandi mengatakan, pihaknya sudah menerima surat putusan Komdis PSSI perihal hukuman Irfan Bachdim yang ditandatangani Ketua Komdis Bernhard Limbong. “Kami baru saja menerima surat dari PSSI dan manajemen secepatnya akan membahas masalah itu, termasuk mengumpulkan informasi dari yang bersangkutan (Irfan Bachdim, red),” katanya. Didied mengatakan, pihaknya sangat menghormati keputusan dari PSSI, namun manajemen akan berupaya mengajukan banding agar mencapai titik temu antara
adapi Timor Leste anak asuhnya terlihat canggung sehingga koordinasi antar pemain di lapangan kurang maksimal. Namun demikian secara umum dirinya mengaku puas dengan hasil yang diberikan anak asuhnya. “Ini akan menjadi pelajaran. Sejaka awal saya menekan bahwa pertandingan ini mirip pertandingan resmi,” kata mantan pelatih Persija Jakarta itu. Sementara itu asisten pelatih Timor Leste Alex Vong mengaku bangga bisa belajar dari timnas Indonesia meski pada SEA Games 2011, 11-22 November
PSSI Tondo Widodo menyambut positif hal yang dilakukan oleh Mahaka Sport dengan mendatangkan klub sebesar LA Galaxy yang juga dihuni oleh pemain-pemain besar. “Kami sangat mendukung kegiatan ini. Kami berharap bisa membawa dampak positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia,” katanya. Meski sudah ada kepastikan kedatangan LA Galaxy, pihak Mahaka Sport belum menentukan siapa calon lawan yang dihadapi. Kemungkinan besar tim yang akan melawan David Beckham dan kawan-kawan adalah timnas Indonesia atau Indonesia All Star. (ant/pts)
HOTEL
TRANSJAKARTA -
Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor
1 2 3 4 5 6 7 8
: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan : Harmoni – Lebak Bulus
SPBU PERTAMINA -
SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU
34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO 34.154.15, Jl. RE Martadinata, Ciputat 34.164.02, Jl. Margonda Raya, Depok 34.124.10, Karang Tengah 34.165.12, Jl. Raya Limo, Depok 34.165.03, Cinere Raya 34.114.01, Jl. Raya Jelambar 34.113.01, Jl. Raya Jembatan Besi 34.144.03, Jl. Raya Pluit Selatan 34.144.01, Jl. Raya Pluit Selatan 34.124.07, Jl. Raya Terogong, Jak-Sel
RESTORAN & CAFE Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor -
RUMAH SAKIT RS. PAD Gatot Subroto RS. Bhineka Bakti Husada RS. Islam Jakarta RS. Dharmais, Jakarta RS. Siloam Hospital Cikarang RS. Harapan Keluarga Cikarang RS. Hasana Medica Cikarang Hotel Ambara
-
Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan Hotel Paninsula Hotel Ibis Hotel Santika Hotel Kartika Chandra Hotel Crown Hotel Century Park Hotel Sultan Hotel Mulia Hotel Le Meridien Hotel Sahid Hotel Grand Hyatt Hotel Millennium Hotel Arya Duta Hotel Nikko Hotel Saripan Pacifik Hotel Papaho Bogor TRADE CENTER
-
Blok M Plaza Mall Cilandak Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor Plaza Depok Mall Depok Pamulang Square OFFICE BUILDING
-
BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor Green Lake View, Ciputat Kantor Pos , Ciputat Plaza Telkom, Ciputat TEMPAT UMUM
-
Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 26 Oktober 2011
7
Boateng Dihukum
Dua Pertandingan BERLIN - Pemain bertahan Munich Jerome Boateng Senin dihukum dua pertandingan dalam kompetisi Liga Jerman setelah ia dikeluarkan saat klub pimpinan Bundesliga itu kalah mengejutkan di Hanover, Minggu. Pemain berusia 23 tahun itu dihukum langsung kartu merah karena mendorong dengan keras pemain bertahan Hanover, Christian Schulz, pada pertandingan yang berlangsung kasar dan Bayern kalah 1-2. Komite Disiplin Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) menjatuhkan hukuman kepada Boateng, sehingga ia tidak boleh turun lapangan pada pertandingan Sabtu di Nuremberg dan pada 6 November melawan Augsburg. Bayern menyatakan pemain tengah Hanover Sergio Pinto mengawali terjadinya insiden sehingga Boateng berang dan ofisial ketua eksekutif Karl-Heinz Rummenigge mencap pemain Hanover itu sebagai “aktor” dalam kejadian itu. “Pemain, kepala pelatih, dewan direktur dan direktur sport, semua menerima hukuman itu,” demikian pernyataan dari klub itu. “Tapi kami juga menyatakan bahwa semua kejadian itu berawal dari sikap buruk pemain Hanover Sergio Pinto,” kata klub. “Kami juga berpendapat bahwa ada standar ganda dalam kasus ini. Pemain Hanover Christian Schulz mulai mendorong dan Boateng hanya spontan saja melakukan hal sama,” bunyi pernyataan klub. “Schulz diberi kartu kuning tapi Boateng kartu merah. Kami tidak habis mengerti mengapa ada standar berbeda pada pemain yang melakukan hal sama,” kata klub. Bayern berada di puncak klasemen dengan pautan tiga poin kendati Minggu kalah, merupakan kekalahan kedua musim ini. (ant)
Magath
Pasang Target Tinggi BERLIN - VfL Wolfsburg mematok target tinggi musim ini saat pelatih klub itu, Felix Magath, berjanji Wolfsburg akan menjuarai Liga Utama Jerman dalam waktu tiga tahun, dan kemudian mencapai final Liga Champions. Magath mengarsiteki klub ini untuk meraih gelar juara Liga Utama Jerman (Bundesliga) pertamanya pada 2009, sebelum kemudian bergabung dengan Schalke 04. Tetapi ia kemudian kembali ke Wolfsburg di akhir musim lalu. “Terakhir kali (pada 2009), itu membutuhkan waktu dua tahun untuk mencapainya. Sekarang situasi sedikit lebih sulit. Maka kami harus menambahkan angka tahunnya,” kata Magath. Wolfsburg sekarang berada di posisi sebelas di klasemen sementara Liga Jerman, dengan koleksi 13 poin setelah melakoni sepuluh pertandingan. Mereka tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen, Bayern Muenchen. “Sekarang kami akan naik bersama Wolfsburg,” ujar pelatih berusia 58 tahun. “Kemudian kami akan meraih posisi Liga Champions, dan kemudian akan mengakhiri perjalanan di semi final, atau kami akan melangkah setahap lebih jauh dari itu,” tambahnya. Ini bukanlah pertama kalinya Magath, yang dua kali membawa Bayern menjuarai Liga Jerman, memberikan target tinggi pada timnya. (ant)
New Jersey
Gelar F1 Pada 2013 NEW JERSEY - Walikota New York Barat mengatakan bahwa New Jersey akan menjadi tuan rumah salah satu seri balap Formula 1 pada musim 2013. Bos Formula 1, Bernie Ecclestone, telah lama berharap dapat membawa balap prestisius tersebut ke wilayah kota New York. Hal tersebut baru terealisasi, saat tercapai kata sepakat antara konsorsium investor, pemerintah kota, dan pemerintah negara bagian. Gubernur New Jersey Chris Christie akan mengumumkan kesepakatan tersebut pada konferensi pers di Weehawken, New Jersey, kemarin. “Ini akan membawa dampak ekonomi yang besar untuk seluruh wilayah. Sementara politikus dan pegawai publik berbicara tentang menciptakan lapangan kerja, Gubernur telah meletakkan pedal pada metal dan mengantarkannya,” kata Walikota New York Barat, Felix Roque. “Ini adalah balap papan atas, ini luar biasa.” Balap tersebut akan berlangsung di sepanjang Sungai Hudson di Weehawken dan New York Barat, demikian diungkapkan Joe DeMarco, seorang pengacara dari New York Barat. “(Jalur) itu akan memberi trek yang sangat menantang-mereka membandingkannya dengan Spa di Belgia, namun kami memiliki perasaan seperti di Monaco,” kata DeMarco, yang menambahkan kalau balap tersebut akan mengambil empat jalur jalan raya, dua jalur di masing-masing arah. (ant)
Suluh Indonesia/ap
KARTU MERAH – Wasit Manuel Graefe saat memberikan kartu merah kepada Jerome Boateng saat Bayern Munich bertemu Hannover 96 dalam lanjutan Bundesliga di Hannover. Akibatnya, Boateng diganjar sanksi absent dua kali pertandingan.
Menanti Debut India Gelar F1 NEW DELHI - Jika India mampu menyelenggarakan balap Grand Prix Formula 1 dengan sukses pada Minggu, maka pembalap yang memenangi lomba tersebut bukan satu-satunya pihak yang akan bergembira. Balap ini akan menjadi debut bagi India di ajang Formula 1, diadakan di sirkuit di luar ibu kota New Delhi, perhelatan ini akan menjadi ujian mengenai kemampuan India untuk menyelenggarakan dan mengorganisasi turnamen olahraga berskala internasional. Setelah terjadi kekisruhan pada Commonwealth Games di Delhi tahun lalu, Bos Formula 1 berharap panitia penyelenggara mampu memegang janjinya untuk menyelenggarakan balap dengan mulus bagi pembalap kelas dunia yang datang, serta di hadapan 100.000 penonton. Rasa percaya diri panitia penyelenggara sedang meninggi, meskipun terjadi masalah di bidang logistik, serta kekhawatiran akan terjadi kemacetan
luar biasa saat para fans formula 1 mendatangi Sirkuit internasional Buddh. Mereka mengatakan kalau permukaan aspal dan berbagai fasilitas untuk penonton telah selesai dikerjakan, dan dengan pengalaman global Formula 1, mereka telah mempersiapkan pendanaan dan penanganan profesional demi lancarnya perhelatan ini. Jika klaim mereka terbukti saat balap digelar, hal itu akan menjadi suatu kemajuan pesat. Mengingat para birokrat bersikap apatis terhadap apa terjadi saat Commonwealth Games, dan hari ini birokrat lebih banyak berkutat dengan masalah arena pertandingan yang buruk serta tuduhan korupsi, ketimbang aksi nyata di bidang olahraga. Grup Jaypee, yang membangun trek baru, berharap ajang ini dapat menjadi pertunjukan tentang betapa cepatnya India berkembang. “Kami ingin melakukan sesuatu yang tidak
Polisi Terima Pengaduan Aksi Rasial Terry
Suluh Indonesia/ap
DINILAI RASIAL – Perdebatan John Terry dengan Anton Ferdinand saat Chelsea bertemu QPR dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Loftus Road dinilai rasial dan tengah diusut kepolisian setempat.
LONDON - Polisi London menerima pengaduan anggota masyarakat, yang menuding
kapten Chelsea John Terry melakukan penghinaan terhadap pemain bertahan
Queens Park Rangers, Anton Ferdinand. Terry selalu membantah tudingan ia melakukan
penghinaan rasial terhadap Ferdinand, saat kedua tim bertemu pada Derby London Barat di Stadion Loftus Road. “Kami dapat memberi konfirmasi kalau polisi telah diberitahu bahwa insiden yang terjadi pada Minggu 23 Oktober, melibatkan pelecehan rasial,” demikian pernyataan Polisi Metropolitan. “Hal ini dilaporkan oleh petugas dari Hammersmith dan Fulham.” Klaim terhadap tindakan Terry terjadi setelah munculnya rekaman video di internet yang memperlihatkan bintang Timnas Inggris tersebut memakai bahasa rasial. Terry menolak tuduhan telah melecehkan Ferdinand, dengan mengatakan kalau rekaman tersebut telah disalahartikan. “Saya telah melihat begitu banyak komentar di internet, terkait rekaman video diriku selama pertandingan,” kata Terry. “Saya kecewa masyarakat telah mengambil kesimpulan yang keliru mengenai konteks apa yang saya lihat sedang saya ucapkan pada Anton Ferdinand. Saya tidak pernah mengatakan hal seperti itu, dan saya sedih masyarakat berpikir demikian.” Ferdinand, yang merupakan saudara kandung rekan Terry di timnas, Rio Ferdinand, sejauh ini belum memberi pernyataan apa-apa. Ia diharapkan dapat bertemu dengan pejabat QPR Selasa ini, untuk mendiskusikan masalah ini. (ant)
dilakukan pihak lain. Dengan ajang ini, kami berharap dapat memperbaiki kehancuran reputasi India yang menimpa sejak (Commonwealth) Games,” kata Pendiri Jaypee, Jaiprakash Gaur. Jaypee, yang memiliki motto: “Tak ada impian yang terlalu besar”, adalah konglomerat infrastruktur kelas kakap, dengan bisnis yang bergerak di bidang real estate, industri mesin, dan konstruksi jalan. Bagi banyak pengamat, situasi kontras antara penyelenggaraan Formula 1 - yang didanai pihak swasta - dengan Commonwealth Games - yang disokong pemerintah, merupakan sisi lain dari kekuatan sekaligus kelemahan ekonomi India. Kolumnis veteran, Ayaz Memon, yang telah mengikuti perjalanan India selama lebih dari tiga dekade, mengatakan penyelenggaraan balap Formula 1 yang sukses akan memberi pesan mengenai masa depan negara tersebut pada bidang olahraga di Asia Selatan. “Per-
sepsi bahwa sektor swasta dapat melakukan pekerjaan dengan lebih baik tidak keliru. Pemerintah mengacaukan Commonwealth Games. Itu tak akan terjadi dengan Formula 1,” kata Memon. “Orang-orang lebih bertanggung jawab di sektor swasta. Dan tidak seperti (Commonwealth) Games, GP bukanlah ajang yang timbul tenggelam. Penyelenggara akan belajar dari banyaknya kesalahan yang terjadi di tahun pertama.” “Di masa depan, (penyelenggaraan GP) akan lebih baik.” Publikasi yang masif telah membuat balap ini dinantikan banyak pihak di India. Selain itu, televisi dan surat kabar menyambut perhelatan FOrmula 1 sebagai sinyal kebangkitan negara mereka di kancah dunia. Kriket adalah olahraga yang paling populer di India, namun tentu saja banyak orang yang sangat mengikuti perkembangan Formula 1, dan sebagian penduduk India
amat menyukai dunia otomotif dan balap. Setidaknya 80.000 tiket telah terjual, dan banyak badan olahraga internasional dan investor asing, akan melihat pasar potensial ini. Trek sepanjang 5,14 Km, yang didesain oleh arsitek Jerman Hermann Tilke, mendapat sambutan baik dari tim-tim yang akan berkompetisi, dan telah disiapkan untuk mendongkrak citra India di bidang olahraga. Namun itu hanya akan terjadi jika pihak birokrat mau bekerja sama. Pembalap veteran asal Brazil, Rubens Barrichello, yang sekarang membela Williams, mengatakan pada Hidustan Times, kalau ia membutuhkan waktu tiga bulan untuk mendapatkan visa. Pekan lalu, Mahlamah Agung memerintahkan penyelenggara untuk membekukan 25 persen pemasukan dari penjualan tiket, sampai perselisihan mengenai pajak telah mendapatkan solusi. (ant)
Eriksson Tinggalkan
Kursi Panas Leicester LEICESTER - Mantan pelatih Inggris Sven-Goran Eriksson meninggalkan posisinya sebagai pelatih Leicester City dengan “persetujuan baik-baik”, demikian diumumkan klub “Championship” itu dalam pernyataan pada laman mereka, kemarin. Pelatih berusia 63 tahun itu sudah berbicara dengan pemilik klub dari Thailand, Senin, setelah mereka kalah 0-3 di kandang atas Milwall, sehingga klub itu berada di urutan ke-13, terpaut dua poin dari batas berbahaya. Namun perusahaan yang bermarkas di Thailand — Asia Football Investments — tidak gembira padahal mereka sudah mengeluarkan dana 10 juta dolar untuk membeli pemain baru pada masa transfer lalu — merupakan ukuran cukup untuk klub tingkat Championship — tapi hasil laga mereka belum juga memuaskan. “Klub Sepak Bola Leicester City menyatakan hari ini, dengan persetujuan baik-baik, Sven-Goran Eriksson mundur sebagai pelatih delam waktu secepatnya,” demikian bunyi pernyataan itu. “Pelatih tim pertama Derek Fazackerley juga meninggalkan klub,” tercantum dalam
Sven-Goran Eriksson
pernyataan. “Klub dari dewan direktur berterima kasih atas dukungan Sven dan Derek selama mereka di Leicester City dalam 13 bulan di Stadion King Power,” demikian pernyataan klub. “Direktur Akademi Jon Rudkin dan pelatih Mike Stowell akan menjadi penjabat sementara pelatih tim pertama dengan dibantu asisten dari pengembangan pelatih Steve Beaglehole,” demikian dinyatakan. “Mereka mulai berlatih Selasa
menjelang pertandingan Sabtu pada laga Championship di West Ham United. Proses pencarian pelatih baru akan dimulai setelah itu,” kata klub. Eriksson merupakan pelatih Inggris kedua yang meninggalkan klub Championship, setelah sebelumnya mantan asistennya dalam tim nasional dan pendahulunya, Steve McClaren, yang dipecat Nottingham Forest. (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Rabu 26 Oktober 2011
46 Ribu Warga Trenggalek
Masih Buta Huruf TRENGGALEK - Angka buta huruf atau buta aksara di Kabupaten Trenggalek berdasar laporan hasil sensus penduduk tahun 2010 yang dilakukan oleh Balai Pusat Statistik (BPS) setempat, tercatat mencapai 46 ribu jiwa lebih. ‘’Angka ini baru kami terima dari BPS, sehingga belum ada rincian mengenai kelompok usia, latar belakang, maupun prosentase berdasar perbandingan gender (jenis kelamin),” ujar Kabid Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek Marfuah Burhan di Trenggalek, kemarin. Meski belum ada penjabaran
secara terperinci, Marfuah meyakini bahwa mayoritas penduduk buta aksara yang jumlahnya jauh melebihi perkiraan maupun perhitungan pihak Dinas Pendidikan, khususnya PNFI, adalah berasal dari kelompok usia di atas 60 tahun. Sinyalemen itu diperkuat dengan hasil temuan lapangan yang dilakukan puluhan tenaga pengawas pendidikan setingkat SD/ SMP yang tersebar di daerahdaerah terpencil. ‘’Kami belum bisa memberi definisi pastinya bagaimana, namun bila mengacu pada hasil pantauan yang dilakukan para pengawas kami di lapangan, kebanyakan dari mereka (warga buta huruf) berasal
dari kelompok usia lanjut dan berjenis kelamin perempuan,” terang Marfuah. Jumlah penduduk Kabupaten Trenggalek, berdasar hasil sensus penduduk pada akhir tahun 2010 tercatat sebanyak 674.521 jiwa. Dari jumlah itu, sekitar 450 ribu jiwa di antaranya merupakan kelompok usia yang dikategorikan telah dewasa serta memiliki hak pilih dalam pemilihan umum (pemilu) ataupun kepala daerah (pilkada). Apabila BPS Trenggalek menemukan ada sekitar 46 ribu warga yang masih menyandang predikat buta huruf/buta aksara, itu artinya ada sekitar
Suluh Indonesia/ant
HIU TERDAMPAR - Sejumlah nelayan berada di samping hiu tutul yang terdampar di Pantai Kenjeran Surabaya, kemarin. Hiu tutul yang terdampar karena terkena jaring nelayan di Selat Madura.
Lakalantas di Jatim
3.800 Orang Meninggal Dunia SURABAYA - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim Kombes Pol Sam Budigusdian menilai adanya 3.800 korban tewas di jalanan hingga September 2011 memerlukan perhatian secara lintas instansi, dan bukan hanya kepolisian. ‘’Kalau penyakit difteri di Jatim dengan 22 korban meninggal dunia sudah menjadi KLB (kejadian luar biasa), maka korban lalu lintas dengan 3.800 korban tewas hingga September 2011 atau tahun lalu hingga 5.700 korban tewas dalam setahun (2010) tentu lebih memerlukan penanganan serius,” katanya di Mapolda Jatim di Surabaya, kemarin.
Ia mengemukakan hal itu di sela-sela Sosialisasi PP 32/2011 tentang Manajemen, Rekayasa, Analisa Dampak, dan Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas dan PP 37/2011 tentang Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) yang dibuka Kabag Operasi Korlantas Polri Kombes Pol Bambang Sugeng dan dihadiri 300 peserta dari kalangan kepolisian, dinas perhubungan, PU, dan mahasiswa itu. Menurut Dirlantas Polda Jatim itu, perhatian terhadap korban tewas sebanyak itu sudah dilakukan dengan membentuk RSPA (road safety partnership action) sejak tahun 2010 dengan melibatkan Satpol
PP, satpam, dan sebagainya, karena itu akan ditingkatkan menjadi FLLAJ yang melibatkan kepolisian, dinas perhubungan, PU, dan sebagainya. ‘’Kalau hanya upacara Aksi Dekade Keselamatan, saya kira hanya akan selesai sekadar upacara, tapi pencanangan Dekade Keselamatan itu tidak akan mengurangi kecelakaan dan korban meninggal dunia, padahal anggaran untuk aksi itu tidak sedikit, karena itu akan lebih efektif dengan adanya FLLAJ itu,” ujarnya. Ia menilai FLLAJ akan meningkatkan kepedulian para pemangku kepentingan terkait lalu lintas. (ant)
Siswa SDN Karyajaya
Dipaksa Belajar di Tenda GARUT - Ratusan siswa SD Negeri Karyajaya 1, Desa Karyajaya, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, menolak mengikuti kegiatan belajar mengajar dalam tenda darurat pascakebakaran yang menghanguskan bangunan kelas dan kantor sekolah tersebut, 5 Oktober 2011. ‘’Sekarang tendanya sudah dibongkar, karena siswa tidak bisa konsentrasi belajar dalam tenda,” kata salah seorang guru SD Karyajaya, Ayat Hidayat di Garut, kemarin. Belajar dalam tenda pascakebakaran, kata Ayat membuat siswa mengeluh, termasuk guru pengajarnya merasa
kepanasan bahkan hembusan angin beserta debu mengganggu proses belajar mengajar. Akhirnya pihak sekolah Minggu (23/10), kata Ayat terpaksa membongkar tenda darurat yang dipasang di halaman sekolah, selanjutnya mulai Senin (24/10) siswa dapat belajar di bangunan kelas yang tidak terbakar secara bergantian. ‘’Jadi bukannya tambah pintar belajar di tenda malah siswa banyak yang mengeluh, akhirnya sekolah membongkarnya dan sekarang siswa belajar di kelas yang tidak terbakar,” jelas Ayat. Meskipun tiga bangunan kelas yang tidak terbakar kon-
disinya tidak layak ditempati dengan material bangunan tembok sudah rapuh, menurut Ayat lebih baik daripada siswa harus belajar dalam tenda. Dengan keterbatasan jumlah kelas, kata Ayat pihak sekolah menerapkan jadwal belajar secara bergantian yakni kelas 1 hingga 3 belajar pagi dan kelas 4 hingga 6 belajar siang hari hingga sore. ‘’Tadinya siswa belajar pagi semuanya, sekarang bergantian, ada yang masuk pagi dan siang, ini cara agar siswa bisa belajar dengan tenang meskipun dibangunan seadanya, daripada harus di tenda,” katanya. (ant)
KPDT Lebak
Gelar Program Bedah Desa LEBAK - Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) akan meluncurkan program pembangunan bedah desa di Kabupaten Lebak, Banten, untuk dijadikan model percontohan di Tanah Air. ‘’Program bedah desa ini dilaksanakan di Desa Cirompang, Kecamatan Sobang,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Lebak H Dede Jaelani di Rangkasbitung, kemarin. Ia mengatakan, sebetulnya program bedah desa tersebut merupakan kelanjutan program desa model daerah tertinggal sebagai percontohan KPDT. Namun, kata dia, peluncuran
pembangunan program bedah desa dilaksanakan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Program bedah desa tersebut untuk mendorong penuntasan desa-desa tertinggal agar menjadi desa yang lebih maju. Jumlah desa tertinggal di Kabupaten Lebak tercatat 148 desa, sehingga diproyeksikan pembangunan melalui program bedah desa tertinggal hingga 2015. ‘’Saya yakin dengan program bedah desa itu dipastikan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan,” katanya. Menurut dia, program bedah desa di Kecamatan Sobang tersebut berkat usulan
Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya yang juga Ketua Asosiasi Kabupaten Tertinggal (Askati). Pembangunan bedah desa itu meliputi lima bidang, yakni infrastruktur jalan dan saluran irigasi, kesehatan, pendidikan, air bersih dan listrik masuk desa. ‘’Jika kelima bidang itu sudah dipenuhi prasarananya maka tidak disebut kategori desa tertinggal lagi,” katanya. Kabid Kehutanan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Lebak Asep Mauladi mengatakan program bedah desa ini untuk mengejar ketertinggalan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ant)
10 persen lebih kelompok usia produktif ke atas (plus kelompok usia lanjut) yang belum bisa baca tulis. ‘’Kami akan coba melakukan intervensi program belajar singkat, khusus untuk kelompok warga yang masih buta huruf. Tapi
sepertinya kami akan lebih memprioritaskan kelompok usia produktif ketimbang mereka yang sudah berusia lanjut (uzur),” tandasnya. Marfuah memperkirakan, jumlah penyandang buta aksara di Trenggalek yang telah
berusia lanjut mencapai 60 persen lebih dari total 46 ribu warga yang dinyatakan belum bisa baca tulis. Selebihnya, penyandang buta aksara berasal dari beberapa kelompok usia produktif, terutama dari usia 45
8
tahun ke atas. Banyaknya warga usia lanjut yang tidak bisa baca-tulis diduga karena mereka tidak pernah mengenyam dunia pendidikan formal sekalipun. Selain itu, faktor ekonomi ditengarai ikut memberi andil. (ant)