Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 113 tahun IV Rabu, 16 Juni 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Asumsi APBN Diubah
DPR SetujuiKenaikan TDL
Selesaikan Dua Bandara
BADAN Anggaran DPR RI melalui Panja Asumsi Dasar, Kebijakan Fis-kal, Pendapatan, Defisit dan Pembiayaan RAPBN 2011 mengubah asumsi pertumbuhan ekonomi 2011 menjadi 6,1-6,4 persen. Hal tersebut ...hal. 1
DEWAN Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui tarif dasar listrik (TDL) bagi pelanggan semua jenis golongan berdaya 450 VA sampai 900 VA tidak terkena kenaikan per 1 Juli 2010. Persetujuan tersebut ...hal. 2
WAKIL Presiden Boediono memerintahkan kepada pihak berwenang untuk segera menyelesaikan persoalan dan perluasan pembangunan dua bandara masing-masing di Lombok dan Bali, dalam ...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Jaksa Cirus dan Poltak
Dibela Kejagung
Anggodo Diduga Rekayasa Suap JAKARTA - Rekayasa kriminalisasi pimpinan KPK Chandra Hamzah dan Bibit Samad Riyanto makin terbuka. Keduanya tidak kenal dan tak pernah bertemu dengan Ary Muladi. Bahkan, mereka juga tidak pernah menerima serta berada di lokasi penyerahan uang suap tersebut. Hal ini sekaligus menghapus tudingan suap terhadap Chandra dan Bibit yang diatur secara matang oleh Anggodo Widjojo. Semua itu terunkap dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin. Sidang majelis hakim yang dipimpin Tjokorda Rai Suamba itu, Chandra mengaku, tidak pernah mengenal Ary Muladi dan tak pernah menemuinya pada 15 April 2009 di Pasar Festival, Kuningan, Jaksel. Saat itu, dirinya tengah berada di Wisma Rajawali, Kuningan, Jaksel tengah menjadi pembicara dalam sebuah seminar bertajuk pemberantasan korupsi. Hal ini bisa dibuktikan berdasarkan posisi ponselnya, sebelum memberikan materi dalam acara tersebut. Sementara Bibit mengaku, saat itu dirinya masih berada di Peru, menghadiri pertemuan pimpinan lembaga pemberantasan korupsi se-dunia. ‘’Saya saat itu masih berada di Peru,” tandasnya. Hal ini bertentangan jauh dengan isi
kronologi yang disusun terdakwa Anggodo yang termuat dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Dalam kronologi itu, Chandra dan Bibit dituding menerima uang dari Ary Muladi dengan lokasi dan waktu yang berbeda. Ary Muladi memberikan uang kepada Chandra di Pasar Festival pada 15 April 2009. Sedangkan uang untuk Bibit diserahkan 15 Agustus 2009 di Wisma Bellagio, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. ‘’Saya tidak mengenal Ary Muladi, hanya melihatnya di televisi. Saya juga tidak pernah mengenal Anggodo. Saya tahu Anggodo, juga setelah beritanya ramai di media massa,” aku Chandra dan Bibit dalam persidangan tersebut. Selain itu, keduanya mengatakan di hadapan majelis hakim bahwa mereka tidak pernah menangani perkara Anggodo secara khusus. Alasannya, jika ikut menangani kasus Anggodo itu, dikhawatirkan akan menimbulkan konflik kepentingan terkait dugaan kriminalisasi atas keduanya. Menanggapi kesaksian tersebut, Anggodo mengungkapkan semua keterangan BAP itu dilakukan Ary Muladi pada pemeriksaan kepolisian. Ia menekankan bahwa keterangan penyerahan uang itu dilakukan Ary Muladi, bukan oleh dirinya. (nas)
Suluh Indonesia/ap
PROTES - Cristiano Ronaldo memprotes wasit Jorge Larrionda (Uruguay) yang mengeluarkan kartu kuning pada laga Piala Dunia Grup G antara Pantai Gading dan Portugal di Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth, Afsel, kemarin.
Pantai Gading Vs Portugal
Bermain Imbang PORT ELIZABETH - Duel sarat gengsi yang mempertemukan pemain hebat Cristino Ronaldo (Portugal) dan Didier Drogba (Pantai Gading) pada laga perdana penyisihan Grup G Piala Dunia 2010 tidak menghasilkan gol. Pertarungan yang berlangsung di Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth, Afrika Selatan, kemarin berakhir imbang 0-0. Laga di grup neraka ini hanya diwarnai satu peluang emas yang diperoleh Portugal pada menit ke-11. Adalah Cristiano Ronaldo yang membuat kubu Pantai Gading ketar-ketir karena bola tendangan kerasnya dari tengah lapangan membentur tiang gawang.
Pertandingan berlangsung dalam tempo lambat sejak wasit Jorge Larrionda meniup peluit kick-off. Kedua tim tampaknya sangat berhati-hati karena sebuah kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal, mengingat baik Portugal, maupun Pantai Gading memiliki pemain dengan naluri saling mengalahkan. Portugal melakukan ball possession untuk mencari celah menerobos pertahanan Pantai Gading. Kesempatan itu datang pada menit ke-6 ketika Ronaldo melakukan solo run. Namun, pemain termahal di dunia tersebut ditekel oleh Didier Zokora sebelum dia mengejar bola yang sudah melewati pemain belakang Pantai
Gading tersebut. Wasit pun langsung mengganjar Zokora dengan kartu kuning. Melihat serangan tidak terlalu menggigit, Pelatih Pantai Gading Eriksson menarik keluar Salomon Kalou, dan memasukkan Didier Drogba. Masuknya striker Chelsea tersebut tak kunjung memberikan dampak positif, karena pergerakannya terlalu mudah untuk dibaca dan dimatikan oleh barisan belakang Portugal. Di masa injury time, Drogba mendapat sebuah peluang sangat manis, tetapi tendangannya melenceng jauh dari gawang Portugal yang dijaga Eduardo. Pertandinganpun berakhir 0-0. (ant/ap)
Dana Aspirasi Dewan Lolos JAKARTA - Badan Anggaran telah sepakat mengusulkan dana aspirasi dalam tanggapan terhadap Rencana Kebijakan Pemerintah (RKP) 2011. Usulan yang sebelumnya menuai kontroversi ini disepakati oleh seluruh anggota Banggar yang merupakan perwakilan fraksi-fraksi. Fraksi pengusul, Golkar, menyambut baik lolosnya usulan tersebut di Panja Anggaran. ‘’Kami gembira, konsep yang utuh dan kami jelaskan dapat tanggapan positif dari anggota di Panja. Saya yakin, kalau konsep secara utuh dijelaskan dan dipelajari secara baik, ide ini sangat baik. Terima kasih atas dukungannya,” kata Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Sikap fraksi-fraksi saat ini, menurut Priyo, selangkah lebih maju dibandingkan sebelumnya yang menolak usulan tersebut. ‘’Seharusnya memang jangan tergesa-gesa ditanggapi minor dan berlebihan. Kami akan mengundang semua fraksi dan publik untuk mematangkan konsepn-
ya,” ujarnya. Usulan dana aspirasi itu diganti nama menjadi Program Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Daerah. Pelaksanaannya melalui kebijakan pembangunan kewilayahan yang berbasis daerah pemilihan. Namun, berapa besaran angkanya, belum disepakati. ‘’Kami berharap semua fraksi bisa mengerti setelah konsep secara utuh dipelajari. Ide ini saya pastikan bagus, transparan, dan tidak jadi sarang korupsi. Kalau diterima, ini ide jadi ide besar bersama,” katanya. Ketua Badan Anggaran Harry Azhar Azis mengatakan, usulan yang sudah disepakati akan dilaporkan pada paripurna 17 Juni mendatang. Dengan demikian, bola panas itu kini di tangan pemerintah. ‘’Jadi, itu bukan lagi domain DPR, apalagi Banggar. Itu sudah menjadi domain pemerintah,” katanya. Sementara itu, sejumlah fraksi tetap menolak dana aspirasi dan mendesak pemerintah untuk menolak usulan tersebut. (har)
SBY Bentuk KEN dan KIN JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Komite Ekonomi Nasional dan Komite Inovasi Nasional segera bekerja dan bisa memberikan rekomendasi kepada Presiden dalam waktu enam bulan mendatang. ‘’Komite ini penelaah policy dan kemudian memberikan policy rekomendasi pada presiden di bidang ekonomi dan inovasi. Tidak perlu tumpang tindih dengan kabinet dan pemerintah,” kata Presiden ketika memberikan pengarahan kepada anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) dan Komite Inovasi Nasional (KIN) itu di Istana Negara Jakarta, kemarin. Kepala Negara mengatakan,
peran kedua komite itu sangat penting untuk memberikan masukan kepada pemerintah khususnya Presiden terkait sejumlah hal yang memerlukan penelaahan mendalam, baik di bidang ekonomi dan inovasi. ‘’Sering tidak cukup waktu yang ada dalam pemerintahan untuk memikirkan telaah kritis policy, maka diperlukan komite ini dengan fokus dan secara komprehensif menelaah sesuatu dan akhirnya memberikan rekomendasi terkait kebijakan. Mudah-mudahan bisa selesai dalam enam bulan. Kita akan dayagunakan dengan baik, untuk penyempurnaan policy,” tegasnya. Bagi Komite Ekonomi Na-
sional yang diketuai oleh Chairul Tanjung, Presiden menugaskan, delapan hal yang perlu ditelaah dan segera diberikan rekomendasi, antara lain Kepala Negara meminta agar komite menelaah postur dan skema APBN sebagai salah satu alat utama pemerintahan dan mendorong pengurangan hutang luar negeri secara jangka panjang. Sedangkan Komite Inovasi Nasional yang diketuai Zuhal ditugaskan menelaah sejumlah bidang dalam jangka pendek dan menengah. Untuk jangka panjang bagaimana bisa membangun knowledge society, bersama-sama membangun gaya hidup yang ramah lingkungan, dsb. (har)
JAKARTA - Kejagung mempertanyakan penetapan status tersangka Jaksa Cirus Sinaga dan Poltak Manullang oleh Mabes Polri karena sampai sekarang belum menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP). ‘’Saya sendiri bingung dengan penetapan tersangka itu, karena belum ada keterangan,” kata Jampidsus M Amari, di Jakarta, kemarin. Jampidsus menyatakan, rencana permintaan keterangan terhadap Cirus dan Poltak juga tanpa pemberitahuan ke Kejagung. ‘’Seharusnya pemeriksaan terhadap keduanya harus sepengetahuan dari pimpinannya,” katanya. Ia juga menyanggah jika Kejagung sengaja menutup-nutupi soal SPDP Cirus dan Poltak. ‘’Tidak ada yang ditutup-tutupi,” katanya. Sebelumnya, Kejagung menyatakan Cirus dan Poltak yang terkait kasus suap dengan tersangka pegawai Ditjen Pajak Gayus Tambunan, belum bisa diberhentikan sementara bila berkas perkaranya belum dinyatakan lengkap atau P21. ‘’Jika sudah ditetapkan sebagai tersangka, tapi belum dinyatakan P21 berkasnya, maka kita belum bisa melakukan pemberhentian sementara,” kata Jamwas, Marwan Effendy Wakadiv Humas Brigjen Pol Zainuri Lubis menuturkan penetapan tersangka terhadap dua tersangka jaksa itu berdasarkan alat bukti yang ditemukan penyidik. Kedua jaksa itu dapat dijerat dengan pasal pencucian uang dan undang-undang untuk aparat penegak hukum. (nas)
Polisi Sita Uang Gayus Rp 100 Miliar JAKARTA - Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan sementara yang dilakukan Polri, harta tersangka Gayus Halomoan Tambunan mencapai Rp 100 miliar. Uang itu diduga hasil tindak pidana selama Gayus menjabat sebagai pegawai Direktorat Jenderal Pajak. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen (Pol) Edward Aritonang mengatakan, pihaknya telah menyita harta milik Gayus hingga Rp 74 miliar yang disimpan di safety box di bank. Safety box itu dibuka atas nama Gayus. Harta Rp 74 miliar itu di luar uang tunai senilai Rp 25 miliar yang berada di rekening. ‘’Ada simpanan uang barangbarang berharga senilai Rp 74 miliar yang di luar Rp 25 miliar. (Rp 74 miliar) terdiri dari mata uang asing dan logam mulia. Ini sudah disita,” katanya di Mabes Polri Jakarta, kemarin. Sebelumnya, penyidik juga telah menyita sekitar Rp 11 miliar dari uang Rp 25 miliar. Setelah pemblokiran dibuka oleh penyidik, sebagian uang itu lalu dibelikan saham, ditabungkan ke beberapa rekening dalam mata uang rupiah dan mata uang asing, serta didepositokan.
‘’Sisanya lebih kurang Rp 14 miliar masih terus kami dalami,” kata dia. Kini, penyidik menurut Edward terus menyelidiki asal uang dan barang-barang milik Gayus. ‘’Untuk masalah ini, Gayus belum kooperatif. Dalam arti, ia lebih banyak bilang lupa. Uang besar saja lupa, apalagi uang kecil. Oleh karena itu, tim penyelidik yang menangani ini dari Bareskrim,” ungkapnya. Pengacara Gayus, Pia Akbar Nasution, membenarkan bahwa kliennya menyimpan harta di safety box. Menurut dia, harta itu merupakan pemberian dari perusahaan-perusahaan yang ditangani Gayus. ‘’Saya belum mau komentar lebih detail,” kata Pia. Untuk diketahui, penyidik telah menetapkan 11 tersangka untuk kasus makelar kasus. Delapan berkas tersangka dinyatakan lengkap atau P21dan telah diterima Kejakgung. Lima tersangka segera disidangkan. Selain itu, Polri tengah menyelidiki keterlibatan sejumlah jaksa yang diduga menerima dana dari Gayus. Kini, Polri memfokuskan penyelidikan terkait mafia pajak yang melibatkan ratusan perusahaan. (son)
K ta
Suluh Indonesia, Rabu 16 Juni 2010
2
Penjambret Tas
K ilas
Tewas Terlindas
Razia Preman Terjaring 177 Orang SEBANYAK 177 orang terjaring razia preman hari kedua dan razia rutin yang digelar tim gabungan antara Satpol PP DKI, Dinas Perhubungan, Kepolisian Daerah Metro Jaya dan TNI di tiga wilayah Jakarta, kemarin. “Razia preman hari kedua ini dilakukan di dua wilayah, Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Kalau ada preman dan PMKS yang terjaring di Jakarta Pusat, itu bukan termasuk dalam razia preman melainkan merupakan operasi penertiban rutin yang dilakukan Sudin Satpol PP Jakarta Pusat,” kata Kepala Satpol PP DKI Effendi Anas di Jakarta, kemarin. Pemprov DKI melakukan penertiban preman dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di lima wilayah DKI Jakarta mulai dari Senin (14/6) hingga sebulan kedepan. Untuk hari kedua itu, sebanyak 32 preman dan PMKS terjaring dalam operasi penertiban rutin di Jakarta Pusat, 66 preman terjaring di Jakarta Barat dan 79 preman terjaring di Jakarta Timur. Sasaran penertiban adalah para preman dan pengamen yang melakukan aksinya di bus-bus kota yang dinilai mengganggu kenyamanan dan keamanan para penumpang bus. Sebanyak 962 personil gabungan melakukan razia di kedua wilayah Jakarta yakni di kawasan Jakarta Barat, lokasi yang menjadi target razia di antaranya Pabrik Gelas Pasari, Pertamina, depan Jakarta Design Center Slipi dan depan Universitas Trisakti sedangkan di Jakarta Timur di Pospol Cawang (kawasan UKI-Cawang), Matraman dan Pospol Pemuda. Sebelumnya, pada Senin (14/6) lalu, tim gabungan melakukan razia di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta dan berhasil menjaring sebanyak 112 preman dan pengamen dengan rincian di Jakarta Pusat terjaring 68 orang dan Jakarta Utara 44 orang. (ant)
Suluh Indonesia/ade
CHANDRA JADI SAKSI - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra M Hamzah saat menjadi saksi dalam kasus Anggodo Widjojo di Pengadilan Khusus Tipikor, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin.
JAKARTA - Sebanyak dua pelaku penjambretan tas, tewas terlindas truk usai melakukan aksinya di Jalan Parang Tritis Raya, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (14/6) malam. “Usai melakukan aksinya, tersangka diteriaki maling oleh korban kemudian pelaku panik dan tertabrak saat hendak melarikan diri,’ kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin. Kedua tersangka pencurian yang terlindas truk itu, yakni Kosasih (24) dan Budi Kurniawan (25) warga Jalan Fajar V RT 010/08 Kelurahan Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Pusat Komunikasi dan Informasi Bidang Humas Polda Metro Jaya menginformasikan kejadian itu berawal saat kedua tersangka merampas tas seorang wanita di depan Hotel Alexis, Ancol, Jakarta Utara. (ant)
Brimob Dikirim ke Papua KAPOLRI Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri mengatakan pihaknya mengirim satu kompi (sekitar 100 orang) Brigade Mobil (Brimob) untuk memperkuat pengamanan di Distrik Mulia, ibu kota Kabupaten Puncak Jaya, Papua. “Karena di Puncak Jaya masih ada serangan-serangan di pos Polri dan TNI. Kita kirim satu kompi Brimob ke sana,” kata Kapolri di Jakarta, kemarin. Dengan perkuatan aparat itu, Polri berharap kasus penyerangan dengan senjata api tidak terjadi lagi. Ia mengakui bahwa satu anggota Brimob Polri asal Kedunghalang, Bogor, yang bertugas di Mulia tewas ditembak kelompok bersenjata. Kepala Bidang Humas Polda Papua, Ajun Komisaris Besar Polisi Wachyono, mengatakan Brimob yang tewas adalah Brigadir Polisi Satu Agus Suhendra. Korban sedang patroli rutin di Mulia, sebelum ditembak dari jarak kurang lebih 3,5 meter oleh kelompok bersenjata. Agus mengalami luka parah di kepala. Korban sempat dilarikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mulia, namun tewas dalam perjalanan. Polda Papua hari ini mengirimkan jenazah korban ke Jayapura, lalu ke Jakarta untuk dimakamkan. Pos TNI dan Polri sering menjadi sasaran penyerangan kelompok bersenjata dalam beberapa tahun terakhir ini. (ant)
Pembangunan Terminal Pulogebang
Terhambat Izin Akses Tol JAKARTA - Rencana pembangunan terminal bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Pulogebang, Jakarta Timur terhambat karena Pemprov DKI belum mengantongi izin akses tol lingkar luar (ring road) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). “Pembangunan harus didesain ulang karena menunggu ijin membuka akses jalan Tol Ring Road dari Kemenhub,” kata Wakil Dinas Perhubungan DKI Riza Hasyim saat dihubungi wartawan di Jakarta, kemarin. Secara prinsip, desain pembangunan terminal termasuk akses ke jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) itu telah disetujui oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) namun ijin membuka akses menuju jalan tol sebagai akses keluar masuk terminal memang belum dimiliki oleh Pemprov DKI. Riza menyebut Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo telah mengusahakan agar Kemenhub segera mengeluarkan izin terminal tersebut mengingat Pemprov DKI menargetkan terminal terbesar di Indonesia itu dapat beroperasi tahun 2011. “Gubernur akan segera menyurati Kemenhub agar segera dikeluarkan ijin agar ada akses dari terminal ke jalan tol,” katanya. Pembangunan Terminal Pulogebang adalah sebagai upaya
menampung semakin banyaknya kendaraan yang memasuki terminal Pulogadung. Dengan dibangunnya Pulogebang, maka Pulogadung akan diubah fungsi dari terminal AKAP menjadi terminal bus dalam kota. Terminal Pulogebang juga merupakan bagian dari konsep pengembangan Kawasan Sentra Primer Baru Timur (SPBT) di Jakarta dimana Dishub telah membebaskan lahan di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur seluas 9,5 hektar pada pada 2008 lalu. Anggaran dibutuhkan untuk pembangunan terminal sebesar Rp500 miliar dialokasikan Pemprov DKI dengan sistem multiyears (anggaran tahun berjalan) selama dua tahun. Dalam APBD 2010 telah dianggarkan Rp275 miliar untuk tahap awal pembangunan terminal sedangkan sisanya Rp225 miliar akan dianggarkan pada APBD DKI 2011. Riza menyebut Terminal Pulogebang akan memiliki kapasitas 2.977 bus AKAP yang akan dibagi dalam dua lantai. Selain itu, disediakan area parkir seluas 18.000 meter persegi untuk menampung kendaraan pribadi untuk penumpang menitipkan kendaraannya. (ant)
Didakwa Terima Suap, Hakim TUN
Terancam Penjara Seumur Hidup JAKARTA - Hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) DKI Jakarta Ibrahim terancam hukuman penjara seumur hidup. Terdakwa diduga menerima suap Rp 300 juta dari pengacara Adner Sirait, terkait penanganan perkara yang diadilinya tersebut. Demikian dakwaan JPU Sardjono Turin dalam sidang perkara tersebut di Pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin. Dalam persidnagan yang dipimpin majleis hakim Djufriadi, JPU Sarjono Turin membeberkan dakwaannya. Disebut-
kan, terdakwa telah menerima imbalan uang senilai Rp 300 juta dari pengacara PT Sabar Ganda (SB) Adner Sirait. Atas imbalan tersebut, Ibrahim berjanji untuk menguatkan putusan PTUN atas sengketa tanah perusahaan milik pengusaha Darianus Langguk Sitorus itu. Transaksi suap ini berawal pada 31 Maret 2010 sekitar pukul 10.00 WIB. Terdakwa Ibrahim dan saksi Adner bertemu di depan kantor PT TUN DKI di Jalan Cikin Raya. Kemudian, keduanya dengan menggunakan mobil masing-
masing meninggalkan kantor tersebut. Mobil keduanya lalu berhenti di Jalan Mardani Raya, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat. Terdakwa mengunakan mobil Innova hitam dan saksi Adner menggunakan mobil Honda Jazz mengarah ke kawasan Rawasari, Jakarta Pusat. Selanjutnya, pengacara Adner Sirait mengambil tas plastik warna hitam dari mobilnya dan menyerahkan kepada terdakwa. Kemudian, terdakwa Ibrahim disergap sejumlah petugas KPK. Dari penangkapan itu, diketahui tas plastic hitam itu
Yohannes Woworuntu Mengadu ke Satgas Mafia Hukum JAKARTA - Terpidana kasus korupsi Sistem Administrasi Badan Hukum Yohannes Woworuntu menemui Satuan Tugas Mafia Hukum di Jakarta, Selasa, untuk mengadu sekaligus meminta perlindungan hukum. “Tujuan saya datang kemari untuk memohon keadilan dan perlindungan hukum,” kata Yohannes kepada wartawan usai pertemuan. Dalam pertemuan itu, kata Yohannes, ia diterima Yunus Husein, Denny Indrayana, dan Mas Achmad Santosa. Sebelumnya, Yohannes oleh Mahkamah Agung (MA) divonis lima tahun penjara dan denda Rp500 juta subsidair lima bulan penjara serta pidana tambahan berupa pencabutan hak tertentu berupa seluruh atau sebagian keuntungan uang sebesar Rp378 miliar lebih. “Saya dikorbankan dan dizalimi. Saya di MA dikenakan lima tahun dan harus bayar denda sebesar Rp378 miliar, di mana saya tidak menikmati satu sen pun. Uang Rp378 miliar itu merupakan pendapatan kotor dari PT SRD selama delapan tahun,” katanya. Mantan direktur utama PT PT Sarana Rekatama Dinamika
Yohannes Woworuntu
(SRD), rekanan Kementerian Hukum dan HAM dalam pengoperasian Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum), itu mengaku telah menyerahkan sejumlah data kepada satgas yang membuktikan bukan dia yang seharusnya bertanggung jawab terhadap kasus itu. “Saya kasih datadata lengkap, fakta-fakta, di mana Hartono Tanoesoedibjo dari awal sudah mengendalikan posisi-posisi ini, juga data-data waktu pertemuannya, fotofoto, semuanya,” katanya.
Dikatakannya, satgas menyatakan data-data itu lengkap untuk pembuktian dan akan memproses secepatnya. Sementara itu anggota satgas, Mas Achmad Santosa, mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi lain terkait pengaduan Yohannes tersebut. “Kita kan sifatnya koordinasi, nanti kita koordinasikan dengan Kejaksaan Agung, KPK, termasuk dengan PPATK, untuk melihat adanya kemungkinan aliran dana,” katanya. (ant)
Belanja Saja di Jakarta, Jangan di Singapura ACARA pesta belanja tahunan “Jakarta Great Sale” (JGS) kembali akan digelar pada semua pusat perbelanjaan atau mall di Jakarta, mulai 18 Juni 2010. “Tahun ini, 67 pusat belanja dan 1.200 outlet ikut festival Jakarta Great Sale,” kata Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Andreas Kartawinata dalam jumpa pers di Emporium Pluit Mall, Jakarta Utara, kemarin. JGS akan berlangsung mulai dari tanggal 18 Juni hingga 18 Juli 2010 dan merupakan rangkaian acara memperingati HUT Jakarta ke 483 tanggal 22 Juni. Pusat perbelanjaan tersebut akan memberikan ber-
bagai diskon dan menyelenggarakan berbagai acara sebagai tanda berpartisipasi dalam kegiatan JGS. Andreas menyebut pihaknya menargetkan adanya peningkatan penjualan hingga 20 persen atau sekitar Rp7,2 triliun dibandingkan acara serupa tahun lalu. Asisten Perekonomian DKI Jakarta Hasan Basri menyebut JGS diharapkan untuk dapat menarik pecinta belanja tanah air yang selama ini lebih memilih untuk berbelanja keluar
negeri seperti Singapura atau Malaysia. “Banyak orang kita yang ke Singapura, Malaysia. Kita harapkan mereka sebelum berangkat, belanja dulu di In-
donesia, jadi di sana tidak perlu belanja lagi,” katanya. Harga yang bersaing dijamin dalam penyelenggaraan JGS ini apalagi ditambah dengan diskon
yang diberikan outlet-outlet tersebut hingga 80 persen. “Kalau untuk golongan atas, mungkin memang lebih murah di Singapura karena ada potongan pajak barang mewah, tapi untuk menengah kebawah, Jakarta lebih bersaing,” papar Andreas. Pesta kembang api akan digelar di 33 pusat perbelanjaan sebagai tanda dimulainya JGS 2010 yang akan dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Museum Rekor Indonesia (MURI) akan mencatat pesta kembang api yang akan digelar serentak itu dimana penyerahan sertifikat akan dilakukan oleh pendiri MURI Jaya Suprana ke Gubernur dalam pesta pembukaan. (her/ant)
berisi uang senilai Rp 300 juta. Uang terdiri atas 24 lembar pecahan Rp 50 ribu dan sisanya uang pecahan Rp 100 ribu. Terdakwa merupakan ketua majelis hakim yang mengadili perkara banding sengketa sebidang tanah di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Hakim Ibrahim menangani perkara tersebut bersama hakim anggota Santer Sitorus dan Arifin Marpaung. Perkara ini melibatkan para pihak, antara pihak penggugat yakni Pemda DKI Jakarta dan Kantor Pertanahan Wilayah Jakarta Barat dengan
pihak tergugat yaitu PT Sabar Ganda. Atas perbuatannya ini, terdakwa Ibrahim dijerat melanggar Pasal 12 huruf c dan Pasal 6 ayat 2 jo Pasal 6 ayat 1 UU Nomor 31/1999 jo UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Korupsi. Atas dakwaan JPU tersebut, terdakwa Ibrahim tidak menyatakan keberatan. Namun, ia tidak akan mengajukan nota pembelaan (eksepsi). Alasannya, agar persidangan bisa berlangsung cepat. Hal serupa dikatakan penasihat hukum terdakwa Ibrahim, Junimart Girsang. (nas)
Mantan Anggota DPR
Dituntut Lima Tahun JAKARTA - Tiga mantan anggota DPR RI Azwar Chesputra, Hilman Indra, dan Fachri Andi Leluasa dituntut hukuman penjara masingmasing selama lima tahun karena diduga menerima suap dari pengusaha Anggoro Widjojo dalam proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) di Departemen Kehutanan dan program alih fungsi hutan lindung di Sumatera Selatan. “Meminta majelis hakim menyatakan ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” kata anggota tim penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, kemarin.
Selain hukuman penjara, tim penuntut umum juga meminta majelis hakim menjatuhkan denda sebesar Rp200 juta kepada masing-masing terdakwa. Jika tidak membayar, ketiga terdakwa diminta menjalani pidana penjara selama enam bulan. Penuntut Umum KMS Roni menguraikan, tiga mantan anggota DPR RI tersebut menerima suap ketika menjadi anggota Komisi IV yang membidangi kehutanan. Dalam proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) di Departemen Kehutanan, ketiga terdakwa telah menerima suap dengan rincian Azwar Chesputra sebesar 5 ribu dolar Singapura, Hilman Indra 140 ribu dolar Singapura, dan Fachri Andi Leluasa 30 ribu dolar Singapura. (ant)
Kejati Terima Lagi
Berkas Bahasyim JAKARTA - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menyatakan telah menerima untuk kedua kalinya berkas perkara mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak, Bahasyim Assafie dari penyidik Polda Metro Jaya terkait dugaan korupsi dan pencucian uang sebesar Rp64 miliar. “Selasa (15/6), kita menerima kembali berkas perkara Bahasyim,” kata Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Jakarta, Hidayatullah, di Jakarta, kemarin. Polda Metro Jaya menetapkan Bahasyim Assafie sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran tin-
dak pidana korupsi (Tipikor) dan pencucian uang. Ia menjelaskan penyerahan berkas Bahasyim tahap kedua itu, setelah penyidik Polda Metro Jaya memenuhi petunjuk dari Kejaksaan. “Saat ini berkasnya sedang kita teliti, kita punya dua pekan untuk menentukan sikap (lengkap atau tidak lengkapnya berkas tersebut),” katanya. Disebutkan, berkas Bahasyim tahap pertama diserahkan oleh penyidik Polda Metro Jaya pada dua pekan lalu namun dikembalikan kembali, karena syarat formil dan materiil berkas tersebut belum dipenuhi. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Rabu 16 Juni 2010
3
Daerah Wajib Lakukan Kajian
Lingkungan Hidup
Suluh Indonesia/ade
SAKSI - Pimpinan KPK Bibit Samad Rianto menjadi saksi dalam kasus Anggodo Widjojo di Pengadilan Khusus Tipikor Jakarta, kemarin. Kesaksian Bibit diharapkan mengungkap upaya menghalangi-halangi penanganan korupsi oleh terdakwa Anggodo Widjojo.
Akibat Persoalan Internal Partai Penurunan perolehan suara partai Islam, menurut anggota Komisi II DPR itu, ada beberapa sebab di antaranya, pemilih beragama Islam yang tidak fantastis, pada saat yang sama muncul partai nasionalis yang dinilai menarik sehingga pemilih mengalihkan pilihannya. Persoalan lainnya, lanjut dia, munculnya beberapa partai Islam sehingga partai berideologi Islam menjadi beberapa partai, lemahnya kinerja partai Islam, serta tidak sinerginya antara Ormas Islam dengan partai Islam pada implementasi di basis massa. Partai Islam juga menghadapi persoalan perilaku pemi-
lih mengambang yang bisa berubah setiap saat, adanya usulan peningkatan “parliamentary threshold” sampai lima persen, serta kreativitas kompetitor partai Islam di Pemilu. Menurut dia, agar perolehan suara partai Islam pada Pemilu 2014 meningkat maka partaipartai Islam harus bisa mengatasi sejumlah persoalan yang terjadi di internal partainya. Mahfudz mencontohkan, PKS yang basis massanya masyarakat Islam membuat kreativitas dengan membangun pandangan yang modern dan inklusif terhadap pemilih. ‘’Meskipun basis massa PKS adalah masyarakat Islam, tapi
Penentu Pelarangan Buku
Seharusnya Pengadilan Negeri JAKARTA - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ifdhal Kasim mengatakan, seharusnya lembaga pengadilan dan bukan Kejaksaan Agung yang menentukan apakah suatu buku itu dinilai pantas untuk dilarang atau tidak. ‘’Biarlah pengadilan yang menentukan sebuah buku dilarang, bukan di tangan penguasa melalui Kejaksaan Agung,” kata Ifdhal dalam seminar Menggugat Regulasi Pelarangan Buku di Indonesia yang digelar di Jakarta, kemarin. Menurut dia, pelarangan atau pemberangusan buku akan memberikan dampak buruk bagi kemanusiaan karena buku adalah jendela dunia yang memperluas horizon peradaban umat manusia. Untuk itu, kata dia, saat ini di kebanyakan masyarakat demokratis, pelarangan harus dilakukan melalui jalan peng-
adilan. Dengan demikian, ujar Ifdhal, jaksa harus menjelaskan
Ifdhal Kasim
secara terbuka hal-hal yang dipersoalkan dalam suatu terbitan. ‘’Jaksa harus membuktikan bahwa terbitan tertentu memang melanggar hukum,” katanya. Selain itu, dengan adanya
mekanisme pengadilan, penulis dan pihak penerbit juga dapat menyampaikan sanggahan mereka. Hal seperti ini terjadi antara lain terdapat di Jerman untuk melawan buku yang mengingkari terjadinya peristiwa “holocaust” pada Perang Dunia II. Di Jerman, ujar dia, jaksa membawa kasus tersebut ke pengadilan dan tidak melarang buku secara sepihak. ‘’Prosedur yang terbuka dan transparan di wilayah hukum lebih baik daripada prosedur rahasia yang sewenang-wenang dalam sebuah birokrasi yang misterius,” kata Ifdhal. Sementara, Direktur Blora Institute dan budayawan Taufik Rahzen mengutarakan keheranannya mengapa Ikatan Penerbit Indonesia tidak menyikapi secara aktif terkait dengan pelarangan buku yang masih terjadi di Indonesia pada saat ini. (ant)
pengelolaan lingkungan hidup, KLHS harus dilakukan dalam penyusunan dan evaluasi rencana tata ruang wilayah, rencana pembangunan jangka menengah dan panjang, kebijakan dan program yang berpotensi menimbulkan dampak dan atau risiko lingkungan hidup. Mekanisme pelaksanaan KLHS, menurut undangundang meliputi pengkajian pengaruh kebijakan, rencana, dan program terhadap kondisi lingkungan hidup di suatu wilayah; perumusan alternatif penyempurnaan kebijakan dan program. Serta rekomendasi perbaikan untuk pengambilan keputusan kebijakan dan program yang mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan. KHLS sendiri menurut ketentuan harus memuat kajian mengenai kapasitas daya
dukung dan daya tampung lingkungan hidup untuk pembangunan; perkiraan mengenai dampak dan risiko lingkungan hidup. Kemudian, kinerja layanan/ jasa ekosistem; efisiensi pemanfaatan sumber daya alam; tingkat kerentanan dan kapasitas adaptasi terhadap perubahan iklim; serta tingkat ketahanan dan potensi keanekaragaman hayati. Lebih lanjut Menteri Lingkungan Hidup menjelaskan pewajiban pelaksanaan KLHS dimaksudkan untuk memastikan sumber daya alam terkelola dengan baik dan tidak menimbulkan kerusakan lingkungan. ‘’Karena penggunaan sumber daya alam melebihi daya dukung akan menimbulkan kerugian sangat besar dan pemulihannya membutuhkan lebih banyak uang,” demikian Gusti Muhammad Hatta. (ant)
Menuju Indonesia Hijau
Penurunan Suara Partai Islam JAKARTA - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Mahfudz Siddiq menilai, menurunnya perolehan suara partai Islam pada tiga kali pemilu disebabkan sejumlah persoalan internal. ‘’Penurunan suara itu bisa ditingkatkan jika partai Islam menyadarinya dan segera mencari solusinya,” katanya pada diskusi Posisi Partai Islam pada Pemilu 2014 di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Menurut Mahfudz, perolehan suara partai Islam secara keseluruhan pada Pemilu 1999 sebesar 42 persen, pada Pemilu 2004 turun menjadi 39 persen, dan pada Pemilu 2009 turun lagi menjadi 29 persen.
JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta mengatakan pemerintah daerah harus melakukan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) sebelum memberikan izin pengelolaan lahan maupun hutan. ‘’Daerah harus melakukan KLHS untuk pemberian izin seperti yang ditentukan dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” katanya saat membuka rapat kerja teknis Menuju Indonesia Hijau untuk menurunkan emisi karbon di Jakarta, kemarin. Pembuatan KLHS ditujukan untuk memastikan penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam pembangunan suatu wilayah, serta penyusunan kebijakan dan program pemerintah. Menurut undang-undang tentang perlindungan dan
PKS tidak menjadikan ideologi Islam ditawarkan kepada pemilih,” katanya. Ia mengakui, pandangan yang lebih modern dan terbuka ini cukup berhasil bagi PKS dalam mempertahankan perolehan suara dan bahkan meningkat. Pada Pemilu 2004 PKS memperoleh 48 kursi dan pada Pemilu 2009 memperoleh 57 kursi di DPR RI. Mahfudz mengakui perilaku pemilih saat ini sudah lebih terbuka dan proporsional sehingga partai politik Islam harus lebih kreatif dan aspiratif dalam menjaring suara pemilih. (har)
DIREKTUR Jendral Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Syamsul Arief Rivai mengatakan pihaknya juga berusaha meningkatkan komitmen kepala daerah untuk mengelola lingkungan di wilayah kerjanya secara baik. ‘’Kemendagri memberikan pendidikan khusus mengenai manajemen pemerintahan kepada kepala daerah terpilih, termasuk di dalamnya materi mengenai pengelolaan lingkungan. Ini penting karena kapasitas kepala daerah terpilih berbedabeda, demikian juga pandangannya mengenai pengelolaan lingkungan,” katanya. Ia mengatakan, sebagian besar kepala daerah yang terpilih dalam pemilihan umum
kepala daerah 2010 belum menyentuh isu pengelolaan lingkungan dalam kampanyenya. ‘’Sebanyak 80 persen bicara soal pendidikan dan kesehatan gratis. Karena itu mereka harus diberi lebih banyak informasi supaya paradigma berfikirnya berbeda,” katanya. Deputi Bidang Konservasi Sumber Daya Alam dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup Masnellyarti Hilman menjelaskan program Menuju Indonesia Hijau dilaksanakan sejak tahun 2006 untuk mengawasi kinerja pemerintah daerah dalam melaksanakan peraturan perundangan terkait konservasi sumber daya alam. Sasaran lima tahun pertama
program, menurut dia, antara lain meliputi peningkatan tutupan vegetasi sebesar lima persen diikuti dengan perbaikan tata air, penurunan risiko banjir dan penekanan laju kerusakan wilayah pesisir. Program tersebut, katanya, juga ditargetkan dapat meningkatkan konservasi energi melalui pemanfaatan “biofuel” dan energi biomass dari kegiatan penutupan vegetasi serta meningkatkan perlindungan terhadap lapisan atmosfer. Dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup membina instansi terkait di daerah menyusun data dasar, memberikan insentif dan disinsentif, serta menyempurnakan kebijakan dan pelaksanaan program. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Rabu 16 Juni 2010
4
S osok Kasatpol PP Depok Sariyo Sabani
Kami tak Berniat Menyakiti DALAM menjalankan tugas, sosok pria berdarah Jawa ini selalu mengingatkan kepada anak buahnya agar tidak menyakiti siapapun. Termasuk dalam melakukan razia pedagang kaki lima (PKL). Tetapi dia tegas dalam menegakan peraturan daerah (perda) yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsinya. Salah satu diantaranya, Perda No 14 tahun 2008 ketertiban umum. Demikian kesan yang melekat dalam diri Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Sariyo Sabani. ”Dalam menegakkan peraturan daerah (perda) kami tidak pernah bermaksud dengan sengaja untuk menyakiti ataupun menyengsarakan salah satu pihak. Satpol PP tidak ada maksud menyengsarakan ataupun menyakiti mereka (PKL-red). Kami hanya menegakkan perda untuk kepentingan masyarakat,” kata Sariyo. Dia mengingatkan, dalam penegakkan perda, pihaknya tidak akan tebang pilih. “Siapapun yang melanggar akan kami tertibkan,” tegasnya. Termasuk penertiban PKL ataupun bangunan liar serta bangunan yang tidak memiliki ijin. Saat disinggung mengenai penertiban PKL, Sariyo menjelaskan, pihaknya hanya menegakkan perda yang ada. “Mengenai relokasi itu bukan kewenangan kami. Memang ada baiknya jika mereka direlokasi. Tetapi sekali lagi saya tegaskan bawha itu bukan wewenang kami. Satpol PP hanya menegakkan perda saja,” ujarnya. Sejumlah PKL yang ditertibkan Satpol PP, kata Sariyo dinilai menyalahi aturan dengan mengguanakan badan jalan untuk berjualan. Dikatakan Sariyo, ada baiknya mereka ditertibakn untuk kemudian dibina oleh pemerintah kota. Dia berharap adnya kemitraan antara pengusaha besar dengan pedagang kecil. Sayangnya, hingga saat ini hal tersebut belum juga terwujud. “Apakah para pengusaha mall-mall besar sudah menyiapkan lahan bagi para pedagang kecil?” tanyanya. Seharusnya, kata Sariyo, Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kota Depok menyediakan tempat bagi para PKL untuk berusaha. Diingatkan Sariyo, para pedagang juga jangan dibebankan dengan biaya retribusi yang tinggi sehingga mereka enggan untuk berusaha di tempat tersebut. “Contohnya Solo yang sudah menyediakan tempat berjualan bagi PKL. Sekarang kan masalahnya bagaimana mereka mau bergadang kalau baru mau jualan saja sudah dibebankan sewa kios yang mahal,” katanya. Ke depan, dia berharap ada perhatian kepada mereka sehingga mereka tidak kembali melanggar perda yang telah ditetapkan.Sariyo mengaku pihaknya telah melakukan kordinasi lintas organisasi perangkan daerah (OPD) untuk membahas masalah tersebut. “Usaha tersebut sudah kami sampaikan dalam forum musrenbang,” pungkas Sariyo. (rin)
PDAM Bekasi
Bangun Pipa Baru BEKASI - Manajemen PDAM Bekasi akan melakukan investasi baru dengan pembangunan pipa distribusi berdiameter 80 centimeter sepanjang 8,5 kilometer di Cikarang Selatan untuk memenuhi permintaan konsumen di daerah itu. Direktur Utama PDAM Bekasi Wahyu Prihantono, di Bekasi, Selasa, mengatakan, pelanggan sering mengeluhkan debit air di siang hari mengecil bahkan terkadang air tidak keluar sehingga solusinya pipa distribusi harus diganti dengan kapasitas yang lebih besar. Ia menjelaskan, investasi pipa tersebut membutuhkan dana miliaran rupiah, yang diambilkan dari tambahan penyertaan modal pemerintah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Produksi air bersih di Tegal Gede Cikarang Bekasi menurut Wahyu tidak bisa disalurkan seluruhnya terkait daya kapasitas pipa hingga terjadi inefisiensi. Penggantian pipa tersebut diharapkan bisa selesai pada akhir 2010 dan selanjutnya permintaan sambungan baru pelanggan di kawasan Cikarang bisa dipenuhi, sejalan dengan bertambahnya debit air yang dialirkan. “Pertumbuhan perumahan di kawasan Cikarang Selatan sangat pesat dan penambahan debit air bisa memberikan pe-
masukan yang signifikan,” ujarnya. Produksi air minum PDAM Bekasi sudah mencapai 2.000 liter per detik, namun yang terpakai baru 1.800 liter per detik. Ia menjelaskan, pasokan air untuk wilayah Kota Bekasi sudah jenuh hingga kapasitasnya tidak bisa optimal, namun di sisi lain beberapa kawasan seperti Tarumanegara, permintaan air tinggi sementara debitnya masih kecil. “Kita akan bangun instalasi pengolahan air baru di Wisma Asri dengan kapasitas 200 liter per detik untuk memenuhi permintaan pelanggan,” ujar mantan anggota DPRD Kota Bekasi itu. Jumlah pelanggan PDAM Kota Bekasi sebanyak 142 ribu sambungan, sementara daftar tunggu untuk pemasangan baru mencapai 10 ribu sambungan. Sekda Kota Bekasi, Tjandra Utama Effendi menyatakan, peningkatan kapasitas pipa diserahkan sepenuhnya kepada manajemen karena merekalah yang lebih tahu rencana investasi. Ia menyatakan, penyertaan modal pemerintah Kota Bekasi yang pada 2010 ditambah lagi sebesar Rp2,5 miliar dan diharapkan akan memberikan imbal balik berupa kontribusi untuk PAD. (ant)
Suluh Indonesia /bas
UNJUKRASA – Sebagian dari ratusan warga Kayumanis, saat melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Walikota Bogor, kemarin. Aksi ini dilakukan untuk menolak rencana pembangunan TPA Kayumanis oleh Pemerintah Kota Bogor.
Ratusan Warga Demo Tolak TPA BOGOR- Ratuan warga dari tiga kampong di Kota Bogor, kemarin melakukan aksi unjuk rasa menolak rencana pembangunan tempat pengolahan akhir (TPA) sampah, di Kampung Lalamping RT03/11, Kelurahan Kayumanis, Kota Bogor. Aksi itu dilakukan dengan cara menduduki kantor Walikota Bogor, di Jalan Ir. Juanda Kota Bogor, kemarin. Warga ketiga kampung yaitu Kampung Munjul,
Mekarwangi dan Lalamping, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Saeral, Kota Bogor, dalam aksinya yang dimulai sejak pukul 09.30 WIB hingga pukul 14.00 WIB, terlihat membawa beberapa poster dan spanduk bertuliskan tuntutan mereka yang menolak rencana Pemkot Bogor yang akan menjadikan lahan seluas 12 hektar di wilayah mereka dijadikan sebagai lokasi pembuangan sampah Kota Bogor pengganti TPA Galuga yang kapasitasnya
sudah berlebihan. “Pokoknya, saya tidak rela daerah kami itu bakal dijadikan tempat buangan sampah. Karena bau,sumber penyakit dan lainnya. Jadi kami datang ke sini intinya minta Pak Walikota segara membatalkan rencana itu,” desak Mamad (36), salah satu warga dalam orasinya. Keresahan warga di wilayah Kayumanis ini terjadi setelah mereka mendengar dan mengetahui bahwa wilayah mereka akan dijadikan lokasi TPA. Bah-
Disdik Bogor Gandeng USAID BOGOR - Dinas Pendidikan Kota Bogor menggandeng United States Agency for International Development atau USAID untuk bekerjasama membahas pengembangan dunia pendidikan di Kota Bogor. Kadisdikpora Kota Bogor, Aim Halim Hermana di Bogor, Selasa, mengatakan kerjasama ini akan berlangsung dari tahun 2010 hingga 2014. “Selama ini kita punya keinginan untuk mengembangkan dunia pendidikan, tapi itu tidaklah mudah. Maka kita bersama-sama USAID membahas apa-apa saja persoalan pendidikan yang kita hadapi dan bagaimana solusinya. Kerjas-
ama yang dibuat berupa ‘education planning’,” kata Aim. Aim membantah kerjasama ini dilakukan karena banyaknya persoalan pendidikan yang tidak terselesaikan di Kota Bogor. Menurut dia, pendidikan di Bogor dinilai terbaik di tingkat provinsi dimana prestasi pendidikan Kota Bogor berada di peringkat ke lima se Jawa Barat. Persoalan-persoalan pendidikan yang akan dibahas bersama-sama USAID kata Aim meliputi, peningkatan mutu pendidikan, education teknologi, peningkatan kualitas guru, sarana prasaranan, pengelolaan administrasi,
manajemen pendidikan dan perencanaan dibidang keuangan. Aim menyebutkan, saat ini proses kerjasama masih dalam tahap pembahasan, rencana kerjasama akan dimulai pada tahun 2010 dan berakhir di tahun 2014. Aim mengatakan kerjasama dalam bentuk Restra 2010-2014 guna mendukung visi dan misi Kota Bogor sebagai kota jasa. Pendidikan sangan penting guna mendukung pembangunan nasional dan pembangunan lokal. Diharapkan kerjasama tersebut dapat melahirkan sebuah kebijakan yang tepat dalam menyelesaikan permasalahan pendidikan. (ant)
860 Rusa
Huni Istana Bogor BOGOR - Sebanyak 860 rusa menghuni Istana Bogor yang merupakan salah satu dari enam Istana Presiden RI. “Rusa adalah keunikan Istana Bogor yang menjadi daya tarik tersendiri,” kata staf protokoler Istana Bogor, Junaidi, saat memandu warga yang berkunjung, kemarin. Junaidi menceritakan rusarusa itu didatangkan dari Nepal pada tahun 1808 oleh Gubernur Jenderal Belanda yang memimpin saat itu. Rusa-rusa tersebut sengaja didatangkan untuk menghiasi halaman Istana Bogor yang dulunya merupakan tempat peristirahatan 38 Gubernur Jenderal Belanda. “Awalnya, Gubernur hanya membawa enam ekor rusa, lalu
berkembang biak hingga kini mencapai 860 ekor,” katanya. Kehadiran rusa-rusa tersebut menarik minat warga Bogor dan sekitarnya untuk berkunjung sambil memberi makan rusa-rusa indah yang hidup di halaman Istana Bogor itu dengan wortel. Wortel-wortel tersebut diperoleh dari petani-petani tradisional yang siap menjajakan wortel-wortel tersebut, terutama setiap libur akhir pekan dan hari libur lainnya. Istana Bogor diperuntukkan bagi kegiatan kenegaraan, namun khalayak umum diperbolehkan mengunjungi secara rombongan dengan meminta izin ke Sekretaris Negara melalui Kepala Rumah Tangga Kepresidenan. (ant)
Suluh Indonesia/ant
VONIS PENYELUNDUP SABU - Majelis Hakim PN Tangerang memvonis 18 tahun penjara atas empat orang terdakwa wanita warga negara Iran pada sidang di PN Tangerang, Banten, kemarin.
kan sesuai rencana Pemkot Bogor sendiri pada 2011 nanti sudah resmi akan merelaisasikan pembangunan TPA Kayumanis karena izin TPA Galuga sendiri dengan Pemerintah Kabupaten Bogor pada tahun 2012 telah habis dan kabarnya Pemerintah Kabuaten Bogor tidak akan memperpanjang pengunaan TPA itu. “Apapun alasannya itu bukan urusan kami. Sebeb bagi kami yang terpenting TPA itu jangan dibangun di wilayah kami,” tegas
Yusup (54), warga lainnya. Meski telah berorasi dan berteriak-teriak kepada walikota, namun sayangnya saat itu Walikota Bogor, Diani Budiarto sedang tidak ada di tempat. Akibatnya warga yang kecewa dan kesal, akhirnya melampiaskan kekecewaan mereka dengan cara menduduki kantor walikota hingga akhirnya sepuluh orang perwakilan dari warga diterima beberapa pejabat terkait yang ada di lingkungan Pemmerintah Kota Bogor. (bas)
BPS Depok Kejar Kekurangan Data DEPOK - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok, Tata Djumantara memastikan setiap penduduk di Depok harus disensus. Untuk itu pihaknya masih terus mengejar sejumlah data warga yang hingga saat ini belum tersensus oleh petugasnya. Hal tersebut dikarenakan sejumlah warga sangat sulit ditemui oleh petugas yang telah beberapa kali mendatangi namun selalu tidak ada penghuninya. ”Pada prinsipnya setiap warga negara itu harus dihitung. Oleh karena itu, kami masih menindaklanjuti adanya laporan warga yang mengaku belum tersensus petugas,” kata Tata kepada wartawan di Depok, kemarin. Perpanjangan waktu yang diberikan hingga 15 Juni 2010, lanjut Tata dilakukan oleh pusat untuk melengkapi kekurangan dan kelengkapan data yang dinilai belum valid. Selain itu, tuturnya, kendati pencacahan lapangan telah melewati batas waktunya pada 31 Mei 2010, namun pihaknya harus tetap melakukan pengecekan kembali. ”Cek lagi supaya tidak ada kesalahan. Karena minggu ini data akan kami kirim ke Bandung dan dilakukan secara bertahap. Untuk saat ini beberapa kelurahan dinyatakan sudah lengkap, diantaranya Kelurahan Harja Mukti, Kecamatan Cimanggis dan Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya,” jelasnya.
Untuk mengejar data penduduk yang belum disensus, ungkap Tata, pihaknya menitipkan formulir C1 kepada Ketua RT setempat. Dia menyebutkan, warga yang belum terdata berada di perumahan elit. ”Kami sampai harus menitipkan formulir kepada Ketua RT. Karena kami memegang prinsip bahwa setiap warga harus dipastikan terhitung,” tandasnya. Dijelaskan Tata, petugasnya kerap mengalami kesulitan dalam melakukan pencacahan di lapangan. Mulai dari sulitnya kondisi lapangan hingga perlakukan responden yang kurang bersahabat. ”Tetapi petugas kami kan tidak boleh meresponnya dengan emosi. Memang diperlukan mental yang kuat untuk menjadi Petugas Cacah Lapangan (PCL),” papar Tata. Dari data sementara yang masuk, Tata mengungkapkan pertumbuhan penduduk di Depok bertambah 200 ribu jiwa. ”Data data penduduk Depok saat ini tercatat 1,5 juta jiwa. Sekarang bertambah menjadi 1,7 juta jiwa. Dan rasio penduduk laki-laki masih lebih banyak dibanding jumlah perempuan,” ungkapnya. Namun tata belum dapat menyebutkan secara rinci mengenai jumlah kecacatan yang dialami warga Depok. Demikian halnya dengan jumlah perkembangan bangunan fisik yang terjadi dalam kurun waktu 10 tahun ini. (rin)
Awasi Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini PERKEMBANGAN erkembangan anak usia dini menjadikan hal penting khususnya bagi orangtua. Karena, proses tumbuh kembang anak usia dini akan mempengaruhi kehidupan mereka pada masa mendatang. Bila perkembangan anak usia dini terlepas dari perhatian orangtua maka bisa jadi anak usia dini tersebut kemungkinan akan tumbuh sesuai dengan kondisi lingkungan dimana mereka berada dan apa yang mereka alami semasa berkembang. Untuk itu, sebagai orangtua hendaklah kita harus selektif dalam memberikan wadah untuk pembelajaran perkembangan anak usia dini. Taman Asuh Anak Musli (TAAM) Taman KanakKanak As Syafi’iyah adalah
salah satu wadah pendidikan untuk mengembangkan potensi anak usia dini berdiri sejak th 2002. Menurut Nur Fauziah S. Pdi selaku kepala sekolah Taman Asuh Anak Musli (TAAM) Taman Kanak-Kanak As
Syafi’iyah “Visi wadah pendidikan untuk usia dini adalah menyiapkan generasia Qur’ani menyongsong masa depan dan gemilang dalam pendidikan, menerapkan Al Qur’an sebagai bacaan utama dan pedoman hidupnya.berakhlaq mulia,cerdas, terampil.cendikia dan punya rasa tanggung jawab menjadi hamba Alloh yang istiqomah”. Sedangkan misinya adalah dapat membiasakan anak usia dini berakidah tauhid beribadah Islami berakhlak mulia, mendekatkan
anak kepada Al Qur’an, menciptakan kondisi bermain yang edukatif, kondusif dan konstruktif serta membiasakan anak dengan belajar dan bermain secara Islami. “Harapan dari Taman Asuh Anak Musli (TAAM) Taman Kanak-Kanak As Syafi’iyah adalah terselenggaranya kegiatan belajar yang baik dan mandiri serta ikut serta dalam mencerdaskan agama dan bangsa” ujarnya. Untuitu sebagai tujuan pendidikannya adalah mencetak anak didik menjadi terampil
berkomunikasi dengan lingkungannya, dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dalam diri anak dan melatih menggunakan indera untuk mengenali dan memahami kebesaran Allah dalam ciptaan-NYA. Selain itu dapat mengembangkan kemampuan motorik halus anak dalam berolah tangan dan mengembangkan kemampuan motorik kasar anak didik dalam berolah tubuh untuk pertumbuhan dan kesehatannya agar anak memiliki mental dan fisik yang kuat. (drb/bas)
pini F OKUS Waspadai Adanya Pergeseran Nilai ASUS menyebarnya video mesum di masyarakat, yang melibatkan orang-orang yang mirip artis populer Indonesia, telah berlangsung lebih dari seminggu. Berita itu juga telah menyebar ke mana-mana, ke berbagai penjuru dunia. Tetapi sampai kini, ulasan dan komentar dari masyarakat masih terus bermunculan. Kita paham bahwa ada berbagai motif dari perhatian tersebut. Beberapa televisi yang ada di Tanah Air misalnya, memakai peristiwa ini untuk menggaet pemirsa yang lebih banyak. Tentu juga ada motivasi yang bersifat ekonomi di dalamnya. Kita juga memahami langkah pemerintah, dalam hal ini pihak kepolisian yang telah melakukan sweeping kepada anak-anak muda terhadap menyebarnya video tersebut. Hanya yang perlu kita lihat adalah perkembangan video itu di tingkat masyarakat. Secara terselubung, sebaran itu meluas bahkan sampai ke warung-warung. Apakah fenomena ini merupakan akibat dari begitu maraknya kebebasan informasi, dampak dari perkembangan teknologi komunikasi atau justru ada sebuah perkembangan sosial lain di masyarakat? Artinya telah ada pergeseran norma dan nilai-nilai di tengah masyarakat? Pertanyaan terakhir inilah yang harus mendapat perhatian. Kita tahu, di zaman sekarang, teknologi yang paling maju adalah komunikasi. Orang bisa berkomunikasi dengan cara mudah dan menyebarkan informasi, termasuk gambar bergerak dengan cara yang mudah pula. Tetapi jika masyarakat mempunyai nilai-nilai susila yang kuat, penyebaran video porno itu pastilah bisa dibendung dengan sendirinya, dengan kesadaran. Artinya anak-anak di bawah umur akan tidak tersentuh dengan persoalan tersebut. Langkah pihak kepolisian untuk melakukan sweeping merupakan indikasi bahwa gambar porno itu telah menyebar di kalangan anak-anak di bawah umur yang tidak pantas melihatnya. Kita pandang bahwa langkah ini perlu, tetapi hanyalah merupakan usaha sebagian kecil saja. Ada hal lain yang harus ditegakkan, yaitu penegakan norma-norma dan nilai-nilai positif di masyarakat. Ini yang menjadi pekerjaan besar ke depan. Kita rasakan, di zaman modern sekarang, ada ketimpangan perkembangan yang luar biasa lebar. Di tengah berkembangnya teknologi, kita tidak pernah memberikan penjelasan tentang bagaimana dampak dari perkembangan teknologi tersebut. Kita tidak pernah memberi pendidikan dan penerangan sosial kepada masyarakat, apa yang menjadi akibat buruk dari perkembangan teknologi. Kemudian, dari sisi perilaku selalu dijumpai pelanggaran-pelanggaran norma dan susila oleh tokoh-tokoh masyarakat. Pelanggaran tersebut cenderung dibiarkan. Tidak ada hukuman yang mengikat terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh tokoh tertentu. Inilah yang kemudian dicontoh oleh anak-anak muda atau orang-orang lain, dengan dalih toh tidak akan ada hukuman yang berat. Karena itu, penyebaran video porno ini tidak harus dicegah dengan cara-cara yang dilakukan lewat sweeping tetapi harus sistematis dan menyeluruh. Sektor sosial kita memerlukan banyak perhatian. Orang tua yang terlalu sibuk harus mampu mengurangi kesibukannya agar mampu memberikan pelajaran nilai-nilai kepada generasi muda. Mungkin juga yang perlu diperhatikan, kalau saat sekarang jam kantor di Indonesia itu berdurasi delapan jam, kini haruslah ada kesadaran untuk menguranginya. Siapa tahu, dengan cara seperti ini akan tersedia waktu untuk memberikan pelajaran nilai kepada masyarakat. Orang Indonesia mungkin belum siap dengan bekerja full time karena masih belum ada institusi yang mampu memberi pendidikan yang baik kepada generasi muda. ***
K
Bang D
el
Badan Anggaran meloloskan dana aspirasi
Suluh Indonesia, Rabu 16 Juni 2010
5
Perlawanan Terselubung dari Jagat Pornografi DI TENGAH maraknya pesta sepak bola Piala Dunia, masyarakat Indonesia juga sibuk membicarakan tindakan porno yang beredar di dunia internet dengan pelaku yang sangat mirip artis-artis populer Indonesia. Banyak yang terkejut dan kecewa dengan adanya tindakan tersebut. Dunia artis Indonesia yang kini mencoba ‘melebarkan sayap’ untuk merambah pada beberapa posisi politik, kini justru terpuruk oleh video mesum tersebut. Saking marahnya, seorang tokoh artis Indonesia sempat menyebut oknum yang ‘bermain’ di video porno itu sebagai makelar kelamin. Bahasa makelar kelamin yang dipakai itu mirip dengan bahasa yang dipakai pada bidang politik seperti makelar kasus, makaler jabatan dan sejenisnya. Tetapi adakah hubungan pornografi tersebut dengan suasana politik yang kini sedang berkembang di Indonesia? Dalam praktiknya, politik dengan pornografi mempunyai hubungan yang erat. Pada bentuknya yang positif, pelaku-pelaku pornografi boleh dikatakan mewakili sebuah komunitas sosial. Karena itu, di beberapa tempat pelaku pornografi demikian malah juga dipandang sebagai sebuah profesi. Mungkin, sekali lagi mungkin, mereka-mereka yang hidup dan menghidupi diri dari kegiatan seks merupakan kelompok sosial yang di negara tertentu mewakili sebuah profesi sosial. Karena itu, di India ada anggota parlemen daerah yang berasal dari mereka yang berprofesi sebagai penjaja seks. Di Italia juga ada anggota parlemen yang berasal dari golongan seperti ini. Karena itu, hubungan antara pornografi (dalam istilahnya yang paling sederhana), bisa dikatakan mempunyai hubungan yang dekat dengan politik. Seks dan pornografi juga merupakan sebuah metode dalam politik, seperti yang sering dipakai dalam praktik matamata dan diplomasi. Untuk mengorek rahasia suatu negara, tidak jarang umpan yang dipakai adalah seorang wanita penghibur. Pada bentuknya yang negatif, pornografi sering mengacaukan jalannya sebuah tindakan politik. Banyak politisi, entah anggota parlemen, perdana menteri atau menteri, yang justru jatuh akibat perilaku pornonya ketahuan di depan umum. Ini tidak saja terjadi di luar negeri, seperti Israel misalnya, tetapi sekarang sudah sering terjadi di Indonesia. Calon-calon bupati disebar perilaku pornonya di internet untuk menjatuhkan kredibilitasnya. Jatuhnya jabatan atau jatuhnya kredibilitas seseorang akibat kasus pornografi akan mengubah konstelasi politik di wilayah yang bersangkutan. Yang terjadi di Indonesia akhirakhir ini, bisa jadi sebagai sebuah tindakan terselubung (atau secara tidak sadar) yang dilakukan secara massal. Beberapa waktu lalu, pemerin-
Oleh : Dewa Gede Mataram Perlawanan juga bisa muncul karena adanya inkonsistensi dari sikap pemerintah. Belenggu yang ada di masyarakat Indonesia mungkin sukar didefinisikan. Tetapi kesulitan ekonomi dan keterhimpitan sosial bisa terlihat di kotakota besar. Jumlah pengangguran, semakin banyaknya kaum miskin di jalanan kota besar, arus urbanisasi yang semakin menyesaki kotakota besar merupakan wujud belenggu yang ada di Indonesia. Bukan tidak mungkin itu menyebabkan tekanan sosial. Munculnya banyak perselingkuhan di tengah masyarakat adalah wujud dari tekanan tersebut. Adanya video porno yang gratis bisa berupa saluran untuk menghilangkan stres atau tekanan tersebut. Besarnya tekanan itu membuat normanorma dan nilai-nilai sosial yang dipandang sebagai rambu, tidak diperhatikan lagi.
tah telah memberlakukan undangundang pornografi. Meski beberapa kelompok sosial merasa keberatan terhadap diundangkannya undang-undang ini, tetapi pemerintah (dan telah disetujui oleh Mahkamah Konstitusi) telah mengesahkan dan menjalankan keputusan tersebut. Kehebohan tentang pornografi justru terjadi ketika Indonesia mempunyai undang-undang seperti ini. Dalam ukuran logika politik dan logika hukum, seharusnya masyarakat tidak berani melakukan tindakan demikian karena telah ada undang-undangnya secara resmi. Dalam kasus video porno yang melibatkan aktor mirip para artis Indonesia itu, fenomena yang kemudian kelihatan bukan sekadar pelakunya yang secara berani melakukan rekaman atas tindakannya tersebut, tetapi ratusan ribu dan bahkan jutaan lainnya yang juga ikut menikmati tontonan adegan ini melalui internet atau rekan-
rekannya, melalui jasa penyebaran orang per orang. Jadi, boleh dikatakan bukan saja pelaku di video porno itu yang melakukan kesalahan tetapi juga mereka yang menyebarkan video tersebut ke internet, ratusan ribu dan mungkin jutaan lainnya yang telah menyebarkannya secara beranting. Secara hukum, penyebaran ini bisa dikatakan sebagai sebuah pelanggaran. Tetapi secara politik, ini adalah sebuah perlawanan terhadap peraturan yang telah ditetapkan dan disetujui pemerintah. Perlawanan itu bersifat massal, dan luar biasa. Dalam tataran teoretis, perlawanan akan muncul apabila ada tekanan atau belenggu yang dirasakan oleh masyarakat. Selanjutnya, perlawanan juga bisa muncul akibat adanya saluran yang membantu. Inkonsistensi Perlawanan juga bisa muncul karena adanya inkonsistensi dari sikap pemerintah. Belenggu yang
√ Kehebohan tentang pornografi justru terjadi ketika Indonesia mempunyai undang-undang pornografi.
√ Secara politik, ini adalah sebuah per-
lawanan terhadap peraturan yang telah ditetapkan dan disetujui pemerintah.
√
Mudahnya pornografi beredar dan tidak takutnya masyarakat mengakses pornografi di tengah perundang-undangan yang ada bisa disebut sebagai sebuah perlawanan sosial.
ada di masyarakat Indonesia mungkin sukar didefinisikan. Tetapi kesulitan ekonomi dan keterhimpitan sosial bisa terlihat di kota-kota besar. Jumlah pengangguran, semakin banyaknya kaum miskin di jalanan kota besar, arus urbanisasi yang semakin menyesaki kotakota besar merupakan wujud belenggu yang ada di Indonesia. Bukan tidak mungkin itu menyebabkan tekanan sosial. Munculnya banyak perselingkuhan di tengah masyarakat adalah wujud dari tekanan tersebut. Adanya video porno yang gratis bisa berupa saluran untuk menghilangkan stres atau tekanan tersebut. Besarnya tekanan itu membuat norma-norma dan nilai-nilai sosial yang dipandang sebagai rambu, tidak diperhatikan lagi. Ketidakpedulian masyarakat kepada nilai dan norma sosial ini merupakan bentuk perlawanan. Karena norma sosial itu telah dilegitimasikan oleh pemerintah, berarti hal itu sudah menyangkut masalah politik. Perlawanan pun masuk menuju ranah politis. Masyarakat cuek kepada pemerintah yang tidak mampu memperhatikan kondisi masyarakat. Apalagi misalnya, aparat pemerintah sendiri yang juga melanggar nilai-nilai dan norma sosial tersebut. Kasus korupsi, perselingkuhan, penggelapan uang, penipuan dan sejenisnya banyak yang dilakukan aparat pemerintah. Bahwa kemudian perlawanan tersebut menyebar secara cepat dan bersifat massal, tentu karena teknologi modern sekarang mudah didapat. Telepon seluler ini bisa dibeli di mana-mana dengan harga terjangkau. Mudahnya pornografi beredar dan tidak takutnya masyarakat mengakses pornografi di tengah perundang-undangan yang ada bisa disebut sebagai sebuah perlawanan sosial. Jadi, bukan sekadar pelaku video porno dan penyebarnya yang melakukan perlawanan, mereka yang menikmati secara diam-diam juga melakukan perlawanan. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
Lahan baru ...
SURAT A NDA Arteri Pondok Indah Perlu U-turn BAGI warga Permata Hijau, Kebayoran Lama hingga Pondok Indah kawasan jalan Arteri Pondok Indah/Sultan Iskandarmuda, yang membentang dari kawasan Slipi hingga Lebak Bulus merupakan kawasan sentra perekonomian dan permukiman yang cukup vital. Di jalanan ini berdiri beragam pertokoan, mal, perguruan tinggi dan pasar, yang membuat kawasan ini selalu ramai. Namun sayangnya, tingginya aktivitas di wilayah ini tak didukung dengan keberadaan infrastruktur (jalan) yang mendukung. Bagaimana tidak, wilayah yang sangat padat dan dilintasi banyak kendaraan berbagai jenis, hanya dilayani oleh jalan yang tergolong cukup sempit. Mungkin di awal pembangu-
nannya, beban Jalan Arteri Pondok Indah/Sultan Iskandarmuda diperhitungkan tak sebesar sekarang. Namun kini dengan kian bertambahnya jumlah kendaraan ditambah kian padatnya jalan, jalan itu seakan tak mampu lagi menanggung beban. Kemacetan yang terjadi kian bertambah, karena kurangnya putaran (U-turn) di kawasan ini. Otomatis, kendaraan yang ingin berputar/berbalik arah, harus mencari U-turn yang jaraknya cukup jauh dan otomatis menambah kemacetan yang terjadi. Kami mohon kepada Pemerintah Kota Jakarta Selatan, khususnya dinas terkait untuk memecahkan masalah ini. Buatlah beberapa U-turn tambahan sehingga pengguna jalan yang akan
memutar tak perlu mencari putaran terlalu jauh, sehingga waktu tempuh mereka menjadi singkat dan jalanan pun menjadi tak ter-
lalu padat. Hafidz Tanak Husir, Jak-Sel
Permanen Lebih Baik HUJAN yang makin memuncak belakangan ini menimbulkan kekhawatiran baru. Selain banjir yang memang sudah menjadi rutinitas bagi warga Jakarta dan sekitarnya, ada ancaman baru berupa terkelupasnya jalan. Kerusakan jalan terjadi secara sporadis dan tersebar sehingga menyulitkan pengguna jalan. Seperti di jalan Gatot Subroto baik dari arah Cawang maupun dari arah Grogol kedua jalurnya terdapat cukup banyak lubang-lubang yang kembali terkelupas. Memang diakui, ada perbaikan cukup berarti di ruas tersebut, tetapi kelihatannya tambalan kurang kuat sehingga kembali terkelupas dan membuat lubang baru. Bagi pengendara
yang tidak biasa melewati jalan itu harus ekstra hati-hati karena bisa jadi terantuk lubang cukup dalam. Hujan yang intensitasnya tinggi bekalangan ini memang membuat lapisan aspal cepat rusak. Tambalan yang dilakukan sebelumnya selama ini juga agak mengganggu karena lebih menonjol dari jalanan aslinya. Sehingga tidak nyaman dilewati dan juga membahayakan. Tambalan seperti ini memang lebih baik segera diganti dan dibuatkan yang lebih kokoh. Seperti di jalan Gatsu juga, beberapa perbaikan dilakukan dengan membetonnya. Selain lebih kuat juga jalanan lebih rata dengan aslinya sehingga lebih nyaman dan terpenting lagi tidak membahayakan.
Saya saran agar perbaikan tidak setengah-setengah sehingga justru bisa menghemat dan yang lebih penting lagi, keamanan pengguna jalan menjadi di atas segalanya. Kalau saja semua kerusakan jalan bisa dibeton tentu akan disambut
pengguna jalan dengan antusias. Dan bukankah memang seperti itu seharusnya pelayanan pada masyarakat? Widyo Yono Utan Kayu, Jakarta
Jerman Belum Teruji SAYA pendukung berat tim Jerman senang bukan kepalang ketika sang panser menggilas tim Kanguru 4 - 0 Senin dini hari kemarin. Namun saya kurang puas dengan penmpilan Jerman. Kemarin tim dibawah asuhan itu Joachim Loew gagal menampilkan kegarangannya sebagi tim yang mendapat julukn panserr. Pada babak pertama, para pemain tampak ragu-ragu atau kawatir sehigga tak bisa bermain lepas. Barisan belakang Jerman sepertinya kurang percaya diri se-
hingga kerap memutar-mutar bola di daerah sendiri karena takuti memulai menyerang. Memang Jerman menang telak 4 – 0, tapi merurut saya tetap belum teruji karena yang dihadapi adalah tim lemah Australia. Sebagai salah satu tim yang diunggulkan juara, Jerman seharusnya bisa lebih perkasa dan mampu mencetak gol lebih banyak karena di babak kedua Austrlia hanya bermain dengan 10 orang. Bernad Ciputat Tangerang Selatan
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 16 Juni 2010
6
16 Pelari Asing Ikut Jakarta 10 K JAKARTA - Sebanyak 16 pelari asing dari tujuh negara memastikan ikut serta di kejuaraan “Jakarta International 10 K” dalam rangka hari ulang tahun DKI Jakarta ke-488, Minggu mendatang. Dari 16 pelari itu delapan diantaranya adalah pelari-pelari yang telah mempunyai nama dan merupakan undangan khusus dari PB PASI. “Delapan pelari itu berasal dari Uganda, Rusia dan Kenya. Mereka telah menyatakan siap dan turun dalam event internasional ini Menurut Kepada Bidang Perlombaan dan Perwasitan PB PASI, Sumartoyo, kemarin, dia, untuk mendatangkan pelari yang telah memiliki nama dan jam terbang yang ditinggi diperlukan persyaratan khusus salah satunya adalah pihak PB PASI harus memberikan “match fee” pada seluruh pelari disamping hadiah jika memenangkan perlombaan. Delapan pelari asing yang
didatangkan khusus oleh PB PASI diantaranya adalah Massai Titus dan Hendry Chirchir dari Kenya, T. Martin dari Rusia. Sedangkan pelari wanitanya diantaranya Gladys Kwambai dari Kenya dan Tatyana Muharova dari Rusia. Ia menjelaskan, sesuai dengan laporan yang ada, delapan pelari yang merupakan undangan dari pemerintah DKI Jakarta diantaranya berasal dari Vietnam, Jepang dan Belanda. Selain itu, kata dia, Jakarta Internaional 10 K akan diikuti oleh pelari -pelari nasional serta masyarakat umum. Sesuai dengan data yang ada jumlah peserta mencapai 35 ribu orang. Adapun rute event dalam rangkaian hari ulang tahun DKI Jakarta itu dari Silang Monas menyusuri Jalan Thamrin, Bundaran Hotel Indonesia hingga Semanggi. Setelah itu berbalik arah dan kembali melawai Bundaran Hotel Indonesia, Jalan Thamrin dan finis di Silang Monas. (ant)
Enam Petenis Indonesia Maju ke Babak Utama JAKARTA - Indonesia meloloskan enam petenis ke babak kedua Turnamen Tenis Junior Internasional (TTJI) Thamrin Cup 2010, kemarin di lapangan tenis Klub Kelapa Gading, Jakarta Utara. Keenam petenis yang melaju ke babak kedua turnamen kategori Grade II ITF itu dalah Ega Uneputty (6), Jason Joey Alexander (8), Indra Wijaya (9), Aditya Haris Ichsandi (10), Louis Theodor (14) dan Jess David Alexander (16). Pada babak pertama, Ega mengalahkan petenis kualifikasi Anggy Pradika (DKI) 6-1, 6-2, Jason menang atas petenis wildcard M. Sani Wijaya (Jabar) 6-1,
6-2. Sementara Indra Wijaya sedikit menguras tenaga saat melawan Alfonso Bangun (DIY) dan menang 7-5, 6-4. Aditya Haris menang atas petenis kualifikasi Deggyandra Luhur (Kalsel) dengan skor 6-0, 6-2. Louis menekuk petenis India Karan Suresh, 6-2, 6-4 dan Jess menang telak 6-0, 6-0 atas kompatriotnya Dicky Octorianda. Ega mengakui bahwa kemenangannya di babak pertama ini merupakan langkah awalnya untuk mencapai target yang telah dipatoknya. “Tahun ini saya ingin memperbaiki hasil tahun lalu yang gagal di babak awal. Kali ini kalau bisa sampai di semifinal,” tuturnya. (oli)
Suluh Indonesia/ap
JUBAH BURUNG - Pendukung Paraguay yang mengenakan ‘jubah burung’ mewarnai bangku penonton pada pertandingan antara Italia melawan Paraguay di Cape Town, Afrika Selatan, dini hari kemarin.
Sportama Tegal Men’s Futures Tennis Tournament
Aditya Lolos ke Babak Utama JAKARTA - Satu-satunya petenis Indonesia yang ikut kualifikasi, Aditya Hari Sasongko akhirnya lolos ke babak utama Sportama Tegal Men’s Futures International Tennis Tournament Seri III. Aditya melaju ke babak utama setelah memenangkan partai final kualifikasi, kemarin dengan mengalahkan petenis Thailand, Adirek Khundarnpinitvon, 6-3, 6-2 di lapangan terbuka Wisanggeni, Tegal, Jateng. Aditya yang pernah mem-
Didesak Mundur
Manajer SFC Tak Peduli PALEMBANG - Manajer Sriwijaya Football Club (SFC), Hendri Zainuddin, mengaku tidak mempedulikan desakan mundur yang dilancarkan sejumlah pihak melalui situs jejaring sosial facebook yang marak sejak tiga hari terakhir ini. “Saya tidak mau ambil pusing dengan hal ini. Santai saja, toh orangnya dan identitas pembuatnya saja tidak jelas. Jadi buat apa ditanggapi,” kata Hendri, di Palembang, Sumatera Selatan, kemarin. Menurut dia, desakan mundur itu diduga dilakukan oleh orang-orang yang memang sejak awal tidak bersimpati terhadapnya, antara lain karena berseberangan dalam ideologi politik. “Ada yang suka dan ada yang tidak suka adalah bukan hal yang baru buat saya, karena saya memang orang politik. Bagi saya, hal ini semakin memacu diri untuk memberikan yang terbaik untuk Sriwijaya FC,” kata anggota DPRD Kabupaten Banyuasin ini pula. Setidaknya, telah ada dua akun facebook yang berbeda menyatakan penolakan kepa-
da Hendri untuk menjadi Manajer SFC pada musim depan (2010-2011). Akun itu sudah beranggotakan ratusan orang. Akun yang menjadi tandingan, yakni memberikan dukungan kepada Hendri juga turut beredar di situs jejaring sosial itu, meskipun jumlah peminatnya lebih sedikit dibandingkan akun yang menolak. Hendri mengaku mengetahui hal ini, dan telah melakukan pemantauan sejak berita ini marak. “SFC juga sudah memiliki akun sendiri dan jelas pengelolanya. Biasanya, saya melakukan interaksi dengan SFC mania di sana, malahan saya menjawab langsung pertanyaan para anggota yang tercatat telah berjumlah ribuan. Kalau ada yang berkeberatan dengan kepemimpinan saya sebagai manajer, ayo bicarakan di akun SFC saja,” kata dia lagi. Meskipun tidak mengambil pusing dengan masalah ini, namun Hendri mengaku tidak akan berkeras hati jika nantinya dia harus meninggalkan kursi sebagai manajer SFC se-
telah terbukti gagal memberikan satu gelar untuk musim kompetisi ini. “Saya siap mundur jadi manajer jika gagal meraih gelar musim ini. Tapi harus dicatat yang membuat saya mundur adalah hasil evaluasi dari manajemen, bukan dari pihak-pihak yang tidak berkompeten dalam klub,” ujar dia pula. Melorotnya prestasi “Laskar Wong Kito” di ajang Liga Super musim ini ditengarai sebagai penyebab desakan kepada Hendri untuk mundur yang menguak ke permukaan. Meskipun SFC masih memiliki kans untuk meraih gelar di Piala Indonesia 2010 karena telah lolos ke babak delapan besar, tak dapat meredam permasalahan ini, mengingat sejak awal manajemen SFC sesumbar akan mengawinkan gelar seperti musim kompetisi 2007-2008 lalu. Hendri pun selalu dibanding-bandingkan dengan mantan manajer SFC sebelumnya MC Baryadi yang dinilai telah sukses membawa klub sepak bola kebanggaan masyarakat Sumsel ini meraih “double winner”. (ant)
Pemain Asing Bikin Sepak Bola Terpuruk JAKARTA - Mantan Manejer PSM Makassar Erwin Aksa mengatakan kehadiran pemain asing membuat prestasi sepak bola di Tanah Air semakin terpuruk. “Saya kira kehadiran pemain asing harus dikaji kembali apakah benar-benar membuat pemain lokal menjadi berkembang atau tidak,” kata Erwin Aksa pada acara nonton bareng wartawan di Jakarta, kemarin malam .Erwin yang saat ini menjabat Komisaris PSM Makassar dan yang pernah membesut Ponario Astaman serta mendatangkan pemain asing Christian Gonzales ini mengatakan, tujuan mendatangkan pemain asing pada musim kompetisi di Tanah Air tidak lain agar pemain-pemain lokal bisa terangkat. Namun faktanya, katanya,
pemain-pemain lokal tidak bisa bertumbuh menjadi tim nasional PSSI yang tangguh dan berprestasi. Hal ini, menurut Erwin, disebabkan jumlah pemain asing terlalu banyak dan ratarata menempati posisi penyerang (striker) sedangkan pemain lokal rata-rata sebagai pemain belakang. “Untuk striker lokal cuma cadangan. Jadi kapan dia bermain. Tidak pernah dia berlatih,” tambah Erwin. Untuk itu, klub-klub harus memberi porsi yang cukup buat pemain lokal khususnya buat posisi striker. Sedangkan, jumlah klub saat ini sudah kebanyakan. Hal itu membuat anggaran semakin tersebar dan tidak bisa dikelola secara optimal oleh PSSI.
Kualitas lapangan sepak bola juga ikut membuat permainan pemain lokal tidak bisa berkembang. “Lapangan kita itu sangat tidak berkualitas, akibatnya pemain tidak bisa melakukan ‘passing’ atau ‘crossing.’ Rata-rata pemain kita bermain bola di atas, padahal kita ada masalah dengan postur pemain yang rata-rata masih pendek,” tambah dia. Ketua Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) ini juga melihat pentingnya keterlibatan negara dalam pembinaan sepak bola. “Negara-negara yang sepak bolanya maju rata-rata awalnya ada peran negara di sana. Kalau kita belum bisa dilepas kepada peran masyarakat semata,” kata Erwin. (ant)
perkuat tim Piala Davis Indonesia ini tampil dominan sejak set pertama. Di pihak lain petenis Thailand itu tidak dapat tampil seratus persen karena masih belum sembuh total dari cedera pergelangan kaki kirinya. Menurut Direktur Turnamen, Teddy Tandjung, hasil yang dicapai Aditya itu cukup bagus karena kualitas petenis yang mengikuti babak kualifikasi ini juga cukup baik. “Saya pikir ini hasil yang bagus bagi Aditya, mengingat dia absen pada dua seri turna-
men ini sebelumnya, di Bandung, dan di Tarakan,”katanya. Aditya sendiri menyatakan dia absen pada dua seri sebelumnya karena harus mengikuti ujian di kampusnya di Universitas Janabadra Yogyakarta. “Ini saja ada satu mata ujian yang terpaksa saya tinggalkan. Sebelumnya saya tidak dapat meninggalkan ujian karena wajib saya ikuti,” tutur Aditya. Aditya mengaku penampilannya dari babak pertama hingga ke babak final kualifikasi semakin membaik. “Lapang-
an di sini yang berkarakter lambat juga sangat cocok dengan permainan saya. Hanya saja udara di sini sangat panas sehingga saya harus pandaipandai mengatur irama permainan,” Aditya memaparkan. Suhu udara di lapangan pertandingan pada tengah hari bisa mencapai 40 derajat Celsius. Kota Tegal yang terletak di tepi Laut Jawa memiliki udara yang panas seperti kota-kota lainnya di kawasan Pantai Utara Laut Jawa lainnya. Pada pertandingan babak
pertama hari ini Aditya menghadapi Sergei Krotiouk (Rusia) yang ditempatkan sebagai unggulan kedelapan. Petenis asal Yogyakarta ini menyatakan tidak ada masalah baginya melawan siapa pun. “Saya akan berusaha tampil sebaik mungkin,” kata dia lagi. Sementara itu petenis Indonesia lainnya, Ketut Nesa Artha langsung kandas di babak pertama setelah dikalahkan petenis India unggulanj ketiga Ranjeet Virali-Murugesan, 6-7 (7), 1-6. (oli)
lahraga
Grup A 1. Afsel 2. Meksiko 3. Prancis 4. Uruguay
1 1 1 1
0 0 0 0
1 1 1 1
0 0 0 0
1-1 1-1 0-0 0-0
1 1 1 1
Grup B 1. Korsel 2. Argentina 3. Nigeria 4. Yunani
1 1 1 1
1 1 0 0
0 0 0 0
0 0 1 1
2-0 1-0 0-1 0-2
3 3 0 0
Grup C 1. Sloveni 2. Inggris 3. AS 4. Aljazair
1 1 1 1
1 0 0 0
0 1 1 0
0 0 0 1
1-0 1-1 1-1 0-1
3 1 1 0
Grup D 1. Serbia 2. Ghana 3. Jerman 4. Australia
1 1 1 1
0 1 1 0
0 0 0 0
1 0 0 1
0-1 1-0 4-0 0-4
0 3 3 0
Grup E 1. Belanda 2. Kamerun 3. Jepang 4. Denmark
1 1 0 0 2-0 1 0 0 1 0-1 1 1 0 0 1-0 1 0 0 1 0-2
3 0 3 0
Grup F 1. Italia 2. Paraguay 3. Selandia Baru 4. Slovakia
1 1 1 1
1 1 1 1
Grup G 1. Portugal 2. Pantai Gading 3. Brazil 4. Korea Utara
1 1 0 0
1 1 1 1
01 01 00 00
0 0 0 0
1-1 1-1 1-1 1-1
0 0-0 1 0 0-0 1 0 0-0 0 0 0-0 0
CAPE TOWN - Laju Italia terhambat setelah pada pertandingan perdananya di Grup F melawan Paraguay dini hari gagal meraih tiga angka. Italia membutuhkan sebuah gol yang menyamakan kedudukan 1-1 pada babak kedua dari Daniele De Rossi. Antolin Alcaraz membuat Paraguay unggul lebih dulu melalui sundulannya pada menit ke-39 setelah Italia yang juara bertahan itu memulai pertahanan gelarnya dengan penampilan yang datar di bawah guyuran hujan di Cape Town. Italia bermain lebih baik pada babak kedua, dengan berhasil menyamakan kedudukan setelah sebuah kesalahan yang kembali dilakukan penjaga gawang pada menit ke-63. Paraguay yang mengalahkan Brazil dan Argentina pada kualifikasi seharusnya tidak perlu menakuti juara bertahan tersebut, namun rekor Piala Dunia mereka yang tidak pernah melewati putaran kedua dalam tujuh kali upaya mereka, lolos dari tahapan grup empat kali, selalu membayangi mereka. Permainan agak berliku dan kurang berkembang pada
awal-awal babak pertama sebelum mulai hidup pada menit ke-39. Aureliano Torres melepaskan tendangan bebas dan Alcaraz memperlihatkan kesungguhannya dengan melompat lebih awal dan lebih tinggi di atas Fabio Cannavaro, untuk melakukan sundulan keras tanpa bisa dijangkau Gianluigi Buffon. Ini pukulan yang mengejutkan bagi Italia, yang terlihat tidak pernah dalam ancaman sebelumnya, sekalipun mereka juga tidak terlihat bisa menciptakan gol. Italia terpaksa me-
Dua puluh menit berlalu sebelum Slovakia mengancam gawang lawan, tembakan kapten Marek Hamsik jauh melebar dari gawang. Secara bertahap mereka mulai melakukan tekanan dan, setelah bermain di kotak penalti oleh Vladmimir Weiss, tendangan tumit Stanislav Sestak melebar dari gawang Mark Paston. Paston, yang tanpa raguragu mencegat umpan silang, beruntung terhindar dari hukuman setelah sepenuhnya kehilangan bola ketika ia berusaha menghalau bola untuk mengamankan kotak penalti. Tembakan menukik Hamsik harus ditepis Paston di babak pertama, tetapi lima menit memasuki babak kedua, Slovakia menembus kebuntuan. Sestak melakukan umpan silang dan Vittek menyambutnya dengan sundulan yang membobol gawang Paston. Vittek mestinya menambah kemenangan timnya melalui serangan balik 20 menit menjelang pertandingan usai, tetapi Reid mampu memblokir bola tendangannya. Dengan pertandingan tinggal tiga menit, Smeltz mendapat umpan dari bek Liverpool Martin Skrtel, namun bola sundulannya melebar. Kesempatan terakhir Selandia Baru tampaknya telah hilang, namun Reid membalikkan anggapan itu. (ant)
Tiket Pertandingan Final Rp 36 Juta JOHANNESBURG - Para calo tiket Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan menjual tiket pertandingan final turnamen tersebut dengan harga sampai 4.000 dolar AS (sekitar Rp36 juta) lima hari setelah event sepak bola dunia tersebut dibuka. Pemerintah Afrika Selatan telah berjanji akan menindak penjualan tiket di pasaran gelap setelah terjadi desak-desakan para penonton, karena banyaknya tiket palsu, selama pentandingan pemanasan antara Nigeria dengan Korea Utara yang membuat 15 orang cedera. Tetapi, para calo tetap melakukan operasinya di Afrika
Selatan, beberapa di antara mereka melakukan penjualan tiket itu depan kantor penjualan tiket resmi FIFA di distrik keuangan Johannesburg, Sandton. Seorang pria, yang mengatakan ia berasal dari Amerika Serikat (AS), mendekati seorang wartawan Reuter dengan membawa enam tiket untuk pertandingan antara Korea Utara melawan Brasil. Ia menawarkan tiket itu dengan harga 250 dolar AS (sekitar Rp2,3 juta) selembar tepat di depan kantor penjualan tiket FIFA di Sandton, dimana banyak orang mengantre untuk membeli tiket. (ant)
masukkan Federico Marchetti menggantikan Buffon setelah turun minum, namun itu di ujung l a i n lapangan
di mana mereka memerlukan inspirasi. Italia akhirnya bisa menyamakan kedudukan saat Justo Villar berusaha memukul bola dari tendangan penjuru Simone Pepe namun gagal dan De Rossi cukup menju-
lurkan kakinya untuk mengarahkan bola dari jarak dekat ke gawang yang sudah kosong. Paraguay memiliki peluang menambah gol namun tembakan dari Enrique Vera dan pemain pengganti Jonathan
Santana melebar ke sisi gawang. Italia terus menekan pertahanan lawan pada sepuluh menit terakhir dalam upaya merebut kemenangan, namun pertahanan yang kokoh membuat Paraguay bisa mempertahankan hasil imbang tersebut. Italia, yang akan menghadapi Selandia Baru dan Slowakia dalam sisa pertandingan grup, akan melihat ke kenangan 1982 untuk inspirasi, saat mereka bermain imbang pada pertandingan pertama namun kemudian menjuarai turnamen tersebut. (ant)
Jadwal Pertandingan Hari Ini : Grup H 18:30, Global TV Honduras vs Chile 21:00, RCTI Spanyol vs Swiss
Suluh Indonesia/ap
BEREBUT BOLA - Pemain Italia, Domenico Criscito dan pemain Paraguay, Enrique Vera, berebut bola dalam pertandingan Grup F Piala Dunia, di Cape Town, Afrika Selatan, kemarin malam.
Selandia Baru Raih Angka Bersejarah RUSTENBURG - Gol yang menyemakan kedudukan di akhir pertandingan oleh pemain belakang Winston Reid menjadikan Selandia Baru meraih angka pertama Piala Dunia dalam sejarah mereka dengan bermain imbang 1-1 lawan Slovakia, kemarin. The All Whites, yang kalah dalam ketiga pertandingan di penampilan putaran final lainnya di tahun 1982, tampaknya akan mengalami kekalahan setelah sundulan Robert Vittek membuat Slovakia unggul di menit ke-50 pertandingan Grup F. Tetapi, tiga menit memasuki injury time, sundulan Reid dari umpan silang Shane Smeltz menggagalkan kemenangan Slovakia dalam pertandingan pertama Piala Dunia mereka sebagai negara merdeka. Dengan Slovakia berjuang mengatasi kondisi dingin dan berangin, the All Whites lah yang mempunyai banyak kesempatan mencetak gol, dengan Chris Killen dan Smeltsz (dua kali) gagal memanfaatkan kesempatan emas sebelum Reid menjebol gawang lawan. Pemain Middlesbrough, Killen, hanya memerlukan waktu lima menit untuk mengancam gawang lawan, dengan memafaatkan tendangan bebas Simon Elliots, tetapi sundulannya tepat mengarah ke penjaga gawang Slovakia, Jan Mucha.
7
Laju Italia Terhambat
Klasemen Sementara :
0 0 0 0
Suluh Indonesia, Rabu 16 Juni 2010
Grup A 01:30 (Kamis dini hari), RCTI Afrika Selatan vs Uruguay
Ozil ‘Mutiara’ Jerman Makin Bersinar JOHANNESBURG - Bintang baru timnas Jerman Mesut Ozil yang disebut-sebut oleh pelatih Joachim Loew sebagai pemain kelas dunia masa depan, yakin bahwa juara Piala Dunia tiga kali itu memiliki kesempatan emas untuk meraih titel ke empatnya. Kurang dikenal di luar Jerman dan Turki sebelum Piala Dunia, gelandang Werder Bremen berusia 21 tahun ini memainkan peran kunci mengorkestrasikan timnya saat mencukur Australia 4-0 dalam laga di Durban, Minggu lalu. Tim Panser akan berhadapan dengan Serbia pada laga kedua Grup D, Jumat di Port Elizabeth dan sebuah kemenangan akan memastikan posisi mereka di babak knockout. Namun Ozil mengatakan, tujuan dari tim yang awalnya tidak menjadi unggulan ini adalah mencuri titel ke empat. “Mimpi kami adalah meraih titel, itu alasan kami di sini,” kata Ozil yang dilahirkan dari pasangan Turki di kota industri Jerman, Gelsenkirchen. Jerman kehilangan kapten
Mesut Ozil
Michael Ballack yang mengalami cedera engkel sesaat sebelum turnamen dimulai. Namun performa Ozil tampaknya bisa mengisi kesenjangan antara talenta beda generasi. “Kami selalu mencari pemakai nomor 10 sejati dan sekarang kami sudah menemukannya,” kata penyerang Miroslav Klose. “Mesut sudah meletakkan posisinya untuk Jerman. Dia benar-benar bonus buat kami.” Loew menggunakan taktik tiga gelandang penyerang di belakang penyerang tunggal. Kemampuan Ozil bermain di lini pertahanan dan membuka jalan dengan cerdas menjadikannya sebagai kartu as bagi Jerman. “Dia adalah pemain yang sangat pas dengan ide-ide saya,” kata Loew. “Dia bermain di level tinggi, dia bisa merebut bola dengan mudah dan mencetak gol. Dia adalah pemain andalan yang mampu memecah lini pertahanan.” Meski demikian, Loew memperingatkan anak asuhnya itu untuk tidak lupa diri akibat pujian media massa Jerman
yang menempatkannya sebagai pahlawan sepakbola hanya setelah 11 penampilan bersama timnas. “Untuk menjadi pemain kelas dunia dibutuhkan banyak perkembangan dan konsistensi selama beberapa tahun,” kata Loew. “Tapi Mesut, tidak diragukan lagi, memiliki semuanya.” Bahkan para pemain Inggris, yang kemungkinan menghadapi Jerman di awal babak kedua, segera melihat kualitas kreatif Ozil saat menggilas Australia. “Dari pertama melihatnya, anda bisa tahu dia memiliki kaki kiri yang berkelas,” kata gelandang Jamie Carragher. “Anda bisa segera tahu dia adalah pemain bertalenta.” Kontrak Ozil di Bremen akan berjalan hingga 2011, namun sementara klub-klub top Eropa terus mengintai perkembangannya, ia tetap fokus pada turnamen ini. “Kontrak saya sampai 2011, tetapi yang menjadi fokus saya saat ini adalah Piala Dunia, karena sebagai tim kami mempunyai tujuan. Itu yang penting,” katanya.(ant)
Tampil di Dataran Tinggi
Pemain Denmark dan Belanda Mengeluh JOHANNESBURG - Pemain Belanda dan Denmark bersatu, Senin lalu, ketika mengeluhkan bermain di dataran tinggi 5.750 kaki (1.753 meter) di atas permukaan laut yang amat mempengaruhi permainan mereka pada pembuka Grup E Piala Dunia di Stadion Soccer City di Johannesburg. Pertandingan itu, dimulai pukul 1130 GMT ketika cuaca cerah di bawah langit biru dan pertandingan berakhir 2-0 untuk kemenangan Belanda, disaksikan sekitar 83.000 penonton di stadion yang akan digunakan untuk delapan pertandingan termasuk babak final pada 11 Juli. Pertandingan itu merupakan yang ketiga diadakan di dataran tinggi Johannesburg tetapi para pemain Afrika Selatan dan Meksiko yang bermain 1-1 pada pertandingan awal Jumat, tidak ada mengeluh karena mereka sudah terbiasa dengan kondisi cuaca seperti itu.
Pertandingan di dataran tinggi antara Argentina melawan Nigeria di Ellis Park di Johannesburg Sabtu kelihatannya tidak akan banyak mempengaruhi para pemain kedua tim. Dataran rendah =Namun pertandingan pertama antara kedua negara Eropa itu, serta semua tim dari negara dataran yang lebih rendah, cuaca amat berpengaruh, kata pemain depan Belanda Dirk Kuyt, yang mencetak angka untuk timnya lima menit menjelang laga usai. =Belanda lebih dulu unggul melalui Simon Poulsen lewat gol bunuh diri pada menit pertama babak kedua. =“Kedua tim harus menyesuaikan diri dengan kondisi dataran tinggi yang berbeda bagi mereka,” kata Kuyt kepada wartawan ketika ditanya mengapa laga babak pertama amat
memprihatinkan. Ia mengaku, pertandingan itu tidak terasa hebat bagi penonton, dengan mengatakan, “Segala sesuatunya berkaitan dengan dataran tinggi itu.” Pengatur serangan Belanda Giovanni van Bronckhorst, memenangi pertandingan (cap) internasional ke-100, mengatakan, ia tidak mengerti apa yang didapat mereka setelah berjuang menyesuaikan diri dengan cuaca dataran tinggi, dua minggu di Austria dan seminggu di Afrika Selatan. =“Seminggu awal amat sulit, saya merasa asing dan mulut saya kering setiap saat— tetapi sekarang sudah membaik,” kata Van Bronckhorst kepada Reuters. =Pemain bertahan Denmark Daniel Agger menyatakan susah menyesuaikan diri dengan cuaca sehingga para pemain mengurangi kecepatan lari
mereka dan hanya berpikiri bagaimana suatu saat melakukan tekanan terhadap lawan. “Saya kaget,” katanya, “Saya kira kami dapat bermain bagus pada babak pertama, tetapi baru dapat melakukannya pada babak kedua setelah mereka mencetak angka. Setelah itu baru kami dapat sedikit santai dan bermain seperti biasa.” Udara tipis Penjaga gawang Denmark Thomas Sorensen mengatakan dataran tinggi dengan udara lebih tipis mempengaruhi laju bola atas. “Anda merasakan bernafas agak berat,” katanya, “Tetapi perbedaan paling mencolok bagi saya jalan bola semakin cepat.” “Sulit menguasai bola tetapi itu lah yang harus dilakukan tim dan mereka harus berusaha mengatasinya untuk dapat maju ke putaran akhir,” katanya.
“Banyak pertandingan dilakukan di dataran tinggi sehingga Anda tidak akan bisa menang bila tidak dapat menyesuaikan diri. Bola itu bisa menipu dan tidak hanya bagi penjaga gawang tetapi juga untuk semua pemain,” katanya. Belanda akan bermain lawan Jepang dan Kamerun di dataran biasa sedangkan Denmark tetap main di dataran tinggi Pretoria dan Rustenburg. Cape Town, Port Elizabeth dan Durban, merupakan tiga dari sembilan tempat pertandingan yang berada di dataran rendah sedangkan enam lainnya merupakan dataran tinggi. Johannesburg merupakan dataran tertinggi, disusul Nelspruit (1741 meter/5700 kaki), Rustenburg (1500 meter/4900 kaki), Blomfontein (1400 meter/ 4600 kaki), Pretoria (1370 meter/ 4500 kaki) dan Polokwane (1312 meter/4300 kaki). (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Rabu 16 Juni 2010
8
Longsor, Empat Tewas
Suluh Indonesia/ant
EVAKUASI KORBAN - Tim SAR mengevakuasi korban tanah longsong di Lingkungan Dawuhan, Desa Blumbang, Tawangmangu, Karanganyar, Jateng, kemarin. Dalam kejadian tersebut menewaskan korban empat orang penambang pasir galian C.
KARANGANYAR - Tim SAR gabungan menemukan lagi satu korban tanah longsor di Dukuh Dawuhan, Desa Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, kemarin, sehingga jumlah korban tewas menjadi empat orang. Korban tersebut bernama Sularso (35) warga Tegalsari, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, yang ditemukan sudah dalam kondisi tewas oleh tim SAR bersama masyarakat setempat sekitar pukul 16.15 WIB. Menurut anggota tim SAR Karangayar David Rekamuna, dengan ditemukannya jenazah Sularso, maka empat korban tanah longsor sudah ditemukan seluruhnya. Tiga korban lainnya yang sebelumnya telah ditemukan tim SAR bersama warga setempat, yaitu Wagino (60) dan istrinya, Sri Wahyuni (45), warga Dukuh Gamping Bondan, Desa Dawung, Tawangmangu, dan Warto (36), warga Dukuh Beyan, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar. Menurut dia, korban Sularso saat ditemukan tertimbun bebatuan dan longsoran tanah. Tim SAR menyingkirkan timbunan tersebut dengan menyemprotkan air. Korban saat ditemukan posisinya te-
lungkup, dan tertimbun batu besar. Batu itu berhasil disingkirkan dengan cara diikat tali, kemudian ditarik, dan jenazah korban langsung dievakuasi. “Tubuh korban kondisinya remuk mengenaskan, dan langsung dibawa ke Puskesmas untuk pemeriksaan,” katanya. Sementara itu, warga setempat berusaha mengangkat sebuah truk bernomor polisi AD 1393 MF yang juga tertimbun longsoran tanah. Upaya itu belum berhasil karena tali “sling” yang digunakan untuk menarik dari longsoran terputus. “Tali sudah empat kali diganti, tetapi tidak kuat untuk menarik truk tersbut,” kata Giman, warga setempat. Saksi mata Sumardi, kernet truk itu menjelaskan tanah longsor terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Empat korban tersebut, sebelumnya setelah istirahat makan siang mereka melanjutkan menggali batu dan pasir dengan cara manual. Kejadiannya, menurut dia mengejutkan dirinya, karena tanah berbatu di atas para korban tiba-tiba runtuh menimbun mereka. Truk yang diparkir di bawah para korban juga ikut tertimbun di bagian belakang hingga kendaraan ini miring. Kejadian itu langsung dilaporkan ke warga sekitar, dan ke Polsek Tawangmangu. (ant)
Puncak Jaya Bergolak
Gubernur Sumut Pastikan
Briptu Agus Tewas
Copot Sejumlah Pejabat
SENTANI - Kelompok bersenjata Organsisasi Papua Merdeka (OPM) di Kampung Yambi, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, kembali berekasi, dan kali ini korbannya adalah Brigadir Polisi Satu Agus Suhendra, anggota Brigade Mobil (Brimob) Kelapa Dua Depok. Kepala Bagian Humas Kepolisian Daerah Papua, Ajun Komisaris Besar Polisi Wachyono ketika dimintai konfirmasi di Papua, Selasa,
membenarkan Briptu Agus Suhendra meninggal dunia akibat kejadian tersebut. Kronologisnnya, pada saat korban berpatroli rutin di tempat kejadian perkara (TKP), tiba-tiba ditembak dari jarak kurang lebih 3,5 meter hingga rahang kanan atas tembus ke rahang kiri di bagian telinga. Korban saat itu langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mulia. Namun, dalam perjalanan menu-
ju rumah sakit, korban menghembuskan napas terakhir. Menurut rencana, kata AKBP Wachyono, Selasa siang ini korban akan dibawa ke Jayapura dengan pesawat Trigana Air lines, dan selanjutnya diterbangkan ke Markas Komando Brimob Kelapa Dua Depok. Sementara itu, pelaku penembakan yang diduga berasal dari kelompok organsisasi separatis Papua merdeka kini dalam pengejaran. (ant)
Pembobol ATM Divonis
Satu Tahun Enam Bulan DENPASAR - Agus Guntomo (38) dan Ngatemin (37), dua terdakwa kasus pembobolan anjungan tunai mandiri atau ATM, dijatuhi hukuman satu tahun enam bulan oleh hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, kemarin. Vonis yang diterima kedua terdakwa tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yang meminta majelis hakim menjatuhkan dua tahun penjara. Ketua majelis hakim Sigit Sutanto mengatakan perbuatan kedua terdakwa telah berperan dalam kasus pembobolan sejumlah ATM di Bali sehingga me-
ngakibatkan kerugian besar bagi para nasabah bank. “Peran terdakwa adalah dalam membuat cover kamera tersembunyi yang dipasang di atas keypad mesin ATM. Dengan cara itu terdakwa bisa mengambil PIN nasabah dan data kartu nasabah dengan menggunakan skimmer untuk selanjutnya dibuat kartu ATM palsu,” katanya. Perbuatan keduanya, katanya, melanggar Pasal 362 KUHP juncto Pasal 56 ke-2 KUHP. Dengan “skimmer” itu, kedua terdakwa terlibat mengambil sejumlah dana nasabah
pada 16-17 Januari 2010. Pembobolan dengan menggunakan alat itu dilakukan di berbagai ATM, yakni Bali 146 lokasi, Jakarta 14 lokasi dan lima lokasi lainnya di sejumlah daerah. Bahkan, aksi pembobolan yang kedua, terdakwa ikut terlibat dalam kasus serupa di luar negeri, yakni Australia dengan menyasar 69 ATM. Pembobolan itu mengakibatkan BCA mengalami kerugian Rp5,8 miliar. Setelah vonis dibacakan, kedua terdakwa yang menolak didampingi pengacara menyatakan dapat menerima keputusan majelis hakim tersebut. (ant)
MEDAN - Gubernur H Syamsul Arifin memastikan akan mencopot sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang kinerjanya dinilai tidak maksimal dalam dua tahun masa kepemimpinannya. “Saya akan evaluasi dan tentunya akan ada pergeseran,” katanya ketika menjawab wartawan usai menghadiri rapat paripurna DPRD Sumut dengan agenda pembahasan laporan pertanggungjawaban gubernur terhadap APBD 2009 di Medan, kemarin. Gubernur memastikan dia akan menepati janjinya pada awal memimpin Sumut dua
tahun lalu, bahwa dirinya akan mencopot para pejabat yang dinilai gagal menjalankan visimisinya. Syamsul Arifin dan wakilnya Gatot Pujo Nugroho dilantik menjadi Gubernur dan wakil Gubernur Sumut pada 16 Juni 2008. Meski mengaku akan menggeser posisi sejumlah pejabat, namun Syamsul menolak menyebutnya dengan pencopotan. Ia bahkan juga mengaku cukup puas dengan kinerja sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD). “Bukan dicopot, tapi digeser lah, ‘tour of duty ‘ namanya. Memang
ada yang saya lihat sudah lelah dan harus diganti. Mereka sudah diberi waktu dan kini tiba saatnya (untuk diganti),” ujar mantan Bupati Langkat dua periode itu. Tentang jumlah pejabat yang akan digeser atau dicopot dalam waktu dekat, Syamsul Arifin menolak menjawab secara rinci. “Nanti akan saya bicarakan dengan Baperjakat,” ujarnya. Ketika ditanya perihal dua tahun masa kepemimpinannya, Ketua DPD I Partai Golkar Sumut itu mengaku masih cukup banyak yang harus diperbaiki dan dimaksimalkan. “Ditanya
puas atau tidak puas, tentu saya belum puas. Lima tahun pun belum tentu saya akan puas, sementara ini baru dua tahun. Masih banyak yang harus kita perbuat,” katanya. Ketika ditanya sektor mana yang menjadi prioritasnya untuk tahun ketiga kepemimpinannya di Sumut, Syamsul menyebut antara lain masalah kesehatan, pendidikan serta kesejahteraan petani dan nelayan. Ia juga berharap peran semua pihak guna mendukung visi-misi “rakyat tidak lapar, rakyat tidak sakit, rakyat tidak bodoh dan rakyat punya masa depan”. (ant)