101 |17 - 23 Agustus 2015
Lukai Hati Rakyat Bali
RP 20.000
DAFTAR ISI OPINI z Mengelola Masyarakat Multikultural 6 BALI SEPEKAN zBale Gong Terbakar 7 LAPORAN UTAMA zDemi Bantuan, Kawasan Suci Jadi Korban 8 zHarus Ada Langkah Tegas Jaga Besakih 9
zLukai Hati Rakyat Bali 11 POLITIK zMahalnya Regenerasi Kepemimpinan 16 zKontraktor Lokal Tersisih di Bali 17 PENDIDIKAN z Sekolah Seni, Media Strategis
KESEHATAN z Tiap Semester
RSUP Sanglah Tangani 2.114 Jenazah 24
LENSA z Penuh Resiko 26
LINGKUNGAN z Jalan Panjang Menuju Kota Bunga 36
Pengembangan Seni Budaya 18
MANCANEGARA z Babak Baru Konik
Laut Cina Selatan 20
DAERAH z Warga Keberatan, Klungkung
Kirim Sampah ke TPA Landih 22
PEMERINTAHAN z Akhiri Masa Jabatan, A.A. Gde Agung
Dihantarkan 1001 Penari Sekar Jepun 38
17 - 23 Agustus 2015
3
DARI PEMBACA
Sosialisasikan ATM Sampah P
atut kita acungi jempol bahwa di saat masyarakat dan pemerintah bingung mengurus sampah yang semakin bertambah dan berserakan di mana-mana, tiba-tiba muncul upaya inovatif berupa mesin anjungan tunai mandiri (ATM) sampah di Kota Denpasar. Cara kerjanya pun cukup smart yaitu seketika bisa ditukar dengan voucher dan hal itu dapat ditukar dengan uang. Walau masih berupa pilot project (rintisan) yang dilalukan Pemkot Denpasar dengan menyediakan di 27 titik strategis, perlu pula direnungkan dan ditindaklanjuti oleh pemerintah-pemerintah kabupaten yang lain. Sangat bersyukur jika Pemkot Denpasar mau menyosialisasikan mesin ATM Sampah tersebut ke daerah-daerah lain di Bali. Atau, pemkab-pemkab lain bisa datang berbagi ilmu dan pengalaman ke Pemkot Denpasar. Istilah kerennya studi banding walau jaraknya cukup dekat. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja
Bangkitkan Pasar Dalam Negeri E
konomi Indonesia sulit bergerak karena pelaku ekonominya sangat sedikit, hanya 0,18%, jauh dari syarat minimal untuk menjadi sebuah negara maju, minimal 2% dari jumlah penduduk. Indonesia kehilangan pasarnya sendiri karena banyaknya produk asing yang beredar di dalam negeri. Sebenarnya Indonesia tidak akan pernah kekurangan produk yang dibuat oleh anak negeri ini. Masalahnya pasarnya yang tidak ada, karena penduduknya lebih memilih dan senang menggunakan produk orang lain daripada produk milik bangsa sendiri. Padahal syarat untuk membuat ekonomi negara berkembang adalah dengan membuat ekonomi masyarakat berkembang, dimana keuangan negara dan keuangan masyarakat saling berkait erat. Satu-satunya cara yang harus ditempuh adalah dengan membangkitkan pembelaan terhadap produk-produk bangsa sendiri. Institusi perguruan tinggi jangan berdiam diri dan membiarkan semuanya terjadi, atau berbuat untuk bangsa kita ke depan. Ahmad Rudi Denpasar
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab Alit Purnata Sekretaris Redaksi Sugiartha Redaksi Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry, Dira Arsana,Mawa, Suana, Sueca, Yudi Winanto, Subrata, Budi Wiriyanto, Diah Dewi. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada. Bangli: Ida Ayu Swasrina, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Dedy Sumartana Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
17 - 23 Agustus 2015
4
Demokrasi Sarat Transaksi REGENERASI kepemimpinan di Bali bergulir. Tahapan pilkada serentak yang diharapkan melahirkan pemimpin aspiratif di sejumlah kabupaten/kota WHODK PHPDVXNL WDKDSDQ YHULÂżNDVL EDNDO calon. Kini, di Bali ada empat belas paket calon yang siap merebut tahta kekuasaan dengan beragam strategi. Namun, kalau melihat proses penjaringan calon di tingkat partai dan tak adanya proses seleksi calon melibatkan publik membuat banyak pihak meragukan pilkada serentak mampu PHODKLUNDQ ÂżJXU \DQJ DVSLUDWLI 3LONDGD diyakini menjadi pasar politik yang penuh dengan transaksional. Tipe pemimpin yang lahir dari proses transaksional, cenderung akan menghalalkan segala cara dan jauh dari cara-cara yang rasional. 0HQFHUPDWL ÂżJXU SDUD NDQGLGDW \DQJ DNDQ EHUVDLQJ GDODP SLONDGD VHUHQWDN 3XVDW Data Bali Post menggelar jajak pendapat di seluruh Bali. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuisioner dan wawancara via telepon. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden yang masuk, dominan responden mengaku tidak yakin pilkada serentak di enam kabupaten/kota di Bali akan melahirNDQ ÂżJXU \DQJ DVSLUDWLI Tercatat 66,50 persen responden menuding masih kuatnya dominasi partai politik dalam memunculkan kandidat membuat pilkada cenderung dibajak partai politik. Tidak adanya campur tangan
publik dalam menentukan atau setidaknya melakukan seleksi awal terhadap kandidat PHPEXDW FDORQ \DQJ ORORV DGDODK ÂżJXU yang dekat dengan elite partai bukan kandidat yang aspiratif. Selain itu, budaya rekomendasi dan uang mahar juga telah membuat tahapan pencaloQDQ PHQMDXK GDUL HWLND GHPRNUDVL 3HQFDORnan cenderung melewati pasar transaksi. Ini tercermin dari adanya sejumlah calon yang mendapat simpati publik akhirnya hanya jadi penonton karena gagal mendapatkan kendaraan politik. Sedangkan 32,45 persen responden meyakini pilkada serentak akan melahirkan ÂżJXU \DQJ DVSLUDWLI 5HVSRQGHQ EHUSDQGDgan meskipun dalam proses seleksi calon pelibatan publik sangat minim, namun parpol telah melakukan survei berulang untuk menentukan figur. Terlepas dari adanya praktik politik uang dalam menentukan pilihan, responden yakin sebagian besar pemilih tetap akan menggunakan hati nurani. Terkait dengan kepekaan calon setelah terpilih, akan sangat tergantung terhadap NDUDNWHU ÂżJXUQ\D 8QWXN LWX VHODPD WDKDSDQ sosialisasi, kampanye hingga pencoblosan publik harus memahami ‘’track record’’ calon pemimpinnya. Sementara yang 1,05 persen responden tak memberikan respons terkait efektivitas pilkada serentak dalam melahirkan
SHPLPSLQ \DQJ DVSLUDWLI 5HVSRQGHQ kelompok ini hanya berharap demokrasi dengan biaya mahal ini jangan dijadikan pasar politik dengan pendekatan transaksi. Elite parpol diingatkan jangan menjadikan pilkada sebagai peluang untuk menumpuk modal partai. z Dira Arsana Yakinkah Anda, Pilkada serentak di enam Kabupaten/Kota, mampu melahirkan pemimpin yang “Aspiratif� 66,50% Tidak Yakin
32,45% Yakin
1,05% Tidak Tahu
N=567 grafis: tomik cahya
17 - 23 Agustus 2015
5
5
OPINI
Mengelola Masyarakat Multikultural
S
ejak awal terbentuknya negarabangsa, Indonesia memiliki keniscayaan multikultural atau keragaman SARA. Indonesia juga telah berproses cukup lama dari masa NH PDVD EHODMDU GDUL NRQĂ€LN GDQ LQVLGHQ yang pernah ada, tentang pentingnya membangun toleransi, kebersamaan, dan sikap saling menghormati perbedaan SARA. Namun, insiden yang terjadi di Tolikara Papua baru-baru ini, kembali menghentakkan kita, membuat kita bertanya perihal pengelolaan masyarakat multikultural selama ini. Insiden itu tentu saja bertentangan dengan semangat multikulturalis. Dari berbagai penanganan yang telah dilakukan ke lokasi atas insiden itu--sebagaimana yang diberitakan di berbagai media massa--diketahui penyebabnya adalah kesalahpahaman atau kurangnya komunikasi yang baik. Selain pentingnya deteksi dini dalam menangani insiden yang berbau SARA, satu hal lagi yang tak kurang pentingnya adalah perlunya ada model pengelolaan masyarakat multikultural. Pandangan ini berdasarkan temuan riset yang pernah saya lakukan di tahun 2013. Masyarakat multikultural di Indonesia sekarang ini belum dikelola dengan baik. Maksudnya, belum memakai model yang pas, sehingga letupan insiden yang bernuansa SARA seperti di Tolikara Papua ke depan masih akan amat mungkin terjadi. Karena itu, perlu model pengelolaan masyarakat multikultural yang cocok. Model yang saya tawarkan di sini adalah “tata kehidupan masyarakat yang baurâ€?. Model ini dapat menciptakan interaksi sosial jadi amat cair dalam “kekitaanâ€?, tak berjarak. Dalam arti, membangun tata kehidupan masyarakat yang tak tersegmentasi. Dengan model ini pula, interaksi sosial dapat terjadi secara total. Tak cenderung tersekat-sekat, misalnya cenderung menyekat diri dalam kampung-kampung atau kelompok-kelompok. Hal itu penting sebab dalam tata
6
kehidupan yang harmoni dan damai. Keharmonian dan kedamaian itu tercipta, karena masyarakat Gilimanuk telah membangun tradisi budaya multikultural dengan baik. Dalam tradisi ini, “kekitaanâ€? telah mendarah-daging dalam kehidupan mereka sehari-hari. Mereka menjalani hidup dalam tata hidup masyarakat yang baur, baik dalam domisili, aktivitas sosial, ataupun bahasa. Kondisi inilah yang membuat relasi sosial di daerah itu begitu cair, sehingga antaranggota masyarakat saling menjadi teman, saudara, dan keluarga. Ketika ada ritual keagamaan masing-masing, antaranggota masyarakat yang berbeda saling membantu, mengunjungi, menjaga tempat suci, dan saling merasa mengingatkan. Orang-orang dalam perbedaan SARA nimbrung, nonton bareng, gotong-royong, dan berolah raga bersama. Kebersamaan dalam keseharian dapat menciptakan rasa persaudaraan dan kekeOleh luargaan, yang membuat di antara mereka Prof. Dr. I.B. Putera Manuaba, M.Hum. tak menjadi yang lain. Semuanya adalah masyarakat yang tak tersegmentasi, saudara dan keluarga. Persaudaraan dan yang akan lebih mengedepan adalah kekeluargaan dalam perbedaan. Demiki“kekitaanâ€? dan bukan “kemerekaanâ€? atau anlah indahnya perbedaan dalam kebersa“kekamianâ€?. Dan pada gilirannya pula tak maan, kebersamaan dalam perbedaan. Kondisi masyarakat yang baur dalam akan tercipta jarak antar yang satu dengan yang lain. Perbedaan jadi tak semakin ek- “kekitaanâ€? menciptakan keharmonisan strem, tapi justru mencari titik-temu. Jadi, dan kedamaian. Semua masalah dikomumasyarakat yang tersegmentasi itu sangat nikasikan bersama, dipecahkan bersama, UDZDQ NRQĂ€LN GDQ LQVLGHQ 0DVDODK NHFLO sehingga hampir tak ada masalah yang saja misalnya akan dapat menjadi perka- tak dapat dipecahkan. Dalam keragaman ra besar. Apalagi masyarakat tertentu WHUFLSWDODK KDUPRQL VRVLDO .RQĂ€LN GDQ insiden seperti menjauh dari kehidupan berkarakteristik multikultural. Berdasar riset yang saya lakukan masyarakat, sebaliknya keharmonisan dan kita ketahui bahwa masyarakat Gili- kedamaian selalu mendekat. Model pengelolaan masyarakat mulmanuk-Bali memang sangat multikultural. Masyarakat ini memiliki keragaman tikultural yang baur seperti itu menarik SARA yang sangat tinggi, bahkan jauh diseminasikan dan diterapkan dalam lebih tinggi dari masyarakat yang ada masyarakat Indonesia yang berkarakterdi Tolikara Papua. Di dalam masyarakat LVWLN PXOWLNXOWXUDO .RQĂ€LN GDQ LQVLGHQ Gilimanuk ada orang-orang dari suku akan dapat diminimalisasi dan diselesaiJawa, Madura, Bali, Lombok, Bugis, dan kan dengan baik dan bijak. suku lainnya. Di situ juga ada orang-orang Penulis, Guru Besar pada Fakultas yang beragama Islam, Kristen, Hindu, Ilmu Budaya Universitas dan Budha. Mereka hidup berbaur dalam Airlangga, Surabaya kemultikulturalan, sehingga tercipta tata
17 - 23 Agustus 2015
6
BALI SEPEKAN
Pilkada
Bale Gong Terbakar API membakar bale gong milik I Ketut Sujana di Jalan Pratu No. 2 Banjar Manguntur, Batubulan, Sukawati Rabu (5/8). Peristiwa ini menghanguskan satu bangunan berukuran 4 x 4 mater, serta berbagai perlengkapan upacara. Kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. Salah seorang saksi, Ketut Sujana yang semula tidur di bale gong terbangun dan beranjak untuk pindah tidur ke kamarnya. Namun sesaat tiba di kamar, dia dikejutkan karena lampu mendadak mati. Saat ia ke luar kamar terdengar suara letupan api. Ketika dicek ternyata ada api di bale gong yang sudah melalap berbagai perlengkapan di dalamnya,seperti
Masyarakat Tuntut Netralitas PNS MBP/nik
sarana upacara dan gamelan. Kapolsek Sukawati, Kompol Ketut Dana mengatakan bahwa hingga Rabu sore kebakaran ini belum dilaporkan ke polisi, lantaran di sanggah tersebut dilaksanakan upacara piodalan. z Manik Astajaya
Atap Gedung BMB Memprihatinkan PEMERINTAH Kabupaten Bangli nampaknya memang agak cuek untuk memelihara kondisi gedung perkantoran yang ada. Salah satunya seperti gedung Bhukti Mukti Bhakti (BMB) yang ada di lingkungan kantor bupati. Meski atapnya sudah mengalami kerusakan sejak beberapa tahun terakhir, namun hingga saat ini gedung yang kerap dipakai untuk menggelar acara maupun pertemuan penting oleh bupati, tak kunjung mendapat perbaikan. Berdasarkan pantauan Rabu (5/8), kondisi atap gedung BMB saat ini cukup memprihatinkan. Sebagian besar atap dari gedung trsebut sudah mengalami kerusakan. Di bagian luar, plafon gedung yang terbuat dari kayu terlihat jebol dan
mengelupas. Demikian juga dengan kondisi langit-langit di bagian dalam gedung tersebut plafonnya banyak mengelupas. Selain mengalami kerusakan pada plafon, kayu penyangga genting yang ada di bagian selatan bangunan juga keropos. Bahkan beberapa gentingnya sudah ada yang copot. Terkait hal tersebut Kabag Umum, Aset dan Perlengkapan Setda Bangli 0DGH 0DKLQGUD 3XWUD VDDW GLNRQÂżUPDVL tak menampik adanya kerusakan tersebut. Dia mengakui bahwa gedung BMB saat ini memang mengalami kerusakan, utamanya pada bagian atap. Atas kerusakan tersebut, pihaknya mengaku sudah memiliki rencana untuk memperbaikinya. z Swasrina
Blok Beton IRD Melengkung PROYEK pembangunan Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Buleleng tampaknya tidak henti-hentinya mendapat pengawasan dari dewan di daerah ini. Seperti yang dilakukan Komisi II DPRD Buleleng Rabu (5/8). Mereka melakukan pemantauan ke lokasi proyek. Hasilnya dewan menemukan konstruksi beton yang sudah dicor di sebelah selatan, tetapi kondisinya sedikit melengkung. Atas temuan ini, dewan meminta agar dilakukan pengujian ketebalan dan daya tahan konstruksi beton di proyek ini. Rombongan Komisi II DPRD Buleleng dipimpin Wakil Ketua Dewan Made Adi
Purnawaijaya, bersama Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa dan Gede Suradnya. Yang diterima Direksi Pelaksana Proyek dari PT Tunas Jaya Sanur. Wakil Ketua Dewan Adi Purnawijaya menegaskan,bahwa pembangunan IRD merupakan salah satu proyek prestisius yang dijalankan oleh pemerintah Kabupaten Buleleng. Pembangunan ini untuk menjawab kebutuhan pelayanan di bidang kesehatan. Proyek ini pun menelan anggaran besar. Untuk itu, dewan yang ditugaskan sangat ketat memberi pengawasan agar kualitas pelaksanaan proyek itu sesuai desain. z Mudiarta
KECEWA dengan adanya dugaan keterlibatan aparatur pejabat negara atau PNS dalam proses pilkada. Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan komponen masyarakat Tabanan Senin (3/8), melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Camat Baturiti dan kantor Panwaslu Tabanan. Penyampaian aspirasi yang dikoordinir oleh I Nyoman Karca yang juga tim kampanye paket Jana-Amerta (Wayan SarjanaIB Komang Astawa Merta) ini, diawali dengan mendatangi kantor Camat Baturiti. Pasalnya, Camat Baturiti Tos Parta diketahui sebagai salah satu dari sejumlah pejabat pemerintah lainnya yang dianggap telah melanggar aturan proses pilkada. Tidak hanya meminta agar ada tindakan tegas terhadap yang bersangkutan. Dalam aksi tersebut warga meminta Camat Baturiti mundur dari jabatannya. Warga menginginkan proses pelaksanaan tahapan Pilkada Kabupaten Tabanan berjalan secara profesional tanpa harus ada intimidasi kepada PNS. “Kami tidak ada maksud arogansi, melainkan hanya memberikan pembelajaran dan bahan koreksi untuk semakin berhatihati. Kami berharap pejabat di pemkab mawas diri dan memberi panutan terhadap masyarakat,� ucap Nyoman Karca. Ketua Panwaslu Made Rumada menyambut baik aspirasi yang disampaikan oleh komponen masyarakat Tabanan. Menurutnya, panwaslu tidak akan tinggal diam dan akan segera memberi teguran secara lisan ke pemkab. z Puspadewi
MBP/bit
17 - 23 Agustus 2015
7
7
LAPORAN UTAMA
Demi Bantuan, Kawasan Suci Jadi Korban
P
ernyataan Menteri Pariwisata Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc. menyatakan penetapan KSPN Besakih adalah baik bagi Bali. Dengan alasan itu ia pun menolak mencabut kawasan Besakih dari lampiran KSPN seperti rekomendasi tim 11 KSPN. Sejumlah pihak memahami pernyataan Menteri Pariwisata tersebut. Sejumlah anggota DPRD Bali dan pengurus PHRI menilai bahwa spirit KSPN adalah mempermudah pembangunan dengan berbagai fasilitas pendukung. Mereka menilai hal tersebut perlu dipertimbangkan semua komponen. Sebab dengan ditetapkannya sebagai Kawasan Strategis, Pariwisata Nasional (KSPN) maka kawasan Besakih dan lainnya akan memndapat kucuran dana dari pusat untuk perbaikan infrasturktur. Namun, tidak demikian halnya dengan Ketua Tim Pengkaji 11 KSPN Bali. Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD (KHOM). Mantan Rektor Unud ini menegaskan, kawasan suci Besakih harus tetap terjaga kesuciannya. Besakih cukup menjadi daya tarik wisata saja. TNBB dan Pulau Menjangan, cukup menjadi kawasan hutan lindung. Pengurus PHDI Pusat ini berharap fungsi kawasan tidak berubah menjadi KSPN. “Kalau menjadi KSPN tentu fungsi utama menjadi kawasan pariwisata yang besar peluangnya untuk kom-
8
ersial dan bisa mengundang investor besar untuk masuk membangun fasilitas pariwisata seperti hotel, restoran, lapangan golf, dan lainnya. Jangan hanya melihat kalau KSPN akan dapat bantuan dana saja. Menjadi KSPN atau tidak, tetap saja pemerintah berkewajiban membangun infrastruktur jalan dan fasilitas umum lainnya,” ujar Ketua World Hindu Centre dan World Hindu Parisada ini. Sementara itu Ketua Forum Peduli Bali Dwipa, Gede Bangun Nusantara menyebut KSPN bertentangan dengan Perda No.16 Tahun 2009 tentang RTRWP Bali. Pasalnya, pengertian KSPN adalah kawasan yang memiliki fungsi utama pariwisata. “KSPN sangat bertentangan dengan dengan Perda RTRWP Bali yang telah menetapkan bahwa Pura Besakih adalah tempat suci yang fungsi dan pemanfaatan ruangnya sangat jauh berbeda dengan definisi kawasan pariwisata yang mempunyai fungsi utama pariwisata,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (6/8). Bangun mengatakan, daerah lain memang memerlukan biaya banyak untuk membangun image pariwisata mereka. Sehingga mereka sangat berkepentingan masuk dalam KSPN. Namun, Pemprov Bali masih sanggup secara dana untuk menata warung-warung hingga toilet yang dikatakan belum layak. Menurutnya terlalu naïf kalau hanya untuk hal semacam itu (mencari bantuan), Bali harus mengorbankan kesucian kawasan suci. Baik di Besakih
MBP/dok
“… Menjadi KSPN atau tidak, tetap saja pemerintah berkewajiban membangun infrastruktur jalan dan fasilitas umum lainnya” Prof. Made Bakta maupun di Pulau Menjangan. Ia juga mengatakan, penolakan Menteri Pariwisata adalah bentuk pelecehan pusat terhadap masyarakat Bali. Seolah mereka lebih tahu mengatur Bali dibandingkan krama Bali itu sendiri. ‘’Kalau Pemprov Bali kekurangan dana untuk memperbaiki fasilitas umum di Besakih, nanti kita galang dana dari 4 juta penduduk Bali supaya fasilitas umum di Besakih menjadi layak,” tandasnya. Bangun menambahkan, Pulau Menjangan juga diusulkan keluar dari KSPN karena di sana juga tempat suci yang harus dijauhkan dari tangantangan investor. Utamanya yang ingin merusak kesucian tempat suci yang ada di Pulau Menjangan. “Kita masih ingat bagaimana investor sudah bersiapsiap membangun 100 vila di Pulau Menjangan yang berlindung di balik PP No.50 Tahun 2011 dan zona pemanfaatan Taman Nasional Bali Barat yang semuanya dibuat dan ditetapkan oleh Jakarta,” jelas pria yang juga turut dalam FGD Tim Pengkaji 11 KSPN Bali di Bappeda Bali. z Rindra
17 - 23 Agustus 2015
8
Harus Ada Langkah Tegas Jaga Besakih SIKAP Menteri Pariwisata Arief Yahya yang menolak kawasan Besakih dan Gunung Agung dikeluarkan dari KSPN mendapat tanggapan dari Ida Pedanda Made Gunung. Tokoh spiritual itu meminta agar Besakih tetap sebagai kawasan spiritual bukan pariwisata. Gubernur Bali pun diharapkan untuk mengambil langkah menjaga kesucian Pura Besakih. Ida Pedanda Made Gunung, pekan lalu menegaskan bahwa kawasan Besakih dan Gunung Agung merupakan kawasan spiritual, bukan areal pariwisata untuk menggali potensi yang berbasis ekonomi. Apabila Besakih tetap masuk dalam lampiran KSPN, ia khawatir Besakih akan menjadi gerbang besar menyambut investor dalam membangun akomodasi pariwisata. “Pedanda Made Gunung sangat ingin mendapat pengertian pariwisata dari Menteri Pariwisata. Andaikan wisatawan ke Besakih memang ingin bersembahyang, Pedanda setuju. Tetapi, kalau kawasan ini termasuk Pura Besakih masuk KSPN, Pedanda khawatir nanti membuka pintu besar untuk menyambut akomodasi pariwisata seperti hotel dan lapangan golf,“ ucapnya. Karena ia menyatakan siap berdialog dengan Menteri Pariwisata untuk mempertahankan Besakih sebagai kawasan spiritual, bukan kawasan pariwisata. “Kalau Menteri Pariwisata memang mau berdialog, mari! Undang semua komponen. Karena sebagai masyarakat Bali kita berkewajiban menjaga kawasan spiritual dengan tidak tergiur pada iming-iming ekonomi,“ tegasnya. Pedanda juga meminta agar Gubernur Bali mengambil langkah untuk menjaga Pura Besakih dan sekitarnya sebagai kawasan spiritual. Sebab menurutnya pembangunan pariwisata yang berbasis ekonomi sudah cukup di Bali Selatan. “Pedanda minta kepada semua pemimpin Bali untuk konsisten menjaga pura sebagai kawasan spiritual yang diwariskan leluhur. Untuk pariwisata sudah cukup di Bali Selatan,“ pesannya. Sementara itu Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan, dicabut atau tidak, keputusan tetap ada di tangan daerah. “Sebenarnya dicabut atau tidak kan terserah
kita, karena bagaimanapun itu kan bottom up. Itu bisa dikerjakan kalau ada usulan dari kita. Jadi kalau kita nggak ada usulan, ya… nggak mungkin dilaksanakan,” ujarnya usai melantik Penjabat Bupati Badung di Wiswasabha Kantor Gubernur, pekan lalu. Lanjut Pastika, masyarakat harus tahu bila KSPN sebenarnya bertujuan baik untuk membantu daerah membenahi dan membangun objek-objek pariwisata. Tetapi semuanya tetap tergantung pada daerah itu sendiri. Karena mekanismenya harus melalui usulan daerah. Dengan kata lain, pemerintah pusat baru akan memberikan fasilitas, anggaran dan lainnya untuk KSPN setelah Bali mengusulkan hal itu. “Ada 88 KSPN! semuanya minta banyak. Cuma kita kan agak aneh. Sekarang ya…kawasan Besakih itu kan bukan puranya. Kawasannya itu, jalan harus dibenerin, warung-warung itu harus dibuatkan tempat yang bagus supaya teratur, bersih, tertib,” ujarnya. Sementara itu Wakil Ketua DPRD Bali Dr. I Nyoman Sugawa Korry akan menugaskan Komisi II untuk berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata terkait Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Bali. Hal ini menyangkut pernyataan Menteri Pariwisata RI Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc. yang menolak untuk mencabut kawasan Besakih, Gunung Agung dan sekitarnya, serta Taman Nasional Bali Barat (TNBB) dan Pulau Menjangan dari Lampiran PP No.50 Tahun 2011 tentang KSPN. “Kita kan sudah sepakat dengan hasil tim 11 itu, nanti kita akan dialog dengan
Kementerian Pariwisata. Kita harus cari apa sebabnya kemudian keinginan dari masyarakat bagaimana, nanti kita padukan. Kita akan tugaskan Komisi II untuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Pariwisata itu,” ujarnya. Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana, S.T. mengatakan, sempat menyinggung KSPN saat membahas Riparda di Kementerian Pariwisata beberapa waktu lalu. Saat itu dikatakan bila KSPN justru menjaga kelangsungan daerah bersangkutan. “Misalnya, di sana agama atau di tempat lain potensi alamnya, dan sebagainya justru itu dijaga. Tinggal sekarang mensinkronisasi aplikasi KSPN-nya. Harusnya ada di dalam pengaturan di daerah. Jadi sekarang di daerah maunya apa?” paparnya. Sementara itu Ketua PHRI Bali Tjokorda Artha Ardana Sukawati mengatakan, spirit KSPN untuk mempermudah pembangunan dengan berbagai fasilitas pendukung. Terkait pernyataan Menteri Pariwisata, Besakih agar tetap sebagai KSPN, ia menilai hal tersebut memang perlu dipertimbangkan semua komponen. Sebab sekali tiga kawasan tersebut dicabut dari KSPN, akan membutuhkan waktu lama untuk proses pengembalian. “Memang perlu dikaji lagi, kalau kawasan Besakih memerlukan air bersih, jalan atau apa, nanti bisa diprioritaskan oleh pemerintah pusat karena sudah masuk KSPN,“ ucapnya. z Rindra/Deddy
”Semua pemimpin Bali, Pedanda minta untuk konsisten menjaga pura sebagai kawasan spiritual, yang diwariskan leluhur. Untuk pariwisata sudah cukup di Bali Selatan. ”
“Sebenarnya dicabut, tidak dicabut kan terserah kita, karena bagaimanapun itu kan bottom up. Itu bisa dikerjakan kalau ada usulan dari kita. Jadi kalau kita nggak ada usulan, ya… nggak mungkin dilaksanakan.”
Pedanda Gunung
Mangku Pastika 9
LAPORAN UTAMA
Kawasan Pura Besakih MBP/dok
10
tidak boleh kita lakukan di KSPN yang tidak setuju itu,� tandasnya. Sikap Menteri Pariwisata RI Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc. yang menolak mencabut kawasan Besakih dan Gunung Agung dari KSPN sangat disesalkan pengamat tata ruang Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si. Menurut guru besar Fakultas Teknik Universitas Udayana ini, penolakan itu tentu saja sangat melukai hati rakyat Bali yang sejatinya tidak menginginkan kawasan suci yang sangat disakralkan itu dimasukkan ke dalam KSPN. “Pernyataan Menteri Pariwisata itu mengisyaratkan beliau tidak bersedia mencabut kawasan suci khususnya Besakih itu dari lampiran PP No. 50 Tahun 2011 tentang KSPN. Secara pribadi saya menilai pernyataan itu sangat melukai hati orang Bali. Walaupun beliau menawarkan akan mengundang komponen masyarakat Bali untuk dengar pendapat, sebenarnya itu sudah tidak perlu lagi. Mayoritas masyarakat Bali termasuk Parisadha (PHDI) Bali sudah memberikan penjelasan dan tidak menginginkan kawasan suci itu dimasukkan ke dalam KSPN,� tegas Rumawan. Lantas bagaimana masyarakat Bali harus menyikapi hal ini? Menurut Rumawan Salain, DPRD Bali harus bersuara lantang untuk membela Bali. Apabila DPRD atau eksekutif tidak mau membela Bali, masyarakat Bali harus turun untuk menyatakan penolakan den-
gan tegas. “People power-lah yang harus berlangsung karena ini menyangkut harkat, masa depan, hidup dan keyakinan orang Bali. Kalau ini sudah menyentuh keyakinan, mohonlah mengerti orang-orang di luar Bali. Jangan lagi orang-orang di Jakarta atau siapapun berpikir merancang Bali bukan oleh orang Bali. Mari hormati sikap dan hak masyarakat Bali yang berkeyakinan Hindu ini untuk menyatakan sikapnya. Bila tidak, saya berpikir harus ada perlawanan,â€? tegasnya. Seperti diketahui, rekomendasi Tim Pengkaji 11 KSPN Bali dirumuskan setelah beberapa kali diadakan FGD dengan tokohtokoh Bali dan instansi terkait. Di antaranya Pemprov Bali, Pemkab, Pemkot, Akademisi, PHDI, MUDP, MMDP, Stakeholders Pariwisata, TNBB, Tahura Ngurah Rai, Pengelola Hutan Mangrove, dan lainnya. Tim 11 akhirnya menyimpulkan kawasan Besakih, Gunung Agung dan sekitarnya dikeluarkan dari KSPN karena tidak sesuai dengan RTRWP Bali yang ditetapkan sebagai kawasan suci. Kawasan itu hanya dibolehkan sebatas sebagai daya tarik wisata saja. Sedangkan TNBB termasuk Pulau Menjangan dikeluarkan dari KSPN karena merupakan kawasan hutan lindung, kawasan konservasi yang hanya sebatas daya tarik wisata alam. Pulau Menjangan harus tetap menjadi kawasan suci dengan dijaga keheningan, kesucian dan hanya diperbolehkan bangunan pura dan pendukung pura. Atau, tidak dibenarkan membangun fasilitas pariwisata seperti hotel, restoran, dan lain-lainnya. Dengan demikian, Bali hanya menerima 9 KSPN yang harus dikaji detail oleh para pakar atau peneliti dari perguruan tinggi yang ada di Bali. Dengan PHPSHUWLPEDQJNDQ DVSHN OLQJNXQJDQ ÂżVLN sosial budaya, kawasan suci, pariwisata budaya Bali yang rohnya agama Hindu, serta bermanfaat bagi ekonomi masyarakat lokal. z Rindra/Sumatika
�Mari hormati sikap dan hak masyarakat Bali yang berkeyakinan Hindu ini untuk menyatakan sikapnya. Bila tidak, saya berpikir harus ada perlawanan.�
“Saya ini menterinya tidak mungkin akan menyentuh yang tidak boleh disentuh, saya juga ngerti Tri Hita Karana, ngerti banget. Jadi pasti untuk kebaikan semua. Jadi saya jawab sebaiknya kita berbicara face to face.�
Rumawan Salain
Arief Yahya
Lukai Hati Rakyat Bali
M
enteri Pariwisata RI menolak semua rekomendasi Tim Pengkaji 11 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bali. Tim Pengkaji sebelumnya merekomendasikan agar kawasan Besakih, Gunung Agung dan sekitarnya, serta Taman Nasional Bali Barat (TNBB) dan Pulau Menjangan dikeluarkan dari Lampiran PP No.50 Tahun 2011 tentang KSPN. Rekomendasi itu pun telah dikirim ke Menteri Pariwisata melalui surat Gubernur Bali No.650/702/Bappeda, tanggal 12 Februari 2015. “Saya belum setuju untuk dicabut. Karena kalau itu dicabut saya khawatir nanti akan merugikan Bali. Ini bukan keputusan Menteri, tetapi keputusan Presiden mengenai KSPN tersebut. Jadi di dalam surat saya jawabannya adalah mohon dipikirkan ulang,â€? ujar Menteri Pariwisata RI Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc. usai menjadi keynote speaker dalam sebuah konferensi internasional di Sanur, pekan lalu. Arief menegaskan, bahwaj umlah KSPN di Bali saat ini masih tetap 11 dari total 88 KSPN di seluruh Indonesia. Pihak-pihak yang tidak setuju diharapkan berpikir tenang dan tidak emosional. Pasalnya sekali dicabut, ketiga kawasan yang diusulkan oleh Tim Pengkaji, kemungkinan besar tidak akan pernah dimasukkan lagi dalam KSPN. “Saya ini menterinya tidak mungkin akan menyentuh yang tidak boleh disentuh, saya juga mengerti Tri Hita Karana, mengerti sekali. Jadi pasti untuk kebaikan semua. Jadi saya jawab sebaiknya kita berbicara face to face,â€? katanya. Kendati masih membuka peluang untuk membicarakan lagi hal tersebut, Arief menambahkan keputusan untuk menolak usulan Tim Pengkaji 11 KSPN Bali saat ini VXGDK ÂżQDO .HSXWXVDQ LWX PHQXUXWQ\D XQWXN kepentingan bersama. Khususnya lebih untuk kepentingan Bali sendiri. “Setiap saat itu KDUXV ÂżQDO )LQDOQ\D VHNDUDQJ EHOXP GLFDEXW Untuk selanjutnya boleh dibicarakan lagi. Yang pasti belum dicabut. Itu lebih untuk kepentingan bersama, lebih untuk kepentingan Bali. Jadi kalau ada yang nggak setuju, mumpung saya ada di Bali, bilang apa yang
A KT I V I TA S
MBP/ist
MOS - SMK TI Bali Global Denpasar membuka pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) di GOR Basket Indoor KONI Bali, Senin (27/7). Tercatat 507 siswa baru mengikuti MOS yang mengambil tema “Melalui MOS yang Sejuk, Sehat dan Berbudaya, Kita Wujudkan Insan Cerdas, Komprehensif, Kompetitif, dan Berintegritas” ini. “Selama MOS, kami berusaha mencoba bagaimana menumbuhkan 18 karakter bangsa sehingga anak-anak itu membawa suatu budi pekerti yang baik setelah berakhirnya kegiatan MOS ini,” ujar Kepala SMK TI Bali Global Denpasar Drs. I Gusti Made Murjana, M.Pd. Nampak dalam foto Kepala SMK TI Bali Global menyematkan atribut MOS pada perwakilan siswa baru.
MBP/ist
SURVEI - Dari hasil survei yang dilakukan dua lembaga survei yang kredibel, paket bakal calon bupati/bakal calon wakil bupati (Bacabup/Bacawabup) IGA Mas Sumatri-I Wayan Artha Dipa (MasDipa) tetap unggul. Konsultan politik MasDipa, IGP Artha, usai pendaftaran paket itu ke KPUD Karangasem, Minggu (26/7) di Karangasem mengatakan, dari Charta Politika MasDipa didukung 50 persen lebih warga Karangasem. Sementara lembaga survei lainnya yakni Recorde yang dipublikasikan media yang dibacanya, lanjut IGP Artha, MasDipa didukung 53 persen. ‘’Itu hasil dua survei lembaga yang saya baca di satu media pada 14 Juli lalu,’’ ujar IGP Artha.
MBP/ist MBP/ist
DUMP TRUCK - Bupati Gde Agung didampingi Sekkab Kompyang R. Swandika dan Kepala DKP menyerahkan 5 dump truck pengangkut sampah kepada lima desa adat di Lobby Kantor Bupati, Puspem Badung, Selasa (28/7). Bupati Gde Agung menyampaikan, penyerahan penggunaan dan operasional lima dump truck pengangkut sampah ini sebagai langkah strategis Kabupaten Badung untuk memberikan motivasi secara langsung kepada desa adat agar mampu mandiri dalam mengelola sampah di desa adat masing-masing, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
12
17 - 23 Agustus 2015
PERAYAAN - Semarak perayaan HUT ke-68 Koperasi se-Provinsi Bali dipusatkan di Balai Budaya Gianyar, Rabu (29/7). Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Bali, yang diwakili Asisten II Drs. I Ketut Wija, M.M., Wakil DPRD Provinsi Bali yang juga Dewan Pakar Koperasi Bali I Nyoman Sugawa Korry, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, serta jajaran pejabat di lingkungan Provinsi Bali dan Kabupaten Gianyar. Ketua Panitia yang juga Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Provinsi Bali Dr. I Dewa Nyoman Badera mengatakan, acara puncak HUT ke-68 Koperasi merupakan momentum meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali.
MBP/ist
MBP/ist
TRADISI - Sudah mentradisi Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra langsung memantau pelaksanaan proses pendidikan yang rawan disalahgunakan. Salah satunya memantau Masa Orientasi Siswa (MOS), Senin (27/7) kemarin di SMAN 7 Denpasar. Wali Kota Denpasar sempat berdialog dengan para pserta MOS. Bahkan siswa Sisma merasa beruntung bertatap muka dengan Wali Kota. Salah satu pernyataan penting yang dilontarkan Wali Kota yakni MOS harus menyenangkan. Nampak dalam foto Wali Kota IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi IB Suyasaputra saat meninjau MOS di SMAN 7 Denpasar.
KOMITMEN - Sastra Hindu berupa nyanyian-nyanyian suci yang memberikan berbagai makna dalam menjalani kehidupan sehari-hari sesuai ajaran agama, masih tetap menggeliat di Kota Denpasar. Hal ini juga tak terlepas dari komitmen Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota I G.N. Jaya Negara dan jajaran Pemkot Denpasar melalui program pelestarian lewat perhelatan dan pembinaan rutin. Setiap tahun, perhelatan Utsawa Dharma Gita (UDG), dari pelatihan dan pembinaan gencar dilakukan kepada generasi muda yang melibatkan para tokoh seni sastra desa/kelurahan se-Kota Denpasar.
MBP/ist
EVALUASI - Universitas Dhyana Pura (Undhira) Bali baru saja merayakan Dies Natalis IV dan pelantikan Rektor dan Wakil Rektor pada tanggal 10 Juli 2015 lalu. Kali ini, tepatnya pada Kamis (23/7) lalu, Undhira kembali menerima team reviewer untuk monitoring dan evaluasi internal hibah Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) yang diterima oleh para dosen Undhira untuk tahun 2015. Walaupun masih terbilang universitas yang muda usia, pada tahun anggaran 2015 ini Undhira berhasil memenangkan 16 hibah Dikti yakni dua hibah bersaing atas nama Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, S.E., M.MA., M.A. dan Jaya Pramono, S.Pd., M.Par., kemudian 1 hibah disertasi doktor atas nama Putu Chrisma Dewi, S.S., M.Hum., 11 hibah pemula dan 1 hibah pengabdian IBM (iptek bagi masyarakat).
MBP/ist
SEMINAR NASIONAL - Fakultas Teknik Universitas Hindu Indonesia (FT Unhi) menggelar seminar nasional bertema “Pengembangan Infrastruktur Sumber Daya Air di Indonesia�, Selasa (28/7) di aula Gedung Pascasarjana Unhi. Seminar dalam rangka memperingati HUT ke-22 FT Unhi itu menghadirkan keynote speaker Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU dan Perumahan Rakyat RI yang diwakili Direktur Air Tanah dan Air Baku Ditjen SDA Ir. H. Dwi Sugianto, M.M. Seminar yang dibuka Wakil Rektor I Unhi Prof. Dr. I Ketut Suda mewakili Rektor Dr. IB Dharmika menampilkan sejumlah pembicara yaitu Prof. Dr. Ir. I Nyoman Norken, S.U. (akademisi Unud) dan Kepala Dinas PU Bali yang diwakili Kabid SDA Ir. I Nyoman Sueta, M.T. (panel I) beserta Ir. Helmy Daryanto, M.T. dan Ir. Joko Yulianto, M.T. (panel II). 17 - 23 Agustus 2015
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
INOVASI - Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota (Wawali) I G.N. Jaya Negara tak pernah henti melakukan inovasi dalam meningkatkan nilai kemanfaatan kepada masyarakat khususnya di bidang lingkungan. Tidak saja gencar membentuk bank sampah dan sosialisasi peningkatan kesadaran masyarakat, Wali Kota Rai Mantra juga melakukan langkah smart dengan me-launching mesin ATM sampah plastik yang dipusatkan di Pasar Kereneng, Jumat (31/7).
MOS - SMP PGRI 2 Denpasar menggelar MOS berbasis masyarakat, karena sebagian besar programnya untuk kepentingan masyarakat sekitar sekolah. Salah satu tradisi yang dipertahankan hingga kini melaksanakan PSN bagi warga sekitar sekolah. Kedua, penyerahan bantuan laptop kepada tiga SD yang paling banyak siswanya menentukan pilihan di SMP PGRI 2 Denpasar langsung oleh Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. bersama wakasek dan guru saat menutup MOS, Kamis (30/7). Tiga SD tersebut adalah SDN 2 Sumerta, SDN 1 Sumerta dan SDN 10 Sumerta.
MBP/ist
MBP/ist
VISI - Selain maju dan berdikari, dua butir visi SudirtaSumiati untuk Karangasem yang telah diserahkan dalam pendaftaran ke KPU adalah ‘’Harmonis dan Sejahtera’’. Dengan visi seperti ini, secara tak langsung kandidat bupatiwakil bupati PDI-P ini menyandang kewajiban menjaga kawasan suci pura sesuai Bhisama PHDI khususnya tentang Kawasan Suci. Sebab, di Karangasem berdiri Sad Kahyangan Pura Besakih dan Pura Andakasa serta Dang Kahyangan Pura Lempuyang dan Pura Silayukti.
14
17 - 23 Agustus 2015
SUKSES - SMK TI Bali Global Denpasar tahun ini meraih sukses ganda. Pertama sukses merekrut 507 siswa baru atau naik 25 persen dari tahun lalu. Sukses kedua, pelaksanaan MOS di sekolah ini berjalan tertib dan sesuai aturan serta diikuti 100 persen siswa baru. MOS di SMK TI Bali Global Denpasar yang mengedepankan penumbuhan 18 nilai pendidikan karakter bangsa, diapresiasi Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, yang menyambangi SMK TI Bali Global Denpasar, Kamis (30/7). Kehadiran Senator muda itu diterima Ketua Komite SMK TI Bali Global Denpasar Drs. Made Subadi didampingi Wakasek Humas Ni Wayan Sri Ariani, S.T., Wakasek Kurikulum Nyoman Sucana, S.Kom. dan Wakasek Kesiswaan Bagus Putra Eka Wijaya, S.Kom.
MBP/ist
MBP/ist
BAK PENAMPUNGAN - Berkat perjuangan keras, masyarakat Banjar Wanagiri, Wanagiri, Selemadeg, akhirnya berhasil mewujudkan bak penampungan saluran air bersih swadaya. Bak saluran air bersih tersebut, Kamis (30/7) diresmikan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti ditandai dengan penandatanganan prasasti. Hadir perwakilan Ketua DPRD Provinsi Bali, beberapa anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Camat dan Perbekel, serta tokoh masyarakat setempat.
MOS - Semua warga SMA PGRI 4 Denpasar tahun ini nyanggra MOS dengan penuh gembira dan kasih sayang. Pasalnya, SMA PGRI 4 Denpasar sukses merekrut siswa baru sesuai target. Pelaksanaan MOS di SMA PGRI 4 Denpasar sejak Senin hingga Kamis (30/7) berjalan tertib dan lancar. MOS diisi dengan agenda ceria dan riang gembira. Ketua MOS I Wayan Sucipta, S.Pd. menjelaskan, MOS di SMA PGRI 4 Denpasar sesuai petunjuk nasional dan Disidkpora Denpasar.
MBP/ist MBP/ist
PEMERIKSAAN - Wayan Sudirta dan Made Sumiati, Kamis (30/7) menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Karangasem, untuk memenuhi persyaratan pencalonan bupati-wakil bupati Karangasem di KPU Karangasem. Yang cukup ‘’istimewa’’, Wayan Sudirta yang usianya 64 tahun, ternyata kondisi pembuluh darahnya bersih seperti masih berusia 27 tahun. Made Sumiati juga dinyatakan sangat baik kondisi kesehatannya. Pasangan itu diterima Direktur RSUD Karangasem dr. I Wayan Suardana.
FENOMENAL - Denpasar Festival (Denfest) merupakan sebuah event tahunan yang sangat fenomenal yang merupakan ide dan gagasan cemerlang dari seorang I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam memberikan ruang kreativitas bagi masyarakat Kota Denpasar. Event yang mulanya bernama Gajah Mada Town Festival pada tahun 2008, kini telah bertransformasi menjadi Denfest sejak tahun 2009. Denfest yang dirancang sebagai perhelatan puncak akhir tahun di Denpasar, merupakan sebuah strategi pembangunan dan pengembangan pilar-pilar kreativitas di Bali yang telah terbukti memberikan manfaat besar bagi masyarakat Denpasar. 17 - 23 Agustus 2015
15
POLITIK
Mahalnya Regenerasi Kepemimpinan
P
ilkada serentak akan digelar di 162 kabupaten/kota di Indonesia. Di Bali ada enak kabupaten/ kota yang menggelar Pilkada. Banyak yang khawatir, Pilkada akan mengantarkan Bali mengelola pesta demokrasi dengan pendekatan transaksional. Potensi terjadinya pasar dalam demokrasi di tingkat kabupaten/kota terbuka lebar mengingat besarnya anggaran politik yang akan dikucurkan. Untuk memfasilitasi sebuah pesta politik, enam kabupaten/kota di Bali kini menyisihkan Rp 134,9 miliar dari APBD. Pasar politik dengan bingkai pilkada serentak ini pun diyakini DNDQ PHODKLUNDQ ÂżJXU SLPSLQDQ \DQJ transaksional meskipun prosesnya demokratis. Masalahnya, sejak awal kandidat telah terjerat budaya beli. Telah terjadi di luar daerah, bakal calon mendadak mundur karena dimintai uang ‘’mahar’’ oleh partai yang mengusung. Uang mahar ini dikenal dengan sewa kendaraan politik. Biayanya pun tak kecil. Hitungannya bisa miliaran. Angka ini akan terus membengkak, ketika parpol yang harus dikondisikan jumlahnya lebih dari satu. Selain terjerat budaya beli rekomendasi, transaksi dukungan pemilih akan menjadi pasar bebas. Tidak ada harga pasti dalam pasar politik ini. Dukungan akan berharga mahal ketika kandidat mematok harga jadi. Sering kali transaksi politik berlaku sistem kontrak. Sang calon tak hanya melakukan pendekatan personal, namun ‘’membeli’’ anggota komunitas. Kontrak komunitas ini cenderung bias, mengingat pemilik suara sering menjual ‘’coblosannya’’ berulang kali. Potensi lahirnya pemimpin transaksional juga diakui mantan Ketua KPU Denpasar Ray Misno. Ia mengatakan hal ini sangat dimungkinkan karena pemilu atau pilkada hanya mengandalkan elektabilitas calon. ‘’Pesta
16
demokrasi cenderung mengesampingNDQ NXDOLWDV NRPSHWHQVL GDQ NXDOLÂżNDVL calon,’’ ujarnya. Ray Misno berpandangan partai politik cenderung gagal mengelola pesta politik untuk kepentingan publik. Partai pun bergerak sebagai agen kekuasaan dengan melakukan pendekatan transaksi dalam mengelola pencalonan. ‘’Pasar politik hanya akan melahirkan pemimpin transaksional. Proses ini akan berdampak pada pengelolaan kekuasaan EHUEDVLV NHXQWXQJDQ ÂżQDQVLDO EXNDQ berorientasi pada kesejahteraan publik,’’ ujarnya. Pemimpin semacam ini akan memosisikan rakyat sebagai komoditas dengan bingkai proyek-proyek sarat kepentingan politik.
Uang mahar identik dengan sewa kendaraan politik. Biayanya pun tak kecil. Hitungannya bisa miliaran. Angka ini akan terus membengkak, ketika parpol yang harus dikondisikan jumlahnya lebih dari satu.
z Dira Arsana
17 - 23 Agustus 2015
16
Kontraktor Lokal Tersisih di Bali DINAMIKA pembangunan di Bali bergerak pesat. Beragam proyek besar maupun menengah silih berganti dibangun di Bali. Sayang, peluang berharga itu ternyata belum sepenuhnya mampu dimanfaatkan pelaku jasa konstruksi lokal Bali. Mereka hanya menjadi penonton. Mereka kalah bersaing dengan para pelaku jasa konstruksi dari luar Bali. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra tidak menampik realita tersisihnya para pengusaha jasa konstruksi lokal Bali tersebut. Ditegaskan, peluang yang terbuka lebar belum dimanfaatkan secara optimal oleh para pengusaha Bali. Realita yang terjadi di lapangan, mereka sangat sulit bersaing dengan para kompetitornya dari luar Bali. ”Kondisi ini harus disikapi bersama dan wajib dimintakan perlindungan kepada para pemegang kebijakan di Bali. Selama ini, proyek-proyek besar yang dilaksanakan di Bali hampir tidak ada yang didapatkan oleh pengusaha lokal Bali,” kata Alit Wiraputra pada diskusi bertajuk ”Pengusaha Jasa Konstruksi Lokal Tak Berdaya” serangkaian HUT ke-67 Bali Post. Menurutnya, jumlah perusahaan besar di Bali yang bergerak di bidang jasa konstruksi memang sangat sedikit. 3HUXVDKDDQ \DQJ PHPLOLNL NODVL¿NDVL A masih di bawah 15 perusahaan. Kondisi ini juga menjadi salah satu faktor penghambat karena pengusaha lokal Bali tidak mampu memenuhi beberapa unsur yang disyaratkan pemerintah pusat. “Rata-rata proyek berskala besar itu datangnya dari pusat dengan sumber dana APBN. Seringkali, pengusaha lokal memiliki kelemahan pada ketersediaan tenaga ahli dan sejumlah ketentuan lainnya sehingga sulit bersaing,” katanya. Lantas, bagaimana dengan proyek-
proyek yang didanai dari APBD yang nilai proyeknya juga sangat besar? Ternyata, pengusaha lokal juga belum bisa bernapas lega lantaran “kue” tersebut juga lebih banyak dinikmati oleh para pengusaha luar Bali. Dalam konteks ini, Wiraputra menilai keberpihakan pemegang kebijakan di daerah terhadap pengusaha lokal masih sangat rendah. “Ketidakberpihakan inilah yang harus dibedah bersama,’’ tegasnya. Kata dia, ada kesan pengusaha Bali selama ini dianggap sebagai anak tiri oleh pemerintah daerah di Bali. Realita ini wajib disikapi bersama oleh seluruh komunitas pengusaha lokal Bali untuk selanjutnya bersamasama menyuarakan permasalahan ini sehingga pemerintah daerah tergerak untuk lebih meningkatkan keberpihakannya terhadap pengusaha lokal. “Kondisi ini tidak hanya terjadi di bidang jasa konstruksi, juga terjadi di bidang usaha lain,” katanya mengkritisi. Pernyataan senada juga dilontarkan Wakil Ketua Umum Bidang Jasa Konsultasi dan Pertanahan Kadin Bali Ketut Gupta. Dengan kondisi persaingan yang makin ketat, pengusaha lokal Bali sering keteteran karena kalah dalam hal pengalaman terutama dengan kompetitor yang berstatus BUMN. Kalau bersaing dengan swasta murni, dia mengaku optimis masih bisa bersaing. “Dalam proses seleksi untuk memperebutkan proyek-proyek besar, daerah (pengusaha lokal B a l i - re d )
memang sering gugur,” katanya terus terang. Menyikapi hal ini, Gupta berharap para pengusaha lokal Bali mau bergabung dan bersinergi untuk memperkuat diri dalam hal pengalaman dan SDM. Di samping persyaratan permodalan, ketersediaan tenaga ahli dengan bermacam-macam persyaratan kompetensinya juga menjadi hal yang mutlak untuk memenangkan persaingan. z Sumatika
Alit Wiraputra 17 - 23 Agustus 2015
17
17
PENDIDIKAN
Sekolah Seni, Media Strategis Pengembangan Seni Budaya
P
elestarian seni dan budaya Bali menjadi salah fokus perhatian Pemkab Gianyar. Penanaman nilai-nilai kecintaan akan seni dan budaya sejak dini pun gencar dilakukan. Bahkan Pemkab Gianyar berencana mendirikan sekolah seni tingkat SMP. Rencana tersebut diungkapkan langsung Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata saat menyampaikan sambutan pada puncak perayaan HUT ke-50 SMP Keramas, Blahbatuh, belum lama ini. Bupati Agung Bharata mengatakan, pihaknya mengapresiasi eksistensi dua SMP swasta, yakni SMP Keramas dan SMP Sukawati. Pasalnya, dua SMP swasta tersebut telah mampu mencapai usia 50 tahun dan telah memberikan kontribusi besar dalam dunia pendidikan Gianyar. Yang menarik, kedua SMP ini masing-masing berada di kampung seni. Eksistensi dua SMP dua swasta di kampung seni itulah yang menjadi perhatian khusus Agung Bharata. Menurutnya, ada korelasi yang erat antara sektor pendidikan dan seni. Keduanya bahkan bisa saling melengkapi. Penanaman nilai-nilai kecintaan akan seni dan budaya dikatakannya mesti dilakukan sejak dini melalui bangku sekolah. Agung Bharata secara khusus berpesan pihak sekolah bisa menjadi media bagi pendidikan dan pengembangan kesenian. Menariknya, secara khusus, SMP Keramas dimintanya mengembangkan kesenian arja yang sudah melegenda. Untuk itu, Agung Bharata menyebut pihaknya akan melakukan kajian pengembangan sekolah seni tingkat SMP. Konsultasi ke pemerintah pusat akan dilakukan agar SMP Keramas bisa menjadi sekolah seni tingkat SMP dimaksud. Bahkan, pihaknya juga menyebut, jika memungkinkan, sekolah seni perlu didirikan dari tingkat SD. Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Gianyar Putu Gede Pebriantara \DQJ GLNRQÂżUPDVL 0LQJJX NHPDULQ mengatakan, baik eksekutif maupun legislatif Gianyar memiliki pandangan sama
18
17 - 23 Agustus 2015
MBP/dok
Dalam rangka pelestarian seni budaya, pendidikan seni perlu dikembangkan sejak dini.
tentang pentingnya pendirian sekolah seni atau lebih tepatnya sekolah rintisan seni mulai jenjang SD. Dikatakannya, Gianyar telah memproklamirkan diri sebagai Kota Pusaka. Maka dari itu, upaya pelestarian seni dan budaya dari berbagai sisi patut dilakukan. Sekolah rintisan seni itu, kata dia, menjadi bagian strategis dalam pengembangan seni dan budaya di Kabupaten Gianyar. Dengan dimulai sejak di bangku SD, diharapkan penanaman nilai kecintaan akan seni budaya Bali bisa berkesinambungan hingga jenjang sekolah menengah. “Sehingga nantinya anak-anak betul-betul sejak awal memahami dan melakoni kesenian itu,� katanya. Dikatakannya lebih lanjut, Komisi IV telah mendiskusikan wacana pendirian sekolah rintisan seni dengan kalangan budayawan. Beberapa sekolah diproyeksikan dari jenjang SD hingga SMP
diproyeksikan menjadi sekolah rintisan seni. Hasil diskusi ini kemudian disampaikan ke Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Gianyar dan dilaporkan ke bupati. Terkait konsep sekolah rintisan seni, dia mengungkapkan, kurikulum sekolah rintisan seni tetap menggunakan kurikulum yang telah ada. Namun, akan ada tambahan kurikulum terutama untuk kesenian. Penambahan kurikulum ini masih perlu digodok agar tidak melanggar ketentuan. “Ada tambahan kurikulum pendidikan seni terutama seni tabuh dan tari. Dan anak yang sekolah di sana, khusus rekrutan ke depan, akan lebih banyak lebih banyak diambil dari jalur prestasi ELGDQJ VHQL 'LKDUDSNDQ WDKXQ LQL bisa efektif. Yang jelas, konsep sekolah rintisan seni arahnya lebih kepada upaya pelestarian seni dan budaya,� katanya. z Dedy Sumartana
Siswa Lemah Dalam Calistung DUNIA pendidikan di Kabupaten Tabanan ternyata masih menyimpan banyak persoalan. Salah satu dari persoalan tersebut adalah masih lemahnya kemampuan siswa dalam membaca menulis dan berhitung (calistung). Bahkan, ada siswa yang sampai tamat SD, calistungnya belum lancar. Hal ini dipaparkan Prof. Drs. I Ketut Sarna dari Undiksha Singaraja dalam pertemuan Klinik Pendidikan Tabanan bersama Dewan Pendidikan Tabanan dengan Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi, belum lama ini. Sarna mengatakan, persoalan-persoalan tersebut didapatkan dari berbagai diskusi yang digelar oleh pihak Klinik Pendidikan Tabanan dan Undiksha Singaraja. Selain permasalahan calistung, permasalahan lain yang ditemukan adalah masih banyaknya guru yang sudah memiliki kompetensi mengajar, tetapi masih sangat lemah dan belum mampu membuat karya tulis. Permasalahan ditambah dengan jumlah siswa di satu rombongan belajar yang melebihi standar. Persoalan lain yang juga ditemukan seperti minimnya anggaran untuk sektor
pendidikan sehingga fasilitas pendukung terutama teknologi informasi sangat kurang. Selain semua permasalahan tersebut, hal yang perlu mendapat perhatian yakni masalah penanaman sikap jujur dan disiplin siswa sejak dini. “Memang perlu penyiapan peserta didik sejak dini sehingga memiliki sikap mental dan kemampuan dalam proses belajar lebih baik,” ujar Sarna. Terkait persolan tersebut, Klinik Pendidikan Tabanan mencoba membuat berbagai program untuk menjawab berbagai persoalan seperti bimbingan teknis bagi para guru dalam pembuatan karya tulis (PTK) dan menyiapkan bahan dalam proses bejalar mengajar (PBM). Selain itu juga menyiapkan buku saku standar pendidikan yang bisa menjadi pegangan buat siswa dan guru. Pihaknya juga merancang berbagai program bimtek bagi para guru, kepala sekolah, guru BK termasuk membuat program PBM yang inovatif untuk meningkatkan proses belajar mengajar di sekolah. “Berdasarkan hasil diskusi, kami mencoba membuat program kerja dalam rangka mencari solusi dari perso-
alan dunia pendidikan kita di Tabanan,” ungkap Ketua Klinik Pendidikan Tabanan I Wayan Kawi S. Untuk itu pihaknya berharap dewan dapat membantu dalam mengusulkan penganggaran bagi program yang dirancang Klinik Pendidikan. Suryadi yang menerima rombongan Klinik Pendidikan ini juga mengaku miris dengan kondisi dunia pendidikan di Tabanan. Diakui persoalan sektor pendidikan di Tabanan sudah kronis dan harus segera mendapatkan penanganan segera. Terkait program yang diajukan Klinik Pendidikan yang berada di bawah naungan Dewan Pendidikan, Boping mengaku sangat mendukung. Boping sebagai inisiator pendirian Klinik Pendidikan Tabanan akan berupaya untuk membantu penganggaran program yang dibuat Klinik Pendidikan. “Program yang dibuat Klinik Pendidikan ini sangat bagus dan harus didukung. Saya di dewan akan berupaya keras membantu supaya bisa dianggarkan dalam APBD termasuk di perubahan ,” pungkasnya. z Wira Sanjiwani
Kemampuan calistung (membaca, menulis dan berhitung) sejumlah siswa masih lemah sehingga perlu program inovatif untuk menuntas persoalan tersebut.
17 - 23 Agustus 2015
19
MANCANEGARA
%DEDN %DUX .RQÁLN /DXW &LQD 6HODWDQ
P
royek besar Tiongkok tertunda. Pemerintah Tiongkok menyatakan telah berhenti membangun pulau buatan di wilayah sengketa Laut Cina Selatan. Sebelumnya, sengketa ini memicu kecaman keras dari sejumlah negara tetangga, termasuk Amerika Serikat (AS). “Tiongkok telah berhenti. Silakan memeriksa kebenaran ini. Gunakan pesawat terbang dan lihatlah sendiri,” kata Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi di Kuala Lumpur pekan lalu. Meski demikian, sejumlah sumber diplomatik mengatakan bahwa Tiongkok akan tetap memperjuangkan pembangunan di atas pulau-pulau yang telah selesai dibuat. Negara tersebut sebelumnya telah memicu ketegangan di Asia Tenggara. Penyebabnya, mereka menciptakan pulaupulau buatan di atas laut sengketa dan membangun fasilitas militer di sejumlah pulau baru itu. Negara-negara tetangga seperti Filipina kemudian bereaksi keras karena menganggap tindakan Beijing sebagai pelanggaran atas komitmen dari pihak-pihak yang bersengketa untuk tidak melakukan hal yang berpotensi menyebabkan konflik. Saat bertemu dengan menteri-menteri luar negeri Asia Tenggara di Kuala Lumpur, Wang mengatakan bahwa reklamasi pulau telah berhenti dikerjakan namun konstruksi di atasnya akan tetap berlanjut. Wang mengatakan bahwa proyek konstruksi itu akan mencakup pembangunan menara suar, fasilitas medis dan penyelamatan darurat, serta gedung meteorologi dan kelautan, kata sumber itu.
20
17 - 23 Agustus 2015
Tiongkok sendiri bukan anggota ASEAN, namun Wang hadir di Kuala Lumpur sebagai undangan bersama sejumlah wakil negara lain seperti Menlu AS John Kerry. ASEAN sudah sejak lama mendesak Beijing untuk membahas Pedoman Perilaku (Code of Conduct) di Laut Cina Selatan demi membentuk seperangkat aturan yang mengikat bertujuan menceJDK NRQÀLN EHUVHQMDWD Cina tidak tertarik karena lebih memilih berunding secara terpisah dengan negara-negara yang terlibat sengketa. Namun, mereka mulai berubah sikap pada 2013 dengan menyepakati konsultasi mengenai persoalan Laut Cina Selatan, dan bukan perundingan penuh. Pada pertemuan di Kuala Lumpur, Wang mendesak agar proses konsultasi itu dipercepat. “Negara-negara yang berbatasan dengan Laut Cina Selatan harus mempercepat konsultasi Pedoman Perilaku dan secara aktif memperdalam langkah-langkah preventif untuk mengatur resiko maritim,” kata Wang. Sejumlah analis mengatakan bahwa tujuan sebenarnya Cina adalah memperlambat proses pernyelesaian sengketa sementara di saat bersamaan membangun fasilitas militer di wilayah sengketa. Laut Cina Selatan memang luas. Wilayah laut tersebut membentang dari membentang dari Singapura yang diawali dari Selat Malaka sampai ke Selat Taiwan. Wilayah ini pun menjadi rebutan dari beberapa negara yang dekat dengannya. Tercatat beberapa Negara seperti Tiongkok, Malaysia, Filipina, Vietnam,
Brunei Darussalam dan Taiwan, saling melakukan klaim atas wilayah laut tersebut. Dengan dalihnya masing-masing negara, mereka mengakui sebagian dari Laut Cina Selatan sebagai bagian dari teritorialnya. Tiongkok menjadi negara yang paling bernafsu memiliki kekuasaan atas wilayah Laut Cina Selatan. Kekayaan alam yang dikandung oleh Laut Cina Selatan, menjadi penyebab utama perebutan wilayah ini. Menurut Kementerian Sumber Daya dan Pertambangan Tiongkok, diperkirakan kandungan minyak mentah yang berada di Laut Cina Selatan mencapai 17,7 miliar ton. Ini jauh lebih besar dibandingkan cadangan minyak di Kuwait yang mencapai 13 miliar ton. Namun catatan lain menyebutkan cadangan minyak di wilayah Laut Cina Selatan hanya mencapai 7,5 miliar barel atau 1,1 ton barel. Selain cadangan minyak dan gas bumi, wilayah perairan Laut Cina Selatan amatlah penting. Siapa pun yang menguasainya tentunya akan menjadi memiliki keuntungan besar. Sebagai salah satu perairan paling sibuk di dunia, tentunya membawa keuntungan bagi negara-negara yang wilayah lautnya dilewati. Dengan statusnya yang banyak diklaim oleh beberapa negara, wilayah laut ini pun sangat strategis untuk dijaga keamanannya. Laut Cina Selatan jelas juga sangat penting bagi kestabilan ekonomi dan politik global. Ke manakah arah dari perebutan wilayah ini? z Gugiek Savindra
A KT I V I TA S WTN - Setelah melakukan beragam persiapan menjelang penilaian Wahana Tata Nugraha (WTN), akhirnya Rabu (29/7), Pemkab Tabanan menerima kedatangan tim penilai WTN RI. Kedatangan tim penilai WTN RI yang diketuai Hadi Setiabudi Pramono dari Direktorat Kementerian Perhubungan RI, diterima Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya. Turut hadir tim penilai WTN Provinsi, Kadishubkominfo Pemkab Tabanan Made Agus Hartawiguna, SKPD, dan undangan terkait. Dalam kesempatan tersebut, tim penilai WTN RI melakukan ekspose hasil survei selama beberapa hari di Tabanan, sebelum nantinya melakukan tahapan penilaian.
ANTAR - Ketua DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. mengantarkan langsung paket Eka-Jaya (pasangan Ni Putu Eka Wiryastuti-I Komang Gede Sanjaya) mendafarkan diri sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan di KPU Tabanan, Selasa (28/7). Pendaftaran paket petahanan dari PDI-P di hari terakhir, diawali Deklarasi paket EkaJaya yang melibatkan puluhan baleganjur dan didukung 25 elemen masyarakat seluruh Tabanan. Di antaranya organisasi Sabantara, Subak, KTNA, Balanusa, BMI serta Taruna Merah Putih Tabanan. MBP/ist
MBP/ist
REKRUT - Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar tahun ini patut bersyukur karena mampu merekrut siswa baru mendekati angka 1.400 siswa tepatnya 1.357 orang. Mereka mengikuti MOS sejak Senin (27/7) . Pembukaa MOS dilakukan Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar M.S. Chandra Jaya ditandai penyematan atribut MOS dan pelepasan balon ke udara. Dari jumlah itu peserta MOS terbanyak datang dari SMA Dwijendra yakni 660 siswa, disusul SMP Dwijendra 490 siswa, SMK Dwijendra 147 siswa, TK dan PG 39 orang dan SD 41 siswa.
MBP/ist
SEMBAHYANG - Wayan Sudirta dan istri, Made Sumiati dan suami, sembahyang bersama ribuan pendukungnya di Sekretariat PDI-P Karangasem, sebelum mendaftar ke KPU. 17 - 23 Agustus 2015
21
DAERAH
TPA Regional Bangli di Desa Landih Bangli
Warga Keberatan, Klungkung Kirim Sampah ke TPA Landih
M
asalah sampah bukan semata pada bau dan kotor namun juga kepada lingkungan lainnya seperti pencemaran sumber air. Tak heran banyak warga menolak di lingkungannya dijadikan tempat pembuangan sampah. Seperti halnya kiriman sampah dari Kabupaten Klungkung ke tempat pembuangan akhir (TPA) Regional Bangli yang berlokasi di Desa Landih, Bangli membuat sejumlah warga di Desa Kayubihi Bangli merasa keberatan. Warga khawatir sampah yang dikirim Kabupaten Klungkung tersebut akan menyebabkan TPA meluber dan berdampak pada tercemarnya sumber mata air yang ada di dekat TPA. Salah seorang warga Kayubihi Wayan Aman, belum lama ini mengatakan TPA Regional Bangli lokasinya berada di hulu desa Kayubihi. Di dekat TPA tersebut terdapat mata air Tirta Gamongan yang selama ini dimanfaatkan banyak masyarakat
22
17 - 23 Agustus 2015
yang ada di wilayah hilir, termasuk oleh warga Kayubihi. Dengan kedatangan sampah dari Kabupaten Klungkung yang mencapai lebih dari lima truk per hari ke TPA Regional di Landih, dirinya khawatir TPA tersebut akan cepat penuh. Dan yang lebih dikhawatirkannya lagi, tumpukan sampah tersebut nantinya akan mencemari sumber mata air Tirta Gamongan yang ada didekatnya. “Yang kami khawatirkan, sampah yang menggunung di TPA nantinya akan mencemari mata air Tirta Gamongan, yang selama ini mengaliri sebagian besar wilayah di Bangli,� terangnya. Dia mengatakan, saat TPA regional didirikan sekitar tahun 2007 lalu, warga di Kayubihi tak pernah sekalipun dilibatkan/ diberikan sosialisasi oleh pemerintah. Meski demikian sejak dibangun warga Kayubihi tidak terlalu mempermasalahkan keberadaan TPA itu. Sebab selama ini sampah yang dikirim ke TPA tersebut
hanya sampah yang berasal dari Bangli. “Kalau untuk sampah di Bangli saja tidak apa-apa. Kami masih toleransi. Sebab mau bagaimana lagi TPA tersebut sudah kadung ada. Tapi kalau untuk kabupaten lain yang mengirim sampah ke sini, kami merasa keberatan,� ujarnya. Atas kondisi yang terjadi saat ini, dirinya dan sejumlah stakeholder di desanya berencana akan menghadap ke Bupati Bangli untuk menyatakan sikap penolakan terkait kiriman sampah dari luar kabupaten ke TPA Regional Bangli. Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun menyebutkan sampah yang datang dari Kabupaten Klungkung ke TPA Regional Bangli per harinya mencapai kurang lebih 15-20 truk. Sampah tersebut biasanya diangkut oleh truk dinas kebersihan Klungkung pada pagi dan sore hari. z Swasrina
Revitalisasi TPA Sente PROTES warga Bangli terhadap kiriman sampah dari Klungkung ke TPA Regional di Desa Landih, mendapat respons cepat dari Bupati Nyoman Suwirta. Bupati asal Nusa Penida ini langsung menggelar rapat dengan Plt. Kadis DKP Wayan Sumarta di ruangannya. Bahkan setelah ditelusuri ternyata Klungkung tidak ikut tanda tangan dalam kesepakatan bersama untuk menggunakan TPA Regional di Landih. Padahal kesepakatan bersama tersebut melibatkan empat kabupaten, yakni Gianyar, Bangli, Karangasem dan Klungkung. Namun, Bupati Suwirta tidak mengetahui secara pasti alasan Klungkung tidak melakukan tanda tangan di kesepakatan tersebut. Yang jelas kesepakatan tersebut dikatakan bupati dibuat tahun 2010, sebelum dirinya menjabat sebagai bupati. Tapi untuk persoalan ini, bupati mengaku telah memerintahkan Plt. Kadis DKP Wayan Sumarta melakukan koordinasi dengan Provinsi Bali untuk meninjau kesepakatan tersebut. “Setelah kita telusuri ternyata memang Klungkung saja tidak ikut tanda tangan,” ujar bupati belum lama ini. Bupati Suwirta mengatakan ke depan akan melakukan revitalisasi terhadap TPA di Sente, Pikat, Dawan. Karena kondisi TPA Sente sekarang ini belum ditutup secara total. Apalagi kondisi TPA di Sente sudah disender untuk mencegah adanya banjir dan sampah berserakan di jalan dan masuk ke lahan warga. Di samping
itu masalah asap juga telah diatasi. Termasuk bau yang ditimbulkan. Tapi untuk mengatasi persoalan sampah, bupati mengaku akan melakukan studi banding ke Tangerang, Jawa Barat. Apalagi di Tangerang dikatakan telah berhasil menangani sampah menggunakan mesin incenerator. Satu mesin incenerator ini dapat mengolah sampah sebanyak 48 meter kubik dalam waktu 16 jam. Semua sampah diolah menjadi pupuk dan bijih plastik. Tapi bupati mengatakan harga mesin ini cukup mahal. Per unitnya disebut-sebut seharga Rp 2 miliar lebih. Sedangkan di Klungkung sendiri idealnya memerlukan mesin pengolahan sampah sebanyak
empat unit. Karena volume sampahnya mencapai 212 meter kubik per hari. “Volume sampah ini belum termasuk saat hari raya,” kata Suwirta. Bupati yang didampingi Plt. Kadis DKP Sumarta dan Kabag Humas Wayan Parna yakin masyarakat mendukung pemkab dalam membeli alat tersebut. Karena persoalan sampah bukan hanya terjadi di Klungkung saja, namun juga terjadi di tingkat Nasional. Apalagi untuk satu mesin pengolahan sampah hanya membutuhkan lahan sekitar empat are. Mesin tersebut rencananya akan ditempatkan di masing-masing kecamatan. z Wiadnyana
Manfaatkan Bangau TUMPUKAN sampah di TPA Mandung yang berlokasi di Banjar Mandung Kangin Desa Sembung Gede Kerambitan jika diukur dari dasar hingga permukaan sudah mencapai 20 meter. Untuk menghindari overload, tumpukan sampah ini ditata secara rutin oleh pihak DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan) Tabanan. Penataan rutin berupa perataan sampah dan melapisinya dengan tanah sebelum ditumpuk dengan sampah baru. Penataan dengan penambahan tanah ini diharapkan mempercepat proses dekomposisi sampah sehingga ketinggian sampah bisa menurun sedikit demi sedikit.
Kepala Dinas DKP Tabanan Wayan Sugatra belum lama ini memaparkan saat ini TPA Mandung masih bisa menampung sampah. Jika diukur dari kedalaman lubang sampah, diakui tumpukan sampah saat ini mencapai 20 meter. Selain rutin melakukan penataan dengan buldoser, pihak DKP melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik mulai dari sumber sampah sampai di TPA. “Pemilahan sampah dari sumber itu dilakukan oleh bank sampah. Sementara untuk yang di TPA kami memberdayakan petugas,” ujarnya. Untuk sampah organik dikelola lagi menjadi pupuk. Sementara untuk keluhan bau dan banyaknya lalat
yang biasanya muncul di musim penghujan, menurut Sugatra pihaknya telah menangani dengan menggunakan bantuan alam yaitu kawanan bangau yang suka singgah ke TPA Mandung untuk mencari makan. Kurang lebih ada 1.000 ekor yang rutin mendatangi TPA Mandung sejak pagi hingga siang. Agar kawanan ini tidak merasa terganggu dan merasa nyaman mencari makan di TPA Mandung, pihak DKP melarang penembakan burungburung tersebut. “Sejak ada kawanan burung ini, lalat sudah tidak ada lagi,” jelas Sugatra. z Sanjiwani 17 - 23 Agustus 2015
23
K E S E H ATA N
Tiap Semester
RSUP Sanglah Tangani 2.114 Jenazah
I
nstanlasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah cukup sibuk setiap harinya. Bayangkan dalam sehari sedikitnya 10 orang diurus dari instalasi tersebut. Itu artinya, instalasi ini menerima sekitar 350–an jenazah saban bulannya. Dari data selama enam bulan alias satu semester terakhir secara resmi masuk ke instlasi tersebut 2.114 jenazah. Selama enam bulan tercatat angka pada bulan Maret terbanyak yakni 382. Sedangkan paling sedikit bulan Juni, 316 jenazah. Pada bulan lainnya, Januari 342 jenazah,
MBP/citta maya
Salah satu petugas instalasi kedokteran forensik RSUP Sanglah saat berada di depan kontainer jenazah.
24
17 - 23 Agustus 2015
Februari 359. April 341, Mei sebanyak 374. Secara umum, cara kematian itu digolongkan sebagai berikut. Cara kematian yang dikenal dengan manner of death seseorang dapat dibagi menjadi dua. Mati wajar (natural death) dan mati tidak wajar (unnatural death). “Mati wajar apabila penyebab kematian akibat penyakit dan usia lanjut,â€? ujar Kepala Bagian SMF Kedokteran Forensik SRUP Sanglah dr. Ida Bagus Putu Alit, Sp. F. DFM di kantornya, Senin (27/7). Sedangkan mati yang tidak wajar digolongkan menjadi beberapa, yaitu meninggal akibat kecelakaan (accident), bunuh diri (suicide), penghilangan nyawa/pembunuhan (homicide), dan ada yang tidak dapat ditentukan (undetermine). Dari data itu di bulan Januari 2015 terdapat 200 orang mati secara wajar dan 142 orang mati tidak wajar. Bulan Februari ada 223 orang yang mati wajar dan 138 orang mati secara tidak wajar. Maret ada 263 orang yang mati wajar dan 85 orang mati tidak wajar. Bulan April 246 orang mati wajar dan 95 orang mati tidak wajar. Bulan Mei ada 288 orang yang mati wajar dan 70 orang yang mati tidak wajar. Bulan Juni 151 yang mati wajar dan 165 orang yang mati tidak wajar. Jadi rata-rata 10 orang yang diurusi di instalasi itu setiap harinya. Bisa dibayangkan kesibukan petugas di sana per harinya. “Tingginya kesibukan di sini (Instalasi Kedokteran Forensik-red) dilihat dari tolak ukur indeks kinerja individu kita itu tinggi,â€? ujarnya. Alit juga mengatakan, pihaknya hanya melihat penyebab kematian secara langsung. Seperti akibat penyakit atau kekerasan. “Di sini tidak diketahui sebab lain di luar hal yang berhubungan dengan jenazah, seperti terlambat penanganannya,â€? ujarnya. Kematian seseorang dipengaruhi banyak faktor. Bisa disebabkan oleh dePRJUDÂż SHQGXGXN JD\D KLGXS SHQ\DNLW kecelakaan, dll. Jika dilihat secara umum, IDNWRU GHPRJUDÂż PHQHQWXNDQ PRUWDOLWDV dapat dilihat secara umum. Misalnya, di suatu daerah lebih banyak dihuni
penduduk usia lanjut sehingga otomatis lebih banyak orang meninggalnya di sana. Sedangkan faktor kecelakaan, bunuh diri biasanya terjadi pada usia muda hingga dewasa. Jika dikaitkan dengan lokasi kecelakaan seseorang, kata Alit penyebab kematian di udara lebih fatal. Sedangkan di air atau di darat masih memungkinkan dapat tertolong. Menyangkut prosedur penanganan jenazah di RSUP Sanglah ini dapat disekripsikan menjadi dua. Pertama jenazah yang datang dari luar rumah sakit dan jenazah yang dirawat di rumah sakit serta meninggal di rumah sakit. “Jenazah yang datang dari dalam rumah sakit, GLEXDWNDQ VHUWLÂżNDW NHPDWLDQQ\D GL VDO rumah sakit itu. Ketika sudah sampai di kamar jenazah kemudian diberikan nomor VHUWLÂżNDW NHPDWLDQQ\D œœ XMDUQ\D Prosedur selanjutnya, dilakukan tindakan pemulasaraan berupa perawatan jenazah. Itu tergantung dari keinginan keluarga, apa jenazah itu mau diembalming (pengawetan) atau sekadar dititip saja. Demikianlah perawatan jenazah dengan pelayanan dasar atau konservasi jenazah. Jenazah juga dibersihkan. Dan apabila, jenazah itu dititip, maka akan ditempatkan di cooling unit atau di peti. Sedangkan bila mengalami kematian tidak wajar di rumah sakit, maka keluarga harus melapor ke kepolisian. Jadi pihak keluargalah menyelesaikan dengan aparat kepolisian terlebih dahulu. Sesungguhnya, sebab kematian jenazah itu, memang harusnya jelas. Untuk alasan tertentu, bisa saja jenazah itu yang ditengarai ada kematian tidak wajar, harus diautopsi. Untuk autopsi harus ada izin dari pihak keluarga. Bisa saja, dilakukan pemeriksaan dengan cara lain. Mekanismenya, jenazah yang datang dari luar rumah sakit, lebih dulu dilakukan pemeriksaan secara seksama. Tujuannya, untuk menentukan, kematiannya, apakah tergolong secara wajar atau tidak wajar. “Jadi kalau kematiannya tidak wajar, kita lapor ke polisi,â€? ujarnya. z Citta Maya
A KT I V I TA S
MBP/ist
SUBAK - Jika mau belajar subak, tempat yang pas adalah Universitas Dwijendra. Kesan itu sudah umum di mata dunia internasional. Makanya jika ada orang asing berkunjung ke Bali dan mau belajar subak, mereka diarahkan ke Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra. Sejumlah akademisi luar negeri, travel internasional dan pakar pertanian luar negeri sudah belajar subak di Universitas Dwijendra. Senin (27/7) malam Rektor Universitas Dwijendra Dr. Putu Dyamikawati, S.H., M.Hum. menerima kunjungan dari Valerie Plesch, seorang Independent writer, photo journalist, videographer dan producer dari Amerika Serikat.
MBP/ist
HUT - Perayaan HUT ke-28 SMA Surya Wisata berlangsung Senin (27/7). Peringatan HUT ini dilakukan secara sederhana dan dirangkaikan dengan pembukaan MOS. Seiring bertambahnya usia, SMA Surya Wisata tetap pada prinsipnya yaitu memberikan pendidikan yang berkualitas, beretika dan disiplin. Ketua Yayasan Surya Wisata Bagus Damara memaparkan, sejak awal SMA Surya Wisata didirikan memang untuk menjadi tempat menimba ilmu yang berkualitas dan tidak menonjolkan kemewahan.
MBP/ist
TES KESEHATAN - Pasangan kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Wayan Artha Dipa (MasDipa) mengikuti pemeriksaan kesehatan pertama kali di RSUD Karangasem, Selasa (28/7). Keduanya dapat mengikuti rangkaian pemeriksaan sejak pagi sampai sore dengan lancar, diawali puasa sehari sebelum pemeriksaan kesehatan. Ditemui usai mengikuti rangkaian tes kesehatan, I Gusti Ayu Mas Sumatri mengaku dapat menjalani pemeriksaan dengan baik.
MBP/ist
SATYAGRAHA - Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (President The Hindu Center of Indonesia) bersama I Komang Agustria, S.T. (Direktur THCI North Sulawesi) dan Pengurus di Manado. 17 - 23 Agustus 2015
25
LENSA
PENUH RISIKO
Di tengah perlambatan ekonomi dan sulitnya mencari pekerjaan, seorang pekerja rela melakukan pekerjaan kasar penuh risiko tanpa menggunakan alat keselamatan kerja.
MBP/Alya Sabathina Rosa
A KT I V I TA S
MBP/ist
MOS - Masa Orientasi Siswa (MOS) SMK PGRI 3 Denpasar lain dari yang lain. Jika selama empat hari mereka digembleng soal disiplin di sekolah, Jumat (31/7) MOS diakhiri di sebuah botel di Denpasar. Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana, M.M. mengatakan acara penutupan MOS di hotel untuk pengenalan dunia kerja sejak dini. Apalagi SMK PGRI 3 Denpasar adalah sekolah berbasis pariwisata dengan program keahlian Akomodasi Perhotelan dan Tata Boga. Penutupan MOS SMK PGRI 3 Denpasar ditandai dengan penanggalan atribut MOS dan penyerahan siswa dari Ketua Komite Dr. Nyoman Madiun kepada Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana.
MBP/ist
HUT - Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) pada Kamis (30/7) genap berusia 31 tahun. HUT ke-31 dirayakan secara sederhana namun terkesan mewah di kantor YKKPB dengan suasana penuh kekeluargaan. Saat itu diserahkan Widya Karya Nugraha (Wikan) Award kepada empat tokoh masyarakat yang berjasa membesarkan yayasan dan Bali. Penerima Wikan Award antara lain mantan pengurus yayasan Ida Bagus Ardana (alm), Drs. I Ketut Dela (mantan pengurus), Drs. Ida Pangjaya (mantan Bendahara BPH) dan mantan Rektor Unwar Prof. dr. IB Tjitarsa, MPH. (alm).
MBP/ist
MBP/ist
BERSAMA - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gst Ngrh Arya Wedakarna MWS III bersama Dr. Ronny F. Sompie, S.H., M.H. (Kapolda Bali) di Istana Mancawarna Tampaksiring.
28
17 - 23 Agustus 2015
KUNJUNGAN - Bupati Badung A.A. Gde Agung, Kamis (30/7) menerima kunjungan Kapolda Bali Irjen Pol Dr. Ronny F. Sompie, S.H., M.H. di Puspem Badung. Pertemuan bupati dan Kapolda ini, membicarakan mengenai pengamanan khususnya pada destinasi pariwisata serta Pilkada Badung tahun 2015. Pertemuan dihadiri Sekda Badung Kompyang R. Swandika, Kepala Badan Kesbangpol Linmas I Nyoman Suendi, Kabag Humas dan Protokol A.A. Gede Raka Yuda. Dari jajaran Polda Bali, hadir Dir. Pol. Air Kombes Pol. Drs. Purwoko Yudianto, Sip., S.H., M.H., Dir. Lantas Kombes Pol. Drs. I Wayan Sunarta, Kapoltesta Denpasar Kombes Pol. Drs. A.A. Sudana dan Kapolres Badung AKBP Tonny Binsar Marpaung, S.H., SIK.
MBP/ist
MBP/ist
TURNAMEN - Bank BRI menggelar turnamen futsal menyasar pelajar SMP bertajuk ‘’BRI Junio Bali Futsal Championship 2015’’ di kota dan kabupaten se-Bali. Pemimpin Wilayah BRI Denpasar Widodo Januarso dalam jumpa pers di kantornya, Kamis (30/7) menjelaskan, kejuaraan ini untuk mengedukasi siswa SMP. Apalagi BRI punya program tabungan Junio, diharapkan digandrungi kalangan siswa. ‘’Kami berharap tiap sekolah tercatat 50 sampai dengan 100 siswa yang punya tabungan Junio, berarti target kami berhasil,’’ tutur Widodo.
DIKUKUHKAN - Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali masa bakti 2015-2020 resmi dikukuhkan dan dilantik di Jayasabha, Denpasar, Jumat (31/7). Pengurus Kadin Bali dilantik oleh Ketua Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulistyo serta dihadiri Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Saat ini, Kadin Bali tercatat memiliki 281 pengurus dengan jumlah keseluruhan anggota mencapai 1.600 unit usaha yang terdaftar. Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra, S.H., M.H. menegaskan Kadin Bali adalah mitra pemerintah di bidang ekonomi. Pihaknya ingin bersinergi dengan pemerintah menuju Bali Mandara, dengan bersama-sama membangkitkan ekonomi Bali. Mengingat VDDW LQL WHUMDGL SHODPEDWDQ HNRQRPL \DQJ VLJQLÂżNDQ EDUX bertumbuh sekitar 4,8 persen.
MBP/ist
MBP/ist
KUNJUNGAN - SMKN 3 Denpasar menerima kunjungan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, anggota DPD-RI, Kamis (30/7). Kunjungannya ke SMKN 3 Denpasar untuk meninjau pelaksanaan MOS dan kantin sekolah. Kepala SMKN 3 Denpasar Drs. A.A. Bagus Wijaya Putra, M.Pd. mengatakan, pihak sekolah menyambut kedatangan Senator RI itu secara sederhana karena pihaknya ingin menunjukkan secara original, tidak dibuat-buat apa yang dilakukan di sekolah itu. “Kebetulan hari ini purnama, jadi sesuai tradisi, kami menggunakan pakaian adat karena ada persembahyangan bersama,� ujarnya.
MERAPAT - Ketua Majelis Partai Demokrat (PD) Karangasem yang juga mantan Bupati Karangasem Drs. IG Sumantara AP merapat dan mendukung paket IGA Mas Sumatri-I Wayan Arthadipa (MasDipa). Sementara sejumlah kader PD di Karangasem secara pribadi sudah menyatakan mendukung paket bacabup-bacawabup yang diusung Koalisi Karangasem Hebat (KKH). Hal itu disampaikan I Komang Jawi, yang juga Ketua PAC PD Kecamatan Karangasem, Jumat (31/7) di Amlapura. Jawi mengatakan, selain dirinya selaku pribadi, rekan-rekannya di PAC Kubu, Bebandem dan PAC lainnya juga merapat ke MasDipa secara pribadi. 17 - 23 Agustus 2015
29
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
KKN - Universitas Hindu Indonesia (Unhi) menggelar acara pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Lapangan Umum Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Jumat (31/7). Mahasiswa KKN Unhi yang diterjunkan itu diharapkan dapat melakukan penelitian serta menggali ilmu lebih dalam dari masyarakat dan sejumlah objek peninggalan sejarah yang ada di Kecamatan Tampaksiring. Rektor Unhi Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. mengatakan, KKN 2015 yang dilaksanakan di Kecamatan Tampaksiring, Unhi menerjunkan 635 mahasiswa, dari enam fakultas.
KKN - Sebanyak 304 orang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar tahun 2015 diserahterimakan kepada Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Kamis (30/7). Mereka akan melaksanakan KKN di delapan kecamatan di Kabupaten Buleleng, tersebar di 14 desa. Sebelum terjun ke tengah masyarakat, seluruh peserta diberikan pembekalan, termasuk pengembangan KKN, pembangunan desa, sanitasi, etika pergaulan dan penerapan teknologi tepat guna. Ratusan peserta KKN ISI Denpasar itu berkumpul di Gedung Kesenian Sasana Budaya Kota Singaraja.
MBP/ist
BPA - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2015, dirangkai dengan Bulan Peduli Anak (BPA) yang puncaknya dilaksanakan di Balai Budaya Gianyar, Jumat (31/7), benar-benar menjadi media berkreasi dan berekspresi bagi anak-anak di Kabupaten Gianyar. Kegiatan HAN kali ini dari, oleh, dan untuk anak. Hal ini mengingat seluruh panitia dan isi acara dilakukan oleh anak-anak Gianyar di bawah koordinasi Forum Anak Daerah Kabupaten Gianyar. Nampak dalam foto penandatanganan kesepakatan bersama oleh FKPD terkait komitmen dari Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) Kabupaten Gianyar pada puncak peringatan Hari Anak Nasional di Gianyar.
30
17 - 23 Agustus 2015
MBP/ist
PAMITAN - Menjelang akhir masa jabatannya 5 Agustus mendatang, Bupati Badung A.A. Gde Agung roadshow melakukan pamitan dengan masyarakat Badung. Diawali dari ujung utara Badung yakni Petang, terus ke Kuta, Mengwi, Abiansemal. Dan pada Rabu (29/7) lalu, Bupati Gde Agung bersama istri berpamitan dengan masyarakat Badung di Kecamatan Kuta Utara, bertempat di GOR Purna Krida Kerobokan. Acara simakrama (tatap muka) tersebut dihadiri para pemangku, bendesa adat, perbekel/lurah, prajuru adat dan dinas, kepala sekolah, BPD dan LPM serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Kuta Utara.
MBP/ist
MBP/ist
KAGUM - %XSDWL %DGXQJ $ $ *GH $JXQJ PHUDVD NDJXP GDQ WHUKDUX DNDQ DQWXVLDVPH PDV\DUDNDW .XWD 6HODWDQ \DQJ menyambut dirinya ketika melakukan roadshow terakhirnya di kecamatan tersebut, Kamis (30/7) lalu. Bahkan, tak VXQJNDQ GLULQ\D PHPXML SHUKDWLDQ \DQJ GLEHULNDQ NRPponen masyarakat adat maupun antarumat, muspika, serta VWDNHKROGHU SDULZLVDWD \DQJ WHODK WHUWLE EHUEXVDQD DGDW GDQ tak mau beranjak sampai acara berakhir.
PERDANA - Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu KesHKDWDQ ).,. 8QZDU VHFDUD UHVPL PHODKLUNDQ GRNWHU SHUGDQD 3HODQWLNDQ GDQ SHQJDPELODQ VXPSDK GRNWHU EDUX GLODNXNDQ 'HNDQ ).,. 8QZDU GU *VW 1JU $QRP 0XUGKDQD .DPLV $FDUD SHODQWLNDQ MXJD GLKDGLUL 5HNWRU Unwar Prof. Dewa Putu Widjana, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka WisQXPXUWL 0 6L GDQ .RRUGLQDWRU .RSHUWLV 9,,, 3URI 1HQJDK Dasi Astawa. Saat itu Dekan FKIK Unwar Anom Murdhana PHQ\HUDKNDQ SHQJKDUJDDQ NHSDGD OXOXVDQ GRNWHU WHUEDLN PDVLQJ PDVLQJ GU .RPDQJ *DQJJD &DQGUD GU 'HZD $\X 'HVL GU 9UHW\ :LGLDUL
MBP/ist
PEDULI - STIKOM Bali kembali membuktikan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan khususnya di Bali, melalui SHPEHULDQ SURJUDP EHDVLVZD .DOL LQL 6WLNRP %DOL PHPEHULkan beasiswa kepada siswa SMAN Bali Mandara. Penerima beasiswa akan dapat menempuh pendidikan di Stikom Bali WDQSD GLNHQDNDQ ELD\D GLWDPEDK GHQJDQ WXQMDQJDQ ELD\D KLGXS *XEHUQXU %DOL 0DGH 0DQJNX 3DVWLND PHQ\DPSDLNDQ XFDSDQ WHULPD NDVLK GDQ PHPEHUL DSUHVLDVL \DQJ WLQJJL WHUKDGDS 6WLNRP %DOL \DQJ WHOHK PHQHULPD WLJD VLVZD OXOXVDQ 60$1 %DOL 0DQGDUD %XOHOHQJ XQWXN PHODQMXWNDQ SHQGLGLNDQ GL 6WLNRP %DOL VHFDUD JUDWLV
MBP/ist
SEMINAR - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya 0DQWUD PHPEXND 6HPLQDU 6HUWLÂżNDVL .RPSHWHQVL \DQJ diikuti pelaku pariwisata dan mahasiswa pariwisata, Kamis GL +RWHO +DULV 'HQSDVDU 6HPLQDU \DQJ EHUODQJVXQJ sehari tersebut dihadiri Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara serta instansi terkait. “Mau tidak mau, suka tidak VXND VHPXD WHQDJD NHUMD GL .RWD 'HQSDVDU KDUXV PHPLOLNL VHUWLÂżNDVL NRPSHWHQVL GDODP PHQJKDGDSL 0($ ELOD WLGDN LQJLQ WHUVLVLK GDODP SHUVDLQJDQ WHUVHEXW ´ XMDU 5DL Mantra. 17 - 23 Agustus 2015
31
A KT I V I TA S
MBP/ist
PANTAU - Pelaksanaan MOS di SMAN 8 Denpasar, Rabu (29/7) dipantau Senator asal Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Selain memberikan arahan menggugah anak muda Bali menguasai sektor informal, juga mengajak mereka untuk menguasai bahasa asing. Alasannya, dengan menguasai bahasa asing, remaja Bali akan mudah mencari pekerjaan. Selain itu untuk meningkatkan daya saing SDM Bali pada era global. Tantangan Bali ke depan makin sulit. Krama Bali kini semakin sulit mencari pekerjaan, lahan pertanian sudah banyak beralih fungsi serta melemahnya ekonomi Bali.
MBP/ist
STRATEGIS - Tenaga kebersihan pasar memiliki peran sangat strategis dalam menjaga kesinambungan kebersihan pasar tradisional. Berkenaan dengan hal itu, pada peringatan HUT ke-21 Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Denpasar, Wali Kota IB Rai Dharmawijaya Mantra memberikan apresiasi kepada tenaga keberihan PD Pasar dengan menyerahkan bingkisan, Kamis (30/7). Usai menyerahkan bingkisan, Wali Kota juga menggelar ramah tamah yang diikuti dengan acara magibung (makan bersama) dengan petugas kebersihan dan petugas keamanan pasar.
MBP/ist
DISAHKAN - Anggota fraksi DPRD Kota Denpasar menyerahkan hasil pandangan umum fraksi kepada pimpinan sidang I Gusti Ngurah Gede dan Wali Kota Rai Mantra bersama Wawali Jaya Negara dan selanjutnya disahkan menjadi Perda Kota Denpasar. Sidang yang sudah berlangsung dari pukul 10.00 Wita ini, dihadiri Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Wali Kota (Wawali) I G.N. Jaya Negara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Denpasar, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan pimpinan SKPD Pemkot Denpasar.
32
17 - 23 Agustus 2015
MBP/ist
NAIK - Kenaikan belanja pegawai di Badung yang mencapai 14 persen, disebabkan adanya kebijakan pemerintah pusat yang menaikkan belanja pegawai sesuai Permendagri No. 52 Tahun 2015. Permendagri ini mengatur tentang pedoman penyusunan APBD tahun 2016. Hal ini disampaikan Bupati Badung A.A. Gde Agung dalam rapat paripurna DPRD Badung mengenai jawaban pemerintah terhadap pemandangan umum (PU) fraksi-fraksi terhadap enam ranperda, Jumat (31/7).
MBP/ist
LANJUTKAN - Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi, S.E. M.Si., Kamis (30/7) di DPRD Karangasem mengharapkan Penjabat (Pj) Bupati Karangasem melanjutkan program Bupati-Wabup Karangasem sebelumnya. Pj. Drs. Ida Bagus Ngurah Arda, M.Si. juga didukung untuk bersama penyelenggara Pilkada Karangasem agar mampu mengantarkan pelaksanaan Pilkada secara jurdil dan demokratis. Sumardi menyampaikan itu saat ditemui usai menghadiri serahterima jabatan (Sertijab) Bupati Karangasem 2010-2015 kepada Pj. Ngurah Arda. Sertijab digelar Setda Karangasem dengan meminjam ruang sidang paripurna DPRD Karangasem. Selain pimpinan Dewan, kegiatan itu dihadiri mayoritas anggota DPRD Karangasem.
MBP/ist
PPL - Setelah melewati proses seleksi, sebanyak 78 Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) akhirnya dilantik, Kamis (30/7). Pelantikan dipusatkan di Wantilan Pemkab Karangasem. Setelah dilantik Panwaslih Kabupaten Karangasem, mereka diminta cepat melakukan pengawasan pencocokan dan penelitian (coklit) DP4 oleh PPDP (Petugas Pemuktahiran Data Pemilih) dan agenda tim pemenangan kandidat, di tengah situasi politik yang semakin dinamis dan memanas. Pelantikan PPL ini dihadiri Ketua Bawaslu Bali Ketut Rudia, Penjabat Bupati Karangasem Ida Bagus Ngurah Arda, Komisioner KPU Karangasem Putu Deasy Natalia dan anggota DPRD Karangasem Kadek Sujanayasa.
MBP/ist
LEPAS - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (Kemen-PU Pera RI) yang diwakili Sekjen Cipta Karya Rina Agustin Indriani melepas 2.420 peserta KKN-PPM Universitas Udayana (Unud). Pelepasan peserta KKN angkatan XI 2015 itu dilangsungkan di Gedung Widya Sabha, Kampus Unud, Jimbaran, Kamis (30/7). Ketua Panitia Pelaksana Prof. Dr. drh. I Nyoman Suarsana, M.Si. mengatakan, KKN-PPM ke-11 ini mengambil tema ‘’Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Keberlanjutan Infrastruktur Permukiman Wilayah’’.
MBP/ist
TALKSHOW - Real Estate Indonesia (REI) dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) mengadakan Talkshow “Solusi Memiliki Rumah bagi Masyarakat di Bali” Jumat (31/7) di Art Veranda, Jalan Hayam Wuruk No. 159, Denpasar. Talkshow menampilkan sejumlah narasumber yaitu Prof. Ir. Ngakan Putu Sueca, M.T., Ph.D., Prof. Dr. I Wayan Ramantha, S.E., M.M., Ak., Drs. I Ketut Wiana, M.Ag. dan dimoderatori oleh Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., IAI. Acara dibuka secara resmi dengan pemukulan gong oleh Ketua DPP REI diwakili Sekjen DPD REI Hari Raharta Sudrajat.
17 - 23 Agustus 2015
33
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
JALAN SANTAI - Memperingati Hari Koperasi ke-68, berbagai kegiatan lomba dilaksanakan. Salah satunya, jalan santai yang diikuti ribuan peserta, baik dari kalangan koperasi, masyarakat, perwakilan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan siswa-siswa se-Kota Denpasar. Jalan santai yang mengambil start di sebelah barat Taman Kota Denpasar itu, dilepas oleh Wakil Wali Kota (Wawali) Denpasar I G.N. Jaya Negara ditandai pengibasan bendera start, Jumat (31/7).
AJAK - Penjabat (Pj) Bupati Karangasem Drs. Ida Bagus Ngurah Arda, M.Si., Kamis (30/7) di Karangasem mengajak masyarakat, simpatisan partai politik, serta semua pihak berpolitik secara santun. Hal itu demi suksesnya penyelenggaraan Pilkada 9 Desember di Karangasem, dan mengantarkan terpilihnya pemimpin yang sesuai hati nurani rakyat. Hal itu disampaikannya saat menyampaikan sambutannya pada serah terima jabatan (Sertijab) Bupati-Wabup I Wayan Geredeg-Made Sukerana kepada dirinya selaku Pj.
MBP/ist
MBP/ist
TES KESEHATAN - Pasangan calon bupati dan wakil bupati (Cabup-Cawabup) Badung I Made Sudiana-I Nyoman Sutrisno, Jumat (31/7), menjalani tes kesehatan di RSUD Mangusada Badung. Kandidat yang diusung Koalisi Bali Mandara ini, diperiksa oleh 10 dokter spesialis yang didatangkan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Badung. Keduanya tiba di rumah sakit milik Pemkab Badung itu sekitar pukul 8.30 Wita dengan diantar sejumlah relawan Badung Bagus. Dalam pemeriksaan, keduanya terlihat ceria dan sangat siap menjalani tes kesehatan.
MOS - Yayasan Dwijendra selalu menyiapkan siswanya menjadi insan yang berbudi luhur yang sekarang disebut pendidikan karakter. Untuk menuju tujuan itu para siswa baru dari TK, SD, SMP, SMA dan SMK yang mengikuti MOS, Jumat (31/7) mengikuti upacara Sisya Upanayana. Upacara sisya upanayana kemarian diikuti 1.357 siswa. Mereka masing-masing 660 siswa baru dari SMA Dwijendra, SMP Dwijendra sebanyak 490 siswa, SMK Dwijendra sebanyak 147 siswa, TK dan PG sebanyak 39 orang dan SD sebanyak 41 siswa.
34
17 - 23 Agustus 2015
MBP/ist
WISUDA - Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Handayani Denpasar melaksanakan Wisuda ke-32 dan Dies Natalis ke-36, Jumat (31/7) di Inna Grand Bali Beach, Sanur. Sebanyak 207 orang wisudawan yang terdiri dari konsentrasi Manajemen Keuangan 48 orang, Manajemen Pemasaran 26 orang, Manajemen Sumber Daya Manusia 21 orang, Manajemen Perkantoran 47 orang, Manajemen Bisnis Pariwisata 58 orang, Diploma III Sekretaris 7 orang. Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dasi Astawa mengatakan, pengelola perguruan tinggi dituntut terus meningkatkan kualitas serta mampu mengubah pola pikir (mindset) mahasiswa selama mengikuti pendidikan.
MBP/ist
INVESTOR - Setelah sukses dengan proyek Villa Mesari dan menjadikan masyarakat Bali sebagai investor atas villatel tersebut, kini Made Robert melalui BOS Land a Subsidiary of Mesari Land kembali menawarkan sebuah proyek villatel yang diberi nama Atta Labeji Villas. Masih tetap mengusung kearifan lokal, mapatung atau secara lebih luas disebut C BOS (Capitalism Based On Society). Masyarakat Bali tak perlu khawatir lagi, jika tidak kebagian kue pariwisata. Masyarakat Bali tidak perlu lagi menjadi penonton, tetapi menjadi pemain dan menjadi tuan di tanahnya sendiri.
MBP/ist MBP/ist
SURVEI - Setelah menyerahkan visi-misi dan program saat mendaftar di KPU Karangasem, Selasa (28/7), tantangan pertama meyakinkan masyarakat, apakah kandidat bupatiwakil bupati PDI-P Wayan Sudirta-Made Sumiati mampu menjabarkannya menjadi program konkret? Kalimat dalam visi-misi kandidat PDI-P itu indah menjanjikan, ‘’Jalan Perubahan Menuju Karangasem yang Maju, Berdikari, Harmonis dan Sejahtera’’. Menilik sosok serta track record Wayan Sudirta dan Made Sumiati, kepercayaan publik memang kuat. Hasil survei SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting) mengunggulkan Wayan Sudirta.
DIANUGERAHI - Bupati Badung A.A. Gde Agung dianugerahi sebagai Warga Kehormatan Unud serangkaian acara penandatanganan MoU antara Unud dan Pemkab Badung, terkait kerja sama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat, Kamis (30/7). Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.P.D.-KE. menegaskan, pemberian anugerah Warga Kehormatan kepada Bupati Badung ini adalah murni karena perhatian, sumbangsih serta kontribusi yang begitu besar Pemkab Badung yang dimotori Bupati Gde Agung selaku pengambil kebijakan publik yang dinilai sangat konsen mendukung kemajuan Unud dalam melahirkan lulusan yang berkualitas. 17 - 23 Agustus 2015
35
LINGKUNGAN
Ruang kosong di telajakan belum banyak dimanfaatkan untuk penanaman pohon jepun dan pucuk. Seperti di ruas Jalan Raya Batubulan. MBP/ded
Jalan Panjang Menuju Kota Bunga
D
i Indonesia, baru Kota Bandung yang berpredikat sebagai Kota Kembang. Tak jelas apakah itu hanya predikat atau atau sebuah harapan agar warganya menanam kembang. Lagipula tak jelas kembang apa yang mau ditanam di bumi yang tak lagi berhawa sejuk itu. Kota kembang yang diidamkan pemerintahnya tampaknya telah bergeser menjadi kota industri yang setiap hari diwarnai kemacetan lalu lintas. Kini yang berkembang justru industri pakaian jadi dan kulit. Mau mencari oleh-oleh pakaian khususnya kaos tampaknya Bandung memang pas karena tersedia lengkap dengan harga terjangkau. Kalaupun ada tanaman hias yang lengkap justru hanya dijual di sebuah swalayan tanaman hias di pinggiran
36
17 - 23 Agustus 2015
kota kembang. Di swalayan tersebut se segala macam tanaman hias bisa didapatkan. Kini Gianyar mencoba mencari predikat baru ditengah makin meredupnya industri kerajinan. Predikat baru yang ingin disandang daerah seni ini adalah sebagai kota bunga untuk menunjang pariwisata. Hal itu disampaikan Sekda Kabupaten Gianyar melalui Surat Edaran (SE) Nomor 660/134/ DKP/2015. Dalam SE yang mulai berlaku 1 Juli 2015 tersebut, pemerintah meminta masyarakat menanam pohon kamboja (jepun) dan bunga pucuk di taman telajakan rumah. Tujuannya, menggalang partisipasi masyarakat untuk mewujudkan Gianyar Kota Bunga. Tampaknya estetika (keindahan) kawasan menjadi salah satu fokus perhatian
Pemkab Gianyar. Keindahan suasana lingkungan melalui penanaman pucuk dan jepun diharapkan mampu menunjang sejumlah program. Salah satunya renovasi Taman Kota Ciung Wanara Gianyar yang diharapkan tak hanya mempercantik kawasan perkotaan namun juga menjadi taman fungsional. Memang program tersebut masih baru diluncurkan. Mestinya program seindah itu tak hanya diharapkan ditindaklanjuti secara kongkret oleh masyarakat, tetapi pemerintah memelopori melalui proyek rintisan semacam pilot proyek. Paling tidak dari pilot proyek tersebut masyarakat bisa melihat telajakan semacam apa yang diidamkan pemerintahnya. Bangli dengan angkul-angkul dan taman telajakan telah lebih dulu ada di Penglipuran
untuk menunjang desa wisatanya. Disusul kemudian Desa Baha Mengwi Badung yang mencoba melakukan langkah serupa dengan angkul-angkul dan tanaman telajakan. Namun, Gianyar mencoba mempertegas dalam surat edaran tersebut yang ditanam jepun dan pucuk. Program ini bagus untuk merangsang masyarakat menanam bunga tersebut. Apalagi pemerintah melalui dinas terkait misalnya tanaman pangan yang didalamnya ada menangani tanaman hortikultura termasuk tanaman hias menyediakan bibitnya. Jika itu bisa dikongkretkan tampaknya baru gayung bersambut antara harapan pemerintah daerah dengan upaya kongkret mewujudkan telajakan yang ditanaman bunga pucuk dan jepun. Dari pengamatan sampai memasuki Agustus ini, SE tersebut belum banyak mendapat respon masyarakat. Gerakan penanaman pohon jepun dan pucuk oleh masyarakat termasuk dari pihak pengusaha masih sangat minim. Misalnya sepanjang jalan utama dari Batubulan hingga Kota Gianyar, masih tampak sama dari sebelumnya. Lahan-lahan kosong di telajakan belum banyak dimanfaatkan untuk penanaman pohon jepun atau pucuk. Setali tiga uang, di sekitar kantor pemerintahan juga belum ada gereget. Kondisi taman khususnya di depan Kantor Bupati Gianyar masih sama. Pohon jepun belum banyak ditanam. Kepala DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan) Gianyar I Wayan Kujus Pawitra tidak menampik kondisi tersebut. Namun dia membantah anggapan SE tersebut tidak diindahkan. Gerakan menanam pohon jepun dan pucuk secara individu sedikit demi sedikit terlihat. Bahkan sebenarnya penanaman pohon jepun sudah sejak lama banyak dilakukan masyarakat terutama di pedesaan. Menurutnya, untuk mewujudkan Gianyar Kota Bunga membutuhkan waktu dan proses panjang. Apalagi jika itu menyangkut partisipasi masyarakat. Pihaknya menilai partisipasi masyarakat sebenarnya sudah cukup baik. Akan tetapi memang masih perlu ditingkatkan. ‘’Sinergi pemerintah dengan swasta dan masyarakat dalam menata kebersihan dan keindahan lingkungan harus terus ditingkatkan, apalagi program ini untuk kebaikan bersama,’’ katanya. Artinya pemerintah melalui SE tersebut ingin melihat wajah telajakan rumah penduduk yang indah dipenuhi bunga pucuk dan jepun. Hal itu tentu menjadi dambaan warga pemilik telajakan yang merasakan langsung keindahan tersebut. Terkait gerakan kolektif masyarakat untuk penanaman pohon jepun dan pucuk, Kujus Pawitra masih belum mau merincinya. Dia hanya menyebut, masih dalam proses. Desa Lebih akan menjadi pilot project. ‘’Nanti saja kita kabari lagi setelah ada action,’’ ujarnya. Selain itu, DKP Gianyar juga akan mengusulkan pengadaan pohon jepun dan pucuk di APBD Perubahan 2015. Hanya saja, pengadaan ini tidak seberapa dan lokasinya di kawasan Kota Gianyar. Sementara itu, anggota DPRD Gianyar Ngakan Ketut Putra mengatakan, peran aktif masyarakat yang diharapkan dari penerbitan SE tersebut dinilai akan mendukung sektor pariwisata yang selama ini menjadi andalan pendapatan daerah. Sebagai daerah pariwisata, Gianyar yang dikenal kaya seni budaya dan keindahan alamnya, perlu terus bersolek. Mewujudkan kawasan yang asri dan indah adalah hal mutlak di tengah perkembangan pembangunan yang demikian pesat. Yang terpenting, dengan penanaman bunga jepun dan bunga pucuk secara tidak langsung akan menambah oksigen. Bunga jepun dan pucuk juga memberikan nilai ekonomis dan juga bermanfaat dalam menunjang kebutuhan upacara keagamaan. ‘’Jadi sebenarnya penanaman pohon ini banyak sekali manfaatnya,’’ ungkapnya.
MBP/ist
SEMINAR - Dinas Pariwisata Kota Denpasar bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional 673%, 'HQSDVDU PHQJJHODU 6HPLQDU 6HUWL¿NDVL .RPSHWHQVL GDQ 6HUWL¿NDVL 8VDKD %LGDQJ 3DULZLVDWD 0HQXMX Denpasar Kota Kompeten, di Denpasar, Kamis (30/7). Acara LQL GLJDJDV ODQJVXQJ ROHK :DOL .RWD 'HQSDVDU ,GD %DJXV 5DL 'KDUPDZLMD\D 0DQWUD \DQJ MXJD GLGDXODW PHPEXND VHPLQDU ³6HPLQDU EHUWXMXDQ XQWXN PHPEDQJXQ NRPLWPHQ SDUD SHODNX SDULZLVDWD GL .RWD 'HQSDVDU XQWXN PHODNXNDQ VHUWL¿NDVL XVDKD GDQ VHUWL¿NDVL SURIHVL EDJL NDU\DZDQQ\D ´ XMDU 'LUHNWXU /HPEDJD 6HUWL¿NDVL 3URIHVL 6HNRODK 3HUKRWHODQ %DOL 0DGH $U\D $VWLQD 6 6 0 +XP
z Dedy 17 - 23 Agustus 2015
37
PEMERINTAHAN
Akhiri Masa Jabatan, A.A. Gde Agung Dihantarkan 1001 Penari Sekar Jepun
Bupati Badung A.A. Gde Agung beserta Ny. Ratna Gde Agung dan Wabup Made Sudiana dilepas oleh para penari sekar jepun di Puspem Badung.
ANAK Agung Gde Agung bersama I Made Sudiana, Rabu (5/8) lalu resmi melepas jabatannya sebagai bupati dan wakil bupati Kabupaten Badung. Usai menandatangani surat serah terima memori jabatan dari Bupati Badung ke Penjabat Bupati Badung, Bupati ke-11 periode 2010-2015 ini meninggalkan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung dengan dihantarkan 1001 penari Sekar Jepun yang dibawakan oleh siswi seKabupaten Badung. Bupati Gde Agung dalam sambutannya mengucapkan terima kasih sedalamdalamnya kepada masyarakat Badung, seluruh SKPD, dan para Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Badung. Sebab, tanpa dukungan semua pihak, roda pemerintahan selama dua periode, yakni 2005-2010 dan 2010-2015 berjalan dengan baik. “Dengan penuh ketulusan saya sampaikan terima kasih atas kebersamaan selama ini, baik semua masyarakat dan semua keluarga besar Pemkab Badung dan DPRD Badung. Banyak kenangan yang tidak bisa saya lupakan, baik senang maupun susah,” ungkap Gde Agung dengan mata berkaca-kaca. Pengelingsir Puri Mengwi ini men-
38
17 - 23 Agustus 2015
gaku, merasakan nuansa kebersamaan selama satu dekade memimpin Gumi Keris. Menyamakan sudut pandang, bekerja sepenuh hati dan berhati-hati menjadi kenangan yang tidak terlupakan. Karena itu, Bupati Gde Agung di hadapan para pejabatan dan undangan yang hadir dalam upacara serah terima itu, berpesan kepada Penjabat Bupati Badung menjaga kabupaten berlambang Bunga Jepun ini senantiasa rukun. “Saya titipkan Badung ini, dan saya mohon pada bapak penjabat dan siapa pun yang menjadi bupati, pelihara apa yang sudah ada, pelihara masyarakat badung,” tegasnya. Nyoman Harry Yudha Saka yang ditunjuk sebagai Penjabat Bupati Badung mengatakan, penugasan sebagai Penjabat Bupati Badung merupakan kehormatan dalam kariernya dalam birokrasi. “Dalam kesempatan ini saya akan berusaha mengemban tanggung jawab yang berat dan juga tantangan dengan sepenuh hati dan tanggung jawab,” ungkapnya. Menurutnya, Kabupaten Badung yang strategis sebagai salah satu barometer keberhasilan penyelenggaraan fungsifungsi pemerintah dan pembangunan di Provinsi Bali. Terlebih, dalam sepuluh tahun terakhir, di bawah kepemimpinan
AA Gde Agung, Badung mengalami perkembangan sosial ekonomi yang sangat besar. “Posisi dan kontribusi Badung sangat besar dalam pembangunan Bali secara menyeluruh, bahkan pembangunan nasional. Karena itu, tugas dan amanah yang diberikan kepada saya teramat berat, namun mulia yaitu menjaga dan memastikan kesinambungan pembangunan di Kabupaten Badung hingga terpilihnya bupati baru,” terangnya. Ketua DPRD Badung Giri Prasta dalam kesempatan itu mengucapkan selamat kepada Penjabat Bupati Badung Nyoman Harry Yudha Saka. Seiring dengan serah terima memori Bupati Badung, banyak tugas yang harus ia selesaikan selama menduduki jabatan tersebut hingga terpilihnya Bupati Badung periode 2015-2020. “Dengan serah terima itu, tentunya penjabat bupati akan dihadapkan dengan tugas konstitusi, seperti pembahasan APBD 2016 dan pengesahan Perda serta mensukseskan pemilukada Kabupaten Badung,” katanya. Dalam kegiatan serah terima memori Bupati Badung MXJD GLSXWDU ¿OP GRNXPHQWHU VHSXOXK tahun kepemimpinan Bupati Badung Gde Agung dan penyerahan buku biRJUD¿ ³6HSXOXK 7DKXQ 0HQVHMDKWHUDNDQ Masyarakat” yang diserahkan kepada Ketua DPRD Kabupaten Badung, Penjabat Bupati Badung, Sekda Badung, Kapolresta Denpasar, Ketua Pengadilan Negeri Denpasar, Ketua Harian PHDI Kabupaten Badung, Ketua Majelis Madya, Ketua Forum Pekaseh, FKUB Kabupaten Badung dan pejabat lainnya. Usai upacara serah terima, bupati ke11 ini dihantarkan penari Sekar Jepun yang telah menunggu kedatangan Gde Agung dan Made Sudiana dari Ruang Kertha Gosana menuju pintu gerbang utama Puspem Badung. Kadis Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung Putu Eka Merthawan juga mengerahkan anggotanya yang mengunakan seragam pemeran ¿OP Mahabarata yang terbuat dari bahan daur ulang sebagai penghormatan kepada AA Gde Agung yang telah memimpin Badung selama sepuluh tahun. (ad)
AKTIVITAS
MBP/ist
MBP/ist
HUNIAN - Pengurus DPD REI Bali Gede Semadi Putra, Rabu (29/7), mengungkapkan efek samping dari peningkatan ekonomi sudah barang tentu banyak tenaga kerja yang setiap hari beraktivitas di sekitar wilayah tersebut. Kondisi itu mengakibatkan tingginya kebutuhan akan hunian atau rumah yang berdekatan dengan tempat kerjanya. Tino Wijaya yang juga pengurus DPD REI Bali menambahkan, untuk mencari solusi jitu atas kendala tersebut, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Bali bersama dengan DPD REI Bali bekerja sama membentuk kepanitiaan guna menggali lebih dalam permasalahan yang ada.
MOS - Pelaksanaan MOS sejak hari pertama hingga acara penutupan di SMA PGRI 2 Denpasar berjalan lancar. Sekolah ini setiap tahun mengedepankan tema MOS berbasiskan lingkungan. Kini tema itu ditambah dengan kewirausahaan. Yang menarik MOS di sekolah kawasan Monang-Maning Denpasar ini langsung dipantau Ketua PPLP Dasmen PGRI Kota Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana, M.M., Rabu (29/7). Madiadnyana langsung diterima Kepala SMA PGRI 2 Denpasar I Komang Arta Saputra, S.Pd., M.Pd., Ketua Panitia MOS Drs. I Made Suwecana serta Ketua OSIS Regrisma Kadek Permita.
MBP/ist MBP/ist
DIPANTAU - MOS di SMAN 6 Denpasar lain dari biasanya. Pada Rabu (29/7) MOS di sekolah ini dipantau Senator asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Bahkan, Arya Wedakarna sempat memberi wejangan menggugah anak muda Bali untuk menjadi SDM yang cerdas. Dia mengungkapkan SMA 6 Denpasar adalah sekolah terbaik di Denpasar. Untuk itu siswanya harus dibentuk menjadi calon pemimpin bangsa masa depan. Nampak dalam foto Kasek Nyoman Muditha saat menerima Senator Bali Arya Wedakarna pada acara MOS di SMAN 6 Denpasar.
CANTIK - Didominasi belanja publik, postur APBD Badung dinilai sangat cantik. Hal ini dikemukakan Fraksi Golkar DPRD Badung pada rapat paripurna DPRD Badung untuk mendengarkan pemandangan umum (PU) fraksi-fraksi terhadap enam ranperda, Rabu (29/7). Ranperda tersebut meliputi Ranperda Kebijakan Umum APBD (KUA) 2016, Ranperda Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2016, serta Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2014. Tiga lainnya adalah Ranperda KUA Perubahan 2015, Ranperda PPAS Perubahan 2015, dan Ranperda APBD Perubahan 2015. 17 - 23 Agustus 2015
39
AKTIVITAS
MBP/ist MBP/ist
MAGANG - Fakultas Ekonomi (FE) Unwar, Selasa (28/7) melepas 336 mahasiswa untuk menjalani Program Magang Mahasiswa (PMM) di sejumah perusahaan. Mahasiswa magang dilepas Dekan FE Unwar I Gusti Lanang Putu Tantra, S.E., M.Si. Sebelum dilepas, mahasiswa magang diberikan pembekalan baik soal etika magang maupun teknik penulisan laporan. Ketua Panitia PMM Ni Putu Pertamawati, S.E., M.M. menjelaskan, program magang mahasiswa efektif berlangsung selama sebulan penuh yakni hingga 29 Agustus. Ujian akan dilakukan 7 September.
DHARMA SHANTI - Ribuan masyarakat Bali tumpah ruah mengikuti Dharma Shanti-Silaturahmi yang diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali, Minggu (26/7) malam di Puri Denbencingah, Semarapura, Klungkung. Tampak hadir tokoh spiritual Ida Paduka Dalem, Ida Pedanda Putra Tembau Geria Aan, Ida Pedanda Ketut Keniten Geria Dawan Klod, Ida Pedanda Putra Kediri, Ida Pedanda Gede Rai Pidada Geria Sengguan, Ida Pedanda Wayahan Keniten, Ida Pedanda Gede Putra Abah Geria Akah serta Ida Pedanda Wayahan Wanasari Geria Sanur.
MBP/ist
MBP/ist
DAFTAR - Jadwal pendaftaran kandidat ke KPU Karangasem ditutup dengan kedatangan kandidat Bupati dan Wakil Bupati Karangasem I Wayan Sudirta dengan Ni Made Sumiati, Selasa (28/7). Kandidat PDI-P yang akrab dengan sebutan SMS ini (Sudirta Made Sumiati), show of force (unjuk kekuatan) saat mendatangi KPU Karangasem. Sedikitnya, ada sekitar 2.000 simpatisan mengiringi perjalanan paket SMS dengan iring-iringan 17 sekaa baleganjur bertalu-talu, dari Lapangan Candra Buana sampai tiba di Kantor KPU Karangasem.
TEGAS - Pengurus DPD Partai Golkar Bali akhirnya mengambil langkah tegas terhadap Ketua DPD Golkar Badung Drs. Ketut Suiasa, yang dinilai telah melakukan tindakan indisipliner dari garis partai. Tanpa restu partai, Suiasa mengambil langkah koalisi dengan PDI-P sebagai calon wakil bupati dalam Pilkada Badung, Desember mendatang. Berdasarkan hasil rapat pengurus harian DPD Golkar Bali, Senin (26/7) lalu, DPD Partai Golkar Bali telah menerbitkan surat No. KEP.02/DPD/GOLKAR-I/VII/2015 tanggal 27 Juli 2015 tentang menonaktifkan Drs. Ketut Suiasa selaku Ketua DPD Golkar Badung.
40
17 - 23 Agustus 2015
MBP/ist
DILANTIK - Pengurus baru periode 2015-2020 Himpunan MBP/ist
PUAS - Ketua PPLP Dasmen PGRI Kota Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. mengaku puas melihat pelaksanaan MOS di SMP PGRI 1 Denpasar, Rabu (29/7). Pasalnya, MOS di sekolah ini benar-benar penuh dengan rasa gembira dan menyenangkan. Saat itu Madiadnyana sempat melihat senam gembira yang diajarkan guru kepada peserta MOS. Senam berjalan semarak dan penuh sukacita. Makanya dia mengatakan kalau begini model pembinaan siswa dan pelayanan siswa, maka wajar SMP PGRI 1 Denpasar dikejar oleh masyarakat Monang-Maning. Nampak dalam foto Nengah Madiadnyana bersama Kasek Nengah Sukama akrab dengan OSIS dan peserta MOS.
Pramuwisata Indonesia (HPI) Divisi Bahasa Jepang Provinsi Bali, Senin (27/7) dilantik. Misi dan visi yang berusaha dibangun ‘’Bersama Divisi Jepang Kita Tingkatkan Kebersamaan untuk Mencapai Hasil yang Lebih Baik’’. Pelantikan kepengurusan yang baru dilakukan oleh Ketua DPD HPI Provinsi Bali serta membacakan sumpah untuk pengurus baru. Nyoman Nuarta, Ketua HPI Divisi Bahasa Jepang yang terpilih, mengatakan pada kepengurusannya lima tahun mendatang, targetnya peningkatan jumlah anggota, dan peningkatan kesejahteraan anggota.
MBP/ist
MBP/ist
SOSIALISASI - Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal melakukan sosialisasi terhadap perubahan peraturan persyaratan perizinan. Sosialisasi ini salah satu cara mendorong meningkatnya pertumbuhan investasi di Kota Denpasar. Demikian disampaikan Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Pemerintahan Ketut Mister saat sosialisasi perizinan yang diikuti satuan kerja perangkat daerah dan Kepala Desa/ Lurah se-Kota Denpasar, Selasa (28/7) di Gedung Graha Sewaka Dharma.
WISUDA - Setelah melakukan berbagai kegiatan menyambut Dies Natalis ke-12, ISI Denpasar merayakan puncak acara dies dirangkaikan dengan wisuda ke-15, Selasa (28/7) di Gedung Citta Kelangen ISI Denpasar. ISI Denpasar mewisuda 199 orang dari dua fakultas dan program pascasarjana. Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) mewisuda 72 orang dengan rincian Prodi Seni Tari 36 orang, Seni Karawitan 38 orang, Seni Pedalangan 8 orang. Sedangkan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) mewisuda 105 wisudawan dengan rincian Prodi Seni Rupa Murni sebanyak 12 orang, Desain Interior 11 orang, DKV 51 orang, Seni Kriya 5 RUDQJ GDQ )RWRJUD¿ VHEDQ\DN RUDQJ 17 - 23 Agustus 2015
41
AKTIVITAS UJIAN - Program Pascasarjana Universitas Udayana menyelenggarakan ujian terbuka promosi doktor Gusti Kade Sutawa, S.E., M.M., MBA. pada Senin (27/7). Disertasinya berjudul ‘’Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM), Motivasi Kerja, dan Perubahan Organisasi Dalam Meningkatkan Kinerja Usaha Perhotelan di Bali’’. Gusti Kade Sutawa mengatakan manajemen hotel perlu mengantisipasi masalah yang terkait dengan kebutuhan sumber daya manusia yang profesional, kebutuhan peningkatan skill dan motivasi sumber daya manusia, serta melakukan terobosan pemasaran produk hotel yang kreatif dengan menggunakan media online.
MBP/ist
SLOGAN - Memacu semangat serta simpati masyarakat Karangasem menyongsong pemilihan bupati tahun 2015 ini, paket ‘’SMS” (Sudirta-Made Sumiati) menampilkan slogan ‘’Lebih Peduli, Lebih Bersih, Lebih Berani’’, sebagai ikon dari visi, misi dan program yang dicanangkannya jika memimpin Karangasem sebagai Bupati-Wakil Bupati. Bahwa itu bukan sekadar slogan kosong, para relawan yang mendukung Sudirta-Sumiati, menunjukkan sejumlah fakta yang menunjukkan adanya kepedulian, kebersihan dan keberanian.
MBP/ist
MBP/ist
MBP/ist
HADIR - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menghadiri Karya Caru Balik Sumpah Madya di Pura Dalem Pejanji, Banjar Pelagan, Desa Penatih, Kecamatan Denpasar Utara, Selasa (28/7). Prawartaka Karya, Wayan Kanta yang juga Jro Mangku Dalem Pejanji didampingi Manggala Karya, I Wayan Sabrang di sela-sela upacara mengatakan, upacara ini sudah dimulai dari Buda Umanis Julungwangi, Rabu (1/7), dengan diawali matur piuning dengan sarana peras ajengan pejati lan nanceb surya.
TERBESAR - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja sebagai kampus terbesar di Bali Utara, tampil sebagai perguruan tinggi yang merakyat dengan ribuan mahasiswa berasal dari berbagai daerah dan kabupaten di Bali. Rektor Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. mengatakan, tahun akademik 2015/2016 ini jumlah pelamar SNMPTN PTN 1 mencapai 4.149 orang, PTN 2 sebanyak 3.236 orang, dan yang lulus sekitar 1.823 orang. Jumlah pelamar SBMPTN pilihan 1 sebanyak 1.380 orang, pilihan 2 sebanyak 1.379 orang, pilihan 3 sebanyak 1.335 orang, dan peserta yang lulus SBMPTN sebanyak 1.141 orang. Tes jalur mandiri jumlah bidik misi SNMPTN 518 orang dan SBMPTN 327 orang.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
42
17 - 23 Agustus 2015
BANTUAN - Secara konsisten BPR Lestari memberikan bantuan beras kepada 20 panti asuhan yang tersebar di Bali setiap dua bulan sekali. Distribusi beras dilakukan oleh para karyawan BPR Lestari di sela-sela hari kerja mereka. “Pemberian beras secara rutin ini diberikan kepada panti asuhan karena kami melihat panti asuhan jarang ada donator tetapnya. Dan kami juga ingin mengajak teman-teman di BPR Lestari untuk berbagi kepada temanteman kami di panti asuhan,” kata Wahyu Sari Pande, Public Relations Manager BPR Lestari.
MBP/ist
DAFTAR - Pasangan Bacabup/Bacawabup I Made Sukerana, S.H. - Komang Kisid, mendaftar ke KPUD Karangasem Selasa (28/7). Pasangan ini mendaftar tanpa melibatkan massa, namun diantar mantan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg, pengurus parpol pengusung dengan anggota fraksinya. Pasangan ini didaftarkan dan berkas persyaratannya diserahkan I Nengah Sumardi. Sumardi saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Karangasem dan pada paket ini selaku ketua tim kampanye.
MBP/ist
MBP/ist
SUKARNOIS – Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (President The Sukarno Center) bersama Suryawan Soekarno Putra (putra Bung Karno–Kartini Manoppo) dan YM John FE Suoth Kansil (Raja Siau) menyaksikan GS Vicky Lumentut (Wali Kota Manado) menandatangani peluncuran Sukarno Heritage di Manado, Sulut.
AKBAR - Setelah sukses menggelar grand opening HardysMalls Gatsu dan HardysMalls Basuki Rahmat Banyuwangi, Grup Hardys Holding kembali mempersembahkan gelaran akbar event Hardys Pesta Rakyat di Tabanan, bertempat di panggung terbuka parkir timur HardysMalls Tabanan, sekaligus melaksanakan pengundian poin Hardys Club Card (HCC) Periode IX dan Perayaan HUT ke-18 GH Holdings. Dijelaskan Ketua Panitia Tjokorda Alit, masyarakat Tabanan akan disuguhi hiburan berupa pagelaran lawak dari Blauk, Golek dan Luh Belong serta penampilan artis top Bali seperti Dek Ulik, Mr. Botax, Nol Kilometer Band dan Yudi Kresna. 17 - 23 Agustus 2015
43
AKTIVITAS
MBP/ist
MBP/ist
MOS - Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III benar-benar memberi suasana istimewa dan semangat baru dalam pelaksanaan MOS di SMP Negeri 1 Mengwi. Dalam kunjungan kerjanya, Selasa (28/7), Wedakarna disambut Kepala SMP Negeri 1 Mengwi Drs. I Ketut Paramartha, S.Pd., M.Pd. beserta dewan guru dan pegawai. Salah satu pesan yang disampaikan Wedakarna secara langsung di hadapan peserta didik baru adalah pelaksanaan MOS yang berbudaya tanpa perpeloncoan.
MOS - Dua sekolah di bawah naungan Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar membuka pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) di Lapangan Perdiknas, Senin (27/7). Pembukaan MOS ditandai dengan pelepasan balon oleh Ketua Perdiknas Denpasar didampingi kepala sekolah pelaksana MOS, yakni Kepala SMP Nasional dan Kepala SMK Teknologi Nasional. Ketua Perdiknas Dr. AAA Ngr. Tini Rusmini Gorda, S.H., M.H., M.M. meminta seluruh siswa dan guru agar PHQJDPELO ¿ORVR¿ GDUL ODJX DQDN DQDN ]DPDQ GXOX 6DODK VDWXnya adalah lagu “Kupu-kupu” yang sangat kental mengajarkan arti penting proses daripada hasil.
MBP/ist
GSS - Atas restu Ketua Dharma Adyaksa PHDI Pusat Ida Pedanda Sebali Tianyar Arimbawa, komunitas pencinta makanan MBP/ist
APRESIASI - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra sangat apresiasi dengan sekolah yang terus melakukan inovasi dan kreativitas. Salah satu sekolah favorit penuh inovasi adalah SMPN 3 Denpasar. Sambil memantau pelaksa-
sukla akhirnya mendeklarasikan diri dalam sebuah Gerakan Satyagraha Sukla (GSS). Acara ini didukung oleh Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III dengan langsung meluncurkan
naan MOS, Wali Kota juga meninjau pusat pengolahan limbah
logo Satyagaraha Sukla dan melantik pengurus GSS periode
sekolah ini. Saat itu Wali Kota tak hanya bangga dengan
2015-2020 di Gedung DPD-RI di kawasan Niti Mandala, Renon,
peserta MOS yang ketika diuji mampu menunjukkan karakter
Denpasar. Selain itu turut hadir Prof. Ir. I Wayan Redi Aryanta,
siswa yang baik, Wali Kota juga bangga dengan inovasi pusat
M.Sc., Ph.D. (Guru Besar Unud) sebagai upasaksi di hadapan
pengolahan limbah sekolah yang baru dibangun.
ratusan komponen umat Hindu dalam acara sederhana itu.
44
17 - 23 Agustus 2015
SEJAK - pemerintahan Jokowi-JK, ekonomi Indonesia makin lesu. Tak terlepas Bali sebagai daerah wisata juga mengalami hal serupa. Sektor riil tertatih-tatih, apalagi jumlah kunjungan turis saat liburan meningkat pesat membuat jalanan di Kuta dan Badung Selatan makin macet. Direktur PT Global Nusa Properti (GNP) I Wayan Sukarja yang lebih akrab dipanggil John Sadewa, Selasa (28/7), mengatakan kondisi tersebut dirasakan juga di sektor properti, di mana dua tahun sebelumnya sangat seksi, dengan angka penjualan di atas target dan dari sisi harga dapat dikatakan menggila.
MBP/ist
DAFTAR - Paket Bacabup/Bacawabup IGA Mas Sumatri-I Wayan Artha Dipa (MasDipa) pertama mendaftar ke KPUD Karangasem, Minggu (26/7). Paket ini sukses menjadi pendaftar nomor satu, saat hari pertama pembukaan pendaftaran. Pendaftaran paket yang diusung Koalisi Karangasem Hebat (KKH) yakni Partai NasDem, Hanura dan PKPI ini berlangsung pagi. Massa pendukung sudah berkumpul di depan Pura Jagatnatha. Lalu, dari sana mereka berjalan kaki menempuh jarak sekitar 1 km ke Sekretariat KPUD Karangasem. MBP/ist
MBP/ist
PERSIAPAN - Wali Kota Rai Mantra, Selasa (28/7), menerima Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Wayan Gunawan untuk melakukan persiapan seminar VHUWL多NDVL \DQJ DNDQ dilaksanakan pada 30 Juli mendatang. Tidak saja penguatan VHUWL多NDVL EDJL WHQDJD bidang pariwisata, Rai Mantra mengharapkan kepada seluruh jajaran Pemkot Denpasar dapat segera mengambil langkah seperti penguatan terhadap para pekerja seni hingga para penggiat di bidang event organizer. Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali merupakan jantungnya Pulau Bali dan daerah tujuan wisata dengan perkembangan kepariwisatan semakin pesat.
MBP/ist
PENAWARAN - Sipoa Legacyland, pengembang Surabaya yang telah sukses membangun berbagai kompleks perumahan, pertokoan, perkantoran dan apartemen di Surabaya dan sekitarnya, kini menawarkan konsep hunian baru di Bali yang disebut Hi-Rise Villa, hunian 1.5 lantai yang nyaman dan terjangkau. Dimulai dengan mengembangkan Proyek Royal Mutiara Village di Kampial Nusa Dua, Bali dan Sunset Riverview Village di Pemogan, kini Sipoa Legacyland hadir menawarkan Program Bali Berbinar, program hunian cantik di Kampial Nusa Dua, Hi-Rise Villa cantik 1.5 lantai yang ditawarkan dengan harga terjangkau dan tidak menguras kantong, hanya dengan Rp 800 ribu sudah bisa pesan unit. 17 - 23 Agustus 2015
45
AKTIVITAS
MBP/ist
MBP/ist
BERBEDA - Delapan PAC (Pengurus Anak Cabang) Partai Gerindra di seluruh kecamatan di Karangasem memilih sikap politik berbeda dengan DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Partai Gerindra Karangasem. Seluruh PAC Partai Gerindra sepakat bergabung dengan gerbong MasDipa (I Gusti Ayu Mas SumatriWayan Artha Dipa). Sementara DPC Partai Gerindra selama ini sudah menyatakan mengusung I Made Sukerana menjadi kandidat calon bupati Karangasem. Nampak dalam foto Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Karangasem (kiri) dan Ketua Dewan Penasihat menunjukkan surat sikap PAC Partai Gerindra seluruh Karangasem kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra.
PANEN - Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata didampingi Wakil Bupati Made Mahayastra, Wakil Ketua DPRD I Ketut Jata bersama krama Subak Selat, Desa Belega, Blahbatuh Gianyar menggelar acara panen bersama di areal subak setempat, Senin (27/7). Panen tersebut merupakan panen perdana padi hasil rekayasa teknologi pertanian di wilayah Kabupaten Gianyar. Ketua Tim Peneliti Unud Prof. Dr. I Wayan Supartha, MS, mengungkapkan, panen padi ini merupakan tindak lanjut uji coba program pemetaaan potensi komoditas pertanian di Kabupaten Gianyar yang dilakukan tim peneliti Program Studi Doktor Ilmu Pertanian Program Pasca Sarjana Universitas Udayana (Unud) tahun 2013 lalu.
MBP/ist
PAMITAN - Bupati Badung A.A. Gde Agung bersama Istri Ny. Ratna Gde Agung berpamitan dengan masyarakat Kecamatan Mengwi di Wantilan Pura Taman Ayun, Senin (27/7) malam. MBP/ist
DAFTAR - Paket Made Sudiana, S.H., M.Si. dan Nyoman Sutrisno foto bersama saat melakukan pendaftaran ke KPU Badung.Ribuan massa mengiringi pendaftaran paket Made Sudiana, S.H., M.Si. dan Nyoman Sutrisno dari Koalisi Bali Mandara (KBM) ke KPU Badung. Selain ribuan massa, pendaftaran paket ini juga dimeriahkan dengan bleganjur dan atraksi genjek. Ribuan massa yang mengiringi paket Sudiana-Sutrisno ini datang dari sejumlah titik. Ada yang dari Canggu sebagai basecamp Badung-Bagus yang merupakan relawan Made Sudiana, ada yang dari Abianbase tempat Sekretariat Partai Demokrat, serta Kantor DPD II Golkar Badung di Penarungan, dan sejumlah titik lainnya.
46
17 - 23 Agustus 2015
Di hadapan para pemangku, bendesa adat, perbekel/lurah, prajuru adat dan dinas, kepala sekolah, BPD dan LPM serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Mengwi, Bupati Gde Agung menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Mengwi yang telah mendukung kebijakan dan program bupati dan Pemkab Badung selama 10 tahun terakhir.
MBP/ist
MBP/ist
TATAP MUKA - Bupati Gde Agung bersama istri menghadiri kegiatan tatap muka dengan warga Kabupaten Badung di Kecamatan Abiansemal yang digelar di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Sedang, Selasa (28/7) malam. Di hadapan para pemangku, bendesa adat, perbekel, LPM, BPD dan prajuru dinas dan adat serta krama Kecamatan Abiansemal, Bupati Gde Agung mengucapkan terima kasih kepada semua elemen masyarakat Badung karena sudah memberikan dukungan terhadap program dan kebijakan yang diambil selama sepuluh tahun dipercaya mengemban amanat masyarakat bumi keris tersebut.
HUT - Mengawali tahun ajaran baru 2015/2016, Yayasan Pendidikan Panca Atma Jaya menyelenggarakan Hari Ulang Tahun ke-6 SMK Kesehatan Panca Atma Jaya. Perayaan tersebut dirangkai dengan kuliah perdana Stikes Panca Atma Jaya yang dibuka mulai tahun ini. Pada tahun ajaran baru ini, Panca Atma Jaya terus meningkatkan mutu program studi agar lulusannya dapat diterima di dunia kerja, di perguruan tinggi hingga membuka peluang usaha. Pada tahun ajaran baru ini, SMK Kesehatan Panca Atma Jaya menerima 45 siswa baru. Begitu juga dengan Stikes Panca Atma Jaya, di awal penerimaan mahasiswa baru telah mendapatkan 67 mahasiswa.
MBP/ist
MBP/ist
SUKSES - SMK PGRI 5 Denpasar tahun ini sukses ganda. Pertama, sukses merekrut 651 siswa baru atau naik 25 persen dari tahun lalu. Mereka mengikuti MOS sejak Senin lalu hingga Kamis (30/7). Ketua Panitia MOS A.A. Gd. Ag. Udayana Putra, S.Pd. mengungkapkan hingga hari kedua MOS, Selasa (28/7), kegiatan MOS diikuti 100 persen siswa baru. MOS mengedepankan suasana kebersamaan, menyenangkan dan berbudaya. Salah satu penguatan materi MOS tahun ini yakni berbasis lingkungan. Siswa baru wajib membawa tanaman hias untuk taman sekolah.
APBD - Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar 2015 dirancang Rp 1,8 triliun lebih. Jumlah ini mengalami peningkatan Rp 79,88 miliar lebih dibandingkan anggaran induk yang hanya Rp 1,72 triliun lebih. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam sidang paripurna dengan agenda penyampaian pidato pengantar Ranperda Perubahan APBD 2015, Rabu (29/7). Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD I Gusti Ngurah Gede didampingi para wakilnya. Wali Kota menjelaskan, sejumlah pos pendapatan daerah juga mengalami peningkatan. 17 - 23 Agustus 2015
47
AKTIVITAS
MBP/ist
RANPERDA - Empat fraksi di DPRD Badung memberikan pandangan umum terkait penjelasan Bupati Badung A.A. Gde Agung mengenai enam ranperda pada rapat paripurna DPRD Badung, Rabu (29/7). Empat fraksi dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Badung I Nyoman Giri Prasta bersama wakilnya I Ketut Suiasa dan I Made Sunarta yang dihadiri langsung Bupati Badung A.A. Gde Agung bersama Wakil Bupati I Made Sudiana, menerima penjelasan Bupati Badung pada rapat 13 Juli lalu.
MBP/ist
MOS - Usai membuka MOS di Lapangan Taman Kota Lumintang, Wali Kota Rai Mantra langsung meninjau pelaksanaan MOS di sekolah-sekolah. Dengan berjalan kaki, Rai Mantra mengawali meninjau pelaksanaan MOS di SMAN 7 Denpasar. Kehadiran Wali Kota Rai Mantra langsung disambut para guru dan Ketua OSIS setempat. Peninjauan Wali Kota Rai Mantra ini adalah untuk memastikan MOS dapat berlangsung dengan baik dan jauh GDUL WLQGDNDQ NHNHUDVDQ \DQJ GDSDW PHQLPEXONDQ PDVDODK ¿VLN dan mentalitas siswa baru.
MBP/ist
MBP/ist
BUDI PEKERTI - Pencanangan Mendikbud untuk menjadikan tahun ajaran baru 2015-2016 sebagai kebangkitan penumbuhan budi pekerti, langsung direspons warga SMK PGRI 3 Denpasar. Makanya pelaksanaan MOS di sekolah ini mulai Senin (27/7) penuh nuansa kebangsaan. Sebelum memasuki lokasi MOS, peserta sejak pagi sudah dibangkitkan rasa nasionalismenya dengan lagu-lagu perjuangan dan ‘’Indonesia Raya’’. MOS lebih semarak karena SMK PGRI 3 Denpasar termasuk SMK swasta terbanyak di Bali yang menerima siswa baru tahun ini.
48
17 - 23 Agustus 2015
LANCAR - MOS di SMA Sarawati (SLUA) 1 Denpasar hingga hari kedua, Selasa (28/7), berjalan lancar. Peserta MOS sebanyak 535 siswa baru mengikuti agenda MOS dengan tertib. Yang membedakan MOS dengan sekolah lain, dijelaskan Ketua MOS,, Budi Santoso didampingi Ketua OSIS SLUA Saraswati Airlangga Kristiawan, yakni peserta MOS diajak memanfaatkan limbah rumah tangga untuk daur ulang. Hasilnya berupa tas dan topi peserta MOS. Sementara tugas-tugas diberikan sesuai dengan visi dan misi sekolah. Di antaranya tentang sejarah SLUA Saraswati, dengan demikian tak ada istilah perpeloncoan.
AKTIVITAS
MBP/ist
BAKSOS - Alumni Angkatan 80 SMAN 2 Denpasar, Jumat (31/7) menggelar bakti sosial (baksos) dengan mengunjungi dan membagibagikan buku pelajaran dan pakaian layak pakai ke sejumlah SD dan SMP di Karangasem. Kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT ke-50 (Emas) SMAN 2 Denpasar ini dilaksanakan sebagai salah satu wujud kepedulian mantan siswa kepada almamater. Panitia Kegiatan Baksos Alumni Angkatan 80 SMAN 2 Denpasar Ir. AAGD Dharmayadnya mengatakan, kegiatan ini pertamakalinya dilaksanakan para alumni Angkatan 80 SMAN 2 Denpasar. Ide bakti sosial ini berawal dari keinginan para alumni 80 membuat reuni yang bermanfaat.
MBP/ist
TINJAU - Di akhir masa kepemimpinannya, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti meninjau langsung program partisipatif di Banjar Mertasari, Desa Pujungan, Pupuan, Rabu (29/7) lalu. Hadir pula anggota DPRD Provinsi Bali Gede Suamba, anggota DPRD Kabupaten Tabanan Gede Purnawan, dan SKPD terkait. Bupati Eka menyatakan apresiasi terhadap warga Desa Pujungan yang mampu menjalankan program partisipatif dengan sangat baik. Menurutnya, program ini merupakan program unggulan karena manfaatnya menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
AKTIVITAS
MBP/ist
MBP/ist
MOS - Setelah meninjau MOS di SMAN 7, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Kadisdikpora IGN Eddy Mulya langsung memantau pelaksanaan hari pertama MOS di SMAN 1 Denpasar. Saat itu MOS yang diikuti 400 siswa baru diisi dengan ceramah narkoba dari pihak kepolisian. Kedatangan orang nomor satu di Denpasar saat MOS di Smansa bukan kali pertama. Bahkan agenda memantau MOS dilakukan setiap tahun di Smansa untuk memastikan bahwa MOS berjalan sesuai rambu-rambu. Wali Kota sempat berdialog, Senin (27/7), dengan para senior pembina MOS beserta panitia MOS dari guru. Nampak dalam foto Kepala SMAN 1 Denpasar Drs. I Nyoman Purnajaya, M.Pd. (kanan)
TERTIB - MOS di SMP PGRI 5 Denpasar berjalan tertib dan berkarakter. Satu hal yang membuat MOS ini berjalan lancar karena dilakoni peserta MOS secara menyenangkan. Mereka menyebut pakedek pakenyung atau menyenangkan dan penuh senyum. Peserta diajak membuat dagelan untuk tertawa bersama, diajak macecimpedan serta diajak menjawab kuis yang jawabannya sangat lucu. ‘’Tak ada intimidasi, apalagi membawa barang yang aneh-aneh bagi siswa baru,’’ tegas Kepala SMP PGRI 5 Denpasar Dr. Drs. I Wayan Wirasa, M.M.
MBP/ist
BEASISWA - Gadis kelahiran 5 Mei 1992 ini bernama Ni Luh Sri Sundari, ia merasa beruntung menjadi salah satu penerima beasiswa Generasi Lestari. Selain memberikan beasiswa pendidikan, living cost, dan biaya wisuda, penerima beasiswa Generasi Lestari juga diberikan bekal soft skill seperti kepemimpinan dan kepribadian. Kemampuan hard skill dan soft skill diperlukan dalam mengembangkan potensi diri agar mampu bersaing dan menjadi yang terbaik. Gadis berzodiak Taurus ini berhasil menyelesaikan kuliahnya tepat waktu selama empat tahun dengan predikat sangat memuaskan.
50
17 - 23 Agustus 2015
MBP/ist
TES - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali sepanjang tahun dikejar masyarakat Bali. Senin (27/7), 367 orang mengikuti tes tulis jalur reguler dan 64 orang jalur konversi. Sebelumnya 329 mahasiswa baru sudah diterima lewat jalur PMDK. Pelaksanaan tes tulis Stikes Bali dipantau Ketua YP3LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka beserta pengurus, Ketua Stikes Bali Drs. I Ketut Widia, BN.Sud., M.M. dan Sekretaris Drs. Wayan Sandiyasa.