Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 91 tahun IV Jumat, 14 Mei 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Belanja Negara Seret
Swasembada Gula Sulit
Bidik Pertumbuhan 6,3 Persen
PEMERINTAH menyatakan optimismenya laju pertumbuhan ekonomi pada kuartal II tahun 2010 akan mencapai enam persen. “Kuartal II optimis enam persen, saya optimis bahkan orang meramalkan ...hal. 1
RENCANA pemerintah yang ingin mewujudkan swasembada gula pada 2014 sulit diwujudkan. Permasalahan mendasar dibidang pergulaan seperti on farm, off farm dan tata niaga belum mampu ...hal. 2
PEMERINTAH menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3 persen pada 2011 dengan target ambisius menekan pengangguran sampai 7 persen. Target pertumbuhan ekonomi sebesar itu dicapai ...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Polisi Tangkap Tiga Teroris
Suluh Indonesia/ant
GAGAL - Tunggal pertama Indonesia Maria Febe Kusumastuti mengembalikan bola kearah lawannya dalam babak semifinal Piala Uber di Stadium Putra, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, kemarin. Tim Uber Indonesia dipastikan gagal melaju ke final.
JAKARTA - Tiga tersangka teroris yang ditangkap di Pandean, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Jateng langsung diterbangkan ke Jakarta, kemarin. Mereka akan menjalani penahanan di Rutan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat. Langkah ini diambil untuk mempermudah pengusutan dan pengembangan pemeriksaan. Menurut Wakadiv Humas Polri Brigjen Pol. Zainuri Lubis, tiga orang diduga teroris yang ditangkap di Sukoharjo itu, dibekuk tanpa memerlukan kontak senjata. Ketiganya tidak melawan saat ditangkap tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri. ‘’Mereka tidak melawan. Mereka menyerahkan diri, sehingga ketiganya dalam kondisi sehat,” kata dia. Dia ungkapkan, langkah ini diambil Polri, karena sangat menjunjung hak azasi manusia. Tentunya, jika para teroris itu menyerah dan tidak melawan. Selain menagkap tiga teroris, aparat juga telah menyita sejumlah senjata dan amunisi. Tetapi belum bisa diumumkan segera, karena data lengkapnya belum diserahkan Densus kepada Mabes Polri. ‘’Besok (hari ini-red) kami umumkan,” ujarnya. Tiga tersangka yang ditangkap di Sukoharjo itu, lanjut dia, diduga terkait pelatihan militer di Aceh. (nas)
Penyidik Dinilai Tak Kredibel
Susno Menolak Diperiksa JAKARTA - Wakadiv Humas Polri Brigjen Pol Zaenuri Lubis mengatakan, penyidikan terhadap tersangka pidana korupsi yang juga Komjen Pol Susno Duadji terus berlanjut kendati mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri menolak diperiksa tim penyidik. ‘’Tidak masalah tidak mau diperiksa. Kasusnya tetap berlanjut,” katanya di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, proses penyidikan selalu tergantung pada keterangan tersangka tapi dari alat bukti lain. Secara terpisah, Tim pengacara Susno Ari Yusuf Amir menilai penyidik yang menangani kasus Susno tidak kredibel dan independen. Menurut Ari, penyidik yang
menangani kasus Susno selama ini bertindak secara subjektif. Masalahnya, Ari menambahkan, tim penyidik independen Polri ini dibentuk oleh Polri dan bertanggungjawab ke Kapolri Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri. ‘’Jadi bagaimana mungkin mereka bisa bergerak secara objektif, mereka juga polisi,” katanya. Ari mengatakan, tim kuasa hukum Susno menyambut positif pernyataan Hermawan Sulistyo, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia yang juga penasehat ahli Kapolri. Hermawan saat berbicara di televisi dalam kapasitas sebagai penasehat ahli Kapolri mengatakan bahwa kasus Susno dan Gayus Tam-
bunan perlu ditangani tim penyidik lain yang bukan dari institusi Polri. Kendati demikian, menurut Ari, tim dari institusi lain harus pula melibatkan tokoh masyarakat dan akademisi. ‘’Ini agar objektif. Sehingga bisa menguji dengan objektif, apakah kasus Susno ini memang benar-benar didukung oleh alat bukti yang kuat atau tidak,” kata Ari. Sbelumnya, Susno ditahan karena diduga menerima suap Rp 500 juta sebagaimana pengakuan Sjahril Djohan, terkait kasus PT Salma Aroana Lestari. Perusahaan yang bergerak dalam penangkaran ikan ini bersengketa dengan salah satu investor Singapura yang kemudian ditangani Polri. (ant/son)
Kemenkeu Ungkap
27 Transaksi Mencurigakan JAKARTA - Irjen Kementerian Keungan (Kemenkeu) kembali menemukan satu lagi laporan transaksi mencurigakan di lingkungan Kemenkeu. Alhasil, hingga kini Itjen Kemenkeu menemukan 27 laporan transaksi mencurigakan yang terjadi di lingkungan Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu. Sebelumnya, PPATK dan Itjen Kemenkeu berbeda versi terkait jumlah laporan transaksi mencurigakan tersebut. PPATK mengungkapkan terdapat 25 laporan, sedangkan Itjen 26 laporan. ‘’Ya itu laporan yang 26 itu, tapi sekarang sudah 27. Tambah satu lagi. Ada Dikirim belakangan oleh PPATK,” ujar Irjen Kemenkeu Hekinus Manao di Jakarta, kemarin. Hekinus menuturkan, laporan terbaru yang diterimanya tersebut sekira awal Mei ini. Sedangkan data sebelumnya disampaikan pada pertengahan April lalu. ‘’Satu itu (laporan) saya dapat seminggu lalu atau lebih, tapi saya enggak hafal itu dari mana,” terangnya.
Hekinus menegaskan, pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap para pejabat terutama di lingkungan Pajak yang dicurigai memiliki indikasi menyimpang. Di antaranya adalah sejumlah nama yang menjadi atasan Gayus Tambunan dan nama-nama yang disebutkan Gayus terlibat dalam makelar kasus Pajak tersebut. ‘’Sudah lebih separuh kita periksa. Kita konsentrasi cuma sebagian saja. Tapi memang di antara yang disebut Gayus dan juga yang pernah di-nonjob-kan. Indikasinya cukup jelas. Tapi kita belum punya target,” tukas Hekinus. Untuk itu, dia berjanji untuk menyampaikan hasil laporan pemeriksaan terhadap pejabat pajak yang dicurigai tersebut setidaknya sebelum Sri Mulyani resmi meninggalkan institusi yang kerap diwanti-wanti untuk menjaga reformasi birokrasi tersebut. ‘’Yang jelas hasilnya nanti kita beritahukan. Mudah-mudahan sih sebelum ibu (Menkeu-red) selesai ada yang bisa kita informasikan,” janjinya. (ind)
KPK Harus Punya Penyidik Independen JAKARTA - KPK seharusnya memiliki penyidik independen yang tidak berasal dari instansi lain untuk menjamin independensi dan kelancaran pemberantasan korupsi. ‘’Menurut saya memang sudah waktunya KPK punya penyidik sendiri agar dapat terjamin independensinya, dan KPK tidak tergantung dengan instansi lain,’’ kata mantan pelaksana tugas Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean dan mantan pelaksana tugas Wakil Ketua KPK Mas Achmad Santosa ketika diminta pendapat secara terpisah di Jakarta, kemarin. Tumpak mengatakan hal itu terkait upaya Polri untuk menarik empat perwira Polri yang bertugas di KPK sebagai penyidik. Pimpinan KPK menganggap penarikan itu bisa mengganggu penanganan kasus korupsi. Selama ini, KPK mengandalkan tenaga dari Polri dan kejaksaan untuk menyidik dan menuntut perkara korupsi. Tumpak berpendapat, salah satu cara untuk merintis pembentukan penyidik independen adalah dengan merevisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi. Sambil menunggu revisi, KPK bisa meminta fatwa Mahkamah Agung tentang
perlunya penyidik independen di KPK yang tidak berasal dari kepolisian atau kejaksaan. ‘’Seandainya fatwa MA memperbolehkan, selesailah sudah,” katanya. Menurut Tumpak, KPK memiliki pegawai selain polisi dan jaksa yang memenuhi syarat untuk menjadi penyidik. Tumpak mencontohkan, KPK memiliki beberapa auditor berkualifikasi Certified Fraud Examiner (CFE), sebuah sertifikat yang dikeluarkan oleh Association of Certified Fraud Examiner (ACFE), AS. ‘’Gelar ini mencakup kemampuan di bidang pencegahan, pendeteksian, dan investigasi korupsi,’’ jelas mantan jaksa ini. Untuk mendapatkan gelar CFE, seseorang harus menyelesaikan empat bidang keahlian, yaitu financial transactions, legal elements of fraud, fraud techniques, dan criminology and ethics. Sementara Achmad Santosa menyatakan, penyidik KPK yang berasal dari kepolisian dan kejaksaan akan mengalami konflik kepentingan jika harus menangani kasus korupsi yang diduga melibatkan pejabat kepolisian dan kejaksaan. ‘’Potensi konflik kepentingan yang mengganggu independensi itu ada,” katanya. (nas)
SBY Tentukan Pertarungan Andi-Anas KONGRES Partai Demokrat makin dekat. Dua kandidat calon Ketua Umum makin percaya diri akan tampil sebagai pemenang. Akhirnya dari pertarungan itu dinilai banyak pihak ditentukan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Benarkah ? Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi menilai, pertarungan Andi Mallarangeng dengan Anas Urbaningrum memperebutkan kursi ketua umum Partai Demokrat pada kongres di Bandung sangat ditentukan Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono. ‘’Per-
tarungan menuju puncak pimpinan Partai Demokrat ini sangat sulit untuk ditebak, masing-masing kandidat sudah menunjukkan usaha paling maksimal untuk bisa dipilih peserta Kongres 21-23 Mei. Saya kira detik-detik akhir nanti akan sangat menentukan, ter-
masuk restu SBY,” ujarnyadi Jakarta, kemarin. Menurut dia, pada detik-detik terakhir, SBY bisa saja secara eksplisit memberikan dukungannya apakah kepada Andi Mallarangeng yang kini Menpora atau Anas Urbaningrum yang kini Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR, dan dukungan itu tentu akan diikuti para peserta Kongres. Burhanuddin yang juga peneliti senior Lembaga Survei Indonesia (LSI) itu mengakui, secara simbolik sebenarnya SBY sudah memberikan dukungannya dengan menempat-
kan putranya, Eddhie Baskoro atau Ibas, serta sejumlah orang dekatnya dalam jajaran Tim Pemenangan Andi Mallarangeng. Selain itu, katanya, sejumlah tokoh penting yang merupakan orang-orang dekat SBY, juga tidak hadir pada Deklarasi Anas Urbaningrum sebagai calon ketua umum Partai Demokrat. ‘’Sikap SBY itu bisa dipahami, karena kalau ia memberikan dukungan kepada salah satu kandidat, bisa merusak citranya karena selaku Ketua Dewan Pembina menjadi tidak netral,” ujarnya yang me-
nilai, peluang Marzuki Alie yang kini Ketua DPR, kecil sekali. Namun, lanjut Burhanuddin, tidak adanya dukungan secara eksplisit dari SBY justru membuat peserta Kongres memaknainya dengan tidak ada larangan untuk tidak memilih Andi Mallarangeng, sehingga peluang antara Andi dan Anas masih seimbang atau 50:50. Hal lain yang akan menentukan pada detik-detik terakhir, kata Burhanuddin, tidak bisa dipungkiri adalah faktor politik uang saat pemilihan yang sangat mungkin terjadi. (har)
K ta
Suluh Indonesia, Jumat 14 Mei 2010
K ilas
Buka Kasus Kakap
Tunda Pelimpahan Bahasyim PENYIDIK Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menunda pelimpahan pertama berkas tersangka Bahasyim Assifie terkait kasus dugaan korupsi dan penggelapan pajak kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. “Kemungkinan waktu penyerahan berkasnya akan mundur karena belum lengkap,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar, di Jakarta, Rabu. Boy mengatakan kemungkinan penyidik akan melimpahkan berkas tahap pertama Bahasyim pada pekan depan, karena harus melengkapi kekurangan keterangan dari para saksi lainnya. Awalnya, penyidik berencana melimpahkan berkas Bahasyim kepada pihak penuntut umum pada pekan ini, namun hal itu urung dilakukan karena menganggap ada beberapa kekurangan dari keterangan saksi. “Berkas pemeriksaan sudah mencapai 90 persen, namun ada beberapa poin yang kurang untuk segera dilengkapi,” ujar Boy. Sebelumnya, penyidik menyelidiki dugaan kasus korupsi, penggelapan pajak dan pencucian uang sebesar Rp64 miliar dengan tersangka Bahasyim berdasarkan informasi dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sekitar Maret 2009. Pemeriksaan terhadap Bahasyim berlangsung sejak pertengahan tahun 2009 hingga penyidik menetapkannya sebagai tersangka pada 9 April 2010. Penyidik menduga mantan Kepala Kantor Pemeriksaan Jakarta VII Direktorat Jenderal Pajak itu menerima gratifikasi dari wajib pajak, kemudian Bahasyim mencuci uang dari hasil kejahatannya itu. (ant) Suluh Indonesia/ade
Calon Pimpinan KPK Orang Kaya MENTERI Hukum dan HAM Patrialis Akbar mengatakan panitia seleksi calon pengganti pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memprioritaskan memilih calon dari kalangan ekonomi mapan guna menghindari kemungkinan tergiur melakukan tindakan korupsi. “Bila perlu calon pimpinan KPK kita pilih yang ekonominya mapan agar tidak tergiur godaan korupsi, meskipun ini bukan faktor utama,” tutur Patiralis Akbar usai rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu. Patrialis Akbar ditunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK berdasarkan Keppres No 6 tahun 2010 tertanggal 8 Mei 2010. Patrialis mengatakan panitia seleksi mengharuskan calon pimpinan KPK memiliki semangat dan berani memberantas praktik korupsi. “Pimpinan KPK harus berani melakukan tindakan tegas dalam pemberantasan korupsi,” katanya. Ia menjelaskan, dalam UU tentang Pemberantasan Korupsi disebutkan bahwa Ketua KPK harus mewakili berbagai elemen dan setelah menjadi pimpinan KPK harus berhenti dari institusi sebelumnya. Pimpinan KPK, kata dia, adalah aparat negara dengan yang mendapat fasilitas gaji cukup besar sehingga harus memiliki integritas moral yang tinggi. Setelah dipilih oleh panitia seleksi, kemudian dipilih oleh anggota DPR. Konsep rekruitmen pimpinan KPK ini dilakukan secara transparan tapi bukan mereka sedang mencari pekerjaan. (ant)
Pansel KY Usulkan
Perpanjangan Masa Kerja JAKARTA - Panitia seleksi (pansel) calon anggota Komisi Yudisial (KY) mengusulkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuat ketentuan hukum untuk memperpanjang masa kerja pansel. Ketua Pansel, Harkristuti Harkrisnowo di Jakarta, Rabu, menjelaskan, usulan itu disebabkan panitia seleksi kemungkinan tidak bisa menyelesaikan pekerjaan sampai akhir masa bakti anggota KY yang harus diganti pada awal Agustus 2010. “Kami sudah menyurati Menkumham untuk menyampaikan kepada presiden agar sebelum Agustus dikeluarkan satu ketentuan hukum, entah berupa keppres atau bentuk hukum lainnya yang gunanya untuk memperpanjang masa kerja,” kata Harkristuti saat menemui sejumlah aktivis yang tergabung dalam Koalisi Pemantau Peradilan. Meski demikian, Harkristuti menegaskan, panitia akan tetap menempuh prosedur seleksi seperti biasanya. Dengan mekanisme normal itu, katanya, panitia seleksi memerlukan waktu sekira enam bulan untuk memilih 14 nama calon anggota KY. Menurut Harkristuti, dengan adanya payung hukum dari presiden, panitia seleksi
bisa bekerja seperti biasa, meski melampaui batas pergantian anggota KY pada Agustus 2010. Sementara itu, anggota panitia seleksi, Komaruddin Hidayat menjelaskan, tantangan panitia seleksi tidak hanya pada keterbatasan waktu. Menurut dia, tantangan yang lain adalah bagaimana mendapatkan calon yang berintegritas. Untuk itu, katanya, panitia seleksi akan membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan, termasuk informasi tentang kualitas setiap calon anggota KY. Komaruddin juga mengkhawatirkan proses seleksi lanjutan di DPR. Dia menegaskan, DPR adalah lembaga politik yang sangat mungkin menggunakan pertimbangan politis untuk memilih anggota KY. “Itulah yang kami tidak setuju,” katanya. Panitia seleksi akan membuka pendaftaran calon anggota KY selama satu bulan sejak 17 Mei 2010. Para pendaftar akan mengikuti beberapa tahapan seleksi, yaitu seleksi administrasi, seleksi kemampuan konseptual berbasis makalah, tes psikologi dan kesehatan, serta wawancara publik. (ant)
2
TRAGEDI TRISAKTI - Mahasiswa Universitas Trisakti menabur bunga memperingati tragedi 12 Mei 1998 di kampus Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat, Rabu (12/5) kemarin. Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie, mahasiswa yang tewas dalam tragedi 12 Mei 1998 yang membuka gerbang reformasi dan nyaris terlupakan.
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri mempersilahkan mantan Kabareskrim Polri, Komjen Polisi Susno Duadji jika ingin membuka kasus yang lebih besar. “Silakan, tidak ada masalah, akan diproses,” kata Kapolri sebelum mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu. Lebih lanjut Kapolri mengatakan bahwa proses penanganan kasus Susno telah memenuhi prosedur dan bisa dipertanggungjawabkan secara yuridis. “Nanti di pengadilan akan terbuka. Jadi jangan ada keraguan apa yang dilakukan kepolisian,” katanya. Oleh karena itu, lanjut dia, semua bisa dipertanggungjawabkan. “Semua demi keadilan.Tentunya kita hadapi semua karena ini prosesnya transparan semua,” ujarnya. (ant)
Identitas “Teroris” Tewas Polri Masih Bungkam JAKARTA - Ahli kedokteran forensik Polri hingga kini masih mengidentifikasi lima jasad tersangka kasus terorisme yang tewas tertembak saat penangkapan di Jl Mayjen Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur dan Desa Cikampek Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (12/5). “Identitas mereka belum bisa diumumkan ke publik karena masih menunggu hasil identifikasi di RS Polri Kramat Jati,” kata Wakil Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Pol Zaenuri Lubis di Jakarta, kemarin. Ia mengakui telah beredar
dua nama dari yang tewas dalam penangkapan itu yakni Saptono dan Maulana namun kepastian identifikasi secara ilmiah masih belum bisa diumumkan. “Kelima jenazah masih dalam proses identifikasi. Polri tidak ingin salah mengidentifikasi. Kami butuh ketelitian sebelum mengumumkan namanama mereka,” katanya. Polri, katanya, akan mengumumkan identitas semua mereka yang tewas setelah proses identifikasi selesai. Polri juga belum menyebutkan identitas satu terduga terorisme yang tertangkap di Ka-
mpung Babakan Jati, Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, namun warga setempat menyebutkan bahwa yang ditangkap bernama Eman. Di pinggir jalan Jl Mayjen Sutoyo, Cililitan, polisi menembak mati tiga tersangka yang salah satunya bernama Maulana. Saat hendak ditangkap, Maulana melawan dan sempat mengeluarkan sepucuk revolver sehingga polisi menembak mati Maulana. Dua kawan Maulana yang ikut terluka dalam penangkapan itu akhirnya meninggal saat
dalam perjalanan ke RS Polri, Kramat Jati. Maulana dan dua kawannya merupakan buronan Polri dalam kasus latihan militer di Jantho, Aceh Besar, Pebruari 2010. Maulana juga menjadi buronan Polda Kaltim karene diduga terlibat jual beli senjata api ilegal di wilayah itu. Sedangkan di Cikampek, polisi menembak mati dua tersangka yang salah satunya bernama Saptono. Saptono adalah adik kandung Jaja, salah satu tersangka terorisme di Aceh yang tewas tertembak di depan Polsek Lampeung, Aceh
Besar, Maret 2010. Jaja telah lama menjadi buron Polri karena diduga terlibat bom depan Kedubes Australia, 2004. Di Cikampek, polisi menemukan barang bukti berupa satu senjata laras panjang serta ribuan butir amunisi berbagai jenis dan ukuran. Baik Saptono dan Maulana pernah menjadi tahanan Malaysia berdasarkan Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri (Internal Security Act) selama dua tahun karena dianggap membahayakan negara. Keduanya pernah mengikuti latihan kemiliteran di Filipina. (ant/her)
Polisi Cermati Rekomendasi
TPF Mbah Priok
Suluh Indonesia/ant
TEBANG POHON - Pekerja menebang ranting pohon perindang di sekitar Monumen Nasional, Jakarta, kemarin. Penebangan tersebut dilakukan untuk mengurangi dampak pohon tumbang karena tiupan angin kencang yang sering terjadi di ibukota akhir-akhir ini.
JAKARTA - Penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya akan mencermati rekomendasi hasil investigasi dari Tim Pencari Fakta DPRD DKI Jakarta terkait dengan insiden kerusuhan di makam Mbah Priok, Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara. “Tentunya kita akan pertimbangkan agar rekomendasi dari tim TPF menjadi bahan pertimbangan penyidik kepolisian untuk mengungkap fakta yang terjadi,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Boy Rafli Amar di Jakarta, Rabu. Namun demikian, Boy mengatakan pihak penyidik belum menerima rekomendasi hasil investigasi dari Tim Pencari Fakta (TPF) DPRD DKI, Palang Merah Indonesia (PMI) maupun Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Menurut informasi, tim investigasi TPF, PMI dan Komnas HAM akan memberikan hasil penyelidikan penyebab insiden kerusuhan antara massa dan petugas Satuan Polisi Pamong Praja kepada
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Polda Metro Jaya. Boy menyatakan tim penyidik kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi mata yang melihat kejadian kerusuhan yang menewaskan tiga petugas Satpol PP itu. “Penyidikan kepolisian berbeda karena sudah berjalan sejak awal,” ujar Boy. Data terakhir, penyidik kepolisian sudah memeriksa 17 saksi mata yang melihat kerusuhan itu guna mengungkap insiden bentrokan Koja berdasarkan empat orang yang melaporkan kejadian itu. Ribuan warga dan Satpol PP terlibat bentrokan saat penertiban makam Habib Hasan bin Muhammad Al Hadad atau Mbah Priok, Rabu (14/4). Pada bentrokan itu terdapat tiga orang tewas dari petugas Satpol PP, serta korban luka hingga mencapai 200 orang terdiri atas anggota polisi, Satpol PP dan warga sekitar. Warga juga membakar sedikitnya 50 kendaraan milik Satpol PP dan Polri termasuk truk kendaraan berat untuk menertibkan bangunan di sekitar makam Mbah Priok. (ant)
Nenek Berumur 68 Tahun Diancam Dua Tahun Penjara MARSIYAH, wanita berusia 68 tahun diancam kurungan penjara dua tahun karena dituduh melakukan penganiayaan terhadap adik mantan menantunya. Pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu, selain Marsiyah, anaknya juga, Yuswati Chasanah (33), diancam kurungan lima tahun penjara. “Saya ingin pulang kampung saja, saya letih lima bulan mengurus kasus ini,” kata Marsiyah yang berasal dari Banyumas, Jawa Tengah kepada pimpinan majelis hakim, Albertina Ho dalam sidangnya yang beragendakan pem-
bacaan eksepsi. Seusai persidangan, Marsiyah menyatakan dirinya sama sekali tidak melakukan tindak kekerasan seperti yang dituduhkan jaksa karena ia mengaku, justru dirinya menjadi korban. “Rambut saya dijambak oleh adik menantu saya,” katanya lirih. Ia menuturkan peristiwa itu terjadi pada 15 November 2009, saat adik menantunya itu,
Febriyanti datang ke rumah di Jalan Ayub Gang F Rt 011/RW 01 Nomor 11 Pejaten Barat, Jaksel. Febriyanti langsung mengambil pakaian di lemari tanpa minta izin sebelumnya kepada penghuni rumah, Yuswati. Febriyanti datang atas suruhan mantan menantunya, Sofyan. Hingga antara Yuswati dan Febriyanti, cekcok dengan saling menjambak. “Saya mencoba memisahkan keduanya, tapi rambut saya dijambak oleh Febriyanti,” katanya. Kemudian, Yuswati dan ibunya, Marsiyah, dilaporkan ke Polsek Pasar Minggu oleh
Febriyanti. Sementara itu, Yuswati menyatakan sebenarnya pihak polisi memerintahkan kasus itu diselesaikan secara baik-baik saja. “Tapi kenyataannya saya tetap maju ke pengadilan,” katanya. Yuswati dikenai Pasal 170 ayat (1) KUHP tentang tindak kekerasan dengan ancaman lima tahun penjara. Sedangkan Marsiyah diancam Pasal 351 ayat (1) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman dua tahun penjara. Sementara itu, sidang akan dilanjutkan pada Rabu (19/5) mendatang dengan agenda mendengarkan tanggapan dari JPU. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Jumat 14 Mei 2010
3
PT Perlu Diberikan
Otonomi Luas
Suluh Indonesia/ant
SILATURAHMI - Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj (2 kiri) menerima kunjungan pimpinan DPD RI di Kantor PBNU Jakarta, kemarin. Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahim dengan sejumlah pengurus PBNU yang baru.
Lindungi Hak Politik Warga Papua itu disebutkan bahwa syarat kepala daerah (walikota dan wakilnya serta bupati dan wakilnya) harus orang asli Papua. ‘’Namun belakangan beredar informasi bahwa Mendagri meminta SK MRP untuk dicabut dan dibatalkan dengan alasan diskriminatif dan tidak sesuai dengan kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Ruben. Dikemukakan Ruben bahwa masyarakat setempat terus mendesak agar SK MRP tentang Pilkada itu segera diberlakukan. Sementara pada saat bersamaan belum dicapai titik temu dengan pemerintah yang seharusnya mengeluarkan PP
sebagai acuan bagi DPRP, MRP dan Pemda Papua melaksanakan pilkada setempat serta menjadikan SK MRP itu sebagai Perdasus. Dia mengatakan pula bahwa dari berbagai konsultasi atas SK MRP itu di Jakarta, diantaranya dengan Depdagri, Menko Polhukkam, MK dan MA, yang didapat bukanlah solusi tetapi kecurigaan dan politisasi isu SK MRP tersebut. ‘’Disini kami mengharapkan segera adanya kepastian hukum dan respon pemerintah yang bijak demi mendorong proses demokrasi yang sehat di Papua,” ujarnya. Mengenai penundaan pil-
Ditjen PMPTK Dihapus
Upaya Memarginalkan Guru JAKARTA - Pembubabaran Direktorat Jenderat Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Kementerian Pendidikan Nasional merupakan upaya untuk memarginalkan profesi guru. ‘’Ini merupakan kebijakan untuk memarginalkan kalangan guru. Kami (F-PDIP-red) akan mempertanyakan kebijakan ini, pertimbangannya dan apakah sudah dilakukan kajian,’’ kata anggota F-PDIP Wayan Koster di Jakarta, kemarin. Menurut Koster, penghapusan Ditjen PMPTK adalah tindakan yang keliru dan terburu-buru. Oleh karena itu, kata anggota Komisi X DPR ini, F-PDIP akan mengusulkan segera melakukan rapat kerja dengan Mendiknas, untuk meminta penjelasan berbagai persoalan di lingkungan Kemendiknas termasuk rencana penghapusan Ditjen PMPTK. Menurut dia, Ditjen PMPTK
yang dibentuk berdasarkan amanah UU 14/2005 tentang Guru dan Dosen tidak perlu dibubarkan tapi ditingkatkan
Wayan Koster
kinerjanya. ‘’Ditjen PMPTK secara kelembagaan sudah baik tapi kinerjanya yang perlu di tingkatkan guna meningkatkan mutu pendidik dan tenaga kependidikan,’’ kata Koster. Menurut dia, argumentasi
Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh yang menyatakan rencana pembubaran Ditjen PMPTK merupakan bagian dari reformasi birokrasi adalah alasan yang tidak masuk akal dan mengada-ada. F-PDIP, katanya, sudah menyerap aspirasi pimpinan Persatuan Guru Republik Indonesia baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah dan mempelajari persoalannya. Tugas Mendiknas, kata Koster, bagaimana meningkatkan mutu pendidikan dan meratakan pelayanan pendidikan di seluruh Tanah Air, bukan membubarkan lembaga yang sudah ada. Koster mengusulkan, hendaknya Mendiknas mengurusi persoalan-persoalan yang menjadi sorotan masyarakat, seperti evaluasi pelaksanaan ujian nasional dan tindaklanjut penghapusan UU tentang Badan Hukum Pendidikan. (son)
merosot,” kata Imam. Dikatakannya, pendidikan berkualitas membutuhkan biaya. Status BHMN dalam UU BHP seharusnya dijadikan proyek utama untuk reformasi dibidang pelayanan. BHMN jangan dianggap sebagai komersialisasi pendidikan. Bahkan menurutnya komersialisasi dalam tahap yang wajar dan terkendali bukan pelanggaran. Perguruan tinggi bisa berkreasi dengan aset-aset yang dimiliki untuk dijadikan bisnis tanpa mengganggu proses pendidikan, seperti kreativitas dalam bidang riset. ‘’Justru yang tidak kreatif adalah memasang tarif kuliah yang tinggi,” katanya. Kebijakan pemerintah yang mendesentralisasi pendidikan terjadi karena pemerintah tidak sanggup membiayai pendidikan. Namun, desentralisasi ternyata tidak diimbangi dengan panduan pembiayaan
yang jelas. Disisi lain, perguruan tinggi dipaksa berkompetisi yang membutuhkan biaya. Hal ini, kata Imam, kemudian memicu perguruan tinggi menekan mahasiswa untuk membayar SPP yang mahal. ‘’Ilmu tanpa biaya tidak bisa dipraktekkan. Perguruan tinggi menghadapi dilema. Kalau pemerintah mensubsidi dengan baik tidak perlu,” katanya. Karena itu, ia berpendapat, otonomi perguruan tinggi harus dikembangkan, tetapi tidak bisa pukul rata. Kemampuan tiap perguruan tinggi harus dipertimbangkan, yang belum sanggup otonomi penuh, intervensi pemerintah tetap diperlukan. Rektor IPB Herry Suhardiyanto mengatakan, otonomi perguruan tinggi harus dimaknai sebagai kesempatan untuk transformasi mencapai pendidikan tinggi yang bermutu. ‘’Pencapaian mutu memerlukan biaya,’’ paparnya. (ant)
Standarisasi Calon Kepala Daerah
Pemerintah Didesak JAKARTA - Kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) mendesak pemerintah melindungi hak-hak politik warga asli Papua dalam pencalonan di pilkada setempat, sesuai SK Majelis Rakyat Papua (MRP) No 14/2009. Kepada pers di Jakarta, kemarin, Ketua Komisi A DPRP Ruben Magai menjelaskan bahwa saat ini telah dilakukan penundaan pilkada di sebanyak 22 kabupaten/kota di Papua karena adanya polemik seputar SK MRP No 14/2009 tentang Pemilukada Propinsi Papua Periode 2010-2015. Dalam SK MRP yang diterbitkan pada 26 November 2009
JAKARTA - Perguruan tinggi harus diberi otonomi luas untuk meningkatkan mutu pendidikan dan inovasi dengan melakukan kreativitas mencari pembiayaan. ‘’Namun demikian pemerintah harus tetap memeroleh dukungan melalui pemberian blockgrant agar lulusan perguruan tinggi seperti IPB tidak mubazir dan berkeliaran serta dialokasikan ke tempat yang seharusnya,” kata Sosiologi Imam B Prasodjo di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, pembatalan UU Badan Hukum Pendidikan menghilangkan kesempatan bagi perguruan tinggi berkreasi mencari sumber-sumber pembiayaan. Padahal perguruan tinggi mengemban misi pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. ‘’Dengan beban besar yang diemban perguruan tinggi namun biayanya yang kecil mutu pendidikan akan
kada di Papua, Ruben yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPRP itu menjelaskan upaya itu merupakan bagian dari respon situasi politik di Papua yang masih diliputi ketidakpastian akibat pro-kontra isu MRP yang berdampak pada eskalasi suhu politik disana. Ditempat yang sama Wakil Ketua Komisi A DPRP Yunus Wonda membantah adanya unsur diskriminasi dalam SK MRP itu. Menurut dia, SK MRP justru merupakan penerjemahan langsung UU tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua. (ant)
Cegah Terjadinya Resistensi JAKARTA - Mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi menyatakan, perlu ada standarisasi calon kepala daerah sehingga siapapun yang terpilih bisa melakukan tugasnya dengan baik. ‘’Harus ada standar kepala daerah. Perlu ada aturan khusus yang membahas pencalonan ini,” kata Hasyim di Jakarta, kemarin. Menurut Hasyim, persyaratan kepala daerah yang ada saat ini masih belum cukup, masih banyak celah yang dapat memunculkan calon-calon kepada daerah yang memiliki tingkat resistensi tinggi. Munculnya calon kepala daerah yang sebenarnya tidak layak menjadi pemimpin, kata
dia, merupakan bukti lemahnya persyaratan yang ada saat ini. Menurut dia, gejala ini jelas harus segera disikapi pemerintah agar masyarakat tidak terjebak pada pilihan sendiri. ‘’Pemerintah harus melindungi rakyatnya, termasuk dalam persoalan calon pemimpinnya. Harus jelas ukuran standarnya,” katanya. Hasyim menyatakan, tidak sependapat dengan sejumlah kalangan yang menyatakan pemimpin biar ditentukan sepenuhnya oleh masyarakat. Sebab, menurutnya, karakter masyarakat Indonesia masih belum mandiri dalam memilih, masih gampang terpengaruh oleh faktor lain seperti uang,
popularitas, dan lain-lain. Sementara partai politik sebagai lembaga rekrutmen kepemimpinan, tidak jarang juga terjebak pragmatisme, mengajukan atau mendukung calon hanya berdasar popularitasnya saja. ‘’Ini sangat berbahaya jika terus dibiarkan,” kata sekretaris jenderal Konferensi Cendekiawan Muslim Internasional itu. Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah harus menyusun aturan baku soal kepala daerah yang bersifat mengikat dan wajib dipatuhi sehingga tidak ada partai politik yang berusaha menafsirkan berbedabeda. ‘’Cacat moral jelas tidak pantas,’’ tegasnya. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Jumat 14 Mei 2010
4
Korban KDRT
S osok
Dipulangkan Ke Depok
Pepen Supendi
Kembalikan Anak ke Cerianya KEHADIRAN Sekolah Alam Indonesia seperti menjadi sebuah oase bagi anak-anak yang butuh keceriaan. Selain itu, sekolah ini juga dibentuk menjadi sebuah sekolah komunitas. ‘’Semua yang terlibat di sekolah ini, itulah pemiliknya,” jelas Kepala Sekolah Alam Indonesia Pepen Supendi. Ia menyebutkan tujuan pembentukan sekolah ini tak lain adalah untuk mengembalikan anak-anak kepada keceriaan sehari-hari. ‘’Sekolah ini dibentuk tahun 1998 lalu dengan delapan murid dan enam guru. Namun, kini sekolah yang berbasis alam dan komunitas ini telah memiliki 376 siswa dengan 69 guru. Sekolah yang awalnya bernama Sekolah Alam dan berganti nama menjadi Sekolah Alam Indonesia sejak 2009 telah memiliki dua kampus yang berlokasi di Ciganjur dan Rawakopi. (grd)
Densus 88
Gelar Rekonstruksi Penangkapan Teroris BEKASI - Tim Detasemen Khusus 88 Mabes Polri menggelar rekonstruksi tempat kejadian perkara di kediaman tersangka teroris Haryadi (45) dan istrinya Nining, di Perumahan Narogong Indah, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu malam. Dalam rekonstruksi yang berlangsung 3,5 jam dan secara tertutup itu, melibatkan empat tersangka teroris berpakaian tahanan dan dua saksi. Berdasarkan informasi, kegiatan itu berisikan empat adegan kejadian di antaranya, kronologis pola perekrutan anggota, aktivitas pertemuan, dan pembicaraan antaranggota. “Kegiatan ini bertujuan untuk menyesuaikan Berita Acara Perkara (BAP) dengan situasi di lapangan guna keperluan penyidikan petugas,” ujar salah satu anggota Densus 88, di Bekasi. Sejumlah barang bukti yang diamankan petugas dalam kegiatan itu di antaranya satu unit TV ukuran 32 inch, dan sepeda motot jenis Honda Vario merah dengan nomor polisi
B 6358 SNF milik tersangka Haryadi. Selain itu, petugas juga membawa satu unit kendaraan jenis Inova hitam milik tersangka untuk keperluan barang bukti. Kegiatan itu juga menarik perhatian warga setempat yang berkumpul di lokasi rekonstruksi untuk menyaksikan secara langsung kegiatan itu. Sedikitnya, enam anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 dengan senjata lengkap bersama dengan petugas Puslabfor Mabes Polri menggelar kegiatan itu di dalam rumah dengan posisi pintu tertutup. Usai melakukan olah TKP, petugas langsung membawa empat tersangka dan dua saksi ke Mabes Polri menggunakan sembilan mobil untuk diamankan. Sementara itu, Ketua RW setempat, Paryono, mengatakan tersangka Haryadi dalam penangkapan tersebut diduga berperan sebagai pemberi dana untuk aktifitas terorisme. “Informasi yang saya terima dari petugas, Haryadi adalah pemberi dana untuk aktifitas terorisme,” katanya. (ant)
Keluarga Haryadi Pertanyakan
Surat Penangkapan Nining BEKASI - Pihak keluarga tersangka teroris Haryadi Usman (45), warga Perumahan Narogong Indah Blok D115 nomor 12-13, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat mempertanyakan surat penangkapan Nining, istri dari Haryadi yang hingga kini belum mereka terima. “Surat penagkapan Haryadi dengan status tersangka teroris sudah kami terima, tetapi surat penangkapan Nining belum kami terima sama sekali hingga saat ini dari pihak kepolisian,” kata Jefri Winarto (32) adik kandung Haryadi kemarin. Haryadi dan istrinya ditangkap secara bersamaan bersama dengan dua rekannya Haris Alfalah, dan Hendro Sulthon pada tanggal 6 Mei 2010. “Hingga kini kami masih mempertanyakan surat penangkapan terhadap Nining kepada pihak kepolisian. Sebab, kabar
yang kami dengar Nining termasuk jaringan teroris. Ada pula kabar yang mengatakan bahwa Nining hanya berperan sebagai saksi,” katanya. Sejak proses penangkapan, kata dia, dirinya mengaku baru satu kali bertemu keduanya pada kegiatan rekonstruksi Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 di kediaman Haryadi pada Kamis (12/5) malam. “Ketika itu saya sudah mempertanyakan status Nining kepada salah satu pimpinan Densus 88 di lokasi, namun dia belum memberikan komentar,” katanya. Situasi ini, membuat pihak keluarga khususnya dua anak kandung pasangan suami istri itu menjadi resah. Kendati demikian pihak kepolisian telah memberikan jaminan kepada pihak keluarga kedua orang itu tak akan mengalami kekerasan fisik dalam bentuk apa pun selama menjalani proses pemeriksaan. (ant)
DEPOK - Neni (32) warga Jalan RT02 RW06 Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Depok kemarin dipulangkan ke rumahnya setelah sempat terlantar di jembatan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Neni diantar pulang ke rumahnya oleh Mentri Sosial Republik Indonesia, Salim Segaf Al Jufri bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) Kementrian Sosial dan disaksaikan oleh Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail, Kepala dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok, Harris serta Camat Limo, Dudy Mira’z. Ditemui di lokasi, Salim Segaf Al Jufri menjelaskan, Neni pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga di kolong jembatan Masjid Istiqlal dalam keadaan sakit parah pada 29 April 2010. Neni pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) oleh TRC Kementrian Sosial. Di sana, Neni mendapat perawatan hingga kondisinya pulih. “Kementrian sosial berupaya memberikan perlindungan khusus kepada warga terlantar dengan kondisi sakit dan membutuhkan pertolongan. Saat ini kondisi Neni telah sehat dan dikembalikan kepada keluarganya di Depok,” kata Salim usai mengembalikan Neni kepada keluarganya di Depok, kemarin. Selain mengembalikan Neni kepada keluarga, pihak Kementrian Sosial juga memSuluh Indonesia/rin berikan bantuan materi. Salim kemarin seKORBAN KDRT - Menteri Sosial RI, Salim Segaf Al Jufri bersama Walikota Depok Nurmahmudi Ismail saat mengembalikan korban cara langsung menyerahkan uang sebeKDRT Neni kepada keluarganya di kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok, kemarin. sar Rp. 12,5 juta ke pihak keluarga. (rin)
Tersangka Foto Bugil Diperiksa BOGOR - Albert (23) saksi kunci penyebaran foto bugil seorang mahasiswi, Devi Sartika, diperiksa polisi di Mapolresta Bogor, Jawa Barat, kemarin. Kasat Reskrim Polresta Bogor, AKP Indra Gunawan mengatakan, Albert ditemukan Rabu sekitar pukul 05:30 WIB di kos-kosan kawasan Jilambar Pakuon Jakarta Barat. “Kita berhasil menemukan Albert di kos-kosannya Rabu pagi, langsung kita bawa ke Mapolresta, dan hari ini menjalani pemeriksaan sebagai saksi dan penetapan sebagai tersangka,” ucapnya. Pemeriksaan Albert se-
kan bahwa Albert adalah orang terakhir yang mengupload foto ke sebuah situs semacam Kaskus,” ungkapnya. Pencarian tim Polresta Bogor memburu keberadaan Albert selama hampir tiga minggu akhirnya tidak sia-sia. Albert adalah saksi kunci penyebaran foto bugil dengan dua korban yakni Devi Sartika pemilik foto dan Jesika Danies mahasiswa asal Lampung yang ikut dikaitkan fotonya dengan foto bugil milik Devi. Foto-foto bugil tersebut terakses di situ jejaring Facebook milik Clara Adelin Supit. Menurut Indra, upaya pen-
Truk Berisi Kayu Curian
Dipicu Kebocoran Tabung
BOGOR - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor, Kamis mengamankan satu truk berisi kayu curian. Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Kota Bogor Bugi Setyanto menyebutkan, pihaknya berhasil mengamankan truk yang melakukan penebangan pohon tanpa izin dan diduga pelaku akan menjualnya. “Truk berhasil kita amankan di Jalan Beo sekitar Lapangan Heulang Kelurahan Tanah Sareal,” katanya. Penangkapan berawal dari laporan dari Rika Riana Lurah Tanah Sareal yang melaporkan adanya penebangan pohon secara liar di daerahnya. Usai mendapat laporan, Bugi berserta anggota turun ke lokasi penebangan. Di sekitar Lapangan Heulang petugas mendapati delapan orang sedang memotong kayu. “Kami langsung menghentikan aksi mereka. Sebenarnya ada tiga truk, tapi hanya satu yang berhasil kami amankan, dua lagi berhasil kabur,” katanya. Di dalam truk terdapat pu-
Mahasiswa Berprestasi 2010
ketiga. Pengumuman tersebut diumumkan di hadapan ratusan mahasiswa yang hadir di Malam Apresiasi Prestasi Mahasiswa UI 2010 di Balairung UI, Depok dan dihadiri oleh Rektor UI, Gumilar R. Soemantri beserta pimpinan. Dalam sambutannya, Rektor UI Gumilar mengatakan, sangat penting untuk memajukan prestasi. Hal tersebut juga meningkatkan peringkat UI di
tersangka pihak Polresta Bogor sementara waktu melarang wartawan untuk datang ke Mapolresta, sampai pemeriksaan sebagai tersangka dilakukan. “Kita sengaja menunda rekanrekan wartawan datang, sampai proses pemeriksaan sebagai saksi dan tersangka selesai. Ini untuk membesarkan hati tersangka, karena dia merasa dirinya tidak bersalah dan malu bila terekspos di luar,” ucapnya. Indra menjanjikan siang ini, hasil pemeriksaan kepada tersangka setelah menunggu pengacara Albert datang akan disampaikan ke wartawan. (ant)
Ledakan Gas Babelan
luhan ranting dan batang pohon Angsana yang telah dipotong-potong dan tiga gergaji pemotong kayu. Saat ini truk dengan nomor polisi B 9111 UE dan delapan orang yang diketahui melakukan penebangan diamankan di kantor Satpol PP Kota Bogor Jalan Pajajaran. Selain itu, di lokasi penebangan juga ditemukan puluhan batang kayu yang sudah dipotong-potong berukuran sekitar 2,5 meter sudah siap diangkut. “Kami juga menemukan tiga pohon Angsana yang sudah ditebang,” katanya. Pihaknya telah menghubungi Bidang Pertamanan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCTKR) Kota Bogor sebelum melakukan pengamanan untuk memastikan apakah penebangan pohon ada izin atau tidak. Hal ini dilakukan karena di Kota Bogor ada aturannya bahwa setiap penebangan pohon harus ada izin dari Pemerintah Kota Bogor. Berdasarkan keterangan Arif dari Seksi Pertamanan, be-
berapa waktu lalu pernah ada orang yang datang ke DCTKR untuk meminta izin penebangan pohon, tapi tidak diizinkan. Sementara itu, dari pengakuan sopir truk Abdurachman, dirinya diperintahkan oleh Didih warga Kampung Cemplang Baru Kelurahan Cilendek Barat Kecamatan Bogor Barat. Didih selama ini diketahui adalah seorang pengusaha penebang kayu. “Selanjutnya kami akan memanggil Didih untuk dimintai keterangan atas peristiwa ini,” kata Bugi. Saat ini pihaknya sudah melaksanakan tugas sesuai batas ketentuan, dengan meminta keterangan sopir truk dan delapan pekerja. “Lebih lanjut proses ini akan kami laporkan ke Polresta Bogor untuk ditangani,” katanya. Tersangka dinilai telah melanggar Perda Nomor 8 tahun 2006 tentang ketertiban umum dan pertamanan, di mana untuk menebang pohon di kawasan lindung yang berdiameter lebih dari 10 Cm, harus ada izin wali kota. (ant)
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI NASIONAL INDONESIA
UNIVERSITAS Indonesia kembali menyelenggarakan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Utama UI tahun 2010. Sebanyak 12 mahasiswa dari program sarjana (S1) dari tiap fakultas bersaing untuk memperebutkan juara di ajang bergengsi ini. Kriteria penilaian didasarkan atas penilaian CV, makalah, presentasi, psikotest. Dan tak kalah penting, mereka juga harus melalui tes bahasa Inggris.
jemputan paksa dilakukan karena Albert dua kali mangkir dari panggilan Polresta Bogor untuk memberikan keterangan sebagai saksi. Ada 11 saksi yang sudah memberikan keterangan, semua keterangan dan barang bukti mengarah pada Albert, namun karena tidak kunjung hadir dalam pemeriksaan akhirnya petugas melakukan upaya jemput paksa. Indra mengatakan, alasan kenapa Albert menghindari pencarian para petugas karena mengaku tidak bersalah dan merasa malu bila terekspos di luar. Untuk melancarkan pemeriksaan dan penetapan sebagai
Satpol PP Amankan
UI Nobatkan
Penilaian dilaksanakan pada 10-11 Mei 2010 di Fakultas Kedokteran UI kampus Salemba. Tantian Dian Permata dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) berhasil meraih predikat mahasiswa berprestasi utama Universitas Indonesia 2010. Sedangkan di posisi kedua adalah Adrean Sanjaya (Fasilkom) diikuti oleh Felix Chikita Fredy (FK) di posisi
bagai saksi telah dilakukan mulai dari pagi hingga siang. Albert sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun belum dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka karena masih menunggu pihak pengacara. Ditetapkannya Albert sebagai tersangka, berdasarkan keterangan dari para saksi-saksi dan bukti bahwa Albert adalah orang terakhir yang mengunduh foto milik Devi dari laptop milik Cristian dan menyebarkannya di sebuah situs jejaring bernama Kurcil.com sehingga bisa tersebar dan diakses bebas. “Keterangan dari para saksi dan bukti yang mengarah-
mata dunia. Sebagaimana diketahui, UI kini menduduki posisi 201 dunia dari 16.000 perguruan tinggi yang ada. “Posisi UI sangat diperhitungkan di mata dunia. Kita sudah berhasil masuk peringkat 201 dunia,” kata Gumilar, kemarin. Tujuan penyelenggaraan acara semacam ini adalah sebagai stimulant bagi mahasiswa untuk mengikuti kegiatan-kegiatan positif. Selain itu, dia berharap mahasiswa dapat menjadi manusia yang berkualitas melalui kegiatan kompetitif. “Dengan adanya kompetisi seperti ini diharapkan dapat membentuk dan mempertebal percaya diri mahasiswa,” tandasnya. (rin)
STIENI-Kampus B
STTI “ PASTI BISA” Menerima Mahasiswa/i baru, Program S1, Kls Reguler / Non Reguler, SMU Sederajat / Alih Kredit & Putus Kuliah
Jurusan : - Manajemen - Akuntansi
Status : Disamakan / Akreditasi B
Informasi : Tlp/Fax. 021-80870781 98290259
Konsentrasi : Manajemen Keuangan & Perbankan Kampus A : Jl. Matraman No. 3-5-7, Jakarta Kampus B : Jl. Dewi Sartika No. 317, Cawang, Jakarta
LP-MIDICON Menerima Siswa untuk Program : s Komputer Akuntansi & Bahasa Inggris s PKBM Kejar Paket A, B & C Segera daftar !!!, Hub. 021-80870781, 98290259 Gd. Miradz Graha Lt.2, Jl. Dewi Sartika No.317, Cawang, Jakarta Timur C.003377-Pend
CIKARANG - Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kabupaten, Jawa Barat, memastikan penyebab kebakaran yang terjadi di pabrik isi ulang korek api gas di Kecamatan Babelan pada Sabtu (8/5) akibat sambaran api salah satu tabung yang bocor. Kasatreskrim Polrestro Bekasi Kabupaten, Kompol, Novi Nurohmad mengatakan, keterangan itu berdasarkan hasil penelusuran Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri yang dilakukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kampung Kelapa III, RT02 RW01, Kecamatan Babelan. “Sejauh ini kami belum dapat menyimpulkan dari mana berasal api itu, namun yang jelas kebakaran itu disebabkan oleh sambaran api dari salah satu tabung gas yang bocor,” ujarnya. Menurut Novi, di pabrik itu terdapat ratusan tabung gas berukuran 100 miligram
dan 50 kilogram. Adanya kebocoran tabung gas telah menyebabkan ledakan keras hingga mengakibatkan kebakaran dan sejumlah tembok hancur. “Kami masih mendalami asal api yang menjadi pemicu peristiwa itu. Kebakaran ini murni adanya faktor kelalaian dari salah satu karyawan,” kata Novi Dari kejadian itu lima orang yang terkena luka bakar, dua diantaranya mengalami luka bakar serius berstatus stadium II. Sementara, satu korban lainnya bernama, Jhokan merupakan pemilik dari usaha tersebut dan bukan atas nama ayahnya yang bernama Marzuki. “Karena berdasarkan yuridis formal atau di dalam surat-surat perijinan, semuanya atas nama Jhokan. ujarnya. Polrestro Bekasi Kabupaten, telah memeriksa sebanyak tujuh saksi dalam kasus ini. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Jumat 14 Mei 2010
F OKUS Perhatikan Nilai-nilai Sosial dalam Berpolitik IAK dinamika politik Indonesia saat ini kelihatannya akan bisa mengherankan bagi para pengunjung asing yang kebetulan datang ke Indonesia. Di tingkat nasional, disamping persoalan makelar pajak dan saling tahan yang terjadi di lingkungan lembaga kepolisian, juga telah terjadi ‘’hengkangnya’’ menteri keuangan terbaik Indonesia menuju Bank Dunia sebagai salah satu direktur pelaksana lembaga internasional tersebut. Pada tingkat regional yang bersinggungan dengan akar rumput, pemilihan bupatii dan walikota ramai dan marak. Di Bali, hajatan pemilihan kepala daearah itu sudah berlangsung di awal bulan Mei ini dan sampai sekarang meninggalkan ketidakpuasan. Masih terdengar gerutu masyarakat dan masih ada upaya-upaya protes dari para pendukung kandidat. Di Kabupaten Tabanam, salah satu kandidat beramai-ramai mendatangi sidang pleno KPU dan kantor bupati untuk memperlihatkan ketidakpuasannya. Di Karangasem, para pendukung kandidat yang kalah juga mencoba mempersiapkan diri melakukan gugatan. Di Bangli hal demikian sudah terjadi sebelumnya. Perhelatan demikian juga terjadi di bebarap kapupaten di Jawa Timur diantaranya Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Situbondo sampai Banyuwangi. Seluruh daerah itu akan menggelar pemilihan kepala daerah dalam waktu dekat ini. Efek yang paling kelihatan dari begitu banyaknya ada pemilihan kepala daerah adalah ramainya kota dengan berbagai baliho pemilihan. Kota dan pinggir jalan bukannya menjadi indah tetapi malah semrawut. Kota dan pinggiran jalan yang berupaya ditata dengan air mancur, bunga-bungan yang indah serta penataan lampu malam yang benderang, malah menjadi terhalang pemandangannya. Kita bukan hendak mempersoalkan mereka yang mencalonkan sebagai kandidat kepala daerah itu, tetapi mencoba mengurai bagaimana akibat dari pencalonan yang tidak mengindahkan nilai-nilai sosial dan demokrasi. Mengapa kita tekankan pada nilai sosial? Nilai sosial di Indonesia menempati tatanan yang cukup tinggi. Ini disebabkan karena kita telah mewariskan gotong royong dan makna kelompok sebagai sebuah parameter. Semua tingkah laku diukur dari akibatnya terhadap kesatuan kelompok, dan itu mempunyai nilai sosial. Pada titik inilah kita ingin sedikit mengomentari mereka-mereka yang mencalonkan istri, anak dan sanak familinya sebagai calon kepala daerah. Secara sosial, hal ini bisa dikatakan sebagai politik kekeluargaan yang hanya mementingkan keluarga belaka. Kalau memang mempunyai prestasi tersendiri, mungkin masyarakat tidak akan menggerutu dan sudah pasti sah-sah saja sebagai hak setiap warga. Tetapi kalau memang masyarakat sampai menggerutu, pasti ada yang keliru dalam pencalonan keluarga tersebut. Dalam konteks politik Indonesia yang sedang berkembang, demokrasi itu rasanya terusik karena pencalonan keluarga ini sering kali melakukan tindakan-tindakan yang tidak kondusif. Misalnya berupaya menyuap konstituen dengan janji-janji tertentu dan yang tidak kalah menarik, mengancam jika tidak memilih pihaknya. Malah telah ada kasus yang membuat partai politik terpecah belah akibat masuknya keluarga di dalam partai politik. Semuanya ini memang sangat tergantung dari cara pandang keluarga yang bersangkutan memandang tujuan politiknya. Perjalanan politik Indonesia sukar dikatakan maju, jika demokrasi dan nilai-nilai sosial yang hidup di masyarakat terusik oleh perilakuperilaku seperti itu. Kita berharap ke depan, harus mulai ada kesadaran diantara politisi. Bahwa karir politik keluarga, haruslah dilandasi oleh nilai-nilai demokrasi. Karena itu perlu adanya pembudayaan politik dan pmbelajaran politik di dalam keluarga itu. jadi, tidak sekadar menjadi kepala daerah tanpa persiapan yang matang. Kita tidak ingin basis sosial dari masyarakat Indonesia justru menjadi pemicu kerawanan politik karena adanya kecurangan-kecurangan. ***
R
Bang D
el
Susno Duadji menolak diperiksa penyidik
Jeruk makan jeruk ...
5
Dinasti Politik dan Politik Dasamuka ADA calon bupati yang kebetulan mempunyai dua istri, kemudian mencalonkan kedua istrinya sebagai kandidat bupati. Ada juga bupati yang memaksa rakyat untuk memilih anaknya untuk duduk dikekuasaan. Mereka memasang baliho jauh-jauh hari sebelum pemilihan dan setelah pemilihan berupaya meraih suara dengan segala cara. Ada juga bupati yang mempersilahkan istrinya untuk menjadi calon pemimpin di dua tempat. Model politik demikian, bukanlah politik dinasti. Tetapi politik dasamuka yang memandang politik sebagai tujuan hidup, bukan sebagai pilihan untuk mengabdi kepada rakyat. Benigno Aquino Junior merupakan calon terkuat dalam pemilihan Presiden Filipina. Ia adalah putra senator Benigno Aquino, saingan Presiden Ferdinand Marcos yang tewas terbunuh di Tarmak Bandara Filipina tahun 1983 setelah datang dari pengasingan di Amerika Serikat. Banyak yang menduga bahwa terbunuhnya Benigno senior didalangi oleh Marcos. Tetapi diktator Filipina ini kemudian digulingkan melalui kekuatan massa (people power) tahun 1986 yang mengantar Cory Aguino (Ibunda Benigno Junior) menjabat presiden tahun 1986 sampai dengan tahun 1992. Karena itu, tampilnya Benigno Junior di panggung politik di Filipina dalam pemilihan presiden, sangat menarik dilihat. Fenomena ini memeperlihatkan tumbuhnya dinasti politik baru di negara itu, sebuah gejala yang juga ada di Indonesia. Trah Soekarno merupakan dinasti politik di Indonesia melalui Megawati Sukarnoputri. Lalu bagaimana harus melihat dinasti politik itu pada sisi masyarakat, terutama terhadap kemanfaatan dan keuntungan bagi masyarakat, terutama dalam menjalankan kebijaksanaan politik. Ada dua model dinasti politik yang muncul di dunia. Yang pertama berupa dinasti murni dimana keluarga yang bersangkutan mempunyai cita-cita dan nilai politik yang dibudayakan. Artinya dinasti seperti ini memandang politik sebagai sebuah arena yang menjadi pergulatan hidup keluarga. Oleh karena itu, formulasi politik dan nilai politik yang ada berasal dari penanaman keluarga tersebut, berasal dari latar belakang keluarga itu. Karena telah membudaya, maka nilai-nilai ini akan diwariskan, dipelajari dan dikembangkan oleh generasi keluarga tersebut. Dinasti politik seperti ini yang paling terkenal adalah dinasti Kennedy di Amerika Serikat, Gandhi di India dan Bhutto di Pakistan. Diantara keluarga tersebut, yang cukup jelas nilai-nilai keluarganya adalah dinasti Gandhi. Keluarga India ini sangat menekankan nilai-nilai modern dan sekuler di tengah tradisi Hindu di India. Politik yang dikedepankan oleh Gandhi adalah nasionalisme. Dinasti murni ini lebih awet dan kelangsungannya akan terpelihara
Oleh : GPB Suka Arjawa
oleh generasi mereka. Yang kedua adalah dinasti politik temporer. Dinasti ini muncul karena kondisi sosial politik yang ada di negara tersebut. Menurunnya generasi ini menjadi politisi, tidak disebabkan oleh nilai-nilai yang dibudayakan tetapi lebih sebagai kewajiban moral dari tuntunan situasi sosial dan politik. Apa yang terjadi pada diri Megawati Soekarnoputri di Indonesia, lebih banyak kelihatan sebagai dinasti temporer. Soekarno dan keluarga Soekarno mendapatkan perlakuan tidak adil di jaman Orde Baru dan partai politik yang dibentuk oleh (semangat) Soekarno juga mendapat tekanan dan pembatasan politik yang keras dan sistematika. Misalnya Soekarno mendapat tahanan rumah, Partai Nasionalis Indonesia bentukan Soekarnoo dilebur dengan partai lain menjadi Partai Demokrasi Indonesia. Situasi ini melahirkan simpati masyarakat kepada Soekarno, lebih karena penderitaan yang dirasakannya. Tetapi kondisi itu
tidak membuat Megawati atau keluarga yang lain bergerak aktif di partai politik. Keaktipan mereka baru dimulai sekitar tahun 1993, jauh setelah Soekarno disingkirkan dari politik dan jauh juga dari saat meninggalnya Bung Karno. Dengan konteks demikian, kelihatan Megawati muncul sebagai politisi karena situasi sosial politik yang ada di Indonesia. Penanaman nilai-nilai politik tidak berlangsung secara signifikan di masa Soekarno aktif sebagai presiden. Solidaritas sebagai pihak yang tertekan adalah representasi keberhasilan Megawati sebagai politisi dan sebagai presiden. Solidaritas inilah yang nampaknya lebih kuat perannya dalam mendukung kiprah politik Megawati dibandingan dengan figur Soekarno dan keterampilan politik yang dimiliki oleh keturunan Soekarno. Apa yang terlihat di Filipina mempunyai kemiripan dengan Indonesia. Pada keluarga Aquino, Benigno Senior memulai karir sebagai wartawan dan senator. Teta-
pi perhatian rakyat kepada keluarga Aquino bertitik tolak dari keberaniannya menghadapi Ferdinand Marcos yang saat itu telah berperilaku ibarat diktator. Perhatian itu semakin meningkat tatkala ia mengasingkan diri ke Amerika Serikat. Puncaknya terjadi saat pembunuhan Benigno Aquino di lapangan terbang Filipina. Munculnya sang istri (yaitu Cory Aquino) sebagai presiden, adalah akibat simpati rakyat kepada keluarga ini akibat dari berbagai tekanan dan ketidakadilan Marcos. Disinilah munculnya kesamaan antara politik Indonesia dengan Filipina. Politisi muncul sebagai akibat lingkungan sosial-politik yang kondusif. Mereka adalah simbol ketertekanan, korban ketidakadilan. Baik Cory Aquino dan Megawati Soekarnoputri muncul sebagai politisi sebagai akibat dukungan masyarakat yang menjadikannya sebagai simbol penderitaan. Dalam konteks demikian, nilai-nilai dan pembudayaan yang muncul dari keluarga dinasti (politik) kelihatan kurang berperan. Kemunculannya sebagai tokoh politik, disebabkan lebih banyak oleh solidaritas bersama. Simetri perasaan antara rakyat dengan tokoh mencapai titik kesamaan. Ini pula yang terjadi pada Benigno Aquino Junior yang kini menjadi kandidat paling kuat dalam pemilihan presiden di Filipina. Kelemahan dari politik dinasti temporer seperti ini terletak pada kontinuitas tradisi. Dinasti politik yang berlatar belakang solidaritas menghadapi tantangan yang lebih besar ketimbang dinasti politik yang berlatar belakang dinasti murni. Apa yang perlu diperbincangkan konteks dinasti itu dalam kerangka politik Indonesia saat ini? Politik kedinastian tersebut saat ini kelihatan dipaksakan. Banyak calon bupati atau walikota yang kini sedang berkompetisi di Indonesia sedang berperilaku aneh-aneh. Ada calon bupati yang kebetulan mempunyai dua istri, kemudian mencalonkan kedua istrinya sebagai kandidat bupati. Ada juga bupati yang memaksa rakyat untuk memilih anaknya untuk duduk dikekuasaan. Mereka memasang baliho jauh-jauh hari sebelum pemilihan dan setelah pemilihan berupaya meraih suara dengan segala cara. Ada juga bupati yang mempersilahkan istrinya untuk menjadi calon pemimpin di dua tempat. Model politik demikian, bukanlah politik dinasti. Tetapi politik dasamuka yang memandang politik sebagai tujuan hidup, bukan sebagai pilihan untuk mengabdi kepada rakyat. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Warga Keluhkan Jalan Rusak SEJUMLAH warga Depok mengeluhkan banyaknya jalan rusak dan belum mendapat perbaikan hingga mengurangi kenyamanan dan keamanan warga. Salah satunya Jalan Pitara, Kecamatan Pancoranmas mengalami rusak berat dan berlubang, sehingga membahayakan para pengendara kendaraan bermotor. Bila berkendara pada malam hari akan berbahaya karena selain jalannya rusak parah, juga tidak ada lampu penerangan jalan. Di samping jalan tersebut terdapat kali yang cukup dalam hingga bila kurang hati-hati bisa
tercebur. Jangan sampai ada yang celaka dulu baru diperbaiki. Selain itu Jalan di Curug Agung juga sangat parah, bisa berbahaya jika hujan turun, karena banyak genangan air menutupi lubang jalan yang rusak tersebut. Ya kalau tidak waspada bisa jatuh jika mengendarai sepeda motor. Sejumlah jalan masih rusak dan berlobang, diantaranya jalan Cinere Raya, Jalan Raya Pitara, Tanah Baru, Kukusan, dan lainnya. Yopi Pancoranmas Depok
Mengapa Teroris Selalu Ditembak POLISI (Densus 88) Rabu lalu kembali menggrebek sekelompok orang diduga teroris. Di cawang, Jakarta Timur, polisi
menembak mati tiga orang, salah seorang diantaranya Maulana. Menurut Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang,
Maulana sudah lama dicari poilsi. Ia antara lain pernah diburu polisi Polda Kalimantan Timur karena terlibat dalam kasus jual beli senjata pada tahun 2009. Di hari yang sama, polisi juga menembak dua orang yang disebut-sebut anggota kelompok teroris di Cikampek, Jawa Barat. Salah seorang yang tewas terterjang peluru adalah Saptono. Menurut polisi Saptono adalah adik salah seorang anggota kelompok teroris yang tertembak di Aceh, Jaya. Edward Aritonang, seperti diberitakan media, menjelaskan penembakan terhadap orang-orang yang diduga anggota kelompok teroris itu dilakukan kalena mereka melakukan perlawanan.(juga
dengan menembak). Alangkah berharganya jika orang-orang yang diduga teroris itu bisa tertangkap dalam keadaan hidup. Dari mereka bisa dikorek keterangan penting dan berarti untuk pengungkapan terorisme di negeri ini. Bagi Anggota Densus 88 yang sangat terlatih, seharusnya tak terlalu sulit melumpuhkan mereka( Maulana dan Saptono) dalam keadaan hidup. Ibarat pawang harimau, haruskah ia meledakan senjata untuk menangkap sang raja hutan? Tarnata Pamulang, Tangerang Selatan
Waspada Dunia Maya BERHATI-hatilah dalam menggunakan teknologi. Teruta-
ma yang saat ini sedang menjadi trend baru di masyarakat
kita,yakni Facebook. Jejaring sosial ini memang begitu menarik untuk setiap orang, bisa terkoneksi begitu gampang dengan sejawat yang sudah belasan bahkan puluhan tahun tidak bertemu. Sebagai wadah untuk silaturahmi tentu baik-baik saja. Namun, ada juga sisi buruknya. Ini yang saya alami sendiri. Pasangan saya marah sekali terhadap teman saya yang memberikan komentar yang kurang sopan. Untuk adat ketimuran bahkan kelewat batas. Menjurus ke sara dan memalukan. Komentar ini sebetulnya hanya rentetan atas komentar lainnya. Tidak langsung menusuk ke pribadi saya. Tapi, arena bebas seperti itu menjadi sulit dikendalikan karena komentar dari teman-teman saya juga bermunculan. Pasangan saya tersinggung pula karena sedikit banyak menyakut pri-
badinya. Pada akhirnya memang komentar-komentar itu bisa dihapus dan dihilangkan, tetapi karena sudah terlanjur terbaca menjadi sulit dihilangkan dari memori. Saya hanya mengingatkan agar kita selalu bijak dalam memberikan dan menggunakan teknologi. Ada baiknya, jika ingin mengeluarkan pendapat terhadap orang lain dipikir dengan benar dan hindari sejauhmungkin yang bisa menyakiti perasaan orang lain. Teknologi itu ibarat pisau. Ia bisa sangat berguna juga begitu mudah membahayakan. Jadi, sebaiknya biasakan diri kita untuk berlaku sopan. Internet memang dunia tanpa batas, tapi tetap ada koridor yang tidak bisa diterabas Dewi Sanyata Margonda, Depok
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Jumat 14 Mei 2010
6
Piala Thomas
Indonesia Waspadai Jepang KUALA LUMPUR - Tim Indonesia tetap mewaspadai tim Jepang yang menjadi lawan pada babak semifinal Piala Thomas, hari I ini, setelah tim tersebut secara mengejutkan mengalahkan tuan rumah Malaysia pada babak penyisihan grup. Tim Thomas Indonesia maju ke semifinal dengan mengalahkan India 3-0, sedangkan Jepang melangkah ke babak empat besar setelah menyisihkan Jerman 3-1. Sebelumnya, tim Jepang mengalahkan tuan rumah malaysia —salah satu tim yang sejak semula diprediksi berpeluang merebut gelar— pada perebutan juara Grup B dengan skor kemenangan ketat 3-2. “Menghadapi Jepang kami optimistis bisa unggul karena pada kualifikasi di Thailand lalu kita menang atas Jepang dengan pemain-pemain yang kurang lebih sama,” ujar manajer tim Thomas Indonesia, Yacob Rusdianto. “Tetapi tetap tidak boleh lengah karena mereka berhasil mengalahkan tim Malaysia,” tambah Yacob. Kemenangan Shoji Sato
atas Mohd Hafiz Hashim pada partai penentu keberhasilan Jepang, menurut Yacob, disebabkan karena pemain Malaysia itu terlalu terbawa permainan lawannya sehingga kalah. Oleh sebab itu ia mengingatkan agar pemain Indonesia tidak terbawa permainan lawan. Pada kualifikasi Piala Thomas di Thailand akhir Februari lalu, tim Indonesia mengalahkan Jepang 3-0 pada semifinal, saat itu, angka bagi tim Merah Putih disumbangkan oleh Taufik Hidayat yang mengalahkan Kenichi Tago 21-16, 21-23, 2118. Diikuti kemenangan ganda pertama Markis Kido yang berpasangan dengan Alvent Yulianto karena pasangannya Hendra Setiawan tidak berangkat karena sakit, mengalahkan pasangan Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata 2117, 21-19. Angka terakhir diperoleh Sony Dwi Kuncoro yang mengungguli Sho Sasaki 21-18, 21-11. Pada semifinal, Jumat (14/5) yang akan dimulai pukul 14:30 waktu setempat, tim Indonesia kemungkinan akan menghada-
pi pemain Jepang yang sama yang berhasil mengalahkan tuan rumah Malaysia, karena tampaknya itu adalah susunan terkuat tim Jepang. Sedangkan bagi tim Indonesia, cedera yang dialami Sony Dwi Kuncoro membuat pemain tunggal kedua itu diragukan dapat tampil membela Merah Putih. “Saya kira Hayom (Dionysius Hayom Rumbaka) cukup bagus untuk menghadapi Shoji Sato (tunggal ketiga Jepang) karena dia tidak punya pukulan yang istimewa dan sudah jarang tampil,” ujar Yacob. Sedangkan pada ganda, kekuatan yang merata pada ketiga pasangan yang disiapkan akan membuat tim Indonesia lebih leluasa dalam menentukan pemain. Semifinal lainnya mempertemukan tuan rumah Malaysia dengan juara bertahan China. Malaysia lolos ke babak empat besar setelah menyisihkan tim Denmark dengan kemenangan tipis 3-2, sedangkan China langsung meraih kemenangan 3-0 atas Korea pada perempat final. (ant)
Persib Lolos ke Delapan Besar SURABAYA - Persib Bandung memastikan lolos ke babak delapan besar Piala Indonesia, setelah menahan imbang Persebaya tanpa gol pada laga terakhir babak 16 besar Grup K di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya, kemarin. Tim berjuluk “Maung Bandung” itu menempati posisi kedua di klasemen akhir dengan nilai lima, di bawah Persebaya yang sudah lebih dulu meraih tiket delapan besar dengan nilai tujuh. Dengan hasil imbang tersebut, laga kedua yang mempertemukan Persibo Bojonegoro dengan Bontang FC pada pukul 19.00 WIB, tidak lagi berpengaruh. Persibo yang mengoleksi nilai satu sebenarnya masih memiliki kesempatan lolos, seandainya Persib kalah dari Per-
sebaya. “Saya tidak pernah menginstruksikan anak-anak untuk main aman, tapi memang kondisi mereka cukup kelelahan. Hasil imbang ini sudah cukup bagi kami untuk lolos ke delapan besar,” kata pelatih Persib Robby Darwis usai pertandingan. Laga Persebaya melawan Persib yang disaksikan sekitar 27 ribu penonton itu, berlangsung sangat membosankan dan tanpa greget. Tidak banyak peluang yang diciptakan kedua tim Liga Super tersebut sejak babak pertama dan agaknya keduanya sengaja tidak terlalu memaksakan untuk meraih kemenangan. Persib Bandung turun “full team” di laga tersebut dengan menempatkan duet Christian Gonzales dan Airlangga Sucip-
to di lini depan. Kemudian Hariono dan Eka Ramdani bekerja di tengah, serta Christian Martinez dan Nova Arianto di belakang. Sementara Persebaya memasang beberapa pemain pelapis yang sebelumnya lebih banyak dicadangkan, seperti Wimba Sutan, Taufik Angga dan Satrio Syam. “Pertandingan memang cukup membosankan, tapi itulah hasil maksimal yang bisa didapat anak-anak,” kata pelatih Persebaya Rudy William Keeltjes. Ia mengaku sengaja menyimpan sejumlah pemain pilarnya untuk persiapan menghadapi laga lanjutan Liga Super Indonesia ke kandang Persipura Jayapura dan Persiwa Wamena akhir pekan ini. (ant)
Melawat ke Papua
Persebaya Tanpa Tarkpor SURABAYA - Persebaya Surabaya harus kehilangan dua pemain utamanya John Tarkpor dan Anang Ma’ruf saat melakukan lawatan ke Papua, setelah keduanya mengalami cedera ketika memperkuat timnya menghadapi Persib Bandung, kemarin. John Tarkpor harus meninggalkan lapangan di pertengahan babak pertama pada laga terakhir babak 16 besar Piala Indonesia tersebut, setelah otot pahanya tertarik. Sedangkan Anang Ma’ruf mengalami cedera engkel kaki kanan beberapa menit menjelang laga yang berkesudahan 0-0 tersebut usai. Bahkan, Anang harus ditandu menuju bangku pemain cadangan. Pelatih Persebaya Rudy William Keeltjes yang ditemui usai pertandingan, memastikan kedua pemain itu tidak dibawa dalam lawatan ke kandang Persipura Jayapura dan Persiwa
Wamena. “Saya tidak akan pernah membawa pemain yang kondisinya tidak fit. Kondisi semacam ini tidak pernah saya inginkan, tapi masih ada pemain lain yang siap dipasang,” ujarnya. Persebaya yang sudah memastikan lolos ke babak delapan besar Piala Indonesia bersama Persib Bandung sebagai wakil Grup K, akan langsung berangkat ke Jayapura pada Kamis malam dengan jadwal penerbangan pukul 22.00 WIB. Kecuali John Tarkpor dan Anang Ma’ruf, seluruh pemain Persebaya yang berjumlah 21 orang dibawa ke Papua. Keeltjes mengatakan timnya sengaja berangkat lebih awal ke Papua agar pemain memiliki waktu istirahat cukup untuk menghadapi laga lanjutan Liga Super a melawan Persipura, Minggu mendatang. “Saya tahu kondisi pemain sangat capek karena baru saja
menjalani pertandingan. Apalagi penerbangan ke Jayapura juga melelahkan, sehingga nanti sampai di sana bisa langsung istirahat,” kata Keeltjes. Ia mengakui pertandingan di Jayapura dan Wamena akan sangat berat bagi Persebaya untuk meraih angka. “Tapi, kami tidak boleh menyerah dan tetap harus berusaha mengejar poin,” tambahnya. Setelah melakukan lawatan ke Papua pada 16 dan 19 Mei 2010, rombongan pemain Persebaya akan pulang ke Surabaya sebelum kembali melanjutkan dua laga sisa di kandang Persisam Samarinda (26/5) dan Bontang FC (30/5). Kendati kini berada di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan nilai 39, posisi “Bajul Ijo” belum aman betul dari jerat degradasi karena selisih angka dengan tim di bawahnya sangat tipis, termasuk Persisam dan Bontang FC. (ant)
Persipura Kalahkan Persik Kediri 4-1 JAYAPURA - Persipura Jayapura berhasil mengukuhkan diri sebagai tim paling tangguh di grup M dalam kompetisi Piala Indonesia setelah berhasil mengkalahkan tamunya Persik Kediri 4-1 di Stadion Mandala Jayapura, kemarin. Gol Persipura dicetak Paulo Rumere (Menit 14), Ortizan Salossa (Menit 22), Qu Ceng (menit 50), dan Ian Luis Kabes (Menit 82). Dengan kemenangan ini, Tim Mutiara Hitam (Julukan Persipura) menjadi tim tertangguh di grup M Piala Indonesia. Bertanding di Stadion Mandala, tim besutan Jacksen Ferreira Tiago memang terus mengurung pertahanan tim yang berjuluk macan putih. Gol Paulo Rumere tercipta dari sepakan keras setelah menerima umpan silang dari Ian Luis Kabes. Meski pemain Persik menumpuk, Paulo berhasil menyarangkan bola ke sudut
kiri jala penjaga gawang Persik Kediri Herman Batak. Pada menit ke-20 Qu Ceng berhasil membuat peluang, sayangnya, tendangannya masih tertahan oleh pemain belakang Persik Ok Jhon. Namun dua menit berselang, Persipura berhasil memperlebar jarak dengan gol yang dicetak oleh Ortizan Salossa dari luar kotak enam belas, sekaligus menutup babak pertama buat keunggulan Persipura 2-0. Memasuki babak kedua, Persipura tetap memegang kendali permainan, terbukti baru berjalan lima menit, Persipura berhasil jauhkan jarak dengan gol ke tiga yang tercipta lewat kaki penyerang asal China Qu Ceng. Ketinggalan tiga angka Persik langsung merespon, berawal dari serangan balik yang dilakukan Saktiawan Sinaga dan Sang Shuo membuahkan gol balasan. Sang Shuo yang menerima umpan pendek ber-
hasil mengelabui pemain belakang Persipura berhasil menyarangkan bola ke gawang Persipura yang dijaga Ferdiansyah, sehingga merubah kedudukan menjadi 3-1. Pada menit 65 Boaz kembali mengancam. Sayangnya, tendangan sudut Boaz yang meluncur ke arah gawang masih bisa dihalau Sulis Budi. Persipura kembali membuktikan diri layak menyandang gelar sebagai tim terbaik tahun ini. Berawal dari umpan terukur Stevie Bonsapia kepada Ian Luis Kabes yang tinggal berhadapan dengan penjaga gawang. Dengan tenang, Ian Kabes berhasil menceploskan bola sekaligus menutup babak kedua dengan kemenangan Persipura 4-1. Sementara itu Pelatih Persipura Jacksen F. Tiago mengatakan dengan kemenangan ini tim Persipura akan kembali fokus ke Kompetisi Liga Super Liga. (ant)
Suluh Indonesia/ap
SERVIS - Pasangan Indonesia, Melliana Jauhari (kiri) dan Greysia Pollli menunggu bola servis dari pasangan China, Ma Jin dan d Wang Xiaoli, dalam babak semifinal Uber Cup, di Kuala Lumpur, Malaysia, kemarin.
Piala Uber
Indonesia Kandas di Semifinal KUALA LUMPUR - Langkah tim putri Indonesia terhenti di semifinal Piala Uber setelah mereka dikalahkan tim China 0-3 di Putra Stadium, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, kemarin. Tunggal kedua Indonesia Adriyanti Firdasari yang tampil pada partai ketiga hanya mampu memperketat perlawanan sebelum akhirnya menyerah kepada Wang Xin 17-21, 13-21. Kedua pemain mengawali pertandingan yang sepi penonton itu dengan bergantian meraih angka hingga kedudukan 1313 sebelum Firdasari unggul 1613 hingga 17-15. Namun pemain China peringkat dua dunia, juara Malaysia Super Series 2010 itu menyamakan kedudukan 17-17 sebelum menang 21-17. Selanjutnya, Firdasari yang
memimpin di awal game kedua tidak mampu mempertahankan keunggulan sehingga sejak pertengahan game semakin tertinggal. Pengembalian Firdasari —sebelumnya pernah dikalahkan Wang Xin di Hong Kong Super Series 2009— jatuh di luar bidang lapangan menutup pertandingan dengan kekalahan 15-17. Sebelumnya, Indonesia sudah tertinggal 0-2 setelah Maria Febe Kusumastuti dan pasangan Greysia Polii/Meiliana Jauhari juga gagal mengatasi pemain China. Greysia/Meiliana yang baru dipasangkan pada kualifikasi Piala Uber Februari lalu, kalah dua game langsung 17-21, 1321 dari Ma Jin/Wang Xiaoli, sedangkan Maria Febe menye-
rah kepada pemain peringkat satu dunia Wang Yihan dengan kekalahan 7-21 , 12-21. Kurang maksimal Manajer tim Uber Indonesia Djendjen Djaenanasri mengakui bahwa pada dasarnya akan sangat sulit untuk mengalahkan tim China yang memenangi turnamen tersebut pada enam penyelenggaraan terakhir. “Tetapi dari segi permainan saya kurang puas dengan tunggal pertama dan ganda pertama kami karena mereka tidak bermain lepas dan kurang maksimal,” katanya kepada pers usai pertandingan. “Yang memberi perlawanan maksimal hanya Firdasari. Dia telah memberikan yang terbaik yang dia punya, kemampuan dia
sudah keluar semua,” tambahnya. Djendjen menyebutkan kemungkinan pemain tunggal pertama dan ganda pertama Indonesia tersebut terlalu terbebani sehingga tampil kurang maksimal. “Ganda pertama seharusnya memberi perlawanan yang lebih baik, tetapi tadi tidak memberikan penampilan terbaiknya sehingga kalah lebih mudah dari yang diperkirakan,” katanya. Sedang bagi Maria Febe, ia memahami bahwa pemain muda seperti dia belum siap menanggung beban berat sebagai tunggal pertama pada turnamen sebesar itu. “Namun sisi baiknya, untuk ke depan dia sudah ada modal untuk bermain di Piala Uber yang akan datang,” tambahnya. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Jumat 14 Mei 2010
Hodgson Akan Bertahan di Fulham HAMBURG - Roy Hodgson akan menolak pinangan dari klub-klub lain setelah berhasil membawa Fulham lolos ke final Liga Eropa. Ia akan tetap tinggal di klub Liga Utama Inggris asal London barat tersebut. Bersama pelatih FC Twente, Steve McClaren dan pelatih Tottenham Hotspur, Harry Redknapp, Hodgson menjadi salah satu arsitek asli Inggris yang sukses musim ini. Prestasinya itu mengundang ketertarikan dari klub yang lebih besar untuk merekrutnya termasuk, Liverpool. Taktik Hodgson gagal pada final Liga Eropa kontra Atletico Madrid, kemarin. Fulham kalah 1-2 akibat kebobolan dua gol Diego Forlan. Hodgson sadar Fulham sepertinya tidak bisa mencapai prestasi seperti musim ini lagi, namun ia tidak berniat hengkang. “Saya tidak pernah memutuskan masa depan saya dalam sesaat. Saya selalu berkomitmen selama bersama klub ini. Saya masih memiliki kontrak dan sejauh yang saya tahu, disinilah tempat saya seharusnya,” terang pelatih 62 tahun
Zidane di Masa Jaya dan Terpuruk
ini. Mengenai sedikitnya pelatih Inggris yang meraih sukses, Hodgson mengungkapkan itu dikarenakan sulitnya mereka memperoleh pekerjaan di tim-tim besar. “Itu karena timtim terbaik Inggris tidak memiliki manajer Inggris dan tim asing terbaik tidak memiliki manajer Inggris. Itu sebabnya kita menantikan manajer Inggris memenangkan tropi bersama tim yang tidak disukai,” jelasnya. Hodgson menuai pujian tidak hanya karena kesuksesannya mengubah Fulham dari tim yang berjuang melawan degradasi menjadi finalis Liga Eropa, namun juga karena pandangan-pandangannya, kejujurannya dan kecerdasannya. Ia telah melatih di tujuh negara dan memimpin tiga timnas. “Ia manajer yang bekerja keras dan memastikan kami tahu pekerjaan kami. Menyenangkan berada di klub saat ini. Ada kepercayaan diri pada manajer dan stafnya. Ia memperkenalkan gayanya dan membuat beberapa perekrutan yang cerdik,” puji kapten Danny Murphy. (adn/ap)
Drogba Sambut Kedatangan Torres LONDON - Striker Chelsea, Didier Drogba mengaku senang bisa berduet dengan bomber Liverpool, Fernando Torres musim depan. Dengan kedatangan Torres, lini depan The Blues diprediksi akan mematikan. Drogba finis sebagai top skorer Liga Utama Inggris dengan 29 gol musim ini setelah mencetak hat-trick pada kemenangan 8-0 atas Wigan akhir pekan lalu. Kontribusi Drogba sekaligus memastikan tim besutan pelatih Carlo Ancelotti itu juara. Penyerang Pantai Gading ini bisa berkombinasi dengan baik bersama Nicolas Anelka dan Salomon Kalou di lini depan Chelsea, namun Si Biru dikabarkan mempertimbangkan memberikan tawaran 50 juta pound untuk Torres. Kesempatan ini disambut baik oleh Drogba. “Saya sudah mendengar pembicaraan mengenai kemungkinan Torres akan bergabung dan saya tentu saja menyambutnya. Setiap kali ada
pemain baru datang kesini, klub bertambah besar dan memberikan kami banyak kekuatan. Bila ada kesempatan dirinya akan datang, ia akan disambut,” jelas Drogba,kemarin. Drogba yang telah memproduksi 84 gol dari 166 penampilan di Liga Utama Inggris sejak bergabung ke Chelsea pada 2004, masih bisa menambah prestasinya di Piala Dunia bulan depan. Namun kalau pun Pantai Gading tak sukses di Afrika Selatan, ia sudah merasa ini menjadi musim terbaik dalam kariernya asalkan Chelsea bisa juara Piala FA Sabtu besok. “Ini musim terbaik dalam karier saya. Pada 2007 saya mencetak 33 gol dan 20 di liga, s u n g g u h - s u n g g u h mengagumkan. Saya merasa semakin baik musim demi musim. Saya mengin menyelesaikan tugas tahun ini di final Piala FA. Memenangkan dua gelar sangat berarti bagi klub ini dan bagi kami sebagai pemain,” tegasnya. (adn/afp)
William Gallas
Masa Depan Gallas Tidak Pasti LONDON - Masa depan William Gallas di Arsenal semakin tidak pasti setelah menuntut peningkatan gaji tinggi. The Gunners menganggap permintaan bek Prancis ini sebagai tindakan berlebihan. Mantan kapten berusia 32 tahun ini sedang membicarakan perpanjangan kontraknya yang akan berakhir musim panas nanti. Meskipun pelatih Arsene Wenger berencana mengubah kebijakannya untuk hanya menawari kontrak satu tahun bagi pemain yang telah berumur, posisi Gallas belum aman. Adalah pimpinan Arsenal, Peter Hill-Wood yang tak sepakat. Kepada Daily Star, ia mengungkapkan hanya akan memberi Gallas tambahan kontrak satu lagi. Ia juga memperingatkan bintang Prancis ini bahwa pihaknya tidak akan memenuhi tuntutan dana yang dimintanya. “Permintaannya cukup berlebihan dan saya kira kami tidak
siap untuk memenuhinya. Kami akan sangat senang ia tinggal, tetapi saya pikir hanya untuk satu tahun lagi dan tidak untuk uang yang ia inginkan,” ungkap Hill-Wood. Hill-Wood tak segan meminta Gallas pindah bila ia memang mendapatkan apa yang diinginkannya di klub lain. “Bila ia bisa mendapatkan uang itu di tempat lain, beruntunglah dia. Kami masih berharap ia akan menandatanganinya, tetapi bila tidak, ya biarlah,” papar Hill-Wood. “Kami harus bergerak maju dan biaya pemain bukan hanya dalam transfer, tetapi juga dalam gaji. Dan kami menganalisis masalah ini dengan cukup hati-hati, karena kami tidak ingin bangkrut,” tegasnya. Menurut laporan media, Gallas meminta kontrak dua tahun dan gaji 80.000 pound per pekan. Penolakan Arsenal dapat memaksa Gallas pindah ke tim divisi utama Prancis, Paris Saint Germain. (adn/afp)
7
Suluh Indonesia/ap
TROPI - Para pemain Atletico Madrid mengerubuti tropi Liga Eropa yang mereka dapat setelah di babak final mengalahkan FC Fulham 2-1, di Hamburg, Jerman, kemarin.
Atletico Juara Liga Eropa HAMBURG - Atletico Madrid menjuarai edisi pertama Liga Eropa dengan mengalahkan Fulham 2-1 pada babak final di Hamburg, kemarin. Striker Diego Forlan menjadi penentu dengan mencetak gol pamungkas beberapa menit menjelang babak perpanjangan waktu berakhir. Setelah menciptakan gol krusial di Anfield guna menyingkirkan Liverpool pada babak semifinal, Forlan kembali membuat gol di babak pertama. Penampilan gemilangnya tersebut diakhiri dengan gol kemenangan pada menit ke-116 yang memastikan gelar buat Atletico. “Saya sangat bahagia karena gol-gol saya itu membantu tim. Menyenangkan mendapatkan sepatu emas, tetapi rasanya lebih baik memenangkan gelar bersama tim,” ujar pemain 30 tahun ini. “Saya hanya berharap kami bisa pulang dengan selamat dan warga Madrid akan berseragam merah dan putih ketika kami tiba,” imbuhnya. Ini merupakan gelar Eropa pertama yang mereka menangkan sejak menjuarai Piala Winners pada 1962 dengan mengalahkan Fiorentina 3-0 di Stuttgart. Klub berjuluk Los Roji-
blancos ini berpeluang meraih tropi kedua musim ini kala berhadapan dengan Sevilla di final Piala Spanyol 19 Mei nanti. Bagi pelatih Fulham, Roy Hodgson, tercatat untuk kedua kalinya ia kalah pada final kompetisi Eropa. Sewaktu bersama Inter Milan, ia kalah pada final Piala UEFA 1997. “Pemain sangat kecewa, tetapi kami sudah menunjukkan penampilan yang berani,” ungkapnya. Kebobolan gol di menitmenit akhir sungguh menyedihkan buat Hodgson. Semula ia mengira pemenang akan ditentukan lewat adu penalti. “Forlan menciptakan gol yang memang tipe seorang pencetak gol dan kami tidak memiliki cukup waktu untuk mengejar, tetapi saya sungguh-sungguh bangga dengan apa yang telah dicapai para pemain,” tandasnya. Pelatih Quique Sanchez Florez memasang Forlan sebagai starter bersama penyerang Argentina, Sergio Aguero. Adapun Hodgson menurunkan Bobby Zamora meskipun mantan striker West Ham itu menderita cedera achilles. Ia ditempatkan di lini depan bersama Zoltan Gera. Pasangan pemain
ini telah mengkombinasikan 14 gol dalam mengantarkan Fulham ke final. Fulham tiba di Hamburg Arena setelah menyingkirkan Juventus, Hamburg, juara bertahan Shakhtar Donetsk dan Wolfsburg di fase sebelumnya. Sedangkan Atletico mencapai final dengan hanya memenangkan dua pertandingan pada babak sebelumnya, yakni atas Galatasaray di babak 32 besar dan atas Liverpool laga pertama semifinal. Atletico membuka skor ketika bola yang gagal ditembak oleh Aguero berhasil dilesakkan menjadi gol oleh Forlan pada menit ke-32. Fulham menyamakan kedudukan hanya lima menit kemudian dari tendangan voli gelandang Wales, Simon Davies. Karena skor tetap 1-1 hingga 90 menit berakhir, babak perpanjangan waktu pun digelar. Forlan akhirnya memecahkan kebuntuan setelah lolos dari pemain yang mengawalnya. Gol tersebut adalah yang keenam bagi mantan striker Manchester United ini dan memberikan tropi pertama bagi Atletico sejak 1996. (adn/afp)
Satu Kemenangan Lagi, Lyon Tembus Liga Champions PARIS - Olympique Lyon tinggal selangkah lagi untuk mengamankan tiket kualifikasi Liga Champions musim depan. Itu seiring dengan keberhasilan mereka mengalahkan Monaco 3-0 dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Prancis, kemarin. Gol di masing-masing babak dari Miralem Pjanic dan Bafetimbi Gomis setra gol pamungkas dari Lisandro Lopez memberikan kemenangan meyakinkan bagi tim arahan pelatih Claude Puel itu. Lyon yang kalah dari Bayern Munich di semifinal Liga Champions kini menempati posisi ketiga dengan terpaut satu poin di belakang urutan kedua Lille dan satu poin di atas Auxerre. Tiga tim yang finis teratas di akhir musim bakal lolos ke Liga Champions. Lyon dapat
memastikan merebut tiket ke kompetisi top Eropa ini dengan kemenangan atas tim yang sudah terdegradasi, Le Mans pada laga terakhir Sabtu besok. “Ini pertandingan yang bagus. Menyajikan semuanya, kontrol yang baik, dua gol indah dan peluang yang mampu kami manfaatkan,” kata Puel. “Tiga poin ini penting. Peringkat kedua (dan lolos langsung ke Liga Champions) masih memungkinkan dan kami akan menunggu apakah Lille memenangkan pertandingan mereka di Lorient karena mereka harus memenangkannya,” lanjut Puel. Lyon mendominasi pertandingan yang digelar dalam kondisi hujan di Stade Gerland ini. Lisandro Lopez yang baru terpilih sebagai pemain terbaik Liga 1, dua kali melepaskan
sundulan yang melebar sebelum Pjanic membuka keunggulan di menit ke-28. Bola umpan tendangan penjuru dari sisi kanan ditanduk ke arah bawah oleh Cris. Pjanic dengan sigap menyelesaikannya lewat tendangan setengah voli yang melewati kiper Stephane Ruffier setelah lebih dulu membentur rekan setimnya, Jeremy Toulalan. Gomis mengubah kedudukan menjadi 2-0 dengan eksekusi dari jarak dekat di menit ke48. Margin kemenangan Lyon bisa lebih besar andai Ruffier tidak mampu menyelamatkan aksi Gomis, Michel Bastos dan Lisandro. Les Gones hanya dapat menambahkan satu gol lagi melalui Lisandro tiga menit menjelang pertandingan berakhir. (adn/afp)
PARIS - Terlahir dari pasangan imigran Aljazair di Marseille, Prancis, Zinedine Zidane tumbuh menjadi pesepak bola terbaik sejak era Michel Platini sekaligus idola baru Prancis di abad 21. Terkenal sebagai gelandang flamboyan, Zidane menikmati kesuksesan di liga Perancis, Italia dan Spanyol. Tapi prestasinya yang paling diingat adalah ketika membela Prancis di Piala Dunia 1998 dan Jerman 2006. Dalam dua turnamen ini, karir Zidane mencapai titik tertingginya. “Secara teknis, saya pikir dia adalah raja dari dua hal yang penting dalam sepakbola - kontrol bola dan operan. Belum ada yang menyamainya dalam dua hal itu” kata Platini mengomentari penampilan Zidane selama kariernya. Penampilan Piala Dunia pertama Zidane tahun 1998 di mana Prancis menjadi tuan rumahnya awalnya kurang berjalan mulus. Zidane diusir wasit saat pertandingan melawan Arab Saudi yang akhirnya dimenangi Prancis. Hal ini membuatnya tidak bisa ikut bertanding melawan Paraguay. Namun, suami dari Aime Jacquet ini mulai menunjukkan permainan terbaiknya saat Perancis mengalahkan Italia lewat adu penalti. Dia juga berjasa ketika tim ayam jantan menang melawan Kroasia 2-1 di semifinal dan akhirnya merebut Piala Dunia 1998 setelah mengalahkan Brasil 3-0. Zidane tampil luar biasa saat final melawan Brasil. Dia meliuk membawa bola kearah kotak penalti untuk kemudian menyarangkan dua gol di babak pertama. Saat penggemar Prancis merayakan pesta kemenangan di Champs-Elysees, Paris, wajah Zidane lah yang diproyeksikan ke Arc de Triomphe dan memukau orang-orang yang hadir di sana. Sebuah ikon nasional lahir. Sempat menjadi gelandang Juventus setelah Piala Dunia 1998 berakhir, Zidane adalah bintang di Piala Eropa 2000 di Belgia dan Belanda. Kecerdikannya mengatur permainan membuat Prancis berhasil merebut Piala Eropa tahun itu. Saat bintangnya sedang bersinar, Zidane pindah ke Real Madrid dengan rekor transfer fantastis 75-juta-euro. Uang yang dikeluarkan Madrid rupanya tidak sia-sia, Zidane mempersembahkan gelar juara Liga Eropa untuk klubnya itu dengan tembakan kaki kiri mengesankan melawan Bayer Leverkusen pada Mei 2002. Namun, Piala Dunia 2002 menjadi turnamen bencana bagi Zidane maupun timnas Prancis. Dia menderita cedera paha sehingga harus melewatkan
Zinedine Zidane
dua pertandingan termasuk kekalahan mengejutkan 1-0 Prancis dari Senegal. Penampilannya dalam pertandingan Perancis versus Denmark juga tidak bisa membuat timnas memetik kemenangan. Prancis kalah 2-0 dan harus tersingkir dari perebutan Piala Dunia 2002 tanpa mencetak satu gol pun. Ia mengumumkan pengunduran diri dari sepakbola internasional tahun 2004, tetapi dipanggil lagi oleh pelatih Raymond Domenech untuk membela Prancis di Piala Dunia 2006. Kala itu Prancis tertatih-tatih mengumpulkan angka dalam grup. Tapi tiba-tiba mereka menemukan kembali permainan terbaiknya saat melawan Spanyol di babak perdelapan final. Saat itu Zidane ikut andil dalam kemenangan 3-1 timnya atas Spanyol. Permainan sang penyihir botak bersinar lebih terang lagi saat di perempat final Prancis mengalahkan Brasil. Zidane membuat malu lini tengah Brasil dengan kontrol bola rapinya dan sukses mengoper bola ke Thierry Henry yang kemudian mencetak gol kemenangan. Zidane juga sukses mengeksekusi tendangan penalti yang menyingkirkan Portugal di semi-final. Di final melawan Italia, Zidane membuat Perancis memimpin lebih awal dengan gol yang diciptakannya dari titik penalti. Italia segera menyamakan kedudukan dan di waktu tambahan, muncullah suatu momen yang tidak disangkasangka. Ketika permainan sepertinya akan berlanjut ke adu penalti, Zidane dan pemain belakang Italia Marco Materazzi terlibat adu mulut di tepi area penalti Italia. Zidane terlihat menandukkan kepalanya ke dada pemain Inter Milan. Wasit yang melihat hal itu langsung mengganjar Zidane dengan kartu merah dan mengusirnya keluar lapangan. Akhirnya Italia memenangkan pertandingan aud penalti dan merebut Piala Dunia yang delapan tahun lalu pernah digenggam erat Zidane di tangannya. Final Piala Dunia 2006 adalah kali terakhir Zidane bermain di lapangan sepak bola. (ant)
Terry Kembali Berlatih LONDON - Kapten Chelsea, John Terry berharap bisa bermain di final Piala FA melawan Portsmouth Sabtu besok. Hasil pemeriksaan, kemarin menunjukkan tak ada retak pada kaki kanannya seperti yang ditakutkan sebelumnya. Bahkan ia sudah bisa berlatih kembali. Terry mengalami cedera dalam sesi latihan bersama Chelsea. Ia segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan. Sempat muncul kekhawatiran kalah masalah ini akan mengganggu kesempatannya berlaga di Piala Dunia bersama Inggris. Namun dalam pernyataannya ia memastikan kondisinya tidak serius. Kabar ini menyenangkan bagi Chelsea dan negaranya. “Saya mengalami benturan ringan selama latihan, tetapi dengan adanya pertandingan penting Sabtu ini, tindakan yang tepat adalah memasang pelindung pada sepatu kanan saya dan menjalani pemeriksaan,” ujar Terry. “Pemeriksaan menunjukkan tidak ada retak dan saya berharap bisa berlatih lagi besok atau bila tidak Jumat. Dan tentu saja di final Piala FA Sabtu ini,” urai Terry merujuk babak final Piala FA melawan Portsmouth yang akan digelar di Wembley. Andai tulang metafarsalnya retak, Terry tidak akan memiliki
kesempatan membela Inggris pada Piala Dunia di Afrika Selatan. The Three Lions akan memulai kompetisi dengan menghadapi AS di Rustenburg pada 12 Juni. Itu akan menjadi kenyataan pahit bagi Terry setelah awal tahun ini ia didepak dari posisi kapten Inggris menyusul skandal perselingkuhannya. Posisi Terry sebagai bek tengah pilihan utama juga terancam dengan adanya Ledley King yang mengakhiri musim dengan cemerlang bersama Tottenham Hotspur. King Selasa lalu dimasukkan dalam skuad awal pilihan pelatih Fabio Capello yang terdiri dari 30 pemain. Capello juga berusaha membujuk bek Liverpool, Jamie Carragher untuk mengakhiri masa pensiunnya dari pentas internasional demi mendapatkan tambahan bek tengah sebagai pelapis. Capello tentunya tidak ingin ada pemain yang cedera lagi setelah gelandang bertahan Gareth Barry bermasalah. Bintang Manchester City itu mengalami kerusakan ligamen engkel pekan lalu dan tidak bisa berlatih sampai pekan pertama bulan Juni. Tes medis 24 Mei nanti akan memastikan apakah Barry bisa dimasukkan ke dalam susunan 23 pemain final Inggris yang harus diserahkan ke FIFA pada 1 Juni. (adn/afp)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Jumat 14 Mei 2010
8
PNS Dilarang Berjenggot BANDA ACEH - Larangan memelihara jenggot bagi PNS di Kabupaten Aceh Selatan oleh Bupati Husin Yusuf dinilai sebagai diskriminasi dan pengekangan terhadap ekspresi publik. “Pelarangan jenggot bagi PNS masuk dalam kategori diskriminasi da pengekangan ekspresi publik,” kata Hendra Budian,seorang aktivis di Banda Aceh, kemarin. Menurutnya pelarangan memelihara jenggot bagi PNS di Aceh Selatan merupakan tindakan yang arogan dan tidak memiliki substansi, sementara banyak sektor yang seharus-
nya menjadi prioritas untuk dilaksanakan. Bupati Aceh Selatan Husin Yusuf pada acara penyerahan surat keputusan (SK) 80 persen kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2009, Selasa (11/5) melarang abdi negara di daerahnya memelihara jenggot. Pelarangan jenggot dilakukan karena alasan bahwa Aceh termasuk bagian dari Indonesia, bukan Iran. Pernyataan bupati tersebut sempat menuai kritikan dari pihak ulama di Aceh seperti yang disampaikan Sekretaris Jenderal Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Tgk Faisal Ali yang mengatakan jenggot dalam Islam
merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW. Penyesalan juga disampaikan seorang warga asal Bakongan Kabupaten Aceh Selatan yang menetap di Kota Banda Aceh, Syaifuddin. Ia menyesali pernyataan Bupati Husin Yusuf karena dinilai bertentangan dengan sunnah Rasulullah. “Dalam Islam memelihara jenggot merupakan sunnah, tapi bupati malah melarang. Ini kan aneh,” katanya. Selain itu, kaum lelaki di Aceh biasanya memelihara jenggot seadanya dan rapi tanpa berlebihan seperti di Iran yang dibiarkan panjang hingga ke dada. (ant)
Suluh Indonesia/ant
BARANG BUKTI - Seorang anggota Densus 88, berjaga di sekitar barang bukti yang berhasil diamankan di dalam rumah teroris, Baki, Sukoharjo, kemarin. Sebanyak tiga orang tersangka teroris beserta barang bukti senapan M-16, revolver, ratusan peluru berbagai kaliber, CD, buku hingga rompi serbu berhasil diamankan oleh Densus 88 dalam penggerebekan tersebut.
Penjual Obat Itu Baik dan Tak Berjenggot KARAWANG - Petugas dari Polres Karawang memasang garis polisi di kamar Eman Sulaiman, warga Cikampek yang diduga terkait dengan dua teroris yang tewas oleh Densus 88 saat penyergapan di Cikampek, setelah kamar itu digeledah petugas, kemarin. Petugas memasang garis polisi beberapa jam setelah petugas dari Mabes Polri bersama Polres Karawang menggeledah kamar Eman. Penggeledahan tersebut dilakukan karena Eman diduga terkait dengan dua teroris yang tewas oleh Densus 88 saat penyergapan di kamar kontrakan, di Kampung Babakan Jati, Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, Kabupaten
Karawang, Jawa Barat, Rabu (13/5) kemarin. “Dari penggeledahan itu, petugas yang terdiri dari enam petugas dari Mabes Polri dan petugas dari Polres Karawang menemukan sarung senjata api. Informasinya, itu sarung pistol revolver,” kata Herman Syafe’i, Ketua RW 04 Kampung Babakan Jati, di Karawang, kemarin. Penjual Obat Tersangka teroris, Eman Sulaiman yang turut disergap Tim Densus 88 Antiteror di Cikampek, Karawang, Jawa Barat, sehari-hari berprofesi sebagai penjual obat. “Eman itu orang asli Cikampek dan tercatat sebagai warga RW 04 Kampung Babakan Jati. Tidak ada yang men-
duga kalau dia ada kaitannya dengan teroris. Kalau diperkirakan, usia Eman itu sekitar 30-an tahun,” kata Herman Syafe’i, Ketua RW 04 Kampung Babakan Jati, di Karawang, kemarin. Sehari-hari, kata Herman, Eman merupakan penjual obat di Kecamatan Tirtamulya, Karawang dan memiliki kontrakan rumah sebanyak sekitar 10 pintu, yang berlokasi di sekitar rumahnya. Eman ditembak bagian pahanya oleh Tim Densus 88 saat tim dari Mabes Polri itu melakukan penyergapan rumah kontrakan Ny Dimah Jubaedah di Kampung Babakan Jati, Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, yang disewa dua tersangka teroris lain yang
Ledakan Tabung Gas
Lukai Pasutri di Makassar MAKASSAR - Pasangan suami istri (Pasutri) Sikri Rahman dan Sariani di Jalan Urip Sumoharjo harus dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar setelah sekujur tubuhnya mengalami luka bakar akibat ledakan yang diduga bersumber dari tabung gas. Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, kemarin, korban Sariani yang mengalami luka bakar bermaksud menyalakan kompor gas. Saat kompor dinyalakan tibatiba terjadi ledakan dan menyemburkan api pada bagian tubuh korban. Sikri yang be-
rada di sekitar dapur juga tidak luput dari ledakan, namun luka terparah dialami oleh istrinya. Atas luka yang dideritanya itu, kedua korban dilarikan ke ruang unit gawat darurat (UGD)RS Ibnu Sina Makassar. Beberapa perawat yang ditemui mengaku jika kedua korban sudah ditangani dengan serius dan hanya mengalami luka bakar pada bagian tubuhnya. Ledakan itu juga sempat membuat panik warga setempat karena ledakan yang ditimbulkan dari tabung gas ukuran tiga kilogram tersebut cukup besar dan merusak semua perabotan rumah tangga korban.
Polisi dari Polsekta Panakkukang dan Polresta Makassar timur langsung ke lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan selang, regulator, kompor dan tabung gas elpiji berukuran tiga kilogram di rumah korban. Kapolsekta Panakkukang AKP Wahyu Bram yang dikonfirmasi membenarkan ledakan yang bersumber dari selang bocor tersebut. Menurutnya, ledakan itu terjadi akibat dari bocornya selang tabung gas sehingga gas yang keluar langsung bereaksi dengan api. (ant)
Suluh Indonesia/ant
TOLAK RELOKASI - Sejumlah pedagang pasar Keputeran, mencabut papan peringatan larangan berjualan, saat penolakan pemindahan stan-stan mereka oleh aparat kepolisian, pasca relokasi pasar Keputeran Surabaya, kemarin.
DPRD Cianjur Minta Pemkab
Perketat Minuman Keras CIANJUR - Ketua DPRD Cianjur Gatot Subroto SH meminta Pemkab Cianjur, Jawa Barat, memperketat peredaran minuman keras di toko dan obat-obat di apotek. Pengetatan perlu dilakukan terkait dengan jatuhnya korban jiwa selama dua hari berturut-turut di Cianjur, akibat miras yang di oplos dengan obat-obatan, katanya di Cianjur, kemarin. “Pemkab Cianjur juga harus melakukan peng-
awasan terhadap obat-obatan di sejumlah apotik agar tidak sembarang orang dapat membeli. Pemkab juga harus menutup pabrik atau toko yang disinyalir menjual minuman keras,” katanya. Ia menambahkan, guna mempersempit beredarnya minuman keras di Cianjur, tidak tertutup kemungkinan akan dibuatnya peraturan daerah (Perda) tentang minuman keras.
Sementara itu, Bupati Cianjur, Tejtejp Muchtar Soleh, melalui Kabag Humas dan Keprotokolan, Suprayogi mengatakan, pihaknya merasa prihatin atas meninggalnya sejumlah masyarakat Cianjur, akibat keracunan minuman keras. Jauh hari ungkapnya, Pemkab Cianjur, telah melakukan sosialisasi dan himbauan ke berbagai daerah di Cianjur, akan bahaya minuman keras. (ant)
akhirnya tewas. Akibat tembakan itu, Eman tidak bisa berbuat banyak dan akhirnya dibawa oleh tim Densus 88 ke Jakarta. Sehari setelah kejadian itu, rumah Eman yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi penyergapan nampak kosong. Sejumlah warga Babakan Jati menyebutkan, Eman merupakan sosok warga yang baik dan tidak pernah menunjukkan perilaku mencurigakan. Tetapi warga mengaku Eman jarang sekali berkumpul bersama warga lainnya. Warga setempat lainnya, Karsim (48) mengatakan sosok Eman tidak terlihat seperti biasanya teroris yang secara fisik terlihat berjenggot. (ant)
Anak Walikota Menangkan Pilkada Kota Cilegon CILEGON - Pasangan calon walikota dan wakil Walikota Cilegon periode 2010-2015 Tubagus Iman Ariyadi dan wakilnya Edi Ariadi meraih suara terbanyak dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, Banten. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon di Cilegon, kemarin, Imam Ariyadi yang juga anak Walikota Cilegon Tubagus Aat Syafaat ditetapkan sebagai walikota Cilegon terpilih periode 2010-2015 bersama wakilnya Edi Ariadi. Penetapan tersebut berdasarkan, keputusan KPU nomor 46/Kpts/KPU-Clg-
015.436430/2010 tentang Penetapan Pasangan Calon terpilih Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Periode 2010 -2015. “Jika ada pasangan calon yang merasa keberatan dengan hasil penetapan ini sesuai pleno KPU, silahkan mengajukan keberatan ke Mahkamah Konstitusi dalam batas waktu tiga hari setelah penetapan,” kata Ketua KPU Kota Cilegon Saeful Bahri. Dalam rekapitulasi suara akhir di KPU Cilegon, pasangan yang diusung koalisi besar dengan nomor urut dua tersebut memperoleh dukungan suara 85.543 dari jumlah total suara sah sebanyak 187.574, atau meraih 45,60 persen suara.
Posisi ke dua pasangan nomor urut tiga Ali Mujahidin dan Syihabudin Syibli yang diusung Partai Demokrat dan PPP memperoleh 67,768 suara atau 36.13 persen suara. Sedangkan tiga pasangan lainnya dari unsur perseorangan masing-masing pasangan Helldy Agustian dan Djuher Arief memperoleh 14,501 suara 7.73 persen Achyadi Yusuf dan Irvin Andalusianto memperoleh 11,408 suara atau 6.08 persen pasangan Humaidi Husen dan Faridatul Fauziah memperoleh 8,354 suara atau 4.45 persen. “Secara umum Pilkada Cilegon yang diselenggarakan 9 Mei 2010 lalu berjalan aman dan tertib dengan tingkat partisipasi pemilih 76 persen,” kata Saeful Bahri. (ant)