Skip to main content

Majalah Balipost Edisi 156 | balipost.com

Page 1

156 |10 - 16 Oktober 2016

Bali Siaga La Nina RP 20.000


DAFTAR ISI OPINI lMenanti Dampak Amnesti Pajak 6 BALI SEPEKAN lPer 30 September Enam Kapal LCT Berhenti Beroperasi 7

LAPORAN UTAMA l Bali Siaga La Nina 8 l Di Selatan Banjir, di Utara Meringis 9 l Bangli Dihantui Badai Gusty 10 l “Nyegara Gunung” Puluhan Desa di Buleleng Rawan Longsor 11 POLITIK lMenyiapkan Jurus Memangkas Perdagangan Hukum 16 lLegislator dan PNS Wajib Mundur 17 KIPRAH REMAJA l Seven Ceblock

Ajegkan Alam Bali Lewat Musik 18

MANCANEGARA l Aksi Nara Tuai Pujian 20 DAERAH l Intensitas Hujan Meninggi

Longsor dan Banjir di Sejumlah Daerah 22

LENSA l Sampah 26

OLAHRAGA l Bermimpi Menjadi Bintang Lagi 27 PENDIDIKAN l Buleleng Angkat

1.000 Guru Kontrak 32

LINGKUNGAN l Tangani Penyerobotan Lahan Tahura

Dishut Bali Tunggu Pusat 36

PARIWISATA l ”Admission Fee” untuk Pelestarian

Budaya Pulau Dewata 38

PROPERTI l Larangan KPR Inden Diharapkan Dihapus 46 TRADISI l Prosesi ”Ngelawang” di Sukawati

Mempertunjukkan Barong Dingkling, Simbol Memohon Kesuburan 48

10 - 16 Oktober 2016

3


DARI PEMBACA

Saran Buat Disbud Badung S

aya baca di koran Bali Post belum lama ini bahwa pemkab Badung akan membangun gedung serba guna atau panggung arena pertunjukkan kesenian semacam Taman Budaya (Art Center) Denpasar. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan pemkab Badung Ida Bagus Anom Basma. Lokasi gedung di bekas kantor Bupati lama yang bersebelahan dengan kantor bupati di Sempidi sekarang. Nanti akan dibangun beberapa sarana seperti panggung terbuka dan tertutup, gedung untuk rapat-rapat dan lokasi parkir. Tidak disebutkan akan dibangun gedung untuk pameran hasil karya seni seperti lukisan dan patung. Perlu diketahui di Badung cukup banyak seniman lukis dan patung ada, yang alumnus ISI Denpasar dan Yogyakarta serta yang otodidak. Sejumlah gedung yang sudah ada seperti wantilan dan gedung tertutup berlantai dua. Menurut informasi gedung yang cukup luas ini akan dibongkar. Waduh kasihan, gedung masih kuat. Sebaiknya gedung tertutup dan watilan ini jangan dibongkar, cuma ruangan-ruangan didalamnya perlu direnovasi, beberapa sekat-sekat tembok dihilangkan agar ruangan menjadi luas. Gedung tersebut dijadikan tempat memajang atau memamerkan lukisan dan patung. Sebagian juga bisa dimanfaatkan untuk pertemuan atau rapat-rapat bagi para seniman atau budayawan. Walaupun nantinya gedung yang sudah ada itu dibongkar dan di bangun baru untuk pameran saya minta para arsitek perlu tahu bagaimana buat gedung yang benar untuk pameran, dimana letak jendela, cara pasang lampu sorot, maksudnya agar barang seninya yang disorot dan bukan pengunjung yang disorot oleh lampu. Maaf, para arsitek perlu juga berkunjung ke galeri-galeri seni atau museum yang ada di Bali atau diluar Bali sebelum membangun gedung. Jangan lupa juga perlu ada warung penjual makanan dan minuman, agar pengunjung tidak jauh berbelanja. Wayan Beratha Yasa Kapal-Badung

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

10 - 16 Oktober 2016

4


Bali Menunggu Pemimpin Aspiratif PILKADA mulai bergulir. Di Bali, Pilkada bergulir di Kabupaten Buleleng. Selanjutnya tahun 2018, Pilkada akan digelar di Klungkung dan di Provinsi Bali. Tahapan politik ini tentu akan berlanjut pada pilihan politik yang didasari harapan publik terhadap pengelolaan kekuasaan. Setidaknya, publik berharap pengelolaan kekuasaan politik hendaknya bermuara kepada kepentingan publik. Namun, seringkali pengelolaan kekuasaan menyimpang dan menimbulkan reaksi publik. Kekuasaan terkadang dimaknai sebagai hak mengelola Bali, bukan dimaknai sebagai mandat untuk mengabdi dan mendedikasikan diri kepada masyarakat yang dipimpinnya. Menyikapi seringnya terjadi penyimpangan dan perubahan karakter pemimpin dalam pengelolaan kekuasan, Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat terkait dengan harapan publik kepada para pemimpin Bali ke depan. Setidaknya, harapan ini disampaikan kepada partai politik dan calon pemimpin Bali mendatang. Berdasarkan tabulasi atas hasil jajak yang dilakukan dengan mengajukan kuisioner dan wawancara di seluruh Bali, dari sejumlah opsi yang diajukan ternyata dominan responden meminta pemimpin Bali mendatang--baik di tingkat kabupaten dan provinsi--mengambil langkah strategis dan upaya-upaya yang terukur dalam menyelamatkan alam, manusia dan budaya Bali. Pemimpin Bali harus aspiratif dalam mengelola kepentingan pengawalan budaya, tanah dan manusia Bali. Pemimpin Bali jangan menjadi agen investor dan mengabaikan suara publik. Ada 78,23 persen responden yang berharap Pilkada di Bali benarbenar dikelola dengan pendekatan politik yang beretika. Harapan ini tentu harus diawali dengan adanya pilihan figur yang layak bagi Bali. Parpol dan konstituen politik jangan sampai memaksakan figur calon pemimpin untuk dipilih rakyat Bali. Responden mengaku menaruh aspirasi yang tinggi terhadap gerakan penolakan terhadap reklamasi Teluk Benoa. Dengan logika ini, maka calon pemimpin Bali juga harus tegas dalam pilihan sikap dalam hal ini. Figur yang siap menjadi pengawal perjuangan masyarakat Bali diyakini memiliki peluang besar untuk dipilih publik. Selebihnya, 19,27 persen responden berharap pemimpin Bali ke depan segera melakukan terobosan untuk membangun daya saing SDM krama Bali. Responden berpandangan daya saing krama Bali akan menentukan nasib Bali ke depan. Jika nantinya SDM

Bali tergilas pada era kesejagatan maka kekuatan dan daya dukung untuk menyelamatkan alam, budaya dan tradisi menjadi lemah. Daya saing yang lemah berpotensi menjadi ancaman bagi Bali. Selain pilihan sikap itu, responden mengingatkan pemimpin Bali ke depan agar lebih konsen dalam membangun ketahanan ekonomi krama Bali. Caranya, pemimpin Bali ke depan harus memberikan ruang kepada pemodal lokal untuk merebut peluang usaha yang ada di Bali. Penguatan regulasi harus dilakukan oleh politisi dan birokrat di Bali. Sementara itu, 2,50 persen responden tidak menyampaikan sikap jelas soal karakter pemimpin Bali ke depan. Mereka bahkan mengaku sudah tak tertarik dengan kegiatan politik. Konflik dan banyak janji-janji yang menyertai kegiatan politik membuat mereka tak tertarik dengan dunia politik. Mereka hanya berharap pesta politik atau pilkada tak membuat gangguan stabilitas di Bali. l Dira Arsana

10 - 16 Oktober 2016

5

5


opini

Menanti Dampak Amnesti Pajak

B

ank Dunia memproyeksi Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia hanya tumbuh 5,1% th 2016 dan 5,3% th 2017. Proyeksi ini lebih rendah 0,2% dari analisis sebelumnya, karena mengkhawatirkan kemampuan pemerintah merealisasikan belanja th 2016. Untuk mempercepat pertumbuhan, Indonesia harus mengendalikan peluang ruang fiscal dalam jangka pendek, sambil melanjutkan reformasi birokrasi untuk memperluas ruang usaha dan menurunkan biaya berusaha dalam jangka menengah. Langkah “mengejutkan� kemudian memang harus diambil oleh pemerintah pusat, yakni pemangkasan anggaran 2016, termasuk transfer daerah dalam bentuk Dana Alokasi Umum (DAU) dan amnesti pajak yang diproyeksi penerimaannya mencapai Rp 165 triliun. Penundaan DAU dilakukan dengan alasan bahwa hingga 30 April 2016 masih ada simpanan dana pemerintah daerah di perbankan sebesar Rp 238,8 triliun. Sedangkan amnesti pajak dilakukan dengan alasan untuk merangsang dana-dana warga Negara Indonesia yang parkir di luar negeri, agar kembali masuk kedalam negari. Angka simpanan dana daerah di perbankan menurut catatan Kementerian Kuangan awal tahun 2016, mengalami peningkatan Rp 16,3 triliun dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya yang hanya Rp 212,5 triliun. Padahal pemerintah daerah diharapkan bisa membelanjakan dananya secara maksmial untuk kegiatan produktif demi mendukung pertumbuhan ekonomi secara nasional. Sebagaimana dimaklumi, belanja pemerintah termasuk pemerintah daerah selalu menjadi perangsang pertumbuhan ekonomi, terutama di awal tahun. Kemajuan ekonomi Bali yang dalam lima tahun terakhir selalu satu persen ada di atas rata-rata nasional, hendaknya tidak membuat kita lengah. Semua tahu bahwa penunjang utama ekonomi Bali adalah pariwisata. Sementara pariwisata, belakangan ini mengalami perubahan struktur pengunjung. Wisatawan Cina, kini membanjiri objek-objek wisata Bali yang jumlahnya untuk bulan-bulan tertentu bisa mengalahkan wisatawan Australia yang sebelumnya selalu menjadi penyumbang wisatawan terbanyak. Kondisi ini memang merupakan peluang, karena pertumbuhan ekonomi Cina

6

Oleh I Wayan Ramantha

memang masih cukup tinggi dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia. Tapi di lain sisi, dari survei yang pernah dilakukan menyimpulkan bahwa rata-rata pengeluaran (spending) wisatawan Cina relatif lebih kecil dibandingkan dengan wisatawan yang berasal dari negara lain, apalagi kalau dibandingkan dengan wisatawan yang datang dari Eropa dan Amerika. Data Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (ASITA) Bali menunjukkan rata-rata lama kunjungan wisatawan Tiongkok hanya lima hari empat malam dengan pengeluaran perorang hanya Rp 5,3 juta selama lima hari termasuk biaya menginap dan kebutuhan wisata lainnya. Sedangkan wisatawan Eropa biasanya rata-rata pengeluarannya selama lima hari ada pada kisaran Rp 10 juta atau biaya perhari mencapai Rp 2 juta. Apalagi rata-rata lama tingggal wisatawan Eropa mencapai dua minggu. Perubahan itu tentu sangat besar pengaruhnya terhadap perekonomian Bali. Dampak Amnesti Pajak Amnesti Pajak yang dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Undang-Undang Pengampunan Pajak No. 11 Tahun 2016 di samping mengharapkan ada tambahan pemasukan ke kas Negara berkisar Rp 165 triliun, juga dimaksudkan untuk dapat merangsang dana-dana masyarakat atau dunia usaha yang selama ini tersimpan di luar negeri untuk kembali diinvestasikan di Indonesia. Program pengampunan pajak juga memberikan kesempatan kepada wajib pajak pribadi untuk melaporkan kekayaannya yang diperoleh melalui penghasilan kena pajak yang sebelumnya tidak dilaporkan. Setidaknya ada tiga dampak yang mungkin akan berpengaruh terhadap perekonomian daerah, baik provinsi maupun kabupaten/ kota akibat berlakunya Undang-Undang ini. Pertama, pengampunan pajak untuk orang pribadi memberikan kesempatan kepada orang-orang pribadi yang belum melaporkan kekayaannya dalam bentuk kendaraan untuk dibaliknamakan. Regulasi ini tentu akan berpengaruh terhadap penerimaan asli daerah provinsi yang dominan berasal dari pajak dan bea balik nama kendaraan.

Kedua, bagi kabupaten/kota, regulasi baru ini akan berdampak terhadap penerimaan pajak penghasilan dari perolehan tanah dan bangunan (PPh-TB). PPh-TB yang dasar hukumnya UU No.20 Tahun 2000 yang merupakan revisi dari UU No.21 Tahun 1997 adalah pajak yang dikenakan atas sebuah peristiwa hukum berupa perolehan hak atas tanah dan bangunan ini yang kewenangannya diserahkan kepada daerah kabupaten/kota. Berlakunya UU pengampunan pajak akan berdampak terhadap penghasilan kabupaten/kota yang berasal dari PPh-TB. Ketiga, bagi Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) secara keseluruhan, kebijakan pengampunan pajak ini diharapkan juga akan berdampak positif. Sebagaimana disadari, di samping sebagai daerah tujuan wisata nasional dan internasional, Bali juga merupakan daerah tujuan investasi, baik penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA). Kembalinya danadana masyarakat Indonesia yang semula diinvestasikan di luar negeri, dalam jangka menengah diharapkan akan diinvestasikan di sektor riil yang sangat berkembang di daerah ini. Selain meningkatkan pertumbuhan ekonomi, masuknya investasi ke Bali tentu juga akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan mengentaskan kemiskinan yang selama ini selalu menjadi tantangan pembangunan. Masuknya investasi baru dalam jumlah yang signifikan juga akan berdampak pada pemerataan ekonomi secara geografis. Mengingat selama ini keseimbangan pembangunan ekonomi antara selatan dan utara selalu mengalami kendala. Pembangunan infrastruktur ke Bali utara yang telah lama dirancang, seperti pembangunan bandara double run way, jalan tol, dan infrastruktur penunjang lainnya selalu terkendala investasi, sementara dana APBN dan APBD belum dapat menjangkau proyekproyek strategis tersebut. Dana asingpun telah lama dijajagi, mulai dari India, Prancis, Kanada dan China, namun satupun belum ada memberikan tanda-tanda realisasi. Investasi swasta dalam negeri pasca amnesti pajak, nampaknya layak diharapkan untuk dapat mengatasi tantangan ini. Penulis Guru Besar FEB Unud

10 - 16 Oktober 2016

6


BALI SEPEKAN

Per 30 September

Enam Kapal LCT Berhenti Beroperasi KAPAL jenis Landing Craft Tank (LCT) atau kapal barang, mulai berhenti beroperasi di Selat Bali sejak Jumat (23/9) lalu. Namun, tindakan ini baru uji coba atau simulasi, sedangkan penghentian

Tunggu MoU

secara resmi per Jumat (30/9). Sejatinya upaya ini sudah dilakukan sejak tahun lalu, namun gagal karena protes dari sejumlah sopir di Banyuwangi. Alhasil terjadi kemacetan yang cukup panjang pada kendaraan barang. Dari informasi, simulasi akan berlangsung selama sepekan. Simulasi ini juga untuk melihat kondisi sebelum benar-benar berhenti beroperasi. Pemberlakuan ini berdasarkan Surat Direktur Jendral Perhubungan Darat nomor AP.003 /2/17/2015 tanggal 28 Desember 2015 terkait dispensasi pemberlakuan larangan oprasional kapal tipe LCT di lintas Ketapang Gilimanuk.

MBP/olo

Pengiriman Sampah ke TPA Regional

KEINGINAN Pemkab Klungkung untuk mengirim sampah ke TPA Regional Bangli yang berlokasi di jalur menuju Desa Landih direspons positif Pemkab Bangli. Hanya saja realisasinya sampai saat ini belum jelas lantaran masih menunggu draft MoU dari Pemprov Bali. Sekdis Tata Kota Bangli I.B. Oka Sobya, Senin (26/9) menjelaskan, keinginan Pemkab Klungkung untuk mengirim sampah yang dihasilkan masyarakat di tiga kecamatan yakni Dawan, Banjarangkan, dan Klungkung ke TPA Regional Bangli sudah langsung disampaikan ke Pemkab Bangli.

Kedua belah pihak menyambutnya dengan positif. Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Bangli pun telah merancang draft MoU dan itu sudah rampung. Namun, karena kerja sama tersebut melibatkan dua kabupaten, maka itu juga difasilitasi oleh Pemprov Bali dengan turut membuatkan draft MoU. ‘’Bangli dan Klungkung sebenarnya sudah sepakat. Tetapi provinsi lagi membuatkan draft MoU. Ini yang belum rampung. Jadinya kami belum mengetahui kapan kerja sama itu bisa jalan. Kami masih menunggu itu (draft MoU-red) saja,’’ jelasnya. l Sosiawan

Dispensasi operasional LCT diberikan hingga 30 September 2016 ini. Dalam simulasi ini, untuk menggantikan operasional LCT, sembilan KMP melayani pelabuhan LCM. Plh. Supervisi ASDP Gilimanuk Susmadi mengatakan kapal KMP yang bersandar itu diberikan waktu bongkar muat hingga 35 menit di dermaga LCM. Simulasi ini dilakukan untuk antisipasi serta melihat situasi kondisi penyeberangan khususnya kendaraan barang. Ketika dalam simulasi muncul antrean panjang, maka LCT akan dioperasikan. l Surya Darma

Jalan Jebol, Warga Resah SEJUMLAH ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup banyak ditemui di seputaran kawasan Bukit Jati, Kelurahan Samplangan. Bahkan salah satu ruas jalan mengalami jebol sehingga hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua. Terkait kondisi ini, warga pun mendesak pemerintah segera melakukan perbaikan. Berdasarkan pantauan, Minggu (25/9) kerusakan jalan terjadi di sejumlah titik di Kelurahan Samplangan. Kerusakan mulai ringan hingga rusak berat. Ironisnya, di salah satu titik dekat jurang setengah badan jalan mengalami jebol. ‘’Kerusakan ini saya kira sudah cukup lama. Namun sampai sekarang belum ada perbaikan,’’ ucap Wayan Sunarka, seorang warga Kelurahan Samplangan. Akibat kerusakan itu, ruas jalan ini hanya cukup untuk dilintasi kendaraan roda dua. Warga yang melintas pun harus waspada, sebab jalan yang berkerikil ini sangat licin. l Manik Astajaya 10 - 16 Oktober 2016

7

7


LAPORAN UTAMA

Bali Siaga La Nina

F

enomena La Nina kini dampaknya mulai dirasakan Bali. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, musim hujan di Bali diprediksi mulai bulan September hingga Desember. Sementara puncak hujan di Bali diprediksi pada bulan Desember hingga Februari 2017 mendatang. Oleh karena itu, BMKG wilayah III Denpasar memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada dan mengantisipasi kondisi bencana yang terjadi pada musim penghujan. “Awal musim penghujan tahun 2016/2017 di Bali, kami prediksi dipengaruhi oleh suatu kondisi La Nina yang dapat menyebabkan meningkatnya curah hujan. Dengan meningkatnya curah hujan maka akan timbul persoalan-persoalan di antaranya bencana alam yang berkaitan dengan hidrologi, seperti banjir dan longsor. Oleh karena itu, kami BMKG selalu mempersiapkan informasi cuaca tersebut kepada masyarakat luas. Semakin banyak diketahui oleh masyarakat maka masyarakat akan bisa menentukan atau mengantisipasi kondisi bencana yang terjadi dan dapat meminimalisir akibat dari bencana tersebut,” ungkap Kepala BMKG Wilayah III Denpasar, I Wayan Suardana. Kepala Stasiun Klimatologi Negara, Nuga Putrantijo menjelaskan, awal musim hujan di Bali mengalami fluktuasi. Hal ini disebabkan oleh adanya dampak La Nina yang mempengaruhi musim kemarau (kemarau basah) sehingga intensitas curah hujan meningkat. Kondisi ini membawa dampak terjadinya bencana alam seperti longsor dan banjir di sejumlah wilayah di Bali. Apa yang disampaikan pihak BMKG telah menjadi kenyataan. Di beberapa titik di Badung dan Denpasar, banyak pohon tumbang dan tanah longsor akibat guyuran hujan. Pohon kepuh di areal setra (kuburan) Desa Adat Sesetan, Denpasar Selatan, Minggu (25/9) tumbang dan menimpa gudang rongsokan milik Ansori. Akibatnya, Judin (35) asal Jember, Ningsih (30) dan Romlan (50) terjepit pohon dan bangunan gudang semipermanen. Sedangkan anak Jurdin dan Ningsih, Iqbal

8

MBP/edi

Senderan Sungai (Tukad) Tagtag yang berada di sebelah timur SD Negeri 22 Dauh Puri ambrol, Senin (26/9). Akibat bencana ini, tembok SD 22 Dauh Puri dan satu palinggih di sekolah tersebut rusak parah.

(3), meninggal di TKP. Pohon tumbang juga terjadi di Jalan Hayam Wuruk. Sementara senderan Sungai (Tukad) Tagtag yang berada di sebelah timur SD Negeri 22 Dauh Puri ambrol, Senin (26/9). Akibat bencana ini, tembok SD 22 Dauh Puri dan satu palinggih di sekolah tersebut rusak parah. Tak hanya itu, jembatan penghubung antara Pura Segara dan Pura Masuka yang berlokasi di Pantai Melasti, Desa Adat Ungasan, Kuta Selatan, mengalami kerusakan parah. Kondisi ini terjadi akibat derasnya hujan yang terjadi sejak Minggu (25/9). Selain merusak jembatan penghubung, volume air hujan yang cukup besar itu juga menggerus jalan di sejumlah titik di sekitarnya. Akibatnya, akses warga dari tiga banjar yang biasa dipakai ke pantai atau ke Pura Segara pun terputus. Bendesa Adat Ungasan, Ketut Marcin mengatakan, kondisi ini diakibatkan terlalu tingginya volume air hujan. Selain itu, sejumlah titik di wilayah Kuta Selatan (Kutsel) juga terendam banjir. Terparah terjadi di Jalan Siligita Selatan dan Perumahan Grya Anugrah Lingkungan Menesa Kampial, Kuta Selatan. Salah seorang warga I Made Suardana yang bertempat tinggal di Jalan Siligita Selatan No. 6 mengatakan, akibat

musibah itu, mobil Toyota Avanza dan Suzuki Swift miliknya terseret beberapa meter ke pojok rumah. Selain itu, enam sepeda motor juga ikut hanyut. Perumahan yang bertipe terasering tersebut digenangi air setinggi 3 meter pada bagian belakang dan 1,5 meter di bagian depan. Di Perumahan Griya Anugrah, lingkungan Menesa Kampial, tiga kendaraan roda empat juga terjerumus ke dalam sungai sedalam kurang lebih 3 meter. Di mana dua kendaraan terseret sejauh 200 meter jenis Suzuki APV silver milik Nengah Runtun dan Toyota Avanza silver milik Ketut Juliarta, serta satu Toyota Avanza warna hitam milik Wayan Arnita terperosok di dekat bangunan garasi yang ambrol. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung I Nyoman Wijaya menyatakan, pihaknya beserta staf dalam posisi siaga menghadapi bencana yang kemungkinan bisa terjadi kapan pun. Namun yang terpenting, kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan. Pihaknya selalu berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk terus mendapatkan informasi perkembangan cuaca dari BBMKG Wilayah III Denpasar. l Winata/Yudi Karmaedi/Parwata

10 - 16 Oktober 2016

8


Di Selatan Banjir, di Utara Meringis DALAM satu bulan belakangan ini, dampak La Nina juga dirasakan Karangasem. Hujan menerjang, padahal baru sasih katiga menuju kapat (berdasarkan penanggalan Bali). Kedua sasih itu di Bali dikenal dengan musim panas, bahkan puncak musim panas. Namun terjadi anomali cuaca. Pada sasih yang seharusnya musim panas, tiba-tiba hujan turun dengan lebatnya. Namun itu hanya di bagian selatan Karangasem. Hujan yang menerjang, terkadang dibarengi angin kencang. Akibatnya, terjadi banjir dan sempat banjir setinggi sampai 0,5 meter menggenang di bagian wilayah yang rendah, seperti di Labuan, Kecamatan Manggis. Akibat hujan deras yang turun tiba-tiba, sejumlah lokasi terjadi longsor, palinggih ditimpa pohon tumbang. Semua itu terjadi hanya

di wilayah selatan Karangasem dan terparah di wilayah Manggis. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem Ida Ketut Arimbawa mengatakan, pihaknya belum menghitung kerugian akibat bencana alam dampak dari La Nina itu. Saat di wiayah selatan Karangasem terjadi hujan lebat, di wilayah utara Karangasem terjadi hal sebaliknya, tak ada hujan. Seperti di Pidpid dan Nawakerti, Kecamatan Abang, hanya terjadi gerimis,. ‘’Hanya gerimis,’’ ujar seorang warga Nawakerti, Wayan Wartawan. Hujan di wilayah Karangasem hanya sampai di wilayah Desa Ababi, ke selatan. Sementara ke utara, tetap kering kerontang. Wilayah itu tandus. Bahkan, sudah sejak beberapa bulan lalu tak pernah turun hujan. Warga yang tinggal di

MBP/bud

Gladi dan simulasi pengurangan risiko erupsi Gunung Agung, BPBD Karangasem bekerja sama dengan pihak lain juga menerjunkan helikopter Basarnas untuk simulasi kesiapsiagaan bencana.

perbukitan yang sebelumnya rutin mengalami krisis air bersih, bulan ini sudah mulai menjerit. Mereka meringis, karena mulai harus bekerja keras mencari air bersih yang jauh ke sumbernya, atau kalau memiliki uang mesti membeli air bersih. Seperti di perbukitan Desa Datah, di Banjar Juwuk, Kalangsari, Bidong dan Kedampal, warga terutama ibu-ibu mesti mencari air bersih ke sumur yang kian mengering di sumur Juwuk dan Kalangsari. Ketut Rasta, tokoh warga Desa Pakraman Pemuteran, Rendang mengatakan, warganya sudah mulai membeli air bersih. ‘’Satu tangki air bersih di desa kami dibeli Rp 250 ribu,’’ ujar Rasta. Hal serupa disampaikan Wayan Landuh, warga dari perbukitan Desa Munti Gunung, Kubu. Warga membei air hujan Rp 400 ribu untuk satu jeding (bak penampung air hujan). Kepala BPBD Karangasem, Arimbawa mengatakan, pihaknya memang sudah memetakan daerah rawan bencana di Karangasem. Di bagian utara seperti beberapa desa di Kecamatan Abang dan Kubu, rawan bencana kekeringan. Demikian juga di lokasi di pegunungan yang jauh dari sumber mata air di bagian barat Karangasem seperti di Pemuteran, di beberapa banjar di Desa Sebudi, tergolong rawan krisis air bersih pada musim kemarau panjang. Pada musim hujan, wilayah rawan tanah longsor potensinya paling rawan terjadi di perbukitan Segeha, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem. Karena itu, dengan bantuan pusat, di Segeha tahun lalu sudah dipasang satu alat peringatan dini pergerakan tanah. Ketika curah hujan melebihi ambang batas, sirene alat itu bakal berbunyi. Pemantauan dari alat pengukur curah hujan itu dipancarkan ke satelit, sehingga langsung bisa dimonitor dari komputer di kantor BPBD. Wilayah rawan ongsor lainnya juga dipetakan ada di wilayah desa-desa di Kecamatan Sidemen yang ada perbukitan dan berjurang. Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Desa Muncan dan Selat. ‘’Kami sudah mendeklarasikan desa siaga atau tanggap bencana, seperti Desa Sengkidu, Kecamatan Manggis. Timnya juga sudah pernah kita latih dan beberapa kali di desa lainnya digelar simulasi penanggulangan bencana,’’ tandasnya. l Budana 10 - 16 Oktober 2016

9

9


LAPORAN UTAMA

Bangli Dihantui Badai Gusty

C

urah hujan yang mengguyur Kabupaten Bangli sejak pertengahan September berada di atas normal. Kondisi tersebut tak hanya mengganggu aktivitas warga. Tetapi juga berpoetnsi mengundang sejumlah bancana, mulai dari longsor, pohon tumbang, puting beliung hingga badai gusty. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli I Wayan Karmawan menjelaskan, berdasarkan hasil perhitungan statistik dan analisa kondisi fisis serta dinamis atmosfer yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, intensitas hujan pada pertengahan September hingga awal Oktober berada di atas normal, yakni 151 sampai 200 mm per jam. Kondisi demikian memicu bumi Bhukti Mukti Bhakti terkepung sejumlah bencana. Selama ini, bencana yang rutin terjadi yakni longsor dan pohon tumbang. Untuk di Kecamatan Kintamani, biasanya terjadi di jalur Kintamani-Singaraja, Suter-Besakih, dan Bayung Gede-Belancan. Kecamatan Tembuku berada di jalur Bangli- Nongan, Karangasem. Sementara untuk di Kecamatan Susut, berada di jalur Desa Demulih, Desa Susut. “Kalau di Kecamatan Bangli kemungkinan hanya pohon tumbang. Daerahnya cukup datar,” ujarnya. Selain jalur umum, tanah longsor juga berpotensi terjadi di objek wisata air terjun. Sebab, secara umum lokasinya berada dibawah tebing. Selain longsor dan pohon tumbang, badai gusty juga berpotensi terjadi. Pada Februari 2015 Itu, pernah mengamuk di 25 titik yang tersebar di seluruh kecamatan. Sejumlah bangunan hancur tertimpa pohon. Beberapa juga ada yang porak-poranda akibat terjangan angin yang cukup kuat. Kerugian yang ditimbulkan mencapai ratusan juta rupiah. “Badai ini (gusty-red) berupa angin kencang yang berhembus tiba-tiba. Tidak hanya menerjang satu lokasi, tetapi terus berjalan,” terangnya. Sementara untuk puting beliung, pada September ini sempat menerjang Bangunan Pura Puseh Desa Pakraman Selat, Kecamatan Susut. Sedikitnya ada empat bangunan

10

MBP/sos

Bangunan di Pura Puseh Desa Pakraman Selat, Susut yang rusak diterjang puting beliung, belum lama ini.

yang mengalami kerusakan. Kerugian yang ditimbulkan mencapai ratusan juta rupiah. Berdasarkan perhitungannya, sejak Januari tahun September ini, kerugian yang ditimbulkan dari seluruh bencana itu telah mencapai Rp 1,2 miliar. Guna menghindari adanya korban jiwa. Mantan Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Bangli ini mengaku sudah gencar melakukan sosialisasi kebencanaan ke masyarakat, di samping melakukan pemasangan rambu peringatan di sejumah lokasi. “Koordinasi dengan instansi terkait juga sudah kami lakukan. Kami minta untuk waspada,” pintanya. Selain Bangli, sejumlah bencana itu juga berpotensi terjadi di Kabupaten Gianyar. Berdasarkan pemetaan, longsor terjadi di wilayah Gianyar bagian utara, yakni Kecamatan Tegalalang, Payangan dan Tampaksiring. “Pemetaan itu dilihat dari kondisi geografisnya yang berbukit, banyak tebing,” sebut Kepala BPBD Gianyar A.A. Oka Digjaya. Guna meminimalisir kekhawatiran warga, dia juga mengaku sudah memasang

rambu peringatan dan jalur evakuasi kebencanaan. Selain longsor, banjir juga berpotensi terjadi. Lokasinya yang rawan sebagian besar di kawasan datar, seperti seputaran kota hingga Blahbatuh. Sementara untuk pohon tumbang, puting beliung dan badai gusty, berpotensi terjadi di seluruh daerah. “Untuk mengantisipasi pohon tumbang, pemangkasan sudah dilakukan. Itu tersebar di seluruh wilayah. Kalau untuk antisipasi banjir, sudah ada pemeliharaan saluran drainase,” paparnya. Disinggung pengaruh musim hujan terhadap gelombang laut, Digjaya mengatakan, berdasarkan prakiraan BMKG Wilayah III Denpasar, dinyatakan masih dalam kondisi normal. Biasanya, gelombang besar terjadi kisaran Juni sampai awal Agustus. Meskipun demikian, masyarakat diharapkan tetap waspada saat beraktivitas. “Memang gelombang tinggi diperkirkan tidak terjadi, tetapi sikap waspada harus tetap ada. Terkait kebencanaan, sudah terus kami sosialisasikan ke masyarakat,” pungkasnya. l Sosiawan

10 - 16 Oktober 2016

10


“Nyegara Gunung”

Puluhan Desa di Buleleng Rawan Longsor TOFOGRAFI wilayah Kabupaten Buleleng berbatasan dengan laut dan perbukitan (Nyegara Gunung-red) membuatnya menjadi daerah rawan terjadi bencana alam. Bahkan, hujan yang mulai turun beberapa hari terakhir ini sudah mulai memunculkan bencana tanah longsor. Selain itu, bencana ombak pasang, banjir, dan angin puting beliung juga patut diwaspadai akan melanda daerah ini. Menyusul situasi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng mengambil ancang-ancang untuk melakukan langkah tanggap terhadap bencana alam. Salah satunya, melakukan identifikasi terhadap desa-desa di Buleleng yang masuk dalam daerah rawan bencana. Dari identifikasi itu, ada puluhan desa di Bali Utara masuk kategori rawan terjadi bencana tanah longsor. Secara umum wilayah di sembilan kecamatan memiliki potensi akan mengalami bencana tanah longsor. Dari semua wilayah itu, desa-desa di Kecamatan Kubutambahan, Sukasada, dan Kecamaan Banjar menjadi wilayah yang rawan akan terjadi bencana tanah longsor. Tercatat 76 desa di tiga wilayah yang masuk

dalam zona merah bencana tanah longsor pada musim hujan tahun ini. Identifikasi yang dilakukan ini mengacu pada pengalaman musim penghujan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, pertimbangan mengacu pada pengalaman kejadian bencana tanah longsor yang terjadi di Bali Utara sekitar lima tahun. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng Made Subur didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Nyoman Suaprma mengatakan, pemerintah daerah sudah menyebarkan informasi peta desa-desa rawan bencana tanah longsor itu kepada pemerintah di tingkat kecamatan dan kepada desa-desa. Penyebaran informasi seperti ini untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan warga masyarakat menghadapi musim penghujan yang mulai turun sejak beberapa hari terakhir. Apalagi, kondisi di desa-desa tertentu dengan tingkat kemiringan di atas 30 persen, ketika mulai diguyur hujan di awal musim sangat berpotensi akan terjadi bencana tanah longsor. Hal ini karena tanah-tanah yang musim kemarau ini mengalami keretakan.

MBP/mud

Memasuki musim hujan, BPD Buleleng mulai mengambil langkah antisipasi dengan menyebarkan peta desa rawan bencana dan pemasangan rambu rawan tanah longsor.

Jika situasi tanah seperti ini mulai diguuyur hujan deras, dampaknya tanah longsor tidak bisa dihindari. “Hasil identifikasi desa rawan bencana yang sudah diakomodir dalam sebuah peta rawan bencana, sudah kami sebar. Sosialsiasi membangun kewaspadaan dan kesiapsiagaan warga untuk menghadapi musim penghujan tahun ini,” katanya. Selain menyebar peta desa rawan bencana tanah longsor, BPBD juga memasang rambu rawan tanah longsor di sejumlah lokasi di Buleleng. Rambu rawan bencana tanah longsor ini terdapat di Jalan SeriritDenpasar wilayah Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar. Rambu ini dipasang tahun 2013 lalu. Tahun 2014 lalu BPBD juga memasang rambu yang sama di jalan Singaraja-Denpasar wilayah Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada. Tahun ini rambu rawan bencana tanah longsor kembali dipasang di Jalan Singaraja-Denpasar wilayah Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan. Sedangkan di Jalan Seririt-Jembrana wilayah Desa Tista, Kecamatan Busungbiu rencananya rambu rawan bencana tanah longsor baru dipasang tahun 2016 mendatang. “Kami harapkan ketika hujan deras warga di desa-desa yang rawan terjadi tanah longsor harus melakukan langkah mencari tempat yang lebih aman untuk menghindari terjadinya korban ketika bencana melanda,” jelasnya. Bupati Putu Agus Suradnyana belum puas dengan langkah BPBD yang telah memetakan daerah rawan bencana. Pihaknya meminta agar upaya lain dilakukan dengan merubah paradigma dengan mengedepankan langkah pencegahan (preventif). Upaya ini bisa dilakukan dengan meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan jajaran SKPD terkait. “Saya minta tidak cukup memetakan dan sosialsiasi. Tapi, bagaimana SKPD terkait seperti Dinas Perkebunan dan Kehutanan melakukan penghinjauan, membersihkan aliran sungai. Tentu dengan PU (Dinas Pekerjaan Umum) dan DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan) sehingga langkah ini akan jauh lebih epektif dalam upaya mencegah bencana di daerah kita,” katanya. l Mudiarta 10 - 16 Oktober 2016

11


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

WIRA BHAKTI - Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stispol) Wira Bhakti Denpasar menyelenggarakan yudisium XXVII, Jumat (23/9). Stispol Wira Bhakti Denpasar melepas 108 calon wisudawan dari Prodi Ilmu Administrasi Bisnis sebanyak 6 mahasiswa dan Prodi Ilmu Administrasi Negara sebanyak 108 mahasiswa.

STIKOM BALI - Wisuda XVIII Stikom Bali di Nusa Dua, Rabu (21/9), menjadi istimewa bagi Agus Hermawan. Betapa tidak, pria kelahiran Mojokerto ini menyabet dua penghargaan sekaligus, yakni skripsi terbaik dan wisudawan terbaik. Sementara, Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan melaporkan, kali ini Stikom Bali mewisuda 284 orang. Rinciannya, 273 orang S-1 dan 11 orang D-3.

PEMKAB TABANAN - Pemkab Tabanan terus mendukung kelanjutan proses pembangunan di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta Taman Sari, Gunung Salak, Bogor. Hal ini disampaikan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat melakukan persembahyangan bersama Ketua DPRD I Ketut Suryadi, seluruh anggota DPRD dan jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Kamis (22/9). MBP/ist

FH UNR - Senat baru Fakultas Hukum (FH) Universitas Ngurah Rai (UNR), Kamis (22/9) dilantik oleh Dekan FH I Dewa Ayu Yus Andayani, S.H., M.H. di ruangan rapat kampus setempat. Terpilih sebagai Ketua Senat FH adalah Made Susila. Mereka langsung mengikrarkan janji dan memaparkan program yang akan dijalankan selama dua tahun ke depan. MBP/ist

12

10 - 16 Oktober 2016


DKP DENPASAR Sidang yustisia masalah kebersihan yang digelar di Balai Banjar Celagi Gendong, Pemecutan, Kamis (22/9), menghadirkan sedikitnya 25 orang pelanggar. Mereka terjaring Satgas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) serta juru pemantau lingkungan Kota Denpasar.

MBP/ist

MBP/ist

MBP/ist

JOB MATCING - Pelaksanaan job matching (pemasaran tamatan) SMK se–Provinsi Bali tahun 2016 di SMK Negeri 1 Denpasar berlangsung lancar. Job matching itu berlangsung mulai Rabu (21/9) hingga Kamis (22/9). Namun, panitia masih membuka kesempatan lebih luas kepada lulusan SMK untuk bisa direkrut oleh dunia usaha dan dunia industri.

BUPATI BADUNG - Penandatanganan berita acara serah terima personel, sarana-prasarana, pendanaan dan dokumen P3D sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata disaksikan Kajari Denpasar kepada Gubernur Bali dengan disaksikan oleh Kajati Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa (27/9).

MBP/ist

UNWAR - Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar terus melakukan penguatan iklim akademik di kampus. Rabu (28/9), Unwar mendatangkan staf khusus Presiden RI Dr. A.A. GN Ari Dwipayana. A.A. GN Ari Dwipayana adalah dosen di Departemen Politik dan Pemerintahan UGM, Sekjen Aluni UGM serta pembentuk kelahiran Pesemetonan Mahasiswa Hindu (PMHD) Unwar. 10 - 16 Oktober 2016

13


A KT I V I TA S

MBP/ist

STPBI - Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) berkolaborasi dengan Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali Chapter menggelar seminar menyambut Hari Pariwisata Dunia 27 September 2016. Seminar “Creating Sustainable Competitive Advantage for Hospitality Leader” ini digelar di Auditorium STPBI, Sabtu (24/9).

STIMI HANDAYANI - Hari kedua Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), STIMI Handayani Denpasar menggelar bhakti sosial berupa penanaman pohon bunga kembang kertas di sekitaran Pantai Mertasari, Sanur Kauh, Sabtu (24/9). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan kepada mahasiswa baru sekaligus untuk menyukseskan program pemerintah dalam upaya melestarikan lingkungan.

MBP/ist

MBP/ist

TERBUKTI - Kinerja sosok nasionalis Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna WMS III yang akrab disapa Arya Wedakarna (AWK) ini kian terbukti ada di seluruh Indonesia. Di bawah bendera lembaga International Founding Father, The Sukarno Center yang berbasis di Mancawarna Tampaksiring, Gianyar, Bali, ia bersama putri Bung Karno, Sukmawati Sukarno Putri terus berjuang mendata jejakjejak Bung Karno di Nusantara. Kini, giliran Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dikembangkan.

14 10 - 16 Oktober 2016

MBP/ist

BPR LESTARI – Sebagai bagian dari kampanye misi BPR Lestari yang baru yaitu Make an Impact, BPR Lestari secara berkelanjutan menyelenggarakan Lestari for Kids, yaitu program bantuan pangan kepada anak-anak yang kurang beruntung di 20 panti asuhan binaan BPR Lestari. September ini BPR Lestari kembali berbagi menyumbangkan 4 ton beras yang diberikanlangsung BPR Lestari dari Senin hingga Selasa, 26 dan 27 September 2016.


MBP/ist

MBP/ist

NGATURANG PANYINEB - Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi, S.E., M.Si., Jumat (23/9), melakukan persembahyangan nganyarin sekaligus ngaturang panyineban di Pura Penataran Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Saat itu, Sumardi juga ngaturang dana punia Rp 10 juta.Punia diterima panitia karya, didampingi pamangku setempat Jero Mangku Made Arta.

BUPATI KARANGASEM - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, S.Sos., MAP., Minggu (25/9) membuka rapat kerja daerah (Rakerda) ke VIII DPD KNPI Karangasem di aula SMAN 2 Amlapura. Pembukaan Rakerda itu ditandai pemukulan alat musik rebana, diikuti Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi.Hadir juga saat itu ikut memukul rebana Ketua Bidang Pariwisata KNPI Provinsi Bali, Kadek Agus Ekanata, S.E., dan Ketua DPD KNPI Karangasem I Gusti Putu Parwata, S.E.

MBP/ist

SIMPEDES - Penarikan Panen hadiah Simpedes semester satu tahun 2016, kembali digelar BRI Kantor Cabang (Kanca) Amlapura, Jumat (23/9) sore. Penarikan hadiah kali ini dipusatkan di Wantilan Desa Bebandem, Kecamatan Bebandem, Karangasem. Grandprize penarikan hadiah Simpedes kali ini berupa satu unit mobil Daihatsu Ayla. Yang beruntung meraih hadiah grandprize itu Mangku Samah. Dia berasal dari nasabah BRI Unit Menanga, Kecamatan Rendang.

MBP/ist

GIM - Guna mencerdaskan masyarakat, Bupati Karangasem Mas Sumatri membuka Gerakan Indonesia Membaca (GIM) yang dipusatkan di Balai Banjar Muntigunung, Kubu, Karangasem, Senin (26/9) lalu. Kegiatan itu disinkronkan dengan Festival Muntigunung.GIM ini merupakan salah satu strategi mengembangkan masyarakat gemar membaca. 10 - 16 Oktober 2016

15


POLITIK

Menyiapkan Jurus Memangkas Perdagangan Hukum

R

evolusi mental belum menunjukan efektivitasnya. Penengakan hukum yang menjadi salah satu faktor penguatan ekonomi dan stabilitas hingga kini belum berjalan. Hukum bahkan menjadi komoditas yang diperdagangkan aparatnya. ini, Pemerintah Jokowi pun mendesain paket kebijakan di bidang hukum. Apa bentuknya? Paket kebijakan bidang ekonomi telah bergulir. Ada 13 paket yang telah dilempar ke publik. Namun, hingga menjelang babak akhir tahun 2016, ekonomi masih lesu bahkan stagnan. Mengimbangi kebijakan di sektor ekonomi, kini pemerintah berancang-ancang mengeluarkan paket kebijakan di bidang hukum. Alasannya, kondisi bidang hukum relatif masih memprihatinkan. Hukum seharusnya merupakan instrumen untuk ditaati, untuk diindahkan, dijalankan oleh seluruh masyarakat. Karena hukum merupakan kesepakatan kolektif dari bangsa. Nah, tatkala hukum sudah tidak diindahkan, apalagi ada aparat penegak hukum yang coba menjadikan hukum menjadi komoditas, ini yang nanti akan diselesaikan. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan

16

(Menko Polhukam) Wiranto. ‘’Pemerintah tengah menyiapkan paket kebijakan di bidang hukum,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta. Wiranto mengatakan dalam konsep Nawacita ada penjabaran-penjabaran di bidang ekonomi, bidang hukum, bidang politik, dan lainnya harus sejalan. Saat ini, ada satu proses yang sedang dilakukan agar paket kebijakan hukum itu betul-betul ada manfaatnya. “Ini dalam rangka kita memperbaiki apakah itu instrumen hukumnya, apakah kita memperbaiki aparat penegak hukumnya, apakah kita membangun budaya hukum yang kondusif? Itu kan sedang digarap sekarang, akan kita pilih, paket mana yang akan dilemparkan duluan. Kiranya yang segera dapat dirasakan oleh masyarakat,” katanya. Ia menyadari saat ini kondisi bidang hukum di Tanah Air masih relatif memprihatinkan. “Sekarang ini memang kita terus terang di bidang hukum cukup memprihatinkan. Hukum yang seharusnya merupakan instrumen untuk ditaati, untuk diindahkan, dijalankan oleh seluruh masyarakat karena hukum kan kesepakan kolektif dari bangsa faktanya masih menjadi sorotan publik. Nah, tatkala hukum sudah tidak diindahkan, apalagi ada aparat

penegak hukum yang coba menjadikan hukum menjadi komoditas, ini yang nanti akan kita selesaikan,” katanya. Wiranto menambahkan bahwa Presiden sudah memberi petunjuk terkait ketegasan pemerintah untuk menindak aparat penegak hukum yang justru menodai hukum yang seharusnya dijaganya. Hal-hal seperti itulah, dikemukakannya, yang akan disasar dalam paket kebijakan hukum agar kepercayaan publik terhadap hukum nasional pulih. “Tapi, sabar. Tentunya sabar nanti akan muncul paket-paket mana yang didahulukan. Sekarang sedag digodog dengan seksama dan hati-hati,” ujar Wiranto. l Hardianto Tatkala hukum sudah tidak diindahkan, apalagi ada aparat penegak hukum yang coba menjadikan hukum menjadi komoditas, ini yang nanti akan kita selesaikan. Wiranto

10 - 16 Oktober 2016

16


Legislator dan PNS Wajib Mundur Aturan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) terus berubah. Kepentingan politik masih menjadi acuan. Kini, incumbent (petahana) yang kembali mencalonkan diri wajib cuti selama masa kampanye. Sedangkan DPR, DPD, DPRD, TNI/Polri, PNS, dan lurah/kepala desa yang ingin maju dalama pilkada, pejabat BUMN atau BUMD, harus mengundurkan diri sejak ditetapkan sebagai calon. Aturan Pilkada ini memang kerap digugat oleh pihak yang keberatan. Namun, kekuatan politik di Senayan tetap berkuasa merancang aturan main. Kuat kepentingan politik dalam pembuatan aturan main Pilkada menuai banyak cibiran. Sebut saja dalam hal ditoleransinya narapidana menjadi calon kepala daerah. Ini, memang agak absurd secara logika, tapi itulah aturan hukum memiliki kekuatan jelas. Sesuai isi Pasal 4 ayat (1) Huruf o1 PKPU No. 9 Tahun 2016, calon petahana mesti menyatakan secara tertulis bersedia cuti di luar tanggungan negara selama masa kampanye. ‘’Cuti selama masa kampanye ini juga berlaku bagi misalnya bupati atau wakil bupati yang mencalonkan diri sebagai gubernur atau wakil gubernur. Sepanjang tidak mencalonkan diri sebagai gubernur atau wakil gubernur di provinsi lain, karena itu harus berhenti dari jabatannya,’’ ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Raka Sandi melanjutkan, untuk anggota DPR, DPD, atau DPRD yang menjadi calon kepala daerah, harus menyatakan secara tertulis pengunduran diri sebagai anggota dewan sejak ditetapkan sebagai calon. Pengunduran diri juga harus dilakukan oleh calon kepala daerah yang berstatus anggota TNI/Polri, PNS, dan lurah/kepala desa. Demikian pula bagi calon yang memiliki jabatan di BUMN atau BUMD, harus berhenti dari jabatannya sejak ditetapkan menjadi calon. ‘’Kalau misalnya ada calon yang menjadi anggota KPU, Bawaslu, dan Panwas, juga harus berhenti sebelum pembentukan PPK dan PPS,’’ imbuhnya. Selama masa kampanye, lanjut Raka Sandi, pasangan calon dilarang

MBP/dok

Massa dan baliho masih menjadi pilihan politik dalam melakukan sosialisasi Pilkada. Kondisi ini harus dievaluasi mengingat pemilih kini makin rasional dan jenuh dengan dengan agenda politik.

melibatkan pejabat BUMN/BUMD, aparatur sipil negara, anggota TNI/ Polri, serta kepala desa/lurah berikut perangkat desa/lurah. Ini sesuai dengan isi Undang-undang No. 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Terkait dengan ditoleransinya terpidana menjadi kandidat, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, menilai keputusan tersebut merupakan hasil dari rapat bersama. Ia pun mengisyaratkan jika regulasi itu tak bisa lagi dicabut. “Ini semua rumusan antara Komisi II atas nama DPR dengan pemerintah. Kami juga mengambil masukan dari elemen-elemen masyarakat termasuk KPU dan Bawaslu,” ujar Tjahjo. Ia menambahkan, penyusunan peraturan itu juga telah melalui rapat konsultasi. “Maksud adanya berkonsultasi mengundang KPU sebelum menyusun PKPU agar PKPU tidak bertentangan,” sambungnya.

Cuti selama masa kampanye ini juga berlaku bagi misalnya bupati atau wakil bupati yang mencalonkan diri sebagai gubernur atau wakil gubernur. Sepanjang tidak mencalonkan diri sebagai gubernur atau wakil gubernur di provinsi lain, karena itu harus berhenti dari jabatannya.

Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi Ketua KPU Bali

l Rindra Devita/Hardianto 10 - 16 Oktober 2016

17

17


KIPRAH REMAJA MBP/ist

Seven Ceblock

Ajegkan Alam Bali Lewat Musik

K

eindahan alam Pulau Dewata, Bali dan pola hidup masyarakatnya yang sangat lekat dengan nilai-nilai budaya memang sudah dikenal hampir di seluruh dunia. Budaya Bali yang menjadi daya tarik bagi wisatawan tentunya perlu dukungan semua kalangan agar budaya asli Bali bisa dipertahankan, sehingga apa yang menjadi jargon pemerintah selama ini yaitu “Ajeg Bali” bisa terwujud. Salah satu grup band Bali yang selalu mengambil tema tentang alam dan juga kehidupan manusia di Bali adalah Seven Ceblock. Terbentuk sejak 1 Juli 2014 silam, Seven Ceblock selalu mengedepankan tema tentang lingkungan dan kehidupan yang ada di Bali, seperti lagu “Gunung Nenten Tong Sampah” dan “Di Petung”. Grup band yang beranggotakan Eko Putrawan (vokal dan gitar),

18

10 - 16 Oktober 2016

Cayok (gitar), Kody (bass) dan Agung Krisna (drum) memiliki komitmen menjaga alam dengan karya musiknya. “Kita sejak berdiri 2014 lalu, memang sudah memiliki komitmen bersama untuk menjaga alam Bali dengan mengaplikasikannya ke karya lagu. Sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat Bali yaitu Ajeg Bali bisa diwujudkan,” ujar Eko Putrawan, belum lama ini. Nama Seven Ceblock sendiri bisa di artikan “70” yang mana angka 7 diartikan sebagai angka yang melambangkan keselamatan dan penopang. Sedangkan angka 0 adalah alam semesta. Jadi, Seven Ceblock memiliki makna keselamatan atau penopang alam semesta. “Kita mencoba untuk memilih nama yang memiliki sepirit untuk kita melangkah kedepannya. Nah, atas dasar itulah kita sepakat memilih nama Seven Ceblock

atau sering disebut 70. Semoga saja kedepan kita bisa ikut menjaga alam Bali lewat karya-karya yang kita keluarkan,” harapnya. Selain memiliki komitmen untuk menjaga alam Bali, Seven Ceblock juga memiliki harapan agar penggemar musik Bali bisa menerima keberadaan dan juga karya musiknya. Dengan begitu, Seven Ceblock bisa berbagi kisah inspiratif dalam hal menjaga alam dan juga menjalani hidup bagi semua kalangan masyarakat. “Semoga saja keberadaan kita bisa diterima semua kalangan, sehingga kita bisa menginspirasi semua masyarakat untuk mencintai lingkungan dan alam. Kita juga berharap karya musik kita bisa menghibur pencinta musik Bali,” tegasnya. l Winatha


AKTIVITAS MBP/ist

BRI - Bank BRI melaksanakan acara pengundian program Untung Beliung BritAma (UBB) IX Regional Denpasar yang dilaksanakan di BeachWalk Mall Kuta – Bali (25/09). Acara dihadiri oleh Pemimpin Wilayah BRI Denpasar beserta nasabah BANK BRI Regional Denpasar yang diundang pada acara tersebut. Pengundian Untung Beliung BritAma bedasarkan BRI Point yang dimiliki oleh nasabah Tabungan BRI BritAma, Tabungan BRI BritAma Bisnis, dan Tabungan BRI Junio.

STIKES ADVAITA - Menjadi peringkat dua di Bali setelah Universitas Udayana dalam uji kompetensi belum lama ini membuat kiprah Stikes Advaita Medika Tabanan tidak perlu diragukan lagi. Terbukti sejak didirikan tahun 2009, lulusan sekolah kesehatan naungan Yayasan Cipta Karya Darma ini diserap RS dan instansi kesehatan di Bali dan luar Bali, baik S1 Keperawatan maupun D-3 Kebidanan.

MBP/ist

STIMI HANDAYANI - Dalam upaya memahami dan memperluas wawasan mahasiswa baru tentang kehidupan kampus dan meningkatkan penalaran serta kreativitas mahasiswa baru, STIMI Handayani Denpasar menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) yang diikuti oleh 279 orang mahasiswa baru tahun ajaran 2016/2017 di Aula Kampus STIMI Handayani Denpasar, Jumat (23/9). MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Satu per satu masalah dan keluhan rakyat Bali terkait keberadaan minimarket coba diselesaikan dan diurai oleh lembaga negara Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPDRI). Sebagaimana terekam dalam pertemuan Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III khususnya Komite III Bidang Agama, Budaya, Pendidikan, Ekonomi Kreatif dan Kesra dengan Manajemen Alfamart di Kantor Cabang Alfamart.

MBP/ist

10 - 16 Oktober 2016

19


MANCANEGARA

Aksi Nara Tuai Pujian

P

enampilan diplomat cantik, Nara Masista Rakhmatia, di kancah internasional menuai banyak pujian. Nara mewakili Indonesia dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Perempuan berusia 34 tahun itu berhasil membungkam tudingan dari dua presiden dan empat perdana menteri dari enam negara pasifik yang menuduh Indonesia telah melanggar HAM di Papua dan Papua Barat. Kisah Nara bermula saat negara-negara di Kepulauan Pasifik mengkritik catatan HAM Indonesia di Papua dan Papua Barat. Perwakilan negara Kepulauan Pasifik menggunakan kesempatan berpidato di Majelis PBB untuk mendesak dilakukannya penentuan nasib sendiri di wilayah tersebut. Delegasi dari Kepulauan Solomon, Vanuatu, Nauru, Kepulauan Marshall, Tuvalu dan Tonga semua menyatakan keprihatinan atas provinsi, yang terletak di bagian barat Pulau Papua Nugini dan merupakan rumah bagi sebagian besar populasi warga Melanesia. Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Manasye Sogavare mengatakan dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Provinsi Papua Barat terkait dengan dorongan untuk memerdekakan diri. “Kekerasan HAM di Papua Barat dan upaya untuk menentukan diri sendiri di Papua Barat adalah dua sisi dari koin,” katanya. “Banyak laporan tentang pelanggaran hak asasi manusia di Papua Barat menekankan kuat dan melekatnya antara hak untuk menentukan nasib sendiri yang mengakibatkan terjadinya pelanggaran langsung terhadap hak asasi manusia oleh Indonesia dan upaya untuk meredakan segala bentuk oposisi,” ujar mereka. Ucapan mereka dibantah Nara. Perem-

20

10 - 16 Oktober 2016

puan muda yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Kedua Bidang Ekonomi, Misi Tetap Indonesia untuk PBB, balik menuduh negara-negara Kepulauan Pasifik telah mengganggu kedaulatan nasional Indonesia. “Laporan bermotif politik mereka dirancang untuk mendukung kelompokkelompok separatis di Provinsi Papua Barat, yang telah secara konsisten terlibat dalam menghasut kekacauan publik dan dalam melakukan serangan teroris bersenjata,” ujar Nara dalam bantahannya. “Negara-negara ini menggunakan Majelis Umum PBB untuk memajukan agenda domestik mereka, dan bagi beberapa negara menggunakan forum ini untuk mengalihkan perhatian dari masalah politik dan sosial di dalam negeri mereka sendiri,” katanya, seperti dikutip dari Australia Plus, Selasa, 27 September 206. Pernyataan Nara pun menjadi perhatian sejumlah media asing. Mereka antara lain Australia Plus dan abc.net.au. Papua Barat adalah kawasan yang merupakan bekas koloni Belanda. Papua Barat telah berada di bawah pemerintahan Indonesia sejak 1969 melalui sebuah referendum kontroversial yang diawasi oleh PBB. Pendukung kemerdekaan mengatakan pemungutan suara itu, yang juga dikenal sebagai Pepera tidak sah dan karenanya referendum kedua mengenai kemerdekaan wilayah itu perlu diadakan. Ketegangan atas pemerintahan Indonesia di kawasan itu telah memicu konflik separatis panjang di wilayah yang kaya sumber daya, dan kekuasaan Indonesia atas provinsi ini juga telah menimbulkan berbagai tuduhan pelanggaran hak asasi manusia. Sebuah laporan misi pencari fakta yang dirilis oleh Keuskupan Agung Katolik Brisbane pada Mei lalu menggambarkan situasi

di sana sebagai “genosida yang bergerak lambat”, dan menjelaskan rincian tuduhan terjadinya penyiksaan yang meluas dan juga pelecehan. Indonesia telah berulang kali membantah klaim pelanggaran hak asasi manusia. Nara telah menjelaskan dengan baik bagaimana sikap Indonesia terhadap hal ini. Penampilan dan pernyataan Nara itu-bersanding dengan label diplomat cantik-ikut jadi buah bibir di dalam negeri. Dari sejumlah pemberitaan media, profil Nara mulai dikenal. Tercatat, perempuan itu baru akan berusia 34 tahun pada Desember nanti. Nara adalah jebolan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, jurusan Hubungan Internasional. Lepas kuliah, Nara sempat bekerja sebagai peneliti di CERIC (Center for Research on Inter-group Relations and Conflict Resolution), dan Center for East Asia Cooperation Studies. Dua lembaga itu berada di bawah naungan FISIP UI. Ia menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kemlu, sejak 2008. Di Kemlu, Nara pernah ditempatkan di Direktorat Kerjasama Antar Kawasan pada Direktorat Jenderal Urusan Asia Pasifik dan Afrika. Dia juga pernah bertugas di Organisasi Kerjasama Ekonomi Asia Pasific (APEC), dan menjabat Head of Section for The Budget and Management Committee (BMC) APEC. Nara pun sempat melanjutkan pendidikan di Universitas St. Andrews Inggris dengan fokus studi konflik dan perdamaian. Setelah lulus, Nara ditempatkan sebagai juru bicara Indonesia di Forum PBB. Sekarang, jabatan resminya adalah Sekretaris Dua Perwakilan Tetap RI di PBB. Jabatan itu sudah melekat sejak enam bulan terakhir. l Gugiek Savindra


A KT I V I TA S PUSKESMAS II - Dalam upaya peningkatan kinerja dan peningkatan mutu keselamatan pasien melalui perbaikan yang berkesinambungan, baik pada sistem manajemen, sistem penyelenggaraan program atau sistem manajemen mutu dan sistem manajemen rasio, Puskesmas II Denpasar Barat (Denbar) yang terletak di Jalan Gunung Soputan diverifikasi oleh Tim Penilai Puskesmas Berprestasi Pusat, Selasa (27/9) di puskesmas setempat.

UNDHIRA BALI - Universitas Dhyana Pura (Undhira) Bali kembali menggelar wisuda di Agung Room Inna Grand Bali Beach, Sanur, Kamis (22/9) kemarin. Sebanyak 234 orang lulusan Program Sarjana dan Diploma diwisuda pada acara Wisuda V kali ini. Hal ini dungkapkan Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra, Sp.KJ., M.Repro, dalam sambutannya.

MBP/ist

MBP/ist

UNIPAS SINGARAJA - Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja melepas 130 orang wisudawan-wisudawati XXVII di Hotel Banyualit, Lovina, Singaraja. Unipas menuju smart dan digital kampus ditekankan Rektor Unipas Dr. Ketut Gunawan, M.M. Secara umum ragam prestasi akademik dan non-akademik telah diraih Unipas.

MBP/ist

UNMAS - Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., Senin (26/9) mewisuda 898 sarjana S-1 dan magister. Unmas Denpasar sukses menjadi perguruan tinggi swasta yang bermutu dan berbudaya. Pelaksanaan Tri Dharma dilakukan seimbang dan taat aturan, maka output lulusan Unmas dijamin berkualitas. 10 - 16 Oktober 2016

21


DAERAH

Intensitas Hujan Meninggi

Longsor dan Banjir di Sejumlah Daerah

H

Akibat hujan deras disertai angin kencang, Senin (26/9) malam, sejumlah mobil warga terseret air di Kampial.

ujan yang mulai mengalami peningkatan sejak beberapa hari terakhir di bulan September lalu, berdampak bencana di sejumlah daerah. Musibah yang terbanyak terjadi, yakni longsor dan banjir. Longsor terjadi di senderan Tukad Tagtag, Denpasar yang mengakibatkan tembok dan satu palinggih di SD 22 Dauh Puri tergerus. Sedangkan di Kuta Selatan, terjadi banjir bandang yang menyebabkan beberapa rumah terendam dan sejumlah kendaraan terseret arus. Bencana seperti itu bukan saja terjadi di Bali Selatan. Kondisi serupa juga terjadi di Tabanan, Klungkung, Buleleng, serta daerah lainnya di Bali. Pantauan di lapangan menunjukan, akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Senin (26/9) malam, sejumlah titik di wilayah Kuta Selatan (Kutsel) terendam banjir. Banjir terparah terjadi di Jalan Siligita Selatan dan Perumahan Grya Anugrah lingkungan Menesa Kampial, Kuta Selatan. Salah seorang warga I Made Suardana yang bertempat tinggal di Jalan Siligita Selatan No. 6 mengatakan, akibat musibah itu, mobil Toyota Avanza dan Suzuki Swift miliknya terseret beberapa meter ke pojok rumah. Selain itu enam sepeda

22

10 - 16 Oktober 2016

motor juga ikut hanyut. Perumahan yang bertipe terasering tersebut digenangi air setinggi 3 meter pada bagian belakang, dan 1,5 meter di bagian depan. Di tempat terpisah, bencana longsor terjadi di Dauh Puri. Senderan Sungai (Tukad) Tagtag yang berada di sebelah timur SD Negeri 22 Dauh Puri ambrol, Senin (26/9). Akibat bencana ini, tembok SD 22 Dauh Puri dan satu palinggih di sekolah tersebut rusak parah. Selain itu, satu unit kantin yang berada tepat di atas senderan sungai juga nyaris ambruk. Kepala SD 22 Dauh Puri Drs. Nyoman Repun mengatakan, ambrolnya senderan sungai pertama kali diketahui oleh salah satu guru agama Hindu yang mengajar di sekolah tersebut. Disinyalir, ambrolnya senderan sungai akibat hujan deras yang melanda daerah tersebut sejak Minggu (25/9) malam. Di sisi lain, hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Tabanan, mengakibatkan longsor di Kecamatan Selemadeg Barat (Selbar), longsor terjadi di dua titik, yaitu jalan provinsi yang menghubungkan Desa Surabrata dengan Desa Belatungan dan jalan menuju Pura Dalem Banjar Delod Ceking, Desa Lumbung Kauh. Longsor berikutnya terjadi di jalur

MBP/edi

provinsi, yakni di Desa Surabrata ke Belatungan. Agar pengendara bisa melintas, sejak pagi hari warga desa setempat melakukan gotong royong menyingkirkan material yang ada di badan jalan. Sayangnya, hujan yang kembali turun membuat pekerjaan warga tersendat. Menurut Camat Seltim Gusti Putu Ngurah Darma Utama, setidaknya dua titik wilayah yang terkena dampak akibat hujan deras, yaitu jalan subak dan jembatan di ruas jalan Beraban. Jalan subak yang longsor adalah di Subak Aseman Lima, Banjar Pondok, Desa Beraban, yang dibuat lewat program TNI, sedangkan jembatan yang menghubungkan Beraban dengan Tegal Mengkeb. Kejadian serupa juga dialami Klungkung. Salah satu titik di wilayah Klungkung kembali longsor pada Sabtu (24/9) malam lalu. Kali ini peristiwa alam itu terjadi di Desa Sulang, Kecamatan Dawan. Rumah dan dapur milik Wayan Subagiana (55) yang berada di bawah tebing hancur dan rata dengan tanah. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi pemiliknya diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. l Tim MBP


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

FH UNR - Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai (FH UNR) melepas sarjana strata 1 Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum, Sabtu (24/9). Sebanyak 76 lulusan diyudisium pada hari itu. Dari 76 lulusan, ada 3 lulusan terbaik yaitu Filmon Feber GA dengan IPK 3,94, Ni Made Kurniawati dengan IPK 3,82, dan Anak Agung Sri Megayuni dengan IPK 3,82.

HAATEN WINES - Hatten Wines, Ratu Lestari Alami dengan Four Seasons Resorts Sayan, bersama-sama membuat program Bali Bee Week. Kegiatan yang dibuka, Kamis (22/9) lalu akan digelar selama satu minggu sampai dengan 29 September 2016, bertempat di gedung The Cellardoor, Hatten Wines, Sanur. Menurut I GAA Reditya Candra Dewi, Trade and Promo Manager PT Hatten Bali, selama satu minggu tersebut akan diisi dengan berbagai kegiatan.

MBP/ist

STIPOL WIRA BHAKTI - Sungguh membanggakan lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stispol) Wira Bhakti 94 persen sudah bekerja, sehingga tidak menambah jumlah pengangguran di Bali. Selain itu, PTS beralamat di Jalan Cempaka Nomor 6 Denpasar ini terus berupaya meningkatkan kualitas dan harus siap menghadapi persaingan ke depan yang makin berat. Hal itu disampaikan Ketua Stispol Wira Bhakti Denpasar I Nengah Merta, S.Sos., M.Si. usai pelaksanaan upacara Wisuda XXVII di Hotel Grand Bali Beach, Sanur, Rabu (28/9).

MBP/ist

UNMAS DENPASAR - Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar termasuk PTS terbanyak yang melahirkan sarjana setiap tahunnya. Rektor Unmas, Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. pada wisuda sarjana ke-52 dan wisuda Pascasarjana ke- 13 Unmas, Senin (26/9) mewisuda 898 sarjana S-1 dan 14 magister. 10 - 16 Oktober 2016

23


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

FELICE JEWELLERY - Jewellery menggelar pameran perhiasan emas dan berlian mulai, Rabu (28/9) hingga Sabtu (1/10). Pameran dilaksanakan di Business Center Hotel Aston, Jl. Gatot Subroto, Denpasar. Kali ini kembali ada hadiah istimewa berupa handphone android yang akan diberikan kepada pelanggan yang membeli cincin Black Diamond Solitaire 1 karat.

WIDYA DHARMA - Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. mengatakan, tahun akademik 2016/2017 ini animo mahasiswa baru masuk STMIK Stikom Bali meningkat tajam. Sekitar 1.300 orang tercatat sebagai mahasiswa baru untuk tahun akademik 2016/2017. Hal itu dikatakan Prof. Made Bandem dalam pengarahannya ketika membuka Gema Mahasiwa Teknologi Informasi (GMTI) XV Stikom Bali di GOR Ngurah Rai Denpasar, Kamis (22/9).

MBP/ist

UNDIKNAS - Rektor Undiknas University, Prof. Ir. Gede Sri Darma, S.T., M.M., D.B.., FPE., Sabtu (24/9) mewisuda 182 sarjana S-1 dan S-2. Yang menarik untuk pertama kalinya acara wisuda diadakan di aula Undiknas yang megah. Dari jumlah itu, 34 dari Prodi Manajemen, 25 orang dari Prodi Akuntansi, seorang dari Ilmu Administrasi Negara, satu orang Prodi Ilmu Komunikasi, 4 dari Ilmu Hukum, 6 dari Teknik Sipil, 7 dari Teknik Elektro, 68 orang dari Magister Manajemen 36 dari Magister dministrasi Publik.

24

10 - 16 Oktober 2016

MBP/ist

FIB UNUD - Sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Sabtu (24/9), Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana (Unud) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Ungasan. Bertempat di wantilan kantor Desa Ungasan, kegiatan ini dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unud, Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A.


MBP/ist

UNWAR - Rektor Unwar Denpasar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.PARK., Jumat (23/9) mewisuda 386 sarjana S-1 dan S-2. Dari jumlah itu, 40 orang dari Program Pascasarjana, FH (43), FISIP (17), FE (167), FS (41), FP (23), FT (52) dan FKIK (3). Peraih lulusan dengan IP tertinggi dan tercepat di PPS adalah I Ketut Suwandra (4,0) dengan masa studi 1,6 tahun.

KABUPATEN BADUNG Kabupaten Badung kembali berhasil meraih 3 penghargaan terbaik sebagai daerah dengan tujuan investasi yang paling diminati oleh investor. Ketiga penghargaan tersebut diterima Kabag Humas Kabupaten Badung mewakili Bupati Badung I Nyoman Giri Prast, pada malam Anugerah Indonesia’s Attractiveness Awards Tahun 2016, Kamis (22/9) di Hotel Mulia Jakarta.

MBP/ist

MBP/ist

STPBI - Sebanyak enam desa wisata di Bali mengikuti Kontes Promosi dan Kreasi Desa Wisata di Auditorium Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI), Selasa (27/9). Masing-masing, Desa Selumbung, Desa Baru dan Pinge, Desa Bedulu, Desa Angsri, Desa Penglipuran dan Desa Jasri. Kontes Promosi dan Kreasi Desa Wisata digelar STPBI berkolaborasi dengan Bali Community-Based Tourism Association (Bali CoBTA) bertepatan dengan Hari Pariwisata Dunia.

WARUNG MADE - Ada yang istimewa pada perayaan ulang tahun ke-47 Warung Made, yakni hadirnya sosok pemimpin muda Bali kharismatik yang juga seorang Senator RI yakni Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Kehadiran wakil rakyat Bali termuda yang kerap disapa Arya Wedakarna (AWK) ini seakan menjadi simbol kedekatan antara pemimpin dan masyarakatnya. Bahkan, kehadiran AWK sudah ditunggu oleh ratusan karyawan Warung Made dari berbagai divisi.

10 - 16 Oktober 2016

25


LENSA

SAMPAH Sampah ganggang terdampar di Pantai Tanjung Benoa yang menjadi pusat kawasan wisata air di Badung Selatan. Selain ganggang sejumlah sampah plastik dan botol minuman juga turut terdampar. Kondisi seperti ini sering terjadi saat musim hujan seperti bulan ini.

MBP/wan

26 10 - 16 Oktober 2016


OLAHRAGA

Profesi Lain

U

sai Olimpiade ada profesi baru yang dijalani perenang Prancis Florent Manaudou. Peraih medali emas event empat tahunan di Brazil itu, memilih untuk break dari renang dan fokus bermain bola tangan. Manaudou yang merebut emas di Olimpiade 2012 nomor 50m gaya bebas, mulai berlatih dengan klub Aix-en-Provence. Meski tetap menjalani latihan renang, ia dan rekan-rekannya lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan pada November mendatang. Perenang berusia 25 tahun mengaku bermain bola tangan membuat dirinya tetap menjaga kenikmatan berkompetisi. Sukacita seperti ini dipertahankan selama delapan tahun terakhir untuk menjaga semangat memacu kecepatan di kolam renang. Manadou yang meraih medali perak di nomor 50m gaya bebas di Olimpiade Rio de Janeiro, menyebut jika bola tangan tidak akan menjadi pelariannya namun cabang olahraga ini tetap akan dijalani dengan semangat terbaik. Karena biar bagaimanapun di olahraga ini pula ditemukan hasrat berkompetisi seperti di renang, namun dengan pola berbeda. Manaudou merupakan saudara perenang peraih medali emas nomor 400m gaya bebas putri Laure Manaudou. Laure sempat pensiun dini pada 2009 dalam usia 22 tahun namun kembali lagi dua tahun kemudian. Ia pensiun permanen pada Januari 2013 dalam usia 26 tahun. Selain meraih medali Olimpiade, Florent tercatat juga juara dunia selama tiga kali dan enam kali juara Eropa, laporan Associated Press. l Yudi Winanto

MBP/ap

Petinju Irlandia Michael John Conlan.

Sanksi Akibat Bertaruh

KOMITE Olimpiade Internasional (IOC) menjatuhkan sanksi pada tiga petinju karena bertaruh selama pelaksanaan Olimpiade Rio De Janeiro, Juli lalu. Sanksi tetap dijatuhkan kendati ketiganya gagal meraih medali. IOC menyebut mereka pantas ditegur karena melanggar aturan yang telah disepakati yakni larangan bertaruh selama bertanding. Michael Conlan dan Steve Donnelly asal Irlandia dan Antony Fowler (Inggris) yang dinilai bersalah karena bertaruh meski mengaku tidak berkeinginan untuk memanipulasi pertandingan. IOC juga mengirim surat peringatan pada Komite Olimpiade Irlandia dan Inggris karena tidak memberikan laporan yang sepantasnya pada ketiga atlet tersbeut bahwa bertaruh selama pertandingan dilarang menurut aturan yang berlaku. Ketiganya tidak dilarang tampil di event empat tahunan itu selanjutnya. Namun bila ingin tampil di Olimpiade 2020 mendatang di Tokyo, mereka harus menjalani program pendidikan terlebih dahulu, laporan Associated Press. MBP/ap

Perenang Prancis Florent Manaudou.

l Yudi Winanto 10 - 16 Oktober 2016

27


OLAHRAGA

FORMI Denpasar Berguru ke Tafisa FEDERASI Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Denpasar meninjau pelaksanaan hajatan multievent dunia olahraga rekreasi dan tradisional bertajuk The 6th Tafisa World Sport for All Games 2016 di Jakarta, 7-9 Oktober. Event ini tidak bisa dilepaspisahkan dari geliat pariwisata di Tanah Air, yakni Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. ‘’Tafisa merupakan olahraga tingkat dunia khusus olahraga rekreasi dan tradisional, selevel dengan Olimpiade untuk olahraga prestasi,’’ jelas Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Denpasar I Gusti Ngurah Bagus Mataram pekan lalu. Cabang olahraga (cabor) yang dilombakan di Tafisa antara lain egrang (tajog), hadang serta dagongan putra-putri. Mataram mengajak 11 ketua cabang olahraga (cabor) di Denpasar yang bernaung di bawah FORMI. Ia minta pengurus FORMI Denpasar menyerap ilmu dari pelaksanaan Tafisa yang pesertanya berdatangan dari 100 negara lebih, untuk kemudian diterapkan di daerah sendiri. Apalagi Denpasar rutin menggelar

Pekan Olahraga Kota (Porkot) yang tahun ini diselenggarakan November nanti. Denpasar dianggap konsisten dan berkomitmen mengembangkan olahraga rekreasi dan tradisional. Terbukti, Porkot telah digulirkan tujuh kali. Oleh karena Porkot di Denpasar dianggap eksis, tim FORMI Denpasar ditunjuk Kemenpora dan FORMI Pusat mengikuti upacara pembukaan (defile) Tafisa. Di sisi lain, Denpasar juga menyiapkan atlet guna berlaga pada Fornas IV/2017 mendatang. Akan tetapi kandidat tuan rumah belum diputuskan. Dua daerah calon kuat adalah Banten dan Sumatera Selatan. Menurut kabar yang beredar, Palembang lebih diunggulkan menjadi penyelenggara karena sudah berpengalaman menjadi tuan rumah event nasional dan SEA Games. Asian Games 2018 juga akan dilangsungkan di Sumsel dan DKI Jakarta. Bali sendiri menjadi tuan rumah Fornas III/2015. l Daniel Fajry

PON XIX/2016 di Jawa Barat

Bali Pertama Kali Masuk Enam Besar PEKAN Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di Jawa Barat berakhir sudah. Dibuka Presiden Joko Widodo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 17 September, ajang olahraga nasional empat tahunan ini ditutup Wakil Presiden Jusuf Kalla di tempat yang sama 29 September lalu. PON berikutnya atau ke-20 akan berlangsung di Papua pada 2020 mendatang. Sebanyak 761 medali emas, 756 perak dan 976 perunggu diperebutkan oleh atlet asal 34 provinsi selama dua minggu di 16 kabupaten/kota di Jabar. Tuan rumah Jabar tampil sebagai juara umum dengan menorehkan 217 emas, 157 perak dan 157 perunggu. Ini merupakan rekor karena belum pernah ada daerah yang mampu mengumpulkan emas di atas 200 keping. Jawa Timur di posisi kedua mendulang 132 emas, 138 perak dan 135, disusul langganan juara DKI Jakarta di peringkat ketiga (132-125-119), Jawa Tengah di ranking keempat (32-56-85) dan Kalimantan Timur di tempat kelima (25-41-72). Kontingen Bali bercokol di peringkat keenam merebut 20 emas, 21 perak dan 35 perunggu. Ranking ini merupakan sejarah. Inilah prestasi terbaik Bali sejak berkiprah pada PON I/948 di Solo. Bali meninggalkan Papua, Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Sulawesi Selatan yang biasanya menguasai posisi 10 besar. Atlet Bali turun dalam 36 cabang olahraga (cabor) dari 44 cabor yang dipertandingkan, namun hanya 13 cabor yang mampu mempersembahkan medali, sedangkan 23 lainnya gagal. Cabor gagal mendulang medali adalah panahan, boling, binaraga, dansa, senam, golf, paralayang, futsal, sepak bola, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, baseball,

28 10 - 16 Oktober 2016

softball, bola voli pasir, bola voli, wushu, aeromodeling, terbang layang, anggar, gulat, ski air, bola basket dan sepak takraw. Layar menjadi penyumbang emas terbanyak dengan lima emas plus satu perunggu, diikuti judo, tarung derajat, pencak silat, kriket, atletik dan kriket masing-masing dengan dua emas. Emas lainnya dihasilkan renang, karate, kempo dan angkat besi. Judo menjadi cabor pembuka raihan emas Bali, sedangkan tarung derajat berjaya pada hari terakhir sekaligus mengunci kontingen di posisi keenam. Lima emas yang digapai layar sesuai target yang diberikan pelatih Nyoman Sujana kepada asuhannya. Dua emas disumbangkan I Gusti Made Oka Sulaksana yang membuatnya selalu mengoleksi emas dalam tujuh PON yang diikutinya. ‘’Keberhasilan ini berkat kerja keras semua pihak mulai dari atlet, pelatih hingga pengurus. Mereka benar-benar berjuang dengan sekuat tenaga meski kecepatan angin berubah-ubah. Kami bangga sekali dan bersyukur. Semoga prestasi ini bisa dipertahankan pada PON Papua 2020. Harus ada regenerasi atlet untuk meneruskan prestasi ini,’’ kata Sujana. Cabor yang berhasil diharapkan mampu mempertahankan prestasinya pada PON 2020, sedangkan yang gagal akan dievaluasi oleh KONI Bali. ‘’Cabor yang gagal di Jabar akan kami evaluasi untuk PON selanjutnya. Setiap cabor memiliki tanggung jawab moral untuk meraih prestasi,” kata Bidang Prestasi KONI Bali Nyoman Yamadhiputra didampingi Wakil Ketua Kontingen Maryoto Subekti. l Mawa


A KT I V I TA S

MBP/ist

PNB - Kegiatan penelitian merupakan salah satu indikator penting yang mencerminkan daya saing bangsa. Politeknik Negeri Bali (PNB) sebagai salah satu perguruan tinggi di Bali tidak ingin melewatkan peluang tersebut.Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) PNB Dr. Ir. Lilik Sudiajeng, M.Erg. melaporkan bahwa dosen Politeknik yang berhasil memenangkan Hibah DRPM 2016 sebanyak 44 judul penelitian dan 6 judul pengabdian masyarakat dengan total nilai Rp 2,15 miliar yang melibatkan 127 dosen.

MBP/ist

PENGHARGAAN - PT IndonesiaPower yang diwakili oleh GM Unit Pembangkitan Bali IGAN Subawa Putra didampingi EPC Contractor (Consortium Wartsila PT PP (Persero Tbk.) menerima penghargaan Gold Awards kategori Dual Fuel Power Plant of The Year pada acara Asian Power Week Conference & Exhibition yang berlangsung 20–22 September 2016 di Kintex, Seoul, Korea Selatan.

MBP/ist

AKBID KARTINI - Akademi Kebidanan (Akbid) Kartini Bali, Selasa (27/9), menggelar Wisuda IX D-3 di Hotel Grand Bali Beach, Sanur. Tahun ini Akbid yang beralamat di Jalan Piranha Nomor 2 Pegok, Denpasar Selatan ini meluluskan 145 mahasiswanya.Koordinator Kopertis Wilayah VIII (Bali, NTB dan NTT) Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa yang hadir dalam acara tersebut mendorong Akbid Kartini Bali dikembangkan atau ditingkatkan menjadi Politeknik Kebidanan.

MBP/ist

PEMKAB TABANAN - Perjalanan spiritual yang dilakukkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti bersama rombongan DPRD yang dipimpin ketuanya I Ketut Suryadi dan pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan di Bogor, Jawa Barat, tidak hanya berlangsung di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta Taman Sari, Gunung Salak, Kamis (22/9) lalu. 10 - 16 Oktober 2016

29


OKL TAIH A V RI TAAGSA

MBP/ist

MBP/ist

BPD SINGARAJA - BPD Bali Cabang Singaraja membuka kantor pelayanan kas di RSUD Buleleng. Keberadaan kantor layanan di RSUD Buleleng bertujuan memudahkan pelayanan keuangan atau ragam pembayaran untuk pegawai maupun masyarakat umum.Kepala Cabang BPD Bali Cabang Singaraja I Made Lestara Widiatmika, S.E. mengatakan, pembukaan kantor pelayanan kas di lingkungan RSUD Buleleng merupakan langkah nyata BPD cabang Singaraja memberi pelayanan optimal.

BROS - Pada Senin (26/9), BROS dan Yayasan Senyum Bali menggelar seminar Plastic Surgery Update. Seminar ini diikuti oleh dokter umum dan dokter spesialis dari berbagai RS dan klinik swasta, baik dari dalam maupun luar Denpasar. Plastic Surgery Update menghadirkan empat pembicara, diantaranya Prof. Dr. dr. Sri Maliawan, Sp.BS (K), dr. AA. GN. Asmarajaya, Sp.B, Sp.BP., dr. Agus Roy Rusly Hariantana Hamid, Sp. BP. RE., serta dr. Walter Flapper yang khusus datang bersama team dari Australian Craniofacial Unit (ACFU).

MBP/ist

KUNJUNGAN - Kapolda Bali Irjen Pol. Drs. Sugeng Priyanto, S.H., M.H., Rabu (18/9) melakukan kunjungan ke Pusat Pemerintahan (Puspem) Mangupraja Mandala. Kapolda yang hadir bersama Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. A.A. Made Sudana dan Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan diterima Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Kepala Kesbangpolimas I Nyoman Suendi.

30 10 - 16 Oktober 2016

MBP/ist

BPR LESTARI - Semakin bertumbuhnya bisnis dan jumlah nasabah, serta untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah, BPR Lestari kembali membuka jaringan kantornya, yaitu Kantor Cabang Jimbaran sebagai kantor cabang pertama di luar Denpasar. Kantor cabang ini diresmikan dan dibuka pada Senin (26/9).


MBP/ist

DAMKAR - Menyiapkan sumber daya manusia yang lebih terampil agar mampu mendeteksi segala peralatan yang sedang berkembang, sehingga bisa membantu mencegah terjadinya kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Badung melaksanakan kegiatan ‘’Penyegaran Keahlian Inspektur Tingkat I’’. Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika, Senin (26/9) di Ruang Pertemuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung.

MBP/ist

SEMINAR - Pusat Kajian Bali Universitas Udayana bersama Pemkab Gianyar menggelar seminar internasional di Balai Budaya Gianyar, Kamis (22/9). Kegiatan yang bertemakan ‘’Warisan Trans Budaya Berbasis Keharmonisan’’ itu diselenggarakan dengan tujuan menyosialisasikan pentingnya menjaga kelestarian budaya.

MBP/ist

DOSMAN – Segudang prestasi telah berhasil diraih SMAN 1 Gianyar (Dosman) baik di tingkat provinsi maupun nasional. Belum lama ini, sekolah tertua di Kabupaten Gianyar tersebut berhasil meraih juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat provinsi yang diselenggarakan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana (Unud).

MBP/ist

KABUPATEN BANGLI - Pemerintah Kabupaten Bangli terus berupaya menjadikan Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli sebagai rumah sakit pendidikan utama. Salah satunya yang terbaru yakni menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) Mataram. Kerja sama ditandai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M. Hum. dengan Rektor Unizar Ahmad Firdaus Sukmono, S.E., S.H., M.H., Senin (26/9). 10 - 16 Oktober 2016

31


PENDIDIKAN

D

Buleleng Angkat 1.000 Guru Kontrak

ari 1.301 pelamar guru kontrak yang lolos syarat administrasi, 1.000 orang dinyatkan lolos dan diangkat oleh Pemkab Buleleng menjadi guru kontrak SD. Artinya, ada 301 pelamar yang tidak lolos seleksi. Namun, mereka masih berpeluang diangkat untuk mengisi kekurangan kouta per kecamatan jika ada pelamar yang tidak mendaftar kembali. Pengangkatan guru kontrak itu diumumkan di sejumlah tempat seperti di areal parkir kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Buleleng dan di masing-masing kantor Unit Pelaksana Pendidikan (UPP) di sembilan kecamatan, belum lama ini. Mengetahui nama dan kualifikasi pendidikannya masuk dalam lembar keputusan itu, para pelamar ini tidak bisa menyembunyikan luapan kegembiraannya. Pasalnya, sejak menjadi guru pengabdi mereka digaji di bawah standar pengupahan. Setelah dinyatakan lolos, mereka akan menerima gaji bulanan Rp 1 juta tiap bulan. Selain itu, dengan pengangkatan ini status kepegawaian mereka menjadi jelas dan tercatat pada Disdik yang bisa saja akan menjadi “modal” ketika ada kebijakan pemerintah mengangkat sebagai CPNS. Salah seorang pelamar, Made Nova Sukariawan, mengatakan pengangkatan guru kontrak merupakan kebijakan pemerintah yang memberdayakan guru pengabdi dan memberikan kesempatan kepada lulusan perguruan tinggi menerapkan ilmunya sebagai pendidik. Berhasil lolos menjadi guru kontrak banyak manfaat yang diterimanya. Bukan saja karena mendapat gaji yang lebih tinggi dibandingkan saat menjadi guru pengabdi, tapi status guru kontrak menjadi jelas dan tidak menutup kemungkinan jika ke depan pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk pengangkatan menjadi CPNS. Pengalaman menjadi guru kontrak ini akan menjadi “modal” untuk menggapai cita-citanya menjadi PNS. “Yang pasti senang dan diangkat menjadi guru kontrak gaji jauh

lebih tinggi dibandingkan saat mengabdi. Selain itu status guru kontrak ini sangat berarti untuk meningkatkan karier yang lebih tinggi seperti peluang diangkat menjadi CPNS,” katanya. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Buleleng Gede Suyasa mengatakan, pengumuman pengangkatan guru kontrak ini setelah pemerintah menyiapkan dokumen anggaran untuk gaji kontrak yang diangkat tahun ini. Dikatakan, 1.000 guru kontrak ditugaskan sesuai kuota pada saat proses pendaftaran. Jika dalam masa pelengkapan adminstrasi nanti ada pelamar yang tidak mendaftar kembali, Disdik akan mengambilkan jatah dari pelamar yang dinyatakan tidak lulus. Penggantian ini dilakukan berdasarkan kuota pelamar di kecamatan yang terkait. Jika penggantinya tidak ada dari kecamatan asal pelamar yang tidak mendaftar kembali, maka penggantinya diambilkan dari daftar pelamar kecamatan lain. “Sesuai tahapan, setelah pengumuman mereka melengkapi persyaratan administrasi dan menandatangani kontrak perjanjian dengan Disdik. Untuk yang belum diangkat, kita akan masukkan menjadi pengganti kalau dari 1.000 guru yang sudah diangkat ini ada yang tidak daftar kembali,” katanya. Suyasa menambahkan, kebijakan pengangkatan 1.000 guru kontrak untuk tahap pertama ini masih belum memenuhi kekurangan guru di Buleleng. Untuk itu, sambil menunggu anggaran dan kebijakan pemerintah, pengangkatan guru kontrak untuk tahap berikutnya bisa saja akan dilakukan. Apalagi, pengangkatan guru kontrak ini sangat efektif untuk mengatasi krisis guru terutama di jenjang pendidikan SD dibandingkan menunggu jatah formasi CPNS dari pemerintah pusat yang dipastikan tidak akan mampu memenuhi kekurangan guru yang terjadi saat ini. l Mudiarta

MBP/mudiarta

Sejumlah pelamar guru kontrak berebut melihat daftar pengumuman yang ditempel di areal parkir Kantor Disdik Buleleng, belum lama ini.

32 10 - 16 Oktober 2016


A KT I V I TA S

MBP/ist

OTD GIANYAR - Ranperda Perubahan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah (OTD) Kabupaten Gianyar ditarik dan dihentikan pembahasannya secara resmi dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Gianyar, Senin (26/9). Dalam kesempatan itu, eksekutif juga mengajukan dua buah ranperda yakni Ranperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Gianyar serta Ranperda Pemerintahan Desa.

MBP/ist

FEB UNUD - Keluarga besar civitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) menggelar perayaan 49 tahun Badan Kekeluargaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis di auditorium kampus setempat. Kegiatan ini rutin digelar setiap tahun guna memperingati HUT Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sekaligus ajang mempererat tali persaudaraan baik dengan pihak internal maupun eksternal FEB Unud.

MBP/ist

HARHUBNAS - Untuk kali pertama, Kabupaten Gianyar menjadi tuan rumah puncak pelaksanaan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2016 di Provinsi Bali. Peringatan berlangsung di Lapangan Astina Gianyar, Kamis (22/9), dengan tema ‘’Melalui Peringatan Harhubnas Tahun 2016 Kita Tingkatkan Prestasi Kerja Nyata Mewujudkan Transportasi yang Aman, Selamat dan Nyaman’’.

BRI BANGLI - BANK Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bangli menggelar acara penarikan undian Simpanan Pedesaan (Simpedes) semester I/2016 Sabtu (24/9). Sebanyak 69.796 nomor rekening diundi pada acara yang diselenggarakan di Kantor BRI Cabang Bangli. MBP/ist

10 - 16 Oktober 2016

33


A KT I V I TA S

MBP/ist

FH UNDWI - Mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Dwijendra (FH Undwi) Denpasar, Senin (26/9) mengunjungi Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali di kawasan Renon. Mahasiswa diterima Asisten Pengawasan Kejati Bali Putu Indriati, S.H.Sebanyak 167 mahasiswa baru FH Undwi didampingi 25 pengurus BEM FH Undwi selama dua jam diterima di Kejati Bali.

PT HARIANI - PT Hariani Gema Samudera yang menyalurkan tenaga kerja ke Kapal Shofuku Maru No. 18, memfasilitasi SMKN 2 Jembrana mengunjungi kapal penangkap ikan tuna longline laut dalam Jepang pada Senin (26/9). Kapal milik Jepang itu merupakan kapal penangkap ikan tuna. Sebagian besar yaitu 73 persen tenaga awak kapal tersebut berasal dari Indonesia, yaitu sebanyak 3.400 awal kapal tersebar di 200 kapal Jepang.

MBP/ist

MBP/ist

DPP PPGI - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Perawat Gigi Indonesia (PPGI) bekerja sama dengan DPD PPGI Bali dan Poltekes Denpasar menggelar konferensi dan pameran ilmiah therapis gigi dan mulut Indonesia yang pertama di Grand Bali Beach Sanur, Jumat (23/9). Konferensi yang diikuti oleh 303 therapis dan dokter gigi itu dibuka oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes RI Usman Sumantri.

FH UNWAR - Mengawali perkuliahan perdana, 500 mahasiswa baru FH Unwar diberikan stadium general dengan menghadirkan Prof. Dr. Soemarsono, S.H., M.S., dari Universitas Negeri Brawijaya. Dia juga mantan Kaprodi S-3 Hukum Brawijaya.Dekan FH Unwar, Dr. I Nyoman Putu Budiarta, S.H., M.H., mengatakan mahasiswa baru perlu diberikan pemahaman soal hukum sebagai ilmu baru yang harus dia pelajari.

34 10 - 16 Oktober 2016

MBP/ist


MBP/ist

IKIP SARASWATI - Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Saraswati Tabanan menggelar acara perayaan Dies Natalis ke-33, Sabtu (24/9). Perayaan yang dilakukan secara sederhana ini dirangkaikan dengan peluncuran e-Kampus. Adanya e-Kampus akan mempermudah mahasiswa terutama untuk daerah timur seperti NTT dan NTB sehingga tidak perlu jauh-jauh datang ke Tabanan hanya untuk mendaftar.

MBP/ist

DUTA WISATA - TerunaTeruni Bali (TTB) yang merupakan Pemilihan Duta Wisata tertua di Bali terus melebarkan sayapnya. Acara megah dan kolosal pun kerap dilaksanakan oleh TTB dengan skala massive, salah satu contohnya kegiatan yang berlangsung di Pelataran Garuda Wisnu Kencana (GWK). Dalam acara Malam Budaya yang menampilkan 18 finalis dan 6 the best talent ini, dipenuhi ribuan masyarakat dan undangan.

MBP/ist

MBW - Tahun lalu Marching Band Warmadewa (MBW) sukses besar meraih juara umum pada International Jember Open Marching Band Competition (IJOMBC) 2015. Tahun 2016 ini MBW kembali mempertahankan predikat tersebut dengan meraih juara umum tingkat internasional.MBW milik Universitas Warmadewa (Unwar) saat laga, Minggu (25/9) lalu tampil memukau dewan juri dan penonton.

MBP/ist

BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Selasa (27/9) menghadiri puncak Karya Padudusan Agung di Pura Luhur Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan. Pada kesempatan tersebut Bupati menyerahkan punia sebesar Rp 500 juta untuk karya di Pura Uluwatu, dan Rp 200 juta untuk karya di Pura Pererepan, Desa Pecatu. 10 - 16 Oktober 2016

35


LINGKUNGAN

Tangani Penyerobotan Lahan Tahura

Dishut Bali Tunggu Pusat

B

PK RI telah menyatakan adanya penyerobotan lahan di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai. Ada pihak-pihak yang tidak semestinya menempati kawasan tersebut. Mulai dari masyarakat umum, swasta, hingga pemerintah daerah. Terkait temuan ini, Dinas Kehutanan Bali masih menunggu koordinasi di tingkat pusat. “Karena sudah di tingkat pusat, berarti kita menunggu koordinasi di tingkat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta BPN. Di sini kita mengumpulkan data, hasil pertemuan kemarin kan untuk mengecek ulang, menelusuri asal usul sertifikat tanah itu,” ujar Kepala Dinas Kehutanan Bali, IGN Wiranatha di Denpasar, pekan lalu. Wiranatha mengakui, Pemprov Bali juga “ikut” membangun di Tahura Ngurah Rai. Hal itu berawal dari adanya tukar menukar tanah milik adat dengan Pemprov. Setelah menjadi tanah milik Pemprov Bali, di atasnya kemudian dibangun SMAN 2 Kuta. Luas tanah itu mencapai 6.333 meter persegi. “Itu masalah di tanah SMAN 2 Kuta. Itu kan memang asal muasalnya tanah Desa Adat Kedonganan. Ada tukar menukar dengan Pemprov. Sekarang Pemprov yang punya, itu overlaping dengan kawasan. Sedang kita mediasi, pendekatan administrasi mungkin kita lakukan,” jelasnya. Menurut Wiranatha, solusi yang nanti diambil bukan berarti akan memindah SMA. Kalau kasusnya umum, bisa dengan jalan kerja sama. Hanya saja kepemilikannya ditertibkan. “Jangan sampai ada pembebanan hak di atas tanah Kehutanan,” imbuhnya. Diwawancara terpisah, Gubernur Bali Made Mangku Pastika justru mengatakan Pemprov Bali tidak ada membangun atau menyerobot kawasan Tahura. Pihaknya bahkan mempertanyakan kenapa BPN bisa mengeluarkan sertifikat untuk tanah di kawasan itu. “Oleh Pemprov Bali nggak ada kok, itu mestinya kembali harus dicek kenapa bisa jadi ada sertifikat itu. Jadi harus dicek kembali, kenapa BPN ngeluarin sertifikat. Itu yang harus dicek ke sana, tidak ada yang dari Pemprov,” tegasnya. l Rindra Kawasan hutan raya Ngurah Rai dipenuhi sampah. Ini salah satu alasan pemerintah daerah untuk mengerjasamakan dengan pihak swasta. Sementara sejumlah LSM menyatakan pembersihan sampah merupakan tanggung jawab pemerintah.

36

10 - 16 Oktober 2016

MBP/wan


Siti Nurbaya MBP/dok

Pelanggaran di Tahura Ngurah Rai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan dugaan pelanggaraan pemanfaatan lahan di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali. Lembaga auditor negara tersebut menemukan adanya penggunaan lahan Tahura Ngurah Rai yang tidak sesuai peruntukannya. “Dari pemeriksaan itu, BPK menemukan adanya lahan atau kawasan yang ditempati pihak-pihak yang tidak sepenuhnya mengacu pada perundang-undangan,” kata anggota IV BPK Rizal Djalil dalam konferensi pers di Kantor BPK, pekan lalu. Berdasarkan temuan BPK, pihak pemerintah atau instansi yang memanfaatkan lahan Tahura di antaranya: Kementerian PU, pemerintah provinsi Bali, BMKG, PT PLN, PT Indonesia Tower, PT Pertamina dan PT International Tourism Dev Corp dengan total sebanyak 14 fasilitas publik yang ada di lahan tersebut. Dari total 1.373,50 luas lahan Tahura Ngurah Rai, sekitar 187,58 hektar digunakan instansi tersebut. Sementara di pihak swasta dan perorangan terdapat PT Bali Turte Island Development serta kantor bank yang memanfaatkan lahan tersebut seluas 0,04 hektar. Lebih jauh, kata Rizal, untuk perorangan atau pribadi tercatat 14 individu dengan total luas 1,46 hektar dan desa adat seluas 1,77 hektar. Di luar itu, adapula sebagian masyarakat yang memanfaatkan Tahura dengan melakukan perambahan hutan tanpa izin. “Ada yang digunakan sebagai lahan pribadi, kantor, waduk, TPA Sampah, gardu pembangkit listrik, dan lain-lain,” kata Rizal. Untuk itu, BPK mendorong pemerintah secepatnya menyelesaikan persoalan proses pinjam

pakai lahan di Tahura. Pemerintah juga diminta melakukan koordinasi pada level pusat dan daerah terkait pengembalian pemanfaatan lahan Tahura sesuai zona peruntukannya (konservasi). Menurutnya, indikasi dugaan pelanggaraannya sudah jelas karena lahan tersebut sebenarnya diperuntukan sebagai Taman Hutan Rakyat (Tahura). Khusus mengenai adanya temuan keluarnya sertifikat tanah untuk perorangan, BPK masih sedang menelusuri kenapa di lahan Tahura tersebut bisa keluar sertifikat tanah. Rizal menegaskan BPK meminta agar pemerintah segera mengembalikan fungsi peruntukan Tahura. “Kami mendesak kepada pemerintah agar lahan tersebut dikembalikan fungsinya sebagai Tahura (Taman Hutan Raya),” tegasnya. Menteri LHK Siti Nurbaya menegaskan akan menindaklanjuti rekomendasi dari BPK. Salah satunya dengan menempuh jalur mediasi dalam menyelesaikan persoalan tersebut. ‘’Jika tidak bisa, harus dilakukan penegakan hukum untuk mengembalikan alih fungsi lahan Tahura Ngurah Rai,” kata Siti Nurbaya. Menurut Siti, pelanggaran Tahura Ngurah Rai merupakan permasalahan kompleks yang merupakan potret persoalan alih fungsi lahan di Indonesia. Langkah penegakan hukum merupakan pilihan terakhir dalam proses penyelesaian. “Intinya kami mau lakukan penertiban. Kalau bisa dengan pembinaan dan mediasi. Kalau tidak, baru kami lakukan penegakan hukum,” katanya. Fokus penyelesaian permasalahan penyalahgunaan lahan di Tahura adalah pada pengembalian fungsi ekologisnya. l Hardianto 10 - 16 Oktober 2016

37


pa r i w i s ata

”Admission Fee” untuk Pelestarian Budaya Pulau Dewata

38 10 - 16 Oktober 2016


P

ulau Dewata Bali merupakan salah satu daerah di Indonesia yang terkenal memiliki keindahan alam yang eksotis dan keanekaragaman budaya yang menarik. Hal ini yang menjadikan pulau kecil ini sebagai salah satu tujuan wisata terpopuler di Asia Tenggara, bahkan dunia. Perkembangan industri pariwisata Bali yang sangat pesat membuat pulau yang disebut sebagai “surga dunia” ini telah dijadikan sebagai tolok ukur untuk sebagian kota wisata lain yang ada di Indonesia. Bahkan, hingga saat ini angka kedatangan wisatawan ke Bali masih lebih tinggi dibanding kunjungan wisatawan ke wilayah lain di Indonesia. Budaya dan seni yang berkembang di Bali perlu mendapat penguatan, sehingga secara sustainable dapat dinikmati oleh wisatawan. Belakangan kembali muncul wacana pengenaan admission fee kepada setiap wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali. Wacana yang dilontarkan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali ini diharapkan menjadi solusi bagi upaya pelestarian budaya Bali. Mengingat, budayalah yang selama ini menopang aktivitas pariwisata pulau dewata. “Pada prinsipnya saya juga setuju pengenaan admission fee sebesar 10 AS dollar kepada setiap wisman yang berkunjung ke Bali sesuai pendapat Ketua GIPI Bali. Nantinya bisa dipungut di Bandara Ngurah Rai dan pintu-pintu masuk melalui pelabuhan laut di Bali,” ujar Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Bali, I Putu Anom.

Kendati demikian, lanjut Anom, admission fee perlu dibuatkan payung hukum berupa Perda Provinsi Bali. Di dalam Perda perlu dicantumkan siapa yang berhak melakukan pemungutan, bagaimana pengelolaannya, serta apa tujuan dan manfaat dari pungutan tersebut. Selanjutnya, dana yang didapat dari admission fee agar dikelola profesional dan dipertanggungjawabkan secara transparan. “Pungutan tersebut diprioritaskan untuk pelestarian budaya, baik budaya yang tangible (fisik) maupun intangible (non fisik) yang tentunya menjadi daya tarik wisata budaya dan memang sangat sesuai dengan maskot Bali yakni pengembangan pariwisata budaya Bali yang bersumber dari nilai-nilai luhur agama Hindu,” papar Akademisi Pariwisata Universitas Udayana ini. Anom menambahkan, motivasi wisatawan yang berkunjung ke Bali mayoritas karena ingin menyaksikan aktivitas budaya Bali. Bahkan mereka ingin ikut berpartisipasi di dalamnya, termasuk pada aktivitas budaya pertanian yang merupakan akar budaya Bali. Itu sebabnya, pengenaan admission fee dirasa tidak terlalu berlebihan khususnya bagi wisatawan mancanegara. “Saya juga setuju dengan konsep One Island

Management. Bali harus dikelola dalam satu kesatuan yang utuh agar dapatt menanggulangi ketimpangan antar sektor, antar wilayah, serta mengurangi ketimpangan pendapatan antar golongan masyarakat,” tandasnya. Sebelumnya, DPRD Bali melalui Pansus revisi Undang-undang No.33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah sempat mengusulkan agar Undangundang memberikan ruang kepada Pemprov Bali untuk memungut donasi budaya. Apalagi, donasi budaya sudah banyak diberlakukan di negara lain. “Memang namanya macam-macam, ada pajak pariwisata, kita maunya sebut donasi budaya karena kita tahu bersama bahwa pariwisata Bali ini kan berkembang ditopang oleh adat, budaya, pelakunya adalah adat. Kita tahu sendiri biaya dalam rangka kita memelihara adat dan budaya ini kan tidak sedikit,” ujar Anggota DPRD Bali dari Fraksi Partai Demokrat, I Wayan Adnyana. Menurut Adnyana, hampir 30 persen dari penghasilan umat Hindu di Bali dimanfaatkan untuk kepentingan adat dan budaya. Itu artinya, ada eksploitasi budaya yang sangat besar di Bali. “Tentu kita juga mengharapkan negara untuk ikut ambil bagian dalam rangka memelihara adat dan budaya ini. Apalagi pendukung utama pariwisata di Bali ini menyumbangkan devisa yang luar biasa untuk negara,” tegas Mantan Ketua Pansus Revisi UU No.33 Tahun 2004 ini. l Rindra

Seni dan budaya yang berkembang di Bali menjadi daya tarik yang kuat bagi wisatawan. Admission fee, diharapkan menjadi solusi bagi upaya pelestarian budaya Bali. 10 - 16 Oktober 2016

39


A KT I V I TA S

MBP/ist

PEMKAB JEMBRANA - Serangkaian upacara pujawali di Pura Penataran Agung Rinjani, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana, Jumat (24/9) lalu, menghaturkan bhakti panganyar di pura yang terletak di kaki Gunung Rinjani tersebut. Pura yang tepatnya berada di Dusun Kebaloan, Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara ini dibangun sejak tahun 1995 dengan luas areal mencapai 35 are.

MBP/ist

BUPATI TABANAN - Perhelatan Ganeca Smart Kites Festival V/2016 yang dilaksanakan 24-25 September lalu di Subak Belong, Banjar Tampih Kangingan, Pangkung Tibah, Kediri, Tabanan, sampai pada waktu yang ditunggutunggu, yaitu pengumuman pemenang lomba. Juara piala bergilir Bupati Tabanan dimenangkan Jangkrik Ngibing Jambe Baleran, sedangkan juara favorit direbut Rare Anyar Banjar Anyar Perean.

MBP/ist

PNB - Politeknik Negeri Bali (PNB), Senin (26/9) menggelar pembukaan Dies Natalis ke-29. Bertempat di MBP/ist

PUSKESMAS MELAYA - Puskesmas Rawat Inap Melaya menjadi duta Provinsi Bali dalam lomba Puskesmas Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2016. Puskesmas yang berdiri sejak 1 April 1976 dan sejak 1 Januari 2015 statusnya ditingkatkan menjadi rawat inap dinilai tim dari Kementerian Kesehatan, Rabu (28/9).

40 10 - 16 Oktober 2016

lapangan kampus setempat, Dies Natalis ini mengambil tema “Harmonisasi Keragaman Dalam Menghadapi Persaingan Global,� dibuka Direktur PNB, Ir. Made Mudhina, MT., yang ditandai pelepasan balon. Selain prosesi pembukaan, juga diisi dengan siraman rohani atau darma wacana oleh Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda yang diikuti seluruh civitas akademika.


MBP/ist

MBP/ist

K3S & YKI - Koordinator Kegiatan Kesejahtaraan Sosial (K3S) bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Badung, Rabu (28/9) mengunjungi warga miskin I Wayan Retag (75) - Ni Made Gebrog (62). Pasangan suami-istri (pasutri) asal Banjar Sibang Desa Jagapati, Abiansemal, Badung ini diketahui menderita sakit stroke dan kencing manis.

BRI - BRI Kantor Cabang Semarapura memberikan hadiah grandprize satu unit mobil keluarga pada penarikan undian Simpedes Periode I untuk Maret hingga Agustus 2016. Delapan unit sepeda motor juga dibagikan kepada nasabah yang beruntung di Kabupaten Klungkung dan terus meningkatkan kualitas pelayanan transaksi perbankan kepada nasabah.

MBP/ist

MBP/ist

MONARCH - Lembaga pelatihan kerja di bidang perhotelan dan kapal pesiar Monarch Bali yang bernaung di bawah Yayasan Widhi Sastra Nugraha melaksanakan kegiatan Wisuda V Monarch Bali pada 24 - 25 September 2016 yang bertempat di Inna Grand Bali Beach, Sanur. Kegiatan Wisuda V Monarch Bali dilaksanakan kepada 1.519 wisudawan yang telah dinyatakan lulus pada program basic level maupun middle level.

WALI KOTA DENPASAR - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Mantra mengharapkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar dalam menangani permasalahan sosial jangan hanya saat terjadi musibah. Permasalahan sosial saat ini masih banyak terjadi, seperti permasalahan gepeng, kemiskinan dan masalah sosial lainnya. PMI bisa turut ambil bagian mengentaskan permasalahan tersebut melalui penyuluhan dan aksi nyata lainnya. 10 - 16 Oktober 2016

41


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

UNHI - Universitas Hindu Indonesia (Unhi) yang merupakan perguruan tinggi agama Hindu memiliki visi ‘’Menjadi Universitas Unggulan di Indonesia dan Pusat Pengembangan Agama Hindu Terbaik di ASEAN’’. Unhi saat ini berdiri sebagai universitas terkemuka di Indonesia dengan afiliasi agama dan kebudayaan Hindu.

UNDWI DENPASAR - Jumlah mahasiswa baru di Universitas Dwijendra (Undwi) Denpasar terus meningkat. Ini dibuktikan program orientasi mahasiswa baru (Omaru) Undwi 2016 diikuti 748 mahasiswa baru. Mereka tersebar di 10 program studi di Fakultas Hukum, FKIP, Pertanian, Fikom dan Fakultas Teknik. Omaru Undwi 2016 yang bertemakan ‘’Melalui Omaru Kita Wujudkan Revolusi Mental dalam Membentuk Jati Diri yang Cerdas, Mandiri dan Berbudaya’’ ini dibuka langsung Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum., Jumat (23/9).

MBP/ist

PANEN PADI - Pemerintah Kabupaten Tabanan selalu berkomitmen mengedepankan program pro-rakyat. Ini terbukti dalam kegiatan panen padi di Subak Caguh, Desa Jegu, Penebel, Rabu (28/9), Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti turut serta pada kegiatan tersebut.

MBP/ist

STTD - Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) menaikkan tingkat taruna-taruni Angkatan XXV Prodi Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) dan melantik tarunataruni angkatan XXVI Prodi PKB tahun ajaran 2016/2017 di Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Bali, Rabu (28/9).

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

42 10 - 16 Oktober 2016


MBP/ist MBP/ist

PEMKAB BADUNG - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam mewujudkan masyarakat Badung sehat, terus dilakukan dalam berbagai upaya. Rabu (21/9), Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta menghadiri Posyandu Paripurna di Banjar Ketogan Desa Taman Kecamatan Abiansemal. Usai kegiatan tersebut, Ny. Seniasih melakukan safari kesehatan dan melihat langsung warga yang membutuhkan bantuan.

MBP/ist

PMI - Melihat begitu beratnya tugas dan tanggung jawab yang harus dipikul segenap jajaran Palang Merah Indonesia (PMI) dalam menjalankan misi kemanusiaan, PMI dituntut selalu siaga selama 24 jam. Hal ini menjadi komitmen pengurus PMI Kabupaten Tabanan periode 2016-2021 yang dilantik Ketua PMI Provinsi Bali I Gusti Bagus Alit Putra di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Jumat (23/9).

PKK - PKK Desa Sanur Kaja dievaluasi Tim PKK Pusat karena masuk nominasi lima besar dalam pelaksanaan tertib administrasi PKK tingkat Nasional. Tim evaluasi pusat tersebut diterima Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra didampingi Wakil Ketuanya Ny. Kerti Rai Iswara beserta Kepala Badan Pembedayaan Masyarakan dan Pemerintah Desa Made Merta Jaya, tokoh-tokoh dan masyarakat Sanur Kaja, Senin (26/9) di Banjar Batan Poh Desa Sanur Kaja Kecamatan Denpasar Selatan.

MBP/ist

PNB - Pendidikan Tinggi (PT) merupakan institusi yang mengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. Tri Dharma perguruan tinggi merupakan wujud keseriusan PT untuk mengembangkan pendidikan yang berkualitas serta meningkatkan daya saing bangsa. Politeknik Negeri Bali (PNB) merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi jalur vokasi yang berstatus negeri di Bali. 10 - 16 Oktober 2016

43


A KT I V I TA S

MBP/ist

AKSI SOSIAL - Politeknik Negeri Bali (PNB) sebagai salah satu perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi juga mempunyai kewajiban melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang terdiri dari pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Untuk itu, Minggu (25/9), bidang III dari Badan Eksekutif Mahasiswa atau keluarga besar PNB menggelar Kegiatan Aksi Sosial Mahasiswa 2016 di Pantai Kelan, Kuta Selatan.

MBP/ist

UNUD - Program Studi (Prodi) Doktor (S-3) Kajian Budaya Unud, Jumat (23/9) menyelenggarakan seminar nasional dengan tema ‘’Isu Strategis dan Jejak Epistemologis Cultural Studies’’. Seminar ini dibuka Direktur Prodi Pascasarjana Unud Prof. Dr. dr. Raka Sudewi menghadirkan dua narasumber yakni Prof. Dr. Akhyar Yusuf Lubis (UI Jakarta) dan Prof. Dr. A.A. Ngurah Anom Kumbara, M.A. (Unud). Kegiatan ini serangkaian Dies Natalis ke-54 Unud.

MBP/ist

UNMAR - Universitas Mahendradatta (d/h Marhaen) di pengujung tahun akademik 2016/2017 berhasil meraih dua prodi baru yang sudah disetujui oleh Kementerian Riset Teknonologi dan Pendidikan Tinggi (DIKTI) yaitu Program Pascasarjana Magister Ilmu Administrasi (MIA) dan Program studi S-1 Kewirausahaan. Sejalan dengan hal tersebut Unmar juga melaksanakan acara Yudisium Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial Politik dan Fakultas Teknik.

FH UNWAR - Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan HAM menggandeng Fakultas Hukum (FH) Unwar menggelar diskusi publik tentang ‘’Revisi UU Nomor 15 tentang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)’’. Diskusi publik dibuka Kepala BPHN diwakili Sekretaris BPHN Danan Purnomo, S.H., M.H. Di acara itu juga ditandatangani kerja sama FH Unwar dengan BPHN. MBP/ist

44 10 - 16 Oktober 2016


MBP/ist

MBP/ist

ANGKASA PURA - Pascapromosi karier GM Airport yang lama yakni Tri Kora ke Angkasa Pura Pusat, anggota DPD-RI Komite III asal Bali yakni Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menyambangi jajaran PT Angkasa Pura di Tuban. Selain melaksanakan simakrama, juga untuk semakin memantapkan kerja sama antara Komite III DPD-RI Bidang Agama, Budaya, Kesra, Ekonomi Kreatif dan Tenaga Kerja.

NGURAH RAI - Dalam rangka menunjang pelayanan kesehatan secara terpadu dan maksimal bagi pengguna jasa kebandarudaraan, PT Angkasa Pura (Persero) Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai memberikan bantuan satu unit Boogie Ambulance kepada Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Fasilitas kesehatan ini secara simbolis diserahkan oleh General Manager Yanus Suprayogi kepada Kepala Kantor Kesehatan Kelas l Denpasar Lucky Tjahyono di Bandara Gusti Ngurah Rai, Jumat (23/9).

MBP/ist

UNHI - Program Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) menggelar pengabdian pada masyarakat di kawasan Pura Giri Mulyo Raung, Desa Sugihwaras, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Jatim pada 23-24 September 2016. Kegiatan itu juga dirangkai dengan yudisium lulusan Magister Ilmu Agama dan Kebudayaan Unhi ke-24 dan lulusan Magister Pendidikan Agama Hindu ke-13.

MBP/ist

UNDIKSHA - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja akan melaksanakan Uji Kompetensi Guru (UKG), dimulai pada 17 Oktober 2016 mendatang. Rektor Undiksha, Dr. Nyoman Jampel, M.Pd., menyampaikan jumlah peserta UKG mencapai 980 orang, dibagi dalam tiga angkatan. Peserta akan mengikuti kegiatan itu selama sebelas hari. 10 - 16 Oktober 2016

45


A KT I V I TA S

MBP/ist

UNWAR - Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Hukum (MIH), Program Pascasarjana (PPS) Unwar, kini menjadi prodi favorit di Bali. Sejak dipimpin Kaprodi Dr. Simon Nahak, S.H., M.H., jumlah mahasiswa Prodi MIH meningkat tajam. Hingga kini student body MIH Unwar mencapai 191 orang.

PPS UNWAR - Program Pascasarjana (PPS) Unwar semester ganjil ini menerima 175 mahasiswa baru. Mereka berasal dari berbagai PTN dan PTS di Bali dan luar Bali. Ketua Panitia Seleksi yang juga Sekretaris PPS Unwar Dr. Dra. A.A. Rai Sita Laksmi, M.Si. mengungkapkan, dari 192 peserta seleksi yang dinyatakan lulus 175.

MBP/ist

mahasisya upanayana - Sudah menjadi tradisi di Unwar, setelah mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Kehidupakan Kampus Mahasiswa Baru, mahasiswa baru yang beragama Hindu wajib mengikuti upacara mahasisya upanayana. Upacara mahasisya upanayana dikoordinir oleh Pasemetonan Mahasisya Hindu Dharma (PMHD) Unwar dipusatkan di parahyangan kampus Unwar, MBP/ist

Sabtu (24/9).

UNDIKNAS - Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) University Denpasar, Jumat (23/9) lalu melaksanakan seminar internasional yang bertema “How To Achieve Success as a Graduate in Australia�. Seminar diadakan di Auditorium Undiknas Denpasar. Seminar sehari menampilkan narasumber Mr. Daniel Chin yang merupakan The Regional Coordinator- South East Asia Of Soutern Cross University Australia. MBP/ist

46 10 - 16 Oktober 2016


PROPERTI

Larangan KPR Inden Diharapkan Dihapus

MBP/dok

R

elaksasi untuk pasar properti lewat pelonggaran atau penghapusan aturan tentang larangan kredit pemilikan rumah (KPR) inden diharapkan mampu menggairahkan bisnis properti yang sempat tertekan akibat perlambatan ekonomi nasional 2015. Pengamat properti, Adi Nugraha beberapa waktu lalu menyampaikan, kondisi bisnis properti yang sempat tertekan akibat perlambatan perekonomian nasional 2015 perlu upaya pemulihan dan percepatan dengan cara menggairahkan sektor - sektor perekonomian. ‘’Sektor properti yang cukup menopang perekonomian perlu didukung aturan yang memihak sehingga bisa memberi kontribusi optimal dalam pembangunan,’’ katanya. Relaksasi pasar properti yang diharapkan perbankan lewat pelonggaran KPR inden untuk produk properti dengan nilai tertentu, katanya, akan memacu pertumbuhan KPR. Misalnya,

untuk properti dengan nilai Rp 2 miliar ke bawah lewat pelonggaran aturan main tersebut, akan menggeliatkan pasokan produk properti pengembang. ‘’Dengan pelonggaran aturan main KPR, otoritas perbankan bisa menghapus larangan inden untuk KPR rumah kedua dan selanjutnya,’’ jelasnya. Inden KPR dihapus, lanjutnya, untuk memberikan jaminan layanan kepada konsumen properti. Pengembang wajib menyiapkan dana sendiri untuk merampungkan proyek hingga 100 persen, baru kredit mereka di-acc perbankan. ‘’Itu karena inden KPR juga memberi peluang bagi pebisnis menggunakan dana pinjaman tak sesuai dengan peruntukan alias untuk investasi,’’ imbuhnya. Namun dengan permintaan pelonggaran ini yang juga diikuti pengawasan yang ketat, pengembang bisa berorientasi pada layanan terbaik bagi konsumen properti. Salah seorang pengembang, Sucan-

dra Wati menyampaikan, kemudahan dari otoritas terkait KPR inden memberi peluang bagi pengembang lebih meningkatkan pembangunan proyek. ‘’Selama ini larangan KPR inden mewajibkan pengembang mengupayakan permodalan sendiri dalam membangun proyek hingga siap jual,’’ katanya. Berdasarkan data uang beredar Bank Indonesia (BI), kredit properti tumbuh 11,4 persen atau senilai Rp 614 triliun per Februari 2016. Pertumbuhan ini lebih rendah dari pertumbuhan 11,7 persen atau senilai Rp 609,6 triliun per Januari 2016. KPR dan kredit pemilikan apartemen (KPA) hanya tumbuh 7,7 persen di Februari 2016. Penopang kredit properti adalah kredit konstruksi dan kredit real estate yang tumbuh tumbuh masing-masing 15,3 persen dan 18,5 persen. lGunawan/Bisnis Bali 10 - 16 Oktober 2016

47


TRADISI

Prosesi ”Ngelawang” di Sukawati

Mempertunjukkan Barong Dingkling, Simbol Memohon Kesuburan Anak-anak di Témpékan Pemecutan Br. Tebuana, Sukawati, Gianyar mempertunjukkan tarian Barong Dingkling dengan mengunjungi pekarangan warga hingga masuk merajan serangkaian peringatan hari raya Galungan dan Kuningan.

B

ali memiliki tradisi unik pada rentang waktu hari raya Galungan hingga Kuningan. Pada saat itu umumnya digelar prosesi ngelawang dengan mempertunjukkan tarian Barong Bangkung dan Barong Két. Namum berbeda dengan Témpékan Pemecutan, Br. Tebuana, Sukawati, Gianyar. Warga di tempekan ini mempertunjukkan Barong Dingkling yang menjadi sungsungan di sana. Barong Dingkling ini khusus hanya dipertunjukkan pada Galungan, Umanis Galungan, Pahing Galungan, Kuningan, dan Umanis Kuningan. “Barong di sini hanya dipertunjukkan saat Galungan, Umanis Galungan, Pahing

48 10 - 16 Oktober 2016

Galungan, Kuningan, dan Umanis Kuningan. Sangat berbeda dengan tradisi nglawang yang dilaksanakan selama sepuluh hari dari Galungan hingga Kuningan,” kata Jero Mangku Nyoman Sudirsa, pamangku di Témpékan Pemecutan, Br. Tebuana beberapa waktu lalu. Menurut Jero Mangku, Barong Dingkling sudah diwarisi turun temurun. Keberadaan barong tersebut sangat disakralkan oleh masyarakat tempekan, sehingga setiap enam bulan dilaksanakan piodalan bertepatan dengan Tumpek Wariga. Tujuan dari upacara tersebut, selain meminta keselamatan, kesuburan dan kesejahteraan, tambah Jero Mangku juga bertujuan nyomya Sang

Kala Tiga seperti Sang Bhuta Galungan, Sang Bhuta Dungulan, dan Sang Bhuta Amangkurat yang menggoda manusia yang dimulai sejak Redité Pahing Dungulan hingga Anggara Wagé Dungulan. Keunikan lain dalam pertunjukkan Barong Dingkling, yaitu rupanya lebih seperti Wayang Wong. Barong Dingkling dipertunjukkan oleh 12 penari anak-anak yang berasal dari Témpékan Pemecutan. Dikatakan, masing-masing dari Rupa barong mengisyaratkan tokoh pewayangan, seperti Rahwana, Hanoman, Sugriwa, Subali, Merdah, Malén, Délem, Sangut, dan empat pengiringnya seperti Raksasa, Garuda, Patih Merica, beserta Pengiring


MBP/wan

Sang Hanoman. Pada pelaksanaan ngelawang, anakanak yang sudah memakai tapel barong menari sampai masuk ke dalam pekarangan warga, bahkan sampai depan merajan. Pada merajan, anak-anak yang memerankan masing-masing tokoh barong memperagakan gerakan pertarungan menggunakan pedang dari bambu. Setelah itu anak-anak yang memperagakan pertarungan akan memukul-mukul tanaman yang ada di pekarangan warga sebagai bentuk meminta berkah kesuburan. Pernyataan yang sama juga terlontar dari Ketua Pemuda Témpékan Pemecutan, Br. Tebuana, Sukawati, I Wayan Denianto S.Pd.

Katanya, pertunjukkan Barong Dingkling ini ditarikan oleh 12 anak-anak dari Témpékan Pemecutan. Pertunjukkannya sampai tempat suci atau merajan warga. “Pada merajan warga Barong Dingkling memperagakan gerakan pertarungan dengan rentang waktu selama tiga hingga lima menit. Setelah itu, pedang digunakan untuk memukul tanaman sebagai simbol memohon kesejahteraan dan kesuburan tanaman di pekarangan tersebut,” tutur Denianto. Tradisi ngelawang yang biasa dipertunjukkan mulai jam sembilan hingga jam empat sore itu hanya ditarikan melingkupi wilayah Sukawati, khususnya pada Témpékan Pemecutan, Sukawati. Tradisi ini

menurut Denianto, sebagai usaha melestarikan seni budaya serta menunjukkan kepada generasi tentang seni budaya sebagai warisan yang patut dilestarikan. “Barong ini hanya terdapat di Témpékan Pemecutan, Br. Tebuana, Sukawati saja. Oleh karena itu, keberadaan Barong Dingkling yang dipakai ngelawang dikatakan sangatlah unik. Selain sebagai usaha melestarikan seni budaya, dan yang terpenting adalah memohon kesejahteraan dan kesuburan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang menguasai jagat agung ini,” tegasnya. l Sulandra 10 - 16 Oktober 2016

49


HIBURAN

Film Lola Amaria

Bikin Penonton Italia Terenyuh FILM “Jingga” arahan sutradara Lola Amaria sukses merebut hati para penonton yang datang ke Festival Film Indonesia (FFI) di Cinema Spazio Alfieri di Kota Firenze, Italia, belum lama ini. “Jingga” mendapatkan apresiasi karena berhasil menampilkan elemen penting dalam kehidupan manusia, seperti peran keluarga dalam kehidupan anak, demikian Counsellor Pensosbud KBRI Roma Charles Ferdinand Hutapea kepada Antara London, belum lama ini. Film bercerita tentang perjalanan hidup seorang anak yang mengalami kebutaan di masa remaja dan harus menyesuaikan dengan kehidupan barunya yang serba gelap ini berhasil dituangkan secara apik dan detil ke dalam alur cerita film. Sisi kemanusiaan yang diusung film ini sangat menyentuh pemirsa Italia, yang memang memiliki budaya sangat kental dalam menghargai nilai-nilai humanisme dan kekeluargaan. Lola Amaria saat memperkenalkan film kepada penonton Italia bertutur ia mengangkat tema cerita yang tidak biasa dan memperlihatkan bahwa sekalipun di tengah keterbatasan infrastruktur untuk kaum tunanetra, ada semangat kekeluargaan yang memberikan dorongan untuk terus menjalani hidup. Film “Jingga” sukses membawa penonton ke dalam suasana emosi yang dalam, tuturnya. Sementara penonton lainnya, Veronica menilai sekalipun film ini mengungkap suatu sisi yang pesimistik, namun ada sisi positif yang diangkat yaitu peran keluarga. Ketua Asosiasi Persahabatan dan Kerja Sama ItaliaIndonesia, Luciano Mancini menyukai penggambaran keadaan yang mengingatkan pada suatu masa ketika infrastruktur untuk kaum cacat masih terbatas dan pentingnya peran keluarga dalam mengatasi berbagai persoalan kehidupan. Festival Film Indonesia di Firenze 2016 diadakan untuk ketiga kalinya oleh asosiasi Indonesia Meets Italy (IMI) yang dipimpin pecinta Indonesia, Jacopo Cappuccio dan Malina Andryana. Acara ini didukung KBRI Roma mendapat sambutan positif dari warga Indonesia di Italia. Selain “Jingga”, ada lima judul film lain karya sineas terkemuka tanah air, yaitu “Filosofi Kopi”, “Turis Romantis”, “Pasukan Kapiten”, “Cahaya dari Timur”, dan “Tiga Dara”. l kmb


156 |10 - 16 Oktober 2016

Bali Siaga La Nina RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook