Skip to main content

Edisi 06 Agustus 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No.150 tahun IV Jumat, 6 Agustus 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Ditargetkan Selesai Akhir 2010

IHSG Naik Signifikan

Pembebasan Lahan Tol

BANK Indonesia menargetkan kajian atau studi tentang redenominasi rupiahselesai pada akhir 2010 untuk kemudian disosialisasikan kepada masyarakat. “Studi itu paling lambat sampai akhir ...hal. 1

INDEKS Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia (IHSG BEI), Kamis, meguat signifikan hingga 2 persen terdorong oleh dipertahankannya suku bunga rendah oleh bank sentral sebesar 6,5 persen ...hal. 2

PEMERINTAH mengakui pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Trans Jawa sepanjang 816 kilometer berjalan lamban karena selain sulitnya masalah pembebasan lahan, investornya juga ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Polri Tolak Buka

LHA Pati Polri JAKARTA - Polri belum membuka Laporan Hasil Analisa (LHA) rekening yang diduga mencurigakan milik anggota Polri. ‘’Kita tidak bisa membuka ke publik data para pemegang rekening LHA dari PPATK,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Edward Aritonang di Jakarta, kemarin. Polri tidak membuka rekening milik anggotanya karena terkendala ketentuan pasal 10 ayat 1 dan pasal 17 UU Nomor 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 25 Tahun 2003. ‘’Berdasarkan ketentuan UU itu, LHA PPATK adalah merupakan informasi intelijen di bidang keuangan yang bersifat sangat rahasia dan tidak dapat diberikan kepada pihak lain tanpa persetujuan tertulis dari PPATK,” kata Edward. LHA dari PPATK hanya dapat digunakan untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan dugaan tindak pidana, serta tidak dapat dijadikan alat bukti dalam proses hukum. ‘’Barang siapa melanggar ketentuan tersebut, karena kelalaian dipidana penjara satu sampai tiga tahun, dan bila dengan sengaja dipidana penjara lima sampai 15 tahun,” kata Edward. Kadiv Humas menegaskan, adanya LHA PPATK bukan berarti seseorang sudah dapat dijadikan sebagai tersangka. Hal itu terkait dengan permintaan ICW kepada polri untuk mengumumkan nama-nama Suluh Indonesia/ant DITAHAN - Mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah resmi ditahan di LP Cipinang Jakarta, kemarin. Mantan Mensos rekening milik anggotanya yang merupakan LHA itu diduga terlibat kasus korupsi proyek pengadaan kain sarung dan impor sapi yang merugikan negara Rp 27,6 miliar. PPATK. (ant)

Bachtiar Chamsyah

Resmi Ditahan JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Menteri Sosial (Mensos) Bachtiar Chamsyah terkait kasus pengadaan sapi impor, mesin jahit, dan sarung dalam kurun waktu 2004 hingga 2006. ‘’Mantan Mensos itu ditahan di LP Cipinang,” kata Jubir KPK Johan Budi di Jakarta, kemrin. Menurut Johan, Bachtiar akan ditahan selama 20 hari di LP Cipinang, sementara KPK akan mulai melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi maupun Bachtiar sendiri. Ia belum dapat mengatakan siapa saja yang akan diperiksa sebagai saksi kasus ini. ‘’Kita belum tahu ya siapa yang akan diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan bisa besok, bisa dua hari lagi,” katanya. Ia menambahkan penahan-

an dapat diperpanjang dari 20 hari jika pemeriksaan terhadap saksi-saksi dirasa kurang. Sebelumnya mantan Mensos ini telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan sapi impor, mesin jahit, dan sarung di Depsos dalam kurun waktu 2004 hingga 2006. Dalam kasus sarung, KPK menetapkan Direktur PT Ladang Sutra Indonesia Musfar Aziz dan Direktur PT Dinar Semesta Cep Ruhyat sebagai tersangka. Kedua perusahaan tersebut menjadi rekanan dalam pengadaan sarung. Akibat kasus ini negara diduga mengalami kerugian Rp 27,6 miliar. Dikawal Penyidik

Petugas LP Cipinang, Ihsan Pradinata membenarkan Chamzah telah masuk LP Cipi-

nang. Namun, dirinya enggan berbicara banyak mengenai hal itu karena kepala Rutan yang berwenang untuk menjelaskan. ‘’Kalau ingin konfirmasi mengenai Pak Bachtiar, besok saja tanya kepada Kalapas (Kepala Lembaga Pemasyarakatan/Rumah Tahanan) karena saya tidak berwenang memberikan keterangan,” kata Ihsan. Bachtiar Hamzah tiba di Rutan Cipinang dengan didampingi empat penyidik KPK. Bachtiar datang ke Rutan dengan mobil Kijang Silver bernomor polisi plat merah B 2040 BQ. Mantan Mensos itu masuk ke Rutan mengenakan pakaian batik dan jas. Keempat penyidik yang mendampingi Bachtiar ke Rutan Cipinang mengendarai mobil Kijang Silver dengan plat merah B 2041 BQ. (ant)

BURT DPR Usulkan Dana

Rumah Aspirasi Rp 209 Miliar JAKARTA - Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR tetap ngotot menggangarkan usulan anggaran rumah aspirasi bagi anggota DPR yang sudah disetujui oleh paripurna DPR RI pada 17 Juni 2010 lalu yang diusulkan sebesar Rp 209 miliar. Hingga saat ini DPR masih berharap pemerintah dapat menyetujui anggaran tersebut. Penegasan tersebut dikemukakan Wakil Ketua BURT Pius Lustrilanang di Gedung MPR/DPR Jakarta, kemarin. Pius mengatakan, jika disetujui maka tiap anggota Dewan akan menerima dana rumah aspirasi sebesar Rp 374 juta per tahunnya. Menurutnya, sesuai dengan amanat UU No.27/2009 tentang MD3 atau MPR, DPR, DPD dan DPRD pasal 69 ayat 1 yang menyatakan bahwa fungsi DPR RI yang meliputi legislasi, anggaran dan pengawasan di mana ketiga fungsi itu dilaksanakan dalam kerangka representasi masyarakat. Rumah aspirasi ini, menurut Pius untuk kepentingan konstituen di daerah sesuai daerah pemilihan masing-masing anggota dalam menyerap aspirasi masyarakat. Seperti kunjungan kerja, menerima dan menghimpun aspirasi masyarakat seperti dijelaskan dalam peraturan

DPR RI No.1 Tahun 2009 tentang Tatib DPR pasal 203 ayat 2, 4 dan 5. Oleh karena itu, kata anggota Fraksi Partai Gerindra ini, rumah aspirasi tersebut sebagai amanat UU dan tatib DPR RI dan selanjutnya BURT DPR telah membentuk Panja yang bertugas mengkaji serta mendalami rencana pembentukan rumah aspirasi tersebut dari berbagai aspek legalitas, system pengelolaan termasuk pengawasan, sosial politik dan aspek pertanggungjawabannya. Sejauh ini yang telah dilakukan oleh Panja BURT adalah membentuk kantor bersama anggota, tempat penyerapan aspirasi rakyat di daerah pemilihan. Mengingat pentingnya rumah aspirasi tersebut, Panja DPR RI memandang perlu untuk mengusulkan perubahan tatib mengenai rumah aspirasi yang semula dikelola secara kolektif agar dikelola oleh secara individu tiap anggota DPR RI. Sesuai UU No 27/2009 tentang MD3 pasal 79, Pius mengatakan, anggota DPR diharuskan menampung dan menindaklanjuti pengaduan masyarakat serta memberikan pertanggungjawaban secara moral dan politis kepada konstituen di daerah pemilihannya. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Jumat 6 Agustus 2010

2

BAP Ariel

K ilas

Belum Lengkap

Pemalsu Oli Ditangkap ANGGOTA Polda Metro Jaya menangkap tersangka pemalsuan oli, Andrey Tjhie dan Kasdi alias Petrus di Tangerang, Banten. Menurut Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yan Fitri di Jakarta, kemarin, kedua tersangka ditangkap di kawasan industri Jatake, Jalan Industri III Blok F Nomor 12-A, Kota Tangerang, Banten, 27 Juli 2010, berdasarkan informasi dari masyarakat. Yan mengungkapkan, tersangka membuat oli siap pakai dari bahan oli bekas dicampur bubuk bleaching dan serbuk gergaji kayu melalui penyulingan menjadi oli pelumas, oli mesin, oli gardan dan hidrolik tanpa izin. Kemudian tersangka mengemaskan hasil olahan oli dalam kemasan ukuran 1 liter dan memasarkan di wilayah Tangerang dan Jakarta. Selain menangkap kedua tersangka, penyidik juga menyita barang bukti dari tangan Andrey Tjhie berupa 29 drum oli kotor, 2 drum oli yang sudah dimasak, 48 drum oli olahan, 107 dus oli merk Vesh ukuran 1 liter. (ant)

Teror Bom Tak Terbukti ANCAMAN bom terhadap Gedung Atrium Setiabudi yang terletak di Jalan HR Rasuna Said, Jaksel, kemarin tidak terbukti. Kapolsek Setiabudi, Kompol Wayan Gede Ardana mengatakan, ancaman bom ditujukan untuk “MAIPARK” sebuah perusahaan yang bergerak di bidang asuransi di lantai tiga, empat dan lima. Perusahaan dibidang asuransi tersebut, setelah menerima ancaman bom langsung melaporkannya ke pihak pengelola Atrium Setiabudi. Selanjutnya pengelola menelpon tim khusus penjinak bom, Gegana dari Polda Metro Jaya. Sekitar pukul 10.45 Wib, tim Gegana tiba di lokasi kejadian langsung melakukan pengecekan dan menyisir ketiga lantai tersebut. Namun hingga usai penyisiran, ancaman bom yang ditujukan ke perusahaan bidang asuransi yang dikirim orang tidak dikenal tidak terbukti. Ancaman yang dikirim melalui email itu sempat membuat panik penghuni gedung. (ant)

Anggota Kodam Dipecat LIMA anggota TNI dipecat dari kesatuannya karena disersi, melakukan pelanggaran susila, penipuan, dan terlibat kasus narkoba. Pangdam Jaya Mayjen TNI Norman Marciano mengatakan, tercatat 12 orang prajurit tengah diadili terkait berbagai pelanggaran. Bahkan salah seorang diantaranya bepangat perwira. Panglima mengatakan, ini upaya Kodam Jaya melakukan percepatan persidangan personil bagi anggota-anggotanya yang mempunyai masalah hukum. Menurut dia, dengan melakukan percepatan persidangan terhadap anggota personilnya, maka memberikan kepastian hukum. Dikatakannya, sikap menggantung status prajurit sangat merugikan terhadap satuan, dan prajurit itu sendiri. Sehingga dengan adanya kepastian hukum, ketika dia tidak anggota TNI lagi, bisa menata kembali hidup seperti masyarakat biasa. Kodam Jaya akan menindak tegas prajurit yang bersalah. (ant)

Suluh Indonesia/ant

NARKOBA - Anggota Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menggelar barang bukti berupa 2,57 kilogram shabu-shabu seharga Rp 3,8 miliar yang disita dari tersangka berkembangsaan China berinisial WS alias AS di Mapolda Metro Jaya di Jakarta, kemarin.

Ormas Diminta

Tak Resahkan Warga JAKARTA - Pangdam Jaya Mayjen TNI Marciano Norman mengatakan, organisasi kemasyarakat jangan melakukan aksi yang dapat meresahkan atau membuat takut masyarakat. ‘’Ormas sebaiknya dapat menjadi mitra aparat untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif bagi masyarakat menjelang bulan Ramadhan,” katanya usai apel kesiapan penanggulangan banjir di Jakarta, kemarin. Marciano mengatakan, pihaknya siap membantu kepoli-

sian untuk mendukung situasi keamanan yang kondusif menjelang, selama dan setelah Hari Raya. ‘’Bentuk dukungan yang kita berikan, antara lain pengamanan di pusat transportasi seperti terminal, stasiun dan bandara,’’ katanya. Pangdam Jaya menilai, situasi menjelang bulan Ramadhan relatif aman dan terkendali. ‘’Situasi ini diharapkan dapat dipertahankan selamanya, karena itu perlu dukungan semua pihak termasuk ormas, agar tidak melakukan kegiatan atau

aksi yang dapat meresahkan atau membuat takut masyarakat,” tutur Marciano. Terkait itu, jajaran Pemprov DKI Jakarta bersama Panglima Kodam Jaya, Kapolri, dan ormas akan mengadakan pertemuan untuk memantapkan komunikasi dan koordinasi dalam mendukung situasi keamanan yang kondusif terutama menjelang Ramadhan hingga setelah pelaksanaan Hari Raya. Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Timur Pradopo mengatakan, umat tidak boleh

Polres Jakbar

Polres Jakut Tangkap

Kepala Kantor Pegadaian Cilincing JAKARTA - Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Utara menangkap Kepala Kantor Perum Pegadaian Cabang Cilincing, Ahmad Fudoli (38), terkait pencurian dan penggelapan terhadap perhiasan emas dan uang tunai nasabah senilai Rp 4,5 miliar. Kapolres Jakarta Utara Komisaris Besar Polisi Rudy Supahriadi di Jakarta, kemarin mengatakan, tersangka Ahmad Fudoli ditangkap pada Rabu (4/ 8), setelah buron sejak akhir Mei 2010.’’Tersangka ditangkap di lantai Apartemen Marabella Suite, Bandung,” ujar Kapolres. Menurut Kapolres, tersangka Ahmad Fudoli ditangkap bersama istri siri dan anaknya di kamar nomor 808. Ahmad bersembunyi di apartemen yang terletak di Jl Dago Atas, Bandung, Jawa Barat itu, selama dua bulan. Rudy mengatakan, tersangka membawa kabur perhiasan sebanyak 1.676 buah milik 975 nasabah pada Senin (31/5). Aksi yang dilakukan pelaku terjadi saat karyawan sedang makan siang. Pelaku yang merupakan Kepala Cabang Perum

Pegadaian Cilincing itu membawa isi brangkas. Dari hasil kejahatannya, tersangka yang merupakan warga Jl Kebon Sayur I, No.19, RT.4/5, Bidara, Jatinegara, Jaktim, menjual perhiasan yang dicurinya dengan membeli dua unit mobil. Kedua mobil dibeli tersangka yang sudah bekerja selama 10 tahun itu, saat pelarian. Saat ini, mobil Kijang Innova dengan nomor polisi D 1671 KG warna Silver dan Avanza Biru dengan nomor polisi B 8799 GZ diamankan di Mapolres Jakarta Utara. Ditambahkan Kapolres, dari total kerugian sebesar Rp4,5 miliar, pihak kepolisian berhasil menyelamatkan sebesar Rp3,5 miliar. Kini tersangka dijerat pasal 362 jo 374 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. Kapolres mengimbau para pengusaha untuk lebih berhati-hati dalam menerima karyawan. Bahkan, Kapolres juga meminta masyarakat berhati-hati dalam membeli barang perhiasan tanpa tahu asal usulnya. (ant)

Garuk 105 Preman

Suluh Indonesia/ade

DEMO GURU - Puluhan guru swasta berunjukrasa di depan Istana Merdeka Jakarta, kemarin. Mereka menolak surat edaran Men PAN tentang pendapatan dan perlakuan diskriminasi tenaga guru honorer.

Keterlambatan Pembangunan Jalan Susun

DKI Jakarta Dinilai Belum Siap ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Muhammad Sanusi melihat keterlambatan pembangunan jalan susun ruas Antasari-Blok M dan Kampung Melayu-Tanah Abang menunjukkan proyek tersebut tidak disiapkan dengan baik. Keterlambatan pembangunan menunjukkan bahwa pemprov tidak mempersiapkan dengan baik dan tidak direncanakan dengan baik terhadap pembangunan jalan yang telah direncanakan. Sanusi mengatakan dua jalan susun itu berhubungan dengan masyarakat luas sehingga perubahan pembangunannya akan merugikan masyarakat. Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengata-

kan, pembangunan jalan susun dua ruas jalan tersebut diprediksi mundur dari rencana mulai konstruksi pada September 2010. ‘’Saya kira akan ada keterlambatan sedikit tetapi tetap dilakukan tahun ini karena kita sudah menyepakati itu program multi years,” kata Fauzi Bowo. Fauzi Bowo yang lebih akrab dipanggil Foke juga menyarankan agar pembangunan jalan susun tersebut juga mempertimbangkan estetika ban-

resah ataupun merasa terganggu selama beribadah di bulan suci Ramadhan. Ia juga meminta masyarakat dan organisasi masyarakat peduli dengan keamanan. ‘’Mereka adalah mitra, mari kita sama-sama bekerja,” ujar Timur. Kapolda menegaskan, siapa pun yang melakukan perusakan akan ditindak secara hukum. Ia menegaskan, selama Ramadhan, razia miras dan tempat hiburan akan digalakkan. (ant)

JAKARTA - Badan Reserse dan Kriminal Polri menyempurnakan berkas perkara Nazriel Ilham alias Ariel yang dikembalikan oleh kejaksaan. ‘’Kita sudah mengirimkan berkas perkara Ariel, tapi masih ada hal-hal yang perlu disempurnakan atau P 19 dari kejaksaan,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Edward Aritonang di Jakarta, Kamis. Polri juga sudah mengirim berkas perkara tersangka Cut Tari dan Luna Maya, selanjutnya masih menunggu petunjuk jaksa dan bisa diterima termasuk menunggu petunjuk P 19. ‘’Penyidik saat ini sudah merampungkan berkas perkara pengunggah lain yang menyebarluaskan di dunia maya rekaman gambar tersebut,” kata Edward menambahkan. Polri melakukan penahanan terhadap pengunggah yakni RJ, BT dan US, karena sudah memiliki izin dari kejaksaan untuk melakukan pemeriksaan. Ada 10 orang tersangka pengunggah dan penyebar video porno Ariel itu dikenakan UU Nomor 11 Tahun 2008 pasal 26 dan 43 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Para artis yang jadi tersangka yakni Ariel, Cut Tari dan Luna Maya yang diduga terlibat dikenakan pasal 55 KUHP yaitu penyertaan dalam perbuatan pornografi dan pasal 282 KUHP tentang asusila. Polri sebelumnya menetapkan tersangka Ariel dan telah menahan vokalis itu di Rumah Tahanan Bareskrim Mabes Polri sejak Selasa (22/6), sementara Luna dan Cut Tari hanya dikenakan wajib lapor. Polri sebelumnya juga telah melakukan pemeriksaan identifikasi fisik untuk memastikan pemeran dalam video asusila tersebut. (ant)

gunan. ‘’Saya minta supata jalan layang tidak dibuat seperti Tol Cawang-Tanjung Priok, tidak ada estetika sama sekali,” katanya. Ia meminta agar desain jalan susun tersebut mempertimbangkan vegetasi tumbuhan untuk penghijauan di tengah kota. ‘’Jadi desainnya harus lebih tinggi supaya matahari masuk sehingga orang bisa berjalan kaki nyaman di bawahnya,” lanjutnya. Pemprov DKI akan membangun jalan susun sebagai salah satu cara untuk mengatasi kemacetan lalu lintas. ‘’Untuk tahap awal akan dibangun jalan susun di ruas Antasari-Blok M sepanjang 5,5 kilometer dan Kampung Melayu-Tanah

Abang sepanjang 3,5 kilometer,” kata Fauzi Bowo. Menurut Gubernur, konsep ini harus dilakukan karena untuk mengatasi kemacetan di ibukota itu tidak bisa lagi dilakukan dengan menambah ruas jalan ke samping, tetapi dengan menaikkannya atau membuat jalan susun. Konsep itu disebut Fauzi meniru pada jalan di Tokyo, yang dibangun bersusun hingga lima tingkat, karena Jepang kekurangan lahan untuk membangun jalan di atas tanah. ‘’Contoh di Jepang, di kota Tokyo sebelum Olimpiade 1994 itu kondisinya sama seperti di Indonesia. Tapi menghadapi Olimpiade dia gak punya pilihan lain,’’ katanya. (ant)

JAKARTA - Polres Jakbar berhasil menjaring 105 preman, gelandangan, dan pengemis di enam titik rawan kriminalitas di wilayah tersebut. ‘’105 preman, gelandangan, dan pengemis yang berhasil dijaring selama dua hari, lima di antaranya terkait unsur pidana. Mereka ditangkap karena kedapatan membawa barang terlarang,’’ kata Wakapolres Jakbar AKBP Aan Suhanan di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, razia yang digelar di sejumlah wilayah di Jakbar untuk menciptakan rasa aman, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan. Menurut Aan, selain preman dan gelandangan, pengemis juga diamankan. ‘’Yang kita takutkan mereka dijerumuskan orang-orang tertentu, dan mungkin ada yang mengkoordinasi mereka. Mereka diminta untuk meminta-minta di pinggir jalan. Iya kalau meminta dengan baik, kalau tidak mereka bisa berbuat nekat. Seperti menggoreskan suatu benda ke mobil yang berhenti di lampu merah. Inikan sudah mejadi tindak pidana,” ujarnya. Wakasat Reskrim Polres Jakbar AKP Pujiarto menam-

bahkan, lima orang ditangkap karena mempunyai unsur pidana. Unsur pidana yang disangkakan karena dua orang tertangkap tangan membawa narkotika jenis ganja, dua orang lainnya kedapatan membawa pisau, dan satu orang yang masih duduk di bangku SMK tertangkap tangan membawa senjata tajam jenis parang. ‘’Razia ini sendiri dalam rangka menciptakan kondisi aman bagi masyarakat. Selain itu, juga dalam rangka menjelang bulan Ramadhan,” tegasnya. Kelima orang tersebut, lanjut Pujiarto akan tetap diproses secara hukum. Namun, untuk pelajar SMK yang kedapatan membawa senjata tajam akan diberikan surat pernyataan tidak mengulangi lagi membawa senjata tajam. ‘’Dikuatirkan senjata tajam tersebut dipakai untuk melakukan pidana atau tawuran. Kita akan memanggil kedua orangtua pelajar tersebut untuk diberikan pengarahan,” lanjut Pujiarto. Sementara gelandangan dan pengimis, lanjut Pujiarto akan diserahkan ke Sudin Sosial Jakarta Barat. Kemungkinan mereka akan di titipkan di Panti Kedoya untuk dibina dan selanjutkan dipulangkan ke daerah masing-masing. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Jumat 6 Agustus 2010

3

Kepala Daerah Harus

Pahami Negara Kesatuan BOGOR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta semua kepala daerah lebih memahami konsep negara kesatuan untuk menghindari penyimpangan dalam pelaksanaan otonomi daerah. ‘’Meski kita menerapkan desentralisasi, tapi kita tetap negara kesatuan dan Presiden sebagai pemegang kekuasaan pemerintah,” katanya Presiden saat membuka rapat kerja nasional di Istana Bogor, kemarin. Presiden menyatakan, sistem desentralisasi atau otonomi daerah di Indonesia bertujuan untuk mengoptimalkan Suluh Indonesia/ade

PUTUSAN - Direktur Lingkar Madani Ray Rangkuti (tengah) memaparkan masalah kewenangan Mahkamah Konstitusi terkait dengan putusan sengketa Pemilukada di Gedung Bawaslu, Jakarta, kemarin.

Pemindahan Ibukota

Perlu Birokrasi Daring JAKARTA - Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Asnawi Rewansyah mengatakan, pemindahan ibu kota dari Jakarta ke tempat lain perlu diikuti dengan sistem birokrasi dalam jaringan (daring) sehingga penanganannya menjadi lebih mudah. ‘’Pemindahan ibu kota harus sekaligus dengan pembuatan sistem online,” katanya saat ditanya wacana pemindahan ibu kota usai penutupan Diklat Kepemimpinan di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, dengan adanya sistem daring maka pelayanan birokrasi akan bisa dilakukan di mana saja. Hal itu juga dapat mengurangi korupsi karena sistem daring akan

mengurangi pertemuan langsung antara birokrat dan masyarakat yang dilayani. Sistem daring, katanya, juga bisa mewujudkan birokrasi yang cepat, tepat, dan mudah. Untuk itu, katanya, para pegawai atau birokrat harus mengetahui teknologi informasi. Para aparat, katanya, perlu dididik mengenai sistem teknologi informasi. ‘’Jika tidak mengerti maka tidak nyambung,” katanya. Ia mengatakan, birokrasi dan pelayanan secara elektronik sudah harus mulai diterapkan dengan baik karena banyak negara sudah menerapkannya. Asnawi tidak mempermasalahkan pemindahan ibu kota

ke manapun. Asnawi mengatakan pemindahan itu tidak akan memperlambat pelayanan birokrasi. Bahkan, katanya, jika tempat tepat dan mudah dijangkau oleh provinsi-provinsi lainnya maka justru akan mempermudah pelayanan. Ia mengatakan, Jakarta juga sudah menjadi kota yang sangat padat, apalagi lima tahun ke depan sehingga tidak masalah jika ibu kota dipindah. Ia mengatakan banyak negara yang telah memindahkan ibu kotanya, antara lain Malaysia. Selain itu, banyak negara yang juga sudah memisahkan antara kota bisnis dan kota pemerintahan seperti di Australia dan Amerika Serikat. (ant)

Konfederasi Parpol Lebih Kuat JAKARTA - Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto menilai, konfederasi partai politik lebih kuat dibandingkan sekretariat gabungan koalisi dengan naiknya parliamentary threshold. ‘’Konfederasi parpol lebih canggih dari koalisi parlemen. Setgab merupakan langkah koalisi, namun kesepakatannya hanya antara elit politik ,” katanya saat diskusi Evaluasi UU Bidang Politik dan Rekomendasi untuk Pemilu 2014 di Jakarta, kemarin. Bima berpendapat setgab koalisi yang kini dibentuk tidak punya kekuatan hukum yang kuat karena tidak diatur dalam undang-undang, se-

hingga menimbulkan konflik yang mengganggu jalannya pemerintahan. Sedangkan konfederasi akan lebih kuat mendukung sistem pemerintahan yang presidensial. ‘’Selain akan membentuk suatu koalisi yang kuat dan solid dalam mendukung pemerintahan, konfederasi parpol sebagai konsekuensi naiknya PT juga berperan dalam mencegah suara yang hilang. Esensi dari demokrasi adalah partisipasi masyarakat dalam pemilu,” katanya. Ia mengatakan, ada beberapa partai yang memiliki basis yang bagus tetapi tidak ada wakil di parlemen, sehingga

dengan adanya konfederasi partai tersebut bisa berpartisipasi. ‘’Konfederasi partai politik bisa menjadi salah satu alternatif yang sesuai untuk menyederhanakan partai politik sehingga mendukung terciptanya sistem presidensial yang lebih kuat,” katanya. Bima menambahkan, sistem multipartai saat ini tidak kompatibel dalam memperkuat sistem presidensial, sehingga perlu ada penyederhaan parpol, salah satunya konfederasi. ‘’Idealnya dalam upaya penyederhanaan parpol adalah fusi (peleburan). Namun, sistem fusi ini sejauh ini tidak jelas,’’ katanya. (ant)

pembangunan di setiap daerah. Hal itu adalah salah satu amanat reformasi. Menurut Kepala Negara, otonomi daerah telah memperlihatkan hasil yang nyata. Namun, di sisi lain, otonomi juga mengakibatkan sejumlah dampak negatif. Presiden mencontohkan, ada sebuah daerah yang dilaporkan telah menyusun APBD secara tidak rasional. Ketika diminta klarifikasi, kepala daerah setempat beralasan anggaran daerah itu telah disetujui oleh DPRD, sehingga bisa diterapkan. ‘’Ini keliru, tidak boleh,” kata Presiden tan-

pa menyebut nama daerah yang dimaksud. Menurut Presiden, penyusunan anggaran daerah harus disesuaikan dengan garis kebijakan pemerintah dan tatanan yang sudah disepakati. Untuk itu, Presiden meminta semua kepala daerah untuk lebih memahami konsep negara kesatuan. Meski setiap daerah dapat mengelola diri secara otonom, namun semua daerah merupakan satu kesatuan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan pemerintah pusat sebagai pengendali jalannya pemerintahan.

Selain untuk menghindari kesalahan dalam penyusunan anggaran, pemahaman tentang negara kesatuan juga bisa mencegah penyalahgunaan sistem desentralisasi dalam bidang yang lain, seperti politik, hukum, keamanan, dan kesejahteraan rakyat. Rakernas adalah salah satu forum bagi para kepala daerah untuk lebih memahami kebijakan pemerintah pusat, terutama dalam hal penyusunan anggaran. Oleh karena itu, pembahasan tentang APBD dan APBN menjadi pokok bahasan dalam rapat kerja itu. (har)

Penguatan Bawaslu Perlu Didorong JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara Irman Putra Sidin mengatakan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dimasa mendatang perlu diberi kewenangan menjatuhkan sanksi bagi pelanggaran pemilu. Ia mengatakan hal itu saat tampil sebagai pembicara pada sebuah diskusi di Jakarta, kemarin. Dengan kewenangan tersebut, kata Irman, maka persoalan pelanggaran pemilu dapat segera diproses sehingga tidak berkepanjangan atau dibawa hingga ke MK. ‘’Di MK

hampir semua sampah pemilu masuk untuk diproses. Ketika Bawaslu kuat, sampai bisa menjatuhkan sanksi, maka sedikit sampah yang masuk ke MK,” katanya. Menurut Irman, Bawaslu sudah selayaknya mendapatkan kewenangan untuk menjatuhkan sanksi. Penguatan kewenangan Bawaslu ini, dapat diatur dalam undangundang. Ia menuturkan, apabila kemudian ada pihak yang tidak setuju dengan keputusan Bawaslu, maka dapat meng-

ajukan keberatannya ke Mahkamah Agung melalui sebuah forum khusus untuk menyelesaikan persoalan dalam pemilu. ‘’Kalau ada yang keberatan, maka di MA bisa dibuat forum khusus, sehingga tidak perlu kekuasaan kehakiman menyelesaikan hal remeh temeh semacam itu,” katanya. Irman mencontohkan, dimasa mendatang Bawaslu memiliki kewenangan untuk membatalkan peserta pemilu jika diketahui tidak lagi memenuhi syarat. Pembatalan ini, ujarnya,

adalah persoalan administrasi yang langsung bisa diselesaikan di tingkat bawah. Apabila keputusan Bawaslu dipermasalahkan, maka dapat diajukan ke MA. Lebih lanjut Irman mengatakan, jika putusan MA dianggap melanggar konstitusi, maka bisa diajukan ke MK. ‘’Kalau ada putusan MA yang melanggar konstitusi baru masuk ke MK. Ini bagian untuk menyederhanakan proses,” ujarnya seraya mengatakan tidak perlu ada peradilan khusus pemilu. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Jumat 6 Agustus 2010

Tabung Gas Dirazia

L intas Kades Karang Sentosa Dipecat BUPATI Bekasi Sa’duddin, memberhentikan Kepala Desa Karang Sentosa, Achmad Surahman menyusul vonis hakim terhadap sang kades itu dalam kasus penyimpangan dana bantuan raksa desa yang merugikan negara Rp30,45 juta.Sa’duddin mengatakan, dengan berat hati dan pertimbangan berhari-hari, keputusan tentang pemberhentiannya ditanda tangani. Sa’duddin mengimbau kepada Kades serta sejumlah pejabat lainnya agar senantiasa berhati-hati memegang amanah rakyat, juga menjalankan tugas dan kebijakan sesuai dengan UU yang berlaku.Camat Karang Bahagia, Affandi mengatakan pihaknya telah membantu dengan maksimal pembelaan terhadap terdakwa, dan saat ini sudah tidak ada upaya lagi yang bisa diperjuangkan untuk membela Ahmad Surahman.Untuk jalannya roda pemerintahan desa, Affandi mengatakan, akan berkoordinasi dengan Kabag Tata Pemerintahan, BPD serta pihak-pihak terkait, sehingga pelayanan masyarakat Desa Karangsentosa tetap jalan. Sebelumnya, Ahmad Surahman divonis hukuman 5 bulan penjara dan denda Rp 3 juta subsider 2 bulan kurungan, karena terbukti melakukan penyelewengan dana bantuan Raksa Desa. (ant)

Mesin Penyulingan Meledak TIGA karyawan pabrik penyulingan minyak nilam PT Elif Permai, di Desa. Cipelang, Kec. Cijeruk, Kab. Bogor mengalami luka-luka baker Sirius setelah mesin uap di pabrik tersebut meledak, kemarin pagi. Ketiga karyawan tersebut adalah Iyad (35), Pandi (30) dan Deden (35). Untuk mendapat perawatan guna penyembuhan, para korban dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cijeruk. Kasusnya masih dalam penyelidikan aparat kepolisian Polsek Cijeruk Resort Bogor. Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian itu bermula ketika karyawan baru saja memulai pekerjaan melakukan penyulingan minyak nilam. Namun, tiba-tiba mesin uap yang berfungsi untuk menyuling minyak meledak. “Suara ledakkannya cukup keras,” kata Ahmad (45), warga setempat. Tiga korban dalam kejadian tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas Cijeruk. Smentara kasusnya sudah ditangani aparat kepolisian setempat. Kepolsek Cijeruk, Komisaris Polisi Sugiyono Tamrin mengatakan, ledakan yang terjadi di mesin penyulingan itu meledak diduga karena uap yang dihasilkan terlalu banyak, sehingga tak mampu menampung beban yang cukup berat. “Namun itu semua, kami masih melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi terkait kejadian itu,” terang kapolsek. (bas)

DPRD Bekasi

Dapat Rapor Merah CIKARANG - LSM Solidaritas Nasionalis Intelektual Peduli Rakyat (Sniper) Kabupaten Bekasi, Jabar memberikan rapor merah terhadap kinerja DPRD periode 2009-2013 di wilayah setempat. “Ada sedikitnya tiga poin nilai merah dalam kinerja dewan saat ini. Yakni fungsi pengawasan, fungsi legislasi, dan fungsi ‘budgeting’,” ujar Ketua Presidium Seniper Kabupaten Bekasi Gunawan di Cikarang, kemarin. Menurut Gunawan, Fungsi pengawasan yang dilakukan DPRD pada dasarnya terlihat progresif. Namun, pada akhirnya hanya sekadar tawar menawar untuk kepentingan pribadi. Sementara terkait fungsi legislasi, kata dia, sejauh ini produk perundangan daerah yang dihasilkan masih berkutat sebatas kuantitas, dan dari jumlah itu jarang dipublikasikan kepada masyarakat. Produk dewan seperti peraturan perundangan mestinya berkualitas dan berorientasi untuk kepentingan dan kemajuan pembangunan Kabupaten Bekasi secara utuh. “Misalnya, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 tahun 2009 tentang

Pengendalian Pemanfaatan Ruang Dan Retribusi Izin Pemanfaan Ruang yang beberapa waktu lalu dipermasalahkan oleh kalangan pengusaha karena dinilai merugikan,” katanya. Dikatakan Ridwan, fungsi budgeting yang dimiliki dewan bersifat lemah dalam melakukan evaluasi anggaran yang diusulkan eksekutif dalam RAPBD yang pada akhirnya banyak anggaran di tiap-tiap SKPD yang tidak efesien masuk APBD 2010. ‘’Seperti program-program kegiatan perencanaan, kajian, dan monitoring, diantaranya Program Perencanaan Tata Ruang yang mencapai Rp3,3 miliar pada Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim),’’ katanya. Situasi itu diperparah dengan lemahnya Peran Badan Kehormatan dewan dalam mengawasi setiap anggota yang mangkir tugas. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Sarbini mengatakan setiap warga negara berhak berpendapat terkait kinerja anggota dewan yang menyalahi aturan. Namun, dirinya berharap agar sevaga bentuk penilaian tidak ditujukan pada kelembagaan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

SILANG - Mantan Wapres Jusuf Kalla didampingi Ibu Mufidah Jusuf Kalla memindahkan serbuk sari ke kepala putik pada proses penyilangan Anggrek Bulan (Phalaenopsisi) dalam rangka produksi massal di rumah Anggrek, Gunung Geulis, Bogor, kemarin.

Penyelenggara Pilkada Depok

Diminta Netral DEPOK - Kepala Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) Kota Depok Miral Haryadi mengharapkan para penyelenggara pilkada bisa bersikap netral. ‘’Penyelenggara pilkada menempatkan dirinya sebagai wasit yang profesional dan independen, tidak memihak kepada salah satu kandidat,” kata Miral, usai acara sosialisasi pilkada di Depok, Jawa Barat, kemarin. Menurut dia, seluruh elemen baik KPU, Parpol, Panwas, aparatur pemerintah termasuk TNI/Polri harus bekerja sama untuk menyukseskan ajang pesta demokrasi lima tahunan tersebut. ‘’Jika semuanya melaksanakan fungsi dan tugasnya masing-masing, maka Pilkada akan berjalan lancar,” ujarnya. Dikatakannya yang harus dikedepankan istilah yang biasa digunakannya seperti jujur dan

adil. Dirinya juga meminta kepada PNS dapat bersikap netral dalam pemilihan nanti. Pengalaman pada pilkada yang lalu, telah memakan waktu yang panjang. Terlebih lagi, lanjutnya, persengketaan antar calon dalam Pilkada telah menjadi contoh bagi daerah lain. Sementara itu, anggota KPU Kota Depok, Raden Salamun Adiningrat mengatakan pihaknya menjalankan semua tahapan Pilkada sesuai dengan aturan. “Kita selalu berpegangan kepada aturan, sehingga nantinya diharapkan dapat berjalan lancar,” katanya. KPU dalam menjalankan tugasnya juga bersifat mandiri, terbuka, profesional dan lainnya. Ia mengatakan kalau selama ini masyarakat mengaitkan kinerja KPU saat ini dengan masalah yang menimpa beberapa anggota KPU sebelumnya. (rin)

Aris Yunanto

Lanjutkan Subsidi Raskin DEPOK - Kepala Inkubator Bisnis Universitas Indonesia Aris Yunanto mengatakan, subsidi pemerintah melalui program beras miskin (raskin)dinilai dapat membawa perubahan kesejahteraan lebih besar bagi rumah tangga. Aris menilai, jika dibandingkan dengan subsidi pemerintah untuk kebutuhan gula dan minyak goreng, subsidi melalui program raskin memberikan dampak yang lebih baik. ”Subsidi pada beras masih merupakan subsidi komoditi terbaik dibandingkan

subsidi dalam bentuk lain atau dalam komoditi lain,” kata Aris dalam promosi doktor Analisis Dampak Subsidi Raskin dan Alaternatif Subsidi Pangan Lainnya Terhadap Perubahan Kesejahteraan Rumah Tangga di Auditorium R. Soeria Atmadja Kampus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI), Depok. Dipaparkan Aris, harga pangan dunia menyebabkan kelompok rumah tangga miskin mengalami kesulitan dalam penyesuaian harga pangan yang dikonsumsi. Pemerintah

dianggap perlu melakukan intervensi pasar dalam bentuk subsidi yang dikemas dalam berbagai program. ”Salah satunya adalah program beras untuk raskin,” tandasnya. Melalui program raskin, ujar Aris kesejahteraan setiap rumah tangga rakyat miskin meningkat. Data yang dijabarkan Aris, pada tahun 2007 peningkatan yang terjadi sebesar Rp 991.661,86 per kepala rumah tangga. Peningkatan selanjutnya di 2008 mencapai Rp Rp 1.076.432,79 yang terjadi pada setiap rumah tangga. (rin)

Belum Dicairkan pa tahapan Pilkada yang sudah berjalan dan dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah Tangsel pun semakin tertinggal jauh. ‘’Kita akui, beberapa tahapan sudah berjalan jauh. Namun, Panwaslu masih disibukkan dengan kantor yang belum jelas,” kata Muslih ditemui usai acara launching Pilkada Tangsel di Lapangan Kantor Walikota, Pamulang. Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Muslih menambahkan, dirinya bersama dua anggota Panwaslu lainnya, Sorono Budihardjo dan Syahrudin melakukan pekerjaan secara berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. ‘’Kita sering lakukan rapat koordinasi di rumah makan dan di rumah. Tetapi, tetap saja kami ingin adanya keberadaan kantor sebagai pusat dari pekerjaan kami,” imbuhnya. Sebelumnya, Pemerintah Kota Tangsel melalui Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan telah menganggarkan dana sebesar Rp1,5 miliar untuk kegiatan Panwaslu. Namun, pencairan dana tersebut harus sesuai dengan mekanisme dan prosedur. (ant)

BOGOR - PT Pertamina, bersama dinas terkait di Bogor, kemarin melakukan sosialisasi dan razia terhadap sejumlah asesoris tabung gas LPG yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) di sejumlah pasar di Kota Bogor. Pada razia ini, tim gabungan ternyata juga masih menemukan sejumlah produk non SNI masih dijual di pasran. Razia gabungan yang dilakukan oleh tim dari PT Pertamina, Hiswana Migas dan Disperindagkop, Kota Bogor itu dimaksudkan untuk mengurangi resiko ledakan LPG yang kerap terjadi di wilayah Bogor dalam beberapa bulan terakhir. Tim juga memberikan sosialisasi penggunakan gas secara benar dan aman. ‘’Sejumlah pedagang di Pasar Anyar ini ternyata juga banyak yang masih menjual produk dan asesoris LPG yang tidak berstandar SNI,’’ kata Ketua Hiswanamigas, Bahriun. (bas)

GIK Incar

Dana Pilkada Tangsel TANGERANG - Panitia Pengawas Pemilu Tangerang Selatan, Banten, memberikan waktu hingga akhir pekan ini kepada penjabat wali kota untuk mengeluarkan Surat Keputusan untuk pencairan dana. ‘’Kami harap akhir pekan ini wali kota segera mungkin mengeluarkan SK untuk pencai-ran dana,” kata Ketua Panwaslu Tangerang Selatan Muslih Basar di Tangerang, kemarin. Muslih mengatakan, pertemuan dengan Penjabat Wali kota Tangerang Selatan Eutik Suarta sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, Panwaslu meminta agar pencairan dana sebesar Rp1,5 miliar yang dianggarkan untuk dapat segera dicairkan. ‘’Caranya dengan mengeluarkan SK yang ditanda tangani oleh Penjabat Wali kota. Tetapi, seminggu setelah pertemuan tersebut, SK tersebut belum juga di keluarkan dan membuat beberapa pekerjaan Panwaslu pun terganggu,” katanya. Muslih menambahkan, sejak dilantik hari Senin (26/7) lalu beberapa pekerjaan Panwaslu pun tidak dapat diselesaikan. Tak hanya itu saja, bebera-

4

Suluh Indonesia/ant

LANGGAR - Sejumlah pengendara sepda motor menerobos palang pintu perlintasan saat KRL melintas di Bojonggede, Bogor, Jabar, kemarin.Aksi ini selain berbahaya para pengendara juga dianggap melanggar.

260 Menara Masjid BOGOR – PT Global Indonesia Komunikatama (GIK) bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI), Kota Bogor berencana menjadikan 260 menara masjid yang ada di Kota Bogor untuk dimanfaatkan sebagai tempat pemasangan alat base transceiver station (BTS) atau menara telekomunikasi jaringan telepohon dan internet penyedia jasa telekomonikasi di Bogor. ‘’Pemanfaatan menara masjid yang kami gulirkan ini adalah salah satu upaya mengembangankan fungsi masjid yang berfungsi tidak hanya sebagai tempat ibadah (ritual) bagi umat muslim semata, tapi juga sebagai tempat pemberdayaan masyarakat berbasis masjid,” kata Ketua DMI Kota Bogor, H. Ade Syarmili ditemui usai acara Sosialisasi pemberdayaan menara masjid sebagai BTS, di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bogor, kemarin. Disampaikan Ade, pengembangan menara masjid yang akan dimanfaatkan untuk menara BTS provider telekomi-

naksi bersama ini adalah sebagai pintu masuk dalam meningkatkan fungsi masjid untuk pemberdayaan ekonomi msyarakat berbasis masjid sebagai mana yang digulirkan Walikota Bogor pada tahun 2005. “Pengelolaan menara masjid yang dimanfaatkan untuk tower BTS tersebut, selain sangat menguntungkan bagi para penyewanya (provider) kerna mereka tidak perlu repotrepot lagi membangun menara (tower) dengan biaya mahal, ini juga bisa meningkatkan pendapatan masjid,” jelasnya. Dalam kerjasama bagi hasil yang akan dilakukan dengan PT Global Indonesia Komunikatama itu, dijelaskan Ade, para pengurus masjidmasjid yang tertarik namun belum punya menara, pihak PT Global yang akan membangun menaranya, sedangkan bagi masjid yang sudah ada menaranya tinggal mendesain menaranya dan biaya sepenuhnya akan ditanggung PT Global,” pungkasnya. (bas)

Polisi Grebek

Pabrik Miras Oplosan BOGOR – Mejelang bulan suci Ramadhan (1431 H), aparat kepolisian Polres Bogor terus melakukan operasi razia terhadap berbagai penyakit masyarakat (pekat), seperti perjudian, narkoba dan minuman keras (miras), sereta para pekerja sex komersial (PSK) di Bogor. Kemarin malam, anggota Satuan Narkoba, Polres Bogor berhasil menggrebeg sebuah rumah yang telah dijadikan pabrik miras oplosan sekala rumah tangga, di Kampung Citeureup, Desa Pabuaran, Kec. Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Dari lokasi polisi selain berhasil mengakap dua orang tersangka yang merupakan pekerja di tempat tersebut, yakni BD (28) dan KN (32), sejumlah peralatan dan ribuan botol minuman keras

oplosan yang telah dikemas dalam dus juga berhasil diamankan. “Kita telah mengamankan dua tersangka yang merupakan para pekerja di tempat itu, sementara pemiliknya masih kabur,” tegas Kasad Narkoba Polres Bogor AKP. Luky. Dijelaskan Luky, modus operandi yang selama dilakukan para tersangka yakni dengan mencampur bahan baku alkohol kemudian dicampur air dan pewarna kue. Selanjutnya dimasukan kedalam botol miras dengan berbagai merek seprti Mansion, MC Donald & Vodka dan lainnya. “Untuk menkelabuhi konsumennya botol dan dus itu juga mereka lengkapi dengan segel dan cukai palsu. Untuk itu para tersangka ini akan kita jerat dengan pasal berlapis,” terangnya. (bas)

Pesantren Di Bogor

Galakkan Santripreneurship

MINAT mengembangkan kewirausahaan mulai tumbuh di kalangan pesantren di Kabupaten Bogor, beberapa di antaranya sudah mengembangkan “santripreneurship” atau wirausaha berbasis santri. “Saya lihat kini semakin banyak pesantren yang aktif mengembangkan “santripreneurship” dengan mengelola berbagai potensi yang dimiliki,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Darul Muttaqien KH Mad Rodja Sukarta, di Bogor, kemarin. Sejumlah sektor yang dilirik kalangan pesantren di Kabupaten Bogor yaitu pertanian, perikanan, kehutanan, kerajinan, koperasi hingga industri pengolahan berbagai komoditas dan makanan. Pesantren Darul Muttaqien yang terletak di Desa Jabon-

mekar, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, sejak didirikan 1988 telah aktif mengembangkan perikanan, pertanian dan kehutanan. Mad Rodja mengatakan, pengembangan berbagai jenis kewirausahaan yang digalakkan Darul Muttaqien selain mendatangkan nilai tambah ekonomi

bagi pesantren juga menjadi wahana tepat untuk eduasi kewirausahaan bagi para santri. “Santri bukan hanya berkutat dengan sekolah dan ngaji saja, namun harus mempunyai banyak keahlian dalam mengembangkan kewirausahaan. Hal ini penting, agar setelah tamat dari pesantren dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujar ulama tamatan IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu. Oleh karena itu, para santri yang tengah menimba ilmu di Pesantren Darul Muttaqien pada jam senggang kerap diajak pergi ke kebun atau kolam untuk belajar mengembangkan pertanian maupun perikanan.

Kecenderungan dan minat mengembangkan kewirausahaan juga dilakukan oleh Pesantren Ummul Quro al-Islami (UQI), yang berlokasi di Kampung Banyusuci, Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Budidaya Jati Pengasuh Pondok Pesantren Ummul Quro al-Islami KH Helmy Abdul Mubin mengemukakan pihaknya mengembangkan pertanian dan perkebunan untuk memutar roda organisasi pesantren. “Kami mengembangkan budidaya tanaman jati, sengon dan berbagai komoditas hortikultura untuk mendukung pengem-

bangan pesantren ke depan,” ujar KH Helmy Abdul Mubin. Pengembangan program “santripreneurship” juga dilakukan oleh Pesantren Pertanian Darul Fallah, yang terletak di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Salah seorang pimpinan Darul Fallah, Nursyamsu Mahyuddin mengatakan pesantren yang lekat dengan pertanian tersebut mengembangkan budidaya sejumlah komoditas hingga pengembangan kultur jaringan serta pembenihan/ pembibitan. “Hasil yang kami kembangkan untuk memenuhi permintaan pasar yang datang dari berbagai daerah di Jabodetabek,” paparnya. (ant)


pini

Suluh Indonesia, Jumat 6 Agustus 2010

F OKUS Perhatikan Kondisi Psikologis Masyarakat ALAM beberapa hari terakhir ini, kita mendengar dan membaca di media dua wacana yang sangat menarik perhatian. Yang pertama tentang rencana pemindahan ibu kota negara kita dari Jakarta. Wacana kedua tentang redenominasi. Sederhananya, redenominasi adalah pemotongan angka nol pada uang rupiah kita tanpa mengurangi nilainya. Wacana pertama mendapat tanggapan positif. Jakarta kini sudah sangat macet, sehingga makin susah masyarakat bergerak. Ide pemindahan ini terus bergulir dan Presiden pun ikut urun rembuk soal ini. Wacana redenominasi ini mendapat sikap kritis dari masyarakat, sehingga Wakil Presiden Boediono ikut turun tangan dengan mengatakan hal itu hanya wacana. Diperlukan waktu yang lama untuk melakukan tindakan tersebut. Meski demikian, yang namanya politik selalu mendapat tanggapan. Ketua Umum PDI Perjuangan telah mengambil inisiatif untuk meresponsnya dengan mengkritisi pemerintah. Kita ingin mengungkapkan bahwa wacana politik sesungguhnya mempunyai dimensi yang sangat jamak, yang bisa menimbulkan berbagai dampak di masyarakat. Karena itu haruslah ada pilihan yang pantas untuk mengeluarkannya. Benar kata orang bijak, kata-kata itu ibarat mata pisau. Jika individu salah mengucapkan, maka yang bersangkutan bisa tercoreng citranya dan salah-salah bisa turun dari posisinya sebagai pejabat. Jika pemerintah yang mengucapkan, akan tercoreng pemerintah itu dan nilainya di masyarakat juga akan menurun. Kebijakan redenominasi termasuk salah satu wacana politik yang sangat berpotensi mencoreng pemerintah Indonesia di mata masyarakat. Apalagi sekarang informasinya terlalu bebas keluar, sehingga hujatan apa pun bisa keluar dari masyarakat. Psikologis masyarakat kini tampaknya mulai terganggu dengan adanya wacana redenominasi tersebut. Betapapun pemerintah, bahkan Wakil Presiden sendiri, telah mengatakan bahwa itu hanya berupa wacana. Kita khawatir jangan-jangan nanti ada sikap yang berlebihan dari masyarakat, misalnya dengan menarik tabungannya lalu membeli barang-barang secara besar-besaran. Bukankah hal ini juga akan bisa mengganggu perekonomian dan harga-harga. Wacana politik, hemat kita, harus memperhatikan kondisi psikologis masyarakat. Kondisi ini sesungguhnya susah-susah gampang untuk mengetahui. Kalau kita lihat kondisi sekarang, perekonomian Indonesia mulai kelihatan kurang kondusif. Harga cabai meningkat dan menjelang hari raya Lebaran mulai ada tanda-tanda harga meninggi. Pada pihak lain, lowongan pekerjaan dan pengangguran terus bertambah. Di media massa juga sering terdengar ada kejahatan, korupsi. Secara garis besar kita katakan bahwa kondisi psikologis masyarakat cukup terganggu. Karena itu, wacana awal yang harus dikeluarkan mestinya bersifat sangat hati-hati atau wacana tersebut dikeluarkan dengan jelas, termasuk efek yang kemungkinan terjadi. Ini tidak kita lihat pada wacana redenonimasi. Hal lain yang mungkin perlu diperhatikan oleh pemerintah adalah konstelasi hubungan antarpartai politik. Seringkali telah kita jumpai bahwa kondisi politik di Indonesia belum dewasa benar. Setiap celah selalu dipakai untuk kepentingan politik. Dulu misalnya, ketika salah seorang anggota KPU secara tiba-tiba pindah menjadi anggota Partai Demokrat, maka dalam waktu yang singkat telah ada sinyalemen bahwa upaya tersebut adalah upaya untuk memperkuat basis partai politik yang bersangkutan di daerah. Jika partai politik saling terpancing untuk memberi tanggapan, mungkin akan runyam jadinya politik di Indonesia. Seperti yang telah disebutkan, Megawati telah mengambil tindakan yang cepat untuk merespons redenominasi ini dalam pertemuan dengan kadernya di Bogor. Ia mengecam tindakan pemerintah yang kurang hati-hati mengeluarkan wacana redenominasi tersebut. Jadi, terhadap wacana politik memang pemerintah haruslah hati-hati. Apabila dirasa masyarakat belum jelas dengan apa yang dimaksud, pemerintah harus segera menjelaskannya kepada masyarakat, agar mereka tidak resah. ***

D

Bang D

el

BURT DPR tetap anggarkan dana rumah aspirasi

Modus baru atas nama rakyat ...

5

Pemekaran ‘Zona’ Korupsi POWER tends to corrupt, absolute power corrupt absolutly, merupakan pikiran paling populer yang dilontarkan Lord Acton yang sering dikutip para pengamat saat membicarakan masalah akar korupsi. Dalam ide besar Acton ini ditunjukkan bahwa siapa pun yang sedang berkuasa (menjabat), punya kecenderungan kuat melakukan korupsi. Saat jabatan yang dikuasai seseorang itu makin absolut, maka korupsinya pun makin absolut. Ini menunjukkan, saat suatu negara mengidap korupsi dalam tingkatan memilukan seperti Indonesia, maka ini berarti elite kekuasaannya sedang berpenyakitan absolut atau memperlakukan jabatannya sebagai kendaraan utama melakukan dan menyuburkan korupsi. Bagaimana kalau kemudian di negeri ini sampai terjadi pemekaran wilayah, yang notabene sebagai bentuk pemekaran kekuasaan? Apakah mungkin nantinya bisa terjadi pembalikan sejarah, bahwa dengan pemekaran wilayah, akan membuat korupsi bisa dieliminasi atau justru menemukan wilayah kesuburannya? Tidakkah pemekaran wilayah akan identik dengan memekarkan wilayah absolutisme korupsi? Di pucuk pimpinan sekarang, baik di dewan maupun eksekutif, sedang gencar menggagas antara moratorium pemekaran wilayah dengan kebijakan pemekaran wilayah. Di kelompok eksekutif yang diwakili presiden sudah menyebut moratorium (penghentian) pemekaran wilayah, sementara di kalangan dewan, sedang memperjuangkan pemekaran wilayah dengan dalil kalau hal ini sesuai dengan aspirasi masyarakat di daerah seperti Papua dan Kalimantan. Bahkan dalam usulan dewan ini sudah berkembang tuntutan berdirinya Provinsi Papua Barat, Papua Timur, dan lain sebagainya. Moratorium pemekaran wilayah tampaknya memang menjadi opsi yang tidak bisa ditawar lagi. Pasalnya, beban pemekaran wilayah mengandung sekurang-kurangnya dua risiko besar. Pertama, pemborosan atau inefisiensi keuangan negara, baik pusat maupun daerah. Kedua, kemungkinan terjadinya pemekaran korupsi atau meluasnya berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan di daerah. Pemborosan yang bergandengan dengan korupsi keuangan negara itu dapat diketahui misalnya, bahwa dalam kurun waktu satu dasawarsa terakhir, tumbuh 205 daerah otonom, terdiri atas 7 provinsi, 164 kabupaten, dan 34 kota. Namun, peningkatan kuantitas daerah otonom ternyata berbanding terbalik dengan kualitas pelayanan dan peningkatan kesejahteraan publik. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan kinerja 80% daerah hasil pemekaran kurang berhasil. Alih-alih meningkatkan pelayanan publik, pemekaran wilayah justru menyuburkan korupsi. Penelitian Bank Dunia dan UGM terhadap provinsi-provinsi baru menunjukkan pemekaran semakin merebakkan korupsi dan inefisiensi. Sulit dimungkiri oleh siapa pun, bahwa pemekaran wilayah mengandung konsekuensi terjadinya peluang besar di kalangan oportunis atau

Oleh : Abdul Wahid* Dalam ranah kekuasaan, secara umum pengawasan penyelenggaraan pemerintahannya sangatlah rendah atau miskin kontrol. Dalam kondisi kekuatan tanpa pengawasan ini, pemegang otoritas tergiring menjalankannya sekehendak hati, tidak terkecuali soal penggunaan keuangan negara. Akibatnya, apa yang menjadi hak-hak rakyat terabaikan. Bukan hanya kesejahteraan yang gagal diwujudkan, tetapi berbagai bentuk tragedi kemanusiaan juga sulit dihindari. Tidak sedikit problem kelaparan dan kematian massa di beberapa daerah pedalaman yang akar masalahnya terletak pada ketidakcekatan birokrat atau ketidakcerdasan para pejabat.

pemburu kekuasaan untuk berebut kekuasaan di daerah. Terbukti, tidak sedikit tokoh-tokoh nasional, khususnya yang menduduki jabatan anggota dewan, yang ikut berburu pucuk pimpinan di daerah. Barangkali mereka masih tetap berkeyakinan kalau pimpinan daerah merupakan ‘’raja-raja kecil’’ yang bisa menjalankan roda kekuasaan sesuai dengan paradigma sabdo pandito ratu. Paradigma tersebut identik dengan apa yang disampaikan Lord Acton, bahwa kekuasaan bisa menggiring pemangkunya untuk mendesain atau menjalankannya secara absolut. Saat kekuasaan sudah dijalankan dengan pola demikian, sulit rasanya mencegah terjadinya akselerasi dan absolutisme korupsi. Korupsi menjadi jawara di negeri ini juga berkat ‘’dukungan’’ kekuasaan yang bergerak liar dan bebas tanpa kawalan hukum yang ketat. Miskin Kontrol Dalam ranah kekuasaan seperti

itu, secara umum pengawasan penyelenggaraan pemerintahannya sangatlah rendah atau miskin kontrol. Dalam kondisi kekuatan tanpa pengawasan ini, pemegang otoritas tergiring menjalankannya sekehendak hati, tidak terkecuali soal penggunaan keuangan negara. Akibatnya, apa yang menjadi hak-hak rakyat terabaikan. Bukan hanya kesejahteraan yang gagal diwujudkan, tetapi berbagai bentuk tragedi kemanusiaan juga sulit dihindari. Tidak sedikit problem kelaparan dan kematian massa di beberapa daerah pedalaman yang akar masalahnya terletak pada ketidakcekatan birokrat atau ketidakcerdasan para pejabat. Mereka seperti tidak mau tahu atau tidak berusaha mengetahui dan bertanggung jawab terhadap wilayah kekuasaannya. Mereka bukan hanya disibukkan oleh pola konsumerisme kultur kekuasaan, tetapi juga praktik penyalahgunaan kekuasaan (korupsi). Akibat korupsi di ranah elite

kekuasaan di daerah, problem elementer atau fundamental bangsa terabaikan. Setelah berhari-hari menderita kelaparan dan sejumlah orang meninggal dunia, barulah mereka sibuk berapologi tentang kondisi geografis yang sulit dijangkau, alokasi dana yang kurang, dan lain sebagainya, padahal mereka bisa meletakkan anggaran berlebihan untuk kunjungan kerja, mobil dinas, rehab rumah, dan berbagai keperluan lainnya. Sebut misalnya krisis pangan yang melanda masyarakat pedalaman setidaknya dapat terbaca dalam kasus kematian massal di Papua. Tahun 2009 kelaparan pernah melanda puluhan ribu warga di empat distrik Kabupaten Yahukimo, Papua. Keempat distrik tersebut yakni Bomela, Langda, Suntamon, dan Seradala. Ratusan jiwa telah dinyatakan meninggal dunia akibat krisis pangan berkepanjangan yang melanda Kabupaten Yahukimo sejak awal tahun 2009. Akibat krisis di wilayah ini, pemerintah kehilangan muka. Negara dikategorikan telah melakukan dosa kemanusiaan yang bercorak istimewa. (Pitaloka, 2010) Kasus lain menunjujukkan, ketika beberapa di antaranya selesai menjabat, mereka berurusan dengan hukum. Mereka ini dituduh, bahwa selama menjabat, yang diurus bukanlah kepentingan riil masyarakat, tetapi kepentingan pribadi, keluarga, kroni, dan partai dengan cara menyalahgunakan uang rakyat. Akibat uang rakyat yang sering mengalir atau dialirkan salah alamat, banyak ‘’proyek kemanusiaan’’ yang gagal diimplementasikan. Kondisi seperti itu juga pernah diingatkan Kwik Kian Gie (2006) yang menyatakan korupsi berserta kolusi dan nepotisme (KKN) merupakan akar semua masalah bangsa. Menurutnya, sebelum KKN berhasil diberantas atau dikurangi secara signifikan, kita tidak dapat memecahkan masalah apa pun dengan memuaskan. Kalau angka korupsi menggunakan minimal patokan Begawan Ekonomi Sumitro Djojohadikusumo seperti pada rezim Orba kebocoran dana pembangunan mencapai sekitar 30 persen, atau menggunakan stigma Baharuddin Lopa 40%, maka pemekaran wilayah atau pembukaan zona kekuasaan baru hanya akan mendirikan dan memperluas zona korupsi. Pasalnya, hingga sekarang, perang terhadap korupsi masih berjalan setengah hati. Kalau kemungkinan buruk seperti itu yang terjadi, maka rasanya yang perlu diperhatikan oleh pemerintah bukan hanya menegaskan moratorium pemekaran wilayah, tetapi juga moratorium penyelenggaraan kekuasaan yang bercorak konsumerisme dan pengakselerasiaan korupsi. Jika moratorium demikian tidak bisa diwujudkan, maka rakyat tetap menjalani kehidupan dalam cengkeraman ketidakberdayaan. *Penulis, Dekan Fakultas Hukum dan pengajar Program Pascasarjana Ilmu Hukum Universitas Islam Malang

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Tayangan Sinetron Tak Mendidik BEBERAPA acara tv yang disiarkan sejumlah stasiun tv sudah begitu membosankan. Tayangan sinetron di sebuhan stasiun bahkan hampir memenuhi seluruh jam tayangnya dengan sinetron. Setiap perusahaan televisi jelas memiliki strategi untuk merebut pasar, tetapi sebaiknya dalam meraup keuntungan tetap mempertimbangkan dampak sosial yang bisa ditimbulkan. Saya khawatir, tayangan sinetron yang seolah tanpa jeda itu membuat orang malas beraktivitas dan lebih jauh lagi terlalu terbuai dengan cerita yang mengajak pemirsa untuk bermimpi. Tayangan sinetron yang kejar tayang juga telah membuat orang malas. Anak-anak dipastikan me-

milih untuk menonton sinetron dibandingkan jika disuruh untuk belajar. Banyak yang bilang tv itu benda mati, jika tidak suka matikan saja. Ini jelas keliru, sebab, frekuensi hakekatnya adalah ruang milik publik. Jadi publik berhak untuk mendapatkan tayangan yang berkualitas dan tidak membuatnya lebih bodoh. Beberapa sinetron yang ditayangkan saat ini juga sudah tidak masuk akal, karena sering mengarahkan pemira untuk diajak pada kemusrikan. Lebih menjengkelkan lagi, sinetron diisi dengan dubing, yang jelas amat membosankan. Budihani Damayanti Gambir, Jakarta

Gaji Baby Sitter PERAWAT anak balita, orang tua jompo atau manula yang dikenal dengan sebutan ‘baby sitter” semestinya bergaji di atas upah minimum provinsi (UMP) yang ditetapkan pemerintah setempat. Kami tidak akan menyetujui kontrak kerja ‘baby sitter” yang kami siapkan kalau akan digaji oleh calon majikannya kurang dari UMP Bambang menjelaskan, sudah 15 tahun yayasannya menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi ‘baby sitter”, sekaligus membantu penyaluran, penempatan, bahkan perlindungan kerja mereka. Sudah lebih dari 4.000 baby sitter disalurkan kerja oleh Yayasan Asih Jaya ke wilayah Jabodetabek. Setiap penempatan kerja baby sitter pasti ada kontraknya, di mana salah satu

klausulnya adalah masalah gaji per bulan. Kami setujui itu kontrak kalau gaji yang akan dibayarkan ke ‘baby sitter’ yang kami salurkan di atas UMP. Oleh karena itu, sekarang, standar gaji ‘baby sitter’ di Jabodetabek berada pada kisaran Rp 1.200.000 hingga Rp 1.600.000/bulan pada awal mereka bekerja. Jika ia sudah enam bulan bekerja gajinya harus naik minimal Rp 50.000/bulan. Majikan pun wajib bertanggung jawab atas biaya perawatan dan pengobatan baby sitter jika sakit, dan biaya perawatan atau pengobatan itu tidak dipotong dari gaji mereka. Bambang Suyanto Ketua Yayasan Asih Jaya Bekasi Utara, Kota Bekasi

Resahkan TPA Ranca Kelapa WARGA Desa Ranca Kelapa, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, resah akibat keberadaan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di daerah mereka karena menimbulkan aroma tidak sedap dan lokasi itu tidak memiliki izin resmi. Kami sudah menanyakan ke aparat Pemkab Tangerang, bahwa TPA tersebut dianggap liar, maka setiap kendaraan yang lewat membuang sampah harus dicegah. Keberadaan tempat pembuangan sampah itu pernah dihentikan sementara, namun belakangan beberapa pengemudi truk dari daerah lain membuang kembali

ke Ranca Kelapa. Sedangkan pada malam hari sopir truk sengaja membuang di Ranca Kelapa, diduga berasal dari sebuah pabrik di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Namun begitu, warga berharap petugas Satpol PP Pemkab Tangerang turun tangan untuk mengatasi persoalan tersebut dengan cara menghentikan truk pembuang sampah. Bahkan warga setempat juga pernah menyampaikan keluhan kepada Bupati Tangerang, H. Ismet Iskandar terkait pembuangan sampah tersebut. Musroni Ranca Kelapa, Curug

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 6 Agustus 2010

Pemain Blasteran Layak Ikut Seleksi Timnas SURABAYA - Mantan pelatih Persib Bandung Jaya Hartono menilai pemain blasteran atau keturunan Indonesia yang kini sedang mengikuti laga amal di Malang dan Surabaya, cukup layak untuk mengikuti seleksi pembentukan tim nasional. Ditemui usai konferensi pers jelang laga amal tim Garuda Merah melawan Garuda Putih di Surabaya, Kamis, Jaya Hartono mengakui kualitas individu dan permainan para pemain blasteran itu sangat bagus, kendati usianya masih sangat muda. “Kalau untuk masuk timnas, saya pikir masih perlu waktu. Tapi, setidaknya mereka cukup layak ikut seleksi timnas dan bersaing dengan pemain-pemain bintang Indonesia. Tapi, itu semua menjadi wewenang pelatih timnas,” ujarnya. Pada laga amal pertama di Malang, Rabu kemarin, terdapat tiga pemain keturunan Indonesia yang tampil, yakni Ir-

fan Bachdim (FC Utrecht en HFC Haarlem Belanda), Alexandro Tabucco (Rimini Italia) dan Kim Jeffrey Kurniawan (FC Heidelsheim Jerman). Ketiganya akan kembali tampil pada laga amal di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada Sabtu besok atau sehari setelah peresmian stadion bernilai ratusan miliar rupiah itu. Jaya Hartono sendiri dipercaya menangani tim Garuda Putih yang pada laga amal pertama di Stadion Gajayana Malang dan saat itu anak asuhnya menyerah 1-4 dari tim Garuda Merah. Tiga dari empat gol tim Garuda Merah dicetak pemain blasteran tersebut, masingmasing dua gol dari Irfan Bachdim dan sebiji gol lainnya melalui Kim Jeffrey Kurniawan. “Saya yakin mereka belum mengeluarkan segala kemampuan terbaiknya, karena level permainan tim tidak sebagus saat mereka main di negaranya. Mudah-mudahan mereka bisa

tampil lebih bagus lagi saat laga amal di Surabaya nanti,” ujar Jaya Hartono. Pada kesempatan itu, Irfan Bachdim mengaku senang bisa merasakan atmosfir permainan sepak bola di Indonesia, kendati hanya di sebuah laga amal. “Kalau memang ada kesempatan bisa bermain di kompetisi Liga Super Indonesia, kenapa tidak. Saya lihat pemain-pemain Indonesia cukup bagus dan tidak terlalu jauh beda dengan pemain muda di Belanda,” ujarnya. Hal senada diungkapkan Kim Jeffrey Kurniawan. Pemain berdarah Indonesia-Jerman ini merasa sangat terhormat dan bangga, apabila dipercaya memperkuat timnas Indonesia. “Tentunya semua sangat tergantung kebijakan otoritas sepak bola di Indonesia (PSSI, red). Kalau memang diberi kesempatan, saya siap bermain untuk Indonesia,” ujar pemain berusia 20 tahun itu. (ant)

Suryo Agung

Jadi Rebutan Dua Daerah

Empat Pemain Seleksi Timnas

Suryo Agung Wibowo

Ikut Pertandingan Amal JAKARTA - Empat pemain sepak bola yang selama ini mengikuti seleksi masuk timnas dibawah asuhan pelatih Alfred Riedl akan mengikuti pertandingan amal di Surabaya Jawa Timur, Sabtu besok. Keempat pemain itu adalah Siswanto dari Persema Malang, Johan Joansyah dari Persijap Jepara, Wildansyah dari Persib Bandung dan Dedi Gusmawan dari PSPS Pekanbaru. “Pertandingan amal sangat bagus. Pemain pasti akan menunjukkan permain terbaiknya,” kata pelatih timnas Alfred Riedl di sela latihan di Lapangan Timnas Senayan Jakarta, kemarin. Meski keempat pemain yang selama ini digembleng secara khusus ikut berpartisipasi pada pertandingan amal yang juga melibatkan pemainpemain terbaik Indonesia belum tentu dipanggil kembali masuk seleksi timnas. Pemain

itu, terus dipantau guna menetapkan kuota pemain timnas yang selanjutkan akan menjalani pemusatan latihan panjang sebelum kejuaraan Piala AFF yang akan digelar akhir tahun ini. “Seluruh pemain timnas akan kumpul tanggal 8 Agustus nanti. Yang jelas ada 15 pemain lagi yang akan langsung masuk TC guna melengkapi 25 kouta yang telah ditetapkan,” katanya. Saat ini pemain proses seleksi pemain timnas terus berjalan. Di bawah asuhan Alfred Riedl dan dua asistennya yaitu Wolfgang Pikal dan Widodo Cahyono Putro ada 17 pemain yang terus digembleng termasuk empat pemain yang dipanggil untuk pertandingan amal. Kemungkinan besar dari 17 pemain itu akan ada dicoret dari daftar pemain jika mereka tidak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya selama masa seleksi. Saat ini sudah

ada dua pemain yang dicoret yaitu Ahmad Simbiring dan Edi Gunawan akibat mengalami cedera. “Kami masih menunggu dua pemain Persiwa yaitu Habel Satya dan Yesaya Desnam. Yang jelas saat ini ada beberapa posisi yang kurang diantaranya center back. Setelah terpenuhi maka akan segera ditetapkan 25 pemain yang akan memperkuat timnas,” kata asisten pelatih timnas Wolfgang Pikal. Secara umum kondisi pemain yang selama ini menjalani seleksi cukup bagus. Seluruh pemain bisa menjalankan program yang telah ditetapkan oleh jajaran pelatih meski saat ini belum bisa maksimal. Pihaknya berharap semua pemain bisa segera bergabung agar persiapan untuk menghadapi kejuaraan Piala AFF bisa maksimal karena timnas dibebani target mampu menjadi juara. (ant)

Timnas Siapkan Kuota

Untuk Pemain Naturalisasi JAKARTA - Tim Nasional Indonesia di bawah asuhan pelatih asal Austria, Alfred Riedl, menyiapkan kuota bagi pemain naturasilasi untuk masuk tim yang akan berlaga di SEA Games 2011. Asisten Pelatih Timnas Wolfgang Pikal di Jakarta, Kamis mengatakan berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh tim ada beberapa pemain yang layak untuk memperkuat tim Merah Putih. “Pemain itu diproyeksikan memperkuat timnas U-23. Salah satu pertimbangannya adalah mereka masih muda dan memiliki kemampuan,” katanya saat dikonfirmasi. Berdasarkan pantauan, terutama pada pertandingan charity games di Malang beberapa waktu yang lalu, terdapat dua pemain muda berdarah Indonesia yang layak untuk dinaturalisasikan. Kedua pemain itu adalah Kim Jeffry Kurniawan yang saat ini berkewarganeraan Jerman dan Alessandro Trobucco, sedangkan satu pemain lagi, yaitu Irfan Bachdim, telah memiliki paspor Indonesia. “Ketiga pemain itu telah menunjukkan kualitasnya saat pertandingan charity games. Namun, kami melihat Kim dan

Suluh Indonesia/dok

KUOTA TIMNAS - Tiga Pemain yang akan dinaturalisasi disiapkan kuota masuk Timnas.

Irfan lebih layak masuk tim. Untuk Alessandro permainannya belum menggigit,” katanya menambahkan. Karena proses persiapan untuk pembentukan Timnas U23 baru dimulai Januari 2011, pihaknya berharap Kim bisa secepatnya menyelesaikan masalah kewarganegaraannya. Irfan Bachdim pada pertandingan charity games di Malang yang tergabung dengan tim Garuda Merah telah menunjukkan kualitasnya dengan mencetak dua gol dari 4 gol yang tercipta, sedangkan Kim juga telah menunjukkan skill indivi-

dunya dengan baik. Ditanya persiapan timnas untuk pertandingan Piala AFF, dia mengatakan pihaknya telah menetapkan 15 pemain dari empat tim, yaitu Persatua Sepak Bola Indonesia Jayapura (Persipura), Arema Indonesia, Persatuan Sepak Bola Indonesia Kediri (Persik), dan Sriwijaya Football Club. Dari 15 pemain itu terdapat muka baru atau belum memperkuat timnas senior, di antaranya Benny Wahyudi, Ahmad Bustomi, dan M. Fakhrudin dari Arema Indonesia, serta Yongky Aribowo dari Persik. (ant)

Bob Hasan Janjikan Bonus Rp 500 Juta JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Bob Hasan menjanjikan bonus sebesar Rp 500 juta bagi atlet putra yang mampu menembus cacatan waktu 10,10 detik di nomor lari 100 meter pada kejuaraan nasional maupun pada saat latihan. “Sedangkan pelatihnya saya janjikan Rp 250 juta jika atletnya mampu menembus catatan waktu itu, baik di kejurnas maupun pada saat latihan di Pelatnas dan Pelatda,” ujar Bob Hasan di Jakarta, kemarin. Sedangkan untuk putri,

nilai bonus yang sama juga dijanjikan bagi atlet yang mampu menembus catatan waktu 11,10 detik, sementara pelatih mendapatkan setengah dari jumlah yang diterima atlet. Janji bonus itu, katanya, tidak main-main dengan harapan mampu memancing minat dan usaha keras para atlet memperbaiki prestasi di nomor bergengsi tersebut. Selain Suryo Agung yang memiliki catatan waktu terbaik, atlet lain juga harus dapat mengikutinya. Catatan waktu terbaik Suryo Agung di nomor 100 meter putra adalah 10,17

6

detik. Bila dijanjikan bonus, Bob Hasan berharap atlet yang kini pindah ke DKI Jakarta itu mampu memperbaikinya. “Selisih waktu 0,7 detik menjadi 10,10 detik tidak jauh lagi. Sekali kerdipan mata persyaratan mendapat bonus Rp500 juta akan terpenuhi,” ujar Bob Hasan sambil bercanda. Bahkan ia juga menjanjikan bonus yang menggiurkan, yaitu sebesar Rp 1 miliar bagi atlet nasional yang mampu membuat catatan waktu 10,00 detik di nomor 100 meter putra dan 11,00 detik di nomor 100 meter putri. (ant)

SEMARANG - Jawa Tengah belum mengeluarkan surat pindah bagi pelari asal Surakarta (Solo), Suryo Agung Wibowo, yang menginginkan hengkang ke DKI Jakarta karena alasan pekerjaan dan tempat tinggal. Wakil Ketua Umum II (bidang pembinaan dan prestasi) KONI Provinsi Jawa Tengah, Sukahar, kemarin mengatakan, sampai kini KONI Jateng belum mengeluarkan surat rekomendasi yang menyatakan persetujuan kepindahan Suryo Agung Wibowo ke Jakarta. Berdasarkan aturan, peraih dua medali emas pada SEA Games XXV 2009 Laos tersebut tetap milik Jawa Tengah. “Saya ber-

harap semua pihak mematuhi dan menghargai peraturan yang ada demi komitmen pembinaan olahraga,” katanya menegaskan. Ia mengakui, selama ini dirinya selalu aktif berkomunikasi dengan Suryo Agung dan selalu dijelaskan bahwa Suryo masih sangat diperlukan oleh daerah asalnya. “Kami juga selalu memberikan dukungan kepada Suryo, seperti saat yang bersangkutan berlatih atau bertanding di luar negeri seperti Jerman, India, dan China. Kami masih selalu menjaga komunikasi,” katanya. Seperti diketahui, Suryo Agung Wibowo gagal tampil pada kejurnas atletik yang saat ini berlangsung di Jakarta karena yang bersangkutan

didaftarkan oleh dua daerah yaitu Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Sekretaris Umum (demisioner) Pengprov PASI Jawa Tengah, Husein Efendi mengatakan, dengan kasus Suryo Agung ini, Jateng merasa khawatir mengirimkan atletnya ke Jakarta untuk mengikuti pelatnas karena takut akan digaet daerah lain. Selama ini yang terjadi memang demikian. “Atlet yang menghuni pelatnas menjadi sasaran daerah lain untuk direkrut dan itu lebih mudah karena jauh dari daerah asalnya,” katanya. Dalam kasus Suryo, dirinya menilai ada yang kurang baik dari DKI Jakarta karena sampai kini yang bersangkutan masih menjadi atlet Jawa Tengah, meskipun yang bersangkutan

sudah mengajukan surat pindah ke DKI Jakarta. Tapi, sampai kini PASI Kota Surakarta, Pengprov PASI Jateng, maupun KONI Jawa Tengah belum pernah memberikan rekomendasi untuk menyetujui kepindahannya. Ia mengakui, memang Suryo sudah tiga kali mengajukan surat pindah ditujukan kepada Pengcab PASI Surakarta (Solo) dengan tembusan kepada Pengprov PASI Jawa Tengah dan KONI Jawa Tengah. “Surat terakhir dilayangkan Suryo Agung pada pertengahan Juli 2010. Tapi kami belum mengeluarkan rekomendasi apapun karena kami masih akan melakukan koordinasi dengan PASI Surakarta dan KONI Jateng,” katanya. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 6 Agustus 2010

7

Candra/Luluk

Tundukkan Juara Macau

Candra Wijaya/Luluk Hadiyanto

JAKARTA - Pasangan senior Candra Wijaya/Luluk Hadiyanto menghentikan langkah pasangan juara Macau Terbuka Ko Sung Hyun/ Yoo Yeon Seong pada babak 16 besar Taiwan Terbuka Grand Prix Gold, Kamis. Candra/Luluk mengalahkan pasangan unggulan delapan asal Korea itu dalam dua game langsung 26-24, 21-15 pada putaran kedua turnamen berhadiah 200.000 dolar AS itu. Selanjutnya, pasangan yang sudah tidak memperkuat tim nasional itu akan melawan unggulan teratas Koo Kien Keat/Tam Boon heong dari Malaysia yang tanpa kesulitan menyisihkan pasangan Australia Ross Smith/Glenn Warfe 21-12, 21-7. Candra/Luluk menjadi satu-satunya wakil Indonesia di ganda putra se-

telah langkah pasangan kualifikasi Fernando Kurniawan/ Wifqi Windarto dihentikan unggulan keenam asal Korea Cho Gun Woo/Kwon Yi Goo 21-19, 19-21, 14-21. Aprilia Yuswandari yang juga menjadi satu-satunya wakil di tunggal putri, mempertahankan usahanya mengejar gelar pertamanya dengan mengalahkan pemain Jepang Mayu Sekiya dengan skor ketat 24-22, 20-22, 21-19. Aprilia, peringkat 116 dunia, akan memperebutkan tempat di semifinal dengan pemain Thailand Ratchanok Inthanon yang menundukkan unggulan keenam Sayaka Sato 21-12, 2111. Asisten pelatih tunggal putri Thomas Indratjaja mengatakan, ketika melawan Sekiya, Aprilia bermain gigih sehing-

ga mampu meraih kemenangan sekali pun dengan skor yang sangat ketat. “Kalau permainannya bisa dipertahankan terus itu berarti kepercayaan dirinya sudah meningkat lebih baik. Mudah-mudahan besok pengontrolan bolanya juga bisa lebih baik,” harap Thomas. “Ya mudah-mudahan besok bisa tampil seperti tadi, dan juga pengendalian permainannya juga lebih rapi tidak gampang mati sendiri,” tambahnya. Sementara itu, tiga tunggal putra Indonesia melaju ke perempat final setelah Simon Santoso, Dionysius Hayom Rumbaka dan Sony Dwi Kuncoro membukukan kemenangan pada babak 16 besar. Unggulan ketiga Simon meraih kemenangan atas pemain Taiwan Hsu Hen Hao 21-15, 21-13, Hayom unggul atas Chan Kwong Beng dari Malaysia 2117, 21-17, dan unggulan kedua Sony menang atas pebulu tangkis Jepang Sho Sasaki sekali pun harus bermain tiga game 21-10, 16-21, 21-11. Simon yang pekan lalu mencapai semifinal di Macau, akan melawan pemain Thailand Tanongsak Saensomboonsuk, pemenang pertarungan dengan Chan Yun Lung dari Hong Kong 21-15, 21-7. Sedangkan Hayom selanjutnya bertemu Wong Wing Ki dari Hong Kong yang harus berjuang keras mengalahkan rekan senegaranya unggulan keenam Ho Yun 21-15, 14-21, 21-14. Adapun Sony, perempatfinal Macau, akan memperebutkan tempat di semifinal turnamen berhadial 200.000 dolar AS itu dengan pemain Korea Shon Wan Ho yang menyisihkan unggulan kelima Wong Choong Hann dari Malaysia dengan kemenangan 18-21, 2113, 21-18. Dua ganda putri yakni pasangan Greysia Polii/ Meiliana Jauhari dan Pia Zebadiah/Debby Susanto juga maju ke babak delapan besar. (ant)

Bolton Kontrak Klasnic Dua Tahun LONDON - Pemain penyerang asal Kroasia Ivan Klasnic menandatangani kontrak dua tahun dengan Bolton Wanderers setelah dipinjam klub liga utama Inggris itu musim lalu, kata klub itu, kemarin. Pemain berusia 30 tahun itu mengatakan kepada website Bolton (www.bwfc.co.uk) bahwa merupakan keputusan mudah untuk kembali ke klub itu setelah mencetak delapan gol di liga pada musim 2009/ 2010. “Saya sudah bicara pada manajer — dia ingin bekerja dengan saya dan saya ingin bekerja dengan dia,” kata Klasnic, yang sempat kembali ke klub Prancis, Nantes, pada akhir masa pinjam dia. Pemain kelahiran Hamburg itu memenangi Bundesliga bersama Werder Bremen pada musim in 2003/04 dan bermain di Liga Champions bagi klub Jerman itu. Klasnic merupakan pemain keempat yang dikontrak Bolton menjelang musim ini, mendampingi gelandang asal Bulgaria Martin Petrov, Robbie Blake, dan pemain muda asal Spanyol Marcos Alonso. (ant)

Suluh Indonesia/ap

BEREBUT BOLA - Striker Ajax, Luis Suarez (tengah) berebut bola dengan pemain PAOK’s Vitolo (kiri) dan Miroslaw Sznaucner pada kualifikasi putaran ketiga Liga Champions di Toumba Stadium, kemarin.

Kualifikasi Champions

Suarez Loloskan Ajax BERNE - Striker Uruguay Luis Suarez kembali mencetak gol saat Ajax Amsterdam bertahan untuk berakhir imbang 3-3 di kandang PAOK Salonica untuk mencapai putaran terakhir kualifikasi Liga Champions, kemarin. Fenerbahce tersingkir setelah mengalami kekalahan kandang 0-1 dari Young Boys, sementara Celtic tersisih kendati menang 2-1 atas Braga dan Dinamo Zagreb kalah oleh juara Moldova Sheriff Tiraspol, setelah kalah dalam adu penalti. Ajax, ditahan 1-1 di kandang oleh tim asal Yunani PAOK pekan lalu, lolos berdasarkan gol tandang kendati menyia-nyiakan keunggulan 3-1 pada pertandingan leg kedua putaran ketiga kualifikasi. Pemain depan asal Portugal Vieirinha memberi PAOK keunggulan pada babak pertama sebelum Suarez, pencetak gol terbanyak Liga Belanda musim lalu dengan 35 gol, dan Siem de Jong mencetak gol duakali dalam tiga menit bagi tim asal Belanda

itu usai jeda pertandingan. Rasmus Lindgren tampaknya akan mengamankan pertandingan tersebut bagi mantan juara Eropa itu dengan gol ketiga pada menit ke-55. Namun Ajax, yang terakhir mencapai babak grup pada 2005/06, disamakan kedudukannya setelah Dimitris Salpingidis menyarangkan satu gol lagi dalam semenit dan Vladimir Ivic membobol gawang saat berakhirnya pertandingan. Suarez mencetak tiga gol dalam Piala Dunia untuk membantu Uruguay mencapai semifinal. Ia juga terlibat dalam kontroversi pada perempat final melawan Ghana, ketika melakukan “handball” yang menghentikan tembakan ke gawang dan dia diusir dari lapangan pada menit terakhir. Fenerbahce, perempat finalis 2008, jelas difavoritkan saat melawan runner-up Liga Swiss Young Boys, yang belum pernah bermain dalam babak grup, setelah berakhir 2-2 saat bertandang pekan lalu. Tapi tim tamu mengambil inisiatif lebih

dulu dan striker Kamerun Henri Bienvenu memanfaatkan satu dari banyak peluang ketika ia mencetak gol pada menit ke-40. Tim asal Turki, yang kehilangan kapten Uruguay Diego Lugano karena cedera lutut, harus kehilangan Miroslav Stoch yang sidusir dari lapangan pada menit ke-53 ketika ia mendapat kartu kuning kedua. Braga melajutkan usaha mereka menuju babak grup untuk pertamakalinya setelah Paulo Cesar memberi mereka keunggulan pada menit ke-20 di kandang Celtic. Meskipun Gary Hooper dan Efrain Juarez membalaskan gol bagi tim Skotlandia itu pada babak kedua, tik asal Portugal itu melaju dengan kemenangan agregat 4-2. Tim asal Rusia Zenit St Petersburg lolos dengan mengalahkan tim asal Romania Unirea Urziceni — peserta babak grup musim lalu — ketika striker asal Portugal Danny mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut. Mantan striker AC Milan dan Chelsea Andriy Shevchenko

menyiapkan dua gol untuk membantu Dynamo Kiev menang 3-1 di kandang Ghent dan menggenapi hasil agregat 6-1. Ajax, Young Boys, Braga, Dynamo dan Zenit semuanya berada dalam paruh undian pertandingan non-juara dan akan bergabung pada putaran berikutnya dengan Tottenham Hotspur, Sampdoria, Werder Bremen, Auxerre dan Sevilla. Para pemenangnya akan lolos ke babak grup. Pada bagian juara, tim asal Austria Salzburg mengalahkan Omonia Nicosia asal Siprus 4-1 untuk menang agregat 5-2. Striker asal Brazil Cleo mencetak gol pada awal dan akhir pertandingan untuk membantu tim juara Serbia Partizan Belgrade menang 2-1 di kandang HJK dan menghasilkan kemenangan agregat 5-1. FC Basel (Swiss), Rosenborg Trondheim (Norwegia), Sparta Prague (Republik Ceko), Zilina (Slovakia) dan FC Copenhagen (Denmark) berada di antara tim lainnya yang tinggal satu putaran lagi masuk ke babak grup. (ant)

Barcelona Menang Meyakinkan

Ivan Klasnic

SEOUL - Lionel Messi mencetak dua gol cepat ketika Barcelona meraih kemenangan mudah 5-2 atas tim All Star Liga Korea dalam pertandingan persahabatan di Stadion Piala Dunia Seoul, kemarin. Pemain bintang asal Argentina itu melakukan debutnya pada pertandingan pra-musim itu pada pertengahan babak pertama dan mencetak dua gol cepat. Barca awalnya terlihat lemah dalam pertahanan dan

harus membayar mahal saat pertandingan baru berjalan satu menit ketika Choi SungGuk menjebol gawang mereka. Namun tidak perlu waktu lama bagi Barcelona untuk merespon saat Zlatan Ibrahimovic dapat menyamakan kedudukan pada menit keenam. Kemudian Messi dimainkan pada menit ke-29 dan mengundang sambutan meriah dari 32.581 penonton di stadion tersebut. Namun masuknya Messi tidak menghentikan tim All

Star Liga Korea itu merebut kembali keunggulan mereka melalui sundulan Lee DongGook pada menit ke-36. Keunggulan tuan rumah itu tidak berlangsung lama saat Messi memamerkan keterampilannya dengan menciptakan gol dari umpan Eduard Oriol Garcia pada menit ke-42. Pemain asal Argentina itu mencetak gol lagi tiga menit kemudian untuk memberi timnya keunggulan satu gol hingga akhir babak pertama.

Messi dan Ibrahimovic tidak dimainkan pada babak kedua namun tim Barcelona yang berkekuatan para pemain cadangan itu masih memegang penuh kendali dan mendominasi penguasaan bola. Tim All Stars menciptakan beberapa peluang tapi malah Victor Sanchez Mata menambah satu gol pada menit ke-80 dan Eduard Oriol Garcia menambah gol lagi tiga menit kemudian untuk membuat kedudukan menjadi 5-2. (ant)

Querrey Dikalahkan Tipsarevic di Washington WASHINGTON - Janko Tipsarevic membalas kekalahannya dari Sam Querrey pekan lalu dengan memberi kejutan petenis AS dengan servis keras itu dengan kemenangan 7-6 63 di bawah kondisi panas terik, kemarin di Washington Classic. Petenis bukan unggulan asal Serbia itu hanya kehilangan enam poin melalui servisnya selama pertandingan putaran kedua melawan Querrey kendati berhasil mendaratkan 56 persen dari servis pertamanya. Tipsarevic melepaskan match point pada set kedua kepada Querrey pada semifinal di Los Angeles Terbuka pekan lalu. Petenis Amerika itu akhirnya melaju untuk merebut gelar keempatnya pada 2010.

“Saya fokus dari awal hingga akhir,” kata Tipsarevic kepada wartawan setelah pertandingan selama 78 menit. “Saya bisa melihat Sam agak lelah setelah sepekan di LA. “Saya sangat gembira dalam kondisi ini saya berhasil menyelesaikan dalam dua set.” Dalam pertandigan lainnya pada turnamen lapangan keras yang suhu rendahnya mencapai 32 celsius, petenis Ukraina Illya Marchenko memimpin Ernests Gulbis 6-1 1-0 ketika unggulan kesembilan asal Latvia itu melemah dalam kondisi panas dan tidak melanjutkan pertandingan. Petenis Australia Lleyton Hewitt, yang menang di turnamen Washington pada 2004, mengalami cedera pada betis ka-

nannya saat bertanding melawan petenis Kolombia Alejandro Falla dan tidak melanjutkan pertandingan. Unggulan ke-11 itu tertinggal 5-7 2-3 ketika ia mundur. Tidak ada servis yang dipatahkan pada set pembuka pertandingan Querrey dan pada poin pertama “tiebreak” petenis berusia 22 tahun asal Amerika itu melakukan servis kedua 220 kph yang melebar sehingga memberi “minibreak” bagi Tipsarevic. Petenis berusia 26 tahun Tipsarevic, yang menghasilkan 16 “ace”, memenangi “tiebreak” 7-3 dan mengatakan, menyaksikan Querrey berusaha melakukan pukulan keras pada servis keduanya selama set pertama meningkatkan semangatnya.

“Pada satu poin saya mulai kesal karena dua atau tiga kali kami memainkan game yang sangat sulit dan kedudukannya 30-30 dan ia melakukan servis kedua,” kata peringkat 41 dunia Tipsarevic. “Pada satu sisi itu membuat saya tegang tetapi di sisi lain itu memberi kekuatan mental bagi saya, mengatakan pada diri saya sendiri, ‘ia mulai lelah. Trus bertahan.’ Saya berhasil tetap disiplin dan (kesalahan ganda) akhirnya terjadi.” Querrey, unggulan keenam di Washington, tidak memberi alasan untuk kekalahan tersebut. “Janko bermain hebat. Servisnya keras, mencabik bola dari kedua sisi. Saya mengalami saatsaat sulit menahan ‘servis game’-nya,” kata dia. (ant)

Suluh Indonesia/ap

MENYERAH - Sam Querrey dari Amerika menyerah dari Janko Tipsarevic asal Serbia pada laga Washington Classic kemarin.


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 6 Agustus 2010

8

KA Kutojaya Anjlok

Selatan Lumpuh

Suluh Indonesia/ant

SANUR FESTIVAL - Sejumlah penari dari Universitas Udayana Denpasar dalam tarian kreasi Tajen (sabung ayam) saat Pembukaan Sanur Village Festival ke-5 di Pantai Sanur, Bali, kemarin. Acara tahunan Sanur Village Festival ini akan diadakan hingga 8 Agustus 2010 mendatang.

PTT Bangli Terancam PHK BANGLI - Ribuan pegawai tidak tetap atau PTT di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, Bali, terancam pemutusan hubungan kerja secara massal karena pemerintah daerah tak mampu membayar honorariumnya. ‘’Kami sangat prihatin terhadap keberadaan ribuan PTT itu yang hingga kini pendataannya tak jelas dan banyak yang tidak memenuhi persyaratan. Selain itu, mereka terancam PHK karena APBD Bangli tak mampu membayarnya lagi,” kata Wakil Ketua DPRD Bangli I Made Sudiasa di Bangli, kemarin. Selain tak mampu menggaji, katanya, diduga banyak

pegawai siluman yang keberadaannya tak sesuai persyaratan dalam PP No 48 tahun 2005 dan PP 43/2007 tentang proses pengangkatan tenaga honorer menjadi calon pegawai negeri sipil. Dengan munculnya surat edaran dari Menpan No 05 tahun 2010 tentang pendataan ulang para pegawai tidak tetap itu, diperkirakan akan banyak tenaa honorer yang akan dikenakan PHK. ‘’Banyak pegawai yang dipekerjakan tanpa rekomendasi pejabat berwenang, sehingga muncul kesan sebagai pegawai ‘siluan’. Kasus itu harus segera dituntaskan melalui pendataan

ulang,” kata Sudiasa. Bukan hanya itu, saat ini pihaknya juga menduga banyak terjadi rekayasa pengangkatan tenaga honorer, sehingga jumlah pegawai tidak di Pemkab Bangli semakin banyak. ‘’Saya yakin tak semuanya bisa diangkat, karena sesuai persyaratan, pegawai yang bisa diangkat menjadi CPNSD jika memiliki masa kerja minimal satu tahun pada 31 Desember 2005,” katanya seraya mengatakan, PTT yang ada saat ini, kebanyakan direkrut tahun 2010, sehingga sudah pasti tidak memenuhi persyaratan. Terkait persoalan itu, kata Sudiasa, pihaknya mendesak

ISPA Serang Warga Cilegon CILEGON - Hampir seribu warga Cilegon dilaporkan terkena penyakit inspeksi saluran pernafasan akut (ISPA) akibat anomali atau keanehan cuaca yang terjadi beberapa bulan terakhir di daerah tersebut. ‘’Kini tercatat sebanyak 993 warga terkena ISPA. Jumlah tersebut tersebar di delapan Puskesmas. Kecenderungannya meningkat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Cilegon Suminar di Cilegon, kemarin. Keanehan cuaca yang terjadi beberapa bulan ini berupa kerapnya turun hujan di musim kemarau yang menyebabkan meningkatnya penderita ISPA bertambah dalam beberapa bulan terakhir. Masyarakat diminta me-

ningkatkan daya tahan tubuh melalui upaya penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan tetap waspada dari virus tersebut. ISPA adalah penyakit yang menyerang saluran pernapasan, mulai dari hidung hingga paru-paru beserta organorgan sekitarnya. Penyebab seseorang terjangkit ISPA adalah masuknya bakteri atau virus ke dalam tubuh disaat daya tahan tubuh lemah. Gejala ISPA biasanya berupa pegal-pegal, beringus, batuk, sakit kepala dan sakit pada tengorokan. Cuaca yang tidak menentu seperti sekarang, daya tahan tubuh cenderung melemah, katanya. Menurut Suminar, PHBS

bisa menangkal masuknya virus penyebab ISPA. Untuk itu, penanganan terhadap penyakit ISPA yang dilakukan antara lain meningkatkan pola hidup bersih dan sehat. Dinkes sudah melakukan kampanye atau edukasi mengenai pentingnya PHBS seperti mengunakan air bersih untuk kegiatan sehari-hari dan bagi kepentingan memasak. Selain itu juga harus diperhatikan jamban sehat, makan makanan yang bergizi dan buahbuahan, melakukan aktivitas fisik secara teratatur atau berolahraga serta tidak merokok. Menurut data Dinkes Cilegon tahun 2010, penyakit ISPA menunjukkan penyakit terbanyak diderita masyarakat. (ant)

kepada seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk jujur dalam melakukan verifikasi pendataan, sehingga pelaporan ke pusat sesuai dengan ketentuan dalam surat edaran Menpan. ‘’Saat ini keberadaan ribuan PTT itu kesannya ditutup-tutupi. Padahal dalam surat edaran telah ditegaskan apabila ada pejabat yang melakukan pemalsuan data, akan dikenakan sanksi pidana,” ujarnya. Sudiasa berharap Bupati Bangli I Made Sugianyar tegas dalam menangani masalah tersebut, sehingga persoalan PTT tidak menjadi masalah besar. (kmb)

BANDUNG - Kereta api 174 Kutojaya Selatan jurusan Bandung-Kutoarjo anjlok pada kilometer 195+6/7 antara Stasiun Nagreg dan Lebak Jero, tepatnya di perbatasan Kabupaten Bandung dan Garut, hingga mengakibatkan perjalanan KA jalur selatan lumpuh. ‘’KA Kutojaya Selatan anjlok saat dalam perjalanan ke Kutoarjo. Ada tiga gerbong yang ke luar rel. Kami sudah mengerahkan alat berat dan tim untuk mengangkat kereta yang anjlok itu,” kata Kepala Humas PTKA Daop II Bandung Bambang Setya Prayitno di Bandung, Jabar, kemarin. KA ekonomi tersebut mengalami anjlok pada Rabu (4/6) malam pukul 22.20 WIB, sehingga ratusan penumpangnya yang akan menuju jurusan timur hingga Kutoarjo, terpaksa dialihangkutkan menggunakan bus yang disiapkan oleh PTKA.

Humas Daop II Bandung itu menyebutkan tidak ada korban jiwa dari kejadian itu, namun perjalanan mereka terganggu. Namun pihaknya langsung melakukan overstapen sehingga para penumpang bisa melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan dengan bus. ‘’Overstapen langsung dilakukan pukul 23.00 WIB, dan jalur ditargetkan segera kembali normal,’’ kata Bambang. Anjloknya KA Kutojaya Selatan di kawasan Nagreg itu, telah membuat jalur selatan KA lumpuh. Sejumlah perjalanan KA dari arah timur ke Bandung dialihkan melalui jalur utara, yakni KA Mutiara Selatan, Turangga, KA Lodaya Malam. Sedangkan dari arah Bandung ke timur adalah KA Argo Wilis. Sedangkan KA Serayu dari arah Jakarta yang tertahan di Stasiun Cicalengka, juga dioverstapen dengan menggunakan bus ke stasiun Leles untuk dialihkan menggunakan

KA Serayu dari arah timur yang tertahan di Stasiun Leles. ‘’Bila pengerjaan jalur dan normalisasi rel belum selesai, KA Malabar dari arah timur (Malang menuju Bandung) juga kemungkinan overstapen,” kata Bambang. Ia menyebutkan, dari kejadian itu telah menimbulkan keterlambatan perjalanan KA di jalur selatan khususnya di Daerah Operasi II Bandung. Sedangkan perjalanan KA yang dialihkan menggunakan jalur utara disisipkan pada jadwal perjalanan di jalur itu. ‘’Tidak ada pembatalan jadwal perjalanan KA, semuanya tetap diberangkatkan sesuai jadwal melalui jalur utara,” kata Bambang. Untuk meneliti penyebab anjloknya KA, PTKA menurunkan tim internal. Menurut Bambang, higga kini pihaknya masih menyelidiki penyebab anjloknya rangkaian kereta tersebut. (ant)

BBM Langka di Pacitan PACITAN - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) terutama jenis premium dan solar di Kabupaten Pacitan, Jatim diduga akibat kebijakan pengalihan jalur distribusi yang dilakukan PT Pertamina sejak sebulan lalu. Sinyalemen itu disampaikan sejumlah pengusaha/pemilik SPBU di Kabupaten Pacitan, kemarin menanggapi banyaknya keluhan masyarakat atas kelangkaan premium dan solar sejak beberapa minggu terakhir. ‘’Kelangkaan bahan bakar, khususnya premium terjadi setelah pola distribusi diubah. Jika sebelumnya BBM dipasok dari depo Pertamina

di Madiun, kini distribusinya dialihkan melalui depo Pertamina yang ada di Kabupaten Boyolali, Jateng,” ujar Iwan Budi Sakti, salah seorang pemilik SPBU di Kota Pacitan. Iwan menduga perubahan jalur distribusi tersebut membuat manajemen baru tidak serta-merta bisa mengimbangi banyaknya kebutuhan atau permintaan BBM premium dan solar di Kabupaten Pacitan. Indikasi ini terbuktikan dari frekuensi pasokan yang mengalami penurunan signifikan sejak jalur distribusi dialihtugaskan ke depo Pertamina di Boyolali. Kendala lain seperti jarak tempuh dan sulitnya medan/

rute distribusi antara Boyolali menuju Kabupaten Pacitan diduga juga ikut andil terjadinya kelangkaan dua jenis bahan bakar yang menjadi kebutuhan pokok pemilik kendaraan tersebut. ‘’Dulu waktu masih dikendalikan oleh depo Pertamina di Madiun jarak tempuh distribusinya hanya sekitar 2,5 jam. Sekarang, lama perjalanan untuk memasok BBM bisa mencapai lima jam lebih,” kata Sudarsono, manajer SPBU di Kelurahan Ploso, Pacitan. Kelangkaan yang sudah terjadi sejak sebulan terakhir itu disampaikan sejumlah pedagang premium maupun solar eceran serta warga pemilik kendaraan. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 06 Agustus 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu