Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 120 tahun IV Jumat, 25 Juni 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Fokuskan Perdagangan
BBM Bersubsidi Dibatasi
Masih Hadapi Kendala
MENTERI Keuangan Agus Martowardojo mengatakan pertemuan G20 tingkat pemimpin negara yang akan berlangsung di Toronto, Kanada, 26-27 Juni mendatangakan membahas mengenai perdagangan ...hal. 1
PEMERINTAH c.q Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menegaskan pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi diterapkan paling lambat September tahun ini ...hal. 2
MENTERI Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan, pertumbuhan industri kreatif nasionalmasih menghadapi kendala dalam memperkuat pasar dalam negeri meski terjadi peningkatan dari ...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Status Luna Maya Tunggu Hasil Test
Lagi, Atasan Gayus Ditetapkan Sebagai Tersangka JAKARTA - Tim penyidik independen Mabes Polri kembali menetapkan satu tersangka atasan Gayus Tambunan berinisial HN terkait dugaan kasus praktik mafia pajak. ‘’Penyidik sudah menahan HN terkait kasus Gayus,” kata Kabid Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Marwoto Soeto di Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Marwoto menjelaskan, HN sudah menjalani pemeriksaan di Mabes Polri sekitar dua hari lalu, kemudian ditetapkan tersangka dan menjalani penahanan. Ia mengungkapkan, HN terjerat tuduhan kasus pencucian uang dengan barang bukti sejumlah dokumen. Sebelumnya, penyidik juga menetapkan salah seorang atasan Gayus lainnya di Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, yakni Maruli Pandapotan Manurung. Penyidik memeriksa Maruli seputar kewenangan pekerjaannya saat menjabat sebagai Kepala Seksi Keberatan dan Banding Ditjen Pajak dalam menangani sengketa wajib pajak perusahaan yang terkait Gayus. Maruli dan HN termasuk 10 pejabat Ditjen Pajak yang dinonaktifkan karena diduga terkait Gayus Tambunan soal
mafia perpajakan. Menurut kuasa hukum Maruli, Juniver Girsang, kliennya dijadikan tersangka atas penanganan kasus banding pajak PT Surya Alam Tunggal pada 2008 dengan pokok sengketa Rp 290 juta yang berhubungan dengan Gayus Tambunan. Sementara itu, Kejagung mengaku belum menerima surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) dari penyidik Mabes Polri menyusun ditetapkannya dua atasan Gayus Tambunan sebagai tersangka. ‘’Sejauh ini kita belum menerima SPDP atas tersangka Maruli Pandapotan Manurung dan seseorang berinisial HN,’’ kata Kapuspenkum Didiek Darmanto. Sebelumnya, Kejari Jaksel menerima pelimpahan tahap dua yaitu penyerahan berkas dan barang bukti dengan tersangka Gayus HP Tambunan terkait kasus mafia pajak. ‘’Kita menerima berkas Gayus HP Tambunan,” kata Kajari Jaksel Yusuf. Gayus Tambunan dalam perkara tersebut diancam dengan Pasal 5 atau Pasal 12 UU 31 tahun 1999 jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (nas/son)
Suluh Indonesia/ap
GAGAL - Penjaga gawang Italia Federico Marchetti gagal menyelamatkan bola dan menjadikan Juara Dunia itu tersingkir dari Piala Dunia 2010 di Stadion Ellis Park, Johannesburg, Afsel, kemarin.
Italia Tersingkir JOHANNESBURG - Penyerang Slowakia Robert Vittek mencetak gol pertama yang membawa timnya unggul atas Italia pada pertandingan terakhir penyisihan Grup F di Stadion Ellis Park, Juhannesburg, Afsel, kemarin. Dengan demikian, Juara Dunia itu gagal melaju pada fase berikutnya. Hasil itu tidak mengejutkan mengingat Slowakia begitu dominan terutama dalam penguasaan bola dan efektif dalam serangan. Pada menit keenam, misalnya, sebuah kerja sama antara Robert Vittek dan Marek Hamsik nyaris membuahkan gol bagi Slowakia. Saat itu, dari tengah kotak penalti, Hamsik menembakkan bola kiriman Vittek.
Namun, bola melenceng dari sasaran. Italia sempat memberikan balasan berupa serangan yang berujung gol Vincenzo Iaquinta. Namun, wasit menganulir gol itu karena menilai Iaquinta lebih dulu melanggar pemain lawan, Slowakia kembali menguasai keadaan sampai akhirnya unggul berkat gol Robert Vittek pada menit ke-25. Gol bermula dari kesalahan Daniele De Rossi sehingga bola berhasil direbut Juraj Kucka. Kucka kemudian melepas umpan kepada Vittek, yang kemudian melepaskan tendangan mendatar dari luar kotak penalti, masuk ke sudut kanan bawah gawang Federico Mar-
chetti. Situasi itu membuat Italia tertekan. Slowakia pun berusaha memanfaatkan momen itu untuk melanjutkan tekanan. Nyaris tanpa terancam, mereka nyaris menambah gol melalui Zdeno Strba pada menit ke-34. Sayang, tembakan jarak jauh akurat itu bisa diblok Marchetti. Namun berbagai upaya Italia untuk menyamakan kedudukan justru mengalami nasib tragis, setelah gol kedua mengoyak gawang Italia. Sebagai juara dunia, Italia berusaha menekan, dan hasilnya sebuah gol bersarang di gawang Slewakia. Namun keasyikan menyerang, justru Italia bobol lagi. (son)
Daripada Bahas Hak Pilih
Kesejahteraan Lebih Substansial JAKARTA - DPR dan Pemerintah sebaiknya lebih memperhatikan kesejahteraan prajurit TNI daripada menyeret-nyeret kembali TNI ke panggung politik praktik dengan wacana pemberian hak pilih. Penghapusan bisnis TNI yang berefek pada berkurangnya kesejahteraan prajurit merupakan salah satu PR yang seharusnya mendapat perhatian. ‘’Jumlah bisnis TNI yang dilucuti berdasarkan UU Pertahanan itu besar, berefek pada kesejahteraan mereka. Kalau ini tidak tergantikan, tentu akan menjadi persoalan tersendiri, karena kemudian TNI merasa bahwa pada satu sisi hak-haknya terbangkalai, tetapi pada sisi lain kewajiban negara tidak ditunaikan kepada mereka. Ini adalah PR,” kata Sekretaris FPP Romahurmuziy di Jakarta, kemarin. Romi mengatakan, sebenarnya dari sisi jumlah, suara TNI tidak signifikan mendongkrak kemenangan pemilu. Namun, diakuinya siapapun yang mewacanakan persoalan ini pasti memiliki reasoning, dan itu lebih bersifat kenega-
raan atau partisan. Maka dari itu, agar tidak timbul spekulasi baru, sebaikya sekitar 400 ribu suara TNI itu dibiarkan netral saja, sehingga substansi yang lebih penting seperti kesejahteraan prajurit bisa dipenuhi. Bagi TNI, kata Romi, substansi persoalannya adalah TNI harus netral di satu sisi agar tidak terkotak-kotak secara psikologis. Karena dalam demokrasi, hak pilih seseorang itu tidak akan ada artinya kalau tidak diiringi dengan hak berekspresi. ‘’Sementara ekspresi politik di lingkungan TNI itu haram hukumnya, karena itu akan memecah belah kesatuan,” tegasnya. Sepanjang pemilu di era reformasi, TNI sudah bisa menunjukkan posisinya sebagai alat pertahanan negara yang netral. Karena itu, dia mengingatkan posisi baik yang sudah ditunjukkan TNI itu jangan terganggu oleh spekulasipolitik yang ditujukan untuk kepentingan Pemilu 2014. ‘’Ini suatu isyarat agar pemerintah meningkatkan kesejahteraan prajurit,’’ katanya. (har)
Marzuki Kritik Demokrat JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie mengkritik kepemimpinan Anas Urbaningrum yang merekrut komisioner KPU Andi Nurpati sebagai Kepala Divisi Komunikasi Publik. ‘’Saya tidak mengerti apa pertimbangan DPP Partai Demokrat untuk merekrut Andi Nurpati sebagai pengurus. Pengurus PD sekarang ini sepertinya tidak taat aturan dan Undang-Undang,” katanya di Gedung DPR/ MPR RI Jakarta, kemarin. Masuknya Andi Nurpati secara tiba-tiba sebagai salah satu ketua Partai Demokrat terus mendapatkan kritikan tajam dari
berbagai kalangan. Kritikan yang dilontarkan Marzuki Alie kali ini merupakan pertama kali dilontarkan kalangan internal partai Demokrat. Marzuki menegaskan, dirinya tidak masuk dalam formatur pemilihan pengurus sehingga tidak tahu menahu mengenai hal itu. Ia mempersilahkan beberapa pihak yang mempersoalkan masuknya Andi Nurpati langsung kepada Ketua Umum Anas Urbaningrum. ‘’Saya tidak di formatur. Yang jelas saya tidak mengerti pertimbangannya apa, karena di UU KPU, anggota KPU itu tidak bisa minta berhenti sebelum masa akhir jabatannya. Dan kita
harusnya taat dengan UU itu,” kata Marzuki geram. Ia menegaskan, perekrutan Andi Nurpati menandakan pengurus Partai Demokrat tidak taat aturan dan melanggar UU. Namun begitu, dirinya tidak dapat memastikan apakah perekrutan Andi Nurpati dalam kepengurusan Partai Demokrat semata kesalahan Ketua Umum Anas Urbaningrum. Tentang apakah persoalan itu akan menurunkan citra Partai Demokrat, Marzuki Alie optimistis kasus perekrutan Andi Nurpati tersebut tidak akan menurunkan citra partai maupun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (har)
JAKARTA - Kabid Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol. Marwoto Soeto mengatakan, hasil identifikasi fisik akan menentukan perubahan status Luna Maya dan Cut Tari menjadi tersangka. ‘’Hasil forensik bisa membuat Luna dan Tari jadi tersangka,”ujar di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, Ariel, Luna Maya dan Cut Tari telah menjalani identifikasi fisik yang terdiri dari anatomi forensik, antropologi forensik dan ontologi forensik di RS Polri Kramatjati, Jakarta. Identifikasi fisik itu, bertujuan untuk memastikan siapa pelaku yang beradegan mesum pada video porno yang diduga mirip Ariel, Luna Maya dan Cut Tari. Marwoto belum bisa menjelaskan hasil pemeriksaan fisik terhadap tiga figur terkenal itu karena masih dalam proses penelitian dan penyelidikan lebih lanjut. Saat ini, polisi sudah menetapkan tersangka terhadap Ariel, sedangkan Luna Maya dan Cut Tari masih berstatus sebagai saksi korban terkait peredaran video porno. Ariel terjerat pasal berlapis, yakni Pasal 4 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun, Pasal 282 tentang Kesusilaan dan Pasal 27 ayat (1), UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). Terkait ancaman pasal terhadap Luna Maya dan Cut Tari apbila berstatus sebagai tersangka, Marwoto menyebutkan pasal sangkaan terhadap keduanya bisa sama dengan jeratan yang dikenakan kepada Ariel. Secara terpisah, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Hadi Supeno mengatakan, mayoritas anak yang berada di kota besar di Indonesia, sudah menonton video porno selebritis itu. ‘’Dari 30 anak yang saya tanya, 24 anak mengatakan sudah melihat,’’ kata Hadi Supeno. Hadi menuturkan pihaknya melakukan survey anak yang sudah menyaksikan video porno pada beberapa daerah, seperti Jateng, Yogya, Jatim, Jayapura dan Maluku. Hadi menyebutkan anak maupun masyarakat berusia dewasa melihat video porno yang diduga mirip selebritis itu, melalui fasilitas internet dan telepon selular. Bahkan KPAI menerima laporan sebanyak 33 anak berusia 4 hingga 12 tahun menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan pria usia 16-18 tahun, sejak 14 hingga 23 Juni 2010. Pelaku yang tertangkap, mengaku melakukan aksi asusila karena terangsang setelah menonton video itu asusila itu. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Jumat 25 Juni 2010
K ilas
Hari Anti Narkoba
Tak Percaya Bibit Terima Suap HASIL riset yang dilakukan Lingkaran Survey Indonesia menunjukkan bahwa mayoritas publik yang menjadi responden riset itu tidak percaya Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah menerima suap. “Mayoritas publik tidak percaya bahwa Bibit dan Chandra menerima suap,” kata Direktur Riset Lingkaran Survey Indonesia (LSI) Arman Salam di Gedung LSI, Jakarta Timur, kemarin. Arman memaparkan, pada Januari 2010, kepercayaan sebanyak 56,1 persen publik tidak percaya Bibit menerima suap dan 55,7 persen tidak percaya Chandra menerima suap. Namun, lanjutnya, meski jumlah proporsi tersebut mengalami penurunan pada Mei 2010, hal itu bukan berarti bahwa publik berganti pandangan dari yang semula tidak percaya menjadi percaya. “Ini karena proporsi publik yang percaya bahwa Bibit-Chandra menerima suap tidak mengalami perubahan berarti,” katanya. Menurut dia, yang terjadi adalah kebingungan publik yang diindikasikan dari banyaknya responden yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab. Hasil riset LSI juga menunjukkan, meski dirundung banyak masalah, publik tetap menilai positif kinerja KPK. “Jika dibandingkan dengan lembaga hukum lain, KPK tetap dipandang sebagai lembaga hukum yang dinilai paling baik kinerjanya dalam menangani korupsi,” kata Arman. Selain itu, LSI juga menemukan bahwa mayoritas publik (53,9 persen) melihat bahwa putusan pengadilan yang membatalkan Surat Keterangan Penghentian Penuntutan (SKPP) merupakan sebagai upaya pelemahan KPK. (her/ant)
Abdul Hadi Djamal Diperiksa KOMISI Pemberantasan Korupsi kembali memeriksa terpidana kasus suap, Abdul Hadi Djamal di Jakarta, kemarin. “Hanya dimintai keterangan,” kata Abdul Hadi yang juga mantan anggota DPR RI itu kepada wartawan di Gedung KPK. Ia mengatakan, dalam undangan pemeriksaan dari KPK hanya disebutkan untuk dimintai keterangan kasus yang terkait pasal 8 dan atau Pasal 12 Undang-Undang 31/1999 sebagaimana diubah UU 20/2001. Pasal-pasal tersebut terkait dengan tindak pidana korupsi penggelapan uang dan suap menyuap. Abdul Hadi menyebutkan bahwa dirinya diperiksa dalam kasus yang masih tahap penyelidikan. Sebelumnya, Tim penyelidik KPK pada 1 Juni juga telah memeriksa Abdul Hadi di LP Cipinang, Jakarta Timur, untuk mendalami keterangan Risco Pesiwarissa tentang dugaan keterlibatan anggota DPR Jhonny Allen Marbun dalam kasus suap. “Penyelidik meminta keterangan terkait informasi yang disampaikan Risco,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, ketika ditanya wartawan pada saat itu. Risco adalah seseorang yang mengaku sebagai mantan staf Jhonny Allen Marbun. Dia mengaku menjadi perantara penyerahan uang Rp1 miliar kepada Jhonny Allen terkait dengan proyek stimulus fiskal di Departemen Perhubungan pada 2009. Johan menjelaskan bahwa KPK sedang malakukan penyelidikan terhadap kebenaran keterangan yang disampaikan oleh Risco. Salah satu upaya penyelidikan itu adalah memeriksa mantan Abdul Hadi Djamal. (her/ant)
Mertua Noordin M Top Diancam
Hukuman 15 Tahun JAKARTA - Terdakwa Baharuddin Latif alias Baridin diancam hukuman penjara 15 tahun. Mertua dari mantan gembang teroris Noordin M. Top tersebut, didakwa melanggar tindak pidana terorisme, karena diduga membantu dan menyembunyikan menantunya tersebut. Demikian dakwaan yang disampaikan JPU Firmansyah di PN Jakarta Selatan, kemarin. Dalam persidangan yang dipimpin majelis hakim Didik Setyo Handono itu, dalam dakwaannya itu JPU menyebutkan, Baridin ikut membantu kegiatan teror yang dilakukan menantunya itu. terdakwa juga diketahui ikut memberikan bantuan dana dan berbagai kemudahan terhadap Noordin selama menjadi menantunya. Jumlah uang yang diberikan dalam rentang waktu 20052009 dengan jumlah berkisar antara Rp 100 ribu hingga Rp 1 juta. Bahkan, Baridin sempat memberikan Rp 4 juta hasil menjual sawahnya kepada Noordin untuk kegiatan teror. Sebelum mengenal Noordin, ungkap jaksa Firmansyah, Baridin pernah menjadi anggota organisasi Negara Islam Indonesia (NII) pada 1980. Selanjutnya, ia bergabung dengan Jamaah Islamiyah (JI) pada 1995. Kemudi-
an, pada 2000 Baridin sempat berangkat ke Ambon, Maluku untuk bergabung sejumlah anggota Islam garis keras untuk berjihad di sana atas ajakan Noordin. Dengan jaringannya itu, terdakwa bertemu Noordin lewat perantara Syaefudin Zuhri -tersangka teroris yang tewas di Ciputat, Tangerang Selatan, Benten pada beberapa waktu lalu. Terdakwa bertemu dengan Noordin pertama kali di Pemalang. Saat itu, Noordin yang menggunakan nama Ade Abdul Hamid, buron sekaligus dalam perburuan polisi. Noordin pun diamankan Baridin di rumahnya di Cilacap. Mereka bertemu lewat jejaring yang telah lama dibangun. Tak berapa lama kemudian, Noordin dinikahkan dengan anak Baridin, Arina Rahma yang saat itu masih kuliah di sebuah perguruan tinggi di Yogyakarta. Arina sengaja disuruh pulang untuk dikawinkan dengan Noordin untuk dijadikan sebagai istri keempatnya. Terdakwa Baridin menyatakan, terserah penuntut umum. Namun, penasihat hukumnya bersikap lain dan menyatakan keberatan. (nas)
Boy Rafli Amar
Suluh Indonesia/ant
PENGAMANAN JENAZAH TERORIS - Petugas Kepolisian memasang garis pembatas di depan ruang forensik yang terdapat jenazah terduga teroris, Yuli Harsono (40) di RS Polri Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, kemarin. Yuli tewas saat baku tembak dengan anggota Densus 88, di sebuah rumah di jalan Mojopahit nomor 2, dusun Cangkringan, Desa Gelang Wetan, Kecamatan Klaten Utara, Jawa Tengah, Rabu (23/6) sore.
KPK Bidik Wakil Ketum PD JAKARTA - KPK masih secara intensif memeriksa dan mengembangkan kasus dugaan suap dana stimulus pembangunan infrastrtuktur di kawasan Indonesia timur. Hal ini diperlihatkan dengan memanggil sekaligus memeriksa sejumlah saksi penting, di antaranya mantan anggota Komisi IV DPR Abdul Hadi Djamal dan mantan ajudan pribadi Jhonny Allen Marbun, Resco Pesiwarisa. Abdul Hadi Djamal dan Resco Pesiwarisa tiba secara terpisah di gedung KPK, Jakarta, kemarin. Keduanya diperiksa terkait tudingan pemberian Rp 1 miliar kepada mantan Wakil Ketua Panitia Anggaran (Pang-
gar) DPR Jhonny Allen tersebut. Namun, Resco menolak diperiksa, karena kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, belum naik ke tahap penyidikan. Sedangkan Abdul Hadi tetap menjalani pemeriksaan selama tiga jam. Namun, kepada wartawan, Resco sempat menyatakan kepada penyidik KPK bahwa dirinya telah menyerahkan Rp 1 miliar itu kepada Jhonny Allen. Uang itu diserahkan pada 27 Februari 2009 kepada bekas bosnya itu di kamar nomor 8 Apartemen Aston Rasuna, Kuningan, Jakarta Selatan. “Uang dari Abdul Hanan (staf Abdul Hadi-red) langsung saya serahkan ke Pak
Jhonny. Itu perintah Pak Abdul Hadi,” kata Risco sambil meninggalkan wartawan yang masih terus mencecarnya dengan berbagai pertanyaan. Sementara usai menjalani pemeriksaan, Abdul Hadi Djamal menegaskan, telah memberikan uang suap Rp 1 miliar kepada Jhonny Allen Marbun. Tetapi uang itu tidak diserahkan langsung, melainkan diberikan melalui ajudan Jhonny Allen, Risco Pesiwarissa. “Saya serahkan semuanya untuk beliau (Jhonny Allen Marbun-red),” kata mantan kader PAN ini. Namun, lanjut dia, dirinya tidak mengetahui apakah uang itu telah diberikan Resco kepada Wakil
Polisi Gerebek Teroris JAKARTA - Mabes Polri langsung menerbangkan empat tersangka teroris ke Jakarta. Tiga di antara mereka ditempatkan ke Rutan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat. Sedangkan satu tersangka yang tewas, Yuli Karsono, langsung di bawa RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur. Langkah ini ditempuh untuk mempermudah pemeriksaan dan pengembangan penyidikan dari penangkapan yang dilakukan di Klaten, Jawa Tengah pada Rabu (23/6) lalu. Penegasan itu disampaikan Kabid Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Marwoto Soeto kepada pers di Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Menurut dia, dalam penindakan yang dilakukan tim gabungan dari Densus 88 Antiteror dan Polda Jawa Tengah itu, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata api (senpi). “Revolver saja, FN cuma pelurunya, tetapi jumlahnya 441 butir,” ujarnya. Dari penggerebegan itu, lanjut Marwoto, polisi menemukan pula barang bukti berupa bahan peledak. Namun, jenis serta jumlahnya belum diketahui. Pasalnya, masih dalam penelitian tim penyidik. Sedangkan penggrebekan teroris itu, berawal dari tertembaknya polisi di Kebumen dan Purworejo,
Jawa Tengah pada beberapa waktu lalu. Polisi menduga Yuli Karsono merupakan pelaku penembakan terhadap dua petugas, saat ia akan dibekuk petugas. “Akhirnya ada informasi, (pelaku) tinggal di rumah Wagiman dan Mulyono. Pelaku dicurigai melakukan aksi teroris atau pembunuhan polisi. Dalam kantong rompinya, kami juga menemukan barang bukti serta kartu pengenal yang menunjukkan bahwa dirinya adalah anggota Pusat Pendidikan dan Perhubungan TNI Angkatan Darat dengan pangkat Prada (prajurit duared). Ini juga dalam pengembangan pemeriksaan,” tutur perwira menengah Polri ini. Menurut Marwoto tidak menutup kemungkinan Yuli Karsono merupakan anggota aktif TNI AD. “Kalau dari usianya masih, 33 tahun.” Lantas apakah ada kaitan antara penembakan polisi beberapa waktu lalu dengan penggerebekan kemarin sore? “Mudahmudahan ada, daerah Jateng ini merupakan jalurnya,” kata dia. Penyandang Dana Dalam kesempatan terpisah, pengamat intelijen Lemhanas Wawan Purwanto mengatakan, tersangka Abdullah Sonata
KETUA Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Hadi Supeno mengatakan mayoritas anak yang berada di kota besar di Indonesia, sudah menonton video porno selebritis yang diduga diperankan Ariel, Luna Maya dan Cut Tari. dewasa melihat video porno yang diduga mirip selebritis itu, melalui fasilitas internet dan telepon selular. Bahkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima laporan sebanyak 33 anak berusia 4 hingga 12 tahun menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan usia 16-18 tahun, sejak 14 hingga 23 Juni 2010. Pelaku pemerkosaan yang tertangkap, mengaku melaku-
ketua Umum Partai DEmokrat Jhonny Allen atau tidak. “Saya memang tidak tahu apakah diserahkan atau tidak. Tetapi semuanya sudah ada dalam BAP (berita acara pemeriksaan-red) dan ada fakta persidangannya,” ujar terpidana perkara ini. Karo Humas KPK Johan Budi SP membenarkan kedua orang yang dipanggil itu memang dimintai keterangan sebagai saksi untuk kasus dana stimulus pembangunan infrastruktur di kawasan Indonesia timur. “Pak Abdul Hadi Djamal dimintai keterangan sebagai saksi. Resco juga, tetapi tidak sampai tuntas, karena menolak melanjutkannya,” katanya. (nas)
JAKARTA - Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya mengerahkan sekitar 100.000 orang untuk merayakan Hari Antinarkoba Internasional pada acara puncak di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Sabtu (26/ 6). “Kita kerahkan massa untuk meramaikan berbagai acara perayaan Hari Antinarkoba se-dunia di Monumen Nasional,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin. Boy menuturkan seluruh massa yang terlibat akan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan Hari Antinarkoba Internasional (HANI), antara lain pergelaran kesenian, gerak jalan, serta perenungan yang diikuti mantan pencandu narkotika. Selain pihak kepolisian, perayaan HANI juga melibatkan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Bahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan memimpin perayaan HANI melalui telekonferensi langsung dari Toronto, Kanada. Boy menyebutkan perayaan HANI 2010 mengusung tema “Hidup Sehat Tanpa Narkoba” dan mengimbau masyarakat tidak menggunakan narkoba. “Masyarakat secara keseluruhan harus berpartisipasi aktif mencegah penyalahgunaan narkoba,” ujar Boy. (ant)
Polri-Pertamina
Tersangka Anggota TNI Tewas Usut Kasus Tabung Gas merupakan kelompok sel teroris yang selama ini di Indonesia. Ia berperan mencari dana bagi jaringan yang masih eksis tersebut bersama Dulmatin. “Dia (Abdullah Sonata) selama ini mencarikan dana bagi kelompok-kelompok teror di Indonesia,” kata dia. Dijelaskan Wawan, Sonata juga orang yang mengorganisir pelatihan teroris di Aceh. Dana tersebut banyak disimpan diluar negeri. Pihak otoritas bank setempat pun selama ini tidak bisa mendeteksi aliran dana tersebut. Meski dana banyak disimpan di luar negeri, dana gerakan teror di Indonesia banyaknya disumbang dari orang-orang di dalam negeri. Semua data aliran dana itu, dibeberkan Wawan dalam bukunya berjudul “Memburu Dana Teroris”. “Presentasinya memang hanya 70 persen dana masuk dari Indonesia. Sedangkan sisanya, sebesar 30 persen berasal dari luar negeri. Tetapi para penyumbang dari dalam negeri, banyak yang tidak tahu kalau dana tersebut digunakan untuk melancarkan dan melakukan gerakan terorisme di Indonesia. Saya harap PPATK bisa membongkar pergerakan dana di Tanah Air yang digunakan kelompok teroris,” ujarnya. beberapa bulan lalu. (nas)
Mayoritas Anak Tonton Video Porno Selebritis
“Dari 30 anak yang saya tanya, 24 anak mengatakan sudah melihat (video porno),” kata Hadi Supeno saat mengunjungi Mabes Polri di Jakarta Selatan, kemarin. Hadi menuturkan pihaknya melakukan survey anak yang sudah menyaksikan video porno pada beberapa daerah, seperti Jawa Tengah, Yogya, Jawa Timur, Jayapura dan Maluku. Hadi menyebutkan anak maupun masyarakat berusia
2
kan aksi asusila karena terangsang setelah menonton video
asusila itu. Hadi mendesak pihak kepolisian segera menyele-
saikan kasus penyebaran video porno yang diduga melibatkan selebritis itu karena memiliki dampak yang buruh terhadap masyarakat, khususnya anak. “Kami beri dukungan Kapori untuk segera diselesaikan supaya tidak ada keresahan masyarakat, kemudian urus yang lain supaya masyarakat lebih produktif,” ujar Hadi. Sebelumnya, penyidik Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menangani kasus peredaran video porno yang mirip Ariel, Luna Maya dan Cut Tari. Saat ini, polisi sudah menetapkan Ariel sebagai tersangka, sedangkan artis, Luna Maya dan pembawa acara, Cut Tari masih berstatus saksi korban. (ant)
JAKARTA - Kepala Polri, Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, menjelaskan, Polri telah menjalin kerjasama intensif dengan PT Pertamina untuk mengusut kasus pemalsuan dan penyuntikan tabung gas. “Kita kerjasama dengan Pertamina, kita akan ungkap bersama nanti,” kata Kapolri di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, kemarin, setelah mengantar keberangkatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menuju Toronto, Kanada. Kapolri membenarkan, penyuntikan adalah salah satu modus kejahatan yang sering mengakibatkan kebocoran tabung dan ledakan. Penyuntikan ini dilakukan dengan memindahkan isi tabung gas bersubsidi tiga kilogram (kg) ke dalam tabung gas nonsubsidi 12 kg dan 50 kg. “Untuk itu sudah dilakukan upaya penyelidikan dan penyidikan,” kata
Kapolri. Namun, Kapolri tidak memberi penjelasan rinci tentang strategi ataupun hasil yang dicapai dalam proses penyidikan kasus itu. “Masih dalam proses. Nanti,” kata Kapolri menambahkan. Direktur V Tindak Pidana Tertentu, Badan Reserse Kriminal Bareskrim Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Suhardi Alius sebelumnya meminta pihak Pertamina mengawasi agen tabung yang berpotensi mengedarkan tabung gas hasil suntikan. Sementara dalam kasus tabung palsu, Polda Metro Jaya telah mengungkap pabrik milik PT TMM yang diduga memproduksi tabung gas elpiji ukuran isi tiga kilogram ilegal atau tanpa izin Pertamina. Penyidik menduga PT TTM sudah mendistribusikan 200 ribu tabung gas tanpa uji laboratorium yang beredar di wilayah DKI Jakarta, Bekasi, Depok dan Tangerang. (ant)
BPK Investigasi Dugaan
Suap Terhadap Petugasnya JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan sedang mengembangkan investigasi terkait dengan kasus dugaan suap kepada petugas BPK Jawa Barat berkisar pada penilaian tim auditor terhadap laporan keuangan Pemerintah Kota Bekasi yang wajar tanpa pengecualian (WTP). “Kami juga sedang investigasi apakah yang dilakukan oleh S itu sendiri atau tim. Karena itu, selain KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) kami juga mengembangkan langkah investigasi,” kata anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Ali Masykur Musa, usai menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan (LK) Kementerian Pertanian, di Jakarta, kemarin. Menurut dia, pada hari ini pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan “review” atas pemeriksaan laporan keuangan, khususnya di lingkungan Pemkot Bekasi. Selain itu, BPK juga telah
memiliki majelis kehormatan yang nantinya akan menggelar sidang jika petugas BPK Jawa Barat berinisial S yang ditangkap oleh KPK pada Rabu (23/6) terbukti melakukan pelanggaran disiplin dan penyalahgunaan wewenang. “Dalam BPK ada majelis kehormatan kode etik, jumlah anggotanya lima, dari dalam (BPK) tiga orang yaitu saya, Taufiqurahman Ruki, dan Pak Sapto (Sapto Amal Damandari), yang dua itu ahli kode etik dan akuntasi dari Universitas Tarumanegara dan UGM,” tuturnya. Ali menegaskan saat ini petugas BPK Jawa Barat berinisial S telah berstatus diberhentikan sementara dan jika sudah ada keputusan hukum tetap bersalah, maka akan diberhentikan secara permanen. Sebelumnya, KPK menangkap pegawai BPK Jawa Barat dan pejabat Pemkot Bekasi di Bandung, Senin (22/6) malam, terkait dengan penyerahan tas berisi uang senilai Rp200 juta. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Jumat 25 Juni 2010
3
Presiden Inginkan
KPK Tetap Kuat JAKARTA - Sekretaris Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum, Denny Indrayana, mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selalu menginginkan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap menjadi lembaga yang kuat. ‘’Presiden tetap menginginkan KPK yang kuat,” kata Denny dalam diskusi di Gedung Lingkaran Survey Indo-
nesia (LSI) Jakarta, kemarin. Hal tersebut untuk membantah dugaan beberapa orang yang menyatakan bahwa upaya pelemahan KPK terkait dengan lingkar kekuasaan. Denny juga menegaskan, pemerintah sama sekali tidak ada niatan untuk mengurangi kewenangan yang dimiliki KPK pada saat ini. Ia memaparkan, hal itu ter-
indikasi dari berbagai upaya uji materi UU KPK yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK), pemerintah selalu mengirim menteri, perwakilan menteri, dan para ahli atau pakar yang tetap ingin agar UU KPK sebagaimana adanya. ‘’Ketika UU KPK digugat, pemerintah selalu berupaya mempertahankan UU KPK ,” katanya. Bahkan, ujar dia, pelemah-
an KPK ternyata muncul antara lain dalam saat perdebatan dan perumusan tentang UU Tipikor, terdapat pihak-pihak yang menginginkan agar KPK tidak memiliki kewenangan penyadapan dan penuntutan. Menyikapi hal tersebut, menurut Denny, Presiden menginginkan agar KPK tetap memiliki kewenangan penyadapan dan penuntutan. (nas)
Teroris Akan Terus Dibina Suluh Indonesia/ade
TERORIS - Peti jenazah teroris yang tewas dalam penyergapan Densus 88 Antiteror di Dusun Cungkrunga, Blangwetan Klaten Utara, Jawa Tengah tiba di RS Polri Sukanto, Jakarta Timur, kemarin.
Pemberantasan Hepatitis
Butuh Kepedulian Masyarakat JAKARTA - Pemberantasan penyakit menular hepatitis yang disebabkan oleh virus hepatitis B dan C masih membutuhkan kepedulian masyarakat karena penyakit tersebut merupakan masalah kesehatan besar di dunia. ‘’Mayoritas pengidap hepatitis B terdapat di negara berkembang, tetapi akses pada teknologi dan fasilitas pencegahan dan pengobatan hanya dimiliki oleh negara maju yang justru bukan merupakan daerah endemis hepatitis B,” kata Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih di Jakarta, kemarin.
Menteri memperkirakan sekitar 75 persen pengidap hepatitis B dunia terdapat di wilayah Asia Pasifik sehingga kepedulian masyarakat sejak dini dibutuhkan untuk memerangi penyakit tersebut. ‘’Upaya pencegahan hepatitis virus di Indonesia dimulai dengan menanamkan kesadaran akan pentingnya masalah ini oleh pemerintah bersama masyarakat,” kata Menkes. Usaha nyata disebut Menkes telah diawali dengan dimulainya program imunisasi hepatitis B pada tahun 1997 dengan sasaran utama bayi di-
bawah satu tahun. ‘’Pada tahun 2003, upaya itu ditingkatkan dengan mencakup bayi baru lahir dan kini telah dilaksanakan diseluruh Indonesia serta telah berhasil menurunkan prevalensi hepatitis B pada anak dibawah 4 tahun dari 6,2 persen menjadi 1,4 persen,” papar Menkes. Hepatitis adalah masalah kesehatan besar di dunia dimana lebih dari dua miliar penduduk dunia telah terinfeksi oleh virus hepatitis B. Saat ini lebih dari 360 juta penduduk dunia menjadi pengidap kronis virus itu. (ant)
Golkar Curigai Nasdem JAKARTA - Partai Golkar mengistruksikan kadernya agar secepatnya keluar dari Nasional Demokrat (Nasdem). Pasalnya, ormas bentukan Surya Paloh itu dinilai berupaya merebut simpul-simpul Golkar untuk membesarkan networkingnya sebelum mengubahnya menjadi partai politik. ‘’Kita minta kader Golkar supaya kembali dan tinggalkan Nasdem. Kita juga melarang Nasdem menggunakan jaringan partai Golkar. Ini kita respon atas desakan
dari bawah,” kata Sekjen Partai Golkar Idrus Marhan di Jakarta, kemarin. Idrus menjelaskan, secara historis pendirian Nasdem tak terlepas dari proses politik di internal Partai Golkar pasca Munas di Pekanbaru. Kebetulan, kata dia pendirinya adalah mantan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar yang kalah dalam pencalonan sebagai Ketum Umum Partai Golkar. Setelah kalah, kemudian mendirikan ormas Nasdem.
Kecurigaan mantan Ketua Pansus Angket Century ini berawal dari sejumlah kegelisahan kader Partai Golkar di grassroots yang mempertanyakan keberadaan Nasdem. ‘’Bahkan DPP Golkar juga mendegar informasi rencana Nasdem berganti menjadi parpol. Jadi sikap Golkar berpijak pada informasi yang masuk. Intinya, Kita hanya merespon,” ungkapnya seraya mengingatkan agar semua pihak membangun tradisi politik yang sehat. (har)
JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar mengatakan, pemerintah telah berupaya dengan berbagai cara untuk meningkatkan pembinaan bagi para terpidana teroris yang berada di lembaga pemasyarakatan. ‘’Kami sudah berupaya meningkatkan pembinaan para kelompok teroris di lapas,” katanya di Jakarta, kemarin.
Menurut Menkumham, tidak sedikit dari kelompok tersebut yang memiliki kesadaran luar biasa bahkan dinilai sudah berkelakuan baik. Namun, lanjut Patrialis, pihaknya tidak bisa lagi memantau mereka yang telah selesai menjalani masa tahanannya. Mengenai berbagai pembinaan yang dilakukan, Menkumham memaparkan, pihak-
nya telah melakukan beragam cara seperti mendatangkan tokoh agama dan melakukan pendekatan mengenai pemahaman kebangsaan yang lebih komprehensif. Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri memastikan anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap teroris Abdullah Sonata. ‘’Ya itu Abdullah
Sonata,” kata Kapolri. Selain menangkap Abdullah Sonata, Kapolri mengatakan tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri juga menangkap dua teroris lainnya, Agus dan Sogir, sedangkan satu tersangka lainnya tewas tertembak. Tim Densus 88 Antiteror melakukan penyergapan terhadap pelaku teror di Klaten, Jateng. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Jumat 25 Juni 2010
4
S osok Leila Tania
Penawaran Terbaik bagi Konsumen PERSAINGAN dalam menggaet pengunjung benar-benar menguras pikiran tiap manajemen mall. Salah satunya Leila Tania yang dipercaya menjadi Head of Corporate Relations The Village Mall. Sejumlah program tengah ditawarkan ke masyarakat, khususnya di Plaza Semanggi sebagai upaya memberi penawaran terbaik kepada konsumen. Salah satunya Late Night Sale yang akan digelar Sabtu malam besok dari pukul 21.00-00.00. ‘’Program ini sudah kelima kalinya kami gelar,” ungkapnya saat ditemui belum lama ini. Dalam program ini, wanita berjilbab yang akrab disapa Tania ini menyebutkan banyak diskon akan ditawarkan kepada pengunjung. ”Selain diskon sampai 80 persen, kami juga menawarkan hadiah menarik dalam Lucky Dip bagi tiap pengunjung yang berbelanja minimal Rp 500 ribu berlaku kelipatannya,” jelas Tania. Selain di Plaza Semanggi yang merupakan jaringan grup Lippo, program ini juga digelar di Sun Plaza Medan. ”Di Jabodetabek kami ada beberapa mall seperti Jakarta enam, Bogor satu, Depok satu, Tangerang dua, dan Bekasi satu. Kalau pada awal tahun lalu, yakni bulan Maret 2010, dari seluruh mall ini Late Night Sale mampu meraih penjualan senilai Rp 10 miliar,” tandasnya. (grd)
Demo Sopir Angkot
Akibatkan Macet di Depan Kantor Wali Kota DEPOK - Kemacetan sepanjang 100 meter terjadi di depan kantor Wali Kota Depok, Jalan Margonda Raya No 14, Depok. Kemacetan disebabkan aksi demo yang dilakukan ratusan sopir angkutan kota (angkot) D105 jurusan Pondok Labu-Terminal Depok. Anggota Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Depok terpaksa harus kerja keras mengatur kemacetan. Pasalnya, puluhan kendaraan mereka parkir disepanjang bahu jalan raya mulai dari depan kantor wali kota hingga kantor PDIP Depok. Ratusan sopir angkot berteriak dan berkumpul di depan pintu masuk kantor wali kota. Tuntutan mereka adalah memprotes keberadaan trayek baru angkot D 15 jurusan Pondok Cabe-Terminal Depok. Mereka merasa kesal sejak beroperasinya trayek baru tersebut mempengaruhi pendapatan mereka yang dinilai turun drastis. “Udah dua hari ini pendapatan kami turun drastis sejak D15 beroperasi. Mereka mengambil penumpang kami,” kata Hasan, salah satu sopir angkot D105 ditemui saat demo, kemarin. Demikian halnya diungkapkan Usuf yang menuturkan penurunan penghasilannya mencapai 50%. Biasanya, kata Usuf dirinya bisa memperoleh sekitar Rp 70ribu/hari. Namun sejak dua hari ini hanya mendapat Rp 30ribu saja. “Trayeknya bersinggungan, sehingga pendapatan kami
menurun dari semula Rp50 ribu hingga Rp70 ribu, sekarang hanya memperoleh Rp 30 ribu perhari,” tutur Usuf. Keluhan lain diutarakan pula oleh Puji yang ikut dalam aksi demo kemarin. Dia mengatakan, selain terjadi bentrokan trayek, penderitaan supir angkot diperparah dengan banyaknya pungutan liar (pungli). Puji meminta agar Dinas Perhubungan kota Depok mampu mengatur dan menertibkan trayek agar pendapatan mereka tidak berdampak. “Samasama cari makan, tapi jangan serobot sewa orang lain lah, Dishub harus atur gimana caranya biar kami nggak rugi,” ujarnya kesal. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Depok Kompol Slamet Widodo mengatakan, angkot D 115 adalah angkot trayek lama sejak tahun 2008. Namun, kata Slamet, pengaturan trayek bukan menjadi kewenangan Unit Lantas Polres Depok. “Sebenarnya dari dulu trayek tersebut sudah ada, tapi sempat bermasalah, awalnya hanya minta 15 unit, tapi gak tahu kenapa gak aktif lagi, sekarang baru muncul lagi,” jelas Slamet. Usai melakukan demo di depan gedung balaikota, para supir angkot berencana melanjutkan aksinya di kantor Dinas Perhubungan Kota Depok, di Jalan Pemuda, Pancoran Mas. Dari data yang diperoleh hingga saat ini jumlah angkot D105 sebanyak 250 unit. (rin)
Tabung Gas Meledak Lukai Dua Warga BOGOR - Tabung gas berukuran tiga kilogram meledak di Kampung Lebar Pilar, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor sekitar pukul 16:00 WIB melukai dua orang pemilik rumahnya hingga harus dirawat di klinik kesehatan yang terletak di Jalan Sudirman, Kota Bogor, kemarin. Korban yang terluka adalah Andre (35) dan Maswin (30). Keduannya mengalami luka bakar di bagian tubuhnya, tidak hanya itu saja api yang dikeluarkan oleh ledakan gas tersebut juga nyaris membakar isi rumah keduanya, namun beruntung api dapat dipadamkan warga. Menurut Andre ledakan terjadi tiba-tiba, padahal tabung gas tersebut baru saja ia beli dari toko langganannya. Saat hendak digunakan, tiba-tiba mengeluarkan gas dari arah tutup tabung, tak lama setelah itu meledak. “Apinya langsung menyambar kaki dan tangan saya,” katanya. Kini Andre dan Maswin sama-sama menjalani perawatan untuk menyembuh-
kan luka bakar yang dideritanya. Andre mengaku trauma atas kejadian tersebut dan takut untuk menggunakan tabung gas lagi. Peristiwa tersebut mengagetkan warga setempat, polisi yang datang langsung mengamankan lokasi dan memasak garis polisi di sekitar rumah. Kanit Reskrim Polsek Bogor Tengah, Iptu Aris Wibowo mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab ledakan tabung gas elpiji tersebut. “Kita sudah mengamankan tabung gas yang meledak tersebut, saat ini korban juga sudah menjalani perawatan di klinik. Kita masih meminta keterangan sejumlah saksi dan menyelediki penyebab ledakan,” ucapnya. Peristiwa ledakan tabung gas sudah sering terjadi, namun penyebab ledakan masih belum diketahui. Kanit Reskrim Polsek Bogor Tengah menghimbau warga untuk waspada terhadap penggunaan gas agar tidak terjadi peristiwa serupa. (ant)
Suluh Indonesia/bas
TEROR – Beberapa anggota kepolisian dari Polresta Bogor saat melakukan olah TKP di rumah Ketua Gapeknas Kab.Bogor, Taswin Nasution yang dilempari bom molotov, kemarin.
Rumah Ketua Gapeknas Dilempari Bom BOGOR – Rumah tinggal Ketua DPD Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional (GAPEKNAS), Kabupaten Bogor, H. Taswin Nasution, di Jalan Raya Pangeret No.14, RT01/07, Kompleks Perumnas Bantarjati, Keluarahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, kemarin dilempari dua bom Molotov oleh orang tidak dikenal. Kuat dugaan aksi pelemparan dua bom molotov yang seganja dilakukan dua orang pengendara speda motor ini bertujuan untuk menteror H. Taswin dan keluarganya kerana berani akan melaporkan kasus dugan kolusi,korupsi
dan nepotisme (KKN) dalam proses lelang sejumlah proyek di Pemerintah Kabupaten Bogor yang ditaksir telah merugikan keuangan Negara mencapai Rp 15 miliar lebih. Dari keterangan istri H. Taswin , Ny . Upit Andayani, aksi pelemparan dua bom Molotov di rumahnya itu terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Saat itu dia dan keluarganya masih berada di dalam kamar, tiba-tiba mendengar dua kali suara ledakan keras dari teras rumah dan ruang garasi mobilnya. “Duar..duar.., suaranya sangat keras terdengar dari kamar saya. Karena kaget saya langsung keluar dan melihat api
berkobar di teras dan ruang garasi ini,” ungkapnya. Upit mengaku tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun ia dan keluarganya menjadi shock. “Alhamdulillah semua selamat, tapi kami dan keluarga jadi begini,” ujarnya. Sementara itu, menurut Taswin, aksi teror di rumahnya ini diduga kuat terkait dengan pernyataan-pernyataan keras yang ia sampaikan di bebarapa mas media dalam beberapa hari terakhir. Dimana, sebagaimana telah diberitakan Koran ini sebelumnya H. Taswin mengancam keras akan mengadukan panitia lelang ke DPRD dan KPK terkait carut marutnya pelak-
Derry Drajat-Gagah Sunu
Serahkan Berkas Dukungan DEPOK - Artis Derry Drajat dan Gagah Sunu Sumantri kemarin mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok guna menyerahkan berkas dukungan, terkait majunya mereka sebagai calon independen pada Pemilukada Depok. Dengan mengenakan seragam batik, Derry dan Gagah terlihat sangat optimis bakal lolos menjadi pasangan calon. “Doakan saja kami lolos menjadi calon wali dan wakil wali kota Depok. Saat ini kami baru bakal calon dan hari ini menyerahkan berkas dukungan masyarakat,” kata Derry ditemui usai bertemu dengan anggota KPU Kota Depok di Jalan Kartini, Pancoranmas, Depok, kemarin. Derry mengaku telah mengumpulkan bukti dukungan berupa fotokopi Kartu Tanda
Penduduk (KTP) sejak 27 Juli 2009. “Prosesnya hampir setahun dan memang terkesan diam-diam. Karena dukungan yang diberikan kepada kami bukan dari hasil jual beli, melainkan murni dari masyarakat dan hasil silaturahmi kami selama ini,” tandas Derry. Jumlah dukungan yang dimiliki lebih dari 52.108. “Itu yang kami berikan ke KPU. Tetapi kami masih memiliki dukungan yang memang tidak kami berikan seluruhnya saat ini. Kami masih memiliki cadangan,” akunya. Dia memastikan seluruh data yang diberikan ke KPU valid. Dia berharap jumlah tersebut nantinya tak akan berkurang setelah dilakukan verifikasi oleh KPU. “Berkas yang kami berikan itu sudah dibuat dengan benar sesuai aturan. Tidak ada KTP gan-
da atatupun kadaluarsa. Artinya, semua masih berlaku dan sah,” ujar Derry menjamin. Ditemui di tempat yang sama, anggota KPU Kota Depok Raden Salamun mengatakan, pihaknya akan memastikan jumlah berkas dukungan tersebut. Setelah itu, baru akan diberikan formulir tanda terima berkas (B7) untuk kemudian dilakukan verifikasi. “Ini belum resmi karena kami masih menghitung kepastian jumlahnya. Kalau memang sudah benar dan terpenuhi maka langkah selanjutnya adalah verifikasi,” ujar Salamun. Jika dalam prosesnya ternyata terdapat sejumlah berkas yang dinyatakan tidak valid maka KPU memberikan waktu selama 14 hari kepada pasangan calon untuk melengkapinya. (rin)
Suluh Indonesia/rin
SERAHKAN BERKAS - Derry Drajat bersama Gagah Sunu Sumantri menyerahkan berkas dukungan kepada Anggota KPU Kota Depok, Udih bin Muslih dan Yoyo Effendi di Kantor KPU Kota Depok, kemarin.
sanan tender proyek yang diduga sarat dengan KKN yang dilakukan oleh oknum-oknum orang dekat Bupati Bogor. “Kalau bicara mungkin, munggkin juga itu benar. Sebab, sebelum kejadian ini terjadi saya juga sering menerima ancaman baik itu lewat SMS maupun telepon dari pihak-pihak yang memang tidak suka dengan apa yang saya lakukan,” tegasnya, ditemui usai menjalani pemeriksaan di Mapolsekta Bogor Utara, kemarin. Juru Bicara Bupati Bogor, Erwin Suryana, saat dikonfrontir terkait kasus tersebut mengaku sangat terkejut dan sangat menyesalkan tindakan ‘koy-
ol’ aksi terror dengan melakukan pelemparan bom Molotov ke rumah Ketua Gapeknas Kab.Bogor. “Apapun alasannya ini tidak benar, sebab ini sudah menjurus kepada tindakan kriminalitas dan harus diusut tuntas,” tegasnya. Kasat Serse Polresta Bogor, AKP Indra Gunawan, saat melihat sekaligus memimpin langsung olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Taswin mengaku, pihaknya saat ini masih terus menyelidiki motif kasus tersebut. “Kami telah memintai keterangan dua saksi yakni Pak.Taswin sendiri dan saksi lain yang sempat melihat kejadian ini,” terangnya.(bas)
Izin Pembangunan TPA Kayumanis Akan Dicabut BOGOR- Perjuangan warga Kayumanis, Kota Bogor untuk menolak daerah mereka dijadikan sebagai lokasi tempat pembuangan sampah (TPA), tampaknya bakal membuahkan hasil. Pasalnya, Asisten Daerah Tata Praja dan Pemerintahan, Ade Sarif Hidayat, mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor saat menerima ratusan warga dari tiga wilayah keluarahan, yakni Kelurahan Kayumanis,Parakanjaya dan Cimanggis, Kota Bogor mengaku siap membantu memperjuangkan aspirasi warga untuk mencabut izin pembangunan TPA Kayumanis. “Kita akan bantu apa yang menjadi aspirasi dan harapan bapak-bapak. Tapi, saya minta semuanya bisa sabar, karena tidak mudah mencabut sebuah izin yang telah disetujui DPRD,” kata Ade Syarif, saat menemui para pengunjukrasa di kantor Balaikota Bogor , kemarin. Sebelum mereka menggelar aksi di depan kantor Balaikota, mereka juga sempat berunjukrasa di kantor DPRD Bogor. Dalam aksinya, warga selain berorasi bergantian mereka juga sempat mensweeping semua anggota dewan yang mencoba kabur saat warga datang un-
tuk menyampaikan aspirasinya. “Kami sangat kecewa dengan mental para wakil kami di sini. Kami ini warga mereka yang harus mereka perjuangkan, tapi mereka malah akan kabur saat kami datang,” sesal Endang, Koordinator aksi. Warga yang kesal kemudian mensweeping semua anggota DPRD untuk dimintai tandatangannya agar menyatakan menolak rencana menjadikan lahan di Kampung Munjul, Keluarahan Kayumanis dijadikan TPA pengganti TPA Galuga yang sudah over kapasitas. “Pokoknya kami menolak TPA itu dibangun di Kayumanis apa pun alasannya,” tegas Endeh, salah satu ibu dalam orasinya. Aksi kemudian dilanjutkan ke kantor Walikota Bogor. Dalam aksinya massa mengancam akan menduduki kantor tersebut jika Walikota Bogor, Sekda dan pejabat lainnya tak mau menemui mereka. Aksi ini nyaris ricuh karena tidak ada satupun pejabat terkait yang menemui warga. Situasi mulai mereda setelah Asda III, Ade Sayarif menemui para pengunjukrasa dan berjanji akan membatu aspirasi warga. (bas)
90 Balita Jatimulya Hadapi Masalah Gizi SEDIKITNYA 90 balita di Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menghadapi masalah gizi termasuk gizi buruk dan gizi kurang. Jumlah tersebut meliputi, gizi buruk, gizi kurang, dan sakit. Data itu kami peroleh dari Puskesmas dan Posyandu setempat, ujar Kepala Penanganan Sosial dan Bencana Aksi Cepat Tanggap (ACT) Foundation Rini Maryani kemarin. Data tersebut diperoleh pihaknya sebagai bahan acuan program Bengkel Gizi Terpadu (Begitu) yang berlangsung di Kantor Kelurahan Jatimulya. “Jumlah balita yang terdata akan terus di ‘update’ setiap hari berdasarkan tinggi badan, berat badan,
dan umur balita selama program ini berlangsung hingga tiga bulan ke depan, karena jumlah balita yang tercatat di kelurahan Jatimulya sekitar 6 ribu jiwa,” ujarnya. Sementara itu, Wakil President ACT, N Imam Akbari, mengatakan program Begitu dila-
tarbelakangi oleh data yang dikeluarkan oleh World Food Programme (WFP) 2008 dimana jumlah balita yang mengalami gizi buruk di Indonesia mencapai 13 juta jiwa. “Kekhawatiran itulah yang mendorong ACT menggelar program Begitu, sebelumnya telah kami lakukan di sekitar 60 kelurahan di Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat,” kata dia. Kegiatan tersebut meliputi pendataan jumlah balita kurang gizi, pembagian asupan gizi gratis, dan pengobatan gratis, yang melibatkan pihak terkait dari dinas kesehatan kabupat-
en Bekasi, Posyandu, dan puskesmas, serta masyarakat. “Dari 60 kelurahan yang telah mendapat program Begitu, 85 persen pasiennya bebas dari gizi buruk,” katanya. Lurah Jatimulya Rofi Mulyana, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Saya mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara program ini, sebab balita yang mengalami kurang gizi di wilayah ini relatif tinggi tapi saya belum ada data yang akurat,” kata dia. Faktor masalah gizi di wilayah tersebut dilatarbelakangi lingkungan, pola asuh orang-
tua, dan faktor ekonomi. “Jika dilihat sekilas, mayoritas rumah di wilayah ini terlihat bagus namun ternyata ada saja orangtua yang anaknya memiliki masalah gizi. Hal ini akibat dari pola asuh yang kurang baik,” ujarnya. Salah satu warga Jatimulya, Masaroh (44) mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. “Saya senang bisa mendapatkan informasi tentang pola asuh anak yang baik, mendapat jatah susu dan biskuit setiap pekan sekali selama program ini berlangsung,” ujar ibunda dari Aji (3) yang mengalami berat badan kurang. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Jumat 25 Juni 2010
F OKUS Terobosan dan Pembaruan Perlu IDAK terasa, ternyata perilaku politik di Indonesia sekarang bergerak menuju tindakan di luar kepatutan etis. Kasus yang dilakukan oleh anggota KPU Andi Nurpati boleh dikatakan sebagai pembuka mata kita terhadap tindakan tersebut. Secara individual, apa yang dilakukan oleh anggota KPU ini merupakan hak asasinya untuk berpolitik. Tetapi kalau dilihat dari sisi norma, terlihat ada yang kurang pantas. Salah satunya, munculnya tafsiran tentang potensi memberi tahu trik-trik partai politik dalam upaya melaksanakan pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah. Sebagai anggota KPU, dia mempunyai potensi ke arah itu. Ini adalah salah satu tafsiran. Kita memaklumi adanya tafsiran demikian karena pemilu dan partai politik urusannya sangat berdekatan dengan KPU. Jika kita berbicara soal norma politik yang ada di Indonesia, seharusnya pula kita melihat kepada hal yang lebih jauh lagi, tidak sekadar kepada apa masalah yang ada pada Ibu Andi Nurpati. Secara tersamar tetapi terlindungi oleh undang-undang, kita juga melihat praktik yang seharusnya juga mendapat perhatian dari masyarakat. Misalnya duduknya seseorang di dalam struktur jabatan politik dalam waktu yang lama. Munculnya mantan wali kota yang kemudian kembali mencalonkan diri menjadi wakil wali kota, atau mantan bupati yang kembali terjun menjadi anggota legislatif, terlindungi oleh undang-undang. Tidak ada yang salah secara hukum. Namun tetap ada kekhawatiran. Fenomena demikian akan memunculkan monopoli politik pada beberapa jabatan struktural politik kenegaraan. Bukankah anggota DPRD, bupati atau wali kota itu adalah jabatan struktural politik di dalam suatu negara. Munculnya monopoli seperti ini berpotensi menghalangi individu lain yang bisa jadi mempunyai potensi lebih bagus. Mereka tersingkir karena adanya figur-figur lama yang memanfaatkan potensi politik yang dimilikinya. Potensi politik itu banyak, termasuk uang dan alat pemaksa. Apa yang menjadi kekhawatiran kita selanjutnya? Kita pandang terobosan-terobosan dan pembaruan politik akan mandek. Terobosan dan pembaruan politik tersebut justru paling efektif muncul dari jabatan struktural tersebut. Pembaruan yang dilakukan oleh bupati sangat mudah sampai ke masyarakat dibandingkan dengan pembaruan yang dilakukan oleh seorang kepala sekolah, misalnya. Untuk itulah, kita setuju jika akhir-akhir ini muncul wacana untuk mengkaji pembuatan peraturan yang memungkinkan etika tersebut lebih ditekankan lagi kepada perilaku dan pejabat-pejabat politik. Harus kita akui kasus yang melibatkan anggota KPU Andi Nurpati ini membuka mata kita terhadap hal lain di luar apa yang terjadi pada dirinya. Pembaruan sangatlah diperlukan di Indonesia. Kita sering kali merasa penasaran terhadap berbagai perilaku politik yang terjadi di Indonesia. Sudah lebih dari sepuluh tahun sejak reformasi tahun 1998, terobosan dan pembaruan politik itu tidak kelihatan mampu mendorong pencapaian masyarakat. Pada khazanah etika saja kita gagal, apalagi masalah ekonomi. Munculnya monopoli pada jabatan struktur politik tersebut, justru memperlihatkan kita seakan lebih dekat lagi ke era orde baru. Di era itu, seseorang dimungkinkan menduduki jabatan politik sampai puluhan tahun karena presidennya juga demikian. Sekarang juga dimungkinkan karena peraturan tidak mengendalikan hal tersebut. Kegagalan kita dalam menyaingi negara-negara luar, bahkan negara tetangga kita pada pencapaian ekonomi, jangan-jangan diakibatkan oleh kegagalan kita dalam bermain politik dengan manis. Bagaimana mungkin bisa bermain politik dengan manis apabila aktor politiknya itu-itu saja dari tahun ke tahun. Aktor politik yang terlalu lama menjabat cenderung bersifat konservatif, anti pembaruan. Jadi, marilah kita pahami dan sadar diri untuk tidak keluar dari aturan-aturan etika. Berikan kesempatan kepada pihak lain jika memang orang itu mampu. Mundurlah dari jabatan politik pada saat sedang di puncak karier. Cara seperti ini akan memberikan pelajaran yang lebih baik kepada generasi muda dan mendapat simpati positif dari masyarakat. ***
T
Bang D
el
Marzuki Alie mengkritik kepemimpinan Anas
EGP, emang gua pikirin ...
5
Dominasi dan Hambatan Pembaruan Politik di Indonesia DI SAMPING masalah video porno mirip artis yang kini menjadi perbincangan masyarakat, aksi anggota KPU Andi Nurpati yang pindah kandang menjadi anggota Partai Demokrat juga menjadi sorotan hangat. Andi Nurpati dipandang tidak etis dan bisa memberikan inspirasi bagi anggota masyarakat lain untuk meniru tindakannya di jagat politik. Bagaimana pun sebagai figur nasional tindakan lompat kandang itu akan bisa dicontoh. Politik biasanya sering mengabaikan etika sebagai pertimbangan dalam melakukan tindakan. Salah satu hal yang sering dikaitkan dengan anggota KPU adalah pengetahuannya tentang rahasia partai politik atau lika-liku pemilihan umum, yang akan bisa dipakai sebagai sumber daya politik oleh partai politik di mana bekas anggota KPU tersebut sekarang bernaung.
Berkait dengan masalah etika pada bidang politik ini, harus juga diperhatikan persoalan lain yang sepertinya telah menjadi gejala di Indonesia, yakni dominasi politik oleh seseorang. Persoalan dominasi politik ini jauh lebih berbahaya di masa depan ketimbang dengan apa yang dilakukan oleh Andi Nurpati. Tindakan Andi Nurpati termasuk tidak etis karena berpotensi membocorkan rahasia partai politik, termasuk trik-trik politik kekuasaan kepada partai politik di mana dia sekarang bergabung. Tetapi dominasi politik yang dilakukan oleh seseorang, bukan saja melanggengkan pola politik yang ada namun bisa menghambat pembaruan dan menghambat kesempatan orang lain untuk masuk dunia tersebut. Dominasi yang dimaksudkan di sini adalah berposisinya seseorang dalam waktu yang lama dalam jabatan-jabatan politik formal dengan memanfaatkan ketentuan hukum yang membolehkan. Masuknya orang baru ke dalam jabatan demikian sesungguhnya sangat penting bagi dunia politik Indonesia sekarang untuk melakukan terobosan dan pembaruanpembaruan politik. Orang lama di bidang politik akan cenderung membuat perkembangan politik menjadi macet dan politik tidak bisa berkembang. Mereka cenderung konservatif. Monopoli politik itu bisa berwujud kepada begitu lamanya seseorang duduk di dalam posisi politik tertentu karena dimungkinkan oleh peraturan dan perundangan. Di Indonesia saat ini, justru itulah yang terjadi. Tidak etis untuk ukuran politik terletak pada potensinya menghambat kaderisasi. Di Surabaya telah ada wali kota yang setelah menjabat dua kali, kini ‘’turun pangkat’’ menjadi wakil wali kota. Kemungkinan di Bali akan terjadi hal demikian. Suara-suara sudah mulai mengedepan bahwa di Jembrana dimungkinkan hal itu terjadi. Konon antara anak dan bapak. Jika dihitung-hitung, model demikian akan memungkinkan seseorang bisa duduk di dalam jabatan politik sampai 20 tahun, malah jadi lebih dari 40 tahun kalau dia kemudian memutuskan menjadi anggota DPRD dan DPR. Seorang bupati bisa menjabat sampai 10 tahun kalau dia dipilih sam-
Oleh : GBP Suka Arjawa Dengan politik uang dalam bentuk berbagai sumbangan pembangunan, upaya untuk mendominasi politik secara pribadi itu sangat dimungkinkan. Dominasi politik oleh seseorang berbeda dengan dinasti politik. Dalam hal pembaruan politik dan pemberian kesempatan terhadap generasi atau individu baru dinasti politik jauh lebih terbuka. Monopoli politik itu bisa berwujud kepada begitu lamanya seseorang duduk di dalam posisi politik tertentu karena dimungkinkan oleh peraturan dan perundangan. Di Indonesia saat ini, justru itulah yang terjadi. Tidak etis untuk ukuran politik terletak pada potensinya menghambat kaderisasi. Di Surabaya telah ada wali kota yang setelah menjabat dua kali, kini ‘’turun pangkat’’ menjadi wakil wali kota.
pai dua kali. Kemudian mundur menjadi wakil bupati selama 10 tahun lagi. Setelah berhenti jadi wakil bupati, akan turun lagi menjadi anggota DPRD tingkat II selama 10 tahun, lalu naik lagi 10 tahun menjadi anggota DPRD tingkat I dan sepuluh tahun lagi menjadi anggota DPR pusat. Belum lagi jika mereka mau menjadi anggota DPD. Kemungkinan seseorang men-
dominasi politik selama setengah abad sangat terbuka di Indonesia. Dinasti Politik Dengan politik uang dalam bentuk berbagai sumbangan pembangunan, upaya untuk mendominasi politik secara pribadi itu sangat dimungkinkan. Dominasi politik oleh seseorang berbeda dengan dinasti poli-
√ Dominasi politik yang dilakukan oleh
seseorang, bukan saja melanggengkan pola politik yang ada namun bisa menghambat pembaruan dan menghambat kesempatan orang lain untuk masuk dunia tersebut.
√ Mudahnya memperoleh suara de-
ngan janji-janji uang dan sumbangan pembangunan dalam praktik politik di Indonesia, membuat fenomena dominasi politik oleh individu itu makin mudah diterapkan.
√ Di samping etika, peraturan memang
harus diterapkan untuk mencegah fenomena-fenomena seperti ini berkembang di Indonesia.
tik. Dalam hal pembaruan politik dan pemberian kesempatan terhadap generasi atau individu baru dinasti politik jauh lebih terbuka. Dalam dinasti politik dimungkinkan bapak digantikan oleh anak, atau oleh istri atau oleh menantu. Di India, misalnya, Nehru digantikan oleh anak dan cucunya. Indira Gandhi malah oleh menantunya, Sonia yang keturunan Italia. Munculnya generasi baru ini memberikan peluang terhadap terbukanya pembaruan dalam dunia politik. Dinasti politik jelas mempunyai sifat konservatif, artinya sifat dan pola yang konstan. Tetapi konstanta tersebut tetap dimungkinkan berubah lebih cepat oleh peralihan generasi. Sedangkan dominasi politik oleh individu cenderung kaku. Ferdinand Marcos, Soeharto adalah contoh dari kekakuan politik yang pernah ada di Asia Tenggara. Karena itu, di samping etika, peraturan memang harus diterapkan untuk mencegah fenomena-fenomena seperti ini berkembang di Indonesia. Mudahnya memperoleh suara dengan janji-janji uang dan sumbangan pembangunan dalam praktik politik di Indonesia, membuat fenomena dominasi politik oleh individu itu makin mudah diterapkan. Di masa depan hal ini pasti akan merugikan sistem politik yang berlaku di Indonesia. Fenomena demikian juga harus diperhatikan bagi seorang menteri yang bersedia ‘’turun’’ jabatan menjadi calon gubernur maupun wali kota. Andi Nurpati mungkin telah melakukan tindakan yang kurang simpatik dan kurang etis. Tetapi tindakannya itu segera membukakan mata kita terhadap praktik politik di Indonesia yang memang banyak tidak memperhatikan etika. Karena itu, mumpung persoalan ini sedang hangat maka sudah selayaknya harus ada pembaruan aturan yang memungkinkan dominasi seseorang dalam jabatan politik tersebut bisa dibatasi. Jabatan politik berbeda dengan aktivitas politik. Kalau seseorang mau beraktivitas politik, seumur hidup juga tidak apa-apa. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Kasihan Australia PARA pemain timnas Indonesia seharusnya bisa meniru bagiamana para pemain Australia berjuang habis-habisan pada pertandingan terakhir babak penysisihan grup D Piala Dunia, melawan Serbia, Kamis dini hari lalu. Meski peluangnya untuk lolos ke babak 16 besar sangat tipis, para pemain Australia tampak tak menghiraukan itu. Yang ada di benak para pemain Australia, sepertinya, bagimana memenangkan pertandingan. Mereka juga sadar, bahwa Australia diposisikan sebagai underdog. Tetapi mungkin hal itu justru menjadi pelecut bagi mereka untuk membuktikan pada dunia bahwa Australia tak seburuk yang diperkirakan.
Maka terjadilah pertandingan yang seru. Saya menyebutkan pertarungan yang heroik. Australia yang tak diunggulkan sempat memimpin 2–0 dan akhirnya menang 2–1. Sayang hasil itu tak cukup untuk mengantarkan Australia maju ke babak perdekapan final. Tim Kanguru sama-sama mengantongi nilai empat dengan Ghana, tetapi kalah dalam selisih gol. Seandainya dalam pertandingan sebelumnya Australia tak kalah telak 0–4 melawan Jerman, ceritanya bisa lain. Uhhh kasihan Australia. Bagas Pamulang, Tangerang Selatan
Asap Limbah Kawat Dikeluhkan Warga WARGA Kampung Kali Jeruk, Desa Kali Jaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengeluhkan pengolahan limbah sampah kawat dengan cara dibakar karena mengganggu kesehatan penduduk setempat. Warga sempat mengalami sesak nafas dan kepala pusing saat menghirup asap berwarna hitam pekat saat aktivitas pembakaran limbah dilakukan pemiliknya pada malam malam hari. Asapnya hitam pekat dan mengeluarkan bau yang sangat menyengat hidung. warga yang berdekatan dengan lokasi pembakaran limbah sering mengalami sesak nafas dan kepala pusing. Beberapa warga pernah me-
laporkan persoalan tersebut kepada Kepala Desa (Kades) setempat. Tapi hingga saat ini tak ada tindakan apa pun dari pejabat desa. Pembakaran limbah kawat yang meresahkan warga itu sudah berlangsung sejak pertengahan tahun 2007 silam dan hingga kini belum ada tindakan dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Bekasi. Saat ini warga sangat berharap dinas terkait agar secepatnya turun ke lapangan untuk meninjau lokasi pembakaran itu. Sebab kami menduga pengelolanya tidak memiliki izin daur ulang limbah. Warsono Kampung Kali Jeruk
Tayangan Sinetron Membosankan BEBERAPA acara tv yang disiarkan sejumlah stasiun tv sudah begitu membosankan. Tayangan sinetron di sebuhan stasiun bahkan hampir memenuhi seluruh jam tayangnya dengan sinetron. Setiap perusahaan televisi jelas memiliki strategi untuk merebut pasar, tetapi sebaiknya dalam meraup keuntungan tetap mempertimbangkan dampak sosial yang bisa ditimbulkan. Saya khawatir, tayangan sinetron yang seolah tanpa jeda itu membuat orang malas beraktivitas dan lebih jauh lagi terlalu terbuai dengan cerita yang mengajak pemirsa untuk bermimpi. Tayangan sinetron yang kejar tayang juga telah membuat orang malas. Anak-anak dipastikan me-
milih untuk menonton sinetron dibandingkan jika disuruh untuk belajar. Banyak yang bilang tv itu benda mati, jika tidak suka matikan saja. Ini jelas keliru, sebab, frekuensi hakekatnya adalah ruang milik publik. Jadi publik berhak untuk mendapatkan tayangan yang berkualitas dan tidak membuatnya lebih bodoh. Beberapa sinetron yang ditayangkan saat ini juga sudah tidak masuk akal, karena sering mengarahkan pemira untuk diajak pada kemusrikan. Lebih menjengkelkan lagi, sinetron diisi dengan dubing, yang jelas amat membosankan. Budihani Damayanti Gambir, Jakarta
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Jumat 25 Juni 2010
6
Kido/Hendra Alami Tiga Kekalahan Beruntun JAKARTA - Pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan mengalami kekalahan ketiga beruntun dari ganda Taiwan Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu, saat mereka kalah di putaran kedua Indonesia Terbuka Super Series, kemarin sore. Pada pertandingan yang digelar di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, itu, pasangan unggulan kedua itu kalah dalam pertarungan tiga game 27-25, 16-21, 10-21 dari pasangan Taiwan tersebut. Sebelumnya, Kido/Hendra juga mengalami kekalahan di Singapura Super Series pekan lalu dan China Super Series 2009. “Pada game kedua kami banyak mati sendiri,” ujar Hendra usai pertandingan. Sedangkan Kido mengatakan, secara keseluruhan mereka kalah cepat sementara lawannya bisa mempertahankan tem-
po permainan mereka. “Mereka bisa tahan bermain cepat terus, dan kualitas pukulannya kencang terus,” katanya. Sementara itu, pelatih Kido/ Hendra, Chafid Yusuf menilai pasangan Taiwan peringkat 13 dunia tersebut mempunyai permainan yang lebih rapat menutup lapangan. “Pukulannya lebih akurat dan serangan baliknya juga lebih baik,” katanya. “Sebenarnya kualitas serangan lebih bagus Kido/Hendra, tetapi mereka kadang kesulitan melakukan serangan balik, sedangkan lawannya mempunyai kualitas pertahanan dan serangan yang seimbang sehingga mereka lebih baik,” jelas Chafid. Dari empat turnamen Super Series yang diikuti Kido/Hendra pada tahun ini, hasil terbaik yang mereka raih adalah semifinal All England dan Singapura Super Series tahun lalu. (ant)
Kejurnas Catur Mahasiswa III
Tirta Dekati Hattrick JAKARTA - Pecatur putra elit nasional, MI Tirta Chandra Purnama dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STEI) Rawamangun semakin mendekati target menjadi juara tiga kali berturutturut (hattrick) dalam Kejurnas Catur Mahasiswa III/2010 yang berakhir hari ini umat, di di Auditorium Gedung D Dirjen Dikti Depdiknas Senayan Jakarta. Dalam tiga babak yang dimainkan kemarin, Tirta mampu membukukkan kemenangan. Kini pecatur berusia 21 tahun itu mengemas nilai 7. Tirta praktis tinggal membutuhkan nilai setengah (0,5) atau bermain imbang pada babak ke-9 yang dimainkan pagi ini. Di babak ini, Tirta akan menghadapi Sugeng Prasetyo dari Undip Semarang. Hingga babak ke-8, tercatat
ada dua pecatur yang berpotensi mengganjal upaya Tirta membuat hattrick yakni, MN Pitra Andika yang kini mengemas nilai 6,5 dan MN Ricky Rismanto dari STAI Aljawani Surabaya (6,5). Sementara itu dibagian putri juga terjadi persaingan ketat. MNW Evie Lindiawati (STIE) Rawamangun, Baiq Vina Lestari dari Universitas Gunadarma dan MNW Norasya Verdiana dari Universitas Panca Sila bersaing untuk merebut posisi teratas. Ketiga srikandi ini, hingga babak ke-8 sama-sama mengemas nilai 6. Wakil Ketua Umum I PB.Percasi, Drs.GM Utut Adianto mengatakan ketatnya persaingan ini dikarenakan janji Mendiknas yang siap memberikan beasiswa bagi yang berprestasi. (oli)
Suluh Indonesia/ant
KIDO/HENDRA TUMBANG - Pebulutangkis ganda putra Indonesia Markis Kido (kiri) terjatuh saat berusaha mengembalikan bola disaksikan pasangannya Hendra Setiawan saat pertandingan babak kedua Indonesia Terbuka melawan pasangan Taiwan Chieh Min Fang/Sheng Mu Lee di Istora Senayan Jakarta, kemarin petang. Kido/Hendra kalah 27-25, 16-21, dan 10-21.
Bulutangkis Indonesia Terbuka
Sony Sempat Lengah Saat Hadapi Dicky JAKARTA - Sony Dwi Kuncoro mengaku sempat lengah saat menghadapi pebulu tangkis asal Belanda Dicky Palyama pada kejuaran Indonesia Terbuka Super Series di Istora Gelora Bung Karno Jakarta, kemarin petang. Meski mampu memenangi pertandingan dengan skor 2114 dan 21-17, ia melakukan upaya cukup keras karena lawan juga bermain cukup maksimal. “Lawan bermain cepat. Kombinasi smes keras dan neting cukup bagus sehingga saya
Chris John Berharap Menang KO SEMARANG - Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, berharap bisa menang KO atas penantangnya, Fernando David Saucedo (Argentina), pada pertarungan perebutan gelar di Jakarta, 26 Juli mendatang. “Target saya tentunya meraih hasil yang terbaik pada pertarungan mendatang dengan memanfaatkan segala peluang untuk memukul KO lawan,” kata Chris John ketika dihubungi dari Semarang, kemarin. Pemegang rekor bertarung 43 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri tersebut tidak memasang target pada ronde ke berapa yang bersangkutan bisa memukul KO lawannya. “Kita akan memanfaatkan setiap peluang untuk memukul KO lawan,” kata petinju yang sudah 12 kali mempertahankan gelar juara dunia setelah merebutnya dari tangan petinju Kolombia, Oscar Leon, di Bali 2003. Ketika ditanya gaya bertarung El Vasco (panggilan Fernando David Saicedo), pe-
tinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, tersebut, mengatakan, dia (Fernando) merupakan petinju dengan gaya bertarung “counter boxer”. Ia menjelaskan, petinju dengan gaya bertarung seperti itu akan mengandalkan pukulan balik saat yang bersangkutan mendapat tekanan atau serangan dari lawannya. Untuk mengatasi petinju dengan gaya bertarung “counter boxer” tersebut, menurut dia, dirinya akan mendorong lawan bertarung di sudut ring sehingga tidak memiliki kesempatan untuk bergerak atau melancarkan pukulan. “Saya akan mengurung dia di sudut ring dengan terus melancarkan pukulan ke arah lawan,” kata petinju yang terakhir kali mempertahankan gelarnya saat menang dengan angka multak atas petinju tuan rumah, Rocky Juarez, di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, 19 September 2009. Ayah dua putri (Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani) tersebut terus menempat-
kan diri dengan persiapan keras di Sasana Herry’s Gym di Perth, Australia, sejak akhir Mei 2010 di bawah asuhan pelatih sekaligus manajernya, Craig Christian. Pada awal Juli mendatang, petinju yang pernah meraih medali emas PON XV/2000 untuk cabang olahraga wushu nomor sanshou (perkelahian bebas) tersebut, akan meneruskan latihannya di Jakarta hingga pelaksanaan pertarungannya. Pertarungan Chris John melawan El Vasco ini sebenarnya digelar di Bali, 22 Mei 2010, tetapi akhirnya mundur hinga 26 Juli karena Chris John mengalami cedera bahu kiri saat menjalani latihan dengan “sparring partner” Williem Kickett di Bali. Selain waktu pertarungan mundur, tempat pertarungan juga dipindahkan dari Bali ke Jakarta dan perpindahan tempat ini yang mengakibatkan pemilik Sasana Mirah Boxing Camp, Zaenal Thayeb, mundur sebagai promotor pertarungan kedua petinju tersebut. (ant)
Arema Pemusatan Latihan di Bali MALANG - Untuk mempersiapkan laga babak delapan besar Piala Indonesia, pelatih Arema Indonesia Robert Rene Alberts mengagendakan pemusatan latihan (“TC”) bagi anak asuhnya di Bali selama enam hari, mulai 1-6 Juli mendatang. Manajer Arema Indonesia Mudjiono Mudjito, Kamis, mengakui, semula agenda TC di Bali itu selama 10 hari, namun terpaksa dipangkas menjadi enam hari karena faktor kondisi keuangan manajemen. “Kami berharap, TC singkat itu bisa dimaksimalkan dan mampu mengembalikan stamina pemain serta menemukan kembali kemampuan individu maupun kolektif, setelah menjalani masa libur panjang selama dua minggu,” tuturnya berharap. Mantan manajer Persema itu mengakui, performa pemain harus segera dipulihkan, mengingat pertengahan Juli nanti harus sudah bertanding
kembali di babak delapan besar Piala Indonesia. Apalagi, lanjutnya, setelah berhasil merengkuh juara Liga Super Indonesia (LSI) 2009/ 2010, pemain dan manajemen sudah bertekad mengawinkannya dengan juara Piala Indonesia. Sebelumnya, Arema juga pernah meraih gelar juara Copa Indonesia dua tahun berturutturut, yakni tahun 2005 dan 2006 ketika tim berjuluk Singo Edan itu ditukangi oleh Benny Dollo. Para pemain Arema Indonesia, Kamis ini menjalani latihan perdana, setelah libur panjang di Stadion Gajayana. Hanya saja, pada latihan perdana itu komposisi pemain masih belum lengkap karena ada beberapa pemain yang minta izin, yakni Noh Alam Shah dan Rachmad Affandi. Sedangkan Esteban Guillen kembali ke negara asalnya, Uruguay 5 Juni lalu atau se-
hari menjelang digelarnya pertandingan “perang bintang”, karena kontrak Esteban sudah berakhir 30 Juni 2010. Dalam latihan perdana usai libur panjang tersebut, pelatih Robert Rene Alberts yang didampingi asistennya itu akan berlatih dengan bola langsung dalam sebuah “game” ringan serta latihan untuk mengembalikan fisik pemain. Delapan kontestan yang bakal menjalani pertandingan babak delapan besar Piala Indonesia itu adalah Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Arema Indonesia, Pelita Jaya, Sriwijaya FC, Persib Bandung, Pelita Jaya, dan Persipura Jayapura. Sistem yang digunakan dalam babak delapan besar yang digelar 15-22 Juli itu adalah kandang dan luar kandang. Pertandingan semi final digelar 27-28 Juli dan final 1 Agustus mendatang. (ant)
sedikit lengah,” kata Sony saat dikonfirmasi usai pertandingan. Menurut di, diset pertama dirinya bermain lepas. Smessmes kerasnya tidak mampu dikembalikan dengan baik oleh pebulutangkis asal Belanda itu sehingga mampu merebut set pertama. Memasuki set kedua, kata dia, Dicky merubah strategi bermainnya. Lawan kembali bermain cepat dengan melancarkan smes-smes keras sehingga mampu menahan perlawanan yang diberikan.
“Saya kurang cepat merubah permainan sehingga mampu dikejar lawan. Setelah saya giliran menekan akhirnya mampu memenangkan permainan,” katanya menambahkan. Ia menambahkan, meski hingga saat ini belum menemukan lawan yang berat pihaknya mengaku tetap mewaspadai siapa yang akan menjadi calon lawannya pada babak perempatfinal. “Semua lawan adalah berat. Yang jelas saya tidak membeda-bedakan calon lawan,” kata
pemenang Singapura Super Series itu. Pada babak perempatfinal Sony akan menghadapi pemenang antara pebulu tangkis asal Korea Selatan Wan Ho Shon melawan pebulu tangkis asal Malaysia Choong Hann Wong. Lolosnya Sony Dwi Kuncoro ke babak perempatfinal diikuti pebulu tangkis tunggal putri Maria Kristin Yulianti yang sebelumnya mengalahkan Rosaria Yusfin Pungkasari 21-14, 21-11. Tunggal putri yang juga lo-
los ke perempatfinal adalah Ana Rovita setelah mengalahkan Mingtian Fu asal Singapura 17-21, 21-11, 21-15. “Kunci pertandingan tadi adalah bermain dengan sabar. Ternyata terus menekan dan tidak berusaha mematikan bola berdampak positif bagi saya,” kata Ana usai pertandingan. Pada babak perempatfinal pebulu tangkis binaan PB Djarum Kudus itu akan menghadapi pemain pelatnas Maria Kristin Yulianti yang lebih dahulu lolos ke babak perempatfinal. (ant)
lahraga
Klasemen hari ini : Grup A
Main
Uruguay Meksiko Afsel Prancis
3 3 3 3
Grup B
Main
Argentina Korsel Yunani Nigeria
Main
AS Inggris Slovenia Aljazair
3 3 3 3
Grup D
Main
Ghana Jerman Serbia Australia
Main
Belanda Jepang Denmark Nigeria
3 1 1 -
Main
Paraguay Slovakia Selandia Baru Italia Grup G
1 1 1 -
1 1 1 -
-
0 2 5 4
7 4 4 1
1 1
1 2 2
7 5 2 3
-
1 6 5 5
9 4 3 1
2 2 1 1
1
4 2 3 0
-
3 1 2 1
5 5 4 1
1 1
0 1 1 1
2 4 1 0
-
1 1 1 4
4 3 3 0
Menang Seri Kalah (GM -GK) Pt 2 1 1 -
-
1 1 2
3 1 2 1
-
0 1 3 3
6 3 3 0
Menang Seri Kalah (GM -GK) Pt 1 1 -
1 1 3 2
11 1
3 4 2 4
-
1 5 2 5
5 4 3 2
Menang Seri Kalah (GM -GK) Pt
2 2 2 2 Main
4 3 3 1
Menang Seri Kalah (GM -GK) Pt
3 3 3 3 Main
Brasil Portugal Pantai Gading Korut
1 1 2
Menang Seri Kalah (GM -GK) Pt
2 2 2 2
Grup F
1 1 1 1
Menang Seri Kalah (GM -GK) Pt
2 2 2 2
Grup E
Chile Swiss Spanyol Honduras
2 1 1 -
3 3 3 3
Grup C
Grup H
Menang Seri Kalah (GM -GK) Pt
2 1 -
1 1 -
1 0
5 7 1 1
-
2 0 3 2
6 4 1 0
Menang Seri Kalah (GM -GK) Pt
2 1 2 2
2 1 1 -
1 -
1 1 1
2 1 2 0
-
0 1 1 3
6 3 3 0
Jerman Tidak Takut Inggris JOHANNESBURG - Tampil sebagai juara Grup D setelah mengalahkan Ghana 1-0 pada pertandingan terakhir babak penyisihan di Soccer City, Johannesburg, Kamis dinihari, membuat Jerman harus berhadapan lebih awal dengan musuh kebuyutan Inggris di babak 16 besar. Pada pertandingan sebelumnya, Inggris yang sempat berada di ujung tanduk akhirnya lolos ke 16 besar sebagai runner-up Grup C setelah menaklukkan Slovenia 1-0. Pertandingan 16 besar antara dua musuh besar tersebut akan berlangsung di Bloemfontein, hari Minggu mendatang. “Kita sudah siap menghadapi Inggris di babak 16 besar. Pertandingan nanti akan berlangsung ketat,” kata pelatih Jerman Joachim Loew usai pertandingan, setelah gol tunggal pemain tengah Mesut Ozil memastikan kemenangan tuan rumah Piala Dunia 2006 itu. Seperti yang diakui oleh Ketua Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) Theo Zwanziger, timnya harus menghadapi pertandingan menghadapi Ghana dengan penuh beban karena kalau kalah mereka untuk pertama kalinya tersingkir di penyisihan Piala Dunia. Kekalahan 0-1 dari Serbia pada pertandingan pertama, telah membuat seluruh tim tampil dengan penuh beban karena harus memenangi partai terakhir menghadapi Ghana, tim yang sebelumnya sebaliknya mengalahkan Serbia 1-0. “Kami memang mempunyai sejarah panjang bila berhadapan dengan Inggris. Saya bisa merasakan bahwa tim saya sempat kehilangan rasa percaya diri,” katanya. Dari total 31 pertemuan antara dua tim papan atas Eropa tersebut, Inggris masih unggul dengan 15 kali menang, sementara
Jerman hanya menang 10 kali. Enam lainnya berakhir imbang. Salah satu kekalahan besar Jerman yang sulit dilupakan adalah saat menyerah 2-4 di final Piala Dunia 1966 di Stadion Wembley saat Inggris dipimpin kapten Bobby Moore. Tapi setelah itu, Jerman lebih sering menang di turnamen besar, di antaranya saat menyingkirkan Inggris di semifinal Piala Dunia 1990 di Turin untuk kemudian tampil sebagai juara. Pada semifinal Euro 1996 di hadapan pendukung sendiri di Wembley, Inggris kembali takluk. Kali ini gara-gara penalti pemain belakang Gareth Southgate gagal. Mesut Ozil, pemain bintang Jerman yang baru bersinar, mengaku sudah tidak sabar lagi untuk berhadapan dengan tim asuhan Fabio Capello itu dan siap untuk kembali menampilkan permainan saat menghadapi Ghana. Kepercayaan besar yang diberikan oleh pelatih Loew membuatnya tampil semakin percaya diri. Sementara itu Frank Lampard meminta para pendukung Inggris agar tidak terlalu mengkhawatirkan penampilannya saat menghadapi Jerman setelah sebelumnya sempat terseok-seok sebelumnya akhirnya lolos ke babak 16 besar. “Jangan terlalu berkecil hati setelah kami hanya bermain imbang dengan Aljazair. Banyak hal positif yang terjadi. Kami bisa mencetak lebih banyak gol nanti,” kata Lampard setelah gol tunggal Defoe ke gawang Slovenia meloloskan Inggris sebagai runner-up Grup C. Menurut bintang klub Chelsea itu, dukungan yang diberikan oleh sekitar 25.000 pendukung Inggris merupakan salah satu faktor yang membuat Inggris tampil semakin bersemangat dan percaya diri. (ant)
Suluh Indonesia, Jumat 25 Juni 2010
7
Ozil Antar Jerman ke 16 Besar JOHANNESBURG - Gol Mesut Ozil pada babak kedua membuat Jerman menang 1-0 atas Ghana, dini hari kemarin dan mengantar mereka ke babak 16 besar, di mana musuh lama mereka, Inggris, sudah menunggu. Kemenangan tersebut menempatkan Jerman sebagai juara Grup D dan akan menghadapi Inggris di Bloemfontein pada hari Minggu, sementara Ghana menempati posisi kedua grup dan akan menghadapi juara Grup C, Amerika Serikat, di Rustenburg pada Sabtu. Tembakan luar biasa yang dilakukan Ozil dari tepi kotak penalti saat pertandingan berlangsung satu jam menjadi penentu keberhasilan Jerman ke babak kedua turnamen tersebut. Pemain berusia 21 tahun itu mengaku memang ingin melepaskan tendangan ke bagian belakang jala gawang, setelah membuang kesempatan pada babak pertama untuk mengalahkan penjaga gawang Ghana Richard Kingson. “Seharusnya saya sudah bisa membuat kedudukan 1-0 pada babak pertama, jadi saya sedikit jengkel dengan diri saya sendiri,” kata Ozil. “Saya kecewa, tapi saya tahu saya akan bisa mencetak gol.” Pelatih Jerman Joachim Loew mengatakan tidak pernah meragukan talenta Ozil yang lebih cepat matang. “Saya katakan padanya saat istirahat - Anda masih bisa menciptakan gol,” kata Loew, yang kontraknya akan berakhir setelah Piala Dunia. “Ini pertandingan yang sangat hebat dan banyak yang tidak jalan bagi kami. Tapi pada akhirnya kini kami mencapai putaran berikutnya.” “Pertandingan 16 besar (melawan Inggris) akan menjadi sebuah pertarungan berkelas, kami sangat menantikannya,” kata Loew. Pelatih Ghana Milovan Rajevac merasa lega bisa lolos ke 16 besar meskipun timnya akan menjadi satu-satunya perwa-
kilan Afrika di putaran berikutnya itu. “Jerman tim yang sangat bagus. Kami mendapatkan peluang kami dan kami lolos, itulah yang paling penting,” kata pelatih asal Serbia yang mengesampingkan kurangnya potensi Ghana di depan gawang. Dua gol mereka dalam pertandingan grup terjadi dari titik penalti. “Sulit untuk menjelaskannya padahal kami menciptakan banyak peluang,” katanya. “Saya ingin melihat kami mencetak gol yang sesungguhnya, sehingga akan sangat penting bagi kami untuk lebih efisien di depan gawang lawan kami pada putaran berikutnya,” katanya. Untuk pertamakali dalam sejarah Piala Dunia, dua bersaudara saling berhadapan yakni pemain yang baru dikontrak Manchester City Jerome Boateng yang menjadi bek kiri Jerman, menghadapi kakak tirinya Kevin-Prince Boateng di tim Ghana. Pemain kelahiran Brazil Cacau, yang bermain sejak awal setelah Miroslav Klose menjalani hukuman tidak boleh bermain, mendapat peluang pertama pertandingan tersebut saat dia bebas di sayap kanan, namun tendangannya mengarah langsung ke kiper Kingson. Ghana mendapat peluang setelah 15 menit saat Kwadwo Asamoah mengendalikan bola ke kotak penalti dan memberikan pada Asamoah Gyan, namun dapat dimentahkan oleh Bastian Schweinsteiger. Kedua tim sama-sama mendapat peluang pada menit ke25 dalam pertandingan yang disaksikan 83.391 penonton di Soccer City. Yang pertama ketika pemain Ghana Andre Ayew masuk ke area penalti, tapi sentuhannya gagal membuahkan hasil dan kemudian pemain Jerman Ozil sudah berhadapan langsung dengan Kingson, tapi penjaga gawang Ghana itu dapat menyelamatkan gawangnya
Suluh Indonesia/ap
BEREBUT BOLA - Pemain Ghana, Prince Tagoe, (kanan) berebut bola dengan pemain Jerman, Cacau, dalam pertandingan terakhir babak penyisihan Grup D Piala Dunia di Soccer City, Johannesburg, Afrika Selatan, dini hari kemarin. Jerman unggul 1-0, namun Ghana berhak mendampingi Jerman maju ke babak 16 besar, sebagai runner up grup.
dari kebobolan gol. Kapten tim Jerman Philipp Lahm kemudian menyelamatkan sebuah sundulan dari Gyan. Ayew mendapat kartu kuning pertama pada menit ke39 karena melakukan tekel dari belakang pada Cacau, sementara pemain Jerman Thomas Mueller juga mendapat kartu kuning pada menit ke-43 juga karena melakukan tekel. Jerman menghabiskan lima menit pertama babak kedua di setengah lapangan Ghana, namun Asamoah membuang peluang emas saat dia melepaskan tembakan namun dapat diamankan penjaga gawang Jerman Manuel Neuer pada menit ke-52. Saat pertandingan berlangsung satu jam, Ozil menenangkan ketegangan Jerman pada pertandingan itu dengan se-
Jadwal Pertandingan Hari Ini : Grup G Global TV, 21:00 Korut vs Pantai Gading RCTI, Jumat 21:00 G Portugal vs Brasil Grup H RCTI, 01:30 (Sabtu dini hari) Chile vs Spanyol Global TV, 01:30 (Sabtu dini hari) Swiss vs Hondur buah gol dari tembakan kaki kiri dari tepi kotak penalti, yang akhirnya bisa mengalahkan Kingson dan membuat Jerman unggul. Ghana kemudian menekan ke depan dan sebuah tembakan dari John dapat ditahan oleh Jerome Boateng, kurang dari semenit kemudian, sementara Lahm dapat menahan tem-
bakan Ayew beberapa saat kemudian. Selama 20 menit terakhir, Ghana terus menerus menguji pertahanan Jerman, namun tim asuhan Joachim Loew itu akhirnya dapat mempertahankan rekor negaranya yang tidak pernah gagal lolos dari tahapan grup di Piala Dunia. (ant)
Beckenbauer Dukung Jerman Tundukkan Inggris BERLIN - Legenda sepak bola Jerman Franz Beckenbauer, Kamis, memberikan dukungannya bagi tim Panser untuk menundukkan musuh bebuyutan Inggris pada laga di babak 16 besar, Minggu umendatang, ntuk memastikan posisi di perempatfinal. “Ini laga klasik dalam sepak bola, sayang kedua tim terlalu cepat bertemu. Akan lebih bernilai kalau ini menjadi laga semifinal, bukan laga 16 besar,” tulis Beckenbauer dalam sebuah kolom di harian Jerman Bild. “Anda harus menghormati tim ini, bukan takut, karena penampilan mereka di dua laga pertama sungguh sangat menyedihkan. Meskipun kemudian mereka bisa berkembang melawan Slovenia,” imbuhnya, mengomentari penampilan tim Inggris yang akhirnya memas-
tikan langkah di babak 16 besar setelah menekuk Slovenia 1-0, Rabu. Menurut Beckenbauer, Jerman mempunyai satu keunggulan dibanding Inggris dalam hal kondisi fisik pemain saat keduanya bertemu di Bloemfontein, Minggu. “Tim Inggris tampak kepayahan, alasannya para pemain Liga Utama Inggris merumput di lebih banyak laga dibandingkan kolega mereka dari Bundesliga, tidak termasuk FA dan Piala Liga,” katanya. “Itu sebabnya mereka sering terlihat kelelahan pada Piala Dunia maupun kejuaraan Eropa — sementara pemain kami selalu memberi kesan kondisi fisik yang lebih baik.” Beckenbauer menakhodai tim Panser dan meraih titel juara dunia pada 1974. Ia kemudi-
an menjadi pelatih tim dan memenangi turnamen pada 1990 setelah menundukkan Italia. Ia masuk dalam timnas saat Jerman dikalahkan Inggris 4-2 pada final Piala Dunia 1966, saat itu Geoff Hurst mampu mencetak hatrik. Ia melatih timnas di Turin saat Jerman membungkam Inggris lewat penalti pada semifinal Piala Dunia 1990. Di awal turnamen, Beckenbauer memantik kembali persaingan antara dua raksasa Eropa tersebut dengan mengkritisi gaya bermain Inggris di bawah pelatih Fabio Capello. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Thomas de Maiziere yang juga menjabat sebagai Menteri Olah Raga turut berkomentar dengan mengatakan bahwa ia juga yakin Jerman mampu menundukkan Inggris.
“Saya rasa estimasi untuk Inggris terlalu berlebihan. Saya lebih optimistis untuk laga melawan Inggris ini dibanding laga sebelumnya dengan Ghana. Itu saya sedikit khawatir,” kata de Maiziere kepada radio Bayern2. “Saya kecewa dengan Inggris, dan juga beberapa negara-negara besar lain. Eropa tidak secemerlang seperti yang diharapkan. Amerika Selatan kuat.” Media massa di Jerman sedikit bernapas lega setelah sebelumnya cukup tegang menunggu hasil laga melawan Ghana. Mereka akan menikmati pertemuan tim dengan The Three Lions asuhan Fabio Capello. Harian Bild dalam berita utamanya menuliskan “Lakukan. Bagaimana kita bergetar!” dan “Ozil selamatkan Jerman.” “Sekarang Piala Dunia benar-
Franz Beckenbauer
benar dimulai.” Harian tersebut mengatakan, laga melawan Ghana “bukan laga untuk mereka yang memiliki nyali kecil.” Sedangkan harian Die Welt mengatakan penyerang Inggris Wayne Rooney “akhirnya bisa berduel dengan Jerman.” (ant)
Pantai Gading Butuh Keajaiban JOHANNESBURG - Pantai Gading akan mempunyai satu kesempatan terakhir untuk bisa masuk ke 16 besar Piala Dunia 2010, menghadapi Korea Utara yang berharap bisa menyelamatkan harga diri bangsa di pertandingan Grup G, Jumat malam ini. Masyarakat Afrika Barat berharap memperoleh keajaiban lolos dari grup kuat setelah Portugal menyapu bersih tim dari Asia itu dengan skor 7-0, yang tercatat sebagai perbedaan gol yang hampir tidak bisa diatasi yang menyebabkan tim Pantai Gading tertinggal untuk mencari intervensi dari Tuhan. Pantai Gading harus dapat menghasilkan skor yang cukup banyak dalammmenghadapi Korea Utara dan berharap
Malam ini, Global TV pukul 21 00 WIB Brazil mampu mengalahkan Portugal di pertandingan lain dalam grup yang sama. “Jika kami bisa tetap tinggal, maka hal itu adalah suatu keajaiban,” kata ‘defender Arthur Boka. “Hanya Tuhan yang tahu (jika kita bisa melakukan itu).” Pertandingan itu akan mempertemukan tim paling “fair” dalam turnamen melawan salah satu kesebelasan yang lebih mengutamakan fisik. Korea Utara melakukan tiga kali kesalahan dalam pertandingan yang cukup berat dan dikalahkan oleh
Potugal. sementara Pantai Gading dihukum akibat 23 kesalahan dalam pertandingan yang cukup berat menghadapi Brazil. “Jika Portugal bisa menunudukkan mereka dengan skor 70, mengapa kami tidak bisa melakukan hal yang sama ?,” kata Boka, sekalipun baik dia maupun pemain tengah Gervinho — yang mengatakan ia merasa putus asa saat menyaksikan pertandigan yang menyapu bersih lawan— tampak sangat yakin. “Bagi kami hal yang lebih penting adalah bisa keluar dalam turnamen ini dengan ke-
pala tegak,” katanya mengulang yang diucapkan sedikitnya tiga kali saat jumpa pers dimana kedua pemain terlihat sedih. Taktik Berbeda Tempat Korea Utara pada pertandingan tersebut telah menggerakkan bangsa “reclusive” itu masuk kancah internasional dan mereka memulai dengan baik karena mampu membobol gawang Brazil sekalipun pada akhirnya kalah dengan skor 2-1 untuk Brazil. Suatu kemajuan atas kejadian tersebut, pertandingan mereka melawan Portugal disiarkan secara langsung tapi hal itu menjadi sebuah perubahan bagi pemerintah yang kemudian menyesal setelah kebobolan gol berkali-kali dan
membuat tim itu menyerah kalahPortugal dipuji sebagai tim yang bermain secara fair di Asia, karena tim tersebut hanya mencatat melakukan 13 kesalahan dan menerima dua kartu kuning selama pertandingan berlangsung. Pelatih Kim Jong-hun mengatakan bahwa ia akan mengadopsi taktik berbeda —mungkin memperkuat pertahanan— untuk pertandingan melawan pemain sepak bola Afrika tahun ini, yakni Tim Didier Drogba. Telah dieliminasi, Korea Utara tidak perlu ada tekanan kompetitif untuk memenangkan pertandingan, tapi rival negara tersebut, yakni Korea Selatan bisa mencapai babak kedua (16 besar), mereka akan berniat sedikitnya memeperoleh satu poin. (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Jumat 25 Juni 2010
Pemungutan Ulang JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik, Jawa Timur, harus mengulang pemungutan suara di sembilan kecamatan di kota itu. “Mahkamah berkesim-
pulan pokok permohonan pemohon terbukti, ada pelanggaran yang terstruktur dan masif,” ujar Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD saat membacakan putusan di Gedung Mahkamah Konstitusi, kemarin.
Kesembilan kecamantan Bungah, Driyorejo, Menganti, Kecamatan Kedamean, Benjeng, Cerme, Duduksampeyan, Kebomas dan Balong Panggang. “Melaporkan kepada MK hasil pemungutan suara ulang itu. (ant)
8
Ibu Sayat Nadi Tiga Anaknya Sendiri PONTIANAK - Seorang ibu berinisial TS (30), warga Gang Cempaka Putih Dalam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, diduga mencoba mengakhiri tiga anak kandungnya dengan sebuah pisau yang digoreskan pada urat nadi para korban. Kepala Kepolisian Sektor Sungai Raya, Ajun Komisaris Polisi Dhana Ananda Saputra, di Pontianak, Kamis, membenarkan dugaan percobaan pembunuhan yang dilakukan TS
terhadap ketiga anak kandungnya, yakni Siti Aisyah (9), Satrio Dwi Jatmiko (6), dan Ahmad Hadi Waluyo (3). “Dia (TS) diduga kuat pelaku percobaan pembunuhan itu dengan melukai urat nadi di tangan anaknya dengan sebuah pisau. Setelah itu, TS juga mengiris urat nadinya sendiri,” kata Ahmad. Ia mengatakan TS kini ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan percobaan pembunuhan dan bunuh diri tersebut. “Kami telah mengecek ke
tempat kejadian perkara dan telah mengamankan barang bukti berupa pisau,” ujarnya. Kepolisian sudah menurunkan tim untuk mengawasi TS karena tersangka bersama ketiga anaknya kini mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sudarso Pontianak. “Setelah sembuh, penyidik baru memeriksa TS terkait dengan dugaan percobaan pembunuhan dan bunuh diri tersebut,” kata Ahmad.
Sementara itu, Suyono (45), ayah ketiga anak itu, mengatakan peristiwa berdarah itu terjadi di rumah kontrakannya, dan baru diketahui sekitar pukul 22.00 WIB saat dirinya pulang dari berjualan bakso keliling. Suyono mendobrak pintu kamarnya dengan sebuah kapak. “Ketika pintu terbuka, saya lihat ketiga anak dan istri saya telah bersimbah darah, dan langsung minta pertolongan kepada ketua rukun tetangga,” katanya. (ant)
Jaga Ketat Lokasi Penyergapan Teroris KLATEN - Puluhan polisi masih menjaga ketat dua lokasi penyergapan kelompok orang yang diduga teroris di Kabupaten Klaten, Jateng, kemarin.
Puluhan anggota Kepolisian Resort Klaten dengan senjata lengkap masih berjaga-jaga di sekitar lokasi yakni, rumah Mulyono di Kampung Giri-
mulyo, Kelurahan Gergunung dan rumah kos milik Wagiman di Kampung Cungkrungan, Belang Wetan, keduanya masuk di Kecamatan Klaten Utara.
Di rumah milik Mulyono yang ditangkap oleh Tim Densus 88 Antiteror, bersama tiga anggota keluarganya terlihat akses jalannya masih ditutup dengan “garis polisi”. Mulyono (50) yang diketahui tinggal di rumah nomor 33 Jalan Ki Ageng Gribig, Girimulyo, Gergunung, masih dijaga beberapa anggota dari Polres Klaten sehingga akses jalan ke arah tersebut tertutup. Tim Densus 88 berhasil mengamankan Mulyono, Tri Sutarmi (istri Mulyono), Anisa Nurkasanah (anak Mulyono), dan Roni (menantu Mulyono) di Kampung Girimulyo, Gergunung, Rabu (23/ 6) sekitar pukul 17.00 WIB. Selain itu, polisi dalam menyergapan tersebut juga menemukan sejumlah barang bukti berupa sepucuk senjata api jenis revolver, pistol rakitan, senapan angin, 17 amunisi, empat bilah sangkur, dan bahan peledak. Namun, penemuan barang bukti tersebut belum ada keterangan resmi dari Kepolisian. Yudi, warga di Kampung Girimulyo, polisi menggerebek dan membawa empat orang. (ant)