Skip to main content

Edisi 12 September 2012 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Rabu, 12 September 2012

No. 171 tahun VI

Pengemban Pengamal Pancasila

BNN Musnahkan

Narkotika Rp 18 M JAKARTA - BNN memusnahkan barang bukti tindak pidana narkotika senilai Rp18,6 miliar. Kepala Deputi Bidang Pemberantasan BNN Brigjen Polisi Benny Mamoto, kemarin mengatakan, seluruh jenis sabu tersebut merupakan barang bukti yang berhasil disita pada periode Agustus 2012 dan telah mendapatkan penetapan pemusnahan barang bukti dari Kejari Medan, Tangerang, Bandung dan Jakbar. ‘’Hari ini kami musnahkan barang bukti narkotik jenis sabu dari tiga kasus yang berbeda,” katanya di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, dari tiga kasus tersebut, BNN berhasil menyita sabu dengan kualitas nomor wahid sebanyak 9.316,2 gram. Harga barang bukti tersebut dapat mencapai Rp 2 juta per gram. Namun tidak seluruh sabu tersebut dimusnahkan oleh BNN. Hanya 9.212,2 gram yang dimusnahkan. Sedangkan 59 gram sabu lainnya disisihkan untuk keperluan laboratorium sebagai pembuktian. ‘’Adapun 22,5 gram lainnya digunakan untuk keperluan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta 22,5 gram sisanya akan digunakan untuk pelatihan,” ujarnya. Seluruh barang bukti tersebut, kata Benny, berasal dari tiga jaringan pengedar sabu yang berbeda. Jaringan pertama tercatat dalam laporan kasus narkotik nomor LKN/68-SIN/VIII/ 2012/BNN, LKN/71-SIN/VIII/2012/BNN sampai dengan LKN/ 73-SIN/VIII/2012/BNN tertanggal 24 hingga 27 Agustus 2012. Dari pengungkapan satu jaringan tersebut, BNN berhasil menciduk 10 tersangka berinisial ES, HS, SA, G, C, HJ, HW, WY, G, dan R serta sabu-sabu seberat 8.689,2 gram. ‘’Saat kami masih melakukan pengembangan kasus tersebut,” katanya. Jaringan kedua, kata Benny, dicatat dengan laporan kasus narkotik nomor LKN/77-WTB/VIII/2012/BNN tanggal 31 Agustus 2012. Untuk jaringan kedua, BNN berhasil menciduk tiga orang tersangka berinisial A, SW, dan TMI serta sabu seberat 97 gram. Sementara dari jaringan ketiga, BNN berhasil menciduk tiga orang tersangka berinisial YK, TM, dan MY serta barang bukti sabu seberat 530 gram. Kasus tersebut dicatat dengan laporan kasus narkotik nomor LKN/78-NTD/VIII/2012/BNN tanggal 31 Agustus 2012. Sluruh barang bukti itu kemudian diuji laboratorium untuk membuktikan bahwa benda-benda tersebut adalah narkotik jenis sabu di depan pewarta. ‘’Barang bukti dihancurkan dengan menggunakan insinerator,” katanya. (ant)

Singapura-Malaysia Janji

Kembalikan Aset Koruptor YOGYAKARTA - Singapura dan Malaysia terbuka untuk mengembalikan aset koruptor asal Indonesia yang mungkin disimpan di dua negara tersebut. ‘’Kami jelas tidak menyambut koruptor di Singapura, Singapura bukan ‘save heaven’ untuk para koruptor yang melarikan diri maupun uang hasil korupsi mereka, kami dapat membantu untuk menyita atau memproses para koruptor dari negara lain termasuk Indonesia,” kata Direktur Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB) Eric Tan Chong Sian di Yogyakarta, kemarin. Ia menyampaikan hal tersebut di sela pertemuan South East Asia Parties Againts Corruption (SEAPAC) ke-8 di Yogyakarta. ‘’Sebenarnya Singapura dan Indonesia sudah memiliki ‘package deal’ untuk perjanjian ekstradisi dan kerja sama pertahanan sejak 2007 namun parlemen Indonesia belum meratifikasi perjanjian itu,’’ katanya. Pada 27 April 2007, Indonesia dan Singapura menandatangani perjanjiaan ekstradisi yang memungkinkan aparat penegak hukum Indonesia dapat menangkap para pelanggar hukum yang bersembunyi di negara pulau itu namun dalam perjanjian pertahanan juga menyebutkan bahwa kedua negara dapat melakukan latihan militer di perairan dan udara di wilayah negara masing-masing. ‘’Jadi sebenarnya ekstradisi memungkinkan bila parlemen Indone-

sia meratifikasi perjanjian tersebut,” ungkap pimpinan lembaga antikorupsi yang sudah berdiri selama 60 tahun tersebut. Eric mengatakan bahwa lembaga antikorupsi yang dipimpinnya ikut membantu KPK dalam menangani Nunun Nurbaeti yang tertangkap di Thailand pada 10 Desember 2011. ‘’Kami tentu tidak menyambut Nunun, tapi ia datang ke Singapura dengan cara yang legal jadi yang dapat kami lakukan adalah tidak memperpanjang izin tinggalnya di Singapura,” jelas Eric. Untuk pengejaran aset milik koruptor, menurut Eric harus dilakukan dengan cara legal berdasarkan Corruption, Drug Trafficking and Other Serious Crimes (Confiscation of Benefit) Act di Singapura. ‘’Pengembalian aset hasil koruptor yang ada di Singapura sudah diatur dalam Corruption, Drug Trafficking and Other Serious Crimes Act, artinya negara asal harus membuat aplikasi, permintaan penyitaan dari pengadilan dan pengadilan kami akan memutuskan apakah uang itu merupakan hasil korupsi, artinya harus melalui cara yang legal,” ungkap Eric. Ia mengaku CPIB telah menyita uang koruptor dari kasus Pertamina sejak lama. Kami juga sudah menyita uang koruptor dari kasus Pertamina yang sudang sangat lama, tinggal menunggu permintaan dari Indonesia saja,” jelas Eric. (har)

Teroris Depok

Terkait Jaringan Lama Polri Dalami

Kasus Bom Ambon JAKARTA - Polritengah mendalami peran enam terduga teroris berinisial , S, U, Y, A, B, T yang ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri dan personil Gegana Polda Maluku, kemarin di kawasan Gunung Malintang, Kebun Cengkeh, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Pendalaman tersebut dilakukan guna untuk membongkar peran serta jaringan keenam terduga teroris tersebut. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri,Brigjen. Pol. Boy Rafli Amar mengatakan saat ini keenam terduga teroris Ambon tersebut, tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Maluku.’’Mereka saat ini masih dilakukan pemeriksaan di Mapolda untuk pemeriksaan secara pro justicia,” kata Boy di Jakarta, kemarin. Ke depan kata Boy, jika dari hasil pemeriksaan nanti ditemukan cukup bukti perihal keterlibatan mereka dalam kegiatan aksi terorisme, maka keenam terduga teroris tersebut akan ditetapkan sebagai tersangka serta dilakukan penahanan, pasalanya bersamaan dengan penangkapan mereka Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri berhasil menyita beberap barang bukti seperti 2 buah senjata api jenis MK-3 satu buah, NNC satu buah, 1 buah granat nanas berikut pelontarnya, 7 buah magazin, dan amunisi yang berjumlah kurang lebih 10. ribu butir, serta satu buah buku petunjuk cara membuat bom di rumah tersebut.”Jadi sesuai dengan Hukum Acara UU No. 15 Tahun 2003 Tentang Terorisme, ada waktu 7 x24 jam untuk memperoleh bukti cukup untuk menduga seseorang terlibat tindak pidana terorisme,”terang Boy. (ant)

JAKARTA - Mabes Polri menduga kelompok teroris di Depok, Jabar dan Tambora, Jakbar terkait dengan jaringan lama yang sudah beroperasi di Solo (Jateng), Bekasi (Jabar) dan Pondok Bambu (Jakti). ‘’Perkembangan teroris, kita menemukan jaringan Toriq diduga terkait kegiatan teror sebelumnya, seperti bom buku,” kata Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol. Sutarman di Jakarta, kemarin. Sutarman mengatakan pihaknya masih menelusuri jaringan teroris Beji di Depok dan Tambora, termasuk para pelaku yang belum tertangkap. Terkait seorang pria yang

mengaku sebagai tersangka teroris Toriq menyerahkan diri ke polisi, Sutarman berharap tindakan itu, merupakan kesadaran sendiri untuk kembali ke jalan yang benar. Sutarman menegaskan polisi akan menegakkan hukum secara tegas terhadap kelompok yang menebar teror dengan cara menembak, membunuh maupun mengebom kepada masyarakat yang tidak berdosa. ‘’Tentu akan menindak tegas apapun resikonya,” ujar jenderal polisi bintang tiga tersebut. Kabareskrim menambahkan pelaku teror selalu mencari orang yang mendukung kegia-

tannya dan memiliki tujuan tertentu, namun jika disampaikan secara damai, tentunya pihak kepolisian tidak akan mengambil tindakan. Hingga saat ini, Sutarman belum dapat memastikan identitas korban luka berat akibat ledakan di Beji, Depok, yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jaktim. Orang Yang Sama Sementara itu, Karo Penmas Div. Humas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, terduga teroris

bom Depok yang dirawat di RS Polri diduga kuat bernama Yusuf Rizaldi alias Abu Toto merupakan orang yang sama dengan Anwar. Anwar maupun Yusuf memiliki profesi yang sama, yaitu sebagai penjual bubur. Kemudian sebelumnya, istri dan dua anak Yusuf sudah diamankan pihak kepolisian. Selain itu, anak dan istri Yusuf sebelumnya sudah datang ke Rumah Sakit Polri dan anaknya sudah diambil sampel DNA. Hal yang meyakinkan

bahwa Anwar dan Yusuf adalah orang yang sama, sejak peristiwa ledakan bom di Depok (8/9) tidak pernah terlihat lagi, kemudian ada orang yang mengenali bahwa sepeda motor yang terparkir di depan lokasi kejadian merupakan milik Yusuf. ‘’Upaya pemeriksaan mengenai jati diri khususnya melalui identifikasi oleh tim DVI saat ini masih berjalan, jadi belum ada hasil pemeriksaan DNA,” kata Boy. Tim DVI masih memerlukan beberapa sampel lagi. ‘’Jadi baru memperoleh satu. Masih diupayakan ada sampel lagi untuk memastikan identitas terduga teroris,’’ katanya. (ant)

Hanya Tujuh Parpol

Masuk Parlemen

Suluh Indonesia/ant

PEMBUKAAN PON - Suasana pesta kembang api saat pembukaan PON XVIII di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, kemarin. Perhelatan bidang olahraga empat tahunan itu berlangsung 9-20 September 2012.

JAKARTA - Ketatnya ketentuan Undangundang dan verifikasi partai politik di Komisi Pemilihan Umum, diprediksi membuat jumlah parpol yang bertahan di DPR berkurang. Jumlah sembilan parpol yang saat ini berada di DPR dinilai akan berkurang menjai tujuh partai saja. Wakil Ketua Komisi II DPR Abdul Hakam Naja mengatakan naiknya angka ambang batas masuk DPR/parliamentary threshold (PT dari 2,5 menjadi 3,5 persen pada Pemilu 2014 menjadi salah satu penyebabnya. Selain itu, ketatnya verifikasi parpol di KPU seperti yang disyaratkan UU telah membuat jumlah parpol menyusut. Saat ini saja, kata Hakam Naja sudah 12 parpol gugur dalam verifikasi administrasi oleh KPU. “Dari 46 Partai yang sebelumnya mendaftar di KPU, setelah KPU kemarin melakukan verikasi kelengkapan 17 persyaratan, kini tinggal 34 parpol yang dianggap berkasnya lengkap dan lolos pendaftaran,” kata Hakam Naja di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Terbenturnya 12 partai itu karena tidak memenuhi 17 persyaratan seperti yang dimita KPU, antara lain soal KTA, dokumen daftar anggota, kepengurusan tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan kecamatan, dokumen kepemilikan kantor tetap di setiap tingkat kepengurusan, dan nomor rekening. Ia menambahkan, kemungkinan partai yang gugur di KPU bisa bertambah lagi di tahap berikutnya yaitu verifikasi faktual. ‘’Bisa jadi separuhnya yang lolos, dan yang akan mengikuti tahapan pemilu legislatif,’’ jelasnya. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Rabu 12 September 2012

2

K ilas Lebaran Betawi CALON Gubernur pejabat kini DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke) dan calon wakil gubernur Nachrowi Ramli (Nara) menghadiri perayaan Lebaran Betawi yang digelar di Lapangan Eks Djabesmen Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelapagading, Jakut. Menurut Foke, inti dari perayaan Lebaran Betawi adalah mempererat perbedaan di antara kita dan menyatukannya untuk membangun Jakarta. Fauzi mengungkapkan, acara perayaan Lebaran Betawi tersebut akan berlangsung selama dua hari, yaitu mulai hari ini dan Selasa (11/9). Menurut Fauzi, Lebaran Betawi telah diselenggarakan selama bertahun-tahun di Jakarta dan banyak manfaat yang bisa diperoleh dari perayaan tersebut. Sejak awal dibangunnya Pelabuhan Sunda Kelapa, kata Foke, warga multi etnis sudah banyak terlihat di Jakarta, bahkan dari dunia internasional. Pada kesempatan yang sama, Nachrowi menambahkan Lebaran Betawi itu digelar dengan tujuan melestarikan budaya Betawi. (kmb)

Sekolah Inklusi PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mengembangkan sekolah inklusi agar anak-anak berkebutuhan khusus memperoleh hak yang sama untuk belajar. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, pendidikan merupakan prioritas utama dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Tentu saja kita ingin lebih maju bersama-sama di masa depan dalam mewujudkan sekolah inklusi. Fauzi mengungkapkan siswa berkebutuhan khusus harus mendapat perlakuan sama dengan siswa lainnya di sekolah-sekolah reguler. Menurut Foke, penting sekali membina kebersamaan demi memajukan pendidikan di kalangan siswa berkebutuhan khusus. Mereka (siswa berkebutuhan khusus) harus memperoleh perlakuan yang sama dengan siswa lainnya di sekolahsekolah reguler. Saat ini, Fauzi menambahkan, sudah terdapat sebanyak 476 sekolah inklusi di Jakarta yang terdiri dari 176 sekolah negeri dan 300 sekolah swasta. Selain sekolah inklusi, sambung Fauzi, Pemprov DKI juga akan terus mengembangkan program wajib belajar 12 tahun dan program pendidikan gratis. (kmb)

Kapolda Bahas Teroris KAPOLDA Metro Jaya Irjen Pol. Untung S Rajab mengundang para wali kota dan bupati yang berada di wilayah hukum Jakarta, guna membahas ancaman aksi teroris dan koordinasi keamanan situasi. Menurut Kapolda, tindak kejahatan bersumber dari ketidakpekaan pemerintahan pada tingkat RW atau RT. Untung mengatakan pihaknya mengundang para kepala daerah yang berada di hukum Polda Metro Jaya dalam rangka meningkatkan koordinasi lintas sektoral. Jenderal polisi bintang dua itu, meminta para kepala daerah mengoptimalkan peranan ketua RW dan RT, untuk mendeteksi secara dini keberadaan masyarakat pendatang baru di lingkungannya. Pihak pengurus RW maupun RT harus memperhatikan ciri khusus terhadap warga pendatang baru yang masuk ke lingkungannya, seperti tidak melaporkan identitas, tidak bersosialisasi dan berkeliaran pada malam hari. Mantan Kapolda Jawa Timur itu, menjelaskan keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama antara kepolisian, instansi terkait dan masyarakat. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

KAMPUNG KREATIF - Sejumlah warga melintas di depan mural di tembok-tembok rumah di Bacili (Bantaran Ciliwung), Kebun Baru, Tebet, Jakarta Selatan, kemarin. Kampung kreatif tersebut merupakan inisiatif warga agar daerah tempat tinggalnya tidak kelihatan kumuh.

Ambruk Empat Bulan Lalu

SDN Cipinangbesar Terabaikan JAKARTA - Atap sekolah dasar negeri (SDN) Cipinangbesar Selatan 20 yang ambruk sejak Juni lalu hingga kini belum juga diperbaiki. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa di sekolah tersebut menjadi terganggu. Pantauan beritajakarta.com di lapangan, saat ini atap enam ruang kelas tersebut hanya bisa digunakan untuk kegiatan ekstrakurikuler siswa seperti pramuka, tari, senam, dan sebagainya. Sedangkan untuk

kegiatan belajar siswa dipindahkan ke ruang kelas lain dan waktunya dialihkan ke siang hari. Sutarjo, salah seorang guru kelas 3, mengaku tidak mengetahui kapan atap sekolah yang ambruk itu akan diperbaiki. Ia cuma bisa berharap, instansi terkait segera memperbaikinya sehingga siswa dapat mengikuti KBM seperti biasa, yakni di pagi hari. ‘’Saya belum tahu kapan akan direhab, maunya sih secepatnya. Kare-

na siswa dan orangtua murid banyak yang mengeluh sekolah di siang hari. Siswa jadi tidak maksimal belajar, mereka mengantuk. Orangtua murid juga banyak yang bertanya-tanya ke kami kapan atap yang ambruk tersebut diperbaiki,” ujar Sutarjo. Ilham (13), siswa kelas 6 mengaku tidak nyaman dengan KBM di siang hari. Ia juga berharap, sekolahnya segera direhab agar KBM normal kembali. ‘’Kami merasa terganggu bela-

Eceng Gondok JAKARTA - Musim kemarau yang melanda ibu kota selama beberapa bulan terakhir mengakibatkan pertumbuhan eceng gondok di Banjir Kanal Timur (BKT) tidak terkendali. ‘’Sebanyak 80 truk telah dikerahkan untuk mengangkut tumbuhan air dari aliran pengendali banjir tersebut,’’ kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKT, Monang Ritonga di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, pengangkatan eceng gondok dilakukan sejak Agustus lalu dengan mengerahkan sebanyak tiga eskavator. Eceng gondok yang berhasil diangkut mencapai 80 truk dan dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. ‘’Eceng gondok banyak tumbuh di wilayah Rorotan hingga Marunda di sepanjang kurang lebih 5 kilometer ali-

Dijadikan Tersangka pasal terkait suap UUNomor 20 Tahun 2001 atas Perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Sufyan menjelaskan, Yanto mengaku menerima uang sebesar Rp 40 juta dari bandar narkoba, untuk mengeluarkan narkoba 351 kilogram dari Tanjung Priok. Seharusnya, Yanto menyerahkan uang sebesar Rp40 juta kepada HND untuk menyuap pegawai Bea Cukai Priok, namun tersangka Yanto hanya memberikan uang Rp 6 juta. ‘’Sisa uangnya digunakan untuk kebutuhan sendiri,” katanya. Sebelumnya, petugas Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu seberat 351 kilogram dan menangkap lima tersangka, berinisial AK, DR, MW alias A dan seorang warga Malaysia, EWH alias J, serta impotirnya, Ptr pada beberapa lokasi di Jakarta dan sekitarnya, beberapa waktu lalu. (ant)

Segera Diperbaiki Suluh Indonesia/ant

SURAT SUARA - Petugas menyortir surat suara Pilkada DKI putaran kedua di Kelurahan Petojo, Jakarta Pusat, kemarin. KPU DKI menyebutkan jumlah DPT untuk putaran kedua ini mengalami penambahan.

Kebakaran Mengintai Warga Jakarta Abdul Karim, menampik tudingan terjadinya kebakaran terutama selama Ramadhan ada kaitannya dengan isu politik pelaksanaan pilkada DKI Jakarta. ‘’Kami terus melalukan sosialisasi kepada masyarakat untuk pencegahan terjadinya kebakaran. Selain itu tak mungkin ada warga yang ingin rumahnya terbakar,” ujarnya. Untuk melakukan pemadaman terjadinya kebakaran, pi-

haknya sering mengalami hambatan di lapangan antara lain kemacetan lalu lintas, adanya portal yang dipasang untuk memasuki ke permukiman warga, banyak badan jalan dijadikan parkir mobil, banyak gang sempit ke lokasi pemadaman, petugas keamanan seperti dari kepolisian jumlahnya sangat terbatas. ‘’Kami mengimbau masyarakat bergabung dalam Barisan Sukarelawan Pemadam

ran BKT,” ujar Monang. Pertumbuhan eceng gondok, lanjut Monang, semakin cepat saat musim kemarau. Namun terlepas daripada sisi negatif, keberadaan tumbuhan rambatan air ini bermanfaat untuk membersihkan air. Kotoran akan tersaring sebelum sebelum mengalir ke laut. ‘’Sekitar 3,5 kilometer menuju laut air BKT cukup bersih. Tapi, pengangkutan akan tetap dilakukan,” tuturnya. Menanggapi persoalan ini, anggota DPRD DKI Ahmad Husin Alaydrus mengungkapkan pembersihan eceng gondok di aliran BKT harus segera dilakukan. Hal itu sesuai prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim hujan di Jakarta akan terjadi pada pertengahan Oktober mendatang. Dengan diangkutnya tanaman itu, kata dia, kapasitas air yang mengalir akan maksimal. (ant)

Jembatan Cinta

Kemarau Panjang

KEPALA Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat Abdul Karim mengatakan, sejak Januari hingga 10 September 2012 telah terjadi 152 peristiwa kebakaran di wilayah itu yang umumnya disebabkan hubungan arus pendek listrik.

sehingga Januari dapat digunakan kembali,” ungkapnya tanpa menyebutkan berapa anggaran yang diusulkan. Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan memastikan tidak ada lagi sarana pendidikan di DKI Jakarta yang tidak layak digunakan. Bahkan, Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan dana luar biasanya untuk memperbaiki infrastruktur terkait dengan pendidikan ini. (kmb)

KBT Dipenuhi

Petugas Karantina JAKARTA - Polda Metro Jaya menetapkan tersangka terhadap petugas Balai Karantina Tanjung Priok, Jakarta Utara, berinisial HND yang diduga menerima uang suap untuk mengeluarkan narkoba jenis sabu seberat 351 kilogram. ‘’Tersangka diduga menerima sejumlah uang dari Yanto, untuk mengeluarkan sabu dari Pelabuhan Tanjung Priok,” kata Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Sufyan Syarif di Jakarta, kemarin. Awalnya, petugas menangkap tersangka yang diduga memberi suap, yakni Yanto di Indramayu, Jabar. Yanto mengaku kepada penyidik, menyerahkan sejumlah kepada HND sebagai biaya untuk mengeluarkan paket barang makanan ikan arwana yang berisi sabu seberat 351 kilogram. Selanjutnya, penyidik menahan HND berdasarkan pengakuan dari Yanto sebagai pemberi uang suap. ‘’Keduanya sudah ditahan untuk diproses lebih lanjut,” ujar Sufyan. Kedua tersangka dikenakan

jar di siang hari dan tidak bisa konsentrasi. Harusnya gedung sekolah ini cepat dibangun agar kegiatan belajar lebih maksimal,” tuturnya. Kasudin Pendidikan Dasar Jakarta Timur, Nasrudin, mengatakan, anggaran perbaikan atap sekolah yang ambruk tersebut sudah diusulkan melalui anggaran biaya tambahan (ABT) 2012. ‘’Sudah kita usulkan untuk program ABT 2012. Ditargetkan akhir Desember sudah diperbaiki

Kebakaran (Balakar), segera lapor jika terjadi kebakaran dan pelanggan patuh menggunakan alat-alat listrik sesuai standar,” katanya. PLN Distribusi JakartaTangerang dan Suku Dinas Pemadam Kebakaran & Penanggulangan Bencana Jakarta Barat meminta masyarakat untuk menggunakan peralatan listrik sesuai standar untuk mengantisipasi sering terjadinya kebakaran akibat hubungan arus pendek listrik. Iwan Darwin dari PLN Distribusi Jakarta-Tangerang mengatakan, ada beberapa faktor utama penyebab sering terjadinya kebakaran di DKI Jakarta

yakni pemasangan dan penggunaan alat listrik seperti kabel, stop kontak yang tidak sesuai standar. Pemakaian kabel yang tidak sesuai standar, misalnya, kabel untuk audio dipakai untuk kabel listrik atau sering mengotak-atik sendiri MCB ketika listrik sering “ngejepret” turun. ‘’Penggunaan kabel yang salah biasa menyebabkan arus listrik bocor sehingga mudah berhubungan dengan udara diluar dan benda yang berpotensi percikan api,” kata Irwan. PLN hanya mempunyai kewenangan pengawasan dan pengamanan sebatas pada pemasangan alat listrik mulai dari

gardu listrik PLN sampai pada MCB yang dipasang di tempat pelanggan. Sementara kewenangan pelanggan menjaga keselamatan dengan menggunakan alat yang sesuai standar mulai dari kabel dan perlengkapan setelah MCB ke kabel dan alat lainnya yang dipakai pelanggan. Mengenai maraknya adanya sambungan listrik dari rumah warga ke rumah atau hunian lainnya, Iwan menambahkan, hal seperti itu melanggar ketentuan karena bisa menyebabkan terjadinya kebakaran, karena pemasangan jaringan listrik sesuai dengan kapasitas yang diminta. (ant)

JAKARTA - Jembatan Cinta yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribuselatan, yang mengalami rusak berat segera diperbaiki Pemprov DKI dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp 7,45 miliar. Diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama perbaikan jembatan itu sudah rampung, sehingga bisa meningkatkan kunjungan wisatawan di Kepulauan Seribu. Saat ini kondisi jembatan tersebut dalam keadaan rusak, lantaran papan pijakannya banyak yang berlubang dan hilang, serta kayunya sudah lapuk dimakan rayap. Kondisi tersebut diperparah dengan sering terbakarnya jembatan itu yang diduga dari puntung rokok yang masih menyala. Kasudin Pekerjaan Umum (PU) Kepulauan Seribu, Sorimuda Harahap mengatakan, rencananya

pertengahan bulan September Jembatan Cinta akan mulai diperbaiki dan ditargetkan rampung pada 15 Desember mendatang dengan nilai pagu dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) sebesar Rp 7,45 miliar. Saat ini pemenang lelang tengah menunggu masa sanggah selama lima hari. “Jembatan itu diperbaiki bukan karena terbakar, tapi memang sebelumnya masuk dalam rencana perbaikan tahun 2011, tapi dilaksanakannya tahun 2012,” ujar Sorimuda, Selasa (11/9). Ditambahkannya, agar lebih kuat jembatan itu akan dibuat dengan material beton, bukan dibuat dari bahan kayu seperti sebelumnya. ‘’Jembatan Cinta memiliki panjang sekitar 800 meter dan lebar 2 meter. Sebelumnya pada tahun 2011, jembatan itu sudah diperbaiki dengan cara dibeton sepanjang 174 meter. Sedangkan, sisanya 626 meter akan dibeton seluruhnya pada tahun ini,” katanya. (kmb)


Metr politan

3

Suluh Indonesia, Rabu 12 September 2012

Parpol di Parlemen

Bisa Ajukan Capres JAKARTA - Partai politik yang lolos parlemen sebaiknya berhak mengusung calon presiden sehingga munculnya capres alternatif akan terbuka luas. ‘’Masyarakat harus mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan memilih capres yang terbaik,” kata Direktur Indo Barometer M Qodari di Jakarta, kemarin. Ia menyambut positif langkah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menggulirkan pencapresan Presiden PKS Luthfi Hasan. ‘’Ini setidaknya PKS sudah membuka munculnya wacana capres alternatif,” kata Qodari. PKS bisa menjadi pelopor bagi partai menengah dalam mengusung capres sendiri. Dia menjelaskan, jika tidak maka kemauan dari partai politik akan munculnya capres alternatif sulit diwujudkan. Qodari memprediksi kalau kemauan politik parpol tidak berubah maka Pilpres 2014

hanya akan menyodorkan capres dalam jumlah yang terbatas. Bahkan mungkin yang akan diajukan adalah figur-figur lama. ‘’Karena itu penting untuk mendorong partai-partai mau menawarkan capres yang lebih beragam, sehingga masyarakat mempunyai banyak pilihan,” kata Qodari. Peluang munculnya capres alternatif, lanjut Qodari, akan otomatis terbuka kalau setiap parpol bisa mengusung capres sendiri. Karena itu, Qodari melihat akan lebih baik jika presiden threshold (ambang batas dukungan untuk mengusung capres) disamakan dengan besaran parliamentary threshold (ambang batas parlemen). ‘’Jadi parpol yang bisa lolos ke parlemen, secara otomatis bisa mengusung capres sendiri,” ungkap dia. Menjawab seputar akan munculnya capres yang banyak, Qodari mengatakan, hal itu tidak ada masalah. (har)

DPR Didorong Suluh Indonesia/ant

PEROKOK MENINGKAT - Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi (kiri), Wakil WHO untuk Indonesia Khanchit Limpakarnjanarat (tengah) dan Anggota Komisi IX DPR RI Subagyo Partodihardjo saat peluncuran buku Global Adult Tobbacco Survey (GATS) Indonesia Report 2011, di Kantor Kemenkes, Jakarta, kemarin

UU Daerah Tanpa DPD

Dinilai Inkonstitusional JAKARTA - Pakar hukum tata negara Refly Harun menegaskan semua Undang-undang yang berkaitan dengan daerah yang pembahasannya tidak melibatkan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) maka menjadi produk yang inkonstitusional. ‘’Jadi semua UU yang berkaitan dengan daerah namun pembahasannya tidak melibatkan itu menjadi UU Inkonstitusional,” katanya di Jakarta, kemarin. Lebih lanjut Refly menjelaskan berdasarkan pasal 22 D

ayat (2) menegaskan bahwa DPD ikut membahas RUU yang berkaitan dengan otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, pemekaran, pembentukan, dan penggabungan daerah pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya serta perimbangan keuangan pusat dan daerah. Karena itu tambah Refly hal ini jelas pembahasannya harus melibatkan DPD. ‘’Persoalannya ketika undang-undang yang berkaitan dengan pasal 22 D dan DPD tidak ikut mem-

bahas, bisa dikatakan UU itu inkonstitusional—tapi apakah uu itu batal demi hukum? Itu masalah lain,” tambah Refly. Sementara itu, DPD RI segera mengajukan uji materi terhadap UU Bo 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Perpu serta UU No 27 tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD guna penguatan kelembagaan DPD RI. ‘’Kemungkinan besar kami akan mengajukannya pada pekan depan. Saat ini kami sedang melakukan finalisasi materinya dengan tim

litigasi,” kata Ketua Tim Litigasi Uji Materi DPD RI, I Wayan Sudirta. Menurut Sudirta, uji materi yang akan diajukan Tim Litigasi DPD RI untuk meminta penjelasan dan tafsir dari Mahkamah Konstitusi terhadap kewenangan DPD seperti yang tercantum dalam pasal 22D UU NRI 1945. Pada pasal 22D ayat (1) UUD NRI 1945, menurut dia, menyebutkan DPD RI dapat mengajukan RUU yang terkait dengan otonomi daerah, hubun-

gan pusat dan daerah, pembentukan dan pemekaran serta penggabungan daerah, pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya, serta yang berkaitan dengan perimbangan keuangan pusat dan daerah. Pada pasal (2) menyebutkan, DPD RI ikut membahas RUU yang berkaitan dengan otonomi daerah; hubungan pusat dan daerah; pembentukan, pemekaran, dan penggabungan daerah; pengelolaan sumber daya alam, dll. (ant)

Moratorium Kunker JAKARTA - Fraksi PDI Perjuangan DPR RI mendorong DPR segera melakukan moratorium kunjungan-kunjungan kerja legislator ke luar negeri untuk tujuan studi banding yang dinilai kurang penting sebagaimana tuntutan masyarakat saat ini. Ketua Fraksi PDIP DPR RI Puan Maharani menuturkan bahwa sebagai langkah awal pihaknya akan melarang para anggota fraksi turut serta kunjungan kerja ke luar negeri tersebut. ‘’Kami setuju adanya moratorium kunker ke luar negeri itu,” ujar Puan. Dikemukakannya bahwa berbagai aspirasi masyarakat yang menghendaki agar DPR segera menghentikan berbagai kunjungan kerja anggotanya ke luar negeri untuk tujuan studi banding itu akan menjadi bahan introspeksi internal FPDIP.

Puan menegaskan bahwa sepanjang tidak ada signifikansi dan urgensinya sama sekali untuk kunjungan ke luar negeri maka hal tersebut sama maknanya dengan pemborosan anggaran negara. Namun demikian, Puan menambahkan, terhadap muhibah antarparlemen yang menjadi tugas-tugas Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR dalam menjalin kerja sama dengan parlemen negara-negara lainnya tentunya tetap diperkenankan. Sebelumnya, beberapa anggota Baleg DPR kembali melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, yakni ke Denmark dan Turki, untuk studi banding dalam rangka penyusunan revisi UU tentang PMI. Tujuan kunker itu diantaranya untuk mencari lambang palang merah yang akan digunakan Indonesia. (har)

KI LAWANG PENDEKAR DARI GUNUNG CIREMAI

Ki Lawang yang merupakan pendekar dari gunung Ciremai dengan keahliannya siap memberikan kekebalan, kejantanan dan persugihan. Disamping itu Ki Lawang juga membuka konsultasi spiritual healing yang meliputi: ramal, hipnoterapi, susuk, buka aura, problema rumah tangga,

harmonisasi rumah tangga, karier, kedudukan atau jabatan dan ruwatan. Ki Lawang sudah menekuni profesinya sebagai paranormal sejak masih kecil tepatnya sejak duduk dibangku kelas 6 Sekolah Dasar. Ki Lawang pun berasal dari keluarga kesepuhan yang sudah

tiga turunan memawarisi keahlihan paranormal secara turun temurun dan Ki Lawang merupakan keturunan kesepuhan yang ke empat yang menyandang ilmu ini. Saat ini Ki Lawang ikut ke anggotaan Forum Komunikasi Paranormal dan Pengobatan Alternatif Indonesia (FKPPAI), sebuah perkumpulan yang mewadahi paranormal sebagai profesi yang profesional. Ki Lawang berkisah bahwa, suatu hari pernah didatangi oleh pasien yang menginginkan pesugihan seperti beliau tuturkan sebagai berikut “ Saya pernah menolong orang susah, orang tersebut mau minta pesugihan, tapi saya melarang, akan tetapi orang tersebut tetap ngotot mau pesugihan,

sehingga saya tetap melayani orang tersebut dan Alhamdulilah pesugihan tersebut membuahkan hasil yang memuaskan, sampai sekarang hidupnya lebih dari cukup bahkan bisa dikatakan makmur” Saat ini Ki Lawang membuka praktek dan bisa ditemui di Kampung Pabuaran Rt 005/003 Jatirangon kecamatan Jatisampurna Bekasi. Dengan motto “Kekuatan Hati Dapat Mengalahkan Segalanya Yakin dan Optimis Pasti Ada Solusi dan Jalan Keluar”. Ki Lawang siap memberikan solusi terhadap permasalahan permasalahan anda. Segera hubungi Ki Lawang atau datang langsung pada alamat yang tertera di bawah ini:

Alamat : Kampung Pabuaran RT.005 RW.003 Kelurahan Jatirangon Kec. Jatisampurna. Bekasi Telepone : 082125543191/083897820558 C.004522-Adv


Megap litan

Suluh Indonesia, Rabu 12 September 2012

4

L intas Ditemukan Mayat Wanita LAGI-LAGI masyarakat kota Tangsel digegerkan dengan penemuan sesosok mayat dengan kondisi yang mengenaskan. Kali ini mayat merupakan wanita yang ditemukan dalam kondisi telanjang di Kelurahan Pondok Jaya, RT 003/01, Kecamatan Pondok Aren, Tangsel, kemarin. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah dalam kondisi membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap. Warga menduga, wanita malang itu merupakan korban pemerkosaan yang dibunuh dilokasi. Awal terkuaknya keberadaan mayat wanita tersebut bermula dari keresahan Katong (53), pemilik warung Asem dilokasi, yang mencium aroma tak sedap disekitar warungnya sejak dua hari terakhir. Menurutnya, awalnya mengira bau bangkai tikus atau kucing. Setelah dicari, ternyata ada mayat wanita yang sudah membusuk di rumah kosong dibelakang warung. Selain sudah membusuk, jasad wanita tersebut juga dalam kondisi telanjang, sehingga diduga kuat mayat tersebut merupakan korban pemerkosaan. (nov)

ABG Tewas di Hutan Pinus SOSOK mayat wanita misterius berjenis kelamin perempuan yang diperkirakan berumur belasan tahun (ABG), ditemukan warga tergeletak kaku di tepi hutan pinus, di Kampung Lengkong, Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, kemarin. Dari hasil pemeriksaan polisi, diduga wanita malang ini adalah korban pemerkosaan dan pembunuhan kemudian mayatnya oleh pelaku sengaja dibuang di tepian hutan. Wakapolsek Leuwiliang, AKP I Nyoman Saputra, mengatakan, pihaknya saat ini masih menyelidiki kasus tersebut. Namun dari hasil pemeriksaan semntara, polisi menduga bahwa wanita malang itu adalah korban pemerkosaan dan pembunuhan. “Kita menemukan bercak darah di sekitar kemaluan korban, serta luka lebam pada bagian leher akibat hantaman benda tumpul,” terangnya. Guna proses penyelidikan lebih lanjut, jasad korban langsung dibawa ke RS Kramatjati, Jakarta untuk dilakukan outopsi.(bas)

Kritis Ditabrak Motor RAHMAWATI, bocah berusia delapan tahun mengalami luka parah dibagian kepala setelah ditabrak pengendara motor, di Jalan Raya Puncak, Desa Gadog, Kabupaten Bogor, kemarin. Warga Kampung Nagrog RT02/RW02, Desa Suka Mahi, Kecamatan Megamendung, Kab.Bogor itu harus menjalani perawatan intensif di RSUD Ciawi. “Dia lagi main bersama teman-temannya, tiba-tiba ditabrak motor,” sesal Ida, ibu korban. Sementara itu, dari pengakuan sipengendara motor, Helmi, saat itu dia melintas dengan kecpatan sedang di Jalan Raya Puncak. Namun secara tiba-tiba sianak nyelonong menyebrang jalan. “Sebetulmnya saya sudah berusaha menghindar, tapi anak itu malah menubruk motor saya,” ungkapnya. Untuk itu, harapnya, kasus kecelakaan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. “Yah, namanya juga lagi apes Mas, biar bagimanapun namaya anak-anak, tetap saja kita yang disalahkan,” ujarnya pasrah.(bas)

Suluh Indonesia/ant

BELAJAR DI BALAI DESA - Sejumlah murid kelas 5 SD negeri 08 Ciapus belajar di lantai Balai Desa Sukamulya, Ciomas, Bogor, Jabar, kemarin. Murid SD negeri 08 Ciapus tersebut terpaksa belajar di balai desa karena gedung sekolah rusak berat akibat angin puting beliung dua hari lalu.

Hujan Angin di Bogor

Rusak Ratusan Rumah BOGOR - Hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Bogor dan menyebabkan ratusan rumah rusak. ‘’Laporan yang kami terima kerusakan terjadi di dua desa di Kecamatan Ciomas yakni Desa Sukamakmur dan Desa Sukaharja,” kata Kepala Komunikasi dan Informasi Publik, Pemerintah Kabupaten Bogor, Erwin Suriana di Bogor, kemarin. Berdasarkan data dari

Suluh Indonesia/ant

TUTUP JALAN - Warga kampung Rancagong RT 03/07 menutup jalan Veteran yang rusak sejak beberapa tahun lalu dengan pohon pisang sepanjang 500 meter di Rancagong, Legok, Kabupaten Tangerang, kemarin.

Waspadai

Pemanfaatan Sentimen Agama KEPALA Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, H. Machasin menyatakan, dewasa ini kerap muncul konflik yang pada awalnya sebagai dampak ketimpangan sosial dan ketidakadilan ekonomi yang sering memanfaatkan sentimen keagamaan. Pernyataan Machasin tersebut disampaikan ketika membacakan sambutan Menteri Agama Suryadharma Ali pada pembukaan simposium “Peran Strategis Pendidikan Agama dalam Pembangunan Budaya Damai” yang dihadiri peserta dari kawasan Asia Tenggara dan Australiadi Bogor. Simposium itu sendiri berlangsung 10-12 September 2012, yang dinilai kalangan peserta sangat tepat berkaitan dengan maraknya aksi kekerasan atas nama agama dan lahirnya kelompok-kelompok garis keras. Namun Machasin menolak bahwa acara tersebut diselenggarakan berkait maraknya aksi kekerasan dewasa ini.

Sebab, simposium itu dinilai penting untuk membahas pengembangan budaya damai dan peran pendidikan agama yang menjadi isu internasional sejak dua dekade terakhir ini. Budaya damai, kata dia, berdasarkan resolusi PBB tahun 1998, adalah suatu pendekatan untuk mencegah konflik dan kekerasan dan sebagai alternatif dari budaya perang dan kekerasan, yang didasarkan atas: pendidikan perdamaian, promosi pembangunan sosial dan ekonomi berkelanjutan, penghormatan terhadap hak-hak asasi manusia, kesetaraan jender, partisipasi ekonomi, toleransi, kebebasan informasi, dan pengurangan senjata.

Pemanfaatan sentimen agama, lanjut dia, bukan satu-satunya sumber konflik. Dewasa ini terdapat sejumlah permasalahan dalam bidang pembangunan agama, antara lain, kesenjangan antar-nilai ajaran agama dengan pemahaman para pemeluknya. Tingginya semangat keberagaman masyarakat pada satu sisi belum diimbangi dengan pemahaman yang memadai. Kesenjangan antarpengetahuan agama dan pengalamannya yang tercermin dalam sikap dan perilaku, katanya. Harmonisasi Sementara itu, ia menjelaskan, harmonisasi kehidupan beragama di dalam masyarakat Indonesia belum sepenuhnya dapat diwujudkan sebagai akibat munculnya ketegangan sosial yang sering melahirkan konflik intern dan antarumat beragama, termasuk konflik yang awalnya sebagai ketimpangan sosial seringkali memanfaatkan senitmen agama. (ant)

BPBD kerusakan terjadi di Desa Sukamakmur sebanyak 365 rusak dengan klasifikasi 63 unit rumah rusak berat, 271 rusak sedang dan 31 rusak ringan. Sedangkan di Desa Sukaharja sebanyak 120 rumah yang terdiri dari 118 rusak sedang dan dua rusak berat. ‘’Tim BPBD, PMI dan relawan sudah turun ke lokasi sejak semalam untuk tanggap darurat bencana,” kata Erwin. Erwin menambahkan tidak

ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Situasi terakhir warga yang rumahnya rusak berat mengungsi ke rumah sanak saudaranya. Sementara itu, hujan lebat disertai angin kencang merata terjadi di wilayah Bogor baik kota maupun kabupaten. Sejumlah kejadian alam terjadi, seperti di Kota Bogor puluhan pohon tumbang diterjang angin dan hujan lebat. Pohon berukuran cukup be-

sar di depan Reginan Pacis atau depan Istana Bogor tumbang, begitu juga di depan Mesjid Raya dan Jalan Baru dekat perumahan Yasmin. Selain pohon tumbang, longsor juga terjadi di Kelurahan Pasirjaya dan Paledang. ‘’Tidak ada korban jiwa, hanya korban materi karena rumahnya rusak terbawa longsor,” kata Komandan Regu UPTD Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota

Bogor, Djaya. Kepala Seksi Data dan Informasi BMG Bogor Hendri Antoro mengungkapkan, seperti yang kita prediksi, untuk wilayah Bogor saat ini memang mulai memasuki musim pancaroba, yakni dari musim kemarau ke hujan. Untuk itu kita imbau agar warga terus berhati-hati dan terus waspada akan ancaman angin dan longsor. Khusunya yang terjadi pada sore hari. (bas)


pini

Suluh Indonesia, Rabu 12 September 2012

F OKUS Kualitas Pendidikan Menopang Kemajuan Bangsa dan Negara ANGSA yang maju adalah bangsa yang meletakkan dasar pendidikan tinggi yang benar. Pendidikan tinggi menjadi awal dari sikap kreatif yang akan memberikan berbagai temuan baru bagi perkembangan masyarakat. Sudah jelas, pendidikan tinggi yang maju ditopang oleh sistem yang baik dan benar. Banyak yang menyebutkan bahwa berhasilnya negara-negara berkembang menyalip beberapa negara maju dalam mengekspos pengetahuan dan teknologi, disebabkan oleh keberhasilan negara itu melakukan riset. Itulah yang menjadi sumber, mengapa Korea Selatan misalnya, mampu bersaing dengan Amerika Serikat dalam perangkat lunak komputer. Tidak lain, karena riset teknologi mereka dikembangkan secara baik dan benar di perguruan tinggi. Landasan dasarnya tentu saja kerja keras dan kejujuran. Indonesia sering dikomentari bahwa bangsa kita sering tertinggal dari negara-negara lain dalam mengembangkan peradaban. Ini disebabkan tidak mampunyai kemampuan menghargai riset, terutama di perguruan tinggi. Dana riset sukar didapat. Bahkan kalaupun keuangan perguruan tinggi pas-pasan, pihak swasta yang memiliki dana memadai, terkesan pelit dalam memberikan sumbangan. Padahal riset sangat dipentingkan untuk mengembangkan pemikiran, menemukan pemikiran baru atau memberikan gagasan alternatif dalam dinamika sosial. Teknologi baru, penyembuhan penyakit, cara menekan konflik dan sebagainya berasal dari sebuah pemikiran yang berbasis riset. Ini diperlukan karena masyarakat selalu berkembang dan selalu berubah. Perkembangan dan perubahan inilah yang harus selalu diikuti, untuk selanjutnya diantisipasi. Dengan konteks kenyataan seperti itu, kita menyambut baik akreditasi yang dilakukan terhadap program studi di perguruan tinggi. Sesungguhnya upaya ini tidaklah berbeda dengan sistem yang diterapkan sebelumnya yakni masalah status yang ada di perguruan tinggi. Apabila dulu kita mengenal status terdaftar, diakui dan disamakan, kini kita mengenal status terakreditasi atau tidak. Sering juga kita dengar sedang proses terakreditasi. Tujuannyaa sama yaitu meningkatkan kualitas perguruan tinggi. Dalam hal akreditasi, kini lebih menukik masuk ke wilayah program studi. Dengan langkah akreditasi itu, program studi dinilai kegiatan yang dilakukan, langkah kegiatan tersebut, kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki, kelancaran kegiatan akademis, kualitas kelulusan sampai dengan tanggapan dari pemakai lulusan. Intinya adalah sebuah keseriusan dalam mengelola pendidikan tinggi. Langkah akreditasi ini juga kita pandang bukan hanya sikap internal negara, tetapi juga merupakan langkah yang mengikuti dunia internasional. Tidak saja perguruan tinggi yang mendapatkan akreditasi, juga lembaga-lembaga lain. Sering kita mendengar bahwa dalam produkproduk ekspor harus memenuhi kriteria tertentu (ISO) agar bisa masuk ke pasaran negara lain. Ini pada intinya sama dengan akreditasi agar kualitas terjamin dan menguntungkan umat manusia. Produk perguruan tinggi pun demikian. Tidak hanya kualitas lulusannya yang bermutu, juga hasil penelitian dan gagasan yang dihasilkannya. Perguruan tinggi harus mampu menyumbangkan gagasan bermutu pada bidang seni, ilmu pengetahuan dan teknologi karena bidang-bidang inilah yang akan mampu membantu kehidupan umat manusia. Indonesia merupakan negara berkembang. Tentu saja kita memandang bukan perguruan tinggi saja sebagai soko guru dari kemajuan negara dan bangsa. Banyak komponen lainnya. Bahkan pada bidang pendidikian, kalau pendidikan dasar dan menengah kita tidak berjalan pada treknya yang benar, tidak akan mungkin mampu menghasilkan produk perguruan tinggi yang berkualitas. Seluruh komponen pendidikan kita harus bahu-membahu untuk menunjang kemajuan bangsa. ***

B

Bang D

el

Polri duga teroris Depok jaringan lama

5

Tantangan Akreditasi di Perguruan Tinggi AKREDITASI perguruan tinggi sering menjadi pembicaraan terutama di tingkat pengelola sistem pendidikan. Ia seolah menjadi bukti kekuatan penilaian, sekaligus legitimasi perguruan tinggi di tengah masyarakat. Dikatakan kekuatan, karena mengandung jenjang penilaian semisal A berarti segala tata cara, tugas dan kegiatan setiap program studi telah mendapatkan penilaian sangat bagus. Nilai B mempunyai grade yang lebih rendah, nilai C mempunyai lebih rendah lagi. Legitimasi ini mengandung karakter sosial, bahkan hukum. Semakin tinggi nilai akreditasi sebuah perguruan tinggi, ia akan mendapatkan kepercayaan masyarakat sehingga tidak ragu mengkuliahkan anak dan saudarasaudaranya di perguruan tinggi yang bersangkutan. Secara hukum, bagi perguruan tinggi yang sudah terakreditasi, boleh meluluskan mahasiswa. Yang belum terakreditasi, tidak boleh mengeluarkan ijazah, atau penandatanganan ijazah tidak dibolehkan. Program studi, sebagai unit yang menyelenggarakan pendidikan sesuai dengan pengkhususan kuliah, mempunyai tanggung jawab besar terhadap hal ini karena ‘nilai’ akreditasi berada pada unit ini. Dikaitkan dengan perubahan sosial, akreditasi boleh dikatakan sebagai upaya pemantapan institusi sesuai dengan perkembangan sistem sosial yang terjadi di seluruh dunia. Akreditasi, dengan demikian, merupakan pesan dan bukti kepada masyarakat dari sebuah lembaga akan kinerjanya di tengah perubahan jaman itu. Masyarakat sebagai stakeholder (pemangku kepentingan) itu seolah mendapatkan pertanggungjawaban dari lembaga akan kinerja yang telah dilakukannya sesuai dengan spesifikasi mereka. Dalam akreditasi misalnya, tidak hanya dilaporkan bagaimana kesungguhan kinerja dari awak lembaga itu dalam mewujudkan cita-cita dan rencana kerjanya (visi dan misi), tetapi juga segala prasarana yang dimiliki. Juga kemampuan sarana tersebut dalam menopang kinerja lembaga. Dilaporkan bagaimana hasil dari kinerjanya. Dalam hal perguruan tinggi, tanggapan dari pengguna produk prguruan tinggi tersebut serta tingkat kepuasan juga diminta tanggapannya. Hal seperti ini dilakukan karena di zaman yang berkembang dan serbacepat ini, selalu ada elemen negatif yang menguntit. Misalnya, lembaga palsu yang hanya terdengar namanya tetapi kemudian ternyata tidak mempunyai bentuk fisik dan tidak mempunyai daya kinerja. Atau ada lembaga yang semata-mata mencari keuntungan dari masyarakat tanpa mau melakukan langkah positif untuk memperbaiki produk keluarannya. Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia, juga di luar negeri. Pada masa

Oleh : Dwipa Abimanyu Akreditasi yang tergesa-gesa berpotensi mengambil dua dimensi dari rasionalitas formal, yaitu efisiensi dan penekanan pada kuantitas ketimbang kualitas. Efisiensi memang menekankan pada cara yang paling baik untuk mencapai tujuan. Akan tetapi, cara yang baling baik ini bisa tergelincir menjadi cara yang paling cepat, paling memenuhi persyaratan dan paling mudah. lalu misalnya, sering ada isu tentang lembaga pendidikan luar negeri yang memberikan hadiahhadiah gelar akdemis tanpa jelas juntrungannya. Di Indonesia, malah ada lembaga yang menawarkan gelar akademis mulai dari yang strata menengah sampai tertinggi (doktor), bahkan secara ngawur ‘gelar’ profesor pun ditawarkan ke instansi-instansi. Secara khusus, di Indonesia banyak juga dicurigai munculnya perguruan tinggi-perguruan tinggi yang didirikan dengan sikap pragmatis. Misalnya sengaja didirikan untuk mempercepat kelulusan mahasiswa sehingga mendapatkan gelar sarjana. Atau sebagai jalan pintas bagi mahasiswa yang drop out di perguruan tinggi lain. Fenomena demikian sering memunculkan sebutan perguruan tinggi emper toko yang kualitasnya sangat diragukan. Hal ini tentu sangat merugikan, tidak saja citra pendidikan tinggi tetapi juga masyarakat sendiri. Di Indonesia yang masyarakatnya demikian mengagungkan gelar formal dan nonformal, lembaga-lembaga seperti ini sering kali sukses meraih mangsa. Faktor Pemerintah Akreditasi dengan ‘penampakannya’ sebagai legitimasi dan hasil penilaian itu, sangatlah penting bagi pendidikan tinggi di Indonesia. Tujuannya tentu untuk menghindari kerugian-kerugian yang timbul kepada masyarakat serta

pencorengan citra pendidikan tinggi. Akan tetapi, persoalannya ternyata tidak segampang pelaksanaannya. Dalam beberapa pemberitaan media massa akhir-akhir ini, akreditasi perguruan tinggi tersebut justru mendapat tantangan dalam pelaksanaannya. Titik persoalannya ada di sektor pemerintah. Persoalan pertama adalah asesor, yakni pejabat yang akan melakukan penilaian untuk akreditasi itu diseluruh program studi yang ada di tanah air. Indonesia mempunyai ribuan perguruan tinggi (92 Perguruan Tinggi Negeri dan 3.124 Perguruan Tinggi Swasta) dengan belasan ribu program studi, di kedua kategori perguruan itu. Pemerintah sudah tentu harus menyediakan ribuan asesor untuk melakukan tugas penilaian. Karena akreditasi jatuh di program studi, maka apabila ada sekitar 15.000 program studi di Indonesia, paling tidak 5.000 asesor harus disiapkan, dengan berbagai persayaratannya. Tentu untuk menjadi asesor tidaklah sembarangan karena mereka yang telah mencapai jenjang pendidikan paling tinggi akademislah yang paling pantas megemban tugas ini. Disebutkan, pemerintah kelabakan dalam menyiapkan asesor ini. Akibatnya, program akrediktasi menjadi tidak lancar. Persoalan biaya untuk asesor ini juga menjadi pemikiran tersendiri yang sudah pasti akan memberatkan anggaran. Jelas faktor geografis dan luasnya

wilayah Indonesia juga menjadi faktor yang menambah kesulitan dan kelancaran pelaksanaan tugas akredikasi ini. Masalah kedua adalah sikap perguruan tinggi dalam rangka akreditasi ini. Karena akreditasi ini merupakan sebuah keharusan, sedangkan pihak perguruan tinggi tidak seluruhnya paripurna dalam mempersiapkan diri, maka upaya untuk terakreditasi ini menjadi langkah tergesa-gesa. Dalam keadaan tergesa-gesa itu, pihak perguruan tinggi sangat potensial terjebak dalam tindakan rasionalitas formal. Artinya memakai cara apa pun agar persyaratan terakreditasi itu terpenuhi. George Ritzer mengeluarkan konsepsi bagus tentang rasionalitas formal (bersandar pada pemikiran Max Weber), bahwa ada empat dimensi dalam kerangka rasionalitas formal itu yaitu efisiensi, kemampuan untuk diprediksi, menekankan kuantitas ketimbang kualitas, dan penggantian tenaga manusia oleh nonmanusia. Akreditasi yang tergesa-gesa berpotensi mengambil dua dimensi dari rasionalitas formal, yaitu efisiensi dan penekanan pada kuantitas ketimbang kualitas. Efisiensi memang menekankan pada cara yang paling baik untuk mencapai tujuan. Akan tetapi, cara yang paling baik ini bisa tergelincir menjadi cara yang paling cepat, paling memenuhi persyaratan dan paling mudah. Untuk mencapai akreditasi misalnya, penelitian bisa saja dibuat dari hasil penelitian terdahulu yang diubah di beberapa tempat agar sebuah program studi mempunyai banyak hasil penelitian, atau sekadar ganti cover. Kegiatan kemahasiswaan yang dibuat bisa saja berlangsung fiktif, dan berbagai kegiatan yang dibuat secara ‘cepat saji’. Karena mementingkan kuantitas dibandingkan kualitas, berbagai acara ilmiah akan bisa dibuat secara maraton agar kelihatan acaranya padat. Apabila hal ini terjadi, justru apa yang menjadi tujuan akreditasi, yaitu kualitas lembaga dan produk yang bagus, tidak akan pernah tercapai. Malah, dalam bahasan Ritzer rasionalitas yang seharusnya menjadi dasar dari pembentukan lembaga akreditasi akan bisa irasional karena sikap-sikap yang menggelincirkan efisiensi dan terlalu menekankan kuantitas. Indonesia harus memikirkan ulang metode dan cara akreditasi itu. Pada hakikatnya, semuanya sangat tergantung pada budaya yang berlaku di masyarakat. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

Lama baru sama saja...

SURAT A NDA Jalur Bus Way Perlu Diperbaiki SAYA menyambut baik sikap Pemprov DKI yang menertibkan jalur busway dari kendaraan pribadi. Sayangnya, penerapan portal secara electronic nampaknya masih tetap saja dilanggar beberapa kendaraan pribadi. Heran juga, meski jelas-jelas ada larangan melintas beberapa mobil pribadi masih saja lewat. Padahal, mereka umumnya tentu kalangan berpendidikan. Jalur busway memang harus dibersihkan dari kendaraan pribadi, sebab selain bisa membahayakan penumpang itu sendiri, juga demi kelancaran program busway tersebut. Bukan lagi rahasia bahwa ketepatan busway tidak lagi bisa diandalkan. Selain tentus saja karena armada yang kurang, tentu juga disebabkan sikap pengendara pribadi yang egois. Busway jelas dibuat untuk

memprioritaskan pengguna angkutan umum. Tujuannya agar para pengguna kendaraan pribadi bisa beralih. Soal ketepatan dan bebas dari kemacetan salah satu titik keberhasilan program ini. Jadi, jika masalah ini tidak bisa dituntaskan amat mustahil busway menjadi alternatif angkutan untuk mengatasi kemacetan. Portal otomatis ini diharapkan bisa terpasang di semua tempat sehingga mampu menghalau kendaraan pribadi. Meski alat ini tak membebaskan jalur busway ‘bersih’ tetapi setidaknya mampu membuat pelanggarnya malu jika nekat melewati jalur ini dengan menguntit busway dibelakangnya, misalnya. Akhirnya, semua berpulang pada kesadaran kita semua untuk menjaga ketertiban. Syahruli Kebayoran Lama

Perlu Kesungguhan JAKARTA masih sangat perlu perbaikan yang serius. Dalam segala aspek sarana yang menunjang kehidupan kota. Jalanan yang rusak, banjir, angkutan umum yang rawan, kemacetan parah yang menjadi bagian dari rutinitas warga jakarta setiap hari. Mengendarai apapun di jalanan Jakarta akhir-akhir ini semakin tak nyaman dan ‘berbahaya.’ Semakin tak berdayanya aturan yang berlaku untuk menciptakan suasana disiplin menjadi hal yang masih dalam perdebatan para pemimpin kota ini. Keseharian yang kita lihat adalah kesemrawutan, kebrutalan, keegoisan para pengguna jalan raya yang mencerminkan miskinnya mental berdisiplin dan kebersamaan. Di Jakarta yang metropolis kita semua mengharapkan keberhasilan terciptanya suasana kota yang memberi inspirasi untuk kemajuan seluruh warganya ke arah yang lebih baik.

Pembengkakan jumlah sepeda motor tak bisa dihindari karena alat transportasi roda dua ini bisa di‘andalkan’ untuk meluncur di jalanan Jakarta yang dari hari ke hari tingkat keruwetan dan kemcetannya semakin menggila. Rombongan pengendara sepeda motor yang ‘melawan arus’ juga menjadi pemandangan lumrah pada jam-jam tertentu di beberapa ruas jalan di Jakarta. Hal ini menjadi tugas yang berat namun harus bisa diatasi bagi Pemda DKI. Keadaan yang diterima warga Jakarta selama ini mencerminkan betapa kuatnya warga jakarta hidup dalam keadaan yang jauh dari kenyamanan, keamanan. Jika ada Komentar bahwa semua ini harus kita lakukan bersamasama dan tidak bisa hanya pemerintah saja . Adhi Mulyo Grogol, Jakarta Barat

Pengendara Ugal-ugalan Harus Ditindak Tegas PERILAKU pengandara sudah pada taraf membahayakan orang lain. Mereka bukan lagi terkategori mengkhawatirkan karena makin menimbulkan kemacetan, tapi bisa membahayakan nyawa orang lain. Terutama motor, yang sering seenaknya saja zig-zag diantara mobil-mobil yang tak memperdulikan orang lain. Beberapa waktu lalu, persis di depan saya di daerah Grogol, seorang pengendara mobil menyerempet bus luar kota yang menyalip di jalur busway. Keadaan sangat mengerikan karena motor yang berlalu lintas tak pernah sabar menunggu antrian panjang akibat insiden itu. Keadaan sepeti ini sering kita lihat di jalan. Kesadaran pengguna jalan yang masih minim didukung oleh fasilias jalan raya yang buruk. Sangat disesal-

kan, para pengendara saling menyalahkan dan tak pernah saling pengertian. Potensikecelakaan seperti ini seringkali terjadi. Pengendara motor seenaknya saja memotong jalur tanpa memperdulikan kondisi sekeliling. Yang tak kalah membahayakan banyak sekali lampu belakang motor yang diganti putih dari seharusnya merah. Tentu ini sangat menyilaukan pengendara dibelakangnya. Apalagi, ketika motor itu dalam posisi ngerem. Seketika pengendara di belakangannya seperti dibutakan. Mohon selain itu, tak sedikit yang sangaja mematikan lampu depan kalau malam. Mohon para pengendara seperti ini agar ditindak tegas. Ilham Waluyo Kebun Jeruk

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

fax ke (021) 53670771,

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 12 September 2012

6

Warga Bayar Pembukaan PON

Minta Uang Kembali PEKANBARU - Sejumlah warga penonton acara pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 pada Selasa malam meminta uang tiket masuk mereka dikembalikan oleh panitia penyelenggaran karena sebagian besar ternyata digratiskan. “Kami menuntut uang tiket kami dikembalikan. Capekcapek bayar Rp200 ribu ternyata kebanyakan penonton dimasukkan secara gratis,” kata Melda, warga Pekanbaru di dalam Stadion Utama Riau yang menjadi lokasi acara pembukaan PON Riau. Penonton berbayar lainnya, Anisa, juga menuntut hal yang sama. “Pokoknya saya akan datangi panitia untuk minta uang saya dikembalikan,” katanya. Anisa mengaku masuk menonton acara pembukaan PON Riau bersama sebanyak 15 orang kalangan sebaya yang merupakan mahasiswa dan mahasiswi di Riau. “Kalikan saja Rp100 ribu sudah berapa uang yang saya keluarkan. Saya yang jelas akan menun-

tut uang saya kembali karena ini tidak adil. Kalu mau gratis ya gratis. Kalau bayar ya bayar dong,” katanya. Dia pun menganggap pihak panitia tidak teguh pendirian dan cenderung hanya memikirkan keuntungan saja. “Setahu saya yang namanya PON itu diadakan untuk rakyat. Uangnya pun berasal dari uang rakyat,” katanya. Pihak Panitia Besar PON XVIII Riau sebelumnya memutuskan bahwa warga yang ingin menyaksikan secara langsung acara pembukaan PON yang dihadiri langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono harus membayar dengan harga tiket yang beragam. Mulai dari Rp100 ribu, Rp200 ribu, bahkan ada yang mencapai Rp2 juta per kursinya. Pemberlakuan tiket di acara seremoni itu nenurut Humas PB-PON XVIII Chairul Rizki merupakan hal yang biasa dan dianggap wajar. Hal itu menurutnya pula untuk men-

gantisipasi lonjakan pengunjung di stadion berkapasitas 40.700 kursi itu. Namun akibat sebagian besar kursi saat dimulainya acara pembukaan PON Selama malam masih banyak yang kosong, akhirnya pihak panitia menggratiskan warga untuk masuk dan mengisi seat tersedia. Sementara itu, Direktur Lembaga Hukum Advokasi Lumbung Informasi Rakyat (LHA LIRa) Riau Hj Desmaniar sebelumnya menyatakan, penjualan tiket PON XVIII/2012 adalah sebuah perbuatan tindak pidana korupsi. “LHA LIRa Riau pada dasarnya mendukung seribu persen penyelenggaraan PON Riau agar sukses. Sementara untuk penjualan tiket, jelas ini sudah melanggar hukum pidana korupsi,” katanya. Masalah tiket juga harus disorot para penegak hukum karena sangat disayangkan dan sangat merugikan rakyat. Selain itu pula, adanya penjualan tiket merupakan tindakan yang melanggar Undang-Un-

dang RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen serta pelanggaran Pasal 23a UU Dasar Negara RI Tahun 1945 junto Pasal 12 butir huruf e. Kemudian juga melanggar UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Untuk diketahui, untuk memungut biaya atas penyelenggaraan pemerintah harus ada payung hukumnya. “Seperti pungutan biaya parkir ataupun pungutan pemerintah lainnya yang telah memiliki peraturan daerah,” katanya. Sesuai dengan falsafahnya pajak yakni “tidak ada pajak kalau anda tidak mewakili saya (pemerintah)”. Sementara di Indonesia kata dia memiliki filsafah “tidak ada pajak kalau tidak ada undang-undangnya”. Untuk diketahui pula penyelenggaraan negara juga berasal dari uang negara yang intinya juga bagian pajak yang dibayarkan oleh rakyat. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PEMBUKAAN PON XVIII - Suasana pesta kembang api saat pembukaan PON XVIII di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, semalam. Perhelatan bidang olahraga empat tahunan itu berlangsung 9-20 September 2012.

Suluh Indonesia/ant

TAHAP SELEKSI TIMNAS - Pelatih Timnas versi KPSI, Alfred Riedl (kanan) memberi semangat pada sejumlah pesepakbola saat berlangsung tahap seleksi dalam pemusatan latihan di lapangan Agrokusuma, Batu, Jawa Timur, kemarin. Dari 28 pemain timnas yang dipanggil di pemusatan latihan tersebut nantinya akan dipilih 23 pemain yang akan menjadi tim inti dan bermain dalam Piala AFF mendatang.

Top Skor LPI Gabung Timnas KPSI BATU - Top skor Liga Primer Indonesia (LPI) musim kompetisi 2011-2012 Ferdinand Sinaga akhirnya bergabung dengan Tim Nasional (Timnas) yang dibentuk Komisi Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) pimpinan La Nyalla Mattalitti. Asisten pelatih Timnas versi KPSI Wolfgang Pikal mengakui, komposisi pemain timnas yang saat ini menjalani training camp (TC) di lapangan Kusuma Agrowisata Kota Batu, Jawa Timur, semakin lengkap dengan bergabungnya Ferdinand Sinaga. “Dengan bergabungnya Sinaga berarti sudah ada 25 pemain yang bergabung dari 28 pemain yang kita panggil. Komposisi pemain pun semakin lengkap,” tegasnya. Ferdinand Sinaga mengemas 16 gol (tanpa mengambil tendangan penalti) di ajang kompetisi LPI 2011-2012, bahkan Ferdinand Sinaga juga dinobatkan sebagai pemain terbaik musim kompetisi tahun itu. Tiga pemain asuhan Alfred Riedl yang belum bergabung

adalah Patrick Wanggai, Greg Nwokolo dan Bambang Pamungkas. Namun, untuk Patrick sudah dilakukan komunikasi dan dihubungi langsung oleh pelatih. Lebih lanjut Wolfgang mengatakan, kondisi fisik Ferdinand cukup bagus karena dia bilang tetap menjalani latihan rutin, meski kompetisi telah berakhir. Kehadiran Ferdinan Sinaga tersebut menurut pelatih Alfred Riedl, bisa menambah amunisi di barisan depan, karena hingga saat ini belum ada kepastian dari Bambang Pamungkas untuk segera bergabung menjalani TC di Batu. Sejak menjalani TC pada beberapa hari lalu, kondisi pemain timnas makin menunjukkan perkembangan cukup signifikan. “Semua itu tidak lepas dari kerja keras seluruh pemain,” tandasnya. Ke-25 orang pemain yang memenuhi panggilan Timnas versi KPSI itu di antaranya Kurnia Meiga, Ferry Rutinsulu, Benny Wahyudi, Ponaryo Astaman, Firman Utina, M Ridwan, Zulkifli Syukur,

Christian Gonzales, Achmad Bustomi, Hamka Hamzah, Zulham Zamrun, Eka Ramdani serta Egi Melgiansyah. Terkait dualisme timnas Alfred Riedl menyatakan saat ini harus segera berakhir jika ingin timnas yang solid dan lebih maju. “Kami berharap dualisme timnas ini segera berakhir, sebab selain mendapatkan sanksi dari FIFA, kekuatan timnas juga tidak akan setangguh dulu,” tegas Riedl. Dan parahnya, tegas Riedl, Indonesia akan menuai malu di level internasional. Jadi, dualisme yang berkepanjangan ini harus segera diakhiri dan timnas Indonesia hanya ada satu. Sementara salah seorang pemain timnas bentukan KPSI pimpinan La Nyala Mattalitti, Firman Utina, juga berharap segera ada solusi yang bisa mempersatukan timnas, sehingga timnas hanya ada satu seperti beberapa tahun lalu. Menurut dia, selama beberapa tahun terakhir ini, pemain dan pelatih menjadi korban aturan. “Selama ini kita ber-

main di kompetisi Liga Super Indonesia (LSI), dan ketika dipanggil KPSI untuk bergabung dengan timnas, tentu kita harus tunduk dengan aturan,” tegasnya. Pemain timnas di bawah naungan KPSI lainnya, Christian Gonzales juga menyatakan hal yang sama, sebab keinginannya untuk naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) juga ingin bergabung dengan timnas dan memajukan persepakbolaan di Tanah Air. Tapi, setelah keinginan naturalisasi terwujud, ternyata timnas justru terbelah menjadi dua. “Padahal saya memimpikan timnas Indonesia ini hanya satu dan lebih bagus serta tangguh ketika berlaga di ajang internasional,” tegasnya. Dalam sepekan terakhir ini timnas bentukan KPSI menjalani TC di Kota Batu sebagai persiapan di ajang piala AFF di malaysia November mendatang. Saat ini sudah 25 pemain yang bergabung menjalani TC di Kota Apel tersebut. (ant)

PSSI Ancam

Keluar dari Keanggotaan KONI SURABAYA - PSSI mengancam akan keluar dari keanggotaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) karena merasa diperlakukan tak adil di Pekan Olahraga Nasional XVIII di Riau. “Salah satu faktor utama wacana keluarnya PSSI dari keanggotaan KONI yakni kasus di Riau. Kisruhnya pertandingan hingga menyebabkan penarikan perangkat pertandingan menjadi bukti nyata,” ujar Plt Sekjen PSSI Hadiyandra kepada wartawan di Surabaya, kemarin. Ia merujuk pada peristiwa pengusiran Deputi Sekjen PSSI

Bidang Kompetisi Saleh Ismail Mukadar dari lapangan pertandingan PON. Selain itu juga keputusan PB PON dan KONI yang mengesahkan kepengurusan Pengprov PSSI Jawa Barat, Jambi dan Kalimantan Timur. “Kasus itu seolah menginjak martabat PSSI sebagai organisasi yang seharusnya bertanggung jawab terhadap cabang olahraga sepak bola,” tukasnya. Deputi Sekjen Bidang Organisasi dan Keanggotaan PSSI tersebut mengemukakan, sebagai federasi resmi cabang olahraga sepak bola di Indonesia yang diakui AFC dan FIFA, PSSI menjadi satu-satunya pihak

yang memiliki kewenangan menentukan keabsahan pertandingan sepak bola di PON Riau. “KONI tidak memiliki kewenangan apapun dengan alasan apapun, untuk mengambil alih tugas dan kewenangan induk organisasi cabang olah raga. Kewenangan sah dan tidak sahnya setiap pertandingan ada pada induk organisasi cabang olah raga,” terangnya. Saat ini, Tim Legal PSSI masih melakukan kajian tentang wacana keluar dari keanggotaan KONI, termasuk mengkaji dampak dan resiko jika rencana tersebut benar-benar dilakukan. Bahkan tidak hanya itu saja, PSSI

juga berencana mengajukan gugatan hukum terhadap tindakan PB PON yang tidak memperlakukan perangkat pertandingan sepak bola sebagaimana mestinya. Hadiyandra menceritakan, ketika wasit-wasit sepak bola datang di Bandara di Riau, tak ada penyambutan termasuk petunjuk di mana mereka menginap. “Dalam peraturan sudah dijelaskan, wasit mulai di daerah harus mendapat perhatian hingga sampai Riau. Tapi kenyataannya tidak, dan wasit kebingungan seperti anak ayam kehilangan induknya,” terang dia. (ant)

PICKUP POINT

Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini

HOTEL

TRANSJAKARTA -

Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor

1 2 3 4 5 6 7 8

: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan : Harmoni – Lebak Bulus

SPBU PERTAMINA -

SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU

34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO 34.154.15, Jl. RE Martadinata, Ciputat 34.164.02, Jl. Margonda Raya, Depok 34.124.10, Karang Tengah 34.165.12, Jl. Raya Limo, Depok 34.165.03, Cinere Raya 34.114.01, Jl. Raya Jelambar 34.113.01, Jl. Raya Jembatan Besi 34.144.03, Jl. Raya Pluit Selatan 34.144.01, Jl. Raya Pluit Selatan 34.124.07, Jl. Raya Terogong, Jak-Sel

RESTORAN & CAFE Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor -

RUMAH SAKIT RS. PAD Gatot Subroto RS. Bhineka Bakti Husada RS. Islam Jakarta RS. Dharmais, Jakarta RS. Siloam Hospital Cikarang RS. Harapan Keluarga Cikarang RS. Hasana Medica Cikarang Hotel Ambara

-

Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan Hotel Paninsula Hotel Ibis Hotel Santika Hotel Kartika Chandra Hotel Crown Hotel Century Park Hotel Sultan Hotel Mulia Hotel Le Meridien Hotel Sahid Hotel Grand Hyatt Hotel Millennium Hotel Arya Duta Hotel Nikko Hotel Saripan Pacifik Hotel Papaho Bogor TRADE CENTER

-

Blok M Plaza Mall Cilandak Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor Plaza Depok Mall Depok Pamulang Square OFFICE BUILDING

-

BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor Green Lake View, Ciputat Kantor Pos , Ciputat Plaza Telkom, Ciputat TEMPAT UMUM

-

Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor


7

Suluh Indonesia, Rabu 12 September 2012

DIREKTORI SULUH INDONESIA - BISNIS JAKARTA BOGOR

Casablanca Sentul city Lt 126 Lb 53 Harga 675 Juta 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Taman Yunani Sentul City Lt 214 Lb 102 Harga 1.075 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Casablanca Sentul city Lt 145 Lb 53 Harga 825 Juta 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Equator Sentul city Lt 210 Lb 91 Harga 1.1 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Bukit Golf Hijau Sentul City Lt 266 Lb 312 Harga 2 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Taman Yunani Sentul City Lt 208 Lb 81 Harga 1.050 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

BOGOR JUAL RUMAH - 2 lantai - 4 kamar tidur + Ac 2 - 2 kamar mandi Luas tanah 190 M Luas Bangunan 250 M Listrik 2200 watt Line Tlp aktf SHM - AJB Garasi mobil 2 unit Garasi motor 1 unit HUB : 0818955214, 081383720020

KADIN BOGOR

BOGOR

KADIN BOGOR

KADIN BOGOR

JAKARTA DIJUAL TANAH Jl. Raya Kemang, Pabuaran, Cibinong Pinggir Jalan. Luas : 1398 m2 SHM : Rp. 475rb/m2 Hubungi :

Pusat Grosir Pasar Pagi Mangga Dua Lt. Semi Basement Blok C 022-023-031-032 Telp. (021) 6491352 Jln. Mangga Dua Raya Jakarta Utara Tanah Abang Bukit Blok E Lt. 2 Los C8 No. 1&12

0812 8036 0394 0857 1966 5075

Pertokoan Lindeteves Trade Center Lt. 2 Blok A2 No. 1F Jakarta Kota Telp. : (021) 62320048 Fax. (021) 62308659 Email : cvmtm.gasket@gmail.com

JAKARTA UJIAN PERSAMAAN/KONVERSI KELAS KARYAWAN DLL.

SUZUKI INDOMOBIL Promo cuci Gudang

Terima Pendaftaran Siswa Baru Program: Paket B/C, Akta-4 D3, S1.S2,S3

Unit Ready Stock

Jurusan : Ekonomi, Hukum, Teknik, Pendidikan, Fisip, Komputer, Pertanian, Peternakan, Psikologi, Kesehatan, Sekretaris, dll

Discont Up To 30Jt Proses Mudah & Cepat BELI MOBIL SUZUKI SEKARANG, SUDAH DAPAT CASH BACK

AGUS. W

Hub : 085255564971 SEPTEMBER CERIA DR SUZUKI ESTILO DP 12Jt’an SLASH DP 17Jt’an SWIFT DP 24Jt’an APV DP 15,7Jt’an PICK UP DP 12Jt’an Sx4 DP 26Jt’an ULTARA DP 37Jt’an (Nik 2011 A/T) Data Bisa Cepat & Dibantu More Info: 021 99955548 / 085691008775 Pin BB : 238EBECE RADIT

021.9482.1848 0856.9000.621 Pin BB. 29F2FABB

SUZUKI INDOMOBIL

SUZUKI INDOMOBIL

Promo cuci Gudang

SUZUKI PREMER CARD

Pasang Iklan Baris

Pesan Sekarang Dapat Promo Poket Terjangkau & Diskon sampai dengan 25Jt

CEPAT LAKU Hanya

Unit Ready Stock SPLASH CASH BACK 17JUTA ESTILO CASH BACK 25JUTA SWIFT CASH BACK 12JUTA PICK UP CASH BACK 4JUTA

Untuk Info Lebih Lanjut Hub: HENDRA 087875808026 Pin BB 25F1F4FC

Tdp 25Jt’an * Bisa Tuker Tambah

Hub: JAYA Hp. 021-91362130 / 08158002742 Email: jaya2herdank@yahoo.com

Hub: RAMDANI Hp: 085781746590 Esia: (021) 97327501 Email: daihatsudepok@gmail.com

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi

(0251) 8401018 (021) 5357602 G.21-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 12 September 2012

8

Krisis Air di Lebak

Masyarakat Serbu Sungai

Suluh Indoensia/ant

KAPAL PENUMPANG TERBAKAR - Seorang warga menyaksikan kapal penumpang Valerine yang terbakar di Pelabuhan, kota Manado, Sulawesi Utara, kemarin.

Siklus Tahunan

Hutan Gunung Agung Terbakar DENPASAR - Kawasan Hutan Gunung Agung Kabupaten Karangasem, Bali, kembali terbakar dengan adanya empat titik api yang terpantau di dua wilayah di kawasan gunung tertinggi di Pulau Dewata itu. ‘’Siang tadi sekitar pukul 11.00 Wita hutan Gunung Agung kembali terbakar dengan adanya empat titik api,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Karangasem, I Nyoman Sutirtayasa di Denpasar, kemarin. Menurut dia, tiga titik api terlihat di wilayah Dusun Kedampal, Kecamatan Abang dan satu titik api lagi terlihat di wilayah Dusun Batudawa Kaja,

Kecamatan Kubu Karangasem. Dia mengatakan bahwa, titik-titik api itu berada di ketinggian sekitar 2.500 meter di atas permukaan laut. Pihaknya bersama dengan tim pemadam berencana berangkat menuju puncak kawasan hutan di gunung setinggi 3.142 meter itu pada Rabu (12/9) sekitar pukul 05.00 Wita. ‘’Kami tidak bisa berangkat sore (11/9) ini karena butuh waktu lebih dari empat jam untuk menuju lokasi, dan pastinya akan sudah gelap sehingga itu cukup mengkhawatirkan bagi petugas,” tambahnya. Tim saat ini sedang mempersiapkan peralatan dan logistik untuk keperluan pemadaman

api. Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kembali terbakarnya hutan di kawasan Gunung Agung. Sebelumnya Bupati Karangasem I Wayan Geredeg pada Kamis (6/9) telah mencabut siaga bencana kebakaran hutan yang telah menghanguskan sekitar 250 hektare di lereng Gunung Agung setelah titik api berhasil dipadamkan. Pencabutan siaga darurat bencana kebakaran itu dilakukan bersama unsur Kodim 1623/Karangasem, Polres, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Bupati Geredeg mengatakan, kebakaran ini merupakan siklus sepuluh tahunan. (kmb)

LEBAK - Masyarakat Kabupaten Lebak, Banten, “menyerbu” sejumlah sungai karena krisis air bersih melanda daerah itu sejak beberapa bulan terakhir. ‘’Kami terpaksa berjalan kaki empat kilometer menuju Sungai Ciberang untuk mendapatkan air,” kata Jenal, seorang warga Calungbungur Kabupaten Lebak, kemarin. Ia mengatakan masyarakat di sini sudah terbiasa jika musim kemarau dipastikan kesulitan air bersih. Sebab sumur timba maupun pompa jetpump milik masyarakat tidak mengeluarkan air bersih akibat kekeringan tersebut. Untuk mendapatkan air bersih, kata dia, masyarakat harus berjalan kaki hingga beberapa kilometer menuju Sungai Ciberang. Namun, bagi masyarakat

mampu secara ekonomi mereka menggunakan sepeda motor atau membeli air galon. ‘’Kami setiap hari harus mendapatkan air bersih untuk keperluan mandi, cuci dan kakus (MCK),” katanya. Begitu pula, Hamid, warga Cipanas Kabupaten Lebak mengaku dirinya setiap sore menggunakan air Sungai Ciberang untuk keperluan MCK sebab sumur timba miliknya kekeringan. Ia mendapatkan air sungai dengan menggunakan sepeda motor. Selama musim kemarau banyak masyarakat menggunakan air Sungai Ciberang karena sumur timba mengalami kekeringan. ‘’Kami sekali mengangkut air sungai sebanyak empat ember dengan jarak tempuh satu kilometer,” katanya. Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupat-

en Lebak Muklis mengatakan pihaknya terus mendistribusikan air bersih kepada warga yang mengalami krisis air. Pendistribusian air bersih dengan koordinasi dengan PDAM setempat ke Kecamatan Cilograng, Wanasalam, Malingping, Cibadak dan Rangkasbitung. ‘’Kami mencatat krisis air bersih tersebar di 17 kecamatan dan kami belum semuanya bisa memasok karena keterbatasan angkutan itu,” katanya. Berdasarkan pantauan, sejumlah sungai di Kabupaten Lebak didatangi masyarakat yang mengalami krisis air bersih dengan membawa dirijen maupun ember untuk menampung air sungai. Selain itu juga mereka mengangkut air sungai dengan menggunakan sepeda motor atau kendaraan lainya. Selama ini kondisi air sun-

gai untuk kawasan hulu relatif layak digunakan MCK maupun dikonsumsi, namun wilayah hulu sudah terkontaminasi oleh pencemaran lingkungan. Krisis Air Sementara itu, sebanyak 13 dari 33 kecamatan di wilayah Kabupaten Malang, Jatim mengalami krisis air bersih dan kekeringan akibat menyusutnya debit air di sejumlah sumber. Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang Romdhoni mengatakan, untuk mengatasi krisis air bersih dan kekringan itu, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,7 miliar guna memasok air bersih dan membangun jaringan pipa di sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan itu. ‘’Jalan satu-satunya untuk mengatasi krisis air bersih ini adalah membuat sumur bor,’’ katanya. (ant)

BUNDA NORMA SERING DIDATANGI PEJABAT SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percin- taan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang mengu-asai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu Sungai Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma sering didatangi orang pen-ting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas.

Bunda Norma

Untuk yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook