Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 198 | Balipost.com

Page 1

198 | 4 - 10 September 2017

Antisipasi Merginalisasi Kemandirian Ekonomi

RP 20.000


D A F TA R I S I OPINI lMewaspadai Model Terkini Aksi Kejahatan 6 BALI SEPEKAN lPuluhan Kilometer Jalan Rusak 7

LAPORAN UTAMA l Antisipasi Merginalisasi Kemandirian Ekonomi 8 l Pertumbuhan Melambat 9 l Visi Penguatan Ekonomi 10 POLITIK l Mengendalikan Pembangunan Berdasarkan Politik 16 l Merefleksikan Konsensus Dasar Kebangsaan 17 KIPRAH l Glorious Band, Andalkan Kekompakan

dan Keharmonisan 18

MANCANEGARA l ”Smartphone” Berbahaya? 20 DAERAH l Abrasi Pantai Selatan

KESEHATAN l Hidup Sehat dan Awet Muda 24 LENSA l Pedagang 26

OLAHRAGA l Bantuan Sahabat 27 PENDIDIKAN l Strategis, Peran Perpustakan

dalam Revolusi Mental 32

PARIWISATA l Karangasem Nikmati Ampas Pariwisata 38

Mengkhawatirkan 22

TRADISI l ”Ngaturang Lakon” Kembalikan

’’Bukti’’ Saat Menjadi Peduluan 40 PROPERTI l Proyek Perumahan Rambah Perancak 42

4 - 10 September 2017

3


DARI PEMBACA

Rekomendasi Partai Politik P

ilgub Bali 2018 makin dekat. Sebagai penduduk Bali, saya sangat berharap partai politik bisa merekomendasikan kadernya atau calonnya lebih awal. Ini penting untuk menghindari konflik antarkader partai yang bertarung termasuk menghindari gesekan di akar rumput. Bagi saya makin cepat partai politik merekomendasikan kader yang akan diajukan atau figur yang akan direkomendasikan jauh lebih baik. Selain calon bisa beradaptasi lebih awal dengan calon pemilihnya, kandidat juga bisa dinilai lebih awal oleh calon pemilihnya. Cara ini juga akan membuat solidaritas di tingkat kader partai akan terbangun lebih awal. Jika rekomendasi lambat dimunculkan, ada kemungkinan semua kader yang berambisi berlombalomba membuat baliho di jalanan. Ini sebenarnya bagus secara pilihan politik. Tapi eksesnya sangat rawan. Konflik akan terbuka antar pendukung calon, padahal mereka berada dalam satu partai politik. Selain kepada partai politik, saya juga berharap agar calon independen yang ingin muncul segera melakukan pendekatan publik. Jangan menunggu waktu sampai lewat, baru bergerak. Calon independen juga harus banyak melakukan komunikasi politik, mengingat jika terpilih juga akan berurusan dengan kader partai yang duduk di legislatif. Untuk itulah, saya sangat berharap Pilgub Bali 2018 bisa berjalan damai di tenah keprihatinan terhadap kondisi ekonomi krama Bali sebagai pemilih dominan. Wayan Putra Sesana Denpasar, Bali

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng: Sosiawan, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

4 - 10 September 2017

4


Bangun Ketahanan Ekonomi, Peran LPD Perlu Diperluas DESA pakraman selama ini selalu dikaitkan dengan mengawal ketahanan budaya Bali. Peran utama desa pakraman ini pun terkesan menjadi pemahaman umum krama Bali. Padahal, dalam konteks pemberdayaan umat atau krama Bali dalam membangun ketahanan ekonomi dan kemandirian ekonomi peran desa pakraman dianggap sangat stratgeis. Sayangnya peran ini belum digarap optimal. Sejalan dengan itu pula, peran desa pakraman dalam menjaga alam, lingkungan dan pewarisan tradisi juga dinilai perlu dievaluasi dan maksimalkan. Menyikapi hal ini, Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat terkait dengan persepsi publik terhadap peran desa pakraman dalam menjaga ketahanan dan kemandirian ekonomi krama Bali. Jajak dilakukan di seluruh Bali dengan melakukan wawancara via telepon. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden terkait dengan hal ini, terdapat 57,44 persen yang menilai desa pakraman belum melakukan upaya-upaya startegis dalam menjaga ketahanan ekonomi krama Bali. Keberadaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) memang bisa menjadi salah satau tolok ukur, namun dalam konteks persaingan dalam merebut peluang kerja, desa pakraman perlu melakukan terobo-

san nyata. Figur pimpinan desa pakraman atau bendesa dan jajarannya ke depan perlu memiliki visi yang jelas dalam menguatkan ekonomi krama Bali. Program pemberdayaan potensi desa pakraman dan penguatan SDM layak menjadi terobosan. Desa pakraman harus ikut berperan nyata dalam menggerakan krama Bali agar bisa ikut merebut akses pasar yang ada. Peran LPD dalam membangun ketahanan ekonomi krama Bali layak diperluas. Sedangkan 40,01 persen responden berpandangan desa pakraman sudah melakukan upaya –upaya untuk menjaga kemandirian ekonomi. Keberadaan LPD di tingkat desa pakraman dinilai sebagai bentuk nyata peran desa pakraman dalam menjaga ketahanan ekonomi krama Bali. Tak hanya itu, kini banyak desa pakraman yang sudah mulai mengelola potensi desa dalam bentuk desa wisata sebagai pelung kerja bagi krama Bali. Bahkan, kini dengan pendekatan pembangunan berorientasi pemerintahan desa, desa pakraman sudah melakukan langkah-langklah yang jelas dalam pelibatan krama Bali dalam proyek-proyek infrastruktur pedesaan. Selebihnya, 2,55 persen responden tak memberikan respons terkait dengan hal ini. Mereka hanya mengaku bahwa desa pakraman selama ini lebih sering

dikaitkan dengan pengawalan terhadap budaya Bali. Sedangkan peran dalam menjaga lingkungan, alam dan pewarisan tradisi termasuk dalam membangun SDM nyaris kurang bergaung. l Dira Arsana

Menurut Anda, apakah desa pakraman selama ini sudah melakukan langkah strategis dalam penguatan ekonomi selain melakukan pengawalan terhadap budaya Bali? 57,44% Belum 40,01% Sudah

Responden : 734

2,55% Tidak tahu grafis: tomik cahya

4 - 10 September 2017

5

5


OPINI

B

Mewaspadai Model Terkini Aksi Kejahatan

eberapa waktu lalu, di Denpasar, Bali, terjadi perampokan senjata Brimob oleh tiga pria. Senjata tersebut berhasil dikuasai dan kemudian dibawa menghilang. Lebih ditekankan lagi bahwa mereka yang melakukan perampasan tersebut adalah tiga pria berperawakan Timur Tengah. Mungkin ini turis yang datang ke Bali dengan latar belakang yang berkaitan dengan Timur Tengah. Menuduh bahwa mereka teroris jelas bukan merupakan sikap yang bijak, namun tetap harus waspada karena fenomena demikian sekarang marak di berbagai belahan dunia. Yang dikhawatirkan, meskipun pemerintah melalui kepolisian telah mengatakan bahwa masyarakat harus waspada dengan kejadian ini, tetapi masyarakat kiranya masih kurang serius melihat masalah tersebut. Keramaian dan ketidakdisiplinan masih terlihat di jalan raya, di kompleks pertokoan juga orang berjubel tanpa melihat kemungkinan ancaman yang mungkin akan datang. Sikap masyarakat seperti ini cukup mengkhawatirkan, padahal Bali dan Jakarta telah berkali-kali menjadi korban bom teroris. Kalau dilihat dari fenomena internasional, perampokan senjata ini merupakan gejala baru dan paling mutakhir dari kelompok-kelompok yang dicurigai sebagai pelaku aksi teror. Karena itulah meski sang perampok itu kriminalis biasa, tetap harus diwaspadai. Ada gejala bahwa di kalangan teroris hubungan antara biaya, ideologi dan kesetiaan terhadap ideologi itu sekarang telah mulai berubah. Di masa lalu hubungan antara biaya-ideologi dan kesetiaan tersebut berlangsung lurus dan saling menunjang. Akan tetapi, kini nampaknya pembiayaan itu sudah tidak sehebat dulu lagi Tetapi pembelaan terhadap ideologi masih tinggi. Maka, demi menghemat biaya, gerakan fanatisme terhadap ideology itu itu berlangsung dengan cara yang lebih pragmatis, yaitu dengan memanfaatkan tempat, waktu dan kesempatan. Tujuannya tetap yaitu mencari perhatian dan menciptakan teror. Di Eropa dilakukan dengan merampas

6

Oleh I Nyoman Mardika

mobil truk dan menabrakkannya di tempat ramai, menusukkan pisau kepada korban atau melakukan tindakan di stadion olahraga, Perampokan senjata juga merupakan salah satu cara pragmatis tersebut. Sesungguhnya ini masih menggunakan sarana untuk melakukan tindakan. Dalam jangka panjang, manakala senjata sudah mulai diawasi dan truk atau kendaraan sudah mendapatkan pengawalan ketat, maka hanya tangan kosong yang akan digerakkan untuk menyebar teror, di samping ada kemungkinan menyebarkan gas berancun. Model penyerangan seperti itu sangat jelas memperlihatkan kepada dunia bahwa tindakan-tindakan mereka tidak akan pernah berhenti dan selalu berupaya mencari cara dan model baru untuk melakukan serangan dan mengacaukan tatanan sosial. Tantangan terbesar dari dinas kepolisian dunia, tentu juga Indonesia, adalah bagaimana mengatasi hal ini, terutama anasir-anasir mereka yang tetap menyuarakan teror untuk mencapai tujuannya. Solusi yang memakai kamera mini di setiap tempat strategis dan berpotensi terancam, selalu ketinggalan karena kelengahan aparat untuk memantau kamera. Akibatnya kejadiannya tidak dapat dicegah dan pelaku dan motiv peristiwanya baru bisa dilacak setelah peristiwa terjadi: korban jiwa telah berjatuhan. Untuk itulah maka solusi sosial merupakan jawaban yang paling pantas untuk menghadapi anasir-anasir radikal kelompok seperti ini karena oknum seperti itu melakukan aktivitasnya di tengah-tengah masyarakat. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk membangkitkan kesadaran masyarakat menghadapi kelompok radikal seperti ini. Yang pertama adalah menggugah kesadaran sosial tentang bahaya yang baru saja terjadi. Caranya dengan memberikan pengumuman di media massa atau menempel pengumuman di tempat strategis. Cara ini mampu memberikan penyadaran kepada masyarakat. Yang kedua adalah menggerakan sum-

ber daya keamanan. Di sini, yang paling dipentingkan adalah menggerakkan sumber daya tersebut secara akumulatif. Kekuatan pemerintah yang ada di kepolisian, ditambah dengan mengaktifkan sumber daya keamanan sosial,merupakan akumulasi dari kekuatan. Hansip-hansip yang ada di pedesaan maupun di kota, mesti aktif untuk melakukan pemeriksaaan di wilayahnya. Di Bali, pecalang merupakan sumber daya keamanan tradisional yang mesti diberdayakan. Pecalang yang sebelumnya tidak pernah turun melakukan sidak misalnya, kini harus diturunkan selama seinggu. Atau pecalang yang sudah melakukan tugas rutin setiap minggu sekali, diturunkan tiga kali seminggu. Semuanya baru dikembalikan ke ranah normal setelah keadaan dipandang aman. Metode pencegahan seperti ini penting dilakukan untuk memberikan peringatan kepada mereka yang ingin menganggu keamanan masyarakat (Bali). Jika peristiwa seperti perampokan senjata itu tidak direspon dengan cara-cara yang efektif dan serius, justru menjadi catatan tersendiri bagi kelompok pengacau untuk membikin onar. Bukan tidak mungkin mereka menginformasikan kelemahan ini kepada anggota kelompok lainnya. Ketiga, dalam kasus daerah ramai (seperti pariwisata di Bali), yang paling mendapatkan perhatian adalah pelatihan kepada aktoraktor yang bergerak di bidang keramaian itu. Misalnya, pemilik toko, pemilik hotel, pemilik penginapan, pemandu wisata, sampai pedagang acung. Para pemandu wisata haruslah diberikan pengetahuan dari pihak kepolisian, tentang bagaimana memantau atau mengetahui ciri-ciri orang yang hendak bertindak teror. Pedagang acung yang ada di pinggir pantai, juga mesti mendapatkan pelatihan yang sama karena merekalah pihak yang paling bersentuhan dengan turis-turis mancanegara. Perampok brimob di Denpasar itu diperkirakan merupakan turis yang datang ke Bali sebagai pelancong. Bukan tidak mungkin di balik akativitasnya tersebut, mereka juga mempunyai niat-niat lain, yang bisa jadi jahat.

4 - 10 September 2017

6


BALI SEPEKAN

Sidak Kafe Remang-remang

MBP/sos

Puluhan Kilometer Jalan Rusak KERUSAKAN jalan kategori ringan dan berat masih terjadi di Kabupaten Klungkung. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman jumlahnya mencapai 80 kilometer lebih. Dari jumlah itu, yang tersentuh perbaikan masih kurang dari separuh. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung Ketut Narkayasa menjelaskan berdasarkan data terakhir, panjang jalan yang masuk menjadi aset kabupaten mencapai 453,8 kilometer. Rinciannya, Kecamatan Banjarangkan 80,57 kilometer, Klungkung 78,51 kilometer, Dawan 65,71 kilo-

meter dan Nusa Penida 229 kilometer. Angka tersebut tak seluruhnya memiliki kualitas baik. Sepanjang 81,53 kilometer masih masuk mengalami kerusakan kategori ringan dan berat. Perbaikan kerusakan itu, kata dia, masuk sebagai skala prioritas setiap tahun. Khusus untuk tahun ini, yang tersasar baru 29,93 kilometer atau sekitar 29,35 persen dengan anggaran Rp 34.770.779.983. Artinya, pemkab masih menyisakan jalan rusak sepanjang 51,60 kilometer. “Yang tersentuh perbaikan ini rusak ringan dan berat. Terus terang kami terbentur anggaran. Itu menghandalkan APBD dan DAK,” ungkapnya. l Sosiawan

SIDAK gabungan dilakukan aparat dengan menyasar empat kafe remangremang pada Minggu (20/8). Dalam sidak gabungan yang melibatkan personel Polwan, Sat. Narkoba Gianyar dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar itu tidak ditemukan adanya penyalahgunaan narkoba. Namun petugas menemukan cewek kafe yang diduga masih di bawah umur. KBO Binmas Polres Gianyar Iptu Yuliana Lumi yang juga Polwan senior di Polres Gianyar menyatakan sidak ini digelar serangkaian HUT Polwan yang berlangsung September mendatang. Sidak gabungan itu dimulai Minggu malam pukul 23.00 Wita dan berakhir pukul 01.30 Wita. Selama sidak, pihak kepolisian juga memeriksa seluruh barang bawaan cewek kafe. Tidak hanya itu, satu persatu urine para cewek kafe diperiksa. ‘’Hasilnya negatif. Di sana kami sekalian melakukan pembinaan terhadap cewek kafe untuk menolak segala bentuk narkoba,’’ jelasnya. l Manik Astajaya

Puluhan Ribu Bidang Tanah Belum Bersertifikat PULUHAN ribu bidang tanah di Kabupaten Bangli belum bersertifikat. Padahal pensertifikatan tanah penting untuk memberikan kepastian hukum kepemilikan tanah dan mencegah terjadinya konflik. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali Jaya saat sosialisasi di Gedung BMB, Senin (21/8). Jaya memaparkan, dari 100.000 bidang

tanah di Bangli, sejauh ini baru 53.963 bidang yang sudah bersertifikat. Sementara 46.037 bidang sisanya belum bersertifikat. Menurutnya, banyak manfaat bisa didapat dari pensertifikatan tanah. Di samping memberi kepastian hukum, kepemilikan sertifikat juga dapat mengurangi konflik, sertifikat ganda dan mempermudah penataan ruang. Jaya mengatakan, oleh pemerintah pusat, seluruh tanah di Bali ditargetkan

sudah bersertifikat tahun 2019 mendatang. Terkait masih banyaknya tanah di Bangli termasuk di kabupaten lainnya di Bali yang belum bersertifikat, pihaknya mengakui hal ini menjadi tantangan tersendiri. Meski demikian dia yakin, dengan dukungan dari semua pihak khususnya masyarakat, target menjadikan setiap jengkal tanah di Bali bersertifikat bisa dicapai. l Swasrina 4 - 10 September 2017

7

7


LAPORAN UTAMA

Antisipasi Merginalisasi Kemandirian Ekonomi Ketersisihan (marginalisasai) krama Bali makin terbuka. Ini merupakan dampak dari kegagalan krama Bali mengakses pasar. Krama Bali cenderung berjuang sendiri-sendiri, bahkan berkonflik. Kekuatan Bali belum bersatu. Bali mestinya membentuk leadership di semua sektor, bukan hanya di tataran politis, jika ingin menuju ketahahan ekonomi.

K

emandirian ekonomi Bali sudah sejak lama seharusnya diwujudkan. Bali memiliki sebagian besar resources untuk mewujudkan hal itu. Yang kurang justru kesadaran, kemauan dan usaha nyata untuk mewujudkan kemandirian itu. Yang terjadi justru sebaliknya, Bali semakin tergantung kepada daerah lain dalam memenuhi berbagai kebutuhannya. Bahkan untuk bahan pokok saja sepertinya Bali sudah tidak mandiri lagi. Belum lagi kebutuhan untuk upacara adat, sampai semat pun sudah mendatangkan dari Jawa. ‘’Dibutuhkan kesadaran kolektif pihak eksekutif, legislatif, akademisi, swasta dan masyarakat untuk mengurangi ketergantungan ini. Melalui kerja sama kolaboratif harus mulai disusun strategi dan rencana untuk merealisasi berbagai potensi yang dimiliki Bali,’’ kata mantan praktisi perbankan Dr. Gede Made Sadguna, S.E., MBA. Ia menegaskan hal ini harus menjadi prioritas program, terutama bagi pihak eksekutif dan legislatif. Membangun ketahanan dan kemandirian ekonomi Bali harus menjadi komitmen bersama masyarakat Bali. Ia pun mengungkapkan rasa prihatinnya terhadap kegagalan orang Bali menjadi pelaku utama di tengah pasar internasional yang terbangun di Bali. ‘’Kita secara kolektivitas harus melakukan evaluasi atas kondisi ini. Pemetaan ulang terhadap kekuatan kita mungkin bisa menjadi solusi. Namun, langkah riil yang segera perlu dilakukan adalah bersatu dan menyatukan semua kekuatan yang ada dengan bersinergi. Di sini diperlukan keikhlasan sebagai bentuk swadharma

8

Kita secara kolektivitas harus melakukan evaluasi atas kondisi ini. Pemetaan ulang terhadap kekuatan kita mungkin bisa menjadi solusi. Namun, langkah riil yang segera perlu dilakukan adalah bersatu dan menyatukan semua kekuatan yang ada dengan bersinergi. Di sini diperlukan keikhlasan sebagai bentuk swadharma dan bakti terhadap Bali.

Berbagai masalah yang dihadapi Bali saat ini semestinya disikapi oleh pemerintah dengan bekerja sama dengan semua elemen masyarakat. Di sisi lain, pemerintah juga harus tegas dan konsisten saat menerapkan kebijakan yang sudah dikeluarkan.

Dr. Gde Made Sadguna

Viraguna Bagoes Oka

dan bakti terhadap Bali,’’ ujarnya. Sebagai salah satu kekuatan dasar untuk bisa hidup sejahtera, krama Bali mestinya segera bangkit dan bergerak. Kemampuan penduduk Bali mengakses pasar harus dibentuk. ‘’Pemimpin harus hadir dalam kondisi ini. Pemimpin hendaknya membentuk dan memupuk daya saing masyarakatnya agar bisa menjadi pelaku pasar,’’ sarannya. Pengamat ekonomi Viragauna Bagoes Oka mengatakan, dalam menghadapi persaingan krama Bali cenderung kurang disiplin dan tidak komit. Mereka sering tidak konsisten dalam mengawal dan mengelola Bali. Dalam mengelola sektor ekonomi, seharusnya Bali mengusung nilai-nilai perilaku serta kebijakan strategis yang berbasis nilai-nilai dasar spiritual.

Sayangnya belakangan hal ini sudah mulai terabaikan. Kearifan lokal sebagai pangkal budaya ekonomi kreatif dan dasar (core) pariwisata Bali yang dirasakan tidak lagi memiliki jati diri. ‘’Dalam pemerintahan, peluang dan kewenangan otonomi daerah belum dimanfaatkan secara optimal,’’ ujarnya. Ia mengatakan berbagai masalah yang dihadapi Bali saat ini semestinya disikapi oleh pemerintah dengan bekerja sama dengan semua elemen masyarakat. Di sisi lain, pemerintah juga harus tegas dan konsisten saat menerapkan kebijakan yang sudah dikeluarkan. Kepemimpinan di masing-masing kabupaten/kota sangat menentukan arah pembangunan pemerintah. l Dira Arsana

4 - 10 September 2017

8


Pertumbuhan Melambat PERTUMBUHAN ekonomi Bali di triwukan II 2017 melambat. Pertumbuhan ekonomi tahun 2017 pun diperkirakan lebih rendah dari target yang ditetapkan. Penyebabnya, belanja pemerintah belum maksimal. Pertumbuhan ekonomi Bali diperkirakan antara 5,9 persen sampai 6,3 persen. Sedangkan tahun 2016 pertumbuhan ekonomi Bali sebesar 6,24 persen. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan II 2017, 5,87, lebih rendah dari yang ditargerkan. Oleh karena itu pertumbuhan ekonomi tahun 2017 diprediksi di kisaran 5,9 persen sampai 6,3 persen dengan tingkat inflasi 4 persen. Menurut Deputi Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Bali, Azka Subhan, Rabu (23/8), penyebabnya adalah perekonomian global kebangkitannya belum sebaik yang diperkirakan. Adanya perlambatan di sektor pertambangan (galian C), industri pengolahan (ikan, kerajinan, furniture), konstruksi karena perlambatan belanja modal pemerintah, kapasitas bandara atau sektor trasportasi udara sudah sampai kapasitas optimumnya. Selain itu, industri jasa keuangan juga mengalami penurunan bisnis. Hal itu karena para pelaku usaha cenderung menahan ekspansi usahanya atau memakai kredit industry jasa keuangan. “Mereka lebih memilih dengan dana sendiri,” imbuhnya. Belanja pemerintah tidak begitu besar juga jadi pemicu. Banyak dana pemerintah parkir termasuk Bali pun menjadi sorotan. Misalnya Kabupaten Badung menyimpan dananya hampir triliunan. “Memang ada alasan di balik penyimpanan dana tersebut. Dana untuk pilkada, dana untuk dana desa, dan itu perlu waktu untuk pencairannya. Alasan lain yang disampaikan dana itu untuk sampai akhir tahun,” beber Pengamat Ekonomi, Prof. Gede Sri Darma, D.B.A. Dana tersebut harus digerakkan (dibelanjakan). Jika dana tersebut digerakkan, ekonomi akan berputar menjadi lebih baik, uang yang beredar di masyarakat pun akan semakin banyak, daya beli pun akan meningkat. “Mungkin ada yang menyimpan dananya dalam bentuk deposito untuk mendapatkan

Azka Subhan

Bali Post/dok

bunga, mungkin karena triliunan, bunganya pasti besar sekali,” tuturnya. Padahal roda ekonomi harus diputar dari awal tahun sampai akhir tahun. Bukan menggenjot belanja pemerintah di akhir tahun untuk menghabiskan dana. Sehingga kualitas infrastruktur yang dibangun pun kurang baik. “Dengan alasan mungkin menunggu tender, menunggu proyek, menunggu proses yang panjang,” beber Rektor Undiknas itu. Pemerintah mestinya memiliki perencanaan yang matang. “Kapan dana tersebut dikeluarkan, kapan dibayar, kapan merealisasikan proyek, untuk belanja negara, belanja infrastruktur. Sehingga daya beli yang rendah, tidak bisa digerakkan, sehingga para pebisnis atau incumbent apalagi dengan sekarang bisnis online, mereka akan gulung tikar,” bebernya. Belanja pemerintah sangat signifikan pengaruhnya terhadap roda ekonomi. Karena belanja biasanya di akhir tahun. Sehingga uang yang beredar di triwulan I dan II sedikit. Triwulan III dan IV ia memprediksi lebih baik. Bisnis Masa Depan Lebih lanjut Sri Darma mengatakan Bali menjadi gulanya dari semua aktivitas bisnis. Tapi bisnis yang terjadi sekarang adalah bisnis yang berbasis pada mobile application atau menggunakan smartphone atau menggunakan teknologi informasi. Maka perusahaan yang kreatif, inovatif, dengan menggunakan teknologi informasi dalam aktivitasnya sehari-hari, itulah yang

Bali Post/dok

Prof. Gede Sri Darma, D.B.A.

menang. “Persoalannya adalah banyak perusahaan yang terlena dengan kondisi mapan, kondisi yang ada. Itu yang menyebabkan dia tidak bisa bergerak lagi, tidak bisa menggerakkan bisnisnya dengan cepat di tengah-tengah masyarakat yang semakin bergerak, semakin meningkat menggunakan bisnis online,” katanya. Masyarakat mulai beralih berbelanja secara online. Misalnya bisnis kue yang selama ini telah berdiri jika tidak bergerak memulai bisnis online, akan ditinggalkan. “Itu karena dia punya lawan yang tidak kelihatan, lawannya adalah para ibu rumah tangga yang pintar memasak dan memanfaatkan gadget untuk berpromosi,” selorohnya. Pesaing yang tidak terlihat ini dikatakan akan menjadi bisnis masa depan. Pergeseran minat belanja masyarakat yang menginginkan kemudahan dan kepraktisan, akan membuat online shop semakin laris manis. Bahkan untuk pengiriman pun saat ini telah banyak yang menawarkan jasa transportasi online. Oleh karena itu pemerintah harus menyiapkan regulasinya. Dengan perkembangan bisnis online ini, pertumbuhan ekonomi akan semu, tidak terlihat dan peredaran uang juga tidak terlihat karena sudah melalui transfer bank. “Karena itu tidak kena pajak. Sehingga nanti pemerintah tidak dapat pajak, karena yang selama ini kena pajak hanya pelaku bisnis yang terlihat,” ungkapnya. l Citta Maya 4 - 10 September 2017

9

9


LAPORAN UTAMA

Made Wijaya

Bali Post/dok

Bali Post/dok

Prof. Dr. IB Yudha Triguna

Visi Penguatan Ekonomi

D

esa pakraman belum melakukan upaya-upaya strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi krama Bali. Figur pimpinan desa pakraman atau bendesa dan jajarannya ke depan perlu memiliki visi yang jelas dalam menguatkan ekonomi krama Bali. Program pemberdayaan potensi desa pakraman dan penguatan SDM layak menjadi terobosan. Desa pakraman harus ikut berperan nyata dalam menggerakan krama Bali agar bisa ikut merebut akses pasar yang ada. Demikian terungkap saat pablibagan spesial yang digelar Bali TV. Acara yang dihadiri para bendesa adat di Bali itu mengangkat tema “Ancaman Bali Sekala-Niskala”. Bendesa Adat Kuta Wayan Swarsa mengungkapkan, pembentukan desa pakraman dimasudkan sebagai benteng tangguh untuk menjaga Bali. Dalam awig-awig sudah jelas, desa pakraman ini ikut berperan aktif di

10

dalam menjaga adat dan budaya Bali sesuai Tri Hita Karana. Selain itu desa pakraman juga berperan penting dalam menjaga lingkungannya. Termasuk dalam mendorong warganya untuk meningkatkan kesejahteraan dari sisi ekonomi. “Olehkarena itu Tri Hita Karana harus terus diperkuat untuk menjaga Bali supaya tetap ajeg,” ucapnya. Bendesa Tanjung Benoa Made Wijaya juga mengemukakan hal yang sama. Ia menilai desa adat memiliki peran strategis menjaga tatanan lingkungan dan potensi-potensi yang di Bali dengan kearipan lokal yang ada. Namun dalam kaitan menjaga lingkungan dan tatanan yang ada, jangan sampai ada upayaupaya mengkriminalisasi bendesa adat. “Sebab apapun yang dikerjakan bendesa adat pasti diawali dengan paruman dan perarem,” tegasnya. Bendesa Buduk, IB Purbanegara, men-

egaskan Bali tidak lepas dari pariwisata budaya bernapaskan Hindu. Bicara budaya, tidak hanya Bali saja tapi semua daerah memiliki budaya. Lain halnya dengan Bali, yang memiliki wisata dan mempunyai kelebihan karena benapaskan Hindu. Oleh karenanya, apapun kegiatan pariwisata termasuk pembangunan infastrukturnya harus mengacu kepada agama Hindu. Sebab di sanalah rohnya Bali dalam berbagai kegiatan yang ada. Selain itu, ia juga menyatakan, bahwa penguatan SDM Hindu juga harus dilakukan. Tidak hanya tugas dari desa pakraman, juga semua komponen harus melakukan. Sehingga SDM Bali benar-benar mampu bersaingan di tingkat lokal maupun nasional. Sementara itu Guru Besar Unhi yang juga mantan Dirjen Binmas Hindu Prof. Dr. IB Yudha Triguna menyampaikan, bahwa karakter orang Bali telah mengalami perubahan secara signifikan. Orang-

4 - 10 September 2017

10


MBP/eka

Seorang warga menata beberapa papan surfing sewaan di Pantai Legian, Badung. Berdasarkan data BPS Bali, pada semester I 2017 pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makanan minuman.

Bali tidak lagi diidentifikasi sebagai orang yang lugu, sabar, ramah, dan jujur sebagaimana pernah digambarkan Baterson. Demikian pula orang Bali tidak dapat lagi dikategorikan sebagai komunitas yang inklusif, melainkan orang Bali telah dipersepsikan sebagai orang yang tempramental, egoistik, sensitif, dan cenderung menjadi human ekonomikus. “Fenomena ini tentu amat menyedihkan, bagaimana kita bisa mem-praksiskan nilai adiluhung jika sikap kita sudah subjektif dan apriori, malahan memperkuat polarisasi negatif dan menjauhkan satu sama lain,” jelasnya. Padahal dalam kondisi ideal, budaya objektif seharusnya melayani yang subjektif, sehingga terwujud sebuah “pengembangan jiwa”. Ironisnya, dalam dunia

modern orang Bali justru mengalami hal yang sebaliknya, budaya subjektif meliputi kemampuan untuk menerima, menghargai, dan mengontrol budaya objektif tidak lagi tampak dan menonjol, sehingga telah terjadi reifikasi budaya. Ini adalah puncak krisis budaya modern yang diistilahkan Simmel sebagai “tragedi kebudayaan modern (Weinstein dan Weinstein, 1990). Oleh karena itu, pemimpin masa depan hendaknya mengerti anwiksaki dan wedatrayi. Anwiksaki mengajarkan seorang pemimpin mampu berpikir kritis dan objektif. Tidak terjebak dalam isu-isu terbatas, tertutup, dan lokalitas. Berpikir kritis dan objektif mempermudah hidup dalam mengenal mana yang patut dilakukan dan mana yang seharusnya tidak dilakukan.

Pada tingkat ini kita disatukan dengan prinsip-prinsip dasar sebagaimana dianjurkan dalam wedatrayi karena wedatrayi memberikan batas mengenai anjuran dan larangan. Manusia Hindu tidak akan pernah mencapai manusia yang mulia, walau menguasai kompetensi dengan baik atau pradnyan. Manusia Hindu harus membangun sisi lainnya, yaitu purusotama, yakni berbudi luhur. Setidaknya kalau mengacu pada Sarasamuccaya [299-313], unsur penting purusotama, yaitu “jangan pernah bangga saat dipuji dan jangan merasa hina saat dicaci maki”[306], “kendalikan kroddha” [307-309 perhatikan juga SS Sloka 93-108], dan “rendah hati” [312]. l kmb 4 - 10 September 2017

11


AKTIVITAS WABUP KLUNGKUNG - Pembangunan infrastruktur di Kecamatan Nusa Penida disidak Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Senin (21/8). Ia yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman I Gusti Nyoman Supartana tidak menemukan terjadinya pelanggaran. Pelaksanaannya sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Meski demikian, pengerjaannya diminta tak molor. DPRD JEMBRANA - Dalam rangka HUT ke-3 DPRD Jembrana periode 2014-2019, Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa menyerahkan bantuan kepada warga disabilitas fisik dan mental. Sebelumnya, masih serangkaian peringatan HUT DPRD Jembrana, juga digelar lomba Catur DPRD Cup dan penyerahan beasiswa kepada ratusan siswa SD, SMP dan SMA sederajat. Selama sepekan, Sugiasa turun langsung menyambangi belasan warganya yang mengalami disabilitas fisik dan mental. BPR LESTARI - Tepat pada bulan Kemerdekaan Republik Indonesia ini, BPR Lestari kembali mengundi hadiah Tabungan Jumbo Wow Periode II. Pengundian dilangsungkan Rabu (16/8) di BPR Lestari Jimbaran, Badung. Dihadiri oleh puluhan nasabah dan saksi-saksi, pengundian kali ini mengundi 16 jenis hadiah dengan grand prize satu unit mobil Honda HR-V. Dalam waktu kurang lebih satu jam pengundian, akhirnya diperolehlah para pemenang undian. SENATOR WEDAKARNA - Senator DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III meminta kepada pemuda di Bali khususnya kalangan adat agar memiliki sense of intelligence dan memperbanyak jaringan guna menangkal adanya sel–sel radikalisme agama di Bali dan membantu negara dalam memberangus ormas–ormas berbau agama yang beraliran radikal. Terlebih Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Perpu No.02/2017 tentang Ormas. Hal ini disampaikan oleh Senator RI Arya Wedakarna di hadapan peserta diskusi Kemerdekaan Dalam Kebhinnekaan yang digelar Aliansi Pemuda Bali.

12

4 - 10 September 2017


4 - 10 September 2017

13


A KT I V I TA S

MBP/ist

BUPATI KLUNGKUNG - Sebagai bentuk keseriusan dalam memerangi sampah dan upayanya mewujudkan TPST di masing-masing desa, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kembali belajar pengelolaan sampah. Kegiatannya yang berlangsung, Senin (21/8) menyasar TPST 3R Mulyoagung Bersatu, Malang, Jawa Timur. Bersama camat, lurah, sejumlah perbekel dan BPD se-Kecamatan Klungkung, Bupati asal Nusa Ceningan ini mengamati tahapan pengolahan sampah mulai proses pemilahan hingga manajemen pengelolaan.

TELKOMSEL - Sebagai wujud kepedulian sosial bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya wilayah Kabupaten Alor, Executive Vice President (EVP) Telkomsel Area Jawa Bali menyerahkan bantuan sosial berupa 50 unit handphone kepada Camat Pantar Tengah, Kabupaten Alor, disaksikan langsung oleh Menkominfo dan Bupati Alor. HP diserahkan di sela-sela acara peresmian BTS Bakti Kominfo di Desa Tude, bertepatan dengan momen Hari Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 17 Agustus lalu.

MBP/ist

MBP/ist

DHYANA PURA - Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura menggelar kegiatan Masa Orientasi Kampus (MOK) bagi mahasiswa baru yang dimulai Senin (21/8). Pembukaan MOK dihadiri Direktur, Wakil Direktur Bidang Akademik, Wakil Direktur Bidang Operasional, Pengurus Yayasan Dhyana Pura dan seluruh staf. Kegiatan MOK berlangsung 21–22 Agustus dan 24–25 Agustus 2017. Acara pembukaan diawali ibadah yang dipimpin Pendeta Dr. I Wayan Damayana, S.Th., M.Si.

14

4 - 10 September 2017

UPANAYANA - Upacara Upanayana untuk siswa kelas X SMA Negeri 1 Kediri (Bakta) Tabanan digelar bertepatan Hari Saraswati, Sabtu (19/8). Upacara Upanayana ini merupakan sebuah ritual pengukuhan peserta didik baru secara niskala. Upacara ini bertujuan memohon perlindungan kepada para dewa-dewi yang berstana di sekolah. Hal ini diungkapkan Kepala SMAN 1 Kediri Drs. I Dewa Nyoman Maryono, M. Pd., didampingi guru Agama Hindu Drs. I Made Danu, S.Ag., M.Ag.

MBP/ist


MBP/ist

FIB UNUD - Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) menggelar pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Aula Widya Sabha Mandala kampus setempat, Senin (21/8). Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru untuk mengenal dan memahami lingkungan kampus sebelum memulai masa perkuliahan. PKKMB Fakultas Ilmu Budaya Unud tahun ajaran 2017/2018 mengambil tema ‘’Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa’’ atau ‘’Berbedabeda Dalam Satu Kesatuan Negara Republik Indonesia’’.

MBP/ist

MBP/ist

A JAKA - A JAKA, warga Bali berdarah Sunda, menerima penghargaan Anugerah Gelar Kehormatan Putra Utama Provinsi Jawa Barat. Penghargaan tertinggi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini diperuntukkan bagi masyarakat dari berbagai kalangan yang dinilai punya andil dan kontribusi nyata terhadap pembangunan termasuk dalam pemberdayaan masyarakat. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada saat apel besar dalam rangka peringatan Hari Jadi Provinsi Jabar ke-72 yang diadakan di Lapangan Gasibu, Bandung, 19 Agutus lalu.

LONTAR - Dibantu sedikitnya 75 tenaga penyuluh Bahasa Bali, warga Desa Adat Dukuh Penaban di Lingkungan Penaban, Karangasem Kota, melaksanakan identifikasi lontar. Program identifikasi lontar itu nantinya akan menjadi koleksi museum lontar di desa adat setempat. Bersamaan dengan proses identifikasi lontar sebanyak 235 cakep yang di antaranya berisi tentang ilmu kewisesaan (kesaktian), usada (pengobatan), kepemangkuan dan wariga atau wewukon, dibersihkan. Dan kemudian pada hari raya Saraswati diupacarai dengan dipimpin Ida Pedanda Gede Ketut Sidemen dari Geria Gelumpang, Karangasem.

WALI KOTA DENPASAR - Komitmen Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara dalam membawa pembangunan Kota Denpasar mengarah pada Smart City atau Kota Cerdas mendapat apresiasi di tingkat nasional. Denpasar Smart City yang juga mendapat dukungan dari DPRD Kota Denpasar terlibat dalam Kongres Indonesia Diaspora ke-4 Global Summit di Grand Ballroom Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (21/8). Wali Kota Rai Mantra diundang sebagai pembicara membawakan materi ‘’Kiprah Denpasar dalam Mewujudkan Denpasar Smart City Menuju Livable City’’ yang resmi dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla.

MBP/ist

4 - 10 September 2017

15


POLITIK

Mengendalikan Pembangunan Berdasarkan Politik

P

engelolaan pemerintahan cenderung berdasarkan ambisi dan haluan politik kekuasaan. Kondisi ini berpotensi menjadi hambatan ketika terjadi pergantian kekuasaan. Untuk itu, Indonesia perlu memiliki Garis Besar Haluan Negara (GBHN) agar arah pembangunan nasional fokus dan berkesinambungan. Harapan itu disampaikan Presiden Ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie saat diskusi ‘’Proses Transformasi Pembelajaran Karakter Bangsa sebagai Implementasi UUD 1945’’ di Gedung MPR/ DPR/DPD-RI. ‘’Arah pembangunan nasional berdasarkan pada kemauan politik pemerintah. Adanya GBHN berisi perencanaan pembangunan nasional jangka panjang, maka pada pergantian pemerintahan arah pembangunan tetap berkesinambungan,’’ katanya. Menurut Habibie, dihidupkannya kembali atau tidak GBHN tergantung kepada kemauan politik (political will) penyelenggara negara.

16

Namun, Habibie mengingatkan, karena Indonesia telah menerapkan kebijakan otonomi daerah pada era reformasi, maka arah pembangunan nasional dalam GBHN harus didasarkan pada kepentingan daerah. ‘’Indonesia perlu memiliki GBHN yang merupakan induk dari GBHD (Garis Besar Haluan Daerah) yang memiliki kearifan lokal berbeda-beda,’’ katanya. Habibie menegaskan, dengan kemauan politik pemerintah yang mengarahkan pembangunan berkesinambungan, maka pembangunan nasional menjadi merata, dan diharapkan seluruh warga negara Indonesia memiliki pekerjaan. Dalam kondisi seperti ini, katanya, maka keluarga Indonesia dapat terbarukan menjadi lebih sejahtera. ‘’Keluarga terbarukan, jika masa depan anak lebih baik dari kondisi orangtua, serta masa depan cucu lebih baik dari masa depan anak,’’ katanya. l Hardianto Karena Indonesia telah menerapkan kebijakan otonomi daerah pada era reformasi, maka arah pembangunan nasional dalam GBHN harus didasarkan pada kepentingan daerah.

BJ Habibie

4 - 10 September 2017

16


Merefleksikan Konsensus Dasar Kebangsaan DEMOKRASI yang tengah dikonsolidasikan sebagai sistem untuk mewujudkan kesejahteraan publik, saat ini sedang mendapat cobaan dari gerakan fundamentalisme agama dan ideologi fundamentalisme serta gerakan radikal lainnya. Kebebasan telah memberikan ruang kepada kelompok radikal untuk mengekspresikan ide, pikiran dan gerakan yang berpotensi menjadi virus menggerogoti keutuhan dan kesinambungan NKRI melalui berbagai isu SARA, intoleransi, provokasi, permusuhan, dan terorisme. Asupan penyubur perkembangan dunia maya yang sangat pesat seakan tidak mengenal batas, menjadi panggung penyebaran kabar-kabar bohong dan palsu untuk mengadu domba antarelemen bangsa dengan mengobarkan permusuhan antargolongan. Media sosial menjelma sebagai arena pertarungan opini yang tidak konstruktif, justru menjadi panggung provokasi fitnah dan kebencian. Polarisasi tersebut diwarnai dengan penggunaan sentimen SARA untuk tujuan politik yang sesungguhnya sangat berbahaya bagi kelangsungan sendi-sendi konsensus nasional. Untuk itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, S.IP. M.Sc., mengajak seluruh komponen bangsa untuk merefleksikan nilai-nilai konsensus nasional dengan mengedepankan semangat persaudaraan kemanusiaan secara universal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pangdam menyampaikan konsensus nasional ini merupakan suatu kesepakatan nasional atau para pemimpin kekuatan sosial politik yang mewakili kekuatankekuatan sosial dalam masyarakat sebagai hasil musyawarah dalam rangka mencapai cita-cita bangsa. Konsensus nasional ini sangat diperlukan demi kesinambungan maupun perkembangan bangsa Indonesia. Dengan konsensus nasional inilah perbedaan-perbedaan yang ada dapat dihilangkan dan digantikan dengan upaya yang mengedepankan persamaan-persamaan sebagai modal utama untuk melangkah secara bersama untuk meraih cita-cita nasional bangsa Indonesia.

Kata dia, bangsa Indonesia memiliki empat konsensus dasar yang juga dikenal dengan Empat Konsensus Dasar Kebangsaan sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara terdiri dari Pancasila merupakan dasar dan ideologi negara kedudukannya berada di atas yang lainnya. Pancasila sebagaimana termaktub pada pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 telah diterima dan ditetapkan sebagai dasar negara. Di dalam Pancasila itulah tercantum kepribadian dan pandangan hidup bangsa yang telah diuji kebenaran, keampuhan dan kesaktiannya, sehingga tidak ada satu kekuatan mana pun yang mampu memisahkan Pancasila dari kehidupan bangsa Indonesia. Selanjutnya Undang-Undang Dasar 1945 adalah sebagai konstitusi negara, landasan konstitusional bangsa Indonesia yang menjadi hukum dasar bagi setiap peraturan perundang-undangan lainnya. Oleh karena itu, dalam negara yang menganut paham konstitusional tidak ada satu pun perilaku baik dari pihak penyelenggara negara dan masyarakat yang tidak berlandaskan konstitusi. Sementara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan bentuk negara yang dipilih sebagai komitmen dan kesepakatan bersamaan. NKRI adalah pilihan yang tepat untuk mewadahi kemajemukan bangsa Indonesia. ‘’Oleh karena itu komitmen kebangsaan akan keutuhan NKRI menjadi suatu keniscayaan yang harus dipahami oleh seluruh komponen bangsa dan tidak dapat diganggu gugat,’’ tegasnya. Konsensus terakhir yaitu Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan negara sebagai modal untuk mempersatukan agar kemajemukan bangsa dapat menjadi kekayaan, kekuatan, yang sekaligus juga menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia, baik kini maupun yang akan datang. Untuk itu kemajemukan itu harus dipelihara, dihargai, dijunjung tinggi, diterima dan dihormati serta diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

MBP/dok

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, S.IP. M.Sc.,

Konsensus nasional ini sangat diperlukan demi kesinambungan maupun perkembangan bangsa Indonesia. Dengan konsensus nasional inilah perbedaan-perbedaan yang ada dapat dihilangkan dan digantikan dengan upaya yang mengedepankan persamaan-persamaan sebagai modal utama untuk melangkah secara bersama untuk meraih cita-cita nasional bangsa Indonesia.

l Ngurah Kertanegara 4 - 10 September 2017

17

17


KIPRAH

Glorious Band

Andalkan

S

ebagai band indie, Glorious Band mampu tampil apik saat live perform dalam program Widyakustik SWiB 106,8 FM Bali, belum lama ini. Band yang baru genap berusia setahun ini, memperlihatkan kualitas cukup baik dalam bermusik di Bumi Lahar. Oleh karena itu, Widyakustik sebagai program khusus yang mewadahi bakat-bakat seni musik, khususnya band, memberikan kesempatan pada band yang sudah memenangkan berbagai event ini untuk unjuk kemampuannya bermain musik. Program acara Widyakustik memang khusus menampilkan band-band indie dari kabupaten yang dikenal sebagai Bumi Lahar ini. Band ini digawangi oleh vokal Ni Putu Diah Arianta Putri akrab disapa Diah, drummer I Made Agus Febriantara alias Deblag, Bassis I Gede Juni Astawan alias Ceking, I Gede Hartawan sebagai pemegang synt napang Hartawan, I Made Suartika di rythem /

18

4 - 10 September 2017

ekompakan

gitar dan harmonika akrab disapa Balon serta I Putu Gede Liana Kusuma sebagai pemegang melodi akrab disapa Tude. “Glorious Band sendiri baru saja genap berusia satu tahun pada Juli lalu,” ungkap Diah, sang vokalis. Diah menambahkan, meski masih seumur jagung, Glorious telah memenangkan beberapa event musik, di antaranya juara I event di UNHI dalam acara Soul of Solidarity dengan jumlah peserta 32 band seluruh Bali. Selain itu, juga sukses meraih juara I event Undiksha dalam acara “Rock Goes to Campus” dengan jumlah peserta 19 band dari seluruh Bali. Ditanya mengenai sejauh mana mereka sudah berkarya, salah satu personel lainnya, Balloen menuturkan, Glorious Band telah menyiapkan beberapa single andalan, di antaranya “Music Together Ges” dan “Teman Glorius”. “Sebenarnya ada banyak lagu yang sudah digarap, tapi aransemennya belum rampung,”

ujarnya. Saat membawakan lagu Teman Glorious, Rekan Widya (pendengar SWiB) banyak memberi komentar positif. Salah satunya, Wayan Agus Budi dari Lombok yang mengatakan Glorious tidak terdengar seperti band yang baru dibentuk, tapi terdengar sangat apik dan total dalam penampilannya. Aliran musik yang dibawakan pun terdengar anyar. Menanggapi komentar itu, Hartawan yang berperan memainkan Synt di Band Glorious mengatakan, aliran musik yang mereka ambil adalah rock melodic. Ini memang aliran musik yang harus dibawakan dengan mengandalkan kekompakan dan harmonisasi berbagai macam alat musik, termasuk adanya alat musik synt dan harmonika. “Aliran musik kita adalah perpaduan antara rock funk, musik rock, blues, DJ serta rock n roll,” jelasnya. l Bagiarta


AKTIVITAS

MBP/ist

SYUKURAN - Setelah dilaksanakan peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72, sore harinya dilaksanakan aubade dan upacara penurunan bendera, serta syukuran di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala, Kamis (17/8). Acara ini dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Ny. Seniasih Giri Prasta, Ny. Kristiani Suiasa, Ny. Parwata, anggota DPRD Badung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekda I Wayan Adi Arnawa, para Pimpinan Perangkat Daerah beserta istri, veteran, Paskibraka serta karyawankaryawati di lingkungan Pemkab Badung.

MBP/ist

BUPATI GIANYAR - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata menyatakan, manajemen karier Aparatur Sipil Negara (ASN) dilakukan sejak pengangkatan pertama sebagai ASN, sampai yang bersangkutan diberhentikan secara hormat dengan hak pensiun. Pelaksanaan manajemen ASN harus didasarkan pada perbandingan antara kompetensi dan kualifikasi yang diperlukan oleh jabatan dengan kompetensi dan kualifikasi yang dimiliki. Pelaksanaan rekrutmen, pengangkatan, penempatan dan promosi pada suatu jabatan tentunya harus sejalan dengan tata kelola pemerintahan yang baik.

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI JEMBRANA - Ratusan layang–layang terlihat menghiasi langit di Jembrana, tepatnya di Pantai Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, Minggu (20/8). Kegiatan ini merupakan bagian dari “Kite Festival” (lomba layang–layang) serangkaian Jembrana Festival ke–2. Hadir dalam acara tersebut Bupati Jembrana I Putu Artha berserta istri Ari Sugianti dan Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan serta pimpinan OPD di Jembrana. Bupati juga langsung membuka secara resmi lomba tersebut yang ditandai dengan ikut menerbangkan layang-layang.

IJCAET - Universitas Diponegoro, Pukyong National University di Korea Selatan, dan Universitas Udayana (Unud) berkolaborasi menggelar 2nd International Joint Conference on Advanced Engineering and Technology (IJCAET) dan International Symposium on Advanced Mechanical and Power Engineering (ISAMPE) 2017. Acara yang berlangsung 24-26 Agustus ini, khususnya diselenggarakan Fakultas Teknik di masing-masing universitas. Demikian dikatakan Ketua Umum Penyelenggaraan IJCAET & ISAMPE 2017, Jati Utomo Dwi Hatmoko, S.T., M.M., M.Sc., PhD., di sela-sela pembukaan di Sanur, Denpasar, Kamis (24/8). 4 - 10 September 2017 19


MANCANEGARA

”Smartphone” Berbahaya?

A

pakah smartphone menyebabkan kanker? Apakah ponsel mengganggu navigasi penerbangan? Atau juga bisa menyebabkan kebakaran di pom bensin? Yang jelas dalam soal penggunaan ponsel, kita sudah lama mendapat laporan mengenai adanya kemungkinan kanker, kejatuhan pesawat, atau kebakaran pom bensin yang bisa disebabkan karena penggunaan ponsel. Namun apakah semua itu memiliki bukti dan alasan nyata? Ternyata kebanyakan dari pernyataan tersebut sebenarnya adalah mitos atau kesalahpahaman dan bukan kenyataan sebenarnya. Terlepas dari semua itu, ada alasan yang kuat mengapa kita harus mematikan atau menggunakan fly mode di telepon ketika naik pesawat. Dan juga kita sebaiknya membatasi penggunaan telepon oleh anak-anak. Apakah telepon menyebabkan kanker? Dari data yang ada sekarang ini, kata para pakar, jawabannya adalah tidak, meski penelitian lanjutan terus dilakukan. “Tidak ada bukti yang sudah pasti bahwa radiasi dari ponsel menyebabkan kanker otak, atau gangguan kesehatan lain.” kata

20

4 - 10 September 2017

Ken Karipidis, dari lembaga bernama Badan Perlindungan Radiasi, dan Keamanan Nuklir Australia (ARPANSA). “Kita selalu mendengar kata radiasi, dan mereka berpikir radiasi itu pasti berhubungan dengan nuklir atau berbahaya. Tetapi ponsel mengeluarkan radiasi gelombang radio energi rendah, seperti juga radiasi yang dikeluarkan oleh radio atau televisi,” imbuhnya. Sudah ada penelitian yang mengaitkan penggunaan ponsel yang lama, dengan kanker otak jenis tertentu, namun buktinya masih jauh dari pasti, kata Dr. Karipidis karena data diambil dari bagaimana orang mengingat penggunaan telepon yang mereka lakukan. “Dan mereka yang terkena tumor, cenderung melaporkan penggunaan telepon yang tinggi,” katanya. Nah, daripada sekadar mengandalkan ingatan, sebuah penelitian bernama Cosmos sedang mengikuti penggunaan telepon dan riwayat kesehatan ratusan ribu orang di Inggris dan Eropa selama 20-30 tahun ke depan untuk melihat apakah ada dampak kesehatannya. Sementara itu, kata pakar, bila Anda khawatir, Anda bisa mengurangi peng-


gunaan ponsel, atau pastikan antena, yang merupakan sumber energi utama, tidak diletakkan di dekat kepala. Ini khususnya sangat relevan untuk diterapkan pada anakanak. Tempurung kepala anak-anak lebih tipis dan otak mereka masih berkembang, meskipun tidak ada bukti nyata bahwa anak-anak lebih sensitif terhadap radiasi telepon, kata Dr Karipidis. Pindahkan ke flight mode, bila tidak pesawat akan jatuh? Kita selalu diminta untuk membuat ponsel ke flight mode ketika akan terbang atau mendarat atau dimatikan sama sekali. Namun seberapa besar risiko bila kita tetap aktif menggunakan ponsel berhubungan dengan instrumen di dalam pesawat? Menurut badan industri ponsel yaitu Australian Mobile Telecommunications Association (AMTA) risikonya sebenarnya kecil. Direktur eksekutif AMTA Chris Althaus menunjukkan petunjuk yang sudah dikeluarkan badan tersebut. “Tidak ada bukti nyata bahwa ponsel bisa mempengaruihi sistem di dalam pesawat dari tempat duduk penumpang. Meskipun insiden berulang kali dilaporkan oleh awak pesawat, namun laporan yang ada tidaklah mengukuhkan masalah itu ada hubungannya dengan ponsel,” ujarnya. Penelitian yang dilakukan oleh Boeing (2000) dan Otoritas Penerbangan Federal AS (2012) tidak bisa mengukuhkan adanya hubungan antara penggunaan ponsel dengan laporan adanya insiden pesawat yang dilaporkan. Federal Aviation Authority (FAA) Badan Penerbangan Federal Amerika serikat menyatakan bahwa pengaktifan mode pesawat pada gadget selama penerbangan sudah cukup aman. Sejak peraturan dikeluarkan FAA beberapa tahun lalu, penumpang pesawat kini tidak perlu lagi mematikan smartphone, tablet, dalam penerbangan, asal mengak-

tifkan mode pesawat selama take off dan landing. Dengan mengaktifkan mode pesawat di smartphone atau tablet ataupun gadget elektronik modern, Anda sudah bisa menggunakan smartphone atau tablet Anda untuk bermain game, membaca ebook, mendengar musik dari MP3 dan bukan dari radio, menonton film, asal semua aplikasi game dan ebook, musik mp3 sudah di-download pada gadget sebelum take off. Dan cara ini bisa menghilangkan kepenatan, dan rasa suntuk dan mengurangi air sickness selama penerbangan. Meskipun aman menurut FAA yang memperbolehkan penumpang pesawat menggunakan smartphone dengan mode terbang saat bepergian dengan menggunakan pesawat terbang, sebaiknya Anda meninjau kembali peraturan penerbangan sipil di setiap negara, karena peraturan penerbangan sipil setiap negara berbedabeda. Jadi mengapa tidak bisa menggunakan telepon di dalam pesawat? Ini separuhnya disebabkan bahwa industri penerbangan yang tidak mau mengambil risiko, kemungkinan kecil bukan berarti tidak akan terjadi sama sekali, begitu pandangan mereka. Dan juga bahwa membiarkan mereka yang berada dalam pesawat melakukan kontak berbagai stasiun pemancar di darat, bisa menyebabkan masalah di jaringan telepon di bumi. Karenanya beberapa maskapai penerbangan seperti Emirates dan Swiss mengatasi masalah ini memasang stasiun pemancar sendiri di dalam pesawat mereka sehingga penumpang bisa bertelepon ria di dalam pesawat. Bisakah ponsel menyebabkan kebakaran di pom bensin? “Mitos ini sudah

beredar sekurangnya selama 15 tahun.” kata Dr. Karipidis. Mitos ini diperkirakan bermula dengan email palsu, dan sudah berulang kali dibantah oleh penyelidikan yang dilakukan oleh beberapa program televisi di Australia, seperti Mythbusterrs. Jadi mengapa kita masih melihat adanya tanda ‘ponsel dilarang digunakan ketika mengisi bensin”? Ponsel memang bukan barang yang sepenuhnya aman digunakan, dan tidak dibuat untuk digunakan dalam lingkungan di mana ada asap dari bahan bakar, kata Mark McKenzie, CEO dari Asosiasi Pengusaha Pom Bensin Australia. “Jadi industri kami lebih memilih pendekatan berhati-hati mengenai kemungkinan adanya masalah dan bukannya menunggu sampai ada masalah sebenarnya yang terjadi,” katanya. Menurut sebuah situs elektronika, hape, smartphone, ponsel dan sejenisnya dilarang digunakan di pom bensin adalah karena adanya lampu LED yang terdapat pada layar ponsel. LED pada ponsel itu ‘telanjang’ alias filamen dioda-nya bisa melakukan kontak langsung dengan udara bebas di area SPBU, jadi bahaya banget. Pada saat kamu gunain ponsel dan layar LED-nya menyala, itu akan menimbulkan percikan api. Nah, percikan bunga api inilah yang akan memicu kebakaran di SPBU/ POM Bensin. Meski bunga apinya sangat kecil, tapi di area SPBU itu dipenuhi dengan uap bensin (benzena C4H8O12), meski kecil bunga api ini sangat sensitif untuk memicu kebakaran dan ledakan, jadi mulai sekarang jangan sembarangan mainan ponsel. Diperlukan kebijaksanaan agar kita terhindar dari bahaya dan mendapatkan keuntungan maksimal dari handphone. l Gugiek Savindra 4 - 10 September 2017

21


DAERAH

Abrasi Pantai Selatan Mengkhawatirkan

Batu dan fosil akar pohon tua mulai tampak muncul di pantai Pasut, Tabanan akibat pasir pantai yang tergerus oleh arus.

22

4 - 10 September 2017


T

ingginya gelombang di kawasan laut selatan Tabanan menjadi ancaman serius keberadaan kawasan pantai selatan pulau Bali. Bahkan beberapa kawasan pantai kini mengalami abrasi relatif parah. Abrasi di pantai selatan seperti itu sudah pasti mengkhawatirkan semua pihak. Pasalnya, belum lama ini terbukti muncul fenomena alam di pantai Pasut, Kerambitan. Pasir pantai terus tergerus arus air. Akibatnya, dasar pantai berupa batu dan fosil menyembul. Meski akar pohon besar masih kokoh sekitar 70 sampai 100 meter dari bibir pantai. “Semua fosil pohon yang pernah tumbuh di pantai yang dulunya adalah tanah, perlahan-lahan tergerus abrasi dan kemudian mejadi lautan,” keluh Ketua DPC HNSI Tabanan I Ketut Arsana Yasa, Senin (21/8). Adanya batu dan fosil akar pohon besar itu, kata Arsana Yasa mengingatkan cerita para tetua zaman dulu sekitar tahun 1940-an. Para tetua mengatakan saat itu lokasi pantai jauh di selatan. Faktanya, abrasi yang terjadi di pantai laut Selatan itu memang sudah mulai mengkhawatirkan banyak pihak. Bagi pejabat asal Kerambitan ini, terkikisnya daratan oleh arus laut disebabkan global warming. Hal itu memang benar adanya. “Ini terjadi karena pemanasan global. Alam secara global berubah akibat pelaku industri di negara maju. Dampaknya, CO2 melebihi ambang batas. Hal itulah yang dapat merusak lapisan ozon, sehingga terjadi anomali iklim di seluruh dunia,” tegasnya. Pria bertubuh tambun itu menegaskan, terkikisnya daratan juga merupakan proses pengerusakan yang telah terjadi berabad-abad. Mau tidak mau hal itu harus segera ditangani serius. Sayangnya penangannya belum tuntas dan optimal. “Jadi kita di Bali harus bersuara keras menolak reklamasi Teluk Benoa. Dan pemimpin Bali harus memberi respons, jangan hanya karena uang justru mengorbankan Bali demi pihak-pihak ingin memperkaya diri sendiri,” kritiknya sengit. Mengkhawatirkannya abrasi di pantai Selatan itu, juga kemungkinan diakibatkan reklamasi Bandara Ngurah Rai sekitar tahun 1943 silam. “Pelan tapi pasti, tak terelakkan abrasi akhirnya terjadi,” Sejauh ini pemerintah sudah terus melakukan upaya untuk menekan abrasi itu. Salah satunya dengan cara penghijauan dan membuat senderan pantai. Seperti di kawasan pantai Yeh Gangga. Bendesa Adat Yeh Gangga I Wayan Winda pernah menyampaikan abrasi cukup parah pernah terjadi di pantai Selatan sekitar tahun 2005 silam. Bahkan saat itu sampai menggerus bangunan warung yang ada dipesisir. “Kami akhirnya dapat bantuan proyek batu beronjong untuk mengamankan pantai itu pada tahun 2009. Bantuan senderan pantai itu berasal dari proyek pusat. Kemudian di tahun 2015 ini, dapat lagi bantuan senderan pantai sepanjang satu kilometer dari PU provinsi. Kami berharap program itu bisa berlanjut sehingga abrasi bisa teratasi,” pintanya Pihaknya telah mengajukan permohonan ke PU Provinsi untuk panjang pantai yang belum mendapatkan penanganan. ‘’Sudah sih sempat diukur, entah kapan proyek batu beronjong itu terealisasi di pantai selatan Tabanan ini,’’ ujarnya galau. l Puspadewi

MBP/olo

Warga terlihat sedang memperbaiki atap rumahnya yang terkena angin kencang.

Angin Kencang Terjang Enam Rumah di Air Kuning HUJAN deras disertai angin kencang melanda pesisir Jembrana, Selasa (22/8) lalu. Akibatnya enam rumah milik warga di Dusun Tengah, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana terkena dampak. Sejumlah genteng atap rumah warga hancur diterjang angin dan membuat warga berlarian. Informasi yang dihimpun, angin kencang ini menerjang kawasan desa pesisir itu sekitar pukul 03.00 dini hari. Warga yang saat itu sedang tertidur langsung terbangun mendengar gemuruh angin disertai hujan deras. Warga yang mendapati rumah mereka diterjang angin langsung berlarian ke luar. Angin menerjang di permukiman padat penduduk di Dusun Tengah. Sedikitnya enam rumah warga mengalami kerusakan di bagian atap. “Gentengnya banyak yang terbang, suara gemuruh angin keras,” terang salah seorang warga, Ahmad. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kepala Desa Air Kuning, Samanhuri, dikonfirmasi mengatakan dari pendataan yang dilakukan desa ada enam rumah yang terdampak angin kencang. Rata-rata rumah warga mengalami kerusakan di bagian atap. Namun menurutnya kerusakan itu masih bisa diperbaiki warga sendiri. Dari Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana juga sudah turun memberikan bantuan awal berupa sembako. Sementara para warga yang atap rumahnya rusak sudah diperbaiki. Selain di Desa Air Kuning, di Desa Yeh Kuning juga terdapat empat rumah yang terdampak angin kencang tersebut. Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa angin kencang di dua desa tersebut. Pihak BPBD juga langsung turun memberikan bantuan yang rumahnya mengalami rusak. l Suryadarma 4 - 10 September 2017

23


K E S E H ATA N

S

etiap orang pasti mendambakan untuk sehat. Karena dengan kondisi sehatlah seseorang dapat berbuat apa saja sesuai dengan apa yang dimilikinya bahkan tidak sedikit yang ingin melakukan lebih dari kemampuannya. Hanya saja, sangat sering orang baru sadar pentingnya kesehatan setelah orang tersebut mengalami sakit yang kemudian membatasi aktifitasnya. Dan ketika ini terjadi, tentu saja kesadaran itu datang terlambat dan mengejar hidup sehatpun menjadi sebuah impian yang tak kunjung tercapai kecuali menerima kenyataan yang sudah terjadi dan berusaha mempertahankan kondisi terbaik dari kehidupan yang sisa. Untuk menjadi sehat, harus dimengerti dulu apa itu sehat dan bagaimana yang namanya hidup yang sehat supaya mem-

24

4 - 10 September 2017

peroleh kesehatan tersebut. Konsep sehat sakit didefinsikan oleh setidaknya 4 (empat) orang atau badan. WHO (World Health Organization) – Organizasi Kesehatan Duniamendefinsikan Sehat sebagai suatu kondisi dimana terjadi kenyamanan yang sempurna antara fisik, mental dan sosial dan tidak semata matas tidak adanya tanda-tanda kematian maupun penyakit atau kelemahan. Melihat definisi ini dapat diartikan bahwa kesehatan adalah sesuatu yang sangat ideal dan tidak mungkin untuk mencapainya. Karena tidak ada satupun orang yang berada pada kondisi itu. Fran Perkins (1985) dalam tulisannya yang berjudul Mandala of Health, mendifinisikan sehat sebagai keseimbangan yang dinamis antara daya tahun tubuh dan gangguan penyakit, sehingga orang yang sehat adalah bila kondisi

tubunhya dalam kondisi seimbang. Hanlon tahun 1984 dalam bukunya yang berjudul “Vision of Public Health in America: An Attainable Ideal� menyebutkan bahwa konsep sehat didefinsikan sebagai keadaan pada diri seseorang secara menyeluruh dan punya kemampuan fisiologis dan psikologis. Dan berdasarkan Undang-undang Kesehatan nomor 23 tahun 1992, disebutkan bahwa kesehatan didefinisikan sebagai keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Melihat semua definisi di atas, maka kesehatan seseorang itu harus menyangkut keseimbangan antara kesehatan fisik, kesehatan jiwa dan kesehatan sosial yang menyebabkan orang tersebut menjadi bahagia dan mampu berproduksi secara sosial dan ekonomi. Hidup


sehat dapat diartikan sebagai upaya untuk menyeimbangkan semua unsur yang menjadi komponen sehat tersebut.

yang diperlukan 300 menit perminggu sudah cukup untuk memberikan efek latihan bagi jantung.

Kesehatan Fisik Yang dimaksud dengan kesehatan fisik adalah kesehatan tubuh kita. Mendefinisikan kesehatan fisik paling mudah, karena fisik kita bisa dilihat, bisa diraba dan kalau itu fisik yang di dalam atau kesehatan organ-organ dalam tubuh kita, ada tanda-tanda yang bisa kita pakai pegangan untuk mengatakan apakah itu organ tubuh tersebut dalam kondisi sehat apa tidak. Menjaga kesehatan fisik, walaupun paling mudah, melakukannya tidaklah semudah mengatakannya. Ada tiga hal yang diperlukan untuk menjaga kesehatan fisik, yaitu mengatur pola tidur, menjaga makanan dan bagaimana mengatur aktivitas fisik.

Mengatur pola Makanan Manusia perlu makan tapi tubuh perlu zat gizi. Di sini kita harus pandai mentransfer menjadi zat gizi untuk setiap makanan yang dimakan. Dengan demikian kita bisa menghitung berapa jumlah dan apa jenis makanan yang dimakan. Kita mengenal zat gizi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Di samping itu, dalam makanan juga ada kandungan zat non gizi yang diperlukan tubuh seperti serat, antibiotic, termasuk bakteri bakteri yang menunjang kesehatan. Untuk dikatakan sehat ada dua kata kunci dalam makanan, yaitu jumlah yang cukup dan komposisi yang seimbang. Yang perlu diperhatikan dalam kaitan itu adalah berapa jumlah makanan yang patut dimakan, berapa kali dalam sehari, jenis makanan dan komposisinya serta bagaimana kita mengolah atau memasaknya. Beberapa anjuran yang perlu diperhatikan antara lain konsep tentang makan, di sini makan bukan berarti kalau sudah makan nasi tetapi makan itu berarti memasukkan sesuatu yang mengandung zat gizi ke dalam tubuh dan itu bisa berbentuk cairan atau makanan padat. Selanjutnya jumlah yang dimakan, dapat diukur dari perubahan berat badan kita. Frekuensi makan, dimana makin sering makan makin baik asal porsinya tidak banyak. Memilih jenis makanan dan mengatur komposisi makanan, dimana disini karbohidrat sederhana yaitu makanan yang banyak mengandng gula (manis) dan makanan yang dibuat dari tepung baik tepung beras, ketan maupun gandum harus dikurangi. Mengatur konsumsi protein dan lemak menjadi tidak terlalu banyak tetapi harus ada. Bagaimana komposisi bahan makanan yang tepat tentu harus dihitung untuk setiap individu tetapi secara kasar dikatakan komposisi makanan yang baik adalah bila besar porsi sayur dan makanan pokok sama besarnya sedangkan besarnya lauk dan buah adalah masingmasing setengah dari besar porsi sayur atau makanan pokok.

Mengatur Pola Tidur Orang dewasa tidur dikatakan baik bila waktu total tidur mencapai 6-8 jam tergantung dari kualitas tidurnya. Makin baik kualitas tidurnya maka waktu yang diperlukan makin pendek. Untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik, disarankan orang untuk sudah masuk tidur jam 10 malam. Dasarnya pada jam tersebut pengeluarlan hormon tidur (melatonin) mencapai titik tertinggi dan setelah itu akan turun kembali dan digantikan dengan hormone bangun (cortisol). Jika kita sudah tidur di sekitar jam tersebut maka dikatakan organ tubuh kita akan memiliki cukup kesempatan untuk mengalami normalisasi. Semakin malam kita tidur, hormone bangun sudah mulai muncul, untuk masuk tidur akan semakin sulit dan kesempatan organ untuk menormalisasi dirinya semakin sulit. Mengatur Aktivitas Fisik Memang tubuh sebaiknya harus tetap aktif. Tetapi, aktivitas fisik yang dimaksud adalah aktivitas tubuh yang teratur dengan ritme tertentu, beban dan waktu tertentu. Umumnya aktivitas fisik ini dinyatakan dengan olahraga, tetapi tidak selalu olahraga. Tujuannya adalah untuk melatih jantung supaya dapat tetap memompa darah dengan kekuatan yang cukup. Ukuran yang dipakai untuk beban dan ritme adalah denyut nadi. Untuk aktivitas fisik jenis ini, dikatakan sehat bilamana denyut nadi berada di zona 60-80 persen denyut nadi maksimum. Kalau ini diterjemahkan dalam bentuk olahraga adalah olahraga ringan seperti berjalan kaki dengan kecepatan tertentu, jogging, bersepeda atau berenang. Waktu

Kesehatan Mental Untuk mengatakan kesehatan mental (psikis) tidaklah semudah menjelaskan kesehatan fisik. Kondisi kesehatan mental sangat erat kaitannya dengan kondisi kepribadian seseorang, disamping juga kondisi fisik luhur seperti neurotransmitter, hormone dan sebagainya. Karena itu kesehatan

mental merupakan sesuatu yang abstrak tetapi bilamana terganggu, gangguan itu dapat dikenali memalui penampilan fisik. Beberapa gangguan mental yang bisa dikenali melalui penampakan fisik antara lain sering mengeluh sakit kepala, nyeri lambung (maag), sakit seluruh tubuh yang berubah ubah, sulit tidur dan sebagainya. Itu sebabnya sebelum mendiagnosa gangguan mental maka gangguan fisik harus disisihkan terlabih dahulu. Untuk menjaga atau membangun kesehatan mental maka yang terlebih dahulu harus dilakukan adalah memastikan bahwa kesehatan fisik terjaga. Beberapa tambahan lain tetapi tidak kalah pentingnya antara lain berpikir positif, berpikir sederhana, mudah melupakan tapi tidak berarti pelupa dan memiliki ketrampilan dalam menanggulangi stres. Kesemuanya ini membuat hati menjadi tetap gembira dan yang paling penting setelah itu dalam menjaga kesehatan mental adalah mengakui keberadaan Tuhan dan membina hubungan pribadi dengan Tuhan melalui doa dan/atau meditasi. Kesehatan Sosial Manusia adalah mahluk sosial, karena itu hubungan sosialperlu dijaga untuk tetap sehat. Sosial yang dimaksud di sini adalah segala sesuatu di lingkungan sekitar kita baik hewan maupun tumbuhan terutama manusianya. Orang dikatakan sehat secara sosial bilamana orang dapat bergaul dengan siapa saja yang berada di sekitarnya, dapat menyesuaikan diri dengan sekitarnya tanpa harus merubah pribadi ataupun identitas dirinya. Untuk melatih kesehatan sosial maka orang harus banyak bergaul dan berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya. Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa definisi sehat menurut WHO sangat relevan untuk menjelaskan tentang sehat tersebut secara filosofi. Bilamana keadaan sehat dapat dijaga, dapat dipastikan bahwa orang tersebut akan tampak lebih muda dari usianya. Pada orang ini tidak lagi diperlukan kosmetik yang menjanjikan penampilan tampak lebih muda seperti yang selama ini banyak dikejar orang, karena dari tubuh yang sehat dan hati yang gembira akan terpancar sinar kemudaan yang menjadi dambaan orang pada umumnya. l Dr. dr. Gde Ngurah Indraguna Pinatih, Sp.GK Dokter Spesialis Gizi Klinik Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Udayana 4 - 10 September 2017

25


LENSA

PEDAGANG Banyak pedagang yang memanfaatkan trotoar maupun bahu Jalan Gunung Kawi, Denpasar untuk berjualan. Nampak seorang pedagang menyusun barang dagangannya di sela-sela sepeda motor yang parkir, sambil menunggu datangnya pembeli.

MBP/eka

26

4 - 10 September 2017


OLAHRAGA

Bantuan Sahabat H

idup memang berjalan unik untuk kata selain tragis. Penentu kemenangan Portugal hingga menjadi juara Piala Eropa 2016, Eder akhirnya berlabuh di Liga Rusia bersama Locomotiv Moscow setelah berganti-ganti klub. Berbeda dengan Pemain Terbaik Dunia Cristiano Ronaldo yang telah mapan di Real Madrid, Eder justru sebaliknya. Pemain yang meninggalkan klub Prancis Lille, telah berganti 7 klub dalam 11 tahun sebelum ke menuju Rusia itu dengan status pinjaman. Pemain berusia 29 tahun itu bergabung dengan Lille pada Januari 2016 dari Swansea (Inggris). Di musim pertamanya, ia menyumbang enam gol dan membantu Lille menempati peringkat kelima klasemen di akhir musim. Sukses itu mengantarkannya masuk timnas Portugal menghadapi Piala Eropa 2016. Eder menjadi bintang pada laga final di Stade de France Juli 2016, melawan tuan rumah Prancis. Ia duduk dibangku cadangan dan menggantikan Renato Sanchez pada menit ke-79. Portugal yang kehilangan Ronaldo sejak menit ke-25, mampu menahan imbang tanpa gol Prancis yang bertabur pemain bintang, hingga waktu normal usai. Sesaat sebelum peluit akhir pertandingan babak tambahan berbunyi, Eder menguasai bola dan melepaskan tembakan jarak jauh yang menembus gawang Hugo Lloris. Portugal untuk pertama kalinya menjadi juara di Benua Biru dengan Ronaldo yang mengawasi di pinggir lapangan. Usai pergelaran Piala Eropa, Ronaldo justru menghasilkan

MBP/instagram

Penyerang Portugal Eder.

banyak penghargaan bersama Real Madrid, mulai Piala Dunia antar Klub 2016 dan pada 2017 memboyong Liga Spanyol, Liga Champions, Piala Super Eropa serta Piala Super Spanyol. Ini belum penghargaannya secara individual. Sebaliknya prestasi Eder justru menurun drastis. Di musim keduanya bersama Lille ia hanya menghasilkan enam gol dalam 31 pertandingan. Akibatnya pelatih Marcelo Bielsa memutuskan untuk mendepaknya. Untungnya, dalam kekalutan itu sahabatnya di Portugal Manuel Fernandes menyarankan Lokomotiv untuk merekrut dia. Dan klub Rusia itu pun sepakat. “Dia menunggu kedatangan saya. Manuel bilang kepada saya bahwa Lokomotiv berjuang untuk meraih gelar juara. Para pemain menyukai sepak bola menyerang dan penuh kreatifitas,� jelas Eder yang kelahiran Guinea-Bissau dan menghabiskan masa remaja di Portugal. “Ini berita baik,� katanya menyambut undangan rekannya untuk berlaga di kompetisi Liga Rusia. Musim ini, Lokomotiv menempati peringkat kedua klasemen Liga Rusia dibawah Zenith St Petersburg setelah menyelesaikan tujuh pertandingan, laporan AFP. Klub tersebut terakhirkali menggenggam gelar juara pada 2004 dan kini berlaga di kompetisi Liga Eropa. l Yudi Winanto 4 - 10 September 2017

27


OLAHRAGA

Mengenang Sukses Bapak GRAND Prix Formula 1 Belgia pada 27 Agustus lalu menjadi perayaan tersendiri. Lomba di sirkuit Spa tersebut bersamaan dengan 25 tahun kemenangan perdana yang diraih juara dunia tujuh kali Michael Schumacher. Momen tersebut dirayakan dengan menampilkan putra pembalap Jerman itu, Mick yang kini berlaga di Formula 3. Pembalap berusia 18 tahun itu mengendarai mobil Benetton seperti saat bapaknya untuk pertama kalinya meraih gelar juara seperempat abad lalu. Mick yang membela tim Prema Powerteam, itu menyebut bapaknya sebagai idola dan tokoh panutan. Michael Schumacher menjadi legenda Formula 1. Setelah kemenangan di Spa itu, Michael mengoleksi 90 gelar sepanjang

kariernya. Setelah membawa Benetton meraih gelar juara dunia pada 1994 dan 1995, Michael kemudian membela Ferrari. Bersama tim Italia itu, dia menghasilkan lima gelar juara dunia beruntun dari 2000 hingga 2004. Dua tahun kemudian, dia memutuskan pensiun. Comebacknya bersama Mercedes tidak menghasilkan gelar dan malah memerosokannya ke prestasi terburuk sepanjang karier. Michael yang kini berusia 48 tahun, tidak pernah tampil di depan publik setelah mengalami kecelakaan fatal saat bermain ski pada 2013, laporan AFP. l Yudi Winanto

MBP/instagram

Pembalap Jerman Mick Schumacher, putra legenda Formula 1 Michael Schumacher.

28

4 - 10 September 2017


MBP/instagram

Pemain baru Boston Celtics Kyrie Irving.

Pemain Berkualitas PETINGGI klub bola basket AS Boston Celtics Danny Ainge mempunyai penilaian khusus pada pemain barunya Kyrie Irving. Di matanya, pemain berusia 25 tahun itu merupakan kombinasi antara generasi muda, talenta individual dan yang utama adalah pengalaman menjadi juara. Maka Celtics tak enggan bila harus melepas dua pemain utamanya Isaiah Thomas dan Jae Crowder untuk ditukar dengan Irving. Kerja sama Celtics dengan Cleveland Cavaliers itu dianggap bernilai tinggi serta bermanfaat bagi kedua belah pihak. Irving membantu Cavaliers mencapai Final NBA dalam tiga musim terakhir. Namun pada 2016, ia bersama LeBron James berhasil mengantarkan Cavaliers untuk pertama kalinya meraih gelar. Setelah kegagalan Cavaliers merebut gelar musim 2016/2017 dari Golden State Warriors, Irving pun ingin perubahan dan klub menyetujui. Pemain bertinggi 1,91m itu pun ditukar dengan Crowder dan Thomas, dua pemain All Star yang selama ini menjadi pujaan

publik kota Boston. “Menjual kedua pemain itu, persoalan yang pelik,” tutur Ainge pada AFP. “Isaiah menuntaskan musim ini dengan luar biasa dan permainannya menghibur seluruh warga Kota Boston. Semua orang mencintai dia,” tambah Ainge yang juga harus mengirim center Ante Zizic ke Brocklyn Nets. Tapi diakuinya, begitu langka bisa untuk mendatangkan Irving, pemain penuh talenta dan prestasi. Meski harus membayar dengan harga tinggi yakni dua pemain sekaligus, keberhasilan mendapatkan Irving diyakini bisa mendukung tujuan klub. “Kami begitu gembira bisa merekrut Irving,” ujar Ainge. Celtics tercatat 17 kali menjadi juara NBA namun terakhir kali mereka menggapai sukses adalah pada 2008. Sementara Irving yang empat musim membela Cavaliers, empat kali tampil di All Star dan meraih medali emas saat membela timnas AS di Olimpiade Rio 2016 dan Kejuaraan Dunia 2014. l Yudi Winanto 4 - 10 September 2017

29


OLAHRAGA

Atlet Garda Wushu Indonesia Bali

Tambah Jam Terbang ke Mancanegara ATLET Garuda Dewata (Garda) Wushu Indonesia Bali terjun pada event internasional Hongkong Terbuka dan Malaysia Terbuka sepanjang 2017 hingga Juli lalu. Hasilnya gemilang dengan menyabet 14 medali emas. Tujuh emas direbut di Hongkong dan tujuh emas lagi dihasilkan di Malaysia. Di Hongkong, medali emas dipersembahkan Teguh Heri Santoso (2 emas), Kadek Deddy Wahyudi (1 emas) di nomor tradisional, Jesslin Lidya Purnama (2 emas) di nomor nan gun dan nan dao kategori junior B, Yorgien Immanuel (2

emas) di nomor gun shu dan nan quan kategori junior C. Selama ini Teguh dan Kadek Deddy dikenal sebagai pelatih, namun keduanya turun sebagai atlet. Atlet Garda juga kebagian dua perak yang diperoleh Natasya Fabriella Budijanto di nomor jian shu dan qiang shu junior B. Sementara Bobby Jose meraih 2 perunggu di nomor gun shu dan nan quan junior C. Di Malaysia dalam ajang yang dihelat di Sky Park One City Maqll Subang Jaya, Kuala Lumpur, 21-24 Juli lalu, atlet Garda juga mendulang 7 emas yang diperoleh

MBP/ist

Atlet Garuda Dewata (Garda) Wushu Indonesia Bali.

30

4 - 10 September 2017

Dewa Ayu Devya Radha Suari (3 emas) junior C nomor tangan kosong, pedang, dan tombak serta Hadyan Wahyu Dewanto (2 emas) junior A nomor tombak dan pedang ditambah perak di tangan kosong. Fransiskus Franky Hartono menyabet 2 emas di nomor golok dan toya. Hans Sanusa Wijaya (junior B) mendapat 3 perak di golok, tangan kosong dan toya. Yorgien Immanuel merebut 2 perak di golok dan toya, ditambah 1 perunggu di tangan kosong. Ketua Yayasan Garda Wushu Indonesia Agus Wijaya menjelaskan, pihaknya baru eksis tiga tahun di Bali, namun sudah mampu menorehkan prestasi spektakuler. ‘’Kami memberikan pengalaman bertanding kepada atlet meladeni lawan kelas dunia supaya bisa memetik pengalaman serta terbiasa berlaga di ajang nasional, regional dan lokal,’’ katanya. Garda mengasuh 60 atlet di Denpasar dan 30 atlet di Klungkung. Mereka disebar membela daerahnya masing-masing pada Porprov Bali XIII di Gianyar. Ada yang mengusung bendera Gianyar, Tabanan, Klungkung, Badung, dan Denpasar. ‘’Upaya kami ini demi kemajuan prestasi wushu Bali,’’ terangnya. Saat terjun di Hongkong Terbuka tiap atlet memerlukan biaya Rp 10 juta, sedangkan di Malaysia Rp 5 juta. Dana tersebut dominan partisipasi orangtua atlet. Kekurangannya disubsidi yasayan plus menggelar bazar. Atlet dari keluarga kurang mampu namun berprestasi tetap diberangkatkan ke mancanegara. ‘’Kami mengirim atlet ke luar negeri berdasarkan rekomendasi para pelatih,’’ jelasnya. Tim pelatih terdiri atas Kadek Deddy Wahyudi, Teguh Heri Santoso, Andre Tios, Fransiskus Franky Hartono dan M. Rizal. Garda memiliki Pembina Rahmat Dharmaji yang mahir di bidang penjurian dan perwasitan, sehingga dipercaya duduk sebagai Pengurus Besar (PB) Wushu Indonesia. Garda berniat mendirikan koperasi kecil-kecilan guna meringankan beban atlet, misalnya saat membeli peralatan bisa dengan cara mengkredit. ‘’Saat ini kami sudah menggulirkan arisan,’ ungkap Agus Wijaya. l Daniel Fajry


Porprov Bali 2017 di Gianyar

Diawali Sepak Bola dan Basket AJANG olahraga terbesar di Bali, yaitu Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII, berlangsung di Gianyar pada pertengahan September 2017. Seperti penyelenggaraan sebelumnya dan event-event lainnya (PON, SEA Games, Asian Games dan Olimpiade), sejumlah cabang olahraga (cabor) nomor beregu dipertandingkan mendahului acara pembukaan mengingat lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menuntaskan pertandingannya. Cabor yang dipertandingkan paling awal adalah sepak bola dan bola basket. Kedua cabor ini berlaga mulai 31 Agustus masing-masing di Stadion I Wayan Dipta dan GOR Kebo Iwa. Sepak bola diikuti lengkap oleh sembilan tim putra, sedangkan basket melibatkan tujuh tim putra dan putri. Porprov Bali 2017 mempertandingkan 34 cabor plus dua cabor ekshibisi, yakni catur gajah (peksi) dan bela diri yoongmodo. Pertemuan teknik digelar di SMAN 1 Gianyar, Minggu (20/8) lalu, diawali pengibaran bendera kontingen kabupaten dan kota se-Bali di sekretariat Porprov Bali di GOR Kebo Iwa, Gianyar.

Peserta sepak bola dibagi dua grup. Kesebelasan Denpasar (juara Porprov Bali XII/2015 di Buleleng) berada di Grup A bersama Karangasem, Buleleng, Jembrana dan Bangli, sedangkan Pul B dihuni tuan rumah Gianyar, Badung, Klungkung dan Tabanan. Pada pada laga perdana Kamis (31/8) tampil Denpasar melawan Karangasem dan Buleleng menghadapi Jembrana. Sekretaris Panpel Ketut Suasta menyatakan, pertandingan sepak bola berlangsung hingga 22 September atau sehari menjelang penutupan Porprov yang dijadwalkan 23 September. Berdasarkan hasil pertemuan teknik, kesembilan kontestan tidak lagi mengajukan gugatan pemain kepada dewan hakim. Alasannya, semua pemain dianggap sah, sebab dikuatkan dengan entry by name yang dikeluarkan KONI Bali. Oleh sebab itu, jika cabor sepak bola sudah bergulir, seluruh kontestan sepakat tak mempermasalahkan pemain lagi. Sementara itu, basket mempertandingkan tim putra dan putri. Kedua kategori ini sama-sama diikuti tujuh tim. Pada

Porprov Bali 2015 di Buleleng, tim putra Denpasar merebut medali emas setelah mengalahkan Badung di final. Sebaliknya, tim putri Badung berjaya usai mengandaskan Denpasar pada perebutan medali emas. Menurut Made Subur, salah seorang pengurus Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Bali yang juga manajer tim Badung, kekuatan peserta putra sulit diprediksi karena meratanya kualitas semua kontestan. Karenanya, seluruh pertandingan akan berjalan ketat dan berimbang. Tim yang paling siap secara fisik dan penampilannya konsisten bakal menjadi juara. Hal itu tidak berlaku di kelompok putri. Subur yang juga wasit basket Bali ini menilai kemampuan tim Badung, Denpasar dan Gianyar lebih menonjol dibandingkan empat kontestan lainnya. Oleh sebab itu, ia yakin ketiga tim ini akan merebut medali apakah itu emas, perak atau perunggu. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan terjadinya kejutan. l Mawa

Sepak bola dipertandingkan mendahului pembukaan Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar.

Pembagian Grup Sepak Bola Grup A Denpasar Karangasem Buleleng Jembrana Bangli Grup B Gianyar Badung Klungkung Tabanan MBP/wan

4 - 10 September 2017

31


PENDIDIKAN

MBP/bagiarta

Salah satu siswa saat menyampaikan pertanyaan dalam safari gerakan gemar membaca yang dipusatkan di Gedung UKM Center Amlapura, belum lama ini.

Strategis, Peran Perpustakan dalam Revolusi Mental B erbagai cara dilakukan pemerintah pusat untuk mewujudkan citacita revolusi mental. Salah satunya, dengan menumbuhkan kembali budaya membaca di tengah generasi muda. Hasil survei Badan Pusat Statistik mencatat bahwa sebanyak 90,27 persen masyarakat Indonesia lebih suka menonton TV ketimbang membaca. Kondisi ini mendapat sorotan anggota Komisi X DPR-RI Ida Bagus Putu Sukarta dalam paparannya sebagai narasumber

32

4 - 10 September 2017

kegiatan Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca di Gedung UKM Center Amlapura, belum lama ini. Safari dikemas dalam bentuk talk show yang menampilkan empat orang narasumber dari masingmasing latar belakang profesi dan birokrat. Gerakan ini disambut antusias, terlihat dari peserta safari mencapai 200 orang dari kalangan pengelola perpustakaan sekolah, siswa, penggiat literasi, pemustaka, pemuda dan tokoh agama/budaya. Ida Bagus Putu Sukarta mengatakan,

untuk meningkatkan kebutuhan masyarakat untuk hidup lebih cerdas, hendaknya perpustakaan harus disesuaikan dengan kultur masyarakat penggunanya (pemustaka). Sehingga, mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri usai membuka kegiatan ini meminta kepada sekolah agar mencermati undang-undang soal perpustakaan. Mengacu Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, sekolah/


madrasah agar mengalokasikan dana paling sedikit 5 persen dari anggaran belanja operasional sekolah/madrasah atau belanja barang di luar belanja pegawai dan belanja modal untuk pengembangan perpustakaan. “Gerakan gemar membaca harus terus tumbuh, terutama dari sekolah. Makanya, perpustakaannya harus beres dulu,” katanya. Sementara itu, Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI Drs. Dedi Djunaedi, M.Si. mengatakan, revolusi mental yang dicanangkan oleh pemerintah, perpustakaan menempati posisi yang strategis untuk dapat serta berkontribusi dalam

penguatan mentalitas budaya kemandirian, mentalitas budaya gotong royong dan mentalitas budaya pelayanan. Sehingga, perpustakaan menyelenggarakan program seperti pelayanan dan budaya baca sangat erat hubungannya dengan revolusi mental. Oleh sebab itu, kehadiran institusi perpustakaan dengan dukungan pustakawan yang kompeten seyogyanya mampu menyediakan bahan bacaan yang berkualitas, sesuai dengan budaya lokal berciri khas Indonesia. I Nyoman Tusthi Eddy, salah satu sastrawan produktif kelahiran Karangasem juga meminta sekolah bisa membuat

perpustakaan itu menarik. Sehingga menggugah minat siswa untuk pergi ke sana dan membaca buku kesukaannya. Saat ini sudah banyak sastrawan muda yang lahir dari proses itu. Tapi minim tempat dan dukungan untuk berkreativitas. Sesuai dengan temanya, “Impelementasi Revolusi Mental Melalui Gerakan Nasional Gemar Membaca dalam Rangka Meningkatkan Indeks Kegemaran Membaca Masyarakat”, dia ingin sastrawan diberikan ruang untuk terus berkarya dan menumbuhkan minat baca. l Bagiarta

“Full Day School” Belum Jadi Agenda Wajib FULL day school belum menjadi agenda wajib di Bali. Kendati demikian, sudah ada beberapa sekolah yang menyampaikan telah melaksanakan full day school atau lima hari sekolah kepada Dinas Pendidikan Provinsi Bali. “Untuk sekolah yang siap, silakan. Bagi yang belum siap, tidak dipaksa. Sepanjang sekolah itu siap, lanjut. Tapi kalau memang tidak, tidak perlu memaksakan diri. Ini kan belum apa-apa sudah terjadi polemik,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani, belum lama ini. Kusuma Wardhani membenarkan memang sudah ada beberapa sekolah yang melaksanakan full day school. Namun, pihaknya belum melihat langsung ke lapangan. Lantaran masih menjadi wacana di pusat, maka hanya koordinasi yang akan dilakukan. “Hanya beberapa sekolah saja, rasanya di Denpasar. Di luar Denpasar, kita belum mendata karena belum menjadi agenda secara nasional. Nanti kan aturannya dituangkan dalam Perpres dan ini tidak menjadi suatu agenda yang harus dilaksanakan karena kondisi sekolah berbeda-beda,” imbuhnya. Kalau sekolah memang siap, kata Kusuma Wardhani, pada intinya adalah pendidikan karakter. Dengan lima hari kerja, pendidikan karakter diharapkan bisa diajarkan secara maksimal kepada anak-anak. Ditegaskan, bicara pendidikan karakter sejatinya ada tiga komponen yang terlibat yakni keluarga, sekolah dan masyarakat. “Kalau di luar jam sekolah itu penuh tanggung jawab keluarga. Kemudian kalau selama proses pembelajaran, ya sekolah yang bertanggungjawab. Kemudian kalau seandainya ada hal-hal di luar ini, silakan dikoordinasikan dengan tiga komponen ini,” ujarnya. l Rindra

MBP/ist

TIA Kusuma Wardhani 4 - 10 September 2017

33


A KT I V I TA S

MBP/ist

FIB UNUD - Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) menggelar sidang promosi doktor Drs. I Gede Rudia Adiputra, M.Ag., Kamis (24/8). Promovendus berhasil menyelesaikan studi di Program Studi Kajian Budaya FIB Unud. Disertasinya berjudul ‘’Pemertahanan Agama Hindu di Desa Adat Kuta sebagai Representasi Kampung Global’’. Wakil Rektor II IHDN Denpasar itu melihat kepadatan dan keheterogenan penduduk Desa Adat Kuta diakibatkan oleh tingginya tingkat imigran mencari penghidupan.

MBP/ist

MBP/ist

BPD BALI - Bank BPD Bali menggelar pertemuan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Bali dan kabupaten/kota se-Bali, Senin (21/8). Dalam pertemuan tersebut, Direktur Utama Bank BPD Bali I Made Sudja sebelum menjelaskan tentang kesiapan Bank BPD Bali dalam transaksi nontunai, juga menyampaikan profil BPD Bali. Dikatakannya, Bank BPD Bali adalah bank yang melayani pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Bali.

34

4 - 10 September 2017

SEKDA BANGLI – Sekda Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra membuka Lomba Cipta Menu Kudapan Berbasis Sumber Pangan Lokal yang diselenggarakan di Tribun Lapangan Kapten Mudita, Bangli, Kamis (24/8). Kegiatan itu juga turut dihadiri Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli I Wayan Sukartana dan jajaran OPD terkait di lingkungan Pemkab Bangli.

STIKES BALI - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali memperkokoh diri sebagai PTS bidang kesehatan yang unggul dan terpercaya. Hal ini disebabkan kampus ini mampu menjaga budaya mutu. Budaya mutu tersebut tercermin dari peminat dan jumlah mahasiswa yang diterima di kampus ini. Tahun ini Stikes Bali menerima 419 mahasiswa sesuai jumlah dan rasio dosen. Para mahasiswa baru tersebut mulai Senin (21/8) mengikuti Campus Orientation and Inauguration (COI) di kampus Stikes Bali.

MBP/ist


MBP/ist

MBP/ist

BPD BALI - Bank BPD Bali menggelar pertemuan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Bali dan kabupaten/kota se-Bali, Senin (21/8). Dalam pertemuan tersebut, Direktur Utama Bank BPD Bali I Made Sudja sebelum menjelaskan tentang kesiapan Bank BPD Bali dalam transaksi nontunai, juga menyampaikan profil BPD Bali. Dikatakannya, Bank BPD Bali adalah bank yang melayani pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Bali.

IHDN DENPASAR - Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar menggelar kegiatan masa pengenalan kampus terhadap ratusan mahasiswa baru tahun ajaran 2017/2018. Kegiatan yang dipusatkan di Kampus IHDN Bangli itu dibuka Dirjen Binmas Hindu Kementerian Agama RI Prof. Drs. I Ketut Widnya, M.A. M.Phil. Ph.D, Selasa (22/8). Selain bertujuan mengenalkan lingkungan kampus sebagai lingkungan akademis, kegiatan ini juga bertujuan membentuk watak mahasiswa baru dengan empat konsensus kebangsaan.

4 - 10 September 2017

35


AKTIVITAS BUPATI BANGLI – Bupati Bangli I Made Gianyar menerima tim penilai lomba Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (GRSSI-B) dari provinsi yang dipimpin Dr. I Made Laksmi Wati yang dipusatkan di ruang pertemuan RSUD Bangli, Jumat (18/8). Acara tersebut turut dihadiri antara lain Kepala Dinas Kesehatan Bangli, Direktur RSUD Bangli, dokter spesialis dan tenaga kesehatan di lingkungan RSUD Bangli.

DPRD BALI - Pansus Aset DPRD Bali meninjau lokasi aset Pemprov Bali di Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, Sabtu (19/8). Pansus yang hadir bersama Staf Sekretariat DPRD Bali dan BPKAD Provinsi Bali, juga melakukan pertemuan dengan Camat Rendang, para Perbekel se-Kecamatan Rendang, dan Badan Pengelola Besakih di Kantor Camat Rendang. Pada kesempatan itu, terungkap bila ada banyak aset Pemprov Bali di Rendang yang dimohonkan ke Pemprov Bali untuk kepentingan masyarakat.

MBP/ist

STPBI - Untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas khususnya di bidang perhotelan. Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) dan Sekolah Perhotelan Bali (SPB) telah menyiapkan berbagai program guna meningkatkan kualitas lulusannya agar lebih siap menghadapi MEA. Salah satunya, STPBI dan SPB bekerja sama dengan PT Bali Duta Mandiri (BDM) sebagai agen yang mempersiapkan Intership Program (J1) yaitu on the job training ke Amerika Serikat.

36

4 - 10 September 2017

MBP/ist

BPR LESTARI - Kinerja usaha BPR Lestari sebagai BPR terbesar kedua di Indonesia dari tahun ke tahun mendapatkan pengakuan dari beberapa majalah ekonomi nasional. Setelah April lalu BPR Lestari diganjar oleh tiga penghargaan sekaligus, yaitu Best Digital Brand 2017 dari Majalah Infobank, National Best with The Highest Performing Growth dan Best BPR for Asset More Than 300 Billion dari Majalah Warta Ekonomi, Agustus ini kembali mendapat penghargaan sebagai ‘’BPR Dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus’’ dari Majalah Infobank.


MBP/ist

MENKOP - Menteri Koperasi dan UKM RI Puspayoga terpilih sebagai salah satu dari 72 Tokoh Berpengaruh 2017 pilihan Majalah Men’s Obsession edisi Agustus 2017. Ia menempati urutan ke-6 setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden ke-3 RI BJ Habinie, Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, serta Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. Prestasi ini adalah kedua kalinya, Menteri Koperasi dan UKM RI Puspayoga menjadi tokoh berpengaruh di majalah Men’s Obsession, di Hari Kemerdekaan pada 2016 juga masuk dalam 10 besar orang yang berpengaruh.

MBP/ist

BUPATI KLUNGKUNG - Prestasi gemilang ditorehkan SMAN 2 Semarapura, Kabupaten Klungkung dengan berhasil menyabet juara II Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional. Momen membanggakan ini disambut positif Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Hal tersebut diungkapkan saat pertemuan langsung dengan kepala SMAN 2 Semarapura beserta puluhan siswa di halaman Kantor Bupati Klungkung, Senin (21/8).

MBP/ist

WABUP BADUNG - Bertepatan dengan Rahina Buda Kliwon Pagerwesi, Rabu (23/8) Wakil Bupati Badung I Ketut MBP/ist

Suiasa didampingi Anggota DPRD Badung I Nyoman Satria

BUPATI BANGLI - Bupati Bangli I Made Gianyar, Selasa

dan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Bagus Alit

(22/8), menerima sertifikat tanda kelulusan satpam dari PT

Sucipta, menghadiri Karya di Pura Dalem Batu Lumbung,

Global Mulia Sejahtera Bali. Penyerahan sertifikat dilak-

Desa Adat Gulingan, Kecamatan Mengwi. Pada kesempatan

sanakan di ruang pertemuan Asisten III Setda Kabupaten

tersebut Wabup. Suiasa menyerahkan bantuan sebesar Rp

Bangli. Sertifikat diserahkan Brand Manager PT Global

500 juta untuk pembangunan panyengker pura dan sep-

Mulia Sejahtera Bali I Made Sudana.

erangkat gambelan baleganjur senilai Rp 80 juta.

4 - 10 September 2017

37


PA R I W I S ATA

Karangasem Nikmati Ampas Pariwisata

K

abupaten Karangasem merupakan salah satu dari sembilan kabupaten/kota madya di Provinsi Bali. Kabupaten yang terletak di bagian timur Pulau Bali ini dibatasi oleh Selat Lombok. Kabupaten yang dijuluki Gumi Lahar ini memiliki luas daerah 83.954 hektar dengan beragam budaya yang berkembang dan didukung oleh panorama alam yang menarik. Sayang, keindahan alam dan budaya yang berkembang belum mampu menjadi tujuan utama wisatawan ketika berkunjung ke Pulau Dewata, Bali. Justru kabupaten di ujung timur ini hanya menikmati ampas dari kemajuan sektor pariwisata. Tak hayal, Kabupaten Karangasem menuntut adanya keberpihakan terhadap gemerincing dolar dari pesatnya perkembangan pariwisata pada Bali. Sebab, meski kunjungan pariwisata Bali sangat

38

4 - 10 September 2017

tinggi, nyatanya Karangasem tak dapat apa-apa. Karangasem hanya dapat ampas dari geliat pariwisata Bali. Hal itu menjadi sorotan Ketua Badan Pengelola Taman Soekasada Ujung Ida Made Alit. Menurutnya, sebagian besar objek maupun daya tarik wisata terkenal yang ada di Bali, ada di Karangasem, seperti Pura Agung Besakih, Tirtagangga, Taman Soekasada Ujung, Tulamben, Amed, Candidasa, Tenganan dan masih banyak lagi yang lainnya, ada di Karangasem. Bahkan, kini telah berkembang menjadi 57 objek dan daya tarik wisata. Dengan banyaknya pilihan objek, baik itu heritage, atraksi budaya, agrowisata dan lainnya, kunjungan wisatawan memang dirasakan meningkat ke Karangasem. Tetapi, selama ini menurut Ida Made Alit, wisatawan tidak pernah menginap di Karangasem.

“Kalau ke Bali, wisatawan menginap di Badung, Denpasar, atau Gianyar. Berkunjungnya ke Karangasem. Yang punya potensi kami. Tapi yang dapat dolarnya mereka. Bagaimana seharusnya kami mengatasi situasi ini? kata Ida Made Alit. Persoalan ini sebenarnya sudah disadari sejak lama. Namun, hingga sekarang belum ada solusi yang tepat untuk mengatasinya. Saat ini, Karangasem memang sedang giat membangun pariwisata agar bisa menggantikan sektor galian C sebagai penyumbang PAD terbesar di Karangasem. Bahkan, Karangasem berani menargetkan kunjungan 1 juta wisatawan per tahun. Meski dukungan akomodasi pariwisata cukup baik, tetapi Karangasem masih belum bisa “memaksa� wisatawan agar menginap di Karangasem.


Pembangunan pariwisata agar maksimal menjadi penyumbang PAD, juga menjadi sorotan Dinas Kebudayaan. Sekretaris Disbud Karangasem Komang Subadra, mengatakan apa yang menjadi modal Karangasem dengan destinasi maupun seni budayanya, seharusnya bisa berbanding lurus dengan berkontribusi besar untuk menyumbang PAD kepada pemerintah daerah. “Tujuan akhir pemerintah daerah terhadap pembangunan pariwisata kan agar dapat menunjang PAD ini. Jadi, kita punya potensi, tapi yang menikmati wilayah lain. Ini kan masalah,” ujarnya. Pembicara dari Universitas Pancasila Jakarta, Dr. Devi Krisnandha Kausar

juga belum bisa memberikan solusi yang dibutuhkan Karangasem. Atas persoalan ini, Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Pancasila ini mengatakan bahwa masalah kewilayahan ini sudah menjadi masalah klasik di Indonesia. Dia melihat ini disebabkan karena wilayah Bali yang kecil. Jadi, jarak antar kabupaten/kota tidak terlalu jauh. Ini membuat wisatawan enggan unt u k me-

milih menginap di Karangasem, karena jarak Denpasar - Karangasem saat ini sudah bisa ditempuh dalam waktu satu setengah jam. “Tidak hanya di Bali, masalah serupa juga dialami teman-teman kita di Jawa. Kita juga tidak mungkin memaksa wisatawan menginap di daerah kita, kalau wisatawan berkunjung ke wilayah kita sendiri,” pungkasnya. l Bagiarta

Virgin Beach merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Karangasem. Pantai berpasir putih ini kerap dikunjungi oleh wisatawan lokal saat musim liburan. 4 - 10 September 2017

39


TRADISI

”Ngaturang Lakon”

Kembalikan ’’Bukti’’ Saat Menjadi Peduluan

K

rama Desa Pakraman Daup Kintamani hingga saat ini masih teguh menjalankan sejumlah tradisi yang diwariskan oleh para leluhur mereka. Salah satunya tradisi ngaturang lakon. Tradisi ini wajib dilaksanakan oleh krama yang pernah menjabat sebagai peduluan di desa pakraman setempat. Tradisi ngaturang lakon terakhir kali digelar krama Desa Pakraman Daup Juni lalu. Tradisi itu dilaksanakan selama sehari penuh. Diikuti seluruh krama, pelaksanaan tradisi itu dipusatkan di halaman Pura Bale Agung desa setempat. Jero Penyarikan Payu didampingi Perbekel Daup Dewa Nyoman Saliawan saat ditemui belum lama ini menjelaskan ngaturang lakon menjadi tradisi yang wajib dilaksanakan oleh para mantan peduluan di Desa Pakraman Daup Kintamani. Mereka yang termasuk dalam peduluan yaitu Jero Kubayan, Jero Bau, Jero Singgukan, Jero Nyarikan termasuk pemangku. Sementara pada pelaksanaan tradisi ngaturang lakon Juni lalu, yang ngaturang lakon ada 10 warga, 7 di antaranya pernah menjabat sebagai Jero Kubayan, 2 Jero Bau, dan 1 Jero Mangku. “Ngaturang lakon ini maknanya untuk mengembalikan bukti (persembahan) yang pernah diterima saat menjadi peduluan. Melalui tradisi ngaturang lakon inilah bukti itu dikembalikan,’’ ungkapnya. Dalam tradisi ngaturang lakon ini, warga yang pernah menjadi kubayan (kedudukan tertinggi dalam sistem ulu apad) wajib menghaturkan banten upakara dan dua ekor babi. Sementara untuk warga yang pernah menjabat sebagai Jero Bau serta pemangku hanya menghaturkan seekor babi. “Dalam tradisi ngaturang

40

4 - 10 September 2017

lakon kali ini, total ada 17 ekor babi yang dipersembahkan,” ujarnya. Dipaparkan Jero Penyarikan Payu, tradisi ngaturang lakon diawali dengan prosesi negtegang, nanceb taring dan ngingsah. Prosesi itu sudah dimulai sejak tiga hari sebelum puncak acara. Sementara saat hari H, prosesi yang dilaksanakan yakni mapiuning di Pura Puseh pada pagi hari. Selain membawa banten, dalam prosesi mapiuning itu babi yang akan dipergunakan juga dibawa ke Pura Puseh. Selanjutnya pada siang hari, usai melaksanakan prosesi mapiuning krama kembali ke Bale Agung dan menyembelih semua babi untuk kemudian dibuat berbagai olahan. “Sebagian daging babi diolah untuk persembahan, sebagian lainnya dipakai malang (dibagi rata ke seluruh kepala keluarga) dan lainnya diolah untuk sarana makan bersama dalam bentuk lawar, sate, dan jenis makanan lainnya,” jelasnya. Jero Penyarikan Payu mengatakan bahwa tradisi ngaturang lakon sejatinya bukan merupakan sebuah keharusan. Namun kalau tidak dilaksanakan hal itu akan menjadi utang niskala. “Seseorang berhenti menjadi peduluan kalau semua anaknya sudah menikah,” imbuhnya. l Dayu Swasrina

Ratusan krama Desa Pakraman Daup makan bersama di halaman Pura Bale Agung dalam ritual ngaturang lakon.


4 - 10 September 2017

41


PROPERTI

PROYEK PERUMAHAN RAMBAH PERANCAK

42

4 - 10 September 2017


A

danya proyek perumahan bersubsidi di Perancak diakui pihak pengembang hingga saat ini ditangguhkan sementara. Pihak pengembang, PT Artha Mega yang baru memperoleh Izin Prinsip belum menuntaskan pengurusan Izin Pemanfaatan. Namun, bukan hanya proyek pembangunan perumahan bersubsidi saja, melainkan di lahan yang dikelola pengembang tersebut akan dibangun vila, home stay, dan akomodasi wisata lainya. Manager Operasional PT Artha Mega, Made Witaraga, Rabu (16/8) mengungkapkan upaya pembangunan rumah bersubsidi ini dilakukan guna menyiasati kelesuan pasar pariwisata sekaligus permintaan konsumen dalam pengadaan rumah untuk warga.

Pihaknya mengakui izin yang sudah dikantongi masih berupa izin akomodasi wisata (bukan pondok wisata). Saat ini pengembang juga masih mengajukan izin dengan merubah atau konversi izin tersebut melalui Kantor Perizinan. Informasi dari Tata Ruang dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Jembrana, dan berdasarkan Perda No. 11 Tahun 2012 tentang RTRW, khususnya Pasal 91 ayat 2 huruf e nomor 3, disebutkan bahwa pengembangan pusat permukiman ke arah intensitas sedang dengan koefisiensi wilayah terbangun paling tinggi 60 persen, dengan tinggi bangunan paling tinggi 15 meter dari permukaan tanah. Sebelumnya, Dinas Penanaman

Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Jembrana Ni Nengah Wartini mengatakan bahwa proyek perumahan tersebut belum mengantongi izin. Pihak Kantor Perizinan beberapa kali mengembalikan berkas karena tidak sesuai dengan tata ruang. “Berdasarkan tata ruang, di sana (Perancak-red) merupakan daerah wisata, bukan untuk (peruntukan) perumahan sehingga kami kembalikan,� ujarnya. Namun, belakangan pihak pengembang kembali mengajukan izin baru untuk akomodasi wisata. Pihaknya juga telah mengeluarkan izin prinsip akomodasi wisata itu. Tetapi untuk melengkapinya harus disertai izin lainnya seperti izin pemanfaatan dan lain-lainnya. l Suryadarma

MBP/olo

Sejumlah pondasi dan bangunan rumah di Perancak. 4 - 10 September 2017

43


HIBURAN

A

ktor Reza Rahadian memilih kembali ke kursi sutradara setelah sekian lama intens wara-wiri di depan kamera. “Sebenarnya ini pengalaman sekian kali tidak menyutradarai project pertama tahun 2011 lalu, kemudian sibuk berakting sampai akhirnya ada project ini,” ujar Reza dalam temu media di Jakarta, belum lama ini. Aktor pemeran Habibie dalam “Habibie dan Ainun” itu menyutradari tiga film pendek yang menggambarkan kehidupan nyata tiga aktor/aktris Tanah Air berbeda generasi untuk mengkampanyekan #Generasi Lebih Baik milik perusahaan penyedia jasa keuangan internasional asal Kanada.

“Menciptakan generasi Indonesia yang lebih baik bukan cuma tanggung jawab pemerintah tapi masyarakat juga harus membantu, dan ini merupakan kontribusi kami,” ujar Elin Waty, President Director, Sun Life Financial Indonesia, dalam kesempatan yang sama. “Dengan video yang menampilkan tiga generasi berbeda ini, kami ingin generasi muda mempelajari dari tiga generasi ini. Generasi lebih baik yang kami inginkan adalah generasi yang tau apa yang mereka inginkan,” sambung dia. Tiga aktor dan aktris yang diangkat dalam film pendek tersebut adalah Adi Firman Hakim yang menggambarkan tentang perjuangan seseorang untuk

meraih apa yang dicita-citakan, Happy Salma yang ingin menanamkan budaya untuk anak dan Christine Hakim yang merupakan sumber inspirasi. “Syutingnya hanya tiga hari untuk setiap project yang memang memotret kehidupan ril. Jadi, kami mengembangkan skrip dari apa yang ingin mereka ceritakan,” ujar Reza. “Walaupun deg-degan awalnya karena lama enggak direct, saya percaya saja deh, yakin pasti bisa. Orang pertama yang menonton ibu saya. Saya kirim konten ketika ibu saya bilang suka dan menyentuh, saya Alhamdulillah,” tambah dia. l kmb

MBP/ant

Reza Rahadian dalam temu media pemutaran film pendek besutannya di Jakarta, belum lama ini.

44

4 - 10 September 2017


MBP/ist

H

Sovereign Bali, hotel bintang 4 yang fokus dalam pelayanan dan kepuasan pelanggan, menggelar staff gathering di Ballroom hotel setempat. Gathering ini dihadiri seluruh karyawan dari masing-masing departemen yang ada di H Sovereign. Meski dekorasi di ballroom terlihat sederhana, namun suasana kehangatan sangat terasa. Staff Gathering pada bulan ini dilakukan Tim Sales & Marketing. Semua persiapan dilaksanakan Tim Sales & Marketing untuk memperlihatkan penghargaan mereka terhadap kerjasama

yang baik antardepartemen. Dalam pelaksanaan gathering ini, tim Sales & Marketing menghadirkan Gede Bagus yang merupakan finalis X Factor Indonesia. Bahkan para staf ikut bernyanyi saat Gede Bagus tampil. Direktur Sales, Made Widani, juga merepresentasikan tentang kemajuan dari bagian penjualan. “Untuk kegiatan ini, kami dari tim sales & marketing sangat bersemangat untuk memberikan sebuah acara yang spesial. Dalam kegiatan ini, kami dengan bangga menginformasikan bahwa H Sovereign Bali berhasil meraih BTA Award dalam kategori “Bali Lead-

ing Airport Hotel 2017/2018� selama tiga kali berturut-turut. Terima kasih atas kerja terbaiknya,� kata Widani. Acara yang paling ditunggu-tunggu adalah pengumuman Karyawan Terbaik Bulan Ini. Penghargaan tersebut dimenangkan Wanda Adi dari Engineering Department. Acara kemudian dilanjutkan dengan mengundang seluruh staf yang berulang tahun di bulan April hingga Juli. Mereka diminta meniup lilin dan memotong kue yang sudah disediakan. l kmb 4 - 10 September 2017

45


A KT I V I TA S

MBP/ist

ARYA WEDAKARNA - Sejarah heroik Puri Agung Peliatan, Ubud, Gianyar, sebagai pusat perjuangan Merah Putih kembali ditunjukkan oleh warih-nya. Hal ini terekam saat acara peresmian Patung Garuda Pancasila terbesar yang digagas oleh Cokorda Nindia, Panglingsir Puri Agung Peliatan. Hadir pejabat negara Senator DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, Wisnu Bawa Tenaya (Ketua Umum PHDI Pusat/Sekretaris Unit Kerja Presiden Ideologi Pancasila), Kodam IX/Udayana, Polda Bali, Pemkab Gianyar serta Cok Putra (Panglingsir Puri Ubud), Cok Ibah (DPRD Bali) dan Cok Ace (Ketua PHRI Bali).

MBP/ist

KABUPATEN TABANAN - Sebagai daerah agraris, Kabupaten Tabanan menjadi salah satu rujukan bagi pemerintah kabupaten lainnya di Indonesia. Tabanan dijadikan tempat belajar bercocok tanam padi, utamanya sistem pengairannya yang menganut model Subak. Hal itu dilakukan Pemerintah Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (21/8). Rombongan Pemerintah Kabupaten Pinrang dipimpin langsung Bupatinya Aslam Patonangi berkunjung langsung ke Kabupaten Tabanan.

MBP/ist

REI BALI - Rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) hingga saat ini masih menjadi permasalahan di Bali. Apalagi harga lahan terus naik, sehingga bagi masyarakat menengah ke bawah memiliki rumah masih menjadi impian. REI Bali sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menciptakan hunian untuk MBR terus berupaya mewujudkannya meskipun banyak kendala yang dihadapi. Salah satu upaya dilakukan, yaitu audiensi ke DPRD Badung dan diterima Ketua Putu Parwata, Rabu (16/8).

MBP/ist

TRIATMA MULYA - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Triatma Mulya menggelar upacara Yudisium XII Program Pascasarjana dan Yudisium XV Sarjana di Aula Kampus STIE Triatma Mulya, Jumat (18/8). Sebanyak 177 mahasiswa diyudisium terdiri atas 38 orang dari Program Pascasarjana, 111 orang S-1 Manajemen dan 28 orang S-1 Akuntansi. Mereka akan diwisuda pada 22 Agustus mendatang di Puri Saron, Seminyak.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

46

4 - 10 September 2017


MBP/ist

PEMKOT DENPASAR - Perayaan Rahina Tumpek Landep yang diperingati setiap enam bulan sekali oleh umat Hindu terus mendapat perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar, untuk ke-9 kalinya Pemkot Denpasar akan menggelar kegiatan Petinget Rahina Tumpek Landep IX pada 28-31 Agustus 2017 di depan Museum Bali. Tema yang diangkat pada event tahunan kali ini adalah “Tumpek Landep sebagai Hari Pusaka” dengan tema kirab “Pemuliaan Sinergi Keris, Subak, Seni Tari Bali sebagai Warisan Budaya Dunia”.

MBP/ist

GURU HONORER - Peran guru dalam dunia pendidikan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kendati telah 72 tahun Indonesia merdeka, guru-guru masih saja belum lepas dari jeratan masalah. Di Bali khususnya Kota Denpasar, pahlawan tanpa tanda jasa ini bahkan masih ada yang berpenghasilan rendah, terutama guru non-PNS atau honorer di SD. Hal ini diungkapkan Ketua Forum Komunikasi Guru Honor Kota Denpasar I Komang Eka Putra dalam kegiatan reses anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar A.A. Ngurah Gede Widiada yang dihadiri Ketua Partai NasDem Denpasar Dewa Nyoman Budiasa di Puri Peguyangan, Jumat (18/8).

UNDWI - Agustus adalah bulan nasionalisme bagi warga Dwijendra. Setelah menggeber 4.000 bendera Merah-Putih serta menghias sekolah dan kampus dengan ornamen serba Merah-Putih, Kamis (24/8) Universitas Dwijendra (Undwi) mengundang Pangdam IX/ Udayana diwakili Kasi Teritorial Korem 163/ Wira Satya Letkol Inf. I G.B. Wisastra sebagai pembicara bela negara bagi 400 siswa dan mahasiswa.

UNDIKNAS - Acara penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus (Student Week) Undiknas University, Selasa (22/8), sangat sumringah. Acara bertambah semarak setelah Rektor Undiknas Prof. Ir. Gede Sri Darma, S.T., M.M., D.BA., FPE. menyampaikan kabar baik bagi warga Undiknas. Kabar anyar tersebut adalah Kemenristek Dikti menetapkan Undiknas sebagai PTS terbaik I di Bali, NTB dan NTT.

4 - 10 September 2017

47


A KT I V I TA S

MBP/ist

TUWED AGUNG - Krama Desa Adat Kertha Bujangga, Munggu, Mengwi, Badung, ngayah serangkaian pujawali di Pura Kahyangan Tuwed Agung, Desa Adat Kertha Bujangga, yang jatuh pada Tilem Karo. Secara bersamaan dilakukan pujawali di Pura Kahyangan Wisesa dan Pura Kahyangan Pande. Ini dikarenakan ketiga pura tersebut berasal dari satu sumber. Hal itu disampaikan I Made Rai Sukada, Bendesa Desa Adat Kertha Bujangga, Munggu, di sela-sela persiapan ritual, Senin (21/8).

MBP/ist

ARYA WEDAKARNA - Rabu (23/8), bertepatan dengan Hari Suci Pagerwesi di Wuku Sinta Isaka Warsa 1939 dan juga bertepatan dengan Hari Lahir Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedastera Suyasa III, masyarakat Bali turut berbahagia dengan rencana diadakannnya Pernikahan Agung (Pawiwahan Ageng) Abhiseka Ratu Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX. Pengumuman resmi pertunangan Ratu Gusti Wedakarna dengan Calon Permaisuri akan diumumkan pada hari ini di Istana Mancawarna Tampaksiring.

48

4 - 10 September 2017

MBP/ist

DHYANA PURA - Universitas Dhyana Pura meluncurkan program studi baru yaitu Prodi S-1 Akuntansi, Jumat (18/8). Pada saat bersamaan dilakukan penandatanganan MoU dengan Zezt Hotel dan Golden Tulip Hotel untuk penempatan mahasiswa PKL nantinya. Setelah itu dilaksanakan kuliah umum ‘’Peran Lembaga Pendidikan Tinggi Dalam Mempersiapkan Akuntan yang Berdaya Saing di Sektor Pariwisata’’ dengan pembicara Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana Prof. Dr. I Wayan Ramantha, S.E., M.M., Ak., CPA., CA.

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Salah satu bentuk perwujudan dari konsep Trisakti Berdikari secara ekonomi adalah bagaimana pembangunan di desa menjadi skala prioritas dalam pembangunan nasional. Namun, ke depan pembangunan tidak saja tergantung peran pemerintah, tetapi juga mengacu pada kemandirian desa dan salah satu parameter kesejahteraan masyarakat desa adalah tingginya tabungan masyarakat. Hal ini disampaikan Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III, S.E. (M.Tru.), M.Si. saat acara Seminar Bung Karno di Desa Bakas, Banjarangkan, Klungkung.


MBP/ist

MBP/ist

JKN-KIS - Bergulirnya program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) berdampak terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Program nasional ini membuka akses yang lebih besar kepada masyarakat untuk mendapat jaminan pelayanan kesehatan. Secara bertahap, Program JKN-KIS pun terus berkembang pesat hingga kini dan bergerak menuju cakupan semesta. Khusus untuk capaian BPJS Kesehatan Kantor Cabang Klungkung yang mencakup Kabupaten Klungkung, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Bangli juga terus mengalami peningkatan.

UNWAR - Guna meningkatkan kualitas manajemen kinerja struktural di lingkungan Universitas Warmadewa (Unwar), Unwar menggelar pelatihan berupa sosialisasi kepemimpinan bagi pejabat struktural (biro, setingkat kabag dan kasubag) di Ruang Teater Widya Sabha Mandala, Kampus Unwar, Selasa (22/8). Sosialisasi kepemimpinan ini menghadirkan Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. sebagai narasumber. Hadir Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Par.K. dan seluruh pejabat struktural Unwar. Sebagai moderator Wakil Rektor II Ni Putu Partamawati, S.E., M.M.

MBP/ist

PERKAWINANAN - Rabu, 23 Agustus 2017 Wuku Sinta Isaka Warsa 1939 benar-benar jadi hari yang berbahagia bagi Abhiseka Ratu Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX. Bagaimana tidak, bahwa di perayaan hari kelahiran (Sugeng Wiyosan Tinggalan Dalem) ke-37, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III melakoni sebuah masa tahapan penting dalam agama Hindu, yakni masa perkawinan (Grahasta). Ritual prosesi sekala dan niskala ini dimulai di Istana Mancawarna Tampaksiring yakni pelaksanaan Raja Yadnya yang terdiri dari Upacara Api Suci (Agni Hotra), pembacaan Kitab Suci Weda Bhagawad Gita, palukatan agung dengan 37 tirta dari Pura sad khayangan di Bali dan lainnya.

MBP/ist

IKIP PGRI BALI - Sebagai LPTK terbaik I di Bali, IKIP PGRI Bali setiap tahun melakukan inovasi agar lulusannya berdaya saing dengan berbagai keunggulan. Hari ini Jumat (25/8), bertepatan dengan Dies Natalis ke-34 Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M., Hum., akan mewisuda 500 sarjana baru dari sembilan program studi. Hingga kini IKIP PGRI Bali telah menamatkan 21.000 lebih guru. Menurut Rektor Made Suarta, lulusannya terserap menjadi guru PNS dan swasta tersebar di seluruh Indonesia

4 - 10 September 2017

49


TA K S U

Nyoman Nikayana

Tak pernah �Pensiun� Berkesenian

G

umi Keris, Badung, selain tersohor akan pariwisatanya, ternyata juga menyimpan seniman-seniman mumpuni. Salah satunya, Nyoman Nikayana asal Banjar Gambang Desa Munggu. Seniman sederhana ini terbilang n cukup piawai di bidang seni ukir. Bakat talenta seni yang dimilikinya sudah muncul sejak ia masih kecil. Selain dari bakat alam, kemampuan seni ukir juga didapatnya dari pendidikan formal. Baginya, hidup dalam berkesenian merupakan panggilan jiwa. Lewat seni ia dapat ngaturang ayah sekaligus melestarikan seni dan budaya Bali yang adi luhung. Bakat seni ukir Nyoman Nikayana ini terus diasah. Setelah tamat SMP, ia melanjutkan sekolah seni di Kokar Bali. Selama tiga tahun sekolah di Kokar Bali, ia mendapat pengetahuan dan pendidikan seni ukir dari para guru di sana. Berkat gemblengan mereka itu Nyoman Nikayana tumbuh menjadi seorang perupa yang memiliki karakter yang kuat. Hal itu terlihat dari berbagai hasil karyanya. Setelah diangkat menjadi pejabat pemerintahan, Nyoman Nikayana terus bergelut dengan seni rupa, meskipun aktivitas berkesenian tidak seperti sebelumnya karena sehari-harinya lebih banyak bertugas sebagai pelayan masyarakat. Meskipun demikian, ia bangga karena bisa ikut mewarnai dan berkontribusi dalam seni rupa Bali. Setelah pensiun, semangat Nyoman Nikayana tidak pernah padam untuk melanjutkan berkesenian. Ia terus menggeluti dan mengabdi kepada dunia seni. Berbeda dengan sebelumnya, Nyoman Nikayana mengaplikasikan kemampuan seninya dengan membentuk sanggar seni. Sanggar seni yang dipimpinnya bernama Semaran Dana. Di sanggar ini Nyoman Nikayana bersama seniman lainnya melatih berbagai jenis seni mulai seni tabuh, tari, serta seni Bali lainnya. Tidak hanya kepada masyarakat sekitar,

50

4 - 10 September 2017

ia juga mengajarkan seni kepada wisatawan asing dari berbagai negara. Aktivitas seni di sanggar Semara Dana telah berjalan selama bertahuntahun. Di sanggar seni ini dia jalani berkesenian dengan semangat ngayah untuk pelestarian seni dan budaya Bali. Tanpa disangka sebelumnnya, sanggar seni yang dipimpinnya tahun 2017 ditunjuk oleh Kementrian Luar Negeri untuk bekerja sama memberikan pelatihan seni kepada orang asing dari berbagai negara, seperti Amerika, Afrika Selatan, India

dan Kanada. Mereka berasal dari latar belakang berbeda, mulai seniman, wartwan, fotografer serta pegawai swasta. Kesempatan tersebut tidak disia-siakan untuk memberikan pelatihan berbagai jenis kesenian dan budaya Bali. �Selain mengenalkan budaya Bali, secara tidak langsung bisa menjadi promosi pariwisata Bali ke luar negeri,� terang Nyoman Nikayana. l Yana/bali tv


198 | 4 - 10 September 2017

Antisipasi Merginalisasi Kemandirian Ekonomi

RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Majalah Bali Post Edisi 198 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu