Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Rabu, 26 Januari 2011
Permendag 39/2010 Ancam
Rupiah Menguat
Tergilas Barang China
HIMPUNAN Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) menilai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 39 Tahun 2010 dapat mengancam investasi di Indonesia karena bisa mematikan usaha-usaha ...hal. 1
PERGERAKAN mata uang dalam negeri menunjukkan penguatan sebesar 25 poin terhadap dolar AS setelah sempat berfluktuasi. Kurs Rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta pada Selasa sore ini ...hal. 2
MANTAN Menteri Perindustrian Fahmi Idris mengingatkan akan bahaya perdagangan bebas China-ASEAN yang makin menggilas produk dalam negeri dan mendorong industri nasional gulung tikar. “Pemerintah ...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
No. 18 tahun V
Suluh Indonesia/ant
BUKTI - Sejumlah anggota kepolisian menunjukkan barang bukti dari lokasi penangkapan teroris di Desa Merbung, Klaten, kemarin. Delapan teroris ditangkap secara bersamaan di sejumlah titik di Jateng.
F-PD Hadang
Angket Pajak
Terkait Kasus Century
36 Orang Tersangka JAKARTA - Badan Reserse dan Kriminal Polri sudah menetapkan 36 tersangka kasus Bank Century. ‘’Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri telah melakukan proses penyidikan terhadap beberapa kasus tindak pidana perbankan dan tindak pidana umum terkait Bank Century,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Jakarta, kemarin. Rekapitulasi berkas perkara yang saat ini ditangani oleh Bareskrim Polri terkait Bank Century berjumlah 34 berkas, ujarnya. Anton menambahkan ada 16 berkas perkara yang dinyatakan lengkap (P21), 12 berkas dikembalikan untuk dilengkapi (P19), berkas perkara penyidikan enam berkas dan berkas daftar pencarian orang empat berkas. ‘’Dari berkas tersebut, Bareskrim telah memeriksa saksi sebanyak 235 orang, 36 orang tersangka, tersangka yang sudah divonis 15 orang, dalam proses penuntutan dua orang, masih diproses 14 orang, sebelas orang ditahan dan enam orang DPO,” katanya. Adapun nama tersangka kasus Bank Century diantaranya adalah Robert Tantular, Hermanus Hasan Muslim dan Linda Wangsa Dinata. Robert Tantular pemegang saham Bank Century dalam perkara tindak pidana perbankan memberikan fasilitas L/C kepada sepuluh debitur bank yang tidak sesuai dengan ketentuan perbankan. Karena tindakannya, Bank Century mengalami kerugian sebesar 178 juta dolar AS. (ant)
KPK Harus Dibantu JAKARTA - Ketua Panitia Kerja (Panja) Pemberantasan Mafia Pajak DPR RI, Tjatur Sapto Edi menegaskan tidak ada alasan pihak lain tidak mau memberikan data dan informasi yang mendukung penyelesaian kasus mafia hukum dan pajak terkait Gayus Halomoan Tambunan kepada KPK. ‘’Tidak ada alasan untuk itu (tidak membagi data dan informasi). KPK berhak,” kata Tjatur di Jakarta, kemarin. Menurut Tjatur, sesuai dengan UU KPK Pasal 14, KPK berhak melakukan monitoring, mengamil alih, melaksanakan atau memantau pelaksanaan good governance. ‘’Semua pihak harusnya bisa bantu itu (KPK-red) peroleh data dan informasi untuk penyelidikan,” kata Tjatur. Sebelumnya, Wakil Ketua KPK M Jasin sempat mengatakan ada pihak-pihak tertentu yang mencoba menyembunyikan atau menghilangkan data-data terkait kasus mafia hukum dan pajak yang dilakukan Gayus Halomoan Tambunan. Karena itu, pihaknya kesulitan melakukan penelusuran tersebut. KPK telah berupaya melakukan penelurusan bersama Polri terkait kasus ini, sehingga terkoordinasi penanganan kasus yang diselidiki masing-masing aparat penegak hukum. Sejauh ini, ia mengatakan KPK memiliki data penting dari PPATK terkait aliran dana terpidana Gayus. (ant)
JAKARTA - Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI Achsanul Qosasi mengemukakan dasar pembentukan panitia khusus hak angket untuk kasus mafia pajak masih lemah karena belum ada data dan fakta yang dimiliki DPR. ‘’Panitia khusus (pansus) hak angket kasus mafia pajak itu dasarnya apa. Apakah dasarnya berita di media massa, dari dengar-dengar atau dari wajib pajak,” katanya di gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, sampai saat ini belum ada wajib pajak yang mengadukan atau mengungkap adanya mafia pajak. Karena itu, dia mempertanyakan dasar pembentukan pansus hak angket untuk kasus mafia pajak. Menurut dia, Komisi XI DPR
yang membidangi keuangan dan anggaran sejak 2010 telah membahas kasus mafia pajak. Inti dari semua persoalan adalah perlunya dilakukan audit investigasi oleh BPK. ‘’BPK telah melakukan audit investigasi terhadap dua perusahaan yang disebut-sebut oleh media massa,” katanya. Hasil audit itu telah diserahkan kepada Komisi XI DPR. Karena itu, Komisi XI menyetujui dibentuk pansus. ‘’Jadi teman-teman yang mengusulkan panitia angket itu dasarnya apa,” katanya. Pembentukan pansus hak angket itu harus didasari data dan fakta yang kuat, seperti Komisi XI yang membentuk pansus dengan dasar hasil audit BPK.
Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menegaskan bahwa pimpinan DPR tidak akan menganulir atau menghalangi usul penggunaan hak angket untuk kasus mafia pajak. ‘’Memang benar usul angket kasus mafia pajak sudah saya terima kemarin yang ditandatangani 30-an anggota dari sembilan fraksi. Pimpinan menegaskan tidak akan menganulir dan menghalangi usul hak angket tersebut,” katanya. Priyo mengatakan, sesuai Tata Tertib DPR, pimpinan selanjutnya menyerahkan kepada rapat paripurna untuk disetujui atau tidak. Jika usul itu disetujui, akan dilanjutkan di Bamus DPR. ‘’Kemarin usul itu sempat didiskusikan dengan pimpinan,’’ katanya. (ant)
Hak Angket Jalan Terus JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso menegaskan, pimpinan DPR tidak akan menganulir atau menghalangi usul penggunaan hak angket untuk kasus mafia pajak. ‘’Memang benar usul angket kasus mafia pajak sudah saya terima kemarin yang ditandatangani 30-an anggota dari sembilan fraksi. Pimpinan menegaskan tidak akan menganulir dan menghalangi usul hak angket,” katanya di Jakarta, kemarin. Saat memimpin Rapat Paripurna DPR RI di Gedung DPR/MPR itu Priyo mengatakan, sesuai Tata Tertib DPR, pimpinan selanjutnya menyerahkan kepada rapat paripurna untuk disetujui atau tidak. Jika usul itu disetujui, maka akan dilanjutkan di Badan Musyawarah (Bamus) DPR. ‘’Kemarin usul itu sempat didiskusikan dengan beberapa pimpinan dan ada usul untuk dibahas di rapat pimpinan sehingga usulan belum sempat disampaikan pada paripurna hari ini,” kata Priyo. Menurut Priyo, rapat pimpinan DPR akan membahas usul itu hari ini . ‘’Rapim tidak mungkin menganulir usul itu. Pimpinan akan meneruskan ke rapat paripurna,” katanya.
Anggota Fraksi Partai Golkar Nudirman Munir dan Arya Bima dari F- PDIP mempertanyakan pimpinan DPR yang menahan usul hak angket mengenai mafia pajak dan tidak langsung menyerahkannya kepada Rapat paripurna DPR RI. ‘’Kemarin kami mengajukan usul hak angket aksus mafia pajak yang ditandatangani 30-an anggota DPR dari sembilan fraksi. Tetapi tidak masuk agenda hari ini,” kata Nudirman. Ia mengemukakan, semestinya usul hak angket itu langsung dibahan di dalam rapat paripurna. hal itu sesuai dengan Tata Tertib DPR RI. ‘’Sesuai mekanisme diserahkan kepada rapat paripurna, karena tata tertib mengatur hal itu,” kata anggota Komisi III DPR. Sedangkan Arya Bima mengatakan, pihaknya menghargai usul pembentukan pansus itu. ‘’Itu kami harga, walaupun saya tidak ikut tanda tangan terkait usul tersebut,” katanya. Ia mengatakan, usul itu sebagai reaqksi kepada pemerintah dan penegak hukum mengenai tidak tuntasnya penyelesaians ecara hukum kasus mafia pajak yang sudah terungkap, khusus terkait kasus Gayus Tambunan. (ant)
Densus 88 Antiteror
Bekuk Delapan Teroris SOLO - Detasemen Khusus (Densus) 88 tangkap Roki Apres Sugianto alias Antok (29) di rumahnya RT3 Dusun Tegal Baru, Kelurahan Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jateng yang diduga terlibat jaringan teroris. ‘’Roki Apres Sugianto ketika ditangkap Densus 88 saat masih berada di rumah bersama istrinya Evi dan ketiga anaknya, tanpa melakukan perlawanan,’’ kata Ketua RT 03 Dusun Tegal Baru Margono di tempat kejadian, kemarin. Roki Apres Sugianto sehari-harinya bekerja sebagai tukang parkir di daerah kawasan Solo Center Purwosari Solo. Tim Densus 88 ketika menangkap tersangka tersebut juga menyita tiga tas yang di dalamnya ada rangkaian kabel dan batu batrei. ‘’Roki Apres Sugianto sekarang telah dibawa Densus 88, tetapi istrinya Evi beserta tiga anaknya tidak ikut dibawa petugas. Untuk penangkapan tersangka teroris ini memang saya dilapori Densusu 88, tetapi sudah selesai penangkap. Saya juga menanyakan siapa yang ditangkap, hanya dijawab nanti akan tahu sendiri,” paparnya. Tersangka teroris tersebut tinggal di daerah ini baru empat bulan yang merupakan pindahan dari Dusun Cangakan, Desa Wironagan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Ini berdasarkanKTP yang dilaporkan di RT tempat tinggal baru. Roki Apres Sugianto sebelum tinggal di rumah kontrakan memang telah melapor pada RT, tetapi setelah itu juga tidak pernah bergaul dengan tetangga dan tidak pernah ikut dalam pertemuan-pertemuan yang dilakukan RT. ‘’Roki yang suka memakai celana panjang di atas mata tumit itu orangnya tampak pendian dan berkesan tertutup,” katanya. Sementara Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam mengatakan, Densus menangkap delapan pelaku yang diduga terkait dengan serangkaian tindakan teror. ‘’Penangkapan berawal dari ditangkapnya Roki alias Antok asal Klaten,” katanya. Sementara itu tujuh orang lainnya masih berusia remaja ada yang lulusan SMP dan SMA. Ketujuh orang itu berinisial Ag, JL, N, Ar, TB, SP dan YA. ‘’Mereka ditangkap pada beberapa tempat berbeda di Jateng,” kata Anton. Kadiv Humas mengatakan dari para pelaku ditemukan beberapa barang bukti diantaranya black powder, Potasium Chlorat, detonator dan rangkaian kabel. ‘’Para pelaku diduga melakukan rangkaian teror dari Desember 2010 sampai awal Januari 2011 di beberapa tempat ibadah di Jateng dan Pos Polisi Lalu Lintas (Polantas),” katanya. Rumah kontrakan Roki Apres Sugianto yang dipasangi police line dan masih dijaga para petugas kepolisian dari Polres Sukoharjo, masih menjadi tontonan warga. (wnd)
Dorong Pembuktian Terbalik DEWAN Pembina The Habibie Centre, Muladi mengatakan pihaknya mendorong penerapan asas pembuktian terbalik untuk pengungkapan kasus-kasus korupsi. Bagaimana caranya ? Dalam acara perspektif 2011 di bidang hukum di Jakarta, kemarin, Muladi mendorong pembuktian terbalik untuk pengungkapan kejahatan luar biasa seperti korupsi. Menurut Muladi, pembuktian terbalik harus segera diajukan menjadi UU karena ko-
rupsi yang telah merajalela saat ini sulit untuk diberantas dengan panduan hukum yang ada. Dengan adanya pembuktian terbalik membuat para pejabat atau mereka yang didakwa terlibat korupsi harus mengungkapkan asal muasal harta yang mereka peroleh.
Muladi
Ia menambahkan asas pembuktian terbalik tersebut harus
diatur dalam UU. ‘’Asas itu harus diatur dalam UU atau untuk cepatnya harus didahului dengan Perppu, jangan keppres karena akan melanggar undang-undang,” katanya. Ia menambahkan, pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini terhambat karena masih kurang tegasnya aparat serta terjadinya penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan munculnya istilah mafia hukum. Muladi mengatakan banyak celah-celah hukum
yang kemudian dijadikan alat untuk mengambil keuntungan karena rendahnya moral para aparat penegak hukum. Menurut Muladi, rendahnya moral juga terkait dengan institusi pendidikan di bidang hukum. ‘’Harus jujur diakui carut marut hukum dewasa ini tidak lepas dari kualitas moral dan intelektual pemangku kepentingan sebagai produk pendidikan tinggi yang notabene sangat bervariasi kualitasnya,’’ katanya. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Rabu 26 Januari 2011
2
K ilas Pabrik Shabu Digerebek POLDA Metro Jaya menggerebek pabrik shabu rumahan di Komplek Duta Square Blok B Nomor 8, RT12/05 Wijaya Kusuma, Grogol, Petamburan, Jakbar, kemarin. Petugas juga menangkap tiga tersangka yang diduga terlibat praktik pembuatan shabu itu. Menurut Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Anjan Pramuka Putra di Jakarta, kemarin, tiga tersangka itu, yakni Tjhin Kit Siong alias Asiong, Syamsiar alias Babeh dan Ferry Novianto. Pengungkapan kasus pabrik narkoba berawal ketika petugas mendapatkan informasi adanya kegiatan pembuatan shabu di wilayah Petamburan, Jakbar. Kemudian, polisi menyelidiki keberadaan kegiatan penjualan shabu dengan menangkap tersangka, Tjhin Kit Siong alias Asiong di kawasan Duri Selatan, Jakpus, beserta barang bukti 0,3 gram shabu. Asiong mengaku mendapatkan barang haram dari Syamsiar alias Babeh yang ditangkap polisi dengan barang bukti 7 gram shabu di Jalan Biak, Cideng, Gambir, Jakpus, sehari sebelumnya. (ant)
Cirus Segera Diperiksa PENGAWASAN Kejagung, sampai saat ini belum mengagendakan pemeriksaan Jaksa Cirus Sinaga yang dalam seminggu terakhir tidak ke kantor. Jamwas Marwan Effendy di Jakarta, kemarin mengatakan, belum diagendakan pemeriksaan Cirus Sinaga terkait pelanggaran disiplin pegawai. Seperti diketahui, Cirus Sinaga saat ini bertugas sebagai jaksa fungsional pada Jamintel setelah sebelumnya bertugas sebagai Aspidsus Kejati Jateng. Cirus dicopot dari jabatannya sebagai Aspidsus terkait penanganan dengan bebasnya Gayus HP Tambunan dari vonis majelis hakim PNTangerang, Banten, yang berbuntut dipidanakan pimpinan majelis hakimnya, Muhtadi Asnun.Kemudian Cirus terjerat kembali dalam soal dugaan pemalsuan surat petunjuk penuntutan (juktut) Gayus HP Tambunan. Hal itu merupakan laporan dari Pengawasan Kejagung kepada Mabes Polri. Marwan mengaku pihaknya sampai sekarang masih mengecek absensi kehadiran Jaksa Cirus Sinaga yang namanya disebut-sebut oleh Gayus HP Tambunan dalam testimoninya, terlibat merekaysa kasus Gayus. (ant)
Posko Cegah Tawuran GUNA mencegah tawuran terulang kembali, Pemerintah Kota Administrasi Jakpus akan mendirikan sebuah posko terpadu di kawasan Joharbaru, Jakpus. Syaifullah, Walikota Jakarta Pusat mengatakan, pihaknya akan mendirikan posko terpadu di lokasi yang kerap terjadi tawuran di kawasan Joharbaru. Namun akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kapolres serta Dandim Jakarta Pusat. Pendirian posko terpadu ini, kata Syaifullah, merupakan respons atas keinginan warga setempat yang sudah bosan dengan maraknya tawuran di wilayah tersebut. Pendirian posko tersebut diharapkan menjadi sebuah solusi bagi masyarakat setempat. Selain posko, penerangan kawasan itu juga akan ditambah sehingga tindak tanduk warga bisa terpantau dari posko. Sekadar diketahui, beberapa hari lalu telah terjadi sebanyak tiga kali aksi tawuran di Joharbaru. Tawuran melibatkan warga RW 02 dengan warga RW 03 Kampungrawa di Jl T yang merupakan perbatasan dua wilayah tersebut. (ant)
Suluh Indonesia/ant
SHABU RUMAHAN - Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Anjan Pramuka Putra (depan kiri) bersama Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol Baharudin Djafar menunjukkan barang bukti shabu dalam kasus pengungkapan clandestine laboratory narkotika jenis sabu di ruko perumahan Duta Square, Jelambar, Jakbar, kemarin.
Disetujui Kemendagri
APBD DKI Rp 28,1 Triliun JAKARTA - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2011, dinyatakan sempurna berdasarkan hasil koreksi dan saran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). APBD DKI 2011 disempurnakan, per tanggal 13 Januari 2011, dan telah ada payung hukumnya lewat peraturan daerah. Untuk implementasinya sendiri telah dijabarkan oleh pergub sebagai petunjuk pelaksaksana penggunaan anggaran tersebut.
Dengan begitu, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan unit kerja perangkat daerah (UKPD) di jajaran Pemprov DKI harus segera menyusun Daftar Pengisian Anggaran (DPA) serta alur keuangan (cash flow) kegiatan triwulan pertama. Untuk selanjutnya, memulai tender proyek pembangunan yang telah dianggarkan di tahun 2011. ‘’Beberapa catatan sudah menjadi perhatian kita. Dan telah kita sempurnakan berdasarkan catatan
tersebut,” kata Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta di Balaikota DKI, Senin (24/1). Menurut gubernur, berdasarkan hasil koreksi Kemendagri, total anggaran dalam APBD DKI 2011 bertambah sekitar Rp 580 miliar. Artinya, jumlah APBD DKI Jakarta menjadi Rp 28,5 triliun dari jumlah awal sebesar Rp 27,92 triliun. Penambahan anggaran tersebut berasal dari anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Anggaran Penda-
Diterima Kejagung JAKARTA - Kejagung mengaku sudah menerima kembali berkas Gayus HP Tambunan terkait penerimaan uang Rp 28 miliar dari tiga perusahaan. ‘’Senin (24/ 1) berdasarkan surat dari Bareskrim Polri Nomor B-56/ 1/2011/Tipidkor tanggal 24 Januari 2011, penyidik Polri telah menyerahkan kembali kepada jaksa peneliti pada Jampidsus,” kata Kapuspenkum Kejagung Babul Khoir Harahap di Jakarta, kemarin. Ia menyatakan penyerahan berkas mantan pegawai Ditjen Pajak tersebut dari penyidik Polri ke Kejagung itu, merupakan yang ketigakalinya. Ditambahkan, setelah diterimanya berkas atas nama tersangka Gayus HP Tambunan itu, tim jaksa peneliti akan melakukan penelitian atas berkas perkara tersebut. ‘’Dan akan menentukan
Dana Mobil Mewah prosedur tetap (protap) yang ada. Karena untuk pengadaan barang kebutuhan kantor harus diajukan terlebih dahulu ke BPKD, kemudian BPKD akan menganalisis apakah perlu atau tidaknya pengadaan barang tersebut. Jika disetujui, maka anggaran pengadaan barang akan dimasukkan dalam APBD. ‘’Begitu protapnya. Sekretaris Dewan harus mengajukan permohonan pengadaan mobil VIP itu kepada BPKD sebelum dimasukkan ke APBD DKI 2011. Namun, mereka sama sekali tidak mengajukannya kepada saya,” kata Sukri. Itu artinya, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) atau Sekretaris Dewan tidak boleh langsung mengajukan hal tersebut dalam APBD. Karena semua pengajuan pengadaan barang harus melalui BPKD. Selain menyalahi prosedur, Sukri menegaskan pengadaan anggaran pembelian mobil khusus tamu juga dinilai belum sesuai dengan kebutuhan. Sebab, volume tamu yang berkunjung tidak tinggi. (kmb)
Disidang Kode Etik Suluh Indonesia/ant
KORBAN - Repti (5), anak dari korban kekerasan TKI mengenakan topeng saat berunjuk rasa bersama Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (ATKI) di depan Istana Negara Jakarta, kemarin.
Ulama Harus Pahami Karakteristik Jakarta da 32 wisudawan pendidikan kader ulama (PKU) angkatan X, dan 255 wisudawan pendidikan dakwah ulama (PDU) angkatan IV MUI DKI Jakarta di Balaikota Jakarta, kemarin. Fauzi menambahkan, dengan adanya pendidikan kader ulama dan dakwah ulama, dapat mengurai semua tantangan, kendala dan peluang. Potensi yang ada juga harus dimanfaatkan untuk menyiapkan ulama yang
sikap dalam waktu tujuh hari,” katanya. Pasal yang disangkakan dalam berkas perkara atas nama Gayus itu, adalah Pasal 11, Pasal 12B UU 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal 3 ayat (1) UU 15 tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana diubah dengan UU Nomor 25 tahun 2003. Sebelumnya, Mabes Polri menyatakan barang bukti yang disita adalah uang sebesar Rp10.499.397.299.81 (sisa dari Rp28 miliar), 659.800 dolar AS, 9.680.000 dolar Singapura, 31 batang logam mulia, satu batangnya seberat 100 gram, total seluruhnya kurang lebih Rp 74 miliar. ‘’Ada 57 dokumen baik asli dan copy yang dilegalisasi,” kata Kabag Penum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar. (ant)
AKP Sri Sumartini
PROBLEMATIKA masyarakat Jakarta yang makin komplek di tengah derasnya arus informasi dan globalisasi, ulama dituntut tidak hanya mengetahui persoalan keagamaan semata. Tapi, menjadi ulama di DKI juga dituntut untuk memahami lingkungan dan karakteristik masyarakat Jakarta secara utuh. ‘’Menjadi ulama di Jakarta, tentunya sekaligus menjadi tumpuan dan harapan bagi umat di ibu kota. Mereka perlu memahami Jakarta dengan berbagai tantangan, kendala, juga peluang yang ada,” ujar Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta usai memberi sambutan kepa-
nya. Sebab, pos anggaran yang dihilangkan atau dibatalkan dialihkan ke anggaran tak terduga yang selalu disediakan setiap tahunnya dalam APBD. ‘’Pengoreksian di Kemendagri memakan waktu 10 hari. Sekarang, APBD DKI 2011 sudah ditetapkan sebagai perda dan pergub,’’ ujar Sukri. Karena telah sah sebagai peraturan perundangan, lanjut Sukri, maka SKPD dan UKPD harus segera menyusun DPA dan cash flow. (kmb)
Berkas Gayus
Dibatalkan JAKARTA - Selesai sudah polemik terkait usulan pengadaan mobil mewah khusus tamu VIP DPRD DKI sebesar Rp 2,5 miliar dalam APBD 2011. Usulan tersebut dianggap Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak sesuai prosedur yang telah ditetapkan dan kondisinya saat ini belum diperlukan keberadaannya, sehingga diputuskan usulan itu untuk dihapus. Namun, anggaran mobil yang telah diusulkan itu, nantinya akan dialihkan untuk menambah anggaran tak terduga dalam APBD 2011. Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, memastikan anggaran untuk mobil jenis Lexus itu dibatalkan karena dinilai belum sesuai dengan kebutuhan. ‘’Saya akan melihat ini secara obyektif dan rasional. Yang tidak perlu saat ini untuk diadakan dan tidak ada kepentingannya secara langsung dengan kepentingan umum, kita tunda,” kata Fauzi di Balaikota Jakarta, kemarin. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Sukri Bey menambahkan dilihat dari sudut pengadaan barang, anggaran pembelian mobil VIP tersebut sudah menyalahi
patan dan Belanja Negara (APBN) 2011. Anggaran BOS tersebut harus diadministrasikan dalam APBD DKI 2011 sebagai pendapatan tambahan. Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Sukri Bey, menerangkan, memang ada beberapa catatan dan koreksi dari Kemendagri yang menghilangkan atau menghapus beberapa pos anggaran. Kendati demikian, hal itu tidak membuat APBD DKI 2011 berkurang jumlah-
Fauzi Bowo
tangguh dalam membina umat di masa yang akan datang. ‘’Kita
perlu warga Jakarta yang akhlakul karimah, tentunya di sini peran ulama lebih penting. Di mana pun ulama itu berada, baik di derah rawan atau pun tidak, mereka tidak akan terpisahkan,” tegasnya. Direktur Pendidikan PKU dan PDU MUI DKI Jakarta, KH Hamdan Rasyid mengatakan, masa dua tahun menimba ilmu di PKU dan PDU ditujukan untuk mencetak ulama yang dapat membimbing dan memberikan solusi bagi umat. Lulusan pendidikan keulamaan ini disiapkan untuk memikirkan masalah-masalah yang belum dirumuskan oleh ulama-ulama
terdahulu, salah satunya masalah asuransi. ‘’Kalau tidak dipersiapkan kader penerus maka 20 tahun, kondisi umat akan memprihatinkan. Ulama juga dituntut agar menjaga moralitas di tengah masyarakat. Pejabat tidak benar maka masyarakatnya juga tidak benar. Pejabat tidak benar itu karena ulamanya juga tidak benar, karena rentan dengan godaan harta dan jabatan,” ungkapnya. Ditegaskannya, ulama juga dituntut tidak hanya pandai memberikan khutbah. Namun juga pandai mengamalkan ilmu yang didapatkannya. (kmb)
JAKARTA - Terpidana dua tahun penjara terkait kasus mafia pajak Gayus Tambunan, AKP Sri Sumartini menjalani sidang kode etik di Gedung Trans National Crime Center ( TNCC) Mabes Polri Jakarta, kemarin. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Ketut Untung Yoga Ana mengatakan, Sri Sumartini merupakan penyidik pratama di Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri, khususnya yang melayani tindak pidana yang terkait dengan perpajakan. Jenderal Bintang Satu tersebut menambahkan bahwa dalam pemeriksaan yang dilakukan Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Pro Pam), ia disangkakan melanggar beberapa pasal terkait kode etik profesi Polri. ‘’ Pasal 5 huruf a dan b, pasal 7 ayat 1 dan 4, dan pasal 10 ayat 2 huruf b dan g tentang peraturan Polri No.7 tahun 2008,”katanya.
Terkait dengan sidang kode etik tersebut, Yoga menambahkan bahwa Polri akan memonitor hasil sidang yang dilakukan oleh tim Independen Mabes Polri. ‘’Nanti kita ikuti perkembanganya, apakah selsai sidang ini langsung selesai atau masih memerlukan sidang lanjutan,” tuturnya. Dalam Sidang perihal kode etik tersebut, katanya, pihak Mabes Polri juga mengagendakan beberapa sidang lanjutan terkait oknum anggota Polri yang terlibat perkara mafia pajak Gayus HP Tambunan. ‘’1 Februari AKP Mardiyani, 8 Februari Kombes Pambudi Pamungkas, 15 Februari Bigjen Edmon Ilyas, 22 Februari Kombes Eko Pambudi Sampurno, dan 1 Maret Brigjend Raja Erisman,” ungkapnya. Terhadap sanksi kepada anggota polisi itu, Yoga belum bisa berkomentar jauh. ‘’Kita tunggu dulu hasil sidang komisi kode etik, kita tidak bisa mendahului hasil sidang,” kilahnya. (wnd)
Metr politan
Suluh Indonesia, Rabu 26 Januari 2011
Kepala Daerah
Jangan Hanya Pikir Uang JAKARTA - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, mengimbau agar kepala daerah jangan hanya memikirkan uang, tetapi harus memikirkan rakyatnya. Di hadapan 168 kadernya yang menjabat sebagai kepala daerah, baik walikota/bupati maupun kepala desa, di Kantor DPP PDIP Lenteng Agung, Jaksel, kemarin, Megawati mengatakan, fenomena ini berawal dari proses pemilihan kepala daerah.
RI Kian Maju JAKARTA - Wakil Ketua MPR Ahmad farhan Hamid menyatakan yakin bahwa bangsa Indonesia sedang menuju kemajuan berbagai bidang. ‘’Memang saat ini ada beberapa fenomena yang bisa dibilang negatif melanda bangsa kita. Namun tentang kondisi bangsa kita, ada yang mau saya luruskan yaitu, tidak benar kalau negara kita sedang mengalami kemunduran,” katanya,’’ kata Wakil Ketua MPR RI Achmad Farhan Hamid di Jakarta, kemarin. Ia menyatakan, tidak benar jika dibilang negara ini tidak maju-maju. ‘’Dan tidak benar kalau ada yang bilang negara kita tidak ada kemakmuran,” ujar Farhan Hamid. Farhan menegaskan, Indonesia saat ini sedang dalam tahap menuju kemajuan, tapi memang ekspektasi masyarakat sedemikian besar sehingga banyak elemen masyarakat yang tidak melihat proses kemajuan Indonesia. ‘’Contohnya adalah pemilu yang demokratis,’’ katanya. (ant)
Menurut dia, guna melancarkan pemilihan, tak jarang ada yang sampai meminjam dana, sehingga berpengaruh terhadap mental kepemimpinan kepala daerah saat menjabat. ‘’Jadi pas berkuasa bukan mikirin rakyat, tapi ngembaliin uang yang dipinjamnya tersebut. Ini berlaku dari bawah ke atas, dan dari atas ke bawah,” ujar Mega. Oleh karena itu, ia mengimbau agar kepala daerah harus menjadi pemimpin yang baik
dan memikirkan rakyat kecilnya. Tak hanya soal kepemimpinan, Megawati juga menyinggung soal watak pemerintah yang dinilainya terlalu menggantungkan harapan rakyat terhadap luar negeri. Ia mengatakan, persoalan pangan yang kerap menjadi masalah juga digampangkan pemerintah dengan mengimpor berbagai kebutuhan pangan dari luar negeri. ‘’Pemerintah maunya gampang sendiri. Kurang beras, langsung impor.
Padahal sebetulnya bisa swasembada,” ujarnya. Menurut dia, di Indonesia bagian Timur seperti Papua masih cukup luas lahan untuk dijadikan areal persawahan, sehingga bisa swasembada pangan tanpa harus melibatkan pihak asing. ‘’Kalau mereka (pihak asing) kesulitan beras, mana mau mereka mengekspor berasnya kepada kita. Nanti kita sendiri gimana? Ini harus dipikirkan oleh pemerintah,” katanya.
Ombudsman Harus Independen JAKARTA - Ketua Komisi II DPR RI Chairuman Harahap menyatakan pimpinan dan anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI) dalam menjalankan tugasnya harus mengedepankan prinsip independensi dan tidak diskriminatif. Chairuman mengemukakan hal itu dalam laporan di hadapan Rapat Paripurna DPR RI di gedung DPR/MPR Jakarta, Selasa, mengenai hasil uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon anggota ORI. Ia mengatakan, prinsip inde-
pendensi dan nondiskriminatif harus dikedepankan oleh pimpinan dan anggota ORI dalam menjalankan tugasnya. Dengan demikian, laporan yang dihasilkan oleh ORI tidak memihak serta tidak hanya mengutamakan kewenangan yang bersifat memaksa. ORI juga juga dituntut mengutamakan pendekatan persuasif kepada pihak penyelenggara negara dan pemerintah agar tumbuh kesadaran untuk menyelesaikan laporan atas dugaan maladministrasi
dalam penyelenggaraan pemerintah. Dengan prinsip independen dan tidak diskriminatif, kata Chairuman, ORI mampu mendorong dan mengawasi pelayanan publik. Tujuannya adalah terwujudnya peningkatan mutu pelayanan negara di segala bidang, sehingga setiap warga memperoleh keadilan, rasa aman dan kesejahteraan yang semakin baik. Selain itu, membantu menciptakan dan meningkatkan upaya pemberantasan dan pencegahan praktik maladministrasi. (ant)
Sementara Ketua DPP PDIP bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Komarudin Watubun berpendapat, pemerintah harus mengubah paradigma pembangunan yang selama ini hanya fokus di perkotaan, sehingga harus ada regulasi yang
lebih berpihak pada masyarakat desa. ‘’Harus ada regulasi yang berpihak pada rakyat di desadesa, di kampung-kampung. Rakyat di desa tidak bisa hanya jadi penonton,” katanya. Menurut dia, selama ini rakyat di desa hanya jadi pe-
3
nonton akibat regulasi yang tidak berpihak ke desa. Bahkan, sudah 50 tahun lebih paradigma pembangunan dilakukan dari kota baru ke desa. ‘’Paradigma semacam ini tak banyak berpengaruh pada masyarakat di desa,’’ katanya. (son)
Megap litan
Suluh Indonesia, Rabu 26 Januari 2011
4
L intas Edar Obat Palsu POLRES Depok, Jabar berhasil membekuk dua tersangka pengedar obat palsu yaitu Aan Susila alias Aan dan Didi Supriyadi alias Jois. Kapolres Depok, Kombes Pol Fery Abraham di Depok, kemarin mengatakan, pihaknya berhasil menangkap tersangka setelah mendapat informasi dari warga. Ia mengatakan kedua tersangka tertangkap tangan di Kampung Cimpaeun Rt001/004 Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos. Dari tangan tersangka, kata Kapolres, disita ribuan dus obat palsu yang siap diedarkan kepada masyarakat. Kedua tersangka memasang kemasan dari obat yang dipesan di percetakan di daerah Senen, Jakpus, dan botol serta tutup botolnya dibeli dari penjual di Cibinong, Bogor. Kapolres juga mengatakan kedua tersangka telah melanggar pasal 196 jo 197 jo 198 UU no 36 tahn 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman 15 tahun penjara. Polisi mengamankan barang bukti obat palsu antara lain butiran kaplet warna orange (Enervon-C). (ant) sebanyak 12 kantong, dan 300 box yang telah dikemas dan siap diedarkan Harga obat palsu dijual Rp10.000 atau lebih murah dari harga pasaran yang mencapai Rp 29.400. Selain itu juga disita Enervon-C kemasan hisap kurang lebih 35 ribu botol, obat batuk merk OBH Combi sebanyak 4.500 botol. Fery mengatakan selain dua tersangka pihaknya juga sedang memburu tiga tersangka lainnya yang ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) yaitu Hery, Minem, dan Jejen. Ia mengatakan selama tiga tahun beroperasi tersangka telah meraup keuntungan Rp5 juta. (rin)
Lomba Desa Sehat TANGERANG - Kadis Kesehatan Kota Tangsel Dadang M.Epid mengunggulkan Kelurahan Pondok Betung sebagai juara lomba desa sehat tingkat Provinsi Banten. Menurut Dadang, hasil penilaian tim juri, Kelurahan Pondok Betung mampu menekan jumlah penderita DBD. Aktivitas warga sekitar mampu memperlihatkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dilingkungannya sehingga daerah tersebut didaulat sebagai daerah terbersih diantara wilayah lainnya. Sebelumnya, mereka mendapatkan hadiah pembinaan Rp100 juta. Dadang optimis mampu juara umum, sehingga Tangsel mendapatkan julukan sebagai kota terbersih. Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan Iin Sofiawati memaparkan, pada tahun lalu Kota Tangsel memiliki Posyandu sebanyak 769 unit. Sehingga pada tahun ini jumlah tersebut akan bertambah setelah didirikannya 20 unit Posyandu bongkar pasang dan dengan didukung 3.865 kader Posyandu yang ada diseluruh wilayah.Hasil tersebut menurutnya cukup signifikan didalam menekan jumlah penyakit menular yang dilakukan pemerintah daerah. Angka penyakit campak dan campak bias mampu ditekan hingga 91 persen dan berbagai penyakit menular lainnya. Termasuk angka balita gizi buruk yang pada saat awal pascapemekaran jumlahnya cukup tinggi, yakni 117 anak.Melalui Posyandu ini dapat diketahui penyusunan peta informasi masyarakat kurang gizi. (ant)
DPT Tangsel
Tambah Dua Persen TANGERANG - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tangerang Selatan, Banten, memperkirakan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten bertambah dua persen pasca dilakukan pemutakhiran data. ‘’Saya perkirakan jumlahnya akan bertambah dua persen dari DPT sebelumnya yang tercatat 732.195 pemilih,” kata ketua KPU Iman Perwira Bachsan di Tangerang, kemarin. Berdasarkan data sebelumnya putaran pertama lalu, jumlah DPT Pilkada Tangsel sebanyak 732.195 pemilih. KPUD Kota Tangsel sendiri menjadwal verifikasi DPT untuk PSU dimulai dari tanggal 20 Januari 2011-29 Januari 2011 dan diumumkan pada 31 Januari 2011. Dia menyampaikan verifikasi ini dapat meminimalisir kemungkinan warga yang tidak memenuhi unsur sebagai pemilih, tercantum di DPT seperti sudah meninggal atau domisilinya tidak lagi di Tangsel. ‘’Mengingat waktu yang semakin mepet, kami berharap verifikasi selesai pada 28 Janu-
ari 2011,” kata Imam. Sementara itu, Imam mengatakan pihaknya mengharapkan verifikasi DPT di tingkat PPS dan PPK sudah tiba di KPUD Kota Tangsel pada 28 Januari dan selanjutnya diplenokan di tingkat KPUD Kota Tangsel. Pasalnya, waktu untuk pencetakan surat suara dan kebutuhan logistik lainnya yang terkait dengan DPT juga harus secepatnya dilaksanakan. Soal keberatan kandidat atas perubahan DPT ini, Imam mengatakan pihaknya sudah berkonsultasi dengan Mahkamah Konstitusi (MK) dan hasilnya, tidak ada masalah yang prinsip. Karena, KPUD Kota Tangsel melakukan verifikasi sesuai dengan edaran dari KPU Pusat. ‘’MK menyerahkan sepenuhnya teknis pelaksanaan PSU ke KPUD. Jadi tidak ada masalah soal penerapan ini,” kata Imam. Sementara itu, Polres Metro Jaksel akan menerjunkan 1.000 personel untuk membantu mengamankan pencoblosan ulang pilkada Kota Tengsel pada 27 Februari 2011. (ant)
Suluh Indonesia/rin
OBAR PALSU - Polres Depokberhasil membekuk dua tersangka pengedar obat palsu Kampung Cimpaeun Rt001/004 Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos. Kapolres Depok Kombes Pol Fery Abraham menggelar dan menunjukkan barang bukti ribuan obat palsu di Mapolrs Depok.
Pencari Kerja Tangerang
Tak Punya Keterampilan TANGERANG - Para pencari kerja di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, mengalami kesulitan ketika melamar pekerjaan karena tidak mempunyai keterampilan, sehingga manajemen perusahaan menolak mereka. ‘’Masalah keterampilam merupakan kendala yang dihadapi manajemen perusahaan, sehingga mereka menolak lamaran pencari kerja,”
kata Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ta n g e r a n g A l i M u s t a b d i Tangerang, kemarin. Ia mengatakan pelamar kerja dengan usia produktif yang tidak diterima petinggi perusahaan mencapai 48 persen. Menurut dia, dari data terakhir hingga awal Januari 2011 jumlah pencari kerja sebanyak 51.140 orang, namun 25.075 orang di antaranya
tidak memiliki keterampilan. Dia mengatakan pencari kerja tersebut tidak mempunyai keterampilan seperti menjahit, teknologi informasi, dan tidak mengetahui teknik dasar tentang mesin. Para pelamar tersebut mayoritas adalah tamatan SMP dan SMA yang dianggap manajemen belum siap untuk bekerja, sehingga harus dididik terlebih dahulu. Sementara itu, anggota
Walikota Depok Dilantik DEPOK - Kapolres Depok, Kombes Pol Fery Abraham menegaskan pihaknya siap mengamankan pelaksanaan pelantikan Wali Kota Depok terpilih, Nur Mahmudi Ismail-Idris Abdul Shomad, hari ini. ‘’Kita menyiapkan personil sebanyak 400 petugas untuk mengamankan jalannya pelantikan,” kata Fery di Depok, kemarin. Menurut dia, untuk mengantisipasi adanya bentrokan fisik antara pendukung dan yang menolak pelantikan, pihaknya menyiapkan tempat yang berbeda antara
keduanya. ‘’Kita juga menyiapkan anjing pelacak dan mobil water canon, serta alat metal detector,” ujarnya. Pengaman kata dia dilakukan diluar dan didalam gedung DPRD Kota Depok, bekerjasama dengan pengamanan dalam gedung dewan. Kapolres menyatakan bahwa pihaknya sudah mendapatkan surat dari Pemkot Depok untuk mengamankan pelantikan tersebut dan Mendagri juga telah menandatangani pelantikan tersebut. Pihaknya kata dia, akan menerapkan pola pengaman-
an yang persuasif kepada masyarakat, agar acara pelantikan dapat berjalan dengan normal. Dalam seminggu terakhir ini aksi unjuk rasa penolakan pelantikan semakin ramai. Terakhir adalah aksi unjukrasa yang berakhir ricuh, pada Senin (24/1), yang mangakibatkan terlukanya seorang wartawan dibagian kepala, serta harus mendapatkan perawatan di RS Harapan Depok. Aksi penolakan pelantikan pemenang Pilkada Depok itu muncul setelah adanya putusan PTUN Bandung. (ant)
Djuhari Janji
Hanya Tiga Bulan TANGERANG - Penjabat Wali Kota Tangsel Djuhari Hidayat menargetkan dalam waktu kurun waktu tiga bulan dapat menyelesaikan tugasnya sebagai Penjabat Wali Kota Tangsel, Banten. ‘’Meski dalam SK Mendagri bila saya menjabat selama kurun waktu satu tahun, maka saya harapkan dalam kurun waktu tiga bulan, Tangsel dapat memiliki wali kota terpilih,” katanya di Tangerang, kemarin. Hidayat mengatakan, tugasnya pokoknya selama menjabat Wali Kota Tangerang Selatan berdasarkan SK Mendagri yakni membantu terselenggaranya Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota hingga terpilihnya yang definitif. Kemudian, membantu menyelenggarakan pemerintahan daerah, kata pada jumpa pers dengan wartawan di daerah tersebut. ‘’Tugas pokok saya hanya dua yakni menyelenggarakan Pemilu dan menyelenggarakan pemerin-
tahan yang ada. Semoga, keduanya dapat berjalan lancar,” katanya. Hidayat juga menuturkan, kultur budaya Kota Tangerang Selatan sangat berbeda dengan daerah di Provinsi Banten lainnya. Sebab, Hidayat menuturkan, bila dirinya sebelumnya pernah menjadi Pjs Wali Kota di Cilegon pada tahun 2005 dan Pjs Bupati Lebak pada tahun 2008. ‘’Kini, tahun 2011, saya menjabat sebagai Pjs Wali Kota Tangerang Selatan. Daerahnya berbeda sekali dengan kedua daerah yang pernah saya pimpin. Jadi, sangat tantangan besar,” katanya. Selain itu, Hidayat juga akan melakukan rapat kerja dengan seluruh kepala dinas, badan dan Camat dalam melihat program kerja pemerintahan. ‘’Saya akan mengadakan rapat kerja dengan seluruh SOTK (Satuan Organisasi dan Tata Kerja) dan Camat sehingga, akan terlihat program kerja awal pemerintahan ini,” katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
BARONGSAI - Pembuat Barongsai tengah mengerjakan order di tempat pembuatan di kawasan Sukajadi, Karawaci, Tangerang, Banten, kemarin. Jelang Imlek 2562 pengrajin barongsai sudah kebanjiran order.
DPRD Kabupaten Tangerang Entus Satibi mengatakan kondisi pencari kerja tanpa memiliki keterampilan karena Pemkab Tangerang kurang peduli terhadap masalah tersebut. Satibi mengatakan seharusnya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi memberikan pelatihan kerja kepada warga setempat, karena yang tamatan SMP dan SMA sangat membutuhkan pekerjaan. ‘’Sebelum melamar, sebaikn-
ya pencari kerja lokal dididik di Balai Latihan Kerja (BLK), sehingga pimpinan perusahaan dapat menerima mereka,” katanya. Pemkab Tangerang, kata dia sebaiknya berupaya mendidik sumber daya manusia yang ada, terutama tenaga kerja usia produktif untuk diberdayakan dengan cara memberikan keterampilan agar ketika melamar kerja dapat diterima. (ant)
Polisi Amankan
12 Pemuda Terlibat Tawuran BOGOR - Jajaran Reskrim Polsek Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, mengamankan 12 pemuda dari dua kampung yang terlibat tawuran hingga menyebabkan seorang pemuda tewas. Kanit Reskrim Bogor Tengah, Ajun Komisaris Ahmad Choerudin menyebutkan, belasan pemuda tersebut diamankan di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor sejak Senin (24/1) malam hingga Selasa dini hari. Saat ini ke-12 pemuda tersebut tengah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Bogor Tengah, Kota Bogor. ‘’Kita masih memeriksa seluruh pemuda, dan kita juga sudah tetapkan tiga orang sebagai tersangka,” katanya di Mapolsek Bogor Tengah. Choerudin mengungkapkan ketiga tersangka adalah warga Cimanggu, Tanah Sareal, Kota Bogor, masingmasing bernama Fadli (20), Heru Kurniawan (20) dan Suprianto (18). ‘’Ketiganya kita tetapkan jadi tersangka siang tadi, karena terbukti telah melakukan pembacokan terhadap korban,” kat Choerudin. Lebih lanjut menyebutkan, korban bernama Ongki Pratama (17) warga Kampung
Ciwaringin, Tanah Sewa, Kelurahan Cibogor, Bogor Tengah, tewas akibat luka bacokan di bagian belakang kepala dan luka sobek di punggung akibat gir. ‘’Fadil diketahui membawa celurit dan Heru serta Suprianto yang membawa gir saat tawuran terjadi,” katanya. Choerudin menyebutkan, peristiwa tawuran terjadi Senin (24/1) pukul 02.00 WIB dini hari di kawasan Ciwaringin, Kota Bogor. Peristiwa tawuran dipicu dendam antarpemuda di dua kampung yakni Ciwaringin dan Cimanggu Pabuaran, Kota Bogor. ‘’Dendam antara pemuda, karena ada rekannya yang diserang, maka saling membalas. Aksi tawuran telah direncanakan oleh kedua kubu,” katanya. Sebelum tewas, korban Ongki sempat dilarikan ke RS Salak, namun nyawanya tidak tertolong akibat pendarahan yang dialaminya. ‘’Saat itu petugas baru menerima laporan setelah korban tewas, sebelum kejadian tidak ada laporan kejadian. Sehingga kita tidak mengetahui adanya peristiwa tawuran,” kata Choerudin seraya menambahkan, para tersangka dikenai pasal 710 tentang penganiayaan. (ant)
Selebaran Gelap Jelang Pelantikan RATUSAN ribu selabaran gelap beredar di sejumlah kecamatan di Depok. Diantaranya; Kecamatan Sukmajaya, Pancoranmas, dan Cipayung. Apa maksudnya ? Isinya mengenai pembagian paket sembilan bahan pokok (sembako) sebanyak 10 ribu paket atas nama Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Depok dalam rangka pelantikan walikota dan wakil walikota terpilih 201-2016. Kaum ibu rumah tangga pun langsung berdatangan ke kantor dinas terse-
but. Sayangnya, mereka harus kecewa lantaran tidak ada pembagian sembako seperti yang tertulis dalam selebaran. “Saya sengaja bela-belain datang ke Balaikota supaya dapat sembako, malah kaya gini. Saya kecewa,” kata Hayati, ditemui di Balaikota Depok, kemarin. Dia mengaku mendapatkan selebaran berstempel Dinas
Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) itu dari seorang wanita yang menyambangi kediamannya jam 07.30 WIB. “Saya datang kesini jalan kaki. Wanita yang kasih selebaran ini ke saya bilang kalau memegang selebaran ini sudah pasti dapat jatah satu sembako,” katanya kesal. Syarat mendapatkan paket sangat mudah, hanya menunjukkan KTP saja. Namun warga tetap dihadapkan pada kenyataan bahwa Disnakersos tidak menyelenggarakan kegiatan tersebut. “Ini KTP saya,
aslikan warga Depok,” kata Hayati. Dia bahkan rela meninggalkan cucunya demi mendapatkan sembako. “Saya titipkan cucu saya ke tetangga, kejadiannya malah kaya gini,” ujar Hayati. Marwati, warga Kampung Lingkun Cipayung, RT004/001, Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok juga mengaku kesal saat mengetahui bahwa selebaran tersebut palsu. Padahal, dia meyakini selebaran tersebut asli. “Masa sih selebaran berstempel ini palsu,” tanyanya
tidak percaya. Selebaran tersebut dia dapat dari tetangganya. Ia merelakan tidak bekerja hari ini hanya untuk mendapatkan sembako. “Kalau dapat sembako kan bisa mengurangi biaya kehidupan,” kata buruh pabrik itu. Ia mengutuk keras prilaku tak terpuji mereka-mereka yang menyebarkan undangan. Ia sama sekali tidak mengetahui ada motif apa dibalik disebarkannya undangan ke warga miskin. ‘’Undangan hanya disebarkan ke warga miskin,’’ katanya. (rin)
pini F OKUS Koin Buat Presiden ENJADI presiden di negara yang demokratis, memang harus berani menghadapi segala resiko, mulai dari yang paling berat sampai dengan resiko diolok-olok. Di dunia ini, presiden negara yang paling sering mendapat ancaman, olokan sekaligus dikagumi adalah presiden dari Amerika Serikat. Ronald Reagan misalnya, ketika masih menjabat presiden, sering kali diidentikkan dengan cowboy karena sepak terjang negaranya yang kemana-mana mengirim tentara. Tetapi ketegaran seorang presiden justru akan sangat terlihat di saat menghadapi tantangan olok-olok seperti itu. Kita di Indonesia nampaknya masuk menuju periode demikian saat ini. Setelah Presiden Susilo Bambang Yudoyono menyebut-nyebut soal gaji saat melakukan pertemuan dengan anggota TNI beberapa waktu lalu, tiba-tiba saja ada sindiran di internet yang mengimbau pengumpulan koin untuk membantu kenaikan gaji presiden. Saat itu presiden menyebutkan gajinya tidak naik. Tentu sindiran internet ini hanya sebuah lelucon. Tetapi kita juga harus tahu diri, sampai sejauh mana lelucon itu bisa kita timpakan kepada simbol negara kita. Presiden, disamping sebagai kepala pemerintahan juga sebagai kepala negara. Presiden termasuk dalam simbol negara kita. Sebagai presiden, tentu Bapak Susilo Bambang Yudoyono telah amat memahami persoalan tersebut. Apalagi kini jaman demokrasi di tengah kebebasan informasi di Indonesia. Yang boleh kita garis bawahi dalam hal ini, adalah tentang persoalan gaji yang diungkap presiden. Dalam konteks berwacana, kita tidak seharusnya melihat isi dari wacana tersebut melulu tanpa melihat latarnya. Sebab, sebuah bahasa tentu saja bisa ditafsirkan macam-macam. Alangkah bijaksananya kita kalau bisa melihat wacana tersebut dalam konteks lingkungan saat wacana tersebut keluar. Kita lihat misalnya, dimana itu terjadi, bagaimana kondisi fisik yang mengeluarkan, apa yang menjadi latar belakangnya dan adakah kemungkinan lain dari maksud wacana tersebut. Ketika Presiden Susilo Bambang Yudoyono mengungkapkan tentang ketidaknaikan gajinya, mungkin yang dimaksudkan sebagai sebuah perbandingan. Kita tahu, seperti juga pegawai negeri sipil, gaji TNI tidaklah terlalu besar. Pada saat pertemuan antara presiden dengan anggota TNI, kondisinya memang gaji TNI telah dinaikkan. Presiden mungkin bermaksud bahwa anggota TNI haruslah bersedia menerima kenaikan tersebut, meski misalnya tidak terlalu besar. Dalam konteks demikian, ucapan presiden yang mengatakan gajinya tidak naik, bisa dipandang sebagai sebuah perbandingan belaka. Bahwa demi rakyat dirinya bersedia untuk tidak naik gaji meski telah sekian tahun. Sebagai presiden, tentu Susilo Bambang Yudoyono mempunyai jadwal yang padat dan menguras tenaga fisik. Ada kemungkinan ketika sedang berpidato di tengah anggota TNI tersebut, beliau pikirannya sedang kosong sehingga demi tidak mematikan suasana, tiba-tiba saja muncul ucapan tentang ketidaknaikan gaji tersebut. Jika demikian, ini adalah gejala sosial yang sangat biasa. Presiden juga manusia yang bisa berbuat salah dan pikirannya blank. Untuk itulah, kita seharusnya hati-hati juga menyimak ungkapanungkapan seperti ini. Yang dikhawatirkan tentu saja apabila persoalan gaji seperti yang diungkapkan presiden tersebut kemudian dipolitisasi. Rasanya tidaklah perlu mempolitisasi urusan gaji. Namun, jelas kita tidak bersalah juga apabila mengeluarkan komentar-komentar seputar gaji tersebut. Di negara demokrasi tentu hal ini wajar-wajar saja diperbincangkan. Presiden pun sepertinya memahami soal demokrasi tersebut.****
M
Bang D
el
Pembuktikan terbalik harus terus didorong
Pelakunya dimiskinkan ...
Suluh Indonesia, Rabu 26 Januari 2011
5
Pemaknaan Terhadap Ribut-ribut Soal Gaji Presiden DISAMPING pemerintahannya, presiden nampaknyaa sekarang sedang dalam sorotan setelah mengungkit-ungkit soal kenaikan gaji saat bertemu dengan para anggota TNI beberapa waktu lalu. Pada kesempatan tersebut, Presiden Susilo Bambang Yudoyono sempat mengutarakan bahwa gajinya tidak naik dalam waktu sekian tahun. Hal ini secara mendadak langsung menjadi santapan media untuk diketengahkan di hadapan khalayak. Satu minggu terakhir ini, fenomena tersebut menjadi populer dan bahkan mendapat olok-olok di situs twitter dengan adanya ”penggalian dana” recehan untuk membantu menaikkan gaji presiden. Gaji presiden Indonesia juga dibanding-bandingkan kan dengan gaji pemimpin pemerintahan yang lain. Ada nuansa, pengungkapan gaji presiden saat ini cenderung bergerak ke arah politisasi kedudukan presiden. Meski tidak secara terus-terang, upaya penggalanagn coin di situs twitter tersebut, tereksan berupaya mengolok-olok presiden. Akan tetapi, inilah resiko menjadi pejabat publik di jaman demokrasi. Apalagi, iklim demokrasi saat ini berlangsung di tengah keterbukaan informasi. Dalam kacamata komunikasi sosial, begitu banyaknya komentar yang muncul terhadap ucapan presiden ini, memperlihatkan adanya masalah yang berhubungan dengan ketidakseimbangan antara gaji yang didapatkan dengan kinerja yang dihasilkan. Ungkapan persoalan gaji juga bisa dikaitkan dengan kondisi penghasilan. Disini diartikan antara kesesuaian antara penghasilan yang didapat dengan pekerjaan yang harus dikerjakan seseorang. Dari berbagai ungkapan yang tertera di berbagai media atersebut, sebenarnya bisa dipetik satu makna realitas sosial yang kini sedang benar-benar dihadapi masyarakat. Berbagai bahasa tentang gaji itu, sesungguhnya tidak hanya ditujukan kepada presiden belaka tetapi menjadi persoalan penghasilan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Teoritisi post-modern, Michael Fucault menyebutkan bahwa bahasa adalah perwujudan dari keadaan-keadaan sehari-hari, yang bisa mempunyai makna tertentu. Ia juga menyebutkan bahwa bahasa mempunyai makna yang terpesan dari kondisi-kondisi material dalam sejarah yang spesifik. Dengan demikian, apa yang diungkapkan mlalui bahasa itu adalah sebuah kondisi sosial yang terekam dari masyarakat. Dalam hal hubungan antara gaji presiden dengan kinerja yang dihasilkan, jelas sangat sukar untuk mengukurnya. Sebagai pejabat tinggi negara, standar gaji presiden sudah pasti ada aturannya, baik melalui peraturan pemerintah maupun perundangan. Akan tetapi jika mengaitkan gaji dengan proses demokratisasi dan kemiskinan, rasanya hal ini tidak berada dalam jalur. Keberhasilan presiden dalam menjalankan pemerintahan, ditentukan oleh banyak hal, seperti kinerja para pembantu presiden (para menteri), budaya masyarakat dan kemauan masyarakat untuk maju. Jika masyarakatnya mempunyai budaya kurang kreatif, terla-
Oleh : I Nyoman Jaya Winada Dalam hal hubungan antara gaji presiden dengan kinerja yang dihasilkan, jelas sangat sukar untuk mengukurnya. Sebagai pejabat tinggi negara, standar gaji presiden sudah pasti ada aturannya, baik melalui peraturan pemerintah maupun perundangan. Akan tetapi jika mengaitkan gaji dengan proses demokratisasi dan kemiskinan, rasanya hal ini tidak berada dalam jalur. Keberhasilan presiden dalam menjalankan pemerintahan, ditentukan oleh banyak hal, seperti kinerja para pembantu presiden (para menteri), budaya masyarakat dan kemauan masyarakat untuk maju. Jika masyarakatnya mempunyai budaya kurang kreatif, terlalu banyak seremonial, suka KKN tentu akan sukar meningkatkan penghasilan, meski pemerintah telah mendorong dengan berbagai upaya. Presiden jelas bisa dikritik, misalnya dalam hal respon terhadap persoalanpersoalan politik dan sosial. lu banyak seremonial, suka KKN tentu akan sukar meningkatkan penghasilan, meski pemerintah telah mendorong dengan berbagai upaya. Presiden jelas bisa dikritik, misalnya dalam hal respon terhadap persoalan-persoalan politik dan sosial. Akan tetapi, seperti yang diungkapkan oleh Faucault, berbagai ungkapan bahasa yang berkait dengan gaji presiden ini bisa dikonkritkan sebagai sebuah ajakan kepada presiden bahwa, pemimpin pemerintahan ini harus mampu bergerak lebih tegas dalam menjalankan pemerintahannya. Bahasa yang menempatkan gaji presiden dengan besaran puluhan juta rupiah setiap bulannya, yang berbarengan dengan riuh rendahnya pemberitaan tentang korupsi dari Gayus Tambunan dan kinerja
para menteri, sebenarnya merupakan pesan khusus bahwa presiden harus mampu dan berani melakukan tindakan kepada pihakpihak yang dipandang bekerja lambat yang membuat kinerja presiden ikut menjadi lambat. Artinya kebijakan politik menjadi tidak maksimal karena aparat-aparat bawahan presiden yang tidak profesional. Karena itu, presiden tidak harus ragu-ragu untuk melakukan resufle kabinet untuk memperlancar kinerja pemerintahan. Presiden juga harus mengevaluasi kinerja satgas pemerintah yang menangani kasus Gayus Tambunan, bahkan mempercepat proses pengadilan lain yang ditimpakan kepada Gayus Tambunan. Secara gampangan mungkin bisa disebutkan bahwa pertanggungjawaban gaji yang demikian besar harus diikuti den-
gan ketegasan sikap presiden kepada para aparatur bawahannya dengan tujuan untuk melaancarkan tugas pemerintahan. Faucault menyebutkan bahwa bahasa mengungkapkan makna dari kondisi material dalam perjalanan sejarah yang spesifik. Bahasa yang diucapkan oleh masyarakat mencerminkan keadaan fisik, kondisi sosialekonomi sosial dan keadaan negara di dalam kurun waktu tertentu. Persoalan gaji yang digembar-gemborkan itu bisa juga ditafsirkan bahwa presiden harus melihat lebih jauh lagi tentang hubungan sistem penggajian dengan pemenuhan keperluan pokok masyarakat Indonesia. Sudah umum diketahui bahwa sistem penggajian di Indonesia masih tidak memuaskan secara sosial. Tidak saja terhadap pegawai negeri, sistem penggajian yang kurang memuaskan tersebut juga mengenai karyawankaryawan swasta. Jarang ada kesesuaian antara kerja dengan hasil yang didapatkan. Sering terdengar keluhan bahwa karyawan swasta bekerja sampai larut malam, akan tetapi haji yang diterima amat minim. Hal ini ditambah lagi dengan besarnya bunga kredit bank-bank pemerintah yang membuat penghasilan masyarakat tidak cukup untuk membayar bunga bank sekalipun. Belum lagi dengan tekanan pajak penghasilan. Inilah kondisi-kondisi material yang ada pada masyarakat Indonesia. Persoalan demikian tidak hanya terjadi pada masa sekarang, tetapi telah terjadi sejak jaman Orde Baru. Dengan begitu, periode sejarah yang dilalui oleh ketidakadilan penghasilan ini cukup panjang, namun tetap belum juga mampu dipecahkan oleh pemerintahan sekarang disaat Susilo Bambang Yudoyono memegang tapuk pimpinan sebagai presiden. Dengan demikian pesan maknawi yang bisa ”dibaca” dari begitu banyaknya berita tentang gaji presiden ini adalah bahwa presiden harus mampu membenahi sistem penggajian di Indonesia sekarang karena ketidakadilan soal penggajian ini telah berlangsung bertahun-tahun. Presiden Susilo Bambang Yudoyono tentu memahami persoalan ini sehingga tidak harus membuat reaksi balik berupa pembelaan diri. Bahasa adalah ungkapan sosial yang mencerminkan keadaan sosial pada saat itu. Presiden justru mendapatkan sumbangan berupa kenyataan sosial yang ada di masyarakat, hanya dengan memperhatikaan berbagai percakapan para ”ahli” di televisi. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Jalan Berlubang Meluas INTENSITAS hujan dan tonase kendaraan yang berlebih, mengakibakan jalan di Jakarta mudah berlubang. Tercatat ada 37 titik jalan berlubang. Untuk itu, pengendara diminta berhati-hati jika melintasi jalan tersebut agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas. Lokasi jalan berlubang tersebar di lima wilayah DKI Jakarta. Di Jakarta Selatan berada di Jl Raya Tanjung Barat, Jl Buncit Raya (depan Paparon Pizza), lintasan kereta Simpruk, Jl Gatot Subroto (halte Semanggi arah Timur), dan Jl Lebak Bulus (arah Cinere). Sementara di Jakarta Timur, jalan berlubang terdapat di Kampungmelayu (arah Selatan), Jl Sutoyo (depan UKI sampai Cililitan kedua arah), Jl Raya Cacing atau dekat traffic light (TL), Jl Raya Bekasi Timur (TL Unilan), Jl Raya Pondok Gede (sebelum TL Garuda), Ceger arah Kampungrambu-
tan, Jl Raya Bekasi Timur (depan SPBU Ujungmenteng), Jl DI Panjaitan (turunan Prumpung arah utara), Jl Raya Bogor (depan Polsek Ciracas sampai dengan RS Bunda), dan Jl Raya Bogor (depan Pusdikkes arah selatan). Untuk Jakarta Pusat berada di Jl Suprapto (depan Pasar Cempakaputih). Untuk Jakarta Utara, lokasi jalan berlubang berada di Jl Cilincing (arah selatan sebelum pintu tol Rorotan), JL RE Martadinata (depan PLTU kiri dan kanan), Pademangan Kampung Bandan Jembatan Kerapu, Jl Akses Marunda (jembatan dekat Rusun Cilincing), Putaran Kebon Baru (arah Cilincing), Jl Yos Sudarso (sebelum Pos 8), Jl Raya Cilincing (depan Volvo), Jl Boulevard Barat (depan Primkopal arah Barat), Jl Gunung Sahari (belokan kiri atau tikungan arah Manggadua sebelum rel kere-
ta api), dan Jl RE Martadinata (sebelum pintu tol barat). Untuk Jakarta Barat, lokasinya berada di Jl Daan Mogot (depan Satpas SIM), perlintasan kereta api Tambora, Jl Rawa Bokor (dari pertigaan Juru Mudi sampai Perumahan Citra 1, sekitar 4 kilometer), Tegalalur arah Kamal Raya, Jl Latumenten (depan Pospol Jembatanbesi), ring road Puri Indah arah Cengkareng, Pesing arah JL Daan Mogot, Jl S Parman Tomang arah Slipi, Jl Tu-
bagus Angke (rel kereta api), Jl Daan Mogot (TL Pesing), dan Jl Latumenten (rel kereta api). Mengingat jalan berlobang itu tidak hanya menimbulkan kemacetan, tetapi juga sangat berbahaya bagi pengendara. Oleh karena itu, mohon kiranya titik-titik jalan berlubang itu segera diperbaiki, sebelum menimbulkan korban. Koesno Kebayoran Lama, Jaksel
Jalur Busway Perlu Dibenahi ADA beberapa bata trotoar pembatas jalur busway yang berserakan menghalangi jalan. Hal ini sangat berbahaya bagi keselamatan Bus Transjakarta. Busway yang digagas mantan Gubernur DKI Soetiyoso kelihatannya bukan tambah baik, tapi perkembangannya justru makin memprihatin-
kan. Antrian makin panjang dan penumpukan penumpang sudah tak lagi menyamankan para penumpang. Tentu saja ini akan menurunkan kualitas pelayanan busway yang semula diandalkan sebagai angkutan massal untuk kurangi kemacetan. Apalagi, saat ini kondisi panas
di dalam halte sudah sulit ditoleransi karena minimnya kipas, apalagi pendingin. Pertanyaanya, apakah memang operator kesulitan untuk membayarkan tagihantagihan listrik mereka. Kalau memang adanya kesulitan membayarkan tagihan listrik, misalnya, seharusnya sudah bisa dibicarakan juah hari karena bagaimanapun bus ini sudah dirancang untuk menyamankan penumpang, yang ingin digiring untuk meninggalkan kendaraan pribadinya. Kemacetan yang semakin parah
dari hari ke hari telah memaksa pengemudi mobil dan motor menggunakan jalur busway yang akibatnya busway mengalami kemacetan juga. Jangan sampai proyek miliaran yang sudah digagas harus kembali karam hanya karena salah urus. Angkutan masal yang sesungguhnya bermanfaat ini bila saja dikelula dengan benar tentu akan mengurangi kepadatan. Sayangnya, sampai kini itu belum terjadi. Ajeng Wirasih Sumur Batu, Kemayoran
Kehilangan Lapangan Bola JAKARTA semakin hari tambah padat dan sumpek. Ruang terbuka semakin berkurang karena keserakahan para pengusaha dan penguasa yang terus menggusur area lahan kosong yang hijau untuk dijadikan gedung-gedung bertingkat. Keuntungan yang hanya berpihak pada segelintir orang yang memili-
ki uang dan kekuasaan tanpa memikirkan masa depan generasi yang akan lahir. Lahan bermain anak-anak Jakarta semakin habis dan yang tersisa hanya gang-gang kecil di perkampungan padat. Fajar Birawa Kemanggisan, Jak-Bar
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Kontributor Bekasi : Muhajir, Nendi Kurniawan, Safa Aris Muzakar, Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 26 Januari 2011
6
Ruben Terancam Gagal
Perkuat Timnas Pra-Olimpiade JAKARTA - Pemain keturunan Indonesia-Belanda, Ruben Wuarbanaran, yang dinyatakan lolos seleksi terancam gagal memperkuat Timnas Indonesia pada Pra-Olimpiade karena masih mengalami cedera. Ruben yang saat ini memperkuat Tim SC De Bosch Belanda itu merupakan pemain terpilih dari 80 pemain yang menjalani seleksi yang dipimpin langsung oleh pelatih timnas Alfred Riedl beberapa waktu lalu, kata Riedl usai latihan timnas di Lapangan PSSI Senayan, Jakarta, kemarin. “Ruben telah mengirim email ke saya. Dia mengaku kemungkinannya kecil untuk kembali ke Indonesia karena masih cidera,” kata Riedl. Menurut dia, meski masih cidera pangkal paha Ruben ingin sekali memperkuat timnas pada Pra-Olimpiade, hanya saja saat ini dirinya masih konsentrasi pada penyembuhan cideranya. Jika timnas melakukan pemusatan latihan di Austria, Ruben masih menginginkan bergabung dengan Yongky Ariwibowo dan kawan-kawan. Saat ini Timnas Pra-Olimpiade terus digembleng dengan
latihan keras. Hal ini dilakukan karena stamina pemain muda Merah Putih ini masih dibawah harapan jajaran pelatih. “Stamina dan fisik pemain masih lemah, jadi masih perlu latihan keras,” kata pelatih asal Austria itu. Dalam latihan kemarin, jajaran pelatih timnas selain menambah porsi latihan pemain dengan melakukan tendangan jarak jauh dan pinalti juga kedatangan seorang pemain keturunan bernama Jordy de Kat. Kualitas pemain ini sempat mendapat pujian dari Riedl namun ia mengaku belum memutuskan apakah Jordy de Kat bakal bergabung dengan tim yang dibentuknya atau tidak. Timnas Pra-Olimpiade sebelum bertanding melawan Turkmenistan, di Stadion Jakarbaring, Palembang, 23 Februari, diagendakan melakukan beberapa pertandingan ujicoba baik lokal maupun asing. Hanya saja, hingga saat ini belum ditentukan siapa bakal calon lawan Oktovianus Maniani dan kawan-kawan. Khusus untuk calon lawan asing kemungkinan besar akan melawan timnas Hongkong atau Australia. (ant)
Pemain Persib
Tak Terpengaruh Wacana Ke LPI BANDUNG - Pelatih Persib Daniel Rukito menegaskan para pemainnya tak terpengaruh wacana kepindahan tim “Maung Bandung” Persib menyeberang ke Liga Primer Indonesia (LPI). “Semua pemain fokus dan tidak terpengaruh wacana bertahan di LSI atau ke LPI, pokoknya saya menyiapkan tim untuk bertanding melawan Persiwa, Minggu (30/1),” kata Daniel di sela-sela latihan tim di Stadion Siliwangi Bandung, kemarin. Wacana yang berhembus terkait menyeberang ke LPI merupakan kewenangan manajemen Persib, sedangkan dirinya hanya mempersiapkan teknis dan strategi permainan. Para pemain juga sudah komitmen dan yakin manajemen melakukan yang terbaik bagi Persib Bandung. Ia sendiri mengaku tidak terpegaruh dan tetap mempersiapkan timnya dengan jadwal dan skedul latihan yang sudah disiapkan. “Bagi saya tidak terpengaruh, tugas saya dan pemain melakukan latihan dan persiapan dengan pertandingan terdekat. Kami tetap fokus,” kata Daniel Rukito.
Selepas ditahan imbang 1-1 oleh Arema pada pertandingan yang diwarnai kerusuhan penonton, Minggu (23/1), Persib baru menjalani latihan Selasa pagi. Tim langsung digenjot sebelum bertolak menuju Wamena. Namun persiapan menjelang pertandingan berat ke Persiwa, pilar Persib mengalami cedera. Bek Nova Aryanto mengalami cedera dan butuh waktu untuk pemulihan. Selain itu dua tenaga mudanya Jejej Zaenal dan Munadi juga cedera lutut dan ligamen. “Cedera Nova tidak begitu parah, waktu pemulihannya tidak perlu lama. Sedangkan dua pemain lainnya butuh operasi untuk mempercepat pemulihan cederanya itu,” kata dokter tim Persib, dr Raffi Gani. Persib yang saat ini baru mengumpulkan delapan poin hasil dua kali menang dan dua kali seri itu dipastikan mendapat lawan berat di tour Sumatera yakni Persiwa dan Persipura. Sejauh ini, Persib memiliki rekor pertandingan yang kurang menguntungkan saat bertandang ke bumi Papua itu. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PEMAIN KETURUNAN - Pemain keturunan Indonesia-Belanda, Jordy de Kat (tengah) saat mengikuti latihan dalam pemusatan latihan Pra-Olimpiade 2012 di Lapangan PSSI, Senayan, Jakarta, kemarin.
SEAG Momentum
Kebangkitan Olahraga Indonesia MANADO - Ketua Umum KONI Rita Subowo mengatakan bahwa ajang SEA Games 2011 di Indonesia akan menjadi momentum kebangkitan prestasi olahraga Tanah Air di kawasan Asia Tenggara. “Kita harus merebut kembali supremasi olahraga itu, dengan menjadi juara umum SEA Games tahun 2011,” kata Rita Subowo, saat melantik pengurus KONI Sulut, di Manado, kemarin. Ajang pesta olahraga dua tahunan itu, Indonesia sudah cukup lama tidak berprestasi tinggi dengan menjadi juara umum, dan lebih banyak didominasi oleh negara tetangga Thailand. Pada SEA Games 2005 di Filipina dan 2007 di Thailand, Indonesia hanya menduduki peringkat empat
dan terburuk dalam sejarah olahraga di Asia Tenggara, kemudian berada di peringkat ketiga pada SEA Games di Laos tahun 2009 lalu. “Agenda utama KONI yakni untuk melakukan konsolidasi yang lebih optimal, sehingga ada upaya pembenahan prestasi bidang olahraga menjadi lebih baik,” jelasnya lagi. Sejumlah program pembinaan olahraga berprestasi sudah di canangkan pemerintah dan KONI, seperti pelatnas hingga Indonesia Emas Prima, bisa memberikan hal nyata dan positif bagi pengembangan olahraga di semua cabang yang ada. Rita Subowo mengakui kurangnya berprestasi olahraga di Indonesia, karena memang terlambatnya regenerasi yang dilakukan di semua ca-
bang olahraga. “Yang harus kita bangkitkan sekarang adalah kelompok remaja, karena mereka yang menjadi tulung punggung prestasi di kemudian hari, sehingga akan dilaksanakan PON remaja,” ujarnya. Kemudian KONI telah mencanangkan delapan sentra pengembangan olahraga dari 33 provinsi di Indonesia, dengan pengembangan prestasi khusus cabang-cabang olahraga unggulan sesuai keunggulan dari masing-masing daerah. Sementara itu, bendera peserta SEA Games mulai ramai berkibar di sejumlah kantor instansi pemerintah dan perusahaan Kota Palembang, kemarin. Hampir setiap perkantoran telah memasang bendera peserta pesta olahraga se-Asia Tenggara mendatang sehingga
publiknya, Persipura yang bermain dengan menurunkan semua pemain intinya terus menyerang pertahanan lawan lewat aksi-aksi pemainnya, namun kesulitan menerobos pertahanan Persiwa wamena yang dikawal ketat para pemainnya. Stevy Bonsapia dan Tinus Pae yang diharapkan dapat membuat banyak peluang dan mencetak gol, juga terlihat kerepotan oleh pemain Persiwa. Justru melalui skema serangan balik cepat, tim tamu Persiwa berhasil mencuri gol dari tendangan bebas peman asingnya Erick Weeks dimenit ke-13, setelah pemain belakang Persipura, Bio Paulin Piere melanggar pemain Pieter Rumaropen. Gol semata wayang ini bertahan hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, pelatih Jaksen Tiago akhirnya menarik keluar Tinus Pae dan menggantikannya dengan Lu-
kas Mandowen. Pergantian itu terbukti cukup efektif, di mana penguasaan bola dan serangan boleh dikatakan semuanya milik tim Persipura Jayapura. Kerjasama Zah Rahan, Lukas Mandowen dan Ian Kabes serta Boas Sollosa berulang kali mengancam gawang Persiwa Wamena. Puncaknya menit ke-69, saat umpan tarik pemain Ian Kabes tak dapat ditangkap sempurna kiper Persiwa Galih Efendi, berhasil dimanfaatkan Boas Solosa untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Gol itu membuat semangat anak-anak Persipura kembali bangkit dan terus menyerang, demikian pula tim tamu yang terus mempertontonkan kebolehannya. Sayangnya hingga usai pertandingan tidak ada lagi gol tercipta dan skor 1-1 menutup pertandingan. Pelatih Persipura Jayapura,
Jaksen Tiago mengaku kecewa dengan hasil yang didapat anak asuhnya, meski demikian dirinya juga mengaku anak asuhnya sudah berusaha maksimal. “Saya sejak awal sudah memperingatkan pemain agar jangan anggap enteng lawan dan mengawal setiap pergerakannya. Anak-anak memang sempat kesulitan menembus ketatnya pertahanan Persiwa. Hasil ini saya pikir sudah maksimal,” kata Jaksen. seraya menambahkan hasil ini akan menjadi bahan evaluasi tim. Sementara pelatih Persiwa Wamena Suharno, mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. “Saya salut dan puas dengan perjuangan anak-anak. Kami telah mengimbangi permainan cepat Persipura, tetapi kehilangan konsentrasi di menit akhir pertandingan membuat gol balasan akhirnya tercipta,” katanya. (ant)
PSIS Tundukkan Perseman SEMARANG - Tuan rumah PSIS berhasil memenuhi ambisinya meraih angka penuh atas Perseman Manokwari pada lanjutan Kompetisi Divisi Utama Grup II di Stadion Jatidiri Semarang, kemarin petang. Pada pertandingan yang disaksikan sekitar 4.500 penonton tersebut, PSIS menang tipis 1-0. Gol tunggal tim asuhan pelatih Bonggo Pribadi tersebut juga berasal dari titik putih pada menit ke-15 karena kapten tim Perseman, Yance Arongger menyentuh bola di daerah terlarang.
Peiter Mkwoh yang bertindak sebagai algojo berhasil memperdaya mantan kiper timnas tersebut, meskipun tendangan yang dilancarkan tidak terlalu keras. Sejumlah peluang didapat tuan rumah di babak pertama, melalui sundulan Deni Rumba dan Peiter. Kemudian tendangan Deni Rumba yang sudah berhadapan dengan kiper Jendry Pitoy ternyata melambung di atas mistar gawang Perseman. Sebaliknya, Perseman mendapat peluang ketika tendangan Tarikh Caoui ber-
hasil ditepis kiper PSIS, Dicky Fajar, meskipun harus menjatuhkan diri, demikian juga dengan tendangan David Baransano. Memasuki babak kedua, tuan rumah juga mendapat peluang melalui Aji Nurpijal yang masuk menggantikan Seni Rumba. Aji tinggal berhadapan dengan kiper Jendry tapi tendangan kerasnya melambung di atas mistar gawang Perseman. Hingga pertandingan berakhir, kedudukan 1-0 tak berubah. Dengan kemenangan ini berarti PSIS sudah mengumpul-
kan nilai 11 dari 10 kali pertandingan, yaitu menang tiga kali, seri dua kali, dan lima kali kalah. Imral Usman dan kawankawan masih menyisakan dua pertandingan putaran pertama di kandang lawan, yaitu melawan tuan rumah PPSM Sakti Magelang dan Persis Solo. Sampai pertandingan usai kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan PSIS. Wasit Puji Suprayitno mengeluarkan kartu kuning untuk Modestus Setiawan dan Aji Nurpijal (PSIS) serta Yohanes Kabagaimu (Perseman). (ant)
nya, himbauan pemasangan bendera itu dimulai awal Januari lalu karena pesta olahraga akbar tersebut akan dilaksanakan 2011 ini. Sementara itu, Wakil Kepala Biro Humas dan Media KONI Sumsel H Asdit Abdullah mengatakan, memasang bendera SEA Games merupakan salah satu bentuk dukungan dalam menyukseskan kegiatan olahraga dua tahunan yang pertama dilaksanakan di luar pulau Jawa tersebut. Sumsel sebagai tuan rumah SEA Games dan bila kegiatan itu sukses akan berpengaruh terhadap nama baik daerah. Sehubungan itu seluruh lapisan masyarakat perlu mendukung kegiatan tersebut termasuk berpartisipasi dengan memasang bendera peserta SEA Games. (ant)
PICKUP POINT
Persiwa Patahkan Rekor Kandang Persipura JAYAPURA - Rekor selalu menang di kandang bagi tim Persipura Jayapura akhirnya dipatahkan Persiwa Wamena setelah bermain imbang 1-1 dalam lanjutan putaran pertama Liga Super Indonesia di stadion Mandala Jayapura, kemarin. Tim Persipura bahkan lebih dulu ketinggalan dari tim sesama Papua, Persiwa Wamena, saat pemain Erik Weeks berhasil menjebol gawang kiper Yoo jae Hoon lewat tendangan bebas pada menit ke-13. Gol balasan tim tuan rumah baru tercipta dimenit ke-69, lewat sang striker haus golnya yang juga kapten tim Boas Sollosa. Pertandingan babak pertama yang dipimpin wasit Suharto dari PSSI berlangsung sengit dan saling jual beli serangan dengan tempo yang relatif cepat, sesuai karakter bermain tim asal Papua. Tak ingin malu di depan
kelihatan semakin meriah. Bahkan, bendera peserta SEA Games itu juga dipasang di perusahaan yang ada di kota tersebut, termasuk perbankan. Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Pemerintah Provinsi Sumsel, Umar mengatakan, memang pihaknya telah mengimbau supaya semua instansi pemerintah dan swasta memasang bendera peserta SEA Games. Bukan saja instansi pemerintah diharapkan memasang bendera itu tetapi juga perbankan yang ada di provinsi tersebut. Pemasangan bendera tersebut juga disarankan di kabupaten dan kota se-Sumsel bukan hanya di Palembang saja sebagai tempat pelaksanaan pertandingan dan penutupan SEA Games nanti. Dikatakan-
Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini HOTEL TRANSJAKARTA -
Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor
1 2 3 4 5 6 7
: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan
SPBU SPBU PERTAMINA -
SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU
34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO 34.164.02, Margonda Raya, Depok
RESTORAN & CAFE -
Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor
-
Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel Hotel
Paninsula Ibis Santika Kartika Chandra Crown Century Park Sultan Mulia Le Meridien Sahid Grand Hyatt Millennium Arya Duta Nikko Saripan Pacifik Papaho Bogor
TRADE CENTER -
Blok M Plaza Mall Cilandak D’Best Fatmawati Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor
OFFICE BUILDING -
BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor
TEMPAT UMUM HOTEL -
Hotel Ambara Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan
-
RS. Dharmais, Jakarta Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 26 Januari 2011
7
Pergantian Waktu PD Tak Masalah
Suluh Indonesia/ap
BERSALAMAN – Petenis Denmark Caroline Wozniacki (kiri) bersalaman dengan lawannya Francesca Schiavone setelah berhasil memenangkan partai perempat final Australian Open di Melbourne, Australia, kemarin.
Wozniacki Singkirkan Schiavone MELBOURNE - Caroline Wozniacki dengan susah payah bangkit dari ketinggalan pada set pertama perempat-final Australia Terbuka saat menghadapi Francesca Schiavone untuk kemudian memenangi pertandingan alot itu dengan skor 3-6 6-3 6-3, Selasa. Kalah pada set pertama dan tertinggal 1-3 di babak ke dua, petenis unggulan satu dari Denmark ini tancap gas dengan memenangi enam game berikutnya secara beruntun sebelum menutup pertandingan yang alot itu dalam waktu 144 menit di Rod Laver Arena. Schiavone (30) sebenarnya
sempat lolos tiga kali dari “match point” dan menahan Wozniacky 3-5 pada set ketiga. Tetapi karena telah kelelahan akibat pertandingan sebelumnya yang menguras tenaga saat melawan Svetlana Kuznetsova yang memecahkan rekor pertandingan terlama tunggal putri, ia pun akhirnya menyerah. Sewaktu diwawancarai di tepi lapangan, Wozniacki yang juga petenis putri peringkat pertama dunia ini mengatakan bahwa pada set pertama ia tidak mendapat kesempatan sama sekali untuk mengembangkan permainan. “Pada set kedua saya mencoba lebih mendikte
permainan karena saya lihat dia sudah kelelahan. Saya berhasil bangkit dan sangat gembira karena bisa memenangi pertandingan ini,” kata petenis pirang berumur 20 tahun itu. Pada babak selanjutnya Wozniacki akan menghadapi petenis China, Li Na untuk memperebutkan satu tempat di final. Kemenangan Wozniacki tidak terlepas dari keletihan luar biasa yang dialami oleh Schiavone sehingga ia terlihat seperti kehilangan konsentrasi dan membuatnya sering melakukan kesalahan sendiri, baik sewaktu melakukan servis maupun sewaktu menahan atau
mengembalikan bola yang sering berakhir keluar lapangan. Wozniacki yang merasakan hal itu, mulai mendikte pertandingan dengan memainkan bola-bola reli dan memaksa Schiavone yang sudah keletihan berlari mengejar bola ke sana ke mari di garis belakang lapangan. Penampilan Wozniacki di semifinal nanti merupakan yang pertama di Melbourne Park setelah pada tahun sebelumnya ia cuma mampu bertahan sampai putaran keempat. Kemenangan ini membawanya selangkah lebih dekat ke juara turnamen grand slam pertamanya. (ant)
ROMA - Pergantian waktu babak final Piala Dunia 2022 di negara Teluk, Qatar, dari yang biasa pertengahan tahun menjadi Desember tak dimasalahkan orang nomor satu di sepak bola Eropa Michel Platini, kemarin. Keputusan FIFA menjadikan Qatar sebagai tuan rumah, negara kecil kaya minyak di mana temperatur musim panas mencapai 43 derajat, menimbulkan berbagai pendapat kontroversial. Tapi Ketua UEFA Platini mengatakan kendati banyak tim Eropa melancarkan protes atas waktu pertandingan, ia melihatnya tidak ada masalah bila waktunya diubah. “Bila kita bermain pada musim panas, pertandingan bisa jadi diadakan saat temperatur 55
derajat,” kata mantan pemain kondang Prancis itu, yang pernah mendapat pujian ketika mengetuai babak final 1998. “Karena alasan inilah makanya saya setuju peralihan babak final itu ke musim dingin tetapi bukan berarti segala sesuatunya harus berubah,” katanya. “Itu semua tergantung kepada federasi dan klub dan hal terpenting semua ini harus dapat persetujuan dari FIFA, yang memiliki kata akhir tentang kalender kegiatan sepak bola dunia,” katanya. “Bila kita semua setuju untuk menunda kejuaraan domestik selama satu setengah bulan dari Desember ke Januari, maka bisa jadi akan jadi masalah besar, tetapi menurut saya itu semua tidak masalah,” katanya. Ketua FIFA Sepp Blatter
sudah menyatakan keinginannya mengeser waktu babak final itu ke musim dingin, kendati ia mendapat perlawanan dari Ketua Konfederasi Sepak Bola Asia Mohamed Bin Hammam. Bin Hammam mengatakan kepada Sky News dalam wawancara 14 Januari, ia merasa tidak terkesan dengan saran Blatter itu. Ia juga mnanggapi ucapan Platini pada awal Januari bahwa turnamen 2022 itu bisa jadi merupakan “Piala Dunia Teluk”, yang pertandingannya diadakan di beberapa negara di seputar Qatar. Komentar dari Bin Hammam itu mengundang spekulasi tentang Blatter, yang kemungkinan merupakan adanya salah satu rencana Qatar tentang pemilihan ketua FIFA akhir tahun ini. (ant)
Babel Pastikan Kepindahan ke Hoffenheim LIVERPOOL - Penyerang nasional Belanda Ryan Babel memastikan kepindahannya ke klub Bundesliga Hoffenheim dari klub raksasa Liga Utama Inggris Liverpool, kemarin. Pemain berusia 24 tahun itu tampaknya akan menyelesaikan kesepakatan kontrak 7 juta euro pekan lalu namun disangsikan saat ia mengatakan memilih kembali ke klub lamanya Ajax. Tapi klub tersebut, Senin, mengumumkan Babel akhirnya pergi ke Jerman. “Ryan Babel telah
setuju untuk pindah ke TSG 1899 Hoffenheim,” demikian pernyataan dalam laman Liverpool. Babel telah berjuang untuk mempunyai pengaruh kuat selama tiga setengah tahun di Anfield sejak meninggalkan Ajax. Hoffenheim, melihat Babel sebagai orang yang ideal untuk menggantikan striker asal Senegal Demba Ba yang akan pergi. Pada Senin, manajer Liverpool Kenny Dalglish juga menampik mengenai apakah klub tersebut akan meningkatkan tawaran mereka bagi gelan-
dang Blackpool asal Skotlandia Charlie Adam. Ketua Blackpool Karl Oyston mengatakan, Liverpool mengajukan penawaran empat juta pound yang telah ditolak. Dalglish mengatakan, “Jika kami punya urusan untuk dibicarakan kami akan membicarakannya. Kami akan berusaha untuk mengadopsi cara Liverpool Football Club dan tentu saja salah satu cara kami adalah menghormati klub-klub lain dan pemain-pemain tertentu di klub lain.” (ant)
Tiga Terbaik Piala Asia Otomatis Lolos ke 2015 DOHA - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengkonfirmasikan, tiga tim terbaik Piala Asia 2011 secara otomatis akan lolos ke putaran final Piala Asia 2015 di Australia. Ketentuan tentang lolos otomatis ini juga sudah diberlakukan pada turnamen Piala Asia tahun ini dimana juara bertahan Irak, runner-up Arab Saudi dan juara ketiga Korea Selatan tak perlu
mengikuti babak kualifikasi sebelumnya. Direktur Turnamen Piala Asia Tokuaki Suzuki menyatakan “bahwa dalam rangka memotivasi tim-tim yang ikut dalam Piala Asia tahun ini maka tiga tim terbaik akan mendapat bye pada turnamen Piala Asia 2015 di Australia nanti.” Jika tim Australia yang merupakan tim dari tuan rumah Piala Asia
2015 nanti menjadi salah satu dari tiga tim terbaik itu maka tak perlu ada penambahan tim yang berhak atas bye itu. Empat besar tim yang akan berlaga di babak semifinal Piala Asia 2011 adalah Australia, Uzbekistan, Korea Selatan dan Jepang, dimana Australia akan melawan Uzbekistan dan Korea Selatan melawan Jepang pada Selasa. (ant)
Lemparan West Menangkan Hornets TORONTO - David West memasukkan lemparan yang membawa kemenangan saat waktu tersisa 0,5 detik dan Chris Paul melakukan “steal” yang penting pada akhir pertandingan saat New Orleans mengalahkan Oklahoma City 91-89 untuk meraih kemenangan kesembilan beruntun, kemarin. West menyumbang 20 angka sementara Paul mengakhiri pertandingan dengan 24 angka dan sembilan assist
bagi Hornets, yang mengatasi defisit 15 poin pada paruh pertama. Emeka Okafor mencetak 11 angka dan menahan empat lemparan bagi New Orleans, yang meningkatkan rekornya menjadi 19-5 di New Orleans Arena. Kevin Durant menyelesaikan pertandingan dengan 22 poin, delapan rebound dan empat assist sementara Jeff Green menghasilkan 19 angka dan tujuh rebound bagi Thunder, yang sudah kalah dalam
tiga dari empat pertandingan terakhir mereka. West menghasilkan tiga lemparan terakhir bagi Hornets, termasuk lemparan sejauh 17 kaki (sekitar 5 meter) pada saat bel berbunyi. Paul melakukan steal yang penting saat waktu tersisa 10 detik satu dari tiga yang dia lakukan dalam pertandingan tersebut. Durant gagal menghasilkan angka dari seluruh kelima lemparannya pada kuarter keempat bagi Thunder. (ant)
Suluh Indonesia/ap
SELEBRASI – Striker Chelsea Didier Drogba, (tengah) melakukan selebrasi setelah mencetak gol perdana timnya ke gawang Bolton dalam lanjutan Liga Primer Inggris yang berlangsung di The Reebok Stadium, Bolton, Inggris kemarin.
Chelsea Raih Kemenangan Tandang BOLTON - Didier Drogba, Florent Malouda, Nicolas Anelka dan Ramires semuanya mencetak gol saat Chelsea mengakhiri rekor buruk tandang mereka dengan kemenangan 4-0 di kandang Bolton, Senin, untuk mempertahankan harapan tipis meraih gelar Liga Utama Inggris tetap hidup. Tim asuhan Carlo Ancelotti
itu agak tersisihkan dari persaingan meraih gelar dengan hanya mencatat satu kemenangan dalam sembilan pertandingan tetapi mereka sekarang telah memenangi delapan pertandingan terakhir di Reebok Stadium tanpa kemasukan satu gol pun. Kemenangan membawa mereka ke urutan keempat dan terpaut tujuh poin dari
pemimpin klasemen Manchester United, yang akan bertandang ke Blackpool pada Selasa, dan akan melanjutkan hasil buruk tim Owen Coyle, yang sekarang sudah menderita empat kekalahan dalam lima pertandingan terakhir mereka dan hanya delapan poin di atas tiga tim terbawah. Drogba membawa Chelsea memimpin dengan gol kesepu-
luhnya musim ini dan pemain asal Prancis Malouda mencetak golnya yang kesembilan musim ini dengan gol kedua beberapa saat menjelang turun minum. Anelka kemudian menambahkan gol ketiga, golnya yang ke-13 musim ini, tidak lama setelah jeda pertandingan sebelum Ramires menciptakan gol keempat, gol pertamanya bagi klub tersebut. (ant)
Federer Melaju ke Semifinal
Suluh Indonesia/ap
KETAT – Forward New Orleans Hornets David West (30) ditempel ketat oleh pebasket Oklahoma City Thunder Nick Collison (4) dan Serge Ibaka (9) pada babak kedua laga NBA yang digelar di New Orleans, kemarin.
MELBOURNE - Roger Federer tanpa ampun menghancurkan rekan senegaranya Stanislas Wawrinka 6-1 63 6-3 untuk melaju ke babak semifinal Australia Terbuka yang kedelapan kalinya, kemarin. Juara bertahan yang merupakan unggulan kedua dalam turnamen tersebut, menyelesaikan dengan cepat perlawanan Wawrinka dalam waktu satu jam 47 menit dalam perempat final grand slam pertama yang mempertandingkan dua orang warga negara Swiss. “Saya pilih main agresif hari ini, karena jika bermain pasif pada saat-saat krusial seperti ini bisa membuat saya penasaran jika kemudian ternyata kalah. Jadi jika bermain
agresif membuatmu nyaman dan hasilnya nyata, kenapa saya harus mengubahnya?” kata Federer kepada wartawan. Federer yang tidak lagi mampu meraih juara grand slam semenjak kemenangan terakhirnya di Grand Slam Australia Terbuka tahun lalu memuji pelatihnya Paul Annacone, yang juga mantan pelatih Pete Sampras, karena telah berhasil mengembalikan sentuhan ajaibnya sejak sang pelatih mulai menanganinya pada Juli tahun lalu. “Sekarang saya memiliki rasa percaya diri di setiap pertandingan, karena saya tahu apa yang harus saya lakukan,” kata juara grand slam 16 kali itu setelah menambah koleksi kemenangan beruntunnya menjadi 15 kali. Hal itu sangat terasa setelah sekian
banyak kemenangan yang saya rasakan dalam empat atau lima bulan terakhir ini,” katanya menambahkan. Wawrinka yang merupakan sahabat baik Federer karena mereka juga adalah pasangan peraih medali emas Olimpiade Beijing di nomor ganda putra tidak bisa menyimpan kekecewaannya karena dalam sembilan kali pertemuannya dengan Federer ia harus menelan kekalahan sebanyak delapan kali. Hal itu terlihat ketika pada awal set ketiga Wawrinka, yang sedang berusaha kembali menemukan kepercayaan dirinya, dengan sangat kesal membanting raketnya sampai patah berantakan. Wawrinka dengan segera masuk ke ruang loker
setelah pertandingan berakhir. Sewaktu diwawancarai wartawan, Wawrinka sambil mengangkat bahu berkata “Yah begitulah Roger, ia terlalu hebat bagi saya, ia selalu tahu apa yang harus dilakukannya untuk mengalahkan saya dan pemain-pemain lain, saya yakin ia dapat menjuarai turnamen ini,” katanya Federer sekarang membidik rekor menjadi salah satu dari dua petenis yang bisa menjuarai Australia Terbuka sebanyak lima kali, untuk itu ia harus siap-siap mengalahkan Novak Djokovic atau Tomas Berdych yang akan turun bertanding pada Selasa (25/1) di Melbourne. (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Rabu 26 Januari 2011
8
Pengunjung Jejak UFO
Tewas Terjatuh Dari Bukit SLEMAN - Edo mahasiswa angkatan 2006 Universitas Proklamasi Yogyakarta, kemarin sekitar pukul 13.30 WIB tewas terjatuh dari bukit Suru setelah bermaksud menyaksikan fenomena crop circle di Dusun Rejosari, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman. Korban tewas dengan luka di kepala akibat terbentur batu yang ada di bawah bukit setinggi sekitar 200 meter dari permukaan tanah. ‘’Sebelumnya saya bersama korban dan satu teman lagi ber-
maksud untuk menyaksikan fenomena ‘crop circle’ yang diduga merupakan jejak UFO, agar lebih jelas kami kemudian naik ke atas bukit Suru yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi,” kata Enuwari teman kuliah korban. Menurut dia, saat sampai di atas bukit tiba-tiba turun hujan deras disertai dengan petir sehingga korban kemungkinan kaget mendengar suara petir dan langsung jatuh di sisi barat bukit. ‘’Saat ada petir saya juga merasakan kaki seperti kena strum atau kesemu-
tan, kemungkinan korban juga merasakan sehingga kaget dan terjatuh,” katanya. Ia mengatakan, dirinya bersama dengan korban memang tidak segera turun setelah ada peringatan dari petugas bahwa yang berada di atas bukit harus turun karena hujan dan lokasi sangat licin. ‘’Saat ada peringatan tersebut saya dan korban sudah hampir sampai puncak bukit, sehingga kami memutuskan untuk meneruskan hingga puncak bukit karena rugi jika harus turun kembali,” katanya. (ant)
Bali Percepat
Wajib Belajar Setara SMA Suluh Indonesia/ant
TERGENANG AIR - Pengendara sepeda motor melintas di jalan raya yang menjadi aliran sungai akibat membludaknya banjir lahar dingin Merapi di Desa Sirahan, Salam, Magelang, Jateng, kemarin. Banjir ini telah membuat empat aliran sungai baru yang menerjang jalan raya.
Daerah Diminta
Cepat Salurkan Raskin SERANG - Menteri Kordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono meminta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota mempercepat proses penyaluran beras untuk masyarakat miskin (raskin) pada awal 2011. ‘’Penyaluran raskin secepatnya dilakukan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat. Bahkan kalau bisa, jatah bulan April bisa disalurkan pada bulan Maret 2011,” kata Agung Laksono pada peluncuran program raskin tingkat Nasional di Pendopo Gubernur Banten di Serang, kemarin. Menurutnya, sudah menjadi kebiasaan harga beras di pasaran pada akhir tahun sampai awal tahun baru selalu naik.
Oleh sebab itu, penyaluran raskin tersebut, diharapkan bisa mengurangi beban pengeluaran masyarakat, sekaligus menahan laju kenaikan harga beras di pasaran sehubungan dengan gejolak naiknya harga kebutuhan pokok saat ini. ‘’Saya meminta penambahan penyaluran raskin pada Januari-Maret 2011 dari tiga bulan menjadi empat bulan. Sehingga penyaluran hingga Desember 2011 menjadi 13 kali dari biasanya 12 kali,” kata Agung. Agung laksono mengatakan, peluncuran raskin tingkat nasional di Banten merupakan peluncuran dan sosialisasi program raskin untuk wilayah regional III meliputi 13 provinsi diantaranya Banten, DKI Jakar-
ta, Aceh, Jateng, Jabar, Sumatera Barat, Kepulauan Riau dan sejumlah provinsi lainnya. Menurutnya, pedoman umum tentang penyaluran raskin 2011 sudah ditetapkan sejak Desember 2010, dengan harapan agar kabupaten/kota bisa secepatnya menetapkan pagu raskin, sehingga bisa disalurkan mulai awal tahun 2011. Jumlah rumah tangga sasaran (RTS) penerima raskin secara nasional mencapai 17,5 juta RTS dengan masing-masing akan menerima 15 Kg setiap bulan dengan harga beras tersebut Rp1.600 perkilogram. ‘’Meskipun harga beras dipasaran terus naik, namun harga raskin tidak naik karena subsidi dari pemerintah terus
Pemerintah Ganti
4.007 Sapi Korban Merapi YOGYAKARTA - Pemerintah telah mengganti sebanyak 4.007 ekor sapi korban bencana erupsi Gunung Merapi di empat kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jateng . ‘’Realisasi alokasi dana yang dikucurkan pemerintah untuk penggantian ternak sapi korban erupsi Merapi sebanyak itu mencapai Rp35,9 miliar,” kata Koordinator Tim Identifikasi Penanganan Ternak Korban Merapi Ida Tjahajati di Yogyakarta, kemarin. Menurut dia, alokasi dana tersebut telah didistribusikan ke empat kabupaten, yakni Kabupaten Sleman (Daerah Istimewa Yogyakarta) dan Kabu-
paten Klaten, Boyolali, dan Magelang. ‘’Dana itu membengkak Rp10 miliar dari jumlah yang telah disiapkan sebelumnya sekitar Rp25,5 miliar untuk 3.000 ekor sapi. Di lapangan ditemukan banyak sapi yang mati, sehingga jumlahnya meningkat menjadi 4.007 ekor sapi,” katanya. Ia mengatakan sapi yang mati tidak diganti dengan uang, tetapi dengan sapi hidup yang telah dibeli dengan dana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). ‘’Dana tersebut diambil dari dana BNPB yang sebelumnya dialokasikan untuk pembelian sapi hidup sebesar Rp100 mi-
liar,” kata Direktur Rumah Sakit Hewan (RSH) Prof Soeparwi UGM ini. Namun, menurut dia, dana sebesar itu tidak terserap seluruhnya karena peternak kebanyakan tidak menjual sapinya, karena daerah tempat tinggal mereka sudah dalam kondisi aman dari bahaya erupsi Merapi. ‘’Selain wilayah sudah aman, juga karena sapisapi mereka sehat setelah ditangani tim `task force` penanganan ternak korban erupsi Merapi yang telah dibentuk oleh Kementerian Pertanian dan didukung tim kesehatan Posko Medik Veteriner RSH Prof Soeparwi,” katanya. (ant)
Korban Gempa Tasikmalaya
Kecam Pemotongan Bantuan TASIKMALAYA - Korban gempa Tasikmalaya menderita lumpuh bagian tangan kanannya warga Kampung Ceungceum, RT 05/01 Desa Jayamukti, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, menerima bantuan perbaikan rumah dari pemerintah dipotong oleh pihak desa setempat. Korban gempa penerima bantuan dari Desa, Nanu Hasbuni (60) saat ditemui di rumahnya, kemarin mengatakan bantuan yang diberikan pihak desa sebesar Rp 3,5 juta hanya diterima Rp 2 juta dengan alasan untuk dibagikan kembali kepada aparat keamanan dan wartawan. ‘’Saya juga tidak tahu, uang yang saya terima kenapa dipotong,” kata Nanu yang mengaku uang tersebut
diterima, Jumat (21/1) yang masih disimpan dan belum digunakan perbaikan rumah. Uang yang diterimanya dari pihak desa tersebut, kata Nanu, tertera dalam kwitansi sebesar Rp 3,5 juta, namun kwitansi itu tidak dimilikinya karena diambil kembali oleh aparat desa. Ia mempertanyakan kembali alasan pemotongan uang bantuan untuk perbaikan rumah akibat kerusakan guncangan gempa Taskmalaya 2 September 2009, karena dana yang diterimanya tidak cukup untuk memperbaiki rumah. ‘’Tidak cukup uang yang saya terima untuk perbaikan rumah saya yang rusak akibat gempa dulu,” katanya. Ia menceritakan kembali setelah peristiwa gempa Tasik-
malaya ada petugas yang datang dan melihat kondisi rumah, namun hanya mencatat tanpa ada perbincangan memintai keterangan akibat kerusakan rumah lebih lanjut. Kondisi rumah semi permanen milik keluarga Nanu tersebut memprihatinkan dengan rumah tampak miring, bagian dapur belakang rumah diganjal oleh bambu agar atapnya tidak ambruk. Nanu yang sehari-harinya tidak bekerja mengaku sengaja rumahnya dibiarkan karena tidak memiliki dana untuk perbaikan rumah. Rumah yang dihuni oleh tiga anak dan satu istri tersebut, Nanu hanya berharap ada tambahan dana bantuan agar rumahnya dapat diperbaiki dan layak ditempai anggota keluarganya. (ant)
naik,” kata Agung Laksono. Ia mengatakan, subsidi dari pemerintah untuk raskin terus bertambah. (ant)
DENPASAR - Bali dalam mempercepat penuntaskan wajib belajar 12 tahun atau setara sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK), dalam tahun ini mengalokasikan dana lebih besar dari tahun sebelumnya. ‘’Dukungan dana untuk menyukseskan bidang pendidikan itu bersumber dari APBD Bali 2011, APBD kabupaten/kota serta kucuran dana dari pemerintah pusat,” kata Kabag Publikasi dan Dokumentasi Biro Humas dan Protokol Pemprov Bali I Ketut
Teneng di Denpasar, kemarin. Ia mengatakan, tambahan pengalolasikan dana untuk bidang pendidikan antara lain bea siswa bagi pelajar dari kalangan masyarakat kurang mampu (miskin) yang mencapai Rp 3,422 miliar, sedangkan tahun sebelumnya dana itu tidak dialokasikan dalam APBD Bali. Dana tersebut diarahkan untuk bea siswa bagi siswa sekolah menengah pertama (SMP) sebesar Rp682 juta, SMA Rp1,26 miliar dan sekolah menengah kejuruan (SMK) Rp 1,54 miliar.
Ketut Teneng menambahkan, selain itu biaya operasional pendidikan (BOP) bagi SMA negeri dan swasta juga ditingkatkan dari Rp 70 miliar pada tahun 2010 menjadi Rp 31,5 miliar dalam 2011. Kebijakan itu ditempuh Gubernur Bali Made Mangku Pastika, menurut Ketut Teneng, karena pendidikan jenjang menengah dipandang memiliki peranan sangat strategis dalam pembinaan mental dan karakter SDM Bali sebelum memasuki jenjang pendidikan tinggi atau pasar kerja. (kmb)