Skip to main content

Edisi 11 Juni 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 110 tahun IV Jumat, 11 Juni 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Kemiskinan Bakal ‘Meledak’

Investor Terganjal Masalah

Bangkrut Karena ACFTA

BANK Dunia menyatakan adanya potensi peningkatan masyarakat sangat miskin di negara berkembang sebesar 26 juta pada 2020 karena terhambatnya bantuan yang diberikan. Menurut laporan Bank Dunia ...hal. 1

PENGAMAT ekonomi Imam Sugema mengatakan kendala yang dihadapi para investor dalam mengembangkan bisnis usaha adalah kendala yang bersifat teknis seperti pengadaan lahan ...hal. 2

KETUA Komisi Tetap UKM Kamar Dagang Indonesia, Sandiaga Uno, memperkirakan, sekitar satu persen usaha mikro, kecil, dan menengah bangkrut akibat pemberlakuan perjanjian perdagangan bebas ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Jaksa Cirus-Poltak

Jadi Tersangka

Suluh Indonesia/sep

DITERIMA MPR - Isteri mantan Kabareskrim Komjen Pol. Susno Duadji, Herawati menemui Wakil Ketua MPR Melani Leimena Suharli untuk melaporkan mengenai perlakukan Polri kepada suaminya di Gedung MPR Jakarta, kemarin.

JAKARTA - Tim penyidik independen Polri menetapkan dua jaksa peneliti kasus pajak Gayus Halomoan Tambunan, Cyrus Sinaga dan Poltak Manulang sebagai tersangka. Penetapan status hukum ini dilakukan setelah adanya persetujuan dari Jaksa Agung Hendarman Supandji. Demikian kata Kabareskrim Polri Komjen Pol. Ito Sumardi di Jakarta, kemarin. Setelah penetapan status tersebut, kata Ito, tim penyidik telah melayangkan surat panggilan bagi Cyrus Sinaga dan Poltak Manulang. Pemanggilan tersebut untuk memeriksanya sebagai tersangka. Namun, diakuinya, keduanya memang sempat menolak datang untuk memberikan keterangan kepada tim penyidik. Upaya persuasif akan terus diusahakan sampai mereka datang untuk menjalani pemeriksaan. ‘’Ya untuk saat ini (tersangka) hanya dua (yakni Cyrus Sinaga dan Poltak Manulang). Tetapi kasus ini masih dalam pengembangan. Jadi, masih banyak kemungkinan yang juga berkembang,” katanya. Saat ditanya pasal yang disangkakan kepada tersangka Cyrus dan Poltak, Kabareskrim menolak menjelaskan. Ia malah meminta wartawan untuk menanyakannya langsung kepada tim penyidik independen Polri. ‘’Tanya penyidik. Yang jelas semuanya berasal dari keterangan Gayus yang juga telah diklarifikasi,’’ paparnya. (nas)

Selama Sebulan

Pesta Piala Dunia Dimulai JAKARTA - Pesta Piala Dunia dimulai hari ini hingga sebulan mendatang di Afrika Selatan. Dipastikan, perhelatan akbar empat tahunan itu akan dibuka secara resmi oleh mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela. Dengan latar belakang keriuhan penonton dan suara keras vuvuzela (terompet yang ditiup suporter Afsel) yang menggema di stadion Soccer City, Johannesburg, Afrika Selatan dan Meksiko diharapkan akan menyuguhkan permainan yang menarik, menandai pembukaan pesta yang diikuti sebanyak 32 negara itu. Impian Afsel untuk menggelar ajang Piala Dunia bermula

pada 30 Juli 1994 di Kampus Universitas Witwatersrand, ketika Irvin Khoza untuk pertama kalinya menyampaikan niat Afsel untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010. Khoza ketika itu adalah ketua tim kampanye pemenangan Afsel dan ia menyampaikan niat tersebut di depan 400 orang yang berkumpul di Auditorium Linder pada acara yang diprakarsai oleh City Press Soccer Forum. Apa yang dilalui oleh Irvin Khoza dan timnya adalah sebuah jalan panjang berliku, melelahkan karena begitu banyak rintangan yang harus dilalui. Khoza ketika itu yakin bahwa menggelar pesta terbe-

sar itu tidak hanya menjadi harapan rakyat Afsel, tapi juga seluruh benua Afrika. Bagi sebagian besar masyarakat dunia internasional, ide penyelenggaraan Piala Dunia di Afsel dianggap sebagai hal yang tidak masuk akal. Apakah Afrika sudah punya SDM untuk menjadi tuan rumah sebagai event yang begitu besar. Namun setelah mendapat restu dari Presiden FIFA Sepp Blatter yang menyatakan setuju bahwa inilah saatnya benua Afrika menjadi tuan rumah, panitia pun secara resmi mengajukan usulan melalui Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF) yang akhirnya mendukung penuh. (ant)

Golkar Ancam Keluar Setgab JAKARTA - Partai Golkar mulai mempertimbangkan untuk keluar dari sekretariat gabungan koalisi parpol pendukung pemerintah jika sudah tidak ada kesamaan sikap soal usulan dana aspirasi. ‘’Soal dana aspirasi bagi anggota DPR sudah dibicarakan bersama di Setgab hendaknya bersama-sama bertanggung jawab,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Yamin Tawari di Jakarta, kemarin. Menurut Yamin, dalam rapat di Setgab tidak ada anggota koalisi yang menyatakan menolak, tapi kemudian anggotanya di DPR menyatakan menolak. Padahal, kata dia, usulan dana aspirasi ini belum dibahas secara resmi di DPR, tapi anggota DPR dan fraksi sudah menyatakan menolak. ‘’Seharusnya dibahas dulu secara resmi dalam sidang di DPR seperti di Badan Anggaran DPR. Di forum itu fraksi-fraksi bisa saling beradu argumentasi, jadi ada dasarnya menolak atau menerima,” kata Yamin.

Namun kenyataannya, kata dia, usulan dana aspirasi ini belum dibahas secara resmi di DPR tapi anggota DPR dari parpol anggota koalisi sudah menyatakan menolak. Diakuinya, Partai Golkar merasa ditinggalkan oleh partai-partai lain anggota koalisi partai pendukung pemerintah. ‘’Kalau memang tidak bisa bersama lagi untuk apa Partai Golkar bertahan di Setgab,” kata Yamin Tawari. Dikatakannya, pernyataan tersebut dilontarkan bukan berarti Partai Golkar ngambek dan mengancam akan keluar dari Setgab tapi hendaknya partai-partai anggota koalisi bisa konsisten dengan usulannya. Sebelumnya Partai Golkar mengusulkan dana aspirasi bagi anggota sebesar Rp 15 miliar per anggota per daerah pemilihan sehingga totalnya Rp 8,4 triliun yang diharapkan dalam membantu pembangunan fisik di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. (har)

Gunakan Sistem Anggaran JAKARTA - Usulan pembangunan proyek atau alokasi anggaran berdasarkan aspirasi masyarakat dapat diwujudkan anggota DPR maupun DPD melalui mekanisme anggaran yang telah ada saat ini sehingga tidak terjadi kontroversi dan silang pendapat. Hal itu disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Kepresidenan Jakarta, kemarin Saat membuka sidang kabinet menanggapi polemik dana aspirasi yang kini sedang menjadi perdebatan, Presiden Yudhoyono mengatakan, bila itu yang dimaksudkan, maka anggota DPR dan DPD sangat bisa memberikan usulan khusus pada pemerintah tentang sisi-

sisi penting bagi daerah yang memerlukan kebijakan seperti itu meski ada DPRD. Kepala Negara mengatakan, jadi sangat bisa anggota DPR dan DPD mengajukan usulan khusus. Masukkan dalam sistem, dalam tatanan, ada musrenbang, ada proses lainnya yang sudah dijalankan. Bila langkah itu ditempuh maka anggota DPR atau DPD bisa melakukan pengawasan. ‘’Bila masuk ke situ tinggal saudara-saudara dari DPR dan DPD ikut dalam pengawasan apakah anggaran yang dialokasikan itu digunakan dengan baik atau tidak,” katanya. Yudhoyono memaparkan, bila diletakkan dalam konteks

ini ada jalan keluarnay dan tidak perlu berlarut-larut, karena bisa dirumuskan sesuai tatanan sistem dan masuk dalam proses anggaran dan nanti dibahas bersama. Presiden mengaku menanggapi polemik ini karena sudah beberapa hari terakhir ini menerima berbagai masukan dan pertanyaan dari masyarakat melalui pesan pendek per telepon selular. ‘’Tadi pagi saya masih menerima sms tentang dana aspirasi ini. Sekian ratus sms ada yang sesuai isu ada yang betul inti permasalahan, ada yang tidak paham betul. Pagi-pagi saya sudah dimarahi dikira ide saya,” kata Presiden Yudhoyono. (har)

PPATK Laporkan

1.244 Hasil Analisis JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan sejak berdiri hingga Mei 2010 menyampaikan 1.244 hasil analisis kepada aparat penegak hukum dengan jumlah laporan transaksi keuangan mencurigakan sebanyak 2.570 kasus. Manager Public Relation PPATK Natsir Kongah di Jakarta, kemarinmenyebutkan, khusus selama tahun 2010 ini (periode Januari Mei 2010), jumlah hasil analisis yang disampaikan kepada penegak hukum mencapai 132 hasil analisis dengan 301 kasus. ‘’Jumlah kumulatif hasil analisis yang disampaikan kepada pihak Kepolisian sampai dengan Mei 2010 sebanyak 1.151 dengan jumlah LTKM terkait sebanyak 2.243 kasus,” sebut Natsir. Hasil analisis itu terdiri dari 960 hasil analisis proaktif dengan jumlah laporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM) terkait sebanyak 2.052 kasus, dan 191

hasil analisis inquiry dengan jumlah LTKM terkait sebanyak 191 kasus. Sementara itu, jumlah kumulatif hasil analisis yang disampaikan kepada Kejaksaan sampai dengan Mei 2010 sebanyak 93 hasil analisis dengan jumlah LTKM terkait sebanyak 327 kasus. Jumlah itu terdiri dari 82 hasil analisis proaktif dengan jumlah LTKM terkait sebanyak 316 kasus dan 11 hasil analisis inquiry dengan jumlah LTKM terkait sebanyak 11 kasus. Berdasar hasil analisis yang disampaikan kepada penegak hukum, tindak pidana korupsi menjadi tindak pidana yang paling banyak yaitu sebanyak 519 hasil analisis dengan jumlah LTKM terkait sebanyak 1.083 kasus. Berdasarkan jenis hasil analisis, hasil analisis proaktif yang disampaikan ke penegak hukum selama tahun 2010 mencapai 98 hasil analisis. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Jumat 11 Juni 2010

Anak Diculik

K ilas

Ditemukan

SBY Resmikan Jakarta Fair PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan pembukaan Jakarta Fair 2010 yang mulai digelar pada 10 Juni hingga 11 Juli 2010. Peresmian dilakukan di tengah lapangan Arena Pekan Raya Jakarta, Jakarta International Expo, Kemayoran, kemarin. tema Jakarta Fair 2010 adalah Jakarta Fair 2010 turut memperkokoh pembangunan ekonomi nasional dengan subtema Semangat Jakarta Fair dan promosi perdagangan produksi dalam negeri diharapkan dapat turut memperluas lapangan kerja dan memajukan kesejahteraan rakyat. Jakarta Fair diselenggarakan setiap tahun memperingati ulang tahun Kota Jakarta selalu digelar bertepatan dengan liburan sekolah sehingga diharapkan mampu menyedot pengunjung hingga jutaan orang. Setelah memberikan sambutan pada peresmian Jakarta Fair 2010, Presiden Yudhoyono akan berkeliling arena PRJ untuk meninjau aneka pameran, didampingi sejumlah menteri diantaranya Menprin MS Hidayat dan Mendag Mari Elka Pangestu. (ant)

Polisi Dinilai Tidak Adil ISTRI mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji, Herawati menilai perlakuan polisi terhadap suaminya tidak adil karena sudah menahan secara fisik, meski status persoalannya belum jelas. Herawati usai bertemu Wakil Ketua MPR Melani Leimena Suharly di Gedung MPR RI Jakarta, kemarin mengatakan, dirinya dan anak-anak meminta bantuan kepada pihak-pihak yang bisa membantu memberikan keadilan terhadap Susno Duadji. Herawati juga mengadukan nasib Susno Duadji dan meminta nasihat bagaimana jalan terbaik terhadap persoalan yang dihadapi suaminya. Sementara Melani mengatakan, dirinya menerima pengaduan dari Herawati soal nasib yang dihadapi Susno Duadji. Melani berjanji akan menyalurkan pengaduan ini agar ditindaklanjuti Komisi III DPR agar berbicara dengan Kapolri. Menurut dia, MPR tugasnya sosialisasi empat pilar negara Indonesia yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. (ant)

Tindak Pelaku Video Porno POLISI diminta tidak hanya mengejar pengedar video porno yang melibatkan sosok mirip artis Ariel Peterpan, Luna Maya, dan Cut Tari, namun juga menindak pelaku. Jangan berputar-putar mencari siapa yang mengedarkan, akhirnya tanpa hasil, sementara peredaran terus meluas. Menurut dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatulah Asrorun Ni’am Sholeh di Jakarta, kemarin, untuk mengungkap kasus yang menghebohkan itu hingga ke akarnya, maka polisi harus menangkap pelaku yang tergambar dalam video tersebut. Tindakan perselingkuhan dan perzinahan adalah pidana. Dari situ bisa diurai masalah selanjutnya. Ia khawatir jika pelaku tak dihukum maka akan menjadi pembenar bagi perilaku seks bebas, dan jika ini terjadi, maka akan terjadi demoralisasi luar biasa. (ant)

Suluh Indonesia/ade

DEMO BURUH - Sejumlah buruh berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, kemarin. Dalam aksinya mereka menuntut kepada pihak pengusaha untuk memberi jaminan dan peningkatan kesejahteraan kaum buruh serta menjalankan aktifitas serikat buruh.

Menuntut Keadilan Pada 4 Agustus 2009, keluarga kembali membawa Ellyana ke RS Indra Sari karena kondisinya yang semakin memprihatinkan, karena sulit BAB, tidak bisa buang angin dan terus menerus merasa sakit pascaoperasi. Berdasarkan saran Irwanto Bahar, maka Ellyana akhirnya masuk ruang ICU dan dinyatakan hasil operasi bagus tidak ada kelainan dan masalah pada usus anak itu. Namun pada 11 Agustus 2008 kondisi Ellyana memburuk sehingga keluarga meminta dr Irwanto Bahar, S.pB untuk merujuk puteri mereka agar bisa dirawat di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru. Pada 12 Agustus 2008, dr Dedi dari RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru memeriksa kondisi Ellyana namun berlalu begitu saja tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Karena merasa khawatir dengan kondisi puterinya yang terus memburuk dan melihat pelayanan yang kurang memuaskan, maka Ellyana dipindahkan ke rumah sakit swasta terbesar di Pekanbaru, Awal Bros. (ant)

JAKARTA - Jumlah anak putus sekolah di tingkat SD masih tinggi. Data yang ada pada Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) menyebutkan, pada 2009 sedikitnya 483 ribu anak usia SD tidak lagi meneruskan pendidikan. Mereka ada yang berhenti sebelum kelas 6 atau tidak melanjutkan ke tingkat SMP. “Sebenarnya ada solusi untuk menangani anak putus sekolah SD, yakni dengan masuk Paket A pendidikan kese-

taraan. Tapi yang mampu dilayani paling hanya 200 ribu anak,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Non Formal dan Informal (Dirjen PNFI) Kementerian Pendidikan Nasional, Hamid Muhammad di Jakarta, belum lama ini. Hamid mengaku khawatir jika dibirkan saja, anak-anak putus sekolah itu akan menambah daftar panjang penyandang buta aksara. Terlebih kalau terlanjur drop-out saat kelas 2 atau 3 SD. Saat itu, keterampilan

si anak membaca masih terbatas. “Padahal kita sedang bersemangat menjalankan program nasional percepatan pemberantasan buta aksara. Kalau begini terus, sulit ditangani sampai tuntas,” ujar dia. Saat ini sedikitnya 8,3 juta orang Indonesia masih buta aksara atau tidak bisa menulis dan membaca hurup latin. Lebih dari separuh di antaranya adalah perempuan dan didominasi usia 45 tahun ke atas. “Meski demikian, kalau tidak

Bibit Siap

ribu orang. Itu, kata Hamid, disebabkan para pendamping atau tutor paket A tidak sanggup menyisir keberadaan anak-anak putus sekolah di wilayah pedalaman. “Karena itu kita akan terus meminta kepada pemerintah daerah untuk sama-sama proaktif mengajak anak-anak putus sekolah untuk kembali belajar. Tidak harus di sekolah formal, bisa juga di paket A setara SD atau paket B setara SMP,” jelas Hamid. (son)

Hadapi Semua Upaya Hukum Antrian Pria - Wanita JAKARTA - Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto menyatakan, siap menghadapi semua pilihan (opsi) upaya dan konsekuensi hukum terhadap kasus dugaan pemerasan yang menjeratnya. ‘’Opsi apa pun aku siap menghadapinya,” katanya di Jakarta, kemarin. Bibit mengatakan hal itu terkait upaya kejaksaan mengajukan peninjauan kembali (PK) atas penolakan pengadilan terhadap surat ketetapan penghentian penuntutan (SKPP) perkara yang menjeratnya dan rekan kerjanya, Chandra Marta Hamzah. Bibit menolak mengomentari keputusan kejaksaan yang akan mengajukan PK. ‘’Itu urusan jaksa,” katanya. Ia hanya menegaskan siap menghadapi semua konsekuensi hukum yang timbul akibat pilihan yang diambil oleh penegak hukum terkait dengan kasus dugaan pemerasan tersebut. Menurut dia, kasus yang dituduhkan kepadanya dan Chandra adalah rekayasa. Hal itu, kata dia, sudah diketahui oleh masyarakat melalui pemutaran rekaman di Mahka-

mah Konstitusi beberapa waktu lalu. ‘’Kita harus hentikan pola penindakan hukum ala rekayasa seperti ini,” kata Bibit. Sementara itu, Chandra Marta Hamzah tidak memberikan keterangan. Telepon dan pesan singkat yang dikirim ke teleponnya tidak dibalas.

Bibit Samad Rianto

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memutuskan penuntutan kasus hukum pimpinan KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah, harus dilanjutkan.

WAKIL Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal menyampaikan, pedoman penyelenggaraan Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) yang ditetapkan pemerintah pusat hendaknya dipayungi dengan peraturan bupati atau peraturan walikota. Kenapa ? mengevaluasi program RSBI dan mencari model-model yang baik sebagai rujukan di kabupaten, kota, dan provinsi. Untuk mencapai RSBI yang bermutu, kata dia, perlu kontribusi bukan hanya dari pemerintah pusat dan daerah, tetapi kelompok masyarakat, perusahaan, maupun orang tua. “Tapi kalau (memungut) dari orang tua tentu harus ada aturan main yang jelas dan atas dasar kebersamaan. Selain itu, juga atas dasar kesepakatan. Tak harus dipaksa-paksa dengan sebuah surat keputusan,” katanya.

terus menerus dieliminasi, kantung-kantung buta aksara itu bisa terus bertambah. Pasalnya tidak jarang orang tua yang buta aksara karena kemiskinan, melahirkan lagi generasi buta aksara. Kemiskinan jadi terstruktur,” imbuh Hamid. Di sisi lain, program kesetaraan Paket A saat ini juga belum mampu memenuhi target. Dari sekira 200 ribu daya tampung Paket A di seluruh Indonesia, hanya mampu mendapatkan anak didik sebanyak 100

Pengelola Busway Pisahkan Pengadilan Tinggi menyatakan konstruksi kasus itu sudah tepat, yaitu Bibit dan Chandra diduga memeras seperti diatur dalam Pasal 12 Huruf e Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Hal itu selaras dengan fakta bahwa Anggodo didakwa mencoba memberikan sesuatu kepada pimpinan dan pejabat KPK. ‘’Konstruksi hukum jelas sehingga tidak ada kekosongan hukum yang mendorong kejaksaan untuk menghentikan kasus dengan alasan sosiologis,” kata Juru Bicara Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Andi Samsan Nganro mengutip putusan majelis hakim. Setelah putusan itu, sejumlah pihak berpendapat kejaksaan bisa menempuh beberapa upaya hukum, antara lain penyampingan perkara, PK, atau melanjutkan kasus itu ke persidangan. Akhirnya, Kejaksaan Agung akan mengajukan PK atas keputusan banding Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang menyatakan SKPP kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah tidak sah. (ant)

RSBI Harus Dipayungi Peraturan Bupati/Walikota

Menurut Fasli, koridornya akan sama walaupun di tiaptiap sekolah dapat lahir model yang berbeda-beda. ‘’Hendaknya dipayungi oleh peraturan daerah atau minimal peraturan bupati atau peraturan walikota. Di sanalah koridor-koridor itu, apakah itu gratis atau membayar dengan limitasi tertentu. Itu bisa diatur lebih lanjut oleh peraturan sesuai dengan level otonomi itu,” ujar Wamendiknas usai membuka talkshow RSBI dan SBI di Kemendiknas Jakarta, kemarin. Wamendiknas mengemukakan, pemerintah saat ini sedang

JAKARTA - Polres Metro Jakarta Barat menemukan dua anak yang sempat dilaporkan menjadi korban penculikan yakni Maria Belen Tobing (9) dan Meylan Tobing (7). Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Pol Tony Surya Saputra di Jakarta, kemarin mengatakan, kedua bocah tersebut dalam keadaan sehat bersama ayah kandungnya, Barita Tobing di Jambi. Kompol Tony Surya Saputra mengatakan Maria dan Meylan sudah bersama polisi yang menjemputnya namun masih dalam perjalanan dari Jambi ke Jakarta. Pusat Komunikasi dan Informasi Polda Metro Jaya menyebutkan, Maria dan Meylan, siswi di SDN 13 Petang, Tegalalur, Kalideres, Jakarta Barat tidak pulang ke rumah pada Rabu 2 Juni 2010. Mereka dijemput dari sekolahnya oleh seorang lakilaki dengan menggunakan sepeda motor. Dua jam berikutnya, keluarga kedua siswi ini mendapatkan kiriman tas Maria dan Meylan melalui salah satu teman sekolahnya. Kemudian pihak keluarga penculikan kedua anak itu ke polisi. (ant)

Jumlah DO SD Masih Tinggi

Korban Malpraktik JAKARTA - Ellyana Fitri (10) korban dugaan malpraktik bersama kedua orang tuanya yakni Ide Syamsudin (39) dan Sulastri (37) mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan berharap kasus itu bisa diusut tuntas. Kedatangan korban dugaan malpraktik dan kedua orang tuanya itu disambut ketua KPAI Hadi Supeno di Jakarta, kemarin. Kedatangan mereka bertujuan untuk mencari keadilan terkait dugaan malpraktik yang menimpa siswa kelas lima sekolah dasar 004 Candirejo, Air MoleK, Indragiri Hulu, Riau. Pasalnya terjadinya kasus dugaan malpraktik hingga kini, belum ada tindak lanjutnya, baik dari pihak rumah sakit, Ikatan Dokter Indonesia maupun kepolisian. Kejadian tersebut bermula pada 29 Juli 2008 ketika dr Irwanto Bahar, S.pB melakukan operasi di RSUD Indra Sari Indragiri Hulu, Riau karena dokter mendiagnosis bahwa Ellyana mengalam usus buntu. Padahal orang tua korban mengaku tidak pernah dimintai persetujuan tertulis maupun lisan terkait tindakan operasi itu.

2

Fasli Jalal

Lebih lanjut Wamendiknas mengatakan, pemerintah saat ini sedang mendata sekolahsekolah penyelenggara RSBI yang memungut dana dari masyarakat. Dia menyebutkan variasi pungutan di antaranya gratis atau tanpa pungutan, tanpa uang pangkal dengan SPP agak tinggi, dan uang pangkal tinggi dengan SPP

rendah. “Kalau sudah ada tanda-tanda bahwa itu tidak sejalan lagi dengan koridor UU Sisdiknas, tentu kami akan masuk,” jelasnya. Menjawab pertanyaan wartawan, terkait adanya batasan maksimal yang boleh dipungut oleh sekolah, Wamendiknas mengatakan, ada beberapa kota dan kabupaten yang menetap-

kan uang pangkal maksimal Rp 5 juta. “Yang penting koridornya karena ruang gerak antarsekolah berbeda,” ujarnya. Wamendiknas menyebutkan, jumlah RSBI saat ini sebanyak 1000-an sekolah dari 258 ribu sekolah di Indonesia. Menurut dia, pilihan orang tua untuk menyekolahkan anaknya cukup banyak. “Tidak otomatis bahwa selalu RSBI ini yang paling bermutu di daerah itu,” katanya. Wamendiknas menambahkan, peran dari pemerintah kabupaten/kota untuk menyelenggarakan program RSBI ini sangat besar. Dia mencontohkan, Provinsi Papua menggratiskan siswa masuk ke RSBI. “Gubernurnya mengatakan RSBI di sana harus gratis. Mereka ingin semua anak-anak Papua dari kabupaten/kota di sana harus bisa masuk tanpa ada masalah biaya,” jelasnya. (son)

JAKARTA - Badan Layanan Umum Transjakarta Busway memisahkan antrean khusus pria dan wanita di halte busway mulai Kamis, menyusul terjadinya pelecehan seksual beberapa waktu lalu. ‘’Pemisahan ini dilakukan bukan hanya karena terjadi pelecehan seksual saja, tapi karena BLU (Badan Layanan Umum) ingin melakukan perbaikan layanan,” kata Manager Pengendalian BLU Transjakarta Gunardjo di Jakarta, kemarin. Dengan demikian, keseluruhan halte busway sejumlah 140 buah di delapan koridor akan dibuat dua antrean. Pengaturan itu, katanya, diharapkan dapat mengurangi atau bahkan meniada-

kan tindakan pelecehan seksual seperti yang dilakukan salah seorang penumpang pria bernama Anton kepada penumpang wanita Foni yang terjadi pada Sabtu (5/6) lalu. ‘’Tapi ini memang masih hari pertama, jadi pasti sosialisasinya masih belum berjalan penuh. Penumpang juga masih belum terbiasa pastinya,” kata Gunardjo. Untuk penumpang cacat, lanjut usia (lansia), anak-anak dan orang sakit akan diarahkan untuk mengantre di antrean khusus perempuan karena dinilai akan lebih rapi dari antrean untuk pria. Sementara untuk antrean bagi pria, diharapkan untuk tertib di jalur antrean yang sudah disediakan. (ant)

Pembacok Ketua Forkabi

Berhasil Ditangkap JAKARTA - Satuan Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya membekuk tersangka, SY yang diduga membacok Ketua Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) Cabang Cipondoh, Tangerang, Banten, Endid Mawardi hingga tewas. ‘’Pelaku sudah ditangkap di Probolinggo, Jawa Timur,” kata Kasat Resmob Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Ahmad Rivai di Jakarta, kemarin. Rivai mengatakan, penyidik menangkap tersangka dengan cara persuasif saat SY bersama keluarganya sehingga tidak ada perlawanan saat proses penangkapan. Rivai menuturkan anggo-

ta Resmob sudah melakukan pengejaran sejak pekan lalu setelah mengantongi identitas tersangka pembacokan terhadap Endid. Sebelumnya, insiden keributan terjadi di Jalan Lingkar Luar Barat RT 03/02, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (30/5). Kejadian itu berawal dari pengeroyokan terhadap Endid Mawardi hingga meninggal dunia. Korban mengalami luka bacok pada bagian kepala dan leher. Pengeroyokan terhadap Endid terjadi saat korban bermaksud menyelesaikan kendaraan milik kerabatnya yang berserempetan. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Jumat 11 Juni 2010

3

Pemerintah Dorong

Bentuk Desa Siaga

Suluh Indonesia/ade

MAKAN - Menakertrans Muhaimin Iskandar duduk dan makan bersama Pewarta Foto dari berbagai media di Indonesia di warung pinggir di Kawasan Bundaran HI Jakarta, kemarin. Muhaimin sempat berdiskusi mengenai kesejahteraan dan serikat pekerja para jurnalis di Indonesia.

Dominasi Kebijakan Lingkungan DPD, ujar Irman, akan terus mendorong pelaksanaan prinsipprinsip pembangunan berkelanjutan secara konsekuen, konsisten dan berkesinambungan melalui pelaksanaan fungsi legislasi dan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan. Dikemukakan Irman pula bahwa berbagai kegiatan pembangunan yang berkenaan dengan alam harus memperhatikan dampaknya pada lingkungan. Berbagai praktik kejahatan yang dilakukan seperti pembalakan liar, pencemaran akibat kegiatan pertambangan, pencurian ikan, alih fungsi lahan secara besar-besaran, kebakaran hutan yang tidak mem-

perhatikan kaidah-kaidah lingkungan, menurut DPD, telah menimbulkan kerugian serius bagi Indonesia. ‘’Kerusakan ekologi tersebut tanpa disadari berakibat lebih mahal daripada manfaat ekonomi yang diperoleh,” ujar Irman. Oleh karena itu, menurut DPD, pembangunan ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia yang berwawasan lingkungan merupakan salah satu modal dasar dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan. ‘’Green policy, green economy dan green growth yang dicanangkan pemerintah seharusnya disambut dengan baik dan harus diwu-

Lembaga Hukum Baru

Belum Tersandera Masa Lalu JAKARTA - Ketua MK Mahfud MD mengatakan, berbagai lembaga penegan hukum yang baru dibentuk seperti MK, KPK, dan Komisi Yudisial kerap mendapat penilaian lebih bagus dibanding lembaga hukum lama. ‘’Kenapa MK, KPK, dan KY dinilai bagus? karena lembaga ini baru dan belum tersandera masa lalu,” katanya pada diskusi tentang MK di Jakarta, kemarin. Menurut Mahfud, lembaga hukum yang baru tersebut bisa bagus karena mereka menciptakan sistem birokrasinya sendiri dari awal dan rata-rata pegawainya merupakan orang yang relatif baru dan belum terkooptasi. Prinsip kebaruan itu, kata Mahfud, juga ditemukan dalam berbagai terobosan hukum yang telah dibuat oleh MK, seperti adanya putusan MK yang memakai conditionally constitutional (konstitusional bersyarat). ‘’Padahal,

MK awalnya hanya dikenal sebagai negative legislature yang berarti hanya bisa me-

Mahfud MD

ngurangi dan tidak bisa menambah UU karena bukan kewenangan MK,” katanya. Namun, ujar dia, putusan konstitusional bersyarat dibutuhkan untuk pengaturan agar tidak terjadi kekosongan hukum bila sebuah UU akan di-

batalkan. Selain itu, terobosan yang dilakukan MK adalah beberapa kali membuat putusan sela meski MK mengadili pada tingkat pertama dan akhir serta putusannnya bersifat final. Ditemui seusai acara tersebut, Mahfud menuturkan bahwa dalil “kebaruan” yang dapat membuat lembaga penegak hukum dinilai bagus seharusnya juga bisa diterapkan sebagai dasar argumen agar KPK memiliki penyidiknya sendiri sehingga tidak lagi bergantung kepada institusi kepolisian. Untuk itu, ia juga mengutarakan harapannya agar dalam proses revisi UU KPK yang telah masuk ke dalam program legislasi nasional (Prolegnas) di DPR dapat mengakomodasi usulan tersebut. Menurut dia, konsep penyidik sendiri juga bisa bermanfaat untuk menutupi kesenjangan antara pimpinan dan para deputi KPK. (ant)

hatan Kementerian Kesehatan Lily S Sulistyowati mengatakan saat ini baru 54 ribu desa atau 74 persen yang sudah menjadi Desa Siaga. ‘’Yang belum menjadi Desa Siaga kebanyakan desa-desa yang ada di kawasan Timur karena di sana tenaga kesehatan, sarana dan kemampuan sumber daya masih terbatas,” katanya. Pemerintah, kata dia, terus mendorong dan memfasilitasi pemerintah daerah membentuk Desa Siaga. Antara lain dengan memberikan kendaraan promosi kesehatan, serta dana untuk promosi kesehatan dan pembinaan Desa Siaga. Setiap tahun, ia menjelaskan, Kementerian Kesehatan juga melatih kader kesehatan dan menyelenggarakan lomba Desa Siaga untuk mendorong pengembangannya. ‘’Pemerintah daerah responnya bedabeda, sebagian merespon baik, mendukung pengembangan

Desa Siaga,” katanya. Sementara Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf mendukung program pemerintah pusat untuk menggerakkan masyarakat hidup sehat melalui pembentukan Desa Siaga. ‘’Kami melakukan pembinaan Desa Siaga antara lain dengan memenuhi kebutuhan dokter dan bidan desa,” katanya. Menurut dia, pada 2009 sebanyak 46 persen desa di wilayahnya sudah menjadi Desa Siaga aktif. ‘’Target kami tahun 2013 sebanyak 80 persen desa sudah menjadi Desa Siaga aktif,” katanya. Sementara Kabupaten Kuningan menargetkan seluruh desanya menjadi Desa Siaga aktif pada 2013. Menurut Bupati Kuningan Aang Hamid Suganda, wilayahnya terdiri atas 376 desa/kelurahan. ‘’Tahun 2013 seluruh desa ditargetkan sudah menjadi Desa Siaga utama,” katanya. (ant)

Kemsos Siapkan Aturan

Penegakan Hukum Harus JAKARTA - Dewan Perwakilan Daerah berharap kebijakan pemerintah dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan diarahkan pada upaya penegakan hukum secara konsisten dan meningkatkan peran serta masyarakat. ‘’Kebijakan ini sejalan dengan otonomi daerah yang menghendaki adanya suatu sistem perencanaan dalam pelaksanaan pembangunan yang lebih desentralistis, partisipatif, transparan dan bertanggung jawab,” ujar Ketua DPD Irman Gusman saat membuka acara ekspose 5 tahun Ekspedisi Geografi Indonesia di Gedung DPD Jakarta, kemarin.

JAKARTA - Kementerian Kesehatan mendorong pemerintah daerah memperbanyak desa/kelurahan yang mampu melakukan pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan secara mandiri atau Desa Siaga. ‘’Jumlahnya sudah naik tapi masih harus ditingkatkan. Saya berharap kabupaten dan kota punya komitmen dalam pembentukan Desa Siaga,” kata Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih di Jakarta, kemarin Ia mengatakan pembentukan Desa Siaga akan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Dengan kondisi demikian, ia mengatakan, target pencapaian tujuan pembangunan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat bisa segera tercapai. Kepala Pusat Promosi Kese-

judkan dalam berbagai kebijakan dan operasional pembangunan serta kegiatan sehari-hari,” kata Irman. Tanpa adanya SDM dan kebijakan pembangunan ekonomi yang berwawasan lingkungan, maka aset-aset ekonomi dan lingkungan yang dimiliki negara tidak dapat dimanfaatkan secara berkesinambungan untuk kesejahteraan rakyat. Sementara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjelaskan aspek lingkungan tidak boleh dilupakan dalam pembangunan, karena sangat tergantung dengan biaya rehabilitasi. (ant)

Pengasuhan dan Perwalian Anak JAKARTA - Kementerian Sosial sedang menyiapkan rancangan peraturan pemerintah tentang pengasuhan dan perwalian untuk memastikan setiap anak memperoleh hak mereka atas pengasuhan yang baik. ‘’Peraturan ini dibikin untuk memastikan pelaksanaan tanggung jawab orang tua, kerabat keluarga, dan komunitas atas pengasuhan anak. Jadi, ketika orang tua tidak bisa lagi menjalankan tugas pengasuhan anak, ada kepastian hukum tentang pengasuhan alternatif untuk mereka,” kata Direktur Pelayanan Sosial Anak Kementerian Sosial Raden Harry Hikmat di Jakarta, kemarin. Menurut dia, saat ini draf

rancangan peraturan pemerintah tentang pengasuhan anak masih dalam pembahasan lintas sektor, sementara proses penyusunan draf rancangan peraturan pemerintah tentang perwalian baru sampai pada tahap uji publik. Pemerintah, kata dia, menargetkan penerapan kedua peraturan pemerintah itu pada tahun 2011 untuk mendukung pelaksanaan peraturan perundang-undangan terkait perlindungan anak yang sudah ada, seperti Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Sosial Anak, dan PP No.54/2007 ten-

tang Pengangkatan Anak. Ia menjelaskan pada dasarnya peraturan tentang pengasuhan dan perwalian memuat ketentuan mengenai kriteria anak yang membutuhkan pengasuhan alternatif, prosedur yang harus dijalani untuk memberikan pengasuhan alternatif kepada anak yang membutuhkan dan jenis-jenis pengasuhan alternatif yang bisa diberikan. Ia menjelaskan pula bahwa pengasuhan alternatif bisa diberikan oleh perorangan dari kerabat, keluarga pengganti atau orang tua asuh. ‘’Anggota keluarga dan kerabat yang pertama harus bertanggung jawab atas pengasuhan anak,’’ katanya. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Jumat 11 Juni 2010

4

Gara-gara Bubur Ayam

S osok

Suami Aniaya Istri

Lydia Budianto

Peduli Lingkungan PRODUSEN printer belakangan mulai mengarahkan produknya untuk peduli terhadap lingkungan. Marketing Development Manager Laser Jet Enterprise Solution, HP Indonesia, Lydia Budianto mengatakan, pihaknya selalu berinovasi merancang produk dengan teknologi yang baru. ”Soal go green, kami selalu berinovasi dengan menambahkan teknologi baru sehingga printer laser jet HP dapat memberikan penghematan sekaligus peduli terhadap lingkungan,” ungkap Lydia Budianto. HP, lanjutnya, kini meluncurkan produk-produk imaging dan printing yang dapat membantu pelanggan memangkas serta merampingkan efisiensi melalui fitur-fitur yang mendukung produktivitas, seperti HP Smart Install dan teknologi HP Auto-On/Auto-Off bagi SMB. Salah satu printer yang peduli lingkungan, yakni HP Laser Jet Pro 1120w. Produk ini mampu melakukan secara signifikan hingga 50 persen lebih besar dari produk laser pesaing, berkat Instan-On Technology yang memberi dampak positif peningkatan efisiensi sekaligus mengurangi pengaruh buruk pada lingkungan. (grd)

BOGOR - Ny YYT (33) melaporkan suaminya ke Mapolresta Bogor, Jawa Barat, Kamis, karena dianiaya oleh suaminya, FOW (40). Wanita yang tinggal warga Jalan Padi, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, datang ke Mapolresta Bogor dengan diantar petugas Polsek Bogor Timur. “Kepala saya dipukul pake helm, perut dan kaki saya ditendang, leher

saya di cekik terus badan saya dipukul pakai rantai kunci oleh suami saya,” ucapnya saat memberikan laporan. Dalam laporannya, YYT menceritakan kronologi peristiwa penganiayaan yang dialaminya terjadi di rumah kontrakannya di Jalan Padi. Saat itu, korban meminta uang sebesar Rp 5.000 kepada suaminya untuk membelikan bubur ayam untuk anaknya. “Anak saya sudah sejak tadi malam me-

rengek minta dibelikan bubur ayam. Saya sudah minta baikbaik sama suami saya. Dia bilang ada di atas lemari namun uang itu tidak ada. Sebelum dia berangkat kerja, saya minta lagi uangnya, tapi dia malah marah dan memukuli saya,” tuturnya. Menurut YYT, suaminya yang bekerja sebagai satpam di perusahaan air minum tersebut memang suka memukul tiap kali bertengkar. Selain itu, suaminya juga minum minu-

man keras selama empat tahun berumah tangga. “Hampir setiap kali ribut suami saya suka mukul saya, ditendang, ditampar sudah sering. Tapi saya tidak melaporkannya karena nanti kalau suami saya ditangkap siapa yang biayai hidup saya,” katanya. Tak tahan akan ulah suaminya, YYT melaporkan kasus itu ke Polsek Bogor Timur yang kemudian diantar Mapolresta Bogor. Kepala Unit Perlindun-

gan Perempuan dan Anak Polresta Bogor, Ipda Ika Santi mengatakan, korban sudah mendapatkan visum di RS Azra. Polisi telah menyita rantai sebagai barang bukti karena dipakai untuk memukuli YYT. Jika terbukti, suami YYT akan dijerat dengan Pasal Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancama hukuman lima tahun penjara. (ant)

GOW

Santuni 55 Anak Asuh BOGOR - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bogor, kemarin merayakan hari ulang tahunnya (HUT) ke-58. Acara peringatan HUT GOW yang di pusatkan di Gedung Wanita, di Jalan Jendral Sudirman, Kota Bogor, diisi dengan pemberian bantuan kepada 55 anak asuh dari kalangan keluarga miskin di Kota Bogor . Secara simbolis bantuan diberikan oleh Ketua Umum GOW, Tetty Djumala, kepada 3 orang perwakilan anak asuh. “Alhamdulilah, walaupun ini tidak seberapa, kami sudah berhasil memberikan bantuan secara rutin kepada anak-

anak usia sekolah. Untuk siswa SD diberikan bantuan sebesar Rp 25 ribu per bulan, untuk siswa SMP sebesar Rp 30 ribu per bulan dan untuk siswa SMA Rp 35 ribu per bulan,” kata Tetty. Selain itu, menurut keterangan dari Tetty, lewat bantuan dari berbagai pihak, telah disalurkan pula bantuan lain berupa makanan dan buku-buku sekolah untuk kebutuhan anak-anak kurang mampu asuhan GOW tadi. Kegiatan sosial lain yang juga dilakukan pengurus GOW adalah sunatan massal menjelang peringatan HUT beberapa waktu lalu. (bas)

Jenazah Siswi BIS

Belum Ditemukan BOGOR - Jenazah Sei Young Kim (13), siswi British Internasional School (BIS) yang hanyut saat melakukan outbound di Pancawati Outdoor Trainning (POT), Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, hingga kemarin belum ditemukan. Sebanyak 200 orang tim gabungan, Basarnas, Kopasus TNI, Polres Bogor dan Polresta Bogor terus melakukan pencarian terhadap jenazah siswa asal Korea Selatan tersebut. Kasat Samapta Polresta Bogor, AKP Arif Gunawan, mengatakan, pencarian siswi BIS tersebut diambil alih oleh Basarnas berkoodinasi dengan Polres Bogor, Polresta Bogor, dan Kopasus TNI. Pencarian dimulai dari lokasi terjatuhnya korban, tempat ditemukan korban pertama lanjut ke Kecamatan Rumpin hulu sungai. Tim dibagi sesuai dengan daerah kewenangannya, Polres Bogor menyisiri Sungai Cisadane dari hulu tempat kejadian bergerak ke arah tempat

ditemukan jenazah korban pertama. “Sedangkan Polresta Bogor menyisiri dari arah hilir ke bawah menuju Kecamatan Rumpin, setelah itu kita bergerak balik lagi dari Rumpin ke Semplak,” ujarnya. Tim Polresta Bogor menyisiri dengan cara manual yakni berjalan kaki sepanjang Sungai Cisadane, begitu pula dengan Polres Bogor. Tim SAR melakukan pencarian dengan menggunakan perahu di sepanjang aliran sungai, sedangkan Tim Koramil melakukan penyelaman di kawasan yang diduga terdapat jenazah korban. Luasnya medan, derasnya arus dan kontur perairan Cisadane yang cukup ekstrim menyulitkan pencarian. Rencananya tim SAR akan melakukan pengerukan di beberapa titik yang banyak pasir. “Malam ini akan dibahas apa akan dilakukan pengerukan di beberapa titik yang pasirnya cukup banyak, karena diduga jenazah tertimbun pasir di dasar kali,” kata Arif. (ant)

Pemkot Bentuk

Patroli Kebersihan BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, akan membentuk tim patroli kebersihan yang tergabung dalam Polisi Khusus Sampah guna menindak warga setempat yang melanggar ketentuan Peraturan Daerah tentang Kebersihan, Ketertiban, Keindahan dan Kenyamanan. “Kami akan mengajukan permohonan dana melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) pada akhir tahun ini guna keperluan tersebut,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Persampahan Dinas Kebersihan Kota Bekasi Abu Khurairah kemarin. Tiap tim akan beranggotakan tujuh orang dari Dinas Kebersihan yang akan disebar secara acak guna memantau kebersihan di 12 kecamatan di wilayah Kota Bekasi. “Polisi Khusus Sampah itu akan memantau beberapa kriteria pelanggaran K3, seperti membuang sampah tidak pada tempatnya, pembakaran sampah, dan pencemaran lingkungan,” katanya. Sesuai Perda nomor 7 tahun 2005, kata dia, warga yang me-

langgar ketentuan peraturan seperti membakar sampah dan membuang sampah sembarangan akan dikenai sanksi denda Rp 50 juta. “Namun, biasanya bila sudah masuk proses pengadilan kategori pelanggarannya berubah menjadi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dengan denda Rp50 ribu atau kurungan selama tiga bulan,” katanya. Sanksi hukum tersebut akan berguna untuk memberikan efek jera terhadap warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. Terlebih Kota Bekasi meraih penghargaan Adipura untuk kategori kota metropolitan terbersih. “Sistem kerja dari Polisi Khusus Sampah Kota Bekasi adalah mendeteksi adanya pelanggaran lalu melaporkannya ke Dinas Kebersihan untuk dilakukan penanganan mulai dari teguran lisan hingga gugatan,” katanya. Tim yang rencananya mulai beroperasi pada September 2010 itu juga memiliki tanggung jawab untuk menyosialisasikan pentingnya menjaga ketertiban K3 bagi seluruh warga. (ant)

Suluh Indonesia/rin

KURANGI KEMACETAN - Petugas Samsat Depok, Aiptu Supriyadi, Bripka Asep Andi Bachtiar dan Bripka Sugiyarto diterjunkan di pertigaan Jalan Raden Saleh, Tole Iskandar untuk membantu mengurangi kemacetan di jalan tersebut.

Atur Lalin

Koalisi Merah Putih

Samsat Depok Terjunkan Satu Kompi Dukung Nurmahmudi DEPOK - Guna mengurangi kemacetan di sejumlah rusa jalan di sekitar Kantor Samsat Depok turunkan pasukannya pada jam tertentu. Pasalnya, kemacetan seperti yang terjadi di Jalan Sentosa dan Jalan Raden Saleh banyak dikeluhkan warga sekitar. ”Untuk mengatur arus lalu lintas, kami mengerahkan delapan anggota gabungan,” kata Kasubsi Samsat Depok kepada wartawan, kemarin. Kemacetan yang terjadi di sejumlah ruas jalan tersebut dirasakan sangat mengganggu pengguna jalan. Untuk itu, Samsat Kota Depok menerjunkan satu kompi anggotanya untuk membantu mengu-

rai dan memperlancar arus lalu lintas di empat titik kemacetan. Diantaranya, perempatan Puskesmas Jalan Sentosa, pertigaan Jalan Proklamasi serta di pertigaan Jalan Raden Saleh dan Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya. Pantauan di lapangan, kemacetan kerap terjadi di saat jam sibuk antara pukul 06.0007.30 WIB. “Setiap titik kami tempatkan dua petugas,” ujarnya. Salah satu warga yang kerap melintas di Jalan Sentosa, Rosanah menuturkan, kemacetan terjadi karena kurang disiplinnya para pengemudi untuk bersabar dan antre. Hal tersebut mengakibatkan kemacetan di perempatan jalan. Selain itu,

pengguna jalan juga kerap membuyikan klakson sehingga menambah bising suasana. ”Untungnya ada petugas kepolisian yang mengatur. Jadi kemacetan tidak begitu parah,” akunya. Pernyataan serupa diungkapkan Wahyudin, sopir angkutan umum D02 jurusan Terminal-Depok II Timur. Menurutnya, dengan adanya petugas yang mengatur dinilai sangat membantu kelancaran lalu lintas. ”Saya setiap hari lewat Jalan Sentosa dan jalur ini sangat macet. Semenjak ada polisi lumayan lancar jadi saya bisa narik sesuai jam dan memenuhi setoran,” papar Wahyudin. (rin)

Pemerintah Diminta

Realisasikan UU Jamsos BOGOR – Guna memberikan jaminan sosial terhadap warga miskin di Indonesia, Pemerintah didesak segera merealisasikan Sistim Jaminan Sosial Nasional sebagai mana yang tertuang dalam Undang – Undang No : 40 tahun 2004, tentang Sistim jaminan sosial nasional. “Undang-undangnya sudah ada, bahkan itu telah disyahkan DPR RI enam tahun lalu. Tapi sayang UU itu masih mandek kerana tidak segara direalisasikan,” sesal Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI), Prof. Dr. Hasbullah Tabrani dalam Seminar Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), yang berlangsung di kantor Balaikota Bogor, kemarin. Seminar Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang digelar PT Askes itu secara resmi dibuka Wakil Walikota Bogor, Achmad Ru’yat dan diikuti para pejabat SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah) Kota Bogor, jajaran kesehatan dan instansi terkait lainnya. Dalam paparannya, Hasbullah menilai bahwa mandeknya UU No. 40 tahun 2004, tentang jaminan sosoal nasional ini sebetulnya lebih disebabkan ketidak siapan pemerintah untuk melasanakan UU itu secara serius karena terlalu sibuk mengurusi ka-

sus-kasus seperti Century dan lainnya. “Saya melihat sejauh ini Pemerintah kita telah terjebak dengan berbagai kasus seperti kasus Century dan lainnya. Akibatnya lupa dengan kewajibannya dasarnya untuk mensejahterakan rakyat,” urainya. Deputi Menko Kesra, Bidang Koordinasi Perlindungan Sosial dan Perumahan Rakyat Adang Setiana yang juga tampil sebagai salah satu pembicara dalam seminar itu menjelaskan, bahwa jaminan sosial yaitu bentuk perlindungan sosial untuk menjamin seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya yang layak. “Saya tentu sangat berharap dengan adanya UU No.40 tahun 2004 dan keluarnya Inpres dari Bapak Presiden kepada Menkokesra sebagi pertanda positif bahwa UU ini akan terealisasi. Kita targetkan mudah-mudahan pada bulan Desember mendatang sudah bisa direalisasikan,” ujarnya. Disampaiakan Adang, ada lima program pokok dalam Sistim Jaminan Sosial Nasional (SJSN) itu meliputi jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun dan jaminan kematian. “Program SJSN mencakup seluruh rakyat Indonesia , “jelasnya. (bas)

DEPOK - Ketua Depok Unite, Torben Rando Oroh mengatakan pihaknya menginginkan Walikota Depok saat ini Nurmahmudi Ismail kembali maju sebagai walikota periode 2011-2016. Bersama kumpulan anak muda Depok lainnya, Depok Unite dan gabungan arus bawah PKS, Partai Demokrat, Gerindra dan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Depok menyatakan dukungan kepada Nurmahmudi. “Nurmahmudi sebagai tokoh muda bisa dan pantas melanjutkan memimpin Kota Depok. Koalisi merah putih sepakat mendukung tokoh muda untuk membangun Depok lebih maju lagi,” kata Rando kepada wartawan di Depok, kemarin. Langkah selanjutnya, koalisi merah putih akan mengundang beberapa tokoh muda Depok untuk bertemu dalam satu wadah. Mereka antara lain Pradi Supriatna, Agung Witjaksono, Prihandoko serta Nur Mahmudi yang akan menandatangani nota kesepakatan. ”Isinya sepakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan di Kota Depok,” tandasnya. Menurut Rando, dengan adanya kesepakatan tersebut diharap dapat menciptakan suasana pemilihan umum kepala daerah (pemilikada) Depok 2010 yang damai. Dia

menuturkan, pihaknya atau siapapun tidak menginginkan suasana yang terjadi seperti pengalaman terdahulu. ”Kami ingin pemilukada kondusif tidak ada lagi kampanye yang bersifat black campaign antara satu dengan lainnya,” ujarnya beharap. Ditemui di tempat yang sama, Heri Asongan selaku Ketua Gerakan Arus Bawah untuk SBY menjelaskan, koalisi merah putih merupakan arus bawah dari beberapa partai dan bukan kader struktural. ”Ini merupakan komponen arus bawah yang menginginkan pemilikada Depok berjalan lancer dan sukses tanpa ada rasa dendam,” ungkapnya. Menanggapi hal tersebut, Walikota Depok Nurmahmudi mengatakan dirinya siap untuk menghadiri pertemuan tersebut. ”Saya tegaskan di sini bahwa kehadiran saya bukan sebagai walikota, tapi sebagai tokoh muda. Dan saya akan hadir setelah jam kerja pukul 15.30 WIB,” tegasnya. Nur menilai koalisi merah putih sebagai aksi positif. Dia pun menyambut baik hal tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut sebagai wujud kedewasaan anak muda dalam berpolitik. ”Walaupun berbeda-beda warna baju, tetapi mempunyai satu tujuan,” jawab walikota. (rin)

Suluh Indonesia/rin

KOALISI - Walikota Depok Nurmahmudi Ismail bersama Koalisi Merah Putih saat pertemuan bersama di Depok.

Angka Kematian Ibu dan Anak di Depok Turun WALI KOTA Depok Nur Mahmudi Ismail mengatakan angka kematian ibu dan anak pada proses melahirkan mengalami penurunan setiap tahun. “Ini merupakan hasil kerja keras semua pihak,” kata Nur Mahmudi usai Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Tingkat Kota Depok di Balaikota, kemarin. Ia menjelaskan pada 2008 ada 68 ibu dan anak yang meninggal dunia dari 26.000 ibu yang melahirkan, dan menurun pada 2009 menjadi 13 or-

ang dari 32.000 ibu yang melahirkan. “Saya berharap pada 2010 bisa turun lagi bahkan mencapai 0 persen untuk kematian ibu dan anak,” harapnya.

Ia minta semua kader di RW siaga meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan serta dapat meningkatkan kegiatan yang menurunkan angka kematian ibu dan bayi. “Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih kepada para kader yang bersedia menjadi tenaga relawan dan yang bekerja

sama dengan aparat pemerintah eningkatkan kegiatan serta peran dalam mewujudkan program siaga di Kota Depok,” ujarnya. RW Siaga merupakan suatu RW yang mempunyai sumber daya, kemampuan, dan kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah kesehatan, bencana alam, dan kegawatdaruratan di

wilayahnya secara mandiri. RW Siaga dibentuk berdasar Permenkes No.564/2006, Perda No.2 Tentang RPJMD Kota Depok 2006-2011, dan SK Wali Kota No.821.29/148/ kpts/kesra/huk/2007. Kota Depok memiliki enam Satgas Kecamatan Siaga, 63 Satgas Kelurahan Siaga, dan 840 RW Siaga dari 1.503.677 penduduk di Kota Depok. (ant)


pini F OKUS Jangan Kebiri Hubungan Pemerintah dengan Rakyat EMBICARAKAN hubungan antara rakyat dengan pemerintah adalah sebuah kewajiban tetapi sekaligus terasa klise dan hambar. Dikatakan kewajiban karena pembicaraan itu berguna untuk mengingatkan bahwa dibentuknya sebuah pemerintahan memang dimanfaatkan untuk menangani segala persoalan yang ada di masyarakat. Itulah salah satu dasar pembagian kekuasaan menjadi eksekutif, legislatif dan yudikatif. Masing-masing lembaga ini mempunyai kewajiban untuk memecahkan persoalan sosial secara lebih tajam. Jika ketiga kekuasaan itu digabung, maka akan muncul kekaburan dalam melihat persoalan. Tetapi, membicarakan secara berulang hubungan antara rakyat dengan pemerintah, terasa klise. Sebab, ada kesan hubungan itu terasa tidak nyambung meski telah berkali-kali diingatkan. Pemerintah sepertinya mengurusi dirinya sendiri dan rakyat terpaksa mengurus masalah dan kepentingannya sendiri. Jika hal yang terakhir ini berlangsung, maka yang terjadi adalah chaos. Dalam bentuk yang lebih kecil bisa berupa kerusuhan, keganasan, penggelapan, pembunuhan, penipuan dan ketidakteraturan. Fenomena ini menggambarkan bahwa rakyat sudah tidak terkontrol, tidak terperhatikan dan akhirnya menyelesaikan persoalannya sendiri. Pada konteks yang terakhir inilah kita cemas melihat perkembangan yang ada di negara kita. Paling tidak gambaran itu sering kita lihat di televisi, dari pagi sampai malam, malah berlanjut lagi pada dini hari. Terlepas apakah itu hanya kepentingan subjektif stasiun televisi demi kepentingan bisnisnya, tetapi realitas itu benar-benar mengkhawatirkan. Dari gambaran itulah kita coba ingatkan kepada para anggota legislatif kita, terutama di pusat, agar tidak terlalu terlena dengan perdebatan-perdebatan yang berkepanjangan tentang suatu hal. Katakanlah, sejak satu minggu terakhir masalah yang mencuat dari anggota dewan adalah soal dana aspirasi. Dana yang bertujuan memberikan wujud pemerataan pembangunan kepada rakyat dari anggota DPR berdasarkan dana APBN sebanyak Rp 15 miliar tersebut, dinilai sangat kontroversial dan amat berpotensi diselewengkan. Seperti yang telah diketahui oleh masyarakat umum, usulan dana itu telah ditolak oleh pemerintah. Namun, Partai Golkar yang menjadi salah satu inisiatornya, masih mencoba bertahan dengan berbagai argumentasinya dan mencoba menawarkan perdebatan soal baik-buruk dari dana tersebut. Kengototan partai inilah yang kemudian menjadi pembicaraan di mana-mana. Persoalannya, perbincangan seperti ini seringkali berkepanjangan dan menyita energi. Sederhana saja, jika ada pernyataan yang mungkin terasa menyinggung partai tertentu, anggota partai pasti mencoba menanggapi. Tanggapan ini bagaimana pun memerlukan waktu dan pikiran untuk menjawab. Pikiran dan tenaga inilah yang terbuang percuma, sebab ada hal lain yang masih perlu diperhatikan. Seperti yang diungkapkan sebelumnya, banyak sekali terjadi kekerasan dan ketidakberesan di masyarakat sekarang, seperti yang diperlihatkan televisi. Ini adalah masalah sosial dan itulah yang mestinya mendapat sorotan dari para anggota DPR kita. Contoh lokal tetapi bermakna sangat besar bagi nilai-nilai kemanusiaan adalah tentang kasus rabies di Pulau Bali. Sampai kini kasus ini terus menelan korban anggota masyarakat yang sama sekali tidak bersalah. Sudah puluhan orang yang meninggal. Banyak dari mereka yang masih muda. Tetapi sampai sekarang pemerintah tidak mampu mencegahnya. Apakah anggota parlemen di pusat tidak mempunyai misi untuk ikut urun rembuk memecahkan persoalan ini? Memang benar masalahnya ada di Bali. Tetapi Bali adalah pintu dunia bagi Indonesia. Jika wisatawan mengetahui hal ini dan bercerita di negara asalnya, maka Indonesia juga yang akan kena. Hubungan pemerintah dan masyarakat sebuah keharusan. Ada negara ada masyarakat. Tanggung jawab negaralah memecahkan segala problem masyarakat, bukan sekadar meminta pungutan pajak saja. ***

M

Bang D

el

Golkar mengancam akan keluar dari Setgab

Ngambek nih ...

Suluh Indonesia, Jumat 11 Juni 2010

5

Eksperimen Politik yang Jadi Pelajaran ke Depan PARTAI Golkar mengancam keluar dari Sekretariat Gabungan Koalisi Parpol Pendukung Pemerintah setelah kecewa merasa sendirian terhadap usulan dana aspirasi kepada pemerintah. Wacana ancaman ini memberi informasi politik lain di dalam pemerintahan Indonesia saat ini. Ternyata bukan hanya Partai Golkar yang menyetujui dana aspirasi tersebut akan tetapi juga menjadi kehendak dari Sekretariat Gabungan Koalisi Partai Politik Pendukung Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Bahwa kemudian ketika wacana tersebut menjadi informasi publik, membuat seolah-olah Partai Golkar yang ‘’berjuang’’ sendirian. Barangkali inilah sebuah permainan politik yang kemudian membuat Golkar kecewa. Salah satu pejabat teras Partai Golkar menyebutkan bahwa sebelumnya semua partai anggota sekretariat gabungan menyatakan satu pandangan tentang dana tersebut. Di luar Partai Golkar, partai lain yang ikut dalam sekretariat gabungan adalah Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Keadilan Sejahtera dan tentu saja Partai Demokrat. Titik pandang yang harus dilihat di sini terletak pada pernyataan petinggi Golkar yang mengatakan bahwa koalisi partai pendukung ini pernah menyatakan sikap satu pandangan terhadap dana aspirasi tersebut. Benar atau tidak, pernyataan itu telah memperlihatkan bahwa sifat mengkhusus (mengelompok) telah berkembang di dalam tubuh DPR Indonesia saat ini. Mengkhusus dalam bentuk fraksi, mungkin bisa dilihat sebagai perkembangan positif karena akan memperlihatkan konsistensi idealisme dari fraksi yang bersangkutan. Tetapi eksklusivisme yang terjadi di dalam gabungan partai-partai politik, jelas tidak memperlihatkan idealisme proporsional, tetapi cenderung sebuah kekuatan politik di dalam satu pemerintahan. Seperti halnya kekuatan politik parlemen, terutama di negara yang berasas parlementer, sifat mengkhusus seperti ini sangat potensial mengganggu jalannya pemerintahan. Sebuah usulan dari eksekutif akan bisa dijegal oleh kelompok khusus ini, semata-mata karena masalah visi politik. Tentu saja arah kebijakan umum akan terbengkalai kalau pemerintahan terganggu jalannya karena berbagai persetujuan dan perhatian terkonsentrasi untuk memperkuat diri dalam sistem politik nasional. Eksklusivisme Di negara yang perekonomiannya mapan, gangguan politik di parlemen memang tidak begitu terasa. Perekonomian yang digerakkan oleh modal swasta dan kemampuan kewirausahaan tinggi, tidak terlalu tergantung kepada pemerintah. Keinginan bersama untuk membuat dana aspirasi, adalah sebuah cikal bakal eksklusivisme yang mempunyai potensi kekuatan bar-

Oleh : GPB Suka Arjawa Pemerintah bisa kelimpungan jika terus-menerus berhadapan dengan situasi seperti ini. Berjalannya pemerintahan juga bisa tidak efektif. Dalam hal sekretariat gabungan partai politik yang ‘’dimiliki’’ oleh pemerintah Indonesia saat ini, makin memperlihatkan bahwa pembentukan koalisi politik antarpartai politik, tidak terlalu berfungsi efektif. Koalisi yang sebelumnya bertujuan demi menstabilkan jalannya pemerintahan, justru berpotensi membuat goyangan kepada pemerintah. Koalisi yang sebelumnya bertujuan menghemat energi politik pemerintah agar bisa berkonsentrasi melayani masyarakat, justru berdampak sebaliknya. gaining power politik berhadapan dengan eksekutif. Karena setiap pembuatan undangundang atau pembuatan kebijakan politik memerlukan persetujuan DPR, maka kelompok khusus ini bisa memainkan perannya di sana. Pemerintah bisa kelimpungan jika terus-menerus berhadapan dengan situasi seperti ini. Berjalannya pemerintahan juga bisa tidak efektif. Dalam hal sekretariat gabungan partai politik yang ‘’dimiliki’’ oleh pemerintah Indonesia saat ini, makin memperlihatkan bahwa pembentukan koalisi politik antarpartai politik, tidak terlalu berfungsi efektif. Koalisi yang sebelumnya bertujuan demi menstabilkan jalannya pemerintahan, justru berpotensi membuat goyangan kepada pemerintah. Koalisi yang sebelumnya bertujuan menghemat energi politik pemerintah agar bisa berkonsentrasi melayani masyarakat, justru berdampak sebaliknya. Energi politik pemerintah justru terkuras untuk menghadapi tingkah laku koalisi atau aktor-aktor

koalisi. Kasus Bank Century dan kasus Bibit-Chandra adalah salah satu contoh bagaimana terkurasnya energi pemerintah untuk menghadapi koalisinya sendiri. Dalam konteks tertentu, mundurnya Sri Mulyani juga bisa diakibatkan oleh hasil bargaining power antara pemerintah dengan koalisi partai politik ini. Alangkah besarnya tenaga yang dihabiskan untuk memilih menteri keuangan baru. Malah Partai Demokrat yang notabene bergabung di dalam koalisi, terlihat ngos-ngosan menghadapi fenomena politik ini. Lalu apa bedanya

√ Energi politik pemerintah justru terkuras untuk menghadapi tingkah laku koalisi atau aktor-aktor koalisi.

√ Dalam penggunaan energi politis,

mungkin akan lebih leluasa bagi pemerintah dan Partai Demokrat untuk ‘’berenang’’ di dalam jagat politik Indonesia jika tidak ada format koalisi politik berbentuk sekretariat bersama tersebut.

√ Pemerintahan mendatang tidak per-

lu membuat langkah seperti ini dan seharusnya menjalankan pemerintahan presidensial secara murni, dengan hak prerogatif murni dari presiden.

antara adanya koalisi dengan tidak adanya koalisi yang berbentuk sekretariat gabungan partai politik pendukung pemerintah? Ada koalisi pemerintah juga di (ter) ganggu, tidak ada koalisi juga kemungkinan mendapat gangguan. Dalam penggunaan energi politis, mungkin akan lebih leluasa bagi pemerintah dan Partai Demokrat untuk ‘’berenang’’ di dalam jagat politik Indonesia jika tidak ada format koalisi politik berbentuk sekretariat bersama tersebut. Sebab, ibarat pertandingan bulu tangkis, jika tidak ada koalisi partai politik, pemerintah tidak harus bertanding secara beregu tetapi perorangan. Bertanding secara perorangan justru akan lebih bebas melakukan improvisasi tanpa harus melihat tanggung jawab kepada anggota regu yang lain. Tenaga bisa full, strategi juga bisa full. Dalam suasana yang tidak terbebani, sering kemenangan berhasil diraih. Jadi, secara akademik, munculnya fenomena partai koalisi pendukung pemerintah di Indonesia yang pemerintahannya presidensial ini, hanyalah sebagai sebuah eksperimen politik yang ternyata tidak memberikan efek positif untuk pembangunan politik. Koalisi partai politik pendukung pemerintah itu tidak mampu membuat jalannya pemerintahan efektif. Eksperimen ini sesungguhnya penting sebagai pelajaran bagi pemerintahan mendatang, bahwa budaya politik Indonesia ternyata tidak cocok dengan iklim dukung-dukungan koalisi seperti ini. Pemerintahan mendatang tidak perlu membuat langkah seperti ini dan seharusnya menjalankan pemerintahan presidensial secara murni, dengan hak prerogatif murni dari presiden. Eksperimen pembentukan kualisi politik di parlemen ini mirip dengan demokrasi liberal dekade lima puluhan yang hanya pantas dipandang sebagai eksperimen yang menjadi pelajaran bagus bagi pemerintah-pemerintah sesudahnya. Yang perlu dipikirkan sekarang di Indonesia, apakah sistem multipartai seperti yang dipraktikkan sekarang perlu dipertahankan atau tidak? Jangan-jangan ini juga sekadar eksperimen. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Prihatin Atas Beredarnya Video Porno Artis DARI waktu ke waktu kita dihantui beredarnya video porno. Masyarakat pernah dibuat gempar dengan beredarnya video cabul yang melibatkan politisi nasional dan mantan penyanyi dangdut. Para pendidik beberapa waktu lalu dibuat resah, dan mungkin juga marah, dengan disebarluaskanya video porno yang melibatkan para mahasiswa dan pelajar. Untuk urusan yang satu ini (video porno pelajar dan juga mahasiswa) sungguh membuat banyak orang menjadi miris karena pelakunya bukan hanya dari

kota-kota besar tetapi juga dari kota kecil (kabupaten) di Sulawesi Tenggara. Yang sekarang terjadi lebih dahsyat : video cabul dengan ‘bintang’ para artis top. Saya cukup resah dengan kasus yang terakhir. Menurut saya video porno yang melibatkan para pesohor punya ‘daya rangsang’ yang berlipat-lipat bagi siapapun untuk menontonnya dibandingkan dengan video cabul dengan pelaku orang kebanyakan. Kepopuleran sang bintang lah yang membuat anak-anak (dibawah umur 17 tahun ) ikut

demam video porno. Hal ini tentu meresahkan kita semua, terutama karena dengan bantuan teknologi informasi kini anakanak bisa dengan mudah masuk ke dunia maya dan mengakses video porno. Yang juga sangat berbahaya ialah hari-hari ini orang-orang

berbicara soal video porno seperti menggunjingkan hal yang lumrah, tak peduli hal itu bisa membuat ‘bingung’ anak-anak yang mendengarnya. Ratih Ciputat, Tangerang Selatan

Kenaikan Listrik Memberatkan RENCANA kenaikan tarif lisrik yang akan diterapkan beberapa bulan lagi semoga tidak benarbenar dilaksanakan. Saya sebagai pedangan kecil betul-betul keberatan atas kebijakan itu. Selama ini listrik sudah menjadi sarana penting sekaligus membe-

bani karena tentu tanpa listrik usaha saya tidak akan berjalan. Tapi, kalau dinaikkan tentu makin membebani.Yang saya takutkan bukan soal usaha saya saja, tetapi beban hidup. Kenaikan listik nantinya tentu akan merembet ke bidang-bidang lain.

Katakan saja yang paling dekat adalah bahan makanan. Baik yang langsung atau tidak pasti akan disesuaikan. Apalagi untuk produk-produk yang sangat mengandalkan keberadaan listrik. Kenaikan harga di segala sektor pasti tidak bisa lagi terhindarkan. Karena itu saya berharap agar soal rencana ini dipikirkan betul. Rakyat juga sedang dalam kondisi pemulihan akibat ekonomi belu bergerak banyak, walapun dikatakan Indonesia termasuk yang baik. Tapi, kenyataannya usaha masih sulit sekali bergerak, Karena sesungguhnya banyak sekali bidang-bidang usaha yang belum mendapatkan perhatian. Kalau memang ada upaya

lain yang bisa ditempuh untuk menahan agar subsidi listrik itu tidak dipangkas tentu rakyat akan senang. Efisiensi PLN yang kini digmbar-gemborkan apakah sudah bisa dilaksanakan atau belum. Efisiensi menjadi kunci agar tarif listrik tidak dinaikkan. Jangan sampai, pemborosan yang dilakukan harus dibebankan pada negara, apalagi masyarakat yang sungguh ingin agar semua kebutuhannya bisa tercukupi. Belum lagi, penyelenggaran BUMN lain yang berkaitan dengan hajat rakyat, apakah mereka sudah jalankan usahanya dengan benar? Yoga Rusnandar Jatiasih, Bekasi

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 11 Juni 2010

6

Andra Targetkan Juara di Manila JAKARTA - Pembalap wanita andalan Indonesia, Alexandra ‘’Andra” Asmasoebrata mentargetkan juara pada kejuaraan gokart Asian Karting Open Championship (AKOC) 2010 Seri I yang berlangsung di Sirkuit Carmona, Manila, Filipina, 12-13 Juni pekan ini. Kejuaraan yang tahun ini diikuti 18 negara diantaranya Cina, Makao, India, Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia dan tuan rumah Filipina itu, sudah tidak asing lagi bagi Andra. Pasalnya ketika masih yunior, Andra pernah meraih posisi runner-up pada AKOC tahun 2003. Setahun kemudian gadis cantik kelahiran Jakarta, 23 Mei 1988 ini meraih pole position. Apalagi Andra sudah familiar dengan sirkuit Carmona yang terletak di pinggir pantai Manila itu. Sudah lebih dari 10 kali Andra tampil di sirkuit terbesar di Filipina itu. Dengan pengenalan medan sirkuit yang lebih dalam, Andra pun tak ragu-ragu memasang target juara di seri pembuka AKOC itu. ‘’Mudah-mudahan pada saat lomba nanti, semuanya berlangsung mulus. Selain mengenal dekat kondisi lintasan di Carmona ini saya juga

sudah hafal karakter calon lawan karena sudah sering ketemu dalam lomba,”papar putri kandung mantan pembalap kawakan Alex Asmasoebrata ini, Kamis, kemarin di Jakarta. AKOC 2010 berlangsung lima seri di empat negara yakni Filipina, Makao, Thailand dan Indonesia. Setelah dari Manila, AKOC akan dilanjutkan seri II di Makao (10-11 Juli), seri III di Sentul, Indonesia (7-8 Agustus), seri IV kembali di Makao (9-10 Oktober) dan seri V di Thailand (6-7 Nopember). Pada AKOC seri perdana ini, Andra yang tampil di kelas Formula Senior KF2) itu tidak sendirian. Ia didampingi empat pembalap putra yakni Silvano Christian, Mohamad Syarief yang juga turun di kelas Formula Senior KF2, Permana Putra Minang dan Yasuo Senna Iriawan (Formula Yunior KF3). Alex Asmasoebrata yang juga manajer tim Indonesia ke AKOC seri I ini mengatakan kini Andra benar-benar fokus pada balapan. Hal itu tak lepas dari dukungan sponsor seperti BRI, Pertamina, PT Telkomsel dan Pemprov DKI yang komitmen mendorong Andra untuk meraih prestasi terbaik di ajang balapan internasional. (oli)

Alfred Riedl Akan Operasi Lutut JAKARTA - Pelatih kepala Timnas Indonesia, Alfred Riedl, Rabu lalu telah kembali pulang ke Austria untuk menjalani operasi lutut. Alfred akan kembali ke Jakarta jelang semifinal Piala Indonesia, sekitar akhir Juli, kata situs resmi PSSI, di Jakarta, kemarin.. Alfred sendiri telah melakukan seleksi untuk pemain timnas Indonesia di wilayah Barat dan timur pada bulan ini. Pria yang pernah menangani Vietnam, Palestina, dan Laos ini sudah mulai mempunyai bayangan atas skuad pemain yang akan mengisi komposisi timnas dalam AFF Championship 2010 bulan Desember mendatang. “Setelah ini kita akan melakukan meeting internal dengan para asisten pelatih. Yang pasti, saya cukup senang dengan kualitas pemain yang telah mengikuti seleksi ini. Ada harapan besar untuk bisa berprestasi di masa datang,” kata pria kelahiran Wina, Austria pada 2 November 1949 ini. Ia menegaskan juga meluruskan bahwa kualitas pemain

yang mengikuti seleksi di Makassar pun tidak buruk. “Para pemain di Makassar juga punya kualitas yang bagus. Hanya saja, yang menjadi persoalan saya ketika menghadapi latihan perdana, kualitas lapangan di sana sangat tidak representatif. Jadi, bukan karena kualitas pemainnya yang buruk,” kata pelatih memiliki tinggi badan 1,84 meter ini. Riedl yang menggantikan Benny Dollo ini menyadari bahwa fisik para pemain memang kelelahan setelah satu musim menjalani kompetisi yang padat. Belum lagi perjalanan menuju tempat seleksi yang memakan waktu cukup panjang. Alfred dan para asistennya masih terus melakukan pemantauan atas para pemain yang sudah masuk dalam bayangan 23 pemain yang akan mengikuti pelatnas di Jakarta pada tanggal 1 Agustus 2010. Mereka baru akan diumumkan pada akhir Juli. Tepatnya, usai pagelaran Piala Indonesia berakhir. (ant)

Suluh Indonesia/ap

SAKSIKAN LATIHAN - Pelatih Portugal, Carlos Queiroz (tengah) menyaksikan para pemainnya berlatih di Magaliesburg, di luar Johannesburg, Afrika Selatan, kemarin,

SEAG 2011

Jateng Anggarkan Rp 250 Miliar SEMARANG - Penyelenggaraan tujuh cabang olahraga pada SEA Games XXVI 2011 di Jawa Tengah dianggarkan dana sebesar Rp250 miliar. Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, usai Peresmian Atlet PPOP dan PPLM di Semarang, kemarin, mengatakan dana sebesar itu digunakan untuk perbaikan venues-venues yang ada dan pelaksanaan pesta olahraga multievent antarnegara Asia Tenggara itu sendiri. Menurut dia, dari jumlah anggaran tersebut Rp200 miliar berasal dari pemerintah pusat, sedangkan dari Pemrov Jateng hanya Rp50 miliar. “KIta akan lihat dulu soal itu, tetapi kalau nggak bisa, ya kita selenggarakan seadanya,” katanya. Jawa Tengah mendapat jatah untuk menggelar tujuh cabang olahraga yaitu sepatu roda, sepak takraw, biliar, panahan, tinju, bridge, dan soft tenis. Semula Jateng juga kebagian cabang olahraga menembak tetapi setelah ada pertemuan antarnegara peserta “Council meeting” di Jakarta beberapa

waktu lalu akhirnya cabang ini digelar di Palembang, Sumatra Selatan. Ia mengatakan, seharusnya bulan Juni ini sudah harus dimulai perbaikan venues dari cabang-cabang olahraga tersebut tetapi belum bisa terwujud karena dana dari pemerintah pusat belum turun. Pada saat Indonesia menjadi tuan rumah SEA Games 2011, penyelenggaraannya dibagi dalam empat provinsi yaitu DKI Jakarta, Sumatra Selatan, Jawa

Barat, dan Jawa Tengah. “Kita berharap segera dilakukan perbaikan venues-venues tersebut mengingat pelaksanaannya sudah mepet, mengingat SEA Games sendiri digelar mulai 11 September 2011,” kata mantan Pangkostrad tersebut. Sebelumnya, Kepala Dinas Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, HM Tamzil, mengatakan Pemrov Jawa Tengah hanya memiliki waktu delapan hingga sembilan bulan untuk memper-

baiki venues cabang olahraga saat Indonesia menjadi tuan rumah SEA Games XXVI 2011. Ia mengatakan, waktunya sangat mepet sehingga memerlukan kerja keras agar bisa selesai sesuai waktu yang telah ditetapkan. Ia menyebutkan, perbaikan fisik untuk venues-venues tersebut baru bisa dikerjakan sekitar Oktober 2010 dan enam bulan sebelum penyelenggaraan SEA Games XXVI harus sudah selesai.

Menurut Mantan Bupati Kudus tersebut, setelah dana APBD dan APBN turun maka harus dilakukan lelang perencanaan kemudian baru dilakukan proses lelang perbaikan fisik. “Kita baru bisa memulai pengerjaan fisiknya sekitar Oktober 2010. Waktunya memang sangat mepet dan kita harus kerja keras karena enam bulan sebelum penyelenggaraan SEA Games tersebut maka semua pengerjaan fisik harus sudah selesai,” katanya. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 11 Juni 2010

7

Jerman Berharap Pada Generasi Baru JOHANNESBURG - Teori yang dimiliki tim Jerman saat ini adalah dengan absennya sang kapten Michael Ballack dari Piala Dunia 2010 karena cedera akan memberi kesempatan bagi pemain-pemain baru untuk menunjukkan kebolehannya. Sedangkan tim satu grup negara ini seperti Serbia, Ghana dan Australia akan membuktikan bahwa Piala Dunia bukan tempat untuk menggantungkan harapan kepada anak baru dan seorang penyerang yang hanya mencetak tiga gol selama satu musim. Namun Ghana pun sebenarnya juga mengalami masalah yang sama dengan Jerman yakni kehilangan pemain andalannya Michael Essien yang cedera saat bertanding di Piala Afrika. Tim Bintang Hitam yang pada Piala Dunia 2006 lalu hanya bisa melaju hingga 16 besar digadang-gadangkan sebagai saingan berat Jerman untuk meraih posisi teratas di grup D. Tapi impian itu bisa buyar tanpa Essien berada di pihak mereka. Latihan pra Piala Dunia mereka juga terganggu saat tim ini harus pindah lokasi dari Pretoria Hotel ke Sun City karena masalah teknis. Sementara itu, tim Serbia yang baru kali ini bermain di Piala Dunia sebagai negara merdeka datang ke Afsel dengan susunan pemain-pemain berbakat. Dan kenyataan bahwa pelatih Ghana Milovan rajevac adalah keturunan Serbia akan membuat pertemuan kedua tim tanggal 13 Juni nanti di Pretoria menjadi menarik untuk ditonton. Sedangkan Australia yang dikalahkan Italia di babak 16 besar empat tahun lalu kali ini kembali dengan misi ingin membuktikan diri sebagai tim kuat. Australia yang tanggal 13 Juni nanti akan berhadapan dengan Jerman di Durban menerima kabar baik dengan sem-

buhnya gelandang Tim Cahill dari cedera leher dan Harry Kewell yang mulai berlatih lagi untuk persiapan Piala Dunia. Jerman Favorit Juara Dengan rekor tiga kali juara dunia, Jerman memang difavoritkan untuk menjadi juara grup tapi itu semua tergantung bagaimana pemain-pemain baru memperlihatkan permainan terbaiknya. Pelatih Joachim Loew yang merupakan asisten mantan pelatih Juergen Klinsmann saat Jerman menjadi semi finalis Piala Dunia empat tahun lalu kali ini akan menerjunkan pemain-pemain yang hanya sepuluh kali atau kurang pernah memperkuat tim nasional. Pemain-pemain baru Jerman termasuk gelandang Sami Khedira dan Mesut Ozil serta bek Thomas Mueller. Tapi Loew menyadari bahwa tanpa kehadiran Ballack dalam tim, formasi baru yang dibentuknya mungkin akan berkembang setelah beberapa tahun lagi. “Ini tim yang beranggotakan anak-anak muda dan beberap dari mereka harus berusaha untuk keluar dari bayangbayang seniornya. Mungkin mereka akan berkembang setelah beberapa tahun,” kata Loew. Untuk mengimbangi hal ini, pelatih Loew mengandalkan Miroslav Klose sebagai penyerang walau prestasinya di Bayern Munich musim ini tidak terlalu menggembirakan. Klose yang berumur 32 tahun pernah mencetak lima gol masing-masing di Piala Dunia 2002 dan 2006. Setelah pertemuan dengan Australia tanggal 13 Juni nanti, Jerman akan menghadapi Serbia tanggal 18 di Port Elizabeth dan melawan Ghana tanggal 23 Juni di Johannesburg. Sedangkan Australia akan berhadapan dengan Ghana tanggal 19 Juni di Rustenburg dan melawan Serbia tanggal 23 Juni di Nelspruit. (ant)

Suluh Indonesia/ap

LATIHAN - Pemain Jerman, Holger Badstuber, Arne Friedrich, Mario Gomez, Jerome Boateng dan Per Mertesacker ambil bagian dalam sesi latihan di the Super Stadium, Atteridgeville dekat Pretoria, Afrika Selatan, kemarin.

Gaya Menyerang di Laga Pembukaan JOHANNESBURG - Afrika Selatan dan Meksiko diperkirakan akan bermain menyerang saat berhadapan di pertandingan pembuka Piala Dunia besok. Dengan latar belakang keriuhan penonton dan suara keras vuvuzela (terompet yang ditiup suporter Afsel) yang menggema di stadion Soccer City, Johannesburg, nanti, kedua tim yang dikenal bagus dalam menyerang diharapkan akan menyuguhkan permainan yang menarik. Hasil memuaskan yang dipetik dari pertandingan sebelumnya membuat pertandingan kedua tim ini layak ditonton

dan akan menjadi pertandingan pembuka yang selalu dikenang. Afrika Selatan adalah negara benua Afrika ketiga yang bermain di pembukaan Piala Dunia setelah sebelumnya Kamerun berhadapan dengan Argentina tahun 1990 dan Senegal melawan Prancis tahun 2002. Kemenangan yang diraih pada pertandingan besok mungkin tidak akan terlalu mengejutkan karena itulah keuntungannya menjadi tuan rumah. Tapi hasil itu tentunya akan memacu tim Afsel dan penyelenggaraan Piala Dunia itu sendiri.

Pesaing Kuat Hasil pertandingan mengecewakan selama beberapa tahun terakhir telah mengancam keberadaan Afrika Selatan yang diprediksi akan tampil memalukan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2010. Bahkan presiden FIFA Sepp Blatter sendiri mengkritik permainan tim Bafana bafana. Tapi rekor tak terkalahkan di 12 pertandingan terakhir sejak November 2009 merubah prediksi orang terhadap tim ini. “Sangat penting bagi kami sebgai tuan rumah untuk bertanding dan memenanginya. Kami akan membuat mere-

ka (tim lawan) semua kecewa,” kata kiper Itumeleng Khune. Keberhasilan tim Afsel tidak hanya menaikkan kepercayaan diri pemainnya tapi juga membangkitkan semangat nasionalisme di negara itu. Pelatih Carlos Alberto Parreira juga menyadari dukungan yang besar ini dan berharap timnya bisa termotivasi. “Tidak diragukan lagi keriuhan penonton adalah pemain ke 12 dalam tim ini,” katanya. Meksiko yang Percaya Diri Walau dukungan untuk tim tuan rumah sedemikian besarnya, Meksiko tidak kalah percaya dirinya terutama dengan

kemenangan atas juara dunia 2006 Italia di Brussel minggu lalu dan hasil bagus yang didapat melawan Inggris dan belanda sebelumnya. “Filosofi kami adalah selalu memanfaatkan bola yang datang,” kata penyerang Carlos Vela. Penyerang Meksiko Guillermo Franco sudah sembuh dari cedera dan siap diturunkan pelatih untuk memperkuat sistem menyerang tim di lapangan. Dalam pertandingan pembukaan turnamen nanti, Franco kemungkinan akan dipasangkan dengan pemain baru Manchester United Javier Hernandez. (ant)

JADWAL PERTANDINGAN Grup A :

Grup B :

Grup C :

Grup D :

Grup E :

Grup F :

11 Juni, 21:00 Afrika Selatan v Meksiko, Soccer City, Johannesburg

12 Juni, 18:30 Argentina v Nigeria Ellis Park Stadium,Johannesburg

13 Juni, 01:30 Inggris v Amerika Serikat Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg

13 Juni 21:00 Jerman v Australia Moses Mabhida Stadium, Durban

14 Juni, 18:30 Belanda v Denmark Soccer City, Johannesburg

15 Juni, 01:30 Italia v Paraguay Cape Town Stadium, Cape Town

12 Juni, 01:30 Uruguay v Prancis Cape Town Stadium, Cape Town

12 Juni, 21:00 Korea Selatan v Yunani Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth

13 Juni, 18:30 Aljazair v Slovenia Peter Mokaba Stadium, Polokwane

14 Juni 01:30 Serbia v Ghana, Loftus Versfeld Stadium,Pretoria

14 Juni, 21:00 Jepang v Kamerun Free State Stadium, Bloemfontein

15 Juni, 18:30 Selandia Baru v Slowakia, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg

17 Juni, 01:30 Afrika Selatan v Uruguay Loftus Versfeld Stadium, Pretoria

17 Juni, 21:00 Argentina v Korea Selatan Soccer City, Johannesburg

19 Juni, 21:00 Belanda v Jepang Moses Mabhida Stadium, Durban

20 Juni, 18:30 Italia v Selandia Baru, Mbombela Stadium, Nelspruit

17 Juni, 18:30 Prancis v Meksiko Peter Mokaba Stadium Polokwane 22 Juni, 21:00 Meksiko v Uruguay Royal Bafokeng Stadium Rustenburg

18 Juni, 01:30 Yunani v Nigeria, Free State Stadium, 23 Juni, 01:30 Yunani v Argentina, Peter Mokaba Stadium, Polokwane 23 Juni, 01:30 Nigeria v Korea Selatan, Moses Mabhida Stadium, Durban

22 Juni, 21:00 Prancis v Afrika Selatan Free State Stadium

Grup H :

15 Juni, 21:00 Brasil v Korea Utara Ellis Park Stadium, Johannesburg

16 Juni, 18:30 Spanyol v Swiss Moses Mabhida Stadium, Durban

16 Juni, 01:30 Pantai Gading v Portugal Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth

16 Juni, 21:00 Honduras v Cili Mbombela Stadium, Nelspruit

21 Juni, 18:30 Portugal v Korea Utara Cape Town Stadium, Cape Town 25 Juni, 21:00 Korea Utara v Pantai Gading, Mbombela Stadium, Nelspruit 25 Juni, 21:00 Portugal v Brasil, Moses Mabhida Stadium, Durban

19 Juni, 01:30 Slovenia v Amerika Serikat Ellis Park Stadium, Johannesburg 23 Juni, 21:00 Amerika Serikat v Aljazair Loftus Versfeld Stadium, Pretoria 23 Juni, 21:00 Slovenia v Inggris Nelson Mandela Bay Stadium

Grup G :

21 Juni, 01:30 Brasil v Pantai Gading Soccer City, Johannesburg

18 Juni, 21:00 Inggris v Aljazair Cape Town Stadium, Cape Town

21 Juni, 21:00 Spanyol v Honduras, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth 22 Juni, 01:30 Cili v Swiss, Ellis Park Stadium, Johannesburg 26 Juni, 01:30 Swiss v Honduras, Free State Stadium, Bloemfontein 26 Juni, 01:30 Cili v Spanyol, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria

18 Juni 18:30 Jerman v Serbia, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth 19 Juni 18:30 Ghana v Australia, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg 24 Juni 01:30 Australia v Serbia Mbombela Stadium, Nelspruit 24 Juni 01:30 Ghana v Jerman Soccer City, Johannesburg

20 Juni, 01:30 Kamerun v Denmark Loftus Versfeld Stadium, Pretoria 25 Juni, 01:30 Denmark v Jepang Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg 25 Juni, 01:30 Kamerun v Belanda Cape Town Stadium, Cape Town

Babak 16 Besar :

29 Juni, 01:30 Juara Grup G v Peringkat Kedua Grup H, Ellis Park Stadium, Johannesburg (Partai 54)

3 Juli, 21:00 Pemenang Partai 52 v Pemenang Partai 51, Cape Town Stadium, Cape Town (Partai 59)

26 Juni, 21:00 Juara Grup A v Peringkat Kedua Grup B, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (Partai 49)

29 Juni, 21:00 Juara Grup F v Peringkat Kedua Grup E, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria (Partai 55)

4 Juli, 01:30 Pemenang Partai 55 v Pemenang Partai 56, Ellis Park Stadium, Johannesburg (Partai 60)

27 Juni, 01:30 Juara Grup C v Peringkat Kedua Grup D, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg (Partai 50) 27 Juni , 21:00 Juara Grup D v Peringkat Kedua Grup C, Free State Stadium, Bloemfontein (Partai 51) 28 Juni , 01:30 Juara Grup B v Peringkat Kedua Grup A, Soccer City, Johannesburg (Partai 52) 28 Juni, 21:00 Juara Grup E v Peringkat Kedua Grup F, Moses Mabhida Stadium, Durban (Partai 53)

30 Juni, 01:30 Juara Grup H v Peringkat Kedua Grup G, Cape Town Stadium, Cape Town (Partai 56)

Perempat-Final : 2 Juli, 21:00 Pemenang Partai 53 v Pemenang Partai 54, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (Partai 57) 3 Juli, 01:30 Pemenang Partai 49 v Pemenang Partai 50, Soccer City, Johannesburg (Partai 58)

20 Juni, 21:00 Slowakia v Paraguay Free State Stadium, Bloemfontein 24 Juni, 21:00 Paraguay v Selandia Baru, Peter Mokaba Stadium, Polokwane 24 Juni, 21:00 Slowakia v Italia Ellis Park Stadium, Johannesburg


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 11 Juni 2010

8

Lima Anggota KPUD Disidang

Suluh Indonesia/ant

GELOMBANG PASANG - Seorang pekerja yang tengah memperbaiki atap pondok wisata menyaksikan gelombang pasang menghantam lokasi wisata di kaki bukit Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), kemarin. Setiap tahun sejumlah obyek wisata di kawasan itu menjadi sasaran langganan ombak pasang dan ancaman abrasi serta angin kencang.

Direktur PIP Makassar Ditahan MAKASSAR - Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar, ABH, kembali ditahan setelah menjalani pemeriksaan di kejaksaan setempat. Sebelum kembali ke Rumah Tahanan Kelas I Makassar, Kamis, ABH mengaku siap menjalani penahanan jika memang itu adalah kewenangan jaksa penyidik Kejaksaan Negeri Makassar. Yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembebasan lahan kampus PIP di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar sebanyak Rp14,5 miliar itu berharap agar dirinya bisa dijadikan tahanan kota. Menurut dia, proses hukum masih berproses dan dirinya siap untuk menjalani proses peme-

riksaan sesuai dengan aturan. Ia mengatakan jika materi pemeriksaan yang dijalaninya hanya sebatas penggunaan anggaran sesuai dengan tugasnya sebagai kuasa anggaran. Albert Salasa selaku pengacaranya mengaku jika penahanan yang dilakukan oleh penyidik kejaksaan masih akan dikaji lebih lanjut karena penahanan itu masih sama dengan penahanan yang sebelumnya. Pada saat itu pihak penyidik tidak mencantumkan pasal dan pelanggaran tindak pidana korupsi yang dilakukannya. “Kami akan upayakan agar klien kami bisa dijadikan tahanan kota karena tugasnya sebagai Direktur PIP dan sebagai kuasa anggaran mengharuskannya berada di luar rutan

untuk menjalankan aktivitasnya,” katanya. Ia menuturkan upaya penangguhan penahanan itu akan segera dilakukannya, apalagi sudah ada penjamin dari 1.200 karyawan, staf, dan alumni PIP Makassar yang bersedia menjadi penjamin. Langkah itu ditempuh karena dia meyakini jika kliennya tidak akan melarikan diri. Apalagi kliennya merupakan salah satu orang kepercayaan Departemen Perhubungan yang mempunyai reputasi tinggi. “Pak Agus tidak mungkin melarikan diri, dia cukup kooperatif selama menjalani pemeriksaan dan barang bukti juga tidak mungkin dihilangkan karena sudah disita oleh Kejari,” tuturnya. Ia mengemukakan penaha-

nan dalam rutan merupakan pilihan terakhir. Karena itu, dia bersama tim pengacara akan mengkaji ulang syarat-syarat penahanan itu agar kliennya bisa dijadikan tahanan kota. Sebelumnya, Direktur PIP Makassar, ABH disangkakan telah melakukan tindak pidana korupsi dalam pembebasan lahan kampus seluas 74 hektar dengan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebanyak Rp 59,5 miliar. Dalam pembebasannya itu, terdapat sisa anggaran sekitar Rp 14,5 miliar yang harusnya dikembalikan kepada negara. Namun, dalam pelaksanannya, sisa anggaran itu tersimpan dalam rekening pribadi Lurah Untia, ARD. (ant)

MANADO - Lima anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Manado non aktif, mulai disidang di hadapan tiga anggota Dewan Kehormatan yang dipimpin Prof DR AJ Lonan, karena dianggap melanggar kode etik dalam tugasnya. “Lima anggota KPU Manado non aktif masih dimintai keterangan dan alasan-alasan kenapa tidak mengindahkan instruksi KPU Sulut, sementara hasil akhirnya akan diputuskan pada 12 Juni 2010 mendatang,” kata Lonan yang juga Direktur Pasca Sarjana Universitas Manado (Unima), di Manado, kamis. Lima anggota KPU Manado, Dolfie Angkouw (ketua), Donald Monintja, Lucky Senduk, Suardi Hamzah dan

Fransiscus Sompie, dinon aktifkan oleh KPU Sulut karena tidak mematuhi instruksi agar pelaksanaan Pemilihan Walikota (Pilwako) Manado 2010 dilakukan bersamaan dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) 3 Agustus 2010. Pilwako Manado tetap dipaksakan oleh anggota KPU Manado non aktif pada 29 September 2010 dengan mengacu pada Undang Undang No.22 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pemilu, seperti harus enam bulan pelaksanaan Pilwako setelah pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). “Apa yang kami lakukan dan susun tahapan Pilwako Manado sudah sesuai aturan, sehingga kami tidak ingin dipaksakan kembali pada 3 Agustus 2010,” kata Ketua KPU manado non aktif Dolfie Angkouw

dihadapan tim Dewan kehormatan. Hanya saja, katanya, putusan final dari sidang kode etik itu tetap di serahkan kepada Dewan kehormatan bentukan KPU Sulut. “Kami harapkan juga tim Dewan Kehormatan memberikan hasil objektif, terutama dilandasi atas semua aturan hukum berlaku,” kata anggota non aktif lainnya Donald Monintja. Pelaksanaan sidang kode etik itu sendiri mendapat perhatian serius masyarakat, karena dilakukan secara terbuka di kantor KPU Sulut. Turut hadir pada sidang Dewan kehormatan itu, diantaranya Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Manado dan Sulut, kalangan akademisi serta sejumlah jurnalis. (ant)

Ribuan Guru Honorer Dapat Insentif CIANJUR - Sebanyak 2.862 guru honorer Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Cianjur, Jawa Barat, Kamis, mendapatkan insentif dari Permkab Cianjur. Pembagian insentif tersebut diserahkan langsung di Pendopo Pemkab Cianjur. Pihak pemkab, menyerahkan bantuan insentif Rp429.300.000, bagi ribuan guru honorer tersebut, melalui bendahara Kemenag Cianjur. Bantuan insentif sebesar Rp150 ribu per orang itu, akan diberikan dalam tiga kali puta-

ran. Masing-masing guru tersebut, akan menerima Rp50 ribu/ bulan, selama tiga bulan, melalui rekening masing-masing guru. “Kebijakan rekening itu, sebagai upaya untuk menghindari adanya potongan atas insentif dari tangan tidak bertanggungjawab,” kata Kepala Seksi Madrasah Pendidikan Agama (Mapenda) Kemenag Cianjur, H Wawan Solihin. Ia menjelaskan, dari jumlah guru honorer yang menerima insentif, masih ada sekitar 150 guru honorer yang terpaksa tidak menerima insentif karena belum mendapatkan NUPTK. Pihaknya, ujar Wawan, sem-

pat menolak bantuan insentif tersebut karena jumlahnya yang tidak sebanding dengan jasa guru honorer tersebut. Sementara itu, Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh berharap, bantuan insentif tersebut bisa bermanfaat bagi para guru honorer, meskipun nilai yang diberikan masih belum memadai. “Nilainya tidak seberapa jika dibandingkan dengan jasa para guru honorer tersebut. Namun pemerintah telah mengalokasikan uang yang tidak sedikit dan semoga kedepan akan lebih memadai,” kata orang nomor satu di Cianjur itu. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 11 Juni 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu