Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 64 tahun IV Selasa, 6 April 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
IHSG Catat Rekor
Kadin Desak Pemerintah
Atasi Dampak ACFTA
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), kemarin, kembali menguat (rebound) dan terus mencetak rekor baru berada di posisi tertinggi untuk tahun ini. IHSG BEI menguat 57,250 poin ...hal. 1
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta pemerintah agar mendorong China membangun industri pengolahan bahan tambang dan energi di Indonesia, sebagai bagian dari negosiasi ...hal. 2
PEMERINTAH Indonesia dan China sepakat membentuk kelompok kerja bersama untuk mengatasi dampak pelaksanaan Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-China (ACFTA) khususnya terhadap ...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
KPK Periksa
Ketua PT TUN
Suluh Indonesia/ant
Edmon Ilyas
Sumbang Gempa Sumbar Rp 100 Juta JAKARTA - Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dan tim independen masih menyelidiki dugaan Brigjen Edmon Ilyas mengeluarkan dana Rp100 juta untuk sumbangan gempa Sumbar dari aliran rekening Gayus Tambunan. ‘’Itu kan orang menyumbang. Itu (dugaan aliran dana Edmon) sudah dilakukan pemeriksaan,” kata Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri, Irjen Edward Aritonang di Jakarta, kemarin. Edward menyatakan belum ada pengakuan dari Edmon terkait dengan adanya dugaan mantan Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri itu mengeluarkan uang Rp100 juta untuk menyumbang musibah gempa di Sumatera Barat. Kadiv Humas Mabes Polri itu menjelaskan informasi adanya aliran dana Gayus kepada Edmon untuk sumbangan korban gempa Sumatera Barat itu baru sebatas keterangan. ‘’Ini kan (pemeriksaan) simultan baru berjalan,”
ujar Edward. Sebelumnya, info beredar Brigjen Edmon Ilyas diduga menerima aliran dana dari rekening Gayus sebesar Rp 1,1 miliar, namun penyidik maupun tim independen belum menemukan alat buktinya. Selain Edmon, dua penyidik Mabes Polri, yakni Kompol Arafat dan AKP Sri Sumartini menerima aliran dana dari Gayus dan Andi Kosasih untuk merekayasa kasus dan membuka pemblokiran rekening milik Gayus sebesar Rp 25 miliar. Kompol Arafat menerima sepeda motor Harley Davidson, mobil Fortuner dan rumah, sedangkan AKP Sri Sumartini mendapatkan aliran dana Rp100 juta untuk menjalankan ibadah umroh. Edward menegaskan penyidik maupun tim independen akan memeriksa siapa pun termasuk atasan Edmon, yakni mantan Kepala Bareskrim, Komisaris Jenderal Susno Duadji apabila terindikasi terlibat menerima aliran dana tersebut. (ant)
DICOPOT - Kapolri Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri mencopot tanda kepangkatan Brigjen Pol. Edmon Ilyas dalam acara serah terima jabatan Kapolda Lampung di Mabes Polri Jakarta, kemarin. Edmon selanjutnya sebagai Pati Mabes Polri.
JAKARTA - KPK memeriksa Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Jakarta, Sudarto Radyosuwarno sebagai saksi kasus dugaan suap yang melibatkan Ibrahim, salah satu hakim di pengadilan tersebut. Sudarto menjalani pemeriksaan hampir selama sepuluh jam, sejak pukul 10.00 WIB di gedung KPK, Jakarta. Ketika meninggalkan gedung KPK, Sudarto tidak bersedia memberikan keterangan. ‘’No comment, no comment,” katanya sambil bergegas memasuki mobil bernomor polisi B 1472 VQ. Juru Bicara KPK Johan Budi membenarkan, Sudarto diperiksa dalam kasus dugaan suap yang melibatkan hakim Ibrahim dan seorang pengacara, Adner Sirait. ‘’Yang bersangkutan dimintai keterangan sebagai saksi,” kata Johan. Namun, Johan tidak bersedia memberikan penjelasan lebih rinci tentang materi pemeriksaan terhadap Sudarto. Sebelumnya, KPK resmi menetapkan seorang hakim, Ibrahim dan seorang pengacara Adner Sirait sebagai tersangka kasus dugaan suap. ‘’Setelah menjalani pemeriksaan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka,” kata Johan Budi. Ibahim diduga menerima suap sebesar Rp 300 juta dari Adner terkait kasus yang bergulir di PT TUN Jakarta. (nas)
Presiden Yudhoyono :
Bongkar Kejahatan Pajak JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta aparat penegak hukum bersama Satgas Pemberantasan Mafia Hukum serius untuk menangani kasus Gayus Tambunan dengan melaporkan perkembangannya secara langsung kepadanya. Kejahatan mafia pajak yang dilakukan Gayus Tambunan dinilai Presiden telah melebar dan masuk pada wilayah-wilayah yang fundamental. ‘’Saya, terus-terang, terusik dengan kejadian ini, meskipun yang dilaporkan pada saya belum utuh, baru temuan sementara. Tetapi saatnyalah kita tata secara sangat serius, kita bersihkan hal-hal yang sangat merintangi pem-
bangunan kita ke depan,” katanya dalam Rapat Paripurna Kabinet di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin. Presiden mengatakan ada tiga modus kejahatan dalam pajak. Pertama adalah wajib pajak yang melalaikan kewajibannya, mengemplang atau membayar pajak tidak sesuai ketentuan. Kejahatan kedua, adalah petugas pajak yang melakukan korupsi. Petugas pajak korupsi mengambil uang negara yang merupakan sumber pendapatan negara. Kejahatan ketiga, adalah kongkalikong antara wajib pajak dan pegawai pajak yang disebutnya damai untuk kejahatan. ‘’Ini damai, damai yang
jahat. Wajib pajak harusnya bayar seratus persen barangkali hanya bayar 60 persen. Yang 60 persennya disiasati lagi oleh oknum pajak, yang masuk ke negara tinggal 20 persen,” papar Presiden. Kasus Gayus dinilai merupakan masuk kategori kejahatan ketiga. Presiden mengaku menerima banyak laporan soal kasus ini. ‘’Saya lihat jenis kejahatan yang muncul sekarang ini jenis kongkalikong. Saya minta dibongkar. Kejar, supaya bersih, utuh, dan negara tidak terus dirugikan,” tegasnya. Selain kejahatan yang dilakukan wajib dan petugas pajak, pengadilan pajak juga tak luput dari mafia pajak. (har)
Lacak Harta Kekayaan
Lakukan Pembuktian Terbalik JAKARTA - Praktisi perpajakan yang juga Direktur Yayasan Bina Pembangunan, Bambang Wiwoho mengusulkan segera diberlakukan pembuktian terbalik atas asal usul harta kekayaan yang berlaku bagi semua warga negara Indonesia, guna mengurangi kebocoran dalam penerimaan negara. ‘’Segera buat dan berlakukan UU Pembuktian Terbalik atas asal usul harta kekayaan yang berlaku bagi semuanya,” katanya di Jakarta, kemarin. Menurut Bambang, pembuktian terbalik tidak bisa hanya diterapkan kepada para pejabat karena hasilnya tidak akan efektif. Dari pengalamannya, Bambang menilai, pembuktian terbalik akan efektif jika diberlakukan untuk semua warga negara Indonesia. ‘’Kalau pembuktian terbalik hanya untuk pejabat nanti bisa saja pejabat yang korup akan menyimpan kekayaannya dan dititipkan atas nama orang lain,” kata Bambang yang pernah menciptakan slogan Orang bijak bayar pajak tersebut.
Selain itu, kata dia, secara bersamaan juga diberlakukan UU tentang perlindungan saksi pelapor tindak pidana korupsi. Sehingga, tambah Bambang, keselamatan saksi pelapor terlindungi, baik secara fisik maupun dari tuduhan pencemaran nama baik. Menurut Bambang, yang tak kalah pentingnya menghukum seberat-beratnya para koruptor betul-betul memberikan efek jera. ‘’Sederhanakan juga proses pemecatan dengan tidak hormat terhadap PNS, TNI/Polri yang terbukti korupsi,” kata Bambang. Menurut Bambang, perlu juga dibuat UU Pajak yang mudah dipahami dan peraturan pelaksana teknis yang mudah dipelajari orang awam. Dengan demikian, tambah Bambang, semua orang bisa belajar sendiri soal-soal peraturan perpajakan itu. ‘’Selama peraturannya dibuat sulit dan tak semua orang bisa mempelajari sendiri, selama itu pula akan muncul penyimpangan-penyimpangan ini,” katanya. (ant)
Kesaksian Panda
Dinilai Janggal JAKARTA - Kesaksian mantan Sekretaris F-PDIP DPR Panda Nababan terkait penerimaan suap pasca terpilihanya Miranda Swaray Goeltom sebagai deputi senior Gubernur Bank Indonesia diragukan majelis hakim pengadilan Tipikor yang diketuai Nani Indrawati. Majelis hakim akan segera mengeluarkan penetapan terkait kesaksian Panda Nababan yang dinilai janggal dan berlawanan dengan keterangan saksi lainnya. Majelis hakim juga sempat mengkonfrontir keterangan Panda dengan saksi Emir Moeis. Emir pun dengan tegas menyatakan bahwa Panda ikut membagikan cek perjalanan. Bahkan, mendapat bagian terbesar. ‘’Saya sempat tanya ke dia (Pandared), apakah cek ini berhubungan dengan Miranda. Lalu, dijawab Panda, (uang) ini hanya sebagai bantuan partai,” ujar Emir. Peran Panda yang menerima bagian terbesar makin transparan. Ia juga meminta dan melibatkan sejumlah kader PDIP dalam merancang skenario penyelamatan dirinya dari jerat kasus tersebut. Satu di antara skenario itu adalah dengan membujuk Dudhie Makmun Murod, agar tidak melibatkan dirin-
ya dalam kasus dugaan suap ini. Hal ini dilakukan saat Panda bertemu Dudhie di secretariat DPP PDIP di Lenteng Agung, Jaksel, November 2009. Semua ini dibeberkan terdakwa Dudhie Makmun Murod di Pengadilan Tipikor Jakarta, saat Panda dihadirkan sebagai saksi perkara tersebut. Dalam kesempatan itu, terdakwa Dudhie menyatakan, Panda meminta jangan menyebut namanya. Jika permintaan ini dipenuhi, Panda berjanji untuk membantu Dudhie. Selain itu, Panda juga meminta Ketua Komisi III DPR 2004-2009 Trimedya Panjaitan untuk melakukan hal serupa. Trimedya yang menemui Dudhie di ruang tahanan, menyampaikan pesan Panda, agar Dudhie menggunakan hak ingkar kasusnya yang sudah ditangani pengadilan. ‘’Yang pertama untuk tidak menyebut nama dia (Panda Nababanred), dengan memperlihatkan SMS yang sekilas saya membaca nama Tumpak Hatorangan Panggabean yang diklaim temannya. Selanjutnya, Panda menyuruh seseorang untuk meminta saya menggunakan hak ingkar di pengadilan. Orang itu adalah Trimedya Pandjaitan,” jelas Dudhie. (nas)
Mencegah Bertambahnya Penduduk Kota KOTA selalu menjadi daya tarik yang menyebabkan penduduknya terus bertambah. Tidak hanya pertambahan secara alamiah, tetapi juga disebabkan meningkatnya arus urbanisasi. Apa upaya untuk mencegah bertambahnya penduduk perkotaan ? Populasi penduduk di kawasan perkotaan diproyeksikan terus bertambah sehingga pada 2030 sebanyak enam dari 10 penduduk dunia diperkirakan tinggal di kota. Sementara di Indonesia, menurut Direktur Jenderal Pe-
ngendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Tjandra Yoga Aditama di Jakarta, Senin, populasi wilayah perkotaan yang pada 2009 lebih dari 43 persen penduduk diprediksi meningkat menjadi 60 persen dari total populasi pada 2025.
‘’Peningkatan populasi perkotaan menimbulkan banyak tantangan pada sektor kesehatan,” katanya saat menyampaikan keterangan pers mengenai peringatan Hari Kesehatan Sedunia yang tahun ini bertema Urbanisasi dan Kesehatan. Menurut dia, peningkatan populasi penduduk kota akibat urbanisasi memunculkan banyak masalah kesehatan yang berhubungan dengan air, lingkungan, kekerasan dan kecelakaan, penyakit menular, penyakit tidak menular serta faktor risiko lain.
Seperti aktivitas fisik yang rendah, penggunaan tembakau, diet yang tidak sehat, kekerasan dan penyalahgunaan narkotika. Kondisi itu bertambah buruk dengan banyaknya penduduk kota yang tinggal di permukiman padat dan kumuh, yang umumnya sulit mengakses fasilitas pelayanan kesehatan dan sosial. Pemerintah, menurut Tjandra, berusaha meningkatkan upaya kesehatan di perkotaan dengan mendorong penerapan konsep Kota Sehat. Yakni pola pendekatan un-
tuk mencapai kondisi kota/ kabupaten yang aman, nyaman dan sehat bagi warga melalui peningkatan kualitas lingkungan fisik, sosial dan budaya dan gerakan pemberdayaan masyarakat untuk hidup sehat. Menurut dia, pemerintah sudah membina 77 pemerintah kota untuk menerapkan konsep tersebut dan 30 kota diantaranya sudah berhasil. Pemerintah juga menjalankan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat meliputi kampanye Stop Buang Air Besar Sembarangan. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Selasa 6 April 2010
2
Anand Krishna
K ilas
Diperiksa Intensif
Jaksa Berstatus Terlapor KEJAKSAAN Agung (Kejagung) menyatakan status jaksa yang menangani perkara pegawai Ditjen Pajak, Gagus HP Tambunan, sebagai terlapor. “Jaksa peneliti perkara Gayus , sebagai terlapor,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), Didiek Darmanto, di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, Kejagung berencana akan melakukan pemeriksaan terhadap jaksa peneliti yang menangani perkara Gayus HP Tambunan. Kapuspenkum menyebutkan pemeriksaan terhadap jaksa perkara Gayus, terkait dari hasil kerja tim eksaminasi perkara tersebut. Dia mengatakan, hasil kerja itu mengenai bahan perkara yang disidangkan hingga Gayus HP divonis bebas. “Kemudian ketidakcermatan yang ditemukan dalam perkara yang ditemukan oleh tim eksaminasi adalah tidak ditindaklanjuti kenapa perkara yang berbau korupsi ini tidak dimintakan kepada penyidik,” katanya. Selain itu, kata dia, mengenai dakwaan yang dikenakan terhadap Gayus hanya dakwaan alternatif, yakni pencucian uang dan penggelapan. “Inilah (dakwaan alternatif) dikatakan tidak cermat. Kalau ada kepentingan siapa yang bertanggungjawab nanti,” katanya. Ia menyebutkan tim pemeriksa dari Jamwas (Jaksa Agung Muda Pengawasan) berusaha semaksimal mungkin segera ambil kesimpulan. “Kalau besok pagi ada perkembangan baru kami sampaikankepada media,” katanya. (ant)
LIRA Somasi Polri LEMBAGA swadaya masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) menyomasi pimpinan Polri untuk segera menuntaskan kasus dugaan tindak pidana korupsi subsidi pakan ternak senilai Rp184 miliar. “Kami minta pimpinan Polri bisa menangkap pelakunya yang hingga saat ini buron,” kata Presiden LIRA HM Jusuf Rizal di Jakarta, kemarin. Dikatakan Rizal, laporan dugaan korupsi subsidi pakan ternak tersebut sudah dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri pada Juli 2003 dan telah ditindaklanjuti pada 2004. Namun, katanya, pengusutan dugaan subsidi pakan ternak tersebut terhenti tanpa penyelesaian. “LIRA menduga kasus ini terhenti karena adanya praktik makelar kasus,” kata Rizal. Menurut dia, Polri tidak memberikan penjelasan secara transparan mengapa penyelidikan kasus tersebut terhenti. Dugaan korupsi subsidi pakan ternak ini, katanya, melibatkan sejumlah pejabat di Badan Urusan Logistik (Bulog), serta jumlah pimpinan perusahaan pakan ternak. Bahkan, kata dia, ada oknum yang diduga terlibat belum tersentuh karena buron. Menurut Rizal, LIRA memberikan waktu sepekan kepada pimpinan Polri untuk menanggapi kasus dugaan korupsi subsidi pakan ternak ini sejak somasi dilayangkan, pada Kamis (1/4) lalu. “Jika selama sepekan ini tidak ada tandatanda Polri akan merespons persoalan ini kami akan melayangkan somasi kedua, katanya. Menurut dia, dalam somasi kedua LIRA juga memberikan waktu sepekan kepada pimpinan Polri untuk merespons kasus dugaan korupsi tersebut. (ant)
Suluh Indonesia/ant
ANAND DIPERIKSA - Tokoh spiritual Anand Khrisna (tengah) tiba di Unit Pelayanan Perempuan & Anak, Direskrimum Polda Metro Jaya, kemarin. Anand menjalani pemeriksaan polisi dengan statusnya sebagai tersangka untuk pertama kali dalam kasus dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan oleh mantan muridnya, Tara Pradipta Laksmi.
KEPALA Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar mengatakan penyidik belum ada rencana untuk menahan Anand Krishna. “Anand belum ada rencana ditahan, jangan langsung dipersepsikan tersangka itu langsung ditahan,” kata Boy di Polda Metro Jaya, kemarin. Saat ini, penyidik dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satuan Remaja Anak dan Wanita Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya masih menjalani pemeriksaan terhadap Anand Krishna terkait dugaan kasus pelecehan seksual. Mantan pengurus Yayasan Anand Ashram, Tara Pradipta Laksmi melaporkan mantan gurunya, Anand Krishna terkait tuduhan pelecehan seksual. Selanjutnya penyidik menetapkan Anand Krishna sebagai tersangka terkait dengan pelecehan seksual. Terkait dengan Anand yang akan melaporkan balik Tara dengan tuduhan pencemaran nama baik, Boy menyatakan pihak terlapor boleh saja melaporkan pelapor dengan tuduhan yang berbeda. “Polisi kan tidak boleh menolak laporan selama itu masuk akal, akan ditindaklanjuti untuk membuktikan,” tutur Boy. (ant)
Pemulung Direkayasa Miliki Narkoba
Tiga Kali JPU “Sakit Gigi” JAKARTA - Tim Jaksa Penuntut Umum dalam kasus Chairul Saleh Nasution (38) yang diduga direkayasa oleh aparat kepolisian kembali menunda pembacaan tuntutan dalam kasus itu alias “sakit gigi” untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. “Kami mohon maaf tuntutan belum siap karena masih harus melakukan penajaman tuntutan,” kata Jaksa Suroyo di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di Jakarta, kemarin.
Keinginan JPU yang lagilagi ingin menunda pembacaan tuntutan selama tiga kali berturut-turut itu membuat Majelis Hakim yang dipimpin Sarifudin Umar merasa kecewa. Hakim Sarifudin memperingatkan jaksa agar dalam persidangan berikutnya benar-benar telah menyiapkan tuntutan karena putusan hakim baru bisa dikeluarkan setelah terdapat tuntutan jaksa. Majelis Hakim juga mengingatkan tim jaksa
bahwa adanya pergantian dalam anggota tim bukanlah alasan yang bisa digunakan untuk menunda pembacaan tuntutan hingga tiga kali berturut-turut. Ditemui seusai persidangan, Kuasa Hukum Chairul, Raja Nasution, mengungkapkan keinginannya untuk melaporkan jaksa kasus itu kepada Komisi Kejaksaan dan Komisi Yudisial. Menurut Raja, penundaan hingga ketiga kalinya itu sama saja mencoreng
asas peradilan yaitu cepat, murah, dan sederhana. Kasus terkait rekayasa itu dimulai ketika Chairul Saleh yang bekerja sebagai pemulung dituduh memiliki ganja seberat 1,6 gram dan ditangkap pada 3 September 2009. Chairul menolak dengan tegas tuduhan tersebut. Dalam persidangan, para saksi penyidik yang dihadirkan juga dinilai mengajukan kesaksian yang berbelit-belit terkait dengan pemberkasan atau ber-
ita acara pemeriksaan (BAP) kasus tersebut. Menanggapi tudingan rekayasa tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar pada 19 Februari 2010 mengatakan, ditemukan indikasi rekayasa dalam alat bukti yaitu berupa keterangan saksi polisi. Menurut Boy, polisi yang tidak ikut menangkap dimasukkan ke dalam BAP padahal tidak ikut melakukan penangkapan. (ant)
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○
Buyung Tantang Jaksa Agung
Sidang Suap DPR
KPK Tetapkan Dua
Bongkar Mafia Hukum
Tumpak Bantah Bantu Panda
Tersangka Kasus Depsos
Adnan Buyung Nasution
JAKARTA - Pengacara tersangka kasus penggelapan pajak Gayus Tambunan, Adnan Buyung Nasution, menantang Jaksa Agung Hendarman Supandji untuk mau membongkar mafia hukum di Kejaksaan Agung. “Saya tantang Jaksa Agung Hendarman Supandji, kalau mau ayo bongkar, buka semua ini,” kata penasehat hukum Gayus, Adnan Buyung Nasution, di Jakarta, kemarin. Adnan Buyung Nsution mendapatkan kuasa sebagai penasehat hukum dari tersangka kasus penggelapan pajak Gayus P Tambunan. Menurut Buyung, kasus Gayus ini menjadi pintu pembuka bagi pemberantasan mafia hukum. Menurut Buyung, Jaksa Agung Hendarman Supandji seharusnya langsung melaku-
kan tindakan untuk meneliti kinerja jaksa peneliti maupun para JPU yang terlibat dalam kasus Gayus Tambunan. Dalam penilaian Buyung ada sesuatu yang janggal dalam penanganan perkara Gayus. Buyung menceritakan setidaknya dalam kasus Gayus terdapat indikasi tindak pencucian uang karena adanya dana Rp25 milliar yang tidak jelas asalnya. Namun pada kenyataannya JPU (Cyrus Sinaga) hanya mendakwa Gayus P Tambunan dengan penggelapan terhadap uang sebesar Rp450 juta. Dalam sidang di PN Tangerang pada tanggal 12 Maret 2010 akhirnya majelis hakim yang diketuai M. Asnun dengan anggota Bambang Widiatmoko dan Haran Tarigan menjatuhkan vonis bebas murni. “Ini kesempatan emas untuk membongkar semua mafia hukum. Ini (kasus Gayus) berkah dari Allah untuk bersihbersih,” kata Buyung dengan berapi-api. Namun untuk bisa membongkar mafia hukum tersebut, tambah Buyung, semua pihak harus bersedia melakukannya baik itu di Kepolisian, Kejaksaan Agung maupun di Kementerian Keuangan cq Ditjen Pajak. (ant)
JAKARTA - Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean membantah membantu politisi senior PDIP Panda Nababan terkait dengan kasus korupsi pemilihan Miranda Swaray Goeltom sebagai Deputi Senior Gubernur BI pada 2004. Tudingan Panda ini dianggap sebagai fitnah untuk mengalihkan isu terhadap kasus tersebut. Menurut Tumpak Panggabean kepada wartawan di Jakarta, kemarin, dirinya memang mengenal Panda Nababan. Tetapi tidak pernah membicarakan kasus dugaan korupsi cek perjalanan yang diterima puluhan anggota Komisi XI DPR periode 1999-2004 itu. Justru dirinyalah yang mendorong kasus ini segera dituntaskan penyidikan, agar secepatnay bisa dilimpahkan ke pengadilan. “(Tudingan) itu tidak benar. Kalau saya benar-benar melindungi (Panda Nababanred), kenapa kasus ini saya minta dituntaskan penyidikannya dan segera dilimpahkan untuk diadili. Ini mengada-ada dan bagian dari upaya pengalihan isu kasus tersebut,” ujar Tumpak. Dalam kesempatan itu, Tumpak juga merasa tidak pernah mengirim pesan singkat kepada Panda Nababan. Apalagi isinya pesan itu menyerupai
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua pengusaha, Cup Ruhyat (CR) dan Musfar Aziz (MA) sebagai tersangka dugaan korupsi di Departemen Sosial (kini Kementerian Sosial). “KPK telah menetapkan CR dan MA sebagai tersangka,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi kemarin. Johan tidak bersedia menyebut identitas kedua orang itu. Dia hanya menjelaskan, CR adalah tersangka untuk pengadaan sarung pada 2006 sampai 2008. Sedangkan MA tersangka untuk kasus pengadaan mesin jahit pada 2004 hingga 2006. Tumpak Hatorangan Panggabean
yang disampaikan terdakwa Dudhie Makmun Murod dalam persidangan perkara itu di Pengadilan Tipikor. “Saya tidak pernah sembarangan sms orang. Saya juga tidak pernah mengirim sms ke dia (Panda Nababan-red). Seingat saya, saya tidak pernah mau memberi bantuan ke yang bersangkutan,” tegas mantan Sesjampidsus Kejaksaan Agung itu. Dalam persidangan perkara suap anggota DPR dengan terdakwa Dudhie makmun Murod, nama Tumpak Panggabean sempat ‘dijual’ Panda Nababan. Panda pernah membujuk Dudhie untuk tidak menyebut-
kan namanya terlibat dalam kasus itu. Bahkan, Panda menunjukkan pesan singkat yang diklaimnya dari Tumpak yang akan membantu Dudhie, agar bisa lepas dari jerat hukum kasus tersebut. Tetapi dalam persidangan tersebut, Panda Nababan yang dihadirkan sebagai saksi justru membantah pengakuan terdakwa Dudhie ini. Panda pun di hadapan majelis hakim kembali membantah pernah memperlihatkan nama Tumpak drii ponselnya dalam acara di sekretariat DPP PDIP, Lentang Agung, Jakarta Selatan sekitar November 2009 lalu. (nas)
Uji Materi UU Kesehatan
Belajar Keberanian dari Kepala Puskesmas Kuker KEPALA Puskesmas Pembantu Kuala Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Misran, memang berani. Ia mengajukan uji materi UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan yang dinilai tak memberikan keadilan bagi perawat di daerah terpencil. “Tenaga keperawatan mengalami dilema dan ketidakpastian hukum,” kata Misran di Jakarta, kemarin. Ia memaparkan, tiga norma dari UU Kesehatan yang diujimaterikan ke MK adalah Pasal 108 ayat (1), Penjelasan Pasal 108 ayat (1), dan Pasal 190 ayat (1). Menurut Misran, berbagai
pasal tersebut berpotensi menimbulkan kerugian hak konstitusional seluruh tenaga keperawatan yang bertugas di daerah terpencil di mana tidak ada dokter dan tenaga apoteker. Hal ini karena para perawat hanya dibatasi untuk memberikan obat bebas dan obat terbatas, sedangkan obat yang termasuk daftar G (Gevaarlijk/
berbahaya), seperti antibiotika dan analgetika, tidak bisa diberikan perawat. Padahal, kerap terjadi situasi darurat di daerah terpencil di mana tidak terdapat dokter dan proses rujukan pasien ke rumah sakit terkendala karena faktor geografis, biaya, jarak, dan ketersediaan sarana transportasi. Sedangkan dalam situasi darurat tersebut, tenaga keperawatan bisa dituntut untuk memberikan obat-obat yang termasuk daftar G untuk menyelamatkan pasien. “Pada satu sisi ada keterbatasan kewenangan yang diberikan oleh
hukum, dan pada saat yang sama ada keterbatasan SDM atau tidak adanya tenaga kesehatan yang memiliki keahlian dan kewenangan,” katanya. Untuk itu, Misran menginginkan agar MK memutuskan bahwa berbagai pasal UU Kesehatan yang diujimaterikan itu tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat karena bertentangan antara lain dengan Pasal 28H ayat (1) UUD 1945. Isi dari Pasal 28H ayat (1) UUD 1945 adalah, “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat ting-
gal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan”. Misran sendiri pernah divonis 3 bulan penjara oleh karena dalam Puskesmas Bantuannya yang dipimpinnya terdapat sejumlah obat daftar G. Padahal, kenyataan di lapangan adalah seluruh Puskesmas Bantuan di wilayah Kutai Kartanegara tidak memiliki tenaga dokter. Selain itu, jarak dari Puskesmas Bantuan ke Puskesmas Induk di wilayah tersebut juga sangat jauh, sekitar 15 kilometer. (ant)
Berdasar penelusuran, Cep Ruhyat adalah Direktur PT Dinar Semesta. Sedangkan Musfar Aziz adalah Direktur PT Ladang Sutera Indonesia (PT Lasindo). Keduanya dijerat dengan pasal 2 ayat (1) dan atau pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Selain kasus pengadaan sarung dan mesin jahit, KPK juga mengusut kasus dugaan korupsi impor sapi di Depsos pada 2004. Untuk ketiga kasus itu, KPK telah menetapkan mantan Menteri Sosial, Bachtiar Chamsyah sebagai tersangka. Amrun Daulay aggota Fraksi Partai Demokrat juga diperiksa. (ant)
Zaenuri Lubis
Jadi Wakadiv Humas JAKARTA - Wakil Kepala Divisi Humas Polri yang sebelumnya dijabat oleh Brigjen Pol Sulistyo Ishak digantikan oleh Kombes Pol Zaenuri Lubis. Acara serah terima jabatan itu berlangsung di Mabes Polri, Jakarta Selatan, kemarin dalam satu acara yang dipimpin oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Aritonang. Lubis sebelumnya adalah Kepala Bidang Perencanaan Badan Reserse Kriminal Polri sedangkan Ishak selanjutnya menjabat sebagai Kapolda Lampung. Pejabat baru ini bukan orang baru di Humas Polri karena
pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya dan Kepala Bidang Penerangan Umum Divisi Humas Polri. Lubis juga pernah ikut kursus jurnalistik di Perum LKBN ANTARA bersama-sama dengan perwira dari TNI AD, AU dan AL saat Polri masih bergabung dengan TNI. Alumni Akademi Kepolisian tahun 1981 ini juga pernah menjadi jubir Satgas Polri untuk tsunami Aceh 2004. Selain itu, Kepala Bidang Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ketut Untung Yoga Ana juga dipromosikan menjabat Wakapolda Gorontalo. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Selasa 6 April 2010
3
Proses Peradilan Anak
Segera Dihapus
Suluh Indonesia/ant
BERSAKSI – Anggota F-PDIP Panda Nababan dan Izedrik Emir Moeis berjalan beiringan dari ruang sidang usai memberi kesaksian dalam kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin.
RI Bahas Kejahatan Transnasional seringkali memerlukan peran efektif negara tetangga yang berdekatan. ‘’Dalam pertemuan puncak nanti Indonesia mengangkat satu isu penting untuk kita kerja sama dengan baik yaitu ‘cross border crime’ atau juga ‘trans national crime’ yang menurut saya perlu dilakukan kerjasama efektif pada tingkat regional,” paparnya. Presiden menilai masalah kejahatan lintas batas seharusnya mendapatkan perhatian lebih serius lagi di kawasan Asean. ‘’Jangan sampai kita tidak punya mekanisme dan kerangka kerjasama lebih baik untuk menangani masalah itu,” ujarnya.
Pertemuan puncak ke-16 pemimpin negara Asean di Hanoi digelar 8-9 April. Pada pertemuan itu, Presiden Yudhoyono mengatakan, akan dibicarakan pula masalah integrasi ekonomi kawasan. Sidang kabinet paripurna dihadiri seluruh menteri Kabinet Indonesia Bersatu II yang biasanya digelar Kamis, selain membahas materi untuk dibawa ke KTT ke-16 Asean, sidang kabinet itu membahas Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2011 sebagai bagian utuh dari rencana kerja lima tahun pemerintah hingga 2014. Presiden menyebutkan tema RKP 2011 adalah pembangu-
DPR Dorong Susno Ungkap
Jenderal Polri Sebagai Markus JAKARTA - DPR segera memanggil mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji untuk dimintai keterangannya terkait informasi makelar kasus (markus) yang melibatkan jenderal bintang tiga yang pernah dilontarkannya. ‘’Kita akan memanggil Susno, supaya Susno bisa jauh lebih dalam mengungkap keterlibatan sejumlah jenderal di tubuh Polri,” kata Ketua Komisi III DPR Benny K. Harman di Jakarta, kemarin. Benny mengatakan, Komisi III yang membidangi masalah hukum segera mengadakan rapat pleno untuk mengagendakan pemanggilan Susno Duadji. Dalam pertemuan dengan Susno sebelumnya, Benny mengatakan pimpinan Komisi III sudah sepakat memberikan perlindungan kepada Susno dengan catatan Susno membeberkan kasus markus sampai akar-akarnya. Pengakuan Susno, menurut
Benny sangat penting bagi reformasi di tubuh Kepolisian. Dan kasus Gayus Tambunan yang diungkapnya bisa men-
Benny K. Harman
jadi momentum emas untuk memperbaiki institusi kepolisian. Karena itu, perlindungan secara institusi oleh DPR, penting agar Susno memiliki keberanian mengungkapkan keterlibatan sejumlah jenderal. ‘’Tidak ha-
nya bintang satu, tapi juga sampai bintang tiga. Saya mendengar salah satu bintang tiga terlibat,” katanya. Anggota Komisi III Bambang Soesatyo mengatakan Komisi III akan mendengar informasi langsung dari Susno, bukan soal apakah ia terlibat atau tidak. Tetapi, terpenting adalah Susno memberikan informasi tentang semua hal yang ia ketahui. ‘’Kalau perlu, Komisi III akan mengadakan rapat gabungan dengan kepolisian, kejaksaan, KPK, serta Susno,” ujarnya. Kapolri Jenderal Pol Babang Hendarso Danuri mengatakan pihaknya akan menuntaskan kasus Gayus Tambunan dan makelar kasus yang ada diinstitusinya. Mabes Polri juga akan mempelajari laporan dari PPATK tentang adanya dana mencurigakan yang masuk ke rekening Komjen Pol Susno Duadji. (har)
persidangan,” katanya. Hanya saja, untuk kasus berat proses peradilan diharapkan bersifat restoratif atau ramah anak dengan menyediakan ruang sidang dan ruang tunggu khusus. Selain itu, ia juga berharap anak yang berhadapan dengan hukum dan divonis bersalah tidak ditempatkan di ruang tahanan orang dewasa. ‘’Memenjarakan anak bersama dengan orang dewasa mengakibatkan anak rawan tindakan kekerasan,” katanya. Menteri juga menambahkan, wacana tersebut dituangkan di rancangan undang-undang (RUU) sistem peradilan pidana anak. ‘’Akhir Juni ini RUU masuk ke badan legislasi (DPR, red) ,” katanya. Ia juga menjelaskan, pihaknya menargetkan UU sistem peradilan pidana anak dapat diterbitkan pada tahun 2011. ‘’Secara hukum, para penegak
hukum dapat lebih pasti dalam menangani anak yang berhadapan dengan hukum, dan UU ini akan efektif,” katanya. Tahanan Anak Pada kesempatan tersebut, Linda mengungkapkan, jumlah anak yang berada di rutan dan lapas terus meningkat. ‘’Sangat memprihatinkan, jumlah anak di rutan dan lapas terus mengalami peningkatan tiap tahunnya,” katanya. Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Permasyarakatan, Departemen Hukum dan HAM, jumlah narapidana anak (anak didik permasyarakatan) dari 5.630 anak pada bulan maret 2008 meningkat menjadi 6.271 anak pada awal tahun 2010. ‘’Sebagian besar atau 57 persen dari mereka tergabung dengan tahanan orang dewasa atau berada di rumah tahanan dan lapas untuk orang dewasa,” kata menteri. (ant/bas)
KPU Berharap
KTT Asean JAKARTA - Indonesia akan mengangkat isu kerjasama mengatasi kejahatan lintas batas untuk dibahas dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-16 Asean di Hanoi, Vietnam, demikian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam pengantar sebelum memulai sidang kabinet paripurna di Kantor Kepresidenan, Jakarta, kemarin Presiden mengatakan, kerjasama antarnegara Asean amat penting untuk mengatasi berbagai jenis kejahatan bersifat transnasional. Karena, lanjut dia, kejahatan seperti penyelundupan manusia, obat bius, serta terorisme
BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) mewacanakan untuk menghapuskan proses peradilan bagi anak pada kasus tertentu. ‘’Untuk kasus ringan, kami mewacanakan untuk menghapuskan proses peradilan,” kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Gumelar dalam acara “Workshop Penanganan Anak yang Berhadapan Dengan Hukum Dengan Pendekatan Restoratif Justice” di Bogor, kemarin. Linda menambahkan, untuk kasus ringan penanganan anak yang berhadapan dengan hukum bisa melalui rehabilitasi di panti atau dikembalikan kepada keluarga, tanpa harus melalui proses persidangan. ‘’Namun untuk kasus berat seperti pembunuhan dan lain sebagainya, proses peradilan masih harus dijalankan hingga tahap
nan ekonomi pascakrisis keuangan global setelah dua tahun sebelumnya pada 2009 dan 2010 menitikberatkan pada pemulihan ekonomi dari krisis keuangan dunia. Pemerintah juga akan menyusun RKP 2011 sesuai dengan prioritas dan agenda yang tepat serta menentukan alokasi dan distribusi anggaran. Selain itu, sidang kabinet juga membahas sinergi antara pembangunan lintas sektoral serta rencana pembangunan yang disusun oleh kepala daerah mulai dari tingkat gubernur hingga bupati/walikota. (har)
E-voting Diberlakukan 2014 JAKARTA - Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary mengharapkan, pemungutan suara dengan metode elektronik (evoting) sudah dapat diterapkan untuk Pemilu 2014. ‘’Pada 2014, e-voting seharusnya sudah bisa dilaksanakan,” katanya di Jakarta, kemarin. Hafiz menuturkan, untuk dapat menerapkan e-voting ini maka diperlukan revisi undangundang tentang pemilu karena dalam UU tentang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden masih mengakomodasi pemungutan suara dengan memberikan tanda pada surat suara. Selain itu, infrastruktur untuk mendukung pemungutan suara secara elektronik ini
harus disiapkan seperti alat yang akan digunakan dan KTP elektronik. ‘’Kalau sistem administrasi kependudukan lancar, KTP sudah tunggal, maka akan lebih bagus menggunakan e-voting,” katanya. Sebelumnya, KPU telah membahas penggunaan perangkat untuk e-voting dengan BPPT. Menurut Ketua KPU, biaya satu alat untuk e-voting relatif murah yakni sekitar Rp 1 juta. Jika dikalkulasikan satu tempat pemungutan suara (TPS) membutuhkan dua perangkat e-voting, maka untuk 500 TPS dibutuhkan seribu alat dengan total biaya sekitar Rp 1 triliun. ‘’Kalau dibandingkan dengan surat suara, kita selu-
ruhnya membutuhkan sekitar Rp 2 triliun. Dengan e-voting jadi lebih hemat,” katanya. Menurut dia, pemungutan suara dengan metode e-voting lebih murah dan praktis dibandingkan dengan menggunakan surat suara. Selain itu, hasil pemungutan lebih cepat diketahui. Sebelumnya, MK dalam uji materi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, memutuskan pemungutan suara dengan metode e-voting dapat digunakan dan tidak melanggar konstitusi. MK menyatakan evoting dapat digunakan asalkan memenuhi sejumlah persyaratan kumulatif yakni tidak melanggar asas luber. (son)
Megap litan
Suluh Indonesia, Selasa 6 Maret 2010
4
K ilas Jalan Nasional Sulit Diawasi SEKRETARIS Pemerintah Kota Bogor, Bambang Gunawan mengaku, pihaknya sulit mengawasi perbaikan jalan nasional yang terdapat di Kota Bogor. Alasannya, tidak adanya kewenangan Pemkot Bogor dalam pembangunan, perbaikan maupun melaksanakan jalanjalan nasional yang ada di Bogor. “Pemerintah Kota tidak memiliki kewenangan untuk mengawasi pembangunan dan perbaikan jalan nasional, semua kewenangan ada di pemerintah pusat dalam hal ini oleh Dirjen Pekerjaan Umum,” ujar Bambang, saat dihubungi Antara, kemarin. Oleh karena itu, kata Bambang, pemkot Bogor tidak dapat mengawasi perbaikan jalan nasional yang hampir setiap bulan setelah diperbaiki mengalami kerusakan. Bambang menjelaskan, ada empat jalan nasional yang menjadi tanggungjawab negara dalam perbaikan maupun pembangunan yakni Jalan Sholeh Iskandar (Sholis), Abdullah Bin Nuh, Pajajaran dan Salabenda. “Pemkot hanya memiliki kewenangan dalam hal mengajukan perbaikan dan usulan saja, sedangkan proses tender dan perbaikan serta pengawasan itu adalah tanggungjawab Pusat,” ungkap Bambang. Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Kota Bogor, Usmar Hariman mengatakan, persoalan perbaikian jalan nasional sudah menjadi dilema klasik antara pemkot Bogor dan pemerintah pusat. Ia mengatakan, pihak sering menerima laporan masyarakat terkait perbaikan jalan nasional khususnya jalan Sholeh Iskandar, material perbaikan jalan tersebut tidak sesuai, sehingga menyebabkan seringnya jalan nasional tersebut rusak setiap kali diperbaiki. “Ini sudah menjadi dilema klasik, disatu sisi kewenangan pemkot dan DPRD tidak ada dalam pengawasan pembangunan,” katanya. (ant)
PKL Diminta Gunakan Bank Syariah BEKASI - Pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bekasi, Jawa Barat, diminta memanfaatkan jasa perbankan syariah milik Pemkot setempat yaitu Bank Syariah Bekasi dalam mengembangkan usahanya. “PKL harus menjadi nasabah bank tersebut terlebih dahulu dan setelah itu bisa mengajukan pinjaman. Bank syariah dibentuk untuk memudahkan mereka mendapatkan dana segar,” kata kepala bidang PKL, Dinas Perekonomian Rakyat Kota Bekasi, Aom Jamhur di Bekasi, kemarin. Ia mengatakan, pertumbuhan dana bank syariah tersebut sangat cepat apalagi setelah Wali Kota menyosialisasikan kepada masyarakat gerakan untuk menabung Sabtu-Minggu dengan mengurangi pengeluaran. Seluruh PNS Pemkot juga telah diminta menjadi nasabah bank tersebut hingga dana yang kini terkumpul cukup besar untuk mendanai usaha dari PKL. Untuk mendapatkan kredit tersebut tidak membutuhkan persyaratan rumit. “Kita juga siap merekomendasikan PKL yang usahanya maju dan membutuhkan kredit untuk perkembangan usaha,” ujarnya. Selain itu, aparat dinas juga sering dimintai saran dan rekomendasi dalam mendapatkan pinjaman dari perbankan termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang tidak memerlukan agunan untuk jumlah tertentu. Aom menyatakan PKL yang membuka lapak di 11 pasar tradisional milik Pemerintah Kota Bekasi berjumlah 3.125 buah dengan pertumbuhan mencapai 1,3
persen per tahun. Usaha yang dikelola PKL cukup bervariasi mulai menjual makanan/minuman, konveksi, bordiran, asesoris, elektronik, kebutuhan peralatan dapur dan rumah, boneka, dan lainnya. “Pertumbuhan usaha mereka cukup baik terlihat dari transaksi penjualan dan setidaknya mereka bisa mengantongi keuntungan 10 persen dari omset penjualan,” ujarnya. Ia mengatakan, keberadaan PKL memberikan manfaat dalam meningkatkan jumlah pengunjung pasar di Kota Bekasi terutama di pasar-pasar tradisional. Di Pasar Jati Asih misalnya ketika PKL belum masuk warga yang berbelanja ke pasar masih sepi dan begitu bermunculan PKL terjadi peningkatan jumlah pengunjung pasar yang cukup besar. “PKL masih menjadi pilihan bagi sebagian warga terutama dalam membeli barangbarang keperluan sehari-hari dengan harga murah dan terjangkau,” ujarnya. PKL juga memberikan pemasukan yang cukup besar bagi PAD. “Untuk PKL sudah ada peraturan daerah tentang besaran retribusi bagi mereka dan kontribusinya hampir sama dengan kios yang disewakan ke pedagang,” ujarnya. Seorang PKL buah segar di Pasar Jati Asih, Ny. Murtiah mengaku belum pernah mendapatkan pinjaman perbankan untuk modal usaha. Ia memulai usaha setelah menabung bertahun-tahun dari penghasilan suami. (ant)
Sensus Penduduk
BPS Bekasi Terjunkan 4.610 Petugas BEKASI - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi, Jawa Barat, menggelar sensus penduduk tahun 2010 dengan menerjunkan 4.610 petugas yang disebar di 56 kelurahan dari 12 kecamatan sepanjang bulan Mei. “Mereka bertugas mendata penduduk dan jumlah bangunan. Penduduk yang didata adalah warga yang sudah tinggal di kota Bekasi selama enam bulan atau lebih dan yang akan tinggal di Bekasi,” ujar Kepala Seksi Integrasi Pengolahan Diseminasi Statistik BPS kota Bekasi, Dian Khaerani, kepada Antara di Bekasi, kemarin. Untuk bangunan yang didata, kata dia, adalah kategori Bangunan Sensus Bukan Tempat Tinggal (BSBTT), seperti gedung pendidikan, pabrik, dan Bangunan Sensus Bukan Tempat Tinggal Kosong (BSBTTK) yang ada di wilayah Kota Bekasi. Meurut Dian, sensus penduduk di setiap kelurahan akan dibagi menjadi beberapa blok sensus. Satu blok sensus terdiri dari 80 sampai 120 kepala keluarga. “Di Kota Bekasi, terdapat 6.739 blok kategori biasa dan 12 blok kategori khusus,” ujarnya. Blok biasa adalah bagunan milik penduduk, sedangkan
blok khusus adalah bangunan yang memiliki syarat khusus untuk bisa masuk ke dalamnya. “Blok biasa, blok berpenghuni, dan blok khusus itu tempat yang akses masuk ke dalamnya agak susah, seperti Lembaga Pemasyarakatan (LP) atau barak TNI,” katanya. Dikatakan Dian, petugas sensus tersebut memiliki pendidikan minimal Sekolah Menengah Atas (SMA), dan merupakan warga Kota Bekasi yang diambil dari tiap-tiap kelurahan di wilayah setempat. Para petugas sensus itu, diberi nama Petugas Pencacah Lapangan (PCL). “Satu tim terdiri dari empat orang, satu kortim dan tiga PCL” ujar Dian. Sebelum menerjunkan para calon petugas PCL ke masyarakat, BPS mengadakan pelatihan sebanyak sembilan gelombang di empat tempat di Kota Bekasi. Dalam pelatihan tersebut mereka diberikan arahan pengisian formulir sensus. Serta tugas-tugas yang harus dilakukan tim sensus. “Pada hari ketiga pelatihan para calon PCL akan praktik langsung ke masyarakat untuk melakukan sensus,” ujar Dian. (ant)
Suluh Indonesia/ant
JENAZAH TKI - Petugas Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten kemarin membawa peti jenazah Fauziah turun dari pesawat kedalam mobil jenazah. Fauziah merupakan TKI yang tewas setelah jatuh dari lantai 5 apartemen Distari Impian Johor Bahru, Malaysia, 21 Maret lalu.
20 Napi Bekasi Idap HIV/AIDS BEKASI - Sebanyak 20 orang dari 1.844 tahanan dan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Bulak Kapal Kota Bekasi, teridentifikasi mengidap HIV/AIDS sehingga diperlukan penanganan khusus agar tidak menularkan ke sesama penghuni. Kepala LP Bulak Kapal Kota Bekasi, Bismanizar, di Bekasi, kemarin mengatakan, napi pengidap HIV/AIDS mendapat perhatian utama termasuk perilakunya selama menjalani masa tahanan.
“Napi yang mengidap HIV/ AIDS kebanyakan berasal dari kasus narkoba, sementara untuk pelaku kriminal lainnya, temuan penyakit tersebut masih kecil,” ujarnya. Pada 2007, di LP Bulak Kapal terdapat 41 kasus penderita HIV/AIDS, sementara 2008 sebanyak 35 kasus dan 2009 turun menjadi 32 kasus. “Napi yang mengidap HIV/ AIDS tersebut ada yang sudah menyelesaikan masa tahanan, tapi sebagian masih menjalani hukuman dan ada
juga yang sudah meninggal dunia,” ujarnya. Kepala Poliklinik Lapas Bulak Kapal, dr. Iis Krisnasari, mengatakan, napi yang menderita HIV/AIDS tersebut tetap mendapatkan obat-obatan anti retroviral (ARV), laiknya penderita serupa yang bukan berada di LP. “Untuk obat-obatan penyakit tersebut tersedia dalam jumlah cukup dan bila persediaan menipis ada pasokan obat dari aparat kesehatan,” ujarnya. Dalam menjaga agar penya-
Depok Tak Miliki PMK Bertingkat DEPOK - Hingga saat ini Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok belum memiliki mobil pemadam kebakaran yang difasilitasi dengan tangga. Hal tersebut menyebabkan pihak Damkar Depok kesulitan memadamkan kebakaran jika terjadi di gedung bertingkat. Kepala Seksi Penyuluhan dan Peran Serta Masyarakat Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, Lukmanto mengatakan, pihaknya sangat memerlukan mobil tersebut guna mengantisipasi kebakaran di gedung bertingkat. “Saat ini gedung bertingkat di Depok sudah banyak. Tetapi hingga kini kemi belum punya mobil pemadam bertingkat,” katanya di Depok, kemarin.
Diungkapkan Lukmanto, peralatan yang dimiliki pihaknya saat ini masih peralatan standar untuk skala kecil. “Sedangkan kami belum memiliki fasilitas untuk mengantisipasi terjadi kebakaran di gedung bertingkat,” tandas Lukmanto. Sejumlah wilayah yang kerap terjadi di Depok, pihaknya telah menyiapkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar di dua kecamatan yakni UPT Cimanggis dan Cinere. “Di setiap unit disiagakan dua unit mobil pemadam kebakaran,” tutur Lukmanto. Ke depan, Damkar berencana menambah satu UPT di Kecamatan Bojongsari. Pihak Damkar Depok hingga saat ini mengaku masih mengalami kekurangan armada dan personil. “Kami hanya memiliki 10
unit armada saja,” terangnya. Jumlah tersebut dirasa tidak sebanding dengan jumlah penduduk Depok yang mencapai 1,4 juta jiwa. “Idealnya satu mobil pemadam kebakaran mampu melayani 10.000 penduduk. Untuk itu kami masih membutuhkan sekitar 140 unit armada lagi agar memenuhi standar Asia,” ujar Lukmanto menjelaskan. Kendala lain, ungkap Lukmanto yaitu faktor sumber daya manusia. Pasalnya, 16 petugas yang disiagakan sangatlah kurang dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran. “Sumber daya manusianya masih seadanya. Untuk itu diharapkan perlu penambahan anggota agar pelaksanaan tugasnya bisa lebih optimal,” pungkasnya. (rin)
Pemukiman Kumuh
Segera Ditata Ulang BOGOR - Pemerintah Kota Bogor dalam waktu dekat akan menata kembali pemukiman kumuh yang berada di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Ciliwung. Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Indra Roesli, di Bogor, kemarin mengatakan, penataan tersebut akan dipusatkan di tiga kawasan yakni Kebon Pedes, Babakan Pasar dan Sempur. “Tiga kawasan kumuh ini menjadi prioritas Pemkot Bogor untuk ditata ulang,” ujar Indra pada pertemuan antara tim Kementrian Perumahan rakyat dan DCKTR. Indra mengatakan, rencananya pada tahun 2010 ini penataan kawasan kumuh akan dituntaskan penanganannya. Lebih lanjut ia mengatakan, penataan dimulai dari kawasan Kebon Pedes, menyusul Ba-
bakan Pasar dan Pulo Geulis. Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Asisten Deputi Sistem Pengembangan Kawasan Hazaddin TS, Indra mengatakan penataan tersebut rencananya akan digarap oleh Kementrian Perumahan Rakyat bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor. “Penanganan pemukiman kumuh di Kelurahan Kebon Pedes diutamakan di Blok IV, karena dijadikan inspirasi untuk daerah kumuh di kawasan lainnya,” kata Indra. Mengingat kawasan Kebon Pedes sangat strategis terletak di Kecamatan Tanahsareal, berbatasan dengan empat kelurahan lainnya seperti Kelurahan Tanahsareal, Kedung Badak, Kedung Jaya dan Kedung Waringin. Apalagi sejak tahun 2007 kawasan itu pernah mendapat bantuan teknis dari Departemen PU. (ant)
kit tersebut tidak ditularkan ke napi lain, pihaknya menerapkan pengawasan yang ketat. Ia mengatakan, ‘screening’ atau pendeteksian dini dilakukan terhadap semua tahanan dan narapidana termasuk yang baru menjadi penghuni secara periodik. Menurut dia, pihaknya memberikan perhatian khusus bagi napi narkoba, napi yang badannya bertato, serta mereka yang dari pengakuannya seringkali melakukan seks bebas. “Kita periksa apakah posi-
tif ataupun negatif. Bila positif akan dilakukan penanganan medis,” ujarnya. Dalam melakukan pengobatan dan konseling, pihaknya juga bekerja sama dengan sebuah lembaga sosial masyarakat yang bergerak dibidang penanganan penderita HIV/AIDS. Kota Bekasi sejak 2004 telah dipilih sebagai ‘pilot project’ tingkat Provinsi Jawa Barat dalam penanganan penderita HIV/AIDS di lembaga pemasyarakatan. (ant)
Pemkot Bebaskan
Situ Bojong Menteng BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, akan membebaskan lahan seluas 10 hektar di daerah Bojong Menteng, Rawa Lumbu, Kota Bekasi, untuk membangun situ, yang akan berfungsi sebagai pengendali banjir. Kepala Bappeda Kota Bekasi, Dadang Hidayat di Bekasi, Senin, mengatakan, untuk pembebasan lahan milik warga itu diperlukan dana Rp18 miliar dari APBD 2010. Pembangunan situ nantinya akan dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Departemen Pekerjaan Umum. Keberadaan situ Bojong Menteng, kata Dadang, diharapkan mampu mengurangi banjir yang kerap melanda komplek perumahan yang berada di kiri dan kanan Kali Bekasi. Nantinya situ itu akan digunakan untuk menampung aliran air dari Kali Cikeas dan Kali Cileungsi sebelum dialirkan kembali ke Kali Bekasi. “Dengan daya tampung air yang cukup besar, nantinya debit air di Kali Bekasi yang akan melewati kawasan setelah situ tersebut bisa dikurangi setelah ditampung di Bojong Menteng,” ujarnya. Kepala Bidang Tata Air Dinas Bina Marga dan Tata Air, Kota Bekasi Ir H Yurizal mengatakan, situ Bojong Menteng akan digunakan sebagai penampung air ketika musim hujan tiba.
Selain situ Bojong Menteng ada dua lokasi lain untuk pembangunan situ, yang juga akan dibuatkan ‘folder’ melalui pengerukan hingga dicapai kedalaman tertentu. “Ke depan bila memungkinkan diupayakan pembebasan situ lain yang dimiliki orang per orang. Proses pembebasan akan melibatkan kantor Badan Pertanahan,” ujar Yurizal. Ia mengatakan, di Kota Bekasi ada 19 buah situ. Daya serap air di situ-situ tersebut kini mengalami penurunan akibat kurang perawatan hingga terjadi pendangkalan serta tidak adanya pemasangan tebing di seputar kawasan situ. Dari 19 buah situ tersebut hanya situ Pulo seluas enam hektare di Kelurahan Jati Karya, Kecamatan Jati Sampurna Bekasi yang dirawat Departemen Pekerjaan Umum. Sembilan di antara situ-situ tersebut sudah mengalami pendangkalan dan dimanfaatkan oleh warga menjadi kebun, kolam atau dibiarkan menjadi lahan kosong. Sebagian situ dikelola oleh beberapa instansi seperti Departemen PU (enam situ), Perumnas, Kodam Jaya, dan Yayasan TMII. Yurizal mengatakan, idealnya situ dikelola pemerintah dan dirawat secara baik sebagai tempat air parkir terutama saat hujan dan selanjutnya disalurkan sedikit demi sedikit atau dipompakan keluar situ. (ant)
Kelas Menengah Pasar Busana Muslim KELAS menengah merupakan salah satu ceruk pasar potensial untuk busana muslim di Indonesia, sehingga kehadirannya masih bisa dikembangkan. “Kecenderungan masyarakat akan busana muslim, khususnya bagi kaum perempuan, terus berkembang, tinggal bagaimana masingmasing pengelolanya bisa menampilkan pelayanan terbaik kepada konsumennya,” kata Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bogor, Hj Fauziah Diani Budiarto, di Bogor, kemarin. Saat meresmikan pembukaan ‘House of Tania’, butik busana Muslim di kawasan Bukit Cimanggu City, Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), dia melihat bisnis busana muslim akan menemukan pasarnya. Ceruk pasar kelas menengah makin berkembang karena selain mode, pemahaman akan syariat bahwa kaum
Muslimah mesti menutup aurat juga semakin berkembang. Dalam kegiatan itu hadir pula mantan Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriyantono, yang menjadi penasihat butik busana Muslim yang dikelola oleh Nia Kurniawati itu. Menurut Fauziah, khusus di Kota Bogor, hadirnya ‘House of Tania’ memang bu-
kan satu-satunya butik busana Muslim. Meski ada bisnis sejenis lainnya, namun masing-masing punya ceruk pasar tersendiri, mulai dari khusus anak-anak, untuk kelas menengah ke bawah, dan juga kelas menengah ke atas. “Dari konstelasi seperti itu, maka kehadiran ‘House of Tania’, selain memperkaya pilihan busana Muslim, sekaligus menjadi pekerjaan rumah (PR) tersendiri bagi pengelolannya untuk menampilkan ciri khas, sehingga menjadi pilihan bagi umat Islam,” kata Fauziah, yang juga istri Wali Kota Bogor Diani Budiarto. Ia mengatakan, pelayanan bagi konsumen adalah hal pal-
ing depan yang mesti diutamakan dalam mengelola bisnis busana Muslim itu karena faktor inilah yang akan pertama kali dilihat dan dirasakan. “Jika konsumen saat pertama kali datang mendapatkan dan merasakan pelayanan yang menyenangkan, itu sudah menjadi poin tersendiri sehingga konsumen punya kesan yang baik,” katanya. Sementara itu, Anton Apriyantono yang dalam kapasitasnya sebagai penasihat butik itu menyebut dirinya “kader dakwah” menilai bahwa dirinya bukan ‘banting stir’ dari ‘core bussines’ masalah pertanian ke masalah non-pertanian. “Sebagai ‘kader dakwah’
tentu upaya yang mendorong semua kalangan, termasuk kelas menengah dapat mulai memakai busana sesuai syariat Islam dengan menutup aurat itu perlu didukung, sehingga saya ikut mendukung,” katanya. Menurut dia, kalangan kelas menengah seperti selebriti, pegawai baik di pemerintahan maupun swasta, merupakan salah satu segmen yang bisa dijaring dengan mengkombinasikan antara mode dan tuntutan syariah dalam berbusana. “Jadi, kombinasi penampilan modis dalam berbusana yang dibalut dengan syarat syariat dalam menutup aurat bagi kaum Muslimah, akan pas untuk dijaring,” katanya. (ant)
pini F OKUS Spirit Efisiensi tanpa UU BHP AMAT sudah riwayat Undang-undang tentang Badan Hukum Pendidikan (BHP). Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (31/3), mengabulkan uji materiil yang diajukan sejumlah komponen masyarakat pendidikan. Komunitas ini merapatkan barisan untuk memohon MK membatalkan UU tersebut. UU tersebut tak berlaku lagi sejak MK menjatuhkan vonis tersebut. Ini sudah menjadi konsekuensi yuridis yang tak terelakkan. Ini pun menjadi konsekuensi non yuridis yang harus ditanggung sejumlah perguruan tinggi negeri, entah yang telah mengeksekusi maupun sedang berancang-ancang menerjemahkan perintah UU tersebut. MK memutuskan UU BHP batal secara keseluruhan. Alasannya, isi UU tersebut bertentangan dengan UUD 1945. MK juga tak sepakat terhadap penyeragaman bentuk badan hukum penyelenggara pendidikan seperti yang diatur dalam UU Nomor 9 Tahun 2009. Kita sebaiknya tak membuang-buang energi untuk hanya mengomentari substansi putusan MK itu. Ada substansi praktik pendidikan di negeri ini yang jauh lebih penting untuk memancing sikap kritis. Hal itu berkaitan praktik komersialisasi birokrasi pengelolaan institusi pendidikan. Memang, lembaga pendidikan berkualitas tidak dibangun dengan ongkos yang murah. Mutu out put pendidikan amat bergantung pada kualitas proses yang dijalani peserta didik di lembaga pendidikannya. Kualitas proses kependidikan relatif lebih terjamin jika biaya pengelolaannya memadai. Mustahil kita menutup mata terhadap realitas menjamurnya beragam jenis lembaga pendidikan di tengah masyarakat. Ini sejatinya kenyataan yang bagus untuk menjawab persoalan rendahnya partisipasi anak usia sekolah kita. Tetapi, birokrasi perizinan yang diterbitkan pemerintah untuk beragam lembaga pendidikan masih menyisakan pertanyaan. Apakah semua perizinan itu diterbitkan melalui proses seleksi sesuai standar persyaratan yang benar? Ada indikasi yang bisa melukiskan kualitas proses seleksinya tak seluruhnya berjalan baik. Ini terbukti adanya lembaga pendidikan baru yang tidak sanggup membangun citra sebagai lembaga pendidikan bermutu di tengah masyarakat. Daya tariknya rendah sebagai sebuah badan hukum pendidikan yang dapat menjamin bakal lahirnya out put masa depan yang bermutu. Risikonya, proses rekrutmen calon anak didik tidak memenuhi harapan manajemen pengelola lembaga pendidikan yang bersangkutan. Padahal, ongkos pengelolaan proses pendidikan utamanya bergantung pada kocek peserta didik. Namun, jika derajat partisipasi peserta didiknya rendah otomatis biaya manajemen pengelolanya sukar mewujudkan proses pendidikan bermutu. Ujungnya, kita tidak bisa berharap banyak bakal lahir kualitas sumber daya terdidik dari situ. Itu bisa jadi ada kaitannya dengan komersialisasi birokrasi perizinan beroperasinya lembaga pendidikan. Bukan mustahil penerbitan izin berdirinya tidak melalui proses seleksi yang benar. Ada sinyalemen proses birokrasi perizinan kita panjang. Proses ini konon bisa diperpendek dengan kompensasi biaya mahal. Jika sinyalemen tersebut benar-benar terjadi, pertanda adanya komersialisasi birokrasi pendidikan. Seleksi lembaga pendidikan baru harus mulai diperketat. Kinerja beragam pendidikan yang sudah beroperasi pun harus terus diverifikasikan. Ini penting untuk menguji proses pendidikan dan pengajarannya masih berkualitas atau tidak. Jika proses tersebut masih berkualitas tentu lembaga pendidikan tersebut harus terus dikawal agar tetap berada dalam visi dan misi pendidikan yang benar. Jika hasil verifikasi membuktikan ada lembaga pendidikan yang gagal mengemban visi dan misi pendidikan, kita berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas. Walau MK sudah membatalkan UU BHP, kita menangkap salah satu spirit yang bagus dari produk hukum tersebut. Spirit tersebut berkaitan dengan prinsip efisensi birokrasi. Spirit ini harus terus dinyalakan untuk membenahi carut marut praktik pendidikan untuk menjawab tuntutan kompetensi sumber daya terdidik memasuki era perdagangan bebas. ***
T
Bang D
el
Kesaksian Panda Nababan dinilai janggal
Suluh Indonesia, Selasa 6 April 2010
5
Rekomendasi Tanpa Pemakzulan KONGRES Sepakbola Nasional (KSN) di Malang, Jawa Timur, yang berlangsung panas akhirnya menelorkan tujuh rekomendasi tanpa kata “pemakzulan” kepada pucuk pimpinan organisasi olahraga tertua di Indonesia itu. Padahal sebelum KSN digelar, kata pemakzulan akrab di telinga masyarakat karena hebatnya opini yang berkembang ke arah itu. Rekomendasi KSN itu mulanya delapan butir, namun butir terakhir menyangkut pembentukan Dewan Sepakbola Nasional yang diisi berbagai unsur di luar PSSI, dikecam keras oleh utusan PSSI sehingga Pemimpin Sidang Agum Gumelar terpaksa menghapuskannya. Pada Sidang Komisi A (organisasi), B (Pembinaan) dan C (Dana dan umum), pemakzulan tidak disebut-sebut, kendati sidang Komisi A hingga sekitar pukul 01.00 Rabu dini hari, berlangsung panas. Atmosfer tegang juga terjadi pada sidang pleno 2, dengar pendapat dari unsur PSSI, KONI dan PWI serta peserta khusus, termasuk setelah delapan rekomendasi dibacakan Ketua Tim Perumus Agum Gumelar. Terjadi silang pendapat antarpeserta sidang. Kongres yang digelar atas permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu menjadi ajang ‘adu pendapat‘ tingkat tinggi antar peserta kongres, di mana unsur peserta dari PSSI tampil amat solid, mengetahui benar masalah yang dihadapinya. Berbagai pihak termasuk Presiden Yudhoyono mengatakan bahwa kongres itu murni untuk mencari solusi agar persepakbolaan nasional menjadi ‘macan‘ di kancah kompetisi regional dan internasional. Selama kepemimpinan Nurdin Halid yang sudah tujuh tahun, “menjadi macan” itu tidak pernah terjadi sehingga Presiden terpanggil mewujudkannya dan meminta PWI menjadi fasilitator penyelenggaraan kongres. Kongres sepakbola ini diperhatikan luas oleh publik, karena pencetusnya adalah orang nomor satu di negara ini dan dia tidak meminta induk organisasi sepakbola nasional itu untuk menyelenggarakannya. Dia memilih pihak lain (PWI), dan mungkin ini difasirkan berbeda-beda oleh banyak kalangan. Peserta kongres, pakar komunikasi Effendi
Oleh : A.R. Loebis* Ghazali, dalam sidang pleno pertama sempat bertanya, apakah semua orang yang hadir dalam sidang itu faham arti komunikasi Presiden Yudhoyono dan apa yang dimauinya dalam memajukan sepakbola nasional itu. Effendi seolah ingin mengatakan, Yudhoyono menginginkan kongres itu tidak sekedar mengeluarkan rekomendasi tentang restrukturisasi dan reformasi dalam pesepakbolaan nasional, termasuk mencari tokoh layak di puncak organisasinya. Tetapi KSN bukan tempat pemakzulan dan pengurus PSSI kukuh dengan komitmen mereka. Mantan ketua umum PWI Sofy-
an Lubis yang ikut menghadiri sidang komisi A pun mengaku kesulitan memahami arah sebenarnya kongres itu. “SBY meminta agar sepak bola nasional bangkit, tetapi perjalanan kongres ini tidak dapat difahami ke mana arahnya,” katanya. Sebaliknya, Nurdin Halid amat siap menghadapi KSN, baik sebelum maupun sepanjang kongres berlangsung. Ketika mengomentari ‘statuta FIFA‘ yang diterapkan federasi nasional, Nurdin balik menyerang Ketua Umum KONI Rita Subowo dan Sarman Panggabean. Bahkan Agum Gumelar pun dikecamnya karena tidak memasuk-
kan hasil sidang komisi yang dianggapnya cerdas, sebagai butir rekomendasi. “Atas angin” Dalam istilah silat, posisi Nurdin itu di ‘atas angin.’ Dia mengetahui langkah lawan, sekaligus mampu mematikan permainan. Sayangnya, pihak kontra kemapanan, tidak memiliki strategi yang jelas dan persiapan khusus dalam memasuki ‘rumah‘ PSSI yang amat solid itu. Mereka juga tidak mempersiapkan tokoh khusus untuk memengaruhi opini peserta sidang. Effendi Ghazali bahkan memberi nilai 95 untuk presentasi Nurdin yang memang tampak amat akurat. Lucunya, tidak ada yang mempertanyakan kapan ‘blue print‘ tebal berjilid-jilid itu dibuat, kapan mulai diterapkan di lapangan, dan dikaitkan dengan merosotnya prestasi sepakbola nasional belakangan ini. Seandainya kongres merekomendasikan kongres luar biasa (KLB) pun, mungkin Nurdin menanggapinya biasa-biasa saja, karena KLB itu akan diadakan PSSI dan dia akan terpilih lagi menjadi Ketua PSSI, bahkan mungkin dengan 100 persen suara, kendati menghadapi risiko menjadi ‘musuh‘ publik sekalipun. KSN usai sudah, menelurkan tujuh rekomendasi ideal yang secara umum ada pada organisasi olahraga manapun. Kongres itu tak ubahnya kongres PSSI biasa. Yang jelas, perhelatan ini memesankan hasrat bersatu di dunia sepakbola nasional yang memang tengah terpecah. Lumrah pula jika ada nuansa politis di dalamnya, namun rekomendasi telah disampaikan, tinggal implementasinya saja. Ketika menutup kongres, Menpora Andi Mallarangeng menandaskan, hasil kongres menjadi pegangan pemerintah dan akan dikawal pengejawentahannya demi membangun sepakbola nasional yang lebih baik. *Penulis berdomisili di Jakarta
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
Belut memang licin ...
SURAT A NDA Kecewa Berat Tayangan Sepak Bola RCTI SAYA kecewa berat terhadap RCTI, satu - satunya stasiun TV di Indonsesia yang menayangkan siaran langung laga sepak bola di ajang Liga Champions. Saat menyiarkan pertandingan leg pertama perempat final Lia Champions antara raksasa Spanyol, Barcelona, melawan tim tangguh Inggris, Arsenal , Kamis dini hari, 1 April lalu, RCTI amat ceroboh. Akibatnya jutaan penggila bola di Indonesia ’rugi besar’ lantaran ’kecolongan’ tak bisa menyaksikan secara lansung momen maha penting yakni gol petama Barcelona. Karena ketidakprofesionalan
pengelola RCTI, para pemirsa tak bisa menonton langsung bagaimana Zlatan Ibarhimovic menjebol gawang Arsenal di menit pertama babak kedua. Memang para penonton akhirnya tahu bagaimana proses terjadinya gol, lewat tayangan ulang. Tapi saya yakin, banyak penonton yang kecewa berat, seperti saya. Buat saya, tayangan ulang adegan bagaimana Ibrahimovic melambungkan bola ke arah gawang Asenal itu tak bisa mengurangi apalagi menghapus kekecewaan lantaran hilangnya kesempatan melihat langsung gol itu terjadi dengan seluruh peristiwa yang melatarinya.
Menonton pertandingan sepak bola menjadi asyik, menurut saya, antara lain karena di sana tersimpan ’misteri’ dan penuh kejutan. Penonton tak bisa menebak gol akan terjadi dengan cara seperti apa, oleh siapa, dan kapan. Di lapangan sering terjadi drama yang mendebarkan , misalnya, pemain yang medapat peluang emas ternyata gagal mencetak gol. Tim yang difavoritkan menang akhirnya keok. Lahirnya gol tak terduga di detik-detik akhir pertandingan,
dan banya contoh lain. Pengelola RCTI tampaknya tak paham sepak bola. Karenanya tayangan iklan masih muncul di layar kaca ketika pertandingan babak kedua antara Barcelona melawan Arsenal sudah dimulai. Maka terjadilah ’mala petaka’ itu : jutaan pemirsa menggerutu karena hanya kebagian tayangan ulang gol cepat Ibrahimovic. Harnawan Giya Vila Pamulang Mas Tangerang Selatan
Khawatir Pohon Tumbang MUSIM hujan selalu saja menimbulkan keresahan warga. Bukan saja soal banjir yang selalu bikin repot dan membahayakan, tetapi juga kerawanan akibat po-
hon-pohon tumbang. Musim hujan kehadirannya sudah dapat dipastikan. Tiap tahun kita akan menghadapinya. Tetapi mengapa persoalan yang dihadapi juga se-
lalu sama. Warga Jakarta dan sekitarnya tentu patut bertanya mengapa masalah banjir dan bencana sejenisnya tak bisa dikurangi. Kemacetan yang bisa merugikan secara ekonomi jelas bukan perkara sepele yang bisa diabaikan begitusaja. Belum lagi tekanan psikis karena rumah harus terendam, atau stress karena berjam-jam mengantri di kemacetan. Begitu juga dengan ancaman pohon-pohon tumbang. Kita patut takut dan cemas karena data yang beredar di berbagai media menyebutkan setidaknya separuh dari populasi pohon yang ada di Jakarta, rawan tumbang. Itu artinya sekitar dua juga pohon dari total empat juta siap menghadap para pengguna jalan.
Kalau memang statistik itu benar, ini bukan ancaman main-main karena musim hujan kali ini juga disertai angin dan petir yang hebat, seperti yang terjadi beberapa hari ini. Kita dijalan seperti melewati lorong maut. Musibah kapanpun bisa menyergap. Bagi yang sering bepergian tentu saja ancaman makinbesar karena hampir dipastikan di pinggir-pngir jalan selalu dipenuhi pohon, yang kita tak tahu seberapa bahayanya pohon-pohon itu. Karena melalui surat ini saya berharap betul agar pihak terkait untuk segera memberikan perhatian lebih dan tindakan nyata agar pohon-pohan itu tidak benar-benar menjadi ancaman bagi pengguna jalan. Kukuh Darmanto Rawasari, Jaktim
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Selasa 6 April 2010
6
Daud Bidik Kemenangan Atas Caballero JAKARTA - Petinju asal Kalimantan Barat Daud “Cino” Yordan membidik kemenangan atas petinju asal Panama Celestino Caballero pada perebutan gelar juara dunia WBA interim di Sunrise City Miami, Florida, Amerika Serikat, 11 April mendatang. Untuk meraih gelar juara dunia itu, katanya, diperlukan kerja keras serta persiapan yang matang karena lawan yang akan dihadapi adalah juara super WBO kelas 55 kg, meski saat ini harus naik kelas menjadi 57 kg. “Saya telah mempelajari beberapa rekaman pertandingan Caballero dan telah mengetahui beberapa kelemahan dia. Saya yakin mampu menang tanpa harus menunggu 12 ronde,” katanya di sela kunjungannya ke Kantor Menpora Jakarta, kemarin. Menurut dia, Caballero adalah petinju yang memiliki tipikal pekerja keras dan pukulannya juga keras. Untuk mengalahkan petinju asal Panama itu, menurutnya, dia memerlukan persiapan khusus agar mampu mengimbanginya. Selain mempersiapkan fisik dan mental, katanya, untuk memenangkan pertandingan tersebut perlu dukungan semua pihak termasuk pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia. Apalagi perebutan gelar juara dunia itu dilaksanakan di Amerika Serikat. “Ada kebanggaan khusus jika saya mampu menang. Saya akan menjadi petinju pertama Indonesia yang mampu merebut juara di negara kiblat tinju dunia itu,” katanya dengan serius. Bertanding di Amerika Serikat bagi Daud “Cino” Yor-
dan bukan masalah lagi. Selama karirnya di tinju profesional, dia sudah bertanding di Negeri Paman Sam itu sebanyak dua kali yakni di Las Vegas dan Kalifornia. Ia menambahkan, dengan persiapan yang telah dijalankannya, pihaknya optimistis mampu meraih gelar juara dunia WBA interim dan akan mempersembahkan juara ini bagi bangsa dan negara. Selama karirnya, Daud “Cino” Yordan (22) yang merupakan petinju muda kebanggan Indonesia, telah menjalani 26 pertandingan dengan 19 kali menang KO, 5 menang angka dan satu kali draw. Sedangkan calon lawannya yaitu Celestino Caballero (33) memiliki rekor 34 kali bertanding, 22 menang KO, 10 menang angka dan dua kali kalah. Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Andi Mallarangeng menyatakan sangat mendukung upaya petinju Daud “Cino” Yordan untuk merebut juara dunia WBA interim. “Pemerintah jelas mendukung kegiatan ini. Jika menjadi juara, bukan hanya petinjunya yang bangga. Tetapi bangsa dan negara Indonesia juga,” katanya. Menurut dia, dengan menjadi juara dunia bukan hanya popularitas yang akan diperoleh, namun akan berdampak pula terhadap honor yang akan diperoleh oleh sang petinju. Pada perebutan gelar juara dunia WBA interim melawan petinju asal Panama Celestino Caballero, Daud “Cino” Yordan akan mendapatkan bayaran sebesar 50 ribu dolar Amerika. (ant)
Indonesia Optimis Tundukkan Myanmar JAKARTA - Timnas Futsal Indonesia optimis menundukkan Myanmar dalam laga perdana AFF Futsal Championship 2010 di Ho Chi Minh City, Vietnam, petang ini. Keyakinan ini dikarenakan pada Pra Piala Asia Zona Asean 2010, dua bulan lalu di Jakarta, tim Merah Putih mampu menggilas Myanmar 7-1. Robby Hartono selaku pelatih timnas Futsal Indonesia juga mengatakan hal yang sama. Menurut dia, diatas kertas pihaknya sudah mengetahui kekuatan lawan-lawannya termasuk Myanmar. “Kami juga sudah mempelajari lagi permainan mereka lewat rekaman video,” kata Robby Hartono. Robby tak lupa meminta kepada anak asuhnya untuk bemain agresif sejak menit awal. Keunggulan dalam kecepatan dan individu pemain harus menjadi senjata andalan untuk mengalahkan Myanmar. “Serang terus dan jangan beri ruang kepada mereka untuk mengembangkan permain-
an. Kualitas individu kita di atas mereka kok,” ungkap Robby. Kekuatan Myanmar sendiri tidak berbeda jauh dengan saat dikalahkan Deny Handoyo dkk 7-1 di Jakarta, Februari lalu. Mereka tetap menurunkan para pemain mudanya yang minim pengalaman. Tim Myanmar ini seperti dikatakan Robby, memang masih berusia sangat muda. Namun, tim Myanmar muda ini menjadikan penampilan mereka di event internasional akan menambah perkembangan tim. Karena target utama pembentukan tim ini adalah untuk menjadi juara SEA Games 2013 di mana Myanmar sebagai tuan rumah. Pada event AFF Futsal tahun lalu, Indonesia juga satu grup dengan Myanmar. Kala itu, Indonesia mampu mengalahkan Myanmar dengan skor 6-4. Namun, materi pemain Myanmar yang dihadapi jauh berbeda. Sedangkan Indonesia mayoritas masih sama dengan tahun ini. (oli)
Perpani Datangkan Pelatih Korea JAKARTA - Ketua Umum KONI-KOI Rita Subowo, meminta kepada para pengurus baru Pimpinan Pusat Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (PP.Perpani) untuk mempersiapkan atletnya sebaik mungkin menghadapi Asian Games XVI/2010 di Guangzhou, Cina dan SEA Games XXVI Indonesia 2011. Rita Subowo mengatakan hal itu seusai melantik pengurus baru PP.Perpani periode 2010-2014 yang dipimpin Siti Hediati Suharto di Gedung Pyramid, KONI Pusat Senayan, Jakarta, kemarin. “Saya berharap kepengurusan baru PP.Perpani mampu meningkatkan lagi prestasinya. Mengingat, kedepan tugas yang akan diemban cukup berat yakni Asian Games di Guangzhou dan SEA Games 2011,” kata Rita Subowo. Seperti diketahui, pada SEA Games Laos 2009, tim panahan Indonesia meraih juara umum dengan perolehan, 3 emas, 1 perak, 1 perunggu. Rita berharap prestasi itu agar ditingkatkan pada SEA Games 2011 di mana Indonesia
menjadi tuan rumah. “Sebagai tuan rumah kita tentunya memiliki kesempatan untuk meraih prestasi terbaik. Prestasi yang telah dicapai di SEA Games Laos hendaknya lebih ditingkatkan lagi,” paparnya. Sementara itu, Siti Hedianti mengatakan menghadapi Asian Games dan SEA Games pihaknya akan menyiapkan tim panahan sebaik mungkin. Untuk mematangkan persiapan para atlet, PP Perpani akan mendatangkan pelatih asal Korsel. “Selain itu, kami juga akan menggelar try-out ke Kejuaraan Dunia di Amerika Serikat pada Agustus dan Kejuaraan Asia di Cina, September mendatang,” ungkap mantan Ketua Umum PP. PTMSI itu. Secara terpisah, Kabid Binpres PP.Perpani I Gusti Nyoman Budiana mengemukakan, menghadapi Asian Games Guangzhou 2010, pihaknya telah menyiapkan empat atlet panahan yang akan tampil di nomor recurve. Keempat atlet itu yakni Rina Dewi Puspitasari, Ika Wahyuni, Novi, serta Erwin. (oli)
Suluh Indonesia/ant
MINTA DUKUNGAN - Daud “Cino” Yordan berpose seusai bertemu Menpora Andi Alfian Mallarangeng untuk meminta dukungan di Jakarta, kemarin. Cino akan bertandingan melawan petinju Panama Celestino Cabalero dalam perebutan gelar juara WBA Interim kelas bulu di Bank Atlantic Center, Florida, AS,10 April mendatang.
Arema Targetkan Juara MALANG - Menjelang berakhirnya putaran II Liga Super, manajemen Arema Indonesia melakukan revisi terhadap target prestasi yang bakal dicapai dalam kompetisi tersebut. Jika pada awal musim kompetisi hanya memasang target menembus papan atas, menjelang berahirnya kompetisi yang menyisakan beberapa kali pertandingan itu, manajemen Arema Indonesia membidik sebagai juara. “Melihat kondisi dan tren positif yang terus diperlihatkan tim, tidak ada salahnya kalau
sekarang kami membidik juara. Saya rasa perubahan target ini juga cukup realistis,” tegas manajer Arema Indonesia Mujiono Mujito di Malang, kemarin. Kans Arema Indonesia merebut tahta juara Liga Super cukup terbuka. Saat ini Arema Indonesia berada di puncak klasemen dengan mengemas 57 poin dari 27 kali bertanding atau selisih 8 poin dari posisi kedua yang diduduki Persipura Jayapura. Ia mengakui, dua laga away yang bakal dilakoni “Singo Edan” ke ranah Papua untuk
meladeni Persiwa Wamena (11 April dan Persipura Jayapura (24 Aperil) merupakan laga terberat. Namun, kalau bisa mencuri poin dari dua tim kuat itu, jalan Arema menuju tangga juara semakin lebar. Menurut dia, raihan poin dari ranah Papua tersebut cukup berarti untuk mengamankan posisi. “Saya yakin anak-anak mampu mengatasi para pemain Persiwa dan Persipura,” tegasnya. Ia mengemukakan, tidak menutup kemungkinan pada musim ini Arema a meraih dua gelar sekaligus (double winner)
sebagai juara “super leage” dan Piala Indonesia. Menanggapi target yang dibebankan manajemen pada tim pelatih, Rober Rene Albert mengatakan, dirinya masih fokus ingin meraih juara Liga Super dulu. “Untuk Piala Indonesia kami pikirkan nanti, yang pasti sekarang kami fokus untuk meraih juara LS,” tegasnya. Usai mengalahkan Pelita Jaya 6-0, para pemain Arema Indonesia diberi kesempatan libur satu hari dan pagi ini (kemarin –red) para pemain dibo-
yong ke Batu utnuk menjalani latihan yang fokus menghadapi Persiwa Wamena dan Persipura Jayapura. Dalam putaran II, Arema Indonesia masih menyisakan tujuh kali pertandingan, tiga luar kandang (away) dan empat pertandingan kandang (home). Pertandingan luar kandang itu akan menghadapi Persiwa Wamena, Persipura Jayapura, dan Persija Jakarta. Sedangkan laga kandang bakal menjamu Bontang FC, Persisam Samarinda, PSPS Pekanbaru, dan Persela Lamongan. (ant)
Hasil KSN Dilaporkan ke Presiden JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Andi Mallarangeng, mengatakan, pihaknya akan segera melaporkan hasil Kongres Sepak Bola Nasional (KSN) atau lebih dikenal dengan Rekomendasi Malang kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Rekomendasi Malang telah disiapkan. Selanjutnya kami laporkan ke presiden sebagai bentuk pertanggungjawaban kami atas pelaksanaan kongres,” katanya saat dikonfirmasi di Jakarta, kemarin. Dengan dilaksanakannya rekomendasi itu, kata dia, peluang untuk meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia akan terus terbuka dengan syarat semuanya dilaksanakan dengan maksimal. “Semua pihak terkait harus menindaklanjuti hasil kongres di Malang termasuk PSSI. Jika PSSI tidak mau menjalankan sangat keterlaluan,” katanya menambahkan. KSN di Malang Jawa Timur 30-31 Maret 2010 ide awalnya datang dari Presiden Susilo
Suluh Indonesia/dok
Andi Mallarangeng
Bambang Yudhoyono yang prihatin atas prestasi sepak bola Indonesia. Selanjutnya kegiatan ini digelar oleh empat
elemen yaitu Kemenpora, KONI, PWI dan PSSI. Rekomendasi lain, perlu adanya pembangunan dan pe-
ningkatan infrastruktur olah raga khususnya sepak bola dan PSSI perlu meningkatkan komunikasi, koordinasi dan sinkro-
nisasi dengan stakeholder terutama KONI dan pemerintah. Kemudian perlu dilakukan pembinaan sejak usia dini melalui penanganan secara khusus melalui pendekatan Iptek, dengan melibatkan tim yang terdiri dari dokter, psikolog, pemandu bakat dan pakar olah raga serta perlu segera disusun kurikulum standar nasional untuk penyelenggaraan Sekolah Sepak Bola, PPLP, dan PPLM Sepak Bola. Rekomendasi kelima, metode pembinaan atlet pelajar/ muda supaya juga memperhatikan pendidikan formalnya dan keenam pemerintah menyediakan anggaran dari APBN dan APBD untuk mendukung dan menunjang target dan pencapaian sasaran untuk menuju prestasi (karena dana APBD masih diperlukan untuk stimultan) Rekomendasi terakhir, perlu segera disusun dan dilaksanakan program pembinaan prestasi yang fokus kepada pembentukan tim nasional untuk menjadi juara dalam SEA Games 2011. (ant)
Liga Indonesia Akan Kumpulkan Kelompok Suporter MAKASSAR - PT Liga Indonesia akan mengumpulkan seluruh kelompok suporter semua klub sepak bola yang ada di Indonesia untuk mengidentifikasi penyebab kerusuhan pertandingan cabang olahraga tersebut selama ini. Direktur Utama PT Liga Indonesia Andi Darussalam Tabussala di Makassar, kemarin, mengatakan, hal tersebut dilakukan
sebagai salah satu hasil kesepakatan Kongres Sepak Bola Nasional (KSN) yang berlangsung di Malang, 31 Maret lalu. “Kami akan tanyakan kepada mereka apa penyebab sehingga mereka bisa tawuran. Apakah memang hanya karena fanatisme klub atau dipicu hal lain seperti wasit yang bertindak curang,” ujarnya. Dalam kongres tersebut
Liga Indonesia telah menyatakan sanggup untuk menanggulangi kerusuhan suporter dan sebagai langkah awal adalah menggelar pertemuan itu. Menurutnya, pada saat era Ligina pihaknya sudah pernah menggelar pertemuan dengan suporter tersebut dan hasilnya pihak Liga mengetahui bahwa penyebab kerusuhan adalah permasalahan antar klub.
“Sekarang mungkin lain lagi masalahnya, oleh karena itu kami akan mencari tahu,” katanya. Darussalam menambahkan, langkah kepolisian masuk dalam persepakbolaan Indonesia dinilai agak aneh. Namun dengan tindakan itu, justru keributan antara suporter bisa tanggulangi. Ia mencontohkan, kasus kerusuhan akibat sepak bola di Jawa Tengah bisa diminimali-
sir akibat pengamanan kepolisian yang sangat ketat dan hal tersebut patut dicontoh daerah lainnya. “Kendati suporter bertentangan, tapi dengan adanya aturan Kapolda Jateng yang menegaskan akan menangkap kelompok suporter yang melakukan keributan, kerusuhan akhirnya bisa diredam,” ujarnya. (ant)
Pemain Persisam Trauma Insiden Wamena SAMARINDA - Skuad Persisam putra dalam kondisi mental yang kurang bagus menjelang pertandingan melawan Persipura Jayapura di Stadion Mandala, hari ini, karena para pemainnya masih trauma dengan insiden yang terjadi kala melawan Persiwa Wamena kemarin. “ Rata- rata pemain masih trauma, apalagi pemain asing, semangat mereka sudah mulai kendur padahal besok kita
bakal bertanding, Mereka kayak kurang motivasi tidak seperti awal sebelum melakukan perjalanan tur ke sini,” terang Hendri Susilo, pelatih Persisam Putra, dihubungi, kemarin. Hendri mengatakan kejadian di Wamena memang diluar dugaan, namun imbasnya cukup berat dirasakan oleh timnya yang awalnya punya ambisi untuk bisa mencuri poin kala melawat di kandang Persiwa
dan Persipura. “ Dengan kondisi seperti ini kami realistis saja, apalagi tim yang bakal kita hadapi berikutnya yakni Persipura Jayapura punya motivasi tinggi untuk memenangkan pertandingan di kandangnya,” jelas Hendri. Maka dari itu pada pertandingan besok melawan Persipura bisa mendapatkan hasil seri saja merupakan prestasi yang luar biasa.
“Pasalnya tim yang kita hadapi merupakan kandidat sebagai juara Liga Indonesia”, jelas Hendri. Apalagi selain kondisi psikologis yang kurang menguntungkan para pemainnya juga banyak yang mengalami cidera dan berpeluang tidak bisa tampil melawan Persipura. Menurut Hendri, dua pemain andalan tim Persisam Putra Samarinda yakni Choi Dong
Soo dan Usep Munandar sudah bisa dipastikan absen karena cidera. “ Choi masih luka parah sekujur tubuhnya akibat aksi pengeroyokan oleh ofisial dan suporter Persiwa Wamena, saat timnya bertanding melawan Persiwa, Sabtu kemarin, Sedangkan Usep mengalami cidera juga jadi pada saat timnya melawan Persiwa Wamena,” tegas Hendri. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Selasa 6 April 2010
7
Persaingan Liga 1 Memanas PARIS - Perburuan gelar juara Liga 1 Prancis makin memanas. Ini seiring dengan kegagalan Auxerre naik ke puncak klasemen setelah ditahan 1-1 oleh Paris St Germain, kemarin. Kini ada tiga tim yang memiliki jumlah poin sama di urutan teratas. Dengan sama-sama mengantongi 57 poin, Auxerre harus rela menempati urutan kedua di belakang pimpinan Olympique Lyon dan peringkat kedua Montpellier. Auxerre kalah selisih gol di saat kompetisi masih menyisakan tujuh pertandingan. Striker Rumania, Daniel Niculae membuat Auxerre memimpin dari tendangannya di dalam kotak penalti pada menit ke-11. Namun keunggulan mereka itu segera digagalkan oleh Younousse Sankhare. Lyon sehari sebelumnya menang 2-1 atas Stade Rennes, sedangkan Montpellier imbang 0-0 dengan Monaco. “Kami kecewa tidak bisa meraih tiga poin, tetapi mari tunggu sampai akhir musim sebelum membuat kesimpulan apa pun,” terang pelatih Auxerre, Jean Fernandez kepada televisi Canal Plus.
Olympique Marseille mendekatkan diri dengan tim tiga besar setelah sundulan dari Brandao di babak pertama mengamankan kemenangan 1-0 atas Racing Lens. Marseille tinggal terpisah satu poin dari Auxerre. Marseille yang mengakhiri laga dengan sepuluh orang karena bek Stephane Mbia dikeluarkan di sisa 15 menit, bertengger di posisi kelima dengan 56 poin. Mereka kalah gol dari tim keempat sekaligus juara bertahan, Girondins Bordeaux. Kedua klub itu samasama memiliki sisa dua laga lebih banyak. Bordeaux kalah 1-2 dari Nancy Sabtu lalu. Auxerre, mantan juara pada 1996, membuka skor dengan cepat ketika Niculae menyambut umpan dari Ireneusz Jelen dan melayangkan tendangan voli ke gawang dari dalam kotak penalti. PSG menyamakan lima menit kemudian berkat Sankhare yang menyetor gol perdananya di Divisi Utama. Gelandang 20 tahun itu menyontek bola dari jarak dekat setelah Mevlut Erding lebih dulu memaksa kiper Auxerre, Olivier Sorin membuat penyelamatan.
“Kami memulai dengan baik dan andai kami mempertahankan keunggulan lebih lama, kami akan lebih banyak mengancam PSG. Kami kelelahan setelah jeda, terutama Jelan dan itu sangat merugikan kami,” papar Fernandez. Marseille gagal menciptakan banyak peluang melawan Lens sampai Brandao menyundul tendangan penjuru Lucho Gonzalez di pertengahan babak pertama. Pertandingan lebih menegangkan setelah jeda karena Marseille tidak bisa menekan tim tamu dan kehilangan Mbia karena melanggar penyerang Lens, Issam Jemaa. “Yang terpenting adalah hasil dan kami memperoleh satu hasil yang bagus. Meskipun susah payah, kami mencapai tujuan kami,” kata pelatih Marseille, Didier Deschamps. “Kami memulai dengan lambat melawan tim yang sengaja bertahan, tapi pada dasarnya kami seharusnya bisa meraih kemenangan. Ini akhir pekan yang menyenangkan untuk kami karena kami lebih dekat ke urutan teratas. Persaingan akan ketat sampai akhir,” tegas Deschamps. (adn/rtr)
Arsenal Perlu Keajaiban BARCELONA - Dominasi yang ditunjukkan Barcelona pada pertemuan pertama dengan Arsenal pekan lalu membuat punggawa klub Spanyol itu berani sesumbar meraih kemenangan. Bek Dani Alves mengklaim Arsenal memerlukan keajaiban untuk bisa mencapai semifinal Liga Champions. Selain bercermin dari penampilan di partai pertama, Alves juga mengacu pada beban berat yang dimiliki Arsenal pada laga kedua di Nou Camp, dini hari nanti. The Gunners minimal menang 2-0 untuk lolos karena Barca unggul dua
gol tandang. “Saya tidak pernah bermain dalam tim yang menciptakan begitu banyak peluang di awal pertandingan. Hanya Manuel Almunia dan keberuntungan yang menyelamatkan Arsenal,” urai Alves, kemarin. “Hasil akhir laga membuat kami merasa kesal, tetapi kami tahu perbedaan yang sangat besar diantara kami. Kami siap menegaskannya di partai kedua. Belum ada yang dipastikan, namun Arsenal memerlukan keajaiban besar untuk mencapai semifinal,” lanjut Alves. Bila Barcelona tak diperkuat
bek tengah Carles Puyol dan Gerard Pique yang menjalani skorsing, Arsenal akan tanpa Cesc Fabregas, Andrei Arshavin dan William Gallas akibat cedera. Alves menilai ketidakhadiran pemain-pemain kunci itu bakal memudahkan timnya. “Fabregas adalah pemain penting bagi Arsenal dan ketidakhadirannya akan menentukan. Dengan tidak bermainnya Arshavin akan merusak opsi serangan mereka secara serius. Itu akan menjadi bencana besar untuk Wenger, tetapi keuntungan buat kami,” tegas Alves. (adn/afp)
Suluh Indonesia/ant
TEMPEL KETAT - Pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo ditempel ketat pemain Racing de Santander, Manuel Arana dalam pertandingan lanjutan Liga Spanyol di Stadion Sardinero, Santander, Spanyol, kemarin.
Madrid Geser Barca Lagi MADRID - Serangan mematikan dari Real Madrid yang dimotori Cristiano Ronaldo dan Gonzalo Higuain kembali memakan korban di La Liga. Mereka masing-masing menyumbang satu gol pada kemenangan 2-0 atas Racing Santander, kemarin. Ronaldo mencetak gol ke-18 dari 21 pertandingan di liga musim ini dengan mengeksekusi penalti. Higuain menambahkan yang kedua untuk memperbanyak pundi-pundi golnya menjadi 24. Duo penyerang itu telah mengkombinasikan 42 gol dari total 83 gol Madrid di semua kompetisi. Kemenangan ke-12 berturut-turut tersebut membuat Madrid kembali merebut puncak klasemen dari Barcelona dengan unggul jumlah gol. Jua-
ra bertahan Barca juga mengemas 77 poin setelah menang 4-1 atas Athletic Bilbao. Keduanya akan bertemu dalam laga El Clasico di Santiago Bernabeu akhir pekan ini. “Saya tidak merasa ada favorit untuk pertandingan itu karena kedua tim sedang dalam performanya dan memenangkan banyak pertandingan. Dalam laga ini tim membuat kesalahan paling sedikit. Kami perlu merebut poin yang hilang di Nou Camp (saat kalah 0-1) dan saya yakin kami bisa menang,” urai pelatih Manuel Pellegrini. Sementara Madrid dapat beristirahat dengan tenang selama enam hari sampai digelarnya El Clasico, Barcelona harus menghadapi partai krusial dengan Arsenal di laga ke-
dua babak perempatfinal Liga Champions dini hari nanti. Barca hanya akan mendapat waktu istirahat empat hari. Madrid tampak begitu berbahaya kemarin dan memperoleh penalti di menit ke-23 karena Ronaldo dijatuhkan oleh bek Jose Moraton. Ronaldo sekaligus mengeksekusinya dengan tendangan yang mengarah ke bagian kiri gawang. Di menit ke76 babak kedua Higuain meningkatkan keunggulan Neo Galacticos dengan menuntaskan umpan Alvaro Arbeloa. Pada pertandingan lain, striker David Villa menyumbang dua gol yang membantu Valencia mengalahkan Osasuna 3-0. Joacquin membuka gol pertama, sebelum Villa membobol gawang Osasuna menit ke-89 dan menyelesaikan pe-
nalti di menit ketiga tambahan waktu. Karena peringkat kelima Real Mallorca terpaut delapan poin setelah imbang 1-1 dengan Almeria, Valencia yang menempati posisi ketiga hampir pasti dapat merebut satu dari empat tiket ke Liga Champions. Valencia akan bertandang ke Atletico Madrid Jumat mendatang untuk laga kedua perempatfinal Liga Eropa. Atletico memanaskan pertemuan itu dengan mengalahkan Deportivo La Coruna 3-0. Mereka memangkas selisih dengan enam besar menjadi lima poin dari gol bek Juanito, Diego Forlan dan Tiago. Sementara Villarreal kini terpaut dua poin di belakang peringkat keenam Bilbao dengan kemenangan 2-0 di kandang Valladolid. (adn/afp)
CSKA Moscow Vs Inter Milan
Lapangan Sintetis Tak Jadi Kendala
Suluh Indonesia/dok
Dani Alves
Roddick Juara Miami Terbuka MIAMI - Petenis Amerika Serikat, Andy Roddick mengalahkan pemain dari Republik Ceko Tomas Berdych 7-5 6-4 dan berhak atas gelar juara turnamen tenis Sony Ericsson Terbuka, yang berlangsung di Miami, Minggu waktu setempat. Kemenangan itu merupakan yang ke-29 dalam karir Roddick dan yang kedua di Key Biscayne setelah sebelumnya pada 2004 dan keduanya diraih setelah melewati permainan dua set amat ketat. Kedua petenis itu sama-sama trampil pada set pertama dan keduanya kelihatan akan menang dalam pertandingan. Berdych melakukan pukulan lob amat tangguh sedangkan Roddick memukul servis amat kuat. Namun Roddick, yang pernah sekolah di South Florida, mematikan bola lawan pada game ke11 dan kemudian melancarkan servis keras dan mendapatkan ace ketika menang dalam tiebreak set pertama. Pemain berusia 27 tahun dari Amerika itu mengambil momentum dengan menguasai servis lawannya pada set kedua dan mengembalikan bola lewat pukulan forehand tajam. Roddick seperti tidak memberi peluang kepada Berdych, yang mengalahkan petenis nomor satu dunia Roger Federer dalam perjalanannya ke putaran final. “Pertandingan amat keras, lawan saya amat cerdas,” kata
MOSKOW - Lapangan sintetis di kandang CSKA Moscow kerap menghadirkan masalah bagi tim tamu, tapi tidak demikian dengan pelatih Inter Milan, Jose Mourinho. Ia tetap percaya diri menghadapi partai kedua babak perempatfinal Liga Champions di markas klub Rusia itu, dini hari nanti. Mourinho menganggap lapangan itu tak ubahnya seperti tempat bermain saat kanakkanak. “Kami tahu bagaimana harus bermain disana, sadar dengan kesulitan yang dihadirkan lawan dan juga lapangan buatan. Itu akan menjadi yang pertama bagi setiap pemain,” ungkap Mourinho, kemarin. “Namun saya sempat bercanda dengan beberapa pemain sebelumnya dan memikirkan kembali ketika kami bermain di jalanan sewaktu masih kanak-kanak. Bila bisa bermain di jalanan, kenapa kami tidak bisa bermain di lapangan buatan,” urai The Special One.
Inter memimpin 1-0 berkat kemenangan di San Siro. Nerazzurri hanya perlu bermain 0-0 untuk lolos ke semifinal. Mereka sangat terbantu dengan bakal absennya gelandang Milos Krasic dan Yevgeny Aldonin karena diskors. Walaupun demikian, bukan berarti CSKA tak berpeluang. Mereka masih yakin bisa menjadi tim Rusia pertama yang lolos ke semifinal Liga Champions. Rival sekota CSKA, Spartak pernah menembus empat besar Piala Eropa versi lama pada 1991, tapi sejak berganti menjadi Liga Champions, tidak ada satu pun klub Rusia yang mampu menyamai prestasi itu. “Sungguh disayangkan saya tidak bisa membantu tim saya di Moskow, tetapi saya merasa kami masih memiliki peluang bagus. Permukaan sintetis akan memberikan kami keuntungan. Itu akan menjadi pemain ke-12 kami melawan Inter,” jelas Krasic.
Prakiraan Pemain : CSKA Moscow : 35-Igor Akinfeyev, 24-Vasily Berezutsky, 6-Alexei Berezutsky, 4-Sergei Ignashevich, 42Georgy Shchennikov, 2Deividas Semberas, 18Keisuke Honda, 10-Alan Dzagoyev, 11-Pavel Mamayev, 13-Mark Gonzalez, 89Tomas Necid. Inter Milan : 12-Julio Cesar; 13-Maicon, 6-Lucio, 25Walter Samuel, 26-Cristian Chivu; 4-Javier Zanetti, 19Esteban Cambiasso, 8-Thiago Motta; 10-Wesley Sneijder; 9-Samuel Eto’o, 22-Diego Milito.
Inter akan bertamu dengan percaya diri setelah mendominasi di pertemuan pertama dan mengalahkan Bologna 3-0 di
Seri A Liga Italia Sabtu lalu. Mereka juga akan turun dengan kekuatan penuh karena bek Lucio dan gelandang Thiago Motta telah bebas dari skorsing. Pengatur serangan asal Belanda, Wesley Sneijder dapat dimainkan sejak awal sesudah sembuh dari cedera engkel. Pilihan Mourinho juga meliputi penyerang Mario Balotelli yang mencetak gol Sabtu lalu setelah sebulan absen karena berselisih dengan pelatih Portugal itu. Pemain CSKA dalam kondisi bugar karena pertandingan dengan Zenit St Petersburg yang seharusnya digelar Sabtu lalu diputuskan ditunda. Kepolisian Moskow tidak memberikan izin lantaran tingkat keamanan yang mengkhawatirkan di Stadion Luzhniki. Petugas lebih waspada setelah lebih dari 50 orang tewas dalam peristiwa ledakan bom di Moskow pekan lalu. (adn/rtr)
Klub Inggris Terancam Hilang di Semifinal Liga Champions
Suluh Indonesia/ap
Andy Roddick
Roddick. “Tetapi permainan kami tidak terlalu berbeda. Saya kira Tommy tampil amat mengesan-
kan. Ia pemain komplet dan saya gembira menyaksikannya bermain dalam turnamen ini,” katanya. (ant)
BERN - Inggris terancam tanpa wakil di semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2003, kecuali Manchester United atau Arsenal mampu mengatasi lawanlawannya di pertandingan kedua perempatfinal. Liga Utama Inggris selama tiga musim belakangan ini selalu mempunyai tiga dari empat semifinalis, tetapi tahun ini tampak sangat merosot, dengan enam negara terwakili untuk pertama kalinya di babak delapan besar sejak 1998/99. Manchester United, yang tidak diperkuat penyerang Inggris Wayne Rooney untuk pertandingan hari Kamis dini hari mempunyai rekor maju ke semifinal Liga Champions, sementara mereka berusaha mengatasi ketinggalan 1-2 dari
Bayern Munich, yang semakin meningkat kepercayaannya selama musim ini. Arsenal harus menang atau bermain imbang dengan skor yang banyak gol melawan juara bertahan Barcelona Rabu dini hari, setelah pekan lalu bermain sama kuat 2-2 setelah ketinggalan 0-2. Dalam pertandingan lainnya, Girondins Bordeux, yang kalah 1-3 di pertandingan pertama, perlu menjadi tim pertama sejak 2004 yang berhasil mengatasi ketinggalan dua gol di babak sistem gugur kompetisi tersebut, pada saat mereka menjamu Olympique Lyon di pertandingan sesama tim Prancis. Juara Liga Utama Italia (Serie A), Inter Milan, harus mempertahankan keunggulan 1-0 atas CSKA Moscow dalam pertand-
ingan di lapangan berumput buatan, yang oleh pelatih Jose Mourinho digambarkan sebagai “tempat bermain masa kanak-kanak.” Pertandingan-pertandingan itu kemungkinan akan menjadi pemandangan yang menegangkan bagi sejumlah pelatih tim Piala Dunia, setelah cederanya pemain-pemain ternama seperti Rooney dari Inggris, Cesc Fabregas dari Spanyol, dan William Gallas dari Prancis, dalam pertandingan-pertandingan pekan lalu. Dua pemain Arsenal, Fabregas yang mengalami retak tulang dan Gallas, yang mengalami cedera betis, akan absen pada sisa pertandingan musim domestik dan akan berusaha untuk sembuh pada saat dimulainya Piala Dunia di Afrika Selatan pada 11 Juni.
Rooney hanya cedera ringan persendian tulang dan diharapkan akan kembali turun ke lapangan dalam tiga pekan, meskipun masih cukup untuk memprovokasi histeria massa di antara media Inggris, dengan turnamen di Afriuka Selatan itu sudah di depan mata. Meskipun Manchester United secara terkenal mengalahkan Bayern Munich 2-1 di final Liga Champions 1999 setelah mencetak dua gol di saat-saat terakhir pertandingan, kemenangan itu merupakan satu-satunya kemenangan lawan tim Bavaria itu dalam delapan pertemuan. Tim asuhan Alex Ferguson itu juga belum pernah mengalahkan suatu tim Jerman di kandang sendiri dalam tiga pertemuan di babak sistem gugur Liga Champions. (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Senin 5 April 2010
Banjir Karawang
Kerugian Ditaksir Rp 44,078 Milyar KARAWANG - Usai habis masa tanggap darurat, kerugian sementara akibat banjir di sejumlah kecamatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mencapai Rp44,078 Miliar. “Data kerugian tersebut berasal dari tiga organisasi perangkat daerah, yakni dari Dinas Bina Marga dan Pengairan, Dinas Ciptakarya, serta laporan dari Rumah Sakit Islam,” kata Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karawang, Iman Sumantri, di Karawang, kemarin. Kerugian yang dilaporkan Dinas Bina Marga dan Pengairan ke Bappeda Karawang mencapai Rp43,883 Miliar meliputi kerusakan jalan raya, jembatan dan tanggul-tanggul sungai Citarum. Sedangkan kerugian Dinas Ciptakarya sebanyak Rp85,401 Juta, dan laporan dari Rumah
Sakit Islam Karawang sebesar Rp110 juta. Untuk laporan dari Rumah Sakit Islam Karawang itu ialah mengenai kerugian setelah peralatan dan obat-obatan yang ada di rumah sakit itu ikut tergenang banjir. Ia mengaku masih menginventarisir kerugian akibat banjir, karena masih ada beberapa OPD yang belum melaporkan kerugiannya ke Bappeda Karawang. Dengan demikian, jumlah kerugian akibat banjir tersebut masih bisa berubah. Tetapi, inventarisir kerugian akibat banjir itu akan diupayakan selesai secepatnya, sehingga penanganan pascabanjir seperti rehabilitasi jalan dan jembatan yang rusak atau kerusakan infrasturktur lainnya bisa segera teratasi. “Kami akan menyelesaikan penghitungan kerugian akibat banjir itu sece-
patnya, sehingga laporan ke pemerintah pusat juga bisa cepat kami lakukan,” kata Iman. Bupati Karawang, Dadang S Muchtar, mengatakan, setelah status masa tanggap darurat berakhir pada Minggu (4/4) kemarin, maka status berubah menjadi pascabanjir atau rehabilitasi berbagai infrastruktur yang rusak akibat banjir. Rehabilitasi tersebut tidak bisa dilaksanakan jika nilai kerugian akibat banjir belum diketahui. Untuk melakukan rehabilitasi harus menunggu selesainya inventarisir kerugian. “Sampai sekarang masih proses inventarisir kerugian di Bappeda Karawang, kami tidak bisa menargetkan kapan penginventarisiran kerugian itu selesai, karena penghitungannya harus benar-benar akurat,” katanya. (ant)
Komnas Anak
Lindungi Balita Perokok MALANG - Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak akan melindungi SW, yakni seorang bocah asal Malang, Jawa Timur, yang berumur 4 tahun, namun sudah merokok serta terbiasa bicara kasar dan kotor dalam obrolan sehari-harinya. Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Seto Mulyadi (Kak Seto) mengemukakan hal itu dalam kunjungan ke rumah SW di Jalan Indrasta, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, kemarin. Ia mengatakan dirinya merasa prihatin dengan kondisi SW, sebab ketika Kak Seto berkunjung ke rumah SW sempat dipanggil dengan perkataan
kasar. “Saya memaklumi kondisi tersebut, karena keluarga sudah mencoba mengenalkan anak tersebut pada lingkungan, namun ternyata lingkungannya kurang baik,” katanya. Untuk itu, dirinya akan bekerja sama dengan pemerhati lingkungan di Kota Malang agar melakukan pendampingan kepada SW. “Saya menemukan 12 kasus anak seperti yang dialami SW, karena itu kami akan mengajak pemerhati lingkungan di daerah untuk bersamasama melindungi anak seperti SW. Jika perlu kami akan turun sendiri,” katanya. Sukabumi Juga Ada Sementara itu, kecanduan
rokok tak hanya dialami orang dewasa, namun balita bernama Galih Ramadhan (4,5) di Kampung Subang Kidul RT 03/RW 13 Kelurahan Subang Jaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengalami hal serupa sejak usia 2,5 tahun. “Anak saya mulai menghisap rokok saat usianya 2,5 tahun. Aksinya tersebut dilakukan secara sembunyi-sembunyi,” kata Ibu Kandung Galih, Imas (38), di Sukabumi, kemarin. Perilaku anaknya yang menghisap puntung rokok bekas tetangganya dapat diketahui oleh keluarga dan keluarga pun kaget melihat aksi balita bertubuh mungil itu. (ant)
8