Skip to main content

Edisi 10 Agustus 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No.152 tahun IV Selasa, 10 Agustus 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Pemerintah Tegur Keras

Tercatat Turun

Pemerintah Gelar Pasar Murah

PEMERINTAH melalui Kementerian BUMN telah menegur keras Direksi PT Angkasa Pura (AP) II dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), menyusul insiden mati listrik di Bandara Internasional ...hal. 1

PENDAPATAN pembiayaan 11 emiten multifinance tercatat turun 22,37 persen di semester I-2010 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3,218 triliun. Berdasarkan riset atas laporan keuangan ...hal. 2

PEMERINTAH mulai menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok yang harganya naik menjelang Ramadhan. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu meresmikan ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Polisi Masih

Buru WN Perancis

Suluh Indonesia/ade

DITANGKAP - Amir Jama’ah Anshorut Tauhid Abu Bakar Ba’asyir dengan pengawalan ketat tiba di Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Ba’asyir ditangkap polisi dengan tuduhan terlibat dalam aksi terorisme.

JAKARTA - Anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri memburu seorang WN Perancis yang diduga terkait rencana peledakan bom karena tercatat sebagai pemilik kendaraan bernomor polisi B-1600-KE yang akan digunakan untuk serangan bom mobil. ‘’Pemilik mobilnya sedang dalam pengejaran polisi, inisialnya sudah diketahui seorang Warga Negara Perancis,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Jakarta, kemarin. Edward menuturkan, WN Perancis itu diketahui sebagai pemilik mobil jenis sedan yang akan digunakan untuk serangan ledakan bom mobil pada salah satu lokasi di Jakarta. Ia memiliki istri sebagai WN Maroko yang diduga mengirim sejumlah dana untuk rencana serangan bom di Indonesia. Polisi, kata Edward, telah menyita sebuah mobil sedan bernomor polisi B-1600-KE dari sebuah penggerebekan jaringan teroris di Cikuda, Cibiru, Jabar. Edward menuturkan Mabes Polri telah berkoordinasi dengan pihak Interpol, guna melacak keberadaan seorang warga negara asing diduga terlibat jaringan terorisme di Indonesia itu. Selain itu, polisi juga menyita berbagai jenis bahan kimia untuk merakit bom mobil, serta menangkap seorang tersangka jaringan teroris bernama Fakrulroji alias Bayu. Kemudian, anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri juga menemukan rumah yang dijadikan pusat laboratorium untuk merakit bom di daerah Cikuda, Cibiru, Jabar, serta menangkap ahli kimia lulusan salah satu perguruan tinggi, Kurnia Widodo di wilayah Padalarang, Jabar pada hari yang sama. Informasi jaringan itu berkembang sehingga polisi menangkap Ustad Kiki beserta barang bukti dokumen buku jihad dan bahan kimia di wilayah Cileungsi, Jabar. (ant)

Abu Bakar Ba’asyir Ditangkap JAKARTA - Abu Bakar Ba’asyir untuk kesekian kalinya ditangkap polisi. Penangkapan mantan Amir Jamaah Islamiyah (JI) ini karena diduga mengorganisir serangkaian kegiatan teroris di tanah air. ‘’Dari proses pelatihan militwr di Aceh, rangkaian penangkapan-penangkapan, sampai ditemukannya laboratorium di Cibiru merupakan proses yang rangkaian yang terorganisir dengan baik. Diperoleh kesimpulan, salah satu di antara orang-orang yang terlibat adalah Ustadz Abu Bakar Baasyir,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Jakarta, kemarin. Edward menjelaskan, penangkapan Ba’asyir yang juga

Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) diperoleh dari serangkaian penangkapan orang-orang yang terkait dalam pelatihan militer di Aceh dalam beberapa hari terakhir, yakni penggerebekan di Cibiru Kota Bandung, Padalarang, Cileunyi, dan Subang. Dari pemeriksaan terhadap orang-orang itu, kepolisian mengambil benang merah mengenai dugaan keterlibatan Abu Bakar Ba’asyir. Edward mengatakan, Ba’asyir belum diperiksa tetapi dari informasi yang diperoleh penyidik dari Densus 88 Antiteror Mabes Polri, dugaan keterlibatan Ba’asyir sangat kuat. Keterlibatan Ba’asyir menurutnya, antara lain diduga mengetahui perencanaan awal

mengenai pelatihan militer teroris di Aceh termasuk menentukan Al-Qaedah Aminah (basis aman bagi gerakan terorisme). Mabes Polri juga menduga ada keterkaitan Ba’asyir dengan Abdullah Sonata sebagai pemimpin gerakan pelatihan teroris di Aceh Besar. Pengasuh Pondok Pesantren Ngruki, Sukoharjo ini ditengarai merestui dan ikut mendanai pelatihan senjata teroris yang dipimpin Sonata. Ba’asyir juga diduga menunjuk Mustofa alis Abu Thalib sebagai pelatih dan Dulmatin yang tertangkap mati beberapa waktu lalu di Pamulang, Tangerang Selatan, sebagai penanggungjawab lapangandari serangkaian aksi. (har/son)

Akibat Praktik Korupsi

Pertumbuhan Ekonomi Lambat JAKARTA - Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua mengatakan dampak korupsi menyebabkan pertumbuhan ekonomi lambat. Abdullah, saat berbicara dalam Semiloka (Seminar dan lokakarya) percepatan pemberantasan korupsi di Jakarta, kemarin. Abdullah mengatakan, korupsi telah membuat 49 persen penduduk Indonesia hidup di bawah kemiskinan, karena berbagai upaya pengentasan kemiskinan juga diselewengkan. Lambatnya pertumbuhan ekonomi ini, menurut Abdullah, menyebabkan pendapatan dalam negeri juga tidak maksimal karena korupsi, sehingga wajar jika Indonesia masih tergantung pada utang luar negeri. Ia juga mengatakan lambatnya perekonomian ini juga karena adanya kebocoran dana pemerintah dan tingginya pungutan liar sehingga membuat tinggi biaya produksi di Indonesia. Selain menghambat pertumbuhan ekonomi, korupsi juga menimbulkan dampak padacepat

habisnya sumber daya alam di Indonesia. Bahkan dikhawatirkan cadangan minyak bumi Indonesia akan habis sebelum 2030 dan kondisi hutan yang sudah masuk stadium empat. Sedangkan terhadap keamanan dan keutuhan negara, kata Abdullah, korupsi membuat konflik vertikal dan horizontal. Pemicu kurusuhan di sejumlah daerah juga ada yang disebabkan adanya korupsi. Sementara terhadap sosial budaya, tambahnya, telah menimbulkan berbagai keretakan antar masyarakat. ‘’Berbagai tawuran antar anak sekolah, mahasiswa, pendukung politik bahkan antar anggota DPR,” jelasnya. Untuk itu pemberantasan korupsi di Indonesia perlu dipercepat, sehingga tidak akan merusak sendi-sendi berbangsa dan bernegara. Ketua Departemen Litbang dan Standar Profesi Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Suryohadi Djulianto mengatakan, pemberantasan korupsi tidak bisa dilakukan oleh satu pihak, tetapi melibatkan semua pihak. (ant)

Penangkapan Ba’asyir

Tak Ada Instruksi JAKARTA - Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha membantah penangkapan mantan Amir Jamaah Islamiyah (JI) Abu Bakar Baasyir merupakan perintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. ‘’Yang saya ketahui itu bukan instruksi dari Presiden,’’ tegas Julian di Jakarta, kemarin. Menurutnya, Presiden Yudhoyono memang pernah menginstruksikan kepada Kapolri namun instruksinya bersifat umum. Ketika itu, Kepala Negara meminta kepada jajaran pengamanan untuk melaksanakan tugas secara profesional. Kepada jajaran Polri, Presiden meminta agar bekerja secara profesional, terukur, dan transparan. ‘’Tidak pernah Presiden menginstruksikan secara personal tangkap si A atau tangkap si B,” imbuhnya. Menko Polhukam Djoko Suyanto menegaskan Polri tentu tidak gegabah menangkap Abu Bakar Ba’syir. ‘’Polri tentu sudah memiliki bukti- bukti sangat kuat terkait jaringan terorisme itu, sehingga akhirnya Ustad Abu Bakar Ba’asyir ditangkap,” katanya. Terkait itu, lanjut Djoko, semua pihak diminta untuk menghormati proses hukum yang akan dilakukan terhadap pimpinan Ponpes Ngruki itu. ‘’Mari kita ikuti proses hukumnya, yang pasti akan dilakukan dengan baik,” ujarnya. Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi menegaskan penangkapan itu berdasarkan data dan fakta yang sudah dimiliki. Tidak ada tendensi politik, termasuk dugaan adanya pengalihan isu terkait rekening gendut milik sejumlah anggota Polri. ‘’Tidak ada tendensi apa-apa. Apakah politik, atau hal-hal lain,’’ tegasnya. Meski Ba’asyir menolak tuduhan dan menyebut bahwa penangkapannya atas tekanan AS, namun Ito Sumardi mengatakan alasan penangkapkan Baasyir tidak hanya didasarkan pada gerakan teroris di Aceh tetapi gerakan teroris yang lain. “Penangkapan yang bersangkutan bukan semata soal gerakan di Aceh tapi semua gerakan yang memang sudah lama dan Polri tentu tidak sembarangan saja mengambil orang dan mengamankan orang,” kata Ito. Polri, lanjut Ito, sebelum menangkap Baasyir sudah melakukan upaya penelusuran, pengumpulan data dan fakta yang lama. Eskalasi gangguan nasional makin tinggi, sehingga sebagai alat negara penegak hukum, merupakan kewajiban Polri untuk melindungi masyarakat dan negara. Sementara itu, banyak pihak mengecam penangkapan Ba’asyir, dan mendesak polisi merilis keterlibatan Ba’asyir dalam berbagai aksi terorisme di Indonesia. (ant)

Efektifitas PNS dan Kajian Rasionalisasi MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait tengah mengkaji efektifitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) berkaitan dengan jumlah dan beban anggaran untuk belanja aparatur. Selain soal PNS, ujar Mendagri, pihaknya juga mengkaji tentang tunjangan dan insentif bagi pejabat daerah karena kondisi saat ini memperlihatkan ketimpangan nilai tunjangan dan insentif antara daerah satu dengan daerah

lainnya. Mendagri Gamawan Fauzi mencontohkan, di suatu daerah tunjangan untuk pejabat Eselon I bisa mencapai Rp 50 juta, sementara di daerah lain Rp 250 ribu. ‘’Itu nanti akan kita bicarakan. Kan dalam waktu

tiga bulan ini kita diminta menyelesaikan,” ujarnya. Kajian tentang PNS, anggaran, dan tunjangan serta insentif bagi pejabat daerah ini merupakan tindaklanjut dari instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden memerintahkan Kementerian Dalam Negeri dan instansi terkait mengevaluasi jumlah pegawai negeri guna membuat pemerintahan lebih efektif, sesuai kemampuan anggaran negara. ‘’Rumuskan jumlah yang tepat untuk pegawai di daerah,” kata

Presiden beberapa hri lalu. Presiden mengatakan, evaluasi jumlah pegawai negeri itu harus memperhatikan berbagai aturan yang terkait dengan organisasi dan pemerintahan daerah. Kepala Negara menilai, evaluasi tentang jumlah aparatur negara itu penting agar diperoleh angka ideal sesuai kebutuhan. Terkait perintah Presiden itu, Mendagri membenarkan belanja aparatur merupakan beban tersendiri bagi APBN dan APBD. Rata-rata belanja

aparatur untuk provinsi, kabupaten/kota di seluruh Indonesia bisa mencapai 56 persen dari anggaran yang tersedia. Saat ini, kata Gamawan, gambaran tentang jumlah pegawai negeri bisa dilihat dari rasio antara pegawai negeri dan yang bukan pegawai negeri di suatu daerah. Secara nasional, jumlah pegawai negeri adalah 2,1 persen dari total warga negara. Sedangkan pada tingkat daerah terjadi disparitas ata ketimpangan yang cukup besar. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Selasa 10 Agustus 2010

Tiket Kereta

K ilas

Gajayana Habis

Polisi Antisipasi Perampokan JAJARAN Polres Jakarta Barat akan meningkatkan patroli untuk mengantisipasi perampok yang memanfaatkan bulan puasa Ramadhan guna beraksi. Wakapolres Jakarta Barat AKBP Aan Suhanan mengatakan, perampok seringkali memanfaatkan Bulan Ramadhan untuk bertindak jahat, seperti komplotan perampok bersenjata yang menggarap tiga toko emas sekaligus di Pasar Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Polres Jakarta Barat akan meningkatkan patroli dan menambah jumlah personel di setiap wilayah Jakarta Barat. Ia mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan polsek setempat untuk mengerahkan Brigade Mobile (Brimob) untuk wilayah masing-masing. Bahkan, Polres Jakbar juga mengerahkan intelijen guna memantau gerak gerik orang-orang yang mencurigakan di kawasan pemukiman. Oleh karena itu, pihak kepolisian juga meminta masyarakat bekerja sama dan meminta agar lebih waspada terhadap aksi perampokan maupun pencurian selama bulan suci Ramahan. (ant)

Kasus Penipuan Naik JUMLAH kasus penipuan berkedok undian berhadiah pada semester satu periode Januari sampai dengan Juni 2010 mencapai 3.189 kasus yang disampaikan langsung secara lisan maupun lewat surat keluhan yang dikirim melalui pos ke Kementrian Sosial, dan dinas-dinas sosial sosial di daerah. Mensos Salim Segaf Al Jufri mengatakan, aksi penipuan yang mengatasnamakan undian berhadiah ini sangat merugikan baik secara moral maupun material bagi konsumen yang menjadi korban dan juga bagi produsen yang produknya disalahgunakan, khususnya berkaitan dengan reputasi dan kepercayaan masyarakat pada produk-produk mereka. Ia mengatakan, berdasarkan data yang diterima Kemensos dalam tiga tahun terakhir, laporan dari masyarakat tentang penipuan berkedok undian berhadiah pada tahun 2008 sebanyak 10.847 kasus, 2009 sebanyak 22.565 kasus, dan 2010 mencapai 3.189 kasus. (ant)

Rest Area Mubazir UNTUK meningkatkan serta membuat nyaman pengguna busway, Pemprov DKI Jakarta membangun fasilitas dan sarana bus berjalur khusus itu. Salah satunya seperti membangunan park and ride (sarana parkir) serta rest area (tempat beristirahat). Sayangnya, untuk fasilitas rest area, hingga saat ini belum bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Salah satu contohnya, rest area yang terdapat di Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Rest area yang sejatinya disediakan bagi para penumpang busway saat menunggu kedatangan bus itu, sepertinya kurang diminati oleh para penumpang. Bahkan, saking sepinya rest area busway di terminal Kalideres nyaris terbengkalai. Biasanya, calon penumpang lebih memilih langsung menuju ke tempat tujuan begitu sampai Terminal Kalideres. Akibatnya, hanya sedikit orang yang memanfaatkan resat area itu. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PEMUSNAHAN - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengamati Barang Bukti Narkoba yang akan dimusnahkan di halaman parkir Polda Metro Jaya, Jakarta, kemarin.

JAKARTA - Menjelang lebaran 2010, tiket kereta api (KA) Gajayana kelas eksekutif jurusan Jakarta-Malang sudah habis terjual. ‘’Penumpang kereta layanan lebaran tahun ini memang lebih banyak untuk tujuan Malang dibandingkan daerah lain di Pulau Jawa,’’ kata Kepala Humas PT KA Daerah Operasi I, Mateta Rajilulhaq di Jakarta, kemarin. Mateta mengatakan, pemudik membeli tiket lebih awal untuk keberangkatan H-7 hingga H-5. Sementara untuk kereta tujuan daerah lainnya, seperti Surabaya dan Solo, lanjut Mateta, masih tersedia kursi kosong. Namun, ia tidak dapat memastikan jumlah sisa kursi karena setiap detik data transaksi tiket terus berubah. Oleh karena itu Mateta mengimbau calon penumpang kereta tidak panik. Apalagi, ujar Mateta, PT KA juga masih memiliki KA tambahan menghadapi arus mudik. (ant)

MUI Ingatkan

Ormas Jauhi Kekerasan JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia mengingatkan organisasi masyarakat untuk menjauhi segala tindak kekerasan dan main hakim sendiri terutama selama Bulan Suci Ramadhan. ‘’Dengan begitu, suasana bulan Ramadhan dapat mendukung terciptanya masyarakat yang sadar hukum dan tertib dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” demikian pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dibacakan Sekretaris Jenderal MUI Ichwan

Sam di Jakarta, kemarin. Peringatan tersebut ditujukan MUI bagi ormas yang seringkali melakukan “sweeping” dan penertiban tempat hiburan malam terutama selama Ramadhan, karena hal itu dinilai bukan menjadi kewenangan ormas. ‘’Penertiban itu adalah wewenang aparat negara, dalam hal ini pihak kepolisian. Dan sudah ada kata sepakat dari ormas juga,” kata Ketua MUI Bidang Kerukunan Antar Umat Beragama Slamet Effendi Yusuf.

Lebih lanjut, Slamet mengharapkan agar aparat negara, salah satunya kepolisian untuk dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya agar tidak merangsang kelompok-kelompok masyarakat tertentu untuk main hakim sendiri seperti yang telah beberapa kali terjadi. Pesan tersebut merupakan salah satu pesan yang dikeluarkan MUI dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1431 Hijriah. Selain mengingatkan agar ormas tidak melakukan tindakan kekerasan, MUI

juga mengharapkan kepada aparat penegak hukum, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan elemen masyarakat lain untuk terus menyosialisasikan peraturan perundangan agar dapat menciptakan rasa aman, nyaman dan kondusif di tengah masyarakat. Total ada delapan pesan yang disampaikan MUI dalam tausiah menyambut Ramadhan 1431 Hijriah yang akan datang tersebut, antara lain menyerukan umat Islam agar memasuki bulan suci Ramadhan dengan

penuh keimanan, ketakwaan, senantiasa mengharap ridha Allah SWT dalam suasana hati yang khusyu, tenang dan damai serta mengembangkan sikap toleransi. Selain itu, seluruh organisasi atau lembaga Islam khususnya lembaga pendidikan diminta untuk mengisi dan memberi makna bulan Ramadhan dengan menyelenggarakan berbagai program seperti tadarus Al Quran, pesantren kilat, perkemahan Ramadhan dan kursus keagamaan. (ant)

Polda Metro Jaya

RS Kramat 128

Musnahkan Barbuk

Diduga Lakukan Malpraktek

JAKARTA - Polda Metro Jaya memusnahkan barang bukti bernilai milyaran rupiah hasil pengungkapan sejumlah kasus melalui Operasi Kilat Jaya. Pemusnahan barang bukti yang dilakukan di halaman kantor Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya itu dipimpin Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Timur Pradopo dengan disaksikan Gubernur DKI Fauzi Bowo dan perwakilan Kejati DKI Jakarta dan Banten. Barang bukti yang dimusnahkan dari jajaran Ditreskrim Khusus berupa 3.263.531 keping VCD-DVD bajakan terdiri atas hak cipta film sebanyak 2.132.390 keping, VCD porno 312.329 keping, VCD rekaman lagu 635.007 keping, software 180.105 keping dan CD games 103.700 keping. Sementara dari jajaran Direktorat Narkoba berupa 35.048 botol minuman keras berbagai merek, 173.319,26 gram ganja, 38.977,75 butir ekstasi, 35 gram heroin dan 23,45 gram serbuk ekstasi. Sedangkan untuk kejaha-

tan konvensional, dari 412 kasus seperti pemerasan, premanisme, penganiayaan berat, copet, judi, tebar paku, pencurian dengan kekerasan dan kejahatan lainnya, Polda Metro Jaya mengamankan 1475 tersangja dimana 366 orang diantaranya ditahan. Kapolda Metro Jaya mengatakan operasi bertujuan agar masyarakat dapat khusyuk beribadah, tidak merasa resah di bulan Ramadhan. ‘’Jangan ada kelompok yang turun ke lapangan,” kata Kapolda kepada ormas untuk tetap memberikan kepada Pemprov DKI dalam menegakkan aturan Perdanya. Sementara Fauzi Bowo mengungkapkan pihaknya mendukung langkah polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan puasa. Meski demikian dirinya mengingatkan agar polisi tidak melakukan perbedaan dalam menegakkan hukum yang berlaku. (ant)

Pemprov Jamin

Tak Ada Sweeping JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan jaminan kepada pengusaha hiburan tidak akan ada aksi sweeping selama Ramadhan 1431 Hijriyah. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dalam pertemuan dengan Kapolda Irjen Timur Pradopo dan sejumlah pejabat penting Polda Metro Jaya, kemarin mengatakan untuk merealisasikan hal tersebut diperlukan ketegasan aparat, baik dari Satpol PP, Dinas Pariwisata maupun kepolisian. ‘’Diperlukan ketegasan aparat keamanan untuk menjamin tidak ada sweeping yang berjalan sendiri-sendiri,” terang Fauzi Bowo di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya Jakarta, kemarin. Menurut Foke, Pemprov DKI telah membicarakan larangan sweeping dengan ormasormas. ‘’Kami sudah berkoordinasi dan menyampaikan kepada mereka untuk tidak

2

melakukan sweeping selama Ramadhan,” katanya. Dalam kesempatan yang sama dirinya juga mengimbau pengusaha tempat hiburan untuk melaksanakan aturan buka tutup selama Ramadhan sesuai Peraturan Daerah (Perda) No 10 Tahun 2004. Selain aturan buka tutup, Foke juga melarang publikasi poster yang bernuansa pornografi, pertaruhan, perjudian dan konsumsi narkoba. ‘’Pengunjung tidak berpakaian secara tidak terhormat,” katanya. Ia juga mengajak masyarakat untuk saling menghormati dan menghargai di bulan Ramadhan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar menegaskan, Polri akan menindak tegas sesuai aturan berlaku jika ditemukan tempat hiburan menyalahi aturan hukum. (ant)

Suluh Indonesia/ade

TERORIS - Kabidpenum Mabes Polri Kombes Pol. Ketut Untung Yoga memperlihatkan salah satu photo teroris yang berhasil ditangkap Tim Densus 88 Antiteror di sejumlah daerah Jawa Barat.

JAKARTA - LBH Jakarta meminta RS Kramat 128 Jakarta untuk mengusut dugaan tindakan malpraktik yang dilakukan salah seorang dokter terhadap Siti Chomsatun di Jakarta, pada Februari 2010. Kuasa hukum Siti, Tommy Albert Tobing mengemukakan, dugaan tindakan malpraktik yang mengancam klien mereka merupakan perbuatan yang melawan hukum. LBH menganggap tindakan malpraktik tersebut melanggar UU no. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, UU no. 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran dan UU no. 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit. Tommy menceritakan, kliennya masuk Unit Gawat Darurat (UGD) RS Kramat 128 pada tanggal 15-16 Februari 2010 dengan keluhan sesak napas dan kemudian dilakukan pemeriksaan oleh salah seorang dokter jaga. ‘’Setelah diperiksa, dokter tidak menjelaskan penyakit

yang diderita dan bagaimana penanganan selanjutnya. Justru dokter meminta persetujuan dari klien saya untuk dirujuk ke RSCM,” jelasnya. Karena Siti Chomsatun adalah pasien dari salah seorang dokter spesialis THT di rumah sakit itu, maka Siti menolak dan memilih menunggu untuk bertemu sang dokter yang baru datang sore harinya. Namun hingga keesokan harinya, tidak ada satu pun dokter yang datang memeriksa dan memberikan pelayanan kepada Siti. Sesak napas yang diderita Siti mengakibatkan pasien tidak dapat tidur dan kemudian diberikan obat tidur (steloid) oleh suster. Namun hal tersebut tetap membuat Siti tidak dapat tertidur pulas. Akhirnya, tanggal 16 Februari 2010, Siti diperiksa oleh salah seorang dokter dan didiagnosis bahwa Siti mengalami kesulitan bernapas derajat 1 dan harus segera dibuatkan lubang dileher untuk bernapas. (ant)

Strerilisasi Tingkatkan Layanan Transjakarta KEBIJAKAN Pemprov DKI Jakarta dalam melakukan sterilisasi jalur busway nampaknya mulai membuahkan hasil. Hal itu setidaknya terlihat dari hasil analisa dan evaluasi yang dilakukan Polda Metro Jaya selama satu pekan terakhir ini. Sterilisasi jalur busway dinilai efektif dalam meningkatkan pelayanan bus Transjakarta. Hal itu dilihat dari jumlah penumpang yang meningkat atau naik rata-rata sebesar 18 persen serta headway (jarak kedatangan) bus Transjakarta menjadi lebih cepat yakni 2-5 menit per bus dari sebelumnya 5-10 menit, sehingga mengurangi terjadinya penumpukan penumpang. Selain itu, tingkat kepatuhan pengemudi kendaraan bermotor pribadi maupun umum pun semakin meningkat. Sterilisasi yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta bersama Kepolisian Polda Metro Jaya

berlaku pada jam-jam sibuk mulai tanggal 2 Agustus hingga 31 Desember di empat koridor busway. Keempat koridor itu yakni, Koridor I (Blok MKota), Koridor III (KalideresHarmoni), Koridor V (Kampungmelayu-Ancol), dan Koridor VI (Ragunan-Dukuhatas). Indikator peningkatan pelayanan busway terlihat dari penindakan pelanggaran jalur busway selama sepekan terakhir di mana terdapat 5.889 pelanggar yang dikenakan tilang karena menerobos jalur busway. Dengan rincian di koridor I terdapat 146 pelanggar, Koridor III 1.213 pelanggar, Koridor V terdapat 2.307 pel-

anggar, dan Koridor VI terdapat 2.233 pelanggar. Jenis kendaraan yang paling banyak melakukan pelanggaran yakni, sepeda motor sebanyak 4.946

unit, disusul angkutan umum sebanyak 547 unit, kendaraan pribadi roda empat sebanyak 217 unit, dan angkutan barang sebanyak 89 unit.

Peristiwa kecelakaan lalu lintas selama dilakukan sterilisasi jalur busway di empat koridor itu juga sama sekali tidak terjadi alias nihil. Hal ini mencerminkan penurunan kecelakaan di empat koridor tersebut. Selain itu, juga terjadi efektifitas dan peningkatan penggunaan park and ride oleh pengguna jasa busway yang menitipkan kendaraan pribadinya baik motor maupun mobil. Juga menambah jumlah penumpang yang terangkut bus Transjakarta di empat koridor yang meningkat rata-rata sebanyak 18 persen. Waktu pelaksanaan sterilisasi dilaksanakan dalam dua shift yaitu pukul 06.00-14.00 dan 14.00-22.00, dengan mengerahkan sebanyak 486 personil yang berasal dari 109 personil dari Polri, 136 personil dari Dinas Perhubungan DKI, 32 personil dari Satpol PP DKI, 31 personil dari Garisun TNI, 100 personil dari BLU Transjakarta. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Selasa 10 Agustus 2010

3

Golkar Perjuangkan Pembangunan

Berbasis Desa

Suluh Indonesia/ant

IKLIM - Menperin MS Hidayat dan Perhubungan Jusman Syafii Djamal dan pengusaha Rahmad Gobel melihat sebuah brosur berisi sejumlah alat berteknologi tenaga surya yang ramah lingkungan sebelum diskusi perspektif teknologi ramah lingkungan di Jakarta, kemarin.

Jangan Gunakan Kekerasan nyampaikan harapannya agar sikap kekerasan dan radikalisme harus dijauhkan. Pasalnya, umat Islam sangat antikekerasan. Bahkan dalam berjihad pun, tak dikenal cara kekerasan. Tak ada gunanya kekerasan untuk mencapai tujuan, apalagi dengan cara membunuh sesama. Esensi arti jihad adalah berjuang atau berusaha dengan keras, namun bukan harus berarti perang dalam makna fisik. Jika sekarang jihad lebih sering diartikan sebagai perjuangan untuk agama, maka langkah itu tidak harus berarti perjuangan fisik. Untuk itulah, ia mengimbau umat Islam agar bisa me-

Kompak Ajak Perkuat Diri JAKARTA - Aktivis Koalisi melakukan rapat nasional. PerMasyarakat Sipil Antikorupsi tama dilakukan di Istana (Kompak) Ray Rangkuti meng- Cipanas, kemudian National ajak masyarakat untuk mem- Summit, dan rapat nasional di perkuat diri dalam menghadapi Bali serta terakhir di Istana berbagai persoalan yang men- Bogor. Menurut dera mereka. Ray, empat Ray Rangrapat nasionkuti menilai al tersebut pemerintahbukan meruan saat ini pakan bukti lebih cendepemerintah rung melatelah bekerja kukan pencikeras. ‘’Petraan kepada merintahan rakyat. Kareini serius rana itu, Ray pat keras. mengajak Saya curiga masyarakat justru empat agar tidak kali rapat terlalu larut hanya bagian dalam kekedari pencic e w a a n Ray Rangkuti traan. Jangan yang menterpesona pada pencitraan dalam terhadap pemerintah. Ia justru mengajak seluruh itu,” katanya. Meski demikian, Ray komponen masyarakat untuk melakukan upaya-upaya ber- Rangkuti mengaku tetap mengsama dalam mengatasi berbagai akui pemerintahan SBY-Boedipersoalan yang ada seperti ka- ono merupakan pemerintah sus ledakan tabung gas, mau- yang sah dan dipilih secara pun soal kenaikan harga sem- demokratis. Sementara itu, pakar komubako dan sebagainya. Menurut Ray, selama ini pe- nikasi politik Effendi Gazali merintah telah terpaku kepada mengatakan, selama ini Preprogram-program menjaga cit- siden justru suka curhat mera, dibandingkan dengan kerja nyangkut dirinya. Effendi mengaku bingung keras nyata untuk kemasalahadengan pencitraan yang ditan rakyat. Ray mengkritik Presiden lakukan pemerintahan SBYSusilo Bambang Yudhoyono Boediono karena mestinya yang mengaku mendapat anca- harus ada alat-alat ukurnya. Mengenai banyaknya rapat man dari terorisme dan hal itu sudah diungkapkannya hing- yang dilakukan pemerintah, ga dua kali. ‘’Kita serahkan Effendi justru mengatakan bahpengaman presiden kepada wa rapat keras agak berbeda aparat yang berwenang, tapi dengan kerja keras. ‘’Kalau marilah rakyat selamatkan diri orang seringkali rapat, itu menunjukkan memang keadaan masing-masing,” katanya. Selain itu, katanya, selama sedang kacau atau berarti tak delapan bulan pemerintahan berani mengambil keputusan,” SBY-Boediono telah empat kali katanya. (ant)

dijalankan juga lebih mementingkan pada pertumbuhan tanpa memperhatikan pelaku ekonomi yang terlibat langsung dalam proses pembangunan, sehingga itu tidak berimplikasi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata. Bahkan, ia menambahkan, model demikian justru telah membuka peluang hadirnya pengangguran yang semakin bertambah dan kemiskinan yang semakin besar. Akibat tertutupnya berbagai peluang, masyarakat pedesaan semakin tersisih dalam kehidupan karena sektor ekonomi hanya digerakkan oleh orang-orang tertentu yang berpusat dan tinggal di perkotaan. Terkait dengan kondisi itu, Idrus berpendapat, diperlukan satu program pembangunan yang sifatnya terobosan dengan berbasis pada pedesaan.

Menurut dia, hakikat pembangunan yang dilaksanakan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia itu harus berorientasi pada sejumlah hal, yakni penyelesaian masalah rakyat, pemenuhan kebutuhan rakyat dan memberi jaminan adanya harapan kehidupan rakyat di masa depan yang lebih baik. Ia menjelaskan, penguatan paradigma pembangunan yang berorientasi pada konsep membangun dari desa yang digagas partainya mempunyai landasan hukum yang kuat, di antaranya UU No 27/2009 tentang MD3, sumpah atau janji yang diucapkan para anggota DPR saat mereka dilantik dan UU No. 17/2003 tentang Keuangan Negara. ‘’Secara konstitusi dan perundang-undangan, tidak ada aturan yang dilanggar, sebagaimana yang diopinikan berbagai pihak selama ini,’’ katanya. (har)

Sosialisasikan Penggunaan Gas

Ulama : JAKARTA - Pengasuh PP Darussalam Gontor, Ponorogo, KH Abdullah Syukri Zarkasyi mengharapkan umat Islam agar betul-betul memahami pengertian jihad sehingga tidak menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuannya. Penegasan tersebut dikemukakannya menanggapi ditangkapnya Pengasuh Pondok Pesantren AlMukmin Ngruki, Solo, Jateng Abu Bakar Ba’asyir di Jakarta, kemarin. Ia enggan mengomentari perihal penangkapan Ba’asyir terlalu jauh. Tetapi jika itu dikaitkan dengan paham kekerasan terhadap umat Islam, maka KH Syukri kembali me-

JAKARTA - Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, untuk menjamin adanya percepatan dan pemerataan pembangunan yang adil bagi seluruh rakyat Indonesia, maka harus ada kebijakan terobosan yang berbasis pedesaan. Idrus menjelaskan bahwa pembangunan yang dilaksanakan selama ini ternyata belum merata dan belum menyentuh sebagian besar masyarakat lapisan bawah atau rakyat di pedesaan. Karena itu, kata dia, masih sangat terasa adanya ketimpangan dan kesenjangan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat. ‘’Kondisi demikian tentu saja sewaktu-waktu dapat memicu terjadinya konflik sosial dalam masyarakat, seperti kasus-kasus yang terjadi di berbagai daerah,” ujar Idrus di Jakarta, kemarin. Selain itu, menurut dia, pembangunan ekonomi yang

nempatkan pemahaman jihad pada tempatnya, misalnya berjuang untuk memajukan pendidikan keagamaan. MUI Menentang Kekerasan Sebelumnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan sikapnya atas tindakan radikalisasi agama. Menurut Ketua MUI Pusat, Ma’ ruf Amin, hakikat ajaran Islam identik dengan kasih sayang dan kelembutan. Oleh karena itu, secara tegas MUI menentang segala bentuk radikalisme agama dengan mengedepankan aksi kekerasan. ‘’Penolakan tersebut tertuang dalam fatwa haram yang pernah dikeluarkan MUI

tentang tindakan terorisme,” katanya. Ma’ruf menjelaskan, radikalisme muncul karena pemahaman terhadap teksteks agama yang salah. Kesalahan menafsirkan dalildalil agama tersebut mengakibatkan pengamalan yang berujung pada gerakan yang salah pula. Ia mencontohkan, seruan berjihad disalahartikan dengan melakukan kekerasan fisik tanpa melihat konteks waktu dan tempat yang berlaku saat ini, dimana jihad fisik tidak tepat karena kondisi Indonesia tidak sedang berperang. (ant)

SKB Tiga Menteri

Agar Segera Ditinjau JAKARTA - Setara Institute meminta pemerintah meninjau Surat Keputusan Bersama tiga menteri, yakni Menteri Agama, Jaksa Agung dan Mendagri tentang Jemaat Ahmadiyah karena bersifat diskriminatif dan disalahartikan ormas dan pemerintah daerah. ‘’Presiden Yudhoyono harus memprakarsai penyusunan UU yang lebih tepat dalam menjamin kebebasan beragama dan berkeyakinan. Keberadaan SKB tiga menteri tentang pembatasan Ahmadiyah telah menjadi legitimasi dan konsideransi berbagai keputusan pemerintah daerah untuk melakukan penekanan atas jemaat Ahmadiyah,” kata Wakil Ketua Setara Institute Bonar Tigor Nai-

pospos di Jakarta, kemarin. Menurut Bonar, SKB tiga menteri itu juga disalahartikan sebagai legitimasi bahwa penindakan terhadap Ahmadiyah dianggap benar, padahal SKB tiga menteri itu hanya mengatur pembatasan dan larangan kegiatan menyebarkan ajarannya kepada orang lain. Ia menilai adanya tindak kekerasan terhadap jemaat Ahmadiyah di beberapa daerah menandakan terjadinya multiple discrimination kepada anak-anak dan kaum ibu, karena anak-anak dari kalangan Ahmadiyah merasa ketakutan, dan pemerintah selama ini tidak serius menyelesaikannya. (ant)

JAKARTA - Pemerintah akan menggencarkan sosialisasi penggunaan gas secara baik, benar, dan aman serta melakukan pengawasan terhadap peredaran tabung gas. ‘’Pemerintah akan terus melakukan sosialisasi dan pengawasan karena memang pada kenyataannya ada tindakan pengoplosan hingga merusak katup,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral

(ESDM) Darwin Saleh di Istana Wapres Jakarta, kemarin. Menurut Darwin, ledakan gas belakangan ini lebih disebabkan pengoplosan gas sehingga merusak katup, karena untuk mengoplos katupnya dilubangi sehingga membuat celah terjadi ledakan. Selain itu, regulator dan selang yang digunakan juga banyak yang tidak berstandar atau tidak memiliki Standar Na-

sional Indonesia (SNI, karena banyak masyarakat yang tidak memahami hal itu. Mengenai maraknya pengoplosan, Darwin mengakui hal itu memang disebabkan disparitas harga gas yang besar antara ukuran 3 kilogram dengan 12 kilogram. ‘’Memang pada dasarnya ada disparitas harga sehingga ada orang yang berupaya mencari keuntungan,’’ katanya. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Selasa 10 Agustus 2010

Jumat Pramuka

L intas 760 Napi Bekasi Dapat Remisi SEBANYAK 760 warga binaan tahap satu LP Bekasi, Jabar telah diusulkan mendapat remisi khusus dan umum pada tahun 2010. Kasi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik LP Bekasi, Mahrus mengatakan, untuk tahap kedua diajukan berjumlah 284 warga binaan untuk mendapat remisi. Menurutnya, para warga binaan/narapidana yang mendapat remisi pada tahap satu, di antaranya perkara umum berjumlah 399 Napi, remisi umum dan khusus perkara yang masuk dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 28 tahun 2006 seperti korupsi sebanyak 107 Napi, sedangkan remisi umum dua perkara umum dan khusus sebanyak 89 Napi. Sebanyak enam Napi yang langsung bebas akan berlangsung pada Hari Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus dan tanggal 13 September 2010 bertepatan dengan hari raya Idul Fitri 1431 Hijriyah. Sejumlah syarat memperoleh remisi, kata dia, diantaranya berkelakuan baik selama menghuni LP, memenuhi sayarat administrasi yang ditetapkan. Selain itu, Mahrus juga tengah mengatur sejumlah jadwal menjelang bulan Ramadhan dengan melakukan kegiatan bagi para warga binaan seperti, pesantren kilat yang sengaja didatangkan dari yayasan Islam yang ada di Bekasi. (ant)

Seorang Pria Membakar Diri SEORANG pria warga Bekasi melakukan percobaan bunuh diri dengan cara membakar diri di sebuah lorong di Jalan Panjang, Kebun Jeruk, Jakbar, kemarin Kanit Reskrim Polsek Kebun Jeruk, Ipda Poltar A. Lumban Gaol mengatakan, korban bernama Cahyo Ruhmadi, warga Jalan Lele Bekasi Selatan. Aksi nekad itu diduga karena ditinggal pacar. Sebelumnya, ia mencari pacarnya karena sudah ada janji bertemu di Jakarta. Korban melakukan aksi bakar diri di lorong sempit selebar sekitar 40 cm yang merupakan celah bangunan antara bengkel dan rumah warga. Diduga ia memilih melakukan aksi bakar diri di lorong sempit itu agar tidak bisa diselamatkan warga.Bahkan kemudian ia dapat kabar kalau pacarnya sudah punya pacar lain. Mendengar kabar itu, Cahyo nekat mencoba bunuh diri dengan cara membakar diri. Eti (25) pemilik warung di dekat lokasi kejadian, mengatakan, sebelum membakar diri, pria ini sempat membeli teh botol di warungnya.Usai minum, korban mengambil bensin dari sepeda motor Honda Supra yang dia kendarai. Selanjutnya ia berjalan ke lorong menyiramkan bensin dan membakar dirinya. Saat api membakar dirinya, Cahyo sempat berteriak kesakitan sehingga warga berdatangan dan berusaha menyelamatkannya. (ant)

Museum PETA

Jadi Milik Negara BOGOR - Monumen dan Museum Pembela Tanah Air (PETA) yang terletak di Kompleks Pusdikzi Kodiklat TNIAD, di Jalan Raya Sudirman, Kota Bogor, kemarin secara resmi telah diserahkan pengeloalanya dari Yayasan Pembela Tanah Air (Yapeta), kepada Pemerintah Republik Indonesia (RI), untuk dijadikan sebagai aset berharga milik Negara dan masyarakat. Penyerahan museum PETA itu sendiri tampak dilakukan langsung oleh Ketua Yapeta, Tinton Suprapto kepada Menteri Pertahanan dan Keamanan (Menhankam) RI, Purnomo Yusgiantoro dengan disaksikan para pejuang PETA. Selain itu, acara seremoni serah terima pengelolaan museum Peta dari Yayasan Yapeta kepada Negara itu, juga dihadiri sejumlah pejabat dan mantan pejabat penting di Repulik ini, seperti antan Wakil Presiden (Wapres) Tri Sutrisno, Mantan Istri Wapres, Ny. Umar Wirahadikusumah, Walikota Bogor, Diani Budiarto, dan Wakil Walikota Bogor, Achmad Ru’yat dan sejumlah pejabat TNI dan Polri.

Menteri Pertahanan dan Keamanan RI, Purnomo Yusgiantoro dalam sambutannya mengatakan, penyerahan Museum PETA ini nantinya akan diserahkan kembali kepada TNIAD untuk mengelolanya secara baik. ‘’Pelestarian tempat bersejarah ini bukan untuk mengkulutuskan pejuang PETA, tapi, justru untuk memberikan penghargaan kepada mantan tentara PETA sekaligus juga sosialisasi nilai-nilai sejarah yang terkandung didalamnya,” ungkap Purnomo. Monumen dan museum PETA yang ada di Bogor ini, lanjut Purnomo, merupakan salah satu tempat bersejarah atas lahirnya perwira-perwira yang handal dan bermental tangguh yakni para pejuang PETA di tanah air. “Untuk melestarikan nilai-nilai historis yang strategis ini, tentu sangat tidaklah berlebihan, jika masyarakat bersama Pemerintah Kota Bogor menjadikan Kota Bogor sebagai Kota Sejarah atau Kota PETA,” ujarnya. Ketua YAPETA, Tinton Suprapto menjelaskan, bahwa museum PETA didirikan pada tahun 1996. (bas)

Suluh Indonesia/ant

SERTIFIKAT DIKLAT - Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Asmaw’i Rewanzah (tengah), memberikan sertifikat diklat kepada Ketua Mahkamah Agung Harifin A. Tumpa (kanan) dan Kepala Direktorat Diklat MA Ridwan Razab (kiri) di Ciawi, Bogor, Jabar, kemarin.

Jalan Utama Ditutup

Balita Tewas

Alam Sutera Didemo

BOGOR - Tabung gas elpiji ukuran 3 Kg yang seakan akan telah menjadi ‘BOM’ di rumah warga, kemarin kembali meladak di Bogor. Ledakan tabung gas bersubsidi dari pemerintah itu mengakibatkan seorang ibu warga Kampung Cilibende, Keluaran Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor terluka. Sementara seoarang putri mungilnya, bernama Sofi Nurfitri yang baru berumur empat tahun harus tewas dalam musibah ledakan tabung gas yang terjadi di dapur rumahnya, kemarin pagi. Dari keterangan sejumlah saksi, kejadian naas meledaknya tabung gas elpiji di rumah keluarga Sofyan (34), itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Dalam musibah itu Ny. Fitri berhasil selamat karena hanya mengalami luka memar di bagian kepala dan tangan. Sementara putrinya yang baru

berumur empat tahun yakni Sofi Nurfitri, tidak terlong meski telah mendapatkan perawatan medis di RS.PMI Bogor . ‘’Lukanya sangat parah, di bagian wajah dan dada. Bahkan saat terjadi ledakan Sofi sempat terpental sejauh 10 meter,” ungkap Paman korban, Andi (38). Andi menceritakan, saat itu korban bersama ibunya tengah berada di dapur untuk memasak, namun tiba-tiba begitu pemetik api di kompor dinyalakan mendadak meledak. ‘’Kita semua panik dan tidak menyangka akan seperti ini,” sesalnya. Usai disemanyamkan dan disolatkan di rumah duka, jenazah Sofi, kemarin sore langsung dimakamkan di TPU Cimahpar, Kec.Bogor Utara. Kasus ledakan tabung gas elpiji 3 Kg ini saat ini sudah ditangani aparat kepolisian Polresta Bogor. (bas)

Harga Melonjak

Pedagang Daging Ayam Istirahat DEPOK - Puluhan pedagang ayam di Depok mogok berjualan lantaran harga yang tinggi. Hal ini mengakibatkan langkanya daging ayam di pasaran. Seperti yang terjadi di Pasar Kemiri Muka dan Pasar Musi. Pada hari biasa, pedagang ayam di Pasar Musi terlihat banyak. Namun, kemarin tidak satupun pedagang yang terlihat jualan. Menurut Karno, salah satu penjual makanan di pasar tersebut, penjual ayam memang sudah tidak berjualan sejak beberapa hari. ‘’Hari ini (senin-red) nggak ada yang

jualan ayam,” kata Karno. Pemandangan serupa terlihat pula di Pasar Kemiri Muka. Bahkan di pasar ini pedagang ayam sudah tidak dapat ditemui sejak Minggu (8/8). Widodo (50) mengatakan, kesepakatan untuk tidak menjual ayam karena harganya mencapai Rp 40 ribu per ekor. Hal tersebut berdampak pada turunnya minat pembeli. ‘’Harganya tinggi banget, jadi yang beli juga nggak ada. Daripada kita terus rugi, lebih baik kita tidak berjualan dulu,” kata Widodo. Menurut Widodo yang te-

lah belasan tahun menjual ayam, kenaikan drastis sudah terjadi sejak satu bulan lalu. Harga dari pemasok, ujarnya memang sudah mengalami kenaikan hingga Rp 5.000/ ekor. Padahal kenaikan sebelumnya hanya Rp 300/ekor. Selain itu, persediaan ayam juga dibatasi sehingga terjadi kenaikan harga tinggi. ‘’Minggu lalu saya dan pedangang lain tidak mendapatkan pasokan dari pemasok ayam dari Bogor . Yang dijual sekarang itu sisa ayam yang belum dipotong kemarin. Hari ini kami nggak pesen,” katanya. (rin)

Dipertontonkan an kepada pihak sekolah mulai marak. ‘’Para anggota dewan itu memanfaatkan jabatannya untuk memaksa kepala sekolah negeri menambah jumlah rombongan belajar,” kata Supardi. Akibat dari intervensi anggota dewan itu, kata Supardi, kepala sekolah terpaksa melanggar jumlah rombongan belajar dari jumlah daya tampung sekolah yang ditetapkan. ‘’Jumlah siswa di setiap kelas melebihi kapasitas yang telah ditentukan. Kepala sekolah negeri kebingungan karena ruang belajar dan sarana yang ada tidak memadai,” katanya. Menurutnya, kepala sekolah swasta banyak yang mengeluhkan situasi tersebut. Sebab siswa barunya banyak yang pindah ke sekolah negeri. ‘’Alasan pimpinan DPRD di sejumlah media yang mengatakan siswa titipan itu adalah untuk membantu siswa yang tidak mampu tidak benar, karena justru merugikan,” katanya. Para demonstran juga menyatakan mosi tidak percaya terhadap anggota DPRD kota Bekasi. Mereka meminta agar pendidikan di Kota Bekasi dibebaskan dari intervensi anggota dewan. (ant)

BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jabar menetapkan Jumat sebagai hari Pramuka tingkat Kabupaten Bogor. ‘’Saya canangkan Jumat sebagai hari Pramuka Kabupaten Bogor,” kata Bupati Rachmat Yasin di sela-sela pelantikan Kwarcab Pramuka Kabupaten Bogor di Bumi Perkemahan Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, kemarin. Pelantikan Kwarcab Pramuka Kabupaten Bogor 2010-2015 dilakukan oleh Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf, yang diikuti ribuan anggota pramuka seKabupaten Bogor. Rachmat Yasin mengatakan, selama ini Kabupaten Bogor belum memiliki hari Pramuka. Oleh karena itu diperlukan adanya hari Pramuka sebagai salah satu upaya untuk memperkuat eksistensi gerakan tersebut di tengah masyarakat. ‘’Ini sebagai upaya membangkitkan kembali gerakan Pramuka,’’ katanya. (ant)

Tabung Gas Elpiji Meledak

Memo Siswa Titipan BEKASI - Ratusan guru dan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Bekasi Cerdas Bekasi melakukan aksi demo di gedung DPRD Bekasi, kemarin. Massa menuntut agar dewan tidak campur tangan dalam penerimaan siswa baru 2010, menyusul temuan memo rekomendasi siswa titipan ke kepala sekolah di beberapa sekolah negeri dan swasta oleh DPRD Kota Bekasi. Dalam aksinya massa membawa bukti memo yang ukurannya diperbesar untuk dipertontonkan masyarakat di depan Gedung DPRD kota Bekasi. ‘’Diantaranya memo rekomendasi titipan dari Azhar Laena selaku Ketua DPRD Kota Bekasi, Tumai selaku Wakil ketua III DPRD Kota Bekasi, Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi, Yusuf Naseh, dan anggota dewan dari fraksi PDIP, Liliek Haryoso,” ujar Sekretaris Dewan Pendidikan Kota Bekasi Supardi. Menurutnya, jumlah siswa yang diterima di sekolah negeri hingga 13 Juli 2010 masih sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) yang ada. Namun, setelah 13 Juli 2010 desakan anggota dew-

4

Suluh Indonesia/rin

BERJUALAN - Meski beberapa pedagang daging ayam banyak yang tidak menjual dagangannya, tetapi Ny. Widodo, salah satu pedagang ayam di Pasar Agung, Kecamatan Sukmjaya, Depok tetap berjualan.

TANGERANG - Puluhan warga Kampung Dongkal, Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Tangsel, Banten memblokir jalan utama kawasan Alam Sutera yang disebabkan penutupan jalan utama yang dilalui warga. ‘’Kami tidak suka dengan sikap pengembang Alam Sutera yang menutup akses jalan umum demi kepentingannya saja,” kata ketua RT 03/RW 04 Habib di Tangerang, kemarin. Habib mengatakan, pemblokiran jalan disebabkan karena pengembang Alam Sutera telah menutup jalan Bhayangkara, yang menjadi akses utama warga sekitar. Penutupan jalan dilakukan dengan membuat gundukan tanah yang dibantu dengan alat berat. Warga yang setiap harinya melalui jalan tersebut, terpaksa harus berputar karena jalan yang biasa dilalui tertutup dengan tanah. Meskipun pelebaran jalan tersebut diatas tanah Alam Sutera, namun pihak pengembang tidak memberikan akses

sedikit pun kepada warga untuk melintas. Sehingga, menyebabkan warga sepakat melakukan aksi. ‘’Memang itu tanah Alam Sutera, tetapi warga setiap hari melintas. Seharusnya diberikan akses sedikit untuk kendaraan lewat. Namun, nyatanya semua jalan ditutup,” ungkapnya. Humas Alam Sutera Lisa Johan mengatakan, penutupan jalan yang dilakukan pihak Alam Sutera sendiri sudah disosialisasikan kepada masyarakat. Namun, karena sosialisasi tersebut belum secara menyeluruh, sehingga menyebabkan sebagian warga menilai bila penutupan jalan dilakukan sepihak. Sebab, tanah yang saat ini sedang dilakukan pelebaran jalan pun, merupakan hak milik Alam Sutera dengan sertifikat tanah yang sah sejak tahun 1994. ‘’Tanah ini memang milik kita, namun karena dahulu belum ada pengerjaan jadinya didiamkan. Tetapi, sekarang baru kita kerjakan karena akan ada pelebaran akses,” katanya. (ant)

FKCS Bantu

Amankan Pilkada DEPOK - Forum Komunikasi Campur Sari (FKCS) Kota Depok menyatakan siap membantu pengamanan Pemilihan Umum Kepala Daerah (pemilukada) Kota Depok. FKCS selain sebagai forum silaturahmi juga sebagai wadah pembinaan untuk sadar hukum, memberi informasi mengenai Kamtibmas, bhakti sosial serta peduli terhadap lingkungan. ‘’FKCS siap membantu keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pilkada Depok,” ujar Ketua Umum FKCS, Imam Sadargo pada acara HUT FKCS ke 7 di Depok, kemarin. Hadir dalam acara tersebut, Kabag Bina Mitra Polresta Depok, Kompol Saminta, Babinkamtibmas Depok Jaya, Aiptu Karsono, Babinsa Serka Giyono, Ketua Pokdar Kamtibmas Resort Depok, Daniel dan ratusan

anggota FKCS. Sementara itu, Kabag Bina Mitra Polresta Depok, Kompol Saminta yang didaulat memberikan sambutan dalam acara tersebut menyatakan salut dan berterima kasih kepada FKCS yang telah banyak membantu aparat kepolisian melalui komunikasi. ‘’FKCS telah banyak menyumbangkan dalam rangka menciptakan keamanan di Kota Depok,”ujar Saminta. Dikatakannya, di hari HUT ini, jadikanlah hari ini sebagai hari komunikasi dimana setiap saat anggota dapat berkomunikasi dan melaporkan pertanggung jawaban keamanan, “Jagalah lingkungan agar aman, tertib dan kondusif sehingga dapat menimbulkan suasana indah dan damai,” tandas Saminta. (rin)

Lippo Cikarang

Ajak Siswa Bangun Paru-paru Kota

PT Lippo Cikarang Tbk mengajak siswa-siswa sekolah membangun “paru-paru” kota dengan menanam 5.000 bibit pohon setiap tahun di sekitar kawasan setempat guna menciptakan lingkungan bersih dan sehat. ‘’Lippo Cikarang bersama sekolah-sekolah kembali menindaklanjuti program penghijauan yang dikenal dengan Program Kebun Bibit yang terbagi dalam tiga tahap,” ujar Kepala Eksekutif Kantor PT Lippo Cikarang, Meow Chong Loh di Cikarang, kemarin. Menurutnya, tahapan pembangunan paru-paru kota yang dimulai pada Desember 2009 lalu meliputi penyemaian bibit tanaman, memindahkan tanaman muda ke kantong tanam, dan memindahkan pohon dari kebun bibit ke

lahan tanam yang lebih luas. ‘’Luas lahan tanam mencapai 30 persen dari total luas tanah 3.000 hektare. Seluruh kegiatan ini juga melibatkan siswa di enam sekolah di sekitar kawasan Lippo Cikarang guna memberikan pemahaman terkait

pentingnya menjaga lingkungan,” katanya. Dikatakan Meow, kegiatan kali ini memasuki tahapan ke tiga dimana pohon yang berasal dari kebun bibit dipindahkan ke lahan tanam yang lebih luas. Mayoritas adalah tanaman pelindung/keras seperti, Jati, Mahoni, Sengon, Trembesi, dan Flamboyan. ‘’Tiga bulan setelah masa penyemaian, siswa kemudian memindahkan tanaman muda ke kantong tanam. Pada tahap ke dua, setiap siswa diminta untuk mengamati proses tumbuh kembang tanaman minimal satu tanaman yang ia tanam dan rawat sendiri di sekolah,” katanya. Pada tahap ke tiga yaitu enam

bulan usia tanaman, kata dia, saatnya memindahkan tanaman dari kebun bibit ke lahan tanam yang terletak di tepi danau Vassa Lake. Tanaman ini dipindahkan secara simbolis ke lubang tanam yang disiapkan dimana siswa dapat menyaksikan secara langsung di lapangan. ‘’Pengalaman membangun kebun bibit untuk mengakomodir seluruh kebutuhan pohon di kawasan Lippo CIkarang merupakan salah satu faktor yang turut mensukseskan kebun bibit bersama sekolah. Sejak 2009, kami sudah berhasil menanam 5.000 pohon setiap tahun,” katanya. Enam sekolah yang bergabung dalam kegiatan itu ad-

alah Sekolah Pelita Harapan, Sekolah Karya Iman, SKN-Anglo, Sekolah Tunas Bangsa, Sekolah International Islamic Boarding School, dan SD Negeri 06 Sukaresmi. Salah satu siswa Sekolah Pelita Harapan, Yarah Arnes (10), menyambut positif kegiatan itu sebagai sarana mendidik siswa untuk memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. “Saya ingin selamatkan bumi agar di masa depan kelestarian dan ekosistem alam bisa terjaga dengan baik,” kata siswa kelas VI tersebut. Yarah berharap, kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan PT Lippo Cikarang, namun seluruh pihak. (ant)


pini F OKUS Di Balik Isu Pemindahan Ibu Kota Bali SU perlunya ibu kota Provinsi Bali dipindahkan ke kabupaten lain mulai ada pihak yang menggelidingkannya. Isu ini mencuat ke permukaan di tengah maraknya perbincangan publik tentang pemindahan ibu kota negara ke luar Jakarta. Dua wacana ini muncul bukan tanpa alasan. Ketimpangan distribusi beragam sumber ekonomi yang cenderung berpusat di perkotaan tampaknya menjadi pemicunya. Distribusi aneka sumber ekonomi di Bali selama ini memang masih timpang. Daya tarik Kota Denpasar memang ibarat magnet. Statusnya sebagai ibu kota provinsi menjadikan kota ini etalase pusat pelayanan berbagai aktivitas kehidupan di Bali. Selain pusat pemerintahan, Kota Denpasar menjadi pusat kegiatan pendidikan utama, pusat pelayanan kesehatan, pusat kegiatan bisnis dan industri jasa. Konsekuensinya, Kota Denpasar kebanjiran migran dan kaum urban. Migran yang mengalir ke kota ini berkecimpung dalam beragam aktivitas. Kegiatan ekonomi menjadi mata pencaharian utama kalangan migran dari luar Bali tersebut. Ini tak jauh berbeda dengan motivasi kaum urban menginjakkan kakinya di kota yang sama. Masalah ekonomi menjadi motif pergerakan mereka. Akibatnya, angka kepadatan penduduk Kota Denpasar melonjak secara mencolok. Menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2008, angka kepadatan penduduk Kota Denpasar 3.718 jiwa/km2. Luas wilayahnya hanya 2,27% dari luas Provinsi Bali (5.636,66 km2). Kabupaten Buleleng, misalnya, yang merupakan wilayah geografis terluas di Bali, yakni 24,23% dari luas pulau ini dan berpenduduk terbanyak (650.237 jiwa), angka kepadatan penduduknya (hanya) 476 jiwa/km2. Tingginya angka kepadatan penduduk Kota Denpasar tersebut membawa konsekuensi berantai. Beban lahan untuk permukiman penduduk terus bertambah. Alih fungsi lahan dari berbagai titik kawasan hijaunya makin tak terelakkan. Padatnya penduduk perkotaan ini mengakibatkan pula kebutuhan pengembangan infrastruktur fisik publik lainnya terus meningkat. Contoh, infrastruktur jalan raya yang kian dipadati arus kepemilikan moda transportasi pribadi yang tinggi. Bertambahnya kendaraan roda empat, khususnya kendaraan roda dua, sulit terkendali. Namun, lebar badan jalan justru tidak berimbang dengan tingginya volume moda transportasi. Celakanya, masalah moda transportasi publik yang aman dan nyaman di wilayah perkotaan ini tak kunjung terpecahkan. Padatnya penduduk tadi memperparah efek buruknya berupa potensi gangguan keamanan. Ancaman kriminalitas jauh lebih tinggi dibandingkan bobot kasus kejahatan di kabupaten lain di Bali. Upaya menekan laju kriminalitas ini masih belum berjalan optimal dicapai instansi penegak keamanan dan ketertiban masyarakat. Kondisi itu cenderung berbanding diametral dengan realitas pembangunan di kabupaten lain di Bali. Kemajuan capaian pembangunan fisik, terutama mengalami kemajuan lebih berarti dibandingkan daerah kabupaten lainnya. Kecuali Kabupaten Badung yang selama ini dikenal menjadi lahan subur industri pariwisata Bali. Dari situ, pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Badung memang lebih tinggi dibandingkan PAD Kota Denpasar. Itu menunjukkan distribusi sumber-sumber ekonomi masyarakat masih cenderung dipompa habis-habisan untuk kemajuan penduduk perkotaan. Padahal, berbagai persoalan berat dihadapi pemerintah dan masyarakatnya. Padahal, jika program pembangunan potensi tiap kabupaten diberdayakan otomatis beban yang dipikul wilayah perkotaannya tidak seberat saat ini. Inilah yang menjadi sumber persoalan masih tetap terbukanya angka kemiskinan real di pedesaan. Isu perlu tidaknya Kota Denpasar tidak lagi menjadi ibu kota Provinsi Bali tentu tidak bisa dicerna secara hitam putih. Gagasan itu bukan mustahil berangkat dari beban persoalan distribusi sumber ekonomi yang tidak merata antara perkotaan dan pedesaan. Pemerintah seharusnya mengangkat wacana ini sebagai bagian dari desakan untuk makin mempercepat distribusi pemerataan ekonomi ke seluruh wilayah Bali dalam upaya menekan angka kemiskinan. ***

I

Bang D

el

Abu Bakar Ba’asyir kembali ditangkap polisi

Isu lain lewat ...

Suluh Indonesia, Selasa 10 Agustus 2010

5

Pengentasan Kemiskinan

Mendesak, Kebijakan Kongkret dan Populis PERSOALAN kemiskinan suka maupun tidak lalu menjadi cikal bakal bagi lahirnya konflik sosial di tengah masyarakat. Kemiskinan memicu timbulnya konflik antara yang tidak punya (the poor) dan berpunya (the have). Mereka saling membunuh, menjatuhkan dan seterusnya. Kemiskinan menjadi komandan bagi persimbahan darah antarpenduduk di lingkungan sekitar. Karena kemiskinan pulalah, penderitaan, kemelaratan, jeritan tangis anak tak makan melolong dengan sangat hebatnya. Kemiskinan menimbulkan penyakit busung lapar, diare, muntaber dan penyakit-penyakit lainnya akibat gizi buruk. Kemiskinan ibarat api dalam sekam. Suatu saat nanti, ia sangat rentan dengan persoalan-persoalan berbuntut keresahan di tengah kehidupan bermasyarakat. Tidak menuntaskan masalah kemiskinan sama halnya dengan menyuburkan masalah baru yang lebih parah dan seterusnya. Tidak segera mengambil jalan alternatif dalam mengurangi angka kemiskinan sama halnya dengan membiarkan masalah tersebut menjadi persoalan berbahaya dan membahayakan keamanan berbangsa dan bernegara di kelak kemudian hari. Simak saja adanya pertentangan antara si miskin dan si kaya di lingkungan sekitar kita ini disebabkan oleh persoalan kesenjangan sosial. Ada kecemburuaan sosial yang sangat tinggi melekat di hati si miskin karena merasa dilecehkan dan lain sebagainya. Si kaya tidak mengerti dan memahami kebutuhan si miskin dengan coba diberi perhatian tertentu. Mereka seolah tak acuh dengan keadaan mereka yang kian terjepit oleh kedukaan dan kepiluan hidup. Si kaya merasa tidak bertanggung jawab dan memang tidak berperikemanusiaan atas kondisi riil si miskin. Mereka tidak membuka diri guna menolong mereka (si miskin). Dalam konteks ini, pesta pora dengan gemerlapnya lampu dan seterusnya makin dibesarkan volumenya oleh si kaya. Si kaya tidak peduli apakah ini akan berdampak buruk pada hati paling dalam si miskin ataukah tidak. Oleh karenanya, ketika si kaya sudah tidak memerhatikannya. maka ini lagi-lagi berujung pada kemarahan laten si miskin terhadap si kaya. Mereka membuat keonaran sosial dengan mengganggu kebahagiaan si kaya. Segala macam cara digunakan untuk memenuhi hasrat destruktif itu kendatipun berlawanan dengan asas-asas hukum. Lebih tidak tanggung-tanggung lagi, ketika mereka sedang diterpa persoalan kemiskinan menyangkut tidak punya uang dan lain-lain lantaran si kaya sudah tidak melirik keadaan perekonomiannya, maka si miskin merampok, menjarah dan mencuri harta milik orang lain. Ini adalah satu realitas yang sangat mengental pada konteks hari ini. Di mana-mana, hidup bermasyarakat selalu berbalutkan kericuhan dan kerusuhan sosial yang ongkosnya sangat mahal. Lebih mahal daripada membangun kembali bangunan hidup bermasyararakat berbasis kesejahteraan, solidaritas dan toleransi sosial. Mengapa demikian? Karena konflik fisik destruktif tersebut telah meretakkan tali persahabatan, pertemanan dan perkawanan sosial antarsesama. Di sana, membuncah luka sosial yang tak akan cepat sembuh dengan seketika. Di

Oleh : Moh. Yamin* Di mana-mana, hidup bermasyarakat selalu berbalutkan kericuhan dan kerusuhan sosial yang ongkosnya sangat mahal. Lebih mahal daripada membangun kembali bangunan hidup bermasyararakat berbasis kesejahteraan, solidaritas dan toleransi sosial. Mengapa demikian? Karena konflik fisik destruktif tersebut telah meretakkan tali persahabatan, pertemanan dan perkawanan sosial antarsesama. Di sana, membuncah luka sosial yang tak akan cepat sembuh dengan seketika. Di sana pula dendam amarah baik si miskin maupun si kaya makin tebal, menebal dan menggunung.

sana pula dendam amarah baik si miskin maupun si kaya makin tebal, menebal dan menggunung. Penguasa Tanggap Berdasarkan data terbaru, ada 31,02 juta orang atau 13,25 persen dari total jumlah penduduk Indonesia dan ini adalah sumber em-

brio bencana jika tidak diberikan penyelesaian humanis. Oleh karenanya, pemerintah sebagai stakeholder kebijakan di tingkat eksekutif, baik di pusat maupun daerah perlu segera memberikan tanggapan sangat serius, responsif dan konstruktif. Responsivitas itu sangat diperlukan bagi masa depan bangsa dan negara. Menjadikannya tugas dan agenda utama pemerintah dalam menjalankan program nasional adalah s e buah h a l yang patut diberikan apresiasi tinggi. Semua kalangan sosial akan mendukungnya. Masyarakat secara umum akan memberikan acungan jempol pada kiprah pemerintah yang sudah memiliki konsentrasi besar pada pengentasan kemiskinan. Sehingga rakyat menilai pemerintah sudah berpihak pada kepentingan masyarakat akar rumput. Pemerintah adalah pamong praja, bukan pangreh raja. Dengan demikian, pemerintah dalam konteks ini harus melakukan

√ Pemerintah dalam konteks ini harus melakukan gebrakan-gebrakan populis, solutif dan berbasis kesejahteraan rakyat akar rumput.

√ Pemerintah sesegera mungkin harus mampu membaca dan memetakan segala persoalan yang menjadi sumber kemiskinan.

√ Mencari tahu mengapa tingkat kemiskinan timbul adalah satu jembatan menuju pengentasan kemiskinan.

gebrakan-gebrakan populis, solutif dan berbasis kesejahteraan rakyat akar rumput. Pemerintah sesegera mungkin harus mampu membaca dan memetakan segala persoalan yang menjadi sumber kemiskinan. Mencari tahu mengapa tingkat kemiskinan timbul adalah satu jembatan menuju pengentasan kemiskinan. Dalam perspektif wacana, melontarkan pertanyaan-pertanyaan kritis analitis seperti ‘’apakah rendahnya pendidikan, kemalasan, etos kerja yang rendah, sempitnya lapangan pekerjaan, atau lain-lainnya yang telah menyebabkan kemiskinan’’, adalah sebuah jalan untuk membangun nalar kritis pemerintah dengan tujuan utama ini kemudian memperkuat kritisismenya dalam menalarkan kepentingan masyarakat kelas bawah. Ini sangat penting dijejali sedemikian rupa, menggelontorkan ajakan dan seruan bernuansa menggugah kesadaran bersama mulai kelas sosial paling tinggi sampai paling rendah, semisal ‘’bersama kita maju, bersama kita mengentaskan kemiskinan, bersatu padu kita teguh bercerai kita runtuh’’, dan slogan lainnya menjadi tombol untuk menghidupkan mesin pengangkatan harkat dan martabat sosial kemasyarakatan akar rumput. Dalam perspektif gerakan kongkret, membuka lapangan pekerjaan dengan seluas-luasnya bagi rakyat adalah jalan terbaik guna menghilangkan kemiskinan sosial. Mengadakan pelatihan-pelatihan kerja bagi mereka merupakan langkah tepat agar masyarakat terampil, kreatif dalam berwirausaha. Ibaratnya, memberikan kail pada masyarakat adalah lebih utama daripada memberikan ikannya. Membuka sekolah-sekolah cepat kilat yang mengajarkan kemandirian hidup dalam rangka menumbuhkan etos, semangat kerja yang tinggi perlu digalakkan dengan sedemikian intensif. Ini ditujukan guna memantapkan prinsip hidup untuk tidak bergantung pada orang lain. Mengadakan pertemuan warga antara si miskin dan si kaya dalam satu pertemuan dengan dimediasi oleh tokoh masyarakat bersama pemerintah menjadi satu upaya arif dan bijaksana guna merekatkan kembali rajutan persaudaraan. *Penulis, peneliti pada Program Pascasarjana Universitas Islam Malang

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Penegakkan Hukum Tak Sejalan UU PASAL 29 ayat 1 UUD 1945 menyatakan bahwa “Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa” dan pasal 29 ayat 2 nya menyatakan bahwa “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agamanya dan kepercayaannya itu”. Tapi apa yang sekarang terjadi di masyarakat sugguh tak sesuai dengan pernyataan tersebut. Kekerasan terhadap masyarakat untuk meme-

luk dan beribadah menurut agama dan kepercayaannya masingmasing, masih saja berlangsung. Tampaknya negara (pemerintah) tak bisa berbuat apa-apa dan aparat penegak hukum terlihat tidak berani menindak kekerasan yang dilakukan secara anarkis ini. Penyegelan dan perusakan tempat ibadah tetap saja terjadi. Jika pemerintah tak bisa melindungi warganya dari tindakan anarkis, lalu buat apa dibuat Undang-undang jika yang berlaku hanya hu-

kum rimba di mana yang kuat akan memangsa yang lemah. Saya sangat prihatin melihat hal ini selalu terjadi dan pemerintah terlihat seolah-olah tak berdaya terhadap pelaku-pelaku kekerasan sehingga kejadian-kejadian semacam ini selalu berulang dan berulang lagi. Terlihat dan dilihat dunia, Indonesia adalah

negara hukum tapi penegakkan hukumnya belum berfungsi seperti apa yang diamanatkan Undang-undang. Terima kasih. Hormat saya Khoe Seng Seng ITC Mangga Dua lt 2 blok B 42, Jakarta 14430. HP 08161480459

Warga Demo Alam Sutera PULUHAN warga Kampung Dongkal, Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara,

Tangerang Selatan, Banten, memblokir jalan utama kawasan Alam Sutera yang dis-

ebabkan penutupan jalan utama yang dilalui warga. ami tidak suka dengan sikap pengembang Alam Sutera yang menutup akses jalan umum demi kepentingannya saja. Habib mengatakan, pemblokiran jalan disebabkan karena pengembang Alam Sutera telah menutup jalan Bhayangkara, yang menjadi akses utama warga sekitar. Penutupan jalan dilakukan dengan membuat gundukan tanah yang dibantu dengan alat berat. Warga yang setiap harinya melalui jalan tersebut, terpaksa harus berputar karena jalan yang biasa dilalui tertutup dengan tanah.

Meskipun pelebaran jalan tersebut diatas tanah Alam Sutera, namun pihak pengembang tidak memberikan akses sedikit pun kepada warga untuk melintas. Sehingga, menyebabkan warga sepakat melakukan aksi. Memang itu tanah Alam Sutera, tetapi warga setiap hari melintas. Seharusnya diberikan akses sedikit untuk kendaraan lewat. Namun, nyatanya semua jalan ditutup. Habib Ketua RT 03/RW 04 Tangsel

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Selasa 10 Agustus 2010

Pelita Jaya

Tampil All Out Lawan Persiram

KARAWANG - Para pemain Pelita Jaya siap bertanding all out agar bisa memetik kemenangan melawan Persiram Raja Ampat di partai play off Liga Super Indonesia di Stadion Jakabaring, Palembang, Selasa sore ini. “Kami bersyukur lolos ke laga playoff dan kami untuk siap melawan Persiram Raja Ampat,” kata pelatih Peli-

ta Jaya, Djajang Nurjaman, saat dihubungi ANTARA di Karawang, kemarin. Menurut Djajang, pertandingan melawan Persiram Raja Ampat nanti adalah pertandingan hidup dan mati. “Jadi, kita harus tampil mati-matian agar bisa mengalahkan Persiram Raja Ampat,” kata Djajang. Ia mengaku masih buta dengan

pola permainan Persiram Raja Ampat yang akan dihadapinya nanti. “Pastinya, kita hanya akan menerapkan pola permainan asli Pelita Jaya, untuk membendung serangan Persiram Raja Ampat pada pertandingan nanti,” katanya. Pelita Jaya akhirnya maju ke babak playoff Liga Super Indonesia 2009/2010 setelah Persik

Kediri menang “walkout” (WO) atas Persebaya Surabaya pada pertandingan ulang LSI. Ketidakhadiran Persebaya di Stadion Jakabaring, Palembang, Minggu (8/8) tersebut, membuat Persebaya divonis kalah 0-3. Dengan hasil itu, posisi Pelita Jaya pada klasemen akhir LSI akhirnya tetap menempati

urutan ke-15 dengan total poin yang sama dengan Persik, 39 poin, yang akhirnya bertengger di peringkat 16. Pelita masih unggul dalam produktivitas dengan memasukkan 42 gol dan kebobolan 53 gol dengan selisih mnius 11. Sementara Persik memiliki selisih gol minus 14, perolehan 41 gol dan kemasukan 55 gol. (ant)

Bontang FC

Pertahankan Pemain Lama SAMARINDA - Kesebelasan Bontang FC berupaya mempertahankan para pemain lamanya untuk memperkuat tim di Liga Super 2010/2011, agar mereka tidak hengkang ke klub lain. “Kami tengah berusaha meyakinkan para pemain agar mereka tak hengkang ke klub lain, karena ini merupakan modal kami untuk persiapan menghadapi putaran kompetisi,” kata pelatih Bontang FC Fachry Husaini di Samarinda, Senin. Menurut Fachry, langkah menahan pemain ini sebagai solusi awal mengingat belum adanya kejelasan anggaran yang akan dikucurkan oleh pemerintah kota Bontang untuk pembiayaan klub selama mengarungi kompetisi musim 2010/2011. “Kalau sudah jelas anggarannya, maka kami akan mudah untuk menyusun skuad sekaligus program untuk persiapan, sedangkan faktanya anggaran belum jelas, sehingga kami juga tidak kuasa untuk mengincar para pemain yang kami butuhkan, dan lagilagi kalau kami tidak bergerak menahan pemain yang ada maka bisa jadi tim kami juga susah untuk terbbntuk,” papar Fachry. Ia mengakui, beberapa pemain pilar Bontang FC musim lalu berencana meninggalkan skuad The Red Equator - julukan Bontang FC - musim ini. Bahkan beberapa pemain sudah ikut berlatih di Persiba Balikpapan, seperti Rusdiansyah, Trias Budi dan M Bachtiar. Sedangkan nama lain yang diperkirakan berlabuh di skuad Beruang Madu itu adalah top skor Liga Super, Aldo Baretto. Namun kabar hengkangnya Aldo ini dibantah manajemen Bontang FC, yang menyatakan kalau striker asal Paraguay tersebut masih terikat kontrak dengan Bontang FC. “Memang Pak Walikota (Sofyan Hasdam, Red) bilang tim ini pasti jalan. Tapi sampai sekarang belum ada kepastian. Saya juga tak bisa membuat suatu program kalau semuanya belum pasti,” kata Fachri. Pemain sepak bola profesional, lanjut Fachri, tak bisa diberi hanya dengan janji, meskipun pemain bersangkutan sudah menandatangani kontrak. Semuanya harus ada kejelasan berupa finansial. “Makanya saya bilang, bisa menahan pemain agar tak hengkang saja sudah sangat bagus untuk saat ini. Namun persoalannya menjadi sulit ketika pemain menanyakan masalah harga kontrak baru mereka, karena tak ada kejelasan soal berapa anggaran dalam tim sekarang,” katanya. (ant)

Andi Mallarangeng

Menpora Dukung Jeffry Jadi Atlet Air Race JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng memberi dukungan pada calon atlet air race Jeffry Adrian yang akan menempuh pelatihan di Boston, Amerika Serikat. Menpora kepada wartawan di Jakarta, Senin, mengharapkan semua masyarakat Indonesia juga mendukung agar Jeffry berhasil menempuh pendidikan selama lebih dari setahun, sehingga mempunyai kesempatan berlaga dalam kompetisi dunia Red Bull Air Race. Kompetisi ini adalah arena

Tiga Peboling Nasional

Tampil di Kejuaraan Dunia JAKARTA - Tiga peboling nasional Ryan L Lalisang, Hengki dan Williem Widjaya siap tampil memperbaiki prestasi pada kejuaraan dunia boling pada 11-22 Agustus 2010 di Jerman. “Tampil di kejuaraan dunia dapat dijadikan program antara menuju Asian Games XVI di Guangzhou, November. Meski PB PBI tidak memberikan target, namun sebagai atlet kami ingin menyuguhkan prestasi maksimal di Jerman,” kata Ryan Lalisang di Jakarta, Senin. Sebelum bertolak menuju Jerman, Ryan dan kawankawan yang didampingi pelatih kepala Arthur Williem Hall mengatakan, tampil di kejuaraan dunia, lawan yang akan dihadapinya cukup tangguh. Namun ia tetap optimistis mampu membukukan prestasi terbaiknya. Hal senada dikatakan Hengki dan Williem Widjaya saat akan bertolak ke Jerman Senin (9/8) malam. “Mendapat peluang tampil di kejuaraan dunia suatu kepercayaan penuh yang diberikan PB PBI dan KONI serta pengurus Program Indonesia Emas (Prima),” kata Hengki. Pada kesempatan yang sama manajer tim boling Asian Games XVI, Isra M Tahir, mengatakan sebenarnya PB PBI mengajukan enam atlet putra menuju Jerman. Namun karena yang disetujui tiga orang, maka PB PBI memberangkatkan tiga atlet

Ryan L Lalisang

yang peringaktnya masuk tiga besar nasional. Isra menegaskan, pada kejuaraan dunia di Jerman, Ryan dan kawan-kawan diharapkan meningkatkan prestasi yang dimiliki, walau tidak dibebani target. Mampu memperbaiki prestasi selama berlatih di Pelatnas, maka peluang mengulang sukses mengukir medali emas di Asian Games XVI Guangzhou, November terbuka lebar. Tim boling nasional minimal diharapkan mempertahankan tradisi perolehan medali emas di Asian Games. Bila di Qatar tahun 2006 berhasil menyumbang medali emas dan perak, maka di Guangzhou bisa melebiihi medali yang diraih sebe-

lumnya. Atas perhitungan itulah, PB PBI terus berusaha memberikan latih tanding bagi atletnya diberbagai kejuaraan internasional sebelum dikirim ke Guangzhou. Dengan waktu tersisa tiga bulan menuju Asian Games, masih ada peluang lagi tampil di kejuaraan bergengsi ditingkat Asia seusai turun di kejuaraan dunia di Jerman. Sementara peboling lainnya masih mempunyai kesempatan melakukan ujicoba di Asian Championship di Hongkong September mendatang. Melalui kejuaraan tersebut tiga atlet lapis kedua yaitu Diwan Rezaldy, Yeri Ramadona dan Rangga Dwichandra juga dapat meningkatkan prestasi yang dimiliki ditingkat Asia. (ant)

PB ISSI Undang Sepuluh Tim Asing JAKARTA - Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) sudah mengirim undangan kepada sepuluh tim peserta asing untuk tampil di Tour de Indonesia (TdI) Jakarta-Bali, 24 Oktober hingga 4 November 2010. “Kesepuluh peserta asing yang sudah dikirim undangan tampil di TdI itu diantaranya tim dari Belanda, Australia, Filipina, Malaysia, Thailand dan Iran,” kata Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB ISSI, Josef Tumena, di Jakarta, kemarin. Menurut dia, peserta asing yang diundang dalam TdI 2010 adalah negara yang sering menurunkan atletnya di lomba balap

sepeda jalan raya tersebut. Tim Iran yang sudah menjadi langganan juara di TdI, para pembalapnya sudah menyatakan siap tampil lagi di Indonesia. Begitu juga peserta asing dan lokal yang menempati urutan satu hingga empat saat tampil di Tour de Singkarak Sumbar, Juni 2010 juga diundang turun di TdI. Ia berharap, para pembalap tersebut berpacu dan memberikan dorongan semangat bagi atlet nasional yang dipersiapkan masuk tim Pelatnas SEA Games XXVI di Jakarta 2011. Untuk memantau kondisi jalur yang akan dilewati para pembalap TdI, menurut dia, PB ISSI

akan mengirim anggotanya untuk memantau sembilan daerah yang akan menjadi finis peretapenya pada pekan depan. Pemantauan jalur dan kondisi jalan yang akan dilewati para pembalap sangat penting sekali. Dengan harapan menghindari kendala atau terjadinya kecelakaan. Josef mengatakan, tampilnya 20 tim lokal dan asing ini maka persaingan dipastikan ketat yang akan terjadi di setiap etape. Kerjasama dengan pihak kepolisian dan keamanan setempat dari suatu daerah yang akan dilalui pembalap, dapat memberikan kelancaran tersendiri terhadap pelaksanaan TdI nantinya. (ant)

bagi para pilot bertanding menggunakan pesawat jenis MXZ dan Zivko Edg berkecepatan hingga 470km/jam. Olahraga air race memadukan antara ecepatan dan ketangkasan di udara “Saya berfikir kapan anak Indonesia ikut kompetisi seperti ini. Karena olahraga juga harus mengisi kedaulatan republik, di darat, di laut dan di udara,” katanya yang sempat menyaksikan tayangan kompetisi olahraga ini. Menurut Menpora, aspek olahraga di darat dan di laut

sudah cukup banyak, tapi kondisi olahraga di bidang olahraga dirgantara masih terseokseok. Selanjutnya, Jeffry Adrian akan mendalami pendidikan penerbangan profesional aerobatic di Executive Flyers Aviation Boston, pada pertengahan Agustus. Jeffry Adrian adalah pilot dari perusahaan Garuda Indonesia Airways sejak 1997 hingga saat ini dan telah memiliki lebih dari 7.000 jam terbang. Pendidikan terakhirnya South Wind Flight Academy Texas USA. (ant)

6

Tingkat Kesembuhan Chris John Capai 50 Persen SEMARANG - Tingkat kesembuhan cedera yang diderita pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, sudah mencapai 50 persen. “Tingkat kesembuhan saya memang sudah 50 persen, tetapi saya belum berani latihan meskipun ringan seperti jogging,” kata Chris John ketika dihubungi dari Semarang, Senin. Menurut petinju dengan rekor bertarung 43 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri tersebut, latihan baru akan dijalani setelah dirinya benar-benar sembuh dari cedera. “Saya akan menunggu sampai benar-benar nyaman untuk bergerak,” kata petinju yang sudah 12 kali mempertahankan gelarnya setelah merebutnya dari tangan petinju Kolombia, Oscar Leon, di Bali, Oktober 2003. Petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jateng, tersebut mengalami cedera retak tulang iganya saat berlatih dengan “sparring partner” di Jakarta dalam rangka persiapan menghadapi petinju Argentina, Fernando Saucedo. Akibat cedera yang diderita ayah dua orang putri (Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani) tersebut pertarungan kedua petinju yang seharusnya digelar di Jakarta, 26 Juli 2010, tersebut dibatalkan hingga menunggu Chris John sembuh terlebih dulu. Ketika ditanya ada program dari Manajemen Chris John untuk menaikkan kelas dari kelas bulu (57,1 kilogram) menjadi kelas Bulu Super (58,9 kilogram), dia mengatakan, secara pribadi, dirinya belum memiliki rencana apa-apa. “Saya ingin konsentrasi pemulihan cedera saya terlebih dulu dan istirahat untuk beberapa waktu mendatang. Saya belum memiliki rencana apa-apa, termasuk program untuk naik kelas,” kata petinju dengan julukan The Dragon tersebut. Asisten Manajer Herry’s Gym, Toni Priatna, yang dihubungi secara terpisah, mengatakan manajemen memprogramkan pemegang Chris John untuk naik kelas dari bulu ke bulu super. Menurut dia, sebenarnya kalau pertarungan Chris John melawan Fernando Saucedo (Argentina), manajemen akan mempersiapkan Chris John untuk bertarung di kelas bulu super (58,9 kilogram). “Sebenarnya kalau dia (Chris John, red.) jadi bertarung dan menang, yang bersangkutan sudah harus naik ke kalas bulu super. Chris John tidak selamanya bertarung di kelas bulu (57,1 kilogram),” katanya. Sebagai pemegang gelar Super Champions kelas bulu, Chris John diberi rentang waktu 2,5 tahun untuk mempersiapkan diri untuk naik ke kelas yang lebih tinggi. Menurut dia, apabila sudah 2,5 tahun dan ternyata ada petinju lain yang memegang gelar Super Champions, secara otomatis Chris John harus naik kelas atau mengundurkan diri. Saat ini, gelar juara dunia kelas bulu WBA adalah Yuriorkis Gamboa (Kuba), sedangkan Chris John adalah pemegang kelas gelar Super Champions karena berhasil mempertahankan gelarnya selama 10 kali tanpa putus. Tapi, semuanya diserahkan kepada Chris John sendiri untuk naik ke kelas yang lebih tinggi. “Kalau kami memang memiliki program untuk menaikkan Chris John ke kelas yang lebih tinggi, tetapi semuanya tergantung pada kesiapan yang bersangkutan,” katanya. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Selasa 10 Agustus 2010

7

Kuznetsova Akhiri Paceklik Gelar

Suluh Indonesia/ap

CETAK GOL - Dimitar Berbatov (tengah) mencoba melewati hadangan pemain Chelsea Ashley Cole pada laga Community Shield di Stadion Wembley London, Minggu kemarin. Dalam laga tersebut, Berbatov mencetak satu gol pelengkap kemenangan MU.

Berharap Cetak Banyak Gol MANCHESTER – Meski turun sebagai pemain pengganti, Dimitar Berbatov sukses membawa Manchester United (MU) mengatasi Chelsea di ajang Community Shield, kemarin malam. Ia mengaku lebih percaya diri menghadapi musim baru ini dan berharap mendapat banyak kesempatan tampil dan mencetak gol di tiap laga yang dilaluinya. Berbatov mencetak gol cantik dengan melambungkan bola melewati kiper Chelsea

yang telah maju meninggalkan gawangnya untuk melengkapi kemenangan MU atas Chelsea 3-1 di Stadion Wembley, kemarin malam. Namun bagi striker Bulgaria ini yang terpenting MU bisa menang, apalagi menghadapi musuh besarnya tersebut. “Itu selalu bagus mencetak gol menghadapi tim top dan khususnya menghadapi Chelsea dimana mereka adalah juara. Tak masalah siapa yang mencetak gol yang terpenting kami me-

nang,” kata Berbatov seperti dilansir ESPN. Di laga pertama musim ini nanti, MU akan bertindak sebagai tuan rumah untuk tamunya Newcastle United di Old Trafford, Senin (16/8) mendatang. “Ini gol seperti yang lainnya. Saya mencoba menembaknya dan ini salah satu yang pertama jadi ini adalah hari yang baik bagi saya, terutama saat menang. Sekarang kami menunggu laga pertama musim ini,” ujarnya.

Berbatov pun mengaku senang dengan semangat tim yang ditunjukkan saat menghalahkan Chelsea. “Kami punya semangat tim. Setiap orang seperti keluarga besar. Gol itu membuat nyaman setiap orang dan kami menang,” tukasnya. Dua gol lainnya dicetak Valencia memanfaatkan umpan silang Wayne Rooney dari sisi kiri gawang Chelsea dan pemain yang baru masuk di skuad MU, Javier Hernandez Balcazar. (grd)

SAN DIEGO - Svetlana Kuznetsova mengatasi ketegangan pada pertengahan pertandingan untuk mengalahkan Agnieszka Radwanska 6-4 6-7 6-3 dan merebut gelar San Diego Terbuka, kemarin. Petenis Rusia, Kuznetsova, kehilangan empat match point pada tiebreak set kedua sehingga melepas set kedua bagi Radwanska tetapi bangkit pada set ketiga untuk meraih gelar pertamanya dalam 10 bulan. “Saya hanya menggelengkan kepala,” kata Kuznetsova, yang bermain pada final pertamanya tahun ini. “Trofi ini sangat penting bagi saya. Saya sangat malu dan saya bangkit lagi dan mendikte.” Kuznetsova melakukan kesalahan ganda pada dua dari empat match point-nya pada tiebreak set kedua saat ia kehilangan keunggulan 4-0 dan 6-3 untuk dimenangi Radwanska. Dua kali juara grand slam itu mengatakan, ia fit saat istirahat antara set kedua dan ketiga yang menurutnya membantu dia mengatasi ketegangan sehingga tenang kembali. “Lutut saya bergetar dan saya tidak bisa mendorong servis saya dan sekarang saya tahu mengapa orang melakukan kesalahan ganda saat ‘match point’,” kata Kuznetsova. “Sangat sulit untuk menyudahinya dan saya tersedak untuk pertamakalinya dalam hidup saya.” Setelah tertinggal 1-2 pada awal set ketiga, Kuznetsova mengendalikan permainan kembali dengan serangkaian winner sebelum merebut gelar dengan pukulan backhand

menyusur garis. Kemenangan tersebut membuat Kuznetsova kembali tepat pada waktunya menjelang AS Terbuka, dan akan mendorongnya naik ke urutan 14 ketika peringkat baru diumumkan Senin. “Bermain seburuk itu pada akhir set kedua dan kemudian membiarkannya bangkir dan melihat saya

Nadal Bantu Djokovic Raih Mimpi

Mancini Rileks

Hadapi Rival Berat di Awal Musim MANCHESTER - Duel sengit akan dihadapi Manchester City saat mengawali Liga Primer musim ini. Tak tanggungtanggung dua rival berat akan menghadang langkah pasukan Roberto Mancini yakni kontra Tottenham Hotspur dan Liverpool. Tapi karena laga-laga itu hadir di awal musim, Roberto Mancini tetap merasa rileks dan meragukan hasilnya akan berpengaruh besar di akhir musim. Setelah melakukan belanja pemain dengan nilai luar biasa, City akan mulai mengarungi musim baru pada akhir pekan. Setelah musim lalu hanya finis di posisi lima, prestasi lebih baik jelas diharapkan dapat terwujud musim ini. Meski demikian, ambisi City sudah langsung dihadapkan dengan laga sengit lawan Spurs yang musim lalu menjadi rival berat mereka dalam menembus zona Liga Champions. Spurs di akhir musim itu jadi pemenang dengan finis pada posisi empat. Dengan belanja pemain mencapai 78 juta poundsterling (Rp 1,1 triliun), kali ini City jelas diharapkan bisa tampil lebih baik melawan Spurs yang musim lalu mengalahkan mereka dua kali di liga —Spurs menang 3-0 dari City di White Hart Lane dan menang 1-0 di

City of Manchester. Menilik dari sengitnya rivalitas keduanya musim lalu maka laga Spurs kontra City, Sabtu (14/8), pun diyakini akan berjalan ketat. Namun, Mancini selaku manajer CIty menegaskan hasil di laga itu hanya akan memiliki dampak kecil karena musim masih sangat panjang. “Saya pikir takkan demikian,” jawab dia saat ditanya apa laga itu akan jadi sangat krusial, seperti diwartakan Sky Sports. Mancini sendiri mengaku kalau timnya berhasil pulang dari markas Spurs dengan kemenangan, maka hasil itu akan jadi modal berharga buat mereka. Terlebih lagi The Citizens diharuskan menjamu Liverpool, Senin (23/8). “Setiap partai akan jadi sulit dan kami memulai lawan Spurs kemudian Liverpool, tapi jika kami nanti menang di London (lawan Spurs), itu akan jadi awal yang bagus,” demikian Mancini. Meski merasa kedua laga nanti sulit, Mancini tetap menaruh keyakinan pada skuadnya kali ini. Sejumlah nama seperti David Silva yang direkrut dari Valencia diharapkan bisa membantu ambisi besar pemilik City untuk meraih prestasi lebih baik dari musim kemarin. (grd)

Hewitt Mundur dari Toronto SYDNEY - Lleyton Hewitt, Senin, mengatakan ia menarik diri dari turnamen ATP Toronto untuk menjalani pengobatan cederanya menjelang AS Terbuka akhir bulan ini. Petenis Australia mantan nomor satu dunia itu menarik diri dari Piala Rogers di Toronto dengan cedera betis yang dideritanya pada pertandingan putaran pertama di Washington minggu lalu. Hewitt (29), saat ini peringkat 30, mengatakan harus menarik diri dari turnamen ATP World Tour Masters 1000 di Toronto untuk fokus pada perawatan. Ia mengatakan, ia bertekad untuk bermain pada turnamen Masters di Cincinnati, yang dimulai pada 15 Agustus, dan kemudian AS Terbuka, yang akan dimulai di New York pada 30 Agustus. “Ini hanya salah satu hal yang bisa terjadi dan

fokus saya sekarang adalah menjalani perawatan setiap hari agar memungkinkan saya bermain pada Masters 1000 di Cincinnati dan kemudian AS Terbuka,” kata Hewitt dalam lamannya. “Ini bukan persiapan terbaik untuk turnamen Grand Slam, tetapi tidak ada lagi yang bisa kulakukan.” Hewitt memenangi AS Terbuka pada 2001 dan menjadi runner-up Roger Federer pada 2004. Manajernya David Drysdale mengatakan penarikan dirinya itu adalah langkah pencegahan. “Dia menjalankan nasihat medis untuk tidak bermain, itu adalah masalah keamanan,” ujarnya. “Dia hanya sedikit tegang dan ia akan mulai memukul (bola) lagi satu atau dua hari yang akan datang dan ia pasti akan bermain di AS Terbuka.” (ant)

tersedak, saya harus duakali lebih kuat pada set ketiga dan saya melakukannya,” kata Kuznetsova. “Cukup menyenangkan bahwa saya memenangi pertandingan, tetapi jika saya kalah saya mungkin berpikir: ‘haruskah saya berhenti main tenis?’ Saya ragu itu akan terjadi lagi.” (ant)

Rafael Nadal

TORONTO - Novak Djokovic berharap kerjasama sebagai pasangan dengan Rafael Nadal di Toronto Masters akan membantunya mencapai tujuan membawa Serbia meraih Piala Davis impiannya. “Saya tidak bisa menolak kesempatan

untuk bermain bersama dia,” kata petenis peringkat dua dunia itu, Minggu, mengenai pasanganya, peringkat nomor satu dunia. “Akan menjadi suatu kehormatan bermain bersama Rafa. Saya gembira, dan ini bahkan menjadi bagian dari

sejarah tenis, yang membuatnya bahkan semakin besar.” Sejak Jimmy Connors berada di peringkat satu dan Arthur Ashe peringkat dua ketika mereka bermain bersama 34 tahun lalu, tidak ada dua petenis tunggal peringkat teratas bekerjasama pada ganda, kata ATP. “Terlepas dari faktanya bahwa Piala Davis ada dalam pikiran saya. Saya perlu bermain sebanyak mungkin pada ganda,” kata Djokovic. Djokovic, yang membuka pada nomor tunggal setelah mendapat bye, dengan melawan petenis kualifikasi atau Julien Benneteau dari Prancis, mengatakan bahwa karena Serbia maju ke semifinal Piala Davis dengan pertandingan kandang pada 17-19 September melawan Republik Ceko, harapannya tinggi untuk melaju dalam kompetisi beregu tersebut. “Saya senang bahwa kami telah sukses dalam Piala Davis tahun ini. Ini salah satu target saya pada 2010 - berusaha dan mencapai final Piala Davis,” kata Djokovic. Djokovic menambahkan bahwa setelah mengalahkan Kroasia 4-1 pada perempat final bulan lalu, ia istirahat dua pekan. “Saya berharap lebih tetapi saya sudah kembali dan bugar dan pulih kembali,” katanya. “Saya siap bertanding lagi. Saya punya banyak pengharapan bagi diri saya sendiri, saya ingin maju sejauh saya bisa - dan lapangan keras adalah lapangan favorit saya.” (ant)

Sutan Harhara Jadi Direktur Teknik PSSI JAKARTA - Mantan pemain nasional, Sutan Harhara, telah ditunjuk sebagai Direktur Teknik Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia sejak 1 Juli 2010. “Kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan kepada saya untuk lebih serius memperhatikan program pelatihan dan pengembangan pemain usia dini ini sangat menantang,” kata Sutan Harharah dalam situs resmi PSSI, kemarin. Sutan Harhara memiliki kewenangan untuk membuat, merancang, serta mengevaluasi program timnas walau kepercayaan dan tanggung-jawabnya yang lebih besar untuk pengembangan pada elemenelemen pendukung Badan Pembinaan dan Pengembangan Usia Muda (BPPUM) PSSI. “Inilah yang membedakan peranan Direktur Teknik yang pernah ada sebelumnya

dengan saya sekarang ini. Dikaitkan dengan permasalahan dan tantangan yang kami hadapi sekarang ini dan ke depannya, maka fungsi dan peranan direktur teknik ini jauh lebih menonjol,” ujarnya. Penunjukan ini dikemukakan Sekjen PSSI Nugraha Besoes pada Sabtu (7/8) malam, seusai

menghadiri acara peluncuran kompetisi Divisi I dan penandatanganan kontrak kerja sama BLAI PSSI dengan dua sponsor pendukung. PSSI sendiri batal mengkontrak sejumlah pelatih asing untuk jabatan ini. Sutan Harhara yang pada masa jayanya dikenal sebagai bek yang tangguh juga telah melakukan talent-scouting dengan Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, serta memberi saran atau masukan kepada pelatih timnas senior, Alfred Riedl. Jabatan Direktur Teknik PSSI sebelumnya pernah diemban Bernard Schum, Danurwindo, Jopie Lepel dan almarhum Iswadi Idris. Namun, keempat direktur teknik terdahulu ini lebih banyak bersinggungan dengan timnas. Karena itulah Sutan Harhara merasa sangat tertantang dengan jabatan barunya sebagai Direktur Teknik PSSI ini. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Selasa 10 Agustus 2010

8

Kecelakaan Laut di Lembata

11 Orang Tewas

Suluh Indonesia/ant

PENJELASAN - Ustad Wahyudin, Direktur Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, memberikan penjelasan terkait penangkapan Ustad Abu Bakar Ba’asyir di Ngruki, Sukoharjo, Jateng, kemarin. Pihak ponpes menyayangkan penangkapan itu.

DPRD Banten Dukung

Pembentukan Kabupaten Cilangkahan SERANG - DPRD Provinsi Banten mendukung pembentukan Kabupaten Cilangkahan yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Lebak. Ketua DPRD Provinsi Banten Aeng Haerudin di Serang, kemarin mengatakan, bentuk dukungan yang akan disampaikan DPRD Banten tersebut berupa rekomendasi yang akan disampaikan oleh Panitia Khusus (Pansus) Pembentukan Kabupaten Cilangkahan dalam Rapat Paripurna DPRD Banten Selasa ini. ‘’Pansus telah menyesaikan tugasnya sehingga paripurna pembentu-

kan Kabupaten Cilangkahan bisa dilaksanakan besok. Tentunya DPRD Banten akan memberikan rekomendasi,” kata Aeng Haerudin. Ia mengatakan, Panitia Khusus Cilangkahan telah selesai melakukan pembahasan dan pengkajian. Berdasarkan kajian tersebut, semua komponen persyaratan pembentukan Kabupaten Cilangkahan secara administratif sudah terpenuhi, baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam. Aeng juga mengatakan, pihaknya juga mendukung langkah masyarakat Banten

Selatan yang akan turun langsung menyaksikan paripurna tersebut. Tanpa Rekomendasi Ini karena langkah tersebut sebagai bukti nyata adanya keinginan masyarakat untuk membentuk Kabupaten Cilangkahan, bukan hanya keinginan segelintir orang yang memiliki kepentingan. Menurut Aeng, mengenai belum adanya rekomendasi dari Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya sebagai Kabupaten Induk, hal tersebut tidak ada masalah. Ia mencontohkan,

salah satu kabupaten di Provinsi Riau, meskipun tidak ada surat rekomendasi dari bupati dan DPRD setempat, namun karena desakan masyarakat yang begitu kuat langsung disampaikan ke DPR dan akhirnya disahkan. ‘’Awalnya ada kekhawatirkan terhadap kemampuan Pendapatan Asli Daerah pemekaran tersebut, namun dalam perjalanannya daerah otonom baru tersebut mampu menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) yang tinggi yakni mencapai lebih dari Rp 1 triliun,” kata Aeng. (ant)

KUPANG - Kapolda NTT Brigjen (Pol) Yance Y Worang, mengatakan, korban yang meninggal dalam kecelakaan perahu motor Hasnita bertambah menjadi 11 dari 40 penumpang yang berangkat dari pelabuhan laut Boleng, Kabupaten Flores Timur, menuju Kabupaten Lembata. ‘’ Hingga pukul 17.30 WIT, dari total 40 penumpang 11 ditemukakan dalam keadaan tidak bernyawa, 22 orang diselamatkan dan tujuh orang diantaranya belum ditemukan,’’ kata Kapolda di Kupang, kemarin. Menurut Kapolda, sejak pukul 08.30 WITA atau awal musibah ini hingga saat ini pencarian dan evakuasi korban masih terus dilakukan petugas di Pos Mobile Polair Lembata KP.045. Ia mengatakan, saat ini pi-

hak kepolisian sedang mengutamakan proses penyelamatan dan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan, sehingga mengenai sebabsebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. ‘’Dalam musibah seperti tindakan pertama yang dilakukan aparat adalah “saving” atau penyelamatan dan pencarian korban sedangkan sebab kecelakaan menyusul,” katanya. Artinya, kata dia, tidak berarti sebab-sebab kecelakaan tidak penting, tetapi dalam protap kecelakaan laut misalnya, para korban harus menjadi prioritas penyelamatan. Dia mengatakan, saat ini nahkoda KM Hasnita telah diamankan di Polres Lembata untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan terkait dengan kejadian tersebut apakah murni bencana alam ataukah ada sebab lain di balik itu.

Ia mengatakan telah memerintahkan Dirpolair NTT, Kombes (Pol) Purwoko untuk terus melakukan pemantauan dan komunikasi dan melakukan tindakan penyelamatan dan evakuasi terhadap korban yang belum ditemukan. Sebelumnya, sekitar pukul 8.30 WIT, KM Hasnita sebuah kapal kayu yang seharian mengangkut kayu membawa puluhan penumpang dan hasilhasil pertanian dari BolengAdonara menuju Lembata untuk dijual di daerah itu karena bertepatan dengan hari pasar. Namun, perahu yang membawa para penumpang ini tenggelam di Waijarang, atau hanya beberapa menit sebelum tiba di Lembata. Waktu tempuh pelayaran dari Boleng menuju Lembata sekitar satu jam, tetapi gelombang besar menghadang sehingga perahu terbalik. (ant)

ASDP Merak Cemas CILEGON - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry, Merak, mencemaskan kemacetan kendaran di kawasan pelabuhan menjelang arus mudik dan balik lebaran terjadi pada aktivitas kendaraan dipintu Terminal Terpadu Merak (TTM). ‘’Hasil Raker di Surabaya salah satunya membahas masalah persiapan angkutan lebaran, dan diantaranya juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya kemacetan karena keluar masuk kendaraan di TTM,” kata Kepala Cabang ASDP Merak Teja Suparna di Cilegon, kemarin. Teja menyebutkan ada dua titik rawan macet saat arus mudik dan balik leba-

ran tahun ini, selain di TTM juga di areal pintu masuk pelabuhan. ‘’Dua titik itu yang menjadi perhatian kami, karena bagaimanapun kami berharap pada pelaksanaanya nanti semuanya lancar,” harapnya. Oleh karena itu, agar tidak terjadi kemacetan dibutuhkan banyak petugas yang melakukan pengaturan arus lalu lintas di depan pelabuhan dan sekitar TTM. ‘’Pada kedua titik itu nantinya harus di perbanyak tenaganya, agar kemacetan tidak terjadi, yang berdampak pada antrean panjang di depan TTM dan pintu masuk dan keluar pelabuhan,” terang Teja. Dalam Raker juga sempat dibahas masalah pemban-

gunan Fly Over (FO) Merak yang beberapa waktu lalu menghambat dan membuat kemacetan. ‘’FO Merak juga disinggung, dan kami sampaikan mudah-mudahan dengan selesainya pembangunan jalan tiga jalur di FO itu tidak lagi membuat kemacetan,” ujar Teja. Namun demikian dia mengaku untuk mengantisipasi kemacetan di sekitar pelabuhan dan TTM, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon. ‘’Tekhnisnya ada di Dishub,” ungkapnya. Kepala Dishub Kota Cilegon, Erwin Harahap tidak bisa dimintai keteranganya. Telpon selulernya aktif, namun tidak dijawab. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook