Edisi 21 Mei 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 96 tahun IV Jumat, 21 Mei 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Kecewa, Anggito Mundur

Pasar Belum Merespon

Waspadai Krisis Eropa

MANTAN Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membenarkan pihaknya menerima surat dari Anggito Abimanyu perihal pengunduran diri sebagai Kepala Badan Analisa Fiskal Kementerian Keuangan...hal. 1

PELEMAHAN bursa Wall Street berimbas pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis melemah, sementara sentimen dalam negeri dengan terisinya kursi Menteri Keuangan...hal. 2

PEMERINTAH akan mewaspadai krisis yang terjadi di negara-negara Eropa khususnya Yunani sebagai tantangan ekonomi Indonesia dalam merumuskan kebijakan fiskal tahun 2011...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Gesang

Akhiri Riwayat

Satgas Pertanyakan

Perwira Tinggi Polri Belum Tersentuh JAKARTA - Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Denny Indrayana, mempertayakan belum ditetapkannya atasan para penyidik yang menangani perkara Gayus Halomoan Tambunan. Polri harus menjelaskan secara transparan tetang belum tersentuhnya perwira tinggi Polri. ‘’Menurut saya, bukti hukum akan sangat aneh kalau masalah pemblokiran rekening itu kemudian tidak terkait dengan Raja (Brigjen Pol. Raja Erizman). Pencairan pemblokiran dana Gayus yang tanda tangan adalah Raja,” katanya di Jakarta, kemarin. Denny mengatakan, penyidik harus terus mencari alat bukti yang dapat menunjukkan keterlibatan atasan para penyidik. ‘’Pembuktianpembuktian harus dilanjutkan. Apakah kemudian dia Raja Erizman menjadi tersangka atau tidak itu kewenangan penyidik dan yang menentukan bukan satgas. ‘’Kemudian harus dipaparkan kenapa nama-nama ini (tidak jadi tersangka), supaya tidak timbul pertanyaanpertanyaan bahwa itu tidak menjadi tersangka karena menjadi posisi Brigjen. Harus dijawab secara transparan,” tegas dia.

Seperti diberitakan, Raja yang menandatangani surat pembukaan pemblokiran rekening Gayus. Saat itu, dia menjabat Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menggantikan Brigjen Edmod Ilyas. Secara terpisah, Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Edward Aritonang mengatakan, tim independen belum memiliki alat bukti untuk menjerat pidana atasan para penyidik. Saat ini, penyidik masih terus menyidik kasus Gayus. Seperti diketahui, Polri baru menetapkan dua penyidik Gayus sebagai tersangka yaitu Kompol Arafat dan AKP Sri Sumartini. Mengenai pembukaan pemblokiran rekening Gayus, kata Edward, adalah tugas Raja dan pembukaan itu tidak melanggar hukum. ‘’Pembukaan rekening itu tugas dia (Rajared). Kenapa dibuka, karena berkas sudah P21. Itu ketentuannya. ‘’Jadi saya katakan sekali lagi, ini belum finish. Katakanlah pak Susno Duaji punya saksi keterangan atau alat bukti yang bisa menguatkan, ya silahkan,” jelasnya seraya mengatakan, penyidikan masih berlangsung dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru. (nas/son)

Suluh Indonesia/sep

PAMIT - Mantan Menkeu Sri Mulyani Indrawati dan Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso melambaikan tangan sebelum memasuki ruang Sidang Paripurna DPR RI tentang Ekonomi Makro dan Fiskal di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin.

SOLO - Setelah menderita sakit cukup lama karena usia tuanya, maestro keroncong Gesang Martohartono (92) meninggal dunia sekitar pukul 18.00 WIB di RSU PKU Muhammadiyah Solo, kemarin. Gesang meninggal setelah mendapat perawatan secara intensif sejak 16 Mei lalu. Jenazah Gesang rencananya dimakamkan di TPU Pracimalaya, Makam Haji Surakarta, Sabtu (21/5) besok. Menurut Yani Effendi, anak keponakan Gesang, Gesang sebelum berpulang berpesan kepada masyarakat untuk melestarikan keroncong sebagai bagian dari seni dan budaya Indonesia. ‘’Pesan terakhir, beliau menyuruh melestarikan keroncong,” kata Yani. Yani yang menunggui Gesang selama dirawat di rumah sakit itu mengatakan, sejak beberapa hari lalu Gesang meminta pulang ke rumahnya di Kemlayan, Solo. Tetapi, katanya, dokter tidak mengizinkan karena kondisinya kesehatannya belum membaik. Semasa hidupnya, Gesang dinilai sangat produktif dalam menciptakan lagu-lagu keroncong. Berbagai ciptaanya, tidak hanya disukai banyak kalangan dalam negeri, tetapi juga warga negara asing. Bahkan sejumlah lagunya sudah diterjemahkan dalam berbagai bahasa. Lagu Bengawan Solo misalnya, satu dari sekian lagu yang dialihbahasakan. (ant)

Sri Mulyani Pamitan

Dua Fraksi DPR ‘Walk Out’ JAKARTA - Sri Mulyani menggunakan moment rapat paripurna DPR kemarin untuk mencurahkan isi hatinya sekaligus mengucapkan salam perpisahan. Rapat yang mengagendakan Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun Anggaran 2011 menjadi rapat terakhir Sri Mulyani dengan DPR. ‘’Dalam pertemuan ini, merupakan kesempatan penghabisan untuk saya berdiri di mimbar ini. Saya memohon diri untuk berpisah. Banyak suka dan duka yang kita alami bersama. Ketika dalam kedudukan masing-masing kita bersama-sama untuk menghasilkan yang terbaik

bagi bangsa dan negara ini,” kata Sri Mulyani. Meski dua fraksi, PDIP dan Hanura masih tetap pada sikapnya melakukan aksi walk out memboikot kehadiran dirinya dalam tiap rapat dewan, namun tidak mengurangi rasa hormatnya kepada DPR. Kepada dua fraksi tersebut, Ani panggilan akrab mantan Direktur IMF untuk Asia Pasifik yang akan segera menduduki jabatan barunya sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia mulai 1 Juni nanti ini mencurahkan isi hatinya. ‘’Sering saya menikmati juga dukungan dan pengertian yang saudara berikan. Namun memang, kadang kita salah pa-

ham bahkan bertentangan satu sama lain. Semua itu saya terima dan jalani dengan berusaha keras dengan tidak melupakan bahwa semua pihak memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujarnya. Ani menyatakan bersyukur dan bangga bersama DPR menjadi bagian dari rangkaian sejarah di republik ini, mendapat kesempatan membangun bangsa dan negara serta menyejahterakan rakyat. Salam pamit ditutup dengan permintaan maaf Sri Mulyani kepada seluruh anggota Dewan yang hadir. ‘’Pasti saya telah banyak berbuat kesalahan dan kekeliruan, karena saya manusia,’’ katanya. (har/son)

Ani Berjuang Untuk Indonesia JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berpesan agar mantan Menkeu Sri Mulyani tidak lupa memperjuangkan kepentingan negara berkembang, terutama Indonesia, setelah menjabat sebagai direktur pelaksana Bank Dunia. ‘’Selamat berkarya di pengabdian yang baru semoga sukses. Perjuangkan kepentingan dunia, utamanya kepentingan negara-negara ber kembang termasuk Indonesia,” kata Presiden seusai melantik Menkeu Agus Martowardojo di Istana Negara Jakarta, kemarin. Presiden, atas nama pemerintah dan negara juga mengu-

capkan terima kasih atas pengabdian Sri Mulyani selama menjabat posisi menkeu pada Kabinet Indonesia Bersatu I dan II. ‘’Negara dan pemerintah mencatat kegigihan dan kerja keras saudari. Banyak yang telah saudari lakukan baik dalam keadaan normal maupun krisis,” katanya. Kepala Negara bahkan menilai selamatnya perekonomian Indonesia dari krisis keuangan global beberapa tahun yang lalu juga akibat kerja keras Sri Mulyani sebagai Menkeu. ‘’Saudari mesti bersyukur karena mendapatkan peran sejarah yang penting ini,” katanya.

Pada kesempatan itu Presiden juga mengatakan bahwa tidak semua kerja keras seseorang diingat oleh sesama. ‘’Apa yang kita lakukan termasuk kebaikan tidaklah selalu diingat oleh sesama, tapi percayalah semua itu akan dicatat oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya. Beberapa waktu terakhir, sebelum kemudian mengundurkan diri, Sri Mulyani berada di bawah sorotan publik terkait dengan kasus dana talangan Bank Century. Kasus Century itu tidak hanya menyeret nama Sri Mulyani namun juga Wakil Presiden Boediono. (har)

Ketua KPK Diminta

Jangan Tersandera Masa Lalu JAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi Moh Mahfud MD mengatakan, orang yang menjadi Ketua KPK seharusnya bukan yang tersandera oleh sejumlah kasus masa lalu. ‘’Dia harus bersih dan jangan tersandera kasus masa lalu,” kata di Jakarta, kemarin. Dengan demikian, menurut Mahfud, maka sosok itu akan berani membuat berbagai terobosan saat menangani beragam kasus korupsi karena merasa tidak memiliki beban. Sedangkan bila sosok yang terpilih adalah orang yang tidak bersih dan tidak berani membuat terobosan, kata dia, maka hal tersebut bisa sangat membahayakan institusi. Hingga saat, Mahfud belum bisa untuk mengatakan nama orang yang pantas menjabat sebagai Ketua KPK. Mengenai sejumlah pihak yang mencalonkan dirinya sebagai Ketua KPK, Mahfud menuturkan, hal itu dianggapnya hanya sebatas apresiasi dan peng-

hargaan terhadap dirinya. Namun, ia merasa kurang pantas untuk menjabat sebagai Ketua KPK karena memiliki kebiasaan banyak berkomentar. ‘’Ketua KPK sebaiknya diisi oleh orang yang tidak banyak omong,” katanya. Panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepakat untuk membuka pendaftaran calon pimpinan KPK pada 25 Mei. ‘’Putusan resmi hari ini, pendaftaran diumumkan di koran mulai 25 Mei 2010,” kata Ketua Panitia Seleksi Patrialis Akbar. Patrialis yang juga Menteri Hukum dan HAM menyatakan, panitia seleksi akan mencari dua calon pimpinan KPK. Kedua calon itu nantinya akan dilaporkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan diteruskan ke DPR RI untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Setelah itu, DPR akan memilih satu orang untuk dilantik menjadi pimpinan KPK. (ant)

Menkeu Diminta

Bangun Komunikasi Dengan Parlemen JAKARTA - Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengharapkan Menkeu Agus Martowardojo dapat membangun komunikasi yang baik dengan parlemen. ‘’Saran saya Agus Martowardojo nanti bisa membangun komunikasi yang baik dengan parlemen dan dengan demikian Insya Allah nanti akan bisa bersamasama kita kawal pemerintahan ini,” katanya disela-sela pelantikan menkeu dan wakil menkeu di Istana Negara, Jakarta, kemarin. Agus resmi menggantikan Sri Mulyani sebagai Menkeu, dan Wakil Menkeu Anny Ratnawati setelah dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut Priyo, Agus Martowardojo memiliki rekam jejak panjang dalam bidang keuangan sehingga dengan komunikasi yang baik dengan seluruh elemen

di DPR dapat menghasilkan kinerja yang optimal. ‘’Agus sudah punya track record (rekam jejak) panjang dalam di segi keuangan terutama di sektor riil, saya kira kemampuan itu dengan diperkuat komunikasi baik dengan seluruh elemen di DPR, saya kira nanti banyak hal bisa membantu (tugas) bersama,” ujarnya. Ia mengatakan, pemilihan Agus Martowardojo sebagai menkeu merupakan hak prerogatif Presiden sehingga harus dihormati bersama. ‘’Itu memang hak prerogatif Presiden dan sejauh dalam catatan kami di DPR, Agus termasuk yang cakap sehingga kita yakin kita nanti bisa,” katanya. Sementara itu saat ditanya sikap Golkar mengenai kasus Bank Century, Priyo menegaskan bahwa tidak mundur. ‘’Tidak ada kata mundur,’’ tegasnya. (har)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.