229 | 30 April - 6 Mei 2018
Momen Evaluasi
9
RP 20.000
D A F TA R I S I OPINI lPerda Tajen Legitimasi Judi Berdalih Atraksi 6 BALI SEPEKAN lTiga Kios Ludes Terbakar 7
LAPORAN UTAMA l Momen Evaluasi 8 l Kebijakan Pro Lingkungan 11 POLITIK l Bukan Sebatas Mengawal Ekonomi 16 l Mencermati Dokumen Perizinan 17 KIPRAH l Melestarikan Bahasa Negaroa dan Loloan 18 MANCANEGARA l Raul Mundur, Akhir Dinasti Castro 20 DAERAH l Jalur Hijau di Ambang Dilematis 22
LENSA l Jembatan 26
OLAHRAGA l Serangan Menakutkan 27 PENDIDIKAN l Seluruh Desa Harus Terisi Penyuluh Bahasa Bali 32 PARIWISATA l Jambret di Kampung Turis 38
KESEHATAN l Konsumsi Makanan Berkaleng, Sehatkah? 24
30 April - 6 Mei 2018
3
DARI PEMBACA
Menjaga Kelangsungan Pasokan Air Bersih B
elakangan ini saya masih sering membaca jika Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) belum mampu melayani permohonan sambungan dari ribuan calon pelanggan. PDAM mengaku belum mampu melayani karena rendahnya debit air dn lokasi sulit dijangkau. Jika kondisi ini tak segera diatasi, saya yakin ke depan kondid ini akan makin parah. Logikanya, pertumbuhan penduduk makin tinggi. Pertumbuhan investasi dan pemukiman juga makin tinggi. Pertumbuhan ini berkorelasi dengan permintaan layanan akan air bersih. Kondisi lainnya, sumber mata air yang ada juga makin menurun. Sejumlah sumber mata air juga dilaporkan mengering. Ini akan memperburuk pasokan air bersih ke depan. Jadi, saya mengusulkan agar Bali segera melakukan penjagaan kawasan hulu untuk menajga sumber mata air. Saya juga berharap PDAM di seluruh kabupaten kota, mulai inovatif dengan membangun sumber-sumber tangap air hujan dan bisa diolah dengan pendekatan teknologi. Selama ini saya lihat Bali gagal mengelola air permukaan sebagai cadangan air bersih bagi penduduknya. Mohon calon Gubernur Bali memikirkan hal ini jangan sibuk menyerang lawan. Buat program untuk kepentingan masyarakat dan alam Bali. I Putu Sukadana Buleleng, Bali
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, Citta Maya Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng:Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Sosiawan Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
30 April - 6 Mei 2018
4
KESENIAN
Semarak di Kota Seni HUT ke-247 Kota Gianyar benarbenar membuktikan Gianyar adalah Kota Seni sesuai julukannya. Sejumlah perhelatan seni berskala kolosal dihelat untuk merayakan hari jadinya itu. Sebut saja pawai budaya sebagai tanda dibukanya PKB Gianyar yang merupakan bagian dari HUT ke-247 Kota Gianyar. Berbagai atraksi kesenian yang dibalut dalam seni fragmentari ditampilkan secara apik. Pawai budaya diawali Adi Merdangga SMKN 3 Sukawati dengan garapan berjudul Pamurtiang Semara. Disusul Kecamatan Gianyar dengan fragmentari “Nangluk Merana”, Kecamatan Ubud dengan garapan Dukuh Sesepuh Lodtunduh, Kecamatan Blahbatuh menyajikan “Prabawaning Singgasana”, Kecamatan Tampaksiring lewat “Mapajuit”, Keca-
matan Payangan dengan fragmentari “Bisama Piningit”, Kecamatan Tegallalang dengan judul “Witing Kebegal” dan Kecamatan Sukawati yang sekaligus duta Kabupaten Gianyar pada pawai budaya Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun 2018 mempersembahkan “Sri Aji Jaya Pangus.” Peserta terakhir yakni partisipan dari PGRI Kabupaten Gianyar. Di puncak HUT ke-247 yang jatuh pada 19 April 2018, juga diramaikan sejumlah pementasan budaya. “Kami siapkan pertunjukkan spektakuler dan full show dari pagi sampai malam,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya. Hiburan Kesenian dari Daerah Istimewa Yogyakarta juga diundang berkolaborasi dengan pelawak Sengap, Tompel, dan Sokir. “Selanjutnya sendra tari kolosal dari sanggar Paripurna Bona turut ambil peran,” ucapnya. Terakhir, kata Wisnu Wijaya, pertunjukkan kembang api spektakuler di lapangan Astina. l Dedy Sumartana/ Manik Astajaya
30 April - 6 Mei 2018
5
5
OPINI
Perda Tajen Legitimasi Judi Berdalih Atraksi
M
enyebut Bali kaya budaya dengan masyarakatnya yang begitu intens berkebudayaan adalah benar adanya. Tetapi tidak semua aktivitas masyarakat Bali dapat dianggap atau dimasukkan ke dalam ruang budaya/kebudayaan. Sebab menelisik pengertian kebudayaan menurut Koentjaraningrat (1985), tiada lain merupakan “hasil cipta rasa karsa manusia” yang diharapkan dapat membawanya pada peningkatan kualitas “budi” dan “daya”. Unsur “budi” lebih dekat dengan penguatan budaya rohaniah, sehingga dengan berkebudayaan masyarakatnya menjadi semakin luhur pekertinya. Sedangkan unsur “daya” cenderung ke arah peningkatan budaya jasmaniah, sebagai upaya mensejahteramakmurkan hidupnya. Jadi, dalam ideologi kebudayaan ada dua substansi yang hendak dikonstruksi, yaitu: budi pekerti bertambah luhur, sementara daya upaya membuat hidup makmur. Keluhuran budi pekerti di tengah kehidupan yang makmur itulah yang dapat mengantarkan masyarakatnya menjadi beradab. Jika kemudian ada aktivitas kehidupan masyarakat, meski berusaha ditampilkan dengan label budaya/kebudayaan, tetapi tidak menjadikan budi pekertinya luhur dan justru mengantarkan kehidupannya terancam hancur, apapun dalihnya dan bagaimanapun hebatnya berargumentasi mencari pembenaran, tetap tidak dapat dimasukkan ke dalam ruang budaya/ kebudayaan, lantaran meniadakan “budi” dengan hanya menonjolkan “daya” (bhs Bali : daya). Perda Tajen adalah salah satu contohnya, yang belakangan dicoba lagi diangkat ke permukaan sebagai wacana publik, dengan harapan mendapat respon positif agar didukung masyarakat Bali. Untungnya mayoritas masyarakat Bali yang adalah pemeluk Hindu masih tetap ajeg menempatkan budaya/kebudayaan sebagai media ekspresi yang tidak lepas dari kepentingan bhakti, bukan sebagai sarana ngalih bati, apalagi dengan cara berjudi, yang di dalam hukum sekala (KUHP) dan hukum niskala (agama) jelas dan tegas dilarang.
6
Oleh I Gusti Ketut Widana
Masyarakat Bali memang memiliki imajinasi tinggi dalam berkreasi, tetapi kalau mengonstruksi judi berdalih atraksi budaya atau olahraga misalnya, tetap saja menampakkan adanya “daya upaya” (naya-winaya) untuk mendapatkan legitimasi secara sosial, budaya dan hukum. Dimulai lewat cetusan wacana teks, bahwa “tajen adalah bagian atraksi budaya”, atau contoh serupa, “ceki adalah bagian dari olahraga tradisional”. Wacana teks tersebut sangat paradoks dengan teks sosio-historis bahwa sejak zaman kuno, bahkan hingga zaman now, aktivitas atau praktik tajen, termasuk ceki berakar kuat pada hasrat berjudi, dengan satu alasan baku “sebagai hiburan”. Bukan soal besaran taruhan, tetapi pemanfaat. Mentransformasi judi tajen dengan mewacanakannya sebagai atraksi budaya jelas tidak akan pernah berhasil. Apalagi mencoba mengaitkannya sebagai bagian dari ritual yadnya, tentu tidak relevan. Bila dilegitimasi, konsekuensinya fatal, Hindu dianggap mengesahkan praktik judi (dyuta), padahal dalam teks Manusmrti, IX.221 dan 227 dengan tegas dinyatakan : “perjudian dan perataruhan supaya benar-benar dikeluarkan dari wilayah pemerintahannya, karena kedua hal itu menyebabkan kehancuran kerajaan (negara) dan putra mahkota (pemimpin); di dalam zaman ini, keburukan judi itu telah tampak, menyebabkan timbulnya permusuhan, karena itu orang yang baik harus menjauhi kebiasaan itu walaupun hanya untuk kesenangan/hiburan”. Sekarang saja, meski tanpa diperdakan, sudah menjadi rahasia umum, keberadaan judi tajen, termasuk ceki dengan taruhan tetap marak di banyak tempat di Bali, menjadi semacam industri gambling yang konon mampu menggerakkan dan menghidupkan ekonomi rakyat dari berbagai kalangan, mulai dari pegawai, aparat, perangkat kewilayahan, lalu para pedagang (guwungan, ayam aduan, nasi, dan lain-lain), termasuk para penjual jasa (tukang taji, tukang cabut bulu, tukang parkir, tukang ojek, dll.), serta pihak “pelindung” yang biasanya berasal
dari kelompok organisasi tertentu. Belum lagi kehadiran pihak atau oknum aparat yang semestinya memberangus, tetapi justru memberikan stimulus agar atraksi judi itu berjalan mulus, dengan “imbalan” fulus yang lazim disebut ngecuk (istilah lain upeti) sebagai “uang keamanan”. Celakanya lagi, kehadiran arena judi tajen (dan juga ceki), selain untuk kepentingan pribadi mencari rejeki, sering juga diadakan sebagai daya upaya menggali dana pembangunan; balai banjar, wantilan desa, tak terkecuali Pura. Bahkan rangkaian ritual yadnya yang secara rutin dilaksanakan, tidak jarang juga didompleng dengan “atraksi” judi yang pastinya beraroma taruhan. Apalagi ketika rangkaian ritual bhuta yadnya diadakan yang adakalanya disertai tabuh rah, seperti sudah menjadi kesepakatan tak tertulis biasanya dilanjutkan dengan perhelatan judi tajen. Sampai kemudian, dengan salah kaprah dikatakan bahwa tajen itu adalah tabuh rah. Padahal tabuh rah dengan tajen itu sangat berbeda. Mengutip himpunan keputusan seminar kesatuan tafsir terhadap aspek-aspek agama Hindu, tabuh rah dinyatakan sebagai bagian dari rangkaian ritual bhuta yadnya yang dilaksanakan di tempat upacara berlangsung (area Pura), dan bisa diganti secara simbolik dengan mengadu tingkih, pangi, taluh, kelapa, beserta upakaranya, serta dilakukan oleh sang Yajamana dengan berpakaian upacara, berlangsung tanpa taruhan dan hanya diperagakan “tiga parahatan” (3 sehet/ronde). Tabuh rah yang juga disebut “perang sata” ini berfungsi sebagai “penyambleh” yang secara kosmis dimaksudkan sebagai upaya magis menjaga kondisi bhuta (ruang) dan kala (waktu) agar ajeg harmonis dan sinergis. Di luar ketentuan di atas, apalagi melanjutkan tabuh rah dengan menggelar judi tajen lengkap dengan taruhannya, jelas merupakan bentuk penyimpangan bahkan pelanggaran, baik hukum dunia (sekala) dan juga hukum agama (niskala). Penulis, dosen Fak. Pendidikan Agama & Seni Unhi Denpasar
30 April - 6 Mei 2018
6
BALI SEPEKAN
Ratusan Iklan Liar dan Kedaluwarsa Diberangus
MBP/nik
Tiga Kios Ludes Terbakar WARGA digegerkan dengan insiden kebakaran di Jalan Raya Celuk, Banjar Mukti, Desa Sigapadu, Sukawati, Selasa (17/4). Akibat kejadian ini tiga unit kios di lokasi tersebut ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, hanya kerugian ditimbulkan mencapai Rp 150 juta. Menurut salah satu pemilik kios, Iksan, ada tiga kios berdiri berjejer. Kios pertama menjual nasi padang, kios kedua kosong dan kios ketiga menjual capcay. “Api dari kios capcay,� ujarnya. Saat hendak memasak, pedagang melihat gas dari kompor bocor kemu-
dian menyambar benda yang mudah terbakar. Karena pedagang tidak mampu menguasai api, maka api pun cepat merembet ke kios yang ada di sebelahnya. Sebanyak enam unit mobil Damkar tiba di lokasi kejadian secara bergiliran menyemprot api yang terus membesar. Selama hampir satu jam berkutat dengan api, akhirnya, pukul 10.30, api bisa dipadamkan. Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu I Gusti Ngurah Winangun membenarkan adanya kejadian tersebut, dikatakan polisi telah melakukan olah TKP. l Manik
RATUSAN iklan liar dan juga baliho kedaluwarsa di sejumlah ruas jalan Kediri hingga kawasan Bedugul, Kecamatan Baturiti diberangus tim sapu jagat. Tim yang turun terdiri dari unsur petugas Satpol PP, Polres, Kesbangpol, Bakeuda dan instansi terkait lainnya. Penertiban oleh tim sapu jagat itu dimulai pukul 09.00 Wita dan berakhir pukul 13.00 Wita. Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba mengatakan, penertiban oleh tim sapu jagat bersifat spontanitas. Sasarannya, ingin menciptakan wajah kota yang bersih dan tidak terkesan kumuh akibat iklan-iklan liar. Bahkan ia juga sangat menyayangkan sikap para pengusaha yang sembarang memasang iklan itu. Hanya menancapkan iklan di pohon saja. Terkait maraknya iklan liar dan baliho ucapan selamat hari raya yang telah kedaluwarsa, pihaknya terus mengimbau agar para pengusaha, organisasi masyarakat dan lainnya bersama-sama menjaga ketertiban sekaligus keindahan di Tabanan. “Para pengusaha dan masyarakat jangan mengotori, karena baliho dan iklan itu tidak sedap dipandang mata. Mereka juga melanggar Perda. Kalau masih juga membandel, maka akan kita terjunkan tim yustisi,� ancamnya. l Puspadewi
Razia Miras, Polres Sita 362 Liter Arak SEBANYAK 362 liter minuman keras (miras) jenis arak tanpa kemasan berhasil disita anggota Reskrim Polres Buleleng. Miras yang diproduksi secara tradisional ini diamankan polisi saat menggelar razia miras satu pekan terakhir. Selain itu, sebanyak 79 botol miras dalam kemasan juga turut disita dari sejumlah penjual di wilayah hukum Polres Buleleng. Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Selasa (17/4), mengatakan peredaran miras baik yang diproduksi secara
tradisional maupun miras dalam kemasan masih banyak beredar di masyarakat. Bahkan pihaknya mengakui mengonsumsi miras secara berlebihan telah memicu tindakan kriminal. Untuk itu, sesuai instruksi pimpinannya dan mencegah munculnya kasus kematian akibat mengonsumsi miras oplosan seperti yang terjadi di luar Bali, pihaknya telah memerintahkan jajarannya melancarkan razia peredaran miras. Di sisi lain, Kapolres Suratno men-
gatakan, sebenarnya peredaran miras tidak bisa dicegah hanya dengan merazia penjualnya. Tetapi, pihaknya mengharapkan dukungan Pemkab Buleleng melalui instansi terkait yang membidangi untuk memberikan pemahaman dan mengarahkan masyarakat agar tidak memproduksi miras tradisional. Sebaliknya, bahan baku yang tadinya diolah untuk miras menjadi panganan yang lebih sehat dan tidak membahayakan keselamatan manusia. l Mudiarta 30 April - 6 Mei 2018
7
7
L A P O R A N U TA M A
Momen Evaluasi
G
ianyar merayakan hari jadi kota yang ke-247 pada 19 April 2018. Peringatan HUT Kota Gianyar tersebut merupakan momen untuk mengevaluasi kebijakan pembangunan yang selama ini sudah dilakukan. Juga untuk merencanakan pembangunan ke depannya. Selama ini, sudah banyak yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini diakui Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng. Meski demikian, di masa tugasnya yang singkat, dia akan berupaya semaksimal mungkin melanjutkan programprogram pemerintah yang sudah berjalan dengan baik. Pelantun lagu Bali Shanti ini menyampaikan, pekerjaan yang bisa dilakukannya yang sifatnya cepat dalam waktu singkat misalnya menata kebersihan dan keindahan kota. Meski demikian, ada beberapa hal substansial yang menjadi perhatiannya. Salah satunya, pengentasan kemiskinan melalui penyusunan APBD Perubahan 2018 dan perencanaan APBD 2019. “Walau setiap tahun sudah terjadi penu-
8
runan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Gianyar, saya berharap dapat meminimalisir lagi jumlah tersebut walau sebentar di sini. Ya...ada kesempatan sedikit membantu pengentasan kemiskinan,” ucapnya. Rochineng juga mengagumi gebrakan pemerintah dalam membantu warga miskin terkait biaya kesehatan yakni melalui program bebas biaya bagi pasien rawat inap kelas III di RSUD Sanjiwani Gianyar. “Pelayanan kesehatan sebanarnya kan ada program JKN. Kita mendukung program itu. Hanya di daerah, menyiapkan penunjangnya saja,” katanya. Dalam mendukung program subsidi kesehatan untuk masyarakat miskin, RSUD Sanjiwani Gianyar juga sudah mampu memberikan pelayanan prima dengan adanya gedung baru beserta alat kesehatannya. Gianyar berkembang relatif baik dari masa ke masa. Pembangunan menunjukkan grafik peningkatan di berbagai bidang. Meski demikian, Kabupaten Gianyar tidak pernah menanggalkan jati dirinya sebagai gudangnya seni dan budaya Bali. Pencapaian tersebut sangat membanggakan dan mesti dipertahankan. Menurut Rochineng, di hari jadi ke247, pemerintah dan seluruh komponen masyarakat Gianyar patut bersyukur dan bangga atas pencapaian saat ini. Sebab tidak bisa dipungkiri, pencapaian tersebut berkat kerja keras dan sinergi semua pihak. Namun, pemerintah dan masyarakat jangan sampai terlena atas buah kerja keras yang dihasilkan saat ini mengingat tantangan ke depan akan semakin berat. HUT ke-247 Kota Gianyar harus menjadi momentum evaluasi sejauh mana seluruh kom-
ponen mampu melaksanakan pembangunan. Sebagaimana diketahui, Kabupaten Gianyar merupakan daerah inspirasi seni yang tidak hanya bagi Bali melainkan dunia luar. Rochineng bahkan menyebutkan, vibrasi atau taksu Bali berada di Kabupaten Gianyar. Untuk itu, taksu yang berasal dari terjaganya kegiatan seni dan budaya, sudah sepatututnya dipertahankan. Seni dan budaya adalah roda utama penggerak tatanan kehidupan Kabupaten Gianyar. Taksu ini tidak boleh luntur oleh pengaruh budaya luar yang kian hari kian kuat. Jika Kabupaten Gianyar kehilangan taksu tersebut, niscaya pembangunan akan merosot. “Karena seni-budayalah, wisatawan baik domestik maupun mancanegara tertarik mengunjungi Gianyar. Jadi, ini harus kita jaga agar wisatawan bisa tetap menikmati pariwisata budaya,” tegasnya. Gianyar memprioritaskan sembilan sektor pembangunan di tahun 2019. Muara dari kebijakan tersebut tiada lain pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya menyampaikan, tema pembangunan dijabarkan dalam sembilan
30 April - 6 Mei 2018
8
prioritas pembangunan daerah Kabupaten Gianyar tahun 2019. Prioritas dimaksud yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, lingkungan hidup, reformasi birokrasi dan ketenteraman ketertiban, sosial, agama dan budaya serta koperasi, UKM dan pariwisata. Prioritas dan arah kebijakan pembangunan telah dikaji dan disinkronisasikan melalui musrenbang RKPD. “Substansi perencanaan pembangunan daerah sudah mencerminkan sinergi serta harmonisasi antara kebijakan dari hulu ke hilir serta usulan perencanaan pembangunan dari masyarakat. Selain itu, telah mengedepankan prinsip-prinsip perencanaan pembangunan yang berpihak pada pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, pengangguran, budaya dan lingkungan,” ujarnya. Tiga Fokus Pembangunan Tiga sektor yakni pendidikan, kesehatan dan pengentasan kemiskinan menjadi fokus pembangunan Kabupaten Gianyar tahun 2013-2018. Sejumlah terobosan dilakukan dalam rangka perbaikan
dan peningkatan kualitas pelayanan publik serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mantan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata mengungkapkan, tiga sektor tersebut merupakan pondasi sekaligus tujuan pembangunan suatu daerah. Agung Bharata menegaskan, tanpa pendidikan berkualitas, suatu daerah tidak akan memiliki modal pembangunan. Sebab, generasi mudalah yang nantinya menjadi penerus pembangunan. Maka dari itu, penyediaan infrastruktur, SDM dan sistem pendidikan yang baik merupakan kewajiban yang harus dipenuhi pemerintah. “Untuk mengatasi kekurangan guru, kita angkat GTT (guru tidak tetap-red) sebagai solusi. Kemudian, kita juga sediakan sistem transportasi gratis untuk pelajar. Anggaran pendidikan juga sudah sesuai ketentuan nasional,” katanya. Di era kepemimpinannya, Agung Bharata meletakkan pondasi pendidikan berbasis agama Hindu. Dia mencetuskan PAUD Berbasis Hindu. Beberapa sudah berdiri dan kini terus dikembangkan. Pendidikan agama khususnya agama Hindu sejak dini, sangat penting dalam membentuk karakter generasi penerus. Nilai-nilai agama Hindu sangat relevan diimplementasikan di kehidupan seharihari. “Walaupun belum kita bisa bikin sekolah yang betul-betul berbasis agama, minimum kita mulai merintisnya. Kita integrasikan dengan pembinaan umat beragama. Karena kita tahu, agama, apalagi sekarang, peka sekali. Kerukunan umat beragama adalah hal
paling penting dalam konteks berbangsa dan bernegara,” jelasnya. erobosan bidang pendidikan lainnya berwujud sistem transportasi gratis khusus pelajar. Bus Sekolah Kabupaten Gianyar menjadi moda transportasi utama sistem ini. Secara bertahap, peningkatan layanan dilakukan mulai dari penambahan armada bus dan halte hingga pemberdayaan angdes. Di bidang kesehatan, Agung Bharata mencetuskan sejumlah program dengan gagasan sederhana bahwa fasilitas kesehatan di Gianyar tidak boleh menolak orang miskin yang sakit. Puskesmas dibenahinya secara bertahap. Saat ini, sebagian besar puskesmas memiliki fasilitas rawat inap. Di awal 2018, program gratis rawat inap kelas III untuk masyarakat miskin diluncurkannya. Program yang sangat mudah diakses karena masyarakat hanya tinggal menunjukkan KTP Gianyar. Di sisi lain, meski belum sepenuhnya rampung, pelayanan dan gedung RSUD Sanjiwani juga dibenahi di eranya. Dia pun berharap, siapapun pemimpin Gianyar nanti melanjutkan pembangunan bidang kesehatan. Pemerintah tidak perlu khawatir berutang demi layanan kesehatan prima bagi masyarakat. Terkait upaya pengentasan kemiskinan, pihaknya sudah jauh-jauh hari mencetuskan program membangun dari desa melalui Program Siaga Desa Swatantra. Di program ini, Pemkab Gianyar memberikan kesempatan masyarakat desa membangun sesuai potensi wilayah masing-ma sing. Selain tiga prioritas tersebut, Pemkab Gianyar juga tetap concern terhadap pelestarian budaya dan lingkungan. Nilai-nilai budaya Bali yang adiluhung jangan sampai tergerus perkembangan zaman. Maka, konsep yang ditanamkan Agung Bharata, tidak alergi budaya luar dan melakukan penyesuaian, namun tetap menjaga agar saripati budaya Bali tidak berubah. Sebagai kabupaten dengan julukan Gumi Seni, aktivitas berkesenian di masyarakat harus tetap tumbuh dan bisa memberikan manfaat ekonomis. Dia pun meletakkan landasan kuat pembangunan seni budaya dengan telah ditetapkannya Gianyar sebagai Kota Pusaka. l Dedy Sumartana/ Manik Astajaya/adv 30 April - 6 Mei 2018
9
9
L A P O R A N U TA M A
Kota Gianyar dihiasi penjor saat peringatan HUT Kota Gianyar ke-247.
10
30 April - 6 Mei 2018
10
Kebijakan Pro Lingkungan POLA pembangunan Kabupaten Gianyar dalam beberapa tahun terakhir, berpihak pada lingkungan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar I Wayan Kujus Pawitra menjelaskan, selama lima tahun terakhir, Pemkab Gianyar berupaya mewujudkan Gianyar yang bersih, hijau dan elok. Bukan tanpa sebab, pembangunan yang masif tanpa dibarengi pelestarian lingkungan hanya akan membuat laju kerusakan lingkungan makin cepat. Hal inilah yang coba diantisipasi dengan berbagai kebijakan yang berpihak pada lingkungan. Kebijakan dimaksud berupa penataan taman kota. Taman Kota Gianyar dipercantik sehingga menjadi taman yang representatif, kaya fungsi dan manfaat. “Taman, ruang terbuka hijau, adalah kebutuhan masyarakat perkotaan masa kini. Taman kota kita rancang dengan air terjun berteknologi yang pada saat itu pertama di Bali. Penataan taman median By Pass Buruan, taman-taman perbatasan juga kita lakukan,� katanya. Kebijakan berikutnya yakni pembangunan Kebun Raya Gianyar di Pilan, Payangan. Di Bali, belum semua kabupaten/kota punya kebun raya. Keberpihakan Bupati Gianyar kala itu, A.A. Gde Agung Bharata terhadap lingkungan sangat jelas dengan digagasnya pembangunan kebun raya ini. Selain pelestarian lingkungan yang bersinergi dengan nilainilai agama dan adat istiadat, kebun raya ini juga berfungsi sebagai kawasan konservasi, pendidikan, rekreasi dan daerah resapan. Hampir bersamaan, Pemkab Gianyar melakukan penelitian biodiversity. Hasil penelitian berupa data kekayaan hayati asli Gianyar dijadikan buku yang bisa dibaca siapapun. “Di kebun raya misalnya, ditemukan jenis anggrek langka yang sekarang masih diteliti oleh LIPI. Di buku yang kita bagikan ke sekolah-sekolah ini sudah dicantumkan. Tujuannya agar masyarakat tahu kekayaan biodiversity, agar nanti jadi referensi pengetahuan alam Gianyar dan memunculkan kecintaan akan lingkungan,� kata Kujus. Dalam hal pengelolaan sampah, konsep yang tengah dikembangkan yakni pengelolaan sampah terpadu mandiri di perdesaan. Tiap desa ke depannya harus memiliki sistem pengelolaan sampah termasuk bank sampah dan KUBE sehingga penanganan akan lebih efektif dan bermanfaat secara ekonomis bagi masyarakat.
MBP/wan
Wisatawan menghabiskan liburannya di Ubud, Gianyar.
Kesejahteraan Rakyat Tak hanya pro lingkungan, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Gianyar sebagian besar diarahkan untuk menunjang sektor pariwisata yang merupakan penyumbang PAD terbesar. Namun di sisi lain, pembangunan dan peningkatan infrastruktur juga bertujuan mendukung sektor pertanian, kesehatan dan lingkungan hidup. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar Nyoman Nuadi mengatakan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan menjadi prioritas dalam beberapa tahun terakhir. Alhasil, hingga akhir 2017, sebanyak 83,06 persen ruas jalan kabupaten dalam kondisi mantap (baik dan sedang). Perbaikan jalan akan terus dilakukan agar seluruh ruas jalan kabupaten di Gianyar dalam kondisi baik. Khusus tahun ini, Pemkab Gianyar memberikan perhatian terhadap ruas jalan di kawasan Ubud yang guna mendukung pelaksanaan event IMF di Bali. Pada upaya mendukung sektor pertanian, fokus utama pihaknya adalah menjamin kelancaran distribusi air. Kegiatan penataan saluran irigasi dilakukan secara berkelanjutan dari tahun ke tahun. Diharapkan, persoalan yang menyangkut saluran irigasi dan kebutuhan air petani dapat terpecahkan secara bertahap. Sementara itu, terkait pariwisata, Kadisparda Gianyar A.A. Ari Brahmanta
menjelaskan, daya tarik utama Kabupaten Gianyar adalah kehidupan masyarakatnya yang berlandaskan konsep Tri Hita Karana. Implementasinya kemudian berwujud keunikan arsitektur, berbagai kesenian dan tradisi. Hal inilah yang dijaga oleh Pemkab Gianyar agar sampai pembangunan pariwisata ke luar dari pakem pariwisata budaya. Bentuk proteksinya berupa aturan, yang salah satunya Perda Kabupaten Gianyar Nomor 10 tahun 2013 tentang Kepariwisataan Budaya. Di dalamnya tercantum sejumlah aturan menyangkut pengembangan pariwisata. Dia mencontohkan, hotel yang berdiri di Gianyar harus mengadopsi budaya Bali, baik orangnya, parahyangan hingga arsitekturnya. Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin berat. Untuk itulah dia menegaskan, perlunya komitmen bersama antara dunia usaha, akademisi, pemerintah dan masyarakat dalam menjaga tegaknya pariwisata budaya. Bentuk komitmen terhadap pariwisata budaya lainnya adalah dukungan pengembangan desa wisata. Saat ini, sembilan desa di Kabupaten Gianyar yakni Singapadu Tengah, Singapadu Kaler, Taro, Kerta, Batubulan, Kemenuh, Mas, Kendran dan Kedisan, telah ditetapkan sebagai desa wisata. l Dedy Sumartana/ Manik Astajaya/adv 30 April - 6 Mei 2018
11
AKTIVITAS PUPUTAN KLUNGKUNG - Menyambut peringatan Hari Puputan Klungkung ke-110 dan HUT Kota Semarapura ke-26, pemkab menyelenggarakan lomba geguntangan seBali di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (18/4). Menariknya, peserta merupakan penyandang disabilitas. Lomba ini diikuti empat sekaa. Diantaranya Jepun Putih Pertiwi Badung dari Kabupaten Badung, Geguntangan Santi Darma Raksaka Raksita dari Kabupaten Gianyar, Geguntangan Saba Widya Kerti dari Kota Madya Denpasar danGeguntangan Gema Santi dari Kabupaten Klungkung.
BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menerima kunjungan kerja (Kunja) Bupati Banjar, Kalimantan Selatan H. Khalilurrahman bersama rombongan di Puspem Badung, Kamis (12/4). Tujuan Bupati Banjar ke Kabupaten Badung dalam rangka menimba ilmu khususnya mengenai pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif serta peningkatan PAD Kabupaten Badung. Hadir mendampingi Bupati Giri Prasta pada kesempatan tersebut Ketua Dekranasda Ny. Seniasih Giri Prasta beserta OPD terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.
MBP/ist
DPRD BADUNG - Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Badung, Rabu (18/4) menggelar rapat koordinasi dengan Bagian Hukum Setda Badung. Rakor ini bertujuan untuk menyamakan persepsi berkaitan dengan pembuatan ataupun revisi sejumlah Peraturan Daerah (Perda) yang ada di Kabupaten Badung. Rakor dipimpin langsung Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Ketua Bapemperda I Nyoman Oka Widyanta, S.H., M.H., Nampak hadir anggota Bapemperda I Wayan Subawa, I Made Retha. Sementara dari eksekutif hadir Sekretaris DPRD Nyoman Predangga dan Kabag Hukum Komang Budi Argawa beserta jajarannya.
12
30 April - 6 Mei 2018
MBP/ist
PEMKAB KLUNGKUNG - Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali mendapatkan penghargaan. Kali ini dari BPJS Ketenagakerjaan mengenai Perlindungan Pegawai Non Aparatur Sipil Negara dalam Program Jaminan Ketenagakerjaan. Penghargaan itu diserahkan Kabid Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Bali Timur, Jeffry Martin kepada Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Klungkung, I Wayan Sugiada, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra, Senin (16/4) . Jeffry Martin menyatakan sebelum penghargaan itu serahkan, pihaknya telah melakukan pendataan sejak 2015 – 2017.
MBP/ist
MBP/ist
GUBERNUR BALI - Gubernur Bali Made Mangku Pastika melantik Ir.Catur Sentana menjadi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali. Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Gedung Wiswasabha Kantor Gubernur Bali, Rabu (18/4). Dalam sambutannya, Gubernur Pastika menyampaikan bahwasannya pergantian Kepala Perwakilan BKKBN ini merupakan momentum strategis bagi jajaran BKKBN Provinsi Bali dalam reorientasi tugas-tugas dan evaluasi terhadap kinerja institusi. Pergantian ini juga diharapkan dapat semakin memantapkan pola perencanaan, pengkoordinasian dan pengendalian penduduk serta penyelenggaraan program pembangunan keluarga khususnya Provinsi Bali.
BUPATI BANGLI - Sebagai duta Kabupaten Bangli dalam lomba kelurahan tingkat Provinsi Bali, Kelurahan Bebalang Bangli, Rabu (18/4) dinilai oleh tim provinsi. Kedatangan tim penilai yang dipimpin oleh Made Redi Yuliarmawan di Kabupaten Bangli, disambut langsung oleh Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum, Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Erik Gianyar, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Lurah Bebalang I Gede Dyana P dan masyarakat Kelurahan Bebalang. Ketua tim penilai Redi Yuliarmawan menyampaikan, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015, tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan, mengamanatkan bahwa dalam rangka pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan, perlu dilakukan penguatan kelembagaan, peningkatan motivasi dan swadaya gotong royong masyarakat.
MBP/ist
ARYA WEDAKARNA - Seorang negarawan, akan selalu mengambil keputusan yang mengedepankan kepentingan yang lebih luas, dibandingkan hanya kepentingan sesaat untuk individu maupun kelompoknya. Termasuk kepentingan politik untuk eksistensi Bali Dwipa. Pencerahan demi pencerahan kepada publik dan kaum marhaen selalu diajarkan oleh Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, politisi muda Bali yang juga anggota DPD RI Utusan Provinsi Bali. Salah satunya, pandangan untuk pembangunan Bali kedepan. Ini ia sampaikan usai mengikuti kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ) Provinsi Bali Tahun 2019 di Kantor Gubernur Bali. Ditanya tentang potensi bantuan dan perhatian pemerintah pusat terhadap Bali ke depan, Senator Wedakarna menyampaikan bahwa semua itu tergantung pada hasil Pemilihan Gubernur 2018.
MBP/ist
KOSTER-ACE - Calon Gubernur Bali nomor urut 1 Wayan Koster menggelar kampanye dialogis di Kabupaten Jembrana. Kandidat yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKPI, PKB dan PPP itu mendapat dukungan luas dari warga di sejumlah desa. Ketua Tim Pemenangan Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) Kabupaten Jembrana, Made Kembang Hartawan memaparkan kontribusi konkret Wayan Koster terhadap pembangunan di Jembrana. Selain membangun sekolah, Akademi Komunitas (universitas negeri gratis untuk masyarakat miskin), pengadaan wantilan, gong, gamelan dan sejumlah hal lainnya. 30 April - 6 Mei 2018
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
WABUP BADUNG - Serangkaian Karya Ida Batara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih Karangasem, Pemerintah Kabupaten Badung ngaturang Bhakti Panganyaran, Senin (16/4). Prosesi Bhakti penganyaran dihadiri langsung Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Wayan Adi Arnawa beserta istri, Ketua TP PKK Ny. Seniasih Giri Prasta, Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung dan seluruh kepala perangkat daerah beserta karyawan-karyawati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. Upacara Bhakti Panganyaran dimulai pukul 10.00 Wita, di mana rangkaian upacara tersebut dipuput Ida Peranda Gede Rai dari Geria Kemenuh Angantaka, Abiansemal.
FELICE JEWELLERY - Pameran perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Rabu (18/4) ini hingga Sabtu (21/4). Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas siap menyambut para pencinta berlian di Bali. ‘’Dapatkan Mini Design Diamond yang dipadukan dengan emas putih, kuning, atau pink dengan harga promo mulai Rp 399 ribu hingga 2 juta,’’ ujar Sales Felice Jewellery, Bazari, saat dikonfirmasi, Selasa (17/4).
14
30 April - 6 Mei 2018
PEMKAB BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung memperoleh Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik II Tahun 2018 dari Provinsi Bali. Penghargaan khususnya dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2018 ini diberikan pada saat pembukaan Musrenbang Provinsi Bali Tahun 2018 di Ruang Wisya Sabha Kantor Gubernur Provinsi Bali Renon Denpasar, Kamis (12/4). Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik II dari Provinsi Bali langsung diserahkan oleh Gubernur Bali I Made Mangku Pastika dan diterima oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Penyerahan penghargaan juga disaksikan perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri RI, Kementerian PPN/Kepala Bappenas RI, Kemenkeu RI, Kemenpan RI, Kemen Pariwisata, Kemen PU dan Perumahan Rakyat, Komisi XI DPR-RI, Kepala OPD di Lingkungan Provinsi Bali, para bupati/wali kota se-Bali.
MBP/ist
PEMKAB KLUNGKUNG - Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dibiayai pemerintah Kabupaten Klungkung setelah resmi menyandang predikat Kabupaten Universal Health Coverage (UHC) pada Februari 2018 telah dirasakan masyarakat. Salah satunya keluarga warga Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Anak Agung Gede Ngurah Santika. “Saya didaftarkan JKN-KIS oleh Kepala Desa lewat program UHC Klungkung, tapi karena tidak pernah dipakai jadi kartunya saya taruh sembarangan, awalnya saya sangat acuh tetapi begitu saya membuktikan manfaatnya saya malah merasa terbantu,” ungkapnya, baru-baru ini.
MBP/ist
MBP/ist
BUPATI JEMBRANA - Bupati Jembrana I Putu Artha, Minggu (15/4) mendem citak dasar pembangunan Pura Dang Khayangan Indrakusuma, Kecamatan Melaya. Pasalnya beberapa bangunan palinggih di pura yang berlokasi di Desa Candikusuma itu mengalami pemugaran. Di antaranya beberapa bangunan palinggih Anglurah, Srisedana, Taksu, Gedong, termasuk juga tembok panyengker. Sebagai wujud dimulainya pelaksanaan pembangunan secara niskala, panitia pembangunan melaksanakan prosesi upakara yakni pacaruan serta mendem citak dasar.
STIKES WIRA MEDIKA - Program Studi Analis Kesehatan Stikes Wira Medika Bali telah melangsungkan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dua provinsi, yaitu Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng). PKL dilaksanakan selama dua bulan bertujuan menambah kompetensi di bidang teknologi laboratorium (lab) klinik. PKL diikuti 42 orang mahasiswa semester VI D-3 Analis Kesehatan. Lahan PKL di Jawa Timur meliputi Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya yang merupakan pusat rujukan di wilayah Indonesia Timur. RSUD Dr. Soetomo Surabaya menjadi rumah sakit pusat rujukan di Wilayah Indonesia Timur. Sementara lahan PKL di Jawa Tengah meliputi Balai Laboratorium Kesehatan (Balabkes) Jawa Tengah merupakan pusat rujukan di Jateng.
MBP/ist
DUTY FREE - Duty Free yang merupakan toko barang MBP/ist
SATPOL PP KARANGASEM - Memperingati hari jadinya yang ke-68, Satpol PP Karangasem menggelar aksi donor darah yang juga didukung intansi lain termasuk personel TNI dari Kodim 1623/Karangasem. Donor darah selain untuk misi kemanusiaan juga sebagai media sosialiasi fungsi dan tugas Satpol PP sebagai pengaman perda serta fungsi dalam perannya menyambut pelaksanaan Pilgub Bali yang sudah semakin dekat. Kepala Dinas Satpol PP Karangasem I Ketut Wage Saputra mengatakan, peringatan HUT Satpol PP disinkronkan dengan peringatan hari jadi Linmas dan Damkar ke-56.
bebas bea kini hadir di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai. Duty Free di terminal kedatangan ini baru pertama ada di Indonesia. Untuk menandai dibukanya layanan Duty Free, peresmiannya dilakukan Jumat (13/4) , yang ditandai dengan pemotongan pita. Menempati area seluas 298 meter persegi di jalur pintu Kedatangan Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Duty Free Arrival ini hadir menyediakan sejumlah barang.
30 April - 6 Mei 2018
15
POLITIK
Bukan Sebatas Mengawal Ekonomi
”Memberikan contoh yang baik seperti bagaimana etos kerja yang baik lebih baik daripada kita berteriak-teriak.” Jokowi Presiden
P
embangunan infrastruktur fisik tidak hanya untuk tujuan ekonomi tetapi ada tujuan lain yang lebih besar yaitu mempersatukan Indonesia. “Infrastruktur tidak hanya ekonomi, ini akan mempersatukan kita,” kata Presiden Joko Widodo. Kepala Negara mengaku selama 3,5 tahun terakhir ini dirinya atau para anggota Kabinet Kerja gencar bicara dan mengerjakan proyek infrastruktur fisik. “Kita mulai dari bidang infrastruktur karena sebagai negara besar, kita jauh tertinggal dari negara-negara tetangga sehingga perlu dikejar,” ucapnya. Ia menyebutkan upaya mengatasi
16
ketertinggalan terutama dilakukan untuk saudara-saudara yang ada di wilayah Indonesia timur, meskipun di bagian tengah dan barat juga dikerjakan. “Kondisi Indonesia Timur tertinggal jauh sekali dengan daerah lainnya, terutama dengan Jawa,” imbuhnya. Akibat ketertinggalan itu menyebabkan adanya disparitas harga berbagai kebutuhan pokok seperti BBM. Tiga tahun lalu, harga premium di Jawa sekitar Rp 6.000-an sementara di Wamena mencapai sekitar Rp 60.000-an. “Saat cuaca buruk yang mengakibatkan sarana transportasi tidak mungkin beroperasi, harga BBM akan semakin mahal,” katanya.
Ia juga mencontohkan kondisi di Kabupaten Nduga, jalan di ibu kota kabupatennya saja, barang semeter pun tidak ada yang beraspal. Presiden menyebutkan tahapan kedua setelah pembangunan infrastruktur fisik adalah investasi ke pembangunan sumber daya manusia. Dalam kesempatan itu Presiden juga mengatakan revolusi mental yang dilaksanakan pemerintah saat ini bukan jargon yang terus-menerus diiklankan. “Memberikan contoh yang baik seperti bagaimana etos kerja yang baik lebih baik daripada kita berteriak-teriak,” tutur Presiden Jokowi. l Hardianto
30 April - 6 Mei 2018
16
Mencermati Dokumen Perizinan ADA rencana kapasitas yang dihasilkan PLTU Celukan Bawang akan ditambah. Penambahannya sebesar 660 MW. Jumlah ini dua kali lipat dari kapasitas yang ada sekarang. Atas rencana tersebut sejumlah warga pun protes. Demikian pula lembaga peduli lingkungan juga bersuara. Mereka khawatir penambahan kapasitas itu akan memperparah percemaran udara dan air di kawasan Celukan Bawang. PLTU Celukan Bawang dibangun di atas lahan seluas sekitar 80 hektar oleh PT General Energy Bali (GEB). Lahan ini perbatasan langsung dengan garis pantai di sisi utara. Persiapan proyek diawali tahun 2004 dan perusahaan mulai membangun tahun 2012 yang lalu. Empat tahun kemudian tepatnya di tahun 2015 PT GEB resmi mengoperasikan pembangkit ini bersama sebagai partner bisnisnya, Cina Huadian Corporation (CHDOC). Dari pembangunan tahap awal, perusahan telah membangun tiga mesin pembangkit dengan bahan bakar batubara. Dari tiga mesin itu dihasilkan daya listrik sebesar tiga kali 142 atau setara dengan 380 MW. Pasokan listrik sebesar itu sepenuhnya dijual kepada PLN. Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa mengatakan, kendati peran sentral PLTU dalam memasok listrik untuk Bali, namun perusahaan itu diingatkan tetap mengikuti mekanisme yang mengatur sebuah investasi bidang energi itu sendiri. Dia mengingatkan, pencegahan pencemaran lingkungan di sekitar pembangkit harus ditangani serius agar dokumen beberapa bentuk perizinan
tidak terkesan diabaikan. Terhadap hal ini, peran instansi teknis baik di Pemkab Buleleng maupun di Pemprov Bali tidak lepas tangan. Namun, harus terus melakukan pengawasan atau monitoring. Sehingga munculnya indikasi pelanggaran lingkungan atau pelanggaran regulasi lain dapat dicegah dan tidak menimbulkan polemik yang bisa merugikan masyarakat. “Kami mengingatkan dokumen perizinan apapun terutama yang berkaitan gangguan lingkungan itu disikapi serius baik oleh perusahaan dan pemerintah harus proaktif melakukan pengawasan. Dengan demikian kalau terjadi indikasi akan mencemari lingkungan, maka secepatnya bisa dicarikan jalan keluar. Sehingga tidak menjadi polemik atau bahkan ada kesan perizinan yang sudah dipenuhi oleh perusahaan itu justru diabaikan,” tegas mantan Perbekel Desa Selat, Kecamatan Sukasada ini. Manajer Offair PT GEB Putu Singyen mengatakan, sejalan dengan pengoperasian pembangkit, perusahaan tetap memegang komitmen berinvestasi tanpa “mencederai” masyarakat. Dengan moto tersebut, dari awal perusahaan memulai investasi dengan proses ganti rugi lahan pertanian, nelayan, pemukiman dan fasilitas umum (fasum) yang masuk dalam zona inti pembangkit. Komitmen lain adalah meminimalisir dampak pencemaran lingkungan akibat aktivitas pembangkit dilakukan dengan mengikuti regulasi yang dikeluarkan pemerintah dan instansi teknis terkait. Dia mencontohkan dalam pengelolaan limbah sisa bekas pembakaran batubara
sejauh ini dikelola dengan baik berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) yang ada. Selain itu, pengelolaan limbah ini, perusahaan tetap disiplin mengikuti apapun kebijakan dari pemerintah yang mengeluarkan regulasi terkait hal tersebut. “Komitmen perusahaan adalah tidak ingin “mencederai” masyarakat dan ini sudah ditunjukkan sejak beroperasi. Mencegah dampak pencemaran lingkungan kami lakukan sesuai SOP dan mengikuti kebijakan yang dipersyaratkan pemerintah atau lembaga terkait di bidangnya,” jelasnya. Terkait serapan tenaga kerja, politisi Partai Golkar ini mengaku dari awal beroperasi perusahaan berusaha memberdayakan pekerja lokal Bali dibandingkan pekerja asing. Komitmen ini pun telah diwujudkan dengan pemanfaatan pekerja lokal lebih banyak dibandingkan pekerja asing. Dia menyebut saat ini lebih dari 214 orang atau sekitar 60 persen pekerja PLTU adalah naker dari Bali dan sebanyak 134 orang atau 40 persen merupakan naker asing. Khusus untuk naker asing, Singyen menyebut tidak bisa digantikan begitu saja dengan pekerja dalam negeri. Ini dikarenakan keahlian naker asing tetap diperlukan menempati beberapa posisi tertentu di manajemen PLTU. Namun demikian, manajemen PLTU tetap mendidik pekerja dalam negeri agar kariernya bisa meningkat, sehingga bisa menempati posisi strategis dalam mengoperasikan pembangkit itu sendiri. l Mudiarta
16 - 22 April 2018
17
PLTU Celukan Bawang
17
KIPRAH
MBP/surya dharma
Salah satu upaya untuk mempertahankan bahasa, warga Loloan memasang kamus Bahasa Loloan di sejumlah tempat strategis.
S
Melestarikan Bahasa Negaroa dan Loloan
elain memiliki budaya khas Bali Barat, Jembrana juga memiliki keragaman bahasa dan dialek. Bahkan, di antaranya sangat berbeda dengan Bahasa Bali yang merupakan bahasa umum sehari-hari. Seperti misalnya Bahasa Melayu Bugis atau Bahasa Kampung Loloan serta bahasa yang berkembang di masyarakat pesisir. Dalam praktiknya, kendati Melayu Bugis, bahasa ini banyak juga menyerap Bahasa Bali. Begitu sebaliknya, Bahasa Bali yang digunakan bercakap sehari-hari juga sedikit banyak terpengaruh Bahasa Melayu. Salah satu dialek Bahasa Bali yang khas menunjukkan masyarakat Jembrana adalah aksen “Negaroa”. Secara tidak langsung, bahasa-bahasa ini timbul karena proses akulturasi penduduk yang datang dari berbagai daerah di Bali. Bahkan bila ditelisik lebih dalam, aksen pengucapan Bahasa Bali di masing-masing kecamatan atau desa pun memiliki keragaman. Yang paling kentara sangat berbeda adalah antara Bahasa Bali, Melayu dan Loloan. Keragaman bahasa yang berkembang di masyarakat ini menggugah sejumlah warga yang peduli mempertahankan bahasa khas masing-masing wilayah itu. Seperti yang beberapa tahun ini dilakukan Komu-
18
30 April - 6 Mei 2018
nitas “Lestarikan Bahasa Negaroa (LBN)” misalnya. Gerakan sejumlah masyarakat LBN ini lahir dari keinginan untuk tetap menjaga Budaya Negaroa secara umum dengan tetap menggunakan bahasa daerah di dalamnya. Mendorong warga Jembrana tidak malu berbahasa Negaroa. Komunitas ini berkembang melalui media sosial dengan saling berinteraksi dengan bahasa sehari-hari khas Negaroa. Selain berinteraksi menggunakan aksen Negaroa lewat medsos, komunitas ini juga membuat sejumlah kegiatan dengan menyertakan akses-aksen Negaroa. Seperti mencetak kata-kata yang khas menunjukkan aksen Negaroa dalam media kaos atau souvenir hingga berinteraksi lewat udara melalui komunitas radio umum maupun radio penduduk. Upaya melestarikan bahasa juga dilakukan sejumlah masyarakat di Loloan. Sejumlah pemerhati Loloan, bahkan menginventarisasi bahasa dan membuatnya dalam bentuk kamus. Upaya yang dilakukan ini memiliki tujuan yang sama, yakni melestarikan bahasa agar tidak tergerus. Bahasa Loloan yang berkembang di masyarakat Loloan Barat dan Loloan Timur ini merupakan akulturasi dari Bahasa Melayu, Bugis dan
Bali. “Kamus ini untuk mengingatkan saja, agar untuk generasi muda bahasa ini tidak luntur,” terang Eka Sabara, pemerhati budaya asal Loloan Barat. Kamus berisi kosakata dan kalimat Bahasa Loloan yang lazim digunakan disusunnya sejak tahun 2016 lalu. Untuk lebih menggugah, Eka Sabara sengaja memasang kamus berukuran jumbo itu di sejumlah tempat strategis di Loloan Timur dan Loloan Barat. Yakni, di depan Makam Buyut Lebai, Loloan Timur dan Jalan Katu Lampu sekitar rumah panggung Loloan Barat. Pria yang memiliki hobi teater ini mengaku tergugah dengan Bahasa Loloan yang sudah jarang digunakan oleh generasi milenial. Diakuinya, Bahasa Loloan ini tidak terlepas dari serapan Bahasa Bali, Bugis Makassar dan Melayu. Bahasa Bugis dan Melayu lebih banyak karena dulu lazim digunakan untuk perdagangan. Dalam kamus itu, diurai secara urut kosa kata berdasarkan huruf abjad depan. Eka Sabara berkeinginan dengan tersusunnya kamus Bahasa Loloan ini bisa tetap dipraktikkan menjadi bahasa pergaulan sehari-hari masyarakat Loloan. l Surya Dharma
AKTIVITAS
MBP/ist
KELURAHAN BENG - Kelurahan Beng hampir identik dengan industri garmen di Gianyar. Sejak dulu daerah ini terkenal dengan industri kain tenun dan baju barongnya. Puluhan industri kecil dan kerajinan di Kelurahan Beng menjadi andalan masyarakat sebagai tumpuan mencari nafkah. Industri tersebut bahkan sudah berdiri selama puluhan tahun dan memiliki nama hingga tingkat nasional. Hal tersebut disampaikan Lurah Beng, Putu Pradana Kamajaya ketika memaparkan profil Kelurahan Beng pada penilaian perlombaan kelurahan tingkat Provinsi Bali di Balai Banjar Kelod Kauh Beng, Gianyar, Senin (16/4).
bpr lestari - Dalam kurun waktu tiga bulan, BPR Lestari mencatatkan kinerja keuangan yang positif. Laba tercatat Rp 52 miliar atau naik 13% dari periode yang sama tahun 2017 yang mencapai Rp 47 miliar. “Peningkatan kinerja laba ini dikarenakan keberhasilan kami dalam menurunkan cost of funds mulai akhir tahun 2017 kemarin hingga triwulan I tahun 2018,� kata Pribadi Budiono, Direktur Utama BPR Lestari. Rasiocost of funds tercatat di angka 7,28%, menurun dari tahun-tahun sebelumnya yang berada di kisaran 8%. Walaupun terjadi penurunan cost of funds, kinerja dana pihak ketiga selama triwulan pertama ini tetap menunjukkan kinerja yang positif. Dana yang dihimpun dari masyarakat tercatat Rp 3,6 triliun atau naik 14% dari periode yang sama tahun sebelumnya (year on year).
MBP/ist
STPBI DENPASAR - Jumat (13/4) , Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) Denpasar membuka kesempatan bagi mahasiswa STPBI yang berprestasi untuk mengikuti audisi berangkat ke Cina dalam rangka 0128 ASEAN Cultural Festival & Youth Cultural Exchange Forum Invitation yang akan diadakan di negara ini pada Mei mendatang. Audisi ini bertujuan mencari mahasiswa yang mampu menonjolkan kebudayaan Bali di Cina seperti tarian Bali, nyanyian Bali dan budaya Bali yang lainnya. Dalam audisi yang dilaksanakan di ruangan meeting lantai tiga ruang Rektorat STPBI, Jalan Tari Kecak No.12, Gatot Subroto Timur, Denpasar, terdapat lima juri yang menguji kemampuan mereka.
MBP/ist
BUPATI KLUNGKUNG - Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Klungkung 2017 telah disampaikan pada rapat paripurna, Senin (16/4). Secara umum, capaian yang menunjukkan kualitas kinerja pemkab sudah berjalan baik. Namun demikian, kalangan legislatif tetap mendesak kedepannya harus ada hal-hal inovatif dalam pembangunan. Termasuk upaya menggali potensi pendapatan daerah. Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klungkung, I Wayan Sugiada menyebutkan penyampaian LKPJ ini tak hanya sebatas memenuhi kewajiban konstitusi. 30 April - 6 Mei 2018 19
MANCANEGARA
Raul Mundur, Akhir Dinasti Castro P residen Kuba Raul Castro, bersiap untuk mengundurkan diri setelah berkuasa dua periode menggantikan kakaknya, Fidel Castro. Mundurnya Raul akan membuat era Castro segera tamat di negara sosialis tersebut. Wakil Presiden Miguel Diaz-Canel akan mengambil alih posisi presiden. Keluarga Castro telah memerintah negara sosialis itu sejak revolusi yang mengantar Fidel Castro ke tampuk kekuasaan pada tahun 1959. Di era Raul Castro, sejarah tercipta di Kuba, di mana negara itu melakukan rekonsiliasi dengan musuh bebuyutannya, Amerika Serikat (AS) yang saat itu dipimpin Barack Obama. Fidel Castro masih hidup saat rekonsiliasi terjadi. Dia tetap tidak percaya dengan AS, namun tidak menentang langkah yang diambil adiknya. Salah satu alasan Raul melakukan re-
20
30 April - 6 Mei 2018
konsiliasi dengan AS adalah demi menyelamatkan ekonomi Kuba yang mengalami kesengsaraan selama bertahun-tahun akibat sanksi Barat. “Meskipun ada kesalahan dan kekurangan yang diakui dalam paripurna ini, situasinya lebih baik daripada beberapa tahun yang lalu,� kata Raul Castro. Kampanye politik dilarang di Kuba, sehingga hanya sedikit yang diketahui tentang rencana Diaz-Canel untuk menavigasi tantangan-tantangan yang dihadapi negara tersebut. Kendati demikian, Diaz-Cuba diperkirakan akan melanjutkan liberalisasi kebijakan sosial, mengingat dukungannya di masa lalu untuk hak LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender), memperluas akses internet dan melonggarkan kontrol pemerintah terhadap media. Menurut Ted Piccone, seorang peneliti senior di Brookings Institute, administrasi
Donald Trump kemungkinan besar akan “menggandakan” perubahan rezim di Kuba setelah Diaz-Canel mengambil alih kekuasaan. Raul Castro akan tetap menjadi pemimpin Partai Komunis--partai berkuasa di Kuba-hingga 2021 dan diperkirakan akan terus memainkan peran besar dalam keputusan kebijakan di negara tersebut. Ketika Raul Castro mengambil alih pemerintahan dari Fidel Castro yang meninggal pada 2016, ia dilihat oleh beberapa orang sebagai harapan reformasi. Selain disandingkan dengan Stalin yang keras kepala, Raul Castro juga disebut lebih pragmatis setelah keruntuhan Uni Soviet mendorong Kuba ke ambang kekacauan ekonomi. Dia adalah menteri pertahanan pada saat itu dan militer menjadi lembaga pertama Kuba sejak revolusi, yang memperkenalkan praktik bisnis kapitalis, yang berlanjut untuk mengelola perekonomian. Sebagai presiden, Castro telah memangkas gaji pegawai negara yang membengkak, menyewakan lahan kosong, dan memperluas sektor swasta. Jumlah warga Kuba yang memiliki usaha sendiri telah meningkat lebih dari tiga kali lipat menjadi sekitar 580 ribu orang, dari total populasi lebih dari 11 juta. Beberapa dari mereka mulai mendapatkan penghasilan lebih dari orang lain. Castro juga mengawasi pembuatan taman industri bergaya Cina dan undangundang baru yang menawarkan potongan pajak kepada investor asing. Untuk memajukan integrasi ulang Kuba ke pasar global, ia menegosiasikan kembali utang luar negerinya. Perbaikan hubungan dengan AS dicapai
saat masa pemerintahan Presiden Barack Obama pada 2014. Langkah ini memicu minat investor global ke Kuba. Lonjakan pariwisata berfungsi sebagai modal awal bagi banyak warga Kuba yang mulai membentuk usaha kecil. Di daerah pedesaan, para petani tetap bergantung pada negara untuk mengalokasikan dana bagi peralatan yang sulit ditemukan seperti traktor. Hasil pertanian masih stagnan selama beberapa dekade terakhir, menurut lembaga think tank Brookings Institution, dan Kuba masih mengimpor 60 hingga 70 persen dari makanan yang dikonsumsi. “Yang kami butuhkan di sini adalah sistem irigasi yang layak,” kata seorang petani, Mario Cruzata yang menggunakan bajak sapi untuk bekerja di ladang yucca, terong, dan selada di Provinsi Santiago de Cuba. Jika penerus Raul Castro terus berada di jalur reformasinya, ia akan diingat sebagai Deng Xiaoping versi Kuba, yang mengubah Cina dari kegagalan perencanaan pusat ke pasar sosialisme.
“Tetapi jika pembaruan gagal, Raul akan diingat hanya sebagai satu lagi tokoh komunis reformasi yang tidak bisa memaksakan sistem untuk berubah meskipun telah melakukan upaya terbaiknya,” ujar William Leogrande, seorang profesor pemerintah di American University. Meski terjadi serangkaian reformasi di bawah Castro, Kuba dinilai masih terjebak dalam stagnasi ekonomi yang mendorong ratusan ribu orang beremigrasi untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Perubahan diyakini akan membutuhkan reformasi yang berpotensi menyakitkan, seperti penghapusan sistem mata uang ganda yang menciptakan distorsi ekonomi. Dunia diingatkan untuk tidak mengharapkan adanya perubahan radikal segera dari sistem satu partai yang dianut Kuba. Nah jika perpindahan kekuasan berlangung mulus maka Kuba kemungkinan akan semakin maju dan mapan. l Gugiek Savindra
30 April - 6 Mei 2018
21
DAERAH
P
Jalur Hijau
di Ambang Dilematis
uluhan lokasi di Kabupaten Klungkung ditetapkan sebagai jalur hijau. Namun beberapa tahun belakangan, kondisinya justru berbeda. Alih fungsi menjadi permukiman terus mengepung. Pemerintah pun berada di ambang dilematis menyikapi ini karena berbenturan dengan kepentingan masyarakat. Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung Gusti Gde Gunarta menjelaskan sesuai data terakhir, tercatat ada 28 blok jalur hijau di Klungkung Daratan yang ditetapkan berdasarkan Perda Nomor 3 Tahun 1998, yang seluruhnya berupa lahan persawahan. Sesuai pengamatannya, tak dipungkiri sudah ada yang terkepung bangunan, baik untuk fasilitas pertanian, berupa balai subak dan pura maupun permukiman pribadi. “Bangunan itu ada sebelum muncul perda, ada juga setelah itu. Cukup banyak dan rata-rata ada di setiap jalur hijau,”
22
30 April - 6 Mei 2018
jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/8). Dengan kondisi itu, pemkab tidak bisa berbuat banyak dan berada dalam situasi dilematis. Jika dipaksakan lahan tersebut tetap untuk jalur hijau, masyarakat yang tidak memiliki lahan lain akan tidak bisa melakukan pembangunan. “Memang ini membuat dilematis. Umumnya, rata-rata masyarakat yang membangun di sana, memiliki lahan sedikit. Tidak ada lagi di tempat lain,” katanya. Disampaikan lebih lanjut, alih fungsi itu menyebabkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sesuai amanat Undang-undang 26 tahun 2007 tentang Tata Ruang yang luasnya minimal 30 persen dari luas wilayah keseluruhan semakin sulit tercapai. “Sekarang RTH baru sekitar sebelas persen,” kata Gunarta. Supaya tak terus menuai dilematis, pejabat asal Karangasem ini mengatakan pada Mei medatang akan diusulkan perubahan Perda Nomor 3 Tahun 1998 tentang Jalur Hijau. Sesuai rencana, nantinya akan ada
ketentuan yang dapat diakomodir jika ingin memanfaatkan jalur hijau. Misalnya, untuk kepentingan ibadah maupun menunjang pertanian seperti balai subak. “Kita akan berikan insentif kalau mematuhi peraturan. Contohnya seperti subsidi pupuk maupun bibit. Kalau tidak, akan diberikan disinsentif. Misalnya, saat membangun tidak diberikan layanan seperti air atau listrik. Atau mungkin pajaknya dikenakan lebih besar. Tetapi itu baru sebatas pemikiran. Memang agak ekstrem. Ini akan dibahas lagi. Tentu memerlukan masukan dari pihak lain,” sebutnya. Pada usulan itu, tidak ada perubahan tempat jalur hijau. Tidak ada pula rencana perluasan. Yang terjadi kemungkinan justru penyempitan. Jika itu benar, maka jalur hijau akan ditutupi dengan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B). “Kalau perluasan rasanya tidak mungkin. Kami khawatir malah memicu konflik di masyarakat. Kemungkinan bisa menyempit.
Sawah Tak Lagi Masuk RTH
Kalau memang begitu, secara otomatis RTH berkurang. Tetapi kami berharap sawah lain bisa dijadikan lahan pertanian abadi. Ini sedang kami perjuangkan ke pusat,” imbuhnya. Sesuai pantauan, alih fungsi jalur hijau satunya terjadi di Subak Delod Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan. Padahal, di dekatnya sudah terpasang pengumuman yang menyatakan kilometer 6.911 sampai dengan 8.590, sepanjang 1.679 meter dan kedalaman 500 meter dilarang membangun. Fenomena itu berdampak pada luas sawah yang semakin menyusut. Pada 2015 mencapai 3.843 hektare dan 2016 menjadi 3.779 hektare atau berkurang 64 hektar. Di tengah situasi itu, Kabupaten Klungkung pada 2017 kekurangan beras mencapai 2.146 ton untuk memenuhi kebutuhan 177.400 orang. l Sosiawan
KEBERADAAN Ruang Terbuka Hijau (RTH) di perkotaan semakin berkurang. Seperti yang terjadi di Denpasar. Terlebih kini lahan sawah tidak lagi bisa dimasukkan ke dalam kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), karena sawah merupakan lahan pribadi. Sesuai dengan Permen PU Nomor 05/2008, sawah tidak bisa masuk sebagai kawasan RTH. Hal ini mengemuka dalam rapat intern Pansus XV DPRD Denpasar yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), Senin (16/4). Ketua Pansus XV I Wayan Suadi Putra yang memimpin rapat tersebut mengungkapkan, luasan RTH perkotaan ditetapkan sebesar 20 persen. “Kini tidak ada lagi RTH privat dan RTH publik. Semua RTH harus tanah pemerintah. Oleh karena itu, sawah tidak lagi masuk RTH,” ujar Suadi Putra yang didampingi sejumlah anggota Pansus, seperti Hilmun Nabi, Kadek Agus Arya Wibawa dan A.A. Susruta Ngurah Putra. Suadi Putra mengatakan, akibat dari perubahan tersebut, terjadi pergeseran yang mendasar pada keberadaan RTH di Denpasar. Sebelumnya sawah sangat mendukung luasan dari RTH Denpasar. “Kini kita kekurangan RTH sebagaimana yang tertuang dalam regulasi tersebut. Denpasar hanya memiliki
RTH seluas 16,23 persen dari yang seharusnya 20 persen,” ujar politisi PDI-P asal Sidakarya ini. Melihat hal ini, kata Suadi Putra pihaknya berharap ada regulasi yang harus dilakukan oleh Pemkot Denpasar. Untuk mengetahui upaya yang dilakukan, Pansus akan melakukan pertemuan minimal satu kali seminggu untuk membahas Ranperda ini. Ditegaskan, Ranperda ini harus bisa diselesaikan dengan cepat, agar pelanggaran RTH tidak semakin meluas. “Ini dasar kita untuk mengamankan RTH yang ada,” jelasnya. Sementara itu, Susruta Ngurah Putra berharap agar lahan pemerintah, terutama yang belum terbangun dijadikan RTH. Bukan hanya itu, lahan pemerintah juga dilarang untuk dikontrakkan untuk dibangun. “Biarkan lahan yang tidak terpakai untuk ruang terbuka,” ujar politisi Demokrat ini. Semua usul dan saran yang mengemuka dalam rapat tersebut akan menjadi bahan pembahasan dengan jajaran eksekutif. Apabila hanya dibahas intern, tentu saja tidak efektif. Mengingat eksekutif menjadi regulator dalam menyusun Ranperda ini, sehingga diputuskan setiap pembahasan, baik pasal per pasal, harus dilakukan bersama-sama. l Asmara Putera
30 April - 6 Mei 2018
23
K E S E H ATA N
Konsumsi
Makanan Berkaleng,
B
eberapa waktu lalu, masyarakat dihebohkan dengan adanya penemuan cacing pada makanan kaleng, terutama ikan makarel yang dikemas dalam kaleng. Awalnya cacing tersebut ditemukan oleh salah seorang konsumen di Riau dan di Jakarta, yang berlanjut pada investigasi yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI). Dari hasil investigasi tersebut ternyata memang benar ditemukan larva cacing pada beberapa produk ikan kaleng dengan berbagai nama dagang dan label. Hal ini cukup menimbulkan keresahan di masyarakat yang juga sekaligus menjadi bukti bahwa meskipun makanan kaleng telah mendapatkan sertifikat BPOM, pada suatu waktu dapat juga terjadi kelalaian dalam proses produksi, pengemasan, distribusi dan penyimpanan oleh agen dan pedagang sebelum makanan tersebut sampai ke tangan konsumen. Perubahan pola hidup masyarakat saat ini mempengaruhi pola makan dan pemi-
24
30 April - 6 Mei 2018
Sehatkah?
lihan jenis makanan yang dikonsumsi. Padatnya aktivitas seseorang termasuk para ibu rumah tangga yang saat ini tidak hanya berperan mengurus rumah tangga, tetapi juga ikut serta mencari nafkah, membawa dampak pada kurangnya waktu untuk menyediakan makanan sehat untuk keluarga. Tak jarang banyak wanita bekerja memilih menyediakan makanan siap saji atau makanan yang tidak memerlukan waktu lama untuk menyajikannya. Contoh, makanan ini di antaranya mie instan, sosis, nugget, ikan, kacang kacangan, sayuran dan bahkan buah-buahan yang dikemas dalam kemasan plastik, stereofoam dan juga kemasan kaleng. Tak dapat dipungkiri bahwa memilih makanan kaleng memang memiliki beberapa kelebihan yaitu bisa disimpan dalam waktu lama dan dapat diandalkan. Terutama jika sedang terburu-buru dan hanya memiliki sedikit waktu untuk menyiapkan makanan terutama sarapan untuk keluarga. Selain praktis, makanan kaleng juga banyak yang
rasanya lebih gurih yang sangat disukai oleh anak-anak dan remaja. Terkadang makanan kaleng ini lebih menggugah selera makan anak. Terlebih lagi jika anak kita sangat sulit makan dan pemilih dengan rasa makanan yang diberikan, sehingga para ibu cenderung berpikir untuk membelinya. Di balik praktisnya mengandalkan makanan kaleng, tanpa disadari ada begitu banyak risiko yang mengancam kesehatan kita. Makanan yang dikemas dalam kaleng biasanya melalui proses pengolahan, pengawetan dan pengemasan sehingga dapat disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama, sekitar 3-6 bulan. Dalam proses pengolahan makanan ini mengalami perubahan kandungan nutrisi seperti meningkatnya kadar gula, kadar garam, kadar lemak trans (lemak jahat yang merusak kesehatan), perubahan struktur protein dan juga serat makanan. Hal ini akan membawa pada risiko penyakit krobis seperti tekanan darah tinggi, kencing manis, obesitas (kegemukan), penyakit jantung dan stroke. Selain
kandungan makanan yang berubah, penambahan zat aditif untuk membuat makanan terasa gurih seperti penambahan monosodium gultamat, atau penambahan gula buatan seperti aspartame, jika dikonsumsi dalam frekuensi yang sering akan menimbulkan risiko peradangan, tenggorokan kering dan bahkan kanker dalam jangka panjang. Pada proses pengemasan makanan, sebagian makanan memang telah dikemas secara steril dan higienis. Namun, kaleng penyimpan makanan biasanya juga dilapisi dengan pelapis antikarat seperti bahan Biphenol A (BPA) yang dapat menimbulkan penyakit kanker bila terakumulasi cukup banyak dalam tubuh kita. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh team peneliti dari Fakultas Kedokteran Stanford University membuktikan bahwa terjadi akumulasi BPA pada air seni sampel penelitian yang mengkonsumsi makanan kaleng. Sebanyak 7.500 orang anak di Amerika yang berusia 6 tahun ke atas dilibatkan dalam penelitian tersebut. Penelitian tersebut menemukan bahwa dalam air seni anak yang mengkonsumsi hanya 1 jenis makanan kaleng mengandung 24% konsentrasi BPA lebih tinggi, sedangkan pada air seni anak yang telah mengkonsumsi lebih dari 2 jenis makanan kaleng ditemukan kadar BPA sebesar 54% lebih tinggi. Dalam penelitian tersebut juga disebutkan bahwa orang yang memakan jenis soup yang dikemas dalam kaleng memiliki peluang lebih tinggi mengakumulasikan BPA dalam tubuh dibandingkan dengan orang yang makan buah yang dikemas dalam kaleng. Bahaya BPA bagi kesehatan telah diteliti oleh banyak ilmuwan di antaranya dapat menyebabkan penyakit obesitas, kencing manis, penyakit jantung, kanker, penurunan produksi hormone testosterone (hormone kesuburan pada laki laki) sehingga mengakibatkan kemandulan, bahkan dapat menimbulkan kanker. Sekalipun saat pengemasan makanan di pabriknya telah melalui proses yang higienis dan steril, namun karena penyimpanan yang salah, dapat terjadi perubahan bentuk kaleng seperti menggelembung, penyok atau berkarat. Jika terjadi kerusakan seperti ini maka makanan tersebut juga dapat terkontaminasi mikroorganisme seperti bakteri dan jamur. Mikroorganisme ini dapat menghasilkan toksin (racun) yang bisa menimbulkan diare atau reaksi alergi bagi orang yang sangat sensitif. Mikroorganisme yang paling sering dijumpai pada makanan kaleng yang terkontaminasi adalah Clostridium botulinum. kaleng yang disimpan dalam waktu lama dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri yang mem-
bahayakan yaitu Clostridium botulinum. Bakteri ini dapat menghasilkan racun yang bila dikonsumsi akan dapat menyebabkan diare yang cukup serius pada seseorang. Selain itu, berbagai jamur juga dapat tumbuh pada makanan yang disimpan pada suhu yang tidak sesuai misalnya pada suhu panas atau terkena sinar matahari saat diletakkan pad arak display. Jamur yang ada pada makanan tersebut dapat menghasilkan racun yang meskipun dimasak terlebih dahulu sebelum dimakan, racun tersebut masih dapat menimbulkan diare, mual, muntah atau reaksi alergi lainnya. Mengingat dampaknya yang cukup berbahaya bagi kesehatan, kita harus sangat berhati-hati dalam memilih makanan kemasan terutama yang dikemas dengan kaleng. Beberapa tips sebagai pertimbangan dalam memilih makanan kaleng yaitu: pertama pastikan kemasan dalam kondisi utuh dan masih baik (tidak penyok, berkarat atau mengalami penggelembungan). Kedua perhatikan label terutama telitilah registrasi BPOM dan juga tanggal kedaluwarsanya. Jika dua hal ini tidak ada, sebaiknya jangan membeli makanan tersebut. Ke tiga, perhatikan kondisi makanan saat baru dibuka, teliti apakah warna dan aromanya berubah, jika anda mencium aroma yang busuk, tengik atau tampak ada jamur atau warna karat, sebaiknya segera dibuang. Perubahan kualitas makanan kaleng juga akan berubah jika disimpan pada suhu yang tidak sesuai. Perhatikan pada label cara penyimpanan makanan tersebut, apakah harus pada suhu dingin atau bisa dalam suhu ruangan. Selain itu saat membeli makanan kaleng, perhatikan apakah toko tempat membeli makanan tersebut telah menyimpan makanan kaleng pada suhu yang sesuai (dalam lemari pendingin atau pada etalase yang menghadap
sinar matahari). Terkadang beberapa toko menyimpan makanan kaleng pada area yang terkena sinar matahari, sehingga ini dapat mengubah kualitas makanan di dalamnya. Selanjutnya setelah memastikan membeli makanan kaleng yang aman, perlu juga diperhatikan cara pengolahan makanan kaleng sebelum dikonsumsi. Makanan kaleng, sekalipun yang tersedia dalam kondisi matang, sebaiknya dipanaskan lagi sampai suhu 100?C (suhu air mendidih). Dengan proses memasak ini maka kuman yang ada di dalam makanan akan mati. Akan tetapi, perhatikan lagi apakah makanan tersebut tidak terkontaminasi karat dari kaleng, karena kaleng yang berkarat kemungkinan dapat menjadi racun pada makanan sehingga dapat menimbulkan diare bila dikonsumsi. Jika menemukan cacing atau mikroorganisme lain pada makanan kaleng, sebaiknya makanan tersebut tidak dikonsumsi. Sekalipun banyak makanan kaleng dan siap saji yang cukup aman untuk dikonsumsi, tetapi akan lebih baik jika frekuensinya tidak terlalu sering. Pilihlah makanan kaleng hanya pada situasi yang sangat mendesak di mana tidak memungkinkan memasak sendiri dari bahan yang segar. Lebih baik menyiapkan makanan dari bahan makanan yang segar agar kandungan gizinya lebih baik dan terhindar dari bahaya zat aditif, pengawet serta mikroorganisme yang mengkontaminasi makanan kemasan. Semoga bermanfaat. l dr. Putu Aryani, MIH Dosen di Departemen Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Pencegahan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
30 April - 6 Mei 2018
25
LENSA
JEMBATAN
Beberapa pengendara melintas di jembatan Tukad Bangkung, Plaga, Badung. Plaga merupakan salah satu desa wisata Badung Utara. Sejumlah potensi pariwisata di desa ini terus dikembangkan pemerintah. Bahkan Pemkab Badung berencana membuat kereta gantung untuk memberikan kesempatan wisatawan melihat panorama alam dan pertanian di Plaga. MBP/eka
26
30 April - 6 Mei 2018
Serangan Menakutkan
OLAHRAGA
P
engakuan mengejutkan diungkapkan mantan pembalap Formula 1 Rubens Barrichello. Baru-baru ini ia terkena stroke ringan, menjalani operasi pengangkatan tumor dari leher dan kini memasuki proses pemulihan. “Saat itu saya sedang mandi di rumah. Tiba-tiba kepala sakit luar biasa. Dalam skala 0-10, rasa sakit itu mencapai 8-9,� ujar Barrichello kepada stasiun televisi Globo di Brazil. Mantan pembalap tim Ferrari dan mitra legenda balap Jerman Michael Schumacher, segera memeriksakan diri ke rumah sakit saat itu juga. Hasil pemeriksaan awal menunjukan dirinya terkena serangan cerebrovascular atau stroke. “Saat keluar dari rumah sakit, saya diberitahu bahwa kesembuhan saya hanya terbatas 14 persen saja,� ungkap pria berusia 45 tahun itu. Pada pemeriksaan lanjutan, dokter juga menemukan tumor jinak pada bagian leher. Tumor itu masih kecil namun harus segera diangkat karena meski jinak, itu terus tumbuh. Insiden menakutkan ini terjadi pada awal tahun ini. Barrichello menyatakan dirinya termasuk dalam kategori beruntung bisa mengetahui penyakit yang menyerangnya dan segera melakukan penanganan secara diri. Pembalap yang pensiun pada 2011 dengan 11 kali kemenangan di balapan F1, itu perlu berbagi informasi sebagai antisipasi pada yang lain bila menghadapi situasi serupa, laporan AFP. MBP/afp
Mantan pembalap Formula 1 Rubens Barrichello.
l Yudi Winanto 30 April - 6 Mei 2018
27
OLAHRAGA
Sang Idola SUKSES Anthony Joshua sebagai jawara tinju kelas berat dunia memberi inspirasi rekan-rekannya. Kemenangannya atas Joseph Parker akhir Maret lalu, membuat Joshua mengoleksi sabuk WBA, IBF, WBO dan IBO. Joshua kini menjadi idola di atas ring. Tidak hanya itu Joshua mengembalikan kembali kejayaan Inggris di ring tinju. Bahkan ia menginginkan pertarungan berikutnya digelar di kampung halamannya sendiri di Inggris, bukan di Amerika yang selama ini menjadi magnet tinju dunia. Amir Khan yang pernah menikmati kejayaan, terinspirasi dengan dengan kesuksesan Joshua itu. Ia pun menginginkan kembali berjaya, bertarung dengan stadion penuh penonton dan yang lebih utama lagi adalah itu terjadi di Inggris. “Anda bisa menyaksikan hal-hal seperti itu pada petinju hebat seperti Joshua. Ia menjalani karfiernya dengan bersih, ytampil baik, meng-KO lawan, penonton penuh menjejali stadion. Inilah hal-hal yang ingin saya lakukan lagi,” ungkap petinju berusia 31 tahun jelang laga lawan Phil Lo Greco dari Kanada di kelas welter. “Saya pernah melakukan hal-hal seperti itu di masa lalu dan saya mengiginkan lagi. Saya punya kekhasan yang membuat
penonton ingin datang dan menyaksikan penampilan saya,” lanjut petinju dengan rekor 31 menang 4 kalah dan 19 menang KO. Dari total 35 laga yang dimainkan, 25 di antaranya digelar di Inggris dan sisa di AS. Petinju seperti Joshua memberi inspirasi bagi semua orang dan memicu penonton untuk menyaksikan penampilannya secara langsung di stadion. Dunia tinju di Inggris seperti mengalami kebangkitan dengan keberhasilan Joshua menjadi juara dunia. “(Promotor Eddie) Hearn membangkitkan kembali tinju Inggris seperti sedia kala,” lanjut Khan yang mulai menyingkirkan semua permasalahan dengan promotornya itu demi kelanjutan kariernya. Khan merebut medali perak pada Olimpiade Athena 2004. Kariernya melesat di tinju pro saat memegang sbauk kelas welter ringan IBF dari 2009-2012. Sabuk IBF dan WBA direbut pada 2012. Namun kariernya mulai memudar seiring kekalahan atas Lamont Peterson dan Danny Garcia. Ia memenangkan lima pertarungan berikutnya dalam kurun waktu 2012-2015. Kekalahan fatal terjadi saat menghadapi Saul Canelo Alvarez. Kala itu ia naik dari kelas welter menuju menengah dan Alvarez mengKO-nya pada ronde ke-6, laporan AFP. l Yudi Winanto
MBP/afp
Petinju Inggris Amir Khan.
28
30 April - 6 Mei 2018
A KT I V I TA S RASONE DENPASAR - Bulan April ini memang bulan prestasi bagi warga SD Saraswati 1 (Rasone) Denpasar. Sejumlah prestasi diukir siswanya dari tingkat regional hingga tingkat nasional. Hal ini berdampak positif di saat sekolah ini membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2018/2019. Prestasi pemuncak siswa SD Saraswati 1 Denpasar, yakni mewakili Bali pada lomba Matematika Nalaria ke tingkat nasional. Dua siswanya yakni Bayu Eka Pradipa dan I Made Galih Darmawan akan bersaing di ajang yang diadakan KPM (Klinik Pendidikan MIPA) Jakarta pada 15 April ini untuk meraih tiga terbaik. Di Bali Bayu (kelas IV) meraih juara II Matematika Nalaria dan kakak kelasnya I Made Galih Darmawan (kelas VI) meraih Juara Harapan II.
MBP/ist
MBP/ist
IMPI BALI - Ikatan Motor Pos Indonesia (IMPI) Bali Regional 8 PT Pos Indonesia (Persero) mengadakan Acara 6th Anniversary pada 14-15 April 2018. Kegiatan diikuti sekitar 400 orang dari perwakilan IMPI seluruh Indonesia. Acara diisi berbagai kegiatan sosial, di antaranya kunjungan dan penyerahan CSR Pos Indonesia kepada Panti Asuhan Widhya Asih VI Bangli dan penghijaun berupa penanaman 400 pohon ampupu di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Batur Bukit Payang, Blok Tunggiran Wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Kintamani, Kabupaten Bangli. Kegiatan hari pertama, Sabtu (14/4) diawali Orange City Thunder yaitu pawai akbar bersepeda motor keliling Kota Denpasar sambil menyebarkan brosur-brosur produk pos dimulai dari halaman Kantor Regional 8 PT Pos Indonesia, Jalan Cok. Ageng Tresna, dan finis di Pantai Matahari Terbit, Sanur.
ARYA WEDAKARNA - Komite III DPD-RI Utusan Provinsi Bali Bidang Ekonomi Kreatif, Kesejahteraan Rakyat dan Pendidikan Tinggi, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, menerima audiensi Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah VIII (Bali, NTB, NTT) Hizbullah di Gedung Marhaen Pancasila, Kawasan Niti Mandala Renon, Denpasar. Dalam audiensi tersebut, sejumlah hal disampaikan oleh Kepala OJK terkait kinerja OJK termasuk rencana sejumlah program tahun 2018 yang diharapan bisa bersinergi dengan DPD-RI. Senator Arya Wedakarna menilai inisiatif OJK untuk berkomunikasi dengan perwakilan masyarakat Bali patut diapresiasi, karena salah satu syarat untuk membantu menyukseskan program pusat adalah komunikasi aktif para pejabatnya demi kepentingan masyarakat.
MBP/ist
30 April - 6 Mei 2018
29
OLAHRAGA
MBP/dok
Pemain PS Badung bersiap mengikuti kompetisi Liga 3 dengan target promosi ke Liga 2.
Kompetisi Liga 3
PS Badung Targetkan Promosi ke Liga 2 ASOSIASI Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Badung memiliki dua tim senior yang berkompetisi di level Liga 3, yakni PS Badung dan Persekaba Bali. PS Badung pada musim kompetisi lalu berlaga di level Liga 2. Karena bercokol di urutan kelima dari tujuh peserta penyisihan grup, harus degradasi ke Liga 3. Sementara Persekaba harus merangkak dari kompetisi Liga 3 Rayon Bali. Meskipun merosot ke Liga 3, PS Badung tak perlu lagi mengikuti Kompetisi Liga 3 Rayon Bali, melainkan langsung bertanding di putaran nasional bersama tim-tim yang tergerus dari Liga 2 tahun lalu. PS Badung menghuni Grup VII bersama Perssu Sumenep Madura, Persewangi Banyuwangi dan PS Sumbawa Besar. Sejauh ini belum ada kepastian kapan putaran nasional Liga 3 digulirkan. Yang jelas kompetisi menggunakan sistem home tournament, dan yang mengajukan menjadi tuan rumah adalah PS Badung, Persewangi dan PS Sumbawa Besar. ‘’Kami ingin menjadi tuan rumah, sebab secara geografis posisi kami di tengah.
30
30 April - 6 Mei 2018
Perssu Sumenep dan Persewangi menyeberang ke timur, sedangkan PS Sumbawa Besar ke barat,’’ tutur Ketua Umum Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana di Kuta pekan lalu. Ia menargetkan PS Badung promosi ke Liga 2 agar mempunyai suara pada Kongres PSSI Pusat. Karena itu, tim disiapkan sejak dini. Sementara Persekaba sekadar meramaikan Liga 3 Rayon Bali. Skuad Persekaba bermaterikan pemain lokal hasil pembinaan, yaitu skuad PS Badung U-17 tahun lalu ditambah pemain yang masuk tim Porprov. Hanya, pihaknya belum tahu jumlah anggaran dari KONI Badung yang dikucurkan kepada Askab PSSI Badung. Tim PS Badung ditangani duet pelatih AAK Bramastra bersama Kadek Loco Ediana, serta pelatih kiper Nyoman Sujata. Menurut Bramastra, tim harus disiapkan sejak awal agar mampu promosi ke Liga 2. Sebab, Perssu Sumenep dan Persewangi sangat serius melakukan persiapan mulai dari menyeleksi pemain. ‘’Begitu pula kontestan lain yang langsung ikut Kompetisi Liga 3 putaran nasional, sudah
bersiap jauh-jauh hari,’’ sebutnya. Tim PS Badung sudah menyeleksi pemain lokal dan baru menjaring 18 nama, yaitu Ketut Tirtanadi Wardana, Wayan Agus Cair Ekaputra, Febri, Wiska, Eli, Angri, Diky, Angga, Bayu Ariawan, Nengah Repot Sulendra, Resa, Yoga, Epson, Ade Mahendra dan Adi Nugraha. Mereka masih menjalani seleksi berjalan, sehingga belum aman. Kemampuannya terus dipantau melalui sistem promosi dan degradasi. Sementara perekrutan pemain luar Bali dilakukan lewat uji coba, salah satunya melawan Banar FC Medan, Sumut, pada 20 April. Jika ada pemain berkualitas dan sesuai kebutuhan tim, akan diajak bergabung bersama PS Badung. Bramastra siap memikul beban naik ke Liga 2 yang dicanangkan manajemen PS Badung. Ia memperkirakan enam tim promosi dari Liga 3 ke Liga 2 pada tahun 2018 ini. Kesempatan ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin bersama para pemain PS Badung. l Daniel Fajry
A KT I V I TA S
MBP/ist
WABUP BADUNG - Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa, Jumat (13/4) meresmikan Mushola Nurul Hikmah Banjar Kwanji Dalung dengan penandatangan prasasti. Peresmian ini dikaitkan dengan perayaan Isra’ Mi’raj Nabi Muhamad SAW 1439 H, sekalian syukuran atas selesainya pembangunan Mushola Nurul Hikmah tahap terakhir. Pada kesempatan tersebut, Wabup Suiasa menyerahkan dana hibah kepada Panitia MTQ dan IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia). Hadir Ketua Pengadilan Agama Badung Maftuh Basuni, Camat Kuta Utara AAN Arimbawa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung A.A. Manguningrat, Perbekel Dalung I Putu Arif Wiratya dan tokoh umat muslim setempat.
MBP/ist
GUBERNUR BALI - Gubernur Bali Made Mangku Pastika berharap Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Bali memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Bali ke depan. Hal ini disampaikannya usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Bali Tahun 2019 di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Kamis (12/4). Pastika mengatakan, meski selama ini program semacam itu sudah dilakukan, tahun ini dan beberapa tahun ke depan prioritas Provinsi Bali adalah peningkatan kualitas SDM agar bisa bersaing di tingkat nasional dan global.
MBP/ist
MBP/ist
BUPATI BANGLI - Bupati Bangli, I Made Gianyar, mendukung pembentukan tiga desa pangan aman (Desa Paman) melalui program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) yang dilakukan BPOM. Bupati meyakini program tersebut efektif untuk menjaga keamanan pangan masyarakat secara mandiri di desa tersebut, baik yang diproduksi maupun yang beredar di masyarakat. Dukungan itu disampaikan Bupati Made Gianyar saat membuka acara Advokasi Kelembagaan Desa dengan program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) di Gedung BMB Kantor Bupati Bangli, Kamis (12/4).
UNHI - Universitas Hindu Indonesia (UNHI) melaksanakan upacara macaru, melaspas dan mendem padagingan, Minggu (15/4). Upacara ini dilakukan untuk meresmikan Gedung Pusat Pelayanan Tradisional Ayurveda secara niskala. Prodi Ayurveda dan Pusat Pelayanan Tradisional Ayurveda ini merupakan satu-satunya di Indonesia. Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerti Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A. mengatakan, gedung ini merupakan bantuan dari Indian Center of Cultural Studies. Proses pembangunannya cukup lama, sekitar empat tahun lalu. Gedung ini dibangun untuk melengkapi sarana-prasarana perkuliahan khususnya bagi Prodi Ayurveda. 30 April - 6 Mei 2018
31
PENDIDIKAN
Seluruh Desa Harus Terisi Penyuluh Bahasa Bali
K
omisi IV DPRD Bali mengkritik proses penerimaan tenaga kontrak penyuluh Bahasa Bali tahun 2018. Terutama mengenai adanya syarat umur maksimal 40 tahun bagi pelamar. Hal ini menyebabkan jumlah pelamar menjadi terbatas. Sementara itu, dewan ingin memastikan 180 desa yang kosong penyuluh dapat terisi seluruhnya tahun ini. “Di persyaratan agar tidak (berumurred) di atas 40 tahun, jadi yang banyak sebenarnya di atas 40 tahun akhirnya tidak bisa direkrut. Kadung begitu persyaratannya,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta usai menggelar rapat kerja dengan Tim Seleksi, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali di Gedung Dewan, belum lama ini. Saat rapat kerja berlangsung, sempat terungkap persyaratan umur itu merupakan usul dari Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Nyoman Suka Ardiyasa. Suka beralasan, penyuluh yang berusia di atas 40 tahun ada yang tidak bisa mengetik.
Sementara penyuluh Bahasa Bali tidak hanya harus cakap dalam menyampaikan materi, tapi juga harus mampu membuat laporan untuk keperluan pencairan gaji. Menurut Parta, alasan tersebut mestinya tidak digeneralisasi dengan membuat batasan umur. Pasalnya, tidak semua orang yang berusia di atas 40 tahun tidak bisa mengetik. Masalah lain sesuai laporan dari Dinas Pendidikan, tidak semua pelamar berminat ditempatkan di 180 desa yang masih kosong. Ada yang numplek ingin ditempatkan di satu desa saja. “Sebagai contoh, di Sanur hanya dibutuhkan 1, tapi yang daftar 9 orang. Apakah mau yang 8 orang ini bertugas di Tabanan (misalnya), karena yang butuh banyak ini di Tabanan, Jembrana, dan Buleleng. Seperti Buleleng itu butuh 71 penyuluh,” jelas Politisi PDI-P ini. Saat ini, lanjut Parta, memang sudah ada 205 dari 232 pelamar yang lulus seleksi administrasi dan tes tulis untuk memperebutkan 180 posisi penyuluh Bahasa Bali. Namun, jumlah itu dikatakan
sangat terbatas. Terlebih, masih ada tahapan tes wawancara. Pihaknya mewantiwanti Tim Seleksi maupun dinas terkait agar pelamar yang lolos nanti benar-benar mau ditempatkan di 180 desa tersebut. Jangan sampai program yang ideal ini masih terganggu dengan urusan-urusan teknis. Seperti kendala jarak yang jauh sehingga membuat penyuluh mundur pascadinyatakan lolos seleksi. “Saya tidak ingin ada desa yang kosong (penyuluh Bahasa Bali-red) lagi. Untuk apa melakukan perekrutan kalau tidak terisi orang. Saya ingin program ini sukses,” tandasnya. Sementara itu, perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali telah menawarkan solusi untuk mengantisipasi adanya kekosongan. Yakni, meminta para pelamar untuk menandatangani surat pernyataan yang isinya bersedia ditempatkan di luar desa pilihannya. Surat pernyataan ini akan diberikan pada saat tes wawancara. l Rindra
MBP/rindra
Komisi IV DPRD Bali saat menggelar rapat kerja dengan Tim Seleksi, Dinas Pendidikan dan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali terkait penerimaan tenaga kontrak penyuluh Bahasa Bali.
32
30 April - 6 Mei 2018
MBP/sosiawan
Sampai saat ini, Klungkung masih kekurangan 430 orang guru untuk jenjang SD dan SMP.
Kekurangan Guru Hantui Sektor Pendidikan PENDIDIKAN di Kabupaten Klungkung, baik SD dan SMP tak hanya terbelit kekurangan sarana prasarana. Selain itu, juga masih ada sekolah yang kekurangan tenaga pendidik. Jumlah keseluruhannya mencapai ratusan orang. Pemenuhannya, Pemkab Klungkung masih mengandalkan tenaga kontrak dan pengabdian. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Klungkung I Dewa Gede Darmawan, sesuai hasil pemetaan, kekurangan guru mencapai 430 orang. Mayoritas pada jenjang pendidikan SD. Kekurangan ini tersebar merata di Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Dawan dan Nusa Penida. “Jumlah guru sekarang 3.305 orang. Masih terjadi kekurangan,” ujar Darmawan, belum lama ini.
Kekurangan itu bersifat dinamis. Sebab, pada Mei mendatang banyak yang harus pensiun. Mengatasi hal itu, untuk sementara Pemkab Klungkung masih mengandalkan peran tenaga kontrak. Beberapa sekolah juga dibantu guru pengabdi. Hal ini tidak mempengaruhi proses belajar-mengajar. “Seluruhnya berjalan lancar. Meskipun kontrak atau mengabdi, kualifikasi pendidikannya kan sudah memenuhi,” ungkap pejabat asal Desa Manduang, Kecamatan Klungkung ini. Kendati demikian, kata Darmawan, perekrutan CPNS tetap diusulkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang difasilitasi Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya
Manusia. “Kami berharap mendapat formasi untuk guru. Kekurangan juga terjadi pada tenaga Tata Usaha. Jumlahnya sekitar 308 orang,” katanya. Selain SDM, juga masih banyak sekolah yang kekurangan sarana pendidikan. Seperti peraga olahraga, mata pelajaran Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Di tengah hal tersebut, proses belajar-mengajar untuk sementara memanfaatkan sarana yang diadakan pada 2010. Pengadaannya yang baru dilaksanakan tahun ini dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 5 miliar. “Untuk pengadaannya sudah ada yang berjalan,” jelas Darmawan. l Sosiawan 30 April - 6 Mei 2018
33
A KT I V I TA S
MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Revolusi pelayanan perizinan ataupun nonperizinan dilakukan untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat. Sebagai Mal Pelayanan Publik (MPP) pertama di Indonesia, Pemprov DKI Jakarta tentu mejadi acuan mekanisme pengelolaan perizinan yang terintegrasi sistem online. Begitu juga di Kota Denpasar yang saat ini telah memiliki MPP yang terus mendapatkan apresiasi dari lembaga vertikal di luar OPD Pemkot Denpasar. Penguatan pelayanan MPP Graha Sewaka Dharma Lumintang Pemkot Denpasar ini diwujudkan dengan terus melakukan inovasi-inovasi. Pekan informasi Pemkot Denpasar yang melibatkan awak media di Denpasar dalam rangka penguatan MPP menjadi pelayanan publik satu pintu.
MBP/ist
DPRD BADUNG - Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Selasa (17/4) menerima audiensi dari Clean Seminyak yang merupakan perkumpulan sembilan properti di daerah Seminyak. Beranggotakan delapan hotel dan satu buah restoran, yakni The Oberoi Hotel, Ku De Ta Restaurant, The Seminyak Hotel, The Legian Hotel, The Samaya Hotel, Alila Hotel, Potato Head Restaurant, W Hotel dan Peppers Sentosa. Ketua Clean Seminyak Ketut Mudi mengatakan, pada akhir dan awal tahun Badung selalu bermasalah dengan tumpukan sampah di sepanjang pantai. Bahkan sampah pantai bisa mencapai 142 truk dalam satu setengah bulan.
MBP/ist
ARYA WEDAKARNA - Istana Mancawarna Tampaksiring menjadi simbol tempat yang selalu dihampiri oleh orangorang besar di negeri ini. Istana yang dimiliki oleh Puri Tegeh Kori Badung yang kini didedikasikan menjadi The Sukarno Center Tampaksiring. Sejumlah pemimpin dunia telah hadir di The Sukarno Center di tempat yang didirikan oleh putra Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III ini, di antaranya Tushar Arun Gandhi (cucu Mahatma Gandhi), Princess Norodom Arunrasmy (Putri Kerajaan Kamboja), kurang lebih 30 pimpinan negara asing dari seluruh dunia, termasuk banyak duta besar negaranegara sahabat Indonesia.
34
30 April - 6 Mei 2018
MBP/ist
WALI KOTA DENPASAR - Kaum ibu mempunyai tugas dan peran yang sangat besar untuk mewujudkan kebahagian mulai dari keluarga. Di samping sebagai ibu rumah tangga, juga mempunyai peran di berbagai bidang, seperti di bidang sosial. Demikian disampaikan Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat memberikan arahan pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-230 Kota Denpasar di Gedung Sewaka Dharma Denpasar, Senin (16/4).
MBP/ist
MBP/ist
BPD BALI - Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali menyerahkan bantuan CSR berupa satu unit Mobil Ambulance Transport Toyota Hiace Commuter kepada RSUP Sanglah, Selasa (17/4). Bantuan CSR ini diserahkan langsung oleh Plts. Direksi BPD Bali I Ketut Nurcahya, S.E., M.M. yang diterima Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah dr. I Ketut Sudartana, Sp.B.(KBD) didampingi Direktur Keuangan RSUP Sanglah Ni Ketut Rupini serta Direktur SDM dan Pendidikan RSUP Sanglah Wirabrata seusai apel upacara bendera.
UNDWI - Rektor Universitas Dwijendra (Undwi) Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum., Rabu (18/4) ini mewisuda 326 Sarjana S-1 dan Magister Ilmu Hukum. Undwi di bawah pimpinan wanita Rektor Putu Dyatmikawati dinilai sejumah pihak mengalami kemajuan pesat. Koordinator Kopertis VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si. mengakui Undwi termasuk PTS yang sehat dan memiliki keunggulan pada karakteristik kebaliannya. Undwi dikenal memiliki sejumlah program studi langka seperti Arsitektur Bali yang hanya satu-satunya di PTS di Bali dan Prodi Pertanian dengan kenggulan subak di Bali.
MBP/ist
WABUP BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa berkomitmen untuk menanggulangi serta mengentaskan masalah kemiskinan di Kabupaten Badung. Untuk mewujudkan komitmen tersebut, Pemkab Badung melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Badung akan berupaya menangani kemiskinan dengan menciptakan program-program yang inovatif dan kreatif, serta tidak terkesan monoton sehingga dapat meningkatkan kualitas ekonomi RTM dan mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Badung. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku Ketua TKPK Badung saat memimpin Rapat Koordinasi TKPK Tahun 2018 di ruang BKPSDM, Puspem Badung, Selasa (17/4).
MBP/ist
BPD NEGARA - Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali Cabang Negara kini memiliki gedung baru. Peresmian gedung yang beralamat di Jalan Gatot Subroto, Ketugtug, Jembrana itu dilakukan, Senin (16/4). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Bupati Jembrana I Putu Artha. Kehadiran gedung baru bertingkat yang lebih refresentatif ini diharapkan semakin meningkatkan layanan dalam mendorong pertumbuhan perekonomian Bali, khususnya di Kabupaten Jembrana. 30 April - 6 Mei 2018
35
AKTIVITAS
MBP/ist
PAWAI BUDAYA - Meski cuaca panas, namun tidak mengurangi antusias penonton menyaksikan pawai budaya serangkain hari jadi ke-247 Kota Gianyar, Selasa (17/4). Ribuan masyarakat tampak memadati area Open Stage Balai Budaya, tempat berlangsungnya pembukaan pawai sekaligus tempat atraksi seni masing-masing perwakilan kecamatan. Pawai ini dibuka oleh Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng dengan membunyikan kulkul. Pada pembukaan ini Pj. Bupati Gianyar juga didamping Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya, dan Kepala Dinas Kebudayaan Gianyar Gusti Ngurah Wijana.
MBP/ist
BUPATI JEMBRANA - Pemkab Jembrana kembali berprestasi dengan menerima Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik III tahun 2018 dari Pemerintah Provinsi Bali. Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Kamis (12/4) di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali dan diterima Kepala Bapeda PM Jembrana, Ketut Swijana. Terkait penghargaan tersebut, Rabu (18/4), Bupati Jembrana I Putu Artha mengucapkan terima kasihnya atas kerja keras para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Jembrana yang sudah banyak berbuat.
UNDWI DENPASAR - Rektor Universitas Dwijendra (Undwi) Denpasar, Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum., Rabu ( 18/4) mewisuda 326 sarjana S-1 dan S-2. Dari jumlah itu 324 orang sarjana S-1 dan MIH sebanyak dua orang. Hingga wisuda ke-29 kemarin, Undwi telah menghasilkan sarjana (S1) sebanyak 7.692 orang, dan Magister (S2) sebanyak 12 orang. Yang membanggakan pada wisuda kali ini sebagaian besar lulus dengan predikat cumlaude. Tercatat sebanyak 229 orang (70 persen) lulus dengan cumlaude, 95 orang sangat memuaskan. Saat itu Rektor juga menyerahkan penghargaan bagi periah lulusan dengan IPK tertinggi oleh I Ketut Artana (3,75) dari Fakultas Hukum dan I Komang Sandiarsa (3,86) dari MIH. PRADA BALI - Menindaklanjuti polemik permasalahan terkait dengan adanya postingan iklan lowongan kerja manajemen The Rich Prada Bali yang di dalamnya mengadung unsur sara menjadi perhatian banyak pihak. Kali ini, giliran Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Badung melakukan pemanggilan berdasarkan surat nomor 560/1083 /Disperinaker, Rabu (18/4) di Ruang pertemuan Kepala Disperinaker. Pemanggilan langsung dipimpin Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung IB Oka Dirga yang didampingi oleh staf pada Bidang Hubungan Industrial dan Kesejahteraan pekerja, serta staf dari bagian perekonomian Setda Kabupaten Badung.
36
30 April - 6 Mei 2018
30 April - 6 Mei 2018
37
PA R I W I S ATA
Jambret di Kampung Turis
38
30 April - 6 Mei 2018
H
iruk-pikuk dan gegap gempita mewarnai kehidupan di Kuta, terutama saat malam hari di antaranya di Jalan Legian. Hilir-mudik wisatawan asing tanpa rasa was-was menikmati hiburan malam. Padahal, mereka diincar pelaku kriminal, khususnya jambret. Berkamuflase jadi tukang ojek atau pijat dan profesi lainnya, pelaku jambret menyasar tamu asing dalam keadaan mabuk atau kebingungan mencari alamat. Kasus ini sudah berlangsung lama dan sampai saat ini belum bisa dituntaskan. “Sekarang kebanyakan yang diincar jambret adalah handphone. Biasanya tamu saat mencari alamat menggunakan Google Map. Saat sibuk melihat handphone, pelaku jambret langsung merampasnya,�
kata Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Ario Seno Wiboko, didampingi Panit Buser Iptu Putu Budi Artama. Ditambahkan Iptu Budi, sejak penindakan gencar dilakukan, pelaku jambret berpikir beraksi di Kuta. Apalagi tindakan tegas terhadap pelaku sering dilakukan, membuat mereka keder. “Paling mereka beraksi di wilayah lain. Makanya untuk jambret, perintah Bapak Kapolsek harus diberantas sampai habis,� tuturnya. Jambret di Kampung Turis ini merupakan salah satu kasus diatensi Kapolda Bali Irjen (Pol) Dr. Petrus Reinhard Golose. Oleh karena itu, sejak menjabat Kapolsek Kuta, Kompol Nyoman Wirajaya, salah satu komitmennya yaitu meminimalisir kasus kejahatan jalanan, khususnya jambret. Selama ini diakuinya aksi jambret
cukup meresahkan masyarakat termasuk wisatawan asing. Untuk memberikan rasa aman dan nyaman di wilayah Kuta, dia melaksanakan operasi pemberantasan jambret selama tiga bulan. “Pelaksanaan atau realisasi operasi pemberantasan jambret ini, kami bekerja sama dengan pam swakarsa seperti pecalang dan stakeholder terkait,” kata Kompol Wirajaya. Dalam kurun waktu dua bulan, Wirajaya mengklaim tindak kejahatan jalanan khususnya jambret di wilayah Kuta menurun 60 persen. Tercapainya angka 60 persen tersebut setelah tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta menangkap 37 jambret. Akademisi bidang pariwisata, Dr. Ni Made Eka Mahadewi, M.Par., CHE, menyampaikan teror dan pelaku tindakan kriminal tidak muncul begitu saja. Ada permasalahan sosial yang dihadapi oleh
sekelompok masyarakat dalam tingkat pendapatannya. “Perbedaan dan bahkan barang kali tidak terpenuhinya kebutuhan hidup, memicu aksi kekerasan dan tindakan kriminal dilakukan,” tegasnya. Jambret dan kekerasan fisik lainnya yang dilakukan oleh buruh, ojek liar maupun pekerja kasar lainnya adalah bukti belum terpenuhinya kebutuhan hidup. Ada dua hal yang memicu aksi kejahatan dilakukan, yaitu psikologi pelaku dan tingkat ekonominya. Pendekatan psikologi, kata Eka, perlu dilakukan ke para ojek liar atau pelaku lainnya dengan cara melakukan komunikasi intensif akan permasalahan internal. Solusi tepat pemberi kebijakan mutlak diperlukan dan memberi pengayoman. Dari sisi ekonomi didominasi akibat adanya ketimpangan pendapatan. Pariwisata sering dikatakan sebagai akar masalah munculnya kemiskinan
dan kejahatan. Seharusnya hal ini dapat diminimalisasi dengan cara aksi nyata memberlakukan aturan hukum dan norma yang menyetarakan hak semua pihak. “Munculnya permasalahan lain berupa miras, narkoba adalah bagian yang terpisahkan dari kriminal ikutan dari adanya pergaulan global, bukan sejatinya tujuan pariwisata. Pariwisata itu memberi kesejahteraan bukan kemeranaan. Jika dikelola dengan baik akan bermanfaat bagi semua pihak,” ungkapnya. Jika WNA sering menjadi korban tindak kriminal akan berdampak negatif terhadap pariwisata Bali. Wisatawan ingin nyaman dan aman saat menikmati liburan di Bali. “Kalau daerah wisata aman maka banyak turis akan datang. Maka dari itu keamanan merupakan salah satu faktor utama dalam memajukan pariwisata,” pungkasnya. l Ngurah
Kampung Turis Kuta merupakan tujuan utama wisatawan ke Bali. Tak lengkap rasanya jika berlibur ke Pulau Dewata tanpa menginjakan kaki di pantai berpasir putih itu.
30 April - 6 Mei 2018
39
A KT I V I TA S
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Senator DPD-RI Utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS MBP/ist
BUPATI TABANAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memberikan penghargaan kepada Cabang Olahraga (Cabor) berprestasi setelah sukses meraup medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2017 lalu. Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan secara simbolis kepada tiga Cabor, yakni; Cabang Petanque, Pencak Silat, Woodball serta penghargaan juga diberikan kepada sponsor tim sepak bola. Penghargaan itu diberikan di GOR Debes, Tabanan Selasa (17/4). Hadir pada acara tersebut anggota DPRD Tabanan I Made Dirga, Unsur Muspida dan OPD Tabanan.
MBP/ist
UNMAS DENPASAR - Sebagai langkah meningkatkan demokrasi di lingkungan kampus, Dewan Permusyawaratan Mahasiswa (DPM) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar menggelar Musyawarah Mahasiswa (Musma) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unmas di Widyasabha Unmas Denpasar, Jumat (13/4). Kegiatan yang dihadiri perwakilan masing-masing fakultas di Unmas Denpasar ini dilangsungkan selama dua hari. Musma merupakan ajang tahunan yang bertujuan meninjau kembali aturan-aturan dasar dan rumah tangga, mengevaluasi dan menilai kembali laporan pertanggungjawaban BEM Unmas Denpasar.
40
30 April - 6 Mei 2018
III menjadi tamu kehormatan dalam pergelaran perdana Bali Mode 2018 di Kuta. Selain didaulat menyampaikan sambutan pembuka, senator termuda asal Bali ini juga memberikan semangat kepada insan mode di Bali untuk selalu berusaha menjadi penggerak industri ekonomi kreatif. Terlebih citra Bali sebagai pusat pariwisata dunia seharusnya menjadi lebih mudah bagi pengusaha muda untuk membuat jaringan internasional. Demikian diungkapkan Senator Arya Wedakarna yang didampingi Cok. Ace (Calon Wakil Gubernur dari PDI Perjuangan) dan sejumlah undangan lainnya.
MBP/ist
INDONESIA POWER - PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Desa Gunaksa ihwal Pengembangan Kelompok Usaha TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Werdhi Guna Desa Gunaksa sekaligus menyerahkan satu unit mesin pencacah sampah dan satu unit mesin pembuat pelet/briket. Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh General Manager Unit Pembangkitan Bali I GAN Subawa Putra dan Kepala Desa Gunaksa I Ketut Budiarta serta diketahui oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung Anak Agung Ngurah Kirana.
MBP/ist
DPRD BADUNG - Menjaga kesatuan serta keutuhan pluralisme di Desa Dalung, khususnya di kawasan Perumahan Dalung Permai, masyarakat Bajar Bineka Nusa Kaning, Desa Dalung menggelar kegiatan perayaan hari besar agama sekaligus di balai banjar setempat, Sabtu (14/4). Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Camat Kuta Utara A.A. Arimbawa, seluruh kepala lingkungan yang ada di Perumahan Dalung Permai. Klian Dinas Banjar Bineka Nusa Kangin Wayan Sarma mengatakan, kegiatan bersama sejumlah komponen umat di Dalung Permai ini adalah perayaan hari besar keagamaan secara bersama yakni perayaan Dharma Santi Nyepi, Paskah dan Isra’ Mi’raj.
MBP/ist
BUPATI KARANGASEM - Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem menjadi duta Kabupaten Karangasem dalam Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Bali tahun 2018. Penilaian yang juga dihadiri Bupati IGA Mas Simatri itu dipusatkan di Banjar Adat Gede, Lingkungan Gede, Kamis (12/4). Masyarakat Subagan menyambut antusias lomba yang diarahkan untuk meningkatkan motivasi terkait pembangunan tersebut. Beragam komoditas mulai sektor pertanian, hingga industri rumah tangga mereka tampilkan di stan pameran. Rombongan tim penilai dipimpin Kabid Pemerintahan Desa Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Bali, I Made Redy Juliarmawan.
MBP/ist
TOYA DEVASYA - Toya Devasya menjalin kerja sama dengan PT Pos Indonesia dengan ikut menjadi agen pos. Dengan bergabung menjadi agen pos, Toya Devasya memberikan kemudahan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Toya Bungkah dan sekitarnya dalam melakukan pengiriman surat maupun paket tanpa harus jauh-jauh pergi ke kantor pos. Kerja sama antara Toya Devasya dengan PT Pos Indonesia ditandai dengan penandatanganan naskah kerja sama dan serah terima kotak pos di Toya Devasya, Toya Bungkah, Kintamani, Minggu (15/4). Owner Toya Devasya Dr. Ketut Mardjana mengatakan, hal yang melatarbelakangi Toya Devasya berminat menjadi agen pos yakni mengingat lokasi kantor pos terdekat dari wilayah Toya Bungkah jaraknya cukup jauh.
MBP/ist
UNHI DENPASAR - Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar Yudisium Periode I Tahun 2018 di Hotel Nikki, Denpasar, Kamis (12/4). Sebanyak 23 orang calon wisudawan dilepas yang terdiri atas 21 orang dari Prodi Ilmu Filsafat Hindu dan 2 orang dari Prodi Ilmu Hukum Agama Hindu. Mereka dilepas Dekan Fakultas Ilmu Agama dan Kubudayaan Unhi Denpasar Drs. I Putu Sarjana, M.Si. didampingi Wakil Dekan Dr. I Wayan Martha, M.Si. beserta Kaprodi serta dosen Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan Unhi Denpasar. Lulusan terbaik pada yudisium Periode I Tahun 2018 ini diraih oleh Gusti Ngurah Made Labendra dengan predikat Cumlaude (IPK 3,73) dari Prodi Ilmu Hukum Agama Hindu.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan. 30 April - 6 Mei 2018
41
TRADISI
Prosesi nganten bareng di Desa Pakraman Pengotan.
’’Nganten Bareng’’ di Desa Pengotan
Tradisi Wajib bagi Pasangan Pengantin
T
radisi nganten bareng (nikah massal) kembali digelar Desa Pakraman Pengotan, 22 Maret lalu. Tradisi unik tersebut kembali dilaksanakan setelah sempat absen selama dua tahun terakhir. Tradisi nganten bareng yang diikuti 21 pasang mempelai itu merupakan tradisi wajib yang diikuti oleh pasangan pengantin. Jika belum melalui prosesi nganten bareng, maka pernikahan yang dilakukan warga Pengotan belum bisa diakui atau dianggap tidak sah secara adat. Prosesi nganten bareng dilaksanakan di Pura Penataran Agung Desa Pakraman Pengotan. Ratusan krama tampak hadir untuk menyaksikan secara langsung prosesi nganten bareng yang berlangsung hingga sore hari. Bendesa Adat Pengotan Jero Kopok saat ditemui di sela-sela kegiatan menjelaskan, tradisi nganten bareng di Desa Pakraman Pengotan sudah ada sejak Desa Pengotan berdiri. Sampai sekarang, tradisi warisan leluhur itu masih tetap dilaksanakan dan dilestarikan oleh krama Desa Pakraman Pengotan. Tradisi ini menjadi sebuah keharusan bagi warga karena telah diatur dalam awig-awig atau aturan adat. “Apabila pasangan pengantin tidak mengikuti tradisi ini, maka saat pujawali di Bale Agung mereka tidak diperkenankan ke sini,” terangnya. Dikatakan Jero Kopok, tradisi nganten bareng yang dilaksanakan 22 Maret lalu diikuti 21 pasang mempelai. Dari 21 pasang mempelai tersebut, 15 pasang di antaranya adalah warga asli Pengotan. Sementara 6 pasang mempelai merupakan warga Pengotan yang menikah ke luar desa. “Enam pasang mempelai tersebut, laki-lakinya berasal dari
42
30 April - 6 Mei 2018
luar Pengotan. Ada yang dari Kintamani, Gianyar dan ada yang dari Palu Sulawesi. Mereka wajib mengikuti tradisi nganten bareng di Pengotan,” ujarnya. Dikatakan Jero Kopok, tradisi nganten bareng sempat tak dilaksanakan selama dua tahun. Hal itu dikarenakan selama dua tahun tersebut sedang ada pemugaran Pura Penataran Agung secara besar-besaran. Dijelaskannya tradisi nganten di Desa Pakraman Pengotan diawali dari prosesi makruna yakni prosesi meminang yang dilakukan mempelai laki-laki terhadap mempelai perempuan. Prosesi itu dilaksanakan tiga hari sebelum nganten bareng. Selain itu dilaksanakan juga prosesi ngaturang base kaputan sebagai pemberitahuan mempelai pengantin kepada jro dulu. “Nganten bareng diawali sangkep ngaten. Kami selaku bendesa adat menyampaikan kepada krama yang ikut sangkep mengenai dari mana saja mempelai pengantin yang ikut nganten bareng kali ini. Jadi dari 8 banjar yang ada di Desa Pakraman Pengotan, hanya dari banjar Tihing Desa saja yang tidak ikut,” jelas Jero Kopok. Kemudian setelah menggelar sangkep, prosesi dilanjutkan dengan pemotongan satu ekor sapi yang dibeli secara urunan oleh pasangan pengantin. Setelah diupacarai, daging sapi kemudian dibagikan oleh Jro Dulu kepada krama. Kemudian, masing-masing mempelai membawa nasi putih atau sari peserah sebanyak 4 rontong ke pura. Oleh Jro Dulu nasi tersebut juga dibagikan sesuai jumlah krama desa pangarep. Usai membagikan nasi, barulah seluruh pasangan mempelai dipanggil. Sebelum
masuk ke jeroan Pura Penataran Agung, para mempelai diupacarai berjejer di jaba sisi kelod. Adapun beberapa sarana upacara yang dipakai berupa tungku kayu dapdap yang diisi priuk lengkap dengan sesajen telur dan nasi putih. Dalam prosesi yang dinamakan madamah itu mempelai akan membuang sesajen ke belakang. Maknanya membuang kotoran yang ada dalam diri. “Setelah itu baru diperkenankan masuk ke jeroan,” kata Jero Kopok. Selanjutnya sesampainya di jeroan, para mempelai duduk di bale nganten. Mempelai laki-laki duduk di selatan sementara mempelai perempuan duduk di sisi utara bale nganten. Di sana seluruh mempelai makan sirih bersama. Maknanya agar eling bahwa mereka sudah menjadi bagian dari krama desa pengotan. Usai makan sirih di bale nganten, seluruh mempelai kemudian mapamit di sanggar agung. Di huluning bale agung, para mempelai menaikan damar kurung yang terbuat dari mangkuk berisi minyak kelapa, kapas dan dilingkari daun jaka. Makna dari prosesi menaikan damar kurung adalah untuk memohon doa restu dan tuntunan dari Ida Sang Hyang Widi Wasa. Dari pura Penataran Agung, para mempelai kemudian mapamit dan pulang ke rumah masing-masing. Sebagai akhir dari prosesi nganten bareng, para mempelai akan mabrata yakni tidak boleh melintas ke jalan yang ada di timurnya atau sebaliknya. “Setelah itu prosesi terakhir adalah membawa tipat bantal dari purusa ke pradana,” jelas Jro Kopok. l Swasrina
A KT I V I TA S
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Komite III DPD RI Bidang Pendidikan, Tenaga Kerja dan Kesra Utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedateraputra Suyasa III melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMA di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung terkait pelaksanaan UNBK. Sejumlah temuan di lapangan dirangkum oleh senator termuda dari Bali ini, yang akan ditindaklajuti secara politik. Salah satunya ditemukan di SMA Negeri 1 Mengwi, yang seluruh siswanya justru melakukan UNBK di SMPN 1 Mengwi akibat terbatasnya fasilitas komputer. Ini tentu menjadi pertanyaan mengingat Kabupaten Badung dengan APBD berlimpah namun minim fasilitas. Kekecewaan pun disampaikan oleh Senator Wedakarna di hadapan para guru dan pengawas yang ada.
MBP/ist
INDONESIA POWER - PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) mendukung pelestarian lembu putih di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Bertempat di objek wisata Lembu Putih Taro, Senin (16/4), PT Indonesia Power menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Yayasan Lembu Putih Taro disaksikan oleh Kepala Bidang DLH Bali Ida Bagus Badraka, Kepala Seksi BKSDA Bali Sulistyo W., P3E Bali Nusra Ni Nyoman Santi, Kepala Bidang DLH Gianyar Ida Ayu Rusmarini, Kepala Desa Taro, General Manager PT Indonesia Power I GAN Subawa Putra dan staf serta pengurus Yayasan Lembu Putih.
MBP/ist
PEMKAB GIANYAR - Peringatan HUT ke-247 Kota Gianyar tidak hanya diisi dengan berbagai pertunjukan seni dan perlombaan. Di tengah kemeriahan perayaan HUT, Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Gianyar menggelar sosialisasi pengelolaan dana desa sesuai Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 di ruang sidang kantor Bupati Gianyar, Jumat (13/4). ‘’Semarak peringatan hari ulang tahun Gianyar kita harapkan bergema hingga ke desa dengan dibarengi peningkatan kapasitas SDM perangkat desa,’’ terang Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya di sela-sela acara sosialisasi. Sosialisasi Dana Desa menghadirkan anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Dr. H. Harry Azhar Azis, M.A. dan anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, S.E., M.M. sebagai narasumber.
MBP/ist
BUPATI BANGLI - Dalam upaya meningkatkan rasa nasionalisme kebangsaan dan bela negara di kalangan generasi muda, Selasa (17/4) digelar acara pembinaan sumber daya manusia (SDM) Pertahanan Negara Provinsi Bali. Acara yang dilaksanakan di Gedung BMB Kabupaten Bangli dihadiri oleh Bupati Bangli, perwakilan dari Kementerian Pertahanan RI, Polres Bangli, Kodim 1626/Bangli, Kejaksaan Negeri Bangli, OPD terkait serta sejumlah siswa perwakilan SMA/SMK di Bangli. Acara pembinaan SDM pertanahan negara ini juga dirangkaikan sosialisasi mengenai lomba parade cinta Tanah Air Provinsi Bali Tahun 2018.
30 April - 6 Mei 2018
43
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
WABUP BULELENG - Upaya mewujudkan kebijakan yang fokus di sektor pertanian di Buleleng terus dipersiapkan dengan matang. Salah satunya, menggelar studi banding mengajak para perbekel desa dan lurah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Perbekel dan Lurah (Forkomdeslu) Buleleng ke PT Sewu Segar Nusantara, Tangerang, Banten, Kamis (12/4). Studi banding ini dipimpin Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. bersama Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, S.H., Kepala Dinas Pertanian (Distan) Ir. Nyoman Genep, M.T., dan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Koperasi UKM) Ir. Nyoman Swatantra, M.MA. dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Gede Sandhiyasa.
PEMKOT DENPASAR - Sebagai wujud perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar terhadap keberadaan para veteran di Denpasar, berbagai bantuan telah disalurkan secara langsung untuk para mantan pejuang kemerdekaan tersebut. Salah satunya berbagi kasih dengan menyerahkan bantuan kepada empat veteran yang berjuang pada Serangan Umum Kota Denpasar. Bantuan ini diserahkan Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dengan terjun langsung ke tempat tinggal para pejuang Serangan Umum Kota Denpasar, Kamis (12/4). Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara ditemui seusai menyerahkan bantuan mengatakan, penyerahan bantuan tersebut berkaitan dengan peringatan Serangan Umum Kota Denpasar yang diperingati setiap 11 April.
LUPROMAXMeskipun terbilang baru di dunia otomotif, oli Lupromax mampu menjawab semua tantangan pelumas pada umumnya. Terbukti, Sabtu (14/4), PT Bela Indonesia Jaya sebagai distributor resmi tunggal oli Lupromax di Bali “memborbardir” Kabupaten Jembrana dengan pelumas andalannya dalam ajang “Lupromax Grass Track & Motocross”. Ratusan crosser adu cepat di sirkuit Sio-sio, Sangkaragung, Jembrana guna membuktikan ketangguhan serta kualitas oli ini. Event bertajuk “Lupromax Grass Track & Motocross” ini berlangsung selama dua hari, Sabtu (14/4) hingga Minggu (15/4), melibatkan crosser dari Bali hingga Jawa Timur.
BUPATI KARANGASEM - Pariwisata Karangasem sudah menggeliat. Wisatawan mancanegara pun mulai berdatangan. Tentu ini tak lepas dari upaya Pemkab Karangasem untuk terus berpromosi. Pasca-erupsi Gunung Agung, upaya mendatangkan wisatawan ke ujung timur Pulau Bali itu pun semakin masif. Kerja sama pihak pemerintah dengan swasta terus digalakkan. Hasilnya, Karangasem sudah kembali dikunjungi wisatawan mancanegara. Bahkan, Bupati Mas Sumatri berhasil menggaet wisatawan ‘’elite’’. Mereka adalah alumni kontestan Miss Universe 2015. Para wanita tercantik di 14 negara itu memilih Taman Ujung sebagai tempat reuniannya.
44
30 April - 6 Mei 2018
MBP/ist
MBP/ist
MEDITERRANEAN - Mediterranean Shipping Cruise adalah perusahaan kapal pesiar yang berbasis di Amerika dan merupakan salah satu perusahaan terbesar ketiga di dunia. Permintaan kru khususnya spa untuk bekerja di Kapal Pesiar MSC setiap tahunnya terus meningkat. Untuk memenuhi permintaan kru tersebut salah satu manning agent resmi yang dimiliki oleh Kampus SPB-STPBI yaitu PT Bali Duta Mandiri bekerja sama dengan PT Sentina Arta Sumberdaya, agen resmi yang sudah memiliki Surat Izin Usaha Perekrutan dan Penempatan Awak Kapal (SIUPPAK). Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA. selaku Direktur PT Bali Duta Mandiri, sangat menyambut baik kerja sama ini karena ingin membantu semua masyarakat Bali khususnya untuk mendapatkan pengalaman bekerja di kapal pesiar MSC pada posisi spa dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Bali agar mampu bersaing dengan kru dari negara lain.
MBP/ist
STIKES BINA USADA - Stikes Bina Usada Bali menggelar bakti sosial dengan agenda pemeriksaan mata, pembagian kacamata, dan operasi katarak gratis. Bakti sosial bekerja sama dengan John Fawcett Foundation yang digelar dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat khususnya di Desa Selat, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Kaprodi Keperawatan Profesi Ners Stikes Bina Usada Bali Putu Artha Wijaya mengungkapkan, bakti sosial yang diselenggarakan telah berjalan hampir sebulan. Berbagai kegiatan digelar untuk menyasar masyarakat dan sekolah khususnya di Desa Selat.
MBP/ist
BUPATI BADUNG - Giri-Asa (Nyoman Giri Prasta-Ketut Suiasa) akhirnya merealisasikan janjinya kepada masyarakat Tanjung Benoa, saat menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Badung. Janji tersebut adalah untuk membangun parkir, pasar seni dan meningkatkan pelayanan Puskesmas Pembantu di Desa Tanjung Benoa. Ketiga harapan masyarakat tersebut direalisasikan menjadi dua unit bangunan, yaitu bangunan terpadu parkir-pasar seni dan Puskesmas Pembantu Kuta Selatan. Kedua bangunan tersebut menghabiskan biaya total senilai Rp 23 miliar, bersumber dari APBD Kabupaten Badung tahun 2017.
MBP/ist
BPD BALI - PT Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Equity Life Indonesia di Ruang Wijayakusuma, Bank BPD Bali, Selasa (17/4). Perjanjian kerja sama ini menyangkut kesiapan memasarkan tiga produk bancassurance, yaitu Asuransi Jiwa Pitra Yadnya, Bali Dwipa Proteksi Investama dan Asuransi Jiwa Kumpulan Berjangka. Direktur Marketing PT Equity Life Indonesia Tania Chandra dan Direktur Pemasaran Equity Life Indonesia Christinawati Hadiman menjelaskan, ketiga produk tersebut dibuat khusus untuk memenuhi kebutuhan proteksi nasabah Bank BPD Bali. 30 April - 6 Mei 2018
45
HIBURAN
Yong Sagita
Ingin Lagu Pop Bali Berkembang
P
enyanyi Yong Sagita kembali menyapa para penggemar setianya. Setelah sempat lama vakum, kini pria asal Singaraja ini menghadirkan single terbaru berjudul “Oleng Semara”. Single yang diciptakan ini didukung garapan musik oleh Dek Artha Hartapro. Meskipun lama vakum, Yong Sagita sesungguhnya aktif di belakang layar sebagai pencipta lagu untuk penyanyi Bali lainnya. Bahkan, sebelum single “Oleng Semara”, Yong Sagita juga pernah merilis single “Knalpot Moge”, namun tergabung pada album “Pengecasan” milik Ayu Wiryastuti.
46
30 April - 6 Mei 2018
Kata Yong Sagita, ia kembali berkarya didasari sebuah keinginan untuk meramaikan dan mendukung perkembangan musik pop Bali. Tujuannya agar musik Bali bisa menjadi hiburan utama bagi masyarakat Bali seperti pada masa kejayaannya beberapa tahun lalu. “Saya tentunya sangat ingin musik pop Bali terus berkembang. Untuk itulah saya tetap bertahan berkarya,”ujar pemilik nama lengkap Yong Sagita Swastika beberapa waktu lalu. Menurutnya, perkembangan musik di Bali sudah semakin bagus dan bervariasi datr segi genre. Namun, ada beberapa yang menjadi perhatian musisi lawas ini. Yaitu
terkait lirik lagu yang kurang mendidik. “Saya rasa penggunaan bahasa dalam sebuah lagu Bali itu harus ada edukasi positif,” tandasnya. Untuk itulah, pria yang berkarier sejak tahun 1985 itu berharap ke depan para seniman khususnya pencipta dan penyanyi pop Bali selalu tanggap dengan perkembangan generasi masa mendatang. “Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi. Mari kita sama-sama berkarya yang bisa mendidik generasi kita selanjutnya. Dengan begitu, musik pop Bali bisa bermamfaat selain sebagai hiburan,” pungkas Yong Sagita. l Winata
A KT I V I TA S
MBP/ist
RSU KASIH IBU - RSU Kasih Ibu Saba memberikan perhatian serius terhadap bayi yang terlahir dengan kondisi kelainan wajah. Perhatian ini diberikan dengan mengarahkan CSR atau tangung jawab sosial perusahaannya pada kondisi ini. Bahkan penderita dapat melakukan operasi secara gratis di RS yang berlokasi di Jalan Pantai Saba, Blahbatuh, Gianyar ini. RSU Kasih Ibu Saba juga rutin menggelar seminar medis terkait kondisi tersebut. Pada Selasa (10/4), seminar diikuti para dokter di wilayah Gianyar dan sekitarnya dengan narasumber Spesialias Bedah Saraf, Dr. dr. I Nyoman Golden, SP.BS (K), Spesialis Bedah Plastik, dr. Putu Trisna Utami, Sp.BP-RE, dan Spesialis Bedah Kraniofasial, dr. Walter Flapper.
MBP/ist
STPBI - Lagi dan lagi, mahasiswa STPBI berhasil menunjukkan eksistensinya di kancah nasional. Terbukti, mahasiswa STPBI berhasil meraih juara I pada ajang Hospitour di Universitas Pelita Harapan, Tangerang, 10 April lalu. Tidak tanggung-tanggung, STPBI sukses membawa tiga piala juara I pada tiga kategori lomba yaitu Scientific Paper Contest, Debate Competition, dan Guiding Competition. Scientific Paper Contest terdiri atas tim research mahasiswa STPBI yaitu Ni Made Ayu Natih Widhiarini, Putu Eni Oktaviani, Ni Putu Feby Devira Permanita dengan topik karya tulis “Arsitektur Tradisional Bali pada Bangunan Puri sebagai Daya Tarik Wisata Minat Khusus Dalam Mendukung Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Bali�.
MBP/ist
MBP/ist
IIK BALI - Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali (IIK Bali) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Pura Besakih, Kabupaten Karangasem, Kamis (12/4). Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu aspek dari penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus diselenggarakan oleh perguruan tinggi. Pengabdian kepada masyarakat ini diartikan sebagai kegiatan berupa pengamalan iptek yang dilakukan oleh perguruan tinggi secara melembaga, yang nantinya dapat membantu memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan memberi kontribusi nyata terhadap proses pembelajaran serta dapat meningkatkan mutu kehidupan di lingkungan masyarakat secara berkesinambungan.
GUBERNUR BALI - Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dalam Sistem Pengendalian Intern berperan melakukan peringatan dini (early warning system) terkait hal-hal kemungkinan terjadinya penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pengusutan atas kebenaran laporan mengenai adanya indikasi terjadinya korupsi, penanganan pengaduan masyarakat serta mekanisme koordinasi dengan aparat penegak hukum. Hal ini dikatakan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat membuka Seminar Nasional Pengawasan Inspektorat se-Indonesia di Geria Agung Ballroom Hotel Prime Plaza Sanur, Denpasar, Selasa (17/4).
30 April - 6 Mei 2018
47
PROPERTI
Batu Sikat Semakin Digemari PENGGUNAAN batu sikat pada halaman kian menjadi pilihan masyarakat saat ini. Selain menambah keindahan dengan batu-batu alam ini, penggunaan batu sikat juga memberikan kesan seni dengan berbagai motif yang dipasangkan. Untuk saat ini motif kembang (bunga) mendominasi permintaan. Salah seorang pengusaha batu sikat di Jembrana, Eka Arya Ambara, belum lama ini mengatakan, saat ini kebanyakan konsumen meminta motif yang sederhana atau standar, salah satunya yaitu motif bunga-bunga. Menurutnya motif ini memberikan banyak warna, sehingga menambah keindahan pemandangan khususnya halaman. “Kebanyakan masyarakat menyerahkan desain ke kami. Permintaannya pun tidak terlalu neko-neko,� katanya. Dengan demikian, dia mengaku lebih mudah memberi pelayanan kepada konsumen, dengan motif yang sudah disediakannya dan sudah disesuaikan dengan kondisi halaman, membuat pekerjaan cepat selesai dengan hasil yang maksimal. Tidak hanya untuk rumah tangga, beberapa pelanggannya juga dari instansi pemerintahan dan sebagainya. Dia juga mengatakan, meskipun ekonomi cenderung lesu saat ini, permintaan jasa pasang batu sikat di tempatnya masi tetap ada. Berbagai pilihan motif juga disediakannya seperti, minimalis dengan motif ulatan tikar, dan motif minimalis tiga dimensi. Namun demikian, diakuinya pilihan konsumen yang lebih kepada motif standar dan tidak tidak ribet. “Sebenarnya yang minimalis itu lebih susah pengerjaannya, karena butuh ukuran per sisi. Namun pelanggan lebih suka yang standar,� ungkapnya. Pemasarannya pun saat ini dilakukan melalui media sosial, selain juga mengoptimalkan pemasaran dari mulut ke mulut. Menurutnya, pemasarannya lebih ampuh dari mulut ke mulut, karena melihat langsung hasil pengerjaan.
48
CARA PEMASANGAN BATU KORAL SIKAT UNTUK LANTAI n
Media dan desain Siapkan medianya terlebih dahulu. Media ini berupa lantai yang baik, usahakan permukaan dari media tersebut bertekstur kasar sehingga pemasangan batu alam koral bisa benar-benar melekat pada lantai sehingga tidak mudah lepas atau coplok.Setelah selesai menyiapkan media yang akan digunakan untuk memasang batu alam sikat/koral. Langkah selanjutnya adalah menentukan desain dari lantai tersebut. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
n
Pembatas atau Cetakan Menyiapkan pembatas atau cetakan bertujuan agar motif yang dihasilkan dari pemasangan batu alam untuk lantai sesuai dengan permukaan media yang digunakan. Sebelumnya, pembatas atau cetakan diolesi dengan oli terlebih dahulu agar tidak lengket saat sedang digunakan. Selain itu, pengolesan oli juga bertujuan agar cetakan mudah dilepaskan saat sudah kering.
n Adukan Semen Agar batu alam untuk lantai mudah melekat, takaran adukan semen yang dianjurkan adalah 1 banding 1 antara semen dan pasir. n
Masukkan Adukan Semen Sebelum memasang batu alam, masukan terlebih dahulu adukan semen ke dalam cetakan yang sudah disediakan tadi. Masukkan adukan semen sampai padan dan juga rata.Usahakan tidak terdapat rongga di dalam adukan semen.
n
Penataan Koral Sikat Jika adukan semen sudah padat dan merata, selanjutnya Anda bisa menaburkan atau menata batu alam koral di atas adukan semen tadi. Tata batu koral sikat tersebut sesuai dengan desain yang sudah anda tentukan sebelumnya. Setelah selesai menata batu alam untuk lantai, tekanlah permukaan koral sikat dengan menggunakan triplek atau papan secara merata dan tunggu sampai kering.
n n l Widiastuti
Finishing Bersihkan permukaan batu dengan kain setengah basah sehingga sisa adukan semen yang menempel di permukaan koral terlepas. Coating Lapisi permukaan batu koral sikat dengan bahan pelapis agar terhindar dari lumut.
30 April - 6 Mei 2018
A KT I V I TA S
MBP/ist
STIKOM - Masyarakat digital Indonesia kini telah memasuki masa rapid data exchange yang ditunjukkan dari beberapa aspek antara lain semakin berkembangnya infrastruktur teknologi yang memungkinkan terjadinya pertukaran data secara cepat serta dari sisi aksesibilitas masyarakatnya semakin mudah mengakses internet dari mana pun dan perangkat apa pun. Kemajuan internet saat ini membawa Indonesia siap menerapkan High Level Culture yaitu merealisasikan konsep freedom of computing pada berbagai sektor seperti bisnis, pendidikan bahkan pemerintahan. Stikom Bali sebagai kampus IT pertama dan terdepan di Bali siap merealisasikan hal tersebut dengan mengembangkan dunia digital di bidang pendidikan sebagai pengguna teknologi Smart Lab Virtualization DekstopIP pertama di dunia.
MBP/ist
WEDAKARNA - Pura Ulun Danu Batur yang terletak di Kecamatan Kintamani, Bangli adalah salah satu pura penting bagi umat Hindu Indonesia. Sejak zaman Bali Kuno hingga Indonesia Merdeka, Pura Ulun Danu Batur membawa peranan penting dalam perjalanan kemakmuran masyarakat Siwa-Buddha di Bali. Uniknya, di Pura Ulun Danu terdapat palinggih yang dipuja umat Buddha yakni Konco yang berada dalam satu natah dengan tempat suci umat Hindu, sehingga nilai-nilai Pancasila jauh sudah terpatri. Demikian diungkapkan oleh Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III ditemui usai menghadiri upacara Bhakti Pepranian Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur.
MBP/ist
UNMAS - Kamis (12/4), Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. dilantik menjadi Rektor Unmas periode 2018-2022. Pelantikan dilakukan Ketua Badan Pengurus Yayasan PR Saraswati Pusat Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. dalam suasana penuh kekeluargaan di Ruang Sidang Unmas. Acara juga dihadiri Koordinator Kopertis VIII Prof. I Nengah Dasi Astawa beserta para dosen. Sukamerta yang terpilih kedua kalinya secara aklamasi pada pilrek belum lama ini, langsung merombak kabinetnya. Pertama, sebagian jabatan wakil rektor (WR) dijabat dosen muda berprestasi. Kedua, jabatan WR V Bidang Kerja sama kini ditiadakan karena langsung ditangani tim khusus kerja sama internasional.
MBP/ist
BUPATI TABANAN - Pemerintah Kabupaten Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti tak henti-hentinya menorehkan prestasi. Seperti Kamis (12/4), Kabupaten Tabanan kembali mendapatkan penghargaan. Tabanan menjadi yang terbaik pada pencapaian dalam Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2018, Tingkat Kabupaten se-Provinsi Bali. Piagam penghargaan itu diserahkan secara langsung oleh Gubernur Bali I Made Mangku Pastika kepada Bupati Eka, Kamis (12/4) kemarin. Penghargaan diserahkan pada acara Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Bali Tahun 2019, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali.
30 April - 6 Mei 2018
49
TA K S U
Jero Mangku Ketut Sena
Perajin Sekaligus Pelestari Barong Landung
S
erangkaian hari raya Galungan dan Kuningan, di desa-desa masyarakat sering dihibur dengan acara ngelawang (pementasan barong dari desa ke desa) oleh kelompok kesenian tertentu. Dulu yang biasa ngelawang adalah Barong Ket, Barong Bangkung/Bangkal, Barong Landung (mirip Ondel-ondel Betawi) dan Nong Nong Kling atau Wayang Wong. Namun kini yang dominan adalah Barong Bangkung dan Wayang Wong. Sementara Barong Ket dan Barong Landung sudah sangat jarang. Mungkin karena lebih banyak yang disakralkan sehingga tidak boleh lagi ngelawang. Berbicara Barong Landung, tentu saja tidak bisa dilepaskan dari latar sejarahnya yang konon merupakan perwujudan dari raja Bali, yakni raja Jaya Pangus yang memperistrikan seorang putri Cina bernama Kang Cing Wei. Raja Jaya Pangus dalam Barong Landung diwujudkan boneka besar hitam, sedangkan putri Kang Cing Wei ditokohkan dengan boneka cantik tinggi dan langsing bermata sipit dan selalu tersenyum sebagai roman muka seorang Cina. Salah satu seniman Bali yang mengabdikan dirinya dalam seni pahat kayu khususnya pembuatan Barong Landung ini adalah Jero Mangku Ketut Sena. Kecintaan Jero Mangku Ketut Sena terhadap Barong Landung sudah dimulai sejak tahun 70-an. Pria kelahiran tahun 1954 ini memperdalam teknik membuat Barong Landung pada seorang sulinggih yang waktu itu memiliki kemampuan yang luar biasa di bidang spiritual maupun seni. Meski telah berlatih dan memiliki guru, namun dalam mengerjakan Tapakan Barong Landung, Jero Mangku Ketut Sena tidaklah tanpa hambatan. Banyak hambatan sekala dan niskala yang dihadapi. Namun, secara perlahan hal itu membuat Jero Mangku Ketut Sena belajar dan mengevaluasi sehingga ke depan tidak membuat kesalahan serupa. Ha-hal aneh ini juga dirasakan anak dan beberapa temannya, sehingga semua menjadi percaya Jero Mangku Ketut Sena bukan saja membuat Tapakan Barong Landung, namun juga nyungsung Tapakan Ida Batara.
50
30 April - 6 Mei 2018
Ada beberapa hal yang menjadi pedoman bagi Jero Mangku Ketut Sena mengurangi kesalahan dalam mengejrakan Tapakan Barong Landung, yakni menentukan hari baik untuk memulai atau dalam agama budaya (Hindu) Bali disebut ala ayuning dewasa. Menurut Jero Mangku Ketut Sena, Tapakan Barong Landung ada dua, yakni Tapakan Ida Batara dari Dalem Ped (Nusa Penida) dan Tapakan Ida Betara dari Pura Balingkang (Kitamani). Begitu juga dalam ngelawang, memiliki arti dan makna tersendiri. Di sejumlah daerah, saat ngelawang, Tapakan Barong Landung sering masuk ke rumah warga yang memiliki makna untuk membersihkan secara niskala segala kekotoran yang ada di rumah tersebut. Pintar membagi waktu antara sebagai kepala keluarga serta menjadi pemangku di Pura Pemaksan keluarga besarnya, membuat Jero Mangku Ketut Sena menjadi panutan di keluarga. Hal ini juga dirasakan kedua anaknya dalam mengajarkan disiplin dan memberikan apresiasi dan kebebasan dalam memilih hobi atau minat yang ingin dikembangkan. Hal ini terlihat dari salah satu anaknya, yakni Made Sudiatmika yang mewarisi darah seni ayahnya. Meski tidak bisa meneruskan keahliannnya ayahnya sertaus persen, namun hal tersebut tidak dipaksakan karena ada beberapa hal yang tidak bisa hanya dipelajari, namun harus mendapat restu dari Sesuhunan yang akan dipahat. Terlebih seringkali keanehan yang dialami ayahnya, membuat dia takut. Namun, setelah mendapat wejangan dan nasehat, membuat dia sedikit tenang. Sebagai bagian dari seni, Jero Mangku Ketut Sena sangat menyayangkan ada beberapa pihak yang terlalu mensakralkan Barong Landung serta tidak bisa memisahkan
antara Barong Landung untuk menunjang kesenian maupun untuk disakralkan sebagai Sesuhunan Ida Batara. Hal ini tentunya akan berdampak pada perkembangan seni itu sendiri, dimana akan semakin ditinggalkan. Generasi muda tidak akan berani belajar ataupun menekuni karena ada rasa takut jika menekuninya. “Karena ada rasa takut jika menekuninya,� jelasnya. Di usianya yang sudah senja ini, Jero Mangku Ketut Sena berharap apa yang ditekuninya ini bisa diteruskan oleh generasi muda sehingga nantinya tidah punah. “Sesuai dengan sejarah Barong Landung yang merupakan bagian dari peninggalan pendahulu yang mesti dijaga, sudah sepatutnya kita semua bisa menjaganya sehingga agama dan budaya Bali tetap ada,� tutupnya. l Trimaja/ bali tv
229 | 30 April - 6 Mei 2018
Momen Evaluasi
9
RP 20.000