Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Senin, 20 September 2010
OJK Dipaksakan
Rupiah Masih Kompetitif
Terbitkan SOP
KETUA Masyarakat Profesional Madani Ismet Hasan Putro mengatakan pendirian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terlihat sangat dipaksakan karena lebih banyak dipenuhi kepentingan partai politik untuk ...hal. 1
GUBERNUR Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan posisi nilai tukar rupiah yang terus menguat sampai saat ini masih kompetitif untuk kepentingan perekonomian nasional apabila ...hal. 2
KETUA Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia Teguh Satria meminta Kementerian Negara Perumahan Rakyat segera menerbitkan standar operasi dan prosedur dari Fasilitas Likuiditas ...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
No. 174 tahun IV
Suluh Indonesia/ap
MENANG - Pemain Manchester United Dimitar Berbatov merayakan gol kemenangan timnya atas Liverpool 3-2 dalam pertandingan Liga Primer Inggris di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, kemarin.
Reshuffle Kabinet
Tak Mengejutkan
Pesawat Latih Jatuh TANGERANG - Pesawat latih tipe Glider G-217 jatuh di Lapangan Golf Hole 12 Pertamina Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, kemarin, dua atlet nasional terbang layang mengalami patah tulang. Kapolsek Pamulang AKP Agus Widartono di Tangerang, Minggu, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Ketika itu, dua awak pesawat yakni Rudi (34) sebagai instruktur pelatih dan Irfan (27) akan melakukan pendaratan. ‘’Tibatiba saja, pesawat latih yang diterbangkannya gagal mendarat di Lapangan Udara milik PT Pelita Air Service, tetapi terjatuh di lapangan golf,” kata Agus Widartono. Agus menambahkan, kecelakaan disebabkan karena pesawat terhempas angin kencang sehingga gagal mendarat di lapangan udara. Akibat kejadian tersebut, dua awak pesawat mengalami luka serius. Rudi mengalami patah kaki kiri dan Irfan mengalami patah pinggang. ‘’Kedua awak pesawat kini sedang mendapat perawatan serius di RS Fatmawati Jaksel, karena lukanya sangat parah,” katanya. Bangkai pesawat sendiri, Agus menambahkan, pasca kejadian langsung dibawa ke hanggar lapangan udara milik PT Pelita Air Service. Kondisi lapangan golf yang rusak pun langsung diperbaiki. ‘’Semua badan pesawat yang hancur sudah dibawa ke hanggar,’’ jelasnya. (ant)
Jl RE Martadinata
Bisa Amblas Lagi JAKARTA - Akibat ujung utara Jalan RE Martadinata ambles, sisi badan jalan lain RE Martadinata memiliki potensi kembali ambles. Hal ini dikarenakan tanah yang ambles mencapai 5 meter yang kemudian terbawa gelombang pasang surut. ‘’Bisa saja (ambles) kalau melihat kedalaman yang ambles 5 meter dan gerakan tanah yang terbawa gelombang pasang surutHal ini disampaikan Staf Puslitbang Sumber Daya Air Kementerian PU Sudarta di Jakarta, kemarin. Untuk mengetahui kepastian kemungkinan tersebut, lanjut Sudarta, pihaknya mulai mengkaji gerakan air terhadap stabilitas struktur jalan dan pengukuran kecepatan air dengan memasang alat ukur kecepatan air yang dipasang pada kedalaman 8 meter. ‘’Pengukuran stabilitas ini untuk melihat apakah ada gerakan yang bisa mengerosi struktur jalan. Sampel yang diambil adalah tipografi kawasan yang ambles,” ujar Sudarta. Selain itu, ia juga mengungkapkan solusi yang tepat untuk jangka panjang, yaitu memasang tiang pancang sampai ke dasar laut agar gerakan tanah tidak terbawa air. ‘’Kalau dilihat ini gerakan tanahnya lambat,” ungkap Sudarta. Untuk diketahui, Jalan RE Martadinata ambles pada Kamis (16/9) sekitar pukul 03.00. Penyebab amblesnya jalan, hingga kini masih diteliti oleh instansi terkait. (ant)
JAKARTA - Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Heru Lelono mengatakan, kalaupun dilakukan reshuffle atau perombakan kabinet oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, jumlah menteri yang akan diganti tidak banyak. ‘’Saya tidak mengatakan bahwa pasti ada perombakan kabinet. Tapi kalaupun ada, sebaiknya semakin sedikit semakin baik, karena kabinet tetap solid,” kata Heru Lelono di Jakarta, kemarin. Ia menyebutkan, kalau terjadi perombakan kabinet, dimungkin atas dasar pertimbangan kemudahan yang akan ditinggalkan Presiden Yudhoyono pada masa akhir jabatannya. ‘’Presiden SBY mengatakan bahwa dirinya tidak bisa menik-
mati hasil pekerjaan tapi saya akan meninggalkan kemudahan bagi pengganti saya dan menteri harus meninggalkan kemudahan bagi menteri berikutnya,” kata Heru Lelono. Selain didasarkan pertimbangan tersebut, perombakan kabinet juga didasarkan pada hasil survei, laporan Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), pakta integritas dan kontrak kerja yang telah ditandatangani oleh menteri-menteri. ‘’Presiden mengacu pada hasil survei, laporan UKP4, pakta integritas dan kontrak kerja yang ditandatangani oleh para menteri-menteri. Bidang-bidang mana saja yang perlu diperbaiki. Pasti itu menjadi pertimbangan Presiden
untuk melakukan perombakan kabinet,” kata Heru. Presiden, kata Heru, juga akan memperhatikan aspirasi masyarakat terhadap kinerja dari menteri-menterinya. Masyarakat bisa menilai bidang-bidang apa saja yang perlu diganti atau diperbaiki. ‘’Kalau ada perombakan kabinet pun, itu tidak mengejutkan karena Presiden punya target, punya rencana,” katanya. UKP4, menurut dia, tidak menilai kinerja menteri secara keseluruhan, seperti yang dilakukan Presiden. Yang dilakukan UKP4 adalah menilai kinerja menteri dalam kurun waktu tertentu yang mana menteri itu diminta oleh Presiden membuat target penyelesaian kerja. (ant)
Suka Tak Suka
Kunker ke LN Jalan Terus JAKARTA - Meski dikecam, DPR akan tetap melanjutkan rencana kunjungan ke lima negara. Rencananya anggota DPR akan melakukan studi banding ke lima negara yang akan dilaksanakan pada pertengahan September hingga awal Oktober yaitu kunjungan Panja RUU Kepramukaan ke Korea Selatan, Jepang, dan Afrika Selatan. Serta, Panja RUU Holtikultura ke Norwegia dan Belanda. Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan tujuan kunjungan ke luar negeri itu agar DPR mendapat referensi sebanyak-banyaknya untuk kepentingan pembuatan Undang-undang. “Jadi, mau tidak mau, suka tidak suka, DPR harus melakukan kunjungan kerja,” kata Marzuki di Gedung MPR/DPR Jakarta, kemarin. Dia mengatakan, DPR memiliki kekuasan membuat Undang-undang sesuai amanat UUD 1945. Karena itu, kunker ke luar negeri dalam rangka studi banding adalah bagian dari amanat konstitusi yang harus dilaksanakan. Kunjungan
ke luar negeri pun diniatkan agar produk legislasi semakin bermutu, apalagi DPR saat ini belum memiliki badan perancangan Undang-undang dan legislation center. Padahal kekuasaan membuat UU sudah dipindahkan ke DPR, tetapi badannya tidak pindah. Karena itu, ke depan DPR akan membuat badan perancangan Undang-undang dan legislation center. Dengan legislation center maka DPR akan mempunyai database, dan sejarah perundang-undangan Indonesia sejak jaman Belanda sampai saat ini. Dahulu, kata Marzuki, saat kekuasaan membuat undang-undang ada di tangan pemerintah, lembaga eksekutif itu memiliki badan perencanaan Undang-undang. Tetapi ketika eranya sudah berubah di era reformasi, sampai saat ini DPR belum juga memiliki badan perencanaan Undang-undang. Untuk diketahui, kunker anggota Dewan ke luar negeri terkesan pemborosan (har)
Kasus TKW Dianiaya
SBY Minta Dikawal JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyonomeminta Kedubes Indonesia di Malaysia mengawal proses hukum penganiaya Winfaedah, tenaga kerja Indonesia (TKW) korban penganiayaan yang tengah dirawat di rumah sakit di Penang, Malaysia. ‘’Khususnya proses penyembuhan yang bersangkutan dengan dibantu Perwakilan, serta dikawal terus proses hukumnya,” kata Teuku Faizasyah, staf khusus presiden bidang luar negeri di Jakarta, kemarin. Faiza mengatakan, Presiden Yudhoyono memberi petunjuk kepada Dubes RI untuk Malaysia Da’i Bachtiar agar kasus tersebut ditangani dengan baik. Pada kesempatan itu, menurut Faiza, Presiden juga melakukan komunikasi langsung dengan Winfaedah. ‘’Presiden sudah berbicara langsung dengan Winfaedah, TKI korban penganiayaan yang tengah dirawat di RS di Penang, Malaysia,” katanya. Menurut Faiza, dalam komunikasi itu, Winfaedah menceritakan penganiayaan yang dialaminya. Winfaedah (26), TKI asal Lampung itu, selain mengalami penganiayaan fisik juga menjadi korban pemerkosaan. Ia kemudian dibuang pelaku di jalan dan ditemukan warga pada 13 September. Pemerintah Indonesia, kata Faiza, mengapresiasi Kepolisian Penang di Malaysia yang berhasil dengan cepat menangkap majikan Winfaedah sebagai pelakunya karena semula tidak diketahui persis alamatnya. Sementara itu berdasarkan laporan dari Dubes Dai Bahtiar penganiayaan yang menimpa Winfaedah sudah terhitung teramat berat sehingga kondisi fisik korban sangat memprihatinkan dan mengalami depresi. Sementara itu, Kepala polisi Georgetown, Gan Kong Meng mengatakan, wanita asal Lampung itu telah disiksa dan diperkosa oleh majikannya. Ia mengaku dipukul kepalanya, tangan dan kakinya dengan ikat pinggang (gesper) hingga cedera parah, dadanya disterika, punggungnya disiram air panas, bahkan beberapa kali diperkosa oleh majikan laki-lakinya. Hasil pemeriksaan rumah sakit menunjukkan adanya lukaluka di kemaluan korban diduga akibat pemerkosaan. Majikan perempuan, kata korban, ikut memukuli jika dirinya tidak melayani majikan laki-laki yang profesinya sebagai kontraktor pemotongan rumput. Dalam kondisi luka parah, majikannya yang beretnis Malaysia etnis India membuang WF di Taman Cenderawasih, Nibong Tebal. WF terkapar selama 12 jam di pinggir jalan hingga seorang pejalan kaki menemukan dan membawanya ke kantor polisi. (ant)
TNI dan Reformasi Internal PANGLIMA TNI Jenderal TNI Djoko Santoso menitipkan kelanjutan reformasi TNI pada penggantinya di periode mendatang. Apa saja yang menjadi prioritas reformasi di tubuh militer ini ? Usai melakukan gerak jalan santai bersama prajurit di Mabes TNI Cilangkap, Minggu, Jenderal Djoko santoso mengatakan, secara subtansial TNI telah melaksanakan beberapa hal pokok terkait reformasi internal TNI sesuai UU No34/ 2004 tentang TNI.“Secara subtansial, kita telah melakukan beberapa poin reformasi inter-
nal TNI sesuai UU No34/2004,” kata Djoko. Djoko menuturkan UU No34/2004 mengamanatkan agar TNI tidak lagi berpolitik, tidak lagi berbisnis, mengikuti sistem peradilan sipil jika terbukti seorang prajurit TNI aktif melakukan tindak pidana, dan peningkatan profesionalitas serta kesejahteraan praju-
Djoko Santoso
rit. ‘’TNI kini tidak lagi berpolitik, Terbukti pada Pemilu 2009
TNI netral, dan tetap menjaga netralitasnya. Begitu pun TNI tidak lagi berbisnis,” ujarnya. Terkait UU Peradilan Militer, Djoko mengatakan, TNI menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan politik pemerintah dan DPR dalam perumusan undang-undang tersebut. Sedangkan persoalan profesionalitas, Panglima TNI menyatakan, hal itu merupakan domain TNI tetapi tidak dapat dilepaskan dari campur tangan pemerintah. “Untuk profesionalitas TNI, itu memang domain Kami, teta-
pi tidak bisa dilepaskan dari campur tangan pemerintah. TNI telah berupaya antara lain dengan penyesuaian kurikulum pendidikan dan latihan sesuai tantangan dan ancaman yang dihadapi,” ujarnya. Sementara di bidang kesejahteraan prajurit, Djoko mengatakan, pihaknya telah melakukan kenaikan Uang Lauk Pauk (ULP) setiap tahun hingga pemberian gaji ke-13. ‘’Insya Allah, pada tahun ini pemerintah dapat memberikan renumerasi di TNI,” kata Panglima TNI. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Senin 20 September 2010
2
HBKB di Kota
K ilas
Semarak
Banjir Mulai Surut PROGRAM refungsi saluran air yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta terbukti efektif mempercepat surutnya air saat banjir terjadi. Bahkan, tiga RT di RW 010 yaitu RT 08,09, dan 010, Kelurahan Kebonbaru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, yang sempat terendam banjir kiriman sejak pukul 03.00, kini telah surut sehingga warga bisa beraktivitas normal kembali. Suharti (42) warga RT 10/010 mengaku, banjir yang menggenangi pemukiman warga surut sejak pukul 08.00. Sehingga tidak ada warga yang mengungsi. Selama bulan puasa hingga saat ini, tambah Suharti, terhitung sudah enam kali banjir di wilayahnya. Ketinggian air terparah mencapai 1,5 meter, selebihnya hanya sekitar 50-100 cm saja. Untuk mengatasi banjir di wilayah itu, rencananya akan dibuatkan tanggul penahan air. Namun, hingga saat ini belum ada lagi pembicaraan antara warga dengan pihak kelurahan terkait tindak lanjut pembuatan tanggul pencegah banjir tersebut. (ant)
Stasiun Gambir Sepi ARUS balik di Stasiun Gambir Jakarta Pusat sudah menurun dengan jumlah kedatangan 3.457 orang. Menurut Wakil Kepala Stasiun Gambir Basyir, dari 3.457 orang tersebut, sekitar 2.074 penumpang memilih turun di Stasiun Gambir sedangkan sisanya turun di Stasiun Jatinegara. Basyir menjelaskan berdasarkan data sementara, jumlah arus balik tertinggi terjadi pada H+4 atau tanggal 15 September dengan total penumpang 14.572 orang dan H+5 (16 September) dengan jumlah penumpang 13.839 orang. Sementara itu, Kepala Pengamanan Obyek Gambir, AKBP Supriyadi mengatakan, kondisi keamanan di stasiun kondusif dan, hingga H+7, calo tiket yang telah diamankan sebanyak enam orang. Sementara itu, sejumlah penumpang mengeluhkan fasilitas kereta. Meski kelas eksektif, tetapi fasilitas yang dinikmati penumpang tidak lebih dari kelas ekonomi. (ant)
Kontainer Masuk Kampung SEJUMLAH warga Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara mengaku kesal dengan maraknya lalu lalang kontainer di jalan lingkungan pemukiman menuju pool milik CV Tri Mandiri. Selama ini, perusahaan jasa angkutan berat itu beroperasi di Jl Walang Baru yang merupakan jalan pemukiman sehingga kendaraan warga yang ingin melintas harus bersabar karena terhalang kendaraan besar tersebut. Sadikin, warga RT03/02 mengaku, warga sudah mengeluh sejak dua tahun terakhir, tetapi dibiarkan saja. Ia mengatakan, warga sekitar yang terdiri dari RW 02, 03, 04, dan 05 ini merasa keberatan dengan aktivitas kendaraan berat kontainer tersebut yang sering hilir mudik di lingkungan mereka. Akibat kontainer yang lewat, selain jalan lingkungan menjadi berdebu juga menimbulkan suara bising karena suara kontainer yang hilir mudik tanpa mengenal waktu. (ant)
Suluh Indonesia/ant
BEBAS - Sejumlah warga beraktivitas di jalan Kali Besar Timur yang ditutup dalam rangka hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, kemarin. HBKB dilaksanakan untuk memulihkan mutu udara di kawasan tertentu.
Selamat Datang di Jakarta JAKARTA - Para penumpang Kereta Api tujuan Jakarta saat arus balik lebaran tidak hanya warga Jakarta yang mudik lebaran tetapi ada diantara mereka yang merupakan pendatang baru untuk mengadu nasib di ibukota kota. Hasil pantauan di Stasiun KA Pasar Senen Jakarta Pusat pada Minggu misalnya beberapa penumpang yang tiba di Stasiun tersebut dengan KA Kertajaya tujuan Surabaya Jakarta, mengaku sebagai pen-
datang baru di Jakarta. Fiki Prasetiyo (19) dan Hendri Chandra Kusuma (21), keduanya warga Porong, Sidoardjo, Jawa Timur, yang tiba di Stasiun Pasar Senen, Minggu pukul 08.30 WIB dengan menumpang KA Kertajaya merasa yakin akan sukses di Jakarta. ‘’Kami tahu, di Jakarta banyak razia pendatang baru, tapi dengan bekal persyaratan yang telah kami siapkan kami tidak takut. Kami merantau untuk mengubah nasib dengan
mencari kerja yang halal, bukan untuk menjadi preman atau pelaku kriminalitas lainnya,” ujar Hendri. Hendri berkata seperti itu sebab kedatangannya ke Jakarta sudah dengan persiapan yang matang antara lain ada tempat penampungan dan sudah ada jaminan pekerjaan. ‘’Jadi kami bukan dengan `modal nekat’,” katanya. Di Jakarta menurut dia untuk sementara numpang tempat tinggal di rumah pamannya
Ritual Rutin rahan setempat pukul 20.00, Jumat (17/9) malam. Ia pun langsung menginformasikan pada seluruh warga dengan alat pengeras suara di setiap mushola dan masjid, terutama kepada warga yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung. Warga pun langsung berbenah diri, mengamankan barang-barang berharganya, terutama elektronik ke atas loteng rumah masing-masing agar tidak terkena air. Meski telah mendapatkan informasi banjir sejak tadi malam, warga tetap tidur di rumahnya masing-masing. Sejauh ini tidak ada warga yang mengungsi. “Begitu mendengar akan datang banjir, warga langsung berbenah, membungkusi barang-barang berharga dan disimpan di tempat aman. Warga juga tetap tidur di rumahnya masing-masing, tidak ada yang mengungsi,” lanjut Faisal. Junedi (40), salah seorang warga RT 03/03 Kampung Melayu mengaku, telah membenahi barang-barang elektroniknya yang sempat diamankan. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
LIMBAH - Sejumlah bocah mandi busa dari air yang tercemar limbah di bendungan Waduk Pluit, Penjaringan, Jakut, kemarin. Bocah-bocah tersebut biasa bermain di kawasan yang tercemar limbah industri itu.
WACANA pemindahan pusat pemerintahan dari ibu kota sebagai salah satu upaya untuk mengatasi kemacetan di Jakarta terus mendapatkan tanggapan beragam dari masyarakat. canaan-perencanaan sebelumnya tidak maksimal dan belum secara penuh mendapat dukungan warga dalam tahap implemetansinya, “ ujarnya. Warga adalah stakeholders utama kota. Pembangunan kota berorientasi kepada kepentingan warga kota. Pemanfaatan sumber daya alam juga dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan warga kota. Akan tetapi, pembangunan dan sumber daya alam tersebut memiliki keterbatasan. Karena kota adalah untuk warga dan segala kekurangannya akan menjadi beban warga, maka sudah sewajarnya warga dilibatkan dalam perencanaan
Sipil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, berapa hari ke depan. Hendri dan Fiki menjelaskan, di Jakarta akan bekerja sebagai pelayan di Restoran “Mini Bambu” Muara Karang Jakarta Utara. Walau, gaji yang akan diterimanya tidak besar, tapi di tempat bekerjanya itu disediakan tempat menginap dan makan. ‘’Mudah-mudahan, gaji saya utuh. Jadi saya bisa menabung,” kata Hendri yang tamatan SMA. (ant)
Kawasan Industri JAKARTA - Bekerja sebagai buruk pabrik adalah impian bagi para pendatang baru yang mencoba mengadu nasib di Jakarta. Untuk itu, Operasi Yustisi Kependudukan (OYK) yang akan digelar Pemkot Administrasi Jakarta Timur bakal dikonsentrasikan di kawasan industri seperti di Pulogadung, Cakung, Kampungrambutan, dan Ciracas. ‘’Titik-titik tersebut adalah daerah rawan pendatang baru karena ada magnetnya. Yaitu banyak pabrik dan home industri, sehingga banyak tempat-tempat kost, yang tidak menutup kemungkinan akan disinggahi oleh para pendatang baru. Tempat-tempat seperti itulah yang akan menjadi sasaran utama OYK,” ujar Asep Syarifuddin, Wakil Walikota Jaktim, kemarin. Untuk memuluskan rencana itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas
Perencanaan Kota dari Kita Untuk Kita Banyak kalangan yang setuju dengan wacana tersebut. Namun, tak sedikit pula kalangan yang kontra atas digulirkannya wacana tersebut. Terlepas dari pro dan kontra itu, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta, Djan Faridz menyatakan, apapun perencanaan terkait kota Jakarta, sebaiknya melibatkan partisipasi warganya. ‘’Berbagai usulan untuk perbaikan dan peningkatan kualitas kota tentu saja harus didukung. Perspektif perencanaan boleh saja berbeda-beda. Tetapi yang penting untuk menjadi perhatian adalah mengapa peren-
yang telah menjanjikan pekerjaan. ‘’Saya numpang di rumah pak lek (paman -red) dan sudah menjanjikan pekerjaan untuk saya dan Fiki,” kata Hendri saat berkemas-kemas hendak melanjutkan perjalanan menuju rumah pamannya. Mengingat jaminan itu, Hendri dan Fiki, yakin tidak akan terlunta-lunta di Jakarta, atau tidak akan terjaring razia pendatang baru yang rencananya akan dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan
OYK Sasar
Warga Jatinegara JAKARTA - Surutnya banjir di 15 RT di RW 03, Kelurahan Kampungmelayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, dimanfaatkan sejumlah warga dengan membersihkan rumah mereka masing-masing dari sisa lumpur yang masih menempel di lantai. Sebelumnya, warga harus bersabar di dalam rumah sejak pukul 03.30 menunggu banjir yang tingginya 70-100 cm surut kembali. ‘’Banjir menggenangi ratusan rumah warga dari RT 01-016 RW 03, kecuali di RT 02 karena datarannya lebih tinggi jadi tidak ikut terkena banjir,” kata Faisal, ketua RW 03 di Jakarta, kemarin. Bagi warga sekitar banjir seperti ini merupakan hal biasa yang dialami warga setiap tahun. Mereka tidak kaget atau panik terhadap banjir yang datang secara tiba-tiba walau cuaca di Jakarta cukup terang. Terlebih, sejak pukul 08.00 banjir berangsur surut sehingga warga bisa langsung berbenah membersihkan sisa kotoran yang menempel di dalam rumah mereka. Sebelumnya Faisal mengaku mendapatkan informasi datangnya banjir dari pihak kelu-
JAKARTA - Ratusan warga tampak antusias memadati kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, kemarin.. Mereka datang dari berbagai wilayah di Jakarta untuk memanfaatkan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) yang digelar di salah satu ikon pariwisata Pemprov DKI Jakarta tersebut. Saat digelarnya kegiatan HBKB, kualitas udara di kawasan Kota Tua terbukti semakin membaik dengan tingkat polusi yang mengalami penurunan hingga sebesar tujuh persen. Walikota Administrasi Jakarta Barat, Burhanuddin mengatakan, HBKB yang dilaksanakan di kawasan Kota Tua merupakan agenda rutin sekaligus merupakan kelanjutan revitalisasi Kota Tua yang diproyeksikan menjadi destinasi unggulan wisata budaya dan seni. ‘’Kegiatan ini bagian dari promosi, agar warga Jakarta serta masyarakat Indonesia pada umumnya mengetahui kawasan Kota Tua yang menyimpan sejarah panjang perjalanan Kota Jakarta,” ujar Burhanuddin. (kmb)
Djan Faridz
kota. ‘’Pada kenyataannya sumber daya alam dan pembangunan di kota-kota tidak akan pernah memuaskan semua warga kota. Segala keterbatasan dari ketersediaan sumber daya alam, misalnya lahan untuk perumahan maupun
penyediaan air bersih oleh pemerintah daerah, sarana transportasi, infrastruktur dan hal lainnya, akan menjadi beban warga kota. Sebagai pihak yang menanggung beban tersebut mereka seharusnya dilibatkkan dalam perencanaan kota, “ un-
gkap Djan Faridz. Lebih lanjut dirinya mengemukakan, warga harus dilibatkan dalam proses perencanaan dari tingkat yang paling bawah yakni Rukun Tetangga (RT). Selama ini hal itu juga telah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Meski begitu, pelaksanaannya tentu harus diperbaiki dan ditingkatkan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Ajakan masyarakat untuk terlibat perlu dilalukan melalui publikasi di media massa dengan rentang waktu yang memadai. Jika proses ini dijalankan diharapkan berbagai kebijakan yang memiliki konsekuensi menjadi mudah untuk dinegosiasikan. ‘’Jika Pemerintah Pusat serius menjalankan berbagai pilihan terkait penyelesaian masalah kota Jakarta sebaiknya suara warga didengarkan,’’ katanya. (kmb)
Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta. Nantinya jumlah petugas yang diterjunkan ke lapangan bisa mencapai 150 personil gabungan yang terdiri dari unsur Sudin Dukcapil, Satpol PP, kepolisian, aparat kelurahan hingga tingkat walikota. Kadis Dukcapil DKI Jakarta, Franky Mangatas Panjaitan mengatakan, OYK akan efektif dilakukan pihaknya pada akhir September 2010 mendatang dan dilakukan secara serentak di lima wilayah ibu kota. OYK ini akan terus dilakukan hingga akhir November mendatang. Setiap pelaksanaan OYK, jumlah personil gabungan yang diterjunkan di tiap wilayah adalah sebanyak 150an petugas. Sehingga total petugas di lapangan nantinya mencapai 750-an personil. Anggaran yang dibutuhkan setiap pelaksanaan OYK di masing-masing wilayah adalah Rp 100 juta. (kmb)
Warga Bersihkan
Sisa Kebakaran JAKARTA - Warga Kramat Pulo Dalam II Gg XI RT10 RW04, Kramat, Senen, Jakarta Pusat, melakukan kerja bhakti membersihkan puingpuing bekas rumah yang terbakar pada Minggi dinihari, dengan dibantu puluhan petugas dari Kelurahan. Sampai, pukul 10.00 WIB, puing yang telah berhasil diangkat dari rumah yang terbakar, sudah mencapai dua truk. Di lokasi, masih berserakan puing-puing lain yang belum terangkat. Di tempat lain, juga terlihat kesibukan petugas Sudin Sosial Jakpus yang tengah melakukan pendataan. Selain itu, petugas dari unsur siaga bencana juga terlihat tengah melakukan persiapan untuk membuka dapur umum. Ketua RW04 Abdul Faqih mengatakan rumah yang terbakar dalam musibah yang terjadi pada Minggu pukul 03.30 WIB sebanyak 17 rumah, rumah tersebut dihuni 30 Kepala Keluarga (KK)
atau 117 jiwa. ‘’Kemungkinan kita akan membuka tempat penampungan di Musholla Al Khoiriyah,” katanya. Faqih menjelaskan musibah kebakaran diduga karena korsleting listrik di salah satu rumah warga. ‘’Api berhasil dipadamkan dua jam kemudian, tepatnya setelah petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi dengan mengerahkan 23 armada,” kata Faqih. Sementara itu Ketua RW08 Kelurahan Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Heri N menambahkan di kawasan tempat tinggalnya memang rawan kebakaran, penyebabnya selain karena kesalahan warga yang acapkali menumpuk saklar untuk berapa peralatan juga diduga akibat gardu yang sudah tua. Lurah Kramat, Kecamatan Senen, Jakpus Erik mengatakan sebagian besar areal di wilayahnya adalah pemukiman padat penduduk, dan bangunan pemukiman warga ada yang dibuat dari bahan yang mudah terbakar. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Senin 20 September 2010
3
Calon Kapolri Harus Bebas
Dari Kepentingan Pengusaha JAKARTA - Koordinator Kontras Haris Azhar mengatakan, calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia haruslah seseorang yang terbebas dari kepentingan pengusaha dan mampu memberantas oknum polisi yang terlibat mengamankan sektor bisnis. ‘’Calon Kapolri harus berani meninggalkan andalan dari sektor bisnis untuk mengamankan jasa bagi cukong,” kata Haris di Jakarta, kemarin. Haris menuturkan calon Kapolri harus memiliki komitmen menghilangkan praktik membekingi pengusaha maupun sektor bisnis lainnya agar masyarakat dapat menerima
Kapolri terpilih. Andalan sektor bisnis bagi oknum Polri itu, kata dia, mulai dari pengamanan tempat usaha hingga menjadi eksekutor urusan bisnis bagi pengusaha hitam. Haris menyebutkan, Kontras menerima beberapa kali laporan dari masyarakat terkait dengan adanya oknum polisi yang menjadi beking pengusaha batubara di wilayah Kalimantan Timur. ‘’Ada laporan itu, bahkan polisi terkait dugaan penganiayaan dalam urusan bisnis,” ujarnya. Koordinator Kontras juga menyatakan kepolisian harus memperbaiki kinerjanya guna memulihkan citra dan memili-
ki kepercayaan dari masyarakat. Selain itu, Haris juga menekankan agar Kapolri baru konsisten membangun kepercayaan publik dengan cara meningkatkan pengetahuan sumber daya manusia. Kontras menginginkan kriteria calon Kapolri yang mempunyai integritas dengan tidak memiliki catatan hukum dan penanganan masalah sesuai prosedur. Kemudian aksebilitas untuk mendapatkan kepecayaan dari masyarat, serta memiliki legitimasi, yakni mengerti tentang perundang-undangan. (ant)
Peneliti Lari ke Malaysia JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI (Bidang Pendidikan) dari Fraksi Partai Demokrat Angelina Sondakh mengaku sedih dengan informasi semakin banyaknya peneliti Indonesia ‘lari’ ke Malaysia. ‘’Satusatunya cara yang tercepat untuk mengatasi hal ini, anggaran penelitian harus ditingkatkan, beri kesejahteraan lebih kepada para peneliti ini,” tegasnya di Jakarta, kemarin. Angelina Sondakh menilai, aspek kesejahteraan merupakan faktor yang sangat mempengaruhi eksistensi para peneliti itu, sehingga akhirnya
banyak di antara mereka lebih suka bekerja di luar negeri, terutama di Malaysia. ‘’Saya akan berjuang di Dewan untuk menaikkan anggaran penelitian yang tergerus dengan anggaran rutin, terutama di Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti),” tandasnya. Mantan Putri Indonesia ini mengatakan, keberadaan peneliti bagi Indonesia sangat penting, karena merekalah SDM bermutu yang amat diharapkan mempercepat transformasi bangsa. ‘’Kan sedih sekali mendengar laporan, banyak riset tidak sampai se-
lesai karena kekurangan atau ketiadaan biaya. Padahal, mestinya seluruh riset harus tuntas dan ada tindak lanjutnya untuk diadopsi untuk keperluan publik atau komersial. Sayang sekali jika hal semacam ini terus berulang,” katanya lagi. Angelina Sondakh lalu menambahkan, dia akan mengajak semua rekannya di Komisi X DPR RI dari lintas fraksi, agar sama-sama memperjuangkan peningkatan kesejahteraan para peneliti. (ant)
WV Kampanye MDGs JAKARTA - World Vision Indonesia aktif berpartisipasi dalam Kampanye BangkitBeraksi-Bersuara untuk MDGs untuk mengurangi risiko kematian ibu dan balita, penurunan laju penderita HIV/AIDS, serta peningkatan akses terhadap air bersih. ‘’Kampanye ini kami harapkan menjadi ajang komitmen untuk bergerak bersama dan melibatkan semua pihak mempercepat pencapaian MGDs, khususnya butir 5 yaitu mengurangi rasio kematian ibu dari 228 per 100.000 kelahiran hidup,” kata Asteria Aritonang, Campaign Director World Vision Indonesia di Jakarta, kemarin.
Ia menjelaskan, Pemerintah Indonesia hanya memiliki waktu lima tahun lagi untuk mewujudkan janji mengurangi 3/4 kematian ibu dan 2/3 kematian balita. Jika tidak ada tindakan segera, tidak kurang dari satu juta balita dan ibu melahirkan (950 ribu balita, 60 ribu ibu melahirkan) akan meninggal dalam 5 tahun ke depan. Kampanye ini mendorong para pemimpin dunia yang akan berkumpul di MDGs Review Summit, 20-22 September 2010 di New York, membawa suara rakyat yang menuntut percepatan pencapaian MDGs 2015. Kampanye serupa sudah dilakukan World Vision Indo-
nesia dengan menginisiasi pencanangan Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA) pada Juni lalu, yang diresmikan Menko Kesra Agung Laksono, lewat Komite Pengarah dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sekretaris Eksekutif Komisi Penanggulangan AIDS, dan dua lembaga nonpemerintah, Sentra Laktasi Indonesia dan World Vision Indonesia. Gerakan ini berfokus di 11 provinsi yang mencatat angka kematian balita tertinggi di Indonesia. (ant)
Suluh Indonesia/ant
JATUH - Petugas kepolisian sektor Pamulang melihat pesawat latih jenis Glider dengan nomor lambung pesawat G-217, yang jatuh dilapangan Golf Pondok Cabe, Pamulang, Tangsel, kemarin. Akibat insiden ini, dua penumpang, satu orang instruktur dan siswa mengalami patah kaki.
Agar Pulau Tak Diklaim Asing
Segera Diberdayakan JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Paskalis Kossay dan Tubagus Hasanuddin mengingatkan pemerintah pusat, agar segera memberdayakan pulau-pulau terluar agar tak diklaim pihak asing. Keduanya mengatakan hal itu secara terpisah mengomentari pernyataan Menkopolhukam Joko Suyanto yang mengatakan baru 12 (dari 92 pulau terluar) peroleh perhatian khusus. Paskalis mengemukakan, sebaiknya memang pemerintah pusat dengan menggandeng pemerintah daerah segera melakukan aktivitas pada daerah-daerah dan pulau-pulau terluar. ‘’’’Saya setuju, dengan pengalaman di Provinsi Kepri bahwa langkah
pertama ialah dengan mendatangkan penghuni ke pulaupulau terluar yang kosong,” ujarnya. Legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Papua yang juga di wilayah perbatasan ini menambahkan, untuk efektivitas pengelolaan (awasan tapal batas itu, perlu pula segera membentuk komisi khusus, agar lembaga itu bisa setiap saat meninjau pulaupulau terluar. ‘’Memang sekarang Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) baru beroperasi. Tetapi institusi di tingkat pusat ini perlu instrumen di daerah untuk mengefektifkan pengelolaan pulau-pulau terluar itu,” ujar Paskalis Kossay. Sementara itu, Tubagus
Hasanuddin yang juga Wakil Ketua Komisi I DPR RI mengatakan, semua proses pengelolaan tetap harus dari satu atap, yakni melalui BNPP itu, meskipun dalam operasional di lapangan bisa dibentuk komisi-komisi atau gugus kendali operasi. ‘’Tetapi untuk tahap awal dan sangat prioritas, sebaiknya mengutamakan pemberdayaan pulau-pulau terluar yang berpenghuni dulu, karena masyarakat di situ perlu dibangun dan diberdayakan,” katanya. Sebab, menurut dia, mengisi pulau-pulau kosong harus dilihat efisiensinya serta tentu anggarannya. ‘’Namun, khusus untuk pengelolaan hal-hal yang prioritas, termasuk mendukung Pemda di
wilayah perbatasan, sekarang bisa dikoordinasikan dengan BNPP, terutama menyangkut masalah anggarannya,” kata Tubagus Hasanuddin. Sementara itu, mantan Gubernur Kepulauan Riau Ismeth abdullah menyatakan, pemberdayaan dan pengamanan pulau-pulau terluar milik RI perlu mendapat perhatian khusus pemerintah pusat serta harus diwaspadai dari berbagai upaya pencaplokan pihak asing. Ismeth Abdullah mengatakan, pemberdayaan dan pengamanan pulau-pulau terluar milik RI perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Pusat serta harus diwaspadai dari berbagai upaya pencaplokan oleh pihak asing. (ant)
IMI Desak DPR
Segera Bahas RUU Kelautan
Suluh Indonesia/ade
KEKERASAN - Massa yang tergabung dalam Forum Solidaritas Kebebasan Beragama berunjuk rasa di depan Istana Merdeka Jakarta, kemarin. Mereka mengutuk kekerasan yang mengatasnamakan agama.
JAKARTA - Indonesia Maritime Institute (IMI) mendesak DPR RI untuk segera menyelesaikan dan mengesahkan RUU. ‘’RUU Kelautan merupakan program legislasi DPR RI yang harus selesai dalam tahun 2010 sesuai dengan Prolegnas 20102014, namun hingga kini belum ada pembahasan konprehensif yang dilakukan oleh DPR RI khususnya Komisi IV yang membidangi masalah kelautan,” kata Direktur Eksekutif IMI Paonganan di Jakarta, kemarin. Menurutnya, UU Kelautan merupakan hal yang sangat vital bagi republik ini, mengingat Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia.
Jiwa Nasionalisme
Harus Dikembalikan Secara Gradual JAKARTA - Jiwa nasionalisme yang akhir-akhir ini dinilai makin merosot, harus dikembalikan secara gradual. Demikian dikatakan tokoh Partai Golkar Pinantun Hutasoit di Jakarta, kemarin. Menurut Pinantun, kalau bisa jiwa nasionalisme setara dengan semangat nasionalisme yang menggelorakan perjuangan bangsa Indonesia
dalam merebut kemerdekaan, untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan. ‘’Saya prihatin dengan keadaan sekarang,” kata Pinantun. Ia berpendapat, reformasi yang dilakukan setelah Soeharto turun, maju hanya di bidang demokrasi dan hak asasi manusia (HAM). ‘’Itupun dengan dampak yang tidak kecil, seperti tampak dalam pilkada,
permainan politik uang, mengentalnya pengkubuan etnis, yang bila tak ditanggulangi bisa menimbulkan perpecahan yang lebih besar, seperti yang diinginkan Konferensi Meja Bundar (KMB) kolonial di awal kemerdekaan,” ujarnya. Namun dalam kenyataan lain, rakyat tetap dihimpit kemiskinan. Pasca reformasi, kata dia, mestinya Indonesia bang-
kit menjadi bangsa yang lebih tangguh dan lebih maju dalam segala bidang, dengan tujuan utama lebih memakmurkan kehidupan rakyat. ‘’Apalagi kita mempunyai segalanya, kekayaan alam dan penduduk yang besar,” katanya. Tetapi yang berkembang adalah merebaknya korupsi di semua lini, sdan makin hari kian subur saja. (ant)
UU Kerukunan Beragama Mendesak JAKARTA - Tiga anggota DPR RI dari fraksi berbeda, sepakat mengenai perlunya dibuat regulasi lebih kuat dan komprehensif berbentuk undang-undang untuk mengatur kerukunan hidup beragama antarwarga di Indonesia. Demikian rangkuman pendapat dari Zulkarnaen Djabar (F-PG), Rahadi Zakaria (FPDIP) dan Jazuli Juwaini (F-PKS) di Jakarta, kemarin. Mereka menyatakan itu, mengomentari usulan PDI Per-
juangan tentang sudah waktunya dibuat UU Kerukunan Hidup Beragama (UU KHB), demi memperkuat spirit persatuan kesatuan bangsa dalam wadah keluarga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). ‘’Sebetulnya sudah cukup lama Fraksi Partai Golkar mengusulkan adanya UU KHB ini. Sebab, dengan adanya UU tersebut, sangat sesuai dengan nafas NKRI dan semangat Bhinneka Tunggal Ika,” kata politisi Partai Golkar, Zul-
karnaen Djabar. Artinya, menurutnya, sebagai bangsa melihat keragaman bukan lagi sebagai ancaman, tetapi justru kekuatan yang dahsyat bangsa Indonesia dalam menjawab tantangan zaman. ‘’Selama ini kita terjebak dalam pandangan bahwa kemajemukan itu melemahkan kekuatan bangsa. Bahkan seolah beban laten yang tak terselesaikan. Ini pandangan keliru dan harus diluruskan. Nah, Fraksi Partai Golkar akan terus
berjuang memajukan kekuatan bangsa di tengah kemajemukan itu,” tandasnya. Rahadi menilai, UU KHB itu sangat dibutuhkan dan merupakan salah satu amanat konstitusi untuk menjamin hak paling azasi dari warga negara, sebagaimana diatur dalam UUD. ‘’Selama ini kita hanya mengacu kepada peraturan yang sebetulnya tak dikenal di dalam konstitusi kita, seperti peraturan bersama atau surat keputusan bersama,’’ katanya. (ant)
Selain itu, letak geografis Indonesia sangat strategis karena merupakan lalu lintas perdagangan dunia, sehingga diperlukan suatu kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan wilayah laut Indonesia secara maksimal untuk kepentingan kesejahteraan rakyat Indonesia. Begitu juga, tambahnya, sumber daya alam hayati dan non hayati yang melimpah harusnya bisa termanfaatkan secara optimal. ‘’Belum lagi laut sebagai media perhubungan, pertahanan yang sangat strategis,” katanya. Ia mengatakan, Deklarasi Djuanda tahun 1957 dan UNCLOS 1982 menempatkan Indo-
nesia sebagai negara kepulauan dengan potensi ekonomi maritim sangat besar. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki wilayah laut seluas 5,8 juta km 2 yang terdiri dari wilayah teritorial sebesar 3,2 juta km persegi dan wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) 2,7 juta km2. Selain itu, terdapat 17.840 pulau di Indonesia dengan garis pantai sepanjang 95.181 km, tambahnya, dengan cakupan yang demikian besar dan luas, tentu saja maritim Indonesia mengandung keanekaragaman sumberdaya alam laut yang potensial, baik hayati dan
non-hayati. Konsep Negara Kepulauan (Nusantara) memberikan Indonesia anugerah yang luar biasa, letak geografis yang strategis, di antara dua benua dan dua samudera dimana paling tidak 70 persen angkutan barang melalui laut dari Eropa, Timur Tengah dan Asia Selatan ke wilayah Pasifik, dan sebaliknya, harus melalui perairan Indonesia. ‘’Wilayah laut yang demikian luas dengan jumlah pulau sebanyak 17.504 buah, tentunya memberikan nilai yang luar biasa pada sumberdaya alam seperti ikan, terumbu karang dengan kekayaan biologi lainnya,’’ katanya. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Senin 20 September 2010
4
Gas Elpiji
L intas
Meledak
Mahasiswa UI Ditemukan DUA anggota Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Indonesia, Rendy Eko Oktafiansyah dan Ali Budiharto Haryanta, yang sempat dua hari hilang saat mendaki Gunung Pangrango, ditemukan dalam keadaan selamat di rute menuju Cisarua, Bogor. Humas Mapala UI, Sheila menginformasikan, tim SAR dari Posko Balekambang sudah menjemput kedua pendaki tersebut dan kemudian melakukan pengecekan medis di Cisarua. Rendy dan Ali berangkat pada tanggal 12 September 2010 untuk melakukan pendakian pribadi dengan jalur naik melalui lembah Ciheulang ke Puncak Pangrango dan berencana turun lewat Cisarua pada hari Rabu 15 September 2010. Namun pada tanggal tersebut mereka belum juga terlihat turun. Kemudian Rendy masih sempat memberi kabar melalui pesan singkat telepon selular pada hari Jumat , 17 September pukul 02.00 WIB ke sekretariat Mapala UI di kampus UI Depok. Isinya mengabarkan bahwa mereka dalam perjalanan turun melalui rute menuju Cisarua, tetapi sempat salah jalur dan terhenti di tengah karena terhadang oleh cuaca yang buruk.(ant)
Pelaku Caranmor Ditangkap SATRESKRIM Polsekta Bogor Timur berhasil membekuk tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beroperasi di wilayah Terminal Baranagsiang, Ciawi dan kampus Pakuan. Ketiga pelaku yang diketahui berinisial EF (35), SA (32) dan SU (36), diketahui adalah warga Kampung Jampang, Desa Jampang Kab. Sukabumi, Jawa Barat. Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa sepeda motor dan sejumlah peralatan kunci leter T yang diuga kerap digunakan para pelaku untuk melaksanakan aksinya. Untuk proses pengusutan lebih lanjut, ketiganya langsung digelandang ke Mapolsekta Bogor Timur, untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Kapolsek Bogor Timur, Kompol. Syahsroni mengungkapkan, penangkapan terhadap ketiga pelau ranmor ini berawal dari laporan seorang warga yang mengaku telah kehilangan sepeda motor saat parkir di depan sebuah warnet di depan kampus Pakuan, dan dari informai curanmor itu dilakukan ketiga tersangka. (bas)
20,6 Penduduk Miskin SEKITAR 20,6 juta jiwa penduduk miskin di Indonesia tinggal di pedesaan. Menurut Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia IPB Sumardjo merujuk pada data yang dilansir BPS 2009, jumlah total warga miskin di Indonesia mencapai 32,53 juta jiwa atau setara dengan 14,15 persen dari total penduduk. Sekitar 20,6 juta dari 32,53 juta jiwa warga miskin tersebut tinggal di pedesaan dengan menggantungkan hidup pada berbagai usaha tani maupun nelayan. Angka warga miskin yang tinggal di perkotaan, menurut Sumarjo, jumlahnya jauh lebih kecil yaitu 11,9 juta jiwa. Dikatakannya, kemiskinan yang terjadi di Indonesia dipengaruhi faktor krisis finansial global, kondisi makro ekonomi serta masih lemahnya kinerja pemerintah. Faktor lain yaitu lemahnya keberdayaan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan yang tampak dari lemahnya kemandiian, partisipasi, kemampuan mengakses pengelolaan sumber daya. (ant)
Atasi Banjir
Tangsel Minim Pompa TANGERANG - Dinas Bina Marga dan Pengairan Tangerang Selatan, Banten, mengaku kekurangan pompa penyedot air untuk menanggulangi banjir. ‘’Kita akui bahwa pompa penyedot air untuk membantu menanggulangi banjir sangat minim dari harapan yang ada. Tetapi kita tetap berupaya keras mengatasi banjir dengan peralatan yang ada,” kata Kabid Pengairan Dinas Bina Marga dan Pengairan Tangsel Djudianto di Tangerang, kemarin. Djudianto menjelaskan, saat ini jumlah pompa penyedot air yang dimiliki sebanyak 8 unit. Dua unit pompa penyedot air sudah disiagakan di kawasan tanggul Situ Gintung untuk mengantisipasi banjir dadakan yang merendam jalan dan masjid Jabal Rahma seperti beberapa waktu lalu. Sedangkan enam unit lainnya, berada di kantor Dinas Bina Marga dan Pengairan un-
tuk disiagakan bila sewaktuwaktu terjadi banjir di suatu daerah. ‘’Enam unit pompa disiagakan bila sewaktu-waktu terjadi banjir yang mengenangi perumahan warga atau jalan umum.” katanya. Mengenai penambahan sendiri, Djudianto mengatakan bahwa hingga akhir tahun 2010 ini sudah tidak dapat dilakukan sebab dalam APBD Perubahan tidak dianggarkan. Sedangkan penambahan pompa penyedot air akan dilakukan tahun 2011 mendatang dengan mengajukan anggaran di APBD 2011. Hal tersebut, katanya, juga membutuhkan waktu karena harus mendapat persetujuan dan lelang terlebih dahulu. ‘’Memang sangat riskan, di saat dibutuhkan sangat mendesak tetapi harus dengan prosedur yang lama,” katanya. Ia menuturkan, selama ini pihaknya minta bantuan Pemprov DKI Jakarta untuk memompa genangan air. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PENJAGAAN - Anggota Polres Bekasi melakukan penjagaan ketat di lokasi yang rencana digunakan jemaat HKBP untuk peribadatan di Ciketing Asem, Bekasi, Jabar, kemarin. Jemaat HKBP diinstruksikan beribadah di tempat alternatif di Gedung eks-OPP Bekasi.
Di Tangsel
44 Ormas Ilegal TANGERANG, Sebanyak 44 organisasi masyarakat di Tangerang Selatan, Banten, belum terdaftar secara legal. ‘’Masih ada 44 ormas yang masih berstatus ilegal karena belum terdaftar secara resmi dan memiliki struktur organisasi yang jelas,” kata Kepala Kesbangpolinmas Tangerang Selatan, Nurdin Marzuki, di Tangerang, kemarin. Nurdin menyebutkan di Tangerang Selatan jumlah ormas mencapai 137 yang terdata. Namun, baru 93 ormas yang terdaftar dan menyerahkan semua per-
angkat strukturnya. Hingga saat ini, ormas tersebut memang masih dimintakan kelengkapan datanya. Hal ini, kata dia, untuk menghindari terjadinya konflik antar-ormas yang statusnya ilegal. Namun, Nurdin menegaskan bahwa pihaknya berpatokan pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan dalam menertibkan ormas di kota itu. Kalau memang ormas yang sudah terdaftar maupun yang masih belum legal kemudian melakukan kegiatan dan menganggu ketentraman dan ket-
ertiban, dia menegaskan pihaknya akan menindak tegas. ‘’Kami akan mem-’black list’ ormas tersebut untuk dibekukan dan tidak akan diakui di Tangerang Selatan. Tindakan ini bertujuan agar wilayah ini tidak menjadi ajang konflik ormas,” katanya. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, Ahadi, mengatakan peran ormas di lingkungan adalah untuk menjembatani pemuda dalam melakukan kegiatan. Meskipun memiliki perbedaan bendera atau warna, kata dia, hal tersebut tak menjadi masalah. (ant)
Hasil Verifikasi Dicurigai TANGERANG - Panwaslu Tangerang Selatan, Banten, mencurigai hasil verifikasi calon wali kota dan wakil wali kota jalur perseorangan yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum Daerah. Anggota Panwaslu Tangerang Selatan Bidang Pengawasan dan Penindakan, Sorono Budihardjo, di Tangerang, Sabtu, mengatakan hingga saat ini KPUD belum juga menyerahkan hasil verifikasi calon perseorangan. ‘’Belum ada laporan yang kami terima tentang hasil verifikasi calon perseorangan. Kami mencurigai hasil yang dilakukan oleh KPUD,” kata Sorono Budihardjo di Tangsel, kemarin.
Budi menuturkan, seharusnya KPUD memberikan laporan tersebut. Apalagi, sebelumnya, ribuan suara dukungan yang diberikan dua pasangn calon perseorangan dianggap gagal karena adanya ketidak lengkapan data dan pembatalan dukungan. Kemudian, sebelum resmi ditetapkan sebagai calon, kedua pasangan menyerahkan kembali berkas dukungan yang dianggap kurang sebagai syarat. KPUD lalu melakukan verifikasi berkas dukungan tersebut dan menyatakan bahwa ribuan dukungan kekurangan yang dilakukan sudah memenuhi. Padahal, jangka waktu verifikasi dengan kegiatan KPUD sangat padat.
Kemungkinan terjadinya kesalahan dan adanya indikasi kecurangan hasil yang dikeluarkan oleh KPUD. “Kami menduga bahwa hasil verifikasi dukungan tidak sepenuhnya dilakukan. Karena ada kemungkinan berkas yang tidak dilakukan pengecekan lagi. Apalagi jadwal KPUD sangat padat,” katanya. Anggota KPUD Nasrullah menuturkan, hasil verifikasi yang dilakukan sudah sesuai dengan struktur. Namun, bila adanya indikasi kecurigaan hasil, pihaknya tidak bisa memberikan penjelasan secara detail. “Kami sudah lakukan sesuai dengan prosedur. Nanti laporannya akan diberikan,” katanya. (ant)
Bangun Depok
Dengan Perencanaan DEPOK - Anggota DPR RI Sukur Nababan mengatakan Depok harus dibangun atas dasar rasa kesatuan yang sama, yaitu didasari rasa ke-Indonesiaan. Bahkan dia mengingatkan, jangan ada unsur sara dalam membangun Depok ke depan. ‘’Yang ada anak bangsa Indonsia. Jangan sara,” katanya di Depok, kemarin. Sukur menjelaskan, jika ingin Depok menjadi kota maju dalam hal perekonomian maka harus dibangun dengan perencanaan yang tepat. Menurut Sukur, bisnis properti di Depok saat ini sudah mati. ‘’Kini bergeser ke wilayah penyanga Jakarta lainnya seperti Tangerang,” ujarnya. Sebagai kota penyangga ibu kota, lanjut Sukur, Depok memiliki nilai potensial untuk maju dalam pembangunan. Kalau infrastruktur Depok dapat dikembangkan dan dimajukan dipastikan dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD) Depok. ‘’Untuk itu perlu per-
encanaan yang matang untuk membangun Depok,” katanya. Anggota DPR RI yang juga pengusaha ini membeberkan, jika pemerintah kota memberikan kelonggaran terhadap perizinan dunia bisnis maka secara otomatis investor akan datang dengan sendirinya. “Yang perlu saya tekankan kepada pemerintah adalah beri kemudahan perizinan bagi investor,” tegas Sukur. Sebelumnya, pengusaha asal Depok, Nursi Arsyirawati mengungkapkan, dirinya pernah mengalami kendala dalam mengurus perizinan usaha. Menurut dia, seharusnya ada reformasi birokrasi sehingga para pengusaha tidak harus berbelit-belit mengurus izin. “Sistem satu pintu seharusnya cukup sehingga tidak lagi lama dalam mengurus izin,” ungkapnya. Sebagai warga asli Depok Nursi meminta ke depan pengusaha dapat diberikan kemudahan. (rin)
MELUAP - Sejumlah warga berdiri diatas bendungan Katulampa saat hujan deras melanda wilayah Bogor, kemarin.Hujan deras menyebabkan ketinggian air naik, namun saat ini kembali normal.
CIKARANG - Sebuah gudang limbah plastik di Kampung Pulo Kecil, desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi dilaporkan hancur akibat ledakan gas Elpiji tiga kilogram, kemarin. Ketua RT setempat, Mahdi (33) di Cikarang mengatakan, peristiwa ledakan yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB itu berlangsung cepat dan api diduga berasal dari tabung gas ukuran tiga kilogram yang terletak di bagian dapur tersebut. ‘’Suara ledakan itu terdengar cukup keras, sepertinya dari arah dapur. Pada saat kejadian salah seorang karyawan di gudang itu memang sedang memasak di dapur,” katanya. Menurutnya, suasana di sekitar gudang memang sepi karena seluruh karyawan sudah pulang dan tinggal seorang karyawan yang berada di dapur sedang memasak sesuatu. Akibat peristiwa tersebut, gudang limbah yang berdiri di atas lahan sekitar 500 meter per segi itu ludes dimangsa si jago merah saat kejadian. (ant)
Pengurus HKBP Diminta
Mematuhi Keputusan BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mendesak agar pengurus Huria Kristen Batak Protestan Pondok Timur Indah mematuhi keputusan Wali Kota tentang pelaksanaan ibadat di gedung Eks OPP Jalan Khairil Anwar sebagaimana surat Wali Kota bernomor 452/ 1948.A-Kesos/IX/2010. ‘’Kita harapkan pada Minggu (26/9) jemaat HKBP sudah bisa mematuhi keputusan yang ditujukan ke Pendeta HKBP PTI Mustika Jaya,” kata Wakil Wali Kota Bekasi Rahmad Effendi usai melaksanakan pertemuan dengan ulama dan Umat Islam Kota Bekasi di Pusat Islam setempat, kemarin. Terkait belum dipatuhinya surat Wali Kota pada Minggu (19/9) untuk beribadah di gedung eks OPP itu, Rahmad menegaskan prosesnya butuh waktu. Ia mengibaratkan koreng yang sudah menganga dan tidak akan langsung sembuh. ‘’Kita bersyukur mere-
ka tidak beribadat di Ciketing Asem, tapi menggunakan rumah di Jalan Puyuh Raya untuk menyosialisasikan keputusan pemerintah,” ujarnya. Ketua DPD Golkar Kota Bekasi itu menyatakan telah mendapatkan kabar bahwa keberadaan mereka di Puyuh Raya itu untuk memberitahukan kepada jemaat tentang putusan pemerintah Kota Bekasi. Ia menyatakan bersyukur karena tidak ada gesekan meski keputusan Wali Kota selaku kepala pemerintahan belum ditaati. ‘’Kalau tempat ibadah di Ciketing Asem Pondok Timur Indah itu sudah disegel dan tidak boleh digunakan lagi. Tempat itu rawan setelah penolakan dari warga setempat,” tegasnya. Untuk membuat keputusan yang sifatnya “win win solution”, Rahmad menegaskan perlu waktu dan harus ada itikad baik dari pihak terkait. (ant)
Penerima Aliran Bansos
Dinilai Kebal Hukum DEPOK - Gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) meminta agar kasus bantuan sosial (bansos) senilai Rp 87 miliar dapat diusut secara tuntas dan tranparan. Seperti yang terungkap di pengadilan bahwa ada seorang mantan anggota dewan periode 2004-2009 yang terlibat dalam kasus tersebut. Dalam fakta pengadilan terungkap bahwa anggota dean tersebut menerima dana bansos senilai Rp 125 juta dari Direktur CV Dwi Alma Medika selaku penyedia alat kesehatan. ‘’Dia sudah jelas menerima dana bansos di pengadilan, seharusnya di jerat hukum. Diduga kuat, beberapa oknum kejari Depok menyelamatkan beberapa orang yang seharusnya menjadi tersangka,” kata Koordinator LSM Dobrak Mega Korupsi Bansos 87 Milyar Kasno kepada wartawan di Depok, kemarin. Kasno membeberkan, dalam fakta pengadilan terungkap pula bahwa Mansur selaku
Direktur CV. Dwi Almamedika mengaku ada anggota DPRD provinsi yang kut berperan dalam kasus ini. Fakta tersebut terungkap pada persidangan Senin (5/7). “Fakta persidangan itu kan sudah pasti,” tegas Kasno. Kasno mengatakan, anggota dewan tersebut bahkan telah mengaku menerima aliran dana tersebut. Bahkan, ujar Kasno, yeng bersangkutan menggunakan uang tersebut untuk membayar hutang. “Ini fakta persidangan lainnya yang sudah jelas terbukti,” katanya. Namun dia sangat menyayangkan mengapa hingga saat ini yang bersangkutan belum juga ditahan. Padahal, dari fakta persidangan sudah jelas terungkap. ‘’Kenapa tidak ditahan padahal sudah jelas telah mengakui menggunakan aliran dana bansos,” ujar Kasno. Kasno juga membeberkan sejumlah dugaan kasus korupsi lainnya. “Saat ini kan baru kasus bansos,’’ katanya. (rin)
Menggugat Santunan Kematian WARGA Depok keluhkan proses pencairan santunan kematian yang terbilang lama. Pasalnya, keluarga ahli waris harus menunggu hingga tiga bulan agar dana sebesar Rp 2 juta tersebut cair. Padahal dalam sosialisasi dijanjikan dana akan cair dalam waktu 14 hari. Warga juga mengeluhkan prosedur yang dilalui dinilai bertele-tele. Seperti yang diungkapkan Rahmat, warga Depok Jaya, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas. ‘’Petugasnya bilang kalau uang santunan baru bisa cair tiga bulan,”
kata Rahmat. Selain itu dia sangat menyayangkan, prosedurnya yang berbelit sehingga dirinya harus berkali-kali datang ke kantor Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok. Dikatakan Rahmat, selain menyita waktu, dirinya juga merasa keberatan
dalam hal biaya transportasi. ‘’Ke kantor walikota kan pakai ongkos. Kalau bolak-balik sama aja ngabisin ongkos,” tandasnya. Agus Taslim, pengurus RW 014, Kelurahan Bakti Jaya menuturkan hal serupa. Warganya ada yang belum menerima santunan kematian. “Di lingkungan saya ada keluarga almarhum yang belum terima santunan itu. Padahal janjinya dana itu mengucur kurang dari 14 hari,” ungkapnya. Menurut Agus, keluhan tersebut sudah sering diterima
dan dirinya juga sudah berulang kali menyampaikan hal tersebut. Agus selalu menerima jawaban yang sama saat menyampaikan keluhan warganya. “Warga selalu diminta menunggu,” ujarnya. Agus mengungkapkan, seluruh berkas dan prosedur telah dilengkapi sesuai dengan ketentuan. Namun dia sangat heran mengapa dalam proses pencairan memakan waktu lama. Yang dia tidak habis pikir, dari laporan yang diterimanya, ada sejumlah warga yang menerima santunan
tersebut dalam waktu yang singkat. “Kalau seperti ini warga jelas merasa curiga dan merasa ada perlakuam tidak adil,” tandas Agus. Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Depok, Jeanne Novline Tedja menilai sebagai indikasi sikap acuh pemerintah terhadap warganya. Bahkan pihaknya telah menyampaikan keluhan tersebut kepada insntasi terkait. “Kami sudah sampaikan hal tersebut. Tapi memang belum mendapatkan respons yang selayaknya,’’ katanya. (rin)
pini F OKUS Mempersatukan Indonesia Melalui Seni EKADE tujuh puluhan, grup musik Koes Plus mengeluarkan rangkaian album yang masing-masing berisi lagu tentang Nusantara. Ada tujuh seri lagu tersebut ditambah dengan satu lagu yang berjudul ‘’Nuswontoro’’ yang berbahasa Jawa. Seluruh lagu itu mengumandangkan keindahan, kekayaan dan kejayaan Indonesia. Tidak hanya Koes Plus, grup The Rollies dari Bandung juga menyanyikan lagu tentang keindonesiaan. Secara langsung, generasi muda dekade tujuh puluhan memahami bagaimana keagungan negara Indonesia tersebut. Melalui lagu-lagu ini secara tidak sadar sosialisasi nasionalitas Indonesia tertanam pada benak mereka. Wujudnya di masyarakat, ketika ada sedikit persoalan yang menyangkut soal suku, ras, agama dan antargolongan, langsung mendapat kecaman di masyarakat. Memang benar Orde Baru secara tegas telah menanamkan pola demikian. Tetapi cara lain yang mendukungnya bisa dilihat dari khazanah seni. Yang paling menarik adalah seni suara. Kita mencoba menggarisbawahi persoalan ini di zaman sekarang, mumpung ada nuansa yang sepertinya mulai mengutak-atik rasa kesatuan kita di dalam keragaman Indonesia. Sudah menjadi pembicaraan di mana-mana bahwa kejadian berupa penusukan terhadap jemaat HKBP di Bekasi baru-baru ini tidak bisa diterima nalar, bahkan nalar agama sekalipun. Kita khawatir jangan-jangan hal demikian bisa menjadi inspirasi bagi orang-orang yang memang berkehendak mengacaukan kesatuan Indonesia dan yang lebih fatal lagi mengganti ideologi Indonesia. Sangatlah berbahaya hal ini kalau dibiarkan. Kita pernah mengalami hal demikian sepuluh tahun lalu ketika pecah kerusuhan antaragama di Ambon, juga di Palu, Sulawesi, dan di Situbondo ketika banyak tempat sembahyang dihancurkan. Bentrokan antarsuku juga terjadi di Kalimantan. Seluruhnya bisa kita atasi secara perlahan-lahan. Tetapi, mengapa kemudian muncul lagi konflik bernuansa SARA seperti yang terjadi di Bekasi tersebut? Itulah yang harus kita perhatikan karena sepertinya ada kegagalan kita dalam melanjutkan sosialisasi, melanjutkan pesan-pesan kesatuan kepada generasi muda kita. Di zaman globalisasi sekarang, arus informasi baik yang bersifat ideologi maupun ilmu pengetahuan sangatlah mudah masuk ke Indonesia. Ideologi-ideologi yang ingin memecah belah Indonesia sudah pasti ada. Inilah yang seharusnya kita tangkal dengan baik. Caranya adalah dengan memperkuat sosialisasi itu. Justru di zaman globalisasi ini, sosialisasi tentang kesatuan dalam kebhinekaan sangatlah penting dan frekuensinya harus segera ditambah. Pada konteks itulah, kita soroti bidang seni. Di antara pilar-pilar yang mampu menekan dan mengurangi beban hidup manusia, seperti ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, faktor senilah yang paling mudah menyentuh masyarakat secara luas, apa pun jenis seni itu. Entah seni suara, gerak, lukis, dan sebagainya. Kita berharap para seniman juga menciptakan nuansa persatuan dalam perbedaan pada khazanah Indonesia ini. Dengan cara itu kita berharap tertanamlah nilai-nilai kesatuan negara, sehingga membuat unsur-unsur tertentu yang ingin mengganggu persatuan negara, tidak mampu berkeliaran. Tidak salah misalnya apabila grup-grup musik terkenal sekarang menciptakan lagu-lagu yang bernuansa nasionalis. Ini adalah upaya sosialisasi untuk kepentingan negara. Kita menghargai dunia film yang telah mulai menciptakan film-film yang bernuansa nasionalis. Lihat saja misalnya film ‘’Nagabonar’’ dan serialnya. Itu adalah tema yang nasionalis. Juga kini ada film-film lain yang bergerak di tema tersebut. Kita harap hal demikian juga terjadi pada lagu-lagu populer. Dengan lagu, sosialisasi keindonesiaan akan lebih mudah. ***
D
Bang D
el
Menteri yang akan diganti tak banyak
Yang pasti reshuffle ...
Suluh Indonesia, Senin 20 September 2010
5
Efektifkah Sertifikasi Kompetensi Amdal ? DALAM menyusun dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan atau Amdal sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 11/2006 tentang Jenis kegiatan yang wajib dilengkapi Amdal, diperlukan tenaga ahli bersertifikat Amdal B atau sekarang sertifikat Amdal Penyusun. Namun itu tidak cukup, karena sekarang harus dilengkapi pula dengan sertifikat kompetensi penyusun yang berlaku efektif mulai Oktober 2010. Era sebelum tahun 2004, kursus Amdal dibedakan secara berjenjang yakni kursus Amdal A (Dasar), B (Penyusun) dan C (Penilai). Untuk mendapatkan sertifikat Amdal B, harus punya sertifikat Amdal A. Dengan diberlakukannya Keputusan Menteri LH No.178 tahun 2004 tentang Kurikulum penyusunan, penilaian, dan pedoman serta kriteria penyelenggara pelatihan Amdal, maka kursus Amdal bermetamorfose menjadi kursus Amdal Penyusun dan Penilai, serta tak berjenjang, artinya peminat bisa memilih salah satu dari jenis kursus tersebut. Mengingat Amdal adalah suatu kajian ilmiah yang multidisiplin, maka kurikulum pelatihan pun juga mengakomodasi berbagai bidang ilmu yang manjadi basis kajian Amdal. Kurikulum itu mencakup kebijakan nasional lingkungan, etika lingkungan, hukum lingkungan, penataan ruang, dasar-dasar ekologi, tipologi ekosistem dan kerawanannya, aspek sosial dalam pengelolaan lingkungan, dan ekonomi lingkungan. Selain itu kurikulum juga berisi pengertian proses dan manfaat Amdal, pelingkupan, teknik konsultasi masyarakat, kajian alternatif dalam Amdal, prakiraan dampak, evaluasi dampak, teknik penyusunan dan penilaian Amdal. Juga dampak pada iklim dan atmosfer, dampak bising dan getaran, dampak pada kualitas udara, dampak pada sumberdaya air, dampak pada hidrodinamika kelautan, dampak pada tanah penggunaan lahan dan tata ruang, dampak pada ekosistem perairan, dampak pada flora dan fauna darat, dampak pada lingkungan sosial, dampak pada kesehatan masyarakat. Kurikulum mencakup pula aspek teknis seperti pengelolaan lingkungan, pemantauan lingkungan, metode pengumpulan data, praktik lapang, latihan penyusunan KA, ANDAL, RKL, RPL, ringkasan eksekutif, presentasi, dan perbaikan. Total jam pelajaran untuk kursus Amdal Penyusun adalah 306 jam, dan total jam pelatihan selama 314 jam, dengan materi pelatihan dikelompokan menjadi kuliah, diskusi, praktik, dan latihan.
Oleh : Hefni Effendi*
Tak perlu diklat Keharusan sertifikasi kompetensi Amdal diatur dalam pasal 28 (1) Penyusun Amdal wajib memiliki sertifikat kompetensi penyusun (UU No 32 tahun 2009). Peraturan Menteri LH No 7 tahun 2010 tentang Sertifikasi kompetensi penyusun dokumen Amdal dan persyaratan lembaga pelatihan kompetensi penyusun dokumen Amdal; pasal 8 (b) Ujian kompetensi diikuti oleh calon penyusun dokumen Amdal yang memiliki pengalaman kerja yang dianggap memiliki kompetensi setara dengan yang dipersyaratkan. Pasal ini membolehkan seseorang yang tak memiliki sertifikat Amdal mengikuti ujian sertifikasi kompetensi baik untuk kualifikasi anggota maupun ketua tim studi
Amdal. Dalam praktiknya, untuk mengikuti ujian sertifikasi yang diselenggarakan oleh LSK (Lembaga Sertifikasi Kompetensi, Keputusan Menteri LH No 115 tahun 2009), calon peserta minimal memperlihatkan daftar riwayat hidup (CV) dengan pengalaman keikutsertaan menyusun dokumen Amdal sebagai tenaga ahli. Bahkan untuk kualifikasi ketua, tak perlu punya sertifikat Amdal, dengan memperlihatkan minimal lima kali menjadi anggota tim, sudah diperkenankan mengikuti ujian sertifikasi kompetensi. Dipertanyakan, bagaimana memverifikasi validitas CV? Kursus Amdal yang kurikulumnya sudah didesain sedemikian
rupa, seolah menjadi kehilangan maknanya. Orang akan lebih memilih ujian sertifikasi kompetensi yang singkat, praktis, hanya satu hingga dua hari, dibandingkan mengikuti kursus Amdal yang berdurasi lama. Ilmu lingkungan yang diberikan dalam kursus Amdal secara runut dan holistik seakan dapat disubstitusi dengan contoh soal ujian kompetensi yang beredar dikalangan peserta ujian (dikompilasi peserta ujian sebelumnya), atau dengan mempelajari bahan bacaan yang diberikan, atau menelaah Peraturan Menteri LH No 8 tahun 2006 tentang Metode Penyusunan Amdal. Pengakuan Keahlian Untuk mendapatkan pengakuan formal keahlian (kompetensi), tak perlu susah payah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh LPK (Lembaga Pelatihan Kompetensi, Peraturan Menteri LH No 7 tahun 2010). Cukup ikut ujian sertifikasi kompetensi dengan mempelajari contoh soal, bisa dibantu dengan tanya sana-sini pada peserta sebelumnya, dan bahan lainnya. Kalau lulus, maka anda mengantongi sertifikat kompetensi keahlian Amdal, masa berlaku tiga tahun. “Short-cut” pengakuan keahlian via ujian sertifikasi demikian perlu dipertimbangkan kembali, mengingat sertifikat kompetensi adalah suatu pengakuan formal keahlian yang mengacu Peraturan Menteri LH No 11 Tahun 2008. Seyogyanya ujian sertifikasi kompetensi merupakan rangkaian akhir dari diklat keahlian yang berawal dari keikutsertaan dalam kursus Amdal atau merupakan suatu kegiatan penyegaran dan pembaharuan pengetahuan Amdal bagi peserta yang sudah bersertifikat Amdal. Bukan dengan hanya ujian sertifikasi seseorang dapat dinyatakan kompeten, tanpa berbekal pengetahuan Amdal secara sistematik. Analogi, tak perlu sekolah, cukup ikut ujian atau dilatih melalui bimbingan belajar, jika lulus, anda beroleh ijazah keahlian. Terutama untuk kompetensi ketua tim, wajib dilengkapi dengan kepemilikan sertifikat Amdal B atau Amdal Penyusun, mengingat ketua tim membutuhkan pengetahuan Amdal yang holistik, bukan semata hanya lewat ujian sertifikasi. *Sekretaris Eksekutif PPLH-IPB
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Pasar Tradisonal Tersisih KASUS kebakaran pasar di beberapa tempat dan juga rencana perbaikan pasar tradisional sebaiknya tidak mengabaikan hak pedagang kecil. Selama ini terlihat para pedagang yang akan menempati kiosnya yang sudah terbakar dan direnovasi atau pemugaran kesulitan untuk mendapatkan kembali kiosnya. Bukan karena dilarang, tetapi lebih karena harga jual dan sewa yang ditetapkan kelewat tinggi. Kita tentu setuju bahwa keberadaan pasar tradisional sudah makin terpinggir, terutama karena kondisinya yang memang buruk. Selain becek, pasar tradisional juga sumpek bau serta seringkali kualitas yang meragukan karena mungkin lebih diakibatkan oleh kondisi yang tak segar lagi. Rehabilitasi pasar memang sudah mendesak untuk dilakukan
demi menjaga pasar tradisional agar tidak makin ‘dijajah’ pasar modern yang lambat laun dikuasai asing. Namun, keterbatasan anggaran memang menjadi kendala tersendiri sehingga pasar tradisional begitu sulit berkembang. Pemerintah mestinya bisa turun langsung mengatasi keterbatasan anggaran ini. Itu kalau memang pemerintah serius ingin mempertahankan pasar tradisional. Selama ini pasar modern seperti minimarket sudah begitu menjamur dan masuk hingga pelosok kampung.Jam operasional juga lebih jauh, bahkan saat ini mulai banyak yang beroperasi 24 jam. Apakah ini tidak makin menyingkirkan pedagang kecil. Rasanya, pemerintah harus segera bertindak. Karnoto Kranji, Bekasi
Gaji Baby Sitter PERAWAT anak balita, orang tua jompo atau manula yang dikenal dengan sebutan ‘baby sitter” semestinya bergaji di atas upah minimum provinsi (UMP) yang ditetapkan pemerintah setempat. Kami tidak akan menyetujui kontrak kerja ‘baby sitter” yang kami siapkan kalau akan digaji oleh calon majikannya kurang dari UMP Bambang menjelaskan, sudah 15 tahun yayasannya menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi ‘baby sitter”, sekaligus membantu penyaluran, penempatan, bahkan perlindungan kerja mereka. Sudah lebih dari 4.000 baby sitter disalurkan kerja oleh Yayasan Asih Jaya ke wilayah Jabodetabek. Setiap penempatan kerja baby sitter pasti ada kontraknya, di mana salah satu klausulnya ad-
alah masalah gaji per bulan. Kami setujui itu kontrak kalau gaji yang akan dibayarkan ke ‘baby sitter’ yang kami salurkan di atas UMP. Oleh karena itu, sekarang, standar gaji ‘baby sitter’ di Jabodetabek berada pada kisaran Rp 1.200.000 hingga Rp 1.600.000/bulan pada awal mereka bekerja. Jika ia sudah enam bulan bekerja gajinya harus naik minimal Rp 50.000/ bulan. Majikan pun wajib bertanggung jawab atas biaya perawatan dan pengobatan baby sitter jika sakit, dan biaya perawatan atau pengobatan itu tidak dipotong dari gaji mereka. Bambang Suyanto Ketua Yayasan Asih Jaya Bekasi Utara, Kota Bekasi
Traffic Light tak Dianggap PEREMPATAN Karang Tengah, Jakarta Selatan, yang menghubungkan Komples Adhyaksa, Jalan Lebak Bulus Raya, Bona Indah dan Karang Tengah (Cinere) merupakan kawasan yang cukup ramai dan tak pernah henti dilintasi kendaraan. Kemacetan pun kerap terjadi di perempatan yang terletak tak jauh dari Supermarket Giant itu, apalagi pada jam-jam sibuk. Namun, kemacetan yang terjadi di lokasi itu, seringkali terjadi bukan karena tingginya volume kendaraan yang melintas, melainkan justru kerap terjadi karena rendahnya disiplin para pengendara yang melintas di jalan itu. Lampu lalu lintas (traffic light) yang berada di perempatan itu, yang fungsinya adalah sebagai pengatur lalu lintas kendaraan, kerap hanya dianggap patung tak
bermakna. Para pengendara (baik mobil ataupun motor), kerap tak mengindahkan lampu itu. Mereka tetap melajukan kendaraannya, meski saat itu lampu berwarna kuning atau bahkan merah telah menyala. Saya kerap melihat, sikap ugal-ugalan para pengguna jalan di perempatan itu kerap melahirkan perang mulut antar pengendara, atau bahkan menyebabkan kecelakaan. Kami berharap, pihak berwenang segera menertibkan situasi kacau ini. Jika tidak, cabut saja traffic light di perempatan itu, karena justru akan membahayakan pengguna jalan, karena selalu dilanggar oleh para pengendara kendaraan bermotor. Terima kasih. Yoyok Cinere, Depok
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Senin 20 September 2010
6
Tommy Seran Pertahankan Gelar KUPANG - Tommy Seran memperpanjang gelar juara tinju kelas terbang junior (48,9 kg) Asosiasi Tinju Dunia (World Boxing Association) Asia Pasifik interim dengan kemenangan angka mutlak atas petinju Filipina, Jason Rotoni di Kupang, NTT, Sabtu tengah malam kemarin. Dalam pertarungan 12 ronde tersebut Tommy dari Sasana Rokatenda Palue, Sidoarjo, dinyatakan menang angka mutlak. Tiga wasit hakim memberikan angka sama, masing-masing 116-112 untuk kemenangan Tommy. Meskipun menang, Tommy gagal mewujudkan janjinya untuk memukul KO petinju Filipina itu pada ronde keempat. Dalam pertarungan yang dihadiri Wakapolri Komisaris Jenderal (Pol.) Yusuf Manggabarani itu, awalnya Tommy terlihat kesulitan mengantisipasi serangan cepat Rotoni. Namun, memasuki ronde kedua Tommy sudah mengetahui taktik bertinju Rotoni, sehingga petinju kelahiran Atambua, NTT, 6 April 1983 ini tampil lebih Taktis. Dia berusaha tak meladeni pertarungan jarak pendek yang dikembangkan Rotoni, melainkan terus menjaga jarak pukul sambil melon-
tarkan jab-jab pancingan tangan kirinya. Begitu Rotoni membalas dengan jab, Tommy membalasnya dengan pukulan hook kanan dan straight kirinya. Sambil menghindar ke kiri atau kanan ia juga melontarkan pukulan balasan. Dengan taktik itulah Tommy banyak meraih poin. Puncak penampilan Tommy terjadi pada ronde keenam, ketika beberapa kali dia mendesak Rotoni ke tali ring. Tommy kemudian menghujani petinju Filipina ini dengan kombinasi pukulan jab kiri yang keras disusul straight atau hook tangan kanannya, yang membuat penonton yang sebagian besar pendukungnya berteriak-teriak histeris mengharapkan Tommy menang KO. Namun kemenangan KO tidak terjadi karena Rotoni terus memberikan perlawanan dengan mengandalkan pukulan hook kanan dan straight kirinya yang keras. Memasuki ronde ketujuh hingga ke-12 Tommy tampil seperti kehilangan daya gempurnya. Dia praktis hanya terus menjaga jarak dan memberikan serangan balasan bila petinju Filipina itu menyerangnya. “Saya tampil kurang maksimal karena badan
saya agak sakit. Saya agak flu dan batuk. Cuaca di dalam GOR juga sangat panas sehingga saya kesulitan bernapas. Inilah sebabnya mengapa saya tidak dapat tampil maksimal,” ungkap Tommy. Hal senada juga dinyatakan pelatih Tommy, Yani Malhendo. Dia juga menyatakan cuaca di Kupang sangat panas dan menyulitkan petinju asuhannya tampil maksimal. “Meskipun demikian penampilan Tommy kali ini masih lebih baik ketimbang dua penampilan dia sebelumnya di Bali dan di Batam beberapa waktu lalu,” papar Yani. Tommy Seran merebut gelar juara kelas terbang junior interim WBO Asia Pasifik dengan menang TKO ronde kesembilan atas petinju Thailand, Liempetc Sor Veorapol di Bali, 27 Januari 2010. Dia sukses mempertahankan gelar 10 April di Batam dengan menang angka atas Sornsuknoi dari Thailand. Dengan kemenangan tersebut rekor bertanding Tommy menjadi 20 kali menang (8 kali dengan KO), 1 kali kalah, 1 kali seri. Sementara rekor bertanding Jason Rotoni menjadi 17 kali menang (6 kali dengan KO), 7 kali kalah, 1 kali seri. (ant)
Trianingsih Fokus Pertajam Catatan Waktu SEMARANG - Pelari putri andalan Jawa Tengah, Trianingsih, mulai memfokuskan latihan untuk mempertajam catatan waktu sebelum tampil pada Asian Games XVI di Guangzhou, China, November 2010. Pelatih Trianingsih, Alwi Mugiyanto, ketika dihubungi dari Semarang, Minggu, mengatakan catatan waktu Trianingsih masih jauh dari pelari putri Jepang untuk nomor 10 kilometer. Ia menyebutkan catatan waktu pelari Jepang untuk nomor ini adalah 31,17 menit, sedangkan catatan waktu terbaik Trianingsih adalah 32,49 menit yang diraih saat merebut medali emas SEA Games XXV di Laos, Desember 2009. “Dengan catatan waktu yang diraih Trianingsih ini memang sudah masuk peringkat tiga besar, tetapi kita akan berusaha untuk mendekati catatan waktu yang dicapai pelari Jepang
tersebut supaya bisa bersaing untuk menjadi yang terbaik,” katanya. Menurut dia, mulai sekarang ini volume latihan adik mantan pelari nasional, Ruwiyati, dikurangi, semula berlari menempuh jarak 30-32 kilometer setiap hari, kini di bawah itu. Hanya, kata dia, intensitas latihan untuk kecepatan yang dtingkatkan. “Kami tingkatkan intensitas latihan hingga 1,5 persen,” kata Alwi yang juga pembina dan pelatih klub atletik Lokomotif Salatiga. Pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia di China mendatang, Trianingsih bakal turun pada nomor lari 10 ribu meter atau 10 kilometer dan maraton (42,195 kilometer). Menyinggung persiapan untuk maraton, Alwi Mugiyanto yang juga Pelatih Pelatnas Program Indonesia Emas (Prima), mengatakan, kalau untuk nomor ini faktor nonteknis lebih
mendominasi karena jarak tempuhnya sangat jauh. Faktor nonteknis yang berpengaruh, seperti kondisi cuaca dan kondisi atlet saat bertanding, kemudian lokasi perlombaan juga ikut memengaruhinya. Saat tampil pada lomba lari Hong Kong Open beberapa waktu lalu, kata dia, Trianingsih berhasil keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu 2 jam 43 menit dan mampu mengalahkan pelari tuan rumah yang juga juara Asian Games di Doha, Qatar, 2006. Pelari Hong Kong tersebut, mencapai garis finis dengan catatan waktu 2 jam 44 menit, padahal saat menjadi juara Asian Games yang bersangkutan mampu menembus catatan waktu 2 jam 32 menit. “Saya kira pelari Hong Kong dan Jepang bakal menjadi pesaing ketat Trianingsih pada nomor maraton,” katanya menegaskan. (ant)
Suluh Indonesia/ant
UJICOBA - Pemain timnas U-16, Ricky Bardes (kanan) berebut bola dengan dua pemain Persis Junior, Wahyu Eka (kiri) dan Fery, dalam pertandingan ujicoba menjelang Piala AFF di Stadion Manahan, Solo, Jumat kemarin.
Mundari Tak Anggap Enteng Timor Leste JAKARTA - Pelatih tim Indonesia Mundari Karya menyatakan tak akan menganggap enteng Timor Leste yang akan dihadapi pada pertandingan perdana AFF U-16 Championship 2010 di Stadion Manahan Solo, Senin ini. “Timor Leste memiliki catatan bagus dalam babak kualifikasi AFC U-16 Championship 2010. Kami tidak boleh menganggap remeh mereka. Semoga para pemain kita mampu menunjukkan permainan maksimal karena mereka akan di-
dukung oleh penonton sebagai tuan rumah,” kata Pelatih tim Indonesia Mundari Karya ketika dihubungi Antara, kemarin. Pertandingan Indonesia melawan Timor Leste akan berlangsung Senin petang (18:00 WIB) setelah laga antara China melawan Vietnam yang dimulai pukul 15:30 WIB. Mundari menyatakan kemenangan pada laga perdana sangat penting artinya bagi Indonesia untuk bisa berprestasi dalam turnamen ini dimana timnya
JAKARTA - Jadwal pertandingan Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 direvisi atas permintaan pihak sponsor yang menginginkan pertandingan banyak ditonton oleh masyarakat. Sekretaris PT Liga Indonesia Tigor Shalom Boboy di Jakarta, Minggu mengatakan, revisi jadwal pertandingan terjadi antara medio Oktober hingga Februari 2011. Jadwal yang direvisi mencapai 22 pertandingan. “Perubahan ini murni karena permintaan televisi partner. Mereka minta jadwal pertandingan diubah di hari tertentu
agar lebih ramai,” katanya saat dikonfirmasi. Menurut dia, dari 22 jadwal pertandingan yang direvisi sudah termasuk pertandingan yang akan dilakoni oleh Pelita Jaya dan Bontang FC. Kedua klub tersebut sebelumnya mengajukan keberatan atas jadwal yang ada. Pengajuan keberatan itu, kata dia, berkaitan dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada). “Kami berharap tidak ada lagi revisi jadwal pertandingan hingga akhir November nanti,” katanya menambahkan. Revisi yang dilakukan an-
telah dipersiapkan selama dua bulan. Meski demikian Mundari mengaku tidak mengetahui secara detail perihal kekuatan Timor Leste, namun dengan track record mereka sebelumnya, Timor Leste diakui berpotensi untuk menyulitkan. “Saya tekankan kepada anak-anak agar jangan sampai lengah sedikit pun. Kelengahan bisa mengancam apalagi Timor Leste mempunyai penyerang yang cukup produktif,” ujarnya. Mundari mengungkapkan,
keempat kontestan —dua lainnya adalah China dan Vietnam— sama-sama menjadikan kejuaraan AFF U-16 sebagai bagian dari persiapan mereka sebelum tampil di AFC U-16 Championship 2010 di Uzbekistan bulan depan. “Perwakilan keempat peserta hadir dalam acara pertemuan manajer di Hotel Agas Internasional Solo tadi sore. Umumnya mereka menyatakan optimis menghadapi kejuaraan ini sehingga kita harus ekstra hati-hati,” ujarnya. (grd)
Jadwal ISL Direvisi tara klub yang satu dengan yang lain berbeda. Pertandingan ada yang dimajukan bahkan ada yang dimundurkan dari jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya. Seperti yang terjadi pada Sriwijaya FC. Pertandingan melawan tuan rumah Persija yang seharusnya dilaksanakan Selasa (2/ 11) diundur menjadi Rabu (3/ 11). Begitu juga saat menjamu Arema. Pertandingan dimundurkan dari 25 Januari menjadi 26 Januari. Khusus melawan Persema dimajukan dari 26 Januari menjadi 23 Januari. Untuk pertandingan dua
klub yang mengajukan keberatan yaitu Pelita Jaya dan Bontang FC juga ada yang dimajukan maupun diundur. Pertandingan Pelita Jaya melawan Persela yang seharusnya digeber 18 November mundur ke 5 Januari. Sedangkan Pelita melawan Deltras dari 21 November berubah menjadi 8 Januari. Sedangkan pertandingan Bontang FC melawan PSPS Pekanbaru yang sedianya digelar 23 November dimajukan menjadi 5 November. Sedangkan Bontang FC melawan Persija dimajukan dari 3 Januari menjadi 2 Januari. (ant)
Peboling Nasional
Belum Maksimal di Hongkong Terbuka Budi Sudarsono
Butuh Waktu untuk Padu PALEMBANG - Penyerang Sriwijaya Football Club Budi Sudarsono mengaku masih membutuhkan waktu untuk padu dengan pemain lain dalam menerapkan strategi pelatih Ivan Kolev. “Saya akui belum begitu nyambung dengan beberapa pemain lain, terutama pemain di lini depan. Saya masih membutuhkan waktu untuk mengetahui karakter pemain lain,” kata Budi kemarin. Menurut dia, hal itu lumrah terjadi mengingat para pemain Sriwijaya Football Club (SFC) belum lama bergabung dalam sesi latihan dan beberapa pertandingan. Selain itu, beberapa pemain tidak bisa bersama karena menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jakarta. “Untuk padu, para pemain harus benar-benar beru-
saha dan bekerja keras. Semakin sering bersama, saya yakin lama kelamaan akan ketemu sendiri, termasuk keinginan pelatih Ivan Kolev dalam penerapan strategi dan kekompakan tim,” katanya. “Kolev sebagai pelatih selalu mengarahkan kami untuk dapat menerapkan strategi dan taktik yang dikehendakinya. Memang masih ada yang tidak jalan menurut Kolev, kami pun mengetahui itu,” ucap mantan pemain Persik Kediri dan Persib Bandung itu. Terkait dengan posisinya yang ditempatkan pelatih Ivan sebagai seorang striker, Budi mengaku merasa nyaman dan tidak mempermasalahkan. Hal itudapat dibuktikan saat berlaga pada ajang Inter Island Cup beberapa waktu lalu deng-
an mencetak beberapa gol. “Memang dengan beberapa pelatih dari klub lain saya juga sering diposisikan sebagai gelandang serang. Tapi, bagi saya Kolev lebih tahu posisi yang tepat untuk saya,” ujar dia. Malahan, Budi mengaku yakin dapat menemukan kembali performa terbaiknya bersama Kolev. “Sejak awal saya sudah yakin, bersama Kolev saya akan lebih baik. Hal itu yang membuat saya mau bergabung ke Sriwijaya FC,” ujar dia. Budi Sudarsono sempat memperkuat SFC di pertengahan musim kompetisi 2008-2009, saat tim itu diarsiteki pelatih Rahmad Darmawan. Kemudian di musim kompetisi 2009-2010, dia hijrah ke Persib Bandung, dan pada musim ini kembali lagi ke Sriwijaya FC. (ant)
JAKARTA - Sebanyak empat peboling nasional belum bisa mencapai prestasi maksimal bagi Merah Putih di ajang Hongkong Terbuka yang diadakan pada 13-18 November 2010 karena minimnya peralatan seperti bola boling yang bisa digunakan di semua lintasan. “Seperti halnya Putty Armein yang hanya menduduki rangking ke-18, dan Sharon Limansantoso di peringkat 10. Sedang di putra, Yeri Ramadono di ranking ke-10 dan Diwan Rezaldy Syahrir di peringkat 17,” kata manajer tim boling Asian Games XV Isra M
Tahir menjelaskan di Jakarta, Sabtu kemarin. Menghadapi 150 atlet yang datang dari tujuh negara peserta yakni Malaysia, Singapura, Kuwait, Filipina, Macau, Taiwan dan Uni Emirat Arab (UEA), para peboling nasional hanya tidak mampu bersaing dalam segi peralatan yaitu bola yang bisa menjinakkan semua lintasan. Kondisi itu sepertinya perlu diperhatikan saat mereka diturunkan nanti dalam pertandingan internasional lain sebagai ajang uji coba menuju Asian Games XVI Guangzhou, China,
November mendatang. Begitu juga saat mereka nantinya tampil di Guangzhou, atlet nasional seharusnya sudah tidak boleh kalah dalam segi peralatan tersebut, jika ingin menorehkan prestasi yang maksimal dan mempersembahkan medali bagi Indonesia. Kendala yang dimiliki peboling nasional saat tampil di Hongkong Terbuka ini akan diinformasikan ke Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), dengan harapan selama latihan menjelang Asian Games XVI peralatan yang dibutuhkan bisa dipenuhi.
Dengan terpenuhinya harapan mereka itu, paparnya, atlet putri bisa meningkatkan prestasi yang bakal dipetik di Guangzhou nantinya. Seperti halnya Putty Armein yang meraih medali perak di Doha, Qatar tahun 2006, mungkin bisa meningkat dengan memperoleh medali emas. Bila hal itu terjadi maka harapan untuk menyuguhkan medali emas dari cabang boling akan terpenuhi, atau bahkan bisa menambahnya lagi. Pada tahun 2006, atlet putra Ryan Lalisang menyumbang medali emas bagi tim Merah-Putih. (ant)
Indonesia Gagal ke Empat Besar Junior Asia JAKARTA - Tim bola voli putri Indonesia gagal ke empat besar Asia setelah ditundukkan Thailand 0-3 pada Kejuaraan Voli Asia Junior XV yang berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam, Sabtu kemarin. Manajer tim Bachrum Rosyidi mengatakan, tim Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dalam pertandingan tiga set langsung yang berkesudahan 17-25, 21-25, 10-25. “Anak-anak
sempat tampil bagus dan memberikan perlawanan sengit pada set kedua. Namun, pada set ketiga Thailand sulit untuk dikejar,” ujar Bachrum melalui pesan singkatnya. Dengan kekalahan ini Indonesia masih akan bertanding dua kali lagi untuk membidik peringkat maksimal pada perebutan ranking 5-8. Sementara empat besar dikuasai oleh Jepang, China, Korea, dan
Thailand. Pada putaran pertandingan ranking 5-8, tim Merah Putih pada Minggu (19/ 9) akan berhadapan dengan Kazakhstan. Dengan kekalahan tersebut, maka tim Indonesia belum mampu mengungguli Thailand dalam tiga pertemuannya selama dua pekan terakhir di Vietnam. Indonesia mengalami dua kali kekalahan di ajang Kejuaraan Bola Voli Junior Asia Tenggara
pada pekan lalu. Mereka yang memperkuat tim bola voli putri junior Indonesia, antara lain Aisyah Lailatul, Intansari Dewi, Indri Sari Maya Kurnia, Fajrina Nabila Amalia, Puspa Ningrum Rindy, Yuliana Yolla, Siti Sugandi Wilda, Oksa Viali Destri, Putri Anggraeni Tiara, Lestari Putri, Nugrahaeni Panggih dan Wardani Rosalina. Adapun pelatihnya, Machfud Irsyada. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Senin 20 September 2010
7
Hattrick Berbatov Hancurkan Liverpool MANCHESTER – Striker Bulgaria, Dimitar Berbatov kembali menjadi kunci bagi Manchester United. Kala menjamu Liverpool di Stadion Old Trafford, semalam, Berbatov sukses mencetak hattrick pertamanya di Liga Primer Inggris musim ini dan membawa tuan rumah menang 3-2. Tak hanya itu, hattricknya juga menghancurkan mimpi The Reds yang sempat menyamakan kedudukan di babak kedua. MU sempat unggul 2-0 lewat dua gol Berbatov, tapi dua gol dari bola mati yang dicetak Gerrard membuat skor imbang 2-2. Berba akhirnya menjadi penentu kemenangan lewat gol ketiganya di penghujung laga. Di awal laga, MU berusaha memegang kendali permainan. Di menit kelima, tandukan Nemanja Vidic dari korner Ryan Giggs masih melayang tinggi di atas gawang Liverpool. MU masih terus berusaha menyerang, terutama mengandalkan Nani di sayap kani. Di menit 16, Nani yang masuk kotak penalti Liverpool melepaskan tendangan, tapi melebar. Spesialis tendangan keras Paul Scholes mencoba peruntungan di menit 21. Tapi sepakan Scholes dari luar kotak penalti melambung tinggi di atas mistar. Liverpool bukannya tanpa peluang. Di menit 25, Glen Johnson yang ikut menyerang menendang dari sisi kanan, tapi sepakan kaki kiri Johnson menyamping di kanan gawang Edwin van der Sar. Baru di menit 42, MU sukses mencetak gol perdana. Berbatov menanduk bola masuk gawang Pepe Reina menyambut umpan tendangan sudut yang dilepaskan oleh Giggs. Skor 1-0 buat MU pun menutup babak pertama. Enam menit babak kedua berjalan, MU kembali memetik peluang. Kali ini, tendangan keras Darren Fletcher dari luar kotak penalti membentur badan bek Liverpool dan di depan kiper Reina, ada Berbatov. Reina lebih tangkas mengamankan si kulit bundar dan tak ada gol tercipta. Di menit 56, MU nyaris menambah gol lewat akselerasi Nani dari sayap kanan. Sepakan deras pemain Portugal itu menghantam tiang kiri Reina dan selamatlah gawang Liverpool. Tepat saat pertandingan memasuki marka satu jam, Berba mencetak gol keduanya. Berawal dari umpan silang Nani, bola dikontrol Berba dan dengan membelakangi gawang, ia melakukan tendangan salto yang berbuah gol kedua MU. Menit 62, Liverpool memperoleh hadiah penalti usai Fernando Torres dijatuhkan Jonny Evans di kotak terlarang. Gerrard yang jadi algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk membuat skor jadi 1-2, masih buat tuan rumah. Liverpool sukses menyamakan skor jadi 2-2 di menit 69. Gerrard kembali menjebol gawang MU, kali ini dengan sebuah tendangan bebas nan jitu tepat dari ujung kotak penalti MU. MU akhirnya memastikan kemenangan di menit 83. Bermula dari umpan silang John O’Shea dari sayap kanan, bola ditanduk Berbatov dan meluncur masuk gawang Reina untuk kali ketiga. Kedudukan 3-2 buat kemenangan MU pun tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. (grd)
Tiga Pebalap Nasional Tampil di Korsel JAKARTA - Tiga pebalap nasional, Reza Susienti, Puguh S, dan Tony K dipersiapkan ke Kejuaraan Balap Sepeda Asia di Korsel, 30 September hingga 5 Oktober, sebagai ajang uji coba menuju Asian Games XVI di Guangzhou, China, November 2010. “Sebelum dikirim melakukan ‘training camp’ di Amerika, tiga pebalap Pelatnas Asian Games XVI diuji lebih dulu di Kejuaraan Asia,” kata Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB ISSI, Josep Lumena, di Jakarta, kemarin. Persiapan menuju Kejuaraan Asia di Korsel, kata dia, tiga atlet Pelatnas Asian Games XVI kini berlatih di Yogyakarta, khusus di nomor Mountain Bike (MTB). Lokasi yang ada di Yogyakarta sangat cocok bagi atlet nomor MTB. Menurut dia, bila Reza dan kawan-kawan berhasil mengukir prestasi di Kejuaraan Asia, peluang melakukan penempaan di Amerika terbuka lebar setelah keempat rekannya spesialis nomor “track dan road race” melakukan latihan di Belanda. Dipilih Amerika sebagai tempat penempaan menuju Asian Games XVI, khusus nomor MTB, karena di Negeri Paman Sam banyak event internasional digelar. Melalui pertimbangan itu PB ISSI membatalkan atletnya berlatih di Australia, katanya. “Selain berlatih, tiga atlet yang dipromosikan ke Asian Games XVI di Guangzhou akan menempa prestasi di Amerika dengan harapan prestasi yang dimiliki mengalami kemajuan pesat,” ujar Josep. Josep mengakui Asian Games XVI memiliki persaingan cukup ketat, terutama datang dari Korsel, Singapura, Malaysia, dan tuan rumah China. Upaya mengantisipasi semua itu diperlukan latihan keras, yaitu di Amerika. Namun, untuk mengetahui peta kekuatan lawan sebelum terjun di Asian Games XVI, PB ISSI mengirim tiga atlet tersebut tampil di Kejuaraan Asia di Korsel. Pentas Kejuaraan Balap Sepeda Asia tidak jauh berbeda dengan atlet yang dipersiapkan ke Asian Games XVI. Dengan begitu, lanjut dia, atlet yang turun di Kejuaraan Asia tinggal membenahi kekurangannya setelah kembali ke tanah air dapat diperbaiki ketika mengikuti training camp di Amerika. (ant)
Suluh Indonesia/ap
KEMENANGAN PERTAMA - Pembalap Ducati Casey Stoner akhirnya meraih kemenangan pertamanya musim ini setelah memenangi MotoGP Aragon, Spanyol semalam.
Kuasai Aragon
Stoner Atasi Pedrosa MADRID - Pembalap yang pernah menjadi juara dunia Casey Stoner mengatasi tantangan dari pembalap favorit tuan rumah Dani Pedrosa untuk memenangi MotoGP Aragon, semalam, dan mencatat kemenangan pertamanya pada musim ini. Pembalap Spanyol yang memacu Honda Pedrosa bangkit dari awal balapan yang buruk dan mulai menempel ketat pembalap Ducati asal Australia itu selama pertengahan balapan tersebut. Tapi juara 2007 tersebut, yang memulai balapan dari posisi terdepan, merebut kemenangan dengan jarak yang cukup meyakinkan, lebih dari lima detik. Rekan setim Stoner, Nicky Hayden, dari Amerika
Serikat menyalip Jorge Lorenzo dari Spanyol pada putaran terakhir untuk mencapai finis di posisi ketiga. Meski gagal juara, Lorenzo tetap berada di puncak klasemen dengan 284 poin. Namun selisih poin dengan Pedrosa di urutan kedua semakin dekat yaitu 56 poin, dengan Pedrosa punya 228 poin. MotoGP musim ini masih menyisakan lima seri lagi. Duel ketat antara Casey Stoner dan Jorge Lorenzo langsung terjadi selepas start. Stoner sempat terdepan meski sempat disalip Lorenzo. Namun hanya bertahan sebentar sebab Stoner kembali menyalip Lorenzo dan berada di posisi terdepan di lap pertama. Nicky
Haden menguntit di posisi ketiga disusul Dani Pedrosa dan Ben Spies di posisi kelima. Sementara juara bertahan Valentino Rossi tercecer di posisi ke delapan. Di lap kedua Pedrosa menempel Hayden dan berhasil mendahuluinya di posisi ketiga. Posisi dua terdepan masih milik Stoner dan Lorenzo di lap kedua di mana Stoner membuat gap hingga 1,51 detik. Sayang bagi Lorenzo di lap ketiga ia harus dilewati Pedrosa di sebuah trek lurus dan dia melorot ke posisi ketiga. Hayden masih membuntuti Lorenzo di posisi keempat dan Spies di posisi kelima mengasapi Rossi. Delapan lap berlalu Stoner masih memimpin namun Pedro-
sa setia menguntit dengan perbedaan 1,182 detik di antara keduanya. Sementara Lorenzo masih setia di posisi ketiga dan perbedaannya dengan Pedrosa pun cukup jauh. Di lap ke-9 Pedrosa menempel lebih ketat dengan selisih waktu kali ini di bawah satu detik! Lorenzo dan Hayden masih bertarung memperebutkan posisi ketiga. Rossi masih di urutan ke-8 dan mendapat perlawanan dari Marco Simoncelli di belakangnya. Di lap ke-11 Stoner kembali menjauhkan gap jadi 1,1 detik dari Pedrosa. Duel di Aragon ini tampaknya akan jadi milik dua pembalap yang musim depan akan bernaung di tim sama, Repsol Honda. Rossi
menyusul Simoncelli di posisi ke-7. Masuk ke lap ke-13 pertarungan tetap jadi milik Stoner dan Pedrosa saja sebab selisihnya dengan Lorenzo di posisi kedua mencapai 6 detik. Lorenzo pun tinggal mengamankan posisinya dari kejaran Hayden. Hayden! Pembalap Ducati itu nyaris saja menyalip Lorenzo di posisi ketiga saat memasuki lap ke-20 namun dengan sigap Lorenzo mengamankan posisinya tersebut. Sementara Spies dan Dovisiozo masih berebut posisi kelima. Di lap terakhir Hayden akhirnya mampu menyusul Lorenzo di posisi ketiga saat di tikungan terakhir dan meraih podium pertamanya musim ini. (ant)
Chris John
Naik Ring Pertengahan Desember SEMARANG - Pemegang gelar Super Champions Kelas Bulu WBA, Chris John, direncanakan naik ring untuk mempertahankan gelarnya pertengahan Desember 2010 di Jakarta. Chris John ketika ditemui saat hendak berangkat ke Australia, Minggu malam, mengatakan, untuk sementara ini lawannya masih petinju berasal dari Argentina, Fernando Saucedo. “Tetapi untuk lebih jelasnya, nanti saya kabari setelah saya di Australia bertemu dengan manajer sekaligus pelatihnya, Craig Christian,” kata petinju yang memiliki rekor bertarung 43 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri itu. Suami mantan atlet wushu Jawa Tengah, Anna Maria Megawati itu, mengatakan, dirinya akan berlatih di Sasana
Herry’s Gym di Perth selama sebulan. “Kalau waktu pertarungan masih dua bulan, saya akan berlatih di sana selama sebulan kemudian melanjutkan lagi latihan di Indonesia (tempat pertarungan,red.),” katanya. Menurut ayah dua putri (Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani) tersebut, Minggu (19/9) malam dirinya berangkat dulu ke Jakarta kemudian Senin (20/9) pukul 06.50 WIB terbang ke Perth, Australia. Dua kali pertarungan petinju dengan julukan The Dragon melawan petinju Argentina, Fernando Saucedo, yang kini menempati peringkat 14 kelas bulu WBA, itu ditunda karena Chris John cedera. Pada pertarungan pertama yang rencananya digelar di Bali, 22 Mei 2010, ditunda kare-
Chris John
na Chris John cedera bahu kiri saat menjalani latihan dengan “sparring partner” petinju Australia, Williem Kickket.
Pada pertarungan kedua petinju rencananya dilaksanakan 26 Juli 2010 di Jakarta, tetapi lagilagi Chris John cedera retak
tulang iga kirinya saat latihan dengan “sparring partner” juara nasional kelas ringan. Pertarungan pertengahan Desember mendatang merupakan pertarungan ke-13 bagi Chris John dalam rangka mempertahankan gelar juara dunianya. Sebanyak 12 pertarungan sebelumnya dilalui melalui tarung wajib atau “mandatory fight” antara lain melawan Jose Cheo Rojas/Venezuela, Juan Manuel Marquez/Meksiko, Roinet Caballero/Panama, dan Derrick Gainner/Amerika Serikat). Tujuh kali melalui tarung pilihan atau “choice” yakni melawan Renant Acosta (Panama), Tommy Brouwn (Australia), Jose Cheo Rojas (Venezuela), Osamu Sato dan Zaiki Tekemoto (Jepang), dan dua kali melawan Rocky Juarez (Amerika Serikat). (ant)
Pimpin Liga Jerman
Mainz Kejutkan Bremen
Suluh Indonesia/ap
CETAK GOL – Striker Mainz Marcel Risse setelah mencetak gol ke gawang Werder Bremen dalam laga lanjutan Bundesliga di Bremen, Jerman, kemarin.
BERLIN - Klub kuda hitam Mainz secara mengejutkan mengalahkan Werder Bremen 2-0, sementara juara bertahan Bayern Munich dipaksa main imbang 0-0 oleh Cologna dalam pertandingan Liga Utama Jerman (Bundesliga), kemarin. Bremen yang baru saja ditahan imbang Tottenhan 2-2 dalam pertandingan Liga Champions, dikejutkan oleh gol pemain tengah Marcel Risese dan pemain remaja Andre Schuerrie mencetak gol kedua untuk menjadikan skor 2-0. Bagi Schuerrie, gol tersebut adalah yang ketiga dalam tiga pertandingan yang diikutinya. Bagi Mainz, gol tersebut membuat mereka memimpin klasemen sementara dan menjadi satu-satunya klub yang bermain mereka seluruh empat kemenangan dari empat pertandingan. “Ini jelas bukan
yang diharapkan dari Werder Bremen,” kata Thomas Schaaf, pelatih Bremen, yang siap-siap menghadapi Hanover pada pertandingan berikutnya. “Mungkin inilah hasil terbaik yang kami dan sekarang kami harus berhadapan dengan Hanover, Selasa,” kata Schaaf. Sementara itu pelatih Mainz, Thomas Tuckel menegaskan bahwa timnya bermain penuh percaya diri untuk meraih angka kemenangan di kandang Bremen. “Kami ingin bermain bertahan secara agresif dan tidak membiarkan Werder menemukan irama permainan mereka dan kami berhasil melakukannya,” kata Tuckel. “Kami bermain penuh konsentrasi di sepanjang pertandingan. Sikap kepemimpinan dalam tim juga memberikan semangat kepada untuk percaya bahwa kami bisa menang di Bremen,”
katanya. Sementara itu juara bertahan Bayern masih tak beranjak dari posisi papan tengah klasemen sementara setelah bermain imbang tanpa gol dengan Cologne di Allianz Arena, Munich. Cologne mendapat beberapa kali peluang untuk memenangi pertandingan, membuat kiper Bayern, Hans-Joerg Butt kerepotan menjaga gawang. Sementara Bayern hanya mampu membahayakan gawang lawan pada babak pertama. Hasil imbang tersebut membuat Bayern hanya berada di peringkat kedelapan dengan nilai lima dari empat pertandingan. Meski tidak tampil mengesankan di hadapan pendukung sendiri, pelatih Bayern Lois van Gaal menegaskan bahwa ia tidak terlalu kecewa dengan hasil tersebut. “Saya tidak kecewa dengan permainankami. Kami
mendapat banyak peluang di dalam kotak penalti, tapi sungguh sangat sulit mencetak gol bila terlalu banyak pemain lawan berada di depan gawang,” kata van Gaal mengomentari pertahanan ketat lawan. “Sulit bagi kami untuk mencetak gol. Dalam situasi seperti ini, yang kami butuhkan hanyalah sedikit keberuntungan yang tidak setiap saat kami punyai,” katanya. Pada pertandingan lainnya, Hoffenhein gagal mempertahankan rekor kemenangan 100 persen setelah bermain imbang 2-2 dengan Kaiserslautern. Stuttgart mengakhiri tiga kekalahan secara beruntun dengan cara yang spektakuler ketika pesta gol dengan skor 7-0 menghadapi Borussia Moenchengladbach. Penyerang asal Rusia, Pavel Pogrebnyak mencatat hatrik pada pertandingan itu. (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Senin 20 September 2010
8
Banjir di Jembrana
2 Rumah Roboh DENPASAR - Hujan deras membuat sejumlah kawasan di Negara, Ibu Kota Kabupaten Jembrana, Bali, dilanda banjir. Sedikitnya dua rumah ambrol dan ratusan lainnya di beberapa wilayah di Kabupaten Jembrana, Bali, terendam banjir akibat hujan lebat sejak dua hari lalu. Kedua rumah yang ambrol itu milik Sumarmi (45) dan Hadini (35), warga Dusun Munduk, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Dapur milik Sumarmi roboh total, sementara Hadini harus merelakan kamar tidur dan ruang tamunya ambruk. Bagian-bagian lain dari rumah ini juga terancam roboh karena air deras meng-
gerus tanah di bawah pondasi hingga menimbulkan lubang cukup besar. Baik Sumarmi maupun Hadini mengatakan, mereka baru tahu air menggenangi rumahnya Minggu (19/9) pukul 03.00 Wita. Saat mereka terbangun, air di dalam rumahnya sudah hampir setengah meter, sehingga seluruh keluarganya langsung lari menyelamatkan diri. ‘’Kami bersama keluarga lari ke arah jalan desa yang tidak jauh dari rumah,” kata Hadini. Sumarmi, janda beranak dua baru selesai membangun rumahnya, kemudian roboh diterjang banjir. Padahal untuk membangun rumah tersebut Sumarmi masih memiliki hutang.
Selain di Dusun Munduk, banjir juga merendam ratusan rumah lainnya di Desa Pengambengan. Dari lima dusun yang ada di desa tersebut, ratarata warganya menjadi korban banjir. Namun banjir yang paling parah terjadi di Dusun Munduk dan Kelapa Balian. Salah satu Mandrasah Ibtidaiyah (MI) di Dusun Kelapa Balian tergenang air. Di luar Pengambengan, banjir juga menerjang wilayah Desa Kaliakah, Baluk, Tegalbadeng Barat dan Tegalbadeng Timur. Salah seorang warga di Tegalbadeng Timur mengaku, dirinya sempat melihat empat ekor kambing hanyut melewati aliran air deras di halaman rumahnya. (sur)
Longsor dan Pohon Tumbang
Suluh Indonesia/sur
DISELEMATKAN - Seorang warga menyelamatkan barang-barangnya untuk menghindari kerusakan akibat banjir yang melanda kota Negara, Jembrana, Bali, kemarin. Hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan ratusan rumah kebanjiran dan beberapa diantaranya roboh.
TABANAN - Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Tabanan mengakibatkan sejumlah pohon bertumbangan dan longsor di obyek wisata Bedugul, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali. ‘’Terjadi longsor kecil di dekat Patung Jagung Bedugul,” ujar Kasatlantas Polres Tabanan AKP I Made Punia di Taba-
nan, kemarin. Akibat hujan deras sejak pagi hingga siang, ujar Punia, tebing di sekitar Patung Jagung tergerus sehingga mengakibatkan tanah-tanah di sekitarnya longsor dan menimbun sebagian badan jalan. Longsoran tanah tebing itu sempat mengganggu arus lalu lintas di obyek wisata andalan di Kabupaten Tabanan terse-
but. Kendaraan roda dua dan empat yang hendak pergi ke arah Singaraja ataupun Denpasar berjalan tersendat. Berkat kerja sama petugas kepolisian, Dinas Pekerjaan Umum, dan warga sekitar, akhirnya timbunan longsor tersebut dibersihkan dari badan jalan sehingga setelah satu jam arus lalu lintas kembali normal. (kmb)
Di Terminal Terpadu Merak
Ribuan Penumpang Terlantar MERAK - Ribuan penumpang di Terminal Terpadu Merak (TTM), Kota Cilegon, yang hendak menuju terminal Kampung Rambutan dan Kali Deres terlantar karena tidak adanya bus ke jurusan tersebut. ‘’Sudah hampir satu setengah jam saya belum dapat bus ke Kampung Rambutan,” kata salah seorang penumpang, Riswan Hadianto pemudik asal Lampung, kemarin. Ia menjelaskan, selama ini
belum ada kepastian kapan ia bersama ribuan penumpang lainnya bisa mendapatkan bus. ‘’Tadi sih saya datangi kantor pengurus terminalnya, mereka hanya bilang kami disuruh bersabar,” katanya menjelaskan. Senada diungkapkan oleh Wuri Handayani, pemudik berasal dari Palembang, Sumatera Selatan ini mengaku dirinya sudah sempat naik Bus Kali Deres, namun sesampainya di atas, semua tempat duduk
sudah penuh. ‘’Tidak ada lima menit, bus sudah penuh, sementara bus yang lainnya sama. Semuanya penuh dalam waktu sekejap,” katanya mengungkapkan. Ia belum mengetahui kapan ia akan sampai dirumahnya. ‘’Kalau saja saya punya mobil sendiri di rumah, mungkin orang rumah sudah saya hubungi, dan minta jemput saya di Terminal Merak,” kata dia. Sementara itu, Paino yang
hendak pulang kembali ketempat perantauanya di Bandung, Jawa Barat, mengaku sudah hampir dua jam menunggu bus. ‘’Kata petugas terminal, bus yang dari Bandung segera datang,” katanya menjelaskan. Paino mengaku nasibnya tidak seburuk pemudik yang akan ke Kampung Rambutan dan Kali Deres, karena sampai sekarang belum ada kepastian kapan bus dengan tujuan tersebut akan datang. (ant)
Suluh Indonesia/ant
MENUMPUK - Ribuan kendaraan menumpuk di Pelabuhan Bakauheni, kemarin.Pada puncak arus balik (H+8) ini ribuan kendaraan menumpuk, karena jumlah kapal feri yang beroperasi saat itu tidak mampu mengangkut membeludaknya kendaraan yang akan menyeberang.
Korban Tertimbun Longsor
Ditemukan Tanpa Kepala PURWAKARTA - Mayat Ahmad (60) korban tertimbun longsor di Maniis Kabupaten Purwakarta, Jabar, ditemukan dengan kondisi tanpa kepala. Informasi menyebutkan mayat Ahmad ditemukan saat alat berat mengangkat tumpukan tanah di lokasi longsor blok Intek Desa Citamiang, Kecamatan Maniis. ‘’Mayat korban Ahmad ditemukan Sabtu sekitar pukul 23.00 WIB pada kedalaman lima meter, dalam tumpukan tanah longsor dari
bukit setinggi 200 meter di Citamiang,” ujar Budi Hadibrata, dari tim SAR Pemkab Purwakarta, kemarin. Pemkab Purwakarta terus mengoperasikan sejumlah alat berat untuk membersihkan tanah dan lumpur yang masih menutupi badan jalan jalur Purwakarta-Cianjur. Namun kondisi jalan tersebut sudah dapat dilalui kendaraan, dan lalu lintas Purwakarta-Cianjur atau sebaliknya, kembali normal. Bencana longsor menyusul
hujan yang terus mengguyur, terjadi Jumat malam di beberapa tempat sepanjang jalan dalam kawasan PLTA Cirata, wilayah Kecamatan Maniis. Longsor terparah di blok Intek (Cirata) Desa Citamiang, dan tanah longsor dari tebing setinggi 200 meter, menutupi badan jalan sekitar 300 meter pada perlintasan PurwakartaCianjur. Belum diperoleh konfirmasi upaya pihak-pihak terkait untuk memperkecil terjadinya longsor di kawasan yang
merupakan daerah rawan longsor pada musim hujan seperti sekarang ini. Jalan dalam kawasan PLTA Cirata-Maniis, atau penghubung lalu lintas Kabupaten Purwakarta-Cianjur itu umumnya berada di bawah tebing dengan ketinggian ratusan meter, dan berada ditepi waduk Cirata. Longsor kali ini merupakan yang kedua. Awal tahun 2010, bencana longsor juga berjadi di kawasan itu. (ant)