215 | 15 - 21 Januari 2018
RP 20.000
D A F TA R I S I OPINI lMenyongsong Tahun Politik 2019 6 BALI SEPEKAN lPohon Tumbang Tutup Jalan 7
LAPORAN UTAMA l Dinamika Kependudukan Bali Berubah 8 l Cerdas Mengelola Pemilih 10 l Perlu Fatwa Tata Ruang 11 EKONOMI l Sektor Pertanian Bali Melambat 16 POLITIK l Regenerasi Petani Tersendat 17 KIPRAH l I Dewa Ayu Putu Sashika Artakirana
Juara Tari Condong, Tertarik Jadi Guru 18
MANCANEGARA l Iran Bergejolak 20 DAERAH l Dilanda Banjir Lumpur,
LENSA l PARASAILING 26
OLAHRAGA l Demi Tampil di Olimpiade 27 PENDIDIKAN l Turun, Kunjungan Siswa ke Museum Subak 32 PARIWISATA l Wisata Teluk Gilimanuk
”Secret Bay” di Ujung Barat Bali 38
Tukad Unda Mendangkal 22
KESEHATAN lHoaks Medis, Perlunya Literasi Medis bagi Masyarakat 24
PROPERTI l Kebutuhan Rumah
di Bali Selatan Tinggi 40
15 - 21 Januari 2018
3
DARI PEMBACA
Bangun Budaya Baca T
anggung jawab membudayakan anak-anak gemar membaca sudah sering kali diwacanakan. Tanggung jawab ini di Bali saya lihat belum punya bentuk yang pasti. Tanggung jawab formal sekolah dalam hal ini tampaknya perlu ditingkatkan. Sekolah harus diberi ruang untuk membudayakan hal ini dengan mewajibkan anak-anak mengunjungi perpustakaan berapa jam dalam seminggu. Jumlah jam ini bisa diakmulasikan. Hal ini tentu harus dimulai dengan sedikit paksaan, agar anak terbiasa masuk perpustakaan. Paksaan ini bisa dalam bentuk mewajibkan anak meresume buku, sesuai jurusannya atau buku rujukan yang disiapkan guru. Selain itu, peluang membangun literasi ini bisa dimulai oleh Gubrenur Bali mendatang. Gubernur harus memiliki kepekaan dan komitemen membangun budaya gemar membaca dikalangan generasi muda. Insentif untuk ini bisa disalurkan lewat sekolah. Atau gubernur dan jajaranya bisa membangun komunikasi dengan media massa. Artinya, Gubernur Bali ke depan harus membangun investasi Bali dengan membangun SDM-nya. Jangan lagi terjebak pengertian pebangunan adalah membangun gedung dan mengejar pendapatan ekonomi. Harus ada keselarasan. Dalam hal ini, saya usulkan agar Gubernur Bali mendatang berani mempelopori penguatan perpustakaan desa dalam bentuk hibah buku. Atau dengan kata lain, ke depan Gubernur Bali harus lebih banyak mendengar dan melakukan solusi atas masalah yang berpotensi menjadi hambantan Bali. Putu Arsana Wirya Gianyar, Bali
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng: Sosiawan, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
15 - 21 Januari 2018
4
Sinergi Mengawal Sektor Pariwisata SEKTOR pariwasata terdampak erupsi Gunung Agung. Sektor yang menjadi regenerator ekonomi Bali ini pun harus segera diselamatkan. Recovery harus segera dilakukan. Kondisi saat ini pun membuat ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor pariwisata menguat. Untuk mengatasi ancaman PHK, sinergi dan penguatan kerjasama antara kebaupaten/kota dan pelaku pariwisata bisa menjadi solusi. Langkah PHK hendaknya menjadi pilihan terkahir, sehingga jangan dilakukan terburu-buru. Mencermati tingginya potensi terjadinya PHK di sektor pariwisata, Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat terkait dengan ancaman PHK di sektor pariwisata. Jajak dilakukan, untuk mencari solusi atas potensi ini. Selain itu, jajak juga dilakukan untuk menjaring masukan dalam upaya penyelamatan sektor pariwisata Bali. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden -- yang dijaring dengan wawancara via telepon terhadap responden di seluruh Bali—terdapat, 76, 01 perasen responden yang tak mendukung langkah PHK sebagai upaya menekan biaya operasional. Dalam kondisi prihatin pemilih modal dan operasional hotel maupun restoran juga harus ikut menanggung beban para pekerja. Harus ada kesabaran dari pihak manajemen untuk mencermati kondisi ini. Pilihan strategi untuk menekan operasional di tengah krisis kunjungan wisatawan bisa dilakukan dengan mengatur jam kerja, sehingga pekerja di sektor ini tetap memiliki peluang ketika situasi membaik. Responden juga menyarankan agar praktisi pariwisata dan pemerintah menguatkan sinergi untuk mengatasi dampak erupsi ini. Komunikasi
kepada negara-negara yang menjadi pemasok wisatawan harus dibangun dan dioptimalkan. Pemerintah dan pelaku pariwisata harus melakukan supay meyakinan wisatawan untuk datang ke Bali. Dalam konteks ini, investasi harus dilakukan dengan tetap bertanggung jawab kepada pekerja yang selama ini telah berkontribusi memberikan keuntungan kepada hotel dan restaurant. Di lain pihak, 13,57 persen responden mengatakan setuju jika dilakukan PHK. Pemutusan hubungan kerja selama ini memang menjadi pilihan ketika situasi memang tak menguntungkan dalam dunia usaha. Mesikpun menyetujui langkah PHK , namun responden kelompok ini berharap PHK dengan perjanjian yang berpihak pada karyawan. Artinya, harus ada klausul jika kondisi membaik mereka mendapat prioritas dipekerjakan kembali. Menurut responden PHK memang bukan satu-satunya solusi, tapi PHK bisa menekan beban operasional yang membuat daya tahan hotel dan restaurant lebih lama. Dengan begitu peluang terjadinya pemuliahan akan lebih terbuka. Dilain pihak, 10,42 persen responden mengaku tidak bisa menyikapi kondisi saat ini. Sektor pariwisata harus diselamatkan secara bersama-sama. Sinergi dalam hal ini harus dilakukan. Pariwisata yang bergantung dengan jumlah kunjungan wisatawan tentu akan sangat tergantung dengan kondisi dan dampak erupsi Gunung Agung. Jika ketidakpastian berlangsung lama, tentu PHK tak bisa dihindarkan. Tetapi, jika hanya tiga atau empat bulan, tentu PHK bisa disiasati dengan perumahan karyawan atau mengatur jam kerja karyawan. Menurut responden dilema di sektor pariwisata saat ini tak bisa
Setujukah Anda, jika Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di sektor pariwisata dijadikan salah satu solusi untuk menekan biaya operasional dalam kondisi krisis di sektor pariwisata? Tidak Setuju
Setuju
13,57 %
Tidak Tahu 76,01 %
10,42 %
disikapi dengan setuju atau tak setuju dengan PHK. Untuk meyakinkan wisatawan juga ragu-ragu mengingat kepastian terhadap dampak dan lamanya erupsi Gunung Agung juga tak ada. l Dira Arsana 15 - 21 Januari 2018
5
5
OPINI
T
Menyongsong Tahun Politik 2019
ahun 2018 nampaknya tahun yang baik untuk menjadi batu pijakan, untuk mengatisipasi persoalan yang akan terjadi di tahun 2019, dengan memakai berbagai peristiwa yang terjadi tahun 2017. Meski tahun ini baru berjalan beberapa hari, akan tetapi sangat baik apabila di awal tahun kita dapat merefkesikan diri tentang apa yang terjadi di tahun lalu dan mencoba mempersiapkan diri di tahun berikutnya. Tahun 2019 jelas akan terjadi pemilihan presiden yang dipandang akan berlangsung ketat karena mengulagi lagi kontestasi Joko Widodo dengan Prabowo. Sedangkan tahun sekarang, akan terjadi pemilihan kepala daerah di berbagai tempat di Indonesia. Inilah yang dipakai sebagai upaya untuk melatih dan mempercerah diri untuk mempersiapkan pemilu presiden tahun 2019. Tahun sekarang merupakan tahun “antara� yang akan memengaruhi bagaimana kondisi pemilihan presiden tersebut. Bagaimanapun, pemilihan presiden sangat memengaruhi kondisi nasional. Pandangan pertama yang harus dilihat, bahwa masyarakat memang memerlukan latihan untuk memersiapkan diri untuk mencapai kondisi puncak. Maka, pemilihan umum kepala daerah tahun 2018 boleh dikatakan sebagai latihan untuk meyakinkan diri dalam cara memandang politik dan berkenagaraan. Sistem dan masyarakat politik Indonesia harus dipandang ulang oleh masyarakat, tentang apa manfaatnya ketika ia memutuskan untuk mencoblos dan memilih kandidat tertentu dalam pilihan politiknya (pemilu). Selama ini, masyarakat terkesan memilih dengan referensi politik yang seadanya, bahkan bersedia mengalah dipengaruhi oleh politisi dengan janji-janji tertentu. Karena itu, banyak yang kemudian menyesal menjatuhkan pilihan setelah pemilu usai. Pencoblosan dalam pemilihan umum merupakan pilihan “mati�, dalam arti tidak dapat diulang lagi, dan itu merupakan keputusan akhir. Dengan konteks itulah kemudian masyarakat harus merenung lagi dan memikirkan secara matang pilihannya kelak.
6
Oleh I Nengah Ladra
Secara mikro, yang paling sederhana, adalah mencoba “meneliti� para kandidat yang ditawarkan, dan tidak terlalu mempercayai kampanye. Juga tidak terlalu memercayai baliho yang menampilkan janji-janji bombastis di pinggir jalan. Baliho boleh dilihat semata-mata untuk memastikan wajah calon yang ditawarkan. Melihat pengalaman yang sudah terjadi, sebagian besar kampanye dan berbagai seruan di baliho tidak sesuai janji. Dengan kondisi itu, ada lagi alasan untuk melakukan pembelajaran tentang makna politik di Indoensia. Dari sisi inilah kemudian harus dilihat tata kenegaraan Indonesia. Bagaimanapun, warga Indonesia harus memikirkan keutuhan dan kesatuan negara ini agar mampu bertahan selamanya, lebih dari apa yang dicapai Sriwijaya dan Majapahit. Dalam sistem kenegaraan Indonesia, sejarahnya memperlihatkan bahwa negara Indonesia tersusun dari berbagai bangsa. Hanya dengan susunan itulah negara Indonesia bisa utuh. Dikaitkan dengan pemilu kepala daerah, maka masyarakat harus pintar mengaitkan sikap dan teladan dari calon kepala daerah ini terhadap eksistensi negara kesatuan Indoensia. Sebelum mencapai negara kesatuan yang utuh tersebut, haruslah terlebih dahulu sang politisi mampu mengosepkan diri tentang kesejahteraan. Dalam hal pemilihan umum kepala daerah adalah konsep kesejahteraan sosial, di wilayah mana ia akan memimpin. Kesejahteraan inilah yang akan menentukan sikap masyarakat untuk mampu mempertebal sikap dan rasa nasionalisme mereka. Jadi, masyarakat harus belajar memilih calon pemimpin yang benar-benar mempunyai missi tentang kesejahteraan itu. Boleh jadi, ini didapatkan dari pengalaman kandidat dalam memimpin atau duduk dalam sistem pemerintahan. Belajar terhadap sistem yang lebih kecil ini, akan membuat kita lebih percaya diri dalam menatap pilihan-pilihan pada pemilihan umum berikutnya, termasuk tahun
2019. Tahun 2018 ini harus dimantaapkan cara kita untuk memilih. Demokrasi Indonesia selama ini dinilai sempoyongan, bukan saja oleh para intelektual Indonesia tetapi juga ditertawai oleh sarjana asing. Hampir dua dasawarsa sudah reformasi Indonesia, rentangnya telah satu generasi, ternyata melahirkan pemimpin yang korup, pemimpin yang suka menipu, pemilih yang takluk pada ancaman, literasi politik yang mengambang, serta pemilu yang mudah sekali memancing kerusuhan. Lebih aneh lagi, para elitlah yang memancing kerusuhan itu dengan berbagai caranya. Sebagai sebuah batu pijakan untuk pemilu tahun 2019, pilkada yang berlangsung tahun 2018 mempunyai nilai positif pembelajaran untuk melihat pada dua arah. Ke belakang, yang paling dekat adalag berbagai peristiwa politik tahun 2017. Pelajaran besar tahun lalu, politik yang paling ditakutkan adalah politik bohong di media sosial (hoax). Saran yang paling sering muncul adalah jangan memercayai politik bohong tersebut. Namun yang menjadi persoalan disini, adalah mana yang bohong dan mana yang tidak bohong dan bagaimana menghindarinya. Menyaring kebenaran di media sosial bisa jadi menjadi pekerjaan sulit di masa mendatang. Ini disebabkan karena kalaupun berita disertakan dengan data, maka akan dibalas dengan data palsu, yang jelas akan membikin pekerjaan lebih rumit lagi. Dari sini, seharusnya ada media khusus yang dibentuk secara independen, sebagai lembaga yang netral untuk mengantisipasi masalah ini. Keterlibatan pemerintah membentuk lembaga ini diperlukan. Dalam masa pemilu, mungkin lebih baik dibentuk lembaga yang sifatnya ad hock. Atau memperkuat lembaga pengawasan pemilu. Lembaga inilah yang akan bisa dimintai pendapat, ditelpon tentang kebenaran berita yang meragukan. Tahun 2017, pemiliham umum gubernur DKI yang melengserkan Ahok banyak diduga dihiasi dengan berita-berita yang tidak tepat di media sosial. Jadi, pemilu pada tahun 2018 ini haruslah dipakai sebagai latihan untuk menghindari itu.
15 - 21 Januari 2018
6
BALI SEPEKAN
69 Orang Tewas Akibat Lakalantas
MBP/nik
Pohon Tumbang Tutup Jalan BENCANA pohon tumbang kembali terjadi, Selasa (2/1). Pohon ancak setinggi 25 meter tumbang hingga menutup akses jalan raya Jasan, Desa Sebatu menuju Banjar Timbul Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang. Petugas BPBD Gianyar dikerahkan untuk melakukan pembersihan. Danramil Tegallalang Kapten Inf. Ketut Suprapta mengungkapkan, pohon ancak berdiameter 1 meter itu tumbang pada Senin (1/1) malam ketika sedang hujan lebat. Pohon tumbang tersebut sempat membuat lalu lintas terputus. Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian ini. ‘’Pas
tidak ada yang melintas,’’ ujarnya. Jajaran Koramil Tegallalang dibantu masyarakat dan personel BPBD Kabupaten Gianyar berjibaku melakukan pembersihan lokasi kejadian. Pihaknya pun berpesan kepada masyarakat supaya berhati-hati jika berkendara dalam kondisi hujan terlebih saat malam hari. Berdasarkan data BPBD Gianyar, bencana pohon tumbang yang terjadi pada 2015 lalu tercatat sebanyak sebanyak 133 kali. Kemudian pada 2016 sebanyak 154 kali dan tahun lalu sebanyak 89 kali. l Manik
TINGKAT pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Tabanan sampai saat ini masih didominasi remaja dan usia sekolah. Hal ini juga terlihat dari angka kecelakaan lalu lintas di Satlantas Polres Tabanan. Menurut Kasatlantas Polres Tabanam AKP Kadek Citra Dewi Suparwati, seizin Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto, Senin (1/1) selama tahun 2017 di wilayah hukum Polres Tabanan tercatat 168 kasus kecelakaan dan mengakibatkan 69 orang meninggal dunia. “30 persen dari angka kasus lakalantas ini didominasi pelajar,” terang AKP Kadek Citra Dewi. Menurutnya, kurangnya pemahaman orangtua menjadi salah satu penyebab masalah ini. Di mana orangtua merasa anaknya sudah bisa mengendarai kendaraan sendiri, padahal masih di bawah umur dan belum layak berkendara sendiri. Polisi mencatat, selain faktor kelelaian orangtua korban, polisi memprediksi kasus lakalantas meningkat karena bertambahnya populasi kendaraan baru yang mencapai 1.430 unit ditahun 2017 dan kendaraan mutasi yang masuk sekitar 2.000 unit. Pertambahan kendaraan ini tidak seiring dengan volume jalan atau. l Puspadewi
Mesin SPBU Terbakar, Empat Motor Ludes SALAH satu mesin SPBU di Jalan Gunung Batukaru, Denpasar Barat (Denbar), Senin (1/1), terbakar. Akibat kejadian itu, empat sepeda motor, satu unit mesin pengecoran bensin dan satut genzet ludes terbakar. Kasus ini ditangani Polsek Denbar. “SPBU itu milik PT Sriani Jaya Migas,” kata Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra atas seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena. Aan Saputra menambahkan, dari
keterangan karyawan SPBU Gede Ari Sutama (21), dirinya sekitar pukul 11.00 Wita sedang melayani pelanggan mengisi tangki sepeda motor bensin. Tiba-tiba ia melihat ada uap dan disusul kobaran api dari bawah lubang tangki. Sedangkan Gusti Agung Made Oka Teja Muliawan (23), pegawai SPBU mengaku saat sedang mengecor bensin tiba-tiba dari balik mesin muncul api dan langsung membesar. Oka langsung menyelamatkan diri.
Pemilik sepeda motor Honda Vario yang terbakar yaitu Wayan Sukarta (43) yang waktu itu sedang membeli bensin di TKP dan dari bawah mesin SPBU mengeluarkan api langsung merembet ke sepeda motor dan mengenai kakinya. “Pemilik sepeda motor lainnya yaitu Decky Asbanto, Kolak Karsono dan Upi Novianti. Api terus membesar dan pelanggan yang antre langsung menyelamatkan diri,” ujar Aan Saputra. l Ngurah 15 - 21 Januari 2018
7
7
L A P O R A N U TA M A
Dinamika Kependudukan Bali Berubah
D
inamika penduduk Bali pada dua dasawarsa mengalami perubahan. Sebelumnya banyak penduduk Bali yang transmigrasi. Namun dalam dua dekade ini, fenomenanya justru terbalik. Migrasi ke Bali lebih banyak dari yang ke luar. Kondisi ini, menurut Kepala Pusat Penelitian Kependudukan dan Pengembangan SDM, Universitas Udayana (Unud) Dr. I Gusti Wayan Murjana Yasa, S.E., M.Si, berpengaruh terhadap dinamikan penduduk di Bali. Dari sisi fertilitas, beberapa tahun terakhir penduduk Bali relatif stabil antara 2,1-2,3. “Ini suatu fenomena yang cukup baik terkait dengan fertilitas itu, jadi perlu kita jaga. Dari sisi faktor kelahiran terhadap pertumbuhan relatif kecil. Yang pengaruhnya besar adalah migrasi masuk, terutama migrasi reason,” katanya. Migrasi reason adalah migrasi yang datang 5 tahun terakhir ke Bali. Karena alasan menariknya fenomena pembangunan Bali. Mereka ingin masuk ke Bali dan menaruh harapan hidupnya di Bali. Seperti dari Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan luar negeri. Migrasi juga terjadi di internal pulau Bali yaitu dari Bali utara seperti Buleleng, dari Bali Timur seperti Klungkung, Bangli, Karangasem bermigrasi ke Bali selatan yaitu Denpasar dan Badung. Urbanisasi yang tinggi ini memicu disparitas pembangunan antar wilayah. Oleh karena itu, penting untuk mengerem arus urbanisasi ini. Presiden Jokowi telah mengantisipasi hal ini dengan melakukan pembangunan dari pinggiran. “Ini butuh proses yang panjang, karena kita sudah terlena 20 tahunan,” ujarnya. Permasalahan yang terjadi di desa adalah SDM yang lemah. Struktur demografi di desa kebanyakan orang
8
tua dan anak kecil. Oleh karena itu pengembangan SDM yang berinovasi dan berkreativitas di desa menjadi tantangan yang sangat besar. “Tapi harus kita mulai dengan mengembangkan infrastruktur, baik di kesehatan maupun pendidikan,” tandasnya. Hal ini merupakan tantangan besar bagi Bali karena membutuhkan proses yang panjang. Fenomena lain yang terjadi di Bali adalah bonus demografi. Angka ketergantungan anak-anak maupun orang tua telah berada di bawah 50 persen. “Ini tahun 95-an kita sudah mulai. Artinya ada kesempatan bagi tenaga kerja produktif untuk melakukan investasi yang lebih besar untuk kegiatan yang produktif. Artinya ada peluang untuk kita,” jelasnya. Bonus demografi ini membawa dua konsekuensi sekaligus. Yaitu konsekuensi positif karena Bali ditunjang oleh angkatan kerja produktif yang jumlahnya besar. “Ini bisa kita nikmati nanti sampai tahun 2030-an,” imbuhnya. Tapi, ketika fenomena ini tidak bisa dimanfaatkan, yaitu menjadikan tenaga kerja yang produktif tersebut lebih kreatif dan inovatif, maka bonus demografi menjadi boomerang yaitu terjadinya pengangguran dan kriminalitas. Oleh karena itu, saat ini perlu dikembangkan pendidikan, kesehatan, kreativitas, teknologi yang berbasis budaya. Sehingga ke depannya daya saing SDM Bali akan menjadi lebih tinggi. “Saat ini daya saing kita relatif lebih lemah,” imbuhnya. Jika berhasil mengembangkan kreativitas, inovasi, dan berhasil mengadopsi teknologi dengan kearifan lokal yang dimiliki Bali, maka SDM Bali akan menjadi lebih produktif. Ketika produktivitas tinggi yang didasari oleh SDM yang memiliki kemampuan komparatif (bekerja produktif, efektif,
efisien), maka SDM Bali akan memiliki daya saing atau yang disebut SDM yang kompetitif. Hal ini didukung dengan data BPS yang menunjukkan adanya golongan usia produktif yang membesar. Yaitu usia 15-64 tahun dengan jumlah 2975,7 ribu penduduk tahun 2018, dimana usia 40-44 tahun menduduki jumlah terbanyak yaitu 333,7 ribu penduduk. Sementara glongan usia muda dari 0-14 tahun jumlahnya 1.010,9 ribu penduduk. Sedangkan penduduk usia tua dari 65 ke atas yaitu 305,6 ribu penduduk. Golput akan Bertambah Terkait pilkada yang akan digelar pada 2018 ini, Murjana Yasa melihat ada kegundahan. “Saya melihat ada kegundahan dan harapan,” sebutnya. Kegundahannya yang terjadi adalah demokrasi yang berjalan tidak sesuai
15 - 21 Januari 2018
8
MBP/dok
Sejumlah pemotor memenuhi Pelabuhan Gilimanuk saat libur Lebaran. Dinamika penduduk Bali pada dua dasawarsa mengalami perubahan. Namun, dalam dua dekade ini, fenomenanya justru terbalik. Migrasi ke Bali lebih banyak dari yang ke luar.
dengan demokrasi yang diharapkan. Banyak demokrasi dicampuradukkan dengan aspek-aspek lain yang seharusnya menjadi perekat tapi justru dijadikan sebagai pembeda. Demokrasi mestinya membelajarkan, mengedukasi masyarakatnya bagaimana persamaan, perbedaan, toleransi itu menjadi landasan untuk bisa memilih pemimpin yang dikehendaki. “Tapi politik sering kali memelintir dan memanfaatkan itu sebagai pemecah belah. Ini kekhawatiran kita,” ujarnya. Dengan adanya kegundahan ini berpotensi membuat masyarakat enggan memilih. Ia yang telah melakukan observasi beberapa hal termasuk pada anak-anak mudah menemukan gejala-
gejala bertambahnya golput. “Kalau pola-pola itu terjadi dan diteruskan, mungkin golput itu akan bertambah,” ujarnya. Di balik kegundahan itu, ia juga melihat ada harapan. Bali memiliki momentum yang baik di tahun 2018. Yaitu memilih secara cerdas untuk mendapatkan pemimpin Bali yang mampu mengangkat harkat, martababat dan taksu Bali. Oleh karena itu, Pilkada mestinya dirancang sebagai area demokrasi, edukasi yang mencerdaskan. Dengan berubahnya fenomena penduduk Bali dimana migran dari luar banyak masuk ke Bali, menurutnya tidak bisa dijadikan untuk mendapatkan suara lebih banyak. Karena saat ini
telah ada NIK sebagai filternya. “Di era yang lalu memang ada fenomenafenomena menjadikan pola mobilitas sebagai ajang untuk mendapatkan suara. Tapi sekarang sudah punya NIK, jadi NIK ini filter yang sangat baik untuk menghindarkan KTP double dan sebagainya,” tandasnya. Sementara itu, Asim Saputra mengatakan, pemilih pemula yang akan mendorong bertambahnya jumlah pemilih. Salah satunya penduduk yang usianya menjelang 17 tahun di tahun 2018. “Pemilih pemula ini menjadi potensi untuk diraih oleh para kandidat. Ini generasi-generasi milenial ini yang akan menjadi pendatang baru,” ujarnya. l Citta Maya 15 - 21 Januari 2018
9
9
L A P O R A N U TA M A
Cerdas Mengelola Pemilih
J
umlah pemilih dalam Pilgub Bali, 27 Juni 2018, diestimasi mencapai 3.201.378, meningkat tajam dari Pilgub Bali 2013 yang mencapai 2.926.571 pemilih. Jika selisih pemilih itu bisa dikategorikan sebagai pemilih pemula, jumlahnya mencapai 274.807 pemilih. Angka ini cukup tinggi jika berhasil dikelola dengan baik oleh paslon yang bertarung dalam Pilgub Bali. Dengan catatan, para pemilih pemula ini menggunakan suaranya alias tidak golput. Ketua KPU Bali, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, mengatakan meningkatnya jumlah pemilih dalam Pilgub Bali 2018 ini disebabkan beberapa faktor. Salah satunya, pemilih pemula yang pada hari H coblosan nanti sudah punya hak pilih. “Artinya, umur mereka sudah cukup dan memenuhi syarat sebagai pemilih. Peningkatan jumlah pemilih ini terjadi hampir di semua kabupaten/ kota di Bali,” ujar Raka Sandi. Selain pemilih pemula, kata Raka Sandi, jumlah pemilih juga meningkat karena banyaknya anggota TNI/Polri yang pensiun saat hari H Pilgub Bali 2018 nanti. Terkait jumlah penduduk yang sudah bisa menggunakan hak pilihnya di Pilkada serentak 2018, sejumlah pengamat politik menilai para paslon harus cerdas mengelolanya. Paling tidak, menurut pengamat politik Dr. Drs. AA. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., harus ada modal yang dimiliki paslon sehingga pemilih mau memilih. Ia mengutarakan dari sisi penyelenggaraan, proses pilkada yang dilakukan secara serentak
10
untuk pertama kalinya di Indonesia ini akan lebih efisien. Namun, kecenderungan masyarakat dalam menentukan pilihannya belum tentu mengurangi tingkat golput secara signifikan, tetutama di daerah yang hanya melaksanakan pilkada untuk memilih Gubernur/Wakil Gubernur atau memilih Walikota/Wakil Walikota atau hanya memilih Bupati/Wakil Bupati saja. Untuk di Bali, dikatakan, kesadaran politik masyarakat sangat tinggi. Hal ini disebabkan karena masyarakat Bali sudah saling menerima perbedaan dalam menentukan pilihannya dan tidak terlalu euforia jika pasangan yang diunggulkan menang ataupun kalah. Oleh karena itu, untuk menarik simpati masyarakat pemilih, peran partai politik sangat berpengaruh. Selain itu, mantan Ketua KPU Bali ini menilai, tidak hanya cukup mempunyai modal dukungan dari partai politik saja, para kandidat juga harus mempunyai modal sosial (ketokohan) di dalam masyarakat. Sehingga, calon kandidat ini mudah dimengerti dan dipahami oleh masyarakat luas. Di samping itu, calon kandidat juga harus mempunyai modal ekonomi untuk bisa menggerakkan mesin politiknya. “Ketiga poin ini (partai politik, modal sosial dan modal ekonomi, red) harus bisa disinergikan oleh calon kandidat,” tandasnya. Suara Pemilih Pemula Dalam pemilihan gubernur Bali 2018 mendatang, paslon juga harus membidik
suara pemilih pemula. Apalagi, pemilih pemula adalah anak-anak muda yang kreatif dan melek teknologi yang dapat memberikan pembelajaran dalam berdemokrasi. Pengamat politik, Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, SH., MH., mengatakan banyaknya pemilih pemula bisa menjadi harapan akan meningkatnya partisipasi pemilih. Namun, edukasi politik yang lebih intens dan berkelanjutan juga sangat penting dilakukan oleh KPU. Sebab, fenomena banyaknya politikus yang bermasalah dengan hukum tentu berpengaruh juga pada persepsi masyarakat usia muda terhadap politik. Bisa saja muncul persepsi di benak mereka bahwa politik itu penuh dengan kebohongan dan kepalsuan. “Padahal filosofi politik itu sesungguhnya mulia, sebagaimana dikatakan dalam Artha Sastra, bahwa politik adalah mengenai kekuasaan untuk kesejahteraan rakyat banyak,” tandas Radendra. Untuk penyumbang suara terbanyak, dua kabupaten/kota masih berada di posisi teratas, yakni Buleleng dan Denpasar. Jumlah pemilih masing-masing 617.639 orang dan 447.746 orang. Jumlah pemilih yang diestimasi mencapai 3.201.378 orang untuk Pilgub Bali 2018 ini nantinya menyalurkan hak pilih di 6.735 TPS (tempat pemungutan suara), yang tersebar di 716 desa/kelurahan pada 57 kecamatan seBali. Jumlah TPS untuk Pilgub Bali 2018 pun meningkat dibandingkan pada 2013 yang jumlahnya mencapai 6.371 unit. l Winata
15 - 21 Januari 2018
10
Perlu Fatwa Tata Ruang PEMERATAAN yang belum terwujud di Bali turut berdampak pada struktur tata ruang. Termasuk berpengaruh pada sebaran penduduk yang hanya padat di satu titik, yakni Bali Selatan. Perlu ada penerapan fatwa tata ruang yang terdiri dari tigal hal, yakni perencanaan, pemanfaatan, dan pengendalian. “Di wilayah-wilayah yang ruangnya sudah padat itu wajib dilakukan pengendalian. Sedangkan di wilayahwilayah yang kurang padat dan memiliki potensi pengembangan, itu harus dibuatkan pemanfaatannya melalui perencanaan yang holistik dan integrated,” ujar Praktisi Tata Ruang Bali Putu Rumawan Salain. Artinya, lanjut Rumawan, harus ada penyebaran pembangunan fasilitasfasilitas di seluruh pelosok wilayah Bali. Kalau memang pariwisata yang masih akan dikembangkan, maka pemerintah harus menyiapkan infrastrukturnya. Kemudian, masyarakat atau swasta yang mengisi pembangunannya. Sebagai contoh di Bali Utara, sudah mulai berkembang fasilitas perhotelan hingga arena rekreasi dari Lovina sampai ke Bali Barat. “Perlu dikembangkan lagi di daerah Negara, daerah yang memiliki potensi itu. Walaupun kita ketahui bahwa jarak satu tempat ke tempat lain itu kan relatif mudah dicapai. Tetapi kalau memang kita bisa membuat pemerataan, kita berharap length of stay wisatawan lebih panjang,” imbuhnya. Rumawan menambahkan, cobaan berupa erupsi Gunung Agung sebetulnya merupakan peringatan diri pada pemanfaatan tata ruang. Dalam hal ini, Bali harus sudah memiliki posisi tawar terhadap alternative pengembangan selain pariwisata. Misalkan, mendorong pertanian dalam arti luas yang termasuk di dalamnya sektor perikanan, perkebunan, dan peternakan. “Contoh kecil memelihara lele yang gampang saja, mestinya sudah bisa dibudidayakan disini. Ngapain harus impor di luar daerah. Ini kan banyak yang belum kita manfaatkan, padahal ruang cukup ada, manusia juga ada,
modal saya kira sekarang sudah cukup mudah didapat,” jelasnya. Menurut Rumawan, sektor-sektor riil seperti ini harus didorong. Kalau tidak, masyarakat Bali ke depan hanya akan menjadi suku yang gampang mengeluh saat tertimpa bencana. Oleh karena itu, pemimpin Bali kedepan perlu meningkatkan produksi pertanian dalam arti luas. Termasuk di dalamnya pasca panen agar produk yang dihasilkan mempunyai nilai jual tinggi. Pemerataan Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Bali Gede Kusuma Putra mengatakan, pemerataan dari pertumbuhan ekonomi dan hasil-hasil pembangunan merupakan kunci utama untuk mengatasi masalah tata ruang. Begitu ada pemerataan, secara otomatis kepadatan penduduk juga bisa diurai. Mengingat saat ini, hampir 70 persen perputaran uang di Bali ada di Denpasar dan Badung. “Harus ada terobosan kebijakan yang memungkinkan pemerataan itu bisa dilakukan lebih cepat. Ada lompatan-lah. Sebetulnya dulu sudah pernah diputuskan, kalau kita bicara Bali secara keseluruhan, untuk industri itu tempatnya di Jembrana. Jadi di Denpasar hanya showroom, tenaga kerja lebih banyak di Jembrana. Tidak perlu lagi orang Jembrana kerja ke Denpasar, karena pabrik sudah di sana,” ujar Politisi PDIP ini. Namun, lanjut Kusuma Putra, tidak ada political will yang tegas memutuskan hal itu. Bila calon gubernur dari PDIP yang memenangi pilgub Bali 2018, akan diterapkan pola pembangunan semesta berencana. Dalam hal ini, pembangunan akan dilakukan secara terintegrasi sesuai porsi masingmasing. Mulai dari Jembrana yang akan dibesarkan melalui industri perikanan di Pengambengan. Kemudian di Tabanan akan dibuat penyosohan beras besar, Bangli dengan geopark-nya, Buleleng melalui pembangunan bandara, atau Denpasar dengan technopark. “Antarwilayah bisa saja terintegrasi. Misalnya padi, tidak hanya harus di-
MBP/dok
Rumawan Salain
tanam di Tabanan. Di Buleleng atau Karangasem juga bisa. Tapi ada hal-hal yang memang harus fokus. Misalnya salak ya di Karangasem atau mangga di Buleleng. Kalau sudah seperti ini, hotel-hotel juga bisa setengah dipaksa untuk memanfaatkan produk lokal ini,” paparnya. Menurut Kusuma Putra, jangan melulu mempertanyakan kontinuitas sebab itu bukanlah suatu penghalang. Pasalnya, bila berbicara produk lokal seperti buah memang memiliki sifat musiman. Dalam hal ini, tamu-tamu di hotel bisa disuguhkan buah lokal sesuai musim. Atau tidak hanya monoton diberikan satu jenis buah secara kontinu atau terus menerus. “Kalau musimnya mangga, suruh makan mangga tamu. Kalau musimnya salak, suruh makan salak. Kalau anggur, ya anggur. Kan nggak mungkin disuruh makan anggur saja terus. Orang memang istilahnya musiman buah ini, sepanjang dibudidayakan dengan bagus, matang di pohon, kan enak. Mangga, anggur, rambutan, keanekaragaman hayati kita tidak kalah. Kalau hotel mau memanfaatkan itu, saya pikir semua akan bergairah. Petani bergairah,” terangnya. l Rindra Devita 15 - 21 Januari 2018
11
AKTIVITAS
MBP/ist
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Kecilnya anggaran bagi pembinaan umat Hindu Indonesia melalui APBN khususnya Kementerian Agama RI menjadi sorotan anggota DPD-RI asal Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Hal ini disampaikannya di sela–sela Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPD Bali dengan jajaran Kementerian Agama RI Sumut, PHDI, Ormas Hindu, Organisasi Kepemudaan Hindu, Hindu Center, penyuluh, guru agama dan komponen Hindu Medan, baik dari suku Bali, suku Batak Karo maupun suku Tamil India.
BUPATI KLUNGKUNG - Pemerintah Kabupaten Klungkung di bawah kepemimpinan Bupati I Nyoman Suwirta terus mendulang penghargaan di tingkat nasional. Setelah beberapa hari lalu Pemkab Klungkung berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM dan penghargaan terbaik kedua untuk kategori operasional terbaik yang diraih PDAM Klungkung, kini giliran Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menerima tanda kehormatan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden RI Joko Widodo. Ini merupakan tanda kehormatan kedua yang diraih Bupati Suwirta di tahun 2017 setelah sebelumnya pada perayaan Hari Koperasi Nasional di Makassar meraih Satya Lencana Pembangunan di bidang Ekonomi Koperasi dan UKM.
PEMKAB BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung mengambil langkah cepat, guna menanggulangi krisis pariwisata dampak dari erupsi Gunung Agung. Kamis (14/12) Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa mengundang stakeholder pariwisata, guna menyamakan persepsi untuk sesegera mungkin mengambil langkah konkrit, sehingga pariwisata Badung dan Bali tetap eksis. Badung siap mendukung secara finansial untuk recovery pariwisata Bali. Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung tersebut, dihadiri Kepala BPBD Bali, BMKG, GIPI, BPPD Badung serta komponen pariwisata. WIP - Warmadewa International Program (WIP) melepas 49 mahasiswa asing di Ruang Sri Kesari Warmadewa, Sabtu (16/12). Pada WIP Batch II ini mahasiswa asing yang belajar lebih banyak daripada Batch I. Mahasiswa asing itu berasal dari sembilan negara, yaitu Amerika Serikat, Argentina, Belgia, Prancis, Swedia, Belanda, Finlandia dan Jerman. Terbanyak dari dua negara terakhir. Isi Aurelia Ighedosa, mahasiswa asal Jerman, mengaku senang mengikuti pendidikan di Universitas Warmadewa (Unwar). Pengalaman pendidikan di Bali tidak akan pernah dilupakannya. Ia banyak belajar tentang budaya Bali.
12
15 - 21 Januari 2018
Ahli Mengatasi Kerak Closet
WWW.BABUONLINE.TK
0895360327143, 085737121286 JANGAN DIBUANG, SUATU SAAT PASTI DIBUTUHKAN
L.0001269-bls
MBP/ist
FH UNWAR - Fakultas Hukum Universitas Warmadewa menggelar kegiatan pengabdian ke masyarakat di Desa Siangan, Gianyar. Pengabdian masyarakat yang bertema ‘’Melalui pengembangan kepada masyarakat kita tingkatkan pemahaman hukum agama berlandaskan Tri Hita Karana’’ itu digelar selama dua hari, yakni 9 dan 10 Desember. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. menyampaikan apresiasinya kepada Fakultas Hukum Universitas Warmadewa yang telah melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya pengabdian masyarakat dan penyuluhan hukum kepada masyarakat di Desa Siangan.
MBP/ist
UNUD - Universitas Udayana (Unud) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unud, kembali menggelar Seminar Nasional Sains dan Teknologi (Senastek) IV/2017, Kamis (14/12). Bertempat di Hotel Patrajasa, seminar ini mengambil tema ‘’Hilirisasi Inovasi Humaniora, Sains dan Teknologi untuk Pembangunan Berkelanjutan’’. Seminar diikuti 850 orang peneliti dengan hasil penelitian berjumlah ribuan. Menurut Ketua Panitia yang juga Ketua LPPM Unud Prof. Dr. dr. I Gede Rai Maya Temaja, M.P., seminar ini adalah diseminasi hasil-hasil penelitian Unud dan partisipasi dari universitas lain di Indonesia, di antaranya Sumatera, Jawa dan Irian Jaya. 15 - 21 Januari 2018
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta sangat mendukung kegiatan HUT Sekaa Teruna (ST) Pagar Wahana, Banjar Pelaga, Desa Adat Pelaga, Kecamatan Petang dengan hadir pada puncak perayaan HUT ST Pagar Wahana, Sabtu (16/12). Selain Bupati Badung beserta istri, Ny. Seniasih Giri Prasta, acara tersebut juga dihadiri Wakil Ketua DPC PDI-P Badung I Bagus Alit Sucipta (Gus Bota), Camat Petang I.B. Nata Manuaba beserta unsur Tripika Kecamatan Petang, Perbekel Pelaga, Perbekel Belok Sidan, kelian dinas se-Desa Pelaga, unsur BPD, LPM, Karang Taruna Desa Pelaga, seluruh perwakilan ST yang ada di wilayah Desa Pelaga serta masyarakat setempat.
MBP/ist
DPRD BADUNG - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah proyek fisik, Kamis (7/12). Proyek yang dikunjungi di antaranya pembangunan Rumah Jabatan (RJ) Bupati dan Wakil Bupati di areal Puspem Badung serta pembangunan SMPN 2 Mengwi. Sidak dipimpin Ketua Komisi II DPRD Badung I Wayan Luwir Wiyana. Turut mendampingi kalangan anggota Komisi II yakni I Nyoman Mesir, I Gede Suardika, I Nyoman Oka Widyanta, I Nyoman Dirgayusa dan I Nyoman Suka.
MBP/ist
MBP/ist
DPRD BULELENG - Segenap umat Nasrani merayakan hari raya Natal, 25 Desember 2017 mendatang. Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018 ini diharapkan senantiasa berjalan aman, lancar dan tetap menunjukkan sikap toleransi antarumat beragama. Demikian diungkapkan Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna saat ditemui di gedung DPRD Buleleng, Jumat (22/12). Lebih jauh politisi asal Desa Tejakula Kecamatan Tejakula ini mengatakan, memaknai perayaan Natal sudah jelas bahwa umat manusia harus belajar terhadap sikap pengorbanan dari sosok Yesus Kristus.
14
15 - 21 Januari 2018
BUPATI KLUNGKUNG - Akreditasi puskesmas terus digenjot Pemkab Klungkung. Jelang akhir tahun ini, tercacat ada dua puskesmas yang menjadi sasaran. Langkah tersebut sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan. Kedatangan tim penilai berlangsung di Ruang Rapat Dinas Kesehatan Klungkung, Minggu (10/12) dan diterima Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Kesehatan Ni Made Adi Swapatni. Tim surverior yang berasal dari Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ini terdiri dari dr. Made Laksmiwati yang akan menilai pada bidang Administrasi, dr. Anak Agung Dwi Wulantari pada bidang UKP, Ni Made Parwati, SKM, M.Kes. untuk bidang UKM.
MBP/ist
WABUP BADUNG - Panglingsir Puri Carangsari I Gusti Ngurah Raka yang lebar pada tanggal 16 September lalu, Rabu (20/12), dipelebon di Setra Desa Adat Carangsari. Prosesi pelebon almarhum I Gusti Ngurah Raka berjalan lancar meskipun dalam suasana hujan. Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Penglisir Puri Mengwi yang juga mantan Bupati Badung A.A. Gede Agung, Mantan Pangdam IX/Udayana Wisnu Bawa Tanaya, semeton Puri Petang, tokoh Puri Carangsari serta para tokoh masyarakat yang hadir pada kesempatan tersebut.
MBP/ist
BUPATI BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Penanaman Modal dan PTSP Badung menggelar Semiloka Penyelenggaraan Pelayanan Prima Perizinan dan Nonperizinan pada DPMPTSP Kabupaten Badung, Rabu (6/12). Acara dibuka Bupati Badung diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua DPRD Badung yang diwakili anggota DPRD I Wayan Suyasa, Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar Sila Haholongan Pulungan, S.H., M.H., Direskrimsus Polda Bali Kombes Pol. Drs. Kenedy, S.H., M.M. dan Pj. Kadis Penanaman Modal dan PTSP Badung I Made Agus Aryawan. Pembukaan ditandai pemukulan gong bertempat di Kantor Dinas Penanaman Modal dan PTSP Badung.
MBP/ist
MBP/ist
REI BALI - Untuk memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat yang ingin memiliki rumah, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Bali menggelar REI Bali Expo 2017, Rabu (13/12) kemarin. Bertempat di Mall Bali Galeria, Badung, expo yang mengambil tema ‘’Wujudkan Rumah Impian Anda Bersama REI Bali’’ ini akan berlangsung selama empat hari hingga 17 Desember. Menurut Ketua DPD REI Bali Pande Agus Permana Widura, melalui pameran seperti ini, diharapkan masyarakat yang ingin memiliki rumah bisa mendapatkan informasi yang jelas.
BUPATI KLUNGKUNG - Mengatasi permasalahan sampah, Pemkab Klungkung menggulirkan program Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS). Program yang bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN Jakarta ini dilaunching Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di Balai Subak Desa Pakraman Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan, Selasa (12/12). Pada kesempatan itu, turut hadir Ketua STT PLN Jakarta Dr. Ir. Supriadi Legino, General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Bali Nyoman Suarjoni Astawan, dan Direktur Utama PT Indonesia Power Ny. Sripeni Inten Cahyani beserta undangan terkait. 15 - 21 Januari 2018
15
EKONOMI
Sektor Pertanian Bali Melambat
P
ertumbuhan lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan mengalami penurunan, dari 5,92 persen triwulan II 2017 menjadi 4,74 persen pada triwulan III 2017. Dibandingkan triwulan III 2016, lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan juga mengalami penurunan dari 6,23 persen menjadi 4,74 persen. Bahkan pada triwulan II 2016, pertumbuhannya hanya 0,34 persen. Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Provinsi Bali, Causa Iman Karana mengatakan, penurunan kinerja lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan disebabkan menurunnya produksi sub lapangan usaha tanaman bahan makanan kususnya padi. Hal ini karena tingginya serangan hama dan penyakit tanaman akibat kondisi anomali cuaca. Produksi padi pada subround II 2017 sebesar 301.241 ton, menurun dibandingkan subround II tahun 2016 yang mencapai 335.874 ton. Namun dibandingkan subround I 2017, produksi padi tahun subround II 2017 mengalami peningkatan. Karena pada subround I 2017 produksi padi sebesar 289.344 ton. Penurunan kinerja lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan juga disebabkan oleh menurunnya produksi komoditas perkebunan akibat kondisi cuaca basah. Sehingga produktivitas tanaman perkebunan mengalami penurunan yang signifikan. Sementara itu, lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan merupakan penopang ekonomi terbesar kedua dengan share 14,25 persen pada triwulan III 2017. Sedangkan penopang terbesar masih dipegang lapangan usaha akomodasi, makan dan minum kontribusinya 23,43 persen. Memasuki triwulan IV 2017, kinerja lapangan usaha pertanian menun-
16
jukkan tendensi perlambatan. Terutama disebabkan oleh peningkatan curah hujan pada periode ini dan kondisi anomali cuaca serta penurunan luas tanam komoditas pangan khususnya padi. Hal ini berpotensi menahan laju pertumbuhan produksi komoditas tanaman hortikultura dan perkebunan akibat potensi serangan hama dan penyakit tanaman. Selain itu, terjadinya penurunan luas tanam untuk padi sebesar 12,51 persen (yoy) yaitu dari 25.518 hektar pada triwulan IV 2016 menjadi 19.167 hektar pada triwulan IV 2017 berpotensi menjadi penahan laju peningkatan produksi pangan. Sehingga akan memperdalam perlambatan kinerja lapangan usaha pertanian. Perlambatan kinerja pertanian juga akan tertahan oleh penurunan produksi perikanan, sejalan dengan masuknya musim hujan dan angin kencang. Sehingga akan menurunkan jumlah tangkapan ikan laut. Kondisi ini akan berdampak pada volume produksi ikan yang diprakirakan mengalami penurunan pada triwulan IV 2017. Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta mengatakan, Pemerintah Provinsi Bali menaikkan anggaran untuk pertanian dari 7 persen tahun 2017 menjadi 11 persen tahun 2018. Peningkatan anggaran pertanian ini, diakui sebagai salah satu upaya Pemprov Bali dalam mengatasi pariwisata Bali ketika mengalami persoalan bencana seperti Gunung Agung ini. Dengan menaikkan anggaran, diharapkan sektor pertanian bisa tumbuh, baik untuk memenuhi kebutuhan internal maupun eksternal. “Yang dimaksud eksternal, adalah orientasi ekspor ke pasar internasional dan pasar modern. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan itu terhadap produk-produk yang kita create,� jelasnya.
Causa Iman
l Maya
15 - 21 Januari 2018
16
POLITIK
Regenerasi Petani Tersendat INDONESIA kesulitan mendapatkan generasi penerus petani. Hal ini juga terjadi di Bali. Ketertarikan yang rendah pada sektor ini membuat ancaman atas keberlangsungan sektor ini menguat. Pemerintah harus segera melakukan terobosan nyata dalam menjamin regenrasi petani. “Ini tentu menjadi tatangan besar dalam mewujudkan kedaulatan pangan di negeri ini,’’ tegas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Ia menyatakan para petani di tanah air banyak yang berusia tua. “Kita ketahui memang jarang sekali pemuda yang menginginkan menjadi petani. Pertama karena dianggap miskin, kotor dan sangat melelahkan. Permasalahan inilah yang harus kita carikan solusinya,” katanya. Ia menyayangkan kondisi itu, karena peranan petani sangat penting dalam menjaga kedaulatan pangan di Indonesia. Menurut dia, pemerintah saat ini tengah berusaha merubah paradigma buruk pekerjaan menjadi petani. Petani-petani di Indonesia dinilai harus menjadi petani modern yang mensejahterakan diri mereka. “Kita akan membuat petani modern. Kalau dulu bajak sawah itu menggunakan kerbau, panen menggunakan arit. Jangan ada lagi, petani kita harus lebih maju,” jelasnya. Amran mengatakan, di antara upaya pemerintah saat ini ialah terus memperbaiki teknologi-teknologi pertanian di Indonesia yang jauh modern. “Bantuan alsintan (alat dan mesin pertanian) kita berikan, teknologi benih yang tahan hama dan bisa menghasilkan panen 9-10 ton per hektare kita berikan cumacuma. Jadi tidak ada lagi jika petani kita dianggap kotor, capek dan lelah,” kata dia. Selain paradigma petani yang kotor, pemerintah juga akan mengubah paradigma lain di bidang pertanian, yakni melakukan penghentian impor sejumlah komoditi. “Seperti beras, sudah tiga tahun terakhir sejak 2016, 2017 hingga 2018 kita tidak impor. Kebutuhan beras kita terpenuhi,” katanya. l Hardianto
15 - 21 Januari 2018
17
Andi Amran Sulaiman
17
KIPRAH
I Dewa Ayu Putu Sashika Artakirana
Juara Tari Condong, Tertarik Jadi Guru
P
uluhan piala dan piagam penghargaan telah berhasil dikumpulkan Ugek Sashi –begitu pelajar kelas IIIC SD Saraswati 1 Denpasar ini kerap disapa. Menariknya, piala maupun piagam yang terpasang rapi dirumahnya tersebut, semuanya diraih dari lomba tari, khususnya Tari Condong. Menurut pemilik nama panjang I Dewa Ayu Putu Sashika Arthakirana ini, darah seninya itu menurun dari kedua orangtuanya yang suka seni. Bak gayung bersambut, minat dan hobinya yang suka seni terutama seni tari, mendapat dukungan penuh kedua orangtuanya. Tak mengherankan, di mana pun ada lomba tari anak-anak, Ugek Sashi pasti ikut. Ketertarikan pada seni tari sudah digeluti Ugek Sashi ketika duduk di bangku TK. Dia pun bergabung di Sanggar Tari Canting Camplung di bilangan Jalan Kartini, Denpasar. Bagi belia kelahiran Denpasar, 21 Februari 2009 ini, aktivitas menari yang saat ini sedang ditekuni, tidak semata-mata untuk mengejar prestasi. Masih terngiang dalam ingatan Ugek Sashi, nasehat yang selalu disampaikan kedua orangtuanya. Teutama Ajiknya, yang selalu mengingatkannya agar senantiasa menyadari jati diri sebagai orang Bali. Jati diri yang dimaksud agar mempelajari seni dan budaya Bali. Seni tradisional di Bali yang jumlahnya sangat beragam yang ada di Bali, menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan spiritual orang Bali. Ugek Sashi mencontohkan, setiap ada upacara adat maupun keagamaan yang dilaksanakan masyarakat Bali, dapat dipastikan akan ada seni di dalamnya. Mulai dari seni tabuh ningga seni tari. Hal itu pula yang memotivasi sulung empat bersaudara ini untuk rajin berlatih dan bertekad tidak akan meninggalkan seni tari, yang telah membuatnya banyak meraih piala maupun piagam penghargaan. Ketika ditanya mengapa Ugek Sashi lebih banyak mendapat juara lomba Tari Condong, buah hati pasangan dr. Ni Wayan Kurniasari-I Dewa Ketut Adi Pradnyana, S.ST., M.T. ini menjelaskan jika dirinya suka tantangan. Pada Tari Legong Kraton, penarinya tidak sekadar menari, namun juga harus mampu memerankan seorang tokoh. Lagi pula tarian tersebut bercerita, yang membuatnya harus mampu menyampaikan pesan dalam tarian tersebut kepada penonton. Tak ingin belajar tari sekadarnya, Ugek Sashi sering mendatangkan pelatih khsusus ke rumahnya. Tujuannya untuk lebih memperdalam kemampuan dalam hal gerakan maupun mendapatkan ekspresi yang mantap akan tarian tersebut. ‘’Kalau sudah mau lomba, kita semua sibuk. Terutama ibu sama Ajik yang mempersiapkan segalanya. Termasuk mengatur waktu agar dapat mengantar ke tempat lomba,’’ kata Ugek Sashi tersenyum. Walaupun tak selalu mendapat juara pertama, sama sekali tak membuatnya kecewa. Memiliki kemampuan menarikan sejumlah tari Bali dan berani tampil tampil di ajang lomba, merupakan kebanggaan tersendiri bagi belia berbintang Pisces ini. Kalaupun dapat juara, itu tak lebih dari bonus. Kakak kesayangan dari I Dewa Made Gede Gio Jatajuna Bramartha, I Dewa Ayu Komang Kinara Anamaya Kosha serta I Dewa Ayu Ketut Tara ini, bertekad akan selalu menggeluti seni tari. Namun, dia juga tak mau mengabaikan perstasi akademis yang sudah diraih selama ini. Tak jarang jika ada ulangan, dia membawa buku ke tempat latihan. Ditanya cita-cita, dengan mantap Ugek Sashi menyampaikan jika dia akan mengikuti jejak neneknya menjadi seorang guru.‘’Jadi guru itu kita harus terus belajar yang membuat kita pintar. Selain itu jadi guru itu membuat kita sabar,’’ tegasnya. l Astra Prayoga
18
15 - 21 Januari 2018
AKTIVITAS
MBP/ist
MBP/ist
BPJS KETENAGAKERJAAN - Penghargaan tingkat Nasional diraih pemerintahan desa di Kota Denpasar tahun 2017. Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara berhasil menorehkan prestasi tingkat Nasional lewat penghargaan Desa Sadar Jaminan Sosial dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Kota Denpasar yakni Desa Dangin Puri Kangin menjadi satu-satunya daerah di Bali yang meraih penghargaan terbaik tingkat Nasional sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial. Penghargaan ini diserahkan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto.
PEMKAB JEMBRANA - Pengentasan kemiskinan merupakan salah satu program prioritas yang tengah dikerjakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana. Upaya untuk lebih menyejahterakan warganya terus dilakukan, salah satunya melalui gebyar pembangunan perumahan masyarakat kurang mampu/bantuan sosial bedah rumah yang pada tahun 2017 ini telah menghabiskan dana sebesar Rp 4 miliar. Hal tersebut disampaikan Bupati Jembrana I Putu Artha dalam acara serah terima kunci secara simbolis di rumah Komang Nuraika, warga di Desa Blimbingsari, Melaya, Kamis (21/12).
MBP/ist
MBP/ist
FKIK UNWAR - Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) menggelar Seminar ‘’Masa Depan Herbal Indonesia untuk Kesehatan: Journey From Laboratory to the Market’’ di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Kampus Unwar, Denpasar, Sabtu (9/12). Pada kesempatan ini, FKIK Unwar melakukan kerja sama dengan PT Sido Muncul Tbk. ditandai penandatanganan MoU oleh Irwan Hidayat dan Rektor Unwar.
SMP BUDI UTAMA - Mereposisi potensi alam sekala dan niskala agar terjadi keseimbangan dan harmonisasi antara alam lingkungan, sesama makhluk hidup (sarwa prani) dan Tuhan, SMP Budi Utama yang beralamat di Jalan Gunung Sanghyang, Kerobokan, Badung, menggelar upacara bhuta yadnya Rsi Gana, Senin (18/12). Upacara yang berlangsung di halaman sekolah setempat di-puput oleh Ida Rsi Agung Adnyana Telabah serta diisi tarian sakral Topeng Sidakarya dan Tarian Gedang Renteng yang dibawakan oleh para guru dan pegawai. 15 - 21 Januari 2018 19
MANCANEGARA
I
ran bergejolak. Demonstrasi terjadi di mana-mana dan lebih 23 orang dinyatakan meninggal dunia sampai saat ini dan ratusan orang ditahan. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Teheran mengonfirmasi bahwa gelombang demonstrasi anti-pemerintah di Iran memang mengkhawatirkan. Namun, situasi saat ini sudah mulai mereda. Konfirmasi KBRI Teheran itu disampaikan oleh Direktur Asia Selatan dan Tengah Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia Ferdy Nico Yohannes Piay pekan lalu. Ferdy mengatakan pada awalnya demonstrasi di Iran berjalan damai. Namun, tiba-tiba berubah menjadi kerusuhan, Sejumlah media melaporkan korban jiwa dalam gelombang demonstrasi yang berjalan sepekan terakhir sudah 23 jiwa. Demo yang pecah di berbagai wilayah di Iran tak hanya dari kubu anti-pemerintah. Kelompok yang pro-rezim Iran juga menggelar demo tandingan, terutama di kota suci Syiah, Qom. ”Situasi di Iran cukup mengkhawatirkan, namun sudah mulai mereda, dan tampaknya pemerintah Iran sudah mulai bisa mengendalikan,” kata Ferdy. “Berdasarkan keterangan KBRI kita di Teheran, pihak Kemlu Iran sudah menjelaskan kepada perwakilan asing mengenai
20
15 - 21 Januari 2018
situasi yang ada. Menurut pihak Iran ada campur tangan asing (dalam demonstrasi ini). Namun ditegaskan bahwa situasi sudah mulai bisa dikendalikan,” imbuhnya. ”Pihak KBRI sudah mengelurkan imbauan, jumlah (warga negara Indonesia di Iran) memang tidak terlalu banyak, tapi ada mahasiswa. Mereka tidak berada di kawasan demonstrasi. KBRI terus memantau komunitas Indonesia, tapi sejauh ini tidak ada laporan adanya WNI yang terlibat, atau adanya korban dari pihak Indonesia,” papar Ferdy. Predikat Iran cukup mentereng. Ekonomi negara tersebut merupakan yang kedua terbesar di Timur Tengah dengan cadangan gas alam terbesar kedua di dunia, dan terbesar keempat dalam cadangan minyak mentah. Nyatanya, rangkaian demonstrasi yang meletup pekan lalu dipicu oleh kemarahan atas naiknya harga-harga, tingginya pengangguran, dan salah kelola ekonomi. Berikut lima fakta yang membantu menjelaskannya. 1. Pertumbuhan Ekonomi Terhambat Sanksi Ekonomi Iran mengalami dampak buruk akibat beragam sanksi yang diterapkan komunitas internasional selama
bertahun-tahun terkait dengan program nuklir. Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 1,4% pada 2015, ketika Presiden Hassan Rouhani yang moderat, sepakat dengan enam negara dunia untuk membatasi aktivitas nuklir Iran. Setahun berikutnya, setelah kesepakatan diterapkan dan berbagai sanksi dicabut, ekonomi melambung secara signifikan dan PDB menyentuh 12,3%, berdasarkan data Bank sentral Iran. Sebagian besar pertumbuhan itu dipicu oleh industri minyak dan gas. Bulan lalu, Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan pertumbuhan telah menyebar ke sektor migas. IMF memprediksi PDB bisa bertambah 4,2% pada tahun fiskal 2017/2018. Bagaimanapun, pemulihan ekonomi tidaklah sesignifikan yang diharapkan warga Iran. Sejumlah analis menunjukkan beragam sanksi AS pada transaksi keuangan masih melekat sehingga banyak perusahaan asing enggan berbisnis dengan Iran. Memperparah keadaan, pada Oktober 2017, Presiden AS Donald Trump menolak mendukung kesepakatan nuklir yang dibuat Barack Obama dan meminta Kongres mempertimbangkan untuk kembali menerapkan sanksi pada Iran.
2. Kenaikan Harga yang Tak Terkendali Inflasi telah berfluktuasi di Iran sejak Revolusi Islam pada 1979. Pada 2013, inflasi mencapai 31%. Hal itu terjadi seiring dengan beragam sanksi yang menyebabkan pemasukan dari sektor minyak berkurang dan pada gilirannya membuat mata uang rial terdevaluasi lebih dari 450%. Inflasi semakin berkurang di bawah pemerintahan Rouhani. Pada 2016, menurut Bank Sentra Iran, inflasi mencapai 11%. Bank Dunia memperkirakan angkanya berada di bawah 12% selama tiga tahun mendatang. Presiden Rouhani telah mengusulkan anggaran tahun fiskal yang dimulai Maret 2018. Pada anggaran itu, pengeluaran meningkat menjadi 6% atau US$104 miliar. Akan tetapi, penyesuaian harga pada inflasi akan berkurang. 3. Sempitnya Lapangan Pekerjaan Angka pengangguran resmi saat ini mencapai 12,4%. Namun, sebagaimana dipaparkan Menteri Dalam Negeri, Abdolreza Rahmani-Fazli, angkanya mencapai lebih dari 60% di daerah-daerah tertentu. Kaum muda berusia di bawah 30 tahun, yang jumlahnya lebih dari setengah populasi 79,9 juta jiwa, adalah golongan paling parah terdampak. Organisasi Buruh Internasional (ILO) memperkirakan 26,7% dari golongan berusia 15-24 tahun menjadi penggangguran. Adapun kekurangan kerja mencapai 12,4% pada golongan usia tersebut.
IMF memperingatkan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi cukup tinggi, jumlah pekerjaan yang tercipta untuk menyerap tenaga kerja tidak cukup. Sejumlah analis menduga bahwa pemulihan paling kentara terletak pada sektor minyak yang tidak memerlukan banyak tenaga kerja. 4. Kepemilikan Ponsel Pintar Meningkat Tajam Ponsel pintar punya peranan penting dalam rangkaian demonstrasi akhir-akhir ini.nKhalayak menggunakan aplikasi Telegram, yang punya jutaan pengguna di Iran, untuk merencanakan unjuk rasa dan berbagi video serta foto. Ketika Telegram menolak membekukan saluran-saluran populer pada Minggu (31/12), pemerintah Iran memblokir aplikasi tersebut . Peranan ponsel pintar tak pelak sangat penting karena ketika jutaan orang berdemonstrasi di Teheran pada 2009 untuk menuntut pemilihan ulang, hanya ada 2% yang diyakini punya ponsel pintar—walau saat itu terdapat 55 juta pengguna ponsel di Iran. Kini, terdapat lebih dari 80 juta pengguna ponsel di Iran dan 41% populasi diperkirakan memiliki setidaknya satu ponsel pintar. 5. Angka Kemiskinan Meningkat Investigasi terkini oleh BBC Persia menemukan bahwa secara rata-rata orang Iran lebih miskin 15% ketimbang 10 tahun sebelumnya. Bank Dunia mengatakan kemiskinan di Iran merosot 8% dalam kurun 2009 dan 2013, meski sempat melejit ke 10,5% pada 2014—tahun pertama Rouhani menjabat presiden.
Bank Dunia memprediksi 8,2 juta orang hidup dengan US$5,50 (Rp73.800) per hari pada 2014. Lalu 2% di antara populasi atau sekitar 196.000 jiwa hidup kurang dari US$1,90 (Rp25.500) per hari. Keluarga berpendapatan rendah di Iran yang mencapai 77 juta orang bergantung pada bantuan langsung tunai dari pemerintah senilai US$13 (Rp174.500). Dalam rencana anggaran yang disusun Rouhani, bantuan itu akan dipangkas US$5,3 miliar (Rp71 triliun) yang bakal berdampak pada 30 juta orang. Rouhani juga berencana menaikkan harga bensin dari US$0,30 (Rp4.026) per liter menjadi US$0,45 (Rp6.037) per liter. Konsumsi roti, susu, dan daging merah di Iran telah menurun antara 30% dan 50% selama 10 tahun terakhir, menurut data yang ditelusuri BBC Persia. Lantaran warga Iran semakin miskin dan harga bahan pangan meningkat 40% selama setahun terakhir, banyak orang tidak mampu membeli makanan yang cukup. Kenaikan harga telur sebanyak 50%, akibat wabah flu burung, ditengarai menjadi pemicu protes di Mashhad—kota pertama yang menggelar aksi protes. Pemimpin Pasukan Garda Revolusi Iran Muhammad Ali Jafari hari ini mengatakan demonstrasi antipemerintah yang berlangsung selama sepekan terakhir kini sudah selesai. Dalam komentarnya, Jafari mengatakan hanya ada 15 ribu orang yang menggelar demo dan para pentolan perusuh sudah ditangkap. “Hari ini kita bisa katakan ‘penghasutan 1396’ sudah berakhir,” kata Jafari. “Atas berkat rahmat Allah, kekalahan mereka sudah mutlak,” kata dia. Meski begitu Jafari tidak memberikan penjelasan atau bukti lebih lanjut tentang bagaimana unjuk rasa itu akhirnya diakhiri. Jafari menambahkan, demonstrasi propemerintah kemarin menandai berakhirnya unjuk rasa selama enam hari berturut-turut. Mudah-mudahan segera ditemukan solusi agar hal serupa tidak terulang lagi. l Gugiek Savindra 15 - 21 Januari 2018
21
DAERAH
MBP/sos
Tukad Unda di eks Galian C, Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung mendangkal. Kondisi itu dimanfaatkan warga untuk menambang pasir.
Dilanda Banjir Lumpur, Tukad Unda Mendangkal
B
anjir lumpur yang membawa material Gunung Agung, Karangasem yang melanda sejak November 2017 menyebabkan Tukad Unda mengalami pendangkalan. Di tengah kondisi itu, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida berencana melakukan penanganan. Hanya hal tersebut masih dikaji dan menyesuaikan dengan regulasi. Pendangkalan yang diakibatkan pasir itu terjadi pada Tukad Unda perbatasan Desa Paksebali dan Kelurahan Semarapura Kangin. Hal tersebut memicu kekhawatiran warga yang bermukim disekitarnya akan adanya terjangan banjir saat hujan lebat. Bahkan tak ingin terjadi sesuatu, beberapa kali mereka mengungsi ke rumah kerabatnya yang berada di lokasi aman. Kondisi serupa juga terjadi pada sungai di wilayah Desa Tangkas, tepatnya di sekitar eks Galian C. Hal ini dimanfatkan puluhan warga untuk menambang pasir dan dijual
22
15 - 21 Januari 2018
dengan harga cukup menggiurkan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman Klungkung Gusti Nyoman Supartana mengungkapkan, sesuai pantauannya, pendangkalan memang banyak terjadi. Bahkan untuk di wilayah Desa Tangkas mencapai sekitar empat meter. Tak dipungkiri, sejalan dengan itu, aktivitas penggalian pasir bermunculan. Bahkan dinyatakan itu memicu pro kontra di masyarakat. “Saya sudah turun ke lapangan bertemu tokoh masyarakat. Saya sarankan untuk secepatnya merapatkan tokohtokoh masyarakat, warga terdampak dan mengundang pihak terkait seperti Dinas PU dan Balai Wilayah Sungai Bali Penida. Ini kan dampak dari bencana, jangan sampai menangani bencana malah muncul masalah,” ungkapnya. Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan BWS Bali-Penida Wayan Suteja, mengaku ada rencana untuk melakukan
pengerukan titik-titik yang mengalami pendangkalan. Namun ditengah situasi Gunung Agung yang tak menentu, perlu ada strategi untuk mengantisipasi adanya pelanggaran hukum. “Jangan sampai pas kita ngeruk, pasir datang lagi. Saat ada pemeriksaan, mana yang dikeruk. Kan sulit menjelaskan. Kita maksudnya baik, justru kena pemeriksaan,” katanya. Ia menyatakan penanganan yang pasti dilakukan, yakni terhadap tanggul di Kelurahan Semarapura Kangin yang jebol beberapa waktu lalu hingga yang memicu air masuk ke kawasan permukiman warga. “Penanganannya mungkin darurat dulu. Maksimal pertebal tanggul. Tapi tak menutup kemungkinan untuk bisa lebih kuat dipasang bronjong. Kami belum berani pasang yang permanen. Karena perlu ngecek kondisi tanahnya, berapa dalam pondasinya. Ini juga memerlukan anggaran,” tandasnya. l Sosiawan
Gunung Agung Kembali Erupsi
Abu Vulkanik Tak Sentuh Pura Besakih
MBP/ist
Paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Agung, Selasa (2/1) terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Bangli.
ERUPSI Gunung Agung yang kembali terjadi Senin (1/1). Erupsi juga disertai hujan abu vulkanik. Abu vulkanik berwarna gelap itu menghujani wilayah Desa/Kecamatan Selat ke barat daya, bahkan dilaporkan menyebar sampai Abiansemal, Badung. Meski di beberapa wilayah di Karangasem intensitasnya cukup tebal, namun Pura Besakih yang jaraknya sekitar 6 km dari puncak gunung justru terlewatkan. Relawan Ketut Wijaya Mataram, mengatakan tidak ditemukan jejak abu vulkanik baru di kawasan Pura Besakih berdasarkan pantauan sekitar pukul 07.00 Wita. Vegetasi tanaman yang sempat rusak oleh abu vulkanik dari erupsi sebelumnya, kini terlihat mulai menghijau. ‘’Pura Besakih diloncati, yang keras justru di Temukus dan di wilayah Desa Sebudi. Saat saya naik, visual Gunung Agung terlihat jelas. Cuaca cerah, dari kawah terjadi embusan, tapi menjelang siang mulai tertutup mendung,’’ terangnya. Wijaya Mataram menambahkan, di kawasan Pura Besakih juga tidak ada aktivitas manusia. Turis dan warga lokal hanya sempat ramai pada Senin (1/1) lalu. Warga lokal umumnya datang melaksanakan sembahyang Purnama Kapitu. Sedangkan turis asing yang jumlahnya satu-dua, diduga bukan untuk tujuan berwisata namun lebih untuk tujuan petualang. ‘’Mereka bawa ransel, saya curiga mereka ingin menyelinap mendaki gunung,’’ imbuhnya. Sementara itu, salah seorang warga Banjar Gunung Biau, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Wayan Kardana (44), mengatakan ada hujan abu di Banjar Gunung Biau yang masuk dalam zona awas karena berjarak sekitar 10 km dari puncak Gunung Agung. Hujan abu yang terjadi
mulai sekitar pukul 22.30 sampai Selasa dini hari juga disertai bau belerang menyengat. Namun pagi hari hujan abu sudah tidak ada lagi, demikian pula dengan bau belerangnya. ‘’Seperti tepung, tapi warnanya hitam. Di tegel rumah tebalnya sampai setengah senti,’’ ujarnya. Informasi di lapangan menyebutkan, di wilayah Karangasem, sebaran abu vulkanik sampai di wilayah Temukus (Besakih atas), Desa Sebudi seperti Banjar Badeg dan Yeh Ha dan Desa Muncan yang memang berada di radius 8 -10 km. Abu vulkanik yang mirip pasir halus juga sampai di radius aman seperti Desa Nongan dan Menanga di Kecamatan Rendang. Termasuk posko pengungsian di UPTD Pertanian, Rendang. Sedangkan wilayah Selat ke timur, belum ada laporan hujan abu vulkanik. Walau terjadi letusan yang disertai hujan abu vulkanik, aktivitas masyarakat masih normal. Di beberapa banjar di Muncan yang masuk zona merah, juga masih ada warga yang bertahan. Informasi dari Magma-Var Indonesia menyebutkan erupsi Senin malam berlangsung selama 240 detik dengan amplitude 25 mm. Luncuran abu vulkanik mencapai ketinggian 1.500 meter dengan intensitas tebal. Letusan disusul dengan beberapa kali embusan asap berwarna putih dan hujan abu vulkanik tipis juga sampai di Pos Pantau Rendang. ‘’Ya, teramati terjadi gempa letusan,’’ ujar Kasubdit Gunung Api Wilayah Indonesia Timur Devy Kamil Shyahbana. Sementara laporan dari Bangli menyebutkan, abu vulkanik yang dikeluarkan gunung tertinggi di Bali itu sampai ke Bangli. Salah seorang warga Lingkungan LC Subak Aya, Bangli, Ayu, mengungkapkan, paparan abu vulkanik akibat
erupsi Gunung Agung sampai di lingkungan rumahnya. Bahkan, paparan abu tersebut cukup tebal. ‘’Di bunga kamboja dan di sanggah cukup banyak ada abu vulkaniknya. Tapi pastinya saya kurang tahu jam berapa erupsi terjadi. Yang jelas erupsinya pasti malam hari,’’ ungkapnya Selasa (2/1). Hal senada disampaikan warga Banjar Sidawa, Bangli, Wayan Armada. Dia menyebut, paparan abu vulkanik di pekarangan rumahnya sangat tebal. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli I Ketut Agus Sutapa mengungkapkan, sejauh ini belum ada laporan secara resmi dari desa atau Camat mengenai wilayah terpapar abu vulkanik. Meski demikian, dia menegaskan, paparan abu vulkanik Gunung Agung telah memasuki kawasan Bangli. ‘’Di halaman kantor BPBD dan mobil terdapat abu vulkanik. Di mobil, abu vulkanik yang menempel sangat tebal,’’ ucapnya. Agus Sutapa mengatakan, sepanjang Gunung Agung masih dinyatakan berada di level IV (Awas), masyarakat Bangli harus tetap waspada dengan paparan abu vulkanik. Sebab, gunung dengan ketinggian 3.142 mdpl itu bisa mengalami erupsi sewaktu-waktu. Pihaknya meminta warga selalu menyiapkan masker jika berpergian. Hal ini sebagai langkah kewaspadaan dan kesiapsiagaan dampak abu vulkanik. ‘’Abu vulkanik memang berbahaya bagi kesehatan. Karena jika kulit terkena, bisa gatal-gatal. Dan kalau terkena mata, bisa iritasi. Sementara kalau sampai masuk ke dalam tubuh, akan sangat mengganggu saluran pernapasan,’’ tegas Agus Sutapa. l Tim MBP 15 - 21 Januari 2018
23
K E S E H ATA N
Hoaks Medis, Perlunya Literasi Medis bagi Masyarakat
E
ra keterbukaan informasi ditandai dengan kemudahan mengakses informasi oleh siapa saja, di mana saja, dan kapan saja termasuk di bidang medis. Media sosial dan aplikasi percakapan pesan singkat (chat application) menjadi andalan akses rujukan informasi rujukan yang cepat. Sayangnya, informasi yang didapatkan tersebut meskipun cepat namun tidak akurat, bahkan seringkali justru menyesatkan. Akses internet terus bertumbuh sepanjang tahun. Tercatat di tahun 2016, pengguna internet di Indonesia adalah sebanyak 132 juta jiwa (51.8% dari total penduduk) yang didominasi oleh pengguna di pulau Jawa (86,3 juta jiwa). hoaks Medis Sejak pertengahan bulan ini saja beberapa portal media lokal yang terafiliasi surat kabar lokal/ regional ramai memberitakan tentang bahaya mengonsumsi cabai bubuk karena
24
15 - 21 Januari 2018
terindikasi tercampur kotoran tikus. Informasi tersebut lebih mudah untuk menyebar (viral) karena dikaitkan dengan kejadian penyakit difteri yang belakangan kembali mewabah di beberapa wilayah di tanah air. Informasi tersebut tidak jelas dari mana sumber awalnya, namun menyebar cepat dan masif melalui aplikasi WhatsApp disertai tambahan tautan sebuah video berdurasi singkat. Berikut informasi yang beredar: “Hati2 jgn jajan yg pake bubuk cabe, penuh penyakit dari kencing tikus, kasusnya byk yg meninggal karena penyakit difteri. Jgn jajan pake cabe kering ya seperti cabe di tahu bulat, otak2, dsb. Pokoknya jangan pake cabe bumbu kering. Copas grup sebelah” Menelaah lebih lanjut, hal yang menjadi pokok postingan tersebut adalah jajanan, bubuk cabai kering, kencing tikus, banyak meninggal, dan penyakit difteri. Tidak lupa disertai upaya mencuci tangan dari masalah
yang mungkin timbul di kemudian hari dengan kalimat “sakti” berupa “copas (copy then paste) (dari) grup (chat) sebelah”. Postingan tersebut segera menjadi viral karena adanya kombinasi perilaku masyarakat yang gemar mengonsumsi jajanan (mengemil), contoh jajanan yang kerap dikonsumsi, serta dipadukan dengan wabah/kejadian luar biasa (KLB) penyakit difteri yang belakangan gencar diberitakan. Hal tersebut menjadikan kehebohan dan kepanikan di masyarakat. Belakangan setelah ditelusuri ulang, video tersebut telah diunggah ke Youtube pada bulan lalu dan menyebutkan lokasi pengambilan gambar berada di India, bukan di Indonesia. Hingga saat ini penyakit yang berhubungan langsung dengan tikus dan/ atau kotorannya adalah penyakit pes dan leptospirosis, bukan penyakit difteri yang notabene disebabkan oleh kuman Corynebacteriumdiphtheriae, suatu bakteri yang menyebabkan gangguan di selaput lendir
pada hidung dan tenggorokan, dan terkadang dapat menyebabkan gangguan pada kulit orang yang terinfeksi penyakit ini. Klarifikasi hoaks Contoh di atas adalah bagaimana informasi ringkas yang menyesatkan dibuat, disebarkan dengan sangat cepat, dan dikonsumsi masyarakat. Sebaliknya upaya pelurusan informasi selalu lebih lambat untuk dilakukan, relatif tidak menarik untuk dicermati oleh masyarakat awam karena mendetil dan panjang untuk dipahami. Terlebih tidak menarik untuk disebarkan layaknya informasi pertama yang mudah untuk diviralkan. Dampak hoaks hoaks merupakan fabrikasi isu (tanpa reportase dan verifikasi) yang memiliki motif serta tujuan tertentu, misalnya memicu konflik, menyembunyikan sesuatu, mendiskreditkan lawan, mengambil keuntungan dan sebagainya. hoaks sendiri sudah tercatat di Kamus Besar Bahasa Indonesia. Istilah ini adalah serapan dari istilah hoaks, yang memiliki arti tidak benar, bohong, atau berita bohong. Majalah Time di bulan Januari 2017 merilis artikel bahwa hoaks (fakenews) semakin masif beredar di Indonesia. Bentuk hoaks bermacam-macam bisa berupa gosip namun dewasa ini utamanya berkembang seputar isu politik, masalah medis dan kesehatan. Survei oleh Mastel (Masyarakat Telekomunikasi dan Informatika Indonesia) di tahun 2017 menyebutkan sepuluh isu hoaks terbanyak adalah sosial politik, isu SARA (suku-agama-ras-antar golongan), kesehatan, makanan dan minuman, penipuan keuangan, ilmu pengetahuan dan teknologi, berita duka, candaan, bencana alam, dan lalu lintas. Hoaks - yang sudah ada sejak lama bahkan sebelum era internet - beredar di dunia digital secara intensif dan terus-menerus, menjangkau jutaan orang dengan cepat dan mempengaruhi pembacanya yang rentan diterima sebagai kebenaran. Ironisnya hampir separuh (41,2%) informasi medis di internet adalah keliru. Berbagai contoh hoaks di bidang medis maupun kesehatan yang sempat populer misalnya; mengonsumsi mie instan dan cokelat bersamaan membuat keracunan, meminum air dingin seusai makan memicu kanker, mengonsumsi bayam dan tahu bersamaan dapat memicu kista, upaya mengecek kesehatan ginjal dengan mengonsumsi jengkol, mengonsumsi udang dan vitamin C dapat menyebabkan meninggal dunia, menusuk jari dengan jarum sebagai pertolongan pertama
pada serangan stroke, hingga bumbu mie instan yang dimasak dapat memicu kanker. Istilah quackery mengacu pada penipuan terkait kesehatan yang mempromosikan produk maupun layanan kesehatan yang tidak memiliki dasar ilmiahnya. Ada 3 tipe quackery yaitu malpraktik layanan kesehatan (medical), nutrisi (nutrition), dan alat kesehatan (device). Solusi guna terhindar serta mengurangi produksi dan penyebaran hoaks dengan menggalakkan literasi media, termasuk health literation. Menumbuhkan sikap skeptis, selalu mempertanyakan setiap informasi yang didapat serta bertanggung jawab terhadap konten yang disebarkan menjadi sikap yang harus terus dipraktikkan. 1. Berhati-hati dengan judul yang provokatif Hoaks umumnya menggunakan judul sensasional yang provokatif. Anda dapat mencari referensi pembanding berita serupa dari situs online resmi. 2. Mencermati alamat situs Informasi viral yang mencantumkan tautan (link) berita online dapat Anda cermati alamat URL situs dimaksud apakah resmi dan terverifikasi. Dewan Pers telah memverifikasi jumlah situs berita resmi yang kurang dari 300 dari total 43.000 situs yang mengklaim sebagai portal berita di Indonesia. Ini berarti setidaknya puluhan ribu situs berpotensi menyebarkan hoaks di internet dan harus diwaspadai. 3. Memeriksa fakta Lakukan konfirmasi dari situs resmi yang memiliki otoritas kesehatan seperti Kementerian Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia, Balai Obat dan Makana (BPOM), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan semacamnya institusi tersebut. Bedakan berita yang dibuat berdasarkan fakta dan opini. Fakta adalah peristiwa yang terjadi dengan kesaksian dan bukti, sementara opini adalah pendapat dan kesan penulis berita yang memiliki kecenderungan bersifat subyektif. Berhati-hati mengonsumsi informasi yang berasal dari penggiat, tokoh, atau pengamat yang tidak jelas kredibilitasnya. 4. Mengecek keaslian foto Manipulasi tidak hanya pada kontek teks, namun dapat berupa foto atau video digital. Guna mengecek keaslian foto maupun video dengan melakukan drag-and-drop ke kolom pencarian Google Images. Hasil pencarian akan menyajikan konten serupa yang terdapat di internet sehingga dapat dibandingkan, seperti kasus video viral tikus di India di atas.
5. Menjadi bagian dalam grup diskusi antihoaks. Berbagai upaya dilakukan untuk meredam pembuatan dan penyebaran hoaks. Situs (https://www. hoaksBuster.com) dan museum hoaks (hoakses.org) menjadi arsip digital disinformasi dan pelurusan informasi kabar bohong. Situs Quackwatch (https:// www.quackwatch.org) adalah jaringan internasional yang menghubungkan orang-orang yang memiliki ketertarikan dan kepedulian terhadap isu hoaks. Pemberantasan Hoaks di Indonesia Pengguna internet dapat melaporkan hoaks yang beredar melalui sarana yang tersedia di masing-masing media.Beberapa media sosial besar memiliki fitur serupa untuk melaporkan hoaks atau berita negatif dan tidak benar, seperti Facebook memiliki fitur laporkan status; Google memiliki fitur feedback dan Twitter memiliki fitur ReportTweet. Anda juga dapat mengadukan konten negatif ke Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan melayangkan e-mail ke alamat aduankonten@mail.kominfo.go.id. Meskipun pemerintah Indonesia belum memiliki situs klarifikasi serupa yang khusus terhadap masalah medis namun upaya memberantas hoaks sudah mulai dilakukan dan hal ini membutuhkan banyak dukungan, terutama dari organisasi besar.Pemerintah melalui Kementerian Informasi dan Informatika pada media Januari 2017 mendeklarasikan gerakan bersama anti hoaks sekaligus peluncuran situs (https://www.turnback hoaks.id) oleh Gerakan Masyarakat Indonesia antihoaks dan versi aplikasi mobile–nya oleh Mastel. Gerakan ini didukung oleh beberapa grup antihoaks besar di Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Informasi dan Informatika juga melakukan pendekatan ke organisasi-organisasi keagamaan di tanah airdimana salah satunya telah menerbitkan fatwa terkait pembuat dan penyebar hoaks, serta upaya yang harus dilakukan agar terhindar dari hoaks. Undangundang Informasi dan Teknologi Informasi di pasal 45 dengan jelas menyebutkan ancaman pidana penjara hingga 6 tahun dan denda paling banyak satu milyar rupiah bagi orang yang terbukti terlibat hoaks.Melihat langkah konkrit tersebut, saya optimis Indonesia segera akan memiliki situs Quackwatch versi Indonesia yang akan mencerdaskan warga terkait isu-isu medis dan kesehatan. l dr. Putu Gede Sudira, Sp.S Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Neurolog Rumah Sakit Bali Jimbaran 15 - 21 Januari 2018
25
LENSA
PARASAILING Wisatawan melihat suasana pelabuhan dari udara saat bermain parasiling di Benoa. Kawasan perairan Benoa menjadi pusat wisata tirta di Bali Selatan. Selain parasailing, berbagai jenis akomodasi untuk wisata air disediakan di kawasan perairan ini.
MBP/eka
26
15 - 21 Januari 2018
OLAHRAGA
MBP/rtr
Atlet peraih medali emas Olimpiade musim dingin cabor ski Lindsey Vonn.
Demi Tampil di Olimpiade
R
atu SKI Lindsey Vonn cukup percaya diri menghadapi Olimpiade musim dingin di Pyeongchang. Korea Selatan bulan depan. Ia mengabaikan semua kritik dan cemooh yang diterima selama ini, demi penampilan di Olimpiade terakhirnya itu. Dalam sejarah cabang olah raga ski, Vonn tak bisa dilepaskan dari status atlet paling sukses. Perempuan berusia 33 tahun dari AS itu tercatat empat kali merebut gelar juara dunia termasuk 78 kemenangannya di berbagai event. Namun Vonn hanya dua kali meraih medali Olimpiade yakni emas di nomor downhill dan perunggu di nomor super-G pada Olimpiade Vancouver 2010. Perjalanannya menuju Pyeongchang pun tak mudah. Ia berulang kali mengalami kecelakaan di berbagai kompetisi kendati sempat memenangkan beberapa diantaranya. Kondisi itu sempat mengecilkan peluangnya meraih juara di Olimpiade nanti. Bahkan pada kejuaraan di Danau Louise, Kanada yang selama ini menjadi favoritnya, penampilannya tidak mulus dan mengalami kecelakaan. Pada event
yang digelar Desember lalu itu, ia dua kali terjatuh. Uniknya dua pekan berikutnya, ia memenangkan Kejuaraan Dunia nomor super-G pada event di Val d’Isere, Prancis. “Sepanjang saya sehat itu artinya saya percaya diri. Selanjutnya itu berarti saya dalam posisi terbaik menuju Pyeongchang,” katanya seperti dikutip Vail Daily. Ia mengaku mendapat pertanyaan dari fansnya seputar kecelakaan yang dialami selama mengikuti sejumlah lomba. Kondisi semacam itu apakah tidak sebaiknya menjadi pertimbangan dirinya untuk pensiun saja daripada berhadapan dengan resiko. “Anda bisa mengelola resiko sebaik apapun yang anda inginkan, namun perlu diingat ini (ski) adalah olahraga berbahaya,” jelas Vonn. Terkait hal itu, Vonn memutuskan absen pada Olimpiade Sochi 2014 akibat cedera lutut kanan. Sepanjang empat tahun terakhir ia mencoba selektif mengikuti kejuaraan demi menjaga kondisi fisiknya. Keputusan itu membebaskan dia dari peluang terkena cedera baru sebagai atlet profesional kendati tidak selamanya berjalan menurut prediksi. Ia juga tidak sukses menjalin hubungan dengan pegolf
ternama Tiger Woods. Sejak kecelakaan pada Februari 2013 yang membuatnya absen di Sochi, ia mengalami insiden serupa yang membuat sejumlah tulangnya patah, harus menjalani operasi dan bekerja keras memulihkan diri.”Saya telah berusia 33 tahun dan mengalami sejumlah kecelakaan. Tapi hasrat saya pada olahraga ini tidak pernah surut atau berubah,” tegasnya. Ia mengakui sejak bermain ski pada usia 8 tahun, ia mencintai kecepatan dan balapan. Ia bahkan tidak bisa menghentikan minatnya pada olharga yang mempertaruhkan nyawa itu. Prinsipnya, sejauh olahraga itu membuat dirinya bisa menikmati, ia akan melakukan apapun termasuk dengan mengenakan berbagai piranti perlindungan demi bisa tampil. “Saya fokus memenangkan Piala Dunia. Tapi target saya pada Februari adalah kebugaran yang menjadi satu-satunya fokus saya (demi tampil di Olimpiade),” ujar satu-satunya atlet yang memenangi lima katagori pada Piala Dunia yakni downhill, super-G, giant slalom, slalom, dan super combined, laporan Reuters. l Yudi Winanto 15 - 21 Januari 2018
27
OLAHRAGA
Pesan untuk Sang Legenda MICHAEL Schumacher berusia 49 tahun pada 3 Januari lalu. Mantan pembalap Formula 1 itu kini terbaring sakit dan dukungan mengalir dari berbagai penjuru, termasuk dari mantan timnya Ferrari. “Hari ini, Michael berusia 49 tahun. Doa kami selalu untuk dia. #Keepfighting #ForzaMichael,” isi pesan tim Scuderia Ferrari yang diunggah di jejaring sosial Twitter
Schumi tak bisa dipungkiri sebagai pembalap legendaris dengan merengkuh tujuh kali sebagai juara dunia di arena jet darat itu. Dua gelar diraih bersama tim Benetton pada 1994 dan 1995 serta lima lainnya dengan Ferrari (2000-2004). Ia mengalami kecelakaan fatal saat bermain ski pada 2013 yang menyebabkan cedera serius pada kepalanya. Schumacher kini terbaring di rumahnya sendiri
di Swiss dan mendapat perawatan khusus. Kesuksesan kariernya diwarnai tidak hanya 7 gelar juara dunia namun juga 91 juara seri dan 77 rekor lap tercepat. Hingga kini rekornya yang masih bertahan adalah kemenangan 13 seri dalam satu musim yang belum bisa disamai pembalappemabalp lainnya, laporan AFP. l Yudi Winanto
MBP/net
Mobil Formula 1 Ferrari dengan nama Michael Scumacher dan tulisan “Keep Fighting” yang diambil dari akun Instagram Michael Schumacher. ARYA WEDAKARNA - Dalam kacamata politik Marhaenisme yakni sosio demokrasi, setiap partai politik memiliki tugas utama. Selain merebut kekuasaan lewat panggung pemilu, wajib memberikan ‘’pendidikan politik’’ kepada masyarakat luas, salah satunya menjadi teladan dalam berorganisasi politik. Keteladanan tersebut, yakni berani bertarung dengan percaya diri tanpa keraguan sebagaimana diteladani oleh Sri Kresna dan Arjuna dalam itihasa Mahabharata. Demikian diungkapkan oleh tokoh PNI Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III ketika ditanya komentarnya terkait konstelasi Pemilihan Gubernur Bali 2018 mendatang.
28
15 - 21 Januari 2018
MBP/ist
Menemukan Ketenangan Diri DI pinggir lapangan Antonuio Conte adalah pribadi yang selalu tampil ekspresif. Manajer Chelsea itu tak segan-segan berteriak memberikan komando pada pemain-pemainnya. Jika perlu, ia melompat ke arah penonton untuk merayakan gol. Namun di balik emosi yang meledak-ledak itu, ia mengaku telah menemukan ketenangan diri lewat yoga. Dalam latihan bersama, pria berusia 48 tahun itu selalu meminta satu sesi terpisah bersama sebagaian anggota stafnya. Ia ingin membuat jeda untuk dirinya sendiri khususnya menghadapi jadwal padat pertandingan. “Saya pikir saya mulai terlatih dengan hal ini. Tapi bermain tiap tiga hari sekali jelas itu merupakan usaha berat tidak hanya pada para pemain namun juga pada diri saya sendiri,� jelas pria asal Italia itu. Ia mengaku latihan yoga dilakukan setelah mengetahui salah satu staffnya ternyata mengetahui teknik-teknik menenangkan diri ini. Ini dipandang sebagai anugerah saat tekanan pekerjaan begitu tinggi. “Ini baik, secara pribadi saya menyukai olahraga ini dan tertarik dengan yoga. Saya juga senang membaca buku-buku yang membahas topik ini,� kata pria yang karier bermainnya membentang selama 20 tahun bersama klub Lecce dan Juventus. Saat membela Juve, ia menyumbang tiga gelar Serie A dan satu Liga Champions. Bersama timnas Italia, Conte dkk menempati posisi runner up di Piala Dunia 1994 dan Piala Eropa 2000. Namun, karier kepelatihannya lebih mentereng dengan diwarnai gelar juara Serie B bersama klub Bari. Ia mulai melatih Juve pada 2011 dan mengantarkan klub Turin itu juara Serie tiga kali berturut-turut. Ia sempat menjabat pelatih timnas Italia dan mengantarkan gli Azzurri mencapai perempatfinal Piala Eropa 2016 setelah dihentikan Jerman. Namun ia kemudian mendapat tawaran melatih Chelsea dan setahun kemudian memberi gelar juara Liga Utama pada the Blues, laporan AFP. l Yudi Winanto
MBP/rtr
Manajer klub Chelsea Antonio Conte. 15 - 21 Januari 2018
29
OLAHRAGA
Kornelis Kwangu Langu
Ingin Pembuktian di Piala Kapolda Metro PETINJU andalan Bali Kornelis Kwangu Langu meraih medali emas pada SEA Games 2015 di Singapura. Meski begitu, atlet kelas layang (49 kg) ini tidak dipanggil ke Pelatnas Asian Games 2018. Penyebabnya, petinju yang akrab disapa Kornes ini absen pada Kejurnas Tinju 2017 di Tanjung Pinang, Bangka Belitung, yang berlangsung November. Kornes tidak tampil di kejurnas karena menunggu istrinya melahirkan. Tidak turunnya Kornes melapangkan jalan dua pesaingnya, Ingatan Illahi (Riau) dan Mario Kali (NTT), untuk berbagi medali emas dan perak. Otomatis keduanya dipanggil menghuni pelatnas proyeksi Asian Games (AG) 2018 di Indonesia. Ia mencurigai pemanggilan petinju ke pelatnas. Kornes heran namanya diabaikan padahal merupakan satu-satunya petinju kelas layang Indonesia yang pernah berguru ke Kuba, Cina dan Korea. Satlak Prima dari Kemenpora sampai menanyakan mengapa dirinya tidak dipanggil masuk pelatnas. ‘’Pemanggilan petinju ke Pelatnas Asian Games dilakukan sebelum kejurnas, namun khusus kelas layang namanya dikosongkan,’’ ujar ayah dari Gailbart Golovkin Gigi Langu (3 bulan) ini. Yang menggembirakan, konon bakal diadakan seleksi lagi. ‘’Saya siap jika harus diadu guna menjaring petinju terbaik di kelas layang,’’ kata pria kelahiran Waingapu, Sumba Timur, 3 Agustus 1990 ini. Kornes berharap Ingatan dan Mario tampil pada kejuaraan terbuka Piala Kapolda Metro Jaya yang digelar 29 Januari-4 Februari mendatang. ‘‘Saya ingin mereka turun untuk membuktian siapa petinju yang layak memperkuat Timnas Merah-Putih pada hajatan multievent empat tahunan Asia,’’ tuturnya. Selama menekuni olahraga adu jotos, Kornelis mengukir prestasi menyabet emas pada kejuaraan terbuka di Taiwan (2013), perak pada SEA Games 2013 di Myanmar serta merebut perunggu pada kejuaraan terbuka di Rusia (2015). Suami Friskanti Ompu Sunggu ini juga merasa dikerjain di atas ring ketika berlaga pada SEA Games 2017 di Malaysia. Saat meladeni petinju tuan rumah, ketiga juri memenangkan Kornes masing-masing dengan skor 1-0, sedangkan seorang wasit Malaysia memenangkan petinju negaranya dengan skor 3-0. Penilaian kontroversial ini menyingkirkan Kornes. Pengalaman pahit berikutnya pada PON XIX di Jabar saat Kornes dikalahkan petinju tuan rumah Jabar. Buntutnya, belasan wasit juri tinju nasional terkena sanksi. ’’Jika petinju lain mewakili Indonesia pada Asian Games dan menjadi bulan-bulanan lawan, jangan salahkan saya,’’ jelas Kornelis yang sudah dikenal oleh petinju mancanegara. MBP/ist
Kornelis Kwangu Langu bersama istri dan anak.
30
15 - 21 Januari 2018
l Daniel Fajry
MBP/wan
Pemain Bali United menjamu lawannya di Stadion Dipta, Gianyar, pada penyisihan grup Piala Presiden III.
Bali United Tuan Rumah Piala Presiden DUA ajang sepak bola nasional dan internasional berlangsung di Bali pada awal tahun 2018. Event tersebut masingmasing kualifikasi Liga Champions Asia (LCA) dan Piala Presiden RI III yang diputar Januari. Setelah itu, pencinta sepak bola Bali akan dihibur oleh suguhan kompetisi Liga 1 Indonesia. Ketiga ajang itu wajib diikuti Bali United. Klub asuhan pelatih Widodo Cahyono Putro ini mengawali tampil di kualifikasi LCA menjamu Tampines Rovers pada 16 Januari 2018 di Stadion Wayan Dipta, Gianyar. Jika wakil Singapura ini dapat dilewati, Bali United selanjutnya dijamu Chingrai United (Thailand) pada 23 Januari . Bila jagoan negeri Gajah Putih ini bisa disingkirkan, Fadil Sausu dan kawan-kawan harus bertandang ke kandang Shanghai SIPG di Cina pada 30 Januari. Sementara di ajang Piala Presiden III, Bali United sudah pasti menjadi tuan rumah salah satu babak penyisihan grup. Ini adalah untuk ketiga kalinya tim Serdadu Tridatu dipercaya sebagai
penyelenggara turnamen ini. Tuan rumah lainnya masing-masing Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Arema FC Malang dan PSM Makassar. Piala Presiden melibatkan 18 klub Liga 1 dan dua tim Liga 2. Piala Presiden adalah ajang pramusim buat tim-tim kontestan Liga 1 Indonesia. Seperti halnya klub-klub lainnya, Bali United menjadikan event ini sebagai pemanasan sebelum berlaga di Liga 1. Manajemen tidak memberikan target kepada tim Serdadu Tridatu. Oleh karena itu, Widodo memberikan jatah kepada skuad muda dan pemain cadangan turun di kancah ini. Pemain dimaksud antara lain Nyoman Sukarja, Ngurah Nanak, Yabes Roni, Mitahul Hamdi, Yandi Sofyan, Azka dan Hanis Saghara. Lewat Piala Presiden, diharapkan kemampuan mereka meningkat dan sejajar dengan pemain inti. Fokus utama Bali United adalah Liga Champions Asia. Mereka melakukan segalanya demi mengukir prestasi di kancah Asia. Widodo membawa pemainnya melakukan TC di Banyuning, Buleleng, hingga libur Natal dan Tahun Baru. Pelati-
han intensif dimulai 3 Januari di Lapangan Banteng, Seminyak. Bali United harus menyiapkan diri secara matang mengingat kualitas lawan-lawan yang dihadapi. Fadil Sausu dan kawan-kawan tidak hanya mengusung nama klub, tetapi juga membawa nama daerah dan negara. Lagi pula ini menjadi penampilan pertama klub sepak bola di Tanah Air di kancah Asia setelah Indonesia bebas dari sanksi FIFA. Bali United tidak hanya bersiap secara teknis, tetapi juga fasilitas. Menyongsong LCA, Stadion Dipta, Gianyar, direnovasi. Tempat duduk di tribun VIP diganti dengan single seat, daya tampung stadion ditambah dan bench (tempat duduk pemain dan ofisial) dibuat permanen. Posisi pedagang juga diatur. Ini adalah standar yang disyaratkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bagi klub yang tampil di LCA. Manajemen Bali United juga mewanti-wanti suporternya terkait sanksi berat yang akan diterima jika membuat keonaran saat menjamu Tampines Rovers. l Mawa 15 - 21 Januari 2018
31
PENDIDIKAN
Turun, Kunjungan Siswa ke Museum Subak
M
useum Subak yang berlokasi di Sanggulan Tabanan selama ini selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelajar. Mereka ingin mengetahui tentang sistem persubakan di Bali khususnya di Kabupaten Tabanan. Ketika musim liburan, jumlah siswa yang berkunjung ke Museum Subak biasanya ramai. Namun, saat ini kondisinya berbeda. Pengunjung turun drastis. Hingga 21 Desember 2017 lalu, hanya tercatat sekitar 4.105 orang. Padahal sepanjang tahun 2016, tingkat kunjungan mencapai 5.428 orang. Kepala UPTD Museum Subak Ida Ayu Ratna Pawitrani mengatakan, salah satu indikasi penyebab turunnya tingkat kunjungan dari para pelajar ini yakni adanya kecemasan para guru terkait larangan penggunaan dana BOS untuk kegiatan study tour. Guru juga tidak berani memungut uang dari siswa sejak adanya Tim Saber Pungli. “Memang ada kekhawatiran dari guru sehingga mereka tidak berani memungut uang untuk kegiatan study tour termasuk ke Museum Subak karena takut dinilai pungli,” ujar Ratna Pawitrani, belum lama ini. Dari hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, pihak terkait tidak pernah melarang pihak sekolah yang memang memiliki agenda study tour, sepanjang sudah melakukan koordinasi dengan komite sekolah. Pasalnya, pendidikan luar sekolah juga sangat berperan dalam kemajuan pendidikan anak-anak di sekolah. “Sebenarnya tidak ada larangan melakukan study tour, selama sepengetahun komite sekolah sebagai orang tua siswa dan ada pertanggungjawabannya,” katanya. Meski kunjungan siswa atau wisatawan domestik mengalami penurunan, kata Ratna Pawitrani, justru kondisi berbeda terjadi pada kunjungan wisatawan mancanegara. Meski tidak cukup banyak dibandingkan jumlah kunjungan pelajar, wisatawan asing rata-rata perhari ada 10 orang. “Belakangan ini naik rata-rata 20-25 orang. Meskipun tidak setiap hari, tetapi terkadang kami juga menerima jumlah yang cukup banyak,” ungkapnya.
32
15 - 21 Januari 2018
Ratna Pawitrani mengatakan, peningkatan kunjungan wisatawan asing sudah terjadi sejak tahun 2015 dan 2016. Saat itu, banyak travel agent yang melakukan survei dan memasukkan paket kunjungan ke Museum Subak. “Sempat tidak ada beberapa hari, saat bandara ditutup akibat erupsi Gunung Agung. Tapi, setelah itu ramai lagi,” ujarnya. Di tengah mulai menggeliatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Museum Subak, diakuinya perlu ada pembenahan untuk memperindah penampilan museum. Rencana perbaikan ditargetkan di tahun 2018, hanya saja perbaikan di tahun 2012 dan 2014 masih menyisahkan masalah. Di mana, aset yang sudah
dikerjakan untuk perbaikan di tahun 2012 dan 2014 belum bisa dikapitalisasi ke pemilik aset. “Jadi, ketika ada perbaikan atau rehab, penambahan nilai aset harus melekat ke yang diperbaiki. Sayangnya, justru tidak ada pada laporan aset,” katanya menyayangkan. Museum Subak yang berlokasi di Sanggulan Tabanan ini memiliki luas lahan 6,28 hektar. Lahannya merupakan aset Pemprov Bali dan gedung museum (ruang pameran) dibangun oleh Kementerian PU. Sedangkan Pemkab Tabanan hanya bertugas mengelola museum. l Puspawati
MBP/dok
Ida Ayu Ratna Pawitrani
A KT I V I TA S
MBP/ist
UHC - Program Universal Health Coverage (UHC) terus disosialisasikan Pemkab Klungkung. Langkah ini untuk mendorong masyarakat supaya segera mendaftar sebagai peserta. Untuk menggenjot itu, perbekel juga harus berperan aktif dalam memberikan imbauan. Hal tersebut disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di sela-sela penyerahan 1.039 kartu JKN-KIS di Desa Selat dan Desa Tojan, Jumat (22/12). Program UHC menjadi komitmen daerah untuk terus membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis pasca-integrasi Jaminan Kesehatan Bali Mandara dengan Jaminan Kesehatan Nasional.
MBP/ist
SAKA MANDALA - Pengurus Karang Taruna Yowana Saka Mandala, Desa Cemagi, Kuta Utara, Badung, secara resmi dilantik di Wantilan Pantai Seseh, Minggu (17/12). Pelantikan 43 orang pengurus periode 2017-2020 ini dirangkaikan dengan malam amal untuk pengungsi Gunung Agung. Karang Taruna Yowana Saka Mandala, Desa Cemagi, I Putu Gede Yoga Saputra, S.H., ditemui usai pelantikan mengatakan, dalam tiga tahun ini tentu ada kekurangan yang diharapkan mampu diperbaiki pengurusnya, sehingga Karang Taruna Yowana Saka Mandala dapat terus eksis.
MBP/ist
LPD - Produktivitas bisnis pariwisata budaya di Bali memicu pergerakan ekonomi di bidang perdagangan, sektor pertanian, hingga beragam pekerjaaan bidang jasa. Keberadaan, keberlangsungan dan keberlanjutan perekonomian Bali untuk selanjutnya terus-menerus bergantung pada hal yang berkaitan dengan kebudayaan, sebab Bali hanya mempunyai sebagian kecil sumber daya alam yang dapat dikelola. Di Bali terdapat lembaga keuangan yang dinamakan LPD (Lembaga Perkreditan Desa). LPD adalah lembaga keuangan desa yang mempunyai kemampuan untuk menunjang terwujudnya Pancakreta dan Tancayadnya serta dimiliki oleh desa pakraman yang bertempat di wilayah desa pakraman.
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Anggota DPD RI Komite III Bidang Pemuda dan Kesehatan Dr. I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menanggapi pernyataan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Polisi Budi Waseso bahwa diperlukan sinergi antara BNN, pemerintah dan masyarakat di daerah khususnya adat untuk merendam peredaran narkoba di Bali. Hal ini mengingat Bali sebagai tujuan pariwisata dunia, dinilai rentan dari bahaya narkotika. Dukungan atas kinerja BNN ini disampaikan oleh Senator Arya Wedakarna saat hadir memenuhi undangan Puri Tegal Denpasar pada acara peluncuran program pemberantasan narkoba. 15 - 21 Januari 2018
33
A KT I V I TA S
MBP/ist
MADE URIP - Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si., selaku anggota Bangar MPR RI, kembali menyebarkan pemahaman Empat Pilar Kebangsaan di Balai Banjar Desa Pakraman Katung, Desa Katung, Kintamani, Bangli, Selasa (19/12). Ketua DPP PDI-P dua periode ini juga men-support kegiatan Lomba Asah Terampil Berbasis IT yang digelar Gapoktan Budhi Luhur bekerja sama dengan Program Studi Teknik Elektro Unud disaksikan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, anggota DPRD Bangli Ketut Mastrem, Perbekel dan Jero Bendesa Kantung, Kajur Fakultas Teknik Elektro Unud serta ratusan krama Desa Katung.
MBP/ist
ARYA WEDAKARNA - Nasihat bijak disampaikan oleh Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat menghadiri acara Pembacaan Suta di Wihara Buddha Vamsa, Singaraja, terkait eksistensi umat Buddha di Bali khususnya, yakni bagaimana tetap meningkatkan kualitas dan kuantitas jumlah pemeluknya yang kian hari menghadapi banyak tantangan. Di hadapan ratusan peserta yang hadir termasuk Pembimas Buddha Kementerian Agama yang hadir, Senator Arya Wedakarna (AWK) menyatakan ke depan umat Buddha harus menerapkan strategi demi eksistensi umat, salah satunya dengan mengubah pola pikir tentang KB Nasional dua anak cukup.
MBP/ist
MBP/ist
STIKOM BALI - Prestasi spektakuler mewarnai Wisuda XXI Stikom Bali di BNDCC Nusa Dua, Badung, Sabtu (16/12) lalu. Dalam wisuda ini, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat menandatangani MoU dengan Stikom Bali untuk mengembangkan dua buah karya cipta mahasiswa Stikom Bali. Kedua alat tersebut, yakni Itensity Meter atau alat pengukur tingkat kerusakan bangunan akibat gempa ciptaan Anak Agung Ketut Bagus Banadanagara, dan Automatic Weather System atau alat ukur parameter cuaca ciptaan Roni Verdiantoro.
34
15 - 21 Januari 2018
STPBI - Wisuda VI Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) dan Wisuda XVI Sekolah Perhotelan Bali (SPB) yang diikuti 783 orang wisudawan digelar di Bali Nusa Dua Convention Center. STPBI mewisuda 260 lulusan dan SPB mewisuda 520 lulusan. Diharapakan semua lulusan dapat menerapkan apa yang telah dipelajari di industri kerja. Ketua STPBI Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. mengatakan, STPBI mempunyai misi menjadi lembaga pendidikan tinggi pariwisata dan perhotelan yang unggul, mandiri serta mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional tahun 2018.
MBP/ist
UNDIKSHA SINGARAJA - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja segera memiliki Program Studi Kebidanan, menyusul serah terima UPT Akademi Kebidanan (Akbid) dari Pemprov Bali kepada Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) di Ruang Rapat Setda Provinsi Bali, Kamis (7/12). Selanjutnya, Kemenristek Dikti akan menyerahterimakan UPT Akbid kepada Undiksha, meliputi aset tanah, sarana dan prasarana, SDM serta dokumen. Setelah diserahterimakan maka Akademi Kebidanan akan menjadi Prodi Kebidanan yang nanti harus upgrade. Dalam artian, tidak hanya cukup D-3 tapi diusahakan menjadi S-1. Demikian dikatakan Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd.
MBP/ist
BUPATI TABANAN - 2017 merupakan tahun keberhasilan bagi Kabupaten Tabanan. Berbagai prestasi nasional diraih kabupaten lumbung berasnya Bali ini. Sebagai penutup tahun 2017, Tabanan berhasil meraih Pamsimas Award 2017. Penghargaan nasional ini terkait keberhasilan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Desa Munduk Temu, Kecamatan Pupuan. Pamsimas Award 2017 diserahkan kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Selasa (19/12).
MBP/ist
MBP/ist
UNTAB - Universitas Tabanan (Untab), Sabtu (9/12) menyelenggarakan Wisuda Sarjana ke-22 bertempat di Inna Grand Bali Beach yang dihadiri Koordinator Kopertis VIII Prof. Dr. Nengah Dasi Astawa, M.Si. dan Asisten I Wayan Yatnanadi, S.H., M.Si. Rektor Untab I Gede Made Rusdianta dalam laporannya mengatakan, wisuda diikuti 279 wisudawan, terdiri atas 167 orang Sarjana Ekonomi, 104 Sarjana Hukum dan 8 orang Sarjana Pertanian. Dengan demikian, sejak berdirinya sampai hari ini Untab telah mewisuda 3.059 orang sarjana.
BUPATI KARANGASEM - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri memimpin upacara peringatan Hari Ibu yang ke-89, Hari Bela Negara yang ke-69, dan Hari Nusantara yang ke-16 tahun 2017. Peringatan itu dilangsungkan di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Jumat (22/12). Turut hadir Wakil Bupati Wayan Artha Dipa, Sekretaris Daerah I Gede Adnya Mulyadi, dan seluruh kepala jajaran Forkopimda Pemkab Karangasem. Pada kesematan itu, Bupati Mas Sumatri membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Yohana Yembise. 15 - 21 Januari 2018
35
AKTIVITAS
MBP/ist
MBP/ist
CCAI - Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) wilayah Bali Nusa bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Badung dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung melakukan aksi gerakan tanam pohon di Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Jumat (22/12). Inisiatif tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian CCAI terhadap kelestarian lingkungan dan konservasi air dalam membangun masa depan yang berkelanjutan.
PEMKAB BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung kembali meraih penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini Pemkab Badung meraih penghargaan di bidang kepedulian dan pemenuhan terhadap hak asasi manusia (HAM) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI pada Peringatan Hari HAM Sedunia ke-69 tahun 2017 di Hotel The Sunan, Solo, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (10/12). Penghargaan diserahkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly diterima Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Peringatan Hari HAM Sedunia dihadiri langsung Presiden RI Joko
MBP/ist
PDAM BALI - Jelang akhir tahun 2017, empat PDAM di Provinsi Bali mendapatkan kado istimewa sebuah penghargaan dari Perpamsi Award 2017. Salah satunya PDAM Kabupaten Tabanan. Untuk Tabanan sendiri penghargaan dari PDAM Tabanan itu, jadi menambah deretan penghargaan Pemkab yang telah diraih sebelumnya, yakni penghargaan Restrukturisasi Terbaik dari Kementerian Keuangan yang diterima November 2017. Perpamsi Award diberikan kepada PDAM Tabanan, termasuk kategori pelayanan terbaik kesatu kabupaten dengan jumlah penduduk di atas 200.000500.000 jiwa.
36
15 - 21 Januari 2018
MBP/ist
INDONESIA POWER - PT Indonesia Power kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pengungsi Gunung Agung. Usai menyerahkan bantuan ke Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali yang dipimpin General Manager IGAN Subawa Putra, bersama jajaran manajemen, melanjutkan penyerahan bantuan kepada pengungsi di Desa Sibetan, Bebandem, Rabu (13/12) kemarin. Anak perusahaan PLN ini, menyerahkan berbagai bantuan, untuk memenuhi keperluan dasar pengungsi yang memang sangat diperlukan itu.
TELAH HADIR !!!
Produk Kesehatan Pertama dan Satu-Satunya di Dunia tanpa Pesaing, melalui Ribuan Riset dan Bukti Klinis. Terdaftar di PDR (Physicians Desck Reference) Buku Panduan Para Dokter di USA. Masuk dalam Jurnal Kedokteran Woodland yang memuat Temuan-Temuan Terbaik di Bidang Kesehatan.
8 x Lebih Efektif dari Lingzhi 10 × Lebih Efektif dari Echinacea 15 × Lebih Efektif dari Cordyceps 19 × Lebih Efektif dari Colostrum 29 × Lebih Efektif dari Noni 30 × Lebih Efektif dari Ginseng, Spirulina, Royal Jelly, Chlorophyl, Bee Propolis dan sejenisnya.
Transfer Factor merupakan Molekul Cerdas Pendidik Sistem Imun (Kekebalan) tubuh yang mampu meningkatkannya s/d 437% sehingga mampu melawan infeksi akibat infeksi virus, bakteri, jamur, dan kuman lainnya (Kasus Imun Lemah seperti Kanker, Miom, Kista, TBC, Diabetes, Hepatitis, DB, Herpes, Bronchitis, Stroke, Thyroid, dll) serta Menyeimbangkannya untuk membatu kasus Auto Immune/ Imun Hyper Active seperti Lupus, GBS, Psoriasis, Leukimia, Alergi, Asthma, Epilepsi, dll).
ROMI ALEXANDER DHARMA
082 144 991 687 (T-Sel) | PIN BB : 2A61B44F
L.0000122-bls
15 - 21 Januari 2018
37
PA R I W I S ATA
Wisata Teluk Gilimanuk
�Secret Bay� di Ujung Barat Bali
T
eluk Gilimanuk yang sebelumnya terkesan kumuh, kini mulai dibenahi dan ditata. Berada di tepian Teluk Gilimanuk dapat dilihat gugusan pulau dengan hutan musim. Hijau saat musim penghujan dan kering ketika kemarau. Kawasan ini berbatasan langsung dengan Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Bahkan kawasan ini masih merupakan kawasa habitat burung Curik Bali. Pascapenataan, banyak orang yang singgah di tempat tersebut, khususnya saat hari libur. Keindahan Teluk ini kini juga bisa langsung terlihat ketika melintas dari Pelabuhan Gilimanuk. Selain pemandangan Teluk, pengunjung disuguhi Taman Siwa tepat di depan Teluk. Menurut warga, jumlah pengunjung yang datang di Teluk Gilimanuk meningkat, terutama saat akhir pekan atau hari libur. Bukan hanya betutu yang diburu, namun juga suasana di Pintu masuk Bali itu. Tembok yang dulunya menutupi belakang Pos KTP sudah dibongkar untuk penataan patung. Para pengunjung yang masuk Bali lebih leluasa bisa melihat pemandangan Teluk Gilimanuk. Selain pengunjung, juga banyak warga yang datang untuk memancing atau berkeliling teluk menggunakan jukung. Selain itu, di Teluk Gilimanuk ini juga digelar even tahunan menjelang HUT Kota, lomba perahu layar. Sedikitnya 24 sampan tradisional menggunakan layar beradu cepat. Peserta lomba sampan merupakan para nelayan di Kelurahan Gilimanuk dan sekitarnya bahkan hingga dari Banyuwangi. Lurah Gilimanuk, Gede Ngurah Widiada, belum lama ini mengatakan dibangunnya Taman dan Patung di sekitar Teluk cukup mendongkrak kunjungan. Selain Teluk, di sepanjang garis pantai itu berurutan ada Museum Manusia Purba dan Karangsewu. Perahu layar merupakan salah satu even yang digelar setiap tahun.
Menata Atmosfer Teluk Gilimanuk Penataan kawasan Teluk Gilimanuk sebagai destinasi wisata menjadi skala prioritas tahun ini. Gilimanuk dinilai strategis mengingat posisinya sebagai pintu utama masuk Pulau Bali serta didukung dengan keindahan alam pantai Teluk Gilimanuk.
38
15 - 21 Januari 2018
Penataan ini diperlukan juga untuk mengubah atmosfer di Gilimanuk terasa suasana di Bali. Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, mengatakan ada sejumlah penataan yang merupakan langkah-langkah Pemkab Jembrana menyulap Gilimanuk menjadi destinasi wisata yang lebih baik serta beratmosferkan Bali. Salah satunya di Teluk Gilimanuk dengan penataan parkir dan pedagang. Pengelolaan kawasan Teluk
Gilimanuk juga menjadi sorotan. Setelah dibangunnya Taman Patung Siwa, Ia ingin melengkapi fasilitas dikawasan yang bersebelahan dengan museum Gilimanuk ini dengan menata areal pedagang, penataan pagar dengan plenter box, melengkapi lampu-lampu di sepanjang areal, sarana toilet, ruang ganti serta membangun menara air. Ke depan ia juga berharap, pengelolaan teluk Gilimanuk di bawah Pokdarwis setempat bisa lebih maksimal lagi dengan lebih
ketat lagi menangani persoalan sampah, serta pedagang asong yang masih berjualan di luar. “Perlu langkah sinergis antara pemerintah daerah bersama masyarakat sekitar. Kesiapan dari masyarakat sekitar itu diperlukan untuk menyambut pariwisata dengan menjaga kebersihan, menjaga fasilitas umum serta tegas terhadap dagang–dagang yang boleh berjualan. Kalau itu tidak dijaga apa yang sudah dilakukan pemerintah daerah akan sia-sia,” ungkapnya. Rencananya pada tahun 2017 ini tiga proyek yang bersumber dari dana PHR Badung senilai Rp 10 miliar siap dikerjakan. Masing-masing penataan lahan parkir, penataan pedagang serta kelengkapan fasilitas di kawasan Teluk Gilimanuk pada
Dinas Pariwisata Budaya dengan anggaran sebesar Rp 1 miliar, penataan bekas Terminal Gilimanuk menjadi sentra kuliner pada Dinas PU senilai Rp 6 miliar, serta penataan candi bentar sebagai pintu gerbang pulau Bali dengan pembuatan taman, patung serta telajakan senilai Rp 1,5 miliar di bawah Dinas LHKP. Sedangkan sisanya senilai Rp 1,5 miliar akan digunakan untuk menata kawasan Bunut Bolong yang berada di Kecamatan Pekutatan. Kawasan Gilimanuk dilihatnya strategis karena kaya akan potensi wisata serta posisinya di sepanjang jalan nasional sebagai akses masuk ke pelabuhan. Ia ingin kawasan Gilimanuk yang juga terkenal akan wisata kulinernya lebih rapi sehingga lebih banyak dikunjungi. Kalau dulu mobil-mobil
pribadi bisa bebas masuk sampai ke depan warung, kini semuanya akan dipusatkan di tempat parkir khusus yang ditata di halaman depan jalan nasional. Pengunjung tinggal berjalan sedikit untuk menikmati sentra kuliner. “Kita akan siapkan lahan parkir yang lebih besar sehingga bisa menampung bus-bus rombongan lengkap dengan toiletnya. Karena itu halaman depan perlu ditata,dengan plang nama jelas dan mencolok, sehingga bisa menarik pengunjung yang lewat untuk mencicipi kuliner betutu yang terkenal itu ,” papar Kembang. Di tempat terpisah, Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa menyoroti terkait dermaga/jembatan kayu yang sudah mulai lapuk bahkan keropos namun tidak mendapat penanganan. “Bagaimana jika banyak yang selfie di sini apakah aman. Ini kelihatannya saja sudah tidak bagus dan lapuk. Ini lihat sudah ada kayu yang jebol, sudah tidak aman,” kata Sugiasa sambil mengangkat sebuah kayu pegangan jembatan kayu dan menunjuk lantai jembatan yang lapuk dan jebol. Demikian juga di lokasi diving katanya hendaknya ruang bilas, ruang ganti dan kamar mandi/WC dibuat lebih baik. “Di sini kan sudah banyak wisatawan asing yang datang untuk diving sejak dulu. Jangan sampai di luar saja kelihatan bagus didalam ternyata tidak. Promosi harus diimbangi dengan pelayanan dan fasilitas yang baik,” jelasnya. Sampah-sampah yang mengotori Teluk Gilimanuk juga perlu mendapat perhatian jangan sampai polusi membuat wisatawan enggan datang. “Budayakan gotong royong anggota pokmas dan masyarakat. Apalagi mengandalkan hidup dari pariwisata disini. Kebersihan harus diutamakan,” pesannya. Dengan peningkatan pariwisata di Gilimanuk katanya akan berpengaruh pada perekonomian masyarakat. Sehingga warga Gilimanuk tidak perlu keluar cari kerja dan tidak perlu melakukan jual beli KTP sehingga berpengaruh pada pendatang ilegal. Penataan pariwisata yang dilakukan katanya bukan hanya memperindah objek namun juga bagaimana memberdayakan masyarakat. “Aset perlu digali dan diciptakan untuk menambah lapangan pekerjaan pada masyarakat. Pengelolaan juga perlu lebih dimaksimalkan,” pungkasnya. l Surya Darma Teluk Gilimanuk menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Bali Barat. 15 - 21 Januari 2018
39
PROPERTI
Kebutuhan Rumah di Bali Selatan Tinggi
K
ebutuhan rumah bagi penduduk di Bali berdasarkan data BPS tahun 2016 mencapai 300 ribu unit untuk hak milik. Hal tersebut dapat dikatakan kebutuhan rumah ini masih sangat tinggi terutama di wilayah Bali Selatan. Dengan demikian, guna memberikan kesempatan bagi masyarakat memiliki hunian yang layak Real Estate Indonesia (REI) Bali menggelar pameran properti. “Di akhir tahun lalu kami ingin memberikan kesempatan bagi masyarakat di seluruh kabuptaen/kota di Bali yang belum memiliki rumah melalai REI Bali Expo 2017 yang digelar 13-17 Desember lalu,” ujar Sekretaris REI Bali, Tino Wijaya, belum lama ini. Dikatakan, salah satu upaya yang dilakukan dalam penuhan kebutuhan rumah tersebut yakni dengan melakukan pameran dan memberika promo menarik. Selian itu juga program sejuta rumah yang
40
15 - 21 Januari 2018
merupakan inisiasi pemerintah pusat. “Mengacu pada permintaan, REI bali sudah menggeser pasar yang sebelumnya condong ke investasi tapi saat ini lebih ke kebutuhan rumah tinggal atau perumahan. Ini dapat dilihat dari produk anggota REI yang membangun rumah menengah ke bawah atau sekitar Rp 700 juta ke bawah. Dengan menyediakan perumahan tersebut kami harapkan kebutuhan rumah ini dapat terpenuhi,” katanya. Lebih lanjut dikatakan bahwa, untuk bisa memenuhi kebutuhan tersebut, pihaknya berkomitmen untuk membantu konsumen dalam proses KPR. Selian itu, saat ini perbankan juga sangat mendukung dengan bunga-bunga KPR yang sangat rendah . “Bunga KPR untuk rumah non subsidi itu mulai dari 6,75 persen per tahun dan subsidi flat 5 persen per tahun,” ujar Sekretaris REI Bali Expo 2017, AA Ngurah Ananta Wijaya. Dikatakan, selian untuk pemenuhan kebutuhan rumah, pameran property tersebut bertujuan membangun iklim positif di masyarakat yakni menanamkan bahwa investasi property sangat menguntungkan terutama dilakukan akhir tahun. Pasalnya, investasi
property akhir tahun akan mengalami kenaikan di tahun berikutnya. Sementara itu, Ketua Panitia REI Bali Expo 2017, Gde Semadi Putra mengatakan, dalam pameran yang digelar di Mall Bali Galeria tersebut pihaknya telah menawarkan ribuan perumahan dari 14 developer dengan harga yang bervariasi. Rumah yang ditawarkan yakni subsidi dan non subsidi. “Untuk subsidi harganya Rp 141,7 juta per unit yang ada di wilayah Tabanan, Buleleng, Jembarana dan Karangasem. Sedangkan rumah non subsidi mulai Rp 190 juta hingga Rp 5 miliar. Selian itu juga uang muka yang dibutuhkan mulai dari Rp 5 juta dan angsuran mulai Rp 1 juta per bulan tergatung tipe dan jenis rumahnya,” katanya. Diakui, tahun lalu target penjualan rumah dari pameran tersbebut hanya 150 unit. Namun meskipun dengan kondisi ekonomi saat ini, pihaknya menargetkan penjualan 250 unit untk rumah bersubsidi dan 125 unit rumah non subsidi,” katanya sembari mengaku pihaknya optimis dalam penjualan tersebut semasih ada kebutuhan rumah dari masyarakat. l Desi
TRADISI
MBP/rina
Tradisi Magobag-gobagan dan Masiram Toya Deha yang dilaksanakan krama Desa Pakraman Sala saat hari raya Galungan belum lama ini.
“Magobag-gobagan” di Sala
Menyucikan Satu Sama Lain
M
asyarakat Desa Pakraman Sala, Desa Abuan Susut punya tradisi unik setiap Hari Raya Galungan, yakni tradisi Magobag-gobagan dan Masiram Toya Deha. Tradisi mandi bersama dan saling siram air ini dilaksanakan di sebuah sungai suci di desa setempat. Maknanya untuk saling menyucikan satu sama lain. Tradisi ini sudah dijalankan masyarakat Desa Pakraman Sala sejak lama. Belum diketahui pasti bagaimana awal mula sejarah dilaksanakannya tradisi ini. Meski sudah cukup lama ada, belum banyak yang tahu keberadaan tradisi unik ini. Bendesa Pakraman Sala I Ketut Kayana menjelaskan, tradisi Magobag-gobagan dan Masiram Toya Deha menjadi hal yang rutin dilaksanakan seluruh krama Desa Pakraman Sala. Tidak hanya kaum dewasa, anak-anak dan remaja juga sering terlibat dalam tradisi ini. Sesuai yang telah diwarisi masyarakat setempat, Magobag-gobagan dan Masiram Toya Deha, dilaksanakan di sungai Pecampuhan Sala. Air yang mengalir di sungai Pecampuhan Sala berasal dari
sejumlah mata air yang disucikan. Tradisi ini biasanya dilaksanakan saat pagi buta sekitar pukul 05.00 wita. Namun tak jarang masyarakat datang ke sungai sejak pukul 04.00 wita demi mendapat yeh deha atau air yang belum dipakai oleh orang lain. “Biasanya saling mendahului ke sana biar dapat yeh deha,” ungkapnya belum lama ini. Sebelum ritual Magobag-gobagan dan Masiram Toya Deha dimulai, krama yang datang ke Pecampuhan Sala akan melakukan prosesi persembahyangan bersama dan matur piuning di Pura Taman yang lokasinya dekat dengan sungai tersebut. Setelah itu dilanjutkan dengan nguncarang Mantram Gayatri. Kemudian bunga warna-warni yang dibawa oleh masing-masing krama ditaburkan di sungai pacampuhan sehingga air sungai berubah menjadi air kumkuman. Setelah menaburkan bunga, tahap berikutnya dilanjutkan dengan mengambil posisi masing-masing. Untuk krama laki-laki di sebelah kanan sungai, sementara untuk wanita di sebelah kiri. “Setelah itu barulah saling gobag (saling siram) satu sama lain,” terangnya. Sebagaimana yang sudah berlangsung
selama ini, suasana suka cita selalu mewarnai tradisi ini. Menurut Kayana banyak makna yang terkandung dalam tradisi Magobaggobagan dan Masiram Toya Deha. Salah satunya yakni untuk saling menyucikan satu sama lain. Selain itu dari bunga yang ditaburkan di sungai, juga memiliki makna untuk saling mewangikan satu sama lain. “Dengan tradisi ini juga bisa mempererat rasa persaudaraan antarkrama,” jelas mantan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangli ini. Biasanya, ritual Magobag-gobagan dan Masiram Toya Deha ini berlangsung hingga pukul 06.00 wita. Sebelum berakhir, masing-masing krama akan menghanyutkan sebuah canang yang berisi dipa menyala di aliran sungai. Maknanya untuk menghanyutkan dan melebur segala pikiran, perkataan dan perbuatan tidak baik yang ada pada diri. Setelah selesai mengikuti ritual tersebut, barulah warga akan kembali ke rumah masing-masing dan memulai pelaksanaan persembahyangan Hari Raya Galungan. l Dayu Swasrina 15 - 21 Januari 2018
41
HIBURAN
Tika Pagraky
Berbakat dan Multitalenta
B
anyak musisi pendatang baru di Bali yang bermunculan dengan karakter suara dan ciri khas gaya masingmasing, pada 2017. Hampir semua menunjukkan keseriusan dalam menciptakan karya musik. Bahkan, ada yang melejit dan berpengaruh besar terhadap perkembangan dunia musik di Bali, bahkan musik nasional. Tak tanggung-tanggung, follower yang dimilikinya di media sosial (medsos) jutaan lebih. Ia adalah Tika Pagraky. Sebelum mencuri perhatian kalangan remaja di Bali dengan karya-karya lagunya, wanita kelahiran Pidpid, Karangasem, 15 Mei 1996 ini lebih dulu menunjukkan kualitas dan karakter suaranya di belantika musik nasional. Terbukti, pada tahun 2016, ia lolos audisi pencarian bakat “Kompetisi Dewi-dewi” yang dikomandani oleh musisi nasional, Ahmad Dani. Tika pun berhasil menjadi
42
15 - 21 Januari 2018
salah satu personel Dewi-dewi yang mengalahkan 13 finalis lainnya. Ia menemani Nara, wanita asal Jember, Jawa Timur sebagai teman duetnya. Sukses dengan beberapa single bersama Dewi-dewi, Tika pun berniat menghibur para penggemarnya di Bali secara lebih spesifik dengan lirik lagu berbahasa Bali. Single “Sakit” dan “Satya” duet bersama Jun Bintang mengawali kesuksesannya di Bali. Bahkan, pada HUT-nya pada Mei 2017 lalu, pemilik nama lengkap Ni Wayan Ika Mulaning Pagraky merilis singel “Be Ngelah Pengganti” yang sukses menjadi single terhitz ke-3 di Bali. Beberapa bulan berselang, dengan suaranya yang unik dan khas, ia menarik perhatian musisi lainnya. Pada Agustus 2017 lalu, belia cantik ini digaet Rocktober Band pada single “Be Ngelah Pengganti” yang tak kalah sukses mencuri perhatian para remaja. Bahkan,
lagu duetnya ini sering bikin baper para penggemarnya saat Tika dan Wira (vokalis Rocktober Band) menampilkan kemesraannya di atas panggung. Tidak hanya mahir dalam bermusik dan bernyanyi, Tika juga pawai dalam dunia akting. Baru-baru ini, ia dilibatkan dalam sebuah film horor “Leak” karya Mimi Jegon. Dalam film yang diputar di Bioskop Cinflex ini, Tika berakting sebagai salah satu peran utamanya. Tidak salah kalau Tika Pagraky menjadi salah satu artis pendatang baru di Bali yang berbakat dan multitalenta, serta menyita perhatian jutaan masyarakat, terutama kaula muda. “Cukup senang dan bangga di tahun ini, karena saya bisa merilis single “Be Ngelah Pengganti” dan viewernya jutaan dan menjadi lagu terhitz ke-3 di Bali,” ujar Tika Pagraky, beberapa waktu lalu. l Winata
Maudy Koesnaedi dan Asri Welas Gabung di “Keluarga Cemara” SETELAH Ringgo Agus Rahma dan Nirina Zubir, para pemain lainnya dalam film “Keluarga Cemara” akhirnya terungkap. Tiga di antaranya adalah aktris Maudy Koesnaedi, Zara JKT48 dan Asri Welas. Dalam film yang merupakan reboot dari serial televisi yang berjudul sama itu, Maudy akan memerankan karakter Tante Pressier, Zara sebagai Euis dan Asri menjadi Ceu’ Salmah. “Bukan hanya pemain tetapi sutradara juga baru. Saya saja baru menjadi produser. Kami membuka ruang untuk aktor,” ujar produser Gina S. Noer dalam konferensi pers di Jakarta, belum lama ini. Dalam kesempatan itu, Asri mengaku perannya dalam film ini merupakan yang pertama kalinya. Jika biasanya dia memainkan karakter berlatarkan suku bangsa Jawa, namun kini Asri harus menjadi seorang ber-
suku Sunda. Demi mendalami peran, dia mengatakan masih mempelajari berbagai gesture orang Sunda. “Karakternya belum pernah kumainkan. Biasanya orang Jawa. Sekarang Orang Sunda. Energinya orang Jawa dan Sunda berbeda banget. Banyak gesture yang masih belajar,” kata dia. Pertama bagi Asri, kali pertama juga bagi Zara. Bagi dia, Euis merupakan peran besar yang pertama kali dia mainkan dan ini menjadi tantangan tersendiri. Untuk mendalami karakter Euis, Zara mengaku menonton kembali serial “Keluarga Cemara” yang pernah tayang di era 1990-an hingga awal 2000-an itu. “Ini pertama kali main di film besar. Sosok Euis anak yang beranjak dewasa, mencari jati diri. Persiapannya? Selain sambil tanya ke (pemeran tokoh) Emak
dan Abah bagusnya bagaimana, nonton juga serial “Keluarga Cemara”. Euis seperti apa,” tutur dia. Film “Keluarga Cemara” versi terbaru ini juga akan menampilkan kemampuan berakting Widuri Putri Sasono sebagai Ara, Yasamine Jasem dan pianis muda Kafin Sulthan. “Karakter Euis dan Ara sangat ikonik dan telah menjadi bagian dari kenangan kolektif serta merebut hati jutaan penonton Indonesia pada masanya. Kami ingin memotret kehangatan hubungan mereka sebagi saudara untuk menyapa para penontonnya yang kini lintas generasi,” papar Produser Anggia Kharisma. Produksi film “Keluarga Cemara” dimulai 7 Januari dan berlangsung satu bulan, hingga awal Februari 2018. l Kmb
15 - 21 Januari 2018
43
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
TAMAN RAMA - Untuk menampung dan memberikan ruang gerak, serta memotivasi kreativitas dan bakat siswa tingkat SMP, SMA, dan Cambridge, Taman Rama School Denpasar dan Jimbaran menggelar event berbeda yang dikemas dalam Taman Rama Musical Evening ‘’Modern Mix 2017’’ di halaman basket Taman Rama School Denpasar, Kamis (7/12). Biasanya setiap tutup tahun dan akhir semester I, Taman Rama School selalu menggelar Fun Fair sebagai wadah untuk mengeksplor bakat-bakat siswanya, namun tahun ini dikemas lebih mengkhusus, yakni talent show di bidang seni dan olahraga.
WALI KOTA DENPASAR - Tahun baru membawa berbagai harapan bagi masyarakat dan Pemerintah Kota Denpasar mengisi pembangunan Denpasar sebagai pusat pemerintahan, pendidikan dan perdagangan dengan berbagai tantangan pembangunan semakin berat dan kompleks. Sinergi yang padu dan kompak semua komponen masyarakat dalam mengisi pembangunan bersama-sama pemerintah dibutuhkan dalam mengisi Tahun Baru 2018 ini. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, S.E., M.Si. dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, S.E. pada refleksi akhir tahun di Kantor Wali Kota Denpasar, Rabu (20/12), mengajak semua komponen bekerja sama bersama-sama masyarakat dalam kewajiban dapat memberikan manfaat bersama.
MBP/ist
MBP/ist
RSUD MANGUSABA - Prestasi gemilang kembali diraih oleh RSUD Mangusada. Pada Selasa (12/12) bertempat di Ruang Kunti, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memberikan penghargaan kepada RSUD Mangusada atas prestasinya sebagai unit kerja pelayanan berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur RSUD Mangusada, dr. I Nyoman Gunarta, MPH. Pada kesempatan itu juga diputar video WBK di RSUD Mangusada yang digarap oleh tim Humas RSUD Mangusada. Video ini mendapatkan apresiasi yang baik dari Kemenpan-RB dan KPK.
UNHI - Gunung Agung telah berstatus awas sejak 22 September 2017 lalu. Kondisi ini membuat banyak masyarakat (kurang lebih 34.931 jiwa) yang berada di daerah rawan bencana (KRB) harus mengungsi. Hal ini menjadi keprihatinan bersama, bagaimana bisa melakukan tindakan nyata untuk membantu dan meringankan beban mereka. Universitas Hindu Indonesia (Unhi) memiliki tugas untuk menjalankan tri dharma perguruan tinggi, salah satunya pengabdian kepada masyarakat, telah melakukan tindakan nyata dalam rangka penanganan kondisi sosial masyarakat terkena dampak erupsi Gunung Agung, bekerjasama dengan Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Jumat (15/12) lalu di Dusun Dukuh, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem dengan jumlah pengungsi sebanyak 3.796 orang.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
44
15 - 21 Januari 2018
MBP/ist
MBP/ist
BUPATI KARANGASEM - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyambut baik usulan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri mengenai upaya penanggulangan bencana erupsi Gunung Agung yang hingga kini masih terus berlangsung, meski dalam skala yang tidak begitu besar. Usulan tersebut antara lain perlunya dibangun opini masyarakat dunia tentang kondisi Bali yang sebenarnya, yang masih sangat layak untuk dikunjungi. Jusuf Kalla menyambut baik usulan tersebut saat menerima kunjungan Bupati Karangasem Mas Sumatri yang didampingi sejumlah staf di Kantor Wakil Presiden, Jalan Merdeka Selatan Jakarta, Jumat (15/12).
UNDHIRA - Menjelang akhir 2017, Yayasan Dhyana Pura mewujudnyatakan syukur atas predikat akreditasi “B” Universitas Dhyana Pura (Undhira) dan 30 tahun penyelenggaraan PPLP Dhyana Pura melalui soft opening gedung E Kampus Dhyana Pura, Sabtu (16/12). Penahbisan (pendedekasian, red) gedung baru ini dilakukan oleh pembina, pengurus, dan pengawas Yayasan, serta rektorat Undhira dan direktorat PPLP—dilayani oleh Bishop I Nengah Suama, M.Th. dan Pdt. Dr. I Wayan Damayana, M.Si. Acara syukur atas rampungnya pembangunan gedung ini turut mengundang majelis sinode lengkap, para pendeta, vikaris, dan majelis jemaat di lingkungan GKPB seluruh Bali.
MBP/ist
MBP/ist
WALI KOTA DENPASAR - Persaingan pasar kerja dunia menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten di setiap bidang, banyak bidang jasa, industri maupun organisasi mempersyaratkan agar tenaga-kerjanya memiliki sertifikasi kompetensi yang kredibel. Perkembangan ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Denpasar. Pada Jumat (8/12) Wali Kota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra kembali menyerahkan sebanyak 4.754 sertifikasi kompetensi kepada tenaga kerja Kota Denpasar yang dilaksanakan secara simbolis di Gedung Sewaka Dharma Denpasar.
PEMKOT DENPASAR - Pencegahan dan waspada dini terhadap penyakit Diabetes Mellitus, Pemkot Denpasar bersama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya menggelar Simposium Kesehatan bertajuk “Tata Laksana Komprehensif Diabetes Mellitus,” Rabu (20/12) di Ruang Mahotama Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang. Kegiatan Simposium ini di buka Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra, didampingi Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini dan Direktur RSUD Wangaya, dr. Setiawati Hartawan ditandai dengan pemukulan gong. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, penyakit Diabetes sekarang ini banyak diderita masyarakat, baik generasi muda maupun tua, yang disebabkan oleh perubahan gaya hidup dan pola makan. 15 - 21 Januari 2018
45
A KT I V I TA S
MBP/ist
BUPATI JEMBRANA - Taruna Angkatan I Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) dilantik secara resmi oleh Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan RI yang diwakili oleh Direktur Poltek Sidoarjo, Dr. Moh. Heri Riyadi Alaudin bertempat di Wantilan Pura Jagatnatha Jembrana, Rabu (20/12). Turut hadir Bupati Jembrana I Putu Artha, wabup I Made Kembang Hartawan, taruna beserta orang tua masing-masing. Pelantikan yang diisi dengan penandatanganan berita acara dan berbagai atraksi dan hiburan, Bupati Artha minta jatah mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Jembrana sebanyak 40 persen bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Jembrana untuk belajar dan kuliah di sana.
MBP/ist
BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta betul-betul menjalankan komitmennya dalam upaya mendukung seni, adat, agama dan budaya di Kabupaten Badung. Tidak hanya membantu dalam hal pembangunan fisik dan sarana prasarana saja, namun Bupati yang terkenal bares ini kembali mengambil langkah cerdas dengan memberikan punia kepada para Sulinggih dan Pemangku Sad Kahyangan, Dang Kahyangan, Kahyangan Jagat dan Pemangku Kahyangan Tiga se-Kabupaten Badung. Penyerahan punia dilakukan oleh Bupati Giri Prasta bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata dan Kadis Kebudayaan Badung I.B. Anom Bhasma di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Rabu (20/12).
46
15 - 21 Januari 2018
MBP/ist
TKPKD BANGLI - Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Bangli melakukan studi tiru ke Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Selain untuk memperoleh informasi tentang kebijakan-kebijakan Pemkab Sragen dalam penaggulangan kemiskinan, kegiatan ini juga untuk mengetahui upaya pemberdayaan bagi Rumah Tangga Miskin (RTM) yang selama ini dilakukan Pemkab Sragen. Diharapkan ada sejumlah program yang bisa diterapkan di Bangli. Kedatangan rombongan TKPKD Kabupaten Bangli yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangli Ida Bagus Giri Putra diterima Sekda Kabupaten Sragen Tatang Prabawanto bersama jajarananya di Pendopo Kantor Bupati Sragen, Rabu (20/12)
MBP/ist
UNUD - Universitas Udayana (Unud) melepas 706 wisudawan pada wisuda ke-124, Sabtu (9/12) di Gedung Auditorium Widya Sabha Kampus Bukit Jimbaran. Ratusan wisudawan tersebut terdiri dari 480 orang Sarjana, 93 orang Profesi, 25 orang Dokter Spesialis, 104 orang Magistrt dan 4 orang Doktor. Dengan demikian keseluruhan wisudawan Universitas Udayana sampai hari ini telah berjumlah 83.257 orang. Pada hari itu juga diumumkan lulusan terbaik pada wisuda ke-124.
MBP/ist
PEMKAB BANGLI - Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi selama ini telah sukses membina perusahaan-perusahaan di Bangli untuk produktif serta menjadikan prinsipprinsip efisien, efektivitas, kualitas dan ramah lingkungan menjadi budaya dalam berproduksi. Kesuksesan itu terbukti dari berhasilnya salah satu perusahan di Bangli yakni CV Tirta Taman Bali meraih penghargaan Paramakarya 2017 dari Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Penganugerahaan Paramakarya 2017 diserahkan langsung Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Jakarta, Jumat (8/12).
MBP/ist
WAYAN SUDIRTA - Sidang lanjutan sengketa perkara kepemilikan tanah di Bali dengan terdakwa Christoforus Richard (CR) berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (19/12). Pada sidang lanjutan itu, sedianya majelis hakim yang diketuai Kartim Haeruddin mengagendakan mendengarkan keterangan saksi ahli Arifinal. Namun di dalam persidangan, terdakwa Richard mengaku sakit. Tim Penasihat hukum terdakwa antara lain Sirra Prayuna, I Wayan Sudirta dan Teguh Samudera meminta agar majelis hakim menunda persidangan untuk memberikan kesempatan terdakwa dirawat di rumah sakit.
MBP/ist
MENTERI KOPERASI - Menteri Koperasi meresmikan empat pasar rakyat, yakni Pasar Orobua di Kabupaten MBP/ist
PLN - Menjelang akhir tahun 2017, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Unit Pelaksana Proyek Jaringan Jawa Bagian Timur dan Bali 3 (UPP Ring JBTB 3) kembali menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa satu kendaraan sepeda motor pengangkut sampah dan 10 unit tong sampah di desa Lalanglinggah, kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan. Acara penyerahan bantuan CSR berlangsung Jumat (15/12) di kantor desa setempat oleh Deffy Sugiarto.
Mamasa, Pasar Rangas Majene di Kabupaten Majene, Pasar Desa Tammarunang Kabupaten Mamuju Utara dan Pasar Kebunsare di Kabupaten Polewali Mandar dan meresmikan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Di sela-sela kunjungannya, Menteri berkesempatan melakukan simakrama dengan masyarakat Bali yang ada di Mamuju Tengah, Kamis (21/12).
15 - 21 Januari 2018
47
A KT I V I TA S
MBP/ist
PEMKAB GIANYAR - Presiden melalui Kementerian Keuangan memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai memiliki kinerja baik dalam pengelolaan keuangan, pelayanan dasar publik, kesejahteraan masyarakat dan pelayanan pemerintahan umum. Penghargaan disampaikan melalui Anugerah Dana Rakca 2017 yang digelar di Aula Dhanapala Gedung Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Rabu (6/12) lalu. Pemkab Gianyar adalah salah satu pemerintah daerah yang menerima penghargaan tersebut.
MBP/ist
BNN BADUNG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung melaksanakan pengukuhan Relawan Anti Narkoba di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Senin (18/12). Pengukuhan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua DPRD Badung yang diwakili Anggota A.A. Ngurah Ketut Agus Nadi Putra dan Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, SH. Sekda I Wayan Adi Arnawa dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan pengukuhan Relawan Anti Narkoba di Kabupaten Badung dipandang sangat penting, karena dalam menangani permasalahan narkoba tidak cukup hanya peran pemerintah saja, tetapi harus ada dukungan dari peran serta masyarakat.
48
15 - 21 Januari 2018
MBP/ist
WABUP BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung menerima penghargaan Dana Rakรงa 2017, yang merupakan Penghargaan Presiden Republik Indonesia untuk daerah yang bekerja baik dalam mengelola keuangan daerah, pelayanan dasar publik, kesejahteraan masyarakat dan pelayanan pemerintahan umum. Penghargaan ini diserahkan langsung Presiden RI Ir. Haji Joko Widodo kepada Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa di Istana Bogor, Rabu (6/12). Turut hadir Wakil Presiden RI Haji Yusuf Kalla beserta Kabinet Kerja terkait dan para gubernur seluruh Indonesia.
MBP/ist
WABUP BADUNG - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri upacara Atma Wedana, mamukur/nyekah bersama dan masangih, mapetik/matelubulanan dan maperas gratis di Bangsal (Kantor LPD) Desa Adat Sembung Sobangan, Kamis (21/12). Guna mendukung upacara tersebut, Wabup Suiasa menyerahkan dana sebesar Rp 500 juta. Turut mendampingi Anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, Tripika Kecamatan Mengwi, Perbekel Sembung I Made Karyana, Bendesa Adat Sembung Sobangan I Made Artha serta tokoh masyarakat setempat.
MBP/ist
KIJANG BASEKET BALL - Turnamen Kijang Basket MBP/ist
JKN KIS - Iintegrasi Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) yang merupakan Jamkesdanya Bali ke program sosial negara Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) memberikan pengalaman positif bagi I Wayan Soma, warga Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan, Klungkung. “Untung Pemkab daftarkan saya JKN-KIS karena pelayanannya sangat baik dan profesional, tidak berbelit dan tidak ada biaya yang saya keluarkan,� ungkapnya, belum lama ini. Pria 55 tahun yang berprofesi sebagai buruh bangunan ini awalnya sudah terbiasa menggunakan jaminan kesehatan dari JKBM.
Ball kembali berlangsung di Kabupaten Klungkung tahun ini. Itu dibuka langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di Lapangan Basket Vihara Dharma Ratna, Minggu (17/12). Melalui ini, diharapkan lahir bibit atlet yang potensial untuk mengikuti kompetisi di kancah yang lebih luas. Ketua Panitia Cucun Junaidi Kusuma menyampaikan pelaksanaan turnamen itu sebagai salah satu cara untuk mempromosikan olahraga basket yang ada di Kabupaten Klungkung.
MBP/ist
PNB - Politeknik Negeri Bali (PNB) bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengimplementasikan program gerakan tanam dan pelihara 25 pohon selama hidup di lingkungan kampus PNB, Jumat (22/12). Kegiatan tersebut juga dalam rangka menyukseskan program green tourism dan jejak karbon lingkungan kampus PNB. Menurut Ketua Panitia Kegiatan I Made Sudana, S.T., M.Erg. yang juga Ketua UPT PP PNB, acara ini sebagai tindak lanjut surat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dirjen Pengendalian DAS dan Hutan Lindung perihal gerakan tanam dan pelihara 25 pohon selama hidup.
MBP/ist
TOYA DEVASYA - Berbagai penghargaan terus diraih Owner Toya Devasya Dr. I Ketut Mardjana. Yang terbaru, Mardjana dianugerahi penghargaan bergengsi sebagai CEO Inspiratif. Penghargaan tersebut diberikan 7Sky Media atas prestasi Mardjana dalam berbagai inovasi dan perubahan yang sangat kreatif, sehingga mampu mengembangkan dan menjadikan Toya Devasya sebagai destinasi utama pariwisata Kintamani. Malam penganugerahan penghargaan berlangsung di Hotel Grand Savoy Homann Bandung, Jumat (15/12).
15 - 21 Januari 2018
49
TA K S U
Anak Agung Gede Sobrat
Pelopor Seni Lukis Modern Bali ANAK Agung Gede Sobrat merupakan salah satu pelopor perkembangan lukisan modern. Hal ini diperkuat dalam buku Suwaji (1981) yang menyatakan Anak Agung Gede Sobrat adalah tokoh penting dalam perkembangan seni lukis di Bali. Dia dianggap sebagai tonggak kebangkitan seni lukis baru di Bali dari awalnya lukisan tradisional. Bakat melukis Anak Agung Gede Sobrat sudah tampak sejak kecil. Ia mulai gemar menonton pertunjukan kesenian khususnya pertunjukan wayang kulit. Baginya, pertunjukan wayang kulit merupakan suatu bentuk kesenian yang memiliki nilai-nilai pendidikan dan etika kehidupan. Kecintaannya akan tokoh pewayangan ini membuat sebagian besar karya lukisannya saat itu adalah tokoh pewayangan. Secara garis besar, lukisan Anak Agung Gede Sobrat dapat digolongkan menjadi empat kategori. Pertama pengaruh agama Hindu yang berhubungan dengan upacara keagamaan yang ditekuni. Kedua pengaruh Walter Spies dan tahun 1929 pengaruh Bonnet sampai berdirinya Pitamaha yang menghasilkan kolaborasi seni barat dengan Bali. Ketiga seniman asing ini memberikan imbas perkembangan yang sangat penting dalam kehidupan seni lukis Anak Agung Gede Sobrat. Terakhir perkembangan dari pelukis Anak Agung Gede Sobrat sendiri. Kedatangan Walter Spies ke Bali untuk tinggal sementara di Ubud, menyebabkan terjadinya kontak budaya antara pelukis Bali yang telah memiliki tekhnik tradisional. Sejumlah pelukis terkenal saat itu banyak yang ingin tau lebih banyak cara melukis Anak Agung Gede Sobrat. Di sela-sela kesibukannya melukis, Anak Agung Gede Sobrat juga sangat aktif di masyarakat dalam berbagai kegiatan ritual. Hal ini terlihat dari banyak hasil karyanya utamanya mengenai asta kosala kosali dalam bangunan pura yang dipergunakan dan diakui masyarakat Bali hingga kini. Bahkan hasil karyanya juga terlihat dari tata letak serta ukiran bangunan Bali yang ada di rumahnya, dan hingga kini masih terlihat jelas dan tidak diubah sama sekali oleh anak cucunya. Meski seorang pelukis, Anak Agung
50
15 - 21 Januari 2018
Gede Sobrat tidak melupakan tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga. Begitu pula kewajibannya untuk menyekolahkan anak-anaknya sampai kulih ke luar Bali. Selain dibantu istri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dari berjualan di pasar, hasil penjualan lukisan karyanya juga menjadi sumber dana untuk membiayai kuliah anak-anaknya. Baginya, pendidikan sangat diperlukan untuk perkembanagn dan bekal masa depan anak-anaknya. Sikap inilah yang selalu ditanamkan kepada anak-anaknya agar bisa bertanggung jawab terhadap kepercayaan yang diberikan. Pandangan terhadap seniman berubah saat Presiden Soekarno saat itu mengundang para pelukis Bali dan menjamunya ke Istana Tampak Siring untuk mengikuti pameran. Para pelukis ini diperlakukan istimewa oleh Presiden Soekarno yang juga menyukai lukisan Bali. Dari sinilah pandangan orang terhadap pelukis mulai lebih baik yang akhirnya juga mempen-
garuhi nasib para pelukis Bali. Meski disukai banyak orang dari luar Bali, gaya dan jenis lukisan Anak Agung Gede Sobrat tidaklah meninggalkan budaya Bali. Baginya, yang menjadikan lukisannya terkenal dan diminati banyak orang karena dalam melukis ia tetap mengdepankan fakem dari adat dan budaya Bali. Meski Anak Agung Gede Sobrat kini telah tiada, namun namanya sebagai maestro seni lunkis modern Bali tetap dikenang. Banyak lukisannya disimpan di sejumlah museum maupun pecinta seni di Bali dan luar Bali. Ini tentunya menjadi sebuah kebanggaan bagi Indoensia khususnya Bali karena memiliki seorang pelukis terkenal. Sosok Anak Agung Gede Sobrat ini bisa menjadi panutan bagi kita semua. Anak Agung Gede Sobrat menjadi salah satu saksi Bali memiliki putra hebat yang akan dikenang sepanjang masa melalui karya lukisannya. l MBP/Trimaja/Bali TV
215 | 15 - 21 Januari 2018
RP 20.000