Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 197 tahun III Senin, 2 November 2009 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Berdampak Buruk
PPN dan PPnBM Dikembalikan
Usulkan Pengalihan Subsidi
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengkhawatirkan penahanan dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif akan berdampak buruk terhadap perekenomian nasional...hal. 1
WISATAWAN mancanegara (wisman) dapat meminta pengembalian atas pembayaran pajak pertambahan nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) yang telah dibayar ketika mereka...hal. 2
BADAN Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengusulkan pengalihan alokasi subsidi minyak tanah ke premium menyusul kemungkinan berlebihnya konsumsi bahan bakar...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Penahanan Chandra-Bibit
Batal Demi Hukum JAKARTA - Tim Kuasa Hukum pimpinan KPK nonaktif Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah mendesak kliennya segera dibebaskan dari tahanan. Pasalnya, alat bukti yang menjadi dasar penahanan tidak kuat. Penegasan tersebut dikemukakan tiga pengacara Bibit dan Chandra, Luhut M Pangaribuan (Koordinator), Taufik Basari dan Ari Julianto di Jakarta, kemarin. Luhut menjelaskan, proses penetapan tersangka terhadap Bibit dan Chandra tidak memiliki alat bukti yang kuat. Menurut Luhut, dalam kasus penahanan ini, proses pidana kedua pimpinan tidak didasarkan pada bukti permulaan yang cukup.
Pasalnya, dua sangkaan yaitu laporan mantan Ketua KPK Antasari Azhar kepada polisi dan keterangan tersangka Ary Muladi yang menjadi dasar penetapan sebagai tersangka sudah dianggap tidak relevan. Laporan Antasari dinilai tidak sah karena menyalahi ketentuan perundangan. Pasalnya, saat laporan tersebut ditandatangani dilakukan pada pukul 00.00 WIB, padahal menurut ketentuan Undangundang laporan itu mestinya ditandatangani saat jam kerja. Selain itu, juga tidak boleh dilakukan dalam keadaan terpaksa. ‘’Ini berarti proses pemeriksaan terhadap Antasari tidak sah,” kata Luhut.
Sedangkan sangkaan soal keterangan Ary Muladi yang menyebut adanya aliran dana sebesar Rp 6,7 milyar kepada dua pimpinan KPK itu juga telah batal demi hukum karena telah dicabut oleh Ary Muladi sendiri. Melalui kuasa hukumnya, Ary telah mencabut keterangannya dalam Berita Acara Perkara (BAP) pada bulan Juli setelah dia ditetapkan sebagai tersangka. ‘’Jadi keterangan Ary yang sudah dicabut itu bukan alat bukti yang sah dan meyakinkan,” kata Luhut. Luhut mengatakan, jika keduanya tetap ditahan tanpa bukti, maka penyidik menggunakan asas retroaktif (berlaku surut). (har/son)
SBY Didesak Turun Tangan JAKARTA - Kasus penahanan Bibit dan Chandra dinilai bukanlah kasus personal persoalan hukum semata, tetapi lebih dari itu persoalan ini telah melibatkan semua lembaga penegak hukum. Oleh karena itu, keterlibatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turun tangan dalam menyelesaikan kasus ini bukanlah bentuk intervensi. ‘’Kepala negara yang harus turun tangan. Bukan lembaga yang sekarang ini malah bertabrakan turun tangan. Itu bukan intervensi. Disebut intervensi kalau presiden punya mau sendiri dan hukum punya mau sendiri,” kata Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi di Jakarta, kemarin. Menurut Hasyim, kunci dari persoalan ini adalah Presiden selaku pimpinan eksekutif yang membawahi Polri dan Kejaksaan Agung menjadi penengah untuk mengatasi himpitan kekuasaan, kepastian hukum dan rasa keadilan yang membayangi dua lembaga yang berada dalam kekuasaannya itu. Ini penting,
mengingat KPK sebagai lembaga independen yang keberadaannya dibentuk untuk memberantas korupsi dinilai belum cukup kuat membasmi persoalan korupsi harus tersudutkan oleh dua lembaga itu. Oleh karena itu, Presiden memiliki peran sentral untuk mengembalikan posisi ketiga lembaga penegak hukum itu sesuai dengan proporsinya. Hasyim menilai, kasus PolriKPK-Kejakgung bukan hanya sekadar peristiwa kasuistis, tetapi menjadi titik nadir dari bengkoknya keadilan hukum di negeri ini. Menurut Hasyim, penahanan keduanya merupakan bentuk pemandulan terhadap KPK. Selain itu, satu hal yang juga dipertanyakan Hasyim adalah berubah-rubahnya dakwaan kepada Bibit dan Chandra yang seolah menunjukkan adanya keinginan kuat Polri dari sisi legal formal dalam proses penahanan tersebut. Padahal, hukum legal formal tidak boleh bermuatan ketidakadilan. (har)
Pilkada Berpotensi Konflik DENPASAR - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Nur Hidayat Sardini mengatakan, pelaksanaan pemilihan kepala daerah memiliki potensi konflik yang jauh lebih besar di masa-masa mendatang. ‘’Pilkada memiliki basis di lokal dengan kekuatan politik lokal bercampur dengan medan konflik serta medan permainan yang semuanya ada di daerah,” katanya di Denpasar, kemarin. Menurut Hidayat, biasanya seseorang yang sedang berkuasa akan berusaha sekuat tenaga dan habis-habisan untuk mempertahankan apa yang sudah dia miliki. Sebaliknya, yang baru merintis untuk menjadi penguasa, maka bagaim-
Lakalantas di Tuban, 8 Tewas BOJONEGORO - Sebuah bus bertabrakan dengan satu truk di jalur Pantura Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Tuban, Jayim, kemarin sekitar pukul 09.00 WIB, menyebabkan menyebabkan delapan penumpang bus tewas. ‘’Korban tewas semuanya penumpang bus dan penyebab kecelakaan masih kami teliti,” kata Kasat Lantas Polres Tuban, Iptu Sugeng S.T. Kecelakaan berawal ketika bus Medali Emas nopol N 7241 MA yang melaju dari arah timur menabrak bak truk bermuatan semen nopol B 9644 UA yang berpapasan di jalur itu. ‘’Delapan penumpang bus yang tewas sekarang dberada di rumah sakit Dr. Koesma, Tuban,” katanya. (ant)
anapun caranya bisa merebut kekuasaan itu. Ia mengemukakan, pihaknya sudah melakukan pemetaan daerah konflik, termasuk mengumpulkan seluruh anggota panwas di seluruh Indonesia. ‘’Kami sudah memetakan untuk daerah konflik yang seperti ini karena kasus yang terjadi di daerah selalu berulang. Pemetaan ini untuk memudahkan anggota panwas untuk melakukan deteksi,” katanya. Dia mengatakan, penyusunan peta konflik itu dilakukan dengan mengidentifikasi aktor dan seberapa besar pengaruhnya di daerah. Pemilu digunakan sebagai sarana untuk memilih pemimpin namun dalam arti luas dapat diartikan
sebagai sarana untuk merebut kekuasaan. Menurut dia, pola konflik yang terjadi, umumnya adalah persoalan DPT, dan sedikit sekali yang bisa diselesaikan dengan baik di lapangan. Pada intinya, katanya, dari beberapa pelaksanaan pilkada sudah diketahui peta lokal dan berbagai kerawanannya. Kalau setengah dari persoalan itu sudah diketahui, maka setengahnya tinggal penyelesaian. Panwas, katanya, juga tak bisa bekerja sendiri dalam menangani persoalan di daerah sehingga dibutuhkan peran serta dari masyarakat, termasuk LSM yang peduli dengan jalannya pemilu secara demokratis. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
UJIAN CPNS - Seorang peserta mengerjakan soal ujian penerimaan CPNS di lingkungan KPU wilayah Jateng dan DIY di GOR Jatidiri Semarang, kemarin. 6.683 peserta bersaing untuk mengisi 103 formasi.
K ta
Suluh Indonesia, Senin 2 November 2009
2
Copot Papan Segel
57 Warga Dipolisikan
Suluh Indonesia/ade
DUKUNGAN UTK BIBIT-CHANDRA - Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Indonesia Muda melakukan aksi simpatik penggalangan sejuta tanda tangan di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, kemarin. Aksi tersebut terkait dukungan terhadap pimpinan nonaktif KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah.
Polisi Tangkap Buron Pembunuh Isteri JAKARTA - Polsek Metro Cakung, Jakarta Timur menangkap seorang suami yang diduga membunuh isterinya di Kampung Jembatan RT 01 RW 01, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Jumat, 30 Oktober 2009. Pusat Komunikasi dan Informasi Polda Metro Jaya, Minggu, menyebutkan, tersangka Ar (26) alias An tertangkap setelah sempat menjadi buronan polisi setelah membunuh isterinya, Wiwid Widiawati (30). Tersangka ditangkap polisi di tempat persembunyiannya di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (31/10) malam. Bapak satu anak ini mengaku kesal terhadap isterinya karena dimintai uang Rp200 ribu usai pulang kerja. Uang itu akan dipakai un-
tuk membayar kontrakan rumah namun tersangka hanya memberi separuhnya saja kepada korban. Karena jumlah uang kurang, korban pun meminta tambahan lagi sehingga mengakibatkan mereka terlibat cekcok mulut. Tersangka yang tidak bisa mengendalikan diri lalu memukuli isterinya yang salah satunya dengan dengan gelas besar di bagian kepala hingga mengakibatkan korban tewas di tempat. Tersangka pun kabur setelah mengetahui isterinya tidak bernyawa. Penangkapan tersangka ini merupakan hasil keterangan para saksi dan barang bukti di lokasi kejadian yang mengarah kepadanya sebagai tersangka pembunuhan. (ant)
Izin Bermasalah
Senayan City Status Quo
JAKARTA - Dugaan izin mendirikan bangunan (IMB) milik Senayan City bermasalah, mulai ditanggapi serius Kepala Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) DKI Jakarta, Hari Sasongko. Ia mengakui kalau bangunan yang terletak di Jl Asia Afrika itu tengah bermasalah karena ada
pengaduan dari ahli waris lahan yang digunakan untuk pusat perbelanjaan tersebut. Dinas P2B sendiri telah memproses dan menerbitkan perizinan Surat No.3656/-1.758 pada tanggal 7 Oktober 2009 tentang penangguhan Proses Perizinan Perubahan fungsi hotel/apartemen menjadi per-
kantoran yang diajukan oleh PT Manggala Gelora Perkasa. Namun mengenai kasus yang melilit Senayan City itu, kata Hari, saat ini sedang ditangani oleh pengadilan negeri setempat. Karenanya ia masih menunggu hasil putusan dari pengadilan. Terutama mengenai sertifikat tanah atas lahan yang digunakan dan IMB-nya. “Memang ada sedikit masalah, karena ada pengaduan dari pihak ahli waris lahan itu,” tutur Hari Sasongko, Sabtu (31/10). Demikian seperti dilansir media resmi Pemprov DKI. Dengan munculnya kasus itu maka sampai saat ini posisi Senayan City ada pada status quo sehingga pihaknya belum dapat menindaklanjuti. “Kita tunggu saja putusan pengadilan. Saat ini masih status quo, jadi kita tidak bisa melakukan apa-apa,” serunya.
Kompor Meledak, Rumah Terbakar
JAKARTA - Bagai disambar petir, Sarifudin tak menyangka rumahnya hangus dilalap si jago merah. Apalagi saat kejadian, rumahnya kosong ditinggal dirinya dan keluarga ke Cikarang, Jawa Barat. Sarifudin merupakan satu di antara 17 ke-
pala keluarga (KK) yang menjadi korban kebakaran di kawasan pemukiman padat penduduk di Jl Bakti RT 5/11, Kebonbawang, Tanjungpriok, Jakarta Utara, Sabtu (31/10) malam. Demikian seperti dilansir media resmi Pemprov DKI, beritajakarta.
Sarifudin juga tak menyangka kalau asal api ternyata dari rumahnya yang bernomor 18. Begitu pula dengan warga lainnya yang menjadi korban kebakaran. Mereka tak menyadari kalau rumahnya hangus dilalap si jago merah, karena saat kejadian warga tengah menjalani sholat maghrib. Untuk memadamkan kobaran api itu, sedikitnya 22 unit mobil pemadam kebakaran dari Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakut dibantu dari Jakarta Pusat, dan Jakarta Barat dikerahkan ke lokasi kejadian. Namun karena padatnya pemukiman penduduk, membuat petugas kewalahan saat akan memadamkan api. Belum lagi banyaknya warga yang mendatangi lokasi. kejadian hanya untuk menonton.
Bahkan pPadamnya listrik pun membuat petugas pemadam kebakaran kewalahan untuk memadamkan kobaran api. Akhirnya untuk mempermudah proses pemadaman, petugas menggunakan mobil lampu sorot. Tewi (40), istri Ketua RT 05 mengatakan, rumahnya habis terbakar. “Saya dan tiga anak masih bisa selamat, tapi semua barang-barang berharga berikut surat-surat penting hangus terbakar,” ujarnya. Tewi hanya bisa menyelamatkan beberapa baju saja. Sedangkan barang elektronik miliknya terbakar. Bahkan keponakannya, Junaedi (28) menderita luka akibat terkena pecahan kaca. Junaedi yang mengalami luka di lengan kanannya dibawa ke RSUD Koja. Kepala Seksi Operasional Sudin Pemadam Kebakaran dan
Penanggulangan Bencana Alam, Djaja Aditia, mengatakan, untuk sementara api diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik. Dan sempat terdengar ledakan yang diduga dari kompor gas. “Ada yang bilang dari kompor gas, tapi ada juga bilang dari petasan,” ungkapnya. Kebakaran hebat juga meludeskan dua buah ruko di Blok T-O, nomor 85, Jalan Pangeran Jayakarta, Sabtu (31/10) pukul 04.15 ludes dilalap si jago merah. Padatnya pemukiman penduduk di lokasi kejadian membuat petugas kesulitan memadamkan kobaran api. Akibatnya, api baru dapat dipadamkan setelah 7 jam kemudian atau pukul 11.25. Kejadian tidak sampai menimbulkan korban jiwa. (her)
Kabar Gembira
Uang Makan Penghuni Panti Naik Rp 10 Ribu Kabar gembira bagi penghuni panti sosial. Untuk meningkatkan pelayanan terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menaikkan anggaran biaya makan penghuni panti sosial sebesar Rp10 ribu, yakni dari Rp15 ribu menjadi Rp25 ribu per orang. Selain itu, sejumlah panti yang berstatus sasana pun akan direhabilitasi. Sehingga diharapkan panti tersebut dapat lebih banyak menampung dan membina PMKS secara maksimal. Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo menyatakan, pada Rancangan APBD DKI 2010, Pemprov DKI akan menganggarkan fungsi perlindungan sosial sebesar 1,07 persen atau sebesar Rp255,82 miliar. Alokasi ini untuk penyelenggaraan urusan pemerintahan, yaitu untuk penyelenggaraan urusan kependudukan dan catatan sipil Rp39,34 miliar, urusan pember-
dayaan perempuan dan perlindungan anak Rp3,68 miliar serta urusan sosial Rp212,79 miliar. Peningkatan kapasitas panti sosial, baik pelaksanaan rehabilitasi kecil dan peningkatan anggaran biaya makan penghuni panti sosial, masuk dalam anggaran urusan sosial. Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Budihardjo mengatakan, tahun 2009 ini pihaknya baru
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak hanya gencar melakukan penertiban, penyegelan dan pembongkaran bangunan yang melanggar peraturan, akan tetapi juga serius memidanakan pemilik bangunan yang berusaha mencopot segel di bangunan mereka. Bahkan, pekan lalu, sebanyak 57 pemilik bangunan di Jl Pangeran Antasari, Jakarta Selatan (Jaksel) yang nekat mencopot segel telah dilaporkan Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan (P2B) DKI ke Polres Jakarta Selatan. Kepala Dinas P2B DKI, Hari Sasongko mengungkapkan, jumlah pemilik bangunan yang dilaporkan ke Polres Jaksel itu sebanyak 57 pemilik bangunan dari total 60 pemilik. Mereka dilaporkan ke polisi karena telah mencopot papan segel yang dipasang petugas pada bangunan yang sedang proses pembangunan, terutama di kawasan Jl Pangeran Antasari. Sedangkan tiga orang pemilik lainnya lebih kooperatif dan mematuhi hukum. Selama ini, tindakan hukum terhadap para pelanggar masalah perizinan bangunan hanya sebatas Tindak Pidana Ringan (tipiring) saja. Rupanya, sanksi yang diberikan itu dianggap tak berarti bagi pemiliki bangunan yang melanggar. Buktinya mereka membandel, tetap bertahan dan tak mau membongkar bangunannya. Bahkan, mereka berani mencopot segel resmi dari pemerintah kota setempat. “Karena tindakan itu, mereka akan dipanggil paksa dan dikenakan tindak pidana yang lebih berat,” kata Hari Sasongko, Jakarta, Minggu (1/11), seperti diberitakan media resmi Pemprov DKI. Bahkan, pihaknya telah mengirimkan berkas pengaduan pengusaha di Jl Pangeran Antasari, Jaksel yang sengaja mencopot segel ke Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan. Pihak Polres Jaksel pun sudah menyatakan siap membantu masalah ini. “Kita sudah tidak bisa adu otot lagi. Persoalan ini harus dibawa ke ranah hukum,” tegasnya. Proses pemberkasan diharapkan selesai dalam sepekan ini, sehingga kejelasan mengenai status pelanggaran segera berlanjut ke tingkat penyelidikan polisi. Sebelum membawa ke jalur hukum, Hari menerangkan, pihaknya juga sudah memberikan surat teguran 3x24 jam kepada para pengusaha tersebut. (her)
menganggarkan biaya perawatan dan pemeliharaan panti-panti sosial yang besarnya antara Rp1,5 miliar hingga Rp2,5 miliar. Anggaran ini termasuk anggaran biaya makan para penghuni panti senilai Rp15 ribu per hari. Di tahun 2010 akan ada peningkatan anggaran sekitar 10 persen dari tahun 2009. Sayangnya, Budihardjo belum bisa memastikan berapa angka pasti alokasi
anggaran untuk peningkatan kapasitas dan pelayanan panti sosial yang dimiliki Dinas Sosial pada anggaran tahun depan. Yang pasti, peningkatan itu terlihat dari anggaran biaya makan yang setiap harinya naik Rp 10 ribu. Sehingga nantinya di tahun 2010, biaya makan PMKS menjadi Rp 25 ribu per hari. Padahal sebelumnya, Dinas Sosial DKI mengusulkan agar biaya makan PMKS per hari itu Rp 35 ribu per orang. “Jadi angka kenaikan ini sebenarnya belum ideal. Karena rencana awal angka ideal anggaran biaya makan panti sosial yang kita ajukan Rp35 ribu per orang, tapi yang disetujui hanya Rp 25 ribu,” kata Budihardjo, Minggu (1/11), seperti diberitakan media resmi Pemprov
DKI, beritajakarta Kendati hanya naik Rp10 ribu per orang, ia optimis jumlah tersebut sudah memadai dalam pemenuhan gizi dan kualitas makanan yang diberikan kepada penghuni panti. Jumlah tersebut lebih manusiawi daripada tetap mempertahankan pada jumlah biaya lama. “Saya kira memadai dalam pemenuhan gizi. Karena, mereka belanja sendiri dan tidak dipihakketigakan,” urainya. Jumlah Panti Sosial Bina Laras (PSBL) terdapat di empat lokasi, yakni PSBL Harapan Sentosa 1 di Cengkareng, Jakarta Barat, PSBL Harapan Sentosa 2 di Cipayung, Jakarta Timur, PSBL Harapan Sentosa 3 di Ceger, dan PSBL Harapan Sentosa di Daan Mogot. (her)
Menurut Hari, sebenarnya semua persyaratan administrasi sudah dipenuhi oleh pihak Senayan City. Namun saat ini IMB belum dapat dikeluarkan karena ada pengaduan dari pihak ahli waris Almarhum Tojib bin Kiming perihal proses pembebasan lahan tersebut. Atas pengaduan tersebut, maka Dinas P2B DKI menerbitkan surat penangguhan proses perizinan hingga kasus tersebut selesai di pengadilan. Jika Senayan City berada di posisi yang salah, maka pihaknya akan langsung melakukan penyegelan. Namun jika posisinya benar maka otomatis IMB akan segera dikeluarkan. “Semua harus selesai dulu secara hukum, apabila dinyatakan salah berarti bangunan itu kita segel. Jadi ya kita tunggu saja hasil dari pengadilan,” ungkap Hari. Sebeleumnya diberitakan,
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta akan segera memanggil Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) DKI terkait izin mendirikan bangunan (IMB) Senayan City di bilangan Jalan Asia Afrika, Jakarta Selatan. Sejatinya, Dinas P2B DKI Jakarta telah memproses dan menerbitkan perizinan Surat No.3656/-1.758 pada tanggal 7 Oktober 2009 tentang penangguhan Proses Perizinan Perubahan fungsi hotel/apartemen menjadi perkantoran yang diajukan oleh PT Manggala Gelora Perkasa. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Lulung Lunggana, mengatakan, telah menerima pengaduan ahli waris Almarhum Tojib bin Kiming melalui surat kuasanya (No 496/UPBH/ LSM/TS/2009) pada tanggal 7 Oktober 2009. (her)
KPK Pastikan
Rekaman Rekayasa Diputar di MK JAKARTA Wakil Ketua sementara KPK Waluyo memastikan rekaman pembicaraan sejumlah orang yang diduga merekayasa penetapan tersangka pimpinan KPK akan diputar di Mahkamah Kontitusi (MK), Selasa (3/ 11) lusa. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari sikap institusinya yang mematuhi hukum, karena pengadilan konstitusi itu telah meminta dan memerintahkannya. “Jadwalnya (pemutaran rekaman dugaan rekayasa kriminalisasi Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah), nanti di MK. Kami sudah persiapkan semuanya,” kata Waluyo di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (31/10) kemarin. Mengenai niat polisi yang akan menyita bukti rekaman itu, Waluyo mengaku, tidak semudah itu. Untuk memperoleh sebuah bukti harus melalui prosedur yang berlaku. Tidakl bisa dialkukan semaunya, apalgi menggunakan cara-cara melanggar hokum. Tetapi, dikatakan, hingga saat ini belum ada permintaan secara resmi dari polisi untuk meminta re-
Waluyo
kaman itu. “Belum ada permintaan,” selorohnya. Sebelumnya Kapolri Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri menyatakan telah menyelidiki beredarnya transkrip rekaman itu dan akan menyita bukti rekaman itu di mana pun berada. Sedangkan hakim konstitusi MK Akil Mochtar mengatakan, rapat permusyawaratan hakim pada Senin (2/11) besok, akan memutuskan rekaman pembicaraan yang diduga berkaitan dengan kriminalisasi KPK diperdengarkan utuh di persidangan. (nas)
Metr politan
Suluh Indonesia, Senin 2 November 2009
3
Jika Tak Terbendung Dukungan Rakyat
Bisa Jadi People Power
Suluh indonesia/ade
KUASA HUKUM BIBIT-CHANDRA - Tim Kuasa Hukum pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Non Aktif Bibit-Chandra, Luhut Pangaribuan (kanan) dan Ari Juliano Gema memberikan keterangan kepada wartawan terkait dugaan kriminalisasi kasus klien mereka di Puri Imperium, Kuningan, Jaksel, kemarin.
JAKARTA - Guru Besar FHUI Hikmahanto Juwana mengimbau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar tidak meremehkan dukungan berbagai komponen masyarakat, termasuk tokoh atas penahanan pimpinan nonaktif KPK , Bibit S. Rianto dan Chandra M. Hamzah. “Dukungan rakyat bila tidak mampu dibendung dan diredam oleh Presiden, dengan berlalunya waktu, berpotensi untuk berubah menjadi kekuatan rakyat atau people’s power,” kata Hikmahanto kepada pers di Jakarta,kemarin . Pada tahun 1986 , kekuatan rakyat di Filipina berhasil melengserkan Ferdinand Marcos dari kekuasaannya sebagai presiden . Demikian pula di Indonesia pada tahun 1998, kekuatan rakyat mampu melengserkan Soeharto sebagai presiden. Hikmahanto yang juga
Penahanan Bibit dan Chandra
Hasyim Muzadi
JAKARTA - Kasus penahanan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah dinilai bukanlah kasus personal persoalan hukum semata, tetapi lebih dari itu persoalan ini telah melibatkan semua lembaga penegak hukum. Karena itu, keterlibatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turun tangan dalam menyelesaikan kasus penahanan Bibit-Chandra bukanlah bentuk intervensi. “Kepala negara yang harus turun tangan. Bukan lembaga yang sekarang ini malah bertabrakan turun tangan. Itu bukan intervensi. Disebut intervensi kalau dia
(Presiden) punya mau sendiri dan hukum punya mau sendiri,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Hasyim Muzadi di Kantor PBNU, Jakarta, kemarin. Menurut dia, kunci dari persoalan ini adalah Presiden selaku pimpinan eksekutif yang membawahi Polri dan Kejaksaan Agung menjadi penengah untuk mengatasi himpitan kekuasaan, kepastian hukum dan rasa keadilan yang membayangi dua lembaga yang berada dalam kekuasaannya itu. Ini penting, mengingat KPK sebagai lembaga independen yang keberadaannya dibentuk
Menaker Pulangkan TKI Bermasalah JAKARTA - Pemerintah Indonesia akan memulangkan sekitar 1.750 tenaga kerja Indonesia (TKI) bermasalah di Timur Tengah. Demikian dikatakan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar. Menakertrans di Wonosobo, Minggu, mengatakan, pada 9 November 2009 pemerintah akan memulangkan para TKI yang menghadapi persoalan di luar negeri, yakni sekitar 750 TKI di Kuwait dan sekitar 1.000 TKI di Arab Saudi. “Saya sudah berkoordinasi dengan pihak Garuda, Departemen Perhubungan dan Menkokesra yang akan memfasilitasi pemulangan dengan penerbangan pesawat Garuda, khusus akan menjemput dan memulangkan mereka sebagai tanggung jawab perlindungan pemerintah terhadap TKI,” katanya. Menurut dia, kebijakan itu ditempuh sebagai langkah jangka pendek. Untuk langkah menyelesaikan permasalahan secara struktural pemerintah akan bersikap tegas dan disiplin dalam rangka persiapan penempatan tenaga kerja di luar negeri. “Semua akan diperketat, terutama dalam persiapan
Muhaimin Iskandar
akhir pemberangkatan. Tidak boleh berangkat kalau tidak pernah mengikuti tes mental menghadapi persoalan di luar negeri,” katanya. Selain itu,katanya, calon TKI harus mengikuti kemampuan teknis dan pelatihan dasar minimal dilakukan 200 jam, kalau ada perusahaan yang melaksanakan pelatihan kurang dari 200 jam maka perizinannya akan dicabut. Menurut dia, dengan pelatihan 200 jam tersebut diharapkan tenaga kerja Indonesia dapat menghadapi tantangan di luar negeri dan bisa bersaing
secara kompetitif serta tidak ada lagi masalah-masalah TKI seperti di Malaysia. Khusus untuk Malaysia, katanya, pemerintah akan mematangkan perjanjian kerja sama (MoU) yang hampir selesai. “Alhamdulillah MoU tentang satu hari libur dalam seminggu sudah selesai, soal paspor dipegang majikan menjadi dipegang yang bersangkuran juga sudah selesai, larangan warga negara Malaysia untuk mempekerjakan orang-orang Indonesia yang tidak memiliki dokumen resmi, khususnya perlindungan asuransi sudah selesai,” katanya. Menurut dia, sekarang tinggal menyelesaikan satu persoalan yakni tentang struktur biaya minimal bagi TKI di Malaysia. “Insya Allah awal bulan ini saya berangkat ke Malaysia untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,” katanya. Ia mengatakan, saat ini pemerintah menghentikan pengiriman tenaga kerja ke Kuwait begitu juga pengiriman ke Malaysia masih dihentikan sambil menata dan menyelesaikan segala permasalahan. “Kalau penataannya sudah benar pengiriman TKI ke negara tersebut bisa dilakukan lagi,” katanya. (ant)
Diimbau waspada Dalam konteks kisruh antara KPK dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang diandaikan sebagai Cicak melawan Buaya, guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini menyebutkan Presiden harus mewaspadai gejala dukungan rakyat berubah menjadi kekuatan rakyat. Pernyataan Presiden pada Jumat minggu lalu (30/10) ternyata tidak mampu membendung
dan menyurutkan dukungan masyarakat terhadap Bibit dan Chandra. Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri yang diminta oleh Presiden untuk memberikan penjelasan sejelas-jelasnya pun tidak mendapat apresiasi. Bibit dan Chandra telah dijadikan simbol oleh rakyat. Semakin lama mereka ditahan semakin kuat dukungan. Dukungan pun semakin lama semakin berpotensi untuk berubah menjadi kekuatan rakyat. Kenyataan ini harus menjadi perhatian Presiden. Presiden harus sensitif dengan perkembangan yang dapat berubah setiap detik, menit dan jam. Untuk membendung dukungan rakyat menjadi kekuatan rakyat , maka Presiden memiliki sejumlah opsi kebijakan, kata guru besar ini . Mengingat kisruh KPK dan Polri terfokus pada kecurigaan dan ketidakpercayaan publik
terhadap proses hukum yang dilakukan oleh Polri maka harus diambil tindakan untuk menghilangkan kecurigaan tersebut. Hilangkan kecurigaan Hikmahanto mengemukakan salah satunya adalah Presiden memerintahkan Kapolri untuk melakukan gelar perkara atas dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Bibit dan Chandra. Dalam gelar perkara ini diundang para ahli independen dan tokoh masyarakat. Bila ternyata dalam gelar perkara para ahli independen dan tokoh masyarakat sepakat dengan Polri bahwa ada indikasi tindak pidana maka perkara tersebut patut dilanjutkan ke tingkat penuntutan. Namun bila sebaliknya, maka Polri harus segera mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP-3). Perintah Presiden bukan bentuk intervensi Presiden dalam perkara yang sedang berjalan. (ant)
DPR Panggil Kapolri
SBY Didesak Nonaktifkan BHD untuk memberantas korupsi dinilai belum cukup kuat membasmi persoalan korupsi harus tersudutkan oleh dua lembaga itu. Karena itu, Presiden memiliki peran sentral untuk mengembalikan posisi ketiga lembaga penegak hukum itu sesuai dengan proporsinya. Hasyim menilai, kasus Polri-KPK-Kejaksaan Agung bukan hanya sekadar peristiwa kasuistis, tetapi menjadi titik nadir dari bengkoknya keadilan hukum ini di negeri ini. Menurut Hasyim penahanan Bibit dan Chandra merupakan bentuk pemandulan terhadap KPK. Selain itu, satu hal yang juga dipertanyakan Hasyim adalah berubah-rubahnya dakwaan kepada Bibit dan Chandra yang seolah menunjukkan adanya keinginan kuat Polri dari sisi legal formal dalam proses penahanan tersebut. Padahal, hukum legal formal tidak boleh bermuatan ketidakadilan. Untuk itu, Polri diminta menjelaskan proses penahanan ini dari sisi legal formalnya. Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Izzul Muslimin mengatakan dalam kasus Bibit-Chandra ini, dukungan
merupakan mantan anggota panitia seleksi pimpinan KPK menyebutkan berbagai pengalaman menunjukkan bahwa kekuatan rakyat tidak mungkin dihadapi dengan kekuasaan. Kalaupun kekuasaan efektif menghadapi kekuatan rakyat maka hanya efektif untuk memperlambat jatuhnya suatu rezim kekuasaan. Ini yang terjadi saat ini di Myanmar terhadap Aung San Suu Kyi.
dari Presiden penting agar tidak terjadi pembiaran konflik antara KPK melawan Polri-Kejagung. Presiden bisa menggunakan kewenangannnya tanpa harus terlibat langsung ke dalam masalah penahanan Chandra dan Bibit. Misalnya dengan menonatifkan Kapolri Bambang Hendraso Danuri (BHD) dan Jaksa Agung dan diganti yang lebih kredibel. Keduanya menyatakan dukungan kepada Bibit dan Chandra. Keduanya sekaligus menambah jumlah pimpinan ormas maupun tokoh masyarakat yang menjadi pemberi jaminan terhadap penangguhan penahanan Bibit-Chandra. (har/nas)
JAKARTA - Komisi III DPR akan mengundang Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri untuk melakukan rapat kerja di Gedung DPR, Kamis (29/10). Anggota Komisi III DPR, Gayus Lumbuun, di Jakarta, Sabtu, mengatakan, materi utama rapat kerja tersebut adalah meminta keterangan Kapolri terkait keputusannya menahan dua pimpinan KPK nonaktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah. “Kami di Komisi III DPR berpandangan, tidak ada alasan yang kuat dari polisi dalam menahan dua pimpinan KPK non-aktif,” kata Gayus Lumbuun usai diskusi “Polemik: Drama Penahanan Bibit dan Chandra” di Warung Daun, Jakarta, Sabtu.
Dikatakan Gayus, rapat kerja antara Komisi III dan Kapolri adalah rapat rutin, karena Polri adalah mitra kerja Komisi III DPR. Dalam rapat kerja yang diagendakan pada Kamis (29/ 10), kata dia, Komisi III akan meminta penjelasan Kapolri soal penahanan dua pimpinan KPK non-aktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah, untuk menjawab pertanyaan dan keraguan masyarakat selama ini. “Polisi harus bisa menjelaskan alasan urgensi penahanan terhadap keduanya,”kata Ketua Badan Kehormatan DPR ini. Menurut Gayus, penahanan terhadap Bibit dan Chandra yang dilakukan polisi sejak Kamis (29/10) malam, telah
mengabaikan aspek sosiologis. Maksudnya, polisi telah mengabaikan permintaan sejumlah tokoh nasional agar polisi menangguhkan penahanan terhadap Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah dan bahkan ada yang sampai menjaminkan diri. Mereka antara lain, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Ma’arif, mantan Presiden KH Abdurrachman Wahid, sosiolog Imam B Prasodjo, dan beberapa anggota DPR. Sedangkan dari kalangan masyarakat, kata dia, sudah lebih dari 220.000 orang pengguna “facebook” memberikan dukungan yang sama agar Bibit dan Chandra ditangguhkan penahanannya. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Senin 2 November 2009
4
K ilas Pohon Tua Mulai Dibabat GUNA mengantisipasi jatuhnya korban akibat pohon tumbang pada musim penghujan saat ini, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Bogor, kemarin melakukan pemangkasan dan penebangan, terhadap sejumlah pohon besar di kotanya. Dari beberapa pohon tua yang dipangkas, salah satunya adalah pohon Beringin raksasa, di depan kantor Balaikota Bogor , di Jalan Ir. Djuanda yang diperkirakan telah berumur ratusan tahun. Kepala Seksi Pertamanan DCKTR, Kota Bogor, Arif Wicaksono, mengatakan pemangkasan ini dilakukan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Arif mengaku, untuk memangkas pohon Beringin raksasa, di depan kantor Balaikota Bogor itu, petugasnya sempat kesulitan karena begitu tinggi dan besarnya pohon. Pada kesempatan itu Arif sempat menyebutkan, bahwa untuk saat ini ada sekitar 4000 pohon besar di Kota Bogor yang kondisinya mulai rawan tumbang akibat usia pohon. Pohon besar yang usianya diatas 30 tahun itu, banyak terdapat di seputaran Kebun Raya Bogor,Jalan Pemuda, Jln. A.Yani, Jln.Pajajaran dan lainnya. Untuk itu jika terjadi hujan dan angin, sebaiknya berhati-hati. (bas)
Sekolah Gratis
Masih Bermasalah Suluh Indonesia/ant
BOGOR - Dewan Pendidikan bersama Komite Sekolah, Kota Bogor, kembali mempersoalkan program sekolah gratis yang dicanangkan pemerintah daerah. Pasalnya, program sekolah gratis tersebut faktanya masih menjadi dilematis bagi pihak sekolah dan dirasa tak adil oleh sebagian orangtua murid. “Saya menilai, kebijakan sekolah gratis dari pemerintah ini walapun tujuannya baik, tapi dalam aplikasinya masih belum tepat. Sebab faktanya hingga saat ini masih ada persoalan baru yang kemudian muncul dan belum terselesaikan,” kata Ketua Dewan Pendidikan, Kota Bogor, H.E Iyod Sasmita, saat menjadi narasumnber pada acara Workshop, di SMAN 7, Kota Bogor, kemarin. Lebih lanjut dijelaskan Iyod, masalah baru yang ia maksud itu salah satunya yakni adanya protes ketidak adilan yang dirasakan pihak sekolah, maupun sejumlah orang tua siswa di Bogor. “Contohnya, subsidi pendidikan yang seharusnya dirasakan untuk keluarga yang tak mampu atau keluarga miskin (gakin), namun karena kebijakan ini juga dinikmati oleh orangtua siswa yang kaya,” ungkapnya. Selain itu dia, penetapan Sekolah gratis melalui penyaluran BOS (Biaya Operasional Sekolah) DAK (Dana Alokasi Khusus) ternyata belum sepenuhnya disadari oleh masyarakat. “Sekolah gratis ini memang gaungnya luar biasa, sehingga banyak masyarakat menjadi tidak faham kata gratis yang dimaksud. Akibatnya kita sering menerima keluhan dari pihak sekolah maupun orangtua siswa ribut gara-gara mendengar gratis, tapi faktanya mereka masih dikenakan pungutan ini dan itu,” bebernya. Kepala Dinas Pendidikan, Kota Bogor, Drs. Aim Hermana mengatakan, sebetulnya masalah sekolah gratis ini bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, namun juga tangungjawab semua pihak baik itu sekolah, masyarakat khusnya para orangtua. “Sebagus apapun program pemerintah kalu tidak didukung semua pihak, saya rasa hasilnya juga tidak akan bagu,” tegasnya. (bas)
Tiga Program Unggulan
Ditarget Rampung 2010 TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, menargetkan pembenahan tiga program unggulan yaitu, infrastruktur, kesehatan dan pendidikan rampung tahun 2010. “Tiga program itu merupakan titik awal yang harus dibenahi segera dan ditargetkan selesai pada tahun depan,” ujar Penjabat Wali Kota Tangsel, M Shaleh. Menurut Wali Kota, pembenahan infrastruktur seperti jalan rusak dengan betonisasi, perbaikan drainase dan beberapa ruas jalan merupakan salah satu rangkaian kegiatan program utama pemerintah daerah. Lalu, pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangsel dan 25 Puskesmas baru serta merenovasi 19 sekolah negeri yang mengalami kerusakan parah juga peningkatan kualitas guru dan murid wajib dibenahi. Karena itu, Wali Kota mendesak kepada kepala dinas yang ditugaskan melaksanakan tiga program itu termasuk kepala dinas terkait lain secepatnya menyelesaikan kegiatan program pemerintah daerah. “Sebelum pertengahan bulan Desember 2009 mendatang, tiga program unggulan yang diprioritaskan Pemkot Tangsel saya minta laporannya dan saya tekankan semuanya harus rampung tahun 2010,” tandas Walikota. Tiga program unggulan itu wajib dikebut pekerjaannya oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kota Tangsel. Rangkaian tiga program unggulan tersebut untuk menunjukkan eksistensi Kota Tangsel yang memiliki motto kota pendidikan yang religius dan modern. Sementara itu, Kepala Dinas PU Tangsel, Eddy Adolf Malonda, mengutarakan, penyelesaian akhir perbaikan jalan yang mengalami kerusakan segera diselesaikan tahun depan sesuai amanat Wali Kota. “Tahun ini jalan rusak di Tangsel yang sudah kita benahi sekitar 75 persen sisanya tahun depan semua harus beres, termasuk pembangunan gedung perkantoran,” kata Malonda. (ant)
DEMO ISRAEL - Dua orang mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) memasang poster boikot Israel dipintu masuk outlet waralaba ayam goreng KFC di Jalan Padjajaran, Kota Bogor, Jabar, akhir pekan kemarin.
Dinilai Aneh, Pemkot
Lakukan Mutasi Malam Hari DEPOK - Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Depok Muttaqien mengatakan, Pemerintah Kota Depok harus menjelaskan kepada masyarakat lewat media kenapa pelantikan pejabat dilaksanakan pada malam hari. “Tanpa penjelasan, opini masyarakat bisa menjadi liar, apalagi menjelang Pilkada, suasana politisnya sangat kental,” kata Muttaqien di Depok, kemarin. Pemkot Depok melakukan mutasi pada Jumat malam
(30/10) sekitar pukul 22:00 WIB. Beberapa pejabat yang dimutasi antara lain Kabag Humas dan Protokol Eko Herwiyanto menjadi Camat Cipayung (Daerah Pemekaran Kecamatan Pancoranmas). Muttaqoen menilai, tak adanya penjelasan sebelumnya menandakan pemerintah kurang peka terhadap antisipasi respon masyarakat terkait pelantikan. Seharusnya pemda dari awal menjelaskan
kepada masyarakat lewat media kenapa pelantikan dilaksanakan malam hari. Menurut dia, ada dua alasan mengapa mutasi dilakukan pada malam hari pertama amanat perda pemekaran kecamatan harus dilaksanakan segera karena Sekda Ety Suryahati berangkat haji pada 1 November, sehingga tak ada waktu lagi atau menunda setelah pulang haji karena sudah telat. Kedua adalah pada hari Jumat (30/10)
Margo City Galang Dana Korban Gempa DEPOK - Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban gempa di beberapa daerah, Margo City mengadakan konser amal dengan tema ‘Kita Peduli’ di auditorium Margo City Depok, kemarin. Puluhan artis pendukung acara hadir memeriahkan acara ini diantaranya, Tompi, Djoeniar Arif, Ratna Listy dan band-band lain seperti Sayang Band, Pop Latte, Heaven&Friends dan lainnya. Advertising & Promotion Margo City,Tanti Triandini mengatakan acara ini merupakan bagian dari bentuk kepedulian Margo City dalam meringankan penderitaan para korban gempa. Pihak Margo merasa gempa yang melanda bangsa ini beberapa waktu lalu telah meninggalkan duka mendalam, baik fisik dan batin. “Untuk itu kami ingin sedikit menghibur mereka dengan adanya acara seperti ini,” ujarnya ditemui di sela-sela acara semalam. Acara berdurasi tiga jam ini menampilkan begitu banyak pagelaran musik dengan iringan Dwiki Dharmawan. Pengunjung yang hadir tidak hanya sekedar menikmati alunan musik, tetapi dapat juga beramal menyumbang untuk korban gempa. “Konsepnya menghibur sekaligus beramal. Sehingga selain datang untuk berbelanja ataupun sekedar menonton acaranya, pengunjung juga dapat sekaligus memberikan sumbangan,” papar Tanti. Wanita berkulit putih ini menjabarkan seluruh donasi yang terkumpul akan disumbangkan ke beberapa daerah korban gempa seperti Tasik-
malaya, Padang dan Jambi. Penggalangan dana ini, lanjut Tanti telah dilakukan sejak 12 Oktober sampai dengan 1 November 2009 yang dikelola oleh pihak penggalang dana untuk korban gempa. “Kami memang tidak secara langsung menggalang dana melainkan ada pihak lain yang mengelola untuk menerima donatur yang akan memberikan dananya secara langsung,” paparnya. Hadir dalam acara semalam beberapa pejabat Depok serta dosen dari beberapa universitas yang ada di wilayah Depok. “Kami juga mengundang beberapa pimpinan perusahaan di sekitar Depok yang kami ajak pula untuk menyumbangkan dananya pada acara tersebut,” himbau Tanti. Dwiki darmawan juga turut mengisi acara dan memainkan musik tradisional dari Sumatera Barat. “lagu ini special dimainkan untuk menghibur para korban gempa,” ucap dwiki sambil menyebutkan keuntungan dari album teranyarnya akan disumbangkan bagi korban gempa. Ratna Listy yang menjadi pembawa acara malam itu juga ikut menyumbangkan dua buah lagu. Acara semakin meriah dengan hadirnya Djoeniar Arif dengan lagu ‘Rapuh’ dan disusul dengan lantunan empuk suara dari Tompi menjelang penghujung acara. “Semoga semua ini dapat meringankan beban saudara kita disana (daerah gempa,red),” harap Djoeniar Arif. (rin)
10.324 Calhaj Embarkasi Bekasi
Sudah Berangkat BEKASI - Sebanyak 10.324 orang calon haji dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat yang dikordinir melalui embarkasi haji Kota Bekasi sudah berangkat melalui 23 kali penerbangan. Sekretaris Panitia Penyelenggaraan Haji Indonesia (PPHI) embarkasi Bekasi, Edi Arief, di Bekasi, Sabtu, mengatakan, kloter terakhir berangkat pada Sabtu pukul 04.47 WIB, sedangkan kloter 24 baru akan berangkat pada Sabtu malam pukul 22.00 WIB. Pada penerbangan di kloter 23 yang memuat calon haji dari Kota Bandung berisi sebanyak 442 calon haji beserta enam petugas kesehatan. Rencananya mereka berangkat pada pukul 05.00 WIB dan penerbangan dimajukan tiga menit dari jadwal. Calon haji akan menempuh penerbangan selama sembilan sampai 10 jam dari Jakarta menuju Madinah Saudi Arabia tanpa istirahat termasuk untuk mengisi bahan bakar. Pada pukul 22.00 WIB Sabtu malam berangkat calon haji dari Kota Bekasi sebanyak 450 penumpang. Di embarkasi haji Kota Bekasi menurut Edi, telah datang sebanyak tiga kloter masingmasing dari Kota Bekasi, kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan pada pukul 19.00 WIB masuk lagi satu kloter dari kabupaten Cianjur. “Mereka yang diberangkatkan telah membawa dokumen lengkap seperti paspor, visa, catatan kesehatan, gelang identitas serta biaya hidup di Arab Saudi,” ujarnya. Calon haji yang berangkat semuanya dalam kondisi sehat walafiat namun ada beberapa jemaah yang sakit ringan tapi tak sampai membatalkan keberangkatan. Pemberangkatan jemaah dari asrama haji Kota Bekasi diusahakan tepat waktu atau masih ada rentang waktu beberapa jam di bandara untuk memasukkan bagasi serta persiapan pemberangkatan. (ant)
Suluh Indonesia/ant
SHIFT ANGKOT - Sejumlah angkot menunggu penumpang dipertigaan Tugu Kujang, Kota Bogor, Jabar. Sejak kemarin Pemkot Bogor memberlakukan sistem shift sehingga angkot beroperasi secara bergantian sesuai dengan shift yang telah ditetapkan.
kegiatan di Pemkot Depok padat karena pagi ada pembukaan MTQ tingkat Depok dan pada sore hari ada paripurna di DPRD. “Waktu yang ada hanya pada malam hari. Ini yang seharusnya dijelaskan oleh Pemkot Depok,” ujarnya. Hal lain yang mempercepat mutasi karena dana operasional kecamatan baru sudah dianggarkan. “Kantor untuk kegiatan pemerintahan juga sudah disewa,” katanya. Leb-
ih lanjut Muttaqien mengatakan, dalam mutasi tersebut juga belum mengisi kepala dinas yang kosong. Kepala dinas baru diisi harus ada promosi ke eselon 2 dan harus mendapat persetujuan gubernur. “Jadi setelah kali ini akan ada mutasi lagi untuk mengisi kepala dinas yang kosong,” katanya. Ia juga menjelaskan soal ketidakpuasan di Fraksi PKS. Banyak penempatan pejabat yang kurang tepat. (ant)
2010 Depok Jadi Tuan Rumah MTQ DEPOK - Sebagai kota dengan nuansa islami, Depok akan menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat provinsi se-Jawa Barat (Jabar) ke-X pada 2010 nanti. Dengan adanya rencana tersebut, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mengatakan, warga Depok patut bersyukur dan bangga. Pasalnya, MTQ dapat dijadikan kawah candera dimuka perkembangan Kota Depok. “Saya sampaikan kabar gembira kepada warga Depok bahwa Depok mendapat kepercayaan Provinsi Jabar menjadi tuan rumah MTQ ke-X tingkat provinsi Jabar,” kata Nur Mahmudi Ismail usai membuka acara MTQ ke-X tingkat Kota Depok, di Lapangan Cakra, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo. Nur Mahmudi Ismail mengatakan, ditunjuknya Kota Depok sebagai tuan rumah MTQ ke-X tidak terlepas dari peran serta masyarakat Kota Depok itu sendiri. Sebab, katanya, kekompakan masyarakat Depok dalam melaksanakan kegiatan rohani patut diacungkan jempol. Apalagi, setiap dilangsungkannya kegiatan MTQ tingkat provinsi, Depok tidak pernah alpa. “Banyaknya peserta MTQ tingkat Kota Depok menunjukan Depok memiliki potensi menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Paling tidak Kota Depok dapat menjadi penyelenggara MTQ terbaik,” katanya. Sementara itu Kepala Kantor Departemen Agama (Kakandepag) Kota Depok, Nur Muhammad mengatakan, pelaksanaan MTQ merupakan sebuah wujud ukhuwah islamiyah seluruh lapisan masyarakat. “MTQ tingkat lokal mau pun tingkat provinsi merupakan kendaraan pemersatu ummat Islam. Kegiatan seperti ini per-
lu ditingkatkan kualitasnya agar kualitas pesertanya pun bertambah baik,” tuturnya. Nur Muhamad berharap dengan MTQ dapat memberi pengaruh dan sentuhan syiar dakwah yang berkesan kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya masyarakat Kota Depok. “Kesan pertama tidak akan pernah dilupakan. Kalau kesan penyelenggaraan MTQ tingkat lokal sangat baik, tidak menutup kemungkinan penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi akan menjadi semakin baik,” katanya. Secara terpisah, Kabag Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Eko Herwiyanto mengatakan, MTQ tingkat Kota Depok akan berlangsung selama dua hari, yakni 30 Oktober sampai 1 November 2009. Pembukaan MTQ ke-X tingkat Kota Depok diawali dengan pawai ta’aruf yang diikuti ribuan kontingen dari enam kecamatan di Kota Depok. “Jumlah peserta pada MTQ kali ini sebanyak 217 peserta dari enam kontingen kecamatan se-Kota Depok,” kata Eko. Eko menjelaskan sebanyak sembilan cabang yang akan dipertandingkan dalam MTQ. Diantaranya, tilawatil quran, Sartil qur’an (menghafal alquran), qiroat sab’ah, Hifdzil quran, tafsir quran, fahmil, sarhil (cerdas cermat),Khotil quran (kaligrafi dan naskah, dan M2KQ (membuat makalah). “Tempat pelaksanaan lomba terbagi dalam beberapa mimbar di wilayah kelurahan Limo,” tandasnya. Mengenai waktu pelaksanaan, lanjut Eko diperkirakan akan dilaksanakan sekitar bulan April 2010. “Ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Depok tahun depan,” pungkasnya. (rin)
Tarif Parkir Progresif Bandara Diterapkan Bulan Ini PT Angkasa Pura II, pengelola Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, segera menerapkan tarif parkir progresif kendaraan roda empat di sejumlah terminal bandara pada awal November 2009. General Manager Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Salahudin Rafi, kemarin menjelaskan tarif parkir progresif kendaraan roda empat ditetapkan di terminal 1, 2 dan 3. Kendaraan yang memasuki area terminal baru itu (terminal 3) wajib membayar kendati hanya untuk menurunkan penumpang di setiap terminal. Tarif
parkir progresif untuk kendaraan roda empat sekitar Rp 4.000 untuk jam pertama, bila kemudian parkir kendaraan diperpanjang satu jam berikut-
nya maka naik sekitar Rp 1.000. Sementara tarif parkir kendaraan roda dua diterapkan sistem flat, dengan biaya Rp 2.000. Sistem tarif parkir progresif yang dikenakan pada Terminal 3 ini tidak sama dengan apa yang diterapkan di terminal 1 dan 2. “Kendaraan yang mengantarkan penumpang di terminal 3 harus membayar tarif itu sesuai dengan lama waktunya,” kata Salahudin di Tangerang.
Sementara untuk terminal 1 dan 2, pemilik kendaraan yang hanya menurunkan penumpang tidak dikenai biaya, tetapi bagi kendaraan yang berada di area parkir diharuskan membayar. Sistem tarif parkir progresif akan diterapkan pada November sembari melakukan inventarisasi dana pembelian peralatan yang akan digunakan. “Sistem parkir baru ini lebih banyak mengeluarkan
uang, kemungkinan akan lebih mahal,” katanya. Sistem ini bertujuan menekan angka taksi gelap di bandara, karena umumnya pengemudi taksi gelap memarkir taksi di tempat parkir terminal 3 untuk mencari penumpang dari pagi hingga malam. “Mereka lebih banyak mengeluarkan uang bila menunggu penumpang hingga berjam-jam di tempat parkir,” jelasnya. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Senin 2 November 2009
F OKUS Bukan Sebatas Cari Masukan RESIDEN Yudhoyono mengakui pemerintahannya lima tahun pertama tidak berjalan dengan baik karena masalah yang tidak kunjung dipecahkan. Pernyataan ini memang berbeda ketika SBY menghadapi pilpres, Juli lalu. Ketika itu, informasi yang dipublikasikan semuanya baik-baik saja. Tidak ada ketidakberhasilan terhadap program yang dilaksanakan. Namun menginjak pemerintahannya yang kedua, Presiden menyatakan bahwa ada sumbatan, sehingga pemerintahan tak berjalan sempurna. Apa yang disampaikan Presiden merupakan hal yang wajar-wajar saja dan manusiawi. Sebab ketika mengkampanyekan diri, semua yang diungkap tentu menyangkut keberhasilan. Namun ketika jabatan itu telah diraih, maka permasalahan riil yang dihadapi harus dikemukakan secara terbuka. Baik itu menyangkut hambatan di bidang peraturan, SDM dan tata kelola pemerintahan. Jangan sampai sang pemimpin memberi angin surga kepada pembantu-pembantunya. Sebab hal tersebut akan membuat mereka terlena dan tidak bekerja. Rupanya SBY memainkan opini publik dengan sangat tepat. Kapan ia harus mengungkapkan hanya kebaikan-kebaikan, walaupun hal itu baru ada di permukaan. Kapan pula harus menelanjangi sampai sedalam-dalamnya walaupun hal itu sampai kelihatan bobroknya. Namun memainkan opini tersebut tidak harus lama-lama apalagi keterusan. Sebab sekali masyarakat tak percaya, maka selamanya tidak akan lagi mendapat dukungan. Digelarnya National Summit 2009 yang menghadirkan 1.424 peserta merupakan langkah kedua Presiden untuk memainkan opini tersebut. Selain itu pertemuan ini juga untuk meraih dukungan dalam pelaksanaan program. Dalam pertemuan ini melibatkan para menteri, para eselon I dari departemen terkait, gubernur, wali kota/bupati seluruh Indonesia, Kadin seluruh Indonesia, pimpinan DPR/DPRD, asosiasi pengusaha, LSM, lembaga keuangan bank, pengamat, akademisi dan media. Presiden berharap pertemuan ini akan menjadikan program 100 hari hingga lima tahun lebih banyak lagi yang dapat dicapai dan dihasilkan. Banyak yang menyambut baik digelarnya National Summit yang baru pertama kali diadakan. Sebab akan makin banyak masukan kepada tim-tim presiden termasuk kepada gubernur dan bupati dalam mensejahterakan negeri ini. Namun, pertemuan besar seperti ini jangan sebatas ‘’pemanis bibir’’. Artinya masukan yang disampaikan para tokoh hanya untuk menyenangkannya, sementara pelaksanaanya tak ada beda dengan sebelunmnya. Demikian pula National Summit ini jangan hanya berhenti pada kesimpulan dari pertemuan. Jangan sampai nasibnya sama seperti seminar-seminar baik yang bertitel nasional maupun internasional yang hanya berhenti pada kesimpulan. Setelah itu tak ada yang digunakan atau hanya dijadikan arsip untuk melengkapi pencairan dana APBN maupun APBD. Pemerintah sekarang diharapkan cepat bekerja. Sebab berbagai ancaman telah ada di depan mata. Seperti pengangguran, kemiskinan, nasib pertanian dan ketidakmampuan produk Indonesia bersaing di pasar internasional. Ancaman-ancaman itu harus segera dicarikan solusi yang tepat. Pengangguran misalnya, jangan dipecahkan dengan pengiriman TKI sebanyak-banyaknya. Demikian pula, pengangguran jangan sebatas dianggarkan proyek padat karya. Pemecahan masalah pengangguran harus dilakukan mulai tingkat pendidikan. Ganti menteri ganti kurikulum, terbukti tidak memberi solusi dalam memecahkan masalah pengangguran. Pemecahan masalah pengangguran juga harus dilakukan bekkerjasama dengan pihak swasta. Pemerintah juga harus menerbitkan peraturan sehingga merangsang investasi lokal yang mampu menyerap tenaga kerja secara berkelanjutan. Begitu juga dengan masalah kemiskinan. Pemecahan masalah kemiskinan tidak dapat diatasi hanya dengan model bantuan langsung tunai atau program BLT seperti selama ini. Bahkan program BLT dan sejenisnya justru menstimulasi orang untuk lebih senang dirinya dikategorikan sebagai orang miskin. Karenanya Presiden dengan kabinetnya harus mampu menyelesaikan ancaman tersebut. Untuk itu tidak cukup sebatas menerima masukan, tetapi mau bekerja keras untuk kesejahteraan rakyat. ***
P
S URAT ANDA Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/ SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Berharap BBM tak Naik BERDASARKAN berita-berita di media, harga minyak internasional beberapa pekan ini bergejolak. Harganya di tingkat internasional terus saja merangkak naik. Jika kondisi seperti ini terus terjadi tentu saja yang dikhawatirkan adalah beban anggaran negara akan makin tinggi karena subsidi yang meningkat. Yang paling ditakutkan adalah pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi. Padahal, rakyat sebelumnya begitu gembira karena pemerintah berani menurunkan harga BBM ke tingkat sekarang Rp 4.500 per liter dari sebelumnya Rp 6.000 per liter. Rakyat tidak tahu lagi akan mendapat tambahan pendapatan dari mana kalau harga BBM dinaikkan lagi. Saat ini saja, elpiji sudah men-
galami kenaikan. Sementara minyak tanah tak lagi dipasarkan secara bebas. Elpiji subsidi 3kg juga mengalami kenaikan karena diserbu pembeli yang beralih dari elpiji isi 12 kg. Mohon pada pemerintah untuk mempertimbangkan betul soal BBM ini. Jangan sampai kejadian tahun 2005 terulang, dimana ketika pemerintahan baru saja terbentuk, langsung ada kenaikan harga BBM dengan persentase yang benar-benar mengejutkan. Ini memang tak bisa dihindarkan karena tekanan global. Tetapi mestinya ini menjadi alternatif terakhir, dan tentu ada jalan lain agar BBM tak lagi dinaikan. Yanti Ratnaningtyas Duri Pulo, Jakpus
S UARA ANDA KOLOM ini khusus untuk pembaca yang ingin menyampaikan, kritik, saran dan komentar singkat mengenai berbagai persoalan pada para pejabat Pemerintahan, mulai dari Lurah, Camat hingga Presiden. Kirim pesan singkat Anda secara padat dan jelas, tanpa menyinggung perasaan orang lain. Setiap pesan akan diedit. Cara pengiriman SMS dengan format: BJ <spasi> pesan, lalu kirim ke 3499. (biaya Rp2000/SMS). Contoh : BJ Jakarta harus cari gubernur yang mampu menanggulangi banjir.
Bang D
el
SBY diminta turun tangan kasus Bibit-Chandra
Angkat tangan kali ...
5
Menanti Kinerja Para Menko KETIKA Presiden AS Barack Obama mengangkat Bill Richardson, Gubernur New Mexico keturunan Amerika Latin, sebagai menteri perdagangannya, beberapa pendukung Obama protes. Mengingat Richardson dianggap tidak memberikan kontribusi selama kampanye. Tetapi prinsip the right man on the right place atau menempatkan seseorang sesuai dengan kapasitasnya sepertinya yang lebih diutamakan Obama. Bagaimana dengan Presiden terpilih periode 2009-2014 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkaitan dengan pemilihan para menterinya di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II? Meski pengangkatan menteri merupakan hak prerogatif SBY di negara dengan sistem pemerintahan presidensial ini, publik memiliki argumen yang berbeda berkaitan dengan para menteri tersebut. Di antaranya tidak sedikit para menteri di KIB jilid II ini dinilai tidak sesuai dengan kapasitasnya. Ungkapan the right man on the right place sepertinya telah berubah menjadi right man on wrong place, menempatkan seseorang tidak sesuai dengan bidangnya. Meski ungkapan the right man on the right place cukup sering disampaikan SBY di setiap kesempatan pidatonya sepertinya ungkapan tersebut sudah mulai dilupakan. Apakah karena adanya tekanan dari partai politik yang telah berkoalisi dengannya? Hal ini mengingat lebih dari 50% pos menteri diduduki oleh wakil partai. Sepertinya sudah tidak diragukan lagi jika SBY dalam menentukan menterinya lebih menekankan pada faktor balas jasa. Jika hal ini tidak disikapi dengan baik mungkin bayangan perombakan kabinet masih akan terjadi di masa mendatang. Mengingat reshuffle kabinet sudah pernah dilakukan oleh SBY pada pemerintahan sebelumnya. Terutama untuk posisi menteri yang membidangi ekonomi. Posisi kementerian di bidang ini cukup strategis dan sangat penting bagi perbaikan ekonomi lima tahun mendatang. Mengingat masalah ekonomi berpengaruh signifikan terhadap kelangsungan hidup, tidak hanya di kalangan para pelaku ekonomi sendiri tetapi juga pada seluruh elemen negeri ini. Meski di sana terdapat namanama yang cukup dikenal publik serta tidak mengalami perubahan pos kementeriannya, seperti Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan, Mari Elka Pangestu sebagai Menteri Perdagangan, Djoko Kirmanto di pos Menteri Pekerjaan Umum. Di samping masih wa-
Oleh : Nirwana, S.E., M.M.* jah lama tetapi telah berganti baju seperti MS Hidayat, mantan Ketua Umum Kadin, yang menduduki Menteri Perindustrian dan Hatta Rajasa yang dipercaya SBY untuk menjabat sebagai Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian. Untuk pendatang baru di antaranya Armida Alisjahbana, guru besar FE Universitas Padjajaran Bandung, menggantikan posisi Paskah Suzetta sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas. Juga ada Gita Wirjawan duduk sebagai Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) serta Mustafa Abubakar, Direktur Utama Perum Bulog, yang menggantikan Sofyan Djalil sebagai Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Profesionalitas Jika memperhatikan sosok-sosok tersebut sepertinya sudah tidak diragukan lagi kemampuan kinerjanya. Tetapi keraguan masih mengganjal ketika melihat pos Menteri Koordinator Perekonomian
yang dipegang oleh Hatta Rajasa. Sepertinya pemilihan Hatta jelas bertendensi pada kepentingan politis. Mengingat Hatta selama ini jago dalam lobi-lobi politis dan unggul pada sisi leadership. Terbukti berkat lobinya Taufiq Kiemas dapat dirangkul untuk menjadi ketua MPR. Padahal Megawati sendiri telah bersikukuh agar elemen partainya tetap di jalur oposisi. Juga pada periode kepemimpinan presiden sebelumnya nama Hatta selalu menduduki pos kementerian. Jabatan menteri yang pernah didudukinya yakni Menteri Perhubungan, Menteri Riset dan Teknologi, dan Menteri Sekretaris Negara. Kemampuan leadership dan lobi memang diperlukan dalam lingkaran kekuasaan. Tetapi berkaitan dengan tugas kementerian di bidang perekonomian faktor profesionalitas yang paling utama. Terutama dalam menghadapi permasalahan ke depan yang makin kompleks. Tidak hanya sebatas masalah kemiskinan dan pengangguran. Atau peningkatan pertumbu-
han ekonomi yang ditargetkan sebesar 8 persen pada 2010. Gelombang ancaman ekonomi akan makin dahsyat. Seperti perkembangan harga minyak mentah dunia yang kurang menguntungkan atau unfavorable. Kondisi ini akan membebani anggaran negara, mengingat negara akan menanggung subsidi bahan bakar minyak, sehingga bayangan inflasi akan terus mengikuti. Demikian juga dengan fluktuasi mata uang. Nilai rupiah yang tidak stabil akan makin menghantui para eksportir. Bergaining power perdagangan di pasar internasional akan melemah. Ancaman lain yang tidak kalah dahsyatnya adalah makin membengkaknya tingkat pengangguran terdidik dalam negeri. Padahal pengangguran jenis ini jika tidak mendapat solusi yang tepat nantinya akan menimbulkan ancaman penyakit sosial. Diprediksikan pengangguran jenis ini mencapai lebih dari satu juta orang. Jumlah ini akan terus meningkat sejalan dengan makin membaiknya tingkat pendidikan tetapi tidak dimbangi dengan lapangan kerja yang tersedia. Begitu juga dengan masalah kemiskinan. Pemecahan masalah kemiskinan tidak dapat diatasi hanya dengan model bantuan langsung tunai atau program BLT seperti selama ini. Bahkan program BLT dan sejenisnya justru menstimulasi orang untuk lebih senang dikategorikan sebagai orang miskin. Meski masih belum ada data akurat tentang jumlah orang miskin tetapi persentase orang miskin menurut pemerintahan SBY sebesar 14-15 persen. Ini mengindikasikan ternyata kemiskinan masih merajalela di bumi pertiwi ini. Cukup beralasan jika kabinet di bidang ekonomi ke depan harus mampu menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut. Untuk itu tidak cukup sebatas kemampuan dalam bidang koordinasi di antara kabinet. Tetapi kemampuan membaca sinyal pasar dan beradaptasi terhadap tuntutan pasar jelas lebih penting. Figur seperti Boediono kini sebagai wakil presiden memang cukup representatif. Tetapi apakah seorang wakil presiden harus turun gunung? Jika demikian, apa gunanya presiden mengangkat seorang menteri. * Penulis, pengajar pada Program Pascasarjana di Universitas Merdeka Malang
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
DEBAT P EMBACA
Persoalan yang Terus Berulang ADA hal yang membuat kita berpecah perasaaan saat ini. Yakin kekhawatiran yang berlebih karena tekanan ekonomi yang bakal dihadapi. Satunya lagi adalah keyakinan karena adanya angin perubahan yang bakal dihembuskan oleh tim ekonomi jilid kedua ini. Ketakutan bermula saat harga-harga kebutuhan pokok yang terus merambat dan ketakutan akan kenaikan BBM. Sedangkan optimisme timbul lantaran tim ekonomi kali ini diharapkan bisa meneruskan kebijakan sebelumnya. Tidak ada gap kebijakan dan mudah dalam melanjutkan, karena masih dalam pemerintahan yang sama dari sebelumnya. Kita boleh lega karena ada target mengejar ekonomi ke angka tujuh persen, bahkan lebih. Sasaran sebesar itu, tentu saja dengan harapan bisa menekan angka pengangguran, karena angkatan kerja baru terus bertambah dari tahun ke tahun. Itu sebabnya, saat ini angka pengangguran masih bertengger pada
angka 9,25 juta jiwa. Tentu saja bukan pekerjaan mudah memangkas jumlah sebesar itu. Sektor-sektor yang menyerap tenaga kerja saat ini harus terus dikembangkan. Pertanyaannya, saat ini ada kekhawatiran sudah terjadi deindustrialisasi, yang muncul karena berbagai sebab. Pemangkasan industri tentu berujung pada penyerapan tenaga kerja yang makin melemah. Gejala menakutkan itu sejatinya sudah terjadi sejak tahun 2005. Banyak sekali pelaku usaha yang berfikir ulang untuk memperluas usaha karena infrastruktur yang rusak, atau masalah ketenagakerjaan yang katanya tak bisa bersaing dengan negara lain. Ada lagi persoalan krisis energi dan juga begitu tingginya kita bergantung terhadap produk impor. Kita terlalu terlena dengan produk impor dan lupa untuk menggenjot produk dalam negeri. Ketergantungan yang tinggi itu, membuat kita hanya bisa menerima, termasuk risiko jika terjadi gejolak. Kemalasan mengupayakan produk dalam negeri
mengakibatkan banyak tenaga kerja yang sesungguhnya handal menjadi tak terpakai. Itu sebabnya barangkali yang membuat jumlah pengangguran bertambah 2,26 juta per Februari 2009 menjadi 113,74 juta jiwa bila dibandingkan jumlah pengangguran periode sama tahun sebelumnya. Meski ada upaya meningkatan angka pertumbuhan, masyarakat belum bisa berlega hati. Dengan hanya mengupayakan pertumbuhan tujuh persen, masih cukup banyak tenaga kerja yang tak tertampung. Sebab, menurut kalkulasi, kualitas pertumbuhan ekonomi di Indonesia bisa menampung 350 ribu angkatan kerja dalam tiap kenaikan satu persen pertumbuhan. Bila mengacu pada pertambahan angkatan kerja baru, memang akan terserap seluruhnya. Tetapi pengangguran yang 9,23 juta bisa tertampung. Itu dengan asumsi kalau angkatan kerja baru jumlahnya tak terus bertambah. Persoalannya, untuk mencapai titik tujuh persen bukan persoalan mudah. Meski kita tahu bahwa
persoalan yang dihadapi itu-itu saja entah mengapa masih belum saja bisa diselesaikan. Mulai dari persoalan infrastruktur yang buruk, masalah perpajakan, perburuhan, aturan yang saling tumpang tindih dan paling sering dikeluhkan investor. Hingga pada persoalan pembiayaan yang mahal dan juga ketersediaan energi. Pertanyaan kuncinya apakah mampu kita menyelesaikan persoalan pelik tersebut. Dalam lima tahun kemarin mungkin sudah ada langkah yang dicapai, tapi tentu masih banyak sekali yang mesti terus diupayakan. Tak bisa dipungkiri, peran swasta mutlak diperlukan. Kemampuan anggaran pemerintah terus terbatas dari tahun ke tahun. Kuncinya tentu saja menciptakan iklim usaha yang mendukung. Dan itu harus dimulai dari pemerintah. Kalau birokrasi di pemerintah saja sulit diandalkan, lantas kemana harapan itu harus digantungkan. Eki Kurniawati Gambir, Jakarta Pusat
Suluh Indonesia menerima tulisan Anda untuk dimuat di rubrik Debat Pembaca di halaman ini. Panjang tulisan maksimal 4.000 karakter. Tulisan akan diedit. Sertai dengan foto terbaru anda. Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Senin 2 November 2009
6
Timnas U-23 Ditahan Imbang 1-1 SFC U-21 PALEMBANG - Tim Nasional U-23 ditahan imbang 1-1 oleh Sriwijaya FC (SFC) U21 dalam pertandingan uji coba di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan, kemarin sore. Gol Timnas diciptakan Yongki Irawan di menit 23, dan SFC U-21 melalui Rosihan di menit 58. Sejak menit-menit awal kedua tim menerapkan strategi permainan menyerang. Timnas U-23 yang diperkuat pemain muda terbaik Indonesia, beberapa kali mengancam gawang tim junior SFC. Namun, selalu dimentahkan oleh kiper SFC U-21 Andi Irawan yang juga tercatat sebagai kiper ketiga SFC senior. Gol pembuka berhasil diciptakan oleh Timnas U-23 mela-
lui tendangan Yongki Irawan setelah mendapat umpan matang dari pemain sayap. Skor 1-0 untuk Timnas U-23 itu bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, SFC U-21 yang tertinggal gol menaikkan tempo permainan dan terlihat lebih bersemangat dibandingkan Timnas U-23. Tim yang diperkuat oleh lima pemain SFC senior yakni Andi Irawan, Fadli Ramadhan, Jeki, Caesar Karisma, dan Risky, akhirnya dapat menemukan pola permainan di babak ini. Terbukti dimenit 58 gawang skuad merah putih junior berhasil dijebol SFC U-21, melalui tendangan keras Rosihan setelah menerima umpan matang Caesar Kharisma. Menit-menit berikutnya, kedua tim tampil serang, na-
mun tak satupun yang menjadi gol hingga pertandingan usai. “Hasil ini sungguh suprise buat saya, anak-anak dapat kompak sehingga dapat mengimbangi permainan Timnas, padahal kemampuan mereka ini baru 60 persen dari yang diharapkan,” kata Kashartadi, pelatih SFC U-21. Dia mengatakan, sejak awal dia mengitruksikan skuad besutannya untuk strategi “pressing” tapi tetap dicover oleh pemain kedua. “Saya tahu pemain timnas memiliki teknik yang tinggi, antisipasinya dengan mempressing (menekan), jika gagal pemain pelapis siap-siap mengambil alih,” ucap dia. Prihal hasil imbang ini, pelatih Timnas U-23 Alberto Bica
tak mau berkomentar dan lebih memilih bungkam. Namun, melalui ofisial Timnas U-23, Dedy Riswanto didapat pernyataan bahwa pemain Timnas U-23 tidak maksimal dalam menerapkan arahan pelatih. “Mereka cenderung bermain individual, dan kurang paham dengan arahan pelatih,” ucap Dedy. Partai uji coba ini digelar untuk mematangkan persiapan Timnas u-23 untuk menghadapi SEA Games XXV di Laos, Desember 2009. Setelah melawan SFC U-23, ofisial Timnas U-23 juga telah menyiapkan dua partai uji coba, melawan Timnas Malaysia U-23 tanggal 7 November 2009, dan kontra SFC tanggal 9 Okotober 2009. (ant)
Rama Pastikan Juara Nasional
Suluh Indonesia/ant
JUARA - Unggulan pertama, Cyntia Melita menunjukkan piala juara tunggal putri Solo Terbuka, di Lapangan Tenis Manahan, Solo, kemarin. Cynthia menjadi juara setelah menundukkan Romana Tedjakusuma 6-1, 6-3.
Bidding Piala Dunia
PSSI Alokasikan Rp 240 Miliar JAKARTA - PSSI mengalokasikan dana sebesar 24 juta dolar AS atau sekitar Rp 240 miliar untuk pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengatakan, dana tersebut berasal dari sponsor utama, yakni perusahaan PT Bakrie Capital Indonesia yang merupakan anak perusahaan Bakrie Brothers. “Untuk proses bidding kami sudah mendapatkan sponsor utama, yaitu PT Bakrie Capital Indonesia yang mengalokasikan dana sebesar 24 juta dolar AS,” ujar Nurdin Halid kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Hal itu diungkapkan Nurdin Halid ketika memperkenalkan konsultan Michel G Bacchini sebagai konsultan proses pencalonan Indonesia untuk menuan-rumahi Piala Dunia 2022. PSSI telah menunjuk pria asal Swiss itu berdasarkan pengalamannya saat membantu Maroko dalam pencalonan tuan rumah Piala dunia 2010
yang dimenangi Afrika Selatan dan juga saat Jerman mencalonkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia 2006. Nurdin mengatakan dana sebesar itu diperuntukkan bagi tiga pos utama pembiayaan, yakni menyangkut operasional, konsultan partner dan kampanye, promosi, dan lobi-lobi. Mengenai konsultan partner dan outsourching seluruhnya berkualitas internasional, demikian pula operasional bidding yang diantaranya menyangkut hal travelling dan komunikasi. Adapun kompensasi yang akan diterima oleh PT Bakrie Capital Indonesia, Nurdin Halid mengatakan perusahaan tersebut memiliki seluruh hak (right) komersial yang bisa dikembangkan terkait sepakbola yang sudah bisa dijadikan industri. “Right dari hak komersial seluruhnya diserahkan kepada Bakrie Capital Indonesia,” ujarnya. Nurdin Halid yang didampingi Sekjen PSSI Nugraha Besoes dan anggota perumus lain-
nya seperti Djoko Driyono dan Ibnu Munzir mengatakan, PSSI bisa melakukan proses bidding karena telah melalui pentahapan-pentahapan yang telah disetujui oleh Federasi Sepakbola Dunia (FIFA). Bidding dilakukan karena pihak pemerintah Indonesia telah menyetujui pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 melalui surat yang telah dikirimkan ke FIFA pada beberapa bulan lalu. “Persetujuan dari pemerintah ditandatangani Menko Kesra atas nama pemerintah pada bulan Juli lalu. Dengan demikian kita bisa mengikuti pentahapan selanjutnya, yakni melakukan bidding. Sistem FIFA seperti itu, bahwa seluruh proses dilalui melalui berbagai tahapan yang jika tidak lolos dari satu tahapan maka tak bisa dilanjutkan ke tahapan berikutnya,” ujarnya seraya menambahkan dukungan tersebut pernah disampaikan oleh 11 Departemen di Indonesia. (ant)
Persisam Sempat Khawatir Terhadap Lini Depan JEPARA - Pelatih Persisam Samarinda, Aji Santoso, sempat merasa khawatir terhadap lini depan saat akan bertanding melawan tuan rumah Persijap Jepara, kemarin. “Permasalahan kami adalah di lini depan tetapi kami bersyukur masuknya pemain asal Thailand, Pipat Tonkaya, memberikan harapan pada tim kami,” katanya usai pertandingan antara kedua tim itu di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara, di Jepara, Minggu petang. Persisam berhasil meraih angka satu setelah menahan imbang tuan rumah Persijap, 1-1. Satu gol Persisam dicetak oleh Pipat Tonkaya pada menit ke-76, sedangkan gol Persijap dicetak oleh Junior pada menit ke-40. “Kami merasa bersyukur bisa bermain seri di Jepara karena biasanya tim-tim yang bertanding di Jepara akan sulit meraih angka, apalagi menang,” kata Aji yang juga mantan pelatih tim sepak bola PON XVII/2008 Jatim itu. Menurut Aji yang juga mantan pesepak bola nasional tersebut, pertandingan antara kedua tim berlangsung imbang dan menarik karena sama-sama menampilkan pola menyerang.
General Manajer Persisam, Aidil Fitri, mengatakan, pertandingan antara kedua tim
berlangsung relatif bagus, sedangkan wasit menjalankan tugasnya secara baik. (ant)
JAKARTA - Pembalap muda usia Rama Danindro dipastikan merebut gelar juara nasional kelas Master GT Car Kejurnas GT Radial Turing Indonesia Series Of Motorsport (ISOM) yang kemarin memasuki seri empat di Sirkuit Sentul, Bogor, Jabar. Kepastian Rama menjadi juara nasional setelah pembalap andalan tim Honda Jakarta Center Petronas Racing Team (HJCPRT) itu kembali meraih podium pertama pada seri empat. Ini merupakan gelar ketiga bagi Rama sejak seri dua dari empat seri yang telah dilombakan. Dengan mengemas total nilai 178, posisi Rama sudah tak terkejar oleh pembalap lainnya termasuk juara bertahan Alvin Bahar. Kejurnas GT Radial Turing ISOM masih menyisakan dua
seri lagi namun hasilnya sudah tidak mempengaruhi posisi Rama Danindro. Dengan tidak ikut lomba pada dua seri terakhir pun, posisi Rama sudah aman di jalur juara. Dua seri tersisa praktis hanya menjadi ajang perebutan posisi kedua dan ketiga yang kini sementara dipegang Roy Haryanto dan Alvin Bahar. Pada kelas Master, posisi kedua ditempati Roy Haryanto kemudian diikuti Shugeriawan di urutan ketiga. Sukses Rama itu juga menempatkan HJCPRT di puncak klasemen sementara, sekaligus berpeluang besar menjadi juara nasional untuk kategori tim tahun ini. Pada lomba kemarin itu, Rama sebetulnya tidak tampil
dalam kondisi terbaiknya. Start dengan posisi kelima, Rama hanya berusaha masuk tiga besar atau mendapatkan poin tambahan guna memperkokoh posisinya sebagai pimpinan klasemen. Namun dari 26 lap yang dilalui, Rama mulai memimpin lomba pada lap 19 dan bersaing ketat dengan Roy Haryanto dan Sunny TS. Rama menyentuh finis terdepan dengan waktu 39 menit, 1.434 detik. “Saya gembira dan senang sekali dengan kepastian menjadi juara nasional meski masih tersisa dua seri lagi. Ini sungguh membanggakan dan sukses ini berkat kerja keras tim yang mampu menyiapkan kendaraan saya dengan baik, khususnya seting suspensi,”
ujar Rama. Tabrakan Sayang, persaingan ketat di kelas Master GT Car ini diwarnai insiden tabrakan antara Roy Haryanto dengan Sunny TS. Insiden itu terjadi pada lap terakhir ketika kedua pembalap tersebut saling sodok di tikungan. Akibat insiden itu, Sunny TS terpaksa dilarikan ke RS Siloam, Karawaci, Tangerang, Banten karena mengalami retak tulang pada bagian belakang lehernya. Asisten manajer HJCPRT, Lucky Sudjadi sangat menyayangkan insiden itu.”Namun yang lebih saya sayangkan, Roy tidak sportif karena dia memaksa masuk pada posisi jalur sempit,” kata Lucky. (oli)
lahraga Napoli Kalahkan Juventus ROMA - Napoli terus bangkit di bawah pelatih anyar Walter Mazzarri. Mereka berhasil mengejar ketertinggalan dua gol untuk berbalik mempermalukan tuan rumah Juventus 3-2 pada lanjutan kompetisi Seri A Liga Italia, kemarin. Sementara AC Milan mengatasi tim promosi Parma 2-0. Setelah meraih hasil 2-2 secara mengejutkan dengan Milan Kamis lalu, Napoli kembali menunjukkan aksi kebangkitan secara dramatis. Bahkan kali ini, tim yang ditangani pelatih itu jauh lebih sukses dengan merebut kemenangan. Juve membuka skor melalui sundulan David Trezeguet yang meneruskan umpan Zdenek Grygera. Si Nyonya Tua menggandakan keunggulan pada menit ke-54 lewat gol gelandang muda Sebastien Giovinco. Napoli tidak menyerah dan mengejar defisit melalui Marek Hamsik lima menit kemudian. Jesus Datolo menyamakan kedudukan paada menit ke-64, sebelum gol kemenangan lahir dari Hamsik yang memanfaatkan kesalahan Tiago dalam menghalau bola. Kekalahan Juve makin menyakitkan karena Carvalho Amauri mendapat kartu merah akibat melanggar kiper Napoli, Morgan De Sanctis. Itu artinya penyerang kelahiran Brazil ini harus absen pada pertandingan selanjutnya karena skorsing satu laga. Kekalahan ini membuat Juve tertahan di posisi kedua dengan perbedaan empat poin dari Inter Milan. Napoli naik ke urutan kelima dengan selisih dua poin di belakang peringkat keempat Milan. Pelatih Juve, Cirro Ferrara, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya. “Kekalahan ini seperti pukulan pada wajah yang pastinya sangat menyakitkan. Kami ingin memenangkan pertandingan, tetapi kami kalah karena kurangnya konsentrasi,” ujarnya. Di pihak Napoli, Walter Mazzarri sangat antusias dengan keberhasilannya mencatatkan rekor tidak terkalahkan dalam empat laga sejak menggantikan Roberto Donadoni. “Sekarang saya sudah mulai memikirkan pertandingan berikutnya melawan Catania, namun kami akan tetap menikmati kemenangan ini. Kami bermain dengan sangat baik,” tegasnya. Di Milan, striker Marco Borriello menjadi penentu kemenangan Rossoneri atas Parma dengan mencetak dua gol sekaligus. Yang pertama tercipta pada menit ke-12 dan yang kedua pada injury time mengeksekusi umpan Ronaldinho secara akrobatik. “Kami berada di jalur yang tepat, tetapi saya masih perlu sedikit menyesuaikan diri. Kaki saya belum cukup kuat. Sudah hampir setahun sejak saya terakhir kali bermain secara penuh,” tandas Borriello. (adn/afp)
Suluh Indonesia, Senin 2 November 2009
Madrid Jawab Kritik MADRID - Striker asal Argentina, Gonzalo Higuain, mencetak dua gol saat Real Madrid mengalahkan Getafe 20 dalam kompetisi La Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, dini hari kemarin. Kemenangan ini mengurangi beban pelatih Manuel Pellegrini. Madrid kini mengantongi 22 poin dari sembilan kali main, satu angka di bawah pimpinan klasemen Barcelona yang pada saat yang sama ditahan Osasuna 1-1. Kiprah Pellegrini sempat dipertanyakan setelah timnya kalah secara memalukan 0-4 dari klub divisi tiga Alcorcon di Piala Raja Spanyol akhir pekan lalu. Kekalahan itu menyebabkan Madrid tidak pernah menang dalam tiga pertandingan beruntun. Madrid yang mencoba mengembalikan performa terbaiknya melawan rival sekota Getafe, mendapat tekanan ketika pemain belakang Raul Albiol terkena kartu merah pada menit ke-28 karena mendorong Roberto Soldado. Di tengah
penonton yang sudah tidak sabar, Marcelo melancarkan umpan silang dari sayap kiri dan Higuain mengontrol bola dengan dadanya sebelum melepaskan tembakan ke sudut atas gawang Getafe pada menit ke-53. Tiga menit kemudian Higuan melalui sebuah serangan balik berhasil memperbesar keunggulan timnya. Higuain (21) yang akhirakhir ini jarang dipasang karena masuknya bintang-bintang baru di Los Galacticos, mendapat tepukan tangan penonton ketika digantikan menjelang laga usai. “Pekan ini pekan sulit, dan kami harus mengembalikan kebanggaan kami,” kata Direktur Umum Madrid, Jorge Valdano. “Tim kami dapat tampil bagus dalam mengatasi kegugupan dan kesulitan setelah satu pemain kena kartu merah. Di tengah kritik, reaksi kami adalah menjawabnya di lapangan, dan para pemain sangat mengerti,” tambahnya. Sementara gol bunuh diri Garard Pique pada menit tera-
Gonzalo Higuain
khir menggagalkan kemenangan Barcelona atas Osasuna di Reyno de Navarro. Pique yang mencoba mengamankan umpan silang pemain Osasuna, Javier Camunas, dari sayap kiri justru membuat bola bergulir ke gawang sendiri. Barcelona sempat unggul ketika Lionel Messi memberi-
kan umpan kepada Carles Puyol di sayap kiri. Puyol kemudian mengirim umpan silang datar ke Seydou Keita untuk diselesaikan melalui tendangan jarak dekat pada menit ke-72. Keita yang akhir pekan lalu membuat hattrick melawan Real Zaragoza, kini telah membukukan enam gol di Liga Spanyol
Cristiano Ronaldo
Ronaldo Absen di Liga Champions MADRID - Pemain termahal di dunia, Cristiano Ronaldo, akan absen dalam pertandingan Liga Champions Selasa waktu setempat melawan AC Milan, karena ia belum sembuh dari cedera pergelangan kaki kanan. Di samping Ronaldo, gelandang internasional Spanyol, Guti, juga akan absen dalam pertandingan itu, karena ia berselisih dengan pelatih Manuel Pellegrini. Dalam pertandingan leg pertama di ajang Liga Champions di Bernabeu, Real Madrid kalah 2-3 dari AC Milan. Guti (33) juga tidak memperkuat timnya saat Real Madrid menang 2-0 dalam laga Liga Utama Spanyol, Sabtu melawan Getafe. Menurut laporan media Spanyol, Guti dan Pellegrini bertengkar secara serius dalam pertandingan babak pertama Selasa pekan lalu saat Real Madrid secara memalukan dikalahkan 0-4 oleh klub divisi tiga, Alcorcon. Tetapi, Pellegrini menyatakan bahwa alasan ia tidak memilih Guti untuk pertandingan melawan Getafe ialah karena ia belum pulih dari cederanya. Real Madrid akan membalas dendam atas kekalahannya dari AC Milan di Bernabeu dan kedua tim itu kini mengumpulkan enam angka. (ant)
musim ini. Sevilla tetap di peringkat ketiga dengan 19 poin setelah mengalahkan Xerez 2-0. Alvaro Negredo membuka skor melalui sebuah aksi individu pada babak pertama. Luis Fabiano melengkapi kemenangan Sevilla menjelang babak kedua usai. (ant/rtr)
Suluh Indonesia/ap
RAYAKAN GOL - Penyerang Inter Milan, Diego Milito (nomor 22) bersama rekan-rekannya merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Livorno dalam pertandingan Seri A Liga Italia, kemarin malam. Inter menang 2-0 dan semakin kokoh di puncak klasemen.
WTA Championships
Venus Lawan Serena di Final DOHA - Juara bertahan Venus Williams melaju ke final WTA Championships setelah mengalahkan Jelena Jankovic 5-7 6-3 6-4, Sabtu waktu setempat untuk bertemu dengan adik kandungnya, Serena. Serena, yang akan mengakhiri tahun ini sebagai petenis nomor satu dunia untuk pertama kalinya sejak 2002, mengalahkan Caroline Wozniacki setelah petenis Denmark itu mengundurkan diri dari per-
tandingan karena sakit perut pada saat kedudukan 6-4 0-1. Williams bersaudara itu sudah bertemu di ibukota Qatar itu pekan ini. Serena memenangi pertarungan klasik tiga set di Grup Marun, yang merupakan duel mereka yang ke-22 dalam karir mereka. Venus tampak loyo setelah dikalahkan oleh adiknya, sehubungan dengan kekalahannya di pertandingan pembukaan grup dari Eelena Dementieva.
Setelah mengalahkan Svetlana Kuznetsova, ia mampu mengatasi beberapa pertandingan sulit, sehingga mampu maju ke empat besar. Juara tujuh grand slam itu kembali menurun penampilannya pada pertandingan hari Sabtu dengan melakukan banyak kesalahan di lapangan pertandingan dan juga memerlukan perawatan di lututnya beberapa kali. Secara bertahap ia kembali
ke penampilan aslinya setelah Jankovic melakukan dosa utama karena gagal menyisihkan salah satu Williams bersaudara pada saat ada kesempatan. Venus (29) adalah pemain pertama yang maju ke final setelah kalah dua kali dalam pertandingan setengah kompetisi itu sejak Amelie Mauresmo di tahun 2003. “Di set pertama saya tidak dapat merasakan bolanya dan tidak dapat melihat bola itu
masuk,” kata Venus. “Tetapi, ini adalah turnamen terakhir saya tahun ini, jadi saya memberikan 1000 persen,” tambah petenis Amerika itu, yang bermain tiga set empat kali di Khalifa Tennis Centre, dengan lama permainan hampir delapan jam. “Sangat menyenangkan melawan Serena di final. Saya begitu bersemangat. Inilah cara yang saya inginkan di akhir tahun,” katanya. (ant)
Lyon Grand Prix
Simon Tersingkir
Arsenal Libas Spurs LONDON - Arsenal tanpa kesulitan melibas tim pesaing asal London utara Tottenham Hotspur 3-0 dalam pertandingan liga utama Inggris, Sabtu waktu setempat. Arsenal membuka gol pertama melalui Robin van Persie yang mendapat umpan dari Bacary Sagna sebelum berakhir babak pertama pada menit ke-42, sebelum pemain asal Spanyol Cesc Fabregas mencetak gol kedua kurang dari satu menit kemudian. Sagna dan Van Persie sekali lagi kembali berkombinasi setelah memasuki babak kedua untuk terciptanya gol ketiga bagi Arsenal yang dicetak Van Persie pada menit ke-60. Gol dari Fabregas menjadi menarik dalam pertandingan tersebut, dimana dia mendapat bola liar dan melalui aksi individunya melewati para pemain belakang Spurs untuk mencetak gol hanya alam waktu 11 detik setelah Van Persie mencetak gol pertamanya. “Saya duduk di sana dua atau tiga menit sebelum babak pertama dimulai sambil membayangkan tentang kami hari ini, tapi terjadi kami tertinggal 2-0,” kata pelatih Spurs Harry Redknapp. Spurs menjadi semakin bersedih setelah memasuki babak kedua. Para pemain dari kedua tim berhenti bermain setelah hakim garis mengibarkan bendera karena Benoit Assou-Ekotto dijatuhkan striker Arsenal Eduardo, namun wasit Mark Clattenburg memberi tanda permainan diteruskan dan Sagna dan van Persie bereaksi cepat untuk mencetak gol ketiga. (ant/rtr)
7
LYON - Harapan Simon Gilles untuk mendapatkan tiket ke the World Tour Finals mengalami kemunduran pada saat ia dikalahkan 6-7 6-3 7-6 oleh Michael Llodra, di semifinal Lyon Grand Prix, Sabtu waktu setempat. Petenis nomor 12 dunia itu kehilangan kontrolnya di set kedua setelah lawannya mematahkan servisnya di game keempat. Di tiebreak yang menentukan, Simon tidak dapat mengatasi serangan Llodra dan takluk pada suatu pukulan voli panjang. Simon, yang kini kalah empat kali dalam empat pertemuannya dengan Llodra, akan mempunyai kesempatan untuk meraih temat ke turnamen akhir musim di London bila ia ambil bagian dalam Paris Masters bulan depan.
Simon Gilles
Meskipun ia juga merencana ambil bagian dalam Valencia
Terbuka pekan depan, Simon mengabaikan dirinya dapat
merebut salah satu dari dua tiket yang masih tersisa untuk
event London tersebut. “Saya masih mempunyai dua turnamen, tetapi saya kira merebut tiket ke the Masters itu sudah berakhir untuk sementara,” kata Simon. “Tetapi saya masih bermain serta saya dapat di Valencia dan (Paris) Bercy,” katanya. Llodra, yang melakukan 24 kali pukulan As dan tidak pernah sekali pun menghadapi break point melawan Simon, akan berhadapan melawan Ivan Ljubicic di final hari Minggu, setelah petenis Kroasia itu menyingkirkan Arnaoud Clement 6-2 6-4. Ljubicic, yang menjuarai turnamen terakhirnya di lapangan rumput di Hertogenbosch tahun 2007, akan bermain di final untuk pertama kalinya sejak kalah di final di Zagreb Februari 2008. (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Senin 2 November 2009
8
Belasan Warga Malaysia Terdampar TOLITOLI – Sebelas warga sipil asal Malaysia yang menaiki sebuah kapal motor, kemarin ditemukan terapung-apung oleh sebuah kapal nelayan di perairan Laut Sulawesi. Tiga diantara saat ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa. Menurut Sekretaris Kecamatan Dampal Utara, Ilham, yang dihuungi Antara dari Palu, kesebelas warga Malaysia itu telah dievakuasi ke Puskesmas Ogotua, Kecamatan Dampal Utara, Tolitoli. “Sekarang mereka sudah di Puskesmas, kemungkinan mereka yang meninggal akan dikebumikan di sini,” katanya. Menurut Ilham, sebelas korban tersebut berangkat dari Lahar Datu, Malaysia tujuan Pulau Tawe-Tawe, Philipina, delapan hari lalu. Mereka menggunakan kapal cepat (speedboat), namun karena kehabisan bahan bakar minyak (BBM) mereka akhirnya terombang-ambing di lautan dan terbawa arus laut sampai terdampar ke perairan laut Sulawesi. “Mereka dari Malaysia hendak ke Filipina. Sebagian dari mereka menggunakan bahasa Melayu,” kata Ilham. Kapal cepat mereka kemudian ditarik oleh kapal nelayan dari Pulau Lingayan ke Ogotua. Korban tiba di daratan sekitar pukul 11.30 WITA. Menurut Ilham, kondisi korban yang selamat dalam keadaan lemas karena selama delapan hari tidak makan dan terjemur oleh matahari di atas speedboat. “Menurut keterangan dari mereka, selama di laut itu ada yang terpaksa makan sabun,” katanya. Ilham mengatakan, jika melihat kondisi speedboat yang mereka tumpangi tidak sesuai dengan kapasitas penumpang. Kapal tersebut kecil dan sebenarnya hanya bisa ditumpangi sekitar enam orang. Ilham mengatakan, berdasarkan informasi dari penanggungjawab kapal bernama Abd Siman bin Abbani, mereka sering menumpang kapal tersebut ke Pulau Tawe-Tawe dengan waktu tempuh kurang dari dua jam. Aparat kepolisian setempat juga sudah menangani kasus tersebut dan kini sedang diproses. (ant)
Tilep Mobdin
11 Mantan Wakil Rakyat Segera Dipolisikan MALANG - Malang Corruption Watch (MCW) segera melaporkan 11 mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang, Jawa Timur, ke kejaksaan setempat, karena sejumlah anggota dewan yang sampai saat ini belum mengembalikan mobil dinas (mobdin). Koordinator Badan Pekerja MCW Zia Ulhaq, kemarin, mengatakan, 11 mantan anggota dewan itu telah merugikan negara, sekaligus melanggar Permendagri Nomor 17 Tahun 2007 Tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Pengelolaan Barang Milik Daerah. Ia menjelaskan, ditempuhnya jalur hukum dengan melapor ke kejaksaan dikarenakan kurang tegasnya kepala daerah setempat dalam menyikapi permasalahan itu, sebab MCW sebelumnya juga sudah mendesak Bupati Malang agar bertindak tegas. “Kami telah melaporkan hal ini ke bupati, namun bupati hanya mengirimkan surat imbauan pengembalian saja, tidak ada tindakan kongkret sama sekali, seperti penarikan paksa, karena itu kami akan melaporkan ke kejaksaan pada
Pengidap HIV/AIDS Meningkat SUBANG - Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Subang, Jawa Barat, meningkat pada 2009 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kata Koordinator Program Penanganan dan Pencegahan IMS HIV/AIDS Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Suwata, kemarin. “Hingga akhir Oktober tahun ini kami mencatat sebanyak 331 penderita HIV/AIDS yang terdiri atas 185 penderita HIV dan 146 penderita AIDS. Angka itu meningkat dibandingkan dengan 2008 yang hanya 282 kasus penderita HIV/AIDS,” kata Suwata saat dihubungi Antara. Dia menambahkan dari hasil survei maupun konseling terdapat beberapa populasi dengan risiko tinggi. “Kami menemukan beberapa populasi risiko tinggi seperti kelompok pengguna narkoba suntik sebanyak 480 orang, pasangan pengguna narkoba suntik 210 orang, kelompok pekerja seks komersial (PSK) 23.750 orang, pasangan PSK 12.080 orang, kelompok lelaki suka lelaki 50 orang, waria 50 orang, pelanggan waria 140 orang dan tahanan narkoba 380 orang,”jelas Suwata. Menurut dia, dari sebanyak 331 kasus penderita HIV/AIDS di Kabupaten Subang tersebut terdiri atas beberapa kelompok penderita. (ant)
hari Senin (2/11),” katanya setelah rapat koordinasi pengumpulan materi pelaporan di kantor MCW. Sebelumnya, data anggota dewan yang belum mengembalikan adalah sebanyak 14 orang, namun setelah ada surat imbauan bupati itu, maka tiga orang di antaranya telah mengembalikan mobdin itu. “Kami telah memperoleh data terbaru, meski demikian kami akan tetap melaporkan ke kejaksaan, sebab mereka sudah melanggar ketentuan yang ada,” katanya. Sementara jenis mobil dinas operasional DPRD Kabupaten Malang periode 2004-2009 yang belum dikembalikan, tiga di antaranya masih dibawa mantan ketua DPRD Suhadi, yakni dua mobil jenis Kijang LGX dan satu unit Toyota Altis. Kijang LGX lainnya, masih dibawa sejumlah ketua fraksi dan wakil ketua dewan serta Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD, yang masing - masing dibawa oleh Fraksi PDIP, Fraksi Golkar, Fraksi PKB, dan Fraksi Demokrat. (ant)
Suluh Indonesia/ant
HUTAN TERBAKAR - Taman Hutan Raya Raden Soeryo di kaki Gunung Welirang, Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, hingga kemarin masih terbakar. Kebakaran yang telah berlangsung sekitar sebulan itu meludeskan Taman Hutan Raya Raden Soeryo seluas 150 hektar.
Di Mamuju
Terlibat Narkoba
Pos Polisi Dirusak
Seorang Anggota Satpol PP Ditangkap
MAMUJU – Sekelompok pemuda yang tidak diketahui identitasnya, kemarin subuh merusak sebuah pos polisi di Desa Pattidi, Kecamatan Simboro Kepulauan, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Perusakan itu diduga merupakan buntut dari peristiwa penganiayaan yang menyebabkan seorang anggota TNI kritis di depan Mapolres Mamuju, malam sebelumnya. Masih belum diketahui pelaku pengrusakan pos polisi yang terletak di jalur Trans Sulawesi sekitar 15 kilometer dari ibukota Mamuju itu. Namun Amran, salah seorang warga mengatakan, pelaku pengrusakan Pos Polisi berjumlah sekitar lebih dari 10 orang dan mereka melempar sejumlah bo-
tol minuman keras ke arah pos polisi yang tidak dijaga itu. “Pelaku pengrusakan itu datang dengan mengendarai kendaraan roda dua, dalam hitungan detik, fasilitas pos polisi itu hancur, bahkan mereka (pelaku-red) membuang sejumlah kursi yang ada di pos ke dasar sungai yang berdekatan dengan pos polisi,” katanya. Ia mengatakan, dirinya takut menegur pelaku karena diduga kuat dari kalangan aparat keamanan. “Ciri-ciri pelaku berambut cepak, makanya warga memilih menutup rumah dan mengintip dari balik jendela atas aksi brutal tersebut,” ujarnya. Sementara itu, anggota Satlantas Polres Mamuju, Mukhtar, mengaku kecewa atas aksi anarkis yang menyebabkan pos poli-
si rusak. “Kami hanya bisa pasrah, semuanya tergantung pimpinan,” katanya. Ia mengatakan, kasus pengrusakan pos polisi untuk sementara sedang dilakukan oleh polisi yang telah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Mukhtar, mengatakan, pihaknya belum mengetahui apa motivasi pelaku sehingga melakukan aksi brutal dengan merusak fasilitas milik kepolisian. Dalam perkembangan yang sama, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Mamuju, Iptu Abdul Azis Gani mengatakan, pihaknya telah mengosongkan tiga pos polisi di Mamuju pascainsiden penganiayaan terhadap anggota TNI itu. (ant)
Mobil Rombongan Mentan Kecelakaan SLAWI - Sebuah mobil Kijang Innova warna hitam nomor polisi B 108 RFS yang merupakan rombongan Menteri Pertanian (Mentan) Suswono, mengalami kecelakaan di Desa Gumayun Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, sekitar pukul 13.20 WIB, kemarin. “Kecelakaan tidak mengakibatkan jatuh korban, terbukti
usai kecelakaan terjadi, empat orang penumpang mobil tersebut berikut pengemudinya pindah ke mobil rombongan lain,” kata Mulyono saksi yang juga warga setempat. Ia mengatakan, mobil kijang itu mengalami kerusakan parah di antaranya bodi depan ringsek dan kaca depan pecah, sedangkan bodi belakangnya mengalami ringsek.
Hal itu diakibatkan mobil kijang itu menabrak Bus Blue Bird bernopol B 7935 IW yang ditumpangi Suswono bersama rombongan, karena mencoba menghindari kendaraan yang melaju berlawanan arah ketika hendak menyalip bus tersebut. “Bodi belakang mobil kijang ditabrak oleh bus warna merah yang merupakan salah satu rombongan Mentan, akibat mobil kijang Innova menabrak bus di depannya,” katanya. Ia menjelaskan, dirinya tidak mengetahui nomor polisi bus berwarna merah itu, karena usai kecelakaan terjadi, bus tersebut cepat melanjutkan perjalanan. (ant)
KARIMUN - AAWS (24) anggota Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Karimun, Sabtu (31/10) diringkus Satuan Narkoba Polres Karimun karena terlibat dalam jaringan narkoba. Selain AAWS, polisi juga berhasil menangkap lima tersangka lainnya, masing-masing RAW (26), Rml (36), Ttn (22), Adi dan Fmh serta tiga paket sabu-sabu senilai Rp 3 juta. “Para tersangka dijerat dengan Pasal 62 jo 60 UU No 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman kurungan maksimal 5 tahun,” ucap Kepala Satuan Narkoba Polres Karimun, AKP Arief Budi P, di Mapolres Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), kemarin. Kronologi yang dihimpun Antara, awalnya polisi berhasil mengendus transaksi yang dilakukan RAW dengan Rml di Wisma Nirwana, Tanjung Balai Karimun (TBK) dan berhasil menyita satu paket sabusabu senilai Rp 500 ribu. Kedua tersangka langsung digiring ke Mapolres Karimun. Hasil penyidikan Rml mengaku bahwa barang tersebut diperolehnya dari Ttn istri dari AAWS. Pada polisi Rml mengaku sama sekali tidak mengetahui isi bungkusan yang diantarkannya pada RAW. “Saya hanya disuruh mengantarkan pada RAW oleh Ttn,” ucapnya.
Selanjutnya polisi menangkap Ttn dirumahnya Komplek Perumahan BTN Kapling. Setelah diintrogasi Ttn mengaku bahwa sabu-sabu itu milik suaminya AAWS, ditempat yang sama polisi langsung menciduk AAWS. Berdasarkan pengakuan Ttn, dirinya mengetahui isi bungkusan tersebut, atas perintah dari suaminya dia menyerahkan barang tersebut pada Rml, karena ada orang yang mau membeli. “Saya tahu isinya, saya disuruh antar sabu-sabu itu ke Rml, untuk dijual ke RAW,” ujarnya. Sementara berdasarkan penuturan AAWS, dirinya terpaksa melibatkan istrinya yang sedang hamil itu, karena saat itu dirinya sedang bertugas. “Saya menyuruh Ttn, karena saat itu saya sedang kerja,” tuturnya. Setelah berhasil menangkap suami istri itu, polisi terus melakukan pengembangan, hingga akhirnya berhasil menangkap Adi pengedar berikut dua paket sabu-sabu dan Fmh sebagai pemiliknya. Menurut penuturan Fmh, barang itu diperoleh dari kawan lamanya. “Saya peroleh dari GD (DPO), karena tidak punya uang kemudian saya suruh Adi untuk menjual, rencananya uang hasil penjualan barang haram itu akan saya gunakan untuk membayar biaya kamar hotel,” tuturnya. (ant)