Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 191 tahun III Jumat, 23 Oktober 2009 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
LPS Bisa Periksa Bank
Perlu Langkah Terobosan
Pembangkit Listrik Dipercepat
DEPUTI Gubernur Bank Indonesia (BI) Muliaman D Hadad mengatakan nantinya Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersama BI dapat melakukan pemeriksaan terhadap bank-bank yang dinyatakan dalam...hal. 1
TIM ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II harus membuktikan kinerjanya, dengan merubah orientasi kebijakan ekonomi tidak lagi bertumpu pada sektor finansial. Pengembangan sektor manufaktur dan...hal. 2
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Darwin Zahedy Saleh, mengatakan percepatan pembangunan pembangkit listrik 10.000 MW menjadi salah satu prioritas yang langsung dilakukan...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Pelantikan Anggota Kabinet
Siti Fadilah Tak Hadir
Suluh Indonesia/ant
BERDAMAI - Menteri Kesehatan periode 2004-2009 Siti Fadilah Supari (kanan) berjabat tangan dengan penggantinya Endang Rahayu Sedyaningsih saat serah terima jabatan di Jakarta, kemarin.
Loyalitas Menteri
Kepada Presiden JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, dirinya adalah nakhoda pemerintahan saat ini sehingga semua menteri harus loyal dan bertanggung jawab kepadanya. ‘’Saya mengingatkan pula kita menganut sistem kabinet presidensial. Presiden adalah nakhoda, loyalitas dan garis pertanggungjawaban saudara adalah ke presiden, bukan ke pimpinan-pimpinan parpol dalam hubungan tugas pemerintahan. Saya harap camkan benar,” kata Presiden dalam pidatonya usai melantik menteri anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II di Istana Negara Jakarta, kemarin. Presiden juga mengingatkan 34 menteri dan dua pejabat negara baru itu bahwa mereka telah berada dalam jajaran kab-
inet dan pemerintahan. ‘’Dari manapun saudara berasal, termasuk partai politik pol manapun saudara berasal, saya berharap letakkan kepentingan pemerintah bangsa dan negara di atas kepentingan parpol, kelompok dan golongan. Jangan dibalik. Rakyat secara tegas akan mengawasi atas komitmen ini,” katanya. Presiden meminta agar semua anggota kabinet untuk mengabdikan semua pikiran, waktu dan tenaga buat kepentingan rakyat. ‘’Anda adalah putra-putri bangsa yang terpilih, setelah uji seleksi yang kredibel dan transparan saya nilai cakap untuk masuk dalam kabinet ini. Tunjukkan dan buktikan dalam tugas nanti,” pesan Presiden Yudhoyono. Menurut Presiden, para men-
teri sudah menandatangani pakta integritas atau kode etik yang akan dijalankan, serta kontrak kinerja mengenai sasaran dan tujuan apa yang hendak dicapai. ‘’Setiap tahun saya akan evaluasi. Lima tahun mendatang tidaklah ringan, gejolak minyak dan persoalan dalam negeri yang kompleks. Jadi siapkan pikiran dan fisik untuk berpikir cerdas dan bekerja keras yang semuanya untuk kepentingan rakyat,” katanya. Terhadap adanya kritik, presiden mengatakan, dalam menghadapi kritik dan kecaman dari sebagian masyarakat, para menteri harus sabar, tegar dan terus berikhtiar. ‘’Seperti saya sampaikan, hampir pasti di kalangan masyarakat luas ada yang puas, ada yang tidak puas,’’ katanya. (har/son)
Beri Kesempatan Kabinet Bekerja JAKARTA - Wakil Ketua DPR yang juga Sekjen DPP PDIP Pramono Anung mengimbau masyarakat untuk memberi kesempatan bekerja para anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II yang telah dipercaya dan dilantik Presiden Yudhoyono. ‘’Beri kesempatan mereka bekerja dan tidak adil jika belum apa-apa sudah dimunculkan persepsi yang macam-macam,” ujar Pramono Anung menanggapi pembentukan kabinet baru pemerintahan SBY-Boediono di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Setelah bekerja untuk kurun waktu 100 hari pertama, menurut Pramono, maka baru bisa dinilai bagaimana kerja para anggota kabinet itu berdasarkan sejumlah parameter kinerja yang telah ditetapkan. Apabila berdasarkan sejumlah parameter penilaian ternyata banyak yang tidak bisa terpenuhi, maka kepada para menteri baru itu harus dilakukan evaluasi-evaluasi performanya. Menurut Pramono, hal itu perlu dilakukan karena ekspektasi masyarakat terhadap kabinet baru pemerintahan SBYBoediono sangat tinggi dan pemerintah harus berupaya keras memenuhi harapan itu. Ditanya tentang bagaimana sikap PDIP setelah tidak ada kadernya yang direkrut dalam kabinet pemerintahan SBY-Boediono, Pramono mengatakan
bahwa bagi partainya hal tersebut tidak menjadi masalah. ‘’PDIP akan menjadi kekuatan penyeimbang dan pengontrol terhadap jalannya pemerintahan,” ujarnya. F-PDIP di DPR, ia menambahkan, akan mendukung berbagai kebijakan pemerintahan
yang memang baik dan memihak rakyat. Namun untuk halhal atau kebijakan yang tidak menguntungkan rakyat Indonesia, FPDIP tidak akan segan melakukan koreksi atau mengkritisinya. ‘’Untuk hal-hal yang baik, tentunya kita akan dukung,’’ katanya. (son)
JAKARTA - Dari barisan mantan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu I yang mengikuti prosesi pelantikan kabinet baru SBY-Boediono di Istana Negara Jakarta, kemarin, mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari tidak kelihatan hadir. Prosesi dihadiri oleh hampir semua pejabat negara mulai dari Presiden, Wapres Boediono bersama Ibu Herawati Boediono, anggota KIB II dan KIB II, serta pimpinan lembaga negara antara lain Ketua MPR Taufiq Kiemas, Ketua DPR Marzuki Alie. Untuk diketahui, sesaat setelah pengumuman KIB II, Siti Fadilah Supari sempat mengatakan bahwa dirinya terkejut atas terpilihnya Endang Rahayu Sedyaningsih sebagai Menkes, karena mantan anak buahnya itu pernah diberi sanksi berupa mutasi jabatan sebagai Direktur Pusat Riset dan Pengembangan Diomedis dan Farmasi, Depkes. Namun Siti Fadillah akhirnya membantah pernyataan itu, dengan meminta agar isuisu yang menimbulkan ketegangan antara dirinya dengan Endang tidak lagi dibesar-besarkan. ‘’Bu Endang tidak pernah menjual virus. Jangan me-
lebihkan dan melintir, itu bisa menyesatkan. Selamat bekerja bagi menteri yang baru, mudahmudahan Indonesia ke depan lebih sehat lagi,” kata Siti. Usai pelantikan, Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih membantah kabar isu bahwa dirinya telah membawa sampel virus H5N1 ke AS yang menjadi pangkal persoalan ini. Endang menegaskan saat dirinya menjabat Direktur Riset, tidak ada tukar-menukar virus dengan pihak asing, karena semua penelitian itu dikerjakan oleh orang Indonesia. ‘’Tidak betul, tidak betul saya membawa virus ke luar. Tidak betul saya menjual virus itu. Yang betul, saya melakukan penelitian bersama-sama dengan seluruh teman-teman,” kata Menkes. Endang pun menolak berkomentar soal pernyataan Siti tersebut. Ia hanya mengatakan bahwa hubungan keduanya berjalan baik. ‘’Saya peneliti. Jadi sebagai peneliti melakukan penelitian dengan bekerjasama dengan pihak asing, tidak hanya Amerika Serikat, tetapi juga Jepang, China, Belanda. Jadi itu kerja sama penelitian yang transparan, fair, setara dan saling menguntungkan,” kata Endang. (har)
K ta
Suluh Indonesia, Jumat 23 Oktober 2009
2
Hakim Tolak Eksepsi Sigit dan Wiliardi JAKARTA -Tim jaksa penuntut umum (JPU) akan mengajukan 42 saksi dalam persidangan lanjutan perkara dugaan pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen dengan terdakwa Sigit Haryo Wibisono dan Kombes Pol. Wiliardi Wizard. Tidak tertutup kemungkinan Kapolri Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri juga ikut dihadirkan ke persidangan sebagai saksi. Hal ini disampaikan JPU Indra Gunawan kepada wartawan, usai persidangan perkara itu dengan terdakwa Sigid Haryo Wibisono di PN Jakarta Selatan, Kamis (22/10) kemarin . Dalam sidang putusan sela yang dketuai Kharis Mardianto, putusan majelis hakim menolak eksepsi terdakwa Sigid. Sebaliknya, menerima dakwaan penuntut umum. Sidang pun dilanjutkan untuk memeriksa sejumlah saksi. Dalam persidangan lainnya, majelis hakim yang diketuai Artha Theresia juga menolak eksepsi terdakwa Kombes Pol. Wiliardi Wizard dan menerima dakwaan JPU Iwan Setiawan. JPU pun diminta untuk menghadirkan para saksi dan ia berencana untuk mengajukan 42 saksi dalam kasus ini. Hal ini juga termasuk Kapolri untuk hadir sebagai saksi. Menurut JPU Indra Gunawan, tiap persidangan akan dipanggil antara lima hingga tujuh saksi. Selain Kapolri Bambang Hendarso Danuri, juga tiga istri korban Nasrudin Zulkanaen dan tukang parker serta tukang jala ikan. Sedangkan istri siri Nasrudin, Rani Julianti dianggap sebagai saksi mahkota dalam perkara ini. “Kami lihat perkembangannya, apakah Kapolri perlu untuk dihadirkan sebagai saksi sudah memenuhi atau tidak. Kita lihat saja nanti,” tuturnya. Sementara penasihat hukum terdakwa Wiliardi Wizard, Santrawan Paparang menyatakan akan mengajukan Kapolri Bambang Hendarso Danuri sebagai saksi dalam perkara ini. Permintannya ini berdasarkan berita acara pemeriksaan (BAP). Langkah ini diambil pula untuk mengetahui keterangan dari beberapa anggota polisi mengenai perintah lisan dari TB-1 (Tribrata) yakni Kapolri pada 5 Januari 2008. Sebaliknya, tidak memerlukan keterangan para istri Nasrudin. Santrawan menegaskan lebih mempertimbangkan untuk pengajuan saksi yang sesuai dengan pokok perkara. (nas)
Suluh Indonesia/ade
DEMO SAPU BERSIH - Sejumlah orang yang tergabung dalam Gerakan Rakyat untuk Pemerintahan Bersih sambil membawa sapu berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (22/10) kemarin. Dalam aksinya, mereka menuntut pemerintahan SBY-Boediono harus serius dan konsisten dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih.
Lakukan Perbaikan Pipa
Hari Ini Air PAM Mati Total JAKARTA - PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) akan melakukan perbaikan dan perawatan teknis berupa penggantian pipa manifold tahap kedua di Instalasi Pengolahan Air Pejompongan 2 (IPA 2), yang menyebabkan terganggunya distribusi air ke sejumlah wilayah. Presiden Direktur Palyja, Philippe Folliasson, Kamis, mengatakan, Pekerjaan itu akan dilakukan pada hari Jumat (23/10) mulai pukul 22:00 WIB hingga Minggu (25/10) pukul 12:00 WIB. Menurut dia, pekerjaan teknis tersebut akan menyebabkan gangguan berupa pasokan air menurun, bahkan terhenti untuk sementara waktu di beberapa wilayah pelayanan Palyja yaitu di kawasan Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara. Ia mengatakan, pekerjaan
itui merupakan lanjutan dari pekerjaan tahap pertama, yakni penggantian pipa manifold di IPA 2 pada bulan September 2009 lalu. “Pekerjaan ini merupakan salah satu pekerjaan terbesar yang dilakukan di instalasi kami di Pejompongan, sehingga harus dilakukan dalam 2 tahap. Adapun penggantian pipa manifold ini dilakukan untuk mengoptimalkan kapasitas pompa IPA 2,” kata Philippe. Pipa manifold, menurut Phillipe, merupakan pipa outlet yang mengalirkan air bersih yang telah diolah di instalasi ke jaringan distribusi pelanggan. Kondisi pipa manifold sepanjang 30 meter dengan diameter 1.200 mm-1750 mm telah berusia 40 tahun. Berdasarkan investigasi dari LAPI ITB pada Oktober 2006, sebagian besar pipa manifold itu sudah rusak dan berkarat.
Polres Jakut Razia 200 Preman JAKARTA - Preman yang biasa melakukan pemalakan dan membuat keresahan di wilayah Jakarta Utara, Kamis (22/10) pagi dirazia jajaran Polres Jakarta Utara. Sedikitnya 200 preman ditangkap, dari wilayah Penjaringan, Cilincing, Koja, dan Pademangan. Dari 200 yang terjaring 172 orang preman akan dilakukan pembinaan. Preman yang terjaring akan diambil sidik jarinya dan foto. Dari jumlah itu sebanyak 28 orang ditetapkan menjadi tersangka, mereka yang tertangkap terlibat penodongan, perjudian dan pemerasan. Menurut Kasat Reserse Kriminal Polres Jakarta Utara,
Kompol Adex Yudiswan, mereka yang terjaring belum dijadikan tersangka. “Razia dilakukan dalam kurun waktu satu minggu,” ujar Adex. Preman yang terjaring dari wilayah terminal dan pasar. Razia rutin dilakukan, dalam upaya meningkatkan keamanan sesuai dengan arahan Kapolri, Kapolda dan Kapolres. Razia kejahatan jalanan (Street Crime) dilakukan dalam upaya memberikan keamanan di jalan. Saat ini, menurut Adex, preman marak dan meresahkan masyarakat. Maraknya preman di wilayah Jakarta Utara disebabkan tingginya pengangguran dan padatnya jumlah penduduk.. (ant)
Spa Mas Terbakar JAKARTA -Spa Mas yang berada di Komplek Butik Mangga Dua, Blok B, No.73, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (21/10) tengah malam terbakar. Kapolsek Pademangan Kompol Wawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, membenarkan terjadinya kebakaran di Spa Mas. Penyebab pasti kebakaran, katanya, saat ini masih diselidiki namun dugaan sementara, kebakaran yang melanda tempat perawatan tubuh spa dan pijat tersebut, diduga akibat konsleting atau hubungan pendek arus listrik. Sedikitnya 12 unit mobil pemadam kebakaran dari wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara, sekitar pukul 23:15 WIB mulai memadamkan api.
Kobaran api berasal dari lantai lima ruko yang dijadikan tempat spa dan cafe tersebut. Menurut saksi mata, Steven (23), saat itu tempat Spa dan Cafe milik Sugianto baru saja akan tutup. “Saat itu masih ada tamu saya lihat sebelum terjadi kebakaran,” ujarnya saat ditemui dilokasi kebakaran. Tiba-tiba saja, Steven melihat pengunjung Spa Mas berhamburan keluar. Bahkan karyawati Spa pun turut berlari keluar. Sejumlah karyawan Spa mencoba memadamkan api yang mulai membesar namun kepulan asap yang tebal, mereka kewalahan. Petugas pemadam kebakaran sdalam waktu sekitar 50 menit mampu memadamkan api.(ant)
Pelaksanaan penggantian pipa dibagi dalam dua tahap, yaitu mengganti sebagian pipa manifold lama dengan yang baru dan menyambungkannya ke pipa lama. Diakuinya, pekerjaan teknis tersebut akan menyebabkan gangguan menurunnya pasokan air, bahkan terhenti untuk sementara waktu di beberapa wilayah pelayanan Palyja. Untuk itu, lanjutnya, Palyja berupaya untuk meminimalkan gangguan pasokan kepada pelanggan. “Kami berupaya untuk meminimalkan gangguan pasokan kepada pelanggan. Antara lain, meningkatkan sementara kapasitas dari instalasi dan fasilitas produksi. Untuk itu, kami memohon maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan ini,” ujarnya. Kelurahan-kelurahan yang akan terkena dampak terhentin-
ya pasokan air, yaitu untuk wilayah Jakarta Barat, di Kelurahan Angke, Jembatan lima, Tambora, Glodok, Manggabesar, Pekojan, Roamalaka, Pinangsia, Kemanggisan, dan Palmerah. Untuk wilayah Jakarta Pusat, di Kelurahan, Manggadua Selatan. Sedangkan Jakarta Utara, di Kelurahan Ancol, Penjaringan, Pluit, dan Pejagalan. Sementara kelurahan yang terkena dampak pasokan air menurun atau kemungkinan terhenti, yaitu untuk wilayah Jakarta Barat, di Maphar, Tamansari, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Duri Kepa, Tanjung Duren, Tanjungduren Utara, Wijayakusuma, Jelambar, Jelambar baru, Sukabumi Selatan, Grogol Selatan. Untuk wilayah Jakarta Selatan, di Kelurahan Gelora, Karet Semanggi, Senayan, Kuningan Timur, Semanggi, Pasar Mang-
gis, Menteng Atas, Menteng Dalam, Guntur, Kebayoran Lama Utara, Bintaro, Pesanggrahan, Ulu Jami, Cipulir, Gunung, Selong, Melawai, Kramat Pela, Rawabarat, Petogogan, Mampang Prapatan, Tegal Parang, Duren Tiga, Pancoran, Pengadegan, Rawajati, Cikoko, serta Tebet. Sedang wilayah Jakarta Pusat di Kelurahan Bendungan hilir, Karet Tengsin, Menteng Pegangsaan, Kebon Melati, Gondangdia, Cikini, Kebon Kacang, Kebon Sirih, Kampung bali, Gambir, Petojo Selatan, Kebon Kepala, Pasarbaru, dan Kartini. Pasokan air bersih Palyja akan kembali normal secara bertahap mulai tanggal 26-28 Oktober 2009. Untuk keadaan darurat seperti di rumah sakit, masjid, puskesmas, dan tempat fasos/fasum , Palyja menyediakan mobil tangki. (ant)
Kasus Antasari
JPU Harus Minta Maaf JAKARTA - Serang-menyerang kembali terjadi di Pengadilan Negera (PN) Jakarta Selatan, Kamis (22/10) kemarin. Setelah dakwaan sempat dimentahkan dan dianggap sebagai dongeng oleh Antasari Azhar, kini giliran JPU Cyrus Sinaga berusaha mematahkan nota kebaran (eksepsi) terdakwa perkara pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) tersebut. Dalam kesempatan kali ini, JPU berusaha meyakinkan majelis hakim yang diketuai Herry Suwantoro dengan menyatakan, dakwaan itu berdasarkan fakta, keterangan saksi dan ahli serta bukti tidaklah dapat dikatakan sebagai dongeng. Justru keberatan terdakwa serta tim penasihat hukumnya yang dapat disebut sebagai dongeng. Dalam kesempatan ini,
sikap terdakwa Antasari Azhar terlihat lebih santai. Bahkan, kakinya sempat digoyanggoyangkan mengusir rasa kesalnya, karena majelis hakim terlambat hadir dalam ruang persidangan. Tanggapan penuntut umum itu pun hanya ditanggapi dengan senyum dan gelengan kepalanya. Namun, matanya tetap menajam barisan jaksa yang merupakan bekas anak buahnya di Kejaksaan Agung itu. JPU Cyrus Sinaga dalam tangapannya atas eksepsi Antasari, menyatakan pembelaaan yang dibuat pihak terdakwa itu yang hanya berdasarkan keterangan Antasari sebagai tersangka yang memiliki hak ingkar atau hak berbohong. Tim pembela Antasari ini juga terlalu terburu-buru menilai sehingga membuat kesimpulan dengan membuat
judul dongeng di perujung peradilan atau konspirasi menjatuhkan ketua KPK pada eksepsi. “Siapa pun orangnya bisa tersandung sehingga ini cocok,” ujar bekas anak buah Antasari itu di Kejaksaan Agung itu. “Tidak ada sama sekali untuk pembunuhan karakter,” kata dia. Sementara di luar ruang sidang, terdakwa Antasari Azhar menilai tanggapan jaksa atas keberatan dirinya penuh dengan variasi dan asumsi. Mantan Ketua KPK ini pun geram disebut sebagai mantan jaksa. “Apakah JPU tahu kepastian saya ini mantan jaksa atau masih jaksa. Kalau mantan jaksa, saya minta surat pemberhentian. Kalau masih jaksa, penuntut umum harus minta maaf kepada saya,” kata Antasari dengan nada tinggi. (nas)
Razia Simpatik BPLHD JAKARTA - Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI mulai menggelar Uji Teguran Simpatik untuk merazia kendaraan bermotor yang tidak lolos uji emisi. Operasi yang baru pertama kali digelar di Jl Medan Merdeka Timur, Kamis, mulai pukul 09.00-12.00 WIB itu merupakan kelanjutan dari Uji Emisi yang digelar di lima wilayah Jakarta selama bulan Oktober ini dan melibatkan tim dari Dinas Perhubungan, Toyota, Polda Metro Jaya dan BPLHD DKI. Kepala Bidang Penegakan Hukum Lingkungan BPLHD Ridwan Panjaitan mengatakan, Uji Teguran Simpatik itu digelar dengan memprioritaskan pemeriksaan terhadap kendaraan umum dan mobil-mobil terbuka serta mobil boks. “Banyak permintaan untuk pemeriksaan terhadap kendaraan-kendaraan tersebut karena menghasilkan kepu-
lan asap hitam di jalan,” ujarnya seusai razia. Sebanyak 20 bus dan mobil boks/bak terbuka terjaring dalam operasi tersebut dan setelah dilakukan uji emisi, sebanyak 50 persen atau 10 mobil di antaranya terbukti tidak lulus alias menghasilkan gas emisi yang menyumbang polusi. Sementara kendaraan pribadi yang terjaring sebanyak 40 kendaraan dan hanya 20 persen atau delapan kendaraan yang tidak lulus uji emisi. Kendaraan-kendaraan yang tidak lulus uji emisi tersebut diberikan surat peringatan oleh aparat kepolisian agar mengunjungi satu dari 238 bengkel di seluruh Jakarta yang sudah disertifikasi dan mendapatkan stiker tanda lulus uji emisi. “Dengan aksi ini, diharapkan para pengemudi dan pemilik angkutan umum lebih memperhatikan kondisi layak jalan busnya dan melakukan perawatan mesin,” kata Ridwan. Angkutan umum yang tidak lulus uji emisi disebut Ridwan akan ditahan buku KIRnya. (ant)
Dana Rp 9,4 Milyar
14 Koperasi Siap JAKARTA - Pemprov DKI akan mulai menggulirkan dana Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK) untuk 14 koperasi di 14 kelurahan diseluruh wilayah DKI Jakarta. “Setelah kita review, tanggal 30 Oktober besok akan saya luncurkan 14 koperasi di kelurahan yang paling siap. Dengan modal dasar Rp540 juta untuk setiap koperasi kelurahan,” kata Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, di Balaikota Jakarta, kemarin. Untuk tahap awal, dana yang digulirkan senilai total Rp9,4 miliar dan akan ditambah secara bertahap. “Koperasi yang lebih bagus prestasinya nantinya akan memperoleh dana lebih banyak,” lanjut Fauzi. Kepala Dinas Koperasi dan
UMKM DKI, Ade Soeharsono, menyebut Gubernur memintanya untuk mempercepat pembentukan koperasi yang akan menjadi penyalur dana tersebut. Awalnya, sebanyak 30 koperasi disiapkan untuk menyalurkan dana tersebut pada akhir bulan ini, namun hanya 14 koperasi yang dinilai siap sehingga hanya 14 kelurahan itu yang diluncurkan. Menurut Ade, dana awal untuk tiap kelurahan tidak akan dibagikan secara rata, melainkan tergantung dari perkiraan kebutuhan tiap kelurahan yang berbeda. Namun ia menegaskan pernyataan gubernur bahwa koperasi yang memiliki kinerja yang baik akan mendapatkan tambahan dana untuk periode selanjutnya. “Sesuai SK gubernur, tentunya dana ini tidak bisa rata. “ (ant)
Curahan Hati Wakil Ketua Nonaktif KPK Wakil Ketua nonaktif KPK Bibit Samad Riyanto menuding Kabareskrim Polri Komjen Pol. Susno Duadji telah menhingkari janjinya. Alasannya, dalam pertemuannya dengan pimpinan KPK pada 15 Juli 2009 lalu, pernah menyatakan tak ada satu pun dari pimpinan institusi pemberantasan korupsi terlibat kasus dugaan suap. Justru yang terlibat dalam kasus suap itu adalah Ary Muladi, orang dekat Anggodo Widjojo, adik bos PT Masaro Radiocom Anggoro Widjojo. Kabareskrim Polri Komjen Pol. Susno Duadji diketahui bertemu dengan Anggoro Widjojo, tersangka sekaligus buronan KPK, di Singapura. Pertemuan itu diketahui KPK langsung dari Susno saat mendatangi KPK pada tanggal tersebut.
Pengakuan itu merupakan serangan paling keras yang diterima KPK, karena Anggoro sudah masuk daftar pencarian orang sejak 7 Juli 2009. Tetapi 10 Juli 2009, Susno malah menemui tersangka yang menjadi buronan itu. Tetapi tiba-tiba datang panggilan pertama un-
tuk pemeriksaan terhadap para pimpinan KPK. Tak datang pada panggilan pertama, polisi kemudian melayangkan panggilan kedua. Pimpinan KPK pun datang untuk memenuhi panggilan itu. Namun, belakangan dirinya dan Chandra malah ditetapkan sebagai tersangka. Tuduhannya penyalahgunaan wewenang.”Kami ramai-ramai datang memenuhi panggilan Polri. Tetapi begitu dating malah jadi tersangka penyelahgunaan wewenang. Kewenangan yang mana? Kalau pencekalan kan sudah sesuai dengan prosedur hukum,” kata
Bibit kepada wartawan di Jakarta, Kamis (22/1)0 kemarin. Lulusan Akpol tahun 1970 ini menyatakan, ada keanehan lagi. Pada tanggal yang sama yakni 15 Juli 2009, Ary Muladi menandatangani kronologi suap terhadap pimpinan KPK. Pengakuan Ary Muladi dalam testimoni itu, lanjut dia, kemudian menjadi dasar dari polisi untuk mengusut kasus suap. Atas tesmoni itu, dua pimpinan KPK ditetapkan sebagai tersangka suap. “Saya tidak mengira bakal secepat itu dijadikan sebagai tersangka,” tandas Bibit. Kedatangan Susno ke KPK pada 15 Juli 2009
itu, juga dalam rangka mengklarifikasi isu pimpinan KPK akan ditangkap. Susno menjelaskan tidak benar isu soal penangkapan pimpinan KPK tersebut. Alasannya, unsur penyuapan terhadap pimpinan KPK itu tidak ada. “Ternyata semua itu bohong. Susno mengingkari sendiri janjinya terhadap kami,” ujarnya. Dirinya pun tidak menyangka, ternyata mereka ingin menjebloskannya sebagai tersangka. “ Saya tidak pernah mengira murid saya durhaka seperti itu. Kalau tahu dari awal, saya pasti hati-hati,” ujar purnawirawan bintang dua ini. (nas)
Metr politan
“Ciumi Tangan Mertua” 2. Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri Merasa bersyukur sekaligus siap melaksanakan amanah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang diberikan kepadanya sebagai Menteri Sosial pada Kebinet Indonesia Bersatu Kedua. Bersama para anggota keluarganya di kediamannya di Komplek Pejaten Residence Kav. 12A, Salim Segaf langsung mengucapkan rasa syukur “Alhamdulillah” seraya mencium tangan kedua mertuanya, H Alwi Basri dan Ibu. Setelah itu, istri Salim Segaf, Hj Zaenab Alwi Basri mencium tangan Salim Segaf sambil menyatakan siap mendukung tugas suaminya menjalankan tugas negara. “Saya siap melaksanakan tugas usai dilantik. Saya sudah “meneken” (tanda tangan) kontrak kinerja dengan Bapak Presiden, dan akan bekerja keras, cerdas dan tuntas. Mohon doa untuk mewujudkan kesejahtraan rakyat,”kata Salim Segaf yang masih menjabat Duta Besar RI untuk Arab Saudi itu. “Lanjutkan Program Hatta” 3. Mensesneg Sudi Silalahi Mensesneg Sudi Silalahi mengatakan langkah yang sudah dilakukan pejabat sebelumnya, Hatta Radjasa harus terus dilanjutkan sehingga peningkatan kinerja Setneg dapat tercapai dan semakin lebih baik. “Di bawah kepemimpinan Pak Hatta kinerja Setneg semakin membaik, saat beliau masuk pekerjaan jadi ringan. Saya ingin ajak mari kita lanjutkan capaian yang sudah ada, kita sudah buat program 100 hari, program 1 tahun dan lima tahun ke depan,” katanya. Menurut dia, apa yang belum dicapai kemarin, akan dicapainya saat ini. “Saya ingin semua kita bersama-sama bersinergi untuk menyukseskan program itu baik layanan administrasi maupun produk-produk,” katanya.
Janji Tarik Menteri Gamawan
Dr Salim Segaf
“Perlu Belajar Lagi” 6. Menko Polhukam Djoko Suyanto Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Djoko Suyanto mengaku harus banyak belajar terlebih dulu di bidang yang akan ditekuninya selama lima tahun mendatang, dalam mengelola politik, hukum dan keamanan. “Politik, hukum dan keamanan itu kan luas cakupannya, baru beberapa menit lalu saya dilantik dan serah terima jabatan. Yaaa..saya perlu belajar dulu lah,” katanya. Ketika ditanya sampai kapan mempelajari bidang barunya, mantan Panglima TNI itu mengatakan,”Ya sesegera mungkin lah...tetapi proses belajar itu kan tidak pernah selesai...ya jalani saja sambil berbuat yang terbaik,”.
JAKARTA -Ketua Fraksi Partai Golkar (F-PG) DPR, Setya Novanto mengatakan F-PG serius mengancam akan menarik menterinya yang tidak berprestasi dan berdayaguna.“Partai Goklkar akan menarik menteri yang tidak berprestasi dan berdayaguna. Alasannya ini adalah sebuah prinsip dan garis kebijakan partai,” katanya, Kamis. Menurut dia, para kader Partai Golkar wajib menjunjung tinggi paradigma baru Golkar yang berorientasi pada kinerja dan prestasi. “Kader Golkar harus me-
megang paradigma baru, terutama yang berorientasi pada prestasi,” tambahnya. Karena itu, Novanto berharap para menteri yang baru dilantik Presiden SBY mampu menciptakan reformasi birokrasi yang lebih bermanfaat dan berkualitas.“Mereka dituntut mampu untuk menciptakan birokrasi yang efisien dan berkualitas tinggi serta menjadikan departemen atau kementerian yang dipimpinnya, bersih dari rong-rongan para birokrat yang korup,” katanya. Novanto meminta menterimenteri Golkar bisa memberi-
kan sesuatu yang terbaik bagi bangsa dan negara. “Kita terus mendorong dan meminta mereka (Menko Kesra Agung Laksono, Menperin MS Hidayat dan Menneg Kelautan Fadel Muhammad, red) untuk berprestasi yang lebih baik,” katanya. Yang jelas, kata Novanto, Fraksi Partai Golkar berupaya agar para menteri Golkar tidak mengecewakan rakyat dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Karena itu Partai Golkar ikut bertanggung jawab terhadap kader-kadernya yang duduk di kabinet.“Kami berjanji
untuk mengingatkan mereka agar tidak mengecewakan rakyat. Karena itu partai bertanggung jawab atas kadernya di kabinet,” ujarnya. Untuk itu, kata Novanto, para menteri Golkar diminta untuk menjaga nama baik organisasi dan Presiden yang telah memberikan kepercayaan kepada mereka. “Jadi, mereka harus fokus pada komitmennya,” katanya lagi. Guna mengontrol kerja para menteri agar tak keluar jalur, Fraksi Partai Golkar setuju penandatanganan pakta integritas sebagai kontrak politik. (ant)
Sidang Kasus Suap Dana Stimulus
Terdakwa Seret Kader Demokrat Sudi Silalahi
“Tak Larang Facebook” 4. Menkominfo Tifatul Sembiring Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menargetkan awal 2010 telah mengembangkan 100 desa komputer untuk mendorong peningkatan akses informasi khususnya di kawasan Indonesia bagian Timur. “Dalam data kita standar internasional untuk layanan publik atas informasi baru capai 46 persen yang terpenuhi di kecamatan seluruh Indonesia, untuk komunikasi mobile baru 69 persen,” kata Tifatul usai pelanti- Tifatul Sembiring kan menteri kabinet Indonesia Bersatu di Istana Negara Jakarta, Kamis. Karena itu untuk mendorong akses informasi sehingga dapat diterima di seluruh wilayah Indonesia sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan daya saing masyarakat, Tifatul menyatakan sebagai langkah pertama akan memperluas terbentuknya desa komputer, yaitu desa yang memiliki kemampuan akses komunikasi melalui jaringan komputer. Menkominfo juga mengatakan termasuk ke dalam pengembangan komunikasi ke depan adalah pengembangan kabel optik dan juga program palapa ring. Ketika ditanyakan bahwa ada pandangan sejumlah pihak yang mengkhawatirkan Menkominfo akan mengeluarkan sejumlah pembatasan perihal akses informasi khususnya situs-situs pertemanan di internet, ia menolak pandangan itu. “Tidak seperti itu kita kan punya undang-undang, komunikasi lancar, komunikasi benar.. itu slogan saya, facebook tidak bertentangan.. tidak akan dilarang, nggak ada seperti itu..., tidak akan terjadi,” tegasnya. “Wujudkan Good Governance” 5. Menkes Endang Rahayu S. Menteri Kesehatan Kabinet Indonesia Bersatu II Endang Rahayu Sedianingsih mengatakan bahwa langkah pertama yang akan dilakukannya setelah menjabat adalah mewujudkan sistem pemerintahan yang baik (good governance) di Departemen Kesehatan. “Ada beberapa orang yang terus, ada beberapa orang yang ganti, itu kan biasa,” katanya. Lalu, lanjut dia, akan dilakukan pengkajian pada program-program yang telah ada. “Kita lihat mana program yang baik, yang berjalan lancar kita teruskan, mana program yang baik tapi agak macet, kita lihat bagaimana, kita akselerasi, kita cari masalahnya,” ujarnya. Sementara itu terkait dengan program yang akan dikembangkannya, ia mengatakan bahwa ia harus melakukan koordinasi dengan jajaran di Departemen Kesehatan mengenai detilnya. Namun, lanjut dia, tidak jauh dari percepatan dan pencapaian target Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs), program penguatan dan pencegahan, pengurangan angka kematian ibu dan anak, penurunan angka gizi buruk, dan penyakit menular. “Intinya semua orang berhak mendapatkan kesehatan tetapi kalau bisa tidak sakit, kenapa tidak. Jadi setiap orang juga harus mandiri meningkatkan kesehatannya,” ujarnya.
3
Tak Berprestasi, Fraksi Golkar
Apa Kata Kabinet SBY Jilid II Balik “Pulang Kampung” 1. Mendagri Gamawan Fauzi Mendagri Gamawan Fauzi merasa “pulang kampung” ke Departemen Dalam Negeri (Depdagri) setelah “merantau” ke Sumatra Barat selama 27 tahun, karena dirinya memang karyawan Depdagri dan bukannya pegawai negeri sipil dari provinsi kelahirannya. “Saya merasa perlu belajar pengalaman dari para pendahulu saya terutama dari Bapak Mardiyanto,” katanya kepada Mardiyanto yang sebelum menjadi Mendagri merupakan mantan Gubernur Jawa tengah. Ia berjanji berbuat banyak selama masa jabatannya lima tahun mendatang, apalagi berbagai tugas besar dan berat telah menunggunya , mulai dari penyelenggaraan pilkada di banyak daerah, pembangunan daerah hingga pemberdayaan masyarakat.
Suluh Indonesia, Jumat 23 Oktober 2009
Endang Rahayu
Djoko Suyanto
“Jawab Keraguan Publik” 7. Menko Perekonomian Hatta Radjasa Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan, pihaknya akan menjawab keraguan masyarakat terhadap tim ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu II dengan sikap optimis, bekerja keras dan komitmen pada peningkatan pembangunan. Hambatan yang menjadi penghalang sektor ril akan menjadi fokus dan perhatian utama untuk diselesaikan dan dituntaskan. “Perhatian utama saya nanti pada sektor ril. Hal-hal yang bisa meng- Hatta Radjasa hambat investasi, infrastruktur, energi, pangan, transportasi dan fakor lain yang bisa menghambat pertumbuhan ekonomi dan investasi,” kata Hatta. “Merangsang Investasi” 8. Menteri ESDM Darwin Z. Saleh Darwin mengatakan pokok agenda dan program kerja yang ditandatangani dalam kontrak kerjanya adalah meningkatkan pencapaian produksi nasional (lifting) dan merangsang investasi. (har) Darwin Z. Saleh
JAKARTA - Terdakwa perkara dugaan suap pencairan dana stimulus untuk pembangunan infrastruktur di bagian timur Indonesia, Abdul Hadi Djamal kembali menunjuk Jhonny Allen Marbun sebagai pihak yang paling berkepentingan dengan komisi proyek. Bahkan, angka tiga persen dari nilai proyek juga merupakan inisiatif dari Jhonny. Hal tersebut diungkapkan Abdul Hadi, saat menyampaikan nota pembelaannya (pledoi) di Peng-
adilan Tipikor, Jakarta, Kamis (22/ 10) kemarin. Dalam sidang yang diketuai majelis hakim Sutiyono, terdakwa Abdul Hadi menyatakan berani menjamin tidak ada anggota Panitia Anggaran (Panggar) DPR, selain Jhonny yang meminta komisi tiga persen itu. “Tidak ada satu orang teman pun dari Panggar DPR, kecuali Jhonny Allen Marbun yang meminta komisi tiga persen dari nilai tiap proyek yang diajukan-
nya,” kata Abdul Hadi. Mantan Kader PAN ini juga mengakui telah menerima uang dari rekanan Dephub Hontjo Kurniawan yang menginginkan menjadi pelaksana proyek di bagian timur Indonesia tersebut. Secara real, memang benar dirinya menerima uang dari Hontjo Kurniawan. Namun, hal itu bukan untuknya, melainkan untuk saksi Jhonny Allen Marbun. “Tak ada satu rupiah pun yang saya terima,
sebab saya hanya sebagai fasilitator antara Jhonny Allen dan Hontjo,” ungkap dia lagi. Juga dinyatakan uang yang diterimanya dari Hontjo itu tidak mempengaruhinya berbuat atau tidak berbuat sesuai dengan jabatannya. “Saya tidak pernah memberi jaminan persetujuan kepada Hontjo. Pihak yang paling berhak memberi persetujuan adalah pimpinan Panggar DPR, yaitu saksi Jhonnya Allen Marbun. (nas)
Megap litan
Suluh Indonesia, Jumat 23 Oktober 2009
4
K ilas Pameran 400 Buku Langka BADAN Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Bapuspida) Jawa Barat (Jabar), memamerkan sebanyak 400 buku langka di depan Kantor Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Sukabumi di Kecamatan Cisaat, kemarin. Acara tersebut mendapat perhatian dari puluhan pelajar dan masayarakat umum yang tertarik untuk melihat buku, koran dan majalah langka tersebut. Buku langka yang turut dipamerkan, antara lain, “West Java Het Land de Bewoners” karangan JH Dunk tahun 1881 berbahasa Belanda. Sementara koleksi koran bersejarah diantaranya “de Preanger Bode” tahun 1899, “Preanger Pos” tahun 1925 dan “Majalah Parahyangan” tahun 1937 hingga tahun 1940 serta majalah “Ekonomi Rajat” berbahasa Sunda sejak tahun 1940 hingga 1941. Menurut Kasubid Pengolahan Bahan Perpustakaan, Bapuspida Jabar, Hanun Ningsih, buku dan koran langka yang dipamerkan hanya mengenai masalah yang berhubungan dengan Jabar. Buku dan koran tersebut ada yang berbahasa Belanda, Indonesia dan Sunda. Salah seorang pelajar SDN Sukamanah, Cisaat, Ogi mengaku senang dengan adanya acara pameran buku dan koran langka karena bisa menambah wawasan tentang Jabar. (ant)
Saksi Mahkota tak Hadir
Sidang Ditunda TANGERANG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) tak bisa menghadirkan para saksi mahkota di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Banten, kemarin siang, dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasruddin Zulkarnain. Ketua Majelis Hakim Arthur Hangewa menegaskan, saksi mahkota dari tiga terdakwa yakni Daniel Daen Sabom, Heri Santoso alias Bagol dan Hendrikus Kiawalen alias Hendrik tak bisa didengar kesaksiannya. Sidang yang akan menghadirkan dua terdakwa Fransiskus Tadon Keran alias Amsi dan Eduardus Noe Ndopo Mbete alias Edo untuk mendengarkan kesaksian dari tiga terdakwa itu hanya berlangsung 10 menit di PN Tangerang. Dengan tak hadirnya saksi mahkota, sidang dilanjutkan pekan depan, dengan menghadirkan para saksi yang telah disebutkan oleh JPU sebelumnya. “Sidang akan kembali dilanjutkan Senin (26/10) dan Selasa (27/10) depan dengan menghadirkan pada saksi mahkota, kemungkinan besar sidang akan dilanjukan pada hari Selasa depan,”ujar Arthur di Tangerang, kemarin. Sementara itu, pengacara terdakwa Minola Sebayang mengatakan, dalam sidang yang berlangsung 10 menit tersebut jelas memperhambat percepatan persidangan terhadap kliennya. “Seharusnya JPU menghadirkan saksi itu agar persidangan ini cepat selesai, karena masih banyak tahap-tahap persidangan yang harus dilalui,” katanya. Sidang pembunuhan Nasruddin, menurut Minola, akan berlangsung sampai enam persidangan lagi mengingat belum menghadirkan beberapa saksi lainnya maupun pembelaan dari para terdakwa dan tim pengacara. Dampak dari tidak dihadirkannya para saksi membuat para terdakwa harus kembali memperpanjang penahanan dari PN Tangerang. (ant)
Lapter Pondok Cabe Tangerang
Segera Direhab TANGSEL- Lapangan terbang Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, segera direhabilitasi untuk dijadikan sebagai pusat bisnis dan perdagangan. Penjabat Wali Kota Tangsel M Shaleh, kemarin menegaskan, lapangan terbang Pondok Cabe sudah tidak tepat lagi dijadikan sarana penerbangan karena tidak sesuai dengan rencana tata ruang dan wilayah di daerah pemekaran baru itu. “Pemerintah berinisiatif mengubah lapangan terbang Pondok Cabe menjadi daerah kawasan pusat bisnis dan perdagangan,” jelas Shaleh di Tangerang. Lapangan terbang Pondok Cabe berada di lokasi yang berdekatan dengan permukiman warga setempat, karena itu pemerintah daerah merencanakan merehabnya agar warga yang tinggal berdekatan dengan lapangan terbang Pondok Cabe, bisa hidup nyaman. Keberadaan lapangan terbang tersebut terkadang mengganggu aktivitas masyarakat di sekitarnya. Laporan dari keluhan warga Pamulang telah diterima pemerintah daerah beberapa waktu lalu. Wali Kota mengatakan sebelum pemerintah daerah merelokasi lapangan terbang itu pihaknya akan memfasilitasi pertemuan antara warga dengan Pertamina sebagai pemilik lahan seluas 161 hektare itu. “Pemilik lahan adalah Pertamina yang kemudian tanah itu disewakan kepada PT Pelita Air Service selaku pengelola lapangan terbang,” katanya. Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangsel Hasdanil menuturkan surat permohonan relokasi lapangan terbang itu telah dikirimkan ke Badan Koordinasi Tata Ruang Daerah (BKTRD) Provinsi Banten, Agustus 2009. (ant)
Kloter Pertama
Jemaah Haji Depok Diberangkatkan DEPOK - Kelompok terbang (Kloter) pertama calon haji (Calhaj) Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), yaitu sebanyak 444 orang, Kamis, diberangkatkan dari di Mako Brimob Kelapa Dua, Cimanggis ke embarkasi Bekasi. “Calhaj Kota Depok yang terdiri atas delapan Kloter ini yang pertama diberangkatkan,” kata Kepala Kantor Departemen Agama (Kandepag) Kota Depok, Nur Muhammad, usai melepas keberangkatan jemaah haji Kota Depok, di Mako Brimob, kemarin. Kloter pertama Calhaj Kota Depok tersebut tergabung dalam Kloter II embarkasi Bekasi, Jabar , terdiri atas 1.981 orang. Berikutnya, Kloter kedua Kota Depok, yang tergabung dalam Kloter 18 embarkasi Bekasi, akan diberangkatkan pada 28 Oktober 2009 sebanyak 17 orang. Selanjutnya, Kloter 22 pada 30 Oktober 2009 sebanyak 444 orang, Kloter 36 tanggal 3 November 2009 sebanyak 21 orang, Kloter 46 tanggal 2 November 2009 sebanyak 444 orang, Kloter 80 tanggal 10 November sebanyak 92 orang, dan terakhir kloter 84 tanggal 20 November 2009 sebanyak 61 orang. Ia mengatakan, pelepasan Calhaj tersebut menuju embarkasi Bekasi terlebih dahulu, dan selanjutnya langsung diberangkatkan ke Arab Saudi. Lebih lanjut ia berpesan agar Calhaj Kota Depok untuk selalu menjaga kebersamaan, keharmonisan serta iklas saat menunaikan ibadah haji. Sementara itu, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail yang turut serta melepas Calhaj mendoakan agar para Calhaj selalu mendapat kemudahan dalam melaksanakan ibadah haji. “Semoga saja jemaah haji tersebut ketia pulang bisa menjadi haji yang mabrur,” katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
HARGA SUSU NAIK - Dua orang peternak susu menakar susu ke dalam tangki di tempat penampungan susu di daerah Langensari, Lembang, Bandung Barat. Harga susu sapi perah naik dari Rp 2700/liter menjadi Rp 3200/liter akibat meningkatnya permintaan dari sejumlah produsen susu di Jakarta dan Bogor hingga dua kali lipat.
Polisi Bekuk Satpam Bunuh Teman TANGERANG - Anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Tangerang Kabupaten membekuk seorang satpam yang menjadi buronan, Arif Suryadi karena diduga membunuh temannya, Misju. Kepala Satreskrim Polres Metro Tangerang Kabupaten, Komisaris Pol. Ary Wibowo, kemarin mengatakan, tersangka ditangkap di rumah kekasihnya, di Desa Situ Badu, Ke-
camatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, setelah buron hampir satu pekan. Arif mengaku kepada petugas, membunuh temannya sendiri lantaran sakit hati setelah korban menghina tersangka sebagai orang miskin saat meminjam uang kepada Misju sebesar Rp 100 ribu. Tersangka mengungkapkan Misju menghina dirinya tak akan mampu bayar utang dan korban juga bilang rumah
Arif gelap karena tak bisa bayar listrik. Karena tak diberi pinjam uang, Arif berencana memukul korban. Beberapa hari kemudian warga Sumur Pancing RT 02/03, Pabuaran tersebut mengajak korban jalan ke pantai Tanjung Kait, Mauk. Sebelum berangkat ke Tanjung Kait, Arif membawa pisau yang disimpan di balik celananya, saat berjalan menggunakan sepeda motor milik Misju, tersangka
Tangsel Zona Merah Penyakit Kaki Gajah TANGSEL Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, termasuk daerah zona merah penyebaran penyakit kaki gajah atau filariasis, karena itu sebanyak 800 warga Tangsel akan diberikan obat anti filariasis. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel Dadang S Epit menegaskan, tujuh kecamatan di Tangsel, yakni Serpong, Serpong Utara, Pamulang, Ciputat, Ciputat Timur, Pondok Aren, dan Setu, merupakan daerah rawan penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan gigitan nyamuk. Dia mengaku, zona merah penyakit kaki gajah disematkan ke Tangsel karena wilayah kota pemekaran baru itu merupakan daerah rawa-rawa, yang meru-
pakan tempat berkembangnya nyamuk penyebab penyakit kaki gajah. “Teorinya ada micro melebihi lima persen di Tangsel karena daerah ini merupakan basis dan zona merah b e r k e m b a n g n y a nyamuk,”tandas Dadang di Tangerang, Rabu. Dadang mengaku, meskipun Tangsel daerah zona merah penyakit kaki gajah, warga Tangsel yang dinyatakan positif kaki gajah hanya sekitar 18 hingga 20 orang. “Kasusnya masih sedikit, tetapi daerah Tangsel merupakan daerah yang rawan terhadap penyakit filariasis,” ucap Dadang. Untuk itu pemerintah daerah menyiapkan stok obat DEC dan Albendasol sebanyak 900 ribu berupa tablet. Obat tersebut diberikan kepada 800 orang
warga Tangsel di tujuh kecamatan dari usia enam bulan hingga usia dewasa secara serentak. Pemberian obat tablet tersebut diharapkan bisa memberantas penyebaran dan membasmi perkembangan cacing dari gigitan nyamuk di tubuh penderita. Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kota Tangsel, Nita Gilik, menegaskan, ditetapkannya Tangsel sebagai daerah endemis penyakit kaki gajah dari hasil uji tes darah warga dari tujuh kecamatan tahun 2004 lalu. “Suatu wilayah dikatakan endemis kaki gajah bila hasil pengujian itu dihasilkan satu persen dari jumlah penduduk satu kelurahan,”ungkap Nita. (ant)
Separo Orang Bogor
Masih Buang Air di Kali BOGOR - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, dr. Tri Wahyu Harini mengungkapkan, sampai saat ini lebih dari 50 persen warga di Kabupaten Bogor belum memiliki kakus (toilet). Bahkan sebagian besar dari mereka telah terbiasa melakukan aktifitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) di sungai atau jamban-jamban umum. “Berdasarkan data Susenas di tahun 2005 lalu, jumlah penduduk Kabupaten Bogor telah mencapai 3,80 juta jiwa. Jumlah tersebut mendiami wilayah seluas 2.388,93 kilometer persegi, sehingga rata-rata kepadatan penduduk di Kabupaten Bogor adalah 1.549 jiwa per kilometer. Tapi sayangnya dari jumlah tersebut, tak kurang 1,90 juta jiwa penduduk Bogor belaum mempunyai sarana MCK yang memdai,” kata dr. Tri Wahyu Harini, di kantornya, kemarin. Selama ini, terangnya, masyarakat Kabupaten Bogor selalu berpikir secara tradisional. Ke-
banyakan dari mereka, masih mengesampingkan masalah kesehatan. Kendati Pemkab selalu menggeber program kesehatan bagi masyarakat, namun mereka seolah tak tergugah sama sekali. “Fakta seperti itu mamang masih terjadi di masyarakat khusunya di perdesaan seperti di kabupaten ini,” ujarnya. Untuk itu, Pemkab Bogor saat ini telah memiliki program dalam menangani hal tersebut yang salah satunya melalui program Communiity Lead Total Sanitation (CLTS). “Program CLTS adalah suatu pendekatan untuk memotivasi masyarakat agar tidak Buang Air Besar di kali atau tempat terbuka lain. Program ini sebetulnya mulai diperkenalkan pada 1999 di sebuah komunitas kecil di Distrik Rajshahi Bangladesh oleh Kamal Kar, yang saat itu bekerja di sebuah lembaga yang bernama Daya Pendidikan Desa (VERC). Di Indonesia CLTS baru dikembangkan pada 2001,” jelasnya. (bas)
meminta korban berhenti di pinggir jalan. Ketika berhenti, Arif memukul kepala Misju hingga terjatuh dari kendaraannya, kemudian tersangka menyabetkan pisaunya ke leher korban hingga tersungkur, dan Arif meninggalkan korban. Sementara itu, Kompol Ary Wibowo mengatakan penangkapan tersangka berdasarkan saksi mata yang melihat korban sebelum men-
inggal bersama temannya bernama Arif. Misju warga Desa Karet RT 05/02 Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, ditemukan tewas dengan luka gorok pada bagian lehernya di Jalan Shangrila Desa Tanjung Karang, Mauk, kemarin pagi. Akibat perbuatannya tersebut, tersangka terancam dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati. (ant)
Embarkasi Haji Bekasi
Siap Raih Sertifikat ISO BEKASI - Asrama Haji Provinsi Jawa Barat (Jabar) embarkasi Jakarta-Bekasi siap meraih sertifikat ISO 9001:2000, sebagai tanda keberhasilan dalam meningkatkan dan menjaga mutu pelayanan pemberangkatan ibadah haji. Sekretaris Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Jakarta-Bekasi, Edi Arif kemarin mengatakan, penilaian dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) selama proses pemberangkatan ibadah haji tahun 2009 ini. “Penilaian mutu pelayanan pemberangkatan ibadah haji dilakukan di seluruh embarkasi haji di Bekasi, Medan, Surabaya, dan Makassar mulai tanggal 22 Oktober hingga 22 November 2009,” katanya. Menurut dia, dalam pencapaian sertifikat ISO, pihaknya berusaha keras dengan melalui beberapa proses administrasi serta kesiapan sarana dan prasarana bagi calon haji. “Kami mengupayakan agar segala proses administrasi mulai dari pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga pemberangkatan dari asrama menuju Bandara bisa tepat waktu,” katanya. Upaya pembenahan terhadap sistem manajemen mutu 9001:2000, kata dia, adalah dengan memaksimalkan pelayanan terhadap proses penyelesaian keuangan dengan bank, peningkatan mutu kesehatan calon haji dengan bekerjasama melalui Departemen Kesehatan, dan memaksimalkan akomodasi asrama haji. “Semua tim kami bentuk dari internal PPIH. Seluruh prosedur yang dikerjakan dimulai dari pendokumentasian. Dokumen
itulah yang menjadi pedoman dari ISO atau standar operasionalnya,” katanya. Usaha kerja keras meraih ISO 9001:2000, kata dia, juga dilakukan melalui penyediaan ruang inap calon haji yang layak. Dalam hal ini, Embarkasi Haji JakartaBekasi yang terletak di jalan Kemakmuran, Kelurahan Marga Jaya, Kecamatan Bekasi Timur telah dirancang dengan tujuan meningkatkan mutu kenyamanan calon haji. “Kami telah menyiapkan 138 ruang penginapan yang terletak di Gedung Mina A, B, C, dan D, yang dilengkapi fasilitas AC, dan kamar mandi dalam. Kami juga bekerjasama dengan pihak ketiga untuk penyediaan fasilitas ‘laundry’,” katanya. Sementara itu, Endang Setiawan (54), calon haji asal Depok mengaku kurang puas dengan sarana ruang inap yang disediakan oleh panitia. “Bayangkan saja, satu kamar dengan luas 8 X 8 meter persegi ditempati oleh 10 orang calon haji dengan lima ranjang bertingkat,” katanya. Situasi tersebut, sangat mengganggu kenyamanan calon haji dalam beristirahat. Kondisi tersebut dibenarkan oleh Panitia Penerimaan Calon Haji, Cecep Hidayat. Menurut dia, berdasarkan rekomendasi Dinas Kesehatan, idealnya ukuran kamar tersebut ditempati maksimal empat orang. “Namun, fasilitas penginapan di gedung Mina per harinya menampung sebanyak tiga kelompok terbang (Kloter). Per Kloter berjumlah 450 orang. Bila jumlahnya lebih maka Kloter selanjutnya hanya transit selama tujuh jam dan langsung diberangkatkan ke Bandara,” katanya. (ant)
Truk Sampah Diminta Beroperasi Rutin WARGA komplek perumahan di Kota Bekasi meminta agar truk sampah bisa beroperasi secara rutin agar sampah tidak sempat menggunung, sehingga lingkungan mereka tidak diliputi bau tidak sedap serta jadi tempat berkembang biaknya lalat. Warga perumahan elit Jati Bening 2, Pondok Gede, Kota Bekasi, Yuni (32), di Bekasi, kemarin mengatakan, petugas kebersihan dari Kota Bekasi seharusnya setiap hari mengangkut sampah di perumahan warga agar lingkungan tetap selalu terlihat bersih. “Kadang
dalam satu hari mobil tidak datang, meski frekuensi seperti itu hanya sesekali, tapi terlambatnya sampah diangkut menimbulkan berbagai masalah kesehatan dan lingkungan,” ujarnya. Ia mengatakan, warga telah membayar agar sampah di perumahan mereka diangkut set-
iap hari oleh petugas dengan jadwal yang tetap tiap hari. “Saya bingung kalau sampahnya tidak diangkut, siapa lagi yang mau membawa ke tempat pembuangan akhir. Sampah meski terlihat sepele namun bisa jadi persoalan serius bila tidak ditangani,” ujarnya. Warga perumahan Pondok Mitra Lestari Jati Asih Kota Bekasi Marina (41), mengatakan, di kompleknya sampah sudah diangkut setiap hari oleh petugas yang datang memba-
wa gerobak, meski terkadang pada hari Minggu tidak ada petugas. “Kita hanya menempatkan sampah di dalam tempat sampah yang ada di depan setiap rumah pada pagi hari dan tak lama petugas datang membawa gerobak sampah,” ujarnya. Kepala Bidang Persampahan, Dinas Kebersihan Kota Bekasi, Abi Huraira, mengatakan, kini ada 82 armada truk sampah yang diperuntukan mengangkut sampah di sejumlah perumahan di Kota Bekasi.
Selain itu ada 16 truk sampah lain yang mengangkut sampah di 10 pasar tradisional di Kota Bekasi untuk dibuang ke TPA Bantar Gebang. Ia mengatakan, total sampah yang diambil dari perumahan mencapai 72 ton dalam seharinya dengan 250 petugas lapangan yang bertanggungjawab dalam mengangkut sampah tersebut. “Kita membagi pekerja menjadi dua bagian yaitu petugas khusus truk angkutan sampah dan petugas pembersih jalan,” ujarnya. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Jumat 23 Oktober 2009
F OKUS Tunggu Sampai 100 Hari ABINET Indonesia Bersatu II telah dilantik oleh Presiden, Kamis (22/10) kemarin. Tidak terlalu banyak kontroversi yang muncul dari pemilihan maupun pelantikan anggota kabinet tersebut. Hanya, dalam gerak dinamika demokrasi, pasti akan ada yang tidak puas. Kelompok-kelompok mahasiswa menggelar protes sesuai dengan gayanya masing-masing. Bahwa Presiden bertindak cepat untuk memilih menteri, lalu melantik kurang dari 24 jam setelah dipilih, kita patut hargai. Timbul kesan bahwa Presiden benar-benar ingin mengabdikan diri untuk negara. Kesannya tidak mau membuang-buang waktu. Bahkan sampai jam yang ditentukan sebelumnya pun, boleh dikatakan tepat. Rencana pengumuman kabinet sebelumnya adalah pukul 22.00 WIB hari Rabu, 21 Oktober 2009. Tepat pada jam dimaksud, Presiden muncul di hadapan wartawan di istana dan mengumumkan anggota kabinet. Kemudian pelantikan direncanakan pukul 14.00 keesokan harinya. Pelantikan malah maju 15 menit. Dengan perhitungan waktu yang tepat seperti itu, kita merasa ada suatu dorongan untuk disiplin. Ini bukan merupakan kebiasaan militer semata, tetapi akan menjadi pembelajaran bagi masyarakat Indonesia yang sedari dulu memang dikenal suka molor waktu dan konon kurang disiplin. Hal seperti ini urgen untuk dilihat saat Presiden menindaklanjuti tugasnya memilih para pembantunya di pemerintahan. Langkahlangkah itu sangat diharapkan akan dicontoh oleh birokrasi di Indonesia dan seterusnya sampai pada tingkat yang paling bawah. Telah ada prioritas-prioritas yang ditempatkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono begitu ia dilantik. Satu di antara prioritas tersebut adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kita pandang ini merupakan pemikiran yang perlu kita garis bawahi. Peningkatan kesejahteraan merupakan kalimat yang sangat longgar. Sampai sejauh mana kita mengukur kesejahteraan itu. Apakah cukup sandang, pangan, dan papan atau sekadar cukup dengan kebutuhan sehari-hari untuk seluruh keluarga. Karena itu, kita sarankan haruslah dispesifikasi dari maksud peningkatan kesejahteraan tersebut. Kita merasa dan sadar bahwa jika masyarakat tidak mampu memperbaiki kesejahteraannya, terjadi berbagai macam penyimpangan. Sudah menjadi umum di dunia, bahwa kejahatan sering kali didorong oleh adanya kemiskinan. Ini berarti kesejahteraan masyarakat tidak terpenuhi. Namun, khusus di Indonesia kekurangan pangan yang terjadi itu akan menimbulkan kemalasan. Antara kemalasan dan kejahatan mempunyai imbas yang sama. Orang malas jika berkumpul akan bisa menciptakan kejahatan, sedangkan kejahatan sering kali menginspirasi kemalasan. Orang malas bekerja jika misalnya telah berani mengambil risiko menjadi maling atau perampok. Sebanyak 34 menteri yang dilantik Presiden, Kamis kemarin akan terbebani tanggung jawab yang tidak kecil. Di Indonesia, potensi kemalasan dan kejahatan itu ada di depan mata. Munculnya fenomena seperti itu tidak lain juga dimekanismekan dengan sistem. Artinya tidak mungkinlah kemalasan dan kejahatan itu (bahkan juga kebodohan) disebabkan oleh satu faktor. Tetapi ia dibentuk oleh sekian banyak faktor yang kemudian mengerucut. Inilah sebuah sistem. Ke-34 menteri yang dipilih oleh Presiden tersebut, sesungguhnya juga adalah sebuah sistem yang akan sambung-menyambung dan bertemali bertugas untuk memperbaiki ‘’wajah’’ Indonesia. Rasanya, kurang tepat kita mengkritik mereka sekarang. Baik asalusul anggotanya maupun prakiraan kinerjanya. Mereka juga belum memulai bertugas secara penuh. Karena itu, paling baik memberikan mereka menjalankan tugas selama 100 hari dulu dan barulah kita lihat nanti perkembangannya setelah jangka waktu tersebut. Sikap kritis memang diperlukan terhadap anggota kabinet sekarang agar kerjanya bagus. ***
K
S URAT ANDA Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/ SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Lindungi dari Bahaya Pornografi MASYARAKAT patut khawatir soal rame-rame di media tentang film yang konon bintangnya berasal dari Jepang yang terkenal sering berakting di film porno. Meski cerita dan adegannya mungkin tidak akan porno, tetapi sosok bintang bisa membawa image negatif. Karena itu, saya mendukung agar pembuatan film itu kalau bisa dibatalkan saja. Tetapi persoalannya tidak berhenti di situ saja. Belum lama berselang, masyarakat dipertontonkan sidang yang menurut saya tidak pantas untuk disiarkan secara langsung. Dalam dakwaan, jaksa membeberkan begitu detail seorang terdakwa terhadap perempuan yang menjadi kunci sebuah kasus. Tentu saja bukan soal dakwaan itu, tetapi mengapa media secara
langsung menyiarkannya sehingga tidak ada lagi sensor. Padahal, televisi jangkauannya sangat luas. Kita tak tahu apakah tayangan itu ditonton hanya orang dewasa saja atau justru anak-anak. Kita berharap kejadian semacam ini tidak lagi terulang, dan media lebih selektif dalam memberikan tayangantayangannya. Soal pornografi, kita juga kelihatannya harus lebih gencar memeranginya. DVD porno secara marak masih mudah ditemui di lapak-lapak kaki lima. Entah mengapa soal DVD porno sulit sekali diberantas. Kelihatannya butuh kesungguhan dan keimanan kuat untuk membumihangusakan barang haram tersebut. Hana Prabansari Jatirahayu, Bekasi
S UARA ANDA KOLOM ini khusus untuk pembaca yang ingin menyampaikan, kritik, saran dan komentar singkat mengenai berbagai persoalan pada para pejabat Pemerintahan, mulai dari Lurah, Camat hingga Presiden. Kirim pesan singkat Anda secara padat dan jelas, tanpa menyinggung perasaan orang lain. Setiap pesan akan diedit. Cara pengiriman SMS dengan format: BJ <spasi> pesan, lalu kirim ke 3499. (biaya Rp2000/SMS). Contoh : BJ Jakarta harus cari gubernur yang mampu menanggulangi banjir.
Bang D
el
Loyalitas menteri kepada presiden
5
Manajer yang Berdiskusi dan Kemudian Memutuskan Sendiri ANGGOTA Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II akhirnya dilantik Kamis (22/10) kemarin. Pelantikan ini menandakan bahwa pemerintahan sekarang tidak ingin lagi menunda-nunda waktu untuk menjalankan tugas. Dengan dilantiknya kabinet tersebut, maka secara resmi para anggotanya telah mulai bertugas, dan memulai pekerjaannya sejak saat itu. Kecepatan langkah ini jelas bernilai positif dan tampaknya pemerintahan sekarang meminjam slogan: Lebih Cepat Lebih Baik.
Dengan membuka nama-nama kepada umum tersebut, masyarakat Indonesia bisa melihat komposisi perwakilan suku, kepulauan, profesional, golongan serta agama yang ada di Indonesia.
Segala umpan balik menjadi pertimPada bagian pengantar ketika hendak mengumumkan sususan anggota kabinet, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sangat menyadari bahwa susunan kabinet yang dibentuknya tidak akan lepas dari kritik. Memang demikianlah kenyataannya. Beberapa kritik tersebut mengatakan bahwa susunan kabinet SBY tidak lepas dari pertemanan, atau orang-orang yang dipilih diragukan kapabilitasnya, atau ada menteri yang tidak dikenal oleh masyarakat. Namun, seorang menteri yang baru terpilih melalui balasan SMS-nya menyebutkan bahwa SBY memilih menteri sudah tentu didasarkan atas orang-orang yang cocok dengan presiden. Pernyataan menteri yang baru dilantik ini jelas logis dan mendasar, sebab bagaimana pun dalam menjalankan pemerintahan, presiden mau tidak mau harus bekerja sama dengan para menteri. Tidak akan mungkin menteri yang tidak bisa diajak bekerja sama akan mampu menghasilkan pemerintahan yang baik. Hal ini sekali lagi menegaskan bahwa hak prerogatif presiden yang sebelumnya diungkitungkit lemah, sesungguhnya tetap masih melekat. Memerintah Indonesia yang terdiri atas berbagai suku, dengan ratusan bahasa daerah, terlilit baban ekonomi, masih terkategori negara berkembang dan melek intelektualnya masih rendah, jelas lebih sulit dibanding dengan memerintah Amerika Serikat atau Israel, apalagi Belanda. Karena itu dalam membentuk kabinet, setidaknya ada tiga rentang hal yang menjadi pertimbangan. Ketiganya adalah konteks negara, konteks pemerintah, dan yang sama sekali tidak bisa dilepaskan adalah subjektivitas diri, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono sendiri. Konteks negara itu menyangkut segala realitas Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Konsekuensinya, pemili-
Oleh : GPB Suka Arjawa*
bangan-pertimbangan Presiden dalam membuat keputusan untuk memilih menteri-menteri yang menjadi pembantunya.
Pada akhirnya, sebagai presiden han menteri haruslah mewakili bentangan Indonesia itu. Konteks pemerintah menyangkut manajemen organisasi yang akan terdiri atas orang-orang yang harus diajak bekerja sama untuk mengelola Indonesia itu. Konsekuensi dari hal ini mau tidak mau harus memilih orang yang pintar dan profesional. Susilo Bambang Yudhoyono merupakan manajer dari sistem kelembagaan yang bernama Indonesia. Sudah jelas, sebagai manajer harus memilih orang-orang yang bisa diajak bekerja sama dan mau ‘’diperintah’’.
terhadap keputusan tersebut. Terbuka Pada awal SBY memilih-milih calon-calon menteri, sesuai dengan hak prerogatifnya sebagai presiden, ia melakukan hal itu secara terbuka. Media massa, baik cetak maupun elektronik, langsung merespons dengan menyebarkannya ke seluruh Tanah Air. Keterbukaan ini jelas berbeda dengan apa yang dilakukan pada era orde baru dan merupakan sebuah metode untuk mendapatkan umpan balik. Inilah ranah kognitif dari upaya
Konteks negara menyangkut segala realitas Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Konsekuensinya, pemilihan menteri haruslah mewakili bentangan Indonesia itu. Konteks pemerintah menyangkut manajemen organisasi yang akan terdiri atas orang-orang yang harus diajak bekerja sama untuk mengelola Indonesia itu. Konsekuensi dari hal ini mau tidak mau harus memilih orang yang pintar dan profesional. Tidak bisa lain, prinsip rasionalitas harus dipakai untuk memerintah negara seperti ini. James Colemann dan Stark menyebutkan bahwa dalam prinsip rasionalitas terkandung unsur-unsur yang menekankan pada kemanfaatan maksimal yang diperoleh dari sebuah keputusan dan itu didasarkan atas pertimbangan-pertimbangan kognitif. Pengolahan informasi juga menjadi pertimbangan dalam ranah kognitif tersebut. Rasionalitas sangat tersangkutpaut dan berhubungan dengan keinginan individu karena individu (pribadi)-lah yang membuat keputusan, bertanggung jawab
rasional presiden dalam memilih pembantu-pembantunya. Dengan membuka nama-nama kepada umum tersebut, masyarakat Indonesia bisa melihat komposisi perwakilan suku, kepulauan, profesional, golongan serta agama yang ada di Indonesia. Segala umpan balik tersebut menjadi pertimbanganpertimbangan Presiden dalam membuat keputusan untuk memilih menteri-menteri yang menjadi pembantunya. Dalam beberapa gambar yang ada di media massa, Boediono, Hatta Rajasa, Andi Mallarangeng dan Sudi Silalahi diajak SBY berbincang-bincang seusai melakukan wawancara
yang mempunyai hak prerogatif, yang paling menentukan adalah SBY sendiri. Sebab, dialah yang akan ‘’mempekerjakan’’ menteri-menterinya.
dengan calon menteri. Dalam pandangan Darren Sherkat, berkaitan dengan pilihan rasional, dikatakan belajar bukanlah sebuah proses sederhana yang memperlihatkan seseorang berhasil mengumpulkan akumulasi informasi, akan tetapi sebuah fenomena sosial yang dipengaruhi oleh teman-teman, keluarga, komunitas dan keterikatan-keterikatan emosional lainnya. Pada akhirnya, sebagai presiden yang mempunyai hak prerogatif, yang paling menentukan adalah SBY sendiri. Sebab, dialah yang akan ‘’mempekerjakan’’ menteri-menterinya. Tentu saja memilih menteri juga harus mempertimbangkan lingkungan yang ada di sekitar menteri tersebut. Artinya orangtua, suami, relasi, pengalaman akan berpengaruh besar kepada eksistensi menteri yang bersangkutan. Diskusi dengan lingkungan, sharing pendapat dengan rekan-rekan akan ikut menentukan kemampuan menteri itu untuk melaksanakan program. Jadi kalaupun ada seorang menteri yang sebelumnya tidak dikenal masyarakat dan berasal dari Indonesia bagian tengah, ini adalah representasi dari wilayah Indonesia di bagian tersebut. Freddy Numberi, misalnya, adalah representasi Indonesia bagian Timur dan representasi Kristen seperti juga Jero Wacik yang representasi Hindu dan Nusa Tenggara. Tentu, seperti yang dikatakan SBY, kabinet ini mungkin mempunyai kelemahan-kelemahan. Tetapi paling bijaksana adalah memberikan kesempatan kepada mereka untuk bekerja sampai 100 hari sebelum kemudian ‘’menudingnuding’’ kelemahan mereka. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
DEBAT P EMBACA
Pantau Program 100 Hari KIB Jilid II PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya mengumumkan Kabinet Indonesis Bersatu (KIB) Jilid II, setelah mengalami perjalanan pro dan kontra. Kabinet baru ini dipastikan melalui proses panjang dan rumit. Pengumunan susunan KIB jilid II tersebut diumumkan langsung Presiden SBY di Ruang Credential Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2009. Pengumuman ini melalui proses panjang dari mulai seleksi dan pengajuan sejumlah partai hingga menjalani proses fit and proper test yang dilakukan sejak Sabtu-Senin, 17-19 Oktober 2009. Bahkan, kabarnya Presiden SBY telah lama mengincar nama-nama yang bakal diajukan menjadi pembantunya selama lima tahun ke depan. Apalagi, proses audisi dengan memanggil satu nama untuk satu pos menteri, menjadi sulit bagi nalar publik untuk memahami alotnya penyusunan kabi-
net tersebut. Di publik sendiri sempat muncul beragam spekulasi. Mulai soal SBY masih menunggu respons Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) terkait tawaran koalisi untuk bergabung di kabinet, hingga terdapat lima calon menteri yang tidak lolos tes kesehatan. Spekulasi lain juga muncul menyangkut tarik ulur figur yang menempati posisi strategis seperti Menteri Perekonomiaan yang sejak awal disebut-sebut diduduki Hatta Rajasa dan Menteri Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) yang bakal diduduki politisi Partai Demokrat (PD) Darwin Zahedi Saleh. Tetapi pro dan kontra di masyarakat adalah hal yang wajar. Ketidakpuasan masyarakat pastinya memunculkan pro dan kontra tersebut. Tetapi itulah indahnya demokrasi. Tetapi kita semua berharap para menteri tersebut dapat menjalankan tugas dengan baik dan efektif. Sehingga program kabinet dalam lima tahun ke
depan dapat tercapai dengan baik. Namun, yang penting diperhatikan masyarakat adalah program 100 hari kabinet. Kita nanti bisa melibat personil Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Dapat dikatakan hal ini adalah ujian pertama dari kinerja barisan baru menteri SBY-Boediono itu. Berarti, jika hasilnya tak memuaskan, tidak ada jaminan kabinet baru itu harus dipertahankan. Bisa dibayangkan bagaimana psikologis para menteri 100 hari nanti. Presiden SBY benar-benar memasang standar tinggi untuk para calon menterinya. Jika dianggap tidak maksimal, menteri bisa saja diberhentikan. Tetapi terlepas dari semua itu, Presiden SBY membutuhkan zaken kabinet, sebuah kabinet yang diisi kalangan profesional. Tak peduli dari birokrasi, partai, atau mana saja yang tidak hanya akan memudahkan kerja pemerintahan, tapi juga membentuk nilai konstruktif dan positif bagi publik.
Batas waktu 100 hari cukup untuk melakukan evaluasi. Presiden bisa memberikan keputusan, apakah menteri yang bersangkutan perlu dipertahankan atau tidak. SBY tentu memiliki pandangan soal itu. Dalam hal ini, SBY akan dicatat sebagai presiden yang berani melaksanakan prinsip the right man in the right place. Prinsip utama kabinet hanyalah meritokrasi. Yang dibela kalangan profesional adalah kepentingan rakyat, bukan partai atau kelompok tertentu. Jika politisi dan pengusaha yang menjadi personil kabinet tumpang tindih dalam bekerja, Presiden tentu bakal mengevaluasinya. Karena itu, sebaiknya semua memberi Presiden kesempatan untuk bekerja bersama kabinetnya. Mari kita tunggu gebrakan para menteri baru tersebut. Djibril Mubarok Pemerhati Masalah Politik
Suluh Indonesia menerima tulisan Anda untuk dimuat di rubrik Debat Pembaca di halaman ini. Panjang tulisan maksimal 4.000 karakter. Tulisan akan diedit. Sertai dengan foto terbaru anda. Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com.
Ah, teori ...
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga Andi Mallarangeng Serukan Persatuan JAKARTA - Menteri Negara Pemuda dan Olahraga, Andi Alfian Mallarangeng, mengajak semua stake holder olahraga di Indonesia bersatu dalam membangun kembali prestasi di arena persaingan dunia. Dalam sambutannya sebelum serah terima jabatan dari Adhyaksa Dault, kemarin, Andi mengemukakan, untuk menuju kembali pada masa kejayaan prestasi seperti di era 1960-an sampai akhir 1990-an, dibutuhkan satu tekad besar dari seluruh instrument olahraga. Sertijab dihadiri para pengurus induk organisasi cabang olahraga (PB/PP), KONI/KOI dan organisasi kepemudaan dan masyarakat (ormas). “Mari kita bersatu untuk membangun masa depan prestasi Indonesia yang lebih baik,” kata Andi. Lebih lanjut Andi yang sebelumnya menjabat juru bicara (jubir) Presiden itu mengakui untuk menyatukan kekuatan semua potensi itu, ada momen penting yang harus dilakukan sebagai awal gerakan menuju kejayaan Indonesia itu. Andi kemudian mengaitkan peringatan hari ‘Sumpah Pemu-
da’ 28 Oktober mendatang sebagai titik awal membangun semangat tersebut. “Bagi saya, ini moment penting untuk menggerakkan potensi bangsa agar mencapai hasil yang lebih baik di semua aspek kehidupan termasuk olahraga,” ujar Andi. Antara pemuda dan olahraga, kata dia, sesungguhnya tak ada batas. Karena pemuda tidak terbatas yang ada di Organisasi Massa maupun Organisasi Kepemudaan saja. Tapi juga di olahraga dan lain sebagainya. Dengan disatukannya tekad itu pula, akan membuat gerakan olahraga akan lebih terasa. Untuk sasaran berikutnya yang paling dekat adalah SEA Games XXV Desember mendatang di Laos. Diakuinya, di forum regional tersebut, posisi prestasi atlet Indonesia, memang mengalami pasang surut. Bahkan belakangan mulai disalip negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Meski begitu Andi Mallarangeng, tetap optimis di arena SEA Games Laos mendatang atlet Indonesia akan memberikan hasil yang terbaik. Sebab persia-
pannya tentu sudah dilakukan KONI Pusat dengan baik. “Saya yakin KONI Pusat telah mempersiapkan kontingen dengan baik,” ujar Andi. Menanggapi adanya hubungan yang kurang harmonis antara kontor Menegpora dengan KONI Pusat belakangan ini, secara tegas Andi Mallarangeng dirinya tidak ingin ada konflik segala macam. Sebab semuanya bisa dibicarakan dengan baik antara kedua belah pihak. “Pokoknya saya tidak mau ada konflik, tapi bersinergi untuk mencapai prestasi yang terbaik,” tegas Andi. Dalam bagian lain Andi menyatakan dirinya akan fokus pada pekerjaannya sebagai Menegpora. Sedangkan juru bicara Kepresidenan akan dijabat Dino Patty Jalal, hingga sampai ada penggantinya. “Sekarang ini saya sudah sepenuhnya bekerja untuk Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga. Agendanya cukup banyak dan yang saya akan kerjakan juga banyak. Mudahmudahan selama lima tahun ke depan akan lebih baik,” ujar Andi lagi. (oli)
Sriwijaya FC Bertumpu Pada Pemain Asing “Tua” PALEMBANG - Jika klubklub di Liga Super enggan melirik pemain asing yang tergolong “tua”, maka berbeda halnya dengan Juara Copa Dji Sam Soe IV musim lalu Sriwijaya FC. Tim yang diarsiteki pelatih Rahmad Darmawan ini, pada musim kompetisi 2009-2010 bertumpu pada dua pemain asing yang berusia uzur. Dua pemain itu adalah Keith Kayamba Gumbs (striker) yang akan menginjak usia 37 tahun dan Alexander Duric yang akan memasuki usia 40 tahun. Duric sendiri, meskipun belum menandatangani kontrak kerja, telah dipastikan menjadi skuad “Laskar Wong Kito” karena pada pertengahan bulan Oktober 2009 telah bertandang ke Palembang untuk keperluan adminstrasi. Artinya, gelar sebagai tim yang memiliki pemain paling tua di Liga Super Indonesia musim lalu akan tetap menempel di SFC, seiring dengan bertahan-
nya Kayamba dan bergabungnya Duric. Keadaan ini sempat dikhawatirkan para pendukung SFC, namun Rahmad memiliki jawaban lain. “Biasanya pemain yang sudah matang memiliki kemampuan finishing touch (penyelesaian akhir-red) yang baik, dibandingkan pemain muda. Memang diakui mereka kurang mobilitas dibandingkan pemain muda, tapi yang saya butuhkan dari mereka hanya menjadi “target man” di depan gawang,” kata Rahmad, di Palembang, Kamis. Mantan pelatih Persija dan Persipura ini pun memberikan gambaran, seperti pada musim kompetisi lalu, yang umumnya menjadi top skorer adalah pemain yang berusia matang seperti Cristian Golzales dan Albertho Goncalves. “Tidak ada yang diragukan dengan dua pemain ini. Semua juga tahu bagaimana Kayamba di lapangan yang justru unggul adu cepat di banding-
kan pemain muda. Sedangkan, Duric, meskipun dia berusia tak muda lagi, tapi dia mampu menjadi top skorer Liga Singapura dan memiliki tinggi badan 192 cm,” ucap RD, sapaannya. Dia menambahkan, kepercayaannya kepada pemain asing berusia tua ini, didasari atas kebiasaan pemain asing yang umumnya dapat menjaga kondisi fisik. “Untuk ukuran bermain di Liga Indonesia, saya rasa dengan fisik yang dimiliki saat ini, mereka masih mampu bersaing,” ucap dia. Selain diperkuat striker asing, SFC juga diperkuat tujuh pemain lokal yang terbilang tidak muda lagi untuk ukuran pesepakbola profesional. Pemain itu, Isnan Ali dan Ponaryo Astaman yang sudah berusia 30 tahun, Charis Yulianto yang memasuki usia 31 tahun, Rahmat “Ponci” Rivai yang sudah menginjak 32 tahun, dan Hendro Kartiko yang sudah berusia 36 tahun. (ant)
Persebaya Bidik Pemain Jepang SURABAYA - Persebaya Surabaya membidik pemain belakang asal Jepang yang kini bermain di Liga Singapura (SLeague), untuk melengkapi satu kuota pemain asing asal Asia yang masih tersisa pada kompetisi Liga Super musim ini. Informasi yang diperoleh kemarin menyebutkan, pemain berposisi bek tengah itu bernama Kazuki Yoshino yang kini memperkuat klub asal Jepang Albirex Niigata FC dan sedang berkompetisi di S-League. Kabarnya, pemain berusia 24 tahun dan bertinggi badan 181 cm itu pernah dikenalkan pelatih Pelita Jaya asal Singapura, Fandi Achmad, kepada pelatih Persebaya Danurwindo. “Dia pernah ikut latihan di Pelita Jaya dan Yoshino sempat dikenalkan oleh Fandi Ahmad kepada saya. Dia punya kualitas bagus dan kalau bisa direkrut akan sangat bagus buat tim,” ujar Danurwindo. “Kalau sekarang dia sedang main di kompetisi Singapura, itu bukan masalah karena kontraknya bisa diputus lebih cepat dan direkrut kesini,” tambahnya. Untuk memastikan kualitas pemain asal Jepang tersebut, Manajer Persebaya Saleh Ismail Mukadar bersama asisten pelatih Gomes de Oliviera berencana pergi ke Singapura untuk melihat langsung penampilan Yoshino. Persebaya sebenarnya sedang melakukan seleksi terhadap tiga pemain asing, yakni Leonardo Felicia (Argentina), Mekan Nasyrov dan Dayanch (keduanya dari Turkmenistan). Namun, dari dua pemain Asia asal Turkmenistan yang
ikut seleksi hampir sepekan terakhir, tidak ada yang memenuhi kriteria yang dibutuhkan Danurwindo. Mekan Nasyrov berposisi gelandang bertahan, sementara rekannya Dayanch adalah penyerang. Satu lagi Leonardo Felicia tidak masuk hitungan, karena Persebaya telah memiliki tiga pemain non-Asia. “Yang kami perlukan pemain ‘center defender’, karena posisi itu yang masih lemah. Saya sudah bicara dengan ketiga pemain itu dan mereka cukup
paham. Mereka juga akan pergi dan mencari klub lain,” kata Danurwindo. Manajer Persebaya Saleh Ismail Mukadar berharap pemain Jepang yang direkomendasikan Danurwindo benarbenar berkualitas dan sesuai kebutuhan tim. “Kami memang membutuhkan pemain yang berkualitas dan tangguh untuk menutupi celah kelemahan lini pertahanan. Informasinya, pemain Jepang itu sangat cocok dengan kebutuhan,” ujarnya. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Jumat 23 Oktober 2009
7
Wolfsburg Ditahan Besiktas 0-0 WOLFSBURG - Tuan rumah VfL Wolfsburg menyia-nyiakan sejumlah peluang emas dan harus puas dengan hasil imbang 0-0 melawan Besiktas pada pertandingan grup B Liga Champions, kemarin. Dengan hasil itu Wolfburg mengantongi empat poin dan berada di urutan kedua, sementara pimpinan klasemen dipegang Manchester United yang memiliki poin sembilan setelah menang 1-0 atas CSKA Moscow. Klub Jerman itu mendominasi lapangan hingga menitmenit terakhir, sedangkan Besiktas lebih banyuak menunggu peluang serangan balik. “Kami gagal mencetak gol di saat seharusnya kami bisa. Menurut saya kami juga kurang beruntung,” kata pelatih ROlfburg Armin Veh. “Umpan-umpan silang kami terlalu panjang. Serangan kami cukup bagus namun hanya hingga ke kotak penalti. Wolfsburg nyaris mencetak gol pada menit ke-10 ketika striker Edin Dzeko, yang tidak terjaga di kotak penalti, menerima umpan dari Zvjezdan Misimovic namun sundulannya melintas tipis di atas mistar. Peluang lainnya antara lain didapat Christian Gentner yang tendangannya juga melintas di atas mistar ketika babak kedua baru berjalan lima menit. Tidak lama kemudian Dzeko melakukan tendangan rendah dari sayap kiri namun bola membentur tiang gawang Besiktas. Besiktas, klub Turki yang pada pertandingan sebelumnya tidak pernah menang melawan klub Jerman, juga sempat mengancam gawang Wolfsburg namun tendangan voli Ibrahim Kas dapat diblok kiper Diego Benaglio. Pada menit ke-74 pemain Wolfsburg asal Brazil Garfite mendapat kartu merah karena menampar pemain Besiktas Ibrahim Kas. “Kami masuk punya kunci-kunci untuk masuk ke putarna berikutnya. Kami masih berpeluang,” kata pemain belakang Wolfsburg Sascha Riether. (ant)
Tenis Stockholm Terbuka
Soderling ke Putaran Kedua STOCKHOLM - Unggulan kedua Robin Soderling melakukan awal gemilang di depan pendukungnya di Swedia kemarin ketika mengalahkan petenis Ekuador Giovanni Lapentti 6-3 6-0 pada pertandingan turnamen tenis Stockholm Terbuka. Pada pertandingan yang dilangsungkan di Royal Tennis Hall itu, petenis berusia 25 tahun itu mendominasi permainan dengan melancarkan pukulan groundstroke keras ke lapangan Lapentti, yang mengikuti turnamen sebagai “lucky loser”. “Ia melakukan servis dengan bagus pada awal permainan, tetapi lama kelamaan ia semakin lemah dan saya bermain tampah bagus,” kata finalis Prancis Teruka itu, yang hanya kehilangan tujuh poin dalam semua servisnya selama pertandingan. “Rasanya hebat sekali mendapat dukungan begitu besar,” kata Soderling, yang pernah masuk urutan 10 besar peringkat ATP untuk pertama kalinya. Soderling mematikan pukulan backhand Lapentti yang melancarkannya dengan salah pada game keempat dan kemudian melakukan tekanan serta servis bagus sampai kedudukan 6-3. Lapentti tidak mampu mengatasi tekanan lawannya pada set kedua sampai akhirnya berakhir pertandingan dengan kekalahannya. Soderling, runner-up 2003 dan 2008, dalam perjalanan menunju jenjang kemenangannya di kandang sendiri. “Tentu saja saya dalam keadaan menjadi favorit sekarang,” kataSoderling, “Saya tahu itu karena saya bermain bagus. Saya susah dikalahkan tetapi permainan masih panjang,” katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ap
TERLENTANG - Pemain Real Madrid, Kaka, terlentang di lapangan seusai timnya dikalahkan AC Milan 2-3, dalam pertandingan Grup C Liga Chmapions di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, kemarin.
AC Milan Hantam Real Madrid MADRID - Gol kedua pemain penyerang Alexandre Pato di menit-menit terakhir pertandingan menentukan kemenangan AC Milan, saat mereka bangkit dari ketinggalannya untuk mengalahkan Real Madrid 3-2 di pertandingan Grup C Liga Champions, kemarin. Real Madrid unggul terlebih dahulu melalui Raul, setelah penjaga gawang AC Milan, Dida, melakukan kesalahan di menit ke-19, tetapi kemudian Gerd Mueller menyamakan kedudukan untuk membuat rekor 66 gol di tiga kompetisi klub utama Eropa. Tuan rumah Real Madrid menguasai jalannya pertandingan sampai tendangan me-
ngejutkan Andrea Pirlo dari jarak 30 meter menaklukkan Iker Casillas di menit ke-62, dan Pato pun menaklukkan Casillah empat menit kemudian untuk membuat AC Milan unggul 2-1. Pemain pengganti Real Madrid Royston Drenthe menyamakan kedudukan di menit ke-76, tetapi saat pertandingan tinggal dua menit lagi, Pato mencetak gol kemenangan timnya, sehingga membuat Real Madrid mengalami kekalahan pertamanya di kompetisi tersebut musim ini. Juventus Menang Pada pertandingan lain di Turin, Italia, Juventus mengakhiri lima pertandingan tanpa
kemenangan ketika sundulan Giorgio Chiellini memberikan kemenangan 1-0 atas Maccabi Haifa dalam pertandingan Grup A Liga Champions. Bek Italia itu menanduk bola hasil tendangan bebas Diego untuk memberikan angka penuh, sehingga tuan rumah itu mengumpulkan lima angka dari tiga pertandingan. Pemain pengganti Maccabi, yang menduduki posisi juru kunci grup tersebut, Tiago Dutra dikeluarkan dari lapangan pertandingan di pertengahan babak kedua karena melakukan ganjalan keras terhadap Chiellini. Juara Israel itu melakukan penampilan terbaiknya setelah
salah satu pemainnya dikeluarkan lapangan pertandingan Juve, yang berpenampilan kurang baik di laga Liga Utama Italia selama sebulan lalu, tidak mampu memanfaatkan keuntungannya itu. Chelsea Tekuk Atletico Salomon Kalou mencetak dua gol, membawa Chelsea melakukan lompatan besar untuk maju ke babak sistem gugur Liga Champions dengan mengalahkan Atletico Madrid 4-0 di Stamford Bridge. Dengan pemain penyerang Didier Drogba tidak diturunkan karena mendapat larangan tiga pertandingan dari UAE, rekan senegaranya dari Pantai Ga-
ding, Kalou menunjukkan insting “predator” yang sesungguhnya dengan mencetak gol di babak pertama dan kedua untuk membuat timnya unggul. Frank Lampard mencetak gol ketiga dan kepedihan Atletico malam itu menjadi komplit ketika Luis Perea melakukan gol bunuh diri di saat-sat terakhir pertandingan, sehinggga membuat Atletico dalam bahaya gagal menempati posisi kedua di Grup D. Chelsea kini menang tiga kali dari tiga pertandingan dan menempati posisi puncak grup tersebut dengan sembilan angka, tiga angka lebih baik daripada Porto, sementara Atletico menempati posisi keempat dengan satu angka. (ant)
Ciani Jadi Pahlawan Bordeaux BORDEAUX - Bek Michael Ciani menjadi pahlawan ketika Girondin Bordeaux di kandang sendiri mengalahkan Bayern Munich 2-1, di laga Liga Champions, kemarin. Ciani menjadikan tim tamu itu unggul terlebih dahulu ketika ia menendang bola masuk ke gawangnya sendiri dari sebuah sudut di menit keenam, tetapi ia menebus kesalahannya itu di menit ke-30 melalui gol luar biasa, yakni menendang bola dengan tumit kanannya dan kemudian mencetak gol dengan punggungnya. Pemain pengatur irama per-
mainan Bayern, Thomas Mueller dikeluarkan dari lapangan pertandingan karena mendapat kartu kuning kedua dan setelah babak kedua berjalan lima menit, Marc Planus mencetak gol kemenangan untuk Bordeaux melalui tembakannya dari jarak dekat. Bordeaux gagal dalam dua tendangan penalti dan satu lagi pemain Bayern, yakni bek Daniel Van Buyten, dikeluarkan dari lapangan pertandingan. Dengan kemenangan tersebut, juara Prancis itu menepati posisi puncak Grup A dengan tujuh angka dari tiga pertandingan. (ant)
Michael Ciani
Heinze Berikan Angka Pertama Bagi Marseille ZURICH - Pemain belakang Argentina, Gabriel Heinze, mencetak gol di babak kedua untuk memberikan kemenangan kepada Olympique Marseille 1-0 atas FC Zurich dan angka pertama mereka dipertandingan Grup C Liga Champions, kemarin. Mantan pemain Manchester United dan Real Madrid tersebut menyambut umpan silang renak senegaranya, Luis Gonzales, dengan tembakan pertama,
sehubungan dengan lemparan bola ke dalam lapangan secera cepat setelah ia tak terjaga di daerah penalti di menit ke-69. Dengan kemenangan tersebut, tim Prancis itu menyamai perolehan angka juara juara Swiss itu, yakni tiga angka dari tiga pertandingan. Real Madrid dan AC Milan merupakan tim calon kuat grup tersebut untuk lolos ke babak berikutnya.
Marseille, yang selalu kalah dalam enam pertandingan tandang sebelumnya di kompetisi Eropa, memasukkan bola ke jala lawan di menit ketiga, ketika Brandao menceploskan bola ke gawang lawan dari bola pantulan setelah Johny Leoni gagal menangkap bola hasil tendangan bebas Benoi Cheyrou. Tetapi gol yang dicetak pemain Brasil itu dianulir karena dinyatakan offside. (ant)
Gabriel Heinze
Dua Gol Hulk Bawa Porto Taklukkan Apoel
Alvaro Pereira Robin Soderling
PORTO - Pemain depan Brasil yang berbadan besar dan tegap, Hulk, mencetak dua gol untuk membantu Porto bangkit dari ketinggalan satu gol dan mengalahkan APOEL Nikosia 2-1 di pertandingan Grup D Liga Champions, Rabu. Porto mendominasi pertandingan babak pertama, tetapi APOEL mengejutkan tim tuan rumah ketika mereka mencetak gol dengan serangan pertamanya di menit ke-22. Helio Pinto melakukan umpan terobosan dari sisi kiri dan, ketika berusaha untuk mengamankan daerah pertahannnya Constantinos Charalambides menyentuh bola dan bola meluncur ke Alvaro Pereira dan pantulan bola itu masuk ke dalam gawangnya. Juara Portugal memerlukan waktu 11 menit untuk mengejar ketinggalan dan menyamakan kedudukan ketika pemain penyerang asal Kolombia, Falcao mencuri bola di dekat kotak penalti tim Siprus itu dan kemudian memberikan bola kepada Hulk, yang kemudian menyeploskan bola ke gawang lawan dengan menggunakan kaki kirinya di menit ke-33. Di menit pertama babak kedua, Elias menyentuh bola dengan tangannya di kotak penalti dan Hulk melaksanakan tugasnya dengan baik untuk memberikan kemenangan kepada tim tuan rumah tersebut. (ant)
Nasi nal Protes Susunan Kabinet
Massa-Polisi Bentrok AMBON - Ratusan pemuda yang dikoordinir DPD KNPI Maluku terlibat bentrok dengan polisi yang mengamankan Kantor Gubernur Maluku, kemarin, dalam aksi unjuk rasa karena putera daerah itu tidak disertakan dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Wartawan Antara melaporkan, bentrokan itu terjadi ketika pengunjuk rasa memaksa masuk kantor gubernur untuk menduduki fasilitas tersebut
dengan tujuan memblokir kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan sosial di daerah itu. Massa KNPI Maluku yang memprotes susunan Kabinet Indonesia Bersatu II yang tidak menyertakan putera daerah Maluku itu terus berupaya masuk ke kantor itu. Akibatnya, polisi yang berbekal tameng dan tongkat berupaya menghalau massa, hingga terjadi perkelahian.
Barisan polisi kemudian akhirnya mendesak massa hingga melarikan diri dari kawasan kantor gubernur ke Lapangan Merdeka sambil melempar batu dan benda keras lainnya ke fasilitas gedung milik pemerintah tersebut. Pelemparan benda keras itu memecahkan kaca di depan pintu masuk kantor gubernur hingga membuat para pegawai lari berhamburan ke luar ruangan. masing-masing. (ant)