Skip to main content

Edisi 13 Juli 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No.132 tahun IV Selasa, 13 Juli 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Target Pertumbuhan Realistis

Inisiatif Penyerapan Anggaran

Negara Rugi Rp 2,7 M

PEMERINTAH menilai bahwa target pertumbuhan ekonomi pada 2010 sebesar 5,8 persen cukup realistis meski sejumlah kalangan menilai bisa lebih tinggi. “Kami tetapkan 5,8 persen, ini angka...hal. 1

MENTERI Keuangan Agus Martowardojo mengatakan akan menyambut semua inisiatif, termasuk membuat peraturan maupun perbaikan sistem untuk mempercepat penyerapan...hal. 2

NEGARA dirugikan sebesar Rp 2,7 miliar/bulan pada satu titik lokasi akibat tindak pengoplosan elpiji dari tabung isi 3 kilogram (kg) yang dialirkan ke tabung 12 kg. “Itu baru satu lokasi sewaktu kita gerebek...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Terjerat Kasus Korupsi

Yusril Belum Ditahan

Suluh Indonesia/ap

TROPHY - Pemain Spanyol Andres Iniesta mengangkat Trophy Piala Dunia saat merayakan kemenangan timnya setelah di final mengalahkan Belanda di Stadion Soccer City, Johannesburg, Afrika Selatan, kemarin.

Polri Perpanjang

Penahanan Ariel JAKARTA - Polri menambah masa penahanan artis Nazriel Irham alias Ariel selama 30 hari. ‘’Saat ini Ariel sudah menjalani tahanan selama 20 hari, karena masih ada penyidikan lagi, maka ditambah,” kata Direktur I Keamanan dan Trans Nasional Bareskrim Polri, Brigjen Pol Saut Usman Nasution di Jakarta, kemarin. Polri sudah menetapkan Ariel sebagai tersangka dan telah menahan di Rutan Bareskrim Mabes Polri sejak Selasa (22/6) dan mendapat ancaman KUHP pasal 282 tentang asusila dan pasal 44 tentang pornografi. Artis Luna Maya dan Cut Tari yang merupakan rekan Ariel yang diduga terlibat dalam pembuatan video porno sudah juga ditetapkan sebagai tersangka, namun polisi

belum menetapkan status penahanan keduanya. Polisi tidak menahan karena keduanya berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, tidak menghilangkan barang bukti, dan tidak akan menyulitkan dalam pemeriksaan. Selanjutnya, para penyidik akan melakukan pemberkasan kepada tiga tersangka yakni Ariel, Luna, dan Cut Tari secara terpisah untuk diajukan ke kejaksaan. Kedua pesohor yang diduga terlibat dalam pembuatan video porno itu diancam dengan pasal 282 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang asusila. Bahkan, Cut Tari dan Luna Maya telah menyampaikan permohonan maafnya kepada publik pada Kamis (8/7), namun hal tersebut tidak mempengaruhi penyidikan. (son)

Spanyol Juara JOHANNESBURG - Pelatih Spanyol Vicente Del Bosque memuji kemenangan Piala Dunia pertama Spanyol sebagai sebuah penghargaan yang pantas bagi komitmen tim Matador untuk menampilkan sepak bola indah. Gol satu-satunya yang diciptakan Andres Iniesta di menit ke-116 di pertandingan final melawan Belanda memastikan Spanyol sebagai juara dunia baru. Pertandingan penentuan itu sendiri berlangsung seru, namun banyak ternoda dengan taktik adu fisik yang diterapkan pemain Belanda untuk menjatuhkan Spanyol dengan gaya permainan elegannya. ‘’Kemenangan hari ini adalah

penghargaan bagi gaya permainan sepak bola indah. Spanyol berhak atas ini. Kami sangat gembira bisa mempersembahkan kemenangan ini untuk seluruh rakyat Spanyol,” ujar Del Bosque. Ditanya mengenai gaya permainan keras Belanda yang berbuah kartu merah untuk Johny Heitinga dan tujuh kartu kuning bagi pemain lain, Del Bosque memilih tak berkomentar. ‘’Saya di sini hanya untuk berbicara mengenai hal-hal yang bagus mengenai sepak bola. Belanda bermain bagus. Pertandingan ini berlangsung seimbang. Memang ada kalanya pertandingan berjalan keras namun itu adalah bagian

dari sepak bola,” katanya. Sementara itu pelatih Belanda Bert Van Marwijk membela pendekatan keras yang dilakukan anak-anak asuhannya terhadap pemain-pemain Spanyol yang membuat sang pelatih dituduh menghianati warisan gaya permainan sepak bola indah yang sudah turun temurun dilakukan Belanda. ‘’Kami tahu bahwa kami harus mengerahkan segala daya upaya untuk mengalahkan Spanyol dan secara teknis kami sudah melakukan usaha yang bagus,” katanya sambil menambahkan banyaknya kartu kuning yang dihadiahkan wasit untuk pemain kedua tim patut disesalkan. (ant)

Keppres Pemecatan Andi Diteken JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menandatangani Keppres terkait rekomendasi DK KPU untuk memberhentikan Andi Nurpati. ‘’Sudah sudah sampai. Sudah ditandatangani,” kata Jubir Presiden Julian Aldrin Pasha di Istana Negara Jakarta, kemarin. Presiden menandatangani surat tersebut setelah menerima surat perihal pemberhentian Andi Nurpati melalui DK KPU. Namun, Presiden belum menentukan calon pengganti Andi Nurpati. Julian menegaskan untuk caon pengganti, dirinya belum mendapat arahan Presiden. Soal materi keppres pemberhentian apakah dinyatakan secara hormat atau tidak hormat, Julian tidak menjawab dengan tegas. Yang pasti, kata dia pengangkatan Andi Nurpati sebagai

anggota KPU dilakukan melalui Keppres, tentu pemberhentiannya juga oleh Keppres. ‘’Saya kira itu yang menjadi inti penerbitan Keppres tersebut,” ujarnya. Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengatakan belum mengetahui tentang sudah atau belum ditekennya keppres pemberhentian Andi Nurpati. ‘’Saya belum tahu apakah sudah ditandatangani atau belum. Tapi jika sudah ditandatangani, biasanya diserahkan ke saya. Dan saya belum menerimanya,” kata Sudi singkat. Untuk diketahui, Andi Nurpati diajukan dalam sidang DK KPU karena diduga melakukan pelanggaran kode etik dalam dua kasus, yaitu berkaitan dengan pilkada Tolitoli dan menjadi anggota Partai Demokrat. (har)

Calon Kapolri Tak Tercela JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Gayus Lumbuun mengatakan calon Kapolri hendaknya perwira tinggi yang memenuhi persyaratan administratif, memiliki rekam jejak baik, serta tidak melakukan perbuatan tercela. ‘’Kapolri mendatang sebaiknya adalah orang yang tidak melakukan praktik KKN (kolusi, korupsi, dan nepotisme) dan perbuatan tercela lainnya,” kata Gayus di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Gayus menjelaskan, Kapolri adalah pimpinan lembaga pene-

gakan hukum sehingga harus memiliki rekam jejak yang baik dan bisa menjadi contoh bagi masyarakat. Kapolri mendatang, kata dia, tidak hanya bebas dari praktik KKN, tetapi juga harus bebas dari perbuatan tercela lainnya yang tidak sejalan dengan rasa keadilan masyarakat. Soal jumlah calon Kapolri, menurut Gayus, sebaiknya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak hanya mengusulkan satu nama, tetapi mengusulkan beberapa nama.

‘’Kalau Presiden mengusulan satu nama tidak ada pilihan lagi oleh DPR. Itu berarti Presiden melakukan fait accompli (pilihan terpilih-red.) terhadap DPR,” katanya. Namun, jika Presiden mengusulkan dua atau tiga nama, kata dia, DPR memiliki alternatif untuk memilih yang lebih baik dengan berbagai pertimbangan. Ketua F-PDIP Thahjo Kumolo mengatakan fraksinya telah melakukan rapat membahas figur calon kapolri. (har)

JAKARTA - Kejagung menyatakan, mantan Menkeh HAM Yusril Ihza Mahendra dinilai kooperatif sehingga tidak perlu ditahan. ‘’Yang bersangkutan bersikap kooperatif dengan memenuhi panggilan penyidik Kejagung,” kata Kapuspenkum Kejagung Didiek Darmanto di Jakarta, kemarin. Menurut Didiek, sikap Kejagung itu tidak terkait dengan persepsi Yusril yang tidak mau menjawab pertanyaan penyidik soal substansi penetapan dirinya sebagai tersangka karena menunggu uji tafsir UU Nomor 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan di MK. Kejagung, kata dia, sudah memiliki bukti kuat keterlibatan Yusril dan Hartono Tanoesudibyo dalam kasus Sisminbakum yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 420 miliar. Sementara itu, Direktur Penyidikan pada Jampidsus Arminsyah menyatakan, Yusril dikenal Pasal 2, Pasal 3 dan Pasal 12 huruf f UU 31 tahun 1999 sebagaimana yang diubah dengan UU Nomor 21 tahun 2000 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. ‘’Tindak pidananya sudah jelas karena berdasarkan putusan kasasi di MA terhadap terdakwa Yohanes Woworuntu (mantan Direktur PT Sarana Rekatama Dinamika),” katanya. Arminsyah menambahkan dasar penetapan Yusril sebagai tersangka yakni dari keterangan saksi serta hasil persidangan terdakwa lainnya yakni Romli Atmasasmita (mantan Dirjen Administrasi Hukum Umum) dan Yohanes Woworuntu. Sementara itu, Yusril menyatakan, penyidik mengajukan sekitar 32 pertanyaan. ‘’Kalau untuk substansi (materi pemeriksaan), saya tidak bersedia menjawabnya, dan harus menunggu uji tafsir UU Nomor 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan di Mahkamah Konstitusi,” katanya. (nas)

Tuntaskan Kasus Tama

Kapolri Janji Sepekan JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri meminta waktu satu minggu untuk menuntaskan kasus penganiayaan anggota Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama Satya Langkun dan berjanji akan terbuka dalam proses pengumpulan informasinya. Hal itu dikatakan Koordinator Indonesian Corruption Watch (ICW) Danang Widoyoko yang mengaku telah bertemu Kapolri untuk menyakan kasus tersebut. ‘’Sekarang di kepolisian masih tahap pengumpulan informasi. Tetapi kita mengapresiasi polisi supaya bisa cepat menyelesaikan kasus ini,” kata Danang. Danang mengakui, saat ini kepolisian lebih banyak dituding terkait kasus Tama sehingga institusi hukum itu harus mampu menepis tudingan itu dengan melakukan penyidikan yang kredibel dan objektif. ‘’Kapolri berkomitmen kepada kami akan terbuka dalam proses penyelesaian kasus Tama,” ungkap Danang. Ia mengatakan, saat ini yang terpenting pihak kepolisian transparan dalam pengumpulan informasi dan bukti-bukti terkait kasus Tama. ‘’Kita lihat saja bagaimana penyelidikan sampai hasil akhirnya, karena kami menghargai proses,” kata Danang. Danang mengatakan, saat ini ada banyak pihak yang memberikan dukungan yang luar biasa artinya ICW tidak boleh mundur untuk memberantas korupsi dan surut untuk melakukan pengawasan terhadap berbagai tindakan korupsi. Menurut Danang, hal ini akan memberikan kekuatan moral bagi ICW dan kebersamaan antara aktifis anti korupsi dan penggerak perlindungan HAM. Sementara Ketua Badan Pekerja Kontras Usman Hamid mengatakan, Polri sudah mengetahui kelompok yang menganiaya Tama. ‘’Kelompok yang melakukan penganiayaan terhadap Tama sudah diketahui dan akan segera ditangkap,’’ katanya. (nas)


K ta

Suluh Indonesia, Selasa 13 Juli 2010

K ilas

Pabrik Shabu Lagi

Mahasiswa Yarsi Dikeroyok DEDEN Faruk (20), mahasiswa Universitas Yarsi menjadi korban pengeroyokan puluhan lelaki tidak dikenal di depan Hotel Sentral, Jalan Pramuka Raya, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin. Selain menderita lukaluka, Deden warga Jalan Kenari, Senen, Jakpus itu juga kehilangan sepeda motornya Yamaha Mio B6628PMW. Deden yang tengah dalam perjalanan pulang melintas di Jalan Pramuka Raya. Di deket Hotel Sentral sepeda motor yang dikendarai warga Jalan Kenari itu dihentikan oleh puluhan lelaki tidak dikenal. “Saat saya melintas di depan Hotel Sentral, saya tiba-tiba dicegat puluhan lelaki tidak dikenal,” katanya. Mereka memaksa Deden turun dari kendaraannya namun ditolak korban karena merasa tidak kenal dan tidak punya urusan dengan puluhan orang itu. Perlawanan itu membuat mereka marah dan lalu memukulinya. Deden yang saat itu masuk duduk di sepeda motornya pun terjatuh. Korban lalu kabur karena melihat mereka mulai beringas mengeroyoknya. Warga yang mendengar teriakan lelaki kurus itu, berdatangan dan mengajaknya untuk kembali ke lokasi kejadian untuk mencari puluhan lelaki itu. Sesampainya di lokasi kejadian, puluhan lelaki yang dicari itu sudah tidak ada bahkan sepeda motornya B 6628 PMW juga tidak ada. Korban lalu melapor ke Polres Metro Jakarta Pusat. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Polisi (Kompol) Budi Sartono membenarkan kejadian tersebut. (ant)

2.053 Bangku Kosong SMA/SMK DATA rekapitulasi Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyebutkan ada sebanyak 2.053 bangku kosong SMA dan SMK Negeri untuk diperebutkan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahap II. “Kapasitas yang masih tersedia untuk PPDB II karena yang tidak lapor diri sebanyak 2.053 bangku,” kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyadi melalui pesan singkat di Jakarta, Senin. Sebanyak 2.053 bangku kosong tersebut terdiri dari dari 1.190 bangku untuk SMA Negeri dan 863 bangku untuk SMK Negeri. Sebelumnya, hasil dari PPDB I hanya menyisakan 15 bangku kosong SMK Negeri yang berasal dari daya tampung SMA Negeri sebanyak 29.332 bangku untuk 29.332 pendaftar yang lulus dan sebanyak 14.680 bangku di SMK Negeri untuk 14.665 pendaftar yang lulus. “Sisa 15 bangku itu, bukan berarti dalam PPDB Tahap II puluhan ribu siswa akan memperebutkan 15 bangku itu. Itu bukan hasil akhir,” kata Taufik Yudi. Hal itu disebabkan calon siswa SMA dan SMK yang dinyatakan lulus PPDB tahap I harus melakukan daftar ulang pada tahap Lapor Diri pada 9-12 Juli 2010 ke sekolah yang menerimanya masing-masing. Siswa akan dinyatakan gugur bila tidak mendaftar ulang, sehingga jumlah bangku kosong setelah tahap Lapor Diri yang akan diperebutkan siswa SMP yang tidak lulus PPDB tahap I pada PPDB tahap II. Taufik mengingatkan, pelaksanaan PPDB SMA dan SMK Tahap II tetap berprinsip pada hasil ujian nasional yang diraih para siswa. (ant)

Polisi Sempurnakan

Sketsa Wajah Penganiaya JAKARTA - Penyidik Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menyempurnkan sketsa wajah yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap aktivis Indonesia Corupption Watch (ICW), Tama S. Langkun. “Kita optimalkan bekerja respon dan sempurnakan sketsa wajah pelaku,” kata Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jakarta Raya, Inspektur Jenderal Pol. Timur Pradopo di Jakarta, Senin. Timur mengatakan penyempurnaan sketsa wajah yang diduga pelaku penganiayaan terhadap Tama itu, berdasarkan penjelasan dari saksi. Jenderal polisi bintang dua itu menyebutkan penyidik berusaha bekerja optimal mengungkap pelaku penganiayaan itu seluruh informasi yang masuk kepada polisi. “Semua informasi akan kita tindak lanjuti,” ujar Timur. Hingga saat ini polisi sudah memeriksa enam saksi terkait dengan peristiwa pengeroyokan itu, antara lain Tama dan Khadafi sebagai saksi korban, petugas keamanan, serta orang yang sempat akan membantu Tama mengendarai kendaraan roda empat, berinisial TR. Terkait dengan saksi berinisial TR yang diduga ikut terlibat penganiayaan terhadap Tama dan memiliki senjata api,

Timur menegaskan kepemilikan senjata api itu, tidak tertuang pada berita acara pemeriksaan TR. Namun demikian, Kapolda menuturkan polisi akan melindungi saksi yang memberikan keterangan dan informasi terhadap penyidik. Sebelumnya, TR mengaku mendatangi Tama di Rumah Sakit Asri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (10/7), setelah aktivis ICW itu mengatakan ada keterlibatan pengendara roda empat pada insiden penganiayaan itu. TR membantah tuduhan Tama itu karena saat kejadian dirinya berniat untuk menolong Tama usai dikeroyok sekelompok orang tidak dikenal. TR juga menolak sketsa wajah yang diduga pelaku berdasarkan penyelidikan polisi, merupakan gambaran raut wajahnya. TR mengaku sempat menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan, karena wajahnya mirip dengan sketsa yang diduga salah satu pelaku penganiayaan. Kasus penganiayaan itu berawal saat beberapa orang tidak dikenal melakukan penyerangan terhadap Tama dan temannya, Khadafi, di Pasar Minggu. (ant)

Suluh Indonesia/ant

HARI PERTAMA SEKOLAH - Sejumlah anak bermain sepak bola pada hari pertama masuk sekolah di SD Negeri Kenari 07, Jakarta, Senin (12/7). Hari Senin (12/7) merupakan hari pertama masuk sekolah untuk tahun ajaran baru 2010/2011.

Waspada Kamera Pengintai di Toilet Wanita JAKARTA - Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya meminta pengelola pusat perbelanjaan (mall) untuk memasang kamera tersembunyi di pintu kamar kecil wanita, untuk menghindari penyusup yang hendak merekam video pengunjung saat buang air. “Kita berharap pemasangan kamera tersembunyi itu untuk mengantisipasi pria penyusup yang berniat merekam video di toilet wanita,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris

Besar Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Senin. Pernyataan Boy itu terkait dengan laporan artis, Feby Febiola yang mengadukan seorang pria karena merekam video saat dirinya buang air di kamar kecil. Boy menuturkan pengelola maupun petugas keamanan pusat perbelanjaan harus memperketat penjagaan dan memberikan rasa aman terhadap pengunjungnya. Kabid Humas Polda Metro Jaya menyatakan pemasangan

kamera tersembunyi dapat mengawasi setiap pengunjung yang masuk ke kamar kecil wanita Sebelumnya, Feby Febiola menjadi korban tindakan asusila dari seorang pengunjung yang merekam gambar video dengan menggunakan telepon selular saat selebritis itu buang air di toilet di Mall FX, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (30/6) malam. Feby curiga ada seseorang yang merekam saat dirinya buang air karena terdapat tangan yang menjulur membawa

Hakim Akui Terpaksa Terima Suap

Untuk Berobat Cuci Darah JAKARTA - Setelah menjalani persidangan beberapa kali, akhirnya hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Ibrahim mengakui telah menerima suap dari penasihat hukum PT Sabar Ganda (SG) Adner Sirait. Uang Rp 300 juta terpaksa diterimanya, lantaran untuk biaya berobat dan cuci darah akibat penyakit gagal ginjal yang dideritanya sejak lama. Pernyataan ini disampaikan terdakwa Ibrahim dihadapan majelis hakim yang diketuai Djufriadi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (12/7) kemarin. Dalam kesempatan itu, hakim tinggi Ibrahim diperiksa sebagai terdakwa perkara dugaan suap tersebut. Suap ini terkait dengan penanganan perkara sengketa lahan di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat antara PT Sabar Ganda dengan Pemprov DKI Jakarta dan Kantor Pertanahan Jakarta Barat. Dalam ketarngannya tersebut, terdakwa Ibrahim mengatakan, kondisi sakitnya ini yang membuat dirinya berbuat di luar akal sehat. Ia pun terpaksa menerima suap untuk membiayai perobatan sakit gagal ginjalnya. Padahal, hal

Suluh Indonesia/ade

Ibrahim

ini dilarang dan melanggar kode etik sebagai hakim. “Saya tahu ini (suap) tidak boleh. Tetapi, karena kondisi saya sakit, banyak perbuatan saya di luar control, tidak lagi seperti orang normal,” ujar dia. Keterpaksaannya menerima suap, jelas Ibrahim, juga disebabkan gaji yang didapatnya sebagai hakim sebesar Rp 16 juta per bulan itu, tidak cukup membiaya perobatannya. Gaji itu sama sekali tidak cukup untuk membiayai pengobatan cuci darah dua kali seminggu. Belum lagi untuk membiayai kehidupannya sehari-hari. Mah-

Divonis Empat Tahun

kamah Agung (MA) yang diharapkannya membantu, sama sekali tidak memperlihatkan sedikit pun perhatiannya. Sebaliknya, terdakwa Ibrahim menyatakan rasa terima kasih dan penghargaannya kepada KPK. Pasalnya, dengan penangkapannya ini telah memberi efek positif bagi dirinya secara langsung. “Biaya pengobatannya ditanggung negara melalui KPK. Biaya pengobatan saya, mulai ditangkap hingga pelimpahan ke pengadilan, telah ditangung KPK. Hal inilah yang menimbulkan pikiran, institusi saya (MA-red) tidak memiliki perhatian sedikit pun kepada jajarannya,” tutur Ibrahim dengan mata berkacakaca. Dalam kesempatan itu, terdakwa Ibrahim mengaku, tidak tahu pengacara PT Sabar Ganda Adner Sirait menyerahkan sejumlah uang kepada dirinya. Alasannya, ia tidak keluar bersama Adner dari kantornya, saat penangkapan yang dilakukan KPK pada 30 Maret 2010 lalu. Justru di tengah perjalanan, dirinya baru menyadari ada mobil yang membuntuti. dan Adner memberikan bungkusan berisi uang. (nas)

Warga Jakarta Mulai Tinggalkan Elpiji merintah setahun terakhir, hampir setiap hari diberitakan terjadi peristiwa meledaknya tabung gas elpiji di sejumlah daerah. Maraknya tabung gas ukuran tiga kilogram yang meledak karena ditengarai banyak terjadi kecurangan berupa pemalsuan tabung gas hingga pengurangan isi tabung dengan cara yang tidak aman. Di samping itu, juga ditemukan adanya selang dan regulator palsu yang beredar di pasarang sehingga pemakaian gas benar-benar tidak aman. Selain merusak rumah, me-

ilustrasi

ledaknya tabung gas tersebut juga memakan korban jiwa dan menyebabkan korban mengalami luka bakar serius seperti yang terjadi di Kampung Wangun, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Minggu (11/7).

Ketiga korban adalah Atik (48) dan anaknya Upah (10) dan Haeruddin (49) yang merupakan tetangga Atik, mereka mengalami luka bakar di kaki akibat selang tabung gas bocor sehingga menimbulkan api saat pemilik rumah menghidupkan gas.

telepon selular di atas kamar kecil. Setelah berteriak dan melaporkan kepada petugas keamanan ternyata pelakunya adalah seorang pria yang bernama Yogi. Petugas sempat memeriksa telepon selular pelaku ternyata terdapat empat video lainnya yang serupa hasil rekaman di dalam kamar kecil. Kemudian Feby melaporkan pelaku tindakan asusila itu kepada penyidik Polda Metro Jaya. (ant)

JAKARTA - Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya menggerebek pabrik shabu di Kavling Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Blok VII Nomor 19, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (12/7) dinihari. “Tiga orang ditangkap saat penggerebekan pabrik narkoba itu,” kata Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Pol Timur Pradopo di lokasi kejadian, Senin. Ketiga tersangka itu, yakni berinisial HRT, AG dan SS. Timur menjelaskan pengungkapan pabrik shabu berawal saat polisi mendapatkan informasi terdapat seseorang yang terlibat peredaran ekstasi dan shabu. Polisi menindaklanjuti informasi itu dengan menangkap tersangka, AG di Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (11/7), namun tidak ada barang bukti. AG mengaku kepada polisi bahwa akan ada seseorang mengirimkan shabu ke rumahnya. Kemudian polisi menangkap HRT, yakni orang yang mengantarkan narkoba ke rumhanya AG, sekitar pukul 23.45 WIB dengan barang bukti shabu seberat lima gram. Polisi mengembangkan kasus itu berdasarkan pengakuan HRT yang menunjukkan adanya pabrik pembuatan shabu dan ekstasi dengan modus tempat pengepul barang bekas di Kavling Pemprov DKI Jakarta itu. HRT juga mengaku mendapatkan barang bukti dari SS yang ditangkap di Apartemen Permata Surya Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. Timur menuturkan sindikat pabrik narkoba itu sudah beroperasi sekitar satu tahun enam bulan dan mampu memproduksi total 21,6 kilogram per bulan senilai Rp26 miliar. (ant)

Terbukti Terima Suap

SALMAH (65) warga Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur, mengaku enggan menggunakan kompor gas karena takut tabung elpiji meledak yang saat ini marak terjadi. “Emak tidak mau pakai gas, takut meledak,” kata Salmah yang akrab disapa Emak di Jakarta Timur, Senin. Salmah yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang pijat itu mengaku takut menggunakan tabung gas karena maraknya peristiwa kebocoran hingga meledak tabung gas. Ia lebih memilih menggunakan kompor minyak tanah dibandingkan gas karena merasa lebih aman dan tidak khawatir akan tabung gas yang bocor. Sejak konversi minyak tanah ke gas yang diberlakukan pe-

2

Meledaknya tabung gas elpiji juga terjadi di Pasuruan Jawa Timur pada Kamis (8/7) lalu yang menyebabkan seorang warga Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo, Nurul Yakin tewas karena mengalami luka bakar. (ant)

JAKARTA - Tiga anggota DPR periode 2004-2009 divonis empat tahun penjara. Mereka adalah mantan anggota Komisi IV yakni Fachri Andi Leluasa, Hilman Indra dan Azwar Chesputra. Ketiga terdakwa itu dinyatakan melakukan tindak pidana korupsi terkait suap alih fungsi hutan lindung menjadi kawasan bisnis komersial. Putusan ini disampaikan majelis hakim yang diketuai Djufriadi di Pengadilan Tipikor, kemarin. Selain hukuman penjara, majelis hakim juga mewajibkan para terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp 200 juta subsider enam bulan penjara. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan tim JPU yang dikoordinir KMS Ronny. Sebelumnya, para terdakwa yang dikenal dengan sebutan ‘Tim Gegana DPR’ itu dituntut hukuman lima tahun penjara serta diwajibkan membayar denda Rp 200 juta sub-

sider enam bulan kurungan. Namun, masing-masing terdakwa yakni Fachri Andi Leluasa, Hilman Indra, dan Azwar Chesputra menyatakan keberatan. Tetapi mereka belum emastikan diri untuk mengajukan banding, melainkan pikirpikir. Hal ini disampaikan masing-masing penasih hukum para terdakwa. Sikap serypa juga disampaikan JPU KMS Ronny. “Kami juga pikir-pikir atas putusan ini,” ujarnya. Sementara dalam pertimbangan putusannya tersebut, majelis hakim menyebutkan, ketiga erdakwa secara syah dan meyakinkan bersalah, karena telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut. Namun, majelis menyatakan ketiga terdakwa hanya terbukti melanggar dakwaan kesatu primair yakni Pasal 12 ayat (1)a UU Nomor 31/1999 jo UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo Pasal 55 KUHP. (nas)

KPK Tahan Pejabat PLN JAKARTA - KPK menetapkan General Manager (GM) PT PLN Lampung Budi Harsono (BH) sebagai tersangka dan menahannya di LP Cipinang. Kasus itu merupakan pengembangan kasus dugaan korupsi pada proyek Rencana Induk Sistem Informasi (RISI) atau Customer Information System (CIS) yang sebelumnya telah menyeret mantan Dirut PT PLN Eddie Widiono sebagai tersangka. Perihal penetapan status tahanan terhadap tersangka Budi Harsono itu, dibenarkan Karo Humas KPK Johan Budi SP kepada wartawan di Jakarta, Senin (12/07) kemarin. “Terhitung mulai hari ini (kamerin-red) resmi tersangka BH ditahan tim penyidik KPK selama 20 hari ke depan. Yang bersangkutan kami titipkan ke LP Cipinang sebagai tahanan KPK,” tuturnya. Johan menambahkan, setelah menjalani pemeriksaan selama delapan jam. Berdasarkan alat bukti yang ada,

ti penyidik berkesimpulan harus segera menahan tersangka Budi Harsono. Pejabat PLN dijerat telah melanggar pasal 2 ayat 1 jo pasal 3 jo pasal 11 UU Nomor 31/1999 jo UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo pasal 55 ayat (1) kesatu KUHP. Sedangfkan nilai kerugian negara yang diakibatkannya mencapai Rp 40 miliar. Modus yang dilakukan tersangka Budi Harsono, lanjut dia, menentukan harga perkiraan sendiri, saat melakukan pengadaan proyek tersebut. Sebaliknya, ia tidak menggunakan sistem outsourcing, seperti yang selama ini dilakukan PLN. Diduga ada yang dilanggar tentang pengadaan barang jasa terkait kelistrikan. Tersangka diduga menerima pemberian hadiah (gratifikasi) dari rekanan sebesar Rp 3,4 miliar untuk kepentingan pribadinya. Dalam kasus tersebut, KPK juga telah menetapkan mantan Dirut PLN Eddie Widiono sebagai tersangka. (nas)


Metr politan

Suluh Indonesia, Selasa 13 Juli 2010

3

Tingkatkan Kinerja Bawaslu

Awasi Pilkada

Suluh Indonesia/ade

DIPERIKSA - Mantan Menkeh dan HAM Yusril Ihza Mahendra memenuhi panggilan untuk diperiksa di Kejagung Jakarta, kemarin. Yusril memenuhi panggilan kedua sebagai tersangka kasus Sisminbakum yang merugikan negara lebih dari Rp 417 miliar.

Konfederasi Parpol Sulit Terwujud besar di parlemen menyetujui keinginan Partai Amanat Nasional (PAN) karena akan merugikan partai besar. Pasalnya, suaranya akan hilang. Dengan konfederasi, tutur dia, parpol kecil yang selama ini memiliki basis pemilih yang kuat di beberapa daerah tetap akan bisa menempatkan perwakilannya di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Parpol di parlemen juga akan semakin sederhana sehingga dapat mengurangi perdebatan terkait dengan suara keterwakilan yang hilang akibat dari pengenaan hambatan parliamentary threshold (batas minimal partai politik di DPR).

‘’Namun, untuk mewujudkan itu sulit, terlebih partai-partai besar tidak menyetujui keinginan PAN tersebut,” katanya menegaskan kembali. Burhan—sapaan Burhanudin—menyebutkan sekitar 20 persen suara hilang karena adanya “parliamentary threshold” sebesar 2,5 persen, atau minimal 14 orang wakil partai ada di DPR pada 2009. ‘’Kalau kemudian parliamentary threshold dinaikkan, misalnya, 5 persen, maka kalau dihitung linear, tinggal kalikan dua saja, sekitar 40 persen suara akan hilang,” katanya. Oleh karena itu, kata Burhan, PAN harus bisa melo-

Marzuki Alie :

DPR Kejar Target Legislasi JAKARTA - DPR RI akan menekankan pada pelaksanaan fungsi legislasinya untuk mengejar target penyelesaian sebanyak 70 RUU pada 2010. ‘’Secara khusus, tugas legislasi akan mendapatkan prioritas, mengingat untuk tahun 2010 diprogramkan akan menyelesaikan 70 RUU, sementara baru lima RUU yang telah diselesaikan Dewan,” ujar Ketua DPR Marzuki Alie saat rapat paripurna pembukaan masa persidangan tahun sidang 2009-2010, di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Marzuki mengatakan, pada masa persidangan kali ini, DPR akan lebih fokus melakukan pembahasan beberapa RUU. Ada dua RUU baru yang disampaikan pemerintah, yakni RUU tentang Pengesahan Persetujuan antara RI dan Pemerintah Federasi Rusia tentang Kerjasama Teknik Militer dan RUU tentang Pengesahan

MoU RI dengan Brunei Darussalam untuk Kerjasama di Bidang Pertahanan.

Marzuki Alie

RUU lain yang datang dari pemerintah dan juga segera dibahas DPR adalah RUU tentang Komponen cadangan Pertahanan Negara, RUU tentang Grasi, RUU tentang Keimigrasian, RUU tentang Informasi Geospasial, RUU tentang

Akuntan Publik, RUU tentang Transfer Dana, RUU tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Sementara itu, RUU dari DPR yang akan dilanjutkan pada masa persidangan IV adalah RUU tentang Protokol dan RUU tentang Mata Uang. Sejumlah RUU lain yang diusulkan Badan Legislasi dan Komisi-Komisi DPR serta telah disetujui paripurna untuk segera dibahas adalah RUU tentang Holtikultura, RUU tentang Bantuan Hukum, RUU tentang Kepramukaan, RUU tentang Perumahan dan Permukiman serta RUU tentang Perubahan atas UU No 24/2003 tentang MK dan RUU tentang Cagar Budaya. ‘’Kinerja Dewan di bidang legislasi terus mendapat sorotan negatif karena belum maksimalnya penanganan yang dilakukan Dewan,” ujar Marzuki. (har)

memicu terjadi sengketa hasil pilkada karena adanya kontestan dan pendukungnya yang merasa kurang puas. ‘’Guna mengatasi munculnya sengketa hasil Pemilukada maka Bawaslu harus memantapkan mekanisme hubungan dan tata kerjanya dengan KPU, instansi penegak hukum, serta pihak-pihak terkait, agar pengawasan dan penanganan pelanggaran berjalan optimal,” kata Marzuki. Menurut dia, melalui kesiapan teknis pelaksanaan di lapangan, DPR berharap potensi konflik yang senantiasa menghantui pelaksanaan pilkada tidak terjadi, sehingga seorang kepala daerah dapat dipilih oleh rakyat melalui dinamika demokrasi yang kondusif. Dalam kesempatan tersebut, Marzuki juga menyinggung soal wacana hak pilih bagi anggota TNI pada Pemilu 2014. Menurut dia, wacana ini

mengundang pro dan kontra dengan berbagai argumentasi. ‘’DPR dan berbagai komponen masyarakat berpendapat wacana hak pilih TNI pada Pemilu 2010 ini masih terlalu dini untuk dibicarakan saat ini,” katanya. Menurut dia, DPR meminta TNI bersikap profesional dengan menjaga sikap netralitas pada pelaksanaan pemilu, agar kondisi keamanan tetap terjaga selama berlangsugnya proses Pemilu. Wacana hak pilih TNI pada Pemilu 2014 ini, kata dia, tidak perlu dimasukkan dalam revisi UU No 22 tahun 2007 tentang Pelaksnaan Pemilu yang segera dibahas oleh DPR dan pemerintah. Untuk diketahui, pro dan kontra mengiringi wacana mengenai penggunakan hak pilih TNI/Polri sebagai warga negara yang memiliki hak yang sama dengan warga lainnya. (har)

Kunjungan Anggota Dewan :

Burhanuddin Muhtadi : JAKARTA - Peneliti Senior Lingkar Survei Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menilai konfederasi partai politik secara permanen sebagai salah satu alternatif memperkecil jumlah parpol akan sulit terwujud karena belum ada undangundang yang mengatur hal tersebut. ‘’Kalau mau diwujudkan, perlu adanya revisi UU penyelenggaraan pemilu yang juga mengatur soal konfederasi parpol. Konfederasi parpol yang ditawarkan oleh PAN pun belum tentu disetujui oleh partai-partai besar, seperti Demokrat dan Golkar,” katanya di Jakarta, kemarin. Ia meragukan partai-partai

JAKARTA - DPR meminta Badan Pengawas Pemilu meningkatkan kinerjanya dalam melakukan pengawasan pada pelaksanaan pilkada yang akan berlangsung sepanjang 2010. ‘’Kami minta Bawaslu bisa meningkatkan pengawasannya pada pelaksanaan Pemilukada guna meminimalisir terjadinya pelanggaran dan kecurangan,” kata Ketua DPR Marzuki Alie pada sambutannya saat memimpin rapat paripurna pembukaan masa persidangan IV tahun 2009-2010 di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Marzuki menjelaskan, pelanggaran yang mungkin terjadi pada pelaksanaan pemilu meliputi penyimpangan penyelenggara pilkada. penyalahgunaan kewenangan dari calon yang sedang berkuasa, kecurangan daftar pemilih tetap, serta praktik politik uang. Adanya pelanggaran dan kecurangan tersebut, kata dia,

bi partai-partai besar untuk mendukung keinginannya tersebut sehingga bisa merevisi UU Pemilu. Sebelumnya, PAN mengupayakan agar konfederasi partai politik menjadi salah satu klausul dalam revisi Undang-Undang tentang Penyelenggaraan Pemilu. ‘’Partai Amanat Nasional akan berupaya dalam revisi UU tentang Penyelenggaraan Pemilu juga mengatur soal konfederasi parpol,” kata Wakil Sekjen PAN Teguh Juwarno pada sebuah diskusi Konfederasi Parpol dalam Penguatan Fungsi DPD. (ant)

Harus Berdasarkan Penugasan JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR Romahurmuziy mengatakan, anggota DPR yang berkunjung ke luar negeri hendaknya berdasarkan penugasan dari pimpinan komisi dan sifat secara perorangan agar efisien. ‘’Jika anggota DPR melakukan kunjungan ke luar negeri dalam jumlah besar menggunakan anggaran DPR, itu tidak efisien dan justru melakukan pemborosan anggaran,” katanya menanggapi kunjungan anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR ke Jerman, Prancis, dan Maroko, pada masa reses di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Romy mengatakan, jika anggota DPR melakukan kunjung-

an ke luar negeri sediri-sendiri, apalagi tanpa penugasan resmi dari pimpinan DPR dan pimpinan komisi hal itu tidak efektif. Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR itu akan mengusulkan DPR membuat aturan yang lebih rinci soal tata cara kunjungan anggota DPR ke luar negeri, agar mekanismenya menjadi lebih jelas, transparan, dan efisien. Menurut dia, penugasan anggota DPR untuk mempelajari sesuatu di luar negeri yang efektif hanya sekitar lima hingga enam orang anggota saja. ‘’Jika kunjungan ke luar negeri sampai 20 orang anggota itu sudah tidak efektif

lagi,” katanya. Anggota DPR yang berkunjung ke luar negeri, kata dia, setelah kembali lagi ke Indonesia harus menyampaikan laporan hasil kunjungan kepada pimpinan DPR dengan tembusan ke pimpinan komisi dan pimpinan fraksi. Pada masa reses lalu, sebanyak 34 orang anggota BURT DPR melakukan kunjungan ke luar negeri, yakni ke Maroko di Afrika, sebanyak 13 anggota, serta ke Jerman 10 anggota dan ke Prancis 11 anggota. Anggota BURT yang melakukan kunjungan ke luar negeri diharapkan segera menyampaikan laporan hasil kunjungan kerjanya. (son)


Megap litan Sosok Kolonel.Inf. Doni Munardo

Galakkan Penghijauan MENANAM adalah salah satu hobi yang ternyata dimiliki Komandan Korem 061 Surya Kancana Bogor, Kolonel Inf. Doni Munardo sejak kecil. Bahkan demi menyalurkan hobinya itu, beliau mengaku rela kotor-kotoran untuk mengambil biji-bijian di bak sampah untuk ditanam di pekarangan rumahnya. “Saya memang sudah tertarik untuk menanam berbagai macam tumbuhan sejak kecil. Bahkan demi mendapatkan bibit tanaman yang akan saya tanam di pekarangan asrama, saya sering mencari bibit di tempat sampah. Alhamdulillah, sekarang biji yang saya tanam itu sudah banyak mengasilkan buah,” kenang mantan Komandan Batalion Kopasus, Sisinga Mangaraja, Bali ini. Untuk itu dengan posisi jabatnnya saat ini sebagai Komandan Korem 061 Surya Kancana, Bogor , mantan Komandan Group A, Pengawal Presiden (Paspampres) Jakarta ini mengaku telah memiliki program khusus untuk menghijaukan Bogor , khusunya di lahan kritis yang ada di kaki Gunung Salak, Bogor . “Untuk targetkan awal, kami akan menanam 100 ribu pohon jenis albasia dan trembesi, di sekitar perumahan Bogor Nirwana Residen (BNR). Tujuannya selain untuk penghijauan, juga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ungkapnya. (bas)

Suluh Indonesia, Selasa 13 Juli 2010

4

Puting Beliung Pamulang Makan Korban TANGERANG - Satu rumah yang berlokasi di RT 01/RW01 Kavling Keuangan, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, hancur terkena tiupan angin puting beliung sehingga mengakibatkan pasangan suami istri, Mukini (40 tahun) dan Yudi (45 tahun) mengalami luka patah kaki. “Kaki Bu Mukini bagian kirinya patah tertimpa tembok. Sedangkan kaki Pak Yudi bagian

kanannya mengalami patah juga karena tertimpa balok bangunan rumah,” ujar keponakan korban, Joko saat dihubungi di Tangerang, kemarin. Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 Wib. Keadaan cuaca ketika itu sedang hujuan lebat disertai angin kencang. Tidak lama kemudian, atap rumah bagian belakang yang terbuat dari asbes hancur tertiup angin. Seketika itu pula, ban-

gunan rumah yang dihuni pasangan penjual bakso itu hancur dalam hitungan detik. Mukini dan Yudi yang saat kejadian berada di dalam rumah pun tidak dapat menyelamatkan diri. “Kejadiannya cepat sekali. Tiba-tiba saja, saya dengar Bu Mukini dan Pak Yudi sudah teriak minta tolong karena tertimpa bangunan rumah,” tambah Joko yang juga mengalami luka pada keningnya

karena saat kejadian tengah berada di teras rumah. Kedua korban yang megalami luka serius kemudian dibawa ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan keadaan rumah hancur termasuk barang perabot lainnya karena tertimpa atap dan tembok bangunan. “Saya langsung bawa korban ke klinik karena lukanya parah sekali,” kata Tri Sumarsono, tetangga korban.

Polisi dari Polsek Pamulang yang datang tidak lama setelah kejadian, menutup rumah dengan papan agar tidak digunakan sementara waktu karena khawatir bangunan sewaktu-waktu dapat runtuh. Tak jauh dari lokasi kejadian, aula berikut satu rumah warga di Komplek Brimob, Pamulang juga hancur terkena tiupan angin. Namun, tidak ada korban dalam kejadian tersebut. (ant)

DLLAJ Bogor Tilang

Truk Bermuatan Besar BOGOR - Aparat DLLAJ Kabupaten Bogor bersama petugas Polsek Rumpin menggelar razia gabungan dengan menilang truk-truk bermuatan besar yang melintas di Jalan Cicangkal, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, kemarin. “Kendaraan yang terjaring razia, kita tilang ditempat dengan menahan surat kendaraan dan pembayaran denda di pengadilan,” kata kata Kabid Penyuluhan Pengendalian Operasional DLLAJ Kabupaten Bogor, Asep Mulyana. Kegiatan tilang dilakukan sebagai terapi kejut kepada pengendara truk dan pemilik galian pasir yang tak mau memperhatikan aturan tentang tonase atau muatan sumbu kendaraan. Razia digelar atas permintaan warga yang mulai resah dengan aktivitas truk fuso yang membawa angkutan pasir dan tanah. Truktruk bermuatan besar tersebut, tak memperhatikan kapasitas muatan dan kapasitas jalan, sehingga jalan yang dilewati kini kondisinya rusak parah.

Hampir 80 persen jalan di Kecamatan Rumpin rusak akibat aktivitas penambangan pasir. Truk-truk bermuatan besar melintasi jalan kabupaten dengan membawa muatan melebihi kapasitas jalan. “Jalan ini golongan tiga B yang harusnya dilalui kendaraan bermuatan empat hingga delapan ton, tapi yang sering melintas di jalan ini truk dengan kapasitas delapan sampai 40 ton. Makanya jalanjalan dikawasan ini banyak yang rusak,” kata Asep. Razia yang disaksikan langsung oleh Camat Rumpin yang baru dilantik hari ini Pandji Ksyatriadi berjanji akan menindak tegas pemilik galian pasir dan pengemudi truk yang ada di wilayahnya. Menurut Pandji yang mantan Kabid Penyuluhan dan Dal Op DLLAJ Kabupaten Bogor ini jalan Cicangkal baru tahun lalu diperbaiki dengan menggunakan dana APBD, tapi saat ini kondisi jalan beton tersebut rusak parah, berlubang dan becek jika hujan dan berdebu jika panas. (ant)

Derry Drajat Yakin

Lolos Verifikasi Faktual DEPOK - Bakal Calon Wakil Wali Kota Depok dari unsur perseorangan, Derry Drajat yakin bisa lolos verifikasi faktual oleh KPU Kota Depok untuk menjadi calon wakil pemimpin daerah tersebut. “Semuanya saya lakukan dengan benar dan kalau sudah maju harus yakin akan lolos dalam verifikasi faktual,” kata Derry, di Depok, Senin. Menurut dia, dari 52.108 dukungan warga untuk pencalonannya hanya ada satu orang yang mengaku tidak memberi dukungan terhadap dirinya tersebut. “Saya sudah melakukan sosialisasi tentang calon perseorangan tersebut sejak satu tahun lalu,” katanya. Dirinya juga sudah banyak berkomunikasi dengan rekannya sesama artis yang sukses menjadi wakil Bupati Garut dari jalur perseorangan, Dicky Chandra. “Saya sudah sering berkomunikasi dengan Kang Dicky. Kesuksesan dari calon perseorangan adalah pemahaman tentang masyarakat itu sendiri tentang calon perseorangan,” katanya. Minimal dukungan untuk

calon perseorangan adalah 45.319 orang. Saya sudah mengumpulkan 52.108 orang, jadi optimis bisa lolos. “Saya sampai saat ini masih terjun terus ke masyarakat untuk minta dukungan,” ujarnya. Surat dukungan dari Derry Drajat yang berpasangan dengan bakal calon wali kota, Gagah Sunu Sumantri sempat bermasalah karena salah seorang merasa tidak memberi dukungan dan tandatangan. Dengan kejadian tersebut, Derry memenuhi panggilan panitia pengawas pemilu (Panwaslu) setempat untuk dimintai keterangan terkait dugaan pemalsuan surat dukungan. “Saya telah memberikan keterangan sebenarbenarnya dan di bawah sumpah,” ujarnya. Kalau memang ada masalah dengan surat dukungan diniainya seseorang masih. Sesuai peraturan, setiap warga yang mencantumkan fotokopi KTP tapi tak mendukung pasangan tersebut, hanya tinggal mengisi formulir B8 untuk mencabut dukungan. (ant)

Suluh Indonesia/drb

SEDEKAH BUMI - Perwakilan pimpinan PT. Media Nusantara Baliwangi, saat melaksanakan ritual acara adat Sedekah Bumi, di kawasan Kawah Ratu, Gn.Halimun, kemarin.

PT Nusantara Media Baliwangi

Gelar Tradisi Sedekah Bumi BOGOR - Sebagai negara kepulauan, Indonesia mengandung beragam adatistiadat. Sebagian besar masyarakat Indonesia terkenal dengan beragam jenis tradisi budaya yang terkandung di dalamnya. Kebudayaan daerah dapat tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat di seluruh daerah di Indonesia. Setiap daerah memilki ciri khas kebudayaan yang berbeda. Baik tradisi kultural yang dilaksanakan secara harian, bulanan hingga yang bersifat tahunan, semuanya

ada dalam tradisi budaya. Guna melestarikan budaya leluhur Sunda, PT Nusantara Media Baliwangi, menggelar tradisi budaya sedekah bumi yang bertempat di Gunung Halimun Kawah Ratu kemarin. Rangkaian tradisi tahunan ini dimulai sekitar pukul 13.00 WIB di puncak Kawah Ratu Gunung Halimun. Ukay Sukardi, sesepuh sekaligus Koordinator Perwakilan Suluh Indonesia-Bisnis Jakarta di Bogor mengatakan, gelar tradisi budaya sedekah bumi ini dilaksanakan sebagai rasa syukur serta harapan agar

warga Indonesia selalu sejahtera dan sehat sentosa. Selain itu, disampaikan harapan untuk mengajegkan bumi pertiwi Indonesia. “Intinya ini kita lakukan sebagai bentuk sukur kami atas apa yang telah kita terima,” jelasnya. Prosesi gelar tradisi budaya sedekah bumi berlangsung cukup sederhana. “Tradisi ini merupakan tradisi tahunan turun-temurun dan merupakan tradisi yang telah lama mengakar dari nenek moyang dengan meneruskan jejak leluhur Silihwangi” tambahnya. (drb)

MOS untuk Pengenalan Siswa Terhadap Lingkungan Baru DEPOK - Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Farah Mulyati mengatakan, kegiatan Masa Orientasi Sekolah (MOS) kepada siswa baru harus lebih berisi kepada kegiatan yang berorientasi pada pengenalan siswa terhadap sekolah. Sesuai dengan isi Surat Edaran yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Kota Depok, MOS bertujuan agar siswa dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru. Pada tahun ajaran 2010/ 2011 ini, tercatat 5.000 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) baik negeri maupun swasta yang mengikuti MOS selama tiga hari sejak 12-1 Juli 2010. “Masa Orientasi Peserta Did-

ik Baru (MOPDB) bertujuan memberikan kesan positif dan menyenangkan kepada perseta didik baru tentang lingkungan sekolahnya,” kata Farah kepada wartawan, kemarin. Kegiatan MOPDB, dilakukan selama jam belajar yang diisi dengan sejumlah materi. Di antaranya, pengenalan visi dan misi sekolah, pengenalan terhadap program dan cara belajar, pengenalan tata tertib sekolah serta sejumlah materi relevan lainnya yang berkaitan dengan sekolah. Dengan adanya MOPDB, kata Farah diharap dapat memotivasi peserta didik bagu agar memiliki rasa bangga terhadap sekolahnya. “Selain itu juga mendorong peserta didik baru utnuk bersikap proaktif dalam mengenali guru,

karyawan, dan kakak kelasnya sehingga merasa nyaman, aman dan menyenangkan berada di lingkungan sekolah baru,” jelas Farah. Farah mengingatkan kepada para siswa yang memandu MOPDB agar tidak melakukan kekerasan fisik terhadap siswa baru. Jika hal tersebut terjadi, katanya, orangtua murid dapat melaporkan kejadian tersebut. “Yang bertanggungjawab adalah kepala sekolah dan guru. Kalau ada kekerasan fisik, segara laporkan,” ujarnya. Batasan yang diperbolehkan dalam kegiatan MOPDB adalah kegiatan yang berkaitan dengan olahraga. “Sejauh berkaitan dengan kegiatan olahraga ya diperbolehkan,” tandasnya. (rin)

Gagal di Jalur Independen

Rudi Samin Lirik Parpol DEPOK - Rudi Samin akan mencalonkan diri sebagai wali kota Depok melalui jalur politik. Padahal sebelumnya dia memilih jalur independen. Hal tersebut dilakukan lantaran dirinya merasa kecewa terhadap keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok yang menyatakan berkas dukungan yang diberikan tidak memenuhi persyaratan. “Saya mendapat dukungan dari 15 partai. Dan sudah ada SK dari pusat,” aku Rudi kepada wartawan, kemarin. Sejumlah partai yang mendukung dirinya di antaranya, PKPI, PPP, PKB, Hanura dan sejumlah partai yang tak memiliki kursi, yaitu PKPB, PNBK, PNI Marhaen. Saat ini Rudi juga menjabat sebagai Ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kota Depok. Dari sejumlah dukungan partai tersebut, dirinya telah mengantongi jumlah suara hingga 16 persen. “Dari jumlah ini, kita sudah bisa mengusung diri untuk maju dari jalur partai,” tandasnya. Kendati maju melalui jalur politik, dia tetap berharap pendukunganya tetap setia pada pilihannya. Dia pun berharap pendukungnya tidak kecewa terhadap keputusannya yang memilih maju melalui jalur politik. “Janji yang pernah saya ucapkan tetap akan berlaku meskipun

berangkat dari jalur partai. Saya berharap agar pendukung saya tidak kecewa di bawa ke jalur partai,” ujar Rudi menjamin. Sebagaimana diketahui, sebelumnya Rudi dikabarkan akan berpasangan dengan artis dan pengacara kondang Gusti Randa. Bahkan keduanya telah datang bersamaan ke Kantor KPU Kota Depok untuk menyerahkan berkas dukungan yang belakangan dinyatakan kurang memenuhi persayaratan dukungan. Rudi pun dinyatakan gagal sebagai bakal calon independen lantaran jumlah persyaratannya kurang. “Berkas yang saya serahkan saat itu sudah cukup. Kekurangan itu terjadi di Kantor KPU sehingga yang bertanggungjawab seharusnya adalah KPU. Lain halnya kalau berkas tersebut hilang saat di perjalanan mungkin menjadi tanggungjawab kami,” tegas Rudi. Saat ditanya mengenai siapa yang akan bersanding dengannya, Rudi menyebutkan secara gamblang nama KH. Syukron Makmun (mantan Ketum Partai Nahdlatul Ummah). “Beliau akan terjun secara langsung dalam penyampaian kampanye nanti,” tandasnya. Mengenai waktu deklarasi, Rudi masih enggan menyebutkan dengan alasan tertentu. “Akan ada pemberitahuan lebih lanjut nanti,” aku Rudi. (rin)

Posyandu dan Pospindu Terima Kucuran Dana PEMKOT Depok melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) memberikan bantuan dana bantuan sosial kepada 950 pos pelayanan terpadu (posyandu) dan 400 pos pembinaan terpadu (pospindu) se-Depok. Dana bantuan tersebut diberikan dalam rangka meningkatkan kinerja kader posyandu dan pospindu yang ada di Depok.

Suluh Indonesia/rin

BANTUAN - Ketua TP PKK Kota Depok, Nur Azizah Tamhid secara simbolis menyerahkan bantuan sosial kepada kader Posyandu dan Posbindu Mekar di Kantor Kecamatan Bojongsari, Depok, kemarin.

Hadir dalam pemberian bantuan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Depok Nur Azizah Tamhid, Camat Bojongsari Yudi Suparyadi serta puluhan kader posyandu dan posbindu se-kecamatan bojongsari. Pelaksana tugas BPPKB Kota Depok, Tatang Dhuhana

mengatakan, dana yang dianggarkan Pemkot Depok sebesar Rp 2,2 miliar. Setiap posyandu mendapat bantuan sebesar Rp 1 juta, sedangkan untuk pospindu sebesar Rp 750 ribu. “Dana ini hanya satu kali diberikan kepada setiap posyandu dan pospindu,” kata

Tatang dalam acara pemberian bantuan sosial untuk posyandu dan posbindu di Kecamatan Bojongsari, kemarin. Ditemui di tempat yang sama, Kabid Keluarga Berencana BPPKB Kota Depok, Yelis Rosliana menuturkan, dana bansos tersebut akan disalurkan melalui kecamatan masingmasing yang kemudian diteruskan ke kelurahan. Selanjutnya kelurahan yang akan mendistribusikan bansos tersebut kepada posyandu dan posbindu sesuai dengan proposal yang diajukan. “Saya berharap tidak ada duplikasi

antar pengurus posyandu dan posbindu,” ujarnya. Bantuan tersebut digunakan untuk operasional posyandu. Seperti, biaya administrasi, transport, serta pembelian perlengkapan. Dia mengingatkan, jangan sekalisekali menggunakan dana tersebut untuk pengeluaran yang tidak sesuai dengan proposal. “Kader posyandu mempertanggungjawabkan bantuan tersebut dengan memberikan laporan penggunaannya pada bulan berikutnya. Laporan tersebut harus sudah disampaikan pada Agutus menda-

tang,” tegasnya. Dalam pemberian bantuan tersebut, Yelis menjamin tak ada bentuk potongan apapun dalam penyalurannya. “Kalau ada pemotongan saat disalurkan, mohon segera dilaporkan,” ujar Yelis. Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Depok Nur Azizah Tamhid berharap dengan adanya pemberian bansos ini dapat mewujudkan peningkatan kinerja kader posyandu dan posbindu. “PKK itu mitra kerja pemkot Depok, karena itu perlu diberi bantuan,” harapnya. (rin)


pini

Suluh Indonesia, Selasa 13 Juli 2010

F OKUS Data Keluarga Miskin di Bali ATA keluarga miskin di Bali dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) Bali. Disebutkan, tercatat 130 ribu rumah tangga miskin (RTM) di pulau provinsi ini. Namun, Gubernur Bali Made Mangku Pastika meragukan kesahihan angka ini. Ia mengungkapkan versi Pemerintah Provinsi Bali, angka kemiskinan di Bali sampai tahun 2010 telah menurun menjadi 110 ribu RTM. Mangku Pastika pun tergelitik ingin mengetahui angka nyata keluarga miskin di Bali. Sebuah tim independen akan dibentuk untuk melakukan survei. Selama ini reaksi Mangku Pastika tersebut tidak lazim dilakukan pemimpin di birokrasi pemerintahan. Sebab, BPS sudah diterima sebagai sebuah lembaga yang kredibel mengurus statistik capaian pembangunan. Selama ini data yang disodorkan hampir tak pernah dianggap tidak pas dengan kondisi nyata di lapangan. Perbedaan data bisa jadi berkaitan dengan perbedaan standar pengukuran yang digunakan. BPS Bali selama ini memakai standar pengukuran kemiskinan yang didasarkan pada derajat pengeluaran per kapita dalam sebulan. Jika tiap orang dianggap memerlukan biaya hidup minimal Rp 141.179 sebulan, sebagaimana dipakai sebagai acuan standar yang digunakan tahun 2003, berarti perolehan pendapatan penduduk di bawah angka ini masuk kategori RTM. Masalahnya, penggunaan standar pengukuran tersebut apakah secara otomatis dapat menggambarkan secara nyata situasi dan kondisi perekonomian Bali yang tentu telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu? Reaksi Mangku Pastika terhadap data BPS tersebut dapat dimaklumi dilihat dari perbedaan standar pengukuran tersebut. Pemerintah Provinsi Bali, sebagaimana dikutip dari penjelasan Mangku Pastika, memperkirakan ada 130.000 RTM di Bali tahun 2008. Ada target pengurangan angka RTM per tahun 10.000 sejak awal masa jabatannya. Mangku Pastika meyakini angka RTM di Bali terus menurun. Penurunan tersebut dijelaskan mencapai kisaran 20.000 RTM hingga tahun 2010. Angka RTM di Bali tersebut tampaknya masih menyisakan pertanyaan. Kredibilitas hasil pengukurannya terhadap capaian hasil pembangunan masih dianggap belum menggambarkan secara utuh kondisi nyata di tengah masyarakat. Selain itu, manajemen dokumentasi data kerap belum ditata secara baik. Akses masyarakat untuk memperoleh informasi terbaru dari ruang dokumentasi di daerah ini amat terbatas. Masalah ini ditambah lagi dengan terkesan lambannya akses untuk mendapatkan dokumentasi data tertulis hasil survei terbaru BPS Bali. Bisa saja terjadi, data dokumentasi terbaru hasil survei dari Bali yang dikirim untuk diolah kantor pusat belum turun ke daerah. Data hasil survei tahun lalu bisa memakan waktu setahun untuk dapat dibaca di daerah. Padahal terbukanya akses informasi yang telah diolah sebagai data terbaru hasil survei BPS Bali amat dibutuhkan dalam tenggang waktu yang pendek. Lembaga ini seyogianya mengambil inisiatif untuk membuat terobosan agar data hasil survei di Bali khususnya, dapat dilansir sebagai dokumentasi tertulis berbagai kalangan tanpa harus menantikan proses birokrasi yang umumnya memerlukan waktu relatif lama. Apakah BPS dalam melaksanakan tugasnya masih dianggap belum independen sehingga muncul gagasan Mangku Pastika untuk membentuk tim survei kemiskinan independen di Bali? Jika akhirnya dibentuk, diharapkan tim survei independen ini kelak memang tidak terjebak menggunakan parameter standar pengukuran kemiskinan yang jauh dari potret nyata di lapangan. Pengelolaan dokumentasi data di daerah ini perlu ditingkatkan terus keakuratan dan aktualitasnya sehingga dapat menunjang upaya pengentasan penduduk Bali dari belitan kemiskinan secara nyata. Tetapi, program pemerintah di daerah yang secara nyata menyentuh langsung kehidupan masyarakat miskin jauh lebih penting. Masalah pembangunan taraf hidup RTM tidak hanya cukup diukur dengan parameter pertumbuhan ekonomi. Barometer keadilan ekonomi di perkotaan dan perdesaan, daerah satu dan daerah lainnya, yang masih jomplang harus memperoleh perhatian yang lebih seksama. ***

D

Bang D

el

Kapolri janji tuntaskan kasus Tama sepekan

Asal tak salah tangkap ...

5

Membangun Manusia Indonesia dan Ketahanan Nasional SANGAT beralasan untuk merisaukan arah pembangunan nasional, sebab politik ekonomi yang diimplementasikan justru menutup peluang rakyat membangun kemandiriannya. Pemerintah lebih sibuk dengan kegiatan meliberalisasi ekonomi, tetapi mengabaikan tujuan utama pembangunan nasional, yakni membangun manusia Indonesia. Demi liberalisasi, pemerintah bahkan sudah terlalu banyak menuntut pengorbanan dari rakyat.Dalam beberapa tulisan dan serangkaian pernyataan terdahulu, saya mempertanyakan apa yang menjadi target strategis rezim ini ketika menolak memberikan harga energi yang murah kepada rakyat ?

Saya juga berkali-kali mengkritisi ketidakpedulian pada upaya menurunkan bunga bank yang begitu mencekik. Bahkan saya juga mengimbau pemerintah untuk merancang kebijakan ekonomi yang memungkinkan terwujudnya biaya produksi yang efisien di semua sektor kegiatan ekonomi, baik perekonomian rakyat dalam skala UMKM maupun kegiatan produksi skala korporasi. Intinya adalah kalau kinerja perekonomian negara dibiarkan terus melemah seperti sekarang, kita tak akan pernah berhasil mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Kalau sebagian besar rakyat tidak sejahtera karena kualitas pertumbuhan ekonomi yang buruk, itu bukti kegagalan membangun manusia Indonesia. Saya bersyukur karena tidak sendirian dalam kerisauan itu. Para ekonom pun merefleksikan kerisauan serupa dalam forum Sarasehan Ekonom Senior-Ekonom Muda Indonesia di Hotel Dharmawangsa, Jakarta. yang diselenggarakan sebuah harian ibukota, baru-baru ini. Sarasehan itu berkesimpulan, kondisi perekonomian nasional jangka panjang kian merisaukan. Program yang dijalankan dengan koordinasi yang buruk antarkementerian dan kepemimpinan yang lemah membuat ruh pembangunan untuk rakyat hilang. Jurang masyarakat kaya dan miskin pun melebar. Saya bahkan sudah mengkhawatirkan masa depan ketahanan nasional. Jurang kaya-miskin kini sudah menganga. Kalau kita jadikan mobil barang mahal, hanya beberapa ratus ribu unit mobil baru yang bisa terjual per tahunnya. Fakta ini sudah lebih dari cukup untuk menggambarkan jurang kaya-miskin, mengacu pada jumlah penduduk yang di atas 200 juta jiwa. Kemiskinan sudah demikian mendalam. Bayangkan, ada ibu yang terpaksa menjual balitanya hanya untuk menutup utang persalinannya di rumah sakit. Jika sektor riil dan UMKM dibiarkan mati suri seperti sekarang, Indonesia hanya dijadikan pasar tujuan ekspor dan rakyat kita akan menjadi konsumen aneka produk manufaktur mitra FTA. Akibat paling mengerikan dari kecenderungan itu adalah rontoknya ketahanan ekonomi nasional.

Oleh : Bambang Soesatyo Implementasi semua komitmen FTA, terutama CAFTA, menjadi identik merakit bom waktu jika tidak disertai penguatan kinerja sektor riil dan UMKM. Logikanya, produktivitas sektor swasta dalam negeri yang rendah otomatis mengeskalasi masalah pengangguran dan kemiskinan karena minimnya lapangan kerja. Gap kayamiskin pada gilirannya akan memicu ledakan bom waktu dalam bentukrangkaian protes masalah sosial-ekonomi. Pada saat itulah ketahanan nasional akan menghadapi ujian terberatnya, bukan karena ancaman dari luar, melainkan karena perut rakyat lapar. Penetrasi produk manufaktur impor ke pasar dalam negeri sudah dirasakan sangat kuat. Dari peralatan dapur rumah tangga, mainan anak, alas kaki, TPT, telepon seluler hingga obat-obatan. Penetrasi produk impor otomatis bertambah kuat begitu semua FTA yang kita sepakati diimplementasikan. Belum lagi ekses yang muncul akibat kelemahan kita menangkal impor ilegal. Lonjakan tajam produk impor ke pasar dalam beberapa tahun terakhir harus dimaknai sebagai persoalan strategis yang berkait langsung dengan ketahanan nasional, ketahanan ekonomi puluhan juta rakyat Indonesia yang menggeluti UMKM. Jangan menyederhanakannya sekadar sebagai persoalan defisitsurplus neraca dagang dengan negara mitra dagang. Apalagi kini ketergantungan kita pada bahan pangan impor sudah relatif tinggi. Nilai impor bahan pangan per tahunnya ratarata Rp50 triliun lebih untuk pengadaan kedelai, susu, gandum hingga garam. Bahkan untuk membuat sejumlah produk manufaktur seperti televisi, kulkas, AC, dan mesin cuci, kita masih harus mendatangkan banyak komponen impor. Kandungan komponen impor setiap produk itu terbilang besar, antara 20 hingga 40-an persen. Ini adalah fakta- fakta yang mengindikasikan rapuhnya ketahanan ekonomi kita. Kewajiban negara dan pemerin-

tah membangun manusia Indonesia seutuhnya sudah dicantumkan dalam konstitusi. Kewajiban itu bisa diwujudkan jika kinerja ekonomi negara kuat dan kompetitif. Kinerja ekonomi negara tak akan kuat jika pemerintah berasumsi bisa menjadi pemain tunggal. Sebaliknya, peran swasta dalam industri, perdagangan dan distribusi harus dibuat dominan. Karena itu, pemulihan sektor riil dan UMKM perlu dimaknai sebagai bagian dari strategi pembangunan manusia. Dalam keterbatasannya membangun diri, manusia butuh insentif dari negara. Insentif itu berupa kemauan dan kesungguhan pemerintah mewujudkan iklim berusaha yang kondusif. Jangan biarkan terjadinya ekonomi biaya tinggi, menyediakan infrastruktur yang memadai, mencukupi pasokan energi, dan menghilangkan disharmoni kebijakan pusat-daerah. Dalam konteks membangun manusia Indonesia, modal kita sudah sangat besar. Beberapa tahun lalu, lebih dari 50 juta unit bisnis UMKM telah teridentifikasi. Jumlah ini menjelaskan bahwa manusia Indonesia sesungguhnya ulet dan militan membangun hakikat kemanusiaannya. Dengan demikian, tidak benar jika dibuat anggapan bahwa rakyat Indonesia tidak bisa dibuat kompetitif. Pada dasarnya, seperti dikatakan dalam sejarah, bangsa kita mampu berkompetisi. Namun di era modern sekarang, akses bagi perekonomian rakyat untuk beradaptasi dengan globalisasi terasa kurang leluasa. Sejak dasawarsa 80-an hingga kini, perekonomian rakyat terus menerus diselimuti masalah keterbatasan modal, manajemen, standar mutu hingga keterbatasan mendapat akses pasar. Akibatnya, dari total unit bisnis UMKM itu tak sampai 30 persen yang hidup dan kompetitif. Sementara itu, utilisasi kapasitas terpasang industri manufaktur diperkirakan sudah di bawah 50 persen. Dampak ikutannya adalah anjloknya kemampuan sektor riil dan UMKM menyerap angkatan kerja. Peluang jutaan angkatan kerja ter-

didik untuk membangun kemandiriannya nyaris tertutup. Hingga hari ini, kita belum melihat tawaran solusi dari pemerintah untuk memulihkan kinerja swasta dan UMKM. Kita malah melihat otoritas moneter sibuk mengamankan sektor keuangan dan perbankan, sementara otoritas fiskal melulu fokus menjaga keseimbangan Anggaran pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Tidak salah memang, tetapi kedua otoritas itu tak boleh bersikap masa bodoh pada dunia usaha. Ketidakpedulian pada kinerja swasta pada gilirannya akan menimbulkan kerusakan ekonomi yang luar biasa. Saat ini, para ekonom mencatat bahwa keterbatasan energi membuat investor lama sulit mengembangkan kapasitas produksi. Investor baru pun berpikir ulang mewujudkan rencana investasi mereka. Kondisi ini membuat “pro poor”, “pro job”, dan “pro growth” tinggal menjadi slogan. Belum lagi faktor tingginya suku bunga kredit yang menjadi salah satu penghambat kegiatan investasi dan pemulihan kinerja sektor riil. Upaya penciptaan lapangan kerja formal baru makin sulit terlaksana. Bahkan, dalam enam tahun terakhir lapangan kerja formal justru menciut, sehingga jutaan angkatan kerja lama dan baru harus masuk ke lapangan kerja informal. Dari 113,83 juta angkatan kerja per Agustus 2009, hanya 29,11 juta orang yang bekerja di sektor formal. Maka, mendorong otoritas moneter dan otoritas fiskal untuk lebih peduli pada perkembangan kinerja sektor riil dan UMKM bukan mengada-ada. Revitalisasi sektor riil dan UMKM harus dipayungi kehendak politik. Dimulai dengan menghilangkan faktor-faktor penyebab ekonomi biaya tinggi, penurunan suku bunga, membangun suasana kondusif, lugas dan konsisten menangkal impor ilegal (penyelundupan), dan konsisten mendorong rakyat menggunakan produk lokal. Sebagai pelengkap semua langkah internal itu, dibuat program yang sistematis dan progresif bagi promosi produk ekspor dan upaya perluasan tujuan (pasar) ekspor. Akhirnya, mengacu pada rangkaian kebijakan ekonomi yang telah diimplementasikan pemerintah, layak dimunculkan pertanyaan apakah semua kebijakan itu mendukung semangat membangun manusia Indonesia ? ***

Anggota Komisi III DPR RI/ Anggota Badan Anggaran DPR/ Ketua Kadin Indonesia

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Sunyi Setelah Piala Dunia Berakhir DENGAN berakhirnya event akbar Paila Dunia di Afrika Selatan, kehidupan kita kembali normal. Tidak ada lagi teriakan histeris (para penonton TV) di ujung malam atau bahkan di dini hari. Para suami kembali ke pelukan sang istri. Selama sebulan penuh banyak istri yang kurang mendapat perhatian karena sang suami kepencut, tergila-gila, pada pertandingan sepak bola. Semuanya kembli normal, seperti sedia kala. Tapi seperti ada yang hilang. Malam – malam tak ada lagi yang dinanti : keasyikan, ketegangan menonton 22 orang memainkan bola di tanah lapang. Rasanya kita perlu penyesuaian agar bisa merasa ‘nyaman’

tanpa kehadiran pertandingan sepak bola nan seru di layar kaca menjelang pergantian malam atau menjelang pagi. Apa boleh buat, kita harus kembali ke rutinitas kita yang barangkali terasa menjemukan. Putaran roda kehidupan tak boleh mandeg hanya karena pesta Piala Dunia sudah rampung. Empat tahun mendatang, kita akan kembali menemukan kegirahan dan semarak Piala Dunia yang digelar di Barzil. Empat tahun lagi, kita akan kembali gila –gilaan, ‘mabuk bola’ sepanjang malam, selama sebulan. Rudiana Pamulang, Tangerang Selatan.

Fly Over Ciputat Minim Penerangan JEMBATAN layang Ciputat, Tangsel, minim penerangan dan sedikit sekali rambu lalu lintas, sehingga hampir tiap bulan terjadi kecelakaan disepanjang jalan tersebut. Setiap bulan pasti ada laporan kecelakaan, terakhir ada wanita pengendara motor yang jadi korban hingga pahanya terbelah. Sejak dibangun tahun 2004, fly over Ciputat hingga kini tidak terdapat rambu lalu lintas seperti tanda jalan turun atau tikungan, sehingga pengendara yang melintas diatas kecepatan 80km/jam sering berhenti mendadak saat berada di tikungan dan turunan. Selain itu, jembatan layang sepanjang 1,5 kilometer itu yang dibangun dengan tujuan mengatasi kemacetan di

Pasar Ciputat minim lampu penerangan jalan. Sehingga, bila malam hari keadaan di sepanjang jalan begitu gelap. Kendaraan yang melintas arah pun harus menurunkan kecepatan lajunya untuk menghindari terjadinya kecelakaan. Kalau mobil mungkin bisa jalan pelan tetapi motor sangat sulit karena jalan yang kosong sehingga melaju seenaknya saja. Untuk dinas terkait diharapkan dapat membantu mengatasi minimnya lampu penerangan jalan dan memberikan rambu lalu lintas.

Antara Ciputat, Tangsel

Segera Perbaikan Jalan Komplek WARGA perumahan Pondok Mitra Lestari Jati Asih Kota Bekasi, mempertanyakan jalan utama di komplek yang sudah rusak dan kembali berlubang, padahal baru selesai diperbaiki menggunakan dana yang relatif besar. Bila hujan air menjadi tergenang di jalanan yang kini kembali berlubang tersebut, sementara saat kemarau debu beterbangan hingga mengganggu warga yang menggunakan kendaraan roda dua. Saya melihat penambalan dan pelapisan aspal pada lubang-lubang di Jalan Asri Lestari Jaya tersebut dikerjakan seadanya dan ternyata setelah proyek rampung hanya bertahan satu dua bulan, dan setelah itu kembali muncul

lubang-lubang. Pada saat pengerjaan oleh pelaksana proyek, lubang-lubang itu disemprot menggunakan kompresor dan dibersihkan, selanjutnya diisi dengan kerikil. Pada saat itu ada lubang yang berisi air tidak dikeringkan dan dibuat bersih, tapi langsung diisi dengan kerikil. Selanjutnya, di atasnya ditebari aspal seadanya dan kurang merata. Kesannya pekerjaan itu dikerjakan asal-asalan. Karena itu, segeralah diperbaiki sebelum terlanjut rusak parah.

Ferial Jati Asih Blok A3, Bekasi

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Selasa 13 Juli 2010

6

Hashim Pimpin Percasi JAKARTA - Pengusaha nasional, Hashim Soemitro Djojohadikusumo dikukuhkan secara resmi menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB.Percasi) periode 2010-2013 menggantikan ketua umum sebelumnya, Edi Widiono yang menyatakan mundur. Kepemimpinan PB Percasi secara resmi dialihkan dari Edi Widiono kepada Hasyim Djojohadikusumo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Percasi ke-33 di Hotel Sahid Jakarta, Sabtu, pekan lalu. Edi semula adalah ketua Umum PB.Percasi periode 2009-2014 hasil Munas Percasi Juli tahun lalu. Pelimpahan pucuk pimpinan induk organisasi catur nasional itu dikarenakan Edi konsentrasi menghadapi masalah hukum. Namun alasan ini kemudian dibantah Wakil Ketua Umum PB.Percasi, GM Drs.Utut Adianto. Menurut anggota Komisi X DPR RI ini, pelimpahan jabatan ketua umum itu lebih ditekankan pada pembagian peran. “Jadi ada semacam pertukaran posisi di mana Pak Hashim yang sebelumnya Ketua Dewan Kehormatan PB.Percasi dialihkan sebagai Ketua Umum, sementara Pak Edi akan mengisi posisi yang ditinggalkan Pak Hashim,” kata Utut.

Lagi pula, kata Utut, pelimpahan itu tak menyalahi aturan organisasi dan disepakati 32 pengprov Percasi yang hadir. Sementara pimpinan sidang, Rusdi Taher SH menambahkan, pelimpahan wewenang dan tanggungjawab pucuk pimpinan Percasi ini juga dilandasi oleh azas kekeluargaan. “Di PB.Percasi ini ada motto yang dikenal dengan Gens Una Sumus (Kita Semua Dalam Satu Keluarga Besar). Jadi antara Pak Edi dan Pak Hashim melihat semangat itu. Jadi tak perlu dipersoalkan dari sisi hukum,” kata Rusdi yang juga Ketua Komisi Banding (Komding) PSSI itu. Hashim sendiri saat ditanya wartawan mengatakan, dirinya memang diminta oleh Percasi untuk menerima pelimpahan jabatan ketua umum ini. Adik kandung mantan Danjen Kopassus dan Pangkostrad, Prabowo Subianto ini juga memilki modal kuat, yakni jalinan koneksinya dengan beberapa petinggi di luar negeri sebagai aset berharga bagi Percasi. “Kebetulan saya memiliki jaringan luas dengan beberapa pejabat di Rusia. Kami sudah bersahabat sejak lama. Hubungan ini diharapkan dapat menjadi aset bagi Percasi pada masa depan,” papar Hashim. (oli)

Nonbar Dengan Presiden

Herry Kiswanto Sangat Terkesan JAKARTA - Mantan pemain nasional, Herry Kiswanto, mengaku sangat terkesan bisa nonton bareng final Piala Dunia 2010 bersama presiden di rumah kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, dini hari kemarin. “Saya sangat terkesan. Ini merupakan pengalaman yang tak akan terlupakan. Seolah di rumah beliau tidak ada batasan siapa presiden, siapa menteri, dan siapa kita-kita ini,” ujar Herry Kiswanto ketika dimintai komentarnya selepas tim Spanyol memastikan juara. Herry Kiswanto merasa beruntung termasuk diantara sejumlah tokoh yang diundang oleh Presiden SBY untuk menyaksikan laga final Piala Dunia antara tim Belanda melawan Spanyol yang akhirnya dimenangi tim Matador melalui gol Andres Iniesta pada menit ke-116 atau babak kedua perpanjangan waktu. Selain Herry Kiswanto yang pernah menjadi punggawa tim nasional Indonesia pada era 1979-1993, juga hadir beberapa mantan pemain nasional lain seperti Ricky Yacobi, Anjas Asmara, Sutan Harhara, dan beberapa lainnya.

Sementara dari kalangan pejabat hadir sejumlah menteri, diantaranya Menpora Andi Mallarangeng dan Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo serta Menteri Agama Suryadharma Ali, Menko Kesra Agung Laksono, Menko Polhukam Djoko Suyanto dan kalangan lainnya yang mencapai seratusan orang. “Suasananya sangat rileks dan menyenangkan. Diantara para hadirin memang bermacam-macam cengkerama dan komentarnya. Sebagian mendukung Spanyol seperti saya, sebagian lagi mendukung Belanda, termasuk Pak Presiden. Tapi setelah Spanyol menang, kami semua tertawa, Pak Presiden juga tersenyum lebar,” ujar mantan pemain Krama Yudha Tiga Berlian Motor itu. Herry yang akrab disapa Akang dan pernah memperkuat sejumlah klub besar nasional seperti Persib Bandung, Pardedetex Medan, Assyabaab Salim Grup dan PS Bandung Raya ini menambahkan, sebagai mantan pemain sepakbola ia juga bangga kepada pemain tim Oranye Belanda yang tidak terlalu meratapi kekalahannya. (ant)

Suluh Indonesia/ap

SIARAN LANGSUNG - Ribuan pendukung tim Belanda di Amsterdam menyaksikan siaran langsung pertandingan babak final Piala Dunia yang mempertemukan Belanda dan Spanyol, dini hari kemarin.

Fatih Terim Tangani Timnas Senior JAKARTA - Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI Nugraha Besoes mengatakan, jika mantan pelatih timnas Turki Fatih Terim yang juga mantan pelatih beberapa klub Eropa benar-benar direkrut maka akan diplot sebagai pelatih timnas senior. “Semuanya juga sudah tahu. PSSI telah merekrut Alfred Riedl sebagai pelatih timnas. Namun, jika Fatih Terim dikontrak bisa saja tangani

timnas senior,” katanya Nugraha saat dikonfirmasi terkait rencana pemerintah membantu mencarikan pelatih timnas, di Jakarta, kemarin. Menurut dia, saat ini komunikasi antara PSSI dengan pemerintah terkait tidak lanjut penunjukkan Fatih Terim sebagai pelatih timnas masih dilakukan. Komunikasi dilakukan oleh Ketua Umum PSSI dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olah-

raga (Kemenpora) Yang PSSI inginkan, kata dia, adalah mempertegas siapa yang akan menindaklanjuti rencana perekrutan mantan pelatih AC Milan itu untuk segera memoles timnas “Merah Putih”. “PSSI akan tanya Menpora dulu agar jelas. Maksudnya siapa yang akan menindaklanjutti. Apakah antarpemerintah atau antara lembaga otoritas sepak bola,” ujarnya menambahkan. Ia menjelaskan, dengan ada-

Untuk Alfred Riedl konsentrasi timnas U-23 untuk SEA Games 2011. Fatim Terim selain mantan pelatih timnas Turki dan pelatih AC Milan (Italia) juga telah mengarsiteki klub-klub besar lainnya seperti Galatasaray (Turki), Fiorentina (Italia). Bahkan pria 56 tahun ini berhasil membawa Galatasaray menjuarai Piala UEFA pada tahun 2000, setelah menaklukkan Arsenal dari Inggris. (ant)

Bali Tidak ‘Impor’ Atlet PON DENPASAR - Bali tidak akan memaksakan diri mengikuti pertandingan salah satu cabang olah raga di arena PON Riau 2012 mendatang dengan mendatangkan atlet luar daerah, karena semua itu akan merugikan diri sendiri. “Kami lebih baik mengikuti sejumlah cabang olah raga dengan atlet hasil binaan sendiri,’’ kata Ketua Umum KONI Bali Made Nariana, kemarin. Ia mengungkapkan hal itu mengomentari adanya beberapa daerah yang bersikeras bisa memiliki atlet berprestasi hasil binaan daerah lainnya yang nantinya akan diturunkan di arena Pekan Olah Raga Nasional (PON) Riau. Bali tidak menginginkan adanya atlet bodong yang hijrah dari daerah lainnya ke pulau Dewata, untuk bisa mendapatkan bonus, apalagi atletnya hanya bakal diturunkan sekedar meramaikan arena PON, kata Nariana. KONI Bali pada PON tem-

Made Nariana

po hari pernah mendatangkan atlet luar daerah hanya untuk mendapatkan gengsi di salah satu nomor pertandingan di PON tanpa memberikan hasil sesuai diharapkan, oleh sebab itu tidak akan melakukan hal serupa lagi. Bali berupaya membesarkan hati para pelatih dari cabang olah raga mana saja harus memiliki rasa bangga dan puas diri, jika anak asuhannya mampu meraih prestasi di arena pertandingan cabang olah raga

yang digelutinya di tingkat Nasional maupun internasional. Nariana mengaku bangga ada sejumlah pelatih yang memiliki potensi untuk maju pada perhelatan olah raga akbar di tingkat nasional nanti sudah berani menetapkan sasaran dalam perolehan medali pada PON 2012, ini artinya ada kesungguhan untuk berjuang. Sedikitnya ada lima cabang olah raga yang sudah memastikan akan bertlaga di PON 2012 berani menetapkan sasaran perolehan medali di PON nanti seperti Layar, angkat besi, berat dan binaraga, kempo, pencaksilat dan ski air. Nariana mengatakan, atlet menembak Bali juga berpotensi dalam menambang emas di PON nanti, karena saat ini PERBAKIN memiliki atlet yunior, begitu pula cabang olah raga lainnya seperti Voli pantai, tinju, Judo, tarung derajat, panjat tebing, layar yang dimotori Oka Sulaksana dan sebagainya. (ant)

Boling Indonesia Open

Tannya Roumimper Diunggulkan

Herry Kiswanto

nya rencana itu, pihaknya menyambut positif. PSSI menilai menggunakan jasa dua orang pelatih akan jauh lebih baik, karena konsentrasi pelatih tidak terpecah. Jika benar-benar dikontrak, kata dia, pria kelahiran Adana 4 September 1953 itu akan dikonsentrasikan pada timnas senior yang akan turun pada pertandingan Piala AFF dan penyisihan Piala Dunia 2014 yang sesuai jadwal digelar awal tahun 2011.

JAKARTA - Peboling putri masa depan Indonesia, Tannya Roumimper menjadi salah satu unggulan untuk menjuarai Kejuaraan Boling Internasional Indonesia Open Ten Pin ke-8 yang dimulai kemarin hingga 17 Juli mendatang di Lintasan Boling Jaya Ancol Jakarta. Tannya yang juga dipersiapkan ke Asian Games XVI, Nopember mendatang di Guangzhou, Cina itu kini menduduki peringkat 1 Dunia Zona Asia. Dalam kejuaraan yang diikuti 124 peboling dari 15 negara itu, tuan rumah Indonesia menurunkan Tannya juga Putty Armein, Sharon Limansantosa (putri) dan Ryan Lalisang (putra).

“Target kita memang menjadi juara di bagian putri karena kita punya trio srikandi Tannya Roumpimper, Putty Armein dan Sharon Limansantosa,” kata Sekjen Persatuan Boling Indonesia (PBI) Pusat, Lani Sardadi di Jakarta, kemarin. Sharon Limansantosa peraih medali emas SEA Games 2007, berada di peringkat 5 dunia Zona Asia dengan 106 point. Sementara Putty Armien peraih medali perak Asian Games 2006 berada di peringkat 7 dengan 95 point. “Saingan berat mereka adalah peboling asal Korsel, Malaysia dan Taiwan,” tambah Lani yang didampingi Ketua Panpel, Mahendra Wardhana. Kejuaraan yang menyediakan hadiah uang pembinaan

Rp.500 juta ini merupakan salah satu dari rangkaian Asian Bowling Federation (ABF) Tour yang juga diakui oleh World Tenpin Bowling Association (WTBA) dan diselenggarakan setiap tahun. Sementara itu Ketua KONI/ KOI Rita Subowo yang membuka secara resmi kejuaraan ini mengatakan boling menjadi salah satu andalan Indonesia di Asian Games XVI di Guangzhou, Cina. Oleh karenanya, Rita mengharapkan even ini dapat memberikan pengalaman bagi peboling nasional yang akan berhadapan dengan peboling-peboling dari negara lain dan juga memancing animo masyarakat untuk lebih menggemari olahraga ini. (oli)

Chris John

Wasit dari Jepang Pimpin Duel Chris John SEMARANG - Wasit dari Jepang, Takeshi Simakawa, bakal memimpin pertarungan perebutan gelar antara pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, melawan penantangnya, Fernando David Saucedo (Argentina), di Grand Ball Room Hotel Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta, 26 Juli mendatang. Asisten Manajer Herry’s Gym, Toni Priatna ketika dihubungi dari Semarang, Senin, mengatakan selain wasit dari Jepang, supervisornya juga dari negara tersebut yaitu, Tsuyoshi Yasukoshi. Ia mengatakan, wasit Takeshi akan didampingi tiga juri yaitu Raul Caiz Junior (Amerika Serikat), Pinip Prayadsab (Thailand), dan Zilvestre Abainza (Filipina). Ia menambahkan, Fernando David Saucedo dijadwalkan tiba di Indonesia pertengahan Juli mendatang. “Fernando datang ke sini 10 hari sebelum pertarungan kedua petinju tersebut,” katanya. Pertarungan antara Chris John melawan El Vasco (panggilan Gernando David Saucedo) digelar di Jakarta, 26 Juli mendatang, sehingga kalau Fernando datang 10 hari sebelum pertarungan maka sekitar 15 atau 16 Juli nanti. Ketika ditanya soal hotel tempat menginap El Vasco dan pelatihnya selama berada di Indonesia, dia mengatakan, me-

mang ada dua tempat yang akan menjadi pilihan Chris Johnn Manajemen tetapi kemungkinan yang paling besar adalah Hotel Century Jakarta. Ia menjelaskan, dengan menginap di hotel atlet tersebut, yang bersangkutan bisa melakukan latihan di pintu enam Senayan Jakarta (pintu enam berdekatan dengan kantor PB Pertina). Ketika ditanya soal latihan bagi Chris John, dia mengatakan, latihan sekarang difokuskan pada “sparring partner” dengan petinju Australia dan Indonesia. Ia mengatakan, “sparring partner” untuk Chris John terdiri dari dua petinju Australia (salah satunya Williem Kickett) dan beberapa petinju Indonesia menjadi teman latih tanding bagi Chris John,” katanya. “Kami sudah siap menggelar pertarungan kedua petinju tersebut di Jakarta. Semuanya sudah siap,” katanya menegaskan. Pertarungan Chris John melawan Fernando David Saucedo rencana sebelumnya digelar di Bali, 22 Mei lalu, tetapi akhirnya mundur hingga 26 Juli mendatang karena Chris John mengalami cedera bahu kiri saat melakukan latih tanding dengan Williem Kickett di Bali. Selain pengunduran jadwal pertarungan, tempat pertarungan kedua petinju tersebut juga dipindahkan dari Bali ke Jakarta. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Selasa 13 Juli 2010

7

Belanda Kritik Wasit JOHANNESBURG - Bintang Belanda Arjen Robben dan Nigel de Jong mengkritik kepemimpinan wasit asal Inggris Howard Webb setelah tim De Oranje dipaksa menyerah oleh tendangan Andres Iniesta saat perpanjangan waktu final Piala Dunia. Spanyol untuk pertama kalinya mengangkat trofi Piala Dunia setelah melalui laga final yang ketat. Selama pertandingan di Soccer City tersebut, wasit mengeluarkan tujuh kartu kuning dan mengeluarkan pemain Belanda John Heitinga dari lapangan saat perpanjangan waktu karena mendapat dua kali kartu kuning. Tendangan Iniesta mengakhiri perlawanan Belanda dan membuat Negeri Kincir Angin tersebut menelan kekalahan ketiga dalam tiga kali penampilan di final Piala Dunia. Robben sempat marah karena pada tujuh menit terakhir, wasit tidak menghukum Carles Puyol dengan kartu merah karena berupaya menghalangi langkah gelandang lincah Belanda itu yang akan menjebol gawang Iker Casillas. Puyol menggunakan lengannya untuk menghentikan laju Robben sehingga Casillas berhasil mengamankan bola. “Sebagai pemain, anda selalu berusaha untuk terus ber-

main, tapi sangat berat untuk mencetak gol (empat) menit sebelum berakhirnya waktu. Ini membuat segalanya sangat sulit bagi kami,” kata bintang Bayern Munich itu. “Kami terus berupaya untuk mendapat sesuatu dari laga ini, tapi suasana di ruang ganti pemain sudah penuh dengan tekanan.” “Kami duduk di ruang ganti dan hanya membicarakan beberapa keputusan wasit. Ada beberapa hal yang sulit diterima, tapi tidak ada untungnya membicarakan itu sekarang.” Sebelum insiden tersebut, Puyol sudah memperoleh satu kartu kuning. Jika wasit Webb menghukumnya karena aksinya terhadap Robben, maka ia akan mendapat kartu kuning kedua sementara Robben terus melaju. Sementara itu De Jong yang mendapat kartu kuning karena melompat dan menahan pemain Spanyol Xabi Alonso mengatakan banyak keputusan wasit yang menguntungkan Spanyol. Sebelum tim Matador mencetak gol, Belanda seharusnya mendapat tendangan pojok karena tembakan Wesley Sneijder diserobot dari belakang. Namun wasit menghadiahi mereka tendangan bebas. “Ada beberapa keputusan yang meragukan dalam laga

itu, tapi itulah sepak bola,” kata De Jong. “Anda harus terus bermain dan berjuang, meski berat. Webb membuat keputusan yang meragukan, terutama untuk pelanggaran terakhir dari Spanyol. Seharusnya kami mendapat tendangan pojok, tapi kenyataannya tidak. “Memang mudah menyalahkan wasit, tapi bukan kami yang mengendalikan pertandingan. Itu adalah keputusan penting yang tidak menguntungkan kami, tapi itulah yang terjadi.” “Ini adalah laga yang panjang dan kami banyak belajar darinya.” Meski demikian, De Jong tidak sepenuhnya menyalahkan wasit Webb atas kekalahan timnya. “Tekanan untuk wasit juga sangat berat, FIFA mengarahkan apa yang harus mereka lakukan,” imbuhnya. “Ini laga final, jadi siapa pun akan melakukan apa pun untuk menang bagaimanapun caranya. Kedua tim sama, kami melakukan kesalahan begitu juga mereka. Ini adalah kesempatan sekali seumur hidup.” “Sepak bola adalah sepak bola. Mungkin saya agak terlau tua, tapi saya ingat di masa lalu ada pelanggaran yang lebih buruk tapi tidak dihukum.” (ant)

Rayakan Kemenangan Setahun JOHANNESBURG - Petenis nomor satu dunia Rafa Nadal mengatakan, kemenangan timnas negaranya, Spanyol, 1-0 atas Belanda, “tidak dapat diulang” dan seharusnya dirayakan selama setahun penuh. Nadal, yang juga penggemar fanatik sepak bola, menonton langsung babak final Piala Dunia itu di stadion Soccer City,

Johannesburg, untuk menyaksikan Andres Iniesta mencetak gol bagi negaranya itu guna meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya lewat satu gol di periode kedua babak pertambahan waktu yang memberi juara Eropa itu suatu kemenangan yang dramatis. “Kami harus merayakan ini selama setahun penuh karena hal ini akan sangat sulit untuk

terulang kembali,” ujar Nadal . “Ini adalah suatu generasi pemain yang tidak akan pernah cocok dan mereka layak mendapatkan ini,” tambahnya. Dia tidak bermain pada kekalahan Spanyol pada Piala Davis oleh Prancis yang baru berakhir Minggu lalu karena ingin menonton langsung pertandingan final tersebut. (ant)

Suluh Indonesia/ap

TROPI - Bek Spanyol, Carles Puyol, mengangat tropi Piala Dunia yang diraih tim Spanyol dengan menekuk Belanda 1 -0 di babak final Piala Dunia, dini hari kemarin.

Akhir Yang Tak Diimpikan Van Bronckhorst JOHANNESBURG - Kekalahan bukanlah akhir yang diinginkannya, tetapi kapten Belanda Giovanni van Bronkhorst tetap bangga atas apa yang diperoleh timnya pada Piala Dunia. Bek De Oranje ini melakukan laga terakhirnya di stadion Soccer City, dini hari kemarin, tanding terbesar dalam karirnya namun berakhir dengan kekalahan 1-0 atas Spanyol. “Menyerah satu gol empat menit sebelum pertandingan berakhir berarti kami sangat dekat meski akhirnya gagal,”

kata pemain berusia 35 tahun yang pada Mei lalu mengumumkan akan segera gantung sepatu. “Saya gembira sudah memperoleh ini (laga di final Piala Dunia) tapi kekecewaan atas hasil akhir laga cukup sulit buat saya. Tapi kita bisa berbangga atas apa yang telah kita lakukan.” “Jika saja kami berhasil mencetak gol lebih awal, tentu hasilnya akan berbeda. Anda tidak akan mendapat banyak kesempatan dari Spanyol dan sungguh mengecewakan kami

gagal menyarangkan gol, setidaknya satu dari dua kesempatan yang kami dapat.” Van Bronckhorst membuat debut di klubnya pada tahun 1994 dan empat tahun kemudian bergabung dengan Rangers, kemudian di Arsenal dan Barcelona sebelum kembali ke Feyenoord pada tahun 2007. Ia ditarik keluar dari lapangan 15 menit sebelum berakhirnya perpanjangan waktu. “Saya menjegal Iniesta dan merasakan kram di betis. Setelah beebrapa saat saya merasa

tidak bisa melanjutkan pertandingan dan harus digantikan.” Van Bronckhorst akan bergabung dengan staf teknik Feyenoord. Ia juga sudah ditawari untuk menjadi asisten pelatih tim usia di bawah 21 tahun Belanda. “Saya meninggalkan tim yang menurut saya sangat mampu untuk kejuaraan Eropa mendatang. Kami bekerja keras selama dua tahun dan nyaris menang, dan sekarang mereka akan memulai lagi untuk kejuaraan Eropa.” (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Selasa 13 Juli 2010

8

Di Surabaya

631.000 Tabung Elpiji Rawan Meledak

Suluh Indonesia/ant

PEMBLOKIRAN PT.ARUN - Ratusan pengunjukrasa dari Aliansi Masyarakat Tergusur (AMaT) eks Blang Lancang menggelar aksi pemblokiran tiga jalan masuk pabrik PT.Arun LNG Lhokseumawe, Senin (12/7). Aksi untuk melumpuhkan oprasional pabrik tersebut yang terus berlanjut sejak belum adanya keputusan realisasi perkampungan baru (resettlement) bagi 542 KK warga tergusur dari pihak Pertamina dan PT.Arun.

Siswa Korban Lumpur Sekolah di Ruko SIDOARJO - Siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Maarif asal Desa Jatirejo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, harus bersekolah dengan menempati salah satu rumah toko (ruko) menyusul sekolah mereka masih terendam lumpur. Kepala Sekolah Maarif Muhammad Chisom, Senin, mengatakan, siswa terpaksa sekolah di dalam bangunan ruko karena tidak adanya bangunan sekolah. “Hari ini merupakan hari pertama masuk sekolah dan siswa terpaksa harus bersekolah di dalam ruko karena tidak memiliki ruang kelas,” katanya. Ia mengemukakan, akibat adanya luapan lumpur tersebut saat ini siswa harus belajar dengan menggunakan tempat

seadanya. “Karena kurangnya ruangan dan juga tempat duduk membuat sebagian siswa harus rela duduk di lantai saat menerima pelajaran dari guru,” katanya. Ia mengatakan, kegiatan belajar mengajar seperti ini memang kurang bagus untuk dunia pendidikan. “Materi yang disampaikan para guru kepada siswa tidak bisa diserap secara maksimal menyusul kurang layaknya tempat yang digunakan,” katanya. Ia menjelaskan, siswa yang mengikuti kegiatan belajar mengajar di MI Maarif tersebut terus berkurang setiap tahunnya. “Sekarang ini banyak siswa yang pindah ke sekolah lain karena kondisi sekolah yang tidak memungkinkan untuk proses belajar mengajar,” katanya.

Pihak sekolah bertahan menggunakan ruko sebagai tempat belajar mengajar meski tidak layak digunakan. “Hal itu karena pihak sekolah ingin mempertahankan jumlah siswanya yang hanya tersisa 38 orang,” katanya. Ia juga berharap pemerintah secepatnya merealisasikan proses pembangunan sekolah untuk para siswa korban lumpur. “Hingga saat ini kami hanya menerima janji-janji saja dari pemerintah setempat atau pihak Lapindo terkait pembangunan sekolah kami yang tenggelam karena lumpur,” katanya. Menurutnya, pengadaan sekolah baru harus tetap dilaksanakan menyusul masih adanya siswa yang berminat di

820 Rekening Guru Diblokir KLATEN - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Klaten, akan mengusut diblokirnya 820 rekening milik guru tidak tetap, menyusul adanya dugaan salah transfer. Ketua Komisi IV DPRD Klaten, Yoga Hardaya, di Klaten, Senin, mengatakan, pihaknya akan memanggil Dinas Pendidikan Klaten untuk mengklarifikasi persoalan dalam proses pengucuran dana tersebut. Menurut Yoga, banyak guru tidak tetap (GTT) yang mengeluh bahwa Disdik Klaten dinilai tidak profesional ketika secara tiba-tiba rekening mereka terblokir. Hal itu, membuat

para guru kecewa, karena mereka sudah lama mengharapkan tunjangan dari pemerintah turun. “Kami agendakan segera panggil disdik untuk mengklarifikasi hal itu,” katanya. Anggota Komisi IV DPRD Klaten, Sri Widada, menjelaskan, kesalahan tidak akan terjadi jika instansi terkait menangani secara serius pemindahan dana tersebut. Olah karena itu, pihaknya akan mengklarifikasi dengan Disdik Klaten untuk mengetahui di mana letak kesalahannya. Apakah dibagian Disdik Klaten, pihak Bank BPD Jateng, atau Disdik tingkat Provinsi. Setelah diketahui dengan

jelas, kata dia, pihaklnya segera merekomendasikan langkah apa yang harus dilakukan guna kesalahan serupa tidak terulang lagi. Sementara selain rekening GTT Klaten diblokir, mereka juga diwajibkan mengembalikan uang yang telah ditarik secara tunai oleh yang bersangkutan. Olah karena itu, Sri Widada meminta kepada Disdik untuk mengeluarkan kebijakan lain. Karena, sebagian GTT telah memanfaatkan dana yang masuk direkening mereka. Sekretaris Komisi IV DPRD Klaten, Kadarwati menjelaskan, pihaknya segera menyelesaikan persoalan tersebut. (ant)

Gara-Gara Bola Massa Rusak Kios AMBON - Satu peleton aparat Brimob Polda Maluku masih melakukan pengamanan terhadap sejumlah kios di jalan Ponegoro Ambon yang dirusak massa suporter pendukung kesebelasan Belanda yang dikalahkan Spanyol 0 - 1. Komandan Peleton Brimob Polda Makuku, Iptu Noman di Ambon, Senin, mengatakan, insiden pengrusakan ini diduga akibat massa pendukung salah satu finalis sepak bola melakukan aksi konvoi dan tanpa diketahui penyebabnya, mereka

merusak sembilan kios milik warga. “Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.15 WIT dan kami langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara karena memang sudah instruksi Kapolda untuk mengantisipasi gejolak yang timbul di masyarakat selama piala dunia Afrika 2010 berlangsung,” katanya. Sembilan kios yang biasanya dijadikan sumber mata pencaharian warga yang menjual aneka jenis makanan, sepatu, counter pulsa maupun compact disk ini dilempari mas-

sa hingga hancur berantakan. Niman mengatakan, sejauh ini belum ada pihak yang dijadikan tersangka dalam insiden dimaksud, tapi polisi telah meminta keterangan dua orang yang ikut dalam aksi konvoi serta meminta keterangan pemilik kios dan warga sekitar. Salah satu pemilik kios, Diana (35) mengaku tidak mengenal massa yang melakukan pengrusakan karena jumlah mereka lebih dari puluhan orang yang menggunakan kendaraan roda dua. (ant)

Rektor ISI Denpasar

Resmi Laporkan Tujuh Dosen DENPASAR - Rektor Institut Seni Indonesia Denpasar Prof I Wayan Rai yang menjadi tersangka korupsi, resmi melaporkan tujuh dosen bawahannya ke Polda Bali dengan tuduhan telah memberikan keterangan palsu. Didampingi kuasa hukumnya I Made Suardana dan puluhan dosen setempat yang setia mendukungnya, rombongan akademisi tersebut mendatangi Ditreskrim Polda Bali di Denpasar, Senin sore. Tujuh dosen yang dilaporkan telah memberikan keterangan palsu saat persidangan di Pengadilan Negeri Denpasar itu adalah I Ketut Darsana, I Gusti Ayu Ketut Suandewi, I Made Rutha, I Komang Sudirga, I Nyoamn Catra, I Ketut Kariana, dan I

Ketut Suteja. “Laporan ke Polda ini terkait dengan keterangan paslu yang diberikan tujuh dosen itu saat memberikan kesaksian di PN Denpasar ,” ujar kuasa hukumnya Made Suardana. Kesaksian itu diberikan berkaitan dengan persidangan terdakwa korupsi dana hibah senilai Rp3 miliar yang melibatkan sejumlah pihak di ISI Denpasar. Prof Rai sendiri baru ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi yang sama oleh Kejaksaan Negeri Denpasar. Dalam laporan nomor TB-L : 407/VII/2010/ Ditreskrim yang dilayangkan Prof Wayan Rai dan diterima penyidik bernama Bripka Kusno Adianto, ada dua hal yang disebut sebagai keterangan palsu.

Pertama, terkait dengan rapat yang diselenggarakan di ISI Denpasar pada tanggal 9 November 2009 dan dipimpin oleh Pembantu Rektor III. Menurut Suardana, inti rapat tersebut membahas dana pendamping dari proyek B-Art yang totalnya bernilai Rp3 miliar dari dana hibah kompetisi. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar membenarkan adanya laporan masuk dari Rektor ISI Denpasar Prof Wayan Rai. “Tentunya laporan itu segera kami proses sesuai dengan aturan yang berlaku. Terkait dengan buktibukti otentik yang diajukan, tentu akan kembali dilakukan pengecekan, apakah asli dan sah,” ucap Sugianyar. (ant)

sekolah tersebut. “Harapan kami sekolah baru tersebut harus segera direalisasikan secapatnya,” katanya. Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo Agoes Boedi Tjahyono mengatakan, hingga saat ini pihaknya sudah mengagendakan terkait perbaikan ataupun pembangunan sekolah rusak di Sidoarjo. “Salah satunya bangunan sekolah di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ketapang yang rusak akibat luapan lumpur Lapindo,” katanya. Selain itu, pada saat penerimaan siswa baru (PSB) tahun ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, menjamin tidak akan ada kegiatan jual beli bangku kosong. (ant)

SURABAYA - Sebanyak 631.000 tabung elpiji yang tersebar di seluruh wilayah Kota Surabaya, Jawa Timur, dinilai rawan meledak. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi B DPRD Surabaya M. Machmud usai dengar pendapat dengan pihak Pertamina, Gas Domestik (Gasdom) Region 4 wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur di ruang komisi B DPRD Surabaya, Senin. “Pihak Pertamina membenarkan bahwa ada 631 ribu tabung lama yg beredar di Surabaya rawan meledak karena tidak memakai selang dan regulator berstandar nasional Indonesia (SNI),” katanya. Menurut dia, 631 ribu tabung tersebut merupakan bagian dari 10,4 juta tabung

gas yang rawan meledak di seluruh Indonesia. “Rencananya selang dan regulatornya akan diganti SNI,” ujarnya. Atas kasus tersebut, pihaknya menilai sama halnya Pertamina mengedarkan bom yang sewaktu-waktu akan meledak. “Saya cuma heran, kenapa penggantian selang dan regulator baru sekarang akan diganti setelah diketahui ada korban. Sebelumnya kok tidak dipikirkan,” katanya. Untuk itu, lanjut dia, Pertamina seharusnya lebih proaktif mengawasi. Apalagi, ledakan akibat kebocoran elpiji semakin sering terjadi. Komisi B juga mendesak Pertamina melakukan pengawasn terhadap peredaran selang dan regulator pengganti merata. pasalnya tanpa pengawasan, dikhawatirkan harga naik dan

pemalsuan kembali terjadi. “Jangan sampai seperti tabung di awal konversi. Saat semua orang tergantung, tabung susah didapat,” ujarnya. Harga paket tabung dan regulator tetap Rp35.000 per paket di agen. Warga disarankan membeli itu di agen. “Jangan lupa membawa kartu tanda peserta konversi atau selang dan regulator lama untuk ditukar di agen,” ujarnya. Sementara itu, Manajer Gasdom IV Pertamina Arsono Kuswardana mengatakan, Pertamina hanya punya wewenang sampai ke agen. Setiap agen bisa diawasi oleh Pertamina. “Kami mengimbau masyarakat membeli elpiji ke agen. Untuk tabung di pengecer, kami tidak bisa mengawasi karena kewenangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” ujarnya. (ant)

Regulator Tabung Gas Malaysia

Beredar di Mataram MATARAM - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Nusa Tenggara Barat menemukan regulator tabung gas Malaysia beredar bebas di sejumlah agen elpiji dan kompor gas di Mataram. “Kami menemukan regulator tabung gas produksi Malaysia yang tidak memiliki kode Standar Nasional Indonesia (SNI),” kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB, Hj. Ulayati Ali, di Mataram, Senin. Ia mengatakan, regulator tabung gas produksi Malay-

sia itu ditemukan ketika pihaknya melakukan inspeksi mendadak di sejumlah toko yang menjual elpiji dan kompor gas di wilayah Kota Mataram. Kegiatan pengawasan yang bertujuan untuk mengetahui secara pasti kondisi tabung elpiji dan peralatan penggunaan tabung gas yang beredar di Kota Mataram, dilakukan bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mataram dan Pertaminan Depo Ampenan. Ia mengatakan, pihaknya merasa berkepentingan terhadap peredaran produk tan-

pa SNI. Oleh sebab itu, regulator roduksi Malaysia tersebut dibeli untuk dikirim ke Jakarta untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat. “Kita tidak tahu, apakah regulator ini bagus atau tidak. Segera kita komunikasikan ke pusat dengan mengirimkan sampel yang kita beli ke Jakarta,” katanya. Pemilik PT Lombok Mitra Utama, yang mengedarkan regulator tabung elpiji produksi Malaysia tersebut, Wileyani, mengaku bahwa dirinya telah puluhan tahun menjual produk tersebut. Bahkan merekomendasikan regulator impor tersebut kepada konsumen. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 13 Juli 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu