Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 213 | balipost.com

Page 1

213 | 18 - 24 Desember 2017

Targetkan 1.000 Wirausaha Muda

RP 20.000


D A F TA R I S I OPINI lTuntunan Menguatkan ”Srada Bhakti” 6 BALI SEPEKAN lTertimpa Longsor Empat Palinggih Hancur 7

LAPORAN UTAMA l Pelantikan Pengurus BPD HIPMI Bali 2017-2020 Targetkan 1.000 Wirausaha Muda 8 l SOP Penanganan Bencana Harus Jelas 10 EKONOMI l Pelajaran dari Gunung Agung 16 l Lebih Buruk dari Bom Bali 17 KIPRAH l Ajegkan Lagu Pop Bali Anak-anak 18 MANCANEGARA l Lagi, Dunia Kecam Trump 20 DAERAH l Curah Hujan Tinggi, Pengambengan

LENSA l Pekerja 26

OLAHRAGA l Debut Profesional 27 PENDIDIKAN l Sekolah Diharapkan Sediakan Bus untuk Siswa 32 PARIWISATA l Merugi Karena Erupsi 38

dan Tukadaya Kebanjiran 22

KESEHATAN lDua Menit Menyelamatkan Perempuan dari Kanker Serviks 24

PROPERTI l Badung akan Bagikan Ribuan Rumah 40

18 - 24 Desember 2017

3


DARI PEMBACA

Anggaran Cadangan Bencana L

esunya pariwisata Bali diprediksi akan berdampak pada semua sektor. Itu yang saya baca dan dengar dari banyak media. Mungkin hal ini benar adanya, mengingat kita tahu selama ini Bali sangat tergantung dari pos ini. Namun, bukan itu yang ingin saya sampaikan pada kesempatan menulis surat pembaca ini. Saya justru ingin mengingatkan walaupun nanti APBD terkoreksi, ada baiknya pos–pos strategis tetap mendapat perhatian. Jika untuk politik kita berani menganggarkan sampai ratusan miliar rupiah, kenapa untuk bencana yang notabene untuk menjaga keselamatan diri kita anggarannya tergolong minim? Menyadari bagaimana dampak erupsi Gunung Agung terhadap rakyat Bali dan alam Bali saat ini, saya berharap ke depan pos penanggulangan bencana menjadi salah satu pos yang mendapat perhatian. Tentu tak hanya anggaran bencana yang harus disiapkan. Saya mengusulkan agar sarana dan prasarana penanggulangan bencana juga diperhatikan. Jangan lagi melihat pos ini sebagai tak penting. Kita harus berbenah dalam mengalokasikan anggaran pemerintah. Untuk keselamatan dan keamanan warga Bali, wajib hukumnya bagi pemimpin Bali ke depan menjamin keamanan warganya. Baik itu karena terdampak bencana atau hal lainnya. Saya pikir bencana bukan hanya akibat alam. Kegagalan ekonomi yang berdampak pada tingginya kemiskinan juga layak dianggap bencana karena berpotensi membuat ketahanan hidup krama Bali tak aman. Semoga ke depan kita selalu hidup aman dan nyaman, sehingga bisa mengjaga Bali secara bersama-sama. Wayan Arsana Gianyar, Bali

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng: Sosiawan, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

18 - 24 Desember 2017

4


Atasi Keterpurukan Ekonomi

Perkuat Sinergi dan Reformasi Pariwisata TEKANAN terhadap perekonomian Bali menguat. Kondisi ini harus diantisipasi dengan penguatan sinergi antar kabupaten/kota dan melakukan langkah nyata di sektor pariwisata. Reformasi pengelolaan pariwisata menjadi hal stratgis yang bisa dilakukan, jiak Bali tak ingin ketinggalan pasar. Pandangan dan tawaran solusi atas kondisi ekonomi Bali saat ini dilontarkan pengamat Ekonomi Viraguna Bagoes Oka sata berbincang dengan majalah Bali Post, Kamis (7/12) kemarin. Ia mengatakan Bali jangan larut dalam keluhan dan mestinya memetik pelajaran berharga dari kondisi ini. Situasi ekonomi Bali saat ini dengan ditutupnya airport selama beberapa waktu buka tutup telah nyata-nyata berdampak pada sektor pariwisata. Kini, sektor yang menjadi generator perekonomian Bali ini yang paling galau dan paling menderita. Kondisi ini diperkeruh pihak asuransi luar negeri yang melarang dan tidak bersedia mengcover kepastian terbang yang ke dan dari airport Ngurah Rai. ‘’Ini membuat situasi makin kacau. Dampaknya sudah jelas menguatnya tekanan terhadap pertumbuhan ekonomi Bali,’’ ujar Viraguna. Ia meyakini akan sulit diprediksi mengingat tidak ada kepastian. Pembatalan kunjungan juga akan terjadi jika tak ada upaya strategis untuk keluar dari kondisi ini. Viraguna mengatakan jika kegalauan ekonomi berlangsung lama Bali berpotensi menuju keterpurukan ekonomi. ‘’Dunia usaha juga akan lesu. Ini akan menjadi ancaman dalam pewarisan budaya dan penguatan daya tahan Bali dari berbagai lini,’’ prediksinya. Untuk itu, pihaknya menyarankan agar pengambil kebijakan di Bali dan pelaku usaha melakukan terobosan. Langkah harus bergerak secara bersinergi untuk mengamankan pertumbuhan ekonominya. Jika pariwisata sebagai generator ekonomi lesu, maka imbasnya harus diantisipasi,’’ sarannya. Ia menawarkan sejumlah solusi untuk mengatasi hal ini. Salah satunya adalah pemerintah provinsi/kabupaten dan kota harus bisa segera bersatu untuk mengam-

bil inisiatif cepat dan cerdas. Sinergi ini harus bergerak ke pusat dan mendesak pemerintah pusat untuk menyatakan tindakan darurat di bidang ekonomi bisnis dengan memberikan dana talangan minimal Rp 4 – Rp 5 triliun untuk menggerakkan kembali dunia usaha dan ekonomi Bali. ‘’Ingat ekonomi Bali bergerak kerah kondisi darurat. Ini akan menjadi ancaman serius bagi Bali dan Indonesia,’’ jelasnya. Solusi lain yang bisa dilakukan adalah sektor perbankan Bali melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus diingatkan untuk memberikan relaksasi dan keringanan bayar utang pokok/bunga nasabah yang langsung atau tidak langsung akibat erupsi Gunung Agung. Setidaknya keringanan ini untuk jangka waktu minimal 6 bulan ke depan. Viraguna juga menwarkan solusi agar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) segera melakukan tindakan nyata dan faktual untuk mengatasi distribusi bahan pokok. Ini wajib dilakukan mengingat ketergantungan Bali terhadap kebutuhan bahan pokok dari luar Bali sangat tinggi. Bahkan jika diperkirakan mendekati 70% dari total kebutuhan. ‘’Langkah ini juga harus bebas dari praktik spekulan dan harga-harga bahan pokok bisa tetap terkedali,’’ tegasnya. Terkait dengan likuiditas, ia mengatakan likuiditas yang terbatas di tangan masyarakat agar dapat dikendalikan oleh BI denaga open market operation (OMO). Hal yang juga sangat stratgeis untuk dilakukan dunia pariwisata tidak usah mengeluh karena ini adalah kesempatan terbaik untuk menata kembali sistem pariwisata Bali yang kredibel dan berkualitas sehingga reformasi Pariwisata Bali adalah suatu keharusan. ‘’Jika pariwisata Bali tidak ingin ditinggalkan dan bisa kalah dengan Lombok dan Banyuwangi, maka Bali harus melakukan reformasi pariwisata. Ingat selama ini Banyuwangi di bawah kepemimpinan Azwar Anas sangat mumpuni dan cerdas dalam menarik wisman dan wisdom, pariwisata berpotensi maju pesat. Mereka cerdas membidik wisatawan berkualitas,’’ ujarnya. l Dira Arsana

Viraguna Bagoes Oka

Ini adalah kesempatan terbaik untuk menata kembali sistem pariwisata Bali yang kredibel dan berkualitas sehingga reformasi Pariwisata Bali adalah suatu keharusan.

18 - 24 Desember 2017

5

5


OPINI

G

Tuntunan Menguatkan �Srada Bhakti�

unung Agung semenjak dinyatakan mengalami peningkatan aktivitas sampai sekarang ini menjadi topik yang tidak pernah lepas diperbincangkan oleh masyarakat Bali. Bahkan bidikan kamera selalu mengarah padanya, seiring berkembangnya media sosial (medsos) banyak yang mengunggah foto maupun video tentang Gunung Agung. Sangat berbanding terbalik dengan dulu waktu belum adanya peningkatan aktivitas Gunung Agung. Mungkin hanya masyarakat di sekitar Gunung Agung yang selalu menatap keagungannya. Dampak erupsi Gunung Agung telah menyebarkan beragam bencana. Beberapa penerbangan menuju Bali banyak dibatalkan akibat erupsi abu vulkanik yang menutupi langit Bali. Banyak wisatawan yang membatalkan kunjungannya ke Bali . Padahal wisatawan dapat memanfaatkan momen erupsi Gunung Agung sebagai kenangan dan pengalaman, karena dapat menyaksikan secara langsung bagaimana gunung tertinggi di Bali menumpahkan kasihnya yang berlimpah kepada masyarakat Bali saat meletus. Hasil letusan Gunung Agung nantinya dapat dinikmati dalam bentuk kesuburan dan limpahan material pertambangan terutama galian C. Berbicara tentang galian C di Karangasem diharapkan ditata dan kelola dengan baik dan bijak. Artinya limpahan materi yang telah dianugrahkan dapat dimanfaatkan dengan sebaikbaiknya tanpa merusak alam lingkungan yang ada. Sesungguhnya masyarakat Bali sudah diberikan konsep yang luar biasa dalam menata kehidupan dengan melaksanakan Tri Hita Karana. Apalagi dalam situasi erupsi gunung Agung, maka Tri Hita Karana dapat diimplementasikan secara menyeluruh. Penerapan dari Sukerta Tata Parahyangan yaitu hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan dilakukan dengan selalu memuja Sang Pencipta dalam manifestasi-Nya yang berstana di Gunung Agung. Dalam konsep Hindu, gunung adalah stana dari para Dewa dan roh

6

Oleh I Nyoman Agus Sudipta

leluhur, sehingga beberapa pura di Bali banyak terdapat di daerah pegunungan ataupun perbukitan. Bahkan Pura terbesar di Bali yaitu Pura Besakih terletak tepat di lereng Gunung Agung. Maka dari itu dengan adanya situasi erupsi Gunung Agung diharapkan masyarakat semakin meningkatkan sradha dan bhakti dengan memohon perlindungan, selalu bersyukur dan berserah apapun yang terjadi semua itu memang kehendak Tuhan dan ini adalah proses dari hukum Rta. Gunung Agung sedang melakukan siklus dari Tri Kona, yaitu Utpeti (penciptaan), Stiti (pemeliharaan) dan Pralina (peleburan). Proses Utpeti (penciptaan) sudah dilakukan setelah tahun 1963 saat gunung Agung meletus, maka Tuhan mengembalikan keadaan secara perlahan dengan menciptakan kembali kehidupan di sekitar gunung Agung ataupun daerahdaerah yang terkena dampak letusannya. Setelah itu terjadi proses Stiti (pemeliharaan), yaitu apa yang sudah tumbuh dan berkembang dipelihara dengan kasih sayang dari gunung Agung berupa aliran air yang jernih, udara (oksigen) yang bersih dan menyejukkan, limpahan hasil alam yang dapat memberikan kehidupan bagi semua makhluk. Sekarang dalam situasi erupsi seperti ini, gunung Agung sedang melaksanakan proses Pralina (peleburan) yaitu melebur kembali segala sesuatu yang sudah tidak baik dan leteh (kotor) untuk dikembalikan atau dilebur, sehingga nanti akan diciptakan kembali. Maka sesungguhnya gunung Agung meletus bukan sebuah musibah, tetapi berkah yang luar biasa dari seorang Ibu yang sedang memasakkan anakanaknya (pedekan/umatnya) makanan yang nantinya dapat dinikmati untuk keberlangsungan hidup. Hal yang perlu diingat adalah keadaan Gunung Agung seperti sekarang ini sesungguhnya ujian untuk masyarakat Bali tentang penerapan dari Sukerta Tata Pawongan yaitu hubungan yang harmonis

antara manusia dengan sesama manusia melalui penerapan manyama braya. Apakah rasa ini masih terpelihara oleh masyarakat Bali, disaat banyak warga Karangasem yang harus mengungsi untuk menyelamatkan diri. Ataukah masyarakat Bali lainnya yang wilayahnya tidak terdampak erupsi Gunung Agung masih memiliki hati nurani dan kepedulian untuk saling membantu? Disinilah Ida Batara Lingsir gunung Agung sedang menguji kesadaran masyarakat Bali untuk saling menolong sebagai wujud penerapan rasa manyama braya. Membantu meringankan beban yang dialami warga Karangasem, misalnya membantu membeli hewan peliharaan mereka dengan harga yang sesuai, bukan mencari keuntungan dalam situasi yang dialami. Membantu memberikan tempat pengungsian dan tempat penampungan hewan ternak serta penyediaan logistik ataupun kebutuhan lainnya. Bila rasa manyama braya masih dilaksanakan sebagai upaya meringankan beban semeton Karangasem, pastinya masyarakat Bali mampu melewati ujian yang sedang membuat terjadi. Penerapan dari Sukerta Tata Palemahan yaitu hubungan yang harmonis antara manusia dengan alam lingkungan dilakukan dengan memelihara dan menjaga kelestarian alam lingkungan di Gunung Agung. Apalagi di lereng Gunung Agung banyak terdapat material yang dapat diolah dan dimanfaatkan dalam kehidupan. Bahkan banyak terdapat perusahaan penambangan galian C di lereng gunung Agung. Sudahkah para pengusaha galian C memanfaatkan anugrah dari Sang Pencipta dengan bijak? Ataukah mereka justru merusak lingkungan disekitar Gunung Agung dengan melakukan eksploitasi besar-besaran terhadap kekayaan alam yang ada? Jangan sampai karena sifat rakus yang menguasai, maka lingkungan alam gunung Agung menjadi rusak dan menyebabkan terjadinya bencana. Penulis Guru SMK Negeri 1 Abang, Karangasem

18 - 24 Desember 2017

6


BALI SEPEKAN

Gedong Panyimpenan Terbakar

MBP/ina

Tertimpa Longsor

Empat Palinggih Hancur

PURA Taman di Banjar Kedui Desa Tembuku tertimpa longsor. Akibat kejadian itu, empat palinggih yang ada di areal pura hancur tertimbun material tanah. Longsor diduga terjadi akibat kondisi tebing yang labil dan tak kuat menahan derasnya guyuran hujan sejak beberapa hari terakhir. Informasi yang dihimpun, Selasa (5/12) menyebutkan longsor yang menimpa Pura Taman diketahui pagi kemarin oleh warga yang hendak mandi di sungai Barong yang lokasinya berada dekat dengan pura. Diduga, longsor terjadi pada Senin (4/12) sekitar pukul 17.00 Wita. Wakil Bendesa Adat Kedui Wayan Sudarma mengatakan, pihaknya bersa-

ma aparat kepolisian dan TNI mengecek ke lokasi setelah mendapat laporan warga. Menurutnya, tanah longsor yang menimpa Pura Taman baru pertama kali terjadi. Sebelumnya, tebing sempat mengalami longsor tapi tidak sampai mengenai pura. Sudarma menyebutkan, empat palinggih yang rusak terkena material longsoran tebing yakni palinggih sanggaran, gedong panyimpenan, bale pelik dan palinggih ngerurah. Selain itu, bangunan bale pesamuhan yang ada di tengah areal pura juga rusak dan mengalami retak pada bagian lantai akibat hantaman longsor. l Swasrina

INSIDEN kebakaran terjadi di Pura Merajan Agung di Desa Kenderan Kecamatan Tegallalang, Selasa (5/12). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 90 juta. Informasi dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui Desak Nyoman Raka (72). Saat sedang bersihbersih di areal pura, dia melihat ada kepulan asap di atap sebelah timur bangunan suci gedong panyimpenan Ida Ratu Gede. Atap gedong terbuat dari ijuk. Melihat kepulan asap itu, Desak Raka berteriak-teriak memanggil warga setempat. Sejumlah warga pun berhamburan datang ke pura. Kulkul bulus lantas menggegerkan warga lainnya. Secara bergotong royong warga lantas berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Selain itu, ada warga yang menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Gianyar. Kanit Bimas Polsek Tegallalang Ipda Made Darma menyatakan, kesigapan warga membuat kejadian itu tidak sampai merembet. l manik astajaya

Kabur, Gembong Curanmor Ditembak SELAIN terlibat kasus pencurian motor, komplotan curanmor asal Makassar, Fajar Hasmara alias Abi (27) dan Renaldi alias Aldi (22), juga membobol rumah dan terlibat kasus perampasan sepeda motor. Selanjutnya, barang curian tersebut dijual lewat media online. Polisi terpaksa menembak kaki kiri tersangka Fajar karena kabur saat disergap di Jalan Kubu Anyar, Tuban, Kuta, Jumat (1/12) lalu. ‘’Daripada dia (Fajar - red) kabur, anggota Unit 2 Subdit 3 Jatanras Ditreskri-

mum Polda Bali terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas,’’ kata Kabag Binops Ditreskrimum Polda Bali AKBP Hagnyono didampingi Kaur Kemitraan Subbid Penmas Humas Polda Bali Kompol Ismi Rahayu, Selasa (5/12). Menurut AKBP Hagnyono, terkait kasus curat komplotan maling ini dominan beraksi di wilayah Denpasar Selatan (Densel). Selain itu, mereka juga terlibat kasus perampasan sepeda motor di wilayah Kuta Utara. ‘’Mereka ini beraksi

di wilayah Denbar, Densel, Dentim dan Kuta Utara. Selain mencuri lima sepeda motor, mereka menyasar HP dan vape beserta kelengkapannya,’’ ungkapnya. Ditreskrimum Polda Bali, kata Hagnyono, telah melakukan Operasi C4 (curat, curas, cusa dan curanmor) dan hasilnya terjadi penurunan kriminalitas. Meski demikian, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dan peningkatan sehingga gangguan kamtibmas bisa diminimalisir. l Ngurah 18 - 24 Desember 2017

7

7


LAPORAN UTAMA

Pelantikan Pengurus BPD HIPMI Bali 2017-2020

Targetkan 1.000 Wirausaha Muda

B

adan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) melantik Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bali masa bakti 2017-2020 pada Rabu (6/12). Pelantikan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali, senior HIPMI, Kadin Bali, dan asosisasi pengusaha lainnya. Dengan tema Sinergitas HIPMI untuk Membangun Bali, HIPMI Bali yang dinakhodai dr. I Gusti Nyoman Dharma Putra, Sp.KK., menargetkan 1.000 wirausaha muda di Bali untuk membangun ekonomi Bali. Guna mencapai target ini, HIPMI Bali fokus mengembangkan program HIPMI Perguruan Tinggi. “Untuk menyebarkan virus-virus pengusaha muda ke kampus,” ujar Dharma Putra. HIPMI Perguruan Tinggi ini adalah dengan merekrut mahasiswa-mahasiswa untuk bergabung dengan HIPMI. Melalui

HIPMI Perguruan Tinggi akan dikembangkan pengusaha yang by design. “Jadi pengusaha yang dibentuk dengan pembelajaran. Kemudian di HIPMI sebagai wadah untuk inkubatornya. Sehingga dalam mengembangkan usahanya bisa bertahan dan bisa maju menjadi pengusaha yang lebih besar lagi,” jelasnya. Hal ini dilakukan untuk mengubah image pemuda tentang pengusaha. Sehingga minat anak muda berubah menjadi pengusaha. “Kalau dulu orang kuliah tujuannya untuk menjadi pegawai. Tapi saat ini, pengusaha dianggap profesi yang keren. Saya lihat sekarang tidak terlalu banyak hambatan,” bebernya. Hanya saja pengusaha pemula biasanya mengalami kendala pada permodalan dan networking. Namun dengan menjadi anggota HIPMI, pengusaha akan membuka jalan untuk menjadi lebih besar dengan networking yang kuat. “Karena HIPMI menawarkan networking. Jadi

modal utama dari pengusaha adalah sinergi atau networking itu sendiri. Tidak hanya berdasarkan pada modal,” tandasnya.

MBP/ist

Pelantikan pengurus BPD HIPMI Bali periode 2017-2020.

8

Kembangkan Industri Kreatif Dharma Putra juga menyampaikan bahwa pengusaha jangan hanya menitikberatkan pada sektor pariwisata. Namun juga mengembangakan industri kreatif, agar ekonomi Bali tahan goncangan. HIPMI Bali kepengurusan 2017-2020 berkomitmen melanjutkan program HIPMI Bali yang dijalankan sebelumnya. Menerapkan semangat HIPMI Bali yang bermanfaat. HIPMI Bali fokus-

18 - 24 Desember 2017

8


MBP/ist

Pelantikan pengurus BPD HIPMI Bali periode 2017-2020.

memberikan manfaat untuk pemerintah, pemuda pengusaha. Ke depannya HIPMI Bali akan mengusulkan untuk membentuk HIPMI digital. Jadi untuk menampung pengusaha-pengusaha muda yang start up yang bersifat digital. “Kita kemarin sudah audiensi dengan Walikota Denpasar, untuk start up yang digital yang membutuhkan virtual office, untuk masalah perijinan yang masih belum ada ternyata di Denpasar akan segera ditindaklanjuti untuk bisa menampung teman-teman itu,” bebernya. Di era saat ini menurutnya, mau tidak

mau seorang pengusaha harus “go digital”. Tapi memang tidak bisa meninggalkan cara offline. “Online itu sangat dibutuhkan saat ini. Kalau kita tidak online, go a way sekarang, tidak bisa kita pertahankan,” tukasnya. Penggunaan online dan offline hampir sama yaitu 50:50, karena digital sangat dibutuhkan bahkan semua bidang bisa didigitalisasi. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta berharap agar pengurus HIPMI Bali dengan semangat mudanya bisa untuk membangun UMKM yang ada di Bali. Sehingga mampu meningkatkan

pertumbuhan ekonomi Bali di atas pertumbuhan ekonomi nasional. “Ini harus kita jaga, karena kalau tidak kita jaga, kita juga akan mengalami kekhawatiran. Di masa-masa yang akan datang akan terjadi penurunan terhadap pertumbuhan ekonomi kita, apalagi dengan adanya bencana Gunung Agung ini,” ujarnya. Oleh karena itu pihaknya berharap dengan dikukuhkannya pengurus HIPMI Bali 2017-2020, akan mampu mendongkrak kemajuan entrepreneur muda yang ada di Bali. l Citta Maya/adv 18 - 24 Desember 2017

9

9


LAPORAN UTAMA

SOP Penanganan Bencana Harus Jelas

P

ARIWISATA Bali benar-benar terpukul. Dampak erupsi bahkan disebut lebih buruk dari peristiwa Bom Bali I dan II. Sebab, ketika Bom Bali I dan II, Bandara tak ditutup. Namun, erupsi Gunung Agung membuat Bandara harus buka tutup. Untuk itu, perlu standar operasional (SOP) dalam menghadapi bencana sehingga pariwisata tak menjadi terpuruk. Karena, seperti pengalamam sebelumnya, ketika terjadi bencana Gunung Agung penanganan wisatawan dinilai belum efektif dan maksimal. “Dalam jangka panjang pemerintah juga harus menyiapkan bagaimna SOP penanganan gunung seperti ini, jangan sampai seperti sekarang ini,” kata Ketua Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali (AMPB) Gusti Kade Sutawa di sela-sela gatering dan rembug akhir tahun, Kamis (7/12) di Hotel Puri Saron Seminyak. Dalam kondisi seperti sekarang ini, pihaknya ingin fokus bagaimana strategi pemulihan pariwisata Bali dalam menghadapi erupsi Gunung Agung. Namun demikian, standar prosedur ketika terjadi bencana juga harus jelas, terutama di sektor pariwisata agar tidak justru menjadi image negatif di kalangan wisatawan. “Tadi disampaikan saat penanganan tamu pada tutupnya operasional bandara kurang maksimal dan efektif, sehingga imagenya kurang baik. Ke depan penanganan seperti ini harus sudah “well plan” dan ada komando juga,” harapnya. Penasihat AMPB Panudiana Khun mengatakan, sebenarnya pemerintah sudah siap menghadapi kondisi yang terjadi. Hanya saja perlu ada sinkronisasi. Namun begitu pihaknya optimis akan ada jalan dan hotel kembali penuh. Apalagi berkaca pada tahun-tahun sebelumnya perkembangan sektor pariwisata tumbuh 20 persen setiap tahun. “Kalau airport terus buka maka akan kembali normal. Selain itu harus terus promosi,” ujarnya. Sementara, Ida Bagus Ngurah Wijaya mengatakan, saat ini harus bisa memisahkan permasalahan Gunung Agung. Kondisi Gunung Agung sudah ada yang menangani. Masalah saat ini sebenarnya bukan karena Gunung Agung, namun hanya karena airport ditutup. Dikatakannya, setelah seminggu dibukanya bandara, sudah 7.500 wisatawan yang datang. Itu artinya tidak semua turis membatalkan kunjungan ke Bali. Masih ada yang optimis datang ke Bali. “Sekarang kemungkinan sudah 8.000. Karena kita adalah the best detination di dunia, itu yang menyebabkan orang masih optimis datang ke Bali,” pungkasnya. Dalam kondisi seperti saat ini, semua harus optimis. Sekaranglah kesempatan berwisata ke Bali. Untuk itu, pihak Hotel jangan menurunkan rate, tapi harus ada value atau nilai tambah yang ditawarkan. “Apa nilai lebih yang bisa diberikan. Value ini akan menciptakan suasana, sehingga akan ada orang yang tinggal di sini. Mari kita bergandengan tangan untuk me-recovery pariwisata Bali,” ucapnya. l Yudi Karnaedi

10

18 - 24 Desember 2017

10


MBP/edi

Suasana gathering dan rembug akhir tahun Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali (AMPB), Kamis (7/12) di Hotel Puri Saron Seminyak. 18 - 24 Desember 2017

11


AKTIVITAS

MBP/ist

DPRD DENPASAR - Proses pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPRD Kota Denpasar atas nama I.B. Kompyang Wiranata (Gus Kowi) akhirnya rampung. Setelah Surat Keputusan Gubernur No.1878/01-A/HK/2017 tertanggal 14 November 2017 turun, pelaksanaan PAW dilakukan Rabu (29/11) dalam sidang paripurna istimewa yang dipimpin Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede. Hadir dalam sidang istimewa ini, Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, para pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, perbekel/lurah se-Kota Denpasar serta undangan lainnya.

MBP/ist

BUPATI BADUNG - Setelah hari raya Buda Kliwon Pahang (Pegat Uwakan), Rabu (6/12) keluarga besar Bupati Badung Nyoman Giri Prasta akan melaksanakan upacara pengabenan untuk almarhumah Ni Ketut Suwiti, yang merupakan ibu kandung Nyoman Giri Prasta. Rentetan upacara sebelum pengabenan sudah dimulai pada Kamis (7/12), dengan melaksanakan kegiatan nuasen karya, nanceb surya agung dan tetaring, serta sekitar pukul 10.00 Wita melakukan upacara mamitang di RSUD Mangusada dan RSUP Sanglah.

MBP/ist

MBP/ist

PEMKAB BADUNG - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Badung Wayan Suambara didapuk menjadi narasumber pada Workshop Penyusunan Profil Program Studi Magister Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Udayana, Sabtu (2/12). Pada kesempatan tersebut, Suambara menyatakan komitmen Pemkab Badung khususnya pelayanan publik yang kini diarahkan berbasis teknologi. Menurut Suambara, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta selain bertekad menyejahterakan kehidupan krama Badung, juga berkeinginan mencerdaskan kehidupan warganya, baik yang berada dalam jenjang pendidikan formal maupun masyarakat pada umumnya.

12

18 - 24 Desember 2017

BUPATI KLUNGKUNG - Pemerintah Kabupaten Klungkung memperingati Hari Ulang Tahun ke-46 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tahun 2017, Rabu (29/11). Momentum yang ditandai dengan apel di Lapangan Puputan Klungkung ini tak sekadar seremonial tahunan. Namun, harus menjadi tonggak untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi dalam memberikan pelayanan publik. Amanat tertulis Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang dibacakan Bupati Nyoman Suwirta menyatakan, pelaksanaan perayaan HUT dengan tema ‘’46 Tahun Korpri Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa’’ ini bertujuan untuk memantapkan fungsi organisasi sebagai perekat persatuan bangsa.


18 - 24 Desember 2017

13


A KT I V I TA S

MBP/ist

WALI KOTA DENPASAR - Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) sebagai ujung tombak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat diharapkan mampu memberikan contoh yang baik bagi masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan. Hal tersebut ditekankan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka Musyawarah Kerja ke-46 Korpri Kota Denpasar yang dirangkaikan dengan Pemilihan Kepengurusan Korpri Kota Denpasar Periode Tahun 2017-2022 di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Rabu (29/11).

MBP/ist

HATTEN WINES - Salah satu produk dari Hatten Wines, yaitu Pino de Bali, mendapat trofi penghargaan sebagai Best Dessert Wine dari Asia Tenggara dan penghargaan berupa medali emas sebagai Sweet Fortified Wines dalam ajang Cathay Pacific Hongkong International Wine and Spirit Competition 2017. Bersaing dengan 33 negara, Hatten Wines mencapai puncak dari Asian Wines sebagai benchmark berkualitas dari beragam jenis wines. Dalam kompetisi itu, Hatten Wines tidak hanya mengirimkan satu jenis winenya. Ada empat jenis wine lagi yang diikutkan, yakni Hatten Wines Rose, Hatten Wines Alexandria, Hatten Wines Jepun Sparkling Rose dan Hatten Wines Tunjung Sparkling Brut yang semuanya meraih penghargaan Bronze Medals.

MBP/ist

MBP/ist

RPKD - Sejak pertama kali mengudara pada 21 Oktober 2002 lalu, Radio Publik Kota Denpasar (RPKD) melaksanakan operasional siaran khusus informasi lalu lintas serta operasional umum layanan informasi publik berupa informasi pembangunan, informasi pendidikan, kebersihan lingkungan, kesehatan, pariwisata budaya, kebencanaan dan kegawatdaruratan serta hiburan bagi masyarakat Kota Denpasar. Di dalam UU No.32 Tahun 2002 tentang Penyiaran disebutkan bahwa setiap Lembaga Penyiaran wajib memiliki Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) serta Izin Stasiun Radio (ISR).

14

18 - 24 Desember 2017

WABUP BADUNG - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, S.H. melakukan kunjungan kerja ke sejumlah pembangunan infrastruktur di wilayah setempat, Kamis (30/11). Ikut mendampingi orang nomor dua di Pemerintah Kabupaten Badung tersebut, Asisten II Dewa Made Apramana, Asisten III Cokorda Raka Darmawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) I.B. Surya Suamba, Kepala Badan Litbang I Wayan Suambara, Staf Ahli Ni Luh Dessy Darmayanty dan sejumlah kepala bagian beserta staf. Beberapa proyek yang dikunjungi, di antaranya pembangunan rumah jabatan Bupati dan Wakil Bupati Badung, berikut pembangunan gedung pertemuan dan penataan halaman setempat.


MBP/ist

MBP/ist

BANK BRI -Dalam rangka menyambut HUT ke-122 Bank BRI pada 16 Desember 2017, Bank BRI menyelenggarakan berbagai program penyaluran Dana Bina Lingkungan di seluruh wilayah Indonesia, di antaranya Program Revitalisasi Pasar, BRI Mencerdaskan Anak Bangsa dan Operasi Katarak Gratis. Penyelenggaraan program-program Bina Lingkungan ini di wilayah kerja Kantor Wilayah BRI Denpasar dilaksanakan di Provinsi Bali, NTB dan NTT. Pemimpin Wilayah BRI Bali-Nusa Tenggara Dedi Sunardi mengatakan, Program Revitalisasi Pasar BRI tahun ini menyasar pasar-pasar tradisional yang masih memerlukan pembangunan secara fisik.

BUPATI JEMBRANA - Peringatan HUT ke-46 Korpri, HUT ke-72 PGRI dan HKN (Hari Kesehatan Nasional) ke-53 diselenggarakan dengan melakukan apel di Stadion Pecangakan, Rabu (29/11) kemarin. Dalam apel ini, bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Bupati Jembrana I Putu Artha dan Pemimpin Upacara I Nengah Suparta yang sehari-hari bertugas sebagai Kepala Bidang Penataan dan Penataan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Jembrana. Turut hadir, Wakil Bupati (Wabup) Jembrana I Made Kembang Hartawan, anggota Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Negara, para Kepala OPD Pemkab Jembrana, anggota Korpri, PGRI, TNI dan Polri.

MBP/ist

MBP/ist

UNDIKSHA - Memasuki pengujung 2017, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja kembali mewisuda para lulusannya. Sebanyak 401 lulusan dari berbagai fakultas berhasil dicetak oleh perguruan tinggi berjuluk “Kampus Seribu Jendela” ini. Dalam wisuda ke-54 itu, para lulusannya dijamin sebagai sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan memiliki daya saing di era global ini. Prosesi wisuda dipusatkan di gedung Auditorium Undiksha Kamis (30/11). Wisuda ini digelar melalui Sidang Terbuka Senat Undiksha dipimpin Rektor Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. Mereka yang diwisuda itu meliputi 43 orang dari jenjang Pendidikan Magister, 350 orang dari jenjang Pendidikan Sarjana, dan 8 wisudawan dari jenjang Pendidikan Ahli Madya.

BUPATI TABANAN - Pemerintah pusat kembali memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan. Setelah penghargaan Restrukturisasi Terbaik yang diterima PDAM Kabupaten Tabanan akhir November 2017 lalu, kini Pemkab Tabanan juga menerima Anugerah Dana Rakça 2017. Anugerah itu merupakan penghargaan dari Presiden RI atas daerah-daerah yang dinilai memiliki kinerja baik dalam pengelolaan keuangan daerah, pelayanan dasar publik, kesejahteraan masyarakat, dan pelayanan pemerintahan umum. Penghargaan tersebut diserahkan melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2018 di Aula Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (6/12). Penghargaan itu diterima langsung oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. 18 - 24 Desember 2017

15


TOKOH

Pelajaran dari Gunung Agung

K

Kasbani

Kalau gunung lainnya dengan oversacle setengah jam, dalam hitungan jam pasti terjadi erupsi. Apalagi overscale Gunung Agung pernah mencapai 52 menit. Ini memang beda. Banyak hal yang perlu dipelajari dari fenomena Gunung Agung.

16

asbani, salah satu tokoh sentral dalam pemberitaan erupsi Gunung Agung. Pernyataan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM ini, selalu ditunggu-tunggu masyarakat. Apalagi saat aktivitas Gunung Agung mengalami peningkatan. Sosok ini pun secara khusus sempat datang ke redaksi Bali Post. Kasbani tidak sendiri. Ia datang bersama Kepala BPBD Provinsi Bali Dewa Made Indra, Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Komunikasi Publik Hadi M. Djuraid dan Kepala Museum Geologi Gunung Batur Desak Andaryani. Salah satu pernyataan Kasbani saat diskusi dengan jajaran redaksi, bahwa ia banyak belajar dari fenomena Gunung Agung, gunung yang disucikan masyarakat Bali. Banyak fenomena alam yang kadangkala tak masuk cakupan keilmuan dan kebiasaan yang sering terjadi. Fenomena itu terjadi di Gunung Agung. Salah satu yang disebut Kasbani adalah tingginya gempa, lamanya tremor overscale dan keluaran gas SO2. Namun semua itu tidak serta-merta menyebabkan Gunung Agung erupsi yang eksplosif. Seperti saat satus awas pertama (22 September – 29 Oktober 2017) Gunung Agung diguncang gempa sekitar 28.000 kali. Namun, ketika itu Gunung Agung tidak bisa ditembus lava. Hanya keluar asap. Itu pun warnanya putih, bukan kelabu seperti saat Gunung Agung muntahkan debu. Demikian pula keluaran gas SO2. Gunung Agung mengeluarkan gas beracun itu enam kali lipat lebih besar dari Gunung Merapi, Jawa Tengah. Gunung Merapi mengeluarkan gas SO2 sekitar 1.000 kiloton saat erupsi. Sementara Gunung Agung mencapai 6.000. Sama juga dengan tremor overscale. Kalau gunung lainnya dengan oversacle setengah jam, dalam hitungan jam pasti terjadi erupsi. Apalagi overscale Gunung Agung pernah mencapai 52

menit. ‘’Ini memang beda. Banyak hal yang perlu dipelajari dari fenomena Gunung Agung,’’katanya merendah. Di sisi lain, Gunung Agung juga istimewa lantaran mampu bertahan meski dari sisi kegempaan jumlahnya sangat besar. Selama ini, belum pernah ada gunung berapi selain Gunung Agung yang aktivitas gempanya mencapai hingga 800 kali per hari. “Di Indonesia, gempa di Gunung Agung itu rekornya paling banyak per harinya. Amplitudonya juga besar, gempa-gempa terasa juga sangat banyak,” jelasnya. Kasbani menambahkan, Gunung Agung juga beberapa kali mengalami gempa tremor overscale. Dari pengalamannya, gempa tremor overscale biasanya diikuti dengan letusan. Namun sepanjang sudah berada di radius yang aman, masyarakat dikatakan tidak perlu waswas. “Karena pengalaman di tempat lain, ya…ada rasa waswas. Kalau ada overscale, biasanya indikasi untuk terjadi erupsi. Erupsi itu bisa lava keluar, bisa abu, bisa yang lainnya. Jadi potensi seperti itu, tidak harus langsung besar,” imbuhnya. Status Gunung Agung hingga saat ini masih ditetapkan pada level IV atau awas. Artinya, potensi erupsi masih bisa terjadi lagi setiap saat. Oleh karena itu, radius tertentu masih harus dikosongkan untuk menghindari bahaya. Baik bahaya primer yakni material piroklastik letusan Gunung Agung, maupun bahaya sekunder berupa banjir lahar hujan. “Sampai saat ini, perkembangan Gunung Agung aktivitasnya masih tinggi dan fluktuatif. Dari pengamatan visual masih ada embusan asap,” ujarnya. Menurut Kasbani, pihaknya tidak hanya mengandalkan satu parameter untuk menentukan status gunung berapi. Akan tetapi komprehensif dan menyeluruh meliputi data seismik, deformasi, geokimia dan penginderaan jauh satelit. l Rindra

18 - 24 Desember 2017

16


EKONOMI

Lebih Buruk dari Bom Bali ERUPSI Gunung Agung benar-benar menjadi bencana. Tidak saja terhadap penduduk yang tinggal di kawasan rawan bencana (KRB), juga berdampak pada Bali. Pascaerupsi, puluhan ribuan wisatawan yang tinggal di Bali langsung angkat koper. Bahkan wisatawan Tiongkok yang selama ini mendominasi, langsung dijemput tujuh pesawat yang disewa pemerintah tirai bambu tersebut. Al hasil, hunian hotel jeblok. Bahkan lebih parah dari dampak bom Bali I. Sanur, Kuta dan Nusa Dua, ikon pariwisata di Denpasar dan Badung. Ketiganya kini merasakan dampak tidak langsung dari erupsi Gunung Agung. Hunian hotel di kawasan tersebut turun drastis. Di Sanur misalnya. Hunian hotel berkisar antara 10 sampai 12 persen. Bahkan beberapa hotel, tingkat huniannya hanya satu digit saja. Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Denpasar I.B. Gede Sidharta Putra, menyebutkan, dampak erupsi Gunung Agung sudah mulai terasa. Ironisnya, jauh lebih parah ketimbang bom Bali 2012 lalu. Pada saat itu, hunian hotel masih berkisar pada angka 30 persen ke atas. “Kondisi ini sangat mengkhawatirkan bagi kita pelaku pariwisata. Karena untuk bisa operasional secara penuh, minimal tingkat hunian berkisar antara 40 sampai 45 persen,” ujar Sidharta Putra yang juga Ketua PHRI Denpasar dan Ketua Yayasan Pembangunan Sanur ini.

Hal serupa juga diakui Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Maria Antonia Dezire. Ia mengatakan, bencana erupsi Gunung Agung dipastikan berdampak besar terhadap kunjungan wisatawan ke Denpasar. “Mau tidak mau, kita pasti kena dampaknya,” ujar mantan Kabag Pengadaan Barang dan Jasa ini. Selain Sanur, Kuta juga alami hal serupa. GM Grand Istana Rama Hotel, Adi Soenarno, mengakui mengalami imbas dari erupsi Gunung Agung. Dia mengatakan, okupansinya mencapai kisaran 40 persen dari normalnya 80 persen. “Okupansi saat ini mencapai 40 persen,” katanya. Ia mengaku penurunan okupansi ini masih lebih baik dibandingkan dengan sejumlah hotel di kawasan Kuta. Sebab, di sejumlah hotel, okupansi bahkan menyentuh persentase 1 digit. Untuk itu pelaku pariwisata harus berupaya untuk meyakinkan dunia bahwa Bali masih aman dikunjungi. Selain itu, di masa sepi wisatawan ini, ia menilai perlu diadakan sejumlah kegiatan yang bisa menarik wisatawan untuk datang ke Bali. Bendesa adat Kuta I Wayan Swarsa mengatakan, kondisi sepi seperti sekarang ini bukan dirasakan di Kuta saja, namun di semua daerah wisata di Bali juga mengalami hal yang sama. Sesuai data yang diterimnya, di Kuta, hunian kamar hotel memang sampai angka 1 digit. Bahkan ada juga yang sampai nol atau tidak ada sama sekali. Kondisi ini

sangat dirasakan setelah penutupan bandara. Pihaknya berharap agar pemerintah gencar melakukan komunikasi dengan pihak maskapai Internasional untuk menyatakan bahwa Bali aman. Sementara Wakil Ketua Umum I DPP IHGMA, I Made Ramia Adnyana menambahkan, saat ini memang kunjungan wisatawan agak menurun. Diperkirakan, kondisi ini akibat kendala penerbangan. Bahkan saat dilakukan Gatgering Senin lalu, sudah disepakati untuk seluruh pelaku pariwisata, maupun maskapai, agar mengadakan promosi besar-besaran untuk akhir tahun. “Ini langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk memulihkan kembali kondisi pariwisata. Selain itu kami juga sudah usulkan supaya pihak maskapai penerbangan diajak komunikasi dan diberikan keyakinan bahwa Bandara Ngurah Rai sudah beroperasi seperti biasa. Termasuk juga melakukan komunikasi dengan pihak Konsulat,” katanya. Sementara di Nusa Dua juga terjadi penurunan kunjungan. Hal ini jjuga berdampak pada tingkat hunian hotel. Sejumlah pekerja mengakui, di sejumlah hotel sudah dilakukan penjadwalan kembali jam kerja. Artinya, kalau sebelumnya sekali seminggu dapat libur, kini ditambah dua kali seminggu. Namun diakuinya belum ada hotel yang merumahkan karyawan. ‘’Belum ada yang sampai merumahkan. Masih diatur jam kerja dan liburnya saja,’’ tegasnya. l Tim MBP 18 - 24 Desember 2017

17

17


KIPRAH

MBP/ist

Ajegkan Lagu Pop Bali Anak-anak

E

ksistensi musik pop Bali anak-anak belakangan ini semakin tergerus oleh musik untuk kalangan orang dewasa. Terlebih lagi, lirik yang tersirat dalam setiap bait lagu anak-anak cenderung mengarah ke lirik-lirik lagu orang dewasa. Untuk itu, semua pihak termasuk orangtua semestinya mengarahkan anak-anaknya untuk menggeluti dunia tarik suara dengan membawakan lagu yang sesuai dengan usianya. Seperti Ni Putu Iswarya Harumtini atau yang akrab dipanggil Harum salah satu penyanyi pop Bali anak-anak kelahiran Singaraja ini selalu didukung kedua orangtuanya dalam menekuni dunia tarik suara. Bukan hanya dalam olah vokal, terkait pemilihan lagu pun selalu diawasi oleh kedua orangtuanya. “Di samping mendukung hobi anak, saya juga selalu mengarahkannya ke hal-hal yang sesuai pada usianya. Seperti dalam pemilihan lagu, yang harus sesuai usianya. Jangan sampai, di usianya yang masih anak-anak, tetapi harus diberikan pemahaman lagu dewasa. Semua itu ada pada kita sebagai orangtua agar anak kita tidak salah langkah,” ujar Ibu Harum, Ni Made Narawati, belum lama ini. Sebagai bentuk keseriusannya dalam mengajegkan lagu pop Bali anak-anak, Harum sudah merilis single perdana yang berjudul “Gumi Den Bukit” yang diciptakan oleh

18

18 - 24 Desember 2017

Andik dan diaransemen Michan Exsecutive pada medio Maret 2017 lalu. Selanjutnya, pada April 2017, dara kelahiran 26 Agustus 2004 ini ini kembali merilis single yang berjudul “Persahabatan” yang diciptakan dan diaransemen Michan Exsecutive. Dalam single “Persahabatan” Harum mengandeng Jegeg Ravindra sebagai teman duet. Tak berhenti sampai di sana, pada Agustus 2017, Harum kembali mengeluarkan single dengan judul “Suksema Meme Lan Bape” yang diciptakan oleh Andik dan diaransemen oleh Michan Exsecutive. “Saya selalu memberikan motivasi dan selalu berusaha untuk memfasilitasi kegiatan nyanyinya, seperti ngantar les vokal,” tutur Narawati. Sementara itu, Harum mengaku sudah tertarik dengan dunia tarik suara sejak di bangku Taman Kanak-kanak. Kegemarannya itu mengantarkan Harum meraih juara dalam ajang lomba menyanyi anak-anak saat masih duduk di bangku SD. Selain itu, ia juga sempat meraih prestasi di ajang lomba fashion. Tentunya, ia berharap suatu saat bisa menjadi penyanyi yang sukses dan dikenal oleh pecinta musik di Bali. “Saya ingin menjadi penyanyi profesional,” katanya penuh harap. l Winata


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

KEMENDIKBUD - Pascadisahkan sebagai undang-undang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menggelar sosialisasi UU Pemajuan Kebudayaan di Wantilan Banjar Kalah, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, Selasa (5/12). UU ini dipastikan sebagai angin segar dalam pelestarian beragam kebudayaan di Indonesia. Acara sosialisasi UU Pemajuan Kebudayaan dihadiri Direktorat Seni Pertunjukan Kemendikbud RI Yusmawati, anggota Komisi X DPR-RI Ida Bagus Putu Sukarta, sejumlah tokoh seni dan ratusan warga Desa Peliatan, Ubud.

WALI KOTA DENPASAR - Pelayanan kesehatan yang merupakan salah satu pelayanan dasar pada masyarakat menjadi perhatian serius Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara. Setelah meluncurkan program Denpasar mantap kesehatan masyarakat (Damakesmas) dan Unit Health Coverage (UHC), Wali Kota Denpasar I.B. Rai Mantra memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh pemangku kahyangan tiga se-Kota Denpasar. Demikian dikatakan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di sela-sela kegiatan di Denpasar, Selasa (28/11).

MBP/ist

MBP/ist

PEMKAB KLUNGKUNG - Pemerintah Kabupaten Klungkung meraih penghargaan tingkat nasional, Swasti Saba Padapa. Penghargaan di bidang kesehatan ini merupakan kerja sama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. Penghargaan itu diterima Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Klungkung dr. Made Adi Swapatni di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (28/11). Penghargaan bagi kabupaten/kota sehat yang kali pertama diraih ini, kembali disampaikan kepada Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta pada perayaan Hari Kesehatan Nasional Tahun 2017 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Semarapura, Kamis (30/11).

BUPATI KARANGASEM - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menjadi Inspektur Upacara Apel Peringatan HUT ke-46 Korpri yang disinkronkan dengan peringatan HUT ke-72 PGRI, HUT yang juga dikaitkan dengan HKN ke-53 dan HUT ke-81 DWP tahun 2017. Upacara itu dilangsungkan di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Rabu (29/11). Saat memberikan sambutan, Mas Sumatri berpesan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Karangasem, agar bekerja lebih profesional, efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan dewasa ini tantangan dunia cukup berat akibat persaingan global. Ada ketidaktentuan dan muncul fluktuasi kondisi. 18 - 24 Desember 2017 19


MANCANEGARA

Lagi, Dunia Kecam Trump

P

residen AS Donal Trump kembali menimbulkan kontroversi. Orangorang Arab dan Muslim di Timur Tengah mengecam pengakuan Amerika Serikat (AS) atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Mereka menilai hal itu sebagai tindakan provokasi di wilayah yang bergejolak. Warga Palestina mengatakan bahwa Washington telah menghilangkan peran utamanya sebagai mediator perdamaian. Sementara Uni Eropa dan PBB juga menyuarakan kekhawatiran atas keputusan Presiden Donald Trump untuk memindahkan Kedutaan Besar AS di Israel ke Yerusalem dan akibatnya untuk kemungkinan menghidupkan kembali perdamaian damai Israel-Palestina. Sebagian besar sekutu AS keluar melawan kebijakan Trump dan kebijakan internasional yang luas mengenai Yerusalem. Inggris mengatakan bahwa langkah tersebut tidak akan membantu usaha perdamaian dan Yerusalem pada akhirnya harus dibagi oleh Israel dan sebuah negara Palestina di

20

18 - 24 Desember 2017

masa depan. “Perdana Menteri Inggris Theresa May tidak setuju dengan cara Trump merangkul Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel sebelum kesepakatan status akhir karena hal ini tidak mungkin untuk membantu memelihara perdamaian di wilayah tersebut,” kata juru bicara Perdana Menteri Inggris. Namun, juru bicara May menyambut harapan Trump untuk mengakhiri konflik dan pengakuannya bahwa status terakhir Yerusalem, termasuk batas-batas di dalam kota, harus tunduk pada negosiasi antara Israel dan Palestina. Prancis menolak keputusan sepihak itu sambil meminta ketenangan di wilayah tersebut. Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa dia tidak mendukung langkah “unilateral” Trump. “Status Yerusalem adalah masalah keamanan internasional yang menyangkut seluruh masyarakat internasional. Status Yerusalem harus ditentukan oleh orang Israel dan Palestina dalam rangka perundin-

gan di bawah naungan Perserikatan BangsaBangsa,” kata Macron. “Perancis dan Eropa terikat pada solusi dua negara - Israel dan Palestina - meninggalkan berdampingan dalam kedamaian dan keamanan di dalam perbatasan internasional yang diakui dengan ibu kota Yerusalem dari kedua negara bagian,” imbuhnya. “Untuk saat ini, saya mendesak agar semua pihak untuk tenang dan setiap orang bertanggung jawab. Kita harus menghindari semaksimal mungkin menghindari kekerasan dan mendorong dialog,” tukasnya. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa tidak ada alternatif untuk solusi dua negara dan Yerusalem adalah masalah status akhir yang harus diselesaikan melalui pembicaraan langsung. “Saya telah secara konsisten berbicara menentang tindakan sepihak yang akan membahayakan prospek perdamaian bagi orang Israel dan Palestina,” kata Guterres. “Saya akan melakukan segalanya dengan kekuatan saya untuk mendukung para


pemimpin Israel dan Palestina untuk kembali ke perundingan yang berarti,” tegasnya. Dari Timur Tengah, Mesir menolak keputusan Trump. Mesir mengatakan bahwa hal itu tidak mengubah status hukum Yerusalem yang disengketakan. Mesir adalah negara pertama yang menandatangani kesepakatan damai Arab dengan Israel pada tahun 1979. Yordania, negara Arab kedua yang berdamai dengan Israel pada tahun 1994, mengatakan bahwa tindakan Trump tidak sah secara hukum karena mengkonsolidasikan pendudukan Israel atas sektor timur kota yang diperebutkan dalam perang Timur Tengah 1967. Gelombang protes pecah di beberapa bagian ibukota Yordania, Amman, yang didiami oleh pengungsi Palestina, dengan pemuda-pemuda meneriakkan slogan-slogan anti-Amerika. Di kamp pengungsi Baqaa di pinggiran kota, ratusan orang berkeliaran di jalanan mencela Trump dan meminta Yordania untuk membatalkan perjanjian damai dengan Israel. “Jatuh bersama Amerika..

Amerika adalah ibu teror,” teriak mereka. Presiden Lebanon Michel Aoun mengatakan bahwa keputusan Trump di Yerusalem berbahaya dan mengancam kredibilitas AS sebagai perantara perdamaian Timur Tengah. Dia mengatakan langkah tersebut akan mengembalikan proses perdamaian selama beberapa dekade dan mengancam stabilitas regional dan mungkin stabilitas global. Menteri luar negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani, mengatakan bahwa usaha Trump adalah hukuman mati bagi semua orang yang mencari kedamaian. Ia menyebutnya eskalasi yang berbahaya. Turki mengatakan bahwa langkah Trump tidak bertanggung jawab. “Kami meminta pemerintah AS untuk mempertimbangkan kembali keputusan yang salah ini yang dapat mengakibatkan hasil yang sangat negatif dan untuk menghindari langkah-langkah yang tidak terstruktur yang akan membahayakan identitas multikultural dan status historis Yerusalem,” kata kementerian luar negeri Turki dalam sebuah pernyataan. Beberapa ratus pemrotes berkumpul di luar konsulat AS di Istanbul. Protes tersebut sebagian besar berlangsung damai, meski beberapa demonstran melemparkan koin dan benda lainnya ke konsulat. Iran secara serius mengutuk Trump karena melanggar resolusi PBB mengenai konflik Israel-Palestina, kata media pemerintah. Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei mengatakan sebelumnya bahwa AS mencoba untuk mengacaukan wilayah tersebut dan memulai perang untuk

melindungi keamanan Israel. Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika serikat terhadap Jerusalem sebagai ibu kota Israel. Pemerintah Indonesia, kata Jokowi, meminta Amerika Serikat mempertimbangkan kembali langkah tersebut. “Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Jerusalem sebagai ibu kota Israel dan meminta AS mempertimbangkan kembali keputusan tersebut,” kata Jokowi. “Pengakuan sepihak tersebut melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB yang Amerika Serikat jadi anggota tetapnya. Ini bisa mengecam stabilitas keamanan dunia,” tambah Kepala Negara. Jokowi mengatakan, ia dan rakyat Indonesia tetap konsisten bersama rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan haknya sesuai UUD 1945. Dalam beberapa hari ini, pemerintah telah berkomunikasi dengan negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Pemerintah mendorong agar OKI segera melaksanakan sidang khusus atas pengakuan sepihak ini pada kesempatan pertama. Pemerintah RI juga meminta PBB segera bersidang serta menyikapi pengakuan sepihak AS. “Saya perintahkan Menlu untuk memanggil Dubes AS untuk langsung menyampaikan sikap Pemerintah Indonesia,” kata Jokowi. Masalah sensitif ini memang harus dipecahkan dalam forum internasional. l Gugiek Savindra

18 - 24 Desember 2017

21


DAERAH

Curah Hujan Tinggi

Pengambengan dan Tukadaya Kebanjiran

H

ujan deras yang mengguyur wilayah Negara dan sekitarnya pada Senin (4/12) lalu mengakibatkan sejumlah tempat mengalami kebanjiran. Selain di Banjar Munduk Ranti, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, banjir juga melanda Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Hingga Selasa (5/12), air masih menggenangi sejumlah rumah, termasuk sekolah MI Darusalam di Dusun Munduk, Desa Pengambengan. Terjadinya banjir itu membuat aktivitas belajar mengajar sempat terganggu, sebab air menggenangi halaman sekolah. Banjir ini merupakan yang kesekian kalinya terjadi di sekolah itu. “Air got meluap, sehingga sekolah terendam. Ini terjadi setiap hujan deras,” kata Fina, salah seorang guru di sekolah setempat. Akibat kebanjiran ini, para siswa setingkat SD dan guru terpaksa menyeberangi genangan air dengan melepas sepatu. Salah satu ruang kelas yakni kelas VI juga terpaksa dipindahkan sementara di Mushola lantaran terendam air. “Sudah sering begini. Kalau hujan sekolah kami kebanjiran,” ujar Abdulah Ardi, salah satu siswa kelas IV. Selain di sekolah, air juga menggenangi puluhan rumah warga di Dusun Munduk. Termasuk akses jalan menuju perumahan yang baru dibangun. Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pun turun ke lokasi untuk mendata rumah penduduk yang tergenang air. Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Jembrana, Putu Eka Suarnama yang saat itu mengecek ke lokasi mengatakan perlu adanya penanganan agar air segera surut, salah satunya dengan membuat biopori. Posisi sekolah yang berada lebih rendah dan di tengah saluran air ini memang sulit. Pihaknya mengapresiasi kepada sekolah dan para siswa yang tetap menjalankan proses belajar mengajar dengan kondisi seperti ini. Sebelumnya, pada Senin malam sejumlah rumah warga di Banjar Munduk Ranti, Desa Tukadaya juga terendam air. Banjir ini dipicu minimnya saluran air dan tembok pagar alas yang jebol sehingga air meluber. Pihak BPBD juga langsung turun melakukan penanggulangan dengan membuat saluran sehingga air bisa segera surut. Kepala BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila AP menjelaskan di Banjar Munduk Ranti tersebut air sudah surut sekitar pukul 23.00 Wita. “Satu rumah yang kebanjiran, karena salurannya tertutup. Setelah ditanggulangi petugas, air sudah surut,” tandas Eko. Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jembrana diketahui curah hujan cukup tinggi. Kepala Stasiun Klimatologi Jembrana, Rahmat Prasetya mengatakan hujan yang terjadi beberapa hari belakangan ini di samping karena memang faktor normal saat musim hujan, juga diperkuat adanya tekanan rendah yang masih terjadi di selatan Pulau Jawa (bekas badai Dahlia). Pada Desember ini wilayah Jembrana umumnya telah masuk musim penghujan. “Curah hujan yang tertakar di stasiun klimatologi, saat kejadian adalah 63,8 mm, yang dapat dikategorikan hujan lebat,” terangnya. Dalam beberapa hari ke depan, diperkirakan cuaca masih cenderung cerah berawan dengan potensi hujan pada sore hingga malam hari. Rahmat menambahkan perlu diwaspadai peningkatan curah hujan, karena pada umumnya di bulan ini (Desember-red) hingga Februari 2018 merupakan puncak musim hujan. l Surya Darma

22

18 - 24 Desember 2017

Sekolah MI di Pengambengan yang terendam banjir akibat hujan lebat, Senin (4/12). Terlihat sejumlah siswa sedang menyeberangi genangan air di halaman sekolah tersebut.


Saluran Irigasi Ditutup

Tanam Padi Terancam Ditunda

I Nyoman Sulandra tengah melihat bibit padinya, Selasa (5/12). Itu terancam mubazir lantaran tidak bisa ditanam akibat saluran irigasi ditutup.

PENUTUPAN irigasi akibat Tukad Unda dikepung banjir lumpur yang membawa material erupsi Gunung Agung masih berlangsung hingga Selasa (5/12). Hal tersebut menyebabkan ratusan hektar sawah di sejumlah subak di Kabupaten Klungkung terancam mengalami penundaan tanam padi. Ini pun menjadi ancaman terhadap produksi beras. Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Gde Juanida menjelaskan sesuai hasil pendataan, sawah yang berpotensi mengalami tunda tanam padi mencapai ratusan hektar. Rinciannya, untuk Kecamatan Dawan pada subak Sampalan Delod Margi dengan luas 47 hektar dan Gunaksa 110 hektar. Selain itu ada pula di Kecamatan Klungkung, yakni Subak Toya Ehe 51 hektar, Subak Selat 64 hektar dan Toya Cau 28 hektar. “Subak ini sumber airnya dari Tukad Unda. Tapi karena ada penutupan saluran irigasi, tanam padinya yang harusnya berlangsung bulan ini, berpotensi tertunda,” terangnya. Kondisi itu diyakini menyebabkan produksi beras turun. Namun demikian, jumlahnya diprediksi tidak banyak karena sawah pada subak lain masih bisa menanam padi sesuai musim. “Kalau penurunan sudah pasti ada. Tapi tidak besar. Sawah di kecamatan lain masih bisa teraliri air dan bisa penanaman,” sebutnya. Beberapa petani pada subak tersebut sudah melakukan pembibitan padi. Ada pula yang mengolah tanah. Namun demikian, itu diklaim tak menderita kerugian besar. “Untuk bibit pakai yang subsidi. Harganya lebih murah. Ini tidak membutuhkan banyak. Kalau tanah yang sudah diolah, bisa ditanami palawija lain seperti jagung, kedelai dan cabai. Ini kami dorong supaya petani tetap dapat hasil,” ungkap mantan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Klungkung ini. Ditambahkan, sejumlah petani pada subak itu juga sudah masuk sebagai peserta Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Jika ada yang sudah melakukan penanaman padi dan gagal panen, akan diberikan klaim. “Tapi sekarang belum ada yang mengajukan. Kami juga masih menunggu perkembangan beberapa minggu ke depan,” tandasnya. Petani Subak Toya Cau Tempek Lepang, Desa Tojan, I Nyoman Sulandra menuturkan minggu ini seharusnya sudah mengolah lahan dan langsung berlanjut penanam padi. Namun karena air nihil, itu terpaksa diurungkan. Bibit yang sudah disemai terancam mubazir. “Kalau ruginya tidak banyak. Hanya bibit saja. Itu hanya 10 kilo. Sekarang belum tahu mau menanam apa. Masih lihat situasi dulu,” tuturnya. Petani paruh baya ini juga dirundung kekhawatiran akan terjadinya gagal panen pada padinya di Subak Toya Cau, Tempek Dadap yang baru ditanam delapan hari lalu. “Kalau yang di sana sekarang masih isi air sedikit. Tapi khawatir juga kalau irigasi terus tutup. Bisa gagal panen,” pungkasnya. l Sosiawan 18 - 24 Desember 2017

23


K E S E H ATA N

Dua Menit Menyelamatkan Perempuan dari Kanker Serviks

A

khir–akhir ini kejadian kanker leher rahim atau yang dikenal dengan kanker serviks semakin meningkat. Bahkan menjadi penyebab terbanyak kedua kematian wanita setelah kanker payudara. Salah satu artis tanah air pun meninggal akibat penyakit ini setelah berusaha untuk melawannya dengan berbagai upaya. Menurut data Globocan yang dirilis oleh WHO melalui ICO (Information Centre on HPV and Cervical Cancer) pada tahun 2012, 26 wanita meninggal tiap harinya karena kanker serviks. Di Indonesia, menurut Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI/ Infodatin (2015), prevalensi kanker serviks sebesar 0,8 per 1.000 penduduk atau sebanyak 98.692 jiwa pada tahun 2013. Masalah besar yang dihadapi Indonesia dalam memerangi penyakit kanker ini adalah 70% kasus kanker serviks yang ditemukan sudah berada pada stadium lanjut. Berbeda dengan di negara maju, dimana kasus kanker

24

18 - 24 Desember 2017

serviks sudah menurun jumlahnya karena kesadaran masyarakatnya untuk melakukan deteksi dini sangat tinggi. Kanker serviks merupakan keganasan yang terjadi pada rahim. Penyebab kanker serviks ini adalah virus HPV (Human Papilloma Virus) sub tipe onkogenik terutama sub tipe 16 dan 18 yang mudah ditularkan lewat hubungan seksual yang tidak sehat dan juga melalui kontak tubuh lainnya. Terdapat beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kejadian kanker serviks antara lain: aktivitas seksual pada usia muda (sebelum berusia 18 tahun), berganti–ganti pasangan seksual, merokok/menghirup asap rokok, mengidap penyakit menular seksual, memiliki banyak anak dan kekebalan tubuh yang rendah. Jika penyakit ini ditemukan saat pra kanker, biasanya dapat dicegah agar tidak berkembang menjadi kanker. Kanker leher rahim terjadi pada area mulut rahim/serviks. Biasanya wanita datang untuk memeriksakan diri setelah ada

gejala – gejala khas kanker serviks seperti: 1) perdarahan lewat vagina terutama setelah berhubungan seksual, 2) keputihan abnormal yaitu keputihan yang berbau, berwarna, berdarah atau bernanah, 3) nyeri pada daerah pinggang dan perut. Infeksi HPV pada pra kanker maupun kanker stadium awal tidak menunjukkan gejala sama sekali, wanita tampak sehat dan tidak ada keluhan, namun dalam sel–sel mulut rahimnya sudah mengandung virus HPV. Pengobatan kanker serviks begitu mahal dengan tingkat kesembuhan yang berbanding terbalik dengan stadium ditemukannya penyakit ini. Belum lagi efek samping pengobatan yang dirasakan akibat kemoterapi yang menyebabkan banyak perempuan menyerah untuk melakukan terapi. Untuk itu mencegah terjadinya penyakit ini menjadi keharusan untuk dilakukan. Caranya yang pertama adalah dengan vaksinasi HPV yang bisa dilakukan sejak wanita berusia 9 tahun


sebagai pencegahan primer. Cara kedua adalah dengan melakukan deteksi dini secara rutin bagi yang sudah menikah atau yang sudah aktif berhubungan seksual sebagai pencegahan sekunder. Deteksi dini dapat dilakukan melalui pap smear dan secara sederhana dapat dilakukan melalui Inspeksi Visual Asetat atau dikenal dengan IVA yang biasanya dilakukan oleh petugas kesehatan baik bidan, perawat, dokter umum maupun dokter spesialis kandungan yang telah dilatih untuk melakukan IVA. Selain terjangkau, WHO juga menyebutkan sensitifitas pemeriksaan IVA ini adalah sekitar 66-96% dan spesifitas 64-98%. Sedangkan nilai prediksi positif (positive predictive value) dan nilai prediksi negatif (negative predictive value) masing–masing sebesar 1020% dan 92-97%. Hal ini menunjukkan bahwa pemeriksaan IVA ini sangat baik digunakan untuk skrining atau deteksi. Karena hasil IVA dapat dilihat langsung, maka keputusan dapat diambil dengan cepat untuk penatalaksanaannya. Pemeriksaan IVA positif biasanya menandakan adanya lesi pra kanker dimana sel – sel jaringan mulut rahim sudah terinfeksi HPV. Asam asetat berfungsi menimbulkan dehidrasi pada sel yang membuat terjadinya penggumpalan protein, sehingga sel kanker yang berkepadatan protein tinggi berubah warna menjadi putih. Selain hasil tes IVA menunjukkan positif maupun negatif, ada pula hasil yang menunjukkan kondisi

radang dimana serviks mengalami infeksi yang disebut servisitis atau adanya temuan jinak seperti polip pada serviks. Jika terjadi kondisi hasil tes IVA radang ini, maka infeksi maupun temuan lainnya diobati terlebih dahulu hingga kondisi serviks normal kembali, baru kemudian diulangi untuk melakukan tes IVA. Terapi yang biasanya dilakukan setelah didapatkan hasil IVA positif adalah melalui Krioterapi atau gas dingin dengan menyemprotkan gas CO2 atau N2 untuk membekukan lesi pra kanker sehingga sel-sel yang mengandung HPV diharapkan mati dan luruh, selanjutnya akan tumbuh kembali sel baru yang sehat. Setelah krioterapi biasanya diperlukan kontrol secara rutin untuk melakukan pemantauan terhadap serviks yaitu berturut–turut pada 1 bulan, 6 bulan dan 1 tahun setelah krioterapi. Setelah itu pemeriksaan IVA dapat diulangi lagi. Keuntungan melakukan pemeriksaan IVA pada usia 30-50 tahun antara lain : 1) pemeriksaan sederhana dan murah serta hasilnya dapat diketahui secara langsung, 2) tidak memerlukan sarana laboratorium, 3) dapat dilakukan di puskesmas, klinik, praktek bidan/dokter mandiri bahkan puskesmas keliling, 4) deteksi yang dilakukan setiap 5 tahun sekali dapat menurunkan risiko kanker serviks hingga 83,6%. Sebelum melakukan tes IVA terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi antara lain : sudah pernah melakukan hubungan seksual, tidak sedang datang bulan/haid, tidak sedang hamil dan 24 jam sebelum pemeriksaan tidak melakukan hubungan seksual. Selain melakukan pencegahan primer maupun sekunder, penting pula untuk senantiasa menerapkan pola hidup sehat. Pemerintah menghimbau untuk dapat mencegah kanker dengan menerapkan perilaku CERDIK sebagai berikut : 1) Cek kesehatan secara berkala dalam hal ini melakukan deteksi dini kanker serviks melalui IVA maupun pap smear. WHO mengimbau agar wanita melakukan deteksi minimal 1 kali pada usia 35-40 tahun. Ideal dan optimal pemeriksaan dilakukan setiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun. Di Indonesia anjuran untuk melakukan IVA bila hasil IVA positif (+) maka pemeriksaan dilakukan kembali setelah 1 tahun, sedangkan bila hasil negatif (-) maka tes diulangi kembali setelah 5 tahun. 2) enyahkan asap rokok. Dalam satu batang rokok mengandung lebih dari 4000 jenis bahan kimia berbahaya bagi kesehatan mulai dari nikotin maupun zat lainnya yang dapat memicu terjadinya

kanker. Bahaya merokok bagi kesehatan bukan saja bagi perokoknya namun juga bagi orang sekitar yang ikut menghirup asap rokoknya atau yang disebut dengan istilah perokok pasif 3) rajin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit perhari seperti lari pagi, senam, jalan santai, dsb, 4) diet sehat dengan kalori seimbang sehingga tidak sampai terjadi obesitas, mengkonsumsi buah dan sayur secara rutin. Diet tinggi serat dapat menurunkan kejadian kanker dan risiko kanker akan meningkat pada indeks massa tubuh yang meningkat lebih dari 25 kg/m2. Hasil penelitian lain juga menunjukkan bahwa dengan mengurangi jumlah konsumsi karbohidrat mampu menekan atau setidaknya menunda munculnya kanker dan pertambahan sel kanker yang sudah ada bisa diperlambat. Hal ini disebabkan karena a) sel – sel kanker sangat tergantung pada ketersediaan glukosa yang stabil dalam darah, b) kedua tingginya kadar hormon insulin dan insulin-like growth factor (IGF)-1 yang dihasilkan dari konsumsi makanan tinggi karbohidrat secara langsung dapat mendorong pertambahan sel tumor. Jadi obsesitas, makanan dengan kadar gula tinggi, rendah serat dan konsumsi daging merah dan ketidakseimbangan lemak omega 3 dan omega 6 berkontribusi terhadap peningkatan risiko kanker. 5) istirahat yang cukup. Idealnya istirahat tidur yang cukup untuk orang dewasa adalah sebanyak 8 jam per hari. Sebuah penilitian di Jepang menunjukkan bahwa wanita yang tidur kurang dari 6 jam per hari akan meningkatkan risiko kanker payudara. Hal ini berkaitan dengan penurunan kekebalan tubuh. pada saat tidur sebenarnya tubuh sedang melakukan regenerasi atau pembaharuan sel akan tetapi jika istirahat kurang akan dapat membuat tubuh lemah dan mudah terserang penyakit 6) kelola stres. Menurut pakar penyakit kanker di Singapura, stres dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia sehingga sel-sel yang merusak tubuh pun akan berkembang lebih mudah. Untuk menghindari stres misalnya dengan cara melakukan kegiatan yang menyenangkan, meditasi, olahraga dan selalu berpikiran positif. Kanker serviks dapat dicegah. Tak perlu mahal dan lama cukup dengan IVA dan jangan lupa tingkatkan kesehatan dengan selalu menerapkan pola hidup sehat. l Komang Lindayani, SKM., M.Keb. Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar Jurusan Kebidanan 18 - 24 Desember 2017

25


LENSA

PEKERJA Beberapa pekerja tengah mengerjakan pembangunan Pasar Badung, Denpasar. Meski gerimis, pengerjaan proyek ini terus berlangsung untuk mengejar penyelesaian tahap awal sesuai waktunya.

26

18 - 24 Desember 2017

MBP/eka


OLAHRAGA

Debut Profesional

B

apak sebagai penyerang, anak sebagai pemain belakang. Itulah yang terjadi pada keluarga Klinsmann. Jonathan Klinsmann akhirnya menjalani debut sebagai pemain profesional saat mengawal gawang klub Jerman Hertha Berlin pada pertandingan Liga Eropa melawan Ostersund. “Pelatih penjaga gawang Zsolt Petry meyakinkan saya bahwa kita bisa memainkan dia (Jonathan),” jelas Pal Dardai seperti dikutip koran Bild. “(Kiper cadangan) Thomas Kraft harus istirahat karena sakit flu. Kami juga tidak amu ambil resiko dengan memaksakan kiper utama Rune Jarstein, bermain,” tambahnya. Pertandingan di stadion Olimpiade Berlin itu berakhir imbang 1-1. Osterund maju ke babak selanjutnya mendampingi Athletic Bilbao yang menjadi juara Grup J. Jonathan yang berusia 20 tahun bergabung dengan Hretha Berlin pada Juli lalu. Namun ia tidak bisa langsung masuk ke tim utama dan memperkuat tim cadangan untuk berlaga di Divisi III. “Jonathan layak mendapat kesempatan ini. Dia juga harus bisa membuktikan dirinya mampu mengatasi nama besar yang disandang bapaknya,” tegas Dardai. Jonathan lahir di California dan sempat membela timnas U-20 AS pada Kejuaraan Piala Dunia di Korea Selatan lalu. Sementara bapaknya, Juergen dikenal sebagai penyerang timnas Jerman yang membawa tim berjuluk die Manschafft menjuarai Piala Dunia 1990. Juergen sempat melatih timnas Jerman pada gelaran Piala Dunia 2006. Kini ia difavoritkan menangani timnas Australia sepeninggal Ange Postecoglou yang mengundurkan diri. Sebelumnya ia menangani timnas AS yang kemudian pecat setelah mengalami serangkaian kekalahan, laporan AFP. Saat menjadi pemain, Juergen dikenal sebagai penyerang yang tajam naluri mencetak golnya. Ia mengawali kariernya di Stuttgart Kickers pada 1981 dan pensiun pada 2003 dengan mundur dari klub Orange County Blue Star. Klub lain yang pernah dibela diantaranya Stuttgart, Inter Milan, Monaco, Bayren Munich, Sampdoria serta Tottenham Hotspur dalam dua periode. Sepanjang 22 tahun ia tamppil pada 514 pertandingan dan menghasilkan 232 gol. l Yudi Winanto

MBP/rtr

Kiper Hertha Berlin Jonathan Klinsmann. 18 - 24 Desember 2017

27


OLAHRAGA

MBP/rtr

Atlet ski AS Lindsey Vonn.

Bangga Mewakili AS BANGGA sebagai warga negara AS tak bangga kepada Presiden Donald Trump. Itu terjadi pada atlet ski AS Lindsey Vonn. Ia bahkan berjanji tidak akan mengikuti kontingen tim AS yang akan berkunjung ke Gedung Putih usai mengikuti Olimpiade Musim Dingin. Dalam wawancara dengan stasiun berita CNN, Vonn mengaku bangga mewakili AS pada Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan Februari mendatang. Tapi dia tidak memandang dirinya mewakili pemerintah AS dalam hal ini. “Jadi, saya berharap mewakili warga Amerika Serikat, bukan presidennya,” tegas atlet yang pernah menjadi juara dunia di nomor favoritnya downhill, Super-G dan Giant Slalom.

28

18 - 24 Desember 2017

“Saya memandang Olimpiade ini persoalan yang sangat serius yakni tentang apa tujuannya, mewakili apa, makna berjalan di bawah bendera nasional saat upacara pembukaan,” lanjutnya. Saat ditanya wartawan apakah akan hadir bersama kontingen AS saat diterima di Gedung Putih seusai Olimpiade musim dingin ini seperti tradisinya, ia menjawab, “Jelas tidak.” Vonn tak terbantahkan sebagai anggota kontingen AS yang potensial mendulang medali. Ia memenangkan empat Piala Dunia serta meraih medali emas pada nomor downhill pada Olimpiade musim dingin 2010. Ia absen di Olimpiade 2014 karena cedera. Atlet berusia 33 tahun itu masuk dalam deretan olahragawan yang menyatakan

diri tak akan hadir saat diundang Presiden Trump di Gedung Putih. Bintang klub bola basket Golden State Warriors Stephen Curry awal tahun ini juga mempertimbangkan hadir ke Gedung Putih setelah timnya menjuarai kompetisi NBA. Akibatnya, Presiden Trump pun membalas dengan tidak mengundang mereka. Padahal tradisinya, juara kompetisi ini selalu diterima Presiden di Gedung Putih. “Menuju Gedung Putih merupakan kebanggaan tersendiri bai tim juara. Stephen Curry ragu. Oleh karena itu undangannya ditarik!” kata Trump yang pesannya diunggah ke jejaring Twitter pada September lalu, laporan AFP. l Yudi Winanto


Negeri Sepak Bola UNTUK kelima kalinya Cristiano Ronaldo merebut trofi Ballon d’Or, sebagai Pemain Terbaik Dunia versi Majalah Sepak bola Prancis. Pemain Portugal yang merumput di Real Madrid itu, menyamai rekor rivalnya Lionel Messi. Uniknya, ternyata bukan dia saja, Portugal memiliki Pemain Terbaik Dunia. Ricardinho dan Madjer, meski tidak begitu terkenal, juga mendominasi futsal dan sepak bola pantai. Fenomena itu membuat Portugal sebagai penguasa cabor sepak bola di level internasional. Lantas bagaimana mungkin negeri yang berpenduduk 10 juta jiwa itu mampu menghasilkan pemain-pemain penuh talenta itu. Karena sebelumnya Eusebio dan Luis Figo juga merebut Ballon d’Or. “Dalam kasus saya, seperti Cristiano, Figo atau Eusebio, ini persoalan kepribadian, karakter, cara belajar dan memiliki keberanian untuk berkata, “Saya ingin menjadi yang terbaik,” jelas Ricardinho yang tercatat empat kali merebut Ballon d’Or. Madjer semula bermimpi menjadi pesepakbola hebat. Karier profesionalnya berakhir akibat mengalami kecelakaan sepeda motor. Namun siapa sangka pria berusia 40 tahun itu, menjadi jawara sepak bola pantai, cabor yang ia tekuni sepanjang 20 tahun terakhir. “Kami berhasil memadukan antara talenta serta ambisi dan lebih dari pada itu kami rela berkorban demi menjadi yang terbaik,” ungkap Madjer, pemain pertama yang mencetak 1.000 gol di turnamen internasional sepak bola pantai. Jadi, ini bukan semata-mata soal kebangsaan yakni Portugal, namun untuk menjadi terbaik itu soal cara. “Saya kecil seperti Messi, mengandalkan kaki kiri dan terkadang cara saya bermain juga seperti Messi,” jelas Ricardinho yang membandingkan fisiknya dengan rival Ronaldo di klub Barcelona. Ricardinho menjalani karier sebagai pemain klub Porto. Namun karena fisiknya terlalu kecil itu terpinggirkan dan tidak masuk tim utama klub top sepak bola Portugal itu. Ia menjagokan Ronaldo untuk merebut trofi Ballon d’Or. Dibandingkan penyerang Barcelona Messi atau pun Neymar (Paris St Germain), Ronaldo bekerja lebih keras dan berusaha terus untuk mencetak gol. Tapi kini muncul kekhawatiran pada mereka. Tradisi menghasilkan pemain hebat bisa saja tak bisa berlanjut di Portugal. Karena anak-anak jaman sekarang lebih tertarik telepon genggam dan video game dibandingkan berlelah-lelah atau memeras keringat di lapangan atau jalanan. Dua benda itu coba dijauhkan oleh Ricardinho, setidaknya anaknya tidak kecanduan. “Anda bisa lihat sekarang, hanya sedikit orang-orang di jalanan. Kita ingin anak-anak bermain di jalanan. Tapi dari 10 anak 7 diantaranya lebih suka bermain ponsel,” lanjut Ricardinho. Ia juga mengeluhkan pemain-pemain sekarang bermain seperti robot. Cara mereka memberi umpan pada pemain lain, lari hingga bertahan. “Mereka tidak berani mengambil resiko untuk mencoba sesuatu dalam sebuah pertandingan yang ketat atau di laga final misalnya,” jelasnya sambil menyebutkan bahwa yang diperlukan klub adalah pemain jalanan yang memiliki naluri alami dalam mengolah bola. Portugal membuat kejutan dengan menjuarai Piala Eropa

2016. Saat itu Ronaldo bertindak sebagai kapten tim. Kehadirannya serta eksistensi Ricardinho dan Madjer, membuat pemain-pemain lain semakin percaya diri bahwa Portugal bisa mengalahkan tim mana pun. Bahkan tim-tim tangguh dan mapan pun bisa dikalahkan. “Portugal memiliki pemain-pemain hebat di masa lalu, namun mereka kurang percaya diri setiap kali menghjdapi tim-tim top seperti Brazil atau Jerman,” kata komentator olahraga Portugal Luis Freitas Lobo, kepada AFP. “Kini, mereka bisa berkata bisa menang. Mereka tidak lagi berfikir bahwa mereka dari negara kecil.” l Yudi Winanto

MBP/afp

Pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo berpose dengan trofi Ballon d’Or2017. 18 - 24 Desember 2017

29


OLAHRAGA

MBP/ist

Ni Luh Made Citradewi (paling kiri), Ista Wirya Ardhiani dan Putu Widi Ananda Putri.

Perenang Bali Pari Berjaya di Kejurnas Selam KABUPATEN Badung hanya menerjunkan tiga perenang putri dari klub Bali Pari pada Kejurnas Selam Antarkabupaten dan Kota se-Indonesia di Kolam Renang KONI Jatim, Jalan Kertajaya, Surabaya, 1-2 Desember lalu. Meski begitu, ketiganya sukses membawa pulang 6 keping medali emas, 4 perak dan 2 perunggu. Medali emas dipersembahkan Ni Luh Made Citradewi yang turun di kelompok umur A (KU-A) nomor 50 meter, 100 meter, 200 meter dan 400 meter bifins serta Ista Wirya Ardhiani di nomor 50 meter apnea dan 50 meter surface. Perak diperoleh Putu Widi Ananda Putri (KU-B) di nomor 400 meter, 100 meter dan 200 meter bifins, serta Ista Wirya Ardhiani (KU-B) di nomor 200 meter surface. Sementara medali perunggu disumbangkan Ista Wirya Ardhiani di nomor 100 meter surface dan Widi Ananda Putri di nomor

30

18 - 24 Desember 2017

50 meter bifins. Citradewi mulai menekuni selam sejak Juni lalu. Sebulan kemudian ia menyabet perak di nomor 50 meter bifins pada Kejurnas Selam di Bandung. Siswi kelas III SMAN 1 Kuta Utara (Sakura) ini sebetulnya bisa membawa pulang lebih dari empat emas dari Surabaya kalau ditunjang peralatan. ‘’Saya tak punya monofin, harganya mencapai Rp 20 juta,’’ kata peraih tiga emas pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, September lalu ini. Citradewi selanjutnya terjun pada Indonesia Terbuka di Kolam Renang Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, yang berlangsung 10-15 Desember sekaligus sebagai ajang uji coba Asian Games. ‘’Saya bercita-cita melanjutkan pendidikan ke Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Kebanyakan perenang nasional menjadi anggota TNI, sehingga bisa fokus berlatih.

Jika melanjutkan kuliah pasti program latihan berantakan,’’ ungkapnya. Menurut pelatih selam Badung Putu Era Larasati, ketiga perenang ini dianjurkan menekuni selam di kolam (fin swimming) oleh pelatih Bali Pari, Kadek Sudiyasa. Mereka berlatih renang sekaligus selam di Kolam Renang Tirta Arum, Blahkiuh. ‘’Seorang perenang cocok menjadi peselam tergantung kakinya. Jika memiliki tekanan kaki keras, layak diarahkan ke selam,’’ jelasnya. Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Pengprov FOSSI) Bali telah terbentuk, disusul pendirian Pengurus Kabupaten (Pengkab) FOSSI Badung, Buleleng dan Gianyar. Keberadaan pengurus ini memudahkan pembinaan atlet selam di Pulau Dewata. l Daniel Fajry


Liga 3 Indonesia

Bali Tanpa Wakil di 32 Besar LIGA 3 Indonesia menjadi kompetisi penutup yang digelar Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada tahun 2017. Ajang ini diputar menyusul tuntasnya Liga 1 dan Liga 2 pada November lalu. Liga 1 dijuarai Bhayangkara FC, sedangkan Liga 2 dimenangkan Persebaya Surabaya. Di Liga 1, Pulau Dewata yang diwakili Bali United sukses menempati peringkat kedua klasemen akhir karena kalah head to head melawan Bhayangkara. Meski tidak menjadi juara, Bali United bersama ranking keempat Persija Jakarta berhak mengusung nama Indonesia pada babak play-off Liga Champions Asia (AFC). Sementara di Liga 2, harapan Bali, tim Persatuan Sepak Bola (PS) Badung, tidak mampu menembus fase akhir. Kegagalan PS Badung diikuti Persekaba Bali yang berkiprah di Liga 3 Indonesia. Perjalanan Persekaba terhenti di babak

play-off Grup VII yang dimainkan di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jateng. Persekaba angkat koper karena hanya menduduki peringkat kedua klasemen akhir dengan mengumpulkan poin 3. Satu tiket berlaga di babak 32 besar direbut Persijam Jambi dengan menorehkan nilai 4. Persekaba harus mengubur impiannya bersaing di putaran 32 besar setelah Persijam bermaim imbang tanpa gol melawan Sakai Sambayan Lampung di laga terakhir pada 30 November. Hasil ini membuat Persijam menjadi juara grup dengan mengantongi nilai 4, disusul Persekaba (3) dan Sakai Sambayan (1) sebagai juru kunci. Persekaba sempat memiliki asa setelah menghancurkan Sakai Sambayan 3-0 pada laga perdana (28/11). Akan tetapi kans I Gusti Bagus Alit Juniawan dan kawan-kawan langsung menipis usai menyerah 0-1 di kaki Persijam. Peluang

Persekaba benar-benar sirna menyusul hasil seri yang terjadi pada duel Persijam versus Sakai Sambayan di partai penutup. Begitu kalah dari Persijam, pelatih Persekaba Nyoman Sujata sudah pesimis pasukannya bakal lolos ke babak berikutnya, mengingat di laga pamungkas tampil Persijam kontra Sakai Sambayan yang sama-sama asal Sumatera. Di bagian lain, Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana mengeluhkan jadwal timnya yang harus bertanding dua kali berturut-turut dalam dua hari. Kondisi ini berpengaruh terhadap fisik pemainnya. Berbeda dengan pemain lawan yang mendapat waktu istirahat sehari, sehingga lebih bugar. Ditambah lagi duel Persekaba melawan Sakai Sambayan diundur satu jam yang cukup mengganggu mental pemain. l Mawa

A KT I V I TA S

MBP/ist

PEMKAB BADUNG - Pemerintah Desa Blahkiuh Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung menggelar Parade Seni dan Budaya sekaligus me-launching Tari, Tabuh dan Lagu Maskot Desa Blahkiuh ‘’Sekar Tunjung’’. Parade Seni Budaya Blahkiuh dibuka oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa di areal Wantilan Subak Blahkiuh, Jumat (1/12), ditandai penancapan sekar tunjung. Parade Seni Budaya Blahkiuh yang berlangsung hingga Senin (4/12) ini menampilkan berbagai kegiatan mulai dari gong kebyar antarbanjar, seni tari penyambutan, launching maskot desa, koor PKK dan KTI hingga Gong Kebyar Wanita PKK Desa Blahkiuh bersama Gong Kebyar Wanita Puspita Sari Banjar Ulapan I.

MBP/ist

WALI KOTA DENPASAR - Sidang paripurna ke-10 masa persidangan III DPRD Kota Denpasar dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi atas tiga ranperda yang diajukan Wali Kota berlangsung Kamis (30/11) di ruang sidang DPRD Kota Denpasar. Sidang yang dipimpin Ketua DPRD I Gusti Ngurah Gede didampingi tiga wakilnya, juga dihadiri langsung Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Sekda AAN Rai Iswara, Forkominda serta para pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Dalam sidang tersebut, kelima fraksi yang ada di Dewan, yakni Golkar, Demokrat, Gerindra, Hanura dan PDI-P dapat menyetujui tiga ranperda, di antaranya APBD 2018, Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa dan Badan Permusyawaratan Desa menjadi perda. 18 - 24 Desember 2017

31


PENDIDIKAN

MBP/wawan

BUS SEKOLAH - Sejumlah pelajar di Denpasar sudah memanfaatkan pelayanan bus sekolah gratis yang dioerasikan oleh Dinas Perhubungan Denpasar.

Sekolah Diharapkan Sediakan Bus untuk Siswa

T

ingkat kepadatan arus lalu lintas di Denpasar semakin mengkhawatirkan. Penggunaan kendaraan pribadi tak bisa dibendung. Oleh karena itu, Pemkot Denpasar mengharapkan sekolah menyediakan angkutan sendiri untuk para siswanya. Dengan demikian, penggunaan kendaraan pribadi oleh siswa semakin berkurang. Harapan itu disampaikan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dalam kegiatan sosialisasi bus sekolah di hadapan para pengelola sekolah swasta dan yayasan di Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Denpasar, belum lama ini. Rai Iswara mengatakan, Pemkot Denpasar sudah melakukan inovasi dalam mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dengan meluncurkan bus sekolah beberapa waktu lalu. Sedikitnya enam unit bus sekolah sudah dioperasikan Dinas Perhubungan untuk mengantar dan menjemput para siswa. “Kami mengucapkan terimakasih kepada sekolah

32

18 - 24 Desember 2017

swasta yang turut mendukung inovasi dan program Pemkot Denpasar dalam mengurangi kepadatan arus lalu lintas dengan penggunaan bus sekolah yang perlu terus dimaksimalkan,� ujarnya. Menurut Rai Iswara, bus sekolah ini juga sebagai salah satu program pendidikan smart city khususnya di Kota Denpasar, dikarenakan bus sekolah sudah dilengkapi dengan aplikasi Si_Bused (Sistem Informasi Bus Sekolah) dengan sebuah smart card yang memudahkan orangtua untuk mendeteksi keberadaan anaknya. Ia juga meminta kepada sekolah swasta ikut membantu program pemerintah untuk menyiapkan dan menggunakan angkutan bus sekolah, guna menekan kemacetan pada saat jam-jam keluar masuk sekolah. “Anggap saja jika masing-masing sekolah swasta memiliki satu angkutan bus yang bisa menampung 25 siswa, berarti sudah 25 kendaraan di sebuah sekolah yang berkurang pada jam-jam padat sekolah

seperti jam masuk sekolah maupun jam pulang sekolah. Itu berarti sudah meminimalisasi angka kemacetan lalu lintas di wilayah sekolah tersebut. Apabila bus sekolah swasta ini sulit menjemput siswanya ke rumah-rumah, bus sekolah bisa menggunakan drop zone yang telah dimiliki Pemkot Denpasar yang sudah ada,� katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar I Wayan Gunawan, mengatakan, sosialisasi bus sekolah ini diadakan guna meberikan informasi dan pemahaman kepada para kepala sekolah swasta dan yayasan untuk bisa ikut berpartisipasi menggunakan bus sekolah. Sosialisasi menyasar 30 sekolah swasta dan yayasan di Denpasar. Ke depan, sosialisasi akan terus dilakukan sehingga lebih banyak yang mengetahui keberadaan bus sekolah tersebut. l Asmara


Memprihatinkan, Mayoritas Perpustakaan di SD UPAYA meningkatkan kegairahan membaca di kalangan anak-anak khususnya di jenjang pendidikan SD di Kabupaten Tabanan masih jauh dari harapan. Pasalnya, kondisi mayoritas perpustakaan di SD di Kabupaten Tabanan sesuai hasil monitoring Klinik Pendidikan masih sangat memprihatinkan. Tidak hanya kondisi bangunan dan buku-buku penunjang perpustakaan, sumber daya manusia atau petugas perpustakaan juga masih minim. Selama ini, pengelola perpustakaan merupakan guru yang diperbantukan untuk kepentingan tersebut atau bukan dikelola oleh seorang pustakawan. “Selama enam bulan monitoring ke sejumlah sekolah di tiaptiap kecamatan, hampir sebagian besar kondisi perpustakaan khususnya di SD sangat memprihatinkan,” kata Ketua Dewan Pendidikan Tabanan I Wayan Madra Suartana, belum lama ini. Dari hasil monitoring, kata Madra Suartana, ditemukan ada bangunan perpustakaan yang kondisinya bocor dan rusak serta tidak layak dimanfaatkan. Ada juga sekolah yang tidak memiliki ruang perpustakaan sehingga koleksi buku-buku perpustakaan hanya diletakkan di pojok ruangan dan masih terbungkus plastik. Ada juga ruang perpustakaan dengan koleksi buku yang minim, hingga ruang perpustakaan yang kuncinya hilang karena jarang dikunjungi oleh siswa. “Selain itu, petugas perpustakaan juga minim. Bahkan, guru sekolah setempat banyak yang diperbantukan untuk menjadi petugas perpustakaan,” ujarnya. Jika kondisi ini terus dibiarkan, Madra Suartana mengkhawatirkan program gemar membaca jenjang usia dini yang digaungkan oleh pemerintah pusat tidak akan bisa berjalan optimal. Salah satu yang diupayakan oleh Dewan Pendidikan maupun Klinik Pendidikan mengatasi hal tersebut yakni melalui pemberian bimtek pengelolaan perpustakaan sekolah pada tingkat pendidikan dasar (SD dan SMP) se-Kabupaten Tabanan. Dikatakan, 100 orang perwakilan petugas perpustakaan sekolah di tiap-tiap kecamatan akan ditatar bagaimana mengelola arsip, pengkodean hingga pelayanan tentang arsip. Untuk melihat apakah bimtek ini sudah berjalan sesuai dengan harapan, rencananya di tahun 2018 mendatang, Dewan

Pendidikan dan Klinik Pendidikan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan juga akan mengadakan lomba perpustakaan di tingkat SD dan SMP. “Kita lihat nanti lewat lomba, apakah kegiatan bimtek itu sudah dapat memberikan hal yang baru untuk peningkatan kualitas perpustakaan dan pendidikan di sekolah setempat,” katanya. Dengan kualitas perpustakaan yang baik, kata Madra Suartana, peningkatan kualitas pendidikan bisa dilakukan. Misalnya, mengajak siswa mampu membuat sinopsis dan membuat ringkasan dari sebuah buku, sekaligus meningkatkan budaya menulis dan mengarang. “Kegiatan semacam ini yang hampir tidak ada di sekolah,” tegasnya. Terkait kondisi perpustakaan khususnya jenjang SD dan SMP yang sebagian besar memprihatinkan, Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Gede Susila sangat mengapresiasi langkah Dewan Pendidi-

kan dan Klinik Pendidikan untuk mencari solusi mengatasi hal tersebut. Pasalnya, keberhasilan sebuah pendidikan tidak semata menjadi tanggung jawab pemerintah daerah semata, namun tanggung jawab bersama bagaimana memajukan pendidikan khususnya di Kabupaten Tabanan lebih baik lagi ke depan. Bahkan, pihaknya juga akan mengajukan usulan anggaran untuk perbaikan bangunan perpustakaan dan secara bertahap akan membenahi serta melengkapi literatur buku-buku yang memang diperlukan. Untuk sumber daya manusia atau petugas perpustakaan yang masih sangat minim, mantan Sekretaris DPRD Tabanan ini juga membenarkan kondisi tersebut. “Pelan pelan akan kita lengkapi petugas perpustakaan. Jangan sampai guru yang bertugas mendidik dan mengajar dibebani lagi dengan menjadi petugas perpustakaan,” tegasnya. l Dewi Puspawati

MBP/dok

Menyikapi kondisi mayoritas perpustakaan di SD yang sangat memprihatinkan, Dewan Pendidikan, Klinik Pendidikan dan Dinas Pendidikan Tabanan berupaya mengatasinya dengan menggelar bimtek. 18 - 24 Desember 2017

33


LINGKUNGAN

NDF, Momentum Melestarikan Alam

N

usa Penida Festival IV yang digelar Pemkab Klungkung resmi dibuka, Rabu (6/12). Event tahunan yang berlangsung di Pantai Mahagiri, Desa Jungut Batu, Nusa Lembongan ini diisi upacara pakelem dengan iringan pementasan 1.500 penari Rejang Dewa. Selain sebagai ajang pembangkitan pariwisata, ini juga dijadikan momentum melestarikan alam. Festival yang dibuka pukul 09.00 Wita itu dihadiri sejumlah undangan dari Kementerian Pariwisata, Pemprov Bali, jajaran TNI dan Polri maupun unsur terkait lainnya. Ini pun disaksikan warga lokal maupun wisatawan domestik dan asing.

34

18 - 24 Desember 2017

Tak sedikit yang dibuat kagum dengan tari Rejang Dewa yang tak hanya dipentaskan anak-anak, tetapi juga remaja dan ibu-ibu. Ini pun diabadikan melalui foto. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan pelaksanaan festival ini sebagai salah satu media promosi sektor pariwisata, terlebih Nusa Penida menyandang berbagai status, salah satunya Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Melalui ini pula, pelaku pariwisata dan masyarakat diminta untuk tetap menjaga kelestarian alam. Demikian pula seni dan budaya. “Pembangunam pariwisata perlu semangat dan mulat sarira. Lepaskan ego,� tegasnya. Sejalan dengan pelaksanaan acara ini,

situasi Gunung Agung, Karangasem belum kondusif. Hal tersebut berimbas pada kunjungan wisatawan yang menurun. Dihadapkan kondisi demikian, masyarakat dan pelaku pariwisata, khususnya Klungkung diharapkan tetap bisa bangkit. Harus ada langkah-langkah yang mampu meyakinkan wilayah di Bali masih ada yang aman untuk dikunjungi. “Apalagi Nusa Penida, jauh dari Gunung Agung. Aman untuk dikunjungi,� ungkapnya. Pengembangan pariwisata di kepulauan yang dijuluki The Blue Paradise Island ini terus digenjot. Infrastruktur yang menjadi pendukung penting sudah masuk sebagai skala prioritas untuk mendapat penanganan.


Nusa Penida Festival (NDF) IV yang digelar Pemkab Klungkung resmi dibuka, Rabu (6/12). Event tahunan yang berlangsung di Pantai Mahagiri, Desa Jungut Batu, Nusa Lembongan ini diisi upacara pakelem dengan iringan pementasan 1.500 penari Rejang Dewa.

Selain itu, pemkab juga telah merancang sejumlah program besar yang diusulkan ke pemerintah pusat untuk bisa direalisasikan, seperti pelabuhan segi tiga emas dan jalan lingkar Nusa Penida. “Waktu ini, 12 menteri juga sudah datang kesini (Nusa Penida-red). Apa yang dibahas dalam Fokus Group Discusion (FGD) bisa ditindaklanjuti. Jangan sia-siakan Nusa Penida. Kami ingin potensi telur emas ini bisa terwujud,” ungkap bupati asal Nusa Ceningan ini. Gubernur Bali I Made Mangku Pastika dalam sambutannya yang dibacakan Kadis Pariwisata Bali, Anak Agung Gede Yuniartha Putra menyatakan Nusa Penida memiliki potensi keindahan alam yang luar biasa. Berbagai objek menarik dapat ditemui. Membangkitkan itu, penyelenggaraan festival sangat strategis. “Kami

berharap ini bisa merangsang daerah lain di Bali. Ini juga tak hanya untuk promosi. Tetapi juga media komunikasi seniman dan budayawan,” sebutnya. Ditegaskan, di tengah erupsi Gunung Agung, sejumlah daerah di Bali yang memiliki potensi pariwisata masih aman untuk dikunjungi. Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Putu Ngurah mengungkapkan tahun ini pemerintah pusat menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 15 juta orang. Pada 2019, ditarget meningkat menjadi 20 juta orang. Mencapai itu, festival ini menjadi salah satu solusi. “Potensi daerah ini sangat besar. Ini harus dijaga bersama-sama,” pungkasnya. Festival ini menampilkan beragam ke-

senian dan lomba. Usai pembukaan, juga ada pentas lawak Bali. Hari kedua, digelar lomba gebug bantal, lomba gala-gala, lomba memasak ikan, touring Pulau Lembongan, merangkai prani, mengikat dan melepas tali bulung, lomba busana adat Bali untuk wisatawan asing dan lawak Bali. Sedangkan hari ketiga, panitia mengadakan gerakan bersih pantai, transplantasi terumbu karang dan penanaman mangrove, lomba stand up padle, lomba perahu mini dan pentas lagu pop bali yang menampilkan Nosstress dan Joni Agung & Double T. Saat penutupan, 9 Desember digelar yoga masal, jalan bareng dan lomba renang serta dimerikahkan penampilan Tika Pagraky, Aya dan Laras serta penampilan artis ibukota Denada. l Sosiawan 18 - 24 Desember 2017

35


PERTANIAN

MBP/ist

Suasana panen di lahan Kantor BPP Kecamatan Tampaksiring seluas 40 are di Subak Belong Banjar Tarukan, Desa Pejeng Kaja, Tampaksiring, Kamis (7/12).

Solusi Atasi Alih Fungsi Lahan

Demplot Padi Hibrida Brangbiji

D

I tengah gempuran alih fungsi lahan yang berdampak pada menyempitnya alih fungsi lahan. Pemkab Gianyar kini mengembangkan demplot padi Hibrida Brangbiji. Hasilnya pun lebih melimpah dari padi non hibrida, terbukti dari panen di lahan Kantor BPP Kecamatan Tampaksiring seluas 40 are di Subak Belong Banjar Tarukan, Desa Pejeng Kaja, Tampaksiring, Kamis (7/12). Berdasarkan data di Dinas Pertanian, Kabupaten Gianyar memiliki luas 36.800 Ha, sedangkan luas sawah irigasi sampai dengan tahun 2017 masih tersisa seluas 14.376 Ha, dengan jumlah kelembagaan subak 426 subak sawah dan rata rata indek pertanaman antar 2,00 sampai dengan 2,50 per tahun. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar I Made Raka, menjelaskan permasalahan utama yang dihadapi Kabupaten Gianyar sebagai daerah pariwisata adalah alih fungsi lahan ke non pertanian sulit di bending, bahkan cenderung meningkat tiap tahun. Sementara itu di sisi lain kebutuhan akan beras juga meningkat seiring dengan pertambahan penduduk. Namun karena luas lahan pertanian, khususnya sawah semakin berkurang maka peluang

36

18 - 24 Desember 2017

peningkatan produksi beras yang paling memungkinkan adalah dengan peningkatan mutu intensifikasi melalui penerapan teknologi budi daya pertanian. Ditambahkan, produksi rata rata yang telah dicapai untuk padi non hibrida adalah 61,08 Ku/Ha atau rata-rata 6.108 kg/Ha/ Mt. dengan pelaksanaan demplot padi hibrida Brangbiji ini rata-rata ubinan didapat hasil 10,500 Kw/Ha setara produksi 10,500 ton/Ha/Mt. dengan demikian selisih antara padi non hibrida dengan hibrida 3.500 sampai dengan 4.000 ton/Ha. I Made Raka juga mengatakan demplot atau kajian varietas padi Hibrida Brangbiji di Kabupaten Gianyar bekerja sama dengan PT Makmur Sejahtera sebagai penyalur dan produsen bibit padi hibrida F1 Varietas MS811 dengan nama Brangbiji. “Keunggulan dari padi Hibrida Brangbiji ini adalah kemampuan untuk berproduksi yang lebih banyak dibandingkan dengan varietas non hibrida. Apalagi didukung oleh pemupukan dan pengendalian hama yang baik, pasti hasilnya akan melimpah,” jelas I Made Raka. Wakil Bupati Gianyar mengatakan pemerintah tidak mau tanggung-tanggung dalam membantu kesejahteraan para petani. Melalui Pola Pembangunan

Nasional Semesta Berencana (PPNSB), pemerintah akan membantu mulai dari hulu hingga ke hilir, seperti mulai masalah pembibitan, pupuk, hingga pasca panen. Bahkan untuk tahun 2018 telah dianggarkan bantuan bibit padi hibrida untuk petani di Gianyar. “Saya harap petani mulai menanam bibit padi hibrida, melihat hasilnya yang cukup melimpah ini saya kira petani bisa hidup sejahtera dari hasil panennya,” tegas Wabup. Mahayastra. Bahkan pada sesi tanya jawab dengan petani, Wabup. Mahayastra memberi penjelasan yang detail saat menjawab pertanyaan salah satu pekaseh yaitu pekaseh Subak Nyembulan Banjar Pande Desa Pejeng, I Wayan Nesa. Kesempatan itu Wayan Nesa lebih banyak menanyakan masalah subsidi bibit, pupuk, pengairan hingga alih fungsi lahan. “Ke depan ini akan diperketat bahkan tidak memberi izin jika ada warga yang ingin menjual lahannya atau alih fungsi lahan. Sedangkan untuk untuk masalah irigasi, jika membutuhkan perbaikan atau pembangunan irigasi besar, maka petani dapat mengajukan ke pemerintah dan pasti akan segera dibangunkan,” ucapnya. l Manik Astajaya


18 - 24 Desember 2017

37


PARIWISATA

E

Merugi Karena Erupsi

rupsi Gunung Agung, tantangan beras bagi sektor pariwisata di Bali. Letusan yang berakibat pada penutupan bandara membuat pelaku pariwisata ketar-ketir. Hal itu akibat banyaknya wisatawan yang batal ke Bali. Dari data yang ada, per hari sebanyak 18 ribu wisatawan yang batal datang ke bali. Mereka biasanya dengan length of stay atau lama tinggal selama 3-4 hari dan diperkirakan biaya per kedatangan menurut Bank Indonesia (BI), sekitar Rp 13.500.000. Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Tjokorda Oka Artha Ardana, sebagian besar pariwisata berada di Kabupaten Badung, sehingga potensi kerugian di Badung diperkirakan di atas Rp 250 miliar atas pembatalan 18.000 per hari tersebut. “Dari jumlah itu, selama empat hari saja sudah sebanyak Rp 1 triliun kerugiannya yang dialami Badung dari transaksi wisatawan,” ucapnya. Menurutnya, ada dua hal yang menjadi atensi, yaitu menyangkut daya tahan Bali dan daya saing Bali. Daya tahan Bali dilihat dari tiga aspek, suprastruktur, sumber daya manusia dan infrastruktur. Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta berharap, bagaimana pariwisata di Bali bisa dilakukan dengan baik. Sesuai dengan konsep awal yaitu one island one management. Konsep ini dikatakannya merupakan roh pariwisata. Dari sisi aspek yuridis berupa peraturan baik dari pemerintah daerah maupun pusat. Dari sisi filosofis yaitu sejarah serta sosiologis yaitu pasemetonan atau manyama braya. “Inilah yang harus dilakukan dengan baik,” ujarnya. Giri Prasta mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga Bali. Bali perlu dijaga adalah alam, manusia dan budayanya. Karena saat ini sudah diberikan berkah oleh Tuhan/Ida Sang Hyang Widhi Wasa, maka hal itu harus dikelola dengan baik. Jangan sampai Bali terkenal, Bali kelihatannya kuat di Internasional, tapi rakyat Bali tidak merasakan hal itu. “Oleh karena

38

18 - 24 Desember 2017

itu, kita contohkan di Badung, krama Badung harus bisa menjadi tuan di rumah sendiri. Nanti krama Bali juga harus menjadi tuan di rumah sendiri,” pungkasnya. Pihaknya juga membantah, untuk tertutup kepada investasi. Malah, saat ini pihaknya terbuka terhadap investasi, tapi tidak boleh mengubah tatanannya, seperti alam, manusia, dan budayanya. “Kita akan buka investasi seluas-luasnya, namun dengan catatan tidak boleh memarginalkan masyarakat yang ada di sekitarnya,” tegasnya. Diungkapkannya, dulu wisatawan ke Bali, lenght of stay-nya bisa sampai 10-15 hari bahkan ada yang sampai satu Bulan. Namun Sekarang lenght of stay maksimal 5 hari, bahkan ada 1 hari. Yang paling mengkhawatirkan, sekarang Bali digunakan sebagai tempat transit saja untuk menuju ke lokasi lain. “Untuk itu, dengan konsep one island one management ini, harus dibuat untuk one stop destination dari 9 kabupaten/kota,” harapnya. Kondisi pariwisata, pascaerupsi Gunung Agung memang terlihat sepi. Tidak hanya di kawasan Kuta dan Legian, namun di sejumlah daerah juga merasakan. Seperti yang terlihat di sepanjang jalan Pantai Kuta dan Legian, yang setiap harinya selalu padat kendaraan dan juga pejalan kaki malah terlihat sepi. Bahkan pantai Kuta yang juga terlihat lengang, sejumlah pedagang terlihat duduk, bahkan ada juga yang tidur-tiduran. Di pantai Kuta, hanya terpantau beberapa wisatawan yang memang tinggal di Bali maupun wisatawan yang belum kembali ke negaranya. Seperti penuturan salah seorang penjual jasa tatto temporari, Ketut Diara, sejak pagi hingga sore, tidak satu pun ada yang memanfaatkan jasa tatto. Pria asal Buleleng yang sudah 30 tahun bekerja di Kuta ini mengaku, biasanya sehari rata-rata bisa mendapat 600 ribu. Namun sejak penutupan bandara, sejak pagi belum mendapat pelanggan. “Sepi sekali. Biasanya sehari dapat 600 ribu, sekarang sama sekali tidak dapat,” keluhnya. Pihaknya yang mengandalkan penjual

jasa tatto untuk kelangsungan hidup, berharap agar pemerintah cepat menangani kondisi ini. Tentu kondisi ini dirasakan oleh seluruh pedagang maupun pekerja yang ada di kawasan Kuta dan Legian. “Kami harap pemerintah segera menangani agar kondisi ini tidak berlarut-larut,” harapnya. Hal senada disampaikan penjual pernak-pernik yang juga menyewakan papan surfing, Wayan Mudarta Asal kintamani. Dalam kondisi normal, pihaknya biasanya busa menyewakan papan surfing kepada 4-5 orang per hari.


Namun, saat ini sma sekali tidak ada wisatawan. Apalagi Bulan Desember dan hari Natal, biasanya wisatawan sengaja berlibur di Bali. “Lihat saja dijalan, biasanya selalu macet. Bisa dilihat seperti di pantai Kuta dan Legian, saat sore hari biasanya sudah macet,” sebutnya. Dihubungi terpisah, Bendesa adat Kuta, I Wayan Swarsa, mengatakan kondisi sepi seperti sekarang ini bukan dirasakan di Kuta saja, namun di semua daerah wisata di Bali juga mengalami hal yang sama. Apalagi kondisi ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas Gunung Agung yang notabene merupakan gejolak alam. Mau tidak mau, kondisi ini harus bisa disikapi, dengan cara mengharmoniskan semua. “Kita mau marah kepada siapa? Ini memang gejolak alam,

belajarlah untuk menerima,” ungkapnya. Saat ini, kata Swarsa, poin yang paling penting adanya penanganan dengan baik terhadap dampak bencana alam Gunung Agung oleh pemerintah. Dengan demikian, tentunya akan membuat suatu penyelesaian ke arah yang lebih baik. “Ini adalah bencana alam, kita tidak bisa menghidari. Pemerintah sebagai garda terdepan, bagaimana menanggulangi dampak bencana alam ini dengan baik. Sehingga penanganan yang lebih baik ini akan menjadi suatu hal yang dilihat oleh para wisatawan yang mungkin masih sayang dengan Bali, untuk berkunjung kembali ke Bali,” katanya. Menurutnya, ini merupakan sesuatu yang sangat alamiah terjadi. Dengan

kondisi sepi seperti sekarang ini, harus disikapi. “Kami kira pemerintah Provinsi Bali dan Pemkab Badung tidak tinggal diam untuk mengembalikan lagi pengelolaan industri pariwisata yang baik,” yakinnya. Dari data yang dihimpun, kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) periode Januari hingga Oktober tercatat 4.878.478 Wisman dari target 2017 sebesar 5.850.000 Wisman. Artinya masih terdapat 971.522 wisatawan harus masuk ke Bali. Jika berkaca dari jumlah kunjungan dua bulan di tahun 2018 sulit kiranya untuk mencapai target itu. Kunjungan Nopember sebanyak 309.601 wisman dan Desember 411.177 wisman. l Yudi Karnaedi

18 - 24 Desember 2017

39


PROPERTI

Badung akan Bagikan Ribuan Rumah

S

elain menikmati penyisihan Pajak Hotel dan Restoran (PHR), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung juga akan segera merealisasikan ribuan rumah bagi enam kabupaten penerima PHR, yakni Karangasem, Klungkung, Bangli, Buleleng, Tabanan dan Jembrana. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan, ada 2.000 unit rumah yang akan dibagi-bagikan di seluruh Bali pada tahun 2018. Program ini sesuai dengan tagline yang kerap didengungdengungkan, yakni Dari Badung Membangun Bali. “Tahun 2018 nanti, kami akan mengeluarkan dua ribu rumah untuk Bali,” ujar Giri Prasta saat acara pelantikan Pengurus Kadin Badung, Selasa (28/11) lalu. Menurut Giri Prasta, bantuan bedah rumah layak huni dibagi menjadi tiga kategori bantuan. Seperti bedah rumah sebesar Rp 55 juta, bantuan rehab berat sebesar Rp 30 juta dan rehab ringan sebesar Rp 15 juta. Bangunan rumah ini terdiri dari dua kamar tidur,

40

18 - 24 Desember 2017

satu ruang tamu dan satu kamar kecil/ toilet. “Bantuan bedah rumah akan dibagi secara proporsional. Contohnya, Buleleng dapat 200 rumah, Bangli 200, Klungkung 300, Jembrana 300 dan seterusnya,” ungkapnya. Melalui program tersebut, Giri Prasta optimis dalam lima tahun ke depan tidak ada masyarakat Bali yang tinggal di rumah tidak layak huni. Terlebih hingga tidak memiliki rumah, sehingga pihaknya berharap dukungan semua pihak. “Kalau ini bisa, kurang dari lima tahun, Bali kami targetkan sudah tuntas,” katanya. Selain untuk enam kabupaten penerima PHR, program bedah rumah juga akan diterapkan di Gumi Keris. Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman A.A. Ngurah Bayu Kumara Putra menjelaskan, ada 3.300 rumah tangga miskin yang menjadi sasaran bantuan ini. Pada tahun 2017 ini, jumlah rumah tangga sasaran (RTS) yang telah diverifikasi berdasarkan usulan dari desa se-Kabupaten Badung sebanyak 3.315 RTS. Rinciannya, rehab total sebanyak

841 RTS dengan bantuan dana Rp 55 juta, peningkatan kualitas rehab sedang sebanyak 794 RTS dengan bantuan dana Rp 30 juta dan peningkatan kualitas rehab ringan sebanyak 1.190 RTS dengan bantuan dana Rp 15 juta. Untuk rumah tangga sasaran yang diberikan bantuan rumah layak huni tahun 2017 adalah sebanyak 625 RTS dengan besaran dana bantuan sebesar Rp 55 juta per RTS, sisanya akan diusulkan pada APBD tahun 2018 dan APBD tahun 2019. Bayu Kumara Putra menambahkan, dana bantuan sosial bedah rumah diberikan dalam bentuk uang yang ditransfer ke rekening masing-masing penerima bantuan rumah sesuai SK Penetapan oleh Bupati Badung. Dari 625 penerima bantuan rumah layak huni, untuk Kecamatan Petang mendapat alokasi bantuan sebanyak 111 RTS, Abiansemal 264 RTS, Mengwi 244 RTS, Kuta Utara 3 RTS dan Kuta Selatan 3 RTS yang berasal dari 45 desa/kelurahan di Kabupaten Badung. l Parwata


EKONOMI

Sejumlah Tantangan Bayangi Kinerja BPR

K

inerja industri BPR/S di Provinsi Bali tergolong cukup baik, meskipun menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Ke depannya, BPR/S masih akan dibayangi sejumlah tantangan. Kinerja industri BPR/S dilihat dari total aset BPR di Bali hingga September 2017 tercatat sebesar Rp 13,8 triliun dengan tingkat pertumbuhan sebesar 8,87 persen (yoy). Jauh melambat dibandingkan periode sebelumnya yang tumbuh sebesar 18,87 persen (yoy). Dari sisi funding, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp 9,2 triliun dengan tingkat pertumbuhan sebesar 16,31 persen, lebih rendah dari periode sebelumnya yang tumbuh sebesar 22,54 persen (yoy). Kepala OJK Bali Nusra, Hizbullah mengatakan, porsi DPK masih didominasi oleh dana mahal yaitu deposito sebesar 73 persen dengan nominal sebesar Rp 6,7 triliun. Sedangkan tabungan sebesar 27 persen dengan nominal sebesar Rp 2,4 triliun. Sementara itu, sumber dana BPR di Bali yang disalurkan melalui kredit tercatat sebesar Rp 9,5 triliun dengan peningkatan sebesar 8,73 persen atau Rp 762 miliar. Lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang tumbuh sebesar 9,73 persen (yoy). Selama setahun terakhir, rasio NPL BPR meningkat dari 5,75 persen menjadi 7,82 persen. “Kontribusi terbesar NPL tersebut berasal dari sektor ekonomi perdagangan, kontruksi dan bukan lapangan usaha lainnya,” ungkapnya Rabu (6/12) saat evaluasi kinerja BPR/S Provinsi Bali 2017 dan Outlook Ekonomi 2018 di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur. Hizbullah mengatakan, pencapaian kinerja BPR di Provinsi Bali sampai dengan posisi September 2017 banyak menghadapi persoalan yang harus diselesaikan dan dihadapi. Tantangan pertama adalah terkait dengan trend peningkatan Non performing Loan (NPL) dan efektivitas action plan yang telah dibuat Pengurus. Kinerja perkreditan BPR diproyeksi semakin menurun karena adanya dampak dari erupsi Gunung Agung. Kondisi ini diproyeksi akan meningkatkan jumlah Agunan Yang Diambil Alih (AYDA) yang dapat menyebabkan penurunan rasio permodalan bank apabila tidak dapat diselesaikan sesuai batas waktu yang ditentukan. Menyikapi hal tersebut, ke depan, peran aktif Dewan Komisaris menjadi hal yang vital untuk memastikan bahwa direksi telah melakukan upaya yang optimal untuk melakukan penyelamatan kredit bermasalah dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku. Tantangan kedua adalah upaya penguatan permodalan BPR untuk mewujudkan industri BPR yang sehat, kuat dan produktif, seiring dengan tingginya risiko perbankan. Tantangan ketiga adalah upaya peningkatan kualitas SDM, baik pegawai maupun pengurus BPR yang perlu di-

lakukan secara berkesinambungan. Tantangan selanjutnya, yang tidak kalah penting adalah penerapan tata kelola bagi BPR dan penerapan manajemen risiko BPR, karena risiko dan tantangan yang dihadapi BPR baik dari intern maupun ekstern semakin kompleks. Selain itu, tantangan BPR ke depan juga tak kalah berat dengan mulai berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). “Kesepakatan pembentukan MEA membawa dampak tersendiri bagi kita. Seperti aliran bebas barang bagi negara-negara ASEAN, dampak arus bebas jasa, dampak arus bebas investasi, dampak arus tenaga kerja terampil, dan dampak arus bebas modal,” bebernya. l Citta Maya

MBP/ist

Seorang pegawai BPR sedang melayani nasabah. Ke depannya, BPR/S masih akan dibayangi sejumlah tantangan.

KINERJA BPR DI BALI PER SEPTEMBER 2017 Total Aset BPR Dana Pihak ketiga Kredit NPL

Rp 13,8 triliun Rp 9,2 triliun Rp 9,5 triliun 7,82 persen sumber : OJK 18 - 24 Desember 2017

41


TAKSU

Made Suarta

Rektor yang Seniman Arja DI balik jabatannya sebagai rektor sekaligus dosen luar biasa di IKIP PGRI Bali, Made Suarta ternyata memiliki darah seni dan cerita begitu banyak mengenai seni. Jiwa seni ayah tiga anak ini sebenarnya telah dimiliki sejak kecil. Namun karena ekonomi keluarga saat itu tidak mendukung, akhirnya dia harus mengubur angan-angan tersebut. Kisah seni Made Suarta bermula setelah ia menjabat sebagai kelian banjar. Saat itu, ia berjannji apabila pembangunan balai banjar berhasil dan selesai dibangun tepat waktu dan tidak pinjam uang, maka ia akan mementaskan arja muani. Suarta sendiri berperan sebagai arja buduhnya. Di luar dugaan, perencanaan pembangunan pura ini dapat terwujud tepat waktu dan tidak meminjam dana bahkan ada sisa dana. Sejak itu pula ia bertekad untuk belajar menari dan memupuh sesuai bakat seni yang dimilikinya. Pada pementasan pertama ini, ada salah satu penonton berasal dari Sanggar Printing Mas melihat sosok Made Suarta memiliki bakat seni dan iapun dipangggil untuk berlatih di sanggar tersebut. Ssejak itu iapun sering pentas di sejumlah daerah bersama Sanggar Printing Mas. Setelah tampil di berbagai tempat dengan Sanggar Printing Mas, ia bersama seniamn senior lainya membentuk sanggar arja muani sendiri yang diberi nama “Arja Munai Coblong Pamor.” Anggotanya rata-rata seniman muda. Arja ini pun mendapat respon cukup tinggi karena ide dan karya seninya berasal dari inovasi yang disesuaikan dengan perkembangan zaman. Sebagai seorang dosen dan aturan pemerintah, ia dituntut untuk memiliki gelar S-2. Iapun sempat bingung tentang tesis yang akan diajukan dalam meraih gelar tersebut. Di tengah rasa putus asa, ia ingat akan seni yang ditekuninya saat itu dan berhasil menyelesaikan pendidikan S2-nya. Awal menjabat sebagai rector, bakat seni yang dimiliki dipergunakan untuk mengembangkan seni di kampus tersbeut dengan membentuk sekeha arja. Tidak main-main, untuk

42

18 - 24 Desember 2017

memantapkan pendalaman seni, ia memanggil pelatih dari salah satu sanggar . Akhirnya iapun membentuk sanggar arja yang diberi nama “Arja Widiaksara”. Selain menjadi rektor dan anggota sanggar, Made Suarta juga ngayah di Pura Gunung Sari yang berada di banjarnya nyungsung mantri yang merupakan bagian dari lima sesuunan yang dimiliki pura tersebut. Profesi ini dijalaninya dengan rasa tanggung jawab karena merupakan bagian dari ngayah yang ingin ia terapkan. Bahkan untuk mematangkan tugas ini, iapun mengiukuti upacara pawintenan. Disiplin dan bisa membagi waktu menjadi konsep yang ditanamkan kepada keluarga dan rekan-rekannya untuk

menuju sebuah kesuksesan. Hal ini pula yang membuat Made Suarta dikagumi dan disegani semua pihak. Bergaul tanpa batas membagi ilmu dan pengalaman kepada sesama seniman, membuatnya mudah bergaul dengan siapa saja dan kapan saja. “Jabatan tidak menjadi hambatan untuk seniman bisa mengabdikan diri dan mengembangkan seni yang dimiliki. Hal terpenting yang harus dimiliki yakni kemaupan dan idealisme menjadi seorang seniman dalam menjaga dan melestarikan seni untuk selanjutnya ditularkan kepada generasi muda,” papar rektor yang seorang seniman ini. l Trimaja/Bali TV


HIBURAN

Ed Sheeran Terpopuler di Spotify LAYANAN streaming musik Spotify mengumumkan Ed Sheeran sebagai musisi yang paling populer karena lagunya paling sering diputar sepanjang 2017. Album ÷ (Divide) milik Ed Sheeran merupakan album yang paling banyak diputar di seluruh dunia sebanyak 3.1 juta kali. Kemudian, “Shape of You”’ menjadi lagu yang paling sering diputar yakni lebih dari 1.4 juta kali. “Ed Sheeran benarbenar mendominasi tahun ini dengan albumnya yang memecahkan rekor, yaitu Divide,” ujar Stefan Blom, Chief Content Officer Spotify. Selain kesuksesan Ed Sheeran, genre musik Hip Hop juga mengalami peningkatan popularitas. Secara keseluruhan, pendengar Hip Hop meningkat sebesar 74 persen selama setahun terakhir. Tak hanya itu, musik Latin, juga meningkat kepopulerannya sebanyak 110 persen, salah satunya berkat dua lagu yakni “Despacito”’ dan “Mi Gente”, yang menduduki posisi puncak. Genre musik K-Pop juga tak bisa dilupakan pamornya untuk tahun 2017 ini. Genre ini mengalami pertumbuhan yang siginifikan secara global. Jumlah pemutaran lagu K-Pop di dalam K-Pop Hub telah tumbuh sebesar 63 persen dari tahun ke tahun. Indonesia memegang posisi 3 secara global untuk jumlah pemutaran lagu K-Pop terbanyak di Spotify. l

Kmb

18 - 24 Desember 2017

43


HIBURAN

Tri Puspa

Hadirkan ”Hitz Terbaik”

M

emulai karier di belantika musik pop Bali sejak 2002, Tri Puspa mencoba kembali merilis album kompilasi. Perempuan kelahiran Jembrana 7 Juli 1985 ini menghadirkan “Hitz Terbaik” dari karya-karya terbaiknya yang dikemas dalam format DVD. Dalam album kali ini terdapat 12 lagu terbaik Tri Puspa yang materi lagunya diambil dari lagulagu yang pernah popular dan juga membawa nama Tri Puspa kian dikenal kala itu. Selain itu terdapat juga dua lagu baru seperti “Peneduh Hati” yang diciptakan Tunick Motifora dan “Muani Pilihan” yang diciptakan oleh Yan Tawan. Selain itu, dalam album ini Tri Puspa juga didukung sang suami, Bayu Takur dengan singlenya “Bojog Meenci”. “Album ini saya rangkum sejak saya mulai berkarya. Lahirnya album ini juga berkat masukan teman-teman yang akhirnya saya bisa luncurkan menjelang akhir tanun 2017. Ya bisa dibilang sebagai kado tahun baru,” ujar Tri Puspa beberapa waktu lalu. Dengan dirilisnya album “Hitz Terbaik” ini, bisa menjadi salah satu persembahan Tri Puspa untuk penggemar musik pop Bali. Ia pun berharap ke depan terus bisa berkarya dan menghibur masyarakat Bali. “Semoga ke depan lagu berbahasa Bali makin mendapat tempat di hati masyarakat dan juga semakin banyak hadir pendatang baru,” imbuh Tri Puspa. Tri Puspa mengawali karier sebagai penyanyi pop Bali dan masuk dapur rekaman sejak 2002, yang kala itu bergabung di Intan Dewata Record. Namun lantaran saat itu masih sekolah dan juga terkendala jarak membuat dirinya tidak bisa fokus. Kala itu, Tri Puspa juga pernah berduet dengan penyanyi pop Bali De Balon. Dalam berkarier, pasang surut pernah dialami Tri Puspa. Hal itu seperti ia sempat vakum dari dunia tarik suara dan baru tahun 2007 mulai kembali aktif kala itu di album Ngurah Gita. Berikutnya tahun 2008 di albumnya Langlang Buana. Setelah itu Tri Puspa merilis single “Muani Playboy” tahun 2009. Tahun 2011, Tri Puspa bergabung bersama Hartapro di album dedari.com volume 2 lewat lagu “Jantung Hati” dan “Celek Dogen”. l Winata

44

18 - 24 Desember 2017


Mike Lewis

Suka Buat Pasta

Dwi Sasono

Botak di Film ‘’5 Cowok Jagoan’’ DWI Sasono tampil berbeda di film komedi aksi “5 Cowok Jagoan”, perutnya buncit dan rambutnya gondrong, namun botak di bagian tengah. “Lemak” tambahan itu rupanya terbuat dari busa yang ringan, tapi Dwi harus mengubah cara berjalan agar persis seperti orang tambun. “Berat busa itu 1-2 kilogram,” kata Dwi usai pemutaran perdana Film “5 Cowok Jagoan” di Jakarta, belum lama ini. Mengingat bahannya dari busa, ben-

tuknya pun bisa menciut saat terkena air. “Lemak” di perutnya kerap melorot ketika tubuh Dwi bersimbah keringat. Dia menambahkan, busa penyumpal perutnya itu hanya ada satu tanpa cadangan. Tim kostum harus sigap mengeringkan busanya dengan pengering rambut tiap kali busa itu basah kuyup agar bisa dipakai di syuting berikutnya. Dwi berperan sebagai Dedi, hansip pengantuk yang ikut terlibat dalam misi menyelamatkan ilmuwan yang ditaksir oleh teman masa kecilnya, Yanto (Ario

Bayu). Petualangan mereka diramaikan oleh kawan-kawan lama seperti Danu (Arifin Putra) seorang penipu ulung, Lilo (Muhadkly Acho) seorang Gamer dan ahli komputer serta Reva (Cornelio Sunny) seorang mantan preman yang cinta damai. Sutradara Anggy Umbara mengatakan film ini terinspirasi dari karya ayahnya, Danu Umbara, “Lima Cewek Jagoan” yang tayang pada 1980 silam. l Kmb 18 - 24 Desember 2017

45


TRADISI

”Ngerebeg” di Tegallalang

Mohon Keselamatan Jagat, Ratusan Anak Keliling Desa

R

atusan anak-anak dari tujuh banjar di Desa Tegallalang, Gianyar, menghias wajahnya dengan berbagai rupa. Lengkap dengan pernak-pernik di tubuhnya. Mereka terlibat dalam prosesi ritual Ngerebeg, serangkaian piodalan di Pura Duur Bingin, Rabu (6/12) lalu. Tradisi unik yang digelar secara turun temurun ini bertujuan memohon keselamatan jagat. Sejak sekitar pukul 11.00 wita, satu per satu anak laki-laki dengan berbagai hiasan sudah memadati Pura Luhur Duur Bingin. Satu jam kemudian, sesaat setelah anakanak tersebut berkumpul di utamaning mandala pura, rangkaian upacara ngerebeg pun dilakukan seperti persembahyangan bersama hingga nunas paica berupa nasi dan lawar yang dilakukan dengan cara magibung. Anak-anak dengan beragam hiasan itu lantas membawa berbagai hiasan dari pelepah janur, pelepah daun aren, lelontek,

46

18 - 24 Desember 2017

kober dan penjor. Bahkan, ada pula penjor yang terbuat dari batang pohon salak yang ikut diarak. Mereka berjalan kaki sejauh 10 km mengelilingi Desa Tegallalang. ‘’Kegiatan ini untuk menetralisir segala pengaruh negatif yang ada di lingkungan Desa Pakraman Tegallalang. Wujud ritual ini, para pangayah mulai dari anak-anak hingga dewasa, dihias seluruh tubuhnya agar terlihat seram,’’ jelas Bendesa Adat Tegallalang I Made Jaya Kusuma. Jaya Kusuma mengatakan, ritual ini dilaksanakan sehari menjelang piodalan di Pura Duur Bingin yang digelar setiap 210 hari sekali. Ritual ini juga selalu dilaksanakan saat rahina Buda Kliwon Pahang. Saat prosesi ngerebeg, seluruh krama dari tujuh banjar ikut terlibat. Banjar dimaksud yakni Banjar Gagah, Banjar Pejeng Aji, Banjar Tegallalang, Banjar Tegal, Banjar Tengah, Banjar Penusuan dan Banjar Tri Wangsa. Ritual ngerebeg didahului pacaruan

di Pura Duur Bingin. Setelah pacaruan, dilanjutkan menghaturkan paica alit yakni krama nunas ajengan berupa nasi dan lawar yang langsung dinikmati bersama di halaman Pura Duur Bingin. ‘’Selanjutkan dilaksanakan ritual ngamedalang Ida Sasuhunan Pura Duur Bingin. Barulah kemudian peserta ngerebeg yang didominasi anak-anak dan remaja putra ini melakukan ritual jalan kaki keliling desa dengan hiasan tubuh menyeramkan,’’ ucapnya. Di tengah prosesi itu, krama dewasa menghaturkan sesaji di setiap pura dan setra yang dilewati. Usai mengeliling desa, perjalanan ratusan peserta ngerebeg adalah kembali ke areal Pura Duur Bingin. Ritual ini menarik perhatian wisatawan. Bahkan masyarakat pun secara kompak terlihat duduk-duduk di depan rumah maupun art shop mereka untuk menyaksikan ritual tersebut. l Manik Astaya


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

UNHI - Program Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) mengutamakan proses akademik yang berkualitas. Dengan demikian lulusan yang dihasilkan betul-betul bermutu dan berdaya saing. ‘Pascasarjana Unhi tidak mengejar kuantitas semata, tetapi juga kualitas proses akademik, sehingga menghasilkan SDM yang bermutu, kompeten dan berdaya saing. Demikian kata Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Dr. Putu Gelgel saat puncak perayaan HUT ke-15 Pascasarjana Unhi, Kamis (30/11). Upaya ini dilakukan agar kepercayaan masyarakat semakin besar terhadap program Pascasarjana Unhi.

SEKDA TABANAN - Memasuki akhir tahun 2017, Kabupaten Tabanan kembali mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini penghargaan itu datang dari Kementerian Keuangan. Penghargaan yang diterima PDAM Tabanan itu mencatat prestasi Restrukturisasi Terbaik. Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa bersama Direktur Utama PDAM Tabanan IB Oka Sedana langsung menerima penghargaan itu pada acara Workshop Pemberdayaan PDAM Pasca Restrukturisasi serangkaian Peningkatan Kinerja dan Perbaikan Manajemen Keuangan pada 23 November 2017 lalu di Bogor. Kemudian penghargaan itu diserahkan kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti sebagai sebuah laporan, Kamis (30/11).

MBP/ist

WALI KOTA DENPASAR - Komitmen Pemerintah Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara yang didukung segenap jajaran DPRD dan masyarakat Kota Denpasar di dalam mewujudkan Denpasar yang bersih, aman, sejahtera, sehat dan bahagia, mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI kembali menganugerahi Kota Denpasar penghargaan Kota Sehat dengan tingkatan paling tinggi yakni Swasti Saba Wistara. Penghargaan yang diserahkan langsung Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moelek, Sp.M.(K) diterima Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Denpasar Tri Indarti SKM di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Selasa (28/11).

MBP/ist

FP UNWAR - Tim Prodi Peternakan Fakultas Pertanian (FP) Universitas Warmadewa (Unwar) berupaya mewujudkan pabrik mini pupuk organik berkualitas dan bernilai ekonomis pada kelompok mitra. Hal itu diwujudkan dalam program Iptek bagi Masyarakat (IbM). Ketua Tim Ir. I Gede Sutapa, M.P. menjelaskan, program IbM menerapkan paradigma baru dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang bersifat problem solving, komprehensif, bermakna, tuntas dan berkelanjutan (sustainable). Tujuannya untuk membentuk dan mengembangkan kelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, serta memberikan nilai tambah dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan. 18 - 24 Desember 2017

47


A KT I V I TA S

MBP/ist

PEMKOT DENPASAR - Warga KRB Gunung Agung hingga kini masih tinggal dan tersebar di empat kecamatan di Kota Denpasar, baik secara mandiri maupun yang tinggal di posko-posko yang disediakan Pemkot Denpasar. Wali Kota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, beserta seluruh jajaran secara berkesinambungan terus memantau perkembangan serta pendataan warga KRB Gunung Agung. Tercatat dari ditetapkan kembalinya status Gunung Agung menjadi awas mencapai 692 jiwa warga KRB Gunung Agung di Kota Denpasar dan terus mengalami peningkatan secara perlahan.

MBP/ist

ARYA WEDAKARNA - Program 10 Bali Baru yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo mendapatkan dukungan penuh dari Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat membuka acara Pemilihan Duta Wisata Indonesia ke-12 Tahun 2017 di Kota Kupang, NTT. Di hadapan delegasi dari seluruh Tanah Air, Senator Arya Wedakarna menyampaikan otokritik terhadap strategi promosi yang dilakukan pemerintah kabupaten/kota dan provinsi lainnya, yang seakan–akan menganggap Bali sebagai saingan pariwisata di dalam negeri. Padahal pariwisata Bali justru sangat membantu memudahkan daerah lainnya mempromosikan Indonesia secara umum.

48

18 - 24 Desember 2017

MBP/ist

WABUP JEMBRANA - Wakil Bupati (Wabup) Jembrana I Made Kembang Hartawan memberikan kuliah umum di hadapan ratusan calon taruna dan taruni Politeknik Kelautan Perikanan (KP) Jembrana, bertempat di Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Senin (4/12). Para taruna taruni ini merupakan calon mahasiswa angkatan 2017/2018 yang tengah mengikuti Masa Orientasi/Pengenalan Akademik dan Kehidupan Kampus (MPAK). Mengingat perkuliahan di Poltek KP Jembrana baru dimulai 20 Desember 2017. Selama kurang lebih 1,5 jam, Wabup Kembang banyak memaparkan tentang berbagai kebijakan pemerintah daerah yang memfokuskan pada bidang pariwisata dan pendidikan.

MBP/ist

MAHATMA GANDHI - Dalam rangka memperingati HUT ke-148 Mahatma Gandhi dan Hari Anti-Kekerasan 2 Oktober 2017, Sekolah Taman Rama (TK, SD, SMP, SMA, CP & Cambridge) yang bernaung di bawah Yayasan Taman Mahatma Gandhi yang berada di Ubung, Jimbaran dan Asian Intercultural School di bawah Ahimsa Foundation, kembali melaksanakan kegiatan sosial. Kali ini berupa gerakan peduli pendidikan dengan berbagi kasih kepada siswa SDN 9 Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Acara dikemas dalam tema ‘’Program Bantuan Pendidikan Berkelanjutan Guna Pengentasan Pendidikan Dasar’’.


MBP/ist

MBP/ist

PR SARASWATI - Luar biasa. Itulah kesan yang dilontarkan masyarakat Kota Denpasar ketika 30 ribu lebih keluarga besar Yayasan Perguruan Rakyat (PR) Saraswati Pusat Denpasar menggelar jalan sehat, Minggu (3/12). Hebatnya lagi, jalan sehat serangkaian HUT ke-71 Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar ini juga diisi kewirausahaan berupa pameran produk pertanian mahasiswa Fakultas Pertanian (FP) yang diberi nama Harverst Agriculture Product (HAP) Day. Jalan sehat dibuka dan dipimpin Ketua Badan Pengurus Yayasan PR Saraswati Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. bersama Ketua Badan Pembina I G.B. Yudhara, MBA., Ketua Badan Pengawas Drs. Putu Gede Dirgha, Sekretaris Dewa Sukanada, B.A. serta pimpinan unit lainnya.

MADE URIP - Salah satu wakil rakyat asal Bali Drs. I Made Urip selaku anggota MPR-RI kembali menggencarkan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang kali ini dipusatkan di Desa Dalang. Kehadiran anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini untuk mempertahankan sendisendi kehidupan berbangsa dan bernegara di tengah-tengah masyarakat. Ketua DPP PDI Perjuangan ini terus menggelorakan dan mengingatkan kembali Empat Pilar Kebangsaan yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Monumen Markas Besar Sunda Kecil Munduk Malang, Desa Dalang, Selemadeg Timur, Tabanan, Selasa (28/11).

MBP/ist

BUPATI BADUNG - The Soul of Bali akhirnya secara resmi menjadi tagline dan branding dari pariwisata Kabupaten Badung. Di mana Bupati Badung Nyoman Giri Prasta secara resmi me-launching tagline dan branding tersebut saat acara gathering and meeting Pemkab Badung dengan stakeholder pariwisata yang ada di Bali, Senin (4/12). Hadir pula dalam acara tersebut Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, anggota DPRD Badung Wayan Suyasa dan Wayan Luwir Wiana, sejumlah OPD di Pemkab Badung, Ketua PHRI Bali Cokorda Artha Ardana Sukawati, Ketua PHRI sekaligus BPPD Badung IGN Surya Wijaya dan stakeholder pariwisata lainnya.

MBP/ist

PERMATA BANK - Sejalan dengan visi Permata Bank sebagai ‘’Pelopor dalam memberikan solusi finansial yang inovatif’’ dan menegaskan positioning-nya sebagai ‘’Bank untuk Anda dan Keluarga’’, PermataBank memperluas jaringan kantor cabangnya di Jalan Raya Andong, Ubud. Kehadiran kantor cabang ini memperluas layanan PermataBank yang telah hadir sebelumnya di Jalan Raya Ubud, Gianyar, sehingga makin mendekatkan diri kepada nasabah dan masyarakat di sekitarnya. Hadir dalam acara peresmian ini Ricky D. Wijaya, Head, Region 9, Harjono Angkawijaya Han (Head of Area Bali 1), dan Tapa Jaya Sukmana (Head of Area Bali 2).

18 - 24 Desember 2017

49


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

WORLD NEIGHBORS INDONESIA - World Neighbors Indonesia - Erupsi freatik dan magmatik Gunung Agung belakangan mulai mengundang simpati berbagai kalangan. Ini tidak lepas karena sejak erupsi itu, warga dari kawasan rawan bencana (KRB) mulai mengungsi. Salah satunya ke Buleleng. Data sementara menyebut ada sekitar enam ribu jiwa sekarang telah mengungsi di beberapa tempat penampungan di Buleleng. Untuk meringankan kebutuhan pengungsi di Bali Utara itu, World Neighbors Indonesia Kamis (30/11), menyerahkan bantuan logistik di posko logistik di Desa Les, Kecamatan Tejakula.

PEMKAB KLUNGKUNG - Nusa Penida Festival IV yang digelar Pemkab Klungkung resmi dibuka, Rabu (6/12). Event tahunan yang berlangsung di Pantai Mahagiri, Desa Jungut Batu, Nusa Lembongan ini diisi upacara pakelem dengan iringan pementasan 1.500 penari Rejang Dewa. Selain sebagai ajang pembangkitan pariwisata, ini juga dijadikan momentum melestarikan alam. Festival yang dibuka pukul 09.00 Wita itu dihadiri sejumlah undangan dari Kementerian Pariwisata, Pemprov Bali, jajaran TNI dan Polri maupun unsur terkait lainnya. Ini pun disaksikan warga lokal maupun wisatawan domestik dan asing. Tak sedikit yang dibuat kagum dengan tari Rejang Dewa yang tak hanya dipentaskan anak-anak, tetapi juga remaja dan ibu-ibu. Ini pun diabadikan melalui foto.

MBP/ist

PEMKAB KARANGASEM - Di tengah kondisi Gunung Agung yang masih level Awas, Pemkab Karangasem berusaha melakukan normalisasi sungai-sungai terutama yang berhulu di Gunung Agung. DPRD Karangasem mendorong pemerintah daerah memanfaatkan dana bencana sehingga program normalisasi sungai itu bisa dipercepat. Harapan itu terlontar ketika rombongan dewan mengadakan pemantauan kegiatan normalisasi alur Sungai Yeh Sah di Desa Muncan, Kecamatan Selat, Senin (4/12). Rombongan dipimpin langsung Ketua DPRD I Nengah Sumardi.

50

18 - 24 Desember 2017

MBP/ist

ARYA WEDAKARNA - Bertepatan dengan Purnamaning Kanem Tahun Çaka 1939, sebuah mahakarya persembahan tokoh muda Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa, yakni Patung Dewi Danu tertinggi di Indonesia yang berdiri megah di pinggir Danau Batur, Desa Songan, Kintamani, Bangli. Patung yang didirikan bekerja sama dengan Desa Adat Songan, Kintamani, Bangli, dipelaspas oleh tiga sulinggih, yakni Ida Rsi Nabe Bujangga Sangging Prabangkara Dwijasana, Empu Rekadnyana Sidhanta, Ida Mpu Dharma Nila Wreksa dan dihadiri oleh Jero Temu (Bendesa Adat Songan) dan Jero Lanang, SE., (Perbekel Desa Adat Songan).


213 | 18 - 24 Desember 2017

Targetkan 1.000 Wirausaha Muda

RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Majalah Bali Post Edisi 213 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu