Skip to main content

Edisi 22 Juli 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No.139 tahun IV Kamis, 22 Juli 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Pangkas Perda Bermasalah

Krisis Global Bisa Datang Lagi

Pemerintah Diminta Perbaiki

PENGAMAT ekonomi Tony Prasetiantono mengatakan peraturan daerah (perda) yang masih menghambat masuknya investasi di Indonesia harus dipangkas. “Pada level daerah harus mempunyai ...hal. 1

PENGAMAT ekonomi Tony Prasetiantono memprediksi krisis global yang sempat mengancam perekonomian Indonesia pada pertengahan 2008, masih dapat terjadi di masa mendatang. “Krisis masih akan ...hal. 2

PEMERINTAH diminta memperbaiki tata kelola minyak dan gas (migas) nasional yang dinilai masih bermasalah. Dalam seminar mengenai kelembagaan pengelolaan migas nasional kemarin, peneliti pada ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Lagi, Artis Revaldo Ditangkap Polisi

Suluh Indonesia/ant

PENGARAHAN - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi sejumlah menteri memberikan pengarahan kepada jajaran Ditjen Pajak, Ditjen Bea dan Cukai, Kemenkeu di Istana Negara, Jakarta, kemarin.

JAKARTA - Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Anjan Pramuka Putra mengatakan, Fifaldi Suria Permana alias Revaldo termasuk target operasi dari sejumlah artis yang menggunakan narkoba. ‘’Kita observasi dia (Revaldo) sejak lama karena masuk dalam 23 artis yang mengkonsumsi narkoba,” kata Anjan di Jakarta, kemarin. Anjan menyebutkan, Revaldo merupakan pengguna narkoba jenis shabu, pil ekstasi dan daun ganja dengan sebutan “3 dimensi”. Ia mengimbau agar masyarakat atau publik figur segera meninggalkan penggunaan narkoba, sebelum polisi menangkap beserta barang buktinya. ‘’Kita akan segera tangkap mereka, apabila tidak meninggalkan konsumsi narkoba,” ujar Anjan. Sebelumnya, anggota Sat Narkoba Polres Jakbar menangkap Revaldo ketika membawa shabu seberat 50 gram, Selasa (20/7). Polisi menciduk artis ibukota itu usai bertransaksi pembelian shabu dengan seorang bandar narkoba. Anjan menyatakan, Revaldo berusaha melarikan diri menggunakan kendaraan roda empatnya saat akan ditangkap polisi. Namun, polisi mengejar dan menangkap Revaldo tidak jauh dari lokasi transaksi pembelian narkoba. Revaldo pernah dibekuk polisi di Jalan Jati Padang baru Blok B Nomor 1, Pasar Minggu, Jaksel, 10 April 2006. Revaldo tertangkap memiliki shabu seberat 1 gram, satu linting ganja dan lima butir pil ekstasi. Bintang film “30 Hari Mencari Cinta” itu divonis dua tahun penjara dan denda Rp 1 juta subsider sebulan kurungan. (ant)

Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai

Masih Jadi Sarang Korupsi JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengemukakan kekecewaannya karena masih ditemui kasus korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak dan Bea dan Cukai. ‘’Dalam bahasa terang saya harus menyampaikan kekecewaan karena masih ada korupsi di lingkungan saudara. Masih ada oknum petugas pajak yang kejahatannya itu luar biasa, tidak pernah terbayangkan,” kata Presiden saat memberikan pengarahan kepada jajaran Ditjen Pajak dan Ditjen Bea dan Cukai di Istana Negara Jakarta, kemarin. Oleh karena itu, kata Presiden, apabila terjadi demoralisasi dan demotivasi di lingkun-

gan Ditjen Pajak akibat hujatan masyarakat hendaknya Ditjen Pajak melakukan introspeksi. ‘’Demoralisasi dan demotivasi sumbernya, biang keladinya, karena perilaku dari sejumlah oknum yang mencoreng nama baik Ditjen Pajak dan, pada kasus-kasus tertentu, di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai,” katanya. Presiden merujuk pada kasus beruntun yang melibatkan Ditjen Pajak terutama yang terkait dengan penggelapan pajak Gayus Tambunan dan Bahasyim Asidi serta pemalsuan restitusi pajak di Surabaya dan Bandung. Sekalipun merasa kecewa dengan masih ditemuinya ka-

sus-kasus penggelapan yang dilakukan oknum di Ditjen Pajak namun Presiden juga mengaku senang dengan kinerja lembaga itu. ‘’Di satu sisi saya senang dan bersyukur, di sisi yang lain saya masih kecewa dan prihatin,” ujarnya. Kepala Negara bersyukur dan senang karena tahun demi tahun penerimaan dari pajak dan bea cukai terus meningkat. ‘’Ini dicerminkan pula oleh penerimaan negara sejak tahun 2005-2009. APBN 2004, misalnya, total ditambah defisit sekitar satu persen itu kurang dari Rp 500 triliun. APBN 2009 sudah melampaui angka Rp 1000 triliun, dua kali lipat lebih,’’ kata Presiden. (har)

Anggota DPR Diduga

Minta Kompensasi Dana Haji JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Hendrawan Supratiko mendesak agar dugaan adanya anggota DPR yang meminta dana kompensasi Rp 25 miliar saat membahas biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) segera diungkap.. ‘’Kalau benar ada praktik seperti ini hanya dilakukan oleh oknum tapi bisa mencemarkan nama baik parlemen,” kata anggota F-PDIP ini di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin. Menurut Hendrawan, isu yang menyebutkan ada anggota Komisi VIII DPR meminta dana kompensi kepada Kementerian Agama pada pembahasan BPIH merupakan praktik makelar anggaran. Ia berharap, praktik seperti ini tidak terjadi di Komisi VIII DPR, apalagi komisi tersebut membahas persoalan spiritualitas secara intensif. ‘’Saya meminta anggota Komisi VIII menjauhkan diri dari praktik yang tidak dibenarkan baik oleh agama maupun hukum,” katanya. Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPR RI Anis Matta. ‘’Kalau benar isu itu,

saya setuju untuk segera dibongkar karena hal ini akan merusak citra lembaga DPR dan akan berpengaruh pada kebijakan,” kata Anis. Anis juga meminta agar di internal Komisi VIII DPR yang sedang membahas BPIH mengungkapkan isu tersebut untuk membuktikan kebenarannya. Sementara Menteri Agama Suryadharma Ali dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR Gondo Radityo Gambiro membantah rumor tersebut. Suryadharma mengatakan, dirinya tidak tahu isu tersebut berasal dari mana dan siapa yang menghembuskannya sehingga tidak perlu ditanggapi. ‘’Selama pembahasan BPIH dengan DPR, Kementerian Agama tidak mengeluarkan biaya satu rupiah pun,” tegasnya. BAntahan serupa disampaikan Gondo Radityo Gambiro. Menurut Gondo, Komisi VIII DPR tetap bekerja seperti biasa meskipun pada pembahasan BPIH 2010 muncul isu yang yang kurang mengenakkan. (har/son)

KPK Minta Maaf JAKARTA - KPK memohon maaf kepada masyarakat terkait dengan penanganan kasus Bank Century yang dinilai sejumlah kalangan dilakukan secara lambat. ‘’Kami menyampaikan permintaan maaf ke masyarakat. Kami masih berusaha melakukan ekspos (gelar perkara) beberapa kali terhadap kasus Century,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Gedung KPK Jakarta, kemarin. Menurut Johan, beberapa gelar perkara yang telah dilakukan oleh komisi antikorupsi tersebut juga sebagai bukti untuk menunjukkan keseriusan dari KPK. Ia juga memaparkan, KPK telah menyusun tim den-

gan jumlah anggota yang cukup besar, yaitu 22 orang. ‘’Kami tidak bisa tanpa alat bukti yang cukup, kami langsung meningkatkan ke tingkat penyidikan,” katanya. Johan menuturkan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Mabes Polri dalam penanganan kasus Bank Century. Sementara itu, Tim Pengawas Kasus Century akan memanggil pimpinan dari tiga lembaga hukum untuk memberikan laporan perkembangannya. ‘’Pada saat rapat dengan pimpinan dari tiga lembaga hukum sebelumnya disepakati Tim Pengawas memberikan waktu

selama dua bulan kepada pimpinan dari tiga lembaga hukum untuk membuat laporan perkembangan,” kata Koordinator Tim Mahfudz Siddiq. Mahfudz menjelaskan, pimpinan ketiga lembaga hukum tersebut adalah Polri, Kejagung, dan KPK. Sebelumnya disepakati juga akan mengundang pihak-pihak terkait soal pemulihan aset serta uji silang kasus Bank Century. Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) itu menjelaskan, pemanggilan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap pemulihan aset dijadwalkan pada 28 Juli mendatang. (nas)

Kepada Presiden dan Rakyat

Menkeu Minta Maaf JAKARTA - Menkeu Agus Martowardojo meminta maaf kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan rakyat Indonesia atas kasus perpajakan yang diduga melibatkan pegawai pajak Gayus Tambunan dan beberapa orang lainnya. ‘’Permohonan maaf kami kepada Bapak Presiden dan rakyat Indonesia karena telah terjadi kasus yang memprihatinkan itu,” kata Agus dalam acara pengarahan Presiden Yudhoyono untuk bidang pajak dan bea cukai di Istana Negara Jakarta, kemarin. Selain untuk kasus Gayus, Agus juga meminta maaf untuk beberapa kasus lain, yaitu kasus kekayaan tidak wajar milik mantan pegawai pajak Bahasyim dan sejumlah kasus pemalsuan restitusi pajak. Agus berjanji akan melakukan perbaikan. Dia juga berkomitmen untuk menindak pegawainya yang terbukti melakukan pelanggaran. ‘’Termasuk menindak pihak yang terkait dengan oknum itu,” katanya. Selain itu, Agus menyatakan, pihaknya sedang melakukan perbaikan di berbagai sektor, terutama sektor pajak dan bea cukai. ‘’Termasuk maksimalisasi potensi pendapatan dari para wajib pajak,” katanya. Saat ini, menurut Agus, Ditjen Pajak telah menyelesaikan reformasi perpajakan jilid I dan sedang melakukan reformasi perpajakan jilid II. Reformasi tahap II itu, kata Agus, antara lain meliputi perbaikan di bidang administrasi perpajakan, dan pembaruan peraturan perundang-undangan. Sementara itu, Ditjen Bea dan Cukai juga terus melakukan upaya perbaikan. Agus menjelaskan, direktorat tersebut sedang memperbaiki pelayanan dan pengawasan kantor bea cukai, perbaikan sistem informasi, dan perbaikan kualitas sumber daya manusia. ‘’Sehingga kita bisa segera menerapkan kawasan terpadu kepabeanan dan kawasan ekonomi khusus,” kata Agus. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Kamis 22 Juli 2010

K ilas

Ditolak Eksepsi Misbakhun

Menkominfo Blokir Laman Porno MENTERI Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengatakan, pemblokiran laman porno akan dipantau perkembangannya setiap hari. “Kita tidak mungkin menerapkan metode pemerintah China yang mengerahkan 3.000 orang untuk mengawasi pemblokiran laman porno,” katanya, usai menghadiri pembukaan Konvensi Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) oleh Wakil Presiden Boediono di Jakarta, Rabu. Ia mengatakan, untuk pemblokiran laman porno itu pihaknya bekerja sama dengan ISP (jasa penyedia internet). “Saya sudah perintahkan pihak terkait agar sesegera mungkin menutup laman porno yang ada di internet, termasuk yang ada di warung-warung internet. Itu sudah harus bersih dalam sebulan hingga dua bulan ke depan,” kata Tifatul. Ia mengatakan, kebijakan tersebut ada landasan hukumnya yakni UU Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Berdasar survei KPA (Komisi Perlindungan Anak) terhadap 4.500 siswa/siswi SMP dan SMA di 12 kota besar di Indonesia sekitar 97,2 persen responden mengaku pernah menonton dan mengakses situs porno. Dari jumlah itu, sekitar 92 pesen pernah melakukan “chatting” yang berujung pada perbuatan “oral sex”. Di antara mereka yang pernah “chatting” itu, sekitar 62,1 persen pernah berhubungan badan. (ant)

Gudang Minuman Keras Ilegal ANGGOTA Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya menggerebek gudang penyimpanan minuman keras ilegal tanpa pajak. “Kita sita 37.000 botol minuman keras merk terkenal tanpa pajak,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar di Jakarta, Rabu. Selain menyita ribuan botol minuman keras, penyidik juga menangkap tiga orang yang diduga sebagai pengimpor yakni ST, YM dan TD. Penggerebekan gudang penyimpanan minuman keras itu di Pergudangan Sentra Industri Terpadu (PIK) Blok G-2 Nomor 5 Kelurahan Muara Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, sekitar pertengahan Juli 2010. Boy menuturkan, para tersangka itu diduga memasukkan produk minuman keras tanpa mencantumkan label dan cukai dari Singapura ke Surabaya, Jawa Timur melalui perjalanan laut. “Pengiriman itu tanpa dokumen impor yang sah,” tutur Boy. Namun demikian, Boy belum bisa memastikan nilai kerugian yang dialami negara terkait dengan penyelundupan minuman ilegal dari Singapura itu. Beberapa botol minuman keras yang disita bermerk Chivas Regal 12 Y, Highland Park 18 Y, JW Blue Green, Martel Gordon, Sky Vodka, Jack Daniel, Tequila, Bacardi Rass dan Cointreau. Saat ini, katanya, ketiga orang yang diduga pengimpor itu masih menjalani pemeriksaan intensif di Satuan Industri Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya. (ant)

Polri Periksa Rieke

Terkait Kasus Banyuwangi JAKARTA - Badan Reserse dan Kriminal Polri memeriksa anggota DPR RI komisi IX Rieke Dyah Ayu Pitaloka terkait kasus Banyuwangi. Rieke mendatangi Mabes Polri dengan didampingi kuasa hukumnya, Arteria Dahlan dan Ketua Badan Pekerja Demisioner Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Usman Hamid. “Saya datang memenuhi panggilan Bareskrim kapasitas sebagai saksi terkait kasus Banyuwangi yang saya alami dengan 15 pertanyaan yang diberikan pemeriksa,” kata Rieke di Jakarta, Rabu. Menurut Rieke, apa yang dilakukannya di Banyuwangi adalah untuk memperjuangkan demokrasi, pejuang demokrasi tapi seringkali mengalami tindakan kekerasan. “Saya harapkan tindakan kekerasan atau premanisme yang kami alami ada tindakan hukumnya dari kepolisian,” katanya. Sementara itu, Arteria mengatakan bahwa Rieke sebagai kliennya pada materi pelaporan membenarkan kalau ada pertemuan di Restoran Pakis yang dilakukan oleh kliennya. “Pertemuan itu serupa juga dilakukan kliennya di Jember dan materinya persis sama tidak ada materi yang disangkakan teman-teman yang jadi terlapor

pada saat ini,” kata Arteria. Peristiwa di Banyuwangi itu tidak hanya menimpa seorang Rieke Dyah Pitaloka secara pribadi, dan tidak ingin penyidik menggunakan pasal 335, 336, 156 dan 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tapi juga penerapan pasal 212, karena Rieke saat itu menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI, kata Arteria, menjelaskan. Arteria mengatakan bahwa kliennya juga menyampaikan beberapa barang bukti berupa tiga CD, dokumen DVD rekaman yang disampaikan panitia dan dokumen dari hasil pembicaraan kami dengan salah satu TV swasta. Pada 21-23 Juni 2010, Komisi IX yang dipimpin Ribka mengadakan kunjungan kerja di Jawa Timur (Jatim) termasuk Banyuwangi. Agenda kunjungan adalah sosialisasi pelayanan kesehatan gratis selain menyerap aspirasi masyarakat di Jatim. Usai kunjungan kerja Ribka, Rieke dan Nursuhud bertemu dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia dan Ikatan Bidan Indonesia di salah satu rumah makan di Kelurahan Pakis, Banyuwangi pada 24 Juni 2010. (ant)

Suluh Indonesia/sep

DEMO - Sekitar ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (AMPUH) dengan membawa berbagai spanduk dan poster melakukan unjuk rasa, meminta DPR RI untuk memanggil Jaksa Agung dan membentuk Panja Mafia Kejaksaan untuk membongkar kasus pembuatan jalan Tol Lingkar Luar Jakarta, serta menuntut Jaksa Agung agar menjadikan Mbak Tutut dan Faried Haryanto sebagai tersangka kasus pembuatan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta. Demo berlangsung di depan pintu gerbang Gedung Parlemen DPR RI, Jakarta, Rabu (21/7).

Travo PLTU Muara Karang Rusak

Jalanan Macet Parah JAKARTA - Travo pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Muara Karang, Rabu, mengalami kerusakan hingga mengakibatkan padamnya aliran lisrik di sebagian wilayah DKI Jakarta. Di wilayah Jakarta Utara, padamnya aliran listrik membuat arus lalu lintas jalan raya mengalami kemacetan total karena tidak berfungsinya lampu-lampu lalu lintas. Lampu merah yang padam itu antara lain terjadi di kawasan Mitra Bahari, Perempatan Coca-cola, Engano, Permai, Sunter, Ancol Gunung Sahari, Sunter Podomoro dan Kawasan Pluit.

Pemadaman aliran listrik berdampak kepada warga di Muara Karang, Pluit, Teluk Gong dan Penjaringan. Akibatnya seluruh personel lantas dan polisi Polres Jakarta Utara terjun mengatur arus lalu lintas. Kerusakan PLTU Muara Karang, berdampak pula pada pemadaman di wilayah sebagian wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Jakarta Barat. “Situasi macet paling parah dekat perampatan Coca-cola Cempakamas,” jelas Kasat Lantas Polres Komisaris Polisi (Kompol) Irvan Prawira. Sementara itu, Manajer Area

wilayah Jakarta dan Tangerang PLTU Muarakarang, Purnomo Willy mengatakan, gangguan tersebut belum diketahui secara pasti penyebabnya, namun kerusakan terjadi pada saklar pemutus tegangan tinggi 150 kilo volt. Namun, saat ini petugas teknisi sedang melakukan pengecekan pada lokasi travo yang rusak. Belum diketahui penyebab kerusakannya secara pasti. Tetapi ada satu alat ukur ke dalam arus mengalami kerusakan sehingga membuat salah satu travo pecah. “Tetapi saat ini teknisi kami sedang melakukan perbaikan, tapi kerusakan tersebut terjadi karena

Dilaporkan di Jakarta, Selasa malam bahwa ratusan calon bintang sintron yang sebagian masih Balita itu terlantar karena pihak pengelola Graha Wisata Taman Mini Indonesia terpaksa mengeluarkan mereka dari penginapan para calon pemain sinetron bersama para pendampingnya. Alasan pihak manajemen Graha Wisata bahwa karena panitia pelaksana audisi belum membayar sewa inap sejak 16 sampai 20 Juli 2010. Ratusan calon bintang bersama pen-

dampingnya itu kian kebingungan ketika mereka ke Bandara untuk kembali ke Kaltim ternyata pihak panitia tidak menunjukan batang hidungnya. Akhirnya, sebagian di antara 300 orang calon bintang itu berinisiatif membeli tiket untuk kembali ke Kaltim melalui Bandara Sepinggan Balikpapan. Calon bintang sinetron itu umumnya berasal dari Samarinda, Balikpapan dan Kutai Kartanegara. Sedangkan sekitar 200 orang di antaranya karena tidak membawa dana yang cukup untuk

apa? Saya belum tahu pasti, sebab teknisi kami sedang sibuk,” ujarnya. Namun Purnomo belum bisa memastikan kapan aliran listrik bisa normal kembali, sebab sedang dalam proses perbaikan. “Kami berupaya, agar sore hari masalah ini sudah bisa teratasi,” janjinya. Sekarang sedang dilakukan pengalihan arus listrik, tetapi tak bisa menjangkau semua wilayah yang padam. Hanya sekitar 20 persen yang mengalami pemadaman listrik. “Diharapkan perbaikan bisa segera diselesaikan,” tandasnya. (her/ant)

JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak eksepsi Komisaris PT Selalang Prima Internasional (SPI) Mukhamad Misbakhun dan Direktur Utama PT SPI Franky Ongkowidjojo dalam kasus “letter of credit (L/C) fiktif Bank Century. “Hakim memutuskan menolak seluruh eksepsi terdakwa dan memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk meneruskan jalannya persidangan dan masuk ke pokok perkara dengan memanggil saksi,” kata Ketua Majelis Hakim Pramudana Kusumaatmaja, saat membacakan putusan sela di PN Jakarta Pusat, Rabu. Menurut Pramudana, eksepsi Misbakhun sudah masuk dalam pokok perkara seperti mempertanyakan siapa pelaku utama dalam kasus tersebut serta dakwaan jaksa yaitu pasal 49 ayat 1 dan 2 UU Perbankan tentang orang yang bertanggung jawab adalah direksi dan komisaris bank. “Alasan itu terkait dengan pembuktian atau substansi pokok perkara, bukan masalah eksepsi,” tegasnya. Hakim juga menganggap alasan dakwaan kabur, karena hanya mempertimbangkan laporan polisi semata harusnya masuk ke praperadilan, bukan dalam ruang lingkup eksepsi. Pramoedana mengungkapkan bahwa sidang akan dilanjutkan pemeriksaan perkara dan akan dilaksanakan dua kali dalam seminggu. “Sidang 2 kali seminggu, Senin dan Rabu. Sehari lima saksi,” kata Pramoedana. JPU menerima putusan sela tersebut dan siap menghadirkan saksi-saksi. “Mulai minggu depan seminggu dua kali. Satu kali sidang 5 saksi,” kata Hendro. Sementara itu, Misbakhun merasa kecewa dengan putusan majleis hakim. “Saya mengharapkan bahwa alam demokrasi ini butuh pengadilan independen,” kata politisi dari PKS ini. (nas/ant)

Ditanya IMB Lahan Bekas Taman Ria

APBD DKI Jakarta

Kepala P2B Tiba-Tiba Lupa

Bertambah Rp2,04 T

Rencana pembangunan Taman Ria Senayan

JAKARTA - Rencana tata ruang wilayah untuk kawasan Taman Ria Senayan, Jakarta Pusat, menunjukkan bahwa lokasi tersebut merupakan lokasi Karya Umum Taman (KUT), sehingga pembangunan gedung tidak boleh lebih dari 20 persen luas lahan. “Bukan tidak boleh membangun gedung. Tetap diizinkan dibangun tapi luasnya tidak boleh lebih dari 20 persen dari total luas yang ada,” kata Kepala Dinas Tata Ruang DKI Jakarta Wiriyatmoko di Jakarta, Rabu. Selain itu, berdasarkan tata ruang DKI, pembangunan gedung di kawasan Taman Ria Senayan itu hanya boleh di-

lakukan di areal lahan yang menghadap ke Jalan Senayan, sedangkan di area yang menghadap ke Jalan Gatot Subroto tidak boleh dibangun gedung. Hal itu karena area yang menghadap ke Jalan Gatot Subroto peruntukannya untuk taman atau ruang terbuka hijau. Wiriyatmoko menolak berkomentar apakah di tempat itu akan dibangun mall atau pusat perbelanjaan. Dia hanya menyatakan bahwa masalah perizinan tidak berada di Dinas Tata Ruang, melainkan di Dinas Penertiban dan Pengawasan Bangunan (P2B) serta izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dari

Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLHD) DKI. “Kalau dari tata ruang, ya keterangannya hanya boleh dibangun tidak lebih dari 20 persen,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas P2B DKI Hari Sasongko membenarkan bahwa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sementara telah dikeluarkan bagi pengembangan kawasan Taman Ria Senayan yang berisi izin teknis, pondasi dan struktur bangunan, namun Hari mengaku tidak ingat peruntukan lahan itu untuk apa. “Saya lupa untuk membangun apa dalam IMB-nya. Tetapi yang pasti izin teknis dan kelengkapan administrasinya sudah selesai. Hanya tinggal menunggu Amdal-nya saja,” kata Hari. Meskipun demikian, Hari menegaskan bahwa izin yang dikeluarkan Dinas P2B telah sesuai dengan peruntuhan kawasan seperti yang ditetapkan Dinas Tata Ruang. “Kalau tidak sesuai pasti tidak akan kita proses IMBnya. Sebab IMB kita keluarkan sesuai dengan ‘blockplant’ tata ruang,” ujarnya. (ant)

300 “Bintang” Sinetron Kaltim Terlantar di Jakarta Sedikitnya 300 calon “bintang” sinetron dari Kalimantan Timur yang mengikuti grand final audisi untuk pemeran film legenda anak oleh Triple Production terlantar di Jakarta.

2

membeli tiket kembali ke Kaltim kebingungan atas nasib mereka. Akhirnya, dengan menyewa beberapa bus, mereka mendatangi Kantor Penghubung Kaltim di Jakarta di Jl Kramat Kwitang II. “Kami kebingungan untuk mengadukan kepada siapa akan nasib kami ini. Apalagi sebagian yang mengikuti audisi ini masih Balita dan beberapa di antaranya jatuh sakit,” kata TRi Mulyono, salah seorang pendamping yang anaknya berusia 15 tahun mengikuti audisi tersebut. Salah saeorang petugas jaga di Kantor Penghubungan Perwakilan Kaltim di Jakarta menjelaskan bahwa saat itu semua kamar sudah penuh. Meskipun Kantor Penghubung sepi namun tidak akan mampu menampung semua warga Kaltim yang

terlantar itu karena jumlah kamarnya terbatas. Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian yang saat itu meminta keterangan dari beberapa calon bintang dan pendampingnya, Ketua Panpel Audisi Calon Bintang Sinteron “Sinema Anak Spacetoon Nasional”, Andreas Lazuardi sudah ditahan, dan aparat masih mencari Lidya Candra selaku produser yang juga dianggap orang paling bertanggung jawab terhadap kasus itu. Berdasarkan keterangan salah seorang pendamping, salah seorang calon bintang dari Samarinda yang enggan namanya disebut menyatakan bahwa saat anak mereka dinyatakan lolos ke grand final untuk mengikuti audisi terakhir di Jakarta pada 20 Juli maka mere-

ka harus memberikan dana Rp6 juta dengan rincian Rp4,750 juta untuk calon bintang dan Rp1,250 juta untuk pendampingnya. “Biaya itu dikatakan panitia untuk biaya transpor pulang-pergi Jakarta-Balikpapan, biaya makan dan penginapan di Taman Mini Indonesia selama ada di Jakarta,” katanya.. Saat audisi di Samarinda, Panpel menetapkan biaya pendaftaran Rp75 ribu per calon bintang, dan Rp400 ribu per calon bintang saat semifinal dan Rp4,750 juta saat grand final di Jakarta. Usia calon bintang yang terlantar itu antara dua tahun sampai 35 tahun karena Panpel menetapkan empat katagori calon bintang, yakni anak-anak A, anak-anak B, remaja dan dewasa. (ant)

Fauzi Bowo

JAKARTA - APBD DKI Jakarta 2010 bertambah Rp2,04 triliun karena ada penambahan sisa lebih penggunaan anggaran sebesar Rp1,25 triliun dari APBD 2009. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo seusai membacakan pidato APBD Perubahan DKI 2010 di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa perubahan Silpa itu merupakan hal yang wajar dalam semua laporan keuangan karena asumsi dasar yang ditetapkan dalam APBD 2010 berdasarkan hasil penghitungan Pemprov DKI yang belum diaudit oleh BPK. “Setiap tahun pasti ada perubahan Silpa dari yang ditetapkan Pemprov DKI dengan hasil audit BPK, karena penghitungan kami berdasarkan laporan keuangan internal, yang kemudian dievaluasi oleh BPK sesuai dengan UU yang berlaku,” ujar Gubernur. Hasil audit BPK atas APBD DKI yang disampaikan pada Pemprov DKI dalam surat No.45/S/XVIII.JKT/07/ 2010 menyebutkan angka silpa DKI pada 2009 mencapai Rp3,75 triliun atau terjadi penambahan silpa sebesar Rp1,25 triliun dari asumsi dalam penetapan APBD sebelumnya sebesar Rp2,5 triliun. Sementara itu, Gubernur menjelaskan bahwa penambahan APDB 2010 selain dis-

ebabkan oleh bertambahnya silpa juga disebabkan kondisi perekonomian di Jakarta yang mengalami perubahan selama semester I/2010. “Sumber biaya penambahan berasal dari silpa 2009 yang merupakan penerimaan pembiayaan daerah, target pendapatan daerah yang ditingkatkan, dan juga hibah pemerintah pusat yang ditujukan untuk pembayaran tunjangan guru sertifikasi dan non sertifikasi di Jakarta,” ujarnya. Usul perubahan yang diajukan Pemprov DKI di sektor belanja meningkat sebesar Rp1,94 triliun menjadi Rp26,23 triliun dari penetapan awal Rp24,23 triliun, dan sektor pendapatan, naik menjadi Rp22,96 triliun dari semula Rp22,17 triliun. Untuk sektor belanja, perubahan ditetapkan pada 12 urusan pemerintah dari 29 urusan pemerintahan di Jakarta yakni bidang pendidikan yang ditambah sebesar Rp1,13 triliun, kesehatan ditambah Rp190,23 bidang pekerjaan umum, diusulkan penambahan sebesar Rp381,60 miliar. Untuk urusan perumahan rakyat, Pemprov DKI mengusulkan tambahan sebesar Rp18,22 miliar, lingkungan hidup Rp262,80 miliar, urusan kependudukan dan catatan sipil Rp71,5 miliar, kebudayaan ditambah sebesar Rp32,96 miliar, bidang Pemuda dan Olahraga Rp6,79 miliar menjadi 399,35 milyar. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Kamis 22 Juli 2010

3

Humas Harus Ciptakan

Citra Positif Bangsa

Suluh Indonesia/ade

PMI - Ketua Umum PMI Jusuf Kalla bersama Ketua dan Sekjen Palang Merah dan Bulan Sabit Merah se-Asia Tenggara hadir pada acara South East Asia Leaders Meeting 2010 di Jakarta, kemarin. Pertemuan membahas isu-isu hangat seperti kontribusi terhadap perdamaian dunia.

Golkar Tolak Konfederasi Parpol nolak bila konfederasi nantinya dimasukan ke dalam revisi UU Paket Pemilu mendatang. ‘’Kita tidak setuju,” katanya Sebelumnya diberitakan Partai Bintang Reformasi (PBR) menjajaki kemungkinan bergabung dengan Partai Golkar. Ketua Umum PBR Bursah Zarnubi telah bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakri di Kantor Pusat DPP Golkar pada awal Juli lalu. Sementara itu, Partai Amanat Nasional (PAN) tetap gigih melakukan lobi kepada berbagai partai politik guna menggolkan gagasan konfederasi partai politik. Setidaknya tujuh partai poli-

tik kecil telah ditemui PAN terkait gagasan ini. PAN juga akan melakukan lobi terhadap partai-partai politik besar yang kini berlaga di Senayan. PAN menilai, konfederasi partai politik menjadi jalan tengah bagi terbentuknya sistem kepartaian yang lebih sederhana tanpa menghilangkan suara rakyat akibat aturan parliamentary threshold. PAN sendiri dihadapkan pada kenyataan kecenderungan perolehan suara yang terus menurun. Menurut catatan, perolehan suara dalam pemilu terus menurun dimana pada pemilu 1999 mencapai 7,2 persen, namun pada 2004 suara PAN menurun

Sebagai Anggota KPU

Saut Sirait Gantikan Andi JAKARTA - DPR menyatakan Saut Hamonangan Sirait masih memenuhi syarat dan menetapkannya sebagai anggota KPU menggantikan Andi Nurpati. ‘’Kita sudah sepakat, tidak ada yang protes,’’ kata Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap di Jakarta, kemarin. Chairuman mengatakan, pihaknya akan segera menyampaikan keputusan penetapan Saut sebagai anggota KPU pada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk kemudian dikeluarkan keputusan presiden. ‘’Akan kita sampaikan ke Presiden, segera, untuk dibuat kepres,” katanya. Sementara itu, Saut menyatakan tidak akan masuk partai politik. ‘’Saya sudah memutuskan dalam hidup untuk tidak berpartai,” kata Saut. Dalam proses verifikasi, Saut harus menjawab pertanyaan dari anggota Komisi II, baik yang bersifat verifikasi

maupun pertanyaan lain yang bersifat menguji. Rusli Ridwan memperta-

Saut Hamonangan Sirait

nyakan apakah sebelumnya Saut pernah menduduki jabatan di organisasi tingkat nasional. Sedangkan Abdul Gafar menanyakan apakah Saut pernah mengikuti pemilu. Saut menjelaskan, ia pernah bergabung dalam organisasi

masyarakat dan maju dalam pemilu anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) 2009. Soal keikutsertaannya dalam pemilu legislatif, ia mengatakan tidak melanggar undangundang karena saat itu berstatus calon anggota KPU. Saut juga mendapat pertanyaan dari anggota Komisi II Arif Wibowo soal pelaksanaan pemilu kepala daerah dan dari Nurul Arifin tentang kinerja KPU, serta apa yang akan dilakukan saat menjabat sebagai anggota KPU nantinya, mengingat masa kerja KPU yang sebentar lagi berakhir. ‘’Saya akan menyusun evaluasi (soal pelaksanaan pilkada) karena dengan posisi saya sekarang, bisa lebih obyektif,” katanya. Saut menilai, kinerja KPU saat ini tidak optimal. Ia menilai KPU kurang bekerja keras dan tidak membangun komunikasi dengan peserta pemilu secara baik. (ant)

bangsa ini penting,” ujarnya. Wapres menambahkan, dalam persaingan global yang makin ketat, semua komponen bangsa tidak bisa hanya diam. Tetapi harus berlari, sama cepat dengan negara lain. Salah satunya dalam pencitraan yang positif. Bagaimana menciptkakan persepsi yang positif. Boediono mencontohkan, untuk menarik investor pelaku humas harus mampu menciptakan citra positif tentang apa dan bagaimana Indonesia sehingga para penanam modal itu berminat dan menanamkan investasinya di Indonesia. Wapres menambahkan, dengan persepsi yang positif tentang Indonesia maka tidak akan ada negara yang menjatuhkan travel warning atau travel advisory kepada Indonesia. ‘’Saya kira Bali sama amannya dengan negara lain,” ujarnya. Boediono mengingatkan,

citra positif tentang bangsa dan negara Indonesia juga harus diciptakan untuk masyarakat di dalam negeri. Perhumas adalah organisasi profesi para praktisi Humas dan Komunikasi Indonesia yang berdiri pada 15 Desember 1972 dan resmi tercatat di Kemendagri sebagai organisasi nasional kehumasan di Indonesia dan pada Asosiasi Humas Internasional (International Public Relation Associations/ IPRA) di London. Di tempat yang sama, Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan, praktisi hubungan masyarakat Indonesia harus berani berinovasi demi memenangkan persaingan di sejumlah institusi, sehingga targetnya tercapai. ‘’Praktisi di Indonesia harus berani terbuka, berinovasi, dan jangan takut berinovasi, agar target dari institusi bisa tercapai,” katanya. (ant)

Di Pulau Jawa

Mirip Parlementer JAKARTA - Anggota Fraksi Partai Golkar DPR Agun Gunanjar Sudarsa mengatakan, pihaknya tidak setuju dengan konfederasi partai politik karena lebih mirip sistem parlementer. ‘’Bagi Golkar konfederasi parti politik tidak cocok bagi sistem presidensial, itu lebih parlementer. Kalau memang mau gabung ya gabung saja, tidak usah pakai konfederasi,” katanya di Jakarta, kemarin. Ia pun mempertanyakan gagasan konfederasi tersebut. Bagaimana dengan visi dan misi masing-masing partai, kalau bertentangan jadi aneh. Ia menambahkan, pihaknya me-

JAKARTA - Wapres Boediono meminta Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) untuk menjual citra positif bangsa dan negara Indonesia ke mancanegara agar lebih sejajar dengan negara dan bangsa lainnya. ‘’Saya sangat prihatin, jika apa yang dikatakan di luar sama sekali tidak sama dengan kenyataan yang ada di dalam,” kata Wapres saat membuka Konvensi Perhumas 2010 di Kantor Wapres, Jakarta, kemarin. Boediono mengatakan, ada sebuah negara yang secara realita berada di bawah Indonesia namun memiliki postur yang tinggi dan mampu berada sejajar dengan bangsa dan negara lain. ‘’Ini karena humas, mampu memberikan citra postif bangsanya. Karena itu, saya mengetuk para pelaku humas untuk memberikan citra positif bangsa. Bukan citra pemerintah, tetapi

menjadi 6,8 persen dan pada 2009 kembali menurun menjadi 6,1 persen. Peneliti Senior LSI Burhanuddin Muhtadi, pada pemilu 2009 kemarin setidaknya terdapat 20 persen suara yang dimiliki partaipartai kecil tersebut hilang karena tidak memenuhi syarat parliamentary threshold. Gagasan konfederasi politik tersebut mendapatkan angin segar dari partai-partai politik kecil. Parpol kecil yang ditemui PAN semuanya menilai konfederasi partai politik sebagai gagasan yang layak diperjuangkan. (ant)

Krisis Air Akan Semakin Parah JAKARTA - Krisis air di Pulau Jawa akan semakin parah pada 2025 karena terus menurunnya neraca air pada musim kemarau dan tingginya jumlah penduduk. ‘’Indeks Penggunaan Air (IPA) di Jawa dan Bali antara pengggunaan dengan dependable flow semakin meningkat. Kekeringan yang terjadi di beberapa tempat di Pulau Jawa sekarang menyebabkan tempat tersebut cenderung tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan air sendiri,” kata Kabid Teknologi Mitigasi Bencana Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, kemarin. Ketersediaan air di Indone-

sia masih mencukupi hingga 2020 untuk kebutuhan rumah tangga, perkotaan, irigasi, industri dan lainnya. Namun secara per pulau, ketersediaan air tidak mencukupi seluruh kebutuhan khususnya di Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Surplus air hanya terjadi pada musim hujan dengan durasi sekitar lima bulan sedangkan pada musim kemarau terjadi defisit selama tujuh bulan. Kebutuhan air secara nasional terkonsentrasi pada Pulau Jawa dan Bali untuk penggunaan air minum, rumah tangga, perkotaan dan lainnya. Dari data neraca air pada 2003, total kebutuhan air di kedua pulau tersebut sebesar

83,4 miliar meter kubik pada musim kemarau hanya dapat dipenuhi sekitar 25,3 miliar kubik atau 66 persen. Defisit ini diperkirakan semakin tinggi pada 2020 ketika jumlah penduduk dan aktivitas perekonomian meningkat secara signifikan. Potensi sumber daya air di Indonesia diperkirakan sebesar 15 ribu meter kubik per kapita per tahun, jauh lebih tinggi dari potensi rata-rata pasokan dunia yang hanya 8.000 meter kubik per kapita per tahun. Pada 1930, Pulau Jawa masih mampu memasok 4.700 meter kubik per kapita per tahun. Tahun 2020 menjadi 1.200 meter kubik per kapita pertahun. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Kamis 22 Juli 2010

4

Sosok Leo Yunandar

Temukan Jiwa Penjual MENGAWALI kariernya di bidang sales property sejak tahun 1995, sosok Leo Yunandar saat ini terlihat makin professional dan matang. Bahkan karena kemampuan dan kematangannya itu, Leo dipercaya menduduki posisi jabatan strategis, yakni sebagai Manager Marketing, Perumahan Harvest City di Bogor. “Selama di Harvet City ini, saya telah menemukan jiwa sales saya. Sebab, di sini saya selain didukung oleh pengamalan pribadi sebagai seorang sales marketing, saya juga mendapat dukungan penuh dari managemen untuk melakukan inovasi dan trobosan dalam upaya meningkatkan target penjualan,” kata pria lulusan 1994 S1 Keuangan Perbankan, Tri Darma Widiya ini. Dalam upaya meningatakan target yang harus ia capai, Leo mengaku telah memiliki kiat-kiat khusus untuk itu. “Kiat saya dalam berkarir di dunia sales ini adalah mempersiapkan segala kemampuan diri baik dari dalam maupun dari luar secara matang. Selain itu saya juga akan melihat peluang pangsa pasar,” ungkapnya. (drb/bas)

Suluh Indonesia/ant

KUNJUNGI KALANGAN INDUSTRI - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (ketiga dari kanan) didampingi sejumlah menteri mengunjungi pabrik dari perusahaan manufaktur PT Sanyo Jaya Komponen Indonesia, di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, kemarin.

Dampak Kenaikan TDL

Ribuan Pekerja Terancam Dirumahkan TANGERANG - Ribuan tenaga produktif di Kabupaten Tangerang diprediksi bakal dirumahkan oleh perusahaan yang tidak mampu menyesuaikan pembengkakan biaya produksi akibat kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Tangerang, Juanda Usman di Tangerang, kemarin mengatakan, kenaikan TDL bukan hanya mengganggu kegiatan produksi saja, namun dapat lebih parahnya lagi terjadinya pemutusan hubungan kerja. “Pengusaha akan merasakan kenaikan TDL sekitar dua sampai tiga bulan kedepan,” katanya. Berdasarkan data dari BPS pada 2009, pengangguran di Kabupaten Tangerang telah mencapai 160 ribu orang dan diperkirakan akan melonjak drastis setelah kenaikan TDL ini.

Juanda menjelaskan, di Kabupaten Tangerang terdapat 3.000 perusahaan. Jika setiap perusahaan memiliki 500 karyawan, maka ada sekitar 1,5 juta karyawan. “Dua puluh persennya saja dari angka 1,5 juta sudah sangat tinggi,” ucapnya. Pemutusan hubungan kerja oleh perusahaan, lanjut dia, sangat mungkin terjadi, karena tidak mungkin bagi perusahaan untuk menaikkan harga jual produksi untuk menyesuaikan biaya produksi jika daya beli pasar sangat minim. Bukan hanya itu, tambahnya, imbas dari TDL juga akan berpengaruh kepada melemahnya daya beli masyarakat dan penurunan produksi bagi industri, seperti industri tekstil, elektronik dan barang rumah tangga. “Naiknya bahan baku dapat memperngaruhi penurunan produksi 10-15 persen,” ucap Juanda. (ant)

Perangi Narkoba

BNK Bogor Siapkan 1.000 Siswa CIBINONG - Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan seribu siswa sebagai duta antinarkoba untuk membantu penanggulangan peredaran narkoba, kata Sekretaris BNK Bogor, Yos Sudrajat di Cibinong, Rabu. Yos Sudrajat mengemukakan, tahun ini Badan Narkotika Kabupaten (BNK) dan Pemkab Bogor akan meningkatkan kontrol dan pengawasan ketat terhadap peredaran narkotika dan obatan-obatan berbahaya (narkoba) di Bogor. Kabupaten Bogor dengan jumlah penduduk mencapai 4,3 juta jiwa lebih merupakan kabupaten dengan populasi penduduk tertinggi di Jawa Barat maupun Indonesia. Tingginya populasi penduduk sangat potensial menjadi bidikan dan target operasi

pasar para bandar kakap pengedar narkoba nasional maupun internasional, katanya. Selain itu, lanjut dia, posisi daerah penyangga dan kedekatan jarak dengan Ibukota Jakarta menjadi faktor lain yang menyebabkan para bandar narkoba membidik Bogor sebagai target operasi pasar. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pabrik ekstasi dalam skala besar, bahkan salah satu yang terbesar di dunia, ditemukan di wilayah Kabupaten Bogor. Wilayah tersebut saat ini masuk dalam kategori tiga besar di Jawa Barat sebagai daerah dengan tingkat peredaran narkoba tertinggi. Potensi dan ancaman yang dihadapi Bogor dinilai oleh Badan Narkotika Provinsi (BNP) Jawa Barat sebagai yang paling perlu diwaspadai di Jawa Barat. (ant)

KPU Depok Digugat DEPOK - Bakal calon Wali Kota Depok dari unsur perseorangan, Rudi Samin menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), terkait berkurangnya surat dukungan masyarakat sehingga gagal mengikuti pilkada. “Kita sudah daftarkan gugatan tersebut ke PTUN dengan nomor perkara 63/G/2010 PTUN-BND,” kata Rudi di Depok, Jawa Barat, Rabu. Menurut dia, alasan KPU menggagalkan mereka sebagai pasangan calon tidak tepat. KPU memutuskan jumlah dukungan yang mereka

sampaikan hanya 14.200 dukungan, kurang dari jumlah yang disyaratkan KPU Depok yaitu 45.319 dukungan. “Kita sudah serahkan dukungan sebanyak 51.200 dukungan, tapi kenapa bisa berkurang,” katanya. Rudi juga mempertanyakan, kenapa KPU Kota Depok mempublikasikan kepada wartawan tentang kegagalannya, padahal verifikasi saja belum mulai, sehingga waktunya belum tepat untuk diumumkan. Dia mengharapkan ada kepastian hukum terkait dengan kasus yang dialaminya sehingga pihaknya mendaftarkan kasus tersebut ke PTUN. Menanggapi hal tersebut,

Ketua KPU Kota Depok Muhammad Hasan mengatakan silakan saja untuk menggugat ke PTUN. Ia juga mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan semua dasar dan aturan untuk menjawab gugatan tersebut. Pihaknya juga sudah menyampaikan alasan tidak diloloskannya pasangan Rudi Samin-Gusti Randa secara resmi kepada pasangan tersebut. Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota dari unsur perseorangan, Rudi HM Samin dan Gusti Randa gagal mengikuti pilkada Depok karena tidak memenuhi syarat jumlah dukungan yang disyaratkan KPU setempat. “Setelah diadakan sidang pleno pasangan

Kejari Bidik Kasus Korupsi Pasar Ciawi BOGOR- Dugaan kasus tindak pidana korupsi uang perparkiran pasar Ciawi yang diduga telah merugikan keuangan negara mencapai Rp248 juta, terus dibidik aparat Kejaksaan Negeri Cibinong, Kabupaten Bogor. Hal ini setidaknya telah terbukti dengan mulai diperiksanya sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Cibinong, Gunadi, SH di kentornya mengatakan, penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi aliran uang parkir pasar Ciawi itu akan terus dilakukan. Bahkan saat ini pihaknya mengaku telah memeriksa enam pejabat terkait kasus tersebut.

“Sudah ada enam orang yang kita mintai ketarangan terkait kasus itu. Namun tidak menutup kemungkinan ada beberapa pejabat lain yang akan segera kita panggil untuk diperiksa,” ungkapnya, kemarin. Gunadi menyebutkan, dari enam orang pejabat yang telah diperiksa kejaksaan itu antara lain, yakni Kepala Badan Perizinan Terpadu, Sarifah Sopiah, mantan Camat Ciawi, Zaenal,Direktur PD Pasar Tohaga, Cahya Vidiadi, mantan Kepala Badan Pembangunan Setda Pemerintah Kabupaten Bogor, Joko Pitoyo, dan mantan Kepala Unit Pasar Ciawi 2008, Miki Geger Pramayon dan lainnya. “Meraka kita periksa masih sebagai saksi,” tegasnya.

Dugaan kasus korupsi di pasar Cawi ini terungkap berawal dari kecurigaan pihak kejaksaan atas ketidak beresan pembangunan pasar Ciawi yang dilaksanakan PT Fortunindo Arttha Perkasa (FAP). “Pembangunan pasar itu sampai sekarang belum beres dan belum ada serah terima. Tapi faktanya, saat ini pengembang telah berani melakukan kegiatan operasional yang salah satunya yakni mengelola retribusi perparkiran,” jelasnya. Diungkapkan, Gunadi, dari hasil penelusuran pihak kejaksaan, uang retribusi parkir yang seharusnya masuk ke kas PD Pasar Tohaga, kemudian di setorkan ke kas daerah, ternyata juga tidak jelas. (bas)

Pemkab Bekasi

Ambil Alih 11 Pasar CIKARANG - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengaku mengalami kerugian hingga Rp4 miliar per bulan melalui penguapan pendapatan pasar di wilayah setempat. “Kami berencana akan merevisi kembali keberadaan 11 pasar di Kabupaten Bekasi akibat dampak kerugian ini,” kata Wakil Bupati Bekasi, Darip Mulyana, kepada Antara, di Cikarang, Rabu. Menurutnya, seluruh pasar bermasalah tersebut kerap mengalami devisit anggaran guna menutupi target Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Pemerintah mengalami kerugian mencapai Rp300 juta per pasar setiap bulannya,” kata Darip. Padahal, kata dia, pemerintah melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) telah memberikan talangan dana rutin setiap tahun rata-rata mencapai Rp700 juta per pasar.

Namun, setoran PAD nya sangat jauh dari nilai ideal yang diharapkan pemerintah. “Kerugian ini sudah termasuk penyusutan aset pasar seperti kendaraan oprasional, mau pun sarana pra sarana lainnya. Sebab, banyak barang-barang tersebut rusak dan tidak terawat. Hal ini terjadi di Pasar Serang, Kecamatan Cikarang Selatan,” ujarnya. Guna mengatasi persoalan itu, kata Darip, pihaknya berencana mengambil alih manajemen pasar dengan menggati pengurusnya. “Malah bila per-lu akan kita serahkan kepada pihak swasta agar menejemennya lebih teratur. Kajiannya kita lakukan mulai Agustus-Novenber 2010,” ujarnya. SPerwakilan Manajemen Pasar Serang, Toto (41), mengatakan faktor penyebab kerugian pasar akibat jumlah pegawai yang tidak sesuai dengan pendapatan pasar. (ant)

Suluh Indonesia/bas

SAYURAN – Seorang pedagang di Pasar Anyar, Bogor, kemarin tengah menunggu kedatangannya di tengah melambungnya sejumlah harga sayuran dan sembako di Kota Bogor.

Rudi Samin-Gusti Randa tidak memenuhi syarat administrasi jumlah dukungan, yang telah ditetapkan,” kata Anggota KPU Raden Salaman. Menurut dia, jumlah dukungan yang dikumpulkan oleh pasangan itu hanya berjumlah 14.200 dukungan masyarakat sedangkan syarat minimal adalah 45.319 dukungan berupa surat pernyataan dan fotokopi. “Pasangan Rudi-Gusti menyerahkan berkas dukungan sebanyak 51.200 lembar, namun setelah diverifikasi hanya 14.200 lembar,” katanya. Masih terkait pemilukada, Panitia Pengawas Pemilu (panwaslu) Kota Depok menegur

KPU setempat karena mencetak formulir pendaftaran pemilih tanpa logo lembaga penyelenggara pemilihan umum tersebut, namun hanya logo pemerintah kota. “Yang menyelenggarakan pilkada adalah KPU bukan Pemkot Depok, kenapa tidak ada logo KPU,” kata Ketua Panwaslu Kota Depok, Sjamsuhadi Purnomo di Depok. Ia mengatakan, kesalahan tersebut tidak sesuai dengan Pasal 57 UU nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. Dalam pasal tersebut disebutkan, penyelenggaraan pilkada adalah KPU dan bertanggungjawab kepada DPRD setempat. (ant)

Pengelola Ingkar Janji

APPSI Datangi DPRD DEPOK - Jajaran Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kota Depok meminta pengelola Pasar Segar memenuhi janji mereka. Pasalnya, sebelum pembangunan pasar dengan konsep modern tersebu, para pedagang tradisional dijanjikan akan diberikan lapak dengan biaya retribusi yang rendah. Namun menjelang peresmian pasar tersebut, para pedagang pasar tradisional diwajibkan membayar uang retribusi di awal. Merasa dibohongi, akhirnya mereka mengadukan nasib ke Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok. “Dulu mereka bilang retribusi dibayarkan per hari. Sekarang diumumkan bahwa harus dibayar secara bulanan di awal masuk,” kata Sekretaris DPD APPSI Kota Depok M Gufron ditemui di Gedung DPRD Kota Depok Komplek Boulevard, Kota Kembang, Sukmajaya, Depok, kemarin. Diungkapkan Gufron, perjanjian semula antara APPSI dengan pengelola Pasar Segar, biaya retribusi yang dibebankan kepada pedagang Rp 8.000/hari, dan tidak dibayarkan secara bulanan. “Sekarang informasi yang kami perolah pembayaran retribusi dilakukan secara

bulanan,” tandas Gufron. Bahkan, ujarnya, pedagang diwajibkan membayar tiga bulan pertama dan biaya deposit sebesar Rp 500 ribu. “Pedagang harus membayar Rp 1,4 juta sebelum masuk. Rinciannya uang retribusi tiga bulan sebesar Rp 900ribu dan uang deposit Rp 500 ribu. Padahal waktu awal pembangunan mereka bilang retribusi dibayarkan per hari,” ujar Gufron kesal. Dia menambahkan, para pedagang dijanjikan akakn diberikan lapak ukuran 1x2 meter secara cuma-cuma selama tiga bulan. Nyatanya, lanjut Gufron, dari informasi yang kami terima lapak tersebut telah habis dijual. Ironisnya, ada pedagang yang juga menjadi calo lapak. “Lapak seharusnya diperuntukkan bagi pedagang tradisional, tapi kini justru diperjualbelikan kepada umum oleh pengelola Pasar Segar,” ujar Gufron. Menurut dia, perjanjuan semula sebanyak 318 unit lapak akan diserahkan kepada pedagang tradisional dari sejumlah pasar di Kota Depok. Selain itu, ujar Gufron, sesuai kesepakatan yang diutarakan secara lisan oleh pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memberikan kewenangan pemasaran lapak kepada ASSI Kota Depok. (rin)

Harga Kebutuhan Pokok Meroket DUA minggu menjelang bulan suci Ramadhan (1431 H), hampir semua harga bahan kebutuhan pokok dan sayur-mayur, di sejumlah pasar tradisional di Kota Bogor terus meroket. Menurut para pedagang, kenaikan harga berkiasar antara 20 hingga 25 persen dari harga normal. “Saat ini harga-harga semuanya sudah pada naik. Ini selain karena mau puasa, mungkin juga dampak kenaikan listrik dan taris air yang naik,” kata Asmuri (28), salah satu pedagang sayuran di Pasar Anyar, Kota Bogor, kemarin. Menurut Asmuri, harga

wortel dan kacang-kacangan misalnya, dari harga Rp 3.500,naik menjadi Rp 4.500,-/kilogram (kg), kentang dari harga Rp 6 ribu saat ini juga telah naik menjadi Rp 8 ribu per kg. Cabe merah dari harga Rp25 ribu naik menjadi Rp 51ribu perkilonya, bawang putih dari

harga Rp22 ribu/kg menjadi Rp24 ribu/kg, kemiri dari Rp24 ribu menjadi Rp26 ribu per kilogram. “Kenaikan harga ini juga terjadi pada harga sembako. Untuk semua jenis beras rata-rata saat ini mengalami kenaikan sekitar 10 persen dari awal bulan lalu,” imbuh Abu (36), pedagang sembako, di Blok A, Pasar Ayar. Untuk beras jenis IR 64 kualitas sedang misalnya, dari harga Rp 6 ribu/kg naik menjadi Rp6.400,- per lilonya. Beras Pandan Wangi dari Rp 8 ribu naik menjadi Rp8.500,per kilo. “Pusing rakyat kecil

begini, air naik,listrik naik dan sekarang semuanya pada naik,” keluhnya. Kepala Dinas Perdagaan, Industri dan Koperasi (Disperindakop) Kota Bogor, Drs. Edgar Suratman, menanggapi terus melambungnya harga di pasaran saat ini mengaku akan segera mengambil langkahlangkah untuk menekan lonjakan harga-harga khusunya sembako dan sayuran menjelang bulan Ramadhan. “Kita segera melakukan sidak kebeberapa pasar yang ada di Kota Bogor. Dari hasil sidak itu, kemudian akan me-

nentukan perlu dan tidaknya untuk segera dilakukan operasi pasar oleh pemerintah daerah guna menekan lonjakan harga yang terjadi di tengah masyarakat,” tegasnya. Dijelaskan Edgar, lonjakan harga yang terjadi saat ini, sebtulnya lebih disebabkan faktor suplai dan dimeant di tengah masyarakat menjelang bulan Puasa. “Stok saat ini sebetulnya untuk Kota Bogor tiga sampai lima bulan kedepan masih aman. Jadi saya imbau masyarakat agar tidak panik yang akan memicu terjadinya lonjakan harga,” jelasnya. (bas)


pini

Suluh Indonesia, Kamis 22 Juli 2010

F OKUS Pola Asuh Anak, Perkembangan dan Kepribadian Bangsa ALAM kehidupan sehari-hari, secara tidak terasa perhatian kita lebih banyak pada masalah-masalah sosial. Lebih khusus lagi pada masalah politik. Secara tidak langsung, ini disebabkan oleh perhatian masyarakat lebih banyak didominasi persoalan orang dewasa. Politik adalah perhatian orang dewasa, dan yang tidak bisa dimungkiri kasus video tidak senonoh yang diduga dilakukan oleh artis, juga merupakan interes orang dewasa. Jadilah sebagian besar perhatian yang diliput oleh media itu adalah persoalan-persoalan orang dewasa. Media massa dan informasi adalah input bagi pikiran. Setiap solusi persoalan, pastilah datang dari kemampuan pikiran. Pada konteks itulah kita harus melihat bagaimana posisi anak-anak kita di zaman sekarang. Sudah sangat jelas, bahwa sangatlah berbeda lingkungan yang dihadapai anak-anak di masa lalu dengan lingkungan yang dihadapi anak dimana sekarang. Lingkungan itulah yang akan mempengaruhi pertumbuhan jiwa dan kematangan jiwanya menghadapi masa depan. Konon di masa lalu, alam merupakan faktor utama yang membentuk kepribadian manusia. Karena itu, sebagian besar kehidupan alam ikut mempengaruhi. Sifat yang keras dari manusia, juga dipengaruhi alam. Tetapi, kearifan alamlah yang juga membuat sifat manusia menjadi bijaksana. Di tengah perubahan alam dan kemajuan teknologi seperti sekarang, pastilah akan ada perubahan besar juga terhadap perkembangan jiwa anak-anak dalam menghadapi masa depannya. Kita mencoba melihat tantangan tersebut secara lebih jelas demi bisa menuntun pertumbuhan mereka secara lebih baik. Pada titik yang paling awal, peran orangtua adalah faktor penentu utama dari perkembangan anak. Kita garis bawahi hal ini, karena kondisi sekarang, persaingan hidup yang sengit dan keperluan hidup yang sangat beragam, membuat kesibukan orangtua sangat meningkat dibanding dengan apa yang kita lihat di masa lalu. Bagi orangtua yang bekerja kantoran, paling tidak delapan jam akan habis waktunya untuk bekerja di kantor. Bagi mereka yang bekerja di lingkungan swasta, waktu itu akan bertambah lama lagi. Bagi mereka yang berwiraswasta, hitungan waktunya sudah tidak bisa ditentukan secara tepat karena ada perubahan sewaktu-waktu. Problem besar akan muncul apabila kedua orang tuanya mempunyai kesibukan yang sama. Dengan kondisi demikian, tentu perhatian terhadap anak menjadi berkurang. Orangtua tidak akan mampu memberi sentuhan psikologis dan perkembangan yang mesti diberikan kepada anak-anak. Padahal, di masa pertumbuhan manusia, masa anak-anak sangatlah penting diperhatikan. Penanaman nilai-nilai moral, nilai-nilai keluarga dan berbagai nilai-nilai lainnya akan sangat efektif ditanamkan pada masa anak-anak. Pihak yang paling tahu dan paling mampu melakukan hal itu adalah orangtua sang anak. Sangatlah timpang apabila orangtua tidak mampu melakukan tugas mulia ini jika terlalu disibukkan dengan pekerjaan. Bukankah menumbuhkan anak juga adalah sebuah pekerjaan. Kita sangat menghargai apabila orangtua mampu mengorganisasi hal ini demi pola pengasuhan anaknya yang baik. Ada orangtua yang sengaja tidak bekerja demi menjaga perkembangan anak-anaknya dan baru mengembangkan karir setelah sang anak mulai tumbuh dewasa. Keberhasilan orangtua dalam membimbing anak-anak akan sangat berpengaruh terhadap mental dan kemajuan bangsa. Jika bangsa dipenuhi oleh orang-orang yang mentalnya lemah, seperti koruptor, penipu, pencuri, politisi busuk atau teroris, patut dilihat masa lalu dari oknumoknum tersebut. Bukan tidak mungkin mereka-mereka itu adalah produk dari orangtua yang terlalu sibuk atau mengabaikan pola asuh, di saat anak-anak sedang memerlukannya. Jadi, demi kemajuan dan kepribadian bangsa, marilah kita sebagai orangtua membagi waktu dengan baik. Tidak meninggalkan pengasuhan anak untuk urusan pekerjaan saja. Sebab, bangsa yang maju akan sangat tergantung dari pola pengasuhan terhadap anak-anak. ***

D

Bang D

el

Anggota DPR diduga minta kompensasi dana haji

5

Menggapai Keunggulan Anak SETIAP tanggal 23 Juli kita memperingati Hari Anak Nasional (HAN), sebagaimana telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 44 Tahun 1984. Hari ini penting artinya karena dapat mengingatkan kepedulian kita pada nasib anak dan untuk membangun kualitas unggul anak. Membangun kualitas unggul anak merupakan kewajiban utama bagi kita. Sebab, anak adalah generasi penerus bangsa yang akan meneruskan cita-cita bangsa. Anak juga adalah tumpuan bangsa, sehingga ia harus diberikan pendidikan yang berkualitas dan optimal, kesempatan menempa pengalaman yang luas, perlindungan atas hakhaknya, kesempatan berkreativitas, dan diberikan kebebasan untuk mengaktualisasikan dirinya sesuai dengan potensinya masingmasing. Dalam momen HAN ini, perlu diajukan banyak pertanyaan, di antaranya apakah anak Indonesia sudah memperoleh perhatian dan pendidikan yang layak? Apakah menumbuhkan kualitas unggul anak telah diagendakan sebagai program nasional yang sistemik? Seberapa jauhkah upaya yang dilakukan untuk penumbuhan anak menjadi pribadi berkualitas unggul? Pembangunan keunggulan anak penting artinya karena merekalah nantinya yang memegang tongkat estafet kepemimpinan di masa depan. Mereka pulalah yang akan tetap menjaga eksistensi negarabangsa (nation-state) ini sebagai ‘’rumah bersama’’ (public house). Namun, persoalannya sekarang, seberapa jauh kita sudah mempersiapkan anak-anak untuk itu? Ironisnya, secara empirik, ternyata masih banyak anak di negeri ini yang hidup telantar. Cita-cita untuk menggapai keunggulan itu rasanya masih sangat jauh. Dalam realitas, cukup banyak anak mengalami perkembangan di bawah garis standar kelayakan, terutama akibat kemiskinan ekonomi. Dari sektor kesehatan, masih banyak anak-anak Indonesia mengalami masalah kesehatan. Belum lagi di daerah-daerah terpencil yang sulit terjangkau. Data Komnas Anak tahun 2005 menunjukkan bahwa sedikitnya 744.698 anak menderita malnutrisi. Mereka ada yang mengalami kurang gizi, gizi buruk, dan menderita busung lapar. Keadaan anak Indonesia semacam itu masih terus berlanjut sampai kini. Begitu juga halnya dari sektor pendidikan, anak Indonesia mengalami masalah pendidikan yang cukup serius. Pada tahun 2005, Komnas Anak mencatat setidaknya ada 1.712.413 anak putus

Oleh : Dr. I.B. Putera Manuaba, M.Hum.* Data Komnas Anak tahun 2005 menunjukkan bahwa sedikitnya 744.698 anak menderita malnutrisi. Mereka ada yang mengalami kurang gizi, gizi buruk, dan menderita busung lapar. Keadaan anak Indonesia semacam itu masih terus berlanjut sampai kini. Begitu juga halnya dari sektor pendidikan, anak Indonesia mengalami masalah pendidikan yang cukup serius. Pada tahun 2005, Komnas Anak mencatat setidaknya ada 1.712.413 anak putus sekolah. Realitas lainnya adalah adanya kekerasan anak (children violence) berupa kekerasan fisik, seksual, dan psikologis. Belum lagi perdagangan anak, seperti perdagangan anak di bawah umur dalam dunia pelacuran.

sekolah. Itu juga baru data yang tercatat. Belum lagi data konkret keseluruhannya, sudah tentu akan lebih banyak dari itu. Angka putus sekolah disebabkan oleh banyak hal, misalnya: gizi buruk, kemiskinan ekonomi, serta sarana dan prasarana sekolah yang tak memadai. Kekerasan Anak Realitas lainnya adalah adanya kekerasan anak (children violence). Sebagaimana diberitakan media massa, cukup banyak anak mengalami kekerasan, yang beru-

pa kekerasan fisik, seksual, dan psikologis. Belum lagi perdagangan anak, seperti perdagangan anak di bawah umur dalam dunia pelacuran. Di kota-kota besar, anak yang masih bayi acapkali digunakan sebagai ‘’alat pemancing’’ para peminta-minta di jalanan. Anak-anak itu dieksploitasi hanya untuk mendapatkan recehan di jalanan. Perlakuan atas anak ini masih terus ada sampai saat ini. Beberapa gambaran itu baru merupakan potret kecil dari setumpuk tragedi yang harus dihadapi anak di negeri ini. Jika kita konsisten dengan upaya membangun kondisi anak Indonesia yang unggul, seharusnya tragedi anak itu segera dapat ditangani agar anak terlindungi dan mendapatkan hak-haknya. Untuk itu, dalam menggapai keunggulan anak, ada beberapa hal yang segera perlu kita lakukan. Pertama, mengidentifikasi kondisi seluruh anak di negeri ini. Identifikasi ini tak hanya perlu dilakukan di perkotaan, tetapi juga sampai ke pelosok-pelosok pedesaan, perbukitan, dan pesisiran. Melalui identifikasi ini kita akan mendapatkan data tentang kondisi anak, baik secara kuantitatif maupun kualitatif: berapa jumlah anak, bagaimana kesehatan dan pendidikannya. Kedua, perlu ada jaminan kesehatan bagi anak. Jika anak hidup di tengah keluarga yang mengala-

√

Jika kita konsisten dengan upaya membangun kondisi anak Indonesia yang unggul, seharusnya tragedi anak itu segera dapat ditangani agar anak terlindungi dan mendapatkan hak-haknya.

√ Mengidentifikasi kondisi seluruh anak

di negeri ini. Identifikasi ini tak hanya perlu dilakukan di perkotaan, tetapi juga sampai ke pelosok-pelosok pedesaan, perbukitan, dan pesisiran.

√ Perlu ada jaminan kesehatan bagi anak. Jika anak hidup di tengah keluarga yang mengalami kemiskinan ekonomi, perlu ada penanganan, agar jangan sampai anak tak memiliki jaminan kesehatan.

√ Bagi anak yang putus sekolah, harus

dicarikan solusinya, agar tak telantar dari dunia pendidikan.

√ Perlu dibentuk departemen tersendiri untuk menangani anak lebih intensif.

mi kemiskinan ekonomi, perlu ada penanganan. Ini penting, agar jangan sampai anak tak memiliki jaminan kesehatan. Ketiga, bagi anak yang putus sekolah, harus dicarikan solusinya, agar tak telantar dari dunia pendidikan. Program wajib belajar sembilan tahun yang dicanangkan pemerintah, seharusnya diikuti dengan tanggung jawab untuk menyelamatkan anak yang telantar, dan ia harus mendapat perhatian khusus. Keempat, mungkin juga perlu dibentuk departemen tersendiri untuk menangani anak lebih intensif. Masalah anak bukan masalah kecil. Selama ini anak hanya menjadi satu bagian kecil saja yang ditangani Departemen Sosial. Apa pun bentuknya, entah departemen atau unit dalam Departemen Sosial sendiri, namun yang jelas, perlu pengintensifan dalam penanganan anak. Dalam membangun keunggulan anak, perlu penanganan secara terintegrasi antarberbagai pihak. Artinya, penanganan menuju keunggulan anak adalah menjadi tanggung jawab bersama. Tak hanya pemerintah, namun seluruh elemen masyarakat wajib bersamasama ikut mendukung. HAN pada tahun ini menjadi momen yang tepat untuk membangkitkan kepedulian kita atas nasib dan kondisi anak. Anak adalah tumpuan harapan dan masa depan bangsa yang akan meneruskan cita-cita bangsa. *Penulis, pemerhati sosial budaya dan dosen pada Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga, Surabaya

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

Sudah tradisi ...

SURAT A NDA Trayek Terlalu Banyak SEBAGAI warga yang tinggal di sebuah perumahan di kawasan Kelurahan Grogol, Limo, Depok, kami merasa sangat ertolong dengan kehadiran angkutan kota (angkot) S-16 Jurusan Pondok LabuTerminal Depok dan D 110 Jurusan Terminal Depok-Cinere. Namun, lama kelamaan kami merasa jumlah angkot yang melayani kedua trayek itu sudah terlalu banyak. Salah satu indikatornya, angkot-angkot yang melintas di depan komplek kami kerap tak diisi oleh jumlah penumpang yang memadai, atau bahkan seringkali kosong. Sekilas, keadaan semacam itu terkesan hanya merugikan para sopir atau pengusaha angkot saja, karena biaya operasi yang mereka keluarkan tentu tak sebanding dengan pendapatan yang mereka terima. Tetapi sesungguhnya, kami selaku pengguna angkot juga merasa rugi dengan terlalu banyaknya jumlah angkot.

Berrlebihannya jumlah angkot itu ternyata membuat waktu tempuh angkot di kedua trayek itu menjadi lebih lama, karena angkot-angkot itu menjadi lebih sering menunggu penumpang (ngetem). Angkot juga kian sering memperlambat jalannya karena mereka percaya, kian lambat, jumlah penumpang akan kian banyak. Namun yang paling merugikan bagi kami adalah ulah sebagian pengemudi angkot yang kerap menurunkan penumpang di sembarang tempat dan kemudian memutar seenaknya sebelum sampai di tempat tujuan, sehingga penumpang akhirnya harus mengeluarkan biaya ekstra untuk berpindah kendaraan. Mohon kepada pihak terkait, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok agar membatasi izin angkot di kedua trayek ini. Setyoko Vila Mutiara Cinere-Depok

Kemacetan Semakin Tak Wajar MENEMPUH jalan yang macet di Jakarta membuat emosi semakin kacau. Kesemrawutan yang kian parah setiap hari harus dihadapi para pengguna jalan Jakarta. Bagaimanapun juga sangat diperlukan keadaan yang wajar agar tak berkepanjangan mementuk mental warga Jakarta yang cenderung individual. Mengendarai apapun di jalanan Jakarta akhir-akhir ini semakin tak nyaman dan ‘berbahaya.’ Semakin tak berdayanya aturan yang berlaku untuk menciptakan suasana disiplin menjadi hal yang masih dalam perdebatan para pemimpin kota ini. Kendaraan sepeda motor semakin bertambah banyak bercampur baur dengan mobil pribadi yang juga tak kalah banyak, ditambah lagi dengan hadirnya jalur bus trans Jakarta yang jalurnya pun akhirnya harus berbagi dengan angkutan umum lainnya dan para pengendara pribadi.

Keseharian yang kita lihat adalah kesemrawutan, kebrutalan, keegoisan para pengguna jalan raya yang mencerminkan miskinnya mental berdisiplin dan kebersamaan. Di Jakarta yang metropolis kita semua mengharapkan keberhasilan terciptanya suasana kota yang memberi inspirasi untuk kemajuan seluruh warganya ke arah yang lebih baik. Rombongan pengendara sepeda motor yang ‘melawan arus’ juga menjadi pemandangan lumrah pada jam-jam tertentu di beberapa ruas jalan di Jakarta. Sebuah keadaan yang sangat mengerikan dari sebuah Ibukota. Hal ini menjadi tugas yang berat namun harus segera terjawab bagi Pemda DKI. Masyarakat akan sangat menghargai setiap kebijakan yang sungguh-sungguh memihak rakyat. Rosita Ketapang, Cipondoh

Generasi Muda Mengkhawatirkan MENYAKSIKAN berita di Televisi juga surat kabar tentang maraknya kasus pelecehan seksual yang dilakukan anak dibawah umur sangat menyedihkan. Anakanak di bawah umur yang seharusnya sebagian besar waktu untuk belajar , harus menjadi pelaku kriminal yang keji. Kemudahan yang telah disajian para ahli teknonologi ternyata disambut gagap oleh sebagian besar masyarakat kita. Kemudahan itu malah menjadi perusak bagi mereka yang memanfaatkannya untuk hal-hal yang negatif. Sebut saja kasus beredarnya video asusila mirip artis papan atas yang menggemparkan dunia telah berdampak sangat buruk bagi anakanak di bawah umur. Laporan tentang terjadinya korban kekerasan dan pelecehan seksual meningkat tajam. Pemerintah telah mengambil langkah dengan adanya undang-undang yang mengatur tentang pelanggaran tersebut.

Internet menjadi sorotan dan menjadi kecemasan tersendri bagi orang tua karena dianggap membawa dampak buruk anak-anak remaja. Sebenarnya tak ada yang salah dari keberadaan internet, hanya perlu pembekalan yang baik agar penggunaannya dapat membawa kebaikan hidup masyarakat, campur tangan pemerintah sangat penting. Juga adanya kasus-kasus kekerasan seperti tawuran pelajar semakin membuat saya bingung, sebenarnya apa yang tertanam dalam pikiran mereka di sekolah atau keluarga hingga terbentuk mental perusak seperti itu. Jika kita lihat para generasi yang telah memimpin negeri ini demikian adanya maka saya berharap agar generasi yang akan datang benar-benar bisa dibanggakan dengan karya-karya yang membangun negeri ini kearah yang lebih beradab. Sudarto Kebon Jeruk, Jakarta Barat

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 22 Juli 2010

6

Rahmad Diputus Kontrak Sriwijaya FC PALEMBANG - Pelatih Rahmad Darmawan mengaku pemutusan kontrak kerja bukan berasal dari dirinya, melainkan dari manajemen Sriwijaya FC. “Saya tekankan, saya yang diputus kontrak bukan saya yang memutuskan kontrak,” kata Rahmad di Palembang, kemarin. Rahmad mengatakan hal tersebut menyusul diperkenalkannya pelatih baru Sriwijaya Football Club (SFC) Ivan Kolev oleh manajemen klub pada hari ini. “Jika sudah terbuka seperti ini, saya tidak bisa berbuat apaapa lagi selain mengatakan yang sebenarnya bahwa saya musim depan tidak lagi bersama Sriwijaya FC,” kata dia. Dia mengungkapkan, keputusan mengenai berakhirnya kontrak kerja ini telah lama disampaikan oleh manajemen klub kepadanya sebelum akhirnya tercium oleh media massa dan media elektronik sepekan terakhir. “Saya sudah dipanggil manajemen tanggal 7 Juli lalu untuk mengabarkan hasil keputusan manajemen, dan keesokan harinya saya sudah tahu bahwa Sriwijaya FC akan dilatih oleh Ivan Kolev. Jadi kedatangan Ivan ke Palembang bukan suatu yang mengejutkan buat saya,” ucap mantan pelatih Persija dan Persipura ini.

Meskipun di musim depan tidak lagi menukangi “Laskar Wong Kito” namun Rahmad berjanji membawa skuadnya tetap tampil all out di Piala Indonesia. Sementara ini, SFC berhasil melenggang ke babak semi final dan dijadwalkan bertemu Persipura Jayapura di Sidoarjo, Jawa Timur, 27 Juli 2010. “Saya dan pemain tetap akan profesional dan penuh motivasi untuk mempertahankan gelar Piala Indonesia. Ini telah menjadi komitmen bersama,” ujar dia. Terkait dengan nasibnya, mantan gelandang Persikota Tanggerang ini mengaku belum bisa memastikan klub yang dijadikan tempat berlabuh musim depan. Merebak kabar bahwa Rahmad akan hijrah ke Persib Bandung dan Persela Lamongan, namun dia menanggapi ini dengan santai. “Setelah lepas dari Sriwijaya FC artinya saya harus mencari klub lain. Persib dan Persela saya belum bisa memastikan,” ucap dia. Rahmad adalah pelatih SFC sejak musim kompetisi 20072008. Selama menjadi arsitek tim tercatat tiga gelar berhasil dipersembahkan yakni juara liga musim kompetisi 20072008, juara copa dua musim berturut-turut yakni 2007-2008 dan 2008-2009. (ant)

Rahmad Darmawan

Olimpiade Remaja

Indonesia Loloskan 14 Atlit JAKARTA - Indonesia hanya meloloskan 14 atlit ke Olimpiade Remaja I yang berlangsung 14-26 Agustus mendatang di Singapura.Ke-14 atlit tersebut akan berlaga di 7 cabang olahraga dari 26 cabang yang dipertandingkan. Adapun ke-14 atlit tersebut terdiri dari; balap sepeda (3 putra dan 1 putri), bulutangkis (1 putra dan 1 putri), renang (1 putra dan 2 putri), panahan (1 putri), tenis lapangan (1 putri), taekwondo (1 putra) dan angkat besi (1 putra dan 1 putri). Pimpinan Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Remaja 1/2010, Ade Lukman di Jakarta,kemarin mengatakan, kekuatan kontingen Indonesia di Olimpiade Remaja pertama ini, telah melalaui proses seleksi yang cukup ketat. Bahkan melebihi dari seleksi Olimpiade musim panas. “Proses seleksi sangat ketat sekali. Bahkan melebihi dari Olimpiade senior ,” kata Ade

Lukman yang juga mantan Sekjen PB Taekwondo Indonesia itu. Dikatakan, jika mengacu dari partisipasi negara peserta sebanyak 205 negara, dengan jumlah total 3600 atlit, kekuatan Indonesia dengan 14 atlit telah memenuhi standar dari sisi jumlah atlit yang lolos. Tentang peluang, Ade Lukman menilai cukup terbuka untuk bisa meraih medali . Kontingen Olimpiade Remaja Indonesia akan bertolak ke Singapura tanggal 12 Agustus mendatang. Daftar nama atlit Olimpiade Remaja Indonesia: Setiawan Ongki, Satria Restian, Elga Kharisma (balap sepeda), Sukamta, Rena Suwarno, (bulutangkis), Zaenudin, Dewi Safitri (angkat besi), Macho Hungan (taekwondo), Grace Ysidora (tenis), Erwina Safitri (panahan), Arnoscy, Patricia Hapsari,Ratna Marisa (renang). (oli)

Suluh Indonesia/ant

PERSIJA KALAH - Pesepakbola Persija Jakarta Emalue Serge (dua dari kiri) dikawal ketat sejumlah pesepakbola Persik Kediri dalam babak delapan besar Piala Indonesia di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, kemarin. Persija Jakarta kalah 0-2.

Gulingkan Persija Jakarta

Persik Tembus Semifinal Piala Indonesia KEDIRI - Kesebelasan Persatuan Sepak Bola Indonesia Kediri atau Persik memastikan lolos ke semifinal Piala Indonesia 2010, setelah menumbangkan Persija Jakarta dengan skor 2-0 di Stadion Brawijaya Kediri, Jawa Timur, kemarin. Dengan hasil ini, juara dua kali Liga Indonesia itu secara keseluruhan menang 5-4 atas Persija, karena pada pertemuan pertama babak delapan besar di Solo pekan lalu kalah tipis 3-4.

Dua gol kemenangan tuan rumah disumbangkan penyerang Timnas U-23 Yongki Ariwibowo pada menit ke-35 dan Mahyadi Panggabean di menit ke-39. Persik sebenarnya hanya membutuhkan kemenangan dengan satu gol untuk melaju ke babak empat besar, karena keunggulan gol tandang di pertemuan pertama melawan Persija. Namun, tim asuhan pelatih Agus Yuwono itu justru mam-

pu tampil mendominasi di depan ribuan pendukungnya dan terus menekan pertahanan lawan. Persija berupaya tampil lebih agresif di babak kedua untuk mengejar ketinggalan, namun berkali-kali kesempatan untuk menjebol kandang Persik yang dijaga oleh Fauzi Toldo selalu gagal. Pada pertandingan itu, wasit Najamuddin mengeluarkan empat kartu kuning, masing-

Kejuaraan Renang KU Piala Menpora Seri 3

Jaka Utama Juara Umum JAKARTA - Perkumpulan (klub) renang Jaka Utama Lampung tampil sebagai juara umum pada Kejurnas Renang Real Good Kelompok Umur (KU) Piala Menpora Seri 3 yang berakhir kemarin di Kolam Renang Lumban Tirta Palembang, Sumsel. Dalam even yang berlangsung sejak 18 Juli lalu itu, Jaka Utama Lampung mengumpulkan total 26 medali emas, 6 perak dan 6 perunggu. Peringkat kedua diraih Akademi Aquatik Sekayu (AAS) Muba Sumsel dengan raihan 16 emas, 16, perak dan 9 perunggu, disusul Millenium Jakarta di posisi ketiga dengan mengemas 11 emas, 18 perak dan 8 perunggu. Dua klub elit nasional, Pusri Palembang dan Bina Taruna Jakarta harus puas di posisi keempat dan lima. Pusri meraih 11 emas, 5 perak dan 7 perunggu sementara n Bina Taruna

Jakarta merebut 10 emas, 10 perak dan 7 perunggu. “Alhamdulillah sejak hari pertama hingga hari terakhir kami mampu bertahan di peringkat pertama klasemen umum. Semua ini berkat kerja keras tim, terutama para perenang,”kata asisten pelatih Jaka Utama, Musarofah. Prestasi Jaka Utama Lampung ini merupakan kejutan karena mereka mampu mengungguli perenang dari DKI, Jateng, Jabar dan Sumsel. Ada tiga perenang binaan Jaka Utama yang menjadi sorotan karena prestasinya spektakuler yakni Ajeng Perwita, perenang terbaik di KU I dengan meraih 8 emas, M. Atharik Pratama Erison, perenang terbaik di KU IV putra (6 emas), dan Halimah Tussa’diah, perenang terbaik KU IV putri (6 emas). Kejurnas Renang Real Good KU Piala Menpora Seri

3 ini menobatkan Namira Putri Joko Purwito dari Lumban Tirta Palembang sebagai perenang terbaik dari yang terbaik.Namira berhasil meraup 8 emas dan 1 perunggu. Sementara itu Area Promotion Manager PT So Good Food FX Triherdianindyo, mengatakan semarak Kejuaraan Renang Real Good KU Piala Menpora Seri 3 Palembang ini, gregetnya tidak lebih baik dari Seri I Balikpapan dan Seri II Makassar. “Cuma hari pertama saja yang meriah. Mungkina karena kehadiran Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin. Setelah itu hari kedua dan ketiga biasa-biasa saja. Mudah-mudahan di Seri IV Jakarta, 30 Juli-1 Agustus di Stadion Renang Gelora Bung Karno Senayan, sebagai puncak rangkaian kegiatan Kejuaraan Renang KU Piala Menpora lebih meriah,” tutur FX Triherdianindyo. (oli)

masing satu untuk pemain Persik Saktiawan Sinaga dan tiga lainnya untuk tim tamu, yakni Leonard Tupamahu, Abanda Herman dan Fahruddin. Asisten pelatih Persija Maman Suryaman mengatakan kekalahan timnya lebih banyak disebabkan lemahnya penguasaan bola dan penyelesaian akhir yang tidak maksimal. “Kami tidak mampu menguasai permainan dan selalu terlambat menyelesaikan peluang.

Persik juga bermain lebih baik dari kami,” katanya. Pelatih Persik Agus Yuwono mengaku bangga dengan kemenangan yang diraih anakanak asuhnya, karena mampu bermain lepas kendati dalam posisi tertekan. “Kami belajar banyak dari pertandingan sebelumnya. Kami terus melakukan evaluasi dan mencari strategi untuk mengantisipasi pergerakan lawan,” katanya. (ant)

Catur Kajati Jatim Cup

MN Nelson Juara JAKARTA - Salah satu pecatur harapan masa depan Indonesia, Master Nasional (MN) Nelson Roganda dari Riau tampil sebagai juara dalam Kejuaraan Catur Kategori Nasional Kajati Jatim Cup 2010 yang berakhir Selasa lalu di Surabaya. Dari sembilan babak yang dimainkan, Nelson secara keseluruhan meraih nilai 8,5. Pada babak terakhir, remaja berusia 15 tahun ini memaksa seniornya MI Irwanto Sadikin dari DKI. Yang menarik dari kejuaraan dengan melibatkan 240 peserta ini, munculnya Asisten Intelijen Kejati Jatim Maruli Hutagalung SH sebagai runner-up. Maruli Hutagalung yang memang dikenal ‘’gila” catur ini mengumpulkan nilai 8 mengungguli Grand Master (GM) Cerdas Barus yang berada di peringkat tiga. Cerdas Barus yang turun membela kontingen DKI Jakarta hanya mengumpulkan 7,5 poin. Menurut siaran pers yang dikirim panpel, Kepala Kejati Jatim M Farela dalam pidato penutupan berharap even ini dapat menjadi ajang rutin tahunan. Selain itu, lewat ajang ini, diharapkan bisa keluar bibit-bibit baru di cabang catur khususnya dari Jatim. Hadirnya pecatur-pecatur nasional, lanjut dia, sekaligus dapat menjadi pembelajaran bagi pecatur-pecatur lokal yang mengikuti kejuaraan tersebut. “Akan lebih bagus jika kejuaraan serupa bisa digelar kembali tahun depan. Ajang ini sangat bagus untuk pembelajaran pecatur-pecatur lokal dan kami berharap bisa muncul bibit baru dari kejuaraan ini,” papar Farela. (oli)

Persib Vs Arema Diupayakan Digelar di Jalak Harupat

Stadion Si Jalak Harupat

BANDUNG - Panitia Penyelenggara Pertandingan Persib, berjuang hingga kemarin lam untuk mendapatkan izin menggelar pertandingan melawan Arema Malang di ajang Piala Indonesia 2010 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, hari ini. Persib sendiri gagal menyakinkan BLI untuk menggelar pertandingan di Stadion Siliwangi Bandung yang kondisinya rusak pascadigunakan menggelar pameran produk “clothing” seminggu lalu. “Hingga Rabu malam ini kami masih berjuang melobi pengelola Stadion Si Jalak Harupat untuk bisa menggelar pertandingan di sana. Stadion Siliwangi sudah dipastikan tak layak untuk pertandingan selevel Piala Indonesia,” kata Sekretaris Panpel Persib Bandung, Budi Bram di Bandung, Rabu. Upaya dilakukan melalui pendekatan kepada pihak Kabupaten Bandung dan Polres Bandung. Panpel berharap

tidak sampai gagal menggelar pertandingan leg kedua Piala Indonesia antara Persib melawan Arema Malang. Pasalnya bila gagal, Persib dipastikan kalah WO dari Arema yang juga mengalahkan tim Bandung 3-0 itu pada leg pertama di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu lalu. “Kami akan berupaya untuk bisa menggelar pertandingan besok, bila tidak malam ini izin keluar besok pagi pun tidak masalah. Pihak Arema memaklumi kesulitan ini,” kata Bram. Sementara itu, Panpel Persib, manajer kedua tim serta Pengawas Pertandingan Ramli Lutan sempat melakukan peninjauan ke Stadion Siliwangi Bandung. Namun kondisinya tidak memungkinkan pertandingan selevel Piala Indonesia digelar di stadion milik Kodam III/Siliwangi itu karena kondisi rumput lapangannya rusak. Sebagian rumputnya terkelupas dan tidak rata bekas diinjak pengunjung pameran

tahunan komunitas kreatif seIndonesia itu. “Kami sudah lihat kondisi lapangannya, tidak layak untuk pertandingan. Saya lihat tiang gawangnya juga baru dipasangkan hari ini (Rabu),” kata Pengawas Pertandingan Ramli Lutan. Ramli menyebutkan, menunggu informasi dari Panpel Persib hingga Rabu malam ini. Kalaupun Kamis pagi tidak ada masalah asalkan stadion yang digunakan memenuhi standar pertandingan. Menurut Ramli bila di Stadion Si Jalak Harupat sudah dipastikan memenuhi persyaratan pertandingan. Sedangkan ketika disebutkan Lapangan Pusdikpom Cimahi sebagai alternatif kedua, menurut Ramli Lutan tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh BLI yang mewajibkan pertandingan di stadion berstandar BLI. “Mungkin untuk pertandingan hukuman tanpa penonton bisa digelar di sana, namun untuk pertandingan ini tidak layak.

Kami menunggu informasi dari panitia,” kata Ramli. Sementara itu Arema dan tim Persib sendiri sudah siap tampil. Arema melakukan latihan terakhir di Lapangan Brigif 15 Kujang II Siliwangi di Cimahi dan Persib di Stadion Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. “Bila tidak mendapat ijin di Jalak Harupat, maka kami dipastikan gagal menggelar pertandingan,” kata Bram. Sementara itu pertandingan esok hari merupakan pertandingan penting bagi Persib untuk bisa mempertahankan peluang melaku ke babak perempat final Piala Indonesia 2010. Persib butuh kemenangan telak selisih lebih dari tiga gol untuk langsung lolos ke semifinal. Bila gagal, Persib dipastikan tersingkir dari persaingan di ajang Piala Indonesia. Lolosnya ke babak delapan besar sendiri merupakan catata terbaik Persib sepanjang keikutsertaanya di ajang Piala Indonesia. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 22 Juli 2010

7

Ginepri Sukses di Kandang ATLANTAN - Georgia Robby Ginepri meraih kemenangan debut di kandang melawan petenis kualifikasi asal Australia Nick Lindahl 7-6 (7/4), 6-2, Selasa waktu setempat, dan sekaligus masuk babak kedua kejuaraan tenis Atlanta. Event tersebut kembali terselenggara setelah vakum selama sembilan tahun, dimana federasi Amerika bekerjasama dengan ATP. Ginepri mengatakan dirinya sempat mengalami ketegangan ketika mengikuti turnamen ini. “Ini sedikit tegang seperti hari-hari sebelum dimulainya Grand Slam,” kata Ginepri. “Saya sempat beberapa kali latihan tidak seperti biasanya, tapi saya akui ketika anda melangkah memasuki lapangan maka ketegangan itu lenyap,”

katanya. Ginepri mengaku merasa mulai mantap setelah mampu mematahkan servis lawannya Lindahl pada set pembukaan. Petenis peringkat 75 dunia Ginepri mengakhiri permainannya dengan membuat delapan as, mematahkan delapan kali servis lawannya dalam pertandingan yang berjalan 82 menit itu. Dengan kemenangannya itu maka dia selanjutnya akan menghadapi petenis rekan senegaranya dari AS Mardy Fish. “Itu nanti akan menjadi pertandingan yang keras ketika kami masing-masing saling tahu gaya permainanan. Dia memiliki servis yang keras dan permainan dia bagus,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

KEJUARAAN MENEMBAK PIALA KAPOLRI - Penembak beraksi saat pertandingan babak kualifikasi nomor Air Rifle Tiga Posisi putra Kejuaraan Menembak Terbuka Piala Kapolri di Lapangan Menembak Senayan, Jakarta, kemarin. Ajang menembak tersebut akan berlangsung hingga 24 Juli mendatang.

Georgia Robby Ginepri

Adebayor Tuntut Wartawan Togo LOME - Penyerang Manchester City Emmanuel Adebayor mengambil langkah hukum terhadap wartawan olah raga Togo atas dugaan fitnah. Pengacara Adebayor mengeluarkan surat gugatan terhadap Prosper Komi Agboklou, atau dikenal juga sebagai ‘Prosper the German’, karena “menyiarkan informasi salah, fitnah dan meragukan reputasi” mantan kapten Togo itu. Wartawan tersebut dituduh menyatakan dalam satu program pada saluran televisi swasta bahwa Adebayor, yang pensiun dari sepak bola internasional pada April, adalah penyebab keretakan antara para pemain dengan manajemen menjelang kualifikasi Piala Afrika 2012 di Chad pada 1 Juli. Para pemain Togo menolak untuk berangkat pada tanggal

yang secara resmi disiapkan oleh federasi sepak bola mereka karena, menurut Agboklou, mereka memutuskan tetap tinggal di Lome untuk menghadiri pesta yang diselenggarakan oleh Adebayor di salah satu klub malam di ibukota tersebut. Pertandingan terus berlangsung sesuai jadwal dan berakhir dengan imbang 2-2. Asosiasi Jurnalis Olah Raga di Togo (AJST) mengeluarkan pernyataan “menyesalkan” surat gugatan tersebut dan menegaskan kepercayaannya kepada Agboklou. Adebayor pensiun dari bermain bagi Togo setelah bus tim mereka diserang oleh kelompok bersenjata saat dalam perjalanan pada Piala Afrika tahun ini di Angola, yang mengakibatkan tewasnya dua orang dari delegasi tim. (ant)

Emmanuel Adebayor

Gerrard Bertahan di Liverpool LONDON - Steven Gerrard mengatakan ia akan lebih memilih melakukan kerja sama dengan pelatih baru Liverpool Roy Hodgson. Ini merupakan petanda bahwa pemain tengah Inggris itu akan tetap berada di Anfield pada musim mendatang. “Saya ingin bertemu langsung dengan Roy Hodgson secara pribadi dan saya amat terkesan dengan rencanya pada masa depan tim itu,” kata kapten Liverpool itu. “Saya melakukan latihan hari ini di Melwood bersama beberapa rekan lain yang ikut Piala Dunia, tetapi saya sudah tidak sabar bergulirnya kembali musim kompetisi mendatang,” katanya. Komentar Gerrard itu muncul sehari setelah Liverpool menandatangani kontrak deng-

an pemain tengah Inggris Joe Cole dan diharapkan akan muncul rasa optimisme lebih besar pada musim mendatang setelah pada musim lalu berada di urutan ketujuh klasemen Liga Utama Inggris. Gerrard dan striker Spanyol Fernando Torres, dua pemain paling mahal di klub itu, disebut-sebut akan pindah dari Liverpool, yang dilaporkan memiliki hutang 350 juta pound. Mempertahankan Gerrard dan Torres merupakan prioritas utama bagi Hodgson, yang meninggalkan Fulham dan menangani Liverpool untuk menggantikan Rafael Benitez yang dipecat Juni lalu. Gerrard berada di klub itu sejak ia masih sekolah dan dianggap sebagai jantung tim,

Stoudemire Absen di Kejuaraan Dunia NEVADA - Amare Stoudemire tidak akan bermain bagi Amerika Serikat pada kejuaraan dunia bola basket bulan depan karena masalah asuransi atas operasi perbaikan lutut kiri. “Forward” New York Knicks itu diperkirakan menjadi salah satu pemain kunci AS pada kejuaraan dunia di Turki, tetapi tim tersebut mengubah rencana pada Selasa. Knicks meminta Stoudemire untuk menarik diri pada Senin. Ia telah mengatakan ia menanti untuk bermain bagi negaranya. “Terlalu besar risikonya,” kata presiden Knicks Donnie Walsh. Stoudemire telah menjalani

operasi retak mikro pada lutut, salah satu cedera yang dideritanya. Itu adalah salah satu alasan Phoenix menolak memberinya tawaran kontrak maksimum NBA. Ia meninggalkan Suns sebagai pemain bebas kontrak dan Knicks kemudian memberinya kontrak lima tahun senilai hampir 100 juta dolar AS. Tanpa asuransi yang sesuai, tim-tim NBA bisa melarang pemain mereka untuk ambil bagian dalam event pada musim panas itu. Perkembangan tersebut adalah pukulan bagi tim AS, yang tidak akan diperkuat seluruh pemain yang meraih medali emas Olimpiade di Beijing pada 2008. (ant)

Kelanjutan Melatih Timnas Argentina

Maradona Ambil Keputusan Pekan Depan BUENOS AIRES - Diego Maradona akan memutuskan apakah akan tetap sebagai pelatih Argentina setelah pertemuan pekan depan, kata induk organisasi sepak bola negara tersebut, kemarin. Mantan kapten Argentina itu dijadwalkan bertemu dengan ketua asosiasi sepak bola Argentina (AFA) Julio Grondona pekan ini tetapi pertemuan tersebut ditunda setelah Maradona memutuskan untuk pergi ke Venezuela tempat ia diperkirakan bertemu dengan Presiden Hugo Chavez. “Saya menghubungi Diego untuk mengatur pertemuan dengan dia pada Senin, itulah satu-satunya hal yang benar,” kata Grondona seperti dikutip kantor berita Telam. Ia membantah laporan bah-

Diego Maradona

wa AFA sudah mengatur kontrak bagi Maradona untuk tetap menjadi pelatih hingga 2014. AFA mengatakan pekan lalu bahwa Maradona akan secara

kendati musim lalu Liverpool amat susah untuk dapat bermain dalam kompetisi internasional. Hodgson gembira mendengar komentar Gerrard. “Ini merupakan berita besar,” katanya, “Saya kira tidak ada orang di Liverpool yang gembira mendengar berita ini.” “Saya amat gembira mendengarnya, karena saya amat hormat pada Steven Gerrard. Ia pemain yang amat dipelukan dan cocok bekerja sama saat saya datang ke Liverpool,” katanya. Gerrard merupakan pemain target bagi pelatih baru Real Madrid Jose Mourinho, yang juga pernah ingin merekrut Gerrard dari Liverpool ketika ia masih menangani Chelsea. (ant)

formal diundang untuk melanjutkan sebagai pelatih hingga Piala Dunia di Brazil. Ia tetap tenang sejak kembali dari Afrika Selatan

tempat timnya yang sangat diperhitungkan, Argentina, dibabat 0-4 oleh tim Jerman pada perempat final Piala Dunia 2010. (ant)

Steven Gerrard

Cho Kwang-rae Pelatih Baru Korsel SEOUL - Cho Kwang-rae diangkat menjadi pelatih timnas Korea Selatan (Korsel), demikian dikatakan Asosiasi Sepakbola Korsel (KFA) pada Rabu. Boss Gyeongnam FC tersebut menggantikan Huh Jungmoo yang mundur setelah mengantar tim Asia tersebut masuk putaran kedua Piala Dunia Afrika Selatan bulan lalu. “Kami telah melihat dua dari tiga calon pelatih, termasuk Cho, dan sidang secara aklamasi memilih Cho untuk menjadi pelatih timnas selanjutnya,” kata komisi teknik KFA Lee Hoi-taek. “Cho sedang memulai hal yang baru dan selalu mencoba trend baru sepakbola seperti Inggris, Jerman, Italia dan Brazil,” katanya. Mantan pemain tengah Korsel tersebut akan menjalani tugas pertamanya sebagai pelatih saat pertandingan persahabatan di kandang melawan Nigeria pada 11 Agustus. “Ini penghargaan besar bisa menjadi pelatih timnas,” kata Cho (56). “Saya tidak takut mengambil tugas di timnas, saya akan mencoba bekerja keras untuk menjadi pemimpin yang baik, saya ingin membuat tim yang bisa membahagiakan masyarakat Korsel,” tambahnya. (ant)

Amare Stoudemire

Ivan Kolev Pelatih Sriwijaya FC PALEMBANG - Ivan Venkov Kolev dipastikan menjadi pelatih klub Sriwijaya Football Club (SFC) musim depan. Agen Ivan Kolev, Jules Denis Onana, seusai mengadakan pertemuan dengan manajemen SFC yang diwakili Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Hendri Zainuddin dan Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid di kantor Sekretariat Sriwijaya Football Club Palembang, Sumatera Selatan, kemarin sore, untuk membahas kontrak kerja pelatih asal Bulgaria ini. “Ivan ke Palembang untuk membuat kesepakatan kontrak, mengenai poin-poinnya saya tidak dapat mengungkapkannya secara detail karena tidak etis. Yang jelas dia menjadi pelatih Sriwijaya musim depan dan dikontrak untuk satu musim,” ujar Onana. Dia mengatakan, Ivan yang saat ini berstatus “free” berminat menukangi SFC setelah mendapat informasi Rahmad Darmawan dilepas. “Sebagai agen saya menawarkan ke manajemen SFC karena mendapat kabar Rahmad Darmawan dilepas. Sebenarnya

banyak klub di Indonesia yang mendekati Ivan, seperti PSM dan Persela Lamongan, tapi dia lebih berminat ke SFC,” ucap dia. Ketertarikan Ivan menukangi skuad “Laskar Wong Kito” karena tim ini memiliki ambisi besar untuk menjadi juara. “Sebagai pelatih yang pernah memegang timnas Indonesia, Ivan memiliki cita-cita besar untuk berprestasi di sini. Apalagi dia memang telah memahami situasi dan kondisi persepakbolaan Indonesia,” kata mantan pemain timnas Kamerun ini. Dia menginformasikan, Ivan dalam mengarsiteki SFC akan didampingi seorang assiten yakni Vasile Kasdinov Pedrov (mantan pemain timnas Bulgaria). “Menggunakan assiten adalah keinginan Ivan Kolev sendiri, dan kebetulan manajemen SFC tidak berkeberatan memenuhinya. Asisten ini, Ivan sendiri yang membawanya dari Bulgaria,” ucap dia. Dia menambahkan, Ivan selama beberapa hari ke depan akan berada di Palembang untuk memantau situasi dan kondisi kota, serta melihat langsung latihan punggawa SFC. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Kamis 22 Juli 2010

8

Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga

Suluh Indonesia/sep

GANECA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melihat buku-buku produksi PT Ganeca Exact, sambil memperoleh penjelasan dari Presiden Direkturnya, Ketut Suardhana Linggih. Tampak mendampingi Presiden Menperin MS Hidayat, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II dan Gubernur Jabar saat berkunjung ke Kawasan Industri Cibitung, kemarin.

Siasati Kenaikan Listrik dengan Cerdas JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan kalangan industri agar tidak memanfaatkan momentum kenaikan tarif dasar listrik (TDL) untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya. Para pengusaha maupun industri diminta melakukan lagkah cerdas untuk menyiasati kenaikan TDL dengan berpegang pada kepentingan rakyat banyak. “Rakyat tahu, pemerintah tahu, saya tahu mana yang akalakalan dan mana yang benarbenar. Nah, solusi yang dipilih oleh PT Ganeca Exact misalnya sungguh cerdas. Saya memberikan apresiasi, ada efisiensi. Misalnya melakukan switch jam kerja, dan lain-lain,” kata

Presiden Yudhoyono saat kunjungan ke percetakan PT Ganeca Exact di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (21/7) kemarin. Kepala Negara mengaku memiliki pengalaman pahit saat pemerintah menaikkan harga BBM pada 2005 dan 2009 lalu. Kenaikan TDL yang hanya sedikit, ternyata diikuti kenaikan harga barang produksi sangat tinggi dan tidak wajar. “Harga bahan bakar naik sedikit, tapi harga barang jual per satuan tinggi sekali. Ketika saya turunkan tiga kali BBM, tidak juga turun. Nggak asuk akal,” sesalnya. Pemerintah, menurut Presiden sudah menetapkan perhitungan terhadap pengaruh

kenaikan harga terhadap ongkos produksi, barang, atau jasa. Misalnya, jika kenaikannya 15 hingga 18 persen maka kenaikannya harus dihitung dari biaya listrik yang dikeluarkan, bukan dihitung dari biaya keseluruhan biaya produksi atau cost of production. “Jadi tidak langsung memberatkan konsumen, apalagi dilipatgandakan mumpung ada dalih kenaikan tarif dasar listrik, ambil keuntungan sebesar-besarnya,” kata Presiden. Presiden Komisaris PT Ganeca Exact Ketut Suardhana Linggih mengatakan pihaknya menyadari kenaikan TDL berpengaruh terhadap biaya harga produksi. “Kami berusaha,

Staf Ahli Gubernur Rp 2,7 Milyar BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat, mengaku belum pernah menggunakan 12 jasa staf ahli yang direkrut oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. “Selama ada staf ahli, saya belum pernah menggunakan jasa mereka karena ke-12 staf ahli belum pernah ada di Gedung Sate” kata Wakil Gubernur Jabar, Dede Yusuf, di Gedung DPRD Provinsi Jabar, Rabu. Pihaknya mengaku, selama ini ke 12 staf ahli tersebut belum pernah dibawa dan diperkerjakan di lingkungan Gedung Sate Bandung.

Dede Yusuf

Ia menuturkan, mengapa perekrutan staf ahli gubernur tidak diambil kalangan pegawai

negeri sipil. “Ini (12 staf) kan sifatnya insidentil, maka alangkah baiknya kalau staf ahli itu dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS) dari pada dari lingkungan kampus. Perekrutan staf ahli yang melibatkan 12 orang tenaga yang ahli di bidangnya itu, dibiayai oleh APBD sebesar Rp2,7 miliar dipermasalahkan oleh sebagian besar anggota DPRD Jawa Barat, bahkan beberapa nama tenaga ahli yang masuk ke dalam staf ahli Gubernur Jabar yakni Pakar Politik Universitas Parahyangan Asep Warlan Yusuf. (ant)

Mendag Pastikan

Kebutuhan Pokok Nasional Terkendali BANDUNG - Kementerian Perdagangan menjamin pasokan kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadhan aman dan tercukupi. “Masyarakat tidak perlu khawatir, karena beberapa komoditi seperti sayur, telur, gula semua cukup stoknya menjelang bulan puasa ini,” kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Departemen Perdagangan Subagyo, usai melakukan sidak di Pasar Sederhana Jalan Jurang No1 Bandung, Rabu. Subagyo mengatakan, berdasarkan pantauan pihaknya, beberapa komoditi kebutuhan bahan pokok seperti cabe,

yang awalnya melonjak naik saat ini mulai turun. “Makin hari suplainya mulai normal, begitu pun dengan harganya. Saat ini harga cabe sudah turun menjadi Rp 27 ribu dari semula Rp 40 ribu. Mudah-mudahan ini bisa bertahan sampai menjelang lebaran,” katanya. Dia mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan harga dan kelangkan komoditi kebutuhan pokok tidak perlu dilakukan dengan cara operasi pasar, namun pemerintah lebih memilih menggelar pasar murah. “Operasi pasar itu hanya berlaku untuk beras, itu pun kalau

terjadi kenaikan di atas 10 persen. Tapi kita lebih memilih pasar murah untuk mengontrol harga kebutuhan pokok,” ujarnya. Menurut dia, pasar murah akan dilakukan sebelum bulan Ramadhan, saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. “Mekanisme tentang operasi pasar, kita akan berkerjasama dengan Pemda. Pemda yang melaksanakan kami yang memberikan arahan. Pasar murah ini kami tegaskan akan dilakukan di wilayah yang masyarakatnya tidak mampu,” katanya. (ant)

Jangan Persulit Investasi AMLAPURA - Gubernur Bali Made Mangku Pastika melantik pasangan Wayan Geredeg-I Made Sukarena selaku Bupati dan Wakil Bupati Karangasem periode 2010-2015 di gedung Kesenian Amlapura, Karangasem, Rabu. Sejumlah kepala pemerintahan se- Bali datang dalam acara pelantikan itu, di antaranya Bupati Klungkung I Wayan Candra, Bupati Gianyar Tjokorda Oka Ardana Sukawati (Cok Ace), Ketua DPRD Kota Denpasar AA Arya Bima Wikrama, dan Wakil Bupati Tabanan Gusti Wirasana. “Kami harap bupati dan wakil bupati terpilih dalam melaksanakan tugasnya, tidak mempersulit proses investasi seperti yang diamanatkan oleh undang-un-

dang,” kata Gubernur Pastika. Ia menyebutkan, kehadiran para investor di wilayah Karangasem, merupakan sesuatu yang sangat penting. Namun demikian, lanjut dia, kehadiran para investor tersebut tetap harus mampu menjaga kelestarian lingkungan dan budaya setempat. “Itu harus tetap dapat dipegang teguh, sehingga kelak tak muncul baik kerusakan lingkungan maupun budaya,” ucapnya. Gubernur mengingatkan, tata ruang harus diterapkan guna menjaga kelestarian lingkungan hidup dan berbagai peninggalan penting yang ada di daerah ujung timur Pulau Dewata ini. Selain masalah kelestarian lingkungan dan budaya, pada kesempatan itu Gubernur Pas-

tika juga mengajak para birokrat di lingkungan Pemkab Karangasem untuk mendukung program Bali Mandara. Sementara itu, Bupati Karangasem I Wayan Geredeg mengaku tidak akan menerapkan program 100 hari kerja seperti yang biasa dilakukan oleh para kepala pemerintahan di awal masa jabatannya. Dengan berbekal moto makin cepat makin baik, Geredeg kepada jajarannya mengingatkan bahwa apa yang perlu dikerjakan agar dapat dilakukan dengan sigap. Terkait dengan mutasi, bupati asal Desa Sibetan itu mengatakan, mutasi dalam sistem birokrasi sangat biasa dilakukan sebagai bentuk penyegaran iklim kerja. (ant)

seandainya harus menaikkan harga produksi tidak akan memberatkan konsumen. Namun, sebisa mungkin melakukan efisiensi di perusahaan,” kata Ketut Suardhana. Solusi yang digunakan pihaknya yaitu dengan mengurangi pemakaian listrik pada beban puncak. “Yaitu karyawan yang bekerja, menghindari jam di beban puncak dari jam delapan hingga jam sepuluh malam. Diganti sift jam 11 malam hingga jam 5 pagi,” paparnya. Pada kesempatan tersebut, Ketut Surdhana menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden karena terpilih sebagai perusahaan yang dinilai melakukan kebijakan pro rakyat. (har)

SEMARANG - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang, Rabu, berunjuk rasa menuntut pemerintah segera menurunkan harga beberapa kebutuhan pokok agar tidak semakin membebani rakyat. Unjuk rasa di kawasan videotron Jalan Pahlawan Semarang itu mendapat pengamanan cukup ketat dari Kepolisian Sektor Lamper dan Kepolisian Resor Kota Besar Semarang. Dalam unjuk rasa tersebut seorang mahasiswa terlihat memakai penutup tubuh yang terbuat dari karung beras sambil membawa beberapa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir. Sedangkan mahasiswa

lainnya berorasi secara bergantian sambil membawa poster yang antara lain bertuliskan “Padi di Indonesia Ditanam Dengan Keringat dan Air Mata”, “Rakyat Bingung, Pemerintah Mbingungi”, dan “Tidak Ada Bedanya Antara Romusa Dengan Petani Zaman Sekarang”. Koordinator aksi, Syailendra Persada, mengatakan unjuk rasa yang dilakukan tersebut dipicu semakin beratnya beban yang menimpa rakyat secara bertubi-tubi. “Setelah tarif dasar listrik (TDL) belum lama naik, rakyat saat ini sudah dihadapkan pada permasalahan mahalnya harga kebutuhan pokok yang semakin sulit diperoleh di pasaran,” katanya. Menurut dia, naiknya harga kebutuhan pokok menyebabkan rakyat kembali diuji pada titik ter-

berat dalam kehidupan mereka dengan dipaksa menerima segala yang dibebankan kepada masing-masing tanpa ada solusi terbaik dari pemerintah. “Hal tersebut semakin menegaskan bahwa posisi rakyat sebagai pihak yang selalu ditindas dan berada di bawah,” ujarnya. Ia mengatakan, mahalnya harga beras di pasaran tidak diikuti dengan semakin membaiknya nasib petani yang masih saja tetap menderita serta tidak bisa merasakan keuntungan, bahkan cenderung terus menerus merugi. “Oleh karena itu, kami menuntut pemerintah untuk segera mengumpulkan distributor kebutuhan pokok, mengawasi langsung jalannya proses distribusi, dan turun langsung ke lapangan agar dapat melihat kenyataan yang ada,” katanya. (ant)

Polisi Surabaya Larang Ormas

“Sweeping” Selama Ramadhan SURABAYA - Kepolisian resor kota besar (Polrestabes) Surabaya mengimbau lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan organisasi kemasyarakatan (ormas) pemuda untuk tidak melakukan “sweeping” tempat hiburan selama bulan Ramadhan. “Kami mengimbau LSM dan ormas apapun agar tidak melakukan ‘sweeping’ terhadap tempat-tempat hiburan. Selain itu, kami pasti menggelar operasi pekat,” ujar Pelaksana harian (Plh) Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Bahagia Dachi. Pihaknya belum bisa memastikan kapan dimulainya operasi pekat. Dalam hal ini, kata dia, sasaran operasi pe-

kat di antaranya meliputi narkoba, minuman keras, razia petasan dan tindak kejahatan lainnya. Dijelaskan oleh Bahagia Dachi, Polrestabes dan jajarannya sudah diperintahkan oleh Kapolda Jawa Timur untuk memonitor semua lokasi rumah hiburan umum, menaati putusan pemerintah tentang aturan selama pelaksanaan Ramadhan dan mengajak semua pihak menghargai warga yang sedang menunaikan ibadah puasa. “Kami diperintahkan untuk memonitornya, kalau mengetahui dan memergoki ada pihak-pihak yang melanggar, maka akan kami tindak tegas,” tutur mantan Kapolres Surabaya Selatan tersebut.

Disamping itu, lanjut dia, kepolisian akan berkoordinasi dengan pemerintah kota untuk membicarakan keputusan serta aturan - aturan yang berlaku di Surabaya selama bulan puasa. Perwira dua melati itu juga menegaskan, bahwa pihaknya meminta kepada semua pihak agar memberikan kepercayaan terhadap kepolisian. “Percayakan kepada polisi dan jangan ada yang melakukan razia sendiri. Kami harap semua menaatinya,” tutur dia. “Harapan saya, semuanya jangan melakukan ‘sweeping’, sebab polisi akan berusaha menghentikan dan menindak tegas pihak yang nekat melakukan razia sendiri,” ucapnya menambahkan. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 22 Juli 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu