Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 108 tahun IV Rabu, 9 Juni 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Ganggu Tugas Bank Sentral
Pemeriksaan Tabung Gas
Menteri PU Tantang Investor Tol
PEJABAT sementara Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan pengalihan tugas pengaturan dan pengawasan bank dari Bank Indonesia kepada Otoritas Jasa Keuangan akan mengganggu pencapaian ...hal. 1
MENKO Perekonomian Hatta Rajasa meminta Pertamina membangun bengkel pemeriksa tabung gas untuk mengatasi maraknya musibah ledakan tabung gas di masyarakat. “Saya minta kepada Pertamina ...hal. 2
MENTERI Pekerjaan Umum (PU) menantang sejumlah investor tol yang meragukan efektifitas Peraturan Menteri PU No 06/PRT/ M/2010 tentang Pedoman Evaluasi Penerusan Pengusahaan Jalan Tol ...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Bachtiar Chamsyah
Mulai Diperiksa
Suluh Indonesia/ant
BANJIR - Seorang siswi SD berusaha melewati genangan air untuk berangkat ke sekolah mengikuti ujian semester di Tanggerang, Banten, kemarin. Ratusan rumah di Tangerang terendam banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi.
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan MensosBachtiar Chamsyah terkait kasus dugaan korupsi impor sapi dan pengadaan mesin jahit. ‘’Yang bersangkutan dimintai keterangan sebagai saksi,” kata jubir KPK Johan Budi di Jakarta, kemarin. Johan tidak bersedia memberikan penjelasan tentang materi pemeriksaan tersebut. Saat ini, kata dia, KPK sedang mengusut tiga kasus dugaan korupsi di Kementerian Sosial, yaitu kasus pengadaan sarung, mesin jahit, dan impor sapi. Untuk ketiga kasus itu, KPK telah menetapkan mantan Mensos Bachtiar Chamsyah sebagai tersangka. KPK juga telah menetapkan Direktur PT Dinar Semesta Cep Ruhyat sebagai tersangka dalam kasus pengadaan sarung. Direktur PT Ladang Sutera Indonesia (PT Lasindo) Musfar Aziz juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengadaan mesin jahit. Khusus kasus impor sapi, KPK mulai menyelidiki kasus itu sejak 2007, dan meningkatkannya ke tahap penyidikan pada awal 2009. Proyek senilai Rp 19 miliar tersebut diduga merugikan negara sekitar Rp 3,6 miliar. Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada 2005 juga menyimpulkan adanya dugaan beberapa penyimpangan, termasuk pada proyek pengadaan sapi dan mesin jahit. Sumber informasi menyebutkan proyek impor sapi dilakukan melalui penunjukan PT Atmadhira Karya sebagai rekanan. (nas)
Brigjen Erizman Dicopot JAKARTA - Mabes Polri mencopot Brigjen Raja Erizman dari jabatannya sebagai Direktur II Ekonomi dan Khusus (Eksus) Bareskrim Polri. Mantan anak buah Kabareskrim Polri Komjen Pol. Susno Duadji itu, kin menjabat staf ahli Kapolri. Pencopotannya itu didasari surat keputusan Kapolri Nomor 355/VI/2010 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri. ‘’Brigjen Raja Erizman dimutasi dari jabatannya sebagai Direktur II Eksus Bareskrim Polri. Ia kini menjadi pati (perwira tinggi-red) pada staf ahli Kapolri. Mutasi ini rutin, karena banyak pejabat yang
pensiun,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Edward Aritonang di Jakarta, kemarin. Namun, Edward membantah pencopotan Raja ini disebabkan statusnya sebagai terperiksa atas dugaan pelanggaran disiplin dan kode etik Polri terkait penanganan kasus mantan pegawai pajak itu. Pencopotan tersebut, lanjutnya, merupakan mutasi rutin. Posisi Raja digantikan Kombes Pol. Arief Sulistyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator Sekretaris Pribadi Kapolri. Posisi Arif digantikan Kombes Ahmad Dofiri. Sementara Kejagung sedang persiapkan pembebastu-
gasan Jaksa Cyrus Sinaga. Namun, lagi-lagi institusi penuntut umum itu membantah hal itu terkait dengan keterlibatannya dalam kasus Gayus Tambunan. ‘’Posisinya untuk penanganan perkara lain akan digantikan jaksa lain. Ini lumrah saja dalam penanganan kasus di kejaksaan. Proses ini tidak sulit,” ungkap Jampidsus M Amari. Diakuinya, Cyrus saat ini sama sekali tidak diberikan tugas untuk menangani perkara. Dalam penanganan upaya hukum kasus Antasari Azhar, diserahkan kepada jaksa lain yang juga senior untuk menangani proses banding dalam kasus pembunuhan itu. (nas)
Dana Aspirasi
Banyak Timbulkan Keburukan JAKARTA - Pemberian dana aspirasi untuk konstituennya di masing-masing dapil dinilai akan menghilangkan fungsi kontrol Dewan terhadap pelaksanaan pembangunan. Jika dana aspirasi ini digolkan, DPR sebagai lembaga parlemen justru telah memasuki wilayah abu-abu karena juga bertindak sebagai pelaksana yang seharusnya menjadi wilayahnya eksekutif. ‘’Jadi fungsi pengawasan, fungsi legislasi itu bisa tereduksi dengan hal ini, karena anggota DPR akan terfokus perhatiannya, hanya untuk mengurusi dana aspirasi saja. Karena dana aspirasi ini kan lebih memiliki daya tarik. Sehingga fungsi pengawasan dan legislasi jadi tereduksi,” kata Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saefuddin di Gedung MPR/DPR Jakarta, kemarin. Menurut Lukman, persoalan itu merupakan satu dari lima keburukan yang akan terjadi jika usulan ini digolkan. Keburukan kedua adalah
politik anggaran Dewan akan dikerdilkan hanya berbasis dapil yang dinilai justru berbahaya bagi DPR. Padahal, politik harus berskala nasional, harus menjaga keseimbangan surplus antara daerah-daerah yang maju dengan daerah-daerah yang tertinggal. Kalau hanya berbasis dapil, maka daerah yang akan mendapat paling banyak dana aspirasi akan makin maju, sementara yang minus akan semakin minus. Ketiga, dapat mengancam NKRI karena bisa menimbulkan disintegrasi keutuhan negara kesatuan. Adanya disparitas akan makin membuat timpang, kesenjangan daerah kaya dan daerah miskin akan semakin menguat. Keempat, makin membuka ketidakadilan, karena hanya Jawa saja yang anggota DPR-nya banyak yang akan mendapat manfaat yang lebih besar dari luar Jawa. Padahal sebenarnya harus diprioritaskan adalah daerah-daerah tertinggal. (har)
DPR Hanya Perlu Dua Fraksi JAKARTA - Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan penyederhanaan parpol melalui peningkatan parliamentary threshold sebesar 5 persen bagi parpol untuk bisa masuk DPR seperti yang diwacanakan partainya diharapkan dapat menghasilkan demokrasi yang berkualitas. Menurut Idrus, penyederhanaan parpol dapat memunculkan pengelompokkan partai politik yang hanya memunculkan dua kelompok besar di DPR yaitu fraksi yang mendukung pemerintah dan fraksi oposisi. ‘’Pengelompokkan bisa memunculkan dua fraksi di DPR. Ke depan fraksi yang ada hanya dua, yaitu fraksi oposisi
dan pendukung pemerintah,” katanyapada diskusi bertema Revisi UU Parpol Hambat Demokrasi ? di Gedung DPR/ MPR Jakarta, kemarin. Oleh karena itu, kata Idrus, ketegasan Fraksi Golkar dalam revisi UU Parpol terkait PT semata untuk penyederhanaan parpol. Sebab, dengan multi parpol sistem presidensil yang dijalankan saat ini tidak akan pernah berjalan baik. Pemerintahan akan tidak efektif dan demokrasi akan terus dalam transisi. ‘’Konsekuensinya dalam berpolitik selalu mengedepankan komitmen, rasionalitas, mematuhi aturan dalam berbangsa dan bernegara. Karena itu masalah sebe-
narnya bukan pada angka yang lebih bersifat persyaratan administratif,” kata Idrus. Ia menjelaskan, jika bangsa ini terus dalam demokrasi transisi maka yang terjadi adalah politik oligarki, kekuasaan dipegang oleh segelintir orang dan politik transaksional, yang menjadikan sistem presidensil tidak akan pernah efektif. Sekjen PKS Anis Matta mengatakan peningkatan parliamentary threshold tidak akan membunuh partai kecil, justru merepotkan partai besar. Sebab, kata dia, trend politik di Indonesia suara partai besar terus disedot oleh parpol kecil yang makin semangat akibat pemberlakuan itu. (har)
RI Berkomitmen Wujudkan
Palestina Merdeka JAKARTA - Pemerintah Indonesia berkomitmen akan melanjutkan perjuangan untuk mewujudkan negara Palestina merdeka dan berdaulat sebagaimana yang dicitacitakan rakyat Palestina. ‘’Pemerintah akan terus melanjutkan perjuangan diplomatik untuk menjamin berdirinya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada Dubes Palestina untuk Indonesia Fariz Al Mehdawi saat menerima lima relawan kemanusiaan Gaza di Istana Merdeka Jakarta, kemarin. Sebagaimana diungkapkan Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal, Dubes Fariz Al Mehdawi menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan rakyat dan pemerintah Indonesia baik dalam bentuk pembangunan kapasitas, bantuan keuangan ataupun diplomasi. Ia mengatakan bahwa komitmen Presiden Yudhoyono dalam mendukung berdirinya
Palestina yang merdeka merupakan inspirasi bagi negaranya. Ia mengatakan dukungan dari para sahabat membuat Palestina lebih kuat dan merasa tidak sendirian dalam memperjuangkan kemerdekaannya. Ia mengatakan, Presiden Palestina menyampaikan apresiasi yang besar kepada relawan Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan freedom flotilla. Bersama seluruh relawan yang berada di kapal Mavi Marmara, merekadianugerahi kewarganegaraan Palestina. Mengenai rencana Mer-C bergabung dengan kapal Bulan Sabit Merah Iran yang akan membawa bantuan ke Gaza, Ia mengatakan cepat atau lambat blokade Israel atas Gaza akan berhenti. Sementara Presiden Yudhoyono mengatakan, tindakan para relawan Gaza ini adalah misi yang mulia, meski harus menerima berbagai peristiwa yang panjang dan sulit dilupakan. (har)
K ta
Suluh Indonesia, Rabu 9 Juni 2010
Polri Makamkan
K ilas
Dua Jasad Terorisme
Korban Tewas Jatuh dari Hotel KEPOLISIAN Sektor Metro Setiabudi, Jakarta Selatan, menyelidiki penyebab tewasnya petugas keamanan, Susanto yang jatuh dari lantai tiga Hotel Manhattan, Jakarta Selatan. “Kita belum mengetahui motif dibalik jatuhnya korban, namun polisi akan menyelidikinya,” kata Kepala Polsek Metro Setiabudi, Komisaris Polisi Gede Wayan Ardhana di Jakarta, kemarin. Wayan mengatakan anggota Polsek Metro Setiabudi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi jatuhnya korban tewas itu. Namun demikian, polisi masih akan mendalami kasus ini termasuk kemungkinan meminta keterangan sejumlah saksi. Sebelumnya, Wakil Komandan Regu Hotel Manhattan, Susanto diduga terjatuh dari lantai tiga hotel itu, Selasa (8/6) sekitar pukul 07.30 WIB. Pria asal Pacitan, Jawa Timur itu tewas dengan kondisi tubuh dipenuhi darah karena luka yang dideritanya cukup parah pada bagian kepala. “Kita akan memastikan apakah korban tewas bunuh diri atau terjatuh,” ujar Wayan. Saat ini, jenasah korban masih di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, guna menjalani otopsi. (ant)
Berkas Anand Masih Proses KEPALA Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Pol. Boy Rafli Amar mengatakan berkas kasus Anand Krishna masih dalam proses penyempurnaan tahap pertama di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. “Masih dalam tahap pertama yang kedua kalinya untuk proses penyempurnaan,” kata Boy di Markas Polda Metro Jaya, kemarin. Boy menuturkan, sebelumnya penyidik sudah menyerahkan tahap pertama berkas perkara Anand Krishna terkait dugaan pencabulan terhadap mantan pengikutnya, Tara Pradipta Laksmi kepada pihak penuntut umum. Namun penuntut umu menyerahkan kembali berkas tahap pertama Anand Krishna karena kurang lengkap dari keterangan saksi ahlinya. Kemudian penyidik melimpahkan kembali tahap pertama berkas tokoh spiritual itu kepada kejaksaan setelah melengkapi keterangan saksi ahli. “Kita tunggu P-21 untuk melimpahkan tahap kedua berkas, barang bukti dan tersangkanya,” tutur Boy. Terkait dengan polisi yang tidak menahan Anand Krishna, Boy menuturkan alasan pertimbangan kondisi kesehatan tersangka yang menurun. Boy mengatakan penyidik hanya mengenakan wajib lapor kepada Anand Krishna sekali dalam seminggu kepada Polda Metro jaya dengan menyerahkan bukti pemeriksaan kesehatan dari dokter. Sebelumnya, mantan pengikut Anand Krishna, Tara Pradipta Laksmi melaporkan gurunya itu kepada Polda Metro Jaya, terkait dugaan pelecehan seksual. Polda sempat menghentikan proses pemeriksaan terhadap tokoh spiritual itu karena kondisi kesehatan Anand Krishna menurun sehingga mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Polri di Kramatjati, Jakarta Timur, usai menjalani pemeriksaan. Kemudian Anand Krishna menjalani rawat inap di RS Harapan Kita dan RS Mitra Sunter, Jakarta Utara karena mengalami tekanan darah tinggi (Hipertensi). (ant)
Polda-Pemprov DKI Jakarta
Gelar Razia Preman JAKARTA - Kepolisian Daerah Metro Jaya dan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta menggelar razia premanisme pada sejumlah lokasi. “Razia itu menitikberatkan untuk mengurangi tindak kejahatan di Jakarta,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin. Boy menjelaskan operasi premanisme itu melibatkan Direktorat Reserse Kriminal Umum, Samapta dan Dinas Perhubungan di sekitar terminal, halte dan beberapa titik ruas jalan yang rawan, mulai pekan depan. Kabid Humas Polda Metro Jaya menjelaskan operasi premanisme ini berkatan dengan meningkatnya jumlah kejahatan jalanan, seperti pencopetan, penodongan, parkir liar dan pencabulan yang meresahkan masyarakat saat menggunakan transportasi umum. Razia premanisme juga dalam rangka menegakkan Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 7 Tahun 2008 tentang Penertiban, Keamanan dan Ketertiban Umum.
Boy menuturkan aparat akan menindak orang diduga sebagai pelaku tindak kejahatan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, sedangkan para tunawisma akan mendapatkan pembinaan di rumah sosial. Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap 808 pelaku tindak kejahatan jalanan pada Operasi Berantas Jaya periode Januari - Mei 2010. Jumlah total pelaku itu terdiri dari 497 orang mendapatkan pembinaan dan 311 pelaku lainnya dilakukan penahanan. Tersangka yang ditahan terlibat 422 kasus yang terdiri dari 42 kasus pemerasan, sembilan kasus pencopetan, 44 kasus judi, 78 kasus pencurian pemberatan, 23 pencurian dengan kekerasan, 39 pencurian kendaraan bermotor, 64 kasus minuman keras, 107 kasus premanisme dan 15 kasus lainnya. Barang bukti yang disita dari para tersangka berupa tiga pucuk senjata api, 94 bilah senjata tajam, 43 unit kendaraan bermotor dan uang tunai senilai Rp164.083.000. (ant)
Suluh Indonesia/sep
MENGADU KE YLBHI - Johanes Woworuntu (kanan) didampingi oleh kuasa hukumnya Eggi Sudjana (tengah) saat menyerahkan dokumen foto-foto peresmian PT. SDR dan dokumen testimoni terkait kasus sisminbankum. Penyerahan diterima oleh Ketua YLBHI Putra M Zen (kiri) di kantor YLBHI Jakarta, kemarin.
Penculik Anak Ditangkap JAKARTA - Kepolisian Sektor Metro Kembangan, Jakarta Barat, menangkap satu tersangka, AC, yang diduga menculik Jefri Ardiansyah (9) hingga ditemukan meninggal dunia, Senin (7/6). “Tersanga ditangkap di wilayah Tangerang dan terindikasi terlibat sindikat penculikan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin. Boy mengungkapkan ter-
sangka menculik anak pasangan Ujang Hidayat dan Suryani di Jalan Kubur RT 08/03, Kembangan, Jakarta Barat, 30 Mei 2010. Kemudian kedua orangtua melaporkan kasus dugaan penculikan itu kepada Polsek Metro Kembangan, karena anaknya belum juga pulang pada 31 Mei 2010. Boy menjelaskan pelaku sempat meminta uang tebusan sebesar Rp35 juta kepada orangtua korban untuk me-
lepaskan anaknya itu. “Pelaku mengancam akan menganiaya korban jika orangtuanya tidak memenuhi permintaan tersangka,” ujar Boy. Setelah beberapa hari melakukan pengejaran, akhirnya Jefri ditemukan sudah meninggal dunia di sebuah lahan kosong di kawasan Joglo, Jakarta Barat, Senin (7/6) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Kepala Humas Polda Metro itu, menambahkan polisi menduga para pelaku penculikan
Sidang Kasus Anggodo
Para Saksi Benarkan Rekayasa JAKARTA - Upaya terdakwa Anggodo Widjojo untuk merekayasa upaya penyuapan terhadap dua Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah, terbuka juga di persidangan. Rencana ini pun diatur Anggodo dengan melibatkan kolega bisnisnya, Ari Muladi. Mereka sepakat untuk menyusunnya, agar hal yang direkayasa itu benar-benar telah terjadi nyata. Semua ini terungkap jelas dari keterangan para saksi kasus terdakwa Anggodo ini dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin. Saksi yang dihadirkan JPU Suwardji dalam perkara dugaan percobaan penyuapan dan upaya menghalangi penyidikan KPK tersebut yakni Eddy Sumarsono, Putranefo A Prayugo dan Jhoni Aliandu. Sebelum memeriksa para saksi, persidangan terdakwa Anggodo ini sempat diwarnai perdebatan antara majelis hakim yang diketuai Tjokorda Rai Suamba dengan tim penasihat hukum Anggodo. Perdebatan pertama mengenai kehadiran Bonaran Situmeang di ruang sidang. Hal ini sempat diprotes JPU Suwardji. Hakim ketua pun meminta
Anggodo Widjojo
Bonaran untuk keluar. Kedua Tim Pembela Anggodo minta menunda sidang. Alasannya, mereka tengah mengupayakan banding atas putusan sela mejelis hakim. Tetapi hakim ketua memutuskan untuk tetap melanjutkan sidang. Dalam kesaksiannya, Eddy Sumarsono mengaku, selain nama Bibit dan Chandra juga ikut dimasukan nama Muhammad Jasin sebagi pihak yang ikut menerima penyuapan. Namun, ketika nama itu disampaikan kepada Antasari, justru diminta tudingan itu dialamatkan kepa-
da Direktur Penyidikan Ade Raharja. “Kalau Pak Jasin tidak mungkin, orang tidak percaya. Tetapi kalau Pak Ade Raharja itu bisa saja, karena dia itu kan polisi,” kata Eddy mengutip pernyataan Antasari. Atas dasar itu, lanjut dia, Antasari ingin bertemu dengan tersangka kasus dugaan korupsi proyek sistem komunikasi radio terpadu (SKRT) Anggoro Widjojo, kakak Anggodo di Singapura. Antasari kembali meminta Eddy untuk menjalani pertemuan dengan Ary Muladi di Malang. Sedangkan pengakuan penyerahan uang tersebut, pertama kali disampaikan Anggodo Widjojo sekitar September 2008. Pembahasannya diatur Anggodo dengan Ary di ruang kerja jaksa Irwan Nasution di Kejaksaan Agung. “Pengaturan pun berlanjut,” imbuh Eddy. Keterangan Eddy Sumarsono ini pun dibenarkan saksi Putranefo. Diakuinya, Ary Muladi memang dilibatkan untuk mengarahkan rekayasa kriminalisasi terhadap Bibit dan Chandra. Bahkan, ia memperkuat pengakuan Eddy bahwa Anggodo Widjojo dan Ary Muladi sebagai pihak yang membuat kronologi penyuapan pimpinan KPK. (nas)
termasuk sindikat profesional dengan motif ekonomi. “Dugaan sementara pelaku tidak ada hubungan keluarga,” tutur Boy. Boy menuturkan, saat ini polisi masih mengejar tiga pelaku buronan lainnya yang diduga terlibat penculikan Jefri. Tersangka AC dikenakan Pasal 351 tentang Penganiayaan dan UndangUndang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (her/ant)
Antisipasi Pelecehan Seksual Penumpang PENGAMANAN di moda angkutan umum “busway” Transjakarta akan diperketat paska kasus pelecehan seksual yang terjadi pada salah seorang penumpang beberapa waktu lalu. padatan bus selalu dipantau baik oleh petugas keamanan di tiap bus dan di halte dan meskipun padat namun tidak pernah diisi maksimal, selalu disediakan toleransi jumlah penumpang. Selain itu, Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta juga berniat untuk memasang stiker berisi pengumuman dan tips menghindari perbuatan kriminal, seperti pelecehan seksual, pencopetan dan lain-lain yang akan ditempel di halte dan di dalam bus bagi penumpang untuk diketahui. Kepala Bidang Pengendalian Bus TransJakarta Gunardjo mengatakan bahwa penumpang
juga diminta melaporkan ke petugas jika mengalami kejadian tidak menyenangkan untuk dapat diambil tindakan tegas termasuk membawa tersangka ke pihak berwajib. Sementara itu, Komisi B DPRD DKI menilai kejadian pelecehan seksual di dalam transportasi massal semacam
busway dan banyaknya kecelakaan yang terjadi merupakan penurunan standar pelayanan sehingga pihak pengelola akan dipanggil untuk menjelaskan kejadian itu. “Secepatnya kita akan panggil Badan Layanan Umum (BLU) TransJakarta, karena saat ini pelayanannya mulai menurun lagi kita perlu tanya-
kan itu,” ujar Anggota Komisi B DPRD DKI S Andika kepada wartawan di gedung DPRD DKI Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Penurunan standar itu disebut Andika perlu dievaluasi untuk antisipasi kedepannya. “Kalau seperti ini terus masyarakat yang rugi, sehingga perlu ada perbaikan nantinya,” kata politisi Partai Gerindra tersebut. Selain memanggil BLU TransJakarta, komisi yang membidangi pengelelolaan transportasi di Ibu Kota tersebut juga akan memanggil Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono untuk menanyakan program untuk perbaikan Dinas Perhubungan. Namun Andika belum dapat memastikan kapan akan memanggil Dinas Perhubungan serta pengelola busway.(ant)
JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan, tim medis dan penyidik Polri memakamkan dua jasad tersangka terorisme yang hingga kini belum diketahui identitasnya. “Sudah hampir sebulan belum ada pihak keluarga yang datang mengenali sehingga penyidik dan tim medis memakamkan kedua jasad hari ini,” katanya di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, kendati telah dimakamkan namun Polri tetap membuka akses bagi siapa saja yang akan membantu identifikasi termasuk anggota keluarga. “Semua data jenasah telah disimpan dan bisa dicocokkan dengan data-data yang dimiliki keluarga kapan saja,” katanya. Sebelumnya, tim penindak Polri menembak mati lima tersangka sedangkan satu orang lainnya ditangkap hidup saat penangkapan di Cililitan, Jakarta dan Cikampek, Karawang, Jawa Barat, 12 Mei 2010. Di Cililitan, polisi menembak mati tiga tersangka yang salah satunya bernama Maulana. Saat hendak ditangkap, Maulana melawan dengan sepucuk revolver sehingga polisi menembak mati Maulana. Maulana merupakan buronan Polri dalam kasus latihan militer di Jantho, Aceh Besar, Pebruari 2010. Sedangkan di Cikampek, polisi menembak mati dua tersangka sedangkan satu tersangka tertangkap hidup. Salah satu tersangka yang tewas tertembak bernama Saptono yang juga buronan kasus latihan militer di Aceh. Buronan ini adalah adik kandung Jaja, salah satu tersangka terorisme di Aceh yang tewas tertembak di depan Polsek Lampeung, Aceh Besar. (ant)
Direktur Penyidikan KPK Dimutasi JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menerima surat pemberitahuan dari Mabes Polri tentang mutasi Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK, Brigadir Jenderal Pol Suedi Husein menjadi Kepala Kepolisian Daerah Riau menggantikan Brigjen Pol Adjie Rustam Ramdja. “Belum,” kata Wakil Ketua KPK, Bibit Samad Rianto melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa malam. Sementara itu, secara terpisah, Wakil Ketua KPK M. Jasin menegaskan, KPK masih menunggu surat resmi tentang mutasi tersebut. “Kita masih nunggu surat tersebut,” kata Jasin tanpa menjelaskan langkah KPK selanjutnya setelah menerima pemberitahuan resmi dari Mabes Polri. Juru Bicara KPK, Johan Budi juga menyatakan hal serupa. Namun dia menambahkan bahwa rencana mutasi itu sudah disampaikan kepada KPK secara lisan. “Surat pemberitahuan belum sampai. Tapi sudah pernah di-
Dp
Pengamanan Transjakarta Diperketat
Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono di Jakarta, kemarin, mengatakan meskipun selama ini pengamanan di busway sudah cukup ketat, antara lain dengan adanya seorang petugas keamanan di tiap bus, namun kedepannya pengamanan dan pengawasan terhadap kenyamanan penumpang akan ditingkatkan. “Salah satunya mungkin dengan membatasi jumlah penumpang yang naik di tiap bus, karena penumpang semakin padat maka kemungkinan (pelecehan) itu semakin besar,” katanya. Selama ini, ia menyebut ke-
2
sampaikan secara lisan Dirdik ditarik,” kata Johan. Mabes Polri menarik Brigadir Jenderal Pol Suedi Husein dari tugasnya sebagai Direktur Penyidikan KPK untuk kemudian ditugaskan sebagai Kepala Kepolisian Daerah Riau menggantikan Brigjen Pol Adjie Rustam Ramdja. Salinan Telegram Kapolri Nomor STR/443/VI/2010 yang diterima wartawan di Jakarta, kemarin, menyebutkan Brigjen Pol Adjie Rustam Ramdja selanjutnya menjadi Staf Ahli Kapolri. Nama Suedi pernah menjadi bahan pemberitaan setelah Indonesia Corruption Watch (ICW) menduga dia tidak mau mengusut kasus dugaan percobaan penyuapan kepada pimpinan KPK dengan tersangka Anggodo Widjojo. Dia kembali dibicarakan ketika muncul wacana penarikan empat penyidik KPK oleh Mabes Polri. Sumber informasi menyebutkan, wacana itu menjadi polemik di KPK dan berujung pada pertemuan antara sejumlah penyidik dan pimpinan KPK. (her/ant)
Delta Prima
l Contractor Electrical And General Supplier l Rewinding ; Repair ; Maintenance & rental Trafo l Purifier/Treatment Oil Transformer On/Off line l Product Trafo TM & TR Merk DELTA PRIMA l Tukar Tambah Trafo 20 KV / 400 V l Repair & Maintenance Cubicle TM 24 KV l Installation TM & TR + Capasitor Bank l Photographic Infrared Thermal Service
DEWI PERMATA CV
Office & WorkShop : Jl. Toyogiri Selatan Dusun Legon Rt.04/Rw.03 No. 2 Desa Jatimulya Kec. Tambun Bekasi Jawa Barat 17510. Indonesia
Telp. (021) 883 55943 Fax. (021) 88355942 - 88343627 24 Hours Service Call Hp. 0812.9291201 C.003438-Rpa
Metr politan
Suluh Indonesia, Rabu 9 Juni 2010
3
RI Lebih Serius
Jaga Lingkungan
Suluh Indonesia/ant
KALPATARU - Lima penerima penghargaan Kalpataru berphoto bersama seusai menerima penghargaan Kalpataru dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2010 di Istana Negara, Jakarta, kemarin.
Tumpang Tindih Antarsektor tindih antarsektor terkait. Karena itu, kata Imron, pada awal pembahasan UU Pesisir kerap mendapat pertentangan termasuk dari sejumlah kementerian selain KKP yang kerap mengeluarkan izin terkait wilayah pesisir. Ia menegaskan, penolakan dari sejumlah kementerian itu merupakan bentuk dari status quo. Selain saksi dari pemerintah, dalam persidangan kali itu juga dihadirkan saksi dari pemohon yaitu Bona Beding, seorang nelayan dari suku Lamanara, Pulau Lembata, NTT. Bona memaparkan, sukunya yang berjumlah sekitar 3.000 jiwa itu memiliki mata pencaha-
rian sebagai penangkap ikan paus secara tradisional. Namun, ia mengkhawatirkan bahwa pemberlakuan UU Pesisir itu akan membuat penduduk sukunya tidak bisa lagi melakukan penangkapan tradisional itu. Menurut dia, bila cara penangkapan ikan paus secara tradisional dihilangkan dari suku Lamanara sama saja dengan menghilangkan identitas mereka. Padahal, menurut dia, penangkapan ikan paus merupakan bagian integral yang meliputi berbagai aspek termasuk aspek religius. Uji Materi UU Pesisir diajukan oleh berbagai LSM sebagai pemohon antara lain Koalisi
menyerahkan penghargaan Kalpataru dan Adipura. Berdasarkan suatu kerja sama REDD+ antara RI-Norwegia maka Pemerintah salah satunya diwajibkan melakukan jeda atau moratorium pemberian izin untuk lahan gambut selama dua tahun. Kepala Negara menganjurkan agar diperbanyak upaya pemanfaatan lahan rusak untuk usaha pertanian atau perkebunan dan bukannya membuka hutan baru. Ia mengatakan kawasan hutan harus dilindungi dengan menjaga hutan dan merehabilitasi hutan gundul. Pada kesempatan itu Kepala Negara juga mengatakan bahwa pemerintah harus tetap memperhatikan kesejahteraan rakyat dalam upayanya melestarikan lingkungan. Presiden menegaskan perlunya memberikan jalan keluar alternatif bagi masyarakat lokal yang sebelumnya bergantung
pada alam. ‘’Libatkan masyarakat setempat, harus ada alternatif untuk kehidupan masyarakat lokal yang halal dan tidak merusak lingkungan,” katanya. Disebutkan bahwa ada 40 juta hektare hutan gundul yang akan direhabilitasi di Indonesia. Untuk memeriahkan acara tersebut dinyanyikan lagu ciptaan Presiden Yudhoyono yang berjudul ‘Ke Oslo untuk Bumi Kita’. Lagu yang diciptakan oleh Presiden di sela-sela kunjungan kerjanya ke Oslo Mei lalu guna menyepakati kerjasama REDD+ dengan Norwegia itu dibawakan oleh penyanyi muda berbakat Indonesia Sandy Sandoro. Sebelumnya Presiden menyerahkan anugerah Kalpataru Kategori Perintis Lingkungan dan Pengabdi Lingkungan serta Penyelamat Lingkungan dan trophi Adipura. (har)
Terhadap Keluhan Pelayanan
UU Pesisir Bisa Atasi JAKARTA - UU 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil dinilai bisa mengatasi tumpang tindih perizinan yang sebelumnya dilakukan antarsektor di beberapa kementerian. ‘’UU ini merupakan sebuah kebijakan yang bisa mengakomodir berbagai sektor melalui satu pintu (Kementerian Kelautan dan Perikanan/KKP),” kata aktivis LSM Telapak Indonesia Imron Amin pada sidang uji materi UU Pesisir di Gedung MK Jakarta, kemarin. Menurut dia, pengelolaan wilayah pesisir melalui satu pintu akan meminimalkan ketentuan yang sifatnya timpang
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, sekarang dan di masa mendatang Indonesia akan lebih serius menjaga lingkungan. ‘’Mari sekarang dan ke depan kita lebih serius menjaga lingkungan,’’ kata Presiden pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Istana Negara, Jakarta, kemarin. Presiden mengimbau para pemimpin dan publik luas untuk menyukseskan upaya pelestarian lingkungan. Selain itu, Kepala Negara juga meminta para pemimpin daerah untuk melibatkan perguruan tinggi dan lembaga swadaya masyarakat. Ia juga mengimbau pemerintah daerah agar berhati-hati dalam memberikan izin pemanfaatan hutan atau lahan. ‘’Pemerintah daerah hati-hati dalam memberikan izin, kalau memberikan izin sesuai peruntukannya,” kata Presiden seusai
Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA), Indonesia Human Right Committee for Social Justice (IHCS), Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Serikat Petani Indonesia (SPI), dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI). Berbeda dengan LSM Telapak Indonesia, para pemohon mengajukan uji materi karena menilai Hak Pengusahaan Perairan Pesisir (HP3) yang terdapat dalam UU tersebut akan merancukan dengan obyek perizinan lainnya di bidang kehutanan, pertambangan, dan pariwisata. (nas)
Daerah Diminta Responsif JAKARTA - Mendagri Gamawan Fauzi minta pemerintah daerah untuk lebih responsif terhadap keluhan-keluhan yang disampaikan masyarakat tentang pelayanan publik. ‘’Kita harus responsif terhadap keluhan dari masyarakat dan perlu dibuat standar berapa lama itu diproses,” katanya di Jakarta, kemarin. Mendagri menuturkan pelayanan publik bukan hanya berhubungan dengan pengurusan perizinan, tetapi juga laporan masyarakat yang harus mendapatkan perhatian guna meningkatkan pelayanan publik. Ia mencontohkan, adanya laporan masyarakat tentang jalan berlubang atau kerusakan
fasilitas umum lainnya, harus segera direspon oleh pemerintah daerah dan segera dilakukan perbaikan. ‘’Sehingga masyarakat benar-benar merasa dilayani,” katanya. Mendagri mengkritisi pelaksanaan pelayanan terpadu satu pintu yang masih tidak optimal. Dari 361 daerah yang telah melaksanakan pelayanan terpadu satu pintu, tidak seluruhnya maksimal. Padahal, peningkatan pelayanan publik ini bermanfaat untuk mendukung investasi di daerah. ‘’Perizinan yang sudah diberikan kepada lurah, harus ditangani dengan baik oleh lurah. Demikian juga camat, mana yang berskala kabupaten juga
begitu. Jangan kelemahan di perizinan ini menyebabkan pelayanan nasional menjadi rendah,” ujarnya. Peningkatan pelayanan publik ini merupakan salah satu bagian dari reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang menjadi prioritas dalam pembangunan nasional. Pelaksanaan pembangunan di tanah air sangat bergantung pada kualitas dan tata kelola pemerintahan. Khususnya pada pembangunan ekonomi, kualitas birokrasi dan tata kelola yang buruk akan menimbulkan ekonomi biaya tinggi yang dapat menghambat investasi dan pertumbuhan ekonomi. (son)
Megap litan
Suluh Indonesia, Rabu 9 Juni 2010
4
S osok Prof. Murdijati Gardjito
Lestarikan Kuliner Indonesia BERBCARA kuliner nusantara seolah tiada habisnya. Bayangkan, di Pulau Jawa saja terdapat lima etnis dengan masing-masing kulinernya. Terlebih Indonesia terkenal sebagai sumber bahan pangan yang sempurna. “Apabila dikaji, potensi jenis pangan di Indonesia ini menakjubkan. Setidaknya ada 77 macam tanaman karbohidrat, 75 macam sumber lemak, 26 jenis kacang-kacangan, 389 jenis buah, 226 jenis sayuran dan 110 jenis rempah-rempah,” ungkap Prof Murdijati Gardjito yang merupakan ahli kuliner nusantara ini. Dari hasil penelitiannya, cara makan masyarakat dapat dijadikan alat ketahanan pangan suatu negara. “Ini merupakan kekuatan tersembunyi dalam masyarakat yang tidak pernah terungkap dalam membangun ketahanan pangan bangsa,” tandasnya. Sebagai daerah perlintasan, ujar Murdijati, Indonesia memiliki tata cara makan, cara menghidangkan makanan dan cara menikmati makanan tersendairi akibat pengaruh negara yang pernah melintas dan singgah di Indonesia. Seperti halnya budaya makan bangsa Arab, India, Cina dan Eropa yang mempengaruhi budaya makan bangsa Indonesia. “”Seperti budaya menikmati Rystaffel yang merupakan hidangan Jawa namun disantap dengan busana formal Eropa dengan cara sitting dinner. Padahal Rystaffel van Lamongan juga terkenal dengan nama Nasi Boranan dapat dinikmati dengan duduk santai mengenakan celana pendek,” ungkap wanita kelahiran Yogyakarta, 21 Maret 1942 ini. Wanita yang aktif dalam Perhimpunan Biokimia Indonesia ini mengingatkan, makanan harus memiliki nilai yang cukup akan gizi, bahan bervariasi, lezat, nikmat, aman dan estetis. Para ahli masak, ujarnya harus mampu mewujudkan tampilan yang bermartabat bagi jenis makanan tertentu yang potensial dikembangkan sebagai cinderamata. “Seperti halnya aneka kripik ubi, umbi, buah, ikan, aneka abon, bumbu kacang dan sambal-sambalan,” pungkasnya. (rin)
Masyarakat Perlu Waspadai
Kampanye Anti Rokok DEPOK - Peneliti dari Institut Global Justice, Salamudien Daeng menuturkan, diperlukan kewaspadaan di balik kampanye anti rokok yang banyak dilakukan saat ini. Pasalnya, kampanye anti rokok diindikasikan sebagai upaya integrasi pemasaran jaringan produk farmasi. “Kampanye anti rokok sebenarnya bukan selalu ada sangkut pautnya dengan masalah kesehatan,” katanya saat acara Diskusi Nicotine War, di Pusat Studi Jepang, Universitas Indonesia (PSJ UI), Depok, kemarin. Dalam bidang ekspor perdagangan tembakau yang mengalami penurunan, namun di sisi lain rokok impor jalan yang masuk ke Indonesia justru mengalami kenaikan. “Seharusnya membangun industri perlu belajar dengan industri rokok, dimana pekerjaan dari hulu hingga hilir dilakukan oleh masyarakat sendiri,” ungkap Salamudien. Demikian halnya dengan penuturan Revrisond Baswir selaku Pengamat ekonomi politik Universitas Gajah Mada (UGM). Menurutnya, kritik masyarakat sangat diperlukan dalam menganalisa kampanye anti rokok. “Sifat kritis dan kewaspadaan masyarakat sangat penting untuk melihat
secara jernih permasalahan yang ada,” ujarnya. Masyarakat memegang peranan penting dalam hal ini. “Jangan mudah percaya terhadap sesuatu hal dan analisis apa yang ada, dan juga jika sudah mengetahui perlu mengkritisi permasalahan yang ada,” imbuhnya. Sehingga masyarakat tidak menjadi korban dalam hal ini. Industri rokok, pada dasarnya justru menjadi penyumbang dana terbesar di bidang olahraga. Demikian halnya dalam hal pemasukan kepada pemerintah. “Jika kampanye anti rokok terus didengungkan maka jaringan industri farmasi akan banyak yang menguasai bahan baku nikotin, dan juga obatobatan yang dipergunakan untuk berhenti merokok semakin meningkat,” ujar Baswir. Industri farmasi, banyak yang mengambil untung dari aktivitas merokok. “Misalnya dari kampanye anti rokok itu justru membentuk jaringan farmasi,” tandasnya. Sementara itu, Budayawan Indonesia , Muhamad Sobary menganggap, diperlukan perlawanan yang kuat dalam kampanye anti rokok. “Masyarakat perlu melawan dengan hal kecil-kecil tapi konstan,” pungkasnya. (rin)
DPRD Jabar Tinjau
Check Point Di Bogor BOGOR - Anggota Komisi B DPRD Jawa Barat meninjau “check point,” rumah potong unggas dan rumah potong hewan di Kabupaten Bogor, Selasa, guna mengetahui kondisi instalasi rumah potong tersebut. Ketua Komisi B DPRD Jabar H Hasan Zaenal Abidin dan rombongan berkunjung ke wilayah Kabupaten Bogor dalam rangkaian meninjau pembangunan di sektor pertanian, perikanan dan peternakan. Pengecekan dan dialog dilakukan intensif para anggota dewan dengan karyawan di instalasi yang sangat vital untuk pengontrolan arus distribusi hewan dan unggas di wilayah Bogor maupun DKI Jakarta itu. Dalam dialog tersebut, para anggota DPRD Jabar menampung masukan dari para karyawan rumah potong hewan (RPH) dan rumah potong unggas( RPU) Bogor itu, yang mengharapkan adanya peningkatan upah yang mereka terima. Selain itu jumlah pegawai RPU dan RPH tersebut juga terbatas, sehingga harus dilakukan sistem shift karena harus buka siang dan malam hari. Sedangkan bangunan check point sendiri sudah sempat digunakan untuk pemeriksaan ayam, fasilitasnya secara
umum sudah tersedia namun beberapa fasilitas pendukug seperti penerangan masih kurang. “Pemerintah dan masyarakat diharapkan memanfaatkan check point ini dengan seoptimal mungkin sesuai dengan peran dan fungsinya,” kata Hasan Zaenal. Dalam kesempatan itu, Komisi B DPRD Jabar juga melakukan pengecekan dan dialog tentang komoditas tanaman hias di Bogor yang saat ini pamornya masih kalah bersaing dengan Tomohon. “Kami mengharapkan adanya upaya meningkatkan kembali produksi tanaman hias Kabupaten Bogor,” kata Hasan. Sementara itu, Sekda Kabupaten Bogor, Hj Nurhayati menyebutkan, Kabupaten Bogor saat ini merupakan kabupaten dengan penduduk terbesar di provinsi itu yakni sekitar 3,8 juta jiwa sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam perencanaan program peningkatan kesejahteraan di daerah tersebut. Menurut Nurhayati, Bogor menggulirkan program unggulan di sektor peternakan dan perikanan. Antara lain memanfaatkan anggaran dari pemerintah pusat untuk dialokasikan pada RPH Cibinong dan Minapolitan di tiga kecamatan di daerah itu. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PAMERAN TEKNOLOGI – Wagub Banten HM.Masduki (kiri), mendengarkan penjelasan siswa SMKN 5 Tangerang tentang hasil karyanya berupa Wajan Bolik, pada pembukaan Gelar Teknologi Tepat Guna Ke-6 Tingkat Prov. Banten di Tangerang Selatan, Banten, Senin kemarin.
Semua Cawali Harus Siap Kalah DEPOK - Calon wali kota yang akan maju dalam pilkada Kota Depok, Jawa Barat, harus menyatakan siap kalah. “Jangan hanya berpikir untuk menang, tapi juga semua calon harus siap kalah,” kata anggota Fraksi PKS DPRD Kota Depok, Mutaqien di Depok, kemarin. Berdasarkan pengalaman pada pilkada yang lalu, kata Mutaqien. pada periode yang lalu dimana yang
kalah memaksakan diri untuk menggugat padahal sudah jelas kekalahannya. “Akibat dari manuver tersebut ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat kena sangsi Komisi Yudisial,” katanya. Menurut dia, modal untuk pilkada sangat besar, apalagi kalau politik uang akan menjadi bagian dari strategi pemenangannya. Tak heran banyak calon yang gugur karena tak punya uang yang
cukup untuk bayar sewa kendaraan. “Kalau uang sudah keluar banyak, sudah curang pula, lalu kalah tentu menyakitkan,” ujarnya. Muttaqien mengingatkan agar hati-hati dengan hasil survei, karena Hasil survei juga tidak menjadi jaminan. “Pengalaman kami ketika kunker ke Banjarmasin wali kota ‘incumbent’ yang didukung partai terbesar dengan hasil survei rata-rata
Satpam Kota Legenda
64 persen di semua lembaga survei, ternyata kalah oleh calon wali kota yang didukung partai kecil yangg tak lolos ‘parleamentary treshold’,” katanya. Contoh lainnya dalam pilkada Jabar dimana pasangan Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf yang hasil hasil surveinya rendah ternyata bisa menang. “Jadi jangan berkecil hati bagi calon yang rendah hasil surveinya. Ha-
sil survei memang penting. Tapi bukan satu-satunya ukuran,” katanya. Dikatakannya, kalau hasil survei kecil adalah tugas partai mengangkat suara. Kekuatan PKS waktu itu karena calonnya dari kader sendiri, kalau calon dari luar militansi kader pasti melempem dan kader pasti akan ribut. “Untuk apa punya partai kalau cuma nyalonin orang lain,” katanya. (ant)
Gagal Raih Adipura
Ditembaki Kawanan Rampok PemerintahGelarEvaluasi BOGOR – Aksi kawanan rampok bersenjata api, kembali terjadi di Bogor. Dalam aksinya para perampok selain dengan terang-terangan menjarah harta benda para korbannya, meraka juga tidak segan-segan melukai bahkan menembak siapa saja yang berusaha menghalangi aksinya. Kejadian mengerikan seperti ini setidaknya telah terjadi kemarin malam di lokasi perumahan elite Kota Legenda Wisata, Cibubur, di kawasan Gunung Putri, Kab.Bogor. “Mereka berjumlah dua orang, datang dengan mengendarai motor, kemudian dengan membabibuta pelaku menembaki semua satpam dan orang-orang yang ada di sekitar sini karena berusaha menghen-
tikan aksi mereka,” kata Abud (38), salah satu satpam, sekaligus saksi dalam peristiwa perampokan di Cluster Marcopolo, Kompleks Perumahan Legnda Wisata, kemarin. Dalam peristiwa itu tiga satpam perumahan dan seorang sopir terluka, akibat terkena tembakan. Tak hanya itu, para pelaku juga berusaha menjarah sebuah mobil dinas petugas Sensus dan sebuah sepeda motor. “Alhamdulillah mobil dinas petugas sensus dan sebuah motor itu gagal dibawa kabur pelaku,” ujarnya. Aksi para pelaku yang begitu nekat ini, tentu saja selain telah menggegerkan warga, ternyata juga membuat ketakutan para satpam di perumahan tersebut. “Karena mereka ber-
senjata api dan terus menembaki kami, pelaku akhirnya bisa lolos setelah mereka berhasil menjebol pintu samping perumahan yang telah kita gembok,” sesalnya. Polsek Gunung Putri ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun sayangnya hingga berita ini dilaporkan tidak banyak informasi yang berhasil dikorek dari polisi terkait kasus tersebut. Sementara empat orang korban yakni tiga orang satpam dan seorang sopir di perumahan yang dikabarkan mengalami luka tembak serius di bagian lengan, informasinya juga masih menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit yang ada di daerah Cileungsi. (bas)
Salah Satu Pelaku, Berhasil Ditangkap BOGOR - Kapolres Bogor AKBP. Tomex Kurniawan, melalui Kasat Reskrimnya, AKP Dasmin G ketika dikonfirmasi terkait kasus perampokan yang terjadi di Perumahan Kota Legenda Wisata, Gunung Putri, Kab.Bogor mengaku, bahwa saat ini pihaknya telah mendapatkan informasi terkait kebaradan dan identitas kedua pelaku. “Kita sudah mengatahui identitas dan cirri-ciri pelaku, sebab salah satu dari pelaku telah berhasil kita tangkap. Sementara beberapa anggota kami saat ini juga masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang satu lagi,” ungkap Dasmin, kemarin. Dasmin menjelaskan, untuk mengungkap motif dari kasus perampokan tersebut pihaknya juga masih terus melakukan pengem-
bangan dan pemeriksaan baik terhadap saksi maupun salah satu pelaku yang berhasil ditangkap. “Kita masih terus kembangkan kasus ini,” tegasnya. Dalam kejadian tersebut, satpam perumahan yang mengalami luka tembak dibagian dada diketahui bernama Ruhendi dan Ngardi juga mengalami luka ringan di bagian tangan. Sementara seorang sopir pribadi warga setempat bernama Odi juga hanya mengalami luka ringan akibat terkena tembakan di bagian lengan. “Kita telah mengamankan barang bukti berupa senjata api laras pendek, empat butir peluru serta kunci letter T, juga dua kendaraan yang kena tembakan, yaitu taksi dengan No Pol B 1398 QV dan Toyota kijang No Pol B 2082 BQ milik petugas sensus,” jelasnya. (bas)
DEPOK - Wakil Walikota Depok Yuyun Wirasaputra mengatakan, seluruh jajaran Pemerintah Kota Depok telah melakukan berbagai upaya untuk meraih Adipura. Kendati demikian gagalnya Depok meraih Adipura juga disebabkan sejumlah faktor. “Luasnya wilayah Depok dan belum maksimalnya sumber daya manusia kita juga belum memadai sehingga kita gagal kembali meraih Adipura,” kata Yuyun saat dikonfirmasi. Untuk itu, ungkapnya perlu meningkatkan kembali sejumlah indikator yang termasuk dalam penilaian. Mengenai luas wilayah, saat ini Depok memiliki 11 wilayah kecamatan dari yang sebelumnya hanya enam kecamatan. Pembangunan di sejumlah titik juga dinilai belum merata. “Tahun ini kita memang gagal meraih Adipura. Untuk itu saya rasa perlu ada yang ditingkatkan, “ tandasnya. Pihaknya akan melakukan evaluasi mengenai kegagalan ini. Dengan begitu di tahun berikutnya dia berharap Depok dapat meraiha Adipura. “Penyebab pastinya saya belum tahu. Tapi kita akan melakukan evaluasi jika sudah menerima laporannya,” jelas Yuyun. Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Depok, Slamet Riyadi men-
gungkapkan, kegagalan tersebut telah diprediksi sebelumnya. Menurutnya hal tersebut disebabkan pihak pemerintah yang tak melakukan upaya yang menyentuh hal substantif. “Program yang dilakukan pemerintah hanya sebatas kegiatan seremonial saja,” kata Slamet. Program yang dijalankan dinilainya tak memiliki kekuatan untuk merangsang warga agar berpartisipasi mengatasi masalah sampah. Sehingga akhirnya Depok kembali gagal meraih Adipura. “Ironisnya, dana yang dikeluarkan untuk mendapatkan adipura jumlahnya cukup besar,” bebernya. Demikian halnya dengan pernyataan Nur Hasyim, dari Fraksi Gerindra Bangsa yang menghimbau agar pemerintah harus dengan teliti mengevaluasi kegagalan tersebut. “Saya minta dilakukan evaluasi terhadap kegagalan ini,” katanya. Sebagaimana diketahui dari rilis yang dikeluarkan Kantor Kementerian Lingkungan Hidup, kota yang berhasil mendapat penghargaan Adipura kategori Kota Metropolitan adalah Kota Palembang, Kota Administrasi Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Bekasi yang sebelumnya berada di peingkat 14 akhirnya berhasil naik ke pringkat 9. (rin)
Ratusan Rumah di Tangerang Terendam Banjir RATUSAN rumah penduduk yang berada di perumahan Total Persada Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, terendam banjir dengan ketinggian mencapai 1,5 meter akibat Kali Cirarap yang mengalir di wilayah mereka meluap. Pantauan di lapangan kemarin, rumah warga yang terendam air bah itu berada di Blok E dan Blok I dengan ketinggian air 1,5 meter dan di Blok A hingga Blok D mencapai 95 cm. Sejumlah warga yang rumahnya terendam terpaksa mengungsi ke lokasi lain yang lebih tinggi di Blok N dekat masjid dan kantor Kelurahan Gembor. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tapi beberapa warga masih tetap bertahan di rumah masing-masing karena mereka
mengungsi ke lantai II. Upaya Pemkot Tangerang membangun tanggul dan rumah pompa tidak mampu membendung air karena hujan deras yang menguyur daerah ini terus menerus sejak Senin (7/ 6) hingga Selasa siang. Camat Periuk Engkos Zakaria dihubungi Selasa membenarkan
warganya terkepung banjir dan sebagian masih bertahan di lantai II Perumahan total Persada. “Jika hujan turun secara normal, maka pompa penyedot air dapat mengurangi genangan sehingga dapat dialirkan ke Kali Cirarap,” katanya. Akibat banjir, arus lalu lintas menuju Perumahan total Persada melalui Sangiang atau sebaliknya dialihkan sebagian ke Perumahan Regensi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan. Bahkan kendaraan roda empat yang hendak menuju Perumahan Wisma Harapan tidak dap-
at melintas karena ketinggian air mencapai 90 cm. Sementara itu, puluhan rumah warga di Perumahan Mutiara Pluit, Kecamatan Periuk yang letaknya bersebelahan juga mengalami nasib serupa. Demikian pula dua jalan menuju Perumahan Mutiara Pluit itu digenangi air bah terutama pada RT 08 RW 11 Blok A, sehingga kendaraan jenis sedan dan sepeda motor kesulitan untuk masuk. Sedangkan kedua perumahan di Kota Tangerang tersebut memang letaknya lebih rendah ketimbang perkampungan penduduk sekitarnya. Sementara itu Wali Kota Tangerang H. Wahi-
din Halim mengatakan banjir yang mengenangi Perumahan Total Persada dan Perumahan Mutiara Pluit bukan saja menjadi tanggung jawab pihaknya melainkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang. Menurut dia, Kali Cirarap yang melewati Perumahan Total Persada sedangkan di hulunya berasal dari Kabupaten Tangerang yang mengalami penyempitan akibat lumpur dan sampah. Dia menambahkan, pihaknya sudah melakukan normalisasi Kali Cirarap di wilayahnya agar alur air menjadi lancar jika musim hujan tiba. (ant)
pini F OKUS Menjaga Wibawa DPR ECARA jujur harus diakui bahwa munculnya usulan anggota DPR untuk mendapatkan dana aspiratif sebanyak Rp 15 miliar, sangat mengejutkan. Kalau itu disetujui, anggarannya akan masuk APBN. Di kalangan masyarakat umum, anggota DPR kita makin dicibir saja sebagai anggota yang hanya bisa bikin masalah. Kita paham dengan cibiran masyarakat tersebut. Sebab, ada kesan di masyarakat anggota DPR sekarang pintar bersilat lidah tetapi tidak mampu bersilat dengan masalah pembangunan. Kita memahami bahwa anggota DPR harus memperlihatkan kinerjanya kepada masyarakat. Juga harus memenuhi janji-janji yang sempat dikeluarkan di saat kampanye dulu. Untuk memperlihatkan kinerja itu tidaklah harus dengan menggunakan dana sebesar itu. Keseriusan anggota DPR untuk memperjuangkan persoalan yang ada di daerah pemilihannya adalah usaha dan perjuangan juga. Malah inilah yang merupakan kinerja paling bagus. Sebab, akan memperlihatkan keseriusan anggota DPR itu untuk berjuang dan mewakili wilayah pemilihannya. Mereka dipilih demi memperjuangkan persoalan-persoalan itu. Jadi, tolok ukurnya adalah bekerja karena memang ditugaskan sebagai wakil rakyat. Kalau kemudian memperlihatkan kerja itu karena ada pemberian uang oleh negara, maka akan mengesankan anggota DPR akan bekerja hanya karena ada uang. Terlalu materialistis kesannya. Kita merasakan ada sesuatu yang berlebihan dalam permintaan dana aspiratif tersebut. Kalaupun itu dimanfaatkan untuk mewujudkan hasil kinerja anggota DPR kepada daerahnya masing-masing, sesungguhnya upaya merealisasikan tanggung jawab kepada konstituen itu juga bisa dilakukan oleh anggota DPD, anggota DPRD I dan anggota DPRD II. Masing-masing anggota parlemen ini juga bertanggung jawab terhadap konstituennya. Kalau mereka-mereka itu mampu bekerja sama dengan baik, saling bertukar informasi tentang berbagai kelebihan dan kekurangan yang ada, pastilah segala problem itu akan bisa dituntaskan dan masing-masing tanggung jawabnya telah kelihatan di mata masyarakat. Persoalannya mungkin motode kerja sama di antara mereka belum kelihatan dengan baik sampai sekarang, sehingga muncul macam-macam usulan yang bagi kita cukup menggelikan. Tanggapan pemerintah yang tidak menyetujui adanya dana aspiratif tersebut patut kita garis bawahi. Artinya di tengah begitu banyaknya perdebatan dengan kredibelitas anggota DPR, pemerintah secara cepat merespons permintaan anggota DPR tersebut. Meski Partai Golkar masih tetap ngotot akan memperjuangkan usulan dana aspirasi tersebut, penolakan pemerintah kita pandang mengandung nilai strategis juga. Selama ini kita lihat anggota legislatif itu powerful, kuat dalam berbagai misi yang diperjuangkan. Penolakan ini bukan untuk meredam sikap kuat tersebut, tetapi lebih pada upaya mendinginkan suasana yang memang selalu ramai yang muncul dari gedung DPR. Memang tidak semua anggota DPR mempunyai sifat pragmatis, dalam arti menggunakan kesempatan dalam berbagai momen. Tetapi dalam kerangka penolakan yang dilakukan oleh pemerintah itu kiranya juga berguna untuk menahan gempuran-gempuran kritikan yang ditujukan kepada DPR. Banyak di antara anggota DPR kita yang mempunyai perilaku koruptif, atau menyelewengkan berbagai dana yang mestinya digunakan kepada masyarakat. Karena itu, apabila dana Rp 15 miliar tersebut diberikan kepada anggota DPR secara individual, kita khawatir pemanfaatannya akan menyimpang. Dalam praktik politik kita, menjadi anggota DPR harus masuk partai politik dan masuk partai politik harus ‘’membayar’’ sejumlah uang. Ini sudah bukan rahasia lagi. Karena uang yang diperlukan itu banyak, kita khawatir dana itu akan dibelokkan guna pembayaran kompensasi kepada partai politik dari mana anggota tersebut berasal. Bukankah sekarang cara-cara manipulatif itu marak dan dipelajari? Penolakan pemerintah itu bisa juga kita terjemahkan sebagai upaya agar nama DPR tidak lebih merosot lagi, sebab bagaimana pun mereka adalah mitra eksekutif. ***
S
Bang D
el
Brigjen Raja Erizman dicopot dari jabatannya
Suluh Indonesia, Rabu 9 Juni 2010
5
Dana Aspiratif di Tengah Perilaku Koruptif MANTAN Menteri Keuangan Sri Mulyani pasti akan tertawa di Amerika Serikat ketika mendengar (dan membaca) berita tentang permintaan anggota DPR untuk mendapatkan dana aspiratif sebesar Rp 15 miliar untuk masing-masing anggota. Dia bisa jadi makin terbahak-bahak ketika tahu kalau Partai Golkar tetap ngotot memperjuangkan dana tersebut, meski pemerintah telah menyatakan tidak perlu adanya dana demikian. Dengan adanya permintaan seperti itu, ada kesan bahwa anggota DPR agak kurang peka terhadap berbagai suara rakyat. Padahal diakui atau tidak, didengar atau tidak, profesi anggota parlemen mulai mendapatkan nilai sinis di mata masyarakat. Banyak dari mereka memandang profesi ini tidak bersih, cara mendapatkan posisinya melalui upaya-upaya tidak terhormat dan tidak bermartabat, semisal dengan menyuap dan membeli suara. Kalaupun ada anggota DPR (D) yang tidab-tiba berpakaian necis atau mendadak kaya, masyarakat tidak terlalu peduli karena predikat miring dari anggota DPR (D). Malah ada orangtua yang menasihati anaknya agar tidak menjadi anggota DPR mengingat predikat anggota parlemen itu begitu miring di masyarakat. Dalam pemahaman anggota DPR, dana aspiratif itu akan dipakai untuk mewujudkan kinerja mereka di daerah asal. Atau dalam bahasa yang resmi digunakan untuk mengoptimalkan peran anggota DPR terhadap daerah pemilihannya dan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban anggota terpilih kepada daerah pemilihannya. Meski alasan formalnya bergaris besar demikian, tetapi citra korup terhadap anggota DPR justru akan memperburuk citra itu lagi. Beberapa oknum anggota DPR yang terbukti melakukan korupsi telah membuat citra buruk anggota DPR, dan permintaan uang aspiratif sebanyak 15 miliar ini justru akan memperburuk citra mereka. Di tingkat bawah korupsi kepada rakyat, pada tingkat atas, kepada pemerintah mereka mencoba memanipulasi. Manipulasi, dalam artian membelokkan bantuan APBN itu sangat mungkin terjadi. Apabila disetujui pemerintah, dana aspiratif yang jumlahnya Rp 15 miliar tersebut pasti akan masuk dalam anggaran APBN. Manipulasi itu bisa berupa pembelokan dana untuk dana partai politik. Memang benar jika pendanaan yang dibiayai oleh APBN harus dilaporkan secara terperinci sampai di bawah. Tetapi di zaman penggelembungan dana dan dana fiktif seperti sekarang, membuat dana terperinci fiktif, bukanlah merupakan cara yang susah bagi anggota DPR yang berbakat seperti itu. Dana fiktif untuk pembangunan rakyat bisa saja kemudian berbuah dana untuk membiayai partai politik. Perilaku politik Indonesia sekarang amat mirip dengan penjual sate. Jika ingin membeli sate,
Oleh : Basti Putra Raharja ya harus bayar. Artinya setiap orang yang ingin menjadi anggota DPR (D) harus mampu ‘’membeli’’ kendaraan partai politik tertentu. Masyarakat pasti tahu partai politik mana yang paling getol dengan model jual-beli seperti itu. Pembelokan berikutnya me-
seperti itu seringkali menimbulkan utang yang harus dibayar pada pemilu berikutnya. Model seperti ini justru akan mampu secara perlahan-lahan mematikan demokrasi. Demokrasi yang berasaskan kebebasan politik masyarakat, maka pemberian sumbangan bantuan
mang bisa bermakna kebenaran palsu. Karena anggota DPR itu berasal (representasi) partai politik tertentu, maka pembangunan yang dilakukan di daerah tertentu akan mencitrakan bahwa pembangunan tersebut dilakukan oleh partai politik yang bersangkutan. Di masyarakat, bentuk pembangunan
justru akan membuat masyarakat terpasung dan terbebani karena ‘’telah dibantu’’ oleh partai politik tertentu. Pada sistem masyarakat feodal atau sistem kekerabatan yang sifatnya sangat ketat, fenomena ini sangat memasung demokrasi. Beberapa daerah permukiman di Bali
merasa harus memilih calon tertentu karena calon tersebut telah memberikan bantuan. Malah ada pemilih yang mewakilkan pilihannya kepada orang lain karena keterikatan tersebut. Dengan demikian, dana aspiratif yang jumlahnya Rp 15 miliar tersebut sangat berpotensi diselewengkan. Riskan Politik Indonesia sekarang sangat riskan dengan uang, sebab kedua belah pihak — subjek dan objek politik — sesungguhnya tidak siap terjun ke dalam kancah politik. Subjek politik yaitu pelakunya, seperti (calon) anggota DPR, (calon) bupati dan objek yaitu masyarakat, sama-sama tidak siap. Penyuapan yang dilakukan oleh calon politisi tersebut merupakan wujud yang secara gamblang memperlihatkan bagaimana mereka tidak siap berpolitik. Politisi seperti itu jelas tidak mampu mengambil hati masyarakat, tidak mampu berbuat pembangunan yang bemanfaat. Sebab, jika politisi memang mampu melaksanakan pembangunan yang bermanfaat bagi rakyat, dengan sendirinya ia akan dikenal dan akan dipilih dalam pemilihan umum. Sedangkan masyarakat yang mau disuap atau diberikan sumbangan agar memilih kandidat politisi yang bersangkutan, sama saja dengan masyarakat yang tidak mampu membaca arah zaman, terlalu bersifat pragmatis dan hanya mencari untung saja. Di zaman yang mengagungkan demokrasi seperti sekarang, masyarakat seharusnya mampu menolak segala bantuan itu. Kepercayaan diri masyarakat akan tercermin dalam penolakan mereka terhadap berbagai bentuk suapan. Kepercayaan diri adalah modal dasar pembangunan sosial. Dengan kepercayaan diri, masing-masing anggota masyarakat akan bekerja, memutar otak untuk mencari penghasilan. Sebagian penghasilan akan disumbangkan untuk pembangunan desa. Kalau masyarakat mau disuap, bersikap mengambil untung saja, dan pragmatis, berarti mereka tidak tertantang untuk memutar otak mencari penghasilan. Masyarakt yang tidak mampu menerima tantangan di zaman globalisasi sekarang, lama- kelamaan hanya akan menjadi masyarakat yang tunduk oleh perintah, bukan memerintahkan dan menginovasi seseorang, tidak mampu memberikan inspirasi membangun kepada generasi penerusnya. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
Yang lain kapan ... ?
SURAT A NDA Perlukah Tes Masuk SD? MESKI tahun ajaran baru baru akan dimulai sekitar bulan JuliAgustus mendatang, namun para orangtua yang memiliki anak usia Sekolah Dasar (SD) sudah mulai dipusingkan dengan kegiatan mencari sekolah yang baik bagi sang buah hati. Ternyata, mencari sekolah di masa sekarang tak semudah membalik telapak tangan, meski pemerintah selalu mendengung-dengungkan program wajib belajar dan peningkatan anggaran pendidikan. Jumlah SD, baik negeri maupun swasta memang cukup banyak, bahkan berlimpah. Namun jumlah sekolah yang memiliki kualitas baik, bahkan istimewa, jumlahnya mungkin tak terlalu banyak. Jumlah yang sedikit itu membuat SD-SD berkualitas –terutama yang berstatus Sekolah Berstandar Internasional (SBI) dan Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI)- itu banyak diburu para orangtua yang ingin anaknya
mendapatkan pendidikan yang layak. Setiapa awal tahun baru, sekolak-sekolah semacam itu terus diburu para orangtua. Namun minat besar para orangtua ini kerap terkendala oleh sikap pihak sekolah, yang kerap menerapkan aturan untuk mengikuti berbagai jenis tes bagi para calon muridnya. Bagi saya, aturan ini cukup aneh, karena di masa saya masuk SD, puluhan tahun lalu, tidak pernah ada tes –khususnya tes membaca – bagi calon murid SD. Kala itu, pelajaran membaca baru diberikan saat si murid mulai belajar di kelas I. Apakah kini zaman sudah mulai berubah? Atau apakah saat ini para guru SD sudah tak mau lagi direpotkan dengan kegiatan mengajari muridnya membaca dan menyerahkan tugas itu kepada para guru Taman Kanak-kanan (TK)? Entahlah! Yang jelas, kewajiban untuk mengikuti tes itu menurut saya telah membuat si
anak merasa terbebani, bahkan sejak mereka berada di TK, suatu tingkatan pendidikan yang seharunya membuat mereka
senang dan terus bermain. Apin Cimanggis, Depok
Larang, Bus Ngetem di Halte Galur FLY OVER yang semula digunakan untuk memperlancar arus di perempatan galur, Johar Baru, Jakarta Pusat keberadaannya kalau pagi atau sore tidak berfungsi optimal. Jalan layang ke arah Pulo Gadung itu, kini dimacetkan oleh kendaraan umum seperti metromini, Mayasari, PPD, dan angkot yang sering ngetem sembarangan di halte busway Galur. Padahal, jalur di jalan tersebut kalau pagi sangat padat dan menyempit karena sudah termakan oleh jalur khusus untuk busway. Petugas kelihatannya kurang begitu peduli pada kondisi ini. Penjagaan di ujung fly over ketika naik, hanya sesekali saja dilakukan, sehingga kendaraan umum yang seharusnya dilarang melintas di jalur cepat kembali dengan mudah naik ke atas jalan layang dan
kemudian berhenti tepat di bawah halte busway. Antrian bus di sekitar penyebarangan halte itu amat panjang, hingga empat sampai lima kendaraan. Sehingga, otomatis membuat jalan menyempit dan berebut menghindari antrian kendaraan umum tersebut. Kalau kondisi ini dibiarkan terus jelas pengguna jalan umum yang amat dirugikan. Tak cuma pengendara motor atau mobil, penumpang busway juga mungkin kesal karena jalurnya terpaksa dipakai kendaraan pribadi, sehingga ikut-ikutan macet. Dalam hal ini dinas terkiat harus bisa menciptakan kondisi agar para pengemudi angkutan umum itu tidak lagi sembarangan untuk ngetem di jalur cepat. Bayu Sanyata Plumpang, Jakarta Utara
Terima kasih Toko ‘Barokah’ Tawang Semarang SAYA punya pengalaman menarik kettika hendak menumpang kereta api di Stasiun Tawang Semarang, pada hari Minggu malam, 6 Juni, lalu. Sambil menunggu kedatangan kereta, saya makan di sebuah kedai yang merangkap sebagai toko makanan/ oleh-oleh khas Semarang di dalam komplek stasiun. Nama kedai atau toko itu Barokah. Malam itu saya dilayani oleh seorang pria (bapak) yang saya tafsirkan sebagai pemilik kedia /toko. Ia ditemani perempuan muda yang, dari cara komunikasi keduanya, saya duga adalah anak pria (bapak) tadi. Meski sudah selesai makan saya tetap dukuk di kursi di dalam kedai /toko. Saya baru bergegas menuju peron ketika mendengar pengumuman bahwa kereta yang akan membawa saya ke Jakarta segera tiba.
Karena agak terburu-buru, saya tak sadar satu bungkusan besar berisi oleh-oleh pesanan istri saya tertinggal di kedai /toko itu. Saya baru ngeh, ketika pria (bapak) yang tadi melayani saya makan memanggil-manggil sambil menenteng bungkusan berisi oleh-oleh itu. Sejenak saya kaget. Dalam hati saya berkata, betapa cerobohnya saya. Tapi saya bersyukur, karena saya dipertemukan dengan orang yang baik hati, yaitu bapak yang saya tafsirkan sebagai pemilik kedai/toko oleholeh Barokah. Melalui tulisan ini saya menyampaikan terima kasih yang teramat dalam kepada bapak yang baik hati itu. Heri Vila Pamulang Mas, Pamulang, Tangerang Selatan
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 9 Juni 2010
6
Arema Segera Tentukan Pemain MALANG - Nasib para pemain Arema Indonesia yang memperkuat tim berjuluk “Singo Edan” selama musim kompetisi 2009/2010, bakal ditentukan pekan ini. “Media Officer” Arema Indonesia Sudarmaji, kemarin, mengatakan, pekan ini manajemen akan melakukan pembahasan terkait pemain yang bakal diperpanjang masa kontraknya atau dicoret dari tim. “Berakhirnya masa kontrak pemain dan pelatih rata-rata akhir bulan Juni. Pekan ini nasib para pemain sudah ada kepastian dari manajemen, apakah diperpanjang atau dicoret dari tim,” ucapnya menegaskan. Saat ini, kata Darmaji, para pemain dan pelatih diberikan kesempatan untuk libur selama dua pekan lebih dan mereka akan kembali ke Malang menjelang perhelatan babak delapan besar Piala Indonesia digelar. Bahkan, sebelum meninggalkan Malang, pelatih Arema Indonesia Robert Rene Alberts juga telah menyerahkan rapor pemain ke manajemen. Pelatih asal Belanda itu juga memberikan rekomendasi pada manejemen nama-nama pemain yang diperpanjang dan yang dicoret. Sebelumnya, asisten pelatih Arema Indonesia Liestiadi mengakui, secara lisan manajemen “Singo Edan” sudah menyampaikan sebagian besar pemain dan pelatih tetap diper-
tahankan. “Kami memang sudah diberitahu secara lisan oleh manajemen, tapi itu tidak menjamin. Kami butuh kejelasan yang bisa dipertangunggjawabkan, yakni hitam di atas putih,” ujarnya. Sementara, Ketua Yayasan Arema Indonesia M. Nur juga memastikan akan mempertahankan sekitar 80 persen pemain bentukan pelatih Robert Rene Alberts itu. Namun, keinginan itu juga masih tergantung pada pelatih yang bakal menangani tim pada musim kompetisi berikutnya. Usai meraih gelar juara Liga Super 2009/2010, beberapa pemain asing dan lokal Arema Indonesia banyak dilirik oleh klub-klub lain yang berlaga di ajang tertinggi kompetisi di Indonesia. Pemain Arema Indonesia yang mengaku sudah “didekati” klub lain itu di antaranya adalah Roman Chamelo, Pierre Njanka, Muhammad Ridhuan, Esteban Guillen, dan M. Fachruddin. Rata-rata mereka masih ingin memperkuat Arema Indonesia pada musim kompetisi berikutnya. Namun, semua itu tergantung dari keputusan manajemen, jika dalam beberapa hari ini tidak segera diputuskan, tidak menutup kemungkinan mereka akan berlabuh dan memperkuat tim yang “melamar”. (ant)
PBSI Pasang Target Tiga Gelar JAKARTA - Absennya para pemain Cina, membuat Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB.PBSI) berani memasang target tiga gelar pada Turnamen Bulutangkis Djarum Indonesia Open Super Series 2010, 22-27 Juni mendatang di Istora Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Kejuaraan yang memperebutkan total hadiah 250.000 dollar AS tersebut melibatkan 34 negara minus Cina. Negeri Tirai Bambu itu absen di Indonesia Open ini karena pada waktu bersamaan para pemainnya ikut Liga Bulutangkis Profesional. Ketua Umum PB PBSI Joko Santoso, dalam jumpa pers di Jakarta, kemarin mengatakan, dengan absennya para pemain Cina, maka kesempatan pasukan Merah Putih untuk merajai turnamen ini menjadi sangat besar. Tiga gelar yang menjadi target Indonesia itu, menurut Joko Santoso adalah tunggal dan ganda putra serta ganda
campuran. ‘’Saat ini kita memiliki mantan juara di sektor tunggal putra, serta masih ada yang diandalkan dari sektor ganda putra dan ganda campuran,” kata Joko, yang juga Panglima TNI itu. Namun demikian, Joko tetap mengingatkan anak-anak Cipayung ini tetap waspada, tidak boleh lengah karena pemain dari negara lain di luar Cina pun masih tetap menjadi ganjalan. Pernyataan Jenderal Bintang Empat itu cukup beralasan, Malaysia, Denmark, Korsel membawa pemain-pemain utamanya. Malaysia ada juara bertahan, Lee Chong Wei, Denmark juga punya andalan Peter Gade dan Tinne Rasmusen. “Hanya dengan dukungan suporter fanatik Indonesia, yang hampir dipastikan akan memadati Istora, saya berharap ambisi untuk merengkuh tiga gelar itu bisa diwujudkan,” tandas Joko sembari mengakui hasil buruk tahun lalu yang tanpa gelar itu. (oli)
Suluh Indonesia/ant
PERNIK PIALA DUNIA - Seorang penjual merapikan jaket bercorak negara-negara yang akan berlaga dalam Piala Dunia Afrika 2010 di Pusat Grosir Tanah Abang, Jakarta, kemarin. Penjaul menyatakan bisa menjual rata-rata 25 lusin jaket yang dijual Rp 720 ribu/lusin ke berbagai daerah di nusantara memanfaatkan demam Piala Dunia Afrika.
TAJC Open Badminton Championship
Pemain Unggulan Mulai Berguguran JAKARTA - Memasuki hari kedua, kemarin, beberapa pemain unggulan mulai berjatuhan pada Tangkas Alfamart Junior Challenge (TAJC) Open Badminton Championships 2010 di Lapangan Tenis Tertutu Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Unggulan utama tunggal putrid Yulia Yosephine Susanto asal Klub Jaya Raya Bintaro
tumbang di tangan pemain non unggulan asal India, Daya Elsa Jacob 16-21, 21-16, 8-21. Di babak keempat, Daya akan ditantang pemain asal Taiwan, Yen Hua Chen yang sebelumnya menekuk pemain Indonesia, Anggia Shita A Wanda 17-21, 21-12, 21-16. Unggulan putri lainnya yang tumbang adalah unggulan lima asal klub Sutomo Me-
dan, Millicent Wiranto. Millicent kalah di tangan pemain asal klub AUFA, Lia Listyaningrum dengan skor 18-21, 1921. Pada babak selanjutnya, Lia akan berhadapan dengan Setyana Mapasa (Tangkas Alfamart) yang sebelumnya mempecundangi pemain asal Klub PB Djarum, Dinar Dyah Ayustine dengan skor 21-19, 21-10.
Alfred Panggil Made Wirawan JAKARTA - Pelatih Kepala Timnas Indonesia, Alfred Riedl, mulai melakukan seleksi pemain timnas termasuk memanggil kiper Persiba I Made Wirawan menggantikan kiper Pelita Dian Agus Prasetyo yang cidera. Seleksi kali ini diikuti 26 pemain berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, kemarin. Satu pemain tak hadir yakni pemain Persitara Jakarta Utara Tantan yang dikabarkan masih cidera. Alred yang didampingi asisten pelatih Timnas, Widodo C Putro, melihat kemampuan para
pemain dalam melakukan “finishing” di mulut gawang pada sesi perdana seleksi timnas ini. Selain itu, mantan pelatih Vietnam dan Laos ini mengarahkan pemain melakukan game internal untuk melihat pemahaman pemain dalam bertahan dan menyerang. Dua pemain lain yang mengalami cidera, Arif Suyono dan Oktavianus, membuktikan pernyataannya mereka untuk tetap hadir. Walaupun, mereka hanya berada di pinggir lapangan saat rekan-rekan lainnya menjajal rumput stadion. Sejumlah pemain tersebut
sebenarnya dibayangi kelelahan usai berlaga di ajang “Perang Bintang” Liga Super pada Minggu lalu. Bahkan, mereka baru tiba di Jakarta, pada Senin malam setelah mengalami keterlambatan pesawat yang melelahkan. “Kelelahan itu sudah pasti. Tapi hampir semua pemain yang ikut perang bintang juga mengalami hal serupa. Jadi, saya tetap antusias mengikuti seleksi ini. Semoga masih bisa terpakai di timnas,” kata Eka Ramdani, play maker Persib Bandung kepada wartawan. (ant)
Joko Santoso
Kempo Targetkan Empat Emas JAKARTA - Pengurus Besar Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia (PB.Perkemi) hanya mematok target empat medali emas pada SEA Games ke-26 yang berlangsung 2011 di Indonesia. Cabang olahraga kempo baru pertama kali dipertandingkan di SEA Games dengan memperebutkan delapan medali emas. Ketua Umum PB.Perkemi, Kusumo Martoredjo dalam jumpa wartawan seusai pelantikan PB.Perkemi periode 20102014 oleh Ketua Umum KONI Pusat, Rita Subowo di Jakarta, kemarin mengatakan, target itu realistis. ‘’Sesungguhnya kita bisa sapu bersih delapan emas itu karena kekuatan kempo Indonesia di kawasan Asean masih jauh di atas negara lain. Namun kita juga harus pintar-pintar mengatur strategi dengan membagikan medali emas lainnya ke negara lain. Ini penting agar ke depan, kempo tetap dimainkan di SEA Games,”kata Kusumo.
Untuk bisa dimainkan di SEA Games 2011 ini, kempo seperti dikatakan Kusumo, melobi empat negara yakni, Thailand, Malaysia, Laos dan Timor Leste. Oleh karenanya, di SEA Games 2011 nanti, empat emas akan diperebutkan oleh keempat negara tersebut. Rita Subowo dalam sambutannya juga menekankan hal yang sama. Ia minta agar kempo ikut berperan atas upaya Indonesia menjadi juara umum di SEA Games 2011 nanti. ‘’Ada 6 cabang olahraga baru andalan Indonesia dimainkan di SEA Games 2011 termasuk kempo. Enam cabor baru andalan ini diharapkan mampu mewujudkan target Indonesia menjadi juara umum,”kata Rita. Dalam kepengurusan baru Perkemi ini, wajah-wajah lama masih dipertahankan diantaranya adalah Ruddy Manoppo SH, yang menjabat Sekjen, Donisius Situmorang (Wakil Sekjen I) dan Indra Kartasasmita (Ketua Dewan Guru). (oli)
Sementara itu unggulan pertama tunggal putra yang juga juara TAJC Open Badminton Championships 2009, Riyanto Subagja masih bertahan. Riyanto kemarin menang mudah 21-11, 21-9 atas pemain asal Manado, Sulut, Robby Kalalo. Di babak keempat, Riyanto akan ditantang pemain asal Klub Mutiara Bandung, M.
Gustaf Firdaus yang sebelumnya mengandaskan permainan Aldo Abdillah (Pusdiklat Jaya Raya) dengan skor 21-19, 2112. Unggulan dua, Evert Sukamta (Pelatnas PBSI) juga melaju setelah menekuk pemain Korsel, Ahn Jung Ihl, 21-10, 2117. Selanjutnya ia akan jumpa pemain India, Rohit Yadav di babak keempat. (oli)
Bali International Triathlon
Michelle Siap Pecahkan Rekor DENPASAR - MRA Bali International Triathlon ke-4 yang akan dilaksanakan di Bali pada 20 Juni mendatang, menyambut dengan penuh antusiasme kehadiran komentator olahraga gelaran televisi, Whit Raymond, dan juara kategori umum putri tahun lalu, Michelle Gailey. “Whit Raymond, si ‘Energizer Bunny’, telah menjadi komentator berbagai gelaran olahraga dan lomba lari ternama sejak 1993. Kecintaan Whit pada olahraga, dipadu energinya mampu membangkitkan semangat dan bisa menciptakan suasana ceria di banyak garis finis,” kata Manajer Promosi Kepanitiaan MRA Bali International Triathlon 2010, Arya, kemarin.. Arya menyatakan, pengalaman Raymond sebagai pembawa acara gelaran olahraga telah cukup melegenda, di antaranya saat Kejuaraan Lelaki Besi Hawaii, Kejuaraan Dunia Xterra, Kejuaraan Dunia Balap Jelajah, dan Kejuaraan Dunia Lelaki Besi Jepang. “Dia ini juga fasih berbahasa Jepang dan hal itu akan menjadi satu kekayaan gelaran MRA Bali International Triathtlon 2010 nanti,” kata Arya. Di sisi lain, atlet triatlon putri belia Australia, Michelle Ann Gailey, yang menjadi juara kategori umum putri pada Kejuaraan Negara Bagian Teritori Utart baru-baru ini, baik untuk jarak Olimpiade maupun jarak sprint, kembali ke gelanggang MRA BIT 2010. Tahun lalu ia mencetak rekor 02:36:39 pada lomba jarak olimpiade. Michelle kini sangat aktif di berbagai lomba dan berupaya mengalahkan rekornya sendiri di tahun ini. “Hingga 3 Juni, data kami menunjukkan peningkatan registrasi peserta sebesar 25 persen dibandingkan tahun lalu. Tentunya kami masih mengharapkan peningkatan angka lagi,” kata Arya. Ada yang lain pada MRA Bali International Triathlon kali ini, yaitu menambahkan satu kategori lagi selain kategori jarak olimpiade yang biasa dilombakan. Itu adalah jarak sprint, berupa berenang di laut 500 meter, bersepeda 20 kilometer, dan lari lima kilometer. Nomor itu dibuat untuk atlet baru yang mencoba untuk pertama kalinya dan atau mereka yang lebih nyaman dengan jarak yang lebih pendek. “Kami mengundang individu maupun beregu terdiri dari tiga orang dalam tim estafet untuk bergabung,” katanya. (ant)
I Made Wirawan
16 Tim Mancanegara Berlaga di “TdEJ 2010” SURABAYA - Sebanyak 16 tim mancanegara ditambah delapan tim dalam negeri dipastikan berlaga di kejuaraan balap sepeda internasional “Tour de East Java 2010” di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur pada 18-20 Juni. Direktur Harry Enterprise, Harijanto Tjondrokusumo, selaku penyelenggara TdEJ 2010, kepada wartawan di Surabaya, Selasa, mengatakan jumlah peserta TdEJ tahun ini lebih banyak dibanding penyelenggaraan sebelumnya. “Sejak dilombakan tahun
2005, peserta TdEJ tidak pernah lebih dari 20 tim, terdiri atas 15 tim asing dan sisanya lokal. Peserta tahun ini mencatat rekor,” katanya. Tim balap sepeda mancanegara yang ambil bagian, antara lain Eddy Holland, Aisan Racing Team, Azad University dan Tabriz Petrochemical Iran, Giant Asia Racing Team Taiwan, Fuji Asia, Timnas Vietnam, Seoul Cycling, Timnas Malaysia dan Timnas Taiwan. Sedangkan dari tim lokal terdapat Polygon Sweet Nice, Jatim Muda, Kencana Bike Ma-
lang, Araya Sidoarjo, CCC Solo, BKCC Tangerang, Putra Perjuangan Bandung, dan ISSI Kutai Kartanegara. “Panitia sudah menutup pendaftaran dan sudah tidak ada lagi tim asing yang masuk. Sebetulnya masih ada peserta asing yang ingin bergabung, tetapi hingga batas akhir pendaftaran belum menyerahkan daftar pembalap dan jadwal penerbangan,” ujarnya. Namun, ada kemungkinan peserta lokal bertambah satu lagi, karena panitia penyelenggara masih menunggu kepas-
tian tim balap sepeda ISSI Yogyakarta. “Ketika bertemu di Sumatra Barat pada lomba Tour de Singkarak, ISSI Yogyakarta telah memberikan konfirmasi ingin ikut. Tapi, hingga hari ini mereka belum mengirim daftar nama pembalapnya,” ujar Harijanto. Lomba balap sepeda TdEJ 2010 direncanakan menempuh rute sejauh 367,1 km yang terbagi dalam tiga etape dan dipusatkan di Kabupaten Tulungagung. Pada etape pertama yang
menempuh jarak 111,7 km, terdapat dua tanjakan di kilometer 62 dan 70 dengan ketinggian antara 170 hingga 208 meter dpl (di atas permukaan laut). Demikian juga etape kedua berjarak 154,9 km yang melintasi wilayah Tulungagung, Blitar dan Kediri, juga menawarkan tanjakan yang lumayan tinggi. Sementara etape terakhir sepanjang 100,5 km akan melombakan nomor kriterium melintasi seputaran kota Tulungagung. (ant)
lahraga Hadapi Masalah Ketinggian
Korsel Lakukan Persiapan Khusus SEOUL - Korea Selatan membangun ruangan khusus dengan suplai oksigen sedikit sedangkan Jepang membagikan tangki oksigen untuk setiap pemainnya agar bisa menyesuaikan diri dengan keadaan udara di Afrika Selatan saat perhelatan Piala Dunia nanti. Tim asal benua Asia nampaknya menganggap serius masalah penyesuaian diri pemain terhadap ketinggian stadion di Afsel yang menyebabkan kurangnya suplai udara bagi pemain. Ruangan khusus yang dibangun tim Korea Selatan, misalnya, tempat yang berada di dalam gedung pelatihan sepak bola di Paju sebelah utara Seoul ini terlihat seperti ruang tunggu biasa yang dilengkapi dengan sofa, rak buku dan DVD player. Tapi sebuah kotak persegi panjang berbahan logam yang diletakkan di dindinglah yang membuat ruangan ini berbeda. Kotak yang diimpor dari Belanda seharga 130.000 dolar AS itu menyuplai kadar oksigen rendah ke dalam ruangan. “Kelihatannya seperti AC tetapi alat ini dapat menyesuaikan tingkat oksigen dalam satu ruangan sesuai dengan yang diinginkan. Saat membaca buku atau menonton video rekaman sepak bola, pemain dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan yang rendah oksigen,” kata juru bicara Asosiasi Sepakbola Korsel Lee Won-Jae. Dokter timnas Korsel Joon Seop Song mengatakan perangkat tersebut bisa menciptakan kondisi oksigen yang sama dengan yang ada pada ketinggian 5.000 meter. “Hanya dengan berada di dalam rungan khusus selama satu jam sehari, pemain bisa dengan cepat menyesuaikan diri,” kata Song.
Masalah ketinggian menjadi hal yang dibicarakan jelang penyelenggaraan Piala Dunia 11 Juni nanti karena lima dari sembilan stadion berada di ketinggian di atas 1.000 meter (3.300 kaki) dari permukaan laut. Bola juga bisa terbang lebih cepat dan lebih jauh dari perkiraan karena udara yang tipis. Hal ini tentunya akan jadi mimpi buruk bagi setiap kiper dan gelandang. “Kami ingin sedikit melakukan penyesuaikan diri dengan kemungkinan cuaca disana sebelum benar-benar berangkat ke Afsel,” tambah Lee. Jepang juga sama khawatirnya dengan masalah ketinggian sampai-sampai pelatih Takeshi Okada memerintahkan semua pemian timnas diberikan tangki oksigen berkadar rendah. Dia memberitahu pemain untuk berusaha menyesuaikan diri menghirup oksigen rendah dari tangki yang sudah dibagikan. “Saya ingin mereka menggunakannya selama satu atau dua jam setiap hari di rumah sambil menonton televisi atau melakukan kegiatan lain,” kata Okada. Tim Korsel sendiri sebelumnya sudah pernah merasakan bagaimana susahnya bermain di ketinggian saat dikalahkan tuan rumah Zambia 2-4 dan seri 0-0 melawan klub Afsel Platinum Stars Januari lalu di Johannesburg yang berada pada ketinggian 1.750 meter dari permukaan laut. “Para pemain tidak dapat menjaga keseimbangan mereka dan ini mungkin disebabkan karena ketinggian,” kata pelatih Huh Jung-Moo sambil menambahkan bahwa pemain mengeluh kaki mereka terasa sangat berat selama pertandingan berlangsung. (ant)
Latihan Tim Jerman Disambut Meriah PRETORIA - Tim juara dunia tiga kali Jerman merasakan gemuruh sambutan penonton untuk pertama kali di tanah Afrika Selatan ketika mengadakan sesi latihan terbuka mereka. Sekitar 2.000 penonton berbagai usia dan warna pakaian, topi dan penutup kepala, mengibar-ngibarkan bendera kecil menyambut mereka di Stadion Super di perkampungan kulit hitam di barat Pretoria, tidak jauh dari markas tim yang akan mengikuti turnamen pada 11 Juni-11 Juli itu. Tim Jerman dihantui beberapa pemain cedera sebelum turnamen, tetapi para pendukung mereka, banyak di antaranya para ekspatriat dan anak sekolah Jerman, merasa yakin tim mereka meiliki peluang. “Mereka sudah melakukannya dengan baik. Mereka tim kuat. Saya akan melihat mereka mengangkat piala kali ini,” kata seorang anak sekolah berusia 19 tahun, Katarina Horst. Para pemain dan pelatih Joachim Loew tiba di stadion menggunakan kaos berwarna
bendera Afrika Selatan dan tulisan “Yebo” — berarti “Yes” dalam bahasa Zulu—. “Kami yakin ini merupakan pesta amat fantastik. Kami yakin impian kami akan terwujud dan kami akan menjadi juara dunia lagi,” kata juru bicara Harald Stenger kepada wartawan. Pemain kelihatan tidak terganggu dengan suara trompet vuvuzela yang keras. Trompet dari plastik yang digunakan pendukung Afrika Selatan itu sebelumnya sempat dilarang karena dikhawatirkan mengganggu pendengar bila ada tanda bahaya, tetapi akhirnya diijinkan. “Saya tetap membawa vuvuzela dalam setiap pertandingan,” kata penonton berusia 12 tahun, yang wajahnya diwarnai bendera Jerman. “Ini akan memompa semangat mereka dan kekuatan mereka,” katanya. Jerman melawan Australia dalam pertandingan pertama Grup D pada 13 Juni sebelum bertemu dengan Serbia dan Ghana. (ant)
Suluh Indonesia, Rabu 9 Juni 2010
Lee Dong-guk Turun di Laga Pembukaan PRETORIA - Striker Korsel Lee Dong-guk mengalami kepulihan kesehatan dengan cepat dari cedera paha dan tampaknya bisa turun bertanding pada pertandingan pembukaan Korsel di Grup B melawan Yunani. Striker berusia 31 tahun itu nyaris dicoret dari daftar 23 pemain timnas karena cederanya dan paling tidak diperkirakan bakal tidak bisa tampil
pada pertandingan 12 Juni di Port Elizabeth itu. Namun pelatih Huh Jungmoo terkesan dengan pulihnya kondisi kesehatan pemain itu sehingga memasukkan dia dalam daftar pemain yang akan melawan Yunani. “Lee mengalami banyak perbaikan, dan paling tidak dia akan bisa turun bertanding dalam waktu yang tidak terlalu
lama menghadapi Yunani,” kata Huh. Lee merupakan top skorer di K-Liga musim lalu. Pemain depan yang dikenal sebagai “Lion King” di kandang itu, pertamakali memperkuat timnas Korsel di Piala Dunia 1998 saat dirinya berusia 19 tahun. Namun dia tersingkir dari skuad Piala Dunia 2002 di kan-
dang setelah gagal membuat kesan bagus kepada Guus Hiddink dan juga absen pada putaranfinal Piala Dunia 2006 di JErman setelah cedera lutut. Korsel yang juga akan menghadapi Argentina dan Nigeria di Grup B, juga yakin striker Park Chu-young akan fit meskipun mengalami cedera bahu saat latihan di Austria. (ant)
Mantan bintang Inter Milan, Barcelona dan Real Madrid ini menjadi orang Brazil kelima yang meraih penghargaan tersebut — Vava dan Garrincha berbagi gelar tersebut pada 1962 dan empat pemain lain. Empat tahun lalu, algojo Jerman Miroslav Klose memboyong pulang Sepatu Emas ke negaranya meski timnas Jerman hanya mencapai babak semifinal. Klose mencetak tujuh gol di babak kualifikasi menuju Piala Dunia 2010. Klose berharap bisa menjadi satu-satunya pemain yang meraih Sepatu Emas untuk kedua kalinya karena timnya juga akan berjuang memenangi Piala Dunia untuk keempat kalinya. Namun ia harus menghadapi persaingan ketat, termasuk dengan penyerang Inggris Wayne Rooney yang mencatat rata-rata setidaknya satu gol setiap pertandingan saat memenangi 60 laga. Cidera menghentikan sepak
Lee Dong-guk
Suluh Indonesia/ap
BEREBUT BOLA - Penyerang Inggris, Wayne Rooney, (kiri) berebut bola dengan pemain ‘Platinum Stars,’ Joseph Malongoane, dalam sesi latihan di Stadion Moruleng, Afrika Selatan, kemarin.
Afsel Maju Pesat
Persaingan Grup A Ketat JOHANNESBURG - Kemajuan tim Afrika Selatan, yang amat dramatis dalam enam bulan ini, dan kepercayaan diri Meksiko serta pembentukan tim Prancis yang hebat, membuat pertarungan Grup A menjadi amat ketat pada pembukaan turnamen Piala Dunia mendatang. Dengan penampilan Uruguay, yang tidak konsisten tapi tidak dapat diramalkan, melengkapi permainan kuartet tim dan fokus perhatian dunia tertuju kepada tuan rumah dan Meksiko yang bertemu di Soccer City pada pukul 21.00 WIB. Afrika Selatan membaik secara dramatis sejak ditangani pelatih dari Brazil Carlos Alberto Parreira mulai November lalu. Kemenangan 1-0 pekan lalu atas Denmark pada akhir pertandingan pemanasan mereka membuat tim itu tidak terkalahkan dalam 12 laga mereka, sehingga memiliki rekor 12 kali laga belum terkalahkan dan muncul spekulasi tim Bafana Bafana itu menjadi negara pertama tuan rumah yang tidak akan dapat maju menjadi pudar. Parreira mengatakan Minggu bahwa timnya sekarang “tidak takut pada siapa pun”. Namun mereka akan mendapatkan perlawanan keras dari Meksiko, yang belakangan ini juga menunjukkan kemajuan
amat mengesankan mulai dari babak penyisihan yang mereka lakoni. Kendati mereha kalah 1-3 atas Inggris di Stadion Wembley bulan lalu, tapi Meksiko memperagakan permainan luar biasa dan semakin solid ketika mereka mengalahkan juara dunia Italia 2-3 di Brussels, Kamis lalu. Pelatih Javier Aguirre dengan nada percaya diri tinggi mengatakan beberapa pekan lalu, “Ini merupakan tim terbaik Meksiko dibanding tim lain kami di Piala Dunia sebelumnya.” Percaya diri Kemenangan atas Afrika Selatan pada pertandingan pembuka bisa jadi akan membuat rasa percaya diri Meksiko semakin tumbuh sehingga mereka lebih perkasa menghadapi Prancis pada pertandingan kedua di Polokwane pada 17 Juni. Prancis dan Uruguay juga akan beraksi pada pertandingan pembuka turnamen itu, saat keduanya bertemu di Cape Town pada pukul 1830 GMT. Prancis, juara dunia 12 tahun lalu di kampung halamannya dan finalis yang kalah pada 2006 Jerman, memiliki permainan naik turun dan berakhir dengan kekalahan 0-1 atas China minggu lalu. Pelatih mereka yang kurang
populer Raymond Domenech, yang akan meninggalkan posnya usai turnamen, menyatakan Prancis tampil lebih baik dibanding sebelumnya, terlebih setelah menerapkan formasi 4-4-3 yang dirasakan amat bermanfaat. Namun pendukung Prancis sendiri kurang menghormati tim mereka, yang dipercaya mereka maju dari babak penyisihan karena tangan Thierry Hendry yang menciptakan gol dalam playoff melawan Irlandia. Keberhasilan Uruguay terjadi sudah amat lama— ketika mereka juara turnamen itu pada 1930 dan 1950 — dan mereka amat berambisi akan dapat melalui babak penyisihan grup. Striker Diego Forlan amat cemerlah ketika membantu Atletico Madrid dan ia amat berbahaya sebagai ujung tombak yang akan duet dengan Luis Suarez. Tetapi pelatih Oscar Tabarez masih membutuhkan perbaikan akurat dalam timnya, yang akan melakukan dua laga berat melawan Prancis dan tuan rumah Afrika Selatan di Pretoria oada 16 Juni. Grup itu merefleksikan susunan tim Grup A pada 1966 ketika tuan rumah, Inggris, juga menghadapi Prancis, Meksiko dan Uruguay. Inggris melaju memenangi turnamen itu. (ant)
Piala Dunia
Afsel Terbaik JOHANNESBURG - Piala Dunia yang akan dumulai hari Jumat di Afrika Selatan akan merupakan yang terbaik, kata Presiden FIFA, Sepp Blatter, Senin, ketika ia dianugerahi bintang tertinggi negara tersebut. “Setelah 12 Juni setiap orang akan tertrik pada Afrika, karena ini akan merupakan Piala Dunia terbaik selama ini,” kata Blatter. Presiden Jacob Zuma memberikan penghargaan kpada bos sepak bola dunia itu “the Order of the Companion of OR Tambo”, suatu penghargaan yang hanya diberikan keada warga negara asing atau kepala negara sebagai penghargaan atas persahabatan dan kerja sama yang ditunjukkan kepada negara tersebut. Sejak penetapan Piala Dunia tersebut di tahun 2004, Blatter harus menghilangkan keraguan-keraguan tentang kemampuan Afrika Selatan untuk secara berhasil menyelenggarakan turnamen terseut. “Saya penuh emosi, saya tidak dapat mengatakan seberpa jauh saya tersanjung atas kehormatan tersebut. Saya menerimanya demi FIFA dan keluarga sepak bola, dan keluarga saya sendiri,” kta Blatter setelah menerima penghargaan tersebut. Ia mengatakan membawa Piala dunia ke Afrika Selatan selalu menjadi impiannya sejak ia mulai bekerja di benua tersebut. “Saya memulai dengan suatu keyakinan dan kini keyakinan itu terwujud,” kata Blatter. Bltter menambahkan bahwa warisan dari Piala dunia haus lebih berkilau dari stadion baru dan prasarana yang ditingkatkan. “Sepak bola memberikan Anda emosi dan harapan, dan harapan akan memberikan kepada Anda kepercayaan dan keyakinan,” kata Blatter. (ant)
Bila Dipanggil Lebih Awal
Scholes Bisa Ikut Piala Dunia
Pencetak Gol Berebut Sepatu Emas PARIS - Para algojo bola paling mematikan di dunia akan mulai bertarung di Afrika Selatan bulan depan, untuk meraih penghargaan Sepatu Emas Piala Dunia. Ronaldo, Gerd Miller, Gary Lineker, Paolo Rossi - deretan pemenang sebelumnya dan setidaknya selusin penyerang top akan bersaing untuk mendapatkan penghargaan tersebut pada final di Afrika Selatan. Legenda Brazil Ronaldo mengukir namanya dalam buku sejarah empat tahun lalu di Jerman ketika ia mencetak gol ke15 untuk Piala Dunia, mematahkan rekor pemain Jerman Muller pada tahun 1970. Ronaldo menjadi pencetak gol terbanyak pada turnamen tahun 2002 dan melupakan kenangan pahit dikalahkan Prancis di final 1998, saat ia belum terkenal dan mengalami serangan penyakit aneh sehari sebelum final dimulai.
7
terjangnya di turnamen internasional Euro 2004 dan ia tidak sepenuhnya fit untuk mengikuti Piala Dunia 2006. Namun boleh dibilang, pemain depan Manchester United inilah yang bisa menyamai prestasi peraih Sepatu Emas tahun 1986 Gary Lineker. Dalam situasi normal, saingan terdekatnya adalah mantan rekan satu timnya di Manchester United Cristiano Ronaldo, yang mencetak 42 gol pada semua kompetisi saat membela Old Trafford pada 2008 dan menjadi pencetak gol terbanyak bagi Real Madrid dalam laga di Spanyol. Pemain Sevilla Luis Fabiano tampaknya juga akan menjadi kandidat utama untuk berada di puncak deretan pencetak gol dengan menyarangkan lima gol di lima pertandingan pada laga konfederasi Brazil tahun lalu. Pesaingnya dari Argentina, sebut saja Lionel Messi, Carlos Tevez, Gonzalo Higuain dan
Sergei Aguero -menantu pelatih Diego Maradona. Fabiano tidak yakin Messi akan membawa pulang sepatu berlapis logam mulia tersebut meski ia mampu menyarangkan 34 gol bagi Barcelona. Mario Kempes -enam gol untuk turnamen 1978 dan Guillermo Stabile -delapan gol pada event perdana 1930- adalah pemain-pemain Argentina yang sebelumnya meraih Sepatu Emas. Bagi yang ingin bertaruh untuk pencetak gol terbanyak boleh mencoba tim Spanyol, yang memiliki Fernando Torres dan David Villa. Torres tidak perlu lagi diperkenalkan, adalah pemain yang mengantarkan Spanyol memenangi Euro 2008 lewat golnya, sedangkan Villa saat ini adalah pencetak gol terbanyak kedua. Setelah berhasil mencetak 21 gol saat berlaga membela Valencia di La Liga ia pindah ke Barcelona. Mantan pemain Manchester United Diego Forlan akan
memimpin penyerangan Uruguay untuk memenangi Piala Dunia pertama dalam 60 tahun. Sementara Roque Santa Cruz akan berperan sebagai bomber bagi Paraguay. Lalu ada tim Prancis, dengan Just Fontaine yang mencetak rekor 13 gol pada 1958 namun tercoreng oleh bola tangan Thierry Henry pada laga melawan Irlandia di babak playoff. Nicolas Anelka menjalani laga-laga panas bersama Chelsea namun ia tidak pernah menorehkan prestasi di timnas. Meski demikian, Prancis melakukan berbagai hal dengan cara sedikit berbeda. Saat menuju kemenangan di turnamen 1998, pemain depan Stephane Guivarc’h tidak mencetak satu pun gol. Namun itu tidak menjadi masalah, karena gelandang Zinedine Zidane dan Emmanuel Petit mengambil tanggung jawab untuk menyarangkan bola ke gawang. (ant)
Paul Scholes
LONDON - Paul Scholes menyatakan ia kemungkinan akan keluar dari tempat peristirahatannya dan bergabung dengan tim Inggris di Piala Dunia, bila pelatih Fabio Capello memanggilnya lebih awal. Pemain Mancheseter United, Scholes (35) memenangi 66 pertandingan internasional (cap) bersama Inggris dalam enam tahun ini dan menolak panggilan Capello bulan lalu. “Ini merupakan keputusan besar dan saya tidak yakin apakah punya waktu untuk memikirkannya, jadi saya putuskan untuk menolak tawaran
itu,” kata Scholes kepada koran Oldham Evening Chronicle. “Bila mereka memanggil saya lebih cepat, mungkin saya menerimanya,” katanya. Pemain bertahan Liverpool, Jamie Carragher, yang mengumumkan pengundurkan dirinya dari laga internasional karena frustrasi tiga tahun lalu, dibujuk Capello untuk kembali dan akhirnya ikut dalam tim Piala Dunia Inggris ke Afrika Selatan. Tetapi Scholes tidak kecewa dengan keputusannya itu. “Banyak pemain yang sudah malang melintang dalam penyisihan tim selama dua tahun ini, sedangkan saya tidak terlibat dalam masa panjang,” katanya. “Ini bukan karena alasan istirahat. Ini merupakan kenyataan, saya dipanggil dalam jangka waktu amat pendek dari turnamen dan saya juga tidak mau menggantikan tempat orang yang sudah mendukung Inggris untuk sampai ke Afrika Selatan,” katanya. “Satu yang pasti, saya merasa tidak lega bila ikut,” kata pemain veteran Piala Dunia 1998 dan 2002 itu. (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Rabu 9 Juni 2010
Masyarakat Takut Laporkan Gratifikasi PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi menilai masyarakat di Provinsi Riau masih takut untuk melaporkan praktik gratifikasi yang terjadi karena munculnya anggapan bisa dijadikan delik hukum bagi si pelapor. “Laporan gratifikasi yang kita terima dari Riau masih sedikit dan mungkin ada kaitan dengan anggapan bahwa mereka yang melapor bisa dikenakan delik,” ujar pegawai funsional Direktorat Gratifikasi KPK, Widyanto Eko Nugroho, kepada wartawan di Pekanbaru, kemarin. Laporan dari praktek gratifikasi yang diterima KPK hingga kini mencapai 1.000-an dari seluruh Indonesia dan terbanyak berasal dari Provinsi DKI Jakarta, sedangkan praktek gratifikasi dari Riau yang diterima baru sebanyak tiga laporan. Usai menjadi pemateri dalam sosialisasi tertutup di Kantor Gubernur Riau yang bertema
“Pengendalian Gratifikasi di Provinsi Riau” kepada PNS di lingkungan Pemprov Riau, Eko mengatakan, banyak masyarakat yang berpikir gratifikasi sudah merupakan perbuatan yang dapat dikenakan tindak pidana karena melanggar undang-undang. Kondisi itu menunjukkan bahwa rendahnya pemahaman masyarakat terhadap praktek gratifikasi, kemudian ada yang tahu bahwa gratifikasi di larang tetapi tetap melakukannya dan yang terakhir masyarakat tidak mengetahui prosedur membuat laporan gratifikasi ke KPK. Padahal Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi dengan tegas menyebutkan bahwa penerima gratifikasi wajib melaporkan praktek gratifikasi maksimal dalam waktu 30 hari ke KPK, dengan ancaman jika tidak dilakukan terkena pasal suap. “Oleh sebab itu kami
masih terus melakukan sosialisasi hingga ke daerah-daerah agar pemahaman masyarakat terhadap praktek gratifikasi terutama di lingkungan pejabat pemerintahan lebih paham yang kemudian ditularkan ke masyarakat awan,” ujarnya. Di Riau sendiri gratifikasi dalam bentuk uang sebesar Rp5juta pernah diterima anggota DPRD Riau, Jefri Noer, yang diduga berasal dari Pemrov Riau untuk memuluskan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Riau HM Rusli Zainal tahun 2009. Kader Partai Demokrat yang pernah menjabat Bupati Kampar itu menyerahkan uang dugaan gratifikasi ke kantor DPD Demokrat Riau, Jalan Sisingamangaraja, Pekanbaru pada 27 April 2010, namun hingga kini tidak jelas tindakan yang dilakukan partai terhadap uang yang diduga sebagai bentuk gratifikasi gubernur itu. (ant)
TKW Pulang Kampung Coba Bunuh Diri CIANJUR - Seorang wanita warga Kampung Tungilis, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Cianjur, Jawa Barat, mencoba bunuh diri dengan cara memanjat pohon di RSUD Cianjur. RY (35) wanita itu, Selasa, mencoba bunuh diri dengan memanjat pohon, tetapi tim medis dan aparat keamanan rumah sakit berhasil membujuknya turun. Tenaga kerja wanita (TKW) yang baru pulang dari Jordania itu, diduga mengalami depresi berat. Informasi dihimpun, RY yang dipulangkan dengan alasan mengalami depresi kejiwaan, setibanya di kampung halamanya, acap kali mengamuk dan mengurung diri di dalam kamar. TKW berparas ayu itu, diduga dipaksa majikan saat bekerja di negeri orang selama
satu tahun itu. Bahkan ia diduga mengalami penyiksaan selama bekerja. Hal tersebut terlihat dari bekas luka di beberapa anggota tubuhnya. “Setiap mengamuk ia berbicara kasar, menghujat majikanya yang laki-laki,” kata Wily kakak Riska. Tidak jarang ungkap Wily, RY mengurung diri di dalam kamar, sambil berteriak mencaci keluarga majikannya yang selama ia bekerja. Tingkah laku, Riska seperti itu, membuat pihak keluarga prihatin dan berusaha untuk memeriksakannya ke RSUD Cianjur. “Baru beberapa hari ini, ia pulang ke rumah dan langsung kami bawa ke rumah sakit untuk diperiksa. Pasalnya ia sering mengamuk dan mengurung diri di dalam kamar,” ujar Wily. Saat berada di ruang tunggu rumah sakit, tiba-tiba Riska
berlari dan memanjat pohon yang berada di belakang rumah sakit. Sambil menangis dan berteriak, ia meminta semua orang yang berusaha membujuknya turun, untuk pergi karena ia ingin bunuh diri. Aksi RY, sempat mengundang perhatian pengunjung rumah sakit yang ramai pagi menjelang siang itu. Tim medis dan beberapa orang aparat keamanan berusaha membujuknya turun. Dua orang aparat keamanan sempat kewalahan, ketika berhasil meraih tubuh RY. Ia meronta-ronta agar dilepaskan, akhirnya aparat keamanan berhasil membawanya turun. RY langsung di masukan ke dalam mobil oleh aparat keamanan dibantu keluarga. Rencananya TKW yang mengalami depresi itu, akan di bawa ke rumah sakit jiwa di Bandung. (ant)
Tangkap Pelaku Aksi Perusakan Taksi DENPASAR - Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna memerintahkan jajarannya untuk menangkap para pelaku aksi perusakan terhadap puluhan mobil taksi disertai penganiayaan terhadap dua wartawan di Denpasar. “Saya sudah perintahkan jajaran untuk menangkap mereka yang telah berlaku anarkis seperti itu,” kata Kapolda Bali ketika ditanya wartawan di Denpasar, kemarin. Ia menyebutkan, pihaknya tidak pernah melarang adanya aksi unjuk rasa oleh siapapun, asalkan itu dapat dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. “Namun bila aksi unjuk rasa tesertai dengan perbuatan anarkis, termasuk ‘sweeping’ terhadap sejumlah mobil taksi yang sedang beroperasi, ini tidak bisa dibenarkan,” katanya.
Tidak hanya “sweeping” dan perusakan, dalam aksi yang digelar lebih dari 150 orang yang tergabung Paguyuban Jasa Wisata Bali (PJWB) di Kuta dan Denpasar itu juga telah menganiaya dan merusak kamera dua wartawan. Putu Jana dan Riadis Suhli, masing-masing selaku kontributor ANTV dan Indosiar, telah menjadi korban aksi kekerasan para demonstran saat meliput kejadian tersebut Senin (7/6) lalu. Melihat itu, Kapolda meminta jajarannya untuk secepatnya dapat meringkus para pelaku, untuk kemudian dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “Sweeping” terhadap taksi Blue Bird yang dinilai telah mendapat tambahan armada baru, awalnya dilakukan massa PJWB di ka-
wasan Jalan Sunset Road, Kuta, kemudian merambah ke sejumlah tempat di Denpasar. Demonstran merusak dan memaksa para pengemudi Blue Bird menurunkan penumpang di tengah jalan. Tidak saja penumpang lokal, namun beberapa penumpang orang asing juga diturunkan paksa. Dalam unjuk rasa tersebut, massa meminta janji Pemprov dan DPRD Bali untuk menertibkan taksi Blue Bird di Pulau Dewata sesuai tuntutan demo mereka sebelumnya pada Mei lalu. Waktu itu, pihak dewan dan eksekutif berjanji akan menertibkan armada Bali Taksi (Blue Bird grup) yang dinilai telah beroperasi secara “bodong”, namun para pengunjuk rasa menilai hingga kini belum ada realisasinya. (ant)
DPD Minta Kewenangan
Daerah Kembangkan Listrik JAKARTA - Dewan Perwakilan Daerah meminta kepada Pemerintah Pusat agar daerah diberikan kewenangan untuk mengembangkan listrik melalui perusahaan daerah. Hal ini disampaikan oleh Komite IV DPD sebagai masukan dalam rapat kerja dengan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Armida Salsiah Alisjahbana di Jakarta, kemarin. Menurut Wakil Ketua Komite VI DPD Abdul Gafar Usman pengembangan listrik di daerah penting, karena selama ini banyak sekali daerah yang sulit mendapatkan aliran listrik. Akibatnya, pengembangan ekonomi terhambat. Ia menambahkan, DPD juga meminta agar pemerintah meninjau kembali pengem-
Armida Salsiah Alisjahbana
bangan jaringan transmisiuntuk kemandirian pemenuhan kebutuhan energi. “Perlu didahului dengan penyiapan infrastruktur yang memadai,” katanya. Sementara itu, Anggota DPD asal Provinsi Sulawesi Selatan Bahar Ngitung meminta pemerintah untuk memperhatikan pemertaan pembangunan. Menu-
rut dia, Akibat konsentrasi pembangunan berada di Jawa dan Indonesia Barat, maka Indonesia Timur menjadi terabaikan. “70 persen pembangunan ada di Jawa, dan ini tidak adil, kita membutuhkan pemerataan ekonomi,” katanya. Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Armida mengatakan pemerintah akan memperhatikan dan mencermati masukan DPD. Menurut Armida, pemerintah akan mendorong pertumbuhan ekonomi seiring dengan pemerataan pembangunan nasional di daerah sehingga dapat mengentaskan kemiskinan sesuai dengan prioritas pembangunan. “Oleh karena itu, kualitas belanja akan dipertajam,” katanya. (ant)
8