Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 66 tahun IV Kamis, 8 April 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Asumsi Minyak Dirombak
Periksa Pasar Modal
Tak Ada Diskriminasi
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) mempertimbangkan untuk merevisi asumsi harga minyak (Indonesia Crude Price) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ...hal. 1
OTORITAS pasar modal bakal menjadi target pemeriksaan dan pengawasan dari Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Menanggapi hal itu, pengamat pasar modal, Yanuar Rizki, kepada Antara di ...hal. 2
WAKIL Presiden Boediono menegaskan pemerintah tidak melakukan diskriminasi terhadap investor asing dari negara manapun yang ingin atau telah menanamkan investasi di Indonesia sepanjang ...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Gempa Kuat Landa Aceh
Terkait Kasus Gayus
Muncul Nama Baru JAKARTA - Polri sudah mengantongi nama baru terkait dengan kasus pencucian uang, penggelapan pajak, serta korupsi dengan tersangka Gayus Tambunan. ‘’Ada (nama baru), tetapi kita perlu buktikan dulu,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Edward Aritonang di Jakarta, kemarin. Namun demikian, Edward enggan menyebutkan identitas maupun inisial dari nama baru yang diduga tersangkut kasus Gayus Tambunan itu karena khawatir mengganggu proses penyidikan. Kadiv Humas Polri itu menuturkan penyidik tidak cukup hanya mendengar pengakuan dari para tersangka yang menyebutkan nama baru itu karena perlu pembuktian melalui alat bukti dan fakta pendukung. ‘’Harus betul bisa dipertanggungjawabkan,” ucapnya saat ditanya jumlah nama baru itu. Polri mengantongi nama baru itu berasal dari berbagai pihak termasuk Direktorat Pajak, Polri dan kejaksaan berdasarkan kesaksian dari para tersangka saat penyidik mengkonfrontasikan dalam proses pemeriksaan.
Sebelumnya, penyidik sudah menetapkan tujuh tersangka terkait kasus pajak itu, yakni Gayus Tambunan, Andi Kosasih, Haposan Hutagalung, Alif Kuncoro, Kompol A, AKP SS dan Lambertus. Selain menindaklanjuti nama baru itu, penyidik Polri dan tim independen juga akan melanjutkan sejumlah nama pejabat di lingkungan Mabes Polri yang terkait kasus pencucian uang sebesar Rp 25 miliar milik Gayus itu. Terkait dengan rencana pemeriksaan terhadap istri Gayus, Milana Anggraeni, jenderal bintang dua itu menyatakan penyidik akan menjadwalkan pemeriksaannya. Edward menambahkan, sesuai keterangan Gayus mengirim uang kepada istrinya sekitar Rp 3,6 miliar untuk keperluan belanja rutin rumah tangganya, namun polisi masih mendalami aliran dana tersebut. Sebelumnya, ipar Gayus juga menerima aliran dana dalam jumlah besar yaitu Rp 12 miliar. Selain itu, kolega Gayus di Ditjen Pajak diduga juga kecipratan menerima aliran dana haram itu. (ant)
Suluh Indonesia/ant
KTT ASEAN - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono bertolak ke Hanoi menghadiri KTT Asean dengan diantar Wapres Boediono berjalan menuju pesawat kepresidenan di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, kemarin.
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku berkomunikasi langsung dengan berbagai pihak untuk memastikan kondisi gempa bumi berskala 7,2 Richter di lepas pantai Sinabang, NAD. ‘’Pada saat itu dilaporkan bahwa kerusakannya sangat ringan, situasi dapat dikelola dengan baik, dan pemadaman listrik sudah selesai dan kembali hidup,” kata Presiden sebelum bertolak ke Hanoi menghadiri KTT ASEANdi Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, kemarin. Komunikasi dilakukan Presiden dengan Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), Gubernur Aceh, dan Gubernur Sumut. Presiden bersyukur gempa di kedalam 30 km dari bawah permukaan laut yang telah menimbulkan sedikitnya delapan korban jiwa itu tidak menimbulkan tsunami. ‘’Alhamdulillah gempa bumi yang berkekuatan 7,2 SR itu tidak menimbulkan tsunami,” ujarnya. Sebuah tim juga sudah diberangkatkan untuk menganalisa dampak gempa. Presiden mengaku senang karena sistem telah berjalan. Hal itu ditunjukkan dengan langkah tanggap dan sigap semua pihak. (har)
Tunggakan Pajak Rp 50,5 T JAKARTA - Dirjen Pajak Kemenkeu Mochammad Tjiptardjo mengungkapkan, hingga 31 Maret 2010, tunggakan pajak secara nasional mencapai Rp 50,5 triliun. Angka itu turun tipis dibanding awal tahun lalu yang mencapai Rp 51,8 triliun. Tjiptardjo mengutarakan, selama triwulan pertama 2010, tunggakan pajak meningkat Rp 5,9 triliun sehingga totalnya hingga akhir Maret 2010 mencapai Rp 56,7 triliun. Tapi, selama itu pula, kinerja penagihan Direktorat berhasil mencairkan tunggakan Rp 6,2 triliun. ‘’Status tunggakan dan besarannya akan selalu dinamis,” katanya dalam Rapat Panitia Kerja Perpajakan Komisi
Keuangan dan Perbankan DPR di Jakarta, kemarin. Tjiptardjo menuturkan, pencairan nilai tunggakan Rp 6,2 triliun tersebut salah satunya berasal dari 100 penunggak pajak terbesar Rp 5,6 triliun. Jumlah sebesar itu selama periode triwulan I 2010. Diantaranya yakni melalui pembayaran sebesar Rp 1,59 triliun dan pemindahbukuan Rp 3,81 triliun. Sisanya, sambung Tjiptardjo, piutang pajak berkurang sebesar Rp 24 miliar dari kasus keberatan wajib pajak yang dimenangkan Direktorat Jenderal Pajak. Namun, diakuinya Ditjen Pajak juga mengalami kekalahan di pengadilan pajak sebesar Rp 200 miliar.
Namun, diakuinya, tagihan pajak yang tersisa dari 100 wajib pajak besar itu masih sebesar Rp 11,9 triliun dari tagihan sebelumnya di awal tahun tercatat sebesar Rp 17,5 triliun. Dengan demikian, Ditjen Pajak telah berhasil menyelesaikan 25 persen tagihan dari target 44 persen tahuh ini. Menurut dia, penindakan terhadap penunggak pajak terus dilakukan. Khusus terhadap 100 wajib pajak badan tersebut, pihaknya telah menerbitkan surat teguran dan surat paksa. Bahkan, penyitaan telah dilakukan terhadap 13 wajib pajak, lima wajib pajak bahkan asetnya telah dilelang untuk menutupi kewajibannya. (ind)
SBY Tolak Tanggapi Mega JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menolak mengomentari pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyatakan tidak akan berkoalisi dengan penguasa karena lebih mementingkan untuk terus bersama rakyat. ‘’Menyangkut Ibu Mega, saya kira tidak tepat ditanggapi di sini dan nanti ada forum lainlah untuk menanggapinya. Saya fokus saja pada masalah-masalah ini karena apa yang saya sampaikan tadi menjadi perhatian publik dan menjadi perhatian pemerintah,” kata Presiden dalam jumpa pers sebelum bertolak ke Hanoi, Vietnam di Bandara Halim Perdanakesuma Jakarta, kemarin. Presiden menambahkan dirinya sangat menghormati Megawati dan saudara-saudara anggota dan kader PDIP yang saat ini sedang mengikuti kongres di Bali. ‘’Marilah kita doakan kongresnya berjalan dengan baik,” kata Presiden. Dalam jumpa pers itu, Presiden menjelaskan sejumlah isu penting yang sedang menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah seperti gempa bumi di Aceh, penyelesaian kasus Gayus
Tambunan, mafia kasus ilegal loging, pembatalan UU Badan Hukum Peradilan, rencana kunjungan PM China ke Indonesia dan rekomendasi Kongres Sepakbola Nasional. Megawati dalam pidato politik pembukaan Kongres PDIP di Bali secara eksplisit memilih untuk tetap berada di luar koalisi, yakni dengan cara menempuh pilihan oposisi. ‘’PDI Perjuangan ditakdirkan untuk memprioritaskan pada upaya mengangkat harkat dan martabat wong cilik dari pada bagi-bagi kekuasaan,” katanya. Megawati merasa sangat yakin bahwa PDIP akan kembali menemukan puncak keemasannya pada masa depan bila selalu berada bersama rakyat. ‘’Kita akan mencapai puncak keemasan, apabila kita tetap konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat, dan menjauhkan kepentingan pribadi,” ujarnya. Mega juga menyindir berbagai kelemahan pemerintah dan menyinggung terjadinya kecurangan pada Pilpres lalu. Ia juga menilai kasus Bank Century merupakan bukti kekacauan pengelolaan yang dilakukan pemerintahan. (har)
SBY Minta
Ungkap Mafia Sektor Kehutanan JAKARTA - Praktik mafia di Indonesia sudah merambah ke segala bidang kehidupan. Karena itu, selain mafia pajak yang saat ini sedang mendapat sorotan publik, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meyakini praktik mafia juga terjadi di bidang kehutanan. ‘’Saya percaya ada mafia di bidang illegal logging itu,” kata Presiden dalam keterangan pers di bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, kemarin. Presiden meminta Satuan Tugas (Satgas) juga memberantas pembalakan liar atau illegal logging. ‘’Satgas juga harus bisa menjamah, menyentuh, kemungkinan terjadinya mafia itu, agar bisa kita tertibkan sekaligus, dan praktik kejahatan di bidang hutan bisa betul-betul dihentikan atau dikurangi secara signifikan,” tegas Presiden. Presiden menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan Indonesia. Pemerintah, menurut SBY menghargai kritik dari lembaga swadaya masyarakat baik lokal maupun internasional seperti Greenpeace Indonesia dan WALHI terhadap pengelolaan hutan oleh pemerintah. ‘’Teruslah bermitra dengan pemerintah. Seman-
gatnya sama, semangat LSM lingkungan dan semangat pemerintah sama, untuk menjaga kelestarian lingkungan dan hutan bisa difungsikan,” ujarnya. Hutan, bagi Presiden Yudhoyono merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga kelestariannya karena fungsi hutan bukan hanya dapat menjaga keseimbangan alam tetapi juga berfungsi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, di sisi lain hutan juga memiliki fungsi tidak merusak ekosistem yang ada. Presiden mengatakan meski tahun-tahun terakhir kebakaran hutan tidak terjadi. Asap, api yang timbul akibat kebakaran hutan telah telah jauh berkurang, tetapi Presiden berharap harus diusahakan betul agar makin ke depan makin lebih baik. Karena itu, Presiden juga meminta gerakan nasional untuk menanam dan memelihara pohon harus digalakkan dan disukseskan. Tak lupa, Persiden menginstruksikan pembersihan mafia hukum khususnya mafia perpajakan di seluruh institusi. ‘’Ini saat yang tepat untuk membersihkan secara menyeluruh,’’ katanya. (har)
TK Telah Merasa Tua Berpolitik TITIK jenuh seseorang menekuni bidang tertentu lahir dengan berbagai alasan. Merasa tidak berhasil atau merasa sudah terlalu tua merupakan pilihan seseorang untuk tidak meneruskan kiprahnya. Mungkin itu pula yang dirasakan seorang Taufiq Kiemas. Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDIP yang telah demisioner, Taufiq Kiemas, mengungkapkan dirinya telah merasa tua mengurusi organisasi politik. ‘’Karenanya saya berharap kepemimpinan Deperpu ke depan figur yang punya
kompetensi, matang pengalaman politik, bijaksana dan kalau bisa usianya itu diatas 60 tahun,” katanya kepada pers di sela-sela Kongres ke-3 PDIPdi Sanur, Bali, kemarin. Ketika menjawab pertanyaan apakah dia menolak bila
Taufiq Kiemas
dirinya diputuskan tetap menduduki posisi itu, Taufiq Kie-
mas mengatakan itu semua hak mutlak dari formatur tunggal pilihan kongres, yakni Megawati Soekarnoputri. Pernyataan suami Megawati Soekarnoputri ini oleh pers dianggap sebagai belum memastikan dirinya akan mundur dari aktivitas politik praktis di jajaran elite PDIP. ‘’Yah, semua itu menjadi keputusan mutlak yang memiliki formatur,’’ ujarnya. Menanggapi hal itu, Rahadi Zakaria, salah satu kader partai berlambang kepala banteng bermoncong putih ini mengakui kewenangan itu ada di
formatur tunggal. ‘’Ibu Mega kan sudah secara ‘de facto’ jadi formatur tunggal kongres ini. Jadi kewenangan ada di tangan beliau yang tentu diberi otoritas untuk mengisi komposisi personalia DPP PDIPperiode 2010-2015 beserta seluruh institusinya, termasuk Deperpu,” kata anggota Komisi II DPR RI ini. Ia juga mengungkapkan, siapa pun kader PDIPsaat ini, tidak ada yang berani memastikan si A atau si B jadi Sekjen atau ketua bidang ini dan seterusnya. (kmb)
K ta
Suluh Indonesia, Kamis 8 April 2010
Gedung SMP 273
K ilas Dirampok, Korban Dibuang
Rubuh Dimakan Usia
SEORANG wanita yang menjadi korban perampokan di dalam taksi dibuang di pinggir jalan tol Kampung Rambutan Jakarta Timur, Selasa (6/4) malam setelah merampas barang berharga milik korban. Pusat Komunikasi dan Informasi Polda Metro Jaya di Jakarta, Rabu, mengatakan, Dasawati (44) warga Gunung Putri, Bogor naik taksi dari Jalan Melawai untuk pulang ke rumahnya. Di Jalan Barito, Jakarta Selatan, taksi berhenti lalu dua orang tidak dikenal masuk ke dalam taksi. Dua orang itu mengancam korban dengan sebilah pisau. Para tersangka lalu membawa korban keliling kota. Barang berharga milik korban antara lain uang tunai Rp3,2 juta, satu HP Nokia, satu HP Blackberry dan dua kartu ATM dirampas oleh para perampok. Korban lalu dibuang di pinggir jalan tol Lingkar Luar Jakarta di daerah Kampung Rambutan. (ant)
Ditahan Pejabat Pemkot Jakbar KEJAKSAAN Agung (Kejagung), Rabu menahan Bendahara Pengeluaran Walikota Jakarta Barat, Februardianto, terkait kasus dugaan penyimpangan penggunaan anggaran belanja langsung dan tidak langsung anggaran 2009. Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Arminsyah, di Jakarta, kemarin, membenarkan adanya penahanan terhadap bendahara pada Pemkot Jakbar. “Kejagung menahannya di Rutan Kejagung selama 20 hari ke depan,” katanya. Dijelaskan, kasus tersebut berawal dari tidak disetorkannya seluruh sisa anggaran kegiatan Walikota Jakbar kepada Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD). Disebutkan, uang tersebut diduga untuk kepentingan pribadi. “Akibatnya negara dirugikan sebesar Rp8,2 miliar,” katanya. Di bagian lain, ia menyebutkan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus tersebut. “Penyidikan tidak akan berhenti pada tersangka yang sudah ditahan itu,” katanya. (ant)
Tangkap Lima Tersangka Shabu LIMA tersangka kasus penyalahgunaan narkoba ditangkap Polda Metro Jaya dan jajarannya pada Selasa (6/4). Pusat Komunikasi dan Informasi Polda Metro Jaya di Jakarta, Rabu, mengatakan, tersangka Ha dan He ditangkap di Gg Asam IV Kelurahan Duri, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dengan barang bukti 20 gram shabu. Keduanya tertangkap tangan oleh polisi saat sedang menunggu calon pembeli. Saat ditangkap, polisi menemukan 20 gram shabu yang dibungkus dalam plastik bening dan disimpan di saku baju. Hingga kini kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. Sementara itu, Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan menangkap tiga tersangka kasus narkoba, yakni Ha, Ta dan Re di salah satu klinik medis di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dari tangan Ha, polisi menyita barang bukti berupa satu plastik klip bening berisi cairan heroin, sebuah alat suntik yang berisi cairan heroin. (ant)
Masyarakat Diminta
Waspadai Penipuan Berkedok Dirjen Postel JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meminta masyarakat untuk mewaspadai penyalahgunaan nama Plt. Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Postel) yang baru untuk tujuan penipuan. “Dalam satu hari ini, Ditjen Postel telah memperoleh laporan dari beberapa anggota masyarakat yang menyampaikan informasi tentang adanya sejumlah pihak yang mengatasnamakan Plt Dirjen Postel yang baru,” kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo, Gatot S. Dewa Broto, di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, Plt Dirjen Postel yang baru yakni Dr. Muhammad Budi Setiawan, M.Eng, sejak 6 April 2010 telah resmi menggantikan Dr. Basuki Yusuf Iskandar, MA dalam serah terima jabatan yang berlangsung di kantor Ditjen Postel Kementerian Kominfo. Gatot menambahkan, oknum-oknum yang melakukan penipuan itu meminta kontribusi finansial kepada beberapa pihak tertentu dengan jumlah uang tertentu yang diharuskan untuk dikirim melalui nomor-
nomor rekening bank tertentu pula. “Plt Dirjen Postel Muhammad Budi Setiawan, sama sekali tidak pernah memerintahkan adanya permintaan yang mengatas-namakannya, karena Plt Dirjen Postel yang baru ini tetap berkomitmen untuk menegakkan prinsip manajemen secara transparan, profesional, obyektif dan terikat pada pakta integritas anti korupsi,” katanya. Menurut Gatot, modus operandi semacam itu bukan yang pertama kalinya terjadi. Pihaknya telah beberapa kali memberikan keterangan pers atas peristiwa serupa yang terjadi pada Mei 2006 dan September 2006. Pada dua kesempatan itu, pihaknya bahkan telah memberikan peringatan yang cukup tegas dan keras kepada masyarakat umum tentang adanya praktek penipuan dan percaloan pengurusan perizinan. Jika ada yang catut pejabat Postel atau markus, dan berindikasikan tindak penipuan tersebut dimohon untuk segera melaporkan langsung ke Ditjen Postel. (ant)
Suluh Indonesia/ant
ROBOH - Gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 273 Kampung Bali, Jakarta Pusat, rubuh karena dimakan usia pada Rabu siang.
Pejabat Kejaksaan Dirombak Total JAKARTA - Jaksa Agung Hendarman Supandji mengatakan akan melakukan perombakan besar di Kejaksaan Agung terkait dengan temuan kasus mafia perpajakan dan melibatkan sejumlah jaksa yang mengadili kasus pegawai pajak Gayus Tambunan. “Setiap ada indikasi dalam struktur itu yang terlibat (kasus) pasti akan ada perubahan,” kata Jaksa Agung saat ikut melepas keberangkatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Hanoi Vietnam di Bandara Halim Perdana Kesuma Jakarta, kemarin. Jaksa Agung juga mengiyakan bahwa perubahan struktural
atau reposisi yang akan dilakukan cukup besar-besaran. Namun Hendarman menolak menjelaskan berapa banyak pejabat Kejaksaan yang akan dimutasi. “Jangan tanya dulu (level pejabat). Iya reposisi ada,” katanya. Hendarman juga menolak dikatakan bahwa pihaknya lambat dalam menindak pejabatpejabat Kejaksaan yang diduga terlibat dalam kasus Gayus, karena pihaknya sebagai penegak hukum harus mengumpulkan bukti-bukti sebelum mengeluarkan keputusan. “Saya ini penegak hukum jadi harus mengumpulkan bukti-bukti dulu
baru mengambil keputusan. Bagi Kejaksaan Agung, alat buktinya lengkap baru diambil keputusan, karena mereka juga berhak menentang keputusan yang diambil,” katanya. Hendarman menjelaskan kasus dugaan keterlibatan sejumlah jaksa dalam kasus Gayus saat ini masih dalam pemeriksaan Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan dan diharapkan laporannya selesai dan diserahkan pada dirinya Kamis sore besok (8/4). “Jadi hasilnya besok lah sabar, sekarang sudah diperiksa, kemarin saja sampai jam 12 malam kita periksa,” katanya.
JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mendalami terus keterangan dari tujuh anggota polisi sebagai terperiksa di Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam). “Dari aspek kode etiknya sudah ditemukan adanya pelanggaran,” kata Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang di Jakarta, kemarin. Ketujuh anggota Polri berstatus sebagai terperiksa di Propam itu, yakni Brigjen Edmon Ilyas, Brigjen Radja Erizman, Komisaris Besar Pambudi Pamungkas, Komisaris Besar Eko Budi Sampurno, Ajun Komisaris Besar Mardiyani, Komisaris Arapat dan Ajun Komisaris Sri Sumartini. Selain memeriksa tujuh terperiksa dari internal Polri, penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) maupun tim independen sudah menetapkan tujuh tersangka terkait dengan dugaan rekayasa kasus Gayus Tambunan. Ketujuh tersangka praktik mafia kasus itu, yaitu Gayus Tambunan, Andi Kosasih, Haposan Hutagalung, Alif Kuncoro, Kompol A, AKP SS dan Lambertus. Terkait adanya pertemuan
Dilaporkan Ke KPK
Edward Aritonang
antara Haposan, Gayus dan Andi Kosasih di sebuah hotel di Jakarta, Edward membenarkan adanya pertemuan itu untuk membahas rekayasa kasus Gayus berdasarkan kesaksian dari salah satu tersangka itu. Ketiganya kembali bertemu untuk mematangkan rencananya di Hotel KC di Jakarta dengan dihadiri dua orang penyidik, yakni Kompol Arafat dan AKP Sri Sumartini yang saat ini berstatus tersangka. Edward mengungkapkan,
Isteri Gayus kini mengambil cuti. “Ibu Milana sudah masuk dan mengambil cuti tahunan yang menjadi jatahnya. Karena cuti adalah hak setiap pegawai, maka ia diizinkan untuk cuti,” kata Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD DKI Jakarta Djatmiko ketika ditemui di kantornya, kemarin. Sebelumnya, Milana sempat bolos kerja beberapa hari karena berada diluar negeri namun tidak menerima sanksi karena masih tergolong pelanggaran ringan. Cuti yang diambil Milana adalah sebanyak sembilan hari
kerja, mulai dari tanggal 6-16 April yang diurus pada tanggal 5 April yang lalu. Djatmiko menolak berkomentar mengenai perkembangan kasus penggelapan pajak yang dilakukan suami Milana di Direktorat Pajak termasuk dugaan adanya aliran dana dari Gayus ke rekening Milana sebesar Rp3,6 miliar termasuk mengenai kemungkinan sanksi pemecatan terhadap Milana seperti pada suaminya. “Saya tidak mau berandai-andai. Kita tunggu saja perkembangan ka-
susnya,” katanya singkat. Djatmiko juga enggan menyimpulkan apakah harus memberikan sanksi terhadap Milana jika nantinya istri Gayus tersebut ikut menjadi tersangka dalam kasus suaminya. “Saya tidak ingin berasumsi, nanti akan dilihat kasusnya seperti apa,” katanya kemudian menolak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai sanksi terhadap Milana. Sebelumnya, Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) Nomor 144/KMK.01/ UP.92/2010 tanggal 5 April 2010, Sdr. Gayus Halomoan P Tambunan (NIP 060099782) Penata Muda (III/a) Pelaksana pada Direktorat Keberatan dan Banding Direktorat Jenderal Pajak (DJP), telah dijatuhi hukuman
disiplin berupa pemberhentian tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil. Hukuman disiplin tersebut diberikan terkait dengan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh yang bersangkutan. Sementara untuk Milana, Djatmiko menolak untuk berkomentar dan hanya mengatakan pihaknya akan menunggu perkembangan kasus apakah ada perubahan status Milana menjadi tersangka. Begitu juga dengan bantuan hukum yang akan diberikan kepada Milana, Djatmiko juga mengatakan tidak ada persiapan khusus karena Milana disebutnya tertutup mengenai kasus yang sedang menimpa keluarganya. “Sebagai PNS yang tergabung dalam Korpri, siapa
Munculnya jaksa yang terlibat dalam mafia kasus peradilan, Hendarman mengatakan hal itu bukanlah bukti dirinya gagal, karena penyebab persoalan ini adalah karena masalah moral di kalangan jaksa. “Masalah itu bukan masalah dalam kegagalan, itu masalah moral, masalah moral itu bagaimana membangun moral. Ada suatu sistem yang tidak pas. Saya berusaha untuk membangun moral dengan nasihat, dengan hukuman, punish, siapa yang salah dipunish, siapa bagus direward. (ant)
JAKARTA - Gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 273 Kampung Bali, Jakarta Pusat, rubuh karena dimakan usia pada Rabu siang. Dua ruangan di sekolah tersebut ambruk, namun tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, karena kedua ruangan memang merupakan tempat penyimpanan barang, dan tidak ditempati. “Dua ruangan rubuh sekitar pukul 11.30 WIB. Yang roboh itu ruang praktek kelistrikan dan ruang kelas yang sudah tidak dipakai. Itu karena bangunannya sudah sangat tua, itu bangunan tahun 60-an,” kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, di Jakarta, kemarin. Ruang praktek itu dulunya sempat digunakan siswa pada pagi hari, namun karena rawan, pihak sekolah tidak menggunakan ruangan itu dalam jangka waktu lama. “Tadi pagi ada praktek kelistrikan tapi kan hanya sebentar. Ruangan itu sebenarnya sudah tidak beroperasi lagi karena kami juga sudah antisipasi (roboh),” ujar Taufik. Sebenarnya sekolah tersebut memang sudah masuk dalam daftar untuk mendapatkan rehab total bangunan, namun karena terbatasnya anggaran, baru akan direhab pada 2011. Untuk sementara, ruangan itu akan diperbaiki dengan rehab ringan dan empat ruangan lain yang bersebelahan akan ditutup untuk antisipasi. “Walaupun jumlah kelas berkurang, kegaiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan siswa dan guru,” kata Taufik. (ant)
Dua Mantan Pejabat Migas
Tujuh Petinggi Polri Diperiksa Intensif
dua penyidik yang menghadiri pertemuan Gayus, Haposan dan Andi Kosasih itu berdasarkan inisiatif sendiri. “Tapi nanti kan pemeriksaan belum selesai masih terus bergulir,” tuturnya. Jenderal polisi bintang dua itu menyatakan apabila penyidik menemukan ada fakta lain yang menyebutkan pertemuan penyidik dengan Gayus. cs, diketahui pihak yang terkait penyidikan maka pejabat atasan dari penyidik itu akan dimintai pertanggungjawaban. (ant)
Istri Gayus Belum Terima Sanksi ISTRI Gayus Tambunan, Milana Anggraini masih berstatus sebagai Staf Bagian Persidangan, Pimpinan dan Panitia Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD DKI meski diduga terlibat kasus penggelapan pajak.
2
pun yang meminta bantuan akan ditolong. Ada LBH-nya (Lembaga Bantuan Hukum), tapi itu tergantung dari yang bersangkutan,” ujarnya. (ant)
PENGUMUMAN Berdasarkan Akta Risalah Rapat PT. SUPRA FOAM INDUSTRY, tertanggal 16 Februari 2010 nomor 49, dibuat oleh DRS. WIJANTO SUWONGSO, SH, Notaris di Jakarta, Para Pemegang saham PT. SUPRA FOAM INDUSTRY, berkedudukan di Jakarta Barat, Diputuskan untuk melikuidasi Perseroan tersebut terhitung sejak tanggal tersebut pihak-pihak yang berkeberatan atas likuidasi Perseroan dapat mengajukan keberatannya secara tertulis dengan disertai alasan dan bukti pendukung yang sah selambat-lambatnya dalam tengggang waktu 30 hari terhitung sejak tanggal pengumuman ini dan ditujukan kepada Tuan JANUARDI KUSUMA selaku Likuidator ke Alamat Kantor Perseroan yaitu di Jln. Mangga Besar Raya No. 2-H Kel. Maphar, Kec. Taman Sari, Jakarta Barat. Jakarta, ttd LIKUIDATOR
U.003337-Peng
JAKARTA - Dua mantan pejabat di bidang minyak dan gas (migas), yaitu mantan Dirjen Migas, Rachmat Sudibyo dan mantan Direktur Pengolahan PT Pertamina, Suroso Atmomartoyo dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga menerima suap. Laporan itu disampaikan oleh 37 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Publish What You Pay (PWYP) Indonesia di Jakarta, Rabu, terkait dugaan suap yang dilakukan oleh perusahaan asal Inggris, Innospect Ltd. “Kami mendesak KPK untuk melakukan tindakan pro justisia terhadap para mantan pejabat tersebut,” kata Koordinator Nasional PWYP Indonesia, Ridaya Laodengkowe. Koalisi LSM itu juga melaporkan agen Innospect di Indonesia dalam penjualan Tetra Ethyl Lead/TEL atau ba-
han pembuat bensin bertimbal. Selain itu, KPL juga diminta menindak para pejabat dan politisi yang diduga terlibat dalam kebijakan penggunaan bensin bertimbal di Indonesia. Koalisi melaporkan kasus itu berbekal putusan pengadilan Southwark Crown, Inggris, yang menyatakan bahwa Innospect melalui agen dan mitra bisnisnya di Indonesia telah menyuap dua mantan pejabat tersebut sejak tahun 2000. Pengadilan menyatakan suap itu terakumulasi dalam kurun waktu tertentu hingga mencapai 8 juta dolar AS atau sekira Rp80 miliar. Majelis hakim perkara itu menyatakan, suap itu terkait upaya untuk menghalangi pengaturan tentang larangan penggunaan bensin bertimbal di Indonesia. Innospect adalah perusahaan yang bekerjasama dengan perusahaan Indonesia berinisial PT SI dalam penjualan Tetra Ethyl Lead/TEL atau bahan pembuat bensin bertimbal. (ant)
Kejati Jakarta
Tahan Pejabat PT Askrindo JAKARTA - Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Rabu menahan tiga mantan pejabat PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) terkait kasus dugaan jaminan kredit fiktif yang merugikan keuangan negara sebesar Rp2,9 miliar. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Jakarta, Hidayatullah, di Jakarta, Rabu membenarkan penahanan terhadap tiga mantan pejabat PT Askrindo itu. “Penahanan dilakukan karena telah cukup bukti adanya pelanggaran tindak pidana korupsi,” katanya. Ketiganya dikenakan Undang-Undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 yang diperbaharui UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman hukuman 20 tahun. Ia menyebutkan, ketiga
tersangka yang ditahan itu, yakni, mantan Kepala Divisi Penjaminan PT Askrindo Torang Gultom, mantan Kepala Seksi Akseptasi dan Produksi Bagian LC Divisi Penjaminan PT Askrindo M Saman dan pegawai BUMN pada PT Askrindo H Hanief. Kasus ini berawal antara tahun 2003-2004 terkait dengan jaminan kredit fiktif oleh PT Askrindo kepada PT Mutiara Kembar. Dijelaskan, jaminan kredit PT Mutiara Kembar berupa tiga surat tanah di Tangerang, Bekasi dan Jakarta Timur, ternyata diklaim oleh Paldin Sugeng dan tidak pernah dijaminkan kepada Askrindo. Akibatnya, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut, harus membayar kepada Bank BNI sebesar Rp2,9 miliar. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Kamis 8 April 2010
3
Tunggakan Perkara di MA
Capai 9.500 Kasus
Suluh Indonesia/ade
KULIT HEWAN - Sejumlah aktivis People For The Ethical Treatment Of Animals (PETA) Asia berunjuk rasa dengan menggunakan kostum seperti malaikat pencabut nyawa di Jakarta, kemarin. Mereka memprotes penggunaan kulit hewan dan perdagangan kulit reptil di Indonesia.
Tidak Hormati Usia Anak tini, terdapat kandungan dalam UU Pengadilan Anak yang serupa dengan perlakuan terhadap para pelaku pidana dewasa, seperti pemeriksaan yang dilakukan terhadap anakanak oleh penyidik. Padahal meski tidak sampai ke tahap persidangan, kata dia, tetapi pemeriksaan oleh penyidik bisa berdampak terhadap keadaan psikologis anak tersebut ditambah lagi dengan pandangan buruk dari masyarakat sekitarnya. Ia juga berpendapat, anakanak adalah subjek yang masih rawan sehingga tidak bisa disamakan dengan orang dewasa apalagi sampai memidanakan
anak-anak hanya karena kenakalan. Selain itu, ujar Surastini yang juga peneliti Sentra HAM FHUI itu, batasan usia anak yang dapat diajukan ke pengadilan yaitu sejak umur 8 tahun juga dinilai terlalu rendah. ‘’Anak berusia 8 tahun masih sangat membutuhkan perlindungan,” katanya. Uji materi UU Pengadilan Anak diajukan oleh para pemohon yaitu Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Yayasan Pusat Kajian dan Pengadilan Anak Medan. Menurut para pemohon, Pasal 1 UU Pengadilan Anak berpotensi menjadi dasar kri-
Idealnya
Indonesia Punya UU Mitigasi JAKARTA - Staf Khusus Presiden Yudhoyono, Andi Arief mengatakan, idealnya Indonesia memiliki Undang Undang Mitigasi Bencana mengingat negara ini rawan bencana alam. ‘’Idealnya Indonesia memiliki Undang-Undang Mitigasi Bencana,” kata staf khusus yang membidangi bantuan sosial dan bencana itu di Jakarta, kemarin. Dikatakannya, meski penanganan gempa di Aceh sudah lebih cepat dan baik, namun sistem peringatan dini dan kesiapan tanggap darurat perlu disempurnakan dengan penyiapan sistem mitigasi bencana. Pengalaman di negara rawan gempa seperti Jepang, lanjutnya, menunjukkan bahwa mitigasi bencana dapat mengeliminasi dampak-dampak mengerikan dari gempa, seperti jatuhnya korban jiwa. ‘’Indonesia berada dalam kondisi geografis yang rawan bencana, khusus-
nya gempa, sehingga perlu sebuah sistem mitigasi bencana yang terencana dan terpadu,” katanya.
Andi Arief
UU No.24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, menurutnya, belum cukup karena menitikberatkan pada upaya penanggulangan pada saat dan pascabencana. Sementara mitigasi bencana merupakan upaya adaptasi ter-
hadap perilaku alam yang mengakibatkan terjadinya bencana. ‘’Jadi lebih kepada upaya pencegahan untuk meminimalisasi korban dengan mengutamakan kearifan lokal,” katanya. Sebenarnya, sejak 25 tahun lalu pemerintah sudah berfikir ke arah itu, bahkan sudah memasukkan itemnya dalam rencana legislasi DPR, namun tidak terealisasi hingga sekarang. Sebelum UU Mitigasi Bencana itu terwujud, lanjutnya, perlu dibuat sebuah pedoman mitigasi bencana secara nasional. ‘’Saat ini, kita menggagas penyusunan buku pedoman mitigasi bencana yang disebarkan secara luas ke berbagai lembaga pemerintah di daerah serta publik,” kata Andi. Ia juga menilai, respons pemerintah terhadap bencana sudah lebih baik, karena ada indikasi peningkatan kesiapan dan koordinasi berbagai lembaga pemerintah. (ant)
majelis dapat menyelesaikan 100 perkara tiap bulan, sehingga kita mampu mengikis 400 perkara per bulan, dan apabila ini berhasil, maka dalam waktu dua tahun ke depan kita tidak lagi menghadapi tunggakan perkara,” katanya. Harifin mengakui, hampir dua tahun terakhir MA mengalami kekurangan hakim agung yang mempengarui produktifitas MA dalam memeriksa dan mengadili perkara. Tahun 2005 sampai tahun 2008, MA mampu menyelesaikan perkara melebihi jumlah perkara yang diterima sehingga mampu mengikis tunggakan perkara yang ada pada tahun 2004 yang jumlahnya hampir 20 ribu perkara. ‘’Akhir tahun 2008, sisa tunggakan perkara menjadi 8.200 perkara, akan tetapi hakim agung pun berkurang,” katanya. Ia menambahkan, selama hampir dua tahun kemampuan
menyelesaikan perkara yang sama dengan perkara yang masuk sudah sulit dipenuhi. ‘’Apalagi mengikis tunggakan perkara. Akibatnya tunggakan perkara sudah meningkat lagi, yang sekarang ini hampir mencapai 9.500 perkara,” katanya. Sebelumnya, Supandi mengatakan, salah satu caranya mengatasi menumpuknya perkara di MA adalah dengan membatasi pengajuan perkara ke pengadilan. ‘’Saya mengusulkan adanya peraturan perundang-undangan yang membatasi pengajuan perkara hukum,” katanya. Salah satu penyebab penumpukan perkara antara lain, saat ini prosedur pengajuan perkara terbilang mudah. Oleh karena itu penyelesaian perkara di luar pengadilan harus terus dikembangkan, agar masyarakat memiliki alternatif untuk menyelesaikan perkara atau sengketa. (nas)
Terkait Pembatalan UU BHP
UU Peradilan Anak JAKARTA - Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1997 tentang Pengadilan Anak dinilai tidak menghormati usia anak yang masih belia dan menganggap anak-anak seakan-akan serupa dengan para pelanggar hukum yang telah berusia dewasa. ‘’Dalam hukum ada pembedaan perlakuan hukum antara anakanak dan orang dewasa,” kata pakar pidana Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI), Surastini Fitriasih, dalam sidang uji materi UU Pengadilan Anak di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta, kemarin. Sedangkan menurut Suras-
JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) mengatakan, dengan adanya penambahan enam orang hakim agung yang baru diharapkan akan mengurangi tunggakan perkara. ‘’Dengan adanya penambahan hakim agung saat ini menjadi 49 orang, maka jumlah tunggakan perkara tidak bertambah,” kata Ketua MA Harifin A Tumpa saat pelantikan enam hakim agung di Jakarta, kemarin. Keenam hakim agung yang baru dilantik itu adalah Salman Luthan, Soltoni Mohdally, Yulius, Supandi, Surya Jaya, dan Achmad Yamanie. Harifin menyatakan, dengan jumlah 49 hakim agung, berarti sudah bisa dibentuk 16 majelis untuk persidangan. Ia mengatakan, kalau setiap majelis sanggup menyelesaikan perkara 70 sampai 80 perkara sebulan, maka diharapkan jumlah tunggakan perkara tidak bertambah. ‘’Apabila setiap
minalisasi anak yaitu mengacaukan antara tindak pidana dengan kenakalan anak. Selain itu, UU Pengadilan Anak juga dinilai melanggar hak konstitusionalitas yakni asas legalitas dan bisa mengakibatkan pemidanaan anak-anak yang dianggap melanggar adatistiadat setempat. Pemohon juga mengemukakan bahwa batas umur anak sekurang-kurangnya delapan tahun yang dapat diajukan ke Sidang Anak adalah terlalu rendah dan tidak memenuhi rasa keadilan serta melanggar hak konstitusional anak. (ant)
Disiapkan Format Baru JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan Pemerintah segera mengkaji langkah yang harus dilakukan sebagai dampak dari dibatalkannya UU Badan Hukum Pendidikan (BHP) oleh Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu. ‘’Sikap pemerintah jelas akan menjalankan putusan MK itu, karena itu sebagai kepatuhan kita kepada konstitusi itu sendiri,” kata Presiden sebelum bertolak menuju Hanoi Vietnam di Bandara Halim Perdana Kesuma Jakarta, kemarin. Pemerintah, lanjutnya, tengah mengkaji dan berkomunikasi dengan para rektor dan semua para pemangku kepen-
tingan untuk malakukan langkah-langkah penyesuaian dengan dibatalkannya UU BHP ini Menurutnya, kajian yang dilakukan Pemerintah diharapkan dapat menemukan format baru penerapan sistem atau format yang telah sejalan dengan UU Sisdiknas dan kemudian bisa mengatasi masalahmasalah yang muncul. ‘’Sebab dengan dihapuskannya BHP ada sejumlah isu yang apabila tidak kita tata akan mengganggu kelancaran pendidikan kita, seperti bantuan kepada siswa yang orangtuanya tidak mampu,” katanya. Pemerintah, lanjutnya saat ini telah mengidentifikasi sejumlah pasal dan materi terten-
tu yang bisa mengatur kembali apakah dalam bentuk peraturan pemerintah atau peraturan menteri, yang segaris dengan keputusan MK. Juga apakah tidak mengganggu apa yang telah dicapai, untuk dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan yang luas kepada siapapun yang ingin mengikuti pendidikan. ‘’Tentu akan ada penyesuaian tertentu. Dan saya berharap kepada civitas akademika terutama Perguruan Tinggi yang terkena dampak keputusan MK ini untuk tenang dan bersamasama pemerintah untuk merumuskan kembali solusi yang terbaik,’’ katanya. (har)
Megap litan
Suluh Indonesia, Kamis 8 April 2010
4
K ilas Pos Ukur Ulang Sepi Pengunjung MINAT warga untuk memanfaatkan fasilitas Pos Ukur Ulang yang didirikan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Kota Bogor masih minim. Kepala Seksi Massa dan Timbangan Disperindakop Kota Bogor, Suci Wulandari, di Bogor, kemarin mengatakan, di hari pertama pengoperasian Senin (5/4) lalu, alat yang ditempatkan di Pasar Merdeka itu hanya dimanfaatkan 10 warga, hari ke dua 13 orang, sedangkan hari ke tiga operasional pos ukur ulang tidak berjalan tanpa diketahui alasanannya. “Mungkin karena masih kurang sosialisasi, beberapa warga juga tidak tahu dan mengira ini dikenai biaya,” ujarnya. “Selain itu, diduga warga tidak ingin memperpanjang permasalahan dengan melakukan timbangan ulang karena tidak ingin cari ribut dengan pedagang.” (ant)
Lalaikan Anak, DPRD Siapkan Sanksi DEPOK - DPRD Kota Depok, Jawa Barat, menyiapkan peraturan daerah tentang pendidikan yang mengatur tentang sanksi bagi orang tua yang lalai menyekolahkan anaknya. “Mengenai sanksinya memang masih dibahas, apakah berupa hukuman penjara atau tidak,” kata anggota Komisi C yang membidangi pendidikan, Aceng Thoha di Depok, kemarin. Menurut dia, dengan adanya perda tersebut maka pendidikan di Kota Depok diharapkan lebih maju lagi, sehingga sumberdaya manusia warga Depok semakin berkualitas. “Pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas manusia,” ujarnya. Dikatakannya raperda pendidikan tersebut merupakan hak inisiatif DPRD Kota Depok, untuk mendukung kualitas pendidikan di daerah yang berbatasan langsung dengan
DKI Jakarta itu. “Ini merupakan hak inisiatif yang pertama bagi anggota dewan Depok,” katanya. Mengenai anggaran pendidikan, politisi PKS tersebut mengatakan sudah cukup karena telah melebihi dari 20 persen. “Anggaran pendidikan di Depok sudah mencapai 31 persen atau sekitar Rp300 miliar,” jelasnya. Menanggapi adanya raperda pendidikan tersebut Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail menyatakan mendukung raperda tersebut. “Raperda pendidikan diharapkan bisa mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya. Menurut dia, untuk sanksi bagi orang tua yang lalai menyekolahkan anak perlu ditawarkan terlebih dahulu agar orang tua bisa memotivasi anaknya untuk bersekolah. (ant)
Petani Pantura Tangerang Merugi TANGERANG - Para petani di pantai utara (Pantura) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, mengalami kerugian saat musim panen karena tengkulak memborong gabah di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) yang ditetapkan sebesar Rp 2.640 per kilogram (kg) “Pada musim panen banyak tengkulak yang memborong gabah milik petani dengan harga murah sebesar Rp2.300 hingga Rp2.400/kg, itu di bawah HPP,” kata Junaidi (41) seorang petani Desa Karet Sepatan, Tangerang, kemarin. Ia mengatakan bahwa petani sulit untuk menolak ketika tengkulak datang saat panen karena membeli secara langsung di pinggir sawah. Bahkan tengkulak kadang memberikan bonus berupa alat elekronika dan alat permainan untuk anak-anak jika membeli gabah dalam jumlah besar. Pernyataan senada juga disampaikan petani lainnya, Masri (46) warga Desa Mauk Barat, Kecamatan Mauk dan Sutrisno Janri (49) penduduk Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji. Menurut dia, seharusnya pet-
ani sejak 1 Januari 2010 sudah dapat menikmati hasil karena pemerintah menetapkan harga gabah lebih tinggi dari harga lokal apalagi yang dibeli tengkulak. Bahkan pada musim panen, seharusnya Bulog membeli gabah petani sehingga dengan harga wajar dan memutus keberadaan tengkulak. Berdasarkan Instruksi Presiden No. 7 Tahun 2009 bahwa pemerintah menetapkan harga gabah kering panen (GKP) dengan harga Rp 2.640/kg yang sebelumnya Rp 2.400. Demikian pula untuk gabah kering giling (GKG) maka pemerintah menetapkan Rp 3.300/kg yang sebelumnya Rp 3.000/kg. Namun begitu, petani mengharapkan Bulog membeli gabah mereka dengan harga Rp 3.345/kg melebihi penetapan pemerintah. Sementara itu, Bupati Tangerang H Ismet Iskandar saat dihubungi mengatakan bahwa pihaknya merasa kaget atas informasi harga gabah yang masih dibawah pantokan pemerintah. “Seharusnya petani sudah dapat menikmati hasil ketika musim panen tiba bila Bulog membeli beras,” katanya. (ant)
Tangsel Ubah Pusksmas Menjadi RSUD TANGSEL - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memanfatkan bangunan bekas Puskesmas Pamulang sebagai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sementara bernama RSUD As-Sholohin. “Meskipun hanya untuk sementara, RSUD ini diharapkan dapat memberikan optimalisasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Tangerang Selatan sebagai kota pemekaran baru,” kata Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah usai meresmikan pengoperasian RSUD As-Sholihin di Tangerang Selatan, kemarin. Ia mengatakan, Kota Tangerang Selatan yang baru dimekarkan secara resmi dari Kabupaten Tangerang pada 4 Januari 2009 lalu, telah berupaya melakukan optimalisasi pelayanan bagi masyarakat salah satunya peningkatan derajat kesehatan dengan dibangunnya RSUD As-Sholihin tersebut. “Dari 46 unit Rumah Sakit di Banten yang ada saat ini, 16 diantaranya ada di Tangerang Selatan termasuk enam yang sedang dalam proses izin pemban-
gunan,” kata Atut Chosiyah. Dengan demikian, kata Atut, masyarakat Tangerang Selatan yang saat ini berjumlah sekitar satu juta jiwa lebih, bisa terlayani dengan baik terutama peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara optimal dengan adanya RSUD tersebut, ditambah 12 puskesmas induk dan dua puskemas pembantu serta ditunjang dengan 748 posyandu. Penjabat Wali Kota Tangerang Selatan Saleh MT mengatakan, RSUD As-Sholihin yang saat ini bangunannya merupakan bekas Puskesmas Pamulang tersebut, hanyalah lokasi sementara sebelum bangunan RSUD yang utama seluas 2 hektar di wilayah Pamulang selesai pada 2011. Peresmina RSUD tersebut didasarkan karena kebutuhan yang mendesak untuk memberikan pelayanan kesehatan masyarakat Kota Tangerang Selatan. “Pelayanan dasar kesehatan harus diutamakan. Tahun ini kami juga akan membangun 15 Puskesmas termasuk lima diantaranya bantuan dari pihak lain,” kata Saleh. (ant)
Suluh Indonesia/ant
HENTIKAN IMPOR KRL - Seorang pria duduk didekat Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun BOGOR, kemarin. Mulai tahun 2012, Kementerian Perhubungan akan menghentikan import KRL bekas, hal itu sesuai dengan intruksi Kementerian Perindustrian untuk memperkuat produsen kereta nasional.
Warga Miskin Bekasi Gratis Berobat BEKASI - Semua warga miskin di Kota Bekasi mendapat pengobatan gratis melalui Jamkesmas dan yang tidak terdaftar diakomodasi melalui Jamkesda. “Kami menampung berapa pun warga miskin yang tidak termasuk program Jamkesmas. Diperkirakan jumlahnya 40 ribu lebih dan sudah ada dana APBD yang disiapkan,” kata Asisten II Sekretaris Kota Bekasi, Zaki Utomo, di Bekasi, kemarin. Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyiapkan setiap
warga mendapat biaya pengobatan Rp50 ribu dan bagi yang tidak sakit disubsidikan kepada pasien yang memerlukan biaya pengobatan. Layanan kesehatan gratis tersebut termasuk biaya rawat inap dan rawat jalan. Setiap peserta Jamkesda didata melalui perangkat kelurahan dan RT, setelah itu mereka diberi kartu. Untuk peserta Jamkesmas di Kota Bekasi yang didanai pemerintah melalui APBN jumlahnya mencapai lebih dari 140 ribu orang. “Program Jamkes-
da yang didanai APBD itu sudah jalan. Nantinya pihak rumah sakit akan melakukan penagihan biaya ke pemerintah kota atas jasa yang diberikan kepada warga kurang mampu yang mendapatkan pelayanan kesehatan itu,” ujarnya. Ia juga meminta pengelola RS swasta wajib melayani pasien dari keluarga tidak mampu dan membuat pengumuman agar masyarakat yang berobat bisa mengetahuinya. “Sudah ada kesepakatan menyediakan 10 persen tempat tidur bagi
Penjualan Helm SNI Melonjak CIKARANG - Penjualan helm bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengalami peningkatan sejak pemberlakukan UndangUndang (UU) nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas baru. “Penjualan helm SNI ratarata mencapai 10 unit per hari sejak tanggal 1 April 2010. Jumlah itu meningkat sekitar 50 persen dari sebelumnya,” ujar Susatyo, Manajer toko perlengkapan motor AMX, Cikarang, kepada Antara, di Cikarang, kemarin. Menurutnya, sejumlah pembeli helm beralasan takut
terkena tilang dari polisi dengan ancaman denda mencapai Rp 250 ribu bila tidak menggunakan helm bersertifikat SNI saat berkendara. “Meski mengalami kenaikan, namun toko kami belum memiliki niat untuk menaikkan harga jual helm tersebut, kami khawatir pelanggan akan lari ke toko lain,” ujarnya. Andri menambahkan, jenis helm yang paling banyak peminatnya adalah jenis helm tertutup dengan corak tokohtokoh kartun. “Para pembeli kebanyakan memilih jenis helm SNI yang tertutup dan memiliki motif kartun,” ujarnya. Hal senada juga disampaikan
Dimas Aryanta (29), pedagang helm di ruas jalan Inspeksi Kalimalang, Cibitung. Menurutnya, helm tanpa logo SNI mulai ditinggalkan pembeli, meski harganya relatif murah. “Helm yang berlogo SNI rata-rata dimiliki oleh merk NHK, GM, VOG, MAZ, MIX, INK, KYT, MDS, BMC, HIU, JPN, BESTI, CROSX, SMI, SHC, OTOKOGI, CABERG, HBC, dan Cargloss Helmet,” katanya. Harga rata-rata helm tersebut mulai dari Rp 72-400 ribu. “Sementara helm dengan standar internasional ada yang dijual seharga Rp 1.670.000,” ujarnya. (ant)
BMKG: Suhu di Bogor Tinggi BOGOR - Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Klas I Darmaga Bogor mencatat suhu udara di wilayah Bogor dua hari terakhir cukup tinggi yakni 33,5 derajat Celcius. “Selama satu minggu ini suhu udara di wilayah Bogor khususnya Kota Bogor cukup tinggi, di atas normal yakni sebesar 33, 5 derajat Celcius,” kata staf analisa Stasiun Klimatologi Darmaga, Agus Theodory di Bogor, kemarin. Beberapa hari sebelumnya, BMKG Stasiun Klimatologi Darmaga mencatat suhu udara mengalami peningkatan dari suhu normal di wilayah Bogor yaknis 31 derajat Celcius. Ia merinci, pada tanggal 1 April suhu udara Bogor 32, 88 derajat Celcius, tanggal 2 April suhu meningkat menjadi 33,9 derajat Celcius, tanggal 4 April suhu 33,4 derajat Celcius, tanggal 5 April 33 derajat Celcius, tanggal 6 suhu 33,5 derajat Celcius, dan Rabu ini masih hingga pukul 11.00 WIB turun menjadi 31 derajat Celcius.
Kondisi cuaca panas ini, katanya, disebabkan oleh faktor pemanasan yang disebabkan posisi matahari yang berada di sekitar equator, yakni pada posisi 06 derajat Celcius dari garis equator. Ia mengatakan, peningkatan suhu sudah terjadi sejak Maret saat matahari berada tepat di equator, dan memasuki bulan April matahari bergerak dari equator dari arah utara menuju Asia. Menurut dia, dengan posisi matahari yang berada di sekitar garis equator menyebabkan suhu udara menjadi meningkat. Untuk wilayah Bogor sendiri suhu ini dirasa cukup tinggi karena normalnya suhu udara di Bogor yakni 31 derajat Celcius. Selain disebabkan oleh faktor matahari yang sedang berada di aquator, kata dia, pesatnya pembangunan dan jumlah kendaraan menyebabkan polusi dan berkurangnya kawasan hijau. “Salah satu penyebabnya karena pemanasan lokal yang disebabkan berkurangnya lapisan atmosfir bumi,” katanya. (ant)
pasien tidak mampu dan bagi pelanggaran yang dilakukan tentu ada sanksi,” ujarnya. Semula RS swasta diminta membayar kuota 10 persen tersebut kepada pemerintah kota yang nantinya akan menyelenggarakan fasilitas berobat murah, namun mereka keberatan dengan cara tersebut dan memilih menyediakan sendiri tempat tidur bagi warga kurang mampu. . Aparat Pemkot Bekasi menyatakan tidak akan memperpanjang izin RS swasta di daerah itu
yang menolak pasien dari keluarga kurang mampu atau tidak menyediakan 10 persen dari tempat tidur yang ada di RS tersebut. “RS swasta tidak boleh murni untuk kepentingan bisnis. Aspek sosial harus tetap ada dan kalau tidak mau mengikuti ketentuan itu tentu saja kami punya kewenangan termasuk mencabut izinnya,” ujarnya. Ketentuan menyediakan 10 persen tempat tidur tersebut sudah dikuatkan dalam peraturan daerah yang sifatnya mengikat. (ant)
Bayi Tanpa Anus Jalani Operasi DEPOK - Bayi yang lahir tanpa anus, Muhammad Firdaus berhasil dioperasi dengan membuat lobang anus sementara, di Rumah Sakit (RS) Bunda Margonda, Kota Depok. “Alhamdulillah bayi saya sudah dibuatkan lobang anus sementara untuk buang air besar,” kata orang tua bayi Firdaus, Suharto, di Depok, kemarin. Firdaus merupakan putra pertamanya itu lahir ditangani salah seorang bidan dengan berat badan 1,7 kilogram (kg). Sementara usia bayi dalam kandungan ibunya adalah 9,2 bulan. Bayi Firdaus tanpa anus putra dari pasangan Suharto dan Irnayati (26), adalah warga tidak mampu yang beralamat di Jalan Raya Sawangan, Gang Prisma Rt 02/09 Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Kini biaya perawatan bayi miskin itu ditanggung oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dengan memanfaatkan surat keterangan tidak mampu (SKTM). “Kalau tidak ada SKTM mungkin sulit diterima di rumah sakit,” kata Suharto, yang berprofesi sebagai pedagang kue. Bayi yang lahir 2 April 2010 lalu, kini masih dalam perawatan intensif di Rumah
Sakit (RS) Bunda, Kota Depok. Menurut dokter bagian anak yang menangani Firdaus, dr Desyana mengatakan sejak dirujuk dari RS Bhakti Yudha Depok kondisi bayi sangat lemah dan perutnya membesar. Namun, setelah dilakukan tindakan operasi dengan membuat lobang anus sementara, buang air besar sudah lancar. “Kita terus memantau perkembangan bayi tersebut setelah operasi,” katanya. Untuk kelanjutannya nanti, kata dia akan tetap dilakukan tindakan operasi membuat lobang anus secara permanen. Untuk operasi itu diperlukan perawatan terlebih dahulu agar kondisi fisik bayi normal. “Lobang anus sementara itu hanya untuk membantu kelancaran buang air besar saja,” ujarnya. Dikatakan, dari hasil pemeriksaan tim dokter RS Bunda, kondisi fisik bayi Firdaus ternyata sudah terinfeksi sejak dalam kandungan ibunya, hingga memerlukan perawatan intensif guna menjaga kondisi bayi. Menurut dia, pertumbuhan janin terhambat dalam kandungan, sehingga mengakibatkan berat badan bayi Firdaus pada saat dilahirkan tidak normal. (ant)
Pemkot Bogor Menuai Pujian DIPILIHNYA kota Bogor sebagai tuan rumah Konferensi Internasional Negara-negara Muslim untuk Perubahan Iklim, yang akan digelar 9-10 April mendatang, adalah bukti kepercayaan duni internasional atas upaya-upaya serius yang selama ini dilakukan Pemkot Bogor dalam menangani masalah lingkungan. “Mr. Mahmud Akeef, selaku Eksekutif Director Earth Mates Dialog Centre (EMDC) yang berbasis di London yang juga ditunjuk sebagai salah satu delegasi dari negara itu telah bertemu langsung dengan Pak Walikota Bogor untuk menyampaikan apresiasinya atas upaya yang selama ini dilakukan
Pemkot Bogor dalam mengendalikan emisi gas rumah kaca, (karbon dioksida),” kata Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Kota Bogor, Indra M Roesli, di kantor Balaikota Bogor, kemarin. Dalam pertemuan tersebut, diungkapkan Indra, meski Akeef juga mengakui bahwa apa yang telah dilakukan Pe-
merintah Kota Bogor saat ini hasilnya belum cukup menggembirakan, akan tetapi upaya Kota Bogor yang sudah berani memulai hal positif untuk kelangsungan umat manusia patut menjadi contoh bagi kota-kota lain di dunia. “Kota Bogor sendiri, telah melaksanakan pengendalian emisi gas rumah kaca, karena Bogor masuk dalam jejaring lebih dari 600 kota di dunia yang tergabung dalam Organisasi ICLEI (Internasional Councils for Local Environmental Initiative),” ungkapnya. Sementara itu, terkait dengan pertemuan Internasional
yang akan berlangsung di Kota Bogor nanti, Indra selaku ketua panitia local dalam kegitan tersebut juga berharap agar 150 peserta dari 13 negara yang ikut hadir agar dalam pertemuan tersebut ikut berperan aktif dalam mengendalikan emisi karbon dioksida di kotanya masing-masing. “Kota Bogor sendiri sudah memulai gerakan untuk mengendalikan karbon dioksida antara lain pemanfaatan minyak jelantah yang diolah menjadi bio fuel untuk bahan bakar bus Transpakuan. Kota Bogor juga dipercaya menjadi Pilot Projeck penggunaan gas alam
untuk menggantikan bensin melalui bantuan 1000 converter gas untuk kendaraan angkutan kota (angkot) di Bogor,” ujarnya bangga. Disampaikan Indra, bagi LSM Earth Mates Dialog, apa yang telah dilakukan oleh Kota Bogor telah memberikan arti yang sangat penting, apalagi mayoritas penduduk kota Bogor adalah muslim. “Akeef intinya sangat menyampaikan apresiasinya terhadap upaya Kota Bogor. Ini juga salah satu bukti bahwa dunia Islam saat ini juga telah bergerak untuk ikut perduli dalam masalah isu pemanasan global,” pungkasnya. (bas)
pini
Suluh Indonesia, Kamis 8 April 2010
F OKUS Memburu ‘Induk’ Markus ANYAK yang berpendapat, kasus Gayus Tambunan merupakan sebuah entry point, pintu masuk bagi aparat penegak hukum kalau memang benar-benar ingin memberantas praktik-praktik makelar kasus di Indonesia. Masalahnya sekarang, apakah pemerintah serius atau tidak. Yang lebih menukik, apakah nantinya pemerintah hanya akan berhenti pada kasus Gayus atau kemudian akan merembet ke mana-mana? Pertanyaan-pertanyaan ini penting diajukan karena masyarakat kini semakin gemas, gerah dan hampir kehilangan kesabaran terhadap pemerintah yang naga-nagangya selalu bertindak lambat. Kalau pun cepat, timbul kesan tebang pilih dan hanya menyasar kasus-kasus tertentu saja. Kalau sinyalemen ini dibantah, coba mengapa hanya seorang Gayus yang bisa secara cepat diboyong dari Singapura? Mengapa para pengemplang duit negara lainnya bisa dengan leluasa hidup besas di negeri Singa itu? Sebagai entry point. Jumlah yang ditilep Gayus ini ‘’kecil’’, pasti masih banyak kasus lain dan masih banyak Gayus-Gayus lain yang berkeliaran di republik ini. Kalau kemudian Presiden SBY ingin mengungkap lagi kasus BLBI karena disinyalir hasilnya ‘’ikan kakap’’, tentu kita angkat topi, mendukung serta pasti dengan beberapa elemen masyarakat lainnya akan mengawal statemen serta proses implementasi presiden yang nantinya akan diaktualisasikan oleh satga pembenatasan mafia hukum. Sebuah langkah politik yang bagus. Kita tentu berharap bahwa ini tidak akan berkembang di tingkat wacana atau di tingkat Gayus saja. Perilaku para penyelenggara negara di republik ini memang payah. Memang tidak semua, itulah sebabnya mungkin cocok ungkapan rusak susu sebelanga oleh nila setitik. Atau, jangan-jangan lebih tepat, nila sebelanga mengubur susu setitik. Pandangan sinis, spariopri serta skeptis ini semata-mata muncul tidak hanya budaya korupsi di negeri ini sudah mendarah daging tetapi lebih banyak diakibatkan oleh penegakan hukum yang sangat payah. Lagi-lagi contoh Gayus. Sudah nyata-nyata bersalah, kok bisa bebas? Bagaimana permainan oknum penegak hukum yang menangani kasus ini? Gaji besar ternyata tidak berbanding lurus dengan perilaku tidak korupsi. Remunerasi di Departemen Keuangan yang menyedot duit negara triliunan rupiah ini ternyata tidak mengubah perilaku oknum pegawainya yang suka menilep. Biar gaji besar, korupsi jalan terus. Terkepas dari perilaku seorang Gayus, kita di satu sisi berterima kasih kepada Gayus, karena dirinyalah kasus-kasus pembobolan uang negara bisa terungkap. Nama lain lagi tentu Komjen Susno Duaji. Akibat nyanyiannya—terlepas akibat sakit hati atau memang ingin membersihkan institusi Polri dari benalu markus—juga patut diakui sumbangsihnya. Pada tahap sekarang ini, kesiapan pengacara senior Adnan Buyung Nasution dkk untuk membela Gayus agar semua tali-temali markus ini terurai, juga patus didukung. Cara sederhana untuk terus mempercayai Bang Buyung adalah dengan terus-menerus tidak mempercayai serta mempertanyakan komitmen Bang Buyung untuk membongkar tuntas praktik markus di negeri ini. Pintu ke liang markus sudah terkuak lebar. Tinggal kini keberanian para penegak hukum untuk lebih masuk ke sarangnya dan mencari sang induk markus yang kini masih berkeliaran. Masyarakat akan mengawasi. Jika pemerintah setengah-setengah dan tidak serius maka republik ini memang benar-benar dikuasai markus. Tentu sebuah pengandaian yang rasanya tidak terlalu berlebihan. ***
B
Bang D
el
SBY menolak mengomentari pidato Megawati
Hormati ibu ...
5
Pesona Susno dan Matinya Komunikasi SIAPA yang tak kenal Susno Duadji? Semua orang mengenal mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim)ini, yang jadi buah bibir sejak dia melontarkan isu “Cicak dan Buaya”, kemudian akhir-akhir ini saat semua orang dibuat kaget mendengar adanya pejabat di Kepolisian yang konon diduga terlibat sebagai makelar kasus. Lontaran Susno ini amat melegakan di tengah muaknya rakyat pada kelicikan pejabat negara —bahkan kepada Gayus Tambunan— seorang pegawai biasa di Ditjen Pajak, yang mengail di air keruh, yang memanfaatkan celah di mana penyidikan dan pengadilan perkara pajak bisa dimainkan. Di satu sisi rakyat sangat bersyukur dan berterima kasih dengan kehadiran Susno yang berani mengungkap borok di lembaganya sendiri yang ditutup rapat selama ini. Terlepas dari apapun latar belakang di balik semua tindakannya, publik akhirnya mengetahui kebobrokan di lembaga penegak hukum. Bagi Polri ini merupakan pukulan telak, karena fakta ini menunjukkan bahwa selama ini upaya pembinaan internal, termasuk komunikasi internal mereka amat lemah sehingga tak ada satu suara keluar dari tubuh lembaga ini. Ibarat kata, di tubuh kepolisian kita saat ini, komunikasi internalnya sedang mengalami gangguan besar. Kadivhumas Polri merupakan pihak yang sibuk gara-gara Susno, ibarat ‘pemadam kebakaran’ dia bertindak sebagai pemberi versi lain di luar pendapat Susno terkait dengan citra Polri yang kian dicibirkan itu. Sebelum kasus ini, pihak Polri juga direpotkan oleh tindakan Susno yang memberi kesaksian dalam persidangan tanpa ‘seizin’ Mabes Polri. Kepala Divisi Humas (Kadivhumas) Polri, Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan tindakan Komjen Pol Susno menjadi saksi persidangan Antasari Azhar, termasuk kualifikasi pelanggaran kode etik dan profesi. Perseteruan internal ini kian memuncak saat perkara Gayus Tambunan muncul di permukaan, dan Susno mengeluarkan testimoni mengejutkan mengenai adanya sejumlah pejabat Polri yang biasa menjadi markus. Bahkan tingkah Susno tidak berhenti di situ, dia malah menerbitkan buku terkait dengan ‘testimoninya’ tersebut dan diluncurkan ke publik. Susno juga sempat memerahkan kuping Mabes Polri saat mengungkap adaya makelar kasus . Tanpa tedeng aling-aling, Susno Duadji menyebut dua perwira tinggi Mabes Polri yang terkait praktik makelar kasus Rp25 miliar dalam kasus penggelapan pajak. Susno menyatakan, tujuan dibuat dan diluncurkannya buku “Bukan Testimoni Susno” bukan untuk ajang balas dendam terkait
Oleh : Indiwan Seto Wahju Wibowo* pencopotan dirinya dari jabatan Kabareskrim. Buku yang menampilkan 25 bab tersebut merupakan bentuk sebuah tanggapan terhadap sejumlah kasus dan sepak terjang seorang Susno Duadji saat dirinya menjabat sebagai Kapolda Jabar hingga dipecat dari jabatan sebagai Kabareskrim Mabes Polri. Gangguan komunikasi internal? Sebagai sebuah organisasi Polri saat ini sedang dirundung masalah terkait dengan komunikasi internal. Bahkan saat ini citra lembaga penegak hukum ini tengah terpuruk dengan simpang siurnya pendapat yang muncul dan berasal dari internal Polri sendiri. Bila diibaratkan sebuah paduan harmoni dalam sebuah orkestra, saat ini ‘suara merdu’ Polri terganggu saat bas betot dan terompet berjalan sendirisendiri saling menonjolkan ‘suaranya’ hingga mengganggu keseluruhan irama yang muncul. Everet M. Rogers dalam bukunya “Communication in Organization”, mendefinisikan organisasi sebagai suatu sistem yang mapan dari mereka yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, melalui jenjang kepangkatan, dan pembagian tugas. Robert Bonnington dalam buku “Modern Business: A Systems Approach”, mendefinisikan organisasi sebagai sarana di mana manajemen mengoordinasikan sumber bahan dan sumber daya manusia melalui pola struktur formal dari tugastugas dan wewenang. Korelasi antara ilmu komunikasi dengan organisasi terletak pada peninjauannya yang terfokus kepada manusia-manusia yang terlibat dalam mencapai tujuan organisasi itu.Komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penerimaan berbagai pesan organisasi di dalam kelompok formal maupun informal dari suatu organisasi. Komunikasi formal adalah komunikasi yang disetujui oleh organisasi itu sendiri dan sifatnya
berorientasi kepentingan organisasi. Isinya berupa cara kerja di dalam organisasi, produktivitas, dan berbagai pekerjaan yang harus dilakukan dalam organisasi. Misalnya: memo, kebijakan, pernyataan, jumpa pers, dan surat-surat resmi. Adapun komunikasi informal adalah komunikasi yang disetujui secara sosial. Orientasinya bukan pada organisasi, tetapi lebih kepada anggotanya secara individual. Persoalannya menjadi berbeda saat komunikasi informal seorang Susno Duaji ‘bertentangan’ dengan komunikasi formal Polri yang keluar dari lembaga ini sebagai sebuah organisasi. Ada ketegangan di antara keduanya. Tujuan bersama sebuah organisasi sebagaimana Rogers katakan tidak muncul dalam tubuh Polri, karena masing-masing anggota organisasi mengeluarkan pernyataan berbeda-beda bahkan saling bertentangan. Conrad, seorang ahli komunikasi organisasi, mengidentifikasikan tiga komunikasi organisasi sebagai berikut: fungsi perintah; fungsi relasional; fungsi manajemen ambigu.Fungsi perintah berkenaan dengan angota-anggota organisasi mempunyai hak dan kewajiban membicarakan, menerima, menafsirkan dan bertindak atas suatu perintah. Tujuan dari fungsi perintah adalah koordinasi diantara sejumlah anggota yang bergantung dalam organisasi tersebut. Dalam kasus Susno, fungsi perintah ini tak berjalan mulus di tubuh Polri. Rentang kendali kekuasaan, mana yang boleh mana yang tidak boleh dilakukan menjadi rapuh dan tidak jelas sehingga memunculkan orang seperti Susno Duadji yang ‘menyanyi’ lain di luar pakem yang ditetapkan lembaga tersebut. Dari kasus Susno dan Polri, jelas terjadi adanya gangguan terhadap komunikasi organisasi. Komunikasi internal organisasi adalah proses penyampaian pesan antara anggota-anggota organ-
isasi yang terjadi untuk kepentingan organisasi, seperti komunikasi antara pimpinan dengan bawahan, antara sesama bawahan, dsb. Proses komunikasi internal ini bisa berujud komunikasi antarpribadi ataupun komunikasi kelompok. Juga komunikasi bisa merupakan proses komunikasi primer maupun sekunder (menggunakan media nirmassa). Polri tidak bisa dan tidak mampu mengendalikan sepak terjang anggota organisasi (dalam hal ini Susno Duadji) sehingga akhirnya dia mengeluarkan pendapat yang berbeda ke publik. Harus dirangkul Terkait dengan Susno yang terkesan ‘bermain sendiri’ tak sesuai dengan irama permainan di tubuh Polri, ada baiknya Polri mengintropeksi diri mengapa bisa terjadi ‘jeruk makan jeruk’ di dalam internal mereka. Seberapa jauh pola hubungan komunikasi yang baik di antara internal polri akan menentukan bagaimana kadar sikap komunikasi eksternal mereka. Susno perlu dirangkul dan ‘diperhatikan’ karena sebagai tokoh kunci dia memiliki begitu banyak informasi yang bila disampaikan ke publik belum tentu sesuai dengan kebijakan Polri. Sebenarnya kehadiran sosok Susno yang berani menentang arus ini perlu mendapat acungan jempol. Ini menunjukkan kepekaan seorang penegak hukum yang tidak mau melihat kebenaran diinjak-injak, dan kejahatan mengotori tubuh Polri lembaga yang membesarkan dirinya. Meski di sisi lain ada yang melihat soal rasa dendam dan sakit hati Susno karena ‘dicopot’ jabatannya. Beberapa pengamat sosial menyebut fenomena Susno sebagai gejala seorang pejabat yang post-power syndrome dan ingin memulihkan nama baiknya setelah dicopot dari posisi sebagai Kepala Bareskrim. Terlepas dari itu semua, komunikasi internal di Polri harus diperkuat agar citra yang muncul tidak seperti sekarang. Komunikai internal yang baik dan solid ini bisa memunculkan komunikasi eksternal yang baik pula. Artinya, dengan pola komunikasi yang baik di internal Polri maka tak akan muncul sosok Susno Duadji -Susno Duadji yang menebar pesona tetapi bagi kepolisian hanya mengganggu perolehan citra positif mereka di tengah masyarakat. *Penulis adalah kandidat Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia.
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Kemacetan Makin Mencemaskan PERILAKU pengandara sudah pada taraf membahayakan orang lain. Mereka bukan lagi terkategori mengkhawatirkan karena makin menimbulkan kemacetan, tapi bisa membahayakan nyawa orang lain. Terutama motor, yang sering seenaknya saja zig-zag diantara mobil-mobil yang tak memperdulikan orang lain. Beberapa waktu lalu, persis di depan saya di Casabalanca, seorang ibu beserta anaknya baru saja menyebrang. Mereka berencana naik Mikrolet arah Tanah Abang. Kondisi lalu-lintas agak tersendatmeski tetap bisa jalan. Si Ibu memberhentikan Mikrolet, tetapi ketika hendak menaikinya, tiba-tiba motor dengan kecepatan cukup kencang berusaha menyalip dari kiri. Kecelakaan tak terhindarkan. Masih beruntung, anaknya sudah dalam posisi di dalam Mikrolet. Dan si Ibu meski ter-
pental tak terlalu luka parah. Yang disesalkan, pengendara justru melairkan diri tanpa rasa bersalah sedikitpun. Potensikecelakaan seperti ini seringkali terjadi. Pengendara motor seenaknya saja memotong jalur tanpa memperdulikan kondisi sekeliling. Yang tak kalah membahayakan banyak sekali lampu belakang motor yang diganti putih dari seharusnya merah. Tentu ini sangat menyilaukan pengendara dibelakangnya. Apalagi, ketika motor itu dalam posisi ngerem. Seketika pengendara di belakangannya seperti dibutakan. Mohon selain itu, tak sedikit yang sangaja mematikan lampu depan kalau malam. Mohon para pengendara seperti ini bisa ditindak tegas. Kunto Adi Rawamangun, Jaktim
Helm SNI Dapatkah Diterapkan? SETELAH tertunda selama setahun akibat kurangnya sosiasliasi, akhirnya mulai 1 April lalu mulai diwajibkan penggunaan helm berstandar SNI (standar nasional Indonesia) bagi para pengendara kendaraan bermotor di seluruh Indonesia. Sebagai pengguna kendaraan roda dua, tentu saya menyambut baik aturan ini. Mudah-mudahan, aturan ini dapat menurunkan jumlah korban kecelakaan lalu lintas, khususnya yang disebabkan oleh kecelakaan akibat pengendaranya tak menggunakan helm yang layak dari sisi keamanan (safety). Namun bagi yang yang menjadi masalah, bagaimana penerapan aturan itu di lapangan. Berdasarkan pengalaman seringkali aturan yang baik, yang dibuat berdasarkan pertimbangan yang matang, seringkali berubah menjadi macan ompong karena pelaksanaanya yang bermasalah. Contoh sederhana saja, hing-
ga kini masih banyak pengendara kendaraan roda yang yang menggunakan helm tak standar (helm catok atau helm proyek) di jalanan. Bahkan di jalanan masih kerap kita temui para pengendara motor yang tidak mengenakan helm sama sekali. malbiker yang lapangan tanda mendapatkan sanksi atau hukuman yang tegas dari para penegak hukum di jalan (baca polisi lalu lintas). Fenomena ini membuat saya yakin, peraturan hanya akan menjadi peraturan jika semua stake holder (dalam konteks ini semua pihak yang terlibat di jalanan seperti polisi, pengendara dan pihak lain) tak memberikan komitmen dukungan yang tegas dan jelas. Semoga, aturan baru ini tak bernasib sama dengan berbagai aturan sebelumnya. Yoyok Vila Mutiara Cinere, Depok
Perbaiki Layanan Mutu SEBAGAI pengguna jalan tol, saya terus terang keberatan atas kenaikan tol yang diberlakukan pemerintah. Tapi, karena kenaikan ini adalah berdasarkan aturan hukum yang berlaku tentu tak bisa banyak yang bisa dituntut warga soal tarif tol itu. Namun, tentu saja sebagai konsumen yang mengunakan jalan tol, dan membayarkan sejumlah tarif jelas harus mendapatkan pelayanan yang memadai. Misalnya, soal keramahan penjaga pintu tol, atau kedisiplinan petugas dalam memberikan bukti bayar. Sering kali petugas entah alasan apa, tidak memberikan struk bukti bayar kepada konsumen, terutama untuk yang bertarif murah. Meski toh akhirnya dibuang oleh pengendara, bukan berarti karcis tidak diberikan. Itu adalah hak. Soal hak itu digunakan untuk apa itu urusan lain. Kemudian, soal derek grat-
is, mudah-mudahan benar-benar gratis. Setidaknya, kalaupun ada uang yang harus diberikan pada petugas itu, masukanlah sebagai tip dan bukan kewajiban. Selain itu, jalan tol kenapa seringkali lebih macet dari jalan regular. Kalau memang ada penumpukan kendaraan atau akibat kecelakaan, misalnya, mestinya bisa diantisipasi cepat oleh petugas yang sigap. Kualitas jalan, mungkin memang harus diperhatikan betul jangan sampai ada tambalan yang banyak, karena tidak nyaman dan tentu saja dikhawatirkan bisa berbahaya. Dalam posisi rakyat, tentu berharap pada pemerintah dan wakil rakyat agar membuat aturan yang lebih berpihak, sehingga segala hal yang berkaitan dengan rakyat tidak memberatkan. Semoga… Arif Kebun Jeruk
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 8 April 2010
6
Batas Akhir LPI Propinsi 23 April JAKARTA - Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) PSSI memberikan batas akhir (deadline) kompetisi Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat Propinsi pada 23 April mendatang. Tercatat ada enam Propinsi lagi yang belum menyelesaikan kompetisi sebelum masuk kompetisi tingkat wilayah dan nasional. Ketua BLAI PSSI, Subardi mengatakan hal itu dalam jumpa wartawan di Jakarta, kemarin. LPI yang digulirkan sejak Mei 2009 dengan memperebutkan Piala Presiden ini diikuti 3501 tim SLTP, SLTA dan Perguruan Tinggi (PT). Putaran wilayah akan berlangsung 25-30 April mendatang, di tujuh wilayah. Hanya juara wilayah berhak tampil dalam LPI nasional yang melibatkan 8 tim berlangsung 1220 Mei mendatang di Yogyakarta. Sebagai tuan rumah, Yogyakarta mendapat jatah satu tim untuk semua kategori tanpa harus ikut kompetisi Propinsi. Jumlah peserta yang berlaga di tingkat provinsi ini adalah 468 tim, yang terdiri dari 233 tim SLTA, 188 tim SLTP dan 47 tim Perguruan Tinggi. “Dengan memasuki tingkat provinsi ini, maka kompetisi LPI pada tahun pertama ini bisa dikatakan sudah 70 persen rampung,” jelas Subardi yang juga anggota Exco PSSI. Liga Pendidikan Indonesia Piala Presiden menyelenggar-
akan pertandingan melalui beberapa tahapan, yakni tingkat kabupaten/kota, provinsi, wilayah, dan nasional. Subardi menambahkan, pertandingan tingkat wilayah dan nasional ini disebut Liga Pendidikan Indonesia Piala Presiden Putaran Coca-Cola. Jadwal kompetisi tingkat wilayah direncakan berlangsung mulai 25-30 April di tujuh kota, yakni Medan (Wilayah 1), Palembang (Wilayah 2), Jakarta (Wilayah 3), Malang (Wilayah 4), Balikpapan (Wilayah 5), Makassar (Wilayah 6), dan Manokwari (Wilayah 7). Wilayah 1 terdiri dari Sumut, Sumbar, NAD, Riau. Wilayah 2 meliputi Sumsel, Babel, Kepri, Jambi, Bengklu, Lampung. Wilayah 3 diisi oleh DKI, Banten, Jabar, Kalteng, Kalbar. Wilayah 4 terdiri dari Jateng, Jatim, NTT, NTB, Bali. Wilayah 5 akan bertanding wakil dari Kaltim, Gorontalo, Sulteng, Kalsel. Wilayah 6 Sulsel, Sulbar, Sultra, Sulut. Dan, wilayah 7 berisi wakil Papua, Papua Barat, Maluku, Malut. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubowono X bakal mendapat kehortamatan untuk membuka putaran final nasional tersebut. Sedangkan penutupan akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sementara itu, untuk menyemarakkan kompetisi di tingkat provinsi, wilayah dan nasional, Panitia Nasional menggandeng PT Coca Cola Indonesia. (oli)
Arema “Intip” Kekuatan Persiwa MALANG - Sebelum melakoni lawatannya ke Papua, Arema Malang punya kesempatan “mengintip” kekuatan Persiwa Wamena di Stadion Gajayana yang bakal bertanding menjamu South China AA di ajang Piala Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), kemarin. Asisten pelatih Arema Indonesia Lestiadi, Rabu, mengakui, sebenarnya tidak hanya Persiwa Wamena saja yang “diintip” kekuatannya ketika bertanding di Stadion Gajayana, tapi juga tim-tim lain calon lawan “Singo Edan”. “Kebetulan dalam ajang AFC ini Persiwa bermarkas di Stadion Gajayana sehingga kami bisa dengan leluasa mempelajari permainan yang diperagakan tim berjuluk ‘Badai Pegunungan’ itu sebelum kami di jamu tim tersebut di kandangnya,” tegas Lestiadi. Menurut dia, dari hasil “pengintaian” tersebut tentu pelatih akan memiliki banyak pertimbangan dalam menentukan strategi, taktik, dan teknik yang bakal diperagakan ketika berhadapan dengan tim tersebut. Apalagi, lanjutnya, target tiga poin untuk mendekatkan diri Arema Indonesia sebagai jawara musim ini harus terealisasi. “Kami juga ingin menaklukkan Persiwa di kandangnya,
sebab selama Liga Super Indonesia (LSI) bergulir tim itu tak terkalahkan ketika bertanding di kandangnya,” katanya menambahkan. Ia mengakui, Persiwa bukan tim yang mudah dikalahkan di kandangnya, sehingga Arema Indonesia harus ekstra waspada dan pasang strategi jitu untuk “menjinakkan” tim berjuluk “Badai Pegunungan” itu. Sementara itu pelatih Persiwa Wamena Zaenal Abidin mengatakan, saat menjamu “Singo Edan” di Stadion Pendidikan Wamena 11 April, kemungkinan besar pertandingan digelar malam hari, namun semua itu tergantung keputusan panpel Persiwa. “Kalau bisa main malam hari masa ‘recovery’ pemain masih cukup setelah melakoni pertandingan di ajang AFC yang menjamu AA South China di Malang. Kelelahan itu sudah pasti, tapi kalau bisa main malam kan masih ada beberapa jam untuk istirahat,” tegasnya. Persiwa akan menghadapi AA South China di ajang AFC di Stadion Gajayana, kemarin,. Usai pertandingan, tim tersebut dijadwalkan langsung bertolak ke Wamena melalui Surabaya dan Minggu 11 A pril meladeni Arema Indonesia di Stadion Pendidikan. (ant)
SFC Berambisi Ukir Sejarah PALEMBANG - Tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan, Sriwijaya FC (SFC), berambisi untuk mengukir sejarah di Piala Indonesia (Copa Indonesia) dengan membidik target menjadi juara untuk ketiga kalinya. Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen SFC, Hendri Zainuddin, saat dihubungi dari Palembang, kemarin, mengatakan bahwa sejak awal musim kompetisi 2009-2010, Copa Indonesia itu menjadi target SFC, selain gelar di Liga Super Indonesia. “Copa Indonesia adalah gelar yang benar-benar kami inginkan musim ini. Jika berhasil mendapatkannya kembali, artinya Sriwijaya FC bisa tiga tahun berturut-turut menjadi juara Copa dan tentunya menjadi catatan khusus persepakbolaan nasional,” kata Hendri. Sriwijaya FC menjadi juara Copa Indonesia dua tahun terakhir, 2008 dan 2009. Namun untuk meraihnya, kata dia, manajemen SFC me-
nyadari benar bahwa tak akan mudah. Ketatnya persaingan di papan atas, membuat beberapa klub mengalihkan bidikan ke ajang Copa itu. Ia lantas mencontohkan Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta (Persija), Persatuan Sepak Bola Indonesia Jayapura (Persipura), Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung (Persib), dan Arema Indonesia adalah tim-tim yang akan berjuang keras meraih gelar Copa tahun ini. “Meskipun sangat memahami ini, tapi kami tidak gentar karena telah menyiapkan diri sejak awal musim,” ujar Manajer SFC ini pula. Menurut dia, satu tim yang sangat diwaspadai adalah Arema Indonesia Malang. Tim ini memiliki prestasi serupa di ajang Copa. Kesebelasan “Singo Edan” itu berhasil menorehkan tinta emas sebagai kampiun Copa pada tahun 2005 dan 2006 sehingga akan siap mengusung harapan serupa dengan “Laskar Wong Kito”. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PELITA KALAH - Pesepakbola Pelita Jaya, Egi Melgiansyah (kanan) berusaha menghadang laju pesepakbola Persik Kediri, Yongki Aribowo dalam laga Liga Super di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, kemarin. Pelita Jaya kalah 1-2.
Persik Menjauh dari Zona Degradasi KEDIRI - Persik Kediri terus menjauh dari zona degradasi, setelah sukses membukukan kemenangan ketiganya secara beruntun di kandang sendiri dengan mengalahkan Pelita Jaya 2-1 di Stadion Brawijaya Kediri, kemarin. Tim berjuluk “Macan Putih” itu kini naik tiga tingkat ke peringkat 11 klasemen sementara Liga Super Indonesia dengan mengemas 34 angka dari 28 laga. Dua pekan sebelumnya, posisi Persik masih tertahan di zona degradasi setelah mengalami serangkaian hasil buruk. Namun,
tiga kemenangan beruntun atas Persija Jakarta, PSPS Pekanbaru dan Pelita Jaya mampu mendongkrak posisi mereka. Penyerang Timnas U-23 Yongki Aribowo dan pemain asal China Han Jiho menjadi pahlawan kemenangan tuan rumah, lewat gol-golnya di menit ke-16 dan 29. Sedangkan gol balasan Pelita Jaya dicetak Ridwan Barkoui di menit ke-34. “Anak-anak bermain cukup bagus, kendati problem lama soal konsentrasi permainan masih muncul. Kami cukup puas dengan hasil ini,” kata
pelatih Persik Agus Yuwono usai pertandingan. Menurut dia, anak asuhnya seharusnya bisa menang dengan lebih banyak gol, seandainya tampil lebih fokus dalam menyelesaikan sejumlah peluang. Persik yang sedang dalam kepercayaan diri cukup tinggi, tampil menekan sejak babak pertama dengan menciptakan sejumlah peluang. Umpan lambung Han Jiho ke jantung pertahanan Pelita Jaya, mampu dimaksimalkan Yongki Aribowo untuk menjebol gawang I Made K. Wardana.
Han Jiho yang bergabung dengan Persik di awal putaran kedua, memantapkan posisi tuan rumah setelah menyelesaikan umpan rekannya Zhang Shuo. Pelita Jaya yang sedang berjuang lepas dari zona degradasi, berbalik menekan untuk mengejar ketinggalan. Ridwan Barkoui mengecilkan ketinggalan pada lima menit setelah gol kedua Persik. Pertandingan babak kedua berjalan sedikit lamban, kendati kedua tim bergantian melancarkan tekanan. Namun hing-
ga laga usai, tidak ada lagi gol yang tercipta. Pelatih Pelita Jaya Djajang Nurjaman mengaku kecewa dengan kekalahan timnya dan menilai wasit kurang tegas dalam memimpin pertandingan. “Wasit terlalu memihak tuan rumah, karena beberapa kali pemain Persik ‘hand ball’ juga dibiarkan,” katanya. Kekalahan ini membuat posisi Pelita Jaya masih tertahan di peringkat ke-17 atau zona degradasi dengan 27 angka dari 29 laga yang sudah dimainkan. (ant)
Presiden Minta Hasil Kongres Sepakbola Ditanggapi JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan rekomendasi dari Kongres Sepak Bola Nasional (KSN) yang dilaksanakan di Malang, Jawa Timur akhir Maret lalu harus ditanggapi dan menjadi gerakan nasional untuk meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia. “Saya telah menerima tujuh rekomendasi dari kongres yang menurut saya harus direspon, karena ini merupakan kehendak dari rakyat Indonesia dan akan menjadi gerakan nasional bagaimana ke depan nanti kita bisa meningkatkan sepak bola kita baik di forum domestik maupun internasional,” kata Presiden dalam jumpa pers di Bandara Halim Perdana Kesuma Jakarta, kemarin, sebelum bertolak menuju Hanoi, Vietnam. Dari rekomendasi yang dihasilkan KSN itu, Presiden menginstruksikan agar jajaran pemerintah daerah, seperti gubernur, bupati, dan walikota
untuk melakukan langkah-langkah serius guna meningkatkan prestasi olahraga nasional. “Untuk KONI dan PSSI saya harap bisa menerima rekomendasi itu dengan baik dan kemudian juga melakukan langkahlangkah pembaharuan dengan semestinya,” katanya. Tujuh rekomendasi Kongres Sepak Bola Indonesia (KSN) 30-31 Maret atau disebut dengan “Rekomendasi Malang” adalah PSSI perlu segera melakukan reformasi dan restrukturisasi atas dasar usul, saran, dan kritik serta harapan masyarakat dan mengambil langkah-langkah konkret sesuai aturan yang berlaku untuk mencapai prestasi yang diharapkan masyarakat. Kedua, perlu adanya pembangunan dan peningkatan infrastruktur olah raga khususnya sepak bola, ketiga PSSI perlu meningkatkan komunikasi, koordinasi dan sinkronisasi dengan stakeholder terutama
KONI dan pemerintah. Keempat, dilakukan pembinaan sejak usia dini melalui penanganan secara khusus melalui pendekatan Iptek, dengan melibatkan tim yang terdiri dari dokter, psikolog, pemandu bakat dan pakar olah raga serta perlu segera disusun kurikulum standar nasional untuk penyelenggaraan Sekolah Sepak Bola, PPLP, dan PPLM Sepak Bola. Kelima, metode pembinaan atlet pelajar/muda supaya juga memperhatikan pendidikan formalnya, keenam Pemerintah menyediakan anggaran dari APBN dan APBD untuk mendukung dan menunjang target dan pencapaian sasaran untuk menuju prestasi (karena dana APBD masih diperlukan untuk stimultan), dan tujuh perlu segera disusun dan dilaksanakan program pembinaan prestasi yang fokus kepada pembentukan tim nasional untuk menjadi juara dalam SEA Games 2011. (ant)
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Olahragawan Berprestasi Layak Indonesia Bungkam Jadi Pahlawan Nasional Malaysia 6-0 JAKARTA - Gelar pahlawan nasional bukan hanya milik warga negara Indonesia yang berjuang di medan perang dengan memanggul senjata, tapi juga olahragawan yang berprestasi di tingkat dunia. Olahragawan berprestasi dunia layak dianugerahi gelar pahlawan nasional. Demikian dikatakan legendaris olahraga bermotor (otomotif) Indonesia, Tinton Soeprapto di sela-sela syukuran atas pengangkatannya sebagai Ketua Yayasan Pembela Tanah Air (Yapeta) di Hotel Crown Jakarta, kemarin. Menurut Tinton, olahragawan berprestasi dunia itu juga telah mengangkat harkat dan
martabat bangsa Indonesia di forum internasional. “Kalau sekarang ini kan atlet berprestasi dunia cukup dengan pemberian bonus. Padahal bonus itu tidak langgeng karena yang namanya uang cepat habis,”kata putra salah satu pejuang Peta, Letjen TNI (Purn) Soeprapto ini. Tinton lebih lanjut mengatakan sebaiknya para atlet yang berprestasi dunia itu mendapat tunjangan seumur hidup dari negara. Jika para Jenderal ketika meninggal dunia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata maka atlet berprestasi dunia pun juga mendapatkan fasilitas yang sama. Sampai saat ini baru sembi-
lan atlet Indonesia (bulutangkis) mendapatkan Bintang Mahaputra dari pemerintah dengan memiliki hak istimewa yakni dimakamkan di TMP Kalibata jika kelak mereka meninggal dunia. Kesembilan atlet bulutangkis itu adalah Rudy Hartono (juara 8 kali All England), Susi Susanti, Alan Budikusuma (emas Olimpiade Barcelona 1992), Ricky Subagja/Rexy Mainaky (emas Olimpiade Atlanta 1996), Toni Gunawan/ Chandra Widjaya (emas Olimpiade Sydney 2000), Taufik Hidayat (emas Olimpiade Athena 2004) dan Markis Kido/Hendra Setiawan (emas Olimpiade Beijing 2008). (oli)
JAKARTA - Indonesia membuka peluang ke babak final setelah membungkam Malaysia 6-0 di hari ketiga Futsal AFF di Stadion Phu Tho, Ho Chi Minh City, Vietnam, kemarin. Hasil lainnya, Filipina mengalahkan Myanmar 5-2. Sehari sebelumnya, Indonesia mengalahkan Myanmar 7-4. Pemain Indonesia yang ditangani pelatih Robby Hartono mampu bermain disiplin dan bertahan secara baik. Selanjutnya, Indonesia akan bertemu Vietnam pada Kamis dan menghadapi Filipina pada Jumat. Dalam laga ini, Indonesia mengawali gol lewat Vernhad Hutabarat di menit ke-3. Selanjutnya Indra Kurnia menambah gol di menit ke-12. Hingga usai babak pertama, Indonesia unggul 2-0. Babak kedua, Indonesia memperbesar kemenangan dengan empat gol yang dicetak Haerul (menit 27), Indra Kurnia (menit 28), Sayan Karmadi (menit 28) dan Jaelani Ladjanibi (menit 36). Dengan hasil ini, Indonesia mengoleksi enam poin, sama dengan tuan rumah Vietnam, disusul Malaysia (3), Filipina (3), Myanmar (0). (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 8 April 2010
7
Messi Dihujani Pujian BARCELONA - Aksi seorang diri Lionel Messi yang mengobrak-abrik pertahanan Arsenal dan memborong empat gol saat Barcelona mengalahkan Arsenal 4-1 di perempat-final Liga Champions, mendapat pujian dari rekan-rekan maupun lawannya. Kemenangan besar tersebut mengantar Barcelona unggul dengan skor keseluruhan 6-3 dan dengan mudah melenggang ke semifinal untuk menghadapi Inter. Tidak ada penonton yang tidak memuji penampilan gemilang pemain bintang asal Argentina tersebut saat ia dengan gesit dan tidak tertahankan berhasil mencetak empat gol seorang diri ke gawang Arsenal, klub papan atas Inggris. Pelatih Arsenal Arsene Wenger yang selama ini dikenal pelit pujian, akhirnya pun tidak ragu-ragu untuk menyampaikan pujian kepada pemain berusia 22 tahun itu. “Ia (Messi) adalah pemain terbaik di dunia, setidaknya saat ini,” kata Wenger yang timnya juga ditaklukkan Barcelona di final Liga Champions 2006. “Ia tidak hanya bermain dengan sangat baik, tapi juga tidak bisa dihentikan. Ia bisa mengubah arah permainan kapan saja, membuat pemain bertahan seperti mengejar angin bila berhadapan dengannya,” kata Wenger. Joan Laporta, Presiden klub Barcelona, merasa cukup hanya dengan melemparkan pujian singkat kepada pemainnya itu. “Hanya ada satu pemain yang benar-benar jenius dalam
pertandingan itu, yaitu Messi,” kata Laporta. Messi yang merupakan pemain terbaik dunia tahun ini, adalah pemain pertama yang mampu mencetak empat gol di pertandingan Liga Champions setelah Andrei Shevchenko saat AC Milan berhadapan dengan Fenerbahce pada November 2005. “Ia menuntaskan peluangnya dengan cara seperti magis,” kata Laporta menambahkan. Pelatih Barcelona Pep Guardiola yang juga mantan pemain Barcelona, menyampaikan pujian dengan mengatakan bahwa Messi seolah-seolah seorang pemain yang berasal dari dunia yang lain. “Ia benar-benar pemain yang istimewa, ia berada di dunia yang berbeda dengan pemain lainnya,” kata Guardiola, pelatih berusia 39 tahun yang pernah mengantar Barcelona ke tangga juara Liga Champions sebagai pemain pada 1992. Manuel Almunia, kiper Arsenal yang menjadi korban langsung keperkasaan Messi, juga menyampaikan kekagumannya kepada pemain yang akan menjadi andalan Argentina di Piala Dunia 2010 itu. “Ia adalah pemain yang brilian dan bermain fantastis pada pertandingan ini,” kata kiper asal Spanyol itu. “Sebagai kiper, saya sudah berusaha untuk mengantisipasi apa yang akan terjadi, tapi ia bisa melakukan apa saja yang dia inginkan dan kapan akan melakukannya,” kata Almunia. “Ia memang tidak mencetak gol pada pertandingan perta-
ma, tapi malam ini ceritanya berbeda. Ia adalah pemain terbaik yang pernah saya hadapi. Saya memang mengalami pengalami buruk, tapi saya harus akui bahwa ia memang pantas menjadi pemain terbaik di dunia,” katanya menambahkan. Menurut Nicklas Bendtner, penyerang tim nasional Denmark yang mencetak satu-satunya gol untuk Arsenal, juga tidak bisa menyembunyikan kekagumannya kepada Messi. “Ia benar-benar pemain yang fenomenal,” kata Bendtner yang satu golnya kemudian seperti tidak berarti bagi Arsenal. Selain kiper Almunia, pemain belakang Arsenal Mikael Silvestre juga merasakan bagaimana susahnya menghentikan aksi Messi. “Messi memang fenomenal dan sangat pintar dalam membaca permainan serta gerakannya yang sulit dihadang,” kata pemain asal Perancis itu. “Gol terakhirnya merupakan puncak dari penampilannya dalam pertandingan itu,” katanya. Usai pertandingan, fokus Messi ternyata dengan cepat sudah berpindah ke pertandingan yang lain. “Saya sangat gembira dengan kemenangan ini. Tapi kami harus melanjutkan perjuangan. Kami akan menghadapi pertandingan penting melawan menghadapi Real Madrid, Sabtu,” kata Messi yang secara total sudah menyumbang 119 gol untuk Barcelona. “Kami harus menang meski itu hanya dengan satu gol,” katanya. (ant)
Sneijder Antar Inter ke Semi Final MOSKOW - Jose Mourinho menjadi pelatih pertama yang meloloskan tiga klub berbeda ke babak semifinal Liga Champions. Kemarin ia membawa Inter Milan ke empat besar dengan mengalahkan CSKA Moscow 1-0 (agregat 2-0) di Stadion Luzhniki. Gol cepat dari pengatur serangan asal Belanda, Wesley Sneijder sekaligus memastikan Nerazzurri meraih semifinal pertamanya dalam tujuh tahun. Selama ini klub Seri A Liga Italia itu lebih sering kandas di babak 16 besar. Mourinho bahkan mulai berani membicarkan peluang lolos ke final dan meraih gelar. “Kami tim yang memiliki kepercayaan diri dan kemampuan. Apapun bisa terjadi di semifinal atau final. Bila kami tidak menang tahun ini, Inter akan menang dalam beberapa tahun mendatang,” kata pelatih Portugal itu. Mourinho yang sebelumnya mengantarkan FC Porto dan Chelsea ke semifinal, tidak akan sendirian memegang rekor sebagai pelatih pertama. Pelatih Bayern Munich, Louis van Gaal dapat mengikuti jejaknya bila berhasil menyingkirkan Manchester United dini hari tadi. Sneijder menciptakan gol di menit ke-6 dengan tendangan bebas yang diarahkan ke bagian bawah. Bola seharusnya membentur tembok pertahanan
CSKA andai pemain Jepang, Keisuke Honda tidak melompat. Kiper Igor Akinfeev berusaha membentangkan kakinya untuk mencegah terjadinya gol, tetapi usahanya sia-sia. CSKA yang kehilangan pemain kreatif, Milos Krasic jarang mengancam di sepanjang pertandingan. Hal ini membuat Inter tampil lebih leluasa. Tugas mereka makin dimudahkan setelah salah satu pemain tuan rumah, Chidi Odiah dikeluarkan di awal babak kedua. Pelatih CSKA, Leonid Slutsky mengakui gol cepat Sneijder sangat merugikan timnya. “Kami mema-
suki pertandingan untuk mengincar kemenangan, namun gol cepat itu, ditambah cederanya Vasily Berezutsky membuat tugas kami lebih berat. Dikeluarkannya Chidi Odiah sepenuhnya mengakhiri harapan kami,”papar Slutsky. Walaupun gagal menjadi tim Rusia pertama yang mencapai semifinal Liga Champions, pemain-pemain CSKA dapat meninggalkan kompetisi ini dengan kepala tegak. Slutsky tetap puas dengan usaha yang mereka tunjukkan dalam dua laga melawan Inter. (adn/afp)
Messi Luar Biasa BARCELONA - Kini hanya ada satu dewa. Tulis harian El Mundo mengutip pernyatan bek Barcelona Rafael Marquez, kemarin. Pujian itu ditujukan untuk Lionel Messi atas penampilannya pada laga kedua babak perempatfinal Liga Champions dengan Arsenal di Nou Camp. Ia tampil luar biasa dengan mencetak empat gol yang mengantarkan Barca menang 4-1 (agregat 6-3) dan lolos ke semifinal. Menyusul sukses Arsenal menahan imbang Barca 2-2 secara dramatis di pertemuan pertama, kejutan diharapkan kembali muncul di pertandingan ini. Apalagi skuad kedua tim kehilangan beberapa pemain kuncinya karena cedera dan skorsing. Pelatih Arsene Wenger dan Josep Guardiola lebih banyak mengandalkan pemain lapis kedua. Prediksi itu sedikit terpenu-
hi di menit ke-18 ketika Nicklas Bendtner membuka gol untuk Arsenal. Penggawa timnas Denmark itu menuntaskan umpan Theo Walcott dan menundukkan kiper Victor Valdes dari jarak dekat. Keriuhan 98.000 penonton yang hadir di Nou Camp seketika terhenti. Hanya dua menit berselang, Messi menyamakan skor untuk Barca. Lemahnya pertahanan Arsenal memberinya kesempatan menyarangkan tembakan yang tak dapat dijangkau kiper Manuel Almunia. Messi mendapat ruang gerak yang bebas dan membawa Barca berbalik memimpin menit ke-36 dengan menyelesaikan umpan Pedro Rodriguez. Dominasi permainan Barca membuat Messi benar-benar sulit dihentikan. Satu gol lagi dicetaknya tiga menit menjelang turun minum. Gol pamu-
ngkasnya dihasilkan pada menit ke-87 babak kedua dengan cara yang mengagumkan. Setelah menerobos bek-bek Arsenal, bocah ajaib Argentina ini menaklukkan Almunia dari posisi yang sulit. “Selamat untuk Barcelona, mereka layak memenangkan kedua laga. Mereka tim yang kuat dan Messi membuat perbedaan karena ia mampu memenangkan pertandingan pada situasi apa pun. Ia seperti pemain dalam Playstation, ia dapat memanfaatkan setiap kesempatan,” papar Wenger menanggapi kekalahan pasukannya. Pelatih Prancis itu gagal membalas kekalahan 1-2 dari Barca di final Liga Champions 2006. “Saya tidak tahu apakah Barcelona akan memenangkan Liga Champions, tetapi mereka memiliki peluang karena pemain-pemain utama mereka
akan kembali. Mereka tim terbaik saat ini,” jelas Wenger. Messi seperti biasa, tetap rendah hati menerima segudang pujian yang ditujukan kepadanya. “Saya senang dengan kemenangan ini,” ungkap penyerang yang total telah mencetak 119 gol untuk Barca ini. “Namun kami harus terus bekerja. Kami menghadapi pertandingan yang sangat penting Sabtu nanti melawan Real Madrid. Kami wajib menang disana meskipun hanya dengan satu gol,” tegasnya. Di semifinal, Barcelona bakal menghadapi Inter Milan yang lolos setelah menyingkirkan CSKA Moscow. Mereka sudah bertemu pada penyisihan grup musim ini. Dari dua pertemuan, Barca unggul dengan kemenangan 2-0 sementara satu laga lainnya berakhir imbang 0-0. (adn/afp)
Vieira Tunggu Panggilan Domenech Wesley Sneijder
Valencia Incar Hadiah Hiburan PARIS - Valencia menjalani musim yang mengecewakan di La Liga Spanyol walaupun berada di tempat ketiga klasemen sementara. Mereka gagal mewujudkan harapan menandingi dua klub raksasa, Barcelona dan Real Madrid dalam perebutan gelar juara. Klub juara La Liga enam kali itu terpaut 21 poin di belakang Madrid dan Barcelona. Fakta itu membuat mereka terdorong untuk mengejar hadiah hiburan di Liga Eropa. Tekad tersebut dimulai dengan menyingkirkan rival sesama Spanyol, Atletico Madrid pada laga kedua babak perempatfinal, dini hari nanti. Kedua tim terlibat dalam pertandingan mendebarkan pada pertemuan pertama yang berakhir 2-2 pekan lalu. Beban Valencia untuk mencapai semifinal kini lebih berat karena Atletico mengantongi dua gol tandang. Striker David Villa yang menambah jumlah golnya menjadi 20 di La Liga musim ini saat menang 3-0 atas Osasuna, berharap Valencia dapat mengu-
Suluh Indonesia/ap
LOMPAT - Bintang Barcelona, Lionel Messi melompat diatas pemain Arsenal, Mikael Silvestre, setelah mencetak gol ke gawang Arsenal dalam pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, kemarin.
lang penampilan seperti di laga kedua babak 16 besar kontra Werder Bremen. Ketika itu El Che memaksakan skor 4-4 di Jerman lewat tiga gol yang diciptakannya. “Di Jerman kami melalui rute yang sulit dan kami sanggup mengulanginya di Madrid,” ujar Villa kepada UEFA.com, kemarin. “Laga pertama membuat frustasi karena kami tidak dapat menyelesaikan peluang yang kami ciptakan.” “Kami percaya pada kemampuan kami. Kami yakin bila kami dapat mencetak satu gol dan bisa mempertahankannya, kami akan mencapai semifinal,” tegas penyerang Spanyol itu. Sementara Villa menjadi senjata andalan Valencia, striker veteran Uruguay, Diego Forlan akan menjadi tukang gedor utama di kubu Atletico. Ia telah mengumpulkan 16 gol di La Liga musim ini. Andai Valencia lolos dan Liverpool juga mampu membalikkan kekalahan 1-2 dari Benfica, itu akan menjadi semi-
final yang menarik dibanding duel dengan tim lain. Pelatih Liverpool saat ini, Rafael Benitez pernah membawa Valencia menjuarai Piala UEFA pada 2004, yang merupakan versi lama dari Liga Eropa. Fulham dapat menjadi tim Inggris kedua yang menembus empat besar bila bisa mempertahankan keunggulan 2-1 atas juara Liga Jerman, VfL Wolfsburg. Kekalahan akan menyadi kekecewaan besar setelah kemenangan heroik mereka atas Juventus di babak sebelumnya. Pelatih Fulham, Roy Hodgson akan berangkat ke Jerman dengan lebih percaya diri karena Bobby Zamora cukup bugar setelah bebas dari cedera tendon achilles. Zamora mencetak salah satu gol The Cottagers di pertemuan pertama. Pemenang dari partai itu akan menghadapi tim Jerman lain, Hamburg atau wakil Belgia, Standard Liege. Hamburg sementara memimpin 2-1 berkat kemenangan di pertemuan pertama. (adn/afp)
PARIS - Mantan kapten timnas Prancis, Patrick Vieira sangat ingin tampil di Piala Dunia 2010. Ia bahkan berandai-andai akan memilih dirinya sendiri bila berada dalam posisi pelatih Raymond Domenech saat ini. “Ya, tentu saja saya akan memilih Patrick Vieira tanpa masalah sedikit pun. Mempertimbangkan pengalamannya, determinasinya dan apa yang bisa diberikannya kepada timnas Prancis, saya akan memilihnya,” kata pemain 33 tahun itu kepada televisi Prancis, Canal Plus, kemarin. Vieira yang mengoleksi 107 penampilan internasional, pindah ke Manchester City dari Inter Milan untuk bisa merebut kembali posisinya di timnas Prancis. Ini dilakukannya sebagai persiapan menuju Piala
Dunia di Afrika Selatan pada musim panas. “Pelatih mengenal saya dengan sangat baik, ia tahu kemampuan saya, ia tahu akan ada persiapan besar sebelum Piala Dunia dan bila saya terus bekerja, kenapa tidak?” papar pemain tengah itu. Pada 2006, kondisi Vieira tidak lebih baik dari saat ini, tapi berkat persiapan matang, ia bisa menikmati Piala Dunia dengan bagus. “Masih ada beberapa bulan lagi dan pada periode ini apa pun bisa terjadi. Saya akan yakin sampai akhir, sampai 11 Mei,” terang Vieira merujuk jadwal Domenech bakal mengumumkan skuadnya. “Tidak ada alasan bagi Domenech untuk tidak merubah cara berpikirnya. Yang pasti
adalah saya akan melakukan segala cara yang bisa saya lakukan. Bila saya tidak bisa pergi, itu akan jadi kekecewaan besar,” tandas kampiun Piala Dunia 1998 itu. Mantan pematin Arsenal itu, membantah tertarik pindah ke AS. Ada peluang besar dirinya akan tinggal bersama City untuk satu tahun lagi. Sabtu lalu ia mencetak gol pertamanya untuk klub Inggris itu ke gawang Burnley. (adn/afp)
Patrick Vieira
Kiper Afsel Baron Akan Absen di Piala Dunia JOHANNESBURG - Kiper Afrika Selatan Emile Baron akan absen pada putaran final Piala Dunia setelah dikatakan bahwa cedera bahunya memerlukan operasi. Kiper berusia 30 itu yang sedang dalam langkah menjadi
kiper nomor satu Afrika Selatan mengalami cedera selama latihan bersama tim di Brazil bulan lalu. Diharapkan dia bisa sembuh pada saat berlangsungnya Piala Dunia pada 11 Juni sampai 11 Juli, namun dokter menya-
rankan dia agar menjalani operasi pada pekan lalu dan sekarang klubnya mengatakan kiper itu tidak akan bisa turun bermain hingga Juli, kata pejabat SuperSport United. Baron yang sebelumnya bermain di klub Norwegia
Lillestrom, telah enam kali memperkuat Afrika Selatan dan kembali ke timnas setelah enam tahun kosong. Dia juga membantu klub SuperSport memenangi kejuaraan Afrika Selatan selama tiga tahun berturut-turut. (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Kamis 8 April 2010
8
Akibat Gempa
12 Pembangkit Listrik Berhenti
Suluh Indonesia/ant
SINABANG DARI UDARA - Foto udara yang memperlihatkan suasana kota Sinabang, Kabupaten Simeulue, NAD, usai diguncang gempa hari Rabu (7/4). Gempa yang mengguncang kota tersebut Rabu subuh dengan kekuatan 7,2 SR, mengakibatkan 13 warga luka ringan, empat orang luka berat.
Provinsi Kirim Tim Pantau
Krisis Pangan di Sumba KUPANG - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengirim tim pemantau ke Pulau Sumba untuk mengidentifikasi laporan pemerintah Kabupaten Sumba Timur tentang terjadinya krisis pangan akibat gagal tanam dan gagal panen di daerah itu. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT Blasius Jamun di Kupang, Kamis mengatakan, tim pemantau itu terdiri atas utusan Dinas Pertanian, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, Biro Kesejahteraan Sosial Setda NTT dan BPBD. Tim akan berangkat ke Sumba pada Kamis (8/4). Jamun mengatakan, tim melakukan verifikasi laporan Bupati Sumba Timur Gidion
Mbilijora, yang menyebutkan warga terancam kelaparan, bahkan ada satu dari 121 desa tidak lagi memiliki daya beli, sehingga beras Bulog seharga Rp1.600/kg pun tak sanggup dibeli. “Tim ke Sumba Timur untuk melihat langsung kondisi masyarakat, apakah benar seperti yang dilaporkan bupati,” katanya. Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora yang dikonfirmasi sebelumnya mengatakan, warga di 121 desa mengalami rawan pangan, tidak saja karena gagal panen tetapi juga gagal tanam menyusul curah hujan sangat rendah tahun ini. Saat ini masyarakat masih mengandalkan pisang dan ubiubian, namun memasuki tengah musim kemarau, dikhawatirkan terjadi kelaparan hebat.
Dalam laporannya kepada pemerintah Provinsi NTT, Kementerian Sosial dan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, Bupati Mbilijora memaparkan, 34.000 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 121 dari 156 desa mengalami gagal tanam dan gagal panen. Sejauh ini, pemerintah Kabupaten Sumba Timur baru menyalurkan 100 ton beras. Dia juga mengungkapkan, pemerintah provinsi juga mengirim tim ke 11 kabupaten untuk memantau ketersediaan pangan, areal pertanian dan persediaan air di Kabupaten Alor, Nagekeo, Rote Ndao, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Belu, Ende, Sikka, Manggarai Timur, Kupang dan Sabu Raijua. (ant)
DPRD Jabar
Rapor LKPJ Gubernur Merah BANDUNG - Fraksi Hanura DPRD Provinsi Jawa Barat, memberikan raport merah atas hasil Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Barat, tahun anggaran 2009 beberapa waktu lalu. “Kami menilai bahwa laporan LKPJ Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dapat dikategorikan sebagai raport merah,” kata Ketua Fraksi Hanura DPRD Jabar, Budi Hermansyah, di Bandung, kemarin. Alasan pihaknya memberikan raport merah atas LKPJ Gubernur Jabar itu karena data yang disampaikan dalam LKPJ Gubernur tidak sesuai dengan keadaan di lapangan seperti
penyerapan tenaga kerja dan IMP di Jawa Barat. Ia menjelaskan, dari data yang diberikan Gubernur Jabar tersebut, Pansus LKPJ menemukan bahwa persentase pertumbuhan IPM Jabar pada 2009, adalah yang paling rendah sejak 2005. Menurutnya, pada 2009 kenaikan IPM Jawa Barat hanya mencapai 0,38 persen. Sedangkan pada tahun 2005 pencapai IPM Jawa Barat sebesar 0,99 persen, pada 2006 sebesar 0,71 persen, serta pada 2008 sebesar 0,40 persen. “Hal ini menunjukkan, dari tahun ke tahun pencapaian IPM itu terus menurun, padahal di saat yang bersamaan
terjadi pertumbuhan volume APBD Jabar,” kata Budi. Sebelumnya, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengaku Indek Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2009 meningkat 0,38 poin atau sebesar 71,50 poin. Hal itu ditegaskan Gubernur dalam pennyampaikan laporan keterangan pertanggujawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2009 dalam sidang paripurna, pekan lalu yang digelar di gedung DPRD Provinsi Jawa Barat. “IPM Jawa Barat pada tahun 2009 ini mencapai hingga 70.50 poin. Angka ini meningkat hingga 0,38 persen dari IPM tahun 2008 lalu yang hanya mencapai hingga 71,12 poin,” katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PATROLI BERSAMA - Personil BRP Magat Salamat (PS-20) Filipina melakukan penyerangan keatas kapal yang sedang dibajak oleh bajak laut saat latihan bersama TNI Angkatan Laut - Angkatan Laut Filipina di Bitung, Sulawesi Utara, kemarin.
Polisi Tangkap Bandar Ganja CIREBON - Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon berhasil menangkap Sutrisno alias Doni (20) seorang bandar ganja berikut barang buktinya sebanyak 6 Kg yang telah siap edar pada Selasa (6/4) malam. Wakapolres Cirebon Kompol Diki Budiman saat dikonfirmasi, Rabu, mengatakan penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan atas penangkapan Jenudin (27) yang terlibat kasus yang sama beberapa waktu lalu. “Dari informasi Junaedi tersebut akhirnya kami mengetahui tentang keterlibatan Doni sebagai bandar ganja ter-
golong kelas kakap di Kabupaten Cirebon,” kata Diki. Dari keterangan tersebut, kamudian petugas mulai melakukan pengejaran terhadap Doni. Akhirnya pada Selasa siang, petugas mendapatkan informasi keberadaan Doni sedang mengunjungi kakaknya yang ditahan di Lapas Narkoba Gintung, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Namun petugas juga mendapat informasi bahwa Doni di Lapas Gintung sedang melakukan transaksi ganja dengan jumlah besar. Kemudian petugas melakukan pengejaran hing-
ga akhirnya sekitar pukul 20.00 WIB petugas mendapatkan Doni sedang berada di Terminal Bus Harjamukti Cirebon. “Kami melakukan penangkapan Doni di Terminal Harjamukti sekaligus mendapatkan barang bukti berupa ganja kering siap edar sebanyak 6 Kg,” katanya. Atas penangkapan tersebut, Diki juga memastikan pihaknya akan terus melakukan pencarian terhadap pihak-pihak lain yang kemungkinan terlibat dalam peredaran ganja sekaligus mempersempit ruang gerak para pengedarnya dalam menjalankan bisnis haram tersebut. (ant)
MEDAN - Sebanyak 12 mesin pembangkit listrik di Sumatra Utara mengalami “Emergency Stop” atau berhenti beroperasi sementara akibat gempa berkekuatan 7,2 Skala Richter (SR) di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). “Sepuluh mesin pembangkit yang mengalami emergency stop berada di kawasan Belawan,” kata Humas PT PLN (Persero) Pembangkit Regional Sumbagut, Marojahan Batubara di Medan, kemarin. Sedangkan dua mesin lainnya, lanjut dia, berada di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuhan Angin di Kabupaten Tapanuli Tengah. Marojahan menjelaskan, 12 mesin pembangkit itu otomatis mengalami penghentian operasi sementara jika menerima guncangan yang relatif besar. Oleh karena itu, kata dia, beberapa daerah mengalami pemadaman listrik disebabkan daya yang dihasilkan juga berkurang akibat berhenti operasional 12 mesin pembangkit berdaya besar tersebut. Untuk mengoperasionalkan 12 mesin berukuran besar itu memerlukan
waktu sekitar dua jam karena harus didahului dengan pengaktifan pompapompa pendukung terlebih dulu. “Jika pompa pendukung itu telah aktif, baru mesin pembangktitnya dapat dioperasionalkan lagi,” katanya. Namun hingga menjelang Rabu siang, tiga dari 12 mesin pembangkit itu telah beroperasi. “Mudah-mudahan setelah siang hari, semuanya dapat dioperasionalkan kembali,” kata Marojahan. Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur kelistrikan di Sumut yang mungkin mengalami kerusakan seperti adanya tiang listrik yang tumbang akibat gempa tersebut. “Namun hingga saat ini, belum ada laporan,” katanya. Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan 7,2 SR mengguncang wilayah Provinsi Aceh dan sekitarnya, Rabu sekitar pukul 05.15 WIB. Pusat gempa berada pada lokasi 2,30 derajat Lintang Utara dan 96,87 derajat Bujur Timur dengan pusat gempa sekitar 60 km tenggara Sinabang, Aceh, pada kedalaman 24 km. (ant)
Gempa, Takut Tsunami Warga Pilih Ngungsi BANDA ACEH - Aktivitas sekolah di kawasan pesisir pantai di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, terpaksa diliburkan karena khawatir bakal terjadi tsunami pascagempa berkekuatan 7,2 SR, Rabu pagi. Kepala Markas Cabang Palang Merah Indonesia (PMI) Nagan Raya, Ardiansyah saat dihubungi dari Banda Aceh, mengatakan, aktivitas belajar mengajar terpaksa diliburkan, karena siswa dan para guru meninggalkan kampung, khawatir terjadi tsunami. Ia menyatakan, aktivitas di
Kecamatan Kuala Pesisir yang merupakan kawasan nelayan, kini lumpuh total, karena para warga meninggalkan rumahnya ke tempat yang lebih aman. Masyarakat di lima desa di Kecamatan Kuala Pesisir mendapat informasi akan terjadi tsunami, sehingga mereka berbondong-bondong meninggalkan rumah ke lokasi yang jauh dari pantai. “Kami sudah memperingatkan mereka bahwa tidak akan terjadi tsunami, tapi warga tetap tidak peduli dan lebih baik mencari aman dengan meninggalkan rumah,”
katanya. Ardiansyah menyatakan, seluruh rumah warga terlihat digembok, karena seluruh warga telah mengungsi, hanya beberapa orang laki-laki yang bertugas untuk menjaga keamanan. Aparat kepolisian juga terlihat melakukan patroli di Kecamatan Kuala Pesisir. Sementara itu, aktivitas masyarakat di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, yang merupakan daerah tetangga Kabupaten Nagan Raya, dilaporkan mulai normal. Pegawai negeri Sipil (PNS)
dan anak-anak sekolah, serta para nelayan tetap melakukan kegiatan seperti biasa. Sementara itu, Mensos Salim Segaf Al Jufri mengatakan, cadangan makanan di Provinsi Aceh cukup memadai untuk dipergunakan membantu masyarakat yang menjadi korban gempa bumi yang terjadi Rabu dini hari tadi. “Belum perlu sebab di ‘buffer stock’ kita di provinsi cukup, kalau ‘buffer stock’ itu kan lauk pauk makanan semua siap, beras ada 50 ton, jadi ngga masalah,” kata Mensos di Jakarta, kemarin. (ant)