221 | 26 Februari - 4 Maret 2018
Dua Tahun Kepemimpinan Giriasa
Mampu Wujudkan Badung Berdaulat
RP 20.000
D A F TA R I S I OPINI lPariwisata Budaya atau Komersialisasi Budaya? 6 BALI SEPEKAN lGunung Agung Kembali Erupsi 7 LAPORAN UTAMA l Giriasa di Mata Wakil Rakyat Sosok Pemersatu Menuju Badung Hebat 8 l Dua Tahun Kepemimpinan Giriasa Mampu Wujudkan Badung Berdaulat 10
POLITIK l Pemimpin Jangan Membodohi Rakyat 16 l Wiranto Penegakan Hukum Profesional 17 KIPRAH l Sasar Anak Muda
Paiketan Krama Bali Gelar Lomba “Arjuna Digital 2018” 18
MANCANEGARA l Singapura Jadi Negara Termahal 20 DAERAH l Gedung Unit V
LENSA l BERSIH MANGROVE 26
OLAHRAGA l Antara Talenta dan Uang 27 PENDIDIKAN l Tri Pusat Pendidikan Harus Bersinergi 32 TRADISI l Prosesi ”Ngider Githa”
Gunakan ”Sampi Gerumbungan”, Wujud Syukur kepada Dewi Sri 38
Kantor Gubernur Bali Terbakar 22
KESEHATAN l Mengenal ISPA pada Anak 24
PROPERTI l Rumah Vertikal,
Solusi Tekan Alih Fungsi Lahan 40
26 Februari - 4 Maret 2018
3
DARI PEMBACA
PLN dan PHDI Sebaiknya Lakukan Koordinasi S
elama ini saya mengikuti perkembangan pembangunan jaringan listrik –Jawa Bali yang belum bisa berjalan di Bali karena ada penolakan dari Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali. Tentunya PHDI punya pertimbangan khusus untuk mewakili krama Bali menolak hal ini. Lalu, apakah PHDI memang sudah mendengar aspirasi krama Bali terkait rencana PLN ini sehingga lembaga umat bisa mengambil keputusan ini? Kabarnya penentuan lokasi juga tak bisa turun, padahal ini proyek nasional. Terlepas dari hal itu, saya sebagai krama Bali berharap Bali jangan sampai krisis listrik. Jika sampai prediksi PLN benar bahwa tahun 2021 Bali berpotensi mengalami pemadaman bergilir, maka semua pihak harus bertanggung jawab terhadap kondisi ini. Saya hanya berharap PLN bisa melanyani masyarakat Bali dengan maksimal, terlebih di Bali ada banyak hotel yang pasti memerlukan daya listrik. Tak hanya itu, tingginya pertumbuhan investasi juga saya yakini akan mememerlukan daya listrik. Saya hanya berharap PHDI dan PLN lebih intensif berkomunikasi. Jika memang ada upaya menjadikan Bali mandiri dalam hal listrik, tentu itu bukan berarti Bali harus punya pembangkit tersendiri. Sebagai bagian dari NKRI tentu Bali juga perlu mengamankan program nasional dari segi kelistrikan. Saya juga berharap ke depan program-program yang bersentuhan dengan kepentingan masyarakat Bali dibicarakan secara terbuka, jangan mengatasnamakan kelompok atau kepentingan yang sifatnya tak memihak kepentingan publik. Saya juga dengan PLN sudah siap mengikuti arahan PHDI Bali terkait hal ini. Jika nanti ada titik temu, tentunya semua pihak akan merasa terakomodasi kepentingannya dalam hal ini. Sebagai masyarakat Bali, kepentingan praktis kami adalah listrik di Bali terjamin dan cadangannya memadai. I Wayan Arsana Gianyar, Bali
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng: Sosiawan, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
26 Februari - 4 Maret 2018
4
EKONOMI
MBP/eka
I Nyoman Suwarjoni Astawa
MBP/Eka
Prof. I.A. Giri Antari
MBP/Eka
Pinandita Pasek Suardika
MBP/Eka
Dr. Pekik Argo Dahono
Pro Kontra JBC dan Ancaman Krisis Listrik Bali PRO dan kontra terkait proyek Jawa Bali Crossing (JBC) yang masuk proyek Strategis Nasional masih terus terjadi. Persoalannya pada penempatan tower yang akan menjadi penghubung suplai listrik Bali dengan Jawa yang rencananya dibangun di areal Pura Segara Rupek. Ketinggian tower yang akan mengalahkan tinggi Menara Eiffel itu dianggap akan menodai kesucian pura. Kini Bali dihadapkan pada upaya menjaga taksu dan ancaman krisis listrik yang paling lambat terjadi 3 tahun lagi, 2021. JBC sebenarnya bukan proyek baru. Proyek ini telah digagas sejak 1992 dan pada 2002 mulai dioptimalkan. Proyek diharapkan selesai 2019. Namun dengan adanya kondisi seperti ini mundur menjadi tahun 2020. Secara dasar hukumnya, JBC masuk dalam proyek strategis nasional. JBC juga tidak melanggar Perda Provinsi Bali karena sistem jaringan listrik ini diatur dengan jelas dalam Perda Provinsi Bali nomor 16 tahun 2011 pasal 33 tentang Rencana Pengembangan Sistem Jaringan Energi. Di sisi Jawa, perizinan JBC pun semua sudah lengkap yaitu dari Kementerian Kehutanan, dan Gubernur Jatim. Sementara di Bali, DPRD dan Pemprov Bali sudah mengeluarkan rekomendasi. Begitu juga dari Balai Taman Nasional. “Yang belum,
dari Kementerian Lingkungan Hidup. Tapi dalam waktu dekat pasti keluar. Tinggal Pemprov Bali untuk penetapan lokasi (penlok) belum terbit karena berkaitan dengan masih adanya penolakan untuk JBC ini,” ujarnya. Menurut General Manager Distribusi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Bali I Nyoman Suwarjoni Astawa, JBC juga mendukung Bali Clean and Green Province. Karena sebelum dibangunnya Energi Baru Terbarukan (EBT), JBC diperlukan. Ia menegaskan PLN bertanggung jawab mencukupi kebutuhan listrik yang ada di Indonesia. Baik ketersediaan pembangkit listriknya, menjamin kecukupannya, keandalannya, dan menjamin semua masyarakat mendapatkan layanan kelistrikan yang sama di seluruh Indonesia. “Dijaga agar harganya terjangkau, jadi tidak semenamena membangun pembangkit listrik yang mahal yang nantinya berimbas ke biaya kepada masyarakat,” ujarnya. Dalam menyediakan kebutuhan listrik, PLN selalu berpedoman pada teori Trilemma Energi. Yaitu tetap berupaya menjaga kecukupan energi, bisnis usaha tetap berjalan namun juga memperhatikan lingkungan. JBC dinilainya salah satu contoh proyek yang mempertimbangkan beragam aspek
itu sehingga Asian Development Bank (ADB) mau mendanai. ADB selama ini sangat konsen terhadap lingkungan. ADB tidak bisa memberikan financing untuk proyek-proyek listrik yang akan merusak lingkungan. JBC merupakan solusi jangka panjang. Dalam waktu 10-15 tahun ke depan, Bali dapat memikirkan solusi pembangkit EBT yang pas untuk dibangun di Bali. Ia menyatakan meskipun JBC sudah disepakati menjadi keniscayaan dalam menyelamatkan kehandalan dan menghindari krisis listrik 2021, namun PLN akan menjalankan tuntunan PHDI terkait bhisama. “Kami menyepakati bahwa level urgensi dari JBC dan antisipasi krisis pasokan listrik Bali ke depan adalah penting dan mesti cepat dilaksanakan. Tentu dengan tuntunan PHDI untuk menjaga kesucian dan nilai luhur yang ada di Bali,” ujarnya. Persoalan menjaga taksu, menurut Wakil Ketua PHDI Bali Pinandita Pasek Suardika, PHDI hanya menginginkan dalam pembangunan penyaluran energi listrik dari Jawa ke Bali harus menjaga kesucian wilayah dan mematuhi Tri Wana. Ia memaparkan zonasi kesucian suatu wilayah yang masuk dalam Tri Wana terdiri dari Maha Wana, Tapa Wana, dan Sri Wana.
Bersambung ke hal. 9 26 Februari - 4 Maret 2018
5
5
OPINI
Pariwisata Budaya atau Komersialisasi Budaya?
U
ntuk menjaga kelangsungan dan eksistensi adat, tradisi, agama dan budaya di Bali, sudah saatnya diupayakan pembaharuan terhadap keberadaan Undang Undang pembentukan propinsi Bali No 64 Tahun 1958, yang seyogyanya menjadi kesepakatan dasar; ketika bergabungnya propinsi Bali ke dalam NKRI. Nantinya dengan UU propinsi yang baru, diharapkan Bali memiliki payung hukum didalam mengelola pemerintahan dan pembangunan, dengan pengaturan dan tata kelola yang berorientasi ataupun sejalan dengan keberadaan adat, tradisi, agama dan budaya di Bali. Seperti halnya pelestarian budaya, pemerintah bersama pemerintah daerah dari sejak dahulu, selalu saja memberikan komitmen untuk melakukan pelestarian adat dan budaya, bahkan diikuti dengan imbauan kepada masyarakat untuk melakukan hal yang sama. Namun yang terjadi jauh dari harapan. Pariwisata budaya yang seharusnya dipahami sebagai kegiatan pariwisata yang berwawasan dan sekaligus memiliki manfaat untuk kepentingan budaya dengan pelestariannya, tapi yang terjadi justru sebaliknya, kegiatan pariwisata berlangsung eksploitatif terhadap budaya, dengan kecenderungan memberikan dampak negatif yakni menurunnya semangat serta kemampuan masyarakat ataupun krama adat untuk melakukan pelestarian, seiring dengan terpuruknya daya saing ekonomi mereka. Fakta ini dengan mudah dapat dilihat, karena semakin hari, krama merasakan semakin berat beban biaya pelestarian yang ada. Sementara peningkatan biaya pelestarian itu sendiri, tidak diikuti dengan meningkatnya pendapatan ataupun kesejahteraan krama adat sebagai agen pelestari di Bali secara proposional. Belum lagi punahnya semangat gotong royong, akibat hilangnya kemandirian krama adat di desanya. Ditambah lagi dengan hadirnya kebijakan saber pungli, yang berpotensi mengabaikan struktur organik pengaturan adat, yang membenarkan dilakukannya
6
Oleh Nyoman Dhamantra
pungutan retribusi hanya kepada krama adat lewat peturunan ataupun sejenisnya, dan melarang keras desa adat melakukan retribusi kepada krama tamiu (urban yang berasal dari luar Bali). Kondisi ini memunculkan kesan ketidak- adilan, karena pariwisata yang dinikmati oleh semua krama yang ada di Bali, tapi biaya pelestariannya hanya dibebankan kepada krama adat. Sementara pemerintah pun masih enggan berbagi fiskal dari penerimaan pajaknya di Bali yang begitu besar. Idealnya penerimaan pajak itu diutamakan untuk menanggulangi biaya pelestarian yang setiap tahunnya tidak kurang dari Rp 3 Triliun untuk sekitar 1.488 desa adat. Pada akhirnya, semua ini membuat upaya atau kegiatan pelestarian dipahami sebagai sesuatu yang akan menambah beban krama adat, yang notabene jika meminjam istilah Bung Karno, didominasi oleh kaum marhaen seperti petani, buruh dan nelayan, Begitu juga dampak dari eksploitasi budaya dibidang seni kerajinan, saat ini banyak produksi kerajinan dari luar Bali yang membanjiri pasar kerajinan di Bali, dan membuat banyak pengerajin terpaksa gulung tikar dan harus beralih profesi, karena tidak adanya ketentuan investasi yang mewajibkan bagi investasi pariwisata seperti hotel, villa ataupun resort menggunakan produk lokal. Sehingga apapun kerajinan yang dibutuhkan, dapat di “import” dari luar Bali secara bebas. Demikian juga yang paling ironis,adalah gagalnya dunia pariwisata mengapresiasi seni kerawitan seperti seni tari dan seni tabuh yang ada di Bali. Itu dibuktikan dengan sangat rendahnya nilai tukar seniman tari maupun tabuh tradisional, dibanding dengan apresiasi yang diberikan kepada seni yang berasal dari barat. Ini semua membuktikan bahwa sejatinya yang terjadi di Bali, adalah kegiatan pariwisata budaya yang realitanya, dimana budaya ternyata lebih
banyak memberikan pengabdian dan pengorbanan untuk suksesnya kelangsungan pariwisata, dibandingkan dengan manfaat pariwisata untuk kepentingan budaya, rakyat dan alam Bali sendiri. Jika saja situasi itu tidak diwaspadai sejak dini, saya khawatir di Bali terjadi apropriasi budaya. Apropriasi budaya adalah tindakan merampas lalu membentuk produk budaya sedemikian rupa untuk kepentingan ekonomi, hanya demi menguntungan mereka yang dalam posisi kuasa yang dominan. Cara pandang budaya semacam ini tidak berlebihan jika disandingkan dengan penjajahan, memeras mereka yang sesungguhnya mengampu identitas budaya tersebut. Mengapa dibalik gemerlapnya citra periklanan pariwisata di Bali, kemiskinan masih merongrong masyarakatnya? Untuk itulah, di masa depan diharapkan UU Propinsi Bali yang baru, nantinya dapat menjadi pengaturan dan tata kelola Bali, yang membuat pariwisata dan budaya memiliki setidaknya simbiosis yang berimbang, dengan memberikan keberpihakan yang memadai, guna dapat menghentikan proses peminggiran seperti halnya transmigrasi, disamping keseimbangan alam Bali dengan Tri Hita Karana, guna menuju peradaban Bali yang lebih baik. Untuk itu melalui kesempatan yang baik ini, saya memohon dukungan rakyat dan para pemangku kekuasaan yang ada di Bali, untuk bersatu padu, turut serta mendesak pemerintah agar segera memberikan prioritas, demi terwujudnya pembaharuan terhadap UU Pembentukan Propinsi Bali, yang tidak hanya sekedar menjadi UU pembentukan propinsi yang normatif, tapi harus sanggup menjadi ketentuan dasar yang mampu sebagai pijakan, sehingga dapat dilakukan pengaturan serta tata kelola yang sesuai dengan keberadaan adat, tradisi, agama dan budaya di Bali, demi tercapainya keadilan sosial dengan kesejahteraan rakyat. Penulis anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan
26 Februari - 4 Maret 2018
6
BALI SEPEKAN
Rastra Belum Didistribusikan ke Desa
MBP/kmb
Gunung Agung Kembali Erupsi KECERIAAN warga lereng Gunung Agung menyambut status Siaga Gunung Agung seketika sirna ketika Selasa (13/2) erupsi kembali terjadi. Menariknya, meski letusan terpantau jelas dari hampir semua daerah di Karangasem, namun tak sampai menimbulkan kepanikan. Warga yang baru pulang dari pengungsian tetap bertahan di kampung masing-masing. Sementara itu, warga yang berada jauh dari kaki gunung menanggapi erupsi dengan nada keheranan. ‘’Kok bisa status Siaga meletus. Ini sama dengan kejadian November 2017. Tanggal 29 Oktober turun ke Siaga, 21 November terjadi erupsi,’’ ungkap I Ketut Wijaya Mataram (43), warga Rendang yang saat erupsi sedang berada di kota Amlapura. Erupsi terjadi pukul 11.49 Wita. Pos Pengamatan Gunung Agung di Banjar
Langsat, Desa/Kecamatan Rendang, Karangasem melaporkan asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang. Kolom abu mencapai ketinggian 1.500 meter mengarah ke timur laut. Erupsi berlangsung sesaat yaitu 140 detik, tidak terjadi erupsi susulan. Berselang sekitar satu jam setelah erupsi, terjadi hujan abu di wilayah Kecamatan Kubu. Salah satu daerah yang terpapar material vulkanik yaitu Banjar Pandan Sari, Desa Dukuh namun intensitasnya tipis. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, semburan abu vulkanik tidak memberi dampak serius. Aktivitas masyarakat di wilayah terdampak masih normal. l Suastrawan
DINAS Sosial sampai saat ini belum bisa mendistribusikan beras sejahtera (rastra) ke desa-desa. Perbedaan jatah rastra dengan usulan yang diajukan pemkab ke Kementerian Sosial, menjadi pemicunya. Rencananya, sebelum rastra disalurkan, Dinas Sosial terlebih dulu melaksanakan sosialisasi ke desa-desa untuk memberikan penjelasan terkait ketidaksesuaian usulan dan jatah dari pusat. Kepala Bidang Linjamsos Dinas Sosial Kabupaten Bangli, I Made Wista Asta, Selasa (13/2) mengatakan, tahun ini Bangli hanya mendapatkan jatah rastra untuk 6.963 KK. Padahal, jumlah yang diajukan ke pusat 8.955 KK. Atas kondisi ini, pihaknya rencananya melaksanakan sosialisasi ke desa-desa atau ke kecamatan untuk menyampaikan ke warga terkait ketimpangan bantuan yang diberikan dengan yang diajukan ke pusat sebelum rastra ini dibagikan kepada penerima. ‘’Jika kita tidak laksanakan sosialisasi lebih dulu ke desa-desa untuk menjelaskan secara detail persoalan ini, nantinya bisa menimbulkan persoalan di masyarakat. Karena warga jelas akan menuntut kenapa sebelumnya mendapatkan bantuan, tapi sekarang tidak. Inilah yang harus diantisipasi dengan sosialisasi,’’ ungkap Wista. l Ekaprananda
Terjadi Penyempitan DAS di Desa Panji BANJIR bandang yang menerjang Dusun Babakan, Desa Panji, Kecamatan Sukasada Jumat (26/1) lalu, mengakibatkan sejumlah rumah di pinggir sungai (tukad) rusak parah. Selain itu, pinggir jalan kabupaten di dusun ini juga tergerus hingga menganggu arus kendaran dari dua arah. Pascabencana itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng melakukan asesmen. Hasilnya, sepanjang sungai di dusun ini mengalami penyempitan yang diduga akibat kesalahan pembangunan.
Demikian diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur yang dihubungi Selasa (13/2). Lebih jauh, pejabat asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini mengatakan, setelah asesmen, kerusakan DAS di Dusun Babakan itu perlu dilakukan upaya yang sifatnya jangka pendek dan jangka panjang. Untuk jangka pendek, BPBD bersama perangat desa, warga, dan komponen lain perlu melakukan gotong royong. Aksi ini dilakukan dengan membuat tanggul sementara untuk melindungi sisa
bangunan rumah warga yang tergerus banjir. Badan jalan yang tergerus pun akan dipasangi tanggul dari pasir yang dimasukkan dalam karung plastik, sehingga mencegah aliran air ketika hujan yang bisa saja memicu terjadi longsor susulan yang memperparah kerusakan infrastruktur jalan itu sendiri. Selain itu, tanah di pinggir jalan itu akan dipasangi terpal, untuk mencegah terkikisnya tanah akibat hujan, sehingga tidak memperparah kerusakan yang terjadi. l Mudiarta 26 Februari - 4 Maret 2018
7
7
L A P O R A N U TA M A
Giriasa di Mata Wakil Rakyat
Sosok Pemersatu Menuju Badung Hebat
D
alam menjalankan roda kepemerintahan, Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, S.Sos., dan Wakil Bupati Badung, Drs. Ketut Suiasa, S.H., tidak mau berjalan sendiri-sendiri. Putra kebanggaan masyarakat Badung ini mampu merangkul semua elemen, yakni seniman, Organisasi Masyarakat (Ormas), partai politik, pemuka agama, dan elemen lainnya dalam satu wadah NKRI menuju Badung hebat. Harmonisasi yang telah tercipta, diakui Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata, bersama Wakil Ketua I DPRD Badung I Nyoman Kariana dan Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Sunarta. Pimpinan dewan menilai selama dua tahun kepemimpinan Giriasa, semua unsur mau bahu-membahu membangun Badung, melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB), sehingga tagline membangun Badung hebat dapat terwujud. “Kami akan terus bersinergi dengan pihak eksekutif demi kemajuan di Kabupaten Badung. Maka dari itu masukan dari mahasiswa, masyarakat, maupun tokoh-tokoh masyarakat selalu akan kita terima dan kita carikan solusinya samasama,” ucapnya. Tak hanya itu, kepemimpinan Giriasa juga sangat efektif dalam memenuhi
8
kebutuhan dasar masyarakat. Kebutuhan dasar yang dimaksud seperti pendidikan, kesehatan, tenaga kerja, pariwisata, serta adat dan budaya. “Kami merasa pemerintahan Giriasa sangat konkrit dan jelas untuk kepentingan masyarakat Badung. Ini akan terus kita dorong sesuai kemampuan keuangan daerah untuk percepatan. Ekonominya naik ginirasionya turun. Jadi ketimpangannya kecil. Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Badung stabil,” ungkapnya. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung ini mengatakan, selama pemerintahan Giriasa kebutuhan dasar, wajib, dan pilihan masyarakat sudah terpenuhi. Termasuk pelayanan umum kepada masyarakat berjalan dengan baik. “Koordinasi pemerintah juga berjalan dengan baik baik di kabupaten, kecamatan maupun koordinasi dengan aparat desa. Jadi kami bersama-sama bupati sudah menjalankan pemerintahan dengan bagus dan konkrit,” ujarnya. Pihaknya pun di DPRD Badung sudah menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi dalam mengambil kebijakan dan fungsi anggaran, fungsi pengawasan serta membuat peraturan daerah. Dewan lanjutnya, sangat concern terhadap apa yang telah dituangkan dalam RPJMD RPJP Semesta Berencana.
“Kami tidak bisa lepas dari itu, kami fokus dalam hal tersebut yang telah dijabarkan tiap tahun untuk mempercepat tata kelola dan pelayanan kepada masyarakat,” jelas politisi asal Dalung ini. Kebijakan yang bersifat wajib maupun dasar dan pilihan, lanjut Parwata, akan terus didorong. Terutama mengenai sumber pendapatan. Menurutnya, semua program pemerintah akan berjalan dengan bagus jika ditunjang dengan ekonomi yang semakin tumbuh. Dewan juga akan mendorong Perda tentang parkir dalam gedung yang selama ini belum tergarap secara optimal. Parkir yang akan dioptimalkan yakni parkir di pinggir jalan, parkir bandara, parkir mall serta parkir rumah sakit yang menurutnya memiliki potensi yang sangat besar sekali. “Hotel-hotel juga akan dilakukan pendataan terhadap pembayaran pajaknya. Kita sisir dari bintang 2 termasuk restoran dan Villa bodong. Jangan sampai ada villa bodong yang bayar pajak tapi tidak masuk ke kas daerah,” ungkapnya. Kemudian lanjutnya, akan didorong pembentukan Perda petani. “Langkah apa yang harus diambil agar bisa mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi petani. Itu sedang kita garap juga,” katanya. l adv
26 Februari - 4 Maret 2018
8
MBP/ist
Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, S.Sos., didampingi Wakil Bupati, Drs. Ketut Suiasa, S.H., berjabat tangan dengan Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, disaksikan Wakil Ketua I, I Nyoman Kariana dan Wakil Ketua II, I Made Sunarta usai sidang paripurna.
Dari hal.5 Maha Wana sama sekali tidak boleh ada bangunan, selain kahyangan. Pada area Tapa Wana, merupakan tempat pemukiman yang beragama Hindu termasuk pura. Di area Sri Wana berkembang menjadi pemukiman secara umum, termasuk hotel dan sebagainya. Zonasi kesucian pura berdasarkan ukuran apenimpug, apeneleng alit dan apeneleng agung. “Kami komitmen menjaga itu,” ujarnya. Bisama terkait kesucian pura Dang Kahyangan adalah apeneleng alit dengan jarak 2.000-2.500 meter. “Kalau itu digeser, kami bukan kapasitas memberikan keputusan. Keputusan nantinya berdasarkan paruman PHDI,” ujarnya. Berdasarkan sejarah, Bali dan Jawa dulunya merupakan wilayah yang menjadi satu kesatuan. Sejak Mpu Sidi Mantra menorehkan tongkatnya sehingga Bali dan Jawa berpisah, maka sejak saat itu Bali berada di dalam wilayah Jeroan dan Jawa merupakan wilayah Jaba. Sehingga dengan adanya JBC menggunakan kabel udara, ia menilai ada upaya penyatuan Jawa dan Bali. Memang, dengan Jabali Crossing tidak dilakukan reklamasi menghubungkan Jawa dan Bali. “Tapi dengan penyatuan berupa kabel walaupun itu ditinggikan atau digeser itu sudah penyatuan. Kalau
ada solusi yang lain, itu dibicarakan di paruman,” ungkapnya. Bali memang membutuhkan listrik. Namun upaya dalam memenuhi kebutuhan itu juga tidak boleh terlepas dari upaya menjaga kesucian Bali. Upaya menjaga kesucian ini dengan sastratah (berdasarkan sastra), lokatah (wilayah), dan suatah (pengetahuan sendiri). “Di pengetahuan sendiri ini kita kembangkan termasuk Desa, Kala, Patra dan Tattwa didasarkan atas Tri Semaya,” imbuhnya. Ia pun mengutarakan PHDI akan segera melaksanakan Pesamuhan Agung membahas soal JBC dan solusi terbaik sesuai dengan Bhisamanya. “Kami berharap PLN dan semua dari kita sama-sama menjaga taksu di Pulau Dewata ini. Kami akan membahas masalah ini dalam Pesamuhan Agung tidak lama lagi,” papar Pasek. Cadangan Listrik Akademisi Teknik Elektro Universitas Udayana (Unud) Prof. IA Giri Antari mengatakan kebutuhan cadangan listrik bagi Bali merupakan keharusan. Karena ketika dilakukan pemeliharaan jaringan, ada cadangan listrik yang bisa digunakan. Sehingga tidak terjadi pemadaman. JBC, dinilainya, sangat dibutuhkan untuk kestabilan sistem kelistrikan di Bali dan kemandirian secara energi. “Kalau kita mau mandiri bukan berarti semua harus
dibangun di Bali,” ujarya. Sepakat dengan pandangan Giri Antari, Electrical Power Research Group Institut Teknologi Bandung Dr. Ir. Pekik Argo Dahono mengatakan, JBC merupakan suatu keharusan. Karena bisa dijadikan cadangan saat pembangkit yang ada rusak atau mengalami perbaikan. Bahkan untuk mewujudkan Bali Clean and Green, satu-satunya cara dengan menyambung dari Jawa. Menurutnya, biasanya alasan utama penolakan transmisi melalui kabel udara adalah harga tanah tidak bisa naik, membuat rumah tidak bisa tinggi, dan tanah di bawah jaringan transmisi tidak bisa dijadikan tempat tinggal. Namun dari segi kesehatan menurutnya tidak ada masalah. Transmisi yang paling bagus memang di bawah tanah. Namun investasinya besar bahkan 10 kali lipat dibandingkan melalui udara. Terkait kebutuhan listrik ini, perwakilan Bappeda Bali, Wiratni, mengatakan konsumsi di Bali di atas rata-rata nasional. Sehingga, Bali sangat membutuhkan energi listrik yang sesuai dengan visi Pemprov Bali menuju Bali Clean and Green. Ia menginginkan Bali tetap bertaksu namun juga ada solusi terkait pembangunan JBC. Ia berharap PHDI cepat merespon agar proyek tersebut cepat diselesaikan karena semua aktivitas ditunjang oleh listrik. l Citta Maya 26 Februari - 4 Maret 2018
9
9
L A P O R A N U TA M A
Dua Tahun Kepemimpinan Giriasa
Mampu Wujudkan Badung Berdaulat
M
enjadi seorang pemimpin bukan perkara mudah. Banyak rintangan dan masalah yang harus dipikirkan dan diselesaikan dengan baik. Namun, stigma ini tidak berlaku bagi pasangan I Nyoman Giri Prasta, S.Sos., dan Drs. Ketut Suiasa, S.H. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Badung yang dilantik 17 Februari 2016 ini mampu mewujudkan masyarakat Badung yang berdaulat sesuai dengan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Masyarakat di Gumi Keris telah menikmati lima bidang prioritas, selama dua tahun kepemimpinan paket Giriasa. Seperti, bidang sandang, pangan dan papan; Kesehatan dan Pendidikan; Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan; Seni, Adat, Agama dan Budaya; dan Pariwisata. Giriasa juga ingin mewujudkan masyarakat Badung yang berdaulat dalam bidang politik, berdikari
10
dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam bidang budaya, sesuai ajaran Tri Sakti Bung Karno. Bidang sandang, pangan dan papan, kepemimpinan Giriasa telah melahirkan terobosan mewujudkan lahan pertanian abadi, menggratiskan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2). Juga melaksanakan program dengan melakukan peningkatan rumah sehat (bedah rumah). Tahun 2017 telah dibangun rumah sehat untuk rumah tangga sasaran (RTS) se kabupaten Badung. Peningkatan rumah sehat terbagi menjadi tiga jenis, rehab total sebanyak 841 RTS dengan bantuan dana Rp 55 juta, peningkatan kualitas rehab sedang sebanyak 794 RTS dengan bantuan dana Rp 30 juta dan peningkatan kualitas rehab ringan sebanyak 1.190 RTS dengan bantuan dana Rp 15 juta. Bangunan rumah sehat terdiri dari, 2 kamar tidur, 1 ruang tamu dan 1 kamar mandi/toilet.
“Dengan program-program yang telah kami luncurkan, diharapkan masyarakat Bali, khususnya Badung bisa sejahtera dan bahagia,� ujarnya. Bidang kesehatan dan pendidikan. Diluncurkan sejumlah program. Di antaranya biaya sekolah gratis tingkat SD dan SMP, pemberian laptop gratis kepada siswa SD kelas V dan VI, pemberian seragam gratis untuk siswa baru tahun ajaran 2017/2018. Bahkan Bupati Giri Prasta sedang mengkaji memberikan beasiswa kepada siswa berpretasi untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Dengan pendidikan gratis tersebut, tidak ada pungungutan sepeserpun yang dibebankan kepada siswa/orang tua siswa. Sementara itu, bidang kesehatan, pemerintah telah meluncurkan program Tri Kona yaitu lahir, hidup, mati ditanggung pemerintah, lahir juga langsung-
26 Februari - 4 Maret 2018
10
MBP/ist
Gubernur Bali Made Mangku Pastika menetapkan pasangan I Nyoman Giri Prasta, S.Sos., dan Drs. Ketut Suiasa, S.H., sebagai Bupati dan Wakil Bupati Badung periode 2016-2021.
mendapatkan akte kelahiran gratis. Biaya kesehatan telah ditanggung penuh melalui program Krama Badung Sehat (KBS). Selain itu, 62 unit ambulance telah diluncurkan yang disebar di desa dan kelurahan se-Badung. Untuk bidang sosial dan ketenagakerjaan, pemerintah juga memberikan santunan kematian sebesar Rp 10 juta, yang diterima langsung oleh ahli waris. Selain itu juga ada santunan penunggu pasien maksimal Rp 5 juta. Dan tak kalah pentingnya, menjembatani sertifikasi kompetensi kepada tenaga kerja sektor pariwisata. Sementara, di bidang bidang adat, agama, dan budaya, pemerintah telah memberikan 122 mobil pecalang untuk 122 desa adat se-Badung. penyaluran hibah hingga lebih dari Rp 500 miliar untuk pem-
bangunan, pura, balebanjar, tempat ibadah seperti gereja dan masjid serta memberikan bantuan berupa gamelan gong-balagajanjur, memberikan dana motivasi untuk seka trna dalam pembuatan ogoh-ogoh sebesar Rp 15 juta kepada masing-masing seka taruna (ST) se Badung, dimana ogoh-ogoh tersebut akan dilombakan dengan hadiah Rp 15 juta untuk juara I, juara II Rp 12 juta dan juara II Rp 10 juta. Kemudian untuk juara harapan satu hingga tiga masing-masing Rp 5 juta. Adapun bidang pariwisata, bupati menyisihkan pendapatannya untuk enam kabupaten. Penyisihan dana Pajak Hotel dan Restoran (PHR) diberikan kepada Kabupaten Bangli, Karangasem, Klungkung, Tabanan, Jembarana, dan Buleleng. Penyisihan PHR ini nilainya cukup fantastis, di APBD Induk 2017 senilai Rp 342 miliar. Dana tersebut di-
berikan merata sebesar Rp 50 miliar dan sisanya diberikan secara proporsional. Dan di APBD Perubahan tahun 2017 ditambah lagi Rp 17 miliar, sehingga total keseluruhan kue manis pariwisata yang dibagikan ke enam kabupaten mencapai Rp 359 miliar. Program yang telah diluncurkan seperti bantuan hibah untuk pembangunan tempat ibadah, pembangunan infrastruktur, juga untuk meningkatkan pariwisata Bali di Badung. Untuk tetap menggenjot kunjungan pariwisata, promosi parwisata juga gencar dilakukan. “Coca-cola, masih terus dipromosikan, padahal dari kecil hingga besar anak-anak sudah tahu produk tersebut. Jadi untuk lebih dikenal, parwisata Bali harus terus dipromosikan,� kata Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. l adv 26 Februari - 4 Maret 2018
11
AKTIVITAS
MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Berbagai kegiatan menyambut HUT ke-230 Kota Denpasar yang jatuh pada 27 Februari 2018 mendatang, tidak saja datang dari kalangan masyarakat umum, siswa hingga pemerintah, namun terlihat menjadi kebersamaan dalam kemeriahan tahun ini. Kalangan kelompok nelayan juga ikut memeriahkan kegiatan lewat Susur Mangrove melibatkan para siswa, kalangan perguruan tinggi/ universitas dan masyarakat umum di kawasan Estuari Dam, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Minggu (11/2). Kibasan bendera start oleh Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra sebagai tanda dimulainya aksi pungut sampah plastik menyusuri hutan mangrove yang berada di kawasan estuari dam tersebut.
MBP/ist
BUPATI GIANYAR - Sebanyak 443 atlet pencak silat dari kalangan pelajar mengikuti Bupati Cup II Bakti Negara Kabupaten Gianyar 2018. Kejuaraan yang digelar di GOR Kebo Iwa, Selasa (13/2) kemarin dibuka oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Wayan Suardana mewakili Bupati Gianyar. Ketua Panitia I Putu Sudartha menjelaskan, para atlet pencak silat Bakti Negara yang bertanding sebanyak 114 atlet dari tingkat SD, 213 atlet dari tingkat SMP, 116 atlet dari tingkat SMA. Para atlet yang nantinya mendapatkan juara 1 dan 2 di kelasnya akan langsung mewakili sekolahnya dalam ajang Porsenijar Kabupaten Gianyar 2018.
MBP/ist
MBP/ist
WABUP GIANYAR - Pemkab Gianyar kembali menggelontorkan bantuan truk kebersihan. Kali ini bantuan diberikan kepada Desa Celuk, Sukawati. Bantuan diserahkan Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra dan diterima Kepala Desa Celuk I Wayan Mudiana, Minggu (11/2). Selanjutnya, truk kebersihan tersebut akan dikelola oleh Desa Celuk dan diuji coba selama dua tahun sebelum dihibahkan. Wabup Mahayastra mengatakan, program pemberian truk kebersihan yang dicanangkan Pemkab Gianyar merupakan upaya untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
12
26 Februari - 4 Maret 2018
WALI KOTA DENPASAR - Pelaksanaan pelayanan kegawatdaruratan kepada masyarakat Kota Denpasar yang telah mencakup pelayanan cepat lewat call centre 112 atau lewat nomor telepon (0361) 223333, meliputi kebakaran, kebencanaan, kecelakaan hingga ular masuk rumah. Tak sebatas pada pelayanan tersebut, kini Pemkot Denpasar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Denpasar meluncurkan pelayanan antar jemput jenazah gratis yang disingkat dengan Pantastis. Program ini diresmikan Dirjen Dukcapil Kemendagri RI Zudan Arif Fakrulloh bersama Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, dalam kesempatan peresmian Mal Pelayanan Publik, Senin (12/2).
26 Februari - 4 Maret 2018
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
PEMKAB KLUNGKUNG - Program padat karya kembali digulirkan Pemkab Klungkung di Dusun Pemenang, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Jumat (9/2). Di samping sebagai upaya percepatan pembangunan, keterlibatan masyarakat banyak ini juga sangat strategis untuk pengentasan kemiskinan dan pengangguran. “Proyek padat karya ini salah satu langkah strategis untuk memberdayakan masyarakat, terutama yang pengangguran dengan mempekerjakan yang bersangkutan dan dibayar dengan upah yang layak,� ungkap Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta usai peletakan batu pertama. Proyek padat karya itu berupa pembangunan badan jalan sepanjang 300 meter dengan lebar lima meter dengan melibatkan ratusan masyarakat lokal.
KMHDI BADUNG - Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Kabupaten Badung bertemu Ketua DPRD Badung Putu Parwata di Gedung DPRD Badung, Selasa (13/2). Dalam pertemuan tersebut, KMHDI Badung di bawah pimpinan I Gusti Lanang Putu Astawa memberikan banyak saran dan masukan terkait pembangunan di Gumi Keris ke depannya. Organisasi kemahasiswaan ini juga mengajak semua komponen masyarakat dan pemerintah termasuk wakil rakyat di parlemen Badung bersama-sama melawan maraknya berita hoax. Usai pertemuan, Parwata menjelaskan, cukup banyak aspirasi dan saran-saran yang disampaikan KMHDI untuk kemajuan Badung. Di antaranya adalah bagaimana pemerintah sigap menangani masalah bencana, sebab Badung termasuk daerah rawan bencana.
MBP/ist
BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta melantik dan mengukuhkan pengurus Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kecamatan Abiansemal dan pengurus MGPSSR desa se-Kecamatan Abiansemal masa bakti tahun 2018-2023 di Wantilan Pura Pasek Gelgel, Banjar Piakan, Desa Sibang Kaja, Jumat (9/2). Acara pelantikan dihadiri para sulinggih, anggota DPRD Badung I Nyoman Wiradana, Ketua MGPSSR Provinsi Bali Wisnu Bawa Temaja, Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Sekcam Abiansemal, Perbekel dan Bendesa Adat Sibang Kaja. Bupati Giri Prasta yang juga Ketua Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kabupaten Badung menyampaikan, apresiasi atas terselenggaranya pelantikan pengurus Kecamatan dan Desa MGPSSR se-Kecamatan Abiansemal. Diharapkan melalui pelantikan ini dapat meningkatkan pasemetonan Pasek di Kecamatan Abiansemal maupun di Kabupaten Badung.
14
26 Februari - 4 Maret 2018
MBP/ist
DPRD KARANGASEM - Sidang paripurna DPRD Karangasem, Jumat (9/2), sepakat mengesahkan dua ranperda untuk ditetapkan menjadi perda. Kedua perda tersebut yakni Perda PDAM dan Perda Pengelolaan Limbah Cair Domestik. Perda PDAM merupakan revisi dari perda sebelumnya, bertujuan untuk menjawab perkembangan di bidang penyaluran air bersih kepada masyarakat. Selain itu, revisi juga menyesuaikan dengan perkembangan peraturan perundangundangan. Urgensinya adalah dalam hal peningkatan kinerja dan pelayanan air minum bagi masyarakat. Revisi ataupun penyempuraan Perda PDAM untuk memantapkan kinerja direksi, mencegah timbulnya praktik kolusi dan nepotisme serta kemudahan untuk program investasi.
MBP/ist
BUPATI KLUNGKUNG - Seluruh pejabat eselon II sampai IV mengikuti rapat staf lengkap terkait capaian pembangunan Kabupaten Klungkung yang didukung laporan keuangan, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Pelayanan Publik 2017, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Kamis (8/2). Pada kesempatan itu, Bupati I Nyoman Suwirta menggembleng untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang dinilai belum berjalan maksimal. Didampingi Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, Bupati Suwirta mengungkapkan melalui rapat tersebut, seluruh pegawai di lingkungan pemkab bisa mengetahui capaian pembangunan dan prestasi yang diraih Kabupaten Klungkung.
MBP/ist
PEMKAB KLUNGKUNG - Penanganan sampah yang kini masih menjadi persoalan lingkungan terus digenjot Pemkab Klungkung. Program Tempat Pengolahan Sampah Setempat (TOSS) menjadi salah satu pisau bedah. Selain menciptakan lingkungan yang bersih, program inovatif tersebut juga menjadi peluang bisnis dan sumber ekonomi alternatif. Demikian disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat sosialisasi di Balai Banjar Desa Tohpati, Kecamatan Banjarangkan, Rabu (7/2). Sejak di-launching 12 Desember 2017, program hasil kerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN Jakarta ini sudah diterapkan 6 desa, yakni Takmung, Tangkas, Gelgel, Gunaksa, Dawan Klod dan Dawan Kaler.
MBP/ist
BUPATI KLUNGKUNG - Penerapan program Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) terus disosialisasikan Pemkab Klungkung ke desa-desa. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk mempercepat penanganan sampah yang kini masih menjadi persoalan pelik. Di tengah hal tersebut, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta meminta program yang bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN, Jakarta ini harus benar-benar mendatangkan bukti. Demikian ditegaskan saat peresmian TOSS di Desa Dawan Klod, Kecamatan Dawan, Minggu (11/2). Bupati asal Nusa Ceningan, Nusa Penida ini menyatakan sejak di-launching Desember 2017, sudah ada beberapa Desa yang menerapkan Program TOSS.
MBP/ist
BUPATI JEMBRANA - Pelantikan pengurus IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Jembrana dilaksanakan, Sabtu (10/2), di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno. Pelantikan dilakukan Ketua IDI Wilayah Bali dr. I Gede Putra Suteja dan disaksikan Bupati Jembrana I Putu Artha, Kepala Dinas Kesehatan Jembrana dr. Putu Suasta, Direktur RSUD Negara dr. Made Dwipayana, pengurus IDI Kabupaten/Kota se-Bali dan anggota IDI Jembrana. Pelantikan pengurus tersebut berdasarkan SK IDI No. 01411/PB/A.4/08/2017, dan mengangkat dr. I Wayan Sujana sebagai ketua IDI yang baru periode 2017 – 2020 menggantikan dr. I Nyoman Susila yang sudah menjadi Ketua IDI periode 2014 – 2017. 26 Februari - 4 Maret 2018
15
POLITIK
Ida Rsi Wisesanatha
Agung Sujana
Dr. Anak Agung Suryawan Wiranatha
7 JUNI 2018, krama Bali memilih pemimpin. Dalam proses pemilihan pemimpin tersebut masyarakat diharapkan semakin cerdas. Pasangan calon pemimpin, partai pendukung dan tim sukses diharapkan mampu memberikan pendidikan politik yang baik. Rohaniwan Ida Rsi Acharya Waisnawa Agni Budha Wisesanatha mengatakan, pemimpin Bali harus sadar dengan keBali-annya. Sikap moral yang satya dan jujur serta bhakti pada leluhur merupakan pedoman dasar bersikap sebagai pemimpin. Kalau tidak jujur dan satya, maka pemimpin itu tak berguna. Dikatakannya, Bali Dwipa dengan aksaranya sebagai parahyangan jagat, hendaknya membuat para pemimpin tahu diri, sadar diri dan sadar peran. Ini adalah kesempatan sebagai ajang pembuktian, seberapa bobot moral dan kapasitasnya sebagai pemimpin untuk mengkoordinasikan dan mengawasi pembangunan di Bali. ‘’Ke depan siapapun yang terpilih, harus didukung bersama sehingga bisa membangun Bali yang sudah banyak tertinggal dari daerah lain,’’ ujar Ida Rsi (walaka Ir. Made Suryawan, M.M., CHA). Dosen Unud Ir. Agung Suryawan Wiranatha, Ph.D. menyampaikan ajang pilkada
hendaknya jangan sampai mengganggu kekompakan atau rasa kebersamaan masyarakat. Jangan sampai kekompakan terganggu karena beda pilihan. Karena itu ia berharap paslon dan para pendukung kedua paslon tetap melaksanakan cara-cara bijak dan etis dalam mendulang suara. Tidak ada pemaksaan dan iming-iming yang sifatnya pragmatis, karena itu tidak mendidik masyarakat dalam berdemokrasi yang baik dan benar. Tentu masyarakat sudah cerdas tentukan pilihan. Karena itu gunakan cara-cara cerdas untuk meyakinkan masyarakat melalui visi dan misi dan rencana program yang jadi unggulan. Bukan sebaliknya, membodohi dengan program di awang-awang. Masyarakat mesti tetap menggunakan hati nurani atau cerdas menentukan pilihan terhadap calon pemimpin yang diperkirakan atau diyakini akan mampu membawa Bali lebih baik ke depan. ‘’Tantangan Bali makin besar. Perlu ada strategi yang visioner. Pariwisata mesti dijaga keberlangsungannya karena merupakan sektor penting dalam memajukan perekonomian,’’ ujarnya. Sementara praktisi pariwisata AA Sujana mengatakan, pesta demokrasi ini merupakan kesempatan bagi krama Bali untuk
memilih pemimpin yang dapat menjaga nilai-nilai luhur Bali. Pemimpin ke depan harus mampu menjaga nilai luhur warisan tersebut. ‘’Pimpinan daerah yang terpilih harus bisa mengajak masyarakat menjaga keajegan adat Bali sebagai warisan budaya di dunia ini. Keajegan desa adat di Bali amat perlu dijaga dan diupayakan,’’ ujarnya. l Subrata
2
16
Pemimpin Jangan Membodohi Rakyat
Ajang pilkada hendaknya jangan sampai mengganggu kekompakan atau rasa kebersamaan masyarakat. Jangan sampai kekompakan terganggu karena beda pilihan. Karena itu ia berharap paslon dan para pendukung kedua paslon tetap melaksanakan cara-cara bijak dan etis dalam mendulang suara.
26 Februari - 4 Maret 2018
16
MBP/edi
Menkopolhukam Wiranto (kiri) bersama Jaksa Agung Muhhammad Prasetyo di sela pembukaan diskusi tentang peradilan.
Wiranto
Penegakan Hukum Profesional KEJAKSAAN sebagai lembaga pemerintahan, harus mandiri dan lebih independen, sehingga jauh dari campur tangan pihak manapun. Untuk itu, dalam rangka Penguatan atas Kedudukan dan fungsi Kejaksaan, Rabu (14/2) dilaksanakan diskusi tematik “Mewujudkan Kemandirian Peradilan dalam Pembangunan Nasional untuk Meningkatkan Terlaksananya Penanganan Perkara yang Berkualitas”. Bertempat di Grand Aston Tanjung Benoa, diskusi ini dihadiri oleh Menkopolhukam, Jaksa Agung dan Kepala Ombudsman RI serta diikuti oleh seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi se-Indonesia dan Para Rektor Perguruan Tinggi Negeri se Indonesia. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto saat ditemui usai pembukaan mengatakan, diskusi ini sangat penting untuk kehidupan hukum di Indonesia. Karena, seperti diketahui, Indonesia merupakan negara demokrasi dan hukum. Kata Wiranto, penegakan hukum di Indonesia harus lebih profesional, lebih mandiri, dan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan dengan kualitas unggul. Sehingga
rasa keadilan dapat tercipta. Dikatakan Wiranto, bila berbicara persaingan global, yang diperlukan adalah pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat. Pertumbuham ekonomi bisa dikatakan berhasil apabila memiliki kondisi yang stabil. Kondisi stabil bisa tercipta apabila penegakan hukum itu kuat. Oleh karena itu, diskusi ini bertujuan untuk merekonstruksi kembali bagaimana penegakan hukum yang berkualitas. “Dari situ nanti diharapkan ada masukan-masukan, yang nantinya akan dibahas pada tingkat DPR dan pemerintah,” ujarnya. Saat ini pihaknya mengaku belum membicarakan soal amandemen. Namun, yang dibicarakan baru sebatas dalam pemikiran yang konstruktif. Mengenai bagaimana penegakan hukum itu ada satu peningkatan dari sisi profesionalitas dan kemandirian. “Kita tidak mengubah satu sistem. Tetapi kita meningkatkan profesinalitas. Sistem itu ketentuannya UU dan melalui kaidah-kaidah serta prosesnya panjang,” pungkasnya. Ditambahkan Wiranto, saat ini Indonesia sedang menghadapi pilkada serentak. Kemudian setelah itu akan ada pileg dan pilpres. Itu artinya, saat ini sedang
menghadapi tahun politik. Jika penegakan hukum pada tahun politik lemah, tentu hal itu akan mengganggu stabilitas keamanan. “Oleh karenanya, kita akan masuk ke ranah itu,” ucapnya. Sementara, Jaksa Agung Muhhammad Prasetyo pada kesempatan tersebut menambahkan, poin penting yang di sampaikan Menkopolhukam, untuk mewujudkan keadilan dan penegakan hukum yang baik, itu hukum harus di jaga. Sehingga, nantinya proses hukum akan berkualitas . Dalam diskusi ini, dibahas tentang upaya penguatan kedudukan dan posisi kejaksaan dalam konstitusi, yang selama ini belum dinyatakan secara eksplisit. Selama ini, Kejaksaan tidak tahu ditempatkan dimana, itu belum jelas. Kita inginkan tentunya bagaimanapun penegakan hukum oleh kejaksaan akan lebih bisa memenuhi harapan masyarakat dalam memperoleh keadilan. Untuk mewujudkan keadilan, hukum harus dijaga dan dirawat. “Apa yang dilakukan saat ini merupakan upaya untuk merawat hukum. Ketika praktisi dan akademisi ketemu maka diharapkan menghasilkan yang baik,” harapnya. l Yudi Karnaedi 26 Februari - 4 Maret 2018
17
17
KIPRAH Ketua Umum Paiketan Krama Bali A.A. Putu Agung Suryawan dalam kegiatan Dharma Tula Yowana Bali 2018, belum lama ini. Paiketan ini juga menggagas Lomba “Arjuna Digital 2018” dengan hadiah total Rp 100 juta.
Paiketan Krama Bali Gelar Lomba ”Arjuna Digital 2018”
P
aiketan Krama Bali akan menggelar lomba tingkat nasional bertajuk “Arjuna Digital 2018”. Lomba video dengan materi siar agama Hindu ini utamanya ditujukan untuk anak muda. Mulai dari tingkat SMP, SMA, hingga mahasiswa dan pemuda. Hadiah yang diperebutkan pun terbilang fantastis, dengan total Rp 100 juta. “Kita ingin mereka membuat implementasi dari karma yoga itu dalam bentuk video kehidupan sehari-hari mereka. Tentunya yang menjadi acuan adalah pelajaran Agama Hindu, apakah itu bersumber dari Bhagawad Gita misalnya Arjuna Wiwaha,” ujar Ketua Umum Paiketan Krama Bali Dr. A.A. Suryawan Wiranatha di sela-sela rapat teknis penyelenggaraan lomba di Warung 63 Jl. Veteran, Denpasar, belum lama ini. Menurut Agung Suryawan, Arjuna Wiwaha relatif mudah dipahami oleh para generasi muda untuk dicarikan contohnya dalam kehidupan sehari-
18
26 Februari - 4 Maret 2018
hari. Lomba ini sendiri bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anak muda seusianya terkait Agama Hindu, khususnya karma yoga. “Kita akan cari juara dari tiga kategori, SMP, SMA, serta mahasiswa dan pemuda. Kita siapkan hadiah total sebesar Rp 100 juta sebagai pemacu. Insentif buat mereka supaya semangat untuk lebih mempelajari Agama Hindu dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” paparnya dan menambahkan, penyerahan hadiah untuk para pemenang akan dilaksanakan 2 Mei 2018 mendatang. Sementara itu, Ketua Departemen Litbang dan IT Paiketan Krama Bali Putu Sudiarta, S.Kom mengatakan, lomba berskala nasional ini juga memanggil para “arjuna” atau generasi muda untuk bersama-sama membangun konten positif di internet. Pihaknya akan segera menyebar flyer lewat media sosial dan jaringan sekolah-sekolah agar anak-anak muda mengetahui lomba ini. “Untuk pendaftaran agar
peserta serius menggarapnya, kita kenakan biaya pendaftaran Rp 100 ribu,” ujar owner Bambu Media ini. Sudiarta menambahkan, informasi mengenai lomba bisa diakses melalui website sayahindu.blogspot.com. Video yang dikirimkan peserta nantinya disubmit melalui email. Kecuali pada saat sudah terpilih menjadi finalis, mereka akan dipanggil ke hadapan juri untuk presentasi. Proses penjurian akan dilakukan oleh juri-juri kompeten dari kampus seperti STIKOM Bali, Primakara, STIKI dan Universitas Udayana. Paiketan Krama Bali sendiri sebelumnya telah menggelar Dharma Tula Yowana dan Pentas Kolaborasi seniman India dengan seniman Bali. Selain lomba “Arjuna Digital 2018”, juga menggelar Workshop Fasilitasi bagi guru dan orangtua dengan anak berkebutuhan khusus dan donor darah serangkaian Hari Valentine. l Rindra
AKTIVITAS
MBP/ist
MBP/ist
PEMKAB BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung kembali menggelar ruwatan Sapuh Leger massal se-Bali yang akan dilaksanakan pada Minggu (18/2) di Jaba Pura Lingga Bhuwana. Ruwatan Sapuh Leger ini akan di-puput oleh dua sulinggih dari Geria Angantaka dan Geria Darmasaba serta satu dalang yakni Ida Bagus Gede Mambal. Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan Badung Ida Bagus Anom Bhasma yang ditemui di Puspem Badung, Kamis (8/2), mengatakan pelaksanaan Ruwatan Sapuh Leger Gratis se-Bali ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat sekaligus meringankan beban masyarakat.
PKK KOTA DENPASAR - PKK Kota Denpasar dibawah pimpinan Ketua Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra dan Wakil Ketua Ny. Antari Jaya Negara yang telah mampu memotivasi anggota dalam melaksanakan berbagai program PKK pusat di daerah. Atas keberhasilan tersebut, Sekretaris I PKK Pusat Nursilah mewakili PKK pusat memberikan apresiasi dan mendorong terus berbagai program dan inovasi PKK Denpasar. “Kami sangat mengapresiasi berbagai prestasi yang diraih PKK Kota Denpasar di tingkat nasional,� ujar Sekretaris I PKK Pusat Nursilah saat menerima kunjungan PKK desa/lurah se-Kota yang dipimpin Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra di Jakarta, Rabu (7/2).
MBP/ist
MBP/ist
BUPATI KLUNGKUNG - Guna mewujudkan kebersamaam dengan krama desa, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Pakraman Besan Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung menggelar gebyar undian berhadiah ke–20 di Banjar kawan Desa Besan, Minggu (11/2). Acara tahunan ini memperebutkan hadiah utama berupa satu unit motor Honda Scoopy, dan puluhan hadian hiburan menarik lainnya. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang hadir pada acara tersebut mengatakan pada ranah desa, LPD memiliki peran yang sangat penting untuk mendukung perekonomian masyarakat.
PEMKOT DENPASAR - Dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelaku UMKM terbukti dengan dilaksanakannya acara penyerahan KUR (Kredit Usaha Rakyat) secara simbolis oleh Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra di Taman Kumbasari Tukad Badung, Jumat (9/2). Pemberian KUR ini bekerja sama dengan Bank BPD Bali yang dihadiri oleh jajaran OPD di Lingkungan Kota Denpasar, pihak BPD Bali Cabang Denpasar dan tentunya undangan para pelaku UMKM yang menerima KUR. KUR pada dasarnya merupakan program berbasis pemberdayaan untuk usaha mikro, kecil dan menengah. Skema kredit ini diperuntukkan untuk usaha yang layak dan produktif dengan pinjaman maksimal Rp 500 juta dalam waktu lima tahun. 26 Februari - 4 Maret 2018 19
MANCANEGARA
Singapura Jadi Negara Termahal
S
ingapura merupakan kota dunia kosmopolitan yang memainkan peran penting dalam perdagangan dan keuangan internasional. Tak heran, Singapura dijuluki ‘negara mahal’. Karena segala sesuatu yang didistribusikan di negara ini, benar-benar melewati seleksi yang ketat. Contohnya, harga makanan yang dijual pedagang kaki lima saja akan lebih mahal dari biasanya. Hal ini karena setiap pedagang biasanya mendapatkan Michelin Certification untuk makanannya. Tingginya biaya hidup di Singapura tidak mungkin terjadi tanpa alasan. Biasanya, negara yang memiliki biaya hidup tinggi, diimbangi dengan tingginya pendapatan per kapita di negara tersebut. Sama halnya seperti Singapura, tak bisa dipungkiri negara ini mempunyai pendapatan yang banyak dari berbagai sektor yang mereka miliki.
20
26 Februari - 4 Maret 2018
Seperti yang dilansir dari Forbes, sebuah studi oleh Economist Intelligence Unit melaporkan bahwa Singapura mempertahankan posisinya sebagai tempat termahal di dunia untuk hidup. Kota ini diikuti oleh Hongkong dan Zurich. Sementara New York berada di peringkat kesembilan. Survei tersebut membandingkan harga 160 barang dan jasa, mulai dari makanan, minuman, kebutuhan pribadi, sewa, tagihan listrik, biaya sekolah khususnya swasta, dan akomodasi. Secara keseluruhan, 50.000 harga dibandingkan untuk iterasi 2017 dari penelitian ini. Sementara menurut Raymond Lim, Area Director Indonesia di Singapore Tourism Board mengklarifikasi bahwa sebenarnya mahal itu relatif. “Biasanya, harga yang mahal menentukan ‘value’ dari barang tersebut. Semua kembali pada diri masingmasing. Tidak semua mahal di Singapura,
jika ingin murah Anda bisa memilih MRT untuk transportasi, harganya sekitar Rp 15.000 kalau dirupiahkan. Jika ingin makanan murah, Anda bisa pergi ke pusat jajanan kaki lima, di sana harganya lebih murah dan rasanya juga enak,” ujarnya. Tetapi apakah ini negara yang paling mahal? Itu masih dapat diperdebatkan. Bulan lalu, Kota Singa ini menjadi berita utama lagi ketika The Economist Intelligence Unit (EIU) menempatkannya pada urutan teratas dalam Indeks Biaya Hidup di Dunia. Bagaimanapun, indeks ini dibuat untuk sebuah tujuan khusus. Indeks itu dirancang bagi departemen sumber daya manusia dalam menentukan biaya untuk mengirimkan karyawan dalam perjalanan bisnis atau tugas di luar negeri, seringkali pekerjaan dengan bayaran tinggi. Secara umum, orang yang mendapatkan
biaya perjalanan dinas tidak menggunakan uang seperti kebanyakan dari kita. Ketika Singapura berada di daftar teratas pada 2014, Deputi Perdana Menteri negeri itu, Tharman Shanmugaratnam, menduga bahwa indeks tidak banyak menunjukkan sebuah indikasi harga mahal sebagai sebuah refleksi dari kehidupan mewah para ekspat. Daftar belanja yang menjadi salah satu dasar penilaian indeks berisi “Keju impor, filet mignon (daging bagian pinggang yang lembut untuk steak) jas hujan setingkat merek Burberry, empat kursi terbaik di gedung teater, makan malam mewah dengan tiga sajian menu untuk empat orang,” kata dia. EIU menyebutkan tentang batasan indeks, dan penulisnya Jon Copestake mengakui ada beberapa ‘Premiumisasi.’ Tidak ada keharusan yang memaksa seseorang untuk membeli barang yang mahal, terutama jika itu merupakan sebuah mantel yang hangat dan Anda tinggal di daerah khatulistiwa. “Anda dapat memperoleh barang dengan harga murah di hampir semua wilayah kota di dunia, dan Anda dapat hidup lebih hemat dibandingkan biaya hidup komparatif yang kami terapkan,” kata Copestake. Sebuah kelompok akademisi pada Lee Kuan Yew School for Public Policy di National University of Singapore (NUS) membuat indeks mereka sendiri, yang membedakan antara pekerja ekspat dan lokal. Untuk ekspat ditemukan, Singapura berada di urutan keempat sebagai kota termahal di dunia. Tetapi untuk ‘penduduk biasa,’ menempati posisi ke-48 di antara Lisbon dan Pittsburgh. Dalam indeks EIU, Singapura berada di atas kota metropolis lain di dunia untuk satu hal: mobil merupakan harta kekayaan.
Pemerintah memiliki sebuah kebijakan dengan sengaja mendongkrak harga mobil untuk membatasi kendaraan dari jalan dan kemacetan. Anda akan membayar sekitar US$70.000 atau Rp930 juta untuk dapat mengesankan setiap orang dengan mobil jenis sport. Tetapi sebuah kota yang padat dengan transportasi publik yang murah dan dapat dipercaya dan taksi yang terjangkau, sangat masuk akal untuk bepergian tanpa menggunakan kendaraan. Faktanya, sebagai perbandingan, berkeliling kota di negara lain akan tampak mahal. David Shen merupakan warga Singapura yang bekerja di bidang pemasaran. Dia terkejut dengan mahalnya ongkos perjalanan dalam kota ketika mengunjungi Australia pada Desember lalu. Transportasi publik dan taksi di Singapura murah dan banyak- jadi mobil tidak
menjadi kebutuhan. “Jika Anda berkeliling naik taksi atau Anda menggunakan Uber di sana, sangat mahal,” kata dia. Biaya perjalanan lokal di Singapura sebenarnya sangat terjangkau, sehingga banyak ekspat yang menghemat uang mereka untuk perjalanan berkeliling kota. “Saya menghabiskan sekitar SG$250 (RP2,3 juta) sebulan untuk taksi dan kereta. Baru-baru ini saya membuat sebuah kalkulasi dan itu sama dengan sekitar setengah dari yang saya habiskan untuk pembayaran mobil dan asuransi di AS,” kata Jeremy Mackie, warga AS yang menjabat direktur kreatif pada agensi konten Click2View yang berbasis di Singapura. Tetap saja, menurut Copestake, jika mobil tidak dihitung, posisi Singapura hanya akan turun ke urutan kesembilan pada indeks EIU. Dia menekankan bahwa kota yang masuk daftar paling mahal cenderung itu-itu saja. Dan jika sebuah kota muncul dari tahun ke tahun, mungkin ada alasannya. Banyak barang-barang mahal di Singapura, terutama bahan pangan, pakaian, makanan dan minuman. “Sejauh yang saya tahu, itu sebenarnya secara intuitif merupakan indikator yang adil dari biaya hidup di antara berbagai kota, dengan berdasarkan pada dolar AS,” kata dia. Dia mengatakan banyak barang-barang di Singapura tergolong mahal, terutama bahan pangan, pakaian, makanan dan minuman. Nah, jika anda ingin berlibur ke sana maka siapkanlah kocek Anda. l Gugiek Savindra 26 Februari - 4 Maret 2018
21
DAERAH
Gedung Unit V Kantor Gubernur Bali Terbakar
U
sai pengundian nomor urut calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali di Gedung Wiswa Sabha, kebakaran terjadi di Gedung Unit V Kantor Gubernur Bali, Selasa (13/2) lalu, Selain di Gedung Unit V, api juga melalap salah satu atap bangunan palinggih di timur laut Kantor Gubernur. Unit V berada di ujung barat Kantor Gubernur atau cukup jauh dari lokasi palinggih. Sementara kejadian lainnya juga terjadi di Jaya Sabha. Dahan pohon beringin yang berada di kompleks rumah dinas Gubernur Bali itu patah. Dahan berdiameter 30 cm tersebut menimpa tembok panyengker hingga roboh. Kebakaran di Gedung Unit V diketahui pukul 17.30 Wita. Tepatnya setelah rapat pleno terbuka terkait pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali 2018 yang digelar KPU Provinsi Bali di Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur. Lokasi gedung yang terbakar berada di belakang Gedung Wiswa Sabha. Unit V terdiri atas tiga lantai. Di lantai satu ada Press Room, Biro Humas dan Kantor Kas BPD Bali. Di lantai dua terdapat Biro Hukum dan HAM, serta Biro Pemerintahan di lantai tiga. Informasi yang berhasil dikumpulkan menyebutkan, awalnya muncul kepulan asap tipis berwarna putih yang keluar dari gedung. Terutama dari lantai tiga. Lamakelamaan intensitas asap semakin tebal dan menutup jarak pandang. Warnanya pun berubah menjadi hitam, sebelum
22
26 Februari - 4 Maret 2018
akhirnya muncul kobaran api dari sisi sebelah barat gedung. Ketika kepulan asap masih tipis, tampak beberapa pegawai sudah berada di luar Unit V dengan wajah panik. Salah seorang pegawai mengaku sedang menyelesaikan pekerjaan di lantai tiga, sebelum akhirnya turun dan melihat api di lantai dua. Di lantai tiga sendiri, menurutnya, tidak ada sumber api. Beberapa staf dari lantai satu juga tampak menyelamatkan barang-barang berharga seperti kamera, komputer, server foto dan video, serta beberapa foto. Seorang staf di Biro Humas menuturkan, dirinya baru saja menghidupkan komputer di ruang kerjanya saat mendengar ada pegawai yang berteriak dari lantai atas. Sebelum itu pun, dirinya sudah mencium bau angit. Namun tidak menemukan adanya sumber api di lantai satu. Ketika hendak membawa tabung hydrant untuk memadamkan api di lantai atas, langkahnya terhenti di lantai dua karena kobaran api sudah besar. Satu mobil pemadam kebakaran datang beberapa saat setelah kejadian. Setelah itu berturut-turut datang lagi mobil pemadam kebakaran yang lain dan water cannon. Secara keseluruhan, ada 7 mobil pemadam dari BPBD Kota Denpasar, 6 dari BPBD Kabupaten Badung dan 2 water cannon dari Brimob Polda Bali yang hilirmudik untuk memadamkan api. Hingga sekitar pukul 19.00 Wita masih tampak adanya kobaran api di lantai tiga. Sekitar pukul 19.45 Wita, dua mobil
pemadam kebakaran datang lagi dari Kabupaten Klungkung. Sehingga secara keseluruhan ada 15 unit mobil pemadam dan 2 water cannon yang diterjunkan. Gubernur Bali Made Mangku Pastika berada di lokasi saat petugas berusaha memadamkan api. Pastika menjamin hanya sedikit arsip yang berada di Unit V. Arsiparsip penting dikatakan sudah berada di tempat yang aman yakni di Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Bali. Pastika mengakui kejadian ini lambat diketahui karena sebagian besar pegawai memang sudah pulang. Di sisi lain, Unit V umur gedungnya juga sudah tua lantaran dibangun sekitar tahun 1978 di era Gubernur Prof. Ida Bagus Mantra. Pihaknya menduga kebakaran terjadi karena korsleting listrik. Bukan karena hal lain seperti misalnya sabotase lantaran ada pengundian nomor urut pasangan calon Pilgub Bali. Sekitar pukul 20.00 Wita, kobaran api sudah tidak tampak lagi. Dari luar gedung terlihat kerusakan cukup parah di lantai tiga. Kepala BPBD Kota Denpasar IB Joni Ariwibawa mengatakan, api sudah total dipadamkan sekitar pukul 20.30 Wita. Pihaknya bersama BPBD Badung juga sudah melakukan pendinginan dan pengecekan ke dalam. Tinggal dilakukan pemeriksaan oleh aparat kepolisian untuk mengetahui penyebab dan kerugian yang dialami Pemprov Bali. l Rindra/Wawan
Sidak, Dewan Temukan Dua Atap Sekolah Jebol KOMISI A DPRD Jembrana yang dipimpin Sekretaris Ketut Sadwi Darmawan bersama anggotanya, Made Artini, Komang Adiyasa dan Siti Ulfa, Selasa (13/2) menggelar sidak ke sejumlah sekolah. Sidak ini dilakukan untuk mengetahui kondisi fasilitas pendidikan di Jembrana. Ada dua sekolah yang disasar yakni SDN 7 Yehembang dan SDN 2 Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo. Dalam sidak ini, kedua sekolah itu diketahui dalam kondisi rusak. Atapnya jebol akibat baja ringannya keropos. Kondisi ini pun sangat disayangkan. Apalagi selama ini pemerintah daerah begitu getol mengatakan akan memajukan pendidikan. Dengan kondisi seperti itu, tentunya komitmen pemerintah dinilai lemah dalam memajukan pendidikan di Jembrana. “Dinas terkait harusnya sigap dan jangan menuggu. Lakukan jemput bola dan semua harus terlibat. Pembangunan harus dilakukan dengan kebersamaan,” kata Sadwi Darmawan. Sementara
Kepala Sekolah SDN 7 Yehembang Gusti Ayu Nilawati didampingi sejumlah guru mengakui bangunan tahun 2008 itu sudah mulai jebol sejak setahun lalu. Bahkan sudah pernah ditinjau Wakil Bupati Jembrana. “Terakhir jebol pada 31 Januari lalu, saat Purnama dan siswa-siswi sedang sembahyang. Sampai sekarang memang belum ada penanganan,” tambah guru lainnya, Gusti Ketut Cakra. Satu gedung tersebut terdapat ruang kelas 5 dan 6. Karena rawan jebol, maka siswa-siswi kini belajar di ruang UKS. Sementara itu, di SDN 2 Tegalcangkring atap bangunan sekolah juga jebol. Di sana terdapat ruangan Kepala Sekolah dan kelas 4 serta kelas 5. Kepala Sekolah SDN 2 Tegalcangking Gusti Ngurah Suardana mengatakan, atap bangunan jebol terjadi pada Desember 2017. Pihaknya juga sudah mengajukan proposal perbaikan sekolah. “Tapi kami disuruh nunggu, nanti ada tim yang turun. Saat itu hanya pengawas yang turun. Murid-murid
kami ungsikan ke ruang rapat KKG,” tandasnya. Sadwi Darmawan didampingi anggota dewan lainnya menambahkan, selama ini Pemkab Jembrana menyatakan komit untuk meningkatkan mutu pendidikan. “Namun, pada kenyataannya masih ada gedung sekolah yang rusak dan jebol. Bahkan, sudah ada usulan, tapi belum ditangani. Ini perlu pemikiran di mana yang salahnya,” ungkapnya. Ke depan perlu dikaji penggunaan kap baja ringan untuk pembangunan atap gedung, karena mudah keropos. “Belum ada enam atau 10 tahun sudah keropos. Ini perlu dipikirkan, cocok apa tidak digunakan (baja ringan-red) di wilayah Jembrana. Kalau tidak cocok, sebaiknya kembali gunakan kayu,” pungkasnya. Selain itu, pihaknya juga menyoroti rekanan yang mengabaikan retensi dan garansi. Untuk itu, masalah ini ke depan perlu mendapat perhatian. l Witari 26 Februari - 4 Maret 2018
23
K E S E H ATA N
Mengenal ISPA pada Anak
M
usim hujan sangat identik dengan musim sakit bagi anak-anak. Gejala batuk pilek yang sering terjadi pada bayi dan anak membuat para orang tua menjadi khawatir. Artikel ini akan mencoba membahas tentang apa saja gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada anak, penanganan pertama di rumah dan cara mencegahnya. Batuk pilek adalah salah satu gejala adanya infeksi saluran pernapasan. Balita dan anak-anak lebih rentan terkena gejala ini karena sistem kekebalan tubuhnya yang belum terbentuk sempurna. Di samping itu, struktur saluran pernapasan anak belum sepenuhnya berkembang memudahkan terjadinya infeksi. Saluran pernapasan anak baru akan sepenuhnya berkembang setelah
24
26 Februari - 4 Maret 2018
memasuki usia sekolah. Anak bisa dengan mudah tertular batuk pilek dari teman bermainnya, saudara, orang tua dan anggota keluarga lainnya, apalagi ditunjang dengan perilaku anak yang tidak higienis seperti sering memegang hidung dan mulut serta tidak dibiasakan mencuci tangan. Infeksi saluran pernapasan akut atau yang sering disebut ISPA merupakan kondisi infeksi akut yang mengenai saluran pernapasan dari hidung hingga jaringan paru. ISPA menyebabkan fungsi pernapasan menjadi terganggu. Jika tidak segera ditangani, infeksi ini dapat menyebar ke seluruh sistem pernapasan dan menyebabkan tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen. Kondisi ini bisa berakibat fatal, bahkan sampai berujung pada kematian. Menurut kementerian kesehatan, epi-
sode batuk-pilek pada balita di Indonesia diperkirakan 2-3 kali per tahun dan ISPA merupakan salah satu penyebab utama kunjungan pasien di puskesmas (40%-60%) dan rumah sakit (15%-30%). Penyakit ini sering muncul pada musim pancaroba akibat sirkulasi virus di udara yang meningkat. Selain itu, perubahan udara dari panas ke dingin seringkali memperlemah daya tahan tubuh anak. Akibatnya, mereka pun menjadi lebih rentan terhadap penyakit ini. Bagaimana penularannya? SPA sifatnya sangat mudah menular, paling sering disebabkan oleh virus. Penularan bisa terjadi melalui udara yang mengandung percikan lendir atau droplet yang dikeluarkan oleh penderita ISPA saat mereka bersin atau batuk. Selain itu menyentuh
benda yang terkena percikan cairan yang mengandung virus atau bakteri juga dapat menularkan ISPA secara tidak langsung. Orang-orang yang memiliki kelainan sistem kekebalan tubuh dan orang-orang lanjut usia akan lebih mudah terserang penyakit ini. Balita dan anak-anak juga memiliki risiko yang sama, karena sistem kekebalan tubuh mereka belum terbentuk sepenuhnya. Gejala ISPA terutama terlihat pada saluran napas dari hidung, tenggorokan hingga ke paru-paru. Gejalanya muncul akibat reaksi tubuh terhadap berbagai zat yang dihasilkan oleh virus dan bakteri yang menginfeksi saluran napas. Batuk dan bersin sendiri merupakan respon tubuh untuk mengeluarkan benda yang menghalangi jalan napas seperti lendir atau dahak yang diproduksi berlebihan oleh tubuh untuk melindungi permukaan saluran pernapasan. Keluhan ISPA umumnya berlangsung selama 7-10 hari, namun gejala batuk dan keluar cairan ingus dapat bertahan hingga 2 minggu. Gejala ISPA ringan di antaranya bersinbersin, hidung tersumbat dan berair (pilek), batuk-batuk dan tenggorokan sakit, nyeri menelan, suara serak, muncul dahak yang berlebihan, dan demam atau suhu tubuh di atas 370 Celsius. Gejala ISPA sedang antara lain pernapasan cepat, demam dengan suhu tubuh mencapai 390 Celsius, tenggorokan berwarna merah dan napas berbunyi. Batas pernapasan cepat berbeda menurut kelompok umur anak. Untuk umur < 2 bulan dikatakan nafas cepat bila frekuensi napas mencapai 60 kali per menitnya atau lebih, umur 2 bulan hingga 1 tahun jika frekuensi
napas 50 kali per menit atau lebih, untuk anak umur 1 -5 tahun frekuensi napas 40 kali per menit atau lebih. Gejala ISPA berat yang perlu diwaspadai adalah bibir atau kulit membiru, anak tampak gelisah, terlihat tarikan dada saat bernapas, nadi cepat lebih dari 160 kali per menit hingga anak tidak sadar. Penanganan ISPA Anak yang menderita ISPA umumnya akan merasa lemah dan mudah lelah. Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk meringankan gejala ISPA pada anak diantaranya memastikan anak mendapatkan istirahat yang cukup, berikan anak banyak minum untuk mencegah dehidrasi karena demam, bagi bayi lebih sering berikan ASI selain rehidrasi, cairan dapat membantu mengencerkan dahak. Bagi anak yang sudah agak besar bisa dibantu untuk mengeluarkan ingus atau pada bayi bisa dilakukan dengan bantuan alat. Untuk meringankan nyeri tenggorokan, pada anak yang sudah bisa berkumur dapat diberikan kumur air garam hangat. Jaga kelembaban ruangan agar anak bisa bernapas dengan lebih lega. Pastikan anak terhindar dari asap rokok. Jika anak demam, orangtua bisa menyeka tubuhnya dengan air hangat, atau memandikannya dengan air hangat, untuk membuatnya lebih nyaman. Bila demam cukup tinggi, orangtua bisa memberinya antipiretik atau pereda demam yang aman, seperti parasetamol Dalam mengobatiĂŠ ISPA, sebaiknyaĂŠ orangtua berhati-hati memberikan obatobatan pada anak karena kejadian efek samping penggunaan obat batuk yang dijual
bebas sering terjadi pada anak-anak. Obatobatan untuk mengatasi gejala ISPA pada orang dewasa dapat menimbulkan masalah bagi anak. Penggunaan balsam atau vapor rub di dada dan leher dapat meningkatkan kualitas tidur anak dengan gejala ISPA. Madu dikatakan dapat mengurangi produksi dahak dan mengurangi frekuensi batuk, namun jangan memberikan madu pada bayi dibawah usia setahun karena dapat menyebabkan botulism, yaitu infeksi berat yang menyebabkan gagal nafas. ISPA paling sering disebabkan oleh virus sehingga seringkali bersifat sembuh sendiri (self limiting disease), dan tidak membutuhkan obat-obatan, namun orang tua tetap harus mewaspadai gejala atau tanda bahaya. Selama memberikan penanganan awal, orang tua harus tetap memperhatikan tanda-tanda bahaya sebagai berikut pernapasan cepat, tarikan dinding dada saat bernapas dan penurunan kesadaran. Jika tanda bahaya muncul segera bawa anak ke layanan kesehatan terdekat. Bagaimana menghindarkan anak dari ISPA? Pada dasarnya ada 3 cara utama untuk mencegah anak terkena ISPA menghindarkan anak dari kuman, meningkatkan daya tahan tubuh anak dan memperbaiki lingkungan. Langkah pertama bisa dengan menghindarkan anak dari penderita ISPA, biasakan anak untuk mencuci tangan sehabis bermain di tempat umum, ajarkan anak untuk tidak memegang wajah terutama area mata, hidung dan mulut dengan tangan yang belum dicuci serta ajarkan anak untuk selalu menutup hidung dan mulut ketika batuk dan bersin untuk mencegah penularan. Langkah kedua adalah dengan memastikan daya tahan tubuh anak bekerja dengan optimal dengan jalan memperhatikan asupan nutrisinya agar mendapatkan gizi yang cukup, bagi bayi utamakan pemberian ASI dan berikan imunisasi yang dibutuhkan anak sesuai umurnya. Langkah ketiga adalah membenahi lingkungan. Hindarkan anak dari paparan asap rokok dan asap dapur, pastikan ventilasi rumah bisa memberikan aliran udara yang baik, pastikan rumah tidak dalam kondisi lembab yang memudahkan pertumbuhan kuman, dan selalu menjaga kebersihan rumah. l dr. Luh Putu Ariastuti, MPH Staf Dosen di Department Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Pencegahan, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
26 Februari - 4 Maret 2018
25
LENSA
BERSIH MANGROVE
Sejumlah pemuda mengumpulkan sampah plastik dari hutan mangrove di Pamogan, Denpasar. Pembersihan sampah plastik merupakan salah satu upaya dalam menjaga kelestarian hutan mangrove beserta biota laut di habitat tersebut. Selain sebagai paru-paru kota, kawasan hutan ini terus dikembangkan menjadi salah satu objek wisata di Denpasar.
MBP/eka
26
26 Februari - 4 Maret 2018
OLAHRAGA
MBP/rtr
Pembalap tim Formula 1 Williams Lance Stroll (ketiga dari kanan), Sergey Sirotkin (kedua dari kanan) dan cadangan Robert Kubica (kanan) menghadiri sesi peluncuran mobil terbaru di London.
Antara Talenta dan Uang
U
ang bukan segalanya. Tim Formula 1 Williams menyatakan timnya mengkombinasikan antara antara talenta, pengalaman dan sponsor yang tak kalah utama. Alasan itu untuk menjawab tudingan bahwa tim ini mengutamakan pembalap dengan dukungan banyak uang untuk bisa duduk di kokpit mobil terbaru FW41. Musim 2018 ini, Williams akan diperkuat pembalap utama Sergey Sirotkin (Rusia) dan Lance Stroll (Kanada). Sementara pembalap yang lebih berpengalaman Robert Kubica sebagai cadangan serta pengembang. Persoalannya pada kombinasi pembalap debutan Sirotkin yang berusia 22 tahun dan Stroll (19). Stroll merupakan pembalap mantan juara dunia F4 pada 2014, F3 2016 dan lulusan Akademi Balap Ferrari. Musim lalu dia menjadi rookie di balapan ini dan sempat naik podium pada seri di Azerbaijan. Namun publik menyaksikan bahwa Stroll merupakan putra milyuner Kanada Lance Stroll yang menurut majalah Forbes 2916 kekayaannya mencapai 2,4 milyar dolar AS. Selain dikenal sebagai
kolektor mobil klasik Ferrari, ia diketahui sebagai pemilik sirkuit Mont-Tremblant di Pegunungan Laurensia, Quebec. Sementara Sirotkin, kariernya sejak junior didukung oleh milyuner Rusia Boris Rotenberg. “Kami hanya memilih pembalap yang bertalenta di mobil kami,” jelas ‘team principal’ Claire Williams pada sesi pengenalan mobil baru FW41 di London. “Ini bisnis yang penuh bahaya. Kami tidak begitu saja memilih seseorang di mobil itu hanya karena datang dengan membawa uang. Proses pemilihan kami begitu rumit.” “Ya, kami tim independen. Ya, kerjasama sponsor sekarang ini sulit. Jadi bila ada pembalap dengan dukungan finansial, itu bonus. Tapi itu bukan dasar dari proses kami memilih pembalap,” tegasnya. Tim yang didirikan Frank Williams, harus membeli mesin dari pabrik Mercedes dan harus berkompetisi melawan tim-tim pabrik yang memiliki anggaran luar biasa besar. Musim lalu tim yang dikekola oleh keluarga Williams itu, menempati peringkat kelima untuk tahun kedua beruntun. Pada musim 2015 mereka mampu menyodok ke posisi ke-3. Penampilan terbaiknya
terjadi pada 2012 saat sempat memenangi seri Grand Prix. Tim ini sempat mencapai puncak kejayaan pada 1980 dan 1990-an saat diperkuat pembalap Nelson Piquet (Brazil), Alain Prost (Prancis) serta duet Inggris Nigel Mansell dan Damon Hill. Namun seiring perjalanan waktu, biaya mengelola tim semakin tinggi, termasuk membayar pembalapnya. Maka menghadirkan pembalap dengan dukungan sponsor, merupakan keuntungan tersendiri dibandingkan pembalap murni talenta. Itu akan membebani tim bila hanya mengandalkan pembalap murni. “Itu bukan hal baru di Formula 1, pembalap-pembalap itu datang dengan membawa uang,” tegas Williams yang menilai naif bagi pembalap bayaran. Ia menunjuk sejumlah pembalap-pembalap top yang sepanjang kariernya selalu mendapat dukungan sponsor. “(Bank Spanyol) Santander selalu mengikuti (juara dunia dua kali) Fernando Alonso kemana saja membela tim,” lanjutnya seperti dikutip Reuters. l Yudi Winanto 26 Februari - 4 Maret 2018
27
OLAHRAGA
Menuju Pensiun
TAHUN ini menjadi penampilan terakhir Danica Patrick di balapan NASCAR. Pembalap berusia 35 tahun itu, menginspirasi perempuan-perempuan pembalap lainnya untuk mendobrak dominasi lakilaki di cabang olah raga ini. Seri Daytona 500 menjadi pilihannya sebelum tampil di Indianapolis 500 pada Mei mendatang yang menjadi penampilan terakhirnya. ‘Ini bukan hanya seri balapan terbesar NASCAR sepanjang tahun, namun bagian penting dari pencapaian penampilan saya,” tegas pembalap yang
meraih trofi Rookie of the Year 2005 untuk balapan Indianapolis 500 dan IndyCar Series. Meski belum pernah menang dalam 190 kali tampil di NASCAR, dia menjadi satu-satunya perempuan yang pernah meraih pole position pada Daytona 500 pada 2013. Ia mengakhiri musim itu dengan menempati peringkat ke-8. Musim lalu, dia mengakhiri musim dengan berada di posisi ke-28. Sewaktu tampil pertama kali di Daytona 500 pada 2012, ia mempunyai mimpi besar menjadi juara. Namun hingga tujuh tahun petualangannya di balapan ini, tak sekalipun mencapai podium puncak. Itu semua tak pernah disesali. “Saya gembira dengan apa yang telah saya lakukan hingga saat ini,” ujar pembalap dengan nomor mobil 7 itu.
Penampilannya di NASCAR disponsori jaringan internet GoDaddy yang selama ini mendukung olahraga paling populer di AS Super Bowl. Secara tidak langsung ia berhasil menarik sponsor besar itu dari IndyCar menuju NASCAR. “Saat ia pindah ke NASCAR, dia membawa sesuatu yang baru di NASCAR dan pada kelompok perempuan,” ungkap Andrew Campagnone, pendiri lembaga Sports Marketing Consultants, kepada Reuters. Di IndyCar Series, Patrick tampil 115 kali sepanjang tujuh tahun. Ia tercatat sekali menjuarai seri ini yakni pada Indy Japan 2008 di sirkuit Motegi. Ia tercatat tiga kali pole position dan tujuh kali naik podium. l Yudi winanto
MBP/net
Pembalap AS Danica Patrick.
28
26 Februari - 4 Maret 2018
MBP/rtr
Tim pemandu sorak dari Korea Utara pada pertandingan hoki Olimpiade musim dingin di Pyeongchang, Korea Selatan.
Diplomasi Tim Pemandu Sorak KRISIS nuklir di Semenanjung Korea tidak mengurangi semangat Korea Utara tampil di Olimpiade musim dingin di Pyeongchang, Korea Selatan. Korea Utara (Korut) meski tak menampilkan banyak atletnya namun mengirimkan tim diplomatiknya : pemandusorak yang justru malah mendapat banyak sorotan. Tak kurang 150 pemandu sorak itu muncul pada pertandingan hoki antara tim Korea vs Rep. Ceko. Mereka menempati satu blok di tribun stadion hoki Gangneung. Mengenakan seragam berwarna merah putih biru, kelompok ini mudah dikenali dengan aksi mereka mengibarkan-kibarkan bendera
kecil sambil menyanyikan lagu-lagu patriotik. Topi berwarna putih mereka juga cukup mencolok saat membuat gerakan ritmis pada koreografi untuk tim Korea. Korut hanya mengirim 10 atletnya di event ini, seperti termuat di website Pyeongchang2018.com. Komite Olimpiade Internasional (IOC) menyatakan pihaknya menyiapkan anggaran 50 ribu dolar AS untuk membiayai pelatihan 22 atlet Korut yang ingin tampil di event ini. Delegasi Korut yang berkekuatan 418 orang, didalamnya terdapat 229 pemandu sorak dan 137 pemain orkestra. Saat rekan-rekannya menghuni Wisma Atlet,
tim pemandu sorak itu menempati hotel mewah Inje Speedium. Delegasi non atlet lainnya, tim orkestra menginap di hotel bintang lima Grand Walkerhill yang dulu pernah dipakai pesohor AS, Michael Jackson dan Paris Hilton. Uji coba senjata nuklir yang dilakukan pihak Korut memicu ketegangan dengan tetangganya di wilayah Selatan itu. AS sendiri telah menjatuhkan sanksi terhadap rezim Kim Jong Un meski tetap meminta penyelesaian masalah senjata nuklir itu lewat meja perundingan, laporan Reuters. l Yudi Winanto 26 Februari - 4 Maret 2018
29
OLAHRAGA
Piala Wali Kota IX/2018
Ajang Pematangan Atlet Muda PEMERINTAH Kota Denpasar melalui KONI Denpasar kembali menggulirkan kejuaraan memperebutkan Piala Wali Kota 2018. Ajang ke-9 tahun ini diikuti 34 cabang olahraga (cabor) yang dibuka Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra di GOR Lila Bhuana, 6 Februari lalu. Pertandingan Piala Wali Kota berlangsung mulai 1 Februari hingga 15 Maret. Sebanyak 4.500 atlet putra dan putri berlaga di dalamnya. Mereka berasal dari cabor-cabor yang bernaung di bawah KONI Denpasar. Hanya taekwondo dan balap motor yang tidak terlibat. Taekwondo tidak dipertandingkan karena masih terjadi dualism di Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Indonesia (TI) Denpasar, sedangkan balap motor ditiadakan karena tidak ada sirkuit. Tiap-tiap cabor bebas memutar jadwal pertandingan yang disesuaikan dengan kesiapan atlet dan arena. Terpenting pada 15 Maret semua pertandingan harus sudah tuntas. Cabor yang lebih awal menggelar kejuaraan antara lain wushu, renang dan futsal. Kejuaraan wushu dilangsungkan di GOR Lila Bhuana mulai 11 Februari. Pertandingan diikuti 125 atlet dari lima sasana ditambah ekstrakurikuler di sekolah. Peserta dibagi dalam kategori junior D, C, B (13-15 tahun) dan A (16-18 tahun). Para juara diturunkan pada Kejurprov Wushu di Tabanan, 23-25 Februari. Lomba renang diadakan di Kolam Renang Dharma Pala, 12 Februari. Kejuaraan melibatkan 217 perenang yang dibagi dalam kategori pemula (kelahiran 2010), junior (2006-2009) dan senior (2005 ke bawah). Peserta harus memiliki KK Denpasar dan maksimal turun pada tiga nomor. Sementara pertandingan futsal diselenggarakan di Lapangan Padangsambian, Denpasar Barat, 16-17 Februari. Kejuaraan menampilkan 32 tim SMP yang dibagi menjadi delapan grup. Wali Kota Denpasar minta seluruh atlet dan ofisial mengedepankan sportivitas dalam setiap pertandingan. Manfaatkan ajang ini dengan sebaik-baiknya untuk mengukur prestasi sebelum mengikuti event yang lebih besar. Jadikan Piala Wali Kota sebagai arena pematangan atlet yang telah dilatih di cabor masing-masing. ‘’Pembinaan harus berjenjang dan berkelanjutan. Kalau pembinaan terputus, kelangsungan prestasi atlet tidak akan tercapai,’’ ujar Rai Mantra. Menurut Ketua KONI Denpasar Ida Bagus Tony Astawa, melalui Piala Wali Kota IX digali bibit-bibit atlet yang akan diterjunkan pada ajang lokal Porprov Bali,
30
26 Februari - 4 Maret 2018
nasional dan internasional. Atlet yang dijaring akan dibina oleh pengurus cabornya masing-masing dan KONI Denpasar dalam TC desentralisasi dan sentralisasi sehingga siap menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2019 di Tabanan dan ajang lainnya. Porprov Bali 2019 di Tabanan merupakan ajang terdekat yang bakal diikuti atlet Denpasar. Denpasar sangat berkepentingan terhadap Porprov Bali karena sudah tujuh kali berturut-turut tidak menjadi juara umum. Kontingen ibu kota Bali selalu berada di posisi kedua di bawah Kabupaten Badung. Padahal sebelum berpisah dengan Badung, Denpasar selalu mendominasi Porprov Bali. l Mawa
MBP/wan
Seorang atlet wushu tengah memperagakan jurus dalam kejuaraan Piala Wali Kota Denpasar IX/2018 di GOR Lila Bhuana.
Agus dan Intan Diproyeksikan ke Olimpiade Remaja DUA perenang Bali yakni Agus Nuarta (Denpasar), dan Intan Putri Adhika Fenady (Badung) dipanggil Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI), untuk bergabung dalam pelatnas di Bali. Surat pemanggilan keduanya tertangal 22 Januari lalu. Sebelumnya, seorang perenang Bali M. Fauzan (Buleleng) mendahului gabung di pelatnas, sejak Oktober 2017 lalu, dan mengambil latihan di Kolam Renang Tirta Arum, Blahkiuh, Abiansemal, Badung. Secara kebetulan, Agus Nuarta dan Intan selama ini berlatih, di klub Telaga Biru Denpasar. Pelatih Telaga Biru Gede Meiga Wira Pradtama, mengakui, bangga atlet asuhannya bisa tembus limit B, dan diharapkan selama menghuni pelatnas, bisa mempertajam catatan waktunya untuk tembus kategori A. sehingga mereka bisa berlaga pada Olimpiade Remaja yakni Olympic Youth Games, di Argentina, Oktober mendatang. ‘’Baru kali ini, atlet asuhan Telaga Biru bisa menghuni pelatnas,’’ kata pelatih berlisensi B Nasional ini. Di pelatnas, para perenang ditangani pelatih seperti David Armandoni, Hartadi dan Albert C. Sutanto. Pemanggilan Agus Nuarta dan Intan, berdasarkan pantauan selama berlaga pada ajang Indonesia Open Aquatic Championship 2017, di Kolam Renang Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Desember tahun lalu. Agus Nuarta yang turun di nomor gaya bebas 200 meter, catatan waktunya 1 menit, 56:24 detik (masuk kategori B), dan meraih medali perak untuk Kelompok Umur (KU)-I. Agus Nuarta yang lahir 15 Februari 2001, merebut perak, sedangkan peraih emas pada Indonesia Open, atlet Jabar, yang lahir pada 1999. Selama menghuni pelatnas, Agus Nuarta dituntut untuk mencatatkan waktu terbaiknya, hingga tembus kategori A, setidaknya catatan waktunya 1 menit 54 detik. Sementara Intan juga merah perak, pada Indonesia Open, di nomor gaya kupu 50 meter, catatan waktunya 00:28:97 detik (kategori B), dan meraih perak. Jika ingin berlaga pada Olimpiade Remaja, Intan harus mampu menekan limit terbaiknya hingga 00:28:09 detik (kategori A). Gede Meiga menjelaskan, total atlet
yang dipanggil untuk proyeksi ke Olimpiade Remaja, 16 perenang dari berbagai provinsi, dan hingga kini baru tujuh atlet yang menghuni pelatnas, termasuk trio perenang asal Bali. ‘‘Maklum, mereka umumnya berstatus pelajar, dan sulit meninggalkan sekolahnya,’’ kilah Meiga Wira Pradtama. Dicontohkan, Agus Nuarta kini duduk di bangku kelas III, SMAN 1 (Smansa) Denpasar, sedangkan Intan kelas I, SMAN 1 Kuta Utara (Sakura). Kendati sembilan perenang belum bergabung pelatnas di Bali, mereka tetap getol berlatih di klubnya masing-masing.
Ke-16 perenang baik yang begabung di pelatnas mapun berlatih di klubnya, bakal dimonitor catatan waktunya, pada kejuaraan berskala Asia. Event terdekat yakni Singapore National Age Group, di Kolam Renang OCBC Aquatic Centre Sport, Singapura, pada 14-19 Maret mendatang. ‘’Tujuh atlet pelatnas, berikut sembilan atlet mengusung bendera Pengprov PRSI masing-masing, dipastikan turun pada kejuaraan kelompok umur di Singapura,’’ jelas Gede Meiga. l Daniel Fajry
MBP/wan
Perenang Bali, Intan Putri Adhika Fenady (Badung) dan Agus Nuarta (Denpasar). 26 Februari - 4 Maret 2018
31
PENDIDIKAN
MBP/kertanegara
Lomba baca puisi salah satu cara meningkatkan karakter anak bangsa agar berkepribadian luhur.
P
Tri Pusat Pendidikan Harus Bersinergi
endidikan karakter sangat penting terutama bagi anak-anak di dunia pendidikan karena sebagai wadah membentuk pribadi yang baik. Untuk mewujudkannya, perlu sinergitas Tri Pusat Pendidikan yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat. Tri Pusat Pendidikan ini bertanggung jawab atas terselenggaranya pendidikan terhadap anak. “Menumbuhkembangkan insan-insan berkarakter dan kreatif merupakan salah satu fungsi dan kewajiban lembaga pendidikan. Namun untuk mewujudkannya tidak bisa hanya dilakukan lembaga pendidikan saja, perlu sinergitas Tri Pusat Pendidikan ini,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar Wayan Gunawan pada
32
26 Februari - 4 Maret 2018
penutupan lomba baca puisi pelajar SD se-Bali yang digelar Sanggar Rare SD Cipta Dharma, belum lama ini. Gunawan mengatakan, sebenarnya tanggung jawab pendidikan ada pada orangtua atau keluarga. Pasalnya, sejak anak lahir orangtua yang mendidik dan membinanya. Selanjutnya, sebagian tugas tersebut diserahkan kepada pihak sekolah untuk membina dan mendidik anak-anak. “Oleh sebab itu, saat ini perlu perhatian terhadap hal-hal yang berkaitan dengan karakter. Anak-anak kita memiliki multitalenta. Maka dari itu, untuk mengetahui dan menggalinya bisa dilakukan dengan mengadakan lomba seperti ini (lomba baca puisi-red),” ujarnya. Selain itu, kata Gunawan, perlu di-
perkuat peran masyarakat, guru dan keluarga. Mungkin anak-anak mendapat pendidikan hanya delapan jam dan guru dengan kemampuan yang dimiliki sudah memberikan pendidikan. Tapi ketika berada di rumah, pemahaman anak-anak antara saat dengan guru, orangtua dan lingkungan masyarakat, berbeda. Oleh karena itu, perlu sinergitas agar hasil pendidikan tersebut seperti yang diinginkan bersama. “Tentu saja di samping Tri Pusat Pendidikan, bagaimana kita bersinergi dalam mendukung good governance. Dalam hal ini, Pemerintah Kota Denpasar terus mendorong tumbuhnya insan-insan kreatif dan berkarakter,” tegas Gunawan. l Kertanegara
Bahasa Bali Diupayakan Masuk Perguruan Tinggi TIDAK sedikit istilah-istilah kebudayaan Bali yang muncul dalam berbagai disiplin ilmu. Namun, tak banyak pula yang memahami lantaran istilah-istilah tersebut menggunakan Bahasa Bali. Menyikapi masalah ini, Bahasa Bali nantinya diupayakan masuk ke perguruan tinggi yang ada di Pulau Dewata. Hal itu akan diatur dalam revisi Perda Nomor 3 Tahun 1992 tentang Bahasa, Sastra, dan Aksara Bali. “Beberapa perguruan tinggi yang ada di Bali memang tidak memberikan mata kuliah Bahasa Bali. Padahal, banyak istilah kebudayaan Bali yang menjadi ranah mereka tapi mereka tidak paham,” ujar akkademisi Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si seusai mengikuti rapat kerja dengan Pansus Revisi Perda tentang Bahasa, Sastra, dan Aksara Bali di DPRD Bali, belum lama ini. Duija mencontohkan, mahasiswa yang kuliah di Fakultas Kedokteran atau Keperawatan. Ketika lulus dan ditugaskan di desa, tentu mereka akan berhadapan dengan masyarakat desa yang lekat dengan Bahasa Bali dalam kesehariannya. Di sinilah pentingnya bagi mereka untuk memahami Bahasa Bali dengan baik. “Bagaimana seorang perawat mengerti tentang apa itu puruh, misalnya. Ini kan tidak sekadar bahasa kesehatan, tapi bahasa antropologis yang menjadi ranah sistem pengetahuan masyarakat Bali. Kalau mereka tidak paham, kan bisa salah dalam mendiagnosa penyakit,” jelas mantan Rektor IHDN Denpasar yang ikut dalam tim revisi perda ini. Sementara itu, Ketua Pansus Revisi Perda Bahasa, Sastra dan Aksara Bali I Nyoman Parta mengatakan, setiap orang yang belajar di Bali termasuk di perguruan tinggi seharusnya memang perlu diberikan pengenalan terkait bahasa, sastra, dan aksara Bali. Semakin mereka mengerti tentang bahasa, sastra, dan aksara Bali, maka akan semakin cepat mereka memahami tentang kebudayaan Pulau Dewata. Oleh karena itu, Pansus akan segera mengundang pihak kampus sebelum menyusun redaksionalnya dalam revisi perda. “Walaupun tidak ada menyangkut tentang fakultasnya, misalnya Fakultas Ekonomi, tetap diberikan dalam satu bulan atau dalam satu semester atau dalam 10 semester ada beberapa semester yang diisi dengan selingan Bahasa Bali. Satu atau dua SKS, masak tidak boleh sih. Anggap saja belajar dan kursus Bahasa Bali,” tegas politisi PDI Perjuangan ini.
MBP/dok
Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si.
MBP/dok
l Rindra
Nyoman Parta 26 Februari - 4 Maret 2018
33
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
PEMKAB KLUNGKUNG - Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) terus digenjot Pemkab Klungkung. Hal tersebut salah satunya ditunjukkan dengan penataan lingkungan secara berkelanjutan. Seperti halnya di Kelurahan Semarapura Klod Kangin. Program yang bergulir 2017 ini diresmikan Bupati, I Nyoman Suwirta, Minggu (11/2). Program tersebut sebagai salah satu langkah mewujudkan sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 20152019. Menyukseskan ini, terdapat tim lapangan secara khusus. Bupati Suwirta mengharapkan bisa bersinergi dengan pemkab dan membantu memetakan lokasi kumuh.
BUPATI KLUNGKUNG - Pelaksanaan temu wirasa Bupati Klungkung Nyoman Suwirta bersama wabup Made Kasta di sejumlah desa memunculkan berbagai cerita. Tak hanya kondisi warga yang dijerat kemiskinan. Namun juga penyandang disabilitas. Seperti halnya Ni Ketut Muliati asal Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan. Guna meringankan bebannya, perempuan 42 tahun ini diberikan kursi roda. Itu diserahkan melalui jajarannya, Senin (12/2). Ayah Muliati, Wayan Comel (65), menuturkan anaknya menderita gangguan saraf dan lumpuh sejak dua tahun. Berawal dari tenggorokannya yang sering sakit. Saat ini ia dirawat seadanya. Kondisinya yang kurang mampu, membuatnya tak bisa melakukan pengobatan secara rutin.
MBP/ist
MBP/ist
PEMKAB KLUNGKUNG - Perhatian Pemkab Klungkung terhadap bidang pendidikan terus bergulir setiap tahun. Bentuknya tak hanya melalui pemberian beasiswa untuk siswa kurang mampu, juga dengan mempermudah akses menuju sekolah dengan menerapkan program angkutan gratis. Setelah siswa SMP, kini sasarannya mengarah pada Taman Kanak-kanak (TK). Hal ini juga sekaligus mendukung program satu desa minimal satu TK negeri. ‘’Ini sebagai salah satu program inovasi untuk dunia pendidikan,’’ ungkap Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta usai memimpin rapat staf lengkap di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya Kabupaten Klungkung, Kamis (8/2).
34
26 Februari - 4 Maret 2018
WALI KOTA DENPASAR - Pengembangan usaha masyarakat yang memperhatikan potensi desa sebagai sebuah landasan dari pembentukan Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa). Denpasar sebagai daerah perkotaan satu-satunya di Bali menjadikan Bumdesa sebagai usaha pemberdayaan masyarakat yang nantinya mampu mengarah pada terbukanya peluang dan kesempatan kerja. Hal tersebut menjadi dorongan Pemkot Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa meresmikan 11 Bumdesa yang dilakukan Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra di Bumdesa Sima Sari Dana, Desa Kesiman Petilan, Senin (12/2). “Filosofi awal Bumdesa untuk memberikan tambahan peningkatan pendapatan desa, namun yang lebih utama yakni bagaimana memberdayakan perekonomian masyarakat,” ujar Wali Kota Rai Mantra.
MBP/ist
WALI KOTA DENPASAR - Revitalisasi pasar rakyat atau pasar tradisional menjadi program Pemkot Denpasar dalam peningkatan ekonomi kerakyatan di Kota Denpasar. Di samping itu, dilakukan dalam peningkatan fisik pasar lewat penataan-penataan yang ada hingga peningkatan sumber daya manusia, baik pedagang dan pengelola pasar rakyat. Salah satu peningkatan pengelolaan pasar rakyat dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Denpasar lewat lomba cerdas cermat dan yel-yel pedagang pasar rakyat cerdas dan kreatif di Pasar Agung Peninjoan, Kecamatan Denpasar Utara, Senin (12/2). Kegiatan ini melibatkan para pedagang pasar yang telah direvitalisasi dan telah mengikuti sekolah pasar rakyat Kota Denpasar yang disaksikan langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang sekaligus sebagai juri kehormatan dalam kegiatan tersebut.
MBP/ist
MPP KOTA DENPASAR - Kabar gembira untuk masyarakat, karena Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Denpasar telah diresmikan oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementrian PAN dan RB RI, Diah Natalisa di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar, Senin (12/2). Peresmian tersebut dihadiri Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh, Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Ketua Tim PKK Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra dan seluruh jajaran OPD di lingkungan Kota Denpasar. Serangkaian acara launching atau peresmian Mal Pelayanan Publik Kota Denpasar, juga dilaksanakan launching transaksi nontunai dan layanan mobil jenazah sebagai bentuk inovasi pelayanan untuk masyarakat Kota Denpasar.
MBP/ist
MBP/ist
BUPATI TABANAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi anggota DPRD Tabanan, OPD Tabanan, perbekel dan tokoh masyarakat menebar 15 ribu benih ikan nila di kawasan Banjar Dinas Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Tabanan, Senin (12/2). Aksi tebar benih ikan nila ini merupakan salah satu langkah jangka pendek untuk mengantisipasi perkembangbiakan jentik nyamuk di kubangan eks galian batu bata warga. Hal tersebut disampaikan Bupati Eka saat melakukan penebaran benih ikan di kubangan eks galian yang karena curah hujan tinggi menjadi mirip danau buatan. ‘’Ini salah satu fenomena alam, karena hujan yang berkepanjangan. Akibatnya, bekas galian warga jadi seperti danau buatan. Banyak jentik nyamuk yang dikhawatirkan menyebabkan penyakit.
SENATOR WEDAKARNA - DPD-RI Utusan Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III berjanji membawa hubungan diplomatik Indonesia khususnya menjembatani kepentingan Bali untuk bisa lebih dekat dengan negara-negara pecahan Uni Soviet dan Eropa Timur. Hubungan ini dalam rangka menjadikan Indonesia semakin bermain strategis dalam tataran politik, ekonomi, pendidikan, sosial dan budaya. Visi ini kerap disampaikan oleh Senator Shri Arya Wedakarna dalam setiap kesempatan untuk memperjuangkan diplomasi Bali, salah satunya usai bertemu Duta Besar Republik Czech HE Ivan Hotek di kediaman resmi Dubes Czech. Dalam pertemuan itu, Shri Arya Wedakarna menyampaikan bahwa kerja sama mutual Indonesia dan Czech harus memberikan manfaat untuk kedua bangsa dan hal ini hanya bisa diusahakan dengan komunikasi yang intens antara Government To Government (G To G), Parliament To Parliament (P To P) dan People To People (P To P). 26 Februari - 4 Maret 2018
35
AKTIVITAS
MBP/ist
MBP/ist
BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta meresmikan Mushola At-Taqwa sekaligus silaturahmi dan tasyakuran atas renovasi Mushola At-Taqwa Yayasan Mukti Sentosa tahap pertama di Jalan Bidadari IID Banjar Merta Nadi Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (10/2). Peresmian ditandai penandatanganan prasasti dan memberikan dana sebesar Rp 25 juta untuk mendukung acara tersebut. Ketua Yayasan Mukti Sentosa Deny Prasetyo mengatakan, Musholla At-Taqwa sudah didirikan sejak tahun 1997 dengan jamaah kurang lebih 1.000 orang dan memiliki tanah seluas delapan are dengan bangunan berlantai dua.
WALI KOTA DENPASAR - Program Pemerintah Kota Denpasar dalam membantu ekonomi kerakyatan dilaksanakan melalui program Bedah Warung. Program ini bukan kali pertama dilaksanakan, namun menjadi program berkesinambungan yang tahun ini kembali menggulirkan kepada salah satu warung kuliner di Kesiman Kertalangu. Wali Kota Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra meresmikan langsung warung yang telah mendapatkan renovasi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar, Sabtu (10/2). Selain memberikan peningkatan kualitas fisik Warung Prodong milik Bapak Purna Wirawan, Jl. Gandapura III, Gang Prodong No.24X Desa Kesiman Kerthalangu, Dentim juga mendapatkan pendampingan manajemen ekonomi.
BUPATI KLUNGKUNG - Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan menggelar peragaan busana Semarapura Fashion Day, Jumat (9/2). Bertempat di depan Monumen Puputan Klungkung, peragaan yang mengusung tema “The Hearth Of Tenun Klungkung ini” memamerkan berbagai busana berbahan kain Endek khas Kabupaten Klungkung. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta selaku pencetus event ini mengatakan tujuan digelarnya kegiatan ini sebagai upaya untuk membangkitkan kejayaan kain tenun Khas Klungkung seperti Endek, Rang Rang, Cepuk serta songket. GURU PIDUKA - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) bersama Mejelis Utama Desa Pakraman (MUDP) dan Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) se-Bali menggelar sembahyang “Guru Piduka” di Pura Segara Rupek, Desa Pakraman Sumberkelampok, Kecamatan Gerokgak-Buleleng, Jumat (9/2). Persembahyangan juga diikuti 14 Desa Adat se-Kabupaten Buleleng dan satu Desa Adat Gilimanuk, beserta ratusan umat pengempon Pura Segara Rupek. Dalam persembahyangan “Guru Piduka” ini, lembaga tinggi umat Hindu memohon kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa agar alam dan kesucian pura di Bali, utamanya Pura Segara Rupek yang merupakan pura Dang Kahyangan tetap lestari dan tidak diusik oleh pembangunan proyek yang dapat mencemari kesucian pura.
36
26 Februari - 4 Maret 2018
26 Februari - 4 Maret 2018
37
TRADISI
MBP/sos
Anggota subak menggelar tradisi ngider githa dengan menunggangi sampi gerumbungan.
Prosesi ”Ngider Githa”
Gunakan ”Sampi Gerumbungan”, Wujud Syukur kepada Dewi Sri
B
udaya agraris di Bali, khususnya pada persawahan tak bisa terlepas dari ritual. Sebelum mengolah tanah, ada Mapag Toya. Sebelum menabur benih ada Nuasen Maniwih. Selain itu ada pula ritual saat mulai mengolah tanah yang disebut Ngendag Amacul dan sebelum menanam perlu Nuasen Nandur. Jika dicermati, istilah itu sifatnya masih umum. Dalam artian, diterapkan seluruh subak. Bisa dikatakan itu sudah menjadi hal yang wajib. Hal tersebut dipandang sebagai sebuah jalan untuk mendapat kesuburan pada padi yang ditanam. Begitu juga dengan hasilnya yang berlimpah. Selain tradisi itu, sejumlah subak juga menerapkan tradisi yang cukup unik. Seperti halnya di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan. Anggotanya menggelar upacara Ngider Githa. Sebuah tradisi yang dilaksanakan dengan makidung sembari berkeliling di areal persawahan sambil memercikkan sarana
38
26 Februari - 4 Maret 2018
berupa arak, brem, tuak dan menggunakan banten khusus sebagai sarana upakara. Menurut kepercayaan, itu sebagai ungkapan syukur kepada Dewi Sri. Ulun Desa Sudaji, Jero Pasek Gede Negara menuturkan tradisi ini tak wajib dilaksanakan krama yang menggarap sawah. Melainkan digelar jika ada yang membayar kaul. “Tempatnya harus di sawah,” ujarnya, belum lama ini. Tradisi ini juga dilengkapi Banten Suci yang dihaturkan kehadapan Sang Hyang Surya (penguasa matahari) sebagai saksi. Kemudian banten sootan yang berisi babi guling jantan yang dihaturkan untuk leluhur yang memiliki kaul (naur sesangi). Serta pangkonan ageng yang terdiri dari nasi, lawar, jejeruk dan daging babi yang dihaturkan saat ngider githa, yang usai dipersembahakn selanjutnya akan disantap oleh para ulu desa, pemangku dan tokoh adat secara bersama-sama di tengah sawah. “Dudonan-nya dimulai dengan pegat soot, berlanjut memetik padi atau anggapan.
Kemudian anggapan tersebut dibawa keliling di tengah areal persawahan,” terangnya. Pada prosesi ini, terlihat pemandangan yang cukup menarik. Anggapan yang digunakan memetik padi dan adegan yang melambangkan leluhur dibawa mengelilingi sawah oleh pembayar kaul dengan menunggangi sampi gerumbungan yang juga menjadi ikon Kabupaten Buleleng. Sapi tersebut dihias layaknya beratraksi saat Twin Lake Festival. Prosesi ini pun diiringi dengan lantunan kidung. Pemandangan yang cukup langka itu menjadi daya tarik masyarakat. Mereka berbondong-bondong ke lahan persawahan untuk menonton. Tak hanya itu, dengan iringan gong, mereka juga bersorak ria. Melaksanakan tradisi yang telah menjadi warisan leluhur ini, kata Jero Negara membutuhkan biaya yang cukup besar. Namun tradisi ini tetap lestari. l Sosiawan
A KT I V I TA S
MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Pemkot Denpasar terus berupaya memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berkreativitas. Berbagai inovasi terus digalakkan guna membahagiakan masyarakat Kota. Kali ini Light Emitting Diode (LED) Videotron Amphitheater Youth Park atau Taman Pemuda di Taman Kota Lumintang, Denpasar yang disinyalir merupakan satu-satunya taman dan areal publik di Bali bahkan di Indonesia yang sangat jarang dilengkapi amphitheater, diresmikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Minggu (11/2). Sebelumnya Wali Kota Rai Mantra telah meresmikan Tukad Badung yang telah ditata tampak terus ramai dikunjungi masyarakat hingga wisatawan mancanegara untuk menikmati keasrian dan berselfie-ria di tukad (sungai) tersebut. Kini Pemkot Denpasar menyediakan ruang untuk kreativitas di bidang seni visual dan pertunjukan melalui fasilitas Videotron Amphitheater Youth Park di Taman Kota Lumintang.
MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Komitmen Pemkot Denpasar dalam memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat secara berkesinambungan terus ditingkatkan. Kali ini masyarakat Kota Denpasar dapat menikmati berbagai jenis layanan publik yang berada dalam satu atap yang dikemas dalam Mal Pelayanan Publik (MPP) Sewaka Dharma Kota Denpasar. Layanan yang merupakan pengembangan dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Denpasar ini, secara resmi telah di-launching oleh Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB Diah Natalisa, Senin (12/2). Sehari setelah di-launching, Selasa (13/2) masyarakat tampak antusias memanfaatkan Mal Pelayanan Publik pertama di Bali ini.
MBP/ist
MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Percepatan penanganan permasalahan sosial di Kota Denpasar tak dapat diselesaikan sendiri oleh Pemkot Denpasar. Sinergitas program menjadi langkah penting dalam percepatan penanganan. Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Denpasar sebagai mitra Pemkot Denpasar dalam penanganan permasalahan sosial yang juga bersinergi dengan Karang Taruna, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, hingga Coorporate Social Resposibility (CSR) baik swasta dan BUMN. Tak sebatas pada bantuan sembako dan bedah rumah, namun juga mencakup bantuan berbagai alat kesehatan bagi difabel dan lansia.
SBA - Success Business Associations (SBA) mengadakan roadshow ke Bedugul, Tabanan, Kamis (8/2). Roadshow dimulai dari parkir timur Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar. Selain roadshow juga dilakukan pengenalan produk pupuk dan pakan ternak. Di samping produk pertanian, SBA pun memiliki produk kosmetik, suplemen kesehatan, beras dan air minum. Pendiri SBA Indonesia I Gede Putra Yasa mengatakan, roadshow merupakan kegiatan perayaan untuk para peserta yang telah berhasil. Dari 1.225 peserta SBA, 90 orang telah berhasil dan mendapatkan bantuan hingga Rp 4 miliar per orang. Manusia dilahirkan dengan jiwa yang murni. Namun, dalam kehidupan sehari-hari sering bertemu masalah, sehingga membuat jiwanya tidak murni dan tidak berbakti kepada orangtua. 26 Februari - 4 Maret 2018
39
PROPERTI
Rumah Vertikal, Solusi Tekan Alih Fungsi Lahan
A
lih fungsi lahan yang marak terjadi untuk pembangunan rumah atau perumahan tidak bisa dielakkan. Apalagi dengan jumlah penduduk Bali yang semakin bertambah. Salah satu solusi yang mengemuka untuk menekan alih fungsi lahan untuk perumahan adalah dengan membuat rumah vertikal (rumah susun). Ketua Real Estate Indonesia (REI) Bali Pande Agus Permana Widura melihat ke depannya generasi berikutnya, khususnya di Kabupaten Badung dan Denpasar, akan sulit membeli lahan atau perumahan. ‘’Jangan sampai menjadi penonton di tanah sendiri karena harga lahan sangat tinggi dan tidak terjangkau. Saya khawatir mereka tidak bisa membeli rumah di tempat mereka seperti di Denpasar dan Badung,’’ ungkapnya. Dengan demikian yang akan menjadi tempat tinggalnya adalah rumah
40
26 Februari - 4 Maret 2018
orangtuanya. Pembangunan kamar akan dilakukan lagi. Menurutnya, ini memperihatinkan karena rumah adat di Bali semakin tidak ada lagi. Di Bali backlog tempat tinggal sebesar 270.000. Ini cukup tinggi, bahkan Badung lebih tinggi lagi. ‘’Bukan mereka tidak ada tempat tinggal untuk mereka tempati. Ada. Tapi sifat kepemilikannya sewa ataupun kos-kosan. Ini cukup memprihatinkan,’’ ujarnya. Maka dari itu pihaknya bersama organisasi Kadin dan IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) Bali akan bersama-sama menyuarakan hal tersebut. Satu-satunya yang bisa dijangkau adalah dengan hunian vertikal. Dengan membuat hunian vertikal, harga rumah bisa relatif murah dibandingkan dengan rumah landed house. ‘’Tentunya kita ingin menjaga kebudayaan itu sendiri. Kenapa saya bersama IAI ingin meran-
cang ini. Apakah memungkinkan rumah tinggal vertikal tapi bernuansa Bali? Karena kalau dengan model ini, jangan sampai nuansa Bali hilang,’’ tandasnya. Pihaknya menilai kondisi Bali sudah kritis. Pihaknya mengkhawatirkan ke depannya alih fungsi lahan bisa bertambah lagi. Memang tidak ada jaminan dengan hunian vertikal akan dapat menghentikan alih fungsi lahan. Akan tetapi, setidaknya dapat meminimalisasi alih fungsi lahan. Oleh karena itu, REI Bali yang mendapat bagian tugas menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) hanya bisa membangun di daerah pinggiran seperti Buleleng, Karangasem dan Jembrana. Rumah di kawasan ini tidak bisa ditempati oleh orang-orang yang bekerja di Denpasar dan Badung, karena akan macet dan polusi. ‘’Sedangkan untuk di daerah mer-
eka sendiri, di Buleleng, Karangasem, Jembrana, itu sudah bisa terakomodir. Yang saya khawatirkan adalah kabupaten lain dan kota dalam penyediaan rumah tinggal ini,’’ pungkasnya. Solusi yang bisa dilakukan salah satunya dengan menaikkan harga rumah subsidi itu jika dibangun di wilayah Denpasar atau Badung. ‘’Karena tidak bisa secara general kita patok rumah di Bali itu sama. Karena setiap kabupaten itu harganya lahannya berbeda-beda,’’ imbuhnya. Harga lahan di Bali lebih mahal daripada di Jakarta. Karena di Jakarta dapat dibangun secara vertikal atau ke atas. Namun di Bali tinggi rumah hanya bisa maksimal 15 meter. Sementara izin untuk apartemen atau rumah vertikal itu belum ada. Di Jakarta bisa dibangun sampai 10-20 lantai. Akhirnya harga dasar daripada tanah itu lebih murah
daripada harga lahan di Bali yang hanya bisa dibangun maksimal dua lantai. ‘’Ini yang perlu kita kaji bersama supaya harga di Bali tidak melambung tinggi, yang pada akhirnya berakibat penduduk Balinya tidak bisa membeli lahan di Bali sendiri,’’ tukasnya. Waka Kadin Bali Bidang Perumahan IGM Aryawan mengatakan, dalam kaitannya dengan minimalisasi alih fungsi lahan yaitu dengan penggunaan lahan yang maksimal. Dari sisi harga, dengan rumah landed tipe 36/100 ratarata harganya di Denpasar adalah Rp 700 juta. Dengan harga itu, kemampuan masyarakat membeli rumah rendah. Namun jika dibuat rumah vertikal, harga rumah bisa ditekan menjadi Rp 400 juta. Ini lebih terjangkau oleh masyarakat yang berpenghasilan Rp 8 juta. ‘’Karena kalau rumah vertikal yang
bersubsidi dengan maksimal gaji Rp 7 juta, di perkotaan itu bisa mendapatkan fasilitas dengan bunga 5 persen, juga uang muka 5 persen. Itu bisa membantu masyarakat di perkotaan untuk mendapatkan rumah subsidi,’’ bebernya. Rumah susun bagi perkotaan, menurutnya, satu-satunya solusi untuk menekan alih fungsi lahan dan dapat menjangkau kemampuan masyarakat untuk membeli rumah di perkotaan. Namun di wilayah pinggiran, pihaknya berharap agar pemerintah daerah mengecilkan luas kapling karena sekarang sesuai perda luasnya 100 meter persegi. Karena di Denpasar atau di Bali komponen harga tanah sangat tinggi untuk mewujudkan suatu perumahan. l Maya
26 Februari - 4 Maret 2018
41
A KT I V I TA S
MBP/ist
KOTA CERDAS - Denpasar Smart City atau Kota Cerdas dengan memadukan teknologi dalam percepatan akses pelayanan kepada masyarakat yang saat ini telah menjadi program hingga di tingkat desa/kelurahan. Rancangan program teknologi informasi lewat E-Sewaka Dharma untuk tingkat desa/kelurahan yang terus bersinergi dengan program di desa/kelurahan. Sebelumnya, program Sistem Pelayanan Penatih atau “Sipena” dari Kelurahan Penatih yang telah mampu melakukan pendataan dan pelayaan kepada masyarakat serta membawa Kelurahan Penatih meraih juara I kelurahan terbaik di tingkat nasional. Hal ini terus berlanjut yang kali ini disambut dengan inovasi program pelayanan dari Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur yang meluncurkan Sistem Kesiman Kertalangu (Sikekal).
MBP/ist
DPRD BADUNG - Guna menyempurnakan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemberdayaan Desa Adat, DPRD Badung melakukan serap aspirasi Bendesa Adat se-Badung, Senin (12/2) di gedung Dewan Badung. Acara aspirasi yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Sunarta tersebut dihadiri Ketua Pansus I Made Retha beserta anggota pansus, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Putu Gede Sridana, Sekwan Badung I Nyoman Predangga, sejumlah akademisi dari Universitas Warmadewa serta Bendesa Adat se-Badung. Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Sunarta mengatakan, selama ini banyak hambatan yang dialami desa adat baik di bidang sosial maupun pembangunan.
MBP/ist
MANGUPURA AWARD - Dalam upaya meningkatkan akselerasi pelayanan publik, tahun 2018 ini Pemkab Badung kembali menggelar Anugerah Mangupura Award. Kali ini tidak hanya diikuti oleh perangkat daerah (PD), namun juga perusahaan daerah dan pemerintah desa se-Badung, termasuk perseorangan. Hal tersebut terungkap saat rapat koordinasi terkait persiapan penilaian Mangupura Award Tahun 2018 yang dipimpin Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (8/2). Kepala Badan Litbang Badung I Wayan Suambara melaporkan, Mangupura Award adalah penghargaan yang diberikan oleh Pemkab Badung kepada perangkat daerah, perusahaan daerah dan pemerintah desa.
MBP/ist
MEDITERRANEAN BALI - Kampus Mediterranean Bali Hotel and Cruise Line Training Centre merupakan salah satu kampus di bidang perhotelan dan kapal pesiar terbaik di Bali yang meraih berbagai prestasi di tingkat nasional hingga ke ASEAN serta sejumlah penghargaan internanional salah satunya sebagai “The Best College in Bali” dalam ajang “Bali Best Brand Award” secara berturut–turut tahun 2015 dan 2016. Mediterranean Bali kembali melebarkan sayapnya dalam bidang kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dimensions International College Singapore (https://dimensions.edu.sg/) pada 29 Januari 2018 lalu.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
42
26 Februari - 4 Maret 2018
MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Jalan santai dan aksi kebersihan kembali memeriahkan rangkaian menyambut HUT ke-230 Kota Denpasar di Lapangan Parkir Timur Lapangan Taman Kota Lumintang, Minggu (11/2). Kegiatan ini digelar Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar diikuti kurang lebih 15.500 orang peserta dari kalangan siswa, LPD, sekaa teruna, kaling/kadus, perbekel/lurah se-Kota Denpasar, guru di Kota Denpasar, OPD dan seluruh staf di lingkungan Pemkot Denpasar. Jalan sehat dibuka Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra ditandai dengan pengibasan bendera start. Tampak hadir pula Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Asisten Administrasi Pembangunan Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidartha, Kepala Disdikpora Kota Denpasar Wayan Gunawan dan seluruh pimpinan OPD Pemkot Denpasar.
MBP/ist
WALI KOTA DENPASAR - Dalam rangka memaksimalkan peran dan fungsi Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dalam meningkatkan profesionalisme, netralitas dan kesejahteraan, Korpri Kota Denpasar periode 2017-2022 yang dinahkodai Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dikukuhkan. Pengukuhan dipimpin langsung Ketua Umum Korpri Pusat yang juga Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh di Ruang Sewaka Mahotama, Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Senin (12/2). Hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB Diah Natalisa, Ketua Korpri Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun, Sekda se-Bali dan seluruh instansi terkait lainnya di lingkungan Pemkot Denpasar.
MBP/ist
STIMI HANDAYANI - Kompetisi antara perguruan tinggi (PT) ke depan dipastikan semakin ketat. Kualitas lulusan akan menjadi tolok ukur masyarakat dalam memilih tempat melanjutkan pendidikan. Karena itu, peningkatan kualitas harus menjadi komitmen bersama perguruan tinggi di Bali. Terlebih nanti akan masuk perguruan tinggi asing yang ikut berebut mahasiswa dengan perguruan tinggi lokal. Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan STIMI Handayani Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. di sela-sela kegiatan bakti sosial serangkaian peringatan HUT ke-36 Kopertis Wilayah VIII di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Jumat (9/2). Kegiatan bakti sosial ini diisi sembahyang bersama dan penanaman pohon di kawasan Pantai Mertasari, Denpasar Selatan.
MBP/ist
PEMKAB BADUNG - Sebagai wilayah pariwisata berskala internasional dan merupakan salah satu sumber PAD terbesar Kabupaten Badung, Kecamatan Kuta diberikan atensi khusus oleh Pemerintah Kabupaten Badung terkait Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Badung tahun 2019. Hal tersebut demi menjamin performa Kuta tetap terjaga sesuai standar yang dibutuhkan, sehingga sebagai barometer pariwisata Badung bisa tetap dapat dinikmati dan diminati pihak luar. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Badung I Made Wira Dharmajaya di sela-sela membuka Musrenbang Kecamatan Kuta, Kamis (8/2). 26 Februari - 4 Maret 2018
43
A KT I V I TA S SENATOR WEDAKARNA - Dukungan agar pemerintahan Presiden Joko Widodo memberangus radikalisme sampai ke akar–akarnya mendapat dukungan dari Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, terlebih pasca-insiden ‘’kartu kuning’’ yang dilakukan oleh oknum mahasiswa UI saat acara akademik di Kampus UI, Jakarta. Kecaman atas tindakan mbalelo yang dilakukan oleh mahasiswa UI itu disampaikan Shri Arya Wedakarna di sela-sela kunker MPR-RI di Desa Samsam, Kerambitan, Tabanan. Di hadapan perbekel, Ida Jero Bendesa, ketua STT, prajuru desa, mahasiswa KKN Unud dan komponen generasi muda Tabanan, Senator RI meminta seluruh pihak di Bali mewaspadai dampak radikalisme yang kini sudah merasuki wilayah desa–desa karena dikhawatirkan dapat melemahkan Bali sebagai basis Pancasila.
WABUP BADUNG - Wabup Ketut Suiasa, Selasa (13/2) menghadiri langsung Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Badung di Kecamatan Kuta Selatan (Kutsel). Ikut hadir dalam acara tersebut Kepala Bapedda Kabupaten Badung I Made Wira Dharmajaya, Wakil Ketua DPRD Badung Nyoman Karyana bersama seluruh Dewan Badung Dapil Kutsel dan segenap Muspika Kecamatan Kutsel. Dalam kesempatan tersebut, orang nomor dua di Kabupaten Badung tersebut memaparkan progres perjuangan Pemkab Badung dalam merealisasikan solusi permasalahan yang terjadi di wilayah Kutsel. Baik menyangkut infrastruktur pengurai kemacetan, keberadaan rumah sakit dan Puskesmas Induk, tambahan SMA negeri, hotel, sistem pengolahan air bersih dan mengejar status lapangan lagoon.
PERDIKNAS DENPASAR - Jalan santai membuka perayaan puncak HUT ke-49 Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar, Minggu (11/2). Kegiatan ini dihadiri Pendiri Utama Perdiknas serta diikuti ribuan peserta mulai dari para pendiri Perdiknas, pegawai, dosen dan mahasiswa Undiknas University, guru, hingga siswa-siswi SMP Nasional dan SMK Teknologi Nasional. Peserta yang start dari Perdiknas menuju Renon, Jalan Sudirman, Jalan Waturenggong dan kembali ke Perdiknas dilepas langsung oleh Ketua Perdiknas Denpasar Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., M.H. Ketua Panitia I Made Peri Ardiyasa, S.T. mengatakan, rangkaian HUT ke-49 Perdiknas telah dimulai sejak 24 Oktober 2017 lalu yang diisi kegiatan Talkshow ‘’Stop Bullying’’ bersama Arist Merdeka Sirait.
44
26 Februari - 4 Maret 2018
MBP/ist
SMPN 1 KEDIRI - Ada yang berbeda pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) SMP Negeri 1 Kediri Kabupaten Tabanan tahun ini. Memasuki usia ke-40 tahun, sekolah unggulan di kecamatan Kediri ini menggelar perayaan HUT secara istimewa, Jumat (9/2). Diharapkan, diusia yang dewasa ini sekolah yang hingga tahun ajaran 2016 telah menamatkan 10.332 alumni dapat terus meningkatkan kualitas dan integritas lulusan. Sesuai tema HUT kali ini ‘’Trought the 40 anniversary of SMP Negeri 1 Kediri We Realize The Intelligent Creative and Characteristic For All School Members’’. Selain pemotongan tumpeng, puncak HUT juga diisi penyerahan piala dan hadiah bagi para peserta lomba yang telah digelar sebelumnya. Kepala SMPN 1 Kediri Sagung Raka Suartini, mengatakan usia 40 tahun paling tidak bisa menjadi momentum lebih meningkatkan kemampuan, kreativitas dan karakter seluruh warga sekolah.
MBP/ist
WABUP BADUNG - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri pembukaan Musrembang RKPD Kabupaten Badung di Kecamatan Kuta Utara yang dibuka oleh Ketua Bapeda Badung, Made Wira Darmajaya, Senin (12/2). Musembrang RKPD ini dihadiri Ketua DPRD I Putu Parwata beserta anggota DPRD Badung Dapil Kecamatan Kuta Utara, Camat Kuta Utara A.A. Ngurah Arimbawa beserta Muspika, Perwakilan Dekranasda, tokoh Masyarakat Kuta Utara I Made Sudiana yang mantan Wakil Bupati Badung, Mantan Sekda Badung Kompyang R. Swandika, para perbekel/lurah serta para bendesa adat se-Kecamatan Kuta Utara. Camat Kuta Utara A.A. Ngurah Arimbawa melaporkan, Kecamatan Kuta Utara terdiri atas tiga desa dan tiga kelurahan dengan 43 banjar dinas, 46 lingkungan serta delapan desa adat dengan luas wilayah 33,86 kilometer persegi.
YAPMI Berjuang keras demi mengharumkan nama Bali, I Gusti Ngurah Putu Jansen Indra Maha Putra berhasil meraih prestasi gemilang. Siswa SMP PGRI 8 Denpasar yang lahir di kota Negara, 5 Maret 2002 itu mengikuti ajang Top Model Indonesia Tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Yayasan Pembina Model Indonesia (YAPMI). Jansen menyisihkan puluhan model muda Bali dalam penyisihan Top Model Provinsi Bali dan berhasil mewakili Pulau Dewata di ajang nasional. Beban berat dipikul oleh Jansen karena harus berjuang membawa nama Bali dan bersaing dengan model dari berbagai provinsi di Indonesia. Ia yakin usaha tidak akan mengkhianati hasil. Kerja keras yang dilakukannya membuahkan hasil manis.
BUPATI KARANGASEM - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) hibah Barang Milik Negara (BMN) berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) c.q. Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) Rida Mulyana di lingkungan Ditjen EBTKE Makasar, Kamis (8/2. Selain Kabupaten Karangasem, 9 Pimpinan Kabupaten/Kota se- Indonesia yakni Kabupaten Kepulauan Selayar, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kudus, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kabupaten Magetan, Kabupaten Jepara, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Majene, serta Kabupaten Berau juga mengikuti acara serupa. 26 Februari - 4 Maret 2018
45
HIBURAN
Yessy Diana
Motivasi Jomblo
J
omblo bukan berarti kehidupan seseorang tak bisa bahagia. Kebahagiaan dan keceriaan bisa didapat dari sahabat atau dengan cara lainnya. Motivasi inilah yang disampaikan Yessy Diana lewat single terbarunya “Jomblo Bahagia”. Single yang diciptakan Budi Rajapala ini dilaunching bersama video klipnya, Minggu (11/2) malam lalu di Denpasar. Selain untuk memotivasi para jomblo, single ini diciptakan karena selama ini belum ada penyanyi Bali yang menciptakan dan menyanyikan lagu tentang kehidupan seorang jomblo yang hidupnya bahagia. Oleh karenanya, sebagai selebgram yang mempunyai 120 ribu followers ini, Yessy Diana ingin mengajak para penggemarnya, terutama yang jomblo untuk selalu hidup bahagia. Sebab, jodoh sudah ditentukan oleh Tuhan. “Lagu ini bukan menceritakan kisah pribadiku, karena aku bukan tipe orang yang tidak bahagia. Lagu ini diciptakan untuk mengajak para jomblo agar selalu hidup bahagia, meskipun tidak mempunyai pasangan atau ditinggal pasangannya,” ujar pemilik nama lengkap Dewa Ayu Yessy Diananingsih ini. “Jomblo Bahagia” ini merupakan single kedua Yessy Diana setelah sebelumnya sempat merilis single perdana “Pada Gelahang” pada Agustus 2017 lalu. Keinginannya terus berkarya di belantika musik Bali, karena kecintaannya terhadap musik Bali. Selain itu, wanita asal Nusa Penida ini juga termotivasi oleh para penggemarnya yang terus memberikan respons positif terhadap karya sebelumnya. Dengan suara khas yang dimilikinya, ia pun optimis akan terus berkarya untuk meramaikan belantika musik di Bali. Video klip single “Jomblo Bahagia” yang digarap Bagus Windhi ini dibuat simpel dengan alur cerita yang homoris. Beberapa model, seperti Ary Kakul, Bayu Keramas, Yunik Hartika, Ciayuliana, Ari Rocket dan Raditya dilibatkan dalam video klip ini. “Intinya, di video klip itu kita putus sama pacar, tetapi bukan berarti kita patah hati lalu minum-minum, merokok, pakai narkoba, dan parahnya lagi mereka tidak mempunyai semangat untuk hidup. Nah, pada video klip ini saya ingin memotivasi mereka, bahkan kita bisa hidup lebih baik tanpa harus bersama dia,” ujar wanita kelahiran, Batununggul, 20 Desember 1992 silam ini. “Semoga karya saya ini bisa diterima oleh masyarakat luas dan agar saya selalu disupport agar bisa berkarya lebih baik ke depannya,” pungkas alumni IKIP PGRI Bali ini. l Winatha
46
26 Februari - 4 Maret 2018
MBP/ant
Lagu Anggun Masuk Top 10 Billboard Dance Charts SETELAH tujuh pekan berturut-turut, lagu Anggun yang berjudul “What We Remember” akhirnya berhasil memasuki tangga lagu 10 most-played Dance songs di Amerika, menurut versi Billboard, sebuah music charts resmi Amerika. Ini merupakan kali pertama dalam sejarah musik di mana seorang artis wanita kelahiran Indonesia menerima keberhasilan tersebut di Amerika.
“Saya sangat senang melihat respons yang menakjubkan atas lagu saya di komunitas dance di Amerika. Saya sangat berterima kasih kepada para DJ yang telah me-remixed lagu saya dan membuatnya menjadi Top 10”, ujar Anggun dalam siaran pers belum lama ini. Ini merupakan posisi ke-5 di Amerika yang telah berhasil diraih Anggun sepanjang kariernya dan yang paling tertinggi sejauh ini, setelah lagu “Snow on the Sahara” yang
telah bertengger di urutan #16 kurang dari 20 tahun lalu di tangga lalu Billboard. Sebelumnya, single ini juga masuk Top 40 Singles Sales Charts di Asia dengan posisi nomor 15, tulis ASIA TOP 40 dan iTunes sepekan setelah diluncurkan. “What We Remember” adalah single pertama dari album Internasional terbaru Anggun yang dirilis pada 8 Desember 2017. l Kmb 26 Februari - 4 Maret 2018
47
A KT I V I TA S
MBP/ist
ARYA WEDAKARNA - Dalam agama Hindu di Nusantara ada kepercayaan bahwa sejumlah cara wajib dilakukan oleh purusha (putra) Hindu dalam melestarikan kekayaan leluhurnya yakni dengan melestarikan purana (sejarah), pusaka (simbol leluhur), puri (istana), pura (tempat pemujaan Tuhan), pasar (pusat ekonomi) dan purusa (keturunan). Ajaran sederhana ini selalu diingatkan leluhur Nusantara kepada umat Siwa Buddha dari masa ke masa untuk bisa mempertahankan eksistensi Sanatana Dharma. Sejarah agama Hindu sebagai agama tertua di dunia dan Indonesia, kini direkonstruksi oleh lembaga kajian Hindu terbesar di Indonesia yakni The Hindu Center Of Indonesia (THCI) di bawah pimpinan Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III.
MBP/ist
BPR NUSAMBA - Menyambut HUT ke-28, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Nusantara Ampera Bhakti (Nusamba) menggelar kegiatan yang lebih menyentuh masyarakat luas. Salah satunya dengan memberikan bantuan sembako kepada warga kurang mampu di Kabupaten Gianyar dan menggelar lomba mewarnai tingkat TK di Kabupaten Bangli, Minggu (11/2). Direktur Utama BPR Nusamba Tegallalang Made Suwitrayasa menerangkan, BPR Nusamba akan memasuki usia 28 tahun pada 17 Februari mendatang. Puncak HUT BPR Nusamba kali ini akan dipusatkan di Kabupaten Buleleng.
MBP/ist
MBP/ist
STPBI - Tim Peneliti Mahasiswa STPBI (Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, tim di bawah bimbingan dosen I Made Trisna Semara, S.T., M.Par. yang beranggotakan Ni Made Ayu Natih Widhiarini (D-3 PHT A/4), Ni Putu Feby Devira Permanita (D-3 PHT A/2) dan Ni Kadek Wira Adanyani (D-4 MPH B/2) berhasil meraih dua penghargaan sekaligus yaitu Best Paper dan Best Poster dalam ajang bergengsi National Youth Scientific Tourism Conference 2018 di Univeristas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Jawa Tengah, beberapa waktu yang lalu. Sebelumnya, delegasi STPBI meraih juara I dalam ajang bergengsi Lomba Paper Contest Kongres Nasional VII Himpunan Mahasiswa Pariwisata Indonesia di Politeknik Negeri Banyuwangi, Jawa Timur. Prestasi ini membanggakan seluruh civitas akademika STPBI.
48
26 Februari - 4 Maret 2018
INDONESIA POWER - PT Indonesia Power bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN dan PT PLN Distribusi Bali menggelar Seminar dan Pelatihan Waste Management & Waste to Energy dengan tema ‘’Metode TOSS-LK untuk Mendukung Program Indonesia Bebas Sampah 2020 serta Pencapaian Target 80.000 MW dan 23% Bauran Energi Baru & Terbarukan di Tahun 2025’’ di Hotel Prama, Sanur, Denpasar, Selasa (13/2). Seminar dan pelatihan yang akan berlangsung selama tiga hari (13-15 Februari 2018) ini mengundang beberapa pembicara yaitu Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI M.R. Karliansyah, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, Ketua STT PLN Dr. Ir. Supriadi Legino, Direktur Utama PT Indonesia Power Sripeni Inten Cahyani, Perwakilan PT PLN Distribusi Bali serta dua pakar yakni Sonny Sudjatmika Sundadjaja (Waste Management & Waste to Energy) dan Dr. Hafidz (Solar STT PLN).
MBP/ist
UNDIKSHA - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja telah mendapat izin dari Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyelenggarakan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Tahun ajaran 2018/2019, perguruan tinggi yang dikenal sebagai pencetak sarjana pendidikan ini kembali menyelenggarakan PPG secara mandiri. PPG tahun ini diikuti 106 peserta di Bali dan luar daerah. Rinciannya, 38 orang mengikuti PPG Prajabatan Bersubsidi dengan Program Studi (Prodi) PG PAUD 15 orang dan Prodi Matematika 23 orang. Sedangkan 68 orang mengikuti PPG lewat jalur Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM3T). Prodi yang diikuti yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebanyak 19 orang, 11 orang Prodi Bahasa Inggris, Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) 20 orang, dan 18 orang Prodi Bahasa Indonesia.
MBP/ist
UNHI - Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar melantik Wakil Rektor I Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.Hum., Wakil Rektor II Dr. I Gede Putu Kawiana, S.E., M.M., Wakil Rektor III Dr. I Wayan Muka, S.T., M.T., Pimpinan Dekan, Ketua Prodi, Direktur Pascasarjana dan pejabat struktural di lingkungan Unhi Denpasar masa bakti 2018/2022, Minggu (11/2). Pelantikan berlangsung di Pura Maha Widya Mandira Kampus Unhi Denpasar yang diawali dengan pembacaan SK pengangkatan pimpinan wakil rektor dan pejabat struktural oleh Sekretaris Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Kol. (Purn) Dr. Drs. Dewa Ketut Budiana, M.Fil.H.
MBP/ist
MADE URIP - Selama empat periode menjabat anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si. makin dikenal sangat rajin turun ke masyarakat. Tidak saja membawa berbagai program dan bantuan langsung, tetapi juga selalu hadir menyerap dan memperjuangkan aspirasi berbagai kegiatan masyarakat, termasuk menggalakkan pemahaman nilai-nilai Empat (4) Pilar Kebangsaan. Made Urip turun melakukan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Banjar Dajan Ceking, Desa Blatungan, Pupuan, Tabanan, Minggu (11/2). Sebagai salah satu anggota Badan Anggaran (Bangar) MPR-RI, Made Urip memang wajib terus menggenjot pemahaman 4 Pilar Kebangsaan. Ia didampingi dua anggota DPRD Tabanan dari Fraksi PDI-P Anak Agung Nyoman Dharma Putra, S.Sos. yang juga Bendahara DPC PDI-P Tabanan dan I Gusti Nyoman Oemar Dani, A.Ma. sekaligus Ketua PAC PDI-P Pupuan.
MBP/ist
WALI KOTA DENPASAR - Penerapan pengelolaan sampah tidak bisa lagi dilakukan secara manual, namun harus mampu memadukan teknologi pengolahan dalam pengelolaan sampah. Begitu juga di Kota Denpasar sebagai kota besar pusat pendidikan, perekonomian dan pemerintahan dengan permasalahan sampah yang masih terus dilakukan upaya penerapan teknologi oleh Pemkot Denpasar. Tempat sampah tanam atau TPS underground telah dirancang Pemkot Denpasar dan kini terus melakukan upaya langkah-langkah penanganan sampah yang juga melibatkan berbagai pihak. Hal tersebut terungkap saat peresmian mesin Midori Fermentation Decompression (MFD) yang dilakukan Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Jumat (9/2).
26 Februari - 4 Maret 2018
49
TA K S U
Wayan Tonik Antara
Seniman Topeng Sidakarya dari Kutsel
L
ahir dari keluarga yang tidak memiliki darah seni, bukan berarti generasi berikutnya tidak bisa meneruskan dunia seni. Hal ini terlihat pada Wayan Tonik Arsana, seniman kelahiran Jimbaran, Kuta Selatan (Kutsel), 21 Maret 1979. Ia mulai mengenal seni sejak kecil secara alamiah. Saat berusia 3 tahun, saat ada upacara penyekahan diiringi pementasan tari baris. Mulai dari sinilah ia ingin belajar tari baris. Kecintaanya akan seni ini, mendorongnya belajar pada seorang guru yang bernama Pak Alex di Jimbaran. Setelah di SMP, dia mulai melirik ke seni tabuh. Saat kelas dua SMP, Wayan Tonik sempat mengikuti lomba tari baris di tingkat Kabupaten Badung. Berbekal niat dan latihan yang sungguh-sungguh, ia pun berhasil meraih juara dua. Hal itu sangat membanggakan baginya di tengah minimnya tenaga guru yang melatih dan ketiadaan biaya. Tamat SMP, ia pun melanjutkan pendidikan di SMKI 3 Sukawati, Gianyar. Namun sebelum tamat, ia lebih memilih kembali bersekolah di sekolah umum. Tahun 2003, terbentuk Himpunan Seniman Kabupaten Badung (HSKB) yang pada 2015 berproses menjadi LISTIBIYA. Wayan Tonik ikut duduk dalam kepengurusan, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan. Bahkan ia dipilih sebagai Ketua LISTIBIYA Kecamatan Kuta Selatan (Kutsel). Pengalamannya menari bukan saja di Bali, namun juga keluar daerah bersama sejumlah tokoh seniman legendaris Bali seperti Petruk dan yang lainnya. Hal ini pula yang membuat ia bangga, dapat berkesempatan satu panggung dengan tokoh seniman tua Bali. Selanjutnya, Wayan Tonik Arsana mulai mem-
50
26 Februari - 4 Maret 2018
pelajari tari topeng khususnya Topeng Sidakarya. Bersama teman-teman ia membeli Topeng Sidakarya sebagai pelengkap dalam sebuah pementasan. Iia tidak menyadari, dari sinilah awal ia akan menjalani profesi sebagai penari Topeng Sidakarya. Selain seni tari, Wayan Tonik Arsana juga menyenangi sastra Bali. Hal ini juga berkaitan dengan profesi seni yang ia jalani, dalam pembuatan Topeng Sidakarya terdapat aksara Bali yang ditulis sedemikian rupa dalam sehelai kain yang kemudian dipasupati. Baginya, apapun ajaran dan tulisan sastra, baik buruknya tergantung yang mempelajari, bukan dari sastra yang ada. “Karena belajar sastra terutama mengenai mantra seringkali dipergunakan oleh oknum sehingga sastra lain dianggap sama,� jelasnya. Keuletan dan pintar membagi waktu, memb u a t Wa y a n To n i k mudah diterima oleh teman-teman seprofesi dan juga keluarganya. Bahkan karena profesi senilah juga ia menemukan jodoh istri yang juga senang dan memiliki bakat
seni terutamanya seni suara. Sebagai seorang seniman serba bisa, membuatnya kadang kala berbagi pengalaman kepada istrinya. Begitu pula sebaliknya, Wayan Tonik Arsana tidak malu-malu untuk meminta masukan dalam melahirkan sebuah kolaborasi seni yang akan diperkenalkan dalam sanggar dan generasi muda. l Trimaja/bali tv
221 | 26 Februari - 4 Maret 2018
Dua Tahun Kepemimpinan Giriasa
Mampu Wujudkan Badung Berdaulat
RP 20.000