Skip to main content

Edisi 21 Juli 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No.138 tahun IV Rabu, 21 Juli 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

APBN Menyimpang

BBM Bersubsidi Diselewengkan

IPO Garuda Tak Terganggu

FRAKSI Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) minta pemerintah memberi penjelasan atas penggunaan anggaran sebesar Rp 27,4 triliun yang tak sesuai dengan peruntukan, alias terjadi penyimpangan ...hal. 1

ANGGOTA Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Ali Masykur Musa mengatakan telah terjadi penyelewengan jutaan kilo liter BBM bersubsidi. “Kita menemukan distribusi BBM bersubsidi fiktif,” ...hal. 2

MENTERI BUMN Mustafa Abubakar memastikan rencana penawaran saham perdana (IPO) PT Garuda Indonesia tak akan terganggu, meskipun Direktur Keuangan Garuda Eddy Porwanto mengundurkan ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Yusril Berharap ‘Bantuan Kolega’

Suluh Indonesia/ade

MENCIUM - Terdakwa kasus dugaan penyuapan dan menghalang-halangi penyelidikan KPK Anggodo Widjojo mencium tangan mantan JAM Intel Kejagung Wisnu Subroto di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin.

Pimpinan Komisi Demokrat

Dikocok Ulang JAKARTA - Wakil Sekjen Partai Demokrat Saan Mustopa mengatakan, pihaknya akan mengganti pimpinan fraksi dan pimpinan komisi sebelum masa reses DPR pada 30 Juli 2010. ‘’Ya, mudah-mudahan sebelum reses akan diganti semuanya,” katanya di Gedung DPR/MPR di Jakarta, kemarin Mustopa mengatakan pergantian tersebut berdasarkan evaluasi yang dilakukan DPP Partai Demokrat selama ini. ‘’Itu sekedar evaluasi saja, tidak ada kaitan dengan terpilihnya Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat,” katanya. Namun Mustopa belum bisa menyebutkan nama pimpinan

fraksi dan nama-nama pimpinan komisi. ‘’Kita masih menginventarisasi nama-nama yang cocok dengan keahlian anggota DPR,” kata Mutopa. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubaroq membenarkan akan dilakukan pergantian Ketua Fraksi Partai Demokrat dan pimpinan komisi dari Demokrat. ‘’Ya benar, akan dilakukan sebelum reses ini,” katanya. Mubaroq mengemukakan, dirinya sudah bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Saat itu, Anas mengatakan akan bertemu dengan Ketua Dewan Pembinan Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. ‘’Pak

SBY dan Anas sudah berkomuniksi soal itu, Anas akan melaporkan pergantian ketua fraksi dan pimpinan komisi kepada SBY,” katanya. Untuk Ketua fraksi, Mubaroq menilai, Taufik Effendi dan Jafar Hafsah merupakan nama yang pantas untuk mengisi posisi tersebut. ‘’Saya kira banyak nama yang cocok untuk menjadi ketua fraksi, sebut saja Taufik Effendi dan Jafar Hafsah,” ujar Mubaroq. Terkait dengan adanya beberapa partai kecil yang akan bergabung dengan Demokrat, Mustopa mengatakan, pihaknya siap membangun asimilasi parpol dengan partai-partai di luar parlemen. (har)

Banyaknya Ledakan

DPR Bentuk Timwas Elpiji JAKARTA - DPR merencanakan membentuk tim pengawas elpiji menyusul banyaknya kasus ledakan akibat kebocoran gas baik dari tabung gas ukuran tiga kilogram maupun 12 kilogram. ‘’Kami sudah menjadwalkan rapat pimpinan khusus untuk membahas pembentukan timwas elpiji tersebut,” ujar Wakil Ketua DPR Anis Matta di Gedung DPR, Jakarta, kemarin. Menurut Anis, banyaknya kasus ledakan akibat penggunaan tabung elpiji tidak dapat dibiarkan begitu saja, apalagi dari kasus-kasus tersebut juga sudah menelan banyak korban jiwa. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima menyatakan, usul pembentukan timwas elpiji sudah pernah disampaikan dalam sidang paripurna sebelumnya, namun tidak ada respons dari pimpinan. Ia mengatakan kasus ledakan tabung gas ini harus mendapat perhatian serius, bukan sekedar dilimpahkan pada komisi-komisi di DPR. ‘’Kalau di komisi, kami sudah melakukan tugas

pengawasan, dalam kasus ini butuh sikap dari DPR sebagai lembaga,” tegas Aria Bima. Jika masih tidak ada respons dari pimpinan DPR, maka politikus dari PDIP ini akan menggunakan hak interpelasi atau hak angket untuk memperjuangan masalah tabung gas yang sangat mengkhawatirkan masyarakat tersebut. Sementara itu, anggota Komisi VII DPR Totok Daryanto mendesak pemerintah untuk menarik tabung gas yang bermasalah dari peredaran. Selama ini terhadap pesawat terbang yang bermasalah pemerintah bisa bersikap tegas dengan mengambil kebijakan melakukan grounded atau larangan terbang. ‘’Namun kenapa terhadap tabung gas yang sudah jelas-jelas menimbulkan banyak korban pemerintah tak bisa ambil tindakan tegas,” katanya. Totok mengatakan, ketegasan pemerintah tersebut diperlukan untuk mencegah jatuhnya korban lagi di masa mendatang akibat ledakan tabung elpiji tersebut. (har/son)

Tim Penyidik Independen Bubar JAKARTA - Tim khusus penanganan kasus mafia hukum atau biasa disebut Tim Penyidik Independen sudah resmi dibubarkan. ‘’Dari hasil pertemuan dengan Satgas Mafia Hukum, tim penyidik independen hari ini sudah dibubarkan dan kasus yang ditangani diserahkan ke Bareskrim Polri,” kata Kabid Penum Div Humas Polri Kombes Pol Marwoto Soeto di Jakarta, kemarin.. Menurut Marwoto, Kasus yang sudah selesai diserahkan ke kejaksaan dan jumlah tersangka 12 orang. Tim Independen Polri yang menangani mafia hukum kasus Gayus Tambunan dengan ala-

san sebagian besar penyidikan terhadap tersangka mafia hukum tersebut sudah diselesaikan, ujarnya. Acara pembubaran itu dilakukan di Rupatama Mabes Polri, dihadiri Menko Polhukam Djoko Suyanto, dan Sekretaris Satgas Mafia Hukum Denny Indrayana. ‘’Pokoknya Pak Kuntoro Mangkusubroto (Ketua Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan) yang nggak hadir,” katanya. Sebanyak 12 tersangka mafia hukum kasus korupsi dan pencucian uang oleh Gayus Halomoan Tambunan, sudah selesai penyidikannya dan dil-

impahkan ke kejaksaan. ‘’Sampai ke SJ, Haposan (pengacara Gayus), itu yang sudah pelimpahan tahap dua para tersangka kasus Gayus, ada Kompol Arafat, Kapten (AKP Sri Sumartini, red), sudah dilimpahkan semuanya, kan tinggal sidang aja,” kata Marwoto. Sementara untuk dua tersangka terkait kasus Gayus, atasan Gayus berinisial HN dan MPM, penanganan kasusnya diserahkan ke Bareskrim Polri, termasuk mantan Kapolda Lampung Brigjen Pol. Edmon Ilyas dan mantan Direktur Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Raja Erizman. (nas)

JAKARTA - Penyidik Kejagung berencana akan memanggil kembali tersangka kasus dugaan korupsi pada Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra dan Hartono Tanoesudibyo. ‘’Nanti mereka akan kita undang kembali untuk diperiksa,” kata Direktur Penyidikan pada JAM Pidsus Arminsyah di Jakarta, kemarin. Yusril Ihza Mahendra, mantan Menteri Hukum dan HAM, diperiksa lanjutan oleh Kejagung pada Selasa (20/7) sedangkan Hartono Tanoesudibyo, mantan Kuasa Pemegang Saham PT Sarana Rekatama Dinamika, diperiksa pada Senin (19/7). Arminsyah mengatakan, jadwal pemanggilan kedua orang itu, belum ditentukan namun jika diperlukan akan langsung dilayangkan undangan untuk pemeriksaan lanjutan. Selain itu, pihaknya juga masih menunggu nama-nama saksi yang meringankan yang diajukan oleh tersangka Yusril Ihza Mahendra. Sementara itu, Yusril usai menjalani pemeiksaan mengaku, dirinya ditanyai 19 pertanyaan oleh penyidik Kejagung. Yusril menyatakan penyidik mengajukan pertanyaan terkait keberadaan Koperasi Pengayoman Pegawai Kementerian Hukum dan HAM, dan semua pertanyaan itu bisa dijawab. ‘’Ada 19 pertanyaan, sudah diajukan kepada saya dan semuanya sudah saya jawab baik-baik. Tidak ada satu pun yang tidak saya jawab,” katanya. Menurut Yusril, penyidik juga menanyakan dirinya apakah akan menghadirkan saksi-saksi yang meringankan. ‘’Saya mengatakan iya untuk menghadirkan saksi-saksi yang meringankan, tapi itu akan kami diskusikan terlebih dahulu dan akan disampaikan ke Kejagung melalui surat seperti nama-nama saksi meringankan,” katanya. Ia menyebutkan saksi yang meringankan itu, terutama para anggota kabinet pada masa pemerintahan Presiden Gus Dur dan Megawati Soekarnoputri. Saksi yang meringankan itu mungkin akan memberikan keterangan tentang permasalahan yang terkait dengan kebijakan pemerintah waktu memutuskan soal Sisminbakum. (nas)

Pengunggah Video Ariel

Diperiksa Intensif JAKARTA - Polri masih melakukan pemeriksaan terhadap RJ, tersangka yang diduga pengunggah pertama video porno Nazriel Irham alias Ariel. ‘’Sampai saat kami belum tahu hasilnya dan masih dilakukan pemeriksaan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Jakarta, kemarin. Polri, katanya, sudah memiliki izin untuk menangkap dan menahan tersangka RJ, serta memiliki izin pemeriksaan dari kejaksaan. Tersangka RJ adalah tenaga teknisi untuk rekaman lagu-lagu pemusik tertentu. Tersangka RJ mengaku kenal dengan tersangka Ariel dan mengambil video porno dari komputer jinjing (laptop) milik Ariel walaupun sebelumnya Ariel sudah melarang RJ untuk mendekati komputer jinjing itu. ‘’Kita sudah mengamankan tersangka RJ dari Polwiltabes Bandung dan dibawa ke Jakarta. Jadi jumlah seluruh tersangka pengunggah dan penyebar adalah sepuluh orang,” ujarnya. Edward mengungkapkan, kesepuluh orang tersangka pengunggah dan penyebar video porno Ariel itu dikenakan UU Nomor 11 Tahun 2008 pasal 26 dan 43 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sebagai tersangka, Ariel, Cut Tari, dan Luna, dikenakan pasal 55 KUHP yaitu penyertaan dalam perbuatan pornografi dan pasal 282 KUHP tentang asusila. Ariel saat ini ditahan di Rutan Mabes Polri, sementara Cut Tari dan Luna Maya tidak ditahan, tapi keduanya wajib lapor dua kali seminggu. Polri sendiri telah menambah masa penahanan Ariel selama 30 hari. Sebelumnya, Polri juga telah melakukan pemeriksaan identifikasi fisik untuk memastikan pemeran dalam video asusila tersebut. Identifikasi fisik dengan menggunakan anatomi forensik yang merupakan salah satu cara untuk mengungkap kasus melalui investigasi kejahatan secara ilmiah (scientific crime investigation). Penyidik melakukan peninjauan struktur anatomi ketiga artis tersebut dan dibandingkan dengan ciri-ciri tubuh yang tertera pada rekaman video asusila tersebut. (nas)


K ta

Suluh Indonesia, Rabu 21 Juli 2010

K ilas

Pembobol Kartu Kredit

Jabodetabek Masih Diguyur Hujan SELAMA tiga hari ke depan, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), masih akan diguyur hujan selama dua sampai tiga jam, dengan intensitas ringan sampai sedang. Kepala Sub Bidang Informasi Meteorologi Publik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Hari Tirto Djatmiko, mengatakan musim kemarau sebenarnya telah tiba sejak awal Juni, namun warga tetap harus mewaspadai turunnya hujan. “Musim kemarau tahun ini termasuk dalam kategori musim kemarau basah. Artinya, hujan masih akan turun,” katanya. Curah hujan itu, akan sering terjadi di bagian Selatan dan Barat Jabodetabek, bahkan bisa diiringi dengan petir dan angin kencang. “Untuk itu warga agar berhati-hati jangan berteduh di bawah pohon,” katanya. Turunnya hujan di musim kemarau, menurut Heri terjadi karena beberapa faktor diantaranya karena suhu perairan di Indonesia relatif hangat. Suhu hangat itulah yang memicu turunnya awan hujan. “Kondisi ini diperkirakan akan terus terjadi sampai September 2010,” kata Hari. Kalau hal tersebut terjadi, bisa dipastikan tidak akan ada musim kemarau di Indonesia sepanjang 2010. Masyarakat kata Heri, menganggap musim kemarau identik dengan panas, padahal tidak. Pada musim kemarau basah, hujan tetap bisa turun, terlebih bila suhu perairan relatif hangat, katanya. (ant)

Tilang 26.053 Kendaraan DIREKTORAT Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya menindak pelanggaran (tilang) terhadap 26.053 kendaraan hingga hari kelima Operasi Patuh Jaya 2010, Senin (19/7). “Total pelanggaran lalu lintas selama lima hari mencapai 6.706 kasus, dan 5.701 kendaraan dikenakan sanksi tilang,” kata Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Johansen Simamora di Jakarta, Selasa. Selain menilang pengguna jalan raya, polisi juga menyita barang bukti seperti 8.098 Surat Izin Mengemudi (SIM), 10.044 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), 184 unit sepeda motor dan 26 unit mobil. Polisi lalu lintas juga menilang 1.224 kendaraan dari jumlah pelanggaran 2.606 kasus pada hari keempat, Minggu (18/7). Sedangkan pada hari pertama, Kamis (15/7) tercatat jumlah tindak pelanggaran mencapai 3.538 kasus. Pada hari kedua, Jumat (16/7), sebanyak 3.236 kasus, hari ketiga Sabtu (17/7) sekitar 3.246 kasus dan hari keempat Minggu (18/7) mencapai 2.606 kasus. Polda Metro Jaya mengerahkan 2.359 personil pada Operasi Patuh Jaya 2010 yang digelar selama dua pekan sejak 15 hingga 28 Junli 2010. Sebelumnya, Kepala Polda Daerah (Kapolda) Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Timur Pradopo mengatakan Operasi Patuh Jaya guna mencari penyebab kemacetan pada beberapa lokasi. Irjen Timur Pradopo juga menambahkan sasaran Operasi Patuh Jaya menertibkan lokasi yang menjadi tempat parkir tanpa izin dan tempat berhenti liar angkutan umum. (ant)

Polri Usut Kasus

Ledakan Tabung Gas JAKARTA - Polri akan mengusut kasus ledakan tabung gas yang terus terjadi di beberapa daerah. Direktur V Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Brigjen Pol Suhardi Aliyus mengatakan, pihaknya tidak akan tinggal diam dan meminta pihak Pertamina agar dapat melakukan pengawasan penjualan tabung gas hingga ke subagen. Suhardi mengatakan bahwa hingga saat ini, Polri belum mendapatkan laporan terkait apakah Pertamina telah melakukan pengawasan perihal penjualan tabung gas hingga ke subagen. Dua puluh anggota Komisi VII DPR dari berbagai fraksi telah menandatangani usulan pembentukan “Panitia Kerja Tabung Gas 3 Kilogram”, karena mereka menilai pemerintah ceroboh dalam pelaksanaan konversi minyak tanah ke elpiji. Mereka yang telah menandatangani usulan anggota Komisi VII terhadap pembentukan Panja Tabung Gas, antara lain Azwar Daini Tara (FPG), Halim Kalla (FPG), Nursyamsi, Sukartono (FPD), Totok Daryanto (FPAN), Daryatmo (FPDIP), Sugihono (FPKS), Fardan Firdaus (FPD), dan Muhammad Syafruddin (FPAN). “Kami

sudah ajukan kepada pimpinan Komisi VII dan tinggal ketok palu. Kalau sudah ketok palu, kami lapor ke pimpinan dewan,” kata inisiator Panitia Kerja (Panja) Tabung Gas 3 Kilogram, Satya Widya Yudha, beberapa waktu lalu. Ia mengatakan pembentukan panja tersebut bertujuan untuk mengetahui lebih jauh kecerobohan pemerintah dalam pelaksanaan konversi dan penggunaan elpiji yang banyak menyebabkan kejadian itu. Menurut dia, ide pembentukan Panja Tabung Gas ini tidak lepas dari kepedulian Komisi VII melihat permasalahan ledakan tabung elpiji di tengah masyarakat belakangan ini. Satya menyebutkan beberapa kecerobohan pemerintah, dalam hal ini lima instansi pemerintah, seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian ESDM, Kementerian Tenaga Kerja, dan Pertamina. “Kami inginkan bahwa di lapangan ada pengawasan yang dilakukan pemerintah ditambah dengan Panja DPR RI. Kami perlu sidak di lapangan dan ada klarifikasi teknis karena ini terkait dengan lima instansi itu,” kata Satya. (ant)

Suluh Indonesia/ade

I KETUT SUDIHARSA JADI SAKSI - Mantan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) I Ketut Sudiharsa saat menjadi saksi pada sidang perkara dugaan percobaan suap kepada pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan terdakwa Anggodo Widjojo di Pengadilan Khusus Tipikor, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin.

Jelang Ramadhan

400 Tempat Hiburan Ditutup JAKARTA - Sebanyak 400 tempat hiburan malam akan diminta untuk tutup total atau tidak beroperasi sehari sebelum bulan Ramadhan hingga dua hari setelah Hari Raya Idul Fitri. “Tempat hiburan malam yang akan tutup itu terdiri atas klub malam, diskotek, tempat sauna atau mandi uap, tempat pijat dan usaha bar,” kata Kepala Dinas Pariwisata Pemprov DKI Jakarta Arie Budiman di Hotel Batavia, Jalan Kalibesar Barat, Jakarta Barat, kemarin. Jumlah itu adalah sekitar delapan persen dari total 1.129 tempat hiburan di Jakarta, sehingga Arie yakin kebutuhan masyarakat tidak akan terganggu. Penutupan tempat hiburan itu sesuai dengan Perda Nomor

10 tahun 2004 tentang Kepariwisataan dan Keputusan Gubernur Nomor 98 tahun 2004 tentang waktu penyelenggaraan industri pariwisata di ibukota Jakarta. “Saya juga sudah mengeluarkan surat edaran agar penutupan sementara ini dipatuhi oleh para penyelenggara tempat hiburan,” kata Arie. Penutupan tempat hiburan itu tidak dilakukan terhadap seluruh hiburan malam karena hiburan seperti karaoke dan “live music” masih boleh menyelenggarakan usahanya sesuai waktu yang telah ditentukan, yakni pukul 20.00 WIB sampai dengan pukul 02.00 WIB. Namun untuk bilyar yang berada di satu ruangan dengan klab, diskotik, mandi uap dan

griya pijat dan bola ketangkasan harus tutup. “Tapi tempat hiburan yang ada didalam hotel berbintang boleh beroperasi. Karena Jakarta adalah destinasi pariwisata utama. Selain itu hiburan di hotel berbintang memenuhi standar internasional,” kata Arie. Pengawasan akan dilakukan oleh Satpol PP DKI bekerja sama dengan polisi dari Polda Metro Jaya. Tempat hiburan malam yang tetap beroperasi selama bulan Ramadhan diancam oleh sanksi mulai dari teguran hingga penyegelan serta pencabutan izin usaha. Pada tahun 2009 , terjadi 11 pelanggaran oleh usaha hiburan dengan rincian tiga tempat usaha mendapat peringatan

Sidang Kasus Anggodo

Warga Adu Jotos

Tolak Menara TVRI

JAKARTA - Nama Antasari Azhar ikut terseret perkara terdakwa perkara percobaan penyuapan dan upaya merintangi penyidikan KPK atas kasus korupsi Anggodo Widjojo. Pasalnya, mantan Ketua KPK itu diduga mengetahui rekayasa kriminalisasi yang dirancang Anggodo terhadap Wakil Ketua KPK, Bibit Samad Riyanto dan Chandra Marta Hamzah. Majelis hakim pun bersedia untuk segera mengeluarkan penetapan untuk menghadirkan Antasari dalam sidang perkara ini. Hal itu diungkapkan hakim ketua Tjokorda Rae Suamba, sebelum menutup sidang yang berlangsung di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (20/7) kemarin. Rencana menghadirkan Antasari tersebut, awalnya diungkapkan anggota tim penasihat hukum Anggodo, OC Kaligis. Pengacara senior itu berusaha meyakinkan majelis hakim bahwa keterangan Antasari perlu didengar untuk memperjelas duduk perkara yang didakwakan kepada Anggodo. Dijelaskan pembela Ang-

Antasari Azhar

godo tersebut, Antasari pernah menyatakan kesediaannya untuk bersaksi di persidangan tersebut. “Saya pernah bertemu Antasari di Rutan Mabes Polri pada Minggu (18/7) lalu. Dia mau bersaksi untuk kasus ini,” ungkap Kaligis. Sementara dalam persidangan ini, JPU Suwadji menghadirkan mantan Jamintel Kejaksaan Agung Wisnu Subroto, jaksa pengkaji Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Irwan Nasution, penyidik Bareskrim Polri Kompol Firman, mantan Wakil Ketua Lem-

baga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Kombes Pol. (Purn) Ketut Sudiharsa dan anggota LPSK serta Myra Diarsi. Dalam kesaksiannya itu, Wisnu Subroto mengaku, ditemui Anggodo yang mengeluhkan perilaku Eddy Soemarsono yang meminta uang Rp 1 miliar untuk mempertemukannya dengan Antasari Azhar. Wisnu malah curhat. “Saya seolah-oleh jadi otaknya atau master mind kasus ini,” kata Wisnu. Setelah rekaman penyadapan diputar d di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), telah membuat hidupnya hancur. Salah seorang anaknya, bahkan sempat kabur dari rumah selama dua hari, karena tidak kuat menanggung malu. Sedangkan Ketut Sudiharsa dan Myra Diarsi memberikan keterangan seputar permintaan Anggoro Widjojo untuk mendapatkan perlindungan dari LPSK sebagai saksi. Permintaan itu langsung diproses, namun tidak bisa diberikan perlindungan, karena ada sejumlah persyaratan. (nas)

Anak-anak Prasejahtera Ikuti Pentas Seni

dalam kepribadian anak-anak. “Kami ingin mengidupkan kembali dunia musik anak-anak Indonesia. Melalui pentas seni ini diharapkan anak-anak dapat menikmati lagu anak-anak yang sudah langka,” ujar Fauzi Bowo. Menurut Gubernur, melalui pentas seni ini untuk menumbuhkan kembali kecintaan pada lagu-lagu anak-anak dan menghindari tontonan yang kurang mendidik dan tidak sesuai untuk dunia anak. Direktur Utama PT. Pembangunan Jaya Ancol, Tbk

dan delapan tempat usaha dilakukan penyegelan yang terdiri atas griya pijat, karaoke dan bar. “Jika tahun ini mereka kembali melanggar maka izin usaha akan kami cabut. Selain pencabutan izin usaha, ada sanksi pidana yaitu kurungan tiga bulan dan denda Rp5 juta,” papar Arie. Sementara itu, Ketua Perhimpunan Pengusaha Rekreasi dan Hiburan Umum Adrian Mailite mengatakan pihaknya siap untuk menutup usaha selama Bulan Ramadhan. “Memang ada penurunan pendapatan yang signifikan hingga 60 persen. Namun semua harus menaati peraturan yang berlaku,” ujarnya. (her/ant)

JAKARTA - Tersangka pembobolan kartu kredit berinisial DDB yang merugikan 41 nasabah pada dua bank swasta nasional tercatat sebagai kasir Starbucks Coffee rekrutan dari PT Sari Coffee Indonesia (SCI). “Tersangka memang karyawan Starbucks Tebet, Jakarta Selatan,” kata salah satu manajer PT SCI, Rommy Yohannes di Jakarta, kemarin. Rommy Yohannes mengatakan DDB masih menyandang status sebagai karyawan PT SCI yang dipekerjakan di Starbuck Tebet, namun saat ini telah dipecat setelah statusnya menjadi tersangka. Rommy menambahkan DDB hanya sebagai pegawai yang melakukan tindak kriminal dengan membobol kartu kredit nasabah sehingga tidak berpengaruh terhadap karyawan Starbuck lainnya yang berasal dari PT SCI. Salah satu manajer PT SCI itu menambahkan pihaknya bekerja dengan lembaga pengawas kartu kredit dan otoritas lokal termasuk kepolisian saat DDB dicurigai sebagai pelaku pembobolan kartu kredit. Sebelumnya, anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya (Ditreskrimsus Polda Metro Jaya) menangkap DDB sebagai pembobol kartu kredit. Tersangka yang juga lulusan sarjana muda perguruan tinggi negeri itu menggunakan modus operansi yang konvensional untuk membobol kartu kredit nasabah bank dengan cara bertransaksi melalui internet berdasarkan kertas bukti transaksi nasabah kartu kredit. “Tersangka mencoba memasukkan nomor registrasi kartu kredit pada tiga nomor digit terakhir kemudian menekan nomor rahasia berulang kali,” ujar Kepala Satuan Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro, Ajun Komisaris Besar Polisi Winston Tommy. Tommy menyebutkan DBD memegang sekitar 100 data nasabah kartu kredit untuk bertransaksi dari hasil pengolahan data dan sudah melakukan 50 transaksi belanja produk. (ant)

Antasari Ikut Terseret

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN), sebanyak 2300 anak-anak terpilih, dari kalangan keluarga prasejahtera Jakarta, mengadakan Pentas Seni, di Taman Impian Jaya Ancol, kemarin. Pentas seni yang diselenggarakan Yayasan Putra Bahagia bertajuk “Aku Bisa”. Pentas kali ini berupa drama musikal yang diangkat dari beragam lagu anak-anak karya Ibu Sud yang diaransemen ulang oleh pemusik kenamaan Tjut Nyak Deviana Daudsjah. Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo dan 2300 anak-anak memainkan beragam lagu anakanak yang bercerita tentang usaha untuk meningkatkan kepercayaan diri, keberanian, kreativitas, disiplin diri dan empati

2

pengembang dan pengelola kawasan wisata Ancol Taman Impian, Budi Karya, memberikan dukungan terhadap perayaan Hari Anak Nasional. “Dengan pementasan sebuah karya seni, ‘Aku Bisa’, sebagai

penghormatan kepada Ibu Sud,” ungkap Budi Karya. Budi Karya mengatakan mungkin sekitar 10 tahun kebelakang ini, semakin jarang mendengar anak-anak yang menyanyikan lagu anak-anak.

Budi Karya berharap, hasil karya-karya seni anak-anak kembali bermunculan sehingga generasi selanjutnya tidak kehilangan identitas diri sebagai bangsa Indonesia yang berkerakter. Saat ini, diketahui 182 ribu lebih, anak keluarga prasejahtera. Untuk itu, terus dilakukan program untuk mengembangkan potensi dan hasrat prestasi anak. Sementara itu Tatiek Fauzi Bowo mengatakan, pentas ini merupakan kesempatan dan medium yang tepat bagi anak-anak dari keluarga pra-sejahtera. Usai pentas seni, Fauzi Bowo melepas 1600 anak-anak dari keluarga pra-sejahtera yang terpilih untuk ikut dalam program pengembangan diri di Cimacan, Jawa Barat. (her/ant)

JAKARTA - Aksi dorong mendorong antara warga dengan polisi mewarnai demo menolak pembangunan menara TVRI di Jalan Joglo Raya RT 6/2, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa . Aksi dorong antara polisi dengan warga tidak dapat dihindari. Polisi saling dorong dan adu jotos dengan warga pria yang ikut mendukung aksi ibu-ibu yang menutup jalan tersebut. Salah seorang warga, Pia Tobing (35) mengatakan, belasan ibu-ibu menutup Jalan Raya Joglo sebagai bentuk protes terhadap pembangunan menara TVRI. Namun petugas kepolisian berusaha menghentikannya. “Sempat terjadi saling dorong antara polisi dengan ibu-ibu. Melihat kondisi itu sejumlah lelaki ikut melakukan aksi dan langsung dihadang polisi. Saling dorong dan adu jotos pun tidak bisa dihindari,” lanjut Pia dilokasi kejadian, Selasa (20/7). Namun jumlah polisi yang jauh lebih banyak berhasil memaksa warga untuk membubarkan diri . Polisi

tampak menggelandang sejumlah pria dan mengejar mereka hingga ke dalam gang. “Kami bukan penjahat, kenapa kami dipukuli dan dikejarkejar seperti penjahat. Polisi tidak berprikemanusiaan,” salah seorang pengunjuk rasa , Soidah (45). Pengamanan polisi atas aksi warga sejak awal memang terkesan berlebihan. Untuk mengamankan unjuk rasa yang hanya dilakukan tidak lebih dari 50 orang, kepolisian mengerahkan sekitar 500 personel gabungan dari Mapolsek Kembangan dan Polres Jakarta Barat. Belum lagi sejumlah aparat TNI dan Satpol PP yang juga tampak berjaga-jaga di lokasi. Kasat Polres Jakarta Barat, Komisaris Polisi Tony Suryo Putro, mengatakan pengamanan ini hanya berjaga-jaga untuk menghindarkan terjadinya hal yang tidak diinginkan. “Takutnya aksi demo ini disusupi provokator,” katanya. Para ibu dan lelaki yang bentrok dengan polisi itu memprotes pembangunan menara TVRI yang berlangsung lebih dari lima tahun. (ant)

Andi Nurpati Dipecat Tak Hormat JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Komisi Pemilihan Umum (DK KPU) Jimly Asshiddiqie mengatakan sebenarnya Andi Nurpati diberhentikan secara tidak hormat dari keanggotaan KPU setelah terbukti bergabung dengan Partai Demokrat. “Dalam rekomendasi, kami menyatakan bahwa pemberhentian Andi Nurpati adalah karena pelanggaran. Pemberhentian karena pelanggaran itu konotasinya sama dengan pemberhentian secara tidak terhormat,” kata Jimly dalam rapat dengar

pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR di Gedung MPR/DPR, Jakarta, kemarin. Namun, diakui Jimly DK KPU tidak mencantumkan kalimat “pemberhentian secara tidak terhormat” dalam rekomendasinya, karena hal itu tidak diatur dalam Undang-undang. Oleh karena itu, akhirnya diputuskan menggunakan istilah pemberhentian karena pelanggaran. Tapi maksudnya sama karena Andi Nurpati terbukti melanggar kode etik. “Dalam rekomendasi ini pemberhentian karena pelanggaran dan dimaknai sama dengan tidak hormat,” jelas dia. (nas)


Metr politan

Suluh Indonesia, Rabu 21 Juli 2010

3

Kebebasan Pers

Terus Merosot

Suluh Indonesia/ant

DIPERIKSA - Tersangka kasus dugaan korupsi Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) Yusril Ihza Mahendra kembali menjalani pemeriksaan di Gedung Kejagung Jakarta, kemarin.

Sanksi Anggota KPU Dipertegas pemberhentian tidak hormat. Jimly meminta agar usulan memperinci sanksi bagi KPU tersebut dimasukkan dalam revisi UU 22/2007. Selain soal sanksi, Jimly juga menyampaikan usulan untuk mengubah komposisi Dewan Kehormatan di masa mendatang dan mekanisme pemeriksaan. ‘’Komposisi DK KPU hendaknya dari luar harus lebih banyak supaya tingkat independensi dan tingkat eksternalitas pengawasannya lebih efektif,” katanya. Dalam UU 22/2007, susunan Dewan Kehormatan diatur dengan komposisi tiga dari anggota KPU dan dua dari luar

KPU. Jimly mengusulkan agar komposisi ini diubah dengan memberikan porsi lebih banyak bagi pihak dari luar KPU untuk duduk dalam Dewan Kehormatan. Usulan perbaikan dalam UU 22/2007 yang disampaikan DK KPU ini dimaksudkan untuk lebih menegakkan kode etik di antara penyelenggara pemilu guna menjaga kepercayaan publik terhadap KPU. Ia mengatakan kasus Andi Nurpati yang diberhentikan sebagai anggota KPU karena melanggar kode etik merupakan kasus yang serius dan harus menjadi pelajaran bagi semua pihak.

Keaslian Taman Ria

Akan Tetap Dipertahankan JAKARTA - DPR akan mempertahankan keaslian tata ruang di kompleks parlemen di Taman Ria Senayan Jakarta dari peruntukan aslinya sebagai ruang terbuka hijau menjadi kawasan komersial. ‘’Pembangunan pusat perbelanjaan di Taman Ria Senayan, Jakarta, merupakan upaya komersialisasi yang dikhawatirkan akan merusak tata ruang di komplek parlemen yang merupakan bagian dari paruparu ibukota,” kata Chairuman Harahap di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Menurut Hairuman, pembangunan di komplek parlemen di Senayan, Jakarta, tidak boleh menghilangkan peruntukan aslinya sebagai ruang terbuka hijau. Komisi II DPR, katanya, belum mendapatkan laporan dan data-data yang rinci soal rencana pembangunan pusat perbelanjaan di Taman Ria Senayan.

Komisi II DPR akan memanggil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pengelola Taman Ria Senayan, dan pihak terkait

Chairuman Harahap

lainnya untuk memberikan penjelasan mengenai kajian lengkap termasuk izin pembangunan, izin usaha, dan masterplannya dari pembangunan pusat perbelanjaan di Taman Ria Senayan.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar ini mengatakan, jika rencana pembangunan pusat perbelanjaan di Taman Ria Senayan tidak sesuai dengan peruntukan dan dapat mengancam keberadaan situs kompleks parlemen, maka DPR akan menolak pembangunan tersebut. Dari pemanggilan terhadap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pengelola Taman Ria Senayan, dan pihak terkait lainnya, kata dia, jika ternyata pembangunan pusat perbelanjaan tersebut menyalahi ketentuan dan tata ruang maka bisa segera dibatalkan. Wakil Ketua Komisi II DPR Teguh Juwarno mengatakan, Komisi II DPR akan mempertimbangkan untuk mengambil alih pengelolaan Taman Ria Senayan untuk difungsikan sebagai taman kota yang menyatu dengan Gedung Parlemen. (har)

sia berada di urutan ke-111 dari 166 negara yang diteliti atau peringkat keempat di Asia Tenggara dan pada 2004 berada di urutan ke-117 dari 167 negara atau peringkat kelima di Asia Tenggara. Selanjutnya Indonesia terus berada di atas peringkat ke-100 dan pada 2009 lalu peringkat Indonesia berada di urutan 101 dari 175 negara yang diteliti atau peringkat ketiga di Asia Tenggara. ‘’Peringkat kebebasan pers Indonesia turunnaik, namun tidak pernah mencapai tingkat kurang dari 100,” kata mantan Ketua Dewan Pers periode 2000-2003 itu. Atmakusumah mengatakan, pascareformasi beberapa media bukan mendapatkan tekanan dari aparat, namun dari massa yang terkadang bertindak anarkis. ‘’Sementara pekerja pers atau organisasi pers tidak dilindungi aparat kepolisian, sehingga harus berupaya un-

tuk melindungi dirinya sendiri dari tindakan kekerasan massa,” ucapnya. Ia mencontohkan tekanan yang dialami Radar Sulteng di Palu, Sulawesi Tengah pada Juni 2005, di mana Pimpinan perusahaan pers itu memutuskan untuk tidak terbit tiga hari setelah ada unjuk rasa sekitar 2.000 orang. Unjuk rasa itu terjadi setelah Radar Sulteng memuat artikel opini dari seorang dosen Universitas Muhammadiyah Palu yang mengkritisi banyaknya pemimpin kelompok Islam yang terlibat kasus korupsi. Namun, setelah Polda setempat memeriksa peristiwa itu, polisi malah memutuskan bahwa penulis artikel dituntut dengan tuduhan menghina Islam. ‘’Jadi, polisi bukan memeriksa dan menuntut pihak yang menyensor dan secara tidak langsung membredel koran tersebut,” tuturnya. (son)

Polri Miliki Komitmen

DK KPU Usulkan JAKARTA - DK KPU mengusulkan agar sanksi bagi anggota KPU yang melanggar aturan perundang-undangan dipertegas. Usulan tersebut disampaikan Ketua DK KPU Jimly Asshiddiqie dalam rapat dengar pendapat di Komisi II DPR di Jakarta, kemarin. Jimly mengatakan, sanksi bagi anggota KPU perlu dirinci seperti peringatan yang bersifat pribadi, peringatan terbuka, skors (pemberhentian sementara), pemberhentian tetap, dan pemberhentian dengan tidak hormat. UU Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu tidak mencantumkan tentang

JAKARTA - Tokoh pers nasional Atmakusumah Astraatmadja menilai, kebebasan pers di Indonesia terus merosot pasca reformasi, yang ditandai adanya kasus-kasus kekerasan yang menimpa insan pers. ‘’Kebebasan pers di Indonesia terus merosot selama sepuluh tahun terakhir ini,” kata Atmakusumah yang juga pengajar senior Lembaga Pers Dr Soetomo (LPDS) dalam acara diskusi Kekerasan terhadap Media di Jakarta Media Center (JMC) Jakarta, kemarin. Menurut Atmakusumah, berdasarkan hasil penelitian organisasi pengamat pers internasional Reporters Sans Frontieres (RSF) atau Reporter Tanpa Perbatasan, menyebutkan, kebebasan pers di Indonesia pada 2002 Indonesia berada di peringkat ke-57 dari 139 negara yang diteliti atau peringkat pertama di Asia Tenggara. Namun, pada 2003 Indone-

DK telah merekomendasikan agar Andi diberhentikan dengan tidak hormat. Namun, peraturan perundang-undangan tidak mengakomodasi pemberhentian dengan tidak hormat, sehingga Dewan Kehormatan merekomendasikan Andi diberhentikan karena pelanggaran yang maknanya sama dengan pemberhentian dengan tidak hormat. Jimly mengatakan, persoalan penegakan etika penyelenggara pemilu ini harus disikapi secara serius mengingat di beberapa daerah telah banyak dugaan pelanggaran kode etik. (har)

Pertahankan Kebebasan Pers JAKARTA - Institusi Polri memiliki komitmen yang kuat untuk mempertahankan kemerdekaan pers, namun para pekerja pers hendaknya tidak menjadikan kebebasan pers segala-galanya. ‘’Para pekerja pers juga harus melihat kaidahkaidah dan norma sosial yang ada, sebelum membuat karya jurnalistiknya. Ini juga harus diperhatikan,’’ kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang dalam acara diskusi Kekerasan Terhadap Media, di Jakarta Media Center (JMC), kemarin. Pasalnya, lanjut dia, adanya kasus kekerasan yang terjadi di beberapa daerah disebabkan oleh kekecewaan terhadap

pemberitaan di media massa. ‘’Kekecewaan ini yang membuat masyarakat melakukan tindak kekerasan. Kemerdekaan pers juga dibutuhkan untuk introspeksi diri,” ucapnya. Oleh karena itu, menurut Edward, sosialisasi mengenai kebebasan pers, penyelesaian sengketa pers, harus terus dilakukan kepada seluruh lapisan masyarakat agar mereka tahu bagaimana menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pers. Ia juga mengimbau kepada kalangan pers agar tidak menjadikan kebebasan pers segalagalanya dan meminta Dewan Pers untuk turun tangan bila terjadi sengketa antara ma-

syarakat dengan pers. ‘’Sehingga, masyarakat yang namanya tercemarkan akibat pemberitaan di media bisa segera diselesaikan secara baik tanpa harus melakukan tindakan kekerasan,” tutur Edward. Di tempat yang sama, Komisi I DPR RI akan membentuk kaukus perlindungan pers dalam rangka memberikan perlindungan kepada pers menyusul adanya tindakan kekerasan terhadap pers, seperti pelemparan bom molotov di Majalah Tempo. ‘’Ini baru wacana, namun sembilan fraksi yang ada di Komisi I DPR RI menyepakati pembentukan kaukus perlindungan pers tersebut,’’ ujarnya. (son)


Megap litan

Suluh Indonesia, Rabu 21 Juli 2010

4

Sosok PT Pertanian Kurang Peminat BOGOR - Pakar Pertanian Syafrida Manuwoto mengatakan, bahwa minat lulusan SMA atau sekolah sederajat untuk belajar ke jenjang perguruan tinggi negri (PTN) atau suawasta, bidang ilmu pertanian di Indonesia saat ini cenderung terus menurun alias kurang diminati. “Berdasarkan hasil penelitian, saya melihat ini merupakan gejala universal bukan hanya terjadi di Indonesia saja tapi seluruh dunia, tampak terjadi pergeseran orang cenderung memilih melanjutkan pendidikan ke sektor jasa ketimbang bidang spesifik seperti di pertanian,” kata Syafrida, di IPB Bogor, kemarin. Menurut Syafrida, dari hasil penelitian yang dilakukannya tahun 2008-2009 diketahui penyebab turunnya minat orang untuk melanjutkan ke pendidikan pertanian itum dikarenakan orang cenderung serelah lulus SMA atau sekolah sederajat mau melanjutkan pendidikannya dengan motivasi mudah mencari atau mendaftar pekerjaan. Selain itu, motivasi mereka dapat untuk berwiraswasta. (bas)

RPJP Bogor

Mulai Disosialisasikan BOGOR - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kota Bogor, kemarin mulai mesosialisasikan program rencana pembagunan Kota Bogor. Kegiatan sosialisasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025 yang berlangsung selama dua hari (Selasa-Rabu), di Ruang Rapat I kantor Balaikota Bogor itu didikuti sekitar 250 peserta dari Dinas, Instansi, Badan, Camat dan Lurah serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-Kota Bogor. Tampil selaku pembicara pada kegiatan itu yakni Sekretaris Bappeda Provinsi Jawa Barat, Ir. H. Setra Yuhanda dan auditor Madya dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat Drs. Agus Budi M. Melalui kegiatan ini dihrapkan para peserta dapat mensinkronisasikan pembangunan di Kota Bogor selaras dengan rencana pembangunan pusat maupun nasional. “Sebagaimana kita ketahui bersama, filosofis Pemerintah

Daerah adalah untuk memberi pelayanan kepada masyarakat, memberi perlindungan kepada masyarakat,” kata Wakil Walikota Bogor, Achmad Ru’yat, saat membuka acara sosialisasi RPJPD itu, kemarin. Disampaikan Ru’yat, Kota Bogor yang mengemban visi sebagai ‘Kota jasa yang nyaman dengan masyarakat madani dan pemerintahan yang amanah’ sangat penting untuk memahami konsep Rencana Jangka Panjang (RJP) untuk menyamakan langkah, karena sekualitas apapun kebijakan yang menentukan hasilnya adalah implementasi di lapangan. “Visi Kota Bogor itu, tidak boleh menyimpang dari visi Provinsi Jawa Barat, yakni Jawa Barat dengan iman dan taqwa sebagai provinsi termaju dan mitra terdepan Ibu Kota Negara tahun 2010,” pesannya. Di bagian lain Ru’yat juga berharap kepada para peserta yang diharapkan dapat memahami alur perencanaan pembangunan secara makro. (bas)

Sekda Bekasi Ditahan

DPRD Minta Plt CIKARANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi, Jawa Barat, merekomendasikan penunjukan pejabat pelaksana tugas untuk menggantikan Sekretaris Daerah yang saat ini ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua I DPRD Kota Bekas, Sutriyono, di Bekasi, Selasa, mengatakan rekomendasi tersebut ditujukan kepada Wali Kota Bekasi, Mochtar Mohammad untuk menunjuk secara langsung pengganti Sekda Kota Bekasi, Tjandra Utama Efendi guna menjaga stabilitas pemerintahan. “Kebijakan ini juga untuk menjaga agar pelayanan terhadap masyarakat tidak terganggu dengan adanya persoalan suap terhadap auditor Badan Pemeriksa Keuangan Jawa Barat senilai lebih dari Rp200 juta,” ujarnya. Dikatakan Sutriyono, rekomendasi itu sedianya akan disampaikan kepada Wali Kota Bekasi dalam agenda rapat koordinasi dan konsultasi yang melibatkan seluruh pimpinan fraksi pada Selasa pukul 13.00 WIB di Gedung DPRD setem-

pat. “Namun hingga tiga jam lebih Mochtar Mohammad tidak memenuhi panggilan kami tanpa alasan jelas. Padahal, sesuai surat bernomor 172-4/1459Setwan/VII/2010 yang ditandatangani ketua dewan seluruh pihak harus mengikuti kegiatan itu,” katanya. Penunjukan pejabat Pelaksana Tugas (PLT), kata dia, idealnya dilaksanakan pada bulan Agustus 2010. Alasannya, pihak eksekutif mau pun legislatif telah memasuki agenda penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2011. “Namun dengan ditahannya Tjandra Utama Efendi yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kota Bekasi, kegiatan itu bisa terbengkalai,” kata politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu. Selain itu, kata Sutriyono, desakan penggantian Sekda Kota Bekasi juga datang dari berbagai elemen masyarakat di wilayah setempat, mengingat Tjandra telah tiga kali mengalami perpanjangan masa jabatan. (ant)

Bulan Ramadhan

Pejabat Pemkab Bogor Gelar Tarling CIBINONG - Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Bogor, Yos Sudrajat, mengemukakan, selama bulan Ramadhan semua pimpinan Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) diharuskan mengikuti kegiatan tarawih keliling (tarling). Dalam perbincangan dengan Antara di Cibinong, Selasa Yos Sudrajat mengatakan, tarling merupakan kegiatan yang positif dan bermanfaat dalam meningkatkan kinerja daerah. “Sejak tahun lalu Pemkab Bogor menyelenggarakan kegiatan tarling sepanjang Ramadhan,” papar Yos Sudrajat. Kebijakan tarling merupakan terobosan Bupati Bogor Rachmat Yasin yang mulai menjabat sejak awal 2009. Tahun lalu, kegiatan tarling Pemkab Bogor dibagi dalam 10 tim yang diterjunkan sepekan sekali sepanjang Ramadhan. Dengan begitu, selama Ramadhan tim tersebut dapat

melakukan tarling sebanyak 40 kali, yang berarti dapat menjangkau 40 kecamatan yang tersebar di penjuru Kabupaten Bogor. Ramadhan 1431 Hijriyyah atau bertepatan dengan tahun 2010 akan jatuh pada awal Agustus mendatang. “Ramadhan tahun ini tarling akan diberlakukan lagi. Kegiatan tersebut sangat positif untuk membangun silaturrahim dengan masyarakat, guna meningkatkan kinerja Pemda,” papar Yos Sudrajat. Lebih lanjut Yos mengungkapkan, program tarling akan dibuat seefektif mungkin dalam upaya meningkatkan program yang dikembangkan Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, lanjutnya, selain akan diisi dengan kegiatan ibadah berupa salat tarawih berjamaah, kegiatan itu juga akan dimanfaatkan sebagai wahana sosialisasi program yang tengah dikembangkan Kabupaten Bogor. (ant)

Suluh Indonesia/ant

BAKAR PASAR - Sejumlah anggota Satpol PP membakar lapak kayu milik pedagang kaki lima di Pasar Ciampea Lama, Bogor, Jabar, kemarin. Pembakaran itu dilakukan karena para pedagang menolak dipindahkan ke Pasar Ciampea Baru.

Depot Air Minum Depok

Banyak Tak Bersertifikat DEPOK - Kabid Penyehatan Lingkungan Dr. Ani Rubiani mengatakan sebanyak 94 persen Depot air minum isi ulang di Kota Depok, Jawa Barat tidak bersertifikat. “Hanya 6 persen atau 18 dari 300 depot air minum yang ada di Kota Depok yang bersertifikat,” kata Ani, diselaasela sosialisasi hygiene sanitasi depot, di Depok, Selasa. Ia mengharapkan seluruh depot air minum mendaftarkan diri ke dinas kesehatan, agar mendapatkan sertifikat. “Kita sudah maksimal dalam

melakukan sosialisasi kepada pemilik depot,” ujarnya. Menurut dia, jika depot telah terdaftar di Dinkes maka keuntungannya, adalah airnya terjaga kesehatan dan terhindar dari penyakit. “Kita terus memantau air yang akan dikonsumsi oleh masyarakat tersebut,” katanya. Dengan memiliki sertifikat tersebut, lanjutnya maka telah terjamin kualitasnya dan aman. Menurutnya, kebijakan untuk mendaftarkan depot air isi ulang merupakan kebijakan baru dengan Keputusan menteri No 907

tahun 2002 tentang pengawasan air minum pada depot isi ulang. Dikatakannya pihaknya terus berupaya untuk mengajak mereka agar mendaftarkan diri untuk memperoleh sertifikat. “Saya menghimbau agar pemilik depot air isi ulang agar segera mendaftarkan usahanya tersebut,” ujarnya. Menurutnya, untuk mendaftarkan diri dalam mendapatkan sertifikat tidaklah dipungut biaya. Hanya saja, dalam proses uji coba laboratorium diharuskan mengganti biaya sendiri.

Ribuan VCD Bajakan Dimusnahkan DEPOK - Ribuan keping VCD bajakan dan enam barang bukti lainnya dimusnahkan pihak Kejaksaan Negeri Depok di halaman parkir gedung, Komplek Boulevard, Kota Kembang, Kecamatan Sukmajaya, Depok. Barang-barang tersebut merupakan bukti perkara dalam kurun waktu satu tahun sejak Juli 2009 hingga Juli 2010. Selain VCD bajakan, turut dimusnahkan juga ganja, sabu – sabu, putaw, pil rochee, pil ephedrine dan uang palsu. Kepala Kejaksaan Negeri Depok Zulkifli mengatakan, ganja yang dimusnahkan sebanyak 430.044,8180 gram. Selain itu, dimusnahkan juga 11,6188 gram sabu – sabu, 2,8169 gram putau, 312 butir pil roche,

338.000 butir pil ephedrine. Jumlah uang palsu yang dibakar sebanyak 91 lembar uang pecahan Rp 100 ribu. “Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar seluruhnya,” kata Zulkifli, kemarin. Dia menjelaskan, letak Depok yang berdekatan dengan DKI Jakarta sehingga Depok kerap dijadikan tempat peredaran narkotik, terutama ganja. Dari peringkat dua kejahatan setelah pencurian, kata Zulkifli, peredaran ganja dinilai sebagai hal yang paling dominan. “Ganja seringkali diedarkan di Depok yang dipasok dari luar Depok. Kemungkinan karena Depok dekat dengan daerah penyangga sehingga tidak menutup kemungkinan Depok rawan jadi tempat peredaran,” ujar Zulkifli.

Menurut Zulkifli, Depok juga kerap dijadikan tempat kejahatan hak cipta. Artinya, ujar dia, Depok seudah menjadi tempat produksi VCD bajakan. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya VCD bajakan yang di jual di wilayah Depok. “Bahkan Depok sudah menjadi tempat produksi VCD bajakan yang biasa dilakukan di rumah – rumah kontrakan lengkap dengan alat penggandanya,” bebernya. Kejahatan hak cipta, ujarnya telah melanggar UU RI No. 19 tahun 2002 tentang hak cipta dan UU RI No.8 tahun 1992 tentang perfilman UU RI No 8 tahun 1992. “Kami sering menggeledah ditemukan alat penggandanya juga jadi barang bukti,” pungkasnya. (rin)

Wali Murid Keluhkan Iuran Sekolah TANGERANG - Sejumlah wali murid di Pamulang, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, mengeluhkan banyaknya iuran di sekolah yang tidak dibarengi dengan peningkatan mutu dan fasilitas sekolah. “Di sekolah anak saya, iurannya banyak sekali. Seperti siluman yang kadangkadang muncul dan harus segera di bayarkan,” kata seorang warga yang tinggal di Kavling Keuangan RT 01/01 Pamulang, Rudi di Tangerang, Selasa. Rudi mengatakan, iuran yang biasa diterimanya adalah pembayaran kegiatan sekolah seperti renang, les tambahan di

luar jam sekolah dan fotokopi lembar soal pelajaran tambahan. Kegiatan tersebut, kata Rudi, telah meresahkan wali murid yang hanya memiliki keuangan yang pas-pasan. “Sebab iuran tersebut acap kali datang secara tiba-tiba bahkan bersamaan dengan pengeluaran belanja keluarga,” katanya. Akibatnya, Rudi yang berprofesi sebagai penjual makanan warungan terpaksa harus mencari tambahan uang untuk memenuhi kebutuhan anaknya agar bisa belajar tenang. “Saya pikir ketika bayar awal, segalanya sudah selesai hingga anak saya mendapatkan rapor. Tetapi masih ada saja uang

yang diharus keluarkan dengan jumlah yang besar,” keluhnya. Rudi memiliki dua orang anak dan kini duduk di bangku kelas 2 dan 4 SD. Ia mengeluhkan sikap “materialistis” guru, yang acap kali terlalu membebankan biaya kegiatan sekolah kepada siswa. Dalam kegiatan tertentu, sekolah sering meminta dana sumbangan kepada walimurid. “Anak saya kalau sudah minta uang, bawelnya minta ampun. Gali lubang tutup lubang terpaksa saya jalankan agar anak tetap belajar dengan tenang. Saya harapkan agar sekolah tidak memikirikan uang saja tetapi juga mutu pendidikan ,” ujarnya. (ant)

Uji lab, katanya berupa tes kimia, biologi, fisika dll. Total jumlah biaya yang dikeluarkan kurang lebih Rp 500 ribu. Lebih lanjut Ani mengatakan pihaknya telah melakukan pengambilan sample dari 60 depot air isi ulang di Depok. Hasilnya, sebanyak tujuh tempat yang kurang memenuhi standar high hygiene. “Depot tersebut mengandung klorin/kaporit sebanyak 9,5 dan PH 5,7 Hz. Namun air minum tersebut masih aman untuk dikonsumsi,” katanya. Untuk itu ia menyarankan ke-

pada masyarakat agar mengisi ulang di tempat yang sudah bersertifikat. Sementara itu, Ketua Penyelenggara Sosialisasi Hygiene Sanitasi, Elin Herliana mengatakan sosialisasi tersebut diikuti oleh 50 pemilik depot air isi ulang dari 11 kecamatan. “Mereka adalah pemilik depot yang diambil samplingnya dengan penjualan yang tinggi dan diambil secara random,” katanya. Ia mengatakan agenda sosialisasi tersebut sudah menjadi program rutin setiap tahun dinas kesehatan. (ant)

Ratusan PNS Depok

Jalani Tes Urine DEPOK - Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Depok jalani tes urine di Balai Kota Depok, Jalan Margonda, Depok. PNS yang mengikuti tes kemarin sebanyak 229 orang mulai dari eselon II, III, dan IV. Hadir dalam tes kemarin Sekretaris Daerah Pemkot Depok Etty Suryahati, semua kepala OPD Pemkot Depok beserta para pejabat Pemkot Depok, Camat dan Lurah se-Kota Depok, Polda Jabar, Polres Depok, serta BNK Jabar dan BNK Depok. Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Depok Yuyun Wirasaputra menuturkan, tujuan dilakukan tes urine untuk mendeteksi sekaligus mencegah PNS dari lingkaran hitam narkotik dan obat terlarang. Dia mengatakan, waktu pelaksanaan tes memang sengaja dilakukan secara dadakan dan akan dilakukan secara berkala nantinya. “Ke depan tes semacam ini akan kita lakukan lagi, karena masih ada yang belum di tes, seperti eselon IV baru lurah yang sudah diperiksa,” kata Yuyun disela-sela pelaksanaan tes, kemarin. Diungkapkan Yuyun, jumlah PNS di jajaran Kota Depok mencapai 800 orang. Sehingga perlu dilakukan tes semacam ini untuk mendeteksi mereka. “Dengan tes urine dapat mengetahui jika ada PNS yang terlibat narkoba,” ujar orang nomor dua di Depok ini. Dia menjamin dengan

adanya alat deteksi yang dimiliki Badan Narkotika Provinsi (BNP) Jawa Barat dapat diketahui apakah seseorang yang diperiksa menggunakan narkoba atau tidak. Bahkan, ujarnya sejak 27 hari sebelumnya. “Dengan alat tersebut dapat diketahui apakah seorang pakai ganja sejak 27 hari sebelumnya, sedangkan untuk shabu dan putaw bisa diketahui jika dipakai dua minggu sebelum dites,” bebernya. Lebih lanjut dijelaskan Yuyun, seluruh aparat pemerintah harus terbebas dari penyalahgunaan narkoba. Pasalnya, mereka adalah contoh bagi masyarakat. “Kota Depok bisa terbebas dari narkoba bila kita semua menyadari betapa bahayanya akibat yang akan ditimbulkan oleh narkoba,” papar Yuyun. Dia juga mengatakan pemeriksaan ini penting dilakukan agar para aparat bisa melaksanakan tugas dan fungsinya dengan maksimal serta bisa mengajak warga untuk berkata tidak pada narkoba. Pemeriksaan juga akan mendukung provinsi Jawa Barat untuk menurunkan peringkatnya dalam hal penyalahgunaan narkoba. “Saat ini Jawa Barat berada di peringkat 15 se-Indonesia, untuk itu kita harus bekerjasama dalam memerangi narkoba sehingga jawa Barat bisa terbebas dari narkoba,” pungkasnya. (rin)

Pramuka Depok Ikuti ‘Summer Camp’ DELAPAN siswa Indonesia mengikuti jambore internasional kepanduan (pramuka) di Virginia, Amerika Serikat (AS) pada 27 Juli hingga 4 Agustus 2010. Salah satu diantaranya adalah siswa asal Depok, yaitu Reino Fernando Simamora (14) yang duduk di kelas 3 SMPN 11 Depok. Reino dan 7 pelajar dari beberapa daerah di Indonesia akan mewakili Indonesia dalam ajang perkemahan musim panas (summer camp). Ditemui di Kantor Wali Kota Depok, kemarin, Reino menuturkan rasa bangga dapat mewakili Indonesia di ajang bergengsi tersebut. Reino mulai aktif di dunia pramuka sejak duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar (SD). Banyak hal yang dipelajari Reino sejak mengikuti kegiatan pramu-

ka, seperti ketangkasan dan ketahanan mental. Hasilnya tak diragukan lagi. Reino kini memiliki sejumlah kemampuan kepanduan dan bertahan hidup, seperti memasak dan menata kamar. Latihan pun kerap dilakukan Reino. “Seminggu bisa dua kali latihan pramuka,” kata Reino.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Depok, Nurmahmudi Isma’il berpesan agar Reino dapat membawa nama Indonesia. Selain itu, wali kota juga menitipkan amanat kepada Reino agar mampu menunjukkan jati diri bangsa Indonesia di hadapan peserta dari negara lain. “Saya ingin dia menjadi duta negara dan Kota Depok dalam mempromosikan Indonesia dan kota Depok di dunia internasional,” ujar Nur berpesan. Dia juga mengingatkan Reino agar tidak terpengaruh dengan sikap dari negara lain. “Harumkan nama Indonesia , kibarkan Sang Saka Merah Putih dan panji-panji Pramuka yang sama-sama kita cintai dan banggakan,” tegas Nur sambil

menitipkan replika belimbing kepada Reino. “Ini untuk diserahkan ke rekan-rekannya selama Jambore,” imbuhnya. Ditemui di tempat yang sama, Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kota Depok Sariyo Sabani menuturkan, Reino akan berangkat ke Virginia pada 26 Juli bersama rekan lain dari Ambon, Aceh, Batam, Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur. “Namun sebelumnya mereka akan dikarantina terlebih dahulu di Cibubur,” tandas Sariyo. Karantina akan dilakukan selama dua hari sejak 24-35 Juli 2010. Diungkapkan Sariyo, terpilihnya Reino didapat dari hasil seleksi yang ketat dengan menyisihkan tiga orang rekan-

nya. Kemudian Reino mengikuti seleksi tingkat provinsi dan tingkat nasional. Di tingkat nasional, Reino berhasil menyisihkan puluhan peserta lainnya hingga akhirnya berhasil terpilih dari 8 orang yang akan mewakili Indonesia. “Kemampuan berbahasa Inggrisnya sangat mumpuni,” ujar Sariyo menjelaskan. Lebih lanjut dituturkan Sariyo, ini bukan kali anggota pramuka Depok mengikuti ajang internasional. Sebelumnya, kata Sariyo, pelajar dari SMPN 2 Depok juga berhasil mengikuti jambore Australia pada awal tahun 2010. “Jadi ini bukan pertama kalinya pramuka Depok berprestasi,” pungkasnya. (rin)


pini

Suluh Indonesia, Rabu 21 Juli 2010

F OKUS Bersiap Hadapi Perubahan Cuaca KLIM kita rasakan sudah mulai berubah. Ketika di masa lalu kita biasa menikmati kemarau di bulan Juli, tiba-tiba saja sekarang justru masih musim hujan. Bahkan yang lebih ekstrem, hujan bisa tiba-tiba turun dengan deras dan dalam sekejap kembali panas. Ini tentu tidak baik bagi kesehatan. Kita tentu tidak mau dihantui mitos-mitos yang tidak didukung fakta ilmiah terhadap persoalan cuaca seperti ini. Cuaca jelas-jelas faktor alam, dan jika terjadi pembelokan atau anomali cuaca seperti sekarang, pasti alamlah yang telah berubah. Sudah sejak dua dekade yang lalu diingatkan bahwa pemanasan global telah terjadi di bumi yang akan mengakibatkan berbagai dampak buruk pada masyarakat. Tampaknya hal ini telah kita rasakan. Bukan saja kejadian-kejadian ekstrem ini kita rasakan di Indonesia, tetapi juga terjadi di bagian dunia lain. Longsoran salju di Antartika, musim dingin ekstrem di Amerika Serikat atau banjir di Eropa adalah contoh yang jelas bagaimana perubahan itu telah nyata terjadi. Sebagai negara yang berada di garis khatulistiwa, sudah sejak dulu dikatakan bahwa Indonesia beriklim panas. Ini telah disosialisasikan melalui pelajaran di sekolah dasar. Pemahaman ini tidak saja berpengaruh dalam pengetahuan saja, tetapi berdampak pada pemikiran, tingkah laku sampai dengan cara berproduksi. Karena berpikir sebagai negara tropis, maka produksi paling banyak berupa minuman yang bisa menjaga keseimbangan tubuh dan memproduksi pakaian yang relatif tipis. Saluran air dibuat ala kadarnya dan tidak mendapat perawatan yang baik. Rumah dibuat dengan fondasi yang rendah dan begitu seterusnya. Kini kita harus mulai merombak pemikiran-pemikiran mendasar tersebut, sebab telah nyata kelihatan iklim telah berubah. Di Indonesia yang mesti kita perhatikan adalah sektor pertanian. Hal ini justru yang paling mendesak. Sebagian besar dari masyarakat Indonesia adalah masyarakat petani dengan mayoritas dari petani kita masih berkarakter tradisional. Pola pikir dan cara bertindak tersebut tidak bisa berubah secara cepat. Padahal perubahan iklim justru menuntut adanya keluasan pikiran dari petani untuk bersiasat dengan alam. Anomali cuaca yang sekarang terjadi di Indonesia telah membuat lahan padi menjadi puso, padi mengering sebelum waktunya. Tanaman perkebunan menjadi layu. Pada berita-berita yang tersebar di media massa, tanaman cabai menjadi busuk dan mengkerut. Padahal kita tahu masyarakat Indonesia relatif menyukai masakan yang pedas. Akibatnya kita tahu, harga cabai menjadi melambung. Di situlah pentingnya pemerintah harus membuat kebijakan baru, terutama Departemen Pertanian, untuk membantu kehidupan petani. Pencerahan kepada petani, kursus-kursus yang meningkatkan pengetahuan mereka, harus segera dibentuk. Sifat dari penyuluhan seperti ini tidaklah kontemporer tetapi berkelanjutan. Ke depan kita perkirakan iklim ini tidak akan bisa kembali normal, sebab perilaku manusia sulit berubah. Kebiasaan modern yang memudahkan gerak manusia sukar diubah. Misalnya, sudah sangat jarang sekarang masyarakat yang mau naik sepeda ke tempat kerja karena telah terbiasa naik motor. Padahal asap kendaraan itulah yang menjadi penyebab utama dari perubahan iklim. Perilaku demikian telah mendunia. Pemerintah juga harus bisa membelokkan kebijakan politik pembangunan. Desa harus mendapat perhatian yang lebih utama ketimbang perkotaan. Sebab, jika perubahan iklim ini benar-benar berdampak kehancuran bagi petani, yang kita khawatirkan adanya ledakan urbanisasi penduduk dari desa ke kota. Ini akan menimbulkan masalah baru. Kejahatan bisa meningkat jika lahan di kota telah sesak, dan kejahatan akan mengganggu kenyamanan hidup. ***

I

Bang D

el

Petani, Perubahan Iklim dan Kenaikan TDL BANYAK anggota masyarakat yang kebingungan jika pada bulan Juli seperti sekarang, masih dijumpai musim hujan. Di masa lalu, ketika iklim dan cuaca masih bersahabat, bulan Juli adalah musim kemarau, musim hujan dimulai pada bulan September dan berakhir sekitar bulan Januari. Masyarakat mengingat awal musim hujan pada bulan yang berakhiran ‘’ber’’. Tetapi kini makin kelihatan bahwa iklim sudah mulai berubah dan cuaca tidak bisa diramalkan. Akibat dari perubahan ini sungguh luar biasa. Pada sisi hubungan sosial, kebanjiran terjadi di mana-mana yang membuat hubungan dan kontak sosial menjadi renggang. Pada bidang pertanian, tanaman petani menjadi puso. Padi mati sebelum berbuah dengan baik dan petani makin merosot penghasilannya. Perkebunan, terutama cabai menjadi rusak. Secara ekonomi kemudian membuat harga menjadi meningkat dan kualitas barang menjadi merosot. Secara politik, pemerintah mendapat penilaian minor dari masyarakat. Artinya tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah menjadi berkurang. Akan tetapi yang harus diperhatikan adalah nasib petani di tengah perubahan iklim ini. Petani masih menjadi soko guru kehidupan sosial, meski Indonesia telah beranjak pada sistem perdagangan global. Sebagian besar masyarakat masih hidup pada bidang pertanian. Sektor pertanian (dan perkebunan), memang mayoritas ada di pedesaan akan tetapi di kota-kota Indonesia masih banyak dijumpai lahan pertanian sawah. Dengan keadaan perubahan iklim yang membuat penghasilan petani jauh merosot dan harga-harga menjadi mahal, pemerintah harus mampu menahan diri untuk membuat kebijakan ekstrem. Ada dua hal ekstrem yang sama-sama sifatnya mendasar saat ini. Yang pertama adalah perubahan iklim yang membuat penghasilan petani itu merosot drastis dan yang kedua keinginan pemerintah untuk menaikkan tarif dasar listrik. Kedua hal ini sesungguhnya mempunyai pengaruh yang sangat tajam kepada petani (dan oleh karena itu juga masyarakat pedesaan yang sebagian besar menjadi penduduk Indonesia). Tidak Dipersiapkan Perubahan iklim adalah fenomena yang sangat asing bagi petani. Karakter petani Indonesia adalah tradisional, baik di bidang pengetahuan maupun dalam penggunaan teknologi. Mereka tidak dipersiapkan dan tidak memiliki pengetahuan modern untuk menghadapi perubahan iklim secara mendadak seperti sekarang. Karena itu, ketika menghadapi keadaan

Fraksi Demokrat kocok ulang pimpinan komisi

5

Oleh : Saras Mahardika Perubahan iklim adalah fenomena yang sangat asing bagi petani. Karakter petani Indonesia adalah tradisional, baik di bidang pengetahuan maupun dalam penggunaan teknologi. Mereka tidak dipersiapkan dan tidak memiliki pengetahuan modern untuk menghadapi perubahan iklim secara mendadak seperti sekarang. Karena itu, ketika menghadapi keadaan cuaca ekstrem seperti sekarang, penghasilan mereka pasti merosot. Mereka tidak mengerti bagaimana menyiasati perubahan iklim seperti ini, termasuk melakukan pilihan tanaman apa yang harus ditanam sebagai ganti dari hancurnya padi atau palawija lainnya. Dengan begitu, sekali lagi, penghasilan petani akan jauh merosot. cuaca ekstrem seperti sekarang, penghasilan mereka pasti merosot. Mereka tidak mengerti bagaimana menyiasati perubahan iklim seperti ini, termasuk melakukan pilihan tanaman apa yang harus ditanam sebagai ganti dari hancurnya padi atau palawija lainnya. Dengan begitu, sekali lagi, penghasilan petani akan jauh merosot. Pada sisi lain, listrik di Indonesia adalah sebuah kebijakan politik nasional yang berbentuk pemerataan pembangunan. Cara paling mudah untuk memeratakan kesempatan itu adalah menyediakan sarana listrik (plus memperbaiki jalan desa). Karena itu, listrik yang ada sekarang sudah sampai masuk ke pelosok desa. Artinya, masyarakat desa yang sebagian besar sebagai petani itu, telah memanfaatkan listrik sebagai faktor yang ikut memengaruhi kehidupan sosial ekonominya. Dagang di pedesaan

sekarang telah dialiri listrik, demikian pula cara memasak mereka. Jika pemerintah hendak memaksakan kenaikan tarif dasar listrik (TDL), bisa dibayangkan bagaimana penderitaan petani di pedesaan. Setelah hasil pertanian mereka hancur yang membuat penghasilan mereka merosot, kini harus membayar tarif listrik lebih mahal lagi. Penghasilannya menjadi jauh lebih merosot lagi. Memang benar tidak seluruh jenis daya listrik dinaikkan. Akan tetapi, sebagai sebuah strategi ekonomi,

√ Jika pemerintah hendak memaksakan kenaikan tarif dasar listrik (TDL), bisa dibayangkan bagaimana penderitaan petani di pedesaan.

√ Kalaupun pemerintah menaikkan tarif untuk daya yang menengah sampai tinggi, harga barang akan meningkat dan pasti akan berpengaruh pada penghasilan petani.

√

Kebijakan paling baik yang harus diperhatikan pemerintah sekarang adalah menunda kenaikan TDL dan memprioritaskan penanganan terhadap fenomena alam yang dihadapi petani.

√ Pemerintah harus segera membuat

kebijakan nasional yang bertujuan memberikan pengetahuan tambahan kepada petani.

penundaan kenaikan listrik bagi pemakai dengan daya rendah, hanya akan berlangsung sementara untuk kemudian akan dinaikkan lagi pada waktu tertentu dalam jarak yang tidak begitu lama. Kalaupun pemerintah menaikkan tarif untuk daya yang menengah sampai tinggi, harga barang akan meningkat dan pasti akan berpengaruh pada penghasilan petani. Karena itu, kebijakan paling baik yang harus diperhatikan pemerintah sekarang adalah menunda kenaikan TDL dan memprioritaskan penanganan terhadap fenomena alam yang dihadapi petani. Pemerintah harus segera membuat kebijakan nasional yang bertujuan memberikan pengetahuan tambahan kepada petani. Pengetahuan ini bisa berupa pengetahuan untuk bercocok tanam di luar padi-padian di masa peralihan seperti sekarang. Atau memberikan pelatihan keterampilan tertentu untuk mengatasi peralihan cuaca seperti sekarang. Memberikan pengetahuan peternakan akan sangat berguna, demikian halnya juga dengan perikanan. Metode ini sangat penting diperhatikan, bukan saja demi mempertahankan pendapatan dan kemampuan ekonomi petani tetapi juga mencegah munculnya eksodus dalam bentuk urbanisasi penduduk dari desa ke kota. Merosotnya penghasilan petani seringkali menimbulkan persoalan baru yang menjadi rentetan masalah lainnya, yaitu migrasi dari desa ke kota. Dengan cara seperti itulah, pemerintah akan bisa memperbaiki citranya di masyarakat. Politik yang baik adalah politik yang mampu menahan diri dan memilih kebijakan yang tepat pada saat krisis. Saat ini penundaan kenaikan TDL merupakan pilihan yang tepat. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

Siapa kawan siapa lawan ...

SURAT A NDA Jalan Margonda Raya Gersang JALAN Margonda Raya yang terletak di utara Kota Depok dan berada di sebetam, salah timur Kampus Universitas Indonesia (UI) merupakan salah satu akses utama bagi warga Kota Depok untuk menuju ke Jakarta, begitu pula sebaliknya. Setiap hari, terutama saat jam kerja, jalan sepanjang tak lebih dari lima kilometer ini padat dilintasi oleh kendaraan, baik roda dua atupun empat. Banyaknya kendaraan yang melintas, tentu saja membuat kawasan jalan yang namanya diilhami oleh nama seorang pahlawan lokal Depok ini kerap dihiasi kemacetan. Jalanan pun kemudian menjadi terasa panas, pengap dan berdebu. Mengingat di sepanjang sisi jalan Margonda Raya tak terlihat adanya tanaman besar yang mampu menyerap asap dan udara kotor yang berasal dari asap knalpot kendaraan. Kalaupun ada pepohonan, itu hanya pohon yang

ditanam di pot-pot besar, yang ditempatkan di lajur pemisah (separator) jalan. Meski tak jauh dari daerah itu ada hutan kota yang berada di dalam Kampus UI, namun tetap tak dapat menurunkan suhu dan kepengapan sekitar jalan itu. Suasana kian tak nyaman saat waktu menunjukkan pukul 11.0013.00 WIB, saat matahari tengah memancarkan sinarnya dengan kuat. Agar suasana pengap dan panas itu tak bertambah para dari waktu ke waktu, kami mohon pihak Pemerintah Kota Depok, khususnya Dinas Lingkungan Hidup segera melakukan penanaman pohon beruykuran besar di sepanjang Jalan Margonda Raya. Apa enaknya jalan lebar tapi suasana nya panas terik matahari? Terimakasih atas perhatiannya. Yoyok Margonda-Depok

Kekejian Meningkat SETELAH tenggelam beberapa lama, kasus mutilasi kembali mengguncang kita. Sampai kini kita masih sulit mengerti bagaimana bisa seseorang begitu tega membunuh orang lain dengan cara sadis. Membunuhnya saja merupakan perbuatan sangat keji, apalagi dengan memotong-motongnya. Kita berharap tindakan sadis seperti ini bukan karena latah dan mengikuti perlakuan serupa sebelumnya. Karena sebelumnya ada pengakuan jujur dari pelaku mutiasi, bahwa kejahatan yang ia lakukan terinspirasi berita-berita di televisi maupun media cetak. Pemberitaan yang gencar memang sangat bisa membawa seseorang terpengaruh. Bukan soal mutilasi saja. Beberapa waktu sebelumnya, juga kita dihebohkan oleh beberapa aksi bunuh diri. Modusnya selalu sama, yakni loncat dari ketinggian. Yang menyeramkan, lokasi mereka melakukan bunuh diri se-

lalu di keramaian. Baik itu di malmal, gedung bertingkat seperti apartemen maupun tower. Sehingga menimbulkan trauma bagi keluarga maupun para saksi. Sulit bagi kita memahami mengapa prilaku sadis selalu sering muncul belakangan ini. Muranya tentu karena tekanan psikis. Mungkin karena kemiskinan, tetapi sering juga karena factor lain. Dari semua itu, tentu ada garis merah yang sulit terbantahkan peran keluarga sangat minim. Jika saja keluarga bisa dbina dengan harmonis dan keimanan, tentu saja hal-hal yang melanggar agama itu tidak akan terjadi. Maka, pembangunan yang dilakukan mestinya tidak saja seputar fisik, walaupun perlu. Bangsa kita perlu kembali menginstrospkesi diri, sudah benarkah dan seimbangkah pembangunan yang kelihatannya terasa pincang? M Supriadi Kemayoran, Jakarta Pusat

Perbaiki Iklim Investasi INDONESIA harus berjuang menghadapi China dalam merebut pasar, meski di negerinya sendiri. Kita boleh saja takut akan membanjirnya produk-produk dari China, karena bisa mengancam kelangsungan industri di dalam negeri, karena efeknya tentu akan banyak tenaga kerja yang akan menganggur bila pabrik-pabrik mereka harus ditutup. Indonesia harus menjadi menjadi tempat yang nyaman untuk berinvestasi. Salah satu yang bisa dilakukan barangkali adalah meningkatakan daya saing kita sendiri. Mengapa biaya produksi di sini begitu tinggu. Bisa jadi karena masih maraknya biaya-biaya siluman yang dilakukan oknum di berbagai tingkatan birokrasi. Jadi kalau ini bisa diselsaikan dengan baik, tentu saja biaya bisa ditekan. Dan harga produk dalam negeri sangat bisa bersaing. Di tengah upaya menggalakkan daya saing repotnya sebagian dari kita justru memanfaatkan di air keruh.

Para oknum-oknum itu rupaya belum punya nurani bahwa kehadiran para investor sangat penting untuk menggerakkan roda ekonomi yang seperti jalan di tempat. Sektor finansial memang cukup baik. Tetapi, sektor riil masih sulit diharapkan bisa menyerap pengangguran yang sudah tinggi. Karena itu, pemerintah harus berani membongkar dan menindak tegas para penghambat birokrasi dan penyebab biaya tinggi ini. Kalau tidak, maka Indonesia akan terus dijauhi oleh pemilik modal, yang memang sangat kita butuhkan. Persoalan pungli sudah puluhan tahun ada di Indonesia, tetapi anehnya hingga kini sulit sekali dibrantas. Pungli memang mirip-mirip korupsi. Jadi, kalo memang ingin menjadikan Indonesia negeri bebas korupsi, jangan lupa para pemungut liar juga diberantas. Arif Ardian Sunter, Jakarta Utara

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 21 Juli 2010

6

Saktiawan Absen Hadapi Persija Jakarta KEDIRI - Striker utama kesebelasan Persatuan Sepak Bola Indonesia Kediri, Saktiawan Sinaga, dipastikan absen menghadapi Persija Jakarta dalam laga babak delapan besar Piala Indonesia di Stadion Brawijaya, Kediri, sore ini. “Saktiawan masih cedera di kakinya. Ia belum bisa dipastikan bisa ikut atau tidak, kita lihat besok saja,” kata pelatih Persik Kediri Agus Yuwono, di Kediri, kemarin. Ia menilai kondisi Sakti yang belum bisa dipastikan turun tersebut memang membuatnya harus meramu skema permainan dengan menggunakan para pemain lainnya. Pihaknya sudah mempersiapkan pemain lain, untuk menghadapi permainan tim yang berjuluk “Macan Kemayoran” tersebut. Dua striker andalanya yaitu Yongki Ariwibowo dan Zhang Shuo akan diturunkan menghadapi tim yang berkostum warga orange tersebut. Agus mengaku mendapatkan banyak hal dari pertandingan yang berlangsung dengan Persija Jakarta di Stadion Manahan Solo, pada tanggal 17 Juli lalu. Persik kalah tipis dengan skor 4-3 dari tim tersebut. Dengan kondisi tersebut, pihaknya terus melakukan evaluasi. Ia menilai, hingga kini masalah organisasi dan komunitas masih belum bisa maksimal di tubuh anak-anak Persik. Dalam evaluasi itu, ternyata konsentrasi anak-anak asuhnya lebih banyak di belakang, sehingga untuk bermain menyerang kurang maksimal. “Masalah utama adalah organisasi dan komunitas. Konsentrasi mereka lebih banyak di belakang,” kata mantan asisten pelatih Persik Kediri

tersebut. Dalam pertandingan yang akan berlangsung di Kediri tersebut, Agus mengatakan akan menurukan para pemain, termasuk Gunawan Dwi Cahyo yang sempat absen akibat akumulasi kartu. Ia menargetkan mampu meraih poin penuh, sehingga mempunyai kesempatan untuk lolos di babak yang lebih yang lebih tinggi dalam laga Piala Indonesia. “Harapan saya, konsentrasi anak-anak dapat lebih maksimal. Mampu meraih dua poin sudah menggembirakan, namun jika penuh lebih menggembirakan,” kata Agus. Sementara itu, Humas Persik Kediri Nur Mukhyar mengaku sudah mempersiapkan teknis pertandingan yang akan digelar di Stadion Brawijaya Kediri, pada Rabu sore mendatang. Pihaknya juga sudah mempersiapkan tiket baik untuk kelas ekonomi, VIP, hingga VVIP. Ia mengaku, dalam pertandingan di Piala Indonesia ini tidak akan menaikkan harga tiket. Harga yang diterapkan masih sama seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya, yaitu kelas ekonomi dijual seharga Rp 15.000,00 per tiket, kelas VIP seharga Rp 25.000,00 per tiket, dan kelas VVIP seharga Rp 40.000,00 per tiket. “Harga tiket sama seperti saat pertandingan-pertandingan sebelumnya, tidak ada perubahan,” katanya mengungkapkan. Pihaknya juga sudah koordinasi dengan jajaran petugas di Kepolisian Resor Kota untuk melakukan pengamanan. Diharapkan, dalam pertandingan di kandang sendiri itu, berlangsung dengan aman, tanpa diwarnai dengan kericuhan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

TERSISIH - John Tarkpor (kanan), pesepakbola Persebaya Surabaya berhasil menguasai bola ketika berebut dengan Bobby Satria, pesepakbola Sriwijaya FC pada pertandingan leg ke dua Piala Indonesia babak delapn besar di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya, kemarin. Persebaya unggul 1-0, namun tersisih Karena kalah agregat 1-2.

Piala Indonesia

Persebaya Kandas SURABAYA - Persebaya Surabaya gagal lagi menembus babak semifinal Piala Indonesia setelah hanya mampu menang 1-0 (0-0) menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya, kemarin. Kalah 0-2 pada pertemuan pertama babak delapan besar di Palembang pekan lalu, tuan rumah Persebaya harus bisa mencetak tiga gol untuk membalikkan keadaan guna meraih tiket empat besar. Namun, gol yang ditunggutunggu sekitar 11 ribu pendukungnya tidak juga terjadi, karena buruknya permainan Juan Marcelo Cireli dan kawan-

PSSI Incar Pemain Keturunan Indonesia di Belanda JAKARTA - PSSI mengincar pemain sepak bola keturunan Indonesia yang saat ini memperkuat tim-tim besar di Belanda untuk memperkuat timnas Merah Putih pada beberapa pertandingan internasional. Sekjen PSSI Nugraha Besoes di Jakarta, kemarin, mengatakan, untuk melakukan pemantauan dan seleksi bagi pemain keturunan itu pihaknya melibatkan langsung Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arief dan pelatih timnas Alfred Riedl. “Rencanannya tim termasuk saya akan berangkat ke Belanda tanggal 30 Juli nanti. Yang jelas, kami ingin mereka mendapatkan pemain yang cocok untuk memperkuat timnas,” katanya saat dikonfirmasi. Menurut dia, pemain keturunan Indonesia yang bermain di Belanda cukup banyak. Namun demikian tidak mudah untuk mendapatkan pemain sesuai dengan kebutuhan tim. Untuk itu diperlukan pendekatan secara baik. Selama ini, kata dia, komunikasi dengan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) maupun dengan pemain keturunan telah dilakukan. Hanya saja proses seleksi belum pernah

Nugraha Besoes

dilakukan. “Proses pembicaraan terus berjalan. Yang jelas memang ada beberapa pemain yang akan kami naturalisasikan. Kami berharap semua pihak akan mendukung rencana ini,” katanya menambahkan. Ia menjelaskan, pemain keturunan yang saat ini diincar bukan hanya untuk timnas senior namun juga diproyeksikan memperkuat timnas dalam waktu yang panjang. Untuk timnas senior pihaknya mencari pemain yang berumur antara 25-26 tahun. Sedang-

kan untuk proyeksi jangka panjang berumur antara 18-21 tahun. “Kami berharap pemain-pemain keturunan ini minimal dikontrak tiga tahun untuk bermain di Indonesia. Dengan durasi yang panjang diharapkan hasilnya maksimal,” katanya menegaskan. Pria yang akrap dipanggil Kang Nug itu berharap, pemain keturunan yang akan dinaturalisasi tersebut bisa secepatnya diperoleh. Dia juga berharap pemain itu sudah bisa diturunkan pada kejuaraan Piala AFF yang akan digelar akhir tahun nanti di Gelora Bung Karno Jakarta. Sebagimana diketahui, saat ini proses pembentukkan timnas yang akan turun pada Piala AFF masing berlangsung. Jajaran pelatih yang dipimpin asisten pelatih Wolfgang Pikal dan Widodo Cahyono Putro terus mencari pemain tambahan guna memenuhi kuota pemain yang telah ditetapkan. Sesuai jadwal, pengumuman nama-nama pemain yang memperkuat timnas akan dilakukan 25 Juli nanti. Selanjutnya 23-25 pemain yang masuk timnas akan menjalani trainning center (TC) mulai 1 Agustus. (ant)

Kejuaraan Renang KU Piala Menpora Seri 3

Jaka Utama Belum Terbendung JAKARTA - Klub renang Jaka Utama Lampung masih tetap memimpin pad hari kedua Kejuaraan Renang Real Good Kelompok Umur (KU) Piala Menpora Seri 3, kemarin di Kolam Renang Lumban Tirta, Palembang, Sumsel. Jaka Utama yang merupakan klub renang tertua di Lampung itu kini mengumpulkan total 17 medali emas, 5 perak dan 5 perunggu. Pada hari kedua kemarin, klub yang diasuh mentan perenang nasional Mustamsikin itu mengoleksi 9 emas, 2 perak dan 3 perunggu. Sementara saingan terdekatnya Akademi Aquatik Sekayu (AAS) Muba, Sumsel menyabet 5 emas, 2 perak, 6 perunggu. Pusri Palembang

hanya meraih 3 emas, 3 perak dan 3 perunggu. Dalam klasemen umum, posisi Jaka Utama dibayangi AAS Muba di tempat kedua dengan 12 emas, 7 perak dan 10 perunggu kemudian diikuti Pusri Palembang di tempat ketiga dengan meraih 7 medali emas, 3 perak dan 4 perunggu. Dua klub elit asal Jakarta, Bina Taruna Jakarta dan Millenium Jakarta harus puas di posisi keempat dan kelima. Bina Taruna mengumpulkan 6 medali emas,7 perak dan 4 perunggu dan Millenium Jakarta mengoleksi 5 medali emas 8 perak dan 5 perunggu. Keperkasaan Jaka Utama Lampung mengoleksi tambahan 9 emas di hari kedua itu ber-

kat kayuhan dua perenang ciliknya yang bertarung di KU IV (9-10 thn) yakni M. Atharik Pratama Erison dan Halimah Tussa’adiah. Atharik dan Halimah samasama mengumpulkan 2 medali emas masing-masing di nomor 100 m kupu-kupu dan 50 m bebas. Dengan demikian kedua perenang penuh bakat ini sudah menyumbangkan 10 medali emas buat Jaka Utama Lampung. Sebab, pada hari pertama Atharik Pratama Erison dan Halimah Tussa’diah sama-sama meraih tiga medali emas. Selain Athark dan Halimah, pundi-pundi emas lainnya bersumber dari Ajeng Purwito yang sudah meraih 4 emas. (oli)

kawan. Menjelang babak kedua usai, wasit Oki Dwi Permana asal Bandung memberikan penalti kepada Persebaya, setelah Andik Vermansah dijatuhkan pemain belakang Sriwijaya FC, Preciouse. Kapten tim Persebaya Juan Marcelo Cireli sukses mengelabuhi kiper Ferry Rotinsulu dan membuat skor berubah menjadi 1-0. Persebaya berusaha memanfaatkan masa tambahan waktu tiga menit untuk mengejar satu defisit gol, tetapi usaha itu hanya sia-sia, karena wasit keburu meniup peluit akhir pertandingan.

Sriwijaya FC akhirnya memastikan lolos ke babak empat besar Piala Indonesia 2010 dengan keunggulan 2-1. Sementara Persebaya untuk kesekian kalinya harus gagal lagi melalui babak delapan besar. Bahkan pada Piala Indonesia musim lalu, tim “Bajul Ijo” yang ketika itu ditangani Freddy Muli hanya mampu bertahan sampai babak 16 besar, setelah dikandaskan Persitara Jakarta Utara. Pada babak semifinal, Sriwijaya FC dipastikan bertemu musuh bebuyutan Persipura Jayapura yang melaju dengan keunggulan 7-1 atas Pelita

Jaya. Pertemuan Sriwijaya FC dengan Persipura merupakan ulangan partai final Piala Indonesia 2009 (sebelumnya bernama Copa Indonesia), karena saat itu “Laskar Wong Kito” merebut juara setelah Persipura melakukan “walk out” di tengah pertandingan. “Kami sengaja memainkan pola berbeda untuk meredam Persebaya. Anak-anak juga cukup disiplin menjaga lini pertahanan dari gempuran lawan,” kata pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, setelah pertandingan usai. Ia menambahkan timnya tinggal dua langkah lagi un-

tuk mempertahankan gelar juara Piala Indonesia, namun pertandingan menghadapi Persipura di semifinal akan sangat berat. “Tetapi saya sudah tahu banyak kekuatan Persipura dan cukup optimistis bisa melalui mereka,” tambahnya. Pelatih Persebaya Rudy William Keeltjes mengakui permainan anak asuhnya tidak berkembang dan kesulitan menembus pertahanan Sriwijaya FC. “Saya tidak terlalu kecewa kendati gagal lolos semifinal. Semangat juang anak-anak sangat tinggi, tapi permainan Sriwijaya lebih baik,” ujarnya. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 21 Juli 2010

7

12 Klub Berebut Tiket ke Afika Selatan JAKARTA - Sebanyak 12 klub sepak bola U-12 dari seluruh Indonesia bersaing untuk merebutkan tiket babak final Piala Dunia Danone Nationals Cup (DNC) 2010 di Afrika Selatan, 29 September-3 Oktober nanti. Untuk menentukan klub mana yang berhak mewakili Indonesia pada ajang tahunan itu, terlebih dahulu 12 klub tersebut harus menjalani babak final nasional yang akan digelar di Stadion Soemantri Brodjonegoro Jakarta, 24-25 Juli 2010. “Pemenang dari final nasional itulah yang akan mewakili Indonesia pada Piala Dunia DNC. 12 klub yang bertanding di final nasional adalah pemenang dari 12 zona yang telah ditetapkan,” kata Brand Director Aqua Tani Sulaeman di Jakarta, kemarin. Menurut dia, 12 klub yang berhak bertanding di final nasional adalah SSB Hasanuddin FC Makassar, SSB Patriot Aceh, SSB AMS Seyegan Yogyakarta, SSB Tugu Muda Semarang, SDN 2 Tegal Rejo Banjarmasin, SSB Mayang Putra Medan. SSB Uni Bandung Jawa Barat, SSB Banteng Muda Malang Jawa Timur, SSB Asiop Apacinti Jakarta, SSB Putra Brandon A Padang Sumatra Barat, SSB Villa 2000 Banten dan SSb Numbay Star Papua. “Kami berharap pertandingan berjalan dengan lancar dan menunjukkan suportifitas yang tinggi. Yang jelas pemain yang akan turun adalah pemain yang terbaik di masing-masing zona,”

katanya menambahkan. Ia menjelaskan, pada pertandingan babak final Piala Dunia DNC 2010 di Afika Selatan, tim Indonesia akan bersaing dengan 40 klub dari seluruh dunia diantaranya berasal dari Afrika Selatan, Ingrris, Jerman, Argentina, Italia, Turki, Portugal, Japang dan Prancis. Sementara itu, Sekjen PSSI Nugraha Besoes mengaku bangga dengan kegiatan yang dilakukan oleh pihak diluar PSSI dan pemerintah. Hal tersebut menunjukkan tingginya pihak lain dalam upaya meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia. “Ini adalah hal yang positif. Jadi kami (PSSI red) akan mendukung penuh kegiatan ini. Kami berharap seluruh pemain yang akan bertanding di kancah internasional mampu memberikan yang terbaik,” katanya di sela drawing final nasional DNC 2010. Menurut dia, pembinaan usia muda sangat penting. Dengan banyaknya kejuaraan maka peluang untuk mencari bibit-bibit pemain terbaik akan lebih mudah. Pihaknya berharap klub yang akan berangkat ke Afrika Selatan mampu menembus babak empat besar dunia. “Juara lebih baik. Tunjukkan bahwa Indonesia mampu. Tahun 2005 lalu pemain Indonesia Irvin Museng telah menunjukkan jika mampu menjadi top skor pada ajang DNC ini,” katanya menambahkan. (ant)

Hadapi Persib

Arema Krisis Pemain MALANG - Arema Indonesia mengaku mengalami krisis pemain menjelang ‘duel’ dengan Persib Bandung pada leg kedua babak delapan besar Piala Indonesia di Bandung, lusa. Pejabat urusan media Arema Indonesia Sudarmaji, kemarin, mengatakan, saat meladeni Persib Bandung nanti, Arema “kehilangan” beberapa pemain pilarnya. Pemain pilar Arema yang dipastikan tidak bisa tampil menghadapi Persib Bandung itu adalah Juan Revi dan Irfan Raditya yang terkena akumulasi kartu kuning, Purwaka Yudhi mengalami cedera otot perut. Selain tidak bisa tampil, kata Darmaji, dua pemain yang mendapatkan akumulasi kartu kuning itu juga diwajibkan untuk membayar denda masingmasing sebesar Rp 2 juta. Sementara pelatih Arema Indonesia Robert Rene Alberts mengakui, dengan absennya tiga pemain pilar tersebut secara otomatis akan mengurangi kekuatan timnya. Pelatih asal Belanda itu mengaku, di lini belakang yang ditinggalkan Purwaka Yudhi karena cedera dan Irfan Raditya, kemungkinan akan diisi oleh Waluyo atau Hermawan yang akan berduet dengan Pierre Njanka. Sedangkan Tommy Pranata dan Ronny Firmansyah akan diplot menggantikan posisi Juan Revi yang selama ini berduet dengan Achmad Bustomi

di lini tengah. “Saya percaya para pemain pengganti ini nanti mampu menunjukkan permainan terbaiknya, sehingga Arema bisa ‘mengunci’ tiket ke semi final Piala Indonesia,” tegasnya. Tim Arema Indonesia kemarin pagi meninggalkan Malang menuju Bandung untuk meladeni Markus Haris Maulana itu dengan kekuatan 18 orang pemain. Ke-18 pemain yang di bawa Robert Alberts tersebut di antaranya Kurnia Meiga, Iswan Karim, Achmad Bustomi, Benny Wahyudi, Zulkifly Syukur, Pierre Njanka, Muhammad Ridhuan, M. Fachrudin, Roman Chamelo, Dendy Santoso, Waluyo, Rachmad Affandi, dan Hermawan. Sedangkan Noh Alam Shah yang saat ini masih berada di Singapura untuk melakukan terapi penyembuhan cederanya itu dikhabarkan bakal menyusul ke Bandung karena cederanya sudah membaik dan kemungkinan bisa diturunkan menghadapi Persib Bandung. Pada leg pertama babak delapan besar Piala Indonesia di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Minggu lalu Persib Bandung kalah 0-3 dari tuan rumah Arema Indonesia. Untuk leg kedua yang digelar di Bandung lusa, asisten pelatih ARema Indonesia Liestiadi berharap tim berjuluk “Singo Edan” itu tidak sampai kebobolan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

LATIHAN PERSIJA - Pesepakbola Persija Jakarta berlatih di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, kemarin.. Persija Jakarta akan menghadapi kesebelasan tuan rumah Persik Kediri pada pertemuan kedua babak delapan besar Piala Indonesia hari ini.

SEA Games

Presiden Minta Indonesia Masuk Papan Atas JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta tim Indonesia masuk dalam papan atas perolehan medali dalam pesta olahraga Asia Tenggara atau SEA Games 2011 dikandang sendiri. “Kalau mengenai target Presiden minta kita menjadi papan atas,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin, seusai melakukan pertemuan dengan Presiden mengenai penentuan tuan ruman SEA Games 2011. Tapi, kata Andi, para atlet pasti ingin menjadi juara. “Saya tahu teman-teman para atlet ingin menjadi juara, Jadi Insyallah kita akan sukses penye-

lengaraan dan prestasi. Ini menjadi tekad kita semua,” katanya. Sementara itu seusai rapat koordinasi persiapan SEA games 2011 di Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat awal tahun ini, disebutkan bahwa Indonesia menargetkan memperoleh 120 medali emas selama SEA Games pada 2011 dan menargetkan meraih posisi juara umum. Pada SEA Games 2009 di Laos, Indonesia meraup 48 medali emas dan berada di peringkat tiga setelah Thailand dan Vietnam. Menpora pada penghujung 2009 saat menghadiri pengukuhan Prof Dr Pratikno sebagai

Guru Besar Fisipol UGM mengatakan, bukan tidak mungkin Indonesia menjadi juara umum SEA Games 2011. “Kita boleh berbangga diri dengan prestasi yang ditorehkan atlet Indonesia pada SEA Games di Laos, sehingga bukan tidak mungkin pada 2011 kita menjadi yang terbaik di Asia Tenggara,” katanya. Andi dengan didampingi oleh Ketua Umum KONI Rita Subowo dan Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin melakukan pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono guna menentukan tuan rumah SEA Games 2011 di Kantor Presiden, Selasa siang. Pada rapat itu diputuskan

Susilo Bambang Yudhoyono

bahwa SEA Games 2011 akan dilakukan di dua provinsi yaitu Sumatra Selatan —lokasi dilakukan pembukaan dan penu-

Pembukaan dan Penutupan di Palembang JAKARTA - Pelaksanaan upacara pembukaan dan penutupan SEA Games XXVI/2011 akhirnya dipusatkan di Palembang, Sumsel. Sementara tuan rumah penyelenggara SEA Games 2011 itu juga mengalami perubahan dari semula empat kota menjadi dua kota yakni Palembang dan DKI. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memutuskan hal itu melalui rapat terbatas (Ratas) di Istana Merdeka Jakarta, kemarin. Ratas yang berlangsung tiga jam itu dihadiri Menpora Andi Mallarangeng, Menbudpar Jero Wacik, Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Menteri Pekerjaan Umum Kirmanto, Ketua Umum KONI/ KOI Rita Subowo, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Gubernur DKI Fauzi Bowo dan Ketua KONI Provinsi Sumsel Muddai Madang. Dalam Ratas itu, Presiden mengatakan keputusan itu diambil setelah ada masukan dari sejumlah pihak agar pembukaan dan penutupan dilakukan di satu tempat saja. Presiden mengatakan bahwa provinsi yang akan menjadi tuan rumah bukan hanya siap menjadi tuan rumah tapi

juga memiliki semangat untuk meraih dua sukses yakni sebagai penyelenggara yang baik dan sukses dari sisi pencapaian prestasi atlet. Namun SBY mengingatkan agar semua pihak bekerja sama mewujudkan penyelenggaraan SEA Games itu.”Waktu tidak terlalu lama lagi, satu tahun akan cepat sekali, oleh karena itu sinergi, sinkronisasi dan koordinasi antar daerah, KONI Pusat, pemerintah pusat, kementerian pemuda dan olahraga dan juga kementerian terkait lainnya,” tegas Presiden. Sebelumnya disepakati ada empat provinsi menjadi tuan rumah SEA Games 2011 ini yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Sumatra Selatan. Pesta olahraga dua tahunan terbesar di kawasan Asia Tenggara itu diperkirakan diikuti 6000 atlet, 4000 ofisial dan wartawan dari dalam dan luar negeri. Rp 1,6 Trilyun Sementara itu Gubernur Sumsel, Alex Noerdin menjelaskan bahwa untuk menjadi tuan rumah saja artinya belum termasuk menggelar pembukaan dan penutupan SEA Games 2011 ini, biaya yang

tupan— dan satu provinsi lagi akan ditetapkan kemudian dari tiga calon yang lain yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. SEA Games 2011 yang dijadwalkan dibuka pada 11 November 2011 itu akan menggunakan logo burung Garuda dan maskot Komodo, yang merupakan ciri khas Indonesia. SEA Games yang akan berlangsung pada November 2011 diperkirakan diikuti oleh 6.000 atlet, 4.000 ofisial dan wartawan dari setidaknya 11 negara peserta —Indonesia, Brunei, Malaysia, Vietnam, Thailand, Laos, Kamboja, Myanmar, Singapura, Filipina dan Timur Leste. (ant)

Lomba Layar Darwin-Ambon

Siap Digelar

dibutuhkan mencapai Rp 1,6 triliyun. Dari dana sebesar itu, sebagian besar ditanggung oleh pihak ketiga dalam hal ini investor. Sementara pihak pemerintah pusat dan pemerintah daerah cuma menaggung sebagian kecil saja. “Total biaya Rp 1,6 triliyun. Komposisinya Rp 60 miliar dari APBD, Rp 200 miliar dari APBN, sisanya dari pihak ketiga,” kata Alex Noerdin. Dikatakan, saat ini telah disediakan 24 lokasi penyelenggaraan kejuaraan olahraga. Dari 24 lokasi tersebut, menurut Alex, 11 venue merupakan tempat baru, sedangkan 13 sisanya adalah lama. Ketua KONI Sumsel, Muddai Madang menambahkan bahwa arahan Presiden sangat tegas yakni meminta Indonesia sukses dalam penyelenggaraan dan prestasi dalam SEA Games Menurut Muddai mengutip Presiden, keberhasilan penyelenggaraan SEA Games 2011 dapat menaikkan citra Indonesia di tingkat global. “Makin baik citra kita, makin ada peluang besar. Bukan hanya di bidang politik, tapi juga ekonomi dan budaya,”ujar Muddai. (oli)

AMBON - Lomba layar internasional Darwin (Australia Utara) - Ambon, Provinsi Maluku, siap digelar dengan lokasi start dari Darwin 24 Juli mendatang, kata Koordinator Lomba, Hellen de Lima. “Semua persiapan baik di Darwin maupun Ambon sudah rampung dan pelepasan peserta akan dilakukan bersamaan dengan kapal layar peserta yang ikut berpartisipasi pada kegiatan pelayaran internasional Sail Banda 2010,” ujar de Lima saat dikonfirmasi di Ambon, kemarin. Dia mengatakan, pelepasan peserta dua event pelayaran internasional dan bergengsi ini pada 24 Juli mendatang, namun lokasi dan waktunya berbeda. Hellen de Lima mengaku, akan berangkat menuju Jakarta untuk berkoordinasi dengan Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata untuk mematangkan kegiatan lomba berjarak tempuh 600 mil laut itu, kemudian bersama-sama menuju Darwin. “Saya hari ini (Selasa-red) berangkat ke Jakarta untuk berkoordinasi dengan Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata, kemudian bersama-sama Dirjen Destinasi Pariwisata, Firmansyah Rahim berangkat menuju Darwin,” katanya. Selama di Darwin Hellen bersama Dirjen Destinasi Pariwisata, Firmansyah Rahimakan berkoordinasi dengan Pemerintah dan Wali Kota Darwin (Australia Utara) Graent Sayer serta Ketua Dinah Beach Cruising Yacht Association (DBCYA) Wayne Huxley sebagai penanggung jawab lomba di Darwin. Menyangkut pengurusan dokumen imigrasi para peserta, de Lima mengatakan, akan menerapkan pelayanan satu pintu dan semuanya dilakukan saat peserta mencapai finish di pantai Desa amahusu. Dia menambahkan, Wali Kota Ambon, Jopi Papilaja tidak menghadiri pelepasan peserta di Darwin dan akan menyambut para peserta yang diperkirakan finish di pantai Desa amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon pada 26 Juli petang. (ant)

Chris John Perlu Dua Bulan Sembuhkan Cedera

Robert Rene Alberts

SEMARANG - Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, memerlukan waktu maksimal dua bulan untuk menyembuhkan cederanya saat melakukan latihan melawan “sparring partner”, Roy Tuamanihuruk di Jakarta beberapa waktu lalu. “Saya perlu waktu sekitar 4060 hari untuk menyembuhkan cederanya dengan terapi kepada dokter dan tambahan obat,” kata Chris John ketika dihubungi di Semarang, Selasa. Petinju dengan julukan The Dragon ini mengalami cedera tulang iganya ketika mendapat pukulan lawan latih tandingnya juara nasional kelas ringan, Roy Tuamanihuruk, beberapa hari lalu. “Setelah dirontgen di klinik dekat Hotel Sahid tadi pagi

baru kami tahu kalau tulang iganya retak,” kata Asisten Manajer Herry’s Gym, Toni Priatna. Akibat cedera ini, pertarungan perebutan gelar Chris John melawan penantangnya, Fernando David Saucedo (Argentina) di Jakarta, 26 Juli 2010 akhirnya diundur hingga November mendatang. Sebelumnya, pertarungan melawan El Vasco (panggilan Fernando David Saucedo) yang sedianya digelar di Bali, 22 Mei 2010, juga diundur karena Chris John mengalami cedera bahu kirinya juga saat berlatih dengan “sparring partner” petinju Australia, Williem Kickket. Ketika ditanya langkah selanjutnya setelah sembuh dari cedera, apakah tetap akan ber-

Chris John

latih di Sasana Herry’s Gym di Perth, Australia, suami mantan atlet wushu Jawa Tengah, Anna Maria Megawati tersebut, mengatakan, sampai kini dirinya juga belum tahu.

Tetapi, kata ayah dua orang putri (Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani) tersebut, biasanya memang seperti itu, artinya mengingat pertarungan masih cukup lama

maka dirinya berlatih dulu di Australia. “Kemungkinan saya akan berangkat lagi ke Australia untuk berlatih mengingat jadwal tandingnya masih cukup lama (pertarungan tunda melawan Fernando dimainkan November 2010),” katanya. Menyinggung apakah pertarungan tunda melawan Fernando mendatang tetap dimainkan di Jakarta, dia mengatakan, belum tahu tetapi dirinya tetap berharap pertarungan mendatang tetap dimainkan di sana. “Saya berharap pertarungan lawan Fernando tetap dimainkan di Jakarta,” kata petinju yang memiliki rekor bertarung 43 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 21 Juli 2010

8

Jatim Resah SMS Penculikan Anak

Suluh Indonesia/ant

BANJIR BANDANG - Sejumlah warga diangkut menggunakan perahu bermesin (ces) saat melewati wilayah Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Kalimantan Tengah yang diterjang banjir bandang akibat meluapnya Sungai Pembuang, kemarin. Banjir bandang akibat hujan lebat sejak Selasa dini hari itu terjadi di kilometer 100 ruas Jalan Negara Sampit - Palangka Raya yang melumpuhkan arus transportasi darat.

Ciptakan Plastik Ramah Lingkungan tersebut, Selasa. Ia menjelaskan, plastik sintetis merupakan bahan pengemas makanan yang memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, berasal dari bahan bahan sintesis seperti “selulosa asetat”, “polietilen”, “polipropilen”, “poliamida”, “poliester”, “polivinil klorida” (PVC), “polivinil asetat” dan “aluminium foil”. Plastik yang dibuat dari bahan-bahan tersebut bersifat non “biodegradable” atau tidak dapat diuraikan secara alami oleh mikroorganisme di dalam tanah. Tidak hanya itu saja, biasanya plastik sintetis ditambahkan

bahan pelembut (“plasticizer”) agar tidak kaku dan tidak mudah rapuh. Bahan pelembut ini, sebagian besar terdiri atas senyawa golongan “ftalat” (ester turunan dari asam ftalat). “Padahal, penggunaan ‘plasticizers’ seperti PCB dan DEHA dapat menimbulkan kematian jaringan dan bersifat karsinogenik pada manusia,” ucapnya mengungkapkan. Perempuan berjilbab itu mengungkapkan, penelitiannya kali ini memberikan terobosan alternatif melalui pengembangan plastik “biodegradabel” yang mudah didegradasi oleh mikroorganisme dalam tanah dan “renewable” (terbarukan).

Stok Bahan Pokok

Aman Jelang Ramadhan MAKASSAR - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Selatan menyatakan ketersediaan bahan pokok di Sulsel masih berstatus aman jelang Bulan Ramadhan. Kepala Disperindag Sulsel Amar Kadir di Makassar, Selasa, mengatakan, kesimpulan tersebut diambil setelah melakukan pemantauan terhadap distribusi sembilan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di daerah tersebut. “Masih aman posisi bahan pokok di lapangan,” ujarnya. Dia mencontohkan, untuk stok beras Sulsel masih bisa surplus hingga 20 bulan kedepan. Dibanding daerah lain yang

hanya surplus maksimal dua bulan kedepan, kondisi di Sulsel dinilainya masih sangat baik. Selain beras, stok gula sudah tersedia hingga dua bulan ke depan, tepung terigu tersedia hingga 1,5 bulan ke depan sementara minyak goreng tersedia hingga dua bulan ke depan. Bukan berarti dua bulan atau 1,5 bulan akan habis. Tetapi dalam kurun waktu itu, akan bertambah lagi atau akan ada stok baru yang masuk,? ujarnya. Dia menambahkan, keperluan gula pasir di Sulsel sebesar 10 ribu ton perbulan dan saat ini sudah tersedia sebanyak 21 ribu ton, baik gula maupun

tepung. “Masyarakat tidak perlu khawatir, kita memiliki dua pabrik gula dan satu pabrik terigu dengan kebutuhan dua ribu ton perbulan,” katanya. Sementara untuk pasokan gas, wilayah Sulsel membutuhkan 400 ton setiap hari. Jumlah tersebut juga terpenuhi untuk hingga selesai Ramadhan. Dia menjelaskan, agar harga di pasaran tidak melambung menjelang Ramadhan yang sering menimbulkan kepanikan karena terpengaruh daerah lain, Disperindag akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk mengimbau para bupati agar ketersediaan barang terjamin. (ant)

Tifatul Sembiring Dukung

KPI Sensor Infotainment BANDUNG - Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring mendukung rencana penyensoran tayangan “infotainment” oleh Komisi Penyiaran Indonesia di stasiun-stasiun televisi untuk menghindari pelanggaran etika, agama, moral, budaya, dan sosial. “Setuju, saya secara pribadi setuju dengan penyensoran tayangan infotaiment oleh KPI,” kata Tifatul Sembiring, usai menghadiri acara Asia-Europe Meeting (ASEM) Forum on Sterngthening Cooperation in ICT Reserach & Development, di Hotel Golden Flower Bandung, kemarin.

Ia mengatakan, kebijakan untuk mengontrol tayangan infotaiment berada di tangan Komisi Penyiaran Indonesia. “Kontrol untuk tayangan radio dan televisi, yang didalamnya terdapat tayangan infotaiment itu ada di KPI. Jadi yang lebih berkompeten itu KPI,” ujarnya. Menurutnya, tayangan infotaiment terkesan “memanasmanasi” kehidupan pribadi seseorang, khususnya para selebritis. Selain itu, tayangan infotaiment juga sering membawa ranah pribadi ke dalam tayangannya. “Ini pendapat pribadi tentang infotaiment, ada kesan memanas-manasi.

Tapi sayang dan tidak bisa dipungkiri bahwa masyarakat banyak yang suka tayangan infotaiment. Saya melihat ada beberapa artis yang cerai garagara infotaiment,” katanya. KPI melontarkan wacana itu terkait banyaknya pengaduan masyarakat yang kecewa dengan tayangan “infotainment”. Sebagian besar laporan itu menyatakan “infotainment” bertentangan dengan prinsip-prinsip jurnalistik. Awalnya, “infotainment” masuk dalam kategori berita. Namun, KPI akhirnya menemukan berbagai bentuk pelanggaran prinsip jurnalistik dalam setiap tayangannya. (ant)

Komnas HAM

Pertanyakan Pembunuhan Pasutri DENPASAR - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta klarifrikasi Kapolda Bali terkait penyelidikan kasus pembunuhan pasangan suami istri Sugianto Halim dan Fennny Maria di Denpasar. “Klien kami Arief Sugiarto yang menjadi saksi dalam kasus ini, mendapat surat tembusan dari Komnas HAM yang mempertanyakan pelaksanaan penyelidikan oleh Poltabes Denpasar terkait kematian suami istri Sugianto Halim dan Fenny Maria,” kata

Wayan “Gendo” Suardana, penasehat hukum Arief Sugiarto, di Denpasar, Selasa. Dalam surat yang ditandatangani komisioner Subkomisi Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Johny Nelson Simanjutak tertanggal 16 Juli 2010 itu, dikatakan Gendo, kliennya Arief mengadukan ke sejumlah institusi, termasuk ke Komnas HAM mengenai status dirinya yang dikaitkan dengan peristiwa pembunuhan pasutri tersebut. Seperti diketahui, pembunuhan pasutri asal Jember, Jawa

Timur, yang merupakan pemilik toko Sejahtera di Jalan Dr Wahidin Denpasar terjadi pada Jumat, 11 Desember 2009. Korban mengalami luka tusukan senjata tajam Wita dan polisi akhirnya menetapkan dua tersangka, Wayan Agus Indiyanto dan Fahrun alias Fahrun yang kini menjadi terdakwa. Dijelaskan Gendo, kepolisian telah mengkaitkan Arief dengan kasus tersebut, padahal jelas-jelas hal itu dibantah oleh Arief dengan bukti-bukti dan alibi cukup kuat. (ant)

dan jangan menyebarkan lagi kepada orang lain jika menerima SMS seperti itu,” katanya. Menurut dia, isu itu tidak benar, karena pihaknya sudah mengecek semua Polres dan tidak ada kantor polisi yang mengirim SMS kewaspadaan seperti itu. “Mereka juga tidak ada yang menerima laporan penculikan atau laporan kehilangan anak,” katanya. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang mengirim SMS itu dan apa motifnya. Terkait mobil yang disebut milik “penculik” yaitu APV warna silver dengan nomor polisi (nopol) L-1857-GU seperti yang disebut dalam SMS, ia memastikan data itu tidak benar. “Berdasarkan catatan kepolisian, nopol yang dise-

butkan itu adalah nopol untuk jenis mobil Toyota Terios dan bukan APV. Waspada memang perlu, tapi tidak perlu percaya SMS berantai yang terbukti tidak benar itu,” katanya. Sentra komunikasi Sementara itu, jajaran Polda Jatim menjalin kerja sama dengan Sentra Komunikasi (Senkom) menggelar pelatihan dan pembekalan kepada anggota Senkom se-Jatim untuk meningkatkan dan menjaga Kamtibmas lebih kondusif. “Pembekalan anggota Senkom dilakukan agar mereka bisa melaksanakan fungsi sebagai pamswakarsa dan mandiri dalam membantu kepolisian menjaga Kamtibmas,” kata Ketua Senkom Pusat Brigjen purn Edi Mulyadi. (ant)

Satu Pendulang Emas

Mahasiswi Unair SURABAYA - Humaira (21), mahasiswi jurusan kimia, fakultas sains dan teknologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jawa Timur, menciptakan plastik ramah lingkungan yang mudah terdegradasi oleh tanah dalam waktu sepekan. Ini dilakukan karena plastik yang sudah terpakai kerap menimbulkan pencemaran lingkungan karena menumpuknya sampah terlalu lama, sehingga rawan bencana banjir. “Plastik yang biasanya menumpuk dan mencemari lingkungan hingga bertahun-tahun dapat terdegradasi atau terurai dengan tanah hanya dalam kurun waktu kurang dari satu minggu,” ujar gadis kelahiran Jombang

SURABAYA - Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur Kombes Pol Pudji Astuti menyatakan pesan singkat elektronik (SMS) tentang penculikan anak itu tidak benar. “Itu (isu) tidak benar, karena itu kami akan terus melakukan penyelidikan,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Pudji Astuti di Surabaya, Selasa. Ia mengemukakan hal itu menanggapi isu penculikan anak yang menyebar lewat SMS sejak Juni lalu, di antaranya di Sumenep, Pamekasan, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Probolinggo, Kediri Bojonegoro, Tuban, Sidoarjo, dan Jombang. “Kami imbau masyarakat tidak perlu resah

Lebih lanjut dia mengemukakan, bahan yang digunakan untuk pembuatan plastik biodegradabel ini antara lain pati lidah buaya, kitosan, dengan gliserol sebagai “plasticizer”. “Lidah buaya mengandung ‘polisakarida’ yang dapat membentuk lapisan film plastik yang memiliki sifat antibakteri, sedangkan kitosan mengandung protein untuk memperkuat sifat mekanika atau kekuatan plastik, serta gliserol sebagai ‘plasticizer’ yang ramah lingkungan untuk memberikan kelenturan atau elastisitas pada plastik,” tukas alumnus SMA Negeri 2 Jombang tersebut. (ant)

Meninggal Akibat Longsor TIMIKA - Seorang pendulang emas tradisional bernama Karius Murib meninggal dunia setelah kamp yang mereka tempati di Kali Bua dekat Kampung Utikini Lama, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, diterjang longsor pada Senin malam sekitar pukul 21.00 WIT. Pejabat Sementara Kapolsek Tembagapura AKP Milwani mengatakan jumlah korban meninggal satu orang, sementara korban lukaluka sebanyak 13 orang. “Sampai sekarang para korban ada yang masih dirawat di Rumah Sakit Waa Banti, sebagian di RS Tembagapura dan yang lainnya sudah diperbolehkan kembali ke ru-

mah mereka,” jelas Milwani. Ia mengatakan, peristiwa longsor itu terjadi akibat curah hujan yang tinggi di wilayah Tembagapura dalam beberapa hari terakhir. Longsor itu juga menyebabkan dua buah kamp (tempat tinggal sementara) para pendulang tradisional hanyut terbawa material batu, pasir dan air bandang. Adapun korban meninggal (Karius Murib), katanya, merupakan warga Kampung Utikini Lama Tembagapura dan rencananya akan dikebumikan pada Rabu (21/7). Sebelumnya, Manajer Corporate Communications PT Freeport Indonesia Budiman Moerdijat membenarkan terjadi peristiwa longsor di Kampung Utikini Lama, Distrik

Tembagapura, di luar areal pertambangan Freeport. Menurut Budiman, Freeport melalui Emergency Response Group (ERG) telah memberikan bantuan kepada para korban yang mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu anggota Komisi B DPRD Mimika Wilhelmus Pigai menyatakan prihatin dengan seringnya jatuh korban di pihak pendulang tradisional saat sedang mengais butiran emas di Sungai Aijkwa (Kali Kabur). Sungai Aijkwa menjadi sarana mengalirkan material tailing Freeport dari pabrik pengolahan di Mile 74 Tembagapura ke wilayah dataran rendah di samping Kota Timika. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 21 Juli 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu