Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 232 | balipost.com

Page 1

232 | 21 - 27 Mei 2018

Cerdas Mengawal Budaya Bali

32

RP 20.000


D A F TA R I S I OPINI lSenjakala Guru Generasi X 6 BALI SEPEKAN l151 Kios dan Los Tak Laku 7

LAPORAN UTAMA l Cerdas Mengawal Budaya Bali 8 l Memperjuangkan Kemandirian Ekonomi Bali 9 l Tutik Kusuma Wardhani Pemerintah Harus Hadir Berikan Solusi 10 l Pro Budaya 11 POLITIK l Bahas Strategi Hadapi Pengkritik 16 l Berorientasi Kepuasan Politik 17 KIPRAH l Manfaatkan Kesempatan 18 MANCANEGARA l Mahathir Mohamad Jadi PM Tertua 20 DAERAH l Belasan Siswa SDN 1 Temesi Keracunan

Diduga Akibat “Milkshake” di Kantin Sekolah 22

LENSA l Pindapatta 26

OLAHRAGA l City Panen Rekor Musim Ini 28 PENDIDIKAN l Evaluasi Hasil UN Secara Komprehensif 32 PARIWISATA l Menata Pantai Peninggalan Jerman di Bali 38

KESEHATAN l Mengenal Kanker pada Anak 24

21 - 27 Mei 2018

3


DARI PEMBACA

Mengawal Kesakralan Pura B

eberapa waktu terakhir, viral video turis yang menaiki padmasana yang berada di areal Pura Gelap, Besakih. Tidak sampai berselang sebulan, sebuah media menyebutkan bahwa Pura Tirta Empul di Tampaksiring yang biasa digunakan umat Hindu untuk malukat (mandi air suci) di-booking oleh tamu negara. Umat Hindu yang hendak malukat harus menunggu tamu tersebut selesai dulu baru bisa malukat. Sebagai sesama umat Hindu, berita tersebut tentu terasa menyesakkan. Tidak bisa dipungkiri, perekonomian Bali memang mayoritas digerakkan dari sektor pariwisata. Namun, di sisi lain perlu juga kita menjaga taksu alam Bali termasuk Pura-Pura yang ada. Apabila tamu negara yang mem-booking beragama Hindu dan bertujuan beribadah, tentu lebih bisa diterima. Akan tetapi, bila tidak, sebaiknya kita refleksi kembali akan fungsi utama pura sebagai tempat ibadah, yang memberikan nuansa sakral, tenang, dan harmoni. Sebagai penghubung antara umat Hindu dengan Tuhan, di samping pembuka jalan untuk memajukan sektor perekonomian. Kondisi ini memerlukan perhatian lebih serius dari semua pihak. I P.G.S. Tubuh Wibawa, S.Pd. Mengwi, Badung

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, Citta Maya Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng:Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Sosiawan Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

21 - 27 Mei 2018

4


MANCANEGARA

Yue Zhou, Desa Para Pujangga di Fujian TIONGKOK tidak hanya lekat dengan gedung pencakar langit dan infrastruktur ciamik di perkotaan. Negara ini juga memiliki desa-desa dengan hutan menghijau dan aliran sungai yang tentu saja jauh dari hiruk-pikuk kota. Salah satunya, desa wisata yang dikembangkan di Kecamatan Songkou, Kabupaten Yongtai di Fuzhou, Ibukota Provinsi Fujian. Berikut laporan wartawan Bali Post, Putu Ayu Rindra Devita P., dari Fuzhou. Dari pusat kota Fuzhou, butuh waktu sekitar 2 jam untuk menjangkau kecamatan Songkou dengan bus. Di musim semi sekarang, mata sangat dimanjakan dengan pemandangan hijaunya gunung kapur sepanjang perjalanan. Beberapa kali harus melewati terowongan membelah bukit, dan merasakan sensasi jalan meliuk layaknya perjalanan dari Denpasar menuju Buleleng. Songkou kini sedang mengembangkan desa wisata Yue Zhou, sebuah desa kuno berumur lebih dari seribu tahun berjuluk desa pujangga. Sebab, desa ini merupakan tanah kelahiran Zhang Yuan Gan, seorang pujangga terkenal di Tiongkok yang lahir pada 1091 Masehi. Pada titik yang dipercaya sebagai tempat tinggalnya dulu, dibangun kembali sebuah rumah berdesain kuno dari kayu. Di pintu masuk rumah, diukir pula penggalan-penggalan puisi. Tidak ada biaya yang dipungut untuk melihat-lihat karya sang pujangga berikut tempat tidur dan sebuah ruang khusus untuk menulis puisi. “Puisi-puisi atau syair yang dia tulis banyak sekali, yang tersusun disini ada 436 buah. Anak dan cucunya banyak yang menjadi pujangga besar,” kata Camat Songkou, Ye Wen Zhen. Menurut Zhen, Zhang Yuan Gan memiliki 5 orang putra yang seluruhnya mengikuti jejak sang ayah menjadi pujangga. Lantaran begitu terkenal, pujangga yang satu ini juga kerap menjadi objek penelitian. Tak sedikit pula siswa sekolah yang datang untuk membaca ataupun mempelajari karya dan hasil-hasil penelitian tentang sang pujangga. Saat ini, di Desa Yue Zhou juga tengah dibangun perpustakaan untuk mengakomodasi minat membaca masyarakat setempat maupun wisatawan yang datang. Kedatangan wisatawan diharapkan bertambah dengan adanya perpustakaan itu. “Perpustakaan sedang dibangun di bekas stasiun pembangkit listrik. Ini salah satu titik

MBP/rin

Yue Zhou, desa yang dijadikan desa wisata di Kecamatan Songkou, Kabupaten Yongtai di Fuzhou, Ibu Kota Provinsi Fujian.

yang akan dikembangkan, dibantu profesor dari fakultas bahasa dan sastra dari Fuzhou. Dia juga akan menarik banyak pemuda untuk bekerja disini dan 10 perusahaan untuk investasi,” paparnya. Zhen menambahkan, pengembangan desa wisata terus digenjot untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat setempat. Mengingat, desa ini dulu sangat tertinggal karena penduduk hanya mengandalkan hasil pertanian dari lahan yang terbatas. Akibatnya, banyak generasi muda yang memilih untuk urbanisasi sehingga di desa hanya tinggal orang tua dan anak-anak. Dari 1.400-an penduduk ber-KTP Yue Zhou, hanya 500 orang saja yang menetap disana sepanjang tahun. “Banyak rumah-rumah yang runtuh, kini sedang dibangun kembali untuk membuat fasilitas-fasilitas baru seperti restoran dan guest house. Satu lagi keunikan desa ini adalah dikelilingi sungai yang membentuk sebuah kata (huruf Tiongkok, red), yang artinya bulan,” katanya. Zhen melanjutkan, di Songkou secara keseluruhan terdapat 21 desa. Sejumlah desa yang telah dikembangkan untuk pariwisata dan dikunjungi wisatawan, terbukti mampu mendongkrak pendapatan masyarakat. Setiap KK kini memiliki penghasilan rata-rata 100 ribu Yuan Renmibi atau sekitar Rp 220 juta lebih per tahun. Masyarakat umumnya menjual hasil bumi seperti yang terkenal adalah buah kesemek,

buah qingmei, kacang tanah, buah pipa dan buah li. Disisi lain, pemerintah kecamatan juga membantu pemasaran produk hasil pertanian dan kerajinan masyarakat setempat. Khusus buah li, bisa dipetik sendiri oleh wisatawan pada saat musimnya di bulan Juli. Di Songkou, tepatnya desa wisata Zhongshan juga terdapat penginapan yang cukup terkenal di linimasa, yakni Songkouqi. Dulunya, tempat ini adalah kantor kelurahan yang hendak dibongkar. Namun, Camat Zhen melarangnya lantaran ingin melestarikan bangunan tersebut. Kini, Songkouqi dikelola oleh 7 orang mahasiswa dan selalu ramai dipesan setelah mempromosikannya di internet. Fu Forest Trail Di pusat kota Fuzhou, masyarakat setempat sebetulnya disuguhkan pula suasana alam dalam sebuah tempat bernama Fu Forest Trail. Ada jembatan pelat baja yang dibangun melingkar ke atas semacam jalur roller coster. Panjangnya tidak tanggung-tanggung mencapai 19 km dengan tinggi 168 meter diatas permukaan laut, dan menghubungkan 5 buah taman. Investasi pemerintah ibu kota provinsi Fujian ini juga sangat besar untuk pembangunan Fu Forest Trail, yakni 600 juta Yuan Renmibi. Masyarakat pun tidak dikenakan biaya untuk memasuki tempat rekreasi dan olahraga yang rampung tahun 2016, sejak mulai dibangun akhir 2014 lalu. l Rindra 21 - 27 Mei 2018

5

5


OPINI

S

Senjakala Guru Generasi X

ejak kurang lebih lima belas tahun yang lalu, dunia sekolah menengarai adanya kesenjangan generasi. Kesenjangan ini muncul dari perspektif guru generasi X. Mereka merasakan ada sesuatu yang kurang beres pada diri siswa. Guru generasi X menilai para siswa yang datang dan pergi di sekolah, sebagai generasi yang kurang unggul ketimbang generasinya. Guru generasi X sesungguhnya selalu berharap, ada peningkatan kualitas siswa pada tahun-tahun pelajaran yang baru. Namun, harapan ini tidak pernah nyata. Maka kesenjangan dan konflik generasi antara guru generasi X dan siswanya generasi milineal dan akhir-akhir ini generasi Z, adalah kenyataan yang menggoncang pikiran guru generasi X. Karena itu, banyak guru tampak salah tingkah atau murung, seperti kurang percaya diri. Mereka memasuki keterasingan di hadapan para siswanya. Namun demikian adanya, rasa kuasa seorang guru generasi X masih memungkinkan baginya untuk merasa punya wibawa, walaupun hal ini hanya berlangsung di ruang kelas. Ke dalam ruang kelas yang merupakan ruang kuasa tertutup, guru generasi X menyeret siswa milineal dan generasi Z ke masa silam, masa yang sungguh berbeda dengan masa kini. Guru generasi X memandang rendah, sinis, penuh cibiran, kritik para siswa milineal dan generasi Z dengan mengunggulkan masa lalu dirinya. Namun, cara kuasa ini tidak berfaedah sama sekali. “Wajah” siswa di sekolah semakin jauh dari harapan guru generasi X di tengah tahun-tahun yang berubah. Kondisi ini menimbulkan satu konflik batin pada guru generasi X karena telah terjadi satu ironisme: seorang guru yang didera rasa asing di hadapan para siswanya sendiri. Guru generasi X sesungguhnya tidak tinggal diam. Mereka ingin memberontaki keadaan baru namun tidak mampu. Justru sebaliknya, semakin terdesak. Konflik batin ini satu persoalan pendidikan yang kurang mendapat perhatian, baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Garis demarkasi antara guru generasi X dan siswa milineal atau generasi Z adalah teknologi informasi, gawai, dunia daring, dan digital. Semua itu adalah dunia generasi milineal dan generasi Z. Guru generasi X sudah memproklamirkan diri bahwa semua itu bukan dunianya dan merasa tidak sanggup hidup dalam dunia figital (ulang-alik antara

6

Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum.

dunia fisik dan digital). Sementara pada sisi lain, pemerintah membuka pintu sekolah dan tradisi pengajaran baru bagi masuknya teknologi informasi, dunia daring, dan digital. Kebijakan ini dirasa semakin menggerus guru generasi X. Pemerintah lebih berpihak kepada generasi milineal dan generasi Z. Pada tahun-tahun berikutnya, sekitar sejak tujuh atau sepuluh tahun yang lalu, sekolah-sekolah mulai menerima guru milineal. Keadaan ini semakin memperdalam konflik dan rasa terdesak atau tersaingi guru generasi X. Potret guru di sekolah-sekolah akhir-akhir ini sangat kontras: generasi X dan milenial. Pada saat dunia memasuki Revolusi Industri 4.0, terasa benar tersisihnya satu generasi dalam dunia persekolahan, yakni yang dialami oleh guru generasi X. Dalam pandangan ideal guru generasi X, guru angkatan baru di suatu sekolah seyogyanya patuh dan menghormati mereka. Namun hal ini tidak terjadi karena guru angkatan baru dari generasi milineal tidak mampu memahami hal itu. Guru milineal tidak memandang hal itu penting. Salah satu wujud rasa hormat kepada guru generasi X adalah dengan cara menjadikan mereka tempat menimba pengetahuan dan pengalaman oleh guru milineal. Namun, guru milineal tidak melakukan penimbaan ilmu untuk mengembangkan diri pada guru generasi X di sekolah tempat mereka bertugas tetapi lewat dunia daring dan digital, yang merupakan native mereka. Guru milineal jarang terlibat obrolan di ruang guru dengan guru generasi X karena mereka lebih memilih suntuk di depan komputer tablet, laptop atau telefon cerdasnya. Inilah dunia “obrolan” mereka yang tidak terbatasi orang, ruang, dan waktu. Dalam konstruksi dunia ini mereka hidup dan belajar dalam pengertian yang baru dan luas. Di dalam dunia figital mereka membagi pengalamanpengalaman mengajarnya dan juga mengambil berbagai materi pelajaran, media, desain, atau model pembelajaran. Bahkan, akhirnya di dunia digital mereka “bertemu” dengan para siswanya. Bagi guru milineal, makna ruang kelas dan jadwal belajar telah berubah. Mereka juga mengajar dalam ruang kelas virtual. Tidak hanya itu, guru milineal tidak bermasalah dengan sistem daring dan digital,

teknologi informasi yang menjadi sarana pengelolaan tugas dan administrasi. Hal ini memberi akses yang jauh lebih cepat, adil, terbuka, luas, bagi guru milineal karena 24 jam hidupnya tidak terlepas dari digital. Guru milineal selalu tampil terdepan dari segi akses informasi. Hal ini semakin menyiutkan nyali guru generasi X. Pergantian zaman dan lahirnya generasi baru rupanya telah merenggut kuasa dan wibawa guru generasi X. Kondisi yang dibicarakan dalam esai ini, sepertinya berbicara tentang senjakala guru generasi X. Mereka tinggal menunggu turun panggung dalam rasa kehilangan dan kehampaan besar. Mereka akan memasuki masa pensiun dalam keadaan tersungutsungut, tanpa upacara perpisahan, kenangan, dan himne penuh puji. Maka, ada hikmah yang penting dalam kerangka meningkatkan kualitas pendidikan. Momen pergantian generasi yang sangat jelas sebagai akibat Revolusi Industri 4.0 harus disongsong untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang secara kuat berbasis pada pergantian generasi. Pada tahun-tahun sebelumnya, guru yang sulit berubah adalah guru generasi X yang menguasai sekolah. Pemerintah tidak berkutik dengan sifat mereka yang memilih status quo dan bergeming dengan segala inovasi. Guru generasi X sesungghunya menjadi salah satu sumber penghambat inovasi-inovasi dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan bangsa. Maka pergantian generasi guru, menuju generasi milineal adalah saat yang sangat strategis karena guru dan siswa memiliki visi hidup yang sama. Pergantian generasi guru ini harus dimanfaatkan oleh pemerintah melakukan perubahan yang mendasar dalam dunia pendidikan untuk merombak segala stagnasi yang selama ini terjadi. Perubahan mendasar tersebut tentu tidak terlepas dengan ciri-ciri generasi Z, diadaptasi dari buku karangan David Stillman dan Jonah Stillman (2018). Bagi generasi Z dunia nyata dan virtual saling tumpang tindih. Mereka berpandangan dunia fisik dan digital ekuivalen. Mereka selalu berusaha untuk dikenal. Mereka berpikir pragmatis. Mereka selalu berada di barisan terdepan dalam hal trend dan kompetisi. Mereka selalu menuntut diri untuk melakukan sendiri. Mereka sangat kompetitif dan tertutup. Penulis dosen Undiksha Singaraja

21 - 27 Mei 2018

6


BALI SEPEKAN

Puncak Panen Raya, Harga Gabah Turun

MBP/mud

151 Kios dan Los Tak Laku SEBANYAK 151 kios dan los di Pasar Banyuasri, Singaraja sejak beberapa tahun terakhir tak laku disewakan kepada pedagang. Ini terjadi karena lokasi tempat berjualan itu tidak strategis. Selain itu, pedagang tidak tertarik menyewanya karena kondisinya rusak. Akibatnya, Perusahaan Daerah (PD) Pasar Buleleng kehilangan pemasukan rata-rata Rp 10 juta per bulan. Dirut PD Pasar Buleleng, Putu Gede Satwikayadnya, Senin (7/5) mengatakan, keberadaan kios dan los yang tidak menghasilkan di Pasar Banyuasri jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan data saat ini. Sejak dua kali menjabat direksi, dirinya berhasil mengelola kios dan los tersebut. Ini dilakukan dengan menarik sertifikat hak registrasi terhadap kios atau los menjadi milik perusahaan. Perusahaan

kemudian menyewakan kembali kepada pedagang yang baru. Selain itu, ada pedagang yang tidak memfungsikan tempat yang disewanya. Setelah diperingati pedagang tersebut memfungsikan kios atau los milik perusahaan tersebut. Sayangnya, upaya itu belum memberikan hasil optimal, sehingga sekarang tersisa 151 kios dan tetap tidak laku disewa. Menurut Satwikayadnya, kios atau los yang tidak disewa itu mengakibatkan perusahaan kehilangan pendapatan dari sewa tempat bulanan dan cukai pedagang harian. Diperkirakan dari situasi ini, perusahaan gagal mendapatkan penghasilan dari ratusan kios dan los yang tidak ditemapti itu lebih dari Rp 10 juta per bulan. Atas kondisi ini, direksi berusaha untuk menawarkan tempat tersebut kepada pedagang. l Mudiarta

PUNCAK panen raya di Bangli berlangsung pada April lalu. Momen tersebut tidak serta merta membuat petani sumringah. Sebab di tengah melimpahnya produksi, harga gabah justru mengalami penurunan. Pemilik penyosohan gabah di Banjar Jalanbau Desa Sulahan, Susut, I Nengah Kariasa, Senin (7/5) mengatakan, turunnya harga gabah merupakan fenomena tiap puncak panen raya. Sebelum panen raya, harga gabah Rp 4.600 per kg. Bahkan sekitar Februari lalu harganya tembus Rp 5.000 per kg akibat minimnya produksi. Namun saat puncak panen raya hingga sekarang, harga gabah turun Rp 600 menjadi Rp 4.000. Dia menjelaskan, di masa panen sekarang, kualitas gabah yang dihasilkan cukup bagus karena kadar air berkurang saat musim kemarau. Pihaknya pun meyakini kondisi ini berlangsung satu sampai dua bulan ke depan. ‘’Sekarang para petani ada yang sudah mulai menanam padi lagi. Itupun untuk subak yang tidak ada proyek perbaikan irigasi. Kalau ada perbaikan irigasi, maka harga gabah bisa kembali naik akibat produksi sedikit karena subak yang saluran irigasinya diperbaiki tidak menanam padi lantaran tidak mendapatkan air,’’ imbuhnya. Harga beras sejauh ini masih stabil. Ketika gabah sudah digiling menjadi beras yang siap jual, dia menjual beras seharga Rp 9.000 per kg. ‘’Kalau sebelumnya harga beras sempai sampai Rp 12.000 per kg. Kalau di tingkat eceran di pasaran sekarang ini harga beras kisaran Rp 10.000 per kg,’’ terang Kariasa. l Eka Parananda

Pasar Senganan Nyaris Mati Suri ERA tahun 90-an merupakan masa kejayaan pasar tradisional, salah satunya Pasar Senganan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel. Pasar yang kini telah dikelola oleh Pemkab Tabanan ini dulunya sangat terkenal lantaran menjadi pusat perdagangan warga sekitar. Di pasar seluas hampir satu hektar tersebut, berbagai keperluan tersedia. Namun masa kejayaan tersebut berangsur surut sejak munculnya toko modern yang menawarkan berbagai keperluan. Jika tidak dicarikan solusi, maka lambat laun keberadaan Pasar Senganan akan mati suri. Apalagi target retribusi pendapatan pasar oleh dinas

terkait terus meningkat. “Tahun 90-an sempat ramai karena Pasar Senganan sebagai pusat grosiran. Jadi banyak suplayer dan pedagang eceran yang datang ke sini. Tetapi belakangan mulai menurun, bahkan ada yang usahanya tutup,” beber Kepala Pasar Senganan, Gusti Ngurah Made Suartika Senin (7/5)lalu. Menurutnya, kurang menggeliatnya Pasar Senganan mulai terasa sejak adanya toko modern yang menjual semua komoditi yang hampir seluruhnya ada di pasar. “Mulai dari perlengkapan upakara, buah bahkan sampai bumbu dapur dijual di sana. Bahkan saat harga di pasar sem-

pat naik, mereka justru bisa menawarkan lebih murah. Otomatis semua memilih berbelanja di sana,” terangnya. Meski baru sekitar satu tahun menjadi Kepala Pasar Senganan, diakui Made Suartika kondisi pasar lesu sudah terjadi hampir belasan tahun. Penurunan ini tentu saja berdampak pada retribusi pasar yang harus disetornya ke Badan Keuangan Daerah tiap tahun yang terus ditarget meningkat. “Tahun lalu ditarget sekitar Rp 80 juta. Tahun ini naik jadi Rp 95 juta. Dengan kondisi seperti saat ini bagaimana caranya, saya juga pasrah,” pungkasnya. l Puspadewi 21 - 27 Mei 2018

7

7


L A P O R A N U TA M A

Cerdas Mengawal Budaya Bali UNTUK menjaga kelangsungan dan eksistensi adat, tradisi, agama dan budaya di Bali, sudah saatnya diupayakan pembaharuan terhadap keberadaan Undang Undang pembentukan Provinsi Bali No 64 Tahun 1958, yang seyogyanya menjadi kesepakatan dasar; ketika bergabungnya Provinsi Bali ke dalam NKRI. Nantinya dengan UU provinsi yang baru, diharapkan Bali memiliki payung hukum didalam mengelola pemerintahan dan pembangunan, dengan pengaturan dan tata kelola yang berorientasi ataupun sejalan dengan keberadaan adat, tradisi, agama dan budaya di Bali. Seperti halnya pelestarian budaya, pemerintah bersama pemerintah daerah dari sejak dahulu, selalu saja memberikan komitmen un-

tuk melakukan pelestarian adat dan budaya, bahkan diikuti dengan imbauan kepada masyarakat untuk melakukan hal yang sama. Namun yang terjadi jauh dari harapan. Pariwisata budaya yang seharusnya dipahami sebagai kegiatan pariwisata yang berwawasan dan sekaligus memiliki manfaat untuk kepentingan budaya dengan pelestariannya, tapi yang terjadi justru sebaliknya, kegiatan pariwisata berlangsung eksploitatif terhadap budaya, dengan kecenderungan memberikan dampak negatif yakni menurunnya semangat serta kemampuan masyarakat ataupun krama adat untuk melakukan pelestarian, seiring dengan terpuruknya daya saing ekonomi mereka. Fakta ini dengan mudah dapat dilihat, karena semakin hari, krama merasakan semakin berat beban biaya pelestarian yang ada. Sementara peningkatan biaya pelestarian itu sendiri, tidak diikuti dengan meningkatnya pendapatan ataupun kesejahteraan krama adat sebagai agen pelestari di Bali secara proposional. Belum lagi punahnya semangat gotong royong, akibat hilangnya kemandirian krama adat di desanya. Ditambah lagi dengan hadirnya kebijakan saber pungli, yang berpotensi mengabaikan struktur organik pengaturan adat, yang membenarkan dilakukannya pungutan retribusi hanya kepada krama adat lewat peturunan ataupun sejenisnya, dan melarang keras desa adat melakukan retribusi kepada krama tamiu (urban yang berasal dari luar Bali). Kondisi ini memunculkan kesan ketidak adilan, karena pariwisata yang dinikmati oleh semua krama yang ada di Bali, tapi biaya pelestariannya hanya dibebankan kepada krama adat. Sementara pemerintah pun masih enggan berbagi fiskal dari penerimaan pajaknya di Bali yang begitu besar. Idealnya penerimaan pajak itu

diutamakan untuk menanggulangi biaya pelestarian yang setiap tahunnya tidak kurang dari Rp 3 T, untuk sekitar 1488 desa adat. Pada akhirnya, semua ini membuat upaya atau kegiatan pelestarian dipahami sebagai sesuatu yang akan menambah beban krama adat, yang notabene jika meminjam istilah Bung Karno, didominasi oleh kaum marhaen seperti petani, buruh dan nelayan. Begitu juga dampak dari eksploitasi budaya dibidang seni kerajinan, saat ini banyak produksi kerajinan dari luar Bali yang membanjiri pasar kerajinan di Bali, dan membuat banyak pengerajin terpaksa gulung tikar dan harus beralih profesi, karena tidak adanya ketentuan investasi yang mewajibkan bagi investasi pariwisata seperti hotel, vila ataupun resort menggunakan produk lokal. Sehingga apapun kerajinan yang dibutuhkan, dapat di “import” dari luar Bali secara bebas. Ini semua membuktikan bahwa sejatinya yang terjadi di Bali, adalah kegiatan pariwisata budaya yang realitanya, dimana budaya ternyata lebih banyak memberikan pengabdian dan pengorbanan untuk suksesnya kelangsungan pariwisata, dibandingkan dengan manfaat pariwisata untuk kepentingan budaya, rakyat dan alam Bali sendiri. Untuk itu melalui kesempatan yang baik ini, saya memohon dukungan rakyat dan para pemangku kekuasaan yang ada di Bali, untuk bersatu padu, turut serta mendesak pemerintah agar segera memberikan prioritas, demi terwujudnya pembaharuan terhadap UU Pembentukan Provinsi Bali, yang tidak hanya sekedar menjadi UU pembentukan provinsi yang normatif, tapi harus sanggup menjadi ketentuan dasar yang mampu sebagai pijakan, sehingga dapat dilakukan pengaturan serta tata kelola yang sesuai dengan keberadaan adat, tradisi, agama dan budaya di Bali, demi tercapainya keadilan sosial dengan kesejahteraan rakyat. l Dira Arsana/adv

Pemerintah pun masih enggan berbagi fiskal dari penerimaan pajaknya di Bali yang begitu besar. Idealnya penerimaan pajak itu diutamakan untuk menanggulangi biaya pelestarian yang setiap tahunnya tidak kurang dari Rp 3 T, untuk sekitar 1.488 desa adat.

8

21 - 27 Mei 2018

8


MBP/ist

Menjaring aspirasi di Puri Saren Kauh di Banjar Bucu Jalan Imam Bonjol - Klungkung

Memperjuangkan Kemandirian Ekonomi Bali Kemandirian ekonomi krama Bali haruslah menjadi perjuangan bersama ke depan. Ini harus kita kelola sebagai perjuangan strategis dengan mendengar aspirasi masyarakat dan mencarikan terobosan hukum untuk mengawalnya.

SELAKU wakil rakyat dari dapil Bali, Nyoman Dhamnatra senantiasa mengelola waktu resesnya untuk berada di tengahtengah masyrakat. Kader PDI Perjuangan ini pun getol mengelola berbagai isu strategis dalam pengelolaan Bali, termasuk menyarap harapan masyarakat Bali. Setidaknya, saat melakukan simakrama di Puri Saren Kauh di Banjar Bucu Jalan Imam Bonjol – Klungkung, Nyoman Dhamantra menyuarakan kemandirian ekonomi krama Bali. Selain bertemu dengan sejumlah tokoh puri, ia juga bertemu dengan masyarakat dari Banjar Bucu dan sekitarnya. ‘’Kemandirian ekonomi krama Bali haruslah menjadi perjuangan bersama ke depan. Ini harus kita kelola sebagai perjuangan strategis dengan mendengar aspirasi masyarakat dan mencarikan terobosan hukum untuk mengawalnya,’’

ujarnya. Ia mengatakan pembangunan tidak hanya berdampak positif untuk Bali. Secara sadar atau tidak sadar, pembangunan sudah menggerus kemandirian ekonomi masyarakat Bali. Saat ini masyarakat Bali lebih mengandalkan bantuan sosial. Sebagai contoh pada zaman dahulu di Bali bisa membangun Pura dan tempat peribadahan yang besar dan megah, yang tersebar di seluruh Bali. Itu menandakan betapa hebatnya dahulu kemandirian ekonomi masyarakat Bali. Saat ini hal tersebut sudah sangat minim. Masyarakat Bali hampir tidak lagi ada gotong royong dan swadaya masyarakat. Mari perbaiki pemahaman tentang bantuan sosial dan tingkatkan kemandirian ekonomi, khususnya di Bali. Agar tidak lagi bergantung kepada Pemerintah Pusat dan Pemprov. l Dira Arsana/adv 21 - 27 Mei 2018

9

9


L A P O R A N U TA M A

Tutik Kusuma Wardhani

Pemerintah Harus Hadir Berikan Solusi

P

ascaerupsi Gunung Agung, masyarakat di lereng Gunung Agung kesulitan untuk membuka lembaran baru. Sebagian besar dari mereka kebingungan, pekerjaan apa yang harus dilakukan, di tengah situasi yang belum menentu terkait aktivitas Gunung Agung. Di tengah situasi ini, pemerintah harus hadir memberikan solusi guna mempercepat proses pemulihan (recovery) warga di lereng Gunung Agung. Demikian disampaikan anggota DPR RI dapil Bali dari Komisi XI Tutik Kusuma Wardhani, saat ditemui usai menjadi narasumber dalam acara workshop BPKP di Wantilan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem, belum lama ini. Usai erupsi Gunung Agung ini, ada banyak aspek yang harus dipikirkan untuk menjembatani proses pemulihan warga setempat. Menurutnya, semestinya ini yang menjadi fokus utama, bukan upaya besar-besaran terkait satu aspek untuk melindungi

10

pariwisata Bali, khususnya Karangasem saja. Warga yang sebelumnya mengungsi sejak September tahun lalu, dan kini sudah pulang ke desa atau rumahnya masing-masing, masih banyak yang bingung. Warga bingung, karena harus mulai dari nol. Mau beternak, sebagian besar sapi warga petani sudah terjual murah saat panik. Uang penjualan sapi yang murah atau setengah harga itu, sudah habis untuk bekal di pengungsian. Seperti warga di perbukitan atau di kaki dan lereng Gunung wilayah Desa Pakraman Sibetan, banyak mengalami hal seperti itu. Sehingga, peran serta semua pihak sangat dibutuhka, untuk bersama-sama membantu warga yang saat ini sangat mengalami kesusahan. Dalam rangka mempercepat pemulihan atau pembangunan kembali perekonomian masyarakat, dia mendorong warga harus bekerja keras kembali. Dia mengaku sangat tahu warga Karangasem adalah warga pejuang. Karena tertempa alam yang tandus, di mana saja dia hidup dan bekerja, pasti ke depan akan sukses. Meski meyakini warga Karangasem bisa bangkit, ia tetap menegaskan pemerintah daerah harus hadir membangun kembali usaha peternakan warga. Menghidupkan kembali aspek pertanian warga. Termasuk, hadir dalam membangun kembali dunia usaha kecil menengah warga yang sebelumnya sangat terdampak dari situasi tersebut. Contohnya, aspek peternakan. Banyaknya peternak ayam, sapi, maupun yang lainnya, jatuh bangkrut karena dampak erupsi ini. Situasi ini sangat memperngaruhi ketersediaan kebutuhan ini di pasar. Harga daging ayam menjadi jauh melambung hingga menyentuh harga Rp 50 ribu per kilogram. Demikian juga harga telur maupun kebutuhan lainnya di sejumlah pasar tradisional di Karangasem, juga melambung tinggi. Legislator dari Partai Demokrat ini, menegaskan

pemerintah pun harus hadir di situ. Harus dikaji dengan jelas, kebutuhan mendesak mereka apa di setiap daerah terdampak. Pihaknya mengaku sudah beberapa kali turun. Ada beberapa tempat di radius empat kilometer yang pernah dikunjungi. Petani diberikan bibit tanaman, untuk memulai bertani lagi. Seperti bibit buah naga, yang kebetulan bagus dikembangkan di daerah berpasir. “Kebetulan saat kami turun itu yang diminta. Pemerintah harus hadir untuk melihat kebutuhan mereka apa. Selain itu akses jalan juga masih sangat kurang di daerah-daerah terpencil ini. Manfaatkan momentum ini, untuk mempercepat proses pembangunan disana,” tegasnya. Misalnya, pembangunan akses jalan ini harus bisa diarahkan ke lokasi sentrasentra kerajinan masyarakat misalnya, yang mendukung percepatan proses pemulihan pasca erupsi. Sebagai upaya dalam memberi jalan pemberdayaan, perbekelnya, kata dia, juga harus proaktif untuk membantu mempercepat proses pemulihan kondisi warganya. Selain bantuan dalam bentuk motivasi dan sarana, juga bantuan dalam mendapatkan bantuan modal yang mudah dan murah. “LPD harus mengambil peran itu. Sebagai lembaga keuangan desa pakraman, niat untuk membantu warganya sendiri harus lebih besar. Ini akan sangat membantu mempercepat proses pemulihan itu,” tegas anggota Komisi XI yang membidangi keuangan, perencanaan pembangunan dan perbankan ini. Menurutnya, saat ini LPD yang paling cepat dan paling mudah guna secepatnya membantu warga petani untuk permodalan. Bisa saja, modal yang dikucurkan LPD menggunakan ternak atau bibit sapi, babi atau ayam yang dipakai jaminan. “LPD saya kira yang paling dekat, pengurus LPD paling tahu siapa warganya atau krama desa yang perlu dan berapa berani memberikan kredit modal,” tegasnya. l Bagiarta/adv

21 - 27 Mei 2018

10


MBP/eka

Putu Ayu Partini

MBP/eka

Putu Bagus Asdianta Jaya Winangun

MBP/eka

Komang Arik Partayanti

Pro Budaya DEWAN perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mempunyai peran penting dalam membangun negeri ini. Terlebih, dalam perannya DPR mempunyai tugas untuk menyampaikan aspirasi rakyat ataupun membantu untuk membangun daerah asalnya. Sayangnya, fakta selama ini, sejumlah kinerja DPR dinilai tak sesuai harapan rakyatnya. Bahkan, melenceng dari apa yang dijanjikan saat kampanye. Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, banyak harapan dari masyarakat, terutama generasi muda terhadap calon anggota DPR selanjutnya. Salah satunya mengharapkan agar anggota DPR RI dapil Bali yang duduk di Senayan nanti bisa lebih mendengar dan mengabulkan aspirasi masyarakat untuk membangun Bali, terutama dari sisi budaya. Selain itu, DPR juga harus bisa “nindihin gumi Bali” ke depannya, kata perwakilan BEM PM Universitas Udayana (Unud) Putu Ayu Partini. Sebagai generasi muda bangsa, Putu Ayu Partini berharap kinerja DPR Dapil Bali lebih diperjelas. Di samping juga,

kinerja DPR juga harus transparan dari segi keuangan. Sehingga, apa yang menjadi hak krama Bali bisa lebih optimal dan maksimal dimanfaatkan untuk pembangunan dan kesejahteraan krama Bali. “Masalah bantuan dana misalnya. DPR harus lebih bisa mensosialisasikannnya kepada masyarakat, sehingga masyarakat Bali yang awam terhadap bantuan dana tersebut lebih tahu untuk apa dana tersebut,” ujar Putu Ayu Partini. Hal senada juga dikatakan salah satu anggota BEM Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar, Komang Arik Partayanti. Ia berharap anggota DPR dapil Bali ke depan untuk lebih memberikan ruang kepada generasi muda agar bisa menyalurkan bakat-bakat, aspirasi dan keinginan yang dibutuhkan genersi muda di dalam memajukan kebudayaan yang ada di Bali. Sebab, generasi muda saat ini mempunyai tugas dan kewajiban jntuk melestarikan seni dan budaya yang telah ada, sehingga tidak punah ke depannya. Ia berharap DPR memberikan ruang kepada generasi muda untuk bisa melakukan kegiatan-kegiatan kebuday-

aan. Sehingga, di samping sebagai ajang pelestarian budaya juga untuk menarik wisatawan mancanegara. “Kami sering mengajukan proposal untuk menggelar kegiatan kebudayaan ke DPR, tetapi jarang dihiraukan. Saya berharap kepada calon DPR nanti agar lebih peduli dan memperhatikan kegiatan-kegiatan kebudayaan yang diselenggarakan oleh mahasiswa,” tandasnya. Perwakilan KMHDI Bali, Putu Bagus Asdianta Jaya Winangun, berharap anggota DPR RI dapil Bali dalam menjalankan tugas dan wewenangnya agar tidak melanggar UUD 1945, sehingga tidak tersandung hukum. Sebab, jika tersandung hukum maka akan mencoreng nama dan masyarakat Bali. Oleh karena itu, diharapkan anggota DPR dapil Bali tidak sibuk ikut mengurusi proyek-proyek besar yang bermasalah, tetapi lebih peduli terhadap kearifan lokal dan kebudayaan Bali. Sehingga, budaya yang menjadi citra pariwisata Bali, serta kearifan lokalnya tetap lestari ke depannya. l Winatha 21 - 27 Mei 2018

11


AKTIVITAS ANGKASA PURA - Masih dalam rangkaian pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1940 serta menyambut Galungan dan Kuningan, Manajemen PT Angkasa Pura I Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai menggelar Dharma Santi. Kegiatan yang diselenggarakan di Pura Jagat Tirta, kompleks peribadatan Angkasa Pura I, Kamis (3/5), diisi ceramah keagamaan oleh Ida Pedanda Gede Kekeran Blahbatuh. Menurut Ketua Suka Duka Umat Hindu Bandara I Gusti Ngurah Rai, I Wayan Majuarsa, tema yang diusung kali ini adalah ‘’Melalui Pelaksanakan Catur Brata Penyepian Çaka 1940, Kita Tingkatkan Srada (Kepercayaan) dan Bakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa untuk Kedamaian dan Kesejahteraan Masyarakat’’.

BUPATI BANGLI - Dalam rangka memeriahkan HUT ke-814 Kota Bangli, ratusan peserta mengikuti kegiatan jalan sehat yang dilaksanakan Jumat (4/5). Jalan santai yang diikuti seluruh pegawai Pemkab Bangli, pelajar, TNI dan Polri tersebut dilepas langsung Bupati Bangli Made Gianyar di depan kantor Bupati Bangli. Setelah melepas peserta, Bupati Made Gianyar beserta jajaran Forkompinda berbaur dengan masyarakat dan ikut jalan santai di kawasan Kota Bangli. Jalur yang dilalui peserta yakni depan Lapangan Kapten Mudita menuju Jalan Lettu Kanten, Jalan Merdeka selanjutnya menuju Pura Puseh Kelurahan Bebalang, LC Subak Aya sampai utara kantor Bupati dan finish di Lapangan Kapten Mudita. Jarak tempuhnya sekitar 3 km. PNB - UPT Lab Bahasa Politeknik Negeri Bali (PNB) saat ini terus menjalin kerjasama dengan lembaga pendidikan dan Industri. Salah satunya yaitu menjalin kerjasama dengan pihak Hotel bintang lima yaitu The Apurva Kempinski Hotel. Adapun kerjasama yang dilakukan yaitu melakukan uji kompetensi bahasa Inggris untuk calon karyawan Kempinski Hotel yang akan mulai beroperasi bulan September mendatang. Menurut Ketua Lab Bahasa Pusat PNB, I Wayan Dana Ardika, S.S., M.Pd., kegiatan ini sebagai penguat bahwa lab bahasa mampu melakukan kegiatan-kegiatan besar yang berkaitan dengan tes kebahasaan dan pelatihan kebahasaan di Bali. Untuk tahap pertama PNB dipercaya untuk melakukan seleksi bahasa inggris untuk karyawan Kempinski Hotel sebanyak 472 orang. STIKOM BALI - Untuk menyiapkan kelulusan yang berkualitas sekaligus menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0, pada tahun 2018 ini STMIK Stikom Bali kembali menggelar acara kuliah industri selama tiga hari, 3-5 Mei 2018, bertempat di Kampus STMIK Stikom Bali. Sedikitnya 3.000 mahasiswa dari sekitar 6.000 mahasiswa Stikom Bali mengikuti acara ini. Kuliah industri dibuka oleh Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti (induk Stikom Bali) Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. Ketua Panitia Kuliah Industri 2018 Stikom Bali IGKG Puritan Wijaya menjelaskan, kuliah industri tahun 2018 ini bertemakan ‘’Menjawab Tantangan Revolusi Industri 4.0’’.

12

21 - 27 Mei 2018


MBP/ist

GUBERNUR BALI - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengajak seluruh masyarakat terus memupuk semangat gotong royong, melakukan pekerjaan secara bersama-sama dan saling membantu satu sama lainnya. Harapan tersebut disampaikan Gubernur Bali dalam sambutannya saat membuka acara peringatan pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-15 Tahun 2018 di Wantilan Pura Dalem Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Jumat (4/5). Lebih jauh dalam sambutannya, Gubernur Pastika menyatakan semangat gotong royong merupakan warisan budaya yang harus terus kita pegang dalam kehidupan bermasyarakat. Terlebih di tengah arus globalisasi saat ini, manusia cenderung individualisme, materialisme, kehilangan solidaritas dan tenggang rasa.

MBP/ist

IHDN DENPASAR - Fakultas Brahma Widya Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Rabu (9/5) melepas 31 orang calon wisudawan dan wisudawati. Sebanyak 18 orang dari Jurusan Teologi dan 13 orang dari Jurusan Filsafat Timur Fakultas Brahma Widya. Calon wisudawan yang meraih IPK paling tinggi dari Jurusan Teologi adalah Wasudewa Bhattacarya dengan IPK 4,00 dan predikat dengan pujian atau cumlaude. Sementara dari Jurusan Filsafat Timur, peraih IPK tertinggi tercatat I Gusti Ayu Widayanti dengan nilai IPK 3,82 dan predikat dengan pujian atau cumlaude. 21 - 27 Mei 2018

13


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

BRINS - BRINS General Insurance Denpasar, anak perusahaan BRI, meresmikan gedung baru di Jalan Gatot Subroto, Selasa (8/5). Sebelumnya, Kantor BRINS berada di Jalan Diponegoro. Pada peresmian tersebut, hadir Pimpinan Wilayah BRI Kanwil Denpasar dan Direktur Utama BRINS. Sebagai simbolis peresmian, dilakukan pemotongan tumpeng dan pemotongan pita. Direktur Utama BRINS Eko Wahyu Andriastono dalam sambutannya mengatakan, dengan dukungan semua pihak khususnya BRI Kanwil Denpasar, BRINS bisa menunjukkan pertumbuhan. Ia menuturkan, 4-5 tahun lalu premi yang didapatkan BRINS Rp 300-400 miliar. Dari premi tersebut, net margin yang diperoleh yaitu 10 persen.

GUBERNUR BALI - Gubernur Bali I Made Mangku Pastika didampingi Pj. Bupati Gianyar I Ketut Rochineng, membuka secara resmi Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Provinsi Bali XV Tahun 2018 yang dipusatkan di Kabupaten Gianyar. Tahun ini Kabupaten Gianyar terpilih menjadi lokasi pelaksanaan BBGRM yang dilaksanakan selama satu bulan penuh. Pembukaannya dilaksanakan di wantilan Jaba Pura Dalem, Desa Guwang, Sukawati, Jumat (4/5). Pembukaan ditandai pemukulan kentongan dan pelepasan balon disaksikan ratusan peserta gotong royong yang terdiri dari siswa SD, pegawai di lingkungan Pemkab Gianyar serta masyarakat setempat. Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan Bantuan Keuangan Khusus kepada Desa Guwang serta 10 subak oleh Gubernur Mangku Pastika.

MBP/ist

MBP/ist

STIKES BALI - Rabu (9/5), keluarga besar Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali merayakan Dies Natalis ke-13. Puncak acara ditandai penandatanganan MoU dengan Jepang dan Thailand oleh Ketua Stikes Bali I G.P. Darma Suyasa S.Kp., M.Ng., Ph.D. disaksikan Koordinator Kopertis VIII Prof. Nengah Dasi Astawa dan Ketua YPPLPK Bali Drs. Ida Bagus Arka. Ketua Stikes Bali I G.P. Darma Suyasa mempertegas komitmennya membawa Stikes Bali menjadi kampus terbaik bidang kesehatan di Bali, tingkat nasional hingga dunia. ‘’Mutu merupakan suatu bagian integral yang tidak bisa dipisahkan dari pelaksanaan pendidikan tinggi. Tanpa mutu kita tidak akan bisa bersaing di zaman globalisasi ini,’’ katanya.

14

21 - 27 Mei 2018

FH UNR - Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai (FH UNR) menggelar seminar nasional dengan tema ‘’Peran Lembaga Penjamin Simpanan Dalam Sistem Perbankan Indonesia’’ di Auditorium Universitas Ngurah Rai, Denpasar, Selasa (8/5). Seminar nasional ini menghadirkan tiga narasumber yaitu anggota Komisi XI DPR-RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, S.E., M.M., Kepala Devisi Investasi Lembaga Penjamin Simpanan K.M. Nuruddin dan akademisi FH UNR Dr. Luh Nila Winarni, S.H., M.H. Acara dimoderatori oleh Dr. Cokorda Istri Dian Laksmi Dewi, S.H., M.H. Seminar dibuka oleh Rektor UNR Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si. Hadir Ketua Yayasan Jagadhita, Direktur Pascasarjana UNR, para dekan di lingkungan UNR, para dosen dan mahasiswa FH di lingkungan UNR. Seminar nasional ini membahas mengenai regulasi keuangan, sistem perbankan, aspek-apsek pelindungan nasabah, dan peranan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).


MBP/ist

MBP/ist

STPBI - Perayaan Dies Natalis ke-18 Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) yang telah berlangsung selama tiga hari ditutup dengan acara Gala Dinner, Rabu (9/5). Acara Gala Dinner dirangkaikan dengan pengumuman dan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba. Gala Dinner ini mengundang dan dihadiri seluruh stakeholder terkait, khususnya praktisi-praktisi industri pariwisata di Bali. Berbagai hidangan disajikan pada acara ini yang merupakan hasil masakan mahasiswa/mahasiswi jurusan food and baverage dan food service STPBI. Hasil karya berupa menu dan setting acara pada Gala Dinner merupakan proyek akhir mahasiswa sebagai aplikasi manajemen dalam suatu program, baik dalam tingkat nasional maupun internasional.

PEMKOT DENPASAR - Salah satu seniman terbaik Kota Denpasar Nyoman Suarsa, S.Sn. atau yang akrab disapa Yang Pung kembali membuktikan besarnya apresiasi publik atas dedikasinya terhadap perkembangan seni budaya. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan di bidang pendidikan seni yang diterimanya dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Penghargaan diserahkan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, Rabu (2/5). Penghargaan yang diterima Yang Pung ini pun sangat diapresiasi oleh Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara. ‘’Ucapan selamat saya sampaikan mewakili Pemerintah Kota Denpasar atas pencapaian yang telah didapatkan seniman terbaik kita yakni Nyoman Suarsa (Yang Pung) yang menerima penghargaan seni bidang pendidikan seni dari Universitas Negeri Jakarta,’’ ujar Jaya Negara saat menerima Yang Pung di ruang kerjanya, Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (7/5).

MBP/ist

ARYA WEDAKARNA - Kehadiran sosok Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III selalu menjadi magnet dalam setiap kegiatan yang dihelat di Bali. Hal ini terekam dalam dialog kebangsaan yang diadakan lembaga sayap PDI Perjuangan yakni Banteng Muda Indonesia (BMI) Provinsi Bali saat mengundang Paslon Gubernur-Wakil Gubernur Bali, I Wayan Koster dan Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace). Bertempat di Gedung KNPI Bali, acara dialog dihadiri ratusan peserta khususnya anak–anak muda Bali dari berbagai kalangan. Daya tarik tokoh muda peraih suara terbanyak di Pemilu DPD-RI 2014 itu semakin melengkapi wawasan tentang politik Marhaenisme bagi kaum muda Bali khususnya menghadapi Pilgub 2018 dan Pemilu 2019. Dalam pemaparan materi akademis, Arya Wedakarna (AWK) tidak segan memuji karakter Koster- Ace yang dinilainya pantas memimpin Bali.

MBP/ist

STIKES BALI - Serangkaian Dies Natalis ke-13, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali yang berada di bawah naungan YP3LPK Bali, menggelar seminar internasional, Selasa (8/5). Pada Dies Natalis kali ini Stikes Bali mengadakan seminar internasional soal pelayanan perawatan paliatif serta penerapannya dalam praktik dan kurikulum. Ketua Stikes Bali Putu Darma Suyasa, Ph.D. mengungkapkan, seminar diikuti 300 peserta dari unsur mahasiswa, dosen dan praktisi kesehatan di Bali. Selain itu, seminar melibatkan mahasiswa Saint Louist College Thaliand yang sedang mengadakan program pertukaran mahasiswa di Stikes Bali. Usai seminar diadakan workshop dengan 50 peserta untuk memfokuskan pada implementasi perawatan paliatif pada kurikulum pendidikan lengkap dengan materi praktiknya. 21 - 27 Mei 2018

15


POLITIK

Bahas Strategi Hadapi Pengkritik

P

ara Sekretaris Jenderal partai pendukung pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) bertemu membahas berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah. Salah satunya membahas strategi menghadapi kritik yang selama ini ditujukan kepada Jokowi. “Kritik yang ditujukan kepada Presiden Jokowi selama ini lebih banyak karena faktor ketidaktahuan terhadap keberhasilan pemerintah, dan ada juga sebagai motif politik untuk mendiskreditkan Presiden Jokowi, mengingat Presiden hadir sebagai pemimpin rakyat yang terus blusukan dan menghadapi kritik dengan senyum dan kinerja,” ungkap Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto usai pertemuan antar slekjen partai pendukung di Jakarta. Ke depan, Hasto mengatakan para sekjen sepakat pertemuan antar Sekjen Pengusung Jokowi dengan pemerintah akan se-

makin diintensifkan, sekaligus sebagai dukungan terhadap langkah dialog yang dilakukan oleh Jokowi. “Termasuk dengan yang memberi kritik paling keras sekalipun terhadap Presiden Jokowi,” tegasnya. Hasto menjelaskan pertemuan diadakan di Kantor Sekretaris Kabinet dipandu Seskab Pramono Anung. “Suasana pertemuan sangat akrab dan diawali dengan makan siang dengan menu ala Indonesia seperti Soto Ayam, Pecel, Nasi Liwet dan minuman kelala muda dan kopi khas nusantara. Para Sekjend yang hadir dari PDI Perjuangan, Golkar, PKB, Nadem, PPP, Hanura, PKPI, Perindo dan PSI,” imbuhnya. Dia menegaskan pertemuan dilakukan atas inisiatif para Sekjen Parpol yang telah mendeklarasikan Jokowi sebagai calon Presiden 2019 untuk bertemu dengan Menteri Sekretaris Kabinet, Pramono Anung. “Pertemuan dilakukan untuk koordinasi sinergikan gerak langkah perjuangan bersama,” ujarnya. Pada pertemuan tersebut, menurut Hasto, Seskab Pramono

Anung menjelaskan berbagai program dan capaian pemerintahan Presiden Jokowi. “Pertemuan seperti ini sangat penting. Terlebih dengan para sekjen yang punya tanggung jawab menjabarkan kebijakan Ketua Umumnya masingmasing dan semua yang hadir disini telah memberikan dukungan kepada Bapak Presiden Jokowi,” bebernya. Kepada para Sekjen, Pramono Anung menyampaikan banyak hal yang sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi, baik di dalam mengatasi berbagai kesenjangan sosial, menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dengan menyalurkan dana desa lebih dari Rp 187 T, membangun dari pinggiran, memerkuat wilayah perbatasan, perbaikan iklim investasi dan pembangunan infrastruktur secara masif untuk penopang akselerasi pertumbuhan ekonomi ke depan. Presiden Jokowi terus bekerja keras menjawab berbagai persoalan bangsa dan negara, karena itulah kepada para sekjen disampaikan apa-apa saja yang sudah dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK. l Hardianto

Kritik yang ditujukan kepada Presiden Jokowi selama ini lebih banyak karena faktor ketidaktahuan terhadap keberhasilan pemerintah, dan ada juga sebagai motif politik untuk mendiskreditkan Presiden Jokowi, mengingat Presiden hadir sebagai pemimpin rakyat yang terus blusukan dan menghadapi kritik dengan senyum dan kinerja.

16


Berorientasi Kepuasan Politik KEKHAWATIRAN terhadap serbuan tenaga kerja asing ke Indonesia membuat DPR Senayana beda pendapat. Pansus pun diwacanakan. Sejumlah anggota DPR menilai ditandatanganinya Prepres No.20 tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing oleh Presiden Joko Widodo pada 26 Maret 2018 berpotensi membuat naker nasional terpinggirkan. Di pihak lain ada yang menilai gerakan ini hanya untuk kepentingan kepuasan politik. Setidaknya menurut Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Johny G Plate, usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket tentang Tenaga Kerja Asing (TKA) hanya akan menjadi Pansus Odong-odong alias tidak akan mendapat izin atau persetujuan dari DPR. “Itu usulan Pansus, itu Pansus Odong-odong. Keputusan Perpres kan baik dan justru harus diimplementasikan dengan baik, bukan dibuat pansus,” kata Johnny Plate. Ia menyayangkan adanya usulan tersebut, padahal keberpihakan pemerintah terhadap tenaga kerja lokal sudah lebih baik dibanding dengan tenaga kerja asing (TKA). Karena itu, Johnny berpandangan usulan pembentukan pansus hanya untuk kepentingan politik. “Kalau dibikin pansus terhadap hal-hal baik, itu pansus odong-odong, pansus tidak jelas arahnya. Pansus yang hanya untuk kepuasan dan kepentingan politik mereka,” ujarnya. Ia meminta semua pihak tidak memandang permasalahan TKA dengan cara berpikir sempit. “Kami mendukung perpres. Jangan melihat dengan kacamata kuda. Pakai kacamata politik,” tegasnya. Senada, anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Sarmuji mengatakan fraksinya tidak akan pernah mendukung Pansus TKA. “Sampai kapanpun Golkar tak akan mendukung pansus TKA itu. Golkar lebih baik klarifikasi dengan memanggil pemerintah melalui Komisi IX DPR untuk duduk bersama dan menjelaskan perpres itu,” tegasnya. Menurut Sarmuji, isu TKA yang menyebar di masyarakat sebenarnya tak sesuai dengan fakta di lapangan. Apalagi, jika dibandingkan, jumlah TKA yang ada di Indonesia tak sebanding dengan jumlah TKI yang bekerja di luar negeri. “Mereka memobilisasi seolah-olah benar terjadi banjir TKA. Kenyataannya berapa jumlah TKA di Indonesia? Sedikit dibandingkan proporsi TKI kita di luar negeri dan itu sudah dijelaskan oleh Menaker M. Hanif Dkahiri,” tegasnya. Sebelumnya, Fraksi Gerindra, Fraksi PAN dan Fraksi PKS telah menandatangani pembentukan Pansus Tenaga Kerja Asing (TKA) untuk menolak atas Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang TKA. Dukungan terus digalang untuk memenuhi syarat pembentukan usulan pansus yaitu telah memenuhi minimal tanda tangan 25 anggota DPR dan didukung dua fraksi. Namun, untuk memperoleh persetujuan, fraksi-fraksi pengusul harus mampu memperoleh dukungan mayoritas 560 anggota DPR dan harus memenuhi lima dari 10 fraksi yang ada. l Hardianto 14 - 20 Mei 2018

17

17


KIPRAH

Manfaatkan Kesempatan

B

anyak orang mengungkapkan kesempatan emas yang menghampiri jangan disia-siakan. Sebab, kesempatan itu belum tentu datang untuk kedua kalinya. Terlebih untuk bisa ikut dalam kompetisi. Pemikiran itu salah satunya dimiliki perempuan asal Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung Made Mutiara Sanjiwani Rajendra saat mendapat peluang untuk mengikuti ajang Pemilihan Jegeg Klungkung 2017. “Saat itu banyak yang mendukung untuk ikut. Tidak ada salahnya memanfaatkan kesempatan tersebut,” ujar perempuan cantik berusia 23 tahun ini. Berkat kegigihannya, kata Mutiara Sanjiwani Rajendra berhasil menjadi Jegeg Klungkung. Sebuah impian yang juga ingin diwujudkan peserta lain. Mencapai prestasi membanggakan itu tentu bukan perkara mudah. Perlu persiapan matang, mulai dari memahami hal-hal berkaitan dengan Klungkung, seperti seni dan budaya, public speaking hingga kesiapan mental untuk bisa tampil percaya diri di depan banyak orang. “Banyak hal yang harus dipersiapkan. Kebetulan saat itu sekali maju langsung terpilih jadi Jegeg,” tuturnya. Kompetisi semacam itu sudah sempat dijalaninya saat mengenyam pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Udayana. Pada 2016 lalu, ia berhasil masuk ke barisan lima besar tingkat universitas. Ia harus bersaing dengan perwakilan fakultas lain. “Sempat juga ikut Jegeg Bagus Bali dan dapat penampilan terbaik,” katanya. Tak dipungkiri, tampil pada ajang itu tak selamanya mendapat pujian, tapi juga menuai kritikan. Inipun tak sepenuhnya disampaikan secara langsung, melainkan melalui media sosial. Hal demikian tidak membuatnya lesu darah. Justru dijadikan cambuk membangkitkan semangat diri untuk menjadi semakin baik. “Kritikan cukup sering. Tetapi, tidak terlalu ditanggapi. Jadikan motivasi saja,” katanya seraya tersenyum manis. Meski gelar Jegeg Klungkung tahun ini sudah pindah ke orang lain, keinginannya untuk mengikuti kompetisi serupa tak padam. Masih haus akan prestasi, terlebih untuk jenjang yang lebih tinggi. “Ya, semoga bisa lebih baik lagi,” tandasnya. l Sosiawan Made Mutiara Sanjiwani Rajendra

18

21 - 27 Mei 2018


MANCANEGARA

Mahathir Mohamad Jadi

M

antan perdana menteri Malaysia sekaligus pemimpin oposisi Mahathir Mohamad mencetak kemenangan bersejarah dalam pemilihan umum yang digelar pada Rabu (9/5) lalu. komisi pemilihan umum menyatakan, koalisi oposisi yang dipimpin Mahathir telah memenangkan 115 kursi, atau di atas lebih dari cukup untuk memenangkan pemilu. Calon perdana menteri Malaysia harus mengamankan minimal 112 kursi dari 222 kursi Parlemen. Dengan kemenangan Mahathir dalam pemilu Malaysia, dia bakal menjadi pemimpin terpilih tertua di dunia. Para pendukung oposisi Pakatan Harapan tumpah ruah ke jalan untuk merayakan kemenangan Mahathir. The Star Malaysia melaporkan, koalisi telah dihubungi Istana, yang menya-

20

21 - 27 Mei 2018

PM Tertua takan akan mengakui hasil resmi pemilu setelah diumumkan oleh komisi pemilihan umum. “Istana telah menghubungi kami, karena mereka mendengar bahwa kami telah mencapai suara mayoritas,� ucap Mahathir. Raja konstitusional Malaysia, Sultan Muhammad V, mengambil sumpah jabatan sebelum jam 10 malam waktu setempat, dalam sebuah upacara yang disiarkan langsung di televisi pemerintah dari istana. Mahathir yang dijuluki Ayah dari Malaysia Modern sebelumnya telah berkuasa selama 22 tahun sebelum lengser pada 2003. Saat dilantik ia mengenakan jubah baju melayu tradisional hitam dan sarung, dengan peci di kepalanya. Setelah perdana menteri dilantik dan ditunjuk sebagai perdana menteri secara

resmi, Mahathir dapat menunjuk wakilnya serta menteri-menteri lainnya. Dia menginginkan transisi damai dari pemerintah yang berkuasa saat ini. Pada konferensi pers setelah dilantik, Mahathir meyakinkan komunitas keuangan dan mengatakan dia akan memprioritaskan menstabilkan ekonomi dan mengembalikan miliaran dolar yang hilang dalam skandal korupsi di dana negara Malaysia Development Berhad (1MDB). “Kami percaya bahwa kita bisa mendapatkan sebagian besar uang 1MDB kembali, kita harus meningkatkan kepercayaan investor kepada pemerintah,� katanya. investor luar negeri mempunyai ketakutan terhadap dampak lengsernya Perdana Menteri Najib Razak setelah satu dekade berkuasa dan ringgit anjlok empat persen dalam perdagangan mata uang.


Dana ekuitas luar negeri Malaysia awalnya menunjukkan penurunan 6 persen dalam nilai saham tetapi sebagian rebound pada tengah pekan kemarin. “Seharusnya tidak ada alasan untuk devaluasi ringgit,” kata Mahathir. “Seperti yang Anda tahu, kami tidak dapat merevaluasi ringgit terlalu banyak, atau kami tidak akan kompetitif, tetapi kami akan mencoba membuat ringgit setinggi mungkin,” tambahnya. Mahathir dikenal karena kekuatannya yang kuat, kadang-kadang gaya pemerintahan yang penuh gejolak tidak toleran terhadap pembangkangan dari tahun 1981 hingga 2003, tetapi juga untuk mengubah negara Asia Tenggara itu dari daerah terpencil menjadi negara industri modern. Dia keluar dari masa pensiun untuk mengambil menghadapi mantan muridnya, Najib Razak. Aliansi Mahathir dari empat partai berhasil mengalahkan Barisan Nasional (BN) Najib, pertama kalinya mereka kalah dalam pemilu. Rival Sementara itu dalam konferensi pers singkatnya, rival utama Mahathir, Najib Razak mengakui bahwa koalisi Barisan Nasional yang dipimpinnya tidak memenangkan mayoritas sederhana. Demikian juga dengan partai lainnya, menurut Najib. Berdasarkan hal tersebut, Najib menyatakan bahwa keputusan soal siapa yang akan menduduki kursi perdana menteri merupakan wewenang Raja Malaysia Muhammad V. “Saya menerima putusan rakyat dan Barisan Nasional berkomitmen menghormati prinsip demokrasi parlementer,” kata Najib. Pernyataan Najib tersebut merujuk pada empat partai di bawah Pakatan Harapan tidak secara resmi terdaftar sebagai koalisi. Komisi Pemilu mengizinkan keempatnya berjalan di bawah satu bendera. Namun di bawah undang-undang, mereka tetap entitas yang berbeda. Sikap Najib tersebut menuai berbagai reaksi, memicu kebingungan. Banyak yang bertanya-tanya, apakah ia menerima kekalahan atau membuka ruang untuk manuver politik lebih lanjut. Patut ditunggu perkembangan situasi politik di Negeri Jiran ini. l Gugiek Savindra

Janji Kampanye Mahathir p Mengusut skandal MDB “Saya memang diktator tetapi bukan pencuri,” kata Mahathir dalam salah satu kampanyenya. Pernyataan ini dilontarkan Mahathir untuk menyindir PM Najib Razak yang terlibat mega-skandal MDB yang bernilai hampir 700 juta dolar AS atau lebih dari Rp 9 triliun. p Pencabutan pajak GST Goods and Services Tax (GST) adalah pajak pertambahan nilai yang dibebankan ke hampir sebuah komoditi hasil produksi di Malaysia. Pajak ini diberlakukan sejak 1 April 2015 dengan besaran 6 persen. Pemerintahan PM Najib Razak beralasan pajak ini diberlakukan untuk menghindari krisis finansial terkait anjloknya harga minyak dunia. Namun, kelompok oposisi saat itu menentang penerapan pajak GST sebesar 6 persen karena dianggap terlalu tinggi. p Mengevaluasi investasi China Di masa kampanye Mahathir mengatakan, jika memenangkan pemilu dia akan mengevaluasi investasi China di Malaysia untuk memastikan besarannya tetap proporsional. Mahathir menilai, investasi China di Malaysia tidak memberikan dampak positif bagi negeri itu baik dari sisi penyerapan tenaga kerja atau alih teknologi. p Lengser dalam dua tahun Mahathir pernah mengatakan, jika dia memenangkan pemilu dia hanya akan menduduki jabatan perdana menteri selama dua tahun dan menyerahkannya kepada Anwar Ibrahim Hubungan Mahathir dan Anwar Ibrahim ini amat unik. Anwar sempat digadang-gadang untuk menjadi suksesor Mahathir tetapi kemudian kariernya hancur setelah dipenjarakan mentornya itu. 21 - 27 Mei 2018

21


DAERAH

Belasan Siswa SDN 1 Temesi Keracunan Diduga Akibat “Milkshake” di Kantin Sekolah

B

elasan siswa SDN 1 Temesi, Kecamatan Gianyar, dilarikan ke RSUD Sanjiwani, Senin (7/5) lalu. Mereka mengeluhkan sakit perut dan muntah-muntah. Para siswa ini diduga mengalami keracunan minuman milkshake yang dibeli di kantin sekolah. Instansi terkait langsung melakukan pengecekan termasuk memeriksa pedagang di kantin tersebut. Guru Agama SDN 1 Temesi Dewa Ayu Raini menerangkan, keluhan sakit ini awalnya disampaikan siswa kelas V. Usai olahraga atau jam pertama, para pelajar ini langsung membeli milkshake di kantin sekolah yang dikelola Ni Nyoman Karmi (60). Pascamengonsumsi minuman itulah beberapa siswa mengeluhkan sakit perut. Total 15 siswa yang mengeluhkan sakit yang sama. Karena siswa yang mengeluhkan sakit perut cukup banyak, pihak sekolah langsung menghubungi Puskesmas Gianyar untuk pertolongan pertama. ‘’Yang sakit awalnya 14 orang. Lalu terakhir ada satu siswa lagi yang dibawa ke RS Sanjiwani. Jadi total ada 15 orang,’’ ungkapnya. Menerima informasi itu, instansi terkait seperti BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, PMI termasuk kepolisian langsung siaga dan berkumpul di SDN 1 Temesi. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar I Made Suradnya yang memantau langsung pengambilan sampel menyatakan masalah ini sebagai musibah. ‘’Ini termasuk percontohan sekolah sehat. Tapi ini musibah, di manapun bisa terjadi,’’

22

21 - 27 Mei 2018

jelasnya. Pihaknya akan menggalakkan peran tim pengawas kesehatan sekolah yang terdiri dari unsur gabungan dinas agar kejadian seperti ini tidak lagi terulang. Tim akan turun dan kembali menilai kantin-kantin sekolah. Berdasarkan keterangan Dirut RSUD Sanjiwani dr. Ida Komang Upeksa, 15 pasien keracunan tersebut sudah mendapatkan penanganan medis. ‘’Untuk kasus ini masuk kategori keracunan ringan. Segera pasti bisa tertangani,’’ jelasnya. Ditegaskannya, insiden ini belum dikategorikan Kejadian Luar Biasa (KLB). Sementara mengenai penyebab keracunan, Upeksa memperkirakan akibat proses pengolahan makanan atau minuman yang tidak higienis. ‘’Melihat gejala mual dan muntah diduga akibat bakteri e-coli. Tapi tetap harus tunggu hasil lab untuk memastikan,’’ terangnya. Dikatakannya lebih lanjut, petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar telah mengambil sampel berupa air, es batu, susu kental manis, bubuk cokelat dan kemasan bekas minuman. Sementara terkait biaya perawatan, Upeksa memastikan ditanggung Pemkab Gianyar. ‘’Yang punya BPJS, kita pakai itu. Yang pasien umum, ditanggung pemerintah. Karena kejadian potensi wabah menjadi tanggung jawab pemerintah. Jadi gratis,’’ jelasnya. Berdasarkan pantauan, para siswa yang terdiri dari empat laki-laki dan 11 perempuan itu sudah ditangani petugas IGD RSUD Sanjiwani. Salah satu siswa,

Ni Kadek Intan Lestari mengaku usai jam pelajaran olahraga langsung meminum milkshake yang dijual di kantin sekolah. Dia mengaku baru pertama kali mencoba membeli minuman seharga Rp 4.000 tersebut. ‘’Waktu minum tidak apa-apa. Setelah masuk kelas baru terasa mules,’’ ujarnya, yang terbaring dengan tangan diinfus. Secara terpisah, pedagang di kantin sekolah Ni Nyoman Karmi mengaku tidak menyangka jika minuman yang dia jual membuat petaka. ‘’Ini tumben saya menjual begini. Ada susu serbuk Milo dicampur es lalu dikasih air,’’ ujar Karmi yang berjualan sejak puluhan tahun itu. Menurutnya, minuman dingin itu disajikan dengan gelas plastik lengkap dengan sedotannya. Karmi yang tinggal tepat di sebelah timur sekolah mengaku membeli susu serbuk di salah satu minimarket. Untuk airnya, dia gunakan air pancuran yang sudah direbus. Dalam proses pengambilan sampel minuman di SDN 1 Temesi, petugas juga mengambil sampel dubur pedagang untuk dicek lab. Polisi juga ikut mengambil sampel gelas plastik dan sachet susu serbuk. Kanit Reskrim Polsek Kota Gianyar Iptu Wayan Sujana menyatakan setelah mengambil sampel sisa minuman, petugas langsung memeriksa keterangan pedagang. ‘’Pedagang kami ajak ke Polsek untuk dimintai keterangannya. Kami ingin tahu apa penyebabnya, apakah ada hal lain. Ini kan baru dugaan,’’ tegasnya. l Manik Astajaya


Jembatan kuning, penghubung Nusa Lembongan dan Ceningan Nusa Penida. Pemkab Klungkung mengusulkan ke pusat untuk pembangunan jembatan baru.

MBP/sos

Belum Direspons, Usulan Lima Proyek Strategis di Nusa Penida Lima pembangunan untuk kepulauan Nusa Penida yang diusulkan Pemkab Klungkung ke pemerintah pusat tak kunjung mendapatkan respons. Disebutsebut, hal itu masih dalam pembahasan. “Tanggal 11 Mei ini kembali ada desk untuk usulan itu. Jadi belum ada kepastian,” ungkap Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapperlitbang) Klungkung, I Wayan Wasta, Senin (7/5) lalu. Disampaikan lebih lanjut, proyek bidang infrastruktur itu dibahas lintas kementerian dan perlu kajian mendalam karena anggaran yang dibutuhkan sangat fantastis. “Sebelumnya sudah ada beberapa kali pertemuan. Tetapi hanya pembahasan satu-satu. Desk yang akan datang ini, langsung membahas keseluruhan,” ucapnya. Sesuai informasi sebelumnya, pemkab mengusulkan sedikitnya lima proyek strategis untuk Nusa Penida. Yakni jalan lingkar sepanjang 30 kilomenter dengan lebar 20 meter yang melintasi Desa Sakti, Bungamekar, Batumadeg, Batukandik

dan Sekartaji. Sesuai kajian pada 2015, anggaran yang diperlukan mencapai Rp 60 miliar dengan estimasi harga tanah Rp 10 juta per are. Selain itu, anggaran yang diperlukan untuk pembangunan fisik sebesar Rp 377,4 miliar. Mengingat perkembangan pariwisata di Kepulauan The Blue Paradise Island itu semakin pesat, tak menutup kemungkin harga tanah telah melambung. “Kalau misalnya jadi, tentu ini akan dikaji lagi. Sekarang kami masih fokus untuk pembahasan dengan pusat,” sebut Wasta. Selain itu, ada juga pembangunan jembatan baru penghubung Nusa Ceningan dan Lembongan yang menelan anggaran sekitar Rp 65 miliar. Review Detail Engineriing Design (DED)-nya sudah dilaksanakan pada 2013 dan pada 2014 dilanjutkan dengan UKL-UPL. Ada pula peningkatan jalan kabupaten yang membutuhkan anggaran sekitar Rp 75,4 miliar. Dalam pemenuhan air bersih yang kini masih menjadi persoalan, juga

direncanakan ada pengembangan Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) yang memanfaatan mata air. Anggaran yang diperlukan pun sangat besar, yakni sekitar Rp 24 miliar. Mendukung ini, pelaksanaan Feasibility Study (FS) dan DED sudah berlangsung pada 2016. Pembangunan tanggul pengamanan pantai juga sangat diharapkan bisa terealisasi. FS dan DED-nya disiapkan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Anggaran yang diperlukan sekitar Rp 179,4 miliar. Sebagai daerah kepulauan, pembanguan pelabuhan segi tiga emas yang berlokasi di Desa Pesinggahan Kecamatan Dawan, Dusun Sampalan Desa Batununggul, dan Bias Munjul Nusa Ceningan juga tetap masuk sebagai skala prioritas. Bahkan untuk di Dusun Sampalan, pembahasan finalisasi Master Plan dan DED sudah berlangsung. Pembangunan untuk ketiganya, diperkirakan menelan anggaran Rp 155 miliar. l Sosiawan 21 - 27 Mei 2018

23


K E S E H ATA N

Mengenal Kanker pada Anak

K

anker, atau yang sering disebut sebagai tumor ganas, merupakan penyakit yang perkembangannya disebabkan oleh perubahan pertumbuhan sel dan dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Pada penderita kanker, sel-sel di bagian tubuh tumbuh di luar kendali dengan terus membentuk sel-sel baru yang tidak normal. Berbeda dengan sel normal, selain tumbuh di luar kendali, sel-sel kanker juga dapat menyerang jaringan lain. Kanker pada umumnya dikenal sebagai penyakit yang terjadi pada usia dewasa atau usia tua, tetapi pada kenyataanya kanker juga bisa terjadi pada anak-anak. Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 menunjukkan jumlah anak usia 0-14 tahun di seluruh Indonesia yang tercatat menderita kanker di tahun tersebut sebanyak 16.291 orang. Jenis-jenis kanker yang berkembang pada anak-anak sering berbeda dari jenis yang berkembang pada orang dewasa. Kanker pada anak merupakan hasil dari perubahan genetik yang terjadi pada awal kehidupan,

24

21 - 27 Mei 2018

bahkan dapat terjadi sebelum anak dilahirkan (dalam kandungan). Walaupun perubahan genetik diketahui sebagai awal terjadinya kanker pada anak, sampai dengan saat ini penyebab perubahan genetik tersebut belum sepenuhnya diketahui. Salah satu faktor risiko terjadinya kanker pada anak yang diketahui adalah adanya paparan radiasi dan zat-zat yang bersifat karsinogenik (zat yang berpotensi menimbulkan kanker), termasuk saat masih di dalam kandungan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang lahir dari orang tua yang bekerja di industri kimia, pertanian, atau pekerjaan lain yang berkaitan dengan kendaraan bermotor memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kanker otak. Karena kanker pada anak jarang sekali yang berkaitan dengan gaya hidup atau faktor lingkungan, sehingga seringkali belum jelas apa saja upaya pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghindari kejadiannya. Walaupun demikian, anak-anak tetap disa-

rankan untuk selalu mengonsumsi makanan dan minuman sehat, melakukan aktivitas fisik yang cukup, dan perilaku sehat lainnya. Selain itu, seorang ibu yang sedang mengandung juga disarankan untuk selalu menerapkan pola hidup sehat, termasuk menghindari rokok, minuman beralkohol serta paparan radiasi dan zat kimia dalam waktu lama. Ibu hamil juga disarankan untuk memeriksakan kehamilannya secara rutin ke bidan atau dokter sebagai upaya deteksi dini adanya gangguan pada kehamilan dan janin, walaupun tidak semuanya selalu terkait dengan kanker pada anak. Meskipun kejadiannya lebih jarang dibandingkan dengan kanker pada orang dewasa, kanker pada anak merupakan salah satu penyebab kematian yang paling tinggi pada anak-anak setelah kecelakaan, penyakit infeksi dan kekurangan nutrisi. Salah satu sebab kematian akibat kanker pada anak adalah keterlambatan pemeriksaan sehingga diagnosis kanker terlambat ditegakkan dan terapi juga terlambat diberikan.


Lebih dari 50% kasus kanker pada anak datang terlambat ke fasilitas kesehatan karena mereka baru datang setelah kanker berada dalam stadium lanjut. Kematian akibat kanker pada anak dapat ditekan melalui upaya pemeriksaan dan terapi sedini mungkin apabila terdapat gejala gangguan kesehatan pada anak. Gejala yang muncul sangat tergantung pada jenis kanker atau bagian tubuh anak yang terkena, serta stadium kanker. Kanker stadium awal seringkali tidak menimbulkan gejala, yang menyebabkan orang tua tidak menyadari adanya kanker pada anak. Maka dari itu, orang tua harus segera memeriksakan anaknya begitu anak terlihat mengalami gangguan kesehatan. Kanker yang sering terjadi pada anak terdapat beberapa jenis. Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, jenis kanker yang banyak diderita anak di Indonesia adalah kanker darah(leukemia), kanker bola mata (retinoblastoma), tumor otak/saraf pusat, kanker ginjal (Tumor Wilms), kanker kelenjar getah bening (limfoma), dan kanker tulang. Berikut adalah penjelasan dari beberapa jenis kanker pada anak tersebut. Kanker darah (Leukemia) Leukemia adalah jenis kanker yang paling umum terjadi pada anak, dengan kejadian sekitar 30% dari seluruh jenis kanker pada anak. Jenis leukemia yang paling sering terjadi adalah leukemia limfositik akut dan leukemia myelogenous akut. Leukemia merupakan keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang, yang ditandai dengan peningkatan tajam sel darah putih. Penerita leukemia umumnya menunjukkan gejala berupa nyeri tulang dan sendi, kelelahan, kelemahan, warna kulit yang pucat, perdarahan atau lebam (memar), demam, penurunan berat badan, dan gejala lainnya. Leukemia akut dapat memburuk dengan cepat sehingga penderitanya harus memperoleh pengobatan dengan segera. Kanker bola mata (Retinoblastoma) Retinoblastoma adalah kanker yang tumbuh dari sel retina mata anak dengan kejadian sekitar 2 % dari seluruh kanker pada anak. Kanker ini umumnya terjadi pada anak-anak saat berusia 2 tahun, dan jarang ditemukan pada anak yang berusia lebih dari 6 tahun. Retinoblastoma umumnya ditemukan karena orang tua atau dokter melihat ada yang aneh pada mata anak. Umumnya ketika mata disinari cahaya, pupil (bulatan hitam di tengah mata) akan

terlihat berwarna merah karena adanya pembuluh darah di belakang mata. Pada mata dengan retinoblastoma, pupil terlihat berwarna putih atau merah muda. Kanker otak dan sistem saraf pusat Kanker otak dan sistem saraf pusat merupakan kanker kedua yang paling umum terjadi pada anak-anak, dengan kejadian sekitar 26% dari seluruh jenis kanker pada anak. Jenis tumor otak bervariasi dengan kemungkinan kesembuhan dan pengobatannya yang masing-masing juga berbeda. Beberapa gejala yang sering muncul pada penderita tumor otak adalah sakit kepala, mual, muntah, penglihatan kabur atau ganda, dan kesulitan berjalan atau memegang benda. Kanker ginjal (Tumor Wilms) Tumor Wilms adalah kanker yang umumnya ditemukan pada salah satu ginjal, tapi dapat juga terjadi pada kedua ginjal walaupun sangat jarang. Tumor biasanya terjadipada anak-anak berusia 3-4 tahun,dan jarang terjadi pada anak di atas usia 6 tahun. Kejadian tumor ini adalah 5% dari semua jenis kanker pada anak. Kanker ini dapat berhubungan dengan kelainan bawaan lainnya, seperti kelainan padagangguan saluran kencing. Beberapa gejala dari Tumor Wilms adalah adanya pembengkakan atau benjolan pada perut anak, demam, nyeri, muntah, dan menurunnya nafsu makan anak. Kanker kelenjar getah bening (Limfoma) Limfoma merupakan jenis kanker yang terjadi pada sel yang berfungsi sebagai kekebalan tubuh yang disebut sel limfosit. Organ yang paling sering dipengaruhi oleh kanker ini adalah kelenjar getah bening dan kelenjar lainnya seperti amandel, dan dapat juga terjadi pada sumsum tulang. Gejala yang dapat terjadi pada penderita limfoma adalah penurunan berat badan, demam, sering berkeringat, rasa lemah, dan pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau pangkal paha. Limfoma terdiri dari dua jenis yaitu Limfoma Hodgkin dan Limfoma Non-Hodgkin. Kedua jenis ini dapat terjadi pada anak-anak dan orang dewasa tapi kejadiannya lebih jarang pada anak-anak di bawah usia 5 tahun. Kanke r tulang Kanker tulang dapat berkembang pada semua usia, tapi lebih sering terjadi pada usia remaja. Kanker tulang seringkali merupakan kanker sekunder atau yang merupakan penyebaran dari kanker di organ

lain, tapi dapat juga berupa kanker tulang primer yaitu yang berasal dari sel tulang sendiri. Dua jenis kanker tulang primer yang paling sering terjadi pada anak-anak yaitu osteosarkoma dan sarkoma ewing. Bagian tubuh yang lebih sering terkena adalah tulang kaki, lengan, panggul, dan bahu. Beberapa gejala yang dapat muncul berupa nyeri tulang yang memburuk saat malam hari atau saat beraktifitas dan dapat disertai dengan pembengkakan di area yang terkena kanker. Pengobatan kanker pada anak pada umumnya sama dengan kanker pada orang dewasa. Jenis pengobatan yang diberikan tergantung pada jenis dan stadium kanker, dapat terdiri dari operasi, terapi sinar/ radiasi (radioterapi) dan kemoterapi. Berbagai terapi tersebut memiliki risiko dan efek samping yang berbeda-beda sehingga penanganan kanker pada anak membutuhkan kerja sama tenaga kesehatan dengan berbagai keahlian dalam sebuah tim seperti dokter anak, dokter bedah, dokter ahli radioterapi, ahli nutrisi, psikolog anak, dan ahli fisioterapi. Dengan teknologi pengobatan yang ada saat ini, kemungkinan hidup bagi anak dengan kanker setelah 5 tahun terdiagnosis meningkat dari 50% menjadi 80%. Maka dari itu upaya pemeriksaan kanker sedini mungkin sangat penting dilakukan untuk meningkatkan kemungkinan kesembuhan pada anak. l dr. Komang Ayu Kartika Sari, MPH Departemen Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Pencegahan, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana 21 - 27 Mei 2018

25


LENSA

PINDAPATTA

Umat Budha memberikan makanan pada Bhikkhu pada ritual pindapatta di Denpasar. Pindapatta bertujuan memberi kesempatan pada umat untuk melakukan perbuatan atau kamma baik seperti berderma. Karena dengan berderma umat dapat melatih diri untuk berbagi dan melepas keserakahan.

MBP/eka

26

21 - 27 Mei 2018


A KT I V I TA S SENATOR WEDAKARNA Tidak banyak pemimpin di Bali yang mampu mengeluarkan ide besar untuk kepentingan rakyat banyak dalam wujud ‘’konsepsi’’. Seorang pemimpin selain bisa memotivasi masyarakat, juga harus mampu menunjukkan kecerdasan intelektual yang pemikirannya bisa menginspirasi dan diikuti oleh orang lain. Inilah yang terekam dalam peluncuran Buku Gerakan Ekonomi Satyagraha yang digagas oleh Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Dihadiri seratusan peserta diskusi, buku yang ditulis oleh Bambang Gede Kiswardi dan diterbitkan oleh Pustaka Bali Post ini, mendapatkan apresiasi dari pemerhati, khususnya bagaimana meningkatkan potensi ekonomi keumatan. Ketua Umum Gerakan Sukla Satyagraha I Wayan Widi Adnyana menyatakan apa yang digagas oleh Senator DPD-RI Arya Wedakarna merupakan sesuatu yang langka di zaman ini, mengingat tidak semua pemimpin bisa melahirkan gagasan pemikiran yang diterima banyak orang.

MBP/ist

BUPATI TABANAN - Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti menyampaikan rasa bangganya, karena Tabanan termasuk Kawasan Pedesaan Prioritas Nasional (KPPN) pada acara “Kick Off dan Workshop Konsolidasi Pengembangan Agribisnis Terintegrasi Berbasis Kearifan Lokal dan Pariwisata” di Kawasan Nikosake yang merupakan proyek Resfonsive Innovation Fund (RIF) di Balai Serbaguna Desa Blimbing, Pupuan, Kamis (3/5). “Saya bangga Tabanan satu-satunya di Bali yang punya lima desa yang mendapatkan dana hibah Program Responsive Innovation Fund (RIF), karena masuk kawasan KPPN. Program ini merupakan kerja sama Bappenas dengan Pemerintah Kanada. Bantuan itu diberikan karena sebagai desa yang memilikki inovasi di bidang pertanian,” urai Bupati Eka.

BUPATI BADUNG - Layaknya raja dengan jubah kebesarannya dan diarak menggunakan kereta kencana, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta bersama Wabup Ketut Suiasa dan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI Prof. Gde Pitana menjadi pimpinan dalam parade pembukaan Festival Budaya Bahari Kabupaten Badung (Badung Budaya Bahari) di Pantai Pandawa, Kutuh, Rabu (9/5). Kemudian diikuti di belakang rombongan, Bendesa Adat Kutuh Made Wena dan Kadis Pariwisata Badung Made Badra. Ikut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Badung yang diwakili I Gusti Anom Gumanti, Nyonya Seniasih Giri Prasta, Nyonya Kristiani Suiasa, kadis OPD di Kabupaten Badung, Ketua Gatriwara Kabupaten Badung, Ketua BPPD dan PHRI Kabupaten Badung, Muspika Kecamatan Kuta Selatan, Asosiasi Pariwisata, tokoh adat dan agama di Badung dan mitra stakeholder.

MBP/ist

21 - 27 Mei 2018

27


City Panen Rekor Musim Ini

K

emenangan atas Brighton and Hove Albion mengantar Manchester City ke dua rekor Premier League. City kini jadi tim dengan poin dan gol terbanyak di satu musim. City menang 3-1 saat menjamu Brighton di Etihad Stadium, Kamis (10/5) dinihari lalu dalam lanjutan Premier League. Tiga gol tim juara musim ini tersebut dicetak oleh Danilo, Bernardo Silva, dan Fernandinho, dengan balasan dibuat Leonardo Ulloa. Tambahan tiga poin ini membuat City kini mengoleksi nilai 97 dari 37 pertandingan. Jumlah itu hasil dari 31 kemenangan dan empat hasil imbang. Dengan raihan 97 poin, City kini telah mengukir rekor jumlah poin terbanyak dalam satu musim Premier League. The Citizens melampaui catatan Chelsea dengan 95 poin dalam semusim yang jadi rekor sebelumnya. Menariknya, City masih bisa mempertajam rekor tersebut mengingat masih ada satu laga tersisa. Mereka bisa menjadi tim pertama di Premier League yang mencapai 100 poin, dengan kemenangan atas Southampton. Selain jumlah poin, City juga mengukir rekor gol. Tambahan tiga gol membuat skuat arahan Pep Guardiola itu kini sudah menorehkan 105 gol sepanjang 2017/2018. Jumlah itu dua lebih banyak dari rekor sebelumnya yang diukir Chelsea pada musim 2009/2010. Dan sekali lagi, City masih bisa menambah jumlah golnya dengan satu pertandingan tersisa. Sementara itu, jumlah 31 kemenangan dalam semusim membuat City menyamai catatan Tottenham Hotspur di musim 1960-1961. Artinya City bisa memecahkan rekor liga dengan satu kemenangan lagi di akhir pekan. “Dalam hal statistik dan angka-angka, kami yang terbaik di musim ini, kami begitu puas. Sebuah tim akan datang dan tampil lebih baik tapi mereka harus benar-benar bagus,� ucap Guardiola. “Kami harus mempertahankan level kami sepanjang musim, mencoba memecahkan rekor, mempertahankan intensitas, 97 poin, banyak gol dan kemenangan, itu adalah konsekuensi dari musim yang sudah kami jalani. Sekarang satu pertandingan lagi, kami akan mencoba untuk meraih 100 poin dan menuntaskan musim yang hampir sempurna ini,� kata Guardiola menegaskan. Sebelum pertandingan tersebut tercatat bahwa Guardiola hanya mengantongi 17 kali kekalahan sejak membesut Manchester Biru musim lalu, di semua kompetisi. Bahkan, bersama Man City ia dapatkan tujuh kali kekalahan pada musim ini. Kemenangan dalam laga ini turut mempertahankan rekor yang dimiliki Guardiola. Kekalahan pertama Man City musim ini didapat kala bertandang ke markas Shakhtar Donetsk dalam fase grup Liga Champions, pada Desember 2017 lalu. Kala itu, Kevin de Bruyne dkk. menelan kekalahan 1-2. Adapun kekalahan terakhir di musim ini dihasilkan dalam ajang yang sama dengan kekalahan pertama, yakni saat disingkirkan Liverpool pada babak perempat final Liga Champions. Man City yang kalah 1-2 pada leg kedua semakin menderita lantaran pada leg pertama The Reds telah kantongi kemenangan 3-0. Secara matematis, Guardiola hanya mencatat 41 persen kekalahan sejak dua musim terakhir melatih Man City, terhitung mulai musim panas 2016.

28

21 - 27 Mei 2018


Pemain Man City, Kevin De Bruyne, menilai hegemoni di Liga Inggris dalam beberapa musim terakhir ini berkat kontribusi salah satu rekannya, yakni Yaya Toure. Toure merupakan salah satu pemain yang memulai hegemoni Man City di Liga Inggris sejak didatangkan dari Barcelona pada musim 2010-2011. Sejak saat itu kehadirannya di lini tengah menjadi kunci bagi tim berjuluk The Citizens itu untuk memenangkan tiga trofi Liga Inggris, termasuk gelar juara musim ini. Atas dasar itu, maka predikat pionir dirasa pantas disematkan kepada Toure atas jasanya bagi Man City hingga akhir musim ini. Seperti diketahui, musim ini merupakan terakhir kaliYaya mengenakan seragam biru langit khas Man City. Hal itu dikarenakan, kontraknya yang akan berakhir pada musim ini tidak diperpanjang lagi oleh manajemen Man City. Kepergian gelandang berpaspor Pantai Gading itu memang cukup menyakitkan bagi pendukung The Citizens, mengingat jasa besar sang pemain. De Bruyne pun mengaku Yaya merupakan pemain besar yang memulai revolusi di tubuh Man City. Kehadiran adik dari eks bek Liverpool, Kolo Toure, itu dinilai sebagai kuncikeberhasilan Man City dalam beberapa musim terakhir. Bahkan, saat Toure mulai mendapatkan sedikit waktu bermain pada musim ini, dirinya tetap memiliki peran besar di skuad asuhan Pep Guardiola. Guna tetap tampil konsisten musim depan, City dikabarkan mengincar gelandang Bayern Munchen, Thiago Alcantara. Pep memiliki hubungan yang baik dengan Thiago saat ia masih menjadi bos Munchen beberapa tahun yang lalu. Ia juga percaya Thiago memiliki kemampuan di atas rata-rata sehingga cocok untuk menjadi tumpuan di lini tengah timnya musim ini. Namun, gelandang Timnas Spanyol itu masih terikat kontrak hingga 2021 di Allianz Arena. Alhasil City harus menggelontorkan uang yang banyak untuk mendapatkan jebolan La Masia tersebut. Tentunya City akan memerlukan banyak pemain baru agar tetap perkasa musim depan. l Gugiek Savindra 21 - 27 Mei 2018

29


OLAHRAGA

Piala Kapolri

Ajang Pembuktian Petinju Denpasar Masuk AG PENGURUS PUSAT (PP) Pertina telah memanggil petinju yang berhak menghuni pelatnas A (inti) dan pelatnas B (pelapis). Tercatat trio petinju Kota Denpasar masuk pelatnas B. Mereka adalah Valentines Nahak di kelas terbang (52 kg), Jekri Riwu (kelas ringan/60 kg) dan Gregorius Gheda Dende (kelas welter ringan/64 kg). Saat ini petinju pelatnas inti sedang menggelar pemusatan latihan di Ukraina didampingi pelatih Gusti Made Adi Swandana. Petinju pelatnas A dan B bakal berlaga pada Kejurnas Piala Kapolri II/2018 di Manado, Sulut, 3-8 Juli mendatang. Momen ini ditunggu para petinju daerah sebagai ajang pembuktian siapa yang paling digjaya di atas ring. Apalagi Piala Kapolri sebagai seleknas terakhir pembentukan tim nasional menuju Asian Games (AG) 2018 di Jakarta dan Palembang. Pelatih tinju Kota Denpasar Yulianus Leo Bunga pun menyiapkan petinju andalannya guna diterjunkan pada ajang Piala Kapolri. Mereka yang siap diturunkan adalah Julio Bria di kelas bantam (56 kg), Kornelis Kwangu Langu (kelas layang/49 kg), Ferdinandus Seran (kelas terbang/52 kg) dan Yulius Babu Eha (kelas ringan/60 kg). Yulianus mengasah asuhannya di Adi Swandana Boxing Camp (ASBC) kawasan Panjer, Denpasar. Ia optimis petinju asuhannya mampu meraih juara asalkan sistem penjurian netral, objektif dan berani dipertanggungjawabkan. ‘’Intinya, kami siap walaupun anak-anak harus meladeni petinju pelatnas. Yang penting wasit dan juri memberikan penilaian sesuai dengan fakta,’’ tegasnya. Di ajang amatir, seorang petinju dituntut melancarkan pukulan yang akurat dan mengenai sasaran. Pukulan harus bertubi-tubi tiga sampai empat kali beruntun. ‘’Tidak boleh sekali memukul lalu menghindar. Petinju juga harus pintar memancing lawan. Jika sudah terpancing disongsong pukulan masuk berkali-kali, usahakan pukulan lebih variatif antara straight, jab, hook dan upper-cut,’’ paparnya. Yulianus menilai Valentinus Nahak tidak kalah kualitasnya dibandingkan petinju Jabar Aldo Sugoro (pelatnas A). Begi pula asuhannya Kornelis yang tidak masuk pelatnas hanya gara-gara absen di kejurnas karena istrinya melahirkan. Ia siap membuktikan siapa petinju yang layak masuk timnas AG melalui duel di atas ring. Kornelis yang masih terbaik di kelasnya, meragukan tim pelatnas bakal berlaga di ajang Piala Kapolri. Dasar pertimbangannya, Piala Kapolri dihelat sebulan menjelang hajatan Asian Games. ‘’Saya kira Juli nanti sudah terbentuk tim definitif, sehingga tak mungkin diotak-atik lagi,’’ tuturnya. Dua petinju pelatnas di kelasnya adalah Ingatan Ilahi (Riau) dan Mario Kali (NTT). ‘’Asalkan diseleksi secara objektif, saya siap meladeni mereka,’’ tandas Kornelis. Valentinus Nahak

30

21 - 27 Mei 2018

MBP/nel

l Daniel Fajry


MBP/wan

Pertandingan Bali United (merah) melawan Sriwijaya FC di Stadion Dipta pada 5 Mei lalu.

BU Kalah Beruntun, Fans Kecewa KETIDAKBERUNTUNGAN menghinggapi Bali United (BU). Bayangkan, sejak akhir April hingga minggu pertama Mei, klub sepak bola pro kebanggaan masyarakat Bali ini menelan tiga kekalahan beruntun di dua ajang. Satu di babak penyisihan Piala AFC dan dua di kompetisi Liga 1 Indonesia. Di kancah Piala AFC, Bali United dipermalukan Global Cebu FC (Filipina) dengan skor 1-3 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar. Kekalahan ini bisa diterima oleh fans karena pelatih Widodo Cahyono Putro menurunkan tim B dan hasilnya tidak berpengaruh lagi terhadap peluang ke babak berikutnya. Hal yang sama dilakukan tim pelatih Bali United pada partai pembuka melawan Yangon United (Myanmar) dengan pertimbangan dua hari kemudian harus melakoni final Piala Presiden melawan Persija Jakarta. Sementara itu di Liga 1, Bali United dikandaskan PS Tira 1-2 di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada pekan keenam (30/4) dan ditundukkan Sriwijaya FC 3-4 di Stadion Dipta pada pekan ketujuh (5/5). Tidak mendapat poin dalam dua

laga terakhir menempatkan Bali United di peringkat kesembilan klasemen sementara berbekal nilai 9 hasil tujuh kali turun (dua kali menang, tiga seri dan dua kalah). Kekalahan dari Sriwijaya membuat kubu Bali United dan pendukungnya berduka. Sejumlah pemain menitikkan air mata di lapangan menyusul terjadinya gol keempat tim tamu yang dicetak Hamka Hamzah dan beberapa saat kemudian wasit meniup peluit panjang. Mereka seperti tidak percaya raihan satu poin hilang begitu saja di kandang sendiri pada detik-detik terakhir. Fans setia Bali United tidak kalah sedihnya melihat timnya tumbang di depan mata sendiri. Mereka kecewa karena sudah memberikan dukungan maksimal buat Fadil Sausu dan kawan-kawan sepanjang pertandingan, namun hasilnya jauh dari harapan. Pendukung Bali United pun menuntut penjelasan dengan menunggu para pemain dan pelatih di pintu Stadion Dipta. Sesaat kemudian datang CEO Yabes Tanuri, pelatih Widodo Cahyono Putro dan pemain sayap Irfan Bachdim. Bach-

dim memaklumi kemarahan suporter. Ia dan kawan-kawan berjanji berjuang lebih keras lagi dan minta dukungan fans baik saat menang maupun kalah. Sementara Widodo mohon maaf sebesar-besarnya atas kekalahan pasukannya. Ia juga minta sokongan fans dan mengajak bersatu padu mendukung tim. Tanpa suporter, Bali United tidak ada apa-apanya. Pertemuan lanjutan dilakukan di Ubud keesokan harinya (6/5). Acara kali ini melibatkan Owner Pieter Tanuri, CEO Yabes Tanuri, Widodo, Bachdim dan Spasojevic serta perwakilan suporter. Pieter minta fans Bali United bersabar terkait kekalahan dari PS Tira dan Sriwijaya FC. Sementara pemain dan pelatih Bali United diharapkan lebih kompak di dalam dan di luar lapangan. Menurutnya, para pemain, pelatih, pengurus, manajer dan fans adalah keluarga besar yang harus saling mendukung. Bali United sangat membutuhkan dukungan suporter dalam mengarungi kompetisi. l Mawa 21 - 27 Mei 2018

31


PENDIDIKAN

Evaluasi Hasil UN Secara Komprehensif

MBP/sosiawan

Pelaksanaan UNBK di SMAN 2 Semarapura beberapa waktu lalu.

H

asil ujian nasional (UN) jenjang SMA/SMK di Kabupaten Klungkung secara umum belum bisa bersaing dengan sekolah di kabupaten/kota lainnya di Bali. Posisi 10 besar hanya bisa ditempati SMAN 2 Semarapura. Itu pun terbatas pada Program Bahasa dengan nilai rata-rata 65,40. Sementara untuk program lainnya belum tercatat. Fakta ini oleh kalangan legeslatif di Bumi Serombotan dipandang perlu segera dievaluasi. Tak terbatas pada pelaksanaan ujian, namun juga secara komprehensif. Anggota DPRD Klungkung I Ketut Sukma Sucita mengungkapkan peningkatan mutu pendidikan harus terus digenjot, terutama oleh Pemerintah Provinsi Bali yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan SMA/SMK, melalui terobosan yang lebih inovatif. Baik yang berkaitan dengan pola pembelajaran peserta didik maupun tenaga pengajar. “Ini perlu segera dievaluasi. Setiap daerah memiliki ciri dan kultur yang berbeda. Sistem pengajaran yang diberikan harus menyesuaikan,” ujar Sukma Sucita, belum lama ini. Pengawasan penerapan kurikulum dan pendampingan juga harus lebih efektif. Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali harus bergerak, memantau perkembangan kulitas setiap sekolah secara berkala. Bukan hanya pada saat menjelang ujian nasional. “Jumlah sekolah cukup banyak. Memiiliki permasalahan yang berbeda-beda. Ini perlu pendampingan serius. Begitu juga dari sisi anggaran, harus juga diperhatikan untuk menunjang kegiatan yang mengarah

32

21 - 27 Mei 2018

pada peningkatan prestasi siswa. Kualitas tenaga pendidik juga begitu. Intinya harus dievaluasi secara komprehensif,” tegas politisi Partai Nasional Demokrasi (NasDem) ini. Kepala SMAN 2 Semarapura I Gusti Lanang Made Puji mengatakan, meskipun sekolahnya masuk 10 besar untuk Program Bahasa, tak dipungkiri masih perlu ada upaya peningkatan kualitas. Termasuk juga untuk Progaram IPA dan IPS. Pasca-UN, pihaknya telah merancang strategi. Mutu guru akan terus ditingkatkan. Salah satunya melalui pelatihan kemampuan bidang akademik, terutama dalam pembuatan soal-soal HOTS. “Guru kami dorong untuk lebih banyak melatih anak-anak,” ujarnya. Tak hanya itu, siswa juga akan diberikan pelatihan, terutama untuk mata pelajaran yang diiujikan melalui jam tambahan, termasuk dalam ulangan umum dirancang berbasis komputer. “Untuk ulangan umum, tidak lagi menggunakan kertas. Ini untuk mmempersiapkan siswa supaya terbiasa melatih menjawab soal berbasis IT. Itu sudah kami siapkan. Setelah ulangan selesai, saat masa libur, kami juga mengadakan workshop kepada guru untuk meningkatkan mutu,” jelasnya. Lebih mendasar dari itu, sarana pendidikan, secara bertahap namun pasti akan terus ditingkatkan. Ini sekaligus untuk mendukung pendidikan e-learning yang sudah berjalan beberapa tahun belakangan. “Evaluasi akan terus berjalan. Termasuk proses belajar-mengajar. Harus secara komprehensif,” tegas Lanang Puji. l Sosiawan


Manfaatkan Ruang Fiskal Pelimpahan SMA/SMK RUANG fiskal di kabupaten yang masih tersedia akibat dari penyerahan kewenangan pengelolaan SMA/SMK kepada Pemerintah Provinsi agar dapat digunakan untuk memperbesar anggaran jenjang pendidikan SD, SMP dan sederajat. Selain itu juga menambah beasiswa bagi mahasiswa serta pembangunan infrastruktur. Program beasiswa bagi anak Jembrana yang sudah berjalan lebih dari 10 tahun dinilai menunjukkan indikator

positif. Sehingga, selain peningkatan anggaran pendidikan SD dan SMP, beasiswa bagi mahasiswa juga menjadi perhatian. Rekomendasi DPRD Jembrana itu disampaikan saat rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Jembrana, belum lama ini. Secara umum, DPRD menilai pencapaian program pendidikan tahun 2017 cukup bagus. Hal itu terlihat dari angka partisipasi kasar (APK) untuk tingkat SD/SDLB/MI mencapai angka 98 koma 16% dengan angka melanjutkan 100%. Begitu halnya di tingkat SMP/MTs sederajat APK ada pada angka 89,5% mengalami penurunan dibandingkan capaian tahun 2016 dengan angka 134,86 % dengan angka melanjutkan sebesar 100%. Sementara itu, terkait program beasiswa bagi anak Jembrana juga mulai menunjukkan indikator positif. Hal tersebut terlihat dari jumlah mahasiswa yang memenuhi syarat mengajukan beasiswa,

yakni indeks prestasi kumulatif (IPK), meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan di tahun 2018 ini, jumlahnya membludak jauh melebihi alokasi anggaran yang disediakan dalam APBD. Indikator tersebut menunjukkan bahwa anak-anak Jembrana yang kuliah pada perguruan tinggi (PT) negeri atau swasta yang terakreditasi A kualitasnya semakin baik. “Tahun ini, untuk beasiswa tidak ada penambahan, tetapi melalui seleksi yang transparan. Tahun anggaran berikutnya agar ditambah dengan memperhitungkan jumlah peminat beasiswa di tahun sekarang,� ujar anggota Komisi A DPRD Jembrana I Ketut Sadwi Darmawan. Menyikapi faktor positif dari hasil tersebut, kata Sadwi Darmawan, mulai saat ini pemerintah juga diminta memikirkan lapangan kerja yang tepat bagi lulusan PT ini. Hal itu bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan, namun juga mulai diambil dinas yang menangani urusan ketenagakerjaan, perindustrian dan perdagangan, pertanian dan perikanan serta dinas terkait guna menarik minat lulusan PT ini kembali ke daerah. Sadwi Darmawan menambahkanm, ruang fiskal yang lebih besar juga dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur di bidang pendidikan. Apalagi, tingkat partisipasi sekolah di Kabupaten Jembrana khususnya kelompok umur 19 sampai 24 tahun masih tergolong rendah, mengingat masih kurang sarana pendidikan tinggi di Jembrana. Seperti diketahui, kewenangan SMA/SMK yang sebelumnya berada di kabupaten/kota kini telah dilimpahkan ke provinsi. Sehingga, anggaran daerah kabupaten/kota yang sebelumnya untuk sekolah menengah itu bisa dimanfaatkan untuk kewenangan di bidang pendidikan seperti SD dan SMP, infrastruktur pendidikan serta beasiswa mahasiswa. l Surya Dharma

21 - 27 Mei 2018

33


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

ISI DENPASAR - Memasuki masa purnabakti (pensiun) per tanggal 1 Mei 2028 lalu, Prof. I Wayan Dibia, S.ST., M.A. mempersembahkan pementasan rekonstruksi sedratari berjudul ‘’Jayaprana’’ di Panggung Terbuka Nretya Mandala Kampus ISI Denpasar, Minggu (6/5) malam. Sajian sendratari ini khusus dihelat serangkaian pelepasan dirinya yang memasuki masa purnabakti. Prof. Dibia telah mengabdi 44 tahun di lembaga seni sejak berstatus ASTI, kemudian STSI hingga menjadi ISI Denpasar. Pementasan sendratari ini dihadiri jajaran Rektorat ISI Denpasar, Dekan FSP, Dekan FSRD, Akademisi, tokoh masyarakat, budayawan, seniman dan mahasiswa. Prof. Dibia menjelaskan, pementasan sendratari karya Empu Seni Wayan Beratha 1962 ini sengaja menjadi acuan sekaligus momentum di tengah bergesernya konsep sendratari saat ini.

PEMKOT DENPASAR - Pemkot Denpasar terus melakukan upaya pengembangan inovasi dalam peningkatan akses pelayanan kepada masyarakat lewat teknologi informasi dengan konsep smart city. Langkah ini telah mendapatkan apresiasi dari semua pihak hingga tingkat Nasional. Kota Denpasar ditetapkan lulus dalam Gerakan Menuju 100 Smart City yang digagas Kementerian Komunikasi dan Informatika RI pada April lalu. Kota Denpasar lulus bersama 49 kabupaten/kota lainnya di Indonesia yang sebelumnya telah mengikuti assesment di Ciputat pada bulan Maret lalu. Bahkan, Denpasar merupakan satu-satunya kabupaten/ kota yang berada di Bali. Dalam mendukung sinergitas dan implementasi Smart City secara maksimal, Pemkot Denpasar bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika melaksanakan penandatanganan MoU yang dilakukan Plt. Wali Kota Denpasar I GN Jaya Negara disaksikan Menteri Kominfo RI Rudiantara bersama Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI Semuel A. Pangerapan, Selasa (8/5) di Redtop Hotel Jakarta.

MBP/ist

PDAM KARANGASEM - Kinerja PDAM Karangasem di bawah Direktur I Gusti Made Singarsi terus mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ini tidak terlepas dari perubahan kinerja yang dikakukan PDAM, hingga membuat pelayanan PDAM di Karangasem semakin memuaskan. Setelah meraih berbagai penghargaan nasional, kali ini PDAM Karangasem kembali meraih Anugerah TOP BUMD 2018, di bidang operasional dan pelayanan. Selain itu, direkturnya juga meraih penghargaan serupa dalam bidang kedaulatan bersikap. Penghargaan ini diterima langsung Direktur PDAM Karangasem I Gusti Made Singarsi, di Ballroom Balai Kartini, Jakarta, Kamis (3/5). Gusti Singarsi mengatakan, penganugerahan TOP BUMD itu merupakan acara penganugerahan terhadap BUMD yang dinilai berhasil meningkatkan kinerja keuangan dan bisnisnya.

34

21 - 27 Mei 2018

MBP/ist

PKK BANGLI - Dalam upaya meningkatkan kiprah PKK di seluruh pelosok nusantara dan Kabupaten Bangli di usianya yang kini menginjak 46 tahun, Kamis (3/5), digelar Rapat Konsultasi (Rakon) PKK dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-46. Acara yang digelar di Gedung BMB Bangli tersebut dihadiri Bupati Bangli I Made Gianyar, perwakilan Ketua PKK Provinsi Bali, Ketua PKK Kabupaten Bangli, OPD terkait, camat, perbekel serta ketua PKK desa/kelurahan se-Kabupaten Bangli. Ketua II TP PKK Kabupaten Bangli Ida Ayu Suardini Giri Putra menyampaikan, PKK merupakan gerakan pembangunan masyarakat yang berawal dari seminar Home Economic di Bogor pada tahun 1957 yang menghasilkan rumusan 10 segi kehidupan masyarakat.


MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Masyarakat Bali yang berminat menyekolahkan putra-putrinya di dunia pariwisata harus jeli terkait adanya sejumlah kampus pariwisata di Bali yang tidak memiliki indetitas terkait budaya Bali bernuansa Hindu. Salah satunya ada kampus pariwisata di Bali yang tidak mempunyai fasilitas Parahyangan atau Padmasana khusus kepada mahasiswa yang beragama Hindu. Selain itu, ada metode pelajaran khusus bidang budaya yang dianggap tidak sesuai dengan pakem adat istiadat yang dijiwai oleh agama Hindu, padahal Bali telah memiliki Perda Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pariwisaa Budaya Bali yang secara tegas menyatakan bahwa pariwisata Bali adalah pariwisata budaya yang dijiwai oleh agama Hindu. Demikian diungkapkan Senator DPD-RI utusan Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III usai menghadiri acara Passion of Endek di Kampus Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) Denpasar.

MBP/ist

WABUP KARANGASEM - Wakil Bupati Karangasem, membuka ‘’Pelatihan Kader Penyuluh Penyakit Masyarakat (Pekat) dan Narkoba’’, Selasa (8/5). Hadir pada pembukaan di Aula Losmen Kembang Remaja, Amlapura itu Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem, AKBP Nyoman Sebudi. Kepala Kesbangpol I Gusti Nyoman Arya Sulang mengatakan kegiatan ini untuk mencetak Kader Penyuluh Pekat yang tersebar di delapan kecamatan se-Karangasem. Terutama ditujukan pada anak-anak SMP. Program ini sesungguhnya untuk membentuk generasi muda berkarakter guna terhindar dari penyakit masyarakat. Acara ini sasarannya untuk mempercepat langkah-langkah deteksi dini dan juga mencegah semua bentuk penyakit masyarakat yang disinyalir akan merusak mental generasi penerus bangsa.

MBP/ist

MBP/ist

IKINDO BALI - Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Provinsi Bali menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) X dengan tema ‘’Inkindo Bersinergi dalam Pembangunan Bali Berkelanjutan’’ di Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur, Kamis (3/5). Musprov yang dibuka oleh Asisten III Setda Provinsi Bali I Wayan Suarjana dihadiri Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Organisasi dan Kaderisasi DPN Inkindo Ir. Leonardo J. Hehanussa, M.Si., Sekjen DPN Inkindo Erie Haryadi beserta jajaran, Ketua DPP Inkindo Bali periode 2014-2018 Ketut Gupta beserta jajaran, Ketua DPP Inkindo seluruh Provinsi se-Indonesia, Wakil Bupati se-Bali, perwakilan Rektor PTN dan PTS seBali, Ketua LPJKP Bali, Ketua Kadin Bali, Ketua Asosiasi perusahaan dan profesi tingkat Provinsi Bali.

PT GEB - PT General Energy Bali (GEB) yang kini mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak tidak bisa dipisahkan dari tingkat pengamanan kawasan pembangkit. Apalagi, PLTU yang masuk objek vital nasional, pengamanan menjadi kunci penting untuk terus ditingkatkan. Untuk memberi pemahaman dan meningkatkan kinerja sumber daya manusia (SDM) security yang dipekerjakan oleh GEB, 46 security mengikuti pelatihan kualifikasi Gada Pratama Kamis (10/5). Pelatihan ini digelar oleh PT Pesona Cipta Security bekerja sama dengan Satbinmas Polda Bali. Pembukaan pelatihan ini dihadiri Pimpinan PT GEB Jakarta H. Abdul Djalil didampingi perwakilan instruktur yang juga Kasubdit Binsatpam Polsus Polda Bali AKBP Hereni, dan Koordinator Keamanan PLTU Celukan Bawang Wayan Budika. 21 - 27 Mei 2018

35


AKTIVITAS

MBP/ist

DV MEDIKA - DV Medika memperkenalkan alat dengan teknologi terbaru dan ramah lingkungan untuk pengolahan sampah limbah medis. Mesin pengolah limbah medis ini menggunakan sistem autoklaf dengan gelombang mikro. Mesin ini mampu mengubah limbah medis berbahaya menjadi tidak berbahaya lagi. Mesin ini sudah dipasang satu unit di RSUP Sanglah, Denpasar. Founder and Chairman PT DV Medika Health Care Group, Vicentius Lianto, mengatakan ini merupakan upaya untuk mendukung pengolah limbah di dalam area rumah sakit tanpa menimbulkan polusi terhadap lingkungan.

MBP/ist

KOTA BANGLI - Puncak peringatan HUT ke-814 Kota Bangli, Kamis (10/5), diperingati Pemkab Bangli dengan menggelar apel di Lapangan Kapten Mudita. Apel yang dipimpin Bupati Bangli I Made Gianyar tersebut berlangsung khidmat. HUT Bangli kali ini dijadikan momentum bagi Pemkab Bangli untuk mengevaluasi diri guna menatap masa depan lebih baik. Apel peringatan HUT Kota Bangli dihadiri Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Ketua dan anggota DPRD Bangli, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Bangli, pemuka agama, pemuka adat dan undangan lainnya.

MBP/ist

MBP/ist

JRO SUTIAWATI - Dari masa ke masa pengobatan tradisional tidak pernah ditinggal oleh masyarakat, termasuk ditengah kecanggihan teknologi saat ini. Seperti halnya pengebotan tradisional yang dilakoni oleh Jro Sutiawati, hingga saat ini kian menjadi pilihan masyarakat. Pengobatan tradisional yang dijalankan Jro Suatiawati melalui pawisik (suara batin-red) mampu menuntaskan penyakit dari dalam diri seseorang. Bahkan penyakit yang belum mampu terdeteksi oleh dunia kedokteran pun mampu ditanginya, dan terbukti banyak yang disembuhkan. Demikian juga penyakit yang sudah terdeteksi oleh dunia kedokteran seperti kanker dan sebagainya kerap disembuhkan olehnya dengan bantuan pawisik.

36

21 - 27 Mei 2018

WARMADEWA - Prestasi tingkat nasional berhasil diraih oleh tim mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Warmadewa (Dewata Quake #1) yaitu menjadi juara II pada Earthquake Resistant Design Competition 2018 yang diselenggarakan oleh Universitas Kristen Petra di Surabaya, Jawa Timur. Kompetisi ini dilaksanakan 9 Maret 2018 hingga 6 Mei 2018. Tim mahasiswa yang sukses membawa trofi juara II tersebut terdiri atas I Gusti Ngurah Agung Widya Putra, I Gusti Agung Bagus Dwipayana dan Kiao Ting Lay setelah bersaing dengan 63 tim dari berbagai universitas. Tim ini dibimbing oleh Putu Aryastana, S.T., M.Eng., M.Si., Ni Komang Ayu Agustini, S.T., M.Eng., I Putu Elsa Sarassantika, S.T., M.Eng. dan Ni Made Widya Pratiwi, S.T., M.T.


21 - 27 Mei 2018

37


PA R I W I S ATA

Menata Pantai Peninggalan Jerman di Bali

P

ulau Dewata memiliki sederet pantai dengan pemandangan cantik dan cerita-cerita yang menarik. Salah satunya, Pantai Jerman yang terletak di Jl. Wanasegara, Tuban, Kuta Selatan. Dahulu, pantai berpasir putih ini merupakan pelabuhan Kuta yang dimanfaatkan para pedagang dari luar Bali berlabuh. Mereka membawa barang-barang dagangan untuk bertransaksi pada waktu itu, namun pelabuhan ini tidak ada lagi akibat abrasi. Selain sebagai tempat berniaga, pantai yang bersebelahan

38

21 - 27 Mei 2018

dengan Bandara Internasional Ngurah Rai dihuni oleh warga Jerman sehingga oleh penduduk sekitar pantai ini diberi nama pantai Jerman. Sejarah ini dibuktikan dengan kapalkapal nelayan yang masih berlabuh. Pemerintah Kabupaten Badung, kini akan menyulap Pantai Jerman menjadi taman publik yang representatif, sehingga mampu menarik wisatawan. Masyarakat setempat pun mengusulkan kepada Pemkab Badung untuk dilakukan penataan. Tender terkait proyek ini juga telah dipasang di Lay-

anan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) setempat sejak 19 Maret 2018 lalu dan berakhir pada 28 Maret 2018 mendatang. Hingga kemarin sudah ada 35 rekanan yang menyatakan berminat terhadap proyek ini. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Badung, IB Surya Suamba, membenarkan pihaknya tengah melakukan penataan Pantai Jerman, Kuta. “Penataan Pantai Jerman akan fokus pada penyediaan ruang terbuka hijau, sehingga pengunjung pantai bisa betah berlama-lama serta bisa lebih santai.


Selain melihat sunset, wisatawan yang berkunjung ke Pantai Jerman akan disuguhkan dengan keindahan taman yang akan dibangun taman representatif.

Ini sudah ada dalam Detail Engineering Design (DED) yang disusun,” ungkap IB Surya Suamba. Menurutnya, penataan pantai yang juga dibangun taman bermain untuk anak-anak dilakukan dalam dua tahap dan tahap pertama telah masuk tender di LPSE. “Untuk penataan tahap pertama, pemerintah menyiapkan anggaran kurang lebih senilai Rp 8,4 miliar dari APBD induk 2018,” katanya. Sementara, penataan tahap dua, kata IB Surya Suamba disusulkan pada tahun anggaran berikutnya atau pada

tahun 2019. Berdasarkan DED anggaran yang keseluruhan yang dibutuhkan mencapai Rp 15 miliar. “Tahap pertama ini baru Rp 8,4 miliar. Nanti kekurangannya akan dipasang lagi pada APBD induk tahun 2019,” ucapnya. Anggota DPRD Badung asal Kuta, Ni Luh Gede Sri Mediastuti menyambut baik rencana penataan Pantai Jerman. Apalagi selama ini sudah ada usulan dari masyarakat. “Bapak Bupati sudah menyatakan setuju dilakukan penataan Pantai Jerman, agar menjadi

kawasan publik yang lebih representatif,” katanya. Dikatakan, masyarakat akan ikut berperan aktif dalam penataan Pantai Jerman. Mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, berupa melaksanakan kegiatan gotong-royong. “Dengan dilakukan penataan wisatawan bisa menyaksikan dan menikmati indahnya detik-detik saat matahari tenggelam dengan nyaman,” pungkasnya. l Parwata

21 - 27 Mei 2018

39


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

TP PKK SEPANG - Tim Penggerak (TP) PKK Desa Sepang Kecamatan Busungbiu ditetapkan sebagai duta Provinsi Bali untuk berlaga dalam Lomba Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Tingkat Nasional Tahun 2018. Menghadapi kompetisi bergengsi ini, Kamis (3/5) tim verifikasi melakukan penilaian lapangan. Tim verifikasi dipimpin Direktur Kerja Sama Pendidikan Kependudukan BKKBN Ahmad Taufik melakukan penilaian, Kamis kemarin. Penilaian ini dihadiri Asisten I Made Arya Sukerta, S.H. mewakili Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS), Ketua TP PKK Buleleng Ny. Aries Suradnyana, Camat Busungbiu Made Supartawan, Perbekel Desa Sepang Putu Agung Mahardika, Ketua TP PKK Desa Sepang Ny. Merta Dewi Mahardika, dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab Buleleng.

DPRD KLUNGKUNG - Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Klungkung tahun 2017 telah dicermati kalangan legislatif. Beberapa rekomendasi pun dikeluarkan. Salah satunya berkaitan dengan serapan anggaran yang untuk sejumlah program yang harus dioptimalkan. Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna, Rabu (9/5). Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru mengungkapkan secara keseluruhan LKPJ Bupati ini telah memenuhi ketentutan sebagaimana diamanatkan dalam PP Nomor 3 Tahun 2007 dan secara substansional telah berpedoman pada Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan.

MBP/ist MBP/ist

PEMKAB KARANGASEM - Untuk memudahkan pelayanan, Pemkab Karangasem akan menerapkan sistem pajak online. Regulasinya sudah disusun dalam bentuk ranperda yang diajukan pada sidang paripurna DPRD Karangasem, Jumat (4/5). Dewan sudah menyusun jadwal pembahasannya, sehingga ranperda itu diharapkan sudah ketok palu 22 Mei mendatang. Sidang paripurna, kemudian dilanjutkan rapat intern fraksi-fraksi untuk menyusun pemandangan umum terhadap materi ranperda. Pemandangan umum itu akan disampaikan pada sidang lanjutan. Demikian dikatakan Wakil Ketua Dewan, I Made Wirta, usai memimpin sidang.

40

21 - 27 Mei 2018

BUPATI JEMBRANA - Bupati Jembrana I Putu Artha, Senin (7/5) meninjau pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Negara. Peninjauan ini untuk melihat langsung sejauh mana progres dan tahapan pembangunan rumah sakit terbesar di Jembrana tersebut. Pembangunan RSU Negara merupakan salah satu langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Dengan anggaran mencapai Rp 179 miliar, pembangunan meliputi gedung IRD, Instalasi Bedah Sentral (IBS), poliklinik serta fasilitas laboraturium. Sedangkan untuk areal belakang akan dibangun ruang VIP serta rawat inap mulai dari kelas I, II, dan III sampai penataan sarana parkir yang saat ini kerap kali dikeluhkan masyarakat.


MBP/ist

MBP/ist

DPRD KARANGASEM - Komisi III dan IV DPRD Karangasem menggelar rapat kerja dengan PDAM Karangasem, membahas persoalan seputar penyediaan air bersih bagi masyarakat, Selasa (8/5). Pada rapat tersebut, dewan mengapresiasi kinerja perusahaan milik pemerintah daerah itu meskipun pelayanan air bersih yang dikelola PDAM itu belum sempurna.”Kita apresiasi langkah PDAM dalam pemenuhan hak masyarakat atas air bersih. Untuk kendala-kendala seperti sumur bor Rubaya (di Kecamatan Kubu-red), silakan buat perencanaannya, kami di dewan akan memperjuangkan pendanaannya,’’ ungkap Ketua Komisi IV, I Nyoman Musna Antara, yang memimpin rapat kerja bersama Ketua Komisi III, Gusti Agung Dwi Putra.

BUPATI BADUNG - Pancasila sebagai dasar negara dengan lima sila di dalamnya memiliki inti sari yang sangat mendalam, yakni gotong royong. Gotong royong harus dimaknai bukan hanya sebagai slogan, sebatas kata-kata atau bahkan jargon. Gotong royong harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari dan harus diwujudkan dalam sebuah tindakan nyata. Demikian ditekankan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya yang disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Kabupaten Badung I Ketut Martha pada Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XV Kabupaten Badung Tahun 2018 di Banjar Adat Petang Dalem, Kecamatan Petang, Kamis (3/5). Acara tersebut dihadiri Forkompinda Badung, Ketua Tim Penggerak PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Ketua Gatriwara Ny. Ayu Parwata, Kepala BNN, Ketua Dharma Wanita Persatuan, camat, perbekel dan lurah se-Kabupaten Badung.

MBP/ist

KONCO CAOW ENG BIO - Pengurus Kongco Caow Eng Bio Tanjung Benoa masa bakti 2018-2023 resmi dilantik, Selasa (8/5). Sebelum dilantik, seluruh pengurus terlebih dahulu melakukan persembahyangan bersama. Pelantikan kali ini dilakukan oleh Camat Kuta Selatan Made Widiana bertempat di Konco setempat. Camat Kuta Selatan Made Widiana dalam sambutannya menyampaikan, pergantian pengurus merupakan sesuatu yang alami dan berkesinambungan. Hal ini merupakan bagian dari evaluasi untuk lebih baik ke depannya. Diharapkan pengurus baru bisa menyusun program kerja keumatan terutama umat Tionghoa sehingga bisa bermanfaat bagi internal dan semua umat. Menurutnya, dibentuknya pengurus juga bertujuan mengantarkan umatnya menuju ke arah yang lebih baik dan maju, sehingga tatanan peribadatan akan berjalan lebih lancar.

MBP/ist

BUPATI BULELENG - Pemkab Buleleng di bawah duet Bupati Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS-Sutjidra) getol membina pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di daerahnya. Terbukti beberapa BUMD di Bali Utara berkembang pesat dan mampu memberi keuntungan mendongkrak Penghasilan Asli Daerah (PAD). Salah satunya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buleleng sebagai BUMD terbaik dan memberikan keuntungan untuk daerah serta berhasil menyediakan layanan air minum kepada masyarakat dengan baik. Komitmen dan keseriusan ini mendapat perhatian pemerintah pusat. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kemudian menetapkan Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) sebagai ‘’TOP Pembina BUMD Tahun 2018’’.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan. 21 - 27 Mei 2018

41


TRADISI

MBP/san

Tradisi potong kerbau di Desa Pandak Gede setiap jelang Galungan.

Tradisi Potong Kerbau di Desa Pandak Gede

Berawal dari Pesta Rakyat di Kerajaan

S

ecara turun-temurun warga di Desa Pandak Gede, Tabanan, melakukan tradisi potong kerbau setiap menjelang hari Raya Galungan. Daging kerbau dijadikan salah satu sarana upakara di daerah tersebut. Mengapa harus daging kerbau? Warga Desa Pandak Gede mengaku hal tersebut sudah dilakukan sejak lama sehingga alasan pastinya mereka pun tidak tahu. ‘’Kenapa harus kerbau, kami juga kurang tahu alasannya. Ini seperti tradisi turun temurun,’’ ujar salah satu anggota sekaa Cangkir di Banjar Pangkung Desa Pandak Gede, Ketut Kartiyasa belum lama ini. Selama ini, lanjut Kertiyasa tradisi ini selalu dijalankan dan tidak pernah dilanggar. ‘’Jadi kalau tradisi ini tidak diadakan akan ada hal buruk, warga tidak pernah tahu karena selalu dijalankan,’’ ujarnya. Dalam melakukan potong kerbau ini, sebelumnya warga melakukan arisan enam bulan sebelum Galungan. Satu ekor kerbau biasanya dibagi per 70 bagian. Satu bagian ini dihargai Rp 300 ribu atau sesuai harga pasaran kerbau. Anggota sekaa yang memotong mendapatkan upah bagian kepala Kerbau.

42

21 - 27 Mei 2018

Lanjut Kertiyasa, sebelum memotong kerbau, dilakukan upacara sesajen terlebih dahulu. Setelah dilakukan pemotongan, upacara serupa kembali dijalankan di mana daging, lidah dan kuping kerbau bersama hati dan paru dipersembahkan ke pura di lingkungan setempat dan untuk sesajen buta kala. Tujuannya agar kegiatan memotong dan membagikan daging kerbau bisa berjalan lancar tanpa halangan. Berawal dari keperluan sarana upacara di Desa Pandak Gede, kini berangsurangsur tradisi potong kerbau ini sekaligus sebagai kegiatan ekonomi. Warga juga menjual daging kerbau ini ke warga di luar Desa Pandak Gede. ‘’Jadi selain memotong kerbau untuk warga setempat, ada juga warga dari luar Tabanan yang memesan daging ini jelang upacara Galungan,’’ ujar Kertiyasa. Warga Pandak Gede juga biasanya mengolah daging kerbau ini menjadi dendeng selain sate. ‘’Ada juga yang dirawon atau direndang. Tetapi kebanyakan didendeng. Jadi kalau singgah di setiap rumah di desa ini saat Galungan, pasti ada dendeng kerbau,’’ tuturnya. Sementara itu Bendesa Adat Pan-

dak Gede, I Gusti Gede Nyoman Ary Subawa menjelaskan megenai tradisi ini. Menurutnya tradisi potong kerbau berawal dari pesta rakyat di Kerajaan Tabanan yang berpusat di Desa Buahan, Kecamatan Tabanan pada tahun 1360. Krama Desa Pakraman Pandak sejak saat itu suka makan kerupuk, dendeng, dan gulai kerbau. Selanjutnya, krama belajar mengolah daging kerbau dan setiap enam bulan sekali jelang Galungan, lahir tradisi mapatung kerbau. “Sampai sekarang olahan dendeng kerbau dari desa kami sangat terkenal,” imbuhnya. Ditambahkan, meski sebagian besar krama Desa Pakraman Pandak Gede mapatung kerbau, tradisi potong babi juga lestari. Daging babi diolah untuk dikonsumsi. Buat sarana upakara hanya untuk tingkatan dasar. “Yang potong ayam juga ada, jumlahnya sedikit,” terangnya. Desa Pakraman Pandak Gede terdiri atas enam banjar adat yakni Banjar Adat Batan Poh, Banjar Adat Pangkung, Banjar Adat Belatung, Banjar Ada Saba, Banjar Adat Panti, dan Banjar Adat Taman Sari. l Wira Sanjiwani


A KT I V I TA S

MBP/ist

SMA PARIWISATA PGRI - Ratusan siswa SMA Pariwisata PGRI Dawan, Klungkung dilepas di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Kamis (3/5). Mereka yang sudah menempuh pendidikan tiga tahun dan menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer sebagian besar sudah diterima dalam dunia kerja. Terutama bidang pariwisata yang menjadi pendidikan plus. Kepala SMA Pariwisata PGRI Dawan, Klungkung Drs. Ida Bagus Gede Parwita, M.Pd. mengungkapkan, siswa yang dilepas mencapai 228 orang yang terdiri program studi IPA, IPS dan IPB. Sekolah yang bertetangga dengan SMAN 1 Semarapura ini juga menerapkan pendidikan plus, yakni siswa diberikan pendidikan kepariwisataan berupa Food and Baverage (FB) Produk FB Service, House Keeping, Front Office, dan Spa. Melalui ini, lulusannya banyak yang langsung terserap di dunia kerja. Salah satunya kapal pesiar.

MBP/ist

PNB - Unit Penjaminan Mutu Akademik (UPMA) Politeknik Negeri Bali (PNB) menggelar Workshop ‘’Pengembangan SPMI Berbasis ISO 9001:2015’’, Senin (7/5). Workshop ini diikuti seluruh perwakilan prodi yang ada di lingkungan PNB. Workshop kali ini merupakan workshop pertama pengenalan SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) Berbasis ISO 9001:2015. Ketua Pelaksana Workshop Ketut Wiwin Andayani mengatakan, ada 53 undangan dari semua unit yang ada di PNB, baik kabag, kepala prodi dan jurusan, ketua unit, serta senat komisi bidang pembelajaran. Workshop ini merupakan pengenalan pertama ISO 9001:2015. Selanjutnya, sambil melengkapi dokumen menuju ISO 9001:2015, sosialisasi akan terus dilakukan. Kelengkapan dokumen menuju ISO 9001:2015 akan dilaksanakan mulai Juli mendatang.

MBP/ist

BP-PTSI - Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (BP-PTSI) Wilayah Bali menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) I, Senin (7/5). Bertempat di Auditorium Widya Sabha Uttama Universitas Warmadewa (Unwar), Muswil I dihadiri Ketua Umum BP-PTSI Pusat Prof. Dr. Thomas Suyatno, Ketua Pengurus Asosiasi BP-PTSI Wilayah Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Ketua Panitia Muswil I Shri I G.N. Wira WMS, S.Sos., S.H., M.H., Perwakilan Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra Drs. I Wayan Suarjaya, M.AP., Ketua Aptisi Bali dan seluruh pimpinan BP-PTSI seluruh Bali. Tujuan diselenggarakannya Muswil I ini adalah untuk membahas dan mengambil keputusan atas laporan pertanggungjawaban pengurus Asosiasi BP-PTSI Wilayah Bali masa bakti 2013-2017, membentuk pengurus baru masa bakti 2018-2022 serta membuat program kerja tahun 2018-2022 dalam menghadapi tantangan di era revolusi industri 4.0 dan masuknya perguruan tinggi (PT) asing di dalam negeri.

MBP/ist

TEE-PROIND - Teenagers Project Indonesia (Tee–Proind) kembali menyelenggarakan Pemilihan Putra-Putri Kampus Ajeg Bali (PPKAB) ke-14 Tahun 2018. Diadakannya Pemilihan Putra-Putri Kampus Ajeg Bali kali ini untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada Mei 2018. Ajang bergengsi ini juga akan dirangkaikan dengan peringatan Bali, Pulau Pengetahuan (Bali The Island Of Science), yang akan mencari duta–duta pendidikan tinggi sekaligus menjadi wakil Bali untuk menyukseskan program Pendidikan Karakter Pancasila. PPKAB ditargetkan diikuti oleh sejumlah duta kampus dari sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta unggulan di seluruh Bali.

21 - 27 Mei 2018

43


PROPERTI

Memilih KPR dengan Bunga Kredit Rendah S

eiring dengan bervariasinya suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) saat ini peluang untuk memilih dan mendapatkan bunga kredit yang relatif rendah bagi konsumen juga terbuka. Di sisi lain pengembang juga harus bersaing menggaet kepercayaan konsumen dengan menyediakan produk bermutu. Demikian diungkapkan salah seorang pengembang rumah menengah atas, Agustinus belum lama ini. Dikatakan, KPR selama ini memang menjadi komponen penting dalam bisnis perumahan. Solusi KPR bagi konsumen yakni kredit jangka panjang 10–20 tahun, selain kemudahan lainnya seperti suku bunga yang relatif bervariasi bisa dipilih agar lebih ringan dalam masa cicilan. Sejak awal tahun 2018 suku bunga bank umum relatif bervariasi. Kisarannya mulai 9,25 persen – di atas 14 persen. Di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) suku bunga bahkan lebih mahal. Menurutnya KPR masih menjadi pilihan kebanyakan konsumen dalam membeli rumah atau produk properti lainnya. Kemudahan yang diberikan perbankan juga diharapkan bisa memacu perkembangan bisnis properti sehingga ke depan makin bergairah. Tak hanya untuk pembelian rumah menengah bawah tapi juga atas baik untuk tujuan tempat tinggal maupun investasi. Tak kalah diharapkan konsumen adalah kemudahan syarat KPR sehingga mereka juga tak sulit untuk memenuhinya. Bagi konsumen menengah atas yang cukup dana tentu tak masalah kendati ketentuan loan to value (LTV) telah berlaku. Yang sulit adalah masyarakat menengah bawah yang ingin punya rumah tapi tak cukup uang muka untuk menempuh KPR. Kemudahan uang muka juga diharapkan konsumen sehingga KPR mereka bisa dikabulkan tentunya dengab komitmen memiliki kemampuan bayar yang memadai. l kmb

44

21 - 27 Mei 2018


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

DPRD KARANGASEM - Komisi III dan IV DPRD Karangasem menggelar rapat kerja dengan PDAM Karangasem, membahas persoalan seputar penyediaan air bersih bagi masyarakat, Selasa (8/5). Pada rapat tersebut, dewan mengapresiasi kinerja perusahaan milik pemerintah daerah itu meskipun pelayanan air bersih yang dikelola PDAM itu belum sempurna. ‘’Kita apresiasi langkah PDAM dalam pemenuhan hak masyarakat atas air bersih. Untuk kendalakendala seperti sumur bor Rubaya (di Kecamatan Kubu -red), silakan buat perencanaannya, kami di dewan akan memperjuangkan pendanaannya,’’ ungkap Ketua Komisi IV, I Nyoman Musna Antara, yang memimpin rapat kerja bersama Ketua Komisi III, Gusti Agung Dwi Putra.

FE UNHI - Berbagai kegiatan dilakukan Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) dalam rangka memperingati HUT ke-25. Pada 14 Februari lalu dilaksanakan kegiatan menyambung tali kasih dengan warga panti disabilitas di Gianyar, dan Rabu (9/5) dilakukan jalan santai, senam aerobik dan beragam perlombaan. Pada puncak HUT yaitu 19 Mei akan diselenggarakan kegiatan seremonial dan gebyar musik. Tema HUT yang diusung tahun ini adalah ‘’Soul of Solidarity’’. Di sela-sela kegiatan, Wakil Rektor III Dr. I Wayan Muka, S.T., M.T. menyampaikan, tema tersebut diharapkan mampu menjaga soliditas antarcivitas akademika, terutama FE dan secara umum Unhi. Lewat jalan santai diharapkan mampu mewujudkan tujuan bersama yaitu olahraga meningkatkan jiwa yang sehat dan menjadikan pikiran sehat.

MBP/ist

MBP/ist

SEKDA BALI - Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengingatkan jajaran birokrasi yang bertugas di bidang penyusunan produk hukum agar jangan meloloskan peraturan yang merugikan masyarakat. Selain itu, ia tak menginginkan regulasi panjang yang dapat menghambat iklim investasi. Harapan itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi/Konsultasi Pembangunan Hukum dan HAM Provinsi Bali Tahun 2018 di Ruang Wiswa Sabha Pratama Kantor Gubernur, Denpasar, Kamis (3/5). Lebih jauh Sekda Dewa Indra menjelaskan tentang dinamika yang berkembang dewasa ini. Masyarakat makin kritis menuntut jajaran pemerintah agar lebih terbuka.

BUPATI JEMBRANA - Dharma Santi Nyepi 2018 dilaksanakan Jumat (4/5) di Wantilan Pura Jagatnatha Negara. Dharma santi tersebut dihadiri para sulinggih dan pemangku se-Jembrana, Bupati Jembrana I Putu Artha, Ida Bagus Indugosa (Bupati Jembrana periode 1990-2000), Drs I.B. Agastia sebagai pendharmawecana, anggota Forkopimda Jembrana, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Jembrana, Majelis Madya dan Alit, Pengurus Organisasi Keagamaan dan Kepemudaan se-Jembrana dan Pengurus Sekaa Teruna se-Jembrana. Ketua Panitia I Nyoman Gede Kurniawan dalam laporannya mengatakan tema dharma santi kali ini adalah ‘’Dharma Santi Hari Nyepi Tahun Baru Çaka 1940 sebagai Rasa Syukur dalam Kebersamaan atas Keberhasilan Pembangunan di Kabupaten Jembrana’’. 21 - 27 Mei 2018

45


HIBURAN

Gek Atu

Bangga ”Reborn” Lagu Mang Gita P enyanyi berparas cantik, Gek Atu kini sedang mempersiapkan single terbarunya, setelah sempat mengeluarkan single “Iklas” beberapa bulan lalu. Namun, di tengah persiapan itu, salah satu personel GwK ini mencoba me-reborn salah satu lagu karya musisi Bali ternama Mang Gita, berjudul “Kapu-Kapu”. Single yang diaransemen oleh Sila ini pun mulai dipromosikan. Reborn single “KapuKapu” ini lebih menonjolkan balutan suling, sehingga lebih bervariatif dan merdu dinikmati. Pemilik nama lengkap Dewa Ayu Putu Ika Anggarini ini merasa bangga karena telah diberikan kepercayaan membawakan sebuah lagu garapan dari Mang Gita, musisi senior Bali. Menurutnya, dengan membawakan ulang lagu “KapuKapu”, menjadi tantangan tersendiri bagi Gek Atu. “Lagu ini kan dulu pernah hits dan sekarang saya membawakan ulang. Itu artinya paling tidak bisa mendekati aslinya dari segi kepopuleran lagu ini. Tapi yang jelas bisa dipercaya untuk membawakan lagu ini saja, saya sangat bangga sekali,” ungkap Gek Atu. Meskipun tidak mudah membawakan sebuah lagu yang pernah populer, namun perempuan kelahiran Kaliakah, 8 Oktober 1985 ini berharap bisa mengimbangi kesuksesan lagu tersebut seperti pada masanya. Dengan kemasan berbeda, Gek Atu yakin singlenya ini bisa diterima oleh seluruh lapisan masyarakat Bali dan pencinta musik pop Bali. l Winata

46

21 - 27 Mei 2018


Ramy Dawood

Ingin Tampil Beda dalam Tato

B

ali Tattoo Expo yang digelar pada 18-20 Mei 2018 mendatang menjadi magnet tersendiri bagi seniman-seniman tatto dari berbagai belahan dunia. Salah satunya RamyDawood, seniman “rajah kulit” dari Kairo, Mesir. Ditemui di penginapan di daerah Dalung, Badung, Rabu (9/5) lalu, Ramy Dawood mengaku sengaja datang ke Bali untuk mengikuti Tatto Expo tersebut. Ia sendiri merupakan seniman yang ingin tampil beda dalam dunia tato, yakni dengan memadukan gambar dan kaligrafi Arab, sehingga melahirkan desain yang artistik. Rencananya, dalam event tersebut, pria berambut kriting ini juga akan menghadirkan karya khasnya yang memadukan gambar dreamcatcher (penangkap mimpi) asli suku Indian dengan kaligrafi arab yang menuliskan kata dalam bahasa Arab yang juga berarti “mimpi”. “Saya membuat desain-desain baru yang unik dan beda dari yang lain, memadukan gambar, kaligrafi, bahkan hieroglif Mesir Kuno pada desain-desain saya. Ini membuatnya unik, bukan mengambil di Google,” ujarnya dalam bahasa Inggris yang kental dipengaruhi dialek Arab dalam perbincangan tersebut. Dawood menuturkan, warisan kebudayaan kuno Mesir telah banyak memberikannya inspirasi. Tato pun merupakan salah satu seni yang sudah dikenal bangsa Mesir sejak dahulu yang ditandai adanya tatto pada seorang Mummi. Bukti tersebut pun sempat diperlihatkan pada saat perbincangan dengan Majalah Bali Post. Dalam proses kreatifnya, Dawood mengaku menciptakan desain-desain tato secara spontan. Ia menangkap inspirasi dari lingkungan sekitar, kemudian merumuskannya dalam satu desain unik. Desain-desain tersebut juga tidak jarang dibuat dari pesanan pelanggannya. Beberapa pelanggan memesan gambar tato yang berisikan unsur-unsur tertentu. Kemudian, ia mencoba menafsirkan dan membentuk desainnya sedemikian rupa. “Dalam membuat desain, saya itu spontan dan tentunya tidak menjiplak,” tukasnya. Pria yang awalnya bercita-cita sebagai pemain sepak bola ini mengaku dari seni tato kini ia dapat menjadi tulang punggung keluarga. Dunia tato juga telah membawanya pada sejumlah expo di Eropa dan negara-negara lainnya. Meski seorang seniman tato, ia hanya memiliki sebuah tato yang digambar pada kaki kirinya. Tato tersebut menggambarkan harapannya yang ingin keliling dunia lewat tato. “Aku menggambar harapanku untuk keliling dunia di kaki. Di sini juga ada simbol namaku yang aku tulis dalam bentuk simbol,” pungkasnya. l Winata 21 - 27 Mei 2018

47


A KT I V I TA S

MBP/ist

WABUP BUPATI - Guna memastikan harga sembako di pasar tetap stabil menjelang hari raya Galungan dan Kuningan serta Puasa dan Lebaran, Wakil Bupati (Wabup) Badung Ketut Suiasa mendampingi Menteri Perdagangan Indonesia Enggartiasto Lukita melakukan peninjauan ke Pasar Kuta II dan Pasar Desa Jimbaran, Selasa (8/5). Dari kunjungan tersebut, Menteri Perdagangan mengaku gembira akan kondisi harga bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Badung yang berada di bawah dari harga eceran tertinggi. Bahkan program Pemkab Badung menanam cabai seluas 60 hektar mendapatkan apresiasi. Jika hal tersebut bisa dilakukan terus menerus dengan menanam berbagai kebutuhan pokok lainnya, maka harga kebutuhan pokok akan stabil dan terjaga.

MBP/ist

BUPATI JEMBRANA - Di bawah bimbingan Tim penggerak PKK dari tingkat desa, kecamatan, bahkan kabupaten, Desa Pergung yang merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Mendoyo patut diteladani. Pasalnya, desa yang dipimpin Perbekel I Ketut Wimantra kini dinobatkan sebagai duta Bali dalam lomba Perilaku Hidup Sehat (PHBS) di tingkat nasional. Hal itu terlihat saat tim PHBS Pusat, Syahrial yang mewakili Tim Penggerak PKK Pusat dan Abdul Latif dari Staf Dit. Promkes Kementerian Kesehatan RI melakukan penilaian, pada Kamis (3/5). Saat berada di Desa Pergung, tim penilai dari pusat yang berjumlah 2 orang yang menyertakan beberapa tim pembina dari Provinsi Bali diterima Bupati Jembrana I Putu Artha.

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI BADUNG - Guna mewujudkan Badung Clear and Green (bersih dan hijau), penanganan sampah menjadi hal yang utama. Untuk itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mewajibkan semua desa di Badung memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). ‘’Kami wajibkan seluruh desa di Badung mempunyai TPST,’’ tegas Bupati Giri Prasta saat memimpin rapat mengenai pengolahan sampah berbasis masyarakat dan smart village di ruang rapat Rumah Jabatan Bupati Badung, Puspem Badung, Selasa (8/5). Rapat tersebut dihadiri Kadis PMD Putu Gede Sridana, perwakilan dari DLHK dan Kominfo, para camat, Ketua Forum Perbekel Badung I Gusti Lanang Umbara serta perbekel dan sekdes se-Badung.

48

21 - 27 Mei 2018

BUPATI KLUNGKUNG - Kebiasaan merokok telah meluas hampir di semua kelompok masyarakat, khususnya di Kabupaten Klungkung. Bahkan cenderung meningkat, terutama di kalangan anak dan remaja. Mengingat dampaknya sangat buruk terhadap kesehatan, perlu ada komitmen untuk tidak mencoba-coba. Ini pun telah dikampanyekan di Lapangan Sampalan, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Jumat (4/5). Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Klungkung I Wayan Sugiada dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia Setda Kabupaten Klungkung Ni Wayan Ringin menyampaikan merokok masih menjadi masalah nasional yang perlu secara terus-menerus diupayakan cara penanggulangannya. Hal tersebut dikarenakan menyangkut berbagai aspek permasalahan dalam kehidupan.


MBP/ist

WABUP KARANGASEM - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karangasem menggelar sosialisasi dan diseminasi penyelenggaraan jasa konstruksi mengacu peraturan terbaru yakni UU Terbaru No. 2 tahun 2017. Pada kegiatan yang dibuka Wabup I Wayan Artha Dipa, Selasa (7/5) itu, Dinas PUPR di antaranya mendorong terlaksananya program sertifikasi pekerja konstruksi. Langkah itu sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas proyek serta perlindungan terhadap pekerja jasa konstruksi itu sendiri. Sosialisasi dan diseminasi itu dilaksanakan di Wantilan Kantor Bupati Karangasem selama dua hari sampai Rabu (9/5) ini. Pesertanya berasal dari utusan organisasi perangkat daerah, kelompok kerja pengadaan barang dan jasa, asosiasi jasa konstruksi serta para pengusaha jasa konstruksi.

MBP/ist

STPBI - Dalam rangka Dies Natalis ke-18 tahun 2018, Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) menggelar Seminar National Tourism Student Championship dengan tema ‘’Creative Digital Tourism’’ di Aula Kampus STPBI, Denpasar, Rabu (9/5). Seminar ini menghadirkan dua narasumber yaitu Gede Gunawan yang merupakan Country Director of Agoda Indonesia dan Paulus Herry Arianto, M.A. selaku Managing Director AVB Media Asia. Acara dibuka oleh Wakil Ketua IV STPBI Dr. I Nyoman Urbanus, M.Si. Seminar dirangkaikan dengan dua jenis lomba yakni call for paper competition dan guiding competition yang diikuti beberapa universitas di Bali dan luar Bali seperti UGM, STP Ampta Yogyakarta, Politeknik Negeri Bali, UPH, Universitas Negeri Malang, Universitas Brawijaya, Sekolah Tinggi Ilmu Agama Hindu Negeri Mataram, PIB, Undiksha dan Stipar Triatmajaya.

MBP/ist

STIKES - Sebanyak 19 pimpinan Stikes dan Poltekes di Bali, NTB dan NTT mengikuti seminar internasional soal keperawatan yang digelar oleh Dubes RI di Manila di kampus Stikes Bali. Seminar menghadirkan pembicara dari tiga universitas terkenal di Filipina yakni Centro of Escolar University, University of Pangasinan dan Saint Louis University. Tiga universitas ini dikenal pemasok SDM perawat asal Filipina yang sukses menembus pasar kerja di luar negeri. Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI di Manila Dr. Lili Nurlaili, M.Ed. memotivasi mahasiswa keperawatan di Tanah Air untuk berlomba bekerja ke luar negeri (LN). Kita perlu meniru SDM perawat Filipina yang mendominasi pasar kerja perawat di AS dan Asia.

MBP/ist

BNI DENPASAR - Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2018, BNI Kantor Cabang Denpasar bersama Universitas Udayana (Unud) melaksanakan kegiatan bersama yang dikemas dalam Senam Gembira, Jumat (4/5). Bertempat di kampus setempat, kegiatan ini diikuti civitas akademika Unud di antaranya dosen, karyawan, mahasiswa serta pegawai BNI. Tercatat sekitar 500 peserta yang terlibat dalam senam gembira yang dihibur oleh penampilan lawak Bali Hai Puja dan artis Pop Bali Jun Bintang. Kegiatan ini juga melibatkan Barisan Kuliner Muda (Barakuda) yang merupakan wirausaha muda binaan Inkubator Bisnis Unud serta perkenalan aplikasi pembayaran YAP! yang merupakan produk digital dari BNI.

21 - 27 Mei 2018

49


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

FKES UNHI - Fakultas Kesehatan Universitas Hindu Indonesia (FKes Unhi) Denpasar menggelar acara akademik dalam bentuk kuliah umum, Rabu (2/5). Tidak tanggungtanggung, FKes Unhi khususnya Prodi Kesehatan Ayurweda menghadirkan Dana Ullman, MPH., CCH. Pakar Homeopati dari California, Amerika Serikat ini menyampaikan materi dibantu oleh Tjok. Gde Kerthyasa, BH.Sc., AD(Hom), praktisi Homeopati dari PT Tirta Usada Holistic Health, Ubud, Gianyar. Acara dibuka oleh Dekan FKes Unhi dr. I.B. Wiryanatha, M.Si. Hadir Dr. Abhishek yang merupakan pakar Ayurweda India yang juga tenaga pengajar di FKes Unhi, mahasiswa, alumni, para dosen internal dan eksternal Unhi seperti Dr. dr. I Ketut Suparna, Sp.B.Onk. (spesialis onkologi) dan Prof. Dr. I Wayan Redi Aryanta.

MBP/ist

FPAS UNHI - Fakultas Pendidikan Agama dan Seni Universitas Hindu Indonesia (FPAS Unhi) Denpasar menggelar workshop bertemakan ‘’Kurikulum Berbasis KKNI’’ di Ruang Aula Pascasarjana Unhi Denpasar, Selasa (8/5). Workshop berlangsung dua hari, 8-9 Mei 2018, menghadirkan narasumber dari Universitas Negeri Jakarta Dr. Tuti Tarwiyah Adi, M.Si. Acara yang dibuka oleh Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. ini ditujukan khusus untuk dosen FPAS Unhi Denpasar. Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. mengatakan, dalam kemajuan dan perkembangan dunia pendidikan yang harus dilakukan oleh para dosen adalah membangun ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

50

21 - 27 Mei 2018

BUPATI BADUNG - Setelah menyerahkan hibah di Kecamatan Petang, Abiansemal dan Mengwi, Pemkab Badung kembali menyerahkan hibah tahun 2018 kepada kelompok masyarakat Kuta dan Kuta Selatan, Jumat (4/5). Penyerahan hibah ini bertempat di Balai Desa Adat Jimbaran. Dana hibah diserahkan langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup I Ketut Suiasa dan Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Nyoman Karyana beserta anggota DPRD Badung Dapil Kuta dan Kuta Selatan. Nilai hibah yang diserahkan untuk kedua kecamatan ini mencapai Rp 94,3 miliar lebih untuk 104 penerima. Terdiri dari Kuta Rp 31,8 miliar lebih untuk 40 penerima dan Kuta Selatan Rp 62,5 miliar lebih untuk 64 penerima.

MBP/ist

SMKN 1 DENPASAR - Sebanyak 759 siswa kelas XII SMKN 1 Denpasar yang telah menyelesaikan pendidikan dilepas, Jumat (4/5). Dalam acara pelepasan siswa yang dilangsungkan di sekolah setempat, hadir Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kota Denpasar dan pengurus Komite SMKN 1 Denpasar. Tema yang diangkat yakni ‘’Kita ciptakan sumber daya manusia yang berkarakter, berkualitas, inovatif, kompeten dan profesional dalam membangun daya saing’’. Peserta ujian tahun ajaran 2017/2018 di sekolah ini dinyatakan lulus 100 persen. Acara pelepasan ditandai pengalungan gordon. Dari sekian peserta ujian yang dilepas, sejumlah siswa ditetapkan meraih nilai UNBK tertinggi di tingkat sekolah dan terbaik pada masing-masing paket keahlian.


232 | 21 - 27 Mei 2018

Cerdas Mengawal Budaya Bali

32

RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Majalah Bali Post Edisi 232 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu