Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Senin, 24 September 2012
No. 179 tahun VI
Pengemban Pengamal Pancasila
Dahlan Iskan :
136 Juta Warga Tak Lagi Miskin SEMARANG - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mengatakan saat ini sebanyak 136 juta penduduk sudah tidak lagi miskin dan sebagai modal menjadikan Indonesia negara maju. ‘’Mereka ini sudah tidak lagi miskin. Dalam artian, misalnya, sudah tidak lagi mikir besok makan apa? Punya beras atau tidak? Lebaran bisa beli baju baru apa tidak?,” katanya, di Semarang, kemarin. Hal tersebut diungkapkan mantan Direktur Utama PT PLN itu saat menyampaikan kuliah umum “Mandiri Entrepreneur Bersama Dahlan Iskan” di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Menurut dia, jumlah penduduk yang sudah tidak miskin sebanyak itu bisa menjadi modal luar biasa bagi Indonesia untuk menjadi negara maju dalam 10 tahun ke depan. ‘’Jangan hanya melihat penduduk miskinnya terus. Memang,
jumlah penduduk miskin di Indonesia masih sekitar 36 juta orang. Itu menjadi persoalan yang memang harus diselesaikan.,” katanya di hadapan ratusan mahasiswa. Dahlan optimistis Indonesia akan menjadi negara maju dengan melihat perkembangan ekonomi penduduk Indonesia dewasa ini. ‘’Pendapatan per kapita penduduk Indonesia sekarang ini sudah mencapai 3.500 dollar AS. Jauh lebih besar dibandingkan saya muda dulu, bisa 35 kali lipatnya. Dalam 10 tahun ke depan bisa naik 2-3 kali lipat,” katanya. Dalam kesempatan itu, Dahlan juga mengundang beberapa mahasiswa peserta kuliah umum maju ke panggung yang sudah berwirausaha untuk menceritakan pengalamannya dalam berwirausaha selama ini. Ia menyampaikan maksudnya mengundang para mahasiswa agar menekuni wirausaha. (ant)
Densus 88 Tangkap
Seorang Terduga Teroris SOLO - Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan terduga teroris Joko Parkit alias Tri Priyanto (45) dari lokasi penangkapan di rumahnya, di Kampung Mondokan, Kelurahan Purwasari, Kota Solo. ‘’Dia dibawa masuk oleh petugas ke mobil dengan tangan diborgol, lalu lima mobil petugas lainnya juga meninggalkan sini,” kata Panji (54), seorang tetangga terduga teroris itu di Solo, kemarin. Joko memiliki isteri bernama Dewi dan lima anak. Dia adalah kakak dari Eko Joko Supriyanto, seorang terduga teroris yang tewas dalam penggerebe-
kan oleh aparat di Jati Asih, Jakarta, sekitar tiga tahun lalu. Sebelum petugas menangkap Joko, katanya, masyarakat tidak diungsikan dari rumahnya. Akan tetapi, petugas hanya meminta kepada masyarakat secara diam-diam untuk masuk ke rumah masing-masing. ‘’Densus dengan peralatan lengkap kemudian masuk rumah itu. Tidak ada suara apaapa dari rumah itu, lalu Joko dibawa ke luar dengan tangan diborgol dan dibawa masuk mobil. Isteri dan anak-anaknya juga tidak diketahui keberadaannya,” katanya. Petugas Densus membawa
Joko meninggalkan rumah itu sekitar pukul 11.45 WIB. Ia mengaku tidak mengetahui pekerjaan sehari-hari Joko Parkit. Ia juga mengaku tidak mengetahui berbagai barang bukti yang dibawa petugas dari rumah terduga teroris itu. ‘’Yang saya lihat hanya dia dibawa ke luar dengan tangan diborgol. Untuk barangbarang yang dibawa aparat, saya tidak lihat,” katanya. Setelah aparat Densus membawa pergi Joko dari rumah itu, ratusan warga berduyunduyun mendekati lokasi tersebut untuk melihat situasinya. Petugas telah memasang
garis polisi di rumah Joko. Barang Bukti Aparat Densus juga mengamankan berbagai barang dari rumah Joko Parkit alias Tri Priyanto. Tidak terlihat terduga teroris yang sebelumnya telah dibawa oleh aparat itu, ikut kembali ke rumahnya di kawasan Kecamatan Laweyan, Kota Solo, saat petugas mengamankan berbagai barang bukti tersebut. Puluhan anggota Densus bersama jajaran Gegana tiba di rumah itu sekitar pukul 14.00 WIB, setelah sekitar pukul 11.30 WIB membawa pergi
Joko dari tempat itu untuk diamankan. Tim Densus selama lebih dari 30 menit membawa ke luar berbagai barang dari rumah itu untuk dimasukkan ke mobil petugas. Sejumlah barang yang terlihat dibawa dari rumah tersebut antara lain kardus warna cokelat, satu jerigen berisi cairan yang diduga bahan peledak cair, dan dua karung plastik. Hadir di lokasi setempat saat pengamanan barang bukti tersebut Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta Kombes Pol Asjima’in. Namun ia tidak bersedia memberikan keterangan kepada pers. (ant)
Terduga Teroris
Berusia Muda
WNI Bebas
Dari Hukuman Mati JAKARTA - Seorang WNI asal Pontianak, Sulaimah binti Misnadi, WNI dipulangkan dari Arab Saudi setelah bebas dari ancaman hukuman mati akibat membunuh majikannya, Zahbah Al Ghamdi, di Distrik Al Shafa, Jeddah. KJRI Jeddah memulangkan Sulaimah dengan menggunakan pesawat Garuda GA 981 dari Jeddah Jumat, kata Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri, PLE Priatna dalam keterangannya yang diterima kemarin. Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, atau PWNI BHI, Kemlu , Tatang B. Razak menginfokan bahwa sebelumnya Sulaimah telah lebih dari tujuh tahun mendekam dipenjara karena didakwa membunuh majikan perempuannya di Jeddah, Arab Saudi. Sulaimah yang datang ke Arab Saudi dengan visa umroh pada November 2004 dan bekerja secara ilegal pada seorang majikan perempuan lanjut usia bernama Zahbah Al Ghamdi di Distrik Al Shafa, Jeddah. Belum genap seminggu bekerja, majikan perempuan tersebut tewas terbunuh dengan beberapa luka tusukan di tubuhnya. Sulaimah yang saat kejadian berada di kamar wanita lansia tersebut menjadi tersangka utama. Sulaimah mengaku terpaksa memberikan pengakuan saat diinterogasi pihak Kepolisian karena mendapat ancaman dan penyiksaan dari beberapa pihak. KJRI Jeddah memberikan bantuan dan pendampingan selama proses hukum, baik di tingkat kepolisian, Badan Investigasi dan Penuntut Umum (Kejaksaan) maupun saat persidangan di Mahkamah Umum (Pengadilan). Harapan terbebasnya Sulaimah mulai muncul pada tahun 2009 saat Mahkamah Umum Jeddah dalam putusan awalnya tidak mengabulkan tuntutan penggugat (ahli waris korban) agar Sulaimah dihukum mati (qishas) karena tidak kuatnya bukti-bukti bahwa ia melakukan pembunuhan secara sengaja. Dalam putusannya, Mahkamah Umum Jeddah mewajibkan Sulaimah untuk membayar diyat sebesar 55.000 riyal karena dinilai secara tidak sengaja telah mengakibatkan tewasnya Zahbah Al Ghamdi. Putusan ini tidak serta merta membuat Sulaimah bebas karena ahli waris korban melalui pengacaranya mengajukan banding terhadap putusan hakim dan menolak uang diyat tersebut. (ant)
Suluh Indonesia/ant
BARANG BUKTI - Sejumlah anggota kepolisian membawa kotak yang diduga berisi barang bukti dari TKP penemuan bom di daerah Kentingan, Solo, Jateng, kemarin. Di TKP Kentingan ditemukan 20 benda diduga bahan peledak yang langsung dimusnahkan.
PONTIANAK - AP (19), terduga teroris yang ditangkap oleh tim Densus 88 di Kabupaten Melawi, pada Minggu, sekitar pukul 13.30 WIB diterbangkan ke Mabes Polri. ‘’AP diberangkatkan menggunakan penerbangan Garuda yang dikawal oleh tim Densus 88, untuk di bawa ke Mabes Polri,’’ kata Kabid Humas Polda Kalimantan Barat AKBP Mukson Munandar di Pontianak, kemarin. AP (19), seorang terduga teroris ditangkap oleh tim Densus 88 di Desa Bloyang, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, Kalbar, pada Sabtu (22/9) pukul 18.30 WIB. Sementara itu, Kepala Polda Kalbar Brigadir Jenderal (Pol) Unggung Cahyono mengatakan, sebelum diberangkatkan ke Mabes Polri, AP terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan di Mapolda Kalbar. ‘’AP, Sabtu malam sekitar pukul 20.00 WIB diberangkatkan dari Melawi menggunakan kendaraan darat, dan baru tiba ke Mapolda Kalbar sekitar pukul 04.00 WIB,” kata Unggung. Ia menyatakan, terduga teroris tersebut kelahiran Surakarta pada 16 Januari 1994, memiliki alamat Batikan, RT001/ RW003, Kelurahan Bumi. AP ditangkap saat berada di rumah keluarganya yang bekerja di perkebunan sawit di Kabupaten Melawi. Lokasi penangkapan di Desa Bloyang dan Desa Gebrak pada Sabtu (22/9) pukul 18.30 WIB. Terduga teroris berusia muda itu sudah menjalani pemeriksaan. (ant)
Indonesia Usul
Pentingnya Protokol Anti Penistaan Agama GURU Besar Hukum Internasional FHUI Prof Dr Hikmahanto Juwana menilai usulan Indonesia atas Protokol Anti-Penistaan Agama di PBB sangat positif. Hal itu disampaikan Hikmahanto di Jakarta, Minggu, terkait kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke New York dalam rangka menyampaikan pidato di Majelis Umum PBB (“UN General Assembly”). Presiden atas nama Indonesia berencana akan mengusulkan Protokol Anti-Penistaan Agama. “Ide ini tentu sangat positif
dan perlu disampaikan secara kongkrit,” ucapnya. Presiden perlu menyampaikan bahwa protokol ini harus diwadahi dalam bentuk perjanjian internasional yang selanjutnya diikuti oleh para anggota PBB. “Inti dari protokol ini adalah setiap negara harus mempunyai definisi yang sama atas istilah penistaan,” tukasnya. Hal ini, kata dia, penting kare-
na di negara-negara Barat dalam ketentuan konstitusi dan peraturan peundang-undangan mereka terkadang “penistaan” menurut negara lain dianggap sebagai kebebasan untuk berpendapat dan berekspresi. “Akibatnya ‘penistaan’ agama menurut hukum negara nonBarat tidak dianggap sebagai tindakan kriminal menurut hukum negara Barat,” tuturnya. Kedua, dalam protokol perlu ditentukan bahwa pemerintah negara Barat wajib untuk sensitif ketika warganya melakukan penistaan agama. Pemerintah harus melaku-
kan proses hukum terhadap warganya yang melakukan penistaan. Sensitivitas ini, menurut dia, penting karena kerap negara Barat tidak mau dan mampu bertindak karena menganggap kebebasan warganya dijamin oleh konstitusi. Padahal, pihak yang harus menanggung akibat dari penistaaan agama yang dilakukan adalah negaranegara yang publiknya merasa agamanya dinista. Di negara-negara ini aparat harus bentrok dengan masyarakat dan terkadang jatuh korban jiwa. Belum lagi dana
dan energi yang harus dikeluarkan sangat luar biasa untuk mengamankan kepentingan negara Barat, termasuk kedubesnya. Terakhir, Presiden dapat menyampaikan bahwa penistaan agama dari warga negara Barat atas dasar kebebasan berpendapat dan berekspresi dapat berakibat pada terganggunya perdamaian dan keamanan internasional. “Bukannya tidak mungkin sebagai akibat dari penistaan agama antarnegara terjadi bentrok peradaban (clash of civilization),” katanya. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Senin 24 September 2012
2
K ilas Ratusan Rumah Terbakar PERISTIWA kebakaran kembali melanda pemukiman padat penduduk di Jakarta Utara. Si jago merah mengamuk di Jl Raya Pelabuhan RT 004/05 Koja, kemarin sekitar pukul 10.00 WIB. Sekitar seratus rumah hangus terbakar dalam peristiwa tersebut. Akibatnya, 80 kepala keluarga (KK) atau 100 jiwa terpaksa kehilangan tempat tinggal. Hariyati (36), salah satu korban kebakaran mengatakan pada saat kejadian dirinya tengah berjualan makanan dan minuman di salah satu lapak sekitar lokasi kebakaran. Tiba-tiba, dia melihat asap hitam tebal dibarengi api yang membumbung tinggi di atas salah satu rumah warga. Sontak, dirinya panik dan langsung berteriak ada kebakaran. Warga yang melihat ada kebakaran langsung berusaha memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Namun, usaha warga sia-sia karena api justru semakin membesar dan merembet ke rumah lainnya. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 12.00 setelah 23 unit mobil pemadam kebakaran dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Sudin Damkar dan PB) Jakarta Utara dikerahkan ke lokasi. (ant)
Pria Terjun Bebas dari JPO DIDUGA melakukan aksi bunuh diri, seorang pria bernama Sunggul Perdamaian Aritonang (43), melompat dari jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (23/9). Akibat aksi nekat tersebut, korban mengalami pendarahan di bagian kepala dan tak sadarkan diri. Warga Jl Warakas 3 Gang 6 No 25 RT 11/0, Tanjungpriok, Jakarta Utara itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara, Jakarta Timur guna mendapatkan perawatan. Putra, seorang saksi mata mengatakan, melihat pemuda tersebut melintasi JPO menuju halte Tranjakarta PGC sekitar pukul 11.35. Menurut Putra, kemudian korban memanjat pagar pembatas jembatan dan langsung terjun bebas dari ketinggian 6 meter. Sebelum terjun dari JPO, kata Putra, korban tampak mondar-mandir di sekitar lokasi. Bahkan ketika korban memanjat pembatas jembatan beberapa petugas. Transjakarta sudah berteriak memperingatkan agar korban turun. Namun peringatan petugas dan warga tidak dihiraukannya. (ant)
Kendaraan Tertimpa Pohon MUSIBAH sempalnya pohon di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, yang menimpa 7 kendaraan akan ditindaklanjuti Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, yang berjanji memberikan ganti rugi kepada para pemilik kendaraan yang rusak tersebut. Ketujuh kendaraan yang tertimpa pohon itu adalah, enam sepeda motor dan satu unit mobil Suzuki Carry. Kepala Bidang Pertamanan dan Jalur Hijau Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Linda Mulyani, mengatakan, ketujuh kendaraan yang tertimpa pohon ini dipastikan akan mendapatkan ganti rugi. Namun untuk besaran nilainya, tergantung dari tingkat kerusakan. Itupun yang menentukan adalah pihak asuransi yang bekerjasama dengan dinas. Linda menyebutkan, bagi yang ingin mengajukan klaim ganti rugi, ada 8 persyaratan yang harus dipenuhi. Antara lain, adanya surat permohonan klaim santunan asuransi, foto kejadian, surat keterangan kepolisian, fotokopi STNK/BPKB. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
AKSI CINTA ROHIS - Ratusan siswa yang tergabung dalam Rohani Islam (Rohis) melakukan aksi cinta Rohis di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, kemarin. Aksi tersebut merupakan aksi protes kepada stasiun televisi swasta yang telah menyebut kegiatan ekstrakurikuler Rohani Islam (Rohis) sebagai cikal bakal seorang teroris.
Fauzi Ajak Warga
Dukung Pemimpin Baru JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengajak seluruh lapisan warga ibu kota mendukung program gubernur baru yang akan memimpin kota Jakarta ke depan. Hal ini, kata Fauzi, sangat diperlukan demi mendukung jalannya pembangunan demi kesejahteraan warga dan pembangunan kota ke arah yang lebih baik. ‘’Saya tidak punya kampung. Artinya, saya akan tetap tinggal di Jakarta. Untuk itu, saya dan kita semua sebagai warga Jakarta
kiranya turut mendukung pemimpin baru DKI Jakara,” ujar Fauzi Bowo, di sela-sela kegiatan fun bike yang berlangsung di halaman Museum Fatahillah Jakarta, kemarin. Jabatan gubernur, kata Fauzi, merupakan amanah dan sebagai pelayan masyarakat. Hal itu, katanya, telah dibuktikan selama kepemimpinannya sebagai gubernur dengan keseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat
Jakarta, seperti dalam hal pendidikan dan kesehatan. Untuk itu kiranya, dirinya berharap, ke depan dengan adanya pemimpin baru di Jakarta dapat membuat kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik lagi. ‘’Kesehatan warga Jakarta sangatlah penting. Sebab dengan masyarakat yang sehat akan tercipta petumbuhan ekonomi kota Jakarta dan suasana yang aman dan tenang,” kata Fauzi Bowo. Saat ditanya, aktvitas apa
7 Tanggul Dibangun JAKARTA - Untuk mencegah terjadinya banjir saat musim hujan, Pemprov DKI Jakarta pada tahun 2013 mendatang akan membangun 7 tanggul di lokasi rawan banjir. Pembangunan dipusatkan di tujuh lokasi berbeda, dan saat ini dalam proses perencanaan. Namun mengenai besaran biayanya, belum dapat diketahui. Wakil Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta, Tarjuki mengatakan, ketujuh lokasi rawan banjir tersebut, masing-masing terdapat di kawasan perempatan Cocacola, Serdang, Cempakaputih, Pulomas, Perumahan Walikota Jakarta Utara, Kelapagading dan Kebonnanas. Di tujuh lokasi ini selama ini dikenal sebagai titik rawan saat hujan deras tiba. Saat hujan turun, di lokasi tersebut ketinggian air bisa mencapai 50-100 sentimeter.
49 Pelanggaran dan adu domba. ‘’Di TPS 023, 028 dan 029 Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, ditemukan banyaknya tim sukses yang berekrumun di dalam atau di sekitar TPS dengan menggunakan atribut. Kondisi ini mengakibatkan masyarakat resah. Kasus ini juga sudah dilaporkan ke Panwaslu dan sedang ditindaklanjuti,” tuturnya. Ramdansyah mengungkapkan, pihaknya juga masih menindaklanjuti pelanggaran adanya kertas suara tertukar dengan TPS lain, saksi dan PPL tidak menerima salinan DPT, adanya stiker pasangan calon di dalam area TPS atau di belkang bilik suara. ‘’Serta pemilih tidak terdaftar dalam jumlah di atas 5 orang, saksi tidak tertib dan kerap lalu lalang serta datang terlambat di TPS. Pelanggaran lainnya adalah adanya pembagian bingkisan oleh tim sukses pasangan calon di pintu keluar TPS dan ‘serangan tengah malam’,” ungkapnya. (ant)
Rawan Kriminalitas Suluh Indonesia/ant
HBKB - Pemain Skateboard Abi melakukan atraksi Long Ollie ketika Car Free Day (Hari Bebas Kendaraan Bermotor) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, kemarin.
Mengurai Kompleksitas Persoalan Jakarta
Menurut Dr Dedy Hermawan SSos MSi, Ketua Pusat Studi Kebijakan Publik Lembaga Penelitian Universitas Lampung (Unila), di Bandarlampung, Jumat, keunggulan pasangan Jokowi dan Basuki pada Pilkada DKI tahun 2012 ini membawa harapan baru bagi warga DKI Jakarta, paling tidak untuk lima tahun ke depan. Harapan itu, kata dia, yang
mampu menjawab berbagai pandangan mengenai persoalan di Jakarta, yaitu: “siapa pun pemimpinnya, Jakarta tetap begini-begini saja”. Karena itu, ujar dosen FISIP Unila itu, pasangan terpilih ini mesti mampu mengurai dan mengatasi kompleksitas persoalan yang ada di Jakarta. Menurut Dedy, ada beberapa hal mendasar yang perlu di-
Agar air tak menggenangi lagi kawasan tersebut, pihaknya akan membuat tanggul raksasa berupa pemasangan site pile di bantaran kali yang ada di dekat tujuh lokasi rawan banjir tersebut. ‘’Tanggul raksasa akan dibangun pada tahun 2013, di sekitar tujuh lokasi rawan genangan. Saat ini programnya sudah masuk tahap perencanaan dan proses lelang akan dilakukan di awal tahun 2013. Namun untuk besaran anggarannya masih dihitung karena konstruksinya sendiri belum diketahui. Yang pasti jenis tanggul yang dibangun itu berupa pemasangan site pile di bantaran kali,” ujar Tarjuki di Jakarta, kemarin. Tarjuki merasa optimis jika tanggul raksasa model site pile ini terpasang, genangan sudah tak ada lagi. Namun pemasangan tanggul ini tidak seluruhnya dikerjakan Pemprov DKI Jakarta. (kmb)
Kantor Walikota Jaksel
Jokowi-Ahok
PASANGAN yang berdasarkan hasil hitung cepat dipastikan memimpin DKI Jakarta lima tahun ke depan, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama atau Jokowi-Ahok, menurut pengamat kebijakan publik dari Universitas Lampung harus mampu mengatasi kompleksitas persoalan di ibu kota itu.
dilakukan berbagai lembagai survei, pasangan cagubcawagub nomor tiga, JokowiBasuki Tjahaya Purnama berhasil mengungguli pasangan cagub-cawagub nomor urut satu, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Jika penghitungan resmi yang dilakukan KPU DKI Jakarta juga menetapkan pasangan Jokowi-Ahok sebagai pemenang, maka keduanya akan dilantik sebagai pemimpin Jakarta 7 Oktober 2012. (kmb)
Cegah Banjir
Panwaslu Tangani JAKARTA - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta hingga Jumat (21/9) siang, telah menerima sebanyak 49 laporan pelanggaran Pemilukada DKI putaran kedua. Namun, dari total pengaduan yang resmi masuk ke meja Panwaslu sebanyak 47 kasus. Sisanya, dua kasus lainnya belum resmi dilaporkan. ‘’Kami masih mempelajari dan mendalami kasus pelanggaran ini untuk ditindaklanjuti,” kata Ketua Panwaslu DKI Jakarta, Ramdansyah kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, ke-47 kasus pelanggaran Pilkada tersebut saat ini sedang ditindaklanjuti. ‘’Namun, dua kasus lainnya hingga saat ini belum dimasukkan ke registrasi, lantaran belum ada laporan resmi,” ujarnya. Pelanggaran, lanjut Ramdansyah, yang dilaporkan terdiri dari SMS kampanye yang saat ini kasusnya dalam proses kajian, Dugaan dana kampanye yang melanggar UU, selebaran gerak berbau SARA
yang akan dilakukan setelah tidak lagi menjadi gubernur, pria yang akrab disapa Fauzi ini menegaskan, masih memikirkan hal tersebut. ‘’Yang jelas sampai saat ini saya masih menjadi gubernur DKI Jakarta, jadi soal aktivitas selanjutnya belum dapat saya ungkapkan. Tapi yang jelas, secara pribadi saya akan membantu pemimpin baru di Jakarta dan menyukseskan programnya,” kata Fauzi. Seperti diketahui, dari sejumlah hitung cepat yang
tuntaskan oleh pasangan terpilih yang mengalahkan pasangan incumbent, Fauzi BowoNachrowi Ramli (Foke-Nara). Pertama, kata dia, menciptakan rasa aman dan nyaman hidup di Jakarta, yaitu terhindar dari ancaman kebakaran, kriminalitas, tawuran antarwarga, kebanjiran, kemacetan, polusi, dan sebagainya. Kedua, ujar Dedy pula, yaitu membangun kembali “wajah” kemanusiaan di Jakarta melalui jaminan ketersediaan kebutuhan pokok warga masyarakat, menghadapi ancaman minim ketersediaan air bersih, masih banyak warga yang tidak memiliki tempat ting-
gal, kesehatan warga, kemiskinan, dan sebagainya. Ketiga, menurut Dedy, adalah reformasi birokrasi Pemda DKI Jakarta, hal ini terkait dengan ekspose hasil PPATK bahwa Pemprov DKI Jakarta merupakan pemerintah daerah terkorup di Indonesia. “Untuk yang satu ini, merupakan tantangan tersendiri bagi pasangan Jokowi dan Basuki, karena mereka lebih identik dengan kisah sukses sisi sosial kemasyarakatan dibandingkan dengan ‘gebrakan’ reformasi birokrasi, seperti pencegahan korupsi anggaran, transparansi anggaran, akuntabilitas pelayanan publik, dan
sebagainya,” ujar dia lagi. Keempat, kata dia, melanjutkan berbagai skema konsep, kebijakan, dan rencana pembangunan Jakarta yang sudah tertuang dalam dokumen “cetak biru” masa depan Jakarta, sehingga tidak melanjutkan tradisi buruk kepemimpinan di Indonesia seperti “ganti pemimpin, ganti kebijakan”. Dia mengingatkan, programprogram pemerintah DKI Jakarta untuk mengatasi persoalan banjir, kemacetan, dan sebagainya tetap harus dilanjutkan. ‘’Apabila prinsip ini dipegang, maka tidak akan muncul ‘keruwetan’ baru,” ujar dia pula. (ant)
JAKARTA - Aksi pencurian bisa terjadi kapan di mana saja. Korbannya pun tidak pilih-pilih. Bahkan, di Kantor Walikota Jakarta Selatan sekalipun yang memiliki petugas keamanan yang cukup banyak. ‘’Banyak ban cadangan atau ban serep dari truk-truk yang terparkir raib. “Kejadian terbaru baru kita sadari beberapa hari lalu setelah ada salah satu staf yang mengalami kehilangan ban serep,” ujar Bambang Budiwibowo, Kasie Penegakan Hukum dan Operasi Satpol PP Jaksel, kemarin. Dikatakan Bambang, ada kemungkinan pelaku mencuri ban-ban tersebut saat Kantor Walikota Jakarta Selatan libur. Karena, saat hari kerja, truk-truk milik Satpol PP masih digunakan untuk kegiatan operasional. ‘’Mungkin diambilnya saat hari libur. Karena kalau hari biasa masih kita gunakan untuk operasional,” kata Bambang.
Diungkapkan Bambang, ban serep truk milik Satpol PP yang hilang ada 3 ban. Sedangkan ban serep milik truk Sudin Pekerjaan umum (PU) Tata Air Jakarta Selatan yang hilang ada 6 ban. ‘’Kita sudah laporkan ke pak walikota agar segera ditindaklanjuti,” katanya. Meski begitu, kekecewaan tetap disampaikan salah satu staf Sudin PU Tata Air Jakarta Selatan yang kehilangan banban serep tersebut. Ia menyesalkan sikap Bagian Umum Kantor Walikota Jakarta Selatan yang justru menyalahkan unit-unit yang memarkirkan kendaraan operasionalnya tanpa memperhatikan pengama-nannya. ‘’Memang tidak kita rantai karena ban itu ditempatkan di bawah truk, dan kalau mau membukanya juga mesti pakai kunci. Jadi kalau pencuri pasti butuh waktu agak lama karena sampai banyak yang hilang, kenapa kita yang disalahkan,’’ keluhnya. (kmb)
Metr politan
Suluh Indonesia, Senin 24 September 2012
3
Kekuatan Kehakiman
Harus Tetap Dijaga JAKARTA - Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin menyatakan, kekuasaan kehakiman adalah kekuasaan merdeka yang harus tetap terjaga. Hal itu disampaikan Lukman yang juga Wakil Ketua Umum DPP PPP dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu, terkait dengan rencana revisi UU tentang Mahkamah Agung (MA) yang memungkinkan pemidanaan terhadap putusan hakim. Dia mengatakan, putusan hakim merupakan mahkota hakim yang tak boleh diintervensi oleh siapapun guna penegakan hukum dan keadilan. ‘’Itulah amanat UUD 1945 sebagai konstitusi kita,” kata Lukman. Menurut dia, Komisi III DPR dan pemerintah harus cermat memosisikan MA sebagai pelaku kekuasaan kehakiman dalam sistem ketatanegaraan.
Revisi UU MA yang akan memuat norma bahwa putusan hakim bisa dipidanakan itu, katanya, justru akan menghilangkan kemerdekaan hakim dan berimplikasi kepada rusaknya sistem peradilan. Yang bisa dipidanakan, kata dia, adalah perilaku hakim yang melakukan kejahatan, pelanggaran hukum atau kode etiknya, dan bukan karena putusannya. Putusan hakim adalah kewenangan hakim yang tak bisa dipidanakan, sebagaimana kewenangan anggota DPR membuat UU yang juga tak bisa dipidanakan. ‘’Yang berhak mengoreksi dan mengadili putusan hakim hanyalah pranata peradilan yang berada di atasnya,” katanya. Untuk diketahui, selama ini kekuasaan kehakiman mengalami kemunduran, adakibat kekuatan oleh pihak yang punya. (ant)
UU Kamnas
Kontrol Kebebasan JAKARTA - RUU Kamnas yang sedang dibahas dinilai hanya akan membawa Indonesia kembali ke rezim Orde Baru. Forum Keamanan Nasional Indonesia menilai pengajuan RUU ini hanya akan mengembalikan Indonesia pada rezim yang didukung kekuatan militer untuk melindungi perilaku koruptif penguasa. Penolakan disampaikan dalam forum yang dihadiri aktivis tragedi 98-99 saat menggelar diskusi Peringatan Semanggi II dan Penolakan RUU Kamnas di Jakarta, kemarin. Para aktivis menolak pembahasan kembali RUU yang sempat tertunda pembahasannya karena mendapat penolakan di masyarakat, tetapi saat ini sudah diajukan kembali oleh pemerintah dan sedang dibahas DPR. Mantan Koordinator Kontras Usman Hamid menilai RUU Kamnas akan memberi-
kan kuasa khusus kepada pemerintah untuk menangkap, menggeledah, dan menyadap siapapun yang dinilai menimbulkan ancaman bagi negara. Sedangkan, penentuan definisi ancaman sendiri berada di tangan Presiden dan pemerintah. Sehingga dikhawatirkan tiap kritik yang menyerang pemerintah dinilai sebagai ancaman yang berujung pada hilangnya kebebasan dan matinya demokrasi. RUU Kamnas juga merupakan aturan yang mendaur ulang rezim Orde Baru. Tujuannya, negara melalui kekuatan militer bisa mengkooptasi dan mengontrol masyarakat sipil. Dia mencontoh, rencana pembentukan Forum Koordinasi Keamanan Nasional dalam RUU ini yang sebenarnya sama dengan dewan pengawasan politik di Orde Baru. (har)
Suluh Indonesia/ade
ANTITERORISME - Lebih dari 300 siswa pelajar SMU dan Pesantren dari 30 provinsi di Indonesia mengucapkan Ikrar Pemuda Gelorakan Perdamaian, Perangi Kekerasan dan Antiterorisme di Cibubur, Jakarta Timur, kemarin. Mereka mengikuti pelatihan kepemudaan “Birru Youth Taining: inspiring Future Leader for Peace”.
Kegiatan Rohis
Bukan Benih Terorisme JAKARTA - Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan menyatakan, kegiatan ekstrakurikuler Rohani Islam (Rohis) yang sejak lama tumbuh di sekolah-sekolah menengah atas bukan merupakan benih terorisme. Syahganda dalam menanggapi aksi protes sejumlah elemen Rohis dan alumninya di Jakarta serta kota lainnya, Minggu, menegaskan Rohis memiliki andil besar dalam membangun moralitas keberagamaan para siswa di Tanah
Air. Selain itu, katanya, keberadaannya ikut memperkuat tugas pendidikan yang diemban pihak sekolah bagi terciptanya kualitas budi pekerja, agar para lulusannya lebih berguna bagi masyarakat dan juga masa depan bangsa. Protes itu dipicu sebuah pemberitaan di stasiun televisi swasta nasional beberapa waktu lalu yang menyimpulkan kegiatan Rohis sebagai sumber berkembangnya terorisme. ‘’Tidak ada kegiatan Rohis di sekolah mana pun yang menekankan pada terbangunnya sikap siswa untuk
menjadi teroris, sebab Rohis memang bukan tempat persemaian benih terorisme,” kata Syahganda. Oleh karena itu, katanya, analisa maupun pemberitaan yang dikembangkan oleh media bahwa bibit terorisme berasal dari kegiatan Rohis, jelas keliru dan tidak memiliki dasar kuat guna memperkuat alasan tersebut. ‘’Penilaian seperti itu bersifat tendensius dan bertolak belakang dengan kenyataan sebenarnya, dan tentu saja mengabaikan kredibilitas ataupun profesionalisme sebuah media dalam
menyajikan pemberitaan,” katanya. Akibat itu, kata Syahganda, kerugian lain juga dialami masyarakat karena media berperan menanamkan stigma negatif terhadap keberadaan Rohis di khalayak luas. Menurut Syahganda, Rohis sudah menjadi kegiatan umum dan diterima oleh semua sekolah, dengan mengutamakan aspek mentoring keagamaan baik berupa pengenalan dasar-dasar Islam, pelaksanaan ibadah sholat berjamaah di masjid atau mushola, serta meramaikan syiar dakwah Is-
lam yang bersifat umum berupa penyambutan hari besar Islam maupun pesantren kilat pada saat libur. ‘’Mereka pun bangga dengan pengalaman ikut Rohis, sama halnya kebanggaan mengikuti ekstrakurikuler lain seperti Palang Merah Remaja atau Pramuka yang juga ditekankan pihak sekolah,” ujarnya. Ia mengaku manfaat kegiatan Rohis dirasakan secara langsung oleh para siswa, termasuk melatih siswa berorganisasi yang dampaknya akan dirasakan setelah lulus sekolah. (ant)
KI LAWANG PENDEKAR DARI GUNUNG CIREMAI
Ki Lawang yang merupakan pendekar dari gunung Ciremai dengan keahliannya siap memberikan kekebalan, kejantanan dan persugihan. Disamping itu Ki Lawang juga membuka konsultasi spiritual healing yang meliputi: ramal, hipnoterapi, susuk, buka aura, problema rumah tangga,
harmonisasi rumah tangga, karier, kedudukan atau jabatan dan ruwatan. Ki Lawang sudah menekuni profesinya sebagai paranormal sejak masih kecil tepatnya sejak duduk dibangku kelas 6 Sekolah Dasar. Ki Lawang pun berasal dari keluarga kesepuhan yang sudah
tiga turunan memawarisi keahlihan paranormal secara turun temurun dan Ki Lawang merupakan keturunan kesepuhan yang ke empat yang menyandang ilmu ini. Saat ini Ki Lawang ikut ke anggotaan Forum Komunikasi Paranormal dan Pengobatan Alternatif Indonesia (FKPPAI), sebuah perkumpulan yang mewadahi paranormal sebagai profesi yang profesional. Ki Lawang berkisah bahwa, suatu hari pernah didatangi oleh pasien yang menginginkan pesugihan seperti beliau tuturkan sebagai berikut “ Saya pernah menolong orang susah, orang tersebut mau minta pesugihan, tapi saya melarang, akan tetapi orang tersebut tetap ngotot mau pesugihan,
sehingga saya tetap melayani orang tersebut dan Alhamdulilah pesugihan tersebut membuahkan hasil yang memuaskan, sampai sekarang hidupnya lebih dari cukup bahkan bisa dikatakan makmur” Saat ini Ki Lawang membuka praktek dan bisa ditemui di Kampung Pabuaran Rt 005/003 Jatirangon kecamatan Jatisampurna Bekasi. Dengan motto “Kekuatan Hati Dapat Mengalahkan Segalanya Yakin dan Optimis Pasti Ada Solusi dan Jalan Keluar”. Ki Lawang siap memberikan solusi terhadap permasalahan permasalahan anda. Segera hubungi Ki Lawang atau datang langsung pada alamat yang tertera di bawah ini:
Alamat : Kampung Pabuaran RT.005 RW.003 Kelurahan Jatirangon Kec. Jatisampurna. Bekasi Telepone : 082125543191/083897820558 C.004580-Adv
Megap litan
Suluh Indonesia, Senin 24 September 2012
4
L intas Dua Kelompok Pemuda Bentrok DUA kelompok pemuda bentrok di Karaoke Orange yang berlokasi di Jalan Raya Serpong Km 17, Serpong, Kota Tangsel, kemarin. Menurut informasi sejumlah saksi, kelompok yang bertikai adalah geng motor vespa dengan kelompok warga Kampung Baru yang berada di seberang tempat karaoke. Aksi tersebut terjadi lantara rebutan wanita pemandu karaoke. Menurut saksi, dirinya mengetahui bahwa bentrokan itu terjadi dipicu rebutan cewek pemandu karaoke, lalu dilanjutkan di pakiran basement, dua kelompok dari club vespa dan warga yang tinggal disamping tempat karaoke. Keributan yang terjadi di longe klub malam tersebut dilanjutkan di halaman parkir basement. Entah siapa yang memulai, namun para pengunjung klub tersebut akhirnya keluar. Tak lama datang mobil garnisun. Setelah garnisun datang, pihak pakir tidak tahu lagi, karena langsung diselesaikan mereka. Mungkin karena gak bayar atau banyak faktor yang menyebabkan ribut gara-gara cewek pemandu itu. (nov)
Kelompok Copet Bunuh Penadah ANGGOTA Polda Metro Jaya meringkus kelompok copet yang membunuh penadah barang hasil curian yang jasadnya ditemukan di Tegal Rotan, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, beberapa waktu lalu. Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Helmy Santika di Jakarta, kemarin mengatakan, pelaku menghabisi nyawa korban karena merasa tidak adil membagikan hasil curiannya. Para tersangka, yakni Toni Alfian alias Tompel (20) warga Peninggilan, Ciledug, Kota Tangerang, Irfan Maulana (19) dari Larangan, Cipadu, Tangerang dan Wahyuda Suhendra alias Bembeng (25) asal Joglo, Jakarta Barat. Petugas menciduk para tersangka di sekitar Jakarta dan Tangerang pada Sabtu (22/9) dinihari. AKBP Helmy mengatakan awalnya polisi mendapatkan laporan adanya penemuan jasad yang diduga korban pembunuhan. (ant)
Suluh Indonesia/ant
TINJAU KRL. Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menumpang Kereta KRL sambil berdialog dengan penumpang, dari Stasiun Depok Baru menuju Stasiun UI Depok, kemarin. Ahmad Heryawan menyatakan kesiapan bekerjasama dengan gubernur terpilih DKI Jakarta untuk memperlancar angkutan massal ini.
Tak Kantongi Izin
GOR Bintaro Siegel
Kawanan Rampok Bersenjanta KAWANAN perampok bertopeng dan membawa senjata api, golok dan celurit menyantroni rumah warga di Perumahan Tasmania, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat. Kapala Polisi Sektor Bogor Utara, Kompol Yos Taojiri di Bogor, kemarin mengatakan, peristiwa terjadi Sabtu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB di Perumahan Tasmania nomor 9 milik Nanda. Yos mengatakan, dalam peristiwa perampokan tersebut diketahui pelaku berjumlah tujuh orang. Dalam olah tempat kejadian perkara petugas menemukan tiga selongsong peluru, sidik jari dan alas kaki milik pelaku. Menurut Yos, berdasarkan laporan korban, perampok mendatangi Perumahan Tasmania nomor 9, RT 4/ RW 5, dengan cara melewati jendela depan yang telah dicongkel terlebih dahulu. Para perampok sempat mengancam empat orang penghuni rumah yang terbangun saat saat mereka beraksi. (ant)
TANGSEL - Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyegel pembangunan yang rencananya akan dibangun Gelanggang Olahraga (GOR) milik PT Jaya Real Property TBK dijalan Tegal Rotan, Kecamatan Pondok Aren, Tangsel. Penyegelan dilakukan karena tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). ‘’Kita memberikan segel dikarenakan belum
memiliki IMB” ungkap Kepala BP2T Tangsel, Dadang Sofian di Tangerang, kemarin. Lebih lanjut Dadang mengatakan ijin pembangunan GOR tersebut masih dalam proses dan belum terbit, namun sudah membangun. Dadang menghimbau, bagi para investor yang ingin membangun untuk mengikuti prosedur yang ada. ‘’Jika ingin melakukan pembangunan harus ada konsultasi ke dinas terkait dan mengantongi
ijin. BP2T atau dinas terkait tidak segan-segan untuk menutup bangunan yang tidak memiliki izin” tandasnya. Berdasarkan pantauan dilapangan, Minggu (23/9) pembangunan GOR Bintaro tersebut masih berlangsung, terlihat pekerja sedang mengelas besi dan aktifitas pembangunan lainnya. Sementara itu, Humas Jaya Real Property, Rudi Hartono membenarkan penyegelan
Segera Diperdakan
Distribusi Air Digilir di Bogor, kemarin. Selain digilir, lanjut Memet, kulaitas air PDAM Bogor yang dihasilkan juga tidak akan sejernih biasanya. “Meski demikian distribusi air dengan tingkat kekeruhan kita pridiksi hanya 0,9 NTU, itu artinya masih memenuhi standar WHO dan Peraturan Menteri Kesehatan No : 492 tahun 2010 yang menyebutkan, bahwa ambang batas tingkat kekeruhan air yang diperbolehkan adalah maksimum 5 NTU,” jalasnya. Dijelaskan, selama perbaikan ini kapasitas produksi air PDAM Tirta Pakukan secara otomatis turun dari 1000 liter/ detik, manjadi 750 liter/ detik. ‘’Penurunan produksi air ini akan mengganggu distribusi,’’ katanya. (ant)
PKL Bogor
Himpun Dana KPK BOGOR - Kepedulian terhadap KPK yang tak kunjung mempunyai gedung baru, Persatuan Pedagang Kaki Lima Indonesia (PPKLI) bersama Gerakan Seribu Pedagang Kaki Lima (Gebu PKL) melakukan aksi dengan penggalangan dana di Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Depok. Kegiatan partisipasi yang diagendakan pada 29 Juni lalu telah berlangsung sepanjang satu kilometer di jalan yang banyak PKL, dengan cara meminta sumbangan sukarela minimal Rp 1.000 kepada para pedagang. ‘’Kami hanya melakukan aksi selama satu jam pada beberapa wak-
nya pengawasan yang dilakukan dinas terkait terhadap masalah perizinan ini memicu menjamurnya bangunan tanpa ijin. ‘’Kita akan memanggil dinas terkait untuk masalah ini” cetusnya. Gacho menegaskan hal ini tidak boleh dibiarkan terlebih Tangsel sudah memiliki Perda IMB no 14 Tahun 2011. ‘’Jangan sampai perda ini menjadi tidak efektif,” pungkasnya. (nov)
Bahasa Sunda
PDAM Bogor : BOGOR – Ribuan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor mulai hari ini (Senin-Red), harus benar-benar melakukan penghematan dalam pemakain air. Penghematan air PDAM ini harus dilakukan karena pihak PDAM Bogor akan melakukan kebijakan pengiliran pasokan (distribusi) air kepada pelanggannya terkait pelaksanaan proyek peremajaan dan perbaikan Plate Settler tahap ke-II di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dekeng. ‘’Kita terpaksa melakukan penggiliran distribusi air kepada pelanggan ini terhitung selama 40 hari ke depan dimulai Senin 24 September,” kata Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Pakuan, Memet Gunawan,
yang dilakukan BP2T terkait rencana pembangunan GOR Bintaro. ‘’Ya benar pembangunan tersebut untuk GOR dan disegel BP2T, namun pihaknya sedang melakukan pengurusan IMB untuk hal tersebut” ucapnya. Menyikapi maraknya pembangunan yang tidak mengantongi ijin, Ketua Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel, Gacho Sudarso mengatakan, kurang-
tu lalu dan berhasil terkumpul dana sebesar Rp 1.277.000. Kami juga tak menyangka dari target sebelumnya yang hanya seribu rupiah per-PKL kenyataanya banyak yang memberi lebih dari itu dan yang pasti semua itu tanpa paksaan.” tutur Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPKLI Hermansyah. Hingga kini, sudah ada 22 DPW yang melakukan hal serupa sebagai bentuk dukungan terhadap KPK. PPKLI menargetkan jumlah pedagang yang menyumbang ada 54 juta orang. Jika setiap orang menyumbang Rp 1000 maka akan terkumpul uang Rp 54 M. (jif)
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan G.09-Promo
Suluh Indonesia/bas
PERMAINAN – Pemerintah Kota Bogor menggelar berbagai lomba dan permainan anak jaman dulu (Jadul) tahun 2012, di lapangan Sempur, Kota Bogor, kemarin.
BOGOR – Dilatar belakangani khawatir akan lunturnya penggunaan bahasa sunda dikalangan generasi muda, para sesepuh dan tokoh Bogor meminta pemerintah daerah setempat untuk membuatkan peraturan daerah (perda) khusus mengenai kewajiban menggunakan bahasa sunda. Bahkan, para sesepuh Bogor yang berasal dari Paguyuban Sunda, Paguyuban Keluarga Besar Wargi Bogor, Komunitas Jaka Sunda, Pepadi (Persatuan Pedalangan Indonesia) Kota Bogor, Komunitas Setia Wargi dan Komunitas Sabilulungan meminta Walikota Bogor, Diani Budiarto untuk mengeluarkan payung hukum untuk sehari berkomunikasi dengan bahasa sunda. “Setiap khatib Jum’at di seluruh Masjid Kota Bogor diusulkan menggunakan bahasa sunda. Penggunaan bahasa sunda tidak hanya pada Sidang Paripurna memperingati Hari Jadi Bogor, tetapi juga pada saat khatib shalat Jum’at,” ujar Ketua Pepadi Kota Bogor, Dadang HP di Bogor, kemarin. Dikatakan Dadang, membiasakan kembali bahasa
sunda dalam berkomunikasi sehari – hari oleh generasi muda memang tidak mudah. Sebelum orang masyarakat memulai maka para komunitas sunda yang ada di Bogor harus mengawalinya terlebih dahulu. Sementara itu, Paguyuban Keluarga Besar Wargi Bogor (PKBWB) yang diwakili Eddy S. Warsa memberi dukungan penuh perihal pengghidupan kembali bahasa sunda di Kota Bogor. Ia berharap bisa kembali Nyundakeun wargi sunda nu aya di Bogor (memulai penggunaan bahasa sunda oleh warga Bogor). ‘’Bogor itu sebagian besar dihuni oleh orang Bogor, tetapi semakin kesini generasi mudanya sudah tidak memakai bahkan tidak bisa berbicara bahasa sunda,”terang di sela-sela pertemuan rutin dengan para sesepuh Bogor lainnya di Taman Kencana, kemarin. Membiasakan berkomunikasi dengan bahasa Sunda oleh generasi muda kata Eddy dimulai dari hal-hal kecil. Seperti kala memakai layanan SMS (Short Massage Service) maupun BBM (Blackberry Messenger) dari telepon. (him)
Vonis Mati
Saatnya Diterapkan Bagi Penyalahgunaan naroba WAKIL Rektor dan juga Dosen Hukum Universitas Pakuan Dr Bintatar mengatakan vonis mati atau hukuman seumur hidup bagi pelaku narkoba harus ditegakkan di seluruh Indonesia tidak terkecuali di Bogor. Menurut Bintatar, selama ini di Bogor belum diberlakukan vonis mati atau hukuman seumur hidup bagi pelaku narkoba. Sejumlah daerah di Indonesia sudah ada yang menerapkannya tapi belum seluruhnya. Ia mengatakan sudah saatnya Indonesia tegas dalam meminimalisir peredaran narkoba di tanah air dengan memberlakukan hukuman
mati atau penjara seumur hidup. Sejauh ini, baru ada tiga daerah yang pengadilan negerinya telah memberlakukan hukuman mati atau penjara seumur hidup yakni Tanggerang, Medan dan yang baru-baru ini Pengadilan Laianda, Lampung juga menjatuhkan vonis yang sama kepada pelaku pebisnis narkoba. ‘’Vonis mati atau penjara seumur hidup sah-sah saja diberikan selama dalam
undang-undangnya menyatakan ada hukuman demikian,” katanya. Menjatuhkan vonis mati atau pidana penjara seumur hidup ditetapkan oleh majelis hakim berdasarkan hasil di persidangan sehingga tidak semua pengadilan menjatuhkan vonis yang sama berdasarkan pertimbangan dalam persidangan, katanya. Tapi, lanjut Bintatar, sudah saatnya Indonesia menindak tegas pelaku narkoba dengan cara hukuman yang tegas seperti vonis mati atau pidana penjara seumur hidup. ‘’Seperti Malaysia, mereka tegas dalam memberantas narkoba. Mereka tidak memandang orang itu sta-
tusnya apa berapa banyak jumlahnya tetap mereka tembak mati,” katanya. Menurut Bintatar pengadilan di Indonesia masih terlalu ramah bagi para pebisnis narkoba oleh karena itu kasus narkoba di tanah air terus meluas. Sementara itu, Humas Pengadilan Negeri Cibinong, Ari Imanuel mengatakan sejauh ini pengadilan belum pernah menjatuhkan vonis mati atau pidana penjara seumur hidup bagi pebisnis narkoba. Menurutnya keputusan menjatuhkan vonis ditentukan berdasarkan hasil persidangan. “Belum ada yang kita vonis mati. Karena kasusnya juga
kecil-kecil. Jadi ada pertimbangan sesuai fakta di persidangan,” katanya. Dikatakannya keputusan pengadilan ditetapkan berdasarkan pertimbangan hakim dan fakta di persidangan. ‘’Sah saja vonis mati dan penjara seumur hidup. Karena dalam Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika disebutkan hukuman maksimal adalah vonis mati atau penjara seumur hidup,” katanya. Ditambahkannya, sejauh ini Pengadilan Negeri Cibinong pernah memvonis pelaku pebisnis narkoba dengan ancama 15 tahun penjara pada tahun 2010. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Senin 24 September 2012
F OKUS Bersama-sama Mengontrol Perilaku Remaja PABILA saat ini banyak yang mempertanyakan perilaku generasi muda kita, terutama remaja, ada baiknya pertanyaan itu mesti direnungkan. Tidak hanya kalangan orang dewasa, bahkan para guru pun geleng-geleng kepala apabila melihat perilaku remaja kita. Misalnya yang paling sering kelihatan, mereka cenderung acuh tak acuh dengan orang tua dan lingkungan karena asyik melihat gadget yang mereka bawa. Banyak remaja kita yang terlihat menunduk terus memencet tombol ponsel atau menggores gadget layar sentuh mereka. Hal itu bahkan dilakukan sambil berjalan dan memakai kendaraan bermotor. Kita khawatir karena kelihatannya semakin banyak dari mereka yang berperilaku demikian. Kini yang lebih mengkhawatirkan, banyak dari anak-anak remaja kita yang masih berusia antara 12 sampai 16 tahun, sekitar usia sekolah menengah pertama, berpasang-pasangan laki-perempuan mengunduh internet. Entah apa yang mereka cari. Apakah ini cara mereka mengerjakan tugas sekolah, berpacaran atau berperilaku lain? Sementara mereka yang masih sekolah dasar, sering datang ke warung internet untuk bermain video online yang bisa disambungkan ke permainan di berbagai negara. Melihat hal-hal seperti yang diungkapkan di atas, masuk akal kalau terjadi degradasi moral di kalangan remaja. Ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua. Tidak saja bagi institusi pendidikan, orangtua dan juga lembaga-lembaga masyarakat. Orangtua sudah jelas harus memperhatikan anak-anaknya, sebab tidaklah mungkin pihak guru memperhatikan mereka 24 jam. Namun, kita rasakan perhatian orangtua sekarang sudah semakin menurun. Derasnya tuntutan ekonomi membuat mereka membanting tulang untuk memenuhi keperluan hidup keluarga. Pada pihak lain, modernisasi membuat anak-anak muda itu seperti tidak terkendali. Lingkungan pendidikan hanyalah mampu memberikan perhatian sekitar 6-7 jam di sekolah. Setelah itu tidaklah mungkin lembaga sekolah melakukan pengawasan. Karena itu, lembaga sosial mestinya peduli dengan hal ini. Kalangan lembaga swadaya masyarakat harus lebih banyak dibentuk untuk mengontrol perilaku anak-anak muda kita. Sesungguhnya ada benarnya juga kalau ada pemikiran sekolah sampai sore hari. Dalam arti, sekolah memberikan kegiatan ekstra lebih banyak kepada anak-anak. Ini demi mengontrol perubahan sosial, terutama perilaku yang begitu deras. Dalam hal penyimpangan perilaku, mungkin pihak kepolisian juga sekali-sekali perlu turun tangan. Mengontrol warung internet atau merazia anak-anak remaja yang mengendarai sepeda motor tanpa SIM yang kini banyak terjadi di pedesaan. Anak remaja memang ada dalam masa adolesensia, yang secara psikologis berentang antara umur 12 sampai 20 tahun. Masa-masa ini penuh kekerasan. Karena itu sangat wajar dikontrol. Sebab, di tengah perkembangan teknologi yang begitu deras, ketidakmampuan kita mengontrol akan terjadi penyimpangan perilaku setelah mereka beranjak dewasa. Mungkin mereka akan bersikap dewasa terlalu cepat, atau justru terjangkit pola kekerasan sehingga bisa menimbulkan kejahatan. Negara ini sangat tergantung kepada generasi muda karena merekalah yang akan menentukan masa depan nanti. Karena itu, cara-cara untuk menumbuhkan kreasi, inovasi yang bersifat positif harus dimulai dari sekarang. Jika tidak demikian, angka kemandekan nasional akan semakin tinggi di masa depan. Kita hanya menjadi bangsa pemakai, bangsa pembeli yang selalu diolah oleh negara-negara lain. Jika di masa remaja mereka hanya bisa ribut-ribut saja di warung internet, tidak mungkin nanti akan menjadi bangsa pencipta, predikat yang sangat diperlukan untuk kemajuan bangsa. Ini persoalan serius bagi kita semua. ***
A
Bang D
el
136 juta penduduk Indonesia sudah tidak miskin
Ancaman Serius Degradasi Moral KITA tentu terkesima dan tidak percaya saat hampir semua media elektronik dan media cetak memberitakan prihal prostitusi online sepekan lalu. Kedengarannya seperti sesuatu yang biasa. Tetapi yang membuat tidak biasa adalah prostitusi online yang baru-baru ini digerebek polisi memiliki sekitar 2.500 pekerja seks komersial (PSK) dan sedikitnya 300 mucikari di kota-kota besar di Indonesia. Yang lebih mencengangkan lagi, para pekerja seks tersebut adalah remaja putri berusia antara 18 hingga 25 tahun. Satu lagi contoh kegagapan anak muda bangsa ini terhadap teknologi. Kemajuan pesat teknologi menjadi negatif di tengah kultur masyarakat Indonesia yang begitu kental dengan budaya ketimuran. Kasus prostitusi online itu setidaknya mengekor pemberitaan sebelumnya yang masih berkaitan dengan media online, game online. Sebuah stasiun televisi swasta sempat menayangkan secara khusus persoalan yang dihadapi orangtua yang anaknya kecanduan game online. Tindakan-tindakan anak yang sudah di luar batas kewajaran seperti mencuri di rumah sendiri dan merampok orang lain menjadi pelajaran yang patut diwaspadai oleh para orangtua. Apalagi menurut seorang ahli kedokteran yang sempat diwawancarai dalam tayangan tersebut, kecanduan game online hampir serupa dengan mereka yang kecanduan narkoba. Harus diakui, perkembangan pesat media terutamanya dunia maya di Indonesia masih begitu mengkhawatirkan, utamanya dalam hal pemanfaatannya. Alih-alih bermanfaat bagi banyak orang, justru bermanfaat bagi mereka-mereka yang ingin mengeruk keuntungan dengan kegiatan-kegiatan negatif. Mulai dari tindak penipuan, prostitusi, hingga pada game-game online. Yang lebih mengkhawatirkan adalah korbannya para generasi muda. Mereka yang belum sepenuhnya paham mengenai kegunaan sesungguhnya dari sebuah media di dunia maya. Mereka masih belum memahami sepenuhnya ancaman-ancaman serius dari pemakaian yang salah terhadap keberadaan dunia maya. Para remaja ini, harus diakui, masih dalam upaya mencari identitas diri dan dunia online menjadi salah satu pelariannya. Dunia online dengan kapabilitas optimal untuk mendapatkan seluruh informasi yang diinginkan dapat dengan mudah menjadi ‘’sahabat semu’’ seorang remaja. Apalagi jika remaja itu memiliki sifat-sifat introvert alias tertutup dan menganggap seluruh dunia sebagai musuhnya. Jika sudah begitu maka dunia online menjadi pelampiasan yang paling mudah dilakukan. Dengan berinteraksi dalam dunia online, seorang remaja memiliki kesempatan untuk mencari orangorang yang ‘’senasib sepenanggungan’’ di jejaring-jejaring sosial. Mereka inilah menjadi sasaran empuk bagi orang-orang yang berniat tidak baik di dunia maya. Kekuatan Konsumerisme Selain itu, kekuatan konsumerisme menjadi sesuatu yang paling menakutkan saat ini. Terutama para
Tapi makin susah ...
5
Oleh : I Gusti Ngurah Parthama* remaja perkotaan yang dengan mudah dapat mengakses berbagai informasi. Budaya konsumerisme menjadi kebutuhan baru dan wajib para remaja kita. Contoh mudahnya adalah gonta-ganti gadget seperti handphone atau laptop. Belum lagi ditambah dengan trendtrend lain seperti perhiasan, busana, tas, sepatu, parfum, dan lainnya yang tentunya tidak murah untuk ukuran seorang remaja. Kecuali mereka yang berasal dari keluarga mapan dan menengah ke atas, maka remaja lain sudah pasti memutar otak untuk mendapatkan penghasilan ‘’besar’’ tapi dalam waktu ‘’singkat’’. Jadilah menjajakan diri sebagai salah satu upaya yang mudah dilakukan dan cepat berduit. Keinginan-keinginan seperti itulah yang kemudian ‘’ditindaklanjuti’’ oleh orang-orang yang berniat tidak baik. Sehingga tidak mengherankan jika saat ini prostitusi online menjadi begitu marak, baik yang terorganisir maupun mereka yang bekerja sendiri. Kekuatan uang memungkinkan seseorang mendapatkan berbagai macam kebutuhannya menjadi orang terutama para remaja dengan mudahnya tersuruk ke ‘’lembah hitam’’. Satu hal yang barangkali tidak sejalan dengan kecepatan teknologi yang masuk ke Indonesia adalah regulasi. Hampir setiap saat regulasi-regulasi yang berlaku di masyarakat tidak begitu mampu mengakomodir keperluan masyarakat itu sendiri. Terkesan jika regulasi-regulasi baru muncul setelah ada persoalan-persoalan serius di masyarakat. Idealnya, sebuah regulasi merupakan tameng bagi masyarakat. Regulasi menjadi perlindungan awal bagi masyarakat untuk mengantisipasi perkembangan teknologi dan komunikasi yang dalam hitungan detik selalu berubah. Dalam hal ini pemerintah baik pusat maupun daerah harus memiliki kemampuan mencermati kejadian-kejadian di masyarakat. Menjamurnya game-game online dengan kemampuan operasional 24 jam dan maraknya bisnis prostitusi online seharusnya sudah sejak awal menjadi perhatian. Minimnya laporan dari masyarakat menjadikan permasalahan tersebut tidak teratasi dengan optimal. Pada-
hal dengan begitu gencarnya pemberitaan mengenai dampak game online, mereka semestinya sudah mampu mengambil sikap. Apalagi persoalan seperti prostitusi online dan game online berpeluang merusak generasi bangsa secara perlahan tapi pasti. Bagaimana mungkin seorang remaja yang sudah kecanduan game online memikirkan masa depannya sementara dirinya dengan asyik berada terus di depan komputer. Sedangkan para remaja yang terjebak bisnis prostitusi online tentunya harus memikirkan pertanggungjawaban mereka kepada pasangan hidupnya nanti. Belum lagi ditambah persoalan penyakit yang ditimbulkan akibat kegiatan yang tidak seharusnya mereka lakukan. Harus ada tindakan tegas dan kerja sama semua pihak. Aturanaturan dari pemerintah wajib ditegakkan. Tanpa dasar aturan-aturan yang jelas, baik masyarakat maupun pelaku bisnis ‘’hitam’’ itu justru akan saling berhadapan yang tiada mampu menyelesaikan persoalan. Tindakan tegas juga harus diperlihatkan oleh aparat keamanan. Meski harus diakui jika hukum Indonesia masih belum optimal, namun tidak seharusnya menjadi alasan. Dalam hal ini, sanksi tegas terhadap para pelakunya harus menimbulkan efek jera pada mereka yang ingin mencoba melakukan tindakan serupa. Selain itu, perlu kerja sama serius antara pemerintah dan lembaga seperti sekolah, lembaga adat di masyarakat, dan tentunya orangtua. Mereka memiliki peran masing-masing untuk pembentukan jati diri seorang remaja yang beranjak dewasa. Dalam hal ini sinergi antarlembaga menjadi penentu keberhasilan seorang remaja melewati fasefase penting dalam kehidupannya. Orangtua yang tentunya paling berperan. Mereka memiliki tanggung jawab besar untuk membentuk karakter anak-anaknya. Persoalannya kemudian tentu saja seberapa besar orangtua mampu melakukan hal itu. Tengok saja Jakarta. Geliat kehidupan dunia kerja yang sudah dimulai sejak matahari belum terbit dan usai saat jarum jam sudah menunjukkan pukul 10 atau 11 malam menjadikan hubungan orangtua dan anak begitu renggang. Komunikasi
tidak terjalin optimal dan masingmasing cenderung dengan kesibukannya sendiri. Keadaan ini yang tentunya perlu pemikiran serius dalam pencarian solusinya. Degradasi Moral Degradasi moral bangsa ini sudah di depan mata. Tanpa sengaja barangkali mereka yang dituakan, para petinggi negara, pejabat pemerintah, wakil rakyat, dan tokoh-tokoh masyarakat justru mempertontonkan hal-hal yang tidak baik bagi generasi muda kita. Mereka dapat dengan mudah melakukan tawuran karena para pejabat terbiasa adu mulut bahkan nyaris adu jotos di gedung parlemen. Mereka dengan mudah membuat keributan karena mungkin orang-orang tua ini begitu menyukai perdebatan yang sengit tanpa menyelesaikan masalah. Mereka begitu gampangnya terseret ke lembah hitam, mungkin saja karena ada pejabat-pejabat dan tokohtokoh pujaannya yang melakukan hal seperti itu. Inilah yang menjadi rantai peristiwa yang terus-menerus berlanjut. Akses-akses ke media cetak, media elektornik, dan hingga media online begitu mudah diperoleh remaja dan bahkan juga oleh anakanak yang setingkat sekolah dasar. Mereka yang tanpa pemahaman berarti akan menafsirkan suatu kejadian dengan perspektif mereka sendiri. Dalam kondisi seperti inilah peran-peran kelembagaan dan perorangan menjadi penting. Pemerintah, sekolah, masyarakat, lembaga keagamaan, dan orangtua harus bersama-sama memiliki kesadaran terhadap keberadaan generasi muda kita. Generasi-generasi yang dalam kurun 15 - 20 tahun ke depan akan menjadi pemimpin bangsa ini. Generasi-generasi inilah yang nantinya akan membawa Indonesia menuju suatu arah. Pertanyaannya tentu saja arah mana yang dituju, apakah arah yang baik atau justru arah yang buruk. Menghindari pertanyaan seperti itu, sudah waktunya semua pihak menyadari permasalahan yang dihadapi generasi muda kita. Pemerintah hendaknya berkonsentrasi untuk mengoptimalkan regulasi-regulasi yang mampu melindungi generasi muda Indonesia. Sekolah, masyarakat, dan lembaga keagamaan merupakan perpanjangan orangtua dalam membina anak-anak mereka terutama yang beranjak dewasa. Yang terpenting bagi institusi-institusi seperti ini adalah merancang format pembinaan yang lebih mengena kepada gaya hidup generasi muda saat ini. Jadi, tidak hanya berpetuah-petuah tanpa arti yang bagi seorang remaja malah masuk telinga kanan dan keluar telinga kiri. *Penulis, dosen Jurusan Sastra Inggris Universitas Udayana.
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Pelajar Sering Tawuran HURU-HARA ini akan menghancurkan kaca jendela mobil yang lewat, tawuran antar pelajar bisa melukai bahkan membunuh orang yang lewat. Kejadian tawuran buka menjadi hal aneh di Jakarta. Sudah banyak nyawa pelajar melayang tak berguna dibunuh pelajar lain. Tawuran pelajar ini biasa sering terjadi pada hari sabtu. Aksi tawuran terus berlanjut sebagai balas dendam atas kawannya yang dibunuh. Kegagalan dan ketidakadilan yang mereka rasakan telah menghambat pemikiran arif untuk saling ‘mencintai’ satu sama lain. Bangsa kita sekarang mengalami tekanan yang bertubi-tubi. Mulai dari krisis yang menimpa mental, spiritual, ekonomi, dan masalah sos-
ial yang terus menghantam nilainilai kebenaran yang semakin terasing dan hilang. Pendidikan yang terjadi di negeri ini kianmemperihatinkan karena tak ada yang bisa diandalkan dalam pemberian contoh tauladan yang baik dari pemimpinpemimpinnya sendiri. Ulah para elit yang tak kalah brutalnya seperti membawa lari sangat amat banyak uang rakyat dan menjadi tersangka berbagai kasus kriminal menjadi suatu contoh yang bisa berdampak pada prilaku rakyatnya yang kian hari kian bringas seperti binatang. Sungguh bangsa yang memprihatinkan. Sobari Jelambar, Jakarta Barat
PSK Gentayangan Harap Ditertibkan KURANGNYA pengawasan dari petugas terkait serta minimnya sarana penerangan jalan di sepanjang Jalan Lingkar Luar Cengkareng, Jakarta Barat, membuat kawasan itu kerap menjadi sasaran tempat mangkal para wanita pekerja seks komersial (PSK). Ya, puluhan PSK itu tampak berbaris di sisi sepanjang jalan sambil menggoda para pengguna jalan yang melintas kawasan tersebut pada malam hari, terutama menjelang dini hari. Keberadaan PSK di kawasan itu sudah berlangsung sejak s e p u l u h ta h u n t e r a k h i r. K e beradaan para wanita pekerja seks komersial ini sangat meresahkan warga sekitar serta
mengganggu para pengguna jalan yang melintas. Meski beberapa kali dilakukan razia dan sempat pula menghilang, para PKS itu kembali marak. Untuk itu, diharapkan kepada Satpol PP serta aparat terkait untuk segera menertibkan keberadaan PSK yang kerap mangkal di sisi Jalan Lingkar Luar Cengkareng. Sebelum mereka ‘mengajak’ teman-temannya untuk bergabung dan membangun lokalisasi yang pada gilirannya dapat berdampak buruk kepada warga sekitar. Gatot Sutoko Semanan, Jakbar
Berharap Pemindahan Ibukota ANTRIAN makin panjang dan penumpukan penumpang sudah tak lagi menyamankan para penumpang Bus Trans Jakarta, kelihatannya bukan tambah baik, tapi perkembangannya justru makin memprihatinkan. Tentu saja ini akan menurunkan kualitas pelayanan busway yang semula diandalkan sebagai angkutan massal untuk kurangi kemacetan. Keadaan kota Jakarta yang semakin polusi, padat, dan berbagai permasalahan yang tak kunjung tuntas. Jika ada berita tentang akan dipindahkan ibukota Indonesia ke Pontianak saya sangat setuju asalkan dapat mengurangi kepadatan kota Jakarta. Sekarang ini kemacetan telah semakin ke arah tak bergerak dan Jakarta diramalkan akan tidak bergerak alias macet total pada 2014. Se-
makin cepat menurut saya semakin baik agar ibukota negara dipindahkan. Persoalannya masyarakat tidak memiliki alternatif. Dan meski saat ini ada transjakarta kondisinya belum memungkinkan menampung begitu besarnya arus manusia di Jakarta. Armada yang terbatas dan juga tidak disiplinnya kendaraan pribadi membuat keberadaan transjakarta makin sulit jadi alternatif. Mungkin jalan di Jakarta sudah pada taraf mengancam, dan bukan lagi mengganggu. Lihat saja data yang menyebutkan puluhan jiwa melayang di jalan raya akibat jalan rusak. Polusi udara di Jakarta juga sudah parah. Susyanto Kemanggisan, Jakarta Barat
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
fax ke (021) 53670771,
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Senin 24 September 2012
6
Gita Wirjawan
Fokus pada Kesejahteraan Atlet JAKARTA - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan dirinya akan fokus pada kesejahteraan atlet bulu tangkis setelah ditetapkan sebagai Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) periode 2012-2016. “Fokus utama saya adalah kesejahteraan para atlet, profesionalisasi bulu tangkis dan terus mendorong peningkatan kapasitas dan pembinaan para atlet agar dapat meraih kembali kejayaan bulu tangkis Indonesia,” kata Gita Wirjawan dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Ahad kemarin.
Gita mengemukakan, dirinya merasa terhormat dapat dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Ketua Umum PBSI periode 2012-2016. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta Musyawarah Nasional (Munas) PBSI ke-21 di Yogyakarta yang telah memilihnya sebagai Ketua Umum PBSI yang baru menggantikan Djoko Santoso. “Tentunya dengan dukungan seluruh pihak, ke depannya saya berharap dapat menjalankan amanat ini sebaik mungkin dan berupaya keras dalam memajukan perbulutangkisan na-
sional,” katanya. Sebelumnya, Munas PBSI ke-21 di Yogyakarta, Jumat (21/ 9) secara aklamasi menetapkan Gita Wirjawan menjadi Ketua Umum PBSI periode 2012-2016. Gita Wirjawan menjadi Ketum PBSI dengan menyisihkan calon lainnya, Icuk Sugiarto yang menjabat sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI DKI Jakarta. Gita mendapatkan dukungan dari 31 suara Pengprov, sedangkan Icuk Sugiarto didukung dua Pengprov dari DKI dan Nusa Tenggara Barat, serta satu suara abstain dari Riau. (ant)
Suluh Indonesia/ant
KETUA PBSI TERPILIH - Ketua Umum PBSI terpilih, Gita Wirjawan (tengah) saat mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) PBSI ke-21 yang berlangsung 20 hingga 22 September kemarin di Yogyakarta. Gita Wirjawan terpilih sebagai Ketua PBSI yang ditetapkan secara aklamasi menyisihkan calon lainnya, Icuk Sugiarto.
FIFA
Bahas PSSI Pada 4 November JAKARTA - Anggota Joint Committee dari PSSI-KLB Hinca Panjaitan mengungkapkan, kasus sepakbola Indonesia akan dibahas dalam rapat FIFA pada 4 November mendatang. “Pada 4 November akan ada rapat di FIFA, dan masalah Indonesia akan dibahas disana. Jadi Task Force AFC harus melaporkan apa saja yang sudah dilakukan untuk Indonesia,” ujar Hinca Panjaitan, Sabtu kemarin. Hinca Panjaitan yang termasuk sebagai salah satu anggota Joint Committee (JC) mengungkapkan, dalam pertemuan dengan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) di Kuala Lumpur pada Kamis lalu telah dibahas lima masalah pokok persepak-
bolaan di Indonesia, yakni masalah kompetisi, Timnas, revisi Statuta, kembalinya empat Exco yang dipecat dan penyelenggaraan kongres. Ia mengungkapkan, pertemuan tersebut juga dihadiri Presiden AFC yakni Prince Abdullah dan Sekjen AFC Alex Soosay. “Dari pembahasan masalah kompetisi, penyatuan liga belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Kompetisi IPL dan ISL sementara tetap berjalan secara terpisah. Kami meminta sampai 2015, tetapi AFC menawarkan sampai 2014,” ungkapnya. Mengenai poin kedua, guna merevisi statuta maka dibentuk tim kecil masing-masing dari PSSI dan KPSI, yakni Catur Agus Saptono dan Saleh
Mukadar, sedangkan dari KPSI adalah Hinca dan Togar Manahan Nero. “Soal revisi statuta ini akan dibawa ke kongres, kami minta kongres digelar November,” ujarnya. Sedangkan mengenai poin ketiga (Timnas), Hinca mengungkapkan masalah terbesar yang dibahas Task Force adalah masalah Timnas, dimana kubu PSSI-KLB menyampaikan fakta bahwa Timnas selama ini telah gagal karena dikelola oleh PSSI secara morat-marit. “Kami minta Timnas jadi bagian dari masalah organisasi, jadi harus dibahas di JC. Kami jelaskan, KPSI telah menyiapkan Timnas dengan sangat baik. AFC menyadari hal itu, dan mereka berharap Timnas Indonesia bisa
lebih kuat,” ujarnya. Timnas memang harus berbendera PSSI, tetapi untuk menciptakan tim yang bagus maka JC harus ikut mengelola karena selama ini Timnas dari PSSI gagal terus-menerus sehingga mempermalukan Indonesia. Sedangkan mengenai permintaan kembalinya empat orang anggota Exco yang pernah dipecat oleh Djohar Arifin, Hinca menegaskan keempat Exco tersebut pasti kembali, dan putusan Todung Mulya Lubis sebagai Komite Etik PSSI sudah dianulir. “Sedangkan poin kelima mengenai penyelenggaraan kongres, seluruh pemilik suara (voter) akan diverifikasi oleh JC,” demikian Hinca Panjaitan. (ant)
Persipura segera Miliki Pemain Asing Baru JAYAPURA - Ketua Umum klub Persipura Jayapura, Papua, Benhur Tomy Mano, mengatakan pada musim kompetisi liga super Indonesia (LSI) yang akan datang, klub tersebut akan diperkuat sejumlah pemain asing. “Ada pemain asing baru yang akan direkrut manejemen untuk memperkuat Persipura Jayapura pada musim yang akan datang,” kata Benhur Tomy Mano di Jayapura, Papua, kemarin. Pemain asing tersebut ada yang sudah pernah merasakan atmosfer kompetisi liga di Indonesia dan ada yang diambil dari negara asalnya atau dari
luar Indonesia. “Ada (pemain asing) yang muka lama di liga Indonesia dan ada yang baru,” katanya. Ketika disinggung siapakah pemain asing tersebut, mantan Kadistrik Abepura dan Kadispenda Kota Jayapura mengatakan belum bisa disebutkan, tetapi nanti pada saat latihan perdana pada akhir bulan ini, media bisa melihat pemain tersebut. “Yang pasti, mereka bisa dilihat saat latihan perdana nanti,” katanya. Benhur Tomy Mano yang biasa disapa BTM, juga mengatakan selain ada pemain asing baru yang akan meng-
gunakan kostum kebesaran Persipura Jayapura, merah-hitam, ada juga pemain lokal asal Papua lainya yang telah memiliki talenta mengolah si kulit bundar dengan baik bakal direkrut. Pelatih F Thiago masih akan lakukan seleksi juga kepada 13 pemain dari divisi utama Persipura. Dan selain itu juga akan ada pemain lokal Papua direkrut,” katanya. Apakah pemain lokal Papua yang dimaksud itu adalah Ferdinando Pahabol pemain asal klub Persidafon Dafonsoro, yang santer dikabarkan akan bermain di klub Macan Kemayoran Persija
Jakarta, BTM hanya tersenyum, tidak memberikan jawaban. Diketahui dalam beberapa musim terakhir klub yang bermarkas di stadion Mandala Jayapura ini, memiliki sejumlah pemain asing yang loyal, mereka adalah Zah Rahan Krangar, Bio Paulin Piere dan Yoo Jae Hoon. Sedangkan dua pemain asing lainya telah dilepas yakni Albertho Goncalves dan Choi Don Soo. Seperti diwartakan sebelumnnya, Boas Salossa dan kawan-kawan sesuai dengan rencana akan menjalani latihan perdana pada 28 September 2012. (ant)
La Nyalla Ikuti Surat AFC JAKARTA - Ketua Umum PSSI hasil KLB Ancol La Nyalla Mahmud Mattalitti mengaku setuju dengan isi surat dari AFC terkait Timnas yang diterima PSSI, dan akan mengikutinya. ‘’Saya sudah baca suratnya, isi surat tersebut sudah bagus dan benar dan tidak ada yang salah sesuai apa yang dilaporkan ke saya oleh utusan KPI-ISL Djamal Aziz dan kawan-kawan,” ungkap La Nyalla kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Diriya pun menilai memang seharusnya timnas menjadi satu dan berada di bawah payung
PSSI, dengan diikutsertakannya tim Join Committe (JC) sebagai pihak yang mengharmonisasi. ‘’Semua setuju itu bahwa timnas harus satu, dan harus membawa payung PSSI sesuai dengan pernyataan AFC, dan kita mengakui hal itu, maka untuk itulah AFC meminta JC untuk mengharmonisasi dispute tersebut, jadi kami akan mengikutinya dan tidak ada perbedaan pendapat,” ucapnya. Namun La Nyalla menegaskan, yang perlu digarisbawahi di sini adalah AFC melihat ada dispute dan ada dua timnas, maka disinilah peran JC menyel-
eraskan dispute itu, dengan cara mendengar argumentasi dan melihat realita empirik dalam kacamata sport. ‘’Kami sudah menyiapkan tim yang terbaik. Diisi para pemain terbaik dari kompetisi terbaik, serta dilatih oleh pelatih terbaik. Ini semua kami lakukan demi harga diri Indonesia di kancah internasional, jadi silakan JC rekomendasikan tim ini sebagai timnas Indonesia,” jelasnya. Untuk itulah, ke depannya perlu adanya pelatih terbaik dan manajemen official terbaik yang akan menjadikan timnas Indonesia ini berprestasi, seh-
ingga bisa mewujudkan kesepakatan yang telah ada saat ini. ‘’Pemain itu aset klub, dan tidak mungkin klub mau melepaskan pemainnya ke manajemen official timnas yang tidak profesional dan pelatih yang bukan yang terbaik, karena jika pemainnya sakit atau cidera maka yang dirugikan adalah klub. Maka dengan pembentukan timnas yang telah kami lakukan, silakan JC rumuskan bagaimana proses replace-nya di PSSI. Dan saya juga minta JC kita untuk membuat skemanya,” ucap lelaki yang juga Ketua Kadin Jawa Timur itu. (pts)
PRSI Upayakan
Renang Indah Masuk SEA Games MAKASSAR - Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) terus berupaya meloloskan cabang olahraga renang indah dapat dipertandingkan pada SEA Games XXVII Myanmar 2013. Staf Ahli PB PRSI Abdul Muin di Makassar, Sabtu, mengatakan, meski cukup sulit namun pihaknya tetap berharap agar tuan rumah Myanmar bisa mengakomodasi keinginan PB PRSI untuk mempertandingkan cabang renang indah pada kejuaraan dua
tahunan tersebut. Untuk bisa dipertandingkan di SEA Games, lanjutnya, Myanmar sebagai tuan rumah tentu akan berhitung mengenai peluang. Artinya jika sulit mendapatkan medali di cabang tersebut maka kemungkinan akan ditolak. “Kita terus melakukan komunikasi dan lobi-lobi agar Myanmar bisa menyetujui. Namun kita juga tidak bisa memaksakan karena Myanmar memang tidak memiliki atlet potensial di cabang renang indah,” jelasnya.
Terkait peluang atlet renang indah Sulsel yakni Selvi Melowa jika cabang itu dipertandingkan di SEA Games, menurut dia, sangat terbuka. Bahkan pihaknya akan memprioritaskan memasukkan namanya sebagai salah satu atlet yang akan memperkuat Indonesia. Ketua Harian PRSI Sulsel itu menjelaskan, atlet peraih emas PON 2012 itu sebetulnya telah diminta memperkuat Indonesia di SEA Games 2011. Namun karena alasan fokus melanjutkan pendidikan sehingga ter-
paksa ditolak. Pemanggilan atlet yang sempat menjalani pemuatan latihan di Kanada selama tiga bulan tersebut cukup beralasan. Sebab keberhasilnnya menjadi yang terbaik pada tiga pelaksanaan PON yakni 2004, 2008 hingga PON 2012. “SEA Games 2011 sudah kita panggil namun menolak dengan alasan pendidikan. Namanya pasti akan kita masukkan kembali jika renang indah dipertandingkan di Myanmar 2013,” ucapnya. (ant)
PICKUP POINT
Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini
HOTEL
TRANSJAKARTA -
Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor
1 2 3 4 5 6 7 8
: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan : Harmoni – Lebak Bulus
SPBU PERTAMINA -
SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU
34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO 34.154.15, Jl. RE Martadinata, Ciputat 34.164.02, Jl. Margonda Raya, Depok 34.124.10, Karang Tengah 34.165.12, Jl. Raya Limo, Depok 34.165.03, Cinere Raya 34.114.01, Jl. Raya Jelambar 34.113.01, Jl. Raya Jembatan Besi 34.144.03, Jl. Raya Pluit Selatan 34.144.01, Jl. Raya Pluit Selatan 34.124.07, Jl. Raya Terogong, Jak-Sel
RESTORAN & CAFE Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor -
RUMAH SAKIT RS. PAD Gatot Subroto RS. Bhineka Bakti Husada RS. Islam Jakarta RS. Dharmais, Jakarta RS. Siloam Hospital Cikarang RS. Harapan Keluarga Cikarang RS. Hasana Medica Cikarang Hotel Ambara
-
Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan Hotel Paninsula Hotel Ibis Hotel Santika Hotel Kartika Chandra Hotel Crown Hotel Century Park Hotel Sultan Hotel Mulia Hotel Le Meridien Hotel Sahid Hotel Grand Hyatt Hotel Millennium Hotel Arya Duta Hotel Nikko Hotel Saripan Pacifik Hotel Papaho Bogor TRADE CENTER
-
Blok M Plaza Mall Cilandak Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor Plaza Depok Mall Depok Pamulang Square OFFICE BUILDING
-
BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor Green Lake View, Ciputat Kantor Pos , Ciputat Plaza Telkom, Ciputat TEMPAT UMUM
-
Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor
7
Suluh Indonesia, Senin 24 September 2012
DIREKTORI SULUH INDONESIA - BISNIS JAKARTA BOGOR
BOGOR JUAL RUMAH - 2 lantai - 4 kamar tidur + Ac 2 - 2 kamar mandi Luas tanah 190 M Luas Bangunan 250 M Listrik 2200 watt Line Tlp aktf SHM - AJB Garasi mobil 2 unit Garasi motor 1 unit HUB : 0818955214, 081383720020
KADIN BOGOR
KADIN BOGOR
BOGOR
BOGOR
BOGOR
JAKARTA UJIAN PERSAMAAN/KONVERSI KELAS KARYAWAN DLL.
SUZUKI INDOMOBIL Promo cuci Gudang
Terima Pendaftaran Siswa Baru Program: Paket B/C, Akta-4 D3, S1.S2,S3
Unit Ready Stock
Jurusan : Ekonomi, Hukum, Teknik, Pendidikan, Fisip, Komputer, Pertanian, Peternakan, Psikologi, Kesehatan, Sekretaris, dll
Discont Up To 30Jt Proses Mudah & Cepat BELI MOBIL SUZUKI SEKARANG, SUDAH DAPAT CASH BACK
AGUS. W
Hub : 085255564971 SEPTEMBER CERIA Dengan Diskon Kejutan Dari SUZUKI Mobil Pick Up Dp 15 Jt’an / Angs 1,8 Jt’an Blin Van Cicilan 60 Rb’an Perhari Realvan Dp 12 Jt’an / Angs 1,5 Jt’an SX 4 Dp 28 Jt’an / Angs 3 Jt’an Splash Dp 15 Jt’an / Angs 2,3 Jt’an Estilo Dp 12 Jt’an / Angs 2 Jt’an APV Dp 15,7 Jt’an / Angs 2 Jt’an Swift Dp 24 Jt’an / Angs 2,5 Jt’an Vitara Dp 40 Jt’an / Angs 4 Jt’an
Proses Kredit Cepat & Bisa Dibantu Terima Indent SUZUKI ERTIGA Dengan Angs 3 Jt’an (Dijamin Dapat Unit Ready Stock)
RADIT 021 99955548 / 085691008775
Pin BB : 238EBECE
SUZUKI INDOMOBIL Promo cuci Gudang Unit Ready Stock
Hub: RAMDANI Hp: 085781746590 Esia: (021) 97327501 Email: daihatsudepok@gmail.com
Pin BB. 29F2FABB
SUZUKI INDOMOBIL
SUZUKI PREMER CARD Pesan Sekarang Dapat Promo Poket Terjangkau & Diskon sampai dengan 25Jt
SPLASH CASH BACK 17JUTA ESTILO CASH BACK 25JUTA SWIFT CASH BACK 12JUTA PICK UP CASH BACK 4JUTA
Untuk Info Lebih Lanjut Hub: HENDRA 087875808026 Pin BB 25F1F4FC
Pasang Iklan Tdp 25Jt’an * Bisa Tuker Tambah
021.9482.1848 0856.9000.621
Lowongan, Otomotif, Properti & Peluang Emas Ukuran 2 x 50 mmk
BW Rp. 200.000 FC Rp. 300.000
Hub : 021-5357602
Hub: JAYA Hp. 021-91362130 / 08158002742 Email: jaya2herdank@yahoo.com
Pasang Iklan Baris
CEPAT LAKU Hanya
Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi
(0251) 8401018 (021) 5357602 G.22-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Senin 24 September 2012
8
Ratusan Warga
Terlibat Aksi Bersih Pantai Sanur DENPASAR - sekitar 600 orang warga dan komponen industri pariwisata kawasan Sanur terlibat aksi bersih pantai yang merupakan bagian dari Sanur Village Festival (SVF). ‘’Aksi bersih pantai itu menyasar sampah dari kawasan Pantai Matahari Terbit sampai Mertasari yang digelar Sabtu (22/9),” kata
Ida Bagus Sidharta Putra, ketua panitia SVF, di Denpasar, kemarin. Acara bersih pantai tersebut sebagai perwujudan dari program SVF, yaitu membangun kesadaran bersama untuk mencintai sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pelestarian lingkungan hidup. Menurut dia, hal itu juga
KESULITAN AIR BERSIH - Seorang warga mengumpulkan air menggunakan jeriken di bak penampungan yang debit airnya mengecil di kawasan lereng Gunung Merbabu, Magelang, Jateng, kemarin.
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Cegah HIV/AID Terganjal
Stigma Masyarakat menghilangkan adanya tanggapan miring dan pengucilan tersebut. Namun dia mengakui jika hal itu merupakan hal yang cukup sulit karena merupakan budaya yang telah berkembang sejak lama. ‘’Kelompok berisiko di antaranya pekerja seks komersial (PSK), waria, pengguna narkoba, adalah orang-orang seperti kita, mereka juga manusia, juga butuh pekerjaan,” tambahnya. Pemerhati HIV/AIDS itu mengajak masyarakat untuk merangkul para mucikari dan PSk untuk bersama membantu pencegahan dan penyakit tersebut dengan penggunaan kondom. Sementara itu HIV Cooperation Program for Indonesia (HCPI) Australian AID, Danny Yatim, mengatakan bahwa virus penyakit dengan gejala yang baru muncul bertahuntahun atau bahkan 20 tahun itu tidak tertular melalui beberapa kegiatan di antaranya berbagi makan dan minum, berciuman, berdekatan, berjabat tangan, bersentuhan, digigit nyamuk, kamar mandi, kerin-
gat, hingga penggunaan kolam renang bersama. ‘’Hingga saat ini belum ada pembuktian mengenai adanya penyebaran virus HIV melalui media itu,” katanya. Sementara penularan HIV bisa tertular melalui pertukaran cairan tubuh di antaranya darah, air susu ibu, air mani, dan cairan vagina. Sedangkan dalam bentuk perilaku, penularan terjadi pada hubungan seks, transfusi darah, hubungan ibu ke janin, dan penggunaan jarum suntik yang dipakai orang lain. Data dari KPA Provinsi Bali dari tahun 1987 hingga Juni 2012, tercatat 6.292 temuan kasus HIV/AIDS berdasarkan kelompok beresiko dengan jumlah yang paling banyak terjadi pada kelompok heteroseksual 73,4 persen, pengguna narkoba melaui jarum suntik bergantian (12,7), dan homoseksual (3,9 persen). Dari jumlah itu, berdasarkan kelompok umur, sebagian besar terpapar pada orang yang masih berumur produktif antara 20 hingga 39 tahun. (kmb)
kan komponen masyarakat sehingga tercipta kesadaran yang tinggi dalam menjaga kebersihan pantai. Aksi bersih pantai itu dibagi dalam tiga kawasan. Tidak hanya masyarakat sekitar yang terlibat, namun sejumlah perkumpulan otomotif di Pulau Dewata ikut mendukungnya, seperti Bali Volkswagen Division (BVD). (ant)
BUNDA NORMA SERING DIDATANGI PEJABAT
Suluh Indoensia/ant
DENPASAR - Stigma masyarakat terhadap penderita HIV/AIDS menjadi salah satu faktor yang menghambat upaya penanggulangan dan pencegahan virus mematikan itu. ‘’Jika saja tidak ada stigma dan diskriminasi, yang tadinya mereka sembunyi, nanti pasti akan keluar dan lebih mudah untuk bisa menekan kasus baru HIV/AIDS,” kata Ketua Kelompok Kerja Promosi Pencegahan dan Hubungan Masyarakat pada Komisi Penanggulangan AIDS (P2HM KPA) Provinsi Bali, Prof Dr dr Mangku Karmaya, dalam diskusi panel perkembangan kasus HIV/AIDS pada hari terakhir Lokakarya HIV dan media di Sanur, Denpasar, kemarin. Menurut dia, stigma dan diskriminasi merupakan suatu kondisi yang berlawanan dan tidak produktif dalam upaya mencegah dan menanggulangi penyebaran penyakit yang belum ditemukan obatnya itu. Ia menilai masyarakat perlu mendapat pengetahuan yang baik dan benar mengenai virus HIV/AIDS sehingga bisa
sesuai dengan semangat perayaan tahunan Desa Sanur, yakni menjaga lingkungan hidup di wilayah tersebut sehingga kualitas sebagai tempat pariwisata tetap terjaga. Sementara itu Nengah Rumiyandi, koordinator aksi bersih Pantai Sanur mengatakan, tujuan utama dari kegiatan itu adalah menjadikan upaya terpadu yang melibat-
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629