Skip to main content

Edisi 6 September 2012 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Kamis, 6 September 2012

No. 167 tahun VI

Pengemban Pengamal Pancasila

Kompleks Parlemen

Jadi Target Terorisme Prijanto Tuding

Fauzi Bowo Raja Lalim JAKARTA - Sejumlah ahli hukum dan budayawan menyoroti buku berjudul “Kenapa Saya Mundur” karya Wakil Gubernur DKI, Mayjen TNI (Purn) Prijanto. Pakar hukum pidana, Dr Yenti Gunarsi memandang buku “Kenapa Saya Mundur” memiliki konsekuensi hukum tertentu. ‘’Seharusnya jangan berhenti sebatas buku, tapi ditindaklanjuti secara hukum,” ujarnya saat menyampaikan pandangan dalam acara Mahkamah Intelektual yang digelar Gerakan Indonesia Bersih di Jakarta, kemarin. Menurut Yenti, jika buku Prijanto mengandung kebenaran, maka harus ditindaklanjuti. Kalau tidak, bisa diartikan bahwa negara membiarkan korupsi. ‘’Tapi, kalau tidak benar, berarti Pak Prijanto bisa dikatakan menghasut rakyat dan menebarkan fitnah. Dan lagi-lagi jika dibiarkan maka negara membiarkan fitnah,” tuturnya. Pendapat berbeda dilontarkan M Sobari selaku budayawan. Ia memuji langkah mundur Prijanto dari jabatannya sebagai Wagub DKI. ‘’Tindakan Pak Prijanto merupakan tanggung jawab politik yang juga pernah dilakukan oleh Bung Hatta. Saya tidak bisa membayangkan kalau satu kantor tapi tidak akur,” tuturnya.

Sementara, Prijanto menegaskan kehadiran sebagai pembicara pada bedah buku Kenapa Saya Mundur oleh Mahkamah Intelektual bukan kampanye terselubung berkaitan Pemilukada DKI putaran kedua pada 20 September mendatang. Prijanto mengungkapkan sejumlah alasan pengunduran darinya. Prijanto pun menjelaskan kembali alasannya ingin mundur sebagai Wagub DKI. Menurutnya secara psikologis hubungan kerja bersama Foke sejak 2011 sudah tidak mungkin dilanjutkan. Jika dipaksakan akan berakibat kinerja yang tidak produktif dan bisa mengingkari mandat dari rakyat. ‘’Saya tidak suka bekerja sama dengan orang yang melanggar hukum dan tidak bisa mengelola keuangan serta melanggar etika birokrasi,” tuturnya. Prijanto menceritakan pernah dipanggil Presiden SBY ke Cikeas saat belum lama menjabat sebagai orang nomor dua di Jakarta. SBY pun menanyakan bagaimana hubungan dirinya bersama Foke. “Karena saat itu baru menjabat, ya hubungan baik. Bila ada surat yang tidak saya paraf, Foke juga tidak paraf. Tapi, sekarang ini saya dilewati, kewenangan digunakan semena-mena. Itu namanya raja lalim,” paparnya. (ant)

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Tjahjo Kumolo menilai kemungkinan terorisme mengalihkan sasarannya kepada para politisi di gedung parlemen bisa saja terjadi. Tjahjo Kumolo mengatakan hal itu di Gedung MPR/DPR/ DPD RI, Jakarta, kemarin menyusul pernyataan Sekretaris Jenderal DPR RI, Nining Indra Saleh, yang menyatakan akan segera meningkatkan pengamanan di lingkungan komplek parlemen menyusul isu komplek para politisi tersebut akan menjadi salah satu sasaran terorisme. ‘’Mencermati dinamika yang terjadi di Solo dugaan aksi teror mengarah pada keamanan, bisa juga berikutnya mengincar tokoh politik,” kata Tjahjo. Menurut dia, aksi dugaan terorisme bisa jadi sasarannya ingin menyatakan opini bahwa teroris masih ada di Indonesia dan saat ini Indonesia sedang dalam kondisi tidak aman. Politisi PDI Perjuangan ini menilai, informasi yang disampaikan Ketua Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyad Mbaai, cukup valid sehinga ia berharap segera ada peningkatan pengamanan di lingkungan komplek parlemen. ‘’Tugas pemerintah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tandasnya. Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPR RI, Nining Indra Saleh, mengatakan Sekretariat Jenderal DPR RI segera meningkatkan pengamanan di lingkungan komplek parlemen menyusul isu komplek para politisi tersebut akan menjadi salah satu sasaran terorisme. ‘’Kami sudah menerima surat imbauan terhadap kemungkinan bahaya terorisme dari BNPT dan sudah dikoordinasikan dengan jajaran keamanan untuk mengantisipasi,” kata Nining. Menurut dia, keamanan di komplek parlemen saat ini dalam kondisi waspada sehingga pengamanannya ditingkatkan dengan menyiagakan jajaran keamanan maupun memasang kamera CCTV di ruang-ruang publik di komplek parlemen. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Muhammad Nasir Djamil meragukan jika komplek parlemen akan menjadi sasaran terorisme. ‘’Saya kurang percaya kalau Gedung DPR jadi sasaran teroris. Jika Gedung DPR menjadi sasarannya terorisme sudah sejak lama meledak,’’ katanya. (har)

Densus 88 Antiteror

Tangkap Terduga Teroris

Terlalu Dini

Jika Bicara Capres JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, terlalu dini berbicara mengenai capres dan cawapressebelum digelar pemilihan umum untuk anggota legislatif pada 2014. ‘’Partai Demokrat mengikuti alur tahapan politik, karena selain ingin tertib dari segi waktu, tentu terlalu meloncat kalau bicara tentang capres dan cawapres sebelum pemilu legislatif,” ujarnya di Jakarta, kemarin. Menurut Anas, pemilihan capres dan cawapres sangat terkait dengan pemilu legislatif, sehingga hal terpenting saat ini adalah bagaimana Demokrat dapat sukses pada pemilu legislatif dan tidak terburu-buru menentukan kandidat capres dan capwapres. Terkait calon anggota legislatif, Partai Demokrat akan melakukan seleksi lebih ketat untuk menentukannya dengan rasa optimisme bahwa mereka memiliki caleg yang baik di parlemen, mulai dari DPR, DPRD, Provinsi hingga ke kabupaten dan kota. ‘’Tapi untuk caleg, kami tetap terbuka bagi kaderkader lain, tentu saja ada kuotanya, kami akan menempuh jalan normatif plus-plus,” ujar Anas. Partai Demokrat siap mengikuti peraturan KPU terkait Pemilu 2014 mendatang, termasuk memenuhi kuota caleg perempuan sebesar 30 persen. Anas didampingi Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono mendaftarkan partai mereka secara resmi keKPU sebagai peserta Pemilu 2014. ‘’Kami sengaja memilih hari ini karena menyangkut persiapan yang harus kami lakukan berupa administratif dan dokumen pasca-putusan MK,” ujar Anas. Anas memastikan bahwa berkas persyaratan pendaftaran yang diberikan hari ini lengkap 100 persen di tingkat provinsi, kabupaten/kota sampai kecamatan. ‘’Selain itu, komposisi pengurus DPP Partai Demokrat berdasarkan gender telah memenuhi persyaratan yang diamanatkan UU Pemilu nomor 8 tahun 2012,” kata Anas. Menurut Anas, pendaftaran tersebut merupakan komimen Demokrat untuk menjemput Pemilu 2014 dengan optimisme tinggi untuk dapat meraih kemenangan. ‘’Partai Demokrat siap dalam jaringan, pengurus, kader, anggota, infrastruktur partai, pengalaman, perjuangan dan militansi sebagai modal meraih medali emas pada Pemilu 2014,” ujar Anas. Proses penyerahan Kartu Anggota (KTA) juga dilakukan secara serentak di beberapa kabupaten dan kota ke KPU kabupaten dan kota seluruh Indonesia. (har)

JAKARTA - Setelah sebelumnya membekuk tiga orang terduga teroris (Farhan, Mukhsin, Bayu) yang disinyalir sebagai pelaku sejumlah aksi teror di Solo, Jateng, Densus88 Antiteror Mabes Polri berhasil membekuk satu orang terduga teroris atas nama Firman. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen. Pol. Anang Iskandar mengatakan bahwa terduga Firman merupakan bagian dari kelompok terduga teroris Solo yang berhasil dilumpuhkan di dua tempat berbeda. ‘’Telah dilakukan penangkapan, 5 september 2012 sekitar pukul 05.30

WIB.Terhadap tersangka teroris Firman (DPO) di Jalan Raya Kalimulya, Perumahan Anyelir Blok F2. Depok, Jabar,” terang Anang di Jakarta, kemarin. Dalam penangkapan tersebut pihak kepolsian berhasil mengamankan laptop serta handphone. Perananan Firman kata Anang, ia terlibat dalam penembakan pos pam lebaran, pelemparan granat, serta penembakan di pos polisi di Jl. Veteran Solo pada tanggal 17,18 dan 30 Agustus lalu. Saat ini guna untuk mengungkap jaringan Firman, pihak Densus ten-

gah melakukan pemeriksaan intensif terhadapnya. ‘’Saat ini tersangka masih dilakukan pemeriksaan secara intensif,” ucapnya. Dalam menjalankan rencana aksinya, Firman bersama ketiga terduga teroris lain (Farhan, Mukhsin, Bayu), sebelumnya pada Juni lalu bersama kelompoknya yang terdiri dari kurang dari sepuluh orang tersebut melakukan pelatihan militer disebuah tempat di gunung

Merbabu, Boyolali, Jateng. ‘’Di wilayah inilah mereka melakukan aktivitas menembak, bongkar senjata dan latihan fisik lainya,” imbuh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol. Boy Rafli Amar. Selanjutnya setelah melakukan pelatihan tersebut para terduga teroris tersebut kata Boy melakukan survey di beberapa lokasi yang akan dijadikan aksi teror. ‘’Jadi Firman ini termasuk ikut kegiatan survey bersama

Bayu, dan juga melakukan kegiatan pengamatan terhadap target yang akan dilakukàn tindakan penyerangan oleh kelompok ini,” jelasnya. Terkait pemeriksaan proyektil dan juga uji balistik yang dilakukan Puslabfor Polri terhadap senjata api yang digunakan untuk melakukan aksi teror pada tanggal 17 dan 30 hingga saat operasi penangkapan yang menewaskan Anggota Densus 88, teridentifikasi jenis senjata yang digunakan menggunakan jenis Pitro Bareta, kaliber 99 mm. dri puslabfor Polri. (wnd/jif)

Tambora

Diguncang Bom

Suluh Indonesia/ant

CISADANE SURUT - Seorang warga melintas Sungai Cisadane yang airnya mengalami penyurutan di Sepatan Timur, Tangerang, Banten, kemarin. Selama musim kemarau aliran Sungai Cisadane terus menyurut mengakibatlkan debit air menurun.

JAKARTA - Tim Gegana Mabes Polri memeriksa peristiwa ledakan kecil diduga yang terjadi akibat bahan peledak di di Jalan Teratai 4 RT02/04, Tambora, Jakarta Barat, kemarin. Sejumlah petugas berpakaian lengkap memasuki rumah yang diduga dihuni seseorang bernama Torik bersama istrinya, Yati dan ibunya bernama Iyot. Para petugas kepolisian menyita tiga kardus yang berisi satu botol, lakban, dua botol berisi paku, kaleng makanan, baterai, charger telepon selular, potongan pipa dan kabel, serta bahan lainnya. Ketua RT setempat, Subagio (45) menuturkan awalnya warga melihat kepulan asap dan mencium bau mesiu dari rumah Torik sekitar pukul 14.30 WIB. Subagio menyebutkan warga sempat akan memaksa masuk, karena khawatir terjadi kebakaran dan membakar rumah warga yang lainnya. Warga sempat membantu Torik yang sedang berusaha membereskan tumpahan yang diduga mesiu dan membantu istri Torik Yati dan ibunya, Iyot. ‘’Melihat warga berdatangan, Torik menghilang di lokasi kejadian,” ujar Subagio. Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Rikwanto mengatakan, petugas mengamankan lembaran kertas berisi panduan merakit bom yang diduga milik Muhammad Toriq di rumah milik ibunya, Iyot. (ant)

Islands for Sale in Indonesia PENGAMAT Hukum Internasional Hikmahanto Juwana menilai publik tidak perlu resah dengan iklan provokatif “Islands for Sale in Indonesia” karena sebenarnya yang dijual bukan pulau dalam konteks kedaulatan melainkan hak atas tanah dari pulau tersebut. Menurut Hikmahanto, memang wacana merebak lantaran kesan dari iklan yang provokatif ‘Islands for Sale’ atau ‘Pulau untuk Dijual’. Padahal yang dijual adalah hak atas tanah dari pulau tersebut dan sama sekali bukan pulau itu sendiri. Ia mengatakan bahwa pemerintah tidak mungkin menjual pulau dan melepaskan

kedaulatan atas pulau yang dimiliki karena pemerintah tidak diperbolehkan untuk melakukan perubahan tapal batas wilayah melalui perjanjian internasional tanpa persetujuan DPR sebagaimana diatur dalam UU Perjanjian Internasional dan UUWilayah Negara. Namun, kata dia, sebagaimana pulau-pulau besar seperti

Jawa, Sumatera dan lain-lain, di setiap pulau ada tanah yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, mulai dari pembangunan resor hingga pelabuhan. Dalam hukum agraria di Indonesia hak atas tanah dikeluarkan oleh pemerintah dalam bentuk Hak Milik, Hak Guna Bangunan, Hak Guna Usaha dan Hak Pakai. Instansi pemerintah yang memiliki kewenangan untuk mengeluarkan hak atas tanah saat ini adalah BPN. ‘’Hak atas tanah dapat diberikan kepada warga negara maupun badan hukum Indonesia dan asing sesuai dengan syarat yang diatur dalam peraturan

perundang-undangan. Bila memperhatikan hal tersebut maka di atas suatu pulau yang tidak terlalu besar wilayahnya bisa saja hanya ada dua pihak yang memiliki hak atas tanah dalam suatu pulau. Pemilik demikian secara kasat mata seolah `memiliki¿ pulau secara eksklusif. Padahal tidak demikian secara hukum,” katanya. Berdasarkan Pasal 60 Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1996 tentang Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan dan Hak Pakai atas Tanah (PP 40/1996) disebutkan bahwa “Pemberian Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan atau Hak Pakai atas sebidang tanah yang

seluruhnya merupakan pulau atau yang berbatasan dengan pantai diatur tersendiri dengan Peraturan Pemerintah”. Oleh karena itu menurut Hikmahanto, penjualan hak atas tanah di pulau sama sekali bukan pelanggaran atas kedaulatan negara, paling tidak berdasarkan tiga alasan. Pertama, kata dia, penjualan tidak dilakukan oleh negara kepada negara namun oleh pihak yang mendapatkan hak atas tanah kepada individu atau badan hukum. Kedua, pemerintah dan aparat penegak hukum masih tetap memiliki kewenangan untuk menjalankan yurisdiksinya. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Kamis 6 September 2012

2

K ilas Satu Kopaja Hangus MUSIBAH kebakaran kembali melanda wilayah Jakarta Timur. Kali ini, api mengamuk di sebuah pool bus Kopaja dan gudang tata rias pengantin di Jl H Hasan, RT 03/09 Kelurahan Baru, Pasarrebo, Jakarta Timur, kemarin sekitar pukul 12.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, hanya saja sebuah mobil Kopaja turut ludes terbakar. Informasi yang dihimpun menyebutkan, api pertama kali muncul dari dalam pool bus Kopaja. Dalam waktu singkat api melumat seluruh bangunan pool bus dan gudang yang berukuran 10x15 meter persegi. Tak ayal, sebuah Kopaja yang tengah diparkir pun turut dilalap si jago merah. Bahkan api sempat merembet ke sebuah rumah warga yang berada di belakang bengkel tersebut. Warga yang melihat kejadian sempat berupaya memadamkan kobaran api, namun tak membuahkan hasil. Api baru berhasil dijinakkan petugas 2 jam kemudian setelah 10 unit mobil pemadam dikerahkan. (ant)

39 Motor Tekena Razia SEBANYAK 39 sepeda mator ditilang dalam “Razia parkir on street” oleh petugas gabungan dari Sudin Perhubungan dan Satlantas Jakarta Barat yang digelar di kawasan Jalan Gadjah Mada-Hayam Wuruk, Jakarta Barat, kemarin. Kasi Ops Sudin Perhubungan Jakarta Barat Umbul Gunawan mengatakan razia dilakukan dari pukul 10.00 WIB hingga siang hari. Selain di Jalan Gadjah Mada-Hayam Wuruk. Dari 39 motor itu, ada tiga unit motor diangkut karena tidak memiliki surat-surat. Selain motor ada pula tiga unit angkot yang kurang suratsurat dan tujuh unit angkot melanggar karena tidak pakai seragam dan pada razia ini tidak ada mobil pribadi yang terkena. Menurut Umbul Gunawan, razia ini sudah diagendakan sejak tahun 2011. Razia ini bertujuan agar jalan tersebut tidak akan macet lagi. Tujuannya karena banyak kendaraan yang parkir di pinggir jalan, membuat jalur di sekitar jalan itu menjadi tambah sempit karena yang seharusnya bisa untuk tiga jalur hanya jadi dua jalur. Kalau razia ini bisa berhasil jadinya kan tidak akan macet lagi. Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi sosialisasi 3 in 1 yang akan dihapuskan. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

SOSIALISASI PILKADA - Pejalan kaki melintasi baliho sosialisasi Pilkada DKI putaran kedua di kawasan Matraman, Jakarta, kemarin. KPU Provinsi DKI Jakarta melakukan sosialisasi pemilukada DKI putaran kedua yang diikuti dua pasangan calon gubernur DKI melalui pemasangan spanduk, baliho serta brosur.

Polres Jakbar Tangani

626 Kasus Narkoba

1.530 Hewan Divaksin Rabies SEDIKITNYA 1.530 hewan di Jaksel DKI Jakarta, divaksinasi rabies dalam kurun waktu Januari hingga Agustus 2012. Kepala Seksi Peternakan Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan Yuli Absari, kemarin mengatakan, meski Jakarta bukan daerah endemi rabies, namun tindakan pencegahan terhadap penyakit tersebut terus dilakukan. Yuli mengatakan, hingga saat ini sedikitnya 1.530 hewan penyebar rabies (HPR), seperti kucing, anjing, dan kera telah divaksinasi sebagai langkah antisipasi jatuhnya korban akibat gigitan hewan tersebut. Menurut Yuli, untuk hewan yang masuk dalam kategori HPR dan harus diawasi populasinya yaitu, anjing, kucing, dan kera karena populasinya cukup tinggi. Dari 1.530 hewan yang telah divaksinasi yaitu 1.091 anjing, 430 kucing, dan 9 kera,” jelasnya. Hewan yang divaksinasi, imbuh Yuli, adalah hewan liar yang tidak ada pemiliknya, bukan untuk hewan yang berkeliaran namun ada pemiliknya, karena untuk hewan liar tanpa pemilik tidak ada yang bertanggung jawab atas kesehatan hewan tersebut. (kmb)

JAKARTA - Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat selama satu semester tahun 2012 berhasil mengamankan 626 kasus narkoba dan 762 tersangka. Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Gembong Yudha di Jakarta, Rabu mengatakan satuan narkoba menahan sedikitnya 762 tersangka dari 626 kasus narkoba. Ratarata tersangka yakni pria berjumlah 703 dan wanita 59 orang. ‘’Dari data tersebut barang bukti narkoba jenis ek-

stasi paling tinggi dengan total 370 kasus,” kata Gembong Yudha. Gembong menambahkan, barang bukti dari kasus 370 narkoba jenis ekstasi sejumlah 198.980 butir, lalu ganja sebanyak 120 kasus dengan barang bukti sejumlah 32,8 kilogram, untuk heroin 57 kasus dan barang bukti sebanyak 54,76 gram, sabu 52 kasus dengan barang bukti 16,48 kilogram. ‘’Sejumlah barang tersebut merupakan

hasil tangkapan dari berbagai lokasi di Jakarta Barat, yakni dari pemukiman sebanyak 177 kasus, tempat hiburan 40 kasus, sarana umum 392 kasus, hotel 16 kasus, dan pasar satu kasus,” lanjutnya. Mengenai barang bukti, Gembong mengatakan, pihaknya beserta jajaran Polda Metro telah memusnahkannya di lingkungan Bandara SoekarnoHatta, beberapa bulan lalu. Gembong melanjutkan, maraknya peredaran narkoba di

Terancam Gagal Fuso JAKARTA - Kemarau panjang yang melanda wilayah Jakarta dalam beberapa bulan terakhir cukup dirasakan oleh para petani yang bermukim di RW 03 Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Sebab, akibat berkurangnya pasokan air ditambah adanya serangan hama tikus di areal sawah seluas 25 hektar itu, kini para petani di wilayah itu terancam gagal panen. Syukur (50), salah satu petani dari Kelompok Tani Karya Tani (KTKT) Semanan menuturkan, tanaman padi yang ditanam di areal sawah seluas 25 hektar itu akan dipanen pada bulan September ini. Namun, karena berkurangnya pasokan air ditambah adanya serangan hama tikus diperkirakan hasil panen tidak akan maksimal. ‘’Diperkirakan kualitas padi yang dihasilkan pun

Sulit Ditertibkan puluhan pedagang makanan dengan menggunakan gerobak terlihat menggelar dagangannya di halte bus yang terletak di depan ITC Cempaka Mas. Beberapa meja dan bangku juga terlihat disediakan oleh para pedagang untuk para pembeli yang akan makan. Tak hanya pedagang makanan, puluhan pedagang asesoris juga terlihat berdagang di lokasi yang sama. Bahkan, beberapa diantaranya terlihat menggelar dagangannya tepat di depan tangga naik JPO yang akan menuju halte bus Transjakarta maupun halte yang ada di seberangnya. Kondisi itu diperparah dengan banyaknya angkot jenis metromini dan mikrolet yang kerap mangkal di kawasan itu. Akibatnya, ruas jalan Letjend Suprapto menjadi macet setiap harinya karena terjadi penyempitan badan jalan. Bahkan PKL juga dijumpai di atas JPO. yang tersebar di sejumlah wilayah Jakarta. (kmb)

tidak sebagus hasil panen sebelumnya,” ujar Syukur. Tak hanya dari kualitas, dari segi kuantitas, panen yang dihasilkan bulan ini juga diprediksi hasilnya akan minim. Dari hasil panen sebelumnya, kata Syukur, kelompoknya bisa menghasilkan padi sebanyak 6,8 ton per hektar atau sekitar 170 kilogram. Namun, dengan kondisi yang terjadi seperti saat ini, dirinya memprediksi hasil panen hanya akan mencapai 100 kilogram per hektar. “Untuk mencegah hama tikus, padahal kami selalu bekerjasama dengan Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Barat untuk melakukan pemberantasan hama tikus,” katanya. Kepala Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Barat, Bayu Sari Hastuti menambahkan, pihaknya selalu berupaya membantu para kelompok tani di wilayah Kalideres. (kmb)

Seribuan Orang Ikuti

Pengobatan Gratis Suluh Indonesia/ant

PARKIR LIAR- Petugas Dinas Perhubungan menggembok sejumlah kendaraan bermotor roda dua yang parkir di trotoar di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta, kemarin. Penertiban ini dilakukan karena parkir liar.

Gubernur DKI Akui

Peran Perantau Minang di Ibukota GUBERNUR DKI Jakarta menyatakan keberadaan perantau asal Minangkabau di ibukota telah memberikan kontribusi yang besar dalam pembangunan sektor perekonomian. Gubernur DKI, Fauzi Bowo seusai meresmikan Gedung SMK Muhamadiah Simpang Haru, SDN 09 Bayur, Kampung Dalam, dan Mesjid Raya Kurai Taji di Padang, Sumatera Barat, kemarin mengatakan, perantau Minang berperan besar mengembangkan sejumlah pusat perekonomian di Jakarta, misalnya Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, Blok M, Mayestik, Jatinegara, Cipulir. Menurut Fauzi, sudah ban-

mengedarkan barang-barang tersebut,” kata Gembong. Ia mengatakan, perumahan elite sulit dipantau gerak-gerik warganya. Sementara perumahan warga, polisi dapat lebih cepat mengetahui gerak-gerik warganya. Sesama warga juga bisa saling mengawasi. Seperti halnya di Komplek Permata (Kampung Ambon) yang sering dirazia polisi. Banyaknya warga yang berperan aktif melaporkan ke polisi. (ant)

25 Ha Sawah Semanan

PKL Jakpus JAKARTA - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat sepertinya tak berdaya menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang mengusai sejumlah fasilitas umum seperti trotoar, halte bus, dan jembatan penyeberangan orang (JPO). Meski sudah berulangkali ditertibkan, pelaku usaha sektor informal ini masih tetap nekat berjualan di lokasi tersebut, meski harus kucingkucingan dengan petugas. Seperti yang terlihat di halte dan JPO depan ITC Cempaka Mas, Jl Letjend Suprapto Jakarta Pusat. Setiap harinya, para PKL dengan bebas menggelar dagangan dan seolah tak peduli ketika pejalan kaki terpaksa berdesakan dan berjalan hingga ke badan jalan sehingga membahayakan keselamatan mereka. Bahkan, halte dan JPO di lokasi tersebut telah dikuasai oleh para PKL. Kondisi semakin diperparah dengan keberadaan angkutan kota (angkot) yang kerap mangkal di lokasi itu. Berdasarkan pemantauan,

wilayah DKI Jakarta, khususnya Jakarta Barat, tidak dapat dipungkiri. Banyaknya perumahan elite dan tempat hiburan di Jakarta Barat menjadi salah satu penyebab maraknya peredaran narkoba. ‘’Narkoba terbanyak di perumahan elit karena sepi, seperti perumahan Taman Palem, Green Garden, dan apartemen sering dijadikan oleh para bandar narkoba. Tempat hiburan juga kerap dijadikan para oknum narkoba untuk

yak perantau Minang jauh sebelum kemerdekaan berkiprah di Jakarta, baik sebagai pengusaha atau profesi lainnya, termasuk ikut dalam pergerakan kemerdekaan. ‘’Jakarta sudah lama menjadi daerah rantau masyarakat Minang. Banyak di antara perantau berhasil mencapai puncak prestasi, termasuk pada pentas kepemimpinan nasional,” tuturnya. Selain memiliki semangat wirausaha dan egaliter yang

tinggi, Foke pun mengagumi kemampuan adaptasi perantau Minang dengan budaya yang dipegang teguh. ‘’Ini mungkin wujud dari falsafah hidup Di Mana Bumi Dipijak, Di Sana Langit Dijunjung. Sehingga dimana pun orang Minang berada, selalu bisa memberikan kontribusi yang signifikan,” paparnya. Fauzi menuturkan, jumlah perantau Minang di Jakarta dari tahun ke tahun terus meningkat. Diperkirakan saat ini mencapai sekitar enam persen dari total penduduk Jakarta. Selain bergerak di dunia usaha, warga Minang juga menggeluti berbagai profesi.

‘’Di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, banyak aparatur asal Minang mampu prestasi baik sehingga dipercaya memegang jabatan strategis. Sebagai gubernur, saya merasakan dukungan dan berharap tetap bisa dipertahankan,” tuturnya. . Fauzi Bowo datang ke Kota Padang guna meresmikan tiga proyek bantuan dari berbagai elemen masyarakat Jakarta untuk pembangunan pasca gempa besar yang mengguncang Sumatera Barat pada September 2009 silam. Bantuan yang diterima oleh Pemprov DKI disalurkan untuk pembangunan komplek pendidikan Muhammadyah, Sim-

pang Haru, Padang, SDN 09 Bayur, Kampung Dalam, Padang Pariaman, Mesjid Raya Kurai Taji, Padang Pariaman. Dalam acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh Ketua Umum PP Muhamadyah Din Syamsudin, Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kamsim dan sejumlah tokoh Minang dari Jakarta seperti Ketua Umum Gebu Minang Pusat, Erry Firmansyah Yamin Datuak Tan Maliputi dan Ketua BK3AM Jakarta, Zulfahmi Burhan Datuak Rajo Bagaga. Dana bantuan tersebar dialokasikan untuk pembangunan SMK Muhammadyah sebesar Rp 6,5 miliar. (kmb)

JAKARTA - Seribuan warga Jakarta Utara mengikuti pengobatan gratis yang digelar oleh Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III di Komplek Rumah Flat TNI AL, Kawasan Marunda. ‘’Total warga yang datang berobat dalam aksi bakti sosial (baksos) kesehatan yang digelar oleh Lantamal III sebanyak 1.145 orang,” kata Kepala Bagian Penerangan Pangkalan Utama III TNI AL Mayor Laut (KH) Agus Susilo Kaeri di Jakarta, kemarin. Aksi baksos itu digelar dalam rangka menyambut Hari Kesehatan TNI AL pada 9 Oktober 2012. Lantamal III ingin mewujudkan pengabdiannya terhadap masyarakat sipil dengan mengadakan pengobatan gratis selama satu hari. ‘’Pengobatan gratis tersebut diberikan kepada masyarakat dengan tingkat perekonomian yang masih rendah serta 10 jenis penyakit yang sering meng-

hinggapinya seperti, Ispa, kulit, gangguan pencernaan, hipertensi, rematik, mata, gigi, jantung, anemia dan diabetes melitus,” ujarnya. Selain itu, lanjut Agus, Lantamal III juga mengadakan operasi bibir sumbing, katarak dan sebagian masyarakat ada yang sudah melakukannya dan telah dirujuk ke Rumah Sakit TNI AL dr Mintohardjo dan Ladokgi RE Martadinata. Selain masyarakat sekitar Marunda juga ada pasien khusus yang berasal dari wilayah yang tempatnya relatif jauh dari sarana fasilitas kesehatan seperti dari Kepulauan Seribu atau Pulau Untung Jawa dan Jabar (Pelabuhan Ratu). Pasien khusus ini rata-rata menjalani operasi dan dibawa atau difasilitasi oleh personel TNI AL yang bertugas di wilayah tersebut. Semua program ini telah sesuai dengan UU Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tertuang dalam pasal 10 ayat 3. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Kamis 6 September 2012

3

Baleg DPR Kunker

Telan Dana Sebesar Rp 1,3 Miliar

Suluh Indonesia/ant

JAKARTA - 22 anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR studi banding ke Denmark dan Turki untuk menentukan logo PMI mulai tanggal 3- 7 September 2012. Untuk keperluan tersebut, DPR harus merogoh uang negara mencapai Rp 1,3 miliar. Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Uchok Sky Khadafi mempersoalkan besarnya uang negara yang dikeluarkan hanya untuk kepentingan Baleg tersebut. “Anggaran ke Denmark sebesar Rp 666 juta, dan anggaran ke Turki sebesar Rp 636 juta atau total sebesar Rp 1,3 miliar,” kata

Uchok di Jakarta, kemarin. Rombongan dibagi ke dalam dua kelompk yaitu sepuluh anggota plus staf Kesekjenan ke Denmark dan sebagian lagi ke Turki. Fitra menyebut anggaran itu digunakan untuk membiayai perjalanan anggota Baleg DPR itu menggunakan pesawat kelas eksekutif. ‘’Untuk ke negara Denmark menghabiskan Rp 666.270.000 untuk 10 anggota DPR tanpa staf ataupun keikutsertaan keluarga. Jadi setiap anggota menghabiskan Rp 62 juta untuk ongkos pesawat di kelas eksekutif itu,” bebernya. Dia merinci, masih itu ada tambahan biaya uang harian

sebesar Rp 4,2 juta per hari. Sedangkan untuk penerbangan ke Turki, ongkos yang digunakan untuk seorang anggota dewan sebesar Rp 59 juta. ‘’Untuk satuan biaya harian menghabiskan Rp 3,2 juta per hari,” tegas Uchok lagi. Rencananya akan kembali ke Indonesia pada Jumat besok. Ketua Badan Legislasi DPR Ignatius Mulyono menjelaskan bahwa kunjungan ke Denmark dan Turki untuk mempelajari kepalangmerahan di kedua negara. Termasuk penggunaan logo palang merah (red cross) atau bulan sabit merah untuk Palang Merah Indonesia (PMI). ‘’Kunjungan itu karena DPR perlu

mengecek ke lapangan, ada usulan dari teman-teman di fraksi bahwa kita jangan hanya mempelajari tentang PMI karena ada bulan sabit merah juga di Indonesia. Jadi apakah bisa keduanya, itulah yang membutuhkan kepastian. Apakah bulan sabit merah atau red cross, nah ini perlu kita lakukan kunjungan ke lapangan,” kata Ignatius. Kedua negara itu dipilih, karena mewakili dua logo yang dipakai oleh PMI maupun bulan sabit merah Indonesia. Denmark menggunakan logo palang merah (red cross), sementara Turki menggunakan logo sabit merah. (har)

BERTOLAK - Wapres Boediono bersama Ny Herawati Boediono (kiri) berbincang dengan Menko Kesra Agung Laksono dan Menteri ESDM Jero Wacik (kanan) seusai mengantar keberangkatan presiden.

KI LAWANG PENDEKAR DARI GUNUNG CIREMAI

DPR Minta

RSBI Dihentikan JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI Ahmad Zainuddin meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menghentikan sementara program rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) karena setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk mendapat pendidikan bermutu. ‘’Kenapa RSBI itu tidak terbuka untuk siapa saja yang lulus tes akademik tanpa harus mengeluarkan biaya yang sangat tinggi,” ujarnya di Jakarta, kemarin. Menurut dia, UU Sisdiknas mengamanatkan negara untuk menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu dan berdaya saing bagi setiap warga negara. Akan tetapi dengan melanjutkan program RSBI yang bertarif tinggi itu justru tidak memungkinkan

adanya pemerataan kesempatan pendidikan dan mengecilkan peluang bagi siswa kurang mampu untuk bersekolah di RSBI. Karena itu, Ahmad Zainuddin mempertanyakan tanggung jawab pemerintah untuk menyiapkan pendidikan bermutu bagi semua warga negara. Pendidikan yang bermutu itu seharusnya dapat dirasakan oleh semua warga. Sementara terkait alasan pemerintah bahwa terdapat kuota 10 persen dari siswa kurang mampu yang ditampung sekolah RSBI, ia mengatakan, sampai saat ini pemerintah belum mampu menunjukkan akurasi dari kebenaran data yang dimaksud. ‘’Jika data yang dimaksud itu benar, ini pun masih diskriminasi namanya,” ujarnya.

Sedangkan terhadap alasan pemerintah untuk melanjutkan program RSBI karena hasil nilai rata-rata UN siswa RSBI lebih tinggi dari pada nilai rata-rata UN siswa non RSBI, politisi Fraksi PKS ini berpendapat, itu bukan hal yang luar biasa dan bisa saja terjadi karena syarat masuk RSBI adalah siswa dengan rata-rata nilai yang tinggi dan dites pula. Dia mengatakan bahwa arah RSBI itu semakin tidak jelas jika kemampuan berbahasa Inggris hanya diperuntukan bagi siswa dan bukan untuk guru, sehingga dipertanyakan pula bagaimana proses pembelajaran itu akan berjalan dengan optimal. Karena itu, legislator dari dapil DKI Jakarta ini meminta agar pemerintah menghentikan sementara program RSBI ini. (ant)

Ekstradisi Buronan

Terganjal Proses Banding JAKARTA - Upaya ekstradisi yang diminta pemerintah Indonesia untuk memulangkan Adrian Kiki Irawan, terpidana korupsi dalam penyimpangan dana BLBI sebesar Rp1,5 triliun nampaknya semakin berliku dan belum menunjukan titik terang, pasalnya pemerintah Indonesia harus menunggu upaya banding yang diajukan Adrian Kiki atas putusan pengadilan negara bagian Perth yang mengalahkan pemilik Direktur Utama PT Bank Surya, tbk soal perkara ekstradisinya. ‘’Pemerintah Australia komitmen akan tetep mempertahankan putusannya, untuk ekstradisi Adrian Kiki, tapi dia masih punya upaya hak banding,” terang Darmono ketika ditanya peri-

hal maksud kedatangan Jason Claire, Senior Advisor Menteri Dalam Negeri Kehakiman dan Pertahanan Australia di kantor Kejagung, kemarin. Kendati masih harus menempuh jalan panjang, namun kata Darmono pemerintah Australia katanya akan membantu secara penuh pemerintah Indonesia untuk memulangkan Adrian Kiki. ‘’Intinya Australia akan all out pertahankan putusan itu(ekstradisi Adrian Kiki). Kita sambut baik komitmen Australia,” tandasnya. Selain membahas perihal kasus Adrian Kiki, kedatangan Jason menemui Jaksa Agung Basrief Arief kata Darmono dilakukan dalam rangka kerjasama terkait penegakan hukum antara pemrintah Indonesia

dan Pemerintah Australia. Dari hasil kunjungan tersebut, Darmono menjelaskan bahwa pemerintah Australia menyanggupi untuk memberikan bantuan kerjasama pendidikan dan pelatihan terhadap pihak Kejakgung untuk menangani berbagai macam perkara penanganan hukum yang dihadapi Kejagung. ‘’Ini kita lagi siapkan kebutuhan apa yang diperlukan pemerintah Australia dan Indonesia dalam rangka tingkatkan kapasitas kelembagaan ini. Kita sedang siapkan bantuan apa yg kita perlukan dari Australia. Misalnya untuk pendidikan pelatihan kerjasama, atau juga kemampuan pembangunan kelembagaan dan sebagainya, ini sedang kita pikirkan,” jelasnya. (wnd)

Ki Lawang yang merupakan pendekar dari gunung Ciremai dengan keahliannya siap memberikan kekebalan, kejantanan dan persugihan. Disamping itu Ki Lawang juga membuka konsultasi spiritual healing yang meliputi: ramal, hipnoterapi, susuk, buka aura, problema rumah tangga,

harmonisasi rumah tangga, karier, kedudukan atau jabatan dan ruwatan. Ki Lawang sudah menekuni profesinya sebagai paranormal sejak masih kecil tepatnya sejak duduk dibangku kelas 6 Sekolah Dasar. Ki Lawang pun berasal dari keluarga kesepuhan yang sudah

tiga turunan memawarisi keahlihan paranormal secara turun temurun dan Ki Lawang merupakan keturunan kesepuhan yang ke empat yang menyandang ilmu ini. Saat ini Ki Lawang ikut ke anggotaan Forum Komunikasi Paranormal dan Pengobatan Alternatif Indonesia (FKPPAI), sebuah perkumpulan yang mewadahi paranormal sebagai profesi yang profesional. Ki Lawang berkisah bahwa, suatu hari pernah didatangi oleh pasien yang menginginkan pesugihan seperti beliau tuturkan sebagai berikut “ Saya pernah menolong orang susah, orang tersebut mau minta pesugihan, tapi saya melarang, akan tetapi orang tersebut tetap ngotot mau pesugihan,

sehingga saya tetap melayani orang tersebut dan Alhamdulilah pesugihan tersebut membuahkan hasil yang memuaskan, sampai sekarang hidupnya lebih dari cukup bahkan bisa dikatakan makmur” Saat ini Ki Lawang membuka praktek dan bisa ditemui di Kampung Pabuaran Rt 005/003 Jatirangon kecamatan Jatisampurna Bekasi. Dengan motto “Kekuatan Hati Dapat Mengalahkan Segalanya Yakin dan Optimis Pasti Ada Solusi dan Jalan Keluar”. Ki Lawang siap memberikan solusi terhadap permasalahan permasalahan anda. Segera hubungi Ki Lawang atau datang langsung pada alamat yang tertera di bawah ini:

Alamat : Kampung Pabuaran RT.005 RW.003 Kelurahan Jatirangon Kec. Jatisampurna. Bekasi Telepone : 082125543191/083897820558 C.004522-Adv


Megap litan

Suluh Indonesia, Kamis 6 September 2012

4

L intas Diduga Lakukan Pungli TERKAIT dugaan adanya pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh dua dinas yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan ( Tangsel ), lembaga swadaya masyarakat Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) dan Ikatan Pemuda Keranggan (IPK) melaporkan dua instansi ini ke Ombudsman. “Sejalan dengan misi Wali Kota Tangsel dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih serta serta sejalan dengan program nasional reformasi birokrasi. Maka kami melaporkan kedua dinas terkait ke Ombudsman” ungkap Wakil Koordinator TRUTH, Suhendar kemarin. Lebih lanjut Suhendar mengatakan, laporan tersebut merupakan bentuk partisipasi aktif lembaganya sebagai warga Tangsel. Kedua instansi tersebut yakni RSUD Tangsel ( Dinas Kesehatan ) yang disinyalir tetap melakukan pemungutan biaya sebesar Rp 30.000 kepada peserta Jamkesmas/Jampersal, sementara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dilaporkan karena mengenakan tarif. (nov)

Tangsel Tambah Koperasi PEMERINTAH Kota Tangsel berencana membuat koperasi di 54 kelurahan yang ada di kota ini. Pembuatan koperasi sendiri bakal digratiskan untuk menghindari masyarakat terhadap peminjaman uang melalui rentenir atau bank keliling. Kepala Bidang Koperasi,Dinkop UKM, Ratna, kemarin mengatakan, Oktober mendatang, Pemkot Tangsel melalui Dinkop UKM akan menggratiskan pembuatan koperasi di 54 Kelurahan yang ada di Tangsel, pengurusan ijin notaris dan sebagainya akan dilakukan pengurusan oleh Dinkop UKM. Lebih lanjut Ratna mengatakan, pembuatan koperasi di 54 Kelurahan/ desa yang ada di Tangsel, untuk mensejahterakan anggota dan masyarakat pada umumnya. Tidak hanya itu, pembuatan koperasi ini dilakukan untuk menghindari prilaku masyarakat terhadap peminjaman uang melalui rentenir atau bank keliling yang selama ini dilakukan oleh kebanyakan masyarakat di Tangsel, dan menghindari eminjaman uang melalui rentenir. (nov)

Warga Bogor Wasada Diare MUSIM kemarau yang berkepanjangan. Di wilayah Bogor mulai berdampak bagi kesehatan warga sekitar. Puluhan warga di Kecamatan Cibumbulang, Kabupaten Bogor menderita penyakit diare dan Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA). Dalam sebulan terakhir, tercatat sebanyak 48 warga menderita diare dan ISPA di Unit Pelaksana Teknis Dasar (UPTD) Puskesmas Cibumbulangan Bogor. Bagian Administrasi UPTD Cibumbulang, Arya Budianto, kemarin mengatakan, ada 48 warga yang berobat kesini. Mereka menderita penyakit yang sama. Dijelaskan Arya, banyak warga yang menderita penyakit tersebut lantaran kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari akibat musim kemarau. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Tri Wahyu Harini menuturkan bahwa pihaknya telah menurunkan seluruh petugas dimasing-masing puskesmas wilayah Bogor. (him)

Suluh Indonesia/ant

HENTIKAN ANGKOT - Sejumlah sopir angkot jurusan Tigaraksa-Cimone melakukan aksi menyetop bus karyawan dan angkot bodong atau omprengan, di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, kemarin. Aksi tersebut dipicu oleh adanya angkot berplat hitam dan bus karyawan yang mengangkut penumpang sehingga dianggap menurunkan pendapatan angkot resmi.

Di Bekasi

27 Desa Alami Kekeringan BEKASI - Sebanyak 27 desa di 11 kecamatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dilanda kekeringan akibat kemarau berkepanjangan sejak beberapa bulan terakhir. Hal itu diungkapkan Kepala Humas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi, Endang Kurnaen di Bekasi, Rabu, berdasarkan laporan permohonan bantuan pengadaan air oleh masing-masing war-

ga di daerah yang dilanda kekeringan. ‘’Bencana kekeringan terus meluas di wilayah Kabupaten Bekasi, saat ini telah melanda 11 kecamatan dengan jumlah warga 24 ribu jiwa lebih,” ujarnya. Daerah tersebut adalah Kecamatan Tarumajaya, Babalan, Cikarang Timur, Cibarusah, Bojong Mangu, Cikarang Pusat dan Muaragebong, Cikarang Selatan, Serang Baru, Cabang Bungin dan Kecama-

tan Karangbahagia. Menurut dia, PDAM telah mendistrusikan sedikitnya 40 ribu liter air bersih ke beberapa daerah yang dilanda kekeringan secara gratis, di antaranya Kecamatan Cibarusah dan Babelan. Secara terpisah, Kepala Seksi Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agus Suparno, menjelaskan instansinya mendata ada sekitar 18 desa dari 11 ke-

camatan yang tingkat kekeringannya paling mengkhawatikan. ‘’Yang paling memprihatinkan adalah Kecamatan Cibarusah dan Babelan,” katanya. Kecamatan Cibarusah, meliputi Desa Ridogalih, Sirnajati, dan Desa Ridomanah. Adapun di Kecamatan Babelan adalah di Desa Buni Bakti. ‘’Bantuan air bersih prioritas ke empat desa tersebut,” katanya. Agus menambahkan pihaknnya akan membuat sumur

resapan guna mengantisipasi kekeringan yang terjadi setiap tahunnya di wilayah setempat. ‘’Kita juga akan buat bak penampungan air di kawasan pemukiman, dan memberikan bantuan air bersih secara langsung. Itu beberapa solusi yang kami pikirkan,” katanya. Kemarau penjang telah menyebabkan sejumlah daerah mengalamai kekeringan. Bahkan areal pertanian ikut juga mengering. (ant)

Kemarau

Pemkab Tangerang

Picu Kekeringan

Siapkan Program “Gebrak Kumis”

TANGSEL - Forum Sehat Kota Tangsel menilai sejumlah wilayah di kota tersebut rawan akan kekeringan, khususnya di wilayah perumahan yang padat penduduk. Untuk itu, mereka mendesak Pemkot Tangsel agar segera mengantisipasi kekeringan di wilayahnya, termasuk di lingkungan warga. “Memang saat ini belum ada laporan, tetapi jangan menunggu. Pemkot Tangsel harus segara action” ungkap Ketua Forum Kota Sehat Husen Bin Ali, kemarin. Husen mengatakan Pemkot harus bertindak cepat dan tanggap. Jangan hanya menunggu laporan jangan sampai ada laporan baru Pemkot bergerak. “Harusnya proaktif untuk mengatasi kekeringan” tandasnya. Padahal, sambung Husein, di Kota dengan tujuh kecamatan ini terdapat PDAM meskipun masih aset Kabupaten Tangerang. ‘’Paling tidak kan bisa meminta bantuan. Kalau beli, per tangkinya berapa. Kasihan masyarakat yang

sudah tidak punya sumber air untuk MCK dan memasak,” katanya. Sementara itu, Ketua Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Tangsel, Tomi Patria mengatakan Ke enam wilayah di tangsel yang rawan kekeringan yakni, Villa Pamulang, Reni Jaya, Muncul, Serpong, Ciputat dan Bambu Apus. “Data yang kami dapat terdapat enam wilayah yang rawan kekeringan. Musim kemarau ini Insyaallah tidak ada bencana kekeringan” ujarnya. Dikatakan Tomi meski belum adanya laporan kekeringan di wilayah. Namun, dirinya tetap akan mengawasi wilayah yang dipetakan. Pasalnya, setiap musim kemarau sebagian besar kecamatan di wilayah di Kota Tangsel selalu terjadi kekeringan. “Dampak kekeringan, otomatis masyarakat kerap mengalami kesulitan memperoleh air bersih, baik guna pemenuhan mandi, cuci dan kakus (MCK) maupun suplai air pengairan area pesawahan” pungkasnya. (nov)

Warga Tangsel

Berobat Gratis TANGERANG - Warga Tangsel kini dapat berobat gratis di Puskesmas setelah Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Banten, menggratiskan retribusi di seluruh puskesmas di wilayahnya. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Dadang M.Epid, di tangerang, Rabu, mengatakan, pemberlakuan layanan tanpa retribusi di seluruh puskesmas mulai berlaku sejak September 2012. Warga Kota Tangerang Selatan, kata Dadang, cukup menunjukkan KTP kepada petugas puskesmas untuk mendapatkan pelayanan tanpa retribusi tersebut. ‘’Hanya dengan menunjukan KTP kepada petugas puskesmas, maka tidak akan ada biaya apapun yang dikenakan kepada warga dalam pelayanan kesehatan,” katanya. Sementara itu, di Kota Tangerang Selatan terdapat 25 puskesmas dengan rincian yakni 21 puskemas rawat inap

dan empat lainnya yakni non perawatan. Untuk melancarkannya program tersebut, lanjut Dadang, Pemkot Tangerang Selatan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 Miliar untuk operasional dan obat - obatan. Bahkan, pihaknya pun sudah memberikan informasi hal tersebut kepada seluruh puskesmas melaku surat pemberitahuan nomor 441/0258/ Dinkes/VI/II/2012 dan nantinya akan di perkuat oleh Peraturan Wali Kota (Perwal). ‘’Perwal mengenai layanan gratis di puskesmas tersebut, masih proses dan dalam waktu dekat akan segera diterbitkan sebagai payung hukum,” katanya. Mengenai warga di luar Kota Tangsel, Dadang menegaskan bila pihaknya tidak menjamin akan hal itu. Artinya, warga di luar Kota Tangerang Selatan akan tetap dikenakan retribusi. ‘’Program ini hanya untuk warga Tangsel,’’ jelasnya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

SMU TERBUKA - Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di SMU Terbuka, Sawangan, Depok, kemarin. Sekolah gratis tersebut didirikan pasangan suami istri Kurnia Rahman (34) dan Azizah (42).

TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan program Gerakan Bebas Kawasan Kumuh dan Miskin atau “Gebrak Kumis” untuk mengatasi permasalahan warga mulai dari kesehatan, perumahan hingga kawasan yang kumuh. ‘’Program kesehatan seperti mengatasi buang air besar atau BAB sembarangan juga masuk dalam Gebrak Kumis itu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Naniek Isnaeni di Tangerang, Banten, kemarin. Dikatakan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Banten, menyebutkan 60 persen warga di daerah itu masih melakukan buang air besar (BAB) sembarangan. Pada tahun 2011 Pemkab Tangerang bersama LSM melakukan survei di 10 kecamatan dari total 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang dengan sistem random sampling. ‘’Hasilnya, 60 persen warga di 10 kecamatan tersebut masih melakukan kegiatan BAB sembarangan,” kata Naniek Isnaeni yang ditemui di Kecamatan Benda, Kota

Tangerang, usai menerima bantuan Puskesmas Keliling dari Angkasa Pura II. Ia menuturkan, masih tingginya masyarakat yang BAB sembarangan karena tempat Mandi Cuci Kakus (MCK) yang dimiliknya tidak layak atau tidak memiliki saluran pembuangan. Akibatnya, lanjut Naniek, hal tersebut dikategorikan jika warga melakukan kegiatan BAB secara sembarangan, meskipun memiliki tempat MCK atau toilet. Adapun tiga dari 10 kecamatan yang dilakukan survei adalah Kecamataan Sepatan, Kecamatan Balaraja dan Kecamatan Sepatan. Namun, sebagian besar di wilayah Pantura. ‘’Bila disimpulkan, kegiatan BAB sembarangan di wilayah Kabupaten Tangerang masih tergolong tinggi, terutama di wilayah pesisir Pantura,” katanya menjelaskan. Permasalahan lainnya adalah buang air besar di kebun. Kasus tersebut, kata Naniek, masih tergolong tinggi pula. ‘’Namun untuk angka pasti mengenai kasus itu, tidak bisa dapat dipastikan tetapi tergolong tinggi pula,” katanya. (ant)

Rachmad Pambudi :

Menunggu Keberpihakan Industri Dukung Petani DUKUNGAN terhadap petani di Indonesia masih sangat minim, oleh karena itu diperlukan kebijakan industri pertanian yang bisa meningkatkan pemerataan pendapat dilingkungan petani. Rachmat Pambudy Ketua SC kuliah internasional dalam rangka Dies Natalis ke-49 Institut Pertanian Bogor, bertema “The Indonesian agricultural sector” di Bogor, kemarin mengatakan, pemerintah harus membuat kebijakan yang berpihak terhadap petani, karena selama ini belum

ada keberpihakan terhadap petani di Indonesia. Rahmat menyebutkan, keberpihakan pemerintah terhadap petani masih minim. Bulog sebagai milik pemerintah belum memberikan perannya dalam membantu petani. Begitu juga perbankan yang belum mengucurkan kredit lunak bagi

petani. Menurut Rachmat, hingga saat ini petani Indonesia belum memiliki apa-apa, termasuk lahan pertanian. ‘’Bulog bagian dari kepemilikan petani, begitu juga BRI. Konsep dari keberpihakan kredit tidak diberikan kepada petani. Untuk dapat kredit petani kesulitan, akses pasar juga sulit,” katanya. Menurut Rachmat, bentuk keperpihakan pemerintah, Bulog hendaknya membeli hasil pertanian langsung ke petani bukan lewat tengkulak. ‘’Contoh kecilnya saja, sampai sekarang apa petani miliki

BPKB traktor. Ini baru contoh kecil, kondisi petani saat ini,” katanya. Rachmat menyebutkan, bagitu banyak persoalan yang dihadapi petani Indonesia. Melalui kuliah internasional yang menghadirkan peneliti senior dari SOAS University of London, Prof Anne E Booth pihaknya ingin membahas dan mencari solusi permasalahan pertanian tersebut. Dalam kuliah internasional tersebut, lanjut Rachmat dilakukan pemetaan persoalan pertanian. Mulai pada zama orde baru pertanian Indonesia

sangat berhasil mengingat dalam meningkatkan produksi pertanian. ‘’Pada zaman orba, awalnya petani dapat manfaat besar, tapi dalam proses selanjutnya penjualan terus menurun,” katanya. Supaya hasil penjualan tidak menurun, perlu kebijakan industri pertanian yang bisa meningkatkan pemerataan pendapatan dilingkungan petani. ‘’Perlu dibuat kebijakan pertanian yang berpihak pada petani. Misalnya silahkan mengimpor jika perlu, tapi impor jangan mematikan petani,” katanya. (ant)


pini

Suluh Indonesia, Kamis 6 September 2012

F OKUS Waspada Terorisme Harus Terus Melekat KSI teror di Solo, oleh banyak pengamat dinilai punya banyak dimensi. Berbagai analisis jaringan sudah dikemukakan oleh banyak kalangan, baik oleh polisi maupun pengamat. Namun terlepas dari semua itu, apa pun aksi teror tersebut, sangatlah rentan terhadap keberlangsungan industri pariwisata secara umum. Bali sendiri tentu harus menyikapi hal itu secara lebih hati-hati dan terus meningkatkan kewaspadaan. Sejatinya, walaupun tidak meletus aksi di Solo itu, kewaspadaan merupakan suatu hal yang melekat. Bukan hangat-hangat tahi ayam. Jaringan (pemain) lama teroris yang beroperasi di kawasan Asia Tenggara, terutama Indonesia, tiada hentinya mencari orang-orang baru untuk masuk di lingkaran mereka, dan memperkuat aksi-aksi murka yang mengatasnamakan perlawanan terhadap kezaliman itu. Dengan demikian, kewaspadaan kita tidak semata-mata mengamankan titik-titik strategis, seperti kantor-kantor pemerintahan dan kepolisian, konsulat asing, airport, stasiun, terminal, mal, hotel, dan terutama tempat berkumpulnya warga asing. Di samping itu terutama antisipasi dalam hal merebaknya virus terorisme itu dengan menggaet anggota-anggota baru dari lingkungan kita, entah itu sanak keluarga, tetangga, atau teman. Bujuk rayu kelompok teroris memang secara mendasar menggunakan pendekatan agama tertentu sebagai pintu masuk untuk memikat dan mencuci otak orang baik-baik menjadi sepaham dan sealiran dengan mereka. Tetapi, faktanya kita harus jujur soal pengamanan khususnya di sektor pariwisata sangatlah situasional sifatnya, kalau tak mau dikatakan hangat-hangat tahi ayam. Kalau sudah ada kejadian, begitu reaktif. Kalau tidak, biasa-biasa saja, atau cenderung adem ayem. Inilah sebenarnya yang terjadi di Bali meskipun hal ini bisa saja jadi bantahan atau debat kusir. Nyatanya, di banyak tempat, khususnya di sentra wisata yang sangat banyak pengunjungnya, faktor standardisasi pengamanan tidak baku. Bali sejatinya sudah banyak punya pengalaman pahit soal aksi teroris. Sudah banyak korban yang jatuh dan kita tak ingin hal itu terus berulang. Apalagi, katanya, jaringan teroris di Solo itu masih menempatkan Bali sebagai salah satu target. Tentu ini bukan main-main. Kita harus tetap siaga, tetap waspada karena bahaya setiap saat mengintai, mencari kapan kita lengah, kapan kita merasa bungah dan jumawa, saat itulah kita seringkali terpedaya. Sejatinya, sikap waspada itu bukan semata-mata karena kita banyak hidup dari industri pariwisata. Tetapi itu merupakan sebuah kebutuhan dari rasa aman. Lepas dari rasa takut yang seharusnya diberikan oleh pemerintah, khususnya pihak keamanan. Hal ini merupakan milik rakyat yang harus disediakan pemerintah. Tetapi faktanya, mengandalkan pemerintah saja, mengandalkan polisi saja tidaklah cukup. Kita semua memang harus ikut memikul beban ini. Polisi serta aparat keamanan lainnya harus dibantu. Instrumen kelembagaan adat harus dikerahkan untuk membantu aparat keamanan. Inilah bentuk sinergisitas yang kita perlukan sekarang ini. Ingatlah terorisme itu tidak pernah mati. Dia tumbuh subur di antara kesenjangan ekonomi, sosial serta militansi yang membabi buta. Ini juga harus dipikirkan secara mendalam oleh pemerintah. Membiarkan hal ini merupakan sebuah upaya untuk menggali kubur sendiri. Memberi angin kepada para teroris adalah sebuah kesalahan. Kita harus bahu-mebahu tanpa memandang perbedaan yang ada. Lihatlah pada satu kesamaan yakni bahwa teroris dan aksi terorisme itu adalah musuh bersama kita. ***

A

Bang D

el

Memperkuat Daya Imun terhadap Ancaman Terorisme KEMUNCULAN aksi teror dan kelompok teroris di Solo kembali mengingatkan kita akan sifat gerakan terorisme yang tidak diduga-duga. Korban meninggal dunia di pihak kepolisian kita merupakan pengorbanan besar yang tak ternilai sepanjang sejarah bangsa ini. Problem mendasar yang kita identifikasi pascaserangan teroris di pos polisi di Solo terutama terletak pada pembentukan sel baru, sebagaimana dilansir Humas Mabes Polri beberapa waktu lalu. Motif balas dendam melatarbelakangi serangan teroris kepada kepolisian Indonesia. Korban yang tidak bersalah tetap menjadi ciri khas serangan kali ini. Pelaku penyerangan di Solo dari segi usia adalah remaja berusia belasan tahun. Motif balas dendam ini jelaslah mengagetkan kita, terutama ketika melihat usia pelaku yang masih muda (19 tahun), yang menurut akal sehat tidak mungkin terpengaruh oleh bujuk rayu dan indoktrinasi senior kelompok teroris. Mengapa motif balas dendam itu menjadi peringatan penting bagi kita? Oleh karena, jaringan (pemain) lama teroris yang beroperasi di kawasan Asia Tenggara, terutama Indonesia, tiada hentinya mencari pinangan baru untuk masuk di lingkaran mereka, dan memperkuat aksi-aksi murka yang mengatasnamakan perlawanan terhadap kezaliman itu. Dengan demikian, kewaspadaan kita tidak semata-mata mengamankan titik-titik strategis, seperti kantor-kantor pemerintahan dan kepolisian, konsulat asing, airport, stasiun, terminal, mal, hotel, dan terutama tempat berkumpulnya warga asing. Di samping itu terutama antisipasi dalam hal merebaknya virus terorisme itu dengan menggaet anggota-anggota baru dari lingkungan kita, entah itu sanak keluarga, tetangga, atau teman. Bujuk rayu kelompok teroris memang secara mendasar menggunakan pendekatan agama tertentu sebagai pintu masuk untuk memikat dan mencuci otak orang baik-baik menjadi sepaham dan sealiran dengan mereka. Perkuat ‘’THIO’’ Salah satu metode yang dapat dipakai untuk memperkuat daya kekebalan publik terhadap ancaman serangan terorisme adalah metode ‘THIO’. Dengan memodifikasi sesuai kebutuhan, metode yang dikenalkan Prof. Nawaz Sharif yang terdiri dari technoware (T), humanware (H), infoware (I), dan orgaware (O) itu laik untuk diterapkan dan dikembangkan di setiap lini masyarakat.

Prijanto tuding Fauzi Bowo raja lalim

5

Oleh : Dewa Gde Satrya* Kewaspadaan kita tidak semata-mata mengamankan titik-titik strategis, seperti kantor-kantor pemerintahan dan kepolisian, konsulat asing, airport, stasiun, terminal, mal, hotel, dan terutama tempat berkumpulnya warga asing. Di samping itu terutama antisipasi dalam hal merebaknya virus terorisme itu dengan menggaet anggota-anggota baru dari lingkungan kita, entah itu sanak keluarga, tetangga, atau teman. Bujuk rayu kelompok teroris memang secara mendasar menggunakan pendekatan agama tertentu sebagai pintu masuk untuk memikat dan mencuci otak orang baik-baik menjadi sepaham dan sealiran dengan mereka.

Yang dimaksud dengan technoware (T) adalah fasilitas fisik termasuk segala sesuatu yang terkait peralatan, mesin, dan sejenisnya. Unsur ‘T’ ini menunjang kita melakukan antisipasi-antisipasi terhadap serangan teroris. Kita meyakini, kelompok teroris mengoptimalkan kemajuan teknologi untuk memuluskan aksi-aksi mereka. Menurut kabar, yang kita takutkan ke depan adalah serangan kelompok teroris tidak hanya menggunakan bahan-bahan kimia, tetapi jenis bahan lain yang berkekuatan lebih besar memangsa kehidupan manusia semakin banyak. Bahan-bahan yang dipakai merakit bom pun tidak lagi logam yang bisa dideteksi di pintu-pintu pengamanan hotel, tetapi berupa cair-

an yang menyerupai cairan umumnya. Jelaslah, teknologi kita harus minimal setingkat lebih atas dibandingkan yang dipakai oleh kelompok teroris. Kemajuan teknologi mengantisipasi serangan teroris berkaitan dengan peningkatan kompleksitas yang mampu ditangani, Kedua, humanware (H), yang terkait dengan kemampuan manusia seperti halnya keterampilan, keahlian, dan sejenisnya. Pada ranah ini, internalisasi nilai-nilai kehidupan dan pentingnya menjaga ketahanan serta membangun kebahagiaan bersama saudara sebangsa, menjadi semakin penting pada setiap insan, terlebih kaum muda yang rupa-rupanya menjadi target baru pinangan kelompok teroris. Jika unsur T erat kaitannya

dengan fungsi dan kinerja aparat keamanan dan intelijen, maka H ini merupakan kompetensi dan kapasitas setiap warga negara. Di elemen inti keluarga, maupun komunitas, jejaring untuk memperkuat ketahanan kolektif dalam hal unsur manusia menjadi agenda baru yang laik dipopulerkan. Sekalipun kita melihat teramat kecil peluang bagi kelompok teroris menjaring anggota-anggota baru, tetapi tidakkah dari satu orang saja anggota baru kelompok teroris akan berdampak pada malapetaka seluruh bangsa Indonesia? Unsur H menekankan pentingnya pembelajaran akan hal-hal baru. Keahlian semakin banyak anggota masyarakat mengidentifikasi hal-hal atau situasi dan tempat yang berpotensi terhadap serangan kelompok teroris, dan motivasi warga untuk mengamankan diri serta mengamankan lingkungan yang menjadi lingkup kehidupannya, merupakan inti dan tujuan penguatan unsur ‘H’ ini. Komponen ketiga adalah infoware (I) yang terkait dengan penguatan dalam hal akses informasi dan ilmu pengetahuan terkini menyangkut terorisme. Akademisi, baik perguruan tinggi maupun jaringan riset, perlu semakin mengelaborasi topik-topik terorisme. Upaya-upaya akademik yang menerangi dan mendampingi peradaban zaman yang sedang dilanda kecemasan dari serangan terorisme ini berkorelasi erat dengan nilai dasar perguruan tinggi sebagai pengabdi masyarakat. Komponen terakhir adalah orgaware (O) terkait jaringan organisasi dan manajemen praktis. Unsur O biasanya digunakan untuk koordinasi suatu aktivitas dan penggunaan sumber daya guna mencapai sesuatu yang diinginkan. Komponen O semakin dirasakan keberadaannya manakala efektivitasnya terbukti eksis di lapangan. Sebut saja organisasi pemuda seperti karang taruna, dan organisasi kepemudaan atau ormas lainnya, perlu semakin diperkuat peran dan kontribusinya sesuai dengan kapasitas dan kompetensinya dalam nengantisipasi ancaman terorisme. Mari kita jaga bersama keamanan dan perdamaian di negeri ini. Peningkatan daya imun terhadap serangan dan ancaman terorisme merupakan agenda mendesak kita semua, terlebih pihak-pihak yang memiliki otoritas yang terkait. *Penulis, dosen di Universitas Ciputra

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

Raja disanggah ...

SURAT A NDA Segera Perbaiki Infrastruktur PEMERINTAH Propinsi DKI Jakarta harus segera memberikan perhatian khusus terhadap infrastruktur seperti jalan dan jembatan yang rusak akibat hujan. Sebab beberapa ruas jalan mengalami kerusakan parah. Pengendara harus bersitegang dan sumpah serapah terucap ketika harus berpapasan, karena kecipratan air atau kotoran yang menggenangi lobang yang banyak terdapat di jalan-jalan ibu kota. Seperti jalan Haji Kelik, Srengseng, Jakarta Barat. Meski ruas jalan cukup lebar, tetapi untuk berpapasan harus berhatihati, karena masing-masing pengendara ingin memilih jalan yang sedikit nyaman untuk dilalui, sehingga mereka terpaksa mengambil jalur yang salah agar tidak melewati lobang yang menganga di jalan. Saya berpikir mungkin karena pejabat Ibo Kota DKI Jakarta

tidak pernah ada yang melewati jalan tersebut apalagi seorang Gubernur DKI Jakarta. Padahal di daerah itu terdapat hutan kota yang jika infrastrukturnya baik, tentu akan banyak warga yang akan menikmati kerindangan pepohonan. Oleh karena itu, kepada pejabat yang berwenang agar segeralah memperbaiki jalan tersebut, sebelum kerusakan parah terjadi. Diyakini, untuk memperbaiki atau menembel lobang-lobang yang menghiasai badan jalan tersebut, tidak perlu menunggu alokasi atau anggaran tahun depan, karena jika dikalkulasikan, bianya untuk itu tidak lebih dari 10 persen dari gaji seorang walikota Jakarta barat.

Madun Jl. Flamboyan, Srengseng

Naik Angkot Masih Rawan H AT I - H AT I k a l a u m e n g gunakan angkutan mikrolet. Modus kejahatan ini sebenarnya sudah lama tetapi ternyata masih saja dilakukan dan memakan korban. Pelaku umumnya lebih dari dua orang. Kejadian yang saya saksikan di mikrolet M37 jurusan SenenKelapa Gading. Pembangunan mental yang berjiwa luhur adalah perjalanan panjang yang harus terwujud. kerawanan dalam menjalani hidup atau aktifitas sehari-hari di Jakarta sangan membuat kita resah dan limbung. Kejadian yang terjadi harus menjadi pelajaran berarti agar kita selalu mawas diri terutama di dalam angkutan umum. Orang pertama biasanya berpenampilan kumuh, bau minyak angin dan seperti orang penya-

kitan dan yang lainnya sedikit perlente. Keduanya duduk mepet korban. Orang pertama akan berusaha memuntahkan sesuatu dari mulutnya. Karena jijik si korban cenderung bergeser ke arah pelaku kedua yang memang sudah diberi jarak. Untuk memuluskan aksi orang pertama menjatuhkan obat agar bisa diambilkan oleh si korban. Dalam kesempatan itulah, dimana korban tidak waspada orang kedua beraksi. Saya sendiri baru menyadari kejadian itu ketika keduanya turun dalam jarak berbeda tetapi tidak berjauhan. Korban tersadar setelah mendapati tasnya sudah terbuka. Maka, berhati-hatilah menumpang angkutan umum. Yani Septiarini Cempaka Baru, Jakarta

Angkutan Umum Perlu Penertiban SAYA sepakat sekali jika ada langkah yang dilakukan Dishub DKI dan Polda Metro yang melakukan penertiban terhadap sejumlah angkutan umum. Ini penting untuk menjaga kenyamanan dan tentu saja keselamatan warga Jakarta. Selama ini soal kelayakan angkutan umum memang sudah tak lagi diindahkan. Persoalannya masyarakat tidak memiliki alternatif menolak. Tidak semua jurusan memiliki armada bus yang layak untuk ditumpangi. Dan meski saat ini ada transjakarta kondisinya belum memungkinkan menampung begitu besarnya arus manusia di Jakarta. Armada yang terbatas dan juga tidak disiplinnya kendaraan pribadi membuat keberadaan transjakarta makin sulit jadi alterna-

tif. Lega rasanya melihat bus-bus yang tak layak itu bisa dikandangkan, karena menebarkan polusi yang luar biasa. Selain itu, tingkah supir yang ungal-ugalan memang layak mendapatkan tilang dan teguran keras. Semestinya pula, teguran diberikan pada pemilik angkutan sehingga tidak seenaknya saja mengoperasikan bus yang tak layak serta mempekerjakan armada yang sudah reot. Kita mengharapkan betul, Jakarta yang ramah, dan itu bisa dimulai dengan sarana transportasi yang manusiawi ditumpangi oleh masyarakat.

Farida Sari Sunter, Jakarta Utara

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

fax ke (021) 53670771,

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

6

Suluh Indonesia, Kamis 6 September 2012

Wartawan Keluhkan

Rumitnya Izin Peliputan Pembukaan PON PEKANBARU - Sejumlah wartawan mengeluhkan rumitnya pengurusan izin peliputan khusus acara semonial pembukaan dan penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XVIII/2012 di Riau. “Seharusnya, fungsi I’d Card atau identitas untuk izin peliputan PON cukup satu namun multi fungsi. Namun ini tidak, harus ada pengurusan ganda,” kata Ketua Solidaritas Wartawan untuk Trasparansi (Sowat), Syah-

nan Rangkuti di Pekanbaru, kemarin. Komentar protes juga dilontarkan oleh Bagus, salah satu pewarta media nasional yang menganggap pengurusan izin peliputan acara pembukaan dan penutupan sangat rumit. “Terlalu banyak I’d Card yang harus diurus sementara. Wartawan jadi kebanyakan I’d Card,” katanya. Kepala Bidang Humas Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Riau,

Chairul Rizki, mengatakan, segala kegiatan seremoni itu merupakan kewenangan pihak keamanan. “Termasuk izin masuk di acara pembukaan dan penutupan PON nanti,” katanya. Hal itu, mengingat di acara seremoni itu akan hadir juga Presiden RI serta sejumlah menteri sehingga harus ada pengamanan khusus. Menurutnya, bukan tak boleh meliput, namun harus ada izin yang dikeluarkan

Pangdam melalui Kodam atau Korem. Jadi, jika tak ada rekomendasi atau izin dari Kodam atau Korem, memang tak diperbolehkan masuk ke acara seremonial. “Tidak hanya wartawan, kami pun tidak boleh masuk kalau tidak ada izin dari Korem,” katanya. Itu semua, kata Rizki, bukan semata-mata untuk menyulitkan kalangan wartawan atau media, melainkan demi kepentingan keamanan dan kelancaran PON. (ant)

Suluh Indonesia/ant

MEDIA CENTER PON - Sejumlah pekerja mempersiapkan fasilitas media center PON XVIII di Perpustakaan Soeman HS, Pekanbaru, kemarin. Fasilitas main media center yang dilengkapi fasilitas internet dan ruang hiburan sudah bisa digunakan untuk lebih dari 100 jurnalis yang meliput PON.

PSSI Tunjuk Hadiandra

PON Riau Harus Bebas KKN

Suluh Indonesia/ant

PERSIAPAN PON - Gubernur Riau HM Rusli Zainal (kiri) dan Menpora Andi Mallarangeng dalam rapat kerja mengenai persiapan PON XVIII 2012 di Riau dengan Komisi X DPR di kompleks MPR DPR, Senayan Jakarta, kemarin. Pemerintah menolak istilah darurat PON karena sejumlah venue dinyatakan sudah siap.

si, kolusi dan nepotisme (KKN). “Saya ingin pelaksanaan PON Riau bersih dari yang namanya KKN, yang bisa merusak nama baik pengurus PB PON,

JAKARTA - Gubernur Riau HM Rusli Zainal menginstruksikan agar pelaksanaan PON XVIII dilaksanakan sebaikbaiknya dan bersih dari korup-

Provinsi Riau dan marwah negeri ini,” kata Rusli di Jakarta kemarin kemarin. Ia minta kepanitiaan yang sudah ada mampu bekerja den-

PICKUP POINT

Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini

Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor

1 2 3 4 5 6 7 8

: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan : Harmoni – Lebak Bulus

SPBU PERTAMINA -

SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU

34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO 34.154.15, Jl. RE Martadinata, Ciputat 34.164.02, Jl. Margonda Raya, Depok 34.124.10, Karang Tengah 34.165.12, Jl. Raya Limo, Depok 34.165.03, Cinere Raya 34.114.01, Jl. Raya Jelambar 34.113.01, Jl. Raya Jembatan Besi 34.144.03, Jl. Raya Pluit Selatan 34.144.01, Jl. Raya Pluit Selatan 34.124.07, Jl. Raya Terogong, Jak-Sel

RESTORAN & CAFE Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor -

RUMAH SAKIT RS. PAD Gatot Subroto RS. Bhineka Bakti Husada RS. Islam Jakarta RS. Dharmais, Jakarta RS. Siloam Hospital Cikarang RS. Harapan Keluarga Cikarang RS. Hasana Medica Cikarang Hotel Ambara

Fakta integritas itu ditandatangani oleh Ketua Harian PB PON Syamsurizal, dan Gubernur Riau HM Rusli Zainal, yang disaksikan oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau Mulyana, Kepala Kepolisian Daerah Riau Suedi Husein, dan Ketua Umum KONI Tono Suratman. Gubernur berharap kepada para pengurus PB PON agar dapat menjaga fakta integritas yang telah ditandatangani, karena apa yang dikerjakan tidak hanya dipertanggungjawabakan di dunia tapi juga di akherat kelak. “Lakukan berbagai hal yang menyangkut penggunaan anggaran itu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kita tidak perlu takut dan was-was, kalau kita melaksanakan sesuatu itu sesuai dengan ketentuan dan mengikuti aturan yang berlaku, maka yakinlah itu tidak akan ada masalah di belakang hari,” ujarnya. Selain itu, ia juga berharap agar penggunaan anggaran PON dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan teliti. (ant)

siap untuk bekerja sebagai Plt kesekjenan, termasuk dalam tugas permasalahan tim Join Committe. “Tugas Plt memberikan kewenangan segala fungsi sekjen nantinya. Dan saya juga akan tetap melihat prioritas tugas yang akan dilakukan, termasuk pelaksanaan tugas JC yang telah diamanatkan untuk membantu menyelesaiakan permasalahan di organisasi PSSI,” ucapnya. Dirinya juga mengaku akan segera bekerja mengisis kekosongan saat ini, khususnya pasca pengunduran Tri Goestoro pada 3 September lalu. “Untuk berikutnya, kita akan sesuaikan langkah-langkah di kesekjenan, sehingga di kesekjenan bisa kembali normal usai pasca pengunduran diri sekjen,” tambahnya. Sebelumnya Tri Goestoro pada 3 September lalu mengajukan surat pengunduran diri karena selama ini jabatannya sebagai Sekjen PSSI telah menyita waktunya dalam menjalankan usaha keluarganya yang telah lama dilakukan. (pts)

HOTEL

TRANSJAKARTA -

gan efektif dan efisian karena waktu persiapan makin mepet. Dijadwalkan pembukaan PON XVIII akan dilaksanakan pada tanggal 11 September. Sedangkan, pertandingan pertama pada PON XVIII sudah dimulai Kamis ini. Menurut dia, pelaksanaan PON XVIII adalah amanah bagi Riau yang dipercayakan oleh pemerintah pusat sehingga harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. “Terkait penggunaan seluruh anggaran yang digunakan pada pelaksanaan PON ini harus dilakukan dengan tertib dan jangan sampai menyimpang,” katanya. Terhadap penggunaan anggaran yang transparan ini, ia mengatakan pada tahun 2010 PB PON XVIII juga telah melaksanakan MoU dengan BPKP, sehingga dalam melaksanakan atau menggunakan anggaran BPKP menjadi pendamping PB PON. Selain itu, PB PON pada Selasa (4/9) juga telah melaksanakan penandatanganan fakta integritas terkait penggunaan anggaran PON XVIII.

Sebagai Plt Sekjen JAKARTA - Setelah ditinggal Sekjennya Tri Goestoro beberapa hari lalu, PSSI segera melakukan rapat dan langsung menunjuk Hadiandra sebagai pelaksana tugas sementara (Plt) Sekjen PSSI. Keputusan tersebut ditentukan usai PSSI melakukan rapat Executive Committe (exco) kemarin. “Kami sudah melakukan rapat exco hari ini untuk membicarakan pengunduran diri Tri Goestoro, sehingga bisa menertibkan proses administrasi organisasi yang memerlukan jabatan sementara,” ungkap Ketua Bidang Organisasi PSSI, Agus Yasmin kepada wartawan di Kantor PSSI Jakarta, kemarin. Dalam tugasnya, Hadiandra yang sebelumnya bertugas sebagai Deput Sekjen Bidang Organisasi tetap akan bekerjasama dengan Tri untuk membicarakan berbagai langkah ke depan. Menanggapi hal ini, Hadiandra mengaku baru menerima keputusan tersebut kemarin, dan dirinya mengaku

-

Alfred Riedl

Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan Hotel Paninsula Hotel Ibis Hotel Santika Hotel Kartika Chandra Hotel Crown Hotel Century Park Hotel Sultan Hotel Mulia Hotel Le Meridien Hotel Sahid Hotel Grand Hyatt Hotel Millennium Hotel Arya Duta Hotel Nikko Hotel Saripan Pacifik Hotel Papaho Bogor

Tandatangani Kontrak JAKARTA - Pelatih Alfred Riedl melakukan penandatanganan kontrak untuk menangani Timnas Indonesia ke Piala AFF 2012 yang akan Pelatnas di Batu, Malang mulai Kamis ini. Penandatangan kontrak dilakukan dengan Ketua Umum PSSI hasil Kongres Luar Biasa, La Nyalla Mattalitti di Hotel Ritz Carlton Jakarta Selatan, kemarin. “Pelatnas awal akan dimulai hari Kamis di Malang, diikuti 27 pemain. Hanya Victor Igbonefo yang belum bergabung karena dia sedang bermain di Liga Thailand,” ujar Alfred Riedl. Namun Riedl enggan mengungkapkan berapa besar nilai kontraknya. Kecuali itu, ia akan menangani Timnas hingga usai turnamen Piala AFF yang berlangsung November mendatang. Rombongan pelatnas rencananya berangkat ke Malang Kamis pagi ini menggunakan pesawat carter dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Indonesia akan berlaga di Grup B Piala AFF yang juga diikuti tuan rumah Malaysia dan Singapura dan masih menunggu satu peserta lainnya dari hasil babak penyisihan. Hingga Rabu, dari 28 pemain yang dipanggil ke Pelatnas sudah hadir 27 pemain. Satu pemain yang belum hadir adalah Victor Igbonefo yang masih berada di Thailand memperkuat klub Chiangray. Victor Igbonefo dipinjamkan klub Pelita Jaya ke Chiangrai hingga Oktober mendatang. (ant)

TRADE CENTER -

Blok M Plaza Mall Cilandak Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor Plaza Depok Mall Depok Pamulang Square OFFICE BUILDING

-

BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor Green Lake View, Ciputat Kantor Pos , Ciputat Plaza Telkom, Ciputat TEMPAT UMUM

-

Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor

DIREKTORI SULUH INDONESIA - BISNIS JAKARTA JAKARTA SUZUKI INDOMOBIL Promo cuci Gudang Unit Ready Stock

Discont Up To 30Jt Proses Mudah & Cepat BELI MOBIL SUZUKI SEKARANG, SUDAH DAPAT CASH BACK

AGUS. W

021.9482.1848 0856.9000.621 Pin BB. 29F2FABB

Pasang Iklan Lowongan, Otomotif, Properti & Peluang Emas Ukuran 2 x 50 mmk

BW Rp. 200.000 FC Rp. 300.000

Hub : 021-5357602

Pasang Iklan Baris

CEPAT LAKU Hanya

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi

(0251) 8401018 (021) 5357602

GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771

G.20-Dir


Suluh Indonesia, Kamis 6 September 2012

7

DIREKTORI SULUH INDONESIA - BISNIS JAKARTA BOGOR

Casablanca Sentul city Lt 126 Lb 53 Harga 675 Juta 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Equator Sentul city Lt 210 Lb 91 Harga 1.1 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Bukit Golf Hijau Sentul City Lt 266 Lb 312 Harga 2 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Taman Yunani Sentul City Lt 214 Lb 102 Harga 1.075 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Casablanca Sentul city Lt 145 Lb 53 Harga 825 Juta 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Taman Yunani Sentul City Lt 208 Lb 81 Harga 1.050 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

BOGOR

DEPOK

BOGOR JUAL RUMAH - 2 lantai - 4 kamar tidur + Ac 2 - 2 kamar mandi Luas tanah 190 M Luas Bangunan 250 M Listrik 2200 watt Line Tlp aktf SHM - AJB Garasi mobil 2 unit Garasi motor 1 unit HUB : 0818955214, 081383720020

BOGOR

JAKARTA

BOGOR Koran Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Terbesar Di Indonesia Terbit di Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Dan Bandung

Kantor Bogor : Bogor Trade Mall Lt.2 Blok D1 No.11 Jl. Ir. H. Juanda Bogor Telp: (0251) 8401018 Fax: (0251) 8401018

Pusat Grosir Pasar Pagi Mangga Dua Lt. Semi Basement Blok C 022-023-031-032 Telp. (021) 6491352 Jln. Mangga Dua Raya Jakarta Utara Tanah Abang Bukit Blok E Lt. 2 Los C8 No. 1&12

JAKARTA DIJUAL TANAH

UJIAN PERSAMAAN/KONVERSI KELAS KARYAWAN DLL.

Jl. Raya Kemang, Pabuaran, Cibinong Pinggir Jalan. Luas : 1398 m2 SHM : Rp. 475rb/m2 Hubungi :

Terima Pendaftaran Siswa Baru Program: Paket B/C, Akta-4 D3, S1.S2,S3

0812 8036 0394 0857 1966 5075

Pertokoan Lindeteves Trade Center Lt. 2 Blok A2 No. 1F Jakarta Kota Telp. : (021) 62320048 Fax. (021) 62308659 Email : cvmtm.gasket@gmail.com

Jurusan : Ekonomi, Hukum, Teknik, Pendidikan, Fisip, Komputer, Pertanian, Peternakan, Psikologi, Kesehatan, Sekretaris, dll

Hub : 085255564971 G.19-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Kamis 6 September 2012

8

Bus Masuk Danau Singkarak

Dua Penumpang Tewas

Suluh Indonesia/ant

KEKERINGAN - Dua warga menyedot air bersih menggunakan mesin diesel di Kelurahan Tegalsari, Tegal, kemarin. Musim kemarau didaerah pantura, membuat sejumlah warga kekurangan air bersih.

Rusak Pos Polisi

Empat ABG Ditahan DENPASAR - Polres Kota Denpasar telah menetapkan empat orang tersangka terkait kasus pengerusakan pos polisi dan mobil yang dilakukan sekelompok pelajar. ‘’Dari pengakuan para tersangka, aksi tersebut dilakukan tanpa ada niat untuk memusuhi polisi atau dendam. Mereka melakukan itu karena pengaruh minuman beralkohol,” kata Kepala SubBagian Hubungan Masyarakat Polresta Denpasar AKP Ida Bagus Made Sarjana di Denpasar, kemarin. Menurut dia, sebelum melakukan aksi pengerusakan, mereka melakukan pesta minuman keras di beberapa tempat

bersama pelajar lainnya. Para tersangka yang ditahan di antaranya BPT (18), siswa SMK Denpasar; JRM alias Mokay (14), siswa SMP; NB (14), siswa SMP; dan AY (16), siswa SMK. Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti di antaranya tiga pecahan batu, pecahan kaca mobil, pecahan kaca pos polisi, dan satu unit sepeda motor. Sebelumnya pada Sabtu (1/ 9) sekitar pukul 20.30 Wita, sekelompok pelajar berkumpul mengadakan pesta minuman keras di Jalan Gurita, Denpasar. Usai pesta miras, dengan mengendarai sepeda motor

masing-masing, mereka kemudian menuju Jalan Tukad Yeh Aya dan melempari sebuah mobil yang sedang melintas. Sekelompok pelajar itu kemudian berhenti di sebuah pertokoan kosong untuk menggelar pesta miras lagi di Jalan Tukad Batanghari. Tak puas dengan itu, mereka kemudian melakukan aksi serupa dengan melempari dua mobil di Jalan Waturenggong dan di depan sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Raya Sesetan. Selain itu mereka juga merusak sebuah pos polisi di pertigaan Jalan Pulau Saelus Sesetan Denpasar. (ant)

Di Lebak lah tanam kondisinya mati. Sebagian besar areal sawah yang mengalami puso lokasinya berada di lahan-lahan marjinal, tanpa memiliki sumber air. Biasanya, ujar dia, persawahan marjinal itu jika musim kemarau mereka kesulitan untuk mendapatkan sumber air permukaan, seperti air sungai. ‘’Saya kira sawah marjinal tidak bisa diselamatkan dengan cara pompanisasi terpadu karena tidak ada sumber air permukaan itu,” katanya. Namun demikian, kata dia, pihaknya bisa menyelamatkan tanaman padi yang mengalami kekeringan dengan pompanisa-

si jika terdapat sumber air di wilayah itu. Saat ini, jumlah tanaman padi yang gagal panen tercatat 2.521 hektare tersebar di 20 kecamatan. Pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan pompanisasi kepada daerah-daerah yang terjadi kekeringan, seperti di Kecamatan Kalanganyar. Kemungkinan produksi padi menurun akibat kekeringan itu yang semula lima hingga delapan ton gabah kering pungut (GKP) per hektare. Namun, saat ini produksi hanya mampu empat ton GKP per hektare. (ant)

Satuan Lalu Lintas Polres Tanahdatar, AKP Dasveri Abdi mengatakan penyebab kecalakaan masih dalam penyelidikan kepolisian. Ia menyebut berdasarkan keterangan saksi, saat berada di lokasi kejadian, Bus Putra Simas BD 7993 AP dengan sopir Toni (32) hendak mendahului sepeda motor, namun ada mobil truk dari arah berlawanan melaju cukup kencang. Sopir bus tak bisa menyalip sepeda motor tersebut dan membanting stir ke kiri yang menyebabkan bus oleng masuk ke tepi Danau Singkarak setinggi 5 meter dalam kondisi kering. Bus membentur batu besar yang menyebabkan kaca pecah dan rebah kuda. Warga sekitar bersama petugas BPBD dan kepolisian berusaha menyelamatkan sekitar 16

Ratu Ayu Berlidah Hitam, spiritualis asal suku Anak Dalam, kembali menunjukkan prestasinya. Belum lama ini berhasil menolong Amir (nama samaran), seorang pengusaha, yang benar-benar dalam kesulitan karena tokonya terancam dan dikejar rentenir akibat nunggak hutang.

Amir sudah mencari pertolongan ke berbagai pihak, tapi tidak ada yang berhasil menolongnya. Sampai ketika ia datang ke Klinik Ratu Ayu. Oleh Ratu Ayu, ia diajak berdoa dan diberikan syarat agar dagangannya laris. “Alhamdulillah sekarang tokonya tidak jadi tutup, malah omzetnya ratusan juta rupiah per hari, dan akan membangun sebuah toko lagi di Kemang” tutur Ratu Ayu. Ada lagi, seorang pebisnis sukses tapi menderita insomnia akut. Setiap malam ia tidak bisa tidur dan terpaksa menenggak pil tidur yang membuatnya kecanduan. Oleh Ratu Ayu, ia dimandikan dan diritualkan untuk menghilangkan energi jahat yang bersarang di tubuhnya. Kini ia sudah bisa tidur pulas tanpa obat. Ratu Ayu juga dikenal sebagai Pakar Kembalikan

SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Divonis Tujuh Tahun Penjara barang bukti sabu-sabu diluar kewenangannya. Atas bukti-bukti di persidangan baik dari keterangan sejumlah saksi termasuk empat terdakwa yaitu Bripka Agung Wahyudianto, Briptu Yulianus Babatan alias Apeng, Briptu David Siregar dan Briptu Ikbal serta penyidik Satuan Narkoba Polres Nunukan, maka mantan Kasat Narkoba Polres Nunukan ini dijatuhi hukuman selama tujuh tahun lamanya dengan denda Rp3 miliar subsidair enam bulan kurungan. Menurut penilaian majelis hakim PN Nunukan ini, terdak-

wa Bambang sebagai atasan dari keempat terdakwa lainnya yang telah divonis yaitu Bripka Agung dan Briptu Yulianus Cs semestinya tidak membiarkan keempat anak buahnya untuk melakukan penghilangan dan pengrusakan barang bukti dengan mengganti dengan gula pasir. Selain itu, majelis hakim menganggap terdakwa secara sengaja menyembunyikan dan menguasai barang bukti sabusabu seberat 1,02 kilogram lebih dari 3X24 jam sejak diamankan 12 Desember 2011 dari pemiliknya bernama Sugeng, warga Jawa Timur. (ant)

Jorong Pincuran Gadang, Nagari Simawang, Sumatera Barat, dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Padangpanjang. Direktur RSUD Kota Padangpanjang, Nuryanwar, mengatakan, kesembilan korban bus jurusan Bengkulu - Medan tersebut dirawat di RSUD Padangpanjang. Dia menyebutkan, para korban yang dirawat di RSUD Padangpanjang mengalami luka berat dan saat ini sedang dirawat intensif di ruangan bedah. Dia mengatakan, perawatan korban bus terjatuh itu tetap di RSUD Padangpanjang jika ada persetujuan pihak keluarga. ‘’Saat ini kami masih memberikan perawatan secara intensif, namun selanjutnya tergantung dari pihak keluarga apa akan tetap dirawat di Padangpanjang atau di rumah sakit lain,” katanya. (ant)

Barang Hilang. Buktinya, seorang Ibu kelabakan karena kehilangan tas berisi uang puluhan juta rupiah, waktu menghadiri acara di sebuah gedung. Untung ada rekannya yang masih punya kartu nama Ratu Ayu. Menurut terawang Ratu Ayu, orang yang mengambil tas uang masih berada di dalam gedung, dan tas pasti kembali. Ajaib, dalam hitungan menit, ada seseorang seperti linglung menyerahkan tas uang tersebut tanpa berkurang isinya. Ratu Ayu pun ahli mengembalikan mobil mewah, perhiasan, melariskan jual beli tanah, sulit jodoh, dan pasangan yang selingkuh. Ratu Ayu berhasil membantu seorang Bapak yang ditinggal istrinya karena terpikat pria kaya. Dengan media kopi, istrinya terlihat lari ke Kalimantan. Lalu dengan Ilmu Putar Gasing, atas izin Allah, 3

hari kemudian sang istri pulang. Rupanya julukan “Berlidah Hitam” bukanlah omong kosong. Dengan izin Allah, ucapannya jadi kenyataan. “Jika berkonsultasi, cukup sebut nama dan tanggal lahir, insyaallah bisa diterawang apa masalah dan solusinya. Untuk bisnis, pejabat, dan yang ingin naik pangkat, sudah banyak yang berhasil terbantu,” ucap Ratu Ayu yang bisa ditemui di Klinik Ratu Ayu di

Jalan Taman AA RT. 12 RW. 05 no. 01 Kampung Baru, Jakarta Barat (dekat Pos Pengumben, Permata Hijau) telpon

021-96351821, 081366199672 (Tidak menerima SMS)

BUNDA NORMA SERING DIDATANGI PEJABAT

Mantan Kasat Narkoba NUNUKAN - Terdakwa AKP Bambang Setiono, mantan Kasat Narkoba Polres Nunukan, pada persidangan pembacaan putusan di PN Nunukan divonis selama tujuh tahun penjara, dalam kasus penghilangan barang bukti sabu-sabu. Ketua Majelis Hakim PN Nunukan, Yusriansyah yang membacakan putusan tersebut, di Nunukan, mengatakan, terdakwa secara sah dinyatakan terbukti telah melakukan pelanggaran hukum sesuai UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 112 ayat 2 karena dengan sengaja menyembunyikan, menguasai

penumpang yang ada dalam bus. Saat ini seluruh penumpang sedang mendapatkan perawatan intensif dari tim medis. Berikut data korban Bus Putra Simas, Toni (32) sopir mengalami luka berat, Pamutan (32) sopir cadangan luka ringan, Rasmi Sihite (38) luka ringan, Sumiati (24) luka ringan, Manihar (24) luka berat, Hasirugan (27) luka ringan, Merlin Sagata (40) luka ringan. Janson Piter Mabata (37) luka ringan, Rosguno (29) luka berat, Reza (4) luka ringan, Binsar Hasibuan (41) luka berat, Mizwarai (37) luka berat, Peni Hasibuan (10) luka berat, Shofyan (45) luka berat, Maria Manjung (57) meninggal dunia, dan Makmur (50) meninggal. Sementara itu, sembilan dari 16 orang korban Bus Putra Simas Nopol BD 7993 AP yang terjatuh ke Danau Singkarak,

RATU AYU BERLIDAH HITAM MENDETEKSI USAHA, BISNIS & JODOH

Ratu Ayu Berlidah Hitam

2.521 Hektar Sawah Puso LEBAK - Seluas 2.521 hektare areal persawahan di Kabupaten Lebak, Banten, mengalami puso atau gagal panen karena tanaman padi mati akibat kekeringan yang melanda sejak tiga bulan terakhir. ‘’Kami berharap pemerintah agar segera memberikan bantuan benih kepada petani yang mengalami puso itu,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Dede Supriatna di Rangkasbitung, kemarin. Ia menjelaskan, saat ini petak-petak sawah tanahnya terlihat terbelah akibat kekeringan sehingga tanaman padi yang rata-rata 20-30 hari sete-

BATUSANGKAR - Bus Putra Simas trayek Bengkulu - Medan, terjatuh masuk Danau Singkarak di Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan, Tanahdatar, Sumatera Barat, Rabu pukul 07.30 WIB mengakibatkan dua penumpang meninggal dunia. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanahdatar, Altri Suwandi, di lokasi kejadian mengatakan, selain korban meninggal, juga ada enam penumpang lainnya mengalami luka berat dan delapan orang luka ringan. ‘’Korban luka berat kita larikan ke rumah sakit Batusangkar dan Kota Padangpanjang, sementara yang mengalami luka ringan diobati di Puskesmas Rambatan,” tuturnya. Sementara itu, Kepala

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 6 September 2012 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu