Skip to main content

Edisi 24 November 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Rabu, 24 November 2010

BKPM Perlu Diberi Lampu

IHSG Terseret Bursa Regional

Rugi Akibat Klaim Bermasalah

DIREKTUR Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara menegaskan, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang berambisi meningkatkan jumlah investasi asing di Indonesia harus ...hal. 1

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa, ditutup melemah terseret oleh bursa-bursa regional yang berada dalam teritori negatif. “Pelemahan indeks BEI mengikuti ...hal. 2

DIREKTUR PT Berdikari Insurance, BUMN di bidang asuransi, mengalami laporan keuangan merugi atau raport merah karena menghadapi kasus klaim yang bermasalah. “Selama tujuh tahun terakhir kami tidak bisa ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

No. 220 tahun IV

Suluh Indonesia/ant

STATUS AWAS - Awan panas menyembur dari kawah gunung Bromo di Probolinggo, Jatim, kemarin. Akibat peningkatan aktivitas vulkanik kegempaan tremor PVMBG menaikan status gunung bromo menjadi awas.

Masyarakat Pesisir

Masih Miskin

MA Setuju

Deponering ‘Bican’ JAKARTA - MA menyetujui deponeering (mengesampingkan perkara demi kepentingan yang lebih besar) yang diajukan Kejagung atas kasus dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Dengan persetujuan ini maka pengadilan terhadap Bibit dan Chandra tidak dapat dilaksanakan. ‘’Saya katakan dalam surat itu bahwa dengan langkah deponeering yang dilakukan Kejagung, maka putusan pengadilan yang meenyatakan, mengabulkan praperadilan dari Anggodo menjadi non executable. Tidak dapat dilaksanakan,” kata Ketua MA Harifin A Tumpa usai melantik dua hakim agung Sofyan Sitompul dan Sri Murwahyuni di Gedung MA Jakarta, kemarin. Menurut Harifin, MA telah memberikan pertimbangan hukum dengan mengirimkan surat kepada Kejagung. Isi surat menyatakan bahwa persetujuan deponeering karena MA melihat upaya hukum yang telah ditempuh Kejagung selama ini sudah habis. ‘’Memang satu-satunya cara dan satu-satunya cara adalah dengan deponeering,” kata Harifin. Deponeering dinilai Harifin sebagai hal yang biasa. Sehingga upaya hukum yang dilakukan Kejagung dengan mengajukan depoonering dinilai boleh saja dilakukan. Selain kepada MA, Kejagung telah mengirimkan surat permintaan pendapat kepada lima lembaga negara. (son)

Pansus Gayus

Terus Menguat JAKARTA - Sekjen PKS Anis Matta mengatakan, untuk mempercepat penyelesaian kasus mafia pajak Gayus Tambunan sebaiknya DPR membentuk panitia khusus (Pansus). ‘’PKS mendorong agar dibentuk Pansus Gayus Tambunan karena tidak cukup banyak `political will` dari pemerintah untuk menyelesaikan masalah Gayus. Pansus Gayus ini layak dibentuk,” katanya di Jakarta, kemarin. Anis mengatakan, pembentukan Pansus Gayus diperlukan untuk memperkuat dukungan moral kepada penegak hukum dalam melakukan pemeriksaan dan menuntaskan kasus tersebut. ‘’Pansus ini melakukan pemeriksaan dan hasilnya dibawa ke ranah publik secara detail, tidak ada lagi sisi yang disembunyikan,” katanya. Menurut wakil ketua DPR itu, melalui pansus akan banyak informasi yang bisa didapatkan dari kasus Gayus, dan hal itu akan memberi dorongan politik yang lebih besar demi pelaksanaan proses hukum. Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memberikan waktu selama 10 hari kepada Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo untuk menyelesaikan kasus Gayus. (har)

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan masyarakat Indonesia di kawasan pesisir masih terlilit kemiskinan, sehingga perlu usaha nyata untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. ‘’Kemiskinan di kawasan pesisir masih tergolong tinggi,” kata Presiden Yudhoyono ketika menyampaikan sambutan dalam “Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara 2010” di Auditorium Manggala Wanabhakti, Kementerian Kehutanan, Jakarta, kemarin. Sebagai orang yang dibesarkan di kawasan pesisir, Presiden memahami berbagai kesulitan yang dialami masyarakat di kawasan itu. Menurut Presiden, masyarakat pesisir tidak mampu mengoperasikan mes-

in kapal penangkap ikan jika harga minyak bahan bakar minyak melambung. Mereka juga selalu hidup dalam ancaman tsunami. ‘’Saya lahir dan dibesarkan di perkampungan nelayan di Pacitan, saya tahu persis,” kata Presiden. Kepala Negara mengatakan, masyarakat pesisir adalah salah satu bagian dari masyarakat miskin di Indonesia. Pada 2010, kata Presiden, sedikitnya ada 31 juta masyarakat miskin atau 13,33 persen dari jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 237 juta orang. Meski masih ada rakyat miskin, Presiden menegaskan, pemerintah telah mencapai prestasi yang baik dalam hal pengentasan orang miskin. Pada 2006, katanya, jumlah

penduduk miskin Indonesia jauh labih banyak, yaitu 39 juta orang atau 17,75 persen dari jumlah penduduk. Presiden menegaskan, kemiskinan adalah gejala yang wajar dan lumrah terjadi dalam suatu negara. Dia menegaskan, dari 6,8 miliar jumlah penduduk dunia, 20 persennya atau 1,3 miliar di antaranya adalah orang miskin. Namun demikian, Yudhoyono meminta setiap warga negara tidak meremehkan kemiskinan. Presiden meminta semua golongan saling membantu mengentaskan warga miskin, terutama di kawasan pesisir. Hal itu bisa dilakukan antara lain dengan memberdayakan masyarakat pesisir dalam setiap kegiatan. (ant)

SBY Masih Percaya Polisi JAKARTA - Meski sejumlah pihak mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambilalih kasus mafia hukum dan mafia pajak dengan terdakwa Gayus Halomoan Tambunan namun Presiden masih percaya dan mempertahankan Polri sebagai institusi yang diserahi tugas menangani kasus ini. ‘’Presiden tentunya mempercayakan sepenuhnya bahwa sistem sudah bekerja dan kepolisian akan menyelesaikan kasus ini secara baik sesuai peraturan yang berlaku,” kata Jubir Presiden Julian Aldrin Pasha di Jakarta, kemarin. Kepolisian sendiri tetap berkomitmen akan menyelesaikan dan menuntaskan kasus mafia pajak ini. Atas dasar itu, kata Julian, Presiden tetap memberi kesempatan kepada Kapolri dan jajarannya. ‘’Jadi, kalau ini sedang ditangani kepolisian, ya… kita harus percaya pada pihak kepolisian untuk bisa menyelesaikan kasus Gayus secara baik dan tuntas,” imbuhnya. Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo menegaskan penanganan kasus Gayus Tambunan tetap dilakukan oleh Polri baik dalam kasus ma-

fia hukum, mafia pajak, maupun kasus penyuapan terhadap petugas Rutan Brimob. ‘’Untuk kasus Gayus penjurunya masih ditangani kepolisian dan kita komit untuk selesaikan masalah ini. Itu bukan baru kita tindak lanjuti, sudah lama,” kata Timur usai pertemuan dengan pimpinan KPK antara lain M Jasin, Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto. Gayus tercatat menghadapi empat kasus, pertama terkait putusan dari Pengadilan Negeri Tangerang yang memvonis bebas Gayus Tambunan, padahal belakangan terbukti bebasnya Gayus karena menyuap Ketua PN Tangerang. Kasus kedua, kasus mafia pajak yang proses sedangnya sedang berlangsung termasuk kasus yang melibatkan mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji. Ketiga, terkait kasus suap yang diterima Gayus dari sekitar 149 perusahaan yang disebut Gayus telah memberikan uang suap kepada dirinya untuk mendapat keringanan pajak. Keempat, kasus penyuapan Gayus terhadap petugas Rutan Brimob. (har)

Status Gunung Bromo

Meningkat Jadi Awas PASURUAN - Aktivitas Gunung Bromo di Jatim mengalami peningkatan, sehingga statusnya ditingkatkan dari Siaga menjadi Awas. Peningkatan aktivitas Gunung Bromo yang dipantau oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Pos Pengamatan Gunung Bromo di Ngadisari, Cemorolawang, Probolinggo itu telah disebarkan ke pemerintah daerah di sekitar Gunung Bromo. Kepala Kesbang Linmas Kabuaten Pasuruan, M. Yahya, mengatakan telah mendapat pemberitahuan peningkatan status Gunung Bromo tersebut lewat Kementerian ESDM Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan data dari Pos Pengamatan Gunung Bromo di Ngadisari, Cemorolawang, Probolinggo, aktivitas gempa vulkanik meningkat sejak 8 November 2010. Kegiatan Gempa Vulkanik Dalam (VA) dan Gempa Vulkanik Dangkal (VB) secara fluktuatif terus meningkat. Sejak tanggal 8 November 2010 mulai tercatat Tremor Vulkanik. Berdasarkan pengamatan data kegempaan dan visual serta analisis data tersebut, status kegiatan Gunung Bromo dinaikkan menjadi Awas (Level IV) sejak 23 November 2010 pukul 16.30 WIB. Sehubungan dengan status Bromo yang Awas itu, maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Bromo tenang dan tidak terpancing isu-isu tentang letusan Bromo. Untuk mengurangi risiko bencana erupsi Bromo, masyarakat tidak diperbolehkan mendekati kawah aktif atau kawasan wisata Bromo harus ditutup dari segala aktivitas. Gunung Bromo secara administratif terletak di Kabupaten Probolinggo, dan memiliki tinggi puncaknya 2.329 meter dari permukaan laut. Kegiatan Bromo umumnya dicirikan oleh hembusan asap kawah berwarna putih tipis sampai putih tebal, tekanan lemah dengan ketinggian berkisar antara 75-150 meter dari puncak, bau belerang tercium tajam. Pengamatan kegempaan Bromo dipantau dengan menggunakan seismograf PS-2 secara telemetri semakin aktif, dimana pada tanggal 1-7 November hanya terjadi 2 kali gempa Vulkanik Dangkal (VB), 5 kali gempa Vulkanik Dalam (VA), 5 kali gempa Tektonik Jauh (TJ). Namun pada 15-21 November 354 kali gempa Vulkanik Dangkal (VB), 10 kali gempa Vulkanik Dalam (VA), 6 kali gempa Tektonik Jauh (TJ). Gempa Tremor menerus dengan amplituda maksimum 1,5-3 mm. Gunung Bromo selama abad 20 telah meletus sebanyak tiga kali per 30 tahunan. Letusan terbesar terjadi 1974 dan terakhir pada 8 Juni 2004. (ant)

Siapkah Indonesia Gelar Pemilu E-voting ? DIREKTUR Eksekutif Pusat Kajian Ilmu Politik (Puskapol) Universitas Indonesia (UI) Sri Budi Eko Wardhani mengatakan bahwa Indonesia belum siap menggelar Pemilu melalui “e-voting” (pemilihan suara secara elektronik). Alasannya ? Menurut Budi dalam diskusi bertema “Evaluasi Penerapan E-Voting, dalam Pemilihan Kepala Dusun di Kabupaten Jembrana Untuk Kemungkinan Penerapan Dalam Pilkada” di kampus UI, Depok, kemarin, Pemilu 2014, baik legislatif maupun presiden belum siap digelar dengan ‘e-voting.

Ia mengatakan, aturan hukum, peralatan maupun sumberdaya manusia juga belum mendukung terselenggaranya Pemilu dengan “e-voting”. ‘’Masih banyak yang harus diperbaiki untuk dapat menggelar Pemilu dengan ‘evoting’,” katanya. Menurut dia, permasalahan

dalam Pilkada bukan pada tahap pemberian suara tetapi setelah proses pemberian suara, misalnya penghitungan dan rekapitulasi perolehan suara, yang banyak menyebabkan adanya gugutan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ia berharap adanya penyederhanaan pengiriman suara dari Tempat Pemungutan Suara (TPS), sehingga bisa meminimalisas adanya kecurangan yang terjadi dalam Pilkada. Menurut dia, tidak ada korelasi partisipasi pemilih dengan pelaksanaan Pilkada de-

ngan “e-voting”, namun yang perlu dibangun adalah disadarkan bagaimana memlihih pemimpin yang benar-benar berjuang untuk rakyat. Sedangkan pengamat politik UI Andrinof Chaniago mengatakan, pelaksanaan “e-voting” bisa dilakukan jika telah dipenuhi syarat yaitu peralatan baik perangkat lunak dan perangkat keras, sumberdaya manusia yang mempunyai keahlian dan mental, serta peraturan hukumnya yang sesuai dengan “e-voting”. ‘’Dapat dipastikan pelaksanaan Pemilu

dengan ‘e-voting’ dapat mengurangi biaya,” ujarnya. Sementara itu, hasil Riset Hibah Stranas Tahun 2010, Penerapan E-Voting, dalam Pemilihan Kepala Dusun di Kabupatem Jembrana Untuk Kemungkinan Penerapan Dalam Pilkada menyebutkan bahwa dengan menggunakan “e-voting” lebih efisien dari total waktu penyelenggara, dan juga lebih murah dalam hal biaya, serta lebih mudah menggunakan hak pilih. ‘’Tingkat partisipasi pemilih juga tinggi yaitu mencapai 73 persen,” katanya. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Rabu 24 November 2010

2

K ilas Bandar Togel Ditangkap POLSEK Tanjung Priok berhasil menangkap lima penjual toto gelap (Togel) di terminal Tanjungpriok saat pelaksanaan operasi pekat jaya 2010. Kelima penjual Togel ditangkap berikut barang bukti lima ponsel berbagai merk milik penjual togel. Menurut Kapolsek Tanjung Priok, Komisaris Polisi (Kompol) Budhi Herdi S, Selasa barang bukti hasil penjualan Togel disita uang sebesar Rp13,4 juta lebih. Kelima pelaku yang tertangkap yakni RG (36), SAS (21), NDN (34), ARN (32) dan JJ (36). Kapolsek menjelaskan tertangkapnya penjual Togel berikut bandarnya setelah adanya laporan masyarakat. Awalnya ARN dan NDN, sedang menjual Togel dengan modus melalui pesan singkat ke nomor selulair kedua pelaku. Saat ditangkap, polisi menyamar memasang togel dan langsung menangkapkan keduanya. Dari kedua penjual Togel disita rekapan nomor togel. Selanjutnya, pihak Polsek Tanjungpriok melakukan pengembangan. (ant)

Mantan Pejabat Peruri Ditahan KEJAGUNG menahan empat mantan pejabat tinggi Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) terkait dengan dugaan korupsi pengelolaan dan penggunaan biaya operasional direksi 2002-2007. Kapuspenkum Kejagung Babul Khoir Harahap di Jakarta, kemarin mengatakan, keempat tersangka itu yakni Marlan Arief (mantan Direktur Logistik Perum Peruri), Suparman (mantan Direktur Pemasaran Perum Peruri), Kusnan Martono (mantan Direktur Utama Perum Peruri) dan Abu Bakar Baay (mantan Direktur Produksi Perum Peruri). Kapuspenkum menjelaskan keempat tersangka itu ditahan selama 20 hari dari 12 Desember 2010. Akibat perbuatan tersangka, negara dirugikan Rp 11,3 miliar. Kasus dugaan korupsi biaya operasional direksi itu bermula saat pada 2000 sampai 2007, saat terjadi penarikan dana dari kas perusahaan secara sekaligus dan langsung dibebankan sebagai biaya pembukuan perusahaan yang kemudian disimpan di tabungan atas nama pribadi Direktur Keuangan. (ant)

Dituntut 10 Tahun Penjara ANDI KOSASIH, terdakwa dugaan mafia pajak Gayus HP Tambunan, dituntut sepuluh tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum karena terbukti menghalangi upaya penyidikan tindak pidana korupsi. Dalam tuntutannya, Jaksa Mahmudi mengatakan, Terdakwa juga diwajibkan membayar denda Rp 5 miliar subsidair enam bulan kurungan. Jaksa menyebutkan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja merintangi langsung atau tidak langsung upaya penyidikan kasus korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 21 UndangUndang (UU) tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU Nomor 20 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. JPU menyebutkan pada sekitar April 2009, Gayus HP Tambunan mendapatkan informasi dari Bank Panin Cabang BEJ bahwa 10 rekeningnya telah diblokir oleh penyidik Mabes Polri karena dianggap merupakan transaksi yang mencurigakan dengan jumlah Rp 28 miliar. (ant)

Suluh Indonesia/ant

JALUR ALTERNATIF - Sejumlah pengendara motor melintasi jalan tanah di samping jalan RE.Marthadinata, Jakarta, kemarin. Belum selesainya perbaikan jembatan R.E Marthadinata yang ambrol pada beberapa waktu lalu menyebabkan pengendara motor memanfaatkan jalur tanah untuk bisa cepat sampai di tujuan.

Selama 2010

22 Anggota Polda Dipecat JAKARTA - Petugas Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Bidpropam Polda Metro Jaya) melakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap 22 anggota selama tahun 2010. ‘’Mereka melakukan pelanggaran tindak pidana,” kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Sutarman di Jakarta, kemarin.

Sutarman menyebutkan anggota yang dipecat tersebut terlibat kasus narkoba, tidak masuk kerja selama tiga bulan tanpa izin dan tindak pidana berat lainnya. Kapolda tidak menyangkal ada beberapa anggotanya yang terlibat kejahatan, namun mereka sudah tertangkap dan diproses secara hukum. Jenderal polisi bintang dua itu, menyebutkan secara

kontinyu melakukan perbaikan terhadap kualitas sumber daya manusia kepolisian. Selain itu, Sutarman juga memberikan pengarahan terhadap anggota, khususnya penyidik reserse dan kriminal. Mantan Kapolda Jawa Barat itu memberikan pengarahan terhadap seluruh anggota reserse di jajaran Polda Metro Jaya terkait dengan penegakkan hukum. ‘’Penegakkan

Dinilai Mendesak

Minta Mundur (NIP). ‘’Setelah itu, gubernur akan menerbitkan surat keputusan,” katanya. Sementara narasumber di DPRD DKI yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan surat pengunduran diri Milana diterima Sekretariat dewan pada 22 November 2010. Dia mengatakan karena surat keputusan gubernur tentang pengunduran diri belum keluar, maka Milana seharusnya tetap bekerja. Ia juga menjelaskan PP 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNSmenjelaskan bahwa Kepala Sub Bagian melakukan pengawasan terhadap seorang PNS. Sebelumnya, Inspektur Pembantu Bidang Pemerintah dan Khusus, Agus Sutrisno mengatakan, tim Inspektorat telah mengirimkan surat pemanggilan kepada Milana pada Kamis (18/11) untuk pemeriksaan, tetapi dia tidak datang. (ant)

Polri Limpahkan Berkas

Gayus ke Kejaksaan JAKARTA - Penyidik Badan Reserse dan Kriminal Polri sudah melimpahkan berkas perkara dugaan suap Gayus HP Tambunan ke kejaksaan untuk tahap pertama. ‘’Berkas perkara Gayus dan Kompol Iwan Siswanto hari ini sudah diserahkan penyidik ke kejaksaan,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Pol Iskandar Hasan di Jakarta, kemarin. Adapun nomor berkas pengantar kasus Gayus yang diserahkan dengan nomor BP/ B10/26/XII/2010/Tipikor tanggal 23 November 2010 atas nama tersangka Gayus HP Tambunan, ujarnya. Iskandar menjelaskan Gayus dipersangkakan melanggar pasal 5 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). ‘’Kemudian surat pengantar berkas Iwan hanya beda satu nomor yakni BP/B10/27/ XII/2010/Tipikor tanggal 23

November 2010,” katanya. Iwan dikenakan pasal 5 ayat 2, pasal 11, 12 UndangUndang Tipikor junto pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Sementara itu delapan oknum anggota Polri yang juga diperiksa kasus dugaan suap Gayus dijadikan empat berkas. ‘’Mereka dikenakan pasal 5 ayat 2 UndangUndang Tipikor junto pasal 56 KUHP,” kata Iskandar. Dua berkas sudah diajukan, sementara empat segera menyusul, katanya. Sembilan anggota yang ditahan diduga terlibat suap Gayus yakni Briptu Anggoco Duto, Briptu Bambang. S, Briptu Datu. A, Briptu Budi Hayanto, Bripda Edi. S, Bripda J. Protes, Bripda Susilo, Bripda Bagus dan Kepala Rutan Kompol Iwan Siswanto. Mereka secara struktur berada di bawah Satpamkol Mabes Polri. (ant)

Pengawas Daerah (Itwasda), Propam dan direktur pada setiap direktorat. Saat ini, kata dia, phaknya terus melakukan terutama kualitas sumber daya manusia kepolisian. Selain itu, Sutarman memberikan pengarahan terhadap anggota, khususnya penyidik reserse dan kriminal. “Penegakkan hukum tidak boleh lagi ada penyimpangan dan rekayasa,” ujarnya. (ant)

BPBD DKI Jakarta

Istri Gayus JAKARTA - Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mengatakan pihaknya mendapatkan informasi dari Sekretariat DPRD DKI bahwa istri Gayus Halomoan Tambunan, Milana Anggraeni telah mengajukan surat pengunduran diri dari statusnya sebagai PNS. ‘’Saya telah mendengar informasi secara verbal (tentang surat pengunduran diri Milana), tetapi kami belum menerima surat secara formal,” kata Budi Utomo yang dihubungi di Jakarta, kemarin. Budi menjelaskan surat pengunduran diri yang diserahkan pada unit dimana Milana bekerja yaitu Sekretariat DPRD, kemudian baru diserahkan kepada BKD untuk diproses lebih lanjut. BKD kemudian akan meneliti berkas-berkas administarasi, dan kemudian menyerahkan kepada Badan Kepegawaian Nasional untuk menghapus nomor induk kepegawaian

hukum tidak boleh lagi ada penyimpangan dan rekayasa,” ujar Sutarman. Para penyidik reserse itu diberikan keterampilan dan kemampuan fungsi teknis penyelidikan, penguasaan hukum, serta pengiriman berkas perkara. Sutarman menyatakan pihaknya akan meningkatkan pengawasan terhadap kinerja penyidik dari mulai Kapolda, Inspektorat

Suluh Indonesia/ade

DIADILI - Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah saat menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan mesin jahit dan impor sapi di Departemen Sosial di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin.

JAKARTA - Masyarakat Peduli Bencana Indonesia (MPBI) menyarankan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI fokus untuk mendirikan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) daripada membuat pusat pengendalian penanggulangan bencana daerah (P3BD). ‘’Kalau bisa dimaksimalkan dulu fungsi BPBD. Apa sudah dipelajari fungsi BPBD dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Ini masalah prioritas,” kata Presidium MPBI, Henny Dwi Vidiarina yang dihubungi di Jakarta, kemarin. Vidiarina menyatakan hal tersebut menanggapi rencana Pemprov DKI mengkaji pembentukan P3BD sebagai pengembangan dari (BPBD) untuk menanggulangi bencana sesuai kebutuhan khusus setingkat ibu kota. Selain dikhawatirkan tumpang tindih dengan fungsi BPBD,maka pendirian P3BD akan memboroskan dana pemerintah. Vidiarina menganalisis ide pendirian P3BD karena kekhawatiran payung hukum terhadap tindakan sekretaris daerah (sekda) sebagai Kepala BPBD dalam mena-

ngani bencana. ‘’Sebenarnya Gubernur (Fauzi Bowo, red) bisa mengintervensi BPBD, dan tidak harus membuat badan baru. Karena pada dasarnya keputusan evakuasi sudah ada pada prosedur tetap dari kerja BPBD yang mewakili gubernur,” jelasnya. Vidiarina melihat sebenarnya Pemprov DKI Jakarta sudah selangkah lebih maju dibanding provinsi lain dalam penanganan bencana dengan adanya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanganan Bencana (Damkar dan PB). ‘’Dulu pada saat UU Penanggulangan Bencana tahun 2007, Jakarta sudah membuat sistem penanggulangan bencana dengan belajar otodidak dengan membuat Dinas Damkar dan PB,” katanya. Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat mengatakan pihaknya mengkaji pembentukan pusat pengendalian penanggulangan bencana daerah (P3BD) yang merupakan pengembangan dari BPBD untuk menanggulangi bencana sesuai kebutuhan khusus setingkat ibu kota. Prijanto menjelaskan P3BD akan berfungsi sebagai pusat komando penanggulangan bencana dari Muspida. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Rabu 24 November 2010

3

Kirim TKI ke Saudi

Pemerintah Akan Selektif JAKARTA - Pemerintah akan melakukan penghambatan sementara pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) ke negara Arab Saudi paska kasus Sumiati dan Kikim dan memastikan TKI yang dikirim adalah yang memiliki kualifikasi yang dibutuhkan. ‘’Jadi mulai sekarang, sebenarnya sudah dari lama, kita lakukan pengetatan. Kita akan lakukan penghambatan sementara, atau kita sebut masa jeda dengan seleksi lebih ketat untuk pengiriman TKI ini. Saat ini sedang berkoordinasi dengan kelembagaan, semua harus sesuai aturan dan mekanisme kontrol yang ketat,” ujar Menteri Tenaga Kerja dan Trans-

migrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar ketika ditemui usai seminar “Pencegahan Pelecehan Seksual di Tempat Kerja” di Jakarta, kemarin. Muhaimin tidak menampik upaya pengetatan pemberangkatan TKI ke Arab Saudi itu adalah sebagai langkah menuju penghentian pengiriman sementara atau moratorium namun menegaskan bahwa pihaknya masih akan melakukan berbagai kajian sebelum pemerintah memutuskan untuk melakukan moratorium. ‘’Kalau dibutuhkan moratorium, kita harus siap. Moratorium harus dilakukan dengan persiapan yang lengkap. Kita gak bisa ngomong mora-

torium tanpa ada kesiapan. Kesiapan itu harus utuh, ada aspek asuransi, aspek jaminan dan lain-lain. Ini harus kita ukur betul agar moratorium tidak merugikan siapa pun dan moratorium menjadi solusi,” paparnya. Saat ini, pemerintah disebutnya sedang mempersiapkan solusi terakhir atau moratorium tersebut agar tidak ada dampak negatif mengingat Arab Saudi merupakan penampung TKI terbesar kedua setelah Malaysia dengan jumlah TKI di negara itu berjumlah sekitar satu juta orang. (ant)

Dana REDD Terancam JAKARTA - Greenpeace Indonesia mengkhawatirkan penggunaan dana Reducing Emissions from Deforestation and Degradation (REDD), atau uang perlindungan yang diberikan oleh Norwegia kepada Indonesia senilai 1 miliar dolar AS. ‘’Kami khawatir dana perlindungan hutan dan pengurangan emisi karbon dibajak dan malah digunakan untuk mensubsidi konversi hutan alam yang terjadi saat ini,” ujar Juru kampanye Hutan Greenpeace Asia Tenggara Bustar Maitar di Jakarta, kemarin. Laporan Greenpeace yang

berjudul “Protection Money” mengungkap rencana ekspansi saat ini berambisi menggandakan produksi minyak kelapa sawit pada 2020 dengan target tambahan untuk pertanian dan produksi biofuel. Seperti yang tertulis dalam laporan tersebut, rencana ekspansi perkebunan seluas 63 juta hektare untuk peningkatan produksi tahun 2030 jika digabungkan dengan lemahnya pemahaman tentang lahan terdegradasi dapat mengakibatkan dana REDD digunakan untuk mendukung perusakan dan deforestasi.

Bustar menambahkan kekhawatiran pihaknya terhadap tindakan korupsi dana REDD seperti kasus penyuapan dana reboisasi besar-besaran tahun 19941998, serta kecenderungan rawan korupsi tinggi di tahun-tahun pemilu. Namun, ia mengaku optimistis dengan komitmen Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenai visi progresif untuk pembangunan rendah karbo dengan target total pengurangan 26 persen emisi karbon di tahun 2020. (ant)

Tiga Skenario Rekrut Guru JAKARTA - Kementerian Pendidikan Nasional mulai 2011 menyiapkan tiga skenario rekrutmen guru baru masing-masing untuk jangka pendek, menengah, dan panjang yang ditujukan memenuhi kebutuhan guru yang pensiun, guru bidang studi baru, dan kebutuhan daerah baru. ‘’Untuk mengatasi kebutuhan guru jangka pendek dengan merekrut lulusan S1/D4 yang berminat menjadi guru,” kata Mendiknas Mohammad Nuh usai membuka Seminar Guru Nasional 2010 di Kemdiknas, Jakarta, kemarin. Sebelum mengajar, kata Mendiknas, mereka terlebih

dahulu mengikuti pendidikan profesi selama dua semester atau satu tahun. ‘’Kebutuhan guru selalu ada tiap tahun. Oleh karena itu, tidak mungkin mengandalkan dari awal, sehingga kita siapkan yang baru lulus,” katanya. Guru-guru yang baru ini, kata Mendiknas, kalau tidak disiapkan pendidikan profesinya akan menjadi beban. ‘’Oleh karena itu, mulai tahun 2011 Kemdiknas akan merintis pendidikan profesi bekerja sama dengan Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK),” katanya. Adapun untuk mengatasi

kebutuhan guru pada jangka menengah, pemerintah akan memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang duduk di semester 5 atau 6. Mereka yang berminat menjadi guru ditawarkan untuk pindah jalur, sehingga begitu lulus sudah tidak perlu lagi mengikuti pendidikan profesi satu tahun. ‘’Jadi pendidikan profesi embedded, sudah melekat di situ,” katanya. Sementara, lanjut Mendiknas, untuk mengatasi kebutuhan guru pada jangka panjang melalui pendidikan sarjana. (son)

Suluh Indonesia/ant

HUTAN PANTAI - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Menhut Zulkifli Hasan (kiri) dan Men KP Fadel Muhammad (kanan) berjalan menuju ke lokasi acara pembukaan Konferensi dan Pameran Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara 2010 di Jakarta, kemarin.

UU Penyelenggaraan Pemilu

Harus Diprioritaskan JAKARTA - Wakil Ketua Konsorsium Reformasi Hukum Nasional Yulianto mengatakan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) harus memprioritaskan pembahasan revisi UndangUndang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu dan menyelesaikannya tepat waktu. ‘’Pembahasan ini harus disegerakan. Jika memang sampai sekarang belum ada kesepakatan maka cari titik temunya seperti apa,” katanya dalam diskusi dengan tema Partai Politik Masuk KPU Kacaukan Penataan Pemilu 2014 di Jakarta, kemarin. Pembahasan rancangan revisi UU 22/2007 telah berlarutlarut di tingkat Panitia Kerja (Panja) Revisi UU 22/2007. Perdebatan tentang pasal yang

mengatur tentang syarat keanggotaan penyelenggara pemilu, ujarnya, sudah tidak produktif dan justru menghambat pembahasan perubahan UU tersebut. Menurut dia, usulan agar anggota partai politik dapat menjadi penyelenggara pemilu sangat berbahaya diterapkan karena akan mempengaruhi independensi lembaga pemilu. Ia mengatakan, seharusnya syarat menjadi penyelenggara pemilu sesuai UU 22/2007 yakni tidak pernah menjadi anggota partai politik sekurangkurangnya dalam jangka waktu lima tahun, tetap dipertahankan. Yulianto mengingatkan jika revisi UU 22/2007 tidak diselesaikan secepatnya maka akan mengacaukan pelaksa-

naan Pemilu 2014 karena UU ini mengatur tentang keanggotaan dan masa kerja penyelenggara pemilu. Menurut dia, Panja Revisi UU 22/2007 harus segera membuat keputusan. Jika tidak ada titik temu, maka sebaiknya pasal tersebut tidak diubah dan tetap menggunakan ketentuan yang telah diatur dalam UU 22/2007. Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua Departemen Kajian Kebijakan DPP Partai Golkar Indra J. Piliang mengatakan secara pribadi dirinya tidak setuju apabila anggota partai politik menjadi penyelenggara pemilu. ‘’Anggota KPU dari partai politik pasti tidak bisa menjadi idealis. Selain itu kecurigaan pub-

lik terhadap penyelenggara pemilu akan meluas jika anggota partai dibolehkan menjadi penyelenggara pemilu,” katanya dalam diskusi tersebut. Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR Ganjar Pranowo mengatakan, Komisi II akan menyelesaikan revisi UU 22/ 2007 pada minggu pertama seusai reses. ‘’Pada minggu pertama segera dibahas dan dilakukan upaya-upaya lobi lagi untuk mencari titik temu soal keanggotaan Komisi Pemilihan Umum,” kata Ganjar. Sementara itu, lembagalembaga pemantau pemilu siap untuk maju ke MK apabila UU penyelenggara pemilu yang baru membolehkan anggota parpol menjadi penyelenggara pemilu. (ant)

Terkait Penanganan Kasus Gayus

Presiden Harus Ultimatum Kapolri

Suluh Indonesia/ant

GAYUS - Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo bersama wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto usai mengadakan pertemuan membahas kelanjutan penanganan kasus Gayus Tambunan di Jakarta, kemarin.

JAKARTA - Pengamat Politik Charta Politika Yunarto Wijaya mengharapkan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan ultimatum kepada Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo dan Jaksa Agung (Plt) Darmono dalam menyelesaikan kasus mafia pajak Gayus Halomoan Tambunan. ‘’Kasus ini diindikasikan melibatkan aparat-aparat hukum baik Kepolisian ataupun Kejaksaan yang notabene adalah bagian dari wilayah eksekutif di bawah presiden. Presiden harus berani memberikan instruksi kepada Jaksa Agung dan Kapolri untuk melakukan tindakan tegas,” katanya di

ICMI Jangan Diisi Partisan JAKARTA - Presidium kepemimpinan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang akan menggelar Muktamar V di Bogor, Jawa Barat, pada 4-7 Desember 2010 diharapkan tidak berasal dari politisi. ‘’ICMI merupakan forum intelektual, sehingga sebaiknya tidak diisi oleh politisi yang memiliki banyak kepentingan. Lebih baik unsur politisi, seperti Hatta Rajasa (Pre-

sidium ICMI sekarang-red) dan Muhammad Nuh menjadi Ketua Dewan Pakar atau Ketua Dewan Penasehat ICMI saja,’’ kata Ketua Panitia Muktamar V ICMI Ricky Rachmadi di Jakarta, kemarin. Muktamar V ICMI direncanakan akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Bogor, sementara sidang-sidang akan dilaksanakan di International

Convention Centre IPB Bogor. Nama-nama kandidat yang disebut-sebut akan mengisi presidium ICMI periode 20102015, antara lain, Ilham Habibie, Sugiharto, Jimly Asshidiqie (Ketua Dewan Penasihat ICMI), Nanat Fatah Natsir dan Marwah Daud Ibrahim. ‘’Kandidat yang mengisi presidium kepemimpinan ICMI harus diusulkan dengan mendapatkan dukungan dari daerah. Para

kandidat harus turun ke daerah untuk mendapatkan dukungan. Ini kami berikan waktu saat pramuktamar ini,” katanya. Mengenai permintaan dari ICMI Jatim agar ICMI dipegang oleh ketua umum, lanjut dia, struktur kepengurusan ICMI tetap berbentuk presidium, seperti pelaksanaan Mukmatar sebelumnya. ‘’Ke-pengurusan berbentuk presidium masih layak,’’ katanya. (ant)

Menakertrans Terbitkan Pedoman

Pencegahan Pelecehan Seksual JAKARTA - Pemerintah menanggapi serius mengenai kasus pelecehan seksual ditempat kerja yang merupakan sebuah bentuk diskriminasi gender dengan mengeluarkan peraturan mengenai hal tersebut. ‘’Saya akan menerbitkan sebuah kepmen (keputusan menteri) yang menjadi rujukan pencegahan pelecehan seksual ditempat kerja. Kepmen ini semacam pedoman awal yang memberikan guidance (pe-

doman) ke perusahaan, para pengusaha, serikat pekerja dalam hubungan industrialnya agar beberapa poin penting yang menjadi ancaman pelecehan seksual tidak dilakukan,” kata Menakertrans Muhaimin Iskandar di Jakarta, kemarin. Dalam rangka menyusun pedoman tersebut, Kemenakertrans bekerja sama dengan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menyelenggarakan seminar “Pencegahan

Pelecehan Seksual di Tempat Kerja” yang menghadirkan berbagai narasumber misalnya dari Asosiasi Pengusaha Indonesia, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan dari ILO. ‘’Pencegahan ini sangat penting dan seminar ini memperkaya pedoman itu agar lebih teknis, lebih bisa dipahami, lebih komprehensif dalam upaya mencegah pelecehan ditempat

kerja,” kata Menakertrans. Salah satu alasan mengapa pedoman pencegahan pelecehan seksual semacam itu dibutuhkan adalah karena isu pelecehan seksual merupakan hal yang serius di berbagai negara dan menjadi perhatian dunia internasional. Pelecehan bisa mendatangkan banyak kerugian seperti menurunnya kinerja pegawai, penurunan produksi bagi pengusaha. (ant)

Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, Presiden harus berani memberi ultimatum dengan memberikan tenggat waktu kepada Kapolri dan Jaksa Agung. ‘’Tenggat waktu ini untuk mencari sampai dimana dan siapa saja aparat di bawah Jaksa Agung dan Kapolri yang terlibat. Kalau tidak bisa, berikan tindakan tegas buat Kapolri tersebut,” katanya. Namun bila kasus ini terasa janggal ditangani oleh Kepolisian dan Kejaksaan maka menurut dia, Presiden sebaiknya segera mendorong kasus ini untuk dilimpahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi

(KPK). Selain itu, ia mengatakan, presiden juga harus memberikan instruksi kepada Kapolri Timur Pradopo untuk melakukan pembersihan internal. Khusus untuk Polri langkah pembersihan internal melalui instruksi Presiden ini akan menjadi sebuah preseden baru, mengingat Kapolri baru saja diangkat,” katanya. Ia mengatakan, langkahlangkah presiden tersebut akan dapat menaikkan kredibilitas Polri dan Kejaksaan sekaligus juga Pemerintahan di hadapan persepsi publik. Ia menambahkan, langkah Presiden tersebut penting un-

tuk mendorong reformasi di bidang penegakan hukum. ‘’Selama intervensi atau langkah ini dilakukan dalam kapasitas sebagai kepala eksekutif terhadap penegak hukum dibawahnya, ini tidak masalah. Yang tidak boleh dilakukan adalah intervensi terhadap suatu kasus tersebut, misal instruksi terhadap substansi berkas perkara, dan lain-lainnya,” katanya. Ia mengatakan, kasus Gayus ini bisa menjadi sangat liar dengan aroma politik yang sangat kental, namun juga bisa menjadi momen untuk mendorong pemberantasan mafia hukum. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Rabu 24 November 2010

4

L intas Warga Keracunan Bubur SEBANYAK 40 warga RT 01 dan 02/ RW 04 Kampung Rawa Buaya, Kelurahan Medang, Kecamatan Pegedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami keracunan setelah menyantap bubur. Menurut warga, para korban dirawat di RS As-Shobirin Serpong karena mengalami muntah-muntah dan buang air. Dijelaskan warga, sekitar pukul 07.00 pagi warga membeli bubur ayam dari penjual keliling di wilayah sekitar. Namun, sekitar pukul 09.00, warga yang membeli mengalami lemas. Tidak lama kemudian, warga mengalami muntah-muntah dan buang air hingga akhirnya dirujuk ke rumah sakit As-Shobirin Serpong untuk mendapatkan perawatan. Husen, salah seorang korban lainnya menjelaskan, keracunan bubur tersebut diduga disebabkan karena kandungan kaldu yang ditambahkan ke bubur. Sebab, ada sebagian warga yang mengkonsumsi bubur tetapi tidak mengalami muntah, mereka tidak menggunakan tambahan kaldu, seperti dialami Siti Aisyah yang tidak pakai kaldu. (ant)

PKL Bogor Ditertibkan SATPOL PP Kota Bogor melakukan penertiban pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang Jalan Merdeka, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah. Kepala Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kota Bogor, Jimmi Hutapea mengatakan, penertiban hari ini terfokus pada PKL yang berada di sepanjang Jalan Medeka. Ada sekitar 48 lapak PKL yang ditertibkan, mulai dari Eks Presiden Teater hingga depan Pusat Grosir Bogor. Jimmi menyebutkan penertiban dalam rangka penegakan Perda nomor 13/2005 dan Perda nomor 8/2006 tentang ketertiban umum. Penertiban tersebut kata Jimmi menyusul dikeluarkannya surat perintah dari Kepala Satpol PP Kota Bogor Yan Yan Rusmana bernomor 511.23/946-Opsdal yang menginstruksikan penertiban dalam rangka revitalisasi fungsi jalan, taman dan trotoar di Jalan Merdeka. Ia mengatakan, operasi penertiban merupakan operasi gabungan dengan beberapa pihak di antaranya Dishub, Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya. (ant)

Dokter Hewan Minim KESADARAN dan kebutuhan nasional terhadap kesehatan hewan terus mengalami peningkatan, sehingga keberadaan profesi dokter hewan semakin dibutuhkan, guna menjamin konsumsi daging yang sehat dan higienis. Kepala Humas IPB Henny Windarti di Bogor, kemarin mengatakan, tren kebutuhan terhadap profesi dokter hewan dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Dia mengemukakan, saat ini Indonesia membutuhkan sedikitnya 2.000 dokter hewan, guna ditempatkan di berbagai daerah. Dekan Fakultas Kedokteran Hewan IPB I Wayan Teguh Wibawan menambahkan, kebutuhan nasional terhadap 2.000 dokter hewan hingga kini belum sepenuhnya terpenuhi. Menurut dia, berbagai perguruan tinggi di tanah air yang membuka fakultas atau jurusan kedokteran hewan belum dapat memenuhi tingginya kebutuhan nasional terhadap dokter hewan. Dikatakannya, lima perguruan tinggi penyelenggara program kedokteran hewan, hanya mampu meluluskan 400 orang. (ant)

PNJ

Gelar SNP2M 2010 DEPOK - Politehnik Negeri Jakarta (PNJ) gelar Seminar Nasional hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SNP2M) 2010. seminar diikuti oleh 10 perguruan tinggi. Para dosen memaparkan hasil penelitian yang dilakukan. Seminar ini adalah kerjasama antara PNJ dan Ditjen Pendidikan Tinggi dan sudah kedua kalinya digelar. Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UP2M) Politehnik Negeri Jakarta (PNJ) Budi Damianto mengatakan, saat iniindustri keratif Indonesia sedang berkembang. Untuk itu diperlukan pelaku usaha harus memperhatikan kemasan produknya. Kalau pelaku usaha tidak memperhatikan bagaimana cara pengemasan yang baik dan menarik, mustahil produknya akan diminati. “Ini kelemahannya. Mereka hanya melihat konten saja, bukan packagingnya,” kata Budi disela-sela seminar, kemarin. Dia menambahkan, diperlukan kreatifitas pelaku usaha dalam mengembangkan industri kecil. Saat ini, pelaku usaha hanya mengedepankan isi

produk yang dihasilkan daripada kemasannya. “Padahal, kemasan itu sangat mempengaruhi perilaku konsumen. Satu produk yang sama namun dikemas dengan cara berbeda, maka hasilnya akan berbeda,” jelasnya. Kerjasama industri dan perguruan tinggi, sambung dia sangat diperlukan dalam kemajuan dunia usaha Indonesia. Dari hasil penelitian yang dipaparkan dalam seminar diharap dapat diaplikasikan di dunia industri. “Penelitian yang dilakukan para dosen diharap dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Hanya saja, saat ini belum ada jalan yang pas antara industri untuk menerapkan hasil penelitian tersebut,” terang Budi. Pembantu Direktur I Sri Wahyono mengungkapkan, beberapa penelitian yang telah diterapkan merupakan bukti keberhasilan penelitian para dosen. Ke depan dia berharap tercipta sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi. “Kami meminta dunia industri agar dapat membantu secara kontiniti,” ujarnya. (rin)

Suluh Indonesia/bas

SIDANG TERORISME - Terdakwa kasus terorisme Aceh Sofyan Tsauri bertemu keluarga usai sidang mendengarkan keterangan saksi di PN Depok, Jabar, kmarin. Sidang yang berlangsung selama lima menit tersebut ditunda karena jaksa salah mendatangkan saksi untuk didengarkan kesaksiannya.

Anggota DPR Soroti

Layanan KRL Memburuk BOGOR - Anggota Komisi Transportasi DPR RI, Yudi Widiana Adia menyoroti memburuknya layanan kereta rel listrik (KRL), khususnya di kelas ekonomi Jabodetabek. ‘’Saya kecewa dan geram dengan sikap PT Kereta Api (KA) yang terkesan mengabaikan kepentingan rakyat di sektor transportasi tersebut,” katanya di Bogor, kemarin. Menurut Yudi, meski PT

KA mengharapkan penumpang beralih ke KRL AC demi peningkatan pelayanan, bukan berarti mereka bisa mengabaikan layanan bagi penumpang kelas ekonomi. Lebih lanjut, Yudi mengatakan, berdasarkan pantauannya, dua hari terakhir ini jumlah gerbong KRL ekonomi dikurangi dari delapan gerbing hanya menjadi empat. Akibatnya penumpang berdesak-desakkan, bahkan banyak yang terpaksa bergelantungan

di pintu serta naik ke atap kereta. ‘’Jangan dulu bicara aman dan nyaman deh. Untuk disebut manusiawi saja sangat jauh dari kondisi yang manusiawi. Kasihan lah rakyat kita yang ekonominya terbatas,” kata politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu. Menurut dia, tidak beralihnya penumpang kelas ekonomi ke KRL AC itu disebabkan dua hal. Pertama di kelas KRL AC pun pelayanan PT KA masih

BBR Protes Penertiban PKL BOGOR - Sekitar 150 orang yang mengatasnamakan Benteng Bogor Raya (BBR) berunjuk rasa di Gedung DPRD Kota Bogor, Jabar menolak penertiban pedagang kaki lima oleh Satuan Polisi Pamong Praja di wilayah tersebut. Penolakan ini dilakukan karena massa menilai Satpol PP telah bertindak sewenang-wenang kepada PKL dengan melakukan pungutan liar ke sejumlah pedagang. ‘’Tertibkan dulu pungutan liar, baru PKL bisa dibenahi. Bagaimana PKL bisa dibenahi kalau oknum Satpol PP melakukan pungutan kepada PKL,” kata Sekretaris Jenderal BBR Umar Koha. Ia mengatakan, penertiban jangan ada lagi “kongka-

likong”. ‘’Kita sudah punya Perda tapi tidak berjalan, karena ada ‘kongkalikong’ di Satpol PP ini,” katanya. Umar mengatakan tuntutan dari BBR adalah dihapuskannya pungli yang dilakukan oleh oknum aparat penegak Perda. Ia mengakui, keberadaan PKL sangat mengganggu ketertiban, menyebabkan macet, tapi PKL tidak bisa ditertibkan hanya dengan pembongkaran saja jika pungli masih terus berjalan. ‘’Penertiban sangat merugikan PKL, karena mereka juga membayar kepada oknum Satpol PP,” katanya. Umar menyebutkan pihaknya telah menurunkan tim khusus untuk mengawasi pungutan liar yang dilakukan oleh oknum. Dari hasil penga-

wasan yang dilakukan selama lebih dari satu minggu pihaknya menemukan bukti-bukti adanya pungutan tersebut. ‘’Per hari PKL bisa membayar Rp17.000 kepada oknum Satpol PP, tidak hanya pungutan harian, ada juga bulanan bahkan tahunan, makanya PKL banyak yang melanggar aturan karena mereka merasa sudah membayar,” katanya. Oleh karena itu, kata Umar, pihaknya meminta anggota dewan untuk menuntaskan persoalan ini. Karena menurut mereka permasalahan PKL tidak akan tuntas jika pungutan liar tidak dihentikan. Aksi berlangsung damai, massa yang memadati halaman depan gedung DPRD diterima anggota DPRD. (ant)

Marbot Masjid

Diduga Cabuli Bocah BOGOR – Supandi alias Pandi (36), seorang pengurus masjid (Marbot) di masid AlHidayah, Keluarahan Panaragan, Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor harus berurusan dengan polisi karena dituduh telah mencabuli enam orang anak dibawah umur. Ke-enam bocah yang diduga telah menjadi korban kebejatan tersangka, yakni PT (5), AM (6), AY (8), RR (4), YL (6) dan VR (7). Untuk proses lebih lanjut, tersangka langsung digelandang ke Mapolsek Bogor Tengah. Polisi terpaksa menangkap terangka, setelah menerima laporan dari salah satu ibu korban yang mengadukan perbuatan bejat tersangka kepada putrinya ke Mapolresta Bogor. “Saya baru mengetahui ini semua setelah anak kami mengeluh sakit saat dia buang air.

Kemudian setelah saya Tanya dan desak, akhirnya dia mau mengakui kalau telah dicabuli oleh tersangka,” kata Diah, salah satu orang tua korban penuh emosi, di Mapolresta Bogor, kemarin. Dari pengakuan anaknya, perlakukan pencabulan tersebut kerap dilakukan tersangka secara berkali kali saat meraka berada di masjid. “Anak-anak biasanya diiming-imingi uang tiga ribu, meraka juga diancam tersangka agar tidak menceritakan apa-apa kepada orang lain,” ungkapnya. Kanit PPA Polresta Bogor Kota, Ipda Ika Santi, saat dikonfirmasi wartawan juga membenarkan adanya laporan pencabulan yang dilakukan tersangka. “Kita masih terus menyelidiki kasus ini,” tegasnya. (bas)

Suluh Indonesia/ant

PENUMPUKAN - Sejumlah calon penumpang maskapai Garuda Indonesia mengantri untuk cek-in, di Terminal 2F, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, kemarin.

jauh dari harapan. Kedua, faktanya memang masyarakat yang tidak mampu dan sangat tergantung dengan transportasi publik yang murah masih sangat banyak. ‘’Dan itu tugas pemerintah untuk menyediakan layanan transportasi murah lewat subsidi dari anggaran negara. Selama pemerintah belum mampu menyejahterakan rakyatnya, subsidi untuk rakyat itu masih tetap diperlukan,” tambahnya.

Terlebih, menurut dia, akibat kebijakan pembangunan yang tidak tepat, masyarakat dibebani oleh biaya transportasi yang tinggi. Ia merujuk sebuah hasil riset yang menunjukkan pengeluaran rakyat menengah ke bawah untuk transportasi saat ini mencapai 30-40 persen dari total penghasilan mereka. Padahal, idealnya biaya untuk transportasi maksimum hanya 15 persen saja. (ant)

Dianaktirikan Pemerintah

Para Guru Swasta Ngadu Ke PWI CIBINONG – Para pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Guru dan Dosen Swasta Republik Indonesia (PGDSRI), Kabupaten Bogor mengaku, bahwa perhatian pemerintah kepada para guru dan dosen, khusunya yang selama ini tergabung dalam wadah PGDSRI Kab.Bogor masih sangat minim. Akibatnya, banyak anggota PGDSRI yang mengeluh karena merasa masih ‘dianaktirikan’ oleh pemerintah daerah. ‘’Kalau selama ini kami para guru suwasta ini masih mengeluh karena merasa masih dimarginalkan oleh Pemerintah Kab.Bogor itu memang benar, sebeb faktanya memang demikian,” kata Sekretaris Umum PGDSRI, Kab.Bogor H. Asylak Mansyur, saat melakukan silaturohmi dengan para pengurus PWI Kab.Bogor, di Cibinong, kemarin. Kedatangan para pengurus PGDSRI di kantor PWI Kab.Bogor diterima langsung oleh Ketua PWI Kab.bogor, H. Danag Donoroso, didampingi para pengurus lalinnya. “Maksud dan tujuan kami ke sini memang untuk mengadukan nasib kami para guru dan dosen swasta yang selama ini kurang diperhatikan Pemerintah. Kami menilai dalam segala hal selalu saja para

Guru PNS yang didahulukan, bahkan hak-hak kami sering sekali terlupakan,” protes Asylak. Dosen Swasta Di Kabupaten Bogor saat ini tercatat jumlah guru dan dosen swasta lebih dari 17 ribu orang. “Jadi PGDSRI yang kini baru berusia 9 tahun ini sebagai wdah untuk mengakomodir para guru dan dosen swasta yang selama ini belum terakomodir PGRI yang notabennya dihuni para tenaga pendidik berstatus PNS,” jelasnya. Asylak Mansyur, berharap melalui peran pers dalam hal ini para anggota PWI di Kabupaten Bogor, dapat menjembatani dengan menulis apa yang selama ini menjadi keluhan dan aspirasi para guru dan dosen suwasta kepada Pemerintah Kab.Bogor. “Sesuai peran dan tugas kami sebagi wartawan tentu kami akan menulis fakta dan realita sebenarnya yang dialami para guru swasta di Kab.Bogor. Tapi kami juga menyarankan agar para pengurus PGDSRI juga mengedepankan caracara bijak dan halus, misalnya melalui jalan mediasi kepada Pemerintah Kab Bogor. Insa allah kami di PWI siap membantunya,” ujar H. Danang Donoroso. (bas)

Ketika Perkawinan Tak Lagi Sakral TINGKAT perceraian di Depok tinggi. Dari data yang dikutip Pengadilan Agama Kota Depok, ratusan cerai didominasi oleh cerai gugat. Apa alasannya ? Menurut Wakil Ketua PA Kota Depok, Abdul Haris, pihaknya juga tengah menangani puluhan kasus perceraian Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Depok. Tahun 2009, tercatat 45 kasus perceraian PNS Depok. Sedangkan yang sudah diputus sudah tujuh kasus. “Sekarang sedang kita lanjut-

kan,” tandas Haris. Ketentuan tentang perkawinan yang berlaku bagi PNS itu sendiri, diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 10 tahun 1983 jo PP No. 45 tahun 1990, serta surat edaran Kepala BAKN No. 08/SE/1983 jo surat edaran Kepala BAKN No.48/SE/1990 tentang Perkawinan dan Perceraian bagi PNS. “Kasus cerai ta-

lak berjumlah 14 kasus. Cerai talak diajukan pihak laki-laki. Sedangkan kasus cerai gugat mencapai angka 31 kasus. Kasus cerai gugat diajukan pihak perempuan,” kata Abdul Haris. Ketentuan tentang perkawinan yang berlaku bagi seluruh warga dan penduduk Indonesia diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 1 tahun 1974 dan PP No.9 tahun 1975. Untuk kasus Depok, kata Abdul Haris, jumlah kasus perceraian di tahun 2009 mencapai angka 2404, yang diselsaikan 1819. “Masih terdapat sisa 584 kasus.

Sisa kasus tersebut dilanjutkan ke tahun 2010,” katanya. Hingga Oktober 2010, jumlah kasus perceraian yang ditangani pengadilan mencapai angka 649. Abdul Haris merinci lebih jauh, untuk kasus cerai gugat di tahun 2009 mencapai angka 923 kasus, dan cerai talak 400 kasus. Sedangkan di bulan Oktober 2010, untuk kasus cerai gugat 135 kasus dan cerai talak 53 kasus. ‘’Sisanya aneka ragam kasus: penetapan waris, izin poligami, perwalian, pengasuhan anak, pembatalan perkawinan, harta bersama, wali adol, wasiat,

dan dispensasi,” katanya. Selain itu, kata dia, pengadilan juga mencatat 215 perkara yang dicabut pihak berpekara. Sebanyak 9 ditolak pengadilan, 36 kasus tidak diterima, dan 93 kasus gugur. “Jadi tidak semua perkara diterima pengadilan. Kita juga mempertimbangkan sisi hukum yang berlaku di Indonesia,” katanya. Sementara itu, di aula Pengadilan Agama terlihat puluhan pria dan wanita duduk berkumpul menunggu dipanggil untuk melakukan persidangan. (rin)


pini

Suluh Indonesia, Rabu 24 November 2010

F OKUS Memberi Peringatan Negara Lain I MASA Orde Baru dan masa Reformasi, politik konfrontasi jelas tidak ada. Di dua era ini, persahabatan menjadi sangat penting. Orde Baru mementingkan persahabatan dengan negara-negara Asia Tenggara sebagai sebuah bukti kepada negara Barat bahwa Indonesia bukanlah negara konfrontatif. Citra ini dibangun demi melancarkan pembangunan dalam negeri Indonesia. Pembangunan ini memerlukan banyak biaya dan biaya lebih mudah didapat dari negara-negara donor, apabila citra sebagai negara yang konfrontatiff tidak melekat pada negara Indonesia. Itulah yang terjadi di masa Presiden Soeharto. Secara politis maupun ekonomi, upaya ini berhasil dilakukan. Negara kita tidak lagi dipandang sebagai negara yang konfrontatif dan pembangunan berhasil dilaksanakan. Tetapi utang, Indonesia punya banyak. Di masa reformasi, persahabatan antar negara adalah sebuah keperluan. Globalisasi dengan dasar saling ketergantungan antar satu negara dengan negara lain, memerlukan persahabatan untuk bisa saling menjalin kerja sama. Maka inilah yang dilakukan oleh Presiden Megawati, Habibie, Gus Dur dan Susilo Bambang Yudhoyono. Ini jelas sebuah kebijaksaan yang pro-globalisasi dan pro- pembangunan. Tidak seperti Orde Baru yang terkesan demikian mulus menjalankan kebijakan politisnya, pemerintahan keempat presiden di masa reformasi terganggu oleh berbagai peristiwa kekerasan, apakah itu bentrokan antara suku, konflik antar agama atau terorisme. Inilah yang kemudian membuat bantuan ekonomi itu sedikit macet ke Indonesia. Bagi negara pemberi donor, citra negatif tentang kekerasan dan kerusuhan itu akan dipandang mampu mengganggu investasinya dalam bentuk bantuan keuangan, terganggu. Akan tetapi bagaimana jika kemudian harkat dan martabat bangsa dan negara yang diinjak-injak oleh negara luar? Apakah tidak boleh Indonesia bersikap konfrontatif? Apakah sikap demikian akan kembali mengganggu citra Indonesia dan bertolak-belakang dengan keperluan di era globalisasi? Sikap konfrontatif sesungguhnya bisa dibedakan menjadi dua sisi. Konfrontatif yang bersifat radikal dan konfrotatif yang bersifat konstruktif. Yang pertama bisa saja disebut sebagai penyerang negara lain yang ingin menguasai, sedangkan yang kedua adalah pembelaan diri. Maksudnya ada alasan untuk pembelaan diri dari reaksi gangguan pihak pihak luar. Alasan kedua inilah yang harus kita lakukan terhadap mereka-mereka yang menganggu harkat dan martabat negara. Penganiayaan para TKI di luar negeri adalah perendahan terhadap martabat bangsa dan negara. Karena itu kita pantas konfrontatif. Di sini konfrontatif itu adalah sikap yang mengecam, melawan dan mereaksi negara-negara yang melakukan penghinaan tersebut. Kita tidak menyerang mereka tetapi melakukan protes, melakukan pemanggilan kepada perwakilan negara yang bersangkutan dan melakukan tindakan untuk membuktikan itu. Tindakan menghentikan pengiriman TKI, menarik seluruh TKI adalah hal yang pantas. Inilah sikap konfrontatif tersebut. Memang benar, jutaan TKI kita ada di luar negeri dan triliunan rupiah bisa disumbangkan sebagai devisa negara. Tetapi jumlah itu sama sekali tidak ada artinya jika penghargaan kepada hak asasi para TKI kita sama tidak diperhatikan. Bagaimana kita memandang seorang TKI kita tibatiba ditemukan tewas dengan luka-luka yang menganga dan tergeletak di pinggir jalan. Jelas banyak negara yang memerlukan TKI. Indonesia perlu mengambil langkah konfrontatif dan tidak perlu takut dengan satu negara saja untuk mempekerjakan tenaga kerja Indonesia. Masih banyak negara kaya yang bisa dimanfaatkan sebagai lahan. Inilah cara Indonesia untuk memperingatkan negara lain yang menginjak-injak harkat dan martabat bangsa. ***

D

Bang D

Tragedi Hubungan Industrial Tripartit KISAH sedih mengenai buruh migran di luar negeri kembali membuka sejarah kelam perburuhan di Indonesia. Hal itu ditunjukkan dengan modus yang sama yakni penganiayaan melewati batasan nurani kemanusiaan yang dilakukan terhadap Sumiati, TKI yang berasal dari NTT di Arab Saudi dan beberapa orang lainnya yang diancam hukuman penjara di Malaysia dikarenakan tidak menuruti permintaan sang majikan. Tentunya gambaran mengenai Sumiati tersebut setidaknya juga melanda pola kerja buruh dalam negeri yang selama ini belum di- blow up media massa. Dalam hal ini, persoalan klasik juga mengemuka yakni lemahnya posisi tawar buruh Indonesia kepada negara dan pengusaha dalam kerangka hubungan tripartit. Ditengarai posisi buruh yang memiliki hubungan ketergantungan yang tinggi kepada dua aktor tersebut mengakibatkan buruh mengalami pengabaian mengenai hak-hak yang seharusnya mereka dapatkan seperti halnya standar gaji yang layak, tunjangan makan dan kesehatan, jatah liburan, dan lain sebagainya. Sejatinya pola subordinasi yang sedemikian menjadikan buruh sebagai objek eksplorasi dan eksploitasi yang berlebihan dari kedua aktor tersebut (Hadiz, 2000). Walaupun adanya serikat buruh dapat menjadi alat perjuangan para buruh untuk meraih apa yang menjadi haknya, namun hal itu tak lebih dari sekadar upaya kedua aktor untuk menjinakkan buruh supaya tidak berkembang menjadi gerakan radikal dengan menjadikan elite buruh tersebut yang diperhatikan aspirasinya oleh kedua aktor tersebut. Sehingga, hal itu kemudian tidak mempresentasikan kepentingan buruh secara keseluruhan. Oleh karena itu pola kompromi tripartit sendiri menjadi menjadi batu ganjalan bagi buruh Indonesia sendiri karena posisi buruh yang dilematis antara intimidasi pemecatan oleh pengusaha dan tindakan subversi oleh negara dikarenakan melakukan ‘pembangkangan’ terhadap regulasi sehingga menjadikan mulut buruh sendiri selalu dibungkam. Dilema Tripartit Dalam hal ini kerangka tripartit tersebut merupakan usaha penjinakan militansi buruh untuk mendapat haknya dan semakin menguatkan pola ketergantungan kelas pengusaha dan negara dikarenakan pengusaha lebih menyukai kondisi buruh yang ‘sendirian’ (atomized) sehingga mudah dipengaruhi daripada buruh yang mengelompok (organized) yang lebih mempunyai kekuatan pemaksa pengusaha untuk berdamai dengan buruh (Wright, 2006). Dalam hal ini pola atomized

el

SBY masih percaya polisi tangani kasus Gayus

Beda pendapat dengan masyarakat ...

5

Oleh : Wasisto Raharjo Jati* tersebut lebih melekat pada buruh yang ‘tidak berkemampuan’ (unskilled labours) seperti halnya buruh Indonesia yang kemudian menjadikan buruh tersebut hanya menerima pekerjaan kasar seperti halnya pembantu, tukang kebun, dan lain sebagainya sehingga tidak mampu naik derajat menjadi skilled labour. Kondisi yang sedemikian inilah yang membentuk persepsi umum bagi orang luar negeri yang hendak menggunakan jasa buruh migran Indonesia tidak lebih mempekerjakan (maaf) orang bodoh untuk beker-

selalu mendapat perlakuan kejam selama bekerja baik di dalam maupun di luar negeri. Setidaknya hal itu terlihat dalam regulasi yang dibuat oleh negara maupun perusahaan/agen penyalur tenaga kerja yang sangat diskriminatif kepada buruh. Sebagai contoh, peraturan outsourcing yang diberlakukan pemerintah sendiri lebih melayani pada kepentingan pengusaha untuk tidak mengangkat buruh sebagai tenaga kerja tetap demi keseimbangan neraca perusahaan supaya perusahaan

Kondisi yang atomized menjadikan buruh tersebut tidak mempunyai daya pemaksa kepada kepada pengusaha maupun negara sehingga buruh tersebut cenderung menerima perlakuan keduanya asalkan buruh tersebut masih bisa bekerja dan tidak dipecat. Pola subordinasi yang pragmatis inilah yang selalu mendera kondisi hubungan industrial buruh Indonesia yang selalu mendapat perlakuan kejam selama bekerja baik di dalam maupun di luar negeri. ja pada mereka. Oleh karena itulah mereka tidak dihargai dan dihormati oleh orang luar negeri seperti Arab Saudi, Malaysia, Singapura, maupun Hongkong menjadi negara utama penempatan buruh migran Indonesia. Sehingga, pola penyiksaan kepada buruh Indonesia jamak terjadi di dalam maupun luar negeri. Kondisi yang atomized itulah menjadikan buruh tersebut tidak mempunyai daya pemaksa kepada kepada pengusaha maupun negara sehingga buruh tersebut cenderung menerima perlakuan keduanya asalkan buruh tersebut masih bisa bekerja dan tidak dipecat. Pola subordinasi yang pragmatis inilah yang selalu mendera kondisi hubungan industrial buruh Indonesia yang

dapar rajin menyetor pajak progresif kepada negara. Pola itu kemudian menjadikan buruh sebagai tenaga kontrak sebagai sapi perahan demi tercapainya profit bagi pengusaha dan devisa bagi negara. Di lain pihak regulasi buruh migran Indonesia di luar negeri juga menunjukkan pola yang sama yakni buruh tidak boleh memegang passport, buruh yang kerja lembur hanya diberi insentif sedikit, serta pola advokasi hukum yang diberikan otoritas ketenagakerjaan Indonesia bagi buruh migran Indonesia yang tersangkut masalah hukum di negara tempatnya bekerja cenderung parsial. Sehingga, buruh sendiri terkadang menyewa lawyer dari gaji mereka sendiri tanpa adanya perlin-

dungan hukum dari negara bersangkutan. Dalam hal ini pola atomisasi buruh Indonesia yang berujung pada penderitaan tersebut sejatinya adalah rangkaian kesalahan fatalistik yang dilakukan oleh negara dan pengusaha. Selama ini sudah menjadi rahasia umum jikalau buruh Indonesia terutama buruh migran tidak memiliki ketrampilan untuk bekerja sesuai standar internasional seperti halnya pelatihan bahasa asing terutama Inggris, ketrampilan teknis, dan laian sebagainya. Sehingga, acapkali terjadi kesalahpamahan antara buruh dengan majikan yang berujung pada penyiksaan. Negara dan perusahaan penyalur jasa sangat abai mengenai hal tersebut karena bagi mereka, buruh migran hanya cukup memiliki kemampuan bekerja kasar semata. Hal yang demikian tentulah sangat berbeda dengan kondisi buruh migran negara lainnya seperti halnya Filipina, China, maupun India yang sedini mungkin telah menyiapkan buruh migrannya memiliki ketrampilan yang memadai sehingga mereka mendapat perlakuan yang layak di luar negeri berkat kemampuan yang mereka punyai. Selain itu pula mereka membentuk serikat kerja buruh yang solid dan itu didukung oleh pemerintah negaranya masing-masing sehingga jikalau terdapat permasalahan mengenai buruh, organisasi ini yang akan maju sebagai representasi negara untuk membela warganya di negeri orang. Hal yang sedemikian sangat kontras dengan buruh migran Indonesia yang notabene tidak mendapatkan pembelaan langsung dari negara maupun perusahaan penyalur tenaga kerja. Tindakan nyata paling cuma diplomasi semu untuk meredam amarah buruh. Dalam hal ini diperlukan tindakan nyata untuk memperhatikan nasib buruh Indonesia yang secara tidak langsung telah menyumbang devisa maupun melancarkan pembangunan sehingga menjadi seperti sekarang ini. Oleh karena itu alangkah baiknya bila hubungan industrial buruh jangan selalu triparit karena hal itu sama saja membelenggu hak buruh. Selain itu pula lebih tepat bilamana hubungan kerja itu lebih bersifat bipartit dikarenakan buruh akan memiliki posisi setara dengan pengusaha tanpa adanya negara sebagai pihak ketiga. *Penulis, staf ahli riset dan kajian pada Institut Komap Fisip Univ. Gadjah Mada Yogyakarta

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Menjaga Anak dari Kejahatan TI SEBAGAI orang-tua saya sangat khawatir tentang perkembangan berita akhir-akhir ini. Kejahatan merebah sedemikian rupa dan sulit sekali dikontrol. Anakanak jaman ini bukan lagi seperti dulu, yang perjumpaan fisik lebih diutamakan. Lewat berbagai media maya, mereka bisa berinteraksi kapan pun dan dimanapun tanpa terbatas ruang. Kejahatan pun akan mengikut kemana pola hidup masyarakat mengalir. Ketika orang gandrung akan internet, pasti kejahatan akan berburu ke sana. Kejahatan seperti mode yang mengikuti selera. Maka, saya sungguh khawatir jika saja tidak diantisipasi oleh semua pihak, anak-anak kita akan bisa menjadi sasaran kejahatan yang mengerikan. Informasi jelas tidak bisa dibendung. Dunia semakin dekat dan

jika mereka saling interaksi maka kejahatan sesungguhnya sudah mengintai. Mereka para penjahata itu memang bermain di wilayah maya tetapi sungguh akibat yang bisa dirasakan korban sangat nyata. Begitu banyak ini mulai terkuak praktik prostitusi dan perjudian mulai marak. Orang-tua siapapun pasti tidak ingin anak-anaknya kecolongan oleh kedahsyatan tekonologi yang di satu sisi memang memberikan andil begitu besar. Tetapi di sisi lain, teknologi juga memberikan dampak negatif, jika kita tidak bisa mengelolanya. Akrhinya saya berharap, kita semua, para orang-tua harus lebih peduli menjaga perkembangan TI ini agar tak menjurus ke hal-hal yang merugikan. Taufik Rahmat Johar Baru, Jakarta

DBD Jangan Disepelekan MASALAH kebersihan lingkungan menjadi fakor penting dalam mencegah penyakit-penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau kuman. Namun yang paling melegenda adalah gigitan nyamuk demam berdarah atau aedes aegypty yang dapat menyebabkan dampak fatal hingga merenggut nyawa jika tidak ditangani secara cepat. Sekarang ini pengasapan telah sering diadakan oleh pihak-pihak yang berwenang dalam tiap-tiap kelurahan. Tetap saja hal ini tidak bisa diandalkan sepenuhnya. Peran serta masyarakat untuk menyadari untuk menerapkan hidup sehat sangat diperlukan. Daerah-daerah yang padat penduduk atau pemukiman yang dekat dengan sungai yang kotor dapat menjadi pemicu merebaknya penyakit. Jakarta yang memiliki sungai-sungai yang kotor dan sampah-sampah tertimbun da-

pat menjadi sarang nyamuk. Kepedulian pemerintah daerah dapat dilakukan dengan menerapkan larangan untuk membuang sampah sembarangan dengan sanksi yang keras. Disamping itu akan menjadi kendala akan sempitnya lahan untuk pembuangan akhir sampah tapi itu semua adalah tugas para aparat yang berwenang menangani masalah perkotaan. Sebagai warga yang baik seharusnya menjadikan gaya hidup sehat mulai dari diri pribadi, keluarga, dan lingkungan sekitar agar tidak mengambil resiko mengingat berbahayanya DBD itu. Mengubur barangbarang bekas, mengisi kolam dengan ikan pemakan jentik nyamuk, menguras bak mandi dan membudayakan gaya hidup yang sehat. Rilla Marlina Srengseng, Jak-Bar

Jalan Raya Gelap Gulita RUAS di salah satu akses jalan Ibukota yang penting banyak yang gelap gulita. Padahal, jika malam banyak sekali jalan yang rusak, baik karena diakibatkan oleh pengelupasan karena hujan atau kendaraan berat yang memang sering melitas di ruas jalan tersebut. Anehnya, di sana ata kantor PLN cukup besar. Dan apakah mereka tidak mengetahui kalau malam jalan di depannya banyak yang mati. Masyarakat tentu saja berhak atas kenyamanan jalan, termasuk tentu saja lampu-lampu jalan itu. Minimnya lampu penerangan sangat membahayakan. Selain karena kerusakan jalan seperti yang saya sebutkan tadi, banyak juga pengendara motor yang bandel yang sering mematikan lampu depannya. Apalagi mereka sering memacu kendaraannya dalam kecepatan ting-

gi. Pengguna jalan lain sering kaget dan baru menyadari ketika motor itu telah dalam jarak dekat. Masalah lainnya adalah sejak adanya perbaikan jalan yang dibeton, banyak tiang-tiang listrik yang kini posisinya agak ke tengah. Mestinyanya tiang listrik itu ditepi jalan atau dipinggir got. Namun sejak pelebaran, tiang-tiang itu dibarkan, sehingga posisinya sangat menggangu dengan membahayakan. Karena itu mohon agar pihak yang terkait bisa segera mengatasinya, jangan sampai keluhan yang dibiarkan ini bisa berubah menjadi bencana. Dan tentu tidak ada yang mau disalahkan bukan, kecuali si korban sendiri yangharus menerima nasib akibat ketidakpedulian pelayanan masyarakat. Asri Sofianurdin Jatiasih, Bekasi

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 24 November 2010

6

Timnas U-19

Lawan Taiwan

Menang Tipis

Timnas Bidik Kemenangan Besar

JAKARTA - Timnas U-19 yang menjalani pemusatan latihan di Uruguay hanya menang tipis 1-0 saat menghadapi juara Liga Pendidikan Indonesia 2009 di Gelora Bung Karno Jakarta, kemarin. Tim yang menggunakan nama Sociedad Anonima Deportivo (SAD) saat ikut kompetisi di Amerika Latin itu unggul lewat tendangan striker Syamsir Alam pada menit 80. Selama pertandingan berlangsung, tim yang dilatih Cesar Payovich itu terlihat tertekan oleh lawannya yaitu SMA Darussalam Tangerang. Beberapa kali tendangan dari lawan mengancam gawang timnas U-19. Upaya untuk menciptakan gol terus dilakukan oleh timnas U-19. Hanya saja upaya yang dilakukan selalu terhadang oleh kokohnya pertahanan juara LPI yang dikawal oleh Wildan Hanyoko Karakas. Kondisi imbang hingga menit 75 membuat pusing pelatih timnas yang berasal dari Uruguay itu. Instruksi demi instruksi terus dilakukan hingga akhirnya Syamsir Alam mampu menciptakan gol. Hingga peluit panjang ditiup wasit kedudukan akhir tetap 1-0 untuk timnas. “Mereka masih kelelahan setelah perjalanan jauh dari Uruguay. Yang jelas hasil ini

kurang bagus meski banyak peluang untuk menciptakan gol,” kata pelatih Timnas U19 Cesar Poyavich usai pertandingan. Pemain timnas U-19 tiba dari Uruguay, Jumat (19/11). Selain melawan juara LPI 2009, Syamsir Alam dan kawankawan dijadwalkan melakukan uji coba dengan tim PPLP Ragunan di Stadion Soemantri Brojonegoro, Kamis (25/11). Sementara itu pelatih SMA Darussalam Purwadi mengaku puas dengan hasil yang ditorehkan anak asuhnya saat menghadapi timnas U-19. “Ini adalah prestasi bagi kami. Anak-anak bermain lepas meski secara kualitas jauh di bawah timnas,” katanya. Menurut dia, sebelum pertandingan berlangsung pihaknya menginstruksikan pada anak asuhnya untuk bermain ngotot sejak awal pertandingan. Hasilnya tim mampu membuat frustasi timnas. Pihaknya menilai, timnas U-19 bermain kurang maksimal. Transisi dari menyerang ke bertahan masih lambat sehingga membuat penyelesaian akhir sangat kurang. “Mereka sudah bagus. Hanya penyelesaian saja yang masih kurang. Untuk itu latihan harus terus ditingkatkan,” kata mantan pemain timnas era 1967 itu. (ant)

PALEMBANG - Tim nasional Indonesia menginginkan kemenangan besar melawan Taiwan dalam laga persahabatan internasional di di Stadion Jakabaring Palembang, Rabu ini. Asisten pelatih timnas Indoneisa, Widodo Cahyono Putro, di Palembang, Selasa, mengatakan uji coba yang telah dilakukan melawan Timur Leste dengan kemenangan mutlak (6-0) itu akan diciptakan kembali melawan saat bertemu tim nasional Taiwan. “Kami belum

puas dengan kemenagan pada laga uji coba lawan tim sepak bola Timur Leste,” ujarnya kepada wartawan pada konferensi pers yang dihadiri Kepala Timnas Taiwan Lu Kin-Show didampingi pelatih Taiwan Lo Chie Tsung. Menurut dia, timnas Indonesia ke depannya akan selalu melakukan perbaikan, karena saat ini pola permainan dianggap masih belum stabil. Dia menilai, pada laga uji coba melawan tim dari Timur Leste tempo yang dimainkan relatif menurun.

Timnas juga berupaya untuk memennagkan setiap laga uji coba yang dilakukannya, guna menghadapi laga Piala AFF. Pasca uji coba lawan Timor Leste, kondisi stamina pemain tidak mencapai 100 persen bahkan dua pemainnya tidak diturunkan pada laga Rabu besok, Ferry Rotinsulu dan Eka Ramdani, yang mengalami sakit. “Pemain timnas kita akan bermain maksimal melawan tim dari Taiwan, dengan formasi yang sama saat berlaga melawan tim sepak bola Timur Leste,” ucapnya.

Ketua Timnas Taiwan Lu Kin-Show menyampaikan, dalam penampilan laga persahabatan ini pihaknya membawa pemain amatir dari timnasnya. Menurut dia, di negaranya sedikit sekali pemain profesional, dikarena sepak bola di sana tidak sebagus yang ada di Indonesia. Mengenai persiapan, timnasnya hanya berlatih satu minggu untuk melawan timnas Indonesia. “Timnas kami tidak memiliki waktu yang banyak untuk mempersiapkan melawan timnas Indonesia, disebabkan

Ketua Kontingen

PuasDengan EmpatEmas

Persibo Didenda Rp 15 Juta BOJONEGORO - Tim Persibo Bojonegoro dikenai denda sebesar Rp15 juta oleh PSSI, karena empat pemainnya terkena kartu kuning ketika laga lanjutan LSI melawan Persipura Jayapura di Kediri, 27 Oktober lalu. “Kami sudah menerima surat melalui fax, tentang denda Rp15 juta yang dibebankan kepada Persibo,” kata Manajer Persibo Bojonegoro, Taufik Risnendar, kemarin. Menurut dia, sebelumnya skuad Angling Dharma juga dikenai denda Rp15 juta, dengan masalah yang sama karena empat pemainnya terkena kartu kuning, dalam laga melawan Persema, Malang, di Malang, 9 Oktober lalu. Denda yang pertama tersebut, manajemen diminta membayar denda, akhir November ini. “Denda yang pertama saja kami belum bisa mikir, sudah datang denda kedua,” ucap Taufik. Dalam surat kedua yang dikeluarkan PSSI dengan No. 10/KEP/KD/ISL-III/XI-10, denda sebesar Rp15 juta

tersebut, harus dibayar dengan batas akhir 15 Desember. Dalam surat yang ditandatangani Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Hinca Pandjaitan disebutkan, pemain Persibo yang terkena kartu kuning yaitu Sumardi, A?ang Suparman, keduanya pemain belakang. Selain itu, Nurhidayat dan Jajang Palimana, keduanya pemain tengah, dalam pertandingan di Stadion Brawijaya Kediri, Kediri, pada tanggal 27 Oktober lalu. Di dalam surat itu, ditegaskan, kalau denda Rp15 juta tidak dibayar sesuai waktu yang ditentukan, keempat pemain yang terkena kartu kuning, tidak sah dimainkan dalam pertandingan LSI. Yang jelas, menurut Taufik, pihaknya masih belum bisa memastikan untuk membayar denda, sebab sekarang ini, sedang berusaha mencari dana pinjaman untuk membayar gaji para pemain Persibo yang terlambat satu bulan. (ant)

satu bulan lalu pemain timnas kami sibuk dengan pertandingan yang diikuti di China dan Hongkong,” tuturnya. Menanggapi target yang akan diraihnya, dirinya mengutarakan, timnya dapat bermain baik itu sudah menyenangkan. “Adapun target untuk menang, itu harapan kami. Namun mengingat timnas Indonesia berada berada di atas kami yakni peringkat 135 dunia sementara, timnya peringkat 155 dunia tentunya butuh kerja keras,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

KE FINAL - Pelari Indonesia Suryo Agung Wibowo (kiri) menyalami rekannya Franklin Ramses Burumi seusai pertandingan babak kualifikasi nomor lari estafet 4x100 meter putra di Aoti Main Stadium, Guangzhou, China, semalam.

Tim Estafet Putra Indonesia Ke Final GUANGZHOU - Tim estafet 4x100 meter putra Indonesia memastikan diri ke final pada Asian Games XVI/2010 yang digelar di Stadion Utama Aoti Guangzhou, kemarin. Tim Indonesia yang berkekuatan Fadlin, Suryo Agung Wibowo, Farrel Oktaviandi, dan Franklin Buruni, pada semifinal mencapai finis di posisi ketiga dengan catatan waktu 39,78 detik. Catatan waktu itu juga memecahkan Rekor Nasional (Rekornas) 39,79 detik yang yang dicetak oleh kuartet Fadlin, Jhon Muray, Suryo Agung dan Asrul Akbar. Sementara tim lainnya yang lolos ke final estafet

4x100 meter putra dari heat kedua adalah China, Thailand, dan Arab Saudi. Tim China yang turun dengan formasi Lu Bin, Liang Jiahong, Su Bintian dan peraih medali 100 meter Lao Yi mencatat waktu fantastik 39,03 detik. Mereka terpaut 0,53 detik dari peringkat kedua, Thailand. Perjuangan yang dilakukan tim Indonesia untuk bisa menyalip China dan Thailand cukup ketat, bahkan pelari keempat Franklin Buruni terpincang-pincang setelah menyentuh garis finis. “Otak saya menyuruh berlari lebih kencang karena mendengar derap sepatu di belakang saya, otot kaki saya tertarik, tapi tak apa final nanti saya sudah siap

lagi,” kata Franklin dengan terpincang-pincang. Ia mengaku senang karena bisa meloloskan tim Indonesia, meski masih belum bisa mengatasi tim estafet Thailand yang juara SEA Games 2009 di Laos. Franklin menyebutkan sebagai pelari keempat bertanggung jawab untuk menyiapkan strategi agar mampu finish sempurna. Ia mengharapkan bisa berbuat banyak pada nomor estafet 4X100 meter meski persaingan begitu ketat. Sementara itu tim pelatih atletik Indonesia, Eni Nuraeni, menyebutkan kuartet pelari Indonesia itu berhasil memecahkan Rekornas, sekaligus merupakan kecepatan tertinggi yang

diraih mereka selama ini. Namun demikian, koordinasi perpindahan tongkat dari pelari pertama Fadlin ke Suryo Agung belum sempurna pada lomba itu. “Secara umum strategi yang dilakukan pada heat ini berjalan dengan baik, meski perlu ada penyempurnaan dalam peralihan tongkat,” kata Eni Nuraeni. Terkait catatan waktu tim China yang signifikan, Eny menyebutkan kekuatan di nomor itu memang masih berkutat di Cina, meski ia optimis motivasi atlet Indonesia diharapkan bisa mendongkrak penampilannya pada final yang akan digelar Jumat (26/ 11) mendatang. (ant)

JAKARTA - Ketua kontingen Indonesia pada Asian Games ke-16 Tono Suratman mengatakan cukup puas dengan perolehan medali yang diraih para atlet Indonesia di Guangzhou, China. “Dengan empat medali emas yang telah kami raih hingga hari ini, kami sudah cukup puas, dan ini prestasi tersendiri,” kata Tono Suratman di kantor Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Guangzhou, kemarin. Namun dia juga memperingatkan bahwa beberapa cabang yang diunggulkan ternyata gagal mempersembahkan yang terbaik. Cabang wushu dan voli pantai yang sempat diunggulkan meraih medali emas di Asian Games 2010, ternyata gagal mempersembahkan yang terbaik. “Kita tidak boleh lengah, harus ada dorongan ekstra terhadap cabang-cabang yang gagal itu,” katanya. Hingga kemarin, kontingen Indonesia mengumpulkan total empat medali emas, delapan perak, dan 10 perunggu. Medali emas didapat dari cabang perahu naga yang meraih tiga emas dan satu emas lainnya dari bulutangkis. Kontingen Indonesia pada Selasa siang menambah satu medali perak dari cabang balap sepeda. Tono Suratman juga mengatakan pihaknya akan memperjuangkan bonus bagi atlet berprestasi. Menurut dia, janji bonus Rp400 juta bagi peraih medali emas akan tetap diberikan kepada perorangan, seperti cabang perahu naga yang meraih tiga medali emas. “Jadi bisa saja satu atlet perahu naga akan mengumpulkan 1,4 miliar rupiah, itu luar biasa,” katanya. (ant)

Panpel Targetkan

20 Persen Tiket Online Piala AFF JAKARTA - Panitia lokal Piala AFF di Indonesia menargetkan sebanyak 15-20 persen calon penonton akan membeli tiket dengan sistem komputerisasi (online). “Kami memprediksikan 15-20 persen penonton akan membeli tiket melalui sistem online. Saat Timnas Indonesia berujicoba melawan Uruguay, pembelian tiket melalui sistem elektronik ini mencapai 30 persen,” ujar Ketua Panpel Lokal (LOC) Joko Driyono di Jakarta, kemarin. Hal itu dikatakan Joko Driyono terkait dengan seberapa besar minat dan tingkat pemahaman calon penonton yang dapat memanfaatkan fasilitas “online”, suatu sistem yang jauh lebih aman dan praktis

dibandingkan dengan sistem penjualan tiket manual. Ia merasa yakin generasi mendatang pencinta sepak bola semakin lama akan semakin akrab dengan sistem ini. “Untuk generasi mendatang sistem online ini pasti mewabah, sebab lebih aman dan praktis. Untuk gelaran Piala Suzuki mereka cukup mengklik situs affsuzukicup.com dan disana akan tertera petunjuk pelaksanaannya,” kata Joko yang juga CEO PT Liga Indonesia. Tentang prospek online ticketing tersebut Joko mengimbau agar tidak perlu “under estimate” karena telah dilengkapi dengan berbagai sistem pengamanan sehingga tak mungkin bisa dilakukan

pemalsuan. Sistem pengamanan tersebut, lanjutnya, terdiri dari beberapa cara diantaranya dengan memberikan barcut (garisgaris otomat) yang hanya bisa dibaca secara elektronik ketika calon penonton memasuki pintu stadion. Untuk gelaran putaran Grup A Piala Suzuki di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, panitia mencetak sebanyak 60.659 tiket yang sebagian besar diantaranya tetap dijual secara manual melalui loket-loket resmi. Indonesia akan berlaga melawan Malaysia, Thailand dan Laos pada 1, 4 dan 7 Desember mendatang. Dua pertandingan terakhir digelar secara bersa-

maan dengan di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Soreang Bandung. Diantara seluruh bangku yang tersedia, pihak Malaysia telah membeli sebanyak 5.300 bangku di sayap kiri VIP Barat yang diperuntukkan bagi suporternya. “Terisi atau tidak terisi, untuk yang 5.300 bangku itu sudah dibeli oleh pihak federasi sepak bola Malaysia yang disediakan bagi superter mereka,” ujarnya. Panpel menyediakan tiket dengan variasi harga sebesar Rp255 ribu (VVIP), Rp205 ribu (VIP Barat), Rp100 ribu (kategori 1), Rp75 ribu (kategori 2) dan Rp50 ribu untuk kategori 3 yang ditempatkan di seluruh tribun atas stadion. (ant)

Jatim Incar Juara Umum Pon 2012 LAMONGAN - Ketua Umum KONI Jawa Timur, Saifullah Yusuf, menargetkan kontingen Jatim kembali menjadi juara umum dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) di Riau 2012. “Kami menargetkan Jatim bisa menjadi juara umum pada PON 2012. Cabang olahraga andalan Jatim adalah panahan, panjat tebing, renang, selam, gulat dan pencak silat,” kata Saifullah Yusuf usai melantik pengurus KONI Lamongan periode 20102014 di Pendopo Lokatantra Lamongan, kemarin. Ia berharap, Kabupaten Lamongan ikut menyumbangkan

atletnya untuk unjuk gigi agar Jawa Timur tetap menjadi jawara olahraga pada pesta olahraga empat tahunan tersebut. “Tentunya salah satu kabupaten andalan penyumbang atlet di PON nanti termasuk Lamongan,” tandasnya Selain itu, Wakil Gubernur Jawa Timur ini menyebut KONI mempunyai dua pekerjaan rumah (PR) penting yang harus dipikirkan semua “stakeholder” keolahragaan di Jatim. “Yang pertama adalah sampai saat ini Jatim belum memiliki skenario keolahragaan yang menyeluruh, komprehensif, terukur dan

sistematis,” ujarnya. Dikatakanya, skenario besar ini diperlukan, agar atlet-atlet berbakat Jatim bisa terjaga prestasinya mulai awal hingga akhir. “Jadi kami berharap, selaku Ketua KONI maupun sebagai wakil Gubernur Jatim berharap seluruh stakeholder bisa membantu mempertahankan prestasi olahraga di Jatim,” katanya. Pria yang akrab dipanggil Gus Ipul ini mencontohkan tim sepak bola U-12 yang berlaga di Piala Danone di Prancis beberapa tahun silam. “Kini keberadaan maupun prestasi mereka tidak jelas. Padahal menurut komentar

sejumlah ‘talent scout’ sepak bola dari Italia, mereka ini sangat berbakat. Karena itu sekarang sedang dirancang semacam rencana strategis pembangunan olahraga di Jatim,” tegasnya. Sementara PR kedua adalah masalah pengkaderan dan pembibitan, untuk melibatkan sekolah-sekolah yang memiliki siswa potensi di bidang olahraga. “Saya setuju sekolah-sekolah digerakkan sebagaimana yang tadi disampaikan Pak Fadeli (Bupati Lamongan). Dalam rangka pembibitan ini, Jatim sanggup menjadi tuan rumah PON remaja di 2013,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ist

BODY KONTES - Bogor Tarde Mall (BTM), Kota Bogor, kemarin menggelar kegiatan Body Kontes untuk menarik para pengunjungnya.

Mall BTM

Adakan Body Kontes BOGOR - Event Organiser Hitam putih yang bekerjasama dengan mall btm kemarin adakan body kontes yang pertama kali di gelar, dan ini salah satu kalender event btm bentuk apresiasi terhadap para pengunjung yang ada di kota Bogor. Menurut manager direktur EO Hitam Putih wahyudi menuturkan body kontes ini yang ketiga kalinya di selenggarakan yang sebelum-

nya di jungle, BNR, dan mall btm.untuk para peserta berjumlah 100 orang dari berbagai wilayah selain dari Bogor ada juga dari Jakarta, Bandung,Cianjur, bodi kontes ini tingkat nasional.selain yang di ikut sertakan mulai dari binaraga laki-laki dan ada juga binaraga perempuan, mulai dari kelas 70 keatas. Dan untuk binaraga perempuan baru pertama kali di ikut sertakan dalam bodi kontes

tersebut ungkap wahyudi.dan tidak ketinggalan pula ada bitang tamu yakni dari binaraga dari tingkat nasional.mengenai criteria penilaian yaitu dari bentuk tubuh yang ideal mulai dari badan serta kaki.untuk para peserta yang memperebutkan juara 1. 2 dan 3, hadiah yang disediakan oleh penyelenggara mulai dari uang tunai tropy dan sertifikat.(adv)


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 24 November 2010

Indonesia Loloskan Atlet

Adi Saputra Kalah di Babak Pertama GUANGZHOU - Pegulat Indonesia pada kelas 60 kilogram, Adi Saputra, harus menelan kekalahan pada babak pertama dari Obyev Komolov (Uzbekistan) 0-5 di Huagong Gymnasium, Guangzhou, kemarin. Kekalahan Adi, menambah panjang kekalahan pegulat Indonesia pada babak pertama di ajang Asian Games XVI/2010. Namun demikian, Adi masih memiliki kesempatan bertanding pada babak repechage untuk menentukan peringkat terbaik guna menentukan tempat di semifinal. Hal sama juga dialami Muhammad Aliyansyah yang nyaris menembus semifinal dari babak repechage sebelum dikalahkan pegulat India,

Di Lima Final Dayung

Ravinder Singh. “Persaingan di gulat cukup ketat dan mereka memiliki reputasi internasional. Power dan teknik mereka bagus, dan harus diakui kita harus belajar lebih banyak dari event ini,” kata Manajer Tim Gulat Indonesia, Bunyamin Sobari. Penampilan Adi sendiri memberikan perlawanan ketat, meski akhirnya dalam perjuangan 10 menit ia gagal mengumpulkan poin. Sedangkan lawanya berhasil mendapatkan lima poin. Sementara itu, Indonesia akan menurunkan seorang pegulat lagi Fachriansyah pada nomor 74 kilogram yang akan berhadapan dengan Sadegh Goudarzi (Iran) di Huagong Gymnasium, Rabu ini. (ant)

Lee Hyo Jung Pensiun

Ingin Lanjutkan Sekolah

Lee Hyo Jung

GUANGZHOU - Pebulu tangkis putri spesialis ganda asal Korea Lee Hyo Jung memutuskan menyudahi karirnya begitu ia memenangi medali emas ganda campuran Asian Games 2010 berpasangan dengan Shin Baek Cheol di Guangzhou, China pada Minggu (21/ 11) malam. Peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 —berpasangan dengan Lee Yong Dae — yang saat ini berusia 29 tahun itu, ingin melanjutkan studinya selain berencana menikah. “Saya sudah memutuskan untuk pensiun sebelum turnamen ini dan saya gembira saya akan mengundurkan diri dengan medali emas,” kata Hyo

Jung, seperti dikutip laman resmi Federasi Bulu Tangkis International (www.bwfbad minton.org), kemarin. “Saya gagal di Asian Games Doha empat tahun lalu sehingga senang rasanya meraih emas tahun ini,” tambah Hyo Jung yang bersama Lee Yong Dae saat ini menempati peringkat lima dunia. Ia mengaku akan melanjutkan sekolah setelah menggantung raket. “Sekarang saya ingin berhenti di sini, masih banyak yang ingin saya raih seperti melanjutkan studi saya dan menikah, maka dari itu ini akan menjadi turnamen terakhir dalam karir saya,” katanya dalam laman berita bulu tangkis. Hyo Jung dan Baek Cheol sebelumnya pernah berpasangan di Singapura dan Indonesia Terbuka Super Series 2010. Selain pebulu tangkis Jangkung tersebut, tim Korea kemungkinan juga akan kehilangan Lee Kyung Won yang tidak lama lagi akan mengumumkan keinginannya untuk pensiun. (ant)

7

Suluh Indonesia/ap

LUAPKAN KEGEMBIRAAN - Rafael Nadal meluapkan kegembiraannya setelah menundukkan Andy Roddick dalam partai pembuka ATP World Tour Finals, di London kemarin.

GUANGZHOU - Tim dayung Indonesia meloloskan atletnya ke lima nomor pertandingan kayak dan cano yang akan digelar di International Rowing Center Guangzhou, Kamis besok. “Indonesia sudah memastikan dua nomor langsung ke final yakni, 200 meter cano double putra dan kayak single 500 meter putri, tadi di semifinal meloloskan tiga nomor lainnya,” kata Manajer Tim Dayung Indonesia, Hari Shidarta di Guangzhou, Selasa. Menurut Hari, selain kedua nomor di atas, juga tiga nomor lainnya masuk final melalui babak semifinal yakni kayak double 200 meter putra, Sarce Aronggear di kayak single 200 meter putri dan Silo/Muchlish di kayak double 1000 meter putra. Sedangkan duet di nomor cano 200 meter putra, Eka Oktarianus dan Anwar Tara langsung tampil pada babak final. “Persaingan cukup ketat, namun diharapkan salah satu dari mereka minimal bisa mempersembahkan medali perunggu. Kans besar di nomor cano 200 meter putra, catatan waktu mereka cukup bersaing,” kata Hari. Hari menyebutkan, pesaingnya cukup ketat dari Iran, Khazakstan, Jepang, China, Thailand, Filipina

dan juga China Taipei. Ia menyebutkan, beberapa duet kuat di kayak double 1000 meter putra antara lain Keiji Muzumoto/Hiroki Watanabe (Jepang), Arvand Darvis/ Ali Mohammadi I(Iran). Sedangkan di single putri 200 meter kayak, Sarce Aronggear akan berlomba dengan Zhou Yin (China), Natalya Sergeva (Khazakstan), Fakhir Motamedi (Iran). Sementara itu Silo yang turun di kayak single 200 meter dan Anwar Tara di cano single 200 meter putra gagal ke final setelah tercecer di bawah tiga besar. “Atlet yang lolos ke final dari babak semifinal adalah yang menempati peringkat tiga ke atas. Silo dan Anwar gagal masuk peringkat ketiga,” katanya. Tim dayung Indonesia akan memanfaatkan waktu liburan pada Rabu besok untuk melakukan “recovery” sekaligus untuk mempersiapkan strategi menghadapi partai final dimana Indonesia bertekad untuk mencuri medali di nomor itu. “Meski peluang cukup berat, namun kami optimis minimal perunggu bisa kita raih di final nanti,” kata Hari Sidharta. Sementara itu lomba dayung berlangsung dalam suasana ceria, panitia secara khusus mengiringi waktu jeda pertandingan dengan musikmusik enerjik sehingga balapan tidak membosankan. (ant)

Nadal Atasi Roddick LONDON - Rafael Nadal mengakhiri permainan buruknya pada “ATP World Tour Finals” ketika ia bangkit untuk mengatasi petenis Amerika Andy Roddick untuk menang 3-6 7-6 6-4, kemarin. Petenis berusia 24 tahun itu kehilangan semua enam set yang ia mainkan tahun lalu ketika turnamen tutup musim itu digelar pertama kali di O2 Arena London dan saat Roddick merebut set pembuka dalam pertandingan Grup A tersebut, tampaknya kema-

langan itu akan berlanjut. Tak seperti 12 bulan lalu ketika ia tiba dengan performa dan percaya diri dan kurang, pemain peringkat satu dunia itu meningkatkan permainannya untuk mengalahkan Roddick dengan mudah pada pertandingan yang mungkin adalah yang terbaik dalam event tersebut. “Saya mengawali pertandingan dengan tegang, tanpa ritme,” kata Nadal di lapangan. “Andy adalah pemain yang sangat agresif dan itu sangat

sulit. Ia bisa reli dari baseline dan dari depan net, sangat sulit untuk melewatinya. Atmosfir di sini luar biasa, saya sangat gembira menang.” Roddick tak mampu bermain pada turnamen elit tersebut tahun lalu karena cedera dan ia menunjukkan penghargaan bagi penonton di London yang hampir memenuhi kapasitas dengan servis keras yang dulu tidak mereka lihat, untuk membuat Nadal tertinggal dalam dua set. Kendati permukaan lapan-

gan indoor berkarakter lamban, 17 “ace” dihasilkan raket Roddick. Ia memainkan set pertama tanpa kesalahan dan mematahkan servis pada awal set kedua namun Nadal segera bangkit dan memaksakan set penentuan pada larut malam itu ketika ia menyelesaikan tiebreak. Merasakan peluangnya, Nadal mematikan pukulan voli lemah Roddick pada kedudukan 2-2 set ketiga dengan winner menyilang lapangan dan

lawannya yang berusia 28 tahun tidak pernah bangkit lagi dan menyerah setelah bermain selama dua jam 33 menit. Nadal, yang belum pernah memenangi turnamen akhir musim ATP itu, kendati mengoleksi setiap trofi lainnya dalam cabang olah raga tersebut, akan menghadapi Novak Djokovic pada Rabu, dalam pertandingan kedua mereka pada babak round robin. Sebelumnya, Djokovic mengalahkan Tomas Berdych 6-3 6-3. (ant)

Sepak Bola AG

Jepang Bertemu UAE di Final GUANGZHOU - Jepang akan bertemu dengan Uni Emirat Arab (UAE) pada final sepak bola Asian Games ke-16, setelah negara Teluk itu menyingkirkan Korea Selatan 1-0 melalui perpanjangan waktu dalam semifinal, Selasa. Korea Selatam, perebut medali emas Asian Games 1986, menyia-nyiakan peluang terbaik mereka pada pertandingan tersebut dan mereka harus membayar mahal saat pemain depan Ahmed Al Abry menjebol gawang yang dijaga kiper pengganti Lee Bum-Young.

Spesialis penalti Lee menggantikan kiper pertama Kim Seung-Gyu beberapa saat sebelumnya, dengan Korsel memperkirakan akan terjadi adu penalti. Namun Uni Emirat Arab, yang belum pernah tampil di final Asian Games, yang melangkah ke pertandingan untuk perebutan medali emas melawan Jepang, yang bangkit dari ketinggalan satu gol untuk mengalahkan juara empat kali Iran 2-1. Korea Selatan memiliki peluang terbaik mereka dan penjaga gawang UAE Ali Housani mem-

buat timnya berada dalam tekanan saat dia memilih untuk memukul bola tersebut ketimbang menangkapnya. Namun tendangan Hong Jeong-Ho kemudian tidak meleset dari target. Amer Al Hamadi kemudian melepaskan tembakan namun melebar pada menit ke-19 saat UAE mencoba melakukan tekanan ke depan. Hong JeongHo seharusnya bisa memecahkan kebuntuan pada menit ke-37, namun meskipun tidak mendapat kawalan, sundulan dia mengarah ke tangan Al Hamadi.

Pada pertandingan lain, Jepang selangkah lebih dekat pada medali emas pertama mereka dalam cabang sepak bola Asian Games dengan bangkit dari ketinggalan untuk mengalahkan Iran. Striker Arash Afshin membuka gol bagi Iran pada menit keenam sebelum Kota Mizunuma membuat Jepang dapat menyamakan kedudukan tujuh menit sebelum babak pertama berakhir, dan akhirnya Kensuke Nagai memastikan kemenangan Jepang pada menit ke-60. (ant) Suluh Indonesia/ap

Wade Gagal Menangkan Heat MIAMI - Dwyane Wade berjuang keras pada penampilan pertamanya setelah selama ini cedera, tetapi Miami Heat mengalami kekalahan kedua berurutan dengan angka 77-93 ketika bertemu dengan Indiana Pacers pada lanjutan kompetisi NBA, kemarin. Setelah absen dalam laga sebelumnya karena mengalami cedera pergelangan tangan, Wade hanya berhasil memasukkan satu dari 13 tembakannya pada laga dimana Heat mencetak angka terkecil mereka pada musim ini. LeBron James membukukan angka tertinggi timnya dengan 25 poin untuk Miami (8-6), yang juga kalah atas Memphis Grizzlies, Sabtu, pada pertandingan dimana pemain forwards Udonis Haslem harus istirahat karena mengalami cedera kaki. Brandon Rush dan Danny Granger masing-masing mencetak 20 poin untuk Indiana (66) ketika tim tamu itu menguasi permainan dan menoreh angka 35-19 untuk Heat pada kuarter kedua, ketika membangun serangan untuk mendapatkan keunggulan angka 13 pada paruh waktu pertama. (ant)

KETAT – Striker Everton Mikel Arteta (kiri) ditempel ketat pemain Sunderland Danny Welbeck, sebelum mencetak gol penyama kedudukan dalam Liga Primer Inggris di Stadium of Light, Sunderland, kemarin.

Arteta Selamatkan Everton LONDON - Mikel Arteta mengangkat Everton satu poin dari batas zona berbahaya pada klasemen kompetisi liga Inggris, setelah bermain imbang 22 atas Sunderland sekaligus menghalangi tuan rumah berada dalam urutan enam besar papan atas kemarin.. Pengatur serangan dari Spanyol itu membuahkan poin kepada tim yang amat membutuhkan tambahan angka itu, setelah pada pertandingan di Stadion Light mencetak gol pada menit ke-83 setelah Craig Gordon salah tembak sehingga bola mental

dari badan Phil Bardsley. Sunderland masih memiliki tiga poin penuh setelah striker Danny Welbeck mencetak gol pada tiap babak, ketika membalas gebrakan pemain internasional dari Australia Tim Cahill yang menyumbang gol kepada Everton pada menit keenam. Welbeck, kini mengantungi tiga gol dari dua pertandingan, menyamakan angka pada menit ke-23 dari jarak sekitar 10 yard dan membuatnya menjadi 2-1 pada menit ke-70 lewat tendangan jarak dekat, sebelum Arteta menjadi pemain target bagi

Everton. Hasil imbang membuat Sunderland, yang menghenyakkan juara dan pimpinan klasemen Chelsea 3-0 di Stamford Bridge delapan hari lalu, berada di urutan ketujuh sedangkan Everton naik ke urutan ke-14, dua poin dari zona degradasi. Cahill seharusnya dapat menggandakan golnya, tetapi bola yang dilayangkannya ditahan Michael Turner dan nyaris membuat hatrik tetapi tendangannya melebar dari mulut gawang menjelang detik akhir pertandingan. (ant)

Iman Arif Akui

Ikut Modali Leicester City

Suluh Indonesia/ap

CURI BOLA – Guard Indiana Pacers, Brandon Rush (kiri) mencuri bola dari tangan guard Miami Heat Dwyane Wade (3) dalam lanjutan NBA di Miami, kemarin.

JAKARTA - Pengurus PSSI Iman Arif mengakui ikut terlibat sebagai salah satu investor dan manajemen klub Divisi I Inggris, Leicester City. “Sesuai dengan pengumuman Leicester City, itu resmi,” ujar Iman Arif singkat ketika dimintai konfirmasinya, Senin. Leicester City pekan lalu melalui situs resminya memposting status kepemilikan saham yang kini dimiliki oleh konglomerat Thailand Aiyawatt Raksriak-

sorn, pemilik Asia Football Investment. Aiyawatt yang secara resmi mengambilalih saham Leicester City sebagai pemilik baru, sesuai peraturan Liga Inggris diharuskan mengumumkan susunan manajemennya ke publik. Dalam penjabarannya, selain Aiyawatt Raksriaksorn yang juga sebagai pemilik “King Power Group” duduk sebagai Direktur Eksekutif, ada satu tambahan di jajaran direktur

baru Leicester yang menyebutkan nama Iman Arif. Situs resmi Leicester menyebutkan bahwa grup Raksriaksorn memiliki 80 persen saham Leichester. Sedangkan sisanya (20 persen saham) dimiliki oleh investor kedua “Cronus Sports Management” yang dimiliki oleh Iman Arif. Sosok Iman Arif selama ini dikenal sebagai mantan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) dan kini menjadi Deputy Bidang Teknik BTN. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 24 November 2010

8

Alat Pantau Kegempaan GAK

Tidak Berfungsi CINANGKA - Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau (GAK) kesulitan untuk mengetahui jumlah kegempaan yang terjadi di gunung itu karena kerusakan di panel surya yang selama ini memasok sumber listrik untuk Sismometer atau alat menangkap getaran gempa. ‘’Sejak kemarin (Senin, 22/11), solar panel (panel surya) yang merupakan rangkaian dari Sismometer atau alat menangkap gempa GAK tidak berfungsi,” kata Kepala Pos Pemantau GAK di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten Anton S Pambudi di Cinangka, kemarin. Ia menjelaskan, panel surya itu yang ada di seki-

tar Gunung Anak Krakatau itu tidak berfungsi karena tertutup debu vulkanik yang disemburkan Gunung Anak Krakatau. Gunung itu sudah melakukan aktivitas kegempaan pada level II atau ‘waspada’. ‘’Jarak Solar Panel dari lokasi gempa itu sekitar 200 sampai 300 meter, dan selama status GAK naik dari ‘aktif normal’ ke ‘waspada’, sejak tanggal 28 Oktober lalu, debu vulkanik yang menutup Solar Panel semakin tebal, sehingga tidak bisa menyerap sinar matahari, dan akhirnya berfungsi mensuplai listrik untuk alat itu,” katanya. Solar Panel katanya, bisa kembali berfungsi jika sudah bersih dari debu, sementara pihaknya tidak bisa mendekat dan melakukan pembersihan

terhadap alat yang memiliki panjang satu meter dan lebar setengah meter tersebut. ‘’Kami tidak bisa kesana, karena material vulkanik yang keluar dari perut GAK bersuhu capai 800 derajat, satu-satunya agar alat itu berfungsi, jika tersiram air hujan. Jadi kami berharap hujan turun dan membersihkan debu dari Solar Panel sehingga alat itu nantinya dapat berfungsi kembali,” katanya menambahkan. Menurut Anton, tidak berfungsinya Solar Panel itu membuat dirinya kesulitan untuk melihat jumlah kegempaan yang terjadi pada GAK. ‘’Kami tentunya berharap hujan turun dan membersihkan debu, sehingga kegempaan GAK dapat terpantau kembali,” katanya. (ant)

Status Gunung Bromo Suluh Indonesia/ant

SEKOLAH - Sejumlah siswa membantu seorang guru membersihkan lingkungan sekolah yang kotor terkena abu vulkanik Gunung Merapi di halaman SD Srumbung II, Srumbung, Magelang, Jateng, kemarin. Guru dan murid bergotong royong membersihkan sarana dan prasarana belajar.

Untuk Data Kependudukan

Bali Peroleh Rp 4,3 Miliar DENPASAR - Bali mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat sebesar Rp 4,3 miliar untuk pemutakhiran data penduduk di kabupaten/kota. ‘’Pemutakhiran data tersebut menekankan pada pengembangan sistem administrasi kependudukan secara ‘on-line’ menuju masyarakat Bali maju, aman, damai dan sejahtera (Mandara),” kata Kabag Kependudukan Biro Tata Pemerintahan Pemprov Bali Wayan Nuranta di Denpasar, kemarin. Ketika memberikan pembekalan kepada 16 peserta me-

dia informasi pembangunan yang digelar Biro Humas dan Protokol Pemprov Bali ia mengatakan, pemutakhiran data kependudukan yang sedang dilakukan berbasis kartu tanda penduduk nomor induk kependudukan (KTP NIK). Penerapan sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) secara “on line” diharapkan nantinya bisa dilaksanakan secara menyeluruh di Bali, sekaligus memfilterisasi penduduk pendatang ke Pulau Dewata. Upaya filterisasi penduduk

itu mulai dari penduduk yang datang sampai ke kantongkantong padat penduduk di Bali. Semua itu untuk mengantisipasi pendatang, terutama yang tidak memiliki keterampilan dan tidak memiliki identitas diri secara lengkap. Untuk itu pemerintah pusat selain mengucurkan dana juga akan membantu alat elektronik “reader” yang akan dipasang pada empat pelabuhan laut di Bali yang meliputi Pelabuhan Gilimanuk (Kabupaten Jembrana), Celukan Bawang (Buleleng), Benoa (Denpasar) dan

Pelabuhan Padangbai (Kabupaten Karangasem). Wayan Nuranta menjelaskan, pemutakhiran data kependudukan dengan penerbitan NIK dan persiapan penerapan e-KTP diharapkan sudah rampung pada 2012. SIAK tersebut dilengkapi dengan sidik jari, biometik dan “chip” berbasis NIK. Dengan demikian akan mampu memberikan keabsahan identitas, kepastian hukum atas dokumen kependudukan, memberikan perlindungan status hak sipil. (kmb)

Ditingkatkan Menjadi Siaga PASURUAN - Aktivitas Gunung Bromo di Jatim mengalami peningkatan, sehingga statusnya ditingkatkan dari Waspada menjadi Siaga. Peningkatan aktivitas Gunung Bromo yang dipantau oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Pos Pengamatan Gunung Bromo di Ngadisari, Cemorolawang Probolinggo itu telah disebarkan ke pemerintah daerah di sekitar Gunung Bromo. Kepala Kesbang Linmas Kabuaten Pasuruan, M. Yahya mengatakan telah mendapat pemberitahuan peningkatan status Gunung Bromo tersbut lewat Kementrian ESDM Jatim. Berdasar data dari Pos Pengamatan Gunung Bromo

di Ngadisari, Cemorolawang, Probolinggo, aktivitas gempa vulkanik meningkat sejak 8 November 2010. Kegiatan Gempa Vulkanik Dalam (VA) dan Gempa Vulkanik Dangkal (VB) secara fluktuatif terus meningkat. Sejak tanggal 8 November 2010 mulai tercatat Tremor Vulkanik. Berdasarkan pengamatan data kegempaan dan visual serta analisis data tersebut, status kegiatan Gunung Bromo dinaikkan menjadi Siaga (Level III) sejak 23 November 2010 pukul 08.00 WIB. Sehubungan dengan status Bromo Siaga maka direkomendasikan, agar masyarakat di sekitar Bromo diharap tenang, tidak terpancing isu-isu tentang letusan Bromo. Guna mengurangi resiko

bencana erupsi Bromo, masyarakat tidak diperbolehkan mendekati dalam radius 3 km dari kawah aktif. Gunung Bromo secara administratif terletak di Kabupaten Probolinggo, dan memiliki tinggi puncaknya 2.329 meter dari permukaan laut. Kegiatan Bromo umumnya dicirikan oleh hembusan asap kawah berwarna putih tipis sampai putih tebal, tekanan lemah dengan ketinggian berkisar antara 75-150 meter dari puncak, bau belerang tercium tajam. Pengamatan kegempaan Bromo dipantau dengan menggunakan seismograf PS-2 secara telemetri semakin aktif, dimana pada tanggal pada 1521 November 354 kali gempa Vulkanik Dangkal (VB). (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 24 November 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu