Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Jumat, 7 September 2012
No. 168 tahun VI
Pengemban Pengamal Pancasila
KPK Tak Terpengaruh
Tanda Tangan Palsu Toriq
Rakit Lima Bom Pipa JAKARTA - Petugas Polda Metro Jaya menemukan lima bom pipa yang sudah dirakit pelaku terduga teroris, Muhammad Toriq di rumah ibunya, Iyot di Jalan Teratai 7 RT 02/04, Tambora, Jakbar. ‘’Toriq sudah rakit lima bom pipa yang berukuran 40 centimeter,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Rikwanto di Jakarta, kemarin. Rikwanto mengatakan, lima bom pipa tersebut hanya tinggal dipasang “power” detonator dan kabel penghubung untuk pemicu yang siap digunakan. Toriq diduga telah meracik bahan kimia sejenis bahan peledak yang dipasang sejumlah paku dengan tujuan memberikan efek ledak yang besar. Rikwanto menambahkan penyidik Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) kembali menggeledah dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP), guna mencari barang bukti lainnya. Sebelumnya, warga melihat kepulan asap dan mencium bahan yang diduga mesiu di rumah yang dihuni Toriq di Jalan Teratai 7, RT 02/04, Kelurahan Jembatan Lima, Tambo-
ra, Jakarta Barat, Rabu (5/9) sekitar pukul 14.30 WIB. Warga sempat mendatangi rumah milik Iyot tersebut, guna mencari penyebab kepulan asap itu, namun Toriq melarikan diri ke arah Jembatan Lima, Tambora. Polisi menyita barang bukti berupa lembaran panduan merakit bom, tiga kardus yang berisi botol, lakban, dua botol berisi paku, kaleng makanan, baterai, charger telepon selular, potongan pipa dan kabel, serta bahan lainnya. Saat ini, polisi mengamankan istri Toriq, Yanti bersama anaknya, serta ibundanya, Iyot, sedangkan Toriq diduga melarikan diri.ukum tertentu. ‘’’Seharusnya jangan berhenti sebatas buku, tapi ditindaklanjuti secara hukum,” ujarnya. Penyidik, kata Rikwanto, menduga kegiatan M Toriq terkait dengan jaringan teroris di Solo, Jateng, dan Depok Jabar. ‘’Sementara memang ada kaitannya Solo, Depok, dan Tambora,” katanya seraya mengatakan, petugas masih menelusuri kepastian hubungan struktural antara pelaku teroris di Solo, Depok, dan Toriq. (ant)
JAKARTA - KPK tidak terpengaruh dengan pengakuan kepolisian bahwa tanda tangan Irjen Pol. Djoko Susilo telah dipalsukan oleh Kompol Legimo. KPK mengklaim sudah mengantongi bukti kuat keterlibatan Djoko sehingga dijadikan tersangka dalam kasus korupsi simulator ujian surat izin mengemudi. ‘’KPK menjadikan tersangka seseorang pasti dengan dukungan minimal dua alat bukti yang cukup,” kata juru bicara KPK, Johan Budi S.P di JAkarta, kemarin. Namun, Johan enggan membeberkan alat bukti yang dipegang KPK sehingga menjadikan Djoko sebagai tersangka. Pada sidang prapradilan kasus simulator SIM di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kepolisian mengatakan Bendahara Korps Lalu Lintas Komisaris Legimo memalsukan tanda tangan Djoko dalam dokumen penyediaan barang simulator ujian SIM. Keterangan tersebut diperkuat tiga tersangka korupsi simulator ujian SIM, yaitu Wakil Kepala Korps Lalu Lintas Brigadir Jenderal Didik Purnomo, Ketua Primer Koperasi Polisi Ajun Komisaris Besar Teddy Rusmawan, dan Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi Budi Susanto. Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, sebagai penggugat di prapradilan tersebut, mengatakan di dalam persidangan terungkap kepolisian tidak menetapkan Djoko sebagai tersangka karena tanda tangannya dipalsukan. Pada akhir Juli lalu, KPK menetapkan Djoko sebagai tersangka simulator SIM bersama Didik Purnomo, Budi Susanto, dan Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo S. Bambang. Kepolisian juga menetapkan lima tersangka, yaitu Didik, Budi, Bambang, serta Teddy Rusmawan dan Legimo. Johan enggan berkomentar lebih detail mengenai keterangan Polri yang terungkap di dalam persidangan prapradilan tersebut. ‘’Hal itu sudah menyangkut materi. Saya tidak diberitahu soal materi kasus,” kata Johan. Untuk diketahui, terkait kasus simulator ini terjadi tarik ulur antara KPK dan Polri. Polri merasa mereka mempunyai kewenangan untuk menangani kasus korupsi, meski diakui langkah yang mereka lakukan terlambat dibandingkan KPK. (ant)
Angie Diduga
Terima Rp 33,73 Miliar
Tjahjo Bantah
Kesaksian Condro JAKARTA - Ketua Fraksi PDI-P 2003-2012 Tjahjo Kumolo membantah pernyataan mantan rekan separtainya Agus Condro bahwa Miranda Swaray Goeltom bersedia memberikan imbalan uang bila ia terpilih menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGSBI) pada 2004. ‘’Saya tidak pernah mengatakan itu,” kata Tjahjo saat ditanya kuasa hukum Miranda, Dodi S Abdulkadir, apakah pernah mengatakan bahwa Miranda bersedia memberikan Rp300 juta tapi kalau minta Rp500 juta tidak keberatan berdasarkan keterangan mantan anggota Komisi IX asal PDI-P Agus Condro dalam sidang di pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin. Agus Condro pada sidang sebelumnya mengatakan bahwa pada pertemuan kelompok fraksi (poksi) di hotel Dharmawangsa pada Mei 2004 yang dihadiri anggota Komisi IX dari Fraksi PDI-P sebelum pemilihan DGSBI pada Juni 2004 ia mendengar Tjahjo mengatakan bahwa Miranda bersedia memberikan uang Rp300 juta-Rp500 juta sebagai balasan bila ia terpilih sebagai DGSBI. Tjahjo hanya mengakui bahwa ia sebagai ketua fraksi saat itu mendapat laporan dari ketua Poksi Emir Moeis bahwa berdasarkan hasil fit and proper test Miranda adalah kandidat terbaik untuk menjabat DGSBI. ‘’Kalau ada pengambilan keputusan politik di DPR menyangkut nama orang, maka ketua poksi melapor kepada pimpinan fraksi lewat rapat fraksi. Saya selanjutnya menyerahkan kepada poksi untuk mempelajari calon-calon tersebut dan pilih mana yang terbaik secara adil dan proporsional,” jelas Tjahjo. Setelah mendapat laporan bahwa Miranda adalah calon terbaik DGSBI maka Tjahjo menginstruksikan anggota fraksinya untuk memilih Miranda. Tjahjo juga mengaku bahwa baru mengetahui bahwa rekan-rekannya mendapatkan cek pelawat setelah Agus Condro membuat pernyataan di media massa. ‘’Setelah Agus mengatakan itu, saya langsung cek ke Agus lewat telepon dan pesan singkat, tapi tidak dibalas dan dia juga tidak pernah bertemu dengan saya,” ungkap Tjahjo. Miranda dalam perkara tersebut didakwa memberikan 480 “traveller cheque” senilai Rp24 miliar kepada sejumlah anggota Komisi IX DPR yang diberikan oleh pegawai Nunun Nurbaeti, Arie Malangjudo kepada perwakilan fraksi-fraksi yaitu Udju Djuhaerie (F- TNI/Polri), Endin Aj Soefihara (F-PPP), Hamka Yandhu (F-PG), dan Dhudie Makmun Murod (F-PDI-P). (ant)
JAKARTA - Terdakwa kasus suap pembahasan anggaran di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Angelina Patricia Pinkan Sondakh didakwa mendapat imbalan Rp33,73 miliar dari Permai Grup. ‘’Angelina sebagai penyelenggara negara yaitu anggota DPR dengan masa jabatan 2009-2014 menerima uang seluruhnya sejumlah Rp12,58 miliar dan 2,35 juta dolar AS,” kata Jaksa Penuntu Umum Agus Salim di pengadilan tindak pidana korupsi
(Tipikor) Jakarta, kemarin. Jumlah tersebut bila dikonversi ke rupiah dengan kurs Rp9.000 per dolar AS adalah Rp33,73 miliar. ‘’Uang tersebut diberikan sebagai imbalan karena terdakwa sebagai anggota Badan Anggaran dan Koordinator Kelompok Kerja (Pokja) Anggaran dari Komisi X yang menyanggupi supaya anggaran untuk proyek pada program pendidikan tinggi di Kementerian Pendidikan Nasional dan program pengadaan prasarana olahraga di Kementerian Pemuda dan Olahraga agar disesuaikan dengan per-
mintaan Permai Grup,” jelas Agus Salim. Pada awal 2010, Angie dan Mindo Rosalina Manulang dari Permai Grup bertemu untuk menanyakan kesediaan Angie untuk menggiring anggaran di Kemendiknas dan Kemenpora sesuai permintaan Permai Grup milik M. Nazaruddin, rekan Angie di Komisi X sesama anggota fraksi Demokrat. ‘’Pada pertengahan Maret 2010, Angie menyanggupi untuk membantu Mindo dengan meminta imbalan ‘fee’ 7 persen dan harus sudah diberikan 50 persen saat pem-
bahasan anggaran dan sisanya diberikan saat dana sudah turun,” ungkap JPU. Mindo kemudian melapor kepada Nazaruddin mengenai permintaan Angie tersebut. ‘’M. Nazaruddin meminta agar ‘fee’ diturunkan menjadi 5 persen saja, dan imbalan uang baru bisa diberikan setelah daftar isian pagu anggaran (DIPA) turun,” tambah Agus. Mindo kembali ke kantor DPR lalu menyampaikan permintaan Nazaruddin dan kemudian dijawab oleh Angie. ‘’Gini aja deh bu Rosa, karena ibu dikenalkan oleh Pak Nazar te-
man Demokrat dan teman DPR, ya udah disamain saja deh 5 persen, tetapi kalau ditanya orang berapa persen bilang 7 persen,” jelas JPU. Tapi Angie tetap meminta agar imbalan uang sudah diberikan sebesar 50 persen karena mengatakan yang penting justru saat proses pembahasan agar mereka mempertahankan penuh anggaran yang digiringnya. Pengusaha lain di depan 100 persen, kami minta 50 persen ke ibu supaya kita amankan di tingkat pimpinan,” ungkap JPU dalam surat dakwaannya. (ant/wnd)
Angie Dipecat
Suluh Indonesia/ade
SIDANG PERDANA - Terdakwa kasus suap anggaran di Kemenpora dan Kemdikbud, Angelina Sondakh saat menjalani sidang perdananya di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin. Atas perbuatannya, Anggie terancam hukuman 20 tahun penjara.
JAKARTA - BK DPR memastikan Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Angelina Sondakh (Angie) diberhentikan sementara sebagai anggota DPR. Pembehentian dilakukan menyusul status terdakwa Angie dan sudah menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi proyek di Kemendiknas dan proyek di Kemengpora di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. ‘’Setelah beliau mulai menjalani persidangan atau menjadi terdakwa prosesnya akan diberhentikan sementara,” kata Ketua BK DPR, Muhammad Prakosa di Jakarta, kemarin. Meski keputusan sudah dikeluarkan BK terhitung sejak Angie menjalani persidangan pertamanya, namun proses administrasi pemberhentian sementara Angie masih dalam proses. “Segera memproses untuk diberhentikan sementara. Tidak terlalu lama mungkin minggu ini,” kata Prakosa. Prakosa yang juga anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan menjelaskan, keputusan pemberhentian sementara Angie tidak perlu menunggu persetujuan dari Fraksi Partai Demokrat. Sebab keputusan itu sudah mutlak berada di tangan BK DPR. “Ini kewenangan BK untuk memutuskan pemberhentian sementara, tidak perlu fraksi,” tegasnya. Menurut UU 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3) serta Tata Tertib dan dan Kode Etik DPR, anggota Dewan yang telah berstatus terdakwa maka diberhentikan. (har)
Perlunya Revolusi Fasilitas dan Layanan Publik PELAYANAN publik merupakan sebuah fasilitas yang harusnya diberikan oleh negara kepada rakyatnya sebagai imbalan atas kesediaan warga negara untuk membayar pajak, retribusi dan berbagai kewajiban lainya. Semakin banyak sumber daya alam yang digunakan untuk membiayai negara, maka harus semakin besar porsi yang harus dikembalikan pada rakyatnya dalam bentuk bentuk fasilitas dan pelayanan publik atau biasa disebut infrastruktur. Negara tanpa fasilitas dan pelayanan publik yang baik, merupakan sebuah negara
gagal. Setelah kemerdekaan Indonesia diraih dengan keringat, air mata, dan darah pada 67 tahun lalu seharusnya saat ini negara sudah memberikan fasilitas dan layanan publik yang hebat. Sayangnya fasilitas dan layanan publik bukan bertambah baik tetapi bertambah menyengsarakan seiring den-
gan tidak terkontrolnya pertambahan penduduk, penyalahgunaan sumber daya alam dan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN). Gagalnya Indonesia dalam memberikan fasilitas dan layanan publik yang baik dapat dilihat diberbagai sektor, seperti sektor transportasi, perizinan, air bersih, ketenagalistrikan, pendidikan, sektor kesehatan, jaminan sosial dsb. Supaya negara tidak dikatakan gagal, salah satunya harus ada sebuah revolusi fasilitas dan layanan publik di setiap sektor tersebut. Pertanyaannya, mungkinkan bisa dilakukan ditengah kemajemukan
bangsa ini? Lalu seperti apa bentuk revolusi tersebut? Indonesia mampu Setelah penulis bermimpi puluhan tahun dan selalu menggunakan contoh negara lain pada setiap kesempatan, ternyata Indonesia bisa. Indonesia ternyata dapat melakukan revolusi fasilitas dan layanan publik dengan baik bertepatan dengan peringatan ke-67 Kemerdekaan Republik Indonesia serta Idul Fitri 1433 Hijriyah. Revolusi fasilitas dan layanan publik telah terjadi di sebuah BUMN di republik ini melalui PT Kereta Api Indone-
sia (KAI). Bukan main! Dalam tiga tahun terakhir ini PT KAI memang tengah melakukan pembenahan, baik ke dalam (tata kelola perusahaan, sistem penggajian dan sistem kepegawaian dsb) maupun keluar (pelayanan pelanggan). Perubahan tersebut juga didukung dari segi regulasi oleh Pemerintah melalui Peraturan Menteri Perhubungan No. 9 tahun 2011 tentang Standar Pelayanan Minimum (SPM) Untuk Angkutan Orang Dengan Kereta Api. Melalui pembenahan fasilitas stasiun serta layanan ticketing, mereka bisa melakukan revoluasi. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Jumat 7 September 2012
2
K ilas Tiga Kendaraan Diderek MESKI telah berulangkali ditertibkan, namun petugas masih saja menemukan kendaraan yang diparkir bukan pada tempatnya. Seperti dalam razia yang dilakukan Sudin Perhubungan Jakpus dan Satlantas Polres Jakarta, kemarin. Dalam razia ini, tiga mobil diderek, lima mobil digembok dan 10 pemilik kendaraan lainnya terpaksa ditilang. Kasie Pengawasan dan Pengendalian Sudin Perhubungan Jakpus Sunardi Yaskur mengatakan, razia yang digelar merupakan razia rutin. Hanya saja, kata Sunardi, para pemilik kendaraan tetap membandel dan tidak mentaati rambu larangan parkir yang ada. Terlebih saat petugas tidak berpatroli, para pemilik kendaraan itu tampak parkir memenuhi bahu jalan. Akibatnya, kemacetan pun kerap tak terhindarkan. Adapun razia kali ini, dilakukan di tiga titik berbeda, yaitu di Jl Abdul Muis, Jl Tanah Abang I, dan sekitar kawasan Senen. Di Jl Tanahabang I, empat mobil digembok, tiga pemilik kendaraan ditilang. (ant)
Keluarga Torik Diperiksa DETASEMEN Khusus 88 Antiteror Mabes Polri masih memeriksa keluarga tersangka Moh Torik (32) yang melarikan diri terkait temuan rangkaian bom di rumahnya di Tambora, Jakbar, kemarin. Karo Penmas Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan saksi di antaranya keluarga Torik yakni ibu dan istrinya. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan beberapa rangkaian bom dan mengamankan ibu tersangka Torik yakni Iyot (71), Sri Haryani istri Torik (28) dan Moh Gabriel anak Torik (3) untuk dimintai keterangan. Menurut Boy, Torik sehari-hari berjualan ponsel miliknya dan belum diketahui apa motif dari kepemilikan dan menyimpan rangkaian bom tersebut karena dia melarikan diri. Polisi mengimbau tersangka Torik untuk menyerahkan diri, karena kasihan dengan keluarganya yang saat ini menjalani pemeriksaan. Tersangka Torik masuk dalam daftar kelompok Roin antara lain Qiyadah Buruj 08 Siroj 04. Rangkaian bom yang ditemukan mirip dengan komponen yang ada sebelumnya dan masih dilakukan pemeriksaan. (ant)
Seleksi Hakim Tipikor SEKRETARIS Panitia Seleksi Hakim Adhoc Tipikor Suhadi mengatakan, sebanyak 89 peserta seleksi calon hakim adhoc Tipikor 2012 yang lolos seleksi tulis didominasi dari advokat. Hakim agung ini mengakui peserta yang lolos kebanyakan dari pengacara karena memiliki jawaban dan bedah kasus yang bagus. Menurut Suhadi, semua peserta yang lolos datanya sudah dikirim Ke Komisi Yudisial, ICW untuk memberikan masukan yang lebih banyak dari masyarakat terhadap 89 calon hakim adhoc tipikor yang sebelumnya dinyatakan lulus seleksi tertulis. Namun hingga saat ini, lanjutnya, belum ada masukan dari lembaga pengawas peradilan dan LSM tersebut. Mahkamah Agung menunda pelaksanaan “profile assessment” (penilaian kepribadian) dan wawancara untuk memperoleh masukan yang lebih banyak dari masyarakat terhadap 89 calon hakim adhoc tipikor yang sebelumnya dinyatakan lulus seleksi tertulis. Selanjutnya, MA memberikan kesempatan lebih kepada masyarakat untuk menilai dan memberi tanggapan atas rekam jejak mereka. (ant)
Suluh Indonesia/ant
MENUNGGU SIDANG - Terdakwa perkara dugaan korupsi pembahasan anggaran di Kemenpora dan Kemendiknas Anggelina Sondakh (kanan) bersama terdakwa kasus suap cek pelawat terhadap anggota DPR dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior BI, Miranda Swaray Gultom (kiri) duduk menunggu panggilan sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin.
Warga Jakpus Enggan
Mengambil KTP Elektronik JAKARTA - Meski sudah menerima surat panggilan dari pihak kelurahan, sebagian besar warga Jakpus masih enggan datang ke kantor kelurahan untuk mengambil KTP elektronik (e-KTP). Akibatnya, ratusan ribu fisik e-KTP yang sudah diterima dari Kemendagri menumpuk di kelurahan. Hingga saat ini, Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakpus sudah menerima sebanyak 627.521 keping e-KTP dari Ke-
mendagri. Namun dari jumlah itu, baru sebanyak 197.555 keping yang didistribusikan ke warga yang tersebar di delapan kecamatan di wilayah itu. Rinciannya, Kecamatan Menteng sebanyak 19.619 keping e-KTP, Kecamatan Tanahabang sebanyak 17.825 keping, Kecamatan Joharbaru sebanyak 30.428 keping, Kecamatan Gambir sebanyak 19.619 keping, Kecamatan Sawahbesar sebanyak 19.281 keping, Kecamatan Kemayoran seban-
yak 47.134 keping, Kecamatan Cempakaputih sebanyak 17.429 keping e-KTP, dan Kecamatan Senen sebanyak 37.183 keping. Kepala Sudin Dukcapil Jakpus, Muhammad Hatta, membenarkan saat ini ratusan ribu fisik e-KTP masih menumpuk di kantor kelurahan. Hal ini dikarenakan warga yang sudah menerima surat panggilan belum juga mengambil e-KTP yang bersangkutan. ‘’Mungkin karena kesibukan kerja, jadi
Aktifkan Siskamling JAKARTA - Kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang dulu populer di lingkungan masyarakat diminta Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, untuk diaktifkan kembali. Bahkan, permintaan itu telah diintruksikan hingga ke tingkat RT dan RW agar keamanan ibu kota tetap kondusif. ‘’Kita prihatin kemarin di Tambora ditemukan ada indikasi warga yang menggunakan tempat tinggalnya untuk membuat bom atau bahan peledak. Dikhawatirkan ini akan menjadi ancaman untuk ibu kota Jakarta,” katanya di Jakarta, kemarin. Menurut Fauzi, dengan ditingkatkannya kewaspadaan akan membuat Jakarta semakin aman. Ia juga meminta agar masyarakat segera melaporkan jika melihat halhal yang mencurigakan di lingkungannya. “Saya me-
TV One - Metro TV Periklanan untuk menjelaskan apakah ini pelanggaran kode etik yang melanggar pedoman dan standar penyiaran. Apabila beberapa pihak terbukti dengan sengaja melakukan pelanggaran kampanye yang ditetapkan KPU pada Pasal 116 ayat 1 UU Nomor 32 Tahun 2004, maka sanksi akan diberikan berupa minimal 15 hari penjara dan maksimal 30 hari penjara atau denda minimal Rp100 ribu dan maksimal Rp1 juta. Permasalahan ini bermula dari laporan tim advokasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli yang melaporkan adanya iklan kampanye di luar jadwal pasangan calon Jokowi-Basuki yang sudah disiarkan oleh beberapa stasiun televisi swasta. Iklan yang disiarkan oleh Trans7, MetroTV, TVOne dan TransTV serentak pada 27 Agustus 2012. (ant)
Kesulitan Air Bersih Suluh Indonesia/ade
JADI SAKSI - Anggota DPR Tjahjo Kumolo memberikan kesaksian untuk terdakwa kasus suap cek pelawat pemilihan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Swaray Goeltom di Pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin.
Jokowi Jangan Terlalu Percaya Diri
Anggota Tim Kampanye Fauzi Bowo (Foke) - Nachrowi Ramli (Nara) Nova Rianti Yusuf mengatakan, tim sukses pasangan calon gubernur DKI tersebut kini fokus turun ke masyarakat untuk menjelaskan berbagai keberhasilan yang telah dicapai Foke sebagai gubernur. ‘’Kita fokus turun langsung ke masyarakat untuk menjelaskan fakta-fakta yang ada.
Tim dari seluruh partai pendukung juga melakukan hal itu dan nampaknya semua berjalan baik,” katanya kepada pers di Jakarta, kemarin. Menurut dia, saat ini trend terhadap Foke Nara sudah positif dan mudah-mudahan melalui pendekatan yang tulus dan tidak dibuat-buat Foke-Nara untuk bisa memenangkan putaran kedua. ‘’Foke memang be-
ngimbau kepada seluruh warga tingkatkan kewaspadaan,” jelasnya. Terlebih, dikatakan Fauzi, kejadian yang melibatkan Muhammad Toriq di Jl Teratai VII RT 02/04, Kelurahan Jembatanlima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, juga bermula dari laporan warga. ‘’Petugas dan aparat tidak akan bekerja optimal jika tanpa didukung oleh kewaspadan di kalangan warga,” ujarnya. Fauzi berharap hal yang tidak diinginkan tidak terjadi di Jakarta. Pihaknya akan bekerja keras dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengamankan Jakarta. ‘’Jakarta sampai saat ini tetap aman dan kondusif. Saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda dan Panglima. Kita bekerja keras dan berusaha menjalin jaringan untuk mengamankan ibu kota seoptimal mungkin,” tambahnya. (kmb)
Warga Jakarta
Siti Zuhro :
PENGAMAT LIPI, Siti Zuhro mengatakan pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Wibowo-Basuki Tjahya Purnama (Jokowi-Ahok) jangan terlalu percaya diri menghadapi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) putaran kedua yang akan digelar 20 September 2012.
Kecamatan Joharbaru sebanyak 35.559 keping, Kecamatan Gambir sebanyak 31.149 keping, Kecamatan Sawahbesar sebanyak 19.281 keping, Kecamatan Kemayoran sebanyak 78.598 keping,Kecamatan Senen sebanyak 27.697 keping, dan Kecamatan Cempakaputih sebanyak 27.490 keping e-KTP. Untuk mempercepat pendistribusian e-KTP yang masih menunpuk di kelurahan, kata Hatta, pihaknya melakukan upaya jemput bola. (kmb)
Gubernur Minta
Panwaslu Panggil JAKARTA - Panitia Pengawas Pemilu DKI Jakarta memanggil TVOne dan MetroTV terkait iklan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta yang dianggap kampanye di luar jadwal yang ditentukan. ‘’Keduanya hadir terkait iklan Prabowo atas Jokowi yang dugaannya kampanye di luar jadwal,” ujar Ketua Panwaslu DKI Ramdansyah di Jakarta, kemarin. Menurut Ramdansyah, orang yang perlu bertanggung jawab atas lolosnya iklan kampanye tersebut adalah pemasang iklan, bukan tokoh atau artis yang ada dalam konten iklan tersebut. ‘’Saya tidak mau terkait konten, bukan tokoh atau artisnya, yang hari ini mau kami tuntaskan adalah orang yang memasang iklan, tahu tidak kalau itu bukan jadwal kampanye,” ujar Ramdansyah. Menurut Ramdansyah, pihaknya akan memanggil beberapa pihak lagi untuk dimintai keterangan, seperti Lembaga Sensor Indonesia (LSI) dan saksi ahli dari Badan Pengawas
yang bersangkutan belum mengambil e-KTP-nya walaupun sudah ada surat panggilan,” ujar Hatta. Selain itu, sambung Hatta, pengambilan e-KTP disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan oleh pihak kelurahan setempat. Saat ini, kata M Hatta, ada sebanyak 346.273 keping eKTP yang belum didistribusikan. Dia merinci, Kecamatan Menteng sebanyak 29.849 keping, Kecamatan Tanahabang sebanyak 66.607 keping,
gitu adanya, tidak mau membuat-buat. Tudingan SARA sekalipun tenang saja,” katanya. Partai Demokrat dan partaipartai pendukung “mengalir” saja dan apa adanya dalam usahanya memenangkan Pilkada DKI putaran kedua yang akan digelar pada 20 September 2012. Partai Demokrat dan pasangan calon yang diusungnya tidak mau membuat pencitraan yang dibuat-buat karena hal itu nantinya akan membuat masyarakat kecewa dan menjadi beban partai jika apa yang dicitrakan tidak sesuai dengan kemampuan melaksanakannya.
‘’Memang tidak mau membuatbuat. Kita begini, Foke dan Nara juga apa adanya tidak mau membuat pencitraan yang bukan diri mereka. Pencitraan yang dibuat-buat akan menjadi beban pasangan calon jika menang dan juga akan menjadi beban partai ke depannya jika semua citra yang ditampilkan tidak sesuai dengan kenyataan dan yang paling utama itu akan mengecewakan masyarakat Jakarta,” ujar Nova. Bukan hanya tidak membuat pencitraan, kubu Foke-Nara pun tidak mau terlalu menanggapi isu-isu negatif yang dituduhkan kepada mereka. Beberapa isu yang dituduhkan ke-
pada pasangan Foke-Nara yang jauh dari nilai-nilai kebenaran dan fakta yang ada seperti tuduhan melakukan kecurangan DPT, mengeluarkan isu SARA sampai yang terakhir mengkait-kaitkan musibah kebakaran seolah perbuatan Foke-Nara. ‘’Kita tidak mau menanggapi, tapi warga Jakarta yang cerdas tentunya tidak akan terpancing dengan isu itu. Aneh kalau Foke sebagai gubernur dituduh melakukan kecurangan DPT sebelum pilkada putaran pertama, tapi ketika menang mereka diam. Belum lagi isu kebakaran, itu ‘kan murni musibah,’’ katanya. (kmb)
JAKARTA - Kemarau panjang yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir mulai berdampak pada berkurangnya pasokan air di sejumlah wilayah di Jakarta. Alhasil, kondisi ini tentu saja sangat mengganggu aktivitas warga yang kesehariannya sangat membutuhkan air bersih. Seperti yang dialami Winda, warga RT 15/01, Semperbarat, Cilincing, Jakarta Utara yang sudah lima hari terakhir mengaku pasokan air bersih di rumahnya berkurang. Bahkan, dikatakannya, sejak pukul 08.0020.00 aliran air justru terputus dan tidak mengalir sama sekali. Air baru mengalir pada pukul 20.00-08.00, itu pun sangat sedikit. “Untuk menyiasatinya, kami terlebih dahulu menampung air dari malam hingga pagi hari,” ujar Winda di Jakarta, kemarin. Coorporate Communication Manager PT Aetra Air
Jakarta, Rika Anjulika mengakui, memasuki musim kemarau seperti saat ini, pasokan air baku PT Aetra pun mengalami penurunan dari sumbernya yakni, Perum Jasa Tirta II Jatiluhur hingga sebanyak 10 persen. Kondisi ini tentu saja mempengaruhi pasokan air yang dialirkan kepada pelanggan. Biasanya, kata Rika, pihaknya mendapat pasokan air sebanyak 9.000 liter per hari. Namun, saat ini hanya mendapat pasokan air sebanyak 8.100 hingga 8.500 liter per hari. ‘’Tapi penurunan ini sifatnya fluktuatif,” kata Rika. Dikatakan Rika, sebanyak 389 ribu pelanggan PT Aetra di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Timur dan Jakarta Pusat harus merasakan dampak kemarau panjang ini dengan aliran air yang jumlahnya lebih sedikit dibanding biasanya. ‘’Jumlah air yang disalurkan memang berkurang, karena air baku dari sumbernya juga berkurang,” tandasnya. (kmb)
Metr politan
Suluh Indonesia, Jumat 7 September 2012
3
Cegah Konflik Agama
Kemenag Tak Serius JAKARTA - Kementerian Agama dinilai kurang serius dalam menangani potensi konflik berbasis agama yang dibuktikan minimnya anggaran yang dialokasikan dalam RAPBN 2013, ujar Sekjen Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M), Abdul Waidl. ‘’Dana yang digunakan mengurangi potensi konflik berbasis agama hanya sebesar Rp70,3 miliar. Itu juga dibungkus dalam pembinaan kerukunan hidup beragama dan pembinaan administrasi kerukunan hidup umat beragama di bawah Sekjen Kemenag masing-masing Rp56,7 miliar dan Rp13,58 miliar,” katanya di Jakarta, kemarin. Jika dibandingkan dengan jumlah kabupaten di Tanah Air yang mencapai 524 dan 33 provinsi itu, tentu anggaran itu tidak mencukupi. “Dibagi rata saja, maka per daerah han-
ya menerima Rp12,6 juta,” katanya. Dana itu, lanjut dia, tentu saja tidak mencukupi jika dibandingan dengan potensi konflik yang ada. Pagu anggaran Kemenag dalam RAPBN 2013 sebesar Rp41,733 triliun. Jumlah itu meningkat 7,2 persen dibandingkan dengan APBN-P 2012. Sebagian besar dana tersebut digunakan fungsi nonagama yakni Ditjen Pendidikan Islam sebesar Rp33,25 triliun, kemudian Rp4,5 triliun untuk Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Ditjen Haji dan Umrah, serta Litbang. ‘’Semua lembaga agama itu tidak memiliki upaya untuk pendidikan toleransi,” katanya seraya menunjukkan Kemenag tidak menjalankan mandat konstitusi secara sungguh-sungguh menjamin kebebasan beragama. (ant)
Lembaga Kelautan Suluh Indonesia/ant
PENDIDIKAN - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh (kiri) bersama Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Pendidikan Musliar Kasim (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi X di Kompleks MPR DPR Senayan, Jakarta, kemarin. Rapat tersebut membahas postur anggaran 2013.
Tokoh Bangsa Dorong Terciptanya
Toleransi Umat Beragama JAKARTA - Sejumlah tokoh bangsa yang terdiri dari tokoh agama dan masyarakat mendorong terciptanya toleransi kehidupan antarumat beragama di Tanah Air. ‘’Perbedaan yang ada harus dihormati, dan perlu terciptanya toleransi dalam kehidupan di Tanah Air,” ujar Akbar Tanjung dalam sillaturahim tokoh bangsa dengan tema Toleransi di Tengah Keberagaman yang dihadiri 20 tokoh masyarakat dan agama di Pusat Dakwah Muhammadyah Jakarta, kemarin. Selain itu juga hendaknya,
kata Akbar, jangan sampai kepentingan politik dapat merusak sendi-sendi kenegaraan. Ketua Umum PP Muhammadyah Din Syamsudin mengatakan toleransi terancam dengan munculnya egoisme sektoral, sektarian dan mengatasnamakan agama, suku bangsa dan politik. ‘’Masalah intoleransi adalah masalah yang serius, karena didorong berbagai faktor seperti liberalisasi, ekonomi ataupun kesenjangan,” ujar Din. Intoleransi, lanjut Din, diindikasikan oleh peristiwa ke-
kerasan, konflik diantara kelompok masyarakat, baik keagamaan, etnis, suku, kepentingan politik yang membawa perseteruan diantara kelompok masyarakat. ‘’Dalam waktu dekat, kita akan membangun aliansi kearifan yang bertujuan untuk mendorong terciptanya toleransi.” Tokoh agama Frans Magnis Suseno atau Romo Magnis Suseno, mengatakan saat ini, toleransi masih ada. Itu terbukti dimana 95 persen minoritas dapat bekerja dengan aman. Romo Magnis Suseno juga
menambahkan sikap toleransi perlu terus didorong untuk memberi rasa aman bagi kaum minoritas. Pengamat hukum tata negara Prof Dr Jimly Ashiddiqie mengatakan, kerukunan antar dan intraumat beragama merupakan modal dasar kerukunan Bangsa Indonesia. ‘’Kampanye soal kerukunan ini penting, karena menjadi modal pokok kerukunan bangsa,” ujar Jimly. Jimly Ashiddiqie menghadiri acara Silaturahim Tokoh Bangsa dengan tema Toleransi di Tengah Keberagaman bersama
20 orang tokoh bangsa lainnya di Jakarta. Jimly menilai demokrasi berupa kebebasan di Indonesia harus dibarengi dengan kerja keras pemerintah untuk menciptakan keadilan bagi seluruh kalangan masyarakat. ‘’Kebebasan ini, kalau tidak diimbangi dengan kerja keras pemerintah soal keadilan, maka hanya akan dinikmati oleh kalangan elit,” ujarnya. Menurut Jimly, pemerintah perlu memaknai keadilan dari berbagai hal dan perlu dimaknai dengan seksama. (ant)
Berpikir Sektoral JAKARTA - Sejumlah kementerian/lembaga pemerintah di sektor kelautan masih mementingkan budaya ego sektoral, sehingga pengelolaan keamanan dan keselamatan laut dinilai kurang efektif dan tidak optimal. ‘’Banyaknya instansi ditambah tidak adanya koordinasi masingmasing lembaga membuat keamanan laut tak efektif. Keamanan dan keselamatan laut harus ditangani maksimal di dalam bentuk kelembagaan yang pas. Kita bisa belajar dengan negara lain,” kata Ketua Institut Keamanan Keselamatan Maritim Indonesia (IK2MI) Laksamana Madya (Purn) Y Didik Heru Purnomo, saat meluncurkan IK2MI di Jakarta, kemarin. Mantan Kepala Pelaksana Harian Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) ini menyatakan, pemben-
tukan IK2MI merupakan langkah memberikan sumbangan pemikiran untuk memberdayakan masyarakat maritim dengan regulasi yang tepat. ‘’Saat ini pemberdayaan masyarakat maritim belum maksimal. Masih banyak kasus pencurian ikan, perdagangan manusia dan penyelahgunaan BBM,” katanya. Keberadaan IK2MI, kata Didik, untuk mengeleminasi bentuk kejahatan di laut, terutama di tataran pemikiran. Lembaga ini juga akan terusmenerus mengingatkan bahwa penguasaan kelautan merupakan agenda penting untuk menyejahterakan masyarakat. ‘’Terlebih, sebagian besar wilayah Indonesia adalah laut,’’ tuturnya. Mantan Kalakhar Bakorkamla Laksamana Madya (Purn) Djoko Sumaryono juga mengatakan hal senada. (ant)
KI LAWANG PENDEKAR DARI GUNUNG CIREMAI
Ki Lawang yang merupakan pendekar dari gunung Ciremai dengan keahliannya siap memberikan kekebalan, kejantanan dan persugihan. Disamping itu Ki Lawang juga membuka konsultasi spiritual healing yang meliputi: ramal, hipnoterapi, susuk, buka aura, problema rumah tangga,
harmonisasi rumah tangga, karier, kedudukan atau jabatan dan ruwatan. Ki Lawang sudah menekuni profesinya sebagai paranormal sejak masih kecil tepatnya sejak duduk dibangku kelas 6 Sekolah Dasar. Ki Lawang pun berasal dari keluarga kesepuhan yang sudah
tiga turunan memawarisi keahlihan paranormal secara turun temurun dan Ki Lawang merupakan keturunan kesepuhan yang ke empat yang menyandang ilmu ini. Saat ini Ki Lawang ikut ke anggotaan Forum Komunikasi Paranormal dan Pengobatan Alternatif Indonesia (FKPPAI), sebuah perkumpulan yang mewadahi paranormal sebagai profesi yang profesional. Ki Lawang berkisah bahwa, suatu hari pernah didatangi oleh pasien yang menginginkan pesugihan seperti beliau tuturkan sebagai berikut “ Saya pernah menolong orang susah, orang tersebut mau minta pesugihan, tapi saya melarang, akan tetapi orang tersebut tetap ngotot mau pesugihan,
sehingga saya tetap melayani orang tersebut dan Alhamdulilah pesugihan tersebut membuahkan hasil yang memuaskan, sampai sekarang hidupnya lebih dari cukup bahkan bisa dikatakan makmur” Saat ini Ki Lawang membuka praktek dan bisa ditemui di Kampung Pabuaran Rt 005/003 Jatirangon kecamatan Jatisampurna Bekasi. Dengan motto “Kekuatan Hati Dapat Mengalahkan Segalanya Yakin dan Optimis Pasti Ada Solusi dan Jalan Keluar”. Ki Lawang siap memberikan solusi terhadap permasalahan permasalahan anda. Segera hubungi Ki Lawang atau datang langsung pada alamat yang tertera di bawah ini:
Alamat : Kampung Pabuaran RT.005 RW.003 Kelurahan Jatirangon Kec. Jatisampurna. Bekasi Telepone : 082125543191/083897820558 C.004522-Adv
Megap litan
Suluh Indonesia, Jumat 7 September 2012
4
L intas BC Soetta Sita Sabu KANTOR Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, menggagalkan upaya penyelundupan metamphetamine atau sabu seberat 532 gram bruto yang disembunyikan dalam botol bedak bayi. Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta, Tangerang, Oza Olavia di Tangerang, kemarin mengatakan, bila barang ini berhasil lolos, harga jual bedak bayi ini akan sangat mahal karena isinya sabu. Oza mengatakan, pelaku penyelundupan adalah seorang wanita warga negara Indonesia berinisial YK berusia 32 tahun. Bila diestimasi, nilai dari sabu tersebut sebesar Rp718.200.000. Sementara itu, kata Oza, pengungkapan penyelundupan tersebut berawal dari kecurigaan petugas terhadap paket perlengkapan bayi berupa bedak, sabun dan baby oil yang merupakan milik pelaku. Dari hasil penyelidikan petugas, ditemukan empat paket berisi kristal bening yang diduga shabu. (ant)
PKL Ciawi Dibongkar PETUGAS Polisi Pamong Praja (Pol.PP), Kabupaten Bogor membongkar paksa seluruh lapak pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini mangkal di sekitar perempatan dan depan pasar Ciawi. Keberadaan PKL di sekitar pasar Ciawi itu terpaksa dibongkar karena dituding sebagai salah satu penyebab kesemrawutan dan kemacetan lalulintas yang selama ini terjadi di kawasan tersebut. “Kita sudah berulang kali menyampaikan himbauan dan peringatan agar meraka tidak jualan di trotoar dan bahu jalan karena bisa mengganggu kepentingan umum. Tapi meraka faktanya tetap saja bandel dan nekat berjualan,” kata Maskur, Kepala Seksi Trantib, Kecamatan Ciawi, kemarin. Selain mengakibatkan kemacetan lalulintas, keberaaan puluhan lapak PKL di kawasan Ciawi ini juga mengakibatkan kesemrawutan di kawasan itu. Menurut Maskur, guna mencegah kembalinya para PKL berjualan di kawasan itu, pihaknya akan koordinasi dan mengawasi bersama instansi terkait. (bas)
Puluhan Warga Cigudeg Kera DIDUGA mengalami keracunan usai menyantap berbagai makanan hajatan, sebanyak 68 warga di Kampung Prayoga, Desa Mekarjaya, Cigudeg, Kabupaten Bogor terpaksa menjalani perawatan intensif di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Cigudeg pada Rabu malam kemarin, sekitar pukul 22.00 WIB. Dari informasi yang dikumpulkan, para korban rata-rata mengalami pusing, mual hingga diare usai menyantap makanan seperti nasi, karedok hingga daging ayam yang disediakan di acara hajatan salah satu warga sekitar bernama Hamid (60). Berdasarkan data yang tercatat di Kecamatan Cigudeg, terdapat 47 warga menjalani rawat jalan dan 21 warga harus menjalani rawat inap dengan rinciannya yakni 31 orang dewasa, 22 anak-anak dan 14 balita. “Hingga kini beberapa warga ada yang masih dirawat di Puskesmas,”kata Sekrertasi Camat Cigudeg, Adi Herya
Suluh Indonesia/ant
GANJA NAPI - Kapolres Tangerang Kombes Pol. Wahyu Widada (depan) memperlihatkan barang bukti kejahatan narkotika berupa ganja kering yang diamankan beserta enam orang pelakunya di Tangerang, Banten, kemarin. Ganja seberat 22,5 kg dengan nilai estimasi mencapai Rp50 juta rupiah tersebut disita dari tersangka AG yang juga narapidana.
Tiga Kecamatan Kota Tangerang
Alami Kekurangan Air TANGERANG - Tiga Kecamatan di Kota Tangerang, Banten, mengalami kekurangan air karena pasokan dari PDAM Tirta Benteng berkurang. Dirut PDAM Tirta Benteng, Ahmad Marju Kodri di Tangerang, kemarin mengatakan ketiga kecamatan yang mengalami kekurangan air yakni Kecamatan Benda, Kecamatan Cipondoh dan Kecamatan Ciledug. ‘’Bahkan, pa-
sokan air di kecamatan Benda sudah berhenti karena air di kali angke sudah mengering sehingga tidak bisa memberikan pasokan kepada pelanggan,” kata Ahmad Marju Kodri. Untuk mengatasi kekurangan air tersebut, kata Ahmad Marju Kodri, PDAM Tirta Benteng sudah mengirim empat tangki air dengan kapasitas masing - masing kendaraan tiga ribu liter ke ketiga kecamatan tersebut.
Pemberian air bersih tersebut, diberikan secara cuma cuma atau gratis karena hal tersebut sebagai bentuk pelayanan PDAM Tirta Benteng dalam membantu masyarakat. ‘’Penyaluran air bersih akan terus diberikan kepada warga selama adanya permintaan dari masyarakat apalagi IPA Benda sudah berhenti beroperasi,” katanya. Nengsih, warga Kampung Bali, Rawa Sari, mengatakan
sudah beberapa hari ini membeli air dari pemasok dengan jumlah empat galon setiap harinya. ‘’Dalam beberapa hari ini sudah tidak ada air bahkan untuk minum pun sulit. Jadi, terpaksa membeli air dari pemasok setiap harinya,” katanya. Sementara itu, jumlah pelanggan PDAM Tirta Benteng di Kota Tangerang terdapat 27 ribu dan seluruhnya bergantung dari air di sungai Cisadane.
Sebelumnya, Kepala Bendungan Sungai Cisadane, Sumarto mengatakan ketinggian air di sungai Cisadane terus mengalami penyusutan. Pada hari Selasa (4/9), ketinggian mencapai 11,40 meter. Padahal, batas normal ketinggian air yakni 12,45 meter hingga 12,50 meter. Setiap harinya debit air di sungai cisadane mengalami penurunan mencapai 20 sentimeter dan telah terjadi sejak bulan Juli. (ant)
Warga Cigudeg
Siswa SD Depok
Keracunan Makanan
Mengelola Sampah Jadi Bernilai
BOGOR – Diduga mengalami keracunan usai menyantap berbagai makanan hajatan, sebanyak 68 warga di Kampung Prayoga, Desa Mekarjaya, Cigudeg, Kabupaten Bogor terpaksa menjalani perawatan intensif di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Cigudeg pada Rabu malam kemarin, sekitar pukul 22.00 WIB. Dari informasi yang dikumpulkan, para korban rata-rata mengalami pusing, mual hingga diare usai menyantap makanan seperti nasi, karedok hingga daging ayam yang disediakan di acara hajatan salah satu warga sekitar bernama Hamid (60). Berdasarkan data yang tercatat di Kecamatan Cigudeg, terdapat 47 warga menjalani rawat jalan dan 21 warga harus menjalani
rawat inap dengan rinciannya yakni 31 orang dewasa, 22 anak-anak dan 14 balita. “Hingga kini beberapa warga ada yang masih dirawat di Puskesmas,”kata Sekrertasi Camat Cigudeg, Adi Heryana. Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor beserta Kepolisan setempat hingga kini masih menyelidiki kasus keracunan puluhan warga tersebut dan telah menyita berbagai makanan hajatan yang diduga menjadi penyebab utama. Kanit Reskrim Polsek Cigudeg, Iptu Ujang Suhardi menuturkan tengah fokus melakukan pemeriksaan terhadap Hamid. “Sampel makanan dari hajatan itu juga sedang di uji di lab, tinggal menunggu hasilnya,”pungkas Ujang. (him)
Depok
Bukan Tempat Teroris DEPOK - Anggota DPRD Depok Abdul Gofar berharap agar Depok bukan merupakan tempat yang aman dan nyaman bagi para teroris untuk bersembunyi dari kejaran petugas. ‘’Untuk itu perlu aturan yang tegas dan juga para pengurus RT dan RW harus aktif bersilaturahmi dengan warganya,” kata Abdul Gofar ketika di temui di lokasi penangkapan terduga teroris di taman Anyelir 2 Depok, kemarin. Menurut dia kehadirannya melihat lokasi tersebut untuk mengecek efektivitas peraturan daerah (perda) kependudukan dan implementasi peraturan internal lingkungan warga wajib lapor 1x24 jam.
Ia mengatakan setiap RT dan RW harus lebih aktif untuk memiliki database warga di lingkungannya. Selain itu, kata dia, silaturahmi antar tetangga juga harus ditingkatkan. “Kejadian tersebut harus menjadi pembelajaran bagi kita semua dan silaturahmi antar tetangga harus ditingkatkan,” ujarnya. Gofar menambahkan image kota Depok seolah saat ini menjadi nyaman bagi siapapun untuk singgah. Namun jangan sampai nyaman dan aman sebagai tempat berlindung bagi teroris. Dikatakannya banyak warga yang tertarik tinggal di Depok, termasuk warga Jakarta belum lagi warga dari berbagai daerah. (ant)
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan G.09-Promo
Suluh Indonesia/ant
PEMADAM - Seorang petugas mempresentasikan cara kerja sepeda yang difungsikan sebagai pemadam api di Tangsel, kemarin. Kendaraan ini sangat efektif untuk memadamkan apa di kawasan padat penduduk.
DEPOK - Demi melestarikan lingkungan hidup di Kota Depok, Walikota Nur Mahmudi , menggelar Pencanangan Gerakan Pengelolaan Sampah di Sekolah dan Budaya Membuang Sampah Pada Tempatnya SDN 09 Mekar Jaya Sukmajaya, Depok, kemarin. Menurut Nur Mahmudi, SD Negeri 09 Mekar Jaya bisa mengolah sampah menjadi lebih bernilai. Siswa dan guru di sekolah ini juga diharapkan bisa memproduksi sampah organik yang bisa di ekspor ke luar negeri. ‘’ Kami mengajak guru, orang tua murid, dan para palajar untuk memahami pentingnya hidup. Sampah bukanlah sebuah barang yang menjijikan, sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses.” Tuturnya. Selain itu, dengan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, pemilahan sampah juga harus dilakukan dan dijadikan sebuah karakter. Pemilahan dapat dilakukan berdasarkan jenis sampahnya, yakni organik – dapat diurai (degradable) & anorganik – tidak terurai (undegradable).”. Se-
dangkan kunci utama keberhasilan pemilahan adalah kesadaran untuk memilah. ‘’Tanamkan dalam diri untuk selalu membuang sampah pada tempatnya dan tumbuhkan pula komitmen untuk tidak membuang sampah sekecil apapun dan dimanapun berdasarkan sifatnya, sampah dibagi dua yaitu Sampah organik dan anorganik,” ujarnya. Sebelumnya pengelolaan sampah juga telah sukses dilakukan oleh siswa dan guru tingkat Sekolah Dasar. Pengolahan sampah di SD Negeri Beji 5, seharusnya Depok bisa dijadikan percontohan bagi sekolah-sekolah lain, terlebih saat ini SDN Beji 5 telah mengekspor berbagai daun kering ke Jepang untuk dijadikan beragam aksesoris yang unik. Daun kering yang di ekspor ke Jepang melalui kerja sama perwakilan mahasiswa Universitas Indonesia dengan pihak Jepang dihargai Rp 1.000 perlembarnya. Daun kering yang sudah diekspor ke Jepang berjumlah sekitar 1000 lembar daun dan jika dikalkulasi daun kering tersebut mencapai Rp 1 juta. (jif)
Sepeda Pemadam Api
Pertolongan Pertama Untuk Kebakaran BENTUKNYA memang hanya sepeda dengan roda tiga. Namun kendaraan ini memiliki fungsi yang luar biasa, yakni memadamkan api saat terjadi kebakaran. Bagaimana cara kerja sepeda pemadam kebakaran pertama di Indonesia yang dibuat oleh warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ini? berikut liputannya. Memang tidak sebesar tangky pemadam kebakaran pada umumnya, sepeda pemadam kebakaran ini memiliki berat total kendaraan hanya mencapai 60 kilo gram. Rinciannya, pompa mesin atau Fire Engine Pump seberat 26
Kg, sepeda beserta gerobaknya seberat 25 Kg serta selang isap seberat 10 Kg. Lebar kendaraan yang keseluruhannya terbuat dari aluminium ini 85 Cm dengan panjang 220 Cm. Untuk tanki air, si pencipta, Susatyo Adi menyediakan touren (pe-
nampung air) berkapasitas 550 liter. Touren itu sendiri rangkaian terpisah dari sepeda yang didorong menggunakan troli yang juga terbuat dari aluminium. “Selama ini kalau ada kebakaran warga pasti berbondong menggunakan ember untuk menyiram titik api. Dengan kendaraan ini, warga tinggal menampung air di touren dan mesin yang akan menyedotnya untuk menyemburkannya ke sumber api. Mesin ini memiliki kapasitas 3 bar dengan maksimal jarak semprot sekitar 30 meter” ungkapnya, kemarin. Sepeda yang diciptakan Su-
satyo Adi tersebut, sengaja dikonsep untuk pertolongan pertama pada kebakaran di pemukiman padat penduduk, kendaraan ini didesain ramping. “Alat ini dikhususkan untuk pencegahan awal kebakaran sebelum menunggu pemadam dengan kendaraan khusus. Saya yakin alat ini mampu melakukan pencegahan bahkan pemadaman api dari ledakan tabung gas tiga kilogram maupun konsleting listrik” imbuhnya. Susatyo mengaku membuat sepeda pemadam api ini karena terinspirasi kejadian kebaka-
ran yang pernah dialaminya. Kemudian setelah beberapa bulan mengkonsep ide, lahirlah sepeda pemadam kebakaran tersebut. Meski masih baru, namun Susatyo optimis, kendaraan ini bakal bisa membantu kinerja petugas pemadaman menjangkau daerah padat penduduk. Paling tidak di setiap RW, untuk antisipasi awal kebakaran. “Perbaikan-perbaikan akan terus dilakukan agar kendaraan ini bisa benar-benar membantu. Sejauh ini sepeda pemadam api sudah saya daftarkan di HAKI” pungkasnya bangga. (nov)
pini
Suluh Indonesia, Jumat 7 September 2012
F OKUS Menjadi Profesional dan Menghargai Reformasi UNGKIN ada yang perlu dibedakan antara praktik pemerintah di luar dengan di Indonesia sendiri. Kalau kita berbicara di Jepang misalnya, ketua partai yang menduduki jabatan pemerintahan tidak mendapat sorotan begitu banyak. Ini disebabkan sistem hukum di negara itu telah berjalan dengan baik. Atau norma sosialnya sudah menjadi patokan bagi pejabat untuk menjalankan tugas. Manakala seorang ketua partai kedapatan menyimpang melakukan tugas, kalau tidak mundur secara sendiri, ia akan diajukan ke pengadilan. Dalam konteks demikian, pemerintah dan partai tetap akan berjalan sebagaimana biasa. Proses hukumlah yang kemudian memberikan penilaian kepada pejabat yang dinilai menyimpang. Masyarakat menerima hal seperti ini apa adanya. Di Indonesia, fenomenanya sangat berbeda. Jelas ada jabatan rangkap yang dilakukan oleh pejabat politik yang menduduki posisi strategis di pemerintahan. Akan tetapi, ketika ada masalah korupsi melibatkan pejabat tersebut, suasana sosial dan politik menjadi riuh rendah bahkan mampu menggoyang sistem yang ada. Goyangan ini sangatlah mengganggu pemerintahan. Saling tuding, saling bantah dan sebagainya ramai. Buntutnya proses hukum akan berjalan tidak seimbang. Politisi yang berkedudukan tinggi, bisa selamat dari tuntutan. Di samping itu, sikap sosial masyarakat kita juga terkadang berlebihan. Sebelum putusan pengadilan menjadi final, segala macam rumor bisa meluncur ke arah mereka yang menjadi korban. Padahal hukum belum memastikan ia bersalah. Karena kondisi itulah, rangkap antara jabatan politik dengan jabatan pemerintah selalu mendapat sorotan di Indonesia. Ada bermacam makna sorotan itu. Yang pertama, bertujuan etis. Artinya melarang seseorang untuk rakus terhadap jabatan karena akan mampu memberikan tumpang tindih wewenang. Tumpang tindih ini akan bisa melunturkan sikap profesional. Padahal profesionalisme menjadi tuntutan bagi zaman sekarang. Kedua, rangkap jabatan di pemerintahan dengan partai politik cenderung memunculkan praktik kolusi. Hanya orang-orang dari partai politik tertentulah yang akan lebih diperhatikan oleh pejabat yang bersangkutan. Alasan ketiga, sistem hukum kita masih belum mampu secara tegas melakukan tindakan terhadap pejabat yang melakukan tindakan penyimpangan. Sebagai negara yang baru melaksanakan reformasi dan mempunyai cita-cita memajukan aspek politik dan ekonomi negara, pemikiran untuk melepas jabatan di partai politik dari pejabat-pejabat pemerintahan, memang perlu diperhatikan. Kita sering sekali gagal dalam membedakan kepentingan politik dan kepentingan pemerintah. Kenyataan yang paling berbahaya adalah bahwa negara tidak mampu membiaya partai politik di Indonesia secara layak dan partai politik kita masih belum mempunyai sumber keuangan yang mantap. Fakta inilah yang membuat kekhawatiran akan terjadinya ketergelinciran wewenang dan peran pejabat pemerintah. Sumber-sumber keuangan pemerintah justru akan diberikan kepada partai dari mana pejabat itu berasal. Kita tidaklah menginginkan hal ini terjadi. Diperlukan jiwa kepeloporan bagi partai-partai politik tertentu untuk segera melakukan langkah berani ini. Tentu secara ideal, partai politik besar dan yang paling berpengaruh merupakan pilihan paling baik untuk memberikan kepeloporan dan keteladanan. Namun, apabila tidak ada partai besar yang mau demikian, tidak ada salahnya partai kecil memberikan teladan seperti ini. Apabila hal itu tidak ada, sampai kapan pun hal ini menjadi kontroversi. Indonesia tidak akan pernah beranjak maju, baik dari sisi politik maupun ekonomi. ***
M
Bang D
el
Angie diduga terima
Rp33,73 miliar dari Permai Grup
Kan sudah dibagi-bagi ...
5
Problematik Rangkap Jabatan pada Politisi RANGKAP jabatan antara memangku tugas pemerintahan dengan partai politik, sudah menjadi pembicaraan sejak lama. Paling tidak dalam satu dasawarsa terakhir. Bahwa wacana tersebut sampai sekarang masih tetap ada, itu artinya wacana yang berlangsung sekitar satu dekade itu tidak mencapai hasil. Ramainya diskusi tentang rangkap jabatan publik dengan partai politik memperlihatkan adanya berbagai persoalan. Perpecahan konsentrasi, kurang profesional, praktik KKN, sampai dengan penyebaran nilai subjektif merupakan hal-hal paling dikhawatirkan masyarakat apabila rangkap jabatan itu tetap berlangsung. Yang tidak bisa dilupakan bahwa fenomena ini akan menjadi budaya pada bidang politik. Sesungguhnya rangkap peran tidak hanya terjadi pada bidang politik, juga pada bidang lain. Di negara-negara lain, bahkan di negara maju pun, merangkap jabatan ini lumrah. Di zaman Orde Baru, rangkap jabatan (peran) paling sukses dilakukan Jenderal Try Sutrisno. Di samping menjadi wakil presiden, dia juga menjadi ketua umum PBSI. Di masa itulah tim bulu tangkis Indonesia amat berjaya di dunia, dengan mampu mengandengkan Piala Thomas dan Piala Uber. Munculnya nama-nama Susi Susanti, Alan Budikusuma, Sarwendah Kusuma Wardani, Ricky Subagja dan sebagainya berasal dari era itu. Mengapa pembicaraan rangkap jabatan itu banyak disorot pada bidang politik dan pemerintahan? Dalam konteks pencitraan, hal ini membuktikan partai politik tetap dicurigai masyarakat sebagai pihak yang tidak mampu berperilaku adil dan jujur. Campur tangan politik di dalam jabatan pemerinahan dicurigai akan menghancurkan sistem, baik pada bidang personalia maupun pada bidang keuangan. Secara riil masyarakat mengkhawatirkan adanya perekrutan personal dari partai politik ke dalam unsur pemerinahan maupun penguasaan aset sumber modal pemerintahan oleh partai politik tertentu. Praktik seperti ini cukup mudah dilihat di zaman sekarang. Apalagi, posisi jabatan politik di pemerintahan dipegang oleh mereka-mereka yang kurang mempunyai pengalaman praktis, intelektual, dan sumber daya. Kondisi demikian, tidak saja membuat prinsip dasar good governance dan clean goverment tercederai, juga keberlangsungan pemerintahan akan terganggu. Good governance hanya bisa terjadi apabila diisi oleh pejabat-pejabat yang profesional, dalam arti mempunyai kemampuan intelektual dan pengalaman di bidang pemerintahan (administrasi). Sedangkan clean goverment dicapai apabila perekrutan dilakukan secara transparan tanpa ada KKN.
Oleh : GPB Suka Arjawa Jika memang partai politik itu didirikan dengan tujuan mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara, maka setiap partai politik harus mempunyai kesadaran sendiri untuk membantu kelancaran dan perbaikan pemerintahan di Indonesia. Artinya, tidak perlu menunggu partai politik lain sebagai pelopor untuk melepaskan secara sukarela tokohnya di pemerintahan, tetapi dengan kesadaran sendiri melepas tokohnya itu. Tidak perlu juga hal ini dilakukan oleh partai politik besar. Kesediaan partai politik kecil untuk melakukan tindakan langka seperti ini sangat membantu membangun citra partai itu sebagai sebuah pelopor dan kesungguhannya berkiprah di dunia politik. Parpol Tahu Diri Pada titik ini, partai politiklah yang harus tahu diri karena merasa tersindir. Jika memang partai politik itu didirikan dengan tujuan mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara, maka setiap partai politik harus mempunyai kesadaran sendiri untuk membantu kelancaran dan perbaikan pemerintahan di Indonesia. Artinya, tidak perlu menunggu partai politik lain sebagai pelopor untuk melepaskan secara sukarela tokohnya di pemerintahan, tetapi dengan kesadaran sendiri melepas tokohnya itu. Tidak perlu juga hal ini dilakukan oleh partai politik besar. Kesediaan partai politik kecil untuk melakukan tindakan langka seperti ini sangat membantu membangun citra partai itu sebagai sebuah pelopor dan kesungguhannya berkiprah di dunia politik. Yang paling penting, di tengah tidak adanya partai politik yang bersedia melakukan langkah demikian, kesediaan partai politik kecil untuk melepas tokohnya di pemerintahan (misalnya yang menjadi bupati atau wakil bupati), justru menjadi bahan ‘kampanye’ bagus. Sebab partai ini telah men-
jadi pelopor, berani melakukan terobosan, dan memberikan contoh positif. Bukankah iklan terbaik dan mampu menyedot perhatian masyarakat adalah iklan yang paling berani tampil beda? Hubungan partai politik dengan pemerintahan sesungguhnya juga memancing munculnya politik beranting. Ini yang juga menjadi faktor mengapa masyarakat lebih banyak menyoroti hubungan antara pejabat pemerintah yang masih memegang kendali partai politik. Politik beranting itu mempunyai akar pada kebiasaan birokrasi di Indonesia. Secara sederhana, birokrasi mempunyai sifat ‘tunduk’ kepada atasan. Ketundukan itu, tidak hanya pada aturan dan jenjang pekerjaan tetapi juga pada nilai dan ideologi atasan. Tindakan sederhana bagi bawahan, misalnya meminta izin libur atau memberikan penilaian atas kinerja, dilakukan oleh atasan langsung. Pertanggungjawaban atas izin maupun kinerja itu selanjutnya berlangsung secara berjenjang ke atas. Inilah yang membuat birokrasi di Indonesia mempunyai sifat ‘patuh dan tunduk’ tersebut.
Pada pihak lain, mereka yang mempunyai latar belakang politik kuat, selalu berupaya menyebarkan pengaruhnya kepada lingkungan dimanapun dia berada. Pejabat daerah yang berasal dari partai politik, berkecenderungan untuk mempolitisi birokrasi sehingga nilai-nilai dan ideologi partai bisa menyebar. Masyarakat menakutkan hal-hal seperti ini karena bisa menimbulkan diskriminasi pelayanan. Padahal, birokrasi adalah lembaga yang melayani kepentingan publik. Diskriminasi dalam pelayanan publik mempunyai arti pemerintahan sudah tidak berjalan dengan tidak normal. Jadi sangatlah logis kalau masyarakat mempunyai kekkawatiran tentang rangkap jabatan tersebut. Meskipun yang menjadi sorotan adalah rangkap jabatan antara pejabat pemerintahan dengan partai politik, namun perlu juga dilihat bagaimana jika seorang politisi menjabat di lembaga lain, misalnya lembaga keolahragaan. Karena sifatnya yang mengundang massa, jabatan di bidang olahraga terkadang menjadi incaran bagi politisi. Ini bukan faktor mereka menguasai cabang tersebut, akan tetapi kegiatan olahraga justru mempunyai sifat massa. Titik ini merupakan dasar dari sumber daya politis satu lembaga politik. Ketika Piala Thomas berhasil digandengkan dengan Piala Uber, rakyat Indonesia melupakan segala tekanan pada zaman Orde Baru. Dua poros yang dilihat adalah keberhasilan merebut juara itu dan orang yang ada di belakangnya, yaitu Tri Sutrisno sebagai orang Orde Baru. Atau ketika Eliyas Pical mampu menjadi juara dunia tinju, Menteri Pemuda dan Olahraga ketika itu, Abdul Gafur, berkali-kali memesankan kalimat dari presiden Soeharto kepada sang petinju. Mungkin kalimat itu mempunyai makna memberikan semangat kepada Pical. Tetapi, di balik itu juga mengandung pesan politik, bahwa juara itu terjadi pada era Soeharto. Rakyat diharapkan akan melupakan hal-hal yang bersifat negatif dari zaman Orde Baru. Sekarang, di zaman reformasi dan saling berlombanya orang untuk bersikap profesional, sebaiknya rangkap jabatan itu harus dihilangkan. Terutama perangkapan antara jabatan politik dengan partai politik. Tujuannya adalah untuk memberikan peluang yang lebih banyak pada kosentrasi penyelesaikan peran, lebih memahami tugas dan kewajiban yang harus dilakukan. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Kemacetan Makin Mencemaskan PERILAKU pengandara sudah pada taraf membahayakan orang lain. Mereka bukan lagi terkategori mengkhawatirkan karena makin menimbulkan kemacetan, tapi bisa membahayakan nyawa orang lain. Terutama motor, yang sering seenaknya saja zig-zag diantara mobil-mobil yang tak memperdulikan orang lain. Beberapa waktu lalu, persis di depan saya di Casabalanca, seorang ibu beserta anaknya baru saja menyebrang. Mereka berencana naik Mikrolet arah Tanah Abang. Kondisi lalu-lintas agak tersendatmeski tetap bisa jalan. Si Ibu memberhentikan Mikrolet, tetapi ketika hendak menaikinya, tiba-tiba motor dengan kecepatan cukup kencang berusaha menyalip dari kiri. Kecelakaan tak terhindarkan. Masih beruntung, anaknya sudah dalam posisi di dalam Mikrolet. Dan si Ibu meski ter-
pental tak terlalu luka parah. Yang disesalkan, pengendara justru melairkan diri tanpa rasa bersalah sedikitpun. Potensikecelakaan seperti ini seringkali terjadi. Pengendara motor seenaknya saja memotong jalur tanpa memperdulikan kondisi sekeliling. Yang tak kalah membahayakan banyak sekali lampu belakang motor yang diganti putih dari seharusnya merah. Tentu ini sangat menyilaukan pengendara dibelakangnya. Apalagi, ketika motor itu dalam posisi ngerem. Seketika pengendara di belakangannya seperti dibutakan. Mohon selain itu, tak sedikit yang sangaja mematikan lampu depan kalau malam. Mohon para pengendara seperti ini bisa ditindak tegas. Kunto Adi Rawamangun, Jaktim
Pengendara Sepeda Motor Harus Dibatasi SEMAKIN mudahnya masyarakat untuk memperoleh kendaraan ini hanya dengan uang muka yang terjangkau. Semakin parahnya kemacetan di Jakarta salah satunya adalah warga enggan beralih menggunakan bus trans Jakarta. Dengan berbagai alasan mereka lebih memilih kendaraan pribadi untuk memenuhi kebutuhan transportasi mereka. Dari segi keamanan sepeda motor sebenarnya tidaklah aman. Dengan derasnya arus hilir mudik kota Jakarta sepeda motor bagaikan serangga kecil yang menyemut di ibu kota. Parahnya tekanan hidup ibukota memaksa mereka yang tak memiliki dana untuk kendaraan yang lebih aman (seperi mobil) terpaksa harus menggunakan kendaraan yang kurang aman ini. Derasnya ragam kriminalitas di transportasi umum tak
kalah menyeramkan, sehingga tak bisa diandalkan. Hadirnya Bus Trans Jakarta dengan perhatian dari segi keamanan dan kenyamanan yang terus ditingkatkan oleh pemda DKI tak mengundang simpati yang berarti bagi masyarakat untuk beralih ke bus Trans Jakarta. Diramalkan Jakarta akan tidak bergerak oleh macet yang terparah pada tahun 2014. Sebagai warga Jakarta kita masih punya harapan agar Jakarta bisa seperti kota-kota di negara-negara maju seperti di Tokyo misalnya dimana penduduknya rata-rata menggunakan sepeda, berjalan kaki, dan bisa mengandalkan tranportasi bus dan kereta yang nyaman. Irhas Grogol, Jakarta Barat
Perbaiki Layanan Mutu SEBAGAI pengguna jalan tol, saya terus terang keberatan atas kenaikan tol yang diberlakukan pemerintah. Tapi, karena kenaikan ini adalah berdasarkan aturan hukum yang berlaku tentu tak bisa banyak yang bisa dituntut warga soal tarif tol itu. Namun, tentu saja sebagai konsumen yang mengunakan jalan tol, dan membayarkan sejumlah tarif jelas harus mendapatkan pelayanan yang memadai. Misalnya, soal keramahan penjaga pintu tol, atau kedisiplinan petugas dalam memberikan bukti bayar. Sering kali petugas entah alasan apa, tidak memberikan struk bukti bayar kepada konsumen, terutama untuk yang bertarif murah. Meski toh akhirnya dibuang oleh pengendara, bukan berarti karcis tidak diberikan. Itu adalah hak. Soal hak itu digunakan untuk apa itu urusan lain. Kemudian, soal derek grat-
is, mudah-mudahan benar-benar gratis. Setidaknya, kalaupun ada uang yang harus diberikan pada petugas itu, masukanlah sebagai tip dan bukan kewajiban. Selain itu, jalan tol kenapa seringkali lebih macet dari jalan regular. Kalau memang ada penumpukan kendaraan atau akibat kecelakaan, misalnya, mestinya bisa diantisipasi cepat oleh petugas yang sigap. Kualitas jalan, mungkin memang harus diperhatikan betul jangan sampai ada tambalan yang banyak, karena tidak nyaman dan tentu saja dikhawatirkan bisa berbahaya. Dalam posisi rakyat, tentu berharap pada pemerintah dan wakil rakyat agar membuat aturan yang lebih berpihak, sehingga segala hal yang berkaitan dengan rakyat tidak memberatkan. Semoga… Arif Kebun Jeruk
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
fax ke (021) 53670771,
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Jumat 7 September 2012
6
Juara Bertahan Tumbang
Laga Tuan Rumah Ricuh JAKARTA - Tim juara bertahan sepak bola PON, Jawa Timur, ditumbangkan tim Jawa Barat 1-2 pada laga perdana babak penyisihan Grup B Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Stadion Sport Centre Kuantan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, kemarin. Bahkan anak asuh Danurdara itu terlebih dahulu ketinggalan 0-2 dari lawannya setelah gol Rudi Geopani menit 14 dan Andrian Suci Ramdani menit 20. Tim Jatim baru bisa memperkecil ketertinggalannya melalui Fandi Eko Utomo pada
menit 59. Sebelum turun di ajang olahraga terbesar di Indonesia ini, tim Jatim melakukan pemusatan latihan di luar negeri. Selain menjalani pemusatan latihan di luar negeri tim ini juga diperkuat pemain Timnas U-22 yang diantaranya adalah Fandi Eko Utomo. “Memang hasil tadi kurang memuaskan. Ini dampak faktor mental yang kurang maksimal. Apalagi lawan turun dengan semangat yang luar biasa,” kata pelatih tim Jawa Timur, Danurdara. Jika mampu memenangi
pertandingan di dua laga sisa bisa dipastikan peluang tim juara bertahan untuk melangkah ke babak berikutnya akan terbuka. Kondisi berbeda dirasakan tim Jawa Barat. Tanding perdana melawan juara bertahan ternyata tak menyiutkan nyali anak asuh Deni Syamsudin itu. Bahkan Rudi Geopani dan kawan-kawan tetap bermain dengan tenang meski terus mendapatkan tekanan dari tim Jawa Barat. “Ini hasil yang sanggat membanggakan. Anak-anak bermain cukup baik dan bisa mengaplikasikan in-
struksi pelatih,” kata pelatih tim Jawa Barat, Deni Syamsudin. Di pertandingan lainnya antara tim tuan rumah Riau melawan Sumatera Barat berakhir dengan skor imbang 2-2 (11). Pertandingan ini sempat diwarnai kericuhan akibat ulah wasit yang dinilai tak adil. “Kami sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit sehingga menyebabkan para pemain marah,” kata pelatih tim Riau, Philip Hansen Maramis. Ia mengatakan, ketika hakim garis mengangkat bendera tapi wasit tetap membiarkan. Na-
mun tiba-tiba wasit membunyikan peluit ada kesalahan dan menyebabkan tendangan bebas, maka gol pun tercipta bagi tim Sumbar pada menit ke-90 melalui Irsyad Maulana. Semula tuan rumah unggul lebih dulu melalui sundulan kepala Mursit Aries pada menit ke-21 dan menggandakan gol menit ke-85. Sedangkan tim lawan yang dimotori Teguh Ilham dan Irwan Iteces itu dapat menguasai jalannya pertandingan hingga babak kedua. Bahkan tim ber-
seragam kuning-biru tua dengan dua gol diciptakan Teguh Ilham menit ke-34 dan Irsyad Maulana menit ke-90. Akibat gol yang diciptakan Irsyd dengan tendangan bebas itu, maka pemain tuan rumah langsung memprotes wasit dan mengejar dia yang membuat pertandingan sempat terhenti sekitar lima menit. Philip mengaku sangat kecewa atas kepemimpinan wasit sehingga menyebabkan pemain melakukan tindakan kasar. Wasit terpaksa diamankan
petugas setelah para penonton melempar dengan air mineral dan berupaya untuk mencederainya. Wasit diamankan di salah satu ruangan di stadion. Sementara itu, manajer tim Sumbar Syamsul Bahri mengatakan pemain tuan rumah tak menunjukan sikap sportif dan tak mengakui kepemimpinan wasit. “Kami menilai wasit sudah menjalankan tugas dengan baik, sehingga memberikan hukuman kepada pemain yang melakukan kesalahan,” katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
IMBANG - Pemain tim sepak bola Riau, Khairunas (tengah) berduel dengan pemain tim sepak bola Sumatra Barat, Bayu Febratama dalam pertandingan babak penyisihan Grup C PON XVIII 2012 di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang, Riau, kemarin. Pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2.
Munas PBSI Dapat Hasilkan
Pemimpin yang Berkualitas JAKARTA - Penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) PBSI pada 20 September mendatang di Yogyakarta, diharapkan dapat melahirkan calon ketua umum baru yang dapat bekerjasama dengan semua pihak untuk membangun kembali prestasi olahraga bulutangkis Indonesia ke depannya. Hal tersebut dikatakan mantan pebulutangkis Indonesia, Rudy Hartono, yang menilai Munas PBSI nanti bisa kembali memajukan dan membangkitkan olahraga bulutangkis Indonesia dari segi prestasi. “Tentunya Munas tersebut merupakan peluang bagi olahraga bulutangkis
Indonesia untuk memulai era baru pembaharuan, sehingga membangkitkan kembali bulutangkis Indonesia di luar negeri,” ungkapnya ketika dihubungi wartawan di Jakarta, kemarin. Untuk itu Rudy berharap tiap pengprof yang memiliki hak suara bisa memilih calon yang tepat, dan bisa mempertanggung jawabkannya selama periode kepemimpinan calon yang dipilih tersebut. “Yang mempunyai hak pilih adalah setiap pengprof, jadi mereka harus bisa meilihat siapa calon yang mempunyai dedikasi secara serius kedepannya untuk Indonesia,” ucapnya.
Sebelumnya dari beberapa para calon yang telah mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon ketua umum PBSI, baru Icuk Sugiarto yang mengembalikannya jelang batas penutupan 18 September nanti. “Siapa saja boleh mencalonkan, baik mereka yang telah dikenal maupun belum, asalkan mereka benar-benar cinta bulutangkis, memahaminya dan memiliki visi-misi untuk pemgembangan prestasi kedepannya, serta bisa bekerja sama dengan semua pihak, baik itu pihak swasta maupun pemerintah,” jelasnya Ketika dikonfirmasi terkait
kepengurusan PBSI ke depan, pria yang pernah meraih gelar 8 kali kejuaraan All England ini mengaku dirinya tak berminat bergabung dalam kepengurusan, dan hanya ingin membantu dalam mengembangkan pembinaan usia muda di klub bulutangkis miliknya. “Saya tidak mau ikut kembali dalam kepengurusan nantinya, karena saya sebelumnya pernah ikut dan gagal, lebih baik saya berbakti membangun olahraga bulutangkis ini melalui klub yang saya miliki, sehingga bisa membantu menciptakan atletatlet muda Indonesia kedepannya,” tuturnya. (pts)
PB Sebar Api PON
Di 12 Kabupaten/Kota PEKANBARU - PB PON Riau menyebar api PON XVIII ke 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau untuk menggelorakan kegiatan olahraga tersebut ke seluruh masyarakat jelang upacara pembukaan pada 11 September. Pengambilan api PON dilakukan di sebuah sumur minyak tua di daerah Minas yang dilakukan langsung oleh Ketua KONI Tono Suratman dan turut disaksikan oleh Gubernur Riau HM Rusli Zainal, Kamis. Sumur tersebut merupakan sumur eksploitasi minyak pertama di Riau. Dari sana api PON
disebar ke 12 obor untuk dikirab ke kebupaten/kota, dan satu obor utama untuk disemayamkan di kantor Gubernur Riau di Pekanbaru. Penyambutan obor api utama dilakukan oleh Wakil Gubernur Riau Mambang Mit. “Obor api PON disebar di 12 kabupaten/kota dan satu obor utama disemayamkan di kantor Gubernur Riau di Pekanbaru. Tujuannya agar menggelorakan semangat PON diseluruh daerah,” kata Mambang Mit. Api pada obor utama akan disemayamkan di kantor gubernur hingga tanggal 11 Septem-
ber pada saat pembukaan resmi PON XVIII. Obor api utama diletakan di tangan kanan patung maskot PON XVIII Riau, burung serindit. Rencananya, pembukaan PON akan dipimpin langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ketua Subbidang Api PON Riau, Marwan, mengatakan, masyarakat sangat antusias menyambut kirab obor api PON di Kota Pekanbaru. Akibatnya, iring-iringan mobil pembawa obor sempat tersendat di Jembatan Siak III karena para warga memadati jalan. “Kami sangat bersyukur, warga sangat menyam-
but dengan antusias saat pembawaan api PON,” katanya. Ia mengatakan, nantinya obor api utama akan diarak ke Stadion Utama Riau pada pembukaan PON XVIII pada tanggal 11 September. Api tersebut akan disulut ke kalderon di stadion yang menandakan PON resmi dibuka. Sedangkan, 12 obor lainnya akan dikirab berkeliling daerah hingga ke perkampungan. Rencananya, pada saat pembukaan PON nanti, seluruh obor yang ada juga akan disulutkan ke sebuah tungku yang ada di tiap 12 kabupaten/kota. (ant)
Malaysia U-22
Tetap Waspadai Indonesia JAKARTA - Timnas U-22 Malaysia mengaku tetap mewaspadai timnas U-22 Indonesia pada 9 September mendatang di sebuah turnamen yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Hal tersebut disampaikan pelatih timnas Malaysia U-22, Ong Kim Swee yang menilai kekuatan timnas U-22 Indonesia sangat berbeda, karena telah dipersiapkan sejak lama. “Saya berharap kedua pasukan bermain dengan
baik sebagai persiapan awal untuk Sea Games 2013 nanti, dan keberhasilan kekalahan 60 beberapa waktu lalu bukanlah menjadi penilaian untuk menghadapi pertandingan nanti, terlebih lagi saat itu kami diperkuat pemain asing kami yang berlaga di liga Malaysia,” ungkapnya kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Ia menambahkan, pertandingan nanti berbeda karena skuadnya diisi para pemain usia 22 tahun, yang sebagian
besar berlaga di liga Singapore, serta akan bermain di Stadion Gelora Bung Karno. “Pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno akan berbeda nantinya, karena selain akan menghadapi para pendukung Indonesia yang sangat meriah, skuad kami banyak diisi para pemain yang sebagian besar berlaga di liga Singapore, dan tanpa lima pemain kami yang diperbantukan untuk timnas senior Malaysia,” tambahnya. Sebelumnya timnas Malay-
sia U-22 pernah mengalahkan timnas U-22 Indonesia dengan skor 6-0 di Stadion Gelora Bung Karno bulan lalu, saat pertandingan persahabatan usai kegagalan penyelengaraan Java Cup. “Bagi saya semua pertandingan ini bisa memberikan pertemuan untuk menghadapi kejuaraan kedepan, terlebih lagi mereka sekarang berbeda,” tutur Kapten timnas U-22 Malaysia, Irfan Fazail. (pts)
PICKUP POINT
Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini
HOTEL
TRANSJAKARTA -
Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor
1 2 3 4 5 6 7 8
: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan : Harmoni – Lebak Bulus
SPBU PERTAMINA -
SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU
34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO 34.154.15, Jl. RE Martadinata, Ciputat 34.164.02, Jl. Margonda Raya, Depok 34.124.10, Karang Tengah 34.165.12, Jl. Raya Limo, Depok 34.165.03, Cinere Raya 34.114.01, Jl. Raya Jelambar 34.113.01, Jl. Raya Jembatan Besi 34.144.03, Jl. Raya Pluit Selatan 34.144.01, Jl. Raya Pluit Selatan 34.124.07, Jl. Raya Terogong, Jak-Sel
RESTORAN & CAFE Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor -
RUMAH SAKIT RS. PAD Gatot Subroto RS. Bhineka Bakti Husada RS. Islam Jakarta RS. Dharmais, Jakarta RS. Siloam Hospital Cikarang RS. Harapan Keluarga Cikarang RS. Hasana Medica Cikarang Hotel Ambara
-
Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan Hotel Paninsula Hotel Ibis Hotel Santika Hotel Kartika Chandra Hotel Crown Hotel Century Park Hotel Sultan Hotel Mulia Hotel Le Meridien Hotel Sahid Hotel Grand Hyatt Hotel Millennium Hotel Arya Duta Hotel Nikko Hotel Saripan Pacifik Hotel Papaho Bogor TRADE CENTER
-
Blok M Plaza Mall Cilandak Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor Plaza Depok Mall Depok Pamulang Square OFFICE BUILDING
-
BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor Green Lake View, Ciputat Kantor Pos , Ciputat Plaza Telkom, Ciputat TEMPAT UMUM
-
Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor
7
Suluh Indonesia, Jumat 7 September 2012
DIREKTORI SULUH INDONESIA - BISNIS JAKARTA BOGOR
Casablanca Sentul city Lt 126 Lb 53 Harga 675 Juta 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2
Taman Yunani Sentul City Lt 214 Lb 102 Harga 1.075 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2
Casablanca Sentul city Lt 145 Lb 53 Harga 825 Juta 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2
Equator Sentul city Lt 210 Lb 91 Harga 1.1 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2
Bukit Golf Hijau Sentul City Lt 266 Lb 312 Harga 2 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2
Taman Yunani Sentul City Lt 208 Lb 81 Harga 1.050 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2
BOGOR JUAL RUMAH - 2 lantai - 4 kamar tidur + Ac 2 - 2 kamar mandi Luas tanah 190 M Luas Bangunan 250 M Listrik 2200 watt Line Tlp aktf SHM - AJB Garasi mobil 2 unit Garasi motor 1 unit HUB : 0818955214, 081383720020
KADIN BOGOR
JAKARTA
KADIN BOGOR
Pusat Grosir Pasar Pagi Mangga Dua Lt. Semi Basement Blok C 022-023-031-032 Telp. (021) 6491352 Jln. Mangga Dua Raya Jakarta Utara Tanah Abang Bukit Blok E Lt. 2 Los C8 No. 1&12
JAKARTA DIJUAL TANAH Jl. Raya Kemang, Pabuaran, Cibinong Pinggir Jalan. Luas : 1398 m2 SHM : Rp. 475rb/m2 Hubungi :
Pertokoan Lindeteves Trade Center Lt. 2 Blok A2 No. 1F Jakarta Kota Telp. : (021) 62320048 Fax. (021) 62308659 Email : cvmtm.gasket@gmail.com
0812 8036 0394 0857 1966 5075 UJIAN PERSAMAAN/KONVERSI KELAS KARYAWAN DLL.
SUZUKI INDOMOBIL Promo cuci Gudang
Terima Pendaftaran Siswa Baru Program: Paket B/C, Akta-4 D3, S1.S2,S3
Unit Ready Stock
Jurusan : Ekonomi, Hukum, Teknik, Pendidikan, Fisip, Komputer, Pertanian, Peternakan, Psikologi, Kesehatan, Sekretaris, dll
Discont Up To 30Jt Proses Mudah & Cepat BELI MOBIL SUZUKI SEKARANG, SUDAH DAPAT CASH BACK
AGUS. W
Hub : 085255564971
Pasang Iklan Lowongan, Otomotif, Properti & Peluang Emas Ukuran 2 x 50 mmk
BW Rp. 200.000 FC Rp. 300.000
Hub : 021-5357602
Pasang Iklan Baris
CEPAT LAKU Hanya
021.9482.1848 0856.9000.621 Pin BB. 29F2FABB
Koran Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Terbesar Di Indonesia Terbit di Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Dan Bandung
Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi
(0251) 8401018 (021) 5357602
Kantor Jakarta : Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No.32 Palmerah Jakarta Pusat Telp: (021) 537602 Fax: (021) 53670771
PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771
Pasang Parabola INDONESIA NETWORK Dirumah Anda Sudah Termasuk : - Ongkos Pasang - Parabola Solid 6 Feet - Reciver - Kabel 20 M - 2 LNB - Tiang Pipa 2,5�
Cukup
Rp. 1.3Membayar 00.000 ,-
GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771
SEGERA HUBUNGI INDONESIA NETWORK Telp. :
5357602 G.21-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Jumat 7 September 2012
8
RATU AYU BERLIDAH HITAM MENDETEKSI USAHA, BISNIS & JODOH
Ratu Ayu Berlidah Hitam Suluh Indoensia/ant
MINTA HUJAN - Sekitar 6.000 santri Pondok Pesantren Lirboyo - Kediri, Jawa Timur, menggelar shalat sunnah Istisqo’ atau shalat memohon anugerah hujan dengan imam KH Anwar Mansur, kemarin.
Kantor Bupati Lumajang
Dirusak Massa LUMAJANG - Ribuan orang yang menolak penundaan pilkades beringas. Massa terus melempari Kantor Bupati Lumajang dengan batu dari pecahan paving. Menurut saksi mata, massa melempari kantor DPKD dan Bagian Pembangunan Lumajang. Sejumlah kaca pecah dan berserakan dalam kantor. Aparat kepolisian memilih bertahan dan mengamankan kantor bupati. Sejumlah aparat
kepolisian kesulitan mencegah aksi anarkis tersebut. ‘’Kami sudah muak dengan sikap Bupati Lumajang,” teriak massa. Selain menggelar orasi pendemo sempat merobohkan papan baliho yang terbuat dari besi di atas papan kantor bupati. Massa merusak setelah hendak merangsek ke halaman kantor pemkab. ‘’Kami ingin mendesak bupati mencabut surat penundaan pilkades,” teriak pendemo.
Ratu Ayu Berlidah Hitam, spiritualis asal suku Anak Dalam, kembali menunjukkan prestasinya. Belum lama ini berhasil menolong Amir (nama samaran), seorang pengusaha, yang benar-benar dalam kesulitan karena tokonya terancam dan dikejar rentenir akibat nunggak hutang.
Aparat kepolisian langsung siaga dan siap menghalau massa. Petugas dari Brimob langsung siaga dengan dipimpin kapolres Lumajang, AKBP Susanto. Karena keinginannya untuk menemui Bupati Lumajang tidak kesampaian, aksi para pendemo berubah ricuh. Akibat aksi itu, Kapolres Lumajang, AKBP Susanto, menjadi korban. ‘’Kapolres pingsan terkena lemparan batu,’’ kata saksi mata. (ant)
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percin- taan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang mengu-asai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu Sungai Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma sering didatangi orang pen-ting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas.
Kirim Tangki Air Atasi Krisis kepada masyarakat di Desa Julah,” kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali, Ketut Susrama, di Denpasar, kemarin. Pemerintah telah memetakan tiga daerah rawan krisis air minum di Bali yang membutuhkan penanganan di antaranya Kabupaten Karangasem yakni di Kecamatan Kubu dan Seraya, kemudian Kabupaten Klungkung di kawasan Nusa
Penida, dan Kabupaten Buleleng di kawasan timur dan barat. Menurut dia, memasuki musim kemarau, pihaknya telah menyiagakan lima unit tangki yang setiap saat bisa dikerahkan. Satu unit tangki tersebut di tempatkan di Kabupaten Bangli, Kabupaten Klungkung termasuk Nusa Penida (2), dan di provinsi (2). (kmb)
Barang Hilang. Buktinya, seorang Ibu kelabakan karena kehilangan tas berisi uang puluhan juta rupiah, waktu menghadiri acara di sebuah gedung. Untung ada rekannya yang masih punya kartu nama Ratu Ayu. Menurut terawang Ratu Ayu, orang yang mengambil tas uang masih berada di dalam gedung, dan tas pasti kembali. Ajaib, dalam hitungan menit, ada seseorang seperti linglung menyerahkan tas uang tersebut tanpa berkurang isinya. Ratu Ayu pun ahli mengembalikan mobil mewah, perhiasan, melariskan jual beli tanah, sulit jodoh, dan pasangan yang selingkuh. Ratu Ayu berhasil membantu seorang Bapak yang ditinggal istrinya karena terpikat pria kaya. Dengan media kopi, istrinya terlihat lari ke Kalimantan. Lalu dengan Ilmu Putar Gasing, atas izin Allah, 3
hari kemudian sang istri pulang. Rupanya julukan “Berlidah Hitam” bukanlah omong kosong. Dengan izin Allah, ucapannya jadi kenyataan. “Jika berkonsultasi, cukup sebut nama dan tanggal lahir, insyaallah bisa diterawang apa masalah dan solusinya. Untuk bisnis, pejabat, dan yang ingin naik pangkat, sudah banyak yang berhasil terbantu,” ucap Ratu Ayu yang bisa ditemui di Klinik Ratu Ayu di
Jalan Taman AA RT. 12 RW. 05 no. 01 Kampung Baru, Jakarta Barat (dekat Pos Pengumben, Permata Hijau) telpon
021-96351821, 081366199672 (Tidak menerima SMS)
BUNDA NORMA SERING DIDATANGI PEJABAT
Dinsos Bali DENPASAR - Dinas Sosial Provinsi Bali mengirim satu tangki air untuk mengatasi krisis air minum yang terjadi di beberapa kawasan, salah satunya di Desa Julah, Kecamatan Tejakula, Buleleng. ‘’Tim kami telah meluncur membawa bantuan tangki yang berisi 5.000 liter air bersih yang sebelumnya berada di Desa Kubu Karangasem untuk didistribusikan
Amir sudah mencari pertolongan ke berbagai pihak, tapi tidak ada yang berhasil menolongnya. Sampai ketika ia datang ke Klinik Ratu Ayu. Oleh Ratu Ayu, ia diajak berdoa dan diberikan syarat agar dagangannya laris. “Alhamdulillah sekarang tokonya tidak jadi tutup, malah omzetnya ratusan juta rupiah per hari, dan akan membangun sebuah toko lagi di Kemang” tutur Ratu Ayu. Ada lagi, seorang pebisnis sukses tapi menderita insomnia akut. Setiap malam ia tidak bisa tidur dan terpaksa menenggak pil tidur yang membuatnya kecanduan. Oleh Ratu Ayu, ia dimandikan dan diritualkan untuk menghilangkan energi jahat yang bersarang di tubuhnya. Kini ia sudah bisa tidur pulas tanpa obat. Ratu Ayu juga dikenal sebagai Pakar Kembalikan
Bunda Norma
Untuk yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629