Skip to main content

Edisi 17 Februari 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 33 tahun IV Rabu, 17 Februari 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Pemerintah Optimis Bisa Atasi

RI Surplus 4 Miliar Dolar

Hilangkan Citra Negatif

MENKO Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan saat ini pembicaraan ulang perdagangan bebas ASEAN-China (ACFTA) masih berlangsung. “Kita optimis dan apa yang menjadi kekhawatiran...hal. 1

BANK Indonesia (BI) mengatakan bahwa Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal keempat 2009 secara keseluruhan mencatat surplus 4,0 miliar dolar AS, naik dibandingkan pada kuartal ketiga yang...hal. 2

CITRA negatif tentang kelapa sawit Indonesia sempat merebak di luar negeri. Citra inilah yang ingin dihapus Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) dengan menggelar Lomba Foto Potret 162 Tahun Sawit...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Rizet Rafael Dipecat

Sebagai Hakim

Suluh Indonesia/ade

HAKIM DIPECAT - Hakim Rizet Benyamin Rafael diberhentikan secara tidak hormat sebagai hakim oleh Majelis Kehormatan Hakim (MKH) di MA Jakarta, kemarin. Rizet Benyamin terbukti melanggar kode etik dan pedoman perilaku hakim.

JAKARTA - Majelis Kehormatan Hakim (MKH) memutuskan memberhentikan dengan tidak hormat, Rizet Benyamin Rafael, hakim yang bertugas di PN Kupang karena terbukti melanggar kode etik. ‘’Rizet diberhentikan de_ngan tidak hormat dari jabatan hakim,” kata pimpinan MKH yang juga anggota Komisi Yudisial (KY) Zainal Arifin dalam sidang kasus tersebut di Jakarta, kemarin. Pada sidang itu, Rizet mengakui bersalah melanggar kode etik dari jabatan karena menangani perkara keluarganya sendiri. ‘’Saya salah, saya menyesal,” katanya dihadapan Majelis Kehormatan Hakim (MKH) yang anggotanya terdiri dari Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial (KY). Pimpinan MKH menyatakan menolak pembelaan dari terlapor. MKH menyatakan Rizet juga dipersalahkan karena menemui orang yang sedang berperkara. Seusai persidangan, Rizet enggan memberikan komentar atas putusan tersebut. Dalam persidangan kode etik itu, terungkap bahwa hakim Rizet menangani perkara KDRT dari keluarganya sendiri yaitu pasangan Lili Tanjung dengan Vence. Dalam putusannya, Rizet mengatakan, Vence dinyatakan tidak bersalah seperti yang dituduhkan. (ant)

Dirut dan Kacab Bank Mutiara

Terancam Disandera Pansus JAKARTA - Pansus Century bertekad untuk mewujudkan rencananya untuk melakukan penyanderaan terhadap Kepala Cabang Bank Mutiara Denpasar Any Tang. Penyanderaan akan dilakukan selama 15 hingga 100 hari, kalau yang bersangkutan tidak mau menyerahkan data-data yang dimaksud. Demikian ditegaskan Wakil Ketua Pansus Gayus Lumbuun di PN Jakarta Pusat, kemarin. Namun, lanjut dia, sebelum melakukan tindakan tersebut, Pansus akan menemui Ketua PN Denpasar dan Kapolda Bali. Upaya ini bagian dari untuk mempermudah proses penyanderaan. Penyanderaan diperlukan, karena pansus mendapat hambatan saat melakukan investigasi atas tu-

runan aliran dana Bank Century kepada para nasabah. ‘’Berdasarkan hasil penelusuran PPATK, di Bali ada banyak rekening yang diindikasikan bermasalah,” jelasnya. Rekening yang dimaksud salah satunya atas nama AR yang ada di Makasar, Medan dan Surabaya. Rekeningnya miliknya juga ada di Bali yang nilainya mencapai Rp 2 miliar. Namun, saat Pansus berkunjung ke Bank Mutiara di Denpasar, pimpinannya tidak mengizinkan pemeriksaan data tersebut, karena mendapat instruksi dari Bank Mutiara pusat. Untuk itu, selain penyanderaan dilakukan terhadap Any Tang, ungkap Gayus, tindakan serupa juga dilakukan terhadap Dirut Bank Mutiara Maryono.

Hal itu dilakukan sesuai dengan pasal 17 UU Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD serta pasal 17 dan pasal 19 UU Nomor 6 Tahun 1954 tentang Penetapan Hak Angket DPR. ‘’DPR bisa melakukan penyanderaan terhadap mereka itu selama 15100 hari, sesuai kooperatif atau tidaknya yang bersangkutan dalam memberikan data kepada Pansus,” kata dia. Sebelumnya, tim investigasi Pansus yang dipimpin Gayus Lumbuun berkunjung ke Bank Mutiara cabang Denpasar. Tetapi tidak membuahkan hasil. Bank Mutiara—yang sebelumnya merupakan Bank Century—tidak mengizinkan Pansus untuk memperoleh data dan dokumen. (nas)

Politisi Golkar Terseret Pajak JAKARTA - Kasus pengemplang pajak dan kepabeanan senilai Rp 122,5 miliar yang diduga dilakukan bendahara Partai Golkar Setyo Novanto akan disidik Ditjen Pajak dan tim Bareskrim yang melekat di perpajakan. ‘’Setelah tim itu selesai memeriksa dan memang ada unsur tindak pidananya dan didapatkan bukti, baru kasusnya ditangani Bareskrim Polri,” ujar Kabareskrim Polri Komjen Ito Sumardi di Jakarta, kemarin. Menurut Ito, tim Bareskrim yang melekat di Ditjen Pajak langsung ditunjuk oleh Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, melalui surat penugasan. Tim ini sudah seminggu di Ditjen Pajak. Selain soal pajak dan kepabeanan, Induk KUD juga melaporkan soal pemalsuan surat, penggelapan pajak, dan Pasal 103 Huruf d UU 10/1995 tentang menyimpan, menimbun, menukar barang impor yang berasal dari tindak pidana dan Pasal 480 KUHP tentang penadahan. ‘’Kita tunggu hasil tim pajak dan Bareskrim itu. Kalau benar bukan hanya pajak, maka kita proses,” ujar Ito seraya mengatakan, langkah

yang dilakukan Polri berlaku bagi semua kasus pengemplang pajak lainnya. Sebelumnya, Polri diminta untuk memeriksa bendahara Partai Golkar Setyo Novanto karena diduga melakukan tindak pidana kepabeanan dan penggelapan pajak senilai Rp122,5 Miliar. “Dia dilaporkan oleh Inkud KUD melanggar Pasal 374 dan 378 KUHP,” kata Handika H dan Arief Setiono, kuasa hukum Induk KUD. Menurut Handika, Setyo Novanto, yang juga Komisaris Utama PT Hexatama Finindo, bersama Dirut PT Hexatama Finindo Y Gordianus R Setio diduga melakukan pelanggaran kepabeanan dan penggelapan pajak. Dikatakan Handika, laporan dibuat dengan nomor TBL/56/II/2010/Bareskrim. Perbuatan melawan hukum itu diduga dengan cara pemindahan 60.000 ton beras yang diimpor Induk KUD dari gudang pabean ke nonpabean, tanpa membayar bea masuk dan pajak untuk pemindahan itu. Ketua Pansus Century Idrus Marham diduga mengetahui proses pemindahan ini. (son)

Skandal Bank Century

Lobi Tidak Efektif JAKARTA - Konsolidasi koalisi terkait dengan penyikapan terhadap kasus Bank Century diprediksi tidak akan efektif membendung arus besar fraksi-fraksi di DPR yang menyatakan telah terjadi pelanggaran dalam pengambilan kebijakan bailout Bank Century. Hal itu diungkapkan Sekjen PDIP Pramono Anung di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin. Pramono menjelaskan, kasus Bank Century selama ini telah diketahui masyarakat luas dan tidak mungkin untuk ditutup-tutupi. ‘’Terkait kasus Century karena rapat Pansus bersifat terbuka maka lobi-lobi tertutup tidak akan merubah keputusan pansus karena sudah ada opini yang terbentuk di masyarakat. Publik sangat memahami kasus ini dan baru kali ini pemahaman rakyat cukup homogen dan ini baru pertama kali,” kata Pramono. Karena sudah menjadi milik publik, dirinya berkeyakinan akan ada kesamaan keputusan baik dari fraksi koalisi maupun di luar koalisi. Ia mengatakan, dengan kondisi 7-2 mengindikasikan adanya sesuatu yang terhambat dari proses lobi yang dilakukan oleh Demokrat. “Publikasi Pansus selama ini sudah luarbiasa. Saya kira ini akan menjadi pertaruhan

bagi semua parpol. Karena masing-masing sudah memikirkan kelangsungan partai bahwa tidak bisa berbalik dari penilaian publik apalagi sampai bertolak belakang. Jadi sekali lagi lobilobi tertutup terkait Pansus Bank Century. Tidak akan efektif,” kata Wakil Ketua DPR ini. Lobi Pimpinan

Sebelumnya, Staf khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam, Andi Arif mendatangi Pramono Anung. Andi membantah membawa amanat Presiden untuk melobi pimpinan DPR menjelang rekomendasi Pansus Century. Pertemuan itu berlangsung singkat. Tidak seperti biasa, pertemuan tersebut tidak diinformasikan kepada wartawan sebelumnya. Andi mengatakan kedatangannya untuk kepentingan bisnis semata. ‘’Cuma main saja. Saya ada bisnis sama dia (Pramono Anung),” kata Andi yang kemudian bergegas menuju ruang kerja Ketua DPR MArzuki Alie. Namun, saat dikonfirmasi, Pramono Anung memberikan bantahannya. ‘’Andi Arief bisa bisnis apa,” kata Pramono yang ditemani anggota F-PDIP Puan Maharani. (har/son)

LP Bukan Tempat Mengumbar Kemewahan PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan Lembaga Pemasyarakatan tidak boleh menjadi tempat kemewahan. Meski tidak mewah tetapi LP harus tetap layak tempat, serta kesehatan dan hak dasar terpindana harus terpelihara. Oleh karena itu, Presiden meminta perlu dilakukan perubahan pemaknaan masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan. SBY juga berharap pendidikan pembinaan berjalan benar. ‘’Setelah saya berkeliling, saya menyatakan di sini layak. Karena tidak boleh

lembaga pemasyarakatan dijadikan tempat yang penuh kemewahan itu tidak adil,” kata Presiden. Presiden mengatakan fasilitas di lembaga permasyarakatan harus tepat tidak lebih tidak kurang dan perlu dipastikan pula pendidikan serta bimbing-

annya benar dan tepat. Presiden juga berharap pendidikan pembinaan berjalan benar. Untuk itu, Presiden meminta Menkum dan HAM memastikan bahwa tenaga pendidik memiliki pengetahuan yang cukup, karena LP merupakan lembaga dengan kriteria bimbingan khusus. Kepala Negara juga meminta agar penerapan hukum terhadap pelaku pidana sebisa mungkin dapat sejalan dengan keadilan. Karena itu, dalam menjalankan proses hukum dan keadilan harus berpatokan

pada filosofi, konsep dan Undang-undang yang dijalankan. Presiden mengatakan, penyesuaian hukuman terhadap pelaku pelanggaran bisa dibedakan dari kategori usianya. Misalnya, tindak pidana pencurian terhadap remaja di bawah usia 15 tahun dengan pria dewasa. “Terhadap anak dibawah usia 15 tahun hendaklah diberikan bukan konsep penjara secara kaku, melainkan dalam bentuk konsep pembinaan untuk mengembalikan anak ke jalan yang benar,” kata Presiden.

Kepada jajaran pemerintah, dia mengimbau lebih serius mengangkat isu perlindungan anak menjadi isu penting. Agar lebih fokus, konkrit dan riil dalam melindungi anak, Presiden mengatakan pemerintah membuat portofolio baru dalam fungsi dan tugas Menneg PP dan Anak. Langkah ini memiliki makna penting agar anakanak dan perempuan terlindungi dari kekerasan dan ketikadadilan. Di sisi lain, pemerintah akan meningkatkan kualitas pendidikan umum dan kesehatan. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Rabu 17 Februari 2010

2

Waspadai Hujan Angin Kencang

Suluh Indonesia/ant

AKTIVIS BENDERA KRITIS - Aktivis Bendera, Thomas Resmol (50) dalam kondisi kritis dirawat di ICU Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, kemarin. Ia bersama sejumlah rekannya menjadi korban penyerangan di Posko Bendera Jalan Diponegoro 58, Jumat (12/2) malam. Akibat peristiwa penyerangan tersebut, tiga aktivis bendera luka-luka dan dirawat di rumah sakit.

JAKARTA - Kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dan sejumlah daerah lainnya di Tanah Air berpotensi diguyur hujan lebat yang disertai angin kencang pada 16-18 Februari. Berdasarkan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa, sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Jabodetabek pada periode 16-18 Februari berpotensi untuk mengalami hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang. Berbagai wilayah tersebut antara lain Sumatra bagian utara dan selatan, pesisir barat Sumatra, serta Kalimantan bagian barat dan selatan. Selain itu, wilayah lainnya adalah Sulawesi bagian tengah dan tenggara, Maluku Tengah, serta Papua bagian tengah dan selatan. Sedangkan di Pulau Jawa, wilayahnya terdapat di Jawa bagian barat dan pesisir selatan Jawa, serta kawasan Jabodetabek. Potensi cuaca buruk tersebut akibat adanya daerah tekanan rendah di Australia Utara dan Samudera Hindia sebelah barat daya Sumatra yang membentuk pumpunan/pertemuan angin memanjang dari Kalimantan bagian barat hingga pesisir barat Lampung, serta dari Selat Makassar hingga Laut Arafuru. Sementara kondisi suhu muka laut di perairan Indonesia masih hangat sehingga mendukung suplai uap air bagi proses pertumbuhan awan hujan di berbagai tempat di dalam wilayah Indonesia. Selain itu, faktor pemanasan berskala lokal yang ditandai dengan suhu udara yang tinggi pada siang hari di beberapa wilayah mendukung pertumbuhan awan jenis Cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan hujan berintensitas sedang-lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat. (ant)

Polda Metro Tangkap

Gara-gara Gratifikasi Milyaran

356 Preman Jalanan

ICW Laporkan Pejabat Kemlu

JAKARTA - Aparat Polda Metro Jaya berhasil menangkap 356 tersangka kasus kejahatan jalanan dalam operasi “Berantas Jaya” mulai 30 Januari hingga 12 Pebruari 2010. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin, mengatakan, sebagian besar tersangka yang tertangkap terlibat kasus pencurian baik pencurian biasa, pencurian dengan kekerasan maupun pencurian kendaraan bermotor. Ada 143 tersangka pencuri-

an sedangkan kasus lainnya antara lain pemerasan, judi, penganiayaan dan kepemilikan senjata tajam. Ia mengatakan, polisi juga menangkap 63 preman namun dilepaskan kembali karena tidak cukup bukti untuk dibawa ke pengadilan. “Preman-preman itu cukup diberi pembinaan dan didata,” kata Boy. Kasus terbesar yang terungkap dalam operasi Berantas Jaya adalah perampokan toko emas di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, yang terjadi pada 25 Januari 2010. (ant)

Polisi Siap Amankan

Anggota DPR JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan, Polda Metro Jaya siap memberikan pengamanan kepada anggota DPR yang mendapatkan ancaman dari pihak lain. “Yang merasa mendapatkan ancaman sebaiknya melapor ke polisi namun sejauh ini kami belum menerima laporan langsung dari anggota DPR yang merasa terancam,” kata Boy di Jakarta, kemarin. Untuk memberikan pengamanan itu, katanya, polisi tidak serta merta menyediakan per-

sonel di sekitar anggota DPR yang terancam. “Soal teknis bagaimana pengamanan, akan dibicarakan dengan orang yang mendapatkan ancaman karena tidak semua orang yang diamankan suka diberi pengawalan secara melekat,” ujarnya. Polisi sangat serius memperhatikan keselamatan kepada semua warga negara termasuk anggota DPR apalagi yang mendapatkan ancaman. “Jangankan anggota DPR, orang biasa saja akan mendapatkan pengamanan.” (ant)

Akibat Puntung Rokok

Babinkam Terbakar JAKARTA - Gedung Badan Pembinaan Keamanan (Babinkam) Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa sore, terbakar. Kebakaran itu tidak sempat merembet ke bangunan lain karena dapat dipadamkan dengan cepat oleh belasan polisi dengan menggunakan alat pemadam api yang tersedia. Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta sempat ikut membantu ke lokasi kebakaran. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Arito-

nang mengatakan, kebakaran hanya menyebabkan kerusakan di salah satu ruangan di lantai dua gedung Babinkam. “Api sudah bisa dikuasai kok dan tidak merembet ke ruangan lain,” katanya. Diduga penyebab kebakaran adalah puntung asap rokok yang dibuang sembarangan. Kebakaran itu hanya menyebabkan kerugian materi. Namun, Polri belum dapat memastikan benda atau arsip apa saja yang ikut rusak akibat kebakaran. (ant)

JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) melaporkan pejabat berinisial NHW dan IC yang diduga menerima gratifikasi saat menjabat di Departemen Luar Negeri pada 2008 dan 2009 (kini Kementerian Luar Negeri/Kemlu). Koordinator Divisi Investigasi ICW, Agus Sunaryanto di gedung KPK, Jakarta, kemarin, mengatakan, penerimaan gratifikasi itu diduga terkait dengan dugaan korupsi pembayaran tiket perjalanan dinas di kementerian tersebut. “Secara spesifik, dokumen yang kami dapat menjelaskan adanya dugaan gratifikasi yang diterima oleh pejabat Deplu berinisial NHW sebesar Rp1 miliar pada 2009 dan IC sebesar Rp2,35 miliar pada 2008,” kata Agus Sunaryanto. Agus menjelaskan, pasal 12

c ayat (1) Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi menyatakan, penerima gratifikasi wajib melapor ke KPK. Laporan itu harus disampaikan paling lambat 30 hari kerja terhitung sejak tanggal gratifikasi itu diterima. Agus menolak menyebut identitas pejabat yang dilaporkan itu secara lengkap. Dia juga menolak memperlihatkan dokumen yang disampaikan ke KPK. Namun, dokumen bermaterai yang beredar di kalangan wartawan menggambarkan kronologi aliran dana kepada dua pejabat di Kementerian Luar Negeri tersebut. Dokumen bermaterai tertanggal 3 Februari 2010 itu menyatakan, ada permintaan uang sebesar Rp1 miliar dari petinggi Biro Keuangan Kemlu

berinisial AWW. Permintaan itu terjadi sekitar Agustus 2009. Dokumen itu juga menjelaskan, uang itu digunakan untuk pembelian rumah petinggi Deplu, NHW. Uang itu diambil oleh seorang suruhan AWW berinisial AS. “dibawa memakai dus Aqua,” demikian dokumen itu menjelaskan cara penyerahan uang. Kemudian, pada Januari 2008, kembali terjadi penyerahan uang sebesar Rp1,2 miliar kepada AWW. Uang itu kemudian disetorkan kepada petinggi Kemlu berinisial IC. Dokumen tersebut menyebutkan, uang diambil oleh AS menggunakan dua amplop besar. Aliran terakhir terjadi pada Desember 2008. Saat itu, AWW kembali menerima Rp1,15 miliar yang kemudian disetorkan kepada IC dengan meng-

Dua Aktivis Bendera Dilepas JAKARTA - Penyidik Satuan Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya tidak akan menahan dua aktivis Banteng Demokrasi Rakyat (Bendera), Mustar Bonaventura dan Ferdi Simaun karena ancaman hukumannya kurang dari lima tahun. Kasat Kamneg AKBP Daniel Bolly Tifaona di Jakarta, Selasa, mengatakan, kendati keduanya sempat mempersulit proses penyidikan namun tidak mungkin untuk ditahan karena terbentur dengan aturan yang ada. “Salah satu syarat penahanan adalah ancaman hukuman lima tahun atau lebih sehingga keduanya tidak bisa ditahan. Ya kita ikut aturan saja. Perkara kalau dipanggil lagi datang atau tidak, ya kita tunggu saja. Kami berharap mereka mau datang jika dipanggil lagi,” kata Daniel. Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan

(Kontras) meminta polisi mengusut tuntas insiden penyerangan sejumlah orang terhadap kantor LSM Bendera yang terletak di Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (12/2) malam. Wakil Koordinator Kontras, Haris Azhar, menyebutkan, pihaknya mendesak kepolisian RI untuk segera mengusut tuntas pelaku penyerangan kantor aktivis LSM Bendera. Selain itu, Kontras juga meminta aparat keamanan, dalam hal ini Polri, untuk terus memberikan jaminan pengamanan seputar kantor tersebut dan mengimbau kepada semua pihak untuk menciptakan atmosfir politik yang sehat. Atmosfir yang sehat tersebut, menurut dia, merupakan hal yang penting terutama mengingat sejumlah tensi politik akibat pengusutan kasus Bank Century. Sementara itu, sebanyak dua aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera), Mustar Bonaventura dan Ferdi Simaun

masih diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya setelah dijemput paksa, Senin (15/2) malam. “Mereka masih diperiksa di ruang penyidikan sejak semalam hingga siang ini,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Selasa. Boy mengatakan, polisi memiliki waktu 24 jam untuk menentukan apakah mereka ditahan atau tidak. Mereka diperiksa sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik sejumlah pejabat dan pengusaha. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Senin (15/2) malam, menjemput paksa keduanya karena telah dua kali mangkir dari panggilan yang dilayangkan polisi. Mereka dipanggil untuk yang ketiga kali yang disertai dengan upaya paksa. Untuk menjemput paksa keduanya, polisi terpaksa datang ke Bandung karena mereka sedang berada di Bandung. (ant)

Naikkan Tarif, Puluhan Pengelola Parkir Diultimatum UNIT pelaksana teknis (UPT) Parkir DKI Jakarta menemukan sebanyak 77 lokasi parkir melanggar ketentuan tarif dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No.4/2004 dengan menaikkan tarif secara sepihak. “Ada 77 pengelola parkir yang menaikkan tarif. Jika setelah hari ini masih ditemukan pengelola parkir yang menaikkan tarif, akan dikenakan sanksi,” kata Kepala UPT Parkir DKI Jakarta Benjamin Bukit, Selasa. Pernyataan itu dikemukakan

usai mengumpulkan seluruh 584 pengelola parkir se-DKI di Gedung Dinas Pelayanan Pajak di Jalan Abd Muis, Jakarta. Tarif parkir yang berlaku untuk kendaraan roda empat adalah antara Rp1.000-Rp2.000 untuk satu jam pertama dan

Rp1.000 perjam untuk jam-jam berikutnya. Namun dalam kenyataannya, banyak yang menerapkan tarif maksimal Rp2.000 tadi untuk jam-jam selanjutnya. Benjamin menolak mengungkapkan nama-nama pelanggar tarif parkir itu, namun pengelola “Secure Parking” mengakui telah menaikkan tarif parkir karena tarif yang berlaku sekarang tidak cukup untuk biaya operasional yang semakin meningkat. “Seharusnya Pergub itu ditinjau ulang setiap

dua tahun. Kami sudah mengajukan dari tahun 2006, 2007 dan 2008 tapi tidak ada tanggapan serius kami minta ditinjau ulang Pergub tersebut,” kata “Coorporate Affair Secure Parking” Toni Tjuatja. “Secure Parking” mengoperasikan banyak tempat parkir termasuk di mall, pusat perbelanjaan maupun hotel. Berdasarkan pengamatan, beberapa pusat perbelanjaan yang pernah melanggar ketentuan tarif itu adalah Blok M Pla-

sa, Plasa Semanggi, Pejaten Village dan Setiabudi Building. Gedung perkantoran juga ada yang menaikkan tarif parkir sepihak seperti Wisma ANTARA di Jalan Merdeka Selatan. Benjamin menyebut pengawasan terhadap lokasi parkir itu cukup lemah, selain karena kurangnya petugas untuk pengawasan, kelemahan terletak di perangkat lunak atau software yang digunakan pengelola parkir tidak dapat “dikunci” sehingga dapat diganti seenaknya. (ant)

gunakan dua amplop besar. ICW mendesak KPK segera mengambil langkah terkait laporan yang mereka sampaikan. “Kita minta KPK segera memeriksa pejabat yang diduga menerima dana tersebut,” kata Agus Sunaryanto. Menurut dia, KPK akan meneliti laporan yang disampaikan. Kemudian, laporan itu akan diteruskan kepada Direktorat Gratifikasi KPK. Perjalanan dinas Pada saat yang sama, ICW juga kembali meminta KPK untuk mengusut dugaan korupsi dalam pembayaran tiket perjalanan para pejabat Kemlu. ICW mendasarkan pada laporan bernomor 49/PW/II/ 2010/R tertanggal 4 Februari 2010 yang disusun oleh Inspektorat Jenderal Kemlu dan di-

serahkan kepada Kejaksaan Agung. Surat yang ditandatangani oleh Irjen Kemlu, Dienne H. Moeharjo itu pada intinya membenarkan telah terjadi pelanggaran pembayaran harga tiket perjalanan dinas pejabat Kemlu hingga mencapai sekira dua ratus ribu dolar AS. Menurut Agus, ada indikasi untuk tidak melanjutkan kasus itu ke ranah pidana dengan alasan potensi kerugian negara telah dikembalikan dan pegawai yang diduga melanggar telah ditindak. Agus menjelaskan, pengembalian uang dan hukuman administratif tidak bisa menghapus tindak pidana. Hal itu termuat dalam Peraturan Pemerintah nomor 30 tahun 1980 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. (ant)

Jalan Kramat Diusulkan

Diganti Jalan Gus Dur

Gus Dur

JAKARTA - Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat diusulkan diganti nama menjadi Jl Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai bentuk penghormatan terhadap mantan Presiden RI yang wafat beberapa waktu lalu. Usulan itu diajukan oleh Biro Konsultasi Indonesia terhadap Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo karena Gus Dur dianggap berjasa bagi Indonesia dan di Jl Kramat terletak kantor pusat Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU). “Disana semasa hidupnya Gus Dur berkantor dari muda sampai menjelang akhir hayatnya,” kata Ketua Biro Konsultasi Indonesia Eddy Sadeli di Jakarta, kemarin. Selain itu, Eddy menyebut jasa-jasa Gus Dur sangat besar bagi Indonesia antara lain menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika, pluralisme dan kesetaraan. “Karena itu, sangat pantas jika namanya diabadikan menjadi nama jalan,” katanya. Usulan itu menurut dia telah disampaikan ke Gubernur

Fauzi Bowo namun belum ada tanggapan. Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Gubernur Fauzi Bowo mengatakan tidak keberatan dengan usulan menjadikan nama Gus Dur sebagai nama jalan di Jakarta meskipun tidak harus di Jl Kramat Raya. Perubahan nama jalan, menurut Fauzi harus didiskusikan terlebih dahulu dengan para ahli sejarah kota karena nama jalan merupakan bagian dari warisan budaya kota. “Nggak bisa semena-mena diganti karena itu adalah bagian dari ‘heritage’ (warisan sejarah) kota Jakarta,” kata Gubernur di Balaikota Jakarta, kemarin. Gubernur juga mengatakan bahwa nama Gus Dur tidak harus dipasang di Jl Kramat meskipun kantor PBNU berada di jalan tersebut dan jika disetujui, Pemprov DKI akan mencarikan jalan yang tepat untuk diganti namanya. “Semasa hidupnya, Gus Dur kan tidak hanya menghabiskan waktu di Jalan Kramat,” ujarnya. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Rabu 17 Februari 2010

3

Pemerintah Siapkan

RUU Peradilan Anak

Suluh Indonesia/ade

MOU MPR-MK - Ketua MPR Taufiq Kiemas (kiri) dan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD (kanan) menandatangani MoU Sosialisasi Budaya Sadar Berkonstitusi di gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta Pusat, kemarin.

DPD Dukung Pemerintah

Perbaiki Penyelenggaraan Haji JAKARTA - Kalangan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mendukung langkah pemerintah memperbaiki kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan pendidikan agama. Dukungan itu mengemuka dalam Rapat Kerja (Raker) Komite III DPD RI dengan Menteri Agama Suryadharma Ali di Ruang GBHN, Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Dalam raker yang dipimpin Ketua Komite III DPD RI Sulistiyo, didampingi Wakil Ketua Komite III DPD Azis Qahhar Mudzakkar dan Darmayanti Lubis, diungkap hasil pengawasan DPD di 33 provinsi. Komite III DPD-RI menemu-

kan beberapa permasalahan menyangkut penyelenggaraan ibadah haji dan pendidikan agama. Masalah penyelenggaraan ibadah haji meliputi transparansi pemanfaatan dana tabungan awal, penetapan kuota yang perlu perbaikan, administrasi kelengkapan dokumen yang rumit serta perlunya penataan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Selain itu, penataan kegiatan di asrama haji serta masalah pemondokan yang jauh dan masalah makanan di Tanah Suci. Komite III menyatakan, permasalahan timbul karena pemerintah kurang tegas dalam mengambil peran sebagai regulator atau operator. Pera-

turan pemerintah sebagai pedoman pelaksanaan dari UU No 13 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji harus segera dikeluarkan. Komite III menemukan masalah pendidikan agama yang meliputi sarana prasarana, pembiayaan pendidikan dan kualitas pondok pesantren masih kurang. Guru agama juga belum mendapat perhatian serius, terutama kualifikasi dan kesejahteraan. Menanggapi peran pemerintah sebagai regulator sekaligus operator seperti yang diungkapkan Komite III tersebut, Menteri Agama Suryadharma Ali mengungkapkan, perusahaan penyelenggara

Penghentian Penertiban Rumdin

Panglima Nilai Tak Rasional JAKARTA - Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso menegaskan penghentian penertiban rumah dinas TNI yang masih ditempati keluarga purnawirawan dan pihak lain adalah tidak rasional. ‘’Rumah dinas yang masih ditempati keluarga purnawirawan, pihak lain dan sudah dialihfungsikan, tentunya tidak rasional kalau penertibannya dihentikan,” katanya di Jakarta, kemarin. Ditemui usai menghadiri penganugerahan Bintang Yudha Dharma Utama kepada mantan Panglima Angkatan Tentara Malaysia, ia mengatakan, TNI akan mempertimbangkan desakan Panitia Kerja DPR tentang Aset dan Rumah Dinas TNI, agar pihaknya menghentikan penertiban terhadap rumah dinas TNI yang masih ditempati purnawirawan, keluarga, atau pihak lain. ‘’Kita lihat konteksnya dulu. Kalau rumah dinas itu masih ditempati pur-

nawirawan dan istrinya, maka rasional jika dihentikan sementara. Tetapi jika rumah dinas itu ditempati purnawirawan yang telah punya rumah sendiri, ditempati anak dan keluarga-

Djoko Santoso

nya atau pihak lain, tentu penghentian itu tidak rasional,” tutur Djoko. Ditegaskannya, TNI memiliki tugas untuk melaksanakan kesiapan operasional prajuritnya dalam melaksanakan tugas

pokoknya, antara lain dengan pemenuhan kebutuhan rumah bagi prajurit. Langkah penertiban, lanjut Panglima TNI, tetap dilakukan sesuai aturan yang berlaku dan tetap mempertimbangkan sisi kemanusiaan bagi purnawirawan. ‘’Kami akan mengevaluasi kembali langkah-langkah penertiban yang kami lakukan, termasuk dengan mempertimbangkan desakan Panja untuk menghentikan penertiban,” kata Djoko. Panglima TNI menambahkan, pihaknya akan berdialog dengan DPR dan purnawirawan untuk mencari jalan keluar bagi penyelesaian sengketa rumah dinas bagi prajurit aktif TNI yang masih ditempati purnawirawan, keluarganya dan pihak lain. ‘’Kami meminta pemahaman, keihklasan dan kerelaan mereka dan langkah penertiban akan tetap dilakukan,” kata Djoko. (ant)

ibadah haji khusus di Indonesia hanya 120, yang hanya mampu menangani kurang lebih 50.000 jamaah haji. ‘’Bagaimana kalau mereka diberikan kewenangan untuk menyelenggarakan ibadah haji dengan jumlah jamaah 210.000 orang, apalagi kita berikan ke perusahaan lain yang sama sekali baru dan belum mempunyai pengalaman. Risikonya sangat tinggi,” ujar Suryadharma Ali. Untuk mempermudah jamaah haji, Kementerian Agama juga berupaya mendekatkan pemondokan dari 7 km menjadi 4 km (tahun 2010). (har)

JAKARTA - Pemerintah akan menyiapkan rancangan undang-undang tentang proses peradilan dan hukum menyangkut anak, penyandang cacat serta warga lanjut usia sebagai bagian dari proses perbaikan sistem hukum nasional. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar kepada wartawan saat mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Anak Tangerang, kemarin mengatakan hal tersebut akan dimasukkan ke dalam program legislasi nasional (Prolegnas). ‘’Kita akan pikirkan secara seksama bagaimana hukuman bagi anak dalam kasus yang sama harus dibedakan. Jadi anakanak, lanjut usia, orang cacat itu tidak bisa disamakan hukumannya itu,” katanya. Ia menjelaskan, untuk itu perlu dibuat sistemnya melalui peraturan perundang-undangan, tentunya dengan sema-

ngat sistem hukum yang restoratif. ‘’Misal ada yang mencuri telepon selular, yang punya hp sudah memaafkan masa orang itu mau dihukum juga sih, masa mau diproses juga sih, masa mau ditahan lagi sih, dipenjara, yang punyanya saja sudah ikhlas,” katanya. Menurut politisi dari PAN itu, saat ini ada paradigma walaupun orang sudah memaafkan, karena pelaku sudah melakukan kesalahan, dia tetap dihukum. ‘’Kan kasihan dong, karena dia melakukan itu karena faktor kelaparan. Kalau dia merampok besar-besaran itu lain. Yang banyak itu pencurian,” tegasnya. Nanti dalam regulasi yang akan disusun, akan diatur mengenai peradilan khusus anak, lansia dan orang cacat. ‘’Semakin cepat semakin bagus karena ini atensi khusus dari Presiden. Mungkin besok (Rabu 17/2) saya sudah mulai kumpulkan eselon satu saya

untuk merumuskan dan nanti kita lapor kepada Presiden,” tegasnya. Sebagai langkah awal, kata Patrialis, pada tahun 2010 diharapkan ada program pengajuan grasi 500 orang anak kepada Presiden. ‘’Yang sudah saya laporkan ke Presiden itu ada 5.116 orang anak yang ditahan. Nah kita akan mengajukan permohonan grasi kepada Presiden sebanyak 500 orang,” ungkapnya. Pengajuan itu akan berlaku bagi narapidana anak berumur 12 tahun hingga 18 tahun, untuk semua tindak pidana kecuali korupsi dan penyalahgunaan narkotika. Presiden Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono mengunjungi Lapas khusus anak laki-laki di Tangerang. Dalam kunjungan itu kepala negara meninjau semua fasilitas di Lapas yang dihuni 137 anak dari usia 12 tahun hingga 18 tahun tersebut. (ant)

TK Tolak Ketua Deperpu JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) DPP PDIP, Taufiq Kiemas mengisyaratkan penolakannya untuk dipilih kembali pada Kongres III yang akan akan berlangsung di Bali, Maret mendatang. ‘’Saya ingin fokus sebagai Ketua MPR. Selain itu, saya juga sudah capek, selama ini harus ke sana, ke sini,” kata Taufiq di Gedung MPR/DPR, Jakarta, kemarin. Menurutnya, semakin dinamisnya kondisi perpolitikan di Indonesia membuat PDIP harus memilih Ketua Deperpu yang lebih muda, meskipun sudah ada aturan internal bahwa jabatan ketua dan anggota Deperpu harus diisi figur yang berusia 65 tahun ke atas. Beberapa nama yang dinilai

bisa menggantikan posisi Kiemas antara lain Theo Syafei dan Sabam Sirait. Namun, Kiemas sendiri enggan menyebutkan siapa figur yang cocok menggantikan posisinya saat ini. “Ya kan banyak yang bagus-bagus di PDIP,” kilahnya. Sementara itu, Sekjen DPP PDI Perjuangan, Pramono Anung menyatakan bahwa sikap politik PDIP akan tergantung pada hasil Kongres III yang rencananya berlangsung Maret mendatang. ‘’Sebelum ada keputusan hasil Kongres III, maka PDIP tetap berada di jalur oposisi sesuai amanat Kongres II kepada ketua umum, Megawati Soekarnoputri,” katanya. Dia mengungkapkan, meskipun perkembangan politik

saat ini memungkinkan terjadinya koalisi antara PDIP dengan Demokrat, namun Megawati masih terikat dengan keputusan Kongres II. “Jadi, semuanya tergantung pada hasil Kongres III di Bali. Di situlah standing position dari PDIP, apakah tetap oposisi atau justru berkoalisi,” ungkap Pramono. Sebelumnya, Partai Demokrat telah mendekati PDIP untuk menjajaki kemungkinan bisa bersama-sama di pemerintahan maupun di parlemen. Namun keinginan tersebut ditolak oleh Megawati, meskipun Ketua Deperpu DPP PDIP Taufiq Kiemas terpilih menjadi Ketua MPR dengan dukungan partai koalisi, terutama Partai Demokrat. (har)


Megap litan

Suluh Indonesia, Rabu 17 Februari 2010

4

K ilas Ojek Protes Penertiban PKL RATUSAN pengendara ojek yang biasa mangkal di simpang Pasar Tegal Danas, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, memprotes penertiban pedagang kaki lima oleh pemerintah setempat. Sebab, kegiatan itu berdampak pada penurunan pendapatan mereka sehari-hari. Pelanggan banyak yang hilang, kata Koordinator Aksi Nurhadi (35) kemarin. Sedikitnya 120 pengendara ojek menyampaikan keluhan tersebut dengan melakukan unjuk rasa di pelataran parkir Gedung Wibawa Mukti, lingkungan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi selama dua jam. Dalam orasinya mereka berharap proses penertiban pedagang liar disertai dengan perhatian terhadap rakyat kecil yang turut terkena imbas kebijakan tersebut. Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati Bekasi, Darip Mulyana mengatakan pihaknya tetap melanjutkan penertiban tersebut mengingat lahan tempat berdirinya pasar tradisional itu merupakan milik dari PT Jasa Tirta II. Kendati demikian pihaknya berjanji akan menyikapi tuntutan tersebut dengan melokalisasi pengendara ojek ke tempat yang strategis. (ant)

Farah Diganjar

2 Bulan Penjara BOGOR – Majelis hakim di Pengadilan Negri (PN) Kota Bogor, akhirnya mengganjar terdakwa Nurarafah alias Farah (14), dengan hukuman 2 bulan 15 hari penjara dalam kasus pencemaran nama baik yang dilakukan terdakwa terhadap rekannya melalui situs jejaring perkawanan Facebok. Ketua Majelis Hakim, E. Rahayu SH menyatakan, terdakwa terbukti bersalah telah melakukan penghinaan terhadap rekannya Fely Fandini melalui Facebook. “Terdakwa terbukti bersalah karena telah melanggar pasal 311 KUHP tentang Pencemaran nama baik seseorang. Untuk itu terdakwa kami kenakan vonis hukuman dua bulan 15 hari penjara,” tegas E. Rahayu, dalam persidangan di PN.Kota Bogor , kemarin. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa sebelumnya yang mengajukan tuntutan terhadap terdakwa selama 5 bulan penjara. “Terdakwa kami nilai masih di bawah umur dan selama menjalani proses persidangan terdakwa juga cukup kooperatif. Apalagi dalam kasus ini antara terdakwa dengan pelapor juga sudah saling memaafkan,” jelas Rahayu. Usai mendengarkan vonis, Farah mengaku sangat menyesal dan berjanji tak akan mengulangi perbuatannya. “Saya kapok dan tidak akan mengulangi kesalahan saya. Tapi saya tetap akan bermain Facebook,” tegasnya. Kasus pencemaran nama baik melalui Facebook yang dilakukan ABG di Bogor ini mencuat setelah Fely melaporkan perbuatan Farah kepada Polresta Bogor sekitar akhir November 2009 lalu. Dalam statusnya, Farah mencurahkan isi hati dan rasa kekecewaanya kepada teman-temannya melalui status yang ia buat di Facebook. Apalagi dalam status Farah itu ditulis beberapa kata-kata yang sebetulnya kurang layak dibaca umum. Ternyata yang dilakukan Farah itu dipicu rasa cemburu. Sebab Fely dituduh berusaha akan merebut pujaan hati Farah. (bas)

Kepala Bappenas

Tingkatkan KUR DEPOK - Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida S Alisjahbana berjanji akan meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui kredit usaha rakyat (KUR). Sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (MenPPN), Armida juga akan memberikan bantuan dalam Program Nasional Pembangunan Masyarakat (PNPM) Mandiri melalui Kementrian PPN. “Dana tersebut digunakan untuk pengembangan kemampuan masyarakat agar bisa meningkatkan kemampuan dan penghasilannya secara mandiri,” kata Armida kemarin Sebagai program pengentasan kemiskinan, pihaknya berencana memperluas program tersebut tahun ini. “Saat ini pelaksanaannya sudah bagus karenanya kita tingkatkan,” katanya. Selain itu, pihaknya juga akan memberika bantuan tunai langsung. Disebutkan, ada tiga cluster (kelompok) dalam program pengenatasan kemiskinan. “Cluster pertama, bagi masyarakat ekonomi lemah, diberi bantuan langsung kepada masayrakat untuk perlindungan kerja dan jamkesmas, cluster kedua masyarakat yang sudah mulai maju dengan PNPM, dan cluster ketiga masyarakat yang mulai mandiri diberikan kredit usaha rakyat (KUR),” ungkapnya. Untuk cluster pertama, pemerintah akan memberikan bantuan uang tunai dengan program Conditional Cash Transfer (CCT) sebagai pengganti Bantuan Langsung Tunai (BLT). CCT, kata Armida, hanya diberikan bagi keperluan khusus warga. “BLT berbeda dengan CCT. CCT termasuk dalam program keluarga harapan, basisnya keluarga, tujuannya untuk mendorong anak-anak supaya bisa sekolah, dan supaya punya akses terhadap kesehatan,” tegas Armida. Dengan diberikannya stimulant bantuan tersebut, Armida berharap akan memicu adanya tingkat masyrakat cluster kedua. “Mereka akan diberikan bantun usaha melalui Kredit usaha rakyat (KUR),” tandas Armida. (rin)

Suluh Indonesia/ant

NAIKAN TARIF - Sejumlah penumpang berdesakan saat berada dalam KA Ekonomi jurusan Bogor-Jakarta Kota, di stasiun Universitas Indonesia, Depok, kemarin. PTKAI mengusulkan tarif KA Ekonomi bisa dinaikan 50 persen untuk meningkatkan pelayanan kepada msyarakat sekaligus mencegah kerugian operasi KA.

Kadis Bina Marga Diminta Mundur BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta Agus Sofyan selaku Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air setempat untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Hal ini terkait dengan pencalonannya sebagai calon Bupati Karawang. “Upaya tersebut harus segera ditempuh agar tidak mengganggu stabilitas pemerintahan. Selain itu, beliau bisa lebih totalitas dalam pencalonannya sebagai calon bupati,” ujar Anggota Komisi A DPRD Kota Bekasi, Aryanto Hendrata, kemarin. Rekomendasi tersebut di-

dasari Undang-undang (UU) Nomor 43 tahun 1999 tentang Pokok Kepegawaian yang menyebutkan bahwa pegawai negeri harus memiliki kemampuan melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab dalam menyelenggarakan tugas pemerintahan dan pembangunan. “Jangan sampai pencalonannya sebagai Bupati Karawang menghambat jalur pembangunan di Kota Bekasi. Saya khawatir terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas,” katanya. Bila hal tersebut dilanggar, Agus Sofyan yang telah menjabat sebagai Pegawai Negeri

Sipil (PNS) di Kota Bekasi sejak 1998 silam dapat terkena sanksi administrasi karena dinilai melanggar kesepakatan aturan hukum. “Komisi A sampai saat ini masih menunggu kabar dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi terkait pengajuan pengunduran diri mau pun cuti dari Agus Sofyan,” katanya. Secara terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Tjandra Utama Efendi, mengaku belum menerima pengajuan pengunduran diri Agus Sofyan. “Hingga saat ini kami belum menerima pengunduran diri Agus. Namun, hal itu bisa

Jual Senpi ke Perampok

Oknum Brimob Ditangkap JAKARTA - Briptu R, oknum anggota Brimob Polri ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Umum Metro Jaya karena menjual senjata api (senpi) revolver kepada kawanan perampok. “Oknum ini menjual senpi seharga Rp 10 juta kepada salah satu tersangka kasus perampokan toko emas di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin. Dalam pemeriksaan, oknum itu mengaku mendapatkan senjata api saat bertugas di Aceh yang sedang dilanda konflik beberapa tahun yang lalu. “Tersangka tidak tahu kalau senpi yang dijual dipakai untuk merampok. Namun, kami tetap menahan dia karena telah menjual sen-

pi secara ilegal,” ujarnya. Pada 25 Januari 2010, sekitar pukul 10.15 WIB, toko emas “Kings” di Pasar Pamor Blok F1, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, dirampok oleh kawanan penjahat yang datang dengan mengendarai lima sepeda motor. Empat tersangka masuk ke dalam toko emas lalu menyekap pemiliknya, Lim Sun Po (37) dan enam karyawan toko. Para korban ditodong dengan senjata api jenis revolver sehingga tidak berani melawan. Kawanan perampok lalu membongkar brankas berisi perhiasan emas dan uang tunai Rp 20 juta serta mengambil perhiasan emas yang berada di dalam etalase toko. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 720 juta.

Usai menguras seluruh isi toko, para tersangka kabur sambil membuang tembakan ke udara sebanyak empat kali untuk menakuti warga sekitar. Terungkapnya kasus ini merupakan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) polisi yang berhasil mengidentifikasi sidik jari tersangka yang tertinggal di dalam toko. Berdasarkan data, sidik jari itu milik seorang residivis dalam kasus yang sama dan pernah tertangkap beberapa tahun yang lalu. Polisi lalu menangkap satu tersangka yang bersembunyi di Sumatra. Penangkapan itu membuka jalan penangkapan tersangka lain. Kini polisi telah menangkap lima tersangka, sedangkan delapan tersangka lainnya masih buron. (ant)

Terminal Khusus TKI

Terus Dievaluasi TANGERANG - Pemerintah terus mengevaluasi keberadaan dan pelayanan terminal khusus bagi tenaga kerja Indonesia di Bandara Soekarno Hatta termasuk mengarahkan terminal itu hanya bagi TKI yang bermasalah. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengatakan, pihaknya melakukan pembenahan terkait pelayanan bagi TKI. “Terminal empat itu terus menerus dievaluasi, salah satunya bagi TKI yang mandiri, tidak perlu melewati terminal empat,” katanya. Pembenahan dilakukan setiap hari dan pada akhirnya bagi TKI yang tidak bermasalah dan bisa mandiri maka tidak perlu melalui terminal empat. “Terus-menerus pembenahan, penertiban, tiap hari kita evaluasi, TKI yang mandiri pulang sendiri, yang tidak mandiri dan ada masalah lewat terminal empat, nanti pada akhirnya yang lewat terminal empat hanya TKI yang bermasalah,” tegasnya. Terkait upaya TKI bermasalah agar tidak kembali bekerja di negara-negara tetangga, Muhaimin mengatakan perlunya dibuka lapangan pekerjaan, latihan kewirausahaan. “Kemudian pengetatan pintu masuk ke Malaysia, caranya imigrasi dan kepolisian harus bergerak,” paparnya. Sedangkan faktor yang membuat TKI menemui masalah saat ia bekerja di luar negeri antara lain, rekrutmen dan pelatihan yang salah. “Ada faktor rekrutmen yang salah, tidak sesuai hukum, pemaksaan usia, sebelum berangkat tidak menjalankan pelatihan 200 jam sehingga hasilnya adalah kemampuan yang tidak terpenuhi di sana, shock culture, gap budaya dan kekerasan,” kata Muhaimin. Karena itu, pihaknya menindak pemalsuan sertifikat pelatihan 200 jam. Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa itu mengatakan, saat ini sudah banyak perusahaan pengerah tenaga kerja yang ditindak akibat pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

NAIKAN TARIF - Sejumlah penumpang berdesakan saat berada dalam KA Ekonomi jurusan Bogor-Jakarta Kota, di stasiun Universitas Indonesia, Depok, kemarin. PTKAI mengusulkan tarif KA Ekonomi bisa dinaikan 50 persen untuk meningkatkan pelayanan kepada msyarakat sekaligus mencegah kerugian operasi KA.

kami toleransi mengingat namanya belum terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang,” katanya. Kendati demikian, pihaknya sepakat dengan permintaan dewan agar Agus Sofyan segera mengajukan surat pengunduran diri sebagai PNS, mengingat upaya pembenahan infratruktur dan penataan air masih perlu banyak mendapat perhatian. “Namun, selama ini track record Agus sebagai Kepala Dinas Bina Marga di Kota Bekasi cukup baik, dan belum ada hal negatif yang saya lihat dari kinerja kepemimpinannya, sehingga kami turut menduku-

ng pencalonan beliau sebagai calon Bupati Karawang 2010 hingga 2015,” katanya. Sementara itu Agus Sofyan telah mengembalikan formulir pendaftaran berikut berkas persyaratan bakal calon Bupati ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Karawang, Senin kemarin. “Pada Pemilukada (Pemilihan Umum Kepala Daerah) Karawang nanti, saya akan maju sebagai Calon Bupati. Tapi sampai saat ini, saya baru mendaftar ke Partai Demokrat. Untuk ke partai politik lain, belum saya lakukan secara resmi,” kata Agus Sofyan. (ant)

Seto Mulyadi :

Jangan Salahkan Facebook DEPOK - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Seto Mulyadi menilai kesalahan orangtua dalam mendidik anak menjadi faktor pemicu anak usia remaja pergi dari rumah. Pasalnya, mereka tak lagi memiliki tempat untuk mencurahkan perasaan mereka sehingga para remaja yang kerap disapa anak baru gede (ABG) tersebut mencari pelampiasan lain. “Salah satunya melalui facebook. Dan itu kesalahan orangtua dalam mendidik anak mereka. Para remaja tersebut mencari tempat pengalihan untuk curhat yang mereka tidak dapat di rumah. Jadi jangan salahkan facebook,” kata Seto di Depok kemarin. Diungkapkan Kak Seto, sapaan akrabnya, usia remaja adalah masa kritis dan labil sehingga orangtua perlu memberikan perhatian khusus pada mereka. “Ada yang keliru dalam hal ini,” tandasnya. Untuk itu diperlukan perhatian yang seirus dalam menghadapi remaja tersebut. “Kalau tidak serius bisa seperti yang menimpa Nova,” katanya. Apa yang menimpa Nova, ungkap Kak Seto bukanlah salah facebook karena pada dasarnya jejaring situs sosial tersebut bersifat netral. “Justru Nova menangis saat orangtuanya menyuruh dia pulang. Ini jelas ada yang salah dan bukan kesalahan face-

book,” tegasnya. Dari data, tercatat sekitar 100 kasus terkait hilang atau perginya remaja dari rumahnya. Jumlah tersebut didominasi beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, Solo dan kota-kota lainnya. “Ini hanya fenomena gunung es saja. Masih banyak Nova-Nova lain di beberapa daerah,” paparnya. Dia mengingatkan, untuk merubah pola pengasuhan yang selama ini keliru. Pasalnya, masih banyak orangtua menerapkan pola kekerasan dalam mendidik. “Anak selalu dituntut untuk juara kelas dan harus belajar sehingga mereka kehilangan hak asazi mereka. Coba ajak mereka berdiskusi dan terapkan sistem demokrasi dalam keluarga. Dengan cara itu maka anak akan terbuka dan memiliki ruang untuk curhat dengan orang tua,” jelasnya. Belum lagi di sekolah mereka juga mendapat pola pengajaran yang salah sehingga mereka sama sekali tidak memiliki ruang untuk menikmati hak mereka. Disebutkan Seto, 70 persen tenaga pengajar di Indonesia belum memahami hak anak. Artinya, dalam memberikan materi pelajaran, seorang guru sering kali memperlakukan anak didik layaknya bawahan. “Paradigma ini harus dirubah,” pungkas Seto. (rin)

Dinas BMSDA Perbaiki 192 Ruas Jalan di Depok TAHUN ini Dinas Dinas Bina Marga dan Sumberdaya Air (BMSDA) Kota Depok akan memperbaiki sejumlah ruas jalan di Depok yang terdiri atas jalan lingkungan, jalan dan jembatan serta Sumber Daya Air (SDA). Untuk jalan lingkungan, akan diperbaiki 97 ruas dan jalan jembatan sebanyak 95 ruas. Sedangkan untuk SDA, akan menyasar 104 titik. Demikian kata Kepala Dinas BMSDA Yayan Ariyanto. Dalam pengerjaannya, akan diprioritaskan tiga titik rawan macet di Depok. Di antaranya, simpangan Abdul Wahab di Sawangan, jalan sejajar rel kereta api sebagai jalan tembus menuju Arif Rahman Hakim (ARH) dan di Jalan Kemakmuran. Selain itu, pihaknya juga

memprioritaskan tiga titik banjir di Pondok Duta, Griya Kencana dan Taman Manggis Permai. “Target kita untuk tahun ini menyelesaikan tiga titik tersebut untuk mengurangi kemacetan di Sawangan dan penanggulangan banjir,” ungkap Yayan. Saat ini pihaknya tengah

merancang dana untuk pengerjaan proyek tersebut. “Untuk jalan lingkungan sebesar Rp 15 miliar, jalan dan jembatan Rp 77 miliar dan SDA Rp 35 miliar,” jelasnya. Sebagai kepala dinas yang baru, kata Yayan, dirinya akan melanjutkan sejumlah proyek yang belum diselesaikan. “Termasuk Jalan Raya Limo, pertigaan pom bensin cinere dan Gandul,” bebernya. Sedangkan mengenai jalan tembus Dewi Sartika dan Arif Rahman Hakim yang juga tertunda, Yayan menegaskan akan melanjutkan proyek tersebut.

Jalan tersebut terdiri atas dua paket pengerjaan. Prosesnya hingga saat ini masih menunggu persetujuan dari Kementrian Keuangan sebagai pengelola aset negara. “Sedangkan ijin dari PT Kereta Api Indonesia sudah dikantongi. Satu paket lainnya, sedang dalam proses pembebasan lahan,” tandasnya. Sementara itu, Windarto, salah satu warga Beji berharap jalan tembus tersebut segera diselesaikan. Pasalnya, dirinya bosan harus melalui macet di Depok. “Belum lagi ditambah macet di wilayah lain. Kalau bisa cepat

selesai kan bisa menghemat waktu,” harapnya. Demikian halnya dengan penuturan Yudi, warga Pancoranmas. Sebagai karyawan yang setiap hari melalui kemacetan Jalan Margonda, Yudi mengaku lelah jika harus melintasi jalan tersebut. “Segera diselesaikan pasti dampaknya akan sangat terasa. Saya nggak perlu lagi melalui Jalan Margonda, karena bisa langsung nembus ke Jalan ARH. Sekarang kan di Jalan Margonda sudah sangat ramai kendaraan, ditambah lagi angkot yang kadang ngetem seenaknya,” tutur Yudi. (rin)


pini

Suluh Indonesia, Rabu 17 Februari 2010

F OKUS Sanksi yang Memberi Pembelajaran ENJADI guru besar atau profesor mungkin menjadi cita-cita dari setiap dosen di perguruan tinggi kita. Jabatan itu dipandang bergengsi, meskipun banyak kalangan masyarakat yang salah mengartikannya. Jabatan ini dipandang sebagai puncak ‘’kepintaran’’ akademis, padahal sekitar sepuluh tahun yang lalu, tanpa menyelesaikan studi S-3 pun, seorang dosen bisa menyandang jabatan profesor. Puncak ‘’kepintaran’’ sesorang di Indonesia sesungguhnya terlacak pada jenjang studinya, yaitu S-3 atau tingkat doktoral. Dunia pendidikan tinggi di Indonesia akhir-akhir ini dibuat gempar. Seorang guru besar yang mengajar di perguruan tinggi swasta ternama di Bandung telah divonis melakukan penjiplakan karya orang lain saat menurunkan tulisan di harian berbahasa Inggris. Atas kejadian ini, banyak sekali silang pendapat yang muncul di media massa, baik di media cetak maupun di dunia maya. Kita pahami, munculnya silang pendapat itu merupakan hal yang wajar. Sebab, bagaimana pun dunia perguruan tinggi adalah dunia yang dipandang masyarakat sebagai tempat berkumpulnya para tokoh yang patut dihormati dan dipercaya. Di sinilah tempatnya khazanah moralitas, etika, norma dan tidak lupa juga kejujuran. Perdebatan yang terjadi di perguruan tinggi adalah semata-mata untuk mencari pemahaman yang berlandaskan etika, kesopanan, kepatutan dan kejujuran. Ketika kejujuran kemudian dicederai oleh sikap tidak kesatria dengan menjiplak karya orang lain, maka sendi-sendi perguruan tinggi disorot. Apalagi pelakunya orang yang telah mencapai jenjang guru besar. Namun, perguruan tinggi tetaplah sebuah organisasi yang dijalankan oleh manusia dengan segala kekurangannya. Karena itulah, maka patut kita garisbawahi, dalam membuat keputusan harus juga dilihat sisisisi kelemahan manusia. Apalagi, kita tahu banyak sekali kelemahan yang ada dalam dunia akademik kita. Pada titik inilah kita lihat bahwa sikap emosional, seperti upaya pencopotan terhadap berbagai pencapaian akademis yang bersangkutan, perlu kita cermati dengan baik. Apakah harus jabatan guru besar yang bersangkutan dicopot? Tetapi sebagai sebuah kesalahan, haruslah mendapatkan sanksi, tetapi sanksi yang bagaimana? Dari konteks inilah kita hargai keputusan yang dilakukan oleh senat guru besar perguruan tinggi tempat oknum yang melakukan plagiat tersebut mengajar, menjatuhkan sanksi berupa pemecatan tanpa menyebut dan menyinggung soal jabatan guru besarnya. Keputusan ini jelas kita rasakan penuh dengan pertimbangan kemanusiaan. Artinya, kesalahan itu mempunyai keterkaitan dengan sifat dasar manusia, yaitu kelalaian dan ambisi. Sedangkan jabatan guru besar merupakan usaha kumulatif yang dilakukan oleh dosen bersangkutan bertahun-tahun sejak ia memulai karier sebagai staf pengajar, meliputi pengajaran, pengabdian masyarakat dan penelitian. Rasanya kurang manusiawi mencopot gelar tersebut, apalagi yang bersangkutan telah mengakui kesalahannya. Memasukkan tulisan ilmiah, mungkin merupakan sebuah penghargaan tinggi bagi seorang dosen. Barangkali upaya-upaya pengejaran pengakuan inilah yang membuat pihak yang bersangkutan sampai lalai dan khilaf dalam melakukan tindakan, sehingga terjadi plagiatisme tersebut. Sekali lagi kita sangat menyesalkan tindakan ini. Hukuman berupa pemecatan tersebut, kita harapkan menjadi pembelajaran bagi seluruh aktivis peneliti dan pengajar di perguruan tinggi di Indonesia. Kita tidak ingin ambisi yang dipikirkan dilakukan dengan cara-cara yang tidak sportif. Sebab, bagaimana pun dunia perguruan tinggi juga menganut norma sportivitas dalam mencapai prestasi. ***

M

Bang D

el

Pansus ancam sandera Dirut dan Kacab Bank Mutiara

5

Dilema Dunia Akademis di Indonesia AKHIR-AKHIR ini dunia akademis di Indonesia dibuat gempar setelah diketahuinya seorang profesor muda melakukan plagiat, mempublikasikan tulisan yang merupakan karya orang lain (dari Australia). Konon kegiatan tersebut telah berlangsung sampai lebih dari tiga kali dan dimuat di satu harian berbahasa Inggris. Banyak silang pendapat muncul tentang tindakan yang seharusnya dijatuhkan kepada profesor yang mengabdi di sebuah perguruan tinggi swasta ternama di Bandung itu. Sebagian mengusulkan agar jabatan profesor tersebut dicopot, sebagian menginginkannya dipecat dari perguruan tinggi tempatnya mengabdi, sebagian lagi menginginkan langkah hukuman yang bijaksana dan mendidik. Keputusan senat perguruan tinggi tersebut akhirnya hanya merekomendasikan profesor ini dipecat dari tempatnya bekerja, tanpa menyinggung soal pencopotan jabatan guru besar (profesor) yang disandang. Dilema inilah yang sering kali dijumpai oleh perguruan tinggi di Indonesia. Disebut dilema karena ada pendapat di kalangan masyarakat bahwa penjiplakan itu adalah sebuah pelanggaran mendasar dari etika kejujuran dari dunia akademis yang harus disandang oleh setiap insan perguruan tinggi (dosen dan peneliti). Karena pelanggaran tersebut telah dilakukan terhadap etika yang paling mendasar, maka segala gelar yang disandangnya haruslah dicopot. Tetapi harus dilihat bahwa dunia pendidikan, lebih ditekankan lagi pada pendidikan tinggi, adalah sebuah menara api yang harus mampu menerangi seluruh komponen masyarakat. Karena itu, dalam membuat tindakan, perguruan tinggi tidak boleh sembarangan, tidak boleh grasa-grusu, emosional apalagi bersifat politis. Hukuman haruslah mendidik dan bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat, sebagaimana layaknya dipredikatkan sebagai menara api. Dengan demikian, memangkas jabatan guru besar, apalagi gelar akademik (seperti doktor, master dan sarjana) terhadap profesor yang melakukan penjimplakan seperti yang dilakukan oleh oknum, boleh dikatakan sebagai sebuah tindakan gegabah. Memecat, sebagai sebuah pertimbangan, mungkin boleh dilakukan karena pertimbangan masih dalam bentuk gagasan dalam pikiran. Gagasan tentu saja masih mempunyai banyak kelemahan dan belum mendapat tanggapan banyak pihak. Gelar guru besar, terutama di Indonesia, boleh dikatakan sebagai akumulasi pencapaian terhadap kegiatan tridharma perguruan tinggi. Guru besar telah melakukan kegiatan mengajar yang telah berlangsung bertahun-tahun, malah puluhan tahun dan telah diakui dengan kredit poin. Ia juga telah melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang jumlahnya telah mencukupi

Oleh : Putra Astawa Dana

dan yang paling penting adalah kegiatan penelitian yang jumlahnya telah mencapai ratusan poin. Seluruh kegiatan tridharma tersebut diperiksa oleh atasan mereka. Jika seluruh hasil kegiatan dalam bertridharma itu telah lolos, maka sudah layaklah jerih payah tersebut dipertimbangkan sebagai persyaratan untuk memenuhi jabatan guru besar. Di sinilah bisa muncul persoalan yang sangat mendasar apabila kemudian pencopotan jabatan guru besar itu dipakai sebagai bentuk hukuman. Ada proposisi-proposisi yang mesti dipertimbangkan. Pertama, seluruh hasil kredit poin itu dihasilkan secara jujur sehingga mereka layak mendapat jabatan terhormat sebagai guru besar. Kedua, sebagian dari kredit

poin yang didapatkan dilakukan dengan cara tidak jujur, namun tetap merekamereka ini mendapatkan jabatan guru besar karena hasil kerja tidak jujurnya itu tidak terungkap dan tidak tertangkap. Jika pada proposisi pertama kemudian dijumpai sekali ketidakjujuran (hanya sekali misalnya) pada saat ia telah menyandang jabatan guru besar, apakah tindakan pencopotan guru besar itu adil? Bagaimana kemudian dengan mereka yang mendapatkan jabatan guru besar dengan cara tidak jujur tetapi tidak terungkap ketidakjujurannya? Kejujuran Kejujuran dalam dunia akademis adalah sebuah keharusan. Tetapi

bagaimana harus menelisik kejujuran tersebut? Katakanlah dalam proses membuat penelitian. Mungkin banyak yang tidak mencantumkan kutipan, atau bahkan dengan sengaja mengutip penelitian orang lain tanpa menyebutkan sumber. Tetapi ketika hasil penelitian itu diseminarkan, ternyata semuanya lolos dan tidak ada yang peduli dengan masalah kutip-mengutip demikian. Persoalannya kemudian melebar. Ternyata sang penanggap dan sang penilai dalam seminar juga ceroboh. Sang pemeriksa yang merupakan atasannya, juga ceroboh. Amburadulnya dunia perpustakaan di Indonesia, di mana mencari buku-buku yang teratur dan terbaru sulitnya setengah mati, juga ikut bertanggung jawab atas begitu banyaknya ketidakberesan dalam dunia akademis di Indonesia. Sumber ketidakjujuran dalam pengumpulan angka kredit di Indonesia amat beragam dan ratusan jumlahnya. Mulai dari menyalin dan mengganti nama penelitian orang lain, memfotokopi piagam seminar, membuat pengabdian masyarakat yang fiktif, numpang nama mengajar, dan seterusnya. Hampir semua itu seolah sudah menjadi budaya, dan sangat besar kemungkinan menjadi sarana-sarana untuk menjadi guru besar. Bahkan yang paling hina dina dalam dunia akademis, di beberapa kota besar secara sembunyi-sembunyi ditengarai telah ada ‘’pabrik’’ skripsi, tesis dan desertasi, komponen paling dasar untuk menjadi guru besar. Lebih celaka lagi, ‘’pabrikpabrik’’ itu disebut-sebut bersatupadu dengan tukang fotokopi yang ada di pinggir-pinggir jalan. Namun toh banyak perguruan tinggi yang teledor dan tidak tahu keberadaan pabrik-pabrik tersebut. Dengan begitu, tindakan senat guru besar universitas swasta di Bandung yang hanya merekomendasikan pemecatan terhadap eksistensinya sebagai pengajar, tanpa menyinggung-nyinggung keberadaan guru besar yang bersangkutan, boleh dikatakan sebagai tindakan yang lebih bijaksana. Dia telah mencemarkan nama baik perguruan tinggi tersebut karena itu tidak layak lagi sebagai tempat berteduh baginya. Selama dunia pendidikan kita masih carut-marut demikian, sebaiknya reaksi-reaksi keras seperti pencopotan gelar dan sebagainya, haruslah direm terlebih dulu sebelum mendapat pertimbangan yang matang. Lebih dari itu, sang pelaku telah secara jantan mengakui perbuatannya dan telah mengundurkan diri sebagai pengajar di sana. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

Siapa takut ... ?

SURAT A NDA Banjir di Jakarta KEHADIRAN Kanal Banjir Timur (KBT) yang baru saja diresmikan beberapa waktu lalu, ternyata tak membuat Jakarta benar-benar terbebas dari banjir. Buktinya, akhir pekan lalu, banjir tetap menggenangi kawasan langganan banjir yang berada di Jakarta Selatan, seperti Kampung Melayu, Manggarai dan Bukit Duri. Lalu, apa yang salah dengan proyek KBT—yang sebelumnya diklaim mampu mengurangi genangan akibat luapan sebagian dari 13 sungai yang melintasi ibukota—itu? Mungkin tak ada yang salah dengan proyek itu. Menurut saya, yang salah justru kita sendiri, terutama warga yang terkesan tak peduli, bahkan ‘menikmati’ setiap kali banjir datang. Buktinya, warga bantaran kali —khususnya Kali Ciliwung yang merupakan sungai terbesar yang melintasi Jakarta—terkesan tak

Permanen Lebih Baik

merasa susah saat air mulai datang. Mereka bahkan terlihat sudah sangat siap dengan ‘ritual’ tahunan itu. Mungkin bagi mereka, banjir adalah ‘business as usual’ yang disikapi dengan perasaan biasa-biasa saja. Mereka pun terkesan tak merasa bersalah, saat membuat sampah rumah tangganya ke sungai. Mereka tak sadar bahwa sampah yang mereka buang sertiap hari, lama kelamaan akan menyjumbat aliran sungai dan membuat aliran air menyempit dan akhirnya akan menyebabkan banjir. Dengan semua fenomena itu, tampaknya upaya untuk ‘mengenyahkan’ banjir dari ibukota, ha-nya merupakan impian di siang bolong jika tak didukung oleh seluruh warga (khususnya yang tinggal di ibukota) dan upaya keras pemerintah. Cholis Beji-Depok

HUJAN yang makin memuncak belakangan ini menimbulkan kekhawatiran baru. Selain banjir yang memang sudah menjadi rutinitas bagi warga Jakarta dan sekitarnya, ada ancaman baru berupa terkelupasnya jalan. Kerusakan jalan terjadi secara sporadis dan tersebar sehingga menyulitkan pengguna jalan. Seperti di jalan Gatot Subroto baik dari arah Cawang maupun dari arah Grogol kedua jalurnya terdapat cukup banyak lubanglubang yang kembali terkelupas. Memang diakui, ada perbaikan cukup berarti di ruas tersebut, tetapi kelihatannya tambalan kurang kuat sehingga kembali terkelupas dan membuat lubang baru. Bagi pengendara yang tidak biasa melewati jalan itu harus ekstra hati-hati karena bisa jadi terantuk lubang cukup dalam. Hujan yang intensitasnya tinggi bekalangan ini memang membuat lapisan aspal cepat rusak. Tambalan yang dilakukan sebelum-

nya selama ini juga agak mengganggu karena lebih menonjol dari jalanan aslinya. Sehingga tidak nyaman dilewati dan juga membahayakan. Tambalan seperti ini memang lebih baik segera diganti dan dibuatkan yang lebih kokoh. Seperti di jalan Gatsu juga, beberapa perbaikan dilakukan dengan membetonnya. Selain lebih kuat juga jalanan lebih rata dengan aslinya sehingga lebih nyaman dan terpenting lagi tidak membahayakan. Saya saran agar perbaikan tidak setengah-setengah sehingga justru bisa menghemat dan yang lebih penting lagi, keamanan pengguna jalan menjadi di atas segalanya. Kalau saja semua kerusakan jalan bisa dibeton tentu akan disambut pengguna jalan dengan antusias. Dan bukankah memang seperti itu seharusnya pelayanan pada masyarakat? Widyo Yono Utan Kayu, Jakarta

Salah Tahan di Jombang, Menggelikan APES bener nasib sepasang suami istri di Jombang, Jawa Timur, yang menjadi korban ‘salah penahanan’ oleh pihak kejaksaan. Seperti yang disiarkan dalam program berita televisi nasional, sepasang suami istri itu dijebloskan ke dalam bui setelah dijadikan tersangka dalam kasus penganiyayaan hingga korbanya tewas. Setelah mendekam di tahanan untuk beberapa waktu mereka akhirnya dilepas karena sangkaan terhadap mereka ternyata keliru. Korban penganiyaan yang sebelumnya dinyatakan tewas ternyata masih hidup dalam keadaan segar bugar. ‘Korban’ penganiyaan adalah tetangga pasangan suami istri tersebut. Yang menarik, seperti tampak di televisi, pihak kejaksaan setempat mengaku teledor menetapkan sepasang suami istri itu sebagai tersangka dan juga mengaku kerliru dalam mengeluarkan surat perintah penahanan. Aparat kejaksaan Jombang

saat diwawancarai reporter televisi mengaku dirinya salah ketik sehingga suami istri itu menjadi korban salah tahan. ‘’Ini karena salah ketik,” katanya. Yang menjengkelkan, tampang aparat kejaksaan itu seperti tanpa rasa bersalah ketika mengatakan, ‘’ini salah ketik,” Yang menjengkelkan lagi, suami istri itu sempat dimintai ‘uang damai’ sebesar Rp. 25 juta oleh aparat keamanan. Sayang kurang jelas pihak kejaksaan atau kepolisian yang meminta uang damai itu. Meski korban tak memenuhi permintan uang damai itu, menurut saya, ulah aparat keamanan yang ‘nakal’ tersebut harus diusut tuntas. Jika mau, tak susah melacak pelakunya, karena korban telah membeberkannya di televisi. Rasanya ‘kesalahan ketik’ dan upaya ‘pemerasan’ di Jombang tak boleh dibiarkan begitu saja. Hartono Jatinegara, Jakarta

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 17 Februari 2010

6

Persipura Bungkam Pelita Jaya 3-1 JAYAPURA - Tuan rumah Persipura Jayapura membungkam tamunya Pelita Jaya Karawang dengan skor telak 31 dalam laga perdana di Stadion Mandala Jayapura, Papua, kemarin. Dalam lanjutan kompetisi Liga Super kali ini, Persipura berjuluk ‘Mutiara Hitam” langsung membangun serangan sejak menit pertama dengan mengandalkan tiga penyerang mutiara hitam andalannya, Boaz Sallosa, Alberto Gonsalves, dan Tinus Pae. Alhasil, pada menit kedelapan, penyerang mutiara hitam asal Papua, BoaZ Sallosa berhasil mencetak gol dengan tendangan kerasnya di areal gawang lawan setelah berhasil lolos dari ketatnya penjagaan para pemain belakang Pelita Jaya Karawang. Skor 1-0 untuk Persipura. Bertanding dihadapan para pendukung fanatiknya, tim besutan Jacksen Ferreira Tiago memang terus mengurung pertahanan tim yang bermarkas di Karawang itu. Ketinggalan satu anggka Pelita Jaya langsung merespon, berawal dari serangan balik yang dilakukan pasukan Pelita di menit ke-21, berhasil membuahkan gol bekal ketangkasan Jajang Mulyana de-

ngan memanfaatkan kelalaian pemain belakang Persipura. Skor berubah menjadi 1-1. Namun, Persipura kembali membuktikan diri sebagai jawara Liga Super 2009, dengan memamfaatkan penalti yang dihadiahkan oleh wasit Setiono (Sidoarjo) setelah pemain belakang Pelita Jaya, Johan Ibo, menyentuh bola di areal lapangan terlarangnya. Alberto (Beto) Gonsalves yang ditunjuk sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Dengan tendangan kerasnya ia berhasil mengecoh kiper Dian Agus Prasetyo. Skor berubah menjadi 2-1. Memasuki babak kedua, permainan kedua tim semakin meningkat dengan mengandalkan serangan dari berbagai lini. Namun Persipura mampu memegang kendali permainan. Dengan mengandalkan serangan balik, Persipura berhasil memperlebar jarak pada menit ke-65 lewat sundulan Ricardo Salampessy, manfaatkan bola liar yang terjadi di areal gawang Pelita Jaya. Sundulan back Persipura itu meluncur deras ke sisi kanan Dian Agus Prasetyo yang hanya bisa terpaku. Kedudukan berubah menjadi 3-1 Kedudukan 3-1 untuk ber-

tahan hingga akhir pluit akhir. Membungkam Pelita Jaya Karawang, Persipura Jayapura berhasil menempati urutan dua klasemen sementara dengan mengeser Persiba dengan torehan poin 35. Pertandingan ini merupakan sesi perdana setelah Stadion Mandala direnovasi. Dimana sebelumnya Persipura Jayapura harus ber-”home base” di Makassar. Persela Ditahan Persijap Pada pertandingan lain, tuan rumah Persela Lamongan gagal meraih angka maksimal setelah ditahan imbang Persijap Jepara dengan skor 2-2 (1-0), di Stadion Surajaya Lamongan. Martin Zada membawa tuan rumah memimpin lebih dulu pada menit ke-15 melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti, dan Eki Nurhakim menyamakan skor di menit ke-56. Dua menit berselang, penyerang Samsul Arif kembali membawa Persela unggul 2-1 setelah tendangannya gagal dijangkau kiper Danang Widiatmoko. Eki Nurhakim membuyarkan harapan tuan rumah meraih kemenangan kedua beruntun di kandang, setelah mencetak gol keduanya pada empat menit menjelang laga usai. (ant)

Andra Kembali ke Sirkuit JAKARTA - Setelah setahun lebih vakum dan konsentrasi sebagai mahasiswi Universitas Paramadina Jakarta, pembalap wanita andalan Indonesia, Alexandra “Andra” Asmasoebrata kembali ke sirkuit untuk ikut balapan. Menurut rencana, sepanjang tahun ini Andra akan mengikuti ajang Formula Renault Asia yang akan digelar sebanyak 11 seri. Selain, itu ia juga tampil di seri gokart nasional. “Pengennya sich saya ikut semua seri. Namun, jika dananya terbatas. Paling tidak saya ikut 7 seri untuk mengumpulkan poin. Sedangkan Kejurnas gokart semuanya akan saya ikuti,” papar gadis kelahiran Jakarta 22 tahun lalu itu di Jakarta, seusai diterima Menegpora Andi Malarangeng, kemarin. Andra mengakui sulit melupakan atau melepaskan diri dari dunia balapan yang telah membesarkannya. Absennya Andra sepanjang tahun 2009 lalu semata-

mata ingin menuntaskan studinya di Universitas Paramadina. Kini putri mantan pembalap kawakan Alex Asmasoebrata itu sedang menyusun skripsi dan diharapkan akhir tahun ini sudah menyandang gelar Sarjana (S-1). Juara Formula Kampus Asia 2003-2004 ini bertekad ingin sukses sebagai pembalap dan juga di bidang akademis. Meski aktif sebagai pembalap, nilai akademis Andra cukup membanggakan. Sejak semester 1 hingga VII, nilai akumulatif index prestasi (IP) Andra mencapai 3,3. Aset Bangsa Andra yang Jumat, pekan lalu dinobatkan sebagai ikon Kantor Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Meneg PP dan PA) itu disebut Menegpora Andi Malarangeng merupakan aset bangsa. ‘’Intinya, Andra adalah aset bangsa yang harus dijaga dan didukung eksistennya dalam

berkarir di dunia balapan,”kata Andi. Menegpora sangat bangga dengan prestasi yang telah dicapai oleh Andra. Dengan mental yang dimiliki olehnya untuk bersaing dengan kaum pria di lintasan balap, dia pantas mendapat dukungan dari negara. Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemenegpora) seperti dijelaskan Andi sudah melakukan kerjasama dengan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam rangka membantu pendanaan olahraga nasional. ‘’Nah Andra melalui Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP.IMI)bisa mendapat dukungan pendanaan itu dari salah satu BUMN,” katanya. Ketua Bidang Olahraga PP. IMI, Irawan Sucahyono minta kepada Menegpora agar menunjuk BUMN yang siap mendanai kegiatan olahraga bermotor di Indonesia termasuk pendanaan untuk Andra. (oli)

Persema “Banjir” Pelamar MALANG - Keinginan Persema menambah seorang “striker” (penyerang) asing membuat tim berjuluk “Laskar Ken Arok” itu, kebanjiran pelamar setelah pintu “transfer” pemain dibuka. Manajer Persema Hadi Santoso, kemarin, mengatakan, seleksi pemain untuk putaran II Liga Super 2009/2010 yang telah berjalan itu tidak perlu lama-lama, karena bursa pendaftaran pemain untuk putaran II ditutup tanggal 28 Februari. “Kalau kita pantau selama mengikuti ‘game’ hasilnya bagus ada kemungkinan dikontrak, namun sebaliknya, jika kemampuannya standar ya terpaksa kita coret. Kami tidak perlu waktu panjang untuk memutuskan dikontrak tidaknya pemain yang menjalani seleksi kali ini,” ucapnya. Sejak dibukanya pintu “trans-

fer” pemain, Persema langsung dibanjiri pelamar. Dalam waktu bersamaan ada empat pemain asing yang melamar yakni Boo Young Tae dan Sho Jie (Korsel), Baroni (Brazil), dan Mark Redshaw (Inggris). Hadirnya keempat pemain asing tersebut, langsung dipantau oleh pelatih Persema Subangkit dalam sesi latihan yang digelar Senin (15/2) sore dan Selasa (16/2) pagi. Sedangkan siapa yang bakal dikontrak baru diputuskan Selasa malam ini. Sementara pelatih Persema Subangkit mengatakan, dirinya membutuhkan “striker” yang haus gol, memiliki kecepatan dan berani menembus serta mengoyak jantung pertahanan lawan. Mandulnya dua “striker” asing yang dimiliki Persema selama putaran Liga Super

2009/2010 yakni Brima Pepito Sanusie dan Jairon Feleciano membuat manajemen dan pelatih Laskar Ken Arok gusar. Mereka berniat mencoret nama salah satu dari dua “striker” tersebut, dan digantikan “striker” baru yang lolos seleksi. “Kami berharap, sebelum pintu pendaftaran pemain dalam putaran II ini ditutup akhir Februari ini, kami sudah menemukan pengganti Pepito atau Jairon. Sebab, sudah tidak ada waktu lagi untuk melakukan seleksi lebih lama,” tandasnya. Pada putaran I LSI 2009/ 2010, Persema sempat menjadi penghuni papan atas, namun menjelang berakhirnya putaran I posisinya terus merosot. Bahkan mengawali putaran II Persema juga belum mampu beranjak dari posisi ke-7 klasemen sementara. (ant)

Chris John Kemungkinan Bertemu Cornelius Lock SEMARANG - Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, kemungkinan bakal bertarung melawan petinju Amerika Serikat, Cornelius Lock pada pertarungan perebutan gelar di Bali, awal April 2010. Promotor tinju Chris John, Zaenal Thayeb ketika dihubungi dari Semarang, kemarin, mengatakan, bisa jadi dia (Cornelius Lock) karena kalau melawan Rocky Juarez jelas tidak mungkin (Juarez sudah dikalahkan Chris John). “Saya belum mendapat kabar dari penata tanding Chris John soal lawan pada pertarungan berikutnya. Tetapi

kalau melihat peringkat 10 besar kelas bulu WBA hanya ditempati Juarez (8) dan Lock (10),” katanya. Ia mengakui, calon lawan Chris John pada tarung pilihan atau “choice” di Bali mendatang adalah petinju Amerika Serikat yang masuk peringkat 10 besar dan di daftar peringkat yang dikeluarkan WBA hanya ada Juarez dan Lock. “Tetapi kita masih menunggu kabar dari penata tanding Chris John terlebih dulu untuk memastikan calon lawan Chris jOhn,” kata pemilik Sasana Mirah Boxing Camp. Ketika ditanya kemungkinan bertemu petinju Indonesia,

Daud Chino Jordan yang menempati rangking kedua kelas bulu WBA, dia mengatakan, kemungkinnya tidak karena dirinya tidak ingin mempertemukan sesama petinju Indonesia dalam satu kelas tingkat dunia. “Kami ingin memajukan dunia tinju Indonesia sehingga tidak mungkin Chris John melawan Daud Cino Jordan. Lebih baik saya carikan lawan dari negara lain,” katanya. Chris John adalah pemegang gelar Super Champions di kelas bulu WBA setelah berhasil mempertahankan gelar 10 kali tanpa putus, sedangkan gelar juara dipegang Yuriorkis Gamboa dari Kuba. (ant)

Suluh Indonesia/ant

IMBANG - Pemain kesebelasan Persela Lamongan, Amsyar Rezahondua (kanan), dihadang pemain Persijap Jepara, Danan Puspito (kiri) dalam pertandingan putaran II Liga Super di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, kemarin. Pertandingan berakhir imbang 2-2.

Persija Seleksi Pemain Asal Korea Selatan JAKARTA - Kesebelasan Persija Jakarta menyeleksi pemain asal Korea Selatan Park Jung Hwan guna memperkuat tim pada Liga Super putaran kedua. Pelatih Persija Jakarta Benny Dolo di Jakarta, kemarin, mengatakan pada latihan pertama bersama pemain Persija lainnya, Park Jung Hwan belum menunjukkan performa terbaiknya. “Dilihat saat ‘game’ bersama pemain yang lain dia (Park Jung Hwan red) masih belum meyakinkan,” katanya

di sela latihan di Stadion Lebakbulus Jakarta. Guna melihat kemampuan mantan pemain Persiba Balikpapan itu, mantan pelatih Timnas Indonesia senior itu masih memberikan kesempatan hingga besok. Menurut dia, berdasarkan pengakuan Park Jung Hwan, sebelum mengikuti seleksi dengan Persija tidak melakukan latihan dengan maksimal. “Dia barusan libur 10 hari, jadi masih diperlukan adaptasi dan pemulihan. Yang jelas kami

masih memberika kesempatan,” katanya menambahkan. Tim Macan Kemayoran pada hari ini sebetulnya akan menyeleksi dua pemain asing dengan posisi gelandang serang. Namun demikian hanyak Park Jung Hwan yang ikuti latihan, sedangkan pemain asal Amerika Latin belum datang. Mantan pelatih Arema Malang itu menambahkan seleksi pemain akan diteruskan hingga Persija mendapatkan pemain yang dibutuhkan. Pe-

main yang paling dibutuhkan saat ini adalah posisi striker. “Sebetulnya kami butuh seorang striker murni, tapi hingga saat ini susah untuk mendapatkannya,” kata mantan pelatih timnas senior itu. Persija Jakarta selama putaran pertama Liga Super diperkuat empat pemain asing yaitu Baihaki Khaizan, Mustafic Fahrudin, Abanda Herman dan Richard Ceseres. Namun untuk Ceseres telah dicoret dari tim Persija diakhir putaran pertama. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 17 Februari 2010

7

Mourinho Provokasi Chelsea MILAN - Seperti biasa Jose Mourinho selalu melontarkan kata-kata kontroversial sebelum menghadapi sebuah pertandingan. Hal serupa diulanginya, kemarin menjelang pertemuan dengan Chelsea di babak 16 besar Liga Champions pekan depan. Pelatih Inter Milan itu menegaskan, Chelsea akan memenangkan lebih banyak gelar andai ia tetap menangani klub London barat tersebut. Seperti diketahui Mourinho hengkang dari Stamford Bridge pada 2007 setelah memberikan dua gelar Liga Utama Inggris berturutturut untuk The Blues. Sejak kepergiannya, Chelsea hanya merebut satu tropi dalam dua tahun, itu pun Piala FA. Si Biru memang lolos ke final Liga Champions pada 2008, prestasi yang tidak sanggup dicapai Mourinho, namun mereka kalah dari Manchester United. “Kalian seharusnya mempertahankan saya bila ingin memenangkan lebih banyak gelar. Chelsea menderita dalam dua tahun terakhir dan bukan sebuah kebetulan bila penurunan mereka terjadi setelah saya pergi,” koar Mourinho.

Mourinho menambahkan, sewaktu melatih Chelsea, dirinya memiliki hubungan yang unik dengan pemain dan penggemar. Hal itu tidak mudah dilakukan oleh seorang pelatih. “Mereka telah berganti banyak pelatih sejak itu dan mungkin beberapa dari mereka tidak memiliki mentalitas yang sesuai untuk klub. Mungkin mereka mencoba merubah terlalu banyak atas apa yang telah kami perbuat,” sambungnya. Pelatih Portugal itu menegaskan, melatih tim sebesar Chelsea memang tidak mudah. Terlebih pemilik klub Roman Abramovich tidak memiliki rencana jangka panjang. Ia hanya menuntut prestasi cepat dari seorang pelatih dan bila gagal mereka akan langsung kehilangan pekerjaannya. Kiper Chelsea, Petr Cech tak kalah antusias menyambut pertemuan dengan Inter. Menurutnya duel dengan Nerazzurri adalah undian yang sangat sempurna bagi timnya. “Liga Champions adalah satusatunya tropi yang dilewatkan klub ini, jadi saya rasa semua pemain ingin memenangkannya,” tegas kiper asli Rep.Ceko itu. (adn/afp) Suluh Indonesia/ap

LATIHAN - Pemain FC Porto asal Uruguai, Jorge Fucile (kiri) dan rekannya asal Argentina Mariano Gonzalez, kemarin, ambil bagian dalam latihan di Stadion Dragon, Porto, Portugal, sebagai persiapan menghadapi Arsenal di babak 16 besar Liga Champions, dini hari nanti.

Arsenal Antisipasi Kejutan FC Porto Suluh Indonesia/net

Jose Mourinho

Melawan Fiorentina

Bayern Munich Difavoritkan Menang MUNICH - Dua tim yang tengah dalam performa bertolak belakang, Bayern Munich dan Fiorentina akan bertanding di babak 16 besar Liga Champions, dini hari nanti. Munich difavoritkan memetik kemenangan di Allianz Arena karena bermain lebih baik belakangan ini. Munich memulai musim dengan buruk dan finis enam poin di belakang juara grup Girondins Bordeaux. Tapi seiring berjalannya kompetisi, performa FC Hollywood terus membaik, bahkan selalu menang dalam 12 pertandingan terakhirnya di semua ajang di bawah arahan pelatih Louis van Gaal. Fiorentina yang lolos ke fase sistem gugur dengan menyisihkan Liverpool, kehilangan momentum sejak awal tahun. La Viola hanya merebut satu poin dari lima partai pamungkasnya di Seri A Liga Italia. Terakhir mereka dihajar 0-2 oleh Sampdoria Sabtu lalu. Kekalahan tersebut membuat Fiorentina melorot ke po-

sisi 11 klasemen. Wacana krisis pun mulai merebak di media Italia. Sejumlah penggemar meminta pelatih Cesare Prandelli mundur dari jabatannya. Arsitek yang sudah lama menukangi Fiorentina itu diisukan akan bergabung ke Juventus atau menggantikan Marcello Lippi di timnas Italia. Fiorentina juga sepertinya banyak terpengaruh oleh skorsing yang diterima striker Rumania, Adrian Mutu. Ia dinyatakan positif menggunakan bahan terlarang berupa obat penekan nafasu makan dalam tes doping yang dilakukan usai menang 2-1 atas Bari 10 Januari lalu. Itulah kemenangan terakhir yang diraih Fiorentina. Masalah mereka bertambah pelik dengan cedera pergeseran tulang bahu yang dialami bek tengah Alessandro Gamberini Sabtu lalu. Ia dipastikan absen di Allianz Arena, sedangkan penyerang Mario Santana juga dalam kondisi meragukan akibat cedera. (adn/rtr)

LISBON - Kepercayaan diri Arsenal kembali melambung usai mengalahkan Liverpool di Liga Utama Inggris. Namun mereka dituntut bermain lebih konsisten untuk bisa menyingkirkan FC Porto di babak 16 besar Liga Champions. Rentetan kemenangan yang didapatkan Arsenal sempat terganggu dengan kekalahan yang diderita dari Manchester United dan Chelsea. Baru pekan lalu mereka kembali menggeliat dengan mengalahkan Liverpool 1-0. Hasil itu tidak hanya membuat The Gunners terus bersaing memperebutkan gelar, tetapi juga mengangkat semangat mereka. Kemenangan tersebut diharapkan berlanjut di kandang Porto pada pertemuan pertama babak perdelapanfinal, dini hari nanti. Pelatih Arsene Wenger

untuk menambah keunggulan melalui Nino sebelum Mallorca menghadirkan bahaya sesungguhnya dari tembakan Mario Suarez. Sementara tendangan jarak jauh dari Borja Valero diselamatkan dengan baik oleh kiper Sergio Aragoneses. Di babak kedua, Mallorca terus menekan, tetapi mereka lengah dalam mengawal lini pertahanan sehingga Tenerife kembali nyaris mencetak gol. Beruntung aksi Julian Omar mampu digagalkan oleh kiper Dudu Aouate. Barcelona yang kalah 1-2 dari Atletico Madrid masih memimpin klasemen sementara. Azulgrana tinggal unggul dua poin atas peringkat kedua Real Madrid yang mengungguli Xerez 3-0. Valencia menempel di posisi ketiga dengan perbedaan 12 poin dari Barca. (adn/afp)

kan karena laga seharusnya dapat berakhir imbang. “Arsenal adalah tim Inggris yang paling mempersulit kami. Ketika mereka dalam kondisi baik, mereka menampilkan permainan yang susah diatasi. Namun penampilan mereka goyah. Pada hari yang tepat kami dapat membuat mereka bermasalah,” terang pelatih Porto, Jesualdo Ferreira. Porto menempati posisi ketiga di liga domestik setelah mengawali musim dengan tertatih-tatih dan kesulitan mencari pengganti gelandang berpengaruh Lucho Gonzalez yang dijual ke Olympique Marseille. Hasil 0-0 melawan Leixoes Sabtu lalu diraih lewat performa yang solid dan tekad tinggi untuk menang. Peningkatan ini tak lepas dari Ruben Micael, gelandang

kreatif yang menghidupkan permainan Porto sejak bergabung dari Nacional Januari lalu. Dengan didampingi talenta Argentina, Belluschi dan Fernando, Porto memiliki lini tengah kaya tektik serta penuh gebrakan. Di sektor penyerangan, posisi Lopez telah digantikan oleh mesin gol lain, Radamel Falcao. Ia didukung Silvestre Varela dari bagian sayap. Penyerang Brazil, Hulk yang diskors sejak Desember, dipanggil kembali dan dapat dimainkan dini hari nanti. Arsenal kehilangan Andrei Arshavin di lini depan karena sedang cedera hamstring. Alex Song belum dipastikan bisa bermain akibat bermasalah dengan lutut. Namun bek tengah Thomas Vermaelen dapat diturunkan meskipun cedera

kakinya belum sembuh total. (adn/rtr)

Prakiraan Pemain : Porto: 1-Helton, 13-Jorge Fucile, 14-Rolando, 2Bruno Alves, 15-Alvaro Pereira, 7-Fernando Belluschi, 25-Fernando, 28-Ruben Micael, 17-Silvestre Varela, 9-Radamel Falcao, 11-Mariano Gonzalez. Arsenal: 1-Manuel Almunia; 3-Bacary Sagna, 5-Thomas Vermaelen, 10-William Gallas, 22-Gael Clichy, 4Cesc Fabregas, 7-Tomas Rosicky, 27-Emmanuel Eboue or 17-Alex Song, 2Abou Diaby, 14-Theo Walcott, 52-Nicklas Bendtner.

Sharapova Mulai Bangkit

Mallorca Gagal ke Empat Besar BARCELONA - Untuk pertama kali musim ini La Liga Spanyol menggelar pertandingan Senin waktu setempat atau dini hari kemarin. Tenerife meraih kemenangan 1-0 atas Real Mallorca yang dapat membantu upaya mereka untuk menghindari degradasi. Klub Kepulauan Canary itu saat ini tinggal terpaut satu poin dari zona aman. Sebaliknya hasil ini membuat Mallorca gagal kembali ke peringkat empat besar. Mereka tertahan di posisi kelima dengan selisih dua poin dari peringkat keempat Sevilla. Meskipun menikmati salah satu musim terbaiknya sepanjang sejarah, rekor tandang Mallorca tidak begitu impresif. Kemarin mereka kembali tertinggal lebih dulu dari gol Juan Nino setelah laga berjalan 13 menit. Tenerife memiliki kesempatan

buru-buru memperingatkan pemainnya untuk mengantisipasi kejutan yang akan dihadirkan klub Portugal itu di Stadion Dragao. “Porto adalah undian yang berat. Mereka tidak terlihat sebagai tim prestisius, namun setiap tahun mereka selalu lolos dan mereka dapat mengejutkan orang-orang. Mereka bermain sangat bagus belakangan,” jelas Wenger, kemarin. Kekhawatiran Wenger beralasan. Porto tampil tidak terlalu mengecewakan setiap kali berjumpa tim Inggris. Mereka memang kalah 0-4 di kandang Arsenal musim lalu, namun akhirnya menjadi juara grup dan mempersulit Manchester United di babak perempatfinal. Kekalahan dari Chelsea musim ini juga tidak begitu memalu-

Suluh Indonesia/net

Thomas Vermaelen

Kendati Cedera

Vermaelen Siap Perkuat Arsenal LONDON - Bek Arsenal Thomas Vermaelen siap bermain dan memperkuat Arsenal kendati tengah mengalami cedera kaki saat tim Gunners melanjutkan perburuan mereka bagi gelar juara Liga Champions dan Liga Utama Inggris (Liga Primer). Bek tengah berusia 24 tahun itu mengkhawatirkan tulang kakinya yang mengalami retak saat bertanding melawan Aston Villa bulan lalu namun ikut bermain melawan Manchester United empat hari kemudian kendati dia juga tengah merasakan pengaruh dari cedera memar berat. Pemain asal Belgia itu masih belum merasa nyaman dengan cederanya tersebut tetapi dia

bertekad untuk terus bermain, diawali dengan perjalanan Arsenal bertandang ke Porto bagi pertandingan Liga Champions pada Rabu. “Ternyata saya masih diperbolehkan bermain saat melawan Manchester United, ttapi setelah pertandingan itu saya mengalami banyak masalah, oleh karena itu saya melakukan pemeriksaan pemindaian lain,” ujar Vermaelen. “Kami bisa melihat nanti bahwa ada memar hebat pada tulang, dan hanya itu saja memang cukup sakit tetapi hal itu masih dapat dikontrol dengan obat-obatan dan jika tulangnya tidak patah, anda tidak bisa melakukan terlalu banyak kesalahan,” tambahnya Senin. Kekalahan dari sang juara

Manchester United dan juga Chelsea menghentikan upaya Arsenal untuk memimpin klasemen, menyusul kemenangan klub tersebut atas Liverpool, Mereka sekarang hanya selisih enam poin dengan pemimpin klasemen. “Kami akan berjuang terus hingga akhir sebagai suatu tim, hanya itu yang dapat kami lakukan,” ujar Vermaelen. “Hal terpenting adalah tetap bersama sebagai satu tim,” tambahnya. “Kami akan terus bertarung sampai saat-saat terakhir musim,” ujarnya. Andrey Arshavin diperkirakan akan absen pada pertandingan di kandang Porto itu tetapi Eduardo dan Alex Song kemungkinan sudah pulih dan dapat bermain lagi. (ant)

MEMPHIS - Petenis unggulan teratas, Maria Sharapova mengalahkan Shenay Perry 6-0, 6-2 di turnamen Cellular South Cup, Memphis, kemarin. Ini merupakan kemenangan perdana Sharapova sejak tersingkir di putaran pertama Australia Terbuka. Sharapova menggunakan kekuatannya untuk membuat Perry sibuk bergerak di lapangan dan menghancurkan keseimbangannya. Petenis jelita asal Rusia ini lolos ke putaran kedua dalam waktu kurang dari satu jam. “Saya rasa saya sangat agresif. Merebut setiap poin dengan mental yang kuat di setiap laga adalah hal mustahil, begitu pula memenangkan setiap bola. Jadi ketika saya merasa akan membuang beberapa poin, saya masih tetap berusaha,” ungkap Sharapova. Sharapova mampu menampilan berbagai variasi per-

mainannya, namun ia menolak bila itu dianggap sebagai kemenangan yang mudah. “Hanya tampil disana dan melakukan hal yang benar. Tetap bertanding tak peduli siapa pun yang dihadapi,” tegas mantan petenis nomor satu dunia ini. Kemenangan juga didapat unggulan ketiga Kaia Kanepi. Petenis Estonia ini lolos ke babak selanjutnya setelah menundukkan Arantxa Rus asal Belanda 6-0, 6-4. Di Regions Morgan Keegan Championship, turnamen Memphis pada bagian putra, unggulan ketiga Radek Stepanek lolos dengan kemenangan 7-5, 4-6, 6-4 atas Kevin Anderson, sedangkan unggulan keenam John Isner mengalahkan petenis kualifikasi 17 tahun Ryan Harrison 6-1, 7-5. Taylor Dent yang menjuarai turnamen ini pada 2003, kalah 6-1, 3-6, 4-6 dari Philipp Petzschner. (adn/ap)

Suluh Indonesia/net

Maria Sharapova


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 17 Februari 2010

8

Takut Hama Penyakit

Buah Asal China Diawasi

Suluh Indonesia/ant

RAZIA HANDPHONE - Seorang guru menggeledah tas siswanya saat dilakukan razia, di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pamekasan, Madura, Jatim, kemarin. Razia tersebut sebagai antisipasi terhadap maraknya penyalahgunaan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan sebagainya yang kerap terjadi pada anak usia sekolah dalam beberapa bulan terakhir.

MAN Pamekasan Razia HP

Antisipasi Korban “Facebook” PAMEKASAN - Guru-guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa, melakukan razia telepon seluler (HP) para siswanya untuk mengantisipasi adanya siswa di sekolah itu yang menjadi korban media jejaring sosial “facebook”. Razia di lembaga pendidikan agama ini dilakukan dengan melibatkan semua guru. Satu persatu tas para siswa diperiksa. Siswa laki-laki dirazia oleh guru laki-laki, sedang yang perempuan oleh guru perempuan. “Ini kami lakukan untuk mencegah adanya siswa yang menjadi korban facebook sebagaimana pernah terjadi di daerah lain,” kata Kepala MAN Pame-

kasan, Drs. Moh. Syarif, di selasela kegiatan razia HP siswanya. Razia HP siswa yang digunakan untuk mengakses jejaring sosial facebook itu dilakukan secara bergilir, mulai dari kelas I hingga kelas III. Namun dari jumlah total 653 siswa yang dirazia itu tidak satupun diantara mereka yang membawa HP. Di akhir kegiatan, para guru selanjutnya memberikan penjelasan kepada para siswa tentang maksud dan tujuan melakukan razia HP yang digunakan untuk mengakses jejaring sosial facebook tersebut, bahwa semua itu dilakukan agar para siswa selamat

dari korban “facebook”. “Saya minta anda tidak mudah percaya terhadap teman anda di facebook yang baru anda kenal,” kata Kepala MAN Pamekasan, Moh Syarif. Salah satu kasus korban facebook yang menjadi perhatian serius para guru dan orangtua siswa MAN Pamekasan hingga akhirnya dilakukan razia pada Selasa (16/2) itu ialah kasus yang menimpa Marietta Nova Triano (14), siswi SMP Surabaya yang menghilang dari rumah tantenya di Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, beberapa waktu lalu, karena diculik temannya yang kenal di facebook. (ant)

Gorontalo Jadi Contoh Program Reformasi Birokrasi GORONTALO - Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi RI, E.E. Mangindaan mengatakan bahwa Gorontalo pantas untuk dijadikan pilot project atau percontohan untuk reformasi birokrasi. “Reformasi birokrasi di Gorontalo saya nilai cukup tertata dengan baik dan pemerintahannya juga bersih tak ada masalah,” katanya, saat menghadiri HUT Provinsi Gorontalo yang ke-9, kemarin.

Menurut dia, akuntabilitas dan transparansi yang diterapkan di Gorontalo, mampu mewujudkan tatakelola pemerintahan yang baik dan bersih. Salah satu contoh keberhasilan Gorontalo dalam reformasi birokrasi yakni dipilihnya tiga kabupaten di provinsi itu sebagai daerah yang memberikan pelayanan publik terbaik. Ia menjelaskan, upaya pemprov Gorontalo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menjadi motor

penggerak utama pembangunan di daerah agropolitan tersebut. Mangindaan juga mengingatkan kepada pemerintah Gorontalo agar memperhatikan pelayanan terhadap penduduk miskin, yang umumnya mengalami kesulitan dalam hal pelayanan publik. “Yang paling penting dalam pelayanan publik adalah bagaimana orang miskin terlayani dengan baik dan mendapat perhatian besar dari pemerintah,” ujarnya. (ant)

Korban Tewas Akibat Longsor di Talegong Bertambah KORBAN tewas akibat longsor di Kampung Kubang, Desa Sukalaksana, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Jawa Barat terus bertambah. Wartawan ANTARA di Garut, kemarin, melaporkan korban baru di lokasi lain dilaporkan masyarakat ketika pencarian mayat Tatang (41) pada timbunan longsor setinggi 5 meter di Kampung Kubang masih dilakukan. Korban baru itu dilaporkan masyarakat Kampung Datar Balendung, RT.04/04, Desa Sukamulya, Kecamatan Talegong yang berjarak 120 kilometer arah selatan dari pusat kota Garut. “Di kampung itu, kami dilapori ada korban hilang bernama Wahyu dari Kampung Cipasang, RT.06/04, desa setempat,” kata Camat Rena Sudrajat, didampingi Kabag Informatika Dik Dik Hendrajaya. Korban tewas itu sehari-hari berprofesi sebagai pedagang dengan tujuh tanggungan anggota keluarga, yang hingga kini masih dalam pencarian, karena diduga tertimbun longsoran tanah berbatu disertai lumpur. Peristiwa bencana alam itu menjadikan wilayah Talegong semakin dikepung tanah longsor dan banjir lumpur, sehing-

ga hal itu mengakibatkan wilayah itu benar-benar terisolasi akibat longsoran. Hingga kini, longsor itu menimbun empat lokasi dengan menewaskan tiga warga setempat, namun dua orang di antaranya belum ditemukan. Camat juga mengemukakan lintasan badan jalan provinsi yang menghubungkan Talegong-Garut dengan Pangalengan-Bandung itu terputus total sejak delapan hari lalu, sehingga aktivitas perekonomian masyarakat setempat pun “lumpuh.” “Untuk menjangkau titik lokasi kecamatan Talegong saat ini hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki sejauh ratusan kilometer atau dengan pesawat helikopter,” katanya. Sementara itu, Kabag Informatika Dik Dik Hendrajaya melaporkan masyarakat telah menemukan sepotong kaki kanan perempuan mulai dari pangkal paha hingga jemari yang diperkirakan berusia antara 15-20 tahun. “Korban ditemukan oleh dua pemancing di Sungai Cisanggiri di

Desa Jatisari, Kecamatan Cisompet, sehingga polisi setempat mengharapkan masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga segera mendatangi RSU dr Slamet Garut,” katanya. Meski Talegong makin dikepung longsor, namun sejauh ini belum terdapat kalangan pejabat tinggi kabupaten yang meninjau, sehingga warga setempat hanya menerima pasokan bantuan bahan pokok sekadarnya dari Dinsosnakertrans setempat. Sementara itu, Sebanyak tiga rumah di RT05/RW03 Desa Cibangkong, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tertimpa tanah longsor akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut pada Selasa sore. Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, seorang warga bernama Madikram (75) sempat terjebak di reruntuhan rumahnya yang tertimpa tanah longsor. Korban yang mengalami luka ringan itu berhasil diselamatkan oleh anaknya, Resti (35), beberapa menit setelah kejadian. “Sebelum tanah longsor, saya mendengar suara ‘krosak-krosak” (Suara gerakan tanah,Red.) dari tebing di belakang rumah,” kata Resti. (ant)

PANGKALPINANG - Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), mengawasi secara ketat dokumen dan kelayakan buah asal China. Hal itu dilakukan untuk menghindari berbagai hama penyakit di daerah itu. Kepala BKP Kelas II Pangkalpinang, Azmal AZ, di Pangkalpinang, Selasa, mengatakan, pengawasan dokumen dan kelayakan berbagai buah-buah asal China ini seiring maraknya buah asal negara itu yang datang melalui Jakarta. “Petugas BKP akan mengawasi secara ketat hasil pertanian dan pertenakan dari luar provinsi di setiap pelabuahan dan bandara Babel untuk mencegah penyebaran berbagai hama penyakit yang terkandung pada buah, tumbuhan dan hewan dari daerah asalnya,” ujarnya. Ia mengatakan, semenjak pemberlakuan FTA ASEAN - China produk buah-buahan asal China yang masuk ke Indonesia khususnya wilayah Babel mengalami peningkatan yang cukup drastis karena harganya lebih murah dengan

kwalitas cukup baik. “Selama ini belum ditemukan buah-buahan asal China yang tidak memiliki dokumen dari Jakarta dan kondisi buah dan kemasan buah-buahan itu cukup baik,” ujarnya. Menurut dia, Perjanjian Pasar Bebas (FTA) antara Asean dan China tahun 2010 ini merupakan tantangan di sektor pertanian untuk mampu berdaya saing di pasar internasional. “Pasar bebas ini merupakan peluang untuk mendorong komoditas tropis Indonesia masuk ke pasar negara China dan internasional,” ujarnya. Untuk itu, kata dia, BKP Pangkalpinang siap mendorong, mengembangkan dan memperkuat pembinaan, bimbingan dan bantuan teknis kepada petani guna mengembangkan komoditas strategis ekspor. “Kami melakukan sosialiasi dan pelayanan rutin mengenai peraturanperaturan karantina dan peraturan dari negara pengimpor kepada eksportir, ekspedisi dan pihak terkait lainnya sehingga dapat memperlancar ekspor komoditas pertanian di Babel,” ujarnya. (ant)

Chikungunya Ditetapkan KLB KALIANDA - Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit chikungunya kembali terjadi di Kabupaten Lampung Selatan dan penderitanya di Kecamatan Sidomulyo pada Februari 2010 telah mencapai 420 orang. Kepala Seksi Pencegahan dan Pengamatan Penyakit Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Kristi Endrawati, di Kalianda, Selasa, mengatakan, penyakit itu menyebar antardesa dalam waktu yang relatif singkat, terutama

di permukiman padat. Nyamuk spesies Aedes aegypti yang menjadi vektor virus penyebab penyakit itu, banyak berkembang di perkebunan kakao di daerah itu. Dia mengatakan, banyak kulit kakao yang tidak dimusnahkan atau dikuburkan, padahal kulit kakao itu bisa menampung air dan menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk tersebut. “Kami tidak mungkin melakukan pengasapan di areal kebun karena terlalu luas

dan kurang efektif sehingga kami hanya melakukan pengasapan di sekitar pemukiman warga saja,” kata dia. Tindakan antisipasi yang dilakukan oleh Dinkes yakni mengajak semua masyarakat untuk melakukan gerakan serentak untuk membasmi sarang nyamuk dan memutus rantai serangannya. Selain itu, dia mengimbau masyarakat berperan aktif mengubur, menutup dan menguras

tempat-tempat penampungan air secara berkala selam musim hujan ini. “Masyarakat juga harus melakukan perlindungan diri, seperti memasang kelambu di tempat tidur dan menggunakan obat anti nyamuk untuk menghindari gigitan. Dia menambahkan kejadian luar biasa (KLB) di Kecamatan Sidomulyo ini merupakan kejadian ketiga kalinya setelah Kecamatan Tanjungbintang dan Katibung beberapa waktu lalu. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 17 Februari 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu