214 | 8 - 14 Januari 2018
Kebangkitan Ekonomi Bali RP 20.000
D A F TA R I S I OPINI lMasa Kini untuk Masa Depan Semuanya 6 BALI SEPEKAN lBanjir Lumpur di Tukad Unda Rumah Pemulung Tertimbun Pasir 7
LAPORAN UTAMA l Kebangkitan Ekonomi Bali 8 l Berharap Triliunan Rupiah dari IMF-WB 10 POLITIK l Pilkada Ubah Pola Pikir dan Sikap 11 l Bali Harus Dikawal dari Segala Lini 16 l Mensinergikan Pembangunan Tiga Sektor 17 KIPRAH l Jaga Eksistensi
Persma Akademika Unud Terapkan Piket Liputan 18
LENSA l Nelayan 26
OLAHRAGA l Konsisten Ganti Klub 27 PENDIDIKAN l Siswa dan Guru Jadi Agen Informasi HIV/AIDS 32 PARIWISATA l Minim Anggaran Medsos Jadi Pilihan 38
MANCANEGARA l Anak-anak Terpapar Efek Buruk Perang 20 DAERAH l ’’Perantenan’’ Pura Durga Kutri Roboh 22
KESEHATAN lPenting, Masyarakat Awam Punya Kemampuan dalam Memberikan BHD 24
PROPERTI l Erupsi Gunung Agung
Makin Berat, Tantangan ”Developer” Tahun 2018 40
8 - 14 Januari 2018
3
DARI PEMBACA
Tindakan bagi Pemotor Cilik K
endaraan merupakan sarana transportasi yang harus ada. Sarana ini mempermudah kita mencapai tujuan. Dulu, orang mencapai tujuan hanya dengan berjalan kaki. Semakin lama semakin baik sarana transportasi tersebut. Jadi, kendaraan digunakan untuk mempermudah orang mencapai tujuan. Sekarang, masihkah hanya seperti itu tujuan orang berkendara? Pak polisi yang saya hormati, langsung saja pada permasalahan yang sering saya dan kita lihat di jalanan. Masalah tersebut adalah pemotor cilik. Pemotor ini belum berhak bersepeda motor di jalan raya. Lihat saja siswa SMP bahkan ada yang masih tingkat SD sudah dibelikan sepeda motor oleh orang tuanya. Banggakah mereka? Menurut saya, ada aturan jelas bahwa pemotor cilik tersebut tetap salah. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan pihak terkait (bapak polisi) tidak segan-segan menerapkan aturan pada para pemotor cilik tersebut. Jangan ewuh pakewuh. Jalankan aturan, masyarakat pasti mendukung. Anak dan orang tuanya pasti mengerti. Ayo tegakkan aturan supaya terjadi tertib lalu lintas. Mari disiplin, jangan pura-pura tidak tahu. Kalau pemotor cilik dibiarkan, lihat saja nanti menjelang tahun baru dan tahun baru, pasti ada gerombolan pemotor cilik yang berani berkendara dengan jarak yang cukup jauh. Misalnya, ke objek wisata bersama teman-temannya. Permasalaham kedua, sepeda motor dengan knalpot brong. Ini yang saya maksud dengan berkendara tidak sesuai tujuan yakni mempermudah atau mempercepat sampai di tujuan. Pemotor dengan knalpot brong amat mengganggu warga saat mereka lewat. Suara knalpot yang memekakkan telinga amat mengganggu. Memangnya dia saja yang bayar pajak? Atau berapa besar, dia membayar pajak sampai-sampai berani dan bangga mengganggu warga dengan suara knalpot yang memekakkan telinga? Sekali lagi, mohon pihak terkait (pak polisi) menindak tegas pemotor seperti ini. Kalau warga yang menegur akan menjadi ketersinggungan. Sangat diharapkan ketegasan dan kedisiplinan polisi. Warga sangat menunggu kinerja bapak/ibu polisi dalam kedua permasalahan di atas. Ketut Werta Kuta Utara, Badung
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng: Sosiawan, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
8 - 14 Januari 2018
4
Pemimpin Harus Konsisten Kawal Budaya Bali PILKADA Bali terus bergulir. Memasuki awal tahun 2018, para kandidat yang direkomendasikan partai politik segera mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Bali. Tahapan ini tentu akan menjadi perhatian publik mengingat nasib Bali lima tahun ke depan akan diwarnai oleh kandidat yang akan terpilih. Untuk itu, kepekaan pemilih terhadap kualitas, dedikasi, komitmen dan kinerja para kandidat bisa menjadi tolok ukur. Pemilih tentu punya rujukan masing-masing dalam mengelola hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Untuk mengetahui faktor dominan yang menjadi pertimbangan pemilih dalam menggunakan hak pilihnya, Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat terkait dengan hal ini. Jajak dilakukan dengan wawancara via telepon dengan responden dengan mengajukan pertanyaan yang sama, yakni faktor apa yang paling dominan yang membuat responden memutuskan pilihan politiknya. Pada jajak yang dilakukan di seluruh Bali ini, terdapat 31,02 persen responden mengaku akan menjadikan kualitas figur sebagai rujukan mengambil pilihan. Figur yang bersih, jujur dan konsisten dalam menjabarkan janji dan program–programnya tentu bisa dipercaya. Responden kelompok ini mengatakan kesuksesan sejumlah daerah dalam mengelola potensi wilayah dan mengakomodasi aspirasi warganya lebih banyak ditentukan oleh kualitas figur pimpinannya. Contohnya Surabaya dan Banyuwangi. Figur pemimpin yang cerdas
dan peka publik ternyata mampu mengambil terobosan dalam memimpin. Sementara 28,86 persen responden mengatakan akan menggunakan pilihan politik berdasarkan partai yang mengusung kandidat. Mereka mengatakan kekuatan partai politik pengusung calon akan memudahkan pemimpin dalam menjabarkan programnya. Calon yang datang dari partai gurem biasanya perlu waktu banyak untuk meloloskan programnya. Hambatan politik di legislatif sering kali menggagalkan program yang ditawarkan pemimpin. Sepanjang sistem pengelolaan anggaran masih melibatkan DPRD, maka dukungan partai politik akan menentukan kinerja seorang pemimpin. Sementara ada 39,01 persen responden justru mengatakan akan memberikan bobot pilihan politiknya pada komitmen kandidat terhadap alam dan budaya Bali. Responden mengatakan kandidat yang tak peka dan tak responsif dengan hal-hal terkait penyelamatan budaya dan alam Bali hanya akan mempercepat kehancuran Bali. Di tengah kuatnya pengaruh modernisasi, pemimpin Bali wajib mengawal Bali dengan keberpihakan terhadap budaya dan alamnya. Responden meyakini semua kandidat paham dengan tantangan terhadap budaya Bali, sehingga program yang ditawarkan ke depan harus selaras dengan hal ini. Meskipun responden kelompok ini mengakui kualitas figur, jaringan figur dan dukungan partai politik kuat, namun jika kandidat tak sejalan dengan kepentingan masyarakat Bali dalam mengawal budaya
dan alam Bali, maka pemimpin berpotensi menjadi sumber konflik.Sementara 1,11 persen responden mengaku pilihan politik akan ditentukan setelah mendengar paparan program kandidat. Responden mengatakan dalam menentukan pilihan politik tidak bisa hanya merujuk sejumlah faktor dominan saja. Sering kali hal-hal kecil juga menjadi hambatan serius kepemimpinan. Responden berharap debat publik dan tawaran program kandidat bisa memberikan gambaran tentang kelayakan kandidat memimpin Bali. l Dira Arsana
8 - 14 Januari 2018
5
5
OPINI
Masa Kini untuk Masa Depan Semuanya
T
ahukah kita apa yang akan terjadi pada diri kita setelah saat ini, saat dimana kita sedang berpikir, berkata dan bertindak/berbuat dalam menapaki jalan hidup kita? Kita semua, tanpa kecuali, tentu tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi pada diri kita setelah saat ini. Karena itulah, para panglingsir kita dulu selalu berharap kepada kita untuk tetap melangkah di jalanNYA, dijalan yang tanpa noda tanpa cela dan tanpa dosa; dengan begitu, apapun yang terjadi setelah itu tidak akan menjadi beban bagi kita. Menurut ajaran catur guru, yang paling mungkin dilakukan oleh kita agar tetap berada dijalanNya, adalah jangan durhaka kepada orang tua kita, karena beliau adalah raja kita. Jangan menyakiti, menghina dan atau meremehkan orang lain diluar diri kita, karena mereka itu adalah sesama kita, teman sejawat kita, yang dalam ajaran tattwamasi; jika semua itu kita lakukan akan memantul kepada diri kita sendiri. Jauhkan diri dari keangkuhan, kedengkian, irihati, kesombongan, kemunafikan dan perilaku lain semacamnya, karena semua itu akan mengundang datangnya noda dan cela bagi kita. Jangan lakukan hal-hal yang tidak terpuji, seperti; berzinah, berbohong, memperkosa, menipu, mencuri, merampok, korupsi, kolusi, nepotisme, dan perilaku hitam lainnya yang merugikan orang lain sesama kita. Karena semua itu akan mengundang datangnya dosa bagi diri kita sendiri. Jalanilah hidup ini dalam keagungan kasih-Nya, bersyukur dalam segala hal, dan ingatlah selalu bahwa kita ada dalam ruang dan waktu yang sangat-sangat terbatas, hanya setitik dan seke-
6
Oleh I Wayan Sarias
jap saja dibandingkan ruang dan waktu alam semesta yang tanpa batas ini, sebagaimana makna ekawara dalam ajaran Wewaran. Insyaflah, kita yang saat ini ada didalam ada tidak selamanya ada, suatu saat nanti kita pasti akan meninggalkan yang ada untuk kembali tida ada. Oleh karena itu, jangan sia-siakan tempat dan kesempatan yang ada pada kita, gunakan itu sebaik-baiknya untuk bekal kita kelak ketika kita harus kembali tidak ada. Memang banyak pantangan yang meminta kita untuk kita penuhi jika kita mau tetap melangkah di jalanNya. Juga tidak sedikit tantangan, rintangan dan cobaan yang ada dihadapan kita yang menghadang menggoda setiap langkah kita agar menjauh dari jalan-Nya. Sadripu, Sadatatyi, Saptatimira, astadusta, asta corah, trimala, assurisampad; itu semua adalah kekuatan-kekuatan gelap yang selalu berusaha menggoda, merintangi, mengganggu dan menentang langkah-langkah kita dijalanNya, dan jika kita tidak mampu mengendalikannya akan bisa mengundang datangnya dasa mala bagi kita. Tapi, jika kita ingin tetap melangkah dijalan-Nya, semua kekuatan gelap itu harus bisa dikendalikan. Satu-satunya senjata sakti yang bisa kita gunakan untuk mengendalikan semua kekuatan gelap dimaksud hanyalah Trikaya Parisuda; kebaikan yang menunggal dalam pikiran perkataan dan perilaku/perbuatan. Tentunya, Trikaya Parisuda yang terbingkai dalam tattwa, etika dan cara/ upacara. Ber-Trikaya Parisuda dalam bingkai itu, berarti kita tidak membiarkan Rajas dan Tamas
merajalela menguasai Satwam, dan berarti pula kita menggunakan sebaik-baiknya Panca Budi Indria dan Panca Karma Indria yang ada pada kita. Dengan begitu maka; arta dan kama yang kita inginkan dan kita peroleh serta kita nikmati tetap berdasarkan atas dharma. Setiap kita, selama kita ada didalam ada tentu tidak ingin ada duka cita yang menghampiri kita. Setiap kita tentu selalu berharap agar setiap langkah kita senantiasa mendatangkan suka cita dan kebahagiaan, tidak hanya untuk diri kita sendiri tetapi juga bagi sesama kita yang lain diluar diri kita. Oleh karena itu belajar dan teruslah belajar, agar kita memperoleh terang dari padanya. Karena hanya didalam teranglah kita bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik, mana yang salah dan mana yang benar, mana yang boleh dan mana yang tidak boleh untuk kita lakukan. Pancaran seberkas terang hanya bisa diperoleh melalui proses belajar; baik dirumah dalam hubungan orang tua dan anak, disekolahan dalam hubungan sisia dan guru, maupun diluar sekolahan dengan meperhatikan fenomena-fenomena yang berkembang, disekitar kita. Upaya memperoleh terang itu perlu diringin dengan do’a, memohon kepada Ide Sang Hyang Siwa Raditya agar beliau selalu menerangi setiap langkah kita, agar kita tatap ada dijalannya. Selain terus belajar, berusaha dan berdoa, jangan lupa menyempurnakannya dengan selalu membaca dan menyimak sabda-sabda suciNya, jadikan semua itu sebagai penuntun langkah kita untuk tetap melangkah di jalannya. Penulis pemerhati budaya Bali tinggal di Jakarta
8 - 14 Januari 2018
6
BALI SEPEKAN
Molor, Proyek Gedung Dewan
Banjir Lumpur di Tukad Unda
MBP/Sos
Rumah Pemulung Tertimbun Pasir
BANJIR lumpur bercampur material Gunung Agung di Tukad Unda tak hanya merusak Pura Beji di Desa Akah, Klungkung. Hal serupa juga terjadi pada rumah Made Sebita yang berlokasi di sekitar eks galian C, Desa Tangkas. Hal tersebut mengharuskannya mengungsi ke tempat lebih aman bersama istri dan dua anaknya. Rumah Sebita berdiri tak jauh dari Tukad Unda. Jaraknya cukup dekat, sekitar sepuluh meter. Bangunan yang ditempati sekitar lima tahun itu sangat memprihatinkan. Berdinding gedek, beratap asbes. Beberapa bagian juga sudah lapuk dan berlubang. Sejalan dengan erupsi Gunung Agung, banjir lumpur
bercampur pasir tak henti-hentinya mengalir di sungai itu. Fenomena alam ini tak hanya meluluhlantakan semak belukar yang ada di sekitarnya. Namun juga rumah itu. Dibuat reyot. Tertimbun pasir setinggi 25 cm. Kondisi itu mengharuskannya diungsikan ke Balai Banjar. Namun itu tak bertahan lama. Bersama istrinya, Surikah, dan dua anaknya yang mengalami gangguan mental, yakni Made Suandi dan Komang Astini memilih pindah ke bangunan tempat pencetakan batako, Rabu (27/12). Jaraknya sekitar 25 meter dari rumahnya. Di tempat itu, mereka tidur dengan fasilitas seadanya. l Sosiawan
PENYELESAIAN proyek penambahan sejumlah fasilitas di gedung dewan Denpasar molor. Sejumlah fasilitas yang ditambah pada gedung ini, meliputi pembuatan ruang pertemuan, penambahan kanopi untuk dropstop, tembok sebelah utara, serta ruang genset. Proyek dengan label penataan halaman dan fasilitas penunjang gedung dewan yang menelan dana sebesar Rp 4,8 miliar ini seharusnya sudah rampung per 21 Desember lalu. Dihubungi, Senin (25/12), Kabid Tata Bangunan Dinas Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR) Denpasar Agus Sudarmo mengatakan, penyelesaian proyek tersebut molor. Oleh karena itu, rekanan yang menggarap proyek tersebut sudah dikenakan penalti. “Penaltinya sudah dijatuhkan kepada rekanan sejak 22 Desember lalu,� katanya. Sekretaris DPRD Denpasar Putu Gede Dharma Wiyasa mengatakan proyek yang mulai digarap meliputi ruang genset, penambahan kanopi, pembuatan ruang pertemuan dan tembok di sebelah utara. Ruang pertemuan itu akan dibuat di bagian utara gedung ruang komisi yang berhimpitan dengan ruang Ketua DPRD. l Asmara
Atap Gedung SMKN 1 Sukasada Rusak ANGIN kencang merusak atap gedung SMKN 1 Sukasada di Desa Sambangan, Kecamatan Suksada, Selasa (26/12) sekitar pukul 14.00 Wita. Beruntung siswa sedang libur, sehingga kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, sejumah bahan ajar termasuk bangku siswa basah karena diguyur hujan deras sejak pagi hingga siang. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, hujan disertai angin kencang melanda Desa Sambangan dan
sekitarnya. Terjangan angin kencang mengarah pada atap gedung SMKN 1 Sukasada dengan konstruksi memanjang tersebut. Gedung ini difungsikan sebagai bengkel praktik kriya kayu. Ada sembilan lembar atap seng aluminium dengan panjang sekitar lima meter terlepas dari rangkanya. Seng itu terlempar beberapa meter dari gedung. Lepasnya atap itu membuat ruang bengkel tergenang air hujan. Bangku dan sejumlah bahan ajar yang
tersimpan rapi di ruang tersebut basah. Bahkan, kalau ruangan itu tidak segera diperbaiki, bisa saja akan mengganggu proses belajar mengajar (PBM) siswa. Penjaga sekolah Ketut Suarta ditemui di lokasi mengatakan, rusaknya atap gedung di sekolahnya itu diketahui setelah dirinya mendengar suara benda jatuh di tengah hujan deras. Setelah keluar rumah, dia menemukan atap gedung terlepas. l Mudiarta 8 - 14 Januari 2018
7
7
L A P O R A N U TA M A
Kebangkitan Ekonomi Bali
T
ahun 2017, Bali menghadapi beragam persoalan yang mengganggu tumbuhnya perekonomian. Yang paling menonjol adalah peningkatan aktivitas Gunung Agung yang mengganggu sektor pariwisata. Padahal, selama 2017, Bali meraih sejumlah penghargaan bergengsi dunia di bidang pariwisata. Untungnya, kelesuan sektor pariwisata akibat peningkatan aktivitas Gunung Agung tidak berlangsung lama. Pada Desember 2017, jumlah tingkat kunjungan wisatawan yang berlibur ke Bali untuk merayakan pergantian tahun mengalami peningkatan. Bahkan jumlahnya tidak selisih jauh dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di 2018, pelaku usaha di Bali pun mulai optimis. Selain itu, tahun ini juga ada sejumlah perhelatan yang bakal menggairahkan perekonomian Bali. Dua yang paling diharapkan bisa memicu pertumbuhan ekonomi adalah Pilgub dan pertemuan tahunan IMF-WB. “Memang kita harus terus optimis menghadapi apapun karena kalau kita pesimis, kita sudah kalah sebelum perang. Kita harus tetap optimis bahwa kita memang mempunyai kekuatan, punya modal yang cukup untuk maju ke depan lebih baik lagi,” ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Menurut Pastika, keberhasilan pembangunan biasanya diukur dari tingkat kemiskinan, pengangguran, usia harapan hidup, angka kematian ibu dan bayi, serta partisipasi sekolah. Dari data statistik, Bali berada pada kondisi yang cukup baik. Pun dengan pertumbuhan ekonomi, selalu diatas rata-rata nasional dengan persentase di atas 6 persen per tahun. Di bidang pariwisata, Pulau Dewata bahkan telah 8 kali berturutturut menjadi best destination in the world. “Kita punya resort terbaik, SPA terbaik, restoran terbaik, airport yang termasuk terbaik ketiga di dunia, dan kunjungan dari tahun ke tahun naik terus. Nama Bali di luar Bali saya kira semakin dikenal dan ini satu modal dasar bagi kita untuk maju lebih baik lagi walaupun sekarang ada penurunan karena gejala erupsi Gunung Agung tapi
8
saya kira segera akan recover,” jelasnya. Tahun politik di 2018 mendatang, lanjut Pastika, jangan sampai menjadi ajang perpecahan. Terlebih Bali memiliki dasar filosofi yang sangat baik, yakni menyama braya atau semua adalah saudara. Potensi-potensi perpecahan harus bisa diredam dengan kembali pada filosofi itu untuk tercapainya kedamaian dan ketentraman. Meski ada tiga hajatan politik di 2018 yakni Pilgub Bali, pilkada Klungkung dan pilkada Gianyar, serta pileg dan pilpres di tahun 2019. “Tidak perlu terjadi polarisasi atau halhal yang bisa mengganggu keamanan karena keamanan itu menjadi hal yang sangat vital bagi kita di Bali. Kalau bikin rusuh sama saja dengan membunuh diri sendiri,” terangnya. Pastika menambahkan, proyeksi anggaran Provinsi untuk mendukung pembangunan juga cukup baik. Dari sekitar Rp 1,4 triliun di tahun 2008, kini sudah menjadi Rp 6,6 triliun di tahun 2018. Pertumbuhan ini dikatakan cukup signifikan. Termasuk berkaitan dengan pendapatan daerah. Untuk dana dari pusat saja atau APBN, secara keseluruhan Bali menerima DIPA sebesar Rp 21 triliun. Dengan rincian, Rp 11,3 triliun untuk Pemprov dan Pemkab/Pemkot dan Rp 9,7 triliun untuk kementerian, lembaga, badan yang ada di Bali seperti TNI/Polri, Kejaksaan, Universitas Udayana, RSUP Sanglah, dan sebagainya. “Ini cukup besar, tentu saja ditambah dengan investasi dari pihak-pihak swasta. Cukup prospektif dari segi anggaran. Tinggal sekarang bagaimana memanfaatkan anggaran itu dengan fokus, sinergi, dan berkoordinasi satu sama lain sehingga tidak terjadi tumpang tindih program dan juga tidak ada program yang dilupakan,” imbuhnya. Menurut Pastika, infrastruktur masih menjadi fokus pembangunan ke depan dalam rangka pemerataan kesejahteraan dan menghidupkan perekonomian. Meliputi, jalan, jembatan, infrastruktur pengairan, dan listrik. Ketika ekonomi bisa lebih digerakkan dengan adanya infrastruktur yang mendukung, maka peluang kedepan akan lebih besar lagi untuk rakyat Bali.
Tumbuh 6,5 Persen Optimisme pun dilontarkan pelaku usaha. Ketua Umum Kadin Bali, AA Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, tahun 2018 ekonomi Bali akan naik dengan prediksi pertumbuhan 6,5 persen. Prediksi ini di atas prediksi Bank Indonesia (BI) yang memperkirakan ekonomi Bali tumbuh 5,9 persen sampai 6,1 persen. Indikatornya, perputaran dana tahun 2018 akan besar karena tahun politik. Krisis yang ditimbulkan akibat Gunung Agung dinilai sudah selesai. Bahkan Cina mulai membuka penerbangan ke Bali. Tahun 2018, travel agent dari Cina akan mendatangkan wisatawan Cina ke Bali 2 juta. Sedangkan wisatawan dari Australia ditargetkan 1,5 juta. Sehingga pariwisata akan tumbuh pesat dengan kenaikan di atas 13 persen sampai 15 persen.
8 - 14 Januari 2018
8
MBP/wan
Wisatawan mengendarai sepeda di Pantai Kuta yang menjadi ikon pariwisata Bali. Di 2018, perekonomian Bali diprediksi mengalami kebangkitan dengan adanya sejumlah perhelatan besar, salah satunya pertemuan IMF-WB di Oktober 2018.
Tahun 2018 juga ada 3 event besar yang dilakukan di Bali salah satunya IMFWB. Persiapannya sudah dilakukan sejak Januari. Dari event ini menyebabkan sektor konsumsi dan investasi pemerintah besar. Sehingga multiflier efek besar. IMF WB merupakan acara besar dengan mendatangkan 17.000 orang penting dari seluruh dunia. Anggaran untuk IMF WB Rp 800 miliar dari APBN, hampir setengahnya akan dihabiskan dari Bali. Dana yang dihasilkan sari 17.000 orang yang Rp 1,5 triliun hampir semuanya di Bali. Ekonomi Bali tahun 2018 juga akan didorong dengan adanya Pemilukada. Karena
uang yang beredar di masyarakat besar. Para kandidat mengeluarkan uang sehingga konsumsi sangat besar. Meski kalangan pelaku usaha optimis, akademisi memberikan warning untuk 2018. Seperti dilontarkan pakar ekonomi Universitas Udayana (Unud), Prof. Wayan Ramantha. Ia mengatakan pariwisata menyumbang 9 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Blai. Di tahun ini, pariwisata diprediksi mengalami penurunan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Bali. Faktor pemicunya adalah kondisi alam berupa abu vulkanik akan mengganggu penerbangan. “Terutama wisman sedikit men-
galami penurunan, walaupun akhir tahun ini kunjungan sudah membaik,� ujarnya. Tahun 2018 yang merupakan tahun politik juga dinilai memiliki dampak negatif. Sebab, dari sisi investasi akan mengalami penurunan. Hal itu efek psikologi dari investor yang was-was terhadap kebijakankebijakan pemimpin yang baru. Namum demikian, ada satu hal yang dapat mengimbangi sektor pariwiata yang menurun dengan adanya event IMF-WB. “Itu sudah confirm dihadiri oleh 15.000 orang,� ujarnya. Sehingga sektor konsumsi dari acara tersebut sangat besar. l Rindra Devita, Citta Maya 8 - 14 Januari 2018
9
9
L A P O R A N U TA M A
Berharap Triliunan Rupiah dari IMF-WB
I
MF WB dipercaya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2018 di kisaran 6 persen - 6,4 persen. Bahkan lebih besar dari Pilkada. Jumlahnya pun fantastis, mencapai triliunan rupiah. Belum lama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di Jakarta mengklaim bahwa Indonesia akan mendapatkan untung yang begitu besar dari pelaksanaan pertemuan IMFWorld Bank pada Oktober 2018 di Bali. Luhut menjelaskan, pemerintah Indonesia akan mendapatkan dana mencapai 115 juta dolar AS atau setara Rp 1,55 triliun (kurs Rp 13.500) dari modal Rp 817 miliar untuk menyelenggarakan IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018. Sebab, Oktober merupakan bulan yang sepi bagi aktivitas pariwisata di Bali. “Artinya dari segi ekonomi akan membuat dampak yang terasa. Angka yang dikeluarkan buat ini hampir Rp 800 miliar, tetapi return yang kita terima, kita hitung dengan peserta 15.000 orang kali 7 hari di sana kali 400 dolar AS semalam itu dengan spendingnya dikali itu mencapai 115 juta dolar AS,” kata Luhut. Luhut menjelaskan, dari total anggaran gelaran pertemuan IMF-World Bank 2018 yang sebesar Rp 817 miliar ini, sekitar Rp 300 miliar akan digunakan untuk membeli komputer dan kursi yang akan menjadi fasilitas selama acara berlangsung. Setelah pagelaran selesai, peralatan yang dibeli seluruhnya akan dihibahkan ke sekolahsekolah. “Jadi Rp 817 miliar itu yang terpakai mungkin hanya Rp 400 sekian miliar untuk penyelenggaraan. Returnya cukup besar,” jelas Luhut. Di samping, lanjut Luhut, pemerintah juga akan menyiapkan 5 destinasi pariwisata, serta adanya pertemuan atau promosi Indonesia kepada para investor yang angka pendapatannya belum masuk hitungan dari 115 juta dolar AS. Menurut Luhut, Direktur Pelaksana IMF Lagarde akan mempromosikan pariwisata khususnya diving di Labuan Bajo, atau di Bali.
10
Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Provinsi Bali, Causa Iman Karana memaparkan, persiapan IMF WB telah dilakukan sejak Januari. Persiapan infrastruktur dan acara memberikan dampak pergerakan ekonomi Bali. Bahkan peserta 15.000 diperkirakan akan lebih karena peserta kemungkinan mengajak keluarganya untuk sekalian berlibur di Bali. “Kontribusinya yang pasti lebih besar dari pilkada,” ujarnya. Dari sisi infrastruktur yang dibangun, menghabiskan dana lebih besar dari Pilkada. Yaitu underpass Ngurah Rai menghabiskan dana Rp 326 miliar. “Sudah mengalahkan anggaran KPU Rp 234 miliar,” tandasnya. Belum lagi perluasan apron Bandara Ngurah Rai menghabiskan dana Rp 1,34 triliun, Benoa tourism port Rp 1,7 triliun, penyelesaian patung GWK Rp 450 miliar. Sehingga diperkirakan untuk infrastruktur menghabiskan dana Rp 5 triliun. Size ekonomi IMF WB ada dari dua sumber yaitu projek infrastruktur dan konsumsi peserta. Peserta tentu akan memerlukan hotel, makanan dan minuman, transportasi, tiket pesawat, sewa mobil, ruangan, IT, dll yang diperkirakan men-
capai lebih dari Rp 1,5 triliun. Sementara pemilhan gubernur dan wakil gubernur dengan bupati dan wakil bupati juga mendorong pertumbuhan ekonomi Bali. Namun, tidak sebesar IMF WB. Dari penyelenggaraan pemilu tersebut tentunya ada anggaran yang dikeluarkan. KPU Provinsi menganggarkan Rp 155 miliar dan Bawaslu Rp 39 miliar untuk penyelenggaraan pemilu. Sedangkan KPU di masing-masing kabupaten dianggarkan Rp 20 miliar. Sehingga total biaya KPU untuk pemilu adalah Rp 234 miliar. Dari 234 miliar ini, share terhadap pertumbuhan ekonomi Bali yaitu 0,1 persen. “Kecil memang, tapi kita juga harus lihat multiflier efeknya. Karena berdampak pada peningkatan dari kinerja komponen LNPRT (lembaga non profit rumah tangga) dari sisi permintaan,” ujarnya. Selain itu, kandidat yang akan mengikuti pemilu tentu juga akan mengeluarkan uang untuk kampanye dan selama proses pemilihan. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, setiap kandidat untuk Gubernur menghabiskan dana puluhan miliar. Hal ini juga akan mendorong sektor konsumsi. l Citta Maya
PROYEK INFRASTRUKTUR UNTUK PERTEMUAN IMF-WB DI BALI NAMA PROYEK Perluasan Apron Bandara Ngurah Rai Benoa Tourism Port Penyelesaian GWK Underpass Simpang Ngurah Rai
ANGGARAN Rp 1,34 triliun Rp 1,7 triliun Rp 450 miliar Rp 326 miliar
Sumber : Bank Indonesia
8 - 14 Januari 2018
10
POLITIK
Pilkada Ubah Pola Pikir dan Sikap PEMILIHAN kepala daerah (pilkada) di Bali sejak tahun 2005 silam, memang tidak berpengaruh terhadap perubahan kelembagaan masyarakat. Akan tetapi, sebetulnya telah terjadi perubahan pola pikir dan sikap. Artinya, penyelenggaraan pilkada turut menjadi faktor terjadinya perubahan yang terjadi pada masyarakat. “Perubahan sosial secara umum kan dapat diartikan sebagai proses pergeseran atau berubahnya struktur/ tatanan di dalam masyarakat, meliputi pola pikir yang inovatif, sikap, serta kehidupan sosialnya untuk mendapatkan penghidupan yang lebih bermartabat,” ujar Ketua LSM Bali Sruti, Luh Riniti Rahayu dikonfirmasi, Kamis (28/12). Riniti mengamati, para kandidat selalu berusaha menarik simpati demi mendapatkan suara pada setiap pilkada. Caranya dengan memberi bantuan maupun sumbangan, bahkan tak sedikit yang melakukan money politic. Masyarakat akhirnya memberikan timbal balik, yakni hanya mau memilih bila diberikan bantuan. “Bahkan terjadi trend adanya pilkada dimanfaatkan untuk meraih sumbangan guna pembangunan di kelompoknya. Misalnya pembangunan merajan atau pura di sebuah pemaksan, dadia bahkan balai banjar,” imbuh dosen FISIP Universitas Ngurah Rai ini. Kendati telah terjadi perubahanperubahan perilaku dan pola pikir, lanjut Riniti, namun secara umum tidak berpengaruh besar dan mendasar dalam perubahan sosial dan budaya. Masyarakat Bali dinilai cukup kuat bertahan dari pengaruh-pengaruh politik sampai saat ini. Ketua Partai Demokrat Bali, I Made Mudarta tak menampik bila ada banyak masyarakat memilih pemimpin berdasarkan apa yang diberikan kepada mereka. Padahal kalau itu yang terjadi, sama artinya masyarakat akan rugi selama 5 tahun. Oleh karena itu, masyarakat sekarang harus cerdas dengan melihat rekam jejak setiap kandidat yang maju. Yakni dengan melihat program-program yang ditawarkan ke depan dan visinya seperti apa. “Kalau memang masa lalunya buruk
MBP/dok
MBP/dok
I Kadek Nuartana
Luh Riniti Rahayu
ya yakinlah harapan baik kita kedepan itu akan sedikit turun. Tapi kalau pasangan calon itu memiliki track record yang bagus di masa lalu, bersih, jujur, komitmen untuk menjaga adat budaya, desa pakraman, yakin itu tinggal didorong lagi sedikit oleh komponen yang lain, Bali akan lebih aman kedepannya,” paparnya. Mudarta menambahkan, pilkada merupakan momentum untuk lebih mengajegkan Bali. Sebab, pemimpin yang dihasilkan akan menjadi panutan dan teladan bagi seluruh masyarakat. Bali sendiri membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki taksu, wibawa, dan komitmen yang kuat untuk menjaga desa pakraman sebagai benteng pertahanan Bali serta adat dan budaya yang menjadi ciri khusus Bali bisa dikenal dunia. “Partai politik salah satu tugasnya secara konstitusi memang menjaring pasangan calon yang baik, yang diharapkan oleh rakyat Bali. Biasanya aspirasi itu tersalur melalui jajaran pengurus, kader dari tingkat bawah. Itu diakumulasi, lalu dibahas di level pengurus provinsi kalau untuk calon gubernur, dan diimbangi hasil survei yang kredibel,” jelasnya. Menurut Mudarta, partai yang baik tentu melihat aspirasi masyarakat Bali secara luas dan mayoritas. Sebab, mereka-lah yang nanti akan memilih
calon pemimpinnya. Kalau tugas itu sudah dilaksanakan, partai politik bisa dikatakan ikut menjadi bagian dalam upaya pelestarian adat, budaya, maupun desa pakraman di Bali. Diwawancara terpisah, Ketua PKPI Bali, I Kadek Nuartana mengatakan, ajang politik seperti pilkada sejatinya bersifat hanya sesaat. Namun tak dipungkiri, tetap ada potensi suhu politik menjadi memanas jelang pilkada. Padahal, Bali yang bergantung pada sektor pariwisata harus dijaga tetap kondusif dari isu-isu politik maupun keamanan. Terlebih sekarang ditengah kondisi pemulihan akibat bencana erupsi Gunung Agung. “Kalau boleh diharapkan, terutama dari para pendukung, apakah itu ada 2 atau 3 kandidat, harapan kami adalah semuanya sama-sama menjaga keamanan sehingga pilkada tidak berdampak negatif bagi keamanan Bali,” ujarnya. Di sisi lain, lanjut Nuartana, Bali memiliki budaya yang adiluhung. Di antaranya konsep saling asah, asih, asuh dan menyama braya. Kedua konsep itu bisa diterapkan untuk meminimalisir terjadinya kekacauan akibat perbedaan pilihan calon pemimpin. Disamping, seluruh komponen masyarakat harus sadar dan paham betapa besar arti kondusivitas dan keamanan bagi keberlangsungan Bali. l Rindra Devita 8 - 14 Januari 2018
11
AKTIVITAS
MBP/ist
BUPATI BADUNG - Bupati Badung Giri Prasta telah mengambil langkah tegas untuk membebaskan Badung dari prostitusi. Langkah ini menyusul disegelnya 52 wisma di Jalan Teges Nunggul. Bupati Badung mengatakan, penyegelan ini merupakan kebijakan Bupati yang mengacu pada Perda Nomor 7 tahun 2016. Hadir pula dalam penyegelan lokalisasi tersebut, Kapolsek Kuta Selatan, Nengah Patrem, Kasatpol PP Badung, IGKA Surya Negara, Danramil Kuta Selatan, Camat Kuta Selatan Made Widiana, Lurah Benoa Wayan Solo, Ketua Komisi II DPRD Badung Wayan Luwir, anggota DPRD Badung dapil Kuta Selatan Made Retha dan sejumlah tokoh adat di Kelurahan Benoa.
MBP/ist
BUPATI KLUNGKUNG - Setelah sembilan tahun memperjuangkan pemekaran, Banjar Pakraman Banda menjadi Desa Pakraman, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung akhirnya secara resmi dikukuhkan Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) Provinsi Bali, Senin (18/12). Hal ini sesuai SK Nomor. 044/Kpts/MUDP Bali/XI/2017. Pengukuhan itu dilakukan langsung Bendesa Agung (Ketua MUDP) Provinsi Bali Jero Gede Wayan Suwena Putus Upadesa di Wantilan Banjar Adat Banda. Ini dihadiri pula Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Ketua Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Klungkung Ketut Rupia Arsana, dan anggota DPRD Klungkung Gde Artison Andarwata.
12
8 - 14 Januari 2018
MBP/ist
UNDWI - Sebanyak 180 mahasiswa FKIP Universitas Dwiendra, Jumat (15/12) diterjunkan ke Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, guna mengikuti bakti sosial (baksos) terintegrasi. Baksos bersinergis dengan masyarakat itu dibuka Rektor Undwi, Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. Acara juga dihadiri Ketua Yayasan Dwijendra Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum., Kades Padangsambian Kaja, Made Gede Wijaya, para kelian dinas danjumantik. Saat itu Dekan FKIP Undwi, Drs. I Made Sila,M.Pd., melantik pengurus BEM FKIP Undwi 2017-2018 yang diketuai Asri Dewi menggantikan Eka Wahyudi.
MBP/ist
CRISPY DUCK - Duck Bebek Garing resmi mengampanyekan Wonderful Indonesia. Kampanye yang digiatkan Kementerian Pariwisata itu sekaligus melegitimasi Restoran Bebek Garing sebagai salah satu destinasi wisata yang ada di Indonesia. Sebagaimana yang diprogramkan pemerintah bahwa pesona Indonesia bukan saja dititikberatkan pada keindahan pantainya sebagai destinasi pariwisata. Kekayaan kuliner Nusantara pun bisa menjadi destinasi selanjutnya. Dari sekian banyak potensi kuliner asal Bali, Crispy Duck Bebek Garing menjadi salah satu yang menyatakan ikut andil secara aktif untuk kampanye Wonderful Indonesia.
8 - 14 Januari 2018
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
RSUD MANGUSADA - RSUD Mangusada melengkapi layanan jantung dengan peralatan cathlab. Pada Jumat (15/12) dilakukan tindakan perdana yaitu Coronary Angiography. Tindakan perdana dilakukan oleh dokter operator sekaligus dokter konsultan kardiologi intervensi RSUD Mangusada yaitu Prof. Dr.dr. I Ketut Rina, Sp.PD., Sp.JP (K) didampingi Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) RSUD Mangusada dr. Putu Gede Budiana, Sp.JP. Tindakan perdana itu juga disaksikan oleh Sekretaris Persatuan Kardiovaskuker Indonesia (Perki) Cabang Bali, dr Susila Surya Dharma, Sp.JP. Direktur RSUD Mangusada, dr. dr. I Nyoman Gunarta, MPH mengatakan, RSUD Mangusada terus melengkapi alat kesehatan untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat.
MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Ratusan penyandang disabilitas di Kota Denpasar berkumpul dan menunjukkan berbagai kreativitasnya di Lapangan Lumintang Denpasar, Sabtu (9/12). Menyanyi, utsawa dharmagita, fashion show hingga menari menjadi kreativitas penampilan dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang diselenggarakan Pemkot Denpasar, yang juga dirangkaikan dengan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional(HKSN). Ini menjadi kegiatan rutin tahunan Pemkot Denpasar dengan melibatkan seluruh penyandang disabilitas di Kota Denpasar.
MBP/ist
MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Komitmen Pemerintah Kota Denpasar di dalam kesejahteraan dan pemberdayaan petani gencar dilakukan dengan membuat program pelayanan bermanfaat bagi petani. Pelayanan dengan pendekatan teknologi pertanian yang bermanfaat hingga memberikan kemudahan dalam bentuk kartu tani. Pada Jumat (15/12) Kartu Tani menjadi pendekatan pelayanan kemanfaatan bagi petani yang diserahkan Walikota IB. Rai Dharmwijaya Mantra kepada petani subak Umadesa, Kencamatan Denpasar Timur bertempat di Wantilan Desa Pakraman Anggabaya.
14
8 - 14 Januari 2018
BUPATI KLUNGKUNG - Empat tahun sudah Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Wakil Made Kasta (Suwasta) memimpin. Kurun waktu itu, banyak hal yang telah dilakukan untuk mewujudkan Klungkung unggul dan sejahtera. Hal tersebut diperingati melalui hiburan rakyat dengan menampilkan pertunjukan seni dan bondres di panggung terbuka Monumen Puputan Klungkung, Jumat (15/12). Bupati Nyoman Suwirta mengatakan, pembangunan yang digulirkan telah berjalan pesat hampir di seluruh sektor. Dari sisi PAD, dari 2013 hingga tahun ini meningkat 118,53 persen atau dari Rp 67,40 miliar menjadi Rp 139,25 miliar.
MBP/ist
MBP/ist
IHDN DENPASAR - IHDN Denpasar bersama Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Bali menyalurkan bantuan logistik kepada para pengungsi Gunung Agung, Kamis (21/12). Bantuan berbagai macam keperluan logistik ini didistribusikan melalui Kantor Kementerian Agama Karangasem. Bantuan ini selanjutnya akan diserahkan kepada para perbekel yang wilayahnya saat ini sedang menampung ratusan hingga ribuan pengungsi. Kakanwil Kemenag Provinsi Bali, I Nyoman Lastra, S.Pd., M.Ag., mengatakan situasi yang dihadapi warga di pengungsian, saat ini sangat memprihatinkan.
UNDIKNAS DENPASAR - Undiknas Denpasar paling konsisten menjalankan program KKN bagi mahasiswanya. Rabu (20/12), Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma,D.B.A., melepas 861 mahasiswa peserta KKN. Peserta KKN semester ganjil kali ini ditempatkan di 12 kecamatan di empat kabupaten yakni Bangli, Klungkung , Gianyar dan Tabanan. Tercatat 72 desa dijadikan lokasi KKN. Ketua Panitia I Nengah Wirsa, S.E., M.M., menjelaskan dari jumlah tersebut sebanyak 12 orang diterjunkan tiap kecamatan. Jumlah ini termasuk paling banyak sepanjang sejarah KKN di Undiknas. Mahasiswa akan diterjunkan selama 1,5 bulan hingga 15 Januari 2018.
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Di sela-sela kunjungan resmi Komite III DPD-RI di Sumatera Utara, Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menyempatkan diri menemui sejumlah komponen umat Hindu di Medan, salah satunya kunjungan ke Lembaga Permasyarakatan (LP) Tanjung Gusta Medan dan Rumah Tahanan Medan. Didampingi pejabat Kementerian Hukum dan HAM RI, Pembimas Hindu Kementerian Agama RI Provinsi Sumatera Utara, Penjabat Bintal Hindu Kodam Bukit Barisan dan petinggi The Hindu Center Of Indonesia, Senator Wedakarna langsung meninjau dua tempat ibadah Hindu berbentuk kuil (mandir) di LP Tanjung Gusta dan di Rutan Medan.
MBP/ist
LAB SINGARAJA - Sekolah Laboratorium (Lab) Singaraja menjadi bagian dari aset membanggakan bagi Undiksha sesuai terbitnya Struktur Organisasi Tata Kelola (SOTK) Undiksha pada 2015. Semua komponen di Sekolah Lab merupakan bagian sekaligus tanggung jawab penuh Undiksha. Semua komponen sekolah ini pun dituntut menjalankan visi dan misi sekolah dengan optimal. Hal itu diungkapkan Dewan Pembina Sekolah Lab Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. saat membuka rapat kerja (raker) Sekolah Lab, Kamis (14/12). 8 - 14 Januari 2018
15
POLITIK
Bali Harus Dikawal dari Segala Lini
K
eberpihakan politik dalam pengawalan budaya dan alam Bali stagnan. Kondisi ini dipicu oleh lemahnya politisi menjabarkan peran strategisnya. Bahkan, pada tataran pengawalan budaya, Bali cenderung mengalami kemunduran yang mengarah pada kondisi destruktif. Kondisi harus diantisipasi, Bali harus diselamatkan dari segala lini. Mencermati kondisi terkini Bali dan tantangan pengawalan Bali ke depan, semua elemen di Bli harus bersatu. Bahkan, dalam konteks politik terkait dengan Pilkada 2018, semua elemen harus melakukan pengawalan. Regenrasi kepemimpinan ini harus menjadi babak baru dalam pengawalan terhadap Bali. ‘’Bali harus diselamatkan dari segala lini. Pengawal Bali tak bisa hanya berdasarkan komitmen politisi semata. Harus ada langkah nyata dalam hal ini. Kekuasaan politik harus tetap berpihak pada kepentingan rakyata Bali dalam konteks penyelamatan dan pewarisan budaya,’’ ujar Dosen Pascasarjana Universitas Ngurah Rai Dr. IGN Supartha Djelantik, S.H., M.H. kepada Majalah Bali Post. Menurut akademisi yang memiliki kepedulian terhadap pewarisan adat dan alam Bali ini, rakayat Bali harus menyadari secara utuh bahwa kekuasaan politik bukan berari kekuasaan mutlak dalam mengawal dan mengelola Bali. Hak-hak mengelola Bali harus tetap berpijak pada aspirasi krama Bali. ‘’Bali jangan sampai melahirkan pemimpin yang berpotensi menjadi sumber kehancuran peradaban Bali. Daya tawar krama Bali harus jelas terhadap pemimpinnya,’’ sarannya. Ia mengatakan pemimpin jangan merasa memiliki kekuasaan absolute atas Bali meskipun nantinya terpilih dalam pesta politik 2018. Pemimpin tetap harus tunduk pada rakyat Bali, sehingga kebijakan dan keputusan kekuasaan tak menjadi sumber konflik. ‘’ Krama Bali harus peka dan cerdas dalam hal ini. Jangan lagi terjebak propaganda instan yang sulit diukur realisasinya,’’ ujarnya. Menyinggung potensi konflik, pada Pilkada bali 2018, ia memprediksi potensi itu tetap terbuka. Tekanan mayoritas tetap akan berhadapan dengan reaksi destrukti kelompok minoritas. Kelompok minoritas bukan berarti berdasarkan kepercayuaan
16
Dr. IGN Supartha Djelantik, S.H., M.H.
atau agama , meliankan kelompok yang cenderung merasa minim dalam dukungan masa politik. ‘’ Prilaku destruktif dalam perhjalana pesta politik berpotensi menjadi pemicu konflik. Untuk itu, rakyat Bali jangan terjebak pada cara-cara destruktif untuk mengantarkan kandidat menuju kekuasaan politik,’’ tegasnya. Senior Researcher pada Centre of Culture & Urban Studies Bali, Gusti Putra Agung Kresna, juga mengingatkan agar kekuasan pemerintahan dan politik berkorekasi dengan keberpihakan dalam menjaga ekonomi Bali. Dikataknnya perekonomian Bali sebenarnya adalah ekonomi yang berbasis pada kebudayaan sebagai hasil cipta, rasa dan karsa manusia, dengan berlandaskan pada kehidupan pertanian. Keseharian kehidupan krama Bali adalah sejalan dengan tatanan musim. Segala jenis upakara dalam kehidupan krama Bali selalu dalam bingkai hitungan alam, sejak triwara, panca wara, sapta wara, wuku hingga sasih. Sarana upakarapun adalah hasil-hasil pertanian dari sawah,
ladang dan kebun pertanian. Untuk itu, kata dia goncangan atas perekonomian Bali saat ini, harus diselesaikan dengan cara yang bersifat komprehensif, berkelanjutan dan berkesinambungan. Harus ada paradigma baru dalam melihat unsur-unsur ekonomi kebudayaan krama Bali guna mengatasi goncangan tersebut. Semua elemen di bali harus memahami akar budaya Bali dan kembali ke jati diri krama Bali yang berlandaskan filosofi Tri Hita Karana. Ini harus menjadi kata kuncinya,’’ jelasnya. Ia berharap untuk menyongsong masa depan Bali, harus kita ciptakan equilibrium (keseimbangan) baru dalam konteks yang sekarang. Dalam tatanan peran baru, dengan mind set (pola pikir) mengembalikan kehidupan keseharian masyarakat dalam anatomi yang sehat di segenap sendi sosialbudaya krama Bali. Kedatangan wisatawan itu adalah bonus, jangan jadi yang utama. Semua harus seimbang, sebagaimana filosofi krama Bali Tri Hita Karana. l Dira Arsana
8 - 14 Januari 2018
16
Mensinergikan Pembangunan Tiga Sektor BALI memiliki potensi ekonomi dari sektor pariwisata, pertanian, dan ekonomi kreatif. Sekarang hanya sektor pariwisata yang diunggulkan. Sementara pertanian dan ekonomi kreatif belum bertumbuh sesuai yang diharapkan. Demikian pula pembangunan yang sentralistik di daerah Bali Selatan juga menjadi masalah. Kalau saja ketiganya bertumbuh secara seimbang dan pembangunna dilakukan secara merata, maka Bali akan menjadi provinsi yang hebat. Demikian terungkap dalam Rembug Bali ‘’Mencari Solusi Dampak Erupsi’’ yang diselenggarakan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) DPD Bali di Sanur. Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Kadin, Ketua BTB, asosiasi pengusaha pariwisata, tokoh tata ruang, Ketua BKS LPD, pimpinan perbankan. Dalam rembug tersebut hadir sebagai narasumber Wali Kota Denpasar Rai Dharmawijaya Mantra dan Gede Sumarjaya Linggih. Rembug dipandu oleh Prof. Wayan Ramantha. Ketua Hipmi Bali Dr. dr. IGN Darmaputra, Sp.KK. mengatakan, pasca-erupsi Gunung Agung, pengusaha anggota Hipmi mengalami penurunan bisnis hingga 50 persen. Dari 500-an anggota Hipmi, 80 persen bergerak di bidang pariwisata. Sehingga dengan erupsi Gunung Agung sangat berdampak pada bisnis anggota Hipmi. ‘’Mereka sangat merasakan efeknya dari bidang perhotelan, travel agent, semua mengalami penurunan,’’ ujarnya. Hal ini secara tidak langsung juga berefek pada bisnisbisnis yang lain. ‘’Karena sebagian besar konsumen kami di perusahaan-perusahaan adalah dari pariwisata,’’ katanya. Maka dari itu dilaksanakan rembuk ini untuk mencari solusi untuk mengantisipasi dampak erupsi. Dari Hipmi sendiri memiliki solusi untuk mencari alternatifalternatif bidang usaha lain apabila terjadi gangguan bencana alam lagi. Yaitu industri kreatif dan pertanian disinergikan dengan pariwisata. Sementara itu, Gede Sumarjaya Linggih mengatakan, dampak erupsi Gunung Agung tidak akan menjadi masalah jika akses keluar-masuk Bali seperti bandara di Bali Utara diselesaikan. ‘’Problem kita sekarang infrastuktur, airport,’’ ujarnya. Jika problem ini tidak diselesaikan, ke depan Bali akan dihadapkan dengan permasalahan-permasalahan yang seolah-olah bencana. Pembangunan yang sentralistik di daerah Bali Selatan juga menjadi masalah. Untuk itu, pemerintah harus mengaturnya. Perencanaan secara matang ke depan harus dilakukan. Pemerintah bertugas untuk mengatur. Bali memiliki potensi ekonomi dari sektor pariwisata, pertanian, dan ekonomi kreatif. Ketiga sektor tersebut jika dikelola dengan baik, maka Bali akan menjadi provinsi yang luar biasa. l Maya
Dr. dr. IGN Darmaputra, Sp.KK
Pasca-erupsi Gunung Agung, pengusaha anggota Hipmi mengalami penurunan bisnis hingga 50 persen. Dari 500-an anggota Hipmi, 80 persen bergerak di bidang pariwisata. Sehingga dengan erupsi Gunung Agung sangat berdampak pada bisnis anggota Hipmi.
8 - 14 Januari 2018
17
17
KIPRAH
MBP/ist
Seorang anggota Pers Akademika Unud sedang membagikan buletin kepada mahasiswa baru.
Jaga Eksistensi
Persma Akademika Unud Terapkan Piket Liputan
S
iapa sangka, pers mahasiswa (persma) juga bisa melakukan peliputan setiap hari. Meskipun tergolong masih muda ditambah dengan kegiatan perkuliahan yang cukup padat, anggota Pers Akademika Universitas Udayana (Unud) tetap mengasah kemampuan menulisnya setiap hari. Pemimpin Redaksi Akademika Unud Ni Ketut Juniantari menuturkan, ia bersama tim telah membuat jadwal peliputan untuk anggota yang tergabung di Akademika. Berbagai kegiatan dan isu dibahas. Mulai dari isu pendidikan, kehidupan kampus, pemilihan rektor, pemilihan Ketua BEM, kehidupan masyarakat baik sosial maupun budaya hingga serba-serbi kehidupan anak kampus. Menurut Juniantari, Pers Akademika
18
8 - 14 Januari 2018
yang terbentuk sejak 17 Maret 1983 ini kini telah memiliki berbagai produk. Yakni, majalah, mini magazine, bulletin dan berita online. Majalah dengan oplah 500-1.000 eksemplar diterbitkan setahun sekali. Mini magazine dan buletin dengan oplah lebih dari 200 eksemplar, terbit 2-4 kali setahun. Sementara berita online di-update setiap hari. “Peliputan yang dilakukan setiap hari inilah untuk mengisi informasi berita online,� ujarnya. Sebelum menjadi anggota Akademika, kata Juniantari, calon anggota diberikan pelatihan jurnalistik. Usai mendapat pelatihan, calon anggota diajak melakukan praktik langsung peliputan dan penulisan. “Mereka harus punya produk atau hasil karya. Dengan melakukan peliputan
setiap hari secara bergiliran, seluruh anggota Akademika menjadi terlatih untuk menulis. Karena menulis adalah salah satu keterampilan berkomunikasi yang harus dimiliki setiap anggota,� tegasnya. Keprofesionalan Akademika dalam mengelola pers kampus juga terlihat dari berbagai divisi yang ada di dalamnya. Ada divisi litbang yang melakukan survei dan penelitian sehingga bisa dijadikan berita utama. Ada divisi marketing yang bertugas mencari dana dan sponsor demi keberlangsungan eksistensi Akademika. Tentu saja, di dalamnya ada pemimpin redaksi dan redaktur pelaksana yang bertugas menyeleksi berita yang masuk serta mengunggahnya di online. l Maya
8 - 14 Januari 2018 19
MANCANEGARA
Anak-anak Terpapar Efek Buruk Perang
B
adan PBB untuk anak, UNICEF, menyatakan serangan terhadap anak-anak di wilayah perang di dunia sepanjang tahun 2017 tergolong pada level yang sangat mengejutkan. Dalam laporan terbarunya, UNICEF mengatakan secara meluas dan terang-terangan terjadi pelanggaran hukum internasional yang sejatinya dibuat untuk melindungi kelompok yang lemah. Direktur UNICEF, Manuel Fontaine, mengatakan anak-anak menjadi sasaran serangan di rumah mereka, sekolah, maupun tempat bermain. “Karena serangan ini berlangsung dari tahun ke tahun, kita tidak bisa menjadi kebal. Brutalitas seperti ini tidak boleh menjadi kewajaran baru,” tegas Fontaine. Laporan tersebut mengangkat beberapa wilayah perang di dunia dengan anak-anak yang menderita, antara lain: -Di Republik Afrika Tengah, CAR, anak-anak dibunuh, diperkosa, diculik, dan direkrut oleh kelompok-kelompok
20
8 - 14 Januari 2018
bersenjata. -Kelompok militan Islam Boko Haram memaksa sedikitnya 135 anak di Nigeria dan Kamerun untuk menjadi pengebom bunuh diri, yang merupakan peningkatan hampir lima kali lipat dibanding tahun 2016. -Anak-anak Muslim Rohingya di Myanmar menderita ‘kekerasan yang meluas dan mengejutkan’ bersamaan dengan pengusiran mereka dari rumahnya di Negara Bagian Rakhine. -Di Sudan Selatan, lebih dari 19.000 anak-anak direkrut ke dalam angkatan bersenjata maupun kelompok-kelompok militan bersenjata. -Perang di Yaman menyebabkan 5.000 anak meninggal dan cedera berdasarkan angka resmi namun jumlah yang sebenarnya diperkirakan jauh lebih tinggi. -Di Ukraina Timur, 220.000 anak hidup di bawah ancaman ranjau darat dan peralatan ledak lainnya yang tertinggal dari masa perang.
Berdasarkan laporan UNICEF, di beberapa tempat anak-anak yang diculik oleh kelompok ekstrem menderita kekerasan lebih lanjut ketika mereka bebas dan diserahkan kepada aparat keamanan. Sementara jutaan anak menderita kekurangan gizi, sakit, dan trauma sementara akses untuk air bersih, pangan, dan kesehatan terhalang oleh perang. “UNICEF menyerukan semua pihak yang berkonflik mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional untuk segera mengakhiri kekerasan atas anak-anak dan mengakhiri serangan atas prasarana sipil, termasuk sekolah dan rumah sakit,” tulis laporan tersebut. Badan PBB itu juga mendesak agar negara-negara yang memiliki pengaruh atas pihak-pihak yang berkonflik untuk menggunakan pengaruhnya guna melindungi anak-anak. Banyak negara yang sudah mencoba untuk mengatasi hal ini, salah satunya adalah Turki. Turki telah membuka kompleks besar
yang ditujukan untuk menampung dan mendidik anak-anak yatim piatu korban perang Suriah. Kompleks yang disebut ‘Kota Yatim’ ini terletak di kota Reyhanli, di Turki tenggara, akan menampung 990 anak yatim, tempat yang disebutkan media Turki nyaman dengan suasana rumah. Anak-anak ini akan ditempatkan di 55 vila dengan empat sekolah, satu masjid, tempat olahraga dan tempat bermain. Kompleks besar ini dibangun dalam waktu kurang dari dua tahun sebagai proyek kerja sama pemerintah Turki dan dua kelompok pemberi bantuan. UNICEF memperkirakan enam juta anak terkena dampak perang enam tahun Suriah. Turki saat ini menampung lebih dari 800.000 anak Suriah dalam usia sekolah, sekitar 60% di antaranya terdaftar di sekolah untuk tahun akademi baru ini. Kompleks ini dibangun dengan bantuan Yayasan IHH Humanitarian Relief Foundation dan Sheikh Thani bin Abdullah Foundation for Humanitarian Services (RAF) dari Qatar. Dalam situsnya disebutkan tujuan mereka adalah untuk merehabilitasi anak yatim piatu Suriah “yang memiliki masalah psikologis dan trauma akibat perang”, khususnya anak-anak jalaan. Rumah dua tingkat akan menampung 18 anak dengan seorang penjaga. Mereka akan ditempatkan di dua sekolah dasar dan dua sekolah menengah yang dibangun di dalam kompleks. Sekitar 5.000 anak lain yang tidak tinggal di ‘Kota Yatim’ ini dilaporkan tetap dapat mengikuti fasilitas di kompleks ini. Lebih dari 2,3 juta orang menyelamatkan diri dan terdaftar sebagai pengungsi. Badan amal Save the Children menambahkan jutaan anak Suriah dapat hidup dalam keadaan “stres yang berbahaya” karena paparan jangka panjang terhadap kekejaman perang. Dampak terhadap seluruh generasi anak-anak dalam waktu dekat bisa jadi tak bisa disembuhkan tanpa pertolongan secepatnya, mereka menambahkan. Stres karena perang telah menyebabkan peningkatan jumlah anak yang mengompol, menyakiti diri sendiri, mencoba bunuh diri, dan berperilaku agresif, menurut laporan terbaru lembaga itu. Temuan tersebut didasarkan pada ratusan wawancara di Suriah. Save the Children mengatakan studi yang mereka lakukan ialah studi terbesar tentang kesehatan mental dan kesejahteraan anak-anak Suriah di tengah-tengah perang, yang dimulai pada 2011 dan telah menewaskan lebih dari 300.000 jiwa. Laporan berjudul Invisible Wounds
mengungkap “krisis kesehatan mental yang mengerikan pada anak-anak yang terperangkap di Suriah.” Save the Children berbicara kepada lebih dari 450 orang di tujuh dari 14 wilayah Suriah, mencakup anak-anak dari beragam usia, orang tua, pengasuh, pekerja sosial, pekerja bantuan, dan guru. Mereka menemukan: - Hampir semua anak dan 84% orang dewasa mengatakan pengeboman dan berondongan peluru merupakan penyebab utama stres psikologi bagi anak-anak - Dua pertiga anak-anak kehilangan orang yang dicintai, rumahnya telah dibom atau diberondong, atau terluka karena perang, menurut orang dewasa yang diwawancarai (beberapa telah mengalami lebih dari satu kejadian traumatik ini) -71% orang yang diwawancarai mengatakan anak-anak semakin sering mengompol dan ‘kencing tanpa sadar,’ yang merupakan gejala stres berbahaya, atau stres toksik, dan post-traumatic stress disorder (PTSD) -48% orang dewasa mengaku pernah menemukan anak-anak yang kehilangan kemampuan berbicara atau mulai mengalami kesulitan bicara sejak perang dimulai -Hampir setengah jumlah orang yang diwawancarai mengatakan anak-anak “secara teratur atau selalu dirundung rasa duka atau kesedihan yang amat sangat” -Sekitar 2,3 juta anak telah pergi dari Suriah, dan sedikitnya tiga juta anak di bawah usia enam tahun tidak mengenal apa-apa selain perang, kata laporan tersebut. -Stres toksik dapat mengganggu perkem-
bangan otak dan organ serta meningkatkan risiko kecanduan dan kelainan jiwa ketika dewasa, kata Alexandra Chen, spesialis perlindungan anak dan kesehatan mental di Harvard University. “Setelah enam tahun peperangan kita berada pada titik kritis, yang setelahnya dampak terhadap tahun-tahun formatif bagi anak-anak bisa begitu besar sehingga permanen dan tak dapat kembali,” kata Dr Marcia Brophy, penasihat kesehatan mental senior di Save the Children. “Risiko tumbuhnya generasi yang rusak, kalah oleh trauma dan stres yang ekstrem, tidak pernah lebih hebat,” imbuhnya. Penelitian untuk laporan tersebut dilakukan di wilayah tempat Save the Children dan mitra organisasi lokalnya bisa bekerja, yang kata grup itu umumnya diduduki kelompok oposisi. Namun laporan tersebut menambahkan bahwa anak-anak di wilayah dalam pendudukan kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) -tempat Save the Children tidak dapat beroperasijuga sangat mungkin mengalami peristiwa traumatik. Kelompok amal tersebut mengatakan meskipun temuannya pesimis, bukti-bukti menunjukkan bahwa belum terlambat untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan. Mereka mengatakan program dukungan kesehatan mental dan psikososial menunjukkan kesuksesan dan perlu ditingkatkan di seluruh Suriah, dengan dukungan dari komunitas internasional. l Gugiek Savindra
8 - 14 Januari 2018
21
DAERAH
MBP/nik
Material bangunan perantenan pura yang roboh.
B
’’Perantenan’’ Pura Durga Kutri Roboh
angunan perantenan di Kahyangan Jagat Pura Durga Kutri, Desa Buruan, Blahbatuh, roboh pada Senin (25/12). Peristiwa ini diduga terjadi akibat fondasi di bagian barat bangunan yang kurang kuat, tak kuat menahan gerusan air saluran irigasi setempat. Menurut I Made Weja yang merupakan Juru Sapuh Pura, pada Senin sore saat hendak bersih-bersih di areal pura, dia mendapati dapur pura yang berlokasi di sebelah selatan dapur lama sudah roboh. Perantenan berukuran kurang lebih 3x3 meter itu roboh ke arah barat. ‘’Fondasinya yang di sebelah barat itu tergerus air, kena halaman rumah warga di sebelah barat,’’ jelas Weja.
22
8 - 14 Januari 2018
Beruntung saat kejadian tidak ada kegiatan di dapur pura termasuk di belakang rumah warga yang tertimpa tembok yang roboh. Hingga siang kemarin reruntuhan bangunan masih belum dibersihkan. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar A.A. Oka Digjaya menyatakan bencana longsor dalam setahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya. Hingga sekarang tercatat ada 65 bencana tanah longsor yang ditangani petugas BPBD Gianyar. ‘’Jumlah tersebut lebih tinggi dari 2016 yang tercatat ada 42 bencana tanah longsor, sementara 2015 tercatat ada 17 bencana tanah longsor. Kasus longsor atau
bangunan tergerus longsor belakangan ini meningkat seiring curah hujan yang tinggi,’’ katanya. Dia mengatakan, masyarakat bisa memohon bantuan ke pemerintah untuk renovasi bangunan yang rusak akibat bencana. ‘’Untuk bantuan, sepanjang itu bencana alam, kami ada perbup (peraturan bupati-red) untuk memberikan bantuan tak terencana,’’ ujar Oka Digjaya. Sebelum bantuan diberikan, petugas BPBD akan melakukan pengecekan ke lapangan. ‘’Sebelum memberikan dana, akan terlebih dahulu dilakukan verifikasi oleh Kabid Analisa dan Rekontsruksi,’’ ujarnya. l Manik
Abrasi, Jalan di Pebuahan Nyaris Putus ABRASI yang melanda pesisir Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara semakin parah. Selain menggerus fondasi bangunan rumah, warung dan sekolah, abrasi juga merongrong jalan desa. Bahkan, jalan menuju permukiman warga di Pebuahan nyaris putus akibat tergerus abrasi. Menurut sejumlah warga, abrasi di Pebuahan sudah terjadi sejak 2012. Abrasi yang terjadi bertahun-tahun itu telah melenyapkan sejumlah bangunan. Tak hanya bangunan pribadi yang tergerus, tetapi juga fasilitas umum. Meski beberapa kali para pejabat, baik dari kabupaten maupun provinsi melakukan kunjungan ke lokasi, namun hingga kini belum ada penanganan dari pihak terkait. Warga setempat menjelaskan akses jalan itu dinilai sangat penting. Sebab, jalan itu merupakan satu-satunya akses menuju permukiman. ‘’Jalan ini (yang nyaris putusred) sempat rusak, namun diperbaiki dan
Kondisi jalan di tepi pantai Dusun Pebuahan yang baru diperbaiki itu nyaris putus akibat tergerus abrasi.
dirabat beton. Setelah diperbaiki malah kena abrasi,’’ kata salah seorang warga di sekitar lokasi. Guna mengantisipasi supaya jalan itu tidak putus, warga berupaya melindunginya dengan tumpukan kaping berisi pasir. Dari pantai di lokasi, Selasa (26/12) lalu, jalan yang sudah diperbaiki dengan rabat beton sepanjang satu kilometer itu nampak amblas dan nyaris terputus akibat tergerus abrasi. Ada sekitar 100 meter panjang jalan yang tergerus abrasi. Saat air pasang, jalan tersebut tergenangi air laut. Untuk itu, tak jarang di sekitar lokasi tersebut sering diselimuti pasir laut. ‘’Kami hanya pasrah, dan permukiman ini bisa hilang kalau tidak segera ditangani,’’ ucap warga lainnya, Hariyanto (38). Amblasnya jalan tersebut setelah air laut pasang beberapa waktu lalu. Untungnya, pihak desa bersama warga cepat tanggap melakukan langkah antisipasi. Sejumlah
ban bekas, kaping dan batu ditempatkan di sekitar lokasi sebagai benteng. Kepala Dusun Pebuahan, Kanzan menerangkan di wilayah Pantai Pebuahan, yang terkena abrasi sekitar dua kilometer. Abrasi ini sidah terjadi sejak tahun 2012 lalu. Sejatinya warga sudah beberapa kali menyampaikan persoalan ini ke pemerintah. Penyampaian itu dilakukan secara lisan dan tertulis. Tetapi hingga kini sama sekali belum ada penanganan. Surat yang dilayangkan ke pemerintah daerah diakui sudah direspons. Pemerintah meminta warga yang bermukim di selatan jalan supaya pindah. Hal itu dilakukan untuk mempermudah pemasangan revertment di pinggir pantai. Permasalahannya bila ini dikosongkan, akan muncul persoalan baru. Sebab, warga ada di sana sebagian besar tidak memiliki tempat tinggal. l Surya Darma
MBP/olo
8 - 14 Januari 2018
23
K E S E H ATA N
Penting, Masyarakat Awam Punya Kemampuan dalam Memberikan BHD
K
ondisi kegawatdaruratan dapat terjadi dimana dan kapan saja. Bahkan seringkali kondisi ini pertamakali ditemukan oleh masyarakat yang tidak memiliki latar belakang pendidikan kedokteran dan kesehatan, sehingga cukup banyak kejadian kegawatdaruratan yang terlewatkan akibat keterlambatan pertolongan. Untuk itu sangat penting masyarakat mempunyai kemampuan dalam upaya untuk memberikan bantuan hidup dasar (BHD). Berbagai penelitian melaporkan bahwa angka kejadian kasus gawat darurat akibat trauma dan non trauma semakin meningkat setiap tahunnya hampir di seluruh negara di dunia. Ada berbagai macam penyebab kondisi kegawatdaruratan yang sangat umum terjadi di masyarakat. Kejadian yang paling banyak ditemukan terkait dengan kecelakaan lalu lintas. Data yang dikeluarkan oleh World Health Organization (WHO) berupa Global Status Report On Road Safety tahun 2015 menunjukkan Indonesia termasuk dalam 10 negara dengan populasi terbanyak yang menyumbangkan 56% dari seluruh kasus kematian di jalan raya. Indonesia merupakan negara ketiga (setelah Tiongkok dan India) di Asia sebagai negara dengan tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas yang paling tinggi. Sedangkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sejak tahun 1992 sampai 2014 jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas mencapai hampir 360.000 jiwa. Jumlah tersebut apabila diperhitungkan, dalam 5 tahun terakhir jumlah korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas adalah 27.000 jiwa per tahun, atau 3 orang setiap jam. Kabar buruknya angka kematian ini menjadi semakin tinggi akibat dari terlambatnya pertolongan awal untuk menyelamatkan nyawa pasien. Hal ini terkait dengan rendahnya kemampuan masyarakat awam dalam mengenali dan menangani kegawatdaruratan yang dihadapi. Selain kegawatdaruratan karena trauma, penyakit jantung merupakan penyebab kegawatdaruratan non trauma yang sering kita jumpai di luar rumah sakit. Penyakit jantung merupakan pembunuh nomor satu di dunia,
24
8 - 14 Januari 2018
di mana penyakit arteri koroner merupakan penyebab tersering dari kejadian henti jantung mendadak (sudden cardiac arrest (SCA)) pada orang berusia lebih dari 35 tahun. Selama tahun 2014, sekitar 360.000 orang mengalami henti jantung mendadak di berbagai komunitas di United States. Komunitas ini termasuk lingkungan sekolah yang meliputi 63,6 juta siswa dan pegawai setiap harinya. Namun penelitian yang melaporkan data kejadian henti jantung di Indonesia masih sangat terbatas. Pelayanan kegawatdaruratan yang terbaik di Amerika serikat sekalipun tidak menjamin mampu menjangkau korban henti jantung mendadak di luar rumah sakit dalam durasi waktu 3- 5 menit. Padahal angka kelangsungan hidup korban bisa mencapai lebih dari 50% apabila korban segera menerima bantuan hidup dasar dengan ataupun tanpa menggunakan Automated External Defibrillator (AED) dalam waktu 3 – 5 menit. Hal di atas menunjukkan bahwa pelatihan untuk mengaktifkan sistem respons kegawatdaruratan (emergency respon system) dan tindakan segera memulai bantuan hidup dasar (BHD) pada korban henti jantung
oleh penolong awam sangatlah penting untuk meningkatkan peluang keselamatan korban. Pengetahuan tentang bantuan hidup dasar di antara masyarakat umum baik di negara maju maupun berkembang masih sangat kurang. Penelitian yang dilakukan oleh Rajapakse dkk, 2010 di masyarakat Republik Slovenia, menunjukkan pengetahuan keterampilan BHD umumnya sangat rendah terkait dengan kemampuan melakukan bantuan pijat jantung dan bantuan pernapasan buatan. Terkait dengan rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pertolongan pertama pada kasus gawat darurat dan bantuan hidup dasar, maka perlu dilakukan beberapa strategi untuk mengatasi permasalahan tersebut, yaitu sosialisasi dan pelatihan BHD serta penggunaan AED bagi masyarakat awam (Public-Access defibrillation / PAD). Kemampuan yang adekuat dalam memberikan bantuan hidup dasar untuk korban dapat menurunkan keterlambatan pertolongan pada kasus kegawatdaruratan dan meningkatkan angka keselamatan pasien (dikenal dengan chain of survival). Bagi masyarakat awam untuk mengenali
korban kegawatdaruratan yang memerlukan bantuan hidup dasar ada beberapa langkah yaitu: pertama mengenali bahwa korban tidak sadarkan diri atau mengalami penurunan kesadaran. Tanda-tandanya yaitu korban tidak berespon apabila dipanggil, tidak berespon terhadap rangsangan sentuh atau nyeri, serta kemungkinan bernafas tidak normal seperti sesak atau ada suara napas tambahan (ngorok/ mendengkur). Langkah selanjutnya adalah mengaktifkan sistem kegawatdaruratan, dapat dilakukan dengan meminta pertolongan (call for help) pada petugas di fasilitas kesehatan atau instalasi gawat darurat rumah sakit terdekat, atau telpon ambulans atau polisi jika tidak ada rumah sakit atau klinik terdekat.Sembari menunggu bantuan medis datang, dan apabila di lokasi kejadian ada orang lain, mintalah orang tersebut untuk membantudan mengambil AED (automated external defibrillator) jika tersedia di dekat lokasi kejadian. Anda dapat memulai bantuan hidup dasar dengan melakukan resusitasi jantung paru berupa pijat jantung luar dengan atau tanpa bantuan nafas buatan. Sebelum melakukan pijat jantung luar, pastikan tidak ada trauma di sekitar area dada. Pijat jantung luar harus sesegera mungkin dimulai pada korban yang tidak sadar. Langkah langkah melakukan pijat jantung luar yang berkualitas yaitu: (1) setelah memanggil pertolongan, posisikan penderita terlentang diatas alas yang keras dan datar lalu berlututlah di sisi kanan korban. (2) Satukan kedua tangan (seperti pada gambar) dengan telapak tangan menghadap ke bawah dan jari-jari tangan saling mengait. Lalu letakkan tangan di atas tulang dada dengan posisi lengan lurus.Lakukan pijatan dengan menekan area dada dengan tenaga yang berasal dari berat badan. Gerakan pijatan dilakukan dengan cepat dan keras (frekuensi sekitar 100 – 120 kali permenit), dengan kedalaman 5 – 6 cm. Pada akhir tiap pijatan, pastikan dinding dada kembali dengan sempurna, dan angkat kedua tangan dari area dada (jangan bertumpu pada dinding dada penderita) di akhir tiap pijatan. Minimalkan interupsi/jeda dalam melakukan pijat jantung luar ini.(3) Bebaskan jalan nafas penderita agar udara dapat keluar masuk paru-paru. Membebaskan jalan nafas dapat dilakukan dengan mendongakkan kepala dan atau mengangkat dagu serta mendorong rahang (head tilt, chin lift, jaw thrust) sehingga udara dapat masuk bebas melalui hidung dan rongga mulut menuju ke paru-paru. Namun, jika ada kecurigaan cedera pada area leher, diperlukan suatu perhatian khusus, di mana harus dihindari memanipulasi area kepala dan leher pasien. (4) Bantuan nafas diberikan apabila situasi sesuai dan penolong memiliki
kemampuan untuk melakukannya pada penderita tidak sadar yang disertai dengan henti nafas. Bantuan napas yang berkualitas dapat dilakukan dengan memberikan tiupan dari mulut ke mulut, mulut ke hidung, mulut ke alat bantu saluran nafas (stoma). Pastikan kondisi kedap pada saat meniup, sehingga aliran udara masuk ke paru-paru penderita dan mampu membuat dada penderita terangkat selama 1 detik. (5) Apabila disertai dengan pemberian nafas buatan, lakukan gerakan kombinasi pijat jantung dan napas buatan berulang dengan rasio pijat jantung luar 30 kali dan napas buatan 2 kali ( 30 : 2 ). Lakukan tindakan ini hingga pasien sadar atau sampai pertolongan medis tiba. Evaluasi keberhasilan pertolongan dilakukan setiap selesai melakukan siklus 30 : 2 sebanyak 5 kali, yang lamanya kurang lebih 2 menit. Apabila memiliki kemampuan, periksalah nadi di leher dengan menggunakan jari telunjuk, jari tengah dan jari manis yang dirapatkan, untuk mengetahui denyut jantung telah kembali pada setiap akhir siklus pijatan jantung. Apabila AED tersedia, dapat digunakan sekaligus untuk mengevaluasi kondisi penderita. Pertolongan pijatan jantung dapat dilakukan bergantian setiap 2 menit, jika ada banyak penolong yang bisa membantu. AED (automated external defibrillator) merupakan alat elektonik portable yang memiliki kemampuan otomatis untuk mendiagnosis kelainan irama jantung dan memberikan kejut listrik pada jantung, sehingga diharapkan iramanya kembali normal. Masyarakat awam yang memiliki kemampuan minimal tentang resusitasi jantung paru dan telah mendapatkan pelatihan tentang penggunaan AED dapat menggunakan alat ini untuk menolong korban henti jantung. Menurut American Heart Association (2015) program Public Access Defibrillation (PAD) dan pembelajaran langsung (hands-on training) menggunakanAutomatic External Defibrilator (AED)harus diberikan kepada masyarakat awam, terutama di lingkungan publik dengan kemungkinan terjadinya henti jantung (petugas keamanan, polisi, pemadam kebakaran, petugas penerbangan, guru dan petugas di area sekolah & olahraga, serta area public seperti pasar dan daerah wisata). Sekolah merupakan salah satu target pelatihan bantuan hidup dasar (BHD) atau Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR) dan Public Access Defibrillation (PAD). Hal ini disebabkan karena sekolah sebagai fasilitas publik, dihadapkan dengan berbagai tanggung jawab, antara lain: penyelenggaraan harian sekolah, kepemimpinan, komunikasi dengan orang tua siswa & berusaha memenuhi harapan komunitas serta tentu saja menjaga keamanan di lingkungan sekolah. Keamanan di lingkun-
gan sekolah artinya memastikan agar sekolah memiliki Cardiac Emergency Response Plan, yang di dalamnya termasuk pengetahuan tentang BHD bagi setiap orang di lingkungan sekolah. Selain pengetahuan dan kemampuan untuk melakukan BHD, lingkungan sekolah juga termasuk dalam program komunitas PAD (Public-Access defibrillation) yaitu pelatihan penggunaan AED (automatic External defibrillation) bagi masyarakat awam. Pengetahuan di lingkungan guru, pegawai dan murid terhadap bantuan hidup dasar diharapkan berguna dalam keluarga dan masyarakat sekitarnya, terutama saat terjadi kasus gawat darurat seperti serangan jantung dan juga kecelakaan.Saat ini beberapa sekolah, hotel dan juga instansi tertentu telah melakukan upaya pelatihan BHD untuk para karyawannya. Hal ini perlu dijadikan contoh dan disosialisasikan lebih luas lagi oleh pemerintah, sehingga semua instansi baik pemerintah maupun swasta serta masyarakat luas memiliki kepekaan yang lebih tinggi mengenai pentingnya kemampuan melakukan BHD. Selanjutnya, peningkatan kemampuan masyarakat awam dalam melakukan BHD akan dapat menurunkan angka kematian akibat keterlambatan pertolongan awal bagi korban kegawatdaruratan di masyarakat. l dr. Pontisomaya Parami, Sp.An, MARS Bagian Anestesiologi dan Reanimasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana. l dr. Putu Aryani, MIH Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas/Ilmu Kedokteran Pencegahan, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana. 8 - 14 Januari 2018
25
LENSA
NELAYAN
Seorang nelayan mendayung perahu di Pantai Kelan, Badung. Selain untuk mengangkut ikan maupun perlengkapan melaut, nelayan setempat kerap menggunakan perahu kecilnya tersebut untuk memancing di laut dangkal.
MBP/eka
26
8 - 14 Januari 2018
OLAHRAGA
Konsisten Ganti Klub
R
eputasinya bukan sebagai pemain paling subur mencetak gol atau sering dimainkan di lapangan. Namun, penyerang asal Uruguay Sebastian Abreu tercatat dalam buku Guinness World Record sebagai pemain yang paling sering gonta-ganti klub. Pria berusia 41 tahun itu untuk ke26 kalinya membela klub baru Audax Italiano di kompetisi Liga Chile. Pemain yang tercatat 70 kali membela timnas Uruguay pada 1996-2012, itu meninggalkan klub Divisi II Puerto Montt. “Penyerang Uruguay itu mencetak rekor dunia
MBP/afp
Sebastian Abreu saat bermain untuk klub Argentina River Plate
dengan bermain di klub yang berbeda dan beberapa di antaranya merupakan klub besar dunia,” jelas klub Audax Italiano dalam pernyataan persnya. Prestasi Abreu ini sebelumnya menyamai pencapaian kiper Jerman Lutz Pfannenstiel yang 25 kali berganti klub, laporan AFP. Abreu dalam pernyataan yang diunggah di jejaring sosial menyebutkan klub barunya akan disibukan dengan berbagai kejuaraan seperti : liga, Piala Chile, Copa Sudamericana. Sementara untuk di Copa Sudamericana, ini, kata Abreu di Twit-
ter, menjadi penampilan ke-15 timnya di kompetisi liga se Amerika Selatan (CONMEBOL.) Sebelumnya penyerang bertubuh jangkung ini bermain di klub liga Spanyol seperti Deportivo La Coruna dan Real Sociedad. Nama Abreu mulai dikenal saat timnya memainkan pertandingan perpanjangan waktu di Piala Dunia 2010. Chile menyingkirkan Ghana di babak perempatfinal lewat penalti Abreu dengan tendangan ‘Panenka.’ l Yudi Winanto 8 - 14 Januari 2018
27
OLAHRAGA
Tak Harus Jangkung UKURAN bukan segalanya. Jahmani Swanson menolak teori bahwa pemain bola basket harus memiliki fisik jangkung. Sebaliknya dengan tubuh yang tidak lazim, pun bisa menjadi terkenal bila memiliki teknik yang superior. Dikenal dengan sebutan “Michael Jordan Kurcaci Bolabasket” Swanson memiliki tinggi badan hanya 1,3m. Namun pemain berusia 32 tahun itu menjadi salah satu anggota klub ekshibisi Harlem Globetrotter yang sering keliling dunia dan memperagakan trik-trik spektakuler bermain bola basket. Swanson masuk klub Harlem awal Desember untuk tour 2018. Pemain dengan julukan “Hot Shot” langsung mendapat fans khusus setelah ia tampil perdana. Pemain yang lahir dan tumbuh di Harlem, berhasil mewujudkan mimpinya sejak kecil untuk mempertontonkan bakatnya menggiring bola dan menceploskannya ke ring. Di debutnya di Barkley Center di Brooklyn, ia tampil memikat. Popularitas “Hot Shot” ditandai dengan julukan “Mani Love,” “Lil Engine” atau “The Athlete” saat videonya di unggah di Youtube ketika duel satu lawan satu dengan bintang Hollywood Jamie Foxx. Meski menghadapi rekan-rekan setim
yang posturnya menjulang, Swanson tak berkecil hati. Ia sudah terbiasa memeloti atau sparring dengan mereka sekaligus hingga mengolok-oloknya juga. “Karena setiap hari saya selalu berusaha untuk membuktikan diri,” katanya mengandalkan skill men-dribling bola dan memainkan berbagai trik agar bola tak lepas dari penguasaannya. “Di setiap tempat latihan olah raga, di setiap kota yang saya singgahi, orang-orang melihat saya, ada yang yang tertawa, ada yang bertanya ‘siapakah manusia kecil itu? Apa yang ia bisa perbuat?” jelas Swanson. “Tapi setelah tembakan pertama atau satu gerakan, orang-orang kemudian tergila-gila.” Terlahir dari pasangan yang tidak memiliki tinggi badan normal, Swanson belajar menggiring bola bersamaan dengan saat merangkak. Sejak itu ia tidak pernah bisa dijauhkan dari bola basket. Orang tuanya terpaksa membuatkan ring portable untuk Swanson kecil. Siang malam ia bermain bola hingga membuat tetangganya terganggu. “Saya terbiasa membaca buku sambil menggiring bola,” ujarnya. Saat usia 8 atau 9 tahun, Swanson ingin bermain basket bersama teman-temannya. Namun mereka memperlakukan dia dengan cara berbeda. “Saya bilang: Jangan, perlakukan dia seperti yang lainnya,” jelas
Samanta, orang tua Swanson yang bangga putranya bisa menghibur orang lain, berhasil mewujudkan mimpinya kendati tidak masuk kompetisi NBA. Kondisi itu membuat Swansong kian menguasai teknik bermain bola basket 10 kali lebih baik dari rekan-reekan seusianya meski mereka memiliki tubuh 40cm lebih tinggi. Disisi lain Swansong tidak mengidolakan pebola basket yang bertubuh pendek. Ia memiliki idola pemain kaliber internasional Michael Jordan. “Segala sesuatu yang dia perbuat, saya pelajari, termasuk menjulurkan lidah setiap kali ia berhasil memasukan bola ke ring lawan,” jelas Swanson Tentang keberhasilannya masuk tim Harlem Globetrotter, Swanson mengaku ini tidak masuk dalam impiannya. Menjadi pebolabasket adalah mimpi-mimpinya sejak kanak-kanak. Setelah menjalani kerja keras, latihan hari demi hari, semua impian itu akhirnya bisa diwujudkan. “Ini seperti kisah Cinderla. Luar biasa. Ini membuktikan pada semua orang bahwa saya bisa mencapai mimpi itu, saya bisa bermain bola basket,” tegasnya seperti dikutip AFP. l Yudi Winanto
MBP/afp
Pemain klub ekshibisi bola basket Harlem Globetrotter Jahmani “Hot Shot” Swanson (kedua dari kanan).
28
8 - 14 Januari 2018
MBP/afp
Presiden Federasi Sepak Rusia Vitaly Mutko fokus menghadapi Pengadilan Arbitrase Olahraga menyusul hukuman larangan berpartisipasi di segala kegiatan olahraga akibat skandal doping di tim Rusia.
Krisis Panitia Piala Dunia 2018 PUTARAN Final Piala Dunia 2018 dihantam krisis menyusul pengunduran diri Presiden Federasi Sepak Bola Rusia (RFU) Vitaly Mutko. Pria yang juga menjabat sebagai Deputi Perdana Menteri itu ingin fokus di pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS) setelah dirinya dituduh bertanggung jawab atas skandal penggunaan obat terlarang oleh atlet-atlet Rusia di pesta olahraga sejagat Olimpade. “Alexei Sorokin akan mengisi posisi ini,” kata Mutko di depan wartawan. “Dia akan menjabat sebagai panitia pelaksana sekarang.” Sorokin yang berusia 45 tahun, sebel-
umnya menjabat sebagai direktur ekskutif Federasi Sepak bola Rusia 2008-2010 dan mengawasi pelaksaan proses penawaran Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia sejak 2009. “Dia akan berkomunikasi dengan FIFA sementara saya konsentrasi di pemerintahan. Ada begitu banyak perkejaan tersisa, tapi saya yakin segala sesuatunya akan siap pada waktunya,” tegasnya seperti dikutip kantor berita Rusia. FIFA sendiri telah mengirim surat elektronik pada Sorokin untuk kerjasamanya dan mengucapkan terima kasih pada Mutko atas kontribusinya selama ini.
Pergantian pejabat penting ini diharapkan tidak mengganggu proses persiapan Piala Dunia. Mutko mengaku telah mendaftarkan banding ke CAS atas kasus yang menimpanya. Namun Pengadilan yang bermarkas di Lausanne itu belum menerima surat banding petinggi Rusia itu. Mutko dijatuhi hukuman seumur hidup pada 5 Desember lalu oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC). Dia diduga terlibat dan program doping yang didukung oleh pemerintah. l Yudi Winanto 8 - 14 Januari 2018
29
OLAHRAGA
Bali-NTB Calon Tuan Rumah PON 2024 BALI dan NTB berniat menjadi tuan rumah PON XXI pada tahun 2024 mendatang. Kedua provinsi bertetangga ini bersaing dengan Sumut dan NAD, Sumbar serta Kalsel yang juga siap menjadi penyelenggara hajatan multievent olahraga empat tahunan terbesar se-Indonesia, itu. Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi sudah melakukan safari ke KONI Provinsi DIY, Jatim, Kaltim, Sulut dan Sulsel. Selanjutnya ia menuju Jambi, Lampung, NTT, Gorontalo, Sultra, Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Kaltara, Sulteng, Sulbar dan Kalbar. ‘’Jumlah dukungan bukan ukuran bahwa permohonan kami menjadi tuan rumah bakal dikabulkan. Namun, kami optimis obsesi Bali menjadi tuan rumah bakal terwujud,’’ tegasnya di Denpasar pekan lalu. Rasa optimis didasari kualitas SDM Bali yang biasa mengelar event internasional termasuk hajatan olahraga. Selain itu, Bali mempunyai fasilitas akomodasi, transportasi, konsumsi dan didukung letak gerografisnya yang berada di tengahtengah wilayah Indonesia. Lebih penting lagi, seluruh atlet dan ofisial daerah lain bermimpi mengunjungi Pulau Dewata. Suwandi merasa plong sebab mendapat
dukungan penuh dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Gubernur Bali ingin pihaknya menggandeng NTB dan NTT, namun karena persyaratan maksimal dua provinsi, maka hanya mengajak NTB untuk menjadi tuan rumah bersama. Menurutnya, Gubernur Pastika mengakui selama ini Pemprov Bali belum pernah membangun fasilitas olahraga yang memadai, mengingat skala prioritas pembangunan adalah kesehatan, pendidikan, pengentasan kemiskinan dan program bedah rumah. Pascapembangunan sektor tersebut, Pemprov Bali baru membangun sarana dan prasarana olahraga yang selama ini hanya dilakukan pemkab dan pemkot. Sementara itu, Tim Verifikasi Panitia Pusat PON dijadwalkan turun ke Bali dan NTB pada Januari 2018. Mereka menginventarisasi seluruh fasilitas olahraga di kedua provinsi ini yang akan dijadikan tempat pertandingan (venue) PON. Menurut Suwandi, Bali memerlukan stadion internasional. Kalau tak ada lahan kosong, alternatifnya merenovasi Stadion Ngurah Rai di Denpasar. Bali sangat memerlukan stadion representatif karena pariwisatanya sudah dikenal di mancanegara. Dengan memiliki stadion berkelas dunia, Bali tidak semata-mata
mengandalkan budaya, melainkan juga olahraga. Kabupaten Buleleng sudah mempunyai arena akuatik yang tinggal dipoles dengan melengkapi papan untuk loncat indah berikut tribun. Gianyar memiliki Stadion I Wayan Dipta untuk pertandingan sepak bola. Badung mempunyai GOR Purna Krida Kerobokan untuk bola basket dan bola voli. Karangasem memiliki GOR Gunung Agung untuk pertandingan bola voli. PON 2024 diperkirakan mempertandingkan 48 cabang olahraga. Bali mempertandingkan 32 cabor, sedangkan NTB 16 cabor atau dengan komposisi 2:1. Cabor yang bisa dihelat di NTB antara lain balap motor, balap sepeda, pacuan kuda dan gantole karena mempunyai sirkuit. Sebagian besar fasilitas olahraga di NTB ada di Kota Mataram. Jika Bali dan NTB resmi ditunjuk, biaya menjadi tuan rumah PON dan pembangunan fasilitas olahraga lainnya bisa dianggarkan secara bertahap tiap tahun, mumpung pelaksanaan PON masih enam tahun lagi. ‘’Anggap saja total biaya Rp 2 triliun, per tahunnya bisa dianggarkan Rp 350 miliar,’’ sebut Suwandi. l Daniel Fajry
MBP/wan
Stadion Ngurah Rai, Denpasar, mesti direnovasi jika Bali dipercaya menjadi tuan rumah PON XXI pada 2024 mendatang.
30
8 - 14 Januari 2018
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
ARYA WEDAKARNA - Lima belas tahun lalu, saat Bali prihatin akibat kejadian Bom Bali I/2002, bertempat di Museum ARMA Ubud, tokoh muda Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di hadapan praktisi pariwisata dan seniman Bali menggagas sebuah branding baru bagi industri perfilman Bali yakni ‘’Baliwood’’. Konsistensi selama 15 tahun menjalankan Royal Bali International Film Festival (BIFFest) ini kini diganjar dengan nama baik dari para sineas nasional dan internasional. Silih berganti para sineas hadir di Bali setiap tahunnya. Tidak terhitung artis internasional dan nasional ikut serta dalam BIFFest yang disebut-sebut sebagai festival film yang paling konsisten di Indonesia.
BPR LESTARI - Di pengujung tahun ini, BPR Lestari kembali menyelenggarakan Pengundian Tabungan Jumbo Wow. Ini merupakan kali ketiga pada 2017 BPR Lestari menyelenggarakan event yang paling ditunggu-tunggu oleh para nasabah pemilik Tabungan Jumbo. Jumat (15/12) bertempat di Kantor BPR Lestari Jimbaran, diundi 16 buah hadiah yang terdiri atas grand prize satu unit mobil Honda HR-V, 10 unit motor Honda Scoopy dan lima paket couple amazing tour ke Sydney. Acara pengundian dihadiri oleh puluhan nasabah dan saksi-saksi, diawali pembacaan ketentuan pengundian dan pembukaan segel sarana pengundian oleh perwakilan dari Dinas Sosial. Para nasabah yang hadir sangat antusias mengikuti acara, terbukti ruangan yang disediakan penuh beberapa menit sebelum acara dimulai.
MBP/ist
BPR LESTARI - Nampak pemandangan yang berbeda di sekitar Jalan Teuku Umar Denpasar pada hari Rabu (28/12). Beberapa orang berbaju biru tosca terlihat tengah “berburu” para pejuang kebersihan (Petugas DKP) yang sedang bekerja di pagi itu. Setelah ditelusuri ternyata kelompok tersebut merupakan karyawan dan manajemen BPR Lestari yang tengah membagikan ratusan sembako. Walau diguyur hujan, tak menyurutkan niat para Lestarian (Karyawan BPR Lestari) untuk terjun langsung membagikan bingkisan sembako ke para pejuang kebersihan ini. Aksi ini berlangsung di seputaran kantor-kantor BPR Lestari di kota Denpasar. Aksi bagi sembako atau yang dikenal sebagai “Food Brigades” #LestariBerbagi ini, merupakan salah satu bentuk ucapan terima kasih bagi para petugas lingkungan yang telah bekerja siang dan malam untuk membersihkan lingkungan.
MBP/ist
STPBI - Berkaitan dengan lolosnya COE (Certicate Of Eligibility) dan visa mahasiswa, Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) Denpasar akan memberangkatkan empat mahasiswa ke luar negeri. Mereka mengikuti program training ke Jepang (JTP Perhotelan) selama enam bulan pada periode Desember 2017 sampai Juni 2018. Keempat mahasiswa itu merupakan periode pertama program magang ke negara Sakura. Mereka bakal bertolak pada 23 Desember 2017 oleh pihak JIC (Japan Interstudy Center Indonesia) ke Mahoroba Hotel di Hokaido Prefecture, Noboribetsu. 8 - 14 Januari 2018
31
PENDIDIKAN
Siswa dan Guru Jadi Agen Informasi HIV/AIDS PENDIDIKAN berperan penting dalam memberikan informasi yang benar tentang HIV/AIDS. Untuk itu, penyampaian informasi tentang HIV/ AIDS melalui kampanye di sekolah harus lebih digalakkan. ‘’Kasus HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba di Bali semakin mengkhawatirkan. Ancaman terhadap HIV/AIDS dan bahaya narkoba juga mengincar generasi muda termasuk pelajar,’’ kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar Wayan Sukana, belum lama ini. Menurut Sukana, berdasarkan laporan data situasi HIV dan AIDS di Bali sampai September 2017 jumlah orang yang terinfeksi HIV adalah 17.626 kasus dan sebanyak 6.030 kasus (34,2 persen) tercatat di layanan yang ada di Kota Denpasar, kemudian Kabupaten Badung (15,5 persen) dan Kabupaten Buleleng (15,3 persen). Faktor risiko penularan terbanyak melalui hubungan seksual khususnya heteroseksual (76,7 persen) kemudian pada homoseksual (12,8 persen) dan pengguna napza suntik (4,8 persen). Dari kasus yang ada, 40,9 persen terjadi pada golongan umur 20-29 tahun. Kalau dilihat masa inkubasi HIV sangat panjang 5-10 tahun, maka diperkirakan mereka terinfeksi HIV saat berusia 15 tahun. ‘’HIV/AIDS dan narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda bangsa. Untuk itu, tidak ada kata terlambat untuk mencegah sedini mungkin penyebaran HIV/AIDS dan narkoba,’’ ujarnya. Terkait pencegahan dan penanganan narkoba dan HIV/AIDS, kata Sukana, fenomena ini perlu ditanggulangi bersama. Para pendidik di sekolah, pemuka agama, tokoh masyarakat, petugas kesehatan, kalangan kepolisian, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), para orangtua serta stakeholder yang lain perlu saling bantu menangani permasalahan ini. “Masalah ini adalah masalah kita bersama. Jangan jadikan fenomena ini menjadi gunung es yang siap meledak kalau kita biarkan berlarut-larut. Masa depan generasi muda dan tentu saja masa depan bangsa ini akan menjadi taruhannya kalau masalah ini tidak ditangani secara serius,’’ tegasnya. Mencegah meluasnya penularan virus HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba, lanjut Sukana, langkah preventif harus terus dilakukan. Ditegaskan, keberadaan KSPAN di sekolah tak boleh mandul atau hanya menjadi pelengkap kegiatan ekstrakurikuler. ‘’Siswa dan guru harus mampu menjadi agen informasi di masyarakat, mengingat kehadiran KSPAN merupakan wadah untuk mempercepat penyebaran informasi bahaya HIV/AIDS dan narkoba terutama di kalangan pelajar,’’ katanya. Sukana menambahkan, KSPAN dibentuk untuk meningkatkan kepedulian pelajar untuk bersama-sama mencegah penularan HIV/AIDS dan narkoba. ‘’Anggota KSPAN inilah yang menjadi kader atau peer educator yang memberikan informasi kepada teman-teman di sekolahnya. Kegiatan KSPAN yang dilaksanakan dapat berbentuk mading, lomba pidato, debat, poster dan lainnya yang bertemakan HIV/AIDS dan narkoba,’’ ujarnya. l Putra Sasmitha MBP/dok
Wayan Sukana
32
8 - 14 Januari 2018
A KT I V I TA S
MBP/ist
UNWAR - Dosen Fakultas Teknik (FT) Universitas Warmadewa (Unwar) I Nyoman Gede Maha Putra, S.T., M.Sc., Ph.D., sukses meraih gelar doktor di universitas terkenal di Inggris, Oxford Brookes University. Maha Putra resmi lulus ujian terbuka di universitas tersebut 6 Desember lalu dan kini tinggal menunggu diwisuda. Ia meraih gelar doktor bidang Urban Desain dengan masa studi empat tahun alias lulus tanpa perbaikan. Sementara S-2 didapatnya di Erasmus University, Belanda, dengan gelar MSc. Sejak S-1 di Unud hingga S-2 dan S-3, Maha Putra memperoleh beasiswa Kemenristek Dikti. Ia menjadi dosen di FT Unwar sejak 2005.
MBP/ist
GUBERNUR BALI - Gubernur Bali Made Mangku Pastika membuka Mahasabha III Mahagotra Catur Sanak Bali Mula (CSBM) yang dilangsungkan di Wantilan Pura Samuan Tiga, Desa Bedaulu, Blahbatuh, Minggu (17/12). Melalui kegiatan ini, diharapkan paiketan sameton CSBM semakin erat dan harmonis. Pada kesempatan itu, Dr. Ir. Ketut Mardjana terpilih sebagai Ketua Umum CSBM Provinsi Bali periode 2017-2022. Ketua Panitia Mahasabha III Mahagotra CSBM Ketut Mandia menerangkan, Mahasabha III ini merupakan karya agung pasemetonan CSBM. Karya agung sebagai pertemuan seluruh sameton CSBM ini dilaksanakan setiap lima tahun sekali.
MBP/ist
MBP/ist
MENKOP - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Koperasi Obor Mas sebagai penyalur Kredit Usaha rakyat (KUR) didampingi Wakil Gubernur NTT Benny Alexander Litelnoni serta Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera, Selasa (19/12).
DPRD BALI - Pascaerupsi Gunung Agung, belakangan banyak muncul kegiatan yang menyerukan Bali tetap aman untuk dikunjungi. Salah satunya acara touring mobil kuno yang start dari Gedung DPRD Bali, Denpasar, Minggu (10/12). Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama, S.Sos., M.Si. bahkan ikut menjadi peserta touring di barisan terdepan bersama anggota Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI). Ia juga menyarankan media agar tidak membuat berita yang berlebihan tentang Gunung Agung. Pihaknya menyambut baik maksud PPMKI menggelar touring dengan tema ‘’Come and Visit Bali’’. 8 - 14 Januari 2018
33
A KT I V I TA S
MBP/ist
NARKOBA - Jeratan kasus narkotika masih menjadi persoalan serius ditengah masyarakat. Pencegahannya tah hanya mengandalkan pemerntah maupun instansi terkat. Namun juga harus datang dari masyarakat. Demikian disampaikan Wakil Bupati Klungkung Made Kasta saat membuka Kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pembrantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Ruang Rapat Kantor Dinas Pertanian Klungkung, Jumat (8/12). Wabup asal Desa Akah, Kecamatan Klungkung ini memandang kegiatan tersebut memang harus selalu dilaksanakan untuk bisa lebih memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba terutama kepada generasi pemuda.
MBP/ist
BUPATI BADUNG - Puncak upacara pengabenan ibunda Bapak Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Ni Ketut Suwiti (alm), dilaksanakan Rabu (13/12) di Setra (Kuburan) Desa Adat Pelaga Kecamatan Petang. Prosesi pengiringan jenazah (layon) ibunda Bapak Bupati Badung ke setra setempat diiringi ribuan masyarakat dan juga guyuran hujan yang cukup lebat. Meskipun hujan namun prosesi tersebut tetap berjalan dengan lancar. Prosesi upacara pengabenan diawali pukul 10.00 Wita dengan upacara mapegatan di halaman rumah yang diikuti seluruh keluarga almarhum, termasuk Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan istri Nyonya Seniasih Giri Prasta.
MBP/ist
NPF - Pelaksanaan Nusa Penida Festival (NPF) 2017 di Pantai Mahagiri, Desa Jungutbatu, Nusa Lembongan resmi ditutup Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Sabtu (9/12) malam. Aura event tahunan yang dikunjungi ribuan wisatawan ini diharapkan terus digaungkan masyarakat, terutama yang berkecimpung di bidang pariwisata. Penutupan itu diisi penyerahan hadiah kepada pemenang lomba yang digelar selama pelaksanaan festival. Di antaranya lomba gebug bantal, magala-gala, memasak ikan laut, merangkai perani, merangkai tali bulung, busana adat ke pura bagi wisatawan asing, stand up paddle, miniatur perahu layar, renang dan foto Nusa Penida Festival 2017.
34
8 - 14 Januari 2018
MBP/ist
BUPATI KLUNGKUNG - Kepulauan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung menjadi salah satu bagian pariwisata Bali yang namanya telah mendunia. Keindahan alam, khususnya pada laut tak diragukan lagi. Guna mewujudkan pariwisata berkelanjutan, perlu ada komitmen bersama dengan tindakan nyata untuk melakukan pelestarian. “Sebagai wilayah KKP, terumbu karang disini wajib dijaga,� ujar Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta disela-sela penandatanganan deklarasi rehabilitasi terumbu karang di pantai Mahagiri Desa Jungutbatu, Nusa Lembongan, bertepatan dengan Nusa Penida Festival ke-IV, Jumat (8/12).
MBP/ist
WALI KOTA DENPASAR - Melestarikan seni dan budaya Bali serta menggali potensi minat para generasi muda pada bidang seni budaya, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra membuka kegiatan Gebyar Seni Budaya Desa Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara di Puri Agung Jro Kuta, Kamis (7/12). Pembukaan ditandai dengan pemukulan kendang oleh Wali Kota Rai Mantra, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar IGN Bagus Mataram, Penglingsir Puri Jro Kuta IGN Jaka Pratidnya, Camat Denpasar Utara Nyoman Lodra dan Kabag Kesra Setda Kota Denpasar Raka Purwantara.
MBP/ist
PACTO - Suasana penuh kegembiraan terpancar di raut sekitar 400 peserta Pacto Family Gathering 2017 yang diselenggarakan di The Rich Prada Bali Hotel kawasan Pecatu Graha Nusa Dua sejak Sabtu (16/12). Acara berlangsung selama dua hari. Kegiatan rutin yang diadakan setiap akhir tahun ini merupakan apresiasi dan bentuk terima kasih kepada seluruh keluarga dan karyawan PT Pacto Ltd. dan PT Bali Prima Holidays. Pacto Family Gathering kali ini berlangsung sangat spesial karena bertepatan dengan 50 tahun PT Pacto Ltd.
MBP/ist
MBP/ist
PEMKAB BADUNG - Dengan disetujuinya Ranperda APBD Badung Tahun anggaran 2018 oleh DPRD Badung, maka alokasi anggaran ke desa yang bersumber dari Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) sudah dapat diketahui. Untuk itu, Pemkab Badung melaksanakan penyampaian Pagu Anggaran ke Desa yang dihadiri para camat dan perbekel/lurah se-Badung, di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Jumat (22/12). Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama pimpinan perangkat daerah terkait.
WALI KOTA DENPASAR - Pemenuhan upaya pelayanan publik yang cepat, mudah, terjangkau, aman dan nyaman perlu dilakukan pengintegrasian. Mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP), Denpasar terus melakukan inovasi dan terobosan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan untuk masyarakat. Melihat komitmen Wali Kota Rai Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara dalam memberikan kemudahan pelayanan publik terpadu untuk masyarakat di Gedung Sewaka Dharma, membuat pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengundang Pemkot Denpasar dalam mempertegas pengembangan pelayanan terpadu satu pintu plus Mal Pelayanan Publik (MPP). 8 - 14 Januari 2018
35
AKTIVITAS
MBP/ist
MBP/ist
ARYA WEDAKARNA - Pendataan jejak jejak Presiden Sukarno (The President Sukarno Heritage List) kembali dilaksanakan oleh The Sukarno Center Tampaksiring. Setelah mendokumentasikan jejak Bung Karno di sejumlah provinsi, kini Provinsi Bengkulu yang merupakan provinsi dengan jejak Bung Karno terpenting secara resmi masuk ke list data Ensiklopedi Bung Karno yang digagas The Sukarno Center. Penyerahan Sertifikat TPSHL ini langsung disampaikan oleh Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III di Rumah Kelahiran Ibu Fatmawati Sukarno dikota Bengkulu.
SENATOR WEDAKARNA - Kondisi pariwisata di Bali yang lesu pascaerupsi Gunung Agung membawa hikmah agar warga Bali mulai memikirkan alternatif dalam mencari sumber kesejahteraan ke depan, mengingat bencana alam merupakan risiko yang harus dihadapi di Pulau Dewata. Sepinya bisnis pariwisata dan mulai banyaknya warga Bali yang di-PHK dan dirumahkan, membuat Senator DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III prihatin. Ia pun memberikan saran agar generasi muda Bali cerdas memanfaatkan peluang wirausaha, saat diundang menjadi narasumber dalam seminar yang diadakan Desa Adat Jimbaran, Badung.
MBP/ist MBP/ist
WABUP BADUNG - Apel siaga gelar pasukan Kabupaten Badung, dalam rangka pemantapan pengamanan hari raya Natal 2017 dan menyambut Tahun Baru 2018 (Nataru) dilaksanakan di Lapangan Lagoon Nusa Dua, Selasa (19/12). Apel gabungan yang dihadiri oleh ribuan anggota dari unsur TNI-AD, Lanud Ngurah Rai, Lanal Benoa, Kepolisian Resta Denpasar, Satpol PP, BPPD Badung, Basarnas Denpasar, Damkar Badung, Linmas, security kawasan ITDC dan pecalang itu dipimpin Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa.
36
8 - 14 Januari 2018
ASITA - Belasan ribu warga Karangasem masih mengungsi di Kabupaten Klungkung. Hal tersebut terjadi sesaat setelah peningkatan aktivitas Gunung Agung. Guna meringankan bebannya, bantuan dari donatur terus berdatangan. Tak hanya dari warga, namun juga Association of Indonesian Travel Agent (ASITA) Bali. Bantuan kemanusiaan ini disalurkan langsung ke GOR Swecapura, Desa Gelgel, Sabtu (9/12). Kedatangan asosiasi ini diterima Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Klungkung Putu Widiada.
8 - 14 Januari 2018
37
PA R I W I S ATA
Minim Anggaran Medsos Jadi Pilihan
P
opularitas dunia maya, khususnya media sosial tidak dapat diragukan lagi. Facebook, Twitter, instagram saat ini jadi media sosial yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Tentunya, kondisi ini akan memberi angin segar bagi pemilik anggaran promosi yang minim. Ketiga Medsos tersebut dapat digunakan untuk memperkenalkan keunggulan pariwisata dengan menyebarkannya ke kolega. Seperti dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli di tahun 2018. Kabupaten yang memiliki
Gunung Batur menjadi objek wisata terfavorit di Kabupaten Bangli. Tak sedikit wisatawan yang menghabiskan waktunya tinggal di sekitar kawasan wisata tersebut.
38
8 - 14 Januari 2018
keindahan alam ini memaksimalkan media sosial (medsos) sebagai media mempromosikan objek wisata. Hal itu dilakukan lantaran anggaran promosi yang dikelola sangat terbatas. Tahun 2018, Disparbud hanya mendapat jatah anggaran promosi pariwisata Rp 30 juta. Kabid Promosi Disparbud Bangli Wayan Merta mengungkapkan, tahun ini anggaran promosi pariwisata yang dikelola Disparbud sebesar Rp 80 juta. Angka tersebut mengalami penurunan untuk tahun 2018. ‘’Tahun 2018 hanya
mendapat anggaran Rp 30 juta. Itu pun hanya untuk sewa stand pameran,’’ ungkapnya. Merta tak menjelaskan apa penyebab turunnya anggaran promosi pariwisata tahun 2018. Dia hanya mengatakan, kegiatan promosi secara langsung sebenarnya sangat efektif dilakukan karena bisa memberikan informasi secara langsung dan jelas kepada wisatawan mancanegara maupun domestik.
Menurutnya, anggapan bahwa promosi langsung hanya pemborosan anggaran tidaklah benar. ‘’Promosi secara langsung lebih bisa meyakinkan wisatawan untuk datang ke Bangli,’’ terangnya. Lantaran anggaran promosi yang dijatah untuk tahun 2018 sangat minim, pihaknya hanya bisa melakukan promosi lebih banyak lewat media sosial. Selain itu, pihaknya juga terpaksa menumpang pada kegiatan promosi Pemprov Bali maupun Pemerintah Pusat dengan cara menitipkan buklet dan CD. ‘’Itu kami lakukan agar promosi bisa tetap jalan,’’ ujarnya. Merta menjelaskan, untuk menarik kunjungan wisatawan ke Bangli, upaya promosi tidak bisa dilakukan oleh pemer-
intah saja. Semua pihak terkait juga harus turut membantu. Diakui Merta, selama ini promosi pariwisata sudah dilakukan oleh para pelaku pariwisata. Dia mencontohkan salah satu hotel di Kintamani yang selama ini sudah gencar melakukan promosi secara mandiri. Disinggung mengenai minimnya tingkat kunjungan wisatawan akibat erupsi Gunung Agung, Merta mengungkapkan, hal yang harus dilakukan saat ini adalah meyakinkan wisatawan dengan memberikan informasi bahwa Bangli aman dikunjungi. Hal itu harus dilakukan lebih lebih intens oleh semua pihak termasuk media. l Dayu Rina
8 - 14 Januari 2018
39
PROPERTI
Erupsi Gunung Agung
Makin Berat, Tantangan ”Developer” Tahun 2018
B
anyak developer hanya bisa mengelus dada menghadapi situasi menjelang akhir tahun 2017. Pasalnya, dengan erupsi dan status awas Gunung Agung, pengerjaan proyek perumahan tersendat karena langkanya material, khususnya pasir. Ditambah lagi 2018 merupakan tahun politik, sehingga tantangan para developer semakin berat. Wakil Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Diklat DPD REI Bali I Gede Suardita, S.E., belum lama ini mengatakan, dengan dinaikkan status Gunung Agung jadi awas kembali, ketersediaan material selain mahal juga langka. Hal itu terjadi karena galian C di Karangasem ditutup semua. “Inilah kenyataan yang terjadi saat ini. Akhirnya semua proyek dievaluasi pelaksanaannya dan terancam macet,” tegasnya. Menurut owner PT Bumi Cempaka Asri (BCA) ini, alternatif mencari pasir dan koral di tempat lain, tidak begitu
40
8 - 14 Januari 2018
‘ngefek’ karena supply dan demand tidak seimbang. “Ya kita berdoa saja status Gunung Agung cepat normal,” harapnya. Apalagi pemasaran rumah juga ikut lesu, sehingga belum ada solusi tepat bisa diterapkan. Saat ini pihaknya berusaha menghabiskan stok rumah yang sudah siap dijual. Pasalnya, pihaknya tidak terlalu berani berspekulasi di situasi yang serba belum jelas ini. “Kita harus mengencangkan ikat pinggang dulu,” ungkapnya. Kondisi ini, lanjut developer yang juga menggarap rumah subsidi ini berimbas pada implementasi program Sejuta Rumah Jokowi (rumah subsidi). Bila dipaksakan pencapaian targetnya, malah akan menimbulkan kerugian. Di mana harga rumah yang sudah ditentukan tidak meng-cover biaya kenaikan bahan-bahan bangunan. Oleh karena itu, lebih baik ditunda dulu pengerjaannya. Berbeda dengan rumah komersil, di mana bisa disesuikan dengan kenaikan harga jual. Namun saat ini segmennya lagi lesu konsumen.
“Sudah tiga tahun bisnis properti jalan di tempat, kecuali rumah subsidi yang lumayan jadi oasis di padang pasir. Kita serahkan semua sama Sang Hyang Tohlangkir. Tapi yang jelas, semisalnya jadi erupsi, positifnya setelah itu ketersediaan material batu dan pasir aman untuk tahuntahun ke depannya,” ungkap pengusaha asal Tabanan ini. Ketua DPD REI Bali Pande Agus Permana Widura, belum lama ini mengatakan, pasir merupakan bahan dasar bangunan dan perannya sangat penting. Kalau pasokan pasir sampai tersendat, apalagi dalam waktu lama, ia khawatir pembangunan di Bali banyak yang mangkrak. Apalagi proyek pemerintah. Sejak Gunung Agung berstatus awas, galian C di Karangasem ditutup demi keamanan. Kondisi ini mempengaruhi harga dan langkanya pasir. Sedangkan pihaknya ditarget untuk membangun rumah subsidi. l Ngurah
TRADISI
’’Mapeed’’ di Sukawati
”Mendak Tirtha” untuk Pujawali, Pertahankan Busana Adat RATUSAN krama lanang-istri berjalan beriringan mengenakan payas Bali. Anak-anak, remaja, ibu-ibu PKK hingga lansia antusias berjalan kaki mulai dari Pura Dalem hingga Pura Beji Cengcengan, yang merupakan perbatasan Desa Sukawati dengan Desa Guwang. Demikianlah tradisi mapeed yang digelar serangkaian pujawali di Pura Dalem Gede Sukawati pada Anggara Kliwon Wuku Tambir, Selasa (26/12) lalu. Selain merupakan prosesi sakral, tradisi yang menghiasi setiap pujawali Pura Kahyangan Tiga di Desa Sukawati ini juga digelar dalam rangka mempertahankan busana adat Bali dengan pakem Desa Sukawati. Nilai sakral tradisi ini terletak pada tujuan mapeed, yakni mendak tirta atau toya ning di Pura Taman Beji. Selanjutnya, air suci ini dipergunakan selama pujawali berlangsung selama empat hari atau hingga Jumat (29/12). Selama empat hari itu
pula digelar tradisi mapeed. ‘’Jadi, setiap hari selama pujawali ada peed saat sore hari,’’ kata Bendesa Pakraman Sukawati I Nyoman Suwantha belum lama ini. Seperti mapeed di tempat lainnya, prosesi di Desa Sukawati diawali dengan barisan lelontekan, tedung, pasepan, dan sarana upacara lainnya. Sementara krama lanang maupun istri yang berhias menggunakan payas Bali mengambil posisi di tengah. Bagian paling belakang iringan peed ini adalah sekaa gong. Krama desa pakraman di masing-masing banjar melangsungkan prosesi ini secara bergantian. Di Sukawati diistilahkan sebagai krama penyatusan. ‘’Di Sukawati ada 12 banjar, yang masuk dalam 4 satusan. Hari pertama yang mapeed Satusan Tebuana. Hari kedua Satusan Palak, hari ketiga Satusan Telabah dan saat nyimpen Satusan Gelumpang,’’ jelasnya. Suwantha menegaskan, mapeed setiap
pujawali ini pantang ditiadakan. Selain mempertahankan tradisi, mapeed ini juga sekaligus bentuk pelestarian budaya. Ia juga selalu mengingatkan krama desa untuk mempertahankan payas yang sudah menjadi pakem Sukawati. Salah satunya penggunaan kancut belakang bagi peed dewasa putri. ‘’Karena sifat payas Bali yang dinamis, dulu memang sempat payas modifikasi mendominasi. Tapi perlahan mulai kita perbaiki,’’ jelasnya. Pihaknya pun menerjunkan secara khusus Paiketan Istri Prajuru Adat dan PKK Desa untuk memberikan pembinaan pada krama yang akan mapeed. Mereka diminta supaya mempromosikan payas Bali, dengan pakem Sukawati yang sederhana. ‘’Sehingga dari segi biaya ini terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,’’ katanya. l Manik Astajaya
MBP/nik
Warga Desa Pakraman Sukawati dengan busana adat Bali pakem Sukawati mengikuti tradisi mapeed. 8 - 14 Januari 2018
41
HIBURAN
Teater Pertama ”Wiro Sableng”
P
enasaran ingin melihat seperti apa Vino Bastian sebagai Wiro Sableng? Anda bisa menyaksikan teaser pertama film Wiro Sableng di kanal digital media resmi Lifelike Pictures. Teaser berdurasi 30 detik itu menampilkan cuplikan film produksi Lifelike Pictures yang bekerja sama dengan 20th Century Fox.
42
8 - 14 Januari 2018
“Sejak awal Desember, kami sudah memasuki tahap postproduction dan film Wiro Sableng siap tayang pada akhir 2018 mendatang,” kata produser Sheila Timothy dalam siaran pers belum lama ini. Sebelum ditayangkan di kanal digital, cuplikan ini sudah dirilis di beberapa bioskop Indonesia pada 21 Desember. Pengambilan gambar Wiro Sableng yang berlangsung selama 74 hari di Jawa Barat dan Jakarta akhirnya rampung pada akhir November 2017. Film ini diangkat dari buku silat legendaris Wiro Sableng - Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 karya almarhum Bastion Tito. Buku silat Wiro Sableng memegang rentang penerbitan terlama dan terpanjang di Indonesia, dari 1967 hingga 2006.
Pita Suara Bermasalah
Shakira Batalkan Tur Konser
B
intang pop Kolombia, Shakira, mengumumkan Rabu (27/12), menunda sejumlah tur dunianya karena adanya permasalahan di pita suara. Ia berharap bisa kembali manggung pada Juni tahun depan. “Walaupun saya sangat berharap bisa cepat pulih untuk kembali tur pada Januari, namun setelah menimbang banyak pilihan dan efek yang ditimbulkan, saya harus menerima bahwa perlu lebih banyak waktu untuk penyembuhan,” kata Shakira dalam pernyataan yang diunggah di websitenya. Pelantun “Hips Don’t Lie” ini menunda konsernya di Eropa yang masuk dalam rangkaian konser “El Dorado World Tour” pada November lalu. Ia berharap bisa kembali menggelar tur pada Juni 2018 di Eropa, Amerika Serikat, dan Amerika Latin. Rangkaian turnya diharapkan bisa terselesaikan pada 6 September di San Jose, California. “Saya merasa sangat berterima kasih pada mereka yang berencana untuk menghadiri pertunjukkan dan menunggu dengan sabar sementara saya berkoordinasi dengan dokter untuk penanganan terbaik dari masalah ini,” kata Shakira. Ia mengaku tidak sabar menunggu Juni tiba. Ia pun berjanji akan memberikan yang terbaik d a l a m pertunjukkannya nanti. (kmb)
Film Indonesia pertama yang menjalin kerjasama dengan 20th Century Fox di kawasan Asia Tenggara itu menghadirkan pemain papan atas seperti Vino G. Bastian, Sherina Munaf, Marsha Timothy, Dwi Sasono, Lukman Sardi, Happy Salma, Marcella Zalianty, Rifnu Wikana, Marcell Siahaan, dan Andy/ RIF. Naskah filmnya digarap oleh Tumpal Tampubolon, Sheila Timothy, dan Seno Gumira Ajidarma, dan disutradarai Angga Dwimas Sasongko. l kmb 8 - 14 Januari 2018
43
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
BPR LESTARI - BPR Lestari kembali menjalankan program #Lestari for Kids tahun 2017 ini. Pendistribusian beras dilakukan Kamis hingga Jumat (14-15/12) lalu. Segenap tim manajemen dan karyawan BPR Lestari secara langsung terlibat dalam pendistribusian 5,6 ton beras ke 28 panti asuhan di Bali. Ia percaya anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa yang perlu kita perhatikan asupan gizinya. Untuk itu, setiap dua bulan sekali kami mendistribusikan beras ke panti asuhan yang mereka huni. Demikian dikatakan Erry Yoga Sugama, Marketing Communications Manager BPR Lestari.
PEMKOT DENPASAR - Keberhasilan Pemerintah Kota Denpasar bersama PKK Kota Denpasar melalui kelompok Bina Keluarga Balita Holistik Integratif (BKB HI) Cempaka, Desa Dangin Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Timur berhasil meraih Juara tingkat nasional mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kali ini delegasi Vietnam melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang dipimpin Direktur Center for Population Training, Nguyen Cao Truong beserta jajaran diterima langsung Perbekel Desa Dangin Puri Kelod, Made Sada melaksanakan studi banding di Desa Dangin Puri Kelod pada Rabu (20/12).
MBP/ist
MBP/ist
BUPATI JEMBRANA - Program Pemkab Jembrana dibidang aparatur pemerintahan adalah perbaikan maupun pembangunan gedung/kantor baru, salah satunya pembangunan kantor BPBD. Diharapkan dengan keberadaan kantor baru tersebut akan dibarengi pemberian pelayanan yang lebih baik kepada masyrakatnya. Jumat (8/12), Bupati Jembrana I Putu Artha, melakukan peninjauan langsung pembangunan kantor BPBD bersama Sekda Jembrana, serta dinas terkait di lingkup Jembrana. BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Jembrana memang awalnya tidak memiliki gedung, dan saat ini telah dilakukan pembangunan Kantor BPBD yang akan menampung pegawai berkantor sehari–harinya.
BPD BALI - Dalam upaya meningkatkan perannya di bidang keuangan inklusif, PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali melaunching MaiLaku Bank BPD Bali secara serentak di 28 Agen diseluruh kabupaten/kota se-Bali. Salah satunya dilakukan di Agen BumDes Segara Giri Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Rabu (20/12) di Kantor Desa Sanur Kauh. Acara Launching MaiLaku Bank BPD Bali ini dihadiri oleh Plts. Direksi Bank BPD Bali, Drs. I Ketut Nurcahya, MM., Kepala Deputi Pengawasan LJK 2 OJK Regional VIII Bali-Nusra, Rochman Pamungkas, Kasi Kesra Desa Sanur Kauh, Gusti Made Murjana, Ketua BumDes Segara Giri, I Wayan Juliantara, dan ratusan masyarakat setempat. Pada kesempatan ini sekaligus dilakukan demo Aplikasi MaiLaku Bank BPD Bali oleh Karyawan Bank BPD Bali kepada masyarakat.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
44
8 - 14 Januari 2018
MBP/ist
WAWALI KOTA DENPASAR - Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara bersama Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja 2017 pada Badan Pengawasan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali di kantor setempat, Senin (18/12). Dalam kesempatan tersebut, juga sekaligus diserahkan LHP kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan, Jembrana dan Bangli. Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengapresiasi BPK yang telah memberikan evaluasi terkait dengan program-program yang telah dilaksanakan selama tahun 2017 ini.
MBP/ist
BALI BEST BRAND - Setelah sukses dengan keenam kali penyelenggaraan BBB-BICSA tahun 2016 lalu, Bali Convex Nusa Dua bekerja sama dengan The ASEAN Entrepreneur Center Bali menggelar kembali acara Bali Best Brand and Bali Internasional Customers Satisfaction Awards untuk ke-7 kalinya di tahun 2017. Acara penganugerahan merekmerek terkenal di Bali ini menggelar kegiatan Malam Penganugerahan dan Gala Dinner BBB-BICSA pada17 Desember 2017 malam di Puri Agung Room Inna Bali Heritage Hotel Denpasar. Kesiapan penyelenggaraan ini disampaikan oleh I Gusti Ayu Sita Wedastiti (Direktur Asean Entrepreneur Center Bali) di sela-sela press conference yang digelar di Park 23 Mall Kuta Tuban.
MBP/ist
BUPATI KARANGASEM - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri berharap pimpinan dan stakeholder memiliki persepsi yang sama mengenai perencanaan di Kabupaten Karangasem. Ini harus mengacu Peraturan Perundang-Undangan berbasis E-Planing. Hal ini dinilai efektif mewujudkan pelaksanaan pembangunan yang bersih dan bertanggung jawab, sehingga terwujud good dan clean government. Bupati Mas Sumatri mengatakan dilaksanakannya sosialisasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (Simda) dan perencanaan (e-planning) akan makin memberikan kemudahan semua pihak dalam mengetahui sistem perencanaan pembangunan suatu daerah.
MBP/ist
BANK BRI - Bank BRI Kantor Wilayah (Kanwil) Denpasar merayakan HUT ke-122 BRI, Minggu (17/12). Puncak kegiatan HUT BRI diisi Family Day yang melibatkan seluruh pekerja, keluarga pekerja dan pensiunan BRI. Mereka mengikuti fun walk serta menikmati hiburan dan doorprize berhadiah menarik. Pada HUT BRI kali ini diserahkan penghargaan kepada 12 orang pekerja BRI dengan masa kerja selama 35 tahun, 9 pekerja BRI dengan masa kerja 30 tahun, 57 pekerja BRI dengan masa kerja 25 tahun, 139 pekerja BRI dengan masa kerja 20 tahun dan 70 pekerja BRI dengan masa kerja 15 tahun.
8 - 14 Januari 2018
45
A KT I V I TA S
MBP/ist
WABUP KARANGASEM - Artha Dipa menerima kedatangan rombongan Kementerian BUMN yang menyerahkan bantuan kepada pengungsi bencana Gunung Agung di Posko Tanah Ampo, Manggis, Kamis (7/12). Artha Dipa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak BUMN yang turut membantu masyarakat Karangasem di saat bencana alam erupsi ini. Saat ini kita memang sangat memerlukan bantuan mengingat status Gunung Agung telah mengalami erupsi magmatik. Situasi ini belum dapat diprediksi kapan erupsi itu akan berakhir.
MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Pelaksanaan program Kota Cerdas yang getol dilakukan Pemkot Denpasar dalam mempercepat pelayanan mendapat apresiasi pemerintah pusat. Apresiasi penghargaan sebagai peringkat pertama Kota Cerdas kategori Kota Sedang di ajang Penganugerahan Kota Cerdas diraih Pemkot Denpasar di penghujung tahun 2017. Penilaian Kota Cerdas Indonesia dilakukan Institut Teknologi Bandung (ITB), dengan tajuk “Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2017�. Penghargaan RKCI diserahkan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang diterima Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, didampingi Kadis Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Denpasar I Dewa Made Agung di Istana Wakil Presiden RI, Senin (11/12).
MBP/ist
PEMKAB KLUNGKUNG -Pemerintah Kabupaten Klungkung melirik program Percepatan Infrastruktur Kelurahan (PIK) yang diterapkan Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau. Pasalnya, program tersebut efektif untuk menghindari kecemburuan dengan desa yang mendapatkan dana desa dari pemerintah pusat. Khusus di Kabupaten Klungkung, infrastruktur kelurahan langsung ditangani pemkab. Namun itu dipandang masih perlu peningkatan. Perpaduan dengan PIK dinilai menjadi langkah strategis. Pemkab memberikan anggaran pembangunan yang bersumber dari APBD. Demikian dikatakan Kabag Humas dan Protokol Klungkung I Ketut Suadnyana saat mendampingi Wabup Klungkung Made Kasta melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (11/12).
46
8 - 14 Januari 2018
MBP/ist
CCAI - Menutup tahun 2017, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) bersama Rumah Sakit Mata Bali Mandara mengadakan kegiatan pemeriksaan mata dan penyuluhan kesehatan. Hal ini merupakan bentuk partisipasi dan rutinitas program perusahaan dalam mendukung pelayanan kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat yang berada di sekitar pabrik Bali. Kegiatan pelayanan pemeriksaan mata tersebut diselenggarakan di Wantilan Desa Werdhi Buana, Sabtu (16/12). Berbagai aktivitas dijalankan dalam kegiatan yang diikuti oleh 100 masyarakat lanjut usia, termasuk pemeriksaan, konsultasi dengan dokter dan pemberian kacamata yang diperlukan tanpa dipungut biaya.
MBP/ist
ANGKASA PURA - Memasuki pengujung tahun 2017, Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali menyalurkan bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR). Penyerahan bantuan senilai Rp 1,4 miliar secara simbolis ini dilakukan oleh Taufan Yudhistira selaku Corporate Social Responsibilty Section Head Bandara I Gusti Ngurah Rai di Kantor Angkasa Pura I, Selasa (19/12). Kegiatan yang merupakan kali ketiga tahun 2017 ini difokuskan pada pemberian pinjaman lunak Rp 1 miliar dan program bina lingkungan berupa perbaikan fasilitas ibadah, sarana umum serta fasilitas pendidikan senilai 430 juta.
MBP/ist
STIKES WIRA MEDIKA - Dies Natalis Stikes Wira Medika merupakan suatu peringatan lahirnya Stikes Wira Medika yang telah ada sejak 10 tahun lalu. Seiring bertambahnya usia, Stikes Wira Medika sudah mengalami banyak perubahan dan perkembangan yang membawa pengaruh baik terhadap semua civitas akademika Stikes Wira Medika. Stikes Wira Medika dalam usianya yang menginjak 10 tahun membuktikan eksistensinya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui momen Dies Natalis ini, Stikes Wira Medika mewujudkan hal tersebut dalam tiga bidang, yaitu kreativitas, ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan selaras dengan visi dan misi institusi ini.
MBP/ist
UNDIKSHA - Rektor Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. melantik Kepala Biro (Kabiro) Umum dan Keuangan, Senin (11/12), di kampus setempat. Jabatan ini sebelumnya lowong karena pejabat lama memasuki masa pensiun. Setelah melalui tahapan lelang jabatan, Undiksha menetapkan Ni Luh Wayan Yasmiati, S.H. sebagai Kabiro Umum dan Keuangan. Ditemui usia pelantikan, Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel mengatakan, pihaknya terus mendorong peningkatan pelayanan publik sebagai salah satu program unggulan pada 2018 mendatang.
MBP/ist
ENGLISH FIRST - Sebagai pelopor kursus bahasa Inggris terbesar di dunia, EF English First terus berinovasi memberikan dukungan pembelajaran bahasa Inggris bagi seluruh anak dan remaja di Indonesia. Kali ini, EF English First menghadirkan workshop dengan topik ‘’Learn The Art of Storytelling’’ di EF English First Hayam Wuruk, Denpasar, Kamis (21/12). Workshop yang melibatkan orangtua anak-anak didik EF English First ini mengundang Kak Ade sebagai narasumber. Kak Ade merupakan tokoh kreatif PAUD Denpasar, pendiri Davincio Event dan Edukasi, serta pengasuh program Belajar Menggambar dan Papercraft di salah satu TV swasta.
8 - 14 Januari 2018
47
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
BUPATI KARANGASEM - Demi mengefektifkan partisipasi anak dalam pembangunan serta mendorong anak aktif mengembangkan dirinya sesuai potensi minat, bakat dan kemampuannya, Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui Dinas Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan mengukuhan Forum Anak Daerah (FAD) Karangasem. Pengukuhan itu dilaksanakan langsung Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri didampingi Sekda I Gede Adnya Mulyadi, kepala OPD terkait, camat dan staf di Wantilan Kantor Bupati, Kamis (7/12). Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Made Santika Wati dalam laporannya menyampaikan, acara pembentukan forum ini dilatarbelakangi anak adalah bagian tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan kesinambungan hidup sebuah bangsa dan negara.
MBP/ist
FIB UNUD - Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana Prof. Dr. Luh Sutjiati Beratha, M.A., Kamis (7/12) melepas 43 calon wisudawan dari 44 tamatan periode Agustus 2017. Dari 44 orang tamatan FIB, rinciannya S-1 sebanyak 39 orang, S-2 Kajian Budaya empat orang dan S-3 Ilmu Linguistik satu orang. Yang mengikuti pelepasan calon wisudawan FIB ke-124 di Aula Widya Sabha Mandala Prof. Dr. Ida Bagus Mantra adalah program sarjana dan magister. Mereka akan diwisuda 9 Desember besok oleh Rektor Unud. ‘’Kami atas nama pribadi dan lembaga mengucapkan selamat pada calon wisudawan. Semoga sukses dalam meraih cita-cita,’’ ucap Prof. Ni Luh Sutjiati.
48
8 - 14 Januari 2018
WALI KOTA DENPASAR - Untuk menanamkan kecintaan terhadap warisan para leluhur dan meningkatkan semangat mencintai aksara dan sastra Bali dalam penguatan konsepkonsep budaya, terutama kepada generasi muda khususnya anak-anak, Pemerintah Kota Denpasar bersinergi dengan Penyuluh Bahasa Bali Kota Denpasar mengadakan sebuah festival yang bertajuk ‘’Nyatua di Carik’’ (Bercerita di Sawah) di Ekowisata Subak Sembung Peguyangan, Minggu (17/12). Kegiatan festival ini dihadiri dan dibuka langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, yang ditandai dengan membunyikan krepuak. Tampak hadir dalam kesempatan ini Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Ketua WHDI Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara, Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Kerti Iswara, Camat Denpasar Utara Nyoman Lodra dan seniman pendongeng Bali Made Taro.
MBP/ist
FINNS BALI - Finns Bali yang membawahi Finns Beach Club dan Finns Recreation Club menyerahkan bantuan sosial Rp 300 juta kepada Yayasan Soleman di Finns Recreation Club Canggu, Badung, Selasa (19/12). Bantuan diserahkan Owner Finns Bali I Ketut Subina didampingi CEO Finns Bali I Dewa Putu Deny Widia Saputra dan Chief Finance Officer Finns Bali A.A. Putra Wigena. Bantuan diterima Presiden Direktur Soleman Mr. Robert. Bantuan ini merupakan hasil dari Melbourne Cup 2017 Rp 150 juta digandakan menjadi Rp 300 juta.
MBP/ist MBP/ist
ARYA WEDKARNA - Masalah bertubi-tubi yang datang ke krama Bali terkait penanganan tamiu dan krama tamiu (palemahan) akhir-akhir ini membuat prihatin Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Energi umat Hindu yang merupakan krama adat di Bali yang begitu besar untuk menjaga kesucian Pulau Dewata, harus terbagi dengan berbagai masalah di luar parahyangan dan pawongan. Untuk itu, ia menyampaikan usulan agar masing–masing desa adat di Bali membentuk bagian khusus palemahan dalam struktur desa adat.
WALI KOTA DENPASAR - Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra pada Kamis (14/12) menyerahkan 851 SK guru kontrak di Wantilan Poh Gading, Denpasar Utara. Dalam kesempatan yang sama, Rai Mantra juga menyerahkan Kartu Denpasar Cemerlang kepada 325 siswa SD, SMP, SMA/SMK negeri maupun swasta di lingkungan Kota Denpasar. Penyerahan SK kepada guru kontrak tersebut berdasarkan asas objektivitas, akuntabilitas, transparan dan tidak diskriminatif. Adapun jumlah tenaga guru kontrak yang menerima SK Tahun 2017 terdiri dari 10 orang guru TK, 656 guru SD dan 185 guru SMP.
MBP/ist
MBP/ist
UNMAS DENPASAR - Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidian (FKIP) sedang membuat dan memperkuat model pembelajaran berkolaborasi. Saat ini dimantapkan penelitian yang berbasis pada Lesson Study for Learning Community (LSLC). Hasil penelitian LSLC ini diseminarkan di kampus setempat, Kamis (14/12). Seminar dibuka Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. Seminar internal menampilkan narasumber Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph.D. dari Kemenristek Dikti, tim LSLC dari Pendidikan Biologi diketuai Dr. Drs. Cornelius Sri Murdo Yuwono, M.Si., dari Pendidikan Bahasa Indonesia diketuai I Nyoman Adi Susrawan, S.Pd., M.Pd. dan dari Pendidikan Bahasa Inggris diketuai I Gede Putu Agus Pramerta, S.Pd., M.Pd.
FIMHD - Setelah sukses mengadakan Olimpiade Agama Hindu selama 11 tahun berturut–turut, kini Forum Intelektual Muda Hindu Dharma (FIMHD) kembali mengadakan Olimpiade Agama Hindu ke–12 tahun 2017 ini. Kurangnya pengetahuan mengenai agama Hindu, bahkan banyak yang menganggap hanya ritual belaka karena jarang ada yang mengadakan suatu ajang yang berani menggunakan label agama Hindu, mendorong FIMHD membuat event yang menarik minat siswa terutama siswa muda beragama Hindu yang sering disebut siswa Hindu sebagai generasi penerus. Mengambil tema baru “Melalui Olimpiade Agama Hindu Ke–12 Tahun 2017 Kita Dukung Cita–cita Trisakti Berdikari dalam Bidang Ekonomi Satyagraha”, FIMHD sukses menarik 104 orang peserta yang lolos dari kurang lebih 620 finalis hasil seleksi asal sembilan kabupaten/kota di tingkat Provinsi Bali untuk Olimpiade Agama Hindu. 8 - 14 Januari 2018
49
MBP/ist
IDI BALI - Ratusan dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Bali mengikuti peringatan MBP/ist
KGB - Nama Cokorda Kerthiasa yang akrab disapa Cok Ibah, kini menjadi perhatian. Tak lain karena posisinya sebagai calon Bupati Gianyar melalui jalur Koalisi Gianyar Bangkit (KGB). Dia dipasangkan dengan politisi perempuan Pande Maharani. Di tengah kesibukan menjelang perhelatan itu, tokoh ini tetap menjalankan kewajiban sebagai sesepuh dalam memimpin berbagai upacara adat. Seperti yang dilakoni Jumat (22/12) ketika dilangsungkan upacara manusa yadnya, yakni mapandes (potong gigi) dan pawiwahan (pernikahan).
HUT ke-67 IDI yang dilangsungkan di Balai Budaya Gianyar, Sabtu (9/12). Perayaan HUT yang dipusatkan di Kabupaten Gianyar ini mengambil tema ‘’Satu IDI Terus Maju’’. Melalui tema ini, diharapkan anggota IDI di seluruh Nusantara, termasuk Bali, mampu meningkatkan kompetensi dan kerja sama membangun bangsa menjadi lebih sehat dan mandiri. Ketua Panitia HUT IDI Wilayah Bali dr. I.B. Udyoga Manuaba, M.Biomed., Sp.OG. menerangkan, HUT IDI sesungguhnya jatuh pada 24 Oktober.
MBP/ist
MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Guna memberikan jaminan sosial dalam ketenagakerjaan kepada pegawai yang berstatus non Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pemkot Denpasar telah melakukan kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Denpasar. Sebanyak 50 persen pegawai non PNS dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Denpasar telah dijamin dalam BPJS Ketenagakerjaan. Hal tersebut terungkap saat sosialisasi kesepakatan kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan Cabang Denpasar dengan Pemkot Denpasar di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Kamis (21/12).
50
8 - 14 Januari 2018
YAYASAN DWIJENDRA - Setiap bulan ada saja rombongan siswa dan guru luar Bali yang mengunjungi atau studi banding ke persekolahan di lingkungan Yayasan Dwijendra Denpasar. Ini artinya Yayasan Dwijendra Denpasar sudah menjadi objek wisata pendidikan serta mendukung program Denpasar sebagai smart city. Kamis (14/12), puluhan guru dari Yayasan Pertiwi Jambi mengunjungi persekolahan di bawah Yayasan Dwijendra Denpasar. Mereka belajar dan mengintip keunggulan PBM dan tata kelola sekolah dan yayasan. Rombongan Yayasan Pertiwi Jambi yang dipimpin H. Sunarto, M.Pd. diterima langsung Ketua Yayasan Dwijendra Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. bersama Kepala SMA Dwijendra Drs. I Made Oka Antara, M.Hum. dan Kepala SMP Dwijendra Dra. Ni Wayan Nadi Supartini, M.Pd.
214 | 8 - 14 Januari 2018
Kebangkitan Ekonomi Bali RP 20.000