Skip to main content

Majalah balipost edisi 86

Page 1

86 |20 - 26 April 2015

Mega Ingatkan Jokowi

RP 20.000


DAFTAR ISI OPINI Negara Harus Memihak Rakyat 6 BALI SEPEKAN Tutup Saluran Air Warga Keluhkan Tembok Hotel 7 LAPORAN UTAMA Mega Ingatkan Jokowi 8

Rakyat Tagih Janji Jokowi 9 Moncong Bicara Jangan Sampai Hati Tidak 11 POLITIK PDI-P Menyindir Penumpang Gelap 16 Menentang Perpres ’’Down Payment’’ 17 PENDIDIKAN Komitmen Pemegang Kebijakan Lemah

Dunia Pendidikan Ditelikung Berbagai Problema 18

LENSA Tari Baris 26

OLAHRAGA Gol Terbaik 28 LINGKUNGAN Anjing Kintamani

Menuju Ras Dunia 36

MANCANEGARA Macau, Las Vegas dari Asia 20 DAERAH Pemkab Masih Cari Mitra

Kelanjutan Renovasi Pasar Kidul Belum Jelas 22

PARIWISATA Pertanian Tergerus Pariwisata 38 TRADISI ’’Magoak-goakan’’ Khas Desa Panji

Warisan Raja Buleleng, Rutin Dipentaskan Saat ”Ngembak Geni” 46

KESEHATAN Penderita Autis Ringan

Bisa Disembuhkan 24

FASHION Mengintip Gaya India 48 SOSOK Dra. Ida Ayu Putu Tirta

Disiplin dan Iman Harus Kuat 48 20 - 26 April 2015

3


DARI PEMBACA

Tentang Kota Budaya K

ota Denpasar katanya kota berwawasan budaya. Kata budaya terdiri dari kata budi dan daya. Manusia harus berbudi luhur dan tentunya paling tidak beretika dan bermoral. Hal ini tidak bisa diragukan. Warganya beretika dan bermoral sudah pasti. Di samping beretika harus ada daya. Bagaimana mewujudkan sesuatu yang baik, benar dan indah itu harus ada daya upaya. Yang saya amati Kota Denpasar kini sangat luas. Jauh lebih luas dari ketika masih bergabung dengan Kabupaten Badung pada era tahun 70-an. Ruas–ruas jalan yang baru juga bertambah luas yang sebagian kondisinya memang baik. Artinya jalan aspalnya bagus dan trotoarnya juga baik, tetapi sebagian masih banyak yang perlu dibenahi. Justru trotoar yang ada di tengah Kota Denpasar kurang perhatian. Coba perhatikan trotoar yang ada di Jalan Sutomo dan Jalan Wahidin atau yang ada di sebelah barat dan timur toko Harmony. Trotoarnya saya amati sudah lama hancur, banyak lubang yang sangat berbahaya bagi pejalan kaki. W. Beratha Yasa Kapal, Mengwi, Badung

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab Alit Purnata Sekretaris Redaksi Sugiartha Redaksi Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry, Dira Arsana,Mawa, Suana, Sueca, Yudi Winanto, Subrata, Budi Wiriyanto, Diah Dewi. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Dedy Sumartana, Parwata, Rindra, Agustoni, Widana, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan. Bangli: Ida Ayu Swasrina, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Agung Dharmada, Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan

Berlakukan Perda No.5/2005 P

erda Provinsi Bali No. 5 Tahun 2005 tentang Persyaratan Arsitektur Bangunan Gedung konon masih berlaku. Tujuan Perda tersebut ingin mewujudkan bangunan gedung yang memiliki corak dan karakter arsitektur tradisional Bali. Dalam Perda tersebut disyaratkan setiap bangunan gedung harus mengandung nilai-nilai luhur dan identitas budaya Bali. Kalau Perda tersebut masih berlaku, kenapa bangunan-bangunan minimalis bisa mendapat izin? Kehadiran bangunan tersebut jelas tidak mendukung Bali yang mengembangkan wisata budaya. Kekhasan Bali akan hilang, bahkan merusak pemandangan. Kalau hal ini terus dibiarkan, apa bedanya Bali dengan daerah lain? Jika Bali tetap ingin menjadi daerah yang dikagumi wisatawan, tiada lain yang harus dilakukan, pertahankan budaya Bali. Salah satunya adalah bangunan. Investor juga jangan hanya memikirkan keuntungan semata, hargai juga budaya setempat. Jika pariwisata mandek, toh investor juga akan ikut rugi. Pemerintah daerah mestinya selektif dan ketat dalam memberi izin bangunan. Jangan korbankan Bali hanya untuk meningkatkan PAD saja. Komang Budaarsa Sidakarya, Denpasar Selatan Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

20 - 26 April 2015

4


Menentang Art Center Jadi Objek Bisnis KORUPSI pengadaan Sound System Taman Budaya mengantarkan dua mantan pejabat Pemprov Bali masuk bui. Kasus ini pun menyita perhatian publik. Kini, di tengah belitan kasus korupsi, pengelolaan Taman Budaya atau Art Centre pun diarahkan dikelola oleh Perusda. Rencana pengalihan pengelolaan Taman Budaya ini pun menuai pro–kontra. Jika hal ini terjadi, Komplek Taman Budaya yang dibuka tahun 1973 ini akan menjauh dari konsep awal pendiriannya sebagai ruang pelestarian budaya. Ditengarai, langkah ini akan menjadikan Taman Budaya ini sebagai lahan untuk mengeruk keuntungan. Menyikapi polemik terkait rencana pengelolaan Tam a n Buda ya ole h Perusda, Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat di seluruh Bali. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, 69,47 persen responden menyatakan tidak setuju jika Art Centre dikelola oleh Perusda. Responden menilai pengelolaan Art Centre oleh Perusda akan menjadikan aset Bali ini sebagai objek bisnis. Jika ini terjadi maka pengelolaan Art Center untuk kepentingan ekonomis sangat menyimpang dari spirit awal untuk menjadikan Taman Budaya sebagai aset pelestarian dan pengembangan budaya Bali. Responden berharap Art Center tetap dikelola oleh pemerintah daerah, namun pengelolaannya harus transparan. Rakyat Bali, tidak keberatan jika APBD digunakan untuk mefasilitasi pageleran budaya dan membuat Art Center sepanjang tidak dikorupsi. Pemprov Bali bersama semua komponen masyarakat Bali harus menjadikan Art Center yang digagas Prof. Ida Bagus Mantra ini sebagai ruang publik untuk kegiatan budaya. Sedangkan 29,28 persen responden mengaku setuju jika Art Center dikelola oleh Perusda. Jika dikelola oleh orang profesional, aset ini tidak hanya berdenyut saat ada Pesta Kesenian Bali

(PKB) saja. Pengelolaan oleh Perusda memungkinkan terjadinya peningkatan intensitas pagelaran budaya di Taman Budaya. Ini akan membangkitkan aktivitas berkesenian di Bali. Namun, pengelolaan oleh perusda jangan sampai membatasi akses para seniman dan sanggar seni untuk menggunakan fasilitas Taman Budaya. Responden juga berharap agar Taman Budaya jangan dijadikan objek untuk mengeruk keuntungan pribadi apalagi dijadikan lahan untuk melakukan praktik korupsi. Sementara 1,25 persen responden tidak memberikan respons terkait rencana pengelolaan Taman Budaya oleh Perusda. Selama ini, Taman Budaya nyaris identik dengan PKB. Padahal, biaya perawatan atas Taman Budaya sangat tinggi. Responden hanya berharap pemasukan dari pagelaran budaya di Taman Budaya hendaknya disampaikan secara terbuka kepada publik.

Setujukah anda Art Center dikelola perusaha daerah(Perusda) Bali?

69,47% Tidak setuju

29,28% Setuju

1,25% Tidak Tahu

N=721 grafis: tomik cahya

Dira 20 - 26 April 2015

5

5


OPINI

Negara Harus Memihak Rakyat JELANG setengah tahun pemerintahan Jokowi - JK, banyak yang sudah dilakukan. Sejauh ini pemerintah telah melakukan tindakan tegas atas pelanggaran hukum yang dilakukan oleh warga negara asing, mulai dari penolakan grasi atas terpidana mati narkoba hingga tindakan keras atas illegal fishing. Di kalangan masyarakat ternyata tidak semua tindakan tegas pemerintah mendapat dukungan dan berjalan tanpa hambatan. Peraturan Menteri Kelautan yang melarang penggunaan jaring cantrang maupun pukat harimau misalnya, sejauh ini masih mendapat reaksi penolakan di berbagai daerah. Semakin hari semakin banyak komentar miring atas beberapa kebijakan pemerintah pusat, baik yang melalui unjuk rasa maupun komentar-komentar masyarakat di media sosial. Tindakan cepat memang diperlukan dalam memperbaiki kondisi negara saat ini, tetapi memberikan penjelasan atas keputusan yang diambil adalah sebuah keharusan. Tujuannya agar apa yang dilakukan tidak menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) misalnya, tak urung menimbulkan reaksi penolakan. Salah satu penyebabnya tidak lain karena dilakukan secara mendadak dan tanpa melalui pengumuman resmi sebelumnya. Di bagian lain, Kementerian Kominfo memblokir situs-situs yang dianggap radikal juga menimbulkan protes yang tidak sedikit dari masyarakat. Lagi-lagi karena penutupannya dilakukan secara sepihak dan mendadak. Kalangan yang kontra terhadap tindakan pemerintah ini berpendapat, penutupan situs mestinya melalui penjelasan kepada pemiliknya terlebih dulu atau melalui jalur penegak hukum. Apalagi batasan tentang kata “radikal” yang dimaksud belum sepenuhnya dipahami. Dalam hal penanganan korupsi, belum selesai ketegangan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri

6

Golongan Karya (Golkar) adalah bagian dari skenario penguasa. Apalagi dari dua kasus partai politik, kini telah melalui Pengadilan Tata Usaha Negara dan PTUN mengabulkan gugatan dari dua partai yang menggugat keputusan Menteri Hukum dan HAM. Kebijakan yang diambil pemerintah terhadap konflik internal partai politik, sangat berpotensi merenggangkan kembali hubungan antara eksekutif dan legislatif yang sudah mulai membaik. Salah satunya yang sudah tampak adalah tertundanya kembali pelantikan calon Kapolri yang sudah cukup menyita perhatian publik. Sulit untuk tidak mengatakan bahwa sikap DPR yang mayoritas dari Koalisi Merah Putih (KMP) tidak ada hubungannya dengan sikap pemerintah terhadap kisruh internal partai yang tergabung di dalamnya. Oleh I Made Mulyawan Subawa

yang cukup membingungkan publik, kini ada wacana revisi terhadap pembatasan remisi bagi koruptor (PP No 99 Tahun 2012 tentang perubahan kedua atas PP No. 32 Tahun 1999 tentang syarat dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan). Jangan salahkan jika rencana revisi atas pembatasan pemberian remisi dan pembebasan bersyarat bagi tindak pidana kejahatan luar biasa ini mengundang banyak cibiran. Walaupun pihak Kemenkumham sendiri telah memberikan klarifikasinya, tetap saja wacana ini mengundang tanda tanya. Pihak yang kontra atas wacana ini berpendapat, mestinya Menteri Hukum dan HAM tidak mengutak atik lagi peraturan pemerintah yang sudah jelas-jelas pro terhadap pemberantasan korupsi. Di bagian lain, kisruh antar parpol yang tak kunjung selesai telah menimbulkan kesan bahwa konflik di internal partai ini mendapatkan intervensi dari penguasa. Bahkan ada yang menduga apa yang terjadi di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai

Jangan Dibiarkan Perlu ada penjelasan, agar apa yang dilakukan oleh pemerintah tidak menimbulkan kesan negatif bertambah luas. Jangan biarkan opini-opini negatif yang berkembang menjadi benar, sehingga niat yang dianggap baik oleh pemerintah justru dipandang sebagai langkah yang bertolak belakang dengan semangat demokrasi. Mengurai satu per satu permasalahan bangsa dan menyelesaikannya secara adil akan jauh lebih baik. Berikan solusi konkret atas akibat dari kenaikan harga BBM yang menyulitkan rakyat. Berikan pengertian tentang apa yang dimaksud paham radikal dalam situs-situs yang ditutup. Terhadap organisasi partai politik yang bertikai sudah semestinya pemerintah bertindak sebagai pengayom, berada di tengah-tengah dan tidak memihak kepada kubu mana pun. Tunjukkan bahwa negara memang benar-benar berpihak pada seluruh rakyat bukan pada kelompok apalagi golongan tertentu saja. Penulis, staf pengajar di Fakultas Hukum Universitas Mahendradatta

20 - 26 April 2015

6


BALI SEPEKAN

Tutup Saluran Air

Warga Keluhkan Tembok Hotel KEBERADAAN tembok panyengker (pembatas) milik Hotel Canggu Intercontinental, menjadi pergunjingan warga sekitar. Pasalnya, tembok pembatas hotel yang membentang di tepi Pantai Batu Bolong, Canggu, Kuta Utara itu, menutupi saluran air menuju pantai. I Nengah Astika Jaya, warga sekitar, menuturkan selain semenamena menutup saluran air, pantai yang kerap digunakan untuk upacara yadnya ditutup dengan pagar tembok yang tinggi. “Pantai ini kan biasa dipakai ngider buana. Kalau sudah begini, bagaimana bisa melintas. Kalau air lagi pasang, tidak

ada yang berani lewat karena ombaknya langsung membentur tembok pagar ini,” ujar Astika, Selasa (7/4). Anggota Komisi III DPRD Badung I Gede Aryantha juga mengakui kondisi tersebut. Bahkan, ia telah banyak menerima keluhan dari warga terkait hal tersebut. “Warga banyak yang tidak terima dengan pembangunan hotel yang sampai menutup saluran air. Selain itu, pagar hotel juga sangat menyentuh bibir pantai. Saya masih cek, apakah pembangunan itu sudah mempunyai izin,” sebutnya. Parwata

Terminal Dijadikan Pasar, Sopir Mengeluh SEJUMLAH sopir angkot mengeluhkan Terminal Loka Srana yang selama dua tahun difungsikan sebagai pasar sementara, pascaterjadinya kebakaran pasar Kidul yang terjadi pada tahun 2012 lalu. Pasalnya, keadaan ini membuat para sopir harus mangkal di terminal bayangan yang berada di sebelah timur terminal. Selain itu, sopir angkot juga menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai lamban dalam pemindahan pedagang dari terminal menuju Pasar Kidul. Berdasarkan pantauan di lapangan, Selasa (7/4), tempat pemangkalan sementara atau terminal bayangan ini nampak mengganggu tampilan kota. Terlebih, tempat yang digunakan merupakan jalan

raya yang padat dilalui kendaraan. Sebagian ruas jalan digunakan sebagai tempat parkir angkot dan juga kendaraan bermotor. Begitu juga dengan keadaan di terminal, puluhan pedagang masih terlihat berjualan. Pedagang buah yang rencananya dipindahkan setelah hari raya Nyepi hingga kini masih terlihat memadati terminal. Salah seorang sopir jurusan BangliKubu-Kintamani Wayan Juliana Putra mengatakan, belum berfungsinya terminal ini membuatnya kelimpungan, lantaran pangkalan yang saat ini berada di sebelah timur terminal dinilai kurang representatif dan tidak nyaman. Sosiawan

MBP/dwa

Jembatan Nyaris Jebol JEMBATAN menuju Pantai Celuk Buluh Desa Kalibukbuk, Buleleng, mengalami kerusakan. Jembatan sepanjang lima meter dan lebar 3 meter tersebut nyaris jebol. Jembatan mengalami keretakan parah akibat terkena gerusan air sungai pascahujan deras selama beberapa hari lalu. Ketua Komisi II DPRD Buleleng, Putu Mangku Budiasa, S.H., M.H., Selasa (7/4) sempat melakukan sidak ke lokasi jembatan ini. “Kami langsung kontak Kepala BPBD Buleleng. Kami melihat kondisi kerusakan akibat bencana di lapangan. Tingkat kerusakan akan kami inventarisasi dan kondisi kerusakan wajib mendapatkan penanganan dan perbaikan di anggaran perubahan. Ke depan bersama-sama kita tata kawasan Lovina ini,” ujar Putu Mangku Budiasa. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng I Ketut Yasa, S.T., menyinggung kondisi kedalaman sungai di Buleleng memerlukan peninjauan kembali. “Temuan di lapangan, ada beberapa bagian sayap jembatan mengalami rusak. Tim kami akan mengidentifikasi, berkoordinasi bersama SKPD terkait, dan akan mengusulkan bantuan di anggaran perubahan. Ini merupakan penanganan pascabencana, kalau untuk keadaan darurat belum bisa,” kata Yasa. Dewa Kusuma

Ruang Rawat Inap RSUD Memprihatinkan

Atap Jebol dan Bocor AKIBAT termakan usia, sejumlah bangunan yang digunakan sebagai ruang rawat inap di RSUD Karangasem sudah tidak layak lagi. Seperti Sal Cempaka yang menjadi ruang rawat inap kelas III pasien bedah. Gedung yang dibangun di tahun 1980-an tersebut kini sudah jebol. Atapnya pun bocor saat hujan dan beberapa tembok keropos. Kondisi ini membuat ruang rawat inap tersebut menjadi sangat

memprihatinkan. Kabid Pengembangan Rumah Sakit I Nengah Widia Sari, mengakui masih ada sejumlah bangunan rawat inap yang belum diperbaiki setelah dibangun tahun 1980an. Pihaknya menuturkan, permasalahan ini karena keterbatasan anggaran. Selain Sal Cempaka ada juga Sal Mawar yang memiliki kondisi serupa karena dibangun di tahun yang sama.

Saat ini, hanya Sal Melati yang selesai pengerjaan renovasinya dengan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2014. Sal khusus pasien anak tersebut kini sudah beroperasi sejak dua bulan lalu. Sedangkan untuk Sal Mawar akan dilakukan renovasi berat dengan menggunakan DAK Bidang Kesehatan tahun anggaran 2015. Dewa Farendra 20 - 26 April 2015

7

7


LAPORAN UTAMA

Mega Ingatkan Jokowi

Megawati yang terpilih kembali memimpin PDI-P periode 2015-2020

K

ampanye apapun selalu dibumbui janji-janji. Tak jarang janji itu sering dilupakan ketika mereka menjabat. Ini pulalah yang dikhawatirkan Megawati terhadap para kadernya yang duduk di eksekutif maupun legislatif. Atas kekhawatiran itu Ketua Umum PDI-P tersebut secara khusus memberi penekanan pada pidato politiknya ketika pembukaan Kongres IV PDI Perjuangan di Sanur, pekan lalu. “Saya katakan kepada Bapak Presiden (Jokowi), pegang teguh dan berpihak pada konstitusi. Pegang teguh janji kampanye sebab itu ikatan suci dengan rakyat,” kata Megawati dengan berapi-api. Selain pengunus DPP, DPD, pada acara itu juga hadir Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla. Mega mengingatkan kader PDI Perjuangan yang kini Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk menjalankan dan memegah teguh janji kampanye yang disampaikan kepada rakyat saat pemilu presiden tahun lalu. Megawati juga meminta Jokowi melaksanakan amanat konstitusi secara lurus. Megawati juga mengingatkan Jokowi dan JK sebagai presiden dan wakil presiden yang diusung PDI Perjuangan bersama partai koalisinya untuk terus menjaga hubungan

8

harmonis antara partai pengusung dengan pemerintahan. Sebab, baginya salah satu pekerjaan rumah (PR) adalah bagaimana mengatur mekanisme kerja pemerintah dan partai politik pengusung presiden dan wakil presiden. Dalam konteks hubungan ini, imbuh Megawati, landasan konstitusionalnya juga jelas bahwa dalam UU disebutkan presiden dan wakil presiden dicalokan partai politik dan gabungan politik, bukan dari independen. “Jadi presiden dan wakil presiden sudah sewajarnya menjalankan garis kebijakan politik partai. Karena kebijakan partai menyatu dengan kehendak rakyat. Prinsip demokrasi ini yang kami (PDI Perjuangan) jalankan,” kata Megawati. Ia mengakui dalam menjalankan

demokrasi dan mengawal pemerintahan, ada sejumlah kelemahan yang dilakukan partai yang ada. Namun, Megawati menolak jika partai dikatakan hanya sebagai ornamen demokrasi dan alat tunggangan politik. Menurutnya, saat ini sentimen anti partai semakin lantang disuarakan sejumlah kelompok dalam upaya deparpolisasi politik. “Di sana ada simbiosis kekuatan antipartai dan kekuatan modal. Mereka adalah kaum oportunis, tidak mau kerja keras dan membangun partai serta mengorganisir rakyat. Mereka hanya menunggu dan menyalip di tikungan,” tegasnya. Megawati juga menyoroti kebijakan kerja sama pengelolaan sumber daya alam Indonesia, misalnya berupa minyak bumi, gas dan hasil tambang yang selama ini banyak dikerjasamakan dengan pihak asing dan dirasakan tidak terlalu menguntungkan Indonesia. Ia menegaskan Indonesia harus tangguh dalam negosiasi kontrak minyak bumi, gas dan tambang yang beberapa masa kontraknya dengan pihak asing segera berakhir. Renegosiasi kontrak ini diharapkan lebih banyak memberi keuntungan bagi Indonesia. “Kontrak merah putih harus ditegakkan. BUMN harus diperkuat dan menjadi pilihan utama kebijakan politik berdikari,” tegasnya. Megawati juga meminta pemerintah terus mewaspadai gerakan kelompok radikal dan teroris ISIS yang beberapa gerakannya sudah masuk ke wilayah Indonesia bahwa merekrut WNI baik di dalam negeri maupun di luar negeri untuk menjadi anggota ISIS. “Pemerintah harus memastikan rekrutmen ISIS atas WNI ini tak terjadi lagi . PDI-P tegas menolak radikalisme dan terorisme atas nama apapun. Sebab, Indonesia adalah negara berdaulat dengan tradisi toleran,” pungkasnya. Widana

Jadi presiden dan wakil presiden sudah sewajarnya menjalankan garis kebijakan politik partai. Karena kebijakan partai menyatu dengan kehendak rakyat. Prinsip demokrasi ini yang kami (PDI Perjuangan) jalankan. Megawati

20 - 26 April 2015

8


Rakyat Tagih Janji Jokowi TAK hanya Megawati, rakyat Bali juga mengingatkan Jokowi akan janji-janji kampanyenya. Namun caranya saja yang berbeda. Kalau Mega mengingatkan dalam pidato politiknya, namun rakyat mengingatkan dengan cara membentang spanduk di jalan yang dilewati Jokowi. Esensinya sama, caranya saja yang berbeda. Presiden Joko Widodo yang hadir dalam Kongres IV PDI-P mendapat “kejutan” dari warga Sanur, Kamis (9/4). Para pemuda setempat berdiri di sepanjang jalan By-pass I Gusti Ngurah Rai yang dilewati Jokowi menuju area Kongres sembari membawa spanduk bertuliskan “Batalkan Perpres No.51 Tahun 2014”. Selain aksi di darat, warga lain yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Sanur juga melakukan aksi di laut. Sedikitnya ada 30 orang dengan 15 perahu berkeliling di dekat pantai Bali Beach. Namun hanya beberapa kapal saja yang lolos hingga di depan pantai hotel tersebut. Pasalnya, aparat kepolisian melarang mereka untuk melakukan aksi. Pentolan aksi, Gusde bahkan sempat ‘’ditahan’’ di pantai untuk diinterogasi meski akhirnya dilepas. “Biar Jokowi tahu, bahwa kami mengingatkan kembali, katanya kan PDI bekerja untuk rakyat dan siap menampung aspirasi rakyat, kok sekarang kita diusir pada saat

demo pakai perahu,” ujar Gusde terkait aksi tolak reklamasi tersebut. Ia juga mengaku tidak setuju ketika Ketua DPD PDI-P Bali I Wayan Koster menyatakan tidak akan membahas reklamasi Teluk Benoa saat Kongres. “Orang dia dipilih oleh rakyat, mestinya pro rakyat, apa yang diminta oleh rakyat (asalkan positif dan untuk kepentingan publik), itu yang harus diperjuangkan. Kalau gitu kan enak-enak sendiri, sekarang kayak kacang lupa kulitnya, kalau udah diatas lupa, itu kan memicu hal yang tidak bagus,” ujarnya. Gusde menambahkan, pihaknya tidak setuju dengan rencana reklamasi lantaran sarat dengan kepentingan pribadi dan tidak memihak pada kepentingan masyarakat luas. Sebelumnya, aksi tolak reklamasi juga dilakukan ratusan Outsider dan Ladyrose (Solo, Sukoharjo, Wonogiri, Klaten, Karanganyar, Purwodadi), Solo Pitbull, mahasiswamahasiswi UNS Surakarta, serta warga Bali yang tinggal di Solo, 5 April lalu. Mereka melakukan aksi bersama “Solo for Bali, Tolak Reklamasi Teluk Benoa”. Aksi ini bertujuan memberikan pencerahan tentang dampak negatif reklamasi Teluk Benoa, Bali pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Banyak masyarakat yang antusias dan ikut berpartisipasi dalam aksi ini, baik itu berupa tanda tangan, mengambil selebaran ForBali maupun mengikuti long march. Menurut Tommy L.A, Humas aksi “Solo for Bali, Tolak Reklamasi Teluk Benoa” rencana reklamasi Teluk Benoa bukan hanya akan merusak serta merugikan masyarakat Bali saja, daerah lain yang diambil pasirnya juga akan mengalami kerusakan dan kerugian, hal itu terbukti dengan tindakan Gubernur NTB menolak Lombok untuk diambil pasir lautnya demi menjaga kelestarian

alam di masa mendatang. Sementara itu Suriadi Darmoko, Direktur Eksekutif WALHI Bali dalam siaran persnya menyebutkan, aksi pembentangan spandung di 7 titik di By-pass Ngurah mendapat larangan dari petugas. Namun, massa tetap melakukannya. Namun ia mengakui, saat kepulangan Presiden Jokowi ada baliho penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa diberangus. Salah satunya adalah spanduk di Suwung Kauh. Spanduk yang bertuliskan penolakan terhadap rencana reklamasi teluk benoa dan tuntutan pencabutan Perpres 51 tahun 2014 diberangus sekitar pukul 15.00 wita. Ia juga menambahkan, dalam dua tahun terakhir, berbagai organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Forum Rakyat Bali Menolak Reklamasi (ForBALI) telah berjuang untuk menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. Reklamasi ini adalah proyek untuk mendapatkan tanah baru di kawasan strategis dimana tanah di kawasan ini termasuk yang termahal di Bali. Sementara rakyat Bali hanya akan menjadi penanggung beban akibat kerusakan lingkungan, kerusakan sosial, kebudayaan, politik dan ekonomi. Wilayah yang hendak direklamasi pernah dinyatakan sebagai kawasan Konservasi Perairan sesuai Perpres 45/2011. Sehingga reklamasi atau pengurukan teluk tersebut tidak bisa dibenarkan dengan dalih apapun karena akan membawa kerusakan lingkungan dan kehancuran ekosistem. Sayangnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjelang akhir masa pemerintahannya mencabut peraturan itu dan menggantinya dengan Perpres 51/2014. Aturan baru ini menghapus fungsi kawasan Teluk Benoa sebagai wilayah konservasi. Rindra

Kelompok Nelayan Sanur berinisiatif menggelar aksi di pantai depan hotel Grand Bali Beach, tempat berlangsungnya Kongres IV PDI-P. Mereka menaiki perahu yang dipasangi bendera dan spanduk tolak reklamasi Teluk Benoa. 20 - 26 April 2015

9

9


LAPORAN UTAMA

Kader dan simpatisan PDI-P berkumpul di sekitar hotel The Grand Bali Beach, tempat berlangsungnya kongres.

10


Moncong Bicara Jangan Sampai Hati Tidak Jokowi pada kongres IV PDI-P.

PERHELATAN kongres di Bali tak hanya meriah di dalam gedung, di luar bahkan lebih heboh. Belasan ribu kader, simpatisan dan penggembira numplek di sekitar areal konggres. Mereka dikonsentrasikan di Pantai Matahari Terbit. Sebagian lagi berjejal di Pantai Sanur dan Padanggalak. Mereka diangkut ratusan bus dan diarahkan untuk parkir di Pantai Matahari Terbit. Namun sebagian bus ada yang terpaksa parkir di badan jalan By Pass Ngurah Rai. Ketua III Panitia Pelaksana Kongres IV PDIP, I Nyoman Oka Antara mengatakan, penggembira yang datang terdata 15.000 orang. Panitia pun telah mengantisipasi dengan menyiapkan televisi besar untuk menonton kongres. Selain itu juga dsiapkan berbagai hiburan di antaranya music dangdut dan joged bumbung. “Disini kita siapkan TV untuk menonton pembukaan. Kita juga hibur juga dengan penyanyi dangdut dari Jawa Timur dan joged bumbung,” ujarnya. Sementara itu, para penggembira mengaku tidak kecewa saat dilarang masuk area kongres. Fakihan dari salah satu PAC PDIP di Lampung mengatakan, simpatisan memang dilarang masuk areal kongres dan sudah diatur dalam AD/ART partai. Daryoto dari DPD PDIP Tangerang berharap para utusan di Kongres bisa mewujudkan cita-cita partai untuk mensejahterakan rakyat. “Jangan sekadar moncongnya saja bersuara tapi hatinya tidak. Harapan saya perjuangan PDI Perjuangan untuk berjuang sesuai dengan harapan dan visi misi partai,” katanya. Solahudin, relawan dari Brebes mengaku akan terus mengawal aspirasi

masyarakat PDIP terbawah selama Kongres berlangsung. Khususnya untuk mempertajam otonomi daerah. Hal senada juga diungkapkan Ketua PAC PDIP Sukomanunggal, Surabaya, Triyarso. Ia memang telah satu suara mengusung kembali putri Proklamator Soekarno tersebut. “Karena ini tingkatan Ketua Umum, kami minta untuk menjadi satu kesatuan untuk mengusung Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menjadi Ketua periode 2015 sampai 2020. Dari rapat pengurus mulai tingkat ranting, tingkat PAC, tingkat DPC, hasil Konfercab satu kata mengusung ibu Ketua Umum,” tandasnya. Apa yang menjadi keinginan simpatisan yang relah berjemur di Pantai Matahari terbit, ternyata ‘’didengar’’ para pemegang mandate yang ikut kongres. Kongres berjalan super cepat. Sejumlah agenda sidang yang telah ditetapkan sebelumnya dilangkahi atas persetujuan peserta. Salah satunya adalah pembacaan pertanggungajawaban pengurus. Berdasarkan jadwal yang ditetapkan panitia, rapat paripurna I membahas laporan pertanggung jawaban pengurus DPP PDI Perjuangan periode 2010-2015. Pimpinan sidang semula mengumumkan, laporan pertanggungjawaban DPP PDI Perjuangan periode 2010-2015 akan dibacakan secara bergantian oleh Megawati Soekarnoputri (ketua umum), Hasto Kristiyanto (pelaksana tugas sekretaris jenderal), dan Puan Maharani (ketua). Namun, peserta kongres secara serentak mengatakan, laporan pertanggungjawaban tidak perlu dibacakan dan mereka dapat

menerimanya. Ada juga peserta kongres yang meneriakkan mereka percaya terhadap kepemimpinan Megawati Soekarnoputri yang telah berhasil mengantarkan PDI Perjuangan memenangkan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014. Karena forum kongres meminta agar laporan pertanggungjawaban tidak perlu dibacakan dan menerimanya, maka pimpinan sidang kemudian memutuskan menerima laporan pertanggungjawaban itu setelah sekali lagi meminta persetujuan dari forum. Dengan diterimanya laporan pertanggungjawaban tersebut, maka DPP PDI Perjuangan periode 2010-2015 dinyatakan demisioner. Kemudian, peserta kongres kembali meminta Megawati segera dikukuhkan kembali menjadi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan. Megawati yang duduk sejajar dengan pimpinan sidang kemudian diminta berdiri. Setelah meminta persetujuan peserta kongres, pemimpin sidang kemudian menetapkan kembali Megawati sebagai Ketua Umum DPP PDI Perjuangan periode 20152020. “Karena ini sudah diputuskan oleh Rakernas dan diputuskan pada musyawarah di semua tingkatan, saya menerima amanah ini,” kata Megawati. Setelah itu Megawati langsung dilantik dan disumpah menjadi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan periode 2015-2020. Penetapan dan pelantikan dilakukan pada sidang rapat paripurna sesi I yang dipimpin Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya. Rindra/Widana 20 - 26 April 2015

11


A KT I V I TA S

MBP/ist

OLAHAN JERUK - Taiwan Technical Mission, Selasa (24/3) lalu memperkenalkan aneka jeruk berkualitas internasional dan aneka olahannya seperti kue Pia Jeruk “The King and Queen”. Yakni kue yang dikemas dengan kombinasi kebudayaan lokal Bangli -- Kerajaan Balingkang -- dan selai jeruknya. Taiwan Technical Mission diselenggarakan oleh lembaga Taiwan ICDF (International Cooperation dan Development Fund) yang bernaung di bawah TETO (Taipei Economics and Trade Organization) dan IETO (Indonesia Economics and Trade Organization). Sementara pemerintah Indonesia diwakili Dinas Koperasi dan UMKM Bangli. Taiwan ICDF ini sebagai pelaksana proyek One Village One Product (OVOP) di Bangli dengan produk utama yang dihasilkan saat ini selain aneka jeruk berkualitas, juga aneka olahan. Kegiatan yang dilaksanakan di Taiwan Technical Mission Bangli Kayuambua Desa Tiga Kecamatan Susut dihadiri pimpinan dari Taiwan Technical Mission di Indonesia dan pihak Dinas Koperasi Serba Usaha Bahari Tunas Mandiri Desa Kayuambua.

MBP/ist

SUKSES - Gelaran Kejuaraan Nasional Indonesia Extreme Adventure Individual (IXAI) 2015 putaran pertama di Sirkuit Offroad Batulicin digelar 4 April 2015. Tim HardysLand Racing Team Bali dengan pembalap utama Wahyu Lamban Jatmiko bertekad untuk mengulang kembali kesuksesan yang telah diraih berturut-turut dengan merebut Juara Seri Perorangan 2013 dan mengawinkan gelar Juara Perorangan serta Juara Seri Team di tahun 2014. Beberapa upaya yang dilakukan, selain meningkatkan performa kendaraan hingga 50%, HardysLand Racing Team juga menggelar latihan bersama sekaligus Coaching Clinic dengan Hardys Pobaepo Offroad Team pada 27 dan 28 Maret 2015 lalu bertempat di HardysLand Siyut Villas dengan menurunkan tim lengkap yakni Wahyu Lamban Jatmiko, AAN Z. Kurniawan dan Arif Kapur. Wahyu Lamban Jatmiko mengatakan latihan ini cukup penting untuk mendapatkan setting terbaik pada mesin maupun suspensi sehingga proses persiapan benar-benar matang.

12

20 - 26 April 2015

MBP/ist

KERJA SAMA - Ekspansi bisnis mimpiproperti.com makin meluas. Guna merealisasikan target pada 2015, portal jual beli properti ini melakukan langkah strategis menggandeng LJ Hooker, salah satu agen properti besar di Indonesia. Penandatanganan kerjasama (MoU) digelar di Aston Ungasan, Uluwatu, Rabu (8/4) oleh CEO dan Founder mimpiproperti. com, Johan Syah (kiri) dengan Director LJ Hooker Indonesia, Oka Kauripan. Menurut Johan, saat ini media digital telah menjadi gaya hidup dan membantu tiap orang dalam memenuhi kebutuhannya, salah satunya mencari properti. Banyaknya kemudahan dan fungsi dalam penggunaan media digital dimanfaatkan pula dunia usaha properti sebagai sarana promosi, marketing, dan penguatan image perusahaan.

PASKAH - Nampak telur-telur raksasa dan beberapa kelinci penuh warna juga ikut menghiasi kotak amal yang dibalut harapan sebagai cermin impian serta hasil kreativitas yang diwarnai oleh anak-anak SDN 3 Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali. Merupakan sebuah pengalaman yang berkesan bagi para penumpang yang melewati Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai pada 30 Maret hingga 12 April. Kotak amal tersebut adalah hasil kerja bersama antara Ngurah Rai Commercial SBU-Bali dengan Duty Free Shop (DFS) dalam rangka menyambut pekan liburan paskah. Tidak hanya itu “kelinci-kelinci cantik” nan menarik hati turut membagikan telur cokelat secara gratis bagi penumpang di Terminal Keberangkatan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mulai 3 April hingga 5 April


MBP/ist

MASUKAN - Made Urip, wakil rakyat empat periode di Senayan yang membidangi sektor pertanian dalam arti luas, memberikan masukan materi kongres agar PDI Perjuangan sebagai partai wong cilik tetap berkomitmen mewujudkan ketahanan pangan. Dari pengamatannya selama ini Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) sebagai salah satu ujung tombak melakukan kedaulatan pangan. Sayangnya Pemprov Bali belum bisa membentuk Bakorluh (Badan Koordinasi Penyuluh). Bahkan di kabupaten/kota juga bernasib sama, karena jumlah Bapeluh (Badan Pelaksana Penyuluh) masih bisa dihitung. Nampak dalam foto Ketua DPP PDI Perjuangan selaku anggota Komisi IV DPR-RI, Drs. I Made Urip, M.Si., memberikan masukan materi Kongres IV PDI Perjuangan.

MBP/ist

SEMINAR - Bosan dililit utang terus? Belum jago nambah rumah idaman? Yuk tatap muka dimentori oleh Bapak Cipto Junaedy, biar ketularan jago beli rumah bukan jago ngutang. Jika berutang, lubangnya di sini: Bayarnya pasti, tapi sumber yang dipakai untuk bayar sifatnya tidak pasti. Hadir pada seminar gratis Strategi Membeli Banyak Properti tanpa Utang, meskipun uang belum cukup, langsung bersama Cipto Junaedy, pelopor strategi beli banyak properti tanpa utang (Rekor Dunia MURI). Nampak dalam foto Victor, pemilik dua tower Majestic Point Serpong berisi 1.000 unit, tanpa utang, murid Cipto Junaedy.

MBP/ist

MBP/ist

DEWA YADNYA - Wakil Gubernur (Wagub) Bali I Ketut Sudikerta bersama Bupati Karangasem I Wayan Geredeg, S.H. menghadiri upacara Dewa Yadnya Mamungkah, Tawur Balik Sumpah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung dan Manawa Ratna di Pura Dadia Pasek Kayu Selem Desa Dukuh, Kecamatan Kubu, Rabu (1/4). Hadir pula Ketua DPRD I Nengah Sumardi, S.E. serta anggota, Kepala SKPD dan undangan lainnya. Rangkaian karya telah dimulai 5 Maret 2015 diawali ngaturang piuning, maguru piduka, nuasen karya, nyukat genah, makarya uparangga, melaspas tetaring, nuur Batara Tirta/Tirta Pamukat, negtegang karya nyuciang beras, ngadegang batara-batari, mapepada wewalungan ngolah caru, tawur balik sumpah, melaspas mapedagingan, pakelem, melasti ke segara dan puncak karya ngenteg linggih pada 3 April 2015 Sukra Paing Ugu Purnama Kadasa serta nyineb pada 7 April 2015.

YUDISIUM - Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan (FIAK) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar melepas 27 orang lulusan pada acara yudisium periode I tahun 2015 di Hotel Nikki Denpasar, Rabu (1/4). Dekan FIAK Dr. I Wayan Subrata, M.Ag. didampingi Wakil Dekan Drs. Wayan Watra, S.Ag., M.Si. dan Kaprodi Hukum Agama Hindu Drs. I Putu Sarjana, M.Si. serta Kaprodi Filsafat Agama Hindu Drs. I Wayan Marta, S.H., M.Si. melepas satu per satu yudisiawan/wati diiringi ucapan selamat. Wakil Dekan yang juga Ketua Panitia Yudisium Drs. Wayan Watra, S.Ag., M.Si. mengatakan, para lulusan yang diyudisium itu berasal dari Prodi Ilmu Filsafat Hindu Kekhususan Ilmu Agama Hindu dan Kekhususan Pendidikan Agama Hindu, dan Prodi Hukum Agama Hindu. Menggembirakan, dari 27 orang yang dilepas itu enam orang lulus dengan perdikat cumlaude, selebihnya sangat memuaskan. 20 - 26 April 2015

13


A KT I V I TA S PUNCAK KARYA - Puncak Pujawali Ida Batara Turun Kabeh di Pura Luhur Besakih, Rendang, Karangasem digelar pada purnamaning Kadasa, Sukra Paing Ugu, Jumat (3/4). Puncak pujawali adalah nedunang -- menstanakan -- pralingga Ida Batara Kabeh di Bale Pesamuan Agung ini di antaranya Pura Kiduling Kreteg, Pura Batumadeg, Pura Basukihan, Pura Hyang Haluh, Pura Banua Kawan, Pura Mrajan Kanginan, Pura Ulun Kulkul, Pura Mrajan Selonding, dan Pura Gelap. Acara berlangsung khusyuk. Bupati Karangasem I Wayan Geredeg, S.H. turut mundut Pralingga Ida Batara katuran tedun kairing ke Peselang. Dari Balai Peselang Ida Batara menganugerahi rahmat umatnya. Selanjutnya Ida Batara nyejer selama 21 hari dari 3 April hingga nyineb 24 April 2015 mendatang. Prosesi puncak Pujawali Ida Batara Turun Kabeh dimulai pukul 10.00 wita. Prosesi dipadati lima ratusan pamedek termasuk pejabat pemerintahan yang tangkil pada pujawali yang digelar setiap tahun ini.

MBP/ist

TINGKATKAN PELAYANAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar di bawah kepemipinan duet Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakilnya IGN Jaya Negara terus berupaya meningkatkan pelayanan publik dengan pengembangan berbagai inovasi pelayanan. Salah satunya, dengan melaksanakan inovasi pelayanan publik untuk pengujian kendaraan bermotor (KIR) yang di kenal dengan “KEUR Drive Thru”. Inovasi yang dipaparkan Wali Kota Rai Mantra di Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB), Selasa (7/4), ini masuk nominasi nasional bersaing dengan 70 peserta se-Indonesia. Dalam pemaparannya, Wali Kota Rai Mantra menyampaikan pembentukan inovasi ini tidak terlepas dari berbagai permasalahan yang timbul dalam memberikan pelayanan pada masyarakat yang melakukan KIR. Sebelum inovasi “KEUR Drive Thru” diluncurkan, menurut Rai Mantra, berbagai permasalahan menghambat pelayanan.

MBP/ist

PEMBAYARAN KLAIM - PT Taspen (Persero) melakukan pembayaran klaim secara otomatis kepada ahli waris dari Kabid Pelatihan Tenaga Kerja Sosial (PTKS) Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Klungkung Drs. Ngakan Putu Nata (alm) yaitu Desak Made Rupini pada Minggu (5/4). Pembayaran tunai yang dilakukan yaitu pembayaran THT (Tabungan Hari Tua) dan Asuransi Kematian oleh empat perwakilan PT Taspen (Persero) yaitu Kepala Bidang Kepesertaan Kemas Abdullah Alwi, Kepala Bidang Adm Keuangan Ida Bagus Suardana Ngurah, Staf Bidang Kas dan Verfikasi SPJ Made Tri Wikanaya, dan Humas Taspen Wayan Sutasman. Pembayaran klaim dilakukan sebagai wujud eksistensi PT Taspen (Persero) memberi pelayanan lebih dari harapan peserta. Nampak dalam foto (tiga deret dari kiri) keluarga almarhum, Bupati Klungkung (tengah), Kepala Bidang Kepesertaan Kemas Abdullah Alwi (paling kanan), Kepala Bidang Administrasi Keuangan Ida Bagus Suardana Ngurah (nomor dua dari kanan).

14

20 - 26 April 2015

MBP/ist

KUNJUNGAN - Konsulat Jenderal Jepang, Drs. Noboru Nomura, Rabu (8/4), mengunjungi SadaJiwa yang beralamat di Br. Pasekan, Desa Sembung, Mengwi, Badung. Dalam lawatan pertamanya ke tempat peristirahatan bagi masyarakat lanjut usia (lansia), Konjen yang baru ditugaskan di Bali ini mengaku terkesima atas pelayanan yang diberikan kepada para lansia. Kedatangan Nomura yang disambut Founder & CEO SadaJiwa, dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes., menyempatkan diri melihat fasilitas dan kemampuan layanan yang ada serta bercengkrama dengan para lansia yang mengikuti program kesehatan di klinik tersebut. Nampak dalam foto Konsulat Jenderal Jepang, Drs. Noboru Nomura didampingi Founder & CEO SadaJiwa, dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes., bercengkrama dengan salah seorang lansia dari mancanegara.


MBP/ist

MBP/ist

MELASPAS - Pada purnama kadasa, Jumat (3/4), keluarga besar SMAN 6 Denpasar (Sixsma) melaspas kori agung dan gedung baru hasil swadaya sekolah dan bantuan Pemkot Denpasar, Pemprov Bali dan Pusat. Peresmian langsung dilakukan Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, S.E., M.Si., ditandai dengan penandatanganan prasasti. Hadir pada acara itu Wakil Ketua DPRD Wandira, Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, tokoh masyarakat Sanur, Ketua PGRI Kota Denpasar Nyoman Winata dan Ketua Komite I Made Wirata, S.H. Juga hadir para kepala SMA/SMK dan SMP se-Kota Denpasar, siswa, guru dan alumni SMAN 6 Denpasar. Ketua Panitia Drs. Nyoman Sudiarta menjelaskan bangunan yang dipelaspas masingmasing sejumlah ruang kelas, ruang pimpinan, pelayanan akademik dan keuangan serta aula.

PADUDUSAN - Banjar Tegehkuri, Desa Pakraman Tonja melaksanakan upacara Padudusan Alit, Ngenteg Linggih, Ngatep, Melaspas, Pasupati, dan Mupuk Padagingan Ida Batara Sesuhunan Ratu Ngurah dan Ida Ratu Ayu di pura banjar setempat pada Sabtu Kliwon (11/4). Sementara upacara Rabu (1/4) hanya aedan upacara padudusan alit dan ngenteg linggih yang ditujukan kepada Ida Batara Sasuhunan Ratu Ngurah dan Ratu Ayu. Upacara ini dihadiri Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijawa Mantra, S.E., M.Si., Ketua DPRD Kota Denpasar, Ketua PHDI Provinsi Bali, Camat Denpasar Utara, Kapolsek Denpasar Timur, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Kepala BPM Kota Denpasar, Kepala Kementerian Agama Kota Denpasar, Ketua PHDI Kota Denpasar. Upacara tersebut di-puput oleh Ida Padanda Nabe dari Gria Tegeh, Banjar Ujung, Kesiman. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijawa Mantra, S.E., M.Si. menandatangani prasasti di Pura Banjar Tegehkuri, Desa Pakraman Tonja.

MBP/ist

MBP/ist

PELANTIKAN - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Perbarindo Kabupaten Gianyar menggelar pelantikan pengurus baru masa bakti (2014-2018), Selasa (7/4). Kegiatan yang digelar di Objek Wisata Taman Nusa Gianyar ini, dihadiri jajaran pengurus DPD Perbarindo Bali dan DPK Perbarindo masing-masing wilayah di Bali. Pengurus DPK Perbarindo Gianyar periode 2014-2018 yang baru dilantik yakni Pengawas I Made Arya Amitaba, M.M., Pengawas II I Nyoman Suparsa Widana, S.E., M.M. dan Pengawas III Ir. Dewa Gde Widnya. Sementara itu Ketua Perbarindo Gianyar kini diisi I Made Suarja, S.H. dengan Wakil Ketua Bidang Pendidikan Ir. I Made Sarwa, Bidang Keanggotaan dan Organisasi Putu Yudhany Thema, S.E., Bidang Humas I Ketut Kadi, S.E. Selain itu, untuk Bidang Usaha dan Dana diisi Nyoman Tri Sumartini, Sekretaris I Made Kerta, Bandahara I Made Suweca, S.E.

LKPJ - Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah No. 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah yang mewajibakan kepala daerah membuat Laporan Pertanggungjawaban Pemerintah Daerah (LPPD) dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dan informasi laporan penyelenggaraan pemerintah daerah kepada masyarakat. Hal ini sebagai wujud pelaksanaan otonomi daerah dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, bertanggung jawab guna memenuhi tuntutan perubahan secara efektif dan eďŹ sien. Berdasarkan hal tersebut, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Kamis (2/4) di ruang sidang DPRD Kota Denpasar menyampaikan LKPJ Wali Kota Denpasar akhir masa jabatan 2010-2015 dan LKPJ tahun anggaran 2014. Penyampaian LKPJ dilaksanakan dalam sidang paripurna DPRD yang dibuka langsung Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, yang juga dihadiri Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan pimpinan SKPD Pemkot Denpasar. 20 - 26 April 2015

15


POLITIK

PDI-P Menyindir Penumpang Gelap

MBP/edi

Megawati Soekarnoputri

K

ongres IVPDI-P di Sanur tidak hanya mengukuhkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum. Kongres juga menyindir adanya penumpang gelap yang menyusup di pemerintahan Jokowi. Isu yang dilontarkan Megawati ini pun bergulir. Wacana reshuffle (perombakan) kabinet tersebar. Dalam pidato politik di pembukaan Kongres IV PDI Perjuangan, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla

16

untuk mewaspadai adanya “penumpang gelap” dalam pemerintahan. “Penumpang gelap itu dapat menggoyang pemerintahan dan ingin menguasainya secara politik dan ekonomi,” kata Megawati. PDI Perjuangan mengaku telah berjuang dan menghadapi tantangan berat selama 10 tahun mendapat kepercayaan dari masyarakat dan saat ini telah berada di pemerintahan. Namun, dinamika pemilu legislatif dan pemilu presiden masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah. Reaksi atas pernyataan Megawati

ini datang dari politisi PDI-P Tjahjo Kumolo. ‘’Pernyataan Ketua Umum PDI-P Megawati itu hanya bentuk peringatan saja,’’ kata Tjahjo Kumolo. Ia pun enggan memastikan kepada siapa kira-kira pernyataan anak Presiden pertama RI itu ditujukan. Hal senada juga dilakukan politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon yang enggan menuding secara gamblang kepada siapa pernyataan itu dilontarkan. Menurut Effendi, semua orang pasti tahu ke mana arah pernyataan itu ditujukan. “Sudah jadi rahasia umumlah,” seloroh Effendi. Koordinator Pusat Tampung Aspirasi Masyarakat Indonesia (Pustari) HM Arum Sabil mengatakan isu penumpang gelap bukan alasan yang jitu untuk menekan Presiden Jokowi melakukan reshuffle (perombakan) kabinet. “Tak etis mendorong-dorong, apalagi mendesak dan menekan Presiden untuk melakukan reshuffle kabinet, kecuali kalau memang ada menteri yang melakukan perbuatan tercela atau melanggar hukum,” katanya. Koordinator Pustari yang juga Ketua Umum Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) itu mengemukakan keterangan tersebut menanggapi adanya wacana reshuffle kabinet yang dikemukakan beberapa politisi belakangan ini. Arum Sabil mengatakan ketika tahapan Pemilihan Presiden (Pilpres) sudah dilalui dan rakyat sudah memilih Jokowi sebagai Presiden RI, maka Presiden sesuai hak prerogatifnya memilih dan mengangkat menteri-menteri sebagai pembantu presiden. Rindra/Hardianto

20 - 26 April 2015

16


Menentang Perpres ’’Down Payment’’ FASILITAS pejabat disorot. Peningkatan tunjangan pembelian mobil pejabat pun ditentang. Perpres No 39 Tahun 2015 yang diteken Presiden Jokowi ini melukai rasa keadilan masyarakat. Rakyat mendesak perpres menaikan tunjangan down payment atau uang muka pembelian mobil pejabat ini dibatalkan. Setelah diumumkan Prespres produk Jokowi ini menuai kecaman. Jokowi menerbitkan Perpres yang memberi fasilitas uang muka beli mobil bagi pejabat. Besarnya Rp 210.890.000 per pejabat. Presiden mengaku tidak mencermati terkait terbitnya Perpres 39 Tahun 2015 yang mengatur kenaikan tunjangan uang muka mobil bagi pejabat negara. Perpres itu ditandatangani Jokowi pada 20 Maret 2015. Menurutnya, ketika menandatangani Perpres

tersebut, dirinya tidak memeriksa lebih detail isi peraturan tersebut. Hal itu, karena banyaknya surat yang harus ditandatangani dalam satu hari. “Tidak semua hal itu saya ketahui 100 persen. Artinya, hal-hal seperti itu harusnya di kementerian. Kementerian men-screening apakah itu akan berakibat baik atau tidak baik untuk negara ini,” kata Presiden Jokowi. Presiden Jokowi mengungkapkan tiap hari dia harus m menandatangani dokumen yan berada di atas mejanya. sangat banyak yang Sehingga, dirinya tidak selalu memeriksa se secara detil isi semua dokumen yang ada. u Oleh karena itu, untuk urusan memeriksa isi diriny mempercayakan kepada dokumen, dirinya administ tim administrator yang bertugas untuk mengecek surat masuk. “Coba saya E lihat lagi. Enggak mungkin satu-satu saya cek kalau sudah satu lembar sa ada 5 sampai 10 orang yang paraf tan tangan apakah harus atau tanda saya cek satu-satu? Berapa lembar Per satu Perpres, satu Keppres. Saya tahu saya cek dulu,” ujarnya. tidak tahu, Presid Jokowi menilai kebiPresiden mena jakan menaikan tunjangan down paya uang muka pembelian mentt (DP) atau mobil pejaba pejabat negara bukan saat yang tepat. “Bukan saat yang baik, pertama karena kondisi ekonomi, kedua sisi keadilan dan ketiga sisi si BBM,” tegas Jokowi. Negar juga berjanji akan meKepala Negara meriksa lagi kebijakan ini termasuk dari keb mana usulan ini diperoleh pihaknya hingga d terbitnya perpres tersebut. “Itu coba perp dicek (Perpres) atas usulan siapa?” (Perp ujarnya. Ketua Ket Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan meminta pemerintah Ha membatalkan kebijakan unme

tuk menaikan tunjangan setiap mobil para pejabat. “Soal uang muka mobil pejabat yang mencapai Rp 200 juta itu saya rasa lebih baik dibatalkan karena mengganggu rasa keadilan masyarakat yang tengah dilanda kesulitan,” kata Zulkifli. Pemerintah seharusnya melihat kesulitan yang sedang dialami oleh masyarakat dengan tidak terkendalinya harga-harga berbagai barang seperti beras dan bahan-bahan pokok lainnya yang disebabkan oleh kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). “Di tengah masyarakat yang terhimpit luar biasa akibat melambungnya harga bahan kebutuhan pokok ini subsidi untuk pejabat malah dinaikan sampai sekitar Rp 200 juta tentu itu mengganggu rasa keadilan,” katanya menambahkan. Menyikapi protes yang bergulir, Presiden Jokowi, Selasa (7/4) resmi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) mengenai pencabutan Perpres Nomor 39 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2010 tentang Pemberian Fasilitas Uang Muka Bagi Pejabat Negara untuk Pembelian Kendaraan Perorangan. Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto dalam laman setkab.go.id memastikan hal itu. “Sudah ditandatangani Presiden, seingat saya turun kemarin,” kata Andi Widjajanto. Sekarang, lanjut Andi, Perpres baru yang berisi pencabutan terhadap Perpres Nomor 39/2015 itu tinggal menunggu pengundangan di Kementerian Hukum dan HAM. Dengan telah ditandatanganinya Perpres pencabutan itu, menurut Seskab, maka aturan tentang pemberian uang muka bagi pejabat negara kembali ke Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2010 yaitu sebesar Rp116.650.000. Hardianto

Tidak semua hal itu saya ketahui 100 persen. Artinya, hal-hal seperti itu harusnya di Kep menterian. Kementerian men-screening apakah itu m akan berakibat baik atau tidak baik untuk negara ini Presiden Jokowi 20 - 26 April 2015

17

17


PENDIDIKAN

Komitmen Pemegang Kebijakan Lemah

Dunia Pendidikan Ditelikung Berbagai Problema

H

arus diakui, dunia pendidikan di Indonesia termasuk Bali masih tertatih-tatih dalam mengejar standar kualitas yang diharapkan. Sampai saat ini, sektor pembangunan yang ditujukan untuk mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, terampil dan memiliki daya saing tinggi di tengah pertarungan global yang makin kompetitif ini masih terkungkung dalam selubung problematika-problematika klasik yang tak kunjung terpecahkan. Di Bali misalnya, angka siswa putus sekolah di semua jenjang pendidikan sampai saat ini masih cukup tinggi yakni mencapai 1.400 orang lebih. Ini berarti, masih banyak generasi muda Bali yang belum menikmati pelayanan pendidikan yang layak. Anggota Komisi D DPRD Kota Denpasar yang juga Ketua Komite SMAN 8 Denpasar A.A. Ngurah Gede Widiada, S.H. mengatakan, wacana tentang pemerataan kualitas pendidikan begitu mudah untuk diucapkan. Terdengar begitu indah dan serba ideal. Tapi di tataran praktis, hal itu masih bak jauh panggang dari api. Di samping terganjal lemahnya komitmen dari kalangan pemegang kebijakan, para pelaku pendidikan dan masyarakat untuk bergerak secara sinergis mengejar standar kualitas yang diharapkan, faktor kondisi geografis yang berbeda antarsatu sekolah dengan sekolah lainnya dan tingkat kemiskinan masyarakat sebagai pendukung utama pendidikan itu juga menjadi problem krusial yang tak kunjung terpecahkan. Kondisi tak kondusif itu disempurnakan lagi dengan rendahnya alokasi dana yang dialokasikan pemerintah untuk pembangunan sektor pendidikan di mana belum semua pemerintah daerah di Bali memenuhi ketentuan anggaran pendidikan minimal 20 persen dari total APBD yang diamanatkan undang-undang. “Ada begitu banyak kendala yang harus disingkirkan untuk mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan itu. Sebelum berbicara masalah peningkatan kuali-

18

20 - 26 April 2015

A.A. Ngurah Gede Widiada, S.H.

tas pendidikan, alangkah lebih bijaksana jika kita berbicara masalah peningkatan akses pelayanan pendidikan terlebih dahulu. Jika kita melihat angka siswa putus sekolah dan buta aksara yang ada di Bali yang hingga kini relatif masih cukup tinggi, itu berarti masih banyak generasi muda Bali yang belum menikmati layanan pendidikan yang layak,” tegas penglisir Puri Peguyangan, Denpasar ini. Menurut Widiada, masih tingginya angka siswa putus sekolah dan buta aksara harus menjadi perhatian serius dari Pemprov Bali dan pemkab/pemkot di Bali. Tentu saja, keseriusan pemerintah daerah itu harus dibuktikan dengan pengalokasian anggaran yang memadai untuk kepentingan tersebut. Tak kalah pentingnya, pemerintah daerah wajib memetakan “kantong-kantong” siswa putus sekolah dan penduduk buta aksara secara akurat sehingga program yang digulirkan tidak sampai salah sasaran. Begitu pula dalam

pendistribusian beasiswa untuk menyelamatkan keberlanjutan pendidikan siswasiswa dari keluarga miskin, pendataan para siswa yang berhak menikmati subsidi pendidikan itu harus benar-benar tepat sasaran. “Pemerintah daerah wajib senantiasa meng-update akurasi data siswa putus sekolah dan penduduk buta aksara secara kontinyu dengan melakukan cross check langsung ke lapangan. Hal yang sama juga dilakukan dalam pendistribusian beasiswa untuk siswa miskin sehingga bantuan yang dialokasikan untuk menekan angka siswa putus sekolah benar-benar tepat sasaran,” katanya mengingatkan. Dia menambahkan, faktor-faktor lainnya yang juga turut andil membuat dunia pendidikan tertatih-tatih mengejar standar kualitas yang diharapkan adalah rendahnya tingkat kesejahteraan tenaga pendidikan terutama guru-guru yang mengabdi di daerah terpencil seperti di kawasan perbukitan Kintamani, Bali, Karangasem dan Bangli. Makanya, tidak sedikit guru yang tidak betah mengabdi di tempat itu dan berupaya secepatnya pindah tugas dari sana. Padahal, di tempat-tempat minus seperti itulah sejatinya peningkatan akses pelayanan pendidikan mendapat prioritas utama dari pemerintah karena di sanalah siswa putus sekolah dan penduduk buta aksara biasanya terkonsentrasi. Sebagai solusinya, pemerintah daerah wajib mengalokasikan anggaran lebih dalam bentuk insentif yang diberikan untuk guru-guru yang mengabdi di daerah terpencil seperti itu. “Saat ini, pemerintah dituntut tidak hanya memberikan perhatian lebih kepada siswa-siswa dari keluarga miskin. Tapi, berikanlah perhatian yang lebih besar kepada para pendidik yang mau mengabdi di daerah-daerah minus seperti itu. Kalau tidak ada perhatian yang baik dari pemerintah, jangan salahkan jika banyak guru yang tidak betah mengabdi di daerah-daerah terpencil,” tegasnya. Sumatika


Komitmen pemerintah yang dibuktikan dengan meningkatkan anggaran pendidikan merupakan syarat mutlak untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak bangsa.

MBP/dok

Jangan Lagi Ada Penyiasatan Anggaran PENINGKATAN kualitas pendidikan tidak akan pernah tercapai jika pemerintah tetap tidak konsisten dan konsekuen dalam melaksanakan komitmen yang telah dicanangkan. Dalam memenuhi ketentuan anggaran pendidikan minimal 20 persen dari total APBN dan APBD, misalnya, pemerintah harus memiliki political will untuk menaati ketentuan itu tersebut karena itu sudah merupakan amanat undang-undang. Jangan sampai regulasi yang dibuat oleh pemerintah justru dilanggar oleh pemerintah itu sendiri. Hal itu ditegaskan pengamatan pendidikan Prof. Dr. Wayan Maba, belum lama ini. Menurut Maba, ketaatan pemerintah di semua tingkatan untuk mengalokasi anggaran pendidikan minimal 20 persen dari total APBN/APBD merupakan hal yang mutlak jika ingin kualitas pendidikan itu terdongkrak naik. Jangan lagi ada penyiasatan dari pemerintah yang mendengung-dengungkan anggaran pendidikan itu sudah mencapai 20 persen bahkan lebih namun di dalamnya masih tercantum gaji guru dan sebagainya atau tidak murni untuk pembiayaan pendidikan. “Tentunya, kita tidak ingin lagi ada penyiasatan-penyiasatan seperti itu. Dalam konteks mengejar peningkatan kualitas pendidikan itu, pemerintah harus punya political will untuk menaati amanat undang-undang tersebut,” tegasnya. Mengacu pada Millennium Develop-

ment Goals (MDGs) Tahun 2000, kata dia, maka pada goals yang kedua adalah mencapai pendidikan dasar bagi semua. Sementara target pendidikan Indonesia pada 2015, semua anak baik laki-laki maupun perempuan, kaya maupun miskin dan pintar maupun bodoh mesti mengikuti pendidikan dasar. Sayangnya hingga menjelang tahun 2015, masih dijumpai adanya siswa yang putus sekolah di jenjang pendidikan dasar (SD/SMP) sehingga harus ada upaya yang lebih serius dari pemerintah jika benar-benar ingin menyukseskan MDGs 2000 karena Indonesia telah nyata-nyata mengikuti MDGs tersebut. “Jika di jenjang pendidikan dasar saja masih menyisakan siswa yang putus sekolah, maka bisa dipastikan di jenjang pendidikan di atasnya kondisinya juga serupa,” katanya. Dalam konteks peningkatan akses layanan pendidikan, Maba mengaku sudah melihat upaya dari pemerintah daerah di Bali. Misalnya, dengan jalan membuka SD-SMP satu atap di daerah-daerah yang berkategori terpencil sehingga generasi muda di daerah tersebut yang mayoritas berasal dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan untuk menamatkan pendidikan SMP-nya yang dilanjutkan dengan pembangunan SMA kecil. Sayangnya, dalam tataran praktek program itu belum berjalan efektif karena tidak didukung oleh tenaga pengajar yang

Prof. Dr. Wayan Maba

representatif. “Sebagai contoh di SD-SMP satu atap, seorang guru SD karena di sana tidak ada guru SMP dipaksakan mengajar siswa SMP. Jika ini tetap dipaksakan, tentu bisa dibayangkan bagaimana nanti kualitas lulusannya. Saya berharap, pemerintah secepatnya memikirkan solusi dari permasalahan ini,” katanya menyarankan. Sumatika 20 - 26 April 2015

19


MANCANEGARA

Macau, Las Vegas dari Asia

M

acau, seperti Hongkong, adalah Daerah Administratif Khusus Tiongkok, yang terletak di lepas pantai selatan dataran Cina. Macau memiliki luas sekitar 29 km persegi dan berlokasi di lepas pantai Provinsi Guangdong serta memiliki garis pantai sepanjang Laut Cina Selatan. Macau telah dihuni sekitar 4000 tahun SM meskipun tidak diketahui identitas pemukim awal. Macao berasimilasi ke berbagai negara kota di Cina pada tahun 1000 SM. Ketika dinasti Qin berkuasa pada abad ke-2 SM, pulau ini dimasukkan dalam wilayah kekaisaran. Selama periode tersebut, Macau sebagian besar dimanfaatkan sebagai titik perberhentian oleh pedagang, dengan sedikit, jika ada, pemukim permanen. Pada abad ke-13, ketika Mongol menyerbu Cina, sejumlah besar pengungsi dari dinasti Song

20

20 - 26 April 2015

melarikan diri ke Macau. Selama beberapa abad berikutnya, wilayah tersebut tumbuh perlahan dan menjadi pos perdagangan penting regional, tetapi tetap relatif kecil dan kurang berkembang. Pada abad ke-16, Portugis tiba di Macau dan melihatnya sebagai lokasi yang baik untuk memperluas pengaruh perdagangan regional mereka. Mereka menyewa Macau dari Tiongkok, dengan Tiongkok tetap sebagai pemilik tetapi Portugis berhak mengendalikan penuh pulau tersebut. Macau lantas tumbuh menjadi titik perdagangan penting, khususnya dalam perdagangan antara Tiongkok dan Jepang, yang difasilitasi oleh Portugis. Wilayah ini mengalami periode penurunan yang cepat dan mencapai titik nadir pada pertengahan abad ke-19 ketika Inggris mengakuisisi Hong Kong dan menjadi kekuatan perdagangan yang dominan di

wilayah tersebut. Pada tahun 1849, Portugis menyatakan Macau merdeka dari Cina dan berhenti membayar sewa. Selama Perang Dunia II, Macao tetap menjadi pelabuhan netral dan untuk waktu yang singkat menikmati ledakan ekonomi, meskipun segera kembali ke kondisi semula. Pada tahun 1974, terjadi Revolusi Bunga (Carnation Revolution) sehingga Portugis harus menyerahkan Macao. Portugal segera melakukan negosiasi dengan Cina untuk mengatur transfer kekuasaan secara damai atas pulau tersebut. Sebuah perjanjian akhirnya dicapai pada akhir tahun 1980-an, dan wilayah Macau memasuki masa transisi di mana masih dikelola oleh Portugal. Akhirnya pada tahun 1999, kekuasaan sepenuhnya diserahkan ke Cina, dengan ketentuan bahwa Macao akan terus diperintah dengan cara yang sama untuk setidaknya 50 tahun ke depan,


Mao Zedong, sang Pendiri RRC

ketentuan yang mirip dengan transfer kekuasaan atas Hongkong dari Inggris. Konsekuensinya, Macau kini menikmati status khusus serta memiliki otonomi atas berbagai urusan domestik dan ekonomi. Dalam perkembangannya, Macao menjadi surga wisata, terutama bagi wisatawan Asia. Wilayah ini memiliki sejumlah titik sejarah yang menarik, seperti patung dewi A-Ma yang terbuat dari batu giok putih setinggi 20 m, berbagai kapel & gereja Portugis, dan benteng dari abad 16 dan 17. Tapi apa yang paling dikenal dari Macau saat ini adalah adanya banyak kasino dan tempat-tempat hiburan, yang membuat pulau ini mendapatkan reputasi sebagai Las Vegas dari Asia. Total pendapatan kasino-kasino di Macau bisa mencapai lebih dari 250 triliun per tahun. Sungguh sebuah angka yang fantastis. Tentunya ini memberikan pendapatan yang tidak sedikit kepada Tiongkok.

NAMA Mao Zedong atau Mao Tse Tung dikenal sebagai tokoh yang mendirikan Republik Rakyat Cina. Selain seorang pemikir yang brilian, Mao juga dikenal sebagai seorang diktator. Mao Zedong lahir pada tanggal 26 Desember 1893 di sebuah keluarga petani di Shaoshan, Proivinsi Hunan, Cina tengah. Setelah mendapat pendidikan sebagai guru, dia pindah ke Beijing dan bekerja di sebuah perpustakaan universitas di ibukota itu. Pada masa itulah Mao mulai membaca buku-buku tentang ajaran Marxisme dan tahun 1921 mendirikan Partai Komunis Cina, PKC. Dua tahun kemudian, PKC bersekutu dengan Partai Nasionalis Kuomintang untuk mengalahkan para panglima perang yang menguasai sebagian kawasan di Cina utara. Namun persekutuan keduanya pecah tahun 1927 dan pemimpin Kuomintang, Chiang Kai-shek, melancarkan perjuangan melawan komunisme. Mao dan para pengikutnya melarikan diri ke Cina tenggara dan sempat dikepung oleh Kuomintang. Tahun 1934 Mao memimpin para pengikutnya untuk melakukan Pawai Panjang dengan berjalan kaki sejauh 6.000 mil ke kawasan barat laut yang berakhir di Shaanxi. Komunis PKC dan Nasionalis Kuomintang kembali bersekutu selama delapan tahun melawan Jepang namun keduanya bersengketa lagi pada akhir Perang Dunia Kedua. Kali ini Komunis yang menang dan tanggal 1 Oktober 1949, Mao mendirikan Republik Rakyat Cina sementara Chiang Kai-shek lari ke Pulau Taiwan. Di bawah republik barunya, Mao menjalankan yang oleh para ahli sejarah disebut sebagai eksprimen sosial, antara lain dengan Lompatan Jauh ke Depan pada 1958. Gerakan itu ditujukan untuk mengerahkan rakyat ke dalam pertanian komunal namun hasilnya justru kelaparan yang menyebabkan jutaan tewas. Puluhan juta para penentang revolusi menghabiskan sebagian besar masa hidup mereka di penjara, di mana 20 juta di antaranya meninggal. Antara 20 dan 40 juta orang meninggal karena kelaparan pada tahun 1959-1961, Kredibilitas Mao sempat menurun karena kegagalan itu dan sebagai upaya untuk memulihkan otoritasnya, dia menjalankan progam lain yang disebut Revolusi Kebudayaan pada 1966. Kenyataan memperlihatkan bahwa upaya untuk ‘membersihkan’ masyarakat dari semangat nonrevolusiner ini juga gagal dengan korban jiwa sekitar 1,5 juta orang dan hancurnya warisan-warisan budaya. Perlawanan marak di beberapa tempat namun Mao berhasil mengendalikannya dengan mengerahkan Tentara Merah. Mao akhirnya muncul sebagai pemenang dan masih sempat berupaya menjalin hubungan dengan Amerika Serikat, Jepang, serta Eropa yang antara lain berpuncak pada kunjungan Presiden AS, Richard Nixon, tahun 1972. Namun kesehatannya memburuk dan empat tahun kemudian, pada 9 September 1976, Ketua Mao meninggal dunia. Gugiek Savindra

Gugiek Savindra 20 - 26 April 2015

21


DAERAH

Pemkab Masih Cari Mitra

Kelanjutan Renovasi Pasar Kidul Belum Jelas

P

asca-adanya putusan damai antara mantan pemegang SHGB Pasar Kidul dengan Pemkab Bangli, kelanjutan perenovasian ruko pasar Kidul masih belum jelas. Hingga saat ini belum ada tanda-tanda kapan tahapan pembangunan ini akan mulai dilakukan. Sementara itu, mengingat pembangunannya akan dilakukan dengan sistem bangun guna serah (BGS), Pemkab Bangli kini tengah mencari mitra untuk membangun ruko sesuai sistem yang telah disepakati. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bangli Ida Bagus Wediatmika saat dikonfirmasi belum lama ini mengatakan, sesuai dengan hasil koordinasinya dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) selaku leading sector pembangunan pasar, disebutkan bahwa kelanjutan perenovasian bagian ruko pasar yang sempat terbakar 2012 lalu itu saat ini sudah direncanakan. Disperindag kini tengah melakukan

22

20 - 26 April 2015

penyempurnaan DED (detail engineering design) sesuai dengan yang disepakati pemilik ruko. Wediatmika mengatakan, desain tidak dibuat oleh Dinas PU melainkan oleh konsultan yang disewa Disperindag. Dalam pembangunan ini, Dinas PU hanya akan melakukan verifikasi terhadap kelayakannya saja. “Kami hanya memeriksa saja, apakah desainnya sudah sesuai dengan kaidah-kaidah bangunan,” terangnya. Selanjutnya, setelah DED selesai dikerjakan oleh konsultan kemudian desain tersebut akan dipublikasikan melalui ULP untuk ditenderkan. Mengingat sistemnya GBS, maka proses pembangunannya nanti sepenuhnya akan dilakukan oleh investor. Bukan oleh pemerintah. Sementara itu, Bupati Bangli Made Gianyar didampingi Sekda Ida Bagus Giri Putra saat ditemui belum lama ini sempat mengatakan, terkait kelanjutan perenovasian Pasar Kidul, Pemkab Bangli saat ini masih sedang membuka ruang untuk

mencari mitra yang akan membangun ruko. Dia menyebutkan, dalam sistem BGS ini ada sejumlah aturan yang harus dipenuhi. Salah satunya, mitra yang mendaftar untuk membangun ruko tidak boleh kurang dari lima. Mitra-mitra tersebut nantinya akan mengikuti proses tender. Dirinya dalam hal itu tidak boleh melakukan monopoli karena sistemnya sudah diatur. “Setelah tahapan DED siap, akan disampaikan dulu kepada pemilik ruko dan dikomunikasikan dengan warga masyarakat yang ada di sekitar pasar. Seperti inilah desain yang akan kita bangun. Setelah itu selesai baru akan dilakukan pembangunan,” paparnya. Dirinya berharap rencana perenovasian ruko Pasar Kidul ini bisa dilakukan tahun ini. Karena memakai sistem BGS, maka pembangunananya tidak menganut tahun anggaran. Swasrina


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

PENGUJI - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra tidak hanya memperhatikan pembangunan dalam bidang infrastruktur, namun juga pembangunan di bidang suprastruktur termasuk meningkatkan pelayan publik. Ini sudah diakui berbagai kalangan. Salah satu buktinya, Wali Kota Rai Mantra sering diundang sebagai pembicara terkait dengan keberhasilan pembangunan dan pelayanan publik. Sabtu (4/4), Rai Mantra diundang menjadi punguji ahli pada ujian Pascasarjana Universitas Ngurah Rai. Ditemui usai menguji, Rai Mantra mengatakan judul tesis yang dibuat mahasiswa I.B. Suantara sangat bagus dan sangat relevan dengan permasalahan yang dihadapi pemerintah. Rai Mantra juga memberikan berbagai pertanyaan terkait judul tesis yang dibuat tersebut.

MBP/ist

THK NUGRAHA - Tidak banyak pemimpin yang punya komitmen menjaga kelestarian lingkungan. Mereka lebih memilih kepentingan ekonomi dengan alasan kesejahteraan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan demikian mereka lebih condong memberi ruang kepada investor untuk berkembang daripada menjaga lingkungan dan menyelamatkan alam dari kehancuran. Namun, tidak demikian halnya dengan pemimpin di bumi Panji Sakti. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana bersama wakilnya dr. Nyomna Sutjidra terus melakukan inovasi untuk menyulap kawasan gersang menjadi hijau. Atas kerja kerasnya, Bali Travel News memberinya pengharaan Tri Hita Karana (THK) Nugraha 2015 kepada Bupati Buleleng Suradnyana. Penghargaan diserahkan Rabu (1/4) di Denpasar.

KERJASAMA - Kiprah Stikom Bali dalam dunia pendidikan tinggi khususnya di Bali sudah tidak perlu diragukan lagi. Selain mendidik dan menciptakan lulusan yang terampil dan kompeten di bidang teknologi informasi, Stikom Bali juga sangat konsen dalam menumbuhkan jiwa wirausaha/enterpreneurship kepada para mahasiswanya. Hal ini dapat dilihat dari kurikulum Stikom Bali, di mana terdapat beberapa matakuliah yang fokus mengembangkan jiwa kewirausahaan para mahasiswanya. Selain itu, Stikom Bali juga sering bekerjasama dengan institusi yang bergerak di bidang enterpreneurship dalam mengadakan seminar dan workshop kewirausahaan bagi mahasiswa. Salah satunya adalah Tokopedia.com. Tokopedia.com merupakan perusahan marketplace terlengkap di Indonesia. Perusahaan ini sudah berdiri sejak tahun 2009.

ALAT FITNES Solutions Fitness yang merupakan distributor alat-alat ďŹ tness memiliki aneka produk dengan kualitas bagus. Salah satu produk andalan yang dimiliki Solutions Fitness adalah Maxxpro. Maxxpro memiliki beberapa varian produk yaitu treadmill exercise, elliptical machine, upright bike, recumbent bike. Maxxpro merupakan alat ďŹ tness tipe homeuse, pemakaian di rumah. Semua alat dari Maxxpro adalah alat fitness khusus untuk melatih kardio/ jantung. Bahan-bahan yang digunakan Maxxpro berkualitas. Dedi Kodri, Supervisor Solutions Fitness/ Precor Cabang Denpasar, Selasa (7/4), mengatakan selain itu, produk Maxxpro juga dilapisi plastik yang berkualitas, dilapisi juga poliuriten untuk lapisan pada handpush-nya.

20 - 26 April 2015

23


K E S E H ATA N

Penderita Autis Ringan Bisa Disembuhkan

B

anyak ragam gangguan diderita anak-anak. Salah satunya adalah penyakit autis. Autisme, merupakan gangguan pertumbuhan pada anak-anak. Tiga indikasi gangguan yang dikategorikan autis adalah gangguan bicara baik verbal maupun non verbal, gangguan perilaku, misalnya melakukan hal yang diulang-ulang (tidak kreatif), dan gangguan interaksi sosial seperti menyendiri dan ketika dia dipanggil tidak menoleh. Dokter spesialis tumbuh kembang anak, Prof. Dr. dr. Soetjiningsih, Sp.A (K), mengatakan tiga indikator itu dipergunakan mendiagnosis seorang anak mengalami autis atau tidak. Jika gangguannya hanya salah satu misalnya bicara, belum tentu anak tersebut disebut autis. Sebab autis itu ditentukan dari ketiga indikator di atas memenuhi semuanya. Anak autis itu, kata Soetjiningsih juga tidak bisa berkonsentrasi dengan baik. Dia juga tidak bisa melakukan kontak mata dengan orang lain, tidak bisa menunjuk apa yang diinginkannya. “Ketika menginginkan

24

20 - 26 April 2015

sesuatu, tangan ibunya ditarik,’’ ujarnya. Dari tahun ke tahun, di kliniknya cenderung ada peningkatan angka anak autis. Autis ini, meyoritas disebabkan adanya gen autis pada anak tersebut. Selain itu ditambah faktor lingkungan yang tidak mendukung. Salah satunya makanan kurang dan juga stimulasi rangsangan serta latihan relatif kurang. Gen yang dimaksud bukan gen dari orang tuanya. Tetapi gen yang dibawa anak itu sendiri, akibat pertumbuhan sel tidak sempurna. Anak autis bukan tidak bisa normal seperti anak lainnya. Autisme memiliki tingkatan tertentu yakni autis ringan, sedang, dan berat. Untuk penderita autis ringan anak tersebut dapat disembuhkan kembali. Malah setelah sembuh dapat bersekolah seperti anak normal dan di sekolah formal. Sedangkan autis berat, tidak bisa disembuhkan walaupun berobat ke manapun. Penanganan anak autis dengan cara melakukan terapi. Terapinya meliputi okupasi, terapi wicara, dan terapi gang-

guan perilaku. “Kita sudah memiliki prosedur standar teknik-teknik melakukan terapi yang sistematis,” terangnya. Terapi pertama untuk melatih gangguan konsentrasinya agar baik. Setelah konsentrasinya baik, baru dilanjutkan dengan terapi bicara. “Jika konsentrasinya belum baik, maka terapi wicara belum bisa dilaksanakan,” imbuhnya. Perilaku anak autis bermacam-macam. Ada juga autis yang suka membentur-benturkan kepalanya. Perilaku anak itu sudah tentu sangat berbahaya. Sebab, bisa menambah parah penyakitnya, sehingga perlu terapi khusus untuk mengubah perilaku tersebut. Terapi itu sesungguhnya untuk membangkitkan kembali memorinya, melatih gerakan yang terganggu, mengenal lingkungan, sehingga bisa lebih adaptif ketika berinteraksi dengan lingkungan. “Setelah menjalani terapi, banyak pasien bisa normal, tapi banyak juga yang gagal,” ujarnya. Citta Maya


Lebih Baik Masak Sendiri DAHULU makanan yang tidak diperbolehkan untuk anak autis adalah makanan yang mengandung terigu, susu sapi. Perkembangan saat ini makanan yang tidak direkomendasikan adalah makanan yang mengandung zat kimia seperti penyedap rasa, pengawet, pewarna buatan. Karena itu, memang lebih baik anak autis, diberikan makanan yang dimasak sendiri di rumah. “Memang makanan yang mengandung zat–zat kimia dapat memperebesar autis nya” ujarnya. Deteksi dini dengan cara skrining sangat penting dilakukan. Alasannya, dengan deteksi dini dapat diketahui lebih awal adanya gangguan pertumbuhan anak, sehingga penanganannya pun menjadi lebih cepat. “Kalau di klinik saya, habis imunisasi sembilan bulan dilakukan skrining. Untuk ini orang tua juga harus diingatkan,” ujarnya. Dengan skrining, dapat diketahui ada tidaknya gangguan bahasa, gangguan sosial, gangguan motorik halus dan motorik kasar. “Banyak yang tidak mengerti pentingnya skrining, apalagi ibu-ibu yang baru punya anak,” imbuhnya. Jika autis itu lebih cepat dideteksi, justru hal itu lebih baik. Setelah anak usia 1,5 tahun pun dilakukan skrining kembali untuk melihat perkembangan pertumbuhannya. Setelah seorang anak autis menginjak usia lanjut, dapat disekolahkan di sekolah khusus autis. “Terapi dilakukan hanya pada awal-awal saja,” ujarnya. Sekolah khusus anak autis tentunya berbeda dengan sekolah umum lainnya, karena sekolah autis tidak mengikuti kurikulum. Di sekolah autis, seorang anak diajarkan mengenal lingkungan, dapat hidup mandiri, tidakk membebani orang-orang di sekitarnya, bisa mengemukakan pendapat endapat dengan baik. “Karena itu orangtua perlu kesabaran tinggi mengasuh anak autis itu,” ujarnya. Anak autis nantinya nya tidak akan menjadi seorangg kriminal. Pasalnya, hemat Soetjiningoetjiningsih, jangankan berbuat uat kriminal, melakukan suatu tindakan, mengurus dirinya saja aja belum tentu bisa, apalagi melakukan tindakan membahayakan kan orang lain atau membuat kriminal. riminal. “Kalau anak hiperaktiff baru kemungkinan dapat berbuat rbuat kriminal. Biasanya anak nak hiperaktif adalah anak ak normal, namun peri-lakunya ekstra lebih,”” imbuhnya. Sedangkann anak autis bukan menjadi adi jahat, tetapi cenderung ng menjadi beban, memang ng karena penyakitnya. Citta Maya

20 - 26 April 2015

25


LENSA


TARI BARIS Tari Baris merupakan tarian Bali yang sangat terkenal, baik secara nasional maupun internasional. Minat generasi muda dalam menarikan tarian ini juga masih tinggi, terlihat dari foto yang mengabadikan pementasan tari baris yang dilakoni penari cilik Bali ini.

MBP/I Nyoman Suyoga


OLAHRAGA

Gol Terbaik

B

iasanya kandidat gol terbaik Liga Utama Inggris diperoleh dengan mengumpulkan data sepanjang 10 bulan kompetisi. Tapi musim ini sepertinya berbeda karena dalam 24 jam telah tercipta 6 gol cantik di pekan ke-31. Dua diantara gol canti itu adalah Charlie Adams yang mempersembahkan gol spektakuler dari jarak 60 meter meski

timnya Stoke City kalah 1-2 dari Chelsea. Penyerang senior Jermain Defoe melepaskan tembakan voli yang memperdaya kiper Tim Crull dan mengantarkan Sunderland menang tipis 1-0 atas Newcastle United. Dua gol tersebut melengkapi empat lainnya yang tercipta tak kalah menarik kualitasnya. Alexis Sanchez memulai proses kemenangan Arsenal dengan

MBP/rtr

Penyerang Sunderland Jermain Defoe.

28

20 - 26 April 2015

menggiring bola dan melepaskan tembakan dari pojok kotak penalti. Bola bersarang ke pojok gawang Liverpool dan the Gunners menang 4-1. Selanjutnya penyerang kontroversial Bafetimbi Gomes melepaskan tendangan salto pada menit ke-37 yang mengantarkan Swansea City menang 3-1 atas Hull City. Di pertandingan lain, penyerang senior Bobby Zamora melayangkan bola dengan kaki kirinya dan menghasilkan gol indah saat Queens Park Rangers menundukkan West Bromwich Albion 4-1. Striker Manchester United Wayne Rooney tak mau kalah. Pemain timnas Inggris itu melepaskan tembakan akrobatik saat the Red Devils mengalahkan Aston Villa 3-1. Defoe yang tidak lagi mendapat tempat di timnas Inggris, membuktikan dirinya masih efektif. Ia mengejutkan publik lewat tembakan kaki kirinya dari dekat garis penalti setelah menerima umpan sundulan kepala rekannya. Dan bola meluncur deras ke gawang Newcastle. “Tak ada kata-kata yang bisa mewakili perasaanku saat bola itu masuk ke gawang. Saya sangat emosional karena berbagai alasan,” ucap pemain berusia 32 tahun itu kepada Reutres. Kemenangan itu mengatrol Sunderland ke peringkat ke-15, menjauhi zona degradasi. Jajak pendapat yang dilakukan BBC lebih cenderung ke gol Adams yang dinilai sebagai yang terbaik. Pemain asal Skotlandia menggiring bola dari wilayahnya sendiri sebelum melepaskan tembakan jarak jauh setelah menyaksikan kiper Chelsea Thibaut Courtois terlalu jauh meninggalkan sarangnya. “Saya menyaksikan kiper itu meninggalkan gawangnya dan saya berfikir, “mengapa tidak, khususnya menghadapi Chelsea,” jelasnya mengenai keputusannya membuat gol spektakuler. “Ini jelas prestasi luar biasa secara pribadi, meski secara tim kami kalah,” katanya yang senang mendengar berita tentang golnya itu dibicarakan banyak orang. Yudi Winanto


Lomba Larut Malam OLIMPIADE Rio 2016 akan diwarnai event-event yang berakhir tengah malam atau bahkan dini hari. Meski banyak pihak yang melancarkan protes, namun panitia telah menyiapkan kemasan acara event itu tetap menarik. Final cabang voli pantai putra dan putri akan digelar di pantai ternama Copacabana. Jika berjalan sesuai rencana, pertandingan itu akan selesai pada pukul 01.30 dini hari waktu setempat. Cabang ini akan dilaksanakan selama 13 hari berturut-turut meliputi babak penyisihan grup, perempatfinal dan semifinal yang kemungkinan tuntas pada pukul 01.00. Cabang ini diprediksi bakal menyedot banyak penonton. Panitia tentu saja telah menyiapkan berbagai hal, layaknya pesta larut malam hingga dini hari di tepi pantai. Yang tak kalah menarik adalah voli indoor. Seperti diketahui Brazil memenangkan medali emas katagori putri di dua Olimpiade terakhir dengan mengalahkan AS di final. Final cabang ini digelar di stadion indoor Maracanazinho, dekat dengan stadion sepak bola ternama Maracana. Pertandingan tersebut diperkirakan tuntas pukul 00.30 tengah malam sedangkan yang putra digelar lebih sore. Tim putra voli Brazil dua kali merebut perak pada Olimpiade 2008 dan 2012. Kala itu mereka kalah atas AS dan Rusia di partai puncak. Pada jadwal pertandingan dan perlombaan yang baru saja dirilis, juga memperlihatkan cabang lain yang digelar hingga larut malam seperti renang dan bola basket, laporan Associated Press. Bagi yang ingin menyaksikan Usain Bolt memburu medali emas ke-10 sepanjang kariernya, final lari 100m dan 200m dilaksanakan diatas jam 22.00. Meski beberapa nomor dilakukan pada pagi hari, sesi final pada 11 nomor dimulai pukul 20.00. Event-event malam ini cocok dengan penonton televisi di wilayah Amerika Utara dimana waktu di Rio de Janeiro, Brazil lebih cepat 1 jam dibandingkan dengan New York atau empat jam dibandingkan pantai Barat AS. Sementara di Asia, event larut malam itu dapat disaksikan pada pagi di hari berikutnya. Yudi Winanto

MBP/ap

Warga bermain bola voli di pantai Copacabana, Brazil.

MBP/afp

Peserta Reli Dakar 2015

Ditunda Karena Bencana CHILI memutuskan untuk tidak menjadi tuan rumah pergelaran Reli Dakar 2016 karena bencana banjir yang menghancurkan wilayah di sebelah utara negeri itu. Dirasa tidak tepat bila mengadakan lomba yang berharga jutaan dolar AS itu ditempat yang warganya masih dilanda kesusahan. Menteri Olahraga Chile dalam pernyataannya kepada Associated Press, mengatakan bahwa pihaknya tidak akan mengeluarkan dana hingga 7 juta dolar untuk mendukung pelaksaan balapan tahunan itu. Dana tersebut dinilai lebih bermanfaat bila digunakan untuk membangun kembali wilayah yang terkena bencana. Keputusan tersebut, kata Menteri Natalia Riffo, diambil setelah melakukan konsultasi dengan panitia penyelenggara Reli Dakar. Namun ditegaskan bahwa Chile tetap terbuka untuk diikutsertakan kembali sebagai tuan rumah untuk balapan pada 2017. Reli ini seperti tradisinya digelar pada awal tahun atau Januari dengan melewati negara Argentina, Bolivia dan Chile. Dengan pengunduran Chile itu, panitia belum mengumumkan rute baru lomba 2016. Reli ini mulai digelar di Amerika Selatan dari benua Afrika sejak 2009 menyusul ancaman dari kelompok militan lokal terhadap peserta. Sebelumnya lomba yang banyak menelan korban jiwa iini digelar di Afrika. Yudi Winanto 20 - 26 April 2015

29


OLAHRAGA

Made Deya Surya Saraswati

Ingin Kembali ke Pelatnas MADE Deya Surya Saraswati menjadi satu-satunya pebulu tangkis Bali yang mampu masuk pemusatan pelatihan nasional (pelatnas) di Jakarta. Akan tetapi ia hanya merasakan aura pelatnas selama empat bulan. Pada Juni tahun lalu atlet putri yang akrab disapa Deya ini harus rela terdegradasi dari program yang dilaksanakan oleh Pengurus Besar (PB) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tersebut. Kenyataan itu tidak membuat dirinya patah arang. Dia tetap bersyukur dan bangga bisa menembus pelatnas. Deya bertekad menunjukkan prestasi agar kembali dipanggil menjadi anggota pelatnas. “Saya masuk pelatnas Februari 2014. Pada bulan Juni saya dipulangkan lantaran performa saya menurun,’’ ungkap Deya di Denpasar pekan lalu. Untuk kembali merasakan kerasnya pelatihan dan persaingan di pelatnas, Deya harus mampu menunjukkan prestasi secara berkesinambungan. Kalau tidak, mau tidak mau mesti rela melepas tempatnya untuk pebulu tangkis lainnya yang berprestasi lebih baik. “Kalau ingin tetap berada di pelatnas, seorang atlet harus memperlihatkan prestasi signifikan. Jika tidak ada peningkatan atau perkembangan permainan, otomatis dipulangkan ke daerah masing-masing,” katanya. Pebulu tangkis asal PB Kejora ini menambahkan, tidak ada syarat khusus agar bisa bergabung di pelatnas. Asal menjadi juara dalam beberapa sirkuit nasional (sirnas) dan kejuaraan lainnya dalam setahun, pasti dipanggil bergabung ke arena pengemblengan pemain di Cipayung itu. PB PBSI melakukan pemantauan terhadap pebulu tangkis terbaik di masing-masing daerah di seluruh Indonesia. Bisa kembali bereuni dengan rekan-rekannya di pelatnas merupakan harapan utama Deya saat ini. Mengingat selama berada di pusat pembinaan pebulu tangkis papan atas Tanah Air itu, ia mendapat banyak ilmu dan pengalaman dari pemain-pemain dan pelatih nasional yang tidak diperolehnya di daerah. “Pelatnas adalah tempat berlatih paling tinggi bagi pebulu tangkis Indonesia. Semua materi diberikan oleh pelatih kelas atas nasional agar pemain mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” papar Deya. Eka Parananda

30

20 - 26 April 2015


Porprov Bali

Yaasiin dan Diva Bela Badung KROSER Yaasiin Soma dan Diva Ismayana selama ini rutin mengikuti Kejurnas Motocross mengibarkan Bali MX. Hasil terbaik Yaasiin adalah menjadi juara kelas special engine (SE) 85 cc pro, sedangkan sang adik Maliki Somma berjaya di kelas SE 65 cc novice pada 2014 lalu. Berkat prestasinya itu, Yaasiin direkrut tim Honda Golden Racing Team Subang belum lama ini. Turun pertama kali pada kelas 150 cc pada Seri I Honda Racing Championship (HRC) di Sirkuit Cimahi, Jabar, ia yang menunggang CBR menempati peringkat ketiga kelas HRC. Sementara Diva menjadi juara dua seri final Kejurnas 2014 di Kubutambahan, Buleleng. Maliki (10 tahun)

juga dilirik Golden Racing Team Subang. Hanya, karena masih muda dan belum matang di motocross, ia belum diizinkan membela tim di luar Bali. Maliki baru akan dilepas untuk terjun di road race jika sudah berumur 13 tahun. ‘’Saya kira tiga tahun lagi Maliki sudah matang di motocross. Saat itulah saya persilakan dia pindah ke road race yang tunggangannya relative lebih ringan,’’ papar sang ayah Piji di Denpasar pekan lalu. Yaasiin dan Diva Ismayana bersama Gusti Ngurah akan membela Badung pada Porprov Bali XII/2015 di Buleleng, September mendatang. Ketiganya diproyeksikan turun di kelas 110 cc yang khusus bagi pembalap berusia di bawah 19 tahun (U-19). Sementara di kelas 125 cc yang usia pembalapnya bebas, Badung menampilkan Ucil dan Yudha Mandhiry. Bermaterikan pembalap tersebut, Ketua Pengkab Ikatan Motor Indonesia (IMI) Badung Nyoman Mulyajaya menargetkan tim balap motornya kembali menjadi juara umum seperti pada Porprov Bali XI/2013 di Denpasar dengan mendulang tiga keping medali emas. ‘’Saat itu kami menargetkan Badung merebut dua emas, ternyata

bisa membawa pulang tiga emas,’’ jelasnya. Piji yang dikarunia enam anak, mengaku bangga Yaasiin dibina Golden Racing Team Subang, sebab bisa konsentrasi berlatih tanpa harus memikirkan biaya. ‘’Saya bersyukur, Yaasiin tak berpikir lagi soal dana untuk latihan dan ikut lomba,’’ kata pria asal Italia yang beristrikan Niti Karyawati asal Toraja, Sulsel, ini. Yaasiin sendiri akan fokus di balap motor jalan raya (road race) bukan motocross. Ia mungkin turun di Kejurnas Motocross, tetapi tanpa target naik podium. Itu pun kalau jadwalnya tidak berbenturan dengan HRC. Biaya mengikuti kejurnas motocross cukup besar, utamanya untuk transportasi motor. Padahal, Kejurnas Motocross terdiri atas 10 seri. Satu seri masing-masing diadakan di Aceh, Bali, dan Sulawesi, sedangkan tujuh lainnya digelar di Jawa. Piji yang juga pengurus motocross Pengprov IMI Bali, berharap Yaasiin bisa berprestasi tingkat Asia di road race. Peluang itu terbuka, sebab seniornya di Golden Racing Team, Andy Gilang, asal Sulsel, mampu merebut gelar juara di Qatar. Yaasiin akan diuji pada event bertajuk International Racing Sport (IRC) di Sirkuit Sentul, Bogor, Jabar, pada 26 April. Ia dan Maliki Somma juga diproyeksikan turun pada Kejurnas Motocross di Purwokerto yang berlangsung 19 April. Daniel Fajry

20 - 26 April 2015

31


A KT I V I TA S

MBP/ist

LOMBA MANCING - Ribuan penghobi mancing mania tumpah ruah dan memerahkan arena kolam pancing ikan untuk mengikuti “Lomba Mancing Mania” yang dimotori oleh tokoh militan Partai Moncong Putih asal Cau Marga Tabanan, Drs. I Made Urip, M.Si. Kegiatan itu untuk terus memantapkan Tabanan membangun sektor perikanan yang tangguh. Lomba mancing mania yang berlangsung semarak ini, juga dalam rangka memeriahkan Kongres IV PDI Perjuangan yang dibuka hari ini Putri Bapak Proklamator Kemerdekaan RI selaku Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri di Hotel Inna Grand Bali Beach Sanur, Denpasar, hingga 12 April 2015 mendatang. Lomba mancing yang digagas oleh “Paguyuban Kebo Iwa” Desa Pakraman Puseh Beda ini diikuti ribuan masyarakat dari seluruh penjuru Tabanan terutama warga Desa Pakraman Beda yang terdiri dari 48 Banjar yang meliputi Kecamatan Tabanan dan Kediri.

MBP/ist

SUMBANGAN - Mantan ‘’senator’’ anggota DPD-RI Wayan Sudirta mewakili Yayasan Bunda Luh Ronce (YBLR) turun ke warga miskin Karangasem, menyerahkan sumbangan. Ia prihatin menyaksikan kemiskinan di pelosok desa. Menurut data BPS 2014, ada 26.126 keluarga miskin di Karangasem. Di antara warga miskin tersebut, ada lansia yang hidup sebatangkara, korban bencana atau kecelakaan yang tidak mampu berobat ke rumah sakit, anak-anak gizi buruk, sampai mereka yang mengalami gangguan jiwa. Sumbangan diserahkan ke puluhan warga miskin, korban bencana, anak gizi buruk, lansia sebatangkara, anak yatim piatu sampai yang mengalami gangguan jiwa, di beberapa dusun di Kecamatan Karangasem, Bebandem, Abang, dan Kubu. Selama 10 tahun menjadi anggota DPD-RI, Sudirta telah terjun dan menyaksikan langsung kemiskinan di pelosok desa, khususnya di Karangasem, kampung kelahirannya.

MBP/ist

PELATIHAN - Training Miracle of Vibration PT Moment Global International digelar di The Yani Hotel, Jl. Bypass Ngurah Rai No. 660 Denpasar Bali, pada 4 April 2015, pukul 08.00 - 17.00. Acara tersebut menampilkan pembicara Bapak Arif RH (Master Of Vibration), Ibu Triastuti Kusumaningtyas, Level Moment International Platinum Director, Ibu Ani Fatihah, Level International Silver Director, dan Ibu Widya Goen, Level International Silver Director. Acara ini digelar untuk para member Moment di Bali dan sekitarnya under grup Miliarder yang merupakan member dari sebuah bisnis produk nutrisi Global International di Indonesia. Acara ini bertujuan untuk mengajarkan bagaimana menjadi entrepreneur Moment dan juga untuk meningkatkan personality para member di Bali agar bisa sukses bersama di bisnis Moment Global International.

32

20 - 26 April 2015

MBP/ist

BERHASIL - Promovendus Nanang Sutrisno, S.Ag.,M. Si., berhasil meraih gelar doktor di Program Doktor Ilmu Agama dan Kebudayaan Program Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar, Selasa (8/4). Dalam ujian terbuka promosi doktor tersebut, Nanang Sutrisno dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Dalam ujian promosi doktor yang diuji 13 penguji tersebut, Nanang Sutrisna mempertahankan disertasinya berjudul “Transformasi Kultural dalam Keberagamaan Umat Hindu di Kabupaten Banyuwangi.” Selaku promotor yakni Prof. Dr. A.A. Ngurah Anom Kumbara, M.A. dan kopromotor Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. Ujian promosi doktor ini disaksikan banyak undangan seperti pejabat, teman sejabat dan akademisi, sulinggih dan para tokoh masyarakat.


MBP/ist

MBP/ist

SEMINAR - Bosan dililit utang terus? Belum jago nambah rumah idaman? Yuk tatap muka dengan dimentori Bapak Cipto Junaedy. Biar ketularan jago beli rumah bukan jago ngutang. Jika berutang, lubangnya di sini: Bayarnya pasti, tetapi sumber yang dipakai untuk bayar, sifatnya tidak pasti. Hadiri seminar gratis Strategi Membeli Banyak Properti Tanpa Utang. Meskipun uang belum cukup, langsung bersama Cipto Junaedy akan dapat menemukan solusinya. Cipto Junaedy adalah pelopor strategi beli banyak properti, tanpa perlu berutang (Rekor Dunia MURI). Nampak dalam foto Novalia, mahasiswi dari Medan, murid Bp. Cipto Junaedy, pemilik kompleks perumahan Platinum Residence Medan, tanpa utang.

PIODALAN - SMP Negeri 12 Denpasar melaksanakan upacara piodalan pada Jumat (3/4). Sebelumnya, SMPN 12 Denpasar telah melaksanakan beberapa rangkaian upacara ngenteg linggih, mapedagingan, macaru rsi gana dan gempong asu. Setelah enam tahun berdiri, SMPN 12 Denpasar telah mampu memperluas areal sekolah dan melakukan pembangunan infrastruktur. Kepala SMPN 12 Denpasar, Dr. Drs. I Nengah Narsa, S.H., M.Si., menjelaskan sebelum upacara piodalan, pada Kamis (26/3) dilakukan transaksi tempat secara sekala. Selanjutnya transaksi kedua yang dilakukan yaitu mengawinkan atau menyatukan tempat perluasan mengingat letaknya yang terpecah-pecah. Baru kemudian dilakukan upacara pacaruan eka sata.

MBP/ist

YUDISIUM - Direktur Program Pascasarjana (PPS) Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., Sabtu (4/4) meyudisium 29 magister. Dari jumlah itu 19 orang dari Magister Manajemen, empat orang dari Magister Ilmu Hukum dan sisanya enam orang dari Magister Linguistik. Total alumni PPS Unwar hingga kini mencapai 79 orang dengan student body 337 orang. Di acara itu Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P. didampingi Wadir I Prof. Dr. I Wayan Runa, M.T. dan Wadir II I Ketut Selamet, S.E., M.Si. menyerahkan penghargaan kepada lulusan yang meraih predikat terbaik. Lulusan IPK terbaik dengan predikat cumlaude diraih I Gede Astawa, A.Md.Par., S.Pd., M.Hum. dari Prodi Magister Linguistik (4,00) dengan masa studi 1 tahun 7 bulan. Lulusan tercepat jatuh di Prodi Magister Manajemen oleh Pande Ketut Ribek, S.E., M.M. dengan IPK 3,93 (cumlaude) masa studi 1 tahun 6 bulan. Sisanya lulus dengan sangat memuaskan. Nampak dalam foto Direktur PPS Unwar Prof. Suranaya Pandit didampingi para wakil direktur usai menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik.

MBP/ist

REKOR - Setelah berhasil memperjuangkan anggaran promosi pariwisata senilai minimal Rp 100 miliar untuk Bali dan mencapai rekor tertinggi di antara 34 provinsi, kini sinergi gerakan ekonomi satyagraha yang digagas Senator DPD RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dengan ekonomi berdikari Tri Sakti yang menjadi platform kabinet kerja di bawah Pemerintahan Presiden RI Joko Widodo kembali terbukti nyata. Bali pada APBN 2015 ini berhasil merebut alokasi dana senilai Rp 23,5 miliar lebih dengan potensi penambahan anggaran di APBN(P) sekitar Rp 11,5 milyar. Hal ini tentu berkat perjuangan sinergi dari kamar parlemen khususnya DPD RI dan iktikad baik dari Presiden RI Jokowi melalui Kementerian Perdagangan RI. Demikian disampaikan oleh Senator RI Dr. Arya Wedakarna usai bertemu dengan Rahmat Gobel (Menteri Perdagangan RI) di Kantor Kemendag Jakarta. 20 - 26 April 2015

33


A KT I V I TA S

MBP/ist MBP/ist

PAMERAN - Felice Jewellery masih menggelar pameran perhiasan emas dan berlian di Abang Room, Hotel Aston, Jl. Gatot Subroto Denpasar, Kamis (2/4). Manager Exhibiton Felice Jewellery, Nani Mulyani, mengatakan ada banyak item perhiasan emas putih bertahtakan berlian mulai dari liontin, anting, dan cincin selama masa pameran. Item perhiasan pun tidak sebatas untuk para wanita, juga disediakan sejumlah item untuk para pria. Tak ketinggalan, harga-harga promo masih menyertai pameran Felice kali ini. Hampir semuanya produk new arrival, mulai dari produk fashion seperti cincin, liontin, dan anting, kalung berlian, dan koleksi batu-batu berharga. Kami beri harga spesial untuk satu set perhiasan berlian.

PIODALAN - Bertepatan Purnama Kadasa, digelar upacara piodalan yang ketujuh Pura Agung Semanik, di Pesraman Semanik, Dusun Semanik, Desa Pelaga, Petang, Badung, Jumat (4/4). Ribuan pamedek mengikuti serangkaian persembahyangan bersama yang dipuput Ida Pedanda dari Geria Teguha Sempidi, Badung. Pembina Pesraman Semanik Putu Ngurah Ardika, di sela-sela upacara piodalan menerangkan, Pura Agung ini dipakai persembahyangan untuk umum. Apalagi, tiap bulan sekali para murid spiritual Kundalini rutin bertemu di Pesraman Semanik. Alasannya, lanjut dia, di era globalisasi ini pembangunan manusia seutuhnya bukan hanya menyangkut iptek, tetapi perlu dibentengi spiritual Kundalini, hingga terbentuk SDM Hindu yang religius.

MBP/ist

MBP/ist

SEMINAR - Bosan dililit utang terus? Belum jago nambah rumah idaman? Yuk tatap muka dengan dimentori Bapak Cipto Junaedy. Biar ketularan jago beli rumah bukan jago ngutang. Jika berutang, lubangnya di sini: Bayarnya pasti, tetapi sumber yang dipakai untuk bayar, sifatnya tidak pasti. Hadiri seminar gratis Strategi Membeli Banyak Properti Tanpa Utang. Meskipun uang belum cukup, langsung bersama Cipto Junaedy akan dapat menemukan solusinya. Cipto Junaedy adalah pelopor strategi beli banyak properti, tanpa perlu berutang (Rekor Dunia MURI). Rosi, ibu rumah tangga, murid Bpk. Cipto Junaedy, pemilik kompleks perumahan tanpa utang.

34

20 - 26 April 2015

RTU - Sebagai salah satu bentuk kepedulian dan komitmen terhadap upaya mengembangkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan berkualitas, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Denpasar atau BNI secara langsung memberikan bantuan sarana pelatihan di Rumah Terampil Ukhuwwah (RTU). Bertempat di kantor pelatihan RTU yang berlokasi di seputaran Jl. Subur Denpasar, Kamis (2/4) lalu, Dewanta Ary Wardhana selaku Pemimpin BNI Cabang Denpasar menyerahkan bantuan bina lingkungan berupa mesin jahit, komputer serta berbagai sarana penunjang lainnya senilai Rp 20 juta kepada M. Nasir yang mewakili pihak RTU. Acara penyerahan bantuan tersebut juga dilaksanakan bersamaan dengan peresmian RTU yang dilakukan oleh Ketua MUI Bali H. Muhammad TauďŹ q, yang juga menandai dimulainya pelatihan angkatan pertama tahun 2015.


MBP/ist

TERATAS - Pembangunan bidang kesehatan sebagai satu program prioritas Kabupaten Gianyar, mampu mengantarkan Gianyar meraih posisi teratas dalam daftar Kabupaten/ Kota Tersehat di Indonesia Tahun 2014. Hal ini berdasarkan hasil laporan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI 2014 tentang Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM). Gianyar berhasil menjadi kabupaten/kota tersehat tahun 2014, menyisihkan 497 kabupaten/kota se-Indonesia. Tahun 2013, Gianyar berada di peringkat ke-5 dan kali ini berhasil berada pada peringkat teratas. Kepala Dinas Kesehatan Ida Ayu Cahyani, Minggu (5/4), menjelaskan, IPKM dibuat dari hasil analisis mendalam data Riset Kesehatan Daerah (Riskesda) 2013 dengan melibatkan sebanyak 300.000 rumah tangga dan 1.027.763 anggota rumah tangga di 497 kabupaten/kota di 33 provinsi.

MBP/ist

RAMPUNG - PT Nindya Karya (Persero) akhirnya merampungkan pengerjaan perbaikan jalan sepanjang sekitar 4,5 kilometer yang sempat rusak akibat proyek SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Penet Unit Distribusi di Desa Buduk sampai Canggu - Badung, Bali. “Kami telah menyelesaikan perbaikan jalan seluruhnya. Proyek itu adalah bekas pembangunan proyek SPAM Penet Unit Distribusi di Desa Buduk sampai Canggu,� kata Kepala Cabang PT Nindya Karya (Persero) Cabang Bali Deddy Sarwobisa, Minggu (5/4) di Denpasar. Kata Deddy Sarwobisa, sebelumnya jalan yang cukup vital bagi masyarakat ini sempat mengalami kerusakan pascapelaksanaan proyek pembangunan SPAM Penet Unit Distribusi yang dilaksanakan kontraktor PT Nindya Karya (Persero). Kerusakan jalan ini sempat dikeluhkan masyarakat setempat karena mengganggu arus kendaraan yang melintas.

MBP/ist

WISUDA - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Bali International Institute of Tourism Management (STIE-BIITM) Sahid Bali menyelenggarakan wisuda strata 1 (S-1) 25 orang dan Diploma 1 (D-1) kapal pesiar 4 orang pada Kamis (2/4) lalu. Wisuda terbaik atas nama Gusti Ayu Diah Surya Dewi dengan IP 3,84 predikat terpuji pada jenjang S-1, sedangkan untuk D-1 atas nama Andreas Rato Kawaleka dengan IP 3,38 predikat memuaskan. Sampai saat ini STIE-BIITM Sahid Bali telah menamatkan wisudawan sebanyak 229 orang, dari S-1 sebanyak 131 orang dan D-1 sebanyak 98 orang. Acara wisuda di Ball Room 100 Sunset Jl. Sunset Road Kuta Bali, dihadiri oleh Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. Dasi Astawa, M.Si., Ketua Umum Yayasan Sahid Jaya yang diwakili oleh Prof. Dr. Ir. Budiarto Subroto, DEA., Ketua Yayasan Duta Bina Bhuana Prof. Ir. Made Sukadana, M.M., Ph.D., para civitas akademika STIE Sahid Bali, para wisuda beserta keluarga.

MBP/ist

SAKSI - Perpustakaan Bung Karno (YKBK) di kawasan Niti Mandala Renon menjadi saksi pertemuan dua tokoh pemimpin Bali yang saat ini menjadi wakil rakyat di MPRRI yakni Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III (anggota DPD-RI) dan Dr. I Wayan Koster (anggota DPR-RI). Dalam sejarah Pemilu 2014, kedua tokoh Bali ini meraih suara terbanyak di Bali yakni 178.934 suara Senator Wedakarna dan 260.342 suara untuk Wayan Koster. Tentu pertemuan bersejarah ini menjadi strategis mengingat kedua tokoh ini menjadi ikon politisi di Bali. Dalam pertemuan tertutup tersebut, dibicarakan sejumlah hal di antaranya terkait tindak lanjut UU No.6/2014 tentang Desa Adat dan target sapu bersih pilkada di Bali pada 2015-2018. Demikian diungkapkan Senator RI Dr. Wedakarna sebagai tuan rumah pertemuan. 20 - 26 April 2015

35


LINGKUNGAN

Anjing Kintamani Menuju Ras Dunia

D

i balik keindahan panorama alam gunung dan danau Baturnya, Kecamatan Kintamani Bangli juga dikenal dengan keanekaragaman hayatinya. Salah satunya anjing Kintamani. Anjing yang memiliki sifat cerdas dan pemberani ini sudah lama dibiakkan oleh masyarakat Kintamani khususnya di Banjar Paketan, Desa Sukawana. Bahkan karena keunggulan yang dimilikinya, anjing Kintamani sudah mendapat sejumlah pengakuan. Dari segi fisik, anjing Kintamani diakui memiliki banyak keistimewaan. Dilihat dari bulunya, anjing ini berbulu tebal dan berbadong serta memiliki ekor yang menyerupai bulan sabit. Bulu anjing Kintamani berwarna putih spesiďŹ k. Mata anjing Kintamani berbentuk almon dengan telinga berbentuk huruf v terbalik. Dengan postur tubuh tegap, sepintas anjing ini mirip dengan serigala. Sementara dari sifatnya, anjing Kintamani memiliki intelegensi melebihi anjing jenis lainnya. Ketika diadu ketangkasan dengan anjing ras lainnya di berbagai kesempatan, anjing Kintamani tidak pernah kalah saing. Tidak saja pandai menari, anjing ras Kintamani juga mampu menirukan berbagai perilaku manusia mengikuti intruksi pelatihnya. Selain itu anjing Kintamani juga memiliki insting yang sangat tajam sehingga sangat cocok dijadikan sebagai dog alarm. Dengan berbagai keistimewaan yang dimilikinya, dalam perjalanannya Anjing Kintamani telah mendapat sejumlah pengakuan. Anjing Kintamani sudah diakui sebagai anjing ras Indonesia oleh perhimpunan Kinologi Indonesia (Perkin) pada tahun 2006. Selanjutnya pada Februari 2012 lalu, anjing Kintamani juga sudah mendapat pengakuan di tingkat asia dari Asian Kennel Union (AKU). Terakhir pada 2014 lalu anjing Kintamani kembali mendapat pengakuan oleh Kementerian Pertanian RI sebagai anjing rumpun asli Indonesia sesuai SK Menteri Pertanian RI Nomor 581/Kpts/

36

20 - 26 April 2015

SR.120/4/2014. Meski sudah mendapat berbagai pengakuan, Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (P2) masih terus berupaya agar anjing Kintamani dapat meraih pengakuan Federation Cinologi International (FCI) sebagai anjing ras di dunia. Adapun upaya yang dilakukan sejak 2011 lalu adalah dengan melakukan pemurnian anjing kintamani di kandang khusus yang dibuat Dinas P2. Pihak Dinas P2 Bangli sempat mengungkapkan, untuk mendapat pengakuan dari FCI tidaklah mudah. Ada sejumlah kendala yang masih dihadapi selama ini, yaitu terkait populasi riil anjing Kintamani di lapangan yang belum sesuai dengan kriteria FCI, serta soal keaslian (genetic) anjing Kintamani. Dengan membiakkan anjing Kintamani melalui pemurnian, Dinas P2 ingin mendapatkan anjing yang betul-betul sesuai standar. Anak-anaknya semuanya asli, bukan menyerupai genetic ras lainnya. Jika nantinya anjing Kintamani sudah mendapat pengakuan dunia sebagai anjing ras, maka diyakini secara ekonomis nilai anjing tersebut akan semakin meningkat. Tak hanya itu, masyarakat Bali khususnya pencinta anjing juga akan merasa bangga karena dari segi status, anjing Kintamani sudah mengalami peningkatan. Selain melakukan pemurnian, Dinas P2 Bangli saat ini juga tengah mengatur kembali regulasi pengakuan warna anjing Kintamani. Jika dalam Perda pelestarian anjing Kintamani sebelumnya yang diakui

hanya yang berwarna putih. Ke depan seluruh warna anjing Kintamani seperti hitam maupun coklat juga akan diakui. Kepala Dinas P2 Wayan Sukartana didampingi Kabid Kesehatan Hewan Sri Rahayu saat ditemui belum lama ini mengatakan, selain soal warna, dalam perda pelestarian anjing Kintamani juga akan diatur kembali mengenai beberapa hal lainnya. Desa Sukawana yang selama ini menjadi habitat asal Anjing Kintamani tidak diperbolehkan ada populasi anjing jenis lainnya selain anjing Kintamani. Ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya perkawinan silang antara anjing Kintamani dengan anjing jenis lainnya yang berdampak pada menurunnya kemurnian anjing Kintamani. Di samping itu pemerintah juga mengatur mengenai perkawinan antar anjing kintamani yang berlainan warna. Anjing Kintamani hanya boleh dikawinkan dengan yang berwarna sejenis. Ini dilakukan agar kualitas anjing Kintamani bisa terus terjaga kelestariannya. Swasrina

Anjing Kintamani tak boleh diberikan makanan sembarangan. Salah memberikan makanan, bulunya bisa rontok. Untuk memelihara agar bulu anjing tetap lembut, bisa jadi minum susu menjadi solusi karena kaya akan vitamin dan mineral.


Perang Harga KENDATI anjing Kintamani telah mendapat berbagai pengakuan, sampai sekarang belum ada persamaan harga jual anjing tersebut. Para peternak anjing di Kintamani selama ini masih terkesan perang harga untuk menjual ternak anjing mereka. Seperti yang diakui Klian Banjar Paketan, Desa Sukawana Made Darma. Pria yang juga menjadi anggota kelompok ternak anjing Kintamani ini mengakui bahwa tidak ada perubahan apapun yang dirasakan peternak pascadiakuinya anjing Kintamani sebagai anjing rumpun asli Indonesia. Permintaan masyarakat terhadap anjing Kintamani selama ini masih seperti biasa. Tidak ada terjadi peningkatan yang signifikan. Bahkan karena tidak laku, sejumlah peternak terpaksa menjual anjing hasil ternaknya ke pasar tradisional. Salah satunya ke Pasar Kintamani. ‘’Biasanya ada yang membeli ke rumah peternak. Tapi kalau lama tidak laku, biasanya dijual ke pasar,’’ ujarnya. Karena tidak ada standar harga, para peternak anjing biasanya menjual anjingnya dengan harga yang beragam bahkan terkesan perang harga. Anjing Kintamani dijual mulai dari harga Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta per ekor. Tergantung kualitas anjing. Bahkan tak sedikit peternak terpaksa menjual indukan anjing yang berkualitas tinggi, lantaran akan tidak laku jika yang dijual anjing berkualitas rendah. ‘’Dulu

sebenarnya pemerintah pernah membuat standar harga. Harga anjing disesuaikan kualitas. Bahkan pemerintah juga minta peternak agar jangan menjual anjing yang bagus. Tapi lama-lama tidak bisa. Kalau kami jual anjing yang jelek harganya akan murah, tidak laku,’’ terangnya. Dia pun mengatakan persoalan yang dihadapi peternak anjing Kintamani selama ini tak pernah terselesaikan. Belum pernah lagi ada solusi untuk itu. Perhatian pemerintah pun diakuinya berkurang. Tidak seperti dulu saat anjing Kintamani menjelang meraih pengakuan pemerintah. ‘’Kalau dulu aparat pemerintah sering datang untuk penyuluhan, sekarang mentok,’’ ujarnya. Sementara itu,, Dinas P2 sebelum-

nya sempat mengakui masih belum bisa melakukan upaya menyamakan harga anjing Kintamani. Bahkan dalam penyempurnaan perda pelestarian anjing Kintamani yang tengah disusun kali ini, tidak ada dicantumkan mengenai harganya. Dinas P2 hanya bisa mengimbau para peternak yang induk anjingnya pernah mendapat sertifikat pengakuan dari perkumpulan kinologi Indonesia (Perkin) agar tidak mudah menjualnya begitu saja. Induk anjing tersebut diharapkan bisa tetap dirawat dan dipelihara dengan baik agar nantinya bisa menurunkan anjing-anjing Kintamani yang berkualitas tinggi. Swasrina

MBP/ina

Beragam cara dilakukan para penggemar guna menjadikan anjing Kintamani menjadi ras dunia. 20 - 26 April 2015

37


PARIWISATA

Pertanian Tergerus Pariwisata

P

esatnya pembangunan pariwisata di Bali, khususnya di Kabupaten Badung tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan, tetapi juga menimbulkan dampak negatif seperti pencemaran, kemacetan lalu lintas, kerusakan lingkungan dan pengalihan fungsi lahan. Padahal, World Tourism Organization (WTO) sebenarnya telah menggariskan kebijakan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Kebijakan tersebut menitikberatkan pada keberlanjutan alam, sosial dan budaya serta ekonomi. Konsep ini secara jelas menjabarkan bahwa pengembangan pariwisata tidak boleh merusak alam, lingkungan, dan lahan terutama lahan pertanian. Namun apadaya, pesatnya pertumbuhan pariwisata justru mengerus sektor pertanian. Dari data time series lima tahun terakhir 47 hektar lahan kena imbas dari alih fungsi lahan itu. Rata-rata alih fungsi lahan mencapai 9,4 hektar pertahunya. Dan pemerintah kabupaten Badung pun tidak menampik kondisi tersebut. Namun, Wakil Bupati Badung I Made Sudiana mengatakan, kondisi ini jauh berkurang dibandingkan periode sebelumnya (2003-2005) yang mencapai 101 hek-

Sederet bangunan mengelilingi lahan pertanian di Tibu Beneng, Badung. Penyusutan lahan pertanian di Badung terus terjadi, baik untuk perumahan maupun untuk usaha dan akomodasi pariwisata.

tar. Bahkan, mengklaim telah mengimbangi alih fungsi lahan dengan membuka lahan pertanian baru seluas kurang lebih 101 hektar. “Kami membuka lahan pertanian baru di Subak Pangsut Sari, Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang. Bahkan, Sudiana menyebut pembukaan lahan pertanian baru juga dibarengi dengan pembuatan terowongan air sepanjang hampir 8 km secara swakelola oleh masyarakat,” terangnya. Dikatakan, dengan pembukaan lahan pertanian baru tersebut, luas lahan sawah di Kabupaten Badung mencapai Rp 9.984 hektar. “Pemerintah sudah cukup optimal mengendalikan alih fungsi lahan tersebut. Meski tidak bisa 100 persen,” katanya. Menurutnya, segala cara sudah dilakukan untuk menangkal alih fungsi lahan, meski masih terdapat kawasan yang terjamah, terutama di daerah yang pertumbuhan pariwisatanya cukup pesat. “Sekarang sudah bisa kami kendalikan walaupun tidak 100 persen, artinya masih ada peralihan fungis lahan. Cuma kalau kami lihat saat ini tidak separah dulu,” katanya. Sudiana mengakui, antara pertanian dan pariwisata lebih menjanjikan pariwisata. Namun, ke depan Badung telah memiliki RDTR yang mengatur pemanfaatan lahan di Badung. “Harapan kami itu sebagai dasar, dan mudah-mudahan pembangunan kedepan sesuai dengan

RDTR itu,” ucapnya. Dia menegaskan, ke depan, segala aktivitas pembangunan yang menjamah pertanian pemerintah tak akan diberikan toleransi lagi. Namun, bila kawasan itu memungkinkan untuk terbangun tinggal diarahkan agar pembangunan itu berjalan sesuai dengan perancanaan. “Yang jadi masalah pembangunan sering ada pelanggaran. Dan itu tugas pemerintah melakukan penegakan hukum,” sebutnya. Kendati demikian, upaya Kabupaten Badung memproteksi lahan pertaniannya justru kalah cepat dengan pertumbuhan kamar hotel. Pariwisata yang berkembang telah melahirkan ribuan kamar hotel. Bahkan, kamar yang tersedia di Kabupaten Badung hingga 2014 dari 2009 telah mencapai 61.206 kamar. Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), Made Sutama belum lama ini mengakui, terjadi penurunan pengajuan izin untuk bangunan hotel dan kondotel hanya saja jumlah penurunan tersebut tidak terlalu signifikan. “Memang terjadi penurunan pengajuan izin tetapi tidak terlalu signifikan,” ujarnya. Lanjut dia, tujuan dikeluarkannya Perbup tersebut untuk menjadikan akomodasi pariwisata yang berkualitas karena sangat jelas telah di atur dalam Perbup luas tanah dan luas untuk membangun sebuah hotel maupun kondotel. Parwata


Pembangunan Bali Jangan Parsial ALIH fungsi lahan yang terjadi di Bali rupanya berimplikasi terhadap daya dukung air. Data Pusat Pengelolaan Ekoregion (PPE) Bali-Nusa Tenggara Kemen LH dan Kehutanan, luas hutan diluar hutan desa dan hutan rakyat 130.686,01 hektar atau 23,20 persen dari luas wilayah pulau dewata. Padahal Pasal 18 UU No.41 Tahun 1999 tentang Kehutanan mensyaratkan luas hutan yang harus dipertahankan minimal 30 persen dari luas daerah aliran sungai dan atau pulau dengan sebaran proporsional. Kepala PPE Bali-Nusa Tenggara, Novrizal Tahar mengatakan, Kabupaten Bangli memegang peranan penting sebagai penyangga kehidupan sekaligus tata air Bali. Pihaknya mengharapkan Bangli tidak dieksploitasi seperti halnya kawasan Bali Selatan. Kalau Bangli dibuat seperti Puncak di Jawa Barat, otomatis Bali khususnya di bagian selatan akan menjadi Jakarta Jilid 2. “Tapi bagaimana mereka (Bangli, red) nggak akan tergiur, tergoda? PAD mereka cuma Rp 50 miliar setahun. Jadi perlu kita fikirkan bagaimana memang pembangunan pulau Bali ini nggak parsial-parsial. Dalam kehidupan harus ada keseimbangan. Ada yang berproduksi, ada yang mengkonservasi. Ada yang mendapatkan benefit di hilir dengan produksi, ada yang menjaga di hulu,” paparnya.

Novrizal menambahkan, yang mendapatkan benefit di hilir juga perlu memberikan kontribusi di hulu agar terjadi keseimbangan. Dengan demikian, kebijakan untuk melakukan konservasi di bagian hulu tidak malah memiskinkan masyarakat di kawasan penyangga tersebut. Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Udayana, Prof. Ir. I Wayan Arthana, MS., Ph.D mengatakan, sejak tahun 1995, Bali mengalami defisit air sebanyak 1,5 miliar meter kubik per tahun. Defisit terus meningkat hingga 7,5 miliar meter kubik per tahun pada 2000. Diperkirakan pada tahun 2015, defisit air di Bali akan menjadi sebanyak 27,6 miliar meter kubik per tahun. “Ditambah lagi dengan menurunnya kualitas dan kuantitas kawasan hutan, danau, daerah resapan maupun daerah aliran sungai sehingga menurunkan ketersediaan air,” ujar Arthana yang juga menjadi pemateri dalam Media Briefing PPE Bali-Nusa Tenggara. Selain krisis air, Bali dikatakan mengalami defisit lahan produktif seluas 365.906,22 hektar. Meskipun beberapa kabupaten seperti Bangli, Klungkung, dan Karangasem masih surplus lahan. Lahan produktif terus mengalami penurunan akibat pesatnya ekspansi investasi yang boros lahan dan tidak mempertimban-

gan daya dukung serta daya tampung Bali. Kemudian, dari segi daya tampung penduduk juga sudah melebihi. Idealnya, Bali hanya mampu menampung satu juta penduduk saja. “Selama kurun waktu 2007 hingga 2013, lahan sawah menurun. Dengan asumsi potensi air relatif sama, harga beras naik 84,61 persen, penduduk naik 30,26 persen dan wisatawan naik 20,38 persen, maka status daya dukung lahan dan air Provinsi Bali akan semakin defisit,” tandasnya. Arthana menambahkan, Bali memerlukan upaya-upaya seperti menekan alih fungsi lahan, meningkatkan produktivitas pertanian, membangun infrastruktur penahan air permukaan, dan mengendalikan jumlah penduduk. Apalagi sejalan dengan masalah daya dukung lahan dan air, juga muncul permasalahan ikutan seperti kerusakan hutan, penurunan keanekaragaman hayati, lahan kritis, kerusakan lahan akibat penambangan galian C, erosi dan tanah longsor, kerusakan daerah aliran sungai, permasalahan air bersih, banjir dan kekeringan, intrusi air laut, pencemaran air, pencemaran udara, abrasi pantai, kerusakan terumbu karang, kerusakan mangrove, serta masalah sampah, limbah, dan sanitasi lingkungan. Rindra


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

EVALUASI - Guna memastikan program dan kegiatan pembangunan di Kabupaten Badung berjalan dengan maksimal, sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, maka Bupati Badung Anak Agung Gde Agung memimpin langsung rapat evaluasi untuk memonitor dan mengendalikan pelaksanaan APBD Triwulan I tahun 2015, Kamis (2/4). Rapat yang secara rutin dilaksanakan setiap akhir triwulan tiap tahun ini guna melihat hasil capaian kinerja pada tahun sebelumnya (2014) untuk dijadikan tolok ukur dan bahan komparasi pelaksanaan anggaran pada 2015. Dalam rapat evaluasi yang dipandu oleh Sekretaris Daerah Kompyang R Swandika tersebut juga terungkap bahwa secara kuantitas, realisasi yang dicapai pada tahun anggaran 2014 sudah cukup baik dengan capaian realisasi keuangan sebesar 88,79 % serta capaian belanja modal sebesar 84,68% dan melalui pemilihan penyedia barang/jasa secara transparan yang telah dilakukan menghasilkan efisensi yang cukup tinggi yaitu sebesar 16,30% (Rp 191.255.940.118).

SEMINAR - Politeknik Negeri Bali (PNB) bekerja sama dengan Asosiasi Ahli Pendingin dan Tata Udara Dewan Pengurus Daerah (Apitu DPD) Bali, menggelar seminar nasional dan workshop Apitu Berbagi V tahun 2015 berlangsung sejak Kamis (2/4) hingga Sabtu (4/4) di gedung Serba Guna PNB. Acara mengambil tema “Developing the Next Generation Technicians on Energy Conservation and Environmental Issues” dibuka oleh Direktur PNB Ir. Made Mudhina, M.T. Menurut Mudhina, PNB selalu membuka diri dan ingin bekerja sama dengan pihak mana pun untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan kompeten. Apalagi tugas pokok PNB adalah menyiapkan SDM terampil sehingga dengan kegiatan tersebut ke depannya mampu menyiapkan tenaga andal dan mampu bersaing dalam skala regional dan internasional. Direktur PNB Ir. Made Mudhina, M.T. membuka seminar nasional dan workshop Apitu Berbagi V Tahun 2015 ditandai dengan pemukulan gong.

MBP/ist

MBP/ist

CAPAIAN - Banyak kendala dihadapi sebagian besar wanita Bali sulit untuk mencapai keberhasilan di bidang pendidikan, hal ini dikarenakan mengingat beratnya beban adat bagi perempuan Bali saat ini. Maka dari itu capaian dari Dr. I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi Wedasteraputri Suyasa, S.E., M.M. ini patut ditiru. Sejarah di Indonesia mencatat bahwa ia mewakili putri Bali pernah meraih gelar sebagai Doktor Perempuan Termuda di Indonesia (MURI) dalam usia 27 tahun 6 bulan. Hal ini ia capai karena prinsip jengah bahwa perempuan Bali mampu bersaing di nasional. Maka dari itu, ia pun merasa terus tertantang untuk menjaga kehormatan keluarga dengan terlibat di sejumlah aktivitas sosial di sela–sela berperan sebagai seorang businesswomen dan ibu rumah tangga. Nampak dalam foto pengusaha wanita Dr. I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi WS, S.E., M.M. (alumni QA Asean University Network/AUN di Bangkok, Thailand).

40

20 - 26 April 2015

HUT - Setiap ulang tahun Kepala SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdhana, S.Pd., M.PSi. memberi penguatan khusus kepada warga sekolahnya. Saat puncak HUT ke-36 SMPN 3 Denpasar, Rabu (1/4), Kadisdikpora Kota Denpasar Ir. IGN Eddy Mulya, S.E., M.Si. me-launching bank sampah Restu Bumi Alam SMPN 3 Denpasar. Bank sampah milik SMPN 3 Denpasar ini sekaligus menjadi pionir di Denpasar karena pertama dan satu-satunya bank sampah yang dikelola sekolah, sedangkan yang lain dikelola masyarakat. Saat itu Kadisdikpora IGN Eddy Mulya juga mendeklarasikan SMPN 3 Denpasar (Spentry) sebagai pusat pengembangan pendidikan karakter. Alasannya, semua (18) butir pendidikan karakter diterapkan dengan sempurna di sekolah ini. Soal bank sampah, Eddy Mulya sangat kagum bahwa warga sekolah sudah mengelola mandiri. Hebatnya lagi, gagasan ini datang dari siswa didukung semua warga sekolah. Nampak dalam foto Kadisdikpora IGN Eddy Mulya didampingi Kepala DKP Ketut Wisada memberi selamat kepada Kasek Wayan Murdhana di depan bank sampah SMPN 3 Denpasar.


MBP/ist

MOU - Rektor Universitas Dwijendra Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. tidak henti-hentinya meningkatkan kapasitas universitas dalam implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Pada Senin (6/4), Dyatmikawati menandatangani MoU dengan Perhepi (Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia) Komda Denpasar di aula Yayasan Dwijendra Denpasar. Penandatanganan MoU disaksikan langsung Ketua Yayasan Dwijendra, M.S. Chandra Jaya, Ketua Pembina Yayasan dr. Karlota, pembantu rektor dan dekan di lingkungan Undwi. Di hadapan peserta termasuk mahasiswa Fakultas Pertanian dan fakultas lainnya, Dr. Putu Dyatmikawati menyampaikan bahwa pembangunan pertanian di Indonesia saat ini masih tetap menjadi bagian yang tidak dapat dilepaskan dari pembangunan ekonomi. Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati bergambar bersama Ketua Perhepi Denpasar, IGA Ambrawati, disaksikan Ketua Yayasan M.S. Chandra Jaya dan pengurus yayasan, wakil rektor dan dekan usai meneken MoU dengan Perhepi.

MBP/ist

INOVATIF - Benelli, pabrikan tertua di Italia, dikenal lewat produk-produknya yang inovatif. Dengan mengusung teknologi canggih, Benelli terus memperbarui lini big scooter-nya. Benelli Zafferano, si big scooter, dibanderol reasonable Rp 47 juta on the road (OTR) Bali. Di tahun 2015 ini keluar dengan warna-warna baru, yakni merah, putih, biru, dan abu-abu. Desain jok kini lebih mewah dari sebelumnya. Beragam produk Benelli dan AJS bisa didapatkan di Benelli-AJS Jak Bike Sunset Road di utara Carrefour Kuta (085339054133-085100006911; http://jakbikebali.com), Benelli-AJS Tabanan di Jalan Ir. Soekarno (0361-8941472) dan Benelli-AJS Sukawati di Jalan Raya Sakah, Ubud, (0361-982187). Meski terlihat bongsor, Zafferano mudah diajak bermanuver. Tarikan mesin Benelli 250cc ini sudah terasa sejak awal. Bahkan, saat tes bareng bersama motor sport 250cc dari pabrikan Jepang dengan beberapa rute di Jawa Barat, Benelli Zafferano mampu menandingi.

MBP/ist

MBP/ist

MOU - Makin banyak sekolah favorit di Pulau Bali ini menggunakan teknologi informasi berbasis Bimasakti School. Kali ini, sekolah paling favorit di Bali, SMAN 4 Denpasar, karena kemampuan siswanya dalam meraih juara di ujian nasional (UN), yang didukung sepenuhnya oleh Bimasakti School. Komitmen penggunaan teknologi informasi dari Bimasakti School tersebut, ditandai dengan penandatanganan MoU antara Bimasakti School dengan SMAN 4 Denpasar, Kamis (2/4), di sekolah setempat. Selain itu, juga diserahkan mobil operasional kepada sekolah dari pihak Bimasakti School. Menurut Kepala SMAN 4 Denpasar Dr. Wayan Rika, M.Pd., melalui penggunaan teknologi informasi dari Bimasakti School, data administrasi manajemen sekolah akan lebih mudah dan akurat untuk didapatkan. Nampak dalam foto Bimasakti School serahkan mobil operasional kepada SMAN 4 Denpasar.

PAMERAN - Selama lima hari PT Debindo Mitra Tama menyelenggarakan pameran Decorintex (Decoration Interior Expo) tahun 2015. Pameran berlangsung dari tanggal 1 -5 April di Sanur Paradise Plaza Hotel Bali. Di hari keempat yang jatuh pada Sabtu (4/4) PT. Debindo Mitra Tama terbilang sukses menyelenggarakan seminar. Ada 50 stand atau perusahaan yang ada di pameran tersebut. Acara tersebut juga diback up oleh IAI (Ikatan Arsitektur Indonesia), Himpunan Desain Interior Indonesia, pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ir. Boediono, Direktur PT Debindo Mitra Tama mengatakan Bali sebagai tempat pameran strategis mengingat perumbuhan properti di Bali sangat pesat. Hotel, vila, kafĂŠ, klinik, apartemen, kos-kosan membutuhkan dekorasi interior sehingga otomatis melalui pameran ini, pengunjung mendapatkan apa yang diperlukan dalam satu tempat. 20 - 26 April 2015

41


AKTIVITAS

MBP/ist

SANTUNAN - Bupati Klungkung menyerahkan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan Bali II kepada dua ahli waris, Minggu (5/4) lalu di rumah duka atas kasus kecelakan kerja yang dialami PNS di Kabupaten Klungkung. Kepada ahli waris dari alm. Ngakan Putu Natha (Pejabat Klungkung yang meninggal di Nusa Penida saat bertugas minggu lalu), BPJS Ketenagakerjaan membayar santunan meninggal dunia akibat hubungan kerja sebesar Rp 228.555.808 (besaran dihitung dari 48 x upah yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan). Kepada ahli waris dari alm. Ni Ketut Susanti, BPJS Ketenagakerjaan membayar santunan meninggal dunia di luar akibat hubungan kerja sebesar Rp 21.000.000. Sejak Februari tahun ini seluruh PNS di Kabupaten Klungkung sudah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan yang meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK). Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bali II, A.A. Karma Krisnadi, mengatakan perlindungan kepada PNS di Klungkung ini adalah bukti nyata pemerintah juga peduli terhadap perlindungan jaminan sosial yang mungkin terjadi di kalangan PNS.

MBP/ist

GANTI NAMA - PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Partakencana Tohpati yang selama ini menggunakan nama panggilan ‘’BPR Tohpati’’ kini berganti nama menjadi ‘’Bank Partha’. Selama ini, BPR Tohpati sudah mampu memberikan pelayanan terbaik kepada para nasabahnya, namun untuk lebih memaksimalkan citra dan jangkauan pelayanan, mulai Rabu (1/4) nama BPR Tohpati resmi diganti menjadi ‘’Bank Partha’’. Sebutan nama baru yang lebih pendek dan jelas serta mudah diingat masyarakat, Partha memiliki arti “uang”. Hal ini sesuai bidang usaha yakni jasa keuangan. Kedewasaan Bank Partha tercermin oleh sikap dan perilaku SDM-nya, kinerja manajemen bisnis dan operasionalnya, serta pikiran bijaksana para pemimpinnya. Hal ini disampaikan Komisaris Utama PT BPR Partakencana Tohpati Prof. Dr. Ir. Nyoman Suparta, M.S., M.M. didampingi Direktur Utama I Ketut Ariantara Ariawa, S.H. dan Direktur Dra. Desak Putu Ari Dewi, Rabu (1/4) saat launching nama baru “Bank Partha” tersebut.

MBP/ist

MBP/ist

MENDAMPINGI - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Rabu (8/4) mendampingi Presiden RI Joko Widodo membuka pameran dagang kerajinan terbesar di Indonesia, Inacraft ke17, di Jakarta Convention Centre. Acara pembukaan ditandai dengan membunyikan cenceng. Turut mendampingi Menteri Perdagangan Rahmat Gobel dan Ketua Panitia Inacraft ke-17. Pada pameran Inacraft ini, Pemerintah Kota Denpasar sebagai pendukung kegiatan mewakili Provinsi Bali dengan menampilkan berbagai tarian, mulai dari tarian Puja, Oleg Tamulilingan yang dibawahan anak disabilitas serta fashion show endek. Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku memimpikan produk-produk kerajinan asal Indonesia mampu menempati urutan nomor satu di pasar global. Saat ini, posisi Indonesia masih berada di urutan ke-12 dunia.

PENUHI JANJI - Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III memenuhi janjinya menyampaikan aspirasi puluhan ribu siswa di Bali khususnya yang akan ujian nasional April 2015. Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di DPD-RI, Senator Wedakarna mendukung sikap pemerintah menjadikan UN bukan sebagai parameter kelulusan. Dukungan ini sebagai wujud keadilan sosial di bidang pendidikan dasar dan menengah terutama untuk memberi kepercayaan pada sekolah, guru dan daerah dalam mewujudkan kedaulatan pendidikan. Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Ramon Mohandas (Kapus Kurbuk Balitbang), Furqon (Kalitbang) dan Nizam (Kapuspendik) Kemendikbud RI saat RDP di Komite III DPD-RI Jakarta.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

42

20 - 26 April 2015


MBP/ist

WASPADA - Kewaspadaan terhadap nyamuk penular penyakit demam berdarah dengue (aedes aegypti) harus ditingkatkan. Cuaca yang tak menentu yang sebentar panas sebentar hujan akan menyebabkan banyaknya genangan air seperti pada kontainer, wadah-wadah plastik ataupun kaleng bekas, kulit buah-buahan, dll. Ini tentunya menjadi tempat yang sangat disenangi nyamuk aedes aegypti untuk bersarang dan berkembang biak. Saat cuaca hujan, nyamuk bertelur dan panas membuat telur cepat matang sehingga berkembang lebih cepat. Hal ini sangat memberi sumbangan bagi bertambahnya korban penyakit demam berdarah dengue (DBD). Guna mengantisipasi merebaknya kasus DBD, Pemkot Denpasar melakukan fogging massal dengan ULV.

SEMINAR - Bosan dililit utang terus? Belum jago nambah rumah idaman? Yuk tatap muka dimentori oleh Bapak Cipto Junaedy, biar ketularan jago beli rumah bukan jago ngutang. Jika Berutang, lubangnya di sini: Bayarnya pasti, tetapi sumber yang dipakai untuk bayar sifatnya tidak pasti. Hadir di Seminar Gratis Strategi Membeli Banyak Properti Tanpa Utang, meskipun Uang Belum Cukup, langsung bersama Cipto Junaedy, pelopor strategi beli banyak properti tanpa utang (Rekor Dunia MURI). Seminar digelar Selasa, 14 April 2015, di Hotel Aston Denpasar, Jalan Gatot Subroto Barat 283, Denpasar Bali. Nampak dalam foto Efri, seorang pemuda dari Jakarta yang sudah bisa beli apartmen di Bandung dan Jakarta tanpa utang. Dia adalah salah satu murid Cipto Junaedy yang sudah berhasil.

MBP/ist

MBP/ist

FGD - DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menggelar Forum Group Discussion (FGD) sebelum pelaksanaan Kongres PDIP yang digelar 8 - 12 April. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. didampingi Sekretaris IGN Jaya Negara dan Wakil Ketua IGN Alit Kesuma Kelakan, S.T., M.Si. bersama sejumlah pengurus DPD PDI-P Bali di Ruang Rama Sinta, Hotel Inna Bali Beach Sanur, Jumat (3/4). Forum Diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber dari Alumni GMNI untuk materi masukan kongres di antaranya Drs. I Made Urip, M.Si., Prof. Dr. Dewa Ngurah Suprapta, Dr. Dewa Gede Wisnumurti, I Nyoman Parta, S.H., Ir. Ketut Witarka dan I Made Anom Wiranata yang dihadiri pengamat, akademisi, tokoh masyarata serta para Pengurus DPC dan DPD serta Kader PDI Perjuangan se-Bali.

YUDISIUM - Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar yudisium ke-51 bagi 20 orang calon wisudawan di ruang sidang Sri Kesari Mandapa Unwar, Selasa (7/4). Para yudisiawan ini 10 orang dari jurusan Ilmu Pemerintahan dan 10 orang lagi dari jurusan Ilmu Administrasi. Dengan diyudisiumnya 20 orang ini, maka sampai saat ini Fisip Unwar telah menamatkan 1.593 orang sarjana. IPK yang dicapai para yudisiawan dan yudisiawati pada periode ini rata-rata mencapai 3,37 dengan masa studi berkisar rata-rata 4,7 tahun dan lulusan telah menunjukkan kualitas yang baik serta siap memenangkan persaingan di dunia kerja. Nampak dalam foto Dekan Fisip Unwar Drs. I Wayan Sudemen, M.Si. meyudisium para yudisiawan pada acara yudisium. 20 - 26 April 2015

43


PROPERTI

BBM Naik Turun, Bisnis Properti Kelabu

B

elum properti di Bali pada kwartal pertama tahun ini, belum menggembirakan. Meski ada penurunan suku bunga BI, tapi konsumen masih ragu untuk membeli properti. Konsumen masih bingung dengan kondisi perekonomian saat ini, terutama soal dampak tekanan rupiah masih mendominasi keputusan investor dan masyarakat calon pembeli rumah. “Juga soal harga BBM yang naikturun. Hal ini membuat masyarakat agak panik menentukan pilihan investasi dan pembelian properti,” kata pengamat properti, John Sadewa.Masyarakat yang punya daya beli seakan terombangambing dalam mengambil keputusan berinvestasi. Kalau dana yang dimiliki digunakan untuk belanja maupun investasi properti, dikhawatirkan ekonomi akan melemah lagi akibat dampak inflasi yang disebabkan kenaikan BBM. “Permasalahnya cukup kompleks yang mempengaruhi perkembangan properti. Kisruh elite partai di Jakarta

yang mencerminkan ketegasan pemerintah masih kurang, sehingga para pelaku ekonomi juga ikut menunggu. Imbasnya, belum ada kestabilan politik dan ekonomi,” ujarnya. Memasuki bulan April, kata John, kelesuan properti di Bali masih berlangsung. Bila memanasnya situasi politik bisa diredam pada April, kemungkinan besar Mei 2015 transakasi properti akan mulai meningkat. Mengingat, pertengahan tahun sampai November, pada umumnya euforia investasi properti meningkat sebelum memasuki akhir tahun dan tahun baru 2016. Terkait pengaruh situasi politik, menurut pengamat asal Petang, Badung ini, memang kelihatannya tidak berkaitan langsung tapi itu tetap berpengaruh terhadap sektor properti. Jika kestabilan terganggu maka investor pasar modal akan menarik dananya keluar dan memilih bermain di pasar uang sehingga nilai rupiah tertekan terhadap mata uang asing khususnya dolar Amerika. Bila nilai dolar naik maka harga barang khususnya yang impor akan mahal pula sehingga daya beli masyarakat akan terkoreksi dan

lebih memfokuskan kepada kebutuhan yang paling mendesak sehingga porsi dana untuk investasi properti jadi berkurang yang menyebabkan transaksi properti menurun. Sebenarnya, situasi seperti ini peluang bagus untuk membeli properti karena banyak properti ditawarkan dengan harga yang terjangkau. Ketatnya likuiditas di pasar dan harga properti di Bali, akan terus naik walau tidak sekencang dua tahun lalu. Apalagi pada 2016, MEA sudah efektif diberlakukan. Oleh karena itu, kebutuhan akan hunian akan bertambah seiring datangnya pekerja dan pengusaha ASEAN yang akan masuk ke Bali. “Developer akan tetap jalan dan berproduksi sebagaimana biasa. Hanya saja volumenya sedikit dikurangi karena penjualan yang belum pulih benar,” ujarnya. Pengembang properti Ir. I Made Suardana juga mengakui hal itu. Bahkan, ia mengungkapkan pengaruhnya besar sekali terhadap penjualan properti di Bali. “Dari tahun 2014 kondisinya seperti itu. Terhambat adanya pilpres,” tambahnya. Suardana menegaskan sebenarnya ada harapan 2015 kondisinya lebih baik. Tapi ternyata kebijakan dari pemerintah malah membuat situasi semakin terpuruk. “Mudah-mudahan menjelang akhir tahun ini kondisinya lebih baik,” ungkap Suardna. Kerta Negara

44

20 - 26 April 2015


Pengembang Incar Daerah Penyangga HARGA tanah di Denpasar dan Badung Selatan, sudah tak usah dibicarakan lagi mahalnya sekarang ini. Di wilayah pinggiran Denpasar saja, harga tanah sudah di atas Rp 200 jutaan per are. Demikian halnya di pinggiran Badung, harganya tak jauh berbeda. Tidak hanya mahal, pengembang juga sudah mulai kesulitan untuk mendapatkan lahan di daerah sekitar ini. Kini pengembang mulai merambah daerah lebih pinggir lagi, seperti kawasan Petang di Badung Utara. Harga yang ditawarkan mulai sekitar Rp 125 jutaan ke atas. Karenanya, konsumen yang bisa melirik kawasan ini dari kelas menengah ke atas. Itu pun kebanyakan dipakai investasi---beberapa ada juga sebagai spekulasi akan dilepas kembali sewaktu-waktu begitu harga mulai melonjak naik. Sementara pengembang yang ingin membangun perumahan, tentu saja harus berhitung kembali dengan kisaran harga la-

han sebesar itu. Maklum, margin keuntungan yang mereka bisa raih sangatlah tipis. Jika pun harus mengembangkan perumahan di daerah pinggiran tersebut, pemasarannya agak sulit. Terkecuali, jika menyasar pasar menengah ke atas atau mereka yang membeli rumah untuk investasi. Tetapi, investasi dalam bentuk rumah dinilai lebih ruwet ketimbang dalam bentuk tanah (kapling) karena ada cost pemeliharaan. Kondisi ini membuat para pengembang mencari lahan di luar dua kawasan tersebut, seperti Tabanan, Gianyar dan Klungkung untuk memenuhi permintaan properti di Pulau Dewata. Mereka pun mulai mengincar daerah penyangga. Hal ini diakui anggota Realestat Indonesia (REI) Bali, I Gusti Made Aryawan. Ia mengaku, saat ini tidak sanggup lagi membangun KPR di kawasan Badung dan Denpasar. “Terus terang mahalnya harga lahan menjadi kendala bagi kami di Bali saat ini. Sebab, investasi yang dikeluarkan

lebih banyak diperuntukan untuk pembelian lahan, bahkan hingga 70 persen. Misalnya, konstruksi hanya Rp 100 juta, tetapi harga lahan Rp 300 juta,� keluhnya. Kenaikan harga tanah di Denpasar dan Badung yang menjadi pusat pariwisata dalam setahun diperkirakan mencapai 70 persen. Kenaikan ini dikarenkan semakin banyaknya orang yang berminat memiliki properti di Bali utamanya di wilayah Badung dan Denpasar, sedangkan lahan yang tersedia terbatas. “Banyak yang ingin punya properti di Bali karena prestise, sementara lahan terbatas sehingga, harga lahan terus melambung,� katanya. Bank Indonesia (BI) memprediksi prospek bisnis properti tahun 2015 masih baik. Kondisi ini sejalan dengan perkiraan kenaikan harga properti yang wajar di kisaran 5 persen-10 persen. Parwata


TRADISI

‘’Magoak-goakan’’ Khas Desa Panji

Warisan Raja Buleleng, Rutin Dipentaskan Saat ”Ngembak Geni” “MAGOAK-GOAKAN” merupakan permainan tradisional yang berkembang di Kabupaten Buleleng, tepatnya di Desa Panji, Kecamatan Sukasada. Desa ini bersejarah, karena merupakan asal Raja Buleleng Ki Anglurah Panji Sakti. Pada masa kerajaan dipimpin Ki Anglurah Panji Sakti, diciptakan permainan tradisional yang dikenal dengan magoak-goakan. Dulu permainan ini dipentaskan untuk memberikan motivasi dan semangat ketika Ki Anglurah Panji Sakti akan berperang ke Blambangan, Jawa Timur (Jatim). Kini permainan ini tetap lestari dan menjadi catatan sejarah yang tidak mudah dilupakan. Untuk mengenang dan melestarikan permainan khas Desa Panji tersebut, setiap perayaan Nyepi, semua Sekaa Truna Truni (STT) di desa ini menggelar permainan goak. Seperti di hari ngembak geni, Minggu (22/3) permainan digelar di beberapa tempat seperti areal Monumen Bhuana Kerta, Lapangan Desa Panji, dan di wilayah dusun masing-masing. Jika biasanya areal permainan digenangi air, namun kini areal permainannya diubah pada lahan kosong yang berlumpur. Seperti dipertontonkan oleh STT Satya Warga Dusun Kelod Kauh. Lahan milik perorangan di pinggir jalan disulap menjadi arena bermain goak. Lahan sawah ini becek dan penuh lumpur. Sementara puluhan permainan remaja dan orang dewasa penuh suka cita magoak-goakan. Bahkan, penonton yang berasal dari luar Desa Panji pun ikut bermain. Permainan bertambah seru karena banyaknya warga yang menonton permainan unik ini. Ketua STT Satya Warga Gede Ganesa di sela-sela menggelar permainan goak menuturkan, permainan ini merupakan warisan Raja Buleleng Ki Anglurah Panji Magoak-goakan khas Desa Panji, Kecamatan Sukasada, dimainkan setiap Ngembak Geni, sehari setelah hari raya Nyepi.

46

20 - 26 April 2015

Sakti yang patut dijaga dan dilestarikan agar jangan sampai punah. Sebagai generasi muda, dirinya terpanggil untuk menjaga dan menanamkan rasa cinta terhadap permainan ini. Hal itu ditunjukkan dengan memainkannya setiap hari ngembak geni. Permainan ini diakuinya mataksu dan ini dibuktikan dengan pemain tidak ada latihan khusus, dan ketika waktunya begitu mudah untuk bermain. Tak hanya itu, pemain luar desa yang baru pertama kali ikut selama permainan semakin menikmati terus ikut bermain. “Kami sangat mempercayai bahwa permainan ini sarat makna dan mataksu. Untuk itu sebagai generasi muda asli Panji harus bisa bermain sebagai bentuk peran serta melestarikan permainan peninggalan leluhur,” katanya. Selama ini Ganesa dan rekan-rekannya kesulitan mencari lokasi yang representatif untuk bermain goak. Bahkan, setiap tahun dirinya harus ke sana ke-mari mencari lahan untuk bermain. Beruntung, dalam Nyepi tahun ini ada seorang warga yang memberikan izin memanfaatkan lahan sawah untuk areal bermain goak. Permainan tersebut mampu menyetot penonton yang tidak hanya warga Panji namun warga dari desa tetangga datang menyaksikan permainan goak. “Selama

ini kami tempat tidak punya dan tahun sebelumnya kami pentas di balai banjar kurang bagus dan sekarang ada tempat di lahan ini sangat bagus dan bisa ditonton banyak orang,” imbuhnya. Sementara itu salah seorang pemain Ketut Arya Parwata menuturkan, permainan goak ini tidak hanya melibatkan kalangan anak-anak, namun semua kalangan termasuk orangtua. Parwata mengaku permainan ini harus dilestarikan jangan sampai generasi muda tidak tahu bermain goak. Sementara ditanya media areal permainan yang berlumpur, Parwata mengaku areal becek dan berlumpur ini paling tepat karena pada waktu dimainkan pada zaman kerajaan adalah di areal berlumpur. Sedangkan teknis permainan pun masih sama, permainan diawali dengan satu pemain yang berperan sebagai goak dan pemain paling belakang menjadi sasaran goak. Pada saat goak berhasil menangkap pemain yang paling belakang permainan sudah selesai dan terus diulang-ulang. “Dulu lahan asli tepat dimainkannya di areal becek seperti ini. Walau licin karena lumpur tapi kami sangat senang memainkan,” imbuhnya. Mudiarta


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

TES SELEKSI - Kampus Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unwar, Sabtu (4/4) diserbu siswa SMA se-Bali dan luar Bali. Mereka mengikuti tes tulis seleksi penerimaan calon mahasiswa baru gelombang I. Sebanyak 187 peserta bersaing untuk mendapat jatah kursi di FKIK Unwar. Pelaksanaan testing langsung dipantau Dekan FKIKK Unwar yang juga Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana bersama Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., dan Sekretaris Made Johnny Sanger, S.H., M.H., BT. Dekan FKIK Prof. Dewa Putu Widjana mengungkapkan, peminat masuk FKIK setiap tahun terus meningkat. Tahun ini FKIK Unwar akan menerima 50-60 mahasiswa baru. Mereka diseleksi berdasarkan tes tulis, TPA, piskologi dan kesehatan. Tiga peserta peraih nilai tertinggi langsung diterima tanpa melihat jumlah sumbangan yang diberikan. Nampak dalam foto Ketua YKKP Bali Wisnumurti bersama Johnny Sanger dan Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana saat memantau tes tulis calon mahasiswa FKIK Unwar.

YUDISIUM - Fakultas Sastra (FS) Universitas Warmadewa yang membuka Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris tidak sekadar meluluskan mahasiswa. Akan tetapi, tetap berupaya mencetak lulusan dengan mengedepankan kualitas sehingga mampu bersaing di dunia kerja. Dekan Fakultas Sastra Unwar, Drs. Nyoman Sujaya di sela-sela acara Yudisium ke-51 yang berlangsung di Kampus Unwar, Selasa (7/4) mengatakan, Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris FS Unwar yang terakreditasi B, memiliki visi “Menjadikan Fakultas Sastra sebagai Pusat Pendidikan dan Pengembangan Ilmu Bahasa, Sastra dan Budaya untuk Menghasilkan Lulusan Berkualitas, Berwawasan Lingkungan dan Terfavorit Tahun 2016”. Dengan visi tersebut FS Unwar harus terus meningkatkan diri termasuk mengikuti perkembangan pendidikan seperti kurikulum berbasis KKNI. Dikatakan lebih jauh, untuk mengimplementasikan visi tersebut, lanjut Sujaya, pihaknya menuangkan cita-cita itu dalam tri dharma perguruan tinggi yakni, pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

SURVEI - PDI Perjuangan berpeluang besar menyapu bersih jabatan kepala daerah dalam pilkada 2015 di enam kabupaten/kota se-Bali. Peluang ini setidaknya tergambar dari pemetaan politik dan hasil survei elektabilitas selama ini. Demikian penegasan Direktur Eksekutif Ganesha Consulting I Gusti Putu Artha, S.P., M.Si. di Denpasar. Dua bulan terakhir ini, papar anggota KPU RI 2007-2012 ini, pihaknya mensurvei Bangli, Tabanan dan Karangasem. Di Karangasem, kandidat kader PDI-P I Gusti Ayu Mas Sumatri, S.Sos., M.AP. yang berpasangan dengan tokoh adat dan mantan birokrat berpengalaman I Wayan Artha Dipa, S.H., M.H. menunjukkan kenaikan signifikan. Oktober 2014, elektabilitas kedua nama ini di posisi 6 besar. Lalu bergerak naik tiga besar pada Januari 2015, dua besar pada awal Maret 2015 dan kini sama kuat di posisi pertama dengan petahana Made Sukerana (kandidat Golkar).

SEMINAR - Bosan dililit utang terus? Belum jago nambah rumah idaman? Yuk tatap muka dimentori Bpk. Cipto Junaedy, agar ketularan jago beli rumah, bukan jago ngutang. Jika berutang, lubangnya di sini. Bayarnya pasti, tetapi sumber yang dipakai untuk bayar sifatnya tidak pasti. Silakan hadir pada seminar gratis ‘’Strategi Membeli Banyak Properti’’ tanpa utang, meskipun uang belum bukup, langsung saja bersama Cipto Junaedy mendapat solusinya. Dia adalah pelopor strategi beli banyak properti tanpa utang. Tercatat pada Rekor Dunia MURI. Nampak dalam foto Hamzah, pemuda dari Medan, pemilik kompleks perumahan Tanpa Utang.

20 - 26 April 2015

47


FASHION

Mengintip Gaya India

B

usana India selama ini dikenal unik dan berkarakter serta menjadi salah satu identitas masyarakat India. Pakaian tradisional India juga memiliki kecantikan dengan corak warna yang etnik dan menarik. Belum lama ini dalam acara promosi kerajinan asal Gujarat yakni “Gurjari 2015” dilangsunkan fashion show busana–busana India. Dalam pagelaran tersebut, Ketua dan

beberapa pengurus Iwapi Badung, berkesempatan menyaksikan langsung di Gujarat, India. Pekan ini kami tampilkan beberapa busana India yang menarik dan fashionable. Mulai dari sari yang disampirkan di tubuh dengan sempurna hingga model lainnya yang terlihat lebih modis dan cantik. Sebab, bersama berkembangnya dunia fashion dunia, para desainer di India pun menghadirkan bahan tradisional India ke dalam berbagai model busana kontemporer. Corak alami dan warna kain India yang eksotik juga merupakan sumber kecantikan alami Busana India. Di acara “Gurjari“ beberapa sengaja dirancang dalam

balutan desain modern. Gaya busananya juga bisa di-mix and macth namun tetap berani bermain warna. Dengan berbagai kombinasi yang apik, meski simpel tapi tetap stylish karena corak khas India yang menghiasinya. Jika ingin sentuhan yang lebih khas lagi, tinggal dilengkapi dengan aksesori khas India. Bagi Anda penyuka gaya etnik yang berpadu dengan modern, gaya fashion India ini bisa menjadi inspirasi. Sri Ardhini LAPORAN


SOSOK

Dra. Ida Ayu Putu Tirta

Disiplin dan Iman Harus Kuat SEKOLAH dasar (SD), sesuai dengan namanya, di tempat inilah dasardasar pendidikan bagi anak didapatkan. Karena itu pula, dalam kepemimpinan Dra. Ida Ayu Putu Tirta, disiplin menjadi hal utama. “Disiplin ditanamkan melalui pembentukan karakter yang memberikan pembiasaan, sehingga akhirnya menjadi budaya. Contoh sederhana saja, menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Jika hal tersebut sudah diterapkan di sekolah dan menjadi pembiasaan, otomatis ketika di luar sekolah, di rumah atau di masyarakat, perilaku ini akan berlanjut menjadi budaya. Disiplin mengikuti peraturan,” papar Kepala SDN 8 Dauh Puri, Denpasar ini. Bagaimana jika anak-anak melanggar peraturan? Apakah anak kena sanksi? Dayu Putri mengakui pernah mengenakan denda Rp 1.000 bagi anak-anak yang melanggar. “Namun ini kurang efektif. Mungkin anak-anak menganggap nilainya kecil,” ujarnya. Untuk menegakkan peraturan kuncinya ada pada guru. Guru memberikan contoh dan teladan kepada anak. Jika ada anak yang melanggar, siapa pun yang melihat akan melaporkannya ke wali kelas. “Dengan saling mengingatkan, ini lebih efektif,” imbuh istri IB Ketut Jelantik ini. Memberi salam, dan pembiasaanpembiasaan lainnya untuk pembentukan karakter anak agar jadi budaya, dikatakan Dayu Tirta lebih susah dibandingkan menjadikan anak pintar. Namun, alangkah baiknya jika kedua hal tersebut seimbang, anak pintar serta berkarakter dan berbudaya. Dayu Putri yang memimpin SDN terfavorit di Denpasar sejak tahun 2005 ini bertekad mengawal SD ini bisa maju baik secara akademis maupun nonakademis. Ini pun sudah dibuktikannya, didukung seluruh guru, staf, dan komite sekolah. Dari beberapa prestasi yang ditoreh SDN 8 Dauh Puri, yang paling menonjol adalah bidang olahraga artistik dan ritmik. Bahkan, sejak tahun 2000, SDN 8 Dauh Puri mewakili Provinsi Bali ke tingkat nasional dalam olahraga tersebut. Juga, pernah meraih

Juara 3 Lomba Klub Olahraga tingkat Nasional di tahun yang sama. Prestasi membanggakan juga ditunjukkan dalam bidang akademis dalam Olimpiade Matematika hingga melenggang ke tingkat nasional, tahun 2009. Satu lagi yang menonjol dari sekolah ini adalah Sanggar Dedari yang dibina Made Taro. Ekskul bermuatan budaya Bali yang beranggotakan lebih dari 50 anak ini dilaksanakan tiap Senin sore. Sanggar yang pernah dua kali mementaskan permainan tradional anak di tingkat nasional ini, tiap bulannya juga mengisi acara di TVRI Denpasar. Hendaknya orangtua hanya mendampingi dan mengarahkan anak. Tuntun anak untuk bisa menemukan jawabannya sendiri. “Ketika anak berhasil menemukan jawabannya sendiri, anak akan luar biasa senangnya dan anak akan tambah bersemangat belajarnya,” ucapnya. Memberikan PR pada anak ini pun dikatakan menjadi bagian dari pembiasaan agar anak terbiasa belajar ada maupun tak ada PR, membuka buku, melihat jadwal besoknya, dan membuka buku penghubung. Di SD yang memiliki 680 siswa ini, buku penghubung masih dijalankan untuk saling mengingatkan antara guru,

siswa, dan orangtua. Sebagai sarjana BK yang menamatkan kuliah di IKIP PGRI Bali, ia tahu betul bagaimana menghadapi anak yang bermasalah. Ia yakin semua itu pasti ada penyebabnya, bisa dari keluarga atau dari lingkungannya. Semua ada jalan keluarnya. Sebagai umat Hindu Bali, ada kekhawatiran ketika tak memiliki anak perempuan, tak akan ada yang membantu mabanten, dan kegiatan lain yang umum dikerjakan perempuan. “Semua bisa dipelajari. Sejak kecil mereka sudah membantu saya membuat tumpeng, metanding. Saya agak keras mendidik anak, sejak kecil belajar disiplin,” ujar perempuan kelahiran 29 Maret 1962 ini. Dayu Tirta menekankan kepada anakanaknya harus belajar agar dapat sekolah negeri. Dayu Tirta menyadari, dalam pergaulan anak-anaknya di masyarakat, tentu tak terlepas dari pengaruh positifnegatif. Namun, tak mungkin juga jika ia melarang putra-putranya bergaul. “Dengan modal disiplin dan imam kuat, jalan berkerikil dan berbatu pasti bisa dilewati,” ucapnya. Inten Indrawati

20 - 26 April 2015

49


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

SEDERHANA - HUT ke-36 SMPN 4 Denpasar, Rabu (1/4) dirayakan secara sederhana. Konsepnya ‘’Dari siswa oleh siswa untuk siswa’’. Puncak HUT ditandai pemotongan tumpeng dan pementasan juara lomba. Di antaranya juara goyang dumang, modern dance. Yang menarik penutupan juga diisi joged laki-laki dari siswa SMPN 4 Denpasar. Momentum penting ini tak dilupakan Kepala SMPN 4 Denpasar Drs. I Wayan Dhania, M.Pd. dengan penguatan pada bidang akademik dan pendidikan karakter. Makanya tema HUT tahun ini ‘’Melalui HUT SMPN 4 Denpasar kita tingkatkan prestasi, karakter, seni budaya yang berwasan lingkungan’’. Wayan Dhania mengungkapkan berbagai atraksi yang dipentaskan dan program HUT semuanya mengarah pada pendidikan karakter. Di antaranya lewat yoga, atraksi pramuka, dharma gita dan aksi sosial lainnya. Kepala SMPN 4 Denpasar I Wayan Dhania bersama Mertayasa berfoto bersama dengan penari tari kebesaran ’’Sangkara’’.

PEROMBAKAN - Tahun 2015, IKIP PGRI Bali banyak melakukan langkah strategis. Di antaranya memiliki kurikulum berbasis KKNI, memperkuat e-learning dengan menyiapkan wifi gratis 24 jam, dan meningkatkan kualitas SDM dosen. Pertengahan 2015, Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. bersama Ketua YPLP P.T. IKIP PGRI Bali Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. melakukan perombakan “kabinet.” Perombakan bukan dilakukan dari atas, malainkan dari buttom up hasil pemilihan dosen dan senat fakultas. Hasilnya, empat dari lima dekan diganti dengan harapan mampu membawa kemajuan IKIP PGRI Bali. Para pejabat yang diplilih itu, dilantik dan diambil sumpahnya oleh Rektor IKIP PGRI Bali Dr. Made Suarta, S.H., M.Hum., Rabu (1/4) di Auditorium Redha Gunawan.

MBP/ist

MBP/ist

JALAN SEHAT – Ketua DPD PDI-P Bali I Wayan Koster, Wakil Wali Kota Denpasar Jaya Negara dan sejumlah tokoh PDI-P Bali melepas Jalan Sehat Pra-Kongres PDI-P di areal timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Renon, Denpasar, Minggu (5/4). PULUHAN ribu warga Denpasar dan sekitarnya tumpah ruah di seputaran Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Renon, Denpasar untuk mengikuti gerak jalan sehat. Ini adalah puncak kegiatan Pra-Kongres PDI-P yang sudah mulai digelar sejak 15 Maret lalu. Sejak pukul 06.00 wita, warga mulai anak-anak hingga orang tua, menyemut di lokasi untuk mengikuti gerak jalan sehat menempuh jarak sekitar 2 kilometer. Hadir pula Wali Kota Denpasar I.B. Rai Mantra, Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, serta seleruh DCP PDI Perjuangan yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali.

MERANGKUL - Prinsip Bung Karno, ‘’jangan sesekali meninggalkan sejarah’’ (Jas Merah) tetap dilaksanakan oleh politisi muda Bali yang kini Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III. Bagaimana tidak, di saat politisi lain kerap melupakan teman-teman seperjuangan usai pemilu, hal itu tak dilakukan sosok Dr. Wedakarna. Ia justru merangkul kawan seperjuangan di PNI Marhaenisme untuk tetap berjuang sebagai staf khusus DPD-RI B-65 periode 2014-2019. Keberadaan staf ahli dan staf khusus ini atas inisiatif Dr. Wedakarna untuk kembali memberikan teladan bagi Bali bahwa dalam berjuang, prinsip-prinsip berpolitik santun harus tetap menjadi platform perjuangan kaum Marhaen yang mengusung ajaran Bung Karno. Nampak dalam foto Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (Ketua DPD PNIM Bali) melantik Staf Khusus PNI Marhaenisme dan lintas partai di Kantor DPD-RI Renon, Denpasar.

50

20 - 26 April 2015


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Majalah balipost edisi 86 by e-Paper KMB - Issuu