Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 34 tahun IV Kamis, 18 Februari 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Bank Mulai Khawatir
Pinjaman Tembus 25 Miliar
Kemenhub Abaikan Merger
WAKIL Direktur Utama PT Bank Danamon, Jos Luhukay, mengatakan kasus Bank Century membuat para bankir khawatir terhadap kerahasian bank dan kecepatan kebijakan mengatasi krisis jika terjadi. “Kita...hal. 1
SEKRETARIS Jenderal Kementerian Keuangan Mulia Nasution mengatakan hingga saat ini bantuan pinjaman Bank Dunia (World Bank) untuk Indonesia telah mencapai angka 25 miliar dolar AS...hal. 2
KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) secara terbuka menyatakan ketidakpeduliannya tentang rencana merger PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I-IV karena lebih mementingkan peningkatan layanan...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
KPK Bidik Miranda Goeltom
Suluh Indonesia/ant
DITAHAN - Mantan anggota DPR Fachri Andi Leluasa dikawal petugas sesaat sebelum masuk mobil tahanan di Gedung KPK Jakarta, kemarin. KPK juga menahan dua mantan anggota DPR lainnya Azwar Chezputra dan Hilman Indra.
JAKARTA - KPK tengah membidik Miranda Swaray Goeltom. Hal ini terkait dengan hasil pengembangan penyidikan kasus pemberian traveller cheque (cek perjalanan) terhadap puluhan anggota Komisi IX DPR periode 1999-2004, usai pemilihan deputi senior gubernur BI pada 2004 lalu. Penegasan ini disampaikan Wakil Ketua KPK M Jasin di Jakarta, kemarin. Jasin mengungkapkan alasan tersebut, karena tak mungkin ada penerima kalau tidak ada pemberi. Berdasarkan ketentuan UU Antikorupsi, pemberi dan penerima suap bisa ditindak secara pidana. Untuk itu, KPK terus menyelidiki secara tuntas siapa penyandang serta pemberi dana dalam kasus tersebut. ‘’Namanya suap itu, ada si pemberi dan ada si penerima. KPK telah menetapkan empat tersangka penerima suap itu, karena adanya bukti yang kuat. Kini, kami membidik pemberi suap tersebut,” ujarnya. Terkait dugaan keterlibatan dua politisi PDIP Pandan Nababan dan Emir Moeis, Jasin mengakui, mereka juga sudah masuk dalam bidikan pengembangan penyelidikan KPK. Namun, saat ini masih dilakukan pendalaman dari dugaan keterlibatannya oleh tim penyidik KPK. ‘’Bukti yang ada sekarang, bukannya tidak cukup kuat untuk menetapkan tersangka baru. Kami hanya ingin alat bukti yang berlapis, agar lebih kuat,’’ katanya. (nas)
Semua Fraksi Simpulkan
Aliran Dana Bermasalah JAKARTA - Semua fraksi menyepakati aliran dana bailout Bank Century bermasalah. Namun, pelanggaran yang terjadi dalam aliran dana tersebut lebih dititikberatkan pada kesalahan direksi Bank Century. Demikian pandangan sembilan fraksi pada rapat Pansus Angket Century di Gedung MPR/ DPR Jakarta, kemarin. Mayoritas fraksi mencatat terjadi rekening atas nama sama, adanya pemecahan transaksi melalui rekening fiktif, dan penggunaan identitas fiktif. Jubir FPD Akhsanul Qosasih dalam pandangan fraksinya menyatakan hasil penelusuran FPD menunjukkan adanya sejumlah pelanggaran. Namun FPD memastikan
pelanggaran itu tidak melibatkan partai politik, termasuk dugaan dana yang mengalir ke Tim Sukses SBY-Boediono dan Partai Demokrat. ‘’Kaitan aliran dana dengan tim capres tidak relevan, pencairan dilakukan pemilik rekening, dan terjadi kesalahan transfer. Ada juga rekening fiktif, tapi tidak ditemukan dana PMS masuk ke parpol dan tim sukses capres,” kata Qosasih. Ketua FPD Anas Urbaningrum mengatakan pelanggaran yang terjadi dititikberatkan pada direksi Bank Century. “Semuanya sama tadi, aliran dana Century bermasalah,” kata Anas yang juga anggota Pansus Angket Century. Juru Bicara Fraksi PDI Per-
juangan Hendrawan Supratikno mengatakan fraksinya sangat yakin semua fraksi menyatakan bahwa aliran dana Bank Century bermasalah. “Posisinya 9:0. Semua aliran dana Century bermasalah,” ujarnya. Selain direksi Bank Century, FPDIP juga mengindikasikan pejabat BI dan LPS bertanggungjawab. Hendrawan mengakui penekanan Pansus memang pada direksi Bank Century. ‘’Kenapa tekanan pada direksi karena kejahatan dibangun dari dalam. Nanti akan semakin jelas kedepannya seperti apa,” paparnya. PDIP tidak menyebut secara spesifik adanya aliran dana yang mengalir ke Tim Sukses Capres/Cawapres. (har/son)
Hormati Kesepakatan Koalisi JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Anas Urbaningrum mengakui adanya lobi di antara anggota partai-partai koalisi pendukung pemerintah menjelang kesimpulan akhir Panitia Angket Kasus Bank Century DPR. ‘’Lobi dan pertemuan di antara politisi adalah hal wajar,” kata Anas di Jakarta, kemarinRabu. Dikatakannya, pimpinan partai anggota koalisi pendukung pemerintah saling bertemu dan membicarakan hal-hal penting adalah wajar dan sudah seharusnya dilakukan. Kalau pimpinan partai anggota koalisi tidak pernah bertemu dan tidak pernah berkomunikasi, kata dia, justru menjadi aneh. Ketika ditanya apakah ada upaya penyamaan pandangan dan sikap menjelang kesimpulan akhir panitia angket, Anas mengatakan, pembicaraan dalam pertemuan-pertemuan tidak perlu dipublikasikan. ‘’Saya kira apa yang dibicarakan dalam pertemuan-pertemuan partai koalisi tidak perlu disampaikan ke pers,” kata anggota Panitia Angket Kasus Bank Century ini. Dikatakan Anas, koalisi partai-partai pen-
dukung pemerintah tentu ada nilai plus dan keuntungannya. ‘’Kalau tidak ada keuntungannya untuk apa koalisi,” katanya. Pimpinan partai anggota koalisi juga mengakui adanya lobi yang dilakukan Partai Demokrat terhadap partai anggota koalisi. Ketua Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengatakan, lobi politik yang dilakukan pimpinan Partai Demokrat adalah hal wajar. Menurut dia, dalam dunia politik kalau ada partai yang melobi dan dilobi adalah hal wajar. Priyo membenarkan, pimpinan Partai Demokrat melobi soal penyikapan terhadap kasus Bank Century. ‘’Dalam hal ini Partai Golkar tetap menghormati kesepakatan koalisi untuk membangun pemerintahan yang bersih,” katanya. Menurut dia, koalisi tidak berarti partai-partai anggota koalisi harus mengikuti seluruh keinginan Partai Demokrat, karena setiap partai memiliki visi, misi dan platform masing-masing. ‘’Kalau Partai Golkar diminta membeo pada seluruh keinginan Partai Demokrat, kami tidak setuju,” katanya. (har/son)
Kasus Bank Century
Perlu Upaya Paksa DENPASAR - Wakil Ketua Pansus Century Gayus Lumbuun menyatakan bahwa aparat penegak hukum perlu melakukan upaya paksa untuk dapat mengungkap adanya aliran dana yang diduga hasil penyimpangan pada Bank Century Cabang Denpasar, Bali. ‘’Petugas perlu melakukan upaya paksa bila pihak bank tetap tidak bersedia memberikan informasi atau data menyangkut aliran dana tersebut,” katanya di Denpasar, kemarin. Usai bertemu dengan Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna, Gayus menyebutkan, pihaknya yang berniat melelusuri lebih jauh tentang adanya aliran dana yang kurang jelas itu, ternyata tidak mendapat tanggapan yang semestinya dari pihak Bank Century Denpasar yang kini bernama Bank Mutiara. Gayus menyebutkan, sebelumnya tim Pansus punya niat untuk mengkonfirmasikan lebih dalam tentang temuan itu kepada Bank Mutiara, namun tidak kesampaian. Menurut Gayus, pihak Bank Mutiara tidak bersedia memberikan informasi dan data, terutama menyangkut nama-nama nasabah yang ada dalam daftar temuan tersebut. ‘’Sehubungan dengan itu, kami bersama-sama dengan pihak kepolisian se-
benarnya punya hak untuk melakukan upaya paksa sesuai bunyi UU 27 tahun 2009,” ujarnya. Dikatakannya, undangundang tersebut membenarkan dilakukannya penyitaan atas dokumen yang diperlukan, bahkan termasuk melakukan tindak penyanderaan terhadap para pimpinan bank yang harus bertanggung jawab. ‘’Untuk itu kami harapkan polisi dapat membantu langkah yang nantinya kami ambil, bila pimpinan Bank Mutiara tetap ngotot tidak bersedia menyerahkan data yang diperlukan terkait upaya penelusuran dana yang tidak jelas tersebut,” katanya. Ia mengungkapkan, dari hasil temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), diketahui ada sekitar 40 jenis aliran dana yang tidak jelas, yang jumlahnya mencapai lebih dari Rp100 miliar rupiah. ‘’Dana sebesar itu mengalir kepada 21 orang pemegang rekening yang ada di Bali, yang salah satunya adalah orang berinisial AR,” katanya. Dikatakan, AR merupakan orang yang mendapat kucuran paling banyak, mencapai lebih dari Rp 20 miliar. Gayus tidak bersedia menyebutkan profesi AS. (kmb)
Obama Ingin Berpidato di Depan Publik Jakarta PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Barack Obama berharap bisa menyampaikan pidato di depan publik Jakarta, saat berkunjung ke Indonesia pada 21-23 Maret 2010. Keinginan Obama berpidato di depan warga Jakarta itu disampaikan Wakil Duta Besar AS Ted Osius saat berdialog dengan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta. ‘’Pihak staf Gedung Putih mengharapkan Presiden Obama bisa berbicara dengan publik Indonesia di
area yang terbuka,” kata Ted Osius yang didampingi Staf Kedubes AS Elise Melinger. Sejumlah lokasi yang diperkirakan bisa menjadi tempat bagi Obama untuk menyampaikan pidatonya di depan massa dalam jumlah besar adalah Monas dan Stadion Gelora Bung Karno. Namun, kata Ted, hingga
kini kelanjutan mengenai agenda tersebut belum diputuskan. Presiden Obama dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Indonesia pada 2123 Maret 2010. Selama kunjungan di Indonesia, Obama berencana akan mengunjungi Taman Makam Pahlawan Kalibata, Istana Negara untuk jamuan makan malam kenegaraan, lalu ke sekolah lamanya di Menteng, guna menunjukkan kehidupan masa lalunya kepada keluarganya. Sebelum meninggalkan Indonesia untuk lawatannya ke
Australia, Obama juga direncanakan akan transit selama beberapa jam di Yogyakarta. Sementara itu, Ketua DPD Irman Gusman mengharapkan Presiden Barack Obama bisa menyempatkan diri berkunjung ke DPD RI saat berada di Indonesia. ‘’Saya berharap Presiden Obama bisa berkunjung ke sini (DPD), sebagaimana layaknya kepala negara lain juga datang, seperti India dan China. Karena proses demokrasi dimulai dari gedung (parlemen) ini,” katanya. Irman Gusman tidak ingin
selama di Indonesia, Obama hanya melakukan kunjungan kenegaraan yang bersifat eksekutif saja. ‘’Jika ia tidak berkunjung ke DPD, akan tidak lengkap, akan berat sebelah saja,” tegasnya. Sementara itu, terkait Comprehensive Partnership kedua negara, Irman Gusman mengharapkan dapat meningkatkan kerja sama people to people dengan dasar kerja sama yang saling menguntungkan, dan momentum itu diharapkan dapat menjaga kepentingan kedua negara. (har)
K ta
Suluh Indonesia, Kamis 18 Februari 2010
2
PK Djoko Tjandra
Belum Ada Putusannya
Suluh Indonesia/ant
TUNTUT PENUNTASAN - Sejumlah aktivis mahasiswa menggelar aksi tidur di hadapan polisi saat berunjuk rasa menuntut penuntasan kasus skandal Bank Century, di depan Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta. Menjelang akhir masa Pansus Hak Angket Bank Century berbagai aksi unjuk rasa untuk mendukung maupun kontra terus terjadi di berbagai daerah termasuk di Jakarta.
JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) menyatakan sampai sekarang belum memutuskan permohonan upaya hukum peninjauan kembali (PK) di atas PK yang diajukan oleh buron perkara pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra yang kabur ke luar negeri. “Belum ada putusannya permohonan PK di atas PK Djoko Tjandra,” kata Juru Bicara (Jubir) MA, Hatta Ali, di Jakarta, kemarin. Pasal 23 ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 2 tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman menyebutkan putusan PK tidak dapat dilakukan upaya PK kembali atau PK di atas PK. Dalam putusan PK oleh MA pada pertengahan 2008, Djoko Tjandra divonis dua tahun penjara dan denda Rp15 miliar terkait kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali senilai Rp 546,468 miliar. Sehari sebelum putusan itu, Djoko Tjandra melarikan diri ke Port Moresby, Papua Nugini (PNG) dengan menggunakan pesawat carteran yang berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur dan dikabarkan saat ini dia berada di Singapura. Namun anehnya saat dirinya buron, Djoko Tjandra masih bisa mengajukan PK di atas PK ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Hatta Ali menyatakan sesuai peraturan permohonan PK di atas PK itu, tidak boleh. “Namun ada juga hakim yang memutuskan permohonan seperti itu. Karena itu kita lihat dahulu konteks keadilannya,” katanya. Sebelumnya, Jaksa Agung, Hendarman Supandji, menyatakan paspor buronan perkara pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra, diblokir agar buronan tersebut kembali ke tanah air. (ant)
Polri Gerebek Pabrik
Terpidana Kasus Asian Agri
VCD Bajakan Skala Besar
Diancam Dibunuh di Cipinang
JAKARTA - Badan Reserse Kriminal Umum Mabes Polri menggerebek satu rumah di Kapuk, Jakarta Utara, kemarin yang dijadikan tempat untuk menggandakan VCD dan DVD bajakan. “Ada 16 orang karyawan dan satu pemilik pabrik ditangkap dan kini masih menjalani pemeriksaan di Mabes Polri,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, pabrik ini mampu memproduksi 40 ribu VCD dan DVD bajakan dalam
sehari karena memiliki ratusan mesin duplikator. Polisi juga menyita puluhan ribu keping produk rekaman bajakan yang siap diedarkan. Pengungkapan pabrik ini merupakan hasil penelusuran jaringan produk rekaman bajakan yang beredar di Glodok, Jakarta Barat. Dari hasil penelusuran, polisi menemukan salah satu rumah di Kapuk yang menjadi tempat penggandaan VCD dan DVD bajakan. (ant)
Bandar Narkoba Dibekuk
ilustrasi
JAKARTA - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang bandar besar narkoba yang tinggal di salah satu apartemen di Jakarta Utara dengan barang bukti 55.000 butir ekstasi, 15.050 pil H5 (narkotika golongan III), 2,3 ons ketamin (bahan pembuat narkotika) dan 1,5 ons shabu. Pusat Komunikasi dan Informasi Polda Metro Jaya di Jakarta, Rabu, mengatakan, tersangka bernama De alias Jh (27) tertangkap saat akan transaksi narkoba. De sebenarnya sudah berusaha mengelabuhi polisi dengan cara hendak bertransaksi narkoba di salah satu hotel di Jakarta Barat. Namun, De singgah sebentar di hotel itu lalu menuju ke pusat perbelanjaan di Mangga Dua. Polisi yang mengikuti De tidak mau kehilangan dia di pusat perbelanjaan yang sedang ramai iu sehingga tersangka ditangkap di depan Harco Mangga Dua saat naik mobi. Saat digeledah, polisi mene-
mukan lima butir ekstasi dan dua butir H5 di dalam mobil yang dinaiki, B 12XX BVB warna hitam. Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku masih menyimpan barang bukti lain tempat kos yang berada di Jl. Dwi Warna 2 Mangga Besar, Jakarta Barat. Di kamar kos itu, polisi menemukan 7.995 butir ekstasi, 48 butir pil H5 dan Ketamin seberat 30 gram. Dalam pemeriksaan berikutnya, tersangka mengaku juga menyimpan narkoba di salah satu apartemen di Jakarta Utara. Saat menggeledah salah satu kamar di apartemen itu polisi menemukan 47.000 butir ekstasi, 15.000 butir H5, dua ons ketamin dan 1,5 ons shabu. Tersangka ini ditahan di Mapolres Metro Jakarta Barat untuk menjalani penyidikan. Polisi masih memburu seorang tersangka yang diduga menjadi bandar yang lebih besar dibandingkan dengan De. (ant)
JAKARTA - Terpidana kasus pencucian uang dan pembobolan rekening PT Asian Agri, Vincentius Amin Sutanto, diancam akan dibunuh karena membocorkan kasus tunggakan dan manipulasi pajak perusahaan tersebut. “Ya, ada ancaman. Yang paling parah adalah ancaman pembunuhan,” kata Vicent ketika ditemui di selnya di blok pengamanan khusus sel nomor 10, Lembaga Pemasyarakatan Khusus Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, kemarin. Vincent menuturkan, ancaman itu ia terima melalui pesan dari beberapa orang selama ia berada dalam penjara. Namun, dia tidak bersedia menyebut identitas pengancam maupun pengirim pesan ancaman. Setelah menerima sejumlah ancaman, Vincent mengaku merasa tidak tenang tinggal di
dalam penjara. “Saya khawatir, harus berjaga-jaga dan membatasi pergaulan,” katanya di depan sel berkapasitas dua orang tersebut. Setelah mengaku menerima ancaman, pihak lembaga pemasyarakatan kemudian menempatkan dia di blok pengamanan khusus. Blok itu khusus disediakan bagi para narapidana yang mengalami masalah keamanan. Vincent telah menceritakan ancaman tersebut kepada Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Abdul Haris Semendawai. Secara terpisah, Abdul Haris membenarkan Vincent telah menceritakan ancaman yang dia alami. “Ada ancaman yang dia alami, termasuk ancaman pembunuhan,” kata Abdul Haris. Dia menduga, ancaman itu terkait dengan peran Vincent
Suluh Indonesia/ade
Vincentius Amin Sutanto
sebagai orang yang mengetahui dugaan tunggakan dan manipulasi pajak PT Asian Agri. “Yang bersangkutan memang saksi kunci kasus penggelapan pajak itu,” katanya. Namun, Abdul mengatakan, LPSK belum memberikan perlindungan kepada Vincent. Hal itu disebabkan pelindungan ter-
Pajak Online akan Diperdakan JAKARTA - DPRD DKI mengusulkan penyusunan peraturan daerah (Perda) untuk mengatur kewajiban penerapan pajak online karena saat ini penerapan pajak online tersebut belum maksimal karena banyak penolakan dari wajib pajak. Ketua Komisi C DPRD DKI Ridho Kamaludin mengatakan bahwa perlu disusun perda tentang pajak perizinan penyelenggaraan hotel, restoran dan tempat hiburan, sebagai tiga sektor yang akan diterapkan pajak online tersebut. “Salah satu isinya adalah suatu badan usaha yang akan membuat suatu perizinan, baik izin usaha baru ataupun memperpanjang izin harus bersedia membuat pajak online,” kata Ridho seusai Rapat Kerja dengan Dinas Pelayanan Pajak DKI di ruang Komisi C DPRD DKI, Jakarta, kemarin. Komisi C akan membahas mengenai rancangan perda (raperda) tersebut dengan Dinas Pariwisata dan Kebu-
dayaan serta Dinas Pelayanan Pajak pekan depan. Ridho mengungkapkan dari hasil rapat kerja dengan Dinas Pelayanan Pajak, diketahui banyak wajib pajak yang menolak penerapan sistem pajak online karena dikhawatirkan akan mengganggu keamanan jaringan online wajib pajak yang bersangkutan. Padahal Pemprov DKI menargetkan sebanyak 800 wajib pajak menerapkan sistem pajak online tersebut namun saat ini baru 437 wajib pajak atau sekitar 54,6 persen yang mau melakukan ujicoba pemasangan sistem tersebut. “Menurut Dinas Pelayanan Pajak, hingga saat ini baru 13 wajib pajak yang sudah benar-benar online dikarenakan para wajib pajak ini harus melalui sekitar tujuh tahapan,”kata Ridho. Sementara penolakan muncul misalnya dari beberapa wajib pajak hotel yang baru mau melakukan uji coba sistem pada malam hari saat sudah tutup
karena takut mengganggu kenyamanan tamu yang menginap. Beberapa wajib pajak hotel lainnya mengaku enggan menerapkan sistem pajak online karena hotelnya merupakan waralaba (franchise) dari hotel internasional sehingga sistem teknologi informasi mereka terintegrasi dengan hotel pusat dan penerapan pajak online dikhawatirkan bisa merusak sistem yang ada atau menyadap informasi internal. Ridho menyebut seharusnya tidak boleh ada penolakan dari wajib pajak tersebut karena sistem pajak online diterapkan untuk transparansi dari pajak yang dibayarkan wajib pajak. Pemprov DKI menganggarkan dana untuk pelaksanaan sistem pajak online dalam lima tahun yakni 2009-2013 sebesar Rp44 miliar di mana untuk tahap pertama dana dicairkan sebesar Rp2,6 miliar atau cukup untuk 800 wajib pajak yang terdiri atas 609 restoran, 78 hotel dan 113 tempat hiburan. (ant)
Saksi Bom Marriot Lihat Kelap-kelip sebelum Duaarrr TIGA saksi kasus pengeboman Hotel JW Marriott dan Ritz-Charlton, Kuningan, dihadirkan dalam sidang saksi perdana dengan terdakwa Amir Abdillah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kemarin. Ketiga saksi yang memberikan kesaksiannya adalah pegawai Hotel JW Marriott yakni penjaga restoran Dadang Hidayat, juru masak restoran Deni Purwanto, dan resepsionis Silvana. Dalam kesaksiannya, Dadang Hidayat mengaku me-
lihat seorang lelaki yang memakai topi dan membawa ransel beberapa saat sebelum bom meledak. Dadang mengemukakan ciri-ciri orang yang disinyalir menaruh bom di dalam restoran Hotel JW Marriott. “Laki-laki itu memakai topi dan menggendong ransel. Dia me-
ngatakan ingin bertemu dengan atasannya dan menyerahkan ransel tersebut,” katanya. Dadang Hidayat yang bekerja sebagai penjaga restoran di Hotel JW Marriott sempat mengamati gerak-gerik lelaki asing tersebut yang pada saat itu berada dalam jarak 5 meter darinya. “Dia jalan ke arah tengah ruangan, sempat menurunkan ransel, dan terlihat mencari-cari sesuatu di dalam tasnya. Setelah itu, saya melihat lampu berkedap-kedip dari ransel
tersebut. Kemudian selama sepersekian detik terjadilah ledakan tersebut,” lanjut Dadang. Sementara itu, Silvana menambahkan keterangan lain atas peristiwa lain yang terjadi sebelum peristiwa pengeboman terjadi pada 17 Juli 2009. Silvana menjawab pertanyaan Hakim Ida Bagus Dwiyantara tentang kedatangan pria bernama Nur Hasdi yang menginap di hotel tersebut sejak dua hari sebelum pengeboman terjadi.
Menurut Silvana, ia sedang bertugas menjadi resepsionis ketika pria bernama Nur Hasdi “check in” di Hotel JW Marriott. Nur Hasdi, dalam pengamatan Silvana, berpenampilan polos dan biasa saja, memakai topi, masih muda, membawa satu kopor, memiliki wajah Indonesia, dan memiliki tinggi badan sekitar 170 cm. “Tanggal 15 Juli itu saya kerja sampai jam 12 malam. Dia tidak pernah terlihat meninggalkan kamarnya,” ungkap Silvana. (ant)
hadap seorang saksi akan diberikan atas dasar permohonan. Untuk itu, Abdul Haris mendatangi Vincent di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Narkotika Cipinang untuk memberitahu mekanisme perlindungan yang bisa diberikan oleh LPSK. Abdul Haris berkunjung ke lembaga pemasyarakatan itu bersmaa Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Denny Indrayana dan anggota Satgas, Mas Ahmad Santosa. Mereka tiba di lembaga pemasyarakatan sekira pukul 10.00 WIB dan langsung menemui Vincent di blok pengamanan khusus sel nomor 10, Lembaga Pemasyarakatan Khusus Narkotika Cipinang. Pertemuan berlangsung singkat secara tertutup. Setelah itu, mereka melanjutkan pertemuan tertutup di
ruang konsultasi. Pertemuan tertutup kemudian dipindah lagi ke ruangan lain yang lebih besar. Sejumlah penyidik Kejaksaan Agung, penyidik Ditjen Pajak, dan pegawai Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga hadir dalam pertemuan itu. Vincentius Amin Sutanto adalah mantan Financial Controller PT Asian Agri. Mahkamah Agung menjatuhkan hukuman 11 tahun penjara kepadanya dalam kasus pencucian uang dan pembobolan rekening PT Asian Agri di Bank Fortis Singapura. Melalui putusan kasasi bernomor 328 K/Pid.Sus/2008 ini, majelis hakim kasasi yang diketuai Djoko Sarwoko juga menjatuhkan denda Rp150 juta subsider 1 tahun penjara, serta pembayaran uang pengganti Rp28,337 miliar dan 23 dolar Singapura. (ant)
UU Penodaan Agama
Komnas Minta Direvisi
Ifdhal Kasim
JAKARTA - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ifdhal Kasim mengatakan, sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1/PNPS/1965 tentang Pencegahan Penodaan Agama perlu direvisi. “UU 1/PNPS/1965 perlu dilakukan revisi ,” kata Ifdhal dalam sidang uji materi UU Penodaan Agama yang digelar di Gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta, kemarin. Menurut dia, beberapa bagian yang perlu direvisi terutama pada Pasal 1 UU Penodaan Agama yang dinilai tidak sejalan dengan tanggung jawab negara untuk melindungi hak atas kebebasan beragama. Isi dari Pasal 1 adalah, “Setiap orang dilarang dengan sengaja di muka umum menceritakan, menganjurkan, atau mengusahakan dukungan umum untuk melakukan penafsiran tentang suatu agama yang dianut di Indonesia atau melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan yang menyerupai kegiatan-kegiatan agama itu”. Selain itu, menurut Ketua
Komnas HAM, Pasal 4 dari UU Penodaan Agama juga perlu dirumuskan ulang karena perumusan yang ada saat ini masih sangat luas sehingga perlu diselaraskan agar sesuai dengan hak-hak kebebasan beragama yang diakui untuk seluruh warga negara. Isi dari Pasal 4 terkait dengan dibentuknya Pasal 156a dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berisi ancaman pidana penjara selama-lamanya lima tahun bagi mereka yang mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan penodaan agama terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia, atau dengan maksud agar supaya orang tidak menganut agama apapun yang bersendikan Ketuhanan Yang Maha Esa. Namun, di lain pihak, Ifdhal menyetujui bahwa negara boleh melakukan intervensi terhadap orang atau kelompok lain yang melakukan penghinaan atau menanamkan permusuhan kepada kelompok agama tertentu. Kuasa hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lutfi Hakim mengatakan, pihaknya merasa heran dan mempertanyakan terhadap penjelasan Komnas HAM yang terkesan ambigu dan tidak jelas. Selain itu, menurut Lutfi, pembahasan mengenai revisi dari substansi pasal-pasal Penodaan Agama sebenarnya bukanlah merupakan perhatian utama dari persidangan yang digelar di MK. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Kamis 18 Februari 2010
3
RPM Bahayakan
Kebebasan Pers
Suluh Indonesia/ant
PPKS ANAK - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Mensos Salim Segaf Al Jufri menunjukkan hasil karya dari para anak penerima manfaat saat mengunjungi Pusat Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Anak, Bampu Apus, Jakarta, kemarin.
Presiden Yudhoyono Minta
Sistem Keadilan Sosial Ditata Ulang JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai perlu penataan kembali sistem, undang undang, kebijakan dan program aksi untuk meningkatkan keadilan bagi seluruh rakyat. ‘’Saya amati bahwa kita perlu meningkatkan derajad dan kualitas keadilan sosial...Saya ingin betul-betul menjadi bagian dari sistem, jangan hanya program yang suatu saat bisa mengalami pasang surut,” kata Presiden di Pusat Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Anak Bambu Apus, Jakarta Timur, kemarin. Menurut Presiden, dengan penciptaan sistem itu maka program dan kebijakan akan bersifat lebih permanen, termasuk
pembagian tugas dan tanggungjawab antara pemerintah pusat dan daerah. ‘’Sistem harus betul-betul mengatur apa yang mesti dilakukan oleh Bupati dan Walikota di seluruh Indonesia dengan back-up pemerintah pusat dan pemerintah provinsi,” katanya. Kepala Negara menegaskan bahwa sudah menjadi tugas dari seluruh aparat negara untuk meningkatkan keadilan sosial bagi seluruh warga negara Indonesia, terutama masyarakat golongan lemah atau kaum marjinal. ‘’Paling tidak ada sejumlah subjek, golongan, yang harus masuk dalam kebijakan khusus, program khusus yang permanen untuk benar-
benar keadilan ini kita tegakkan,” katanya. Presiden mengatakan ada empat golongan yang harus diutamakan dalam mewujudkan keadilan sosial itu yaitu pertama, keluarga yang sangat miskin yang harus mendapatkan perlakuan khusus guna menuju pemberdayaan. ‘’Sekarang ada yang namanya PKH (Program Keluarga Harapan), saya minta dievaluasi, yang penting keluarga yang tergolong sangat miskin harus mendapat perlakuan khusus,” ujarnya. Kedua, para penyandang cacat berat. Ketiga, golongan lanjut usia (lansia), terutama lansia yang terlantar. Keempat, anak yang menghadapi
KB Masih Miliki Peran Penting JAKARTA - Wapres Boediono mengingatkan Program keluarga berencana (KB) masih memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan laju pertumbuhan pembangunan dan ekonomi. ‘’KB pada saat ini masih memiliki peran penting dalam upaya menekan ledakan penduduk,” kata Wapres saat membuka Rakernas Pembangunan Kependudukan dan KB Tahun 2010 di Istana Wapres Jakarta, kemarin. Hadir dalam acara itu antara lain Menpan EE Mangindaan dan Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief. Menurutnya, akibat kegagalan KB maka Indonesia akan mengalami ledakan jumlan penduduk, yang pada akhirnya menimbulkan masalah sosial. Boediono menunjuk dampak sosialnya, seperti keterbatasan lapangan pekerjaan, keterbatasan pangan, peningkatan pengangguran serta kemiskinan.
Ia mengungkapkan, sejak pencanangan KB, Indonesia sudah mengalami kemajuan cukup berarti dimana rata-rata
Boediono
laju pertumbuhan penduduk nasional dalam tahun 19711980 bisa ditekan hanya sebesar 2,3 persen, dan periode 1980-2000 mencapai 1,4 persen per tahun. ‘’Sekalipun kita alami kemajuan tapi jangan lengah dan program ini akan tetap
menjadi prioritas nasional dan memberikan peran dalam pembangunan ekonomi dan sosial,” kata Wapres. Wapres juga menyoroti masyarakat miskin yang masih banyak memiliki banyak anak. Program KB, katanya, tidak hanya untuk masyarakat miskin tapi semua lapisan masyarakat. Wapres juga mengingatkan pentingnya koordinasi pusat dan daerah dalam memajukan program KB, karena koordinasi itu sempat terhenti. ‘’Mulai hari ini saya ingin koordinasi pusat dan daerah bisa dilanjutkan,’’ katanya. Sugiri mengatakan, BKKBN pada 2010 mentargetkan peserta KB baru sekitar 7,1 juta, dimana 3,7 juta diantaranya adalah keluarga prasejahtera, sejahtera I dan keluarga miskin. ‘’Tahun ini diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga akseptor tentang pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak,” katanya. (son)
Minat Kunjungi Museum Rendah JAKARTA - Humas Museum Nasional, Ferlian Putra mengakui, kesadaran masyarakat untuk mengunjungi museum masih rendah meskipun jumlah pengunjung terus mengalami peningkatan. ‘’Kebanyakan pengunjung yang datang ke museum itu adalah pelajar. Mereka datang karena tuntutan dari kurikulum di sekolah, bukan atas kesadaran sendiri,” ujar Ferlian di Jakarta, kemarin. Ferlian menilai, minat masyarakat dalam mengunju-
ngi museum secara kualitas masih kurang. Menurut dia, banyak faktor yang memengaruhi minat masyarakat dalam mengunjungi museum, antara lain faktor sosial dan ekonomi. ‘’Kalau aspek sosial, masyarakat kita lebih melihat tempat hiburan seperti mal atau dufan sebagai sarana rekreasi,” katanya. Padahal, masyarakat dapat memperoleh hiburan di Museum Nasional. Hal itu sesuai dengan fungsi museum yang
dimiliki Museum Nasional, yaitu sebagai sarana penelitian, pendidikan, dan hiburan. Ferlian mengaku untuk mendapatkan pengunjung yang baik secara kualitas tidaklah mudah, berbeda jika bicara mengenai kuantitas. ‘’Mendapatkan pengunjung secara kuantitas itu mudah, museum bisa undang sekolah-sekolah untuk berkunjung, tapi dengan begitu jumlah kunjungan secara kualitas yang belum didapat,” katanya. (son)
masalah hukum, korban narkoba, dan anak-anak dari kalangan tidak mampu. ‘’Saya memberikan atensi terhadap anak karena mereka bisa kehilangan masa lalu, mereka bisa hidup belum baik di masa kini, tapi negara, kita semua, harus memberikan opportunity, peluang, masa depan yang lebih baik,” katanya. Turut mendampingi Presiden antara lain Menko Kesra Agung Laksono, Mensos Salim Assegaf, Menag Suryadharma Ali, Meneg PPPA Linda Amalia Sari, Menpora Andi Malarangeng, dan Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih. (har)
JAKARTA - Ketua Fraksi PDIP DPR Tjahjo Kumolo menilai bahwa rancangan Peraturan Menkominfo mengenai konten multi media dapat membahayakan kebebasan pers. ‘’Sebab banyak pasal yang bertentangan dengan UU 40 Tahun 1999 tentang Pers,” ujarnya di Jakarta, kemarin. Rancangan peraturan Menkominfo itu, katanya, intinya melarang penyelenggara internet (provider) untuk mendistribusikan ‘konten’ (isi) berita yang dianggap ilegal (pasal tujuh hingga 13). ‘’Selain itu, mewajibkan memblokade serta menjaring semua konten yang dianggap ilegal dan pembentukan tim konten sebagai lembaga sensor,” ungkapnya lagi. Semua ketentuan ini, ujar Tjahjo Kumolo, jelas bertentangan dengan UU Pers sebagaimana diatur pada pasal (4) yang mengatakan: “terhadap pers tidak dikenakan
sensor, breidel dan larangan pebiaran...”. ‘’Sementara pada pasal (4) dan pasal (3) mengatakan, menjamin kemerdekaan pers nasional yang mempunyai hak mencari, memperoleh informasi dan gagasan,” ujarnya. Karena itu, Tjahjo Kumolo dan fraksinya di Komisi I DPR RI menyatakan, sebaiknya ide rancangan peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika tersebut dibatalkan saja. ‘’Pasalnya, pers sudah punya kode etik sendiri,” tegasnya. Pertanyaannya, demikian Tjahjo Kumolo, kenapa setelah era reformasi berjalan lebih satu dekade, muncul lagi rancangan aturan seperti itu. ‘’Bisa saja orang beropini, mungkin hal ini pesanan Presiden SBY atau intelijen, atau murni inisiatif menterinya sendiri,” ujarnya. Tjahjo Kumolo kemudian dengan tegas kembali menyatakan, fraksinya menolak Ran-
per Menkominfo tersebut. Sebelumnya, Dewan Pers menyatakan, RPM bertentangan dengan UUD 1945, UU Pers dan UU Penyiaran. ’’Dewan Pers menganggap RPM konten bertentangan dengan UU Pers, UU Penyiaran dan UUD 1945 pasal 28 yang menyatakan kemerdekaan berpendapat,” kata anggota Dewan Pers Zulfiani Lubis. Uni menjelaskan bahwa pernyataan Dewan Pers tersebut merupakan hasil rapat perdana Dewan Pers pada hari ini. Uni menjelaskan, dalam konsideran RPM Konten Multimedia mengacu pada enam undang-undang, antara lain UU Pers dan UU Penyiaran. ‘’UU Pers dalam pasal 4 ayat 2 menyatakan pers tidak dikenakan breidel, penyensoran, maupun pelarangan penyiaran. Oleh karena itu pemerintah maupun kominfo tidak boleh membreidel pers,” katanya. (har/son)
RS ‘Internasional’ Diultimatum JAKARTA - Pemerintah meminta rumah sakit-rumah sakit yang memasang label internasional tanpa akreditasi dari badan akreditasi internasional untuk mencabut label tersebut jika tidak mendapatkan akreditasi internasional tersebut pada Agustus 2010. ‘’Kita kasih waktu sampai Agustus ini, yang namanya pakai kata ‘internasional’ harus dihilangkan kalau belum dapat akreditasi internasional, mereka tidak boleh membohongi masyarakat,” kata Direktur Jenderal Bina Pelayanan Medik Kementerian Kesehatan Farid W Husein di Jakarta, kemarin. Menurut dia, saat ini terdapat lebih dari 10 rumah sakit yang mencantumkan label internasional pada namanya na-
mun tidak menerapkan standar pelayanan dan administrasi sebagai rumah sakit internasional serta tidak punya akreditasi dari badan internasional seperti Joint Comission International (CJI). Namun dia tidak menyebutkan nama rumah sakit-rumah sakit tersebut maupun rumah sakit yang memang sudah punya akreditasi internasional di Indonesia. Ia hanya mengatakan saat ini Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta sedang dalam proses untuk mendapatkan akreditasi internasional tersebut. Ia mengatakan RS yang menggunakan kata internasional pada namanya hanya punya akreditasi nasional. ‘’Kalau mau dapat akreditasi interna-
sional harus mengundang CJI untuk melakukan penilaian supaya dapat sertifikasi,” katanya. Berkenaan dengan hal itu Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Sutoto mengatakan sebagai organisasi yang menaungi rumah sakit pihaknya melakukan pembinaan kepada pengelola rumah sakit yang ingin mendapatkan akreditasi internasional. Akreditasi internasional, ia menjelaskan, akan diberikan organisasi seperti CJI kepada rumah sakit yang memberikan pelayanan kepada pasien sesuai standar yang ditetapkan CJI. ‘’Penilaian antara lain dilihat dari bagaimana rumah sakit bisa memberikan pelayanan berkualitas,’’ katanya. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Kamis 18 Februari 2010
4
K ilas Minta Bantuan Modal PULUHAN pedagang di pasar tradisional Jambu Dua Kecamatan Bogor Utara, Kabupaten Bogor, yang menjadi korban banjir bandang akhir pekan lalu mengharapkan bantuan usaha. Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menegkop UKM) Syarifuddin Hasan, saat ditanya mengenai bantuan bagi pedagang yang menjadi korban banjir menyebutkan dana bantuan untuk korban banjir telah dianggarkan. Saat ini Kemenegkop UKM dan Menko Kesra sedang mendata jumlah korban untuk segera diberi bantuan. Menanggapi pernyataan Menegkop UKM tersebut, para pedagang Pasar Jambu Dua yang ditemui mengharapkan hendaknya ucapan menteri tidak hanya sekedar janji saja. Hingga saat ini kondisi Pasar Jambu Dua belum 100 persen pulih, beberapa pedagang masih belum memulai aktivitas jualan, seperti salah satu toko ponsel yang tengah membersihkan lantai kiosnya dari kotoran lumpur. Sebagian pedagang sudah ada yang berjualan sebagian lagi berjualan seadanya, sementara barang dagangan yang terkena lumpur ditumpuk di depan warung. Pada Jumat (12/2) sore, Pasar Warung Jambu diterjang banjir bandang akibat tanggul Sungai Ciliwung jebol. Ratusan kios yang ada di pasar tersebut terendam sehingga para pedagang menderita kerugian hingga miliaran rupiah. (ant)
Samsat Depok
Blokir 917 Berkas STNK DEPOK - Samsat Depok memblokir 917 berkas Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) hingga Desember 2009. Dibanding 2008, jumlah tersebut mengalami kenaikan hingga 167 berkas. “Pada tahun 2008 hanya ada permintaan sekitar 750 berkas permintaan blokir STNK,” kata Paur STNK Samsat Depok, AKP Sugeng Daldiri kepada wartawan, kemarin. Tingginya angka permintaan blokir STNK, kata Sugeng dikeranakan maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor, terutama roda dua. Hal lainnya adalah karena kasus penggelapan dan penipuan. “Jumlah 917 merupakan kasus curanmor yang dilaporkan,” tandas Sugeng. Sugeng mengungkapkan, tiap bulan pihaknya menerima permintaan blokir STNK sebanyak 80 berkas dengan berbagai kasus. Jumlah tersebut didominasi oleh kendaraan roda dua yang mencapai angka 95 persen. “Sisanya adalah kendaraan roda empat,” imbuhnya. Namun, permintaan cabut blokir STNK lebih banyak diajukan oleh pemilik kendaraan roda empat. Hal tersebut lantaran pihak kepolisian telah berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor. “Tahun 2009 permintaan cabut blokir R4 sebanyak 9 berkas. Sedangkan R2 hanya 5 berkas,” bebernya. Dia menjelaskan, wilayah yang rawan kriminalitas pencurian kendraan roda dua adalah di cimanggis dan Sawangan. Dua wilayah tersebut, katanya, merupakan daerah yang paling sering terjadi kasus pencurian, baik roda dua maupun roda empat. “Pencurian sepeda motor terbanyak adalah merk Honda, dan Mio. Sedangkan untuk kendaraan roda empat merk toyota seperti toyota kijang minibus,” pungkasnya. (rin)
Suluh Indonesia/ant
PERAWATAN KRL - Seorang teknisi mengecek kondisi kereta rel listrik (KRL) yang akan beroperasi di Depo KRL Depok, Jabar, kemarin. Depo KRL Depok yang diklaim terbesar di Asia Tenggara itu memiliki 14 jalur rel stabling (parkir) untuk 224 unit KRL, dilengkapi peralatan canggih untuk perawatan harian, bulanan dan tahunan KRL.
Sekwan Tersandung Kasus Korupsi SUKABUMI - Empat tersangka kasus dugaan korupsi penataan lingkungan Gedung DPRD Kota Sukabumi dengan nilai proyek sebesar Rp2,94 miliar dijebloskan ke penjara setelah diperiksa oleh petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukabumi, Jawa Barat, selama 5,5 jam pada Rabu petang. Empat tersangka yang terlibat dalam proyek pembangunan gedung dewan yakni DS selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan), AS selaku pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), HA selaku pengawas teknis yang saat ini menjabat sebagai Kabid Program Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Sukabumi dan kon-
traktor PT Wirayasa Utama, GG. Mereka menjalani pemeriksaan di Kejari Sukabumi mulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB dan sekitar pukul 17.00 WIB para tersangka dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B Nyomplong, Kota Sukabumi. Kepala Kejari Sukabumi, Zainul Djafrin, mengatakan, para tersangka ditahan di LP Nyomplong karena dikhawatirkan akan menghilangkan barang bukti karena seluruh data administrasi proyek ada dan melalui komputer. “Keterangan para tersangka pun hampir sama dengan yang lainnya,” katanya seraya mengatakan syarat untuk melakukan penahanan sudah cukup.
Mengenai jumlah kerugian negara akibat kasus itu, kata Djafrin, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlahnya karena saat ini pihaknya masih menunggu hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Mudah-mudahan pada pekan depan hasil auditnya sudah selesai,” katanya. Zainul mengatakan, pihaknya masih melakukan penyidikan lebih dalam terhadap kasus tersebut dan diduga ada rekayasa dalam tender dan pengalihan pekerjaan dari pemenang tender kepada sub kontraktor. “Kalau ini terbukti, maka banyak orang yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi ini dan jumlah kerugian negara sesuai dengan nilai proyeknya sebe-
sar Rp 2,94 miliar,” katanya. Dugaan tindak pidana korupsi bermula ketika rencana pelelangan proyek itu dilaksanakan pada akhir 2009, bersamaan dengan awal musim hujan. Ketika itu Kejari Sukabumi sudah mengimbau panitia pelaksana untuk menunda lelang. “Panitia menghentikan proses lelang, tetapi belakangan baru diketahui ternyata secara diam-diam mereka melanjutkan proses tender. Kami sudah mencegah karena ini tindak pidana korupsi, tetapi ternyata mereka sengaja melakukannya,” katanya. Pemenang tender pun ternyata tak memiliki alamat jelas, padahal panitia sudah memberikan uang muka pengerjaan
proyek sebesar Rp 500 juta. Dugaan penyimpangan berikutnya terjadi setelah proyek selesai, panitia menyerahkan sisa uang pengerjaan proyek sebelum mengecek hasil kerja rekanan itu sesuai dengan perjanjian kerja. Proyek penataan lingkungan Gedung DPRD Kota Sukabumi dikerjakan sebelum pembangunan gedung DPRD yang baru dan dilaksanakan di Kecamatan Cibeureum, wilayah selatan Kota Sukabumi. Selain gedung lama dinilai tidak representatif lagi, pembangunan gedung baru diharapkan menggerakkan aktivitas ekonomi di bagian selatan kota yang selama ini terkonsentrasi di bagian utara. (ant)
Pemerintah Tegur
RS Mayapada Tangerang Pengusaha Asal Australia Dirampok TANGERANG - Kementerian Kesehatan menegur Rumah Sakit Mayapada di Tangerang, Banten, karena mempekerjakan konsultan onkologi asing yang tak memiliki surat registrasi dan izin praktik. “Di Mayapada belum ada izin.Kita tidak larang orang kerja di sini, tapi mereka harus ikut aturan. Karena itu kita kasih peringatan,” kata Direktur Jenderal Bina Pelayanan Medik Kementerian Kesehatan Farid W Husein di Jakarta, kemarin. Pemerintah, juga minta rumah sakit yang sebelumnya mengiklankan layanan kesehatan oleh konsultan onkologi asing pada sebuah surat kabar tersebut mengumumkan kepada publik layanan itu tak disediakan lagi. “Pihak rumah sakit sudah menyatakan akan mencabut iklan dan memasang iklan permintaan maaf,” kata Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Hukum Faiq Bahfen. Faiq menjelaskan pula pemerintah akan mengenakan sanksi kepada tenaga kesehatan asing yang menjalankan praktik kedokteran tanpa surat registrasi dan izin praktik serta instansi yang mempekerjakannya. “Kita akan lihat aturannya dan apa sanksi yang tepat,” katanya. Lebih lanjut Farid menjelaskan, praktik tenaga kesehatan warga negara asing (WNA) diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 441/Menkes/Per/XI/1980 tentang pembatasan penggunaan tenaga kesehatan WNA pada unit kesehatan dan Permenkes Nomor 512/Menkes/Per/IV/2007 tentang izin praktik dan pelaksanaan praktik kedokteran. Menurut ketentuan, unit kesehatan dilarang menggunakan tenaga kesehatan asing tanpa izin pemerintah dalam hal ini Menteri Kesehatan cq Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik. Izin tersebut diberikan atas rekomendasi dari dinas kesehatan setempat dan organisasi profesi. Tenaga kesehatan asing yang akan bekerja di Indonesia harus punya surat tanda registrasi dari Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), dan surat izin praktik dari dinas kesehatan setempat. (ant)
Pintu Bendung Katulampa
Belum Diperbaiki BOGOR - Petugas Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat, belum bisa memperbaiki pintu penguras ke arah Ciliwung yang retak akibat bajir bandang lalu karena ketinggian air masih tercatat 50 sentimeter. “Aliran air masih deras dan ketinggian masih 50 cm jadi kita belum bisa memperbaiki pintu yang retak tersebut,” kata petugas jaga Bendung Katulampa Andi Sudirman kemarin. Keretakan pintu pengurasan tersebut tak berpengaruh pada Bendung Katulampa, karena kondisi bendung masih kokoh. “Ini hanya retak, bendung masih kokoh menahan air. Tinggal dilas sedikit saja sudah baik kembali, tapi kita masih menunggu ketinggian air surut dulu,” jelasnya. Untuk bisa dilakukan perbaikan dan pengelasan ulang terhadap pintu yang terbuat dari material baja tersebut, pihaknya harus menunggu debit air surut hingga ketinggian 30 cm. “Kalau sudah surut, kira-kira tinggi air 30 cm baru bisa diperbaiki. Kalau masih 50 cm belum bisa diperbaiki,” katanya. Saat ini kondisi cuaca di wilayah Puncak masih turun hujan gerimis. Debit air Katulampa hanya mengalami kenaikan 10 cm namun jika hujan behenti air kembali surut ke angka 50 cm. Status Katulampa masih siaga empat, karena kondisi cuaca di kawasan Bogor tidak menentu dan selalu berubah-ubah. Akan tetapi Andi meyakinkan bahwa kondisi Bendung Katulampa masih kokoh dan baik-baik saja. Sebanyak enam orang petugas jaga dikerahkan untuk memantau dan mengawasi perkembangan situasi ketinggian air. “Kita masih terus memberlakukan siaga 24 jam, meskipun normal status Katulampa masih siaga empat,” sebutnya. (ant)
BOGOR – Aksi perampokan lagi-lagi terjadi di Bogor. Kemarin sebuah rumah mewah berlantai dua milik pengusaha barang antik asal Australia yang ditempati anaknya bernama G. Triadi (34), disatroni kawanan rampok. Dalam aksinya pelaku selain menjarah harta benda milik korban bernilai ratusan juta rupiah, juga tega menganiaya dan menyekap pembantu bernama Maryatun alias Atun (24). Dari keterangan Atun, aksi kawanan bersenjata tajam di rumah bosnya di Cluster The Panorama, Blok. E/III No.07,
Kompleks Perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR), di Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Pelaku datang dengan mobil Avansa warna hitam dengan berpura-pura sebagai tamu. Begitu masuk pekarangan rumah, dengan cepat mereka melumpuhkan Atun dan menyekapnya. Dalam aksinya pelaku berhasil menggasak harta benda milik korban sperti peralatan elektronik, perhiasan dan sejumlah barang antik bernilai ratusan juta rupiah. “Saat itu saya
sendirian di rumah, sementara bapak masih di kantor,” terang Atun, di hadapan polisi. Kasat Reskrim Polresta Bogor, AKP Irwansyah saat dikonfirmasi sejumlah wartawan membenarkan aksi perampokan tersebut, bahkan Irwan sendiri mengaku telah datang ke lokasi. “Kita masih terus selidiki kasus itu, mamang seperti yang juga dikeluhkan korban jika kita lihat sistem penjagaan keamanan di kompleks BNR yang begitu ketat, seharusnya kejadian ini dapat diantisipasi,” sesalnya. (bas)
Korban Banjir
Harapkan Bantuan Pemkot BOGOR - Korban banjir di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, mengharapkan bantuan berupa tabung gas dan peralatan sekolah yang hanyut saat banjir melanda wilayah mereka. “Sekitar 20 KK yang kehilangan tabung gas, mereka saat ini tidak bisa memasak hingga kini,” ujar Yusuf, ketua RT 02 RW 05 Kelurahan Bantarjati, di Bogor, kemarin. Yusuf mengatakan, hilangnya tabung gas milik warga dikarenakan hanyut terbawa banjir bandang yang terjadi pada Jumat (12/2) petang lalu. “Tabungnya hanyut dibawa banjir, tabung gas milik saya juga hanyut bersama kompor gasnya juga,” katanya. Yanti (27) seorang ibu rumah tangga
mengatakan sudah beberapa hari sejak banjir bandang ini belum bisa memasak karena tidak memiliki kompor dan tabung gas. “Saat ini terpaksa menumpang masak di rumah tetangga, tapi karena repot jadi terpaksa beli makanan di warung,” ujarnya sambil menggendong putrinya yang berusia dua tahun. Padahal menurut pengakuan Yanti, dirinya sangat kesulitan dana sejak banjir bandang menghantam rumahnya. Yanti dan beberapa ibu rumah tangga yang berkumpul di rumah Yusuf minta kiranya pemerintah mengganti tabung gas milik mereka yang hilang. “Kami mana sanggup beli dengan kondisi seperti ini, apalagi tabung itu pemberian dari pe-
merintah pada saat konversi minyak tanah ke gas diberlakukan,” kata warga yang lain, Mulyanti. Yusuf menyebutkan hanyutnya tabung gas dan kompor tersebut karena derasnya air yang masuk ke dalam rumah mereka. “Jangankan kompor, mobil dan motor yang parkir di jalan aja terseret air apalagi tabung gas yang beratnya cuma 3 kg itu,” kata Yusuf. Ia mengatakan ketinggian air kala itu mencapai perut orang dewasa, air yang datang mengalir deras dan tiba-tiba. “Kami tidak bisa mengunci pintu karena kalau dikunci bisa jebol rumah. Apalagi air datangnya tiba-tiba mana sempat kami memikirkan untuk mengunci rumah,” kata Yusuf. (ant)
Baliho Kandidat Cawali
Bertebaran Tanpa Izin DEPOK - Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Depok belum dimulai. Namun, puluhan baliho dari sejumlah kandidat telah terpampang di berbagai titik. Ironisnya, seluruh baliho tersebut tak mengantongi izin dan tak membayar pajak. Hal tersebut jelas merugikan pemerintah. Padahal dalam aturannya tertulis, seluruh baliho wajib membayar pajak kepada daerah. “Hal itu merujuk pada peraturan daerah dan peraturan wali kota nomor 7 tahun 2008 yang menyebutkan semua baliho yang berbentuk iklan baik untuk tujuan komersil atau mengajak orang untuk kepentingan lain termasuk dalam pajak reklame, dan seharusnya membayar pajak,” kata Sekretaris Dinas Pendapatan dan pengelolaan keuangan (DPPK) Kota Depok, Ahmad Soleh kemarin. Kendati sudah ada aturan baku, nyatanya tak diimplementasikan dengan baik. Buktinya, hingga saat ini, Soleh mengaku sama sekali belum menerima pembayaran pajak dari semua baliho kampanye pasangan calon. Pihaknya pun tidak memiliki dasar untuk melakukan tagihan terhadap baliho-baliho tersebut lantaran belum menerima pengajuan dari Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kota Depok.
“BPPT yang mengeluarkan izin pemasangannya. Sampai sekarang belum ada pengajuannya sehingga kami pun tidak memiliki dasar hukum untuk memungut pajaknya,” kata Soleh. Hal tersebut mengakibatkan Pemkot Depok mengalami kerugian ratusan juta. Seperti yang dijelaskan Soleh, setiap baliho dikenakan pajak rata-rata senilai Rp 70.600 per meter setiap bulan. Berdasarkan pantauan di lapangan, baliho tiap kandidat rata-rata berukuran 6 x 4 meter. Sehingga setiap balihoo wajib membayar pajak antara Rp. Rp 1.694.400 permeter perbulan. Baliho kandidat terpampang di sejumlah titik, seperti persimpangan Grand Depok City, Pertigaan Jalan Margonda dan Jalan Juanda, serta di Jalan raya Bogor simpangan Depok. Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kota Depok M Hasan mengungkapkan, pihaknya juga belum dapat melakukan tindakan lantaran tahapan pemilukada belum dimulai. “Saat ini belum bisa dilarang, karena tahapan (pilkada) belum dimulai. Yang berlaku saat ini peraturan daerah, yang mengatur izin pemasangan spanduk dan baliho, dan mereka harus mematuhinya,” ujarnya. (rin)
12 SMK Kota Bogor Tak Gelar UN SEBANYAK 12 SMK di Kota Bogor tak bisa menyelenggarakan Ujian Nasional (UN), disebabkan mereka belum diakreditasi. Dari 67 SMK, hanya 55 SMK yang diperkenankan menyelenggarakan UN, lainnya harus menginduk ke sekolah swasta yang telah di akreditasi atau sekolah negeri. Demikian ujar Edy Suheri, Kabid Pendidikan Menengah dan Kejuruan Disdikpora Kota Bogor, kemarin. Ke 12 SMK akan menginduk ke SMK negeri yang telah ditunjuk sebagai sekolah induk atau sekolah swasta terakreditasi. “Jadi nanti siswa sekolah
tersebut akan menumpang UN disekolah induk tempat mereka melaksanakan UN,” katanya. Kondisi ini menurut Edy tidak mengganggu pelaksan-
aan UN, karena memang pada dasarnya sekolah-sekolah swasta yang belum mengantongi akreditasi harus menginduk ke sekolah yang statusnya telah diakui. Selain itu persiapan pelaksanaan UN untuk tingkat SMK di Kota Bogor telah 80 rampung. “Persiapan UN sudah 80 persen rampung, dalam waktu dekat kita akan melaksanakan uji coba untuk seluruh SMK di
Kota Bogor, yakni pada 22 Februari selama tiga hari,” ujarnya. Pihaknya juga telah melakukan verifikasi terhadap sekolah negeri untuk memastikan kesiapan pihak sekolah menghadapi UN. “Untuk 2010 UN SMK tidak lagi tiga mata pelajaran tapi bertambah menjadi empat karena ujian teori kopentensi dimasukkan dalam UN,” ucapnya. Disdik Kota Bogor telah
mensosialisasikan hal ini kepada seluruh manajemen sekolah dan seluruh SMK di Kota Bogor telah mengetahui hal tersebut dan menyatakan siap menghadapi UN. “Perubahan ini sudah diketahui seluruh SMK di Bogor, dari hasil Verifikasi yang kita lakukan pihak sekolah menyatakan siap untuk UN, baik tenaga pengajar maupun para siswanya,” ujarnya. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Kamis 18 Februari 2010
F OKUS Mencari Solusi Cerdas Berkelit dari Belitan Naga UNCULNYA Cina sebagai kekuatan baru di muka bumi ini sudah diramalkan banyak orang sejak puluhan tahun lalu. Prediksi ini bukan tanpa dasar. Setidaknya Negeri Tirai Bambu ini memiliki beberapa potensi untuk menjadi salah satu negeri adidaya masa depan. Di antaranya adalah latar belakang sejarah yang gemilang, wilayah geografis yang luas, potensi jumlah penduduk serta kandungan sumber daya alam yang ditengarai masih banyak terpendam di bumi Tiongkok tersebut. Sejak membuka kembali diplomasi dengan Amerika Serikat yang ditandai dengan Komunike Shanghai pada 1972, Cina lambat laun merangsek ke papan atas tingkat pergaulan elite dunia. Meskipun pada mulanya Cina dipandang sebelah mata karena faktor ekonomi yang terbelakang, persenjataan yang ketinggalan zaman serta masih didera kemiskinan, namun pemimpin komunis di negeri ini mampu membuat lompatan jauh ke depan, sehingga Cina masuk ke jajaran nagara elite dunia. Kalau sekarang Cina sangat berperan di dunia, terutama dengan kekuatan ekonominya, maka tidaklah terlalu mengherankan. Para pengusaha AS sudah jauh-jauh hari merelokasi perusahaannya ke Cina untuk menekan ekonomi biaya tinggi. Gayung bersambut, Cina pun membuka pintu lebar-lebar bagi investor dengan memberikan berbagai kemudahan, antara lain soal pajak. Kalau bicara soal manufaktur, negeri ini memang sebelumnya berada di urutan tiga setelah Jepang serta Korea Selatan. Namun setelah perkembangan selanjutnya menunjukkan Beijing jauh leading di depan Tokyo maupun Seoul, kecuali untuk urusan otomotif. Beberapa hal yang membuat Cina begitu sulit terkejar negara di kawasan Asia di samping potensi dalam negerinya adalah kemampuan Cina dalam memberikan layanan infrastruktur yang jauh lebih baik, sehingga produk yang dihasilkannya jauh lebih kompetitif dibandingkan negara lainnya di dunia. Selain itu, juga Cina mempunyai kebijakan tegas bagi pejabatnya yang dinilai menghambat laju Cina ke tingkat dunia. Penegakan hukum sangat jelas, tegas, dan tidak pandang bulu. Kalau melihat kondisi ini dengan komitmen pemerintah Cina yang sangat tinggi, tampaknya sangatlah sulit membendung kibasan ekor naga ini ke depan. Namun, bukan berarti Cina tidak punya kelemahan. Kelemahan yang diprediksikan akan mengoyak Tiongkok adalah pergulatan politik dalam negeri serta urusan negara-negara di sekitar Gunung Himalaya yang selama ini dikuasai Cina. Satu lagi, jangan lupa masalah Taiwan. Dalam korelasinya dengan ASEAN, yang paling hangat saat ini adalah ACFTA (ASEAN-China Free Trade Agreement). Pemerintah Indonesia dalam hal ini kembali menegaskan bahwa kesepakatan itu akan tetap jalan. Namun di sisi lain akan mengupayakan beberapa kebijakan agar produk Indonesia bisa bersaing. Namun banyak pengamat menyangsikan hal itu. Malahan kata mereka, Indonesia akan menjadi pengekspor barang setengah jadi ke Cina dan akan membeli barang itu lagi setelah menjadi barang jadi. Ini tentu sangat menyedihkan. Untuk produk-produk tertentu, kecemasan itu sangatlah beralasan. Namun untuk produk yang memerlukan sentuhan khas Indonesia, barangbarang seni misalnya, rasanya masih bisa bertahan karena taste yang berbeda. Namun terlepas daripada itu, pemerintah harusnya berpikir, mengapa Cina bisa Indonesia tidak? Inilah sebenarnya tugas berat bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Boediono. Hal ini yang harus dikomentari dan dicarikan solusi cerdasnya. Jangan berkomentar pada hal-hal yang tidak penting hanya untuk mencari popularitas dan menutupi kelemahan. ***
M
Bang D
el
Golkar menghormati kesepakatan koalisi
Namanya juga sepakat ...
5
Mampukah Cina Jadi Superpower? TIGA puluh tahun lalu, Cina hanya punya peran kecil dalam ekonomi internasional dan pengaruh politik yang terbatas kepada negara-negara kecil tertentu. Namun kini ‘’naga merah’’ itu telah menjelma menjadi kekuatan ekonomi raksasa dengan industri manufaktur yang hebat, cadangan devisa sekitar 2 triliun dolar, investasi global dari Afrika hingga Amerika Latin, serta proyek-proyek iptek yang terus tumbuh dengan pesat. Sementara itu, Amerika Serikat (AS) yang selama dua dekade terakhir menikmati status sebagai negara adidaya tengah dilanda dampak dari krisis ekonomi domestik dan global serta citra negatif akibat petualangan militer di Afghanistan dan Irak walaupun di sisi lain Presiden Barack Obama mampu menarik simpati dengan inisiatif perdamaian di Timur Tengah. Apakah dengan kemajuan ekonomi yang mengesankan Cina akan mampu menjadi adi daya menandingi AS? Perdebatan tentang Cina Para akademisi hubungan internasional berbeda pendapat soal potensi Cina menjadi negara adi daya setidaknya di Asia; antara yang yakin dengan prospek superioritas Chna atas AS dan yang ragu dan percaya bahwa negara naga merah itu hanya akan bertahan untuk sementara waktu saja. Ada argumen bahwa Cina sekarang ini sebenarnya telah mulai menunjukkan kapasitas adi daya terutama berkat penerimaan yang positif dari negara-negara Asia atas diplomasi ekonomi dan politik Beijing. Cina membangun kemitraan strategis di bidang ekonomi dan militer dengan Pakistan untuk menghadapi saingan terdekatnya di Asia Selatan, India. Dengan ASEAN, Cina telah membangun Forum Keamanan Regional ASEAN dan wilayah perdagangan bebas, yang berfungsi sebagai benteng untuk membendung Jepang dan juga AS di kawasan Asia Tenggara dan Timur yang ekonominya tumbuh paling tinggi di dunia. Cina juga meningkatkan hubungan kerja sama dengan bekas rival AS yaitu Rusia, sehingga keduanya tampil sebagai kekuatan tandingan AS dalam forum internasional seperti Dewan Keamanan PBB. Dalam spektrum sejarah Cina modern, orientasi politik luar negeri Beijing mengalami perubahan yang signifikan. Sejak berdirinya Republik Rakyat Cina tahun 1949, Beijing menganut realisme politik, di mana kekuasaan politik dianggap sebagai tujuan nasional utama yang bisa diraih dengan supremasi militer. Orientasi realis tercermin dari perilaku para pemimpin Cina yang aktif terlibat dalam arena Perang Dingin dan sering berkonflik dengan negara lain seperti Vietnam, India, dan juga Indonesia. Memasuki era 1980-an setelah pergantian pucuk pimpinan Partai Komunis Cina yang beralih ke Deng Xiaoping, realisme politik pun ditinggalkan, berganti dengan liberalisme. Orientasi liberal dalam politik
Oleh : I Gede Wahyu Wicaksana* luar negeri Cina diperlihatkan oleh kecenderungan Beijing untuk menempatkan capaian ekonomi sebagai kepentingan negara yang utama. Walhasil, politik konfliktif pun dikesampingkan. Bahkan Cina mendekati para seterunya untuk jalin kerja sama ekonomi dan perdagangan. Cina aktif dalam mempromosikan perdagangan bebas dunia dengan masuk ke dalam WTO (World Trade Organization). Prestasi ekonomi yang gemilang mulai tampak sejak dekade 1990-an dengan angka pertumbuhan di atas 9% per tahun, yang kemudian dibarengi oleh modernisasi angkatan bersenjata. Kemunculan Cina sebagai kekuatan ekonomi dan militer tangguh di Asia menjadi perhatian sekaligus keprihatinan negara-negara tetangga seperti Taiwan, Jepang dan Korea Selatan yang khawatir Cina yang kuat namun tidak demokratis akan jadi agresif sebagaimana pernah terjadi pada tahun 1960-an dan 1970-an. Kekhawatiran mereka itu mengindikasikan potensi strategis Cina sebagai calon superpower. Bila ditinjau dari aspek yang riil Cina bukan calon negara superpower. Negara superpower ialah negara yang mampu mendiktekan aturan main, kepentingan ekonomi dan politiknya terhadap negaranegara lain dengan ditunjang oleh kekuatan militer dominan (Marsheimer 1980). Ini berarti sebuah negara superpower tidak tergantung secara ekonomi maupun imperior secara militer terhadap negara lain. Para ahli yang berpijak pada konsep ini mengemukakan ada tiga kelemahan penting yang dapat menghalangi Cina untuk jadi adi daya. Pertama, kemajuan ekonomi yang hanya didukung oleh pertumbuhan namun tidak disertai dengan pemerataan merupakan bom
waktu bagi pemerintah negeri itu. Kesenjangan antara kota-kota metropolitan di wilayah pesisir yang makmur berkat industrialisasi luar biasa dengan wilayah pedalaman yang miskin menyimpan potensi ketegangan sosial yang tinggi. Memang selama ini ketimpangan ekonomi tidak meletus jadi konflik terbuka. Tetapi bukan rahasia lagi jika tindakan represif pemerintah Cinalah yang menekan potensi konflik itu. Masalahnya sampai kapan represi oleh rezim otoriter akan mampu membendung potensi konflik? Sedikit saja api konflik terpercik maka baranya bisa hanguskan seluruh naga merah itu. Kedua, persoalan ekonomi domestik Cina yang diperparah oleh ketergantungan ekonomi pada AS. Mitra dagang terbesar Cina adalah AS. Nilai perdagangan yang surplus terhadap AS karena kesediaan AS untuk menerima mata uang Cina yang didevaluasi, sehingga memacu ekspor kepada AS. Dalam kondisi yang asimetris AS terus menggung rugi. Jadi pemasukan dari sektor perdagangan tergantung pada kemurahan AS. Akan tetapi sampai berapa lama AS mau mengalah? Di samping itu proteksi yang diterapkan Cina atas pasar domestiknya acapkali menimbulkan sengketa dagang dengan AS, Uni Eropa, dan Jepang. Bila ketiga raksasa ekonomi ini bersatu buat mengembargo Cina, maka akan jadi masalah luar biasa bagi ekonomi yang sedang tumbuh itu. Ketiga, dari aspek militer, anggaran belanja Cina sekitar 4,3 miliyar dolar masih sangat kecil dibandingkan AS sebesar 400 miliar dollar per tahun. Kekuatan militer Cina digabungkan dengan Rusia dan negara-negara Uni Eropa pun baru sekitar 25% saja dari total kekuatan militer AS. Perbandingan kuantitatif kekuatan militer Cina dengan AS
jelas menunjukkan superioritas kekuatan nasional AS atas Cina. Dalam hal ini sulit bagi Cina untuk menandingi AS, apalagi mendiktekan aturan main dan kepentingannya kepada adidaya tersebut. Cina juga masih tersandung masalah penegakan HAM dan demokratisasi di dalam negerinya. Isu HAM dan demokrasi dipakai terutama oleh AS untuk menekan Cina agar menuruti aturan main dari Washington. Ambil contoh kesulitan yang ditemui Cina untuk bergabung ke dalam WTO. AS masih belum menggunakan tekanan militer untuk menghadapi Cina, sebab dengan diplomasi saja Cina sudah tunduk. Bagi Indonesia Lalu apa makna perkembangan di Cina bagi Indonesia? Kata kuncinya ialah kewaspadaan (prudence). Politik luar negeri kita senantiasa dijalankan dengan landasan yang normatif, yaitu membina persahabatan dengan semua negara yang mau bekerja sama dengan kita. Landasan ideal ini memang tidak salah, tetapi dalam implementasinya Indonesia lebih sering menjadi korban daripada mendapat manfaat. Contoh nyatanya ialah dalam ASEAN, demi membina keutuhan organisasi yang beranggotakan 10 negara Asia Tenggara ini, kita harus rela melihat para TKI dianiaya di Malaysia, sumber daya laut dicuri nelayan Thailand, para koruptor lari dan hidup tenang di Singapura, serta sederet cerita pahit lainnya. Alasannya sederhana yakni Indonesia tidak ingin ASEAN goyah karena perseteruan internal walaupun itu terus merugikan kita. Demikian pula dengan komitmen area perdagangan bebas ASEANCina yang sudah dimulai sejak awal tahun ini, Indonesia juga enggan menyatakan ketidaksiapan demi menjaga komitmen pada ASEAN walaupun jelas-jelas implikasi negatifnya berangsur mulai terasa. Setelah ini Indonesia bersiap untuk perdagangan bebas se-Asia Timur yang melibatkan kekuatan ekonomi kawasan yang lebih besar lagi. Di mana logika kewaspadaan yang semestinya melekat dalam diplomasi luar negeri kita? Jika negara-negara yang ekonominya kuat seperti Jepang dan AS saja selalu waspada pada Cina, mengapa Indonesia justru tidak? *Penulis, kandidat Doktor Ilmu Politik dan Hubungan Internasional The University of Western Australia Perth
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Perlukah Tes Masuk SD? MESKI tahun ajaran baru baru akan dimulai sekitar bulan JuliAgustus mendatang, namun para orangtua yang memiliki anak usia Sekolah Dasar (SD) sudah mulai dipusingkan dengan kegiatan mencari sekolah yang baik bagi sang buah hati. Ternyata, mencari sekolah di masa sekarang tak semudah membalik telapak tangan, meski pemerintah selalu mendengung-dengungkan program wajib belajar dan peningkatan anggaran pendidikan. Jumlah SD, baik negeri maupun swasta memang cukup banyak, bahkan berlimpah. Namun jumlah sekolah yang memiliki kualitas baik, bahkan istimewa, jumlahnya mungkin tak terlalu banyak. Jumlah yang sedikit itu membuat SD-SD berkualitas itu banyak diburu para orangtua yang ingin anaknya mendapatkan pendidikan yang layak. Setiapa awal tahun baru, sekolak-sekolah semacam itu terus diburu para orangtua. Namun minat besar para orangtua ini kerap terkendala oleh
sikap pihak sekolah, yang kerap menerapkan aturan untuk mengikuti berbagai jenis tes bagi para calon muridnya. Bagi saya, aturan ini cukup aneh, karena di masa saya masuk SD, puluhan tahun lalu, tidak pernah ada tes—khususnya tes membaca—bagi calon murid SD. Kala itu, pelajaran membaca baru diberikan saat si murid mulai belajar di kelas I. Apakah kini zaman sudah mulai berubah? Atau apakah saat ini para guru SD sudah tak mau lagi direpotkan dengan kegiatan mengajari muridnya membaca dan menyerahkan tugas itu kepada para guru Taman Kanak-kanak (TK)? Entahlah! Yang jelas, kewajiban untuk mengikuti tes itu menurut saya telah membuat si anak merasa terbebani, bahkan sejak mereka berada di TK, suatu tingkatan pendidikan yang seharunya membuat mereka senang dan terus bermain. Apin Cilangkap-Depok
Mengapa Menyalahkan Facebook? BERITA di Suluh Indonesia (17/ 2) tentang razia handphone pelajar di MAN Pamekasan Madura Menarik disimak. Dalam berita itu Guru-guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) mengaku razia handphone dilakukan guna mengantisipasi adanya siswa di sekolah itu yang menjadi korban media jejaring sosial "facebook". Dalam berita itu disebutkan, hampir semua guru melakukan razia itu ke seluruh siswa. Satu persatu tas para siswa diperiksa. Siswa laki-laki dirazia oleh guru laki-laki, sedang yang perempuan oleh guru perempuan. "Ini kami lakukan untuk mencegah adanya siswa yang menjadi korban facebook sebagaimana pernah terjadi di daerah lain," kata Kepala MAN Pamekasan, Drs. Moh. Syarif, (SI, 17/2). Uniknya, razia yang dilakukan secara bergilir, mulai dari kelas I hingga kelas III dan merogoh tak kurang dari 653 siswa, tak menemukan hasil alias nihil. Maklum, ternyata tidak satupun siswa yang membawa HP. Mungkin saja razia itu bocor sebelum hari H
sehingga pada saat razia dilakukan, siswa memilih tidak membawa HP ke sekolah. Pihak sekolah mengaku razia itu dilakukan guna menghindari penyalahgunaan facebook dan lebih spesifik lagi untuk menyelamatkan siswanya dari korban jejaring sosial di dunia maya itu. "Saya minta anda tidak mudah percaya terhadap teman anda di facebook yang baru anda kenal," demikian pesan sang kepala sekolah dalam berita tersebut. Memang sudah ada korban akibat jejaring facebook ini. Kasus Marietta Nova Triano (14), siswi SMP Surabaya yang menghilang dari rumah tantenya di Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, beberapa waktu lalu, karena diculik temannya yang kenal di facebook. Keduanya ditemukan. Juga ada Farah di Bogor yang dihukum lima bulan percobaan karena diduga mencemarkan nama baik seorang polisi di dalam status facebooknya. Juga ada empat siswa yang dipecat oleh kepala sekolah karena dianggap menghina gurunya di facebook.
Sederet nama lain juga masih muncul di sejumlah media. Tentu saja nama-nama lain seperti Nova masih banyak dan belum terungkap saja. Ada korban memang itu fakta. Tetapi apakah benar para korban itu dapat dinyatakan sebagai korban jejaring sosial facebook. Bisa jadi di sudut ekstrem kanan, ada fakta lain yang belum terungkap. Misalnya ada korban narkoba yang sadar dan meninggalkan narkotika karena berteman di facebook. Ada pula kiai yang berdakwa lewat facebook. Fakta lain banyak guru yang menggunakan facebook sebagai media pembelajaran. Kasus paling fenomenal adalah dukungan untuk Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Riyanto dalam kasus kriminalisasi pimpinan KPK oleh pihak kepolisian. Hampir satu juta lebih orang menyatakan dukungannya kepada pimpinan KPK. Dari dukungan itu pula, dua pimpinan KPK akhirnya bebas dari korban rekayasa itu. Yang juga menarik adalah kasus Prita Mulyasari ketika berhadapan dengan RS OMNI Inter-
national. Prita membuka posko “koin untuk Prita.” Denda pengadilan perdata yang diterima Prita sekitar Rp 450 juta mendapat simpati luar biasa dari masyarakat. koin pun dikumpulkan drai penjuru negeri hingga nyaris mendapatkan Rp 1 milyar. Cara yangs ama juga dilakukan oleh Bilqis. Bocah yang kini masih terbaring sakit karena hatinya tak berfungsi normal dan membutuhkan pencangkokan juga melakukan hal yang sama. “Koin Cinta untuk Bilqis” pun mendapat sambutan yang tak sedikit. Gegap gempita orang memberikan bantuan. Tak terkecuali para calon Idola Cilik, acara yang diselenggarakan salah satu stasiun televisi. Dari fakta-fakta ini, masih adakah orang menyalahkan facebook? Facebook hanyalah media jejaring sosial. Dia bisa dipakai untuk kejahatan atau untuk kebaikan. Tinggal bagaimana kita menggunakannya dan sekali lagi tak perlu menyalahkan facebook. Arifin Kebun Jeruk
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 18 Februari 2010
6
Kualifikasi AFC Futsal
Indonesia Tidak Anggap Remeh Myanmar JAKARTA - Timnas Futsal Indonesia tidak mengganggap remeh timnas Myanmar yang akan menjadi lawan pertama dalam pertandingan kualifikasi AFC Futsal Championship 2010 di Tennis Indoor Senayan Jakarta Minggu mendatang. Pelatih Futsal Robby Hartono di Jakarta, Rabu, mengatakan semua tim yang mengikuti babak kualifikasi memiliki kekuatan yang sama. Untuk itu diperlukan kerja keras agar mampu mengalahkannya. “Myanmar tim yang kuat. Peluang kami 50-50,” katanya. Menurut dia, untuk menyiapkan tim, pihaknya membutuhkan waktu kurang lebih satu setengah bulan. Selain melakukan “tranning center” (TC) di dalam negeri, timnas futsal juga melakukan pertandingan ujicoba ke luar negeri. Ujicoba timnas futsal Indonesia dilakukan duakali yaitu melawan Timnas U-21 Thailand serta melawan tim Port Authority Thailand. “Kami tidak ingin Myanmar menjadi batu sandungan bagi timnas,” katanya. Ia menambahkan sebagai tim tuan rumah, pihaknya menargetkan menjadi juara grup
A dengan syarat harus mengalahkan semua pertandingan yaitu melawan Myanmar dan Australia. Dengan menjadi juara grup, kata dia, peluang Indonesia untuk lolos ke babak final AFC Futsal Championship 2010 yang akan digelar di Tashket, Uzbekistan 23-30 Mei 2010. Pertandingan kualifikasi AFC Futsal Championship 2010 di Tennis Indoor Senayan Jakarta 20-25 Februari, diikuti oleh tujuh tim dari tujuh negara dan terbagi menjadi dua grup. Grup A terdiri dari tuan rumah Indonesia, Myanmar dan Australia. Sedangkan grup B terdiri dari Malaysia, Vietnam, Kamboja, dan Filipina. Dua tim pada masing-masing grup selanjutnya maju ke babak semi final. Dari tiga tim yang berada di posisi teratas akan lolos ke babak final menyusul 13 tim lainnya yang terlebih dahulu lolos. 13 tim yang telah lolos adalah China, Korea Selatan, Cina Taipei, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan, Lebanon, Irak, Kuwait, Uzbekistan (tuan rumah), Iran, Thailand, dan Jepang. (ant)
Markus Horison Jalani Latihan Pertama BANDUNG - Kiper anyar Persib Bandung, Markus Horison, menjalani latihan perdana bersama tim barunya di Stadion Persib Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, kemarin. Kiper yang baru direkrut “Maung Bandung” dari Arema Malang itu langsung beradaptasi dengan pemain lainnya. Ia bergabung dengan tiga kiper Persib lainnya yakni Shintawechai Hathairattanakol, Cecep Supriatna dan Andri Haryanto di bawah arahan pelatih kiper Anwar Sanusi. “Markus bisa langsung adaptasi dengan pemain lainnya, motivasinya cukup tinggi,” kata Pelatih Kiper Persib, Anwar Sanusi. Meski diproyeksikan menjadi kiper utama Persib menggantikan Shintawechai yang akan segera pulang ke Thailand, namun Markus Horison tampaknya harus menunda ambisinya segera tampil bersama Persib. Pada laga lawan Persisam Samarinda, Sabtu mendatang, pelatih Persib Jaya Hartono dipastikan masih akan mema-
sang kiper Shintawechai sekaligus menjadi partai pamungkas dan perpisahan bersama kiper andalan Persib itu. Shintawechai atau yang akrab disapa Kosin akan pulang kampung pada Minggu pekan depan. Kiper Timnas Thailand itu akan kembali ke klub lamanya Chouburry Thailand. “Saya ingin segera bermain bersama Persib, saya bangga bisa bergabung dengan tim yang dihuni pemain-pemain berkualitas,” kata Markus. Harapanya untuk diturunkan dalam pertandingan Persib cukup besar. Pasalnya selama di Arema Malang, Markus lebih banyak ‘diparkir’ oleh pelatih “Singo Edan”. Persib sendiri sangat berharap Markus bisa menggantikan peran kiper Kosin yang tidak bisa diperpanjang masa pinjamnya di tim Bandung itu. Meski demikian, Persib tetap mengembangkan iklim kompetisi diantara pemain untuk menjadi pemain paling siap menempati posisi spesialisasinya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
HALANGI LAWAN - Pesepakbola kesebelasan Persebaya Surabaya, Satrio Syam (kanan) berusaha menghalangi laju pesepakbola kesebelasan Persema Malang, Jaenal Ichwan (kiri) dalam pertandingan lanjutan Liga Super di stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, kemarin. Persema menang 3-1.
Persema Gulung Persebaya 3-1 MALANG - Persema Malang akhirnya mampu menorehkan poin absolut setelah mengandaskan tim tamunya Persebaya Surabaya dengan skor 3-1 dalam lanjutan Liga Super di Stadion Gajayana, kemarin petang. Tiga gol Persema masingmasing dipersembahkan oleh Jairon Feliciano pada menit ke11 dan menit ke-41. Sedangkan satu gol lainnya dilesakkan oleh Seme Patrick pada menit ke-83 yang memanfaatkan umpan Jaenal Ichwan dari sisi kiri pertahanan Persebaya. Sementara satu-satunya gol balasan Persebaya yang mam-
JAKARTA - PSSI menolak pengajuan Peninjauan Kembali (PK) yang dilakukan oleh dua pemain asing yang pernah bermain di Indonesia yaitu Ernest Jeremiah dan Emille Bertrant Mbamba. Juru bicara Exco PSSI Mafirion kemarin , mengatakan saat ini pemberian PK tidak hanya monopoli dari Ketua Umum PSSI namun dilimpahkan pada Exco PSSI. “Berdasarkan rapar Exco Selasa lalu kami memutuskan menolak PK dari kedua pemain asing itu,” katanya saat dikonfirmasi di Kantor PSSI Jakarta. Menurut dia, yang menjadi dasar penolakan PK yang oleh Exco PSSI adalah pemain asing itu telah berperilaku buruk selama bermain di Indonesia. Padahal, kata dia, tujuan didatangkannya pemain asing adalah untuk meramaikan kompetisi serta memberikan motivasi kepada pemain lokal bisa mengadop-
si kegiatan positifnya. “Pengajuan PK dilakukan oleh masing-masing pemain dan bukan agen yang membawa ke sini,” katanya menambahkan. Ernest Jeremiah merupakan mantan pemain Persipura Jayapura. Pemain asal Nigeria itu mendapatkan sanksi selama tiga tahun tidak boleh bermain di Indonesia. Sedangkan Emille Bertrant Mbamba merupakan mantan pemain Arema Malang. Pemain asal Kamerun itu mendapatkan sanksi lima tahun tidak boleh bermain di Indonesia. “Mereka masih berharap bisa main di Indonesia secepatnya,” katanya. Mantan striker Persipura itu saat ini diminati beberapa klub di Indonesia. Salah satu klub yang berminat menggunakan jasa pemain Nigeria itu diantaranya Persija dan Persebaya. (ant)
Tarkpor mampu mengoyak jala gawang Persema yang dikawal Sukasto Effendi. Namun, berselang satu menit Seme Patrick mampu menjebol gawang Persebaya yang dikawal Syaifuddin. Sejak menit awal babak pertama Persema langsung memberikan tekanan dan nyaris mampu menjebol gawang Persebaya ketika “kick off” baru berjalan sekitar 30 detik, namun penjaga gawang Persebaya Syaifuddin mampu menggagalkan tendangan Jaenal Ichwan. Melihat permainan anak asuhnya tidak bisa berkem-
bang dengan maksimal, pelatih Persebaya Danurwindo menarik Supriono yang digantikan Anang Ma’ruf. Namun, kehadiran Anang pun belum mampu memperbaiki performa Persebaya. Selain Supriono yang ditarik, Taufiq juga diganti Korinus dan Ngon A. Djam digantikan Andik Firmansyah untuk menambah daya gedor dan serangan Persebaya. Di kubu Persema, pelatih Subangkit juga berusaha menambah amunisinya dengan menarik M. Kamri dan diganti M. Kasan Soleh, Jairon Feli-
ciano diganti Jaya Teguh Angga dan Sutaji menggantikan Robby Gaspar pada menitmenit menjelang berakhirnya babak kedua. Meskipun pertandingan tidak berlangsung “panas”, bukan berarti bersih tanpa kartu, sebab wasit Jimmy Napitupulu mengeluarkan satu kartu kuning untuk pemain Persebaya, Wijay. Usai meladeni Persebaya Surabaya, Persema sudah ditunggu Persik Kediri dan pertandingan bakal digelar Minggu mendatang di Stadion Gajayana. (ant)
Tiga Nama Ramaikan Pencalonan Ketum Perbakin JAKARTA - Tiga nama disebut-sebut meramaikan bursa pencalonan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Menembak dan Target Indonesia (PB.Perbakin) periode 2010-2014 dalam Munas yang berlangsung 19-21 Pebruari mendatang di Jakarta. Ketiga nama itu adalah Irjen Polisi Drs.Wahyono (Kapolda Metro Jaya), Yapto Suryosumarno dan Anthony Sunaryo. Dari tiga nama itu, Anthony merupakan figur yang sudah lama berkecimpung di PB. Perbakin sebagai Sekjen. Pe-
ngusaha farmasi itu menjabat Sekjen mulai era kepengurusan Letjen TNI (Purn) Widjoyo Sujono, Jenderal TNI (Purn) Edi Sudrajat dan Letjen TNI (Purn) Sutiyoso. Namun siapapun yang bakal terpilih sebagai pucuk pimpinan PB.Perbakin mendatang harus mampu meningkatkan prestasi olahraga menembak di ajang internasional. Anthony Sunaryo salah satu kandidat mengatakan, Munas PB Perbakin jangan hanya terfokus pada figur pemilihan Ketua Umum karena yang lebih penting adalah
mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan selama 4 tahun. “Saya prihatin dengan perkembangan olahraga menembak saat ini meski mampu meraih 1 medali emas di SEA Games XXV/2009 lalu di Laos. Dan perolehan emas itu dihasilkan oleh seorang atlit yang sudah menekuni olahraga menembak 20 tahun lalu,” kata Anthony di Jakarta, kemarin. Ia menegaskan bahwa kepengurusan Perbakin pimpinan Komjen Polisi Drs.Yusuf Manggabarani telah meng-
abaikan pembinaan prestasi sudah terabaikan. “Sangat disayangkan sekali seharusnya bidang tembak sasaran harus menjadi skala prioritas dan perlu menjadi perhatian serius di organisasi Perbakin,” ungkap mantan anggota DPD periode yang lalu itu. Berdasarkan pengamatan selama ini, PB Perbakin di era kepengurusan Yusuf Manggabarani praktis tidak ada yang dapat dibanggakan dalam hal pembinaan prestasi.Bahkan Sejumlah kalender pertandingan yang dijadikan sebagai ajang
mengukur kemampuan petembak nasional juga tidak pernah terlaksana. Anthony mengakui, penanganan olahraga menembak ini berbeda jka dibanding dengan olahraga lainnya karena menyangkut senjata.Tidak heran jika setiap Ketua Umum berasal dari TNI dan POLRI. Namun dalam era reformasi dan Profesionalisme sekarang hal itu tidaklah mutlak, bahkan kalau perlu dari kalangan profesionalisme bisa diberi kesempatan asalkan benar-benar mencintai olahraga menembak. (oli)
Kualifikasi Piala Thomas
Markus Horison
PSSI Tolak PK Ernest Jeremiah dan Mbamba
pu mengoyak gawang Persema yang dikawal Sukasto Effendi disumbang oleh John Tarkpor pada menit ke-62 melalui tendangan bebas dari jarak sekitar 30 meter. Kemenangan Persema diawali dari gol Jairon Feliciano pada menit ke-11 setelah mantan pemain Persebaya itu lepas dari perangkap “offside”. Disusul gol kedua pada menit ke-41 dengan memanfaatkan umpan Jaenal Ichwan yang membentur kepala Brima Pepito Sanusi dan dituntaskan oleh Jairon. Pada menit ke-82, tendangan bebas yang dieksekusi John
Indonesia Serius Hadapi Singapura JAKARTA - Tim Piala Thomas dan Uber sepakat akan menurunkan tim inti pada pertandingan pertama melawan Singapura dalam kualifikasi Thomas-Uber zona Asia di Nakorn Ratchasima, Thailand, 2228 Februari. “Kita harus menurunkan tim inti, tidak boleh lengah karena Singapura juga kuat, meskipun di SEAB Games kita menang lawan mereka,” ujar pelatih tunggal putri Marleve Mainaky di Pelatnas Cipayung, kemarin. Hal serupa disampaikan pelatih tunggal putra Agus Dwi Santoso. “Untuk pertandingan pertama tim inti dulu, setelah itu baru dilihat bagaimana kebutuhannya,” katanya. Pelatih ganda putra Sigit Pamungkas yang yakin tim putra dapat lolos ke putaran final di Malaysia Mei mendatang, ingin menggunakan momen kualifikasi tersebut untuk menjajal pemain-pemain muda dan belum berpengalaman di ajang beregu. “Saya sebenarnya berke-
inginan mencoba pemain-pemain muda, mumpung baru kualifikasi. Karena kalau dilihat secara tim kita masih bisa menang,” kata Sigit yang untuk kualifikasi membawa tiga pemain pelatnas dan tiga pemain dari luar pelatnas. “Manfaatnya akan lebih besar kalau menurunkan pemain muda, mumpung masih kualifikasi,” tambahnya. Di atas kertas, tim Thomas Indonesia yang diperkuat Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso dan Tommy Sugiarto serta tiga ganda, Markis Kido/Hendra Setiawan, Rian Sukmawan/Yonatan Suryatama dan Alvent Yulianto/ Mohammad Ahsan lebih unggul dibanding Singapura yang sebagian anggota tim Thomasnya adalah pemain muda. Setelah menghadapi Singapura tim Thomas bertemu Vietnam dalam penyisihan Grup A dengan dua tim terbaik maju ke perempatfinal. “Yang perlu diwaspadai saat menghadapi Vietnam adalah
tunggal pertama mereka Nguyen Tien Minh yang belakangan ini prestasinya meningkat, tetapi selebihnya saya yakin kita bisa atasi,” kata Agus yang akan memanfaatkan ajang kualifikasi untuk memantau perkembangan permainan pemain asuhannya. Manfaatkan peluang Adapun tim putri yang peluangnya untuk lolos dinilai cukup berat karena berada dalam satu grup dengan tim kuat Korea dan Thailand, bertekad akan memanfaatkan setiap peluang meraih angka. “Yang penting kita jangan kalah dari Thailand karena hanya dua tim terbaik (dalam grup) yang berpeluang lolos, jika peluangnya besar di tunggal (peluang itu) jangan sampai lepas, begitu juga pada ganda,” kata pelatih ganda putri Aryono Miranat. Pemain spesialis ganda Liliyana Natsir menilai dibanding tim lainnya, tim putri Thailand mempunyai kekuatan paling
merata baik pada tunggal maupun ganda. “Mereka punya pemain yang kuat di tunggal maupun ganda seperti Salakjit Ponsana dan dan kombinasi Kunchala Voravichitchaikul/Saralee Thoungthongkam. Mungkin pertemuan lawan Thailand yang paling berat,” kata pemain yang biasa tampil di ganda campuran itu. Soal perannya di ganda putri, Liliyana yang disiapkan berpasangan dengan Shendy Puspa Irawati mengaku sudah kembali terbiasa bermain ganda putri setelah absen lama menyusul keluarnya pasangan dia Vita Marissa dari Pelatnas. “Setelah main di Kejurnas dan dua minggu latihan, saya sudah terbiasa kembali main di ganda putri,” kata Liliyana, salah satu anggota tim putri yang berpengalaman di ajang Piala Uber selain Maria Kristin, Adriyanti Firdasari dan Greysia Polii. Karenanya ia tidak gentar jika harus melawan ganda Korea yang peringkatnya jauh
lebih baik. Namun menurutnya, peluang angka bagi Indonesia saat melawan Korea lebih besar pada sektor tunggal karena lebih banyak diperkuat pemain muda dibanding gandanya. “Saya berharap apa yang terjadi pada 2008, saat kami tidak diunggulkan tetapi bisa sampai ke final bisa terjadi lagi,” kata Liliyana yang memperkuat tim Uber 2004 dan 2008 itu. Ia juga berpendapat keberadaan peraih medali perunggu Olimpiade Beijing sebagai tunggal ketiga, karena peringkatnya di bawah Adriyanti Firdasari dan Maria Febe Kusumastuti, menguntungkan tim. “Dia seharusnya bisa menjadi andalan untuk menyumbang poin,” katanya. Tim Uber akan mengandalkan Firdasari, Maria Febe, Maria Kristin, dan Aprilia Yuswandari pada tunggal serta Greysia Polii, Nitya Krishinda, Shendy, Meiliana Jauhari, Liliya dan Anneke Feinya Agustine pada ganda. (ant)
lahraga Juventus dan Liverpool Kejar Kesempatan PARIS - Liga Eropa menjadi kesempatan kedua bagi klubklub raksasa untuk mengejar kesuksesan setelah tersingkir di Liga Champions. Itulah yang dilakoni Juventus dan Liverpool pada laga pertama babak 32 besar, dini hari nanti. Juventus akan bertemu dengan Ajax, sementara Liverpool menghadapi Unirea Urziceni. Juventus dan Ajax bertemu dalam ulangan final Liga Champions 1996 yang dimenangkan Juve lewat adu penalti 4-2 setelah laga normal berakhir 1-1. Lantaran Juve sudah tertinggal 16 poin dari pimpinan Inter Milan di Seri A Liga Italia dan Ajax berselisih sembilan poin dari PSV Eindhoven di Liga Eredivisie Belanda, Liga Eropa sekaligus menjadi peluang terakhir untuk memenangkan turnamen besar pada 2010. Gelandang Juve, Jonathan Zebia mengatakan skuadnya kembali gagal merebut gelar Seri A, namun mereka akan berusaha segenap tenaga untuk memenangkan tropi ini. “Kami harus berlanjut karena musim masih panjang dan masih ada tujuan. Mungkin bukan Scudetto, tetapi tidak akan buruk bila kami memenangkan Liga Eropa,” kata Zebina, kemarin. Namun bintang muda Ajax, Christian Eriksen yakin timnya dapat memperburuk kondisi The Old Lady yang baru memecat pelatih Ciro Ferrara dua pekan lalu. “Juventus dalam krisis. Saya harap kami bisa menang di kandang. Kami harus memanfaatkan peluang kami. Saya pikir kami dapat memunculkan kekecewaan,” tegas pemain Denmark itu. Juventus tampil di ajang pengganti Piala UEFA ini setelah tersingkir di Liga Champions. Sedangkan Ajax memang sejak awal tidak mam-
pu menembus kompetisi paling elite di Eropa itu karena hanya finis ketiga di Liga Belanda musim lalu. Tiket ke Liga Eropa adalah hadiah hiburan bagi klub yang finis ketiga di penyisihan grup Liga Champions. Liverpool yang ditangani pelatih Rafael Benitez termasuk di dalamnya. Mereka akan menjamu Uniera yang dilatih Dan Petrescu di Anfield. Sama seperti Juve, The Reds telah tersisih di dua kompetisi domestik Inggris serta terpaut 14 poin dari pimpinan Chelsea di Liga Utama Inggris. “Sudah pasti saya lebih senang bertarung memperebutkan gelar atau Liga Champions, tetapi kita harus menerima situasi ini. Kita harus positif dan mengubah segalanya agar menguntungkan. Kami harus melaju di Liga Eropa dan bertekad finis di posisi tertinggi yang dapat kami capai di Liga Utama,” terang Benitez. Meskipun striker Fernando Torres masih absen karena cedera, Benitez akan berusaha menurunkan tim terkuatnya dini hari nanti. Sebab kompetisi ini merupakan upaya terakhir The Reds untuk memenangkan gelar musim ini. Babak 32 besar diikuti delapan tim yang terlempar dari Liga Champions, termasuk juara bertahan Liga Jerman Wolfsburg dan musuh bebuyutan Ajax di liga domestik, PSV. Hamburg akan menjadi lawan PSV sehingga memberikan kesempatan bagi striker Ruud van Nistelrooy untuk beruni dengan mantan timnya. Nistelrooy yang direkrut dari Real Madrid Januari lalu, pernah membela PSV sebelum dijual ke Manchester United. Namun ia tidak berniat sedikit pun untuk mengasihani tim yang membukakan kariernya itu. (adn/afp)
Suluh Indonesia, Kamis 18 Februari 2010
Lyon Bekuk Madrid Lagi LYON - Olympique Lyon kembali mempecundangi Real Madrid di pentas Eropa. Klub Prancis itu mengalahkan tamunya 1-0 pada pertemuan pertama babak 16 besar Liga Champions di Stade Gerland, kemarin. Kemenangan ini menambah rekor positif Lyon atas Madrid di Gerland. Pada dua pertandingan sebelumnya tim besutan pelatih Claudio Puel itu juga selalu meraih kemenangan. Bahkan Madrid tidak mampu mencetak sebiji gol pun. Kemenangan Lyon ditentukan oleh gol spektakuler dari gelandang Kamerun, Jean II Makoun menit ke-47. Ia melepaskan tendangan keras yang tak dapat diantisipasi lini pertahanan Madrid dan menembus gawang kiper Iker Casillas. Madrid menciptakan banyak peluang di masing-masing babak, tapi tak satu pun menghasilkan gol. Termasuk peluang dari Karim Benzema, mantan pemain Lyon yang kembali ke Gerland untuk pertama kali sejak diboyong Madrid pada musim panas. Madrid juga tidak mendapatkan hadiah penalti ketika Cristiano Ronaldo dijatuhkan oleh kiper Hugo Lloris di menit ke-75. Puel yang selama ini dikritik karena memainkan taktik negatif, dapat bernafas lega dengan kemenangannya. “Ini penampilan yang sangat bagus, namun saya tidak menggolongkannya sebagai pencapaian besar. Memalukan karena kami tidak mampu mencetak gol berikutnya padahal saya merasa kami mengungguli mereka di babak kedua,” ungkap Puel. Lyon akan menatap laga kedua di Santiago Bernabeu 10 Maret nanti dengan percaya diri. Meski hanya unggul tipis, mereka memiliki rekor yang sama bagusnya di kandang lawannya itu. Dari dua kunjungan ke Bernabeu, Lyon selalu
Suluh Indonesia/ap
BEREBUT BOLA - Pemain Lyon, Cesar Delgado (kanan) berebut bola dengan pemain Real Madrid, Ezequiel Garay, dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions, di Stadion Gerland, Lyon, Prancis, kemarin.
pulang dengan hasil imbang. Sebaliknya Madrid menghadapi tekanan hebat. Walaupun dihuni pemain-pemain bintang, penampilan Los Blancos cenderung tak konsisten di Liga Champions. Terlebih pelatih Manuel Pellegrini nantinya tidak akan diperkuat oleh gelandang Xabi Alonso dan bek kiri Marcelo yang terkena
skorsing. Bukannya cemas, Pellegrini bahkan yakin skuadnya dapat membalikkan defisit gol dengan mudah di Bernabeu. “Kami harus lebih disiplin di laga kedua dan melakukan seperti apa yang mereka lakukan terhadap kami malam ini. Saya yakin kami dapat mencapainya dan memenangkan pertanding-
MU Buka Peluang ke Perempatfinal
Suluh Indonesia/ap
BEREBUT BOLA - Penyerang Manchester United, Wayne Rooney (kiri) berebut bola dengan pemain belakang AC Milan.
Dua Gol Rooney MILAN - Sebelum pertemuan dengan AC Milan dan Manchester United digelar, kemarin, perhatian utama tertuju pada gelandang David Beckham yang bereuni dengan mantan klubnya. Namun di akhir laga, striker United Wayne Rooney yang menjadi sorotan dengan kontribusi dua golnya. Dengan dua gol tersebut, Rooney total telah mencetak 25 gol di semua kompetisi musim ini. Meski masih terlalu dini, performa gemilang ini membuat namanya mulai dimasukkan sebagai kandidat kuat peraih gelar pemain terbaik dunia versi FIFA 2010. Saat ditanya apakah ia tertarik merebut gelar prestisius itu, penyerang Inggris ini tak menyangkalnya. “Itu akan menyenangkan, tetapi saya bertekad untuk tidak mementingkan diri sendiri dan ingin membantu tim lebih dulu. Bila penghargaan itu datang bersamaan dengan hal tersebut, saya akan gembira,” tegas Rooney. Di sisi lain, Rooney menye-
salkan kebobolan yang dialami timnya di akhir pertandingan. Padahal andai berhasil menang 3-1, United hampir dipastikan akan melenggang ke perempatfinal. “Kami kecewa kebobolan gol, namun ini tetap hasil yang hebat,” jelasnya. Rooney merasa rekan-rekannya terlalu fokus pada pertahanan sehingga Milan lebih mendominasi di babak pertama. United beruntung tidak kebobolan lebih banyak gol setelah kemasukan gol pembuka dari Ronaldinho. “Kami terlalu menghormati mereka di babak pertama dan terlalu banyak diam di belakang. Kami tidak cukup menekan mereka dan itulah hal yang paling mengecewakan,” imbuh Rooney. “Kami tidak memulai terlalu baik, tetapi selanjutnya kami bangkit dan mengendalikan di babak kedua, jadi kami layak menang. Kami bangga menjadi tim United pertama yang menang di Milan dan saya senang mencetak dua gol,” tegasnya. (adn/rtr)
7
ROMA - Wayne Rooney menjadi pahlawan bagi Manchester United (MU) pada laga pertama babak 16 besar Liga Champions, kemarin. Dua golnya mengantarkan The Red Devils unggul 3-2. Inilah kemenangan pertama MU di San Siro sepanjang sejarah lawatan ke markas klub Italia itu. Kemenangan ini memperbesar peluang United lolos ke babak perempatfinal. Dengan mencetak tiga gol pada laga tandang, tim arahan pelatih Sir Alex Ferguson ini tinggal meraih hasil imbang 0-0 untuk melaju ke babak selanjutnya. Sebaliknya Milan dituntut menang minimal dengan skor 2-0. Meski diunggulkan, Ferguson mencoba merendah. Timnya masih perlu memperbaiki penampilan untuk menghindari resiko sekecil apa pun. “Saya pikir kami akan menang 3-1, tetapi kami memberikan mereka harapan dengan membiarkan mereka mencetak gol di akhir laga. Kami harus melakukan tugas kami di Old Trafford dan memenangkan pertandingan,” ungkap Ferguson. Ferguson mengakui performa timnya tidak begitu bagus di babak pertama. “Ada serang-
kaian kesalahan. Namun begitu kami memulihkan diri, kami bermain dengan jauh lebih baik,” lanjut Fergie terkait dengan gol cepat Ronaldinho yang membobol gawang Edwin van der Sar di awal babak pertama. Pelatih Milan, Leonardo tidak bisa memercayai pasukannya kalah di kandang. Baginya Rossoneri telah bermain dengan gemilang. “Kami tidak layak kalah di pertandingan ini. Namun segalanya belum selesai. Kami harus menang 2-0 di Inggris, skor yang bukan di luar jangkauan kami. Ketika kami ngotot, kami mendominasi United,” ujar Leonardo seraya menambahkan babak pertama seharusnya berakhir 3-0 untuk timnya. Milan memulai laga dengan sempurna dan sudah memimpin di menit ke-3. Tendangan bebas mantan gelandang United, David Beckham tak mampu dibendung dengan baik oleh Patrice Evra, bola liar kemudian langsung disambar oleh Ronaldinho dengan tendangan voli dari dalam kotak penalti. Bola sempat membentur Michael Carrick sebelum bersarang di gawang Van de Sar. United menyamakan di menit ke-36. Bila gol pembuka
Milan berbau keberuntungan, gol Setan Merah juga hampir sama bahkan jauh lebih dramatis. Darren Fletcher mengirimkan umpan untuk Paul Scholes dari sisi kanan lapangan, namun sepakan kaki kanan gelandang veteran itu meleset. Uniknya, bola secara kebetulan mengenai kaki kirinya dan meluncur ke ujung tiang bagian kanan gawang Dida. United berbalik mengendalikan pertandingan di babak kedua. Hal itu tak lepas dari masuknya Antonio Valencia sebagai pengganti Nani. Penyerang Ekuador itu memberikan kontribusi penting di menit ke66 dengan melepaskan umpan dari sayap kanan yang disundul menjadi gol oleh Rooney. Pada menit ke-74 Rooney mencetak gol keduanya juga lewat sundulan hasil umpan Fletcher. Namun Milan belum mau menyerah. Keputusan Leonardo menurunkan Clarence Seedorf menggantikan Beckham terbukti tepat. Gelandang Belanda ini menipiskan kekalahan timnya di menit ke-85 meneruskan umpan Ronaldinho. Sayangnya Rossoneri gagal meraih gol penyeimbang walaupun menekan pertahanan United hingga akhir. (adn/afp)
Everton Kebobolan Secara Dramatis LIVERPOOL - Everton kebobolan gol di menit-menit terakhir pada pertemuan pertama babak 32 besar Liga Eropa dengan Sporting Lisbon di Goodison Park, kemarin. The Toffees yang seharusnya dapat unggul dengan lebih meyakinkan mesti puas dengan kemenangan tipis 2-1. Tim arahan pelatih David Moyes itu tinggal selangkah lagi untuk mencapai babak 16 besar setelah gelandang Steven Pienaar dan bek Sylvain Distin masing-masing mencetak satu gol di setengah jam pertama. Namun Distin dikeluarkan di menjelang laga berakhir akibat melanggar Liedson. Pelanggaran itu sekaligus membuahkan hukuman penalti yang dieksekusi oleh gelandang Miguel Veloso. Keberhasilan mencetak gol tandang membuat Lisbon masih memiliki harapan untuk lolos pada laga kedua di Portugal Jumat depan.
Moyes tak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas hasil ini. “Persfektif pertandingan berubah. Saya pikir kami akan lebih senang dengan kemenangan 3-0 daripada 2-1. Kami terlihat lebih berusaha menyimpan energi daripada mengejar gol tambahan,” sesalnya. Menurut Moyes, lini pertahanan timnya seharusnya tidak melakukan kesalahan sehingga menciptakan situasi sulit seperti yang dihadapi Distin. Mereka seharusnya tetap menyerang walaupun unggul 2-0. “Kami kecewa karena tidak menyelesaikan pekerjaan yang seharusnya dapat kami lakukan. Kami memberi Sporting kesempatan ketika mereka tidak layak mendapatkannya,” imbuh Moyes. Rasa frustasi Moyes semakin bertambah dengan cedera yang dialami gelandang Marouane Fellaini. Ia memerlukan operasi pada engkelnya sehingga harus
istirahat sampai awal musim depan. “Fellaini tidak sehat. Ia mungkin absen selama enam bulan. Kami tidak yakin sampai operasi dilakukan. Ia bermain sangat baik musim ini dan menjadi bagian dari kemajuan kami. Ia menjadi kehilangan besar buat kami,” papar Moyes. Pienaar memecah kebuntuan menit ke-35 dengan penyelesaian cemerlang setelah mendapat umpan dari gelandang Australia, Tim Cahill, yang akhirnya harus meninggalkan lapangan di babak kedua karena masalah betis. Distin menambah keunggulan Everton menit ke-49 usai kiper Rui Patricio menepis sepak pojok Lieghton Baines. Namun Veloso memperkecil ketertinggalan Lisbon di menit ke-87. Pelatih Lisbon, Carlos Carvalhal mengharapkan bantuan dari suporter mereka agar dapat memenangkan laga kedua pekan depan. (adn/afp)
an,” ungkap Pellegrini. “Saya tidak percaya dengan iblis yang telah mengutuk kami dalam beberapa musim terakhir di kompetisi ini serta membuat kami tersingkir di babak 16 besar dalam lima musi beruntun,” imbuh pelatih yang sukses mencapai semifinal bersama Villarreal pada 2006 itu. Optimisme tinggi juga di-
ungkapkan Ronaldo. Ia yakin akan tampil lebih baik di kandang sendiri. “Tidak perlu khawatir, kalah biasa terjadi dalam sepakbola. Kami tetap percaya diri, kami dapat memenangkan laga kedua dan lolos. Real kalah di fase ini dalam lima musim terakhir, itu akan berubah,” tegas pemain termahal di dunia ini. (adn/afp)
Manchester City Naik ke Peringkat Empat STOKE - Manchester City naik ke posisi keempat klasemen Liga Utama Inggris dengan bermain 1-1 melawan Stoke, kemarin. Namun kontroversi menodai keberhasilan ini karena pelatih Stoke, Tony Pulis merasa wasit Alan Wiley membuat banyak keputusan yang keliru. Pulis kesal setelah Wiley menganulir gol kemenangan yang dicetak Ryan Shawcross pada akhir pertandingan yang berlangsung di Stadion Britannia itu. Ia juga mengecam kelalaian ofisial lapangan itu dalam melihat sejumlah insiden lain. Bek Stoke, Abdoulaye Faye dikartu merah akibat melanggar Emmanuel Adebayor di awal babak kedua. Namun kejadian yang lebih membuat Pulis berang adalah ketika Patrick Vieira tidak mendapat hukuman meskipun menendang selangkangan Glen Whelan. Mempertimbangkan skorsing yang diterima beknya, Roberth Huth akibat memukul pemain West Ham, Matthew Upson awal musim ini, Pulis mengharapkan tindakan tegas serupa dari FA (Asosiasi Sepakbola Inggris) terhadap City. Kalau pun wasit tak melihat kejadian itu di lapangan, ia berharap FA akan memeriksanya dalam rekaman pertandingan. “Gol di babak kedua bagus. Tak diragukan lagi Ryan berhasil. Lihat reaksi Kolo Toure,
kepalanya di tangannya dan ia berlutut. Itu gol yang bagus dan kenapa wasit tidak mengesahkannya. Saya tidak tahu dan ini sangat mengecewakan bagi kami,” keluh Pulis. Satu poin cukup bagi City menggeser Liverpool dari posisi keempat menjelang pertemuan krusial dengan The Reds Minggu mendatang. Gareth Barry mencetak gol penyeimbang lima menit menjelang bubaran untuk menggagalkan gol pembuka yang dibuat Whelan di menit ke-72. Pelatih City, Roberto Mancini tak begitu puas dengan penampilan pasukannya. The Citizens seharusnya dapat lebih cerdik dalam memaksimalkan keunggulan mereka. “Di babak pertama sulit bagi kami karena bola selalu berada di udara. Namun kami bertarung dengan sangat solid dan mampu bermain lebih baik di babak kedua ketika kami tampil dengan satu pemain lebih banyak,” ungkap Mancini. “Ini kehilangan dua poin padahal kami bermain 11 melawan 10 selama 40 menit. Kami seharusnya lebih baik. Kami membuat banyak peluang mencetak gol, tetapi ketika tiba di kotak penalti kami harus lebih agresif. Kami memiliki peluang dan kami mestinya mencetak gol,” imbuh Mancini meluapkan kekecewaannya. (adn/afp)
Suluh Indonesia/net
Ryan Shawcross
Nasi nal
Suluh Indonesia, Kamis 18 Februari 2010
8
Rel KA Amblas
Suluh Indonesia/ant
KIRAB PINDAH KERATON - Ribuan masyarakat Solo menyaksikan Kirab Boyong Kedhaton 2010 di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jateng, kemarin. Kirab tersebut memperingati 265 tahun pindahnya Keraton Mataram Islam dari Kartasura ke Solo, yang dianggap sebagai hari lahirnya Kota Solo.
PURWAKARTA - Rel kereta api di KM 112/45 yang berlokasi di Desa Cijantung, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, amblas setelah diguyur hujan deras sehingga perjalanan KA di lintasan tersebut terganggu. Jalur tersebut sempat ditutup selama beberapa jam sejak Selasa (16/2) malam hingga Rabu pagi. Kepala Stasiun Kereta Api Purwakarta, Sugeng Suranto mengatakan di Purwakarta, Rabu, satu dari jalur yang amblas sudah bisa dilalui kereta tetapi kecepatan kereta api yang melintas itu masih dibatasi. Sedangkan satu jalur lagi masih dalam proses perbaikan. Sejumlah pekerja mengatakan, perbaikan secara total rel kereta api di KM 112/45 tersebut membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua pekan ke depan karena lokasi amblas itu berada pada kondisi tanah yang masih labil. Sebelumnya akibat amblasnya rel kereta, jalur yang menghubungkan Purwakarta-Bandung tersebut ditutup sementara. Selama diberlakukan penutupan jalur, terdapat tiga perjalanan kereta api yang terganggu, yakni kereta api Serayu tujuan Jakarta-Kroya, kereta api Harina tujuan JakartaSemarang, dan kereta Argo Gede tujuan Bandung-Jakarta, kata Sugeng. Pihak Stasiun Kereta Api Purwakarta menyediakan lima unit bis untuk mengangkut seluruh penumpang kereta api Harina dan Serayu dari Jakarta menuju Stasiun Bandung. Sedangkan penumpang kereta Argo Gede yang diberhentikan di Stasiun Sukatani dialihkan ke bis untuk diantar ke Stasiun Purwakarta, untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta. (ant)
15 Ribu Rumah Akibat Gempa
Bantuan Tak Transparan
Tunggu Rehabilitasi Pemerintah
Korban Gempa Tasik Protes
PADANG - Sekitar 15 ribu rumah warga di Kecamatan Koto Tangah, Padang, yang rusak akibat gempa 7,9 skala Richter pada 30 September 2009, belum diperbaiki karena pemiliknya menunggu bantuan dana dari pemerintah. Rumah rusak itu terdiri atas sekitar 7.000 unit rusak berat dan 8.000 rusak sedang, kata Camat Koto Tangah Nasrul SH di Padang, kemarin. Warga yang rumahnya rusak masih bertahan di rumah darurat yang dibangun dari bahan bangunan rumah yang roboh atau rusak itu atau tinggal di rumah kerabat terdekat. Warga menunggu bantuan dari pemerintah untuk membiayai pembangunan kembali rumah yang rusak tersebut,
tambahnya. Selain rumah warga, banyak sarana publik di Koto Tangah ikut rusak akibat gempa yakni 29 unit masjid dan 60 unit gedung sekolah. Dari 29 unit masjid yang rusak, sembilan diantaranya belum dapat diperbaiki dan dari 60 gedung sekolah yang rusak, 21 unit diantaranya tidak dapat dipakai lagi, katanya. Ia mengharapkan bantuan dari berbagai pihak bagi warga untuk memperbaiki kembali tempat tinggal mereka, selain tetap mengharapkan bantuan dari pemerintah. Sehari sebelumnya, para perantau Minang di Jawab Barat memberikan bantuan dana Rp840 juta bagi 195 kepala keluarga (KK) di Koto Tangah. Ketua Ikatan Perantau Minang Jawa Barat Asril Das
menyebutkan, bantuan itu mulai diserahkan sejak Oktober 2009 dan Selasa (16/2) adalah penyerahan bantuan tahap akhir. Ia mengatakan, meski nilai bantuan tidak besar, namun diharapkan dapat meringankan beban para korban yang tertimpa bencana gempa ini. Padang merupakan daerah terparah kedua di Sumbar yang terkena dampak gempa 7,9 SR itu, dengan jumlah korban di ibu kota provinsi ini mencapai 313 orang meninggal dunia, 431 orang luka berat dan 771 orang luka ringan. Kemudian, 37.587 unit rumah warga rusak berat atau roboh rata dengan tanah, 38.483 unit rusak sedang dan 40.406 unit rusak ringan. (ant)
Empat Tersangka Korupsi Dibui SUKABUMI - Empat tersangka kasus dugaan korupsi penataan lingkungan Gedung DPRD Kota Sukabumi dengan nilai proyek sebesar Rp2,94 miliar dijebloskan ke penjara setelah diperiksa oleh petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukabumi, Jawa Barat, selama 5,5 jam pada Rabu petang. Empat tersangka yang terlibat dalam proyek pembangunan gedung dewan yakni DS selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan), AS selaku pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), HA selaku pengawas teknis yang saat ini menjabat sebagai Kabid Program Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Sukabumi dan kontraktor PT Wirayasa Utama, GG. Mereka menjalani pemeriksaan di Kejari Sukabumi mulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB dan sekitar pukul 17.00 WIB para tersangka dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B Nyomplong, Kota Sukabumi. Kepala Kejari Sukabumi, Zainul Djafrin, mengatakan, para tersangka ditahan di LP Nyomplong karena dikhawatirkan akan menghilangkan barang bukti karena seluruh data administrasi proyek ada dan melalui komputer. “Keterangan para tersangka pun hampir sama dengan yang lainnya,” katanya seraya mengatakan syar-
at untuk melakukan penahanan sudah cukup. Mengenai jumlah kerugian negara akibat kasus itu, kata Djafrin, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlahnya karena saat ini pihaknya masih menunggu hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Mudah-mudahan pada pekan depan hasil auditnya sudah selesai,” katanya. Zainul mengatakan, pihaknya masih melakukan penyidikan lebih dalam terhadap kasus tersebut dan diduga ada rekayasa dalam tender dan pengalihan pekerjaan dari pemenang tender kepada sub kontraktor. “Kalau ini terbukti, maka banyak orang yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi ini dan jumlah kerugian negara sesuai dengan nilai proyeknya sebesar Rp2,94 miliar,” katanya. Dugaan tindak pidana korupsi bermula ketika rencana pelelangan proyek itu dilaksanakan pada akhir 2009, bersamaan dengan awal musim hujan. Ketika itu Kejari Sukabumi sudah mengimbau panitia pelaksana untuk menunda lelang. “Panitia menghentikan proses lelang, tetapi belakangan baru diketahui ternyata secara diamdiam mereka melanjutkan proses tender. Kami sudah mencegah karena ini tindak pidana korupsi, tetapi ternyata mereka sengaja melakukannya,” katanya. (ant)
Gus Dur Centre akan Perjuangkan Masyarakat Miskin “GUS DUR CENTRE” yang didirikan dan didukung berbagai kalangan akan memperjuangkan kepentingan masyarakat miskin, kata tokoh masyarakat Tionghoa Semarang Dr Nelwan. “Kami memilih mengimplementasikan program yang menyentuh masyarakat miskin secara langsung,” katanya usai Doa Bersama Memeringati 49 hari wafatnya KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Semarang, kemarin. Menurut dia, “Gus Dur Centre” didirikan dengan semangat pluralisme dan humanisme yang diusung Gus Dur, dan deklarasinya dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan doa bersama memeringati Gus Dur tersebut. Terkait dengan program “Gus Dur Centre”, pihaknya tengah merancang program yang akan dilakukan, seperti gerakan orang tua asuh untuk menampung anak-anak jalanan dan membiayai sekolah mereka. “Kami juga mengimbau ka-
langan pengusaha, termasuk keturunan Tionghoa yang sukses untuk memberikan lapangan pekerjaan pada mereka yang selama ini masih menganggur,” kata penggagas “Gus Dur Centre” itu. Ia menilai, hingga saat ini masih banyak pengangguran, bahkan lulusan perguruan tinggi (PT). “Kalau ini dibiarkan sangat berbahaya, mengingat banyaknya pengangguran akan berdampak negatif,” katanya. Apabila para lulusan PT itu tidak mendapatkan kesempatan untuk bekerja, kata dia, mereka yang tidak kuat secara iman dan mental dikhawatirkan berbuat hal-hal negatif, seperti melakukan tindak kriminalitas. “Tindak kriminalitas yang dilakukan oleh mereka yang sempat mengenyam
pendidikan cukup, pasti lebih berbahaya dibanding para penjahat yang hanya lulusan SD atau SMP,” kata Nelwan yang juga pakar hidrologi Universitas Diponegoro Semarang. Oleh karena itu, kata dia, pihaknya berinisiatif mendirikan “Gus Dur Centre” untuk membantu mengatasi berbagai problem masyarakat dalam bidang sosial, kesehatan, dan pendidikan, dengan memberdayakan masyarakat kecil. “Kami akan membidik segmen terkecil dulu, seperti masyarakat Kota Semarang, setelah itu baru dipikirkan untuk merambah wilayah yang lebih luas. Kalau ‘Gus Dur Centre’ sendiri lingkupnya nasional,” katanya. Ia mengatakan, hal itu pula yang membedakannya dengan wadah-wadah serupa, seperti The Wahid Institute yang sudah lebih dulu didirikan, sebab pihaknya akan lebih fokus pada masyarakat kecil dan kurang beruntung. (ant)
TASIKMALAYA - Warga Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat yang rumahnya rusak akibat guncangan gempa Tasikmalaya 2 September 2009, mendatangi kantor Inpektorat pemerintah daerah setempat, kemarin. Perwakilan tim reformasi mandala Tasikmalaya, Asep Najmu Muttaqin yang memimpin warga tersebut, mengatakan kucuran dana untuk korban gempa Tasikmalaya dinilai tidak transparan. Menurut dia, pendistribusian dana bantuan rekontruksi dari pemerintah daerah melalui kelompok masyarakat (pokmas) dinilai
ada penyelewengan. “Kami mempertanyakan para petugas pemerintahan yang mendistribusikan dana bantuan sosial rekontruski dan rehabilitasi korban gempa Tasikmalaya,” katanya. Menurut dia, kucuran dana bantuan perbaikan kerusakan rumah warga yang terkena dampak gempa dinilai banyak merugikan warga dari berbagai permasalahan pengucuran dana yang diterima korban gempa tidak utuh. “Ketidakjelasan ini perlu di laporkan, pihak inspektorat untuk menindak tegas petugas yang diduga melakukan kesalahan dalam melakukan tugas pengucuran
dana bantuan gempa,” katanya. Menurutnya, dana bantuan sebesar Rp566 Juta yang diserahkan kepada lima kelompok masyarakat (Pokmas) yang ditujukan bagi warga korban gempa di Kecamatan Puspahiang banyak kejanggalan yang merugikan warga. Menurut dia pencairan bantuan gempa tahap pertama yang sudah selesai diditribusikan kepada seluruh masyarakat korban gempa totalnya hanya diterima sekitar Rp251 juta. “Uang bantuan yang diberikan sisanya tidak jelas, kemana rimbanya, warga curiga kemana
uang itu,” kata Asep. Sementara itu sekretaris inspektorat Kabupaten Tasikmalaya, M Yusuf dalam diskusinya bersama warga korban gempa, mengatakan temuan warga Kecamatan Puspahiang tentang keganjilan penyaluran bantuan gempa akan ditindaklanjuti sesuai porsi kinerja inspektorat. Namun kata Yusuf, pihak inspektorat akan menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan, tetapi inspektorat tidak dapat melakukan tugas pemeriksaan masalah dana bantuan gempa, apabila sudah diterima oleh kelompok masyakat. (ant)