Skip to main content

Edisi 7 September 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Dukungan PLN Dikaji Ulang

IHSG Tak Terpengaruh Libur

Naikkan Harga Elpiji

Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI merekomendasikan pemerintah melakukan kaji ulang pemberian berbagai dukungan kebijakan kepada PT PLN karena adanya temuan BPK...hal. 1

PERGERAKKAN positif pada saham-saham disemua sektor yang diperdagangkan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat, tidak....hal. 2

PEMERINTAH hingga kini belum memutuskan kenaikan harga elpiji tabung tiga kilogram, meskipemerintah menyatakan segera menuntaskan perbedaan atau disparitas harga elpiji antara tabung tiga kg...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

Selasa, 7 September 2010

No. 171 tahun IV

Suluh Indonesia/ant

LONJAKAN - Ribuan pemudik menunggu kereta Sindoro tujuan Semarang di Stasiun Gambir, Jakarta, kemarin. Jumlah pemudik yang menggunakan kereta dari stasiun itu meningkat drastis.

SBY Ajukan Agus Suhartono

Calon Panglima JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengajukan nama Laksamana TNI Agus Suhartono yang saat ini menjabat Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) sebagai calon Panglima TNI menggantikan posisi Djoko Santoso. ‘’Surat presiden tertanggal 3 September 2010 yang berisi nama calon tunggal Panglima TNI sudah kami terima, dan dalam rapim sudah kita bahas,” kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Gedung MPR/ DPR Jakarta, kemarin. Sesuai dengan UU, kata Priyo, maka DPR akan memberikan jawaban atas surat presiden tersebut selambatlambatnya setelah 20 hari kerja. Karena menjelang lebaran, maka surat presiden tersebut

TIDAK TERBIT Sehubungan dengan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 H dan Cuti Bersama, Suluh Indonesia/Bisnis Jakarta pada Rabu (8/9) s/d Rabu (15/9) tidak terbit. Suluh Indonesia/Bisnis Jakarta akan terbit seperti biasa mulai Kamis (16/9). Untuk itu, kepada pembaca dan pemasang iklan mohon maklum adanya. Redaksi

Lagi, Perampokan Bersenjata SEMARANG - Kawanan perampok bersenjata api kembali beraksi di siang bolong dan menggasak uang tunai ratusan juta rupiah dari Toko Jaya, sebuah toko kelontong yang terletak di Jalan Majapahit Nomor 472 Semarang, Jateng, kemarin. Menurut pemilik toko The Sioe Hwee (76) yang tampak masih trauma, perampokan tersebut terjadi kira-kira pukul 11.30 WIB saat hujan deras. ‘’Saat berada di dalam toko, tiba-tiba masuk empat orang yang masing-masing membawa senjata api jenis pistol yang langsung menodongkan ke arah saya dan sejumlah karyawan,” katanya. Korban yang ditodong senjata api tidak bisa berbuat apaapa saat salah seorang perampok mengambil uang tunai ratusan juta rupiah yang disimpan di laci meja kasir dan kotak penyimpanan, sedangkan perampok lainnya menggiring seluruh karyawan masuk ke sebuah ruangan di dalam toko. Setelah berhasil mengambil uang tunai dengan jumlah sebesar Rp 180 juta, perampok segera meninggalkan toko dengan mengendarai dua sepeda motor yang tidak diketahui jenis maupun nomor polisinya. Saat hendak keluar toko, perampok sempat memukul kepala seorang petugas parkir bernama Dono (25), warga Jalan Pedurungan Lor Semarang, yang ada di depan toko dengan menggunakan pistol hingga menderita luka. Selain menggunakan senjata api, para perampok juga memakai helm dan jaket hitam serta mengenakan penutup wajah saat melakukan aksinya. Korban mengatakan, uang tunai ratusan juta rupiah yang diambil para perampok tersebut sebenarnya akan disetorkan ke bank oleh salah seorang karyawan toko bernama Kasron (26). ‘’Uang yang akan disetorkan ke bank berjumlah Rp 160 juta, sedangkan uang Rp 20 juta merupakan uang hasil penjualan,’’ ujarnya. (ant)

akan diumumkan secara resmi di rapat paripurna tanggal 21 September mendatang. ‘’Karena tidak memungkinkan diadakan rapat Bamus, maka akan digelar rapat konsultasi pimpinan dengan fraksi sebagai gantinya untuk membahas tindaklanjut surat ini. Saya kira, karena Panglima TNI merupakan mitra kerja dari Komisi I, maka Komisi tersebut yang akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan,” terang Priyo. Mengenai figur Agus Suhartono, Penasehat Fraksi Partai Golkar ini menilai bahwa Agus adalah sosok yang cukup kompeten untuk menggantikan Djoko Santoso sebagai Panglima TNI. Kendati demikian, Priyo menegaskan, tetap harus ada proses demo-

krasi dalam pengambilan keputusan apakah calon tunggal yang diajukan presiden disetujui atau tidak. ‘’Walaupun kita nilai sudah mumpuni, namun tetap harus diambil keputusan baik melalui voting maupun musyawarah untuk mufakat,” katanya. Senada dengan Priyo, Ketua F-PDIP, Tjahjo Kumolo juga menganggap bahwa figur Agus sebagai orang yang pantas menggantikan Djoko Santoso sebagai Panglima TNI. ‘’Pada dasarnya semua Kepala Staf yang ada saat ini bagus dan mempunyai kompetensi, dan kita akan mendukung siapapun yang diajukan presiden. Tapi, saya kira KSAL lebih pantas karena sesuai urut kacang,” katanya. (har)

Pilihan Presiden Sudah Tepat JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Yorrys Raweyai menilai bahwa dipilihnya nama Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Agus Suhartono sebagai calon tunggal Panglima TNI sudah tepat. ‘’Pilihan Presiden itu sudah tepat dengan mengajukan nama Laksamana Agus Suhartono,” kata Yorrys Raweyai dari Fraksi Partai Golkar ketika ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, kemarin. Menurut dia, dengan menjadi Panglima TNI, maka akan semakin memperkuat maritim Indonesia yang selama ini terabaikan. ‘’Selama ini orientasi kita pada darat sementara maritim kita terabaikan. Dengan menjadi panglima TNI, maka orientasi tersebut diharapkan berubah dan maritim kita semakin kuat,” kata Yorrys. Secara pribadi, dirinya menilai Agus Suhartono adalah sosok yang pantas menjadi Panglima TNI walaupun dua kepala staf lainnya memiliki kemampuan yang sama. ‘’Bayangkan, Agus angkatan `78 tapi sudah bisa meraih bintang empat dan itu prestasi yang luar biasa,” katanya.

Terkait rencana uji kepatutan dan kelayakan, F-PG akan segera membahas di rapat fraksi. ‘’Kita akan rapat internal fraksi untuk memberikan dukungan kepada Agus,” kata Yorrys. Sementara itu, anggota Komisi I dari Fraksi Partai Demokrat Yahya Sacawirya mengatakan, siapapun yang diajukan oleh Presiden Yudhoyono soal nama calon panglima TNI, FPD mendukung dan siap mengamankan calon tersebut. ‘’FPD akan mendukung dan siap mengamankan Agus Suhartono untuk menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal Djoko Santoso,” kata Yahya. Ia menambahkan, Fraksi PD akan segera menggelar rapat internal untuk mematangkan dan mempersiapkan langkah-langkah pengamanan terhadap Agus Suhartono. ‘’Kita akan segera rapat internal, terutama anggota DPR dari Demokrat di Komisi I untuk mengamankan Agus,” ujar Yahya. Ia belum tahu secara pasti track record dari Agus Suhartono. (har)

Calon Kapolri Harus Berani JAKARTA - Pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia Burhanuddin Muhtadi, menilai, calon Kapolri yang akan dipilih harus berani memberantas korupsi di internal kepolisian. ‘’Sejak 2003 hingga kini, lembaga kepolisian selalu mendapatkan rapor merah di mata masyarakat, dan kasus terhangat adalah tentang rekening gendut yang diperoleh perwira polisi. Sehingga, calon Kapolri yang terpilih harus bisa mereformasi internal kepolisian, khususnya dalam memberantas korupsi,” katanya di Jakarta, kemarin. Selain itu, lanjut peneliti se-

nior LSI tersebut, calon Kapolri harus bisa mengembalikan citra kepolisian yang dinilai buruk dan bisa meningkatkan reputasinya di mata publik. ‘’Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus membuat daftar-daftar calon Kapolri yang memiliki ‘track record’ baik, khususnya dalam memberantas korupsi di institusi kepolisian, yang nantinya akan diajukan ke DPR,” kata Burhanuddin yang juga staf pengajar di Universitas Paramadina Jakarta itu. Ia menilai, tidak mudah untuk mencari calon Kapolri di tubuh kepolisian yang bersih 100

persen dari praktek korupsi, namun paling tidak bisa meminimalisir praktek korupsi di kepolisian. ‘’Carilah calon yang bersih dan tidak ‘tersandera’ dengan mitranya di kepolisian, sehingga bisa dengan mudah mereformasi di internal kepolisian,” ujarnya. Ia menambahkan, Kapolri Bambang Hendarso Danuri kemungkinan tersandera dengan mitranya di kepolisian karena mitranya tersebut memiliki kartu AS, sehingga BHD kesulitan untuk mereformasi di internal kepolisian, khususnya dalam mengungkap kasus rekening gendut itu. (ant)

DPR Tunda Bangun Gedung JAKARTA - DPR RI akhirnya menunda pembangunan gedung baru berlantai 36 yang diperkirakan menelan biaya Rp 1,8 triliun setelah publik menolak rencana itu. Ketua DPR RI Marzuki Alie usai rapat pimpinan di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin mengemukakan, pembangunan gedung itu masih akan dikaji lebih mendalam. Kajian akan dilakukan oleh tim teknis yang dibentuk pimpinan DPR. Kajian ulang dilakukan untuk lebih memastikan mengenai desain dan biaya pembangunannya. ‘’Ini menjadi citra buruk bagi DPR. karena itu, disepakati untuk ditunda dulu, dilakukan kajian ulang,” kata Marzuki. Selain besarnya biaya dan desain gedung yang dikaji ulang, kata Marzuki, tender yang sudah dibuka dihentikan sementara dan ditunda sampai ada kajian yang tuntas dilakukan tim teknis. ‘’Desain gedung baru harus menjauhkan kesan mewah agar tidak menimbulkan pro-kontra di masyarakat. Jika desainnya mewah, maka publik akan menolaknya,’’ katanya. Marzuki menyayangkan rencana pembangunan gedung baru itu yang sudah memasuki tahap sosialisasi dan tender diwarnai hal-hal yang sebenarnya di luar rencana dan desain gedung. Misalnya, ada informasi bahwa di gedung baru akan ada fasilitas kebugaran dan relaksasi, seperti spa. “Padahal hal tidak ada,” katanya. Pimpinan DPR-RI menggelar rapat khusus membahas kelanjutan rencana pembangunan gedung baru DPR yang menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat. Rapat juga mengundang para konsultan yang terlibat dalam rencana pembangunan gedung itu untuk ditanya apakah benar ada rencana membangunan fasilitas-fasilitas khusus seperti tempat spa. (har)

BURT Didesak Agar Dibubarkan JAKARTA - Fraksi PKS DPR RI mendesak pembubaran Badan Urusan Rumah Tangga (BURT), karena sering menimbulkan citra buruk dan kesimpangsiuran, seperti masalah pembangunan gedung baru. Ketua F-PKS DPR Mustafa Kamal di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin meminta Ketua DPR segera menggelar rapat konsultasi dengan pimpinan fraksi terkait polemik rencana pembangunan gedung baru itu. Menurut Mustafa, BURT DPR kerap bermasalah dan menjadi sumber pencitraan buruk parlemen. Tugas dan fungsi BURT DPR, menurut dia, adalah pekerjaan teknis yang bisa dikerjakan secara ad hoc. ‘’Keberadaan BURT berlebihan, karena anggota DPR mengerjakan hal-hal yang bersifat teknis sehingga sering overlapping,” katanya. Akibatnya, kata dia, saat ini terjadi kesimpangsiuran pernyataan antarpimpinan DPR soal rencana pembangunan gedung baru DPR. Sementara itu, pimpinan DPR-RI menggelar rapat khusus untuk membahas kelanjutan rencana pembangunan gedung baru DPR yang menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat. Rapat juga mengundang para konsultan yang terlibat dalam rencana pembangunan gedung itu. Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan, konsultan ditanya apakah benar ada rencana membangunan fasilitas-fasilitas khusus seperti tempat spa dan lain-lain. ‘’Jika memang tidak ada rencana itu, lalu siapa yang selama ini menyebarkan kabar bahwa di gedung baru itu akan ada fasilitas spa,” kata Marzuki. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Selasa 7 September 2010

K ilas

Jakut Tergenang Air Hujan

Takbir Keliling Dilarang PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta melarang warganya melakukan arak-arakan takbir keliling di jalan-jalan protokol dan jalan-jalan arteri pada malam Lebaran mendatang. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Balaikota DKI Jakarta, kemarin mengatakan, takbir keliling tersebut dilarang untuk menghindari kemacetan di jalan raya dan kecelakaan yang kerap terjadi pada malam Lebaran. Foke mengatakan, sudah sejak awal pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak keluar dari lingkungan dalam melakukan pawai takbir keliling. Kalau bisa takbir keliling dilakukan di kecamatannya masing-masing. Larangan takbir keliling juga termasuk bagi warga di daerah penyangga Jakarta yang akan melakukan arak-arakan keliling masuk ke ibukota. Pemprov juga telah meminta kepada Polda Metro Jaya untuk menertibkan warga dari luar Jakarta yang melakukan takbir keliling sampai ke Jakarta, dan biasanya mereka berasal dari Tangerang dan Bekasi. (ant)

Ba‘asyir Sholat Ditahanan POLRI menyediakan tempat untuk menjalankan shalat Idul Fitri bagi ustad Abu Bakar Baasyir dan tahanan lain di ruang tahanan Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri di Jakarta. Kabid Penum Div Humas Polri Kombes Pol Marwoto Soeto di Jakarta, kemarin mengatakan, Polri menyediakan tempat di ruang tahanan untuk melaksanakan shalat Idul Fitri untuk ustad Ba`asyir, sebenarnya dari dulu ruang untuk shalat juga tersedia. Polri menyediakan tempat shalat Idul Fitri di ruang tahanan Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) sebenarnya untuk seluruh tahanan yang beragama Islam yang akan menunaikan ibadah. Marwoto menambahkan pada hari raya Idul Fitri untuk kunjungan terhadap tahanan pada hari pertama pukul 09.00 - 12.30 WIB, kemudian pada hari raya kedua kunjungan pada pukul 10.00 - 12.30 WIB. Selain itu, Mabes Polri juga menggelar shalat Idul Fitri. (ant)

Pemudik Dibius dan Diculik SEBANYAK dua pemudik, M Aksin dan M Firman menjadi korban pembiusan di Bus Damri jurusan Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Pasar Rebo, Jakarta Timur. Kapolsek Pancoran Kompol Dasuki Herlambang mengatakan, kedua korban diduga diberi minuman yang sudah dicampur obat bius. Dasuki menjelaskan kedua korban berkenalan dengan ketiga pelaku saat menumpang bus setelah mendarat di Bandara SoekarnoHatta, Tangerang, Banten. Usai menenggak minuman, kedua korban tidak sadarkan diri di dalam bus, kemudian komplotan pelaku mengambil uang tunai senilai Rp 3 juta dan telepon seluler. Dasuki menuturkan, pelaku sempat menurunkan Aksin di jalan depan proyek Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Sementara satu korban lainnya, Firman hingga saat ini diduga masih bersama komplotan pelaku, dan pihaknya berusaha untuk mengejar para pelaku. (ant)

Suluh Indonesia/ant

JALAN TERGENANG - Seorang perempuan lansia menyeberangi Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih yang tergenang air menyusul turunnya hujan di Jakarta, kemarin. Tergenangnya Jalan Letjen Suprapto tersebut akibat tidak lancarnya sistem saluran air (drainase) kota Jakarta.

Polda Metro Jaya :

994 Pemudik Ditindak JAKARTA - Anggota Direktorat Lalulintas Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya (Ditlantas Polda Metro Jaya) menindak 994 unit kendaraan pemudik yang melanggar aturan. ‘’Mayoritas jenis pelanggarannya membawa penumpang melebihi kapasitas untuk sepeda motor,” kata Koordinator Traffic Management Center (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Indra Jafar di Jakarta, kemarin. Indra menuturkan petugas

lantas berupaya untuk menertibkan pemudik bersepeda motor yang membawa penumpang melebihi kapasitas, guna memprioritaskan keselamatan jiwa. Indra menjelaskan pemudik sepeda motor juga kerap melanggar aturan lantas dengan menggunakan tidak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Pelanggaran lainnya pengemudi tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) atau Surat Tanda Nomor Kendaraan

(STNK). Polisi memerintah agar penumpang yang berlebih itu melanjutkan perjalanan menggunakan bus atau angkutan darat lainnya, sedangkan pemudik diperbolehkan membawa kendaraannya. Jumlah kendaraan sebanyak 994 unit yang ditindak polisi itu selama Operasi Ketupat Jaya 2010 pada H-7 hingga H-5 lebaran. Polisi melakukan pengetatan pengawasan pada ruas utama jalur mudik (pos pengama-

nan) dan pos pemeriksaan. Petugas lantas juga memberikan penindakan terhadap pemudik menggunakan mobil yang membawa barang bawaan di tas kendaraannya. Terkait dengan puncaknya lonjakan arus mudik di Jakarta, Indra memperkirakan akan terjadi sekitar H-3 atau Selasa (7/9) hingga H-2 atau Rabu (8/9). ‘’Kita lihat kepadatan lalu lintas masih terjadi di Jakarta pada H-4 atau Senin (6/9),’’ katanya. (ant)

JAKARTA - Hujan deras mengguyur sebagian wilayah ibu kota, mengakibatkan sejumlah ruas jalan di Jakarta Utara tergenang air. Genangan air akibat saluran air di sepanjang ruas jalan terlihat tidak mampu menampung debit air sehingga menimbulkan kemacetan. Sejumlah kendaraan, khususnya roda dua mengalami mogok lantaran dipaksa menembus sejumlah titik genangan air oleh pengendaranya. Berdasarkan pantauan, sejumlah titik genangan air terlihat di sepanjang Jalan Cakung Celincing (Cacing) terendam genangan air dengan ketinggian 30 sentimeter. Akibatnya, banyak motor yang harus memutar balik mencari jalan alternatif agar terhindar dari genangan yang terjadi. Depo terminal parkir peti kemas yang banyak terdapat di sepanjang jalan, juga terendam air. ‘’Sudah menjadi hal biasa setiap hujan ada genangan air. Bahkan sejumlah kontainer banyak yang keluar parkir akibat depo tempat parkirnya terendam air,” kata Ahmad (46), seorang sopir yang sedang memarkirkan kontainer di jalan tersebut. Sementara itu, genangan air setinggi 40 sentimeter juga terlihat menggenangi Jalan Plumpang Raya, tepatnya 100 meter mulai dari depan kantor PMI Cabang Jakarta Utara. Begitu juga di perempatan simpang lima semper. Hal serupa juga terlihat di Jalan Tipar Cakung yang ketinggian airnya bervariatif, mulai 10 sentimeter hingga 30 sentimeter. Begitu juga di Jalan Sindang Raya dan Jalan Yos Sudarso, ketinggian air diperkirakan 40 sentimeter. (ant)

Pengoplos Gas Elipiji

Kompol Arafat

Dijerat Pasal Berlapis

Dituntut 4 Tahun

JAKARTA - Kepala Badan Reserse dan Kriminal Kepolisian RI Komisaris Jenderal Ito Sumardi mengatakan, pengoplos gas elpiji akan diganjar dengan pasal berlapis, untuk menimbulkan efek jera. Ditemui usai rapat koordinasi pengamanan penggunaan elpiji yang dipimpin Wakil Presiden Boediono di Jakarta, kemarin, Ito mengatakan, pihaknya terus melakukan pemeriksaan dan melakukan operasi terkait pengoplosan gas elpiji. ‘’Pidananya pencurian dan penggelapan. Kalau sebabkan korban luka atau meninggal akan dijerat dengan (pasal pidana) kesengajaan menyebabkan orang luka dan meninggal,” tutur Ito . Ito berharap dengan ancaman berlapis dapat mengurangi pelaku pengoplosan gas. Pengoplosan gas, menurut dia, dapat memicu ledakan tabung gas dan menimbulkan banyak korban. ‘’Kami mengimbau kalau ada warga masyarakat yang

mengetahui pengoplosan, segera beri tahukan pada kepolisian terdekat, agar semua bisa diatasi dan semua itu untuk kepentingan masyarakat sendiri. Sebab pengoplosan bisa membahayakan konsumen dan pengoplosnya sendiri,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Indroyono Susilo menambahkan, Markas Besar Kepolisian pun telah mengirim telegram ke seluruh kepolisian resort (polres), untuk mendukung sosialisasi pengamanan penggunaan tabung gas dengan melibatkan bintara polmas di desa-desa. Dalam rapat tersebut hadir sejumlah menteri, antara lain Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa, Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri BUMN Mustafa Abubakar. (ant)

Pimred Playboy

Segera Dieksekusi JAKARTA - Kejari Jakarta Selatan mengancam akan mengeksekusi paksa Pemimpin Redaksi Majalah Playboy Erwin Arnada jika dia tetap tidak memenuhi panggilan. ‘’Permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh Erwin Ernada melalui kuasa hukumnya tidak menghalangi dilaksanakannya eksekusi,” kata Kepala Kejari Jaksel Muhammad Yusuf melalui laman Kejari Jaksel di Jakarta, kemarin. Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan gagal melaksanakan eksekusi putusan kasasi Mahkamah Agung terhadap Erwin Arnada yang mendapat vonis dua tahun penjara. Kemudian Erwin Arnada melalui Todung Mulya Lubis selaku Kuasa Hukumnya, mengajukan Penundaan Eksekusi atas putusan Mahkamah Agung RI Nomor 972 K/Pid/ 2008. Dalam Surat permohonan Penundaan Eksekusi yang ditandatangani oleh Todung Mulya Lubis tersebut, terpi-

dana Erwin Arnada akan mengajukan Peninjauan Kembali atas Putusan Kasasi MA tersebut, serta meminta kepada Jaksa Agung agar dapat menunda pelaksanaan eksekusi tersebut. Kajari Jaksel menyatakan eksekusi terhadap terpidana itu diatur dalam Pasal 268 ayat (10) KUHAP yang menyebutkan “Permintaan Peninjauan Kembali atas suatu putusan tidak menangguhkan maupun menghentikan pelaksanaan dari putusan tersebut”. PN Jaksel memvonis bebas Pemred Majalah Playboy karena dakwaan dengan Pasal 282 KUHP tentang Kesopanan dan Kesusilaan tidak terbukti. Kemudian, penuntut umum mengajukan permohonan kasasi atas putusan tersebut dan MA memutuskan Erwin Arnada bersalah dan menjatuhkan dua tahun penjara. (ant)

2

JAKARTA - Kompol M Arafat Enannie, penyidik Unit II Direktorat II Reserse Ekonomi Khusus Bareskrim dituntut empat tahun penjara dan denda Rp150 juta/subsider enam bulan kurungan karena bersalah menerima suap diantaranya motor Harley Davidson. ‘’Menyatakan terdakwa Arafat bersalah melakukan tindak pidana korupsi melanggar Pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana korupsi jo UU Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 65 ayat (1) KUHP,” kata Penuntut Umum, Yuni Daru di PN Jaksel, kemarin. Di dalam dakwaan, disebutkan terdakwa melakukan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri-sendiri, pegawai negeri atau penyelenggara negara menerima sesuatu pemberian. Atau janji dari Gayus HP Tambunan, Haposan Hutagalung, Roberto Santonius, Andi Kosasih dan Alif Kuncoro. JPU menyebutkan yang

Suluh Indonesia/ade

PENEMBAK JITU - Seorang anggota polisi melakukan pengamanan arus mudik lebaran 1431 H di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, kemarin. Polri menyiagakan penembak jitu (sniper) untuk amankan pemudik.

memberatkan dari perbuatan terdakwa, yakni, tidak mendukung program pemerintah dalam upaya pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). ‘’Terdakwa juga memberikan keterangan berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatannya, serta tidak menyesali atas perbuatannya,” katanya. JPU menyebutkan terdakwa terbukti menerima hadiah atau diduga menerima sesuatu dari kekuasaan, yakni terdakwa Arafat menerima sejumlah uang dari Haposan Hutagalung, Robertus Santonius, Gayus HP Tambunan dan Andi Kosasih. ‘’Juga menerima Harley Davidson dari Alief Kuncoro, dengan demikian maksud menerima hadiah diduga karena kekuasaan dan jabatan dapat dibuktikan secara sah dan meyakinkan,” katanya. Sebelumnya, Arafat sebagai penyidik yang menangani kasus pegawai Ditjen Pajak Gayus Tambunan melakukan berbagai skenerio untuk meloloskan dan memanfaatkan keuntungan proses hukum yang sedang ditanganinya. (ant)

Pemerintah Diminta

Bertanggungjawab Soal Kemacetan SEORANG politisi berpendapat, pemerintah dan Pemda DKI paling bertanggungjawab atas terjadinya kemacetan di ibu kota dan banyak cara yang bisa ditempuh untuk mengurangi kendaraan, sekaligus mengurangi penyebab kemacetan. Mantan anggota DPRD DKI Jakarta Pinantun Hutasoit di Jakarta, kemarin mengatakan, kenapa tidak menggunakan konsep Ali Sadikin tahun 1970an mengenai kendaraan bermotor di Jakarta. Dengan menerapkan konsep itu diyakini kemacetan akan bisa dihindari. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali mewacanakan pemindahan ibu kota sebagai salah satu solusi memecahkan kepadatan dan pertambahan volume kendaraan, yang menjadi biang keladi kemacetan di Jakarta.

Menurut Pinantun, untuk mengerem laju pertumbuhan kendaraan, perlu diterapkan peraturan tegas, misalnya, setiap orang tak berhak memiliki mobil kalau tak punya garasi. hal itu untuk menghindari parkir di jalan. Selain itu, sebelum membeli mobil, orang diharuskan terlebih dulu mendapat izin dari pemerintah berlaku untuk kurun waktu 10 tahun, dengan membayar hampir sama dengan harga mobil itu. ‘’Cara ini akan mempersulit orang memiliki mobil pribadi. Konsekuensi-

Pinantun Hutasoit

nya, pemerintah harus bisa menciptakan transportasi yang nyaman dan aman,’’ katanya. Di samping itu, pemerintah perlu membuat peraturan yang menentukan umur kendaraan yang diizinkan beroperasi di ibu

kota, untuk membantu mengurangi jumlah kendaraan dan kemacetan. Yang terjadi sekarang, menurut mantan anggota Dewan Penasehat Golkar itu, orang membeli kendaraan seperti membeli

kacang goreng. Akibatnya, penambahan ruas jalan tak banyak membantu. Pemda justru mendirikan gedung-gedung perparkiran dan menutup anggarannya antara lain dari jasa perparkiran tersebut. ‘’Itu sama saja artinya pemerintah membuat masalah untuk mempersulit dirinya sendiri,” katanya. Dengan sistem perpajakan seperti yang dilakukan di luar negeri itu, pembatasan umur kendaraan dan pemerintah mengutamakan pembinaan pada angkutan umum, terutama transportasi massal baik di atas maupun di bawah tanah, diharapkan masalah kemacetan terurai. ‘’Yang penting ciptakan tranportasi massal agar masyarakat menggunakan transportasi umum,’’ katanya. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Selasa 7 September 2010

3

AMPI Minta Pemerintah

Tegas Kepada Malaysia JAKARTA - Sayap organisasi Partai Golkar, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) meminta pemerintah segera mengambil tindakan tegas dan konkret kepada Malaysia. ‘’Kita ini sering dikadali (dibohongi-red) Malaysia, dan ini sudah sering terulang, dialog dan pendekatan diplomatik tidak membuat Malaysia benar-benar menghormati kita, bahkan terus mendikte pemerintah,” kata Ketua Umum DPP AMPI Dave Laksono di Jakarta, kemarin. Dave menilai, imbauan keras PM Malaysia Najib Tun Razak, semakin menunjukkan pemerintah Malaysia merasa sangat

superior terhadap rakyat dan pemerintah Indonesia. ‘’Mereka tahu persis titik lemah RI itu di diplomasi Kementerian Luar Negeri. Jadi, Malaysia tidak akan segan-segan menggertak kita,” kata Dave. Menurut dia, secara ekonomi, RI tidak terlalu tergantung kepada Malaysia, bahkan Malaysia yang sangat tergantung kepada RI. ‘’Investasi Malaysia di perbankan kita sekitar triliun, Telekomunikasi puluhan triliun rupiah. Malaysia juga punya lahan sawit dua juta hektar, belum industri penerbangan. Ekspor kita juga enggak seberapa ke Malaysia. Jadi Malaysia yang sangat ter-

gantung ke kita. Kalau kita tarik dua juta TKI, ekonominya ambruk. Takut apa lagi,” tambah Dave. AMPI mendesak pemerintah agar segera memberi peringatan keras ke PM Malaysia. AMPI memperkirakan, gertakan PM Malaysia hanya merupakan gertak sambal untuk mengetahui sejauh mana nyali pemerintah Indonesia. AMPI mengingatkan Pemuda UMNO agar tidak bereaksi berlebihan kepada ormas Bendera. AMPI menilai, Pemuda UMNO tidak memahami iklim kebebasan berdemokrasi. (ant)

Bangun Semangat Nasionalisme JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin meminta Pemerintah membangun semangat nasionalisme dan menumbuhkan kesadaran pada seluruh elemen bangsa untuk memiliki visi yang sama dalam menghadapi konflik dengan Malaysia. ‘’Saat ini seluruh bangsa Indonesia agar bersatu dan memiliki visi dan sikap yang sama yakni membela NKRI dalam menghadapi Malaysia,” kata Tubagus Hasanuddin di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Hasanuddin menyayang-

kan sikap dan visi bangsa Indonesia saat ini masih berbeda-beda sehingga yang muncul saling menyalahkan di antara elemen bangsa. Hal ini, katanya, bisa berdampak munculnya konflik di antara elemen bangsa Indonesia, sementara Malaysia yang menjadi fokus persoalan malah menjadi penonton. Dalam kesempatan tersebut, Hasanuddin juga meminta agar Pemerintah Indonesia bisa membangun diplomasi yang kuat dengan Malaysia, yakni menampilkan

keunggulan Indonesia dan mengungkap ketergantungan Malaysia kepada Indonesia. Ia mencontohkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya mengungkapkan bahwa Malaysia masih membeli batubara dari Indonesia. ‘’Jika batubara itu dijual ke negara lain, maka sepertiga wilayah Malaysia bisa menjadi gelap,” kata Ketua Kelompok Fraksi (Poksi) I Fraksi PDIP DPR ini. (ant)

Segera Pindahkan Ibu Kota JAKARTA - Fraksi PKB menyatakan DPR secara kelembagaan perlu merespon wacana pemindahan ibu kota yang kembali disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah Velix Wanggai. ‘’Jika pemerintah melakukan kajian mengenai kemungkinan perpindahan ibu kota negara, DPR juga perlu mengkajinya secara mendalam,” kata Sekretaris FPKB M Hanif Dhakiri di Jakarta, kemarin. Sebab, lanjut Hanif, pada akhirnya masalah itu akan diputuskan bersama antara

pemerintah dengan DPR. ‘’Jadi nanti kalau dibahas bersama DPR dengan pemerintah sudah enak karena sama-sama bertolak dari hasil kajian yang obyektif,” katanya. Menurut Hanif, untuk mengkaji wacana perpindahan ibu kota tersebut, DPR bisa bekerja sama dengan sejumlah pihak terkait. Wakil Sekjen DPP PKB itu sepakat harus ada sejumlah opsi dalam perencanaan peningkatan kelayakan ibukota negara. Selain itu, tambahnya, berbagai opsi yang ada juga perlu dibuka ke masyarakat agar mereka bisa berpartisipasi memberikan sumbangan pemikiran. ‘’Apakah mau memilih

penataan ibu kota Jakarta yang sudah amburadul ini, atau memindahkan ibu kota pemerintahan saja dari Jakarta ke tempat lain, atau ibu kota secara keseluruhan dipindah dari Jakarta ke tempat lain,” kata Hanif. Dengan memberikan ruang yang cukup bagi publik untuk ikut memperdebatkan opsi-opsi itu, kata Hanif, diharapkan keputusan akhir yang diambil nanti bisa diterima semua pihak. ‘’Publik harus diberi cukup ruang untuk ikut memperdebatkan hal ini agar keputusan akhirnya nanti benar-benar mantap,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

DITUNDA - Ketua DPR sekaligus Ketua BURT DPR RI Marzuki Alie menjelaskan bahwa DPR menunda pembangunan gedung baru senilai Rp 1,8 triliun setelah publik menolak rencana itu, selanjutnya pimpinan DPR akan membentuk tim teknis yang akan mengkaji rencana pembangunan.

Mahfud :

KPK Belum Bisa Bubar JAKARTA - Ketua Mahkamah Konsitusi (MK) Mahfud MD mengatakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa dibubarkan dalam waktu dekat karena tidak ada perkembangan positif dari peradilan umum. ‘’Saya sendiri berpikir KPK ad hoc, kalau keadaan kayak gini KPK sudah 7 tahun, namun perkembangan positif peradilan umum belum ada, KPK belum bisa dibubarkan,” katanya di Jakarta, kemarin. Mahfud menyetujui bahwa KPK suatu saat dibubarkan, namun tergantung jaksa, polisi dan pengadilan sudah bisa bekerja secara profesional. ‘’KPK suatu saat bubar, 15 tahun, 20 tahun lagi, tapi saya

rasa tahun 2024 KPK sudah bisa dibubarkan, kalau pembinaan kepolisian, jaksa dan pengadilan lebih baik,“ katanya. Mahfud juga menyoroti data Indonesia Corruption Watch (ICW) yang mengatakan pengadilan umum, Mahkamah Agung (MA) surga para koruptor. “Itu memang merupakan bagian dari keprihatinan dalam pemberantasan korupsi belum secara serempak di kalangan penegak hukum,” kata Mahfud. Dengan kondisi seperti ini, menurut dia, diharapkan KPK bisa membuktikan Pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) di Pengadilan Umum bahwa jaksa penuntut umum bisa membuat para tersangka tidak

bisa menghindar. Mahfud menambahkan, banyak terdakwa lolos karena jaksa tidak memiliki bukti yang kuat sehingga para terdakwanya lolos. ICW mengkritisi vonis yang dijatuhkan pengadilan umum dalam kasus korupsi pada 2005 sampai semester satu 2010 (10 Juli) sebanyak 857 kasus korupsi dari jumlah terdakwa 1965 orang di pengadilan umum divonis bebas. ‘’Rata-rata orang divonis bebas 49,57 persen,” kata salah seorang peneliti ICW, Febri Diansyah. Pada di semester pertama 2010 saja ada 91 dari 166 yang dibebaskan atau 54,82 persen, ujar Febri. Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto me-

ngatakan, perjuangan terberat pemberantasan korupsi bukan pada proses untuk pengungkapan. Melainkan pada saat menghadapi perlawanan para koruptor yang tak segansegan mengucurkan uang suap ratusan juta rupiah agar kasusnya ditutup. ‘’Mereka itu keluar setengah milyar untuk satu kasus saja mau,” ungkapnya. Bukan cuma bujukan uang ‘siluman’, tantangan terberat lain KPK adalah menghadapi berbagai isu dan wacana yang mendorong ke arah pembubaran KPK. Bibit menyebut para penyebar isu sudah jelas adalah pihak-pihak yang tidak suka terhadap sepak terjang KPK memburu para koruptor. (ant)

Jangan Ada

Dualisme Penyelesaian Perbatasan

Suluh Indonesia/ant

MUDIK GRATIS - Menkominfo Tifatul Sembiring didampingi Dirut Telkomsel Sarwoto Atmosutarno melepas 1.500 pemudik gratis bareng Telkomsel di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, kemarin.

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) Riza Damanik mengingatkan agar jangan sampai terjadi adanya dualisme hukum dalam melakukan penyelesaian masalah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia. ‘’Jangan sampai ada dualisme dalam rujukan tapal batas supaya tidak ada lagi perdebatan,” kata Riza di Jakarta, kemarin. Ia memaparkan, kedua negara harus bersepakat kepada aturan perbatasan yang tercantum dalam UNCLOS

RUU Pengadaan Tanah

Untuk Antisipasi Spekulan JAKARTA - Kepala BPN Joyo Winoto nengatakan, penyusunan RUU Pengadaan Tanah antara lain untuk mengantipasi maraknya aksi spekulan tanah yang seringkali merugikan investor. Usai rapat koordinasi RUU Pengadaan Tanah di Kantor Wakil Presiden di Jakarta, Senin, Joyo Winoto mengatakan, ada lima prinsip yang menjadi

pegangan pemerintah dalam pembuatan RUU Pengadaan Tanah ini. ‘’Substansi RUU ini akan difinalisasi akhir bulan. Tetapi hari ini yang bisa saya sampaikan kesepakatan, jadwal kita untuk menyelesaikan ini dan pembahasan. Termasuk kita sudah berbicara dengan pemangku yang ada sekarang ini,” tuturnya. Joyo mengatakan, prinsip

pertama yang dipegang dalam penyusunan RUU tersebut adalah pengadaan tanah harus dapat dijalankan karena itu memang domain publik. Kedua, lanjut dia, hak masyarakat harus dijamin tetapi hak masyarakat harus murni. ‘’Karena itu ada prinsip yang ketiga, yang diminta bahwa spekulasi atas tanah dalam pengadaan tanah diminimal-

kan. Keempat, pengalaman negara lain yang dapat diadopsi dalam pengadaan tanah di Indonesia, untuk kelembagaannya,” kata Joyo. Dan kelima, tambah dia, praktik-praktik calo tanah akan dihapus, sehingga investor akan lebih pasti menanamkan modalnya di Indonesia terutama dalam kaitan dengan infrastruktur. (ant)

Mudik Gratis Bersama Kapal Pelni JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring melepas 1.500 pemudik gratis dengan Kapal Pelni yang disponsori Telkomsel. Penumpang dengan tujuan Surabaya itu dilepas di Terminal Penumpang Nusantara Pura 2, Pelabuhan Tanjung Priok, kemarin. Saat melepas penumpang mudik gratis itu, Tifatul berpesan agar pemudik tidak membawa orang saat kembali ke Jakarta. ‘’Sesuai imbauan Gubernur DKI Jakarta, warga

yang mudik jangan membawa orang ke Jakarta,” katanya. Sementara itu, Direktur Pelayaran Indonesia (Pelni) Jussabella Sahea pada tempat yang sama mengatakan, arus mudik mulai ramai empat hari menjelang Lebaran. Penumpang terbanyak mudik Lebaran yang berangkat dari Tanjung Priok, kata dia, adalah penumpang kapal tujuan pelabuhan Belawan dan Kijang. KM Gunung Dempo yang

kapasitas penumpang mencapai 3.000 orang di saat mudik gratis mengangkut penumpang mencapai 2.000 orang lebih. Pemudik Lebaran yang berangkat dari Pelabuhan Tanjungpriok, menurut dia, telah berjumlah sekitar 20 ribu penumpang. ‘’Kapal yang mengalami lonjakan penumpang adalah Gunung Dempo untuk Indonesia timur dan KM Kelud tujuan Batam,” ujarnya. Sementara itu, warga yang mendapatkan fasilitas gratis itu

mengaku bersyukur. Di tengah kesulitan mendapatkan angkutan mudik lebaran, karena tiket sejumlah moda angkutan sudah habis terjual, kesempatan ini menjadi sangat berarti bagi warga yang akan melaksanakan mudik lebaran bersama keluarga mereka masing-masing. ‘’Kita harapkan ke depan ada solusi yang tepat agar proses mudik lebaran ini tidak makin carut marut dari tahun ke tahun,’’ kata Jono, penumpang tujuan pelabuhan Kijang. (ant)

(United Nations Convention on The Law of the Sea/Konvensi PBB tentang Hukum Laut Internasional) yang dikeluarkan pada 1982. Apalagi, lanjutnya, baik Indonesia maupun Malaysia telah meratifikasi konvensi hukum laut internasional itu. Selama ini, menurut dia, pihak Malaysia kerap berdalih menggunakan peta perbatasan perairan yang dibuatnya sendiri. Riza menyayangkan jika sekiranya Malaysia yang telah meratifikasi UNCLOS, ternyata tidak mau menggunakan

aturan dalam konvensi tersebut karena dinilai tidak menguntungkan. ‘’Untuk itu perlu ketegasan dalam menggunakan UNCLOS,” katanya. Ia juga memaparkan, sejumlah nelayan tradisional Indonesia yang sedang menjalani penahanan di penjara Malaysia juga mengaku bahwa mereka ditangkap saat berada di wilayah perairan Indonesia. Sebelumnya, KIARA mendapatkan informasi bahwa telah terdapat 11 nelayan tradisional yang ditangkap dan di-

tahan di sejumlah penjara Malaysia pada periode JuliSeptember 2010. Kesebelas nelayan itu dikabarkan merupakan warga Indonesia yang berasal dari Kabupaten Langkat, Sumut. Sebagaimana telah diberitakan, pemerintah Indonesia dan Malaysia sedang mengadakan perundingan perbatasan kedua negara di Kota Kinabalu, Malaysia. Pertemuan informal tersebut merupakan perundingan terkait perbatasan pertama setelah terjadi insiden. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Selasa 7 September 2010

DAD Agar Segera Cair

L intas Seorang Pegawai Dibius SEORANG pegawai swasta di Bekasi menjadi korban pembiusan dan mendapat perawatan medis di Unit Gawat Darurat Puskesmas Pulomerak. petugas Unit Gawat Darurat Puskesmas Pulomerak Erni mengatakn, saat ini korban belum sadarkan diri akibat pengaruh obat bius. Korban diketahui bernama Api Hanapi (25) ditemukan di dalam Bus Primajasa saat berada di Terminal Terpadu Merak. Menurut Erni mengutif keterangan dari kondektur Primajasa korban sebagai pegawai swasta di Bekasi menumpang bus dari Bekasi dengan tujuan Balaraja Tangerang. Namun, saat di dalam bus korban berkenalan dengan seorang lelaki yang baru dikenalnya. Kemudian Hanapi diberikan segelas kopi oleh kenalannya itu, dan selang beberapa menit korban langsung tertidur pulas dan tidak sadarkan diri. Setelah dibius korban kehilangan uang sebesar Rp 800 ribu dan telepon seluler. Sementar itu, Unang, petugas Terminal Terpadu Merak mengatakan, Hanapi baru kali pertama ditemukan menjadi korban pembiusan pada arus mudik Lebaran. Karena itu, pihaknya mengimbau pemudik agar berhati-hati. (ant)

Pemudik Langgar Lalin SEKITAR 100 pengendara sepeda motor di lintasan mudik Kota Bekasi, Jabar dinilai telah melanggar ketentuan keamanan berkendara. Kepala Unit Pendidikan dan Rekayasa Jalan Polrestro Bekasi, AKP Erna RA di Bekasi, kemarin mengatakan, jumlah pelanggar lalulintas mulai dari H-7 Lebaran hingga saat ini yang terdata di pos “Check Point” sekitar 100 pengendara. Menurutnya, mayoritas pelanggar telah menyalahi aturan UU 32 tahun 2009 tentang Lalulintas. Diantaranya berpenumpang lebih dari dua orang, tidak menggunakan helm berstandar nasional Indonesia, dan bermuatan lebih. Namun, mereka tidak ada yang ditilang, hanya diberikan imbauan untuk tidak mengulangi kesalahan. Bagi yang berpenumpang lebih diminta untuk memindahkan penumpang ke bus yang telah disiapkan untuk diantar ke terminal Bekasi. Menurut Erna, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat Dinas Perhubungan setempat untuk memberikan akomodasi secara gratis bagi penumpang yang dialihkan. (ant)

RSUD Bekasi Dijilat Api SEBUAH ruang pantry kecil di lantai dua Paviliun Melati RSUD Kota Bekasi, kemarin sekitar pukul 13.30 WIB terbakar sehingga membuat pasien di lantai dua, tiga dan empat panik dan buru-buru dievakuasi keluar. Menurut pantauan, ruang yang terbakar berukuran 1,5x2 meter berisi peralatan seperti sapu dan barang-barang untuk penunjang kebersihan namun tidak ada kompor. Sementara pasien dari lantai atas yang sudah dievakuasi ke koridor lantai dasar masih terlihat panik.Wakil Direktur RSUD Kota Bekasi Titi Marifahati mengatakan, sebelum terdeteksi kebakaran terlihat asap hingga ruang perawatan lantai empat. Setelah ditelusuri ternyata di ruang pantry terlihat api sebagai sumber asap. Petugas keamanan dan medis segera memadamkan api dengan hidran yang masih berfungsi baik tersebut. Setelah bahu membahu menyiram, api akhirnya berhasil dipadamkan dalam waktu 15 menit. (ant)

Pengelola Tol

Tambah Mobil Derek BEKASI - Manajemen PT. Jasa Marga yang mengelola ruas jalan tol Jakarta-Cikampek menambah keberadaan mobil derek, mobil operasional harian dan patroli jalan raya dari biasanya 24 unit menjadi 29 unit selama arus mudik lebaran Idul Fitri 1431 H. Kabag Pelayanan Lalin tol Jakarta-Cikampek, PT Jasa Marga, Mulyono, di Bekasi, Senin, mengatakan, armada tersebut akan digunakan untuk membersihkan lajur dari kendaraan yang mengalami kemacetan agar lalu lintas yang sangat padat bisa segera dipulihkan. ‘’Mobil tersebut terus bergerak dan untuk mobil derek telah disebar di beberapa titik sepanjang 74 Km ruas jalur tol Jakarta-Cikampek,” ujarnya. Ia meminta agar pengguna jalan tidak memanfaatkan badan jalan didalam lajur tol agar ketika ada kendaraan yang mengalami masalah bisa cepat dievakuasi.

Untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan di lajur tol, ia meminta agar pemudik jangan terfokus dengan waktu seperti akan berangkat setelah tarawih, berbuka atau sahur karena dikhawatirkan akan terjadi kepadatan sangat besar hingga daya dukung jalan kurang mampu mengakomodirnya. ‘’Kalau memang sudah siap kendaraan dan bawaan sudah didalam mobil langsung saja berangkat tanpa perlu menunggu saat tertentu,” harapnya. Ia menyatakan siap menampung lonjakan arus mudik lebaran Idul Fitri yang pada puncaknya diperkirakan Rabu malam akan dilintasi 115.000 kendaraan. ‘’Kita akui ada peningkatan luar biasa kendaraan melewati ruas jalur jalan tol tersebut dari biasanya hanya 45 ribu kendaraan. Kita sudah mengantisipasi dengan menyiapkan infrastruktur dan peralatan pemantau,” ujarnya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

WESEL NAIK - Antrian warga terjadi di kantor pos utama Kota Tangerang yang hendak mengirimkan wesel ke sejumlah daerah menjelang Idul Fitri 1431H, Tangerang, Banten, kemarin. Peningkatan terjadi sekitar 200 % dimana biasanya transaksi wesel normalnya berkisar 25 juta/hari.

Pesawat Jatuh di Lido

Seorang Tewas BOGOR – Sebuah pesawat latih jenis Ultralight Trikers 277, milik Federasi Aero Indonesia (FASI) yang digunakan untuk memantau arus mudik di wilayah Cikampek dan Jawa Barat, kemarin pagi sekitar pukul 08.00 WIB, mengalami kecelakaan dan jatuh di areal persawahan di kawasan wisata Lido Resort, yang terletak di Desa Wates Jaya, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Dalam kecelakaan ini sang pilot bernama Reny Widodo (50), warga Perumahan Bulak Kapal Permai No 05, blok Qq

RT 05/14, Bekasi Timur tewas di lokasi kejadian. Janazah korban oleh petugas langsung diefakuasi ke RS.PMI Bogor. Dari keterangan sejumlah saksi dan rekan korban, kejadian naas yang menimpa Reny Widodo salah satu pilot terbaik FASI itu terjadi sesaat setelah pesawat tersebut lapas landas untuk menjalani pengecekan dan latihan terbang sebelum digunakan untuk membantu memantau arus mudik Lebaran. “Korban memang sudah terbiasa menerbangkan peawat itu untuk digunakan membantu memantau dari udara arus

mudik Lebaran di wilayah Cikampek,Jawa Barat,” terang Racmat (51), rekan korban. Diceritakan Rachmat, sesaat setelah pesawat menjalani pemeriksaan dan pengecekan mesin, langsung dilakukan uji coba penerbangan. Tapi saying, baru saja pesawat itu terbang mencapai ketinggian sekitar 500 meter di udara, mendadak mesin pesawat tersebut mati dan jatuh. “Sesaat sebelum pesawat itu jatuh, kami sempat tidak mendengar suara mesin, kemudian pesawat itu terlihat oleng dan jatuh,” sesalnya. (bas)

PLN Limo Dirampok KANTOR Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Kecamatan Limo disatroni kawanan rampok. Alhasil uang sebesar Rp 35 juta pun raib digondol rampok. Padahal uang tersebut disimpan di ruang administrasi PLN Limo yang melayani listrik area Jawa-Bali tersebut. Uang tersebut akan digunakan untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) karyawan. Kapolsek Limo AKP Erick Frandez mengatakan, dari keterangan saksi, kejadian terjadi sekira pukul 02.00 WIB. Pelaku mencongkel jendela kantor bagian depan. Di ruang administrasi kantor PLN Limo dijaga tiga orang penjaga. Namun, keti-

ganya saat itu tengah mengobrol sehingga tidak mengetahui kejadian tersebut. “Pencuri masuk ke dalam ruang administrasi saat tiga petugas keamanan kantor tengah asyik mengobrol di halaman kantor,” kata Kapolsek kepada wartawan di Depok, kemarin. Lebih lanjut diungkapkan Erick, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) diketahui jendela kantor rusak dibobol pencuri dan ada bekas congkelan. Selain itu, ruang administrasi kantor tersebut juga diobrakabrik. “Saya menduga kawanan pencuri masih amatir karena ruang administrasi berantakan,” ujarnya. Menurut Kapolsek, uang yang digondol

rampok berada di laci dalam ruangan administrasi. Dugaan pelaku adalah pemain baru, lanjut Erick terlihat dari kondisi ruangan yang diobrak-abrik. “Kelompok baru sepertinya, karena semua diacak–acak. Satpam tidak mengetahui kejadian tersebut,” tandasnya. Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Depok Kompol Ade Rahmat Idnal menuturkan, pelaku terancam 363 KUHP. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih meminta keterangan sejumlah saksi. “Kami sedang memeriksan petugas keamanan kantor PLN yang berjaga malam itu,” pungkasnya. (rin)

Satuan Tempur

Amankan Lebaran DEPOK - Dalam rangka pengamanan hari raya lebaran Jajaran TNI di bawah Komando Daerah Militer (Kodam Jaya) mengerahkan personilnya. Mulai dari Korem, Kodim, Koramil hingga Babinsa. “Kita siapkan juga satuan tempur dan satuan bantuan tempur di jajaran Kodam Jaya,” kata Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Marciano Norman usai melakukan peninjauan dan buka puasa bersama dengan keluarga besar Kodim 0508/Depok, Muspida Depok, Toga, Tomas, dan masyarakat sekitar di Markas Kodim 0508/Depok. Lebih lanjut Pangdam menyatakan, pihaknya selalu siap untuk mendukung pemerintah daerah dan kepolisian daerah Metro Jaya dalam pengamanan menjelang datangnya Hari Raya Idhul Fitri 1431H. Personil TNI akan ditempatkan di beberapa titik angkutan lebaran yang berada di seluruh

wilayah Jadetabek. Seperti di Terminal, Station kereta serta di Bandara. “Kita dirikan pos pengamanan terpadu kerjasama dengan unsur Polri dan pemerintah daerah,” tutur Pangdam. Untuk itu, Pangdam berharap dengan keterpaduan antara TNI, Polri dan pemerintah daerah bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan mudik lebaran. “Keterpaduan itu dapat juga memberikan dampak positif kepada seluruh masyarakat. Untuk itu, kita sangat peduli terhadap keamanan masyarakat,” tandas Panglima. Dalam kunjungan itu, Pangdam didampingi oleh Irdam Jaya, Asintel Kasdam Jaya, Asops Kasdam Jaya, Aslog Kasdam Jaya, Aster Kasdam Jaya dan Kapendam Jaya. Sedangkan Muspida Depok, hadir Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, dan Wakil Walikota Yuyun Wirasaputra. (rin)

4

Suluh Indonesia/bas

TES KESEHATAN - Sejumlah supir awak bus Angkutan Kota Antar Propinsi (AKAP) mengikuti tes kesehatan Lebaran 2010 di posko kesehatan terminal Poris Plawad, Tangerang, Banten, kemarin.

CIKARANG - Ratusan kepala desa bersama massa dari Forum Badan Perwakilan Desa di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berunjuk rasa di pelataran parkir gedung Pemkab menuntut pencairan Dana Alokasi Desa (DAD). Massa menuntut DAD sebesar Rp 20 miliar yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tahun 2010 segera dicairkan. ‘’Kami meminta agar Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem), Drs Juhandi dicopot dari jabatannya karena tidak becus mengurus pencairan DAD,” ujar Ketua Divisi Hukum Forum BPD Kabupaten Bekasi, Zuly Zulkifli di Cikarang, kemarin. Menurut Zuly, idealnya dana itu diberikan setiap enam bulan sekali setiap tahun. Namun, pencairan dana tersebut terlambat selama satu semester pada tahun 2010. Menyikapi hal itu Wakil Bupati Bekasi Darip Mulyana meminta seluruh kepala desa untuk bersabar menunggu. (ant)

Longsor di Bogor

Satu Rumah Rusak BOGOR, - Hujan ringan yang mengguyur Kota Bogor sejak pukul 09.30 WIB, Senin, menyebabkan longsor dan merusak satu rumah warga di Jalan Paledang RT 1 RW 1 Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat. Menurut Akang Suryadi (68) pemilik rumah, peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, saat dirinya sedang berada di dalam rumah, karena tengah turun hujan gerimis. Ia menyebutkan hujan tidak terlalu deras, tapi kondisi tanah sudah gembur dan tidak ada turap, sementara rumah berada di pinggiran tebing setinggi 15 meter. Di bawah tebing ada kolam pemancingan berjarak sekitar lima meter dari pinggir Sungai Cipakacilan. Akang menyebutkan, ada dua bagian rumah yang ambruk, satu ruangan ditempati oleh adiknya Rokayah (50), dan satu lagi digunakan untuk dapur. ‘’Kalau mau ke dapur biasa lewat sini, tapi

sekarang sudah tidak bisa lagi,” ujarnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tapi Akang tidak bisa memasak karena semua peralatan dapur miliknya terbawa longsor. Sebelum tanah ambruk, Akang sudah mendengar ada tanda-tanda tanah mulai bergerak, selang beberapa menit setelah ada bunyi tersebut bangunan kamar dan dapur miliknya amblas ke bawah. ‘’Awalnya sudah dengar bunyi tanah bergerak, saya sudah khawatir saja, tidak lama setelah itu langsung amblas,” jelasnya. Sementara itu, petugas Pemadam Kebakaran Kota Bogor bersama Satpol PP dan Tagana Kota Bogor melakukan upaya penyelamatan, dengan cara menutup pinggir bangunan yang terbawa longsor dengan terpal. Menurut Djaya, petugas Damkar, upaya tersebut untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan. (ant)

Bazda Bekasi Salurkan

Zakat Fitrah Rp 2 M BEKASI - Pengurus Badan Amil Zakat Daerah Kota Bekasi menyatakan menjelang lebaran Idul Fitri 1431 H akan menyalurkan sekitar Rp 2 miliar zakat fitrah bagi mustahik seperti anak yatim, fakir miskin dan penerima zakat lainnya. ‘’Kita akan membagikan zakat fitrah secepatnya agar bisa dimanfaatkan oleh penerima dalam merayakah hari yang fitri dengan bersukacita,” kata bendahara Bazda Kota Bekasi Bambang Sedi Gunawan di Bekasi, kemarin. Pada Ramadhan 1430 jumlah zakat fitrah yang terkumpul sebesar Rp2,016 miliar dan pada 1431 H nilainya diperkirakan akan tambah meningkat sejalan dengan terus tumbuhnya kesadaran membayar zakat itu. Ia menyatakan, zakat fitrah wajib dibayarkan oleh setiap kaum muslim termasuk bayi yang lahir sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri. Bagi yang tidak mampu membayar justru akan disantuni dari

zakat tersebut. Untuk 2010 didasarkan survei pasar terhadap harga beras, Bazda menetapkan besarnya zakat fitra sebesar Rp20 ribu perorang. ‘’Harga beras ratarata Rp 5-15 ribu perliter dan kita ambil tengahnya senilai Rp 8.000 dan kewajiban zakat 2,5 liter hingga didapat angka Rp 20 ribu,” ujarnya. Zakat bisa diberikan langsung dalam bentuk uang ataupun beras dan bagi yang mengkonsumsi beras kualitas super sehari-hari diperkenankan membayar sesuai harga beras tersebut. Agar penerima zakat dapat memanfaatkan dengan optimal, ia berharap kaum muslim segera membayar zakat untuk disalurkan kepada yang berhak. Sekretaris MUI Kota Bekasi, KH. Iskandar Gozali menyatakan, zakat fitrah bisa disalurkan langsung ke orang yang berhak dan juga bisa di masjidmasjid yang biasa mereka gunakan untuk shalat. (ant)

KPU Umumkan Harta Kekayaan Pasangan Calon

Harta Nur Mahmudi Hanya Rp 3 Miliar KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok umumkan jumlah harta kekayaan calon wali kota dan wakil wali kota Depok. Dari data yang masuk ke KPU Kota Depok pasangan no urut satu Gagah Sunu Sumantri jumlah harta kekayaannya mencapai Rp 1.646 miliar, sedangkan Derry Drajat hanya 749 juta. Pasangan no urut dua yaitu Yuyun Wira Saputra yang notabene menjabat wakil wali kota saat ini tercatat memiliki kekayaan

sebesar Rp 2,5 miliar, sedangkan Pradi Supriatna sebesar Rp 6,3 miliar.Pasangan Nur Mahmudi Ismail memiliki Rp 3,8 miliar dan Idris Abdul Somad sebesar Rp 693 juta. Dan urutan terakhir yairu Badrul Kamal memiliki harta sebesar Rp 3,5 milar dan Agus Suprianto mencapai Rp 7,5 miliar. Ketua KPU Depok Muham-

mad Hasan mengatakan, jumlah kekayaan tertinggi yaitu Agus Suprianto dan disusul oleh Pradi Supriatna. Keduanya merupakan pengusaha. Jumlah kekayaan tersebut, lanjut Hasan, merupakan jumlah kekayaan pribadi sang calon. “Termasuk harta bergerak dan tidak bergerak. Jumlah tersebut tidak termasuk dana kampanye,” katanya. Pengumuman harta kekayaan para calon, lanjut Hasan dapat dilihat di papan

pengumuman Kantor KPU Kota Depok, Jalan Kartini, Pancoranmas, Depok. Dengan begitu, ujarnya, masyarakat dapat melihat sendiri secara langsung. “Masyarakat dapat dating ke kantor KPU dan melihat sendiri di papan pengumuman,” tandasnya. Menurut Hasan, pihaknya tidak mengurus darimana asal muasal harta para calon tersebut. Yang penting, ujarnya, keempat calon telah mengisi folmulir harta kekayaan mereka

secara benar dan tidak direkayasa. “Sebagai calon pejabat publik, mereka wajib mengisi formulir harta kekayaan,” imbuh Hasan. Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Forum Reserarch Economy Social & Humanity (Fresh), Murtada Sinurayacuriga dengan laporan kekayaan Nur Mahmudi. Menurut Murtahada, tidak mungkin kekayaannyahanya Rp 3 miliar padahal sudah empat tahun menjabat. (rin)


pini

Suluh Indonesia, Selasa 7 September 2010

F OKUS Empat Pilar Melawan Premanisme KSI premanisme terjadi lagi di lingkungan pendidikan. Sekawanan oknum menyerbu halaman kampus sekaligus sekolah di Denpasar. Sebelumnya, aksi hampir serupa sempat terjadi di kawasan Kuta. Massa menyerbu sebuah SMA saat jam sekolah. Aksi ini diawali pemblokiran pintu gerbang sekolah negeri tersebut. Anak didik terpaksa diliburkan sampai keadaan normal lagi. Motif di balik dua kasus penyerbuan itu konon disulut masalah pribadi oknum tertentu. Dua tragedi itu memang sudah diselesaikan melalui dialog antara para pihak yang bertikai. Tetapi, dua aksi penyerbuan tersebut niscaya menggambarkan betapa emosional para pelaku telah menodai martabat lembaga pendidikan. Motif konflik yang sejatinya berada di luar wilayah akademik justru diseret ke area pendidikan. Wilayah pendidikan mestinya bebas atau steril dari tindakan kekerasan. Ranah pendidikan niscaya merupakan sebuah wilayah yang sarat pesan moral. Moral kebenaran diajarkan kepada anak didik. Pendidikan mengajarkan komunitasnya memahami kebenaran itu melalui pendekatan yang bermartabat. Cara damai merupakan salah satu pendekatan yang diajarkan kepada peserta didik jika hendak menjunjung kebenaran. Komunikasi dialogal menjadi wujud konkret yang dianjurkan sebagai pendekatan efektif jika ada masalah yang dihadapi komunitas terdidiknya. Namun, tersumbatnya proses komunikasi dialogal kerap dijadikan kambing hitam pecahnya konflik. Gambaran ini bukan tidak terdengar di lingkungan internal sejumlah lembaga pendidikan kita. Buktinya, sederet kasus kekerasan yang mencuat ke permukaan justru melibatkan para anak didik. Ada pula kasus kekerasan antara anak didik dan pihak pengelola manajemen lembaga pendidikan yang bersangkutan. Selain itu, ada pula tindakan kekerasan anak didik berhadap-hadapan dengan warga masyarakat di sekitar institusi pendidikan tersebut. Itu berarti aroma kekerasan sebenarnya bukan barang baru dalam praktik pembelajaran di lingkungan pendidikan kita. Dari sini tergambar adanya kontradiksi pengajaran pesan moral kedamaian dengan realitas tindakan kekerasan yang terjadi. Kalangan terdidik yang diajari mencintai pesan kedamaian justru menodai nilai moral tersebut. Konsekuensinya, perilaku kekerasan manusia terdidik otomatis menjadi cermin pendidikan sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Akar masalahnya harus memperoleh perhatian serius para pemangku kepentingan jika martabat lembaga pendidikan hendak dijauhkan dari aroma kekerasan. Sistem pengajaran yang hanya menekankan pencerdasan intelektual bukan mustahil menjadi akar masalah serius di balik ancaman konflik kekerasan tadi. Pencerdasan intelektual cenderung mengejar proses pembelajaran untuk mendongkrak kemampuan anak didik menguasai teori. Tetapi, anak didik bisa jadi belum banyak disentuh nuraninya untuk menerapkan kecerdasan emosional, spiritual, dan sosialnya. Aksi kekerasan sosial bisa jadi melukiskan potret kekerasan potensial yang masih menggumpal dalam ranah proses pembelajaran di dunia pendidikan kita. Jika masyarakat hendak dididik untuk mencintai kedamaian sebaiknya manajemen pembelajaran di berbagai lembaga pendidikan kita harus mulai serius berbenah diri. Sistem pendidikan yang menekankan pendekatan kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan social, jangan lagi hanya enak diucapkan di bibir. Kunci perlawanan terhadap aksi premanisme ada di empat pilar pendekatan ini. Kondisi pendidikan yang demikian itu jangan malah diperparah unsur brutalisme yang dipertontonkan lewat aksi premanisme dari luar kampus atau luar sekolah. ***

A

Bang D

el

DPR tunda bangun gedung baru

Dikaji komisinya ...

5

Budaya Kekerasan dan Kekerasan Budaya KEKERASAN yang dilakukan oleh anggota satu organisasi bela diri terhadap satpam sebuah sekolah berhasil diselesaikan secara sekala dan niskala, sehingga harmoni sosial terpulihkan (Bali Post, 6/ 9). Walaupun demikian, peristiwa ini tetap menarik untuk dicermati, dilihat dari sudut pandang budaya kekerasan. Dengan mengacu kepada Eric Fromm (2001) manusia adalah makhluk yang unik. Selain memiliki sifat-sifat kemanusiaan yang menjauhi kekerasan, memiliki pula karakter binatang buas berwujud agresivitas yang secara mudah memunculkan kekerasan. Agresivitas bisa berlangsung antarindividu dalam suatu kelompok sosial atau bisa pula lintas kelompok. Namun apa pun agresivitas manusia, secara substansial mencederai kedamaian sebagai cita-cita ideal bagi umat manusia. Bertolak dari kenyataan ini maka dapat dikatakan, bahwa kehidupan manusia pada dasarnya selalu berada di bawah bayangan kekerasan dan kedamaian. Kedamaian sebagai cita-cita ideal tidak selamanya terwujudkan melalui jalan nirkekerasan, tetapi sering pula lewat kekerasan. Wajar jika suatu komunitas mengembangkan budaya kekerasan antara lain berbentuk senjata tradisional, yakni keris, badik, mandau, tombak, dan lain-lain. Bahkan yang tidak kalah pentingnya, penggunaan senjata tradisional dipadukan dengan keterampilan olah tubuh dalam konteks pelindungan diri, kebertahanan diri dan atau penyerangan terhadap pihak lawan. Kesemuanya ini secara umum diberikan label (ilmu) pencak silat. Apa pun bentuk budaya kekerasan, termasuk di dalamnya pencak silat, tidak terlepas dari aspek kognisi dan aspek evaluatif. Aspek kognisi berwujud pengetahuan tentang teknologi pencak silat baik yang bersifat sekala (cara dan alat yang kasatmata) maupun niskala (kesaktian). Aspek evaluatif berwujud asas moralitas, yakni ukuran baik-buruk, benar-salah atau boleh-tidak boleh dalam penggunaan pencak silat sebagai komponen budaya kekerasan. Aspek kognisi dan aspek evaluatif berkaitan secara erat, sehingga penggunaan pencak silat terkontrol secara apik, baik pada tataran individu maupun kelembagaan guna mewujudkan cita-cita yang diidealkan, yakni kedamaian. Pencak silat yang kaya akan kegiatan olah tubuh bermanfaat pula bagi kesehatan tubuh dan jiwa. Bahkan yang tidak kalah pent-

Oleh : Nengah Bawa Atmadja* ingnya, pencak silat berbaur pula dengan nilai estetika baik yang menyangkut gerakan tubuh maupun gamelan yang mengiringinya. Namun apa pun bentuk jurus-jurus pencak silat dan nilai estetika yang ada di dalamnya, harus tunduk pada asas moralitas. Hal ini tidak saja berkaitan dengan asas kebaikan dan kebenaran, tetapi dikaitkan pula dengan pembelaan diri dari serangan lawan, bukan sebagai alat untuk melakukan kekerasan. Bertolak dari kenyataan ini tidak mengherankan jika pencak silat lazim pula disebut olahraga bela diri atau seni bela diri. Label ini memberikan petunjuk, bahwa pencak silat, begitu pula olahraga bela diri lainnya, tidak boleh digunakan secara sembarangan, melainkan lebih ditekankan pada pembelaan diri dari serangan pihak lawan di bawah payung kebaikan dan kebenaran. Betapa hebatnya penggunaan pencak silat dalam konteks pembelaan diri, bisa dicermati pada berbagai perang melawan kolonial Belanda pada abad XIX. Begitu pula perjuangan rakyat Bali pada masa Revolusi Fisik (1945-1950) banyak melibatkan pejuang yang menguasai ilmu pencak silat. Jika terjadi sebaliknya, yakni ilmu pencak silat bukan dipakai untuk membela diri, melainkan untuk menyerang orang lain (mengabaikan asas moralitas), baik karena mengikuti agresivitas atau terdorong oleh motif kejahatan guna memenuhi hasrat, maka pencak silat yang semula berlabel seni bela diri yang kental dengan asas moralitas berubah menjadi seni premanisme. Moralitas Gagal Kendalikan Perilaku Mengacu kepada Johan Galtung (2002) manusia tidak saja mampu memakai kekerasan fisik guna menundukkan lawannya, tetapi bisa pula menggunakan kekerasan budaya, yakni kekerasan memakai domain budaya antara lain berbentuk bahasa dan seni. Berkenaan dengan itu maka pemukulan terhadap satpam sekolah

oleh anggota kelompok bela diri tersebut, selain merupakan representasi dari budaya kekerasan, juga bermuatan kekerasan budaya. Sebab, pemukulan tersebut menggunakan domain budaya, yakni seni pencak silat. Melihat gejala ini, asas moralitas sebagai pola kendali dalam budaya kekerasan bisa gagal mengendalikan perilaku pendukungnya. Penyebabnya tidak hanya karena agresivitas pada diri manusia, tetapi bisa pula bersumber pada label pencak silat sebagai ilmu bela diri. Label ini dapat memunculkan pemaknaan yang pluralistik, yakni tidak mesti hanya berarti melawan jika diserang, tetapi bisa pula menyerang dengan dalih melenyapkan ancaman bahaya berbentuk kekerasan fisik dan atau kekerasan budaya. Ancaman kekerasan bisa saja ditujukan terhadap anggota kelompok. Namun solidaritas sosial bisa menimbulkan pemaknaan yang sebaliknya, yakni ancaman dinilai sebagai serangan terhadap kelompok. Akibatnya, mereka secara agresif melakukan kekerasan fisik secara kolektif dengan dalih untuk membela diri. Ketidaktegasan negara dalam menanggulangi kekerasan yang dilakukan oleh ormas tertentu, mengakibatkan tidak ada kepastian mana yang salah dan mana yang benar secara yuridis-formal. Karenanya, jika ormas melakukan kekerasan, maka penyebabnya tidak bisa hanya dilacak pada faktor agresivitas manusia dan pemanipulasian makna bela diri, melainkan bisa pula karena mereka tidak merasa bersalah sebagai akibat dari politik pembiaran yang dilakukan oleh negara. Prinsip dasarnya, jika ‘’mereka’’ boleh melakukan kekerasan, maka melalui logika analogi, mereka secara mudah berkesimpulan, bahwa ‘’kita’’ pun boleh melakukan kekerasan. Solusi Damai Bisa Gagal Aktualisasi budaya kekerasan yang berwujud kekerasan fisik dan atau kekerasan budaya, baik yang bersifat individual maupun kolek-

tif, acap kali diselesaikan lewat ‘’jabat tangan’’ atau secara damai atas dasar asas manyamaberaya (solidaritas sosial). Bahkan, sebagaimana yang berlaku pada kasus kekerasan di sekolah yang baru lalu, penyelesaiannya diikuti pula dengan permintaan maaf secara sekala-niskala, berwujud ritual pacaruan, guru piduka, bendu piduka, dan prayastitha durmanggala. Ritual ini diselenggarakan oleh pengurus ormas tersebut bertempat di sekolah lokasi kejadian (Bali Post, 5/9). Cara ini sangat tepat dilihat dari sudut pandang manusia Bali yang menekankan pada budaya harmoni. Walaupun demikian, tindakan hukum tetap harus dikedepankan, dengan beberapa alasan. Pertama, penyelesaian kekerasan secara damai bisa gagal dalam konteks jangka panjang. Gejala ini dapat dicermati pada kekerasan di Desa Pengastulan, muncul beberapa kali, dan selalu diselesaikan secara damai. Namun gagal, terbukti dari adanya kenyataan, bahwa kasus kekerasan di Desa Pengastulan terjadi secara berulang. Kedua, penyelesaian kekerasan secara damai tidak hanya meniadakan kepastian hukum, tetapi mematikan pula rasa bersalah dan tidak menimbulkan efek jera. Padahal rasa bersalah dan efek jera sangat penting bagi penanggulangan tindakan kriminal, tidak saja bagi yang bersangkutan, tetapi juga bagi orang lainnya. Penanggulangan kekerasan lewat jalur hukum memang tepat, namun bukan berarti mematikan jalur damai. Sebab, kajian antropologi hukum menunjukkan, bahwa cara-cara penyelesaian sengketa yang berkembang dalam komunitas terbukti sangat efektif dalam memecahkan suatu konflik, termasuk di dalamnya konflik dengan kekerasan. Namun apa pun bentuk penyelesaian kekerasan, baik melalui jalur hukum maupun jalur perdamaian, ada persyaratan penting yang harus diperhatikan, yakni melenyapkan akar permasalahannya lewat metode transformasi (manajemen) konflik secara profesional. Jika akar permasalahan kekerasan tidak tertanggulangi secara tuntas, maka kemunculan faktor pemicu seperti terlihat pada kasus Desa Pengastulan, secara mudah memimbulkan perulangan kekerasan, bahkan bisa lebih hebat daripada apa yang telah terjadi. Penulis, Guru Besar Antropologi pada FIS Undiksha, Singaraja

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Gaji Baby Sitter PERAWAT anak balita, orang tua jompo atau manula yang dikenal dengan sebutan ‘baby sitter” semestinya bergaji di atas upah minimum provinsi (UMP) yang ditetapkan pemerintah setempat. Kami tidak akan menyetujui kontrak kerja ‘baby sitter” yang kami siapkan kalau akan digaji oleh calon majikannya kurang dari UMP Bambang menjelaskan, sudah 15 tahun yayasannya menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi ‘baby sitter”, sekaligus membantu penyaluran, penempatan, bahkan perlindungan kerja mereka. Sudah lebih dari 4.000 baby sitter disalurkan kerja oleh Yayasan Asih Jaya ke wilayah Jabodetabek. Setiap penempatan kerja baby sitter pasti ada kontraknya, di

mana salah satu klausulnya adalah masalah gaji per bulan. Kami setujui itu kontrak kalau gaji yang akan dibayarkan ke ‘baby sitter’ yang kami salurkan di atas UMP. Oleh karena itu, sekarang, standar gaji ‘baby sitter’ di Jabodetabek berada pada kisaran Rp 1.200.000 hingga Rp 1.600.000/bulan pada awal mereka bekerja. Jika ia sudah enam bulan bekerja gajinya harus naik minimal Rp 50.000/ bulan. Majikan pun wajib bertanggung jawab atas biaya perawatan dan pengobatan baby sitter jika sakit, dan biaya perawatan atau pengobatan itu tidak dipotong dari gaji mereka. Bambang Suyanto Ketua Yayasan Asih Jaya Bekasi Utara, Kota Bekasi

Bangkitlah Persija MESKI engkau telah gagal menunjukkan prestasi di Piala

Indonesia lalu, kami akan tetap memberikan dukungan positif

kepadamu. Bangkitlah wahai Persija sehingga engkau bisa makin mengaum musim depan. Sebagai salah satu tim Ibukota buktikan kalau kamu bisa meraih prestasi memuaskan dan membanggakan. Kami dan semua pendukungmu yang tergabung dalam Jakmania akan selalu menanti engkau merajai kompetisi sepak bola di Tanah

Air. Cepatlah berbenah demi menyongsong prestasi yang telah lama kami harapkan, yakni menggapai juara di Liga Super dan Piala Indonesia. Semoga itu bisa terwujud. Semoga... Wahyu Kemandoran Jakarta Selatan

Jalur Sepeda, Apa Kabarmu? UU telah menetapkan tiap daerah harus menyiapkan jalur khusus bagi pengguna sepeda. Di sejumlah daerah seperti di Denpasar dan Yogya, jalur khusus pengguna sepeda gayung telah dibuat, kapan ya kirakira itu bisa terwujud di Jakarta. Ramainya kendaraan di tiap ruas jalan di Ibukota tentu akan membuat was-was para pengguna sepeda gayung. Praktis para pe-

cinta sepeda gayung baru bisa menyalurkan hobinya hanya pada hari Minggu, tepatnya saat car free day diterapkan di ruas jalan Sudirman sampai MH Thamrin. Jalur khusus sepeda motor memang sudah dibuat, lalu kapan jalur sepeda dibuat? Rina Kebon Jeruk, Jakarta

Vespa Modif Ugal-ugalan Sebua vespa modifikasi yang berisi beberapa penump-

ang melaju dengan kecepatan tinggi dalam kegelapan di

Jalan Raya Joglo, Jakbar, Senin (26/7) malam. Sikap pengemudinya yang arogan tanpa mengurangi kecepatan ketika berpapasan menimbulkan kekhawatiran pemakai jalan lainnya. Bahkan beberapa pengendara motor mengumpat, karena kaget saat berpapasan dengan vespa yang tidak dilengkapi lampu itu. Arogansi semacam ini jika tidak ditindak akan meresahkan dan menimbulkan kekhawatiran pengguna

jalan lainnya. Oleh karena itu, kami berharap polisi melakukan tindakan tegas terhadap kendaraan sejenis yang tidak saja menimbulkan kemacetan jika melintas pada siang hari, juga sangat membahayakan orang lain jika perilaku ugalugalan itu terus berlangsung tanpa tindakan tegas. Admiral, Ciledug Tangerang

Polisi Cepek Bikin Macet Tak jauh beda dengan polisi tidur yang sama-sama menyusahkan, polisi cepek seringkali menimbulkan masalah kemacetan di beberapa ruas jalan tertentu. Di Jakarta barat saja, beberapa persimpangan yang diatur polisi cepek, kondisi lalu linta s b u k a n n y a l a n c a r, t e ta p i justru macet yang terjadi. Arogansi mereka seringkali menjengkelkan. Bahkan tidak

jarang mereka melakukan intimidasi jika tidak dikasih uang. Oleh karena itu, kami berharap polisi menertibkan para polisi cepek ini, karena seringkali meresahkan dan tak jarang menakutkan para pengguna jalan.

Herman, Cipondoh, Tangerang

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Selasa 7 September 2010

6

Sejumlah Investor Minati Persebaya SURABAYA - Sejumlah investor dikabarkan berminat membeli sebagian saham milik Persebaya Surabaya, yang rencananya dilepas pada tahun ini. Ketua Umum Persebaya Saleh Ismail Mukadar kepada wartawan di Surabaya, Senin, mengemukakan saat ini terdapat dua dari tiga investor yang sudah menyatakan minatnya untuk membeli saham tersebut. “Sebenarnya ada tiga investor yang tertarik, namun baru dua investor yang benar-benar serius ingin menanamkan modalnya di Persebaya,” katanya di sela-sela memantau kegiatan seleksi pemain. Perihal siapa kedua investor tersebut, Saleh Mukadar belum bersedia mengungkapkan, karena masih dalam tahap negosiasi. Salah satu investor tersebut berasal dari luar negeri. Menurut informasi, salah satu investor yang sangat berminat membeli Persebaya adalah Saleh Ismail Mukadar Medco Grup yang dimiliki pengusaha ternama Arifin Panigoro. Namun, informasi tersebut tidak dibenarkan maupun dibantah Saleh Mukadar. “Yang jelas, salah satu investor itu sudah sudah bersedia memberikan pinjaman kepada Persebaya untuk anggaran mengontrak pemain. Saya pikir ini bukti keseriusan mereka,” ujar Saleh. Saat ini, kepemilikan saham Persebaya sebesar 20 persen dipegang klub-klub anggota dan 80 persen lainnya dimiliki Saleh Mukadar. Rencananya, sebanyak 51 dari 80 persen saham itu yang dilepas ke investor. Ia menambahkan pelepasan saham tersebut bertujuan mendapatkan dana segar untuk biaya operasional Persebaya mengikuti kompetisi. Dalam satu musim kompetisi, Persebaya membutuhkan dana sekitar Rp20 miliar untuk operasional. Ketertarikan investor terhadap Persebaya, tidak lepas dari potensi besar yang dimiliki klub tersebut dan selama ini belum digarap dengan serius, semisal suporter, merchandise, sponsor, hak siar, dan lainnya. Kendati nantinya saham Persebaya dimiliki investor dari luar Surabaya, Saleh Mukadar tetap menyertakan beberapa syarat untuk membentengi klub berjuluk “Bajul Ijo” tersebut. Syarat tersebut antara lain menyangkut nama besar Persebaya, warna kebesaran tim, logo, domisili klub, dan asetaset milik Pemerintah Kota Surabaya yang kini digunakan tim, seperti lapangan dan wisma penginapan. “Persoalanpersoalan itu yang terus kami bicarakan dengan investor, terutama soal keterlibatan pemkot dan aset-asetnya. Saya juga harus membicarakan masalah ini dengan Wali Kota Surabaya,” tambahnya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

UJICOBA – Pemain timnas Indonesia M.Isnaini (kanan) berebut bola dengan pesepakbola Pro Titan Medan dalam laga ujicoba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu malam.

Timnas Akan Dirampingkan JAKARTA - Tim nasional sepak bola untuk Piala AFF yang saat ini menjalani pemusatan latihan di Lapangan PSSI Jakarta kemungkinan besar akan dirampingkan. Jumlah pemain timnas dibawah asuhan pelatih Alfred Riedl yang menjalani pemusatan latihan sejak awal Agustus lalu berjumlah 24 pemain. Pada awalnya jumlah pemain yang dipanggil 27 orang. “Idealnya jumlah pemain timnas adalah 23 orang,” kata pelatih asal Austria itu di Jakarta, kemarin. Menurut dia, komposisi pe-

main yang dibutuhknya untuk menghadapi Piala AFF yang akan digelar di Tanah Air adalah tiga kiper, delapan pemain belakang, delapan pemain tengah dan empat pemain depan. Sesuai dengan jadwal yang ada, Firman Utina dan kawankawan setelah menjalani dua kali ujicoba, TC tahap pertama akan diliburkan mulai Selasa (7/ 9) hingga 3 Oktober mendatang. “Siapa pemain yang akan dicoret maupun diganti keputusan ada di pelatih. Tunggu saja tanggal 3 Oktober nanti.

Siapa yang tidak kembali ke TC itu yang dicoret,” kata asisten pelatih timnas Wolfgang Pikal. Pria yang juga berasal dari Austria itu mengaku meski personel timnas akan dirampingkan, namun demikian masih ada kemungkinan terjadi penggantian bagi pemain yang dicoret. Nama-nama pemain yang ada saat ini, kata dia, akan berpeluang terus berubah. Hanya saja dia tidak menjelaskan dengan rinci siapa pemain yang dicoret maupun pemain yang berpeluang menggantikannya. “Sete-

lah tanggal 4 November tidak akan ada lagi penggantian nama-nama pemain. Jadi namanama itu yang akan turun pada Piala AFF nanti,” kata Pikal. Timnas dibawah asuhan Alfred Riedl sebelum turun pada Piala AFF mengagendakan ujicoba dengan tim lokal dan ujicoba internasional yaitu melawan timnas Uruguay, Pantai Gading, Timor Leste, China dan Brasil. Sementara itu, 24 pemain yang menjalani TC tahap pertama adalah Kurnia Mega, Markus Horison dan Ferry Rotinsulu untuk

posisi kiper. M. Nasuha, Maman Abdurahman, Nova Arianto, Zulkifli Sukur, Benny Wahyudi, Ricardo Salampessy, Yesaya Desnam dan Rahmad Latief untuk pemain belakang. Untuk pemain tengah diperkuat Arief Suyono, Firman Utina, M. Ridwan, Habel Satya, Ahmad Bustomi, Doni Siregar, Eka Ramdani, Atep dan Toni Sucipto. Sedangkan empat pemain diposisi striker adalah Bambang Pamungkas, Jaya Teguh Angga, M. Isnaini dan Yongky Aribowo. (ant))

Triyatno dan Eko

Diharapkan Rebut Emas AG

Triyatno

Tim Nasional U-16 Libur Sepekan JAKARTA - Tim nasional U16 yang dipersiapkan ke Kejuaraan Piala AFF diberikan waktu libur selama sepekan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. “Kami memberikan kesempatan kepada para pemain untuk merayakan Idul Fitri 1431 Hijriah bersama keluarganya. Libur Lebaran ini resminya diberlakukan sejak Senin hingga 14 September, atau sepekan menjelang AFF U-16 Championship di Solo digelar,” ujar Ketua Badan Pembinaan & Pengembangan Usia Muda (BPPUM) PSSI Rahim Soekasah seperti dikutip Humas PSSI, kemarin. Untuk menghadapi gelaran AFF U-16 Championship pada 20-28 September di Solo, sebanyak 26 pemain yang sebagian besar menjalani pelatnas di kompleks GOR Sawangan, Bogor, sejak hampir dua bulan silam, secara bergantian meninggalkan tempat itu untuk kembali ke daerah asalnya masing-masing. Menurut Rahim, nantinya sebagian pemain timnas U-16 yang berasal dari luar Pulau Jawa akan lebih dulu bergabung di Jakarta, dan pada 14

September sore mereka akan berangkat bersama-sama ke Solo dengan menumpang pesawat Garuda. Sementara bagi para pemain dari kota-kota di pulau Jawa diperkenan langsung bergabung di Solo dari daerah asalnya. Rahim menambahkan, uang saku, tiket kepulangan dan tiket kembali ke Jakarta atau langsung ke Solo sudah diserahkan kepada seluruh pemain. “Uang saku bahkan sudah mereka terima sebelum ujicoba terakhir saat melawan tim Lolokomotiv di Stadion GBK Senayan,” ujarnya. Dalam ujicoba terakhir, timnas U-16 Indonesia mengukir kemenangan besar 15-0 atas tim Divisi III Liga Amatir Lokomotiv asal Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta pada Sabtu lalu. Sejak menjalani Pelatnas, timnas U-16 sudah menjalani 13 kali pertandingan ujicoba dengan mencatat 10 kemenangan, dua kali seri dan sekali kalah (02) ketika berhadapan tim Diklat Ragunan U-19 yang akan diberangkatkan ke Kejuaraan Pelajar Asia 2010 di Korsel. (ant)

Eko Juli Irawan

JAKARTA - Pelatih angkat besi nasional dari Kaltim, Lukman berharap Eko Juli Irawan di kelas 62 kg dan Triyatno (69 kg) dapat menyuguhkan medali emas saat tampil di Asian Games XVI di Guangzhou China, November 2010. “Upaya memenuhi semua itu, kedua lifter asal Balikpapan, Kaltim diberikan tempaan dan ujicoba di kejuaraan dunia di Turki, 18-30 September 2010. Serta diajukan melakukan training camp,”ujar Lukman di Jakarta, kemarin. Dikatakannya tampil di kejuaraan dunia yang dijadikan sebagai prakualifikasi Olimpiade tahun 2012 di Inggris, selain dijadikan sebagai ajang ujicoba, juga untuk memenuhi ketentuan mengumpulkan nilai sebagai persyaratan menuju multi event dunia empat tahunan. Melalui dua agenda itu katanya, lifter nasional yang dipersiapkan ke Asian Games XVI harus turun dalam kejuaraan dunia di Turki guna meraih tiket menuju Olimpiade di Inggris dua tahun mendatang. Cabang angkat besi katanya, diproyeksikan untuk meraih prestasi seoptimal mungkin setelah cabang andalan lainnya mengalami penurunan prestasi. Untuk itu Lukman terus men-

gawasi kedua lifternya meski Eko berlatih di Jakarta dan Triyatno di Balikpapan, Kaltim. Diakuinya tampil di kejuaraan dunia dan Asian Games XVI bagi atlet nasional sama saja terjun di Olimpiade. Kekuatan prestasi atlet angkat besi dunia sebagian besar bertumpu di kawasan Asia. Hal itu yang membuat Lukman menggebu-gebu menempa atletnya agar menyuguhkan medali emas di Asian Games XVI Guangzhou, China. Jika mampu meraih medali emas, maka menyuguhkan prestasi maksimal di Olimpiade tinggal memoles sedikit lagi atau minimal dapat mempertahankan prestasi yang diraih di Guangzhou. Guna meraih sukses di dua event tersebut, Lukman berharap dua lifternya bisa melakukan training camp di Rumania setelah tampil di kejuaraan dunia. Latihan di Rumania tidak memakan waktu panjang, cukup dua hingga tiga minggu saja. Atlet yang berlatih di Rumania selain mendapat tempaan teknik dan mental tanding juga memperbaiki disiplin yang dimiliki. Tiga faktor itu yang dapat menjadikan seorang atlet dapat meningkatkan prestasi dan mampu menjadi pelatih handal saat pensiun sebagai atlet. (ant)

Ujicoba Persija Tanpa Pemain Timnas JAKARTA - Ujicoba tim Persija Jakarta melawan Semen Padang yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta pada Selasa sore dipastikan tanpa diperkuat pemain nasional. “Mereka yang sedang bergabung di Pelatnas belum bisa kita turunkan karena mereka masih berada dalam wewenang Badan Tim Nasional,” ungkap pelatih Persija Rahmad Darmawan di Jakarta, kemarin. Sebagaimana diketahui, empat diantara pemain Persija yang sedang ikut menjalani Pelatnas di bawah asuhan pelatih Alfred Riedl adalah Bambang Pamungkas, M Nasuha, Firman Utina dan Tony Sucipto. Meski Pelatnas sudah mulai diliburkan pada Selasa (7/9), namun mereka tidak mungkin untuk langsung bermain di klub karena membutuhkan masa istirahat, apalagi Timnas PSSI terakhir kali berujicoba melawa Pro Titan di SUGBK pada Minggu malam. “Kami akan mencoba pemain-pemain yang ada karena mereka memang sedang membutuhkan kekompakan bermain secara tim. Persija sendiri sesudah ujicoba ini

akan diliburkan menyambut Hari Raya Idul Fitri,” ujar Rahmad yang terakhir kali menukangi Sriwijaya FC. Rahmad menambahkan, ujicoba Persija melawan Semen Padang digelar mulai pukul 16.00 WIB. Sementara kubu Semen Padang sendiri tengah membutuhkan lawan tanding yang lebih berkualitas setelah Minggu malam lalu berujicoba melawan Persita Tangerang yang berakhir imbang 1-1 di Stadion Lebak Bulus Jakarta Selatan. Tim asuhan Nil Maizar ini pun masih perlu banyak pembenahan setelah mereka berhasil promosi ke ajang Liga Super Indonesia untuk musim 2010-2011. Nil Maizar yang juga mantan pemain Semen Padang usai ujicoba itu mengakui timnya masih memiliki banyak memiliki kelemahan diantaranya kolektivitas dalam permainan. “Kita ingin tim ini bisa bermain sebagai sebuah tim yang kompak dan solid. Walaupun secara permainan saat melawan Persita kita lebih bagus, tapi kolektivitas tim kita belum sesuai harapan,” ujar Nil Maizar yang menerima estafet pelatih dari Arcan Iurie. (ant)

Rahmad Darmawan


lahraga

Suluh Indonesia, Selasa 7 September 2010

7

Tim Bridge Indonesia

Berjaya di Piala Asia NING BAO, CHINA - Tim bridge putra Indonesia berjaya di Piala Asia yang berlangsung di Ning Bao, China, dari 31 Agustus hingga 5 September. Bermaterikan pasangan Henky Lasut/ Eddy Manoppo, Robert Tobing/Taufik G Asbi dan Belly Rumengan/Mahkota Ananda dengan kapten tidak bermain Peter Torang Wang, tim yang disponsori oleh Klub Bridge Alumni UI (Gabrial UI) berhasil meraih 378 VP. Pada pertandingan sesi terakhir Minggu, timnas membabat Korea dengan skor 25 - 5 dan unggul lawan Taiwan dengan meraih angka 366 VP yang menduduki tempat kedua. Sedang tempat ketiga diambil Hongkong dengan 351 VP disusul China dengan 346 VP. Melalui beberapa kemenangan di hari terakhir itu Timnas bridge atas nama Gabrial UI Indonesia berhak membawa pulang Ning Bo Cup lambang supremasi bridge di kawasan Asia Pasifik Menurut Wakil Sekjen PB GABSI, Bert Polii pertandingan bridge Asia sebagai langkah menuju multi event seperti Asian Games. Hal itu yang membuat cabang bridge berjuang agar dapat dipertandingkan di Asian Games 2014. Adapun pertandingannya terbagi di Zone IV dan Zone VI yang digabung menjadi satu bernaung dibawa Asia Pacific Bridge Federation. Yang nantinya menjadi salah satu Olympic Ring (Ring Asia) bernaung dibawa Olympic Council of Asia (OCA). Selama ini, katanya, negara-negara Asia terbagi dua, seperti India, Pakistan, Srilangka, Jorda bergabung di Zone IV Bridge Federation of Asia dan Middle East (BFAME). Sementara China, Indonesia, Jepang bergabung di Zone VI Pacific Asia Bridge Federation (PABF). Sehingga Kejuaraan ini menjadi Kejuaraan Asia Cup yang pertama kali melibatkan seluruh negara Asia ditambah dengan Australia dan Selandia Baru. Di tengah keterpurukan prestasi olah raga brige nasional, maka tentu saja prestasi kali ini sangat menyejukkan bagi bangsa dan negara untuk lebih mengembangkan olahraga bridge di Tanah Air. (ant)

Suluh Indonesia/ant

JUARA ASIA - Ketua Umum PB GABSI, Dahlan Iskan (kiri) mengalungkan karangan bunga kepada Henky Lasut (kanan) berserta rombongan Tim yang telah memenangkan pertandingan Bridge Asia Cup 1 di Ning Bao, China.

Sharon Siap Meraih Prestasi Maksimal di Guangzhou JAKARTA - Peboling nasional dari DKI Jakarta Sharon Limansantoso menyatakan siap untuk menyuguhkan prestasi terbaik dengan untuk menyumbang medali emas bagi kontingen Indonesia di Asian Games XVI Guangzhou, China, pada November 2010. “Upaya memenuhi semua itu saya berlatih seoptimal mungkin selama di Pelatnas Asian Games XVI. Bahkan mendapat kesempatan tampil di Hongkong Terbuka yang akan digelar 13-18 September 2010,” ujar Sharon di Jakarta, KEMARIN. Tampil di Hongkong Terbuka bersama rekan sepelatnasnya Putty Armein, peboling DKI Jakarta itu semakin yakin untuk membuahkan prestasi maksimal saat diturunkan di pesta sepakbola empat tahunan itu. Selama tampil di Hongkong, ia berharap dapat memantau kekuatan lawan yang akan terjun di Guangzhou. Pada kejuaraan sebelumnya, ia berhasil menjinakkan jawara boling putri Asia Kim Eun Jung dari Korsel di kejuaraan boling Asia di Kuwait Maret lalu. Dengan tampil di Hongkong, ia berharap lawan kuat dari Korsel itu bisa tampil lagi dengan harapan ia bisa mendeteksi dan mengukur kemampuannya sebelum dikirim dan bertemu

Sharon Limansantoso

Lavinia Diuntungkan Undian di Noto Open TOKYO - Petenis putri Indonesia Lavinia Tananta agak diuntungkan dengan hasil undian Turnamen Tenis ITF Noto Open Jepang yang dimulai Senin. Lavinia yang berperingkat 308 dunia menempati unggulan ketujuh pada turnamen berhadiah total 25.000 dolar AS itu, di babak pertama akan berhadapan petenis kualifikasi Tomoko Sugano (Jepang) yang menempati peringkat 1034 dunia. Dikutip dari situs resmi ITF, petenis Indonesia lainnya Jessy Rompies (441 ITF) juga agak beruntung karena pada babak pertama akan berhadapan petenis tuan rumah yang mendapat “wild card” Akari Inoue (849 ITF). Sementara Ayu Fani Damayanti justru mendapat lawan berat, pada babak pertama akan berhadapan unggulan ketiga Lu Jing-Jing (China) yang menempati peringkat 258 dunia. Ayu Fani belum pernah berhadapan dengan Lu Jing-Jing. Hasil undian agaknya kurang menguntungkan bagi Ayu yang bersama rekan-rekannya tengah mempertajam kemampuan menjelang tampil di Asian Games nanti. Sementara petenis veteran Yayuk Basuki kembali ikut serta di nomor ganda. Berpasangan dengan Lavinia Tananta, Yayuk akan mencoba peruntungan dengan menempati unggulan kedua dan di babak pertama akan berhadapan pasangan Jepang Natsumi Hamamura/Ayumi Oka. Ayu Fani dan Jessy Rompies pun akan berpasangan di nomor ini, tetapi pada babak pertama akan langsung berhadapan dengan Rika Fujiwara/Tamarine Tanasugarn (Jepang/Thailand) yang menempati unggulan pertama. (ant)

Lavinia Tananta

kembali di Guangzhou. Menurut Sharon, kesuksesan mengalahkan Kim Eun Jung bisa mengangkat mental bertandingnya jika kembali tertemu di Hongkong Teruka. “Saya berharap kondisi fisik dan kesehatan prima saat tampil di Hongkong. Dengan harapan bisa tampil maksimal dan memetik gelar juara,” ujar atlet yang mulai serius di boling sejak 2005 itu. Ia mengaku, boling merupakan olahraga yang menjenuhkan dan hampir tidak memiliki tantangan berat. Hanya mereka yang benar-benar serius bisa meraih pretasi tingkt internasional. Resep itu yang diterapkan setelah serius menekuni olahraga boling dan mampu menyuguhkan medali emas ketika diturunkan di SEA Games XXIV di Thailand pada 2007. Tapi sebelumnya ia sempat tidak aktif bermain boling saat menyelesaikan kuliah di Filipina. Ia bersyukur setelah diberi kepercayaan tampil di SEA Games XXIV pada 2007 dan membuahkan prestasi maksimal, semangatnya tertantang lagi untuk membela Merah Putih disetiap event boling internasional termasuk di Asian Games Guangzhou pada November mendatang. (ant)

Ski Air Diharapkan Dulang Medali ABG 2010 JAKARTA - Cabang ski air diharapkan mendulang medali emas pada Asian Beach Games (ABG) di Muscat, Oman, 8-16 Desember 2010. Sebelumnya, tim ski air Indonesia ini akan mengikuti kejuaraan dunia Zona Asian, Australia dan Oceania (AAO) di Danau Sunter, Jakarta 5-11 Oktober. “Tampil di AAO bagi atlet ski air nasional dapat dijadikan ajang uji coba sebelum turun di ABG. Jenjang kejuaraan menuju level yang tinggi sangat tepat sekali dalam meningkatkan prestasi atlet melalui AAO,” kata Ketua Sport Development KOI, Djoko Pramono, di Jakarta, Minggu kemarin. Dijelaskannya, atlet ski air nasional memiliki naluri cukup tinggi dalam memajukan prestasi yang dimiliki. Sebagai negara perairan, prestasi atlet ski air Indonesia sangat disegani lawan. Atas pertimbangan itu pula katanya, atlet ski air diharapkan mampu menyumbangkan prestasi terbaiknya, meski baru ditampilkan di ABG di Oman Desember mendatang. Begitu juga atlet dari tiga cabang lainnya seperti binaraga, layar dan sepaktakraw. Djoko mengakui kontingan Indonesia sullit untuk mengulang sukses menjadi juara umum di ABG ke dua di Oman. Cabang andalan seperti silat, dan paralayang tidak dipertandingkan lagi tahun 2010. Tidak tampilnya atlet dari dua cabang andalan itu pula, katanya, kontingen Indonesia harus menyusun strategi untuk meraih empat medali emas lewat empat cabang andalan seperti ski air, binaraga, layar dan sepak takraw. Upaya memenuhi semua itu, ujar Djoko masih mempunyai waktu cukup panjang hingga Desember 2010. Atlet dari empat cabang andalan Indonesia itu melakukan latihan ujicoba di event setingkat Asia. Seperti halnya cabang ski air di AAO, sepak takraw di King Cup, Binaraga di kejuaraan dunia, begitu juga dengan layar. Melalui persiapan yang matang dan uji coba di kejuaraan Asia, katanya, dapat memantau kekuatan lawan yang akan dihadapi di ABG nantinya. Hal itu yang membuat kubu tim Indonesia tetap optimistis mampu mempersembahkan medali emas bagi Merah-Putih di Oman. (ant)

Pembalap Moto2

Tewas Setelah Kecelakaan MISANO, ITALIA - Pembalap asal Jepang Shoya Tomizawa tewas karena luka yang dia alami dalam kecelakaan yang terjadi dalam Grand Prix Moto2 San Marino di Misano, Italia, Minggu kemarin. Pembalap Technomag-CIP berusia 19 tahun itu terjatuh dari motor dia saat mendapat tekanan dari pembalap Italia Alex de Angelis yang melaju cepat. Baik de Angelis maupun pembalap Inggris Raya Scott Redding tidak bisa menghindari dari menabrak Tomizawa, yang terdorong lebih dari 40 meter dan keluar dari lintasan menuju area pasir. Tomizawa lalu dilarikan ke rumahsakit, sekitar 30 kilometer di daerah Riccione, namun kemudian diumumkan bahwa dia meninggal dunia. Dia mengalami luka serius pada tulang tengkorak, dada, dan perut, demikian menurut penyelenggara balapan. “Seluruh keluarga MotoGP ingin menyampaikan dukacita yang mendalam pada keluarga dan teman-temannya,” kata penyelenggara balapan. Kematiannya merupakan yang pertama dalam Grand Prix sejak rekan senegaranya yang berusia 24 tahun Daijiro Kato, meninggal dunia pada April 2003 di MotoGP Jepang di Suzuka. (ant)

Shoya Tomizawa


Nasi nal

Suluh Indonesia, Selasa 7 September 2010

8

Indonesia

Rawan Bencana

Suluh Indonesia/ant

PANTURA - Sejumlah kendaraan pemudik berjalan berlahan saat melaju di jalur Pantura kawasan Alas Roban, Subah, Batang, Jateng, kemarin. Pada H-4 Lebaran jalur Pantura mulai dipadati kendaraan pemudik baik yang mengendarai sepeda motor maupun kendaraan roda empat.

MEDAN - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, Indonesia memiliki kerawanan terhadap bencana alam jika dilihat dari letak geologi dan geografi. ‘’Indonesia memiliki geologi dan geografi yang memang rawan,” kata Presiden Yudhoyono di hadapan unsur muspida Sumatera Utara di Lanud Medan, Senin, sebelum berangkat ke Kabupaten Tanah Karo untuk meninjau pengungsi letusan Gunung Sinabung. Secara umum, kata Presiden, dunia sedang menghadapi masalah serius sebagai akibat dari perubahan iklim yang berujung pada pemanasan global. Kondisi itu menyebabkan seringnya terjadi bencana yang terkadang secara ekstrim seperti gempa tektonik, letusan gunung berapi dan potenis tsunami. Bahkan, perubahan iklim itu juga sering menimbulkan

bencana banjir yang cukup besar seperti yang terjadi di Pakistan, India, Bangladesh dan Nigeria. Untuk Indonesia, kondisi itu diperparah dengan keberadaan letak geologi dan geografi yang rawan terhadap bencana. Untuk itu, kata Presiden, pihaknya memerintahkan menteri terkait untuk melakukan penilaian dan kajian terhadap letak geologi dan geografi tersebut. Apalagi jika dikaitkan dengan letak wilayah Indonesia yang diapit tiga lempeng tektonik. “Apa ada perkiraan tiga lempeng itu mungkin menimbulkan gempa bumi dan tsunami,” kata Presiden. Presiden Yudhoyono juga mengharapkan menteri terkait untuk mempelajari kemungkinan tiga lempeng tektonik itu dapat meningkatkan aktivitas gunung berapi di Indonesia. Pihaknya menilai, segala penilaian dan kajian itu perlu dilakukan agar pemerintah memi-

liki antisipasi terhadap bencana, sekaligus memberikan peringatan terhadap rakyat mengenai kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan tersebut. Hasil kajian tersebut juga akan membuat pemerintah di daerah seperti gubernur, bupati dan walikota lebih memahami tindakan yang perlu dilakukan jika bencana itu terjadi. Dari pemantauan yang dilakukan dalam enam tahun terakhir, daerah yang memiliki kesiapan dan kesigapan terhadap kemungkinan bencana akan mengalami kerusakan lebih sedikit atas peristiwa yang terjadi. ‘’Persiapan itu penting karena kita tahu akan terjadi bencana tetapi tidak tahu kapan waktunya,” kata Presiden. Untuk diketahui Gunung Sinabung di Sumut beberapa kali memuntahkan lahar panas. Puluhan ribu warga di sekitar gunung aktif itu diungsikan hingga saat ini. (ant)

BC Juanda Gagalkan Bocah Tertembak

Di Rumah Dinas Gubernur Jabar BANDUNG - DPRD Jabar menyayangkan insiden penembakan di Gedung Pakuan atau Rumah Dinas Gubernur Jabar yang telah menelan korban Raihan Ahmad (11). ‘’Hari Sabtu (4/9) kemarin saya sudah SMS Gubernur yang menyatakan kalau saya turut prihatin dan semoga kejadian ini menjadi yang terakhir dan intinya kami menyayangkan kejadian ini,” kata Wakil Ketua F-PDIP DPRD Jabar Achmad Riza Alhabsyei di Bandung, kemarin. Ia berharap, dengan adanya kejadian ini Gubernur Jawa Barat dapat memberi contoh su-

paya warga Jawa Barat tidak menyimpan senjata di sembarang tempat. ‘’Ini bukan kesalahan Gubernur, tapi saya harap kasus ini menjadi cerminan untuk kita semua agar tidak menyimpan senjata, baik itu senapan angin di mana saja,” kata Ahmad. Pihaknya juga mengimbau agar pengamanan di sekitar Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat lebih diperketat lagi. ‘’Saya harap pengamanan di Gedung Pakuan bisa lebih ditingkatkan dan diperketat lagi. Agak aneh juga ada tiga anak kecil yang bebas bermain sen-

jata api di Rumah Dinas Gubernur Jabar. Ini memangnya tidak ada petugas yang mengawasi apa,” ujarnya. Raihan Ahmad (11), siswa kelas VI SD Mutiara Bunda yang juga teman bermain anak Gubernur Jabar menjadi korban penembakan oleh teman sebayanya RZ (11) di rumah Dinas Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, di Jalan Pakuan, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jumat (3/ 9) sekitar pukul 13.30 WIB. Raihan Ahmad sedang menjalani perawatan intensif di Gedung Maria lantai 4 RS Boro-

mues Bandung dan kondisinya mulai membaik, dan direncanakan pulang sore hari ini. Kabag Humas RS Borromeus Bandung Elisabet Lilis membenarkan hal itu. ‘’Memang benar, pasien yang menjadi korban penembakan di Gedung Pakuan sudah meninggal rumah sakit tadi sekitar pukul 11.30 WIB dan sekarang telah dibawa pulang oleh kedua orang tuanya,” katanya. Ia menjelaskan, kondisi pasien sudah membaik sehingga dokter memperbolehkan pulang dan menjalani perawatan di rumah. (ant)

Penyelundupan Sabu Rp 3 M SIDOARJO - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (BC) Juanda, Jawa Timur, menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabusabu seberat 1,7 kilogram senilai sekitar Rp3 milliar dari Malaysia. Kepala Bea Cukai Juanda, Argandiono, pada Senin mengatakan bahw upaya penyelundupan sabu-sabu ke Indonesia itu dilakukan oleh seorang perempuan asal Filipina yang berinisial NE. ‘’Pelaku terbang ke Indonesia dengan menggunakan pesawat Malaysia Airline dengan nomor perbangan MH-873 dari Kualalumpur,

Malaysia,” ucapnya mengungkapkan. Ia mengemukakan, modus operandi yang digunakan pelaku adalah dengan cara menyembunyikan sabu-sabu dalam body bag atau tas ransel yang dibawa oleh pelaku. ‘’Sabu tersebut dibungkus dengan menggunakan alumunium foil dengan berat kurang lebih 1,7 kilogram dan ditaksir harganya mencapai Rp 3 milliar,” katanya. Ia menjelaskan, penggagalan upaya penyelundupan sabu-sabu ini merupakan kesigapan petugas “Customs Narcotics Tema” (CNT) Bandara Juanda dalam melakukan

analisis dan antisipasi terhadap pola penyelundupan yang sedang marak, terutama saat musim arus mudik Lebaran seperti sekarang ini. Ia menceritakan, kronologis penggagalan upaya penyelundupan sabu-sabu ini bermula dari pengawasan dan hasil profilling terhadap penumpang yang baru saja turun dari pesawat Malaysia Airlines di terminal kedatangan internasional Bandara Juanda sekitar pukul 19.00 WIB. ‘’Petugas saat ini mencurigai pelaku karena gerak-geriknya yang mencurigakan dan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku,” tuturnya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

IMIGRAN ILEGAL - Seorang polisi mengawasi puluhan imigran dari Afganistan di Polsek Kuta, Bali, kemarin. Sedikitnya 24 orang yang diduga pencari suaka ke Australia ditangkap karena memasuki wilayah Indonesia secara ilegal dan akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Bus Masuk Jurang, Satu Tewas KOLAKA - Satu orang penumpang bus angkutan lebaran Idul Fitri 1431 H, Cahaya Ujung DD 7550 AZ yang dikemudikan oleh Bahar dari arah Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan menuju Kolaka Sulteng, terjungkal jatuh ke jurang setinggi 10 meter. Yuliana salah seorang saksi yang ditemui dilokasi kejadian, Sabtu malam mengatakan kejadiannya berkisar pukul 20:30 Wita ketika dirinya mendengar suara gemuruh seperti pohon kayu yang tumbang.

Ia mengatakan, setelah menabrak pagar pembatas jembatan di kilo meter 16 kelurahan Sabilambo, bus jatuh kejurang mengakibatkan satu penumpang jenis kelamin perempuan meninggal dunia di lokasi kejadian. ‘’Kita tersadar setelah mendengar orangorang meminta tolong, wargapun langsung ke lokasi jatuhnya mobil,” katanya. Lanjut Yuliana ketika mengetahui mobil jatuh ke jurang wargapun yang bermukim di sekitar lokasi kejadian lang-

sung melakukan pertolongan kepada korban. ‘’Banyak korban yang terjebak di dalam mobil namun ada juga korban yang sudah berada di luar mobil karena kondisinya cukup kuat,” ujarnya. Pihak kepolisian yang datang ke lokasi dibantu oleh warga langsung melakukan evakuasi terhadap korban yang mengalami luka berat hingga luka ringan dan langsung dibawa ke RSU Daerah Kolaka. Sebagian penumpang mengalami luka berat hingga patah

tulang baik di tangan maupun di kaki dan sopirnya juga mengalami patah kaki. Jamil salah seorang penumpang yang mengalami luka ringan yang ditemui di RSUD Kolaka mengatakan dirinya tidak mengetahui jelas kronologis kejadiannya karena saat mobil naas tersebut jatuh dirinya terbangun ketika mobil mulai terasa terguncang. ‘’Kebetulan saya duduk di bangku paling belakang bersama dengan tante dan saat terbangun mobil sudah di jurang. (ant)

Polda Bali Tangkap 22 Imigran Gelap BADUNG - Petugas tim gabungan Satuan Petugas Khusus (Satgasus) Polda Bali dan Mabes Polri berhasil menangkap 22 orang imigran gelap asal Afganistan dan Iran, di tempat berbeda di Badung, kemarin. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar di Denpasar, Senin mengatakan, para imigran ini ditangkap di dua lokasi berbeda. Ia menjelaskan, pertama, 10 orang warga timur tengah itu ditangkap di sebuah Hotel di

kawasan Jalan Raya Kuta sekitar pukul 11.30 Wita dan tidak lama kemudian 12 orang lainnya digrebek dari sebuah tempat kos, yang juga berada di kawasan di Jalan Raya Kuta. ‘’Mereka sudah diincar tim gabungan satgas penyelundupan manusia (people smuggling) dan diketahui keberadaannya ada di Pulau Dewata sehingga langsung ditangkap,” jelas Sugianyar. Sugianyar menduga kalau para imigran ini difasilitasi oleh seseorang yang diduga kuat

merupakan jaringan sindikat penyelundupan manusia, hal itu berdasarkan pemantauan awal, yakni para imigran tidak pernah kelihatan keluar dari kos-kosan. ‘’Tidak itu saja, selama di dalam kos, mereka juga mendapatkan pasokan makanan. Keterlibatan orang ini masih coba kita dalami,” ujarnya menjelaskan. Ia mengatakan, saat ini para imigran itu sudah ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi Denpasar. Sedangkan penanganannya diserahkan ke or-

ganisasi internasional migrasi atau International Organization for Migration (IOM) dan badan PBB yang mengurusi pengungsi alias United Nation High Commissioner for Refugees. Sugianyar meminta kepada masyarakat untuk dapat menginformasikan apabila ada orang yang mencurigakan, sehingga petugas dapat segera mengambil tindakan. ‘’Bantuan masyarakat sangat kami butuhkan. Apabila curiga, lapor,’’ katanya. (kmb)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook