Skip to main content

Edisi 14 Juli 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

No.133 tahun IV

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

Rabu, 14 Juli 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Perekonomian RI Diakui Dunia

Utang Swasta Naik

Hitung Ulang Rumusan TDL

MENYAMBUT gembira peningkatan status utang Indonesia oleh Japan Credit Rating Agency (JCR) hingga mencapai level Investmen Grade, yang menunjukkan adanya pengakuan terhadap ...hal. 1

BANK Indonesia (BI) mencatat perkembangan pinjaman luar negeri swasta meningkat sejalan dengan menggeliatnya perekonomian terutama untuk bidang industri pengolahan, keuangan, persewaan ...hal. 2

PEMERINTAH mengaku siap menghitung ulang rumusan tarif baru listrik khususnya bagi kalangan industri. Menteri ESDM Darwin Saleh kemarin mengatakan, pemerintah mendengar dengan sungguh ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Cut Tari dan Luna Maya

Dikenai Wajib Lapor

Suluh Indonesia/ant

Aktivis Antikorupsi Minta Perlindungan JAKARTA - Aktivis ICW Tama S Langkun minta perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Jakarta, kemarin. Langkah ini diambil, menyusul penyerangan serta penganiayaan sejumlah orang tak dikenal terhadapnya. Kedatangan Tama bersama rekannya sesama aktivis ICW itu, disambut langsung Ketua LPSK Abdul Haris Mendawai. Usai pertemuan tersebut, Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai mengatakan, LPSK sudah menerima surat permohonan perlindungan saksi yang dilayangkan ICW bagi Tama serta empat rekannya. Mereka ini adalah tim yang melakukan investigasi atas rekening mencurigakan milik perwira tinggi (Pati) Polri. Tetapi, kata Semendawai, pihaknya belum dapat menetapkan status perlindungan terhadap korban. ‘’Sesuai dengan persyaratan permohonan perlindungan, LPSK akan melakukan investigasi. Jadi, tidak serta merta langsung memberikan perlindungan. Jika semua syarat dipenuhi, baik formal maupun material, LPSK secara otomatis memberikan perlindungan,” katanya. Pemberian perlindungan itu, ungkap dia, diberikan setelah rapat paripurna memutuskan untuk menyetujui per-

mintaan tersebut. ‘’Sidang paripurna LPSK akan menentukan Tama dilindungi atau tidak. Jadi untuk sementara, kami sedang menelaah permohonan yang masuk ini, tidak bisa terburu-buru. Kami harus hati-hati menyikapinya. Tetapi LPSK akan memberikan perlindungan sementara, hingga sidang paripurna memutuskan untuk hal itu,” imbuh Semendawai. Ditambahkan, langkah selanjutnya LPSK akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk mempertanyakan perkembangan kasus penganiayaan yang dialami aktivis ICW ini. Jika laporan Tama dkk. ini ada kaitan dengan laporan yang disampaikannya, semuanya bisa terbuka dengan jelas. LPSK sendiri meminta kasus penganiayaan Tama harus cepat diselesaikan. ‘’Untuk mengusut secara tuntas dan mengungkapkan kasus ini sehingga menjadi terang benderang latar belakang penganaiyaan Tama,” tandas Ketua LPSK ini. Wakil Koordinator ICW Emerson Yuntho mengatakan, LPSK diminta segara memberikan pelrindungan bagi sejumlah aktivis ICW. Pasalnya, kasus penganiayaan ini juga berpotensi menimpa aktivis lainnya. Jadi harus ada upaya yang sistematis untuk melindungi aktivis. (nas)

DIKLATSAR - Wapres Boediono mencoba mengangkat tas calon anggota Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri disela pendidilkan dasar (Diklatsar) di Situ Lembang, Bandung, kemarin.

JAKARTA - Artis Cut Tari dan Luna Maya dikenakan wajib lapor oleh kepolisian terkait statusnya sebagai tersangka dugaan sebagai pemeran dalam video porno bersama Nazriel Irham alias Ariel. ‘’Kedua artis tersebut sebetulnya tanpa dikeluarkan pencekalan pun mereka sudah diberi tahu oleh penyidik, apalagi sudah jadi tersangka dan tidak ditahan,” kata Kabid Penum Polri Kombes Pol Marwoto Soeto di Jakarta, kemarin. Marwoto mengatakan, Cut Tari dan Luna Maya dilarang bepergian ke luar negeri atau ke luar dari kota Jakarta, namun kapan waktu wajib lapornya (hari apa saja) ke Mabes Polri tidak disebutkan. ‘’Kedua artis tersebut bila akan bepergian kemana-mana harus lapor penyidik untuk pengawasannya,” kata Marwoto. BareskrimPolri menetapkan artis Luna Maya dan Cut Tari sebagai tersangka tapi statusnya tidak ditahan. Polri sebelumnya sudah menetapkan tersangka Ariel dan telah menahan di Rutan Bareskrim Mabes Polri sejak 22 Juni lalu. Cut Tari dan Luna Maya bahkan telah menyampaikan permohonan maafnya kepada publik, namun hal tersebut tidak memperngaruhi penyidikan. Polri sebelumnya juga telah melakukan pemeriksaan identifikasi fisik untuk memastikan pemeran dalam video asusila tersebut. Identifikasi fisik dengan menggunakan anatomi forensik yang merupakan salah satu cara untuk mengungkap kasus melalui investigasi kejahatan secara ilmiah (scientific crime investigation). Penyidik melakukan peninjauan struktur anatomi ketiga artis yakni Ariel, Luna dan Cut Tari dan dibandingkan dengan ciri-ciri tubuh yang tertera pada video asusila itu. (ant)

Wapres Galau Terhadap

Karakter Generasi Muda BANDUNG - WapresBoediono merasa galau terhadap karakter sebagian generasi muda yang terbiasa melakukan halhal negatif, sehingga pemerintah merasa penting untuk melakukan pendidikan karakter bangsa. ‘’Saya merasakan kegalauan terhadap sikap generasi penerus,” kata Wapres ketika mengadakan pertemuan dengan para peserta Pendidikan Dasar Kelompok Pecinta Alam Wanadri di Lembang, Bandung, kemarin. Boediono yang didampingi Ibu Herawati Boediono mengatakan, ada yang hilang atau missing dalam pembangunan pendidikan khususnya dibidang karakter bangsa.

Wapres menuturkan, pemerintah dan generasi tua tidak ingin meninggalkan mesin yang bobrok kepada generasi penerus. Wapres mengemukakan, sekalipun pembangunan bangsa secara fisik telah menunjukkan banyak kemajuan, ternyata pendidikan karakter bangsa belum dilakukan sebagaimana mestinya. ‘’Ini bukan arogansi generasi tua,” ucap Boediono. Kemajuan teknologi terutama di bidang teknologi informasi, kata Boediono, seharusnya justru mendorong bangsa Indonesia terutama generasi muda, untuk menyiapkan diri baik secara fisik maupun karakternya untuk membangun

bangsa ini, sehingga menjadi lebih baik. ‘’Ini bukan indoktrinasi,” tutur Boediono. Wapres mengatakan generasi tua tidak ingin sama sekali mendikte generasi muda dalam membangun dan mengembangkan karakter mereka, dalam menghadapi globalisasi. Oleh karena itu, Wapres mengharapkan Wanadri ikut bersama-sama pemerintah membangun karakter bangsa. Sementara itu, Kuntoro Mangunsubroto yang merupakan tokoh senior Wanadri menilai, kegalauan Wapres itu harus dianggap sebagai pesan untuk membangun karakter generasi penerus yang lebih baik lagi. (ant)

Marzuki Alie :

Perombakan Kabinet Tak Perlu JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie menegaskan perombakan kabinet belum perlu dilakukan saat ini karena pemerintahan baru bekerja setengah tahun. ‘’Baru setengah tahun kok ada perombakan kabinet, gimana sih,” katanya di gedung DPR Senayan Jakarta, kemarin. Pernyataan Marzuki tersebut diungkapkan menanggapi desakan Ketua DPP PG Priyo Budisantoso yang mengatakan perlunya dilakukan perombakan kabinet atas menteri-menteri yang raportnya merah. Marzuki mengingatkan Ketua Priyo Budi Santoso agar tidak mendorong-dorong Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk melakukan perombakan kabinet terhadap menteri-menteri yang raportnya merah karena hal itu merupakan hak prerogratif presiden. Marzuki meyakini pernyataan Priyo itu hanyalah merupakan pernyataan pribadi. Perombakan kabinet, tegasnya, merupakan hak prerogra-

tif presiden yang tidak bisa dicampuri oleh partai. ‘’UKP4 itu bekerja untuk Presiden, bukan untuk kita. Biarkan Presiden yang mengambil keputusan. Kita tidak usah mengurus-urus itu. Semua itu terserah Presiden saja. Yang menentukan baik atau tidaknya menteri kan Presiden,” katanya. Marzuki mengingatkan UKP4 bukan bertugas memberi pertimbangan kepada DPR atau parpol. Oleh karenanya parpol tidak berhak ikut urusan perombakan kabinet. Marzuki menyampaikan, para menteri baru bekerja setengah tahun, sehingga belum perlu ada perombakan kabinet di tengah kesibukan menteri membantu Presiden. Ditanyakan mengapa UKP4 mengekspos hasil penilaiannya kepada masyarakat, Marzuki menjelaskan hal itu tentunya atas sepengetahuan presiden dan izin darinya. ‘’Itu kan hasil sidang kabinet tetapi tentu atas perintah Presiden sampai keluar,” kata Marzuki. (har)

Rumuskan Pemilu Berkualitas JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menekankan pentingnya keberadaan hakim konstitusi terhadap sistem demokrasi dan pelaksanaan pemilu. ‘’Saya berharap saudara bisa berbagi sistem dalam pelaksanaan UU Pemilu. Tidak ada UU pemilu yang sama, tetapi penyelanggaraan pemilu harus fair, harus dilaksanakan secara kredibel. Aturan kampanye, cara penghitungan suara, sanksi dan penyelesaian sengketa pemilu. Karena pemilu sangat penting dalam kehidupan demokrasi,’’ katanya saat membuka Konferensi ke-7 Hakim Mahkamah Konsti-

tusi se-Asiadi Istana Negara, Jakarta, kemarin. Presiden menekankan tiga faktor penting yang dapat membuat pemilu benar-benar sukses. Ketiga hal tersebut adalah undang-undang pemilu yang baik, komisi pemilu yang kredibel, dan partisipasi rakyat yang tinggi dan berkualitas. Menurut Presiden Yudhoyono, jika pemilu berkualitas maka demokrasi juga akan berkualitas. Demokrasi tidak akan berjalan sendiri tanpa diikuti komponen yang mendukungnya terutama penegakan hukum. Karena itu, dalam pemilu dan demokrasi keberadaan rule of law dan good governance

sangat penting. ‘’Sebuah UU pemilu harus membuat pemilu bisa diselenggarakan dengan baik dan memenuhi nilai demokrasi, ada partisipasi masyarakat,” ujarnya. Banyak persoalan utama dari tata kehidupan ini yang harus diatur agar pemilu bisa disebut kredibel antara lain seperti pengaturan siapa yang berhak memilih dan dipilih, peran partai politik, pendanaan pemilu, aturan kampanye, tata cara pemungutan dan penghitungan suara, termasuk sanksi yang akan diberikan terhadap pelanggaraan pemilu dan penyelesaian sengketa pemilu. (har)

PPATK-Polri Segera Rilis

Rekening Pati Polri JAKARTA - Polri segera mengumumkan hasil penyelidikan rekening mencurigakan milik sejumlah perwira tinggi Polri sebagaimana yang dilaporkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK). ‘’Polri bersama PPATK akan mengumumkan Laporan Hasil Analisa (LHA) Jumat (16/7), “ kata Kabid Penum Polri Kombes Pol Marwoto Soeto di Jakarta, kemarin. Bila dari LHA ada ditemukan rekening mencurigakan, Polri akan memberikan sanksi bagi anggotanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku di institusi polri, ujarnya. Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dipastikan akan mengumumkan LHA bersama PPATK. Polri sudah melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan rekening mencurigakan yang dimiliki oleh sejumlah perwira kepolisian. Mengenai anggota kepolisian yang namanya disebut-sebut itu, Polri sudah melakukan penyelidikan, begitu menerima informasi dari PPATK. Sebagaimana pemberitaan yang menyebutkan adanya enam jenderal polisi dan beberapa perwira menengah memiliki rekening yang berisi puluhan miliar, bahkan ada yang mencapai Rp 54 miliar, padahal gajinya tidak sampai Rp10 juta perbulan. Secara terpisah, Wakil Ketua KPK M Jasin mengatakan, KPK saat ini masih mengkaji rekening mencurigakan milik 21 perwira tinggi (pati) Polri. ‘’Itu (rekening) sedang kami kaji, tapi belum dilaporkan karena tim masih mengkaji. Kami belum dapat menyampaikan sekarang, karena tim belum melaporkan,” katanya. Sebelumnya dilaporkan bahwa ada sejumlah perwira Polri yang memiliki rekening gendut. Adapun jenderal yang namanya disebut diantaranya Kapolda Kaltim Irjen Pol Mathius Salempang dan mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Komjen Pol Susno Duadji. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Rabu 14 Juli 2010

K ilas

Digelar Operasi Yustisi

Gaji Ke-13 Guru Dibayarkan KEPALA Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta, Budihastuti di Jakarta, Selasa, memastikan gaji ke-13 guru PNS dan calon PNS telah dibayarkan pada Jumat (9/7). Budihastuti di Jakarta, Selasa, mengatakan dirinya mendapatkan keterangan dari Sekretaris Dinas Pendidikan DKI, Ujang Arifin bahwa seluruh gaji ke-12 guru PNS dan calon PNS telah ditransfer ke masing-masing rekening guru. “Kepala sekolah telah menyampaikan (tentang transfer gaji ke13) kepada para guru pada Upacara Bendera hari Senin, 12 Juli 2010 di sekolah-sekolah,” katanya Dengan demikian, Kepala BKD membantah pemberitaan bahwa gaji ke-13 untuk guru belum dibayarkan, ditunda, apalagi dengan alasan tidak ada uang. Sedangkan pembayaran gaji ke-13 untuk guru dengan status pegawai tidak tetap (PTT), Kepala BKD mengatakan saat ini sedang diproses aturan hukumnya berupa Peraturan Gubernur (Pergub). “Apabila peraturan itu selesai segera dibayarkan kepada guru PTT,” tambahnya. Sekretaris BKD DKI, Nur Syamsu Hidayat menjelaskan dana yang sudah dialokasikan untuk membayar gaji ke-13 guru PNS dan CPNS sebesar Rp114 miliar. Untuk pencairan gaji ke-13 bagi Guru PTT, Nur Syamsu mengatakan agar mereka bersabar karena menunggu Pergub selesai dibuat. Dia memperkirakan paling lambat akhir pekan ini Pergub sudah selesai dibuat dan diharapkan pencairan gaji ke-13 bisa langsung diproses. Setiap Guru PTT di DKI akan mendapatkan gaji ke-13 sesuai dengan dana tunjangan kinerja daerah (TKD) sebesar 1,9 juta rupiah. (ant)

Diduga Korban Pembunuhan SESOSOK mayat wanita yang diduga korban pembunuhan ditemukan di kebon pisang Jalan Muara Karang Barat, Tanggul Banjir Kanal Barat, RT 06/016, Penjagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa. Kanit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Penjaringan Iptu Samian mengatakan dugaan sementara korban merupakan korban pembunuhan. “Tunggu hasil otopsi, sebab ada luka di bagian belakang kepala,” kata Samian, Selasa. Korban yang memakai kaos putih celana jeans pendek, diakui Kanit bukanlah warga sekitar. Samian berharap kasus tersebut dapat segera terungkap. Sebab, saat dilakukan pemeriksaan di lokasi kejadian tidak ditemukan identitas korban. Sementara itu menurut Mamin (57) ketua RT 06/016, Penjagalan, Penjaringan, mayat wanita tersebut ditemukan dengan posisi tertelungkup di kebon milik Kumis. “Memang mayat ditemukan oleh pedagang es di kebon pisang,” ujar Mamin saat ditemui di lokasi kejadian. Penemuan mayat tersebut mengusik ketenangan warga. Mamin menjelaskan dirinya diberitahu warga perihal penemuan mayat tersebut dan langsung melaporkan ke Pos Polisi terdekat. “Saya lapor ke Pospol Teluk Intan. Selanjutnya polisi datang ke lokasi,” ujarnya sambil menambahkan bahwa mayat wanita tersebut, bukanlah warganya. (ant)

Praperadilan Susno Ditolak JAKARTA - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan kembali menolak permohonan praperadilan mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol. Susno Duadji. Kali ini hakim menilai, perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) yang menjadi alasan keberatan Susno tidak relevan dengan penahanan lanjutan yang dilakukan Polri. “Menimbang dalam hal tersebut di atas antara tujuan LPSK dalam UU No 13/ 2010 dengan landasan dasar dan tujuan penahanan menurut KUHAP tidak ada relevansi dan urgensinya,” ujar hakim tunggal Sudarwin kemarin. Meski demikian, dalam pertimbangannya Sudarwin menolak eksepsi pihak Mabes Polri terkait dengan alasan penambahan penahanan selama 20 hari dalam kasus dugaan korupsi PT SAL. Ia berpendapat, alasan penambahan penahanan atas dasar kekhawatiran yang bersangkutan akan melarikan diri atau menghilangkan alat bukti adalah tidak tepat. Disebutkan pula praperadilan tidak salah alamat atau error in persona. Namun, hakim tetap menolak menolak praperadilan dengan alasan UU perlindungan saksi dan korban (LPSK) tidak memiliki relevansi dengan penahanan lanjutan. “Maka kesimpulan

yang ditarik adalah pemohon tidak dapat membuktikan dalil permohonan praperadilannya, maka permohonan pemohon ditolak,” kata Sudarwin. Lebih lanjut, dikatakannya, dalam KUHAP juga tidak menjelaskan waktu pasti pemeriksaan, penyidik berwenang memutuskan rentang waktu yang tuntas dan sempurna menyelesaikan BAP untuk diajukan ke penutut umum di pegadilan. Ajukan Kasasi Menanggapi putusan tersebut, tim kuasa hukum Susno Duadji mengatakan, pihaknya sangat keberatan. Bahkan mereka mempertimbangkan untuk mengajukan upaya peninjauan kembali (PK). “Kami tak akan mengajukan banding atau kasasi, tapi akan dipertimbangan peninjauan kembali (PK),” ujar kuasa hukum Susno Efran Helmi Juni. Pihaknya mempertanyakan vonis majelis hakim yang menyatakan tambahan masa penahanan terhadap Susno adalah sah. Padahal di dalam pertimbangan hukumnya, hakim membenarkan argumen pengacara bahwa penahanan tidak sah dan Susno harus berada di bawah perlindungan LPSK. (nas)

Suluh Indonesia/ade

DIPERBAIKI - Pekerja dari Dinas penerangan DKI Jakarta memperbaiki lampu penerangan patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, kemarin. Perbaikna ini dilakukan agar memperindah kawasan Bunderan Hotel Indonesia sebagai salah satu simbol kota Jakarta.

Tabung Gas Meledak Dua Korban Terkapar JAKARTA - Ledakan tabung gas tiga kilogram di sebuah rumah di RT.13/03, Kelurahan Kali Angke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa pagi, mengakibatkan dua orang penghuni rumah itu mengalami luka bakar. Peristiwa ledakan tabung gas itu terjadi di rumah Samini (35), Selasa sekitar pukul 05.00 WIB, ketika Samini hendak menyalakan kompor gas untuk memasak. Akibatnya, Samini dan anaknya, Arjun (14), mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Ratna, mengatakan, ketika Samini menyalakan kompos gas, tiba-tiba tabung gas meledak hingga ruangan dapur hancur berantakan. “Sebelumnya, korban sempat mencium bau gas, tetapi sebelum mematikan api, tabung gas keburu meledak,” kata Iptu Ratna

di Mapolsek Cengkareng. Akibat peristiwa tersebut, Samini mengalami luka bakar di bagian kepala dan seluruh badan. Anak Samini bernama Arjun (14), luka bakar di bagian leher, kepala dan tangan. Keduanya telah dilarikan ke RS Sumber Waras untuk mendapatkan perawatan. Sahwiyah (29) salah satu tetangga korban mengatakan, sebelum terjadi ledakan, dirinya hendak Shalat Subuh. Namun, tiba-tiba mendengar ledakan yang cukup keras. “Saat itu anak-anak saya masih tertidur lelap, setelah mendengar ledakan mereka kaget dan langsung terbangun. Seperti ledakan bom,” lanjutnya. Sahwiyah mengatakan, peristiwa ledakan gas baru kali ini terjadi di perumahan penduduk RT.13/03, Kelurahan Kali Angke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Ibu dua anak itu mengharapkan agar pemerintah segera turun tangan dan melibatkan Pertamina sendiri untuk mengecek produsen gas yang nakal dan lalai seperti tabung gas yang berkarat, dan selang regulator yang tidak memenuhi standar SNI. Maraknya kasus ledakan tabung gas menjadi momok menakutkan bagi masyarakat. Masih minimnya perhatian pemerintah dikhawatirkan akan membuat lebih banyak korban jiwa. Dalam 2 tahun tercatat terjadi 189 kasus ledakan. Berdasarkan data Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) sejak 2008-Juli 2010 terhitung sudah terjadi 189 kasus ledakan gas. Sebanyak 61 kasus pada 2008, 50 kasus pada 2009 dan 79 kasus pada 2010. “Ini sangat mengkhawatirkan, gas seperti bom waktu di tengah-tengah masyarakat,” ujar Ketua Puske-

Suluh Indonesia/ant

KORBAN KEBAKARAN - Petugas mengevakuasi jenazah korban kebakaran yang melanda pemukiman Kramat Pulo Dalam II.

Erik mengatakan, musibah yang terjadi di pemukiman padat itu selain menewaskan seorang balita juga meluluhlantakkan 17 rumah yang dihuni 32 Kepala Keluarga. “Total jiwa yang tinggal di ke 17 rumah itu, masih dihitung,” kata Erik.

Ia masih berkoordinasi dengan Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat untuk menentukan di areal mana bisa dibangun tempat penampungan, dapur umum, air bersih dan sebagainya. Sumber api diduga berasal dari rumah No C 38. Upaya pemadaman

Harga Sayuran Meroket ara lain cabe rawit merah dan hijau, serta cabe merah keriting dan cabe hijau. Kenaikan harga yang paling menyolok terjadi pada cabe rawit merah yang mencapai Rp48 ribu hingga Rp 60 ribu per kilogram (Kg). Dia mengatakan harga cabe merah mengalami kenaikan hingga hampir 40 persen, dari Rp40 ribu menjadi Rp60 ribu per Kg. Sedangkan harga cabe merah besar, saat ini dijual dengan harga mencapai Rp60 ribu per Kg dari harga sebelumnya Rp25 ribu per kg. Sementara itu, Anata (48) pedagang sayuran di Pasar Rawa Badak, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara juga mengeluhkan kenai-

pi Sofyano Zakaria saat dihubungi, Selasa (13/7). Menurut Sofyano, program konvensi minyak tanah dengan gas tiga kg yang sering menjadi petaka bagi masyarakat merupakan kebijakan dari pemerintah, maka sudah seharusnya jika terjadi ledakan pemerintah tidak lepas tangan. “Jika terjadi ledakan pemerintah harus bertanggung jawab,” tegasnya. Untuk meminimalisasi ledakan gas, Sofyano mengimbau pemerintah untuk melakukan sosialisasi dan memberi imbauan kepada masyarakat untuk segera mengganti regulator dan selang gas yang pemakaiannya sudah mencapai 1 tahun. “Sebab disinyalir salah satu penyebab ledakan dari selang gas dan regulator yang sudah tidak layak pakai,” tandasnya. (ant)

JAKARTA - Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemerintah Kota Jakarta Barat akan menggelar operasi yustisi kependudukan di Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis (15/7). Kepala Suku Dinas (Kasudin) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat, Ahmad Fauzi, di Jakarta, Selasa, mengatakan, oeprasi yustisi itu dimaksudkan untuk menciptakan tertib administrasi kependudukan sesuai UU No.23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dan Perda No 4 tahun 2004. “Perda ini tentang Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil di DKI Jakarta. Operasi akan melibatkan 100 personel gabungan dengan sasaran utama mereka yang tidak memiliki KTP DKI Jakarta,” kata Ahmad Fauzi. Tujuan operasi itu, lanjut Ahmad Fauzi, untuk meningkatkan kesadaran warga, khususnya warga pendatang di kawasan padat yang tinggal di rumah kos, rusun, dan kontrakan agar mematuhi ketentuan aturan dengan memiliki KTP DKI. Fauzi berharap, dengan dilakukannya operasi yustisi kependudukan itu, tertib administrasi kependudukan dan ketertiban umum di Jakarta Barat mengalami peningkatan. Selain itu, pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap peraturan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil serta berkurangnya pelanggaran terhadap peraturan daerah juga mengalami perubahan positif. Yang tak kalah pentingnya, meningkatnya aspirasi dan peran serta masyarakat dalam membantu tugas pemerintah untuk mengendalikan mobilitas penduduk, ketertiban umum, dan kerawanan sosial,” tegasnya. Sementara itu, Kasie Operasional dan Penertiban Sudin Dukcapil Jakarta Barat, Saji Raharjo, menuturkan, instansi pelaksana operasi yustisi kependudukan terdiri dari berbagai unsur mulai dari walikota, pengadilan negeri, kejaksaan negeri, dinas kependudukan dan catatan sipil, sudin sosial, sudin perhubungan, sudin perumahan, sudin tenaga kerja dan transmigrasi, polres, polsek , imigrasi. (ant)

Lari Bawa Bantal, Anak Tewas Terbakar JAKARTA - Seorang balita tewas dalam kebakaran yang melanda pemukiman padat penduduk di Jalan Kramat Pulo Dalam II Gg XIX, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Selasa pukul 13.00 WIB. Jasad bayi berusia 3 tahun bernama Fachri ditemukan di antara puing-puing rumah dalam kondisi mengenaskan. Jenazah saat ini sudah dibawa ke kamar mayat RS Cipto Mangunkusumo. Lurah Kramat, Erik mengatakan balita tersebut meninggal dunia karena saat musibah terjadi ia tengah tidur bersamaan ibunya. Ny Ahmad Hariri, ibu balita malang itu, bergegas berlari ke luar rumah saat mengetahui tempat tinggalnya terbakar tanpa sadar bahwa anaknya tertanggal. “Ibu itu saat tahu ada kebakaran lari ke luar rumah. Ia lari membawa sesuatu, nggak tahunya bukan anaknya yang terbawa tapi bantal,” kata Erik.

Di Sejumlah Pasar

JAKARTA - Harga sayurmayur di sejumlah pasar tradisional di Jakarta Utara mengalami kenaikan, sehingga mengakibatkan para pedagang resah. Para pedagang di sejumlah pasar tradisional resah dengan lonjakan harga itu, karena mereka harus mengeluarkan modal lebih besar. “Biasanya belanja di pasar induk cukup bawa uang Rp 1 juta - Rp 1,5 juta. Sekarang minimal harus bawa uang Rp 3 juta,” kata Wawan (36) pedagang sayuran di Pasar Bahari, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Selasa. Kenaikan harga sembako dan sayur mayur tersebut sudah terjadi dua bulan terakhir. Menurut Wawan, lonjakan harga tertinggi terjadi pada sayuran ant-

2

kan harga sayuran-mayur. Ia mengatakan harga bawang merah dan bawang putih merupakan komoditas yang mengalami kenaikan secara signifikan. “Bawang merah naik dari Rp10 ribu menjadi Rp18 ribu per Kg, dan bawang putih saat ini harga jualnya sudah Rp25-28 ribu per kg dari harga sebelumnya yang hanya Rp 20 ribu per kg,” ujarnya. Harga sayuran lainnya, terong, kentang, sawi, wortel, dan kol. Kenaikan harga sayuran ini berkisar antara Rp2 ribu hingga Rp 5 ribu. Seperti harga terong yang mengalami kenaikan hingga 100 persen, dari harga sebelumnya Rp 3 ribu, saat ini menjadi Rp 6 ribu per Kg. (her/ant)

ilustrasi

yang dilakukan warga sia-sia karena api terus membesar dan menyambar bangunan yang berdekatan dengan rumah No C 38. Dua jam kemudian, 27 unit mobil pemadam kebakaran Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Pusat akhirnya bisa menjinakkan api. Kebakaran menyebabkan arus lalu lintas di Jl Kramat Raya tersendat karena banyak warga yang melihat kejadian itu. “Banyak warga yang menonton kebakaran bahkan puluhan warga dari seberang Jl Kramat Raya berjalan kaki untuk

melihat kebakaran. Arus lalu lintas jadi tersendat,” kata Arini, warga yang melintas di dekat kebakaran. Kebakaran sering terjadi di Jakarta setiap tahun. Pada tahun 2009, jumlah kasus kebakaran mencapai 316 orang dan sebagian besar karena hubungan pendek arus listrik. Jumlah kerugian akibat kebakaran di Jakarta tahun 2009 mencapai Rp83 miliar dan menyebabkan 6.457 orang kehilangan tempat tinggal. Korban jiwa akibat kebakaran 2009 sebanyak 20 orang tewas dan 22 orang mengalami luka. (her/ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Rabu 14 Juli 2010

3

KIPP Sesalkan

MK Tak Konsisten

Suluh Indonesia/ant

HUTAN - Menhut Zulkifli Hasan didampingi Anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Mas Achmad Santosa (kiri) serta Yunus Husein (kanan) usai memaparkan hasil temuan pelanggaran hukum sektor kehutanan di kantor Kemenhut Jakarta, kemarin.

Konfederasi Parpol Butuh Tiga Syarat langkah berikutnya adalah harus mampu membuat ‘rule of the game’, siapa memainkan peran apa, yang disepakati bersama dan berkomitmen terhadap aturan,” katanya. Hasrul mengatakan, peraturan tersebut dibutuhkan karena dalam konfederasi, partai politik tidak bersifat hirarkhi tetapi sejajar. ‘’Artinya tidak ada yang menjadi atasan dan bawahan, semuanya sejajar meski memang ada partai politik yang memiliki sumber daya yang lebih dominan dibandingkan lainnya. Tanpa kawalan rule of the game maka konfederasi amat sulit untuk efektif,” katanya.

Ketiga, perlu merumuskan pembagian sumber daya yang dimiliki berbagai partai politik. Konfederasi partai politik bersifat cair, karena masing-masing partai masih ada. Partai politik harus mengerti apa keuntungan yang didapat dan apa biaya yang harus diberikan dalam konfederasi tersebut, sumber daya apa yang akan mereka kelola dan bagaimana mengelola sumber daya tersebut,” katanya. Hasrul mengatakan, bila ketiga syarat tersebut mampu dipenuhi maka konfederasi yang dibuat efektif dan kokoh. ‘’Tanpa tiga syarat, konfederasi sulit untuk berjalan, rentan

BSE Efektif Bangkitkan

Motivasi Belajar di Daerah JAKARTA - Sekretaris Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Edy Tri Baskoro mengatakan, sekolahsekolah di daerah sudah cukup aktif menggunakan Buku Sekolah Elektronik menggantikan buku biasa. ‘’Saya melihat sekolah-sekolah di daerah banyak menggunakan Buku Sekolah Elektronik (BSE) terutama pengadaan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) khusus untuk buku,” kata Edy Tri Baskoro di Jakarta, kemarin. Sejumlah pihak menilai penggunaan BSE masih belum efektif meskipun pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) sudah melangsungkan program tersebut sejak 2008. Melalui program BSE, Kemendiknas sudah membeli hak cipta lebih dari 200 judul buku pelajaran yang berlaku selama 15 tahun. Buku-buku tersebut

juga dapat diunduh dan digandakan serta dijual kembali dengan Harga Eceran Tertinggi

Edy Tri Baskoro

(HET) yang sudah ditetapkan. Namun program tersebut belum dievaluasi oleh Kemendiknas meskipun sudah dua tahun berjalan, sehingga belum diketahui kendala dalam pelaksanaannya. Menurut Edy, dengan ada-

nya BSE, biaya yang dikeluarkan siswa lebih ringan dalam masalah untuk pengadaan buku terlebih lagi dengan adanya pengadaan buku yang didanai dari BOS. ‘’Siswa atau wali murid saya rasa cukup tertolong dengan program BSE, apalagi tidak sepenuhnya pengadaan buku dari siswa sendiri melainkan bantuan dari dana BOS,” ujar Edy Tri Baskoro. Diharapkan, BSE yang diunduh dari internet tetap dijaga dengan baik meskipun tidak sama dengan buku yang dicetak penerbit sehingga bisa digunakan dalam waktu lama. Dikatakannya, yang masih menjadi kendala adalah belum meratanya akses internet di seluruh sekolah di Indonesia terutama di daerah pedalaman. ‘’Ini yang harus dipikirkan pemerintah, bagaimana solusinya sehingga seluruh sekolah bisa mengakses dan memanfaatkan BSE,” katanya. (son)

MK menyebut ada materi yang tidak masuk akal, yang menjadi dasar pertimbangan yang ganjil dan kontroversial. ‘’Ada hal yang bukan urusannya ditarik menjadi urusan MK. Ini alasan mengapa kita sebut MK melakukan hal-hal di luar urusannya, materi kampanye bukanlah urusan MK,” tegasnya. Jojo menambahkan, kedaulatan rakyat seolah dipindah ke meja MK dan apa yang dilakukan masyarakat pemilih bisa dinafikan sama sekali oleh hakim konstitusi. ‘’Ini menjadi preseden yang sangat mengkhawatirkan apalagi kalau nanti terjadi pada Pemilu 2014,” ujarnya. Jojo mengatakan, alasan MK dalam kasus Kotawaringin Barat sama dengan saat Pilkada Jatim lalu. Tapi, katanya, saat itu tidak ada keputusan menganulir pasangan calon, sedangkan di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, kon-

testannya dianulir (dibatalkan). ‘’Ini keputusan agak kontroversi. Basis argumennya sama tapi keputusan berbeda. Tidak ada konsistensi dan pakem MK dalam hal ini. Basis argumen sama tapi keputusan berbeda,” kritik Jojo. Untuk itu, lanjut dia, MK harus dibatasi kewenangannya terhadap proses yang berlangsung. Penilaian MK terhadap proses tidak dengan sendirinya bisa menganulir pasangan calon. ‘’Keputusan MK pada Pilkada Jatim kita terima, tapi menjadi kontroversi di Pilkada Kotawaringin karena MK menjadi pemutus pemenang. Idealnya dan seharusnya permasalahan pilkada dikembalikan kepada penyelenggara pilkada,” katanya. Penilaian yang sama juga diungkapkan anggota Komisi II DPR Agun Gunanjar Sudarsa yang juga menjadi pembicara dalam diskusi itu. (ant)

Irman Gusman

Hasrul Hanif : JAKARTA - Pengamat politik UGM Hasrul Hanif mengatakan, pembentukan konfederasi partai poilitik membutuhkan tiga syarat agar dapat berjalan baik. ‘’Pertama, konfederasi partai poltik membutuhkan adanya nilai bersama dari partai politik, apakah itu kesamaan ideologi, kebijakan atau bisa juga nilai pragmatis lainnya namun yang mampu memberikan satu nafas bersama antar partai politik,” katanya di Jakarta, kemarin. Kedua, menurut dia, dibutuhkan aturan main yang disepakati partai politik dalam konfederasi tersebut. ‘’Ketika bersepakat terhadap nilai maka

JAKARTA - Wakil Sekjen Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jojo Rohi menyesalkan sikap Mahkamah Konstitusi yang dinilainya tidak memiliki pakem keputusan yang konsisten dan bisa diterima semua pihak yang bersengketa dalam pilkada. ‘’Seharusnya keputusan MK memberikan kepastian hukum. Nyatanya, malah timbul kontroversi yang berkesinambungan pada setiap keputusan sengketa pilkada untuk kasus yang sama, seperti keputusan yang berbeda untuk kasus Pilkada Kabupaten Kotawaringin Barat (Kalteng-red) dan Pilkada Mandailing Natal (Sumutred),” katanya dalam diskusi bertema Kedaulatan Rakyat Dikudeta Hakim Konstitusi di Jakarta, kemarin. Menurut Jojo, materi kampanye bukanlah urusan MK, namun dalam amar keputusan pilkada Kotawaringin Barat,

akan perpecahan, karena konfederasi hanya merupakan simpul dari parpol. Mereka harus menyakini bukan dominasi yang dikembangkan meski ada parpol yang sumber dayanya dominan,” katanya. Hasrul mengatakan, konfederasi partai politik merupakan upaya yang bisa digunakan untuk membuat kinerja sistem presidensial menjadi lebih efektif. “Gagasan ini setidaknya mampu mengakomodasi berbagai artikulasi politik yang berkembang di tengah masyarakat yang plural di Indonesia. (ant)

P4D DPD Adil Untuk Daerah JAKARTA - Ketua DPD RI Irman Gusman menegaskan, konsep Program Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Daerah (P4D) dapat dijadikan jawaban bagi distribusi dan alokasi anggaran pembangunan yang berkeadilan untuk daerah. ‘’Pimpinan DPD bersama pimpinan Komite IV yang membidangi masalah anggaran bersama pimpinan Komite I, II, dan III telah melakukan kajian mendalam terhadap konsep P4D,” ujar Irman di Gedung DPD Jakarta, kemarin. Dipandang dari aspek legal, menurut Irman, dana aspirasi atau agenda P4D didukung oleh dasar hukum yang kuat bahwa penyusunan anggaran

merupakan fungsi DPR yang dibahas bersama pemerintah dengan memperhatikan pertimbangan DPD. Dari sisi politik, Irman menambahkan, agenda P4D ini merupakan bagian dari sebuah kondisi yang sejalan atau responsif atas hal-hal yang berkembang dalam kehidupan politik di Indonesia karena ada tanggungjawab politik wakil rakyat untuk secara konsisten merasakan denyut aspirasi konstituen yang diwakilinya. Sedangkan secara praktik, menurut senator asal Sumbar itu, konsep dana aspirasi atau P4D itu bisa dilihat dari proses politik penganggaran di DPR, DPD dan DPRD. ‘’Program pe-

merintah melalui dana dekonsentrasi serta beberapa format dana transfer daerah dinilai masih lemah,” katanya. Beberapa kelemahan itu diantaranya ada dalam sinkronisasi anggaran, koherensi program pusat dan daerah, termasuk pula kelemahan dalam penerapan instrumen seperti formulasi, kelengkapan data dan keterbukaan dari pemerintah pusat kepada daerah. Sebelumnya, anggota DPD menyetujui adanya agenda P4D dan akan segera mengirimkan kepada Pemerintah dan DPR untuk dijadikan pertimbangan dalam pembahasan APBN 2011 dengan anggaran Rp 1 miliar setiap desa. (har)


Megap litan

Suluh Indonesia, Rabu 14 Juli 2010

4

Sosok Lilis Nurul Husna

Penggerak Kaum Perempuan KIPARAHNYA sebagai sosok wanita mandiri dan sukses, khusunya dalam menekuni usaha bidang pendidikan dan kesehatan, Dra. Lilis Nurul Husna, ternyata juga mampu menjadi seorang motifator bagi kaum perempuan lainnya di wilayah Gunung Putri, Kab.Bogor dalam berwira usaha. “Wilayah Gunung Putri kan banyak sekali pabrik garment. Jadi saya bersama kaum ibu lainnya memanfaatkan limbah pabrik itu untuk dibuat barang kerajinan,” kata wanita kelahiran Bogor, 06 Juli 1971 ini. Sebagai wanita single parent, ia selain dituntut mampu berperan ganda, baik sebagai seorang Ibu, tapi juga kepala rumah tangga untuk mendidik dan membesarkan kedua anknya, ternyata hal itu tidak menjadi penghalang bagi Lilis untuk maju dan berkarnya. “Awalnya saya hanya ingin melihat para ibu di lingkungan saya bisa madiri dan tidak terlalu tergantung penghasilan suami,” kenang Ketua Yayasan Islam Nurul Husna ini. Melaui yayasan dan sejumlah lembaga pendidikan dan kesehatan yang dia miliki saat ini, Putri (Alm) KH. TB. Asep Basri ini mengaku akan terus berbuat agar bisa mendatangkan manfaat bagi orang lain. “Alhamdulillah kami dalam waktu dekat akan membuka cabang klik kesehatan di daerah Kahuripan. Saya juga bercita-cita akan membangun sekolah Islam gratis untuk anak yatim mulai tingkat SD hingga SMA,” pungkasnya. (bas)

Warga Minta

Proyek Jalan Cepat Diselesaikan DEPOK - Proyek pengerjaan jalan sepanjang 570 meter di Jalan Mandor Tajir hingga Jalan Mawar hingga kini terbengkalai. Akibatnya banyak warga yang mengeluhkan pengerjaan tersebut. Seperti yang dikeluhkan Khidijah, warga RT02 RW07 Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari. Menurut dia, proyek tersebut pada awalnya dikerjakan dengan menambahkan batu di jalan berlubang. ”Tapi setelah dipasang batas untuk pngecoran justru tidak terlihat lagi para pekerjanya,” kata Khodijah. Diungkapkan dia, pekerjaan jalan tersebut terhenti sudah dua minggu lamanya. Padahal, kata Khodijah, pekerjaan tersebut belum seluruhnya dikerjakan. ”Bahkan pemborongnya jarang kelihatan,” tandasnya. Sebagai warga yang setiap saat melintasi jalan tersebut, Khodijah berharap pekerjaan

tersebut cepat diselesaikan. Pasalnya, jalan tersebut merupakan sentra utama warga sekitar. Menurut dia, jalan itu merupakan akses penghubung bagi warga yang ingin menuju ke Jalan Parung dan ke perumahan Reni Jaya. ”Saya pingin jalan ini segera dirapihkan, biar terlihat bagus,” ujarnya. Pantauan lapangan, tertulis di papan proyek batas waktu pengerjaan adalah 45 hari terhitung sejak 1 Juni hingga 15 Juli 2010. Proyek betonisasi jalan lingkungan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Dinas BM & SDA) Kota Depok senilai Rp.342.083.000 sepanjang 570 meter. Kabid Bina Marga, Roni Ghufroni saat dihubungi mengaku akan mengecek terlebih dahulu data pekerjaan proyek tersebut. ”Saya masih di jalan, nanti saya cek dulu,” jawabnya singkat. (rin)

Pembentukan Tangerang Barat Dikaji TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, melakukan kajian terhadap rencana pembentukan wilayah pemekaran baru Kabupaten Tangerang Barat yang berpusat di Kecamatan Balaraja. “Kami sudah membentuk tim untuk mengkaji wilayah pemekaran baru dengan pusat di Balaraja, “ kata Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemkab Tangerang AM Djahri Kusumah, Selasa. Dia mengatakan, melalui kajian tersebut, warga dapat mengetahui apakah wilayah pemekaran itu layak atau tidak karena beberapa potensi penunjang dianggap sudah memenuhi persyaratan. Hasil kajian itu akan diumumkan kepada publik melalui

media massa pada pertengahan Desember 2010. Kajian itu melibatkan tim percepatan pembentukan wilayah pemekaran. Hasil kajian itu juga akan disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri. Sebelumnya Kabupaten Tangerang dimekarkan menjadi Kota Tangerang Selatan dengan wilayah antara lain Kecamatan Serpong, Ciputat, Pamulang, Pondok Aren, Serpong Utara. Pemekaran untuk Kabupaten Tangerang Barat dengan wilayah di antaranya Kecamatan Balaraja, Kresek, Kronjo, dan Jayanti, yang berbatasan dengan Kabupaten Serang. Anggota tim pembentukan Kabupaten Tangerang Barat Isbandi mengatakan, Pemkab Tangerang telah menyetujui rencana itu. (ant)

Suluh Indonesia/rin

PROYEK TERBENGKALAI - Kondisi pengerjaan betonisasi Jalan Mandor Tajir ke arah Jalan Mawar di Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, hingga kemarin masih terbengkalai, kendati batas untuk pengecoran jalan yang sudah terpasang sejak beberapa waktu lalu.

Dua Warga Kritis

Tabung Elpiji Kembali Meledak di Bogor BOGOR- Lagi-lagi ledakan tabung gas LPG ukuran 3 Kg terjadi di wilayah Bogor. Kemarin ledakan dahsyat tabung gas LPG terjadi di Kampung Pasir Awi, RT 03/13, Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Dalam kejadian ini seorang nenek bernama Sawati (80) dan anaknya

Kesih (36), harus dilarikan ke rumah sakit setampat karena mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya. Meledaknya tabung Gas LPG kemasan 3Kg di Bogor ini sebetulnya bukan kali pertama terjadi. Pasalnya, pada Minggu (11/7) lalu, tiga warga di Kampung Wangun RT 004/ 001, Desa Karang Tengah,

Kec. Babakan Madang juga telah menjadi korban ledakan tabung gas LPG bersubsidi itu. Tidak hanya itu pada awal bulan kemarin, dua warga di Kelurahan Sempur, Kota Bogor juga kritis akibat LPG di rumah meraka meledak. Dari keterangan sejumlah saksi, ledakan tabung gas LPG 3 Kg yang terjadi di

Warga Resah

Kali Teluk Pucung Tercemar CIKARANG - Warga Kampung Bahagia, Desa Ujung Harapan, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengeluhkan pencemaran kali di wilayah itu oleh limbah pabrik. Wati (55), warga yang tinggal di bantaran kali Teluk Pucung, di Babelan, Selasa, mengatakan limbah tersebut diduga berasal dari sejumlah pabrik di wilayah yang terletak di perbatasan Kota dan Kabupaten Bekasi. “Selain air kali mengeluarkan bau yang tidak enak, saya sering melihat ada gumpalan busa yang memenuhi sungai. Limbah ini berasal dari pabrik di wilayah Kota Bekasi,” katanya. Hal senada juga diungkapkan Yanto (33) warga setempat. Menurutnya, gumpalan busa setinggi hampir setengah meter itu diduga berasal dari limbah pabrik di Teluk Pucung, Kota Bekasi.

Meski jarang mengkonsumsi air kali tersebut, kata Yanto, warga cukup terganggu dengan bau busuk air kali. “Bau busuknya sering mengganggu warga yang tinggal di sekitar aliran sungai,” ujarnya. Limbah pabrik juga diduga sebagai penyebab matinya sejumlah biota air di kali itu. “Dulunya banyak ikan dan remis yang sering ditangkap warga. Tapi sekarang saya sudah jarang sekali melihat ada ikan di kali ini,” katanya. Gumpalan busa hasil limbah itu mencapai kondisi terparah pada pagi hari dengan ketinggian mencapai lebih dari setengah meter. “Setiap pagi mulai pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB busanya terlihat dengan jelas,” katanya. Warga lainnya, Tarno (40) mengakui bahwa bau limbah mengganggu warga, terutama pada pagi hari. Namun, dia

tidak tahu apakah busa serta air kali itu berbahaya bagi kesehatan. “Biasanya buat menyiram tanaman. Tapi, tidak sering juga,” katanya. Menurut dia, warga sudah sering mengeluhkan kondisi ini. Namun, karena tidak ada tanggapan dari berbagai pihak, maka warga pun akhirnya memilih untuk diam. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Dudi Setiabudi, mengakui aktivitas industri di wilayah Bekasi Utara kurang memperhatikan pengolahan sistem limbah. Dinas LH mencatat ada sejumlah industri serta rumah sakit yang pengolahan limbahnya masih belum baik sehingga menyebabkan pencemaran sungai. “Sebab, limbah sering hanya dibuang ke sungai tanpa diolah lebih dahulu menggunakan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL),” katanya. (ant)

Cegah Narkoba

BC Bandara Perketat Keamanan TANGERANG - Aparat Kantor Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, memperketat kedatangan bagi warga negara Iran yang datang menggunakan jasa penerbangan karena disinyalir menyelundupkan narkotika jenis shabu. Kepala Seksi Penindakan dan penyelidikan Kantor Bea dan Cukai Bandara SoekarnoHatta, Gatot Sugeng Wibowo dihubungi Selasa membenarkan pihaknya melakukan upaya ketat terhadap datangnya warga negara Iran yang dicurigai membawa narkotika. “Banyak cara dilakukan warga negara Iran untuk menyelundupkan shabu, sehingga pengawasan yang berlapis sangat

diperlukan,” katanya. Pernyataan Sugeng tersebut terkait penangkapan MF (26) asal Iran membawa sebanyak 6,1 kg shabu disimpan dalam paket bagasi yang telah dikemas khusus. Sedangkan MF diciduk petugas setelah turun dari pesawat Etihad Airways dengan nomor penerbangan EY-427 dari Abu Dhabi, Senin (12/7), bahkan MF merupakan pelaku penyelundupan yang ke-19 oleh warga negara yang sama. Wanita yang bekerja sebagai petugas salon kecantikan di Iran itu dibekuk setelah berada di terminal II F kedatangan. Menurut petugas, shabu yang dibawa MF di pasaran milainya mencapai Rp12,2 miliar. (ant)

Suluh Indonesia/rin

KUNJUNGI PASIEN - Wali Kota Depok Nurmahmudi Ismail saat melihat pasien di Ruang UGD Rumah Sakit Harapan Depok, Jalan Pemuda, Kecamatan Pancoranmas, Depok, kemarin.

dapur rumah Ny. Kesih kemarin sore itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. “Kita sempat kaget karena suara ledakan dari dalam dapur Bu Kesih saat sangat keras,” kata Agus, tetangga korban. Kepala Desa (Kades) Cigudeg, Firdaos mengatakan, peristiwa meledaknya tabung gas elpiji ukuran 3

kilo di rumah warganya itu mengakibatkan dua korban yang saat ini masih dirawat di Puskesmas Cigudeg. “Ada dua korban yakni atas nama Sawati dan Kesih. Keduanya saat ini dirawat di Puskesmas Cigudeg. Diduga ledakan itu terjadi akibat selang regulatornya bocor,” terangnya. (bas)

Puluhan Kios PKL Dibongkar BOGOR - Sekitar 31 bangunan semipermanen dan dua bangunan permanen milik pedagang kaki lima di Jalan Raya Puncak, dibongkar oleh petugas Satpol PP Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kemarin. Pembongkaran yang difokuskan persis di depan Kantor Pusat Pendidikan dan Pelatihan Anggaran Departemen Keuangan RI BPPK tersebut menyebabkan arus lalu lintas jadi tersendat. Aksi pembongkaran tersebut tidak mendapat perlawanan pedagang, karena beberapa pedagang sudah membongkar sendiri bangunan miliknya. Hanya saja, aksi buldoser yang membongkar dua bangunan permanen di kawasan tersebut membuat arus lalu lintas tersendat. “Kami sudah diberitahukan akan ada pembongkaran, kami sudah membongkar sendiri bangunan milik kami. Daripada dibongkar petugas lebih banyak ruginya,” kata Lulu, pedagang bensin eceran yang sudah 20 tahun berjualan di kawasan tersebut. Setelah kiosnya dibongkar, Lulu bingung harus kemana lagi berjualan. Selama ini pendapatan dari berjualan bensin sangat membantu perekonomian rumah tangganya. Ia mendapat informasi bahwa para pedagang akan direlokasi di lokasi wisata Taman Wisata Matahari. “Tapi belum ada kejelasan di mana lokasi tempat berdagangnya. Terpaksa menung-

gu saja dulu,” kata Lulu. Sebelum melakukan pembongkaran sendiri, para pedagang pada Senin (12/7) melakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Bogor Karyawan Fathurahman dan beberapa anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bogor membahas permasalahan yang mereka hadapi dan solusinya. “Malam harinya kami langsung melakukan pembongkaran kios-kios kami,” kata salah satu pedagang. Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Dace Supriadi menjelaskan pembongkaran yang dilakukan sebagai tindak lanjut dari surat Departemen Keuangan yang ingin merenovasi bangunan. Selain itu, keberadaan bangunan tersebut juga melanggar Perda nomor 12 tahun 2009 tentang IMB. Pembongkaran juga akan berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut. “Rencananya, Depkeu ingin merenovasi bangunan, meminta kepada Bupati untuk menertibkan PKL yang ada di depan kantor Pusdiklat Depkeu tersebut. Bangunan di sini juga tidak memiliki IMB, pembongkaran juga dapat mengurangi kepadatan jalan,” jelasnya. Penertiban yang dilakukan di pinggir jalan tersebut, membuat arus lalu lintas menjadi tersendat. Laju kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak dan sebaliknya jadi terhambat. (ant)

Kabupaten Bogor Siaga Narkoba PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat, Selasa, mencanangkan Kabupaten Bogor sebagai daerah siaga narkotika dan obat-obatan berbahaya karena besarnya ancaman peredaran narkoba di daerah tersebut. Pencanangan sebagai daerah siaga narkoba tersebut dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf, Bupati Bogor Rachmat Yasin serta para aktivis anti narkoba se-Kabupaten Bogor. Kegiatan yang digagas Badan Narkotika Provinsi (BNP) Jabar tersebut dipusatkan di Desa Pasirmukti, Kecamatan Citeureup. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah

Kabupaten (Pemkab) Bogor Yos Sudrajat mengatakan pencanangan Kabupaten Bogor sebagai daerah siaga narkoba dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar). Bogor merupakan salah satu

dari tiga daerah di Jabar yang diharapkan dapat mengembangkan program antinarkoba. Penempatan Kabupaten Bogor sebagai daerah siaga narkoba, lanjut Yos, dengan mempertimbangkan besarnya ancaman peredaran narkoba yang dihadapi daerah ini. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir di Bogor ditemukan sejumlah pabik ekstasi yang mampu memproduksi pil terlarang dalam skala besar. Selain itu, sambung Yos, Kabupaten Bogor merupakan

daerah dengan jumlah penduduk terbanyak di Jawa Barat bahkan di Indonesia. Yos yang tercatat sebagai sekretaris Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bogor menambahkan, pencanangan daerah siaga narkoba diharapkan dapat membantu upaya Jawa Barat dalam memerangi peredaran narkoba. “Peredaran narkoba sudah semakin sulit dibendung. Bahkan kini narkoba sudah menjalar ke kampung-kampung. Ini merupakan ancaman yang per-

lu dicarikan solusinya bersama,” ujar Yos. Menurut dia, gerakan pencanangan yang dilakukan oleh Pemprov dan Pemkab Bogor tidak akan berjalan tanpa adanya partisipasi masyarakat. Karena itu dia berharap agar semua komponen masyarakat berpartisipasi dengan penuh kesadaran dalam memerangi peredaran narkoba. “Penggagasan daerah siaga bencana sebagai upaya untuk melakukan tinakan dalam mencegah peredaran narkoba,” terangnya. (ant)


pini

Suluh Indonesia, Rabu 14 Juli 2010

F OKUS Benahi Aturan agar Bisa Lakukan Terobosan ITA salut, berbagai pemikiran telah muncul dalam upaya memperbarui kinerja lembaga kepolisian di Indonesia. Selalu muncul ide baru yang berarti adanya pemikiran-pemikiran kritis demi memperkuat eksistensi lembaga kepolisian ini di negara kita. Lembaga kepolisian menempati posisi sentral. Mereka akan menjadi penentu bagaimana tingkat ketertiban masyarakat kita, terutama dalam menaati norma-norma sosial dan aturan-aturan hukum yang telah ada di masyarakat. Setiap gejolak, atau apa pun namanya yang tidak kondusif bagi keamanan masyarakat, pastilah disebabkan oleh adanya pelanggaran terhadap norma sosial dan peraturan hukum yang telah ada dan berlaku di masyarakat. Akhir-akhir ini kita melihat adanya pemikiran untuk mencari pemimpin kepolisian dari luar lembaga tersebut. Pemikiran ini terasa asing karena sebuah lembaga harus dipimpin oleh orang yang berasal dari lembaga tersebut. Sepanjang pengetahuan kita, lembaga adalah lokasi karier seseorang berkembang. Siapa yang mampu menata kariernya dengan baik, akan mampu memimpin lembaga tersebut. Tentu juga, karena berkiprah di lembaga tersebut, orang itu akan lebih tahu seluk beluk kepemimpinannya. Sukses seorang memimpin sangat dipengaruhi oleh pengalaman dan pengetahuan tentang lembaga yang bersangkutan. Namun, kita segera juga diingatkan oleh perkembangan zaman yang memungkinkan terjadinya sebuah lompatan pemikiran demi meningkatkan prestasi sebuah lembaga. Di lembaga swasta misalnya, kita sering tercengang melihat kemajuan sebuah perusahaan justru dipimpin oleh orang yang mempunyai disiplin yang tidak selalu linier dengan basis lembaga tersebut. Ini terjadi tidak saja untuk perusahaan lokal, tetapi juga nasional dan bahkan internasional. Ini artinya mereka dipimpin oleh seseorang yang memang mempunyai kemampuan sebagai pemimpin dan mau menjadi pemimpin. Artinya di samping oleh kemampuannya sebagai seorang pemimpin, mereka juga bersedia belajar segala sesuatu untuk menjadi pemimpin. Inilah yang membuat perusahaan besar mampu mengarungi berbagai kompetisi yang ditujukan kepada mereka. Maka, jika memang untuk lembaga kepolisian Indonesia, dimungkinkan oleh cara-cara demikian, tidak ada salahnya lembaga ini dipimpin oleh orang yang berasal dari luar lembaga tersebut. Bahkan bukan tidak mungkin juga dari pihak swasta. Pemimpin adalah orang yang mampu menjadi administrator dan mempunyai kemampuan manajerial. Di masa lalu, kita pernah melakukan transformasi kepemimpinan. Departemen pertahanan yang sebelumnya dipimpin oleh pejabat militer, setelah masa reformasi dipimpin oleh orang sipil. Hasilnya, cukup baik. Setidak-tidaknya kita tidak mendengar lagi kontroversi mengenai kepemimpinan di departemen ini. Karena itu, jika ingin membenahi lembaga kepolisian, maka sebaiknya kita coba melakukan terobosan, dengan mencoba menerapkan usulan ini. Hanya sering kita terbentur peraturan dan perundangan untuk melakukan terobosan tersebut. Maka, jalan awal sebelum melakukan terobosan ini, haruslah peraturannya dirombak dulu. Segala peraturan yang memuat tentang seluk beluk kepolisian haruslah diperbarui sehingga memungkinkan orang-orang yang berasal dari luar lembaga kepolisian memimpin lembaga ini. Segala pelosok masyarakat menghendaki lembaga kepolisian yang bersih, berwibawa dan benar-benar mampu mengayomi masyarakat. Perlu banyak perombakan dari lembaga ini agar tidak dipenuhi oleh berbagai pandangan miring. Menyambut berbagai terobosan yang dilakukan oleh kalangan swasta, maka tidak salah kita untuk mencontoh kalangan itu demi perbaikan kinerja kepolisian. Di zaman global sekarang, misalkan dalam mengusut sebuah perkara, kepolisian tidak hanya harus melakukan pertimbangan secara lokal, tetapi juga global. Hanya orang yang mempunyai wawasan luaslah yang mampu memimpin lembaga strategis seperti halnya kepolisian. ***

K

Bang D

el

Wapres galau terhadap karakter generasi muda

5

Mencari Pemimpin Kepolisian di Masa Transisi UPAYA-upaya untuk memperbaiki kinerja kepolisian di Indonesia terus dilakukan. Ada usulan pemikiran bahwa kepala Kepolisian Republik Indonesia sebaiknya diambil dari kalangan luar atau dari mereka yang telah pensiun dari dinas kepolisian. Pemikiran ini tidak saja melintas tetapi dipikirkan dan dimungkinkan untuk duduk pada jajaran elite kepolisian Indonesia. Dilihat dari upaya demikian, pemikiran untuk mengambil pejabat puncak kepolisian dari luar itu, merupakan upaya perbaikan korps kepolisian dari strata yang paling atas. Untuk mencari komposisi lembaga yang bersih, upaya mencari pemimpin dari luar institusi kepolisian ini, boleh dikatakan sebagai hal aneh untuk merekrut pimpinan. Satu kelemahan yang akan paling menonjol di sini adalah tidak adanya pengalaman dan pengetahuan yang memadai tentang sepak terjang dan cara kerja kepolisian. Karena itu, apabila orang yang tidak mempunyai pengalaman ditempatkan sebagai pemimpin, akan muncul kesenjangan terhadap fungsi yang berdampak kepada pengorganisasian lembaga. Ada potensi ketidaknyambungan pengertian antara anak buah dengan pimpinan tertinggi. Dalam teori konflik, adanya ketidaksamaan persepsi ini sering kali memicu konflik yang membuat organisasi menjadi tidak solid. Inilah yang menjadi persoalan apabila rekrutmen pemimpin kepolisian tersebut, dicari dari luar institusi. Ketertiban Masyarakat Potensi perbedaan pengetahuan itu, yang paling besar adalah soal model operasi di lapangan. Tugas dan penilaian dari kepolisian sebagian besar adalah kinerja lapangan. Kinerja model inilah yang akan mampu menciptakan ketertiban di masyarakat. Kinerja di lapangan ini, tidak saja mirip dengan disiplin kemiliteran tetapi juga pemahaman terhadap interaksi sosial yang ada di wilayah tertentu. Model militer diperlukan, terutama dalam hal kedisiplinan dan keberanian dalam menjalankan tugas. Hasil kinerja akan positif, apabila mampu memadukan kedisiplinan dan keberanian model militer itu dipadukan dengan pemahaman terhadap situasi interaksi sosial di daerah yang bersangkutan. Kegagalan menerapkan hal ini, akan memunculkan peristiwa seperti yang terjadi di pemakaman Mbah Priok beberapa bulan yang lalu. Ratusan petugas kepolisian terluka dan dua anggota Satpol PP tewas dihajar masyarakat. Interkasi sosial di kawasan itu mudah disulut oleh isu

Oleh : Rianto Ambara Jati Dalam teori konflik, adanya ketidaksamaan persepsi sering kali memicu konflik yang membuat organisasi menjadi tidak solid. Inilah yang menjadi persoalan apabila rekrutmen pemimpin kepolisian tersebut, dicari dari luar institusi. Potensi perbedaan pengetahuan itu, yang paling besar adalah soal model operasi di lapangan. Tugas dan penilaian dari kepolisian sebagian besar adalah kinerja lapangan. Kinerja model inilah yang akan mampu menciptakan ketertiban di masyarakat.

yang bersifat konfliktif. Karena itu, institusi seharusnya dipimpin oleh orang-orang yang mampu memahami persoalan di atas dengan baik. Jadi, yang paling pantas untuk memimpin adalah pensiunan perwira kepolisian. Setidaknya ia telah mengetahui tugas-tugas kepolisian dan tugastugas yang mirip kemiliteran. Namun, sebagai sebuah institusi yang mempunyai masa lalu yang mendapat stigma negatif dari masyarakat, upaya mencari pemimpin dari pihak luar akan masuk akal untuk membersihkan lembaga ini dari praktik-praktik yang dipandang tidak sehat. Tetapi se-

baiknya upaya m e n c a r i pemimpin dari pihak luar ini haruslah bersifat transisi. Artinya hanya diperlukan dalam dua atau tiga kali masa jabatan (sekitar 12 tahun). Berdasarkan beberapa isu yang sering beredar di masyarakat, bahwa ada oknum-oknum pembesar kepolisian yang membekingi pengusaha atau kelompok tertentu yang membuat upaya penertiban terhadap perusahaan yang kebetulan nakal itu sangat sukar dilakukan. Ada juga gosip yang mengatakan beberapa pembesar kepolisian harus mendapat pelayanan tertentu jika harus melakukan kunjungan ke daerah. Misalnya dilayani dengan mobil mewah, keluarganya diantarkan pelesir ke tempat tertentu dengan gratis dan sebagainya. Gosip anggota kepolisian yang masih suka menarik uang servis di jalanan, sampai sekarang masih ramai. ‘’Budaya’’ seperti ini telah hinggap di insitusi tersebut sehingga seolah-olah sudah dianggap biasa.

√ Model militer diperlukan, terutama dalam hal kedisiplinan dan keberanian dalam menjalankan tugas.

√

Hasil kinerja akan positif, apabila mampu memadukan kedisiplinan dan keberanian model militer itu dipadukan dengan pemahaman terhadap situasi interaksi sosial di daerah yang bersangkutan.

√ Institusi seharusnya dipimpin oleh

orang-orang yang mampu memahami persoalan di atas dengan baik. Jadi, yang paling pantas untuk memimpin adalah pensiunan perwira kepolisian.

√ Sebagai institusi yang mempunyai

masa lalu yang mendapat stigma negatif dari masyarakat, upaya mencari pemimpin dari pihak luar akan masuk akal untuk membersihkan lembaga ini dari praktik-praktik yang dipandang tidak sehat.

Padahal ‘’budaya’’ inilah yang akan menghancurkan lembaga kepolisian tersebut jika terus-terusan terjadi. Cara ampuh untuk mengikis persoalan itu adalah dengan mencari pemimpin bersih yang berada di luar lembaga yang bersangkutan (kepolisian). Pemimpin ini diharapkan akan mampu memberikan inspirasi dan model kepemimpinan bersih yang diharapkan bisa menular ke jajaran di bawahnya. Amat mungkin, meredanya pandangan sinis terhadap institusi pertahanan Indonesia, disebabkan oleh keberanian Departemen Pertahanan yang menempatkan orang sipil sebagai pengisi jajaran tertinggi lembaga ini segera setelah reformasi. Departemen Pertahanan Indonesia dipimpin oleh orang sipil. Akibatnya, ‘’sipilisasi’’ bisa diterapkan secara perlahan-lahan pada departemen ini. Sebelumnya, di masa Orde Baru, departemen ini diisi oleh personel angkatan bersenjata (angkatan darat). Pertimbangan untuk mengangkat orang dari luar institusi ini juga dimungkinkan oleh karena jabatan pimpinan kepolisan seolaholah mirip dengan jabatan simbolis, mirip dengan jabatan menteri. Karena itu, yang diperlukan adalah wibawa dan konsistensi mereka dalam menerapkan kepemimpinan dan melakukan pembaruan pada jajaran tersebut. Tetapi yang paling baik adalah dengan memberikan kesempatan pada masa transisi saja, untuk selanjutnya setelah tiga kali kesempatan kembali diberikan kepada mereka yang berasal dari lembaga kepolisian. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

Penyakit turunan ...

SURAT A NDA Traffic Light Mubazir PEREMPATAN Karang Tengah, Jakarta Selatan, yang menghubungkan Komples Adhyaksa, Jalan Lebak Bulus Raya, Bona Indah dan Karang Tengah (Cinere) merupakan kawasan yang cukup ramai dan tak pernah henti dilintasi kendaraan. Kremacetan pun kerap terjadi di perempatan yang terletak tak jauh dari Supermarket Giant itu, apalagi pada jamjam sibuk. Namun, kemacetan yang terjadi di lokasi itu, seringkali terjadi bukan karena tingginya volume kendaraan yang melintas, melainkan justru kerap terjadi karena rendahnya disiplin para pengendara yang melintas di jalan itu. Lampu lalu lintas (traffic light) yang berada di perempatan itu, yang fungsinya adalah sebagai pengatur lalu lintas kendaraan, kerap hanya dianggap patung tak bermakna. Para pengendara (baik mobil ataupun motor), kerap tak mengindahkan lampu itu. Merre-

ka tetap melajukan kendaraannya, meski saat itu lampu berwarna kuning atau bahkan merah telah menyala. Tindakan para pengguna jalan yang ‘seenak udelnya’ ini tentu saja sangat membahayakan, tidak hanya bagi diri mereka saja, tetapi juga bagi pengguna jalan lain. Saya kerap melihat, sikap ugal-ugalan para pengguna jalan di perempatan itu kerap melahirkan perang mulut antar pengendara, atau bahkan menyebabkan kecelakaan. Kami berharap, pihak berwenang segera menertibkan situasi kacau ini. Jika tidak, cabut saja traffic light di perempatan itu, karena justru akan membahayakan pengguna jalan, karena selalu dilanggar oleh para pengendara kendaraan bermotor. Terima kasih. Aulia Lebakbulus, Jakarta Selatan

Angkot Membuat Macet TAK seperrti biasanya pada kamis sore lalu kemacetan lalu lintas di sekitar pasar bunga rawa belong terasa begitu parah. Atrean kendaraan berderet panjang hingga sampai ke lampu merah di depan perempatan jalan. Apa yang terjadi ? saya pikir ada kecelakaan lalu lintas atau ada mobil mogok sehingga jalan ‘tersumbat’ dan menimbulkan kemacetan. Eh ternyata penyebabnya hanya soal ‘sepele’. Angkutan kota (angkot) yang ngetem di pinggir jalan raya. Menariknya para sopir angkot dengan santai menunggu penumpang tak menghiraukan kemacetan yang ditimbulkan karena ulahnya. Wajah mereka (para sopir) tampak damai, tanpa rasa bersalah. Setelah melewati antrean panjang, saya pikir arus lalu lintas pasti lancar. Eh ternyata kembali macet. Penyebabnya, lagi-lagi, ulah sopir angkot. Mereka parkir, mencari

penumpang di jalanan menjelang perempatan. Kali ini mereka benarbenar nekad. Ketika lampu hijau menyala mereka tetap tidak jalan, sehingga macet parah. Menariknya, rupanya banyak juga sopir angkot yang jengkel dengan kelakukuan sesama sopir angkot. Mereka ramai - ramai membunyikan klason sehingga menciptakan kebisingan di kemacetan. Bersamaan dengan jam pulang para pelajar dan mahasiswa yang rata-rata dari mereka menggunakan kendaraan bermotor menambah kacau suasana jalan. Para aparat pengatur lalu-lintas pun tampak tak berdaya dengan dibantu oleh para ‘pak ogah’ yang selalu siap beroperasi. Semoga ada tata tertib yang di buat aparat setempat demi mencegah terjadinya macet parah di jalan rawa belong. Wulan Pasar Minggu, Jak-Sel

Jumlah Pengendara Sepeda Motor Terus Meningkat KOTA Jakarta yang jalanannya semakin padat oleh kendaraan bermotor, terutama kendaraan roda dua yaitu sepeda motor. Semakin mudahnya masyarakat untuk memperoleh kendaraan ini hanya dengan uang muka yang terjangkau. Semakin parahnya kemacetan di Jakarta salah satunya adalah warga enggan beralih menggunakan bus trans Jakarta. Dengan berbagai alasan mereka lebih memilih kendaraan pribadi untuk memenuhi kebutuhan transportasi mereka. Dari segi keamanan sepeda motor sebenarnya tidaklah aman. Dengan derasnya arus hilir mudik kota Jakarta sepeda motor bagaikan serangga kecil yang menyemut di ibu kota. Parahnya tekanan hidup ibukota memaksa mereka yang tak memiliki dana untuk kendaraan yang lebih aman (seperi mobil) terpaksa harus meng-

gunakan kendaraan yang kurang aman ini. Derasnya ragam kriminalitas di transportasi umum tak kalah menyeramkan, sehingga tak bisa diandalkan. Hadirnya Bus Trans Jakarta dengan perhatian dari segi keamanan dan kenyamanan yang terus ditingkatkan oleh pemda DKI tak mengundang simpati yang berarti bagi masyarakat untuk beralih ke bus Trans Jakarta. Diramalkan Jakarta akan tidak bergerak oleh macet yang terparah pada tahun 2014. Sebagai warga Jakarta kita masih punya harapan agar Jakarta bisa seperti kota-kota di negara-negara maju seperti di Tokyo misalnya dimana penduduknya rata-rata menggunakan sepeda, berjalan kaki, dan bisa mengandalkan tranportasi bus dan kereta yang nyaman. Irhas Grogol, Jakarta Barat

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga Graig Christian Tersandung Kasus JAKARTA - Mantan Ketua Komisi Tinju Indonesia (KTI) Pusat, AM Hendropriyono dipastikan menjadi promotor pertarungan antara juara dunia kelas bulu versi WBA Chris John melawan penantangnnya Fernando David Saucedo dari Argentina, 26 Juli mendatang di Hotel Rizt Carlton, Jakarta. Kepastian Hendropriyono menjadi promotor Chris John menyusul mundurnya promotor sebelumnya, Zaenal Tayeb. Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu mengambil alih kepromotoran karena Chris John satu-satunya petinju Indonesia yang memegang sabuk gelar juara dunia. Wakil Ketua Bidang Humas dan Media KONI Pusat, Firmansyah Gindo yang dekat dengan kubu Hendropriyono, dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, kesediaan Hendropriyono menjadi promotor dengan pertimbangan bahwa Chris John adalah aset bangsa. “Jadi pertimbang-

an Pak Hendro itu apalagi beliau adalah mantan Ketua KTI,”ujar Firmansyah Gindo. Sementara itu manajer sekaligus pelatih Chris John, Graig Christian, hari ini dipanggil dan menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya berkaitan dengan kasus dugaan penggelapan dan penipuan seperti yang dilaporkan promotor Soeryo Goeritno. Ini merupakan panggilan kedua bagi Graig dan jika mangkir, pria asal Australia itu akan dijemput paksa. Promotor Soeryo Goeritno menyatakan, masih menunggu langkah kepolisian untuk memanggil paksa Craig Christian. Menurut promotor berpenampilan nyentrik ini, Craig sejak dua pekan lalu berada di Jakarta, sehingga sebetulnya tak sulit untuk memanggil paksa yang bersangkutan untuk keperluan pemeriksaan. Kasus ini sudah berlangsung sejak 2008 dan Goeritno sudah melaporkan Craig atas dugaan peni-

puan dan penggelapan dana pertandingan Chris John yang gagal terlaksana itu. Goeritno melaporkan Craig sebagai buntut kemelut batalnya pementasan Chris John melawan penantangnya dari Australia, Jackson Asiku di Jakarta, 27 Juli 2008. Saat itu Goeritno sudah menyerahkan uang tunai 40.000 dolar Amerika kepada Craig. Ketika pertarungan itu batal, uang tersebut seharusnya dikembalikan kepada Goeritno, tapi sampai sekarang tak satu sen pun dari jumlah itu dikembalikan. Berkaitan dengan kasus ini, selain Goeritno, pihak yang telah dipanggil sebagai saksi adalah Tourino Tidar (wakil promotor), Ketua Komisi Tinju Indonesia (KTI) Anthon Sihombing, Ketua Badan Pembina dan Pengawas Olahraga Profesional Indonesia (sekarang menjadi Badan Olahraga Profesional Indonesia) Haryo Juniarto SH, dan Chris John. (oli)

Sukinto dan Shalimah Catat Nilai Sempurna JAKARTA - Hari ketiga babak kualifikasi Kejuaraan Boling Internasional Tenpin Indonesia Open 2010, Selasa, (13/ 7) kemarin di Lintasan Boling Jaya Ancol Jakarta, diwarnai kejutan menyusul sukses dua peboling beda usia, Sukinto Wijaya (55 tahun) dan Shalimah Zalzha (11 tahun) mencatat nilai sempurna atau perfect games. Babak kualifikasi ini diikuti 120 peboling dari 7 negara. Dari kualifikasi ini hanya diambil 14 terbaik (7 putra dan 7

putri) guna bertarung di babak utama yang dimulai Kamis, (15/ 7) besok. Sukinto Wijaya, peboling Indonesia dari Jaya Ancol Bowling Club mengaku bangga bisa mencatat nilai sempurna ini. “Saya bangga sekali bisa mengikuti kejuaraan ini yang mempertemukan peboling-peboling hebat dari negara lain dan yang lebih membanggakan adalah saya bisa mencatat perfect score pada saat kualifikasi. Mudahmudahan ini menjadi awal yang bagus untuk mengikuti

kejuaraan kali ini” ujar Sukinto. Perasaan yang sama juga diungkapkan gadis muda bernama Shalimah Zhalsa. Padahal Shalimah belum genap setahun menggeluti olahraga bola gelinding ini. ‘’Sungguh saya bangga sekali karena sebagai anak bawang saya ternyata bisa mencatat nilai sempurna di kualifikasi ini,”kata Shalimah yang kini menimba ilmu di University of Nebraska-Lincoln selama empat tahun sejak tahun 2009. (oli)


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 14 Juli 2010

7

PM Spanyol Puji Iniesta MADRID - Perdana Menteri Jose Luis Rodriguez Zapatero memilih Andres Iniesta, yang mencetak gol kemenangan saat Spanyol mengalahkan Belanda 1-0 pada final Piala Dunia, untuk dicontoh dan dipuji pada Senin, dengan mengatakan tidak ada teladan yang lebih baik bagi anak muda. “Ia mewakili seperti tidak ada lagi kualitas orang dan sepak bola yang baik.

Saya ingin menyinggung secara khusus seseorang yang kemarin mengingat seseorang yang tidak lagi bersama kita ketika ia mencetak gol kemenangan,” kata Zapatero dalam resepsi bagi tim Spanyol di kediaman resminya. “Tidak ada teladan yang lebih baik bagi anak muda kita, dengan bakat dan kualitas. Terima kasih Iniesta untuk mengingat Dani kemarin pada

hari yang tak terlupakan bagi Spanyol,” katanya. Zapatero merujuk pada insiden yang terjadi setelah Iniesta mencetak golnya pada perpanjangan waktu, ketika pemain berusia 26 tahun itu melepas kaus biru seragam tim Spanyol untuk menunjukkan kaus putih dengan tulisan: “Dani Jarque: selalu bersama kami”. Jarque pingsan dan meninggal pada usia 26 pada Agustus

2009 setelah sesi latihan di Coverciano, Italia, ketika timnya Espanyol sedang menjalani kamp pramusim kompetisi hanya sebulan setelah ditunjuk sebagai kapten tim. Iniesta, yang menjadi rekan setim Jarque dalam tim Spanyol di bawah 17 tahun (U-17), U-19, U20 dan U-21, mendapat kartu kuning karena mencopot kausnya dalam pertandingan. Ia memberi Perdana Menteri

kaus tim Spanyol berwarna merah yang ditanda-tangani oleh seluruh anggota tim. “Ya, saya tahu dia tidak mencetak gol,” katanya bercanda sebelum memberikan kaus tersebut kepada Zapatero. “Saya ingin berbicara sebentar. Terima kasih atas sambutannya, saya sangat bangga menjadi bagian dari tim ini dan trofi kecil ini adalah untuk semua orang,” tambahnya. (ant)

Fernando Alonso

Alonso Yakin Juara F1 LONDON - Ferrari akan tetap tampil sebagai juara Formula Satu kendati gagal meraih poin pada perlombaan di Inggris minggu lalu, demikian diungkapkan juara dunia dua kali Fernando Alonso. Pebalap Spanyol itu mengimbau dalam laman tim (www.ferrari.com) agar timnya tidak jatuh hati setelah ia dan rekannya dari Brazil Felipe Massa berada di urutan ke-14 dan ke-15 pada lomba di Silverstone, Minggu kemarin. “OK teman-teman, tetap angkat kepalamu. Kita akan memenangi perlombaan ini,” kata Alonso lewat radio tim setelah tampil sebagai pebalap putaran tercepat pada akhir perlombaan itu. “Kami baru setengah jalan dalam lomba musim ini dan masih ada waktu untuk memperbaiki posisi. Kami memiliki kendaraan hebat dan kami buktikan kami tercepat pada salah satu putaran (lap),” katanya. “Sekali lagi, ini baru setengah jam dan kami akan melakukannya dengan lebih

baik pada perlombaan berikutnya,” katanya. Penampilan Ferrari Minggu merupakan yang terburuk yang dialami tim Italia itu pada musim ini dan kegagalan pertama meraih poin dalam perlombaan sejak akhir musim 2009 di Abu Dhabi. Massa gagal meraih poin dalam tiga lomba terakhir sedangkan Alonso mengumpulkan 19 angka dan berada di urutan kelima overall, 47 poin di bawah pimpinan sementara pebalap McLaren, Lewis Hamilton, dengan sisa sembilan putaran lagi dan 225 poin yang direbutkan. Ferrari di urutan ketiga kategori pabrik, 113 poin di bawah McLaren. “Kami marah karena tidak dapat poin tetapi kemarahan ini harus disalurkan secara positif,” kata bos tim Stefano Domenicali. “Kami harus meneruskan kiprah kami dengan membangun kendaraan, bekerja dengan tenang, dengan konsentrasi tinggi dan hasil bagus pun akan datang,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ist

SETIA - Ricki Herbert (kanan) tetap setia melatih Selandia Baru, meski ada tawaran dari tim luar negeri.

Pelatih Selandia Baru Tolak Tawaran Luar Negeri WELLINGTON - Pelatih Selandia Baru Ricki Herbert, yang membawa timnya meraih tiga hasil imbang di Piala Dunia, pada Selasa mengumumkan, ia telah menolak sejumlah tawaran untuk pindah ke luar negeri. Herbert menegaskan ia digoda oleh kontrak besar dari klub-klub Eropa, Asia, dan Afrika setaelah tim dengan julukan All Whites itu bermain imbang dengan Italia, Paraguay dan Slovakia sehingga berakhir dengan kurang satu poin untuk lolos ke babak 16 besar. “Satu atau

aadua sulit ditolak tetapi saya sangat nyaman dengan keputusan saya,” katanya. Ia mungkin manajer dengan bayaran terendah di Piala Dunia, hanya menerima sekitar 35.000 dolar AS setahun sebagai pelatih All Whites di atas gajinya sebagai manajer Phoenix dalam A-ligue Australia, tapi mengatakan loyalitas lebih penting dari uang. “Pada akhirnya uang bukan segalanya bagi saya. Ini loyalitas — orang boleh mengatakan kadang-kadang rumput tetangga lebih hijau tetapi menurut saya

tidak begitu,” tegasnya. Herbert mengatakan, ia masih punya urusan yang belum selesai dan menegaskan ia akan tetap bersama tim yang berbasis di Wellington, Phoenix, selama tiga tahun lagi mulai musim ini. Sepak Bola Selandia Baru juga gembira karena ia melanjutkan dua perannya sebagai pelatih bagi Phoenix dan All Whites yang sudah berlangsung selama tiga tahun terakhir. “Saya sudah menyetujui untuk melanjutkan hingga periode menuju Piala Dunia mendatang (di Brazil 2014) dan

Fisher Setuju Tetap di Lakers

Valentino Rossi

Rossi Ingin Tampil di Jerman MILAN - Juara dunia MotoGP Valentino Rossi akan memutuskan Rabu apakah dapat tampil pada perlombaan Jerman GP minggu ini, setelah mencoba menaiki sepeda motor dua kali setelah sebelumnya mengalami kecelakaan patah kaki. Pembalap Yamaha yang mengalami kecelakaan dalam latihan di Italia GP bulan lalu, diperhitungkan baru akan dapat berlaga lagi setelah istirahat selama tiga bulan, tetapi ternyata ia mengalami kemajuan luar biasa. “Saya amat gembira dengan kondisi saya. Saya merasa tidak lagi seperti minggu kemarin,” kata pebalap berusia 31 tahun itu kepada wartawan setelah mencoba mengendarai motor Superbike di Brno di Republik Ceko, Senin. “Sekarang saya akan membuat keputusan yang akan diumumkan Rabu, setelah menjalani sinar X, apakah dapat berlomba di Jerman. Untuk membalap sepenuhnya tentu merupakan cerita lain, tetapi saya masih memiliki waktu beberapa hari untuk pemulihan,”

katanya. Pembalap Italia itu pertama kali mengendari Superbike Rabu lalu di Misano, Italia, dan mendapat kesempatan untuk melakukan percobaan kedua di Brno untuk memastikan kondisi kakinya. Ia datang ke sirkuit menggunakan tongkat ketiak dan mengatakan ia masih merasakan nyeri di bahu dan kakinya. Latihan menggunakan motor MotoGP saat ini tidak diperkenankan. Pembalap 31 tahun itu, yang dihubung-hubungkan dengan rencana kepindahannya ke Ducati musim mendatang, bahkan ada berita yang menyatakan hal itu akan diumumkan di Jerman minggu ini, sebelumnya sudah menargetkan tampil lagi di Ceko GP pada 15 Agustus. Juara dunia sepeda motor sembilan kali itu, absen dalam empat putaran balap musim ini dan kini berada di urutan ketujuh klasemen sementara, berada di bawah posisi rekan setimnya dari Yamaha, Jorge Lorenzo. (ant)

LOS ANGELES - Derek Fisher menghormati hubungan kerjanya dengan Kobe Bryant dengan memutuskan untuk tetap tinggal bersama Los Angeles Lakers untuk mengejar gelar NBA keenam bersama tim tesebut. Point guard berpengalaman itu, yang menjadi pemain bebas pada 1 Juli, dilaporkan didekati oleh tim Miami Heat yang sudah mendapatkan All Stars LeBron James, Dwyane

Wade dan Chris Bosh. Fisher menuruti para pelatihnya, manajer umum dan kemungkinan rekan setimnya tetapi tidak ingin mengakhiri hubungannya selama 11 musim engan Bryant, yang membawa Lakers meraih gelar NBA ke-16 Juni lalu. “Pada akhirnya, ada seseorang yang membuat saya tidak bisa berpaling. Kobe Bryant meminta saya untuk tinggal tetapi mendukung apapun keputusan saya,” kata Fisher

dalam pernyataannya, kemarin. “Ini mungkin bukan kontrak yang paling menguntungkan yang ditawarkan kepada saya, tetapi ini yang paling berharga,” katanya. Fisher yang berusia 35 tahun, dimasukkan draft pada putaran pertama oleh Lakers pada 1996, dengan rata-rata 7,5 poin dan 2,5 assist per pertandingan tahun lalu. Ia meningkatkan produksinya dalam playoffs dengan 10,3 poin dan 2,8 assist per pertandingan. (ant)

sepak bola Phoenix dan Selandia Baru hanya perlu memperbaiki setelan.” Herbert bermain dalam tim All Whites 1982 — satu-satunya tim Selandia Baru sebelumnya yang lolos ke putaran final Piala Dunia — dan tidak ingin melihat terulangnya keruntuhan olah raga tersebut di Selandia Baru setelah penampilan itu. “Keruntuhan pada 1982 dengan alasan apapun, politik, ego, itu hal terakhir yang ingin saya lihat,” katanya. “Saya rasa apa yang sudah kita ciptakan perlu dilanjutkan,

Liverpool Tak Risaukan Cedera Torres Tapi dokter klub Liverpool Peter Brukner mengatakan dalam website klub,” Kami berhubungan terus dengan tim medis Spanyol dan mereka tidak berpikir cederanya terlalu berat. Kami tidak bisa bicara terlalu banyak lagi pada saat ini sampai ini dinilai sebagaimana mestinya (pada Selasa).” D i a

LIVERPOOL - Liverpool penuh harapan cedera kunci paha yang dialami pemain penyerang asal Spanyol Fernando Torres pada final Piala Dunia hari Minggu lalu tidak seserius seperti dikhawatirkan semula. Pemain berusia 26 tahun, yang melewatkan akhir musim 20092010 dengan cedera lutut, mengalami cedera sesaat sebelum tim Spanyol menang 1-0 atas Belanda. Derek Fisher

meskipun hal-hal di luar sana lebih menarik dan sebagainya, saya kira saya mempertimbangkannya dengan sampai di mana kita telah membawa olah raga itu (di Selandia Baru) dan ke mana kita bisa melanjutkan membawanya.” Herbert mengatakan ia juga ingin membawa Phoenix meraih kemenangan pada final Aleague dan membawa All Whites ke Brazil pada 1014. “Mencapai Piala Dunia berturut-turut pasti hebat — itu tanta ngan besar berikutnya.” (ant)

menambahkan,”Beberapa staf medis Liverpool akan pergi ke Madrid akhir pekan ini untuk menilai secara lengkap cedera itu dan mengatur rehabilitasinya. Pada tahapan ini kami tidak berpikir ini terlalu serius.” Torres dirongrong cedera di Anfield pada musim lalu meskipun dia menjadi pencetak gol terbanyak Liverpool dengan 22 gol dalam seluruh kompetisi. ia mengalami cedera kunci paha akhir musim lalu dan menjalani operasi pada lutut kanannya pada Januari. Pemain penyerang kembali membantu kemenangan Spanyol di Piala Dunia untuk pertamakalinya, tapi dia tidak mencetak satu gol pun di turnamen itu dan masuk sebagai pemain pengganti pada babak perpanjangan waktu dalam pertandingan final tersebut. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 14 Juli 2010

8

PT Arun Memanas Brimob Dikerahkan

Suluh Indonesia/ant

TANGKAPAN HEROIN - Sejumlah petugas Bea Cukai menjaga Seorang Carolina Sarmiento-Bautista, warga negara Filipina, di Bali, Kamis (13/7). Carolina tertangkap petugas di Bandara Udara Ngurah Rai saat membawa heroin seberat 2.44 kg.

Surat Depdagri Tak Mengikat JAKARTA - Surat Sekretaris Jenderal Depdgari Diah Angraeni terkait pilkada Jembrana tidak bisa mengikat KPUD untuk mempercepat jadwal penyelenggaraan pemilu yang telah ditetapkan pada 27 Desember 2010 mendatang. “Surat itu tidak mengikat. Itu bentuk intervensi Depdagri dan itu melanggar ketentuan hukum,” kata anggota KPU I Gusti Putu Artha di Jakarta, Selasa (13/7) kemarin. Pemerintah, menurutnya hanya memfasilitasi penyelenggaraan pilkada yang dilaksanakan oleh KPU Daerah sesuai ketentuan UU No.22/2007 tentang Penyelenggaraan Pemilu. “Tegasnya, pemerintah

hanya membantu memfasilitasi. Itupun jika diminta KPU atau KPUD. Kaau KPUD ga mau, ya…nggak usah,” ujarnya. Putu Artha menegaskan, surat Sekjen Depdagri tidak perlu diperdebatkan lagi. Karena sifatnya hanya berupa imbauan kepada Gubernur untuk menjelaskan tentang apa yang menjadi usulan dari Bupati Jembrana. “Jadi dalam hal ini, nggak ada lagi kompromi. Tinggal laksanakan saja jadwal yang telah diputuskan KPUD Jembrana. Tidak perlu lagi duduk bersama, diskusi di forum, nggak bisa,” tegasnya. Dia mengaku terkejut dengan surat Sekjen Depdagri yang mendukung keinginan

Bupati Winasa. Namun, mantan anggota KPU Bali ini mengatakan tidak berprasangka negatif terhadap keluarnya surat kontroversial itu. “Kalau disebut ada deal politik. Itu penilaian orang yang melihatnya, termasuk media massa. KPU tidak mau masuk pada wilayah itu,” ujarnya. Dari sisi logika, Putu Artha menambahkan, percepatan pilkada Jembrana di bulan Oktober tidak bisa dilaksanakan kalaupun mau dipaksanakan. Karena dari kalkulasi teknis pelaksanaan, waktu dua bulan hingga Oktober tidak akan cukup bagi KPUD untuk bisa melaksanakannya. “Seandainya disepakti di bulan Oktober pun,

Lokalisasi Judi Tak Dibenarkan MEDAN - Majelis Ulama Indonesia, Sumatera Utara (Sumut) mengingatkan Pemerintah Provinsi Sumut untuk tidak memberikan izin lokalisir perjudian di daerah itu, karena kegiatan tersebut jelas bertentangan dengan hukum dan ajaran agama Islam. “Segala bentuk lokalisir perjudian skala besar maupun kecil tetap tidak dibenarkan,” kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut, Prof Dr.Abdullah Syah, MA, di Medan, Selasa. Hal tersebut ditegaskannya menanggapi komentar salah seorang Anggota DPRD Sumatera Utara, Syamsul Hilal

yang mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Sumut untuk melokalisir perjudian. Sebab menurut Hilal, jika perjudian tersebut dilokalisir bisa memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah. “Karena bila tidak dimanfaatkan, judi itu hanya diutungkan oleh sekelompok dan oknum tertentu,” kata Hilal. Abdullah Syah mengatakan, melokalisir judi itu adalah perbuatan yang salah, dan tidak mungkin pemerintah mau mengeluarkan izinnya. Pemerintah daerah juga mengetahui judi adalah dilarang dan harus diberantas.

Oleh karena itu, katanya, usul mengenai perjudian yang disampaikan anggota dewan itu, tidak mungkin akan diterima Pemerintah Provinsi Sumut. “Tidak mungkin Pemerintah Provinsi Sumut mengizinkan lokalisir perjudian di daerahnya,” katanya. Masyarakat Sumut dan umat Islam harus menghindari judi. “Bermain judi hukumnya adalah haram, dan pekerjaan tersebut sangat menyesatkan,” katanya. Apa pun bentuknya perjudian yang dilaksanakan di tempat yang jauh terpencil, seperti di sebuah pulau maupun di daerah pegunungan harus dilarang. (ant)

Rawan Meledak

19 Merk Regulator Dilarang MAKASSAR - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan melarang peredaran 19 merk regulator dan selang karet yang diduga tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia. “Kami akan tindak toko-toko swalayan yang masih menjual produk tersebut, jika perlu mencabut izin mereka,” kata Kadisperindag Sulsel Amar Kadir di Makassar, Selasa. Ia menegaskan, pengawasan tabung dan perlengkapannya akan terus dilakukan

hingga batas waktu yang tidak ditentukan. 19 merk produk yang dilarang beredar tersebut adalah, Safety Gas, Todachi, Sayota, Omi, Zaman, Capital, Tajima, Blacksso, Nis, Win Gad, Gascomp, Bluesky, Care ML, CGS, Silver Gas, Kirin, Super Gas, dan Matsunaga. Harga selang dijual mulai harga Rp20 ribu hingga Rp40 ribu dan regulator seharga Rp30 ribu hingga Rp 80 ribu. Pihaknya menarik produkproduk tersebut di sejumlah

toko swalayan di Makassar yaitu Carrefour Pengayoman dan Panakkukang, Hypermart Panakkukang dan Graha Tata Cemerlang (GTC), Diamond Supermarket Mal Panakkukang, Toko Alaska, Ramayana, dan Gelael. Disperindag juga telah mengedarkan imbauan pengawasan berdasarkan surat edaran gubernur kepada seluruh bupati dan wali kota di Sulsel untuk melakukan hal sama di daerahnya masing-masing. (ant)

DPRD Manado Klarifikasi

Pungli Kepala Sekolah MANADO - DPRD Kota Manado melakukan dengar pendapat dengan para kepala Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan Dinas Pendidikan Nasional Manado, Selasa, untuk mengklarifikasi persoalan pungli. “Dengar pendapat ini sengaja dilakukan untuk mencari tahu mengenai penerimaan siswa baru tahun ajaran 2010, sekaligus mengklarifikasi dugaan adanya pungutan liar di sekolahsekolah yang dikeluhkan orang siswa,” kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Manado, Amir Liputo di Manado, Selasa. Liputo mempertanyakan apakah jumlah siswa yang di-

terima pada tahun ajaran ini sudah sesuai dengan daya tampung sekolah dan apakah meja kursi di sekolah tersebut cukup menampung bagi mereka ataukah harus membayar biaya tambahan untuk masuk sekolah. Anggota Komisi D dari Fraksi PAN, Stela Pakaja, mempertanyakan minat dan sekolah yang tersedia bagi siswa, karena menurutnya ada siswa yang mau masuk SMA namun jurusannya hanya ada di SMK, sementara dia harus tes kesehatan padahal siswanya kurang memenuhi persyaratan di SMK. Audi Lieke dari Fraksi Gerindra mempertanyakan mengenai pungutan liar di sejumlah sekolah dalam bentuk biaya seragam dan uang komite di SMK

yang dikeluhkan dan mempertanyakan tindakan dari Dinas Pendidikan Nasional Manado mengenai hal tersebut. Kepala Dinas Pendidikan Nasional Manado, Ferry Karwur, mengatakan dalam penerimaan siswa di sekolah-sekolah menyesusaikan dengan minat dan bakat siswa, sebab tak mungkin memaksakan siswa belajar di sekolah yang tak diinginkannya. “Mengenai tes kesehatan di SMK itu memang wajib dan diatur dalam Undang-undang sebab kalau sampai ada siswa yang tak memenuhi persyaratan sehat masuk ke SMK dan tak memenuhi standar bisabisa nanti ada kecelakaan saat sedang praktek laboratorium,” kata Ferry Karwur. (ant)

kemudian Bupati segera mencairkan anggaran pilkada, maka tidak akan bisa. Karena sisa waktu dua bulan tidak mungkin cukup untuk menyelenggaraan pilkada,” tandasnya. Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri terkesan tertutup terhadap keluarnya surat No.270/2763/SJ tentang penyelenggaraan pilkada di Jembrana. Sekjen Depdagri Diah Anggareni yang dimintai tanggapannya tidak merespon permintaan dari Bali Post perihal latarbelakang keluarnya surat tersebut. Telepon maupun SMS yang dikirim tidak juga dibalas. Begitu juga sikap Kapuspen Kemendagri Saut Situmorang. (har)

LHOKSEUMAWE - Sebanyak 250 personil Brimob dikerahkan untuk mengamankan PT Arun LNG Co menyusul semakin memanasnya aksi demo ratusan warga yang menduduki jalan utama perusahaan gas itu untuk menuntut perkampungan baru (resettlement). Kapolrers Lhokseumawe AKBP Kukuh Santoso melalui Kepala Operasi AKP Risno Jamal di Lhokseumawe Selasa mengatakan, pengerahan personil polisi itu hanya sebatas pengamanan terkait memanasnya aksi yang dilakukan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tergusur (AMaT). Kita di sini hanya berjagajaga mengamankan kelancaran operasional pabrik, karena tidak tertutup kemungkinan warga pendemo melaku-

kan hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pengrusakan, pemblokiran jalan masuk, dan gangguan terhadap para karyawan yang bekerja,” katanya. Risno menambahkan, pengamanan yang dilakukan hari ini itu telah mampu meredam suasana yang sebelumnya menimbulkan amarah para pendemo yang sudah 20 hari menduduki pintu gerbang perusahaan gas itu. Kondisi sudah sedikit membaik dan kita telah membuka kembali 2 pintu masuk alternatif yang satu hari sebelumnya ikut diblokir pendemo, sementara pintu masuk utama masih diduduki pendemo. Yang terpenting tidak ada kericuhan dan aktifitas pabrik berjalan,” katanya. Sementara itu juru bicara AMaT Sofyan meminta Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Walikota Lhokseumawe untuk turun melihat langsung kondi-

si warga pendemo. Ia juga minta warga AMaT agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakkan anarkis di luar aksi tuntutan. Saya berharap kepada semua warga tergusur untuk tenang seraya bersabar menunggu proses penyelesaian tuntutan resettlement yang saat ini sudah ada di Jakarta. Kita tetap menduduki jalan utama ini, tapi jangan anarkis,” pinta Sofyan. Kelanjutan aksi tersebut akibat belum adanya kepastian realisasi perkampungan baru dari pihak Pertamina dan PT Arun sesuai tuntutan 542 kepala keluarga warga tergusur eks Blang Lancang. Dalam proses ganti rugi tersebut Pertamina berjanji akan ada pemindahan desa atau perkampungan baru kepada pemilik lahan di sekitar Kecamatan Muara Dua Lhokseumawe. (ant)

Rumah Warga Sidoarjo

Terbakar Akibat Ledakan Elpiji SIDOARJO - Sebuah rumah milik M Husein, warga Desa Kludan, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa, terbakar akibat ledakan elpiji ukuran tiga kilogram yang akan digunakan istrinya untuk memasak. “Api tiba-tiba keluar saat istri saya akan menyalakan kompor elpiji di dapur,” katanya. Begitu melihat api menyala di bagian dapur rumahnya, dirinya langsung berusaha memadamkannya dengan peralatan seadanya. “Namun, usaha tersebut sia-sia, karena api yang dikeluarkan dari dalam tabung gas terse-

but sangat besar,” katanya. Akibat kebakaran itu, rumah Husein beserta seluruh perabotan yang ada di dalamnya ludes dilalap ‘si jago merah’. Selain melalap seluruh bagian rumahnya, api juga sempat merembet dan membakar sebagian rumah tetangganya. “Namun, rumah tetangga yang terbakar tersebut hanya berupa pintu karena pada saat membakar rumah tetangga itu, petugas pemadam kebakaran sudah tiba di lokasi,” katanya. Ia menjelaskan ada tiga unit pemadam kebakaran (PMK) dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang datang ke lokasi untuk memadamkan api.

Meski terlambat dan menghanguskan rumah Husein, petugas PMK akhirnya berhasil menjinakkan api kurang dari dua jam. “Akibat kejadian ini, saya mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah,” katanya. Menurut dia, sumber utama penyebab kebakaran tersebut diduga berasal dari tabung bantuan pemerintah yang bocor dan istrinya tidak mengetahuinya. “Mungkin pada saat terjadi kebocoran tabung gas, istri saya tidak mengetahui, sehingga begitu api dari kompor dinyalakan, maka langsung membakar seluruh rumah kami,” katanya. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 14 Juli 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu