Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 44 tahun IV Jumat, 5 Maret 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Prospek Ekonomi Membaik
Ekspor Mulai Pulih
Wapres Boediono: Belajar
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) kembali memutuskan untuk mempertahankan BI Rate pada level 6,5 persen. Kepala Biro Hubungan Masyarakat BI Difi A Johansyah, di Jakarta...hal. 1
MENTERI Perdagangan Mari Elka Pangestu memperkirakan ekspor nonmigas 2010 akan menyamai kinerja 2008 yang mencapai 107,8 miliar dolar AS. “Berdasarkan RPJM (Rencana Pembangunan Jangka...hal. 2
WAKIL Presiden (Wapres) Boediono mengatakan, krisis global yang terjadi beberapa waktu lalu memberikan pelajaran banyak kepada Indonesia mengenai pentingnya membangun mata rantai...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Kejagung Tunjuk Delapan JPU
Suluh Indonesia/ant
NONTON BARENG PIDATO - Sejumlah warga berorasi usai bersama-sama menonton pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menanggapi hasil keputusan rapat paripurna DPR tentang rekomendasi Pansus Hak Angket terhadap Bank Century, di kawasan Pejambon, Jakarta, semalam.
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menunjuk delapan jaksa penuntut umum (JPU) untuk persidangan kasus dua mantan pejabat Bank Century Hesham Al Waraq dan Rafat Ali Rizvi yang diadili secara in absentia (tanpa kehadiran terdakwa). Demikian kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Didiek Darmanto, di Jakarta, kemarin. Kapuspenkum menyatakan berkas perkara kedua tersangka yang sampai sekarang masih buron itu, akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. “Berkas perkaranya merupakan penggabungan kasus yaitu tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang,” katanya. Pelimpahan berkas perkara ke penuntut umum di Kejari Jakarta Pusat melalui Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta telah dilakukan Selasa kemarin. Keduanya dikenai dakwaan kesatu primair Pasal 2 (1) jo Pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1991 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1991 tentang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Subsider Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1991 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1991 tentang Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. “Dakwaan kedua, yakni, Pasal 3 ayat (1) huruf g UU Nomor 25 tahun 2003 tentang Perubahan atas UU Nomor 15 tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat (1) KUHP,” katanya. (ant)
SBY Hormati Hasil Pansus JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidato resminya menyatakan menghormati proses politik yang berjalan di DPR dalam hal ini hasil Pansus Angket Bank Century. “Saya sangat menghormati proses politik yang telah berjalan di DPR. Saya mengikuti dengan cermat semua dinamika yang terjadi di dalam maupun di luar gedung DPR,” kata Presiden dalam pidato resminya, di Istana Merdeka Jakarta semalam. Menurut Kepala Negara, proses penanganan kasus Century adalah bagian dari perkembangan dan pertumbuhan demokrasi di Indonesia. “Kita perlu mencermati seksama proses itu dan melihatnya sebagian bagian dari
perkembangan dan pertumbuhan demokrasi yang kian hari kian dituntut tidak hanya untuk memenuhi prinsip-prinsip rule of law tapi juga rule of reason,” kata SBY. Namun, apapun pandangan yang diberikan atas kasus Century hendaknya tetap mendukung terciptanya proses demokrasi yang beretika dan bermartabat. Presiden menegaskan demokrasi yang ditumbuhkan hendaknya juga menghormati ketertiban hukum. Dalam pidato resminya Presiden didampingi oleh Ibu Ani Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono dan para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II. Sementara itu pada Rabu malam, fraksi-fraksi pendukung opsi C memenangkan vot-
ing dalam Rapat Paripurna DPR tentang penetapan kesimpulan Panitia Angket Kasus Bank Century, dengan menyatakan telah terjadi pelanggaran pada bailout Bank Century. Fraksi pendukung opsi C, Golkar, PDIP, PKS, PPP, Hanura dan Gerindra serta satu orang dari PKB meraih 325 suara atau 57 persen. Sementara itu, fraksi-fraksi pendukung opsi A yang menyatakan tak ada pelanggaran pada bailout atas Bank Century karena telah sesuai dengan kebijakan memperoleh 212 suara (43 persen). Fraksifaksi pendukung opsi A yakni Fraksi Partai Demokrat sebanyak 148 suara, Fraksi PAN 40 suara, serta Fraksi PKB 25 suara. (ant)
Amien Rais Ingin Mundur dari PAN JAKARTA - Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengaku ingin mundur dalam struktur Partai Amanat Nasional dan kembali aktif ke Muhammadiyah. “Saya akan kembali ke Muhammadiyah, bagi saya di politik sudah cukup,” kata Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN Amien Rais dalam dialog yang diselenggarakan stasiun radio di Jakarta, kemarin. Menurut Amien Rais baginya sudah cukup dalam malang melintang di dunia politik sejak awal reformasi. “Anak saya sudah selesai sekolah semua, malah sudah punya dua cucu, apalagi?,” kata Amien Rais. Ketika ditanyakan apakah keinginannya mun-
dur dari partai dan aktif kembali ke Muhammadiyah karena kecewa dengan sikap PAN dalam kasus Bank Century, Amien mengakui itu namun ia bisa memahami keputusan tersebut. “Sekarang Ketum DPP PAN adalah Hatta Radjasa, dimana chemestry-nya sama dengan Presiden SBY. Apalagi dia (Hatta) Menko Perekonomian, akan sangat sulit ambil keputusan kontradiksi,” kata Amien Rais. Namun Amien Rais menegaskan bahwa sebenarnya jika ingin melihat posisi PAN sesungguhnya dalam voting tadi malam, tidak semua anggota PAN solid memilih opsi A. “Ada enam orang (F-PAN) tak memilih, nah itulah sebenarnya PAN,” kata Amien Rais. (ant)
PAN Minta Partai Bandel Dihukum SEJUMLAH partai koalisi pemerintahan tampaknya memilih jalannya sendiri dalam Sidang Paripurna Pansus Angket Century Rabu malam kemarin. Sebut misalnya, Partai Golkar, PKS dan yang paling mengejutkan apa yang ditunjukkan PPP. Melalui fraksi-fraksinya di DPR, mereka sepakat bersama PDIP, Hanura dan Gerindra menyatakan Bailout Century bermasalah. Inilah yang memicu riak-riak kecil, sehingga ada sebutan partai nakal yang dialamatkan kepada mereka. Adalah Ketua DPP Partai Amanat Nasional Bima Arya Sugiarto yang menyebutkan itu. Malahan ia minta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersikap tegas menghukum parpol anggota koalisi yang mengam-
bil sikap berbeda dalam kasus Bank Century. “SBY perlu secara tegas menerapkan prinsip reward and punishment demi efektivitas pemerintahan dan menunaikan janji-janji kampanye di pemilu 2009,” katanya
di Jakarta, kemarin. Hasil paripurna DPR kemarin menurut penilaiannya, seharusnya membuat SBY melakukan dua langkah utama yaitu melakukan evaluasi mendasar atas strategi komunikasi publik lembaga kepresidenan, serta sistem komunikasi internal partai-partai koalisi, dan format atau substansi dari pakta koalisi. “SBY harus mempertimbangkan untuk menyederhanakan pola koalisi dari koalisi gemuk menjadi koalisi terbatas (limited coallition). Koalisi pemerintahan yang ramping, loyal dan disiplin jauh lebih bermakna dibanding koalisi gemuk yang tidak loyal dan tak terkendali,” katanya. (ant)
Boediono :
No Question ! JAKARTA - Wakil Presiden Boediono meyakini Tuhan selalu berada di pihak kebenaran dan itu berlaku di segala zaman. “Di segala zaman Tuhan selalu pada pihak kebenaran,” kata Boediono dalam pernyataan singkat kepada pers, usai membuka Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Istana Wapres Jakarta, kemarin. Wapres secara mendadak mengadakan konferensi pers singkat tidak lebih dari satu menit, untuk menanggapi hasil rapat paripurna DPR RI yang membahas kasus Bank Century pada Rabu (3/3) malam. Menurut dia, semua pejabat negara, siapa pun dia, wajib tunduk pada hukum dan menjunjung tinggi amanah rakyat. Usai mengatakan hal itu, Wapres Boediono langsung meninggalkan ruangan pers didampingi Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat. Ketika wartawan ingin mengajukan pertanyaan, Wapres sambil berdiri meninggalkan ruangan wartawan berkata “no question”. Sementara Menteri Keuan-
gan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sejarah akan menilai kebijakan untuk menyelamatkan perekonomian dari krisis global yang telah diputuskan olehnya. “Pada saatnya sejarah yang akan menilai mengenai posisi pada kebijakan itu,” ujarnya seusai sidang paripurna di gedung DPR RI Jakarta, kemarin. Sri menambahkan akan menghormati keputusan akhir paripurna DPR RI yang menyatakan adanya pelanggaran dalam penyelamatan Bank Century. “Tindakan tersebut diambil dan kebenaran yang diutamakan adalah kebenaran esensial berdasarkan kewenangan yang saya miliki. Tentunya berbeda dengan kebenaran berdasarkan pilihan politik maupun karena adanya kekuasaan,” ujarnya. Ia enggan mengomentari kemungkinan adanya tuntutan non-aktif maupun mengundurkan diri dari jabatan nya. “Saya tidak memberikan reaksi lebih lanjut, itu statemen saya, mohon dipahami,” ujarnya. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Jumat 5 Maret 2010
2
K ilas 10.500 Ekstasi Dimusnahkan POLRES Metro Jakarta Pusat, Kamis, memusnahkan 10.550 butir ekstasi dan 20 kilogram daun ganja kering hasil pengungkapan kasus peredaran gelap narkoba yang terjadi selama dua bulan terakhir. Pusat Komunikasi dan Informasi Polda Metro Jaya menyebutkan, barang bukti itu berasal dari tiga kasus narkoba yang melibatkan enam tersangka. Ribuan butir ekstasi itu disita dalam kasus pembuatan ekstasi yang ditemukan oleh Polres Metro Jakarta Pusat di daerah Condet, Jakarta Timur. Terungkapnya pabrik di Condet itu berawal dari penangkapan salah satu tersangka di Jakata Pusat yang mengaku bahwa ekstasi yang diedarkan berasal dari Condet. Kedua jenis narkotika ini dimusnahkan sebab sesuai dengan aturan yang ada bahwa polisi harus memusnahkan narkotika yang disita setelah sebelumnya menyisihkan sebagian kecil sebagai barang bukti di pengadilan dan pembuktian di laboratorium. (ant)
Diisukan Pengunjuk Rasa Tewas KEPALA Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan, polisi sedang mencari orang yang diduga menyebarkan isu bahwa ada salah satu pengunjuk rasa kasus Bank Century tewas di depan gedung DPR, Rabu (3/3). “Tindakan itu bisa menyebabkan kepanikan dan rasa takut masyarakat untuk berunjuk rasa. Unjuk rasa kan dilindungi undang-undang,” katanya di Jakarta, Kamis. Ia mengemukakan, polisi akan mengusut dan menyidik kasus ini hingga terungkap motif penyebaran itu itu. “Apa tujuan dia menyebarkan isu itu. Siapa saja yang menyebarkan isu, maka dia harus bertanggung jawab,” ujarnya. Aritonang mengakui bahwa ada kekisruhan saat unjuk rasa di depan gedung DPR karena ada keinginan massa untuk masuk ke dalam gedung DPR saat sedang berlangsung rapat paripurna. (ant)
Tersangka Curanmor Didor Suluh Indonesia/ade
SATUAN Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat menembak tiga tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) setelah tertangkap tangan saat beraksi di Jl Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis dini hari. Pusat Komunikasi dan Informasi Polda Metro Jaya di Jakarta, Kamis menyebutkan, satu tersangka lagi langsung menyerah melihat ketiga rekannya tersungkur terkena tembakan. Ketiga tersangka yang mengalami luka tembak di kaki adalah Iw (25), Sy (30) dan Sa (27) sedangka tersangka yang menyerah adalah Wa. Sebelum tertangkap, para tersangka yang naik dua sepeda motor berusaha merampas sepeda motor B 6465 STN yang dinaiki Akub Purnama di Jl Panjang. Akub yang sedang dipepet dua sepeda motor berteriak-teriak minta tolong. Satu tim reserse Polres Metro Jakarta Barat yang sedang patroli rutin mendengar teriakan itu lalu menyergap para tersangka yang sedang memepet sepeda motor korban. Para tersangka berusaha kabur namun polisi dapat menghentikan laju kedua sepeda motor dengan menabrakkan mobilnya dari belakang. Mereka pun didor karena tetpa kabur. (ant)
Polda Metro Sita
Ribuan VCD Porno
Boy Rafli Amar
JAKARTA - Anggota Satuan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyita sekitar 16.850 keping kaset “Video Compact Disk” (VCD) porno bersama tersangka yang diduga menyebarkannya, YS alias Leo. “Tersangka tertangkap tangan sedang mengedarkan VCD bajakan dengan berbagai judul,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin. Boy menuturkan tersangka melakukan tindak pidana pornografi dan perfilman dengan cara memperjualbelikan kepada pedagang grosiran di seluruh Indonesia, serta sudah men-
jalankan praktik penjualannya sejak 10 bulan lalu. Berdasarkan Laporan Polisi : LP/85/K/II/2010/SPK Unit II, Leo melanggar Pasal 29 Undang-Undang (UU) Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 40 huruf (c) UU Nomor 8 Tahun 1992 tentang Perfilman. Polisi juga menangkap SR sebagai tersangka yang memproduksi VCD film Indonesia berbagai judul yang diedarkan ke pedagang grosir di Glodok, Jakarta Barat dan satu unit mesin duplikat, serta 500 keping VCD. SR dikenakan Pasal 72 ayat (1) dan (2) UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta dan Pasal 40 huruf (c) Jo. Pasal 33 UU No. 8 Tahun 1992 tentang Perfilman. SR mengaku menggandakan VCD bajakan sejak dua bulan lalu dengan jumlahnya mencapai 1.000 keping satu kali produksi dan dijual seharga Rp1.200 per keping berdasarkan pesanan majikannya bernama Jafar. “Saya dibayar Rp60.000 sekali produksi,” ujar tersangka yang mengaku menggandakan di kontrakannya di Jalan Gajah Mada RT02/03, Jakarta Barat. (ant)
DEMO BENDERA - Sejumlah demonstran dari Bendera berunjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, kemarin. Dalam aksinya, meminta agar orang-orang yang terlibat dalam kasus skandal Bailout Bank Century diproses secara hukum dan Presiden SBY harus bertanggung jawab atas kasus Bank Century.
3,7 Juta Anak Hidup di Jalanan JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mencatat bahwa terdapat sebanyak 22 persen anak-anak di Indonesia yang terpaksa hidup di jalanan atau menjadi “anak jalanan”. “Dari 17 juta anak-anak Indonesia, 22 persen (3,74 juta anak) di antaranya hidup di jalanan,” kata Ria dari Subkomisi Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM dalam diskusi tentang anak jalanan di Jakarta, Kamis. Menurut Ria, anak-anak tersebut terpaksa untuk menjalani kehidupannya seharihari di jalanan padahal terdapat sebagian dari mereka yang memiliki tempat tinggal atau orang tua. Anak-anak jalanan tersebut
hidup dalam suasana yang terlantar dan nyaris tidak diperhatikan secara sungguh-sungguh oleh pihak yang berwenang. Sedangkan data Komnas Perlindungan Anak tahun 2009 menunjukkan bahwa jumlah anak jalanan ibu kota meningkat 50 persen dari tahun sebelumnya. Sementara itu, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta telah melakukan pendataan anak jalanan sejak Februari 2010 yang dilakukan di sejumlah titik ibu kota seperti di Perempatan Cempaka Mas, Matraman, Rawamangun, Lebak Bulus, dan Grogol. Pendataan itu merupakan tahap awal untuk melakukan
pembinaan bagi anak-anak jalanan di rumah singgah milik pemerintah sehingga mereka tidak lagi berada di jalanan. Pendataan dilakukan oleh Dinas Sosial bekerja sama dengan sejumlah yayasan sosial, organisasi kepemudaan, dan universitas, seperti Forum Komunikasi Pekerja Sosial Masyarakat (FKPSM), Yayasan Sekar, Taruna Siaga Bencana dan kelompok mahasiswa dari Universitas Atma Jaya. Selain melakukan pendataan anak jalanan, Dinas Sosial memberikan selebaran dan stiker pada pengguna jalan yang isinya menyerukan agar tidak membeli dan pemberi para pengemis dan pedagang asongan. (ant)
Polda Tetapkan Empat
Tersangka The North Jack JAKARTA - Polda Metro Jaya menetapkan empat tersangka dari suporter tim sepak bola Persitara Jakarta Utara, The North Jack, terkait insiden pelemparan terhadap rombongan kendaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). “Keempat remaja itu berinisial A, B, F dan AC,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin. Suporter Persitara yang berusia remaja itu dikenakan Pasal 406 tentang Pengrusakan dengan ancaman hukuman penjara empat tahun. Namun demikian, Boy mengatakan keempat pendukung
tim berjuluk “Laskar Si Pitung” itu tidak menjalani penahanan karena di bawah usia dan polisi mengedepankan pendekatan pembinaan terhadap remaja itu melalui orang tuanya, meskipun proses hukum tetap berlanjut. Boy mengungkapkan polisi sempat memeriksa 16 suporter yang diduga melempar rombongan kendaraan Presiden SBY, namun status tersangka mengarah kepada keempat remaja tersebut. Sebelumnya, Boy menuturkan rombongan kendaraan Presiden SBY bertemu kendaraan yang membawa suporter Persitara, kemudian terjadi insiden pelemparan gundu (kelereng) di ruas jalan Tol Wiy-
oto Wiyono KM-67, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (3/3) sekitar pukul 14.30 WIB. Boy menjelaskan suporter itu tidak mengetahui rombongan yang berpapasan merupakan iringan kendaraan Presiden SBY, kemudian mereka iseng melempar gundu yang tepat mengenai mobil yang ditumpangi pejabat nomor satu di Indonesia itu. Kemudian petugas Patroli Pengawal (Patwal) Presiden SBY melaporkan kejadian pelemparan itu kepada polisi lalu lintas di lapangan dan rombongan kendaraan pendukung Persitara itu diberhentikan di pintu keluar Tol Kuningan. (ant)
Tahun 2030 RTH Baru Capai 30 Persen PEMPROV DKI akan mewujudkan kondisi ideal ruang terbuka hijau (RTH) kota Jakarta sebesar 30 persen dari luas lahan pada 2030 yang akan datang, seperti yang tercantum dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2010-2030 yang sedang disusun Dinas Tata Ruang. “Telah diatur konsep pemukiman warga dan luas RTH di ibukota sehingga mencapai 30 persen. Kedepan, tidak ada lagi pemukiman kumuh dan ilegal karena berada di kawasan yang tidak sesuai peruntukan,” kata Kepala Dinas Tata Ruang DKI Wiriyatmoko di Jakarta, kemarin. Saat ini, RTH di Jakarta hanya 9,6 persen, masih jauh dari ideal 30 persen. Sementara itu,
draft RTRW 2010-2030 tengah digodok untuk dapat disahkan secepatnya, yang ditargetkan di tahun 2010 ini. Pemprov DKI akan melakukan pembebasan tanah yang berada di kawasan jalur hijau untuk dijadikan taman kota dan hutan kota agar dapat menambah luas RTH di DKI Jakarta untuk mencapai target. “Misalnya di kawasan Tebet, ada yang merupakan jalur hijau.
Sekarang itu padat sekali didirikan rumah. Nah, kedepan, kawasan ini akan kita bebaskan dari pemukiman, kemudian diatur menjadi taman kota yang hijau,” kata Wiriyatmoko. Seperti diatur dalam UU No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang, maka secara bertahap akan dilakukan pengembalian fungsi lahan hijau itu melalui pembebasan lahan. Wiriyatmoko mengatakan pihaknya optimis target RTH 30 persen itu dapat dicapai DKI pada 2030 dengan diaturnya kawasan terbuka non lindung dalam draft RTRW dan bahwa pembebasan tanah telah mulai dilakukan oleh Pemprov DKI. “Saya optimis target ini tercapai. Tentunya jalan menuju tar-
get itu masih panjang. Namun, kita akan terus membebaskan lahan untuk RTH selama keuangan daerah mampu untuk membayarkan ganti ruginya. Sehingga kita menambah besaran luas RTH secara bertahap hingga mencapai 30 persen,” ujarnya. Dalam draft Perda RTRW DKI 2010-2030 diatur mengenai keberadaan kawasan terbuka hijau non lindung yang meliputi hutan kota, taman kota dan kawasan terbuka hijau lainnya. Kawasan peruntukan ruang terbuka hijau non lindung ditetapkan dengan ketentuan merupakan kawasan penyeimbang antara area terbangun dengan area tidak terbangun pada setiap blok, baik berupa
RTH publik maupun privat. Kawasan ini akan digunakan sebagai area bermain, berolahraga, bersosialisasi dan aktivitas lainnya yang terbuka bagi seluruh masyarakat dan dikembangkan secara berhirarki dari tingkat provinsi, kota, kecamatan dan kelurahan. Definisi untuk kawasan terbuka non lindung disebut Wiriyatmoko merupakan pembatas kawasan strategis atau kawasan khusus dengan pemanfaatan terbatas, juga merupakan lahan diluar bangunan yang dibiarkan terbuka, tidak diperkeras dan ditanami tanaman atau taman pada atap bangunan serta tempat penyediaan sarana, prasaran dan fasilitas lingkungan. (ant)
Tumpak:
Keppres Pengangkatan Kami Harus Dicabut
Tumpak
JAKARTA - Pelaksana tugas sementara (Plt) Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Tumpak Hatorangan Panggabean mengatakan, penolakan terhadap Peraturan Pemerintah Pengganti Undangundang (Perppu) penunjukan pelaksana tugas sementara pimpinan KPK harus diikuti dengan pencabutan Keputusan Presiden (Keppres) pengangkatan dirinya. “Tentunya keputusan presiden yang dlandasi oleh Perppu itu harus dicabut, yaitu keputusan presiden yang mengangkat kami sebagai ketua dan pimpinan KPK sementara, itu menurut saya sah-sah saja,” kata Tumpak ketika ditemui di gedung KPK, Jakarta, kemarin. Dia menjelaskan, pencabutan Keputusan Presiden itu harus didahului dengan pengajuan Rancangan Undang-
undang tentang pencabutan Perppu yang telah ditolak oleh DPR. Tumpak menerima penolakan Perppu oleh DPR. Menurut dia, DPR telah menempuh jalur konstitusional untuk mengambil keputusan itu. Dia juga memahami posisinya adalah pimpinan KPK yang bersifat sementara. “Sejak awal saya tahu konsekuensi itu. Kehadiran saya disini adalah sementara,” katanya. Menurut Tumpak, tanpa dirinya, KPK tetap bisa bekerja karena masih ada empat orang yang akan memimpin lembaga tersebut. “Empat orang pimpinan sudah bisa melaksanakan pekerjaan ini,” katanya. Tumpak menjabat di KPK bersama dua pelaksana tugas sementara yang lain, yaitu Mas Achmad Santosa dan Waluyo. Mereka menjadi pimpinan KPK berdasarkan Perppu nomor 4 tahun 2009. Dalam perkembangannya, posisi Mas Achmad Santosa dan Waluyo digantikan oleh Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah yang kembali ke KPK setelah terjerat kasus hukum. Sementara itu, Perppu yang melandasi pengangkatan Tumpak, Mas Achmad, dan Waluyo ditolak oleh DPR. (ant)
17 Demonstran Jadi Tersangka JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan sebanyak 17 orang telah ditetapkan menjadi tersangka berbagai kasus unjuk rasa anarkis terkait kasus Bank Century baik di Jakarta maupun di daerah lain. “Kendati menjadi tersangka namun mereka tidak ditahan karena ancaman hukuman kurang dari lima tahun,” katanya di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, para tersangka itu semuanya telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik. “Proses hukumnya tetap berjalan. Mereka memang tidak ditahan tapi bisa dipanggil lagi untuk proses hukumnya,” katanya. Para tersangka itu ditangkap saat unjuk rasa di Jakarta sebanyak 10 orang, Kalimantan Timur lima orang dan Semarang dua orang. Mereka menjadi tersangka kasus pengrusakan fasilitas umum dan mengganggu ketertiban umum. “Tersangka yang tertangkap di depan gedung DPR Jakarta, misalnya, diduga merusak pagar jalan tol hingga roboh. Mereka juga merusak
pintu gedung DPR,” katanya. Untuk menjerat para tersangka yang merusak pagar jalan tol, polisi akan meminta keterangan dari PT Jasa Marga untuk memastikan tingkat kerusakan. Ia mengatakan, jumlah tersangka masih bisa bertambah karena penyidikan masih terus berlangsung. Polisi juga mempelajari kemungkinan adanya pihak-pihak yang menggerakkan massa untuk melakukan tindakan anarkis di depan gedung DPR. Secara umum, katanya, pengamanan aksi unjuk rasa terkait kasus Bank Century mulai 2 Maret 2010 hingga kini berlangsung aman dan terkendali. “Memang ada kekisruhan tapi bisa dikendalikan dan tidak merembet ke tempat lain,” katanya. Ia mengatakan, kekisruhan terjadi karena para pengunjuk rasa memaksa masuk ke dalam gedung DPR padahal sudah ada lima orang perwakilan massa yang masuk. “Massa nekat mau masuk namun polisi menghalangi sehingga mereka melempari polisi dengan batu dan mendorong pagar,” katanya. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Jumat 5 Maret 2010
3
Ketua MK :
Sulit Lengserkan Presiden dan Wapres
Suluh Indonesia/ant
PRO SBY-BOEDIONO - Sejumlah pengunjukrasa dari Gerakan Pro SBY-Boediono, membawa bendera Partai Demokrat saat unjukrasa di halaman DPR Jawa Timur, kemarin. Dalam aksi ini, mereka memberikan dukungan moral kepada Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono terkait kasus Bank Century, dan meminta DPR tetap obyektif dalam penanganan kasus tersebut.
KPK Didesak Periksa Boediono JAKARTA - Sejumlah aktivis antikorupsi mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa namanama yang disebut oleh Pansus karena diduga terkait dengan kasus bank Century. Desakan itu disampaikan oleh para aktivis Front Oposisi Rakyat Indonesia (For Indonesia), Koalisi Masyarakat Sipil Antokorupsi (Kompak), dan Gerakan Indonesia Bersih (GIB) saat bertemu Wakil Ketua KPK, Chandra M. Hamzah di gedung KPK, Jakarta, kemarin. Ray Rangkuti dari Kompak mengatakan pemeriksaan tersebut sangat dibutuhkan untuk memperjelas penanganan kasus tersebut. Apalagi, DPR RI melalui rapat paripurna telah sepakat
bahwa kebijakan dalam menyelamatkan Bank Century tidak dapat dibenarkan. Dia meminta KPK tidak memulai penyelidikan kasus itu dari hal-hal yang sederhana. KPK diminta tidak sungkan untuk meminta keterangan para pembuat kebijakan. Aktivis GIB, Effendy Gazali menambahkan, KPK masih memiliki komitmen untuk melakukan penyelidikan sebaik mungkin, termasuk memeriksa pejabat publik yang diduga tersangkut. Menurut dia, Chandra M. Hamzah ketika menerima para aktivis mengatakan, KPK berani memanggil pejabat yang diduga terkait. "KPK tidak gentar untuk memanggil pejabat manapun, asal sesuai de-
ngan Undang-undang, metodologi, dan tujuan," kata Effendy Gazali menirukan pernyataan Chandra. Dia menegaskan, KPK sangat terbantu dengan hasil rapat paripurna DPR yang menyatakan kebijakan dan pelaksanaan penyelamatan Bank Century bermasalah. "KPK mengakui itu ada manfaatnya bagi KPK," katanya. Namun demikian, Effendy berharap semua elemen masyarakat tidak hanya mengandalkan KPK dalam mengusut kasus Bank Century. Menurut dia, kepolisian dan kejaksaan harus turut aktif mengusut dugaan tindak pidana dalam kasus itu. Secara terpisah, pelaksana tugas sementara Ketua KPK,
Kejagung Siap Tindaklanjuti
Rekomendasi Rapat Paripurna JAKARTA - Jaksa Agung, Hendarman Supandji, menyatakan Kejaksaan Agung (Kejagung) siap menindaklanjuti rekomendasi dari Rapat Paripurna DPR RI soal bailout Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun. "Kita siap menindaklanjuti, kalau diserahkan (rekomendasi) nanti harus dipelajari dahulu," katanya, di Jakarta, Kamis. Sebelumnya, fraksi-fraksi pendukung opsi C yang menyatakan telah terjadi pelanggaran pada bailout Bank Century akhirnya unggul dalam pemungutan suara secara terbuka dengan dukungan 285 suara (57 persen). Keunggulan tersebut diperoleh fraksi-fraksi pendukung opsi C melalui mekanisme voting secara terbuka yang dihitung pada masing-masing fraksi dalam rapat paripurna penetapan kesimpulan Panitia Angket Kasus Bank Century, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu
malam. Dukungan 285 suara tersebut berasal dari Fraksi Partai Golkar 104 suara, Fraksi PDI Perjuangan 90 suara, Fraksi
Hendarman Supandji
PKS 56 suara, Fraksi PPP 32 suara, Fraksi Gerindra, 25 suara, Fraksi Hanura 17 suara, dan Fraksi PKB satu suara. Sementara itu, fraksi-fraksi pendukung opsi A yang menyatakan tidak ada pelanggaran pada bailout atas Bank
Century karena telah sesuai dengan kebijakan memperoleh 212 suara (43 persen). Fraksi-faksi pendukung opsi A yakni Fraksi Partai Demokrat sebanyak 148 suara, Fraksi PAN 40 suara, serta Fraksi PKB 25 suara. Pada voting tahap kedua ini terjadi perubahan signifikan dengan pindahnya Fraksi PPP dari kelompok pendukung opsi A kepada kelompok pendukung opsi C. Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), Didiek Darmanto, menyatakan Kejagung menyatakan siap untuk menerima rekomendasi dari Panitia Angket Kasus Bank Century terkait penanganan tindak pidananya. "Pada intinya kami (Kejagung) siap saja menerima rekomendasi itu," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Didiek Darmanto. (ant)
Lili Tak Yakin Diberhentikan JAKARTA - Anggota DPR dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB) Lili Chadidjah Wahid mengatakan, tak yakin PKB akan memberhentikannya sebagai anggota DPR karena berbeda sikap dengan fraksinya soal kesimpulan Panitia Angket Kasus Bank Century. "Kalau PKB mau memberhentikan saya, saya siap, tapi saya tidak yakin PKB melakukan hal itu cuma karena berbeda sikap terhadap kesimpulan Panitia Angket," kata Lili Chadidjah Wahid, di Gedung
DPR, Jakarta, Kamis. Dikatakannya, untuk melakukan pergantian antar waktu (PAW) kader partai di DPR harus didasarkan persetujuan ketua umum dan sekjen partai. Lili yakin Sekjen PKB Lukman Edy memiliki sikap yang sama dengan dirinya soal kasus Bank Century sehingga tidak akan merestui melakukan PAW. Menurut dia, indikasi Lukman Edy memiliki visi dan sikap yang sama dengan dirinya dari sikap mantan menteri Pemba-
ngunan Daerah Tertinggal (PDT) yang tetap konsisten dan tidak berubah. "Komunikasi saya dengan Lukman Edy tetap baik. Kita sering komunikasi baik langsung maupun melalui telepon," kata adik almarhum KH Abdurrahman Wahid ini. Dikatakannya, ia memilih sikap berbeda dengan fraksinya karena mengakomodasi aspirasi masyarakat yang menilai ada pelanggaran pada pemberian dana talangan itu. (ant)
Tumpak Hatorangan Panggabean menegaskan, KPK hanya akan bekerja berdasarkan alat bukti. Oleh karena itu, keputusan untuk memanggil atau tidak memanggil pihak tertentu selalu didasarkan pada kebutuhan alat bukti dan pertimbangan penyelidik. "Sepanjang penyelidik memandang perlu pemanggilan (pihak tertentu) yang keterangannya itu diperlukan, tentunya iya," kata Tumpak. Tumpak membenarkan, hasil rapat paripurna DPR tentang kasus Bank Century bisa menjadi bahan untuk penyelidikan yang sedang dilakukan oleh KPK. (nas)
JAKARTA - Meski DPR sudah menyepakati proses pencairan dana talangan (bailout) Bank Century Rp 6,7 triliun sarat masalah, pemakzulkan (impeachment) terhadap presiden dan wapres masih sulit dilakukan. Bahkan, memerlukan proses yang relative lama. Kondisi ini jauh berbeda seperti yang pernah dilakukan DPR dalam upayanya melengserkan Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur). Pendapat ini disampaikan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD di Jakarta, kemarin. Pasalnya, keputusan paripurna DPR soal hasil Pansus Hak Angket Bank Century itu, harus melalui dua tahapan lagi. “Lebih sulit sekarang menjatuhkan presiden dan wapres. Sebelumnya bisa dilengserkan tanpa haarus diuji hukumnya.
Kini harus diuji terlebih dahulu,” jelas dia. Mahfud mengungkapkan, untuk menuju pemakzulan masih harus melalui dua jembatan yang panjang dan tidak mulus. Dua jembatan itu adalah keputusan DPR untuk menyatakan pendapat yang harus dihadiri 2/3 dari anggota DPR dan disetuji 2/3 yang hadir. “Kalau di jembatan pertama PKB dan Partai Demokrat ngotot pada prinsipnya, maka tidak akan sampai pada pemakzulan,” ujarnya. Selanjutnya, apabila disetujui, maka pemakzulan harus melalui sidang paripurna yang dihadiri 2/3 dari jumlah anggota DPR dan disetujui 2/3 yang hadir. Ketentuan tersebut terdapat dalam UU Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD. “Dalam sidang ini Partai Demokrat, PAN dan PKB solid
tidak?” ujar Mahfud. Dari situ Mahfud melihat kecil kemungkinan mantan Gubernur BI itu bakal dimakzulkan. Alasannya, tidak ada alasan dan kekuatan yang kuat untuk menjatuhkannya, sehingga pemakzulan Wapres Boediono sangat sulit, karena ia tidak terancam secara politis dan yuridis. Apalagi aturan pemakzulan Presiden saat ini lebih rumit ketimbang sebelumnya. Kondisi ini, ungkap Mahfud, berbeda saat kepemimpinan Gus Dur. Pemakzulannya lebih mudah, karena lembaga seperti MK belum ada. “Waktu Gus Dur tidak ada forum hukum, harus melalui forum previlage (keistimewaan-red). Gus Dur itu langsung politik. Pelengseran Gus Dur saat itu melalui hak angket yang murni politik,” imbuhnya. (nas)
Ungkap Penyandang dan Pemberi Suap
Miranda Bakal “Diseret” ke Pengadilan JAKARTA - Mantan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Swaray Goeltom akan “diseret” ke persidangan dalam kasus dugaan penerimaan cek perjalanan saat pemilihan di DPR pada 2004. Kasus ini menyeret 4 politisi sebagai tersangka. “Kita akan menghadirkan Miranda di pengadilan,” kata Karo Humas KPK Johan Budi di gedung KPK, Jakarta,kemarin. Johan mengatakan, dalam persidangan yang rencananya akan digelar dua pekan lagi itu, KPK juga akan memanggil sejumlah pihak, termasuk para anggota dewan
yang diduga menerima traveler cheque (cek perjalanan). Dari pemeriksaan mereka nanti, jelas dia, akan diketahui sikap KPK selanjutnya. “Apakah akan berkembang dari proses itu untuk menjerat tersangka? Tunggu saja nanti, pokoknya segala kemungkinan bisa terjadi,” imbuh dia. Seperti diketahui, KPK hingga saat ini baru dapat menjerat empat tersangka anggota dewan yakni Hamka Yandu, Dudhie Mamun Murod, Udju Juhaeri, dan Endin AJ Soefihara. Kasus tersebut bermula dari pengakuan mantan anggota PDIP Agus Con-
dro bahwa dirinya pernah menerima Rp 500 juta dalam bentuk cek perjalanan (terkait pemilihan Miranda sebagai Deputi Senior Gubernur BI). Di beberapa kesempatan, Agus menyatakan secara detil kronologis pemberian uang tersebut. Menurut Agus, ber kaitan pemberian uang tersebut dengan upaya pemenangan Miranda baru diketahuinya dalam pertemuan seluruh anggota FPDIP DPR, sebelum pemilihan tersebut. Pernah juga terjadi pertemuan antara para politisi PDIP dengan Miranda di salah satu hotel berbintang di Jakarta. (nas)
Megap litan
Suluh Indonesia, Jumat 5 Maret 2010
4
Kasus Pemukulan JJ Rizal
K ilas Korban Banjir Disantuni SEJUMLAH Sejumlah istri pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, memberi bantuan bagi ratusan warga korban banjir di Desa Pantai Bahagia, Jecamatan Muaragembong akibat luapan Kali Citarum, kemarin. Dalam kunjungan kerja itu, istri Bupati Bekasi, Cucu Sugiarti, didampingi istri Wakil Bupati, Hj. Ratna Darip Mulyana, beserta istri Camat Muaragembong Hj. Reny Heryani memberikan bantuan berupa paket sembilan bahan pokok (sembako) untuk persediaan makan 400 warga RT05, 06,07,08 RW01 Kampung Belukbuk. “Kami medapat kabar bahwa sekitar 400 kepala keluarga (KK) di wilayah ini terkena banjir luapan Kali Citarum yang terjadi semalam hingga merusak tambak dan beberapa tempat tinggal mereka,” ujar istri Bupati Bekasi, Cucu Sugiarto, kepada Antara. (ant)
Bogor Segera Miliki Lapas Baru BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor optimis proyek pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pasir Jambu, di Kelurahan Kedunghalang, Kota Bogor akan terealisasikan pada pertengahan tahun 2010 ini. Lapas baru itu rencananya untuk mengantikan Lapas Paledang yang saat ini kondisinya sudah sangat over kapasitas dan berada di jantung kota. “Kami tetap berkomitmen agar pembangunan Lapas Pasir Jambu itu dapat terealisasi di tahun ini. Bahkan saya harapkan itu secepatnya,” kata Walikota Bogor, Diani Budiarto, di kantor Balaikota Bogor, kemarin. Kepala Lapas Paledang Kota Bogor, Suwarso mengatakan Lapas baru tersebut rencanaya akan dibangun di atas lahan seluas kurang 7 hektar dnegan angaran sekitar Rp 60 miliar. “Luasnya
gan hidupnya menjadi semakin kehilangan pijakan. Untuk itu diperlukan kajian yang cermat mengenai mekanisme tepat agar penduduk setempat mampu mengintegrasikan ulang pengetahuan dan kosmologi yang diacu dalam bercocok tanam. “Seperti pranata mangsa pada petani di Jawa,” ungkapnya. Dia menambahkan, selisih 2 derajat dalam perubahan iklim mungkin tak terlalu berpengaruh bagi penduduk kota yang tidak menggantungkan hidupnya dari bercocok tanam. Tetapi, perlu diingatkan, perubahan iklim tersebut sangat berpengaruh terhadap para petani, yang mengutamakan hasil dari pertanian. “Seharusnya ada peraturan yang memaksa bagi mereka untuk menanggung biaya dari konsekuensi yang ditimbulkan terhadap perubahan iklim,” himbaunya. (rin)
Dana Bencana
Dinilai Terlalu Kecil BOGOR - Anggota DPRD Kota Bogor dari Komisi C, Usmar Hariman, mengakui bahwa dana bantuan bencana Kota Bogor untuk tahun 2010 tergolong kecil. “Di 2010 ini dana bantuan bencana Kota Bogor, tergolong kecil dengan tingkat daerah rawan bencana yang cukup besar,” katanya kepada Antara di Bogor, kemarin. Kecilnya dana itu, menurut Usmar, karena kebutuhan infrastruktur lebih banyak. Usmar menyebutkan, anggaran bencana tersebut diletakkan di tiga pos yakni Dinas Bina Marga, Dinas Cipta Karya dan Pos Kota Bogor lewat anggaran tak terduga walikota. “Anggaran bencanan di Dinas Bina Marga Rp 2 miliar, pos Kota Bogor atau anggaran tak terduga walikota
DEPOK – Tiga terdakwa kasus pemukulan terhadap sejarawan Universitas Indonesia (UI), JJ Rizal, kemarin divonis tiga bulan penjara Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok yang diketuai oleh Syahri Adami. Dalam sidang yang digelar di ruang sidang utama PN Depok, ketiga terdakwa yaitu Brigadir Satu (Briptu) Anthony, Briptu Muhammad Syahrir, dan Briptu Supratman, seolah pasrah mendengar putusan majelis hakim.
Kuasa hukum ketiganya, Herman Dione, SH mengatakan, pasal 351 KUHP yang dikenakan kepada kliennya dinilai tidak tepat lantaran dalam psala tersebut menjelaskan tentang penganiayaan terhadap seseorang yang menyebabkan luka hingga orang tersebut tidak dapat bekerja. Seharusnya, kata Herman, pasal yang digunakan hakim sebagai rujukan adalah 352 KUHP lantaran korban hanya mengalami penganiayaan ringan. Kendati demikian, Herman mengaku tidak akan mengajukan banding.
“Jika Majelis Hakim menerapkan pasal 352 maka ketiga klien saya seharusnya tidak ditahan karena penganiayaan yang mereka lakukan tidak menyebabkan orang tidak bisa bekerja,” kata Herman sambil menambahkan, ketiga kliennya menerima putusan itu dan tak mengajukan banding. Lebih lanjut Herman menghimbau kepada jajaran kepolisian agar menjadikan hal seperti ini sebagai pelajaran. Ke depan, katanya, polisi diharap lebih bersikap elegan dalam
melayani masyarakat. “Dengan adanya kasus ini maka polisi dapat memperbaiki citranya dengan tidak melakukan kekerasan kepada orang lain,” ujarnya mengingatkan. Sementara itu, JJ Rizal justru mengaku akan menjalin silaturahmi dengan keluarga ketiga pelaku. “Kasus ini membuat keeratan persaudaraan saya dengan polisi semakin erat,” katanya. Menanggapi putusan hakim terhapad ketiganya, Rizal mengaku tidak akan mempersoalkan dengan alasan fokus utama dirin-
ya bukanlah lamanya hukuman, melainkan sebagai gambaran bahwa polisi tidak kebal hukum. “Sebenarnya saya tidak mempermasalahkan vonisnya, karena yang ingin ditunjukkan kepada masyarakat adalah polisi itu tidak kebal hukum. Saya berharap vonis itu menjadikan cermin buat Polri untuk mereformasi dirinya,” ujarnya. Jaksa Penuntut Umum Basuki menyatakan hal yang sama. Ia menambahkan, pemidanaan ketiga polisi itu bukan sebagai upaya balas dendam. (rin)
berkisar antara 6 hingga 7 hektar, terdiri dari 4,2 hektar hibah pemerintah daerah, dan 2,5 hektar tanah masyarakat yang akan digatirugikan. Lapas itu kalau jadi akan mampu menampung sebanyak 1.000 orang,” ujarnya. Suwarso menjelaskan, hingga kini proses pembangunan dalam tahap hibah, dan ganti rugi tanah masyarakat. Dan lokasi pembangunan Lapas yang telah disepakati terletak di jalan alternatif Pemda, Kampung Pasir Jambu, Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara. “Kita sama-sama doakan agar pembangunan lapas itu segera dilakukan demi kelancaran di Lapas Paledang yang saat ini sudah padat,” harapnya. Pemindahan Lapas Paledang tersebut, lanjut H. Suwarso, sebetulnya telah direncanakansejak tahun 1978. (bas)
Peternakan Penyumbang Efek Rumah Kaca DEPOK - Ilmuwan Indonesia bidang sosial humaniora Universitas Indonesia (UI), Prof. Dra. M.A. Yunita Triwardani Winarto, Ph.D mengatakan, gas metana merupakan salah satu penyumbang akumulasi gas diatmosfer yang berasal dari kotoran ternak sapi. Data yang dikutip Yunita dari Food and Agriculture Organization (FAO) tercatat, metana sebanyak 37 persen penyumbang efek rumah kaca berasal dari kegiatan pertanian dan peternakan. Sedangkan, CO2 hanya menyumbang sebesar 9 persen. “Aktivitas manusia sangat berperan dalam perubahan iklim,” ungkapnya di Balai Sidang Universitas Indonesia Depok, kemarin. Masalah perubahan iklim, kata Yunita disebabkan faktor budaya. Artinya, apa yang sebenarnya terjadi bila akhirnya interaksi manusia dana lingkun-
Tiga Polisi Dihukum Tiga Bulan
sebesar Rp 3 miliar dan Rp200 juta dari Dinas Cipta Karya,” ujarnya. Menurut Usmar, untuk kawasan kota Bogor yang rawan bencana, jumlah anggaran bencana yang ada tergolong kecil. Guna menyiasatinya, kata Usmar, Komisi C bersama-sama pihak terkait sedang menginventarisir data model usulan pasca rekonstruksi dan rehabilitasi kepada Mekokesra. Ia mengatakan, untuk bantuan bencana tahun ini masih menggunakan dana bantuan bencana dari Mekokesra yang diperoleh pada tahun 2007 sebesar Rp 10 juta. “Belajar dari pengalaman yang ada, tahun 2007 kita dapat bantuan bencana dari Menkokesra sebesar Rp10 miliar, dan itu baru bisa diserap pada tahun 2009 ini. (ant)
Suluh Indonesia/ant
TOLAK KEKERASAN - Sejumlah mahasiswa melakukan aksi menolak kekerasan terhadap demonstran di Kampus Universitas Ibnu Khaldun, Bogor, kemarin. Mereka memprotes tindakan represif polisi saat menghadapi para demonstran kasus Century.
Demo Century
Tiga Mahasiswa Bekasi Masuk RS Satpol PP Diminta Tegas BEKASI - Sebanyak tiga mahasiswa Bekasi, Jawa Barat, dirawat secara intensif di Rumah Sakit (RS) Mintoharjo, Jakarta, akibat luka serius setelah bentrokan antara polisi dan demonstran di Gedung DPR RI Jakarta. “Para korban merupakan mahasiswa asal Bekasi. Saat ini mereka sedang dirawat di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) dengan luka parah,” ujar Presidium Fraksi aktivis 98, Adi Bunardi, dalam siaran persnya di Hotel Horizon, Kota Bekasi, kemarin. Menurut Adi, masing-masing korban bernama M. Rais, mahasiswa Universitas Islam ’45 (Unisma) Bekasi, Roni dari
STMIK Mulya Pratama, dan Hari, mahasiswa Bina Sarana Informatika (BSI). “Roni mengalami luka tembak peluru karet di bagian perut, sementara Rais dan Hari menderita lebam di sekujur tubuh akibat kebrutalan oknum polisi dalam upaya membubarkan massa saat aksi demo berlangsung,” katanya. Adi mengaku sangat menyayangkan sikap represif kepolisian dengan cara menyemprotkan water canon, melempar gas air mata, sampai pada pemukulan terhadap mahasiswa yang dituduh sebagai provokator dalam aksi penuntasan kasus Bank Century. “Saat itu jumlah demonstran
hanya mencapai 1.000 orang sedangkan aparat kepolisian lebih dari 2.000 orang dengan melakukan tindak kekerasan terhadap kami. Bukankah polisi bertugas melindungi masyarakatnya,” ujar Adi. Atas kejadian tersebut, kata dia, Aktivis 98 berinisiatif mengadukan kasus tersebut melalui Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) dengan menyerahkan bukti berupa rekaman video, foto, dan hasil visum kedokteran. “Aktivis 98 bersama dengan aliansi mahasiswa lainnya akan membawa kasus ini ke Komnas HAM dalam pekan ini agar segera ditindaklanjuti,” katanya. (ant)
Sungai Meluap
Jalan Raya Sawangan Macet DEPOK – Gara-gara air sungai Kalibaru meluap, kawasan Jalan Raya Sawangan, tepatnya di Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas, Depok kemarin dilanda kemacetan parah. Akibatnya, aktivitas warga menjadi terganggu. Banjir disebabkan meluapnya air Sungai Kalibaru hingga masuk ke rumah warga hingga membuat warga mengeluh. Air setinggi 30 sentimeter yang menggenang di ruas jalan tersebut juga menyebabkan kemacetan cukup lama. Sebagai langkah penanggulangan kemacetan, Polsek Pancoranmas harus turun tangan. Satu regu Unit Lalu Lintas (Lantas) Polsek Pancoranmas terlihat mengatur arus lalu lintas supaya tidak tersendat. Selain kondisi jalan yang sempit, macet juga diperparah dengan tingginya aktivitas warga di jam tersebut. “Kemacetan terjadi dari mulai Jalan Raya Sawangan, Kodim, hingga Parung Bingung. Titik banjirnya ada di dekat Masjid Mampang akibat meluapnya air sungai,” kata Kapolsek Pancoranmas, AKP Ana Rohana. Suwandi, salah seorang pekerja yang setiap hari melintasi Jalan Raya Sawangan mengungkapkan, kemarin dirinya terjebak hingga
satu jam lamanya untuk melintasi jalan tersebut. Padahal, biasanya hanya memerlukan waktu sekitar lima menit. “Kalaupun macet paling kena 5-10 menit. Ini saya sudah hampir satu jam terjebak macet,” keluhnya ditemui saat melintas di Jalan Raya Sawangan. Diungkapkan dirinya, ini adalah yang pertama kalinya terjadi selama dua tahun melintasi jalan tersebut. Dia menghimbau kepada pihak terkait untuk segera mengatasi masalah ini. Pasalnya, dirinya menjadi terlambat datang ke kantor. “Padahal berangkatnya sudah dari pagi, tapi ini sudah pasti telat karena banjir. Di sini saja sudah hampir satu jam, belum lagi macet di tempat lain,” ujarnya. Keluhan serupa juga diungkapkan Marcia Audita, siswi SMAN 5 Depok. Bahkan dirinya terpaksa mengeluarkan kocek lebih lantaran harus naik ojek aga tidak terlambat masuk sekolah. Sayangnya, usaha Dita tetap gagal dan terpaksa terlambat hingga 30 menit. “Udah naik ojek tetap aja telat. Mana harus ngeluarin uang ekstra pula,” ucapnya kesal. (rin)
BOGOR - Walikota Bogor, Diani Budiarto memerintahkan Satpol PP untuk lebih tegas menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan terlarang seperti jalur hijau, trotoar dan badan jalan. “Keberadaan PKL tersebut selain merusak keindahan kota juga menjadi salah satu pemicu kemacetan jalan, kata Diani di Bogor, kemarin. Ia menilai, masih banyaknya PKL yang berjualan di kawasan terlarang disebabkan oleh kelalaian aparatnya dalam menindak sehingga setelah ditertibkan, PKL masih saja berjualan. “Ada ketidakkonsistenan aparat kita. Setelah ditertibkan, mereka tidak konsisten menjaganya. Maka kita memerintahkan Satpol PP untuk tegas dalam menertibkan ini,” katanya menegaskan. Diani mengakui pembenahan PKL tidak gampang. Di satu sisi PKL sebagai sektor informal harus diberi hak yang sama dengan pelaku ekonomi lainnya. Namun di sisi lain keberadaan PKL yang tersebar di pusat kota menjadi pemicu gangguan kepada kegiatan lainnya. “Mereka pada umumnya menggunakan ruang publik seperti fasilitas umum, trotoar dan badan jalan, ini sangat menganggu aktivitas jalan dan pengguna jalan,” katanya. Terlebih lagi, lanjut Diani, perkembangan para PKL sulit dikendalikan sesuai dengan perencanaan dan penataan kota. Kehadiran PKL membuat kota terkesan semrawut dan kumuh serta keberadaan mereka mengganggu kenyamanan masyarakat lainnya.
Aparat Satpol PP seringkali harus ‘kucing-kucingan’ dengan PKL. Ia mencontohkan kejadian pada tahun 2004 pada saat penertiban PKL di Jalan Baru. “Kita menilai PKL ini pintar, sebelum diaspal kita tertibkan PKL, setelah kosong dari PKL jalan kita aspal. Selesai diaspal, PKL inipun muncul satu per satu. Dan sekarang sudah memadati jalan lagi,” urainya menuturkan. Untuk itu, Diani mengatakan pihaknya tengah membuat konsep untuk mencari jalan keluar yang terbaik untuk merelokasi para PKL tersebut. “Saat ini sedang kita lakukan pembenahan, PKL akan direlokasi masuk dalam pasar,” katanya Model penanganan dengan penertiban PKL bagi pemerintah sendiri sebenarnya sangat mahal harganya namun sulit dihindari karena posisi Pemerintah Daerah sebagai regulator yang berfungsi menegakkan peraturan daerah yang dibuat bersama DPRD. Diani mengatakan, keberadaan PKL mempunyai sisi positif dan negatif. Sisi positifnya, PKL memberikan peluang penyerapan tenaga kerja, kontribusi pendapatan bagi masyarakat, memberikan kesejahteraan dan ikut berkontribusi dalam mendorong pemerataan ekonomi lokal. Selain itu memberikan harga lebih rendah kepada masyarakat kelas menengah ke bawah dalam hal pengadaan barang dan jasa yang tidak terjangkau atau terlayani oleh sektor ekonomi formal. “Sisi negatifnya, keberadaan PKL yang tidak tertib telah melanggar Perda ketertiban daerah. (ant)
Ribuan Anak Yatim Padati The Jungle SEBANYAK 2.200 anak yatim piatu dari Kota Bekasi dan Bogor, kemarin memadati wahana wisata air The Jungle, di kawasan Bogor Nirwana Residen (BNR), Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Ribuan anak yatim dan piatu asal Kota Bekasi itu datang ke Bogor bersama Walikota Bekasi, H. Mochtar Mohammad dan istri untuk mengikuti acara ‘Senyum Tawa Seribu Anak Yatim’ yang digelar panitia acara Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bekasi ke-13.
Suluh Indonesia/bas
SANTUNAN – Walikota Bekasi, Mochtar Mohammad, saat menyerahkan amplop berisi uang santunan kepada 2.200 anak yatim dan piatu di lokasi wisata The Jungle, Kota Bogor, kemarin.
“Acara senyum dan tawa ini diikuti 2000 anak yatim dari Kota Bekasi dan 200 anak yatim dari Kota Bogor. Tujuannya selain untuk promosi, acara ini juga salah satu rang-
kain kegiatan HUT Kota Bekasi ke-13 tahun. Intinya kami pada hari jadi Kota Bekasi ini ingin berbagi ‘kado’ kebahagian bersama anak-anak yatim ini,” kata Marketing Manager,
The Jungle, Zaki Afifi. Pada acara itu, para peserta selain bisa menikmati berbagai acara dan pertunjukan yang telah disiapkan panitia, mereka juga bisa melihat dan bermain gratis di sejumlah wahana yang ada di The Jungle. “Kegiatan seperti ini sebetulnya hanya salah satu bagian dari CSR (corporate social responsibility) kami. Jadi the Jungle sendri selama ini memang memiliki program untuk anak-anak yatim atau anak dari kalangan keluarga kurang mam-
pu agar mereka juga berkesempatan menikmati wahana yang ada di sini,” ujarnya. Walikota Bekasi, Mochtar Mohammad dalam keterangan persnya menyampaikan ungkapan trimakasihnya kepada pengelola The Jungle yang telah bersedia memfasilitasi warga Bekasi khusunya anak-anak yatim dan piatu menikmati wahana The Jungle. “Ini sungguh luar biasa, untuk itu saya berharap pihak The Jugle juga mau menanamkan infestasinya dengan mem-
bangun wahana serupa di Kota Bekasi. Saya selaku Walikota Bekasi siap membantu dan akan memfasilitasinya,” tawaran Mochtar. Bahkan, ungkap walikota, Pemkot Bekasi sendiri saat ini telah menyiapkan lahan khusus yang bisa dimanfaatkan untuk dibangun sebuah wahana permainan air seperti The Jungle. “Kita sudah ada lahan, tepatnya di samping Carfur Kota Bekasi yang bisa dibangun wahana seperti ini,” ujarnya.(bas)
pini F OKUS Menjaga Etika dan Sopan Santun ARANGKALI sebagian masyarakat kecewa dengan sikap dan tindakan Ketua DPR yang dipandang secara sepihak menutup sidang paripurna DPR hari Selasa lalu. Akan tetapi, titik perhatian coba kita alihkan kepada perilaku anggota DPR kita yang begitu amburadul, berdesakan, bergerak dan mencak-mencak menyikapi langkah kontroversial dari Marzuki Alie yang menjadi Ketua DPR. Kita lihat di televisi, bagaimana anggota DPR berteriak-teriak, maju hendak merebut mikrofon, mencaci sampai main lempar dan main pukul segala. Inilah yang kita sesalkan. Tidakkah ada cara lain untuk menyikapi kekecewaan seperti itu? Sebab, rapat paripurna tersebut disiarkan secara langsung oleh stsiun televisi. Keamburadulan perilaku anggota DPR kita dilihat oleh jutaan masyarakat Indonesia. Pertama kita tekankah bahwa perilaku secara sosial-struktural bisa menjalar, apabila kekuatan pengontrol tidak tegas. Apabila lingkungan keras, maka otomatis masyarakat yang ada di lingkungan tersebut bisa keras. Orangtua yang keras, akan ditiru oleh anaknya. Anggota DPR dalam strata politik merupakan struktur tinggi. Setelah DPR ada lagi yang disebut DPRD tingkat I dan DPRD tingkat II. Cara-cara kekerasan dan tidak etis dalam menyelesaikan masalah, sangat berpotensi dicontoh oleh anggota-anggota DPRD yang berada di tingkat bawahnya. Di luar DPRD ada juga organisasi-organisasi tertentu yang sering melakukan rapat-rapat. Bukan tidak mungkin pola kekerasan demikian akan dicontoh. Secara sosial, DPR adalah lembaga yang mengayomi masyarakat dan anggota-anggotanya adalah representasi masyarakat. Jika anggota DPR demikian pola penyelesaian masalahnya, maka rakyat juga akan mencontoh. Mereka akan mudah tersulut konflik. Sampai sekarang, masih belum jelas apa yang harus dipakai mengontrol kekerasan sikap yang dilakukan oleh anggota DPR tersebut. Kedua, dalam iklim keterbukaan seperti sekarang, harus diingat bahwa setiap sidang DPR akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi dan diliput oleh media massa. Ini harus diingat. Benar kata beberapa pengamat bahwa DPR dalam melakukan sidang tidaklah sendirian. Mereka ditonton oleh orang banyak. Beberapa waktu lalu ada berita yang menyebutkan bahwa para anggota DPR sadar dengan keadaan demikian (ditonton oleh orang banyak) sehingga mereka rama-ramai membenahi penampilannya. Mereka berpakain lebih rapi, lebih modis dengan gaya terbaru agar penampilannya makin menarik. Jika para anggota DPR tersebut sadar dengan penampilan, kita harapkan juga mereka sadar dengan etika, sadar dengan sopan santun, lagi-lagi karena ditonton oleh jutaan orang. Apabila mereka hanya mementingkan penampilan fisik tanpa menjaga kualitas etika dan sopan santun, yang terjadi justru pelecehan. Apalagi tidak menjaga intelektualitasnya. Anggota DPR hanya memperhatikan penampilan tanpa kualitas politik yang memadai. Cara-cara kekerasan dalam parlemen memang bukan hanya dominasi DPR kita. Apa yang terjadi di Taiwan dan Korea Selatan juga demikian. Akan tetapi kita tekankan, kita tidak harus mencontoh perilaku mereka-mereka yang di luar negeri. Mungkin perilaku para anggota parlemen di seberang tersebut yang memberi inspirasi kepada para anggota DPR kita, sehingga dengan cara itu pula mereka mengekspresikan kekesalannya. Tetapi, harap diperhatikan. Kita mempunyai budaya yang berbeda. Kesantunan dan musyawarah mufakat merupakan etos budaya kita dalam melakukan gelar pendapat. Itulah yang seharusnya dipertahankan. Kecewa boleh tetapi silakan wujudkan dengan cara yang lain. Cara duduk di tempat berjam-jam, mungkin protes yang lebih baik dilakukan ketimbang tindakan yang mencerminkan ketidaksopanan para wakil rakyat tersebut. ***
B
Bang D
el
Boediono Yakin Tuhan selalu berada di pihak yang benar
Masalahnya, yang benar yang mana ya Pak???
Suluh Indonesia, Jumat 5 Maret 2010
5
‘Blunder’ Politik yang Berdampak Panjang KERICUHAN sidang paripurna DPR beberapa hari lalu telah menuai kecaman sosial di mana-mana, dari tingkat elite politik sampai dengan pedagang lawar di pinggir jalan. Makin menjemukan pola tindak anggota DPR yang mungkin membuat masyarakat makin malas dan mengutuk perilaku anggota parlemen kita. Namun, peristiwa tersebut telah terjadi dan perlu dilihat akar utama dari mengapa adegan saling dorong dan lempar itu terjadi. Fenomena politik Pansus Bank Century ini memperlihatkan bagaimana peran lobi sangat perlu diperhatikan. Yang dilihat dari lobi adalah usaha pendekatan yang dilakukan oleh pihak berkepentingan kepada sasaran politiknya agar bersedia memihak posisi pihak yang berkepentingan. Lobi adalah sebuah usaha untuk memengaruhi sasaran yang bisa berupa lawan politik, tetapi juga bisa dipakai untuk mendekati sesama pemain politik. Sesama pemain ini diartikan sebagai bukan lawan politik, tetapi tetap sebagai objek politik yang menentukan. Yang paling sulit adalah lobi untuk menghadapi lawan politik. Dengan konteks demikian lobi seharusnya memerlukan pentahapan-pentahapan dengan perhatian serius. Lobi sangat terkait dengan pendalaman pengetahuan dari masalah yang dihadapi. Pendalaman pemahaman terhadap masalah memungkinkan pihak yang berkepentingan mengerti bagaimana lobi harus dilakukan dan kepada siapa ditujukan. Di situ pula bisa dilihat sejak kapan tindakan ini harus dilakukan. Melihat kejadian sidang paripurna beberapa waktu lalu, sedikit banyak faktor lobi inilah yang membuat kejadiannya menjadi begitu dramatis, lepas dari karakter para anggota DPR yang bertensi agak tinggi. Partai Demokrat kemungkinan tidak mempelajari kedalaman dan keseriusan masalah dalam Pansus Bank Century ini terutama bagi partai-partai koalisi. Partai Demokrat terlalu memandang kekuatan koalisi yang diharapkan akan bisa membuat partai-partai lawan dalam Pansus Bank Century melunak. Tanda-tanda tersebut misalnya bisa dilihat dari pengiriman ‘’anakanak muda’’ sebagai pelobi lawan politik mereka pada Pnsus Bank Century. Dalam beberapa catatan di media massa, Andi Arief adalah salah satu pelobi dalam masalah ini. Tanpa meremehkan peran dari tokoh ini, senioritas dalam politik juga sangat dipentingkan dalam melakukan lobi. Satu pengamat menyebutkan bahwa
Oleh : GPB Suka Arjawa mendekatkan pelobi yang masih ‘’muda’’ kepada lawan lobi yang sudah senior di dalam politik, akan mempunyai kendala tertentu. Pada kasus Bank Century, lobi politik Partai Demokrat tersebut baru dilakukan secara intensif terlihat sekitar satu minggu menjelang hasil keputusan akhir masalah ini diputus. Semestinya dengan melihat ‘’kenekatan’’ Partai Golkar atau PKS, lobi sudah harus dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya. Partai Demokrat sepertinya melakukan blunder , k h u s u s pada bidang tindakan lobi ini. Kalaupun kemudian Ketua DPR
Perjalanan Panjang Secara politis, memang bisa dilihat apa yang dilakukan oleh Ketua DPR tersebut adalah sebuah strategi. Waktu satu hari untuk menunda membuat kesimpulan akhir (yaitu hari Rabu), merupakan kesempatan terakhir untuk melakukan lobi-lobi politik. Tetapi yang tidak dilihat dari hal ini adalah perjalanan panjang gerakan-gerakan politik yang dilakukan partai-partai yang mendukung langkah hukum terhadap pelanggaran Bank Century ini. Golkar dan PKS adalah dua partai yang berkeras menyatakan bahwa langkah hu-
Partai Demokrat sepertinya melakukan blunder, khusus pada bidang tindakan lobi ini. Kalaupun kemudian Ketua DPR Marzuki Alie secara kontroversial menutup sidang lebih cepat, ini pula terkesan tindakannya kelabakan dan mempunyai tujuan akhir berupa mengintensifkan lobi politik. Posisi Partai Demokrat memang sudah makin terdesak dalam kasus ini, sehingga diperlukan satu hari lagi (demi pemungutan suara hari Rabu 3 Maret 2009) untuk mengintensifkan lobi politik. Seperti yang sudah diketahui banyak orang, sikap Marzuki itulah yang kemudian dipandang sebagai pemicu keributan di DPR. Tindakan ini bisa dipandang sebagai blunder kedua. Marzuki Alie secara kontroversial menutup sidang lebih cepat, ini pula terkesan tindakannya kelabakan dan mempunyai tujuan akhir berupa mengintensifkan lobi politik. Posisi Partai Demokrat memang sudah makin terdesak dalam kasus ini, sehingga diperlukan satu hari lagi (demi pemungutan suara hari Rabu, 3 Maret 2009) untuk mengintensifkan lobi politik. Seperti yang sudah diketahui banyak orang, sikap Marzuki itulah yang kemudian dipandang sebagai pemicu keributan di DPR. Tindakan ini bisa dipandang sebagai blunder kedua.
kum harus dilakukan. Perubahan terhadap sikap ini sepertinya sudah tidak mungkin lagi. Dengan sumber daya seperti pengalaman politik yang panjang, politisi yang berpengalaman serta kritis yang dimiliki partai tersebut membuat mereka yakin dengan pilihannya. Seperti yang kita tahu kemudian, hasil pemungutan suara memang memberikan kemenangan kepada mereka yang memihak tindakan hukum terhadap mereka-mereka yang diduga melakukan pelanggaran dalam kasus ini. Bagi pemerintah yang notabene didukung oleh Partai
Langkah lanjutan yang harus dilakukan oleh pemerintah dan Partai Demokrat setelah ‘’kekalahan’’ ini adalah tidak boleh bereaksi keras. Terima kekalahan ini untuk kemenangan pada bagian akhir.
Masih ada kesempatan di depan yang harus benar-benar dimanfaatkan secara baik. Kepiawaian politik Partai Demokrat akan terlihat di sini.
Kalaupun misalnya kasus ini berlanjut sampai pada upaya pemecatan Boediono melalui pemakzulan, faktor terakhir yang menentukan adalah lembaga MPR. Di sinilah peran politik yang akan menentukan.
Partai Demokrat harus melakukan lobi dari sekarang. Tindakan terbaik justru dilakukan dengan memperkokoh koalisi.
Demokrat, itu berarti Boediono dan Sri Mulyani harus bersiapsiap untuk kembali disodok. Langkah lanjutan yang harus dilakukan oleh pemerintah dan Partai Demokrat setelah ‘’kekalahan’’ ini adalah tidak boleh bereaksi keras. Terima kekalahan ini untuk kemenangan pada bagian akhir. Kalah pada babak pertama belum tentu kalah pada akhir pertandingan. Sebab, masih ada kesempatan di depan yang harus benar-benar dimanfaatkan secara baik. Kepiawaian politik Partai Demokrat akan terlihat di sini. Kalaupun, misalnya, kasus ini berlanjut sampai pada upaya pemecatan Boediono melalui pemakzulan, faktor terakhir yang menentukan adalah lembaga MPR. Di sinilah peran politik yang akan menentukan. Partai Demokrat harus melakukan lobi dari sekarang. Tindakan terbaik justru dilakukan dengan memperkokoh koalisi. Artinya pemikiran, apalagi tindakan untuk me-resuffle kabinet, justru akan membuat malapetaka blunder lagi bagi pemerintah. Posisi Partai Golkar dan kawan-kawan yang memilih opsi C pada kasus Bank Centry ini akan makin keras, makin berani dan pasti akan sekuatnya berupaya menjatuhkan pilihan memakzulkan Boediono pada sidang MPR. Jika pemerintah dan Partai Demokrat mampu menahan diri, memperbaiki kesalahannya dan melakukan lobi dari sekarang, upaya pemakzulan itu kemungkinan bisa dihindari. Masih panjang jalan pemakzulan karena harus melalui Mahkamah Konstitusi dulu. Tetapi bagaimana pun ini tetap memengaruhi tingkat stres masyarakat. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Membuat Kue Untuk Menghilangkan Stres SAYA sering mendengar keluhan dari orang-orang yang merasa stres. Mereka umumnya mempertanyakan bagiamana cara menghilangkan stres? Pengalaman saya, mungkin berguna bagi pembaca yang sedang dilanda stres. Saya juga kerap mengalami stres bahkan kadang bisa dibilang stres berat. Pemicunya bermacam-macam mulai dari pekerjaan di kantor yang numpuk sampai problem rumah tangga. Jika sedang stres berat saya menjadi amat sensitif, kehilangan daya humor, dan gampang marah. Apa yang saya lakukan? Jika kebetulan sedang di rumah dan punya waktu luang, saya melawan stres dengan membuat kue/roti. Saya menemukan keasyikan mulai saat meracik bahan baku, mebuat adonan, sampai saat
memanggangnya di oven. Puncaknya saat kue/roti sudah matang dan siap dkeluarkan dari oven. Aroma khas dari kue/roti saat diangkat dari oven membuat saya ’melayang’, lupa segalanya, termasuk berbagai persoalan yang memancing timbulnya stres. Oh, rasanya gampang ya mengusir stres? Saya memang hobi membuat kue atau roti. Pernah suatu kali, saat cuti kerja, saya mengikuti kurusus membuat berbagai kue dan roti . Menurut saya kuncinya bukan membuat kue atau roti tetapi hobi. Jadi saran saya buat pembaca, lakukan kegiatan yang Anda sukai, yang membuat Anda merasa nyaman dan bahagia, jika stres sedang datang menyerang. Bagi Anda yang hobi bermain catur, segera ambil papan catur dan cari lawan tanding. Mudah-
mudahan Anda tak stres lagi. Yang menjadi persoalan jika hobi atau kegiatan yang Anda sukai menuntut ’syarat’ tertentu misalnya dana yang besar. Wah jangan-ja-
ngan malah menambah stres Enisa Vila Pamulamg Mas. Pamulang, Tangsel
U Turn Liar Bikin Macet SETIAP melewati Jalan Jatiwaringin selalu saja macet. Apalagi kalai sore hari kepadatan mulai terasa bahkan sebelum Pondok Asyafiiah. Kemacetan memang sering terjadi karena banyak sebab. Diantaranya karena penyempitan jalan menjelang jembatan di atas tol karena perpindahan dari dua jalur hingga satu jalur. Lebih parah lagi, di sana banyak persimpangan. Misalnya mobil yang ke luar tol di Pondok Gede dari arah Cikampek yang hendak ke arah Kalimalang. “Polisi Cepek” yang sering mendahulukan mobil yang member upah membuat arus tersendat karena tidak diatur semestinya. Keka-
cauan makin terjadi karena sekitar dua puluh meter dari situ ada belokan ke kanan yang membuat kendaraan juga sulit bergerak. Kondisi makin menjadi karena di depan ruko-ruko setelah pintu tol keluar Pondol Gede dari arah cawing, ada semacam “U Turn” yang tidak resmi. Dikatakan demikian karena belokan itu begitu sempit dan sangat tajam. Banyak dari mobil-mobil dari ruko memotong lurus menuju arah Pondok Gede. Akibatnya mobil saling mengunci dan kemacetan sulit terhindarkan. Anehnya, kondisi seperti itu dibiarkan saja. “U Turn” liar itu makin membuat kepadatan hingga di pintu keluar tol. Dan, yang
menjadi pertanyaan mengapa separator itu dibiarkan menganga seperti itu. Jelas sekali bahwa tempat itu telah dimanfaatkan para “Pak Ogah” untuk mengambil keuntungan sendiri tanpa memperdulikan kesusahan orang lain. Karena itu saya mohon agar separator itu bisa segera ditutup
kembali. Meski tidak menjamin kelancaran total, tetapi setidaknya menghindarkan kemacetan lebih parah terjadi. Mohon agar menjadi perhatian serius instansi terkait. Rahmat Waluyo Pondok Melati, Bekasi
Galian Tanah Resahkan Warga KEBERADAAN galian tanah yang diduga liar di Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg membuat warga setempat resah karena tak mengantongi izin dari Pemkab Tangerang, Banten. Kendaraan yang melintas membawa tanah galian itu meninggalkan debu dan bila hujan jalan menjadi becek. Kami sudah pernah melaporkan masalah galian tersebut kepada petugas ketertiban kecamatan, tapi tidak ditanggapi. Akibat galian itu, truk kendaraan dengan tonese besar menyebabkan jalan lingkungan menjadi rusak.
Namun operator alat berat galian tanah itu bekerja siang dan malam sehingga warga setempat terganggu karena menimbulkan suara bising. Sedangkan lokasi galian tanah itu berada dekat dengan kantor Kecamatan Rajeg dan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kecamatan seolah membiarkan begitu saja adanya kegiatan tanpa izin tersebut. Maman Desa Sukamanah Kecamatan Rajeg
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Jumat 5 Maret 2010
IMI DKI Target Sapu Bersih Emas PON 2012 JAKARTA - Pengurus Propinsi (Pengprop) Ikatan Motor Indonesia (IMI) DKI mematok target sapu bersih empat medali emas pada PON XVIII/ 2012 di Riau. Target itu bukan berlebihan apalagi terkesan takabur namun karena IMI DKI dalam 10 tahun terakhir ini menjadi barometer prestasi olahraga bermotor di Indonesia. Target sapu bersih itu seperti dikatakan Ketua Umum Pengprop IMI DKI, Alfonsus Judiarto di sela-sela rapat kerja daerah (Rakerda) IMI DKI di Nam Hotel Kemayoran Jakarta kemarin, merupakan amanat Musyawarah Pengurus Propinsi (Muspengprop) IMI DKI 2009 lalu. “Nah target itu kemudian dipertegas kembali dalam Rakerda IMI DKI tahun ini. Bagi saya itu bukan hal yang berlebihan karena DKI adalah barometer pembinaan prestasi olahraga bermotor secara nasional. IMI DKI memiliki banyak even
balap baik roda dua maupun empat mulai dari level daerah, nasional hingga internasional,” kata Judiarto. Meski PON 2012 di Riau masih dua tahun, IMI DKI telah melakukan persiapan sejak pertengahan tahun 2009 dan mulai April nanti sudah menjalani pelatda terpadu dengan KONI Propinsi DKI. Di PON 2012 olahraga bermotor hanya memperebutkan empat emas (PON sebelumnya enam emas-red). Ada empat nomor yang dipertandingkan kelas 110 cc, 125 cc perorangan dan 110 cc, 125 cc tim. Untuk menghadapi PON 2012 ini, IMI DKI mengandalkan kwartet Rapid Topan, Roy Latukore, Dwi Satria dan M Fadli. Mereka ini ditangani pelatih kawakan Petrus Canisius dan Gandung Darmomo serta dimanejeri Eddy Saputra. Dengan keempat pembalap itu, Judiarto optimis target sapu bersih bisa diwujudkan. “Saya kira semua orang tahu bahwa
prestasi keempat pembalap ini tak perlu disanksikan lagi. Mereka adalah rajanya Indoprix dan Motoprix. Kalau toh ada saingan mungkin hanya muncul dari Kalsel lewat Yudistira, Hoky Krisdianto (Jateng),” tutur Judiarto. Selain mematangkan target di PON 2012, Rakerda IMI DKI yang diikuti 96 klub anggota juga membahas masalah lahan sirkuit permanen. Karena selama ini IMI DKI masih mengandalkan sirkuit di Sentul, Bogor Jabar dan Lippo Karawaci Tangerang, Banten. “Sebagai ibukota RI, DKI memang semakin kesulitan mendapatkan lahan untuk sirkuit permanen. Ini kendala klasik yang menuntut IMI DKI lebih kreatif dan inovatif. Beruntung kita sekarang sudah bisa memanfaatkan lahan di JI Expo PRJ Kemayoran yang sudah terbangun sirkuit permanen untuk balapan drifting,” tambah pengusaha sukses itu. (oli)
Pertandingan PPSM-PSIS
Dihentikan Hujan MAGELANG - Wasit menghentikan pertandingan antara kesebelasan PPSM Sakti Magelang melawan PSIS Semarang dalam kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Abu Bakrin Magelang, kemarin, pada menit ke-70 karena lapangan banjir. Pertandingan yang dipimpin wasit Abdul Kadir tersebut sejak awal berlangsung di bawah guyuran hujan, dan memasuki babak kedua hujan semakin deras sehingga lapangan digenangi air. Pengawas Pertandingan Rahmat Lobis mengatakan sebenarnya pertandingan bisa dihentikan sementara sekitar satu jam, namun mengingat stadion tak dilengkapi lampu penerangan maka pertandingan dilanjutkan Jumat (5/3) pukul 08:00 WIB pagi ini. “Mengingat kondisi lapangan yang digenangi air dan gelap maka pertandingan kedua kesebelasan akan dilanjutkan Jumat pagi,” katanya. Skor sementara hingga pertandingan
dihentikan masih imbang 1-1, masing-masing gol terjadi pada babak pertama. Pada menit ke27 pemain depan PSIS Bento berhasil menyarangkan bola ke gawang Agus Murod Alfarizi setelah memanfaatkan kemelut di depan gawan PPSM. Setelah ketinggalan 0-1, tim asuhan Yusak Sutanto terus melancarkan serangan dan pada menit ke-30 PPSM berhasil menjebol gawang PSIS yang dijaga Basuki melalui tendangan salto Ferry Setyawan setelah menerima umpan dari Fajar Listyantara. Pada pertandingan yang disaksikan sekitar 5.000 penonton tersebut, wasit mengeluarkan tiga kartu kuning untuk tiga pemain PSIS yakni Heri S karena menjegal pemain tengah PPSM, Saiful Imron. Kartu kuning kedua diberikan pada penjaga gawang Basuki karena dianggap memperlambat pertandingan dan kapten kesebelasan PSIS Imral Usman karena mendorong wasit saat bersitegang. (ant)
6
Alfred Riedl Tangani Timnas Indonesia JAKARTA - PSSI akhirnya memastikan Alfred Riedl sebagai pelatih timnas Indonesia menggantikan posisi Benny Dolo. Namun mantan pelatih Laos itu tak hanya menangani timnas senior juga timnas junior yang diproyeksikan ke SEA Games 2011. Sekjen PSSI, Nugraha Besoes saat dikonfirmasi wartawan di Senayan Jakarta, kemarin menjelaskan, pilihan kepada Alfred karena pelatih asal Austria itu telah menyatakan kesiapannya termasuk target yang dicanangkan PSSI. “Intinya, Alfred Riedl ini siap dan menjanjikan adanya perubahan dalam timnas termasuk prestasi. Penandatanganan kontrak kerjasama (MoU) antara dia dengan PSSI dijadwalkan 19 Maret mendatang,” kata Nugraha. Nama Alfred Riedl disebutsebut sebagai kandidat pelatih timnas Indonesia mencuat ketika timnas senior gagal lolos ke putaran final Piala Asia 2011. Alfred kemudian pada awal Februari lalu datang ke Jakarta guna mempresentasikan programnya jika menjadi pelatih timnas. Namun Nugraha mengelak ketika ditanya soal berapa nilai kontrak dan berapa tahun Riedl dikontrak. Yang pasti sebagai pelatih profesional, Riedl sudah punya kelas. Terakhir dia dianggap sukses membawa timnas Laos lolos ke semifinal SEA Games 2009 lalu di mana di penyisihan grup mengalahkan timnas Indonesia 2-0. Dalam kesempatan itu, Nugraha juga menjelaskan bahwa PSSI kini tengah menunggu kepastian Ruud Kroll asal Belanda sebagai Direktur Teknik. “Ada dua nama pelatih yang sudah masuk, yakni Alfed Riedl dan Ruud Kroll. Riedl sudah
Suluh Indonesia/ist
TANGANI TIMNAS - Alfred Riedl (tengah) dipilih menangani Timnas Senior dan U-23 mengganti peran Benny Dollo yang dianggap gagal membawa Timnas Senior berprestasi maksimal.
pasti diproyeksikan sebagai pelatih timnas junior dan senior. Sedangkan Kroll diplot sebagai direktur teknik,” kata Nugraha. Kroll seperti dikatakan Nugraha adalah nama yang direkomendasikan oleh Per-
satuan Sepakbola Belanda (KNVB). Namun, mantan pemain timnas Belanda itu dicalonkan untuk menjadi pelatih timnas seperti Riedl. “Kalau Kroll bersedia jadi direktur teknik, maka tak ada masalah lagi. Tapi kalau nanti dia tidak
bersedia, kami akan minta KNVB mencari penggantinya yang mau jadi direktur teknik,” kata Nugraha. Nugraha berharap semuanya sudah bisa selesai dalam waktu dekat ini karena Maret mereka sudah bisa mulai bekerja. (oli)
A.3056
2 KAVLING CLUSTER ( DEPAN-BELAKANG) SIAP BANGUN PERUM SENTUL CITY JL.CASSABLANCA VI/6 JL.CASSABLANCA VII/3
SENTUL BOGOR LT.504M2 HRG : 1,59JT/M2 NEGO 93332485-32527258 91270505
A.3026.RUMAH BARU JL.RAMBUTAN TIMUR II TANJUNG DUREN-JAKARTA SELATAN SHM-LT/LB.78/140M2-4KT-3KM-2RM DEKAT PUSAT KERAMAIAN SANGAT STRATEGIS-BEBAS BANJIR 785JT 081918965598-91270505
A.3077.APARTEMEN GADING NIAS TOWER CHRYSANT-LANTAI 11 JL.PEGANGSAAN II-KELAPA GADING JAKARTA UTARA 70M2-4KT-2KM-LISTRIK 2600WATT AIR PAM-LNT KERAMIK-CLOSEST DUDUK DEPAN SEKOLAH ST YAKOBUS 450JT 081511387595-91270505
A.2900
TANAH KOSONG SIAP BANGUN KPAD JOGLO NO 49 JL.H.SA’ABA JOGLO-KEMBANGAN JAKARTA BARAT LT.503M2 LOK DI POJOK-BEBAS BANJIR DKT SEKOLAH-MESJID LINGK AMAN DAN NYAMAN 1,7JT/M2 NEGO 08161103412 91270505
A.3075.TAMAN MENTENG JL.PASURUAN I/8-LIPPO CIKARANG CIKARANG TIMUR-BEKASI LT/LB.805/1100M2-8KT11KM-3KP GARASI 4MOBIL-3DAPUR-2RK FASILITAS LENGKAPKEAMANAN 24JAM LINGKUNGAN AMAN DAN NYAMAN 8M 0811150117-91270505
A.3115.GRAND ITC PERMATA HIJAU TOWER A LANTAI 16 NO 5 JL.ARTERI PERMATA HIJAU JAKARTA SELATAN SHM-LT.127M2-3KT-3KM-KP SEMI FURNISHED-WATER HEATER NICE VIEW-FAS LENGKAP-LOK BAGUS 1,3M 0811981079-70762710
A.3071 RMH KONTRAKAN 3PINTU DAN 2 TMPT USAHA JL.KELINCI 2/3-KALIABANG TENGAH BEKASI UTARA SHM-LT/LB.300/250M2-FULL TERSEWA BEBAS BANJIR-LOK STRATEGIS ANGKOT MUDAH-475JT NEGO 96083034-085781315682
A.3072.JL.BINTARA 17/SETU BINTARA JAYA-BINTARA-BEKASI BARAT SHM-LT/LB.100/100-3KT-RT-RM-KP BEBAS BANJIR-500 M DARI TOL DEKAT DGN RS-SEKOLAH-PST BLNJA LINGKUNGAN AMAN DAN NYAMAN 300JT NEGO 081381038848-91270505
A.3112.BONAVISTA RESIDENCE BLOK A2/9A KAV NO 15 LEBAK BULUS-CILANDAK-JAKSEL 75M2-NICE VIEW-FAS LENGKAP LOKASI STRATEGIS 4,8JT/M2 NEGO 94310111-08158381177-91270505
A.3113.PERUM KRANGGAN PERMAI JL.ARJUNA BLOK S8 NO 41 CIBUBUR-JATISAMPURNA-BEKASI SHM-LT/LB.160/300M2-5KT-3KM-KP RUANG KELUARGA/BACA BEBAS BANJIR-KEAMANAN 24JAM 675JT 94310111-08158381177
A.3029 KAVLING SIAP BANGUN
A.3114.JL.TARUMANEGARA 48C KAV.3 PISANGAN-CIPUTAT-TANGERANG SHM-LT/LB.204/204M2-4KT-4KM-2KP 2RM-2RT-WATER HEATER-CLUSTER AKES MUDAH-BEBAS BANJIR DEKAT DENGAN FASOS/FASUM 795JT NEGO 0816803733-91270505
A.3116.THAMRIN RESIDENCES LANTAI 32 JAKARTA PUSAT 58M2-2KT-VIEW SUDIRMAN 150M DARI BUNDARAN HI PUSAT KOTA-SANGAT STRATEGIS FULL FURNISHED (LUX) 825 JT NEGO 08128339592-91270505
A.3027.BOJONG DEPOK BARU II BLOK CR-07-SUKAHATI CIBINONG-BOGOR LT/LB.142/140M2-3KT-2KM-KP-RT-RM BANGUNAN BARU-SIAP HUNI DEKAT KE JLN RAYA-PUSAT KOTA 600JT NEGO 0818161624-91270505
A.3030.KAVLING DPR JL.NYIUR 4 BLK AE3 NO 16 PONDOK KELAPA-JAKARTA TIMUR SHM-LT/LB.250/130M2-3KT-3KM-KP BEBAS BANJIR-LOKASI STRATEGIS KEAMANAN 24JAM-DEKAT JLN RAYA TOL-SEKOLAH-RS DLL-SIPA HUNI 1M NEGO 08159572200-0811943730
A.2957.APARTEMENT GRAND SETIABUDI UNIT 1902 BANDUNG 80M2-3KT-2KM-KP-DAPUR FULL FURNISHED+ELECTRONIC SIAP HUI-LOK STRATEGIS-PST KOTA 0818431621-02191270505
A.3078.JL.PROF DR LATUMENTE III Gg I NO 7-JELAMBAR-GROGOL JAKARTA BARAT SHM-LT/LB.50/60M2-2KT-KM-RM-KP LOKASI STRATEGIS-BEBAS BANJIR LINGKUNGAN AMAN DAN NYAMAN BAGUS UTK KONTRAKAN/INVESTASI 200JT 0811837889-91270505
A.3028.JL.BERUANG II PONDOK RANJI-BINTARO CIPUTAT-TANGERANG SHM-LT.368M2-3KT-2KM-RT-RM LOK DEKAT PLAZA BINTARO BEBAS BANJIR-AKSES MUDAH LINGKUNGAN AMAN-NYAMAN 40JT 94073999-08179907519
A.3079.CITY RESORT RESIDENCES TYPE BOUGENVILLE-LANTAI 6 NO 3 CENGKARENG TIMURJAKARTA BARAT 2KT-2KM-KP-RT-RM DEKAT PUSAT PERBENJALAAN BANDARA-SANGAT STREATEGIS 480JT 081317912000-91270505
A.3152
DIJUAL TANAH KOSONG + SAWAH
DESA SOLOKAN KEC.PAKIS JAYA KARAWANG JAWA BARAT SHM-LT.11000M2 LOK BAGUS 0811877752 02191270505
A.3081.VILLA NUSA INDAH BLK GG1 NO 4-BOJONG KULUR GUNUNG PUTRI-BOGOR LT/LB.99/60M2-2KT-2KM-KP-RT-RM 2AC + PERABOT-AKSES MUDAH BEBAS BANJIR-FAS LENGKAP LINGK AMAN DAN NYAMAN : 215JT 0811726770-91270505
A.3035
JL.JEND SUDIRMAN KUNINGAN JAWA BARAT SANGAT STRATEGIS PUSAT KOTA CCK UTK USAHA 0811877752 02191270505
A.3155.RUMAH 3 LANTAI JL.MAWAR VI NO 65 PERUMNAS KLENDER DUREN SAWIT-JAKARTA TIMUR SHM-LT.78/200M2-5KT-2KM-KP-RT BEBAS BANJIR-AKSES SNGT MUDAH DEKAT PST BLNJ-RS-SKLH DLL 600JT 92680884-98238107
A.3033.GADING NIAS RESIDENCES BLOK DAHLIA-LT.22 JL.PEGANGSAAN DUA KELAPA GADING-JAKARTA UTARA 21M2-TYPE STUDIO LOKASI MUDAH DIAKSES FASILITAS LENGKAP : 250JT NEGO 085885148190-91270505
A.3086
A.3158
KEL.ARANG LIMBUNG KEC SINGAS RAYA PONTIANAK LOK DEKAT BANDARA SUDAH PAGAR KELILING DEKAT TAMBAK ARWANA KEAMANAN 24JAM 0811569109
SHM-LT.230M2 SUDAG ADA PAM-PLN BEBAS BANJIR LOKASI BAGUS LINGK AMAN DAN NYAMAN COCOK UTK HUNIAN+USH HARGA : 3,5JT/M2 0811830665 91270505
SHM-LT.2600M2 200 KANDANG ADA 135 KELINCI LOK MUDAH DIAKSES 150JT NEGO
A.3039.PABRIK DIJUAL JL.PREPEDAN RAYA NO 17 PEGADUNGAN-KALIDERES JAKARTA BARAT SHM-LT/LB.3500/2800M2 LOK BAGUS-SIAP OPERASI : 3,2JT/M2 0811835517-081905878787 91270505
A.3098.TAMAN NAROGONG INDAH JL.NAROGONG CERIA VII BLK F93/7 RAWALUMBU-KOTA BEKASI SHM-LT/LB.120/120M2-4KT-3KM-KP 2RT-RM-GARASI 2MOBIL BEBAS BANJIR-AKSES MUDAH DEKAT KE TOL-SEKOLAH-MALL DLL 350JT 081389719588-91270505
SHM-LT.13000M2 : 600RB/M SHM-LT.13000M2 : 1,1JT/M2 SHM-LT.3000M-3HA : 450R/M2 AKSES MUDAH JALAN RAYA LEBAR DEKAT KE TOLL 08129999931-08170000461 91270505
A.3084.JL.CMPAKA PTH BRT XIX/G-14 CEMPAKA PUTIH BARAT CEMPAKA PUTIH-JAKARTA PUTIH SHM-LT/LB.500/350M2 9KT-5KM-3DAPUR-RT-RM GARASI 2MOBIL-TAMAN-HALAMAN BBS BNJR-LINGK AMAN-NYAMAN 2,5M 081806961118-91270505
JL.KRAMAT UTARA/H.ALI
KP TENGAH KRAMAT JATI JAKARTA TIMUR A.3121.FRO RENT : 5,5JT/BULAN APARTEMEN MARBELLA TOWER B LT.3 NO 8/BR JL.BANGK RAYA-KEMANG JAKARTA SELATAN 48M2-FULL FURNISHED-SIAP HUNI 08164840093-08889707917-91270505
A.3122.APARTEMENT KEBAGUSAN CITY TOWER A LT.18A28 KEBAGUSAN-JAKARTA SELATAN 36M2-2KT-RT-RM NICE VIEW-AKSE MUDAH-NYAMAN 295JT NEGO 08122026988 91270505
SHM-LT.300M2 AKSES MUDAH-BEBAS BANJIR LINGK AMAN-NYAMAN 1,5JT/M2 NEGO 08119500760 02191270505
A.3036.RUMAH + RUANG USAHA GRIYA TELAGA PERMAI BLOK C2 NO 2 CILANGKAP-CIMANGGIS-DEPOK SHM-LT/LB.128/120M2-4KT-2KM STRATEGIS-DKT KE JLN RAYA-BBS BNJR LINGK ASRI AMAN DAN NYAMAN 850JT 081384737570-91270505
A.3123.JL.KALIBATA SELATAN I/6 KALIBATA – JAKARTA SELATAN SHM-LT/LB.388/448M2-6KT-5KM-KP 3RT-2DAPUR-GARASI 3 MOBIL BBS BNJR-LINGK AMAN DAN NYAMAN PUSAT KOTA-DKT FASOS/FASUM 2,5M 0811110953-79191989 91270505
A.3037.VILLA KOTA BUNGA CIPANAS CLUSTER NEW ZEALAND BLOK N9 NO 6 CIPANAS – JAWA BARAT SHM-LT/LB.150/65M2-2KT-RT-RM AKSES MDH-FAS LNGKP-NICE VIEW 310JT 087883101099-087878054137 02191270505
A.3088.JL.PAM NO 45 SUNTER JAYA- TANJUNG PRIUK JAKARTA UTARA SHM-LT/LB.80/80M2-3KT-RT-RM LOK MUDAH DIAKSES-BEBAS BANJIR DKT KE JLN RY-PST BLNJ-SKLH DLL LINGK AMAN DAN NYAMAN 375JT 65303595-081323869345-91270505
A.3089.PERUMAHAN MEKAR INDAH JL.PUSPITA 2 NO 26-JABABEKA CIKARANG UTARA SHM-LT/LB.180/200M2-3KT-2KM-3RT 2RM-GUDANG-GARASI BEBAS BANJIR-DKT DG FASOS/FASUM KEAMANAN 24JAM 500JT NEGO 081398949128-91270505
A.3090.JL.SATELIT NO 31 KP TIPAR-MEKARSARI CIMANGGIS-DEPOK SHM-LT/LB.254/200M2-4KT-2KM-RT RM-AKSES MUDAH-LINGKUNGAN AMAN DAN NYAMAN-COCOK UNTUK HUNIAN 450JT NEGO 081932687876 91270505
A.3038.THAMRIN RESIDENCE TOWER E UNIT 15EK JAKARTA PUSAT 100,5M2-3KT-3KM-KP-RT-RM LOK PUSAT KOTA-FAS LENGKAP VIEW BAGUS-SIAP HUNI 1,3M 0818195377-83708111 91270505
A.3201.BOJONG DEPOK BARU BLOK AA NO 4-5-BOJONGGEDE BOGOR SHM-LT/LB.164/120M2-4KT-2KM-KP RT-RM-GARASI-WATER HEATER TRANSPORTASI MUDAH-DKT KE STASIUN BEBAS BANJIR-LINGK AMAN-NYAMAN 175JT 08158775155-91270505
A.3132.THE VILLA AT KEBAGUSAN JL.KEBAGUSAN I NO 1 KAV A02 KEBAGUSAN-PASAR MINGGU SHM-LT/LB.361/450M2-4KT-3KM-KP KOLAM RENANG-AREA TOWN HOUSE KEAMANAN 24JAM-LINGK ASRI-NYAMAN STRATEGIS CCK UTK HUNIAN 4,8M 08111894444-085814492775
A.3134.JL.JOHAR VII NO 22 MEKAR JAYA-SUKMAJAYA DEPOK 2 TENGAH SHM-LT/LB.90/70M2-2KT-RT-RM AKSES MUDAH-BEBAS BANJIR LINGKUNGAN AMAN-NYAMAN DEKAT KEMANA2 : 150JT NEGO 7700040-08161656202-91270505
A.3135.JL.GADING ELOK BARAT I BLOK CB I NO 15-KELAPA GADING TMR KELAPA GADING-JAKARTA UTARA SHM-LT/LB.360/300M2-5KT-5KM-KP GARASI 4MOBIL-FAS LENGKAP KEAMANAN 24 JAM-CCK UTK HUNIAN 3,5M NEGO 081908997790-91270505
A.3136.JATIKRAMAT INDAH II BLOK D4 NO 6-JATIKRAMAT JATIASIH-BEKASI SHM-LT/LB.465/300M2-3KT-2KM-KP RK-DAPUR-GUDANG-CARPORT BEBAS BANJIR-DKT TOL JORR-AMAN DAN NYAMAN : 725JT NEGO 0817119552-92771344-91270505
A.3203.RUMAH + TEMPAT USAHA JL.CABE IV PONDOK CABE ILIR NO 2 PONDOK CABE-TANGERANG SELATAN SHM-LT/LB.400/530M2-5KT-3KM-2RT 2RM-PINGGIR JALAN RAMAI CCK UTK HUNIAN + USAHA 920JT NEGO 087881543568 91270505
A.3099.RUMAH + KOSTAN JL.SRENGSENG SAWAH NO 24 SRENGSENG SAWAHJAGAKARSA JAKARTA SELATAN SHM-LT/LB.219/120M2-3KT2KM-KP AKSES MUDAH-LINGK AMAN DAN NYAMAN 590JT NEGO 0811133199-750835191270505
A.3087
081908701338-08138533689
A.3137
SHM-LT.10.754M2 PANEN SETIAP TAHUN DAN PANEN RAYA SETIAP 3TAHUN 30RB/M2 NEGO 08151813184 0217542558-02191270505
DIJUAL TANAH KOSONG + PETERNAKAN KELINCI HIAS DUSUN TANGKIL BAWAH KEL.LEBAK SARI KEC.PARAKAN SALAK SUKABUMI
0561-7082020-02191270505
3 BIDANG TANAH KOSONG COCOK UNTUK INDUSTRI JL.RAYA SILIWANGI KM 12 (NAROGONG) PANGKALAN II BANTAR GEBANG KOTA BEKASI
A.3034.KIOS DIJUAL JEMBATAN BSD JUNCTION-ITC BSD BSD-SERPONG-TANGERANG UK : 5,68M2 PENGUNJUNG RAMAI COCOK UTK BERMACAM USAHA 290JT 085719700680-91270505
A.3157 TANAH KOSONG LOKAS BAGUS COCOK UNTUK RUMAH KONTRAKAN/KAVLING
TANAH KOSONG JL.PUSKESMAS NO 20
DIJUAL 2UNIT GEDUNG WALET Jl.ADI SUCIPTO KM 15
A.3083.JL.TPI Gg KOSTRAD NO 47 PEJAGALAN-PENJARINGAN JAKARTA BARAT 84M2-3KT-RT-RM-BEBAS BANJIR AKSES MUDAH-LINGK RAMAI BEBAS BANJIR-DKT KEMANA2 200JT 68037755-081510433319
LOKASI DEKAT TOL SANGAT BAGUS UNTUK USAHA INSFRASTRUKTUR MENUNJANG 4,5M NEGO 0811877752 02191270505
KEBUN CENGKEH LEBIH DARI 200 POHON JL.RAYA MOGA-GUCI DUKUH PESURUAN KIDUL KEL.KARANG SARI KEC.PULOSARI PEMALANG JAWA TENGAH
A.3153
DIJUAL 4 UNIT RUKO KOMPLEK RUKO BOJONG INDAH
KELAPA GADING TIMUR KELAPA GADING JAKARTA UTARA
A.3085.JL.PRTENGAHAN CIJANTUNG 5 CIJANTUNG-PASAR REBO JAKARTA TIMUR SHM-LT/LB.199/154M2-5KT-2KM AKSES MUDAH-BEBAS BANJIR LINGKUNGAN AMAN DAN NYAMAN NYAMAN UNTUK HUNIAN 495JT NEGO 96897260-91270505
SHH-LT.69.915M2 CCK UTK RUKO/PERUMAHAN PUSAT BELANJA/PABRIK GUDANG/POOL 130RB/M2 NEGO 93753036-087885683953 91270505
A.3117.RUMAH + RUKO JL.RAMBUTAN – JATIMEKAR JATIASIH-BEKASI SELATAN SHM-LT/LB.800/300M2-2KT-5KM-KP LOKASI SANGAT STRATEGIS COCOK UTK HUNIN + USAHA 1,3M NEGO 081584213000 68898332-91270505
SHM-LT/LB.11000/1000M2
JL.JEND SUDIRMAN
A.3120.GADING MEDITERANIA TOWER A-LT 3-UNIT CA/03A KELAPA GADING-JAKARTA UTARA 60M2-NICE VIEW/HADAP TIMUR 2KT-KP-FULL FURNISHED VIEW BAGUS-FASILITAS LENGKAP LINGKUNGAN AMAN DAN NYAMAN SIAP HUNI 350JT NEGO
081213404848-91270505
DIJUAL GUDANG PLUMBON CIREBON
JATIMULYA RANGKASBITUNG (CURUG) LEBAK-BANTEN A.3032.JL.R SANIM Gg IKHLAS NO 44 TANAH BRU-BEJI-DEPOK SHM-LT/LB.195/150M2-3KT-3KM-KP RT-RM-DAPUR-GUDANG-CARPORT BEBAS BANJIR-LINGK ASRI & NYAMAN AKSES MUDAH-DKT DG FASOS/FASUM 360JT NEGO : 0817778101-91270505
CITRA GRAND CIBUBUR KAV E15 NO 17 CIBUBUR LT.187M2 SIAP BANGUN KEAMANAN 24JAM LINGK AMAN-NYAMAN FAS LENGKAP 250JT NEGO 08176880393
A.3151
A.3082
TANAH KOSONG SANGAT STRATEGIS DEPAN TERMINAL BIS DAN KANTOR SAMSAT
A.3118.DEPOK GRIYA LEMBAH ASRI BLOK F2 NO 13 SUKMAJAYA-DEPOK SHM-LT/LB.80/80M2-2KT-RT-RM CRPRT-BEBAS BANJIR-AKSES MUDAH LINGKUNGAN AMAN DAN NYAMAN DEKAT DG FASOS/FASUM : 185JT 081388991020-83930741-91270505
A.2899.JL.SIRNAGALIH NO 64 LOJI-KOTA BOGOR SHM-LT/LB.213/125M2-2KT-2KM PST KOTA-DKT TERMINAL-AMAN DEKAT DG FASOS/FASUM LINGKUNGAN ASRI-CCK UTK HUNIAN 250JT 081327261598-91270505
A.3204
TANAH KOSONG SIAP BANGUN PERUM TAMAN SENTOSA BLOK I.2 NO 007 DESA SUKARESMI KEC.LEMAH ABANG BEKASI LT.240M2 BBS BNJR-DEKAT SEKOLAH DON BOSCO-AMAN DAN NYAMAN : 900RB/M2 081932887191-91270505
A.3251
A.3100.TAMAN UBUD PERMAI I/6 LIPPO KARAWACI-TANGERANG LT/LB.90/80M2-3KT-2KM-KP-RT-RM KEAMANAN 24JAM-FAS LENGKAP DEKAT KE MALL-TOL-RS-SEKOLAH BEBAS BANJIR-NYAMAN DAN AMAN 3215JT NEGO 081905000356 59491119-91270505
TANAH KOSONG DILOKASI BAGUS JL.SIAK II KEC.RUMBAI PEKANBARU RIAU SHM-LT.19855M2 AKSES MUDAH 3,5 M NEGO 91599300 91270505
A.3138
DIJUAL 2 BIDANG TANAH KOSONG DEKAT JALAN TOL JL.MABES HANKAM KEL.SETU KEC CIPAYUNG JAKARTA TIMUR SHM-LT.9270M2 : 2,5JT/M SHM-LT.5700M2 : 3,3JT/M COCOK UTK TOWNHOUSE ATAU USAHA 08118886555 84312383-91270505
Bns.003253-Pro
Nasi nal
Suluh Indonesia, Jumat 5 Maret 2010
Brimob-Teroris Baku Tembak ACEH - Baku tembak antara aparat kepolisian dengan kelompok yang diduga bersenjata hingga saat ini masih berlangsung di kawasan pegunungan Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Wartawan ANTARA di Aceh Besar, kemarin, melaporkan, suara tembakan masih terdengar dalam jarak sekitar satu kilometer dari lokasi dekat simpang Cot Buket, Lamkabeu kecamatan Seulimum. Aksi baku tembak berlangsung sejak sekitar pukul 12.00 WIB dan beberapa kali rentetan senjata menyalak. Aksi tersebut berkaitan dengan upaya pengejaran kelompok yang diduga teroris. Tembak menembak terjadi antara satuan Brimob yang didukung tim anti teror dengan kelompok bersenjata dan diperkirakan
berjumlah puluhan orang. Sebelumnya, seorang warga gampong (desa) Meunasah Tunong, Kemukiman Lamkabeu, Nurbahri (60) meninggal dunia akibat ditembak, namun belum diketahui siapa pelakunya. Penembakan terjadi pada Rabu (3/3) sekitar pukul 22.00 WIB, saat Nurbahri hendak pulang ke rumah setelah melihat tanaman padinya di sawah yang jaraknya tidak begitu jauh dari kediamannya. Korban sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Jantho, namun akhirnya meninggal dunia dan dibawa kembali ke rumah duka. Nurbahri dikebumikan sekitar pukul 15.00 WIB Sementara suasana sekitar lokasi dilaporkan mencekam.
Warga tidak berani ke sawah dan sebagian mereka yang rumahnya berada sekitar lokasi pengepungan tidak berani pulang. “Kami tidak berani ke sawah, bukan tidak diizinkan tapi kami takut karena banyak polisi bersenjata lengkap dan baku tembak masih terjadi,” kata Anita (30) seorang warga setempat. Aksi baku tembak terjadi terkait penyisiran polisi karena diduga jaringan yang diperkirakan merupakan bagian dari kelompok pegunungan Jalin, Jantho Aceh Besar melarikan diri ke kawasan itu. Selain melakukan pengepungan dari darat yang dilakukan aparat Brimob berkekuatan dua kompi serta tim anti teror, juga pemantauan dari udara dengan mengerahkan satu unit helikopter. (ant)
15 Tersangka Latihan Militer di Aceh JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan, Polri telah menetapkan 15 tersangka dalam kasus latihan kemiliteran yang dilakukan di hutan Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. “Dari 15 orang itu, 1 tersangka meninggal dunia karena tertembak saat penangkapan oleh polisi,” katanya di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, para tersangka dijerat dengan UU No 15 tahun 2003 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme. “Unsur merencanakan aksi teror telah terpenuhi sesuai dengan UU No 15 tahun 2003. Sasaran mana yang dituju dalam aksi tersebut masih dalam penyelid-
ikan polisi,” ujarnya. Menurut dia, para tersangka saat ini masih ditahan di Mapolda Aceh dan dalam waktu dekat akan dibawa ke Jakarta untuk menjalani penyidikan. “Setelah diperiksa selama seminggu, mereka ditetapkan jadi tersangka dan akan dibawa ke Jakarta karena yang menyidik adalah Mabes Polri,” ujarnya. Polri masih memburu tersangka lain yang kabur karena diduga jumlah orang yang terlibat lebih dari 15 orang. Ia mengatakan, polisi telah mendapatkan identitas para tersangka yang kabur saat penangkapan. Barang bukti yang disita dari tangan para tersangka antara lain
empat senjata api laras panjang, empat magazen berisi peluru, granat asap, aneka atribut mirip militer dan sejumlah dokumen. Mereka diduga melakukan latihan mirip kemiliteran antara lain cara menggunakan senjata api, latihan tempur, latihan penguasaan medan, latihan fisik dan baris berbaris. Polri belum dapat memastikan apakah kelompok bersenjata ini terkait dengan jaringan kejahatan atau terorisme di tempat lain. Diantara yang tertangkap terdapat satu tersangka yang diduga pernah mengenyam pendidikan kemiliteran di negara lain dan dalam kelompok itu, dia menjadi salah satu pelatih. (ant)
8