Skip to main content

Edisi 19 Agustus 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No.158 tahun IV Kamis, 19 Agustus 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Pembahasan RUU OJK

IHSG Naik 19,49 Poin

Diminta Kampanye Komodo

KOMISI XI Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui pembahasan Rancangan Undang-Undang Otoritas Jasa Keuangan dilanjutkan dalam rapat panitia khusus mulai Kamis (19/8) pukul 14.00 WIB. “Besok agendanya ...hal. 1

NAIKNYA harga komoditas mendorong Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia pada Rabu ditutup menguat 19,49 poin. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,64 persen menjadi 3.072,09 ...hal. 2

KEMENTERIAN Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) mengharapkan instansi dan lembaga baik pemerintah maupun swasta turut aktif mengkampanyekan Komodo sebagai finalis keajaiban ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Diplomasi Gagal

Suluh Indonesia/ant

MACET PARAH - Kondisi kemacetan saat jam sibuk di jalan Semanggi-Cawang, Jakarta, kemarin. Pemprov DKI Jakarta merencanakan pembatasan jumlah kendaraan bermotor di kawasan yang selama ini menjadi langganan kemacetan.

JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan barter pembebasan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan tujuh nelayan Malaysia tidak bisa dilakukan karena sudah menyangkut pelanggaran hukum. ‘’Yang jelas, pelanggaran hukum harus ditindaklanjuti. Jadi, jalan keluarnya adalah melalui klarifikasi bukan diplomasi barter,” kata Marzuki di Gedung MPR/DPR, Jakarta, kemarin. Oleh karena itu, Marzuki meminta agar pemerintah melalui berunding dengan pihak Malaysia sehingga dapat diketahui siapa yang sebenarnya telah melakukan pelanggaran hukum. Selain itu, mantan Sekjen DPP Partai Demokrat ini juga mendesak pemerintah segera menuntaskan perjanjian batas laut antarkedua negara sehingga tidak menimbulkan sengketa baru yang memicu disharmonisasi kedua negara bertetangga ini. ‘’Harus segera didudukkan. Masih banyak tempattempat antara kita dengan negara tetangga yang belum final. Itu harus segera diselesaikan supaya tidak menjadi kerancuan mana daerah kita mana yang wilayah mereka. Itu harus jelas agar tidak ada pelanggaran hukum wilayah lagi,” papar Marzuki yang menyayangkan terjadinya dugaan barter dalam insiden pelanggaran wilayah teritorial. (har)

SBY Tolak

Perpanjang Masa Jabatan JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memastikan tidak akan maju lagi sebagai calon presiden untuk periode ketigakali pada tahun 2014 mendatang. Presiden mengaku akan konsisten menjalankan amanat UUD 1945 yang membatasi masa jabatan Presiden hanya berlaku untuk dua periode masa jabatan. ‘’Saya akan konsisten. Yang saya pikirkan, terus melaksanakan pengabdian saya sampai 20 Oktober 2014,” kata Presiden Yudhoyono saat menyampaikan sambutannya pada Peringatan Hari Konstitusi di Gedung MPR Jakarta, kemarin. Kepala Negara mengingatkan semua pihak bisa belajar dari pengalaman masa lalu, di-

mana masa jabatan seorang Presiden terjadi hingga sampai enam kali meskipun dipilih melalui pemilihan umum. Ternyata, menurut SBY, dengan kekuasaan yang begitu lama itu menimbulkan permasalahan dan tidak bagus bagi kehidupan sebuah negara. Terjadi power tends to corrupt, absolute power corrupts absolutely. ‘’Maksudnya adalah makin besar kekuasaan, godaannya akan makin besar untuk melakukan penyalahgunaan,” paparnya. Dalam berpolitik, Presiden mengingatkan agar jangan bersiasat untuk kepentingan pribadi dengan mengubah konstitusi. Karena politik, menurut Presiden juga mengenal etika.

‘’Apakah etis seorang pejabat yang masa jabatannya sudah mau berakhir, dikasih saluran barangkali, entah itu istri, anak, atau siapapun, meskipun mungkin, tapi tolong ditimbang-timbang kepatutan dan etikanya,” ujarnya. Isu tersebut menurut Presiden Yudhoyono merupakan isu panas yang bisa meluas menjadi masalah besar bila tidak mendapat penjelasan secara memadai. Penjelasan khusus diberikan supaya tidak masuk angin. ‘’Negara kita ini kadang kreatif memutar sesuatu yang sebetulnya tidak seperti itu. Tentu ini isu panas, karena yang dituduh janganjangan ini SBY yang punya mau,” ujarnya. (har/son)

Polri Dinilai

Tak Mampu Mereformasi Diri JAKARTA - Gubernur Lemhanas Muladi menilai, selama 10 tahun reformasi, Polri tidak mampu memperbaiki dan mereformasi diri, tidak seperti dengan TNI. ‘’Reformasi sudah 10 tahun, TNI sudah melakukan dengan baik. Tapi Polisi tidak. Polisi harus meniru TNI dalam melakukan reformasi, tirulah negara-negara maju,” kata Muladi di Jakarta, kemarin. Menanggapi adanya wacana agar Polri dikembalikan dan menjadi bagian dari Kemendagri, Muladi mengatakan, wacana tersebut boleh-boleh saja, tetapi perlu kajian yang mendalam. ‘’Perlu ada diskusi yang mendalam, karena itu apa yang terjadi adalah produk reformasi tapi segala sesuatu itu bisa dibicarakan kembali. Kalau memang tidak efektif dan problematik. Polisi harus introspeksi dulu lah,” katanya. Anggota Komisi III DPR dari Golkar mengatakan, pengembalian Polri ke Kementerian Dalam Negeri harus secepatnya dilakukan

sebab institusi itu sampai sejauh ini tidak bisa melakukan pembenahan dan sangat tertutup. ‘’Saya sependapat kalau Polri dikembalikan ke Kementerian Dalam Negeri. Sebab, Pak Theo L Sambuaga (dari Golkar) pernah menyampaikan hal tersebut dan Kadiv Humas Polri SisnoAdiwinoto berjanji akan melakukan reformasi total di Polri,” kata Nudirman. Ia menambahkan, Polri sekarang terlihat lebih arogan dan tidak pernah terbuka kepada masyarakat dengan apa yang telah dikerjakan. ‘’Polri telah menggunakan abuse of power demi kepentingannya,” kata Nudirman. Sebelum Kapolri Jend Pol Bambang Hendarso Danuri menyelesaikan tugasnya, sebaiknya Bambang Hendarso Danuri lebih baik minta maaf kepada masyarakat. ‘’Polisi harus prihatin dengan banyak kejadian yang menimpa institusi itu. Kapolri harus minta maaf kepada masyarakat sebelum turun,” kata Muladi. (ant)

RAPBN 2011 Menuai Kritik JAKARTA - Ketua Kaukus Ekonomi Konstitusi (KEK) Arif Budimanta mengingatkan skema pembiayaan pembangunan nasional ja.ngan sampai terjebak pada skema pembiayaan utang. Oleh karena itu, kaukus mendesak agar dibuat formulasi baru agar pembiayaan pembangunan tidak lagi mengandalkan dari utang. ‘’Dari sisi paradigma pembiyaan pemerintah masih menggunakan paradigma lama. Kami meminta agar dilaksanakan moratorium untuk utang kita. Lalu dibahas formulasi baru yang tidak terjebak skema pembiyaan mela-

lui utang. Salah satunya kami usulkan meningkatkan sumber pembiayaan melalui peningkatan pajak,” katanya di Gedung MPR/DPR Jakarta, kemarin. Anggota Komisi XI DPR ini menilai nota keuangan RAPBN 2011 yang disampaikan Presiden tidak mencerminkan target obyektif pembangunan nasional. Dalam hal penetapan asumsi makro perekonomian Indonesia pada RAPBN 2011, masih sangat normatif, tidak optimistis dan belum menunjukkan motivasi pemerintah untuk menggali potensi pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Sebab,

sebuah pembangunan harus berbanding lurus dengan membaiknya tingkat kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, dia menegaskan KEK meminta pemerintah untuk menetapkan angka pertumbuhan ekonomi pada 2011 harus lebih besar dari 6,5 persen, dan dalam tiap 1 persen pertumbuhan harus mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 500 ribu orang. ‘’Penyampaian RAPBN 2011 tidak didasari target obyektif yang didasari pertimbangan semisal asumsi makro, mikro, ketergantungan utang,’’ katanya. (har)

UUD Harus Adaptif JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, UUD 1945 sebagai konstitusi negara harus adaptif atau mudah menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. ‘’Konstitusi seharusnya adaptif karena harus menyesuaikan dengan keadaan zaman,” kata Presiden Yudhoyono saat berpidato dalam acara peringatan Hari Konstitusi di Gedung MPR/DPR/DPD Jakarta, kemarin. Dalam kondisi ideal, kata Presiden, konstitusi hendaknya tidak terlalu sering diubah atau diamendemen. Namun, jika perkembangan zaman mengharuskan adanya perubahan, maka konstitusi harus menyesuaikan diri. ‘’Maka tidak ditabukan dilakukan perubahan UUD,” kata Presiden. Kepala Negara juga menyatakan, konstitusi harus jelas dan tegas, sehingga tidak multitafsir. Konstitusi juga harus mengatur hubungan antarlembaga negara dan memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyatakan pendapat. Terkait dengan hubungan kerja antarlembaga, Presiden Yudhoyono menegaskan, konstitusi harus menguatkan sistem presidensial yang telah menjadi kesepakatan bersama. Sistem presidensial itu harus bisa berjalan dalam demokrasi multipartai. Selain itu, sistem ketatanegaraan dan perundang-undangan harus mengedepankan semangat demokrasi yang ideal, dan meninggalkan demokrasi berbiaya tinggi. Presiden menjelaskan, demokrasi berbiaya tinggi itu adalah fenomena yang sering muncul akhir-akhir ini dalam bentuk politik uang, serta pemilihan pemimpin di tingkat pusat dan daerah yang menguras biaya besar. Presiden berada di Gedung MPR/DPR/DPD untuk menghadiri acara peringatan Hari Konstitusi. Hadir pula Wakil Presiden Boediono. Selain itu juga hadir sejumlah pejabat tinggi negara, seperti pimpinan DPR, MPR, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, serta Ketua BPKHadi Purnomo. Tampak juga sejumlah anggota DPR. Sementara itu, para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II yang turut serta dalam acara itu antara lain Menko Kesra Agung Laksono, dan Menlu Marty Natalegawa. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Kamis 19 Agustus 2010

K ilas

Calo Tiket Digaruk

Transaksi Pegadaian Meningkat TRANSAKSI di Kantor Pegadaian Cabang Senen Jakarta Pusat, naik 20-25 persen selama awal Ramadhan 1431 Hijriah. Pemimpin Pegadaian Cabang Senen Agus Priyambodo mengatakan, jika pada hari biasa jumlah transaksi yang dicapai antara Rp 500 juta sampai Rp 600 juta per hari, pada Ramadhan meningkat menjadi Rp 800 juta per hari. Diperkirakan jumlah transaksi seminggu menjelang Lebaran akan bertambah menjadi Rp 1 miliar per hari. Agus menambahkan, transaksi saat puasa lebih banyak dilakukan masyarakat untuk menggadaikan barang berharga. Sedangkan untuk transaksi menebus barang gadai antara Rp 500 juta sampai Rp 600 juta per hari. Jumlah transaksi pada H7 Lebaran untuk warga yang menggadaikan barang mencapai Rp 1 miliar per hari. Namun jumlah transaksi penebusan barang bisa mencapai Rp 900 juta per hari. Agus menjelaskan bahwa jenis barang yang digadaikan nasabah didominasi perhiasan. (ant)

Pejabat Diknas Jadi Tersangka TIGA pejabat di Kemendiknas ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung terkait dugaan korupsi pelaksanaan Lomba Ketrampilan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan ke-XVII dan pameran SMK di Pekan Raya Jakarta pada 2009. Kapuspenkum Kejagung Babul Khoir Harahap di Jakarta, kemarin membenarkan penetapan tiga tersangka oleh penyidik Pidana Khusus Kejagung. Menurut dia, Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) kasus itu sendiri, sudah keluar sejak 15 Juni 2010. Ketiga pejabat itu adalah Sukowiyanto (Kasie Bakat dan Prestasi Subdit Kegiatan Kesiswaan), Alazhar (Bendahara Pembantu Peningkatan Mutu Layanan Kesiswaan) dan Susilowati (Kasubdit Kesiswaan). Kendati demikian, Kapuspenkum belum bisa menyebutkan kerugian keuangan negara yang ditimbulkan akibat dugaan praktik korupsi tersebut. Disebutkan, saat ini penyidik melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus tersebut. (ant)

Polisi Terus Buru Perampok ANGGOTA Polda Metro Jaya memburu komplotan perampok toko emas yang beraksi di Pasar Bukit Duri, Tebet, Jaksel. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin mengatakan, sebanyak empat pelaku sudah ditangkap yang saat ini masih pengembangan untuk memburu pelaku lainnya. Boy belum mengetahui identitas empat perampok yang dibekuk anggota kepolisian itu karena alasan kepentingan penyidikan. Namun dia memastikan ada belasan pelaku lainnya yang masih buronan karena melarikan diri usai merampok tiga toko emas di kawasan Tebet itu. Sebelumnya, kawanan penjahat yang berjumlah sekitar 14 orang merampok tiga toko emas di kawasan Tebet. Perampok itu mengambil berbagai perhiasan pada tiga toko emas, yakni Toko Emas Ajung, Toko Emas Indah Baru dan Toko Keris Emas. (ant)

Suluh Indonesia/ant

TANGGUL JEBOL - Sejumlah bocah melintas dikawasan banjir akibat tanggul Kali Pesanggrahan yang jebol dan merendam kawasan Komplek perumahan IKPN Bintaro, Jakarta, kemarin. Banjir yang melanda kawasan tersebut merendam permukiman meliputi 490 KK..

Terseret Papan Reklame

Sutiyoso Diperiksa JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, Rabu mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang diduga untuk diperiksa dalam kasus penyalahgunaan pemasangan tiang pancang papan reklame di Jalan Gatot Subroto yang merugikan negara Rp 925,5 juta. Kajati DKI Jakarta Soedibyo mengakui bahwa Sutiyoso mendatangi Kejati, namun itu silaturahmi saja terhadap dirinya dan tidak ada kaitannya dengan pemeriksaan kasus

tersebut. ‘’Kedatangan Sutiyoso itu, untuk silaturahmi saja dan bukan pemeriksaan,” katanya. Hal senada dikatakan oleh Kasubbag Humas Kejati DKI Jakarta, Suhendra yang menyebutkan pertemuan itu hanya silaturahmi saja. ‘’Pak Sutiyoso dan Pak Dibyo merupakan teman lama di Semarang, jadi itu hanya silaturahmi,” katanya. Saat ditanya kapan Sutiyoso akan diperiksa dalam kasus papan reklame, ia enggan

menjawabnya. Seperti diketahui, Kejati DKI Jakarta sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus tersebut, yakni, Bawong Sugiadi, Kepala Unit Reklame Wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Timur dan Direktur PT Duta Senamuda Perkasa, David R Yasin. Kasus ini terkait dengan penggunaan titik reklame di P27 di Jalan Gatot Subroto oleh PT Duta Senamuda Perkasa yang telah habis masanya selama dua tahun atau dari 15 Juni 2007 sampai 15 Juni 2009.

Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Tri Tjahyono, mengungkapkan, wacana yang digulirkan Pemprov DKI Jakarta untuk membatasi sepeda motor pada jam-jam sibuk di kawasan tertentu dapat diterima sebagai salah satu upaya mengatasi kemacetan di Kota Jakarta. “Saya setuju dengan kebijakan tersebut karena penerapannya pada kawasan tertentu saja,” ujar Tri Tjahyono. Kendati demikian, dia menegaskan, Pemprov DKI Jakarta harus dengan tepat mendeskripsikan kawasankawasan khusus yang diberlakukan pembatasan sepeda motor pada jam sibuk. Pasalnya, setiap orang punya hak untuk bepergian ke mana saja dengan menggunakan kendaraan apa saja. Artinya, pemerintah tidak mempunyai hak untuk membatasi atau melarang orang. (kmb) Suluh Indonesia/ant

Korban Ledakan Gas

Dirujuk ke RSCM JAKARTA - Tiga korban ledakan gas ukuran tiga kilogram di Jalan Gili Samping Ujung RT 03/04 Kecamatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dua hari lalu di rujuk dari RS Tarakan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Korban pasangan suami istri bernama Agusril (30) dan Leny (25) sertanya anaknya Lia (1), harus menjalani perawatan intensif karena luka bakar pada bagian wajah, badan, dan tangan. ‘’Ketiganya dirujuk ke RSCM karena di sini tidak memiliki instalasi rawat luka bakar. Korban hanya beberapa jam dirawat untuk pertolongan pertama,” kata Naim, staf Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Tarakan, Jakarta Pusat. Seperti diberitakan sebelumnya, Lia, anak berumur satu tahun, bersama kedua orangtuanya, Agusril (30) dan Lenny (25), mengalami luka akibat terkena ledakan tabung gas berukuran tiga kilogram, Selasa dini hari. Lia bersama kedua orang-

tuanya, Agusril (30) dan Lenny (25), hingga kini masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Peristiwa yang dialami keluarga kecil yang tinggal di rumah kontrakan di Jalan Gili Sampeng Ujung RT 03/04, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, itu terjadi ketika Agusril hendak memasang regulator kompornya. Menurut Sukarjo, tetangga Agusril, saat itu sekitar pukul 02.00 WIB, Agusril hendak mengganti tabung gasnya yang kosong. ‘’Gas itu baru dibeli,” katanya. Agusril mengganti tabung gas itu ketika anak dan istrinya sedang tertidur. Maksudnya supaya sang istri siap memasak makanan sahur. Sukarjo mengatakan, Agus tampaknya kesulitan dalam memasang regulator itu. Ketika itu gas sedikit demi sedikit keluar dari tabungnya. (ant)

Kendati masa penggunaannya sudah habis, PT Duta Senamuda Perkara tetap menggunakan titik reklame tersebut. Seharusnya titik reklame itu, digunakan oleh CV Qirana Syahid yang memenangkan tender titik reklame di Jalan Gatot Subroto tersebut. Tindakan PT Duta Senamuda Perkara itu menimbulkan kerugian negara dari pemasukkan pajak retribusi pemasangan iklan senilai Rp 925,5 juta. (ant)

JAKARTA - Seseorang yang diduga sebagai calo tiket di Stasiun KA Gambir Jakarta Pusat berhasil dibekuk petugas keamanan stasiun. ‘’Ya, Hendri Haryono (52) yang diduga sebagai calo tiket akhirnya diamankan petugas keamanan Stasiun Gambir berikut barang bukti berupa tiga lembar tiket KA Eksekutif Argo Sindoro jurusan Semarang,’’ kata salah seorang petugas di Stasiun GAmbir Jakarta, kemarin. Petugas terpaksa mengamankan Hendri lantaran kedapatan menjual tiket khusus milik pegawai PT KA kepada orang lain dengan harga lebih murah dibandingkan harga resmi. Asmat Saputra, salah seorang karyawan PT KAI yang ditemui di Stasiun Gambir mengungkapkan, peristiwa itu bermula setelah pihak keamanan stasiun menaruh rasa curiga dengan aksi Hendri yang coba menawarkan tiket KA Argo Sindoro jurusan Semarang kepada pengunjung stasiun dengan harga murah dibanding harga resmi yang ditetapkan PT KAI. Lantaran kecurigaan itu, petugas pun terus memantau gerak gerik pria berusia 52 tahun tersebut. Guna menjerat si pelaku, terang Asmat, ia bersama rekannya yang lain akhirnya menyamar menjadi seorang penumpang yang berpura-pura membutuhkan tiket. ‘’Sewaktu transaksi dengan petugas yang menyamar, pelaku akhirnya berahasil diamankan berikut barang bukti sebuah tiket KA khusus karyawan,” ujar Asmat. Sementara itu, Hendri sendiri hingga kini mengelak jika dirinya dituduh sebagai calo. Ia mengaku memperoleh tiga lembar tiket KA Argo Sindoro tujuan Semarang Tawang dari seorang temannya. Menurutnya, satu tiket diantaranya akan digunakannya untuk pulang ke Semarang. (kmb)

Bayar Ganti Rugi KBT Ditunda

Batasi Motor Benahi Transportasi JAKARTA - Rencana pembatasan sepeda motor pada jam-jam sibuk di beberapa kawasan di ibu kota yang digulirkan Pemprov DKI Jakarta menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan. Sebagian besar mendukung kebijakan ini sebagai salah satu upaya untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Namun, tidak sedikit pula kalangan yang menolak kebijakan ini lantaran dinilai bukan solusi mengatasi kemacetan di ibu kota. Yang pasti, sebelum kebijakan ini diterapkan, ada baiknya Pemprov DKI Jakarta melakukan pembenahan di sektor transportasi angkutan umum sehingga kualitas layanan itu menjadi meningkat dan membuat nyaman penggunanya. Selain itu, bagi para pengguna sepeda motor juga akan memiliki alternatif menggunakan transportasi yang aman, nyaman, cepat, dan tepat waktu tiba di tempat tujuan.

2

DIPERIKSA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso saat meninggalkan Gedung Kejati DKI Jakarta, kemarin. Sutiyoso membantah keberadaan dirinya di Kejati untuk diperiksa terkait kasus korupsi reklame.

JAKARTA - Pembayaran ganti rugi lahan trase kering proyek Kanal Banjir Timur (KBT) kembali menemui kendala. Sejatinya, Tim Panitia Pengadaan Tanah (Tim P2T) akan membayar ganti rugi 10 bidang tanah masing-masing lima bidang di Cipinangmuara dan lima bidang Durensawit, Rabu (18/8). Sayangnya, saat pembayaran akan dilakukan, berkas yang dibawa oleh warga sebagai bukti kepemilikan tidak lengkap. Sehingga tim P2T terpaksa menunda pembayaran sampai warga melengkapi berkas-berkas yang dimilikinya. ‘’Selain tidak bisa menunjukkan berkas asli, sejumlah warga juga datang terlambat. Bahkan dua diantaranya tidak hadir dalam proses pembayaran ini,” kata Arifin Ibrahim, Ketua Tim P2T Jakarta Timur, di Kantor Walikota Jalan Dr Sumarno, Cakung, kemarin. Rencananya, kata Arifin, P2T akan memberikan pembayaran untuk warga Duren-

sawit sebanyak tujuh pemilik lahan. Namun dua orang tidak bisa hadir, sehingga akan dibayarkan kembali pekan depan bersamaan dengan warga Malakasari. Pembayaran akan kembali dilakukan setelah Tim P2T melakukan penelitian berkas terhadap pemilik lahan. Ketika ditanya berapa anggaran yang disiapkan untuk pembayaran di dua kelurahan tersebut, Arifin belum mengetahuinya. Sebab, untuk persiapan anggaran dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta. “Semua anggaran adalah tanggung jawab Dinas PU DKI Jakarta,” ujarnya. Arifin menjelaskan, pembayaran kali ini adalah proses pembayaran keempat yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur kepada warga yang terkena pembangunan KBT. Rencananya Tim P2T Jakarta Timur, juga akan melakukan musyawarah harga untuk warga Pondokbambu, Durensawit, dan Cipinangmuara pada 23 Agustus 2010 mendatang. (kmb)

Tanah Abang Segera Ditertibkan PENERTIBAN kawasan Pasar Tanah Abang, akan lebih ditingkatkan. Sementara pengawasan dengan melibatkan gabungan Musyawa-rah Pimpinan Kota (Muspiko) Jakarta Pusat selama dua minggu dirasakan tak efektif. Kesemrawutan dan kemacetan tetap terjadi di kawasan ini akibat simpul krusial yang ada belum dibenahi. Hal tersebut terungkap, dalam rapat evaluasi penanganan kemacetan dan kesemrawutan kawasan Tanah Abang, yang dipimpin pelaksana harian (Plh) Walikota Jakpus, H Fatahillah, di Kantor Walikota Jakpus, kemarin. Fatahillah mengatakan, sesuai pengamatannya pengerahan ratusan petugas untuk menjaga kawasan itu belum memberi hasil menggembirakan. Mengingat, hanya pada pagi hari kawasan itu terlihat tertib dan tak semrawut, menjelang siang hingga sore

hari kawasan mulai semrawut, akibat lapak pedagang kaki lima (PKL) yang menduduki badan Jalan Kebon Jati, Depan Mesjid Al Makmur, dan ruas jalan lain. ‘’Di lapangan, aparat Instansi terkait belum berbuat sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing. Seharusnya ada pembamgian tugas secara jelas, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggiring PKL, Polisi menegakan hukum seperti rambu larangan parkir dan lalu lintas dibantu Sudin Perhubungan. Kenyataan di lapangan belum terlihat, akibatnya Tanah Abang tetap semrawut dan macet,” jelas Fatahillah. Dikatakan, dari pengamatan

di lapangan ada sejumlah titik lokasi yang sangat mencolok dan perlu segera ditertibkan, seperti kawasan di depan Mesjid Al Makmur Jalan KH Mas Mansyur yang sepanjang hari dipenuhi lapak dan tenda PKL Korma, serta parkir ken-

daraan roda empat dan roda dua yang berlapis. Badan jalan di seberang Mesjid yang selalu jadi areal parkir kendaraan liar, dan parkir liar sepeda motor di depan Metro Tanah Abang. Inspektur dua (Ipda) Polisi,

Ngatiyono, yang hadir mewakili Kepala Polsek Tanah Abang, menyatakan pihak jajarannya siap mendukung penertiban kawasan ini. Menurutnya, kemacetan yang terjadi di Tanah Abang bukan hanya disebabkan banyak kendaraan yang melintas, tapi juga akibat rendahnya kesadaran warga. Ojek sepeda motor yang melawan arah dan lori yang berkeliaran mencapai 2000-an unit. Camat Tanah Abang, Edy Supriadi, memaparkan, titik krusial di kawasan ini cukup banyak diantaranya sekitar depan Blok A pasar Tanah Abang, depan Blok F, depan Metro Tanah Abang, depan Masjid Al Makmur, sepanjang Jalan Kebon Jati, dan kawasan Jalan Wahid Hasyim. Penertiban di kawasan ini cukup banyak hadapi kendala, seperti parkir liar sepeda motor liar di depan Metro berlapis hingga 300 ? 400 sepeda motor. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Kamis 19 Agustus 2010

3

Bakorkamla Dinilai

Tak Efektif Jaga Laut

Suluh Indonesia/ant

HUT MPR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Wapres Boediono, dan Wakil Ketua MPR Hajriyanto Tohari menghadiri Peringatan HUT ke-65 MPR dan Hari Konstitusi di Gedung Nusantara IV Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.

Hapus Pungutan di Sekolah sehingga pemerintah pusat bisa turun tangan,” jelasnya. Masalah pendidikan, kata Sulistiyo, adalah isu krusial. ‘’Kalau tidak diselesaikan dengan baik, maka akan menjadi bencana bagi masa depan bangsa,” tegasnya. Presiden, ujar Sulistiyo, juga mesti turun tangan agar jangan sampai program wajib belajar Sembilan tahun tidak menjadi program pencitraan pemerintah saja. Dirinya mengungkapkan, banyak kepala sekolah yang melakukan pungutan di luar BOS karena anggaran BOS yang selalu telat cair. ‘’Januari beroperasi tapi baru Maret cair,” imbuhnya.

Lalu, jelas Sulistiyo, jumlahnya tidak cukup untuk menutupi biaya operasional sekolah. Serta buku pedoman BOS yang terlalu kaku sehingga banyak kepala sekolah yang melakukan pungutan dan atau modifikasi dana BOS untuk keperluan lain. Di tempat terpisah, Wakil Ketua Komisi X DPR, Abdul Hakam Naja mengatakan, perlu ada instruksi presiden (inpres) agar segala macam pungutan di sekolah dapat dihapus. Karena ini termasuk otonomi sekolah. Apalagi pemerintah daerah tidak bertanggung jawab langsung ke mendiknas, tapi ke mendagri. ‘’Per-

SBY Diingatkan

Rencana Pergantian Panglima JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin mengingatkan Presiden soal pergantian Panglima TNI mengingat panglima sekarang akan memasuki usia pensiun 1 Oktober 2010. ‘’Kawan-kawan di komisi sudah membicarakan hal itu dan kami berpendapat sudah saatnya Presiden mulai menyiapkan pengganti panglima agar regenerasi di tubuh TNI berjalan dengan baik,” katanya di Jakarta, kemarin. Anggota F-PDIP ini berpendapat, secara umum kinerja TNI cukup baik terutama di bidang pembinaan profesionalisme prajurit. ‘’Kita kan bisa menyaksikan adanya upayaupaya terkait pembinaan profesionalisme itu seperti pembinaan dan latihan prajurit serta kelembagaan, juga masalah penghayatan dan pelaksanaan HAM di lapangan memiliki banyak kemajuan,” katanya. Namun Tubagus mengata-

kan, masih ada pekerjaan rumah (PR) yang harus dikerjakan oleh Panglima TNI yang baru nanti. ‘’Antara lain peningkatan disiplin prajurit karena masih ada kasus-kasus perkelahian anggota TNI antarangkatan, juga kasus-kasus kriminal yang melibatkan anggota TNI dan tentu masalah pembinaan kesehatan, terutama terkait informasi terjangkitnya virus HIV/AIDS di

lingkungan prajurit TNI. Ini kan perlu diseriusi,” ujarnya. Tak kalah pentingnya, kata Tubagus, melanjutkan pembentukan minimal essential force (MEF) yang telah dicanangkan beberapa tahun lalu. ‘’Juga masalah pembinaan terhadap personel dan peralatan agar tidak terjadi kecelakaan yang menyebabkan kerugian personel dan material,” katanya. (ant)

lakukan protes keras agar tidak terjadi lagi. Malaysia jangan memunculkan arogansi seperti itu,” katanya. Sementara itu, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso meminta Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Panglima TNI Djoko Santoso, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri untuk bertindak tegas terhadap Malaysia. ‘’Saya meminta kepada Menhan, Panglima TNI, Kapolri dan Komandan Angkatan Laut kita yang bertugas di perbatasan Malaysia untuk tidak ragu-ragu menangkap kapal-kapal Malaysia, tangkap polisi dirajanya yang arogan itu atau siapapun yang masuk secara ilegal wilayah teritori laut kita,” kata Priyo menegakan. Ia menyatakan, Malaysia sangat arogan terhadap Indoensia dan sekali-sekali harus diberi pelajaran. Apalagi Polisi Laut Malaysia yang me-

nangkap staf Kementerian Kelautan dan Perikanan hanya anggota polisi setingkat kepolisian sektor (polsek). ‘’Kepada Menlu, saya minta jangan diam saja, peringatkan otoritas Malaysia bahwa mereka telah melakukan provokasi yang membahayakan hubungan kedua negara,” kata Priyo. Ia juga mengatakan pemerintah Indonesia kurang tanggap dan tidak tegas soal Malaysia. ‘’Kali ini sudah keterlaluan. Aparat Diraja Malaysia sudah terlalu sering meremehkan kita. Sebagai pimpinan dewan, saya gregetan terhadap sikap pemerintah kita yang kurang tanggap, tidak tegas, tidak ada reaksi balik yang membuat kita bangga sebagai bangsa yang besar,” kata Priyo. Ia menambahkan, sikap santun yang sering kita perlihatkan dalam berdiplomasi tidak harus tunduk pada negara lain. (ant)

Menlu :

Perlu Inpres JAKARTA - Regulasi dalam pengawasan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) diharapkan segera dilakukan pemerintah. Demikian disampaikan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistiyo di Jakarta, kemarin. Menurut Sulistiyo, regulasinya perlu ada karena semuanya sudah otonomi daerah. Jadi, lanjut dia, semuanya ditetapkan dan diatur pemerintah daerah. Walaupun demikian, penyimpangan dana itu tidak dapat dibiarkan karena BOS merupakan penunjang pendidikan gratis dan anggarannya pun mencapai triliunan. ‘’Ubah saja peraturan pengawasannya

JAKARTA - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Muladi mengatakan, Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) tidak efektif melakukan penjagaan keamanan terhadap pantai dan laut. ‘’Perlu dibentuk coast guard, sebab Bakormala tidak kuat, kita butuh pasukan penjaga pantai dan laut yang tegas, yang bisa memayungi tiga belas instansi. Sekarang ‘kan jalan sendiri, Bakorkamla tidak efektif,” katanya di Jakarta, kemarin. Indonesia, kata dia, terlalu low profile terhadap Malaysia dan tidak mampu menunjukkan kekuatan yang dimiliki. ‘’Kita jangan terlalu low profile, suatu saat kita harus menunjukkan kekuatan,” kata Muladi. Dengan toleransi yang terlalu tinggi dan low profile tersebut, Malaysia semakin menunjukkan arogansi. ‘’Kita sudah sangat toleran luar biasa, kita

lu aturan presiden yang dapat mengakomodasi larangan tersebut. Dalam rapat mereka (Kemendiknas) katakan setuju, tapi belum ada realisasinya,” imbuhnya. Untuk menghapus pungutan itu, harus ada rencana strategis dan perincian khusus operasional sekolah yang dananya harus cukup untuk satu siswa. ‘’Anggaran 20 persen itu dapat menutupi biaya operasional. Saya juga setuju LKS dihapus karena dapat diganti dengan buku teks,” urainya seraya memuji laporan Bank Dunia bahwa penyaluran dana BOS buruk. (son)

RI Tak Ada Wilayah Abu-abu JAKARTA - Menlu Marty Natalegawa menepis pendapat bahwa Indonesia memiliki wilayah abu-abu dan bersikap tidak tegas dalam menentukan batas negara di perairan utara Pulau Bintan dengan Malaysia. ‘’Posisi Indonesia jelas, kita memiliki batas wilayah yang jelas. Sama sekali omong kosong pendapat itu,” kata Menlu terkait perkembangan terkini dari penangkapan tiga petugas kelautan Indonesia oleh pihak keamanan Malaysia di Kemlu Jakarta, kemarin. Pernyataan tegas Menlu merupakan reaksi dari pemberitaan salah satu media yang menuliskan ketidaktegasan sikap Indonesia dalam me-

nanggapi masalah perbatasan, terutama dengan Malaysia yang memanas kembali akibat penangkapan tiga petugas kelautan Indonesia di perairan utara Pulau Bintan. Menlu Marty menyatakan dengan tegas bahwa Indonesia sudah memiliki pemahaman mengenai batas negara dan sudah jelas. Namun, pihak Malaysia juga memiliki klaim tersendiri. ‘’Klaim kami berdasarkan peta 349 tahun 2009, ada tumpang tindih dengan klaim Malaysia berdasarkan peta 1979, dan inilah yang harus kita rundingkan,” kata Marty. Ia memaparkan bahwa Kemlu secara berkelanjutan mengatasi masalah perbatasan

karena sudah tanggung jawabnya untuk menjaga kedaulatan negara tanpa kompromi melalui diplomasi. ‘’Indonesia siap setiap saat untuk berunding dengan Malaysia, namun kenyataannya Malaysia belum siap,” katanya. Marty menjelaskan bahwa Malaysia belum siap karena masih belum menyelesaikan masalah batas laut yang tidak berjauhan dengan Singapura. Pada 13 Agustus lalu, polisi Malaysia menahan tiga petugas KKP. Kapal Malaysia mencegat kapal patroli Indonesia saat sedang mengawal perahu Malaysia yang tertangkap mengambil ikan di perairan Indonesia. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Kamis 19 Agustus 2010

Parkir Liar Ditertibkan

L intas Beriklan, Angkot Bekasi Ditilang SEDIKITNYA 20 mobil angkutan kota terkena tilang ketika aparat Dinas Perhubungan Kota Bekasi melakukan penertiban terhadap angkot yang beriklan melebihi batas ketentuan dan pemasangannya tanpa izin dari instansi terkait. Kepala Dishub Kota Bekasi Agus Dharma mengatakan tilang ini dalam upaya melakukan penertiban, karena angkot tersebut melanggar aturan, sementara bagi yang ilegal persyaratannya harus dilengkapi sebelum diperkenankan memasang iklan. Ia mengatakan ada angkot yang lebih dari 60 persen badannya dipenuhi iklan sehingga trayek dan nomor angkotnya tidak lagi jelas terlihat. Untuk denda yang dikenai, menurut Agus mengacu pada aturan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya. Adapun besaran nilainya, hakim yang memutuskannya. Iklan yang banyak bermunculan di angkot itu adalah promosi tentang obat-obatan maupun minuman energi. Agus menyatakan pihaknya hanya memberikan rekomendasi izin pemasangan iklan untuk 20 unit mobil iklan minuman energi, dan ini dimungkinkan untuk menggali potensi PAD Kota Bekasi. (ant)

Pekerja Belum Terima Gaji RATUSAN pekerja pabrik PT NS di Kabupaten Tangerang, Banten, belum menerima gaji sejak tiga bulan terakhir sehingga mereka melaporkan masalah tersebut kepada anggota DPRD setempat. Junian (31) seorang pekerja PT NS ditemui di Cikupa, Tangerang, kemarin mengatakan, sudah tiga bulan belakangan ini mereka belum menerima gaji, telah beberapa kali ditagih ke pimpinan perusahaan, tapi tidak ada realisasinya. Ia mengatakan, masalah gaji tersebut pernah ditagih kepada pimpinan perusahaan, tapi tidak kunjung ditanggapi, malah dengan alasan perusahaan mengalami kerugian. Perusahaan tersebut mempekerjakan sebanyak 360 orang yang memproduksi sepatu merek Osaga itu.Bahkan pimpinan perusahaan asal Korea Selatan itu hanya berjanji tanpa ada bukti pembayaran dengan alasan kondisi keuangan tidak memungkinkan. Demikian pula pekerja telah melaporkan masalah yang dihadapi mereka ke aparat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemkab Tangerang, namun belum diketahui jalan keluar terbaik, sehingga harus mendatangi DPRD TAngerang. (ant)

DPRD Desak Pemerintah

Tutup Industri Miras TANGERANG - DPRD Kabupaten Tangerang mendesak Pemerintah Kabupaten setempat untuk segera menutup PT Aneka Inti Bumi selaku industri yang memproduksi minuman keras. Ketua Komisi II DPRD Tangerang Sapri di Tangerang, kemarin mengatakan, keputusan Pemkab Tangerang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan pada tahun 2008 lalu untuk mengeluarkan tanda daftar perusahaan (TDP) kepada PT Aneka Inti Bumi (AIB) adalah suatu kesalahan. Ia mengatakan, Dikeluarkan TDP sehingga industri yang memproduksi minuman keras di Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, dapat menjalankan produksinya. Namun, tambahnya, desakan dari masyarakat terus bermunculan, hingga tahun 2009

lalu pemerintah mengeluarkan surat keterangan domisili usaha (SKDU) PT AIB. Sedangkan TDP yang dikeluarkan sebelumnya sudah dijadikan rujukan Disperindag Provinsi Banten dan Departemen Perindustrian dan BPOM untuk mengeluarkan izin perusahaan tersebut memproduksi minuman keras. ‘’Selain itu, Pemkab Tangerang juga mengeluarkan izin gangguan (HO) kepada PT AIB dengan keterangan minuman kesehatan. Ini ada ketimpangan yang harus dibenahi,” ucapnya. Sebelum gejolak masyarakat semakin memuncak atas keberadaan industri tersebut, DPRD Kabupaten Tangerang memberikan batas waktu tujuh hari kerja sejak Senin (16/8) kepada Pemkab Tangerang untuk bertindak tegas menutup PT AIB. ‘’Kami beri batas waktu tujuh hari,’’ katanya. (ant)

Internet Sehat dan Aman Diluncurkan DEPOK - Perkembangan internet yang cukup pesat di Indonesia membutuhkan penyikapan yang bijaksana serta penguasaaan seluk beluk teknologi internet yang cukup memadai sehingga pengguna internet mampu memilah konten yang tetap berpedoman pada kearifan local. Sebagai oraganisasi nirlaba yang independent. Yayasan Keluarga Kreatif Indonesia (YKKI) telah menyiapkan program pemanfaatan internet secara maksimal untuk menumbuh kembangkan kultur ekonomi kreatif. ‘’Maraknya internet abuse yang semakin intensif, menegaskan pentingnya kemandirian bersikap dalam penggunaan teknologi internet dengan tetap meneguhkan karakter sebagai anak bangsa,” ujar Dewan Pembina YKKI, Sri Rahayu Purwitan-

ingsih di Depok, kemarin. Menurut Sri, program yang bekerjasama dengan Nawala merupakan solusi bersama untuk membantu menjelaskan kepada masyarakat dalam mendapatkan manfaat internet secara optimal dan meminimalisir efek negatif internet berikut alternatif metode yang tersedia di area publik. Selain itu, kata Sri juga dilakukan proses edukasi dan konsultasi yang diharapkan mampu menjangkau seluruh masyarakat Indonesia dimana saja, secara lebih mudah. Dikatakannya, informasi tentang cara berinternet yang sehat dan aman, dan segala hal yang berkaitan dengan peminimalisasian efek negative internet dan pengoptimalisasian efek positif akan menjadi tema utama dalam layanan Hotline Servise. (rin)

4

Suluh Indonesia/ant

SIDAK - Petugas Dinas Kesehatan Kota Tangsel melakukan tes sejumlah makanan terhadap kandungan zat kimia berbahaya di Supermarket Carefour ITC BSD Tangsel, kemarin. Sidak dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat menghadapi lebaran.

BEKASI - Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Jawa Barat, segera menertibkan sejumlah lokasi parkir liar yang dikuasai oknum Pegawai Negeri Sipil setempat dan preman. “Kami harus membersihkan titik-titik pemungutan liar seperti itu karena berimbas pada penurunan Pendapatan Asli Daerah,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Agus Darma di Bekasi, kemarin. Menurutnya, sejumlah titik parkir liar itu diantaranya berada di Kecamatan Bantargebang, Pondokgede, Bekasi Utara, Rawa Lumbu, dan Bekasi Timur. Lokasi tersebut disinyalir hanya sebagian kecil dari sejumlah bisnis parkir liar lainnya di luar penetapan Surat Keputusan WaliKota tentang pos retribusi dan parkir. ‘’Sebagian pelaku ada yang menggunakan atribut petugas Dishub, Namun beberapa diantaranya adalah petugas magang yang tidak terdaftar sehingga memudahkan mereka melakukan penyimpangan,” katanya. (ant)

Sejumlah Dinas di Bogor

Segera Dimekarkan BOGOR - Sejumlah Dinas pada Pemerintahan Kota Bogor, Jawa Barat mengalami pemekaran, sehingga akan terjadi penambahan jumlah instansi pemerintahan. Menurut anggota Komisi B DPRD Kota Bogor, Muaz HD di Bogor, Rabu, pemekaran tersebut sesuai dengan hasil Rapat Paripurna DPRD yang telah diselenggarakan pada Senin (9/8) lalu. Ada empat dinas yang mengalami pemekaran di antaranya, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Dinas

Perindustrian Perdagangan dan Koperasi, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, dan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika. Ia menjelaskan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga akan dipecah menjadi Dinas Pendidikan dan Kantor Pemuda Olahraga. Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi berubah menjadi Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Kantor Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Sementara itu, Dinas Cipta

Karya dan Tata Ruang menjadi Dinas Pengawasan Bangunan dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan. ‘’Dinas Perhubungan akan berubah menjadi DLLAJ dan Kantor Komunikasi dan Informatika,” ujarnya. Dengan adanya pemekaran tersebut, secara otomatis akan terjadi pembengkakan APBD, ujarnya. Muaz mengatakan, hal ini sudah di bahas pada rapat paripurna DPRD lalu, dalam pengajuan KUA, akan dianggarakan pada APBD 2011 mendatang. Muaz mengatakan pe-

mekaraan dilakukan untuk mengefektifkan kinerja masingmasing dinas yang dinilai cukup luas cakupannya. Luasnya cakupan dinas tersebut membuat pelaksanaan kegiatan menjadi tidak efektif, hal ini yang menyebabkan pembangunan di Kota Bogor menjadi terhambat. Dengan pemekaran tersebut, ujar Muaz, tiap Dinas atau Kantor dapat memfokuskan jangkauan kerja instansi tersebut sehingga pelayanan ke masyarakat lebih optimal. Menurut Muaz langkah ini

dilakukan untuk mempercepat pencapaian visi dan misi Kota Bogor sebagai Kota Jasa. Dengan mengefektifkan kerja Dinas Pertamanan dan Pengawasan Bangunan dapat mendorong Kota Bogor mendapatkan kembali Adipura. Selain memekarkan empat dinas, juga menyatukan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal. “Pemekaran tersebut akan segera dilaksanakan, Perda sudah dibuat oleh DPRD, tinggal diparipurnakan,” kata Muaz. (ant)

Glontorkan Rp 80 Juta

Pembebasan Tol Seksi Satu

Proyek BMR Berlanjut

Kelompok Manahan Terima Kesepakatan

BOGOR – Proyek perumahan Bogor Modern Residence (BMR), di Kampung Sukaresmi RW004/005, Keluarahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor akhirnya bisa kembali dilanjutkan. Keputusan dilanjutkannya kembali proyek pembangunan sejumlah sarana dan prasarana fisik terkait perumahan tersebut tercapai setelah pihak pengembang bersedia dan sanggup memenuhi apa yang menjadi tuntutan warga. Kesangupan pengembang itu salah satunya yakni siap mengalokasikan dana berupa bantuan Swadaya kepada

masyarakat senilai Rp80 juta untuk berbagai kebutuhan proyek perbaikan dan pembangunan sejumlah sarana dan prasarana umum di wilayah Sukaresmi. ‘’Bantuan yang akan kami berikan ini adalah salah satu bentuk kompensasi kami kepada masyarakat di sini,” kata Dede Ardiyanto, salah satu pengembang perumahan Bogor Modern Residence, dalam pertemuan warga di Masjid Nurul Quba, Sukaresmi, kemarin. Pertemuan yang difasilitasi Ketua LPM Sukaresmi, Edi Darmawansah, SH itu sengaja dilakukan guna mencari solusi bersama terkait ke-

beradaan proyek perumahan BMR di wilayah Sukaresmi yang dianggap telah memicu emosi dan gejolak warga akibat rusaknya sejumlah fasilitas umum seperti jalan dan jembatan di daerah tersebut. Pertemuan yang diikuti sekitar 100 warga dari wilayah RW04,05 dan perwakilan warga dari wilayah Cimanggu Wates itu, selain dihadiri Dede Ardiyanto, ternyata juga dihadiri penagungjawab proyek BMR, Ayung Gunawan. Ketua RW05, Sofyan Sahuri mengaku sedikit lega, jika benar-benar pihak pengembang mau memenuhi apa yang telah menjadi kesepakatan. (bas)

Suluh Indonesia/bas

KESEPAKATAN – Perwakilan pengembang perumahan Bogor Modern Residence (BMR) Dede Ardiyansyah, saat menandatangani kesepakatan dengan warga di masjid Nurul Quba, Sukaresmi, Kota Bogor, kemarin.

DEPOK - Tim Pengadaan Tanan (TPT) Tol Cijago kemarin membebaskan lahan warga sebanyak 27 bidang atau seluas 0,5 hektar untuk seksi satu Tol Cinere-Jagorawi. Pada pembebasan kemarin, dana yang dikucurkan sebesar Rp 12,05 miliar untuk tanah milik 23 warga di Kelurahan Curg, Kecamatan Cimanggis, Depok. Dari 22 warga tersebut merupakan kelompok yang sempat menolak pembebasan dengan alasan tidak adanya kesepakatan harga. ‘’Dari 27 bidang yang dibebaskan kemarin, 22 diantaranya merupakan bidang tanah yang tergabung dalam Manahan grup,” kata Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) Tol Cijago Sugandhi kepada wartawan di Depok, kemarin. Dia menjelaskan, dalam pembebasan kemarin turut pula dibayarkan lima bidang tanah dari wilayah Cisalakpasar, dan Harjamukti. Dikatakan Sugandhi, berarti hanya tersisa 15 bidang lahan yang belum dibebaskan untuk seksi satu. Sedangkan total lahan yang akan dibebaskan untuk seksi satu yaitu 1,200 bidang atau 27 hektare. “Jika dihitung panjang maka panjangnya 4,5 km,” ujarnya.

Ditemui di tempat yang sama, Anggota Panita Pengadaan Tanah (P2T) Tol Cijago Theo Da Silva mengatakan, pemerintah kota Depok telah berusaha menyampaikan aspirasi warga ke tingkat pusat. Namun, ujar Theo, aspirasi tersebut ditolak dengan alasan harga telah ditetapkan oleh tim appraisal. ‘’Maka permohonan tersebut ditolak oleh pemerintah pusat. Dalam hal ini, walikota Depok telah berusaha untuk memenuhi keinginan warga tersebut ke Pemerintah Pusat,” katanya. Sementara itu, Manahan Panggabean akhirnya dengan lapang dada menyepakati harga awal yang telah ditentukan tim. Sebagaimana diketahui, harga yang disepakati yaitu Rp 750.000, Rp 950.000, Rp 1.050.000 dan Rp 1.250.000. “Dengan kesepakatan ini saya harap tidak ada kenaikan harga dari harga awal yang telah disepakati,” ujarnya. Dia juga menekankan, jika terjadi kenaikan harga maka dirinya akan meminta kenaikan harga pula. ‘’Tadinya saya berharap Pak Walikota Depok dapat menaikkan harganya,” paparnya seraya mengatakan, pembebasan itu sudah melalui tahapan yang panjang. (rin)

Toko Buku Kurnia Agung BTM

Tempat Favorit Ngabuburit Remaja Bogor

Banyak cara dilakukan masyarakat untuk menunggu datangnya waktu berbuka puasa atau biasa disebut dengan istilah ngabuburit. Salah satu tempat yang ternyata menjadi faforit bagi warga, khusunya kalangan pelajar dan mahasiwa di Bogor selama menunggu bedug Maghrib tiba yakni sejumlah tempat perpustakaan atau toko buku yang ada di pusat-pusat perbelanjaan di Kota Bogor .

Suluh Indonesia/bas

TOKO BUKU - Seorang karyawati di toko buku Kurnia Agung di Lantai I Bogor Trade Mall (BTM) sedang menunggu konsumen, kemarin.

“Ngabuburit sambil memilih dan membaca-baca buku di sini sangat asik. Tempatnya selain nyaman dan aman, koleksi buku

di took ini juga cukup lengkap,” kata Haryudi (28), salah satu pengunjung toko buku Kurnia Agung Stationary, di Lantai 1,

Bogor Trade Mall (BTM), Kota Bogor, kemarin. Selain menyediakan beraneka ragam dan macam buku, toko buku Kurnia Agung ternyata juga menyediakan berbagai keperluan, seperti peralatan sekolah maupun alat tulis kantor. Store Manager, toko buku Kurnia Agung, Eko Hadinawandi mengatakan, selama bulan Ramadhan ini, jumlah pengunjung di tokonya yang mayoritas adalah pelajar dan mahasiswa, memang mengala-

mi peningkatan cukup bagus yakni antara 40 hingga 60 persen dari hari biasanya. “Pada bulan Ramdahan ini, kami dari toko buku Kurnia Agung juga memeliki program khusus, yakni ‘Rejeki belanja Ramadhan,” ujarnya. Disampaikan Eko, dalam program special Ramadan itu, semua konsumen yang datang berbelanja buku agama, Al-Quran dan perlengkapan ibadah lain senilai Rp50 ribu, maka secara otomatis konsumen berhak

mendapatkan voucher belanja gratis dengan cara menukarkan voucer yang mereka miliki untuk ditukarkan dengan hadiah yang telah disediakan, seperti DVD, tipe/radio compo, jam dinding dan hadiah menarik lain-lain. “Kami juga menawarkan discount harga special selama Ramdahan ini. Misalnya untuk harga tasbih 99 kukun dari harga normalnya Rp.15 rubu pada program ini hanya dijual dengan harga lima rubu rupiah dan banyak lainnya,” ungkapnya. (bas)


pini F OKUS Lihat Konteks Kewaspadaan dan Aturan Kependudukan Tradisional ERATURAN daerah (perda) belakangan ini seringkali disorot tidak hanya banyak yang bertentangan dengan peraturan yang di atasnya, tetapi juga karena usang serta tumpang tindih. Dengan adanya perda yang bertentangan dengan peraturan di atasnya, akibatnya tidak hanya bertentangan secara yuridis tetapi juga menghambat iklim usaha secara luas. Apalagi kemudian, di tengah derap langkah demokrasi reformasi, perda usang malahan dituding bertentangan dengan HAM. Dalam konteks kependudukan seringkali perda usang ini dikaitkan dengan HAM. Boleh jadi benar dalam konteks tinjauan hukumnya. Namun dalam konteks kewaspadaan serta aturan kependudukan tradisional Bali, dalam konteks awig-awig desa pakraman, maka boleh jadi ketentuan tersebut bisa dipandang sebagai sebuah bentuk kewaspadaan serta penghormatan terhadap local genius Bali. Lupakan dulu soal HAM, mari kita lihat Bali sebagai entitas yang belakangan ini kerap didera masalah. Contohnya soal kependudukan. Bali sebagai pulau kecil harus memikirkan secara mendalam soal kependudukan. Ledakan penduduk terutama oleh migrasi harus dicermati dalam segala aspek. Dalam pertemuan pecalang di Pura Besakih beberapa waktu lalu, Gubernur Bali Mangku Pastika mengatakan lonjakan penduduk Bali per tahun mencapai angka yang signifikan. Kalau hal ini tidak dipikirkan Bali akan menghadapi masalah besar. Idealnya Bali dihuni sekitar satu setengah juta penduduk, namun saat ini hampir mencapai empat juta orang. Jadi masalah penduduk di Bali harus dicermati secara hati-hati, kalau toh memang ada ‘’penyimpangan’’ jangan langsung dibenturkan dengan HAM, tetapi juga dengan aspek lain dalam konteks menjaga Bali secara holistik. Persoalan lain yang dikemukakan Gubernur Mangku Pastika terkait masalah kependudukan adalah bagaimana Bali yang sebenarnya mendapat ‘’jatah’’ satu setengah juta jiwa itu kini harus berbagi dengan empat jutaan orang. Tentu masalah yang muncul tidaklah gampang penyelesaiannya. Sebagai daerah yang mengandalkan pariwisata tentunya unsur keamanan menjadi sangat penting dan cenderung fragile dalam konteks pencitraan sebuah destinasi wisata. Jadi ketika kemudian muncul ekses keamanan yang ditimbulkan oleh kurang bagusnya manajemen kependudukan maka keseimbangan Bali akan terganggu. Ketidakseimbangan itu bisa muncul dari masalah apa saja. Bisa muncul pula akibat kependudukan yang terlalu banyak, apalagi sebagian besar dari mereka tidak punya lapangan pekerjaan. Masalah yang dimunculkan Gubernur Bali ini sangat banyak kaitannya, salah satunya masalah kemiskinan di Bali. Miskin tidak semata-mata karena sempitnya lapangan pekerjaan, tetapi juga karena pembagi kue pekerjaan itu terlalu banyak. Bukan karena faktor profesionalitas, tetapi lebih banyak disebabkan oleh migrasi yang luar biasa karena Bali dipandang sebagai pulau yang banyak menawarkan kemungkinan perbaikan nasib ke arah yang lebih baik. Jadi, ungkapan Bali ibarat gula yang dirubung semut pun masih sangat pas. Namun jangan lupa, ketika lingkungan gula itu mulai diusik para semut maka tentu harus ada aturan main yang ketat yang boleh jadi dipandang oleh si semut merugikan dirinya. Hal yang perlu juga digarisbawahi dalam dialog Gubernur Bali dengan para pecalang dari seluruh Bali di Pura Besakih pada waktu lalu adalah bahwa Bali ini adalah bagian dari NKRI. Jadi, kata Gubernur, sangatlah tidak mungkin bagi Bali melarang anggota masyarakat lain untuk tinggal, menetap dan berusaha di Bali. Namun jangan lupa pepatah orangtua, di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung. Mengembiklah di kandang kambing dan mengaumlah di kandang hariamau. Inilah yang seringkali dilupakan masyarakat sekarang ini. ***

P

Bang D

el

SBY tolak perpanjangan masa jabatan

Gantian dong ...

Suluh Indonesia, Kamis 19 Agustus 2010

5

Menelisik Perda Usang dan Melanggar HAM SALAH satu perda di Kabupaten Badung telah usang dan tak relevan dimanfaatkan untuk saat ini adalah Perda 5/2001 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran Penduduk Dalam Kerangka Sistem Informasi Manajemen Penduduk (Siminduk). Secara legal formal, ketentuan-ketentuan yang diatur di dalam Perda 5/2001 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran Penduduk Dalam Kerangka Sistem Informasi Manajemen Penduduk (Siminduk) di Kabupaten Badung tidak sinkron dengan UU 10/ 2004. Hal ini bisa dilihat dari dasar hukum dalam pembuatan undang-undang atau peraturan-peraturan perundangan. Pertama, perda tidak mencantumkan peraturan perundangundangan UU 39/1999 tentang HAM di dalam konsideran ‘’mengingat’’. Padahal jelas di dalam Pasal 6 ayat (1) poin b UU No. 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundangundangan dinyatakan bahwa ‘’materi muatan peraturan perundang-undangan mengandung asas kemanusiaan’’. Kedua, perda telah melanggar ketentuan peraturan perundangundangan yang lebih tinggi, terutama UU 23/2006 tentang Aministrasi Kependudukan. Perda tersebut tidak harmonis dengan undang-undang di atasnya. Dasar hukum ‘’mengingat’’ perda ini memakai UU Drt 9/1953 tentang Orang Asing, UU Drt 9/ 1955 tentang Kependudukan Orang Asing, akan tetapi dalam penjabarannya (konten) ternyata mengatur masalah kependudukan warga negara Indonesia yang berpindah domisili. Filosofi dibentuknya perda ini adalah mengatur kependudukan warga negara Indonesia dengan alasan keamanan dan ketertiban. Setelah dicermati secara seksama perda ini tidak relevan, tidak sinkron, tidak harmonis dengan filosofinya. UU 23/2006 sudah empat tahun diberlakukan, ternyata tidak satu pun ada inisiatif dari legislatif Kabupaten Badung maupun eksekutif untuk mengubah atau membatalkan Perda 5/2001. Hal ini mencerminkan rendahnya dan lambannya sumber daya manusia (SDM) eksekutif maupun legislatif mengikuti perkembangan hukum yang ada di negara ini. Pemerintah daerah tidak menggunakan wewenangnya untuk me-review atau membatalkan perda ini. Padahal ada akses masyarakat dipersulit terhadap pelayanan publik yang layak. Bahwa Perda 5/2001 ini mempunyai 18 dasar hukum yang digunakan sebagai kata ‘’mengingat’’ dan sangat tidak relevan dengan substansinya dan juga tidak sinkron atau harmonis dengan kondisi saat ini. Karena jika mengacu pada UU No.39 Tahun 1999 tentang HAM pada pasal 27 (1) dengan jelas menyatakan: bahwa setiap warga negara Indonesia berhak untuk secara bebas bergerak, berpindah dan bertempat tinggal dalam wilayah negara RI. Sehingga perda ini membatasi orang untuk berpindah dan berusaha untuk men-

Oleh : Raymond Simamora* cari penghidupan yang layak. Oleh karena itu dalam perda ini ada unsur pelanggaran HAM. Misalnya dalam hal pembuatan KTP, walaupun kita telah memiliki KTP Bali, di luar Kabupaten Badung, jika kemudian kita ingin bertempat tinggal di Kabupaten Badung maka tidak serta merta kita dapat memproses KTP, sebab harus terlebih dahulu melalui Surat Tanda Pendaftaran Penduduk Sementara (STPPS) yang diberlakukan selama enam bulan dan dapat diperpanjang tanpa ada batasan waktu. Walaupun telah meminta surat pindah dari tempat asal. Surat keterangan pindah tersebut tidak akan diproses dalam pembuatan KTP di tempat domisili yang baru. Artinya seseorang tidak mempunyai KTP walaupun sudah memenuhi persyaratan yang layak. Jadi ini ironis dengan pasal 36 (2) UU 39/ 1999: bahwa tidak seorang pun boleh dirampas miliknya dengan sewenang-wenang dan secara melawan hukum. Padahal namanya NIK yang menurut UU 23/ 2006 adalah berlaku seumur hidup, tetapi karena perda ini maka NIK tersebut tidak berlaku, sehingga perda ini tidak proporsional. Misalnya ketika terjadi pemilu maka hak politik kita akan hilang, sebab seseorang tidak bisa memilih dan dipilih oleh karena tidak diprosesnya KTP tersebut. Tidak hanya hak politik yang hilang akan tetapi juga hak ekonomi. Sebab, STPPS tidak bisa dijadikan sebagai dokumen yang sah untuk transaksi di bank, koperasi, dan lain-lain. Demikian juga hak sosial akan terkucilkan, sebab sebagai warga negara Indonesia orang tersebut tidak memiliki dokumen yang sah secara hukum. Pelanggaran HAM dari perda yang dibuat oleh lembaga legislatif daerah menggambarkan bahwa proses penggodokan dan pembahasannya sering kali mengenyampingkan prinsipprinsip dasar HAM bagi warga. Lemahnya daya sensitivitas terhadap asas dan kaidah aspek HAM dalam penyusunan perda yang merupakan payung bagi penyelenggaraan otonomi daerah (otda). Baik di bidang ekonomi, sosial, budaya (eko-

sobud) dan politik di daerah. Perda model ini mencerminkan betapa lemahnya tingkat sensitivitas pembuatan perda, yakni DPRD dan kepala daerah terhadap penempatan perspektif HAM dan proses perancangan perda (legal drafting). Akibatnya perda-perda di era kebebasan otonomi daerah ini cenderung melupakan aspek HAM dan berpotensi mengeliminasi keadilan substansial. Tujuan dibentuknya perda seharusnya untuk mengayomi dan memperdayakan warganya. Bukan untuk mempersulit, apalagi menghilangkan hak-hak politik, ekonomi dan sosial. Posisi HAM itu teratas atau suprakonstitusi. Jika perda ini diuji secara konstitusi dan undang-undang ada hak yang terlanggar. Inilah refleksi kegagalan pemerintah daerah melaksanakan desentralisasi untuk melaksanakan kegiatankegiatan yang berperspektif HAM. Penentu perda ada di tangan lembaga legislatif. Tentunya, anggota legislatif dalam memutus suatu peraturan perundangundangan harus memperhatikan HAM. HAM itu adalah normanorma yang mengatur supaya tidak ada penyalahgunaan kekuasaan antara yang dikuasai dan yang menguasai. Dasar Hukum Landasan idiil, landasan konstitusional dan landasan operasional dalam pelaksanaan Harmonisasi Rancangan Perda dan Evaluasi Perda berspektif HAM antara lain Pancasila, UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undangundang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Undang-undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, Undang-undang Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2004 tentang Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia Indonesia 2004-2009, Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 188.34/1586/SJ 2006 perihal Tertib Perancangan dan Penetapan Peraturan Daerah. Perda tidak boleh bertentangan dengan peraturan perun-

dang-undangan yang tingkatannya lebih tinggi sebagaimana diatur dalam Pasal 7 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Jelaslah sudah bahwa sebuah perda tidak boleh sembarang dibuat dengan tujuan-tujuan tertentu yang tidak selaras/ harmonis dengan asas hukum maupun hukum nasional yang lebih tinggi. Prinsipnya, pihak legislator daerah harus memperhatikan asas-asas pembentukan peraturan, dan mengikuti perkembangan hukum, tidak diskriminasi, melanggar HAM dan memperlihatkan semangat negara kesatuan sehingga pemberlakuannya tidak merugikan (sebagian) masyarakat. Perda 5/2001 sangat layak untuk dibatalkan karena bertentangan dengan konten dengan peraturan di atasnya, juga melanggar HAM, berbau diskriminasi (lihat pasal 1 huruf h), atau tidak memperlihatkan semangat negara kesatuan. Tidak memenuhi kualifikasi filosofis dan standar baku dalam asas dan kaidah penyusunan peraturan perundang-undangan. Baik yang diatur dalam UU No.10/2004. Semua ketentuan dalam undang-undang HAM itu mestinya mengilhami semua kebijakan politik dan penegakan hukum termasuk perda untuk melindungi hak asasi (HAM) setiap warganya. Sehingga tidak ada kebijakan pemerintahan, di pusat, dan daerah yang melanggar HAM. Karena itu, saatnya perancang perda (DPRD dan kepala daerah) memiliki pemahaman dan sensitivitas terhadap implementasi HAM dalam kebijakan pembuatan perda. Jadi, produk hukum perda tidak dirancang sebebas-bebasnya tanpa memperhatikan aspek hak ekonomi dan sosial masyarakat daerah. Karena sesungguhnya perda dibuat untuk menjadi garis kebijakan daerah dalam mengimplementasikan kemakmuran dan kesejahteraan secara ekonomi dan sosial-politik masyarakat daerah otonomi. Perda terkait dengan pengaturan social-politik, agar tidak hanya berpihak pada suara mayoritas partai politik di parlemen daerah (DPRD), tetapi perlu mengindahkan nurani minoritas masyarakat. Pembiaran terhadap berlakunya perda di daerah yang memuat aturan tentang aspek, keamanan dan ketertiban, ekonomi, sosial, politik dan budaya yang mengabaikan hak-hak asasi masyarakat daerah jelas merupakan pelanggaran HAM secara terselubung, karena dibungkus dengan prosedur yang demokratis di tingkat DPRD. *Penulis, praktisi hukum, berdomisili Badung

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Pasar Cibinong Macet KAWASAN Pasar Cibinong di Jalan Raya Bogor merupakan salah satu jalan yang vital bagi warga Kabupaten Bogor dan Kota Depok. Namun sayangnya, fungsi yang sedemikian strategis itu tak didukung sarana dan prasarana jalan yang memadai/mendukung. Kemacetan selalu terjadi di jalan yang menjadi salah satu urat nadi perekonomian Depok dan Bogor. Kemacetan kian parah di jam-jam sibuk seperti jam kantor atau jam pulang sekolah. Keberadaan jalan laying fly-over di dekat pasar Cibinong awalnya

memang cukup menolong. Namun lama-kelamaan jalan itu justru dijadikan lokasi bagi para pengemudi angkutan umum untuk ngetem (mencari penumpang) hingga membuat kemacetan kian parah. Selain sikap para pengemudi, terutama pengemudi angkutan umum, kemacetan juga terjadi akibat sikap para pedagang kami lima yang tak mengindahkan aturan. Mereka seenaknya menggelar dagangan di pinggir jalan, hingga mencapai setengah badan jalan. Akibatnya, jalan yang memang sudah sempit, menjadi tera-

sa kian sempit. Polisi pun bukannya tak menyadari masalah ini. Setiap saat mereka pun sudah berupaya keras mengatur arus lalu lintas di kawasan itu. Namun kondisi ha-nya membaik saat mereka berada di lokasi. Saat para petugas pergi, lalu lintas pun menjadi kacau kembali. Mungkin satu-satunya jalan agar

kemacetan di wilayah itu terurai terletak di tangan para petugas (khususnya petugas satuan polisi pamong praja) sendiri. Jika mereka secara rutin dan disiplin menggelar operasi, niscaya para pedagang akan mau mengikuti aturan. Wantoro Cilangkap, Depok

Kali Cikarang Tercemar WARGA Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, merasa resah dengan situasi Kali Cikarang yang sejak sepekan terakhir berbau dan warnanya meng-

hitam akibat pencemaran limbah industri. Sebab, warga masih mengandalkan Kali Cikarang untuk keperluan air rumah tangga sehari-hari.Warga di sekitar ban-

taran Kali Cikarang kerap memanfaatkan airnya untuk keperluan mencuci pakaian, mandi dan membersihkan alat-alat dapur rumah tangga. Warga yang tak pu-

nya sumur, semuanya dikerjakan di sekitar Kali Cikarang. Samsudin (44) Sukatani, Cikarang

Jalur Sepeda, Apa Kabarmu? UU telah menetapkan tiap daerah harus menyiapkan jalur khusus bagi pengguna sepeda. Di sejumlah daerah seperti di Denpasar dan Yogya, jalur khusus pengguna sepeda gayung telah dibuat, kapan ya kira-kira itu bisa terwujud di Jakarta. Ramainya kendaraan di tiap ruas jalan di Ibukota tentu akan membuat was-was para pengguna sepeda ga-

yung. Praktis para pecinta sepeda gayung baru bisa menyalurkan hobinya hanya pada hari Minggu, tepatnya saat car free day diterapkan di ruas jalan Sudirman sampai MH Thamrin. Jalur khusus sepeda motor memang sudah dibuat, lalu kapan jalur sepeda dibuat? Rina Kebon Jeruk, Jakarta

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 19 Agustus 2010

6

PSM Pasrah Syamsul Gabung Persija MAKASSAR - Manajemen PSM Makassar menyatakan pasrah kehilangan salah satu pemain terbaiknya Syamsul Haeruddin yang kini bergabung bersama Pesija Jakarta pada musim kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2010/ 2011. “Pihak manajemen ingin mempertahankan mantan kapten PSM itu, namun karena nilai kontrak yang ditawarkan terlalu tinggi, sehingga kita pasrah yang bersangkutan pindah ke Persija,” kata juru bicara PSM Nurmal Idrus di Makassar, kemarin. Menurut Nurmal, ada keinginan manajemen menduetkan Syamsul dengan pemain Persija M Ilham di lapangan tengah, namun karena nilai kontrak yang ditawarkan kedua pemain tersebut cukup tinggi, sehingga manajemen menolak keduanya. Sebelumnya, kontrak Syamsul di PSM mencapai Rp 800 juta, merupakan nilai kontrak tertinggi pemain lokal sejak ia membela PSM selama empat musim kompetisi. Pemain PSM lainnya yang resmi pindah adalah Asri Akbar yang memilih berlabuh di Persiba Balikpapan, sementara beberapa pemain yang juga diisukan hengkang masih betahan dan mengikuti latihan bersama pemain lainnya di Makassar. Asri mengaku penghasilannya di Persiba lebih besar dari yang diterimanya di PSM. Sementara untuk penjaga gawang, lima pemain kini bersaing untuk mendapatkan posisi tiga terbaik, termasuk kiper utama PSM Samidar. Mereka yang tengah mengikuti seleksi adalah Samsidar, Herman Batak, Edy Kurnia, M Rahman, dan Fahrul Nurdin. (ant)

Suluh Indonesia/ant

LATIHAN – Pemain PSM Makassar melakukan latihan di Stadion Mattoangin Gelora Andi Mattalatta Makassar, kemarin. Latihan yang dirangkaikan dengan seleksi pemain tersebut guna persiapan menghadapi Liga Super Indonesia 2010-2011 mendatang.

Boaz Salossa

Dicoret dan Terancam Denda JAKARTA - Pelatih kepala Timnas Indonesia Alfred Riedl terpaksa mencoret dua pemain asal Persipura, Boaz Salossa dan Ian Louis Kabes karena terlambat bergabung di Pelatnas. “Kami terpaksa mencoret mereka untuk Pelatnas tahap pertama ini. Mereka masih bisa bergabung dalam Pelatnas tahap kedua pada bulan Oktober mendatang,” ujar Alfred Riedl di Jakarta, kemarin. Riedl didampingi asistennya Wolfgang Pikal manyampaikan itu di sela-sela latihan Timnas di lapangan Timnas PSSI Senayan Jakarta. Ia menegas-

kan, kedua pemain tersebut terpaksa dicoret karena tak memiliki komitmen yang kuat untuk bergabung ke Pelatnas. Disamping itu komunikasi antara dirinya dengan kedua pemain juga agak tersendat. “Mereka pemain berkualitas, tapi tampaknya kurang memiliki komitmen,” ujarnya. Sesuai peraturan, kedua pemain tersebut terancam diadukan ke Komisi Disiplin PSSI karena dianggap melanggar pasal 78 Kode Disiplin PSSI dengan ancaman skorsing minimal 6 bulan dan denda Rp 100 juta. Sementara pemain Per-

sipura lainnya, Immanuel Wanggai sudah bergabung di Pelatnas, namun ia belum bisa mengikuti latihan secara penuh akibat cedera engkel kaki kirinya yang diderita saat tampil di Piala Indonesia belum pulih seratus persen. Wolfgang Pikal menambahkan, selain latihan fisik, para pemain Timnas juga melaksanakan latihan permainan (games) dan pelatihan psikologi dalam rangka pembentukan karakter. “Latihan psikologi itu bertujuan untuk melihat rasa tanggungjawab para pemain,” ujar Pikal. (ant)

Daftar pemain Timnas: Kiper : Markus Harison (Persib Bandung), Ferry Rotinsulu (SFC), Kurnia Meiga (Arema Indonesia). Belakang: Nova Ariyanto (Persib Bandung), Maman Abdurrahman (Persib Bandung), R. Latief (PSM Makasar), R. Sallampessy (Persipura Jayapura), Yesaya Desnam (Persiwa Wamena), Zulkifli Syukur (Arema Indonesia), M. Nasuha (Persija Jakarta), Benny Wahyudi (Arema Indonesia).

Tengah: Tony Sucipto (Sriwajaya FC), Eka Ramdhani (Persib Bandung), Firman Utina (Sriwijaya FC) , Donny F. Siregar (Persiba Balikpapan), Ahmad Bustomi (Arema Indonesia), Arif Suyono (Sriwijaya FC), Imanuel Wanggai (Persipura Jayapura), M. Ridwan (Pelita Jaya), Atep (Persib Bandung). Depan: Bambang Pamungkas (Persija Jakarta), M. Isnaini (PSPS Pekanbaru), Yongki Ariwibowo (Persela Lamongan), Jaya Teguh Angga (Persema Malang).

Empat Cabang Tambahan

Diusulkan Dikirim ke Guangzhou

Chris John

Siap Bertarung Pada November SEMARANG - Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, menyatakan, kesiapannya untuk bertarung pada November 2010, mengingat tulang iganya sudah mulai sembuh dari cedera. “Saya siap naik ring pada Bovember mendatang sesuai yang diputuskan manajamen beberapa waktu lalu,” kata Chris John ketika dihubungi dari Semarang, kemarin. Menurut suami mantan atlet wushu Jawa Tengah, Anna Maria Megawati tersebut, cedera yang diderita ketika melakukan latihan dengan “sparring partner” di Jakarta menjelang pertarungan melawan Fernando Saucedo sudah lebih baik dari sebelumnya. “Kalau dihitung dengan persen, rasa sakit yang diderita akibat cedera itu tinggal 20-10 persen saja, artinya sudah

sembuh sekitar 80-90 persen,” kata Chris John yang sudah mempertahankan gelarnya sebanyak 12 kali sejak merebut dari tangan petinju Kolombia, Oscar Leon di Bali, Oktober 2003. Ketika ditanya waktu yang tersisa sekitar dua bulan ini akan dimanfaatkan untuk apa, ayah dua orang putri (Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani) tersebut, mengatakan, sambil menyembuhkan hingga 100 persen, dirinya merencanakan berlatih kembali di Sasana Herry’s Gym di Perth, Australia. Ia menyebutkan, awal September mendatang dirinya bakal berangkat ke Australia untuk menjalani latihan, mengingat dirinya memiliki waktu dua bulan untuk mempersiapkan pertarungan berikutnya pada November mendatang. “Saya masih me-

nunggu program dari pelatih sekaligus manajernya, Craig Christian. Tetapi yang jelas awal September mendatang saya akan berlatih di Australia,” kata petinju yang memiliki rekor bertarung 34 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri tersebut. Menyinggung lawan yang bakal dihadapi pada pertarungan November mendatang, dia mengatakan, dirinya memang belum tahu persis tetapi sampai kini dirinya masih berpegang pada calon lawan sebelumnya, yaitu petinju Argentina, Fernando Saucedo. “Saya masih menunggu program dari pelatih sekaligus manajernya soal kepastian lawan yang akan saya hadapi pada pertarungan mendatang, Sampai kini saya masih berpegang bahwa lawan saya adalah Saucedo, tetapi ka-

lau pelatih merencanakan lain, tentunya saya akan mengikuti,” katanya. Sebenarnya pertarungan melawan El Vasco (panggilan Fernando Saucedo) direncanakan di Bali, 22 Mei 2010, tetapi mundur karena Chris John mengalami cedera bahu kiri saat berlatih dengan “sparring partner” petinju Australia, Williem Kickket. Akibat cedera itu pertarungan kedua petinju mundur dan tempat pertarungan dipindahkan dari Bali ke Jakarta menjadi 26 Juli 2010 dengan lawan yang sama. Tetapi, lagi-lagi pertarungan di Jakarta juga batal karena petinju dengan julukan The Dragon tersebut mengalami cedera tulang iganya saat menjalani latihan dengan sparring partner juara kelas ringan Indonesia, Roy Tuamanihuruk. (ant)

Ganda Putra dan Campuran

Masih Jadi Andalan JAKARTA - Ganda putra Indonesia Markis Kido/Hendra Setiawan dan ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir masih menjadi andalan kontingen bulutangkis Indonesia pada kejuaraan dunia yang akan berlangsung 23-29 Agustus mendatang di Paris, Perancis. Saat ini, Kido/Hendra tetap berlatih di pemusatan latihan

nasional (pelatnas) PB PBSI Cipayung Jakarta dan memanfaatkan waktu tiga hari tersisa menjelang keberangkatan ke Paris. “Maunya jadi juara dunia,” ujar Hendra yang ditemui saat menjalani latihan di Pelatnas Cipayung, kemarin. “Hanya saja atlet Indonesia mempunyai kekurangan, yaitu dalam masalah kondisi mental dan

psikologis. Dalam hal teknis, pemain Indonesia tidak kalah dengan pemain asing,” katanya. Hal yang bisa memberi pengaruh terhadap penampilan atlet Indonesia di luar negeri menurut Hendra adalah masalah non-teknis seperti makanan yang tidak cocok, sehingga bisa pada permainan.

Sementara itu pelatih ganda putra Sigit Pamungkas mengatakan bahwa dengan pengalaman dan prestasi yang telah diraih, pasangan Kido/Hendra seharusnya bisa tampil lebih percaya diri. Lawan terberat yang akan dihadapi oleh Kido/ Hendra menurut Sigit, berasal dari Korea Selatan, China dan Denmark. (ant)

JAKARTA - Cabang olahraga tinju, bola voli indoor, biliar, dan menembak diusulkan untuk dikirimkan ke Asian Games XVI Guangzhou 2010 menyusul 19 cabang olahraga yang sudah dulu dipastikan bakal dikirim, demikian hasil rapat Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Prima) di Jakarta, kemarin. “Empat cabang ini kami usulkan untuk dikirim ke Asian Games Guangzhou berdasarkan hasil penilaian kami, sesuai dengan kriteria yang berlaku. Kami akan usulkan ke Ketua Dewan Pelaksana Prima yang juga Ketua Umum KONI/KOI Pusat Bu Rita Subowo. Nanti beliau yang akan memutuskan apakah mereka pantas diberangkatkan atau tidak,” tutur Mayjen. TNI Tono Suratman, Ketua Satuan Pelaksana Prima. Namun demikian, empat cabang olahraga tersebut tidak otomatis dapat dikirimkan, karena masih harus melalui prosedur pendaftaran awal jumlah atlet yang akan dikirim (entry by number). Sementara batas waktu akhir pendaftaran jumlah atlet dan ofisial Asian Games XVI sebetulnya sudah habis bulan Juni lalu. “Karena itulah, kami minta induk organisasi empat cabang olahraga ini untuk berkoordinasi dengan Komite Olimpiade Indonesia atau KOI yang berwenang mengurus entry by number itu. Kalau entry by number bagi mereka masih dimungkinkan, maka peluang untuk dikirimkan menjadi terbuka. Tetapi, kalau sudah tidak memungkinkan lagi, ya berarti tidak dapat dikirimkan,” kata Tono. Ditanya tentang alasan empat cabang olahraga ini baru akan diusulkan, Tono menyatakan hal ini sesuai dengan dinamika yang berkembang di Prima. Dia mencontohkan menembak, satu di antara petembak Indonesia, Elly

CH, yang pada Kejurnas lalu membukukan hasil yang baik. Setelah ditelusuri prestasinya lebih lanjut, ternyata yang bersangkutan juga meraih medali emas pada SEA Games XXV di Laos, 2009. “Demikian pula dengan bola voli indoor. Tim putra kita telah tiga kali berturutan merebut medali emas SEA Games dan di Asia Tenggara sudah tidak lawannya lagi. Di Asia mereka menempati peringkat keenam, sehingga kami melihat peluang mereka ada.Inilah di antaranya yang menjadi dasar alasan kami untuk mengusulkan empat cabang olahraga tersebut ke Ketua Dewan Pelaksana Prima,” papar Tono. Selain membicarakan usulan cabang olahraga tambahan, Rapat Prima juga membahas rencana menyiapkan stuktur organisasi Kontingen Indonesia ke Asian Games Guangzhou 2010. Konsepnya diharapkan dalam satu dua hari ini sudah selesai sehingga minggu ini pula dapat disampaikan ke Ketua KONI/KOI Pusat untuk dibuatkan surat keputusannya. Tentang cabang-cabang olahraga yang diprediksi bakal merebut medali emas di Asian Games nanti, Tono menolak menyebutkan. “Saya pikir jangan kita sebutkan karena ini menjadi bagian dari strategi kontingen Indonesia. Intinya kami ingin Indonesia dapat merebut medali lebih banyak lagi ketimbang Asian Games 2006 dan menaikkan peringkatnya dalam daftar peraih medali,” kata Tono., Pada Asian Games XV di Doha, Qatar, 2006 Indonesia meraih 2 medali emas, 3 perak, 14 perunggu. Dua medali emas itu direbut dari cabang boling dan bulutangkis. Meskipun tidak disebutkan secara lisan, dua cabang ini masih menjadi andalan Indonesia untuk merebut medali yang sama di Guangzhou nanti. (ant)

Tim Boling Masuk Peringkat 45 di Jerman JAKARTA - Peboling nasional Ryan Lalisang mengaku, persaingan di kejuaraan dunia di Jerman cukup ketat, sehingga posisinya berada di peringkat 45 dari 80 peserta yang tampil. “Kekuatan tim boling nasional hanya tiga atlet. Padahal bila ingin eksis di nomor trio harus diperkuat enam atlet. Namun sangat disayangkan, Diwan Rezaldi, Yeri Ramadona, dan Rangga Dwichandra tidak bisa tampil karena visanya saat akan berangkat ke Jerman belum rampung,”jelas Ryan melalui telepon internasional dari Jerman, Rabu. Ryan mengakui, lawan yang dihadapinya membawa peralatan lengkap terutama bola yang dibawa. Begitu juga pemain yang diturunkan lebih dari lima atlet. Dengan begitu mereka bisa bergantian saat tampil dalam pertandingan nomor trio. Meski lawan yang dihadapi juga menjadikan sebagai ajang ujicoba tampil di kejua-

raan dunia. Namun mereka lebih siap lagi saat tampil dalam pertandingan, terutama dalam segi latihan di negaranya masing-masing. Sedang pemain nasional hanya melakukan persiapan sekitar satu bulan. Semua itu membuat kurang percaya diri saat turun dalam pertandingan seperti Hengki dan Williem Widjaya yang baru tampil dalam kejuaraan dunia. Sebagai atlet senior yang berpengalaman diberbagai event internasional, Ryan menyadari semua itu. Untuk itu ia berharap dalam persiapan menuju Asian Games XVI Guangzhou, November 2010 mendapat latihan intensif dibawa tempaan pelatih Amerika, Arthur Williem Hall. Dengan latihan intensif, Ryan optimis tim boling nasional mampu memenuhi harapan PB PBI dan KONI Pusat mempertahankan medali emas di multi event empat tahunan Asia. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 19 Agustus 2010

7

Hujan Es Halangi Tim Capai Puncak Elbrus JAKARTA - Hujan es yang disertai awan gelap menghalangi upaya tim ekspedisi Tujuh Puncak Dunia (Seven Summits) untuk mencapai puncak Gunung Elbrus di Rusia, sekaligus mengibarkan bendera Merah Putih guna memperingati HUT ke-65 kemerdekaan RI. Menurut keterangan yang diperoleh dari sekretariat tim di Jakarta, keamrin, Ketua Harian Tim Yoppie Rikson Saragih baru bisa menghubungi tim di Elbrus pada Selasa (17/8) pukul 23.30 WIB dan mendapat kabar bahwa mereka gagal mencapai puncak pada hari sesuai rencana. “Sejak pagi turun hujan es dan puncak tertutup awan gelap. Tim berjuang untuk terus mendaki, tapi pada ketinggian 5.350m, guide senior dari Alpindustria yang sudah sangat berpengalaman mendaki ke puncak Elbrus, memutuskan agar tim turun dan menunggu cuaca baik,” kata Yoppie. Dalam beberapa hari terakhir, sekretariat tim di Jakarta mengalami kesulitan untuk menghubungi tim ekspedisi yang sedang berjuang mencapai puncak tertinggi di benua Eropa tersebut. Tim ekspedisi tersebut terdiri atas enam pendaki utama dari Wanadri, yaitu Ardhesir Yaftebbi, Iwan Irawan, Fajri Al Luthfi, Nurhuda, Martin Rimbawan dan satu-satunya pendaki wanita, Gina Afriani. “Tengah hari tadi (Selasa-red) tim sudah mencapai Mountain Hut (hut yg terdekat dengan puncak Elbrus) yang ketinggiannya sejajar dengan Barell Hut. Kondisi tim semuanya sehat dan masih sangat bersemangat untuk mencapai puncak,” kata Yoppie. Upaya kedua akan dilakukan pada Rabu (19/8) karena berdasarkan perkiraan cuaca, Selasa akan terjadi badai di puncak. “Tim akan tetap bertahan dan beristirahat di Mountain Hut sampai Selasa tengah malam dan mencoba untuk mencapai puncak yang kedua kalinya. Mohon doa restu dari saudaraku semua, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, mengijinkan tim kita untuk mencapai puncak pada Rabu, mendapat cuaca yang bersahabat dan tim diberi kondisi fisik dan mental yang baik,” kata Yoppie menambahkan. Sebelumnya, tim ekspedisi sudah berhasil menggapai dua puncak dunia, yaitu Ndugu-Ndugu (4.884 m) pada Hari Bumi 22 April lalu di Papua dan Kilimanjaro (5.892m) di Tanzania pada 1 Agustus lalu. Empat puncak lain yang menurut rencana akan didaki tim tersebut adalah Vinson Massif (4897m) di Antartika, Denali atau McKinley (6.194m) di Alaska, Aconcagua (6.962m) di Argentina dan terakhir Sagarmatha atau Everest (8.850m) di Nepal. Ketujuh puncak dunia tersebut didaki dalam kurun waktu April 2010 sampai Mei 2012. (ant)

Real Madrid Akan Kontrak Ozil MADRID - Real Madrid akan mengontrak gelandang Jerman Mesut Ozil dari Werder Bremen, kata klub Spanyol itu dalam sebuah pernyataan pada website mereka (www.realmadrid.com), Selasa. Pengatur serangan berusia 21 tahun itu merupakan salah satu pemain Jerman paling mengesankan dalam langkah mereka ke semifinal Piala Dunia di Afrika Selatan, dan mengikuti jejak rekan senegaranya Sami Khedira ke Bernabeu. Kedua tim tidak menyebutkan soal rincian harga untuk pemain tersebut, tapi media Spanyol melaporkan angka 15 juta euro (19,29 juta dolar AS) sudah disepakati. Werder, yang berjuang mempertahankan gelandang tersebut, terlihat menerima keinginan Ozil untuk pergi setelah pertemuan yang digelar di stadion mereka selasa pagi. Klub Jerman itu mengatakan bahwa dia tidak akan menjadi bagian dari timnya untuk menghadapi klub Italia, Sampdoria, pada Rabu dalam pertandingan playoff kualifikasi Liga Champions, yang artinya dia akan dapat berkompetisi memperkuat Real dalam kompetisi yang sama. Dia diperkirakan akan menjalani tes kesehatan di Madrid pada Rabu. Ozil, yang keturunan Turki, bergabung dengan Bremen pada Januari 2008 dari Schalke 04, dan mencetak 12 gol dalam 71 penampilannya di Bundesliga. Dia memenangi kejuaraan Eropa U-21 pada 2009 dan mencetak dua gol pada 17 pertandingan internasional. Di Real, dia akan bergabung dengan pemain-pemain muda lainnya yang baru dikontrak di bawah pelatih Jose Mourinho saat mereka berupaya merebut gelar La Liga dari Barcelona. Klub raksasa Spanyol itu sudah mendaratkan gelandang Khedira dari VfB Stuttgart, pemain sayap Angel Di Maria dan Pedro Leon, dan gelandang Sergio Canales, bersama pemain belakang berpengalaman Ricardo Carvalho. (ant)

Suluh Indonesia/ap

CETAK GOL - Pemain Young Boys Senad Lulic merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Tottenham Hotspurs di leg pertama play off Liga Champions di Swiss kemarin.

Tottenham Kalah, Ajax Ditahan imbang LONDON - Serangan Roman Pavlyuchenko pada menit akhir memberi Tottenham Hotspur harapan untuk tetap bisa melaju di laga Liga Champions saat melawan klub Swiss, Young Boys. Gol yang dicetaknya berhasil memperkecil kekalahan mereka menjadi 2-3 pada pertandingan leg pertama babak playoff. Senad Lulic, Henri Bienvenu dan Xavier Hochstrasser mencetak gol bagi Young Boys sehingga unggul dengan 3-0

setelah pertandingan berlangsung 28 menit di lapangan rumput tiruan Stade de Suisse di Berne tetapi Sebastien Bassong membalaskan satu gol bagi Hotspur sebelum babak pertama berakhir dan tembakan Pavlyuchenko, yang tidak dapat dihentikan setelah menit ke-83 menghasilkan gol kedua bagi Hotspur untuk memberi harapan kepada tim itu di pertemuan kedua Rabu pekan depan di London. Dengan memperoleh dua gol

di kandang lawan, Tottenham Hotspur masih memiliki harapan besar untuk bisa menang dalam agregat gol jika di leg kedua pekan depan mereka menang dengan angka yang meyakinkan. “Di bagian akhir ada kekalahan yang luar biasa karena terjadi sesuatu dan jika kami tadinya kalah 3-0 maka kami sudah tersingkir,” ujar pelatih Tottenham Harry Redknapp kepada Sky Sports. “Kami tidak suka bermain di permukaan (plastik) itu, kami

wan Dynamo Kiev sementara klub Norwegia Rosenborg Trondheim mengalahkan FC Copenhagen 2-1 di kandang mereka. Sparta Prague kalah 02 di kandang saat berhadapan dengan klub Slowakia Zilina dan Zenit St Petersburg hanya menang tipis 1-0 melawan klub Prancis Auxerre. Sebanyak lima lagi pertandingan playoff dimulai Rabu (Kamis WIB) termasuk pertandingan antara Werder Bremen dan Sampdoria. (ant)

Mickelson Yakin Raih Peringkat Top

Lavinia Tananta

Lavinia Targetkan

Perempat Final Turnamen di Jepang

Mesut Ozil

jadi tidak dapat memperoleh bola dan kami tampak tidak percaya diri dalam permainan kami dan kami mengalami kesulitan yang membuat putus asa untuk bisa bermain dengan “fair”. Sekarang pertandingan bisa dianggap berimbang dan kami memiliki peluang besar di kandang kami.” Dalam empat pertandingan lain pada Selasa, juara Eropa empat-kali Ajax Amsterdam bermain imbang 1-1 dalam pertandingan tandang mela-

JAKARTA - Petenis putri Indonesia yang disiapkan ke Asian Games XVI, Lavinia Tananta, menargetkan lolos ke babak perempat final dua turnamen tenis internasional khusus putri di Jepang yakni di Tsukuba, 30 Agustus hingga 5 September dan di Noto, 6-12 September. “Persiapan saya menghadapi dua turnamen ini cukup bagus, karena itu saya menargetkan dapat masuk perempat final,” tutur Lavinia di Jakarta, kemarin. Lavinia kini menempati peringkat 301 dunia dan dengan posisi tersebut dia dapat langsung masuk babak utama dua turnamen yang masing-masing berhadiah uang total US$ 25.000. Dua turnamen itu juga akan menjadi turnamen pemanasan petenis-petenis Asia yang akan tampil pada Asian Games XVI di Guangzhou, China, 11-27 November mendatang. Pada turnamen di Tzukuba tersebut, petenis Thailand Tamarine Tanasugarn ditempatkan sebagai unggulan pertama. Sementara itu petenis tuan rumah Jepang, Tonoko Yonemura, menempati posisi unggulan kedua. Lavinia terakhir tampil pada turnamen berhadiah US$ 25.000 di Balikpapan, Kalimantan Timur, awal Agustus lalu. Dia lolos hingga babak semifinal. Tahun ini baru satu gelar juara dia rebut, yaitu turnamen di Hatyai, Thailand, berhadiah total US$ 10.000. Tahun lalu Lavinia menjuarai nomor tunggal putri perorangan SEA Games XXV di Laos. Selain Lavinia, tiga petenis putri Indonesia

lainnya juga akan tampil pada turnamen di Jepang tersebut. Mereka ialah Yayuk Basuki, Ayu Fani Damayanti, dan Jessy Rompies. Namun belum diketahui apakah Ayu dan Jessy dapat langsung masuk babak utama atau tidak. Kalau tidak dapat langsung masuk utama, mereka harus mengikuti babak kualifikasi lebih dulu. Babak kualifikasi, seperti babak utama, akan diikuti 36 petenis. Sementara itu Yayuk Basuki hanya akan tampil pada nomor ganda. Kemungkinan besar Yayuk akan berpasangan dengan Jessy Rompies. Lavinia juga bermain ganda berpasangan dengan Ayu Fani. Lavinia akan tampil untuk kedua kalinya pada Asian Games XVI di Guangzhou nanti. Sebelumnya dia pernah tampil pada Asian Games di Doha, Qatar, 2006. “Waktu di Doha saya kalah pada babak kedua tunggal perorangam dan kalah pada babak pertama nomor beregu. Di Guangzhou nanti saya akan mencoba meraih hasil yang lebih baik lagi ketimbang di Doha,” tutur Lavinia. Menurut rencana Lavinia dan petenis Indonesia lainnya akan bertolak dari Jakarta menuju Jepang, 26 Agustus. Sementara itu, Lavinia dan Ayu bersama dengan sejumlah atlet yang mengikuti Pelatnas Program Indonesia Emas (Prima) diundang mengikuti buka puasa bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Bambang Yudhoyono. Acara buka puasa bersama ini berlangsung di Hal B Kemayoran, Jakarta, kemarin. (ant)

KOHLER - Sebuah pertandingan akhir yang cemerlang di US PGA Championship telah dimenangi oleh Phil Mickelson dengan penuh keyakinan bisa merebut rekor dengan menjadi peringkat nomor satu dunia. “Kalau aku bisa mulai bermain baik, aku berpikir bahwa aku bisa mendapatkan hal yang dilakukan, tapi itu tidak akan terjadi minggu ini,” kata Mickelson kepada wartawan. Mickelson telah memiliki beberapa peluang untuk menggantikan Woods di puncak peringkat sejak ia memenangi US Masters tahun ini tapi terganggu oleh masalah kesehatan. Dia mengungkapkan sebelum Kejuaraan PGA, ia telah terdiagnosa arthritis parah yang membuatnya sakit dan sampai saat ini tidak boleh lepas dari obat-obatan. “Setelah lebih dari dua minggu pengobatan aku merasa sehat sekali. Tidak pernah aku rasakan hal ini sebelumnya,” katanya. “Respons obat itu bagus sekali. Dokter mengatakan reaksi obat itu sekitar dua sampai delapan minggu dan ternyata hanya sekitar lebih dari dua minggu saya merasa seratus persen sehat. “Saya tidak mengatakan penyakitku sudah sembuh total, tetapi semua gejalanya sudah hilang dan saya merasa sangat sehat” kata Mickelson yang sudah tidak lagi memenangi gelar sejak tahun ini di kejuaraan utama US. Pegolf berusia 40 tahun itu pekan depan tidak bermain dan dan kesempatan berikutnya untuk mendapatkan nomor satu ada di Barclays Classic, event pertama dalam memperebutkan Piala FedEx. “Memenangi pertandingan membuat tahun ini menjadi berarti” kata Mickelson “Saya berusaha untuk melakukan sesuatu yang berarti di sini serta mencoba untuk sedikit berambisi dan melihat apakah saya bisa mendapatkan tempat kedua. Sayangnya, saya tidak bermain golf dengan cukup baik. “Setidaknya hari ini hari baikku, dan mengambil sedikit momentum dari itu,” tandasnya. (ant)

Phil Mickelson


Nasi nal

Suluh Indonesia, Kamis 19 Agustus 2010

8

Ratusan Anak Lebak

Putus Sekolah

Suluh Indonesia/ant

DARURAT - Seorang pekerja Wing Air melakukan cek mesin bagian kanan pesawat ATR 72-500 setelah mendarat darurat di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, kemarn. Pesawat rombongan gubernur Riau itu mengalami mati mesin setelah terbang 15 menit menuju Batam.

CIMB Medan Dirampok MEDAN - Satu anggota Brimob Polda Sumut, Brigadir A Simanjuntak (26) tewas di tempat kejadian dan dua orang satpam Bank Cimb Niaga Jalan Aksara Medan, Fahmi dan Torang mengalami luka serius saat terjadinya perampokan sadis, kemarin sekitar pukul 12.00 WIB. Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno yang turun di lokasi kejadian itu mengatakan, aksi perampokan sangat sadis dan dilakukan oleh sekelompok orang yang profesional. Perampok itu diduga berhasil membawa uang ratusan juta

rupiah. Pelaku perampokan itu juga menembak mati anggota Brimob dan itu sangat keterlaluan dan benar-benar nekad. ‘’Aksi perampokan dilakukan belasan orang dengan menggunakan senjata laras panjang dan senjata api,” kata mantan Kadiv Propam Mabes Polri itu. Menurut dia, aksi perampokan tersebut dilakukan secara terencana dan rapi. Selain itu, katanya, pelaku perampokan diduga orang-orang lama yang sudah biasa melakukan kejahatan di perbankan. Ia mengatakan, pihaknya

telah mengumpulkan bahan keterangan dan memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut. ‘’Tim dari Polda Sumut telah dibentuk untuk memburu pelaku perampokan tersebut,” ujarnya. Selanjutnya ia menjelaskan, para pelaku perampokan itu telah terekam melalui kamera pengaman atau CCTV, sehingga petugas sudah mulai bekerja mencari mereka yang melakukan kejahatan tersebut. ‘’Kita berharap pelaku itu dapat secepatnya ditangkap,” katanya. Ketika ditanya jumlah kerugian uang akibat perampokan

itu, Oegroseno belum bersedia menjelaskannya dan nilainya masih terus didata. ‘’Pelaku perampokan itu tidak hanya membawa uang tetapi juga menewaskan anggota Brimob Polda Sumut yang bertugas menjaga keamanan di Bank Cimb Niaga,” kata mantan Kapolda Sulawesi Tengah itu. Salah seorang warga Jalan Aksara, Samsir Nasution (45) mengaku, peristiwa perampokan berlangsung sangat cepat, dan warga yang banyak tidak melihat aksi kejahatan itu. (ant)

LEBAK - Ratusan anak usia pendidikan dasar sembilan tahun SD/SMP di Kabupaten Lebak putus sekolah dan memilih bekerja untuk membantu ekonomi keluarga. Berdasarkan pantauan di sejumlah daerah di Kabupaten Lebak diperkirakan ratusan anak usia SD mereka lebih memilih bekerja menjadi pengemis, gembala ternak, nelayan, pedagang plastik, tukang semir, dan pengamen. Mereka tersebar di tempat keramaian seperti pasar, stasiun kereta api, terminal, toko serba ada, pemukiman dan perkantoran. Selain itu, juga banyak anak-anak dari kaum perempuan bekerja ke Jakarta sebagai pembantu rumah tangga. ‘’Kami sekolah hanya sampai kelas tiga SD dan sudah empat tahun menjadi pemulung barang-barang bekas,” kata Adhari (12) warga Cimesir Desa Rangkasbitung Timur Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak, kemarin.

Adhari mengatakan, dirinya setiap hari keliling mencari barang-barang bekas di lingkungan pemukiman warga maupun instansi pemerintahan. Barang-barang bekas tersebut dikumpulkan dan kemudian dijual ke penampungan. ‘’Kami sehari mendapatkan penghasilan Rp15.000 dan uangnya dibelikan beras untuk keluarga,” katanya. Sebagai Pemulung Penghasilan pemulung, kata dia, sangat membantu ekonomi keluarga sehari-hari. Ia mengaku dirinya berhenti sekolah disuruh orangtua karena keluarga sebanyak tujuh orang dan memerlukan biaya untuk makan. Setiap hari ia pergi memulung barangbarang bekas bersama rekanrekan lainya yang sama-sama sudah putus sekolah. ‘’Kami sehari-hari dengan teman sebanyak 11 orang menjadi pemulung untuk bantu ekonomi keluarga,” katanya.

Begitu pula Sugandi (11), mengaku dirinya hanya sekolah sampai kelas tiga SD bahkan hingga kini belum bisa membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Sugandi yang kini tinggal bersama neneknya di Cijoro Bendungan, Desa Rangkasbitung Timur, terpaksa berjualan mainan anak-anak. ‘’Hasil penjualan itu kami serahkan uangnya ke nenek untuk membeli kebutuhan dapur,” katanya. Novi (13) teman Sugandi, mengaku berhenti sekolah kelas enam SD karena tak mampu membiaya pendidikan, terlebih setelah ayahnya meninggal dunia. Seharusnya, kata dia, kalau tidak berhenti sekolah kini sudah kelas tiga SMP. Saat ini, ia berjualan makanan untuk membantu ekonomi keluarga dan lebihnya membeli keperluan pakaian dan sepatu. ‘’Saya inginya bisa sekolah namun orangtua tak mampu membiayai pendidikan,” ujar Novi. (ant)

Muntaber Serang Cianjur CIANJUR - Rumah Sakit Umum Daerah Cianjur, Jabar mengalami lonjakan pasien yang signifikan dalam dua hari terakhir, sehingga terpaksa merawat pasien di pelataran Instalasi Gawat Darurat karena seluruh ruang inap yang ada terisi penuh. Puluhan pasien yang berasal dari berbagai wilayah di Cianjur itu datang nyaris bersamaan. Akibatnya, petugas rumah sakit mengaku kewalahan dan sebagian dari pasien tersebut terpaksa di rawat sementara di bangku ruang tunggu. Wakil Kepala Ruangan IGD RSUD Cianjur, Rabu, Son Son membenarkan kalau dalam kurun waktu dua hari terakhir,

jumlah pasien yang mendaftar untuk menjalani rawat inap membludak. ‘’Hari ini tercatat dari pagi hingga sore, 58 orang pasien yang mendaftar, mereka terpaksa tertahan di IGD karena seluruh ruangan masih penuh,” katanya. Sebagian besar pasien, menderita penyakit muntah berak (muntaber) yang didominasi balita dan lansia (lanjut usia) serta penyakit diare. Bagi pasien yang baru datang dan terpaksa harus menjalani rawat inap, petugas langsung memberikan pertolongan infus sambil menunggu dipindahkan ke ruangan. ‘’Kalau ruangan rawat inap masih penuh, mereka ter-

paksa dirawat di IGD sampai ada yang kosong,” ucapnya. Sementara itu, Rina Lestari (30), salah seorang ibu rumah tangga yang membawa anaknya yang terserang muntaber ke rumah sakit, mengaku harus rela antre menunggu berjam-jam untuk mendapatkan ruang perawatan. ‘’Sudah hampir enam jam kami menunggu. Tapi hingga malam menjelang, kami belum mendapatkan kamar. Kami terpaksa menunggu dulu di ruang IGD ini,” katanya. Dia menjelaskan, anaknya sejak dua hari terakhir, sering mengalami buang air besar berupa cairan dan terkadang muntah. (ant)

Anggota DPRD Banten

Meninggal di Ruang Paripurna SERANG - Seorang anggota DPRD Banten Tjetjep Sukarta (66) meninggal dunia di Ruang Paripurna DPRD Banten di Serang, kemarin sesaat sebelum rapat dimulai sekitar pukul 10.15 WIB. Salah seorang saksi Kusturi, anggota DPRD Banten dari Fraksi Bulan Bintang mengatakan, peristiwa meninggalnya Tjetjep Sukarta terjadi tiba-tiba sesaat setelah ia menandatangani absensi sebelum sidang dimulai. ‘’Tiba-tiba salah seorang staf dewan memberitahukan almarhum terjatuh dekat kursinya,” ujar Kusturi. Ia menyatakan, kursinya bersebelahan dengan almarhum. ‘’Saya belum sempat duduk karena masih banyak

yang kosong. Namun ternyata ia sudah terjatuh ada dibawah kursi,” katanya. Kusturi mengatakan, ia sempat membantu menolong almarhum untuk dibawa ke klinik, dan almarhum masih sadar karena sempat mengucapkan kalimat Allah beberapa kali, namun saat sampai di klinik almarhum meninggal dunia. Untuk memastikan kondisi almarhum, pihak DPRD Banten beserta staf dan petugas poliklinik membawa ke RS Sari Asih. Pihak RS Sari Asih kemudian melakukan pengecekan medis dan menyatakan anggota DPRD Banten dari PKPB itu telah meninggal dunia. Putra almarhum Yayat Surya

Hidayat menyatakan bapaknya dalam kondisi tidak sehat dan dua pekan lalu dirawat di RS Siloam. Menurut dia, berdasarkan keterangan medis dari dokter RS Siloam menyatakan almarhum menderita pembengkakan jantung. Tjetjep meninggalkan isteri Hj Emi Suhaemi dengan delapan anak dan 11 cucu. Almarhum akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Kecamatan Baros Serang, Banten. Jenazah almarhum dibawa ke rumah duka Kompleks Griya Gemilang Sakti Blok A4 No 10. Ketua DPRD Banten Aeng Haerudin menyatakan duka mendalam atas wafatnya Tjetjep Sukarta. (ant)

Suluh Indonesia/ant

JEMBATAN - Sejumlah warga melintasi jembatan bambu yang membentang diatas Bengawan Solo di Kampung Beton, Solo, Jateng, kemarin. Menurunnya tingkat elevasi Bengawan Solo dimusim kemarau dimanfaatkan warga sekitar dengan membangun jembatan penyeberangan.

Mesin Rusak

Wings Air Mendarat Kembali di Pekanbaru PEKANBARU - Sebagian penumpang pesawat Wings Air dari Pekanbaru menuju Batam menolak diterbangkan kembali setelah pesawat tersebut kembali ke landasan pacu akibat mesin sebelah kanan mengalami kerusakan. ‘’Saya menolak untuk diterbangkan kembali. Kaki saya saja saat ini masih menggigil,” ujar salah satu penumpang yang mengaku bernama Salma di Pekanbaru, kemarin. Ia mengatakan penerbangan tersebut menyisakan trauma yang mendalam bagi dirinya. Pasalnya, mesin pesawat yang sempat mengudara selama 15 menit tersebut mati. Tak pelak, pada saat itu penumpang cemas yang amat sangat. ‘’Segala macam doa saya baca. Saya sudah pasrah saja, akan ajal yang menjemput,” lirihnya. Salmah berangkat bersama suaminya ke Batam untuk menghadiri pernikahan salah satu keluarganya. Walaupun pihak Wings Air menawarkan untuk terbang kembali, dia memilih menolak. ‘’Lebih baik berangkat ke Batam dari Dumai saja menggunakan speedboat,” ujarnya. Ia mengaku pihak Wings Air

bertanggung jawab dengan membayarkan kembali biaya yang dikeluarkan untuk tiket dan boarding pass. Ungkapan senada juga disampaikan Hasan, salah seorang penumpang Wings Air. Dia mengaku trauma terbang dengan menggunakan Wings Air. ‘’Tadi ditawari Pak Gubernur untuk terbang ke Batam dengan menggunakan Riau Airlines,” katanya. Dalam insiden tersebut, terdapat di dalamnya Gubernur Riau Rusli Zainal, dan Konsul Malaysia di Pekanbaru, Zamani Ismail. Rencananya, mereka akan menghadiri pelantikan Gubernur Kepri, M. Sani. Rusli Zainal mengaku trauma naik maskapai penerbangan Wings Air setelah pesawat yang ditumpanginya mengalami kerusakan saat terbang dan kembali mendarat di bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. ‘’Saya kecewa dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak Wings. Ini menyangkut keselamatan,” keluhnya. Wings sempat mengudara selama sekitar 15 menit, namun tiba-tiba baling-baling sebelah kiri pesawat mati dan pendigin ruangan tidak berfungsi. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 19 Agustus 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu